P. 1
Bandul fisis 1

Bandul fisis 1

5.0

|Views: 8,385|Likes:
Published by happykomi

More info:

Published by: happykomi on Sep 30, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/23/2013

pdf

text

original

Olimpiade Sains Nasional 2008

Eksperimen Fisika

Hal 1 dari 11

 
Olimpiade Sains Nasional Eksperimen Fisika Tingkat Sekolah Menengah Atas Agustus 2008 Waktu: 4 jam Petunjuk umum
1. 2. 3. 4. Hanya ada satu soal eksperimen, namun terdiri atas dua bagian Sebaiknya anda mengerjakan eksperimen ini secara ber-urutan. Bobot per bagian diberikan pada akhir setiap bagian. Nilai total test eksperimen adalah 10.

maka persamaan gerak dari sistem bandul fisis ini adalah: d 2θ I 2 = −mgh sin θ dt (1) dengan I : momen inersia benda rigid dihitung terhadap titik poros. dimana adalah I pm = mk 2 (4) 1 dengan I pm : momen inersia terhadap pusat massa. momen inersia benda adalah: I = I pm + mh 2 . pada bandul fisis tidak bisa mengabaikan bentuk. maka sin θ ≈ θ . . Poros h sin θ : lengan. dt 2 I Solusi dari persamaan ini adalah: θ = θ o sin ωt . Berbeda dengan bandul matematis. Gambar 1. Torka pulih Jika benda itu diberi simpangan kecil θ . mgh (2) mgh atau perioda osilasi I (3) Dengan melakukan eksperimen bandul fisis. I pm = 12 ml 2 untuk batang homogen k: jari-jari girasi terhadap titik pusat massa. ukuran dan massa benda. sehingga persamaan gerak berubah menjadi: d 2θ mgh + θ =0. kemudian diberi simpangan θ dan dilepaskan. ada 3 hal yang diperoleh yaitu : dapat menentukan momen inersia benda. maka benda itu akan berosilasi karena adanya torka pulih sebesar −mgh sin θ (lihat gambar 1) dengan : mg : gaya berat.Olimpiade Sains Nasional 2008 Eksperimen Fisika Hal 2 dari 11 Bandul Fisis Bandul fisis adalah bandul yang berosilasi secara bebas pada suatu sumbu tertentu dari suatu benda rigid (kaku) sembarang. h : jarak antara poros ke pusat massa PM h h sin θ PM Jika redaman diabaikan. dengan ω = adalah sebesar: T = 2π I . Jika sebuah benda digantungkan pada suatu poros O. dapat mempelajari dalil sumbu sejajar untuk momen inersia dapat menentukan momen inersia di pusat massa Menurut dalil sumbu sejajar.

Set peralatan bandul fisis. Pastikan bahwa alat yang anda terima merupakan peralatan bandul fisis secara komplit. Perhatikan bandul fisis saat berayun harus dengan redaman yang minimal. c. e. segera beritahu ke pengawas. maka anda bisa minta ganti ke pengawas. Statif. Semua peralatan ini sudah dicoba kelaikannya. Baut kupu-kupu 2. dan sudut. Batang berlubang. b. Pen.Olimpiade Sains Nasional 2008 Eksperimen Fisika Hal 3 dari 11 Catatan a. Poros. Kertas grafik (millimeter block). Beban silinder. namun jika anda mendapat alat yang tidak dapat berayun dengan baik. anda harus cermat dalam menempatkan dudukan bandul fisis dan porosnya. Satu set peralatan bandul fisis : a. Mistar yang digunakan untuk menentukan jarak antar poros ke beban. b. Jika anda menemukan ada kekurangan. Peralatan yang digunakan 1. d. Stopwatch. Dalam melakukan eksperimen ini. seperti yang ditunjukkan pada daftar berikut ini. 4. yaitu dengan ayunan minimal sebanyak 20 kali. Set peralatan bandul fisis ditunjukkan pada gambar 2 berikut ini : Gambar 2. namun anda tidak diberikan tambahan waktu. f. . 3.

Persamaan ini dapat diganti menjadi h (5) Solusi dari persamaan kuadrat ini memiliki 2 nilai h (yaitu h = h1 dan h = h2 ) yang artinya perioda osilasi untuk kedua nilai h bernilai sama. I pm = mk 2 dan percepatan gravitasi juga dapat dicari. yaitu: h 2 − hl + k 2 = 0 l . maka perioda osilasi = ∞. Batang pada satu poros jika diberi simpangan akan berosilasi dengan perioda sebesar T = 2π k 2 + h2 gh (dapat dicari dari persamaan 3 dan 4). Bandul fisis dengan beban. Dari persamaan kuadrat ditunjukkan bahwa h1 + h2 = l dan h1h2 = k 2 . untuk itu disarankan jangan melakukan eksperimen di sekitar pusat massa. T Catatan Dengan menganggap batang adalah homogen. II. maka akan memiliki perioda osilasi yang sama untuk titik poros O h1 yang berjarak h1 . g = 4π 2l . Jika poros bandul berada di pusat massa. yaitu: I. Bandul fisis tanpa beban. . I. Momen inersia bandul di titik pusat massa dapat dicari. Jika titik O' berjarak h2 = k2 dari pusat massa. Bandul Fisis Tanpa Beban Dalam eksperimen ini anda diminta mengayunkan batang berlubang (ada 17 lubang) untuk berbagai posisi poros. Jika perioda bandul fisis ekivalen dengan perioda bandul matematis T = 2π panjang ekivalen bandul fisis adalah l = h + persamaan kuadrat. maka g k2 . maka letak titik pusat massa berada di tengahtengah batang. sehingga jarak OO' merupakan panjang ekivalen bandul matematis ( l ).Olimpiade Sains Nasional 2008 Eksperimen Fisika Hal 4 dari 11 Eksperimen dibagi menjadi dua cara menentukan momen inersia pusat massa.

yaitu g = 2 4π 2 (h12 − h2 ) .Olimpiade Sains Nasional 2008 Eksperimen Fisika Hal 5 dari 11 II. 2. 3. (m + M ) gh Hanya saja letak titik pusat massa berubah. hanya cara perhitungannya saja yang diubah. Menentukan koefisien restitusi dari bola pendulum. M: massa beban tambahan. Menentukan momen inersia batang dan hubungannya dengan perioda osilasi. Tujuan 1. Perioda osilasinya tetap menggunakan persamaan yang sama. Dengan mengukur perioda pada dua titik poros berbeda dapat dicari percepatan gravitasi g. yaitu: T = 2π I . anda diminta mengayunkan batang berlubang yang telah diberi tambahan beban pada satu lubang (lubang terluar). menjadi: X pm = m × 1 l + Ma 2 m+M dengan a : jarak ujung batang ke pusat massa beban tambahan. Bandul Fisis Dengan Beban Pada dasarnya eksperimen ini sama dengan ekperimen sebelumnya (I). dengan T1 dan T2 adalah perioda osilasi pada bandul fisis pada T12 h1 − T22 h2 masing-masing jarak h1 dan h2 dari pusat massa. 4. Mengamati ayunan fisis. Menentukan percepatan gravitasi bumi. . Sama seperti pada eksperimen sebelumnya.

I.9. Bandul Fisis Tanpa Beban Aturlah peralatan bandul fisis agar kokoh/stabil. B. Dari plot kurva ini. tentukan panjang ekivalen bandul matematis dari sistem ini.4.Olimpiade Sains Nasional 2008 Eksperimen Fisika Hal 6 dari 11 Langkah-langkah Eksperimen I.5. Rentangkan batang dengan sudut simpangan kecil (usahakan tidak lebih dari 30o) dan lepaskan batang tersebut. I. I. baru lakukan pengukuran waktu untuk 20 kali osilasi (ayunan) dan hitung perioda osilasinya ( T ). I. I. C. . kecuali untuk perioda yang minimum. Catat massa batang dan jarak lubang dari salah satu ujung batang. Setelah berosilasi cukup stabil.2. Biarkan batang berosilasi.7. Buat plot kurva perioda terhadap jarak. Gambar 3. Jelaskan cara anda menentukan panjang ekivalen tsb (untuk satu perioda yang sama terdapat dua nilai). I. I.8. Selanjutnya tentukan jarak antar perioda minimum. jari-jari girasi dan momen inersia pada pusat massa. Selanjutnya tentukan percepatan gravitasi dengan metoda ini. I. Namakan masing-masing lubang itu adalah titik A. yaitu pada saat h = k = jari-jari girasi. Cara memasang bandul pada poros.1.10. Buat tabel perioda (format tabel tersedia) terhadap panjang ekivalen (minimum 7 nilai yang berbeda) dan perhitungan percepatan gravitasi (berikut error-nya) I.3. jaga letak statif (tidak dipindahkan) agar tidak terjadi osilasi tambahan. … Q . Tentukan perioda minimum. Perhatikan cara menghubungkan poros dengan batang yaitu dengan memutar bautnya dan masukkan pen ke lubang drat poros (lihat Gambar 3). I. tidak patah-patah). Ulangi pengukuran perioda untuk titik-titik lainnya (jarak d yang berbeda) dan catat hasil pengukuran anda dalam format tabel yang tersedia. Buatlah plot itu secara smooth (mulus.6. Pasangkan lubang terluar (titik A) dari batang pada as poros.

3. Catat massa batang dan massa beban tambahan. dan tentukan titik pusat massa sistem.6. Ulangi langkah II. Hitung momen inersia sistem ( I ).5.1. dan momen inersia pusat massa ( I pm ). II.2. Catat hasil pengukuran dan perhitungan pada format tabel yang tersedia. Pasangkan lubang terluar (titik A) dari batang pada as poros dan ukur jarak dari poros ke titik pusat massa ( h ). Bandingkan hasilnya dengan perhitungan II. II.Olimpiade Sains Nasional 2008 Eksperimen Fisika Hal 7 dari 11 II. II. Selamat Berkompetisi !!! .5. II.4. Pasang beban pada batang di lubang terjauh (titik Q). II. Simpangkan bandul itu (kurang dari 30o) dan catat waktu yang diperlukan untuk 20 kali osilasi. Buat kurva I vs h 2 . Bandul Fisis Dengan Beban II. dan tentukan I pm berdasarkan grafik.3 untuk lubang lainnya dan hitung percepatan gravitasi. Hitung momen inersia pusat massa dan percepatan gravitasi (berikut error-nya).

Massa batang. I.. Jarak antar lubang...5.... Pengamatan I (Bandul fisis tanpa beban) (nilai 1) No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Lubang A B C D E F G H I J K L M N O P Q Jarak d (m) 20 T (s) T (s) ....1.. m=.... Tabel 1...Olimpiade Sains Nasional 2008 Eksperimen Fisika Hal 8 dari 11 Nama: Asal Sekolah: Lembar Pengamatan: No Peserta: Provinsi: I. j=. ±. Bandul Fisis Tanpa Beban (total nilai 5) I.

........................................................................................ Cara menentukan momen inersia pusat massa dari grafik adalah: ................................................ .........8.... ...... I......... Dari grafik diperoleh: (jangan lupa tulis satuannya) Perioda minimum................... ................... .................................................. .... ........................... ....................................................6. ± . ................. Cara menentukan perioda minimum dari grafik adalah: (nilai 0........................ l2 : panjang ekivalen untuk penentuan kedua) dihitung dari grafik T vs d (nilai 1) ......................... Tmin = ........................................... ........ ..9................................... ...............................................................5) .................................................. ........ ................ .. Tabel penentuan panjang ekivalen l ( l1 : panjang ekivalen untuk penentuan pertama.............................. .................... ......................................................................................... Kurva T vs d (di kertas grafik) (1 poin) Jangan lupa cantumkan besaran dan satuan pada grafik! I........... ......... Cara menentukan jari-jari girasi dari grafik adalah: ....................7.................................................... ........................................ Cara menentukan panjang ekivalen bandul matematis dari sistem ayunan fisis ini adalah: (nilai 0............................... .......... .................. ...................... ............................................................. ......................................................................................................... I........Olimpiade Sains Nasional 2008 Eksperimen Fisika Hal 9 dari 11 I... ...............5) .

. . .2. . Titik pusat massa. g = …….... (nilai 1) . m = ……. m M = . ± …….10. Perioda bandul dan panjang ekivalen No T (s) l1 (m) l2 (m) l = 1 (l1 + l2 ) 2 (m) g= 4π 2l T (m/s2) Δg (m/s2) 1 2 3 4 5 6 7 Rata-rata: I.... Massa batang. Bandul Fisis Dengan Beban (total nilai 5) II. II. Percepatan gravitasi. Ipm Perlu diingat bahwa dalam menghitung error pada Ipm terdapat perambatan kesalahan II. .. X pm = .. m/s2 = ……. ± …….. Massa beban tambahan.Olimpiade Sains Nasional 2008 Eksperimen Fisika Hal 10 dari 11 Tabel 2. = ...1.. ± ……. Jari-jari girasi.. kg m2 (nilai 1) k Momen inersia pusat massa.

5. (tidak perlu . II. nyatakan satuan untuk masing-masing sumbu..Olimpiade Sains Nasional 2008 Eksperimen Fisika Hal 11 dari 11 II. g = . ±.. . . ..4. . . Dari grafik diperoleh momen inersia pusat massa adalah: perhitungan error-nya) I pm = . . ... . . . . Percepatan gravitasi... Momen inersia pusat massa.6. . Tabel pengamatan dan perhitungan (nilai 1) No Lubang h (m) 20 T (s) T (s) I I pm ΔI pm (kg m2) (kg m2) (kg m2) g (m/s2) Δg (m/s2) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 A B C D E F G H I J K L M N O P Rata-rata: II. Buat grafik I vs h 2 .. . ± . I pm = .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->