Keracunan Makanan

April 11, 2005. Dikirim dalam Uncategorized | 1 komentar
Perut terasa mual, keringat dingin membasahi seluruh badan atau lidah terasa kelu, mungkin pernah kita rasakan. Yang sering terjadi adalah kita tidak sadar bahwa itu merupakan sebagian tanda-tanda keracunan.

Berbagai kasus keracunan makanan, sudah sering kita dengar dari media massa. Mungkin, kita sendiri pun pernah mengalaminya. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang keracunan makanan. Di antaranya karena sifat bahan makanan itu sendiri, cara pengolahan atau penyimpanannya, dan bisa pula karena pengaruh dari luar.

YANG SERING TERJADI Selama ini, kasus keracunan yang sering terjadi adalah akibat seseorang menelan makanan yang telah dicemari racun yang dikeluarkan oleh bakteri staphylococcus. Sebenarnya bakteri ini jika tertelan tidak akan menimbulkan sesuatu yang buruk, akan tetapi ia dapat menghasilkan racun enterotoxin yang akan menyebabkan keluarnya cairan berlebihan dari usus halus.

Bakteri lain yang dapat mengeluarkan racun dalam makanan adalah Clostridium perfringens, Vibrio parahaemolyticus (biasanya berasal dari pencemaran air laut), dan Bacilus cereus. Pencemaran bahan makanan oleh bakteri, biasanya berawal dari pengolah atau pemasak makanan yang menderita infeksi kulit karena bakteri staphylococcus. Bisa pula terjadi karena makanan dibiarkan terlalu lama berada pada suhu kamar setelah dimasak, sehingga spora bakteri bisa tumbuh. Bila sudah tercemar, racun dalam makanan tidak akan hilang meski sudah dipanaskan lagi. Beberapa makanan yang mudah menimbulkan keracunan antara lain sosis, daging, lidah sapi, ikan, susu dan hasil olahannya, dan telur.

Muntah-muntah dan diare adalah gejala utama keracunan akibat bakteri. Selain itu ada pula gejala yang sering timbul mendadak, misalnya mual, otot perut kejang, diare yang disertai sakit kepala, badan lemah dan demam. Gejala-gejala ini muncul satu sampai 22 jam setelah makanan yang tercemar tertelan dan tergantung pada bakteri yang mencemarinya, kemudian menghebat dalam waktu 12-24 jam, dan akhirnya mereda. Adakalanya terjadi kejang perut yang menghebat, hingga penderita jatuh pingsan. Jika hal ini sampai terjadi, maka penderita harus segera dibawa ke dokter.

Untuk mencegah agar bahan makanan tidak tercemari bakteri, maka simpanlah bahan makanan yang mengandung daging, ikan, telur unggas, maupun susu serta olahannya dalam lemari pendingin, jika tidak segera dimakan setelah dimasak. Ikan laut yang baru dikeluarkan dari penyimpanan jangan langsung dimakan. Cuci dan masak dulu sampai benar-benar matang. Satu lagi, jangan memegang, memasak atau mengolah makanan ketika sedang sakit, khususnya infeksi kulit dan mata.

KERACUNAN MAKANAN KALENG Saat ini, berbagai jenis bahan makanan kaleng semakin banyak kita jumpai. Baik sayuran, daging, sarden dan sebagainya. Proses pengalengan yang kurang sempurna dapat merangsang timbulnya bakteri Clostridium botulinum. Bakteri ini senang tumbuh di tempat tanpa udara, dan akan mengeluarkan racun yang bisa merusak saraf juka sampai tertelan. Gejala keracunan bakteri ini disebut botulisme.

Gejala botulisme biasanya akan timbul mendadak, 16-18 jam sesudah menelan makanan yang mengandung racun tersebut. Gejala biasanya diawali dengan kelelahan dan tubuh terasa lemah. Kemudian diikuti adanya gangguan penglihatan. Gangguan penglihatan ini bisa berupa penglihatan ganda (diplopia), Penglihatan kabur, kelumpuhan otot-otot dan kelopak mata, kehilangan daya akomodasi lensa mata, dan refleks pupil mata terhadap cahaya berkurang atau hilang sama sekali.

Gejala berikutnya bisa berupa kesulitan bicara, sulit menelan dan muntah yang keluar melalui hidung. Kesulitan menelan ini bisa menyebabkan makanan masuk ke dalam saluran pernapasan yang dapat mengakibatkan radang paru (pneumonia). Gejala juga disertai melemahnya otot-otot tubuh, tangan dan kaki. Suhu tubuh tetap, tetapi kadang bisa meninggi.

Penderita keracunan botulisme harus dirawat di rumah sakit. Umumnya, proses penyembuhan berjalan lambat. Sisa kelemahan otot-otot mata bisa berlangsung beberapa bulan.

Agar tidak keracunan makanan kaleng, kita sebagai konsumen harus teliti dalam memilih makanan kaleng. Sebaiknya pilihlah makanan yang sudah mendapat registrasi dari Departemen Kesehatan RI. Juga, masak atau panasi dahulu makanan dalam kaleng sebelum dikonsumsi. Jangan dimakan bila terdapat bahan makanan yang rusak atau membusuk.

TERCEMAR ZAT KIMIA Sayuran dan buah-buahan biasanya telah dicemari oleh zat kimia, baik sebagai pengawet maupun racun pembasmi hama (yang sering digunakan petani sebelum dipanen. Zat-zat kimia ini bisa berupa arsen, timah hitam, atau zat-zat yang bisa menyebabkan keracunan. Selain itu, makanan seperti acar, jus buah, atau asinan yang disimpan di dalam tempat yang dilapisi timah (bahan pecah belah yang diglasir), cadmium, tembaga, seng atau antimon (panci yang dilapisi email) juga dapat menimbulkan keracunan dengan berbagai gejala, tergantung pada logam-logam yang meracuninya. Keracunan akibat kelebihan bahan pengawet juga bisa terjadi, misalnya sodium nitrit.

Cadmium yang digunakan untuk melapisi barang-barang dari logam dapat larut dalam makanan yang bersifat asam, sehingga jika ikut termakan dalam jumlah banyak makanan tersebut bisa menimbulkan keracunan. Gejalanya antara lain mual, muntah, diare, sakit kepala, otot-otot nyeri, ludah berlebihan, nyeri perut, bahkan dapat menyebabkan kerusakan hati dan ginjal.

Nitrit sering digunakan sebagai bahan pengawet untuk menjaga atau mempertahankan warna daging. Jika dikonsumsi berlebihan, makanan yang mengandung zat kimia ini mengakibatkan keracunan dengan gejala pusing, sakit kepala, kulit memerah, muntah, pingsan, tekanan darah menurun dengan hebat, kejang, koma dan sulit bernapas.

Upaya pencegahan yang bisa dilakukan agar tidak teracuni zat kimia, yaitu dengan mancuci bersih buahbuahan, sayuran dan daging sebelum diolah. Selain itu, jangan manyimpan bahan makanan yang bersifat asam (sari buah, acar, asinan) di dalam panci yang terbuat dari logam.

RACUN ALAM PUN BISA BAHAYA Ada beberapa jenis bahan makanan, baik dari hewan maupun tumbuhan sudah mengandung zat beracun secara alamiah. Salah satu tumbuhan yang sering menyebabkan keracunan adalah jamur. Ada dua macam jamur dari jenis amanita yang sering menyebabkan keracunan. Jamur Amanita muscaria mengandung racun muscarine yang jika termakan akan menimbulkan gejala-gejala tertentu dua jam setelah tertelan, yaitu keluar air mata dan ludah secara berlebihan, berkeringat, pupil mata menyempit, muntah, kejang perut, diare, rasa bingung, dan kejang-kejang yang bisa menyebabkan kematian. Jamur Amanita phalloides mengandung racun phalloidine yang akan menimbulkan gejala keracunan 6-24 jam setelah tertelan, dengan gejala mirip keracunan muscarine. Selain itu penderita tidak bisa kencing dan akan mengalami kerusakan hati.

Dari jenis hewan, beberapa ikan laut juga dapat menyebabkan keracunan. Beberapa jenis ikan laut di daerah tropis akan beracun pada waktu-waktu tertentu dalam satu tahun. Sedangkan jenis lainnya akan beracun sepanjang tahun. Beberapa contoh ikan beracun antara lain ikan gelembung, ikan balon, belut laut, ikan landak, ikan betet, mackerel, dan lain-lain. Gejala keracunan ikan dapat dirasakan setengah sampai empat jam sesudah dimakan, yaitu gatal di sekitar mulut, kesemutan pada kaki dan lengan, mual, muntah, diare, nyeri perut, nyeri persendian, demam, menggigil, sakit pada saat kencing, dan otot tubuh terasa lemah.

Untuk mencegah keracunan ikan, sebaiknya jangan mengonsumsi jenis ikan yang beracun. Selain itu, bekukanlah ikan laut (simpan dalam lemari pendingin) segera setelah ditangkap.

Produk laut lain yang sering menimbulkan keracunan adalah jenis kerang-kerangan. Remis, kerang, tiram, dan jenis kerang-kerangan lain yang hidup di daerah laut tertentu sering mengandung racun, terutama pada musim panas. Gejala keracunan timbul lima sampai 30 menit setelah makanan tertelan, berupa rasa kebal di sekitar mulut, mual, muntah, kejang perut yang diikuti kelemahan otot dan kelumpuhan saraf tepi. Kegagalan pernapasan juga bisa terjadi hingga berujung pada kematian. Agar tidak keracunan kerang, tahanlah untuk memakannya pada musim panas.

Disalin dari Majalah NIKAH, Vol. 3, No. 6, September 2004

kompas.htm . Sebagian dari buruh yang keracunan adalah mereka yang juga mengalami penderitaan yang sama pada bulan lalu. Sampai dengan Kamis siang. 2002 oleh: Gsianturi KERACUNAN MAKANAN Gizi. kembali mengalami keracunan makanan. rasa mual baru terasa ketika sudah pulang ke rumah kontrakan. Sejak Rabu (10/4) sore sampai dengan Kamis pagi kemarin. Kecamatan Legok. Rasa mual berlanjut dengan muntah-muntah dan buang air besar. (MUL) Sumber: Kompas. Saat keracunan pada bulan lalu." ujar seorang buruh perempuan. "Saya mulai merasa mual ketika masih bekerja di pabrik. Rasa mual di perut itu dirasakan sebagian buruh ketika masih bekerja di pabrik. Jumat. 12 April 2002 http://www. Pada awalnya buruh merasakan mual-mual beberapa jam setelah makan siang. Kabupaten Tangerang.Buruh PT LG Kembali Keracunan Buruh pabrik elektronik PT LG Elektronic Indonesia di Desa Cirarab. sedangkan di RS Siloam Gleneagles sebanyak 15 orang. mereka mulai merasakan mualmual pada Rabu sore. 12 April. Pada bulan lalu. Ketika itu penyebab keracunan diduga pula berasal dari makanan di kantin pabrik.net . Beberapa buruh menyusul masuk ke rumah sakit pada Kamis pagi. sebanyak 139 buruh PT LG juga dilanda keracunan.com/kompas-cetak/0204/12/METRO/buru17. Keracunan itu diduga berasal dari makanan yang mereka makan di kantin pabrik. Keracunan yang dialami buruh PT LG merupakan peristiwa kedua dalam satu bulan ini. Buruh yang menderita keracunan segera dilarikan ke tiga rumah sakit terdekat. sebanyak 125 buruh pabrik itu dilarikan ke tiga rumah sakit (RS) di Tangerang karena diduga mengalami keracunan makanan.KERACUNAN MAKANAN Jumat. pada Rabu siang. sejumlah buruh masih dirawat di tiga RS itu. dan di RS As Sobhirin 10 orang. Menurut beberapa buruh yang tengah dirawat di RS Qadr. Di RS Qadr sebanyak 90 orang dirawat.

Menurut Center of Disease Control (CDC). Kesalahan memasak atau menghangatkan kembali makanan. ○ Jika gejala tetap persisten lebih dari 3 hari. aluminium hidroksida.  Hindari makan makanan yang asam yang dikemas dalam kemasan yang terbuat dari logam. virus atau bahan-bahan kimia yang dapat menyebabkan gangguan di dalam fungsi normal tubuh. Kontaminasi silang Kontaminasi oleh tangan pengolah makanan (koki) Beberapa hal yang perlu dilakukan jika menemui kasus keracunan khususnya pada keracunan yang memiliki gejala diare: ○ Rehidrasi dan suplementasi elektrolit yang tepat. korban harus menerima cairan lebih intensif melalui infus. Dan pada rumah sakit dapat dilakukan pemeriksaan diagnosti lebih baik. Gejala-gejala yang dimaksud adalah nyeri perut.Mengatasi Keracunan Makanan Keracunan makanan merupakan penyakit yang diakibatkan pengkonsumsian makan atau minuman yang memiliki kandungna bakteri. Untuk mencegah terjadinya keracunan makanan. Sehingga tidak terdapat syok karena kurang cairan ○ Penyerap cairan untuk mengurangi kehilangan cairan seperti kaopektat. maka hal yang paling tepat dilakukan adalah membawa korban ke RS untuk menerima perawatan lebih intesnsif. dan/atau toksinnya. hati dan ginjal. sebab pengobatan simptomatik saja tidak cukup. seperti • • • • Membiarkan makanan yang telah siap saji pada suhu yang baik bagi bakteri untuk tumbuh. parasit.  Hindari makan jamur yang liar. dan beberapa gejala yang mengancam nyawa meliputi gaangguan pada fungsi neurologis. muntah.  Hindari mengkonsumsi makanan setengah matang. Beberapa gejala yang timbul akibat keracunan biasanya ringan tetapi dapat hingga berat dan memerlukan perawatan di rumah sakit. sebagian besar keracunan makan akibat kesalahan dalam mengolah makanan. diare. . beberapa keracunan juga dapat menyebabkan kematian. sakit kepala. kita sebaiknya melakukan  Pengelolaan sistem hiegen yang baik  Pengolahan makanan yang baik  Hindari terjadi kontaminasi dari mana pun  Simpan makanan dalam suhu yang tepat (< 5oC untuk makanan yang disimpan dalam kulkas dan > 60oC untuk makanan yang panas).

habuk dan sebagainya Bagaimana Cara Jangkitan � Penjaja/penjual tidak menghirau kebersihan diri dan juga kebersihan gerainya � Penjaja/penjual tidak mengamalkan kebersihan ketika menyediakan makanan � Menjamah makanan dengan tangan yang kotor � Penjaja/penjual mendedahkan makanan kepada lalat. makanan laut (�shell-fish�) dan sebagainya. Gejala yang dialami berbeza dari seseorang ke seorang yang lain bergantung kepada � Ketahanan seseorang � Jenis racun � Jumlah racun yang termakan � Umur seseorang Apakah Punca Keracunan Makanan? Punca utama ialah makan makanan yang � Mengandungi toksin atau racun semulajadi seperti setengah jenis kulat. habuk dan sebagainya � Pengguna tidak peduli tentang kebersihan makanan yang dibeli Bolehkah Masalah Ini Diatasi? Masalah ini boleh diatasi jika kita semua sebagai pengguna. menuntut hak-hak kita untuk .Apakah Keracunan Makanan? ���� Keadaan di mana seseorang itu mengalami � Loya dan muntah � Memulas dan sakit perut � Cirit-birit � Kadangkala demam dan kesejukan Bilakah Gejala-Gejala Ini Timbul Biasanya gejala-gejala ini timbul beberapa jam selepas makan makanan yang tercemar (beracun) atau beberapa hari kemudiannya. cendawan. � Tercemar oleh kuman yang merbahaya � Tercemar oleh bahan-bahan kimia � Tercemar oleh lalat.

Simpan semua bahan makanan yang mudah rosak seperti daging. sudu atau penyepit yang bersih 2. Simpan atau tudung makanan supaya terlindung dari lalat.. sebaikbaiknya beli bahan makanan untuk keperluan hari itu sahaja. garpu. menyedia dan menyentuh makanan Jangan ambil makanan dengan tangan. sayur dan susu di dalam peti sejuk sehingga diperlukan. � Pastikan orang lain tidak makan makanan tersebut � Laporkan semua kejadian keracunan di Pejabat Kesihatan atau Pusat Kesihatan yang berhampiran dengan segera. menghidang dan juga semasa makan makanan � Patuhi amalan-amalan yang baik untuk mencegah keracunan makanan seperti : 1. . Basuh tangan selepas ke tandas dan sebelum mengendali. Jangan gunakan alat-alat yang sama bagi makanan mentah dan yang dimasak 3.� Memilih makanan yang dijual oleh penjual yang mengamalkan kebersihan � Menjauhi gerai-gerai yang kotor dan tidak mengikut peraturan kebersihan � Mendapatkan sokongan dan kerjasama kawan dan saudara mara supaya menjauhi dari membeli makanan dari gerai yang kotor � Menegur penjual yang tidak mengamalkan kebersihan � Melaporkan penjaja/peniaga yang kotor kepada Pejabat Kesihatan/Majlis Bandaran Bolehkan Keracunan Makanan Berlaku Di Rumah? Ya ����. Gunakanlah alat-alat yang bersih untuk menyediakan makanan. Gunakanlah penceduk. ikan. JIKA TERJADI KERACUNAN MAKANAN KEPADA ANDA ATAU KELUARGA ANDA � Segera ke klinik atau hospital untuk mendapatkan rawatan � Simpan makanan yang disyaki menyebabkan keracunan. Jika tidak mengikut amalan-amalan kebersihan semasa menyedia. serangga dan habuk 4. menyimpan. Jika tidak mempunyai peti sejuk. supaya pihak kakitangan kesihatan dapat membuat kajian selanjutnya. ayam.

POM pun menarik (secara politis) . mengambil salah satu obat yang digolongkan (obat bikin pintar. Padahal dokter spesialis sering tidak tahu obat flu itu seperti apa sebaiknya yang dipilih. Penggolongan obat dalam kotak-kotak penyakit organ tertentu memang memudahkan dokter memilih. Apakah fenomena ini tidak memberi legitimasi terlalu besar kepada seluruh profesi kedokteran? Apakah dokter spesialis dibenarkan secara etis. Dengan demikian. yang memang lazim di negara lain? Apakah perlu mendidik dalam spesialisasi langka? Semua pertanyaan ini menggelitik Departemen Kesehatan untuk dibenahi. secara terselubung dokter spesialis menjadi dokter yang dipercayai masyarakat untuk segala keluhannya. Jadi dokter spesialis organ tertentu (spesialisasi dokter sekarang terkotak-kotak) maka sakit flu pun ditangani olehnya. One does not become an expert by just reading. Masyarakat telah terbiasa berkonsultasi kepada dokter yang spesialis dalam bidang organ tersebut untuk segala yang dirasakan di tubuhnya. lihat dalam buku MIMS (buku yang dikeluarkan industri tentang obat-obat spesialis) yang juga sudah menggolongkan obat ke dalam bermaca-macam golongan. Keahlian bidang keracunan memang langka di negeri ini. Misalnya. baru kemudian berspesialisasi. Semua kasus keracunan pun dianggap bisa dimengerti dan diatasi dengan membaca buku atau di internet. Ini pun dikomentari sendiri oleh Tarmizi. Dengan segala hormat terhadap Tarmizi tentang keahlian spesifiknya. dan dianggap bahwa dokter jantung kan juga telah dididik menjadi dokter umum dahulu. saya yakin bahwa beliau tidak mengerti apa yang diderita Munir dalam rintihannya yang seolah seperti muntah-berak biasa. dan hal itu mungkin dapat ditanggapi oleh crew untuk mendarat ke kota terdekat jika disadarinya. Ya. Dokter Tarmizi Hakim yang saya kenal sebagai superspesialis operasi jantung diberitakan sebagai dokter yang kompeten di pesawat sehingga crew mempercayakan Munir kepadanya. Jadi kalau pasien mengeluh atau menunjukkan gejala perut.Persepsi Masyarakat Terhadap Dokter Spesialis SUARA PEMBARUAN DAILY Persepsi Masyarakat terhadap Dokter Spesialis Oleh Iwan Darmansjah Beberapa anggapan media massa dan masyarakat terhadap kasus almarhum Munir di pesawat terbang sewaktu mengalami ajalnya agak mengherankan. Karena informasi dianggap penting. ya pergi ke dokter perut. misalnya) dan mengharapkan pasti pasiennya akan menjadi lebih pintar.walaupun ia dibenarkan menurut peraturan di Indonesia-untuk mengobati bidang yang tidak dikuasainya? Apakah bisa dokter umum mengobati semua penyakit? Apakah tidak waktunya untuk suatu pengakuan dan mendidik dokter sebagai dokter ahli penyakit umum. memang mudah saja pikirnya.

tapi oleh uang. Sedihnya. yang oleh dokternya (spesialis jantung) didiamkan saja. kapan dokter paru datang? Dijawabnya. dokter paru datang dua kali seminggu. Selebihnya Anda bisa menerka apa yang akan terjadi. Bisa saja ada gejala lain. Ada alasan ilmiahnya mengapa otak merupakan pusat gejala primer dan bukan ginjal misalnya.bidang keracunan ke dalam kefarmasian. profesi tidak ditentukan oleh kebutuhan. Contoh lain lebih membingungkan. kesenangan. Atas pertanyaan mengapa dokter tidak bertindak. karena tanda khas keracunan Minamata ialah gejala-gejala otak tersebut dan tidak ada keracunan merkuri bila tidak ada kejang dan paralisa. dan pilihan bebas manusia. dijawab 'tunggu doker paru'. Toksikologi juga bidangnya macam-macam. tapi apakah mengetahui dan melakukan pemeriksaan laboratorium melegitimasi orang menjadi Clinical Toxicologist dan menilai kasus keracunan? Toksikologi klinik lazimnya di seluruh dunia terletak dalam domain rumah sakit umum (university hospital). Hal ini menjadi masalah umum negara Indonesia karena gaji tidak mencukupi. Sewaktu saya kembali dari belajar toksikologi di Inggris tahun 1973. masalah Buyat saja sebenarnya begitu sederhana. bisa sebagai patolog (melihat sediaan irisan bawah mikroskop). dan bukan marker biasa. Karena bidang toksikologi tidak menghasilkan uang. bisa experimental toxicologist (bekerja di laboratorium dengan metode in vitro dan hewan percobaan). Di negara lain spesialisasi ditentukan oleh kesenangan ilmu karena mereka menerima gaji sama seperti ahli ilmu klinik. . tapi yang diributkan koran ialah 'kelainan kulit'. bisa clinical toxicologist (mengenal gejala klinis dan mengobati keracunan). Legitimasi apa yang ada pada para farmasis untuk mengambil alih bidang ini dengan menguasai suatu Pusat Informasi Keracunan ke dalam domainnya? Memang sebagian dari tugas laboratorium terletak dalam keahlian laboratorium yang bisa dilakukan oleh farmasis. Orang bingung dan mengatakan saya terlalu cepat berkonklusi. maka tidak seorang pun di negara ini menjadi ahli benar. Kalau begitu bukan keracunan merkuri (methyl Hg) saya katakan. Saya ditelepon keluarga pasien karena ibu tersebut keracunan obat asma karena dosisnya terlalu tinggi. pasien saya dirawat di rumah sakit spesialis jantung. namun sebagai gejala khas merupakan tanda-tanda pasti. Institut Toksikologi pun tidak ada karena biayanya sangat besar. saya mengajukan proposal kepada pemerintah untuk mendirikan unit seperti ini. Rasanya tidak. seorang ibu tua yang menderita gangguan ritme jantung. Ia juga penderita asma kronis dan kambuh hebat waktu itu. Lalu. karena saya telah mengantisipasi akan terjadi banyak masalah keracunan di negara yang sedang membangun. Beberapa tahun lalu. Misalnya. Ketika saya membaca gejala-gejala yang dilaporkan di koran dan bertanya apakah ada kejang atau/dan kelumpuhan dijawab dengan tegas 'tidak ada''. dan sebagainya.

dan bersikap après moi le déluge. tambahkan endoplasmic reticulum utk tes metabolit. Mencakup: 1) pengujian hewani utk peroleh informasi ttg risiko bila zat kimia dipaparkan pada manusia dan lingkungan.Namun. ttp terjadi pula di kulit oleh sinar UV atau radiasi (tetrasiklin. Metabolit toksik umumnya terjadi melalui biotransfomasi di hepar. Kajian quantal dose-response relationship berguna utk tentukan median lethal dose (LD50). dan nalidixic acid. genotoxic (neoplasma). 4) pengenalan kasus kematian melalui analisis kimiawi dan pengkajian hubungan kausal kematian. Sudah waktunya pemerintah sekarang mulai berpikir panjang dan tidak dalam kurun waktu pemerintahan seorang presiden saja. 5) deteksi klinis kasus keracunan melalui pengembangan tehnik pemeriksaan dan pengobatan yg cepat dan akurat. Penilaian risiko suatu zat baru mencakup pula risiko karsinogenik. yaitu 5 tahun. sulfa. Karsinogen adalah genotoxic atau promoter. yang berasal dari lingkungannya. dan biasanya akan menghilang setelah kasusnya mengendap. sedangkan keracunan kronik bercirikan dosis kecil dgn waktu papar yg panjang. chlorpromazine. 2) mekanisme terjadinya efek buruk. bukan promoter. aktifasi. Ames test dgn S. atau dekomposisi zat toksik. dan kronik. agar kejadiannya dpt dicegah atau diobati. Keracunan akut bercirikan dosis tinggi dalam waktu yg singkat. Penting utk ketahui metabolisme. Spektrum efek toksik: pharmacological (depresi SSP). Efek toksik dapat ditimbulkan oleh senyawaan asal atau metabolit. Penulis adalah Guru Besar Emeritus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Toksikologi Adalah ilmu ttg efek buruk zat kimia thd manusia. typhimurium bertujuan utk kenali zat mutagenik / genotoxic. Khas tindakan reaktif dan tidak proaktif. . Tes hewan tentukan genotoksik dan promoter sekaligus. Toksikologi Deskriptif Tiap zat kimia aktif perlihatkan graded dose-response relationship pd individu dan quantal dose-response pd populasi. Kalau ada kasus Munir semua ribut dan mau ikut bicara (tanpa mengerti apa itu arsenik). yang berarti pemimpin tidak mengerti dan uang lebih baik diinvestasikan ke proyek instan yang menghasilkan uang. dijawab saja tidak (oleh Departemen Kesehatan). pathological ( ikterus). agar diperoleh manfaat yg optimal dgn risiko minimal. 3) pengendalian peredaran. Tes toksikologi obat mencakup toksisitas akut. Analisis probit dari quantal dose-response relationship bertujuan utk tentukan potensi mortalitas suatu zat di populasi. subakut.

dan zat korosif. kontraindikasi sama spt emesis. obati hipokalemia. total 1. berikan dopamine dosis rendah (5μg/kg/menit). hangatkan udara pernafasan dan cairan IV. gluthetimide). Bilas lambung: selang orogaster. theophyllin. karena lebih aman dan efektif. gas). sirkulasi. Manfaat makin besar bila makin dekat dengan saat keracunan oral. Bila tak efektif berikan cairan koloid. Gangguan cairan dan elektrolit: cairan oral/IV/CVP. nonspesifik utk pertahankan fungsi organ vital (pernafasan. bilas dgn air/garam faal. Klasifikasi keparahan gejala SSP. Jumlah bilasan: 12 kali. urin. Kontraindikasi: keracunan zat korosif. apomorfin. motorik). Bila ada overload dan oliquria. penderita koma. Bila TD sistolik<80 (dewasa muda) atau <90 (orang tua). atau colokan faring (kurang efektif) bila keracunan kurang dari 60 menit. keluarkan gigi palsu. Lebih disukai dari emesis dan bilasan lambung. rudapaksa di mulut/ esofagus/lambung sebagai komplikasi. Prinsip Pencegahan dan Pengobatan Keracunan Akut Ikuti petunjuk penyimpanan dan penggunaan. Kejang: obati dengan diazepam atau fenitoin. metal. setelah pertahankan fungsi vital. Monitor produksi urin. Tatalaksana Fungsi Kardiovaskuler dan Ginjal Periksa TD dan nadi. idiosinkratik dan interaksi. Yang tak dapat ditarik dan diikat oleh arang aktif adalah alkohol. hidrocarbon. Adsorpsi kimiawi: Activated charcoal (arang aktif) tarik dan ikat obat yg belum diserap di saluran cerna.Efek toksik obat mencakup pula reaksi alergik. Alat bantu pernafasan bila perlu. pasang pipa endotrakea. selimuti. spesifik dgn antidot utk atasi efek toksik.5-4 L. Rawat utk pantau perjalanan penyakit dan kesudahan pengobatan. ginjal. keracunan CNS stimulant. Tatalaksana Saluran Nafas Keracunan Akut Periksa refleks buka mulut. keracunan minyak tanah/bensin. Arang aktif juga ikat obat yg alami siklus enterohepatik (TCA. dan pengobatan keracunan Pengobatan segera. Pencegahan Penyerapan Lanjut Zat Racun Emesis: dgn ipecac. Periksa bahan dari lambung. rendahkan kepala. elektrolit. tinggikan kaki. Digunakan pd keracunan fenobarbital. sesegera mungkin. atau darah (obat. dan cegah penyerapan lanjut atau percepat eliminasi. jantung. Gunakan GCS untuk penurunan kesadaran. Tidur miring. kesadaran tak turun. Sisakan cairan bilasan utk analisis kimiawi. Koreksi sebab aritmia. Tatalaksana Lain Keracunan AKUT Periksa suhu rektal. Tak ada refleks batuk. SSP. . Beri oksigen bila hipoksia. Bersihkan orofaring. bila <360C.

dll. Amonia ikat formaldehide bentuk hexamethylenetetramine yg tak aktif. gluthation/N-acetylcysteine ikat metabolit parasetamol yg elektrofilik. mata dibilas dengan air Percepatan Eliminasi Zat Racun Biotransformasi: ethanol hambat biotransformasi methanol jadi asam formiat yg toksik. methotrexate. peroral/pipa orogastrik Inaktifasi kimiawi: Antidot ikat zat racun hingga tak aktif atau tak diserab. Berikan 50 gr (10 sendok meja) dalam segelas air. Jarang digunakan krn pengikatan kurang cepat. koreksi dulu asidosis dengan bikarbonat IV. Dahulu zat asam dinetralisir dgn zat basa. Keracunan ringan. dengan elektrolit isosmolar/polyethylene bermolekul tinggi. Keracunan berat.carbamazepine. tak manfaat thd obat dengan Vd besar atau ikatan protein tinggi. quinine. Yang digunakan: sorbitol. obati dengan hidrasi oral yang cukup. Irigasi mata: pd keracunan gas. asidifikasi urin dengan vit. Gunakan kolom arang aktif atau resin sbg adsorbent. alkalosis krn◊Salisilat rangsang pusat pernafasan hiperventilasi . Ekskresi urin: alkalinisasi urin tingkatkan ekskresi salisilat. Periksa pH urine utk pastikan alkalinisasi. terutama pd anak. Periksa gas darah utk tentukan keparahan. Hemodialisis/hemoperfusion: terbatas penggunaannya. dapsone. Bila kesadaran turun. Purgasi: dgn katartik osmotik utk kurangi penyerapan melalui peningkatan rangsangan peristaltik saluran cerna. methanol. tuli. . misalnya pd keracunan singkong. paralisis GI. hyperpirexia dgn berkeringat dan dehidrasi. Periksa elektrolit teratur dan koreksi bila ada kelainan. Whole-bowel irrigation: timbulkan defekasi dan pengeluaran seluruh isi saluran cerna. dan muntah. Koreksi hipoglikemia. fenobarbital. hiperventilasi. Keracunan Akut Parasetamol.Telah digunakan pd keracunan salisilat. Diindikasikan pd keracunan enteric-coated tablet yg kejadiannya lewat 1 jam. Kontraindikasi: saluran nafas yg belum bebas. Selanjutnya timbul asidosis metabolik krn salisilat ganggu fosforilasi oksidatif. nyeri epigastrik. dan ethylene glycol. natrium sulfat atau magnesium sulfat. telah digunakan pd keracunan enteric-coated atau sustained-released tablet. dan sebaliknya.C atau amonium klorida tingkatkan eliminasi zat basa (amfetamine). Lakukan forced-diuresis bila produksi urin turun. sekarang keracunan dgn zat asam/basa diobati dengan cara pengenceran. Keracunan Akut Salisilat Gejala klinis: tinnitus. Beri vit K bila waktu protrombin memanjang. alkalinisasi urine dengan infus bikarbonat. thiosulfate percepat konversi sianida (-CN) menjadi thiocyanate. terutama pd dewasa. berikan arang aktif. obstruksi GI.

Lanjutkan dgn infus IV utk pertahankan respon. penurunan kesadaran. bingung◊kepala syok. retensi urin. takiaritmia dan heart block. ganggu fungsi otak dan jantung. kejang dgn diazepam. Keracunan Akut Tricyclic Antidepressants (TCA) Keracunan krn efek antikolinergik sentral dan perifer. Gejala awal ringan: mual dan muntah. cholinesterase reactivator untuk ikat OF. mencret. koma◊ kabur. Gejala: depresi nafas. gangguan hantaran jantung dgn pacemaker. bronkokonstriksi. midriasis/penglihatan kabur. halusinasi. dan gangguan pernafasan. halusinasi.2 mg. hipotensi/syok. depresi nafas. Mekanisme: saturasi kunyugasi metabolit dgn glukoronat. Keracunan Akut Morfin Pada bekas pencandu dan drug traffickers. Monitor enzim hati dan waktu protrombin (INR). depresi nafas. dan potensiasi aktifitas simpatis. Timbulkan kerusakan otak dan myokard irreversible. depresi nafas dgn ventilator. miosis. sinkope. Physostigmin tak digunakan krn masa kerja pendek. Pralidoxime 30 mg/kg. gas dari knalpot mobil. Ukur kadar parasetamol. dan 45 μg/ml setelah 4.Kedaruratan medik yg harus cepat diobati. Usaha pembunuhan/bunuh diri. sulfat. hipersalivasi. 90. lidocaine. disalahgunakan untuk bunuh diri. atau fenitoin. takipnea. efek samping banyak. sakit◊Gejala: gangguan psikomotor kejang. glutathion. berikan secepatnya senyawaan gugus thiol (-SH) yaitu Nacetylcysteine. Gejala timbul oleh aktifitas ACH yg berlebihan krn OF ikat acetylcolinesterase irrevesible: muntah. Terapi: resusitasi nafas dengan oksigen Keracunan Timbal Timbal (Pb) adalah limbah lingkungan dan industri. Terapi: arang aktif. Berikan katartik/purgatif pd drug traffikcers. depresi nafas. hipotensi. sampai terlihat tanda atropinisasi (takikardi.◊ takikardi. tiap 2 menit. kesadaan turun. Gejala: mulut kering. dan 12 jam keracunan. konvulsi. Terapi: naloxon iv 0. pin-point pupil. Keracunan Akut Barbiturat Gejala: depressi SSP: tidur/koma. Terapi: atropin sulfas 2 mg. ulangi tiap 2-3 menit. Keracunan berat (>6 g) timbulkan kerusakan hati terlambat (48-72 jam kemudian). konvulsi. Keracunan lebih berat bersama metabolic inducers. Keracunan Akut Organofosfat (OF) OF adalah insektisida rumah tangga. ikat Hb bentuk carboxyHb yang tak bawa O2 dan ganggu oksigenasi jaringan. Utk◊ikat protein hepar◊metabolit hydroxylamine menumpuk cegah nekrosis hati. berikan N-acetylcystein. nekrosis hati. 8. hemoperfusi. masuk ke dalam tubuh melalui . hipotermi. Keracunan Akut Karbon Monoksida. Obati aritmia dgn β-blocker. bila kadar masing-masing diatas 180. kesadaran terganggu. delirim. midriasis) dan pertahankan. gelisah.4 mg. dosis total 1.

Pb darah naik. gigi. hiperkeratosis. Keracunan Merkuri Merkuri adalah limbah lingkungan dan industri. d-penicillamine atau succimer. lewati placenta. hematuria.mulut dan pernafasan. As trivalent ikat –SH enzim. garam anorganik. Mekanisme kerja: ikat gugus SH enzim Kinetika: Hg anorganik terkonsentrasi di ginjal. berupa gas (elemental mercury). dimercaprol. T1/2: 1-2 bulan. kelopak mata. jantung. mirip gula. T1/2: 3-5 hari. sukar menelan. dan paru. Gejala keracunan kronik: konstipasi. ekskresi oleh ginjal. terutama system pyruvate dehydrogenase. Kinetik: yg diserab adalah garam arsenit. sekarang masih utk trypanosomiasis dan acute promyelocytic leukemia. Diagnosis: kadar Pb dan protoporphyrine darah. dan sangat haus. putting susu. Kematian didahului konvulsi dan koma. mulut terbakar. sakit kepala. ginjal. dengan CaNa2EDTA. dirrhea berat. Mekanisme kerja: As pentavalent rusak fosforilasi oksidatif di mitokondria. Terapi: Kelasi dengan dimercaprol atau penicillamine utk keracunan gas dan inorganic mercury. anemia mikrositer. Epidemi keracunan terjadi di Teluk Minamata Jepang (1958). oliquria. ensefalopati. Sama seperti fosfat. disimpan di tulang dan gigi utk waktu lama.herbisida. nyeri hebat lambung. dan ketiak). konstriksi tenggorokan. dan makanan ternak). hiperpigmentasi kulit (leher. colic. ekskresi urin naik. disimpan di hati. . muntah projektil. Keracunan akut: tak berasa. Merkuri juga digunakan sbg zat pengawet vaksin. Dulu digunakan sbg obat. garis Pb di gigi. palsy. Lanjutkan dgn penicillamine oral 2 g/hari dalam dosis terbagi. proteinuria. Dlm tulang disimpan sbg Pb fosfat. kadanya tinggi di rambut yg kaya –SH. dan garam organik. dan rambut. Paratiroid dan Vit D keluarkan Pb dari tulang. Methylmercury luas digunakan sbg fungisida dan timbulkan keracunan pd manusia. di rambut dan kuku paling tinggi. redistribusi ke tulang. kaku otot. Diagnosis: kadar urin>50μg/24 jam. Diikat oleh Hb. Hg organik terdistribusi luas dan liwati BBB. 1-3% dalam serum. Pengobatan: terapi kelasi bila Pb darah>30-50μg/dl. Pengobatan: dimercaprol 3-4 mg/kg im tiap 4-12 jam sampai gejala abdominal hilang. Keracunan Arsen Arsen (As) adalah bahan alami dan limbah industri (semikonduktor pestisida. Gejala: metil Hg timbulkan gejala neurologik dan mata (skotoma dan penyempitan lapangan penglihatan) Diagnosis: Hg darah>4 mg/dl. distribusi ke jaringan lunak (hati dan ginjal). edema. Berikan lagi penicillamine bila gejala kembali. Fanconi-like syndrome. Keracunan kronis: lemah otot. polythiol resin utk methyl mercury utk putus rantai siklus enterohepatik. Irak (1972).

agranulosistosis. Im/IV.β-dimethylcysteine): ekskresi urine. mobilisasi PB ke sirkulasi di ginjal. muntah. Absorpsi oral◊turunan penicillin. Succimer: mirip dimercaprol. Hg. As). Indikasi: keracunan kronik besi pd thalasemia.Walau Hg dapat diikat. peroral. SE: hipersensitifitas. keracunan Cu. As. insufisiensi hati. Hg. Penicillamine (D-β. dll.-Flumazenil Benzodiazepine Ethanol Methanol Bikarbonat TCA. metabolisme hati. Dimercaprol: antidot gas vesicant As (lewisite). t1/2 4 jam.. Pb. Deferoxamine: ikat Fe dari hemosiderin dan ferritin. anemia aplastik.Terapi Kelasi dgn Antagonis Logam Berat CaNa2EDTA: ekskresi◊Ikat Pb dan gantikan Ca di tulang. Zn. Indikasi: Wilson disease. rheumatoid arthritis (turunkan IgM rheumatoid factor). takikardia. sakit kepala. Pb 40-70%. alternatif deferoxamine Antidot Lain Antidot Keracunan Acetylcysteine Acetaminophene Atropin sulfat Organofosfat Pralidoxime --. CaNa2EDTA tak efektif obati keracunan Hg krn terikat erat dgn –SH. im. ES: hipertensi. KI: defisiensi G6PD.. diikuti oleh redistribusi Pb dari jaringan lunak ke tulang. quinidine Jengkol Thiosulfat Cyanida (singkong beracun) Naloxone Opiat Fuller’s earth Paraquate. Trientine: cupridiuretik pengganti penicillamine pd Wilson disease. Cd. Au. . Indikasi: keracuan anak dgn Pb darah>45μg/dl. Sediaan minyak. scleroderma. peroral. ikat Pb. Cmax 30-60 menit. Deferiprone: kelator besi. nausea. Alkalinisasi urin utk lindungi ginjal. primary biliary cirrhosis. Membawa dua –SH utk ikat logam berat (Hg. berikan sewaktu perut kosong. nefrotoksisitas. cystinuria. ikat Cu. Hg. hematologik (leukopenia.

pupil membesar. Keracunan makanan oleh eksotoksin dapat terjadi karena makanan nonasam dalam kaleng (sayuran. Gejala ini timbul dalam waktu 8 jam sampai 8 hari. sukar menelan. Jika tidak terjadi diare. sakit perut. Jika terjadi depresi pernapasan. Bacillus cereus. Kita perlu tahu bahwa segala macam bahan makanan pada umumnya merupakan media yang sesuai untuk perkembangbiakan mikroorganisme. Gejala klinis keracunan makanan oleh eksotoksin antara lain muntah. Berikut langkah yang dapat dilakukan untuk menanganinya: • Usahakan muntah dengan diberi karbon aktif atau natrium bikarbonat. lakukan pengurasan lambung dengan memberikan air hangat 1-2 L atau larutan garam 5-10 ml/kg BB untuk anak-anak lalu dilanjutkan dengan pemberian karbon aktif. penglihatan ganda. kelumpuhan otot. Lakukan pemeriksaan darah untuk menentukan jenis toksin. aflatoksin/toksoflavin seperti pada kasus keracunan tempe bongkrek.Mengenal Penyebab dan Gejala Keracunan Makanan Untuk Penanggulangan yang Tepat Racun Maraknya kasus keracunan makanan akhir-akhir ini menuntut kita untuk lebih waspada dalam memilih makanan. Keracunan makanan yang sering terjadi secara massal dapat disebabkan oleh enterotoksin dalam makanan yang dihasilkan oleh bakteri Staphylococcus. Clostridium perfringens. dan Vibrio parahemoliticus. buah-buahan. Pencemaran terjadi karena makanan dibiarkan terbuka atau spora yang masih ada tumbuh kembali. terkadang diare. Akibat ulah mikroorganisme. rebus makanan kaleng selama 15 menit dalam air sebelum dimakan. • • Untuk mencegahnya. Keracunan makanan (food intoxication) dapat terjadi karena makanan tercemar toksin. Toksin bisa berupa eksotoksin yaitu toksin yang dikeluarkan oleh mikroorganisme yang masih hidup. daging) yang diproses kurang sempurna sehingga bakteri Clostridium botulinum atau sporanya masih dapat tumbuh. Waktu inkubasi antara 1-96 jam dan gejala timbul antara 1-7 hari. . enterotoksin yaitu toksin yang spesifik bagi lapisan lendir usus seperti tahan terhadap enzim tripsin dan stabil terhadap panas. nyeri otot. susu dan produk susu. Kemudian lakukan pembersihan usus dengan obat laksan senyawa garam seperti Mg-sulfat atau Na-sulfat. bahan makanan membusuk dan mengalami kerusakan sehingga mempengaruhi kandungan nutrisi makanan tersebut. Makanan yang biasa tercemar enterotoksin misalnya daging. Keracunan karena mikroorganisme dapat berupa keracunan makanan (food intoxication) dan infeksi (food infection) karena makanan yang terkontaminasi oleh parasit atau bakteri patogen. dan lemah. berikan pernapasan buatan.

PENYEBAB Jenis makanan yang sering menyebabkan keracunan antara lain adalah: 1. September 2007 .Keracunan.lakukan pengurasan lambung.coli dan cacing Trichinella). untuk makanan seperti daging. Keracunan tempe bongkrek dengan gejala klinis seperti mual. Tindakan penanggulangan dapat berupa pemberian klorpromazin 25-100 mg atau obat antimuntah lain untuk mengatasi muntah. dan meninggal. Daging ternak yang tidak dimasak atau dimasak setengah matang (bakteri E. Sebagai tindakan pencegahan. By PIOGAMA 9 February2009 Keracunan Makanan Penyebab & Cara Menghindarinya Jangan remehkan keracunan makanan ! Untag-Net Di tahun 2004 saja telah terjadi lebih dari 50 kali kejadian keracunan makanan massal (yang korbannya lebih dari 10 orang) di Indonesia. pingsan. Jika terlanjur memakannya dan terjadi keracunan. usahakan untuk muntah. sebaiknya tidak mengolah dan memegang makanan. Masuknya enterotoksin dalam tubuh dapat dilihat dari gejala klinis yang muncul seperti mual. biasa terjadi di Banyumas di mana di daerah itu tempe bongkrek banyak diproduksi. muntah. Apabila anda sedang menderita infeksi mata dan kulit.000 di antaranya menimbulkan kematian. sosis.produk ikan. sakit dan kejang perut. demam. Buletin 2007. Toksin ini dihasilkan dalam media yang mengandung ampas kelapa. susu dan produk susu. Keracunan tempe bongkrek disebabkan oleh toksoflavin/aflatoksin dan asam bongkrek yang dihasilkan oleh Pseudomonas cocovenans yang dikenal sebagai bakteri asam bongkrek. telur. Satu-satunya cara untuk mencegah keracunan ini adalah dengan tidak mengkonsumsi tempe bongkrek. . dan berikan pernapasan buatan jika perlu. Bila keracunan ringan. diare. 9. diare. dan telur. dehidrasi. biarkan penderita istirahat di tempat tidur tanpa diberi apa-apa melalui mulut selama 4 jam sampai muntahnya berhenti.(it@) Posted in Anda Perlu Tahu. 15 orang korbannya dinyatakan meninggal dunia ! WHO menyebutkan sekitar 81 juta orang di muka bumi tiap tahun menderita sakit akibat keracunan makanan. ikan. muntah. jika tidak segera dimakan sebaiknya disimpan di dalam almari es. syok.

3. Pulang belanja. Panaskan kembali sisa makanan tadi sebelum dimakan. 7. daging. buah) segera simpan di kulkas. 4. Makanan laut. khususnya jenis kerang-kerangan (virus Hepatitis A dan jenis virus lainnya serta bakteri dan logam berat). 4. Jaga agar kulkas anda tetap pada suhu < 8oC dan suhu freezer < 0oC. Masak makanan untuk membunuh bakteri.2. Hindari makan telur mentah dan jangan minum susu yang tidak dipasteurisasi. 2. . 6. bahan makanan yang mudah rusak (ikan. Daging merah dimasak hingga suhu 180oC atau bila bagian dalamnya telah berwarna coklat (telah matang benar). 5. Sisa makanan sebaiknya disimpan di lemari pendingin. Jauhkan hewan peliharaan dari seluruh area tempat menyiapkan makanan. Cuci buah dan sayuran sebelum dimakan. 3. 10. Buah dan sayuran (virus Hepatitis A dan parasit. Hindari kontaminasi silang antar-makanan dengan cara mencuci peralatan masak yang sebelumnya telah kontak dengan makanan. Ayam dan telur (bakteri Salmonella). 9. kadang pestisida !). jangan tinggalkan makanan dalam suhu ruang > 2 jam. Jangan membeli makanan yang segel pengamannya tidak utuh lagi atau makanan kaleng yang kemasannya sudah penyok atau menggelembung. CARA MENGHINDARI 1. sayur. Saat memotong makanan gunakan papan iris/talenan plastik karena bakteri bisa terperangkap di dasar talenan yang terbuat dari kayu. 5. Cuci tangan minimal selama 20 detik dengan sabun dan air hangat sebelum memasak dan menghidangkan makanan. 8. Susu yang tidak dipasteurisasi (bakteri pembusuk).

buang saja makanan tersebut. setelah saya lihat langsung ke dapur warung barulah saya tahu mangganya sudah busuk. Jangan mengkonsumsi makanan/minuman yang rasa. Saya kira kejadian tersebut bukan suatu kejadian luar biasa dan bisa saja terjadi pada semua orang. Jika tidak yakin apakah suatu makanan masih baik atau tidak. FAKULTAS INDUSTRI PANGAN UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SURABAYA Pertolongan Pertama Pada Keracunan Makanan Posted on Human Health. Seminggu yang lalu teman blogger saya menceritakan pengalamannya ketika keracunan makanan di blognya. 12. bau atau warnanya sudah berubah. Apalagi pengawasan mutu makanan dan kesadaran masyarakat untuk menyajikan makanan yang baik dan sehat di negeri ini masih sangat kurang. Masih ingat dengan tayangan investigasi pembuatan saos dari cabe busuk tempo hari di televisi? . Tanpa rasa bersalah mereka menyajikan makanan yang tidak sehat untuk pelanggannya. Berbagai makanan yang sudah kedaluwarsa masih saja dijual bebas di toko-toko dan swalayan. Saya sendiri sudah berkali-kali mengalami keracunan makanan.11. Terkadang saya tak habis pikir ketika suatu kali saya disajikan jus mangga yang rasanya begitu aneh. jangan ambil risiko. belum lagi makanan-makanan yang dicampur dengan berbagai zat kimia yang berbahaya.

Pd dalam tulisan blognya yang berjudul AWAS. Air kelapa muda telah terbukti memiliki khasiat sebagai penawar dan pengurai zat racun.Sebenarnya hal yang lebih penting untuk menghindari makanan yang tidak sehat juga berasal dari diri kita sendiri. Entah bagaimana tiba-tiba terjadi reaksi di perut saya sehingga saya muntahmuntah dan beberapa jam kemudian kondisi badan saya sudah membaik. berikan air putih sebanyak-banyaknya atau diberi susu yang telah dicampur dengan telur mentah. Sesaat setelah makan. Segera minum susu kental atau minum air putih sebanyak-banyaknya. Beberapa catatan saya tentang pertolongan pertama pada keracunan makanan ringan berdasarkan pengalaman tempo hari : 1. BAHAYA RACUN DALAM BAHAN PANGAN memberikan saran berikut ini : Pertolongan Pertama Pada Keracunan Makanan § Untuk mengurangi kekuatan racun. perut mual. Lakukan dengan cara memasukan jari pada kerongkongan leher dan posisi badan lebih tinggi dari kepala untuk memudahkan kontraksi. Pengalaman keracunan pertama yaitu ketika makan mie instan beberapa tahun yang lalu di asrama Muntilan. ask questions to find out what type of poison was swallowed. * Induce vomiting only when advised by the Poison Control Centre or doctor. Saya pribadi terkadang menyepelekan masalah ini dengan memakan makanan sembarangan tanpa memperhatikan tanggal kedaluwarsa ataupun kondisi makanan. Jangan lupa membawa serta contoh makanan beracun ataupun mengingat makanan yang telah dimakan untuk mempermudah diagnosa dokter. Kenali gejala-gejala keracunan seperti kepala pusing. § Apabila penderita dalam keadaan pingsan. badan terasa dingin. bawa segera ke rumah sakit atau dokter terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Biasanya gejala ini muncul beberapa saat setelah kita makan atau minum sesuatu. badan menjadi dingin dan lemas. for a child give one-half to one cup. * Give milk or water. usahakan agar muntah. § Air santan kental dan air kelapa hijau yang di campur 1 sendok makan garam dapat menjadi alternatif jika norit tidak tersedia. give one to two cups. § Agar perut terbebas dari racun. Tak jauh berbeda namun lebih lengkap Budi Sutomo S. § Jika penderita dalam kondisi sadar. Jika ternyata kondisi masih tidak berubah dalam beberapa jam dan menunjukkan gejala-gejala yang lebih parah semisal kejang-kejang. Untunglah seorang teman saya membuatkan segelas susu dan menyuruh saya meminumnya sampai habis. namun jika tidak beristirahatlah saja sampai kondisi membaik. Follow . Jika ingin muntah segera muntahkan keluar. berikan norit dengan dosis 3-4 tablet selama 3 kali berturutturut dalam setiap jamnya. Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan yang tertulis dalam First Aid Family Emergency Handbook : For swallowed household chemical or poisons: * If the persons is conscious. sebaiknya segera ditangani oleh ahli medis. 3. For an adult. perut mulai mual dan kepala pusing-pusing. 2. 4. Pada waktu itu saya belum sadar kalau saya sedang mengalami gejala keracunan. Begitu laparnya saya sehingga tidak memperhatikan kemasan mie instan tersebut telah rusak.

* If the poison is a hydrocarbon or corrosive. juga karena susu lebih mudah segera didapatkan daripada air kelapa muda. * To avoid inhaling of vomit. 2007). pengalaman. Jangan berikan susu !! Karena banyak racun yang mudah larut dalam susu sehingga racun akan bertambah larut dalam tubuh. 23 Responses : 1. Sejak pengalaman pertama saya selalu menggunakan susu untuk pertolongan pertama ketika saya keracunan makanan. penderita dirangsang untuk muntah. gunakanlah cara yang lebih elegan yaitu dengan pengutipan yang dilengkapi sumber informasi ataupun menggunakan alat kliping online seperti : Anda juga tidak perlu memindahkan tulisan blog Anda di komentar blog ini. Beberapa saran di atas juga mencantumkan susu sebagai pertolongan pertama pada keracunan makanan.tidak disarankan untuk menjadi penawar keracunan. Berkali-kali saya terbebas dari gejala keracunan berkat susu. semoga membawa manfaat. perasaan dan sebagainya (Manungkarjono. Melalui tulisan ini sebenarnya saya ingin berdiskusi tentang susu sebagai pertolongan pertama pada keracunan makanan. Namun demikian di situs LSM Kharisma dalam artikelnya yang berjudul Tindakan Pertama saat Keracunan malah melarang menggunakan susu. Saya juga tidak suka minum banyak air ketika keracunan karena hanya membuat perut menjadi kembung saja dan berasa tak enak. Sepertinya ini juga yang menjadi alasan mengapa susu -dalam kasus tertentu. p3k Mood : Blog adalah suatu representasi dari individu penulisnya. Blog juga merupakan suatu hasil karya cipta yang dilindungi UU 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta. but give milk or water. place victim their side. baik pikiran. do not induce vomiting. gunakanlah alamat trackback ini untuk menghubungkannya.instructions of the Poison Control Center of doctor. Alasan saya menggunakan susu selain belajar dari pengalaman yang lalu. Dalam banyak kasus. apa yang menyebabkan keracunan. . Anda tidak perlu mengcopy-paste keseluruhan artikel ini dan meletakkan di blog Anda. 2006 at 12:50 | Reply | Lita Says: Lebih tepatnya. Tapi bila keracunan bahan kimia tertentu. kesehatan. November 25th. muntah justru dilarang sebab akan merusak lambung dan kerongkongan. itu pula yang dijadikan dasar bagi apa yang diberikan sebagai penanganan. Terima kasih. Mungkin ada pembaca yang lebih tahu secara teori ilmiahnya? Apakah susu justru berbahaya jika diberikan pada penderita keracunan seperti yang dituliskan di situs LSM Kharisma ataukah sebaliknya seperti pengalaman yang pernah saya alami tempo hari? Tags: keracunan. Beberapa waktu yang lalu ibu saya juga merasakan manfaat susu ketika beliau keracunan nutrisari.

. January 6th. setelah mikroorganisme patogen ini terikat di susu. 2006 at 19:06 | Reply | PriyayiSae Says: SIP… mantap tnan postingannya. kecuali air kelapa dan pisang (antibiotik alami). Aku sendiri ga berani menggunakan susu. 2006 at 21:43 | Reply | Uare Says: Hoi. November 27th. tapi yang sudah2 di perusahan yang biasanya menggunakan bahan kimia biasanya mewajibkan pekerjanya untuk minum susu agar dapat meluruhkan racun yang mungkin disebabkan karena pekerjaannya tersebut. Ingetin ya. ya ampun masa sampe 10 butir! Gile aje. NORIT=ACTIVATED CARBON???? Hampir2 gak bisa minum itu obat he he inget filterku teyus.. Nanti kalau ketemu versi online-nya kubagi di sini deh. Saya sendiri kerja di per"susu"an dan masih mencari sumber yang akurat untuk hal tersebut 7. Sangat berguna neeh. salam.. memang banyak versi. Sedangkan sebagai salah satu prosedur pencegahan keracunan. 2. :) 4. logam. 2007 at 12:26 | Reply | litha Says: belum tau sumber yang shahih tentang susu sebagai penetralisir racun.Aku pernah baca ini di buku POISON. seperti perusahaan percetakan. 3. salam kenal 6. seumur hidup baru kemaren ini disuruh minum NORIT ma Fefe. November 27th. Penambahan susu telur. Miroba penyebab keracunan biasanya menyukai susu sebagai tempat hidup. February 21st. waktu baca komposisinya ga beda ma yang ada di filter akuarium lobsterku. 2007 at 13:35 | Reply | budi sutomo Says: thanks ya tulisanku sudah dikutip. lalu dimuntahkan. dosen Kimia Organik dulu sering mengingatkan kami untuk minum susu sepulang dari praktik laboratorium. February 26th. Buku lama banget.. November 25th. sebenarnya bertujuan untuk merangsang muntah sehingga racun dapat dikelurakan. 2007 at 17:08 | Reply | budi sutomo Says: pencampuran susu dan telur tepat untuk penderita keracunan akibat mikroorganisme. nyelip di perpustakaan di kampus. masker dan kacamata goggle). 2006 at 21:49 | Reply | Hedi Says: Soal susu sebagai penanggulangan keracunan makanan. 5. farmasi dll. untuk menetralisir kemungkinan masuknya sebagian bahan kimia lewat paparan tak sengaja (selain pencegahan dengan jas lab.

cuman kalo typus bukannya musti demamnya berhari2 baru sakit perut yah??? (gw pernah typus ampe masuk RS) gw jadi gak yakin ama dokter2 di Indonesia sekarang ini. sebab gak lama dari gw makan roti keju tadi pagi. November 11th. dan periksakan ke klinik terdekat. nah loh?!?! setelah gw google. gw pikir ma’ag (krn gw ada ma’ag akut) tapi setelah pulang tadi sore mesikupun agak berkurang sakit perutnya masih muncul-hilang.8.)) 10. untukmengetahui bahwa penderita sudah terbebas dari keracunan. tapi dia bilang kemungkinan Typus. April 10th. January 9th. Makanya saya beli susu dulu…eh air santan udah ad.. anyway thanks for the Info 12. 13. sebagai pengalaman yang saya lakukan kpd penderita keracunan. 2007 at 10:11 | Reply | Lita Says: Maaf Kenz. gw langsung sakit perut "BANGET". 2007 at 11:09 | Reply | kenz Says: @Lita ga papa mba.treat. and gw dapet info. itu malah obat buat bakteri STD gitu?!?!?! mendingan gw minum apa gak yah tuh obat. Baru aja ketemu nih: http://pmep.cornell. 2008 at 10:46 | Reply | kodent PMI Kota bandung Says: Saya setuju dengan pendapat dari P’Budi Sutomo bahwa susu dapat menetralisir racun tertentu. gejala typus and keracunan makanan itu mirip.. saya barusan aja makan mie kadaluwarsa. nambah lagi pengetahuan saya ttg penanganan racun . 2007 at 21:21 | Reply | suzy Says: gw rada bingung. thanks. soalnya gw cek juga antibiotik gw di website itu buat apaan. gw kena demam tinggi and mencret2 plus mual.edu/fa.. gw yakin gw keracunan makanan sekarang.cce. Tanpa sengaja sih…. Thanks for the blog 11.tapi nggak mau ah minum air santan. namun demikian keracunan juga bila tidak ditangani lebih lanjut akan berakibat fatal bahkan kematian. tapi gak papa kan? :) 9.Tau nih reaksi belum timbul (keracunan enggaknya) mudah2an enggak deh. 2007 at 13:16 | Reply | Shanty Wood Says: Thanks a lot. April 10th.. October 18th.... Lupa terus. March 30th. Hal yang perlu diperhatikan ketika terkena keracunan "Secepat mungkin di MUNTAHKAN untuk membuang racun".. lama banget. Mending susu. hehe.. akhirnya gw kedokter. 2008 at 20:12 | Reply | Wawan Says: .html Bukan buku yang kumaksud sih.

mungkin tar nyari es kelapa muda.] barusan ngecek google ada posting yang dulu saya baca juga di sini. May 30th. . boleh juga dibahas keracunan yang lain. izin sudin depkes 2. November 14th. ————————————–00 http://admad-z. 2008 at 14:08 | Reply | Sukoagung Says: Pren… kalo keracunan susu gimana…? apa harus minum susu lagi….selain keracunan makanan. October 25th. telur. izin hyperkes dari depnaker 3. Halal MUI 4. yang bisa ditemui dalam kehidupan sehari-hari. 2008 at 10:09 | Reply | Tentang Keracunan Makanan | samsulhadi dot com Says: [.. aNALISA LaB aIR (OPTIONAL) karena mutu air di suatu daerah berbeda. Cara aman untuk menghndari keracunan makanan bagi karyawna adalah catering tersebut memiliki izin sbg berikut : 1. baru dicari treatmennya… Minum air kelapa kek…minum susu kek… dan ke dokter/RS 16.? masa… jeruk minum jeruk Menurut gue sih… Yang penting dalam beberapa jam sebelumnya.com 15.mual2 gara2 makan mkanan diangetin ex. June 30th. 14. 2008 at 8:34 | Reply | andi Says: Saya kebetulan salah satu auditor internal di pbarik yang menseleksi catering yang akan memberi makanan untuk karyawn pabrik. [.blogspot. 2008 at 7:38 | Reply | admad Says: sss alooo kenz Thanks infonya aku keracunan nih pagi2 ini (30-5-8) huuuuh…. do’ain ya bro…. addthis_url = ‘http%3A %2F%2Fsamsulhadi..com%2F2008%2F10%2F25%2Ftentang-keracunan-makanan%2F’. terimakasih.] 17. teri…dll… n jd pusing….. apa yang sudah korban makan/minum.. biar cpet sembuh………………………… uh….

jADI BILA terjadi sesuatu. begitu …….Apakah sama tindakannya?Soalnya waktu suruh minum susu gak mau 21. May 17th.secepatnya ku minum banyak2 dan pergi ke klinik. May 26th. setidak-tidaknya pajak kita ada manfaatnya.kikil dan ucus ayam.tapi menurut dokter. December 12th.gmn kang. 2010 at 13:20 | Reply | dora Says: z slalu menggunakan susu pada keracunan makanan dengan maksud untuk merangsang muntahnya saja dan memperbaiki keadaan umumnya dengan memasang infus. beberapa saat setelah makan lalu perut menjadu keras. 2009 at 18:37 | Reply | devi Says: saya tadi pagi beli nasi bungkus di warteg yang isinya ada kerang. Enam Langkah Mencegah Keracunan Makanan! .mual.pusing dan ingin muntah apakah itu tandatanda keracunan makanan sisa yang dimasak kembali ??? .itu kemungkinan besar karena masalah pencernaan.lemas. keracunanan makanan misalnya. July 5th.pusing n mual2.gmn kang.karena aku punya sakit mag 23.Apakah sama tindakannya? 20.ku pikir karena bahan kimia yang ada pada lotion anti nyamuk. 2008 at 0:05 | Reply | Jams Says: Bagus banget infonya… Thanks a bunch…. May 26th. 18. maka instasi tersebut yang bertanggung jawab terhadap pembinaaannya. 2009 at 22:55 | Reply | Riyadi81 Says: Kalau yg keracunan anak kecil umur 5th. 22. 2009 at 22:54 | Reply | Riyadi81 Says: Kalau yg keracunan anak kecil umur 5th. February 28th. 19. 2010 at 13:23 | Reply | df Says: aku pernah merasa seperti keracunan.

Biang keladinya macam-macam Keracunan makanan sejatinya gejala klinis atau gangguan kesehatan akibat mengonsumsi makanan yang terkontaminasi racun. atau orang sa-kit bisa berisiko kematian. dsb. 2004 oleh: Gsianturi Enam Langkah Mencegah Keracunan Makanan! Gizi.Kamis. Clostridium botulinum adalah contoh mikroorganisme yang meracuni dengan cara . pestisida yang digunakan berlebihan pada produk pertanian. Sewaktu-waktu asam sianidanya dapat terlepas dari ikatannya sehingga bisa menimbulkan keracunan sianida. 11 November. Bahan itu di antaranya sianida. adalah beberapa contoh lain kegiatan melibatkan makanan yang ditengarai rawan keracunan. atau mikroorganisme. racun alami makanan. Diduga. ulang tahun. Bikin susah kalau ditebengi "penumpang gelap" berupa racun atau kuman. Dengan penanganan sempurna sejak pemilihan bahan makanan hingga penyajiannya. Biasanya akibat pengolahan atau pemasakannya kurang sempurna atau dikonsumsi mentah-mentah. kegiatan penyediaan makanan dalam jumlah besar seperti dilakukan perusahaan katering. diare. Sementara produsen atau pe-nyedia makanan akan menderita penurunan. Dengan kata lain. dan bahan kimia rumah tangga. berpeluang memunculkan masalah keracunan. Bahkan pada ke-lompok berisiko tinggi seperti balita. kepercayaan konsumen.net . keracunan yang bisa berakibat fatal bisa dicegah. makanan kecil yang mereka santap ternyata dibubuhi racun sianida. singkong dan daunnya mengandung zat amidalin. penyediaan makanan bagi karyawan suatu perusahaan.Makanan bisa menyehatkan. Biji jengkol mengandung asam jengkol yang sukar larut dalam air. Mikroorganisme yang mencemari makanan berulah dengan cara mengeluarkan racun (bacterial food poisoning) atau menginfeksi saluran pencernaan (bacterial food infection). Kalau kasus keracunan. Contoh. lansia. Masih ingat kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah demonstran penentang pemilihan Sutiyoso sebagai Gubernur DKI Jakarta September 2002? Korban terkapar kesakitan usai mengonsumsi makanan kecil sampai harus ditandu ke rumah sakit. atau kehilangan. Pesta pernikahan. dan badan lemah. Konsumen mendapat rasa sakit. Makanan yang dari sononya sudah menyimpan racun juga bisa menimbulkan keracunan. Kasus keracunan makanan macam itu boleh dibilang bentuk "kecelakaan" yang sering terjadi. kerugian akan menimpa banyak pihak. bisa pula menyusahkan. dan industri makanan. sakit perut. Usut punya usut. Kentang dengan racun solanin bisa menimbulkan gejala muntah-muntah. sakit kepala. Kalau terjadi akibat bahan kimia. Bikin sehat bila higienis dan mencukupi kebutuhan gizi. biasanya itu gara-gara kecerobohan atau kesengajaan. rumah makan. sengaja dilakukan oleh "dermawan siluman". Bisa berasal dari bahan kimia.

Semua itu bertujuan menyediakan makanan sehat dan aman dikonsumsi. lalu diangkut untuk disajikan. dan makanan yang disimpan pa-da suhu 10 . pengangkutan. proses seleksi lebih baik dilakukan saat pengolahan. telur retak. tidak mencuci tangan setelah dari kamar kecil. Makanan yang sering tercemar salmonela antara lain daging atau hasil olahannya. isinya menggelembung. tapi bisa pula untuk tingkat rumah tangga. Yang berkondisi tidak baik disingkirkan agar tidak mencemari bahan makanan lain yang berkondisi baik. Jangan abaikan kebersihan diri Ada enam langkah mencegah keracunan seperti dimasyarakatkan Departemen Kesehatan RI. mudah dibersihkan. umpamanya kaleng kembung. pakaian kerja. dan penyajian. Yang tahan lama biasanya dibeli dalam jumlah besar dan disimpan sebagai persediaan. penyimpanan makanan mentah. penyimpanan makanan jadi. macam merokok saat mengolah makanan. tempatnya bebas tikus. Langkah itu dimulai dari pemilihan bahan makanan. penyebab salmonellosis. Soal sepele seperti kebersihan kuku.. susu. Orang bisa menularkan penyakit ini bila menderita sakit atau sebagai carrier. Bakteri ini sering terdapat pada makanan kaleng yang sudah rusak. dan Staphylococcus aureus yang mengeluarkan toksin pada makanan berprotein tinggi (daging. Banyak kasus keracunan terjadi karena tenaga pengolahnya tidak memperhatikan aspek higiene dan sanitasi. makanan umumnya disimpan lebih dulu. .mengeluarkan racun. padahal bisa berakibat fatal. dan rambut sering diabaikan. Yang penting. Sesudah diolah. Menyimpan bahan makanan yang tidak mudah rusak dan yang mudah rusak juga perlu dibedakan. Tidak cuma untuk sektor industri. pengolahan bahan makanan menjadi makanan siap santap. atau berwarna tak normal. bocor.60 derajat C (danger zone). Langkah ketiga. segel rusak. Lalu seleksi makanan yang tidak mudah rusak dilakukan saat penyimpanan. bahan makanan dibagi menjadi dua jenis: yang tidak mudah rusak dan tahan lama. Sedangkan yang menginfeksi saluran pencernaan di antaranya Salmonella sp. dan penempatan-nya dipisahkan dari bahan kimia. telur. Perilaku kurang baik. berkarat. Juga Pseudomonas cocovenans yang menghasilkan racun pada tempe bongkrek. menerapkan prinsip FIFO (first in first out). Saat belanja inilah tahap pemilihan bahan makanan mulai dilakukan. dengan menekankan pentingnya aspek higiene dan sanitasi. yang merupakan salah satu titik rawan terjadinya keracunan. pengolahan bahan makanan. Khusus untuk makanan mudah rusak. Sedangkan yang mudah rusak lebih sering dibeli dadakan. ikan) dan makanan yang disiapkan dalam jumlah besar. Yang awet cukup ditaruh di gudang biasa atau lemari bahan makanan. serta yang mudah rusak. berbau. Penderita yang terserang toksin ini umumnya meninggal karena kesulitan bernapas. Yang gampang rusak disimpan di lemari es atau gudang berpendingin. Biasanya. Pemilihan bahan akan lebih efektif bila dibeli dalam jumlah terbatas. dan tetap mengolah makanan meskipun dalam keadaan sakit memperbesar risiko terjadinya keracunan.

Jangan pernah menyimpannya secara sembarangan hanya karena berpikiran akan dimasak lagi. Sementara sisa makanan segera disimpan di lemari pendingin. Sedangkan kesimpulan akhir penyebab keracunan akan diketahui dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sisa makanan. Yang dimaksud "arsip" makanan yaitu sejumlah kecil makanan yang disisihkan dan disimpan di lemari pendingin untuk bahan pemeriksaan bila terjadi keracunan makanan. Jumlah yang diamankan tak perlu banyak-banyak. Pada hari itu pula laporkan kejadiannya kepada Dinas Kesehatan. panaskan sampai sempurna ketika hendak disajikan. Puskesmas.co. Jadi. atau rumah sakit terdekat. tidak perlu pusing memikirkan soal biaya untuk itu. Jadi. Sebagian besar bakteri akan tewas oleh panas. lebih baik simpan makan-an setengah matang dalam wadah tertutup untuk meng-hindari kontaminasi. hati-hati dengan makanan setengah matang. Korban segera dibawa ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat. juga biologis. Contoh makanan biasanya akan diambil petugas kesehatan untuk diperiksa di lab setelah mendapatkan laporan. karena makanan sudah dalam keadaan matang atau siap santap.Terjadinya kontaminasi pada tiga tahap terakhir bisa sangat berbahaya. ada baiknya dilakukan penyimpanan "arsip" makanan setiap kali mengadakan pesta atau hajatan.kompas. (intisari) Sumber: http://www. Simpan sisa makanan Kalau keracunan telanjur terjadi. langkah terbaik tentu saja mencegah sebelum keracunan terjadi. Menghadapi kemungkinan terjadinya keracunan. Ada banyak pemeriksaan yang akan dilakukan. cukup setengah hingga satu piring kecil. Lalu. Selain pemeriksaan kimiawi.id . Khusus untuk di rumah. Bisa jadi suhu untuk memanaskan makanan menjadi setengah matang tidak cukup untuk membunuh kuman. Dugaan penyebab keracunan biasanya diketahui setelah petugas kesehatan melakukan serangkaian wawancara dengan korban dan penyedia makanan. Bagaimanapun. tentu saja diperlukan langkah penyelamatan. Biaya pemeriksaan menjadi tanggung jawab pemerintah.

Padahal sangat berguna di waktu yang mendesak. mengatakan tentang cara yang harus ditempuh: yaitu berusaha memuntahkan isi lambung dan meminum susu atau air kelapa muda (degan. tapi keadaan pusing oleh reaksi racun dan juga panik membuat semua menjadi rumit. . mumpung pas libur dan rumah sudah beres semua. apalagi seperti saya waktu itu yang belum mengetahui kemana harus mencari halaman yang berkenaan dengan keracunan makanan dan dalam kondisi yang bisa dikatakan mendesak. untuk yang belum membaca Mom & Kiddie tentang Keracunan Makanan di atas. dengan telah kosongnya perut saya dan reaksi penetralan oleh air kelapa. kondisi kota pensiunan di jam-jam segitu sudah sepi. khususnya warna ijo) sebanyakbanyaknya. tubuh saya terasa lebih segar. Nah. Sebenarnya sudah cukup lama istri saya berlangganan tabloid ini. Apalagi waktu itu sudah malam hampir jam 9. Lah wong tabloid untuk ibu-ibu :-) Sedangkan saya sendiri lebih suka membaca majalah PC Media. Ketertarikan saya membaca tabloid itu ketika tadi melihat sekilas ada tulisan berjudul Keracunan Makanan: Gejala & Pertolongan Pertama. Akhirnya saya menemukan sebuah artikel. Entah kenapa. berikut ini poin yang saya highlight: 1. saya paksakan menyalakan komputer dan googling mencari tindakan pertama. belum pernah mengalami sebelumnya dan istri saya sudah saya pesan untuk menomorsatukan Afina. Kemana harus mencari kelapa muda. Sesederhana itu. saya lupa URL-nya dan tidak kepikiran untuk membookmark. 2008 ⋅ Post a comment Filed Under Catatan Ringan. baru kemudian terpikirkan untuk menelepon sahabat saya — Danny Ableh — yang kemudian mencarikan kelapa muda yang akhirnya bisa diperoleh di alun-alun Ngawi. kesehatan Iseng-iseng saya membuka-buka tabloid Mom & Kiddie ibunya Afina hari ini. Setelah berhasil mengeluarkan isi lambung sebanyak yang saya bisa. Saya coba berbaring tambah lebih parah lagi rasanya. Namun belum pernah saya membacanya. Akhirnya. Maklum. sekeliling saya serasa berputarputar dan badan berkeringat dingin. Ini mengingatkan saya beberapa bulan yang lalu ketika keracunan. Saya harus berputar-putar dahulu sebelum menemukan halaman yang tepat. tidak ada yang mengoptimasi halaman semacam ini dengan SEO. Paling banter cuma melihat headline dan judul artikel yang ada di sampul depan. buddy. Kepala saya terasa pusing malam itu.Tentang Keracunan Makanan By Samsul Hadi ⋅ October 25. pikir saya. entah makanan apa yang menyebabkannya karena penghuni rumah yang terkena cuma saya. Merasa panik. karena bukan benda di sekeliling yang berputar tetapi justru badan saya. Thanks atas bantuannya. seingat saya sejak usia 2-3 bulan mengandung Afina.

lengan dan badan lemah. Kematian sekitar 65%. .Diare lebih sering tidak ada. . Update: barusan ngecek google ada posting yang dulu saya baca juga tentang keracunan makanan di sini. .Tanda awal adalah rasa lelah dan lemas. Keracunan ini ditandai oleh kelainan neuromuskuler. Penyebab keracunan makanan: bahan beracun dan infeksi.  Usahakan muntah kembali setelah 3 menit.  Beri obat penawar racun (norit). atau air santan kental dan air kelapa hijau yang dicampur garam sebagai alternatifnya.61-T. namun dapat beragam dari beberapa jam sampai 3 hari.  Bawa ke dokter (pertolongan terakhir).botulinum.1. sakit pada ulu hati  Muntah dan BAB berkepanjangan  Mata berkunang-kunang  Keluar keringat dingin  Sakit kepala  Kehilangan kesadaran 3.Otot-otot tungkai.Inkubasi penyakit ini kira-kira 18 – 36 jam. jarang terjadi diare.Gejala neurologi seperti disartria dan disfagia dapat menimbulkan pneumonia aspirasi. Penyebab Makanan yang tercemar toksin yang dihasilkan oleh C. serta gangguan penglihatan. .62 Definisi Botulismus merupakan keracunan akibat makanan (tidak selalu makanan kaleng) yang tercemar toksin yang dihasilkan oleh C. Pertolongan pertama:  Usahakan muntah bila penderita masih sadar. BOTULISMUS Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1903 ICD X : T. namun jangan dilakukan bila keracunan disebabkan oleh makanan yang mengandung asam atau basa keras karena bisa merusak lambung. Gejala umum keracunan makanan:  Mual dan mulas. KERACUNAN MAKANAN DAN INSEKTISIDA 3 11 2009 1. . Gambaran klinik .botulinum. 2.

. sakit kepala dan melihat ganda (diplopia). KERACUNAN INSEKTISIDA Semua insektisida bentuk cair dapat diserap melalui kulit dan usus dengan sempurna. Bila tidak berhasil lakukan bilas lambung di rumah sakit. Jika tidak muntah. dan ensefalitis virus.Penderita harus segera dirujuk ke rumah sakit 2. usahakan untuk muntah. dan suhu tidak meningkat. yaitu kuman yang tumbuh dari bongkrek yang diproses kurang baik.Kalau perlu atasi syok dengan infuse glukosa 5 % dan pernapasan buatan.Berikan norit 20 tablet (digerus dan diaduk dengan air dalam gelas) sekaligus.T62 Definisi Racun bongkrek dihasilkan oleh Bacillus cocovenevans. Gambaran Klinis . Diagnosis Riwayat konsumsi makanan tertentu. . terutama bila timbul gejala dengan antitoksin.Tidak ada antidotum spesifik.61-. miastemia gravis. Diagnosis Riwayat konsumsi tempe bongkrek. . gelisah dan berkeringat dingin kadang disertai gejala syok. Bila perlu. Jenis yang paling sering menimbulkan keracunan di Indonesia . Toksin tersebut dihasilkan dalam media yang mengandung ampas kelapa.Pada hari ke-3 sklera menguning.Pengobatan spesifik. berikan pernapasan buatan.Penderita harus dirujuk ke rumah sakit. 3. Pertumbuhan kuman ini dapat dihambat oleh suasana asam (diolah dengan daun calincing).Gejala timbul 4 – 6 jam setelah makan tempe bongkrek yaitu berupa mual dan muntah. Penyebab Keracunan tempe bongkrek disebabkan oleh toksoflavin dan asam bongkrek yang dihasilkan oleh Pseudomonas cocovenans yang dikenal juga sebagai bakteri asam bongkrek.Sementara itu daya rasa (sensoris) tetap baik. lakukan bilas lambung.Penderita dirangsang secara mekanis agar muntah. Penatalaksanaan . Jika perlu. .Penderita lemah. . . dan ulangi 1 jam kemudian. . 2. .Tindakan penanggulangan: 1.Diagnosis banding yang perlu dipikirkan adalah poliomielitis.Penderita mengeluh sakit perut. KERACUNAN BONGKREK Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1903 ICD X : T.Bila terdapat tanda-tanda syok pasang infus glukosa 5% dan kalau perlu lakukan pernafasan buatan. . .. pembesaran hati dan urin keruh dengan protein (+). Penatalaksanaan . . sementara itu bila penderita masih sadar usahakan mengeluarkan sisa makanan.

salviasi dan juga sekresi bronchial. 2. Jika tersedia Naso Gastric Tube. a. kulit dan selaput lendir yang terkontaminasi harus dibersihkan dengan air dan sabun. perlahan-lahan. antara lain edema paru. 8.v. bersin. 6. berbicara tidak jelas. Komplikasi yang dapat terjadi. Buat saluran udara. pengeluaran keringat meningkat. Berikan atropin sulfat 2 mg secara i.adalah golongan organofosfat dan organoklorin. Penatalaksanaannya dapat dilihat dalam “ Pedoman Pengobatan Keracunan Pestisida” yang diterbitkan oleh Bagian Farmakologi FKUI. lakrimasi. dan tidak menyebabkan resistensi pada serangga. bingung. Otot-otot. Berikan pernapasan buatan dengan alat dan beri oksigen. lemah. batuk. konvulsi dan koma. pupil mengecil dan penglihatan kabur 2. sakit kepala. Mata. Dalam 24 jam dapat diulangi 2 kali.50. Selain pralidoksim. 3. Diagnosis Riwayat kontak dengan insektisida golongan organofosfat Penatalaksanaan Keracunan akut : Tindakan gawat darurat: 1. ulangi setelah 30 menit jika pernapasan belum normal. tetapi jarang menimbulkan kasus keracunan. dapat digunakan obidoksim (toksogonin). Penyebab Keracunan pestisida golongan organofosfat disebabkan oleh asetilkolin yang berlebihan. Masih terdapat jenis pestisida lain seperti racun tikus (antikoagulan dan seng fosfit) dan herbisida (parakuat) yang juga sangat toksik. 3. ulangi setiap 3 – 8 menit sampai gejala keracunan parasimpatik terkendali. Golongan karbamat efeknya mirip efek organofosfat. Golongan organofosfat bekerja dengan cara menghambat aktivitas enzim kolinesterase. diare dan sakit perut. 5. sehingga asetilkolin tidak terhidrolisa. Kasus keracunan golongan ini jarang terjadi. 7. fascikulasi dan kram. Pengeluaran cairan tubuh. pernapasan berhenti. Sebelum gejala timbul atau setelah diberi atropine sulfat. dispnea dan dada sesak. lakukan bilas lambung dengan air dan berikan . 7. ataksia. 5. 4. Saluran cerna. muntah. mual. KERACUNAN GOLONGAN ORGANOFOSFAT Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1902 ICD X : T.m. 6.51 Definisi Golongan organofosfat bekerja selektif. Sistem saraf pusat. Saluran napas. Kardiovaskular. Gambaran klinik Gejala klinis keracunan pestisida golongan organofosfat pada: 1. bradikardia dan hipotensi. blockade atrioventrikuler dan konvulsi.-T. tidak persisten dalam tanah. 4. demam. Berikan larutan 1g pralidoksim dalam air secara i. mengakibatkan perangsangan terus menerus saraf muskarinik dan nikotinik. Pantau tanda-tanda vital.

minum atau merokok. golongan fenotiazin dan obat-obat yang menekan pernapasan. Keracunan kronik: Jika keracunan melalui mulut dan kadar enzim kolinesterase menurun. Penyebab Pestisida golongan organoklorin Gambaran klinis .Gejala keracunan turunan halobenzen dan analog. Tempat atau wadah pestisida yang telah kosong. maka perlu dihindari kontak lebih lanjut sampai kadar kolinesterase kembali normal. b. Penggunaan pestisida golongan organoklorin makin berkurang karena pada penggunaan dalam waktu lama residunya persisten dalam tanah. 6. sesuai prosedur dan petunjuk lain yang telah ditentukan. Tergantung pada tingkat toksisitasnya. sebaiknya tidak sambil makan.-T.5 – 1 jam. Pestisida sebaiknya disimpan dalam tempat aslinya dengan etiket yang jelas dan disimpan di tempat yang tidak terjangkau oleh anak-anak. serta jauh dari makanan dan minuman. Nadi normal.sirup ipeca supaya muntah. . golongan barbital. tegang dan diare juga dapat terjadi. terutama muntah. rasa takut. . sebaiknya dibuang atau dimusnahkan. aminofilin. Sekresi paru disedot dengan kateter. Hindari penggunaan obat morfin. Tindakan umum: 1. tremor dan konvulsi. 5. 2. tubuh hewan dan jaringan tanaman. sehingga tidak dapat diketahui dengan pasti. perlu diikuti dengan cermat dan tepat. selain kelemahan dan mati rasa pada anggota badan yang terjadi secara bertahap. serangga dewasa dan kadang-kadang juga terhadap kepompong dan telurnya. demikian juga pestisida yang tidak berlabel atau etiketnya sudah rusak. Diagnosis Riwayat kontak dengan insektisida golongan organoklorin Penatalaksanaan Tindakan pencegahan : 1. sebaiknya tidak lebih dari 4 – 5 jam. . pernapasan mula-mula cepat kemudian perlahan.50. 2.Dengan 20 g DDT dalam waktu 8 – 12 jam kelopak mata akan bergerak-gerak disetai tremor otot mulai dari kepal dan leher. jika bekerja yang berhubungan dengan pestisida.51 Definisi Pestisida golongan organoklorin pada umumnya merupakan racun perut dan racun kontak yang efektif terhadap larva. Pada waktu menggunakan pestisida. selanjutnya konvulsi klonik kaki dan tangan seperti gejala keracunan pada strichnin. Hindari kontak atau menghisap pestisida. 4.Pada keracunan akut melalui mulut disebabkan oleh 5 g DDT akan menyebabkan muntah-muntah berat setelah 0. KERACUNAN ORGANOKLORIN Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1302 ICD X : T. Pada waktu bekerja dengan pestisida. 3.

61. Tindakan umum: 1. . Jangan diberi obat stimulan terutama epinefrin. Jangan diberi lemak atau minyak. 2. usahakan untuk muntah b. . Tanpa analisa kandungan sianida tidak dapat dipastikan singkong mana yang berbahaya bila dimakan kecuali dari rasanya.5 g atau sampai konvulsi terkendali. diikuti bilas lambung dengan air 2 – 4 liter.-T. Kemudian berikan obat pencuci perut.62 Definisi Keracunan akibat terjadinya pengendapan kristal asam jengkol di saluran kemih. 5.Keracunan ringan dapat diobati dengan minum banyak dan pemberian Na. nyeri pada saat buang air kecil. Penatalaksanaan . selain eritrosit tampak kristal asam jengkol seperti jarum.61. Diagnosis Hematuria. 3. c. .v perlahan-lahan. Jika keracunan melalui mulut. Berikan karbon aktif. KERACUNAN JENGKOL Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1903 ICD X : T. berikan diazepam 10 mg secara i.Dalam keadaan berat terdapat anuria dan mungkin penderita pingsan karena menahan sakit. Pantau tanda-tanda vital. Penyebab Asam Jengkolat Gambaran Klinis . Pembersihan usus.Urin penderita merah karena darah (hematuria). Secara mikroskopis. 4.Bau khas jengkol tercium dari mulut dan urin penderita.Pada keracunan berat dengan anuria penderita perlu dirujuk. juga dapat dilakukan dengan 200 mL larutan manitol 20 % dengan melalui pipa.Tindakan penanggulangan : Penanggulangan keracunan pestisida golongan keracunan organoklorin pada umumnya: Tindakan gawat darurat: a. karena dapat menimbulkan fibrilasi ventrikuler. KERACUNAN SINGKONG Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1903 ICD X : T. bersihkan dengan air dan sabun. Ciri orang yang rentan pengendapan kristal asam jengkol ini belum dapat ditentukan. . d. . e. Untuk mengatasi konvulsi.Penderita mengeluh nyeri sewaktu buang air kecil. Jika belum menunjukkan hasil berikan obat yang memblokade neuromuscular. .62 Definisi Beberapa jenis singkong mengandung cukup banyak sianida yang mungkin menimbulkan keracunan.-T. bikarbonat 2 g 4 x sehari peroral sampai gejala hilang. berikan natrium fenobarbital 100 mg secara s.Timbul kolik ginjal seperti pada batu ginjal. Jika kulit juga terkena. Atasi hiperaktivitas dan tremor.c setiap jam sampai mencapai jumlah 0.

Rasa nyeri dan mengganjal pada mata .Penyebab Sianida ( HCN ) Gambaran Klinis . kemudian muka dan kulit berwarna kebiruan (sianosis).Penderita perlu dioservasi 24 jam dan dikirim ke rumah sakit bila keracunannya berat. .Gejala berawal dengan pusing dan muntah. Dosis total diberikan sampai penderita bangun.Jangan diberikan antibiotika atau obat-obatan lainnya yang mengandung kortikosteroid.Dalam keadaan yang berat penderita sesak napas dan pingsan. kuku. jamur.Non Infeksi Gejala dan tanda klinis .Berikan oksigen dan pernapasan buatan bila terdapat depresi napas. Diagnosis Riwayat makan singkong disertai dengan gejala klinis.v. . Sianosis perlu dibedakan dengan methaemoglobinemia yang timbul karena keracunan sulfa. pemakaian kortikosteroid topikal yang tidak terkontrol dan pemakaian obat tetes mata tradisional.Pasien datang dengan keluhan penurunan tajam penglihatan dan mata merah . perlahan sebanyak 20 ml dan diulangi setiap 7-10 menit sampai gejala teratasi. Pada umumnya didahului oleh keadaan trauma pada kornea. .Didapatkan lesi putih di kornea Diagnosis Penurunan visus dan lesi pada kornea.Tanda keracunan timbul akut kira-kira setengah jam setelah makan singkong beracun.Berikan tetes mata kloramfenikol (0. nitrat atau nitrit. yang memerlukan pengobatan lain (metilen-biru).Bibir. Penatalaksanaan .5 – 1 %) enam kali sehari. Penyebab . virus dan faktor imunologis. KERATITIS (ULKUS KORNEA) 3 11 2009 Definisi Keratitis (Ulkus Kornea) adalah suatu keadaan infeksi pada kornea yang dapat disebabkan oleh infeksi bakteri. sekurangkurangnya selama 3 hari . jumlahnya bergantung pada beratnya gejala. DDS.Infeksi . . .Larutan Na-tiosulfat 25% disuntikan i. penggunaan lensa kontak. Penatalaksanaan . .

makanan 2. 2. Cair. keracunan makanan. misalnya CO 3. Atau tamu undangan yang tiba-tiba mencret setelah menyantap hidangan dalam acara pesta pernikahan. majalah. Gejalanya tak sesuai dengan suatu kadaan patologik tertentu. Keracunan adalah masuknya suatu zat kedalam tubuh kita yang dapat mengganggu kesehatan bahkan dapat mengakibatkan kematian. minyak tanah. 4. Gas. zat kimia. .Tetap berikan kloramfenikol tetes mata tanpa dilakukan pemasangan verban saat merujuk ke dokter spesialis mata Pertolongan Pertama Pada Keracunan Mungkin kita sering mendengar berita di Koran. Seorang yang sehat mendadak sakit. misalnya alcohol. Zat yang dapat menimbulkan keracunan dapat berbentuk : 1. bensin.. atau televisi bahwa sekelompok pekerja di pabrik tiba-tiba muntah dan pusing setelah melahap jatah makan siang yang disediakan oleh catering. Keracunan kronik diduga bila penggunaan obat dalam waktu yang lama atau lingkungan pekerjaan yang berhubungan dengan zat-zat kimia. 3. Kira-kira apa yang ada di pikiran kita? Keracunan kah? Ya betul kita bisa mencurigai seseorang dicurigai menderita keracunan bila : 1. Gejalanya menjadi cepat karena dosis yang besar. Padat.Segera rujuk ke spesialis mata apabila : § Rasa nyeri dan mata merah menetap setelah 3 hari pengobatan § Tampak lesi putih di kornea . Tertelan melalui mulut. misalnya obat-obatan. Seseorang dapat mengalami keracunan dengan cara : 1. minuman.

Bawa ke sarana kesehatan 3. Terserap melalui kulit/mata. Keracunan asetosal/aspirin/naspro Gejala keracunanasetosal/aspirin/naspro : 1. 4. Penderita dibawa ke sarana kesehatan terdekat . Bau alkohol Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan awal : 1. Bila sadar beri minum air atau susu 3. Terhisap melalui hidung. bersihkan saluran pernapasan 3. Bila penderita tidak sadar. Nafas dan nadi cepat 2. Sakit kepala Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama : 1. Pupil mata dilatasi (melebar) 3. misalnya keracunan zat kimia Berikut ini adalah Macam-Macam Keracunan yang sering terjadi di masyarakat 1. Shock  bisa koma Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan Pertama : 1.2. Sering muntah-muntah 4. Gelisah 3. 3. Keracunan luminal dan obat tidur sejenisnya Gejala keracunan luminal dan obat tidur sejenisnya : 1. 2. Muntah (sering bercampur darah) 5. Kekacauan mental 2. berikan minum hangat serta upayakan agar penderita muntah 2. Upayakan muntah bila pasien sadar Pertahankan agar pernapasan baik Bila sadar. misalnya keracunan gas CO 3. Bila penderita sadar. Pupil kecil  akhirnya dilatasi (melebar) 4. Upayakan pertolongan dengan membuat nyaman pasien 2. beri minum kopi hitam Bawa ke sarana kesehatan 2.Keracunan Alkohol Gejala keracunan alkohol : 1. Refleks berkurang 2. Nyeri perut 4. Depresi pernapasan 3.

Usahakan agar dimuntahkan 2.Keracunan jengkol . sesak nafas 2. Buang air besar seperti air cucian beras. rajungan dan ikan lautnya dapat menyebabkan keracunan . Nyeri perut dan diare Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama: 1. mual. Netralisir dengan cairan 2.diare. muntah 6. Beri minum hangat /susu atau larutan norit 3.Keracunan bensin/minyak tanah Gejala keracunan bensin/minyak tanah : 1.4. sangat berbahaya jika terjadi aspirasi (terhisap saluran pernafasan) Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama : 1. Rasa panas disekitar mulut 3. Inhalasi : nyeri kepala. Segera kirim kepuskesmas/rumah sakit 6. Gejala : 1. Perut dan tenggorokan terasa terbakar 2. Ditelan : Muntah. Jangan lakukan muntah buatan 2. Kejang  syok Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama : 1. Upayakan muntah 7. Lemah 5. Segera kirim ke puskesmas/rumah sakit 5. Beri minum air hangat 3. Masa laten 1/3 – 4 jam 2.Keracunan makanan laut Beberapa jenis makanan laut seperti kepiting. mulut kering 3. Nafas dan kotoran berbau bawang 5.lemah. Rasa baal pada ekstremitas 4. Mual. Muntah. 4.Keracunan arsen/racun tikus : Gejala keracunan arsen/racun tikus : 1.

Dehidrasi 6. Nyeri perut 4. Gejala : 1. Segera kirim ke puskesmas / rumah sakit 8. Diare 4. Sakit perut 2. Muntah 3. Obat penghilang rasa sakit dapat diberikan untuk menghilangkan rasa sakitnya. Diare 3. Nafas. Buang air kecil disertai darah. Nyeri kepala. Upayakan pasien muntah 3. Sakit pinggang yang diserta sakit perut 3. Dapat menyerupai disentri Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama : 1. minum air putih yang banyak 2. Berkeringat banyak Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama: 1.Keracunan jengkol terjadi karena terbentuknya kristal asam jengkol dalam saluran kencing. Nyeri waktu buang air kecil 4. Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama: 1.Keracunan jamur Gejala alam yang muncul dalam jarakbeberapa menit sampai 2 jam.Ada beberapa hal yang diduga mempengaruhi timbulnya keracunan yaitu jumlah yang dimakan. cara penghidangan dan makanan penyerta lainnya. mulut dan air kemih penderita berbau jengkol 2.Keracunan Makanan Penyebab adalah staphylococcus. Gejala : 1. demam 5. Seringkali menyebabkan keracunan dengan masa laten 2-8 jam. Netralisasi dengan cairan 2. Muntah buatan . 3. muntah 2. Mual. Segera kirim ke puskesmas/rumah sakit 9. Gejala : 1.

Pakaian yang terkontaminasi dilepas 2.. serta pada penderita tidak sadar. keracunan zat kerosene. Perhatikan jangan sampai penolong ikut terkena.Cairan yang dipakai adalah air biasa atau susu. Segera bawa ke Rumah Sakit. sekaligus menghalangi penyerapannya dengan cara memberikan cairan dalam jumlah banyak. Dapat dilakukan dengan cara mekanik yaitu dengan merangsang dinding faring dengan jari atau suruh penderita untuk berbaring tengkurap. B. Cuci/bilas bagian yang terkena dengan air 3. Dan pengobatan biasanya hanya penanganan simptomatiknya saja. Encerkan racun yang ada dalam lambung. Emesis tidak boleh dilakukan pada keracunan zat korosif. efektif bila dilakukan dalam 4 jam setelah racun ditelan. (Y&i – dari berbagai sumber) PENATALAKSANAAN KERACUNAN Diposting oleh Admin Jumat. yang memberikan gejala sesuai dengan macam. prinsipnya cuma dua: 1. Pengenceran dengan susu tidak boleh dilakukan pada penderita yang menelan kamper. dengan kepala lebih rendah dari pada bagian dada. 18 Juli 2008 Keracunan dalah masuknya zat yang berlaku sebagai racun. Upayakan pasien muntah (emesis). C. maka tindakan kuras lambung tidak bisa dilakukan. Segera kirim ke puskesmas/rumah sakit Prinsip penatalaksanaan keracunan Mungkin jika kita harus menghapalkan langkah-langkah yang harus dilakukan seperti tertera di atas. Demikian. barangkali akan sulit. tapi prinsip utama penatalaksanaan keracunan adalah: “ Mencegah /menghentikan penyerapan racun”.2. . Segera bawa ke Rumah Sakit. Beri minuman yang banyak 3. 2. Bila Racun ditelan. Tindakan di atas tidak boleh dilakukan pada pasien yang tidak sadar. semoga bermanfaat. dosis dan cara pemberiannya. Bila racun melalui kulit/mata 1. A. Apabila kita membawa ke Rumah sakit <> jam.

• Pembilasan sampai 20 X. . Gejala tak sesuai dengan keadaan patologik tertentu. bensin).Dimuntahkan : Bisa dilakukan dengan cara mekanik (menekan reflek muntah di tenggorokan). minyak tanah. 5. 2.Bilas lambung : • Pasien telungkup. Gejala berkembang dengan cepat karena dosis besar. Encerkan racun yang ada di lambung dengan : air. pembunuhan atau kecelakaan. Kosongkan lambung (efektif bila racun tertelan sebelum 4 jam) dengan cara : . Sakit mendadak. Gangguan gastrointestinal : mual-muntah 3.Seseorang dicurigai menderita keracunan. GEJALA UMUM KERACUNAN 1. . 3. Natrium bicarbonat 5 %. b. Racun melalui melalui kulit atau mata . klisma (air sabun atau gliserin). . Mata : miosis PENATALAKSANAAN 1.Cuci / bilas bagian yang terkena dengan air dan sabun atau zat penetralisir (asam cuka / bicnat encer).Bilas Usus Besar : bilas dengan pencahar. Keracunan kronis dicurigai bila digunakannya obat dalam waktu lama atau lingkungan pekerjaan yang berhubungan dengan zat kimia. 2. rata-rata volume 250 cc. kesadaran menurun dan penderita kejang. telor mentah atau norit). Kontraindikasi : cara ini tidak boleh dilakukan pada keracunan zat korosif (asam/basa kuat. atau pemberian air garam atau sirup ipekak.Pakaian yang terkena racun dilepas . atau asam asetat 5 %. Racun melalui mulut (ditelan / tertelan) 1. larutan norit. susu. • Pasang NGT dan bilas dengan : air. terutama kasus percobaan bunuh diri. Anamnese menunjukkan kearah keracunan. kepala dan bahu lebih rendah. Hipersalivasi (air ludah berlebihan) 2. bila : 1. 4. Kontraindikasi : keracunan zat korosif & kejang. Mencegah / menghentikan penyerapan racun a.

Racun melalui suntikan . jaga agar denyut arteri bagian distal masih teraba dan lepas tiap 15 menit selama 1 menit . Asam Sulfat.irigasi dengan air mengalir .Gangguan sistem susunan saraf pusat : • Kejang : beri diazepam atau fenobarbital • Odem otak : beri manitol atau dexametason.Beri kompres dingin di tempat suntikan 2. d.Tindakan : • Keracunan pada kulit dan mata : . Keracunan Alkohol / Minuman Keras .4 mg subkutan/im.Beri epinefrin 1/1000 dosis : 0. 4.Gangguan sistem pernafasan dan sirkulasi : RJP . muntah dan diare. .jangan bilas lambung atau tindakan emesis .Gejala : nyeri perut.Transfusi exchange 3.beri antibiotik dan antiinflamasi.3-0. • Keracunan ditelan / tertelan : . Kalium Hidroksida). Mengeluarkan racun yang telah diserap Dilakukan dengan cara : .beri antibiotik dan antiinflamasi.Dapat mengenai kulit. mata atau ditelan.asam kuat dinetralisir dengan antasida .Hati-hati : penolong jangan sampai terkontaminasi. Racun melalui inhalasi . Keracunan Asam / Basa Kuat (Asam Klorida. . Asam Cuka Pekat. manitol .Pasang torniquet proximal tempat suntikan. Pengobatan simptomatis / mengatasi gejala . c. b. Natrium Hidroksida. . jangan menggunakan metode mouth to mouth.Pernafasan buatan penting untuk mengeluarkan udara beracun yang terhisap.Diuretic : lasix.Dialisa . Pengobatan spesifik dan antidotum a.Pindahkan penderita ke tempat aman dengan udara yang segar..basa kuat dinetralisir dengan sari buah atau cuka . . .

muntah. tidak ada gangguan pencernaan dan kesadaran.000 unit. syok sampai koma. kolik usus.. paralisa otot pernafasan. e. diare. nyeri sendi. perdarahan.Tindakan : .Gejala : gangguan penglihatan. kulit merah. .Gejala : air mata. mual. vertigo sampai koma.Tindakan : terapi simptomatik. c. demam. sakit menelan. Keracunan Makanan Kaleng (Botulisme) . ludah dan keringat berlebihan. pruritus. kulit memerah. bilas lambung dan beri pencahar. disfagi.Tindakan : • Bilas lambung dengan Natrium karbonat/sorbitol • Atasi syok dan gangguan elektrolit • Beri BAL (4-5 Kg/BB) setiap 4 jam selama 24 jam pertama.Gejala : mulut kering. diare. muntah.Gejala : mengantuk. muntah. f. g. d. rasa tercekik. berkeringat. Hari keempat s/d ke sepuluh dosis diturunkan. . depresi pernafasan. nyeri perut. reflek pupil (-).Tindakan : Emesis.Tindakan : • Bilas lambung dengan norit • Beri ATS 10. . diare.Tindakan : • Bilas lambung dengan air • Beri kopi pahit • Infus glukosa : mencegah hipoglikemia. dehidrasi.Gejala : panas sekitar mulut. muntah. . syok. dyspneu.Gejala : emosi labil. rasa tebal pada anggota badan. Keracunan Ikan . Keracunan Arsenikum . nyeri perut. nyeri perut. . Keracunan Tempe Bongkrek . . oliguri. kelemahan otot lurik. Keracunan Jamur . disartri. stupor sampai koma. kejang. spasme otot. Hari kedua sampai ketiga setiap 6 jam (dosis sama). mata miosis. • Ber Fenobarbital 3 x 30-60 mg / oral.

Tindakan : • Beri 10 cc Na Nitrit 5 % iv dalam 3 menit • Beri 50 cc Na Thiosulfat 25 % iv dalam 10 menit. hematuria. hematuria. hematemesis. Keracunan Marihuana / Ganja .Tindakan : • Infus Natrium bikarbonat • Natrium bicarbonat tablet : 4 x 2 gr/hari i. • Kulit : iritasi. • Ditelan/tertelan : nyeri perut. bilas lambung dan beri pencahar. . Keracunan Jengkol . k. biasanya sadar setelah dalam 24 jam pertama. h. .Gejala : kolik ureter. Keracunan Formalin .Gejala : mengantuk. oliguria – anuria. gejala bronchitis dan pneumonia.• Emesis. mengantuk. mata midriasis . muntah. . j. nyeri kepala.Gejala : Mual.Gejala : halusinasi.Tindakan : simptomatik. dispneu. bula. hiporefleksi. mual. mulut kering. muncul gejala Uremia. spasme laring. delirium.Tindakan : bilas lambung dengan larutan amonia 0. kemudian diberi minum norit / air susu l. hipotensi. gagal nafas.Gejala : • Inhalasi : iritasi mata. takikardi. Keracunan Barbiturat . syok sampai koma. • Injeksi Sulfas Atropin 1 mg / 1-2 jam • Infus Glukosa. Keracunan Singkong . . dermatitis.Tindakan : • Jangan lakukan emesis atau bilas lambung • Bila sadar beri kopi pahit secukupnya • Bila depresi pernafasan. m. nekrosis. Keracunan Amfetamin .2 %. depresi pernafasan. hipotensi. beri amphetamin 4-10 mg intra muskular. hidung dan saluran nafas. koma (cepat meninggal dalam waktu 1-15 menit). kejang. koma. syok.

5-1 mg/kg BB. nadi lambat. bunyi) n.Tindakan : • Jangan gunakan epinefrin • Bilas lambung hati-hati • Beri pencahar • Beri Kalsium glukonat 10 % 10 cc iv pelan-pelan. anoreksia.Tindakan : • Beri antihistamin im/iv • Beri epinefrin 1 %o 0. DDT) . hiperaktif. kejang.Tindakan : • Propranolol • KCl iv p. depresi pernafasan dan kejang. Keracunan Insektisida Gol. lemah. takikardi. psikosis. diare. muntah. laborat : agranolositosis .Gejala : anoreksia. kekacauan mental.3 cc sub kutan.Organofosfat (Diazinon.Gejala : mual. mual. vebrilasi s/d kegagalan ventrikel.Gejala : muntah. diare. aritmia.Gejala : gelisah. mual. Malathion) . Keracunan Aminopirin (Antalgin) . hipotensi. Keracunan Insektisida Gol. bronchokonstriksi. kelainan kulit. koma . ..Gejala : mulut kering. edem paru. nyeri perut.Tindakan : • Bilas lambung • Klorpromazin 0. tremor.(Endrin. Bensin) . sangat berbahaya bila terjadi aspirasi (masuk . o. . kegagalan pernafasan dan sirkulasi. r. q. hipersalivasi. Keracunan Senyawa Hidrokarbon (Minyak Tanah.Gejala : • Inhalasi : nyeri kepala. mata miosis.Tindakan : • Atropin 2 mg tiap 15 menit sampai pupil melebar • Jangan diberi morfin dan aminophilin. depresi pernafasan • Ditelan/tertelan : muntah. dispneu. Keracunan Digitalis (Digoxin) . aritmia dan hipotensi . dapat diulang tiap 30 menit • Kurangi rangsangan luar (sinar. nyeri kepala. parestesi.

nyeri dan pusing kepala. Morfin. Halim Mubin A. Media Aesculapius.4 mg iv tiap 5 menit (atau Nalorpin 0.Gejala : kulit dan mukosa tampak merah terang. dispneu. Diagnosis dan Penatalaksanaan Pada Keracunan Makanan Laut by Evan Hamsafir on 23 May. pernafasan dangkal sampai koma. Jakarta 1982: 185-198. 3. Panitia Pelantikan Dokter FK-UGM : Penatalaksanaan Medik. depresi pernafasan sampai koma.S. . Keracunan Karbon Mono-oksida (CO) . 2010 · 0 comments .Kedokteran UGM. : Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta 2001 : 98-115. pusing. EGC. Husna A. Purnawan J. pupil miosis. s. pupil midriasis. Karenanya pada penderita koma tindakan preventif untuk aspirasi harus disiapkan. Obat terpilih Nalokson (dosis maximal 10 mg).. karena tidak mendepresi pernafasan.Gejala : mual.Tindakan : • Pasang O2 bertekanan • Jangan gunakan stimulan • Pengawasan : kemungkinan edem otak t.1 mg/Kg BB.Tindakan : • Jangan lakukan emesis • Bilas lambung hati-hati • Beri pencahar • Depresi pernafasan : Kafein 200-500 mg im • Pengawasan : kemungkinan edem paru.. muntah. Atiek S. Yogyakarta 1987 : 18-22. 2. Senat Mahasiswa Fak. : Panduan Praktis Ilmu Penyakit Dalam : Diagnosa dabn Terapi. klulit dingin. .Tindakan : • Jangan lakukan emesis • Beri Nalokson 0.paru) . KEPUSTAKAAN 1. Keracunan Narkotika (Heroin. memperbaiki kesadaran. hanya punya efek samping emetik. Kodein) . kejang.

a) Keluhan Pokok • • • • • • • • • • • • • • • • Ada riwayat makan seafood Perut keram Disfagi Mual-Muntah Diare Gatal-gatal Sesak napas Sakit kepala Pusing/Vertigo Diaporesis(banyak keringat) Disartri Lemah Hipotensi Bradikardi Kelemahan otot-otot Pernapasan berhenti b) Tanda Penting c) Pemeriksaan LaborAtorium d) Pemeriksaan Khusus II. Penatalaksanaan A. Terapi Komplikasi - . Dapat di pertimbangkan antihistamindan simetidin IV d. B. Diet 3. berikan karbon aktif 50-60 gram per oral c. Komplikasi III.3-0. Bila racun baru saja di makan . DIAGNOSIS Masa inkubasi: berkisar 15-90 menit setelah makan ikan atau hewan laut yang lain. Ganti cairan atau elektrolit yang keluar b. Medikamentosa a. Bila reaksi sangat berat (sesak napas hebat) berikan adrenalin 0. Istirahat • Jalan napas di awasi • Diberikan oksigen atau bantuan pernapasan 2. Terapi Umum 1.5ml larutan 0.001 (1 per mil) subkutan.in Info Obat DASAR KELAINAN : TOksin meracuni urat saraf atau mendorong terbentuknya Histamine I.

dr. PROGNOSIS Tergantung dari jenis seafood dan cepatnya penanganan. Keracunan Pada anak Evi Eryani Fri. atau melalui kulit atau mukosa yang menimbulkan gejala klinis. Topik kesehatan yang merujuk ke postingan ini: Diagnosa keracunan/penatalaksanaan keracunan peroral/penatalaksanaan keracunan makanan/penatalaksanaan keracunan ikan/penatalaksanaan keracunan/ [balita-anda] Artikel ..IV. 14 Jan 2005 23:19:54 -0800 Keracunan Pada Anak A. Angka yang pasti dari kejadian keracunan di Indonesia belum diketahui. meskipun banyak dilaporkan kejadian-kejadian keracunan di . Sp. saluran nafas.A(K) Pendahuluan Keracunan adalah masuknya zat racun kedalam tubuh baik melalui saluran pencernaan. Latief Azis.

saluran nafas. Anak-anak pada usia ini mempunyai sifat negativistik yaitu . dengan kematian < 4%. Soetomo Surabaya 15 . Di RSCM/FK UI Jakarta dilaporkan 45 penderita anak yang mengalami keracunan setiap tahunnya. jenis. · Anak-anak masih belum mengetahui apa yang berbahaya bagi dirinya ( termasuk disini anak dengan retardasi mental.Keracunan merupakan suatu keadaan gawat darurat medis yang membutuhkan tindakan segera. · · selalu Anak-anak mempunyai rasa ingin tahu yang besar. kepribadian dan emosi yang sedang berkembang. maka usaha-usaha pencegahan hendaknya mendapat perhatian dan prioritas utama dalam penanggulangan keracunan pada anak. keracunan makanan.5 tahun masih dalam fase oral sehingga ada kecenderungan untuk memasukkan segala yang dipegang kedalam mulutnya. Keracunan pada anak Anak bukanlah orang dewasa dalam bentuk kecil. tapi oleh karena secara alamiah terdapat perbedaan akibat dari tingkat perkembangan fisik yang masih sedang tumbuh. Pada dasarnya keracunan pada anak tidaklah berbeda dengan pada dewasa. sehingga terdapat beberapa perbedaan dalam kejadian. Fungsi organ-organ tubuh belum matang. terdapat perbedaan perbedaan baik fisik. kulit dan mukosa atau parenteral tetapi yang terbanyak racun masuk melalui saluran cerna ( 75 % ) dan inhalasi ( 14% ). fisiologis maupun psikologis dengan orang dewasa.beberapa rumah sakit tetapi angka ini tidak menggambarkan kejadian yang sebenarnya didalam masyarakat. detergen dan bahan-bahan rumah tangga yang lain.30 penderita anak yang datang untuk mendapatkan pengobatan karena keracunan setiap tahun.60%). lokasi serta motif dari keracunan. Di Amerika Serikat kecelakaan dan keracunan merupakan penyebab utama kematian anak-anak. Lebih kurang 60% dari paparan keracunan yang dilaporkan terjadi pada anak berumur < 6 tahun. demikian pula dengan fungsi pertahanan tubuh yang belum sempurna. sedang di RS dr. keracunan obat-obatan. keterlambatan dalam memberikan pertolongan dapat membawa akibat yang fatal. Pada anak terdapat faktor-faktor yang mempermudah terjadinya keracunan. Mengingat resiko keracunan yang sangat berbahaya dan bahkan dapat menyebabkan kematian dan mengingat bahwa keracunan pada anak sebagian besar adalah karena kecelakaan dan dapat dicegah.yaitu : · Perkembangan kepribadian anak usia 0 . Meskipun keracunan dapat terjadi melalui saluran cerna.yang sebagian besar karena keracunan hidrokarbon ( 45 .

kalau perlu lakukan intubasi. . Identifikasi penyebab keracunan. Tindakan emergensi : Airway : Bebaskan jalan nafas. Breathing : Berikan pernafasan buatan bila penderita tidak bernafas spontan atau pernapasan tidak adekuat. Pada anak kecil jarang terjadi keracunan karena usaha bunuh diri atau pembunuhan. Penyebab keracunan Pada dasarnya semua bahan dapat menyebabkan keracunan tergantung seberapa banyak bahan tersebut masuk kedalam tubuh. III. Bila mungkin lakukan identifikasi penyebab keracunan. Penatalaksanaan keracunan I.sedang pada dewasa keracunan lebih sering karena pekerjaannya (occupational poisoning) dan pembunuhan atau usaha bunuh diri. Oleh karena sifat-sifat tersebut maka keracunan pada anak lebih sering karena kecelakaan (accidental poisoning ). walaupun pernah dilaporkan melalui media massa adanya pembunuhan anak dengan jalan memberi racun oleh ibu yang putus asa sebelum kemudian dia bunuh diri.menentang perintah atau melanggar larangan. II. Di RSUD dr. tapi hendaknya usaha mencari penyebab keracunan ini tidak sampai menunda usaha-usaha penyelamatan penderita yang harus segera dilakukan. Bahan-bahan yang dapat menyebabkan keracunaan adalah : · · · · Makanan Bahan-bahan kimia Obat-obatan Bahan-bahan keperluan rumah tangga ( Household poison ) Oleh karena anak kecil lebih sering berada dirumah maka keracunan yang terjadi pada anak biasanya disebabkan oleh bahan-bahan yang ada dirumah atau sekitar rumah. Eliminasi racun. Circulation: Pasang infus bila keadaan penderita gawat dan perbaiki perfusi jaringan. Soetomo keracunan yang paling sering terjadi adalah keracunan minyak tanah ( > 45% ) sama seperti laporan dari center-center lain.

1. seperti strichnin ) 4. Pada anak usia 6 . Rangsang muntah dapat dilakukan secara mekanis dengan merangsang palatum mole atau dinding belakang faring. logam berat dan pestisida. Rangsang muntah Akan sangat bermanfaat bila dilakukan dalam 1 jam pertama sesudah menelan bahan beracun. 5. Apomorphine Sangat efektif dengan tingkat keberhasilan hampir 100%. Dapat diberikan dengan dosis 0. 2. kecuali bila hidrokarbon tersebut mengandung bahan-bahan yang berbahaya seperti camphor. produk-produk yang mengandung halogenat atau aromatik. Kontraindikasi rangsang muntah : 1.12 bulan 10 ml 1. Keracunan hidrokarbon.obatan : 1. Bila sesudah 20 menit tidak terjadi muntah pada anak diatas 1 tahun pemberian ipecac dapat diulangi.5 menit. Sirup Ipecac Dapat diberikan pada anak diatas 6 bulan.07 mg/kg BB secara subkutan. bila sudah lebih dari 1 jam tidak perlu dilakukan rangsang muntah kecuali bila bahan beracun tersebut mempunyai efek yang menghambat motilitas ( memperpanjang pengosongan ) lambung.atau dapat dilakukan dengan pemberian obat.dapat menyebabkan muntah dalam 2 . Penderita kejang Penderita dengan gangguan kesadaran lambung akan berguna bila dilakukan dalam 1-2 jam sesudah menelan kecuali bila menelan bahan yang dapat menghambat seperti pada rangsang muntah tidak boleh dilakukan pada : 1.12 tahun 15 ml > 12 tahun 30 ml Pemberian sirup ipecac diikuti dengan pemberian 200 ml air putih. Kumbah Kumbah lambung bahan beracun. Keracunan bahan korossif 3. 2.penderita dengan . pengosongan lambung. Racun yang ditelan 1. Keracunan bahan-2 perangsang CNS ( CNS stimulant . Kumbah lambung · · · Keracunan bahan korosif Keracunan hidrokarbon Kejang Pada penderita dengan gangguan kesadaran atau penderita.

Bermanfaat hanya pada bahan beracun yang bisa melewati filter dialisis ( dialysa ble toxin ) seperti phenobarbital. Tujuan adalah untuk mendapatkan produksi urine 5. pemberian norit harus menunggu paling tidak 30 .hati-hati jangan sampai terjadi overload cairan. · Anticonvulsants/ sedative : barbiturat. diazepam phenytoin. Jangan diberikan bila ada gagal ginjal. asam basa kuat dan alkohol. sodium valproate. chlorpheniramine. lithium. 4.36 Fr. Penderita diletakkan dalam posisi trendelenburg dan miring kekiri.4 jam bila diperlukan. 5.morphine. carbamazepine. Dialysis dilakukan bila : · · · Asidosis berat Gagal ginjal Ada gejala gangguan visus . quinine. cocaine. Dosis 1 gram/kg BB dan bisa diulang tiap 2 . Diuretika paksa ( Forced diuretic ) Diberikan pada keracunan salisilat dan phenobarbital ( alkalinisasi urine ). pencucian lambung dilakukan dengan cairan garam fisiologis ( normal saline/ PZ ) atau ½ normal saline 100 ml atau kurang berulang-ulang sampai bersih. theophylline. 3. digitalis.resiko aspirasi jalan nafas harus dilindungi dengan cara pemasangan pipa endotracheal. Pemberian Norit ( activated charcoal ) Jangan diberikan bersama obat muntah. Dialysis Hanya dilakukan bila usaha-usaha lain sudah tidak membawa hasil. ethylene glycol dan lithium. cyclic anti .depressants Norit tidak efektif pada keracunan Fe. Harus dilakukan monitor dari elektrolit serum pada pemberian diuresis paksa. theophylline.0 ml/kg/jam. Indikasi pemberian norit untuk keracunan : · Obat2 analgesik/ antiinflammasi : acetamenophen. diberikan per oral atau melalui pipa nasogastrik. · Lain-lain : amphetamine. salisilat. cyanida. ileus paralitik atau trauma abdomen. chlordiazepoxide. Kontraindikasi : udema otak dan gagal ginjal 6. kemudian di masukkan pipa orogastrik dengan ukuran 24 .diare yang berat ( severe diarrhea ).propoxyphene. Catharsis Efektivitasnya masih dipertanyakan. salisilat. methanol. antiinflamasi non steroid.60 menit sesudah emesis.

Hemoperfusi masih merupakan kontroversi dan jarang digunakan. Diagnosa dari keracunan terutama didasarkan pada anamnesa yang diambil dari orang tua. Pada anamnesa ditanyakan kapan dan bagaimana terjadinya. Kalau perlu lakukan pernafasan buatan. · · · Tidak ada respon terhadap tindakan pengobatan.) Diagnosa Penegakan diagnosa dari keracunan seringkali dengan mudah dapat ditegakkan karena keluarga atau pengantar penderita sudah mengatakan penyebab keracunan atau membawa tempat bahan beracun kepada dokter. Racun yang disuntikkan atau sengatan Immobilisasi Pemasangan torniquet diproksimal dari suntikan Berikan antidotum bila ada 3. · · Pemberan antidotum kalau mungkin Pengobatan Supportif Pemberian cairan dan elektrolit Perhatikan nutrisi penderita · Pengobatan simtomatik ( kejang. tempat kejadian dan kalau mungkin mencari penyebab keracunan. Racun yang dihisap melalui saluran nafas Keluarkan penderita dari ruang yang mengandung gas racun. . Ditanya pula kemungkinan penggunaan obat-obatan tertentu atau resep yang mungkin baru didapat dari dokter.Tapi kadang-kadang kita menemui kesulitan dalam menentukan penyebab keracunan terutama bila penderita tidak sadar dan tidak ada saksi yang mengetahui kejadiannya.pengasuh atau orang lain yang mengetahui kejadiannya. 4. Jangan diberi antidotum. Berikan oksigen. IV. hipoglikemia. Racun pada kulit dan mata Lepaskan semua yang dipakai kemudian bersihkan dengan sabun dan siram dengan air yang mengalir selama 15 menit. kelainan elektrolit dsb. V. keluarga.· 7. Diusahakan sedapat mungkin agar tempat bekas bahan beracun diminta untuk melihat isi bahan beracun dan kemudian diselidiki lebih lanjut. 2.

thalium. fosfor.carbonmonoksida. methanol Minyak : Minyak tanah atau destilat minyak K U L I T : Kemerahan : Co. amfetamin.cyanida.clonidin. clonidin. besi.fenacetin. benzocain · SUHU TUBUH : Hipothermia : Sedatif hipnotik. amfetamin. cocain. beta-blocker. cocain.fenothiazin. carbamat . gigitan ular Sianosis : Nitrit. betablocker N A D I : Bradikardia : Digitalis. jamur Purpura : Aspirin. fenothiazin. fosfor.beta-blocke r SELAPUT LENDIR : Kering : Anticholinergik Salivasi : Organofosfat. ethchlorvynol Tachikardia : Anticholinergik. fenothiazin. acetyl salicylic acid Coal gas : Carbon monoksida Buah per : Chloralhidrat Bawang putih : Arsen. carbonmonoksida.organofosfat. barbiturat Kering : Anticholinergik Bulla : Barbiturat. salisilat. fenothiazin Hiperthermia : Anticholinergik. isopropyl alcohol. asam borax. ethanol. organofosfat. organofosfat. nitrat. theofilin Arithmia : Anticholinergik. organofosfat Alkohol : Ethanol. narkotika. sedatif hipnotik. carbontetrachlorida. Selain pemeriksaan fisik rutin dicari pula tanda-tanda khusus pada keracunan-keracunan tertentu seperti : · · · · · · · · · · · · · · · B A U : Aceton : Methanol. carbonmonoksida Ikterus : Acetaminofen.warfarin. LSD.theofilin TEKANAN DARAH : Hipertensi : Simpatomimetik. alkohol.Pemeriksaan fisik sangat penting terutama pada penderita-penderita yang belum jelas penyebabnya. simpatomimetik. anticholinergik Berkeringat : Amfetamin. cyanida. aspirin. amfetamin Hipotensi : Sedatif hipnotik. cokain.

lSD. barbiturat.rigiditas : Anticholinergik. amfetamin.sedatif hipnotik. SARAF PUSAT: Kejang : Amfetamin. narkotika. 2.logam berat SAL. 3.marijuana.alkohol.fosfat. Miosis : Narkotika ( kecuali demerol dan lomotil ). cocain.logam berat. jamur.fenothiazin.carbamazepim. Gejala-gejala GI Tract : Mual.kadang-kadang disertai kejang.organofosfat nyeri perut Berikut akan kami bahas beberapa keracunan khusus yang sering dijumpai : KERACUNAN HIDROKARBON Kelompok hidrokarbon yang sering menyebabkan keracunan adalah minyak tanah.anti depressi trisiklik. fenothiazin.simpatomimetik. muntah. Irritasi pulmonal : batuk.retraksi. propoxyphene.batuk darah dan udema paru. barbiturat.PENCERNAAN : Muntah.cyanosis.cocain. Depressi CNS : Terjadi penurunan kesadaran mulai dari patis sampai koma.methanol. carbonmonoksida Kussmaull : Methanol. camfer. minyak cat ( tinner ) dan minyak untuk korek api. ethyliene glycol.organofosfat Kelemahan.fenothiazin. sedatif hipnotik Tachipnea : Salisilat.lithium.logam berat. glutethimid.Lesi mulut : Bahan korosif. salisilat.jamur.haloperidol Delirium/psikosis : Anticholinergik.barbiturat. 1.Narkotika. nyeri perut dan diare.salisilat. Buta. Gejala klinik : terutama terjadi sebagai akibat dari irritasi pulmonal dan depressi susunan saraf pusat.cocain. Pada pemeriksaan foto thorak bisa didapatkan adanya infiltrat di kedua lapangan paru. simpatomimetik SUS.tachipneu. Penatalaksanaan : .simpatomimetik.fenothiazin.carbon monoksida. Midriasis : Anticholinergik.ethanol.sesak.ethanol Hipertoni : Anticholinergik. narkotika.organofosfat (stadium lanjut). effusi pleura atau udema paru. antihistamin.bensin.strichnyn Mioklonus. tembaga.fenothiazin.carbamat.heroin. organofosfat. paraquat Lakrimasi : Kaustik. gas irritan RESPIRASI : Depressi : Alkohol.carbonmonoksida. organofosfat. : Besi. salisilat OEDEMA PARU : Salisilat.anticholinergik.atropi optik : Methanol Fasikulasi : Organofosfat Nistagmus : Difenilhidantoin. isoniazid. diazepam.paralise: Organofosfat.diare.metaqualon Koma : Alkohol.flourida.

2. KERACUNAN INSEKTISIDA Seiring dengan semakin meningkatnya penggunaan insektisida dalam usaha intensifikasi pertanian maka kejadian keracunan insektisida juga semakin banyak dijumpai. karena itu rangsang muntah tidak dianjurkan pada keracunan hidrokarbon. Berikan norit 1 gram/kg BB 3. Rangsangan muntah pada keracunan hidrokarbon masih merupakan kontroversi karena bahaya terjadinya aspirasi pneumonia. Efek klinik yang terjadi adalah terjadi stimulasi yang berlebihan oleh acetylcholine. Kortikosteroid Pemberian kortikosteroid juga masih merupakan kontroversi. 5. gejala GI tract dan Miosis 3.sangat sesak atau udema paru. Antibiotika hanya diberikan bila keadaan penderita memang sangat berat. membutuh kan bantuan pernafasan dengan alat atau anak-anak dengan immunocompromized. SLUDGE : salivasi. 4. lakrimasi. ORGANOFOSFAT Organofosfat menyenabkan fosforilasi dari ester acetylcholine esterase ( sebagai choline esterase inhibitor ) yang bersifat irreversibel sehingga enzim ini menjadi inaktif dengan akibat terjadi penumpukan acetylcholine. urinasi. Pembahasan disini akan dibatasi lebih banyak pada keracunan organofosfat yang lebih banyak dipakai dan dijumpai. diare. Gejala klinis : 1. Antibiotika Pemberian antibiotika masih merupakan kontroversi pada keracunan hidrokarbon. Pemberian oksigen kalau ada tanda-tanda distres nafas atau kalau berat bisa dilakukan intubasi dan pemberian nafas buatan dengan ventilator. Bronchokonstriksi dengan sekresi berlebihan. hanya diberikan pada keadaan-keadaan yang sangat berat.1. emesis 2.kecuali bila yang ditelan cukup banyak > 1 ml/kg BB atau bila hidrokarbon yang ditelan tercampur atau merupakan bahan pelarut dari bahan beracun yang berbahaya seperti pada pestisida maka rangsangan muntah atau kumbah lambung harus segera dilakukan dengan perlindungan jalan nafas.Racun serangga organofosfat sering dicampur dengan bahan pelarut minyak tanah sehingga pada keracunan organofosfat harus pula diperhatikan tanda-tanda dan penatalaksanaan keracunan minyak tanah selain organofosfatnya sendiri. anak tampak sesak dan banyak mengeluarkan lendir dan mulut berbusa dan bau organofosfat yang tertelan ( bawang putih/garlic ) .

5.12 jam bila gejala masih ada. Diberikan sesudah atropinisasi dan harus dalam < 36 jam paparan. Lain-lain : hiperglikemia. Meskipun atropin sudah diberikan masih bisa terjadi gagal nafas karena atropin tidak mempunyai pengaruh terhadap efek nikotinik ( kelumpuhan otot ) organofosfat.kemudian diberikan setiap 6 . Depressi pusat pernafasan dan sistem kardiovaskular Penatalaksanaan : 1. 2. Atropinisasi Atropin berfungsi untuk menghentikan efek acetylcholine pada reseptor muscarinik.fasikulasi. 6.kejang.pemberian norit dan cathartic 3. loop diuretic. 7. Pengobatan supportif : .2 jam.20 menit sampai atropinisasi sudah adekwat atau dihentikan bila : · · · Kulit sudah hangat.2 mg IV dan disesuaikan dengan respon penderita. kering dan kemerahan Pupil dilatasi Mukosa mulut kering · Heart rate meningkat Pada anak usia > 12 tahun diberikan 1 .penurunan kesadaran sampai koma.50 mg/kgBB IV. Pemberian oksigen kalau ada distres nafas. dicuci dengan sabun dan siram dengan air yang mengalir bahkan meskipun keracunan sudah terjadi sampai 6 jam. tapi tidak bisa menghentikan efek nikotinik. Bradikardia sampai AV block 5.05mg/kg BB setiap 5 . Dosis pada anak < 12 tahun 25 .4. Lakukan kumbah lambung. Lepaskan baju dan apa saja yang dipakai. Pralidoxim Bekerja sebagai reaktivator dari cholin esterase pada neuromuscular junction dan tidak mempengaruhi fungsi CNS karena tidak dapat melewati blood brain barrier. Tidak boleh diberi morphine ( depressi pernafasan ).05 mg/kg BB IV pelan-2 dilanjutkan dengan 0. Pada usia < 12 th pemberian atropin diberikan dengan dosis 0.atropin diteruskan selama 24 jam kemudian diturunkan secara bertahap.diulangi sesudah 1 .kalau perlu dengan pernafasan buatan.02 -0. methylxanthine ( menurunkan ambang kejang ). Pengobatan maintenance dilanjutkan sesuai keadaan klinis penderita. 4. 6.

pemberian norit ) Pemberian antidotum Sodium thiosulfat 10 % 0. lemah dan Pernafasan cepat dengan bau khas ( bitter almond ) Kejang. staphylococcus dsb.mata menonjol dan midriasis Mulut berbusa bercampur darah Warna kulit merah bata ( pada orang kulit putih ) dan sianosis Penatalaksanaan : Bebaskan jalan nafas.5 ml/kg/BB/kali IV pelan-pelan Sodium nitrit 3 x 10 ml IV pelan-pelan .2 . Keracunan carbamate ( Baygon ) Seperti organofosfat tetapi efek hambatan cholin esterase bersivat reversibel dan tidak mempunyai efek sentral karena tidak dapat menembus blood brain barrier.5 .) 2. kalau banyak dapat menyebabkan kematian dengan cepat · sesak · · · · Penderita merasa mual. Timbul zat beracun dalam makanan tersebut karena proses pengolahan dan penyimpanan 3. kumbah lambung. Makanan tersebut memang mengandung zat-zat kimia yang berbahaya ( singkong. Penatalaksanaannya juga sama seperti pada keracunan organofosfat KERACUNAN MAKANAN Keracunan makanan dapat terjadi karena : 1. lemas. jamur dsb. berkeringat. Makanan tercemar oleh zat beracun baik disengaja ( pengawet.3 mg/kgBB IV.1g /kg BB IV. Gejala klinis sama dengan keracunan organofosfat tetapi lebih ringan dan waktunya lebih singkat. perut terasa panas. Eliminasi racun ( rangsang muntah. Gejala klinis : · Tergantung pada kandungan HCN.perbaiki sirkulasi dan beri oksigen.zat warna. Kejang : diazepam 0.· · Hipoglikemia : glukosa 0.penyedap ) ataupun tidak disengaja (salmonella. pusing.0.) KERACUNAN KETELA POHON Dapat terjadi karena ketela pohon yang mengandung cyanogenic unamarine ( mengandung HCN ).

kencing sedikit-sedikit dan terasa sakit · · Hematuria.5 meq /kgBB.50 ml IV pelan-pelan . Gejala klinik : · Mata kabur. dysarthria Kelumpuhan ( general paralyse ) Penatalaksanaan : · · · Tindakan emergensi ( ABC ) Eliminasi racun Antitoksin terhadap botulisme 10 . Keluhan terjadi 5 . bila penderita masih bisa minum dapat diberi Nabic per oral 4 x 500 mg · · Pemberian cairan Tidak ada antidotum spesifik BOTULISME Disebabkan oleh kuman Clostridium botulinum yang sering terdapat dalam makanan kaleng yang rusak atau tercemar kuman tersebut.oliguria sampai anuria dan kencing bau jengkol Dapat terjadi gagal ginjal akut Penatalaksanaan : · · · Rangsang muntah Kumbah lambung Beri norit · Alkalinisasi : Nabic 3 .12 jam sesudah makan jengkol.refleks cahaya menurun atau negatif.ureter dan urethrae.muntah.KERACUNAN JENGKOL Pada keracunan jengkol terjadi penumpukan kristal asam jengkolat di tubuli.nyeri perut. Gejala klinik : · Sakit pinggang.midriasis dan kelumpuhan otot-otot mata · · · Kelumpuhan saraf-saraf otak yang bersifat simetrik Dysphagia.

tachikardia.200 mg/kgBB Dosis fatal salisilat : 250 .pencernaan : mual. · yang murah. · Penggunaan obatt-obatan yang mengandung salisilat secara berlebihan oleh orang tua yang tidak mengetahui bahaya salisilat. delirium. disorientasi. Obat-obatan salisilat bisa didapatkan dengan mudah dan harga Dosis toksis salisilat : 150 .hipoglikemia atau hiperglikemia.· Guanidine hidrochloride 15 . Gangguan koagulasi : · Gangguan aggregasi thrombosit . SALISILAT Merupakan keracunan obat-obatan yang paling sering dijumpai pada anak. berguna untuk melawan efek blokade neuromuskular. Sus saraf pusat : pernafasan cepat dan dalam. Faktor-faktor yang mempermudah terjadinya keracunan salisilat adalah : · Kemasan salisilat yang dibuat dengan bentuk yang menarik dengan rasa yang disukai anak-anak ditambah dengan gencarnya usaha promosi melalui media massa.35 mg/kg BB/ hari dibagi dalam 3 dosis.tinnitus.muntah nyeri perut.panas dan berkeringat Gangguan metabolisme karbohidrat : Ekskresi asam organik dalam jumlah besar. ketosis.dehidrasi dan perdarahan saluran pencernaan.kejang sampai koma. BMR meningkat : tachipnea.400 mg/kgBB Salisilat dapat menyebabkan : · · · · · · · · · Irritasi G I Tract Stimulasi CNS Mempengaruhi metabolisme karbohidrat Meningkatkan kecepatan metabolisme Gangguan pembekuan darah Kelainan ginjal.bisa menyebabkan gagal ginjal akut Kelainan asam basa dan elektrolit Udema paru Hiperthertmia Gejala klinik : Sal.

· X foto thorax kalau ada kecurigaan udema paru.5 ml/kgBB IV.2 ml/kgBB IV. Rangsang muntah dilanjutkan dengan kumbah lambung dan pemberian · Pemberian cairan : tujuannya adalah untuk mendapatkan diuresis 3 6 ml/kgBB dengan pemberian cairan maintenance 100 ml/jam.hipernatremia. Hiperpireksia : Kompres dingin n Dialisis dilakukan hanya pada kasus-kasus berat yang tidak berhasil dengan tindakan-tindakan diatas.analisa gas darah.· · · Thrombositopenia Faktor VIII menurun Kapiler lebih fragil Gangguan elektrolit : hiponatremia. BUN-kreatinin serum. Penatalaksanaan : · norit.0.5 Terapi supportif : Hipoglikemia : Glukosa 40 -50 % 1 .0 .urinalysis. Kejang : Diazepam 0.8. Tetani : Gluconas Calcicus 10% 0.3 mg/kgBB IV.gula darah. elektrolit serum (termasuk kalsium) dan LFT. UPAYA-UPAYA PENCEGAHAN Karena anak-anak lebih sering berada dirumah maka keracunan pada anak lebih sering terjadi dirumah atau lingkungan sekitar rumah dan disebabkan oleh bahan-bahan yang banyak didapat dirumah.hipokalsemia atau hipokalemia Pemeriksaan laboratorium : · Tes Ferrichloride : tambahkan ferri chloride 10% pada urine. Kontraindikasi forced diuresis : udema otak dan udema paru. n n n n n n Alkalinisasi : pH urine optimal yang diingikan adalah 8.2 . Menurut tempat terjadinya maka keracunan pada anak lebih sering terjadi di : . Tes positif bila urine kemudian berwarna ungu · Pemeriksaan darah lengkap.

Oleh karena itu peran orang tua atau pengasuh anak dalam usahapencegahan keracunan sangat penting. Dari hal-hal tersebut diatas maka keracunan pada anak bisa dikatakan terutama terjadi akibat kelalaian orang tua atau pengasuh anak. III. Menjauhkan semua bahan-bahan yang potensial beracun dari jangkauan anak-anak : · Menyimpan obat-obatan serta bahan berbahaya ditempat khusus yang terkunci dan tidak bisa dijangkau anak-anak. Upaya-upaya pencegahan keracunan pada anak : I.· · · · Dapur ( 40% ) Kamar mandi ( 21% ) Kamar tidur ( 12% ) Tempat lain ( 26% ) Beberapa hal yang harus diperhatikan pada keracunan pada anak dalam upaya pencegahan keracunan adalah : · · Keracunan yang terjadi pada umumnya adalah kecelakaan. bagaimana terjadinya.akibat. · Pengetahuan sederhana bagaimana memberikan pertolongan pertama bila terjadi keracunan. Keracunan terjadi didalam atau sekitar rumah. II. .bahaya. Memberikan informasi secara intensif kepada orang tua atau orang yang bertanggung jawab dalam perawatan anak dan kepada masyarakat mengenai : · Keracunan pada anak. · Bahan-bahan beracun dan obat-obatan jangan diletakkan dalam satu tempat dengan makanan.akibat yang terjadi serta bagaimana mencegahnya · Bahan-bahan yang potensial dapat menyebabkan keracunan yang terdapat didalam atau sekitar rumah yang seringkali tidak diketahui oleh orang tua. · Bahan-bahan yang menyebabkan keracunan adalah bahan-bahan yang banyak didapatkan dirumah atau disekitar rumah. gejala klinis yang timbul dan tindakan yang harus segera dilakukan bila ada tanda-tanda keracunan. Produsen bahan-bahan beracun Para produsen bahan-bahan yang potensial dapat menyebabkan keracunan agar membuat label dan keterangan serta peringatan yang jelas mengenai isi.

· Dokter dan tenaga farmasi hendaknya memberikan obat-obatan secara hati-hati dengan tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya keracunan. 75% dari keracunan bahan-bahan rumah tangga terjadi karena kelalaian mengembalikan bahan-bahan beracun atau obat-obatan ketempat semula.detergent. cairan pembersih kaca. · Harus ada perhatian khusus terhadap obat-obatan berbahaya yang dikemas dalam bentuk yang menarik dengan rasa yang enak karena hal ini akan mempermudah terjadi nya keracunan.meskipun angka kematian karena keracunan aspirin lebih banyak karena bentuk tablet dewasa. Jangan meletakkan larutan-larutan berbahaya dalam gelas minum. Obat-obatan yang berbahaya hendaknya diberikan dalam jumlah yang terbatas dan hanya cukup untuk satu kali pengobatan. Ini merupakan 87% dari penyebab keracunan karena aspirin.semir cair. Bila tidak berlabel atau bila sudah tidak diperlukan lagi sebaiknya dibuang.terutama pada anak dengan keterbelakangan mental.jangan diletakkan disembarang tempat yang mudah dijangkau anak-anak. · · Selalu harus dilihat kembali label obat-obatan sebelum diminum. obat pemutih dsb. [Non-text portions of this message have been removed] Best Regards. . Evi Eryani Tax Planning & Control Keracunan Pengertian: Racun adalah suatu zat yang bila masuk dalam tubuh dalam jumlah tertentu dapat menyebabkan reaksi tubuh yang tidak diinginkan bahkan dapat menimbulkan kematian. · Bahan-bahan rumah tangga seperti minyak tanah.· Obat-obatan dan bahan beracun harus mempunyai label yang jelas. maka pemberian obat-obatan dan bahan-bahan berbahaya pada ibu hamil harus hati-hati. · Oleh karena obat-obatan yang diberikan pada ibu hamil dapat memberi dampak pada janin yang dikandungnya.

makanan kaleng yang kadaluarsa. tiram dll). obat tidur berlebihan. d. minuman keras) a. b. Salah minum yang biasanya terjadi pada anak-anak/orang tua yang sudah pikun misalnya obat kutu anjing disangka susu dan sebagainya. oncom. Melalui suntikan atau gigitan a. Udara yang tercemar gas beracun. Jalur masuknya racun dalam tubuh manusia 1. Makanan atau minuman yang mengandung alkohol (bir. b. 2.Dalam keadaan sehari-hari ada beberapa zat yang sering digolongkan sebagai racun namun sebenarnya bahan ini adalah korosif. Melalui pernapasan. 3. misalnya botol obat. jengkol. Baygon. biasanya dalam jumlah besar atau diminum dengan bahan lain sehingga terjadi reaksi keracunan b. gurita. dll. 4. Obat-obatan terutama obat tidur/penenang. c. sisa muntahan. sisa makanan. zat pembunuh serangga lainnya. c. d. minyak tanah. Kebocoran gas industri. Menghirup gas beracun/udara beracun (mis. Makanan yang mengandung racun misalnya: singkong. Melalui mulut/alat pencernaan. Gigitan binatang laut (ubur-abur. Cara terjadinya Keracunan pada manusia: A. Makan singkong yang mengandung kadar sianida tinggi. tempe bongkrek. Penatalaksanaan penderita pada kasus ini biasanya disamakan dengan keracunan. Keracunan ini dapat juga terjadi akibat tersentuh binatang yang memiliki racun pada kulit atau bagian tubuh lainnya. Gigitan / sengatan binatang berbisa (ular. ketimun laut. Melalui kulit atau absorbsi (kontak) Zat kimia/tanaman beracun yang terpapar melalui permukaan kulit dan dapat meresap ke dalam kulit tersebut. a. kecuali penemuan kasus keracunan tersebut cepat dan langsung mendapat pertolongan. kalajengking. c. Obat suntik . gas mobil dalam kendaraan yang tertutup). Sengaja bunuh diri Dengan minum obat-obatan/cairan kimia dalam jumlah yang berlebihan misalnya minum racun serangga. anemon. Perhatikan sekitar penderita mungkin ditemukan petunjuk mengenai sebab keracunannya. Makan makanan/minuman yang telah tercemar oleh kuman/ zat kimia tertentu. a. yaitu dapat menyebabkan luka bakar pada bagian tubuh dalam bila masuk ke dalam tubuh.). Keracunan tidak disengaja Misalnya: a. pembungkus. Sering berakhir dengan kematian. b. B.

Gejala dan tanda keracunan secara umum Gejala dan tanda keracunan yang khas biasanya sesuai dengan jalur masuk racun ke dalam tubuh. Bila masuk melalui saluran pencernaan, maka gangguan utama akan terjadi pada saluran pencernaan. Bila masuk melalui jalan napas maka yang terganggu adalah pernapasannya dan bila melalui kulit akan terjadi reaksi setempat lebih dahulu. Gejala lanjutan yang terjadi biasanya sesuai dengan sifat zat racun tersebut terhadap tubuh. Gejala dan tanda keracunan umum : a. Riwayat yang berhubungan dengan proses keracunan b. Penurunan respon c. Gangguan pernapasan d. Nyeri kepala, pusing, gangguan penglihatan e. Mual, muntah, diare f. Lemas, lumpuh, kesemutan g. Pucat atau sianosis h. Kejang-kejang i. Gangguan pada kulit j. Bekas suntikan, gigitan, tusukan k. Syok l. Gangguan irama jantung dan peredaran darah pada zat tertentu. Penatalaksanaan keracunan secara umum : 1. Pengamanan sekitar, terutama bila berhubungan dengan gigitan binatang. 2. Pengamanan penderita dan penolong terutama bila berada di daerah dengan gas beracun. 3. Keluarkan penderita dari daerah berbahaya bila memungkinkan. 4. Penilaian dini, bila perlu lakukan RJP. 5. Bila racun masuk melalui jalur kontak, maka buka baju penderita dan bersihkan sisa bahan beracun bila ada 6. Bila racun masuk melalui saluran cerna, uapayakan mengencerkan racun . 7. Awasi jalan napas, terutama bila respon menurun atau penderita muntah. 8. Bila keracunan terjadi secara kontak maka bilaslah daerah yang terkena dengan air. 9. Bila ada petunjuk seperti pembungkus, sisa muntahan dan sebagainya sebaiknya diamankan untuk identifikasi. 10. Penatalaksanaan syok bila terjadi 11. Pantaulah tanda vital secara berkala. 12. Bawa ke fasilitas kesehatan

22

Penatalaksanaan Keracunan
Keracunan dalah masuknya zat yang berlaku sebagai racun, yang memberikan gejala sesuai dengan macam, dosis dan cara pemberiannya. Seseorang dicurigai menderita keracunan, bila : 1. Sakit mendadak. 2. Gejala tak sesuai dengan keadaan patologik tertentu. 3. Gejala berkembang dengan cepat karena dosis besar. 4. Anamnese menunjukkan kearah keracunan, terutama kasus percobaan bunuh diri, pembunuhan atau kecelakaan. 5. Keracunan kronis dicurigai bila digunakannya obat dalam waktu lama atau lingkungan pekerjaan yang berhubungan dengan zat kimia. GEJALA UMUM KERACUNAN 1. Hipersalivasi (air ludah berlebihan) 2. Gangguan gastrointestinal : mual-muntah 3. Mata : miosis PENATALAKSANAAN 1. Mencegah / menghentikan penyerapan racun a. Racun melalui mulut (ditelan / tertelan) 1. Encerkan racun yang ada di lambung dengan : air, susu, telor mentah atau norit). 2. Kosongkan lambung (efektif bila racun tertelan sebelum 4 jam) dengan cara : - Dimuntahkan : Bisa dilakukan dengan cara mekanik (menekan reflek muntah di tenggorokan), atau pemberian air garam atau sirup ipekak. Kontraindikasi : cara ini tidak boleh dilakukan pada keracunan zat korosif (asam/basa kuat, minyak tanah, bensin), kesadaran menurun dan penderita kejang. - Bilas lambung : • Pasien telungkup, kepala dan bahu lebih rendah. • Pasang NGT dan bilas dengan : air, larutan norit, Natrium bicarbonat 5 %, atau asam asetat 5 %. • Pembilasan sampai 20 X, rata-rata volume 250 cc. Kontraindikasi : keracunan zat korosif & kejang. - Bilas Usus Besar : bilas dengan pencahar, klisma (air sabun atau gliserin). b. Racun melalui melalui kulit atau mata

- Pakaian yang terkena racun dilepas - Cuci / bilas bagian yang terkena dengan air dan sabun atau zat penetralisir (asam cuka / bicnat encer). - Hati-hati : penolong jangan sampai terkontaminasi. c. Racun melalui inhalasi - Pindahkan penderita ke tempat aman dengan udara yang segar. - Pernafasan buatan penting untuk mengeluarkan udara beracun yang terhisap, jangan menggunakan metode mouth to mouth. d. Racun melalui suntikan - Pasang torniquet proximal tempat suntikan, jaga agar denyut arteri bagian distal masih teraba dan lepas tiap 15 menit selama 1 menit - Beri epinefrin 1/1000 dosis : 0,3-0,4 mg subkutan/im. - Beri kompres dingin di tempat suntikan 2. Mengeluarkan racun yang telah diserap Dilakukan dengan cara : - Diuretic : lasix, manitol - Dialisa - Transfusi exchange 3. Pengobatan simptomatis / mengatasi gejala - Gangguan sistem pernafasan dan sirkulasi : RJP - Gangguan sistem susunan saraf pusat : • Kejang : beri diazepam atau fenobarbital • Odem otak : beri manitol atau dexametason. 4. Pengobatan spesifik dan antidotum a. Keracunan Asam / Basa Kuat (Asam Klorida, Asam Sulfat, Asam Cuka Pekat, Natrium Hidroksida, Kalium Hidroksida). - Dapat mengenai kulit, mata atau ditelan. - Gejala : nyeri perut, muntah dan diare. - Tindakan : • Keracunan pada kulit dan mata : - irigasi dengan air mengalir - beri antibiotik dan antiinflamasi. • Keracunan ditelan / tertelan : - asam kuat dinetralisir dengan antasida - basa kuat dinetralisir dengan sari buah atau cuka - jangan bilas lambung atau tindakan emesis - beri antibiotik dan antiinflamasi. b. Keracunan Alkohol / Minuman Keras

nyeri perut. muntah. oliguri. syok sampai koma. kolik usus.Gejala : kolik ureter. vertigo sampai koma. diare. .Gejala : panas sekitar mulut. sakit menelan. diare. syok. hematuria. . disfagi.Gejala : air mata. f. Keracunan Ikan . berkeringat. Keracunan Tempe Bongkrek . Keracunan Makanan Kaleng (Botulisme) .Tindakan : • Emesis. h.000 unit. dyspneu. • Injeksi Sulfas Atropin 1 mg / 1-2 jam • Infus Glukosa. stupor sampai koma. mual. Keracunan Jamur . muntah. bilas lambung dan beri pencahar.. . . rasa tercekik. d. nyeri perut. kulit memerah. nyeri perut.Gejala : gangguan penglihatan.Tindakan : • Bilas lambung dengan Natrium karbonat/sorbitol • Atasi syok dan gangguan elektrolit • Beri BAL (4-5 Kg/BB) setiap 4 jam selama 24 jam pertama. . depresi pernafasan. dehidrasi. g. kulit merah. perdarahan.Tindakan : terapi simptomatik. rasa tebal pada anggota badan. spasme otot.Gejala : mengantuk. paralisa otot pernafasan. . demam. disartri.Tindakan : • Bilas lambung dengan norit • Beri ATS 10. e. kejang. tidak ada gangguan pencernaan dan kesadaran. c. muncul gejala Uremia. nyeri sendi. muntah. kelemahan otot lurik. Hari kedua sampai ketiga setiap 6 jam (dosis sama).Tindakan : Emesis. pruritus. Hari keempat s/d ke sepuluh dosis diturunkan.Gejala : emosi labil. • Ber Fenobarbital 3 x 30-60 mg / oral. Keracunan Arsenikum . oliguria – anuria. .Tindakan : • Bilas lambung dengan air • Beri kopi pahit • Infus glukosa : mencegah hipoglikemia. mata miosis. ludah dan keringat berlebihan. reflek pupil (-).Gejala : mulut kering. bilas lambung dan beri pencahar. diare. Keracunan Jengkol . muntah.

Tindakan : • Beri antihistamin im/iv . kegagalan pernafasan dan sirkulasi. takikardi. • Kulit : iritasi. beri amphetamin 4-10 mg intra muskular. laborat : agranolositosis . hematuria.Gejala : halusinasi. Keracunan Aminopirin (Antalgin) .Tindakan : • Jangan lakukan emesis atau bilas lambung • Bila sadar beri kopi pahit secukupnya • Bila depresi pernafasan.5-1 mg/kg BB.. Keracunan Marihuana / Ganja .Tindakan : bilas lambung dengan larutan amonia 0. spasme laring. anoreksia.Gejala : • Inhalasi : iritasi mata. psikosis. hiporefleksi. muntah. mual. m. Keracunan Formalin . depresi pernafasan.Tindakan : • Bilas lambung • Klorpromazin 0. syok sampai koma. . koma.2 %. kelainan kulit. Keracunan Amfetamin . . nyeri kepala.Gejala : gelisah. mengantuk. kejang. delirium.Tindakan : simptomatik. hipotensi. mata midriasis . k.Tindakan : • Beri 10 cc Na Nitrit 5 % iv dalam 3 menit • Beri 50 cc Na Thiosulfat 25 % iv dalam 10 menit. . koma (cepat meninggal dalam waktu 1-15 menit). biasanya sadar setelah dalam 24 jam pertama.Gejala : Mual. bunyi) n. hidung dan saluran nafas. aritmia. mulut kering. takikardi. j.Gejala : mengantuk. • Ditelan/tertelan : nyeri perut. dispneu. hipotensi. bula. dermatitis.Gejala : mulut kering. Keracunan Barbiturat . syok. gejala bronchitis dan pneumonia. gagal nafas. .Tindakan : • Infus Natrium bikarbonat • Natrium bicarbonat tablet : 4 x 2 gr/hari i. hematemesis. dapat diulang tiap 30 menit • Kurangi rangsangan luar (sinar. hiperaktif. kemudian diberi minum norit / air susu l. nekrosis. Keracunan Singkong .

Tindakan : • Jangan gunakan epinefrin • Bilas lambung hati-hati • Beri pencahar • Beri Kalsium glukonat 10 % 10 cc iv pelan-pelan. vebrilasi s/d kegagalan ventrikel. edem paru. Keracunan Senyawa Hidrokarbon (Minyak Tanah. dispneu. kejang. kejang. depresi pernafasan • Ditelan/tertelan : muntah. hipotensi.3 cc sub kutan. mual. Keracunan Digitalis (Digoxin) . Malathion) . o.(Endrin. pupil midriasis. mata miosis. depresi pernafasan dan kejang. diare.Tindakan : • Propranolol • KCl iv p. mual. r. tremor.Organofosfat (Diazinon. DDT) . nyeri perut.Tindakan : • Pasang O2 bertekanan • Jangan gunakan stimulan • Pengawasan : kemungkinan edem otak t.Gejala : kulit dan mukosa tampak merah terang. lemah. Morfin. s. parestesi. koma . Kodein) .Gejala : • Inhalasi : nyeri kepala. sangat berbahaya bila terjadi aspirasi (masuk paru) .Gejala : anoreksia.Tindakan : • Atropin 2 mg tiap 15 menit sampai pupil melebar • Jangan diberi morfin dan aminophilin. nyeri kepala. muntah. hipersalivasi. .Gejala : mual. dispneu. depresi pernafasan sampai koma. q. . Keracunan Narkotika (Heroin. nadi lambat. Keracunan Insektisida Gol.• Beri epinefrin 1 %o 0. Bensin) .Tindakan : • Jangan lakukan emesis • Bilas lambung hati-hati • Beri pencahar • Depresi pernafasan : Kafein 200-500 mg im • Pengawasan : kemungkinan edem paru. diare. aritmia dan hipotensi . nyeri dan pusing kepala.Gejala : muntah. Keracunan Insektisida Gol. kekacauan mental. Keracunan Karbon Mono-oksida (CO) . bronchokonstriksi.

Penyebab Makanan yang tercemar toksin yang dihasilkan oleh C.. miastemia gravis.Diare lebih sering tidak ada. jarang terjadi diare. .S. Jakarta 2001 : 98-115. dan suhu tidak meningkat. KEPUSTAKAAN 1.62 Definisi Botulismus merupakan keracunan akibat makanan (tidak selalu makanan kaleng) yang tercemar toksin yang dihasilkan oleh C. : Panduan Praktis Ilmu Penyakit Dalam : Diagnosa dabn Terapi. Husna A. serta gangguan penglihatan. muntah. . : Kapita Selekta Kedokteran. Media Aesculapius. Atiek S. namun dapat beragam dari beberapa jam sampai 3 hari.Gejala : mual.Kedokteran UGM. karena tidak mendepresi pernafasan. Diagnosis . .Tindakan : • Jangan lakukan emesis • Beri Nalokson 0.. lengan dan badan lemah. Keracunan ini ditandai oleh kelainan neuromuskuler. Senat Mahasiswa Fak. .Otot-otot tungkai. Kematian sekitar 65%. dan ensefalitis virus. .4 mg iv tiap 5 menit (atau Nalorpin 0.61-T.Gejala neurologi seperti disartria dan disfagia dapat menimbulkan pneumonia aspirasi. memperbaiki kesadaran. . pernafasan dangkal sampai koma. Halim Mubin A. Gambaran klinik . Yogyakarta 1987 : 18-22. Obat terpilih Nalokson (dosis maximal 10 mg). EGC.botulinum.Tanda awal adalah rasa lelah dan lemas. Panitia Pelantikan Dokter FK-UGM : Penatalaksanaan Medik.1 mg/Kg BB.botulinum. 3. KERACUNAN MAKANAN DAN INSEKTISIDA 3 11 2009 1. BOTULISMUS Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1903 ICD X : T. Jakarta 1982: 185-198. pusing. Karenanya pada penderita koma tindakan preventif untuk aspirasi harus disiapkan.Sementara itu daya rasa (sensoris) tetap baik. hanya punya efek samping emetik. . 2. klulit dingin.Diagnosis banding yang perlu dipikirkan adalah poliomielitis.. Purnawan J.Inkubasi penyakit ini kira-kira 18 – 36 jam. pupil miosis.

KERACUNAN BONGKREK Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1903 ICD X : T. terutama bila timbul gejala dengan antitoksin. . . Pertumbuhan kuman ini dapat dihambat oleh suasana asam (diolah dengan daun calincing). Diagnosis Riwayat konsumsi tempe bongkrek.61-.Penderita dirangsang secara mekanis agar muntah. Bila perlu.Penderita harus segera dirujuk ke rumah sakit 2.Bila terdapat tanda-tanda syok pasang infus glukosa 5% dan kalau perlu lakukan pernafasan buatan.Gejala timbul 4 – 6 jam setelah makan tempe bongkrek yaitu berupa mual dan muntah.Kalau perlu atasi syok dengan infuse glukosa 5 % dan pernapasan buatan. Jenis yang paling sering menimbulkan keracunan di Indonesia adalah golongan organofosfat dan organoklorin. 2. gelisah dan berkeringat dingin kadang disertai gejala syok.Tidak ada antidotum spesifik.Penderita harus dirujuk ke rumah sakit. Jika perlu. . KERACUNAN INSEKTISIDA Semua insektisida bentuk cair dapat diserap melalui kulit dan usus dengan sempurna. tetapi jarang menimbulkan kasus keracunan.Penderita mengeluh sakit perut. Gambaran Klinis . usahakan untuk muntah. . . Penyebab Keracunan tempe bongkrek disebabkan oleh toksoflavin dan asam bongkrek yang dihasilkan oleh Pseudomonas cocovenans yang dikenal juga sebagai bakteri asam bongkrek. Penatalaksanaan . yaitu kuman yang tumbuh dari bongkrek yang diproses kurang baik. Masih terdapat jenis pestisida lain seperti racun tikus (antikoagulan dan seng fosfit) dan herbisida (parakuat) yang juga sangat toksik. lakukan bilas lambung.T62 Definisi Racun bongkrek dihasilkan oleh Bacillus cocovenevans. sementara itu bila penderita masih sadar usahakan mengeluarkan sisa makanan. Kasus keracunan . Jika tidak muntah. Toksin tersebut dihasilkan dalam media yang mengandung ampas kelapa. pembesaran hati dan urin keruh dengan protein (+).Berikan norit 20 tablet (digerus dan diaduk dengan air dalam gelas) sekaligus. Golongan karbamat efeknya mirip efek organofosfat.Riwayat konsumsi makanan tertentu. .Pada hari ke-3 sklera menguning.Pengobatan spesifik. . dan ulangi 1 jam kemudian. .Tindakan penanggulangan: 1. berikan pernapasan buatan. . Penatalaksanaan .Penderita lemah. 3. sakit kepala dan melihat ganda (diplopia). Bila tidak berhasil lakukan bilas lambung di rumah sakit. .

lakukan bilas lambung dengan air dan berikan sirup ipeca supaya muntah. batuk. Sistem saraf pusat. dapat digunakan obidoksim (toksogonin). mual. 2. pupil mengecil dan penglihatan kabur 2.m. blockade atrioventrikuler dan konvulsi. Buat saluran udara. 7. bingung. Berikan atropin sulfat 2 mg secara i. a. 6. fascikulasi dan kram. 3. lakrimasi. Otot-otot. Jika tersedia Naso Gastric Tube. konvulsi dan koma. Berikan pernapasan buatan dengan alat dan beri oksigen. mengakibatkan perangsangan terus menerus saraf muskarinik dan nikotinik. Sekresi paru disedot dengan kateter. 2. salviasi dan juga sekresi bronchial. Penyebab Keracunan pestisida golongan organofosfat disebabkan oleh asetilkolin yang berlebihan. Kardiovaskular. aminofilin. Penatalaksanaannya dapat dilihat dalam “ Pedoman Pengobatan Keracunan Pestisida” yang diterbitkan oleh Bagian Farmakologi FKUI. bersin. Saluran napas. golongan . Saluran cerna. golongan barbital. Komplikasi yang dapat terjadi. 4. Mata.50. Pantau tanda-tanda vital. kulit dan selaput lendir yang terkontaminasi harus dibersihkan dengan air dan sabun. Hindari penggunaan obat morfin.-T.v. diare dan sakit perut. 5. 6.51 Definisi Golongan organofosfat bekerja selektif. Golongan organofosfat bekerja dengan cara menghambat aktivitas enzim kolinesterase. lemah. dispnea dan dada sesak. pernapasan berhenti. ulangi setelah 30 menit jika pernapasan belum normal. Diagnosis Riwayat kontak dengan insektisida golongan organofosfat Penatalaksanaan Keracunan akut : Tindakan gawat darurat: 1. Berikan larutan 1g pralidoksim dalam air secara i. sakit kepala. bradikardia dan hipotensi. muntah. Pengeluaran cairan tubuh. Sebelum gejala timbul atau setelah diberi atropine sulfat. sehingga asetilkolin tidak terhidrolisa. Gambaran klinik Gejala klinis keracunan pestisida golongan organofosfat pada: 1. Dalam 24 jam dapat diulangi 2 kali. Tindakan umum: 1. dan tidak menyebabkan resistensi pada serangga. Selain pralidoksim. ataksia.golongan ini jarang terjadi. berbicara tidak jelas. demam. 5. 7. 8. 3. tidak persisten dalam tanah. antara lain edema paru. KERACUNAN GOLONGAN ORGANOFOSFAT Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1902 ICD X : T. perlahan-lahan. pengeluaran keringat meningkat. 4. ulangi setiap 3 – 8 menit sampai gejala keracunan parasimpatik terkendali.

Penggunaan pestisida golongan organoklorin makin berkurang karena pada penggunaan dalam waktu lama residunya persisten dalam tanah. 4. KERACUNAN ORGANOKLORIN Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1302 ICD X : T. Keracunan kronik: Jika keracunan melalui mulut dan kadar enzim kolinesterase menurun. perlu diikuti dengan cermat dan tepat. selain kelemahan dan mati rasa pada anggota badan yang terjadi secara bertahap. Penyebab Pestisida golongan organoklorin Gambaran klinis . sebaiknya dibuang atau dimusnahkan.fenotiazin dan obat-obat yang menekan pernapasan. rasa takut. minum atau merokok. selanjutnya konvulsi klonik kaki dan tangan seperti gejala keracunan pada strichnin. 3.-T. sehingga tidak dapat diketahui dengan pasti. 2. Pada waktu bekerja dengan pestisida. sebaiknya tidak lebih dari 4 – 5 jam. b. Tempat atau wadah pestisida yang telah kosong. . .50. Nadi normal. 5.51 Definisi Pestisida golongan organoklorin pada umumnya merupakan racun perut dan racun kontak yang efektif terhadap larva. tremor dan konvulsi. maka perlu dihindari kontak lebih lanjut sampai kadar kolinesterase kembali normal.5 – 1 jam. terutama muntah. serangga dewasa dan kadang-kadang juga terhadap kepompong dan telurnya. 6. serta jauh dari makanan dan minuman. sesuai prosedur dan petunjuk lain yang telah ditentukan.Gejala keracunan turunan halobenzen dan analog. Hindari kontak atau menghisap pestisida. Tindakan penanggulangan : Penanggulangan keracunan pestisida golongan keracunan organoklorin pada umumnya: Tindakan gawat darurat: . tegang dan diare juga dapat terjadi. demikian juga pestisida yang tidak berlabel atau etiketnya sudah rusak.Dengan 20 g DDT dalam waktu 8 – 12 jam kelopak mata akan bergerak-gerak disetai tremor otot mulai dari kepal dan leher. pernapasan mula-mula cepat kemudian perlahan. Pada waktu menggunakan pestisida.Pada keracunan akut melalui mulut disebabkan oleh 5 g DDT akan menyebabkan muntah-muntah berat setelah 0. Tergantung pada tingkat toksisitasnya. Pestisida sebaiknya disimpan dalam tempat aslinya dengan etiket yang jelas dan disimpan di tempat yang tidak terjangkau oleh anak-anak. tubuh hewan dan jaringan tanaman. Diagnosis Riwayat kontak dengan insektisida golongan organoklorin Penatalaksanaan Tindakan pencegahan : 1. jika bekerja yang berhubungan dengan pestisida. sebaiknya tidak sambil makan.

Pada keracunan berat dengan anuria penderita perlu dirujuk. d. 5.-T.c setiap jam sampai mencapai jumlah 0.5 g atau sampai konvulsi terkendali. Ciri orang yang rentan pengendapan kristal asam jengkol ini belum dapat ditentukan. Atasi hiperaktivitas dan tremor. Jangan diberi obat stimulan terutama epinefrin. . nyeri pada saat buang air kecil.Timbul kolik ginjal seperti pada batu ginjal.Tanda keracunan timbul akut kira-kira setengah jam setelah makan singkong . . Secara mikroskopis.Dalam keadaan berat terdapat anuria dan mungkin penderita pingsan karena menahan sakit. Kemudian berikan obat pencuci perut. Tanpa analisa kandungan sianida tidak dapat dipastikan singkong mana yang berbahaya bila dimakan kecuali dari rasanya. Pembersihan usus. Berikan karbon aktif. Jangan diberi lemak atau minyak. Pantau tanda-tanda vital.61.62 Definisi Keracunan akibat terjadinya pengendapan kristal asam jengkol di saluran kemih. 3. bersihkan dengan air dan sabun.Urin penderita merah karena darah (hematuria). . selain eritrosit tampak kristal asam jengkol seperti jarum. . diikuti bilas lambung dengan air 2 – 4 liter. Jika belum menunjukkan hasil berikan obat yang memblokade neuromuscular. 2.Penderita mengeluh nyeri sewaktu buang air kecil. usahakan untuk muntah b. Untuk mengatasi konvulsi. karena dapat menimbulkan fibrilasi ventrikuler. .v perlahan-lahan. Penyebab Asam Jengkolat Gambaran Klinis . 4.Bau khas jengkol tercium dari mulut dan urin penderita. KERACUNAN SINGKONG Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1903 ICD X : T. berikan diazepam 10 mg secara i. juga dapat dilakukan dengan 200 mL larutan manitol 20 % dengan melalui pipa. Penyebab Sianida ( HCN ) Gambaran Klinis . Jika keracunan melalui mulut.62 Definisi Beberapa jenis singkong mengandung cukup banyak sianida yang mungkin menimbulkan keracunan.-T. Penatalaksanaan . Tindakan umum: 1. bikarbonat 2 g 4 x sehari peroral sampai gejala hilang. Jika kulit juga terkena. Diagnosis Hematuria. KERACUNAN JENGKOL Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1903 ICD X : T.61. berikan natrium fenobarbital 100 mg secara s.Keracunan ringan dapat diobati dengan minum banyak dan pemberian Na.a. e. c.

. Gejala ini bisa berlangsung sekitar 3-4 hari. nitrat atau nitrit.Merasa lemas dan menggigil .Dalam keadaan yang berat penderita sesak napas dan pingsan. . . perlahan sebanyak 20 ml dan diulangi setiap 7-10 menit sampai gejala teratasi.Kehilangan nafsu makan.Bibir. jika anak yang keracunan tak sengaja masih mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Lalu kita bisa mengambil cara yang terbaik dan tercepat mengatasi hal tersebut.Sering BAB yang bercampur darah.Muntah-muntah . walaupun panic malah bisa memperburuk keadaan. kemudian muka dan kulit berwarna kebiruan (sianosis). Dosis total diberikan sampai penderita bangun. Sianosis perlu dibedakan dengan methaemoglobinemia yang timbul karena keracunan sulfa. DDS. Kita harus tenang dan lihat kondisi dari si anak.v. karena bisa menyebabkan dehidrasi. Penatalaksanaan .beracun.Larutan Na-tiosulfat 25% disuntikan i. Berapa lama gejala yang dialami Gejala keracunan makanan dapat terlihat sekitar 4-24 jam setelah si kecil terkontaminasi makanan yang beracun. mungkin : . . Kenali dulu apa saja gejalanya. kuku. yang memerlukan pengobatan lain (metilen-biru).Berikan oksigen dan pernapasan buatan bila terdapat depresi napas.Gejala berawal dengan pusing dan muntah.Demam . nanah atau lendir . . Saat anak keracunan makanan kadang membuat kita panic. Komentar : Tinggalkan sebuah komentar » Kategori : Keracunan Makanan dan Insektisida. Diagnosis Riwayat makan singkong disertai dengan gejala klinis. Tapi bisa jadi lebih lama lagi. dll Catatan : Muntah-muntah dan buang air besar bisa jadi masalah serius pada bayi atau balita. Apakah dia keracunan atau hanya alergi. jumlahnya bergantung pada beratnya gejala.Penderita perlu dioservasi 24 jam dan dikirim ke rumah sakit bila keracunannya berat. PEDOMAN PENGOBATAN DASAR DI PUSKESMAS 2007 Tips Cara Mengatasi Keracunan dan Alergi.Kram perut . .

Masaklah makanan sampai benar-benar matang. Coba telusuri lagi apa yang menyebabkan anak keracunan. salmonella (yang jadi biang keladi keracunan makanan) biasanya senang dan tumbuh subur di makanan yang hangat. berikan oralit sedikit demi sedikit. .Dia masih saja diare dan demam Catatan : Jika dokter anda tidak bisa segera menanganinya. . Siapa tahu juga dia demam. anda juga harus selalu mencuci tangan sampai bersih sehabis membersihkan tinjanya atau mengganti popoknya. perika suhu tubuhnya. Bisa jadi. Tindakan pertama yang harus dilakukan Jika dia muntah-muntah dan sering BAB. harus selalu mencuci bersih tangannya sehabis BAB. Sebagai gantinya.Jangan berikan madu pada bayi di bawah usia 1 tahun. hanya 2 jam setelah ia mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. bakteri ini akan mati pada temperature tinggi.Jika dia masih bisa dan mau minum. Karena. Dikhawatirkan madu mengandung bakteri Clostridium botullinum yang dapat menyebabkan si kecil keracunan Menyiasati Alergi Si Kecil Daya tahan tubuh si kecil yang masih lemah membuatnya mudah alergi. Alergi adalah reaksi hipersensitivitas dari tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. periksa juga tinjanya. beri saja air yang dicampur dengan garam dan gula. Tapi. . .Biasakan anak memperhatikan kebersihan tangannya. Jika anda tidak punya oralit. karena tubuhnya lebih rentan.Jika anda yang mengurus kotoran si kecil. makanan tersebut sudah terkontaminasi bakteri. Kenali gejalanya. . matangnya harus merata ke dalam bahan makanan Kiat Seputar Memilih Makanan . . . Artinya. Mencegah Keracunan . Kapan waktunya ke Dokter . Bisa jadi.Catatan : Gejala akan lebih cepat terlihat pada anak kecil. cepat bawa si kecil ke UGD rumah sakit terdekat. Misalnya.Simpan makanan matang di kulkas. pastikan panasnya merata. Apakah ada lendir atau darah ? Baringkan si kecil dan jangan beri makanan yang harus dikunyah dulu. tapi kondisinya tidak membaik dalam jangka waktu 12 jam .Ketika membeli makanan dalam kemasan * perhatikan kaleng dan tutupnya * Apakah masih mulus ataukah sudah terbuka * Apakah kalengnya agak menggelembung atau tidak * Jangan sekali-kali memilih makanan yang kemasannya cacat atau kalengnya menggelembung. ia perlu diinfus.Jika dia muntah dan diare terus sementara asupan cairan tidak bisa maksimal. sehingga anda pun tepat mengatasinya. Kalaupun mau dihangatkan.Belilah daging dan makanan hasil laut di tempat yang dapat dipertanggungjawabkan kebersihannya.

Beberapa jenis alergi si kecil bisa saja cukup mudah dikenali gejalanya. kayu putih. . Gatal ini kerap disertai pilek. udang atau digigit serangga * Bila kulitnya yang memerah terasa gatal. kenali dulu gejalanya. . karena serbuk sari seringkali memicu timbulnya reaksi alergi pada saluran pernapasan * Jangan pelihara bianatang di dalam rumah .Pilek yang kambuh berulang kali dan biasanya berlangsung antara 1-2 minggu .Sesak napas.Diare . serta upayakan agar lingkungan rumah bebas dari kutu debu.Si kecil sering menggaruk. bedak.Timbul bentol-bentol pada kulit atau kulit terasa gatal . Reaksi ini timbul akibat adanya benda asing yang masuk ke dalam mata balita * Tanamkan kebiasaan pada si kecil untuk tidak memegang-megang mata dengan tangan * Bila mata balita gatal.Alergi berupa kulit merah Terjadi karena alergi terhadap makanan. Dengan begitu. merica.Berkali-kali menghembuskan udara dari hidung seolah-olah berusaha mengeluarkan sesuatu. jangan biarkan ia mengucek-nguceknya tapi berikan obat mata atau segera pergi ke dokter . udang atau makanan laut lainnya * Alergi berupa mata merah . cepat bawa si kecil ke dokter . obat-obatan atau gigitan serangga. . tungau dan bulu binatang * Hindarkan si kecil berkontak dengan tanaman berbunga. lotion kalamin.Tenggorokan dan mulut terasa gatal seperti ada kotoran yang menempel didalamnya. minyak tawon. Misalnya cabai.Seringkali disertai hidung berair dan bersin-bersin. . tapi ada pula jenis alergi yang tersembunyi gejalanya atau mirip gejala penyakit tertentu. Agar tidak salah bertindak . segera beri obat. .Pilek kambuh secara teratur pada bulan-bulan tertentu setiap tahunnya.Bersin-bersin disertai rasa gatal pada hidung . padahal si kecil tidak flu. atau lainnya. gatal bisa berkurang * Jika rasa gatal tidak juga mereda atau hilang. .Mata merah dan berair . Berikut beberapa jenis alergi plus trik mengatasinya : . mengusap atau memegang hidung. yakni system pencernaannya hipersensitif terhadap gluten (jenis protein yang terkandung di dalam biji-bijian) * Jangan beri si kecil makanan yang mengandung biji-bijian * Hindari memberi makanan yang mengandung zat-zat yang dapat merangsang kerja organ percernaan.Alergi berupa diare Umumnya dialami oleh si kecil yang menderita celiac disease.Alergi pada saluran pernapasan Reaksinya berupa asma dan pilek * Bersihkan rumah secara teratur agar debu tidak menumpuk . cuka. * Periksalah apakah si kecil sebelumnya makan sesuatu yang mengandung alergen ( pemicu alergi) seperto antibiotic.

mengatasi keracunan. RSS feed for comments on this post. jenis alergi kulit. gejala keracunan. Semoga bisa menghindarkan kita dari bahaya keracunan dan alergi. langkah mengatasi keracunan makanan. Sumber terkait : http://www. cara mengatasi keracunan. keracunan yang sering terjadi pada anak tiap tahapan usia. MASALAH KERACUNAN MAKANAN. penanganan keracunan.klipingku. Tips | 26 March 2010 No Comments No comments yet. penanganan alergi obat. TrackBack URI Leave a comment Top of Form *Name *Email (not published) Website Add your Comment 252 Bottom of Form Pencarian Informasi 2010 : cara mengatasi keracunan makanan. selanjutnya ikuti tips cara mengatasi keracunan dan alergi diatas.Apabila ada anak atau seseorang yang keracunan kenali dulu tanda dan gejalanya. keracunan pada anak. penanganan keracunan makanan. madu obat alergi. hidung berair . Tips Kesehatan Tubuh. mengatasi alergi kulit. Tips Menghindari Alergi. Cara Mengatasi Keracunan. cara mengatasi alergi. mengatasi alergi udang. mengatasi keracunan makanan.com/2010/03/cara-tepat-mengatasi-keracunan/ Tags : Cara Mengatasi Alergi. cara mengatasi alergi obat. Cara mengatasi keracunan obat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful