P. 1
Deskripsi Dan Instrumen Ham

Deskripsi Dan Instrumen Ham

|Views: 946|Likes:
Published by Sumayya Maya

More info:

Published by: Sumayya Maya on Sep 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2012

pdf

text

original

MAKALAH PKn

DESKRIPSI DAN INSTRUMEN HAM
By:
y y y y
Itqon Harokah Muhammad Iman Adi .P Sumayya Tasya Bonita .I

X.3

4) Tak dapat dibagi. serta perlindungan harkat dan martabat manusia.DESKRIPSI DAN INSTRUMEN HAM A. Pengertian HAM Hak asasi manusia adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia sebagai anugerah Tuhan yang dibawa sejak lahir. pemerintah. memiliki riwayat perjuangan panjang bahkan sejak Abad Ke-13 perjuangan untuk mengukuhkan gagasan hak asasi manusia ini sesudah dimulai segera setelah di tanda tanganinya Magna Charta pada tahun 1215 oleh raja John Lackbland. 2) Universal. 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia dinyatakan bahwa HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang wajib dihormati.1981:307). artinya hak itu berlaku untuk semua orang. Menurut Muhammad Kusnardi dan Ibrahim (1981:308). yaitu sebagai berikut: 1) Hakiki (ada pada setiap diri manusia sebagai makhluk Tuhan). 2. Sejarah HAM Secara historis hak asasi manusia sebagaimana yang saat ini dikenal (baik yang di cantumkan dalam berbagai piagam maupun dalam UUD). Menurut UU No. dan setiap orang demi kehormatannya. HAM memiliki beberapa ciri khusus. bahwasannya perkembangan dari hak-hak asasi manusia adalah dengan ditanda tanganinya . artinya semua orang berhak mendapatkan semua hak. Deskripsi HAM 1. dan dilindungi oleh Negara. hukum. maka sering kali peristiwa ini di catat sebagai permulaan dari sejarah perjuangan hak-hak asasi manusia. 3) Permanen dan tidak dapat dicabut. Kusnardi dan ibrahim. dijunjung tinggi. sekali pun sesungguhnya piagam ini belum merupakan perlindungan terhadap hak-hak asasi sebagaimana yang di kenal surat ini (Muh.

yang mendorong lahirnya Magna Charta. Kebebasan memeluk agama. a. Hak asasi di bidang politik (politic rights) y y y c. 3. Hak untuk memajukan ilmu dan teknologi y Hak untuk menciptakan serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi dan komunikasi. . bahwasannya hak asasi manusia itu telah ada sejak abad 13. Kalau pada tahun 1215 raja berhadapan dengan kaum bangsawan dan gereja. Hak asasi di bidang sosial budaya (social and cultural rights) y y Hak memperoleh jaminan kesehatan dan pendidikan. Hak pilih (dipilih dan memilih) dalam pemilu. Hak ikut serta dalam pemerintahan. maka pada tahun 1628 tersebut raja berhadapan dengan parlemen yang terdiri dari utusan rakyat (The House Of Comouons) kenyataan ini memperlihatkan bahwa perjuangan hak-hak asasi manusia memiliki korelasi yang erat sekali dengan perkembangan demokrasi. ormas dan organisasi lainnya. Hak mengembangkan kebudayaan. menjual. Hak asasi pribadi (personal rights) y y y Kebebasan menyatakan pendapat. Hak asasi di bidang ekonomi (economic and property rights) y y Kebebasan memiliki sesuatu. membeli. Macam-macam HAM Perkembangan tuntutan HAM berdasar tingkat kemajuan peradaban budaya dapat dibagi secara garis besar meliputi bidang sebagai berikut. e. Namun dalam hal ini yang perlu dicatat. Kebebasan bergerak. Hak mendirikan partai politik. b. serta memanfaatkan.karena telah adanya pejuangan-perjuangan dari rakyat untuk mengukuhkan gagasan hak asasi mausia sudah di miliki. Hak untuk mendapatkan tunjangan hidup bagi orang miskin dan anak terlantar d.Polition of Rights pada tahun 1628 oleh raja Charles 1.

Landasan Hukum Hak Asasi Manusia Dalam penegakan hukum dan perlindungan Hak Asasi manusia diperlukan adanya perangkat yang mengaturnya yang kita kenal dengan Hukum Hak Asasi Manusia (Human Rights Law) dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku bagi penegakan dan perlindungan Hak Asasi Manusia sehingga diperlukan dasar hukum sebagai berikut : NORMATIF INTERNASIONAL 1. . Piagam PBB (United Nation Charter) landasan utama Hukum Internasional tentang HAM 2. 3. Hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan (procedural rights) y Hak mendapat perlakuan dan tata cara peradilan dan perlidungan dalam hal penangkapan.f. Hak asasi hukum (rights of legal equality) y Hak untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan g. Instrumen atau Dasar Hukum HAM 1. penyitaan. B. Konvensi tentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman lain yang kejam. penggeledahan. Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia 1948 ( Universal Declaration Of Human Rights). atau peradilan. h.5 Tahun 1998 yang berarti berlaku secara Nasional. tidak manusiawi atau merendahkan martabat manusia dan telah diratifikasi dengan Keppres No. Hak asasi di bidang HANKAM (defense and security rights) y Hak untuk ikut serta dalam pergerakan pertahanan dan keamanan di Negara nya masing-masing. penahanan.

3.NORMATIF NASIONAL 1. UU No. 5.XVII/MPR/1998. PP No. penyelenggaraan kebijakan perencanaan program atau penyelenggaraan Pemerintahan.39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. UU No. TAP MPR No.26 Tahun 2000. tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia. 6.2 Tahun 2002 mengenai Tata Cara Perlindungan Terhadap Korban dan Saksi dalam Pelanggaran Berat Hak Asasi Manusia. 9.129 tahun 1998 tentang Rencana Aksi Nasional HAM. 11. 7.181 Tahun 1998 tentang Komisi Nati Kkekerasan Terhadap Perempuan. Inpres No. 4. Keppres No. 10.26 tahun 1998 tentang Penghentian Istilah Pribumi dan Non Pribumi dalam semua perumusan. Instrumen HAM Nasional y y y y y y y y y UUD 1945 UU No 39 Tahun 1999 tentang HAM UU No 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM UU No 11 Tahun 2005 tentang Ratifikasi ICESCR UU No 12 Tahun 2005 tentang Ratifikasi ICCPR UU No 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional UU No 5 Tahun 1998 tentang Ratifikasi CAT UU No 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta . Komnas HAM. 8. Pembukaan UUD 1945 2. UU No.27 Tahun 2004. Bab X A UUD 1945 yang telah diamandemen yaitu dari Pasal 28 A sampai dengan 28 J. Perlindungan Anak dan Perlindungan Hak Asasi Wanita. tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi serta Pembentukannya oleh panitiya yang ditunjuk oleh Presiden RI Tahun 2005. Keppres No.

Ketika DUHAM PBB tercetus. penjajahan.Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mencetuskan pernyataan tentang perlindungan terhadap HAM. Piagam tersebut menyerukan kepada semua anggota dan bangsa di dunia untuk mengakui dan menjamin hak-hak asasi manusia yang dimuat dalam konstitusi negara masing-masing.y UU No 20 Tahun 1999 tentang Ratifikasi Konvensi ILO No 138 tentang Usia Minimum untuk Bekerja y y y y UU No 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan UU No 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi Korban UU No 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras & Etnis UU No 29 Tahun 1999 tentang Ratifikasi CERD DUHAM PBB Pada tahun 1948. yaitu pernyataan sedunia tentang hak-hak asasi manusia yang terdiri atas 30 pasal. Sejarah menjadi saksi bagaimana umat manusia sanggup melakukan hal-hal yang merendahkan manusia lainnya. Sejarah gelap manusia inilah yang menjadi latar belakang lahirnya DUHAM PBB. . Pernyataan tersebut dikenal dengan nama Universal Declaration of Human Rights (Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia = DUHAM PBB). Manusia melakukan perbudakan. sesungguhnya deklarsi ini merupakan reaksi terhadap perbuatan dehumanisasi (bertentangan dengan rasa dan nilai-nilai kemanusiaan) serta mengajak anggota PBB untuk melindungi dan mencegah terjadinya pelanggaran HAM terhadap warganya. dan pembantaian terhadap sesama manusia.

DAFTAR PUSTAKA Listyarti. Jakarta: Esis Kusuma. Hak Asasi Manusia di Indonesia. 2007. 2008.wikipedia.php?title=Human_rights_law&redirect=no http://www.org/w/index. Retno.wordpress. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk SMA dan MA kelas X.scribd.com/landasan-hukum-hak-asasi-manusia/ http://en. Adi Dafis dan Alimin. Palembang: Jurusan Jinayah Syiasah Fakultas Syari¶ah IAIN Raden Fatah http://mdjum.com/doc/16313932/HAK-ASASI-MANUSIA .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->