MAKALAH PKn

DESKRIPSI DAN INSTRUMEN HAM
By:
y y y y
Itqon Harokah Muhammad Iman Adi .P Sumayya Tasya Bonita .I

X.3

Menurut Muhammad Kusnardi dan Ibrahim (1981:308). Deskripsi HAM 1. Sejarah HAM Secara historis hak asasi manusia sebagaimana yang saat ini dikenal (baik yang di cantumkan dalam berbagai piagam maupun dalam UUD). 2. bahwasannya perkembangan dari hak-hak asasi manusia adalah dengan ditanda tanganinya . pemerintah. Kusnardi dan ibrahim. 4) Tak dapat dibagi.DESKRIPSI DAN INSTRUMEN HAM A.1981:307). maka sering kali peristiwa ini di catat sebagai permulaan dari sejarah perjuangan hak-hak asasi manusia. 2) Universal. 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia dinyatakan bahwa HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang wajib dihormati. dan setiap orang demi kehormatannya. dan dilindungi oleh Negara. sekali pun sesungguhnya piagam ini belum merupakan perlindungan terhadap hak-hak asasi sebagaimana yang di kenal surat ini (Muh. memiliki riwayat perjuangan panjang bahkan sejak Abad Ke-13 perjuangan untuk mengukuhkan gagasan hak asasi manusia ini sesudah dimulai segera setelah di tanda tanganinya Magna Charta pada tahun 1215 oleh raja John Lackbland. serta perlindungan harkat dan martabat manusia. dijunjung tinggi. 3) Permanen dan tidak dapat dicabut. artinya semua orang berhak mendapatkan semua hak. artinya hak itu berlaku untuk semua orang. Pengertian HAM Hak asasi manusia adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia sebagai anugerah Tuhan yang dibawa sejak lahir. yaitu sebagai berikut: 1) Hakiki (ada pada setiap diri manusia sebagai makhluk Tuhan). HAM memiliki beberapa ciri khusus. hukum. Menurut UU No.

serta memanfaatkan. Hak pilih (dipilih dan memilih) dalam pemilu. ormas dan organisasi lainnya.karena telah adanya pejuangan-perjuangan dari rakyat untuk mengukuhkan gagasan hak asasi mausia sudah di miliki. membeli. Hak mendirikan partai politik. Hak asasi pribadi (personal rights) y y y Kebebasan menyatakan pendapat. Hak asasi di bidang ekonomi (economic and property rights) y y Kebebasan memiliki sesuatu. b. . 3. Hak ikut serta dalam pemerintahan. Hak untuk memajukan ilmu dan teknologi y Hak untuk menciptakan serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi dan komunikasi. Macam-macam HAM Perkembangan tuntutan HAM berdasar tingkat kemajuan peradaban budaya dapat dibagi secara garis besar meliputi bidang sebagai berikut. menjual. Kebebasan bergerak. Hak mengembangkan kebudayaan.Polition of Rights pada tahun 1628 oleh raja Charles 1. a. Kebebasan memeluk agama. Hak asasi di bidang politik (politic rights) y y y c. yang mendorong lahirnya Magna Charta. bahwasannya hak asasi manusia itu telah ada sejak abad 13. Hak asasi di bidang sosial budaya (social and cultural rights) y y Hak memperoleh jaminan kesehatan dan pendidikan. Namun dalam hal ini yang perlu dicatat. Kalau pada tahun 1215 raja berhadapan dengan kaum bangsawan dan gereja. maka pada tahun 1628 tersebut raja berhadapan dengan parlemen yang terdiri dari utusan rakyat (The House Of Comouons) kenyataan ini memperlihatkan bahwa perjuangan hak-hak asasi manusia memiliki korelasi yang erat sekali dengan perkembangan demokrasi. Hak untuk mendapatkan tunjangan hidup bagi orang miskin dan anak terlantar d. e.

h. Instrumen atau Dasar Hukum HAM 1.5 Tahun 1998 yang berarti berlaku secara Nasional. penggeledahan. penyitaan. tidak manusiawi atau merendahkan martabat manusia dan telah diratifikasi dengan Keppres No. Piagam PBB (United Nation Charter) landasan utama Hukum Internasional tentang HAM 2. Hak asasi hukum (rights of legal equality) y Hak untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan g. atau peradilan. B.f. 3. Hak asasi di bidang HANKAM (defense and security rights) y Hak untuk ikut serta dalam pergerakan pertahanan dan keamanan di Negara nya masing-masing. Landasan Hukum Hak Asasi Manusia Dalam penegakan hukum dan perlindungan Hak Asasi manusia diperlukan adanya perangkat yang mengaturnya yang kita kenal dengan Hukum Hak Asasi Manusia (Human Rights Law) dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku bagi penegakan dan perlindungan Hak Asasi Manusia sehingga diperlukan dasar hukum sebagai berikut : NORMATIF INTERNASIONAL 1. . penahanan. Konvensi tentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman lain yang kejam. Hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan (procedural rights) y Hak mendapat perlakuan dan tata cara peradilan dan perlidungan dalam hal penangkapan. Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia 1948 ( Universal Declaration Of Human Rights).

2 Tahun 2002 mengenai Tata Cara Perlindungan Terhadap Korban dan Saksi dalam Pelanggaran Berat Hak Asasi Manusia.129 tahun 1998 tentang Rencana Aksi Nasional HAM.181 Tahun 1998 tentang Komisi Nati Kkekerasan Terhadap Perempuan. Keppres No. PP No. 5. TAP MPR No. penyelenggaraan kebijakan perencanaan program atau penyelenggaraan Pemerintahan. 7.XVII/MPR/1998.26 tahun 1998 tentang Penghentian Istilah Pribumi dan Non Pribumi dalam semua perumusan. 9. Perlindungan Anak dan Perlindungan Hak Asasi Wanita. Komnas HAM. Pembukaan UUD 1945 2. 4. 10. UU No. Instrumen HAM Nasional y y y y y y y y y UUD 1945 UU No 39 Tahun 1999 tentang HAM UU No 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM UU No 11 Tahun 2005 tentang Ratifikasi ICESCR UU No 12 Tahun 2005 tentang Ratifikasi ICCPR UU No 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional UU No 5 Tahun 1998 tentang Ratifikasi CAT UU No 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta . UU No. 3.27 Tahun 2004. 6. UU No. Keppres No. tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia. Inpres No. 8.NORMATIF NASIONAL 1. Bab X A UUD 1945 yang telah diamandemen yaitu dari Pasal 28 A sampai dengan 28 J.26 Tahun 2000. 11. tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi serta Pembentukannya oleh panitiya yang ditunjuk oleh Presiden RI Tahun 2005.39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mencetuskan pernyataan tentang perlindungan terhadap HAM. Piagam tersebut menyerukan kepada semua anggota dan bangsa di dunia untuk mengakui dan menjamin hak-hak asasi manusia yang dimuat dalam konstitusi negara masing-masing. . Ketika DUHAM PBB tercetus. Pernyataan tersebut dikenal dengan nama Universal Declaration of Human Rights (Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia = DUHAM PBB). Manusia melakukan perbudakan. dan pembantaian terhadap sesama manusia. Sejarah gelap manusia inilah yang menjadi latar belakang lahirnya DUHAM PBB. sesungguhnya deklarsi ini merupakan reaksi terhadap perbuatan dehumanisasi (bertentangan dengan rasa dan nilai-nilai kemanusiaan) serta mengajak anggota PBB untuk melindungi dan mencegah terjadinya pelanggaran HAM terhadap warganya. Sejarah menjadi saksi bagaimana umat manusia sanggup melakukan hal-hal yang merendahkan manusia lainnya.y UU No 20 Tahun 1999 tentang Ratifikasi Konvensi ILO No 138 tentang Usia Minimum untuk Bekerja y y y y UU No 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan UU No 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi Korban UU No 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras & Etnis UU No 29 Tahun 1999 tentang Ratifikasi CERD DUHAM PBB Pada tahun 1948. yaitu pernyataan sedunia tentang hak-hak asasi manusia yang terdiri atas 30 pasal. penjajahan.

com/doc/16313932/HAK-ASASI-MANUSIA .com/landasan-hukum-hak-asasi-manusia/ http://en. Palembang: Jurusan Jinayah Syiasah Fakultas Syari¶ah IAIN Raden Fatah http://mdjum. Hak Asasi Manusia di Indonesia.wordpress. 2008. Adi Dafis dan Alimin. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk SMA dan MA kelas X. Jakarta: Esis Kusuma.DAFTAR PUSTAKA Listyarti. 2007.wikipedia.scribd. Retno.org/w/index.php?title=Human_rights_law&redirect=no http://www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful