P. 1
PERATURAN KEPEGAWAIAN (PNS)

PERATURAN KEPEGAWAIAN (PNS)

|Views: 3,632|Likes:
Published by tegrazz

More info:

Published by: tegrazz on Sep 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/17/2013

pdf

text

original

PERATURAN

PEGAWAI NEGERI SIPIL
OLEH
ACHMAD RICKY FAUZAN
BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (BKPP)
KOTA TANGERANG
DASAR HUKUM :
1. Undang-undang Dasar 1945;
2. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004
Tentang Perubahan atas Undang-undang
Nomor 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan
Daerah;
3. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 Tentang
Pokok-pokok Kepegawaian;
4. Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999
Tentang Perubahan atas Undang-undang
Nomor 8 Tahun 1974 Tentang Pokok-pokok
Kepegawaian;
KETENTUAN UMUM
ang dimaksud dengan :
1) Pegawai Negeri Sipil adalah setiap warga negara RÌ yang telah
memenuhi syarat yang ditentukan, diangkat oleh pejabat yang
berwenang dan diserahi tugas dalam jabatan negeri, atau
diserahi tugas negara lainnya, dan digaji berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku
2) Pejabat yang berwenang adalah pejabat yang mempunyai
kewenangan mengangkat, memindahkan dan memberhentikan
Pegawai Negeri berdasarkan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
3) Pejabat yang berwajib adalah pejabat yang karena jabatan atau
tugasnya berwenang melakukan tindakan hukum berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
4) Pejabat Negara/tinggi negara sebagaimana dimaksud
dalam Undang-undang Dasar 1945 dan Pejabat Negara
lainnya yang ditentukan oleh undang-undang
5) Jabatan Negeri adalah jabatan dalam bidang eksekutif
yang ditetapkan berdasarkanperaturan perundang-
undangan, termasuk didalamnya jabatan dalam
kesekretariatan lembaga tertinggi atau tinggi negara,
dan kepaniteraan pengadilan
6) Jabatan Karier adalah jabatan struktural dan fungsional
yang hanya dapat diduduki Pegawai Negeri Sipil
setelah memenuhi syarat yang ditentukan
7. Jabatan Organik adalah jabatan negeri yang
menjadi tugas pokok pada suatu satuan organisasi
pemerintah.
8. Manajemen Pegawai Negeri Sipil adalah keseluruhan
upaya untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan
derajat profeisonalisme penyelenggaraan tugas, fungsi
dan kewajiban kepegawaian, yang meliputi
perencanaan, pengadaan, pengembangan kualitas,
penempatan, promosi, penggajian, kesejahteraan, dan
pemberhentian
ENIS, KEDUDUKAN, KEWAIBAN, DAN
HAK PEGAWAI NEGERI SIPIL
ENIS :
1) Pegawai Negeri terdiri dari :
a. Pegawai Negeri Sipil
b. Anggota Tentara Nasional Ìndonesia
c. Anggota Kepolisian Negara Republik
Ìndonesia
2) Pegawai Negeri Sipil terdiri dari :
Pegawai Negeri Sipil Pusat, dan
Pegawai Negeri Sipil Daerah
3) Pegawai Negeri sebagaimna dimaksud pejabat yang
berwenang dapat mengangkat Pegawai Tidak Tetap
KEDUDUKAN :
1) Pegawai Negeri berkedudukan sebagai unsur aparatur
negara yang bertugas untuk memberikan pelayanan
kepada masyarakat secara profesional, jujur, adil dan
merata dalam penyelenggaraan tugas negara,
pemerintahan, dan pembangunan;
2) Dalam kedudukan dan tugas Pegawai Negeri harus
netral dari pengaruh semua golongan dan partai politik
serta tidak diskriminatif dalam memberikan pelayanan
kepada masyarakat;
3) Untuk menjamin netralitas, Pegawai Negeri dilarang
menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik;
KEWAIBAN :
1) Setiap Pegawai Negeri wajib setia dan taat kepada
Pancasila, Undang-undang dasar 1945, Negara, dan
Pemerintah, serta wajib menjaga persatuan tugas dan
kesatuan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik
Ìndonesia;
2) Setiap Pegawai Negeri wajib mentaati segala
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan
kepadanya dengan penuh pengabdian, kesadaran,
dan tanggung jawab;
3) Setiap Pegawai wajib menyimpan rahasia jabatan;
4) Setiap Pegawai Negeri hanya dapat mengemukakan
rahasia jabatan kepada dan atas perintah pejabat
yang berwajib atas kuasa undang-undang;
AK
1) Setiap Pegawai Negeri berhak memperoleh gaji yang adil dan
layak sesuai dengan beban pekerjaan dan tanggung
jawabnya;
2) Gaji yang diterima oleh Pegawai Negeri harus mampu
memacu produktivitas dan menjamin kesejahteraannya;
3) Gaji Pegawai Negeri yang adil dan layak dimaksud ditetapkan
dengan Peraturan Pemerintah;
4) Setiap Pegawai Negeri berhak atas cuti (PP No 24/1976)
· Cuti Tahunan
· Cuti Besar
· Cuti Sakit
· Cuti BersaIin
· Cuti Karena AIasan Penting
· Cuti di Luar Tanggungan Negara
5) Setiap Pegawai Negeri yang tertimpa oleh suatu kecelakaan
dalam dan karena menjalankan tugas kewajibannya, berhak
memperoleh perawatan;
6) Setiap Pegawai Negeri yang menderita cacat
jasmani atau cacat rohani dalam dan karena
menjalankan tugas kewajibannya, yang
mengakibatkannya tidak dapat bekerja lagi
dalam jabatan apapun juga, berhak
memperoleh tunjangan;
7) Setiap Pegawai Negeri yang tewas,
keluarganya berhak memperoleh uang duka;
8) Setiap Pegawai Negeri yang telah memenuhi
syarat-syarat yang ditentukan berhak atas
pensiun;
KESEJATERAAN
1. Untuk meningkatkan kegairahan bekerja,
diselenggarakan usaha kesejahteraan Pegawai Negeri
Sipil.
2. Usaha kesejahteraan sebagaimana dimaksud dalam
ayat (1), meliputi program pensiun dan tabungan hari
tua, asuransi kesehatan, tabungan perumahan dan
asuransi pendidikan bagi putra-putri Pegawai Negeri
Sipil.
3. Untuk penyelenggaraan usaha kesejahteraan
sebagaimana dimaksud dalam ayat (2), Pegawai
Negeri Sipil wajib membayar iuran setiap bulan dari
penghasilannya.
4. Untuk penyelenggaraan program pensiun dan
penyelenggaraan asuransi kesehatan, Pemerintah
menanggung subsidi dan iuran.
5. Besarnya subsidi dan iuran sebagaimana dimaksud
dalam ayat (4), ditetapkan dengan Peraturan
Pemerintah.
6. Pegawai Negeri Sipil yang meninggal dunia,
keluarganya berhak memperoleh bantuan
SANKSI/HUKUMAN
( PP No 30/1980 )
TINGKAT DAN ENIS
Tingkat hukuman disipIin terdiri :
· Hukuman disipIin ringan ;
· Hukuman disipIin sedang ;
· Hukuman disipIin berat ;
ENIS HUKUMAN
enis hukuman disipIin ringan terdiri :
· Tegoran lisan ;
· Tegoran tertulis, dan
· Pernyataan tidak puas secara tertulis.
enis hukuman disipIin sedang terdiri :
· Penundaan Kenaikan Gaji Berkala untuk paling lama 1
(satu) tahun;
· Penurunan gaji sebesar satu kali Kenaikan Gaji Berkala
untuk paling lama 1 (satu) tahun;
· Penundaan Kenaikan Pangkat untuk paling lama 1
tahun.
enis hukuman disipIin berat terdiri :
· Penurunan pangkat pada pangkat yg
setingkat lebih rendah untuk paling lama 1
tahun;
· Pembebasan dari jabatan;
· Pemberhentian Dengan ormat Tidak atas
permintaan sendiri sabagai PNS;
· Pemberhentian Tidak Dengan ormat
sebagai PNS.
KENAIKAN PANGKAT PNS
( PP No 12/2002 )
· Pangkat adalah : Kedudukan yang menunjukkan tingkat seseorang PNS
berdasarkan jabatannya dalam rangkaian susunan kepegawaian dan
digunakan sebagai dasar penggajian.
· Kenaikan Pangkat adalah : Penghargaan yang diberikan atas prestasi
kerja dan pengabdian PNS terhadap negara.
· Kenaikan Pangkat ReguIer adalah : Penghargaan yang diberikan kepada
PNS yang telah memenuhi syarat yang ditentukan tanpa terkait dari
jabatan.
· Kenaikan Pangkat PiIihan adalah : Kepercayaan dan penghargaan yang
diberikan kepada PNS atas prestasi kerjanya yang tinggi.
· abatan StrukturaI adalah : Suatu kedudukan yang menunjukkan tugas,
tanggung jawab, wewenang dan hak seorang PNS dalam rangka memimpin
suatu satuan otganisasi.
· abatan FungsionaI adalah : Kedudukan yang menunjukkan tugas,
tanggung jawab wewenang, dan hak seorang PNS dalam rangka
menjalankan tugas pokok dan fungsi keahlian dan/atau keterampilan untuk
mencapai tujuan organisasi.
ENIS KENAIKAN PANGKAT
· Kenaikan Pangkat Reguler
· Kenaikan Pangkat Pilihan
· Kenaikan Pangkat Anumerta bagi yang
dinyatakan tewas
· Kenaikan Pangkat Pengabdian bagi yang
meninggal dunia, mencapai batas usia
pensiun, cacat karena dinas dan tidak
dapat bekerja lagi dalam semua jabatan
negeri.
KENAIKAN PANGKAT REGULER
KP REGULER DIBERIKAN KEPADA :
· PNS yang tidak menduduki jabatan Struktural maupun Fungsiaonal;
· PNS sekurang-kurangnya 4 tahun dalam pangkat terakhir
· Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai
BAÌK dalam dua tahun terakhir
· Sepanjang tidak melampaui atasan langsungnya
· PNS yang yang kenaikan pangkatnya mengakibatkan pindah
golongan, harus melalui UJÌAN DÌNAS
· PNS yang dipekerjakan / diperbantukan di luar instansi induk secara
penuh pada proyek Pemerintah
KENAIKAN PANGKAT PILIHAN
· PNS MENDUDUKÌ JABATAN STRUKTURAL/FUNGSÌONAL
TERTERTU
· MENDUDUKÌ JABATAN TERTENTU ANG PENGANGKATANNA
DÌTETAPKAN OLE PRESÌDEN
· MENUNJUKAN PRESTASÌ KERJA ANG LUAR BÌASA BAÌKNA
· MENEMUKAN PENEMUAN BARU ANG BERMANFAAT BAGÌ
NEGARA
· DÌANGKAT MENJADÌ PEJABAT NEGARA
· MEMPEROLE STTB ATAU ÌJAZA
· MELAKSANAKAN TUGAS BELAJAR DAN SEBELUMNA
MENDUDUKÌ JABATAN STRUKTURAL/FUNGSÌONAL TERTENTU
· TELA SELESAÌ MENGÌKUTÌ DAN LULUS TUGAS BELAJAR
· DÌPEKERJAKAN ATAU DÌPERBANTUKAN DÌLUAR ÌNSTANSÌ
ÌNDUK
UIAN DINAS
PNS YANG DIKECUALIKAN DARI UIAN DINAS :
· PRESTASI KERA YANG LUAR BIASA BAIKNYA
· MENEMUKAN PENEMUAN BARU YANG BERMANFAAT BAGI NEGARA
· MENINGGAL DUNIA
· BATAS USIA PENSIUN
· OLEH TIM PENGUI KESEHATAN DINYATAKAN CACAT DAN TIDAK
DAPAT
BEKERA DALAM ABATAN NEGERI
· TELAH MINGIKUTI DIKLATPIM (TK. IV DAN TK.III)
· TELAH MEMPEROLEH IAZAH (S1) ATAU D.IV UNTUK UIAN DINAS
TK.I
IAZAH DOKTER, APOTEKER, MAGISTER (S2) DAN IAZAH LAIN
YANG
SETARA ATAU DOKTER (S3), UNTUK UIAN DINAS Tk. I DAN TK. II
PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI
SIPIL DALAM ABATAN STRUKTURAL SIPIL DALAM ABATAN STRUKTURAL
PENGERTIAN :
· Jabatan Karier adalah jabatan struktural dan jabatan
fungsional yang hanya diduduki pegawai negeri sipil;
· Jabatan Struktural adalah suatu kedudukan yang
menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan
hak seorang PNS dalam rangka memimpin suatu satuan
organisasi negara;
· Eselon adalah tingkatan jabatan struktural.
· Untuk lebih menjamin obyektifitas dalam
mempertimbangkan pengangkatan dalam jabatan dan
kenaikan pangkat diadakan penilaian prestasi kerja".
· Pegawai Negeri Sipil diangkat dalam jabatan dan
pangkat tertentu.
· Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam suatu jabatan
dilaksanakan berdasarkan prinsip profesionalisme
sesuai dengan kompetensi, prestasi kerja, dan jenjang
pangkat yang ditetapkan untuk jabatan itu serta syarat
obyektif lainnya tanpa membedakan jenis kelamin, suku,
agama, ras, atau golongan.
· Untuk kepentingan pelaksanaan tugas kedinasan dan
dalam rangka pembinaan Pegawai Negeri Sipil dapat
diadakan perpindahan jabatan, tugas, dan/atau wilayah
kerja.
PERSYARATAN UNTUK DIANGKAT DALAM
ABATAN STRUKTURAL ADALAH :
· Berstatus Pegawai Negeri SipiI;
· Serendah-rendahnya menduduki pangkat 1 (satu)
tingkat di bawah jenjang pangkat yang ditentukan;
· MemiIiki kuaIifikasi dan tingkat pendidikan yang
ditentukan;
· Semua unsur peniIaian prestasi kerja sekurang-
kurangnya berniIai baik daIam 2 (dua) tahun terakhir;
· MemiIiki kompetensi jabatan yang diperIukan;
· Sehat jasmani dan rohani.
· Disamping persyaratan sebagaimana tersebut perIu
memperhatina faktor senioritas daIam kepangkatan,
usia, pendidkan dan peIatihan jabatan, dan
pengaIaman yang dimiIiki;
· PNS yang diangkat daIam jabatan strukturaI beIum
mengikuti dan IuIus pendidikan dan peIatihan
kepemimpinan seuai dengan tingkat jabatan strukturaI
wajib mengikuti dan IuIus pendidikan dan peIatihan
kepemimpinan seIambat-Iambatnya 12 (dua beIas)
