1

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kedaulatan Rakyat merupakan salah satu materi dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Tanggal 12 Mei 2010 jam 07.45 WIB pada saat berlangsungnya pembelajaran bisa dilihat bahwa siswa yang aktif bertanya dan mengemukakan pendapat kepada guru serta memperhatikan guru hanya 8 dari 39 siswa (20,51%) yang didominasi oleh siswa-siswi yang mendapat rangking di kelas, berarti sekitar 79,49% siswa tidak aktif dalam mengikuti materi Kedaulatan Rakyat. Selama ini guru Pendidikan Kewarganegaraan Kelas VIII SMP Negeri 1 Andong Boyolali hanya menggunakan metode ceramah yang diselingi tanya jawab dan diskusi. Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah membuat siswa bosan dan pasif karena aktivitas siswa hanya duduk, mendengarkan, menyimak, dan mencatat hal yang dianggap penting. Diskusi kelompok yang dijalankan juga hanya didominasi oleh siswa tertentu saja, sedangkan anggota kelompok yang lain hanya mencantumkan nama saja tanpa ikut berpartisipasi dalam kelompok. Tanggung jawab siswa rendah, baik terhadap dirinya sendiri (individu) maupun terhadap kelompok. Berdasarkan fakta tersebut maka dapat dilihat adanya kesenjangan antara apa yang terjadi dengan yang apa diharapkan. Rendahnya keaktifan dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan khususnya materi Kedaulatan Rakyat mempengaruhi tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Solusi alternatif yang ditawarkan adalah memakai strategi pembelajaran Crossword Puzzle. Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas, maka dipandang cukup penting untuk mengadakan penelitian tindakan kelas tentang ´Penerapan Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle sebagai Upaya Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat Pada Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 1 Andong Boyolali Tahun 2010´.

1

2. Untuk meningkatkan keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat. D. Tujuan Khusus Untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi Kedaulatan Rakyat melalui penerapan strategi Crossword Puzzle pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Andong Boyolali Tahun 2010. perhatian siswa. Adapun yang menjadi bagian dari variabel tersebut adalah siswa SMP Negeri 1 Andong Boyolali. Variabel penerapan strategi pembelajaran Crossword Puzzle sebagai variabel terikat. Tujuan Penelitian 1. C. b. c. penguasaan materi siswa. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas maka dapat dirumuskan suatu permasalahan sebagai berikut: ³Apakah dengan Penerapan Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle dapat Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat Pada Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 1 Andong Boyolali Tahun 2010?´. mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi Kedaulatan Rakyat. Tujuan Umum a. Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. media yang digunakan dalam pembelajaran. . E. kondisi fisik siswa. Variabel peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran sebagai variabel bebas. Untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Identifikasi Masalah Beberapa masalah yang berkaitan dengan upaya untuk meningkatkan keaktifan siswa terhadap materi Kedaulatan Rakyat antara lain: siswa bosan.2 B. Pembatasan Masalah Dalam penelitian tindakan kelas ini variabel penelitian sebanyak dua jenis. cara mengajar guru. kelas VIII C semester genap. suasana kelas.

Hitamkan bagian yang tidak diperlukan. Kajian Teoritis 1. ³strategi pembelajaran merupakan pemilihan atas jenis latihan tertentu yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. (http://id. Crossword Puzzle atau Teka-teki Silang atau disingkat TTS adalah Suatu permainan di mana kita harus mengisi ruang-ruang kosong (berbentuk kotak putih) dengan huruf-huruf yang membentuk sebuah kata berdasarkan petunjuk yang diberikan. Petunjuknya biasa dibagi ke dalam kategori ´mendatar´ dan ³menurun´ tergantung posisi kata-kata yang harus diisi.3 BAB II LANDASAN TEORI A. Pengertian Strategi Pembelajaran. b. yang pada akhirnya tujuan pembelajaran dapat dikuasainya di akhir kegiatan belajar.´ Sementara itu Uno (2007:2). (seperti dalam teka-teki silang). Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle (Teka-teki silang) a. Pengertian Crossword Puzzle. Menurut Gropper sebagaimana dikutip oleh Uno (2007:1). langkah-langkah metode Crossword Puzzle adalah sebagai berikut: 1) Tulislah kata-kata kunci. Menurut Zaini dkk. Langkah-langkah penerapan strategi pembelajaran Crossword Puzzle.org/wiki/Teka-teki_silang) c. (2002:73). 2) Buatlah kisi-kisi yang dapat diisi dengan kata-kata yang telah dipilih. juga menjelaskan bahwa strategi pembelajaran merupakan cara-cara yang akan dipilih dan digunakan oleh seorang pengajar untuk menyampaikan materi pembelajaran sehingga akan memudahkan peserta didik menerima dan memahami materi pembelajaran. terminologi atau nama-nama yang berhubungan dengan materi kuliah yang telah anda berikan.wikipedia. 3 .

mengamati eksperimen. mengangkat diri. melihat gambar-gambar. mereka akan mampu ± penghidupannya´. pelajar:--SMU´. c. Sementara Itu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005:1077). dan mengamati orang lain bekerja atau bermain. Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan a. Menurut Dierich yang dikutip Sardiman (2007:101). dirumuskan bahwa meningkatkan artinya ³menaikkan (derajat . 2) Oral activities . kesibukan´. (diri). keaktifan belajar dapat diklasifikasikan dalam delapan kelompok. dsb). demonstrasi. memperhebat (produksi dsb). Dengan demikian dapat disimpulkan keaktifan siswa adalah suatu kegiatan siswa atau aktivitas siswa dalam menempuh pendidikan dari sekolah dasar sampai sekolah menengah atas. b. 6) Beri hadiah kepada kelompok atau individu yang mengerjakan paling cepat dan benar. mempertinggi. Jenis-jenis Keaktifan dalam Belajar. siswa artinya ³murid (terutama pada tingkat sekolah dasar dan menengah). 5) Batasi waktu mengerjakan. Pengertian Meningkatkan. dirumuskan bahwa keaktifan artinya ³kegiatan. pameran. Bisa individu atau kelompok. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005:1198).4 3) Buat pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya adalah kata-kata yang telah dibuat atau dapat juga hanya membuat pernyataan-pernyataan mengarah kepada kata-kata tersebut. Pengertian Keaktifan Siswa. 2. 4) Bagikan teka-teki ini kepada siswa.l taraf. memegahkan diri. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005:23). yaitu: 1) Visual activities Membaca.

dirumuskan bahwa proses adalah ´runtutan perubahan (peristiwa). e. d. rangkaian tindakan. 2006:62). diskusi. keberanian untuk berkorban membela . dan pola. tenang. ³Pendidikan Kewarganegaraan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik dalam mengembangkan kecintaan. Writing activities Menuliscerita. merasa bosan. pengertian pembelajaran adalah ³kegiatan guru secara terprogram dalam desain instruksional. mengemukakan pendapat. Pengertian Pembelajaran. Pengertian Proses. f. kesetiaan. memecahkan masalah. membuat rangkuman. Motor activities Melakukan percobaan. Kegiatan-kegiatan dalam kelompok ini terdapat dalam semua jenis kegiatan overlap satu sama lain. membuat grafik. Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan. mendengarkan suatu permainan. Listening activities Mendengarkan penyajian bahan. yang menekankan pada penyediaan sumber belajar´.5 3) 4) 5) 6) 7) 8) Mengemukakan suatu fakta atau prinsip. memeriksa karangan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005:899). bersemangat dan lainlain. mengingatkan. pembuatan. mendengarkan percakapan atau diskusi kelompok. perkembangan sesuatu. atau pengolahan yang menghasilkan produk´. berani. mengajukan suatu pertanyaan. menari. untuk membuat siswa belajar secara aktif. menganalisa faktor-faktor. melaksanakan pameran. mengerjakan tes. Menurut Dimyati dan Mudjiono (Sagala. chart. Emotional activities Minat. wawancara. dan mengisikan angket. memilih alat-alat. menghubungkan suatu tujuan. Mental activities Merenungkan. melihat hubungan-hubungan. memberi saran. diagram peta. dan berkebun. menulis laporan. Menurut Bakry (2009:3). Drawing activities Menggambar. gembira. dan interupsi. mendengarkan radio. dan membuat keputusan. bahan-bahan kopi.

suku bangsa untuk menjadi warga negara yang cerdas. Menurut kedaulatan yaitu: 1) Teori Kedaulatan Tuhan Menurut teori kedaulatan Tuhan sumber kekuasaan yang paling tinggi dalam negara berasal dari Tuhan. terampil. daerah´. diujikan.com/doc/23510106/makalakewarganegaraan?se cretpassword=&autodown=docx).6 bangsa dan tanah air Indonesia´. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan adalah menaikkan taraf aktivitas siswa dalam suatu rangkaian tindakan terprogram untuk membuat siswa belajar secara aktif pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. dibicarakan. usia. Komalasari (2007:112). (Rioseptiadi. dan dilarangkan´. diujikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa materi kedaulatan rakyat adalah bahan mengenai kekuasaan tertinggi dalam suatu negara di tangan rakyat untuk dipikirkan. materi adalah ³sesuatu yang menjadi bahan untuk dipikirkan. Materi Kedaulatan Rakyat a. dan berkarakter yang dilandasi oleh Pancasila dan UUD 1945. bahasa. dirumuskan bahwa pengertian Pendidikan Kewarganegaraan: Pendidikan Kewarganegaraan adalah mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan diri yang beragam dari segi agama. Teori-teori Kedaulatan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005:723). Pengertian Materi Kedaulatan Rakyat.http://www.scribd. sosio-kultural. adalah ´penduduk suatu negara´. teori-teori . Arti rakyat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005:924). sedangkan arti kedaulatan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005:240). Sesuai dengan Depdiknas (2005:33). 3. b. dibicarakan. dan dilarangkan. adalah ´kekuasaan tertinggi atas pemerintahan negara.

negara yang menganut teori kedaulatan rakyat mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1) Partisipasi rakyat dalam pengambilan keputusan 2) Persamaan kedudukan di depan hukum 3) Distribusi pendapatan secara adil 4) Kesempatan memperoleh pendidikan 5) Adanya kebebasan pers 6) Adanya kebebasan berkumpul 7) Adanya kebebasan beragama 8) Hak untuk protes 9) Perlindungan terhadap HAM 10) Pemerintahan berdasar Konstitusi 4. segala aspek kehidupan baik bagi rakyat maupun negara hatus tunduk pada hukum. Raja adalah titisan dari wakil Tuhan di dunia yang mau mengatur urusan dunia. Sumber kekuasaan berasal dari rakyat. 4) Teori Kedaulatan Rakyat Menurut teori ini kedaulatan yang tertinggi berada di tangan rakyat. Ciri-ciri Negara yang Menganut Teori Kedaulatan Rakyat. 3) Teori Kedaulatan Hukum Menurut teori ini yang memegang kekuasaan adalah hukum. Hukum mengatur kehidupan manusia. kekuasaan tertinggi berada di tangan raja. Sehingga strategi Crossword Puzzle mampu meningkatkan keaktifan siswa pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat. . Penerapan strategi Crossword Puzzle akan mampu menarik perhatian siswa dan meningkatkan keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran di kelas.7 2) Teori Kedaulatan Raja Menurut teori kedaulatan raja. c. Menurut Komalasari (2007:113). Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle Kaitannya dengan Upaya Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat Strategi pembelajaran Crossword Puzzle merupakan strategi pembelajaran perlu diterapkan oleh guru sebagai upaya meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi Kedaulatan Rakyat.

maka dalam penelitian ini dipandang perlu mengajukan kerangka pemikiran sebagai berikut: 1. sangat beralasan diadakan kajian mengenai penerapan strategi pembelajaran Crossword Puzzle sebagai upaya meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat pada Siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Andong Boyolali Tahun 2010. Oleh karena itu. . Penggunaan strategi pembelajaran Crossword Puzzle akan mengaktifkan siswa pada waktu proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa keaktifan siswa sangat dipengaruhi oleh strategi pembelajaran aktif. berarti semakin meningkatnya aktivitas siswa akan semakin mempengaruhi hasil belajar siswa. D. Penelitian yang Relevan Hasil penelitian Jannah (2008).8 B. C. Adanya keterkaitan antara penggunaan strategi pembelajaran Crossword Puzzle dengan peningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat. Hipotesis Tindakan Hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian ini adalah: ³Diduga melalui Penerapan Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle dapat Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat Pada Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 1 Andong Boyolali Tahun 2010´. Penggunaan strategi pembelajaran Crossword Puzzle akan melibatkan siswa dalam proses pembelajaran secara aktif. dalam penelitian ini strategi yang diterapkan adalah Crossword Puzzle. menunjukkan bahwa terdapat pengaruh aktivitas belajar terhadap hasil belajar matematika siswa. 2. Kerangka Pemikiran Berdasarkan kajian teoritis sebagaimana telah dipaparkan di atas.

Subjek Penelitian Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Andong Boyolali yang berjumlah 39 siswa. Tahap-tahap pelaksanaan kegiatan sejak persiapan sampai dengan penulisan laporan penelitian secara keseluruhan dilakukan selama kurang lebih empat bulan. B. guru Pendidikan Kewarganegaraan SMP Negeri 1 Andong Boyolali dijadikan mitra kolabarasi. Data dan Sumber Data Sumber data yang diperlukan penelitian yaitu informan. observasi. Metode wawancara ini digunakan untuk memperkuat dan memperjelas data yang diperoleh melalui metode observasi yaitu data mengenai keaktifan siswa kelas VIII C Semester II SMP Negeri 1 Andong Boyolali. Dalam penelitian ini informan yaitu yang memberikan keterangan dan data-data yang diperlukan diantaranya adalah: 1. meliputi catatan lapangan. 9 . D. Teknik Pengumpulan Data Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data di atas. Sementara itu. Setting Penilitian Tempat penelitian ini adalah di SMP Negeri 1 Andong. C. yaitu sejak bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2010.9 BAB III METODE PENELITIAN A. Siswa kelas VIII C semester genap SMP Negeri 1 Andong Boyolali. dan wawancara. Guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. memperhatikan. 2. Boyolali. Metode observasi digunakan untuk mengetahui kegiatan peserta didik dalam mempersiapkan. presentasi dan keaktifan dalam bertanya serta berpendapat selama proses pembelajaran berkaitan dengan penggunaan strategi Crossword Puzzle sebagai upaya peningkatan keaktifan siswa kelas VIII C Semester II SMP Negeri 1 Andong Boyolali.

Analisis Data Penelitian ini menggunakan model analisis interaktif. 2005:100). Valisitas Data Penelitian ini menggunakan dua macam triangulasi. F. yang pertama triangulasi sumber data yang berupa informasi dari guru dan siswa tentang tindakan yang diterapkan. Pengumpulan data penyajian data Reduksi data Kesimpulankesimpulan Penarikan/Varifikasi Gambar 1. siklus analisis interaktif dapat digambarkan dalam bentuk skema berikut ini. Indikator Kinerja Diharapkan dengan penerapan strategi Crossword Puzzle keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat pada . Komponen-komponen Analisis Data: Model Interaktif G. Menurut Miles dan Huberman (Patilima. Kedua triangulasi teknik atau metode pengumpulan data dari hasil observasi dan wawancara.10 E.

Prosedur Penelitian Menurut Arikunto (2006b:16). Perencanaan Refleksi SIKLUS I Pelaksanaan Pengamatan Perencanaan Refleksi SIKLUS II Pelaksanaan Pengamatan ? Gambar 2.11 siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Andong Boyolali Tahun 2010 dapat meningkat minimal 70% dari 39 siswa. model penelitian tindakan kelas adalah: ³secara garis besar terdapat empat tahapan yang lazim dilalui. Adapun penelitian ini menggunakan model dan penjelasan untuk masing-masing tahapan adalah sebagaimana gambar berikut. yaitu (1) peren-canaan (2) pelaksanaan. (3) pengamatan. H. dan (4) refleksi´. Siklus Prosedur Penelitian .

Perencanaan pengajaran bersifat fleksibel artinya selalu dapat di kondisikan atau dapat berubah sesuai kebutuhan pada saat pengajaran berlangsung.12 Penjelasan langkah-langkah tindakan di atas sebagai berikut: 1. Selanjutnya siswa mengisikan jawaban dari teka-teki. Selanjutnya disusun langkah persiapan tindakan pembelajaran yang terdiri dari: 1) Identifikasi masalah Peneliti merumuskan permasalahan siswa sebagai upaya untuk meningkat-kan keaktifan siswa khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat. b) Bagaimana menyikapi keaktifan siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Andong Boyolali? c) Bagaimana mengusahakan siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat? 2) Perencanaan solusi masalah Solusi yang peneliti tawarkan untuk mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan keaktifan siswa adalah: a) Penerapan strategi pembelajaran Crossword Puzzle pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat b) Tindakan pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan siswa yaitu teka-teki yang berisi kata-kata kunci materi pelajaran. Siklus I a. Tindakan yang diterapkan pada identifikasi masalah antara lain: a) Penerapan strategi pengajaran yaitu strategi Crossword Puzzle. b. . Perencanaan Tindakan Perencanaan tindakan ini mengacu pada hasil dialog awal yang telah dirumuskan sebagai fokus permasalahan. Pelaksanaan Tindakan Tindakan dilaksanakan oleh peneliti dan guru sebagai mitra kolaborasi berdasarkan perencanaan yang telah dibuat sebelumnya.

refleksi merupakan pengkajian terhadap keberhasilan atau kegagalan dalam pencapaian tujuan sementara. c) Mengidentifikasi peningkatan keaktifan siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat. Dalam penelitian ini. Siklus II a. 2. Dengan kata lain. apa yang telah dihasilkan atau yang belum dihasilkan selama tindakan berlangsung. Observer mengamati segala kegiatan siswa di dalam kelas dan mencatatnya dalam pedoman observasi yang telah dibuat. d. Refleksi Refleksi dimaksudkan untuk mengkaji apa yang telah terjadi atau yang ti-dak terjadi. peneliti selain bertindak sebagai pelaksana tindakan juga sebagai observer. Hasil refleksi tersebut digunakan untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya dalam upaya mencapai tujuan. b) Menyikapi peningkatan keaktifan siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat. Observasi dan Monitoring Observasi dan monitoring adalah upaya merekam segala peristiwa dan kegiatan yang terjadi selama tindakan itu berlangsung. Refleksi dilakukan oleh peneliti dan guru yang berupa pengamatan untuk menelaah hasil tindakan yang telah dilakukan. Selanjutnya disusun lang-kah persiapan tindakan pembelajaran pada siklus II sebagai berikut: 1) Identifikasi masalah Tindakan yang diterapkan pada identifikasi masalah didasarkan pada hasil tindakan siklus I antara lain: a) Mengevaluasi kelemahan strategi Crossword Puzzle. Perencanaan Tindakan Perencanaan tindakan ini mengacu pada hasil tindakan pertama yang telah dilaksanakan sebagai solusi pemecahan permasalahan. Observasi dan monitoring dilaksanakan pada pelaksanaan tindakan. .13 c.

Peneliti bertindak sebagai guru berdasarkan perencanaan yang telah dibuat sebelumnya. Hasil refleksi digunakan untuk menentukan langkah-langkah selanjut-nya dalam upaya mencapai tujuan. . Permasalahan-permasalahan yang ada dikaji dan dicarikan solusinya. Refleksi Refleksi pada siklus II dilakukan setelah semua proses pembelajaran selesai dilaksanakan. d.14 2) Perencanaan solusi masalah Solusi yang peneliti tawarkan untuk mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan pemahaman siswa adalah: a) Penerapan strategi Crossword Puzzle divariasikan dengan metode lain. c. Observasi dan Monitoring Observasi dan monitoring dilaksanakan untuk melihat jalannya pelaksanaan tindakan yang didasarkan pada pelaksanaan siklus I. Semua proses jalannya pembelajaran dan peningkatan keaktifan siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Kedaulatan Rakyat serta didokumentasikan oleh peneliti. Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan siklus II dilaksanakan pada pertemuan berikutnya setelah siklus I selesai dilaksanakan. b) Tindakan pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan siswa yaitu memberi penugasan kepada siswa yang tidak terstruktur. Dalam siklus II sudah mencapai indikator kinerja. b.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.