P. 1
kespro remaja

kespro remaja

|Views: 917|Likes:

More info:

Published by: Lyna ManRoe Luph Jesus on Sep 30, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2012

pdf

text

original

Menonton infotainment kemarin pagi, bergidik mendengar artis remaja perempuan yang akan dipenjara karena suatu kasus

, ternyata hamil pula di luar nikah, sudah dua bulan. Tidak ada konfirmasi siapa ayah dari si jabang bayi. Remaja dengan segala perubahan dan fakta-fakta remaja lainnya seperti juga pernah diungkapkan pada artikel sebelumnya (Remaja dan Seks) memang selalu menarik untuk dibahas. Fakta artis tersebut hanyalah tontonan yang tampaknya sudah menjadi sangat biasa kita santap sehari-hari. Data terburuk lain mengungkap fakta yang tidak kalah mirisnya, remaja bahkan rela melakukan aborsi ketika kehamilan menjadi tidak diinginkan : 700 ribu remaja Indonesia setiap tahunnya melakukan aborsi. Padahal tindakan aborsi pun beresiko menjadi kematian. Akibat-akibat lain dari seks bebas di kalangan remaja ini pun berbagai macam, terkena HIV/AIDS, PMS (Penyakit Menular Seksual), KTD (Kehamilan yang Tidak Diinginkan) hingga aborsi (seperti yang disebutkan tadi) yang dapat menyebabkan cacat permanen atau berujung pada kematian. Akibat psikologis yang seringkali terlupakan ketika melakukan hal ini sebenarnya adalah: RASA BERSALAH, MARAH, SEDIH, SESAL, MALU, KESEPIAN, TIDAK PUNYA BANTUAN, BINGUNG, STRES, BENCI DIRI SENDIRI, BENCI ORANG YANG TERLIBAT, TAKUT TIDAK JELAS, INSOMNIA, KEHILANGAN PERCAYA DIRI, GANGGUAN MAKAN, KEHILANGAN KONSENTRASI, DEPRESI, BERDUKA, TIDAK PUNYA PENGHARAPAN, CEMAS, TIDAK MEMAAFKAN DIRI SENDIRI, TAKUT HUKUMAN TUHAN, MIMPI BURUK, MERASA HAMPA, HALUSINASI, SULIT MEMPERTAHANKAN HUBUNGAN. Lalu berikut beberapa alasan kenapa hal ini bisa terjadi : 1. TIDAK BISA MENGATAKAN ‘TIDAK’: - Biasanya karena merasa takut diputus hubungan oleh pacarnya. Cara untuk mempertahankan hubungan tersebut. Padahal biasanya, sehabis itu pacar akan lari juga. - Pacar sudah membujuk rayu sedemikian rupa, sampai akhirnya tidak bisa menolak. Habis itu, siapa yang akan bertanggung jawab ya? - Biasanya dijadikan alasan sebagai pembuktian cinta. Sebenarnya kalau benar-benar cinta, akan menjaga supaya hubungan seks dilakukan setelah menikah. 2. MERASA BUKAN ANAK GAUL Dengan pernah melakukan seks, dianggap ‘Gaul’. Salah besar padahal. Akan tetapi, banyak remaja yang punya konsep diri rendah tetap melakukannya supaya dianggap ‘Gaul’. 3. BISNIS

Katanya secara agama tidak boleh. penulis jadi bersemangat sekali nih… Maunya sih tidak melihat lagi tayangan seperti kemarin pagi… Cayo remaja Indonesia…) . sekedar iming-iming Blackberry dapat membuat remaja melakukannya loh! Di beberapa daerah. Agama yang dijadikan alasan. dll. ini PR siapa ya? Orang tua. Remaja-remaja dari kalangan bawah tersebut. film. ini jangan ditanya deh. NILAI AGAMA YANG BERKURANG Kalau dulu sih. Bagaimanapun. remaja juga dijadikan alat bisnis oleh orang tuanya atau juga karena masalah kemiskinan. TAYANGAN TV Wah. pendidikan seks tetap perlu dilakukan agar hal ini tidak terjadi lagi. Mereka tahu bahwa mereka akan berkata ‘TIDAK’ dan belajar menghargai diri mereka sendiri. Sudah biasa saja.Prostitusi semakin merebak. meskipun seringkali terpaksa bekerja untuk membantu orang tua mereka. tetap punya prinsip untuk tidak melakukan seks pranikah. sekarang mungkin sudah biasa yah? Ajarannya sih masih sama. Dicekokin tiap hari dengan tayangan sinetron. 4. atau remajanya sendiri? Yang pasti : REMAJA TETAP PUNYA MASA DEPAN! (Wah.. guru. akhirnya ada beberapa orang malah sudah menjalaninya sebagai gaya hidup. Tapi. infotainment. masih banyak remaja yang mempunyai sikap dan prinsip yang kuat dengan rumus ini : PACARAN + CINTA = PERNIKAHAN. Apa tidak rusak jadinya? Minimal membuat remaja ada keinginan ingin mencoba? Hm…jangan sampai kejadian deh ya. GAYA HIDUP Nah. akan tetapi nilai-nilainya mungkin sudah mulai bergeser kali tampaknya… 5. Lagi-lagi. penulis yakin dan optimis. pegangan tangan lawan jenis saja. Mereka adalah remaja yang mempunyai sikap dan konsep diri yang baik. 6. Ckckck… Akan tetapi. baru kemudian SEKS Sekedar berkaca dari remaja di Dumpit Tangerang ketika penulis melakukan penyuluhan di sana di akhir bulan lalu.. kayaknya tabu sekali.

sangat diperlukan pancegahan dini dengan memberikan pengetahuan seks. kalau bersama bisa diatasi. Setiap bulan ada 10-20 kasus. bagaimana merawat organ vital. ‘’Pergaulan bebas berawal ketika remaja mulai melakukan perbuatan yang keluar dari jalur norma-norma yang berlaku di sekitar kehidupan kita. ‘’Kita tidak pernah melarang mereka untuk melakukan hubungan seks. ‘’Rata-rata mereka berusia 16-23. ada juga dengan pasangannya. Dan. Mereka yang sebagian besar kalangan pelajar dan mahasiswa ini datang untuk melakukan konseling tanpa didampingi orang tua. Sementara itu. Mereka yang melakukan konseling. di masyarakat kita pendidikan seks itu masih dianggap tabu. anak baik pun bisa kena. dan banyak remaja yang menjadikannya budaya modern. terutama seks bebas. disanalah para remaja banyak yang terjebak dalam pergaulan bebas. Sejak berdirinya Dkap PMI tiga tahun lalu.’’ ungkapnya ketika diminta komentarnya mengenai pergaulan bebas di kalangan remaja. banyak sekali. kasus HIV dan hamil di luar nikah terus mengalami peningkatan. ‘’Banyak anak-anak remaja beranggapan bahwa masa remaja adalah masa paling indah dan selalu menjadi alasan sehingga banyak remaja yang menjadi korban dan menimbulkan sesuatu yang menyimpang. Tapi. Senada dengan itu. ‘’Anak baik yang disebut anak rumah pun ada yang mengalami ‘kecelakaan’. ‘’Kalo aku nggak pernah melakukan hal . Seks itu bukan hanya berhungan intim saja. Sekarang banyak banget anak-anak seumuran kita sudah keluar dari jalurnya. banyaknya remaja yang terjebak seks bebas ini dikarenakan mereka belum mengetahui tentang seks. bahkan sudah merambat di kalangan SMP. Mereka begitu mudah memasuki tempat-tempat khusus orang dewasa. apalagi malam minggu. Pelajari seks itu secara benar supaya kita bisa hidup benar. ‘’Pendidikan seks itu sangat penting sekali. Menurut Program Manajer Dkap PMI Provinsi Riau Nofdianto seiring Kota Pekanbaru menuju kota metropolitan. Bukan hanya remaja nakal saja yang terjebak. Seberat apapun masalahnya. Rabu (20/8) di ruang kerjanya. Martha Sari Uli pelajar SMAN 4 Pekanbaru mengaku interaksi bebas di kalangan remaja dalam pergaulan bebas. Berdasarkan pengamatan kami. Dkap disini merupakan teman curhat mereka dan kita memberikan solusi bersama.’’ ungkapnya lagi. Oleh sebab itu. lanjutnya para remaja yang mengalami ‘kecelakaan’ ini tak boleh dijauhi dan dibenci.’’ ujar cewek kelahiran 18 Juli 1993.’’ kata cowok yang disapa Mareno ini pada Xpresi. identik dengan kegiatan negatif.’’ tuturnya. Meskipun begitu. ada datang sendiri. mencegah HIV dan lainnya. Di masa remaja itu juga proses pencarian jati diri. Pelakunya bukan hanya kalangan SMA.’’ ucapnya. karena ketika dilarang atau kita menghakimi. pergaulan bebas di kalangan remaja telah mencapai titik kekhawatiran yang cukup parah.Masa remaja adalah masa yang paling berseri. Sebagian besar orang tua mereka tidak tahu. Bahkan ada yang berusia 14 tahun datang ke Dkap untuk konsultasi bahwa ia sudah hamil. mereka akan menjauhi kita. Debora Juliana juga pelajar SMAN 4 Pekanbaru mengatakan pergaulan bebas itu saat ini sudah tidak tabu lagi.’’ ujarnya. Makanya. Tapi. ‘’Banyak kasus remaja putri yang hamil karena kecelakan padahal mereka tidak mengerti dan tidak tahu apa resiko yang akan dihadapinya.

akibat perkembangan zaman.’’ ungkapnya. Di tempat terpisah. Ditingkat pergaulan dalam kondisi hari ini. Drs HM Wardan MP mengatakan akan melakukan komunikasi dengan dinas pendidikan kabupaten/kota untuk membuat surat edaran ke sekolah-sekolah dalam mengantisipasi hal tersebut. agama dan daerah. Hal yang sama juga diutarakan Drs Ali Anwar. Oleh karena itu. Banyaknya kalangan remaja yang melakukan seks bebas. ‘’Saya meminta semua kalangan. Rabu (20/8) malam di Hotel Sahid Pekanbaru. Marcella Zalianty . sekolah. ketika agama tidak lagi menjadi pokok dalam kehidupan banyak remaja yang terjebak dalam pergaulan bebas. Menurutnya. dan tokoh masyarakat agar memfungsikan tugas-tugas sosialnya. kepala SMA 5 Pekanbaru. orang tua. anak-anak bisa saja berbohong. kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau.80 Tahun Bintang Terburuk 2008: Pasha Ungu. Tentu saja contoh perilaku orang tua sangat berperan. Nggak Deh! Mengenang 10 November Hari Pahlawan Sumpah Pemuda Maknai Dengan Prestasi .’’ ucapnya. Related Artilces • • • • • • • • • • Tur ke Perpustakaan Soeman HS Kenangan Terindah Bersama Ibu Hari Anti Korupsi It’s Time for Honesty! Saatnya Yang Muda Perangi AIDS! Pesan Cinta dari Babe Ramai-ramai Gunakan Friendster Pernikahan Dini?. kuatkan lagi ajaran agama. ‘’Orang tua dan anak harus selalu berkomunikasi. MUI menghimbau untuk menutup tempat yang berbau maksiat. baik para pendidik. Menyikapi hal ini. Sehingga tahu persoalan anak. Selain itu. orang tua harus lebih memperhatikan anaknya. Ketua MUI Provinsi Riau Prof Dr H Mahdini MA mengatakan data yang ditemukan lebih banyak lagi anak-anak yang melakukan seks bebas. Maka diperlukan pencegahan.’’ tambahnya. Ia berharap.’’ sarannya.’’ katanya. ‘’Kita berharap jangan sampai terjadi hal tersebut karena akan merusak diri sendiri.tersebut dan jangan sampai lah. ‘’Kita harus menanamkan nilai-nila agama sejak dini sehingga mereka memiliki kepribadian yang kuat.’’ ujarnya ketika ditemui usai acara pelantikan Persatuan Anak Guru Indonesia (Pagi) Provinsi Riau. sambungnya pengawasan orang tua harus diperketat. semua sekolah-sekolah tanpa terkecuali memperkuat kembali kehidupan beragama. ‘’Solusinya. Oleh sebab itu. ‘’Menutup tempat maksiat itu jauh lebih penting demi generasi muda. lanjutnya diindikasikan ada jaringan tertentu yang menggiring anak-anak ke hal yang negatif.’’ pintanya. Baik di sekolah maupun di rumah agama merupakan kebutuhan pokok.

di dalamnya memuat isi dan gambar secara vulgar dan permisif. Beberapa kajian menunjukkan. DALAM cerita rubrik Curhat. Sementara. Situasi maraknya pornografi sebagai media yang menyesatkan hingga berimplikasi terhadap dekadensi moral. 94 persen remaja menyatakan butuh nasihat mengenai seks dan kesehatan reproduksi. perilaku memalukan ini akibat pengaruh minuman keras dan sering menonton VCD porno. Merebaknya pornografi sungguh amat memprihatinkan. Pendidikan Seks = Pornografi? Pendidikan kesehatan reproduksi remaja sebagai salah satu upaya untuk "mengerem" kasus-kasus itu. Namun. dan masih banyak kasus serupa yang seringkali masih saja menghiasi wajah media massa kita. Padahal. yang saat ini amat mudah diakses oleh siapa pun (termasuk remaja). penyakit menular seksual (PMS) pada remaja bahkan sampai aborsi. banyak media massa yang masuk kategori pornografi. tidak lepas dari (salah satunya) minimnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja. Kompas. Dari hasil pemeriksaan aparat. sesunguhnya bukan sebuah kasus baru yang mengisi lembaran surat kabar ataupun media elektronik. pornografi tiap saat ditemui remaja. timbulnya kasus-kasus seputar KTD remaja. dan kekerasan seks yang dilakukan remaja. kehamilan tidak dikehendaki (KTD) pada remaja dan sejenisnya. Kasus-kasus kekerasan seksual. kekerasan seksual. maka kecenderungan yang muncul adalah coba-coba sendiri mencari sumber informal. pernah ada sebuah cerita tentang seorang remaja yang menutup pintunya rapat-rapat hanya karena ingin membuka kartu remi full color yang gambarnya aduhai dan syuur. sampai saat ini masih saja diperdebatkan (bahkan banyak yang enggak setuju). apalagi bacaan-bacaan dan sejenisnya. tampaknya masih belum banyak diangkat ke permukaan sehingga "seolaholah" masalah ini dianggap "kasuistik" yang tidak penting untuk dikaji lebih jauh. Banyak foto perempuan yang berpose seronok dan berpakaian mini. terutama dari lingkungan sekolah dan petugas kesehatan. Jika mereka kesulitan untuk mendapatkan informasi melalui jalur formal.SALAH satu televisi swasta beberapa waktu lalu menayangkan kasus perkosaan yang dilakukan sekelompok oknum pelajar SLTP dan SLTA secara beramai-ramai di wilayah Jawa Timur. remaja haus akan informasi mengenai persoalan seksualitas dan kesehatan reproduksi. kriminalitas. repotnya. bahkan hanya ditutupi daun pisang. . Beberapa waktu lalu survei terhadap pornografi menggambarkan. Penelitian Djaelani yang dikutip Saifuddin (1999:6) menyatakan. sebagian besar remaja justru tidak dapat mengakses sumber informasi yang tepat.

dalam gambaran penelitian yang pernah dilakukan oleh Pusat Studi Seksualitas PKBI-DIY di wilayah Yogyakarta pada pertengahan tahun 2000 terhadap persepsi remaja dan guru (mewakili orangtua). Seksualitas masih dianggap sebagai isu perempuan belaka. sama halnya memancing remaja untuk melakukan tindakan coba-coba. Selama ini pendidikan seks dipersepsikan sebagai sebuah hal yang sifatnya pornografi yang tidak boleh dibicarakan. khususnya masalah pelayanan kesehatan reproduksi. Ada kekhawatiran (asumsi) untuk membicarakan persoalan seksualitas kepada remaja. faktor lain yang ikut mempengaruhi adalah kentalnya budaya patriarki yang mengakar di masyarakat. buku-buku tentang seks. justru akan mendorong remaja melakukan aktivitas seksual dan promiskuitas lebih dini. Argumen pertama memandang. hanya sekitar 14. Sebenarnya. Banyak di antara remaja berada dalam kebingungan memikirkan keadaan dirinya. untuk mengetahui persoalan seksualitas masih terdapat tembok penghalang. bercumbu atau berhubungan seksual. Remaja sendiri merupakan kelompok umur yang sedang mengalami perkembangan. pendidikan seks sama dengan pornografi. dan . Sedangkan pendapat kedua mengatakan. apalagi oleh remaja. Dari remaja sendiri anggapan tentang pendidikan seks sama dengan pornografi tidak terbukti (0 persen). Pornografi merupakan hal yang ramai dibicarakan karena berdampak negatif. masalah seksualitas remaja adalah problem yang tidak henti-hentinya diperdebatkan. informasi mereka coba dipenuhi dengan cara membahas bersama teman-teman. Kebanyakan masih ada anggapan. Selain itu. seksualitas dan kesehatan reproduksi dinilai masih tabu untuk dibicarakan remaja.Sebagaimana dipaparkan Elizabeth B Hurlock (1994:226). anggapan itu tidak sepenuhnya terbukti. Pendidikan seksualitas masih dianggap sebagai bentuk pornografi. Padahal. Faktor kuat yang membuat pendidikan seksualitas sulit diimplementasikan secara formal adalah persoalan budaya dan agama. atau mengadakan percobaan dengan jalan masturbasi. Ada dua pendapat tentang perlu tidaknya remaja mendapatkan informasi seksualitas. Dari hasil kuesioner menggambarkan. bila remaja mendapat informasi tentang seks. mestinya jauh lebih baik memberikan informasi yang tepat pada mereka daripada membiarkan mereka mencari tahu dengan caranya sendiri. Sayangnya. remaja membutuhkan informasi tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya dan implikasi pada perilaku seksual dalam rangka menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kesadaran terhadap kesehatannya. Remaja dan pendidikan seks? Masih amat sedikit pihak yang mengerti dan memahami betapa pentingnya pendidikan seksualitas bagi remaja. Padahal.29 persen (responden guru) yang menyatakan.

partisipasi remaja secara penuh dalam proses perencanaan. Maka. sedangkan remaja sebenarnya "diam-diam" sudah mencuri informasi yang menyesatkan tentang seks dari pornografi? . pelaksanaan. dan evaluasi pendidikan seksualitas. berdasarkan pada kesetaraan jender. serta tidak menyimpang dari prinsip pendidikan seksualitas itu sendiri. Ketiga. pendidikan seksualitas harus mempertimbangkan: Pertama. pendidikan seksualitas yang diberikan harus sesuai kebutuhan remaja. bagi remaja yang sudah melakukan hubungan seksual. pendidikan seksualitas harus didasarkan penghormatan hak reproduksi dan hak seksual remaja untuk mempunyai pilihan.salah satu upaya membentengi remaja dari pengetahuan seks yang menyesatkan adalah dengan memberikan pendidikan seksualitas yang benar. Pertama. Sampai kapankah kita masih terus memperdebatkan persoalan pendidikan seksualitas untuk remaja. ada dua keuntungan yang dapat diperoleh dari pendidikan seksualitas. mengurangi jumlah remaja yang melakukan hubungan seks sebelum menikah. Keempat. Mengingat rasa ingin tahu remaja yang begitu besar. Kedua. WHO menyebutkan. Kedua. bukan cuma dilakukan secara formal. mereka akan melindungi dirinya dari penularan penyakit menular seksual dan HIV/AIDS. tetapi juga nonformal.

dan Yogyakarta. Ga percaya. ”Penyakit Menular Seksual Ancam Siapa Pun”. contohnya VCD. Banyak diantara teman. dan Kupang. Dalam berita itu juga ditulis”Hampir 50 persen remaja perempuan Indonesia melakukan hubungan seks di luar nikah. Diberitakan kalau. Direktur Eksekutif AF. Hopefully you won’t get shock aja yow.3 persen pelajar SMP dan SMA di Cianjur udah ngelakuin hubungan seksual.negatif juga ada.abu. Penelitian pada 2005 itu dilakukan ke 2. Mereka ngaku kalo hubungan seks itu dilakukan suka sama suka. dan bahkan ada yang berganti-ganti pasangan. masa SMA adalah saat dimana kita bebas ekspresikan yang kita mau.. Jakarta. yang juga dikutip Media Indonesia. “Media Indonesia (6/1) ngutip Kantor Berita Antara nulis. kalau 52 persen yang paham gimana kehamilan bisa terjadi. Penelitian ini dilakukan Annisa Foundation (AF) pada Juli-Desember 2006 terhadap 412 responden. taukah kamu kalau masa SMA adalah juga masa rawan dalam hal pergaulan. yang berasal dari 13 SMP dan SMA negeri serta swasta. 42. Penelitian lain dilakuin sama Annisa Foundation. bolos.teman kita diluar sana yang udah terjerumus atau bahkan dengan suka rela menjerumuskan diri (naudzubillah) dalam pergaulan seks bebas. Parahnya lagi. Dari penelitian itu didapat. bukan alasan ekonomi.Masa SMA. ”85 Persen Remaja 15 Tahun Berhubungan Seks”.Yang lebih . Inne Silviane. Palembang. dan lain lain. menurut Direktur Eksekutif PKBI. ”Separo Siswa Cianjur Ngesek”. bilang kalau hubungan seks itu dilakukan di rumah sendiri.488 responden di Tasikmalaya. Survei itu dilakuin taun 2003 di lima kota. party party. Warta Kota (11/2) beri judul. wah. But By the way. ”Jadi. coba aja baca keterangan ini. Singkawang. Cirebon. tawuran. juga mengatakan hubungan seks di luar nikah itu umumnya dilakukan responden karena suka sama suka. Harian Republika terbitan 1 Maret 2007 nulis. Fiuhh.” Berita di Republika ngutip hasil survei Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI). gitu katanya kebanyakan anakanak seragam putih abu. Lalu. mulai dari rokok . Hasil survei PKBI. nge genk. sebagian lain malah berpendapat bgitu. mulai dari yang positif contohnya ngukir prestasi. di antaranya Bandung. Hanya sekitar 9 persen dengan alasan ekonomi. adalah masa yang paling indah. Sebanyak 50 persen dari remaja itu ngaku nonton pornografi. Laila Sukmadewi. dan disana dinyatain kalau 85 persen remaja berusia 13-15 tahun dah pada ngaku telah berhubungan seks dengan pacar mereka. sampe yang negatif. seperti dikutip Warta Kota.

” ujar Laila. menurut Dr. sebagian besar mereka menggunakan alat kontrasepsi yang dijual bebas. Catet!! kejadian aborsi di Indonesia cukup tinggi yaitu 2. 5. 10. “ Dan 20 persen di antaranya remaja.3 juta per tahun.6 persen melakukan ciuman dalam. yang bakal ngebuat kamu nyesel seumur hidup. Maka buat kamu. 50 persen wanita yang datang di suatu klinik buat ngedapetin induksi haid berusia 15-20 tahun. Menurut WHO. Menurut guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.gara rusaknya moral. 228 orang dari keluarga baik. 441 wanita dari 4. Tingkah laku remaja yang seringkali lepas kontrol ngakibatkan tambahnya masalah sosial yang dialami.memprihatinkan. dan 3.gara kehamilan dan persalinan. dan penyakit kelamin atopun penyakit menular seksual di kalangan remaja (termasuk HIV/AIDS). infertilitas dan kanker. Ga heran lah makin banyak kasus kehamilan pranikah.86 persen pernah berhubungan seksual. Karena keadaan wanita penderita HIV/AIDS mengalami penurunan sistem kekebelan tubuh menyebabkan 20 kasus HIV/AIDS menyerang anak dan bayi yang dilahirkannya. terus perbaikinnya kaya gimana coba?. Dari aspek medis. itu tadi di atas belum selesai lho. dari berbagai sumber) . Pernah ga sih kita sebagai remaja sedikit aja ngeluangin waktu untuk mikir. Eits.53 persen pernah ciuman bibir.041 orang dengan HIV/AIDS. Menurut Prof.kali kamu coba.” kata Guru Besar FK Universitas Udayana. per November 2007. en jangan pernah skali. Sekitar 30-50 % diantaranya meninggal gara. tapi kalau bencana gara.kamu semua.000 ibu ngalami kematian gara.. sekitar 40-60 juta ibu yang ga pengen kehamilan melakukan aborsi. Dari 441 wanita penderita HIV/AIDS ini terdiri dari pemakai narkoba suntik 33 orang. seks bebas memiliki banyak konsekwensi misalnya. Bali ini. Guys. pengguguran kandungan. Penelitian di Bandung tahun 1991 juga nunjukin kalau pelajar SMP.gara komplikasi abortus yang ga aman dan 90 % terjadi di negara berkembang termasuk Indonesia.coba nglakuin hal kaya’ diatas itu. bentengi diri dengan iman yang kuat deh. Wimpie. Penelitian di Jakarta tahun 1984 menunjukkan 57. sebanyak 90 persen dari mereka paham nilai-nilai agama. kalo Bencana yang terus menimpa bangsa ini insyaallah bisa kok diperbaikin. dan mereka tahu itu dosa. di seluruh dunia.3 persen remaja putri yang hamil pranikah mengaku taat beribadah. jaga diri baik baik. Penelitian di Bali tahun 1989 menyebutkan. penyakit menular seksual. Setiap tahun diperkirakan 500. SPOG.(PMS). selain juga infeksi. boleh jadi cuma puncak gunung es. (White rose. Angka-angka semua tu. 120 pekerja seksual. Budi Martino L. induksi haid itu nama lain untuk aborsi.

Kisaran angka tersebut. Tingginya angka hubungan seks pranikah di kalangan remaja erat kaitannya dengan meningkatnya jumlah aborsi saat ini. dikumpulkan dari berbagai penelitian di beberapa kota besar di Indonesia. serta kurangnnya pengetahuan remaja akan reproduksi sehat. sekitar 20 hingga 30 persen remaja mengaku pernah melakukan hubungan seks. dari tahun ke tahun data remaja yang melakukan hubungan seks bebas semakin meningkat.” kata pemilik Klinik Pasutri ini. Ancaman pola hidup seks bebas remaja secara umum baik di pondokan atau kos-kosan tampaknya berkembang semakin serius. Mungkinkah karena longgarnya control mereka pada mereka? Berikut ini laporan wartawan Majalah Gemari Haris Fadillah dari “Kota Pelajar” Yogyakarta dan Kota Jakarta. Celakanya.WASPADAI SEKS BEBAS KALANGAN REMAJA Majalah Gemari. kata Boyke. perilaku seks bebas tersebut berlanjut hingga menginjak ke jenjang perkawinan. September 2001 Berdasarkan penelitian di berbagai kota besar di Indonesia. Surabaya. Dari sekitar lima persen pada tahun 1980-an. tercatat sekitar 18 persen remaja pernah melakukan hubungan seksual pranikah. Boyke Dian Nugraha di Jakarta mengungkapkan. Bahkan di pulau Palu. seperti Jakarta. Palu dan Banjarmasin. “sementara penelitian yang saya lakukan pada tahun 1999 lalu terhadap pasien yang datang ke Klinik Pasutri. Namun dalam beberapa kasus juga terjadi pada anakanak yang duduk di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).9 persen. Sulawesi Tenggara. menjadi duapuluh persen pada tahun 2000. dan 15-20 persen diantaranya dilakukan remaja. Kelompok remaja yang masuk ke dalam penelitian tersebut rata-rata berusia 17-21 tahun. pada tahun 2000 lalu tercatat remaja yang pernah melakukan hubungan seks pranikah mencapai 29. Pakar seks juga specialis Obstetri dan Ginekologi Dr. Hal ini pula yang menjadikan tingginya angka . Jumlah aborsi saat ini tercatat sekitar 2. dan umumnya masih bersekolah di tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau mahasiswa.3 juta.

perilaku seks bebas ini bisa berlanjut hingga menginjak perkawinan. risiko terkena penyakit tersebut bisa mencapai empat hingga lima kali lipat. seringkali tidak menampakan gejala yang jelas. Dari sisi kesehatan. kronis dan akut. Keadaan ini juga bisa dijadikan bahan pertanyaan tentang kualitas anak tersebut. Sedangkan GO akut akan menampakan gejala. hingga HIV/AIDS. Selain itu.kematian ibu di Indonesia. perilaku seks bebas bisa menimbulkan berbagai gangguan. Tercatat sekitar 90 dari 121 masalah seks yang masuk ke Klinik Pasutri (pasangan suami istri)pada tahun 2000 lalu. Diantaranya. . “Pada pria biasanya menampakan gejala. Seks pranikah. menjadikan Indonesia sebagai negara yang angka kematian ibunya tertinggi di seluruh Asia Tenggara. GO (ghonorhoe). Jika hubungan seks tersebut dilakukan sebelum usia 17 tahun. hal itu justru semakin meningkatkan penyebaran penyakit tersebut. lanjut Boyke juga bisa meningkatkan resiko kanker mulut rahim. Saluran sperma atau indung telur menjadi tersumbat oleh kuman GO. seks pranikah akan meningkatkan kasus penyakit menular seksual.” ujarnya. apabila ibunya sudah tidak menghendaki. terjadi kehamilan yang tidak di inginkan. Penderita bisa saja tidak mengalami keluhan. juga menjadi salah satu penyebab munculnya anak-anak yang tidak di inginkan. Androlog Anita Gunawan mengatakan. Tapi. Boyke menambahkan. kasus GO paling banyak terjadi. Bagaimana dengan GO yang sudah parah? Dr Boyke Dian Nugraha menjelaskan. Selain tentunya kecenderungan untuk aborsi. Anita menggolongkan penyakit GO tersebut ke dalam subklinis. untuk GO yang sudah parah dapat menyebabkan hilangnya kesuburan. seperti sipilis. tidak menimbulkan gejala serta keluhan pada penderita. Disisi lain. kata anita. Berbeda dengan wanita. dialami orang-orang yang pernah melakukan hubungan pranikah (pre marital). Paling-paling hanya timbul keputihan atau anyang-anyang. baik pada pria maupun wanita. seperti sulit buang air kecil atau sakit pada ujung kemaluan. Subklinis dan kronis.

” dalihnya. juga maraknya penyebaran gambar serta VCD porno. Banyak remaja terjebak Lalu bagaimana dengan remaja di “Kota Pelajar” Yogyakarta? Berdasarkan survey Pusat Studi Wanita Universitas Islam Indonesia (PSW-UII) Yogyakarta. internet. antara lain disebabkan berkurangnya pemahaman nilai-nilai agama. akibat pola hidup seks bebas. tentu suatu saat akan tergoda pula untuk melakukannya. ujar Boyke. Salah satu upaya untuk menanggulangi maraknya seks bebas di kalangan remaja. Sementara tingkat pengawasan dari pemilik kos di kota ini. selain perlu dilakukan pengawasan yang ketat dan intensif dari pemilik kos secara proporsional. kata Trias Setiawati. Bahkan. atau sekitar 25 persen dari penduduk kota yang terkenal sebagai Kota pelajar yang sebanyak 490. Mengapa demikian? “karena pada kenyataannya pengaruh gaya seks bebas yang mereka terima jauh lebih kuat dari pada control yang mereka terima maupun pembinaan secara keagamaan. “Sekuat-kuatnya mental seorang remaja untuk tidak tergoda pola hidup seks bebas. tentunya mendorong makin suburnya bisnis rumah kos di kota ini. saat ini. Msi. juga meningkatkan kesadaran dari orang . seks bebas sudah menjadi bagian dari budaya bisnis. jumlah pelajar di Kota Yogyakarta sebanyak 121. Ini. Sehingga. Selain itu. dan pengaruh lingkungan secara umum. juga disebabkan belum adanya pendidikan seks secara formal di sekolah-sekolah.” cetusnya. jumlah remaja yang mengalami masalah kehidupan seks terutama di Yogyakarta terus bertambah. khususnya penghuni kos. Selain itu. Factor yang melatarbelakangi hal ini.” kata Kepala PSW-UII Dra Trias Setiawati. kalau terus-menerus mengalami godaan dan dalam kondisi sangat bebas dari kontrol. semakin longgar. Godaan semacam itu terasa lebih berat lagi bagi remaja yang memang benteng mental dan keagamaannya tidak begitu kuat.000. Saat ini.000 orang. makin banyak remaja yang terjebak ke dalam pola seks bebas karena berbagai pengaruh yang mereka terima baik dari teman. Sementara tingkat pengawasan dari pemilik kos maupun pihak orang tua.“Masalah seks dengan pasangannya justru dijadikan legistimasi untuk melakukan seks bebas.

“Selain itu. kata dia.tua untuk memilihkan tempat kos bagi anak-anaknya yang layak dan aman. munculnya perilaku seks bebas di kalangan remaja yang marak belakangan ini tidak terlepas dari pengaruh era globalisasi. Untuk menghindari tindakan aborsi illegal yang dilakukan ibu-ibu yang tidak menginginkan kehamilan. belum lama ini. juga akan menyebabkan beban ganda pada anak-anak yang gagal di aborsi.” ujar Trias saat ditemui di Yogyakarta. psikotropika dan zat adiktif lainnya) atau di Daerah Istimewa Yogyakarta di sebut madat. Yayasan Sayap Ibu selain menampung anak-anak yang ditelantarkan orang tuanya. sehingga ada kecenderungan akan ditelantarkan orang tua. tapi juga pada anak-anak yang akan dilahirkan. tapi ada juga diantaranya yang mengalami kecacatan akibat aborsi yang gagal dilakukan orang tuannya. “Karena biasanya orang tua yang hamil di luar nikah akan cenderung mencari jalan pintas untuk menutupi aib yang dideritannya. hal itu akan menimbulkan masalah baru bukan hanya bagi wanita remaja itu sendiri. Yayasan Sayap Ibu (YSI) berupaya untuk mengatasi permasalahan anak-anak yang ditelantarkan orangtuannya. Di antara mereka yang dirawat bukan hanya fisiknya yang normal. Bila digabung dengan lain jumlahnya akan mencapai ribuan orang. serta berkaitan erat dengan pengaruh Napza (narkotika. Sebagai Yayasan yang perduli dengan anak-anak terlantar.” dalih Ciptaningsih. Di Yayasan Sayap Ibu Daerah Istimewa Yogyakarta saja saat ini tercatat sekitar 500 orang anak lebih yang dirawat dan belum mendapatkan orang tua angkat. juga mempunyai program merawat ibu-ibu muda yang . Padahal . yang hingga kini jumlahnya demikian besar. cara ini selain tidak berprikemanusiaan. Ditambahkannya. Salah satunya adalah Ketua Yayasan Sayap Ibu Daerah Istimewa Yogyakarta Ny Hj Ciptaningsih Utaryo. Pasalnya. tentu membekali putra-putrinya dengan benteng ajaran agama yang kokoh. Terlebih anak yang lahir tersebut merupakan anak yang dikehendaki. Pendidikan Kesehatan Reproduksi Maraknya seks bebas di kalangan remaja membuat banyak pihak sangat prihatin.

anak-anak remaja ini bisa terhindar dari percobaan melakukan seks bebas. Ciptaningsih menegaskan. Dengan demikian.hamil akibat seks bebas atau kehamilan tidak dikehendaki sampai anak tersebut lahir dengan selamat. “Pendidikan Kesehatan Reproduksi di kalangan remaja bukan hanya memberikan pengetahuan tentang organ reproduksi.” tungkasnya. Karena setiap janin berdasarkan kontroversi Hak Anak Internasional perlu dijaga kelangsungan hidupnya. juga dibentengi dengan pendampingan orang tua Dan selektivitas dalam memilih teman-teman.bukan hanya membentengi diri mereka dengan unsure agama yang kuat. saat ini untuk menekankan jumlah pelaku seks bebas -terutama di kalangan remaja.id . silahkan hubungi naff_r@yahoo.co. tetapi bahaya akibat pergaulan bebas. Selain itu.” imbau Ciptaningsih. Karena ada kecenderungan remaja lebih terbuka kepada teman dekatnya ketimbang dengan orang tua sendiri. “Upaya yang dilakukan Yayasan Sayap Ibu ini bukannya justru memberikan peluang kepada anak-anak remaja untuk melakukan seks bebas. namun bukan pendidikan seks secara vulgar. Aborsi illegal bukan hanya berbahaya bagi janin. sudah saatnya di kalangan remaja diberikan suatu bekal pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah-sekolah. tapi juga nyawa ibu muda itu sendiri. tapi semata untuk menolong nyawa ribuan generasi muda dari perbuatan tidak berkemanusiaan. seperti penyakit menular seksual dan sebagainya.

Sebagai catatan. Berkembang pula opini seks adalah sesuatu yang menarik dan perlu dicoba (sexpectation). narkoba. Diusia remaja. Remaja masa pencarian jati diri yang mendorongnya mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi. remaja memang sosok yang sangat menarik untuk diperbincangkan. serta berkembangnya penyakit menular seksual (PMS). seks itu menyenangkan. Bali ini. puncak rasa kecintaan. 5. dan hanya 5% dari orang tua. Ketidakpekaan orang tua dan pendidik terhadap kondisi remaja menyebabkan remaja sering terjatuh pada kegiatan tuna sosial.3 persen remaja putri yang hamil pranikah mengaku taat beribadah. Beberapa penelitian menunjukkan. dan diakui eksistensinya.3 juta per tahun. Penelitian di Jakarta tahun 1984 menunjukkan 57.” kata Guru Besar FK Universitas Udayana. Data menunjukkan dari remaja usia 12-18 tahun. Hal ini menjadikan remaja sangat dekat dengan permasalahan seputar seksual.86 persen pernah berhubungan seksual.Terlebih lagi ketika remaja tumbuh dalam lingkungan mal-adaptif. Penelitian di Bali tahun 1989 menyebutkan. akibat pengaruh hormonal. 50 persen wanita yang datang di suatu klinik untuk mendapatkan induksi haid berusia 15-20 tahun. Dari aspek medis. “ Dan 20 persen di antaranya remaja. akan mendorong terciptanya perilaku amoral yang merusak masa depan remaja. Menurut Prof. 10. Penelitian di Bandung tahun 1991 menunjukkan dari pelajar SMP. Kenapa?. Wimpie. yang serba membahagiakan sehingga tidak perlu ditakutkan. tindak kriminal termasuk aborsi. juga mengalami perubahan fisik yang cepat dan mendadak. Di antara mereka yang kemudian hamil pranikah mengaku taat beribadah. 35% dari film porno. SPOG. 16% mendapat informasi seputar seks dari teman. remaja putra maupun putri pernah berhubungan seksual. Namun terbatasnya bekal yang dimiliki menjadikan remaja memang masih memerlukan perhatian dan pengarahan. Namun disisi lain remaja mengalami ketidakstabilan emosi sehingga mudah dipengaruhi teman dan mengutamakan solidaritas kelompok. seks bebas . 19 May 2008 Index Artikel Halaman 1 DAMPAK PERILAKU SEKS BEBAS BAGI KESEHATAN REMAJA * dari 3 Halaman 2 Oleh: dr Halaman 3 Nurul Muzayyanah ** Sudah menjadi maklum. Budi Martino L. Ada kesan pada remaja. Ditambah lagi keengganan dan kecanggungan remaja untuk bertanya pada orang yang tepat semakin menguatkan alasan kenapa remaja sering bersikap tidak tepat terhadap organ reproduksinya. dan 3. Perubahan ini ditunjukkan dari perkembangan organ seksual menuju kesempurnaan fungsi serta tumbuhnya organ genetalia sekunder.53 persen pernah melakukan ciuman bibir. kejadian aborsi di Indonesia cukup tinggi yaitu 2. Potret Remaja di Usianya Remaja dalam perkembangannya memerlukan lingkungan adaptip yang menciptakan kondisi yang nyaman untuk bertanya dan membentuk karakter bertanggung jawab terhadap dirinya.DAMPAK PERILAKU SEKS BEBAS BAGI KESEHATAN REMAJA * Dipublikasikan oleh syarif Monday. menurut Dr. Dampak pergaulan bebas mengantarkan pada kegiatan menyimpang seperti seks bebas. ingin tampil menonjol. induksi haid adalah nama lain untuk aborsi.6 persen melakukan ciuman dalam..

Kehidupan keluarga yang diwarnai nilai sekuleristik dan kebebasan hanya akan merusak tatanan keluarga dan melahirkan generasi yang terjauh dari sendi-sendi agama. 1 dari 2 pernikahan berujung pada perceraian. lemahnya ikatan kedua belah pihak yang menyebabkan kegagalan setelah menikah. Tidak heranlah makin banyak kasus kehamilan pranikah. perasaan takut hamil. Secara psikologis seks pra nikah memberikan dampak hilangnya harga diri. serta penghinaan terhadap masyarakat. pelacuran. Bagaiamana Remaja Bersikap? Hubungan seks di luar pernikahan menunjukkan tidak adanya rasa tanggung jawab dan memunculkan rentetan persoalan baru yang menyebabkan gangguan fisik dan psikososial manusia. selain juga infeksi. 120 pekerja seksual. penyakit gonorhoe meningkat 170% dalam jangka waktu satu tahun. perasaan dihantui dosa. Sekitar 30-50 % diantaranya meninggal akibat komplikasi abortus yang tidak aman dan 90 % terjadi di negara berkembang termasuk Indonesia. Meskipun tindakan aborsi dilakukan oleh tenaga ahlipun masih menyisakan dampak yang membahayakan terhadap keselamatan jiwa ibu. pengguguran kandungan. infertilitas dan kanker. Apalagi jika dilakukan oleh tenaga tidak profesional (unsafe abortion). setiap hari terjadi 1. Di Perancis. serta ketidakjelasan garis keturunan. Dari 441 wanita penderita HIV/AIDS ini terdiri dari pemakai narkoba suntik 33 orang. 228 orang dari keluarga baik. per November 2007. menurut guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Menurut WHO. setiap tahun diperkirakan sekitar 40-60 juta ibu yang tidak menginginkan kehamilan melakukan aborsi. penyakit menular seksual.041 orang dengan HIV/AIDS. rusaknya institusi pernikahan. Tindakan remaja yang seringkali tanpa kendali menyebabkan bertambah panjangnya problem sosial yang dialaminya. Karena keadaan wanita penderita HIV/AIDS mengalami penurunan sistem kekebelan tubuh menyebabkan 20 kasus HIV/AIDS menyerang anak dan bayi yang dilahirkannya. . homoseksual/ lesbian. merupakan hal yang lumrah bahkan menjadi industri yang menghasilkan keuntungan ratusan juta US dolar dan disyahkan oleh undang-undang. 75 % gadis mengandung di luar nikah.3 juta kasus aborsi di Indonesia dimana 20 persennya dilakukan remaja. Setiap tahun ada sekitar 2. Di negara liberal. sepsis sampai kematian. 1 dari 3 kehamilan berakhir dengan aborsi. dan sejak tahun 1996 penyakit syphillis meningkat hingga 486%. Secara fisik tindakan aborsi ini memberikan dampak jangka pendek secara langsung berupa perdarahan.000 ibu mengalami kematian oleh kehamilan dan persalinan. Lebih dari 200 wanita mati setiap hari disebabkan komplikasi pengguguran (aborsi) bayi secara tidak aman. menyebarnya penyakit menular seksual. Setiap tahun diperkirakan 500.5 juta hubungan seks dengan pelacuran. orgy. Di Amerika. infeksi pasca aborsi. 441 wanita dari 4. Di Inggris 3 dari 4 anak hasil perzinahan. di seluruh dunia. dan penyakit kelamin maupun penyakit menular seksual di kalangan remaja (termasuk HIV/AIDS). Bahaya tindakan aborsi.memiliki banyak konsekwensi misalnya. bistiability. Di Denpasar sendiri. incest. 1 dari 2 anak hasil perzinahan. Dampak Seks Bebas terhadap Kesehatan Fisik dan Psikologis Remaja Pengetahuan remaja mengenai dampak seks bebas masih sangat rendah.(PMS). Yang paling menonjol dari kegiatan seks bebas ini adalah meningkatnya angka kehamilan yang tidak diinginkan. Dampak jangka panjang berupa mengganggu kesuburan sampai terjadinya infertilitas.

melihat film-film porno. Hal ini mampu dilakukan pada remaja yang mempunyai kejelasan konsep hidup dalam menjalani hidupnya. foto. Meminimalkan hal-hal yang merangsang.com ) ** Pemateri adalah pengelola www. cinta kasih. pergaulan antar lawan jenis. Banyak remaja yang menyukai bacaan porno. . sentuhan. serta pengasuh Rubrik Bunga (Bincang untuk wanita dan keluarga) Mitra 97 FM Kota Batu. setiap hari Kamis jam 09. Semakin bertambah jika mereka berhadapan dengan rangsangan seks seperti suara.. Pemahaman remaja berkaitan dengan organ reproduksinya tentunya ditanamkan sesuai dengan kadar kemampuan logika dan umur mereka.Sebagaimana apa yang diperingatkan Alloh dalam surat An-Nur: 21: ”Wahai orang-orang yang beriman. Bagaimana dengan anda? Walloohu a’lam bisshowab. mengerti hubungan dirinya dengan lingkungaanya. dan lainnya. tulisan... komitmen dengan tanggung jawab bersama dalam masyarakat. niscaya tidak seorang pun diantara kamu bersih dari perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya.. Remaja akan merasa damai di rumah yang terbangun dari keterbukaan.00 WIB. Barang siapa yang mengikuti langkah syetan.. Masa remaja memang sangat memperhatikan masalah seksual. melewati masa premenstrual syndrome dengan aman. janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan. Disinilah letak pentingnya pendampingan orang tua dan pendidik untuk memberi pemahaman yang benar tentang pertumbuhan organ reproduksi. komitmen terhadap aturan Alloh baik dalam aurot (pakaian). Sistem organ reproduksi dalam pertumbuhannya sebagaimana organ lainnya.. memerlukan masa tertentu yang berkesinambungan sehingga mencapai petumbuhan maksimal. Pengawasan dan bimbingan dari orang tua dan pendidik akan menghindarkan dari pergaulan bebas. Jika konsep hidup yang benar telah tertanam maka remaja akan memahami jati dirinya.. *Disampaikan pada Talk Show ”Sex before married Asik Kali Yee . Kalau bukan karena karunia Alloh dan RahmatNya kepadamu. Perawatan organ reproduksi tidak identik dengan pemanfaatan tanpa kendali.halalsehat. Dengan demikian remaja tidak akan cemas ketika menghadapi peristiwa haid pertama.” Oleh Unit Kemuslimahan Lembaga Dakwah kampus Universitas Kanjuruhan Malang (Makalah tersedia di www. menghindari ikhtilath dan sebagainya. menyadari akan tugas dan tanggung jawabnya.halalsehat. maka sesungguhnya dia (syetan) menyuruh perbuatan yang keji dan mungkar. Kualitas akhlak akan terus terpupuk dengan memahami batasbatas nilai. saling memahami di antara sesama keluarga. Hal ini akan mendorong remaja terjebak dengan kegiatan seks yang haram. (An-nuur (24):21) Aktifitas seksual pada dasarnya adalah bagian dari naluri yang pemenuhannya sangat dipengaruhi stimulus dari luar tubuh manusia dan alam berfikirnya.com situs Kehalalan Produk dan Kesehatan. pembicaran... tetapi Alloh membersihkan siapa yang dikehendaki. mengekang ledakan nafsu dan menguasainya. Remaja juga harus bisa menjaga diri (isti’faaf). memahami hukum fiqh terkait dengan haid serta peristiwa lain yang mengiringi masa pubertas remaja. Orang tua sejak usia dini harus menanamkan dasar yang kuat pada diri anak bahwa Alloh menciptakan manusia untuk beribadah kepada-Nya.

rata-rata mereka sudah mempunyai ‘pacar’. Pacaran. Mulai dari berbagai jenjang pendidikan mereka. Memang tidak semua remaja harus diberi pengarahan tentang hal ini karena mereka seharusnya sudah dapat berpikir secara matang tentang nilai-nilai atau norma-norma yang berlaku di masyarakatnya. Mulai dari tingkatan remaja awal sampai remaja akhir. Haruskah kita biarkan hal ini tetap terjadi? Haruskah budaya yang seperti ini menghancurkan remaja-remaja atau pemuda-pemuda negeri ini? Tidak! Lalu bagaimana caranya membimbing para remaja agar tidak tersesat dalam pergaulan . tentu saja hal ini akan membentuk perilaku remaja yang cenderung tersesat dalam pergaulan nya atau lebih bisa lebih buruk lagi. terbukti dengan banyaknya kasus tentang kehamilan di luar nikah atau penyakit menular seperti HIV/AIDS dan sebagainya. sebagaimana yang kita ketahui bersama. Tentu masih banyak penyebabpenyebab remaja cenderung melakukan seks bebas. Hal inilah yang menyebabkan seks bebas di kalangan remaja semakin memburuk. Haruskah di Biarkan? Saatnya Suara KITA Didengar! » Artikel » Fenomena Seks Bebas di Kalangan Remaja. bicara soal remaja tidak akan pernah lepas dari percintaan remaja. Pendidikan seks di kalangan remaja tampaknya belum terlihat realisasi nya. bahwa remaja cenderung labil dalam emosi dan pengetahuan serta pengalaman yang dimiliki mereka masih belum bisa membuat remaja itu menentukan tindakannya secara benar. Haruskah di Biarkan? 27 October 2009 oleh RM Hadi Suryo S | 4 Komentar Yah. Seks bebas merupakan cara mengekspresikan cinta yang paling melanggar normanorma masyarakat. Macam-macam pula remaja mengekspresikan rasa cintanya pada sang ‘pacar. hampir seluruh remaja di Dunia termasuk Indonesia mempunyai suatu budaya untuk mengekspresikan percintaan remaja itu sendiri yang biasa kita sebut sebagai “Pacaran”. Mulai dari Anak-anak kuliah sampai SMP (bahkan anak SD pun mulai mencoba-coba). Seks bebas juga merupakan suatu hal yang “Anehnya” mulai dianggap hal yang biasa bagi beberapa remaja di Indonesia.Fenomena Seks Bebas di Kalangan Remaja. dengan berbagai cara. westernisasi (kebarat-baratan) atau pun salah pergaulan. Mereka yang kurang pendidikan agamanya atau mereka yang kurang terdidik moral nya dan lebih sering melihat atau menonton acara-acara yang dianggap menjadi dasar dari perbuatannya. Tentu semua remaja telah mengalaminya. Namun. Mulai dari yang biasa sampai yang tidak bisa diterima secara moral karena perbuatan mereka telah melanggar ketentuan norma yang ada. seperti sinetron atau film. Salah satu cara yang merupakan cara yang paling tidak diterima di kalangan masyarakat adalah seks bebas. bukan hal yang lazim lagi di kalangan remaja saat ini. bukan? Ya. Mengapa? Hal ini tidak terlepas dari media-media massa/elektronik.

keluarga. 2.bebas? Ini beberapa cara yang dapat dilakukan baik pihak sekolah. Perlunya pengawasan atas media yang di tonton oleh para orangtua terhadap anak mereka. Ekspresi kan kecintaan kalian dengan sang ‘pacar’ dalam hal yang positif. juga remaja itu sendiri untuk sebagai ‘pencegahan dini’ dari pergaulan bebas remaja: 1. lingkungan. Masih banyak lagi yang dapat dilakukan sebagai pencegahan dini dalam menanggulangi pergaulan bebas. Perlu adanya kedekatan para orangtua dengan anak-anak mereka sehingga terjalin suatu hubungan yang baik di mana anak-anak mereka dapat menuruti nasihat serta perintah dan jujur dengan orangtua mereka sendiri. kalian harus lebih selektif dalam mencari kelompok bermain yang baik. Hal ini sangat penting karena media saat ini merupakan acuan para remaja(anak-anak mereka)dalam mencari trend. 4. Untuk para remaja. 5. Hal ini akan membuat kalian lebih produktif dan itu tentu bermanfaat bagi kekreatifan kalian. Bukan berarti hal ini akan membuat pergaulan kalian menjadi kaku. Hal ini tentunya akan membuat pihak sekolah lebih ketat dalam urusan moral para siswa nya. Bisa dalam bentuk inspirasi dalam membuat novel atau cerpen dan lagu. Perlunya kerja sama antara orang tua dengan pihak sekolah mengenai pendidikan moral anak mereka. Semoga bermanfaat. Keaktifan dari para guru BP/BK/P2S untuk mencegah dan mengajarkan moral dan etika kepada para siswa nya dan memberi peringatan yang keras kepada mereka agar tidak mengulangi nya lagi. 3. namun hal ini dapat membuat kalian jauh dari pergaulan yang salah. « Bersahabat dengan Sejarah Belajarlah dari Negeri Sakura .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->