P. 1
Proposal

Proposal

|Views: 1,267|Likes:
Published by zelf

More info:

Published by: zelf on Sep 30, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/20/2012

pdf

text

original

1

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kedaulatan Rakyat merupakan salah satu materi dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Tanggal 12 Mei 2010 jam 07.45 WIB pada saat berlangsungnya pembelajaran bisa dilihat bahwa siswa yang aktif bertanya dan mengemukakan pendapat kepada guru serta memperhatikan guru hanya 8 dari 39 siswa (20,51%) yang didominasi oleh siswa-siswi yang mendapat rangking di kelas, berarti sekitar 79,49% siswa tidak aktif dalam mengikuti materi Kedaulatan Rakyat. Selama ini guru Pendidikan Kewarganegaraan Kelas VIII SMP Negeri 1 Andong Boyolali hanya menggunakan metode ceramah yang diselingi tanya jawab dan diskusi. Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah membuat siswa bosan dan pasif karena aktivitas siswa hanya duduk, mendengarkan, menyimak, dan mencatat hal yang dianggap penting. Diskusi kelompok yang dijalankan juga hanya didominasi oleh siswa tertentu saja, sedangkan anggota kelompok yang lain hanya mencantumkan nama saja tanpa ikut berpartisipasi dalam kelompok. Tanggung jawab siswa rendah, baik terhadap dirinya sendiri (individu) maupun terhadap kelompok. Berdasarkan fakta tersebut maka dapat dilihat adanya kesenjangan antara apa yang terjadi dengan yang apa diharapkan. Rendahnya keaktifan dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan khususnya materi Kedaulatan Rakyat mempengaruhi tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Solusi alternatif yang ditawarkan adalah memakai strategi pembelajaran Crossword Puzzle. Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas, maka dipandang cukup penting untuk mengadakan penelitian tindakan kelas tentang ´Penerapan Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle sebagai Upaya Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat Pada Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 1 Andong Boyolali Tahun 2010´.

1

Tujuan Umum a. Variabel penerapan strategi pembelajaran Crossword Puzzle sebagai variabel terikat. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas maka dapat dirumuskan suatu permasalahan sebagai berikut: ³Apakah dengan Penerapan Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle dapat Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat Pada Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 1 Andong Boyolali Tahun 2010?´. kondisi fisik siswa. Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. C. E. Tujuan Penelitian 1. . b.2 B. Variabel peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran sebagai variabel bebas. Untuk meningkatkan keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat. Tujuan Khusus Untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi Kedaulatan Rakyat melalui penerapan strategi Crossword Puzzle pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Andong Boyolali Tahun 2010. Identifikasi Masalah Beberapa masalah yang berkaitan dengan upaya untuk meningkatkan keaktifan siswa terhadap materi Kedaulatan Rakyat antara lain: siswa bosan. Untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. kelas VIII C semester genap. D. perhatian siswa. c. media yang digunakan dalam pembelajaran. mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi Kedaulatan Rakyat. suasana kelas. cara mengajar guru. penguasaan materi siswa. 2. Pembatasan Masalah Dalam penelitian tindakan kelas ini variabel penelitian sebanyak dua jenis. Adapun yang menjadi bagian dari variabel tersebut adalah siswa SMP Negeri 1 Andong Boyolali.

b. Menurut Zaini dkk. yang pada akhirnya tujuan pembelajaran dapat dikuasainya di akhir kegiatan belajar. langkah-langkah metode Crossword Puzzle adalah sebagai berikut: 1) Tulislah kata-kata kunci. Petunjuknya biasa dibagi ke dalam kategori ´mendatar´ dan ³menurun´ tergantung posisi kata-kata yang harus diisi. 2) Buatlah kisi-kisi yang dapat diisi dengan kata-kata yang telah dipilih. juga menjelaskan bahwa strategi pembelajaran merupakan cara-cara yang akan dipilih dan digunakan oleh seorang pengajar untuk menyampaikan materi pembelajaran sehingga akan memudahkan peserta didik menerima dan memahami materi pembelajaran. Pengertian Crossword Puzzle. (seperti dalam teka-teki silang).wikipedia.´ Sementara itu Uno (2007:2).org/wiki/Teka-teki_silang) c. terminologi atau nama-nama yang berhubungan dengan materi kuliah yang telah anda berikan. Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle (Teka-teki silang) a. Hitamkan bagian yang tidak diperlukan. 3 . Menurut Gropper sebagaimana dikutip oleh Uno (2007:1). Langkah-langkah penerapan strategi pembelajaran Crossword Puzzle. Pengertian Strategi Pembelajaran. Crossword Puzzle atau Teka-teki Silang atau disingkat TTS adalah Suatu permainan di mana kita harus mengisi ruang-ruang kosong (berbentuk kotak putih) dengan huruf-huruf yang membentuk sebuah kata berdasarkan petunjuk yang diberikan. Kajian Teoritis 1. ³strategi pembelajaran merupakan pemilihan atas jenis latihan tertentu yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. (2002:73). (http://id.3 BAB II LANDASAN TEORI A.

memegahkan diri. Bisa individu atau kelompok. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005:23). (diri). 5) Batasi waktu mengerjakan. Pengertian Meningkatkan. Pengertian Keaktifan Siswa. mereka akan mampu ± penghidupannya´. keaktifan belajar dapat diklasifikasikan dalam delapan kelompok. Menurut Dierich yang dikutip Sardiman (2007:101). siswa artinya ³murid (terutama pada tingkat sekolah dasar dan menengah). dirumuskan bahwa keaktifan artinya ³kegiatan. dan mengamati orang lain bekerja atau bermain. melihat gambar-gambar. 6) Beri hadiah kepada kelompok atau individu yang mengerjakan paling cepat dan benar. mengamati eksperimen. 4) Bagikan teka-teki ini kepada siswa. demonstrasi.4 3) Buat pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya adalah kata-kata yang telah dibuat atau dapat juga hanya membuat pernyataan-pernyataan mengarah kepada kata-kata tersebut.l taraf. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005:1198). mengangkat diri. Sementara Itu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005:1077). Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan a. pelajar:--SMU´. memperhebat (produksi dsb). 2. b. yaitu: 1) Visual activities Membaca. Dengan demikian dapat disimpulkan keaktifan siswa adalah suatu kegiatan siswa atau aktivitas siswa dalam menempuh pendidikan dari sekolah dasar sampai sekolah menengah atas. dsb). pameran. kesibukan´. 2) Oral activities . mempertinggi. dirumuskan bahwa meningkatkan artinya ³menaikkan (derajat . Jenis-jenis Keaktifan dalam Belajar. c.

diskusi. mengerjakan tes. memilih alat-alat. Emotional activities Minat. membuat rangkuman. diagram peta. pembuatan. untuk membuat siswa belajar secara aktif. mengemukakan pendapat. menghubungkan suatu tujuan. memecahkan masalah. memberi saran. Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan. keberanian untuk berkorban membela . dan interupsi. perkembangan sesuatu. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005:899). Menurut Dimyati dan Mudjiono (Sagala. ³Pendidikan Kewarganegaraan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik dalam mengembangkan kecintaan. Mental activities Merenungkan. Pengertian Pembelajaran. f. memeriksa karangan. merasa bosan. mengajukan suatu pertanyaan. tenang. rangkaian tindakan. mendengarkan percakapan atau diskusi kelompok.5 3) 4) 5) 6) 7) 8) Mengemukakan suatu fakta atau prinsip. mendengarkan suatu permainan. membuat grafik. mendengarkan radio. Pengertian Proses. kesetiaan. melihat hubungan-hubungan. Drawing activities Menggambar. Kegiatan-kegiatan dalam kelompok ini terdapat dalam semua jenis kegiatan overlap satu sama lain. Writing activities Menuliscerita. yang menekankan pada penyediaan sumber belajar´. pengertian pembelajaran adalah ³kegiatan guru secara terprogram dalam desain instruksional. mengingatkan. Menurut Bakry (2009:3). menulis laporan. dan pola. dan mengisikan angket. dan membuat keputusan. dan berkebun. berani. chart. dirumuskan bahwa proses adalah ´runtutan perubahan (peristiwa). Listening activities Mendengarkan penyajian bahan. e. menganalisa faktor-faktor. melaksanakan pameran. Motor activities Melakukan percobaan. atau pengolahan yang menghasilkan produk´. 2006:62). gembira. menari. bahan-bahan kopi. d. wawancara. bersemangat dan lainlain.

bahasa.6 bangsa dan tanah air Indonesia´. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan adalah menaikkan taraf aktivitas siswa dalam suatu rangkaian tindakan terprogram untuk membuat siswa belajar secara aktif pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa materi kedaulatan rakyat adalah bahan mengenai kekuasaan tertinggi dalam suatu negara di tangan rakyat untuk dipikirkan. 3. terampil. usia. Arti rakyat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005:924). Pengertian Materi Kedaulatan Rakyat. teori-teori . Komalasari (2007:112). materi adalah ³sesuatu yang menjadi bahan untuk dipikirkan. (Rioseptiadi. diujikan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005:723). sedangkan arti kedaulatan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005:240). dan dilarangkan´. dirumuskan bahwa pengertian Pendidikan Kewarganegaraan: Pendidikan Kewarganegaraan adalah mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan diri yang beragam dari segi agama. daerah´. Sesuai dengan Depdiknas (2005:33). dan berkarakter yang dilandasi oleh Pancasila dan UUD 1945. suku bangsa untuk menjadi warga negara yang cerdas. b. sosio-kultural. Teori-teori Kedaulatan. dibicarakan. adalah ´kekuasaan tertinggi atas pemerintahan negara. adalah ´penduduk suatu negara´. diujikan.scribd. Menurut kedaulatan yaitu: 1) Teori Kedaulatan Tuhan Menurut teori kedaulatan Tuhan sumber kekuasaan yang paling tinggi dalam negara berasal dari Tuhan. dan dilarangkan. Materi Kedaulatan Rakyat a.com/doc/23510106/makalakewarganegaraan?se cretpassword=&autodown=docx).http://www. dibicarakan.

c. Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle Kaitannya dengan Upaya Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat Strategi pembelajaran Crossword Puzzle merupakan strategi pembelajaran perlu diterapkan oleh guru sebagai upaya meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi Kedaulatan Rakyat. kekuasaan tertinggi berada di tangan raja.7 2) Teori Kedaulatan Raja Menurut teori kedaulatan raja. 3) Teori Kedaulatan Hukum Menurut teori ini yang memegang kekuasaan adalah hukum. 4) Teori Kedaulatan Rakyat Menurut teori ini kedaulatan yang tertinggi berada di tangan rakyat. Menurut Komalasari (2007:113). Ciri-ciri Negara yang Menganut Teori Kedaulatan Rakyat. Penerapan strategi Crossword Puzzle akan mampu menarik perhatian siswa dan meningkatkan keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran di kelas. Sumber kekuasaan berasal dari rakyat. Hukum mengatur kehidupan manusia. . segala aspek kehidupan baik bagi rakyat maupun negara hatus tunduk pada hukum. Sehingga strategi Crossword Puzzle mampu meningkatkan keaktifan siswa pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat. negara yang menganut teori kedaulatan rakyat mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1) Partisipasi rakyat dalam pengambilan keputusan 2) Persamaan kedudukan di depan hukum 3) Distribusi pendapatan secara adil 4) Kesempatan memperoleh pendidikan 5) Adanya kebebasan pers 6) Adanya kebebasan berkumpul 7) Adanya kebebasan beragama 8) Hak untuk protes 9) Perlindungan terhadap HAM 10) Pemerintahan berdasar Konstitusi 4. Raja adalah titisan dari wakil Tuhan di dunia yang mau mengatur urusan dunia.

Oleh karena itu. Kerangka Pemikiran Berdasarkan kajian teoritis sebagaimana telah dipaparkan di atas. Penggunaan strategi pembelajaran Crossword Puzzle akan melibatkan siswa dalam proses pembelajaran secara aktif. 2. D. Penggunaan strategi pembelajaran Crossword Puzzle akan mengaktifkan siswa pada waktu proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat. C.8 B. . maka dalam penelitian ini dipandang perlu mengajukan kerangka pemikiran sebagai berikut: 1. menunjukkan bahwa terdapat pengaruh aktivitas belajar terhadap hasil belajar matematika siswa. berarti semakin meningkatnya aktivitas siswa akan semakin mempengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian yang Relevan Hasil penelitian Jannah (2008). Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa keaktifan siswa sangat dipengaruhi oleh strategi pembelajaran aktif. Hipotesis Tindakan Hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian ini adalah: ³Diduga melalui Penerapan Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle dapat Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat Pada Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 1 Andong Boyolali Tahun 2010´. dalam penelitian ini strategi yang diterapkan adalah Crossword Puzzle. sangat beralasan diadakan kajian mengenai penerapan strategi pembelajaran Crossword Puzzle sebagai upaya meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat pada Siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Andong Boyolali Tahun 2010. Adanya keterkaitan antara penggunaan strategi pembelajaran Crossword Puzzle dengan peningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat.

guru Pendidikan Kewarganegaraan SMP Negeri 1 Andong Boyolali dijadikan mitra kolabarasi. observasi. dan wawancara. Tahap-tahap pelaksanaan kegiatan sejak persiapan sampai dengan penulisan laporan penelitian secara keseluruhan dilakukan selama kurang lebih empat bulan. Dalam penelitian ini informan yaitu yang memberikan keterangan dan data-data yang diperlukan diantaranya adalah: 1. yaitu sejak bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2010. Metode wawancara ini digunakan untuk memperkuat dan memperjelas data yang diperoleh melalui metode observasi yaitu data mengenai keaktifan siswa kelas VIII C Semester II SMP Negeri 1 Andong Boyolali. meliputi catatan lapangan. Data dan Sumber Data Sumber data yang diperlukan penelitian yaitu informan. Sementara itu. 9 . D. presentasi dan keaktifan dalam bertanya serta berpendapat selama proses pembelajaran berkaitan dengan penggunaan strategi Crossword Puzzle sebagai upaya peningkatan keaktifan siswa kelas VIII C Semester II SMP Negeri 1 Andong Boyolali. memperhatikan. Siswa kelas VIII C semester genap SMP Negeri 1 Andong Boyolali. Teknik Pengumpulan Data Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data di atas. Guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. B. Boyolali. Subjek Penelitian Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Andong Boyolali yang berjumlah 39 siswa. 2. Setting Penilitian Tempat penelitian ini adalah di SMP Negeri 1 Andong. Metode observasi digunakan untuk mengetahui kegiatan peserta didik dalam mempersiapkan.9 BAB III METODE PENELITIAN A. C.

siklus analisis interaktif dapat digambarkan dalam bentuk skema berikut ini. Analisis Data Penelitian ini menggunakan model analisis interaktif. yang pertama triangulasi sumber data yang berupa informasi dari guru dan siswa tentang tindakan yang diterapkan. Indikator Kinerja Diharapkan dengan penerapan strategi Crossword Puzzle keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat pada . Menurut Miles dan Huberman (Patilima. Kedua triangulasi teknik atau metode pengumpulan data dari hasil observasi dan wawancara. F. Pengumpulan data penyajian data Reduksi data Kesimpulankesimpulan Penarikan/Varifikasi Gambar 1. Komponen-komponen Analisis Data: Model Interaktif G. 2005:100). Valisitas Data Penelitian ini menggunakan dua macam triangulasi.10 E.

yaitu (1) peren-canaan (2) pelaksanaan.11 siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Andong Boyolali Tahun 2010 dapat meningkat minimal 70% dari 39 siswa. dan (4) refleksi´. Perencanaan Refleksi SIKLUS I Pelaksanaan Pengamatan Perencanaan Refleksi SIKLUS II Pelaksanaan Pengamatan ? Gambar 2. (3) pengamatan. model penelitian tindakan kelas adalah: ³secara garis besar terdapat empat tahapan yang lazim dilalui. Adapun penelitian ini menggunakan model dan penjelasan untuk masing-masing tahapan adalah sebagaimana gambar berikut. Prosedur Penelitian Menurut Arikunto (2006b:16). H. Siklus Prosedur Penelitian .

b. Selanjutnya siswa mengisikan jawaban dari teka-teki. b) Bagaimana menyikapi keaktifan siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Andong Boyolali? c) Bagaimana mengusahakan siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat? 2) Perencanaan solusi masalah Solusi yang peneliti tawarkan untuk mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan keaktifan siswa adalah: a) Penerapan strategi pembelajaran Crossword Puzzle pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat b) Tindakan pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan siswa yaitu teka-teki yang berisi kata-kata kunci materi pelajaran. Perencanaan Tindakan Perencanaan tindakan ini mengacu pada hasil dialog awal yang telah dirumuskan sebagai fokus permasalahan. Tindakan yang diterapkan pada identifikasi masalah antara lain: a) Penerapan strategi pengajaran yaitu strategi Crossword Puzzle. . Perencanaan pengajaran bersifat fleksibel artinya selalu dapat di kondisikan atau dapat berubah sesuai kebutuhan pada saat pengajaran berlangsung. Pelaksanaan Tindakan Tindakan dilaksanakan oleh peneliti dan guru sebagai mitra kolaborasi berdasarkan perencanaan yang telah dibuat sebelumnya. Siklus I a.12 Penjelasan langkah-langkah tindakan di atas sebagai berikut: 1. Selanjutnya disusun langkah persiapan tindakan pembelajaran yang terdiri dari: 1) Identifikasi masalah Peneliti merumuskan permasalahan siswa sebagai upaya untuk meningkat-kan keaktifan siswa khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat.

peneliti selain bertindak sebagai pelaksana tindakan juga sebagai observer. Dengan kata lain. b) Menyikapi peningkatan keaktifan siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat. Dalam penelitian ini. . refleksi merupakan pengkajian terhadap keberhasilan atau kegagalan dalam pencapaian tujuan sementara.13 c. 2. Observasi dan monitoring dilaksanakan pada pelaksanaan tindakan. Observasi dan Monitoring Observasi dan monitoring adalah upaya merekam segala peristiwa dan kegiatan yang terjadi selama tindakan itu berlangsung. Selanjutnya disusun lang-kah persiapan tindakan pembelajaran pada siklus II sebagai berikut: 1) Identifikasi masalah Tindakan yang diterapkan pada identifikasi masalah didasarkan pada hasil tindakan siklus I antara lain: a) Mengevaluasi kelemahan strategi Crossword Puzzle. Hasil refleksi tersebut digunakan untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya dalam upaya mencapai tujuan. Refleksi Refleksi dimaksudkan untuk mengkaji apa yang telah terjadi atau yang ti-dak terjadi. apa yang telah dihasilkan atau yang belum dihasilkan selama tindakan berlangsung. c) Mengidentifikasi peningkatan keaktifan siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat. Observer mengamati segala kegiatan siswa di dalam kelas dan mencatatnya dalam pedoman observasi yang telah dibuat. Siklus II a. Refleksi dilakukan oleh peneliti dan guru yang berupa pengamatan untuk menelaah hasil tindakan yang telah dilakukan. d. Perencanaan Tindakan Perencanaan tindakan ini mengacu pada hasil tindakan pertama yang telah dilaksanakan sebagai solusi pemecahan permasalahan.

Hasil refleksi digunakan untuk menentukan langkah-langkah selanjut-nya dalam upaya mencapai tujuan. Observasi dan Monitoring Observasi dan monitoring dilaksanakan untuk melihat jalannya pelaksanaan tindakan yang didasarkan pada pelaksanaan siklus I. c. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus II dilaksanakan pada pertemuan berikutnya setelah siklus I selesai dilaksanakan. b. Refleksi Refleksi pada siklus II dilakukan setelah semua proses pembelajaran selesai dilaksanakan. Peneliti bertindak sebagai guru berdasarkan perencanaan yang telah dibuat sebelumnya. Permasalahan-permasalahan yang ada dikaji dan dicarikan solusinya. Dalam siklus II sudah mencapai indikator kinerja. Semua proses jalannya pembelajaran dan peningkatan keaktifan siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat serta didokumentasikan oleh peneliti. b) Tindakan pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan siswa yaitu memberi penugasan kepada siswa yang tidak terstruktur.14 2) Perencanaan solusi masalah Solusi yang peneliti tawarkan untuk mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan pemahaman siswa adalah: a) Penerapan strategi Crossword Puzzle divariasikan dengan metode lain. d. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->