buIan sejak yang bersangkutan diIantik;
· PNS yang menduduki jabatan strukturaI tidak
menduduki jabatan rangkap, baik dengan jabatan
strukturaI maupun dengan jabatan fungsionaI.
PNS DIBERHENTIKAN DARI ABATAN
STRUKTURAL
· Mengundurkan diri dari jabatan yang didudukinya;
· Mencapai batas usia pensiun;
· Diberhentikan sebagai pegawai negeri sipil;
· Diangkat dalam jabatan struktural lain atau jabatan
fungsional;
· Cuti diluar tanggungan negara, kecuali cuti di luar
tanggungan negara karena persalinan;
· Tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan;
· Adanya perampingan organisasi pemerintah;
· Tidak memenuhi persyaratan kesehatan jasmani dan
rohani;
· al-hal lain yang ditentukan dalam peraturan
perundang-ungdangan yang berlaku;
PEGAWAI NEGERI YANG MENADI
PEABAT NEGARA
Pejabat Negara terdiri atas :
a. Presiden dan Wakil Presiden;
b. Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Majelis
Permusyawaratan Rakyat;
c. Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Dewan Perwakilan
Rakyat;
d. Ketua, Wakil Ketua, Ketua Muda, dan akim Agung
pada Mahkamah Agung, serta Ketua, Wakil Ketua dan
akim pada pada semua Badan Peradilan;
e. Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Dewan
Pertimbangan Agung;
f. Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Badan
Pemeriksa Keuangan;
g. Menteri dan jabatan yang setingkat menteri;
h. Kepala Perwakilan Republik Ìndonesia di luar
negeri yang berkedudukan sebagai Duta Besar
Luar Biasa dan Berkuasa Penuh;
i. Gubernur dan Wakil Gubernur;
j. Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Wakil
Walikota;
k. Pejabat Negara lainnyayang ditentukan oleh
undang-undang;
· Pegawai Negeri yang diangkat menjadi
Pejabat Negara diberhentikan dari jabatan
organiknya selama menjadi Pejabat
Negara tanpa kehilangan statusnya
sebagai Pegawai Negeri;
· Pegawai Negeri yang diangkat menjadi
Pejabat Negara tertentu tidak perlu
diberhentikan dari jabatan organiknya;
· Pegawai Negeri yang menjadi Pejabat
Negara setelah selesai menjalankan
tugasnya dapat diangkat kembali dalam
jabatan organiknya.
MANAJEMEN PEGAWAÌ NEGERÌ
SÌPÌL
1. Manajemen Pegawai Negeri Sipil diarahkan untuk
menjamin penyelenggaraan tugas pemerintahan dan
pembangunan secara berdaya guna dan berhasil guna
2. Untuk mewujudkan penyelenggaraan tugas
pemerintahan dan pembangunan sebagaimana
dimaksud dalam ayat (1), diperlukan Pegawai Negeri
Sipil yang profesional, bertanggung jawab, jujur dan adil
melalui pembinaan yang dilaksanakan berdasarkan
sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititik
beratkan pada sistem prestasi kerja.
Bagian Kedua
Kebijaksanaan Manajemen
1. Kebijaksanaan manajemen Pegawai Negeri Sipil
mencakup penetapan norma, standar, prosedur,
formasi, pengangkatan, pengembangan kualitas
sumber daya Pegawai Negeri Sipil, pemindahan, gaji,
tunjangan, kesejahteraan, pemberhentian, hak,
kewajiban, dan kedudukan hukum.
2. Kebijaksanaan manajemen Pegawai negeri Sipil
sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), berada pada
Presiden selaku Kepala Pemerintah.
3. Untuk membantu Presiden dalam merumuskan
kebijaksanaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2)
dan memberikan pertimbangan tertentu, dibentuk
Komisi Kepegawaian Negara yang ditetapkan dengan
Keputusan Presiden.
4. Komisi Kepegawaian Negara sebagaimana dimaksud
dalam ayat (3), terdiri dari 2(dua) Anggota tetap yang
berkedudukan sebagai Ketua dan Sekretaris Komisi,
serta 3(tiga) Anggota Tidak Tetap yang kesemuanya
diangkat dan diberhentikan oleh Presiden.
5. Ketua dan Sekretaris Komisi Kepegawaian Negara
sebagaimana dimaksud dalam ayat (4), secara ex officio
menjabat sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan
Kepegawaian Negara.
6. Komisi Kepegawaian Negara mengadakan sidang
sekurang-kurangnya sekali dalam satu bulan."
SEKIAN
TERIMA KASIH

$#&& 
&3/,3
:3/,3,8,7  &3/,3
:3/,34247%,:3  %039,3!07:-,,3,9,8&3/,3
:3/,3 4247%,:3%039,3!020739,,3 ,07,  &3/,3
:3/,34247%,:3%039,3 !44
544050,,,3  &3/,3
:3/,34247%,:3 %039,3!07:-,,3,9,8&3/,3
:3/,3 4247%,:3%039,3!44
544 050,,,3

%%&&& 
,3/2,8://03,3  !0,,007$5,/,,809,5,7,30,7,#,390, 20203:8,7,9,3/9039:,3 /,3,94050,-,9,3 -0703,3/,3/807,9:,8/,,2,-,9,33007 ,9,: /807,9:,830,7,,33, /,3/,-07/,8,7,3507,9:7,3 507:3/,3
:3/,3,3,3-07,: !0,-,9,3-0703,3,/,,50,-,9,32025:3, 003,3,3203,3,9 2023/,,3/,3202-07039,3 !0,,007-07/,8,7,3507,9:7,3507:3/,3
:3/,3,3 ,3-07,: !0,-,9,3-07,-,/,,50,-,9,3,703,,-,9,3,9,: 9:,83,-0703,320,:,393/,,3::2-07/,8,7,3 507,9:7,3507:3/,3
:3/,3,3,3-07,:  

-.7.90. !0.

3. .3   .33.9.9.305.80-.3907.8.7..8://.3..8.3 :3/.707.9.9.3/909.7.  /.9.3/..3/9039:..9.-.7.3.3 :3/..2.7..23.:9330././.8:/ /.3507:3/..3507.-.9.3 .7.2&3/.7/.-.3 :3/.3 .3007.2-/.3/.9330.-..340:3/.3 9072.3/9039:.31:3843..-./.007$5 8090.-.2 080709.3.7.3897:9:7./..90..302-.3./2.3.5.9:7..3503.3!0. ..5.90793.3080:91 ..3-07/./.9//:/:!0.9.20203:8.

.347.9:8.39:./9:..9.-.8 5020739.8 1:38 /../...3 203.3 /..9:.3.:39:2033.3 ..3018038 0109.9..3 502-07039. .3 080.007$5.3../.907.3 :5.9.7.85445.8 /.  .38.3 503.8:...820503003..3 50302-.080:7:./.33007.-.9.957410843.3205:9 50703.0203!0.3.30.3 574248 503./.3050.3 7..8  503025.-..9.3 /07.3:.3 .3.9.

.3 !0.00780-.-..007$5!:8.9.5 .  !0.0548.7.843.5.%/.007907/7/.007$5 - 349.7 !0.8:/50./2.23.$ &&   !#$! $  !0.%09.07.7.3/.. 349.30.7 .  !0.9 /..9!0...9203. !0..3.%039.007$5.3/4308.3 -0703.007$5907/7/.. .#05:- 3/4308..

7503.7.7. ::7 .8.007./.91/.8.3...8!0.:38:7.3..9/.&&  !0.3.3 203...3:3.9.7:8 3097.830.35.8:39:202-07./..3-079:.2.7.007/.//.7./...9 &39:203./.5.3502-.3/.7./.3/.7..349.39:.3 207.2./.980.549 8079.2202-07.3 .57410843.3 05.9..  5020739...350.2503003.39:.007-070/:/:.443./8723..7:802:.7.9:7 30.350.7.3 /.20/:/:.233097.380-.79.8 !0.3 05...

79..:503:7:85.9.549   .

. $09.3-07.3-07./.37./.3  /.:3/.3.50.3 :3/.5078.-..5!0.9. 507.. &3/.3./.007.-.. 8079..8.3507:3/.5.905.../.-.3 08.3 20.8.3/.-..5!0.20.8.3 !020739..-203. !.3.-/..3-.3./03.39:.3 $09.3:3.3/507.9:.3 :3/.39:.9.3.5!0..3#05:- 3/4308.3503:503.9:7.. /.007...7../.8./.7.39.9:.-809.39.920302:.9.80/3.8.9.7.3    .850739.3 05.9:.9 .3.3 08..305.  $09.3 :3/.08.7 0./....:/....8.3 7.3.-20325.8:.980.007.8/.- $09.-2039.5!0.3./.8.38.

 .007-07.3 .40!0.8...39.25: 202.3203.8/....!0..007..//..907.808:.8://909.3:3 .3!07.3/.35007.../03.33.5!0. $09.9.3!020739.007.3./2.9.3..23080.3/9072.:9 !!4.007-07.5.:574/:9.//.5!0. .9:7.7:82.-3.3-0-.     $09.3 /03..20250740.3..

7 :9$. W W W W W W :9%.3 :9.7.3 :908..703.3907925.8.3!0393 :9/:.3...408:.  $09.80.9:0.39:.5!0.007.-.30.7%.203. 20250740507.0...33.3.9 :9078.3 . -07..3 /.:3.703.3:3..9.2/.

..3.007.9/.9.33.7. $09.-07.7.9.3.2.5.3...80.007..390.390. -07.2/.3/:.39:. 202507409:3.3 $09.9 .3-07.8  0:.5!0.9..5!0.8 5038:3 ..3/9039:.9.3.-.....5.3.3 203.703.3. /.33.7.82..9 8.5:3:..20203: 8.9.3/.3203/079.:. ./.-.5!0.. 203.9-007.-.   $09..007.20250740:.974.

7 503.007 $5  &39:503003.8..2 .9  205:95747.3./2.3 9.907.3:8.30..38503//..7. .007 $5  &8..7 9:..8:7..-:3.3!0.$%#  &39:2033.38080.8://../2.3-007.3809..-202-.3/.-:3.380-.3.8://.2..3:8... 5:97!0.5:97. ..080.3507:2.25038:3/.5-:.907..  /8003..9.2.. 007$5....8:7.080.3.7.33.39.3/.7:7.9.7.3 .907.9  !0..3 80-.080.2.3-..

2.5. -07.8:7..3 :7.8:/ /...3.25038:3 /.38 080.3 :7. /:3.32033.9:7.9  /909.3 !07.3 .2 .3.73. 007 $5 . &39: 503003.7.3 !020739.. 8:-8/ /.3 5747. 203. 20250740 -.  0:. /2.3 503003.3 /03.  !0.3 !020739.7.3 .9.39:.3  08.3 80-..7.3:3 8:-8/ /..

$$.

&& !!4 .

9 .3/85380/.9::2.3/853907/7 W ::2.3 W ::2.3/853-07.  %%$ %3.3 W ::2.3/85373.

7.3/85380/.303.303. 8.:39:5.3..$&& 038::2.9:. 8.39079:8 /...5:.03.9:39:5.3/85373.9079:8 038::2.07.3.39/.38.3 W %047.3.9: 9. :39:5. 9.9.3 W !073.3!.78.:3 .3907/7 W !03:3/..07.3907/7 W %047.2.:3 W !03:3/.3.880.3.2..80-08...9: 9..:3 W !03:7:3..3.2.3.

3%/.3..8.3.5.3/853-07.2..:39:5.9. 9.3472.9 80-.038::2.303.9 8093..-.3803/78.3.!$ W !02-07039.:3 W !02-0-.3/.9..-.3 W !02-07039.3472.95.7.35.9%/.03.9907/7 W !03:7:3.90-703/./.!$ .8 507239.

!%!$ !!4.

3 .-. ..3 . 8047.-..3. 203.3 !.3 .3 .7.3 !.8 07.9..9: 0/:/:..7.3 $97:9:7./.3 /. !$ .3 03.3.7.3.2 7.3 /9039:...3.3 05..2 7.3 /-07.. 20203: 8.-../.-...7 .9.9: 8..3:3 .  0507. /.9 /.  0/:/:.8 .3 203:3:.3.9 #0:07 .7..8 57089.8 07.  W W W W W W !.. 8047.38..9:. 202253 8:.8.9 .3 93 .9 808047.3 /./../.9 !.8 544 /.3..3:3 .5 30.3 80-..3 .3 8:8:3.3 .3 :3843.3 203:3:.3 /-07.8.-/.3 .9.3...3 .003.3 .3 !.35.3.. 907.33.3 !$ /./. ..3 90.3 .9.3 9:.  !03.3 503..2 7.3 /./.3 1:38 0..  $:.3 /-07.9 .9.003..3 203:3:.3 !$ /..8 9.7.3 9.3 9:../..3 . 03.8 9.3. /.3 050. !$ .8 57089.3 503./.3 49.3 /.  0/:/:.3 9:.3 /:3.9.3 !$ -07/.7. /.3.3 03..3 !$ 907..7 503.  !03. .3 05.3 /.9 ./.3 93.

 9::.: 0907.9.3 :39: 203.5.38.8 ...3 47.25.

..8/.$!% W 03./:3.5.3!.9#0:07 W 03.3 W 03. 203.39/.93:2079.-.3 /3...3.3-.9!. /.3!./.-.. 5038:3 ..9.9.9!03.3!.8:8.9-007.8 W 03..-.3.-/..390...3 3007 .2802:.3 2033.703.3.9..3.5../3.9...3!.

9907.9.2/:.9.39/..8.-.38:33.:3907.35.3 ..3.9..353/.3. 443. W !$.93. W !$80:7.3.303.!%#&# !#&##! W !$.203.5:38:7503.3 :7..25.:&$ W !$.357089.3$97:9:7.7 W $09.:.3.9.203/:/:.20.807.9.33.-073.80:7.3/5007. /.39/.7:820.3 :7.:5:3:38.-.:3/.2.3.7 W $05..33.25.3.43.

 503:5.7.5740!020739.39:../507-.7389. .3/:.383/:80./.

!%! W !$&&%$%#&%&#.

&$  %#%#%& W &&%%#%%&!% %%! !#$ W &&!#$%$#&#$ W &!&#&#% # W %!%# W !# $%%%& W $%&$#$& &&%$%#&%&#.

&$ %#%%& W %$$&%&&$%&$# W !#%&!#%&&#$%$ & .

&$ !$&#&$ W !#$%$#&#$ W &!&#&#%# W & W %$&$!$& W %!&$%%%% !% #%# W %&%%! % '%  W %!#  $ %& '&%&&$ %   %# ! %# $%# $   $%#%& %# $ &%&&$% %  .

003.9.3.-. 3007 85 W .. 8:.2 20250792-.9. .9 /..23 4-0919./.9...!%!# $!%$%#&%&# !#% W ..9..707 .3 . W &39: 0- 203.3 57089.3 503.3 /.3 .3. //:/: 50. 8047..-..8 9.9.-.3 1:3843. /.9:. 93.3 .3.-. W 8043 ..9: 8./.8 07. 202253 8:.38.9.. .3 03.3 9:.3 !$ /. .3 /.3..3 .3 203:3:.3 $97:9:7.3 5.3 503.8 30. .9.8 /./.3 /.3.3 .3 .3:3 .2 7.3 47.2 .9.-..-./.3 897:9:7.7.3 897:9:7.9: 0/:/:.

39:.3. /.80/3.3/909..-.820 808:./03.35738557410843..350.3..350753/.30380.3!0.39:8079.3.502-3...3 /.-..303.3..007$5/.9:.3-07/.:443.202-0/.342509038 57089.3/.8 .-.8 /.8.5.3 5..3.23 8::  .9.7.3.5.007$5/.3 5..3:39:..9.3.W !0.9.33.007$5/.807.3 9:.8.3!0.2.9/.9.3/.35.8./.9.9.3.2.9 /.99079039: W !03.-.9 4-091.28:.7..9...8.27. 7.3 W &39:050393.3.8.9.3 /.

. ..:.9. 07.

9 / -.3 :7.-.2  /:.3 /507:. 03.3 .3 W $02:.3 . -.33.7 W 02 42509038 .3.3 W $0.8 /. -073.3 W 02 :.:3 907.3 /9039:.9..3 .3 5.9 .3 57089.1.. 9.3 93.3 74. 80:7.9:8 !0. :38:7 503.9 503//. 007 $5 W $0703/.!#$#%&%&% %$%#&%&# W 0789.82.9: 93.9 .3 /.9  8.3 /9039:. 703/..3.3. /.8 07.. 203/:/: 5.

3 50.3.8 /.-.3 50.9.3 /. .9 /. .3:9.3 /.253 5078.2.3 897:9:7.3 .-.9.-.3 .9.9.3 503.-.3..9.-.39 W !$ .3 7.3 .947 803479..7.3 0502253.9. 90780-:9 507: 202507.-.9. 1.3 ..3 /2 W !$ .:5:3 /03.-.  /:.9.3 80.3 -078.3 897:9:7. 9/.3 203/:/: ..203:9 /. 2.3 /.3 0502253.3 /. .93. /03.3 /.9.2.2 05.3.3 897:9:7.9.. /03.3 /.2-.W 8. 503//.3 :8.93.9.3 80:.2-. 203/:/: .3 897:9:7.3 ::8 503//.3 80-. -0.5 -.3.9 .9 .3 80. -0:2 203:9 /.3 50.8 -:.3 ::8 503//.9.3 1:3843.2 .3 93.

3-07. .3 /.:.9.3/7/.9.5038:3 -07039.330.9.2 -:.-.3 :3/.!$#%#% $%#&%&# W W W W W W W W W 03:3/:7.9..70-/.3 . :9/:..507.8:8.3:3.3..3..3//:/:3.7 9.: .300785 .330.3 1:3843.9.3 507:3/.8-0.:9/:.5.85020739..703.7 03. %/.9.3.20203:5078.3.:.3:3.7.38.3.2.7.3/.-.3080..347.-.-.7.3.. 0.9.2507..7.5078.9/.3 74.3897:9:7.3/9039:.9:7.253.82.3/.3 %:.79.3. 03..50.3.3.380-..

3#.3349.5.09:.0.2:3 5.3!07..3349.3 .-. .09:. - .25.9./.08 !072:8.7.. 09:..3 09:.2.!708/03 09:. ./.0./. /. .3!07.907/7.. /.90..8 ..802:.3 #.9 09:. /.9 09:./.09:.7.3 !0792-.. / !708/03/.09:.3./.. /.3. .!# !%# !0.9.09:. .3.:/.3:3 0 .:3 8079.09:.3349./.

3349.3  03907/./:./.7..3#05:-3/4308.3...3 !02078.:-073:7  :5.9.09:.08.1 09:.!03:  :-073:7/.!07.9.-.8.307:.8.3.0:.38093.3.7 :.7 3007./. /.9203907  05. .3-070/:/:.:9..380-.3.

3.:5.9./.49..

3 :3/.3 .3/9039:. .33.  !0.340 :3/.-..7..90.49..

3..9 0..90.007 W !0.33..007./.7.9203.2.3.3.3 47./.9.5.7.  .389.-.7.3.8090.83.347.80./!0.7.90.7.3/.902-.9/./!0.. W !0.7.9.-.3/.347.9 0.203./ !0.-./-07039.W !0.2 .007.3203.007.3 9:.3/.9.-.9.-.-...35.33.-.9:83.33.9079039:9/.9203.8008.3/.0.!0.3. 80-.203..507: /-07039./ !0.

:3.3/.7.0203!0.23503003..9.3:3.3/99 -07.. .3-07./.3/.9  /507:.3 502-.7..2..3:3.8 5020739.3:3. /2.3!0.3 8890257089.35.388902./..7.:502-3.8.3/.7..8..3:39: 203..3503003. -079./ 20..39:.3-07/.8://.007$5/.85020739.3.3502-.380-...-07/..3./.807.3.807.357410843.8890257089.39:..707.7..380.3.3.::7/.007 $5.8:3.!# $!  .2...  &39:20::/.

.30.3.2.9  -07./.  &39:202-.007$5 203.9.3.5..3/03.32..7 57480/:7  1472.!0.2. !708/0380.:550309.  9:3.3/.3.. 0-.3.8 8:2-07/..8.8.39079039: /-039: 428050..3007$5 80-.3!708/03 .8...8://.0203  0-.2..3 080...3 /..!020739./2.3.3.3:.7..30/:.0203!0..8 503.3..3.-./.3..3./2.39:!708/03/.3 05:9:8.9   /.3202-07.3 502-07039.380-.30/:/:.007$5 5023/.33472.:05.8://.5.9.0203!0.3.2.3::2  0-.3/909.  0..3 0-.907.. 89.32.3.3 ..2207:2:8..3.350792-.3.5.3 50302-....3 .8..

-..2.7..8:/ /.9  907/7 /.9: -:../. .... /.3 0..7.30802:. /.3 80-.3 :7.2 .2 8.78 428  8079.2 . 909.78 428 050.  9.. /. 428 050.3.3 80:7..80-.3 $0709.3 0. 80-.3 8/.5 ...3 $0709... 05. /.3  ..5 .3 /-07039...7. 349.33.9 /.3 050.4 203.3 40 !708/03  09:.3 -070/:/:.3.3 0.. 80.3. 05. /2. 0411. %09.3 .. 349./.7..203.  428 050. /2.9 80-.3.9  80.3 0.7..2..7  /:. %/.8:/ /. 09:. /.

$ %#$ .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->