Menonton infotainment kemarin pagi, bergidik mendengar artis remaja perempuan yang akan dipenjara karena suatu kasus

, ternyata hamil pula di luar nikah, sudah dua bulan. Tidak ada konfirmasi siapa ayah dari si jabang bayi. Remaja dengan segala perubahan dan fakta-fakta remaja lainnya seperti juga pernah diungkapkan pada artikel sebelumnya (Remaja dan Seks) memang selalu menarik untuk dibahas. Fakta artis tersebut hanyalah tontonan yang tampaknya sudah menjadi sangat biasa kita santap sehari-hari. Data terburuk lain mengungkap fakta yang tidak kalah mirisnya, remaja bahkan rela melakukan aborsi ketika kehamilan menjadi tidak diinginkan : 700 ribu remaja Indonesia setiap tahunnya melakukan aborsi. Padahal tindakan aborsi pun beresiko menjadi kematian. Akibat-akibat lain dari seks bebas di kalangan remaja ini pun berbagai macam, terkena HIV/AIDS, PMS (Penyakit Menular Seksual), KTD (Kehamilan yang Tidak Diinginkan) hingga aborsi (seperti yang disebutkan tadi) yang dapat menyebabkan cacat permanen atau berujung pada kematian. Akibat psikologis yang seringkali terlupakan ketika melakukan hal ini sebenarnya adalah: RASA BERSALAH, MARAH, SEDIH, SESAL, MALU, KESEPIAN, TIDAK PUNYA BANTUAN, BINGUNG, STRES, BENCI DIRI SENDIRI, BENCI ORANG YANG TERLIBAT, TAKUT TIDAK JELAS, INSOMNIA, KEHILANGAN PERCAYA DIRI, GANGGUAN MAKAN, KEHILANGAN KONSENTRASI, DEPRESI, BERDUKA, TIDAK PUNYA PENGHARAPAN, CEMAS, TIDAK MEMAAFKAN DIRI SENDIRI, TAKUT HUKUMAN TUHAN, MIMPI BURUK, MERASA HAMPA, HALUSINASI, SULIT MEMPERTAHANKAN HUBUNGAN. Lalu berikut beberapa alasan kenapa hal ini bisa terjadi : 1. TIDAK BISA MENGATAKAN ‘TIDAK’: - Biasanya karena merasa takut diputus hubungan oleh pacarnya. Cara untuk mempertahankan hubungan tersebut. Padahal biasanya, sehabis itu pacar akan lari juga. - Pacar sudah membujuk rayu sedemikian rupa, sampai akhirnya tidak bisa menolak. Habis itu, siapa yang akan bertanggung jawab ya? - Biasanya dijadikan alasan sebagai pembuktian cinta. Sebenarnya kalau benar-benar cinta, akan menjaga supaya hubungan seks dilakukan setelah menikah. 2. MERASA BUKAN ANAK GAUL Dengan pernah melakukan seks, dianggap ‘Gaul’. Salah besar padahal. Akan tetapi, banyak remaja yang punya konsep diri rendah tetap melakukannya supaya dianggap ‘Gaul’. 3. BISNIS

Apa tidak rusak jadinya? Minimal membuat remaja ada keinginan ingin mencoba? Hm…jangan sampai kejadian deh ya. baru kemudian SEKS Sekedar berkaca dari remaja di Dumpit Tangerang ketika penulis melakukan penyuluhan di sana di akhir bulan lalu.. Agama yang dijadikan alasan. sekarang mungkin sudah biasa yah? Ajarannya sih masih sama. 6. Mereka tahu bahwa mereka akan berkata ‘TIDAK’ dan belajar menghargai diri mereka sendiri. Dicekokin tiap hari dengan tayangan sinetron. Katanya secara agama tidak boleh. dll. ini jangan ditanya deh. Remaja-remaja dari kalangan bawah tersebut. penulis yakin dan optimis. akhirnya ada beberapa orang malah sudah menjalaninya sebagai gaya hidup. Tapi. pegangan tangan lawan jenis saja. TAYANGAN TV Wah.Prostitusi semakin merebak. NILAI AGAMA YANG BERKURANG Kalau dulu sih. sekedar iming-iming Blackberry dapat membuat remaja melakukannya loh! Di beberapa daerah. meskipun seringkali terpaksa bekerja untuk membantu orang tua mereka. Mereka adalah remaja yang mempunyai sikap dan konsep diri yang baik. akan tetapi nilai-nilainya mungkin sudah mulai bergeser kali tampaknya… 5. penulis jadi bersemangat sekali nih… Maunya sih tidak melihat lagi tayangan seperti kemarin pagi… Cayo remaja Indonesia…) . remaja juga dijadikan alat bisnis oleh orang tuanya atau juga karena masalah kemiskinan. kayaknya tabu sekali. Bagaimanapun. 4. pendidikan seks tetap perlu dilakukan agar hal ini tidak terjadi lagi. atau remajanya sendiri? Yang pasti : REMAJA TETAP PUNYA MASA DEPAN! (Wah. film.. Lagi-lagi. GAYA HIDUP Nah. masih banyak remaja yang mempunyai sikap dan prinsip yang kuat dengan rumus ini : PACARAN + CINTA = PERNIKAHAN. ini PR siapa ya? Orang tua. Ckckck… Akan tetapi. guru. infotainment. tetap punya prinsip untuk tidak melakukan seks pranikah. Sudah biasa saja.

sangat diperlukan pancegahan dini dengan memberikan pengetahuan seks. Debora Juliana juga pelajar SMAN 4 Pekanbaru mengatakan pergaulan bebas itu saat ini sudah tidak tabu lagi. karena ketika dilarang atau kita menghakimi. bagaimana merawat organ vital.’’ ujar cewek kelahiran 18 Juli 1993. ‘’Banyak kasus remaja putri yang hamil karena kecelakan padahal mereka tidak mengerti dan tidak tahu apa resiko yang akan dihadapinya. ada datang sendiri. Martha Sari Uli pelajar SMAN 4 Pekanbaru mengaku interaksi bebas di kalangan remaja dalam pergaulan bebas. Bukan hanya remaja nakal saja yang terjebak.Masa remaja adalah masa yang paling berseri. Menurut Program Manajer Dkap PMI Provinsi Riau Nofdianto seiring Kota Pekanbaru menuju kota metropolitan. kasus HIV dan hamil di luar nikah terus mengalami peningkatan. ‘’Banyak anak-anak remaja beranggapan bahwa masa remaja adalah masa paling indah dan selalu menjadi alasan sehingga banyak remaja yang menjadi korban dan menimbulkan sesuatu yang menyimpang. Oleh sebab itu. Sebagian besar orang tua mereka tidak tahu. Tapi. Pelakunya bukan hanya kalangan SMA.’’ tuturnya. terutama seks bebas. Sementara itu. ‘’Kalo aku nggak pernah melakukan hal . apalagi malam minggu. Setiap bulan ada 10-20 kasus. Berdasarkan pengamatan kami. mereka akan menjauhi kita. banyak sekali. Mereka begitu mudah memasuki tempat-tempat khusus orang dewasa. Seberat apapun masalahnya.’’ ujarnya. Rabu (20/8) di ruang kerjanya. mencegah HIV dan lainnya. banyaknya remaja yang terjebak seks bebas ini dikarenakan mereka belum mengetahui tentang seks.’’ kata cowok yang disapa Mareno ini pada Xpresi. Seks itu bukan hanya berhungan intim saja. ‘’Rata-rata mereka berusia 16-23. Di masa remaja itu juga proses pencarian jati diri. Mereka yang melakukan konseling. Senada dengan itu. bahkan sudah merambat di kalangan SMP. pergaulan bebas di kalangan remaja telah mencapai titik kekhawatiran yang cukup parah. Bahkan ada yang berusia 14 tahun datang ke Dkap untuk konsultasi bahwa ia sudah hamil. Sejak berdirinya Dkap PMI tiga tahun lalu. ‘’Pendidikan seks itu sangat penting sekali. Dan. Makanya. Tapi. Sekarang banyak banget anak-anak seumuran kita sudah keluar dari jalurnya. dan banyak remaja yang menjadikannya budaya modern. ada juga dengan pasangannya. ‘’Pergaulan bebas berawal ketika remaja mulai melakukan perbuatan yang keluar dari jalur norma-norma yang berlaku di sekitar kehidupan kita. Mereka yang sebagian besar kalangan pelajar dan mahasiswa ini datang untuk melakukan konseling tanpa didampingi orang tua. Pelajari seks itu secara benar supaya kita bisa hidup benar. identik dengan kegiatan negatif. ‘’Anak baik yang disebut anak rumah pun ada yang mengalami ‘kecelakaan’. kalau bersama bisa diatasi. Meskipun begitu.’’ ungkapnya ketika diminta komentarnya mengenai pergaulan bebas di kalangan remaja. Dkap disini merupakan teman curhat mereka dan kita memberikan solusi bersama. ‘’Kita tidak pernah melarang mereka untuk melakukan hubungan seks.’’ ucapnya. disanalah para remaja banyak yang terjebak dalam pergaulan bebas. di masyarakat kita pendidikan seks itu masih dianggap tabu. anak baik pun bisa kena.’’ ungkapnya lagi. lanjutnya para remaja yang mengalami ‘kecelakaan’ ini tak boleh dijauhi dan dibenci.

kuatkan lagi ajaran agama. dan tokoh masyarakat agar memfungsikan tugas-tugas sosialnya.80 Tahun Bintang Terburuk 2008: Pasha Ungu. semua sekolah-sekolah tanpa terkecuali memperkuat kembali kehidupan beragama. Baik di sekolah maupun di rumah agama merupakan kebutuhan pokok. Oleh karena itu.tersebut dan jangan sampai lah. lanjutnya diindikasikan ada jaringan tertentu yang menggiring anak-anak ke hal yang negatif.’’ ungkapnya. Selain itu. Ia berharap. orang tua. orang tua harus lebih memperhatikan anaknya. baik para pendidik. ‘’Menutup tempat maksiat itu jauh lebih penting demi generasi muda. ketika agama tidak lagi menjadi pokok dalam kehidupan banyak remaja yang terjebak dalam pergaulan bebas. kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Rabu (20/8) malam di Hotel Sahid Pekanbaru. ‘’Orang tua dan anak harus selalu berkomunikasi. Ketua MUI Provinsi Riau Prof Dr H Mahdini MA mengatakan data yang ditemukan lebih banyak lagi anak-anak yang melakukan seks bebas.’’ pintanya.’’ ucapnya. MUI menghimbau untuk menutup tempat yang berbau maksiat. agama dan daerah. anak-anak bisa saja berbohong. Oleh sebab itu. Related Artilces • • • • • • • • • • Tur ke Perpustakaan Soeman HS Kenangan Terindah Bersama Ibu Hari Anti Korupsi It’s Time for Honesty! Saatnya Yang Muda Perangi AIDS! Pesan Cinta dari Babe Ramai-ramai Gunakan Friendster Pernikahan Dini?. Banyaknya kalangan remaja yang melakukan seks bebas. Marcella Zalianty . Drs HM Wardan MP mengatakan akan melakukan komunikasi dengan dinas pendidikan kabupaten/kota untuk membuat surat edaran ke sekolah-sekolah dalam mengantisipasi hal tersebut. akibat perkembangan zaman.’’ katanya. Menurutnya. Nggak Deh! Mengenang 10 November Hari Pahlawan Sumpah Pemuda Maknai Dengan Prestasi . ‘’Saya meminta semua kalangan.’’ ujarnya ketika ditemui usai acara pelantikan Persatuan Anak Guru Indonesia (Pagi) Provinsi Riau. Ditingkat pergaulan dalam kondisi hari ini. ‘’Kita berharap jangan sampai terjadi hal tersebut karena akan merusak diri sendiri. Tentu saja contoh perilaku orang tua sangat berperan. Hal yang sama juga diutarakan Drs Ali Anwar. ‘’Solusinya. sambungnya pengawasan orang tua harus diperketat. sekolah.’’ tambahnya. Menyikapi hal ini. ‘’Kita harus menanamkan nilai-nila agama sejak dini sehingga mereka memiliki kepribadian yang kuat. kepala SMA 5 Pekanbaru.’’ sarannya. Di tempat terpisah. Sehingga tahu persoalan anak. Maka diperlukan pencegahan.

remaja haus akan informasi mengenai persoalan seksualitas dan kesehatan reproduksi. Kompas. yang saat ini amat mudah diakses oleh siapa pun (termasuk remaja). 94 persen remaja menyatakan butuh nasihat mengenai seks dan kesehatan reproduksi. Jika mereka kesulitan untuk mendapatkan informasi melalui jalur formal. Merebaknya pornografi sungguh amat memprihatinkan. sampai saat ini masih saja diperdebatkan (bahkan banyak yang enggak setuju). kehamilan tidak dikehendaki (KTD) pada remaja dan sejenisnya. . kekerasan seksual. banyak media massa yang masuk kategori pornografi. Dari hasil pemeriksaan aparat. kriminalitas. dan masih banyak kasus serupa yang seringkali masih saja menghiasi wajah media massa kita. penyakit menular seksual (PMS) pada remaja bahkan sampai aborsi. di dalamnya memuat isi dan gambar secara vulgar dan permisif. Pendidikan Seks = Pornografi? Pendidikan kesehatan reproduksi remaja sebagai salah satu upaya untuk "mengerem" kasus-kasus itu. timbulnya kasus-kasus seputar KTD remaja. Padahal.SALAH satu televisi swasta beberapa waktu lalu menayangkan kasus perkosaan yang dilakukan sekelompok oknum pelajar SLTP dan SLTA secara beramai-ramai di wilayah Jawa Timur. Namun. Situasi maraknya pornografi sebagai media yang menyesatkan hingga berimplikasi terhadap dekadensi moral. DALAM cerita rubrik Curhat. tidak lepas dari (salah satunya) minimnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja. dan kekerasan seks yang dilakukan remaja. repotnya. Banyak foto perempuan yang berpose seronok dan berpakaian mini. bahkan hanya ditutupi daun pisang. pornografi tiap saat ditemui remaja. Kasus-kasus kekerasan seksual. Beberapa waktu lalu survei terhadap pornografi menggambarkan. Penelitian Djaelani yang dikutip Saifuddin (1999:6) menyatakan. pernah ada sebuah cerita tentang seorang remaja yang menutup pintunya rapat-rapat hanya karena ingin membuka kartu remi full color yang gambarnya aduhai dan syuur. tampaknya masih belum banyak diangkat ke permukaan sehingga "seolaholah" masalah ini dianggap "kasuistik" yang tidak penting untuk dikaji lebih jauh. perilaku memalukan ini akibat pengaruh minuman keras dan sering menonton VCD porno. maka kecenderungan yang muncul adalah coba-coba sendiri mencari sumber informal. Sementara. terutama dari lingkungan sekolah dan petugas kesehatan. apalagi bacaan-bacaan dan sejenisnya. Beberapa kajian menunjukkan. sebagian besar remaja justru tidak dapat mengakses sumber informasi yang tepat. sesunguhnya bukan sebuah kasus baru yang mengisi lembaran surat kabar ataupun media elektronik.

Sedangkan pendapat kedua mengatakan. untuk mengetahui persoalan seksualitas masih terdapat tembok penghalang. bila remaja mendapat informasi tentang seks. Ada kekhawatiran (asumsi) untuk membicarakan persoalan seksualitas kepada remaja. anggapan itu tidak sepenuhnya terbukti. mestinya jauh lebih baik memberikan informasi yang tepat pada mereka daripada membiarkan mereka mencari tahu dengan caranya sendiri. Seksualitas masih dianggap sebagai isu perempuan belaka. justru akan mendorong remaja melakukan aktivitas seksual dan promiskuitas lebih dini. sama halnya memancing remaja untuk melakukan tindakan coba-coba. Sebenarnya. Padahal. Faktor kuat yang membuat pendidikan seksualitas sulit diimplementasikan secara formal adalah persoalan budaya dan agama.29 persen (responden guru) yang menyatakan. Argumen pertama memandang. Selain itu. Ada dua pendapat tentang perlu tidaknya remaja mendapatkan informasi seksualitas. Banyak di antara remaja berada dalam kebingungan memikirkan keadaan dirinya. apalagi oleh remaja. Kebanyakan masih ada anggapan. Sayangnya. Remaja dan pendidikan seks? Masih amat sedikit pihak yang mengerti dan memahami betapa pentingnya pendidikan seksualitas bagi remaja. Selama ini pendidikan seks dipersepsikan sebagai sebuah hal yang sifatnya pornografi yang tidak boleh dibicarakan. khususnya masalah pelayanan kesehatan reproduksi. pendidikan seks sama dengan pornografi. Dari hasil kuesioner menggambarkan. atau mengadakan percobaan dengan jalan masturbasi.Sebagaimana dipaparkan Elizabeth B Hurlock (1994:226). remaja membutuhkan informasi tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya dan implikasi pada perilaku seksual dalam rangka menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kesadaran terhadap kesehatannya. Padahal. masalah seksualitas remaja adalah problem yang tidak henti-hentinya diperdebatkan. seksualitas dan kesehatan reproduksi dinilai masih tabu untuk dibicarakan remaja. Pornografi merupakan hal yang ramai dibicarakan karena berdampak negatif. buku-buku tentang seks. Dari remaja sendiri anggapan tentang pendidikan seks sama dengan pornografi tidak terbukti (0 persen). bercumbu atau berhubungan seksual. Remaja sendiri merupakan kelompok umur yang sedang mengalami perkembangan. faktor lain yang ikut mempengaruhi adalah kentalnya budaya patriarki yang mengakar di masyarakat. hanya sekitar 14. Pendidikan seksualitas masih dianggap sebagai bentuk pornografi. dan . informasi mereka coba dipenuhi dengan cara membahas bersama teman-teman. dalam gambaran penelitian yang pernah dilakukan oleh Pusat Studi Seksualitas PKBI-DIY di wilayah Yogyakarta pada pertengahan tahun 2000 terhadap persepsi remaja dan guru (mewakili orangtua).

WHO menyebutkan.salah satu upaya membentengi remaja dari pengetahuan seks yang menyesatkan adalah dengan memberikan pendidikan seksualitas yang benar. mereka akan melindungi dirinya dari penularan penyakit menular seksual dan HIV/AIDS. mengurangi jumlah remaja yang melakukan hubungan seks sebelum menikah. serta tidak menyimpang dari prinsip pendidikan seksualitas itu sendiri. pendidikan seksualitas harus mempertimbangkan: Pertama. bagi remaja yang sudah melakukan hubungan seksual. Maka. tetapi juga nonformal. ada dua keuntungan yang dapat diperoleh dari pendidikan seksualitas. berdasarkan pada kesetaraan jender. Keempat. partisipasi remaja secara penuh dalam proses perencanaan. Pertama. pelaksanaan. dan evaluasi pendidikan seksualitas. Ketiga. bukan cuma dilakukan secara formal. pendidikan seksualitas yang diberikan harus sesuai kebutuhan remaja. Sampai kapankah kita masih terus memperdebatkan persoalan pendidikan seksualitas untuk remaja. pendidikan seksualitas harus didasarkan penghormatan hak reproduksi dan hak seksual remaja untuk mempunyai pilihan. Kedua. Mengingat rasa ingin tahu remaja yang begitu besar. Kedua. sedangkan remaja sebenarnya "diam-diam" sudah mencuri informasi yang menyesatkan tentang seks dari pornografi? .

.negatif juga ada. kalau 52 persen yang paham gimana kehamilan bisa terjadi. Hopefully you won’t get shock aja yow.488 responden di Tasikmalaya. Fiuhh. wah. Warta Kota (11/2) beri judul. dan Kupang.3 persen pelajar SMP dan SMA di Cianjur udah ngelakuin hubungan seksual. ”Penyakit Menular Seksual Ancam Siapa Pun”.” Berita di Republika ngutip hasil survei Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI). Laila Sukmadewi. yang berasal dari 13 SMP dan SMA negeri serta swasta. Inne Silviane. Banyak diantara teman. Diberitakan kalau. sampe yang negatif. bilang kalau hubungan seks itu dilakukan di rumah sendiri. dan Yogyakarta. dan bahkan ada yang berganti-ganti pasangan. gitu katanya kebanyakan anakanak seragam putih abu. “Media Indonesia (6/1) ngutip Kantor Berita Antara nulis. Lalu.abu. Dari penelitian itu didapat. Penelitian pada 2005 itu dilakukan ke 2. Hanya sekitar 9 persen dengan alasan ekonomi. ”Separo Siswa Cianjur Ngesek”. Ga percaya. sebagian lain malah berpendapat bgitu.Yang lebih . dan disana dinyatain kalau 85 persen remaja berusia 13-15 tahun dah pada ngaku telah berhubungan seks dengan pacar mereka. juga mengatakan hubungan seks di luar nikah itu umumnya dilakukan responden karena suka sama suka. Direktur Eksekutif AF. Penelitian ini dilakukan Annisa Foundation (AF) pada Juli-Desember 2006 terhadap 412 responden. nge genk. ”Jadi. ”85 Persen Remaja 15 Tahun Berhubungan Seks”. Hasil survei PKBI. Cirebon. bukan alasan ekonomi. adalah masa yang paling indah. Survei itu dilakuin taun 2003 di lima kota. Parahnya lagi. menurut Direktur Eksekutif PKBI. bolos. yang juga dikutip Media Indonesia. Mereka ngaku kalo hubungan seks itu dilakukan suka sama suka. masa SMA adalah saat dimana kita bebas ekspresikan yang kita mau. tawuran. Jakarta. taukah kamu kalau masa SMA adalah juga masa rawan dalam hal pergaulan. Singkawang. mulai dari rokok .Masa SMA. di antaranya Bandung. Harian Republika terbitan 1 Maret 2007 nulis. Penelitian lain dilakuin sama Annisa Foundation. seperti dikutip Warta Kota. dan lain lain. Sebanyak 50 persen dari remaja itu ngaku nonton pornografi. But By the way. coba aja baca keterangan ini. Palembang. party party. contohnya VCD. Dalam berita itu juga ditulis”Hampir 50 persen remaja perempuan Indonesia melakukan hubungan seks di luar nikah. mulai dari yang positif contohnya ngukir prestasi.teman kita diluar sana yang udah terjerumus atau bahkan dengan suka rela menjerumuskan diri (naudzubillah) dalam pergaulan seks bebas. 42.

per November 2007. Menurut Prof. SPOG.coba nglakuin hal kaya’ diatas itu. sekitar 40-60 juta ibu yang ga pengen kehamilan melakukan aborsi.memprihatinkan. pengguguran kandungan. di seluruh dunia. Ga heran lah makin banyak kasus kehamilan pranikah. Menurut WHO. Bali ini. 5.” kata Guru Besar FK Universitas Udayana. Penelitian di Bandung tahun 1991 juga nunjukin kalau pelajar SMP. kalo Bencana yang terus menimpa bangsa ini insyaallah bisa kok diperbaikin. 10. bentengi diri dengan iman yang kuat deh. 228 orang dari keluarga baik.000 ibu ngalami kematian gara. penyakit menular seksual. jaga diri baik baik. dari berbagai sumber) . Catet!! kejadian aborsi di Indonesia cukup tinggi yaitu 2. (White rose. Maka buat kamu.3 juta per tahun. 120 pekerja seksual. 441 wanita dari 4. tapi kalau bencana gara.kali kamu coba. itu tadi di atas belum selesai lho. Sekitar 30-50 % diantaranya meninggal gara.gara komplikasi abortus yang ga aman dan 90 % terjadi di negara berkembang termasuk Indonesia. Penelitian di Bali tahun 1989 menyebutkan. selain juga infeksi. boleh jadi cuma puncak gunung es.3 persen remaja putri yang hamil pranikah mengaku taat beribadah. dan penyakit kelamin atopun penyakit menular seksual di kalangan remaja (termasuk HIV/AIDS).041 orang dengan HIV/AIDS.gara kehamilan dan persalinan. Guys.6 persen melakukan ciuman dalam. seks bebas memiliki banyak konsekwensi misalnya. menurut Dr. Penelitian di Jakarta tahun 1984 menunjukkan 57.” ujar Laila. sebanyak 90 persen dari mereka paham nilai-nilai agama.86 persen pernah berhubungan seksual. Angka-angka semua tu. Menurut guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Dari 441 wanita penderita HIV/AIDS ini terdiri dari pemakai narkoba suntik 33 orang. induksi haid itu nama lain untuk aborsi.(PMS). dan 3. Wimpie. sebagian besar mereka menggunakan alat kontrasepsi yang dijual bebas. yang bakal ngebuat kamu nyesel seumur hidup. en jangan pernah skali. Budi Martino L. dan mereka tahu itu dosa. Pernah ga sih kita sebagai remaja sedikit aja ngeluangin waktu untuk mikir. Setiap tahun diperkirakan 500. terus perbaikinnya kaya gimana coba?.kamu semua. “ Dan 20 persen di antaranya remaja.. Tingkah laku remaja yang seringkali lepas kontrol ngakibatkan tambahnya masalah sosial yang dialami.gara rusaknya moral. 50 persen wanita yang datang di suatu klinik buat ngedapetin induksi haid berusia 15-20 tahun. Dari aspek medis. Karena keadaan wanita penderita HIV/AIDS mengalami penurunan sistem kekebelan tubuh menyebabkan 20 kasus HIV/AIDS menyerang anak dan bayi yang dilahirkannya. Eits.53 persen pernah ciuman bibir. infertilitas dan kanker.

WASPADAI SEKS BEBAS KALANGAN REMAJA Majalah Gemari. Pakar seks juga specialis Obstetri dan Ginekologi Dr. perilaku seks bebas tersebut berlanjut hingga menginjak ke jenjang perkawinan. Ancaman pola hidup seks bebas remaja secara umum baik di pondokan atau kos-kosan tampaknya berkembang semakin serius. Boyke Dian Nugraha di Jakarta mengungkapkan. Kelompok remaja yang masuk ke dalam penelitian tersebut rata-rata berusia 17-21 tahun. September 2001 Berdasarkan penelitian di berbagai kota besar di Indonesia. dan 15-20 persen diantaranya dilakukan remaja. kata Boyke. seperti Jakarta. “sementara penelitian yang saya lakukan pada tahun 1999 lalu terhadap pasien yang datang ke Klinik Pasutri. Kisaran angka tersebut. pada tahun 2000 lalu tercatat remaja yang pernah melakukan hubungan seks pranikah mencapai 29. menjadi duapuluh persen pada tahun 2000. Celakanya. dan umumnya masih bersekolah di tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau mahasiswa. serta kurangnnya pengetahuan remaja akan reproduksi sehat. Jumlah aborsi saat ini tercatat sekitar 2. Namun dalam beberapa kasus juga terjadi pada anakanak yang duduk di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).3 juta. dikumpulkan dari berbagai penelitian di beberapa kota besar di Indonesia. Bahkan di pulau Palu. Mungkinkah karena longgarnya control mereka pada mereka? Berikut ini laporan wartawan Majalah Gemari Haris Fadillah dari “Kota Pelajar” Yogyakarta dan Kota Jakarta. Dari sekitar lima persen pada tahun 1980-an. tercatat sekitar 18 persen remaja pernah melakukan hubungan seksual pranikah. sekitar 20 hingga 30 persen remaja mengaku pernah melakukan hubungan seks. Hal ini pula yang menjadikan tingginya angka . dari tahun ke tahun data remaja yang melakukan hubungan seks bebas semakin meningkat.” kata pemilik Klinik Pasutri ini.9 persen. Palu dan Banjarmasin. Sulawesi Tenggara. Surabaya. Tingginya angka hubungan seks pranikah di kalangan remaja erat kaitannya dengan meningkatnya jumlah aborsi saat ini.

Anita menggolongkan penyakit GO tersebut ke dalam subklinis. Paling-paling hanya timbul keputihan atau anyang-anyang. risiko terkena penyakit tersebut bisa mencapai empat hingga lima kali lipat. Keadaan ini juga bisa dijadikan bahan pertanyaan tentang kualitas anak tersebut. seks pranikah akan meningkatkan kasus penyakit menular seksual. lanjut Boyke juga bisa meningkatkan resiko kanker mulut rahim. Boyke menambahkan. Dari sisi kesehatan.” ujarnya. Berbeda dengan wanita. Selain tentunya kecenderungan untuk aborsi. Bagaimana dengan GO yang sudah parah? Dr Boyke Dian Nugraha menjelaskan. perilaku seks bebas bisa menimbulkan berbagai gangguan. Sedangkan GO akut akan menampakan gejala. juga menjadi salah satu penyebab munculnya anak-anak yang tidak di inginkan. seringkali tidak menampakan gejala yang jelas. GO (ghonorhoe). Disisi lain. hingga HIV/AIDS.kematian ibu di Indonesia. hal itu justru semakin meningkatkan penyebaran penyakit tersebut. apabila ibunya sudah tidak menghendaki. Jika hubungan seks tersebut dilakukan sebelum usia 17 tahun. dialami orang-orang yang pernah melakukan hubungan pranikah (pre marital). Tercatat sekitar 90 dari 121 masalah seks yang masuk ke Klinik Pasutri (pasangan suami istri)pada tahun 2000 lalu. Androlog Anita Gunawan mengatakan. seperti sipilis. tidak menimbulkan gejala serta keluhan pada penderita. Diantaranya. untuk GO yang sudah parah dapat menyebabkan hilangnya kesuburan. seperti sulit buang air kecil atau sakit pada ujung kemaluan. kronis dan akut. Tapi. Subklinis dan kronis. Seks pranikah. Selain itu. Saluran sperma atau indung telur menjadi tersumbat oleh kuman GO. Penderita bisa saja tidak mengalami keluhan. terjadi kehamilan yang tidak di inginkan. “Pada pria biasanya menampakan gejala. . perilaku seks bebas ini bisa berlanjut hingga menginjak perkawinan. menjadikan Indonesia sebagai negara yang angka kematian ibunya tertinggi di seluruh Asia Tenggara. kata anita. baik pada pria maupun wanita. kasus GO paling banyak terjadi.

Selain itu. semakin longgar. selain perlu dilakukan pengawasan yang ketat dan intensif dari pemilik kos secara proporsional. antara lain disebabkan berkurangnya pemahaman nilai-nilai agama. Mengapa demikian? “karena pada kenyataannya pengaruh gaya seks bebas yang mereka terima jauh lebih kuat dari pada control yang mereka terima maupun pembinaan secara keagamaan. khususnya penghuni kos. jumlah pelajar di Kota Yogyakarta sebanyak 121. ujar Boyke. kata Trias Setiawati. juga maraknya penyebaran gambar serta VCD porno. Factor yang melatarbelakangi hal ini. seks bebas sudah menjadi bagian dari budaya bisnis.” dalihnya. tentunya mendorong makin suburnya bisnis rumah kos di kota ini. Bahkan. “Sekuat-kuatnya mental seorang remaja untuk tidak tergoda pola hidup seks bebas.” cetusnya. Msi. Saat ini.000 orang. juga disebabkan belum adanya pendidikan seks secara formal di sekolah-sekolah. kalau terus-menerus mengalami godaan dan dalam kondisi sangat bebas dari kontrol. Ini.000. Salah satu upaya untuk menanggulangi maraknya seks bebas di kalangan remaja.” kata Kepala PSW-UII Dra Trias Setiawati. juga meningkatkan kesadaran dari orang . Selain itu. dan pengaruh lingkungan secara umum. akibat pola hidup seks bebas. jumlah remaja yang mengalami masalah kehidupan seks terutama di Yogyakarta terus bertambah. Sementara tingkat pengawasan dari pemilik kos di kota ini. tentu suatu saat akan tergoda pula untuk melakukannya. saat ini. atau sekitar 25 persen dari penduduk kota yang terkenal sebagai Kota pelajar yang sebanyak 490. makin banyak remaja yang terjebak ke dalam pola seks bebas karena berbagai pengaruh yang mereka terima baik dari teman.“Masalah seks dengan pasangannya justru dijadikan legistimasi untuk melakukan seks bebas. Banyak remaja terjebak Lalu bagaimana dengan remaja di “Kota Pelajar” Yogyakarta? Berdasarkan survey Pusat Studi Wanita Universitas Islam Indonesia (PSW-UII) Yogyakarta. Sehingga. internet. Sementara tingkat pengawasan dari pemilik kos maupun pihak orang tua. Godaan semacam itu terasa lebih berat lagi bagi remaja yang memang benteng mental dan keagamaannya tidak begitu kuat.

Di antara mereka yang dirawat bukan hanya fisiknya yang normal. hal itu akan menimbulkan masalah baru bukan hanya bagi wanita remaja itu sendiri. juga mempunyai program merawat ibu-ibu muda yang . Sebagai Yayasan yang perduli dengan anak-anak terlantar. sehingga ada kecenderungan akan ditelantarkan orang tua. serta berkaitan erat dengan pengaruh Napza (narkotika.tua untuk memilihkan tempat kos bagi anak-anaknya yang layak dan aman. Padahal . juga akan menyebabkan beban ganda pada anak-anak yang gagal di aborsi. Untuk menghindari tindakan aborsi illegal yang dilakukan ibu-ibu yang tidak menginginkan kehamilan. Di Yayasan Sayap Ibu Daerah Istimewa Yogyakarta saja saat ini tercatat sekitar 500 orang anak lebih yang dirawat dan belum mendapatkan orang tua angkat. Ditambahkannya. “Karena biasanya orang tua yang hamil di luar nikah akan cenderung mencari jalan pintas untuk menutupi aib yang dideritannya. tapi ada juga diantaranya yang mengalami kecacatan akibat aborsi yang gagal dilakukan orang tuannya. tentu membekali putra-putrinya dengan benteng ajaran agama yang kokoh. Yayasan Sayap Ibu (YSI) berupaya untuk mengatasi permasalahan anak-anak yang ditelantarkan orangtuannya. tapi juga pada anak-anak yang akan dilahirkan. Pendidikan Kesehatan Reproduksi Maraknya seks bebas di kalangan remaja membuat banyak pihak sangat prihatin. Pasalnya. “Selain itu. Salah satunya adalah Ketua Yayasan Sayap Ibu Daerah Istimewa Yogyakarta Ny Hj Ciptaningsih Utaryo. Terlebih anak yang lahir tersebut merupakan anak yang dikehendaki. Yayasan Sayap Ibu selain menampung anak-anak yang ditelantarkan orang tuanya. belum lama ini. Bila digabung dengan lain jumlahnya akan mencapai ribuan orang.” ujar Trias saat ditemui di Yogyakarta. yang hingga kini jumlahnya demikian besar.” dalih Ciptaningsih. kata dia. cara ini selain tidak berprikemanusiaan. psikotropika dan zat adiktif lainnya) atau di Daerah Istimewa Yogyakarta di sebut madat. munculnya perilaku seks bebas di kalangan remaja yang marak belakangan ini tidak terlepas dari pengaruh era globalisasi.

bukan hanya membentengi diri mereka dengan unsure agama yang kuat. sudah saatnya di kalangan remaja diberikan suatu bekal pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah-sekolah. anak-anak remaja ini bisa terhindar dari percobaan melakukan seks bebas.id . namun bukan pendidikan seks secara vulgar. tapi semata untuk menolong nyawa ribuan generasi muda dari perbuatan tidak berkemanusiaan.co. tapi juga nyawa ibu muda itu sendiri. Karena ada kecenderungan remaja lebih terbuka kepada teman dekatnya ketimbang dengan orang tua sendiri. tetapi bahaya akibat pergaulan bebas. Aborsi illegal bukan hanya berbahaya bagi janin. “Upaya yang dilakukan Yayasan Sayap Ibu ini bukannya justru memberikan peluang kepada anak-anak remaja untuk melakukan seks bebas. silahkan hubungi naff_r@yahoo. Karena setiap janin berdasarkan kontroversi Hak Anak Internasional perlu dijaga kelangsungan hidupnya. Ciptaningsih menegaskan. Selain itu. saat ini untuk menekankan jumlah pelaku seks bebas -terutama di kalangan remaja. seperti penyakit menular seksual dan sebagainya. “Pendidikan Kesehatan Reproduksi di kalangan remaja bukan hanya memberikan pengetahuan tentang organ reproduksi. Dengan demikian.” tungkasnya. juga dibentengi dengan pendampingan orang tua Dan selektivitas dalam memilih teman-teman.” imbau Ciptaningsih.hamil akibat seks bebas atau kehamilan tidak dikehendaki sampai anak tersebut lahir dengan selamat.

Perubahan ini ditunjukkan dari perkembangan organ seksual menuju kesempurnaan fungsi serta tumbuhnya organ genetalia sekunder. kejadian aborsi di Indonesia cukup tinggi yaitu 2.86 persen pernah berhubungan seksual. Kenapa?. Namun disisi lain remaja mengalami ketidakstabilan emosi sehingga mudah dipengaruhi teman dan mengutamakan solidaritas kelompok. Bali ini. Penelitian di Bali tahun 1989 menyebutkan. 19 May 2008 Index Artikel Halaman 1 DAMPAK PERILAKU SEKS BEBAS BAGI KESEHATAN REMAJA * dari 3 Halaman 2 Oleh: dr Halaman 3 Nurul Muzayyanah ** Sudah menjadi maklum. tindak kriminal termasuk aborsi. dan 3. induksi haid adalah nama lain untuk aborsi. puncak rasa kecintaan. Remaja masa pencarian jati diri yang mendorongnya mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi. Penelitian di Jakarta tahun 1984 menunjukkan 57.DAMPAK PERILAKU SEKS BEBAS BAGI KESEHATAN REMAJA * Dipublikasikan oleh syarif Monday. Ketidakpekaan orang tua dan pendidik terhadap kondisi remaja menyebabkan remaja sering terjatuh pada kegiatan tuna sosial. 5. Ada kesan pada remaja. Potret Remaja di Usianya Remaja dalam perkembangannya memerlukan lingkungan adaptip yang menciptakan kondisi yang nyaman untuk bertanya dan membentuk karakter bertanggung jawab terhadap dirinya.53 persen pernah melakukan ciuman bibir. menurut Dr. Budi Martino L. dan diakui eksistensinya. narkoba. remaja memang sosok yang sangat menarik untuk diperbincangkan. seks itu menyenangkan.6 persen melakukan ciuman dalam. yang serba membahagiakan sehingga tidak perlu ditakutkan. 50 persen wanita yang datang di suatu klinik untuk mendapatkan induksi haid berusia 15-20 tahun. Sebagai catatan.. Hal ini menjadikan remaja sangat dekat dengan permasalahan seputar seksual. Berkembang pula opini seks adalah sesuatu yang menarik dan perlu dicoba (sexpectation). akan mendorong terciptanya perilaku amoral yang merusak masa depan remaja. Wimpie. juga mengalami perubahan fisik yang cepat dan mendadak. SPOG. dan hanya 5% dari orang tua. seks bebas . Di antara mereka yang kemudian hamil pranikah mengaku taat beribadah. Namun terbatasnya bekal yang dimiliki menjadikan remaja memang masih memerlukan perhatian dan pengarahan. Penelitian di Bandung tahun 1991 menunjukkan dari pelajar SMP. Dampak pergaulan bebas mengantarkan pada kegiatan menyimpang seperti seks bebas.Terlebih lagi ketika remaja tumbuh dalam lingkungan mal-adaptif. 35% dari film porno.” kata Guru Besar FK Universitas Udayana. remaja putra maupun putri pernah berhubungan seksual. Dari aspek medis. serta berkembangnya penyakit menular seksual (PMS). Diusia remaja. Beberapa penelitian menunjukkan.3 juta per tahun.3 persen remaja putri yang hamil pranikah mengaku taat beribadah. Menurut Prof. 16% mendapat informasi seputar seks dari teman. ingin tampil menonjol. Ditambah lagi keengganan dan kecanggungan remaja untuk bertanya pada orang yang tepat semakin menguatkan alasan kenapa remaja sering bersikap tidak tepat terhadap organ reproduksinya. akibat pengaruh hormonal. Data menunjukkan dari remaja usia 12-18 tahun. “ Dan 20 persen di antaranya remaja. 10.

75 % gadis mengandung di luar nikah. rusaknya institusi pernikahan. per November 2007. infertilitas dan kanker. Meskipun tindakan aborsi dilakukan oleh tenaga ahlipun masih menyisakan dampak yang membahayakan terhadap keselamatan jiwa ibu. Bagaiamana Remaja Bersikap? Hubungan seks di luar pernikahan menunjukkan tidak adanya rasa tanggung jawab dan memunculkan rentetan persoalan baru yang menyebabkan gangguan fisik dan psikososial manusia. 1 dari 2 pernikahan berujung pada perceraian. penyakit gonorhoe meningkat 170% dalam jangka waktu satu tahun.(PMS). setiap hari terjadi 1. Secara psikologis seks pra nikah memberikan dampak hilangnya harga diri. Di negara liberal. Di Inggris 3 dari 4 anak hasil perzinahan. Menurut WHO. lemahnya ikatan kedua belah pihak yang menyebabkan kegagalan setelah menikah. Sekitar 30-50 % diantaranya meninggal akibat komplikasi abortus yang tidak aman dan 90 % terjadi di negara berkembang termasuk Indonesia. infeksi pasca aborsi. menurut guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. bistiability. dan sejak tahun 1996 penyakit syphillis meningkat hingga 486%. orgy. penyakit menular seksual. 1 dari 3 kehamilan berakhir dengan aborsi. Karena keadaan wanita penderita HIV/AIDS mengalami penurunan sistem kekebelan tubuh menyebabkan 20 kasus HIV/AIDS menyerang anak dan bayi yang dilahirkannya. 120 pekerja seksual. 441 wanita dari 4. sepsis sampai kematian. Secara fisik tindakan aborsi ini memberikan dampak jangka pendek secara langsung berupa perdarahan. incest. 228 orang dari keluarga baik. Setiap tahun diperkirakan 500. Setiap tahun ada sekitar 2. Kehidupan keluarga yang diwarnai nilai sekuleristik dan kebebasan hanya akan merusak tatanan keluarga dan melahirkan generasi yang terjauh dari sendi-sendi agama. setiap tahun diperkirakan sekitar 40-60 juta ibu yang tidak menginginkan kehamilan melakukan aborsi. menyebarnya penyakit menular seksual.memiliki banyak konsekwensi misalnya. Lebih dari 200 wanita mati setiap hari disebabkan komplikasi pengguguran (aborsi) bayi secara tidak aman. Di Amerika. merupakan hal yang lumrah bahkan menjadi industri yang menghasilkan keuntungan ratusan juta US dolar dan disyahkan oleh undang-undang. selain juga infeksi.3 juta kasus aborsi di Indonesia dimana 20 persennya dilakukan remaja. Dampak Seks Bebas terhadap Kesehatan Fisik dan Psikologis Remaja Pengetahuan remaja mengenai dampak seks bebas masih sangat rendah. Tidak heranlah makin banyak kasus kehamilan pranikah. pelacuran. Dari 441 wanita penderita HIV/AIDS ini terdiri dari pemakai narkoba suntik 33 orang. Yang paling menonjol dari kegiatan seks bebas ini adalah meningkatnya angka kehamilan yang tidak diinginkan. 1 dari 2 anak hasil perzinahan. Bahaya tindakan aborsi. Di Denpasar sendiri. Apalagi jika dilakukan oleh tenaga tidak profesional (unsafe abortion). homoseksual/ lesbian. . serta penghinaan terhadap masyarakat. pengguguran kandungan.000 ibu mengalami kematian oleh kehamilan dan persalinan.041 orang dengan HIV/AIDS. perasaan dihantui dosa. perasaan takut hamil. di seluruh dunia.5 juta hubungan seks dengan pelacuran. Tindakan remaja yang seringkali tanpa kendali menyebabkan bertambah panjangnya problem sosial yang dialaminya. Di Perancis. dan penyakit kelamin maupun penyakit menular seksual di kalangan remaja (termasuk HIV/AIDS). Dampak jangka panjang berupa mengganggu kesuburan sampai terjadinya infertilitas. serta ketidakjelasan garis keturunan.

Remaja juga harus bisa menjaga diri (isti’faaf). dan lainnya.halalsehat. sentuhan. Semakin bertambah jika mereka berhadapan dengan rangsangan seks seperti suara.. Banyak remaja yang menyukai bacaan porno.. pembicaran. Kualitas akhlak akan terus terpupuk dengan memahami batasbatas nilai. komitmen dengan tanggung jawab bersama dalam masyarakat. mengerti hubungan dirinya dengan lingkungaanya. maka sesungguhnya dia (syetan) menyuruh perbuatan yang keji dan mungkar.. Hal ini akan mendorong remaja terjebak dengan kegiatan seks yang haram. setiap hari Kamis jam 09.halalsehat. Jika konsep hidup yang benar telah tertanam maka remaja akan memahami jati dirinya. Masa remaja memang sangat memperhatikan masalah seksual. Hal ini mampu dilakukan pada remaja yang mempunyai kejelasan konsep hidup dalam menjalani hidupnya. (An-nuur (24):21) Aktifitas seksual pada dasarnya adalah bagian dari naluri yang pemenuhannya sangat dipengaruhi stimulus dari luar tubuh manusia dan alam berfikirnya. menyadari akan tugas dan tanggung jawabnya. Pengawasan dan bimbingan dari orang tua dan pendidik akan menghindarkan dari pergaulan bebas. serta pengasuh Rubrik Bunga (Bincang untuk wanita dan keluarga) Mitra 97 FM Kota Batu. Remaja akan merasa damai di rumah yang terbangun dari keterbukaan. komitmen terhadap aturan Alloh baik dalam aurot (pakaian). Dengan demikian remaja tidak akan cemas ketika menghadapi peristiwa haid pertama. menghindari ikhtilath dan sebagainya. foto. memahami hukum fiqh terkait dengan haid serta peristiwa lain yang mengiringi masa pubertas remaja. niscaya tidak seorang pun diantara kamu bersih dari perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya.00 WIB. Pemahaman remaja berkaitan dengan organ reproduksinya tentunya ditanamkan sesuai dengan kadar kemampuan logika dan umur mereka. Perawatan organ reproduksi tidak identik dengan pemanfaatan tanpa kendali. Kalau bukan karena karunia Alloh dan RahmatNya kepadamu. tulisan.com situs Kehalalan Produk dan Kesehatan... Orang tua sejak usia dini harus menanamkan dasar yang kuat pada diri anak bahwa Alloh menciptakan manusia untuk beribadah kepada-Nya. *Disampaikan pada Talk Show ”Sex before married Asik Kali Yee . .” Oleh Unit Kemuslimahan Lembaga Dakwah kampus Universitas Kanjuruhan Malang (Makalah tersedia di www. Bagaimana dengan anda? Walloohu a’lam bisshowab. melewati masa premenstrual syndrome dengan aman. Sistem organ reproduksi dalam pertumbuhannya sebagaimana organ lainnya. Meminimalkan hal-hal yang merangsang. Barang siapa yang mengikuti langkah syetan. cinta kasih... pergaulan antar lawan jenis.. melihat film-film porno. saling memahami di antara sesama keluarga.Sebagaimana apa yang diperingatkan Alloh dalam surat An-Nur: 21: ”Wahai orang-orang yang beriman.com ) ** Pemateri adalah pengelola www. janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan. Disinilah letak pentingnya pendampingan orang tua dan pendidik untuk memberi pemahaman yang benar tentang pertumbuhan organ reproduksi.. tetapi Alloh membersihkan siapa yang dikehendaki. mengekang ledakan nafsu dan menguasainya. memerlukan masa tertentu yang berkesinambungan sehingga mencapai petumbuhan maksimal.

seperti sinetron atau film. bahwa remaja cenderung labil dalam emosi dan pengetahuan serta pengalaman yang dimiliki mereka masih belum bisa membuat remaja itu menentukan tindakannya secara benar. Tentu semua remaja telah mengalaminya. Pendidikan seks di kalangan remaja tampaknya belum terlihat realisasi nya. Seks bebas merupakan cara mengekspresikan cinta yang paling melanggar normanorma masyarakat. Tentu masih banyak penyebabpenyebab remaja cenderung melakukan seks bebas. Mengapa? Hal ini tidak terlepas dari media-media massa/elektronik. Mulai dari yang biasa sampai yang tidak bisa diterima secara moral karena perbuatan mereka telah melanggar ketentuan norma yang ada. tentu saja hal ini akan membentuk perilaku remaja yang cenderung tersesat dalam pergaulan nya atau lebih bisa lebih buruk lagi. Haruskah di Biarkan? 27 October 2009 oleh RM Hadi Suryo S | 4 Komentar Yah. sebagaimana yang kita ketahui bersama. Seks bebas juga merupakan suatu hal yang “Anehnya” mulai dianggap hal yang biasa bagi beberapa remaja di Indonesia. westernisasi (kebarat-baratan) atau pun salah pergaulan. Hal inilah yang menyebabkan seks bebas di kalangan remaja semakin memburuk. Haruskah di Biarkan? Saatnya Suara KITA Didengar! » Artikel » Fenomena Seks Bebas di Kalangan Remaja. terbukti dengan banyaknya kasus tentang kehamilan di luar nikah atau penyakit menular seperti HIV/AIDS dan sebagainya. rata-rata mereka sudah mempunyai ‘pacar’. Macam-macam pula remaja mengekspresikan rasa cintanya pada sang ‘pacar. Salah satu cara yang merupakan cara yang paling tidak diterima di kalangan masyarakat adalah seks bebas. Mulai dari Anak-anak kuliah sampai SMP (bahkan anak SD pun mulai mencoba-coba).Fenomena Seks Bebas di Kalangan Remaja. Pacaran. bicara soal remaja tidak akan pernah lepas dari percintaan remaja. hampir seluruh remaja di Dunia termasuk Indonesia mempunyai suatu budaya untuk mengekspresikan percintaan remaja itu sendiri yang biasa kita sebut sebagai “Pacaran”. Haruskah kita biarkan hal ini tetap terjadi? Haruskah budaya yang seperti ini menghancurkan remaja-remaja atau pemuda-pemuda negeri ini? Tidak! Lalu bagaimana caranya membimbing para remaja agar tidak tersesat dalam pergaulan . bukan? Ya. Namun. Memang tidak semua remaja harus diberi pengarahan tentang hal ini karena mereka seharusnya sudah dapat berpikir secara matang tentang nilai-nilai atau norma-norma yang berlaku di masyarakatnya. Mulai dari berbagai jenjang pendidikan mereka. Mulai dari tingkatan remaja awal sampai remaja akhir. bukan hal yang lazim lagi di kalangan remaja saat ini. dengan berbagai cara. Mereka yang kurang pendidikan agamanya atau mereka yang kurang terdidik moral nya dan lebih sering melihat atau menonton acara-acara yang dianggap menjadi dasar dari perbuatannya.

3. Hal ini sangat penting karena media saat ini merupakan acuan para remaja(anak-anak mereka)dalam mencari trend. Perlunya kerja sama antara orang tua dengan pihak sekolah mengenai pendidikan moral anak mereka. kalian harus lebih selektif dalam mencari kelompok bermain yang baik. namun hal ini dapat membuat kalian jauh dari pergaulan yang salah. Keaktifan dari para guru BP/BK/P2S untuk mencegah dan mengajarkan moral dan etika kepada para siswa nya dan memberi peringatan yang keras kepada mereka agar tidak mengulangi nya lagi. Hal ini akan membuat kalian lebih produktif dan itu tentu bermanfaat bagi kekreatifan kalian. « Bersahabat dengan Sejarah Belajarlah dari Negeri Sakura . Bisa dalam bentuk inspirasi dalam membuat novel atau cerpen dan lagu. 5. Perlu adanya kedekatan para orangtua dengan anak-anak mereka sehingga terjalin suatu hubungan yang baik di mana anak-anak mereka dapat menuruti nasihat serta perintah dan jujur dengan orangtua mereka sendiri. Bukan berarti hal ini akan membuat pergaulan kalian menjadi kaku. Untuk para remaja. keluarga. Ekspresi kan kecintaan kalian dengan sang ‘pacar’ dalam hal yang positif. Masih banyak lagi yang dapat dilakukan sebagai pencegahan dini dalam menanggulangi pergaulan bebas. Perlunya pengawasan atas media yang di tonton oleh para orangtua terhadap anak mereka.bebas? Ini beberapa cara yang dapat dilakukan baik pihak sekolah. juga remaja itu sendiri untuk sebagai ‘pencegahan dini’ dari pergaulan bebas remaja: 1. lingkungan. Semoga bermanfaat. Hal ini tentunya akan membuat pihak sekolah lebih ketat dalam urusan moral para siswa nya. 2. 4.