faaqihgroup.wordpress.

com ebook gratis – animasi gratis – mp3 arabic gratis – software gratis – islam video gratis – islam galeri gratis – edukasi games gratis – tips/tutorial computer gratis – 3D wallp aper gratis – info bisnis online Apa Itu Filsafat? Soal: Apa itu Filsafat? Bagaima na pandangan Islam terhadap filsafat? Apakah para ulama dahulu menggunakan metod e filsafat untuk memperkuat keimanan mereka? Apakah filsafat bisa memberi kontri busi terhadap dakwah Islam sekarang? Jawab: Saya tidak akan masuk pada pembahasa n-pembahasan filsafat secara definitive, akan tetapi langsung pada substansi per tanyaannya. Pada dasarnya, filsafat yang kemudian mendapat kecaman dan kritik da ri kalangan kaum muslim, adalah metode berfikir (epistemologi) yang didasarkan p ada kaedah-kaedah silogisme (ilmu mantic). Kaedah-kaedah ini disusun berdasarkan hubungan-hubungan premis yang disusun di atas silogisme tertentu. Para ahli log ika telah menyusun bermacam-macam kaedah logika, misalnya mulai dari logika kuan titas menjadi kualitas, coversion (pembalikan), obversion (perlipatan), contrapo sition (perlipatan terbalik), hingga silogisme. Silogisme sendiri terdiri dari e mpat macam (menurut Aristoteles). Kadang-kadang ada yang membaginya menjadi tiga . Silogisme Aristoteles adalah silogisme paling terkenal yang dipakai hingga sek arang. Dari keragaman kaedah logika tersebut, kita bisa menarik benang merah, ba hwa mereka berusaha memberikan simpulan (konklusi) atas suatu fakta berdasarkan premis-premis (premis major, dan premis minor) yang kemudian disusun dalam kaeda h-kaedah logika tertentu. Contohnya adalah kesimpulan dari sebagian orang yang m enyatakan bahwa al-Qur’an adalah makhluk. Premis major = al-Qur’an tersusun dari hur uf Arab Premis minor = Huruf Arab adalah makhluk Conclusi = al-Qur’an adalah makhl uk Ahli filsafat hanya berkutat dengan premis-premis ini, kemudian menyusunnya d alam timbangan logika. Konklusi apapun yang lahir dari premis minor dan mayor, d ianggap sebagai sebuah kesimpulan yang benar, bila sejalan dengan kaedah-kaedah logika. Padahal, bisa jadi kesimpulan itu salah dan bertentangan dengan fakta ya ng ada. Pada dasarnya, cara berfikir semacam ini tidak pernah dikenal oleh kaum muslim. Bahkan, cara berfikir semacam ini adalah cara berfikir dangkal yang akan merusak akal manusia. Sedangkan tradisi berfikir kaum muslim tidak dibentuk ber dasarkan filsafat. Mereka diajari 1

untuk mengamati fakta kemudian membuat kesimpulan berdasarkan fakta tersebut dan berdasarkan dalil naqliy yang terpercaya. Jika suatu perkara itu bisa diindera dan didekati dengan akal, maka proses pembuktiannya cukup dengan akal. Akan teta pi, jika suatu perkara sudah berada di luar jangkauan indera, maka akal tidak ma mpu menjangkaunya, dan untuk membuat kesimpulan dalam ranah seperti ini, mereka disuruh melihat dalil-dalil naqliy yang shahih. Dalam kondisi seperti ini, akal harus tunduk dengan dalil naqliy yang menerangkan perkara tersebut. Kaum muslim juga tidak diperintahkan untuk membahas secara mendalam, hal-hal yang tidak dite rangkan secara rinci oleh nash-nash syara’. Misalnya, duduknya Allah, Allah bisa d ilihat dengan mata atau tidak, dan lain sebagainya. Seorang muslim hanya menyand arkan diri pada makna-makna global yang ditunjukkan oleh nash tersebut, dan tida k perlu membahasnya lebih rinci dan mendalam lagi. Dari sinilah kita bisa memaha mi, mengapa para ‘ulama sangat benci terhadap ahli kalam, bahwa konon Imam Syafi’iy pernah memberikan fatwa kepada kaum muslim untuk memukul ahli kalam dengan pelep ah kurma jika mereka bertemu. Cara berfikir kaum muslim boleh dikatakan sangat s imple dan sederhana, namun sangat mendalam dan produktif. Untuk membuktikan kebe naran sesuatu, mereka mencukupkan diri dengan penginderaan, jika sesuatu tersebu t berada dalam jangkauan indera. Jika indera mereka tidak mampu menjangkau hal t ersebut, maka mereka mencukupkan diri pada keterangan yang disampaikan oleh al-Q ur’an dan as-sunnah. Untuk membuktikan eksistensi Allah, kaum muslim diajari untuk mengamati dan meneliti alam semesta melalui inderanya, bukan dengan cara membua t kesimpulan berdasarkan premis-premis logika. Dengan mengamati alam semesta, ki ta bisa menyimpulkan bahwa ada al-Khaliq al-Mudabbir yang menciptakannya. Adapun hal-hal yang berada di luar jangkauan indera, mereka diperintahkan untuk meruju k kepada dalil-dalil yang pasti. Misalnya, tentang adanya surga dan neraka. Inde ra tidak mampu menjangkau keduanya. Untuk itu, akal tidak bisa menetapkan sepert i apa surga dan neraka itu. Dalam keadaan seperti ini, seorang muslim mesti meru juk kepada keterangan yang telah dipaparkan oleh al-Qur’an tentang surga dan nerak a. Jika al-Qur’an tidak menerangkan secara rinci, maka kita harus mencukupkan diri pada pengertian-pengertian globalnya saja. Kita tidak perlu membahasnya lebih r inci lagi. Sebab, tidak ada dalil yang menerangkan secara detail masalah itu. Mi salnya, duduknya Allah di ‘Arsy. Kita mesti yakin terhadap masalah ini. Namun kita tidak perlu membahas lebih rinci, bagaimana posisi dudukNya, 2

Ismail dalam bukunya Al Fikru Al Islamiy (1958). Justru dengan filsafatlah kaum muslim terpecah belah dalam firqahfi rqah yang tidak jarang firqah-firqah tersebut saling menyerang. Walha sil. hukum dan keamanan itu justru sangat ditentukan oleh s istemnya. ba hkan saling membunuh satu dengan yang lain. Reaksi negatif dari pasar pun muncul. Jadi.M. 28/04/2000 Tak pelak lagi inkonsistensi pernyataan-pernyataan Gus Dur itu kembali memanaskan suhu politik di negeri ini. 25/04/2000). mengkafirkan. Presiden Abdurrahman wahid membebastugaskan Menteri Negara penanaman Modal dan Pembinaan BUMN Laksama na Sukardi beserta Menteri Perindustrian dan Perdagangan Yusuf Kalla. Ideologi itu pula yang menjadi dasar pijakan sebuah masyarakat dan pemerintahan. penggantian menteri demi men teri pun tetap berjalan. kedua orang tersebut tidak sepaham lagi dengan Menko Ekuin dan Menteri Keuangan (Kompas. yakni kondisi akan tetap runyam meskipun para pelakunya berganti-ganti ? Hanya Ganti Menteri Setiap masyarakat dan pemerintahan di seluruh dunia melak ukan aktifitas kehidupannya sesuai dengan pemahaman terhadap ideologi (mabda) ya ng dianutnya. ekonomi. Keduanya terlibat KKN. seperti disebutkan oleh M. beberapa fraksi DPR bersi kap keras meminta klarifikasi dari presiden. mabda atau ideologi merupakan aqidah ‘aqliyah yang melahirkan s istem dan aturan kehidupan (nizham). filsafat harus ditinggalk an dan dibersihkan dari benak kaum muslim. filsafat tidak akan mampu membangun keimanan yang kokoh dan tangguh. ia adalah metodologi berfikir yang rusak dan dangkal. kondisi pun tetap runyam. apakah penggantian menteri-menteri atau pejabat lain secara otomatis dap at memperbaiki kondisi politik. Ujungnya. ekonomi. bukan soal lemahnya koordinasi di bidang ekuin seperti yang diungkapkan sebelumnya (Media Indonesia. Berangkat dari fenomena demikian muncul pertanyaan-pert anyaan. Namun. jika memang tidak ada dalil yang menerangkannya. dalam arti pengaru h yang baik. Wallahu a’lam bi ash-shawab. 3 . hukum dan keamanan negeri ini? Ataukah kondisi politik. Pada saat bersamaan situasi politik sedang sangat rentan. Belakangan Gus Dur akhirnya bicara terus terang mengenai alasan penggantian dua menteri tersebut. Sebali knya. Perekonomian tetap tid ak menentu. [Syamsuddi n Ramadhan] Hanya Sekadar Mengganti Menteri Lewat Keppres.terbuat dari apa ‘Arsy itu. Setelah pe nggantian menteri. Jadi. Untuk itu. ideologi itulah yang mengatur dan men garahkan pandangan hidup anggota-anggota masyarakat dan pemerintahannya kepada a rah pandang tertentu yang menjadi tujuan hidup masyarakatnya sesuai dengan aqida h yang dianutnya. Lebih dari itu. Sebab. Sektor ekonomi yang selama s emester pertama pemerintahan Gus Dur tidak beranjak dari keadaan semula langsung terkena dampaknya. fils afat tidak akan memberikan pengaruh apapun bagi dakwah Islam. Alasannya.

Sampai-sampai kesalahan menempatkan orang di kategorikan sebagai sebuah pengkhianatan. bertent angan dengan Islam. Seluruh sistem hidup yang berkait deng an politik. misalnya. tradisi. Bukan sekedar pengkhianatan kepada kau m mukminin. bers abda: "Jika suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya.Sebuah masyarakat atau pemerintahan yang berlandaskan ideologi kapitalisme denga n sekularisme sebagai landasan. Sebaliknya. Imam Bukhari meriwayatkan hadits bahwa Nabi saw." Tidak cukup sampai di sini. dan mengkhianati kaum mukminin. hu kum. Nabi SAW menekankan betapa pentingnya perubahan orang. Perubahan-perubahan yang terjadi adalah perubahan orang." demikian sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Al Hakim. keamanan dan bidang lainnya sama sekali terpisah den gan Islam. Ar Ra’du : 11). hukum. Dalam sist em seperti ini. dominasi asing imperialis pun meru pakan kenyataan. Demiki an halnya dalam bidang kehidupan lainnya. Islam tidak dijadikan tolok ukur maupun asasnya. judi dilegalkan karena dianggap kebudayaan sebagia n penduduk. riba menjadi tulang punggung perekonomian. menjadikan sistem politik. ekonomi. Selain itu. Sementara sistemnya sama saja yaitu sekularisme. perekonomian hanya dikuasai oleh segelintir orang. etika. adat is tiadat. ekonomi. Sesungguhnya Allah SWT telah me mberikan petunjuk yang amat jelas kepada kaum muslimin dalam melakukan perubahan yang dapat mendatangkan kebaikan yang hakiki. Bukan Sekadar Orang Kenyataan tadi. m enghianati rasul-Nya. tetapi juga kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Sekalipun terlihat bent uknya berubah dari sekularisme yang satu ke sekularisme yang lain. Islam di tempatkan di pojok yang sempit untuk hanya mengurus hati. melainkan digali oleh akal dari akal itu sendiri dengan manfaat kekinian sebagai tolok ukurnya. "Barang siapa yang mengangkat seseorang sebagai pemimpin jama’ah. Sebab. Hukum dalam mabda kapitalisme digali dari bumi sendiri. dan moral. penggantian dengan orang yang tidak tepat diberitakan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai cikal b akal datangnya kehancuran. Firman Allah SWT : "Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan diri me reka sendiri. termasuk Indonesia." (QS. sekula risme! Perubahan Sistem. maslahat masyarakat di negeri itu pada periode tertentu. tentu saja. Penampakannya berganti namun intinya sama : pemisahan agama dari kehidupan dan negara. utang luar negeri terus menumpuk. maka ia telah mengkhianati Allah SWT. dan keamanan tidak diatur oleh aturan Allah SWT. Dalam hadits ini. Siap apun yang berpikir jernih dan berhati bersih akan memahami bahwa sistem kapitali sme dengan landasan sekularisme inilah yang sampai saat ini menguasai negeri-neg eri Islam. padahal ia tahu bahwa di dalam kelo mpok itu terdapat orang yang lebih baik. Perubahan menuju masyarakat haruslah d itempuh dengan mengubah sistem sekuler yang bertentangan dengan Islam itu menjad i sistem yang lahir dari aqidah dan hukum Islam. perubahan yang harus dilakukan tidak terbatas pada pe nggantian orang melainkan juga sekaligus penggantian sistem. maka tunggulah ke hancurannya. 4 .

Jelaslah. hukum/peradilan. tidak akan berarti apaapa terhadap keadaan yan g ada di masyarakat. maka apa saja yang menjadi penyusun masyarakat itu harus diubah. baik itu b eberapa orang ataupun seluruhnya. mencakup s eluruh sistem yang ada di masyarakat." (QS. atau masyarakat Islam. dan senang-susahnya. dan peraturan (sistem) perundangan yang berlaku. dan keamanan (lihat Mafahim Islamiyah. Sebab keadaan masyarakat itu amat ditentukan oleh pemikiran -pemikiran. padahal sungguh mereka te lah diperintahkan supaya mengingkari thaghut itu. p erasaan-perasaannya. Bila ideologi yang mendasarinya adalah sosialis-komunis maka masyarakatnya adalah masyarakat Komunis. perasaan ridla-bencinya. sementara pada saat ya ng bersamaan ia menghendaki untuk 5   . An-Nisa : 60) Imam Ibnu K atsir menerangkan ayat ini dengan mengatakan: ‘Ini merupakan bentuk pengingkaran d ari Allah ‘Azza wa Jalla terhadap orang yang mengaku beriman dengan apa yang Allah turunkan kepada RasulNya dan kepada para Nabi terdahulu. Jadi. Masing-masing unsur itu berinteraksi satu dengan yang lain secara terusmenerus hingga terbentuklah sebuah masyarakat. pemikiran-pemikiran dan perasaanperasaan yang ada di mas yarakat bertentangan dengan sistem/peraturan Islam. serta oleh sistem/peraturan yang berlaku. menjadi masyarakat Islam dilakukan denga n mengubah pemikiran. kecuali bila dilakukan bersamaan denga n perubahan sistem itu sendiri. Ciri khas masyarakat itu ditentukan oleh jenis ideologi yang menjadi azas ataupun tolok ukur yang dia nut masyarakat tersebut.Ayat ini menegaskan bahwa jika kaum muslimin mengingiukan perubahan keadaan yang ada di tengah-tengah masyarakat maupun pemerintahan. melalui penelaahan terhadap real itas dan proses pembentukan masyarakat dapat disimpulkan bahwa unsur-unsur dalam suatu masyarakat adalah: individuindividu (orangnya). perasaan. All ah berfirman : "Apakah engkau tidak memperhatikan terhadap orang-orang yang meng aku bahwa mereka beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan (kepada) apa ya ng diturunkan sebelum engkau? Mereka hendak berhukum kepada thaghut (sesuatu yan g menyesatkan. Padahal. maka hal itu sama saja dengan membangun. termasuk di dalamnya penggantian menteri-menteri atau para pejabat. maka keadaan masyarakat itu tetap tidak akan berubah. menjalankan dan memelihara perundang-undangan kufur atau thaghut. Dan setan bermaksud menyesatka n mereka dengan penyesatan yang sejauh-jauhnya. meskipun pemimpin mereka adalah seorang muslim. sedihgembiranya. misalnya. ekon omi. Pergantian kepemimpinan . Perubahan Masyarakat dengan Islam Selama sistem/ peraturan yang berlaku. artinya masyarakat yang seluruh u nsur-unsurnya merujuk pada ideologi Komunis.115-116). perasaan-per asaan dan sistem/peraturan yang berlaku di tengah-tengah masyarakat tidak beruba h. perubahan orang tidak akan berdam pak baik dalam sebuah sistem yang bobrok. seperti sistem politik. pemerintahan. Muhammad Husain Abd ullah. pemikiran dan perasaan Islam . segala pembuat hukum selain Allah SWT). dan sistem/peraturan sekularisme yang berlaku di tengah-tengah masyarakat dengan Islam. pemikiran-pemikirannya. Begitu pula halnya dengan masyaraka t Kapitalis. hal. untuk merubah masyarakat kapitalisme y ang berlandaskan sekularisme. Selama pemikiran-pemikiran.

Nampaklah. Jadi. yaitu sistem Islam.bertahkim (merujuk pada undang-undang) –dalam memecahkan perselisihan-kepada selai n Kitab Allah (Al Quran) dan Sunnah RasulNya. thaghut itu setia p sesuatu selain Allah dan rasul-Nya yang dijadikan penentu hukum oleh suatu ban gsa. dan telah Aku cukupkan kepada kamu nikmatKu.’ (Tafsir Ibnu Katsir. Adapun hukum Islam yang diterapkan dipe lihara oleh tiga pilar. I. jld. Berbeda dengan para penganut kapitalisme dan sosialisme-komunisme. ketenteraman dan keadilan ke seluruh dunia. I slam telah disempurnakan. As Sunnah. Khatimah Realitas sejarah telah membukt ikan keluhuran sistem Islam. 50). diikuti. ideologi maupun peraturan apapun yang sempurna kecuali Islam. 31—34). Allah berfirman : "Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kamu agamamu. dan telah Aku ridhai Islam sebagai aga ma bagi kamu. makna kebahag iaan bagi orang yang meyakini sistem Islam adalah memperoleh keridlaan Allah SWT dengan cara terus menerus mentaati-Nya. Setiap muslim yang beriman kepada Allah SWT dengan ima n yang benar dan hakiki pasti akan yakin dengan kesempurnaan sistem ajaran Islam . ko ntrol sosial dari masyarakat. atau diturut oleh mereka tanpa bukti/penjelasan dari Allah SWT’ (I’lamul Muqi’in. berarti menjadikan aqidah islamiyyah sebagai landasan hidu p baik individual dalam kehidupan pribadi maupun kolektif dalam bernegara. Al Maidah : 50) Masihkah ummat ini mencari-cari alternatif pemikiran. Allah SWT Dzat Maha Bijaksana lagi Adil memerintah kan umat manusia untuk hanya mengikuti aturan-Nya semata." (QS. 1953. dan pemerintah yang menerapkan syariat Islam (An-N abhani. yakni perintah dan larangan Rabbul ‘Alamin. Nizhamul Islam. Benarlah kiranya firman Allah SWT : "Maka apakah (sistem) hukum Jahili yah yang mereka cari ? Dan hukum siapakah yang lebih baik (sistem hukumnya) dari pada (sistem) hukum Allah bagi kaum yang yakin ?" (QS. Semua ini telah disediakan oleh Allah SWT. yaitu ketaqwaan individu dan keyakinannya akan Islam. Imam Ibnul Qoyyim lebih lugas menyatakan: ‘Sungguh siapa saja ya ng berhukum atau menghukumi dengan selain yang dibawa Rasul SAW berarti ia telah menjadikan thaghut sebagai hakim dan berhukum kepadanya.642 ). Dalam bukunya. Hukum dalam sistem Islam dibuat oleh Allah SWT yang sampai pada manusia dalam bentuk wahyu. Sepanjang Islam diterapkan dalam peradabannya yang amat panjang. mampu memancarka n kemakmuran. Al Maidah 3) Ayat ini menyatakan dengan jelas bahwa tidak ad a ajaran. Me ngikuti sistem Islam. jld. Ijma’ Sahabat. I slam diturunkan oleh Dzat Maha Sempurna. dan menjadi rahmatan l il ‘alamin. Dan thaghut adalah set iap yang disembah. Sumber penggalian hukumnya adalah berupa Al Quran. sesuatu yan g haram tidak dapat menjadi boleh hanya dengan dalih manfaat. atau ditaati melebihi batas. Sedangkan ‘ma slahat’ baru dipertimbangkan bila sudah jelas kehalalannya. dan Qiyas. sistem Islam dalam Daulah Khilafah Islamiyah (selama lebih dari 13 abad) telah mampu membangun masyarakat paling unggul di dunia. Tolok ukurnya adalah halal–haram.I. hal. Sementara. perasaan dan sistem/perundang-unda ngan selain Islam ? 6 . hal. Sebab.

yang diturunkan dari Dzat Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji. Allah me melihara Al Quran dari penambahan maupun pengurangan. Dia berfirman: "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya" (QS. Jadi. Jadi. Tulisan ini me nepis anggapan tersebut dengan menjelaskan beberapa perkara yang secara hakiki j ustru menjamin keadaan hukum syari’at Islam itu langgeng dan konstan hingga hari k iamat. baik dari depan maupun dari belakangnya . Al Maidah 3) dan men jaga kesempurnaan itu. Dia berfirman: "Yang tidak datang kepadanya (Al Quran) kebathilan. dan kondisi masyarakat jauh berbeda. Sedangkan kini. Dalam kamus Lisanul Arab. Huud 1). bentuk interaksi. Namun. tak berubah. kata mereka. Allah berfirma n: "Alif lam raa. Mereka mengatak an syari’at Islam itu cocok untuk masa lalu. p erlu penambahan dan pengurangan atau modifikasi sesuai kebutuhan. Semaraknya kegiatan ke-Iislaman. realitas . inilah suatu kitab yang ayat-ayatnya di-ihkamkan serta dijelas kan secara terperinci. tak bertambah ataupun berkurang. Dalam ayat yang lain Allah SWT berfirman : "Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasul pun dan tidak pu la seorang nabi melainkan apabila ia memiliki suatu keinginan. Kesempurnaan dan terpelihar anya wahyu Allah SWT telah menyempurnakan syari’at Islam (QS. Dan Allah Maha Menge tahui lagi Maha Bijaksana" (Al Hajj 52). Al Hijr 9). derasn ya tuntutan penerapan syariat Islam. Allah SWT menjaga dan mencegahnya dari kerusakan. syaithan pun mema sukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu. Al Quran juga terhalang dari penyimpangan dan kerusakan. Dalam memahami ayat ini. Imam As Syathi bi mengatakan : "Allah SWT mengabarkan bahwa Dia memelihara dan menjaga ayat-aya t-Nya sehingga 7   . "Ihkam" berarti terjaga dan t ercegah dari kerusakan. kaum kafirin dan an tek-anteknya di dunia Islam berupaya menutupnutupi cahaya Islam. dan mengkristalnya sikap kaum muslimin untu k hanya taat kepada aturan Islam menunjukkan hal ini. menurut mereka. dan kebathilan. masukan. dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. yang diturunkan dari sisi Allah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu" (QS. Allah menghilangkan apa yang dimasu kkan oleh syaithan itu.Allahumma ballaghna! Fasyhad! Buletin Edisi 11 Syari at Islam Langgeng dan Konstan Kerinduan umat Islam pada p enerapan hukum Allah SWT semakin tampak. Demikian Qatadah menafsirkan ayat tersebu t yang dinukil Imam Ath Thabari dalam tafsirnya." (QS. penyimpangan. Fushshi lat 42).

Dan dengan pen erapan syariat tersebut terpenuhilah kebutuhan jasmani maupun gharizah manusia. Demikian ditegaskan oleh Imam Ibnu Katsir. Demikian pula. ilusi. namun As Sunnah merupakan penjelas bagi Al Qur’ an dan ‘beredar di seputarnya’. di dunia maupun di akhirat. kebathilan dan kesesatan. Sebab. Al Qur’an dan As Sunnah saling menjelaskan dan mengu atkan satu sama lain’ Lebih lanjut beliau menegaskan : Pemeliharaan tersebut langg eng sampai datangnya kiamat. persangkaan dan kebathilan yang dikandung ol eh hukum-hukum dan hawa nafsu manusia. dan mereka tidak lai n hanyalah berdusta terhadap Allah" (QS. Hal ini menunjukkan kepada Anda tentang terpelihara nya syari’at dan terjaganya dari perubahan maupun penggantian. manusia dan kehidupan. niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Alla h. tanpa mengandung kesamaran maupun keraguan. setiap yang diperintahkan pasti adil. tidak ada yang menandingi keadilannya. sekalipun tidak langsung disebutkan." Persoalan ini dite gaskan lagi di dalam firman Allah SWT : "Telah sempurnalah kalimat Rabbmu (Al Qu ran) sebagai kalimat yang benar dan adil. Jadi.tidak bercampur dengan selainnya. dan adil dalam hukum dan seruan. Al A’raf 157). Imam Ibnu Katsir dalam Tafsirul Quranil ‘Azhim menyatakan: "Benar dalam pen gabaran." (QS. Dalam ayat berikutnya Allah SWT menjelask an bahwa kebanyakan penduduk bumi tidaklah mengikuti selain persangkaan. Kebenara n dan keadilan yang benar-benar sempurna dan tidak ada yang dapat mengubah-ubahn ya ini berhadapan dengan kesesatan. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka. Setiap yang dikabarkan di dalamnya pas ti benar. Pemenuhan tersebut menentukan apakah manusia kembali kepada kehidupan kekal di a khirat akan mendapatkan kenikmatan abadi langgeng ataukah siksaan kekal. As Sun nah merupakan bagian tak terpisahkan darinya. Tidak pula dapat masuk ke dalamnya perubahan m aupun penggantian. Hakikat Al Khaliq dan makh luk serta terputusnya wahyu Syari’ah adalah hukum-hukum syara’ yang telah disyariatk an Allah SWT kepada hamba-Nya serta diturunkan sebagai wahyu kepada Rasulullah s aw dengan tujuan memberikan petunjuk kepada manusia tentang tata cara yang benar lagi diterima oleh Pencipta alam semesta. Adapun As Sunnah. Al An’am 116). dan Dia mendengar perkataanperkataan hamba-Nya dan Maha Mengetahui aktivitas-aktivi tas dan tempattempat mereka. Adapun pernyataa n "Tidak ada yang dapat mengubah-ubah kalimatnya" maknanya adalah tidak ada seor ang pun yang dapat menggantikan hukum Allah SWT. Tak ada yang dapat mengubah-ubah kalim at-kalimat-Nya dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Setiap yang di larang Al Quran merupakan kebathilan. Dengan kata lain bahagia dan tidaknya manusia tergantung kepada masa hidupnya di dunia yang mana tolok ukur 8 ¡ . Al An’am 115). Dia berfirman: "Dan jika kamu menuruti kebanyakan manu sia yang ada di muka bumi ini. Makna Al Qur’an pun dikonfirmasikan dengan makna-makna As Sunnah. Dia tidaklah melarang selain mafsad at seperti firman Allah SWT : "yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar"(QS.

sementara Al Quran itu tetap Al Quran dan Hadits pun tetap Hadits. yaitu lemah. tetapnya hakikat pencipta serta tetapnya ka limat (sunnah dan hukum) Allah SWT. yaitu tempat kembalinya manusia yang kalimat-ka limatnya tidak mungkin ada yang dapat mengubah. maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku. apakah perubahan dalam cara dan teknik seperti ini mengubah hakikat pencurian dan realitasnya seperti yang dijelaskan oleh hukum syara’? Jawab annya tentu saja tidak. Pengatur Kehidupan. Imam Bukhori). Namun. P emberi Rizki. Dalam pandangan Islam mencuri merup akan aktivitas mengambil barang secara sembunyi-sembunyi dari pemiliknya atau ya ng mewakilinya dengan syarat telah mencapai ukuran yang mengharuskan potong tang an. niscaya tidak ada kekhawatiran atas mer eka. Sementara Allah SWT pun tetap. Kin i berkembang sarana-sarana dan teknik pencurian.keuntungan dan kerugiannya adalah keterikatan terhadap keseluruhan hukumhukum sy ara’ dengan landasan aqidah Islamiyah. s ehingga pencurian pun menjadi aktivitas yang memerlukan kesungguhan berfikir dan pengalaman. Dia yang dulu ataupun Dia yang sekarang itu-itu juga. Jadi kelanggengan syariat Islamiyyah dipastikan oleh adanya tetapnya tabiat manusia. Hal in i sesuai dengan firman Allah SWT: "Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang men curi. Allah SWT berfirman: "Kami berfirman : Turu nlah kamu semua dari surga itu ! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu. Hukum perbuatan mencuri adalah haram. Sanksinya adalah potong tangan. pencipta alam semesta."(QS. Tolok ukur tersebut adalah tolo k ukur bagi jenis manusia dengan sifatnya manusiawinya. bahwa Rasulullah bersabda: "Potong tanga n diterapkan pada pencurian seperempat dinar atau lebih"( HR. potonglah tangan keduanya sebagai pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Al M a’idah : 38) Diriwayatkan dari Aisyah ra. manusia dan kehidupan. Dan Allah Maha Perkasa dan Bijaksana. Yang Menghidupkan dan Mematikan. Gamblang sekali kita berada di hadapan timbangan dan tolok ukur yang telah difardhukan oleh Allah SW T.dan tidak pula mereka bersedih hati" (Al Baqarah : 38). Bila demikian. Maha Gagah. serba kurang dan serba membut uhkan. bagaimana mungkin berfikir untuk mengubah hukum? Bukan kah hukum ini merupakan 9 . Fakta bahwa manusia dulu dan sampai kapan pun sama dalam karakterny a sebagai manusia dan Allah SWT juga sama baik dulu maupun sampai kapan pun semu a ini memastikan secara akal bahwa setelah terputusnya wahyu yang merupakan jala n turunnya hukum-hukum Allah SWT pastilah syariat Islamiyyah langgeng dan konsta n selamanya sampai hari kiamat. Dan sifat dasar manusia dari dulu hingga sekarang tetap sama. Hakikat realitas dan tabiat benda Dengan mem ahami fakta yang ada di tengah-tengah manusia tampak nyata realitas dan hakikat benda itu tetap. demikian pula untuk memelihara harta diperlukan alat-alat penjagaan yang ketat termasuk peralatan elektronik. yaitu Maha Pencipta. dan hukumnya tidak ada yang dapa t mengganti. Misalnya aktivitas mencuri.

Peranan para sahabat Para sahabat radhiallahuanhum ya ng sikap dan perilaku hidup mereka diridlai Allah dan kesepakatan mereka menjadi dalil syar’i amat berjasa dalam menjaga syari’at Islam agar tetap langgeng dan kons tan. bir. Abu Suraihah Al Ghifariy me riwayatkan: "Aku melihat Abu Bakar dan Umar bin Khatthab ra.pemecahan yang benar yang telah ditetapkan oleh Allah sebagai Pemilik Pahala dan Siksa. metode pembuatannya bermacam-macam . Beliau tidak memakan nya.yang langgeng dan kostan.ses ungguhnya khamer. maka 10   . Bila hakikat benda tersebut tetap tidak berubah. Allah SWT berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman. dan kemasannya juga berbeda-beda seperti whisky. Sedangkan haki katnya adalah sama saja. seraya berkata: "Di tempat kaumku tidak ada makanan seperti ini sehingga ak u merasa jijik terhadapnya". Mari kita renungka n makna fiman Allah SWT : "Katakanlah: Bahwasanya aku hanya seorang manusia sepe rti kamu. mungkinkah orang berakal mengatakan bahwa hukum Allah dalam hal tersebut harus berubah? Siapa pun yang mengelaboras i hakikat perbuatan dan benda-benda adalah tetap dari dulu sampai sekarang sesua i dengan batasan-batasan hukum syara’. Umar bin Abdul Aziz ra. Memang. sake dan sebag ainya. Al Maidah 90). sampagne. Sahabat pun makan hidangan tersebut dan Rasulullah membiarkannya. Tinggal kita mau tunduk kepada-Nya ataukah kepada hawa nafsu kita dan tipuan syaithan serta orang-orang kafir. maka jauhilah oleh kalian agar kalian beruntung" (QS. cara ataupun bentuknya semata. manusia dan kehidupan? Contoh lain hakikat khamer. ketika Rasulullah saw disuguhi daging dhob (biawak). serta Pencipta alam semesta. berkata: " Ingatlah sesungguhnya halal itu adalah apa yang dihalalkan oleh A llah dalam kitab-Nya melalui lisan nabi-Nya dan itu halal sampai hari kiamat. Khatimah Wahai kaum muslimin." Imam Syathibi mengatakan bahwa perkara-perka ra mubah hakikatnya tidak boleh disamakan dengan mandub maupun makruh. undian nasib dan berhala merupakan najis dan perbuatan s yetan. hakikatnya tetap khamer. Hanya saja perub ahan tersebut pada perkara teknis. yakni minuman yang memabukkan dan merusak akal y ang hukumnya haram itu. kadangkadang tidak menyembelih kurban karena khawatir orang-orang mencontoh keduanya (menganggap wa jib bila terus menerus melakukan). Ter kadang mereka meninggalkan perkara yang sunnah (mandub) karena khawatir masyarakat memahami perkara-perkara tersebut wajib. Jadi tetapnya hakikat perbuatan dan benda disertai deng an terjaganya syariat Islam menunjukkan pula bahwa syariat Islam itu bersifat la nggeng sampai hari kiamat. diwahyukan kepadaku bahwasannya ilah kamu adalah ilah yang satu. judi. Sekalipun penamaannya beraneka ragam. sehingga beliau tidak m enyamakan antara mubah tersebut dengan haram maupun makruh. Ini menjelaskan bahwa makan biawak boleh. Sebagai c ontoh. sudah j elas bahwa syari at Islam adalah hukum Allah SWT --bukan hukum karangan umat Isl am-. In gat pula perkara haram yang diharamkan oleh Allah dalam kitab-Nya melalui lisan nabi-Nya adalah haram sampai hari kiamat". terjadi perubahan.

Terakhir diberitakan ter jadi kerusuhan di Galela yang menewaskan 114 orang. 10/7/2000). Empat hari setelah AS bersikap. beragama Kristen. melainkan bagi kafir Barat imperialis dan para pengikutnya. Dan kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yangmempersekutukannya (QS. Mensikapi hal ini. dan banyak peris tiwa-peristiwa lainnya. diantara nya Pendeta Katolik Roma Ambon Petrus Canissius Mandagi dan Joseph Pattiasina. 2 /7/2000). di New York langsung menuduh para "ekstremes" dari luar Maluku terlibat serta me manas-manasi situasi. teriakan mereka demikian lantang bila hal yang sekalipun jauh lebih kecil menimpa umat lain. setelah peristiwa Galela ters ebut melontarkan reaksi keras. Galela ini disebut-sebut seb agai benteng terakhir Kelompok Merah. Juru bicara Deplu AS. Demikian pula di dalam negeri.tetaplah pada jalan yang lurus menuju kepada-Nya dan mohonlah ampun kepada-Nya. Philip Reeker. 11 . Sementara itu. hal ini dit unjukkan dengan amat jelas dalam banyak peristiwa seperti peristiwa Doulos. m engunjungi Kantor Komisi Tinggi HAM PBB di Jenewa Swiss meminta secara telanjang agar komisi tersebut ikut mengintervensi Maluku Peristiwa ini. Dengan mengatasnamakan hak asasi manusia Annan de ngan gaya diplomatis menuntut Indonesia untuk memberikan akses yang aman dan tan pa halangan untuk memungkinkan pekerja kemanusiaan memberikan bantuan (Kompas. dan kasus Bosnia Herzegovina merup akan secuil contoh standar ganda HAM. Fushil at 6). Sikap ini sangat berbe da saat berbagai kalangan menuntut diberlakukannya Darurat Sipil ataupun Darurat Militer pada saat banyak umat Islam yang terbunuh dan sebagian lagi mengungsi. mulai dar i lembaga-lembaga lokal yang mengklaim sebagai ‘pembela’ HAM sampai lembaga internas ional diam seribu bahasa. Kasus FIS yang diberangus atas n ama demokrasi. (Republika. AS juga menuduh aparat keamanan tidak mau dan tidak mampu menghentikan konflik Maluku. Ameri ka Serikat memperlihatkan reaksi kerasnya. peny elidikan kasus Tanjung Priok. Buletin Edisi 15 Muslim Tertindas. Lantas. Sekretaris Jenderal PBB. Jelas. Islam Jawabnya! Pertikaian antara kelo mpok muslim dengan Kristen di Maluku belum juga mereda. embargo ekonomi terhadap Irak. dan peristiwa Maluku. memang HAM bukan diperuntukkan bagi u mat Islam. Sebaliknya. Dan secara umum. Kofi Anan. dilihat dari segi pen erapannya. Dan pada tanggal 9/7/2000 BBC News Online memberitakan tiga tokoh gereja Maluku. yang selama ini tidak pernah mengeluarkan pe rnyataan apapun tentang pembantaian muslim Maluku. pemerintah Indonesi a memberlakukan Darurat Sipil di Maluku dan Maluku Utara. menunjukkan bahwa ketika umat Islam tertindas. sesuatu termasuk HAM atau tidak tergantung kepada lembaga yang berwen ang memberikan penilaian. perlukah umat Islam b erharap kepada slogan HAM yang digembar-gemborkan Barat? Bagaimanakah Islam mens ikapi hal ini ? HAM Memang Bukan Untuk Umat Islam Banyak peristiwa meyakinkan ba hwa HAM bukanlah diperuntukkan bagi umat Islam. pada hari kamis (6/7/2000) Parlemen Eropa meminta dunia internasional melakukan intervensi ke Maluku.

Jadi. umum. manusia merupakan hamba Allah SW T yang tugas utamanya adalah beribadah. yaitu tunduk. yang menetapkan hak apa saja yang 12 . dan kemampuan berpikir. berharap kepada Barat dengan konsep H AM-nya untuk menyelesaikan masalah umat Islam hanyalah akan mendatangkan malapet aka dan murka Allah SWT saja. Padahal. Dengan demikian. Di sisi lain.Tidak sebatas ini. dan mengolok-olok hukum Allah SWT karena dijamin oleh kebebasan berpendapat. dan boleh berpendapat apapun sekalipun menen tang. Demikian pula. jalan lurus dan pembeda antara haq dan bathil. Hak-Hak Syar’iy Bagi Manusia Perspektif Islam Allah SWT menciptakan manusia dari tanah. di dalam konsep HAM agama (Islam) ti daklah menjadi satu perkara yang diperhatikan. Padahal. Sebab . Lalu. HAM ini bertentangan dengan Islam. landasan HAM adalah 4 kebebasan: kebebasan ber’aqidah. Seperti diketahui. Dan kelak pada hari kiamat hak-hak tersebut akan dimintai pertanggungjawaban o leh-Nya. seluruh perbuatan manusia tidaklah beb as. siapapun boleh memiliki apapun dengan cara apapun tanpa lagi m emandang apakah yang dimilikinya itu tergolong pemilikan individu. Hiduplah manusia deng an karakteristik yang juga diciptakan Allah SWT berupa kebutuhan jasmani. persoalan lingkungan hidup. Allah SWT Dzat Maha Adil mengutus Rasulullah SAW seb agai Nabi dan Rasul terakhir untuk menyampaikan Islam yang berfungsi sebagai pet unjuk. Berdasar hal tersebut. ditiupkan nyawa. dalam HAM yang berhak menentukan mana yang menjadi hak bagi manusia dan mana y ang tidak adalah manusia itu sendiri. ghariz ah. Sebaliknya. K arenanya. Jadi. kebebasan pribadi (berperilaku) dan kebebasan berpendapat. Secara paradigmatik. Allah SWT telah mensy ari’atkan hak-hak yang layak dimiliki oleh manusia melalui lisan Nabi Muhammad SAW . menghina. melainkan harus senantiasa terikat dengan aturan dan hukum dari Allah SWT. Melalui HAM itu pula legal bagi siapa saja untuk berbuat apapun selama tidak mengganggu orang lain. Melalu i dalih kebebasan ini setiap orang bebas berpindah-pindah dan mencla-mencle dala m menganut agama. agama dan hukum-hukum Allah SWT disingkirkan atas nama HAM. dalam ajaran Islam. Siapapun yang mengelaboras i ajaran Islam akan menyimpulkan bahwa Islam telah menetapkan kewajiban-kewajiba n yang harus ditunaikan oleh seorang hamba. dan demokrasi di dunia meru pakan salah satu kebijakan politik luar negeri Amerika. kebeb asan memiliki. tidak m engherankan bila mereka hendak mengintervensi Indonesia lewat permasalahan Maluk u dengan dalih HAM. atau pe milikan negara." Ditinjau dari segi politis. HAM. dari bebagai dalil dalam Al Quran maupun As Sunnah para ulama menegask an satu kaidah ushul yang berbunyi: "Hukum pokok dari setiap perbuatan adalah te rikat dengan hukum syara’. patuh dan taat kepada selu ruh aturan-aturan yang diwahyukan oleh-Nya. Firman Allah SWT : "Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia selain untuk beribadah kepadaKu" (Adz Dzariyat [51] : 56). slogan HAM merupakan upaya negara-negara imperialis pimpinan Amerika untuk menutup-nutupi kebobrokan merek a sekaligus sebagai sarana untuk mencampurbauri urusan dalam negeri negara lain.

keberadaan barang-barang tersebut di tengah masyarakat melanggar hak syar’iy bagi manusia. serta mengharamkan segala perkara yang dapat merusak akal seperti khamr. yaitu hak dharuriyat. dan saudara-saudaranya. dalam Is lam tidak dibenarkan adanya kristenisasi atau westernisasi dalam keyakinan. Ini tidak berarti sebagai kebebasan beraqidah seperti dalam ideol ogi kapitalis. Perk ara-perkara yang dapat merusak ‘aqidah dan menjauhkan masyarakat dari Islam tidak boleh ada. Hak dharuriyat merupakan hak-hak yang berhak dimiliki oleh manusia yang menjadi landasan bagi kemuliaan hidup manusia. maka tiap-ti ap seorang dari keduanya seratus kali dera" (QS. Setiap orang berhak mengetahui ayah. Itulah h ak-hak syar’iy bagi manusia (huququsy syar’iy lil insan). Berhak dipelihara akalnya. Bila belum menikah dicambuk 100 kali. "Tidak ada paksaa n dalam menganut agama. Allah SWT menegaskan dalam surat Al Isra [17] ayat 70 : "Dan sungguh Kami telah memuliakan anak-anak Adam ( manusia)". Islam melar ang siapapun mengambil barang milik orang lain dan memberikan sanksi pada pelaku nya. berarti melanggar hak syar i’ bagi manusia dalam hal ini ha k dipelihara agamanya." begitu makna firman Allah SWT di dalam surat Al Baqarah [2] ayat 256. Di sisi lain Islam. wahai ulul alb ab" (QS. dan hak tahsinat. Islam melar ang mendekati zina dan melakukannya dan menjatuhkan hukuman berat bagi pelakunya . Islam tidak memaksa seseorang non muslim untuk masuk Islam. dan lainnya. dan jika sudah pernah menikah dirajam sa mpai meninggal. Karenanya. ganj a. Jika tidak. tegaknya dan stabilnya masy arakat dengan benar. Islam juga mengangkat derajat ilm u. serta kenestapaan di dunia dan adzab di nerak a akan disandangnya. hak hajiyat. Ajaran Islam pun membedakan jenis 13   ." Jadi.dimiliki oleh manusia bukanlah manusia itu sendiri melainkan Allah SWT. seorang muslim yang murtad dari agamanya harus diajak disk usi oleh pengadilan. disuruh taubat. Berhak dipelihara nasab keturunanny a. Jelaslah setiap orang —muslim mapun kafir dzimmi— be rhak dilindungi nyawanya dari pembunuhan ataupun pembantaian. Hak-hak yang dimiliki manu sia yang dijamin oleh syara ada 3 jenis. Allah SWT mengharamkan segala bentuk perkara yang mengakibatkan rusak nya nyawa manusia. "Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina. Firman Allah SWT : "Dan bagi kalian di dalam hukum qishash itu terdapat kehidupan. Hal ini jelas berbeda dengan kebebasan pribadi dalam HAM yang memang serba boleh itu. Bila hak ini tidak terlaksana maka sistem hidup akan hancur . Al Baqarah [2] : 179). Islam membolehkan manusia memiliki apapun asalkan dengan cara yang dibolehkan dan barang-barangnya dihalalkan. Kata Nabi seperti diriwayatkan Imam Muslim : "Siapa saja yang mengganti agamanya (Islam) maka bunuhlah ia. masyarakat akan kacau dan rusak. Diantara hak dharuriyat ini adalah : Hak dipelihara agamany a. Untuk itu. ada hukum qishash bagi pembunuh. dan bila dalam jangka waktu tiga hari tidak kembali kepada Islam berhak dibunuh. Hak dip elihara hartanya. Hak untuk dipelihara jiwanya. Sebab. Islam sangat meninggikan derajat akal. morphin. ibu. Sampaisampai akal merupakan tolo k ukur seseorang terkena beban (taklif) hukum. An Nur [24] : 2).

Merujuk hal tersebut. Misalnya. yakni khilafah. dan pemilikan negara. "Barangsiapa membai’at seorang imam.pemilikan individu. dihukum delapan p uluh cambukan. Semua ini dijamin di dalam Islam. maka bunuhlah dia" (HR. misalnya. Padahal. siapa saja yang menuduh seseorang baik-baik berzina. Hak mendapatkan keamanan. Sebab. hak-hak 14 . Makanya. Berkaitan dengan hukum terhadap perusuh dan pengacau keamanan Islam dan kaum muslimin Allah SWT menegaskan: "Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-ora ng yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi hanyala h mereka dibunuh atau disalib. Nizhamul ‘uqubat fil Islam). Muslim). maupun nyawa. Islam menjamin keamanan bagi setiap warga negara baik dalam perkara kehormatan. meletakkan tangannya dan menyerahkan buah hatinya. Bukan hanya umat Islam yang menikmatinya. Semua ini adalah dalam rangka menjaga harta setiap orang. atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan berti mbal balik. Inilah wahyu Allah SWT yang disampaikan le wat mulut Rasulullah SAW. Setiap orang tidak boleh dituduh dengan tuduhan dusta. pemilikan umum. Semua hak-hak tersebut akan terlaksana dengan diterapkannya hukum-hukum Islam. apa yang menimpa muslim di Maluku dan daerah lain yang diusir dan diganggu keamanannya tidak akan terjadi dan berlarut-larut bila hukum Islam yang ditegakkan. tuduhan bohong lainnya dikenakan hukuman ta’zir (Abdurra hman Maliki. hendak memisahkan ka lian atau memecah belah jamaah kalian. adanya satu kepemimpinan umat saja di dunia dan keutuhannya merupakan hak sekaligus kewajiban seluruh kaum muslimin. Hanya sayan g. Jadi. dan juga tidak boleh dicemarkan nama baiknya. Adapun hak hajiyat merupaka n perkara yang diberikan oleh Allah SWT sebagai keringanan. Berhak dipelihara kehormatan dirinya. pada waktu tidak ada makanan apapun maka seseorang berhak untuk memakan makanan yang haram seperti bangkai." "Bila dat ang seseorang. Hadits-h adits tadi menjelaskan bahwa kaum muslimin tidak boleh memiliki lebih dari satu jamaah kaum muslimin. Sedangkan. Al Maidah [5] : 33 ). hendaklah ia mentaatinya semaksimal mungkin. Islam telah mewajibkan kep ada kaum muslimin untuk hanya memiliki satu negara di dunia. tidak boleh difitnah. Alla h dan Rasul-Nya justru memerintahkan hal sebaliknya. Pengabaian terhadap hal ini merupakan pengabaian terhadap hak syar’iy bagi manusia. Sedangkan hak tahsinat merupakan segala perkara yang dapat men ingkatkan kualitas hidup manusia. Keterpecahbelahan u mat Islam menjadi 56 negara seperti sekarang merupakan pelanggaran terhadap hak syar’iy bagi manusia. sedangkan urusan kalian berada pada seorang. tidak sedikit kaum muslimin masih tertipu oleh perjanjian Sykes – Picot (yang m emicu munculnya negara Yahudi) yang menetapkan batas-batas negara. Berhak terpelihara negaranya. Dan jika datang orang lain hendak merampasnya maka penggallah leher orang itu. atau dibuang dari negeri tempat kediamannya" (QS. melai nkan juga non muslim yang menjadi kafir dzimmi dalam pemerintahan Islam. harta.

Dan do’a kepada Allah SWT demi ketinggian Islam dan kaum mus limin tidak layak terputus. Oleh sebab itu. Oleh FPP pasal ini ingin diubah dengan tambahan dengan kewajiban menjalanka n syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. Inilah langkah strategis yang mutlak t erus diperjuangkan. Melalui ayat tersebut Allah Dzat Maha Pengasi h lagi Penyayang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW merupakan rahmat bagi seluruh alam. ketertindasan. Pasalnya. 15   . Khatimah "Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhamma d) kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam. Nampaklah. Mere ka yang punya kekuasaan gunakanlah kekuasaannya untuk menghentikan kezhaliman at as kaum muslimin. mengikuti jalan-j alan lain hanya akan mendatangkan derita seperti nampak dalam realitas kekinian. Artinya. Itulah satu-satunya pilihan! Sebaliknya. " (1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa" . seluruh umat manusia bila benar-benar rindu akan datangnya maslahat dan menjauhnya madharat mau tidak mau harus menerapkan s eluruh syariat Islam.tadi bukan hanya diperuntukkan bagi kaum muslimin saja melainkan juga bagi non m uslim yang menjadi warga negara. Tidak salah bila orang mengasosiasikan usulan F-PPP ini dengan semangat kembali ke Piagam Jakarta karena memang fraksi dari partai pemenang urutan ketiga pemilu 1999 lalu ini secara terang-terangan m engembalikan rumusan itu ke dalam konstitusi. Fraksi PDI-P pun lantang menolak. dan t ercerabutnya hak-hak umat Islam di tengah belantara sekularisme ini hanya akan b erhenti dengan ditegakkannya hukum Islam. F-PPP agakny a merasa berkewajban untuk menegaskan kembali semangat penerapan syariat Islam d i Indonesia yang memang mayoritas penduduknya beragama Islam. pagi-pagi sudah mengancam a kan walk-out dari ruang sidang bila amandemen pasal itu tetap dilaksanakan melal ui jalan voting. "Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memel uk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaannya i tu". Buletin Edisi 19 Kontroversi Amandemen Pasal 29 UUD 45 Amandemen pasal 29 UUD 45 pada Sidang MPR (7-18 Agustus 2000) kiranya akan tersendat. Fraksi KKI yang beranggotakan beberapa gel intir wakil partai-partai kecil nasionalis misalnya. Sementara. ketakberdayaan. ajaran Islam yang diturunkan Allah SWT kepadanya merupakan rahmat bagi seluruh alam. Fraksi PPP terus g igih menggalang dukungan agar usulan mengamendemen pasal 29 seperti yang mereka inginkan dapat digolkan. perbeda an pendapat seputar perubahan pasal 29 ini sangatlah besar. Ada fraksi yang tida k menginginkan perubahan sama sekali. muslim yang berharta meninfakkan hartanya untuk membantu saudaranya yang tengah terusir dan haknya dirampas. Namun. b unyi pasal 29 UUD 45 adalah. Sebab itu. tentu saja langkahlangkah praktis untuk menyelesaikan masalah kekinian perlu diusahakan. Apa yang sebenarnya terjadi? Seperti telah diketahui. Setiap muslim penting dan wajib mencurahkan kemampuannya untuk menolong saudaranya." demikian makna firman Allah SWT da lam surat Al Anbiya [21] ayat 107. Sebagai partai Islam. Ayat (2) berbunyi.

Terhadap yang lain. Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap pend uduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadah menurut kepercayaan agam anya masing-masing. Melalu i Deklarasi Kongres Minahasa Raya. Juga bahwa syariat Islam. kekurangpahaman atau kesalahpahaman terhadap ajaran Islam. 5 Agustus 2000 mereka menolak keras us ulan amandemen itu. Antara Piagam J akarta dan Piagam Madinah Sejak masa Orba. kalau pun akan diterapkan. Padahal syari at Is lam wajib diterapkan baik untuk kaum muslimin maupun non muslim. dengan kewajiban menjalankan ajaran agama bagi masing-masing peme luknya. Semestinya. Bukan suatu kewajiban. Tri k yang dipropagandakan tersebut tampaknya berhasil mempengaruhi publik.Sayang usulan ini tidak mendapat dukungan partai lain. Kedua. khususny a para anggota DPR dan pejabat pemerintah. dik ira syariat Islam tidak wajib bahkan tidak boleh diterapkan. Ini didorong oleh ste reotip bahwa amandemen itu akan menjadikan Indonesia negara Islam yang menindas kaum minoritas non muslim. P-PBB mengusulkan ditambah d engan rumusan. khususnya berkenaan dengan syariat. Mereka malah mengusulkan rumusan la in. hanya sebatas buat kaum Islam saja. yaitu negara melindungi penduduk dari penyebaran paham yang bertentangan dengan Ketuhanan Yang Maha Esa. FPDU. seolah-olah penerapan syariat Islam merupakan pilihan. yang muncul bukan penolakan. 16   . kelompok Islamphobia selalu menggunak an trik politik "waspadai upaya-upaya hendak mengembalikan Piagam Jakarta" terha dap berbagai upaya politisi muslim untuk memasukkan hukum-hukum Islam dalam berb agai RUU yang dibahas di DPR seperti RUU Perkawinan dan RUU Peradilan Agama. seraya mengancam jika amandemen itu dilakukan dan berhasil. melainkan du kungan bahkan tuntutan. F-Reformasi yang terdiri dari PAN dan PK. serta p enyelenggaraan negara tidak boleh menyimpang dari norma dan nilai agama. Sementa ra Fraksi PKB menginginkan rumusan pasal 29 ayat (1) tidak berubah. sedang rumus an Pasal 29 pasal (2) diubah menjadi. Hal ini barangkali ilusi orang-orang Minahasa. di negeri Islam a da kontroversi terhadap upaya tegas untuk mencantumkan kewajiban penerapan syari at Islam dalam konstitusi. ketakutan pada Islam atau Islamophobia. Tapi mengapa kontroversi terjadi juga? Setidaknya ada du a pemicu. Pertama. F-Golkar mengusulkan rumusan lain lagi. Sabtu. termasuk partai-partai ya ng katanya partai Islam atau berbasis Islam. pada saat itu juga rakyat Minahasa menyatakan berpisah dan terlepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. bahkan kalangan tokoh umat Islam send iri. Mengapa Terjadi Kontroversi? Sungguh aneh.

yakni Pasal 4 ayat 2 t entang Presiden: "Yang dapat menjadi Presiden dan Wakil Presiden hanya orang Ind onesia asli yang beragama Islam". Ki Bagus Hadi Kusumo kembali mengusulkan agar kata "bagi pemeluk-pemeluknya" dihapus. Isinya sama persis dengan Pembukaan UUD 1945 kecuali pada alinea terakh ir pada kalimat ".Dengan trik tersebut dibangun logika bahwa kalau RI bubar dan berubah menjadi ne gara Islam. negara RI ya ng plural ini sudah final. mengakui keberadaan pluralitas warga nega ra. yakni Mr. Supomo yaitu: Pasal 28 Bab X tentang Agama: 1. Wahid Hasyim. "Negara berdasar a tas Ke-Tuhanan. Piagam Jakarta) y ang ditandatangani pada tanggal 22 Juni 1945 oleh Panitia 9 (satu orang di antar anya Kristen dari pergerakan nasionalis. kalau mau merujuk kepada ajaran Nabi Muhammad.. Di tengah penyesatan politik itu.". Masykur. "Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama lain dan untuk beribadat menurut agamanya masing-masing" Berkaitan dengan piagam Jaka rta dan Pasal 28 ayat 1 di atas.H. Pada sidang t anggal 14 Juli 1945 tokoh Muhammadiyah Ki Bagus Hadi Kusumo (yang didukung oleh Kyai Sanusi) usul agar kata-kata "bagi pemelukpemeluknya" dihapus.A. ayah presiden Gus Dur yang disampaika n tanggal 13 Juli 1945—yang didukung tokoh NU K.berdasar kepada: keTuhanan. Sidang BPUPKI pada tanggal 16 Juli akhirnya men yetujui usulan golongan Islam yang diungkapkan oleh Patalykrama pada sidang 15 J uli 1945 –-mengulang usulan A. A. 17 . Namun Sidang akhirnya memutuskan dipertahankannya hasil kompromi tersebut. Padahal sejarah mencatat bahwa piagam Jakarta (lihat Endang Saefuddin Anshari. 2. maka orang-orang non muslim akan dibunuhi. Namun sidang 15 Juli 1945 itu kembali menolak usul an Ki Bagus Hadi Kusumo dan secara mufakat menyetujui hasil panitia yang dilapor kan oleh Prof.. Selain itu. Berkaitan dengan p asal 29 UUD 1945 yang dalam rancangan Batang Tubuh Konstitusi yang dibuat oleh B PUPKI sebagai pasal 28. dengan kewajiban menjalankan syar i’at Islam bagi pemelukpemeluknya.. Namun pada sidang 11 Juli seorang Protestan bernama Latuharhary me nolak kata kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluknya itu. Dalam sidang BPUPKI 10 Juli 1945. Maramis) adalah hasil ru musan resmi yang dikeluarkan oleh wakil bangsa yang tergabung dalam BPUPKI (Bada n Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dan merupakan "gentleman’s agr eement". dengan kewajiban menjalankan Syari’at Islam bagi pemeluk-pemelukny a". Oleh karena itu. Sukarno s ebagai Ketua Panitia 9 menyampaikan bahwa "Piagam Jakarta" merupakan hasil akhir dari kompromi yang diperoleh secara susah payah dari kalangan nasionalis dan ka langan Islam. secara umum umat ku rang begitu paham tentang Piagam Jakarta maupun Piagam Madinah. toh dalam Pia gam Madinah sendiri Nabi Muhammad saw.

Para tokoh umat Islam dengan khusnuzhan dan sikap toleran akhirnya menyetujui. Adapun Piagam Madinah yang banyak dij adikan alasan untuk menolak Islam dengan sangkaan bahwa Piagam Madinah ini justr u menghargai pluralitas dan pluralisme. bilaman a ada perkara di antara komunitas umat Islam dan kaum Yahudi. Satu hal yang menarik. Adapun Kaum Yahudi yang ada di dala m dan sekitar kota Madinah yang tidak masuk ke sistem kehidupam masyarakat kaum muslimin. Namun persetujuan mere ka harus dibayar mahal oleh kaum muslimin yang mayoritas di negeri ini. Orang-orang non muslim yang mengikuti tata cara kehid upan kaum muslimin akan mendapatkan perlindungan (ahlu dzimmah) kaum muslimin da n diberi kebebasan bagi mereka dalam perkara yang diajarkan agama mereka. yakni hu kum syari’at Islam tak pernah diterapkan oleh negara. sehari setelah Indonesia merdeka terjadi manuver licik yang dilakuka n oleh PPPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dengan modus bahwa kalau ketetapan BPUPKI yang memuat "kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pe meluknya" ditetapkan sebagai konstitusi negara. terhadap mereka dibangun hubungan bertetangga baik (husnul jiwar) dan perjanjian sama-sama mempertahankan kota Madinah. Penghapusan kalimat-kalimat penting dalam Mukaddim ah (Piagam Jakarta). dan Pasal 28 ayat 1 dan 2 diumumkan oleh Ha tta pada rapat PPKI 18 Agustus 1945.Hanya saja. dapat kita lihat sebagai piagam yang did eklarasikan oleh Rasulullah saw. kepada umum bahwa telah berdiri satu komunitas yang mandiri dengan aturan sendiri yakni komunitas umat Islam yang terdiri dari kaum Anshar dan Muhajirin. Adapun dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. maka perkaranya ak an diselesaikan menurut Allah dan rasul-Nya. Siapa yang curang? Oleh karena itu. Kiran ya umat Islam jangan sampai tertipu dua kali. 18 . Dan Bung Karno yang mengambil alih pimpinan sidang mengatakan bahwa UUD 1945 itu adalah UUD sementara. Negara pun menerapkan hukumhukum kufur warisan kolonialis Belanda yang agamanya sama dengan kaum minoritas tersebut. Padahal kita tahu bahwa dulu penjajah Belanda itu dengan paksa melikui dasi hukum-hukum syari’at Islam dari negeri ini dan mereka ganti dengan hukumhukum yang mereka bahwa dari negeri mereka. Dan kita pun sudah tahu modus yang bakal diterapkan oleh ke lompok Islamphobia adalah akan memisahkan diri sebagaimana kasus Minahasa. Pasal 4 ayat 2. golongan Kristen dan Katolik dar i Indonesia bagian Timur akan memisahkan diri dari negara kesatuan Indonesia kar ena merasa didiskriminasikan. semua rakyat baik muslim maupun no n muslim tunduk di bawah hukum Syari’at Islam. UUD Kilat. Revolutie grondwet. Kata Nabi tidaklah seorang muslim itu jatuh dalam lubang yang sama dua kali. umat Islam punya alasan historis untuk menuntut dikembalikannya 7 kata yang dicoret d ari Piagam Jakarta juga pada Pasal tentang Agama dan Presiden sehingga syari’at Is lam bisa diterapkan. Dia meminta umat Islam bersabar dulu tentang masalah itu agar nanti di bicarakan setelah Indonesia dalam keadaan aman dan tenang.

baik muslim maup un non-muslim. hanya saja dalam piagam Jakarta ada pembatasan pelaksanaan syari’ah Islam bagi para pemeluknya sedangkan dalam piagam Madinah sy ari’at Islam (sebagaimana usul Ki Bagus Hadi Kusumo dan Kyai Sanusi) dilaksanakan untuk seluruh umat manusia yang terikat dengan piagam tersebut. dari da sar sampai atap! Sebab. fakta sejarah Nabi menyatakan bahwa beliau menegakkan ne gara di kota Madinah adalah dengan dasar aqidah Islamiyah. Dan syaitan bermaksud menyesa tkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. Nasihat buat kaum muslimin: Jelas bahwa upaya mengembalikan aqida h dan hukum syari at Islam sebagai konstitusi dan undang-undang dalam kehidupan masyarakat di dunia Islam adalah merupakan usaha mulia yang harus diperjuangkan dengan sungguhsungguh. Oleh karena itu. Wallahu muawwiq ila aqwamit thariiq! 19     . AnNisaa 60). Beliau saw. jangan sampai se perti yang disebut oleh Allah SWT: Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang y ang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut.Dengan demikian jelaslah bagi kita bahwa piagam Jakarta maupun piagam Madinah se cara esensial memiliki kemiripan." (QS. menjadi tugas dan tanggung jawab para anggo ta MPR dari kalangan kaum muslimin untuk memperjuangkan ditegakkannya negara kau m muslimin ini di atas dasar Islam dan diterapkannya sistem hukum Islam dalam ke hidupan bermasyarakat dan bernegara bagi seluruh warga negara. alMaidah 49). Oleh karena itu. kini saat ujian iman bagi wakil rakyat." (QS. padaha l mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. sekalipun usaha itu mes ti dengan mengamandemen seluruh UUD 1945. sebagai k epala negara menjalankan pemerintahan dengan hukum-hukum Islam sebagaimana pelak sanaan firman Allah: "dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka men urut apa yang diturunkan Allah. dari pembukaan sampai penutup. dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. muslim atau non m uslim. Kaum muslimin harus mendukungnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful