P. 1
Warta Lingkungan Santa Klara Volume 1

Warta Lingkungan Santa Klara Volume 1

|Views: 170|Likes:
Published by b363nk
Warta Lingkungan Santa Klara Paroki Hati Maria Tak Bernoda Tangerang Volume 1
Warta Lingkungan Santa Klara Paroki Hati Maria Tak Bernoda Tangerang Volume 1

More info:

Published by: b363nk on Oct 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/02/2010

pdf

text

original

Lingkungan Santa Clara

Volume 1 September 2010

WARTA LINGKUNGAN
3. Mengurangi bahkan menghilangkan rasa putus asa. Mereka yang tekun berdoa akan memiliki kemampuan lebih untuk tidak mudah putus asa saat berada dalam kegagalan dibanding mereka yang jarang bahkan sama sekali malas berdoa 4. Meningkatkan ketegaran hati. Mereka yang lebih tekun berdoa akan lebih tegar menghadapi peristiwa-peristiwa yang terjadi di luar yang dikehendakinya bahkan peristiwa pahit sekalipun 5. Meningkatkan daya tahan tubuh dari penyakit-penyakit yang disebabkan gangguan psikis. Dengan ketekunan dalam berdoa, seseorang akan memiliki daya tahan secara fisik karena mampu untuk menghadapi dan menjalani kehidupan dengan segala peristiwanya dalam terang Kehendak Allah, sehingga tubuh tidak menjadi mudah lemah karena beban pikiran dan pekerjaan (bhs Jawa Nrimo) 6. Membuat orang menjadi lebih terbuka terhadap kelemahan dan kekurangan sesama. Mereka yang tekun berdoa dengan baik memiliki sikap yang lebih terbuka terhadap sesamanya karena ia akan terbantu dalam doa-doanya untuk menyadari juga kelemahan-kelemahannya sendiri 7. Meningkatkan daya cinta kasih kepada diri sendiri dan orang lain. Ketekunan dalam doa membuat seseorang memiliki relasi intim dengan Tuhan Allah. Allah sendiri adalah kasih, maka mereka yang tekun berdoa niscaya memiliki daya cinta kasih yang lebih kepada diri sendiri dan sesamanya. Mereka yang terjerumus dalam narkoba pastilah orang yang tidak tekun berdoa karena tidak mampu mencintai dan mengasihi diri sendiri 8. Meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan diri. Seseorang yang dalam hidupnya tekun untuk berdoa akan memiliki kekuatan dan kemampuan untuk mengembangkan diri dengan lebih maksimal, karena ia akan semakin memahami talentatalenta yang Tuhan berikan dan bagaimana seharusnya dikembangkan 9. Menjadikan yang tidak baik menjadi baik. Setiap orang yang tekun berdoa akan memiliki kemampuan untuk merubah yang tidak baik menjadi baik, dibandingkan mereka yang malas berdoa justru menjadikan yang baik menjadi buruk 10. Layak menerima keselamatan. Dengan berdoa tekun seseorang mendapatkan kesempatan untuk semakin kuat dan bahkan karena relasinya yang baik dengan Allah selagi di dunia ini ia juga akan mengalami yang sama kelak di keabadian
(sumber: http://www.kisahinspiratif.com/10alasan-baik-mengapa-kita-perluberdoa-dengan-tekun.html )

10 ALASAN BAIK MENGAPA KITA PERLU BERDOA DENGAN TEKUN
1. Mengurangi daya stress yang ditimbulkan oleh beraneka ragam persoalan hidup yang kita alami. Mereka yang suka malas berdoa akan lebih mudah untuk mengalami stress 2. Menurunkan tingkat emosi atau kemarahan. Mereka yang lebih sering berdoa akan lebih mampu mengendalikan diri dalam hal emosi dan kemarahan mereka, yang sedang mau marah dan kemudian berdoa niscaya emosinya menjadi stabil

Halaman 2

Warta Lingkungan

Salam dari Redaksi
Puji syukur kehadirat Tuhan atas semua ide kreatif ini, yang menghasilkan sebuah karya tulis yang layak untuk dibaca. Kiranya sebuah warta kecil ini boleh menjadi sebuah bentuk persembahan indah dari kami, OMK St. Clara, untuk kemuliaan Tuhan. Ini adalah warta pertama kami, yang kiranya akan ada yang kedua, ketiga dan seterusnya. Di sini kami mencantumkan susunan kepengurusan Lingkungan St Clara, dan juga kepengurusan OMK St. Clara. Tak lupa pula kami menceritakan riwayat Santa Clara, untuk lebih mendekatkan kita dengan dia yang melindungi lingkungan kita dan juga untuk meneladani sikap-sikap arifnya dalam menjalani hidup. Dan yang special kami mengemukakan 10 alasan baik untuk berdoa. Karena tak jarang diantara kita malas untuk berdoa bahkan tidak pernah berdoa. Beberapa pengumuman pun, kami cantumkan di bagian akhir warta ini. Tibalah saatnya untuk kami mengucapkan banyak terima kasih. Terima kasih kepada Tuhan Yesus Kristus, atas semua ide-ide yang tertuang dalam warta ini. Terima kasih kepada pengurus Lingkungan St. Clara yang telah mendukung kami dalam pembuatan warta ini, dan juga kepada semua rekan-rekan OMK yang telah bekerjasama dalam pembentukan warta ini. Ucapan terimakasih terakhir kami adalah untuk semua umat Lingkungan St. Clara yang telah meluangkan sedikit waktunya untuk membaca ataupun hanya sekedar melihat warta ini. Kami berharap, apa yang telah kami tulis dan susun, boleh menjadi berkat dan persembahan yang indah dan juga bermanfaat untuk semuanya. Amin. Tuhan memberkati. Selamat membaca

It's wonderful to climb the liquid mountains of the sky. Behind me and before me is God and I have no fears. ~ Helen Keller

Foto Pilihan Redaksi

Warta Lingkungan

Halaman 3

Susunan Pengurus Lingkungan St. Clara Periode 2010-2013
Berdasarkan surat tugas No. : 22/DP/II/2010 tanggal 26 Juni 2010 yang ditandatangani oleh Romo M. Sriyanto, SJ selaku Romo Paroki Hati Maria Tak Berdosa Tangerang, berikut ini susunan pengurus Lingkungan St. Clara untuk periode 2010-2013 :  Ketua Lingkungan  Sekretaris  Bendahara  Koord. Seksi Liturgi : Bp. Titus Sugeng Prihantoro : Bp. Romulus Raymundus Simanihuruk : Ibu Ludovica Sri Murniati : Ibu Fr. Yuliana Susmiyati Sdri. Florentina Endah Puspaningrum Sdr. Yohanes Agung RH Manuhuruk  Seksi Sosial  Seksi Pemb. Katekumen, Komuni Pertama, Krisma : Ibu Octaria Berliana Simanjuntak Bp. FX. Gunawan Untung Prasetyo : Ibu Monica Maria Sumini Bp. Fransiskus Sianipar Ibu Lusi Maria Sugi Wastini Ibu Theresia Sri Pujiati  Administrasi Data Warga  Pendamping Mudika : Sdr. Yustinus Setyo Saputro : Bp. Andreas Bambang Sutoyo

Susunan Pengurus Orang Muda Katolik (OMK) Periode 2010 – 2013
Ketua Wakil Sekretaris Bendahara Sie Humas & Sosial Sie Liturgi Anggota : Fransisca Ressa Utari : Yovinus Kristiawan : Asteria Anita Kristiani : Fransisca Stella Amelia : Yohanes Agung Romi H. Manihuruk & Robertus Bilarminus Jati K. : Florentina Endah Puspaningrum : Yustinus Setyo Saputro, Stefanus Kristian Widodo, Maria Lolita Bestina Sianipar, Maria Chintya Ardhini, Agustina Risma Indriani, Fidelis Elisabeth Sidauruk, Birgita Gina Pamita, Anthonius Adhi Nugroho, Antonius Setioko Nugroho, Emerentiana Erna Astini, Gregorius Ferawan Susanto, Ignatius Ferdy Sutiawan, Ignatius Morgan Loakita, Theresia Nieke Sutiawan, Yusuf Sunoto

Jika ada sesuatu yang anda inginkan dalam hidup, cari tahu bagaimana orang lain mencapainya dan kemudian lakukan hal yang sama dengan yang mereka lakukan

Halaman 4

Warta Lingkungan

Santa Clara dari Asisi (1193 – 1253)
“Pergilah dalam damai; engkau telah mengikuti jalan yang benar; pergilah dengan penuh keyakinan, sebab Pencipta-mu telah menguduskanm u, telah memeliharamu terus-menerus, dan telah mengasihimu dengan segala kelembutan bagaikan seorang ibu terhadap anaknya. Oh Tuhan, terberkatilah Engkau karena telah menciptakan aku.” ~ St. Clara~
Clara lahir di Asisi pada tahun 1193 dari keluarga bangsawan Favarone Offreduccio yang cukup berada. Pada masa prapaska tahun 1211 ketika Fransiskus berkhotbah di Gereja Katedral San Rufino, Asisi, Clara yang hadir ketika itu merasa terpesona oleh khotbah, semangat dan pribadi Fransiskus. Sejak saat itu terjalinlah hubungan rohani dengan Fransiskus dan ia berniat untuk menempuh cara hidup yang mirip dengan cara hidup yang dianjurkan Fransiskus. Dalam perjalanan waktu panggilan Clara semakin matang, tetapi ia tahu bahwa keluarganya pasti tidak setuju apabila ia bergabung dengan Fransiskus dan menjadi pengemis. Karena itu, ditemani Pacifica, ia melarikan diri dari rumah orang tuanya secara diam-diam melalui pintu rahasia menuju Gereja Maria Ratu para Malaikat di Portiuncula pada hari Minggu Palma 18 Maret 1212. Di sana mereka dijemput oleh Fransiskus dan teman-temannya yang membawa lilin dan obor sambil bernyanyi. Di gereja itu Fransiskus sendiri memotong rambut pirang Clara dan memakaikan kerudung. Pakaian pesta Clara diganti dengan jubah seperti yang dipakai Fransiskus, kain kasar dan bulu domba, warna abu-abu. Untuk sementara Clara dan temannya dititipkan di sebuah Biara Benediktines di Bastia agar jauh dari pengaruh keluarga. Peristiwa ini menggemparkan keluarganya. Ayahnya segera menyuruh orang untuk mencari Clara. Mereka membujuk Clara supaya kembali ke rumah tetapi dengan tegas Clara menolak. Tak berapa lama, Agnes adiknya datang menemui Clara. Karena tertarik dengan cara hidup kakaknya, Agnes pun akhirnya bergabung (dan kelak, juga ibunya setelah menjanda). Awal Mei 1212 Clara, Pacifica dan Agnes pindah ke San Damiano, sebuah gereja di pinggir kota Asisi yang dulu diperbaiki oleh Fransiskus. Itulah permulaan Ordo II Fransiskus yaitu Ordo Saudari-saudari Miskin, yang kemudian lazim disebut Ordo Sustersuster Klaris. Clara melayani ordonya selama 40 tahun dengan penuh pengabdian dan kepercayaan kepada kasih dan Penyelenggaraan Ilahi. Cara hidup miskin dihayatinya dengan sungguh ditopang doa dan matiraga yang keras. Kepercayaan