Cara Mengatasi Bayi yang Sering Gumoh Minggu, 30 September 2007 Konsultasi Kesehatan Anak Oleh: dr Asteria Tanya

Dokter, bayi saya baru berumur satu bulan. Dia seringkali gumoh. Bagaimana sebaiknya saya mengatasi bayi yang sering gumoh ini? Sebaiknya dibiarkan atau anak ditahan? Karena kalau bayi saya gumoh, saya tegakkan bayi saya biar tidak keluar gumoh/muntahnya. Terima kasih jawabannya dok. Ny Artiana, Batam Centre Jawab Ibu, terima kasih atas pertanyaannya. Pertama-tama harus dibedakan antara gumoh dan muntah. Definisi: Gumoh terjadi karena refleks bayi yang belum sempurna, sedangkan muntah adalah pengeluaran isi lambung yang disertai kontraksi lambung. Keduanya dapat terjadi karena bayi terlalu banyak minum. Cara mengatasinya: adalah dengan menyendawakan bayi, yaitu dengan menepuk-nepuk punggung bayi dalam keadaan tegak, agar udara yang tertelan dapat dikeluarkan sehingga tidak mendorong keluar susu yang telah diberikan. Untuk mencegah berulangnya gumoh:, bayi dapat ditidurkan dalam posisi miring ke kanan. Bila mendapati bayi gumoh atau muntah, posisikan bayi miring untuk mencegah muntahan/susu yang keluar tidak tertelan ke dalam saluran pernafasan. Diambil dari batampos.co.id ada yang punya tips yang lain? yang traditional juga boleh? DIarsipkan di bawah: Kebiasaan bayi, Tips | Ditandai: Gumoh, muntah

Gumoh setelah diberi ASI wajar terjadi pada bayi, jadi Ibu tak perlu khawatir. Jika Ibu masih ragu dan ada pertanyaan, konsultasikan dengan tim ahli kami atau tanyakan pada sesama Ibu di forum kami. Ibu Gitta Saifuddin van Engelen Konsultan Perawatan Ibu & Bayi Ibu dari 2 anak Hubungi KamiEmail kamiChat cetak halaman ini

Bayi saya selalu gumoh Umumnya bayi akan memuntahkan susu atau 'gumoh' disertai dengan sendawa setelah diberi ASI. ada kemungkinan ia ingin diberi ASI lebih sering. . Bagaimana cara agar bayi saya tidak banyak gumoh setelah diberi ASI? Gumoh bisa dikurangi dengan: y y y Sendawakan si kecil Tegakkan posisi si kecil sekitar 20 menit setelah ia diberi ASI. Setelah usia ini. Sampai berapa lama bayi saya akan gumoh?? Bayi cenderung terus gumoh sampai usia 6 bulan. Pemberian ASI sedikit tetapi lebih sering. Bila bayi Ibu gumoh cukup banyak. sampai bisa makan makanan yang lebih padat. Jika gumohnya cukup banyak. bayi Ibu mungkin tidak akan gumoh lagi dan mulai bisa mendapatkan makanan pendamping ASI. Kebiasaan gumoh pada bayi tidak sama antara satu bayi dengan bayi lainnya. Hal tersebut normal terjadi. sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Ada bayi yang gumoh lebih banyak dibandingkan bayi lainnya.

gumoh masih normal sepanjang jumlah cairan yang keluar dan masuk seimbang. sehingga jadi gumoh. Juga. Lebih baik. gerakan ini membuat tekanan dalam perut tinggi.Bukan hal yang aneh jika bayi Anda gumoh sesaat setelah disusui. lalu minum lagi. Di antaranya adalah: y y y Volume lambung bayi masih kecil. Memang. Bisa-bisa. baru kemudian ke lambung. susu akan keluar dari mulut. sementara susu yang ditelan bayi melebihi kapasitas lambung. Udara yang terperangkap di lambung akan lebih mudah keluar. Kalau gumoh berlebihan. jangan teruskan pemberian ASI. tengkurapkan bayi. susu akan masuk ke saluran pencernaan atas. sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk dicarikan penyebabnya. dan juga menggeliat. Kalau sudah begini. kalau ia langsung ditidurkan setelah disusui. Nah. Masalahnya makin menjadi karena bayi senang menggeliat. Pada bayi. Menangis berlebihan. susu malah masuk ke dalam saluran napas dan menyumbatnya. bisa jadi bayi Anda menangis karena tidak bisa menelan susu dengan sempurna. fenomena gumoh ini akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia bayi. Bila bayi gumoh terus secara berlebihan. Cegah dan atasi. Jangan langsung banyak minum. klep ini biasanya belum sepenuhnya berfungsi sempurna. Namun bukan berarti hal itu bisa dibiarkan begitu saja. disendawakan. Dengan cara ini. sebagian isi perut bayi akan keluar. Di awal-awal kehidupannya. Sebetulnya. di antara kedua organ tersebut terdapat klep penutup lambung. Normalnya. y y y y Posisi menyusu musti pas. yakni di usia 12±16 minggu. Klep penutup lambung bayi belum sempurna. Dari mulut. . udara tidak sempat ³mampir´ ke lambung. bayi menderita alergi. bayi sering memuntahkan sebagian ASI yang ditelannya. Sebenarnya. Atasi dengan tepat agar bayi tidak gumoh sehabis disusui. Pastikan seluruh bibirnya menutup puting susu serta daerah berwarna hitam di sekitarnya (aerola). gampang kok membuat bayi tidak gumoh. Akibatnya. Penyebab terjadinya gumoh pada bayi memang bisa bermacammacam. masuknya cairan ke paru-paru bisa dicegah. Tangis seperti ini membuat udara yang tertelan juga berlebihan. Kenali penyebabnya. Untuk mengurangi gumoh. bayi minum sedikit-sedikit. Dengan begitu. kemungkinan udara yang masuk dan tertelan selama menyusu bisa diperkecil. Bisa jadi. Ini penyebab paling umum. Padahal. berikan susu sedikit demi sedikit.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful