Proses Reproduksi Pada Manusia (Biologi) 02.07.

2009 | Author: admin | Article Posted in Pendidikan Artikel Biologi, Artikel Spermatogenesis, Proses reproduksi pada manusia meliputi: A. Spermatogenesis Proses pembentukan dan pemasakan spermatozoa disebut spermatogenesis. Pada tubulus seminiferus testis terdapat sel-sel induk spermatozoa atau spermatogonium, sel Sertoli yang berfungsi memberi makan spermatozoa juga sel Leydig yang terdapat di antara tubulus seminiferus yang berfungsi menghasilkan testosteron. Proses pembentukan spermatozoa dipengaruhi oleh kerja beberapa hormon. Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon perangsang folikel (Folicle Stimulating Hormone/FSH) dan hormon lutein (Luteinizing Hormone/LH). LH merangsang sel Leydig untuk menghasilkan hormontestosteron. Pada masa pubertas, androgen/testosteron memacu tumbuhnya sifat kelamin sekunder. FSH merangsang sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) yang akan memacu spermatogonium untuk memulai proses spermatogenesis. Proses pemasakan spermatosit menjadi spermatozoa disebut spermiogenesis. Spermiogenesis terjadi di dalam epididimis dan membutuhkan waktu selama 2 hari. Proses Spermatogenesis : Spermatogonium berkembang menjadi sel spermatosit primer. Sel spermatosit primer bermiosis menghasilkan spermatosit sekunder, spermatosit sekunder membelah lagi menghasilkan spermatid, spermatid berdiferensiasi menjadispermatozoa masak. Bila spermatogenesis sudah selesai, maka ABP testosteron (Androgen Binding Protein Testosteron) tidak diperlukan lagi, sel sertoli akan menghasilkan hormon inhibin untuk memberi umpan balik kepada hipofisis agar menghentikan sekresi FSH dan LH. Spermatozoa akan keluar melalui uretra bersama-sama dengan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar vesikula seminalis, kelenjar prostat dan kelenjar cowper. Spermatozoa bersama cairan dari kelenjarkelenjar tersebut dikenal sebagai semen atau air mani. Pada waktu ejakulasi, seorang laki-laki dapat mengeluarkan 300 ± 400 juta selspermatozoa. B. Oogenesis Di dalam ovarium janin sudah terkandung sel pemula atau oogonium. Oogonium akan berkembang menjadi oosit primer. Saat bayi dilahirkan oosit primer dalam fase profase pada pembelahan meiosis. Oosit primer kemudian mengalamimasa istirahat hingga masa pubertas. Pada masa pubertas terjadilah oogenesis. Oosit primer membelah secara meiosis, menghasilkan 2 sel yang berbeda ukurannya. Sel yang lebih kecil, yaitu badan polar pertama membelah lebih lambat, membentuk 2 badan polar. Sel yang lebih besar yaitu oosit sekunder, melakukan pembelahan meiosis kedua yang menghasilkan ovum tunggal dan badan polar kedua. Ovum berukuran lebih besar dari badan polar kedua. Pengaruh Hormon dalam Oogenesis. Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon FSH yang merangsang pertumbuhan sel-sel folikel di sekeliling ovum. Ovum yang matang diselubungi oleh sel-sel folikel yang disebut Folikel Graaf, Folikel Graaf menghasilkan hormon estrogen. Hormon estrogen merangsang kelenjar hipofisis untuk mensekresikan hormon LH, hormon LH merangsang terjadinya ovulasi. Selanjutnya folikel yang sudah kosong dirangsang oleh LH untuk menjadi badan kuning atau korpus

Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak. Kemudian korpus luteum mengecil dan hilang. Catatan : Pada laki-laki spermatogenesis terjadi seumur hidup. Pada seat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus. Saat wanita tidak mampu lagi melepaskan ovum karena sudah habis tereduksi. pembentukan progesteron berhenti sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti. zigot membelah secara mitosis menjadi dua. sampai kemudian terhenti sama sekali. endomentrium akan direabsorbsi oleh tubuh. Pada wanita. Pada saat 32 sel disebut morula. C. dan pelepasan spermatozoa dapat terjadi setiap saat. Lapisan terluar blastosit disebut trofoblas merupakan dinding blastosit yang berfungsi untuk menyerap makanan dan merupakan calon tembuni atau ari-ari (plasenta). LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). Korpus luteum kemudian menghasilkan hormon progresteronyang berfungsi menghambat sekresi DSH dan LH. Seorang wanita hanya mampu menghasilkan paling banyak 400 ovum selama hidupnya. Blastosit ini bergerak menuju uterus untuk mengadakan implantasi (perlekatan dengan dinding uterus). Pembentukan Embrio Peristiwa fertilisasi terjadi di saat spermatozoa membuahi ovum di tuba fallopii. Selain itu. folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. menstruasi pun menjadi tidak teratur lagi. Oleh karena tidak adaprogesteron. endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28. akibatnya FSH mulai terbentuk kembali. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi. proses oogenesis mulai kembali. empat. delapan. Periode ini disebut fase luteal. sehingga aklurnya tidak membentuk progesteron lagi. Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 21 hari dan 30 hari) yaitu sebagai berikut : Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH.luteum. enam belas dan seterusnya. Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. sedangkan pada siklus estrus. sedangkan masa di dalamnya disebut simpul embrio (embrionik knot) merupakan calon janin. di dalam morula terdapat ronggayang disebut blastosoel yang berisi cairan yang dikeluokan oleh tuba fallopii. Sedang pada mamalia lain terjadi siklus estrus. ovulasi hanya berlangsung sampai umur sekitar 45 ± 5O tahun.Masa ini disebut menopause. Bedanya. Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. D. selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14. Menstruasi terjadi secara perfodik satu bulan sekali. Siklus menstruasi terjadi pada manusia dan primata. Siklus Menstruasi Setiap bulan wanita melepaskan satu sel telur dari salah satu ovariumnya. jika tidak terjadi pembuahan maka lapisan endometrium pada uterus akan luruh keluar tubuh. meskipun ovarium seorang bayi perempuan sejak lahir sudah berisi 500 ribu sampai 1 juta oosit primer. . pada siklus menstruasi. akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang. bentuk ini kemudian disebut blastosit. jika tidak terjadi pembuahan. maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali. Bila sel telur ini tidak mengalami pembuahan maka akan terjadi perdarahan (menstraasi). terjadilah zigot. selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH.

karena kantung ini berisi persediaan makanan bagi embrio. Membran (Lapisan Embrio). Enam hari setelah fertilisasi. Setelah hari ke-12. . gunanya melindungi janin dari tekanan atau benturan. Setelah semua membran dan plasenta terbentuk maka embrio disebut janin/fetus. c. Hormon ini melindungi kehamilan dengan cara menstrimulasi produksi hormonestrogen dan progesteron sehingga mencegah terjadinya menstruasi. tampak dua lapisan jaringan di sebelah luar disebut ektoderm. dindingnya tebal. serta mengeluarkan sekret seperti air susu (uterin milk) sebagai makanan embrio. kantung ini tidak berguna. otot. permukaannya berjonjot dengan tujuan memperluas daerah penyerapan makanan. Embrio telah kuat menempel setelah hari ke-12 dari fertilisasi. pada tangkai badan jonjot trofoblas masuk ke dalam daerah dinding uterus membentuk ari-ari (plasenta). maka tidak berkembang. trofoblas menempel pada dinding uterus (melakukan implantasi) dan melepaskan hormon korionik gonadotropin. Jonjot korion menghilang pada hari ke-28. Dengan demikian terbentuklah usus primitif dan kemudian terbentuk Pula kantung kuning telur (Yolk Sac)yang membungkus kuning telur. b. Kantung Kuning Telur (Yolk Sac) Kantung kuning telur merupakan pelebaran endodermis berisi persediaan makanan bagi hewan ovipar. tetapi kantung ini sangat berguna pada hewan ovipar (bertelur). Pembuatan Lapisan Lembaga. mesoderm membentuk antara lain rangka. banyak mengandung pembuluh darah. Ketiga lapisan tersebut merupakan lapisan lembaga (Germ Layer). yaitu : a. hormon progesteron merangsang pertumbuhan uterus. Ektoderm akan membentuk epidermis kulit dan sistem saraf. kecuali pada bagian tangkai badan.1. sistem peredaran darah. Pada mammalia dan manusia. blastosit sampai di rongga uterus. endoderm membentuk saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Endoderm tumbuh ke dalam blastosoel membentuk bulatan penuh. Korion Korion adalah dinding berjonjot yang terdiri dari mesoderm dan trofoblas.Pada hari ke-4 atau ke-5 sesudah ovulasi. alantois merupakan kantung kecil dan masuk ke dalam jaringan tangkai badan. Alantois Pada alantois berfungsi sebagai organ respirasi dan pembuangan sisa metabolisme. Di antara lapisan ektoderm dan endoderm terbentuk lapisan mesoderm. Terdapat 4 macam membran embrio. yaitu bagian yang akan berkembang menjadi tall pusat. Semua bagian tubuh manusia akan dibentuk oleh ketiga lapisan tersebut. Pada manusia. Amnion Amnion merupakan kantung yang berisi cairan tempat embrio mengapung. Trofoblas kemudian menebal beberapa lapis. d. di sebelah dalam endoderm. pada manusia hanya terdapat sedikit dan tidak berguna. sistem ekskresi dan sistem reproduksi. lunak.

jumlah estrogen di dalam darah makin banyak. Cara ini dikenal dengan nama sistem kalender atau abstinensi. jelly.Plasenta atau Ari-Ari. progesteron makin sedikit. atau mengikat/memotong tuba fallopii dikenal dengan istilah tubektomi. Pada sistem hubungan plasenta. Tanpa Alat Bantu Dengan cara tidak melakukan koitus pada masa subur wanita (hari 12 ± 16 siklus haid). Ukuran ini dicapai pada waktu bayi akan lahir tetapi pada waktu hari 28 setelah fertilisasi. terdapat beberapa metode. Kontrasepsi Kontrasepsi adalah suatu cara yang bertujuan mencegah terjadinya pembuahan. misalnya : kondom. E.5 cm. Catatan : Makin tua kandungan. sedangkan progesteron mencegah kontraksi uterus. meskipun begitu virus dan bakteri dapat melalui penghalang (barier) berupa jaringan ikat dan masuk ke dalam darah janin. Menggunakan Alat Bantu Mencegah pertemuan ovum dengan spermatozoa. dan tebal 2. c. Sterilisasi Sterilisasi dilakukan dengan mengikat/memotong saluran vas defereus dikenal dengan istilah vasektomi.html . Plasenta berperan dalam pertukaran gas. tetapi setelah kelahiran hormon prolaktin yang dihasilkan kelenjar hipoftsislah yang merangsang produksi air susu. antara lain: a. Hormon oksitosin yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis jugs berperan dalam merangsang kontraksi uterus menjelang persalinan. http://artikelindonesia. darah ibu tidak pernah berhubungan dengan darah janin. plasenta berukuran kurang dari 1 mm. dan lain-lain. Plasenta atau ari-ari berbentuk seperti cakram dengn garis tengah 20 cm.com/proses-reproduksi-pada-manusia-biologi. spiral. dapat dilakukan dengan berbagai alat bantu. Hal ini berhubungan dengan sifat estrogen yang merangsang uterus untuk berkontraksi. Progesteron dan estrogen juga merangsang pertumbuhan kelenjar air susu. b. makanan dan zat sisa antara ibu dan fetus.

kemudian memasukkan ekornya. 3 minggu setelah pembuahan. . embrio berkembang seperti pada gambar kiri. Sekali telur terbuahi. menembus membran yang melindungi telur. Ujungnya kelak menjadi kepala dan otak. 1 minggu setelah pembuahan.1: Sperma. embrio berkembang seperti pada gambar kiri. Ujungnya kelak menjadi kepala dan otak.Proses pembentukan bayi BULAN ke. menempel pada uterus. satu dari 500 million yang dikeluarkan ketika intercourse. Selanjutnya telur terbuahi mulai membelah. 3 minggu setelah pembuahan.2 : (2 Gambar Kiri) Incredible Transformation.: (2 Gambar Kiri) Incredible Transformation. bulatan terdiri 200 cell disebut embrio. Quote: BULAN ke. tidak ada sperma lain yang bisa masuk.

Karena perubahannya yang cepat itu. mudah rusak oleh asupan makanan bumil seperti: alkohol. Sudah ada kelopaknya. dan minggu ke-10 (B). . (4 Gambar Kanan) Pertengahan bulan ke-2. rokok.5 (C).Selanjutnya berkembang lebih menyerupai mahluk hidup. mata terbentuk pertama kali pada bagian samping kepala (R). embrio bersifat rentan. Bergeser agak ke depan pada minggu ke-7 (T). dan obat2an. minggu ke-8.

tangan akan lebih dulu aktif untuk memegang daripada kaki untuk berjalan. Jari tangan berkembang lebih dulu daripada kaki.3 : Embrio berubah menjadi fetus. pembuluh darah juga jelas. Sama halnya ketika lahir.Quote: BULAN ke. Plasenta kelihatan. Organ dalam terbentuk. (L) Jari tangan dan kaki mulai kelihatan bentuknya (R). .

Karena makanan dan energi digunakan untuk pembentukan organ. Hidung. Kulit ditumbuhi bulu2 bernama lanugo. Bayi pada bulan ke-4 ini masih kelihatan kecil walaupun sudah berbentuk. Dia ditemani bulatan bernama kuning telur yang bertugas mensupply darah sampai organ tubuhnya bisa berfungsi. bibir. Quote: . dan dagu tebentuk.Quote: BULAN ke. Genital luarnya sudah mulai terbentuk.4 : Kelopak mata makin sempurna dan bereaksi terhadap cahaya. walaupun belum benar-benar jadi tulang sampai dia lahir nanti. Tulang sudah mulai kelihatan. Itulah kenapa minggu ke-13 sampai ke-17 kita bisa mengetahui gendernya melalui USG.

html . Sudah melayang2 bagaikan penyelam ulung.5 : Gambar kiri: proses pertumbuhan telinga.com/2009/01/ajaib-proses-pembentukan-manusia. semakin sempurna .blogspot. Meconium. Sudah bisa mendengar suara jantung dan aliran darah ibunya. dan membuat kulitnya lebih berisi. Kalau laki-laki.BULAN ke. di sini kita mulai bisa merasakan gerakan bayi yang kemungkinan pada saat menyelam itu dia membentur dinding rahim. alias poop pertama.9 : Perubahan pada Bayi hanya berkisar pada volume saja. sudah mulai memproduksi testosterone. akan memproduksi lemak. Kalau perempuan. mulai memproduksi telur menunggu sampai mulainya periode nanti. Akhir bulan ke-5. Namun belum bisa mendengar kebanyakan suara luar. Sudah bisa menelan dan mengemut jari. mulai terbentuk. rambut. yang nanti keluar setelah bayi lahir. kemungkinan suara ibunya. kuku dan lain-lainnya http://aneh22. yaitu membesarnya semua anggota tubuh. Quote: BULAN ke 6 . kelak jadi jerawat.

Kontraksi kuat terjadi sekitar 1 menit. seperti kain panjang. tahap kelahiran sampai bayi keluar dengan selamat. sebaiknya calon ibu sudah berada di rumah sakit. Nasdaldy. . aktif. kehabisan kamar. Nasdaldy. Dalam tahap ini terjadi pembukaan (dilatasi) mulut rahim sampai penuh. berlangsung sekitar 2-3 jam. Bisa saja maju atau mundur dua minggu dari jadwal yang telah diperkirakan dokter. Jika kemudian kontraksi bertambah kencang dan makin teratur. buku bacaan. dan sebagainya. Atau hanya terjadi sekali saja saat menjelang persalinan sesungguhnya. Hal ini bisa terjadi dalam waktu beberapa hari. Kadang hanya tertahan di bagian dalam saja. Penurunan dapat terjadi beberapa kali. kerap kali rumah sakit (terutama yang beken). Tentu dengan perlengkapan yang sudah disiapkan sebelumnya. nyeri di bagian punggung atau pinggang. ujar dr. tak selamanya benar. tanpa kontraksi berarti (kurang dari satu menit). terutama di kota-kota besar. Leher rahim membuka sampai 7 cm. Lebih baik malah urusan pendaftaran dan pesan kamar sudah dilakukan saat kehamilan memasuki usia 7 bulan. Perubahan lain ditandai turunnya kepala janin ke rongga panggul. kata dr. pengeluaran plasenta. Jakarta. proses persiapan persalinan dengan fase awal. KONTRAKSI Ini biasanya fase paling lama. Untungnya tingkat nyerinya masih sangat rendah atau belum terlalu terasa. Reaksi pada ibu pun macam-macam. juga disertai penipisan (effasi). Ada yang merasakan mulas. yakni observasi terhadap ibu selama satu jam usai plasenta keluar. DSOG dari RSIA Hermina. Serangkaian pemeriksaan rutin akan dilakukan menjelang kelahiran. perkiraan persalinan yang disebutkan dokter. Tahap ketiga. Jika kontraksi masih jarang. beberapa minggu menjelang kelahiran. bahkan beberapa minggu. Tapi pengeluaran bercak tak selalu lengket di celana. Tapi pada sebagian orang mungkin saja terjadi hanya 2-6 jam (atau juga sepanjang 24 jam) dengan kontraksi lebih jelas. prosedur pendaftaran sudah harus dilakukan. baju ganti. LEHER RAHIM MAKIN TERBUKA LEBAR Umumnya fase ini lebih pendek dari fase sebelumnya. Tahap berikut. Mengenakan baju yang disediakan pihak rumah sakit sudah menjadi kebiasaan di banyak rumah sakit. segera ke rumah sakit. dan transisi. Soalnya. Bisa juga sudah mengeluarkan lendir bercampur bercak darah dari vagina. makanan kecil. calon ibu tak perlu segera ke rumah sakit. Satu hal yang patut diingat. Selanjutnya. Pembukaan leher rahim (dilatasi) sampai 3 cm.Proses Persalinan Tahap pertama. Jika sudah mencapai keadaan ini. polanya lebih teratur dengan jarak 4-5 menit. Paling tidak. Kegiatan rutin sehari-hari masih bisa dilakukan sepanjang masih bisa merasakan kontraksi tak bertambah kencang. pasca lahir.

partisipasi aktif ibu dalam proses kelahiran tak kalah penting.Perawat akan meminta contoh air kemih. sehingga ibu merasa seolah-olah kontraksi terjadi terus-menerus tanpa ada jeda. Sedangkan bagaimana posisi janin. Proses mendorong bayi keluar biasanya . sekitar 15 menit sampai 1 jam. yaitu kontraksi atau yang disebut his. yang mengambil spesialisasi masalah kanker rahim. Nasdaldy. Dokter memang akan melarang ibu mengejan sebelum pembukaan sempurna betul agar tak terjadi kesulitan saat pengeluaran bayi. Dorongan kuat dari ibu akan membantu bayi keluar melalui jalan lahir dengan baik. Ketiga power. Kecuali jika memang terjadi kelainan pada rahim yang diketahui sebelumnya semisal adanya kista atau mioma. Akibatnya jalan rahim tetap menutup padahal ibu sudah merasakan mulas cukup lama. Kondisi tersebut memang akan mempengaruhi kontraksi pada rahim sehingga tak mendorong leher rahim untuk membuka. calon ibu mengalami perasaan tak berdaya dan pasrah. Misalnya dengan mendengarkan denyut jantung bayi melalui stetoskop. perdarahan atau pengeluaran lendir dari vagina. memeriksa denyut nadi. seperti dipaparkan dr. Pembukaan leher rahim dari 3 cm sampai 10 cm terjadi sangat singkat. sehingga seolah ibu sudah kehabisan tenaga sebelum pertarungan benar-benar terjadi. Terjadi 2-3 menit sekali selama 1. passage. Secara umum dan normal. terang dr. Secara emosional. dan suhu tubuh. pernafasan. apalagi istirahat. Pemeriksaan dalam bagi calon ibu akan dilakukan secara rutin. Ibu pun akan merasa panas dan berkeringat dingin. Kedua. gelisah. Nasdaldy. Tak jarang pula ia frustrasi karena belum ada instruksi untuk mengejan. Pertama. sehingga bisa segera dilakukan tindakan tepat jika tak terjadi kemajuan. digunakan alat pantau janin. Bayi tak terlalu besar ukurannya agar bisa melalui jalan lahir dan powernya pun harus teratur serta efektif hingga mampu membuka jalan lahir sampai penuh dan sempurna. tekanan darah. kata dr. pembukaan leher rahim akan terus meningkat berbarengan dengan kontraksi yang makin kuat. Dengan begitu. Umumnya dokter akan menunggu pembukaan ini secara alamiah. Gunanya untuk memantau perkembangan pembukaan leher rahim. passanger yaitu bayi itu sendiri. dan sulit memusatkan perhatian. sementara dorongan ke arah sana sudah muncul. Bingung. DORONG SEIRAMA INSTRUKSI DOKTER Proses persalinan. Saat ini calon ibu akan merasakan tekanan sangat kuat di bagian bawah punggung. Kadang mengantuk di antara waktu kontraksi karena oksigen dipindahkan dari otak ke daerah persalinan. Pengeluaran lendir dan darah makin bertambah karena makin banyak pembuluh kapiler yang pecah. Kondisi janin pun akan dipantau. Agar proses persalinan berjalan lancar.5 menit dengan puncak kontraksi sangat kuat. Nasdaldy. Di beberapa rumah sakit yang lebih modern. Begitu pula tekanan pada anus disertai dorongan untuk mengejan. merupakan pemeriksaan berikutnya yang akan dilalui calon ibu. ketiga komponen itu harus dalam kondisi baik. mengandung 3 komponen. Mungkin juga terjadi kejang kaki. yaitu jalan lahir. Juga akan memeriksa adanya cairan ketuban.

dokter akan segera menjahit robekan atau episiotomi. bisa mencapai 3 jam. doronglah (mengejan) sekuat mungkin. Posisi setengah duduk atau setengah jongkok mungkin posisi terbaik karena posisi ini memanfaatkan gaya berat dan menambah daya dorong ibu. Bahkan. Masing-masing berlangsung sekitar satu menit. Tarik nafas sekali lagi dan tahan. Tarik beberapa kali nafas dalam. menambah risiko berkurangnya suplai oksigen ke janin. Tapi ada kalanya perlu waktu antara setengah sampai satu jam. Makin efisien dorongan dari ibu. Bersabarlah untuk beberapa saat.Berikut sejumlah komplikasi yang mungkin saja terjadi: 1. Posisi calon ibu saat melahirkan turut membantu lancarnya persalinan. 10 menit. Dorongan yang panik dan tak teratur hanya akan menghamburkan tenaga dan hanya sedikit kemajuan yang dicapai. jika terjadi berbagai komplikasi. PENGELUARAN PLASENTA Rasa lelah ibu adalah hal yang tersisa ketika bayi sudah keluar. karena akan menambah risiko pecahnya pembuluh darah di mata dan wajah Anda. Tapi kontraksi masih akan tetap ada. cukup banyak kejadian di mana seorang calon ibu harus merasakan mulas selama berjam-jam tanpa ada kemajuan berarti. Ketegangan akan melawan usaha mengejan. Kemajuan proses persalinan diukur melalui adanya pembukaan leher rahim dan turunnya janin ke rongga panggul. kendati tak sekuat sebelumnya. Usai itu ibu bisa menggendong bayi dan menyusuinya. BERBAGAI KOMPLIKASI Umumnya dokter akan membiarkan bayi keluar dengan normal selama tak ada indikasi kelainan dari ibu maupun bayi.sangat singkat. kata dr. Mengerutnya rahim akan memisahkan plasenta dari dinding rahim dan menggerakkannya turun ke bagian bawah rahim atau ke vagina. lemaskan seluruh tubuh. makin memudahkan bayi keluar. Mengejanlah sekuat mungkin tapi tetap seirama dengan instruksi dokter. Hanya saja tenaga yang dikeluarkan tak sehebat proses pengeluaran bayi. Ibu hanya tinggal mendorongnya seperti halnya mengejan saat mengeluarkan bayi. tapi tugas belum berakhir. Proses persalinan normal akan didukung oleh tiga unsur utama: kontraksi rahim yang kuat yang secara efektif membuka leher rahim. sementara kontraksi terjadi. Tapi. bayi dapat melewati jalan lahir. Bila salah satu unsur tadi tak ada maka memungkinkan untuk terjadi kelahiran yang tak normal. dan panggul yang cukup luas untuk memudahkan keluarnya janin. Saat mengejan. Saat kontraksi mencapai puncaknya. Bila plasenta telah keluar. Mungkin ibu tak akan merasakannya lagi. Selain itu.Fase Laten Terlalu Lama Ini terjadi bila tak ada kemajuan pada pembukaan leher rahim yang terjadi setelah 20 jam pada . Lebih baik mengikuti irama dorongan dengan baik ketimbang menahan nafas terlalu lama. Plasenta yang selama ini menunjang bayi untuk hidup dalam rahim harus dikeluarkan. Nasdaldy.

Ibu dapat membantu proses dengan aksi gaya berat.Tahap Kelahiran Bayi Yang Terlalu Lama Yaitu tahap pengeluaran bayi lebih dari dua jam untuk kelahiran pertama. dokter akan tetap menunggu dengan persalinan normal.rawins. bisa karena terlalu banyak obat sebelum persalinan dimulai. Dokter pun akan mempertimbangkan kemungkinan adanya ketidaksesuaian ukuran kepala janin dengan rongga panggul ibu (disproporsi caphalopelvic). Biasanya dokter akan menggunakan cunam atau forcep (alat bantu persalinan). dan 14 jam pada ibu yang pernah melahirkan.5 cm untuk ibu yang pernah melahirkan. Dokter akan mengambil langkah pembedahan caesar setelah melewati waktu 24 jam.2 cm untuk ibu dengan kelahiran pertama dan 1. http://duniaanak. Seorang ibu yang panik mengakibatkan dilepaskannya bahan kimia pada sistem saraf yang menghambat kontraksi rahim. 2. atau berjalan. Tapi jika ada kondisi yang mengarah pada harus segera dilahirkan. dokter akan melakukan bedah caesar.Disfungsi Primer Bila fase aktif berjalan sangat lamban.com/2008/09/proses-kelahiran-bayi. Kadang. Jika diketahui penyebabnya disproporsi cephalovic. 3. Tapi ini sangat jarang dilakukan. yaitu duduk tegak. Kebanyakan dokter akan memberikan suntikan rangsangan. 4. 5.Berhentinya Pembukaan Sekunder B Dalam fase aktif tak ada kemajuan pembukaan selama dua jam atau lebih. Maksudnya agar tak menghambat turunnya janin ke rongga panggul.Turunnya Janin Secara Tak Normal Bila bayi bergerak menuruni jalan lahir dengan kecepatan kurang dari 1 cm pada kelahiran pertama. pembukaan per jam kurang dari 1-1. jongkok. penyebabnya bisa psikologis.html . dan 2 cm pada kelahiran berikutnya. berdiri. Penyebabnya. dokter akan melakukan bedah caesar.kelahiran pertama. Jika kondisi ibu dan bayi masih dalam keadaan baik. Umumnya dokter memberikan rangsangan lewat suntikan atau infus. Kerja rahim pada proses ini bisa dipercepat dengan cara calon ibu berjalan-jalan dan tetap mengosongkan kantong kemih.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful