Keracunan Makanan

April 11, 2005. Dikirim dalam Uncategorized | 1 komentar
Perut terasa mual, keringat dingin membasahi seluruh badan atau lidah terasa kelu, mungkin pernah kita rasakan. Yang sering terjadi adalah kita tidak sadar bahwa itu merupakan sebagian tanda-tanda keracunan.

Berbagai kasus keracunan makanan, sudah sering kita dengar dari media massa. Mungkin, kita sendiri pun pernah mengalaminya. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang keracunan makanan. Di antaranya karena sifat bahan makanan itu sendiri, cara pengolahan atau penyimpanannya, dan bisa pula karena pengaruh dari luar.

YANG SERING TERJADI Selama ini, kasus keracunan yang sering terjadi adalah akibat seseorang menelan makanan yang telah dicemari racun yang dikeluarkan oleh bakteri staphylococcus. Sebenarnya bakteri ini jika tertelan tidak akan menimbulkan sesuatu yang buruk, akan tetapi ia dapat menghasilkan racun enterotoxin yang akan menyebabkan keluarnya cairan berlebihan dari usus halus.

Bakteri lain yang dapat mengeluarkan racun dalam makanan adalah Clostridium perfringens, Vibrio parahaemolyticus (biasanya berasal dari pencemaran air laut), dan Bacilus cereus. Pencemaran bahan makanan oleh bakteri, biasanya berawal dari pengolah atau pemasak makanan yang menderita infeksi kulit karena bakteri staphylococcus. Bisa pula terjadi karena makanan dibiarkan terlalu lama berada pada suhu kamar setelah dimasak, sehingga spora bakteri bisa tumbuh. Bila sudah tercemar, racun dalam makanan tidak akan hilang meski sudah dipanaskan lagi. Beberapa makanan yang mudah menimbulkan keracunan antara lain sosis, daging, lidah sapi, ikan, susu dan hasil olahannya, dan telur.

Muntah-muntah dan diare adalah gejala utama keracunan akibat bakteri. Selain itu ada pula gejala yang sering timbul mendadak, misalnya mual, otot perut kejang, diare yang disertai sakit kepala, badan lemah dan demam. Gejala-gejala ini muncul satu sampai 22 jam setelah makanan yang tercemar tertelan dan tergantung pada bakteri yang mencemarinya, kemudian menghebat dalam waktu 12-24 jam, dan akhirnya mereda. Adakalanya terjadi kejang perut yang menghebat, hingga penderita jatuh pingsan. Jika hal ini sampai terjadi, maka penderita harus segera dibawa ke dokter.

Untuk mencegah agar bahan makanan tidak tercemari bakteri, maka simpanlah bahan makanan yang mengandung daging, ikan, telur unggas, maupun susu serta olahannya dalam lemari pendingin, jika tidak segera dimakan setelah dimasak. Ikan laut yang baru dikeluarkan dari penyimpanan jangan langsung dimakan. Cuci dan masak dulu sampai benar-benar matang. Satu lagi, jangan memegang, memasak atau mengolah makanan ketika sedang sakit, khususnya infeksi kulit dan mata.

KERACUNAN MAKANAN KALENG Saat ini, berbagai jenis bahan makanan kaleng semakin banyak kita jumpai. Baik sayuran, daging, sarden dan sebagainya. Proses pengalengan yang kurang sempurna dapat merangsang timbulnya bakteri Clostridium botulinum. Bakteri ini senang tumbuh di tempat tanpa udara, dan akan mengeluarkan racun yang bisa merusak saraf juka sampai tertelan. Gejala keracunan bakteri ini disebut botulisme.

Gejala botulisme biasanya akan timbul mendadak, 16-18 jam sesudah menelan makanan yang mengandung racun tersebut. Gejala biasanya diawali dengan kelelahan dan tubuh terasa lemah. Kemudian diikuti adanya gangguan penglihatan. Gangguan penglihatan ini bisa berupa penglihatan ganda (diplopia), Penglihatan kabur, kelumpuhan otot-otot dan kelopak mata, kehilangan daya akomodasi lensa mata, dan refleks pupil mata terhadap cahaya berkurang atau hilang sama sekali.

Gejala berikutnya bisa berupa kesulitan bicara, sulit menelan dan muntah yang keluar melalui hidung. Kesulitan menelan ini bisa menyebabkan makanan masuk ke dalam saluran pernapasan yang dapat mengakibatkan radang paru (pneumonia). Gejala juga disertai melemahnya otot-otot tubuh, tangan dan kaki. Suhu tubuh tetap, tetapi kadang bisa meninggi.

Penderita keracunan botulisme harus dirawat di rumah sakit. Umumnya, proses penyembuhan berjalan lambat. Sisa kelemahan otot-otot mata bisa berlangsung beberapa bulan.

Agar tidak keracunan makanan kaleng, kita sebagai konsumen harus teliti dalam memilih makanan kaleng. Sebaiknya pilihlah makanan yang sudah mendapat registrasi dari Departemen Kesehatan RI. Juga, masak atau panasi dahulu makanan dalam kaleng sebelum dikonsumsi. Jangan dimakan bila terdapat bahan makanan yang rusak atau membusuk.

TERCEMAR ZAT KIMIA Sayuran dan buah-buahan biasanya telah dicemari oleh zat kimia, baik sebagai pengawet maupun racun pembasmi hama (yang sering digunakan petani sebelum dipanen. Zat-zat kimia ini bisa berupa arsen, timah hitam, atau zat-zat yang bisa menyebabkan keracunan. Selain itu, makanan seperti acar, jus buah, atau asinan yang disimpan di dalam tempat yang dilapisi timah (bahan pecah belah yang diglasir), cadmium, tembaga, seng atau antimon (panci yang dilapisi email) juga dapat menimbulkan keracunan dengan berbagai gejala, tergantung pada logam-logam yang meracuninya. Keracunan akibat kelebihan bahan pengawet juga bisa terjadi, misalnya sodium nitrit.

Cadmium yang digunakan untuk melapisi barang-barang dari logam dapat larut dalam makanan yang bersifat asam, sehingga jika ikut termakan dalam jumlah banyak makanan tersebut bisa menimbulkan keracunan. Gejalanya antara lain mual, muntah, diare, sakit kepala, otot-otot nyeri, ludah berlebihan, nyeri perut, bahkan dapat menyebabkan kerusakan hati dan ginjal.

Nitrit sering digunakan sebagai bahan pengawet untuk menjaga atau mempertahankan warna daging. Jika dikonsumsi berlebihan, makanan yang mengandung zat kimia ini mengakibatkan keracunan dengan gejala pusing, sakit kepala, kulit memerah, muntah, pingsan, tekanan darah menurun dengan hebat, kejang, koma dan sulit bernapas.

Upaya pencegahan yang bisa dilakukan agar tidak teracuni zat kimia, yaitu dengan mancuci bersih buahbuahan, sayuran dan daging sebelum diolah. Selain itu, jangan manyimpan bahan makanan yang bersifat asam (sari buah, acar, asinan) di dalam panci yang terbuat dari logam.

RACUN ALAM PUN BISA BAHAYA Ada beberapa jenis bahan makanan, baik dari hewan maupun tumbuhan sudah mengandung zat beracun secara alamiah. Salah satu tumbuhan yang sering menyebabkan keracunan adalah jamur. Ada dua macam jamur dari jenis amanita yang sering menyebabkan keracunan. Jamur Amanita muscaria mengandung racun muscarine yang jika termakan akan menimbulkan gejala-gejala tertentu dua jam setelah tertelan, yaitu keluar air mata dan ludah secara berlebihan, berkeringat, pupil mata menyempit, muntah, kejang perut, diare, rasa bingung, dan kejang-kejang yang bisa menyebabkan kematian. Jamur Amanita phalloides mengandung racun phalloidine yang akan menimbulkan gejala keracunan 6-24 jam setelah tertelan, dengan gejala mirip keracunan muscarine. Selain itu penderita tidak bisa kencing dan akan mengalami kerusakan hati.

Dari jenis hewan, beberapa ikan laut juga dapat menyebabkan keracunan. Beberapa jenis ikan laut di daerah tropis akan beracun pada waktu-waktu tertentu dalam satu tahun. Sedangkan jenis lainnya akan beracun sepanjang tahun. Beberapa contoh ikan beracun antara lain ikan gelembung, ikan balon, belut laut, ikan landak, ikan betet, mackerel, dan lain-lain. Gejala keracunan ikan dapat dirasakan setengah sampai empat jam sesudah dimakan, yaitu gatal di sekitar mulut, kesemutan pada kaki dan lengan, mual, muntah, diare, nyeri perut, nyeri persendian, demam, menggigil, sakit pada saat kencing, dan otot tubuh terasa lemah.

Untuk mencegah keracunan ikan, sebaiknya jangan mengonsumsi jenis ikan yang beracun. Selain itu, bekukanlah ikan laut (simpan dalam lemari pendingin) segera setelah ditangkap.

Produk laut lain yang sering menimbulkan keracunan adalah jenis kerang-kerangan. Remis, kerang, tiram, dan jenis kerang-kerangan lain yang hidup di daerah laut tertentu sering mengandung racun, terutama pada musim panas. Gejala keracunan timbul lima sampai 30 menit setelah makanan tertelan, berupa rasa kebal di sekitar mulut, mual, muntah, kejang perut yang diikuti kelemahan otot dan kelumpuhan saraf tepi. Kegagalan pernapasan juga bisa terjadi hingga berujung pada kematian. Agar tidak keracunan kerang, tahanlah untuk memakannya pada musim panas.

Disalin dari Majalah NIKAH, Vol. 3, No. 6, September 2004

12 April 2002 http://www.kompas. 2002 oleh: Gsianturi KERACUNAN MAKANAN Gizi.htm . Sejak Rabu (10/4) sore sampai dengan Kamis pagi kemarin. Beberapa buruh menyusul masuk ke rumah sakit pada Kamis pagi. sebanyak 125 buruh pabrik itu dilarikan ke tiga rumah sakit (RS) di Tangerang karena diduga mengalami keracunan makanan. 12 April. Menurut beberapa buruh yang tengah dirawat di RS Qadr.Buruh PT LG Kembali Keracunan Buruh pabrik elektronik PT LG Elektronic Indonesia di Desa Cirarab. sedangkan di RS Siloam Gleneagles sebanyak 15 orang. (MUL) Sumber: Kompas. Sampai dengan Kamis siang. Saat keracunan pada bulan lalu. Rasa mual berlanjut dengan muntah-muntah dan buang air besar.com/kompas-cetak/0204/12/METRO/buru17. sejumlah buruh masih dirawat di tiga RS itu. Di RS Qadr sebanyak 90 orang dirawat. mereka mulai merasakan mualmual pada Rabu sore. Keracunan itu diduga berasal dari makanan yang mereka makan di kantin pabrik. dan di RS As Sobhirin 10 orang. Jumat. Kabupaten Tangerang. sebanyak 139 buruh PT LG juga dilanda keracunan. Ketika itu penyebab keracunan diduga pula berasal dari makanan di kantin pabrik. rasa mual baru terasa ketika sudah pulang ke rumah kontrakan.KERACUNAN MAKANAN Jumat. Kecamatan Legok. Keracunan yang dialami buruh PT LG merupakan peristiwa kedua dalam satu bulan ini. Rasa mual di perut itu dirasakan sebagian buruh ketika masih bekerja di pabrik." ujar seorang buruh perempuan. kembali mengalami keracunan makanan. Buruh yang menderita keracunan segera dilarikan ke tiga rumah sakit terdekat. pada Rabu siang.net . "Saya mulai merasa mual ketika masih bekerja di pabrik. Pada awalnya buruh merasakan mual-mual beberapa jam setelah makan siang. Pada bulan lalu. Sebagian dari buruh yang keracunan adalah mereka yang juga mengalami penderitaan yang sama pada bulan lalu.

maka hal yang paling tepat dilakukan adalah membawa korban ke RS untuk menerima perawatan lebih intesnsif. sakit kepala. kita sebaiknya melakukan  Pengelolaan sistem hiegen yang baik  Pengolahan makanan yang baik  Hindari terjadi kontaminasi dari mana pun  Simpan makanan dalam suhu yang tepat (< 5oC untuk makanan yang disimpan dalam kulkas dan > 60oC untuk makanan yang panas). aluminium hidroksida. seperti • • • • Membiarkan makanan yang telah siap saji pada suhu yang baik bagi bakteri untuk tumbuh. ○ Jika gejala tetap persisten lebih dari 3 hari. Kesalahan memasak atau menghangatkan kembali makanan. korban harus menerima cairan lebih intensif melalui infus. diare. Gejala-gejala yang dimaksud adalah nyeri perut. Untuk mencegah terjadinya keracunan makanan. beberapa keracunan juga dapat menyebabkan kematian. Sehingga tidak terdapat syok karena kurang cairan ○ Penyerap cairan untuk mengurangi kehilangan cairan seperti kaopektat. dan beberapa gejala yang mengancam nyawa meliputi gaangguan pada fungsi neurologis. hati dan ginjal. . sebab pengobatan simptomatik saja tidak cukup.  Hindari mengkonsumsi makanan setengah matang. dan/atau toksinnya. sebagian besar keracunan makan akibat kesalahan dalam mengolah makanan.Mengatasi Keracunan Makanan Keracunan makanan merupakan penyakit yang diakibatkan pengkonsumsian makan atau minuman yang memiliki kandungna bakteri.  Hindari makan jamur yang liar. muntah. Menurut Center of Disease Control (CDC). Beberapa gejala yang timbul akibat keracunan biasanya ringan tetapi dapat hingga berat dan memerlukan perawatan di rumah sakit.  Hindari makan makanan yang asam yang dikemas dalam kemasan yang terbuat dari logam. Kontaminasi silang Kontaminasi oleh tangan pengolah makanan (koki) Beberapa hal yang perlu dilakukan jika menemui kasus keracunan khususnya pada keracunan yang memiliki gejala diare: ○ Rehidrasi dan suplementasi elektrolit yang tepat. Dan pada rumah sakit dapat dilakukan pemeriksaan diagnosti lebih baik. parasit. virus atau bahan-bahan kimia yang dapat menyebabkan gangguan di dalam fungsi normal tubuh.

makanan laut (�shell-fish�) dan sebagainya. Gejala yang dialami berbeza dari seseorang ke seorang yang lain bergantung kepada � Ketahanan seseorang � Jenis racun � Jumlah racun yang termakan � Umur seseorang Apakah Punca Keracunan Makanan? Punca utama ialah makan makanan yang � Mengandungi toksin atau racun semulajadi seperti setengah jenis kulat.Apakah Keracunan Makanan? ���� Keadaan di mana seseorang itu mengalami � Loya dan muntah � Memulas dan sakit perut � Cirit-birit � Kadangkala demam dan kesejukan Bilakah Gejala-Gejala Ini Timbul Biasanya gejala-gejala ini timbul beberapa jam selepas makan makanan yang tercemar (beracun) atau beberapa hari kemudiannya. habuk dan sebagainya Bagaimana Cara Jangkitan � Penjaja/penjual tidak menghirau kebersihan diri dan juga kebersihan gerainya � Penjaja/penjual tidak mengamalkan kebersihan ketika menyediakan makanan � Menjamah makanan dengan tangan yang kotor � Penjaja/penjual mendedahkan makanan kepada lalat. � Tercemar oleh kuman yang merbahaya � Tercemar oleh bahan-bahan kimia � Tercemar oleh lalat. menuntut hak-hak kita untuk . habuk dan sebagainya � Pengguna tidak peduli tentang kebersihan makanan yang dibeli Bolehkah Masalah Ini Diatasi? Masalah ini boleh diatasi jika kita semua sebagai pengguna. cendawan.

Simpan atau tudung makanan supaya terlindung dari lalat. menyedia dan menyentuh makanan Jangan ambil makanan dengan tangan. Gunakanlah penceduk. sebaikbaiknya beli bahan makanan untuk keperluan hari itu sahaja. menghidang dan juga semasa makan makanan � Patuhi amalan-amalan yang baik untuk mencegah keracunan makanan seperti : 1. supaya pihak kakitangan kesihatan dapat membuat kajian selanjutnya. garpu. serangga dan habuk 4. menyimpan. Jika tidak mempunyai peti sejuk.� Memilih makanan yang dijual oleh penjual yang mengamalkan kebersihan � Menjauhi gerai-gerai yang kotor dan tidak mengikut peraturan kebersihan � Mendapatkan sokongan dan kerjasama kawan dan saudara mara supaya menjauhi dari membeli makanan dari gerai yang kotor � Menegur penjual yang tidak mengamalkan kebersihan � Melaporkan penjaja/peniaga yang kotor kepada Pejabat Kesihatan/Majlis Bandaran Bolehkan Keracunan Makanan Berlaku Di Rumah? Ya ����. Jika tidak mengikut amalan-amalan kebersihan semasa menyedia. � Pastikan orang lain tidak makan makanan tersebut � Laporkan semua kejadian keracunan di Pejabat Kesihatan atau Pusat Kesihatan yang berhampiran dengan segera. sudu atau penyepit yang bersih 2. Gunakanlah alat-alat yang bersih untuk menyediakan makanan. Jangan gunakan alat-alat yang sama bagi makanan mentah dan yang dimasak 3. .. JIKA TERJADI KERACUNAN MAKANAN KEPADA ANDA ATAU KELUARGA ANDA � Segera ke klinik atau hospital untuk mendapatkan rawatan � Simpan makanan yang disyaki menyebabkan keracunan. ayam. ikan. sayur dan susu di dalam peti sejuk sehingga diperlukan. Basuh tangan selepas ke tandas dan sebelum mengendali. Simpan semua bahan makanan yang mudah rosak seperti daging.

dan hal itu mungkin dapat ditanggapi oleh crew untuk mendarat ke kota terdekat jika disadarinya. memang mudah saja pikirnya. ya pergi ke dokter perut. Dokter Tarmizi Hakim yang saya kenal sebagai superspesialis operasi jantung diberitakan sebagai dokter yang kompeten di pesawat sehingga crew mempercayakan Munir kepadanya. Apakah fenomena ini tidak memberi legitimasi terlalu besar kepada seluruh profesi kedokteran? Apakah dokter spesialis dibenarkan secara etis. POM pun menarik (secara politis) . dan dianggap bahwa dokter jantung kan juga telah dididik menjadi dokter umum dahulu. yang memang lazim di negara lain? Apakah perlu mendidik dalam spesialisasi langka? Semua pertanyaan ini menggelitik Departemen Kesehatan untuk dibenahi. Padahal dokter spesialis sering tidak tahu obat flu itu seperti apa sebaiknya yang dipilih.Persepsi Masyarakat Terhadap Dokter Spesialis SUARA PEMBARUAN DAILY Persepsi Masyarakat terhadap Dokter Spesialis Oleh Iwan Darmansjah Beberapa anggapan media massa dan masyarakat terhadap kasus almarhum Munir di pesawat terbang sewaktu mengalami ajalnya agak mengherankan.walaupun ia dibenarkan menurut peraturan di Indonesia-untuk mengobati bidang yang tidak dikuasainya? Apakah bisa dokter umum mengobati semua penyakit? Apakah tidak waktunya untuk suatu pengakuan dan mendidik dokter sebagai dokter ahli penyakit umum. baru kemudian berspesialisasi. Karena informasi dianggap penting. One does not become an expert by just reading. Ya. misalnya) dan mengharapkan pasti pasiennya akan menjadi lebih pintar. secara terselubung dokter spesialis menjadi dokter yang dipercayai masyarakat untuk segala keluhannya. Dengan demikian. Misalnya. Dengan segala hormat terhadap Tarmizi tentang keahlian spesifiknya. mengambil salah satu obat yang digolongkan (obat bikin pintar. Penggolongan obat dalam kotak-kotak penyakit organ tertentu memang memudahkan dokter memilih. Masyarakat telah terbiasa berkonsultasi kepada dokter yang spesialis dalam bidang organ tersebut untuk segala yang dirasakan di tubuhnya. Jadi dokter spesialis organ tertentu (spesialisasi dokter sekarang terkotak-kotak) maka sakit flu pun ditangani olehnya. Ini pun dikomentari sendiri oleh Tarmizi. Semua kasus keracunan pun dianggap bisa dimengerti dan diatasi dengan membaca buku atau di internet. Keahlian bidang keracunan memang langka di negeri ini. saya yakin bahwa beliau tidak mengerti apa yang diderita Munir dalam rintihannya yang seolah seperti muntah-berak biasa. Jadi kalau pasien mengeluh atau menunjukkan gejala perut. lihat dalam buku MIMS (buku yang dikeluarkan industri tentang obat-obat spesialis) yang juga sudah menggolongkan obat ke dalam bermaca-macam golongan.

Kalau begitu bukan keracunan merkuri (methyl Hg) saya katakan. Bisa saja ada gejala lain. tapi yang diributkan koran ialah 'kelainan kulit'. Legitimasi apa yang ada pada para farmasis untuk mengambil alih bidang ini dengan menguasai suatu Pusat Informasi Keracunan ke dalam domainnya? Memang sebagian dari tugas laboratorium terletak dalam keahlian laboratorium yang bisa dilakukan oleh farmasis. pasien saya dirawat di rumah sakit spesialis jantung. dan bukan marker biasa. Lalu. Orang bingung dan mengatakan saya terlalu cepat berkonklusi. tapi apakah mengetahui dan melakukan pemeriksaan laboratorium melegitimasi orang menjadi Clinical Toxicologist dan menilai kasus keracunan? Toksikologi klinik lazimnya di seluruh dunia terletak dalam domain rumah sakit umum (university hospital). karena saya telah mengantisipasi akan terjadi banyak masalah keracunan di negara yang sedang membangun. namun sebagai gejala khas merupakan tanda-tanda pasti. dijawab 'tunggu doker paru'. Sewaktu saya kembali dari belajar toksikologi di Inggris tahun 1973. karena tanda khas keracunan Minamata ialah gejala-gejala otak tersebut dan tidak ada keracunan merkuri bila tidak ada kejang dan paralisa. Selebihnya Anda bisa menerka apa yang akan terjadi. Toksikologi juga bidangnya macam-macam. tapi oleh uang. profesi tidak ditentukan oleh kebutuhan. dan pilihan bebas manusia. kesenangan. masalah Buyat saja sebenarnya begitu sederhana. Hal ini menjadi masalah umum negara Indonesia karena gaji tidak mencukupi. Contoh lain lebih membingungkan. Atas pertanyaan mengapa dokter tidak bertindak. yang oleh dokternya (spesialis jantung) didiamkan saja.bidang keracunan ke dalam kefarmasian. bisa experimental toxicologist (bekerja di laboratorium dengan metode in vitro dan hewan percobaan). bisa clinical toxicologist (mengenal gejala klinis dan mengobati keracunan). Rasanya tidak. . Institut Toksikologi pun tidak ada karena biayanya sangat besar. kapan dokter paru datang? Dijawabnya. dan sebagainya. saya mengajukan proposal kepada pemerintah untuk mendirikan unit seperti ini. Misalnya. seorang ibu tua yang menderita gangguan ritme jantung. Saya ditelepon keluarga pasien karena ibu tersebut keracunan obat asma karena dosisnya terlalu tinggi. bisa sebagai patolog (melihat sediaan irisan bawah mikroskop). dokter paru datang dua kali seminggu. Sedihnya. Karena bidang toksikologi tidak menghasilkan uang. Ketika saya membaca gejala-gejala yang dilaporkan di koran dan bertanya apakah ada kejang atau/dan kelumpuhan dijawab dengan tegas 'tidak ada''. Beberapa tahun lalu. Ia juga penderita asma kronis dan kambuh hebat waktu itu. Di negara lain spesialisasi ditentukan oleh kesenangan ilmu karena mereka menerima gaji sama seperti ahli ilmu klinik. Ada alasan ilmiahnya mengapa otak merupakan pusat gejala primer dan bukan ginjal misalnya. maka tidak seorang pun di negara ini menjadi ahli benar.

Penulis adalah Guru Besar Emeritus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Toksikologi Adalah ilmu ttg efek buruk zat kimia thd manusia. Spektrum efek toksik: pharmacological (depresi SSP). Keracunan akut bercirikan dosis tinggi dalam waktu yg singkat. 5) deteksi klinis kasus keracunan melalui pengembangan tehnik pemeriksaan dan pengobatan yg cepat dan akurat. Khas tindakan reaktif dan tidak proaktif. Sudah waktunya pemerintah sekarang mulai berpikir panjang dan tidak dalam kurun waktu pemerintahan seorang presiden saja. typhimurium bertujuan utk kenali zat mutagenik / genotoxic. Tes hewan tentukan genotoksik dan promoter sekaligus. aktifasi. . Penilaian risiko suatu zat baru mencakup pula risiko karsinogenik. dijawab saja tidak (oleh Departemen Kesehatan). genotoxic (neoplasma). Karsinogen adalah genotoxic atau promoter. sedangkan keracunan kronik bercirikan dosis kecil dgn waktu papar yg panjang. Ames test dgn S. 4) pengenalan kasus kematian melalui analisis kimiawi dan pengkajian hubungan kausal kematian. Tes toksikologi obat mencakup toksisitas akut. yaitu 5 tahun. dan bersikap après moi le déluge. yang berarti pemimpin tidak mengerti dan uang lebih baik diinvestasikan ke proyek instan yang menghasilkan uang. sulfa. subakut. 2) mekanisme terjadinya efek buruk. Analisis probit dari quantal dose-response relationship bertujuan utk tentukan potensi mortalitas suatu zat di populasi.Namun. pathological ( ikterus). dan nalidixic acid. Metabolit toksik umumnya terjadi melalui biotransfomasi di hepar. Kalau ada kasus Munir semua ribut dan mau ikut bicara (tanpa mengerti apa itu arsenik). Toksikologi Deskriptif Tiap zat kimia aktif perlihatkan graded dose-response relationship pd individu dan quantal dose-response pd populasi. ttp terjadi pula di kulit oleh sinar UV atau radiasi (tetrasiklin. Penting utk ketahui metabolisme. dan biasanya akan menghilang setelah kasusnya mengendap. Mencakup: 1) pengujian hewani utk peroleh informasi ttg risiko bila zat kimia dipaparkan pada manusia dan lingkungan. agar kejadiannya dpt dicegah atau diobati. agar diperoleh manfaat yg optimal dgn risiko minimal. dan kronik. Kajian quantal dose-response relationship berguna utk tentukan median lethal dose (LD50). Efek toksik dapat ditimbulkan oleh senyawaan asal atau metabolit. bukan promoter. chlorpromazine. atau dekomposisi zat toksik. 3) pengendalian peredaran. tambahkan endoplasmic reticulum utk tes metabolit. yang berasal dari lingkungannya.

Prinsip Pencegahan dan Pengobatan Keracunan Akut Ikuti petunjuk penyimpanan dan penggunaan. gas). penderita koma. atau colokan faring (kurang efektif) bila keracunan kurang dari 60 menit. idiosinkratik dan interaksi. Bila TD sistolik<80 (dewasa muda) atau <90 (orang tua). Kontraindikasi: keracunan zat korosif. Tidur miring. urin. Bila ada overload dan oliquria. Gunakan GCS untuk penurunan kesadaran. Monitor produksi urin. elektrolit. pasang pipa endotrakea. kontraindikasi sama spt emesis. metal. kesadaran tak turun. theophyllin. Bersihkan orofaring. Koreksi sebab aritmia. Yang tak dapat ditarik dan diikat oleh arang aktif adalah alkohol. karena lebih aman dan efektif. spesifik dgn antidot utk atasi efek toksik. Sisakan cairan bilasan utk analisis kimiawi. ginjal. sirkulasi. Manfaat makin besar bila makin dekat dengan saat keracunan oral. apomorfin. Klasifikasi keparahan gejala SSP. hangatkan udara pernafasan dan cairan IV. Bila tak efektif berikan cairan koloid. atau darah (obat. . keracunan CNS stimulant. Beri oksigen bila hipoksia. motorik). Gangguan cairan dan elektrolit: cairan oral/IV/CVP. Periksa bahan dari lambung.Efek toksik obat mencakup pula reaksi alergik. Lebih disukai dari emesis dan bilasan lambung. Rawat utk pantau perjalanan penyakit dan kesudahan pengobatan. bila <360C. rendahkan kepala. jantung. Tak ada refleks batuk. Kejang: obati dengan diazepam atau fenitoin. SSP. setelah pertahankan fungsi vital. bilas dgn air/garam faal. Digunakan pd keracunan fenobarbital. nonspesifik utk pertahankan fungsi organ vital (pernafasan. selimuti. Tatalaksana Saluran Nafas Keracunan Akut Periksa refleks buka mulut. dan pengobatan keracunan Pengobatan segera. Pencegahan Penyerapan Lanjut Zat Racun Emesis: dgn ipecac. Adsorpsi kimiawi: Activated charcoal (arang aktif) tarik dan ikat obat yg belum diserap di saluran cerna. obati hipokalemia. Bilas lambung: selang orogaster. sesegera mungkin. tinggikan kaki. dan zat korosif. dan cegah penyerapan lanjut atau percepat eliminasi. Tatalaksana Fungsi Kardiovaskuler dan Ginjal Periksa TD dan nadi.5-4 L. Alat bantu pernafasan bila perlu. total 1. Jumlah bilasan: 12 kali. gluthetimide). berikan dopamine dosis rendah (5μg/kg/menit). hidrocarbon. keracunan minyak tanah/bensin. Arang aktif juga ikat obat yg alami siklus enterohepatik (TCA. Tatalaksana Lain Keracunan AKUT Periksa suhu rektal. rudapaksa di mulut/ esofagus/lambung sebagai komplikasi. keluarkan gigi palsu.

methanol.C atau amonium klorida tingkatkan eliminasi zat basa (amfetamine). Lakukan forced-diuresis bila produksi urin turun. gluthation/N-acetylcysteine ikat metabolit parasetamol yg elektrofilik. Hemodialisis/hemoperfusion: terbatas penggunaannya. Koreksi hipoglikemia. tak manfaat thd obat dengan Vd besar atau ikatan protein tinggi. quinine. Beri vit K bila waktu protrombin memanjang. peroral/pipa orogastrik Inaktifasi kimiawi: Antidot ikat zat racun hingga tak aktif atau tak diserab. Periksa gas darah utk tentukan keparahan. Irigasi mata: pd keracunan gas. telah digunakan pd keracunan enteric-coated atau sustained-released tablet. Gunakan kolom arang aktif atau resin sbg adsorbent. berikan arang aktif. Kontraindikasi: saluran nafas yg belum bebas. Yang digunakan: sorbitol. dan muntah. thiosulfate percepat konversi sianida (-CN) menjadi thiocyanate. Keracunan Akut Parasetamol. natrium sulfat atau magnesium sulfat. misalnya pd keracunan singkong. asidifikasi urin dengan vit. dan ethylene glycol. alkalinisasi urine dengan infus bikarbonat. dan sebaliknya. Ekskresi urin: alkalinisasi urin tingkatkan ekskresi salisilat. dengan elektrolit isosmolar/polyethylene bermolekul tinggi. terutama pd dewasa. alkalosis krn◊Salisilat rangsang pusat pernafasan hiperventilasi . Amonia ikat formaldehide bentuk hexamethylenetetramine yg tak aktif.carbamazepine. Bila kesadaran turun. Keracunan ringan. Whole-bowel irrigation: timbulkan defekasi dan pengeluaran seluruh isi saluran cerna. Dahulu zat asam dinetralisir dgn zat basa.Telah digunakan pd keracunan salisilat. dll. Purgasi: dgn katartik osmotik utk kurangi penyerapan melalui peningkatan rangsangan peristaltik saluran cerna. Diindikasikan pd keracunan enteric-coated tablet yg kejadiannya lewat 1 jam. nyeri epigastrik. Berikan 50 gr (10 sendok meja) dalam segelas air. obstruksi GI. terutama pd anak. koreksi dulu asidosis dengan bikarbonat IV. Keracunan Akut Salisilat Gejala klinis: tinnitus. methotrexate. paralisis GI. Selanjutnya timbul asidosis metabolik krn salisilat ganggu fosforilasi oksidatif. sekarang keracunan dgn zat asam/basa diobati dengan cara pengenceran. Periksa pH urine utk pastikan alkalinisasi. Jarang digunakan krn pengikatan kurang cepat. Keracunan berat. dapsone. Periksa elektrolit teratur dan koreksi bila ada kelainan. obati dengan hidrasi oral yang cukup. hyperpirexia dgn berkeringat dan dehidrasi. . fenobarbital. hiperventilasi. tuli. mata dibilas dengan air Percepatan Eliminasi Zat Racun Biotransformasi: ethanol hambat biotransformasi methanol jadi asam formiat yg toksik.

Keracunan berat (>6 g) timbulkan kerusakan hati terlambat (48-72 jam kemudian). bronkokonstriksi. Keracunan Akut Karbon Monoksida. Keracunan Akut Organofosfat (OF) OF adalah insektisida rumah tangga. efek samping banyak. halusinasi. Mekanisme: saturasi kunyugasi metabolit dgn glukoronat. bila kadar masing-masing diatas 180. Monitor enzim hati dan waktu protrombin (INR). disalahgunakan untuk bunuh diri. sampai terlihat tanda atropinisasi (takikardi. 8. Terapi: resusitasi nafas dengan oksigen Keracunan Timbal Timbal (Pb) adalah limbah lingkungan dan industri. Keracunan lebih berat bersama metabolic inducers. sulfat. delirim. penurunan kesadaran. retensi urin. hipotermi. Terapi: naloxon iv 0. glutathion. Lanjutkan dgn infus IV utk pertahankan respon. ganggu fungsi otak dan jantung. dan 45 μg/ml setelah 4. atau fenitoin. dan potensiasi aktifitas simpatis. depresi nafas dgn ventilator.4 mg. Timbulkan kerusakan otak dan myokard irreversible. masuk ke dalam tubuh melalui . Terapi: atropin sulfas 2 mg. koma◊ kabur. konvulsi. Gejala awal ringan: mual dan muntah. Utk◊ikat protein hepar◊metabolit hydroxylamine menumpuk cegah nekrosis hati. Pralidoxime 30 mg/kg. hipotensi. dan 12 jam keracunan. tiap 2 menit. hipersalivasi. bingung◊kepala syok. Berikan katartik/purgatif pd drug traffikcers. hipotensi/syok. halusinasi. Gejala: depresi nafas. berikan secepatnya senyawaan gugus thiol (-SH) yaitu Nacetylcysteine. Usaha pembunuhan/bunuh diri. kesadaran terganggu. miosis. mencret.2 mg. takipnea. depresi nafas. takiaritmia dan heart block. cholinesterase reactivator untuk ikat OF. midriasis/penglihatan kabur. gangguan hantaran jantung dgn pacemaker. Keracunan Akut Tricyclic Antidepressants (TCA) Keracunan krn efek antikolinergik sentral dan perifer. ikat Hb bentuk carboxyHb yang tak bawa O2 dan ganggu oksigenasi jaringan. depresi nafas.Kedaruratan medik yg harus cepat diobati. kejang dgn diazepam. Physostigmin tak digunakan krn masa kerja pendek. 90. midriasis) dan pertahankan. Ukur kadar parasetamol. nekrosis hati. kesadaan turun. Gejala: mulut kering. sakit◊Gejala: gangguan psikomotor kejang. sinkope. Keracunan Akut Morfin Pada bekas pencandu dan drug traffickers. hemoperfusi. pin-point pupil. gas dari knalpot mobil. Terapi: arang aktif. gelisah. Keracunan Akut Barbiturat Gejala: depressi SSP: tidur/koma. berikan N-acetylcystein. konvulsi. lidocaine. dosis total 1. dan gangguan pernafasan.◊ takikardi. ulangi tiap 2-3 menit. Gejala timbul oleh aktifitas ACH yg berlebihan krn OF ikat acetylcolinesterase irrevesible: muntah. Obati aritmia dgn β-blocker. depresi nafas.

mirip gula. As trivalent ikat –SH enzim. terutama system pyruvate dehydrogenase. dengan CaNa2EDTA. sukar menelan. Mekanisme kerja: ikat gugus SH enzim Kinetika: Hg anorganik terkonsentrasi di ginjal. distribusi ke jaringan lunak (hati dan ginjal). dan makanan ternak). dimercaprol. palsy. kaku otot. redistribusi ke tulang. Terapi: Kelasi dengan dimercaprol atau penicillamine utk keracunan gas dan inorganic mercury. disimpan di hati. proteinuria. disimpan di tulang dan gigi utk waktu lama. edema. Diagnosis: kadar Pb dan protoporphyrine darah. Lanjutkan dgn penicillamine oral 2 g/hari dalam dosis terbagi. di rambut dan kuku paling tinggi. Fanconi-like syndrome. ekskresi urin naik. ginjal. Merkuri juga digunakan sbg zat pengawet vaksin. Mekanisme kerja: As pentavalent rusak fosforilasi oksidatif di mitokondria. hiperkeratosis. dan garam organik. T1/2: 3-5 hari. garam anorganik. Pengobatan: terapi kelasi bila Pb darah>30-50μg/dl. sekarang masih utk trypanosomiasis dan acute promyelocytic leukemia. Kinetik: yg diserab adalah garam arsenit. Gejala: metil Hg timbulkan gejala neurologik dan mata (skotoma dan penyempitan lapangan penglihatan) Diagnosis: Hg darah>4 mg/dl. hematuria. Diikat oleh Hb. nyeri hebat lambung. Keracunan Arsen Arsen (As) adalah bahan alami dan limbah industri (semikonduktor pestisida. Keracunan Merkuri Merkuri adalah limbah lingkungan dan industri.herbisida. ekskresi oleh ginjal. Hg organik terdistribusi luas dan liwati BBB. T1/2: 1-2 bulan. jantung. Kematian didahului konvulsi dan koma. 1-3% dalam serum. oliquria. Methylmercury luas digunakan sbg fungisida dan timbulkan keracunan pd manusia. ensefalopati. dan sangat haus. Keracunan akut: tak berasa. Sama seperti fosfat. Keracunan kronis: lemah otot. putting susu. Diagnosis: kadar urin>50μg/24 jam. muntah projektil. kelopak mata. Dulu digunakan sbg obat. polythiol resin utk methyl mercury utk putus rantai siklus enterohepatik. berupa gas (elemental mercury). Paratiroid dan Vit D keluarkan Pb dari tulang.mulut dan pernafasan. colic. konstriksi tenggorokan. . kadanya tinggi di rambut yg kaya –SH. hiperpigmentasi kulit (leher. sakit kepala. Pb darah naik. dan ketiak). dan rambut. Epidemi keracunan terjadi di Teluk Minamata Jepang (1958). dirrhea berat. Dlm tulang disimpan sbg Pb fosfat. mulut terbakar. Irak (1972). dan paru. garis Pb di gigi. d-penicillamine atau succimer. Pengobatan: dimercaprol 3-4 mg/kg im tiap 4-12 jam sampai gejala abdominal hilang. gigi. lewati placenta. Berikan lagi penicillamine bila gejala kembali. Gejala keracunan kronik: konstipasi. anemia mikrositer.

Absorpsi oral◊turunan penicillin. cystinuria. Hg. Cmax 30-60 menit. peroral.. Succimer: mirip dimercaprol. peroral. Pb 40-70%. takikardia. Im/IV. . keracunan Cu. nefrotoksisitas. primary biliary cirrhosis. KI: defisiensi G6PD.-Flumazenil Benzodiazepine Ethanol Methanol Bikarbonat TCA. sakit kepala.Terapi Kelasi dgn Antagonis Logam Berat CaNa2EDTA: ekskresi◊Ikat Pb dan gantikan Ca di tulang. muntah. Trientine: cupridiuretik pengganti penicillamine pd Wilson disease. dll. Indikasi: keracuan anak dgn Pb darah>45μg/dl. agranulosistosis. Deferoxamine: ikat Fe dari hemosiderin dan ferritin. Cd. mobilisasi PB ke sirkulasi di ginjal. alternatif deferoxamine Antidot Lain Antidot Keracunan Acetylcysteine Acetaminophene Atropin sulfat Organofosfat Pralidoxime --. SE: hipersensitifitas. Penicillamine (D-β. metabolisme hati. quinidine Jengkol Thiosulfat Cyanida (singkong beracun) Naloxone Opiat Fuller’s earth Paraquate. rheumatoid arthritis (turunkan IgM rheumatoid factor). Dimercaprol: antidot gas vesicant As (lewisite). t1/2 4 jam. berikan sewaktu perut kosong. anemia aplastik. hematologik (leukopenia.β-dimethylcysteine): ekskresi urine. ES: hipertensi. Hg. CaNa2EDTA tak efektif obati keracunan Hg krn terikat erat dgn –SH. Indikasi: Wilson disease. insufisiensi hati.. As). Sediaan minyak. As. nausea. scleroderma. ikat Pb. Au. ikat Cu. Hg. Deferiprone: kelator besi. diikuti oleh redistribusi Pb dari jaringan lunak ke tulang. Indikasi: keracunan kronik besi pd thalasemia.Walau Hg dapat diikat. Alkalinisasi urin utk lindungi ginjal. Zn. Membawa dua –SH utk ikat logam berat (Hg. Pb. im.

Pencemaran terjadi karena makanan dibiarkan terbuka atau spora yang masih ada tumbuh kembali. Gejala klinis keracunan makanan oleh eksotoksin antara lain muntah. dan lemah. Keracunan makanan (food intoxication) dapat terjadi karena makanan tercemar toksin. pupil membesar. daging) yang diproses kurang sempurna sehingga bakteri Clostridium botulinum atau sporanya masih dapat tumbuh. Gejala ini timbul dalam waktu 8 jam sampai 8 hari. Lakukan pemeriksaan darah untuk menentukan jenis toksin. buah-buahan. Bacillus cereus. lakukan pengurasan lambung dengan memberikan air hangat 1-2 L atau larutan garam 5-10 ml/kg BB untuk anak-anak lalu dilanjutkan dengan pemberian karbon aktif. berikan pernapasan buatan. Keracunan makanan yang sering terjadi secara massal dapat disebabkan oleh enterotoksin dalam makanan yang dihasilkan oleh bakteri Staphylococcus. penglihatan ganda. aflatoksin/toksoflavin seperti pada kasus keracunan tempe bongkrek. Kita perlu tahu bahwa segala macam bahan makanan pada umumnya merupakan media yang sesuai untuk perkembangbiakan mikroorganisme. Akibat ulah mikroorganisme. sakit perut. sukar menelan. enterotoksin yaitu toksin yang spesifik bagi lapisan lendir usus seperti tahan terhadap enzim tripsin dan stabil terhadap panas. Jika terjadi depresi pernapasan. terkadang diare. Toksin bisa berupa eksotoksin yaitu toksin yang dikeluarkan oleh mikroorganisme yang masih hidup. rebus makanan kaleng selama 15 menit dalam air sebelum dimakan. bahan makanan membusuk dan mengalami kerusakan sehingga mempengaruhi kandungan nutrisi makanan tersebut. Jika tidak terjadi diare. susu dan produk susu. kelumpuhan otot. Berikut langkah yang dapat dilakukan untuk menanganinya: • Usahakan muntah dengan diberi karbon aktif atau natrium bikarbonat. nyeri otot. Clostridium perfringens. Waktu inkubasi antara 1-96 jam dan gejala timbul antara 1-7 hari.Mengenal Penyebab dan Gejala Keracunan Makanan Untuk Penanggulangan yang Tepat Racun Maraknya kasus keracunan makanan akhir-akhir ini menuntut kita untuk lebih waspada dalam memilih makanan. Kemudian lakukan pembersihan usus dengan obat laksan senyawa garam seperti Mg-sulfat atau Na-sulfat. Makanan yang biasa tercemar enterotoksin misalnya daging. . Keracunan makanan oleh eksotoksin dapat terjadi karena makanan nonasam dalam kaleng (sayuran. dan Vibrio parahemoliticus. • • Untuk mencegahnya. Keracunan karena mikroorganisme dapat berupa keracunan makanan (food intoxication) dan infeksi (food infection) karena makanan yang terkontaminasi oleh parasit atau bakteri patogen.

(it@) Posted in Anda Perlu Tahu. diare. Keracunan tempe bongkrek disebabkan oleh toksoflavin/aflatoksin dan asam bongkrek yang dihasilkan oleh Pseudomonas cocovenans yang dikenal sebagai bakteri asam bongkrek. PENYEBAB Jenis makanan yang sering menyebabkan keracunan antara lain adalah: 1. Jika terlanjur memakannya dan terjadi keracunan. biasa terjadi di Banyumas di mana di daerah itu tempe bongkrek banyak diproduksi. usahakan untuk muntah. susu dan produk susu. dan berikan pernapasan buatan jika perlu. Apabila anda sedang menderita infeksi mata dan kulit. diare. untuk makanan seperti daging. jika tidak segera dimakan sebaiknya disimpan di dalam almari es. muntah. ikan. Buletin 2007. Keracunan tempe bongkrek dengan gejala klinis seperti mual. September 2007 . sakit dan kejang perut. .coli dan cacing Trichinella). Bila keracunan ringan.produk ikan. Daging ternak yang tidak dimasak atau dimasak setengah matang (bakteri E. dehidrasi. sebaiknya tidak mengolah dan memegang makanan. sosis. syok. dan meninggal. Sebagai tindakan pencegahan.lakukan pengurasan lambung. Toksin ini dihasilkan dalam media yang mengandung ampas kelapa. Tindakan penanggulangan dapat berupa pemberian klorpromazin 25-100 mg atau obat antimuntah lain untuk mengatasi muntah.Keracunan. dan telur. 9. By PIOGAMA 9 February2009 Keracunan Makanan Penyebab & Cara Menghindarinya Jangan remehkan keracunan makanan ! Untag-Net Di tahun 2004 saja telah terjadi lebih dari 50 kali kejadian keracunan makanan massal (yang korbannya lebih dari 10 orang) di Indonesia. Masuknya enterotoksin dalam tubuh dapat dilihat dari gejala klinis yang muncul seperti mual. muntah. Satu-satunya cara untuk mencegah keracunan ini adalah dengan tidak mengkonsumsi tempe bongkrek. telur. pingsan.000 di antaranya menimbulkan kematian. 15 orang korbannya dinyatakan meninggal dunia ! WHO menyebutkan sekitar 81 juta orang di muka bumi tiap tahun menderita sakit akibat keracunan makanan. demam. biarkan penderita istirahat di tempat tidur tanpa diberi apa-apa melalui mulut selama 4 jam sampai muntahnya berhenti.

Panaskan kembali sisa makanan tadi sebelum dimakan. khususnya jenis kerang-kerangan (virus Hepatitis A dan jenis virus lainnya serta bakteri dan logam berat). 4. Makanan laut. 10. 5. Hindari makan telur mentah dan jangan minum susu yang tidak dipasteurisasi. 3. Cuci tangan minimal selama 20 detik dengan sabun dan air hangat sebelum memasak dan menghidangkan makanan. 9. Jaga agar kulkas anda tetap pada suhu < 8oC dan suhu freezer < 0oC. Susu yang tidak dipasteurisasi (bakteri pembusuk). daging. 3. jangan tinggalkan makanan dalam suhu ruang > 2 jam.2. Saat memotong makanan gunakan papan iris/talenan plastik karena bakteri bisa terperangkap di dasar talenan yang terbuat dari kayu. Pulang belanja. Daging merah dimasak hingga suhu 180oC atau bila bagian dalamnya telah berwarna coklat (telah matang benar). 6. bahan makanan yang mudah rusak (ikan. buah) segera simpan di kulkas. Sisa makanan sebaiknya disimpan di lemari pendingin. sayur. 2. Buah dan sayuran (virus Hepatitis A dan parasit. Ayam dan telur (bakteri Salmonella). . Masak makanan untuk membunuh bakteri. Jauhkan hewan peliharaan dari seluruh area tempat menyiapkan makanan. 7. 8. 4. Jangan membeli makanan yang segel pengamannya tidak utuh lagi atau makanan kaleng yang kemasannya sudah penyok atau menggelembung. Cuci buah dan sayuran sebelum dimakan. 5. kadang pestisida !). Hindari kontaminasi silang antar-makanan dengan cara mencuci peralatan masak yang sebelumnya telah kontak dengan makanan. CARA MENGHINDARI 1.

buang saja makanan tersebut. FAKULTAS INDUSTRI PANGAN UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SURABAYA Pertolongan Pertama Pada Keracunan Makanan Posted on Human Health. Masih ingat dengan tayangan investigasi pembuatan saos dari cabe busuk tempo hari di televisi? . Terkadang saya tak habis pikir ketika suatu kali saya disajikan jus mangga yang rasanya begitu aneh. Saya sendiri sudah berkali-kali mengalami keracunan makanan. bau atau warnanya sudah berubah. 12. Seminggu yang lalu teman blogger saya menceritakan pengalamannya ketika keracunan makanan di blognya.11. Apalagi pengawasan mutu makanan dan kesadaran masyarakat untuk menyajikan makanan yang baik dan sehat di negeri ini masih sangat kurang. Saya kira kejadian tersebut bukan suatu kejadian luar biasa dan bisa saja terjadi pada semua orang. belum lagi makanan-makanan yang dicampur dengan berbagai zat kimia yang berbahaya. setelah saya lihat langsung ke dapur warung barulah saya tahu mangganya sudah busuk. Jangan mengkonsumsi makanan/minuman yang rasa. Tanpa rasa bersalah mereka menyajikan makanan yang tidak sehat untuk pelanggannya. Jika tidak yakin apakah suatu makanan masih baik atau tidak. Berbagai makanan yang sudah kedaluwarsa masih saja dijual bebas di toko-toko dan swalayan. jangan ambil risiko.

§ Agar perut terbebas dari racun. * Give milk or water. Air kelapa muda telah terbukti memiliki khasiat sebagai penawar dan pengurai zat racun. ask questions to find out what type of poison was swallowed. badan terasa dingin. perut mual. Begitu laparnya saya sehingga tidak memperhatikan kemasan mie instan tersebut telah rusak. sebaiknya segera ditangani oleh ahli medis. § Apabila penderita dalam keadaan pingsan.Sebenarnya hal yang lebih penting untuk menghindari makanan yang tidak sehat juga berasal dari diri kita sendiri. for a child give one-half to one cup. Pengalaman keracunan pertama yaitu ketika makan mie instan beberapa tahun yang lalu di asrama Muntilan. Beberapa catatan saya tentang pertolongan pertama pada keracunan makanan ringan berdasarkan pengalaman tempo hari : 1. perut mulai mual dan kepala pusing-pusing. § Jika penderita dalam kondisi sadar. § Air santan kental dan air kelapa hijau yang di campur 1 sendok makan garam dapat menjadi alternatif jika norit tidak tersedia. Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan yang tertulis dalam First Aid Family Emergency Handbook : For swallowed household chemical or poisons: * If the persons is conscious. namun jika tidak beristirahatlah saja sampai kondisi membaik. Follow . Segera minum susu kental atau minum air putih sebanyak-banyaknya. 4.Pd dalam tulisan blognya yang berjudul AWAS. * Induce vomiting only when advised by the Poison Control Centre or doctor. Jangan lupa membawa serta contoh makanan beracun ataupun mengingat makanan yang telah dimakan untuk mempermudah diagnosa dokter. berikan air putih sebanyak-banyaknya atau diberi susu yang telah dicampur dengan telur mentah. Entah bagaimana tiba-tiba terjadi reaksi di perut saya sehingga saya muntahmuntah dan beberapa jam kemudian kondisi badan saya sudah membaik. Saya pribadi terkadang menyepelekan masalah ini dengan memakan makanan sembarangan tanpa memperhatikan tanggal kedaluwarsa ataupun kondisi makanan. Jika ternyata kondisi masih tidak berubah dalam beberapa jam dan menunjukkan gejala-gejala yang lebih parah semisal kejang-kejang. bawa segera ke rumah sakit atau dokter terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. berikan norit dengan dosis 3-4 tablet selama 3 kali berturutturut dalam setiap jamnya. Pada waktu itu saya belum sadar kalau saya sedang mengalami gejala keracunan. BAHAYA RACUN DALAM BAHAN PANGAN memberikan saran berikut ini : Pertolongan Pertama Pada Keracunan Makanan § Untuk mengurangi kekuatan racun. Jika ingin muntah segera muntahkan keluar. Biasanya gejala ini muncul beberapa saat setelah kita makan atau minum sesuatu. Lakukan dengan cara memasukan jari pada kerongkongan leher dan posisi badan lebih tinggi dari kepala untuk memudahkan kontraksi. Untunglah seorang teman saya membuatkan segelas susu dan menyuruh saya meminumnya sampai habis. usahakan agar muntah. badan menjadi dingin dan lemas. Tak jauh berbeda namun lebih lengkap Budi Sutomo S. give one to two cups. Sesaat setelah makan. Kenali gejala-gejala keracunan seperti kepala pusing. For an adult. 3. 2.

place victim their side. Namun demikian di situs LSM Kharisma dalam artikelnya yang berjudul Tindakan Pertama saat Keracunan malah melarang menggunakan susu. Melalui tulisan ini sebenarnya saya ingin berdiskusi tentang susu sebagai pertolongan pertama pada keracunan makanan. * To avoid inhaling of vomit. itu pula yang dijadikan dasar bagi apa yang diberikan sebagai penanganan. do not induce vomiting. Alasan saya menggunakan susu selain belajar dari pengalaman yang lalu. Sejak pengalaman pertama saya selalu menggunakan susu untuk pertolongan pertama ketika saya keracunan makanan. 2007). penderita dirangsang untuk muntah.tidak disarankan untuk menjadi penawar keracunan. Sepertinya ini juga yang menjadi alasan mengapa susu -dalam kasus tertentu. semoga membawa manfaat. pengalaman. Berkali-kali saya terbebas dari gejala keracunan berkat susu. baik pikiran. but give milk or water. juga karena susu lebih mudah segera didapatkan daripada air kelapa muda. * If the poison is a hydrocarbon or corrosive. Saya juga tidak suka minum banyak air ketika keracunan karena hanya membuat perut menjadi kembung saja dan berasa tak enak. Blog juga merupakan suatu hasil karya cipta yang dilindungi UU 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta. kesehatan. Terima kasih. gunakanlah alamat trackback ini untuk menghubungkannya. Anda tidak perlu mengcopy-paste keseluruhan artikel ini dan meletakkan di blog Anda. Beberapa saran di atas juga mencantumkan susu sebagai pertolongan pertama pada keracunan makanan. November 25th. Jangan berikan susu !! Karena banyak racun yang mudah larut dalam susu sehingga racun akan bertambah larut dalam tubuh. Mungkin ada pembaca yang lebih tahu secara teori ilmiahnya? Apakah susu justru berbahaya jika diberikan pada penderita keracunan seperti yang dituliskan di situs LSM Kharisma ataukah sebaliknya seperti pengalaman yang pernah saya alami tempo hari? Tags: keracunan. 23 Responses : 1. gunakanlah cara yang lebih elegan yaitu dengan pengutipan yang dilengkapi sumber informasi ataupun menggunakan alat kliping online seperti : Anda juga tidak perlu memindahkan tulisan blog Anda di komentar blog ini. muntah justru dilarang sebab akan merusak lambung dan kerongkongan. perasaan dan sebagainya (Manungkarjono. Dalam banyak kasus. 2006 at 12:50 | Reply | Lita Says: Lebih tepatnya. Beberapa waktu yang lalu ibu saya juga merasakan manfaat susu ketika beliau keracunan nutrisari.instructions of the Poison Control Center of doctor. p3k Mood : Blog adalah suatu representasi dari individu penulisnya. Tapi bila keracunan bahan kimia tertentu. . apa yang menyebabkan keracunan.

Ingetin ya. Penambahan susu telur. 3. setelah mikroorganisme patogen ini terikat di susu. Saya sendiri kerja di per"susu"an dan masih mencari sumber yang akurat untuk hal tersebut 7. untuk menetralisir kemungkinan masuknya sebagian bahan kimia lewat paparan tak sengaja (selain pencegahan dengan jas lab. 2007 at 13:35 | Reply | budi sutomo Says: thanks ya tulisanku sudah dikutip. kecuali air kelapa dan pisang (antibiotik alami). .. 2006 at 21:49 | Reply | Hedi Says: Soal susu sebagai penanggulangan keracunan makanan. seumur hidup baru kemaren ini disuruh minum NORIT ma Fefe. salam. November 27th. 2. lalu dimuntahkan. January 6th. November 27th. ya ampun masa sampe 10 butir! Gile aje. Buku lama banget. nyelip di perpustakaan di kampus. memang banyak versi. tapi yang sudah2 di perusahan yang biasanya menggunakan bahan kimia biasanya mewajibkan pekerjanya untuk minum susu agar dapat meluruhkan racun yang mungkin disebabkan karena pekerjaannya tersebut. seperti perusahaan percetakan. Aku sendiri ga berani menggunakan susu. logam. dosen Kimia Organik dulu sering mengingatkan kami untuk minum susu sepulang dari praktik laboratorium. salam kenal 6. masker dan kacamata goggle).. Sangat berguna neeh. 2007 at 12:26 | Reply | litha Says: belum tau sumber yang shahih tentang susu sebagai penetralisir racun. February 26th. 2007 at 17:08 | Reply | budi sutomo Says: pencampuran susu dan telur tepat untuk penderita keracunan akibat mikroorganisme. :) 4.Aku pernah baca ini di buku POISON. November 25th. February 21st. farmasi dll. 2006 at 21:43 | Reply | Uare Says: Hoi. Nanti kalau ketemu versi online-nya kubagi di sini deh. 2006 at 19:06 | Reply | PriyayiSae Says: SIP… mantap tnan postingannya. waktu baca komposisinya ga beda ma yang ada di filter akuarium lobsterku. Miroba penyebab keracunan biasanya menyukai susu sebagai tempat hidup.. 5. Sedangkan sebagai salah satu prosedur pencegahan keracunan. sebenarnya bertujuan untuk merangsang muntah sehingga racun dapat dikelurakan. NORIT=ACTIVATED CARBON???? Hampir2 gak bisa minum itu obat he he inget filterku teyus.

nambah lagi pengetahuan saya ttg penanganan racun . akhirnya gw kedokter.. January 9th...Tau nih reaksi belum timbul (keracunan enggaknya) mudah2an enggak deh. 13. tapi dia bilang kemungkinan Typus. cuman kalo typus bukannya musti demamnya berhari2 baru sakit perut yah??? (gw pernah typus ampe masuk RS) gw jadi gak yakin ama dokter2 di Indonesia sekarang ini. gw langsung sakit perut "BANGET". Hal yang perlu diperhatikan ketika terkena keracunan "Secepat mungkin di MUNTAHKAN untuk membuang racun".. sebab gak lama dari gw makan roti keju tadi pagi. Baru aja ketemu nih: http://pmep.cornell. thanks. untukmengetahui bahwa penderita sudah terbebas dari keracunan. and gw dapet info. namun demikian keracunan juga bila tidak ditangani lebih lanjut akan berakibat fatal bahkan kematian.. tapi gak papa kan? :) 9. itu malah obat buat bakteri STD gitu?!?!?! mendingan gw minum apa gak yah tuh obat.. 2007 at 13:16 | Reply | Shanty Wood Says: Thanks a lot.edu/fa. gw yakin gw keracunan makanan sekarang. soalnya gw cek juga antibiotik gw di website itu buat apaan.html Bukan buku yang kumaksud sih. Mending susu. gw kena demam tinggi and mencret2 plus mual. saya barusan aja makan mie kadaluwarsa. nah loh?!?! setelah gw google.tapi nggak mau ah minum air santan. anyway thanks for the Info 12. April 10th.. 2007 at 11:09 | Reply | kenz Says: @Lita ga papa mba. gw pikir ma’ag (krn gw ada ma’ag akut) tapi setelah pulang tadi sore mesikupun agak berkurang sakit perutnya masih muncul-hilang. October 18th. April 10th. 2007 at 21:21 | Reply | suzy Says: gw rada bingung. March 30th. Tanpa sengaja sih…. gejala typus and keracunan makanan itu mirip. Makanya saya beli susu dulu…eh air santan udah ad. November 11th. 2008 at 20:12 | Reply | Wawan Says: .treat. sebagai pengalaman yang saya lakukan kpd penderita keracunan. 2008 at 10:46 | Reply | kodent PMI Kota bandung Says: Saya setuju dengan pendapat dari P’Budi Sutomo bahwa susu dapat menetralisir racun tertentu. Thanks for the blog 11. hehe. dan periksakan ke klinik terdekat. 2007 at 10:11 | Reply | Lita Says: Maaf Kenz.8. lama banget.. Lupa terus.)) 10.cce..

. teri…dll… n jd pusing…. addthis_url = ‘http%3A %2F%2Fsamsulhadi.? masa… jeruk minum jeruk Menurut gue sih… Yang penting dalam beberapa jam sebelumnya. izin hyperkes dari depnaker 3.mual2 gara2 makan mkanan diangetin ex.. izin sudin depkes 2. telur. do’ain ya bro….blogspot.. Cara aman untuk menghndari keracunan makanan bagi karyawna adalah catering tersebut memiliki izin sbg berikut : 1. June 30th. May 30th. 14. mungkin tar nyari es kelapa muda. 2008 at 7:38 | Reply | admad Says: sss alooo kenz Thanks infonya aku keracunan nih pagi2 ini (30-5-8) huuuuh…. boleh juga dibahas keracunan yang lain. yang bisa ditemui dalam kehidupan sehari-hari. 2008 at 14:08 | Reply | Sukoagung Says: Pren… kalo keracunan susu gimana…? apa harus minum susu lagi…. 2008 at 8:34 | Reply | andi Says: Saya kebetulan salah satu auditor internal di pbarik yang menseleksi catering yang akan memberi makanan untuk karyawn pabrik. terimakasih. 2008 at 10:09 | Reply | Tentang Keracunan Makanan | samsulhadi dot com Says: [.] 17.com 15. aNALISA LaB aIR (OPTIONAL) karena mutu air di suatu daerah berbeda.com%2F2008%2F10%2F25%2Ftentang-keracunan-makanan%2F’. October 25th. [. . Halal MUI 4. apa yang sudah korban makan/minum. biar cpet sembuh………………………… uh….] barusan ngecek google ada posting yang dulu saya baca juga di sini. ————————————–00 http://admad-z.selain keracunan makanan.. baru dicari treatmennya… Minum air kelapa kek…minum susu kek… dan ke dokter/RS 16. November 14th.

2009 at 22:54 | Reply | Riyadi81 Says: Kalau yg keracunan anak kecil umur 5th.pusing dan ingin muntah apakah itu tandatanda keracunan makanan sisa yang dimasak kembali ??? . May 26th.secepatnya ku minum banyak2 dan pergi ke klinik.karena aku punya sakit mag 23. 2009 at 18:37 | Reply | devi Says: saya tadi pagi beli nasi bungkus di warteg yang isinya ada kerang. maka instasi tersebut yang bertanggung jawab terhadap pembinaaannya. May 17th.itu kemungkinan besar karena masalah pencernaan. 2010 at 13:23 | Reply | df Says: aku pernah merasa seperti keracunan.lemas. beberapa saat setelah makan lalu perut menjadu keras. 2009 at 22:55 | Reply | Riyadi81 Says: Kalau yg keracunan anak kecil umur 5th. February 28th.Apakah sama tindakannya? 20. 19. keracunanan makanan misalnya.tapi menurut dokter. May 26th.gmn kang. begitu ……. Enam Langkah Mencegah Keracunan Makanan! .ku pikir karena bahan kimia yang ada pada lotion anti nyamuk. 2008 at 0:05 | Reply | Jams Says: Bagus banget infonya… Thanks a bunch…. setidak-tidaknya pajak kita ada manfaatnya. 22.kikil dan ucus ayam.Apakah sama tindakannya?Soalnya waktu suruh minum susu gak mau 21.mual.pusing n mual2. 18.gmn kang. July 5th. December 12th. 2010 at 13:20 | Reply | dora Says: z slalu menggunakan susu pada keracunan makanan dengan maksud untuk merangsang muntahnya saja dan memperbaiki keadaan umumnya dengan memasang infus.jADI BILA terjadi sesuatu.

racun alami makanan. Sementara produsen atau pe-nyedia makanan akan menderita penurunan. kepercayaan konsumen. atau kehilangan. Bahan itu di antaranya sianida. dan badan lemah. biasanya itu gara-gara kecerobohan atau kesengajaan.net . Bikin susah kalau ditebengi "penumpang gelap" berupa racun atau kuman. Contoh. 2004 oleh: Gsianturi Enam Langkah Mencegah Keracunan Makanan! Gizi. makanan kecil yang mereka santap ternyata dibubuhi racun sianida. atau mikroorganisme. Pesta pernikahan. keracunan yang bisa berakibat fatal bisa dicegah. berpeluang memunculkan masalah keracunan. sakit perut. Clostridium botulinum adalah contoh mikroorganisme yang meracuni dengan cara . kegiatan penyediaan makanan dalam jumlah besar seperti dilakukan perusahaan katering. singkong dan daunnya mengandung zat amidalin. dan industri makanan. Mikroorganisme yang mencemari makanan berulah dengan cara mengeluarkan racun (bacterial food poisoning) atau menginfeksi saluran pencernaan (bacterial food infection). sakit kepala. Kalau kasus keracunan. Dengan kata lain. dsb. penyediaan makanan bagi karyawan suatu perusahaan. Masih ingat kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah demonstran penentang pemilihan Sutiyoso sebagai Gubernur DKI Jakarta September 2002? Korban terkapar kesakitan usai mengonsumsi makanan kecil sampai harus ditandu ke rumah sakit. Biang keladinya macam-macam Keracunan makanan sejatinya gejala klinis atau gangguan kesehatan akibat mengonsumsi makanan yang terkontaminasi racun. Bikin sehat bila higienis dan mencukupi kebutuhan gizi. sengaja dilakukan oleh "dermawan siluman". Kentang dengan racun solanin bisa menimbulkan gejala muntah-muntah. kerugian akan menimpa banyak pihak. diare. rumah makan. Makanan yang dari sononya sudah menyimpan racun juga bisa menimbulkan keracunan. pestisida yang digunakan berlebihan pada produk pertanian. lansia. Kasus keracunan makanan macam itu boleh dibilang bentuk "kecelakaan" yang sering terjadi. Biji jengkol mengandung asam jengkol yang sukar larut dalam air. Diduga. adalah beberapa contoh lain kegiatan melibatkan makanan yang ditengarai rawan keracunan. Konsumen mendapat rasa sakit. 11 November. Usut punya usut. Biasanya akibat pengolahan atau pemasakannya kurang sempurna atau dikonsumsi mentah-mentah. dan bahan kimia rumah tangga. ulang tahun. Dengan penanganan sempurna sejak pemilihan bahan makanan hingga penyajiannya. Kalau terjadi akibat bahan kimia. atau orang sa-kit bisa berisiko kematian. Bahkan pada ke-lompok berisiko tinggi seperti balita. bisa pula menyusahkan.Makanan bisa menyehatkan.Kamis. Sewaktu-waktu asam sianidanya dapat terlepas dari ikatannya sehingga bisa menimbulkan keracunan sianida. Bisa berasal dari bahan kimia.

macam merokok saat mengolah makanan. Biasanya. dan Staphylococcus aureus yang mengeluarkan toksin pada makanan berprotein tinggi (daging. Semua itu bertujuan menyediakan makanan sehat dan aman dikonsumsi. proses seleksi lebih baik dilakukan saat pengolahan.60 derajat C (danger zone). susu. makanan umumnya disimpan lebih dulu. Tidak cuma untuk sektor industri. berbau. padahal bisa berakibat fatal. Bakteri ini sering terdapat pada makanan kaleng yang sudah rusak. bahan makanan dibagi menjadi dua jenis: yang tidak mudah rusak dan tahan lama. serta yang mudah rusak. Juga Pseudomonas cocovenans yang menghasilkan racun pada tempe bongkrek. Penderita yang terserang toksin ini umumnya meninggal karena kesulitan bernapas. mudah dibersihkan. Sesudah diolah. tempatnya bebas tikus. isinya menggelembung. pengangkutan. pengolahan bahan makanan menjadi makanan siap santap. yang merupakan salah satu titik rawan terjadinya keracunan. Sedangkan yang menginfeksi saluran pencernaan di antaranya Salmonella sp. Yang gampang rusak disimpan di lemari es atau gudang berpendingin. Yang awet cukup ditaruh di gudang biasa atau lemari bahan makanan.. Sedangkan yang mudah rusak lebih sering dibeli dadakan. Menyimpan bahan makanan yang tidak mudah rusak dan yang mudah rusak juga perlu dibedakan. Lalu seleksi makanan yang tidak mudah rusak dilakukan saat penyimpanan. pengolahan bahan makanan. Orang bisa menularkan penyakit ini bila menderita sakit atau sebagai carrier. tapi bisa pula untuk tingkat rumah tangga. Yang tahan lama biasanya dibeli dalam jumlah besar dan disimpan sebagai persediaan. Saat belanja inilah tahap pemilihan bahan makanan mulai dilakukan. bocor. Pemilihan bahan akan lebih efektif bila dibeli dalam jumlah terbatas. dan tetap mengolah makanan meskipun dalam keadaan sakit memperbesar risiko terjadinya keracunan. Perilaku kurang baik. atau berwarna tak normal. . penyimpanan makanan jadi. Soal sepele seperti kebersihan kuku. telur retak. ikan) dan makanan yang disiapkan dalam jumlah besar. penyimpanan makanan mentah. Banyak kasus keracunan terjadi karena tenaga pengolahnya tidak memperhatikan aspek higiene dan sanitasi. dengan menekankan pentingnya aspek higiene dan sanitasi. dan makanan yang disimpan pa-da suhu 10 . pakaian kerja. Makanan yang sering tercemar salmonela antara lain daging atau hasil olahannya. menerapkan prinsip FIFO (first in first out). dan rambut sering diabaikan. tidak mencuci tangan setelah dari kamar kecil. penyebab salmonellosis. dan penempatan-nya dipisahkan dari bahan kimia. telur. umpamanya kaleng kembung. berkarat. Langkah itu dimulai dari pemilihan bahan makanan. Yang berkondisi tidak baik disingkirkan agar tidak mencemari bahan makanan lain yang berkondisi baik. Jangan abaikan kebersihan diri Ada enam langkah mencegah keracunan seperti dimasyarakatkan Departemen Kesehatan RI. Khusus untuk makanan mudah rusak. dan penyajian.mengeluarkan racun. segel rusak. Yang penting. lalu diangkut untuk disajikan. Langkah ketiga.

Khusus untuk di rumah. Yang dimaksud "arsip" makanan yaitu sejumlah kecil makanan yang disisihkan dan disimpan di lemari pendingin untuk bahan pemeriksaan bila terjadi keracunan makanan. hati-hati dengan makanan setengah matang. Simpan sisa makanan Kalau keracunan telanjur terjadi. Sedangkan kesimpulan akhir penyebab keracunan akan diketahui dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sisa makanan. lebih baik simpan makan-an setengah matang dalam wadah tertutup untuk meng-hindari kontaminasi. Jumlah yang diamankan tak perlu banyak-banyak. Bagaimanapun.Terjadinya kontaminasi pada tiga tahap terakhir bisa sangat berbahaya. cukup setengah hingga satu piring kecil. Pada hari itu pula laporkan kejadiannya kepada Dinas Kesehatan.co. tentu saja diperlukan langkah penyelamatan. panaskan sampai sempurna ketika hendak disajikan. Dugaan penyebab keracunan biasanya diketahui setelah petugas kesehatan melakukan serangkaian wawancara dengan korban dan penyedia makanan. ada baiknya dilakukan penyimpanan "arsip" makanan setiap kali mengadakan pesta atau hajatan. Contoh makanan biasanya akan diambil petugas kesehatan untuk diperiksa di lab setelah mendapatkan laporan. (intisari) Sumber: http://www. Selain pemeriksaan kimiawi. Biaya pemeriksaan menjadi tanggung jawab pemerintah. Sementara sisa makanan segera disimpan di lemari pendingin. Lalu. Menghadapi kemungkinan terjadinya keracunan.kompas. Sebagian besar bakteri akan tewas oleh panas. Jadi. Bisa jadi suhu untuk memanaskan makanan menjadi setengah matang tidak cukup untuk membunuh kuman. Puskesmas. juga biologis. Jadi.id . karena makanan sudah dalam keadaan matang atau siap santap. langkah terbaik tentu saja mencegah sebelum keracunan terjadi. tidak perlu pusing memikirkan soal biaya untuk itu. Ada banyak pemeriksaan yang akan dilakukan. Jangan pernah menyimpannya secara sembarangan hanya karena berpikiran akan dimasak lagi. Korban segera dibawa ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat. atau rumah sakit terdekat.

belum pernah mengalami sebelumnya dan istri saya sudah saya pesan untuk menomorsatukan Afina. entah makanan apa yang menyebabkannya karena penghuni rumah yang terkena cuma saya. Akhirnya saya menemukan sebuah artikel. Padahal sangat berguna di waktu yang mendesak. Maklum. tubuh saya terasa lebih segar. mumpung pas libur dan rumah sudah beres semua. seingat saya sejak usia 2-3 bulan mengandung Afina. saya paksakan menyalakan komputer dan googling mencari tindakan pertama. Kemana harus mencari kelapa muda. berikut ini poin yang saya highlight: 1. Merasa panik. mengatakan tentang cara yang harus ditempuh: yaitu berusaha memuntahkan isi lambung dan meminum susu atau air kelapa muda (degan. pikir saya. khususnya warna ijo) sebanyakbanyaknya. apalagi seperti saya waktu itu yang belum mengetahui kemana harus mencari halaman yang berkenaan dengan keracunan makanan dan dalam kondisi yang bisa dikatakan mendesak. sekeliling saya serasa berputarputar dan badan berkeringat dingin. untuk yang belum membaca Mom & Kiddie tentang Keracunan Makanan di atas. saya lupa URL-nya dan tidak kepikiran untuk membookmark. dengan telah kosongnya perut saya dan reaksi penetralan oleh air kelapa. baru kemudian terpikirkan untuk menelepon sahabat saya — Danny Ableh — yang kemudian mencarikan kelapa muda yang akhirnya bisa diperoleh di alun-alun Ngawi. Entah kenapa. Sesederhana itu. Namun belum pernah saya membacanya. Ketertarikan saya membaca tabloid itu ketika tadi melihat sekilas ada tulisan berjudul Keracunan Makanan: Gejala & Pertolongan Pertama.Tentang Keracunan Makanan By Samsul Hadi ⋅ October 25. buddy. Akhirnya. . karena bukan benda di sekeliling yang berputar tetapi justru badan saya. kondisi kota pensiunan di jam-jam segitu sudah sepi. tidak ada yang mengoptimasi halaman semacam ini dengan SEO. tapi keadaan pusing oleh reaksi racun dan juga panik membuat semua menjadi rumit. Saya harus berputar-putar dahulu sebelum menemukan halaman yang tepat. 2008 ⋅ Post a comment Filed Under Catatan Ringan. Kepala saya terasa pusing malam itu. Saya coba berbaring tambah lebih parah lagi rasanya. Apalagi waktu itu sudah malam hampir jam 9. Nah. Sebenarnya sudah cukup lama istri saya berlangganan tabloid ini. Setelah berhasil mengeluarkan isi lambung sebanyak yang saya bisa. Paling banter cuma melihat headline dan judul artikel yang ada di sampul depan. Thanks atas bantuannya. Ini mengingatkan saya beberapa bulan yang lalu ketika keracunan. kesehatan Iseng-iseng saya membuka-buka tabloid Mom & Kiddie ibunya Afina hari ini. Lah wong tabloid untuk ibu-ibu :-) Sedangkan saya sendiri lebih suka membaca majalah PC Media.

Gambaran klinik .  Bawa ke dokter (pertolongan terakhir). Gejala umum keracunan makanan:  Mual dan mulas. Update: barusan ngecek google ada posting yang dulu saya baca juga tentang keracunan makanan di sini. .Gejala neurologi seperti disartria dan disfagia dapat menimbulkan pneumonia aspirasi.62 Definisi Botulismus merupakan keracunan akibat makanan (tidak selalu makanan kaleng) yang tercemar toksin yang dihasilkan oleh C. sakit pada ulu hati  Muntah dan BAB berkepanjangan  Mata berkunang-kunang  Keluar keringat dingin  Sakit kepala  Kehilangan kesadaran 3.1. Penyebab keracunan makanan: bahan beracun dan infeksi. atau air santan kental dan air kelapa hijau yang dicampur garam sebagai alternatifnya. namun dapat beragam dari beberapa jam sampai 3 hari. serta gangguan penglihatan. .botulinum. .Otot-otot tungkai.  Usahakan muntah kembali setelah 3 menit. Penyebab Makanan yang tercemar toksin yang dihasilkan oleh C. jarang terjadi diare.  Beri obat penawar racun (norit). . . BOTULISMUS Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1903 ICD X : T. Kematian sekitar 65%. 2. Keracunan ini ditandai oleh kelainan neuromuskuler.botulinum.Diare lebih sering tidak ada. KERACUNAN MAKANAN DAN INSEKTISIDA 3 11 2009 1.Tanda awal adalah rasa lelah dan lemas. Pertolongan pertama:  Usahakan muntah bila penderita masih sadar. namun jangan dilakukan bila keracunan disebabkan oleh makanan yang mengandung asam atau basa keras karena bisa merusak lambung.61-T. lengan dan badan lemah.Inkubasi penyakit ini kira-kira 18 – 36 jam.

.Penderita dirangsang secara mekanis agar muntah. Bila tidak berhasil lakukan bilas lambung di rumah sakit.Pengobatan spesifik. usahakan untuk muntah. . Diagnosis Riwayat konsumsi tempe bongkrek.Berikan norit 20 tablet (digerus dan diaduk dengan air dalam gelas) sekaligus. . sakit kepala dan melihat ganda (diplopia). Jenis yang paling sering menimbulkan keracunan di Indonesia . Pertumbuhan kuman ini dapat dihambat oleh suasana asam (diolah dengan daun calincing). Penatalaksanaan .61-. Penyebab Keracunan tempe bongkrek disebabkan oleh toksoflavin dan asam bongkrek yang dihasilkan oleh Pseudomonas cocovenans yang dikenal juga sebagai bakteri asam bongkrek. berikan pernapasan buatan.Gejala timbul 4 – 6 jam setelah makan tempe bongkrek yaitu berupa mual dan muntah.Penderita harus dirujuk ke rumah sakit. . lakukan bilas lambung.Sementara itu daya rasa (sensoris) tetap baik. KERACUNAN INSEKTISIDA Semua insektisida bentuk cair dapat diserap melalui kulit dan usus dengan sempurna.Penderita harus segera dirujuk ke rumah sakit 2. Diagnosis Riwayat konsumsi makanan tertentu. sementara itu bila penderita masih sadar usahakan mengeluarkan sisa makanan. . . dan ulangi 1 jam kemudian. terutama bila timbul gejala dengan antitoksin. dan ensefalitis virus. Toksin tersebut dihasilkan dalam media yang mengandung ampas kelapa. Bila perlu. 2.Penderita mengeluh sakit perut.T62 Definisi Racun bongkrek dihasilkan oleh Bacillus cocovenevans. Jika tidak muntah. .. pembesaran hati dan urin keruh dengan protein (+).Pada hari ke-3 sklera menguning. yaitu kuman yang tumbuh dari bongkrek yang diproses kurang baik.Bila terdapat tanda-tanda syok pasang infus glukosa 5% dan kalau perlu lakukan pernafasan buatan.Tidak ada antidotum spesifik.Diagnosis banding yang perlu dipikirkan adalah poliomielitis.Penderita lemah. gelisah dan berkeringat dingin kadang disertai gejala syok. Penatalaksanaan . . . . . KERACUNAN BONGKREK Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1903 ICD X : T.Kalau perlu atasi syok dengan infuse glukosa 5 % dan pernapasan buatan. dan suhu tidak meningkat. 3. miastemia gravis. Gambaran Klinis .Tindakan penanggulangan: 1. Jika perlu.

Jika tersedia Naso Gastric Tube. tidak persisten dalam tanah. 5. diare dan sakit perut. Selain pralidoksim. Otot-otot. Sebelum gejala timbul atau setelah diberi atropine sulfat. pengeluaran keringat meningkat. mengakibatkan perangsangan terus menerus saraf muskarinik dan nikotinik. muntah. Sistem saraf pusat. salviasi dan juga sekresi bronchial. dapat digunakan obidoksim (toksogonin).v. Dalam 24 jam dapat diulangi 2 kali. Pengeluaran cairan tubuh. Gambaran klinik Gejala klinis keracunan pestisida golongan organofosfat pada: 1. konvulsi dan koma. pernapasan berhenti.-T. 7. dispnea dan dada sesak. Pantau tanda-tanda vital. bradikardia dan hipotensi. demam. 4. Penatalaksanaannya dapat dilihat dalam “ Pedoman Pengobatan Keracunan Pestisida” yang diterbitkan oleh Bagian Farmakologi FKUI. ataksia. Saluran napas. 3. Kardiovaskular. dan tidak menyebabkan resistensi pada serangga. 2. mual. 3. Berikan atropin sulfat 2 mg secara i. a. Golongan karbamat efeknya mirip efek organofosfat.m. Masih terdapat jenis pestisida lain seperti racun tikus (antikoagulan dan seng fosfit) dan herbisida (parakuat) yang juga sangat toksik. sakit kepala. Berikan larutan 1g pralidoksim dalam air secara i. KERACUNAN GOLONGAN ORGANOFOSFAT Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1902 ICD X : T. pupil mengecil dan penglihatan kabur 2. 6. Diagnosis Riwayat kontak dengan insektisida golongan organofosfat Penatalaksanaan Keracunan akut : Tindakan gawat darurat: 1.51 Definisi Golongan organofosfat bekerja selektif. antara lain edema paru. berbicara tidak jelas. 6. 5. sehingga asetilkolin tidak terhidrolisa. Mata. lakrimasi. kulit dan selaput lendir yang terkontaminasi harus dibersihkan dengan air dan sabun. Penyebab Keracunan pestisida golongan organofosfat disebabkan oleh asetilkolin yang berlebihan. ulangi setelah 30 menit jika pernapasan belum normal. tetapi jarang menimbulkan kasus keracunan. blockade atrioventrikuler dan konvulsi. bersin. Golongan organofosfat bekerja dengan cara menghambat aktivitas enzim kolinesterase. Buat saluran udara. fascikulasi dan kram. lemah. bingung.adalah golongan organofosfat dan organoklorin. 7. Berikan pernapasan buatan dengan alat dan beri oksigen. 8. Saluran cerna. batuk. perlahan-lahan. Kasus keracunan golongan ini jarang terjadi. lakukan bilas lambung dengan air dan berikan .50. Komplikasi yang dapat terjadi. ulangi setiap 3 – 8 menit sampai gejala keracunan parasimpatik terkendali. 4.

b. sesuai prosedur dan petunjuk lain yang telah ditentukan. sehingga tidak dapat diketahui dengan pasti. rasa takut. Tindakan umum: 1. Pestisida sebaiknya disimpan dalam tempat aslinya dengan etiket yang jelas dan disimpan di tempat yang tidak terjangkau oleh anak-anak.51 Definisi Pestisida golongan organoklorin pada umumnya merupakan racun perut dan racun kontak yang efektif terhadap larva. . 5.sirup ipeca supaya muntah.5 – 1 jam. maka perlu dihindari kontak lebih lanjut sampai kadar kolinesterase kembali normal. KERACUNAN ORGANOKLORIN Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1302 ICD X : T. Tergantung pada tingkat toksisitasnya. terutama muntah. Sekresi paru disedot dengan kateter. tremor dan konvulsi. 6. sebaiknya tidak sambil makan.-T. Pada waktu bekerja dengan pestisida. 2. Nadi normal. 3. Diagnosis Riwayat kontak dengan insektisida golongan organoklorin Penatalaksanaan Tindakan pencegahan : 1.50. Hindari penggunaan obat morfin. Hindari kontak atau menghisap pestisida.Pada keracunan akut melalui mulut disebabkan oleh 5 g DDT akan menyebabkan muntah-muntah berat setelah 0. Keracunan kronik: Jika keracunan melalui mulut dan kadar enzim kolinesterase menurun. aminofilin. tubuh hewan dan jaringan tanaman. serta jauh dari makanan dan minuman. minum atau merokok. sebaiknya tidak lebih dari 4 – 5 jam. 2. tegang dan diare juga dapat terjadi. . selain kelemahan dan mati rasa pada anggota badan yang terjadi secara bertahap. serangga dewasa dan kadang-kadang juga terhadap kepompong dan telurnya. golongan fenotiazin dan obat-obat yang menekan pernapasan. Tempat atau wadah pestisida yang telah kosong. Penggunaan pestisida golongan organoklorin makin berkurang karena pada penggunaan dalam waktu lama residunya persisten dalam tanah. 4. perlu diikuti dengan cermat dan tepat. jika bekerja yang berhubungan dengan pestisida. pernapasan mula-mula cepat kemudian perlahan. selanjutnya konvulsi klonik kaki dan tangan seperti gejala keracunan pada strichnin. Pada waktu menggunakan pestisida. golongan barbital. Penyebab Pestisida golongan organoklorin Gambaran klinis .Gejala keracunan turunan halobenzen dan analog. demikian juga pestisida yang tidak berlabel atau etiketnya sudah rusak.Dengan 20 g DDT dalam waktu 8 – 12 jam kelopak mata akan bergerak-gerak disetai tremor otot mulai dari kepal dan leher. sebaiknya dibuang atau dimusnahkan. .

61. Tanpa analisa kandungan sianida tidak dapat dipastikan singkong mana yang berbahaya bila dimakan kecuali dari rasanya. Pembersihan usus.Timbul kolik ginjal seperti pada batu ginjal.Penderita mengeluh nyeri sewaktu buang air kecil. Diagnosis Hematuria. Jangan diberi obat stimulan terutama epinefrin. 2. Jika keracunan melalui mulut.-T. 3. Jangan diberi lemak atau minyak. 4. berikan natrium fenobarbital 100 mg secara s. Berikan karbon aktif. Untuk mengatasi konvulsi. . . KERACUNAN JENGKOL Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1903 ICD X : T. KERACUNAN SINGKONG Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1903 ICD X : T. Jika kulit juga terkena.Urin penderita merah karena darah (hematuria). 5. bikarbonat 2 g 4 x sehari peroral sampai gejala hilang. nyeri pada saat buang air kecil. Jika belum menunjukkan hasil berikan obat yang memblokade neuromuscular.-T.Keracunan ringan dapat diobati dengan minum banyak dan pemberian Na. .62 Definisi Beberapa jenis singkong mengandung cukup banyak sianida yang mungkin menimbulkan keracunan.c setiap jam sampai mencapai jumlah 0. karena dapat menimbulkan fibrilasi ventrikuler. . Pantau tanda-tanda vital. berikan diazepam 10 mg secara i. e.Bau khas jengkol tercium dari mulut dan urin penderita.v perlahan-lahan. . . selain eritrosit tampak kristal asam jengkol seperti jarum. bersihkan dengan air dan sabun. c. juga dapat dilakukan dengan 200 mL larutan manitol 20 % dengan melalui pipa. usahakan untuk muntah b.Tindakan penanggulangan : Penanggulangan keracunan pestisida golongan keracunan organoklorin pada umumnya: Tindakan gawat darurat: a.Pada keracunan berat dengan anuria penderita perlu dirujuk.Dalam keadaan berat terdapat anuria dan mungkin penderita pingsan karena menahan sakit. Penyebab Asam Jengkolat Gambaran Klinis . diikuti bilas lambung dengan air 2 – 4 liter.62 Definisi Keracunan akibat terjadinya pengendapan kristal asam jengkol di saluran kemih. Ciri orang yang rentan pengendapan kristal asam jengkol ini belum dapat ditentukan. Kemudian berikan obat pencuci perut. Tindakan umum: 1.5 g atau sampai konvulsi terkendali.61. d. Penatalaksanaan . Secara mikroskopis. Atasi hiperaktivitas dan tremor.

. Dosis total diberikan sampai penderita bangun. jumlahnya bergantung pada beratnya gejala. nitrat atau nitrit.Didapatkan lesi putih di kornea Diagnosis Penurunan visus dan lesi pada kornea. perlahan sebanyak 20 ml dan diulangi setiap 7-10 menit sampai gejala teratasi. Penatalaksanaan . .Infeksi .Non Infeksi Gejala dan tanda klinis . KERATITIS (ULKUS KORNEA) 3 11 2009 Definisi Keratitis (Ulkus Kornea) adalah suatu keadaan infeksi pada kornea yang dapat disebabkan oleh infeksi bakteri. .5 – 1 %) enam kali sehari. Penatalaksanaan .v.Pasien datang dengan keluhan penurunan tajam penglihatan dan mata merah .Gejala berawal dengan pusing dan muntah. .Rasa nyeri dan mengganjal pada mata .Bibir. virus dan faktor imunologis. penggunaan lensa kontak. Penyebab . DDS.Penderita perlu dioservasi 24 jam dan dikirim ke rumah sakit bila keracunannya berat. . jamur. Diagnosis Riwayat makan singkong disertai dengan gejala klinis.Tanda keracunan timbul akut kira-kira setengah jam setelah makan singkong beracun. kemudian muka dan kulit berwarna kebiruan (sianosis). yang memerlukan pengobatan lain (metilen-biru).Larutan Na-tiosulfat 25% disuntikan i. Pada umumnya didahului oleh keadaan trauma pada kornea.Dalam keadaan yang berat penderita sesak napas dan pingsan. Sianosis perlu dibedakan dengan methaemoglobinemia yang timbul karena keracunan sulfa.Berikan oksigen dan pernapasan buatan bila terdapat depresi napas.Penyebab Sianida ( HCN ) Gambaran Klinis . pemakaian kortikosteroid topikal yang tidak terkontrol dan pemakaian obat tetes mata tradisional. sekurangkurangnya selama 3 hari .Jangan diberikan antibiotika atau obat-obatan lainnya yang mengandung kortikosteroid.Berikan tetes mata kloramfenikol (0. kuku. .

Gas. 3. Tertelan melalui mulut. 4. misalnya obat-obatan. . Keracunan kronik diduga bila penggunaan obat dalam waktu yang lama atau lingkungan pekerjaan yang berhubungan dengan zat-zat kimia. Atau tamu undangan yang tiba-tiba mencret setelah menyantap hidangan dalam acara pesta pernikahan. Zat yang dapat menimbulkan keracunan dapat berbentuk : 1. zat kimia.Segera rujuk ke spesialis mata apabila : § Rasa nyeri dan mata merah menetap setelah 3 hari pengobatan § Tampak lesi putih di kornea . Gejalanya menjadi cepat karena dosis yang besar.. Gejalanya tak sesuai dengan suatu kadaan patologik tertentu. atau televisi bahwa sekelompok pekerja di pabrik tiba-tiba muntah dan pusing setelah melahap jatah makan siang yang disediakan oleh catering. misalnya alcohol. Keracunan adalah masuknya suatu zat kedalam tubuh kita yang dapat mengganggu kesehatan bahkan dapat mengakibatkan kematian. Seorang yang sehat mendadak sakit. Padat. makanan 2. misalnya CO 3. keracunan makanan. Kira-kira apa yang ada di pikiran kita? Keracunan kah? Ya betul kita bisa mencurigai seseorang dicurigai menderita keracunan bila : 1. bensin. Seseorang dapat mengalami keracunan dengan cara : 1. minyak tanah. majalah. 2.Tetap berikan kloramfenikol tetes mata tanpa dilakukan pemasangan verban saat merujuk ke dokter spesialis mata Pertolongan Pertama Pada Keracunan Mungkin kita sering mendengar berita di Koran. Cair. minuman.

Penderita dibawa ke sarana kesehatan terdekat . 2. berikan minum hangat serta upayakan agar penderita muntah 2. Muntah (sering bercampur darah) 5. Bau alkohol Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan awal : 1. 3. Nafas dan nadi cepat 2. misalnya keracunan gas CO 3. Shock  bisa koma Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan Pertama : 1. Sering muntah-muntah 4. Terhisap melalui hidung. Terserap melalui kulit/mata. Bila penderita tidak sadar. Upayakan pertolongan dengan membuat nyaman pasien 2. Pupil kecil  akhirnya dilatasi (melebar) 4. Bawa ke sarana kesehatan 3. beri minum kopi hitam Bawa ke sarana kesehatan 2. bersihkan saluran pernapasan 3. Gelisah 3. Keracunan asetosal/aspirin/naspro Gejala keracunanasetosal/aspirin/naspro : 1. Bila sadar beri minum air atau susu 3. Upayakan muntah bila pasien sadar Pertahankan agar pernapasan baik Bila sadar. Depresi pernapasan 3. Keracunan luminal dan obat tidur sejenisnya Gejala keracunan luminal dan obat tidur sejenisnya : 1. Kekacauan mental 2.Keracunan Alkohol Gejala keracunan alkohol : 1. misalnya keracunan zat kimia Berikut ini adalah Macam-Macam Keracunan yang sering terjadi di masyarakat 1. Bila penderita sadar. Pupil mata dilatasi (melebar) 3. Sakit kepala Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama : 1.2. Nyeri perut 4. Refleks berkurang 2. 4.

Netralisir dengan cairan 2.diare.Keracunan jengkol .Keracunan bensin/minyak tanah Gejala keracunan bensin/minyak tanah : 1. Muntah. Perut dan tenggorokan terasa terbakar 2. Kejang  syok Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama : 1. Upayakan muntah 7. Rasa baal pada ekstremitas 4. Beri minum air hangat 3. sangat berbahaya jika terjadi aspirasi (terhisap saluran pernafasan) Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama : 1. Beri minum hangat /susu atau larutan norit 3. Rasa panas disekitar mulut 3. Segera kirim ke puskesmas/rumah sakit 5. mual.lemah.Keracunan arsen/racun tikus : Gejala keracunan arsen/racun tikus : 1. Gejala : 1. Nyeri perut dan diare Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama: 1. Jangan lakukan muntah buatan 2. Ditelan : Muntah. Usahakan agar dimuntahkan 2.Keracunan makanan laut Beberapa jenis makanan laut seperti kepiting. Nafas dan kotoran berbau bawang 5. Mual. muntah 6. Masa laten 1/3 – 4 jam 2. sesak nafas 2.4. Inhalasi : nyeri kepala. mulut kering 3. rajungan dan ikan lautnya dapat menyebabkan keracunan . Buang air besar seperti air cucian beras. Segera kirim kepuskesmas/rumah sakit 6. 4. Lemah 5.

Sakit perut 2. Diare 3. Segera kirim ke puskesmas / rumah sakit 8.Keracunan jengkol terjadi karena terbentuknya kristal asam jengkol dalam saluran kencing. Diare 4. demam 5. muntah 2. Segera kirim ke puskesmas/rumah sakit 9.Keracunan Makanan Penyebab adalah staphylococcus. Muntah 3. Nyeri waktu buang air kecil 4. Gejala : 1. Dehidrasi 6. Buang air kecil disertai darah. mulut dan air kemih penderita berbau jengkol 2. Gejala : 1.Ada beberapa hal yang diduga mempengaruhi timbulnya keracunan yaitu jumlah yang dimakan. Upayakan pasien muntah 3. Sakit pinggang yang diserta sakit perut 3. 3. Nafas. Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama: 1. Obat penghilang rasa sakit dapat diberikan untuk menghilangkan rasa sakitnya. Muntah buatan . Dapat menyerupai disentri Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama : 1. Nyeri perut 4. Gejala : 1. Mual. Nyeri kepala. Netralisasi dengan cairan 2. minum air putih yang banyak 2.Keracunan jamur Gejala alam yang muncul dalam jarakbeberapa menit sampai 2 jam. Berkeringat banyak Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama: 1. Seringkali menyebabkan keracunan dengan masa laten 2-8 jam. cara penghidangan dan makanan penyerta lainnya.

Upayakan pasien muntah (emesis). Encerkan racun yang ada dalam lambung. 2. Dan pengobatan biasanya hanya penanganan simptomatiknya saja. Emesis tidak boleh dilakukan pada keracunan zat korosif. (Y&i – dari berbagai sumber) PENATALAKSANAAN KERACUNAN Diposting oleh Admin Jumat. dengan kepala lebih rendah dari pada bagian dada. dosis dan cara pemberiannya. Apabila kita membawa ke Rumah sakit <> jam. Bila Racun ditelan. prinsipnya cuma dua: 1. A.2. Tindakan di atas tidak boleh dilakukan pada pasien yang tidak sadar.. tapi prinsip utama penatalaksanaan keracunan adalah: “ Mencegah /menghentikan penyerapan racun”. 18 Juli 2008 Keracunan dalah masuknya zat yang berlaku sebagai racun. Segera kirim ke puskesmas/rumah sakit Prinsip penatalaksanaan keracunan Mungkin jika kita harus menghapalkan langkah-langkah yang harus dilakukan seperti tertera di atas.Cairan yang dipakai adalah air biasa atau susu. serta pada penderita tidak sadar. Dapat dilakukan dengan cara mekanik yaitu dengan merangsang dinding faring dengan jari atau suruh penderita untuk berbaring tengkurap. . Bila racun melalui kulit/mata 1. Pakaian yang terkontaminasi dilepas 2. Perhatikan jangan sampai penolong ikut terkena. efektif bila dilakukan dalam 4 jam setelah racun ditelan. semoga bermanfaat. Cuci/bilas bagian yang terkena dengan air 3. keracunan zat kerosene. Pengenceran dengan susu tidak boleh dilakukan pada penderita yang menelan kamper. C. Demikian. yang memberikan gejala sesuai dengan macam. sekaligus menghalangi penyerapannya dengan cara memberikan cairan dalam jumlah banyak. Segera bawa ke Rumah Sakit. barangkali akan sulit. maka tindakan kuras lambung tidak bisa dilakukan. Beri minuman yang banyak 3. B. Segera bawa ke Rumah Sakit.

atau asam asetat 5 %. bensin). • Pembilasan sampai 20 X. rata-rata volume 250 cc. pembunuhan atau kecelakaan. . 5. Kontraindikasi : keracunan zat korosif & kejang. Kosongkan lambung (efektif bila racun tertelan sebelum 4 jam) dengan cara : . Mencegah / menghentikan penyerapan racun a. Racun melalui melalui kulit atau mata .Bilas lambung : • Pasien telungkup. atau pemberian air garam atau sirup ipekak.Bilas Usus Besar : bilas dengan pencahar. 4. Kontraindikasi : cara ini tidak boleh dilakukan pada keracunan zat korosif (asam/basa kuat. b. 2. . terutama kasus percobaan bunuh diri. kepala dan bahu lebih rendah. klisma (air sabun atau gliserin). • Pasang NGT dan bilas dengan : air. . 3. GEJALA UMUM KERACUNAN 1. kesadaran menurun dan penderita kejang. minyak tanah. Mata : miosis PENATALAKSANAAN 1. larutan norit. Anamnese menunjukkan kearah keracunan. bila : 1. susu. Keracunan kronis dicurigai bila digunakannya obat dalam waktu lama atau lingkungan pekerjaan yang berhubungan dengan zat kimia.Seseorang dicurigai menderita keracunan. Gejala berkembang dengan cepat karena dosis besar. Gejala tak sesuai dengan keadaan patologik tertentu. Gangguan gastrointestinal : mual-muntah 3.Pakaian yang terkena racun dilepas . Racun melalui mulut (ditelan / tertelan) 1. Sakit mendadak. Hipersalivasi (air ludah berlebihan) 2. Natrium bicarbonat 5 %. telor mentah atau norit).Dimuntahkan : Bisa dilakukan dengan cara mekanik (menekan reflek muntah di tenggorokan).Cuci / bilas bagian yang terkena dengan air dan sabun atau zat penetralisir (asam cuka / bicnat encer). 2. Encerkan racun yang ada di lambung dengan : air.

asam kuat dinetralisir dengan antasida .Beri epinefrin 1/1000 dosis : 0. . . jaga agar denyut arteri bagian distal masih teraba dan lepas tiap 15 menit selama 1 menit .basa kuat dinetralisir dengan sari buah atau cuka .Pasang torniquet proximal tempat suntikan.Dialisa .jangan bilas lambung atau tindakan emesis . .beri antibiotik dan antiinflamasi. Racun melalui inhalasi .beri antibiotik dan antiinflamasi.Beri kompres dingin di tempat suntikan 2. • Keracunan ditelan / tertelan : . Natrium Hidroksida.Gejala : nyeri perut. manitol .Diuretic : lasix. Asam Cuka Pekat.Gangguan sistem susunan saraf pusat : • Kejang : beri diazepam atau fenobarbital • Odem otak : beri manitol atau dexametason.Gangguan sistem pernafasan dan sirkulasi : RJP . b.4 mg subkutan/im. Asam Sulfat. .3-0. jangan menggunakan metode mouth to mouth. Mengeluarkan racun yang telah diserap Dilakukan dengan cara : . 4. Kalium Hidroksida). Keracunan Alkohol / Minuman Keras .Hati-hati : penolong jangan sampai terkontaminasi.Dapat mengenai kulit.irigasi dengan air mengalir .Tindakan : • Keracunan pada kulit dan mata : . d. c.Transfusi exchange 3.Pernafasan buatan penting untuk mengeluarkan udara beracun yang terhisap. ..Pindahkan penderita ke tempat aman dengan udara yang segar. Keracunan Asam / Basa Kuat (Asam Klorida. Pengobatan spesifik dan antidotum a. Racun melalui suntikan . muntah dan diare. mata atau ditelan. Pengobatan simptomatis / mengatasi gejala .

nyeri perut. kolik usus. dyspneu. oliguri.Tindakan : • Bilas lambung dengan air • Beri kopi pahit • Infus glukosa : mencegah hipoglikemia. syok sampai koma. kulit memerah. Keracunan Jamur . Keracunan Tempe Bongkrek .Gejala : mulut kering. kelemahan otot lurik. spasme otot. Hari kedua sampai ketiga setiap 6 jam (dosis sama). . g. .. dehidrasi. mata miosis. muntah.Tindakan : Emesis. kejang. reflek pupil (-). d. Keracunan Ikan . c. muntah. Keracunan Makanan Kaleng (Botulisme) . disartri. syok. rasa tercekik. paralisa otot pernafasan.Gejala : air mata. Hari keempat s/d ke sepuluh dosis diturunkan. stupor sampai koma.Tindakan : • Bilas lambung dengan norit • Beri ATS 10. muntah.Tindakan : • Bilas lambung dengan Natrium karbonat/sorbitol • Atasi syok dan gangguan elektrolit • Beri BAL (4-5 Kg/BB) setiap 4 jam selama 24 jam pertama. • Ber Fenobarbital 3 x 30-60 mg / oral.Gejala : mengantuk. pruritus. . . nyeri perut. nyeri sendi. e. diare. perdarahan. vertigo sampai koma. berkeringat.Gejala : gangguan penglihatan. mual.Gejala : panas sekitar mulut.Gejala : emosi labil. ludah dan keringat berlebihan. . tidak ada gangguan pencernaan dan kesadaran. Keracunan Arsenikum . diare. rasa tebal pada anggota badan. sakit menelan.Tindakan : . .000 unit. bilas lambung dan beri pencahar. disfagi. f. demam. muntah.Tindakan : terapi simptomatik. depresi pernafasan. kulit merah. nyeri perut. diare.

mulut kering. gagal nafas. bula.Tindakan : simptomatik.• Emesis. j. hipotensi.Gejala : Mual. Keracunan Marihuana / Ganja . hematuria. . kemudian diberi minum norit / air susu l. hiporefleksi. delirium. depresi pernafasan. mengantuk. spasme laring.Tindakan : bilas lambung dengan larutan amonia 0. beri amphetamin 4-10 mg intra muskular. muncul gejala Uremia. • Injeksi Sulfas Atropin 1 mg / 1-2 jam • Infus Glukosa. hematuria. syok. oliguria – anuria. . mata midriasis . Keracunan Barbiturat . Keracunan Singkong . . koma. nekrosis. • Kulit : iritasi. m.Gejala : kolik ureter. • Ditelan/tertelan : nyeri perut.Gejala : mengantuk. nyeri kepala. k. hipotensi. muntah. dermatitis. kejang. Keracunan Amfetamin . . takikardi. Keracunan Formalin . dispneu. koma (cepat meninggal dalam waktu 1-15 menit). Keracunan Jengkol . bilas lambung dan beri pencahar. mual.Tindakan : • Infus Natrium bikarbonat • Natrium bicarbonat tablet : 4 x 2 gr/hari i.Gejala : • Inhalasi : iritasi mata.2 %. biasanya sadar setelah dalam 24 jam pertama.Tindakan : • Beri 10 cc Na Nitrit 5 % iv dalam 3 menit • Beri 50 cc Na Thiosulfat 25 % iv dalam 10 menit. hidung dan saluran nafas. hematemesis. syok sampai koma.Gejala : halusinasi. h. gejala bronchitis dan pneumonia.Tindakan : • Jangan lakukan emesis atau bilas lambung • Bila sadar beri kopi pahit secukupnya • Bila depresi pernafasan.

parestesi. aritmia dan hipotensi . mual.Gejala : • Inhalasi : nyeri kepala. . mata miosis. Bensin) . o.Tindakan : • Beri antihistamin im/iv • Beri epinefrin 1 %o 0.. kekacauan mental. dapat diulang tiap 30 menit • Kurangi rangsangan luar (sinar.5-1 mg/kg BB. tremor. mual. kejang. hipotensi. muntah. edem paru. DDT) .Tindakan : • Atropin 2 mg tiap 15 menit sampai pupil melebar • Jangan diberi morfin dan aminophilin. sangat berbahaya bila terjadi aspirasi (masuk . bunyi) n. hiperaktif. Keracunan Insektisida Gol.Gejala : gelisah. r.Gejala : mual. hipersalivasi. nyeri kepala.Gejala : muntah.(Endrin. Keracunan Digitalis (Digoxin) . dispneu. diare.Organofosfat (Diazinon. psikosis. laborat : agranolositosis . Keracunan Senyawa Hidrokarbon (Minyak Tanah. Keracunan Insektisida Gol. . koma . kelainan kulit. bronchokonstriksi. Malathion) .3 cc sub kutan. depresi pernafasan • Ditelan/tertelan : muntah. depresi pernafasan dan kejang. nadi lambat.Tindakan : • Bilas lambung • Klorpromazin 0. takikardi.Tindakan : • Propranolol • KCl iv p. kegagalan pernafasan dan sirkulasi. lemah. diare. Keracunan Aminopirin (Antalgin) . vebrilasi s/d kegagalan ventrikel.Gejala : anoreksia. q. anoreksia. aritmia.Gejala : mulut kering. nyeri perut.Tindakan : • Jangan gunakan epinefrin • Bilas lambung hati-hati • Beri pencahar • Beri Kalsium glukonat 10 % 10 cc iv pelan-pelan.

Tindakan : • Pasang O2 bertekanan • Jangan gunakan stimulan • Pengawasan : kemungkinan edem otak t. karena tidak mendepresi pernafasan. Atiek S.4 mg iv tiap 5 menit (atau Nalorpin 0. Halim Mubin A. . klulit dingin.Tindakan : • Jangan lakukan emesis • Beri Nalokson 0. KEPUSTAKAAN 1. pupil miosis.Kedokteran UGM. : Kapita Selekta Kedokteran. Husna A. . Media Aesculapius. pernafasan dangkal sampai koma. Panitia Pelantikan Dokter FK-UGM : Penatalaksanaan Medik. Morfin. s. pusing. pupil midriasis. depresi pernafasan sampai koma. Keracunan Narkotika (Heroin.Gejala : kulit dan mukosa tampak merah terang. Purnawan J. 3. dispneu. muntah. nyeri dan pusing kepala. 2010 · 0 comments .Gejala : mual.. Keracunan Karbon Mono-oksida (CO) . 2. Diagnosis dan Penatalaksanaan Pada Keracunan Makanan Laut by Evan Hamsafir on 23 May. : Panduan Praktis Ilmu Penyakit Dalam : Diagnosa dabn Terapi. Senat Mahasiswa Fak. Jakarta 2001 : 98-115. hanya punya efek samping emetik. memperbaiki kesadaran..1 mg/Kg BB.paru) . kejang. EGC. Karenanya pada penderita koma tindakan preventif untuk aspirasi harus disiapkan. Yogyakarta 1987 : 18-22.Tindakan : • Jangan lakukan emesis • Bilas lambung hati-hati • Beri pencahar • Depresi pernafasan : Kafein 200-500 mg im • Pengawasan : kemungkinan edem paru. Jakarta 1982: 185-198. Kodein) .S. Obat terpilih Nalokson (dosis maximal 10 mg).

Medikamentosa a.3-0. Ganti cairan atau elektrolit yang keluar b. berikan karbon aktif 50-60 gram per oral c. Bila reaksi sangat berat (sesak napas hebat) berikan adrenalin 0. Istirahat • Jalan napas di awasi • Diberikan oksigen atau bantuan pernapasan 2. Diet 3.in Info Obat DASAR KELAINAN : TOksin meracuni urat saraf atau mendorong terbentuknya Histamine I. Penatalaksanaan A. Komplikasi III. Terapi Komplikasi - . Bila racun baru saja di makan . B.5ml larutan 0.001 (1 per mil) subkutan. a) Keluhan Pokok • • • • • • • • • • • • • • • • Ada riwayat makan seafood Perut keram Disfagi Mual-Muntah Diare Gatal-gatal Sesak napas Sakit kepala Pusing/Vertigo Diaporesis(banyak keringat) Disartri Lemah Hipotensi Bradikardi Kelemahan otot-otot Pernapasan berhenti b) Tanda Penting c) Pemeriksaan LaborAtorium d) Pemeriksaan Khusus II. DIAGNOSIS Masa inkubasi: berkisar 15-90 menit setelah makan ikan atau hewan laut yang lain. Terapi Umum 1. Dapat di pertimbangkan antihistamindan simetidin IV d.

Sp. dr. Keracunan Pada anak Evi Eryani Fri. Angka yang pasti dari kejadian keracunan di Indonesia belum diketahui. 14 Jan 2005 23:19:54 -0800 Keracunan Pada Anak A. Latief Azis.IV. Topik kesehatan yang merujuk ke postingan ini: Diagnosa keracunan/penatalaksanaan keracunan peroral/penatalaksanaan keracunan makanan/penatalaksanaan keracunan ikan/penatalaksanaan keracunan/ [balita-anda] Artikel .A(K) Pendahuluan Keracunan adalah masuknya zat racun kedalam tubuh baik melalui saluran pencernaan. meskipun banyak dilaporkan kejadian-kejadian keracunan di . atau melalui kulit atau mukosa yang menimbulkan gejala klinis. saluran nafas.. PROGNOSIS Tergantung dari jenis seafood dan cepatnya penanganan.

Fungsi organ-organ tubuh belum matang. keracunan obat-obatan. Mengingat resiko keracunan yang sangat berbahaya dan bahkan dapat menyebabkan kematian dan mengingat bahwa keracunan pada anak sebagian besar adalah karena kecelakaan dan dapat dicegah. tapi oleh karena secara alamiah terdapat perbedaan akibat dari tingkat perkembangan fisik yang masih sedang tumbuh. Soetomo Surabaya 15 . · Anak-anak masih belum mengetahui apa yang berbahaya bagi dirinya ( termasuk disini anak dengan retardasi mental. keterlambatan dalam memberikan pertolongan dapat membawa akibat yang fatal.yaitu : · Perkembangan kepribadian anak usia 0 . kulit dan mukosa atau parenteral tetapi yang terbanyak racun masuk melalui saluran cerna ( 75 % ) dan inhalasi ( 14% ). Di Amerika Serikat kecelakaan dan keracunan merupakan penyebab utama kematian anak-anak. · · selalu Anak-anak mempunyai rasa ingin tahu yang besar. lokasi serta motif dari keracunan. Pada dasarnya keracunan pada anak tidaklah berbeda dengan pada dewasa. Anak-anak pada usia ini mempunyai sifat negativistik yaitu . fisiologis maupun psikologis dengan orang dewasa.beberapa rumah sakit tetapi angka ini tidak menggambarkan kejadian yang sebenarnya didalam masyarakat. sehingga terdapat beberapa perbedaan dalam kejadian. terdapat perbedaan perbedaan baik fisik. demikian pula dengan fungsi pertahanan tubuh yang belum sempurna.5 tahun masih dalam fase oral sehingga ada kecenderungan untuk memasukkan segala yang dipegang kedalam mulutnya. maka usaha-usaha pencegahan hendaknya mendapat perhatian dan prioritas utama dalam penanggulangan keracunan pada anak. Keracunan pada anak Anak bukanlah orang dewasa dalam bentuk kecil.30 penderita anak yang datang untuk mendapatkan pengobatan karena keracunan setiap tahun. Pada anak terdapat faktor-faktor yang mempermudah terjadinya keracunan.yang sebagian besar karena keracunan hidrokarbon ( 45 . detergen dan bahan-bahan rumah tangga yang lain. Meskipun keracunan dapat terjadi melalui saluran cerna. dengan kematian < 4%.60%). saluran nafas. sedang di RS dr. keracunan makanan. Di RSCM/FK UI Jakarta dilaporkan 45 penderita anak yang mengalami keracunan setiap tahunnya.Keracunan merupakan suatu keadaan gawat darurat medis yang membutuhkan tindakan segera. jenis. kepribadian dan emosi yang sedang berkembang. Lebih kurang 60% dari paparan keracunan yang dilaporkan terjadi pada anak berumur < 6 tahun.

sedang pada dewasa keracunan lebih sering karena pekerjaannya (occupational poisoning) dan pembunuhan atau usaha bunuh diri. Breathing : Berikan pernafasan buatan bila penderita tidak bernafas spontan atau pernapasan tidak adekuat. II. Pada anak kecil jarang terjadi keracunan karena usaha bunuh diri atau pembunuhan. Eliminasi racun. Bahan-bahan yang dapat menyebabkan keracunaan adalah : · · · · Makanan Bahan-bahan kimia Obat-obatan Bahan-bahan keperluan rumah tangga ( Household poison ) Oleh karena anak kecil lebih sering berada dirumah maka keracunan yang terjadi pada anak biasanya disebabkan oleh bahan-bahan yang ada dirumah atau sekitar rumah. Bila mungkin lakukan identifikasi penyebab keracunan. kalau perlu lakukan intubasi. tapi hendaknya usaha mencari penyebab keracunan ini tidak sampai menunda usaha-usaha penyelamatan penderita yang harus segera dilakukan. Penatalaksanaan keracunan I.menentang perintah atau melanggar larangan. . Penyebab keracunan Pada dasarnya semua bahan dapat menyebabkan keracunan tergantung seberapa banyak bahan tersebut masuk kedalam tubuh. Di RSUD dr. Soetomo keracunan yang paling sering terjadi adalah keracunan minyak tanah ( > 45% ) sama seperti laporan dari center-center lain. III. walaupun pernah dilaporkan melalui media massa adanya pembunuhan anak dengan jalan memberi racun oleh ibu yang putus asa sebelum kemudian dia bunuh diri. Tindakan emergensi : Airway : Bebaskan jalan nafas. Oleh karena sifat-sifat tersebut maka keracunan pada anak lebih sering karena kecelakaan (accidental poisoning ). Identifikasi penyebab keracunan. Circulation: Pasang infus bila keadaan penderita gawat dan perbaiki perfusi jaringan.

Keracunan bahan korossif 3. Penderita kejang Penderita dengan gangguan kesadaran lambung akan berguna bila dilakukan dalam 1-2 jam sesudah menelan kecuali bila menelan bahan yang dapat menghambat seperti pada rangsang muntah tidak boleh dilakukan pada : 1. 2. Kumbah Kumbah lambung bahan beracun. Pada anak usia 6 .12 bulan 10 ml 1. Keracunan bahan-2 perangsang CNS ( CNS stimulant . Dapat diberikan dengan dosis 0. Sirup Ipecac Dapat diberikan pada anak diatas 6 bulan.07 mg/kg BB secara subkutan. Keracunan hidrokarbon. Kumbah lambung · · · Keracunan bahan korosif Keracunan hidrokarbon Kejang Pada penderita dengan gangguan kesadaran atau penderita. Apomorphine Sangat efektif dengan tingkat keberhasilan hampir 100%. bila sudah lebih dari 1 jam tidak perlu dilakukan rangsang muntah kecuali bila bahan beracun tersebut mempunyai efek yang menghambat motilitas ( memperpanjang pengosongan ) lambung. 2. Bila sesudah 20 menit tidak terjadi muntah pada anak diatas 1 tahun pemberian ipecac dapat diulangi. Racun yang ditelan 1. kecuali bila hidrokarbon tersebut mengandung bahan-bahan yang berbahaya seperti camphor. Kontraindikasi rangsang muntah : 1. logam berat dan pestisida.atau dapat dilakukan dengan pemberian obat.5 menit.obatan : 1. 5. pengosongan lambung. Rangsang muntah Akan sangat bermanfaat bila dilakukan dalam 1 jam pertama sesudah menelan bahan beracun.dapat menyebabkan muntah dalam 2 .1. seperti strichnin ) 4.12 tahun 15 ml > 12 tahun 30 ml Pemberian sirup ipecac diikuti dengan pemberian 200 ml air putih. produk-produk yang mengandung halogenat atau aromatik.penderita dengan . Rangsang muntah dapat dilakukan secara mekanis dengan merangsang palatum mole atau dinding belakang faring.

salisilat. carbamazepine. methanol. asam basa kuat dan alkohol. sodium valproate.4 jam bila diperlukan. Catharsis Efektivitasnya masih dipertanyakan.resiko aspirasi jalan nafas harus dilindungi dengan cara pemasangan pipa endotracheal. antiinflamasi non steroid. diazepam phenytoin. theophylline. Kontraindikasi : udema otak dan gagal ginjal 6. Indikasi pemberian norit untuk keracunan : · Obat2 analgesik/ antiinflammasi : acetamenophen. Pemberian Norit ( activated charcoal ) Jangan diberikan bersama obat muntah. 5. 3. salisilat. Bermanfaat hanya pada bahan beracun yang bisa melewati filter dialisis ( dialysa ble toxin ) seperti phenobarbital. digitalis.60 menit sesudah emesis. cyanida. cocaine. theophylline.propoxyphene. · Anticonvulsants/ sedative : barbiturat. quinine. Dosis 1 gram/kg BB dan bisa diulang tiap 2 .morphine. Penderita diletakkan dalam posisi trendelenburg dan miring kekiri. Jangan diberikan bila ada gagal ginjal. ileus paralitik atau trauma abdomen. Tujuan adalah untuk mendapatkan produksi urine 5.depressants Norit tidak efektif pada keracunan Fe. 4. Dialysis Hanya dilakukan bila usaha-usaha lain sudah tidak membawa hasil. diberikan per oral atau melalui pipa nasogastrik.36 Fr. pencucian lambung dilakukan dengan cairan garam fisiologis ( normal saline/ PZ ) atau ½ normal saline 100 ml atau kurang berulang-ulang sampai bersih. · Lain-lain : amphetamine.diare yang berat ( severe diarrhea ). pemberian norit harus menunggu paling tidak 30 . Harus dilakukan monitor dari elektrolit serum pada pemberian diuresis paksa. lithium. ethylene glycol dan lithium. Diuretika paksa ( Forced diuretic ) Diberikan pada keracunan salisilat dan phenobarbital ( alkalinisasi urine ).hati-hati jangan sampai terjadi overload cairan. kemudian di masukkan pipa orogastrik dengan ukuran 24 . chlordiazepoxide. chlorpheniramine.0 ml/kg/jam. Dialysis dilakukan bila : · · · Asidosis berat Gagal ginjal Ada gejala gangguan visus . cyclic anti .

Pada anamnesa ditanyakan kapan dan bagaimana terjadinya. Kalau perlu lakukan pernafasan buatan. keluarga.pengasuh atau orang lain yang mengetahui kejadiannya. hipoglikemia.· 7. IV. Racun yang disuntikkan atau sengatan Immobilisasi Pemasangan torniquet diproksimal dari suntikan Berikan antidotum bila ada 3. . Ditanya pula kemungkinan penggunaan obat-obatan tertentu atau resep yang mungkin baru didapat dari dokter. 2. Berikan oksigen. kelainan elektrolit dsb.) Diagnosa Penegakan diagnosa dari keracunan seringkali dengan mudah dapat ditegakkan karena keluarga atau pengantar penderita sudah mengatakan penyebab keracunan atau membawa tempat bahan beracun kepada dokter. Jangan diberi antidotum. Racun pada kulit dan mata Lepaskan semua yang dipakai kemudian bersihkan dengan sabun dan siram dengan air yang mengalir selama 15 menit. 4. · · Pemberan antidotum kalau mungkin Pengobatan Supportif Pemberian cairan dan elektrolit Perhatikan nutrisi penderita · Pengobatan simtomatik ( kejang. · · · Tidak ada respon terhadap tindakan pengobatan. tempat kejadian dan kalau mungkin mencari penyebab keracunan. Racun yang dihisap melalui saluran nafas Keluarkan penderita dari ruang yang mengandung gas racun. Diagnosa dari keracunan terutama didasarkan pada anamnesa yang diambil dari orang tua. Hemoperfusi masih merupakan kontroversi dan jarang digunakan. Diusahakan sedapat mungkin agar tempat bekas bahan beracun diminta untuk melihat isi bahan beracun dan kemudian diselidiki lebih lanjut.Tapi kadang-kadang kita menemui kesulitan dalam menentukan penyebab keracunan terutama bila penderita tidak sadar dan tidak ada saksi yang mengetahui kejadiannya. V.

LSD. clonidin. fenothiazin Hiperthermia : Anticholinergik. carbonmonoksida. aspirin. simpatomimetik.fenothiazin. fenothiazin. besi. organofosfat. salisilat.beta-blocke r SELAPUT LENDIR : Kering : Anticholinergik Salivasi : Organofosfat.carbonmonoksida. nitrat. carbontetrachlorida. fosfor.theofilin TEKANAN DARAH : Hipertensi : Simpatomimetik. asam borax. theofilin Arithmia : Anticholinergik. amfetamin Hipotensi : Sedatif hipnotik. gigitan ular Sianosis : Nitrit. barbiturat Kering : Anticholinergik Bulla : Barbiturat. amfetamin. Selain pemeriksaan fisik rutin dicari pula tanda-tanda khusus pada keracunan-keracunan tertentu seperti : · · · · · · · · · · · · · · · B A U : Aceton : Methanol. benzocain · SUHU TUBUH : Hipothermia : Sedatif hipnotik.fenacetin. isopropyl alcohol. ethchlorvynol Tachikardia : Anticholinergik. carbonmonoksida Ikterus : Acetaminofen. cocain. acetyl salicylic acid Coal gas : Carbon monoksida Buah per : Chloralhidrat Bawang putih : Arsen. ethanol. betablocker N A D I : Bradikardia : Digitalis. fosfor. cokain. alkohol.Pemeriksaan fisik sangat penting terutama pada penderita-penderita yang belum jelas penyebabnya. jamur Purpura : Aspirin. fenothiazin. organofosfat. amfetamin.cyanida. cocain. carbamat . narkotika. beta-blocker.warfarin. anticholinergik Berkeringat : Amfetamin.clonidin. organofosfat Alkohol : Ethanol. thalium.organofosfat. cyanida. sedatif hipnotik. methanol Minyak : Minyak tanah atau destilat minyak K U L I T : Kemerahan : Co.

anticholinergik.alkohol.sedatif hipnotik.logam berat. tembaga.batuk darah dan udema paru.flourida.bensin. Penatalaksanaan : . carbonmonoksida Kussmaull : Methanol. SARAF PUSAT: Kejang : Amfetamin.diare.Lesi mulut : Bahan korosif.tachipneu.cocain.PENCERNAAN : Muntah.methanol. simpatomimetik SUS.barbiturat.metaqualon Koma : Alkohol. effusi pleura atau udema paru.salisilat. propoxyphene.organofosfat nyeri perut Berikut akan kami bahas beberapa keracunan khusus yang sering dijumpai : KERACUNAN HIDROKARBON Kelompok hidrokarbon yang sering menyebabkan keracunan adalah minyak tanah. 2.carbonmonoksida. ethyliene glycol. salisilat OEDEMA PARU : Salisilat. amfetamin. Miosis : Narkotika ( kecuali demerol dan lomotil ).logam berat SAL. Pada pemeriksaan foto thorak bisa didapatkan adanya infiltrat di kedua lapangan paru.carbamazepim.heroin.retraksi. Gejala-gejala GI Tract : Mual.cyanosis.organofosfat Kelemahan.simpatomimetik.sesak. minyak cat ( tinner ) dan minyak untuk korek api.cocain. paraquat Lakrimasi : Kaustik.simpatomimetik.atropi optik : Methanol Fasikulasi : Organofosfat Nistagmus : Difenilhidantoin. Irritasi pulmonal : batuk.haloperidol Delirium/psikosis : Anticholinergik. organofosfat. camfer. gas irritan RESPIRASI : Depressi : Alkohol.marijuana.fenothiazin.lithium.ethanol. Midriasis : Anticholinergik.carbamat. fenothiazin.logam berat. barbiturat.fosfat. narkotika. organofosfat.kadang-kadang disertai kejang. jamur. sedatif hipnotik Tachipnea : Salisilat. 3. glutethimid.jamur.strichnyn Mioklonus. barbiturat.paralise: Organofosfat. Gejala klinik : terutama terjadi sebagai akibat dari irritasi pulmonal dan depressi susunan saraf pusat.Narkotika. nyeri perut dan diare.fenothiazin. 1. Buta. Depressi CNS : Terjadi penurunan kesadaran mulai dari patis sampai koma. salisilat.ethanol Hipertoni : Anticholinergik.lSD.fenothiazin. narkotika.fenothiazin.rigiditas : Anticholinergik. muntah. isoniazid. antihistamin.anti depressi trisiklik. diazepam. : Besi.carbon monoksida. cocain.organofosfat (stadium lanjut).

anak tampak sesak dan banyak mengeluarkan lendir dan mulut berbusa dan bau organofosfat yang tertelan ( bawang putih/garlic ) . Antibiotika hanya diberikan bila keadaan penderita memang sangat berat. Rangsangan muntah pada keracunan hidrokarbon masih merupakan kontroversi karena bahaya terjadinya aspirasi pneumonia. urinasi. gejala GI tract dan Miosis 3.kecuali bila yang ditelan cukup banyak > 1 ml/kg BB atau bila hidrokarbon yang ditelan tercampur atau merupakan bahan pelarut dari bahan beracun yang berbahaya seperti pada pestisida maka rangsangan muntah atau kumbah lambung harus segera dilakukan dengan perlindungan jalan nafas. Kortikosteroid Pemberian kortikosteroid juga masih merupakan kontroversi. diare.Racun serangga organofosfat sering dicampur dengan bahan pelarut minyak tanah sehingga pada keracunan organofosfat harus pula diperhatikan tanda-tanda dan penatalaksanaan keracunan minyak tanah selain organofosfatnya sendiri. ORGANOFOSFAT Organofosfat menyenabkan fosforilasi dari ester acetylcholine esterase ( sebagai choline esterase inhibitor ) yang bersifat irreversibel sehingga enzim ini menjadi inaktif dengan akibat terjadi penumpukan acetylcholine. emesis 2. 5. 2.1. Pemberian oksigen kalau ada tanda-tanda distres nafas atau kalau berat bisa dilakukan intubasi dan pemberian nafas buatan dengan ventilator. Bronchokonstriksi dengan sekresi berlebihan.sangat sesak atau udema paru. 4. Pembahasan disini akan dibatasi lebih banyak pada keracunan organofosfat yang lebih banyak dipakai dan dijumpai. KERACUNAN INSEKTISIDA Seiring dengan semakin meningkatnya penggunaan insektisida dalam usaha intensifikasi pertanian maka kejadian keracunan insektisida juga semakin banyak dijumpai. Efek klinik yang terjadi adalah terjadi stimulasi yang berlebihan oleh acetylcholine. membutuh kan bantuan pernafasan dengan alat atau anak-anak dengan immunocompromized. SLUDGE : salivasi. karena itu rangsang muntah tidak dianjurkan pada keracunan hidrokarbon. hanya diberikan pada keadaan-keadaan yang sangat berat. lakrimasi. Berikan norit 1 gram/kg BB 3. Antibiotika Pemberian antibiotika masih merupakan kontroversi pada keracunan hidrokarbon. Gejala klinis : 1.

tapi tidak bisa menghentikan efek nikotinik. Meskipun atropin sudah diberikan masih bisa terjadi gagal nafas karena atropin tidak mempunyai pengaruh terhadap efek nikotinik ( kelumpuhan otot ) organofosfat. 6. loop diuretic.2 mg IV dan disesuaikan dengan respon penderita. Pengobatan supportif : . Pada usia < 12 th pemberian atropin diberikan dengan dosis 0. Lain-lain : hiperglikemia. Atropinisasi Atropin berfungsi untuk menghentikan efek acetylcholine pada reseptor muscarinik.fasikulasi.20 menit sampai atropinisasi sudah adekwat atau dihentikan bila : · · · Kulit sudah hangat. 2. Lakukan kumbah lambung.kemudian diberikan setiap 6 . methylxanthine ( menurunkan ambang kejang ). Diberikan sesudah atropinisasi dan harus dalam < 36 jam paparan.02 -0. 4. Pralidoxim Bekerja sebagai reaktivator dari cholin esterase pada neuromuscular junction dan tidak mempengaruhi fungsi CNS karena tidak dapat melewati blood brain barrier.05 mg/kg BB IV pelan-2 dilanjutkan dengan 0. 7. Bradikardia sampai AV block 5. 5. dicuci dengan sabun dan siram dengan air yang mengalir bahkan meskipun keracunan sudah terjadi sampai 6 jam.atropin diteruskan selama 24 jam kemudian diturunkan secara bertahap.2 jam. Depressi pusat pernafasan dan sistem kardiovaskular Penatalaksanaan : 1. Lepaskan baju dan apa saja yang dipakai. Pemberian oksigen kalau ada distres nafas. Pengobatan maintenance dilanjutkan sesuai keadaan klinis penderita. kering dan kemerahan Pupil dilatasi Mukosa mulut kering · Heart rate meningkat Pada anak usia > 12 tahun diberikan 1 .pemberian norit dan cathartic 3.kalau perlu dengan pernafasan buatan.05mg/kg BB setiap 5 . 6.penurunan kesadaran sampai koma. Dosis pada anak < 12 tahun 25 .50 mg/kgBB IV. Tidak boleh diberi morphine ( depressi pernafasan ).diulangi sesudah 1 .12 jam bila gejala masih ada.4.kejang.

5 .) 2.) KERACUNAN KETELA POHON Dapat terjadi karena ketela pohon yang mengandung cyanogenic unamarine ( mengandung HCN ). Keracunan carbamate ( Baygon ) Seperti organofosfat tetapi efek hambatan cholin esterase bersivat reversibel dan tidak mempunyai efek sentral karena tidak dapat menembus blood brain barrier. perut terasa panas. kalau banyak dapat menyebabkan kematian dengan cepat · sesak · · · · Penderita merasa mual. Gejala klinis : · Tergantung pada kandungan HCN.mata menonjol dan midriasis Mulut berbusa bercampur darah Warna kulit merah bata ( pada orang kulit putih ) dan sianosis Penatalaksanaan : Bebaskan jalan nafas.0. Makanan tercemar oleh zat beracun baik disengaja ( pengawet. Penatalaksanaannya juga sama seperti pada keracunan organofosfat KERACUNAN MAKANAN Keracunan makanan dapat terjadi karena : 1. Kejang : diazepam 0. Eliminasi racun ( rangsang muntah. jamur dsb.perbaiki sirkulasi dan beri oksigen. lemas. pusing. lemah dan Pernafasan cepat dengan bau khas ( bitter almond ) Kejang.· · Hipoglikemia : glukosa 0. berkeringat. pemberian norit ) Pemberian antidotum Sodium thiosulfat 10 % 0.zat warna.3 mg/kgBB IV.5 ml/kg/BB/kali IV pelan-pelan Sodium nitrit 3 x 10 ml IV pelan-pelan .penyedap ) ataupun tidak disengaja (salmonella. Makanan tersebut memang mengandung zat-zat kimia yang berbahaya ( singkong. staphylococcus dsb. kumbah lambung. Gejala klinis sama dengan keracunan organofosfat tetapi lebih ringan dan waktunya lebih singkat.2 .1g /kg BB IV. Timbul zat beracun dalam makanan tersebut karena proses pengolahan dan penyimpanan 3.

nyeri perut.ureter dan urethrae.muntah.5 meq /kgBB. Gejala klinik : · Sakit pinggang.kencing sedikit-sedikit dan terasa sakit · · Hematuria.refleks cahaya menurun atau negatif.12 jam sesudah makan jengkol. bila penderita masih bisa minum dapat diberi Nabic per oral 4 x 500 mg · · Pemberian cairan Tidak ada antidotum spesifik BOTULISME Disebabkan oleh kuman Clostridium botulinum yang sering terdapat dalam makanan kaleng yang rusak atau tercemar kuman tersebut.50 ml IV pelan-pelan . dysarthria Kelumpuhan ( general paralyse ) Penatalaksanaan : · · · Tindakan emergensi ( ABC ) Eliminasi racun Antitoksin terhadap botulisme 10 . Keluhan terjadi 5 .midriasis dan kelumpuhan otot-otot mata · · · Kelumpuhan saraf-saraf otak yang bersifat simetrik Dysphagia.oliguria sampai anuria dan kencing bau jengkol Dapat terjadi gagal ginjal akut Penatalaksanaan : · · · Rangsang muntah Kumbah lambung Beri norit · Alkalinisasi : Nabic 3 . Gejala klinik : · Mata kabur.KERACUNAN JENGKOL Pada keracunan jengkol terjadi penumpukan kristal asam jengkolat di tubuli.

SALISILAT Merupakan keracunan obat-obatan yang paling sering dijumpai pada anak. Obat-obatan salisilat bisa didapatkan dengan mudah dan harga Dosis toksis salisilat : 150 . BMR meningkat : tachipnea.dehidrasi dan perdarahan saluran pencernaan.bisa menyebabkan gagal ginjal akut Kelainan asam basa dan elektrolit Udema paru Hiperthertmia Gejala klinik : Sal. disorientasi.pencernaan : mual. delirium. Gangguan koagulasi : · Gangguan aggregasi thrombosit .hipoglikemia atau hiperglikemia. ketosis. · yang murah.muntah nyeri perut. Faktor-faktor yang mempermudah terjadinya keracunan salisilat adalah : · Kemasan salisilat yang dibuat dengan bentuk yang menarik dengan rasa yang disukai anak-anak ditambah dengan gencarnya usaha promosi melalui media massa.200 mg/kgBB Dosis fatal salisilat : 250 .· Guanidine hidrochloride 15 .400 mg/kgBB Salisilat dapat menyebabkan : · · · · · · · · · Irritasi G I Tract Stimulasi CNS Mempengaruhi metabolisme karbohidrat Meningkatkan kecepatan metabolisme Gangguan pembekuan darah Kelainan ginjal.panas dan berkeringat Gangguan metabolisme karbohidrat : Ekskresi asam organik dalam jumlah besar.kejang sampai koma.35 mg/kg BB/ hari dibagi dalam 3 dosis. Sus saraf pusat : pernafasan cepat dan dalam.tinnitus.tachikardia. berguna untuk melawan efek blokade neuromuskular. · Penggunaan obatt-obatan yang mengandung salisilat secara berlebihan oleh orang tua yang tidak mengetahui bahaya salisilat.

gula darah.3 mg/kgBB IV. elektrolit serum (termasuk kalsium) dan LFT. Menurut tempat terjadinya maka keracunan pada anak lebih sering terjadi di : .hipokalsemia atau hipokalemia Pemeriksaan laboratorium : · Tes Ferrichloride : tambahkan ferri chloride 10% pada urine. Kejang : Diazepam 0. Kontraindikasi forced diuresis : udema otak dan udema paru.analisa gas darah.8. n n n n n n Alkalinisasi : pH urine optimal yang diingikan adalah 8. Hiperpireksia : Kompres dingin n Dialisis dilakukan hanya pada kasus-kasus berat yang tidak berhasil dengan tindakan-tindakan diatas.5 ml/kgBB IV.hipernatremia.0.· · · Thrombositopenia Faktor VIII menurun Kapiler lebih fragil Gangguan elektrolit : hiponatremia.2 ml/kgBB IV. · X foto thorax kalau ada kecurigaan udema paru. Penatalaksanaan : · norit. Tes positif bila urine kemudian berwarna ungu · Pemeriksaan darah lengkap. Rangsang muntah dilanjutkan dengan kumbah lambung dan pemberian · Pemberian cairan : tujuannya adalah untuk mendapatkan diuresis 3 6 ml/kgBB dengan pemberian cairan maintenance 100 ml/jam. BUN-kreatinin serum.urinalysis. UPAYA-UPAYA PENCEGAHAN Karena anak-anak lebih sering berada dirumah maka keracunan pada anak lebih sering terjadi dirumah atau lingkungan sekitar rumah dan disebabkan oleh bahan-bahan yang banyak didapat dirumah.0 .2 .5 Terapi supportif : Hipoglikemia : Glukosa 40 -50 % 1 . Tetani : Gluconas Calcicus 10% 0.

· · · · Dapur ( 40% ) Kamar mandi ( 21% ) Kamar tidur ( 12% ) Tempat lain ( 26% ) Beberapa hal yang harus diperhatikan pada keracunan pada anak dalam upaya pencegahan keracunan adalah : · · Keracunan yang terjadi pada umumnya adalah kecelakaan.akibat. gejala klinis yang timbul dan tindakan yang harus segera dilakukan bila ada tanda-tanda keracunan. III. Menjauhkan semua bahan-bahan yang potensial beracun dari jangkauan anak-anak : · Menyimpan obat-obatan serta bahan berbahaya ditempat khusus yang terkunci dan tidak bisa dijangkau anak-anak. Keracunan terjadi didalam atau sekitar rumah. Memberikan informasi secara intensif kepada orang tua atau orang yang bertanggung jawab dalam perawatan anak dan kepada masyarakat mengenai : · Keracunan pada anak. Upaya-upaya pencegahan keracunan pada anak : I.akibat yang terjadi serta bagaimana mencegahnya · Bahan-bahan yang potensial dapat menyebabkan keracunan yang terdapat didalam atau sekitar rumah yang seringkali tidak diketahui oleh orang tua.bahaya. · Pengetahuan sederhana bagaimana memberikan pertolongan pertama bila terjadi keracunan. Produsen bahan-bahan beracun Para produsen bahan-bahan yang potensial dapat menyebabkan keracunan agar membuat label dan keterangan serta peringatan yang jelas mengenai isi. · Bahan-bahan beracun dan obat-obatan jangan diletakkan dalam satu tempat dengan makanan. Dari hal-hal tersebut diatas maka keracunan pada anak bisa dikatakan terutama terjadi akibat kelalaian orang tua atau pengasuh anak. . II. · Bahan-bahan yang menyebabkan keracunan adalah bahan-bahan yang banyak didapatkan dirumah atau disekitar rumah. bagaimana terjadinya. Oleh karena itu peran orang tua atau pengasuh anak dalam usahapencegahan keracunan sangat penting.

. · Harus ada perhatian khusus terhadap obat-obatan berbahaya yang dikemas dalam bentuk yang menarik dengan rasa yang enak karena hal ini akan mempermudah terjadi nya keracunan. Ini merupakan 87% dari penyebab keracunan karena aspirin. Jangan meletakkan larutan-larutan berbahaya dalam gelas minum. [Non-text portions of this message have been removed] Best Regards. Bila tidak berlabel atau bila sudah tidak diperlukan lagi sebaiknya dibuang. · Bahan-bahan rumah tangga seperti minyak tanah.terutama pada anak dengan keterbelakangan mental. maka pemberian obat-obatan dan bahan-bahan berbahaya pada ibu hamil harus hati-hati.meskipun angka kematian karena keracunan aspirin lebih banyak karena bentuk tablet dewasa. · · Selalu harus dilihat kembali label obat-obatan sebelum diminum.semir cair. · Dokter dan tenaga farmasi hendaknya memberikan obat-obatan secara hati-hati dengan tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya keracunan. · Oleh karena obat-obatan yang diberikan pada ibu hamil dapat memberi dampak pada janin yang dikandungnya. Obat-obatan yang berbahaya hendaknya diberikan dalam jumlah yang terbatas dan hanya cukup untuk satu kali pengobatan. Evi Eryani Tax Planning & Control Keracunan Pengertian: Racun adalah suatu zat yang bila masuk dalam tubuh dalam jumlah tertentu dapat menyebabkan reaksi tubuh yang tidak diinginkan bahkan dapat menimbulkan kematian.detergent. 75% dari keracunan bahan-bahan rumah tangga terjadi karena kelalaian mengembalikan bahan-bahan beracun atau obat-obatan ketempat semula. cairan pembersih kaca.jangan diletakkan disembarang tempat yang mudah dijangkau anak-anak.· Obat-obatan dan bahan beracun harus mempunyai label yang jelas. obat pemutih dsb.

B. Keracunan tidak disengaja Misalnya: a. jengkol. b. Obat-obatan terutama obat tidur/penenang. oncom. anemon. Makanan yang mengandung racun misalnya: singkong. pembungkus. Makan singkong yang mengandung kadar sianida tinggi. Melalui suntikan atau gigitan a. dll. Makanan atau minuman yang mengandung alkohol (bir. kecuali penemuan kasus keracunan tersebut cepat dan langsung mendapat pertolongan. Baygon. Obat suntik . c. d. Gigitan / sengatan binatang berbisa (ular. Gigitan binatang laut (ubur-abur. Penatalaksanaan penderita pada kasus ini biasanya disamakan dengan keracunan. Sering berakhir dengan kematian. b. tempe bongkrek. Melalui mulut/alat pencernaan. Menghirup gas beracun/udara beracun (mis. gurita. gas mobil dalam kendaraan yang tertutup). sisa muntahan. d. minyak tanah. 4.Dalam keadaan sehari-hari ada beberapa zat yang sering digolongkan sebagai racun namun sebenarnya bahan ini adalah korosif. makanan kaleng yang kadaluarsa. Keracunan ini dapat juga terjadi akibat tersentuh binatang yang memiliki racun pada kulit atau bagian tubuh lainnya. sisa makanan. Melalui pernapasan. misalnya botol obat. Makan makanan/minuman yang telah tercemar oleh kuman/ zat kimia tertentu. obat tidur berlebihan. 2. b. ketimun laut.). zat pembunuh serangga lainnya. Cara terjadinya Keracunan pada manusia: A. minuman keras) a. c. c. Melalui kulit atau absorbsi (kontak) Zat kimia/tanaman beracun yang terpapar melalui permukaan kulit dan dapat meresap ke dalam kulit tersebut. Udara yang tercemar gas beracun. Kebocoran gas industri. Jalur masuknya racun dalam tubuh manusia 1. Salah minum yang biasanya terjadi pada anak-anak/orang tua yang sudah pikun misalnya obat kutu anjing disangka susu dan sebagainya. biasanya dalam jumlah besar atau diminum dengan bahan lain sehingga terjadi reaksi keracunan b. kalajengking. Sengaja bunuh diri Dengan minum obat-obatan/cairan kimia dalam jumlah yang berlebihan misalnya minum racun serangga. 3. Perhatikan sekitar penderita mungkin ditemukan petunjuk mengenai sebab keracunannya. a. yaitu dapat menyebabkan luka bakar pada bagian tubuh dalam bila masuk ke dalam tubuh. a. tiram dll).

Gejala dan tanda keracunan secara umum Gejala dan tanda keracunan yang khas biasanya sesuai dengan jalur masuk racun ke dalam tubuh. Bila masuk melalui saluran pencernaan, maka gangguan utama akan terjadi pada saluran pencernaan. Bila masuk melalui jalan napas maka yang terganggu adalah pernapasannya dan bila melalui kulit akan terjadi reaksi setempat lebih dahulu. Gejala lanjutan yang terjadi biasanya sesuai dengan sifat zat racun tersebut terhadap tubuh. Gejala dan tanda keracunan umum : a. Riwayat yang berhubungan dengan proses keracunan b. Penurunan respon c. Gangguan pernapasan d. Nyeri kepala, pusing, gangguan penglihatan e. Mual, muntah, diare f. Lemas, lumpuh, kesemutan g. Pucat atau sianosis h. Kejang-kejang i. Gangguan pada kulit j. Bekas suntikan, gigitan, tusukan k. Syok l. Gangguan irama jantung dan peredaran darah pada zat tertentu. Penatalaksanaan keracunan secara umum : 1. Pengamanan sekitar, terutama bila berhubungan dengan gigitan binatang. 2. Pengamanan penderita dan penolong terutama bila berada di daerah dengan gas beracun. 3. Keluarkan penderita dari daerah berbahaya bila memungkinkan. 4. Penilaian dini, bila perlu lakukan RJP. 5. Bila racun masuk melalui jalur kontak, maka buka baju penderita dan bersihkan sisa bahan beracun bila ada 6. Bila racun masuk melalui saluran cerna, uapayakan mengencerkan racun . 7. Awasi jalan napas, terutama bila respon menurun atau penderita muntah. 8. Bila keracunan terjadi secara kontak maka bilaslah daerah yang terkena dengan air. 9. Bila ada petunjuk seperti pembungkus, sisa muntahan dan sebagainya sebaiknya diamankan untuk identifikasi. 10. Penatalaksanaan syok bila terjadi 11. Pantaulah tanda vital secara berkala. 12. Bawa ke fasilitas kesehatan

22

Penatalaksanaan Keracunan
Keracunan dalah masuknya zat yang berlaku sebagai racun, yang memberikan gejala sesuai dengan macam, dosis dan cara pemberiannya. Seseorang dicurigai menderita keracunan, bila : 1. Sakit mendadak. 2. Gejala tak sesuai dengan keadaan patologik tertentu. 3. Gejala berkembang dengan cepat karena dosis besar. 4. Anamnese menunjukkan kearah keracunan, terutama kasus percobaan bunuh diri, pembunuhan atau kecelakaan. 5. Keracunan kronis dicurigai bila digunakannya obat dalam waktu lama atau lingkungan pekerjaan yang berhubungan dengan zat kimia. GEJALA UMUM KERACUNAN 1. Hipersalivasi (air ludah berlebihan) 2. Gangguan gastrointestinal : mual-muntah 3. Mata : miosis PENATALAKSANAAN 1. Mencegah / menghentikan penyerapan racun a. Racun melalui mulut (ditelan / tertelan) 1. Encerkan racun yang ada di lambung dengan : air, susu, telor mentah atau norit). 2. Kosongkan lambung (efektif bila racun tertelan sebelum 4 jam) dengan cara : - Dimuntahkan : Bisa dilakukan dengan cara mekanik (menekan reflek muntah di tenggorokan), atau pemberian air garam atau sirup ipekak. Kontraindikasi : cara ini tidak boleh dilakukan pada keracunan zat korosif (asam/basa kuat, minyak tanah, bensin), kesadaran menurun dan penderita kejang. - Bilas lambung : • Pasien telungkup, kepala dan bahu lebih rendah. • Pasang NGT dan bilas dengan : air, larutan norit, Natrium bicarbonat 5 %, atau asam asetat 5 %. • Pembilasan sampai 20 X, rata-rata volume 250 cc. Kontraindikasi : keracunan zat korosif & kejang. - Bilas Usus Besar : bilas dengan pencahar, klisma (air sabun atau gliserin). b. Racun melalui melalui kulit atau mata

- Pakaian yang terkena racun dilepas - Cuci / bilas bagian yang terkena dengan air dan sabun atau zat penetralisir (asam cuka / bicnat encer). - Hati-hati : penolong jangan sampai terkontaminasi. c. Racun melalui inhalasi - Pindahkan penderita ke tempat aman dengan udara yang segar. - Pernafasan buatan penting untuk mengeluarkan udara beracun yang terhisap, jangan menggunakan metode mouth to mouth. d. Racun melalui suntikan - Pasang torniquet proximal tempat suntikan, jaga agar denyut arteri bagian distal masih teraba dan lepas tiap 15 menit selama 1 menit - Beri epinefrin 1/1000 dosis : 0,3-0,4 mg subkutan/im. - Beri kompres dingin di tempat suntikan 2. Mengeluarkan racun yang telah diserap Dilakukan dengan cara : - Diuretic : lasix, manitol - Dialisa - Transfusi exchange 3. Pengobatan simptomatis / mengatasi gejala - Gangguan sistem pernafasan dan sirkulasi : RJP - Gangguan sistem susunan saraf pusat : • Kejang : beri diazepam atau fenobarbital • Odem otak : beri manitol atau dexametason. 4. Pengobatan spesifik dan antidotum a. Keracunan Asam / Basa Kuat (Asam Klorida, Asam Sulfat, Asam Cuka Pekat, Natrium Hidroksida, Kalium Hidroksida). - Dapat mengenai kulit, mata atau ditelan. - Gejala : nyeri perut, muntah dan diare. - Tindakan : • Keracunan pada kulit dan mata : - irigasi dengan air mengalir - beri antibiotik dan antiinflamasi. • Keracunan ditelan / tertelan : - asam kuat dinetralisir dengan antasida - basa kuat dinetralisir dengan sari buah atau cuka - jangan bilas lambung atau tindakan emesis - beri antibiotik dan antiinflamasi. b. Keracunan Alkohol / Minuman Keras

Keracunan Tempe Bongkrek . reflek pupil (-). h. .Gejala : panas sekitar mulut. kulit merah.Gejala : air mata. kelemahan otot lurik. stupor sampai koma. tidak ada gangguan pencernaan dan kesadaran. . f. nyeri sendi. pruritus. muntah.000 unit. Keracunan Ikan . • Injeksi Sulfas Atropin 1 mg / 1-2 jam • Infus Glukosa. Hari kedua sampai ketiga setiap 6 jam (dosis sama). .Gejala : mengantuk. e. rasa tebal pada anggota badan. . dyspneu. diare. . disfagi. ludah dan keringat berlebihan. depresi pernafasan.Tindakan : • Bilas lambung dengan Natrium karbonat/sorbitol • Atasi syok dan gangguan elektrolit • Beri BAL (4-5 Kg/BB) setiap 4 jam selama 24 jam pertama. mata miosis.. mual. • Ber Fenobarbital 3 x 30-60 mg / oral. diare. muntah. syok sampai koma. Keracunan Makanan Kaleng (Botulisme) . nyeri perut. rasa tercekik. muntah. hematuria. bilas lambung dan beri pencahar. kulit memerah.Tindakan : • Bilas lambung dengan air • Beri kopi pahit • Infus glukosa : mencegah hipoglikemia. . Keracunan Jengkol . nyeri perut. kolik usus.Tindakan : • Emesis. disartri.Gejala : gangguan penglihatan. Hari keempat s/d ke sepuluh dosis diturunkan. berkeringat. muntah. c. spasme otot.Tindakan : terapi simptomatik. d. Keracunan Jamur .Gejala : kolik ureter. sakit menelan. bilas lambung dan beri pencahar.Tindakan : Emesis. vertigo sampai koma. oliguri. diare. kejang.Gejala : emosi labil. paralisa otot pernafasan. demam. .Gejala : mulut kering. muncul gejala Uremia. g.Tindakan : • Bilas lambung dengan norit • Beri ATS 10. dehidrasi. perdarahan. syok. nyeri perut. Keracunan Arsenikum . oliguria – anuria.

Keracunan Amfetamin . mengantuk.Tindakan : simptomatik. • Ditelan/tertelan : nyeri perut.Tindakan : bilas lambung dengan larutan amonia 0. gagal nafas.Tindakan : • Beri antihistamin im/iv . Keracunan Marihuana / Ganja . kejang. takikardi. kemudian diberi minum norit / air susu l. koma. delirium. . syok sampai koma. aritmia. beri amphetamin 4-10 mg intra muskular. hidung dan saluran nafas. . m.Tindakan : • Bilas lambung • Klorpromazin 0. kelainan kulit. • Kulit : iritasi.. koma (cepat meninggal dalam waktu 1-15 menit). syok. laborat : agranolositosis . dispneu. Keracunan Barbiturat .Tindakan : • Jangan lakukan emesis atau bilas lambung • Bila sadar beri kopi pahit secukupnya • Bila depresi pernafasan. hematuria. depresi pernafasan. mulut kering.Gejala : mulut kering. dapat diulang tiap 30 menit • Kurangi rangsangan luar (sinar. muntah. nekrosis. Keracunan Formalin . Keracunan Singkong .Gejala : gelisah. spasme laring. Keracunan Aminopirin (Antalgin) . . hematemesis. mual.Gejala : halusinasi.Gejala : • Inhalasi : iritasi mata. psikosis. bula. bunyi) n. hipotensi.5-1 mg/kg BB.2 %. nyeri kepala.Gejala : Mual. hiporefleksi. hiperaktif. takikardi.Gejala : mengantuk.Tindakan : • Beri 10 cc Na Nitrit 5 % iv dalam 3 menit • Beri 50 cc Na Thiosulfat 25 % iv dalam 10 menit. anoreksia.Tindakan : • Infus Natrium bikarbonat • Natrium bicarbonat tablet : 4 x 2 gr/hari i. . hipotensi. k. gejala bronchitis dan pneumonia. j. biasanya sadar setelah dalam 24 jam pertama. kegagalan pernafasan dan sirkulasi. dermatitis. mata midriasis .

mual.Gejala : • Inhalasi : nyeri kepala. hipotensi. Bensin) . r. dispneu. diare. aritmia dan hipotensi . parestesi. s. pupil midriasis. hipersalivasi.Gejala : anoreksia. kejang.Tindakan : • Jangan gunakan epinefrin • Bilas lambung hati-hati • Beri pencahar • Beri Kalsium glukonat 10 % 10 cc iv pelan-pelan. Keracunan Karbon Mono-oksida (CO) . sangat berbahaya bila terjadi aspirasi (masuk paru) . Keracunan Insektisida Gol. Keracunan Insektisida Gol. dispneu.Gejala : muntah.(Endrin. nyeri dan pusing kepala. tremor. bronchokonstriksi.Tindakan : • Pasang O2 bertekanan • Jangan gunakan stimulan • Pengawasan : kemungkinan edem otak t. lemah. koma . . mata miosis. depresi pernafasan sampai koma. kekacauan mental.Gejala : kulit dan mukosa tampak merah terang. Keracunan Digitalis (Digoxin) . q. kejang. Morfin.3 cc sub kutan.Gejala : mual. . Malathion) . nadi lambat. depresi pernafasan • Ditelan/tertelan : muntah.• Beri epinefrin 1 %o 0. DDT) .Organofosfat (Diazinon. depresi pernafasan dan kejang. Keracunan Narkotika (Heroin. mual. nyeri kepala. nyeri perut. edem paru. diare. o.Tindakan : • Atropin 2 mg tiap 15 menit sampai pupil melebar • Jangan diberi morfin dan aminophilin. Kodein) . Keracunan Senyawa Hidrokarbon (Minyak Tanah.Tindakan : • Jangan lakukan emesis • Bilas lambung hati-hati • Beri pencahar • Depresi pernafasan : Kafein 200-500 mg im • Pengawasan : kemungkinan edem paru. muntah. vebrilasi s/d kegagalan ventrikel.Tindakan : • Propranolol • KCl iv p.

: Panduan Praktis Ilmu Penyakit Dalam : Diagnosa dabn Terapi. Diagnosis . .Otot-otot tungkai.. Media Aesculapius. pusing.Tanda awal adalah rasa lelah dan lemas. namun dapat beragam dari beberapa jam sampai 3 hari.. Keracunan ini ditandai oleh kelainan neuromuskuler. dan ensefalitis virus.Gejala : mual. Penyebab Makanan yang tercemar toksin yang dihasilkan oleh C. pernafasan dangkal sampai koma.Tindakan : • Jangan lakukan emesis • Beri Nalokson 0. jarang terjadi diare.1 mg/Kg BB.S. Senat Mahasiswa Fak. . : Kapita Selekta Kedokteran.61-T.Kedokteran UGM. . Panitia Pelantikan Dokter FK-UGM : Penatalaksanaan Medik. .. BOTULISMUS Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1903 ICD X : T. Halim Mubin A. . Purnawan J.62 Definisi Botulismus merupakan keracunan akibat makanan (tidak selalu makanan kaleng) yang tercemar toksin yang dihasilkan oleh C. pupil miosis.Diagnosis banding yang perlu dipikirkan adalah poliomielitis.Inkubasi penyakit ini kira-kira 18 – 36 jam. Yogyakarta 1987 : 18-22. 3.Diare lebih sering tidak ada. klulit dingin. hanya punya efek samping emetik.botulinum. Atiek S. Kematian sekitar 65%. memperbaiki kesadaran. Karenanya pada penderita koma tindakan preventif untuk aspirasi harus disiapkan. . serta gangguan penglihatan. Jakarta 2001 : 98-115. lengan dan badan lemah.Sementara itu daya rasa (sensoris) tetap baik. miastemia gravis. . Obat terpilih Nalokson (dosis maximal 10 mg). KERACUNAN MAKANAN DAN INSEKTISIDA 3 11 2009 1. muntah. Jakarta 1982: 185-198. Husna A. dan suhu tidak meningkat.botulinum. KEPUSTAKAAN 1. 2. karena tidak mendepresi pernafasan. Gambaran klinik .Gejala neurologi seperti disartria dan disfagia dapat menimbulkan pneumonia aspirasi.4 mg iv tiap 5 menit (atau Nalorpin 0. EGC.

. Jenis yang paling sering menimbulkan keracunan di Indonesia adalah golongan organofosfat dan organoklorin.Penderita harus dirujuk ke rumah sakit. .Pengobatan spesifik. Gambaran Klinis . .Tindakan penanggulangan: 1.Berikan norit 20 tablet (digerus dan diaduk dengan air dalam gelas) sekaligus.Bila terdapat tanda-tanda syok pasang infus glukosa 5% dan kalau perlu lakukan pernafasan buatan. Penatalaksanaan .Gejala timbul 4 – 6 jam setelah makan tempe bongkrek yaitu berupa mual dan muntah.Penderita dirangsang secara mekanis agar muntah. .Kalau perlu atasi syok dengan infuse glukosa 5 % dan pernapasan buatan. Golongan karbamat efeknya mirip efek organofosfat. Diagnosis Riwayat konsumsi tempe bongkrek. lakukan bilas lambung. terutama bila timbul gejala dengan antitoksin. Bila tidak berhasil lakukan bilas lambung di rumah sakit. gelisah dan berkeringat dingin kadang disertai gejala syok. Toksin tersebut dihasilkan dalam media yang mengandung ampas kelapa. sakit kepala dan melihat ganda (diplopia). Penyebab Keracunan tempe bongkrek disebabkan oleh toksoflavin dan asam bongkrek yang dihasilkan oleh Pseudomonas cocovenans yang dikenal juga sebagai bakteri asam bongkrek. Masih terdapat jenis pestisida lain seperti racun tikus (antikoagulan dan seng fosfit) dan herbisida (parakuat) yang juga sangat toksik. Jika tidak muntah. tetapi jarang menimbulkan kasus keracunan.61-. .Penderita lemah.Riwayat konsumsi makanan tertentu. . Pertumbuhan kuman ini dapat dihambat oleh suasana asam (diolah dengan daun calincing). KERACUNAN INSEKTISIDA Semua insektisida bentuk cair dapat diserap melalui kulit dan usus dengan sempurna. yaitu kuman yang tumbuh dari bongkrek yang diproses kurang baik.Pada hari ke-3 sklera menguning. 3. KERACUNAN BONGKREK Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1903 ICD X : T.T62 Definisi Racun bongkrek dihasilkan oleh Bacillus cocovenevans.Penderita mengeluh sakit perut. . Penatalaksanaan . Kasus keracunan . Jika perlu. pembesaran hati dan urin keruh dengan protein (+). . 2. berikan pernapasan buatan. usahakan untuk muntah. . sementara itu bila penderita masih sadar usahakan mengeluarkan sisa makanan. dan ulangi 1 jam kemudian.Penderita harus segera dirujuk ke rumah sakit 2.Tidak ada antidotum spesifik. Bila perlu. .

4. Kardiovaskular. salviasi dan juga sekresi bronchial. Pantau tanda-tanda vital. aminofilin. Penyebab Keracunan pestisida golongan organofosfat disebabkan oleh asetilkolin yang berlebihan. 2. Golongan organofosfat bekerja dengan cara menghambat aktivitas enzim kolinesterase. ulangi setelah 30 menit jika pernapasan belum normal. muntah. antara lain edema paru. 3. dan tidak menyebabkan resistensi pada serangga. Selain pralidoksim. berbicara tidak jelas.51 Definisi Golongan organofosfat bekerja selektif. Dalam 24 jam dapat diulangi 2 kali. fascikulasi dan kram.50. a. ataksia. sehingga asetilkolin tidak terhidrolisa. 5. lakrimasi. bradikardia dan hipotensi. Sistem saraf pusat. 6. mual. Buat saluran udara. Sekresi paru disedot dengan kateter. Saluran cerna. Otot-otot. Sebelum gejala timbul atau setelah diberi atropine sulfat. Berikan larutan 1g pralidoksim dalam air secara i. 4. Tindakan umum: 1. batuk. Komplikasi yang dapat terjadi. Berikan atropin sulfat 2 mg secara i. Saluran napas. lakukan bilas lambung dengan air dan berikan sirup ipeca supaya muntah. Gambaran klinik Gejala klinis keracunan pestisida golongan organofosfat pada: 1. 3. konvulsi dan koma. sakit kepala. perlahan-lahan. Pengeluaran cairan tubuh. golongan barbital. KERACUNAN GOLONGAN ORGANOFOSFAT Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1902 ICD X : T. diare dan sakit perut. pupil mengecil dan penglihatan kabur 2. 8. pernapasan berhenti. 2. Hindari penggunaan obat morfin. tidak persisten dalam tanah. lemah.-T. dispnea dan dada sesak. Penatalaksanaannya dapat dilihat dalam “ Pedoman Pengobatan Keracunan Pestisida” yang diterbitkan oleh Bagian Farmakologi FKUI. pengeluaran keringat meningkat.m.v. 6. Diagnosis Riwayat kontak dengan insektisida golongan organofosfat Penatalaksanaan Keracunan akut : Tindakan gawat darurat: 1. 5. Mata. mengakibatkan perangsangan terus menerus saraf muskarinik dan nikotinik. demam. bingung. dapat digunakan obidoksim (toksogonin). 7. bersin. Jika tersedia Naso Gastric Tube. 7.golongan ini jarang terjadi. kulit dan selaput lendir yang terkontaminasi harus dibersihkan dengan air dan sabun. ulangi setiap 3 – 8 menit sampai gejala keracunan parasimpatik terkendali. golongan . blockade atrioventrikuler dan konvulsi. Berikan pernapasan buatan dengan alat dan beri oksigen.

.fenotiazin dan obat-obat yang menekan pernapasan. Pestisida sebaiknya disimpan dalam tempat aslinya dengan etiket yang jelas dan disimpan di tempat yang tidak terjangkau oleh anak-anak. terutama muntah.-T. jika bekerja yang berhubungan dengan pestisida. b. pernapasan mula-mula cepat kemudian perlahan. perlu diikuti dengan cermat dan tepat.51 Definisi Pestisida golongan organoklorin pada umumnya merupakan racun perut dan racun kontak yang efektif terhadap larva. 6. Tempat atau wadah pestisida yang telah kosong. Tindakan penanggulangan : Penanggulangan keracunan pestisida golongan keracunan organoklorin pada umumnya: Tindakan gawat darurat: . Diagnosis Riwayat kontak dengan insektisida golongan organoklorin Penatalaksanaan Tindakan pencegahan : 1. Keracunan kronik: Jika keracunan melalui mulut dan kadar enzim kolinesterase menurun. 5. demikian juga pestisida yang tidak berlabel atau etiketnya sudah rusak. tubuh hewan dan jaringan tanaman.Gejala keracunan turunan halobenzen dan analog. maka perlu dihindari kontak lebih lanjut sampai kadar kolinesterase kembali normal. tremor dan konvulsi.50. rasa takut. minum atau merokok. Pada waktu bekerja dengan pestisida.Pada keracunan akut melalui mulut disebabkan oleh 5 g DDT akan menyebabkan muntah-muntah berat setelah 0. sebaiknya dibuang atau dimusnahkan. KERACUNAN ORGANOKLORIN Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1302 ICD X : T. Penyebab Pestisida golongan organoklorin Gambaran klinis . Pada waktu menggunakan pestisida. Tergantung pada tingkat toksisitasnya. Nadi normal. serta jauh dari makanan dan minuman. Hindari kontak atau menghisap pestisida. sebaiknya tidak lebih dari 4 – 5 jam. sehingga tidak dapat diketahui dengan pasti. sesuai prosedur dan petunjuk lain yang telah ditentukan. Penggunaan pestisida golongan organoklorin makin berkurang karena pada penggunaan dalam waktu lama residunya persisten dalam tanah.5 – 1 jam. 3. selain kelemahan dan mati rasa pada anggota badan yang terjadi secara bertahap. 4.Dengan 20 g DDT dalam waktu 8 – 12 jam kelopak mata akan bergerak-gerak disetai tremor otot mulai dari kepal dan leher. serangga dewasa dan kadang-kadang juga terhadap kepompong dan telurnya. . 2. tegang dan diare juga dapat terjadi. sebaiknya tidak sambil makan. selanjutnya konvulsi klonik kaki dan tangan seperti gejala keracunan pada strichnin.

3. Jika kulit juga terkena. Jika belum menunjukkan hasil berikan obat yang memblokade neuromuscular. Ciri orang yang rentan pengendapan kristal asam jengkol ini belum dapat ditentukan. nyeri pada saat buang air kecil. selain eritrosit tampak kristal asam jengkol seperti jarum.-T. c. diikuti bilas lambung dengan air 2 – 4 liter.Pada keracunan berat dengan anuria penderita perlu dirujuk.-T. Pembersihan usus. Tindakan umum: 1. 5. KERACUNAN SINGKONG Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1903 ICD X : T. Berikan karbon aktif. Jika keracunan melalui mulut. . . Diagnosis Hematuria.62 Definisi Keracunan akibat terjadinya pengendapan kristal asam jengkol di saluran kemih. e.5 g atau sampai konvulsi terkendali. berikan natrium fenobarbital 100 mg secara s. .Bau khas jengkol tercium dari mulut dan urin penderita. Jangan diberi lemak atau minyak. . bikarbonat 2 g 4 x sehari peroral sampai gejala hilang. 2. berikan diazepam 10 mg secara i.61.c setiap jam sampai mencapai jumlah 0.Penderita mengeluh nyeri sewaktu buang air kecil. Secara mikroskopis.v perlahan-lahan.Urin penderita merah karena darah (hematuria). Tanpa analisa kandungan sianida tidak dapat dipastikan singkong mana yang berbahaya bila dimakan kecuali dari rasanya. juga dapat dilakukan dengan 200 mL larutan manitol 20 % dengan melalui pipa. Kemudian berikan obat pencuci perut.Tanda keracunan timbul akut kira-kira setengah jam setelah makan singkong .61. Penyebab Sianida ( HCN ) Gambaran Klinis . KERACUNAN JENGKOL Kompetensi : 3B Laporan Penyakit : 1903 ICD X : T. karena dapat menimbulkan fibrilasi ventrikuler. bersihkan dengan air dan sabun. .62 Definisi Beberapa jenis singkong mengandung cukup banyak sianida yang mungkin menimbulkan keracunan. Untuk mengatasi konvulsi. usahakan untuk muntah b. Penyebab Asam Jengkolat Gambaran Klinis . Pantau tanda-tanda vital. Jangan diberi obat stimulan terutama epinefrin. Penatalaksanaan .Dalam keadaan berat terdapat anuria dan mungkin penderita pingsan karena menahan sakit. d. Atasi hiperaktivitas dan tremor. 4.a.Timbul kolik ginjal seperti pada batu ginjal.Keracunan ringan dapat diobati dengan minum banyak dan pemberian Na.

nanah atau lendir .Merasa lemas dan menggigil . Kita harus tenang dan lihat kondisi dari si anak. kemudian muka dan kulit berwarna kebiruan (sianosis). karena bisa menyebabkan dehidrasi. Penatalaksanaan . . Saat anak keracunan makanan kadang membuat kita panic.Kram perut .Gejala berawal dengan pusing dan muntah. nitrat atau nitrit. PEDOMAN PENGOBATAN DASAR DI PUSKESMAS 2007 Tips Cara Mengatasi Keracunan dan Alergi. Sianosis perlu dibedakan dengan methaemoglobinemia yang timbul karena keracunan sulfa. Kenali dulu apa saja gejalanya. jumlahnya bergantung pada beratnya gejala. Apakah dia keracunan atau hanya alergi. DDS.Demam . Diagnosis Riwayat makan singkong disertai dengan gejala klinis. Komentar : Tinggalkan sebuah komentar » Kategori : Keracunan Makanan dan Insektisida. yang memerlukan pengobatan lain (metilen-biru). jika anak yang keracunan tak sengaja masih mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Lalu kita bisa mengambil cara yang terbaik dan tercepat mengatasi hal tersebut. . mungkin : .Kehilangan nafsu makan.Sering BAB yang bercampur darah.Berikan oksigen dan pernapasan buatan bila terdapat depresi napas.Dalam keadaan yang berat penderita sesak napas dan pingsan.Bibir. walaupun panic malah bisa memperburuk keadaan. perlahan sebanyak 20 ml dan diulangi setiap 7-10 menit sampai gejala teratasi. Tapi bisa jadi lebih lama lagi.v. Dosis total diberikan sampai penderita bangun.beracun. . kuku. Gejala ini bisa berlangsung sekitar 3-4 hari. .Muntah-muntah . Berapa lama gejala yang dialami Gejala keracunan makanan dapat terlihat sekitar 4-24 jam setelah si kecil terkontaminasi makanan yang beracun.Penderita perlu dioservasi 24 jam dan dikirim ke rumah sakit bila keracunannya berat.Larutan Na-tiosulfat 25% disuntikan i. . . dll Catatan : Muntah-muntah dan buang air besar bisa jadi masalah serius pada bayi atau balita.

berikan oralit sedikit demi sedikit. . Kapan waktunya ke Dokter . tapi kondisinya tidak membaik dalam jangka waktu 12 jam . . matangnya harus merata ke dalam bahan makanan Kiat Seputar Memilih Makanan . perika suhu tubuhnya.Biasakan anak memperhatikan kebersihan tangannya. periksa juga tinjanya. Bisa jadi. ia perlu diinfus. Coba telusuri lagi apa yang menyebabkan anak keracunan. Siapa tahu juga dia demam. Jika anda tidak punya oralit. beri saja air yang dicampur dengan garam dan gula. karena tubuhnya lebih rentan. Misalnya.Ketika membeli makanan dalam kemasan * perhatikan kaleng dan tutupnya * Apakah masih mulus ataukah sudah terbuka * Apakah kalengnya agak menggelembung atau tidak * Jangan sekali-kali memilih makanan yang kemasannya cacat atau kalengnya menggelembung.Simpan makanan matang di kulkas.Jangan berikan madu pada bayi di bawah usia 1 tahun. bakteri ini akan mati pada temperature tinggi. . pastikan panasnya merata. Tindakan pertama yang harus dilakukan Jika dia muntah-muntah dan sering BAB. Kalaupun mau dihangatkan. cepat bawa si kecil ke UGD rumah sakit terdekat.Belilah daging dan makanan hasil laut di tempat yang dapat dipertanggungjawabkan kebersihannya. . hanya 2 jam setelah ia mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Alergi adalah reaksi hipersensitivitas dari tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya.Catatan : Gejala akan lebih cepat terlihat pada anak kecil.Jika dia masih bisa dan mau minum. Sebagai gantinya.Masaklah makanan sampai benar-benar matang. Dikhawatirkan madu mengandung bakteri Clostridium botullinum yang dapat menyebabkan si kecil keracunan Menyiasati Alergi Si Kecil Daya tahan tubuh si kecil yang masih lemah membuatnya mudah alergi. Kenali gejalanya. sehingga anda pun tepat mengatasinya. Artinya. . Apakah ada lendir atau darah ? Baringkan si kecil dan jangan beri makanan yang harus dikunyah dulu.Dia masih saja diare dan demam Catatan : Jika dokter anda tidak bisa segera menanganinya. Mencegah Keracunan .Jika dia muntah dan diare terus sementara asupan cairan tidak bisa maksimal. Tapi. Bisa jadi. makanan tersebut sudah terkontaminasi bakteri. . . salmonella (yang jadi biang keladi keracunan makanan) biasanya senang dan tumbuh subur di makanan yang hangat. harus selalu mencuci bersih tangannya sehabis BAB. Karena.Jika anda yang mengurus kotoran si kecil. anda juga harus selalu mencuci tangan sampai bersih sehabis membersihkan tinjanya atau mengganti popoknya.

Misalnya cabai. * Periksalah apakah si kecil sebelumnya makan sesuatu yang mengandung alergen ( pemicu alergi) seperto antibiotic.Bersin-bersin disertai rasa gatal pada hidung .Beberapa jenis alergi si kecil bisa saja cukup mudah dikenali gejalanya.Pilek kambuh secara teratur pada bulan-bulan tertentu setiap tahunnya.Alergi berupa diare Umumnya dialami oleh si kecil yang menderita celiac disease. merica. mengusap atau memegang hidung. Berikut beberapa jenis alergi plus trik mengatasinya : .Diare . Gatal ini kerap disertai pilek.Mata merah dan berair . Agar tidak salah bertindak . gatal bisa berkurang * Jika rasa gatal tidak juga mereda atau hilang. . tungau dan bulu binatang * Hindarkan si kecil berkontak dengan tanaman berbunga. . yakni system pencernaannya hipersensitif terhadap gluten (jenis protein yang terkandung di dalam biji-bijian) * Jangan beri si kecil makanan yang mengandung biji-bijian * Hindari memberi makanan yang mengandung zat-zat yang dapat merangsang kerja organ percernaan. bedak. Reaksi ini timbul akibat adanya benda asing yang masuk ke dalam mata balita * Tanamkan kebiasaan pada si kecil untuk tidak memegang-megang mata dengan tangan * Bila mata balita gatal. . tapi ada pula jenis alergi yang tersembunyi gejalanya atau mirip gejala penyakit tertentu.Pilek yang kambuh berulang kali dan biasanya berlangsung antara 1-2 minggu .Si kecil sering menggaruk. . Dengan begitu.Seringkali disertai hidung berair dan bersin-bersin. karena serbuk sari seringkali memicu timbulnya reaksi alergi pada saluran pernapasan * Jangan pelihara bianatang di dalam rumah . udang atau digigit serangga * Bila kulitnya yang memerah terasa gatal. udang atau makanan laut lainnya * Alergi berupa mata merah .Tenggorokan dan mulut terasa gatal seperti ada kotoran yang menempel didalamnya. segera beri obat. padahal si kecil tidak flu.Alergi berupa kulit merah Terjadi karena alergi terhadap makanan. atau lainnya. serta upayakan agar lingkungan rumah bebas dari kutu debu. minyak tawon. . jangan biarkan ia mengucek-nguceknya tapi berikan obat mata atau segera pergi ke dokter . kayu putih. lotion kalamin.Timbul bentol-bentol pada kulit atau kulit terasa gatal .Alergi pada saluran pernapasan Reaksinya berupa asma dan pilek * Bersihkan rumah secara teratur agar debu tidak menumpuk . kenali dulu gejalanya. obat-obatan atau gigitan serangga.Sesak napas. cuka. .Berkali-kali menghembuskan udara dari hidung seolah-olah berusaha mengeluarkan sesuatu. cepat bawa si kecil ke dokter .

penanganan keracunan makanan. penanganan alergi obat. cara mengatasi keracunan.com/2010/03/cara-tepat-mengatasi-keracunan/ Tags : Cara Mengatasi Alergi. Cara mengatasi keracunan obat.klipingku.Apabila ada anak atau seseorang yang keracunan kenali dulu tanda dan gejalanya. langkah mengatasi keracunan makanan. RSS feed for comments on this post. cara mengatasi alergi obat. Cara Mengatasi Keracunan. keracunan yang sering terjadi pada anak tiap tahapan usia. Tips | 26 March 2010 No Comments No comments yet. gejala keracunan. mengatasi alergi kulit. Tips Menghindari Alergi. Sumber terkait : http://www. hidung berair . Semoga bisa menghindarkan kita dari bahaya keracunan dan alergi. mengatasi keracunan. jenis alergi kulit. Tips Kesehatan Tubuh. cara mengatasi alergi. MASALAH KERACUNAN MAKANAN. penanganan keracunan. selanjutnya ikuti tips cara mengatasi keracunan dan alergi diatas. mengatasi keracunan makanan. TrackBack URI Leave a comment Top of Form *Name *Email (not published) Website Add your Comment 252 Bottom of Form Pencarian Informasi 2010 : cara mengatasi keracunan makanan. madu obat alergi. mengatasi alergi udang. keracunan pada anak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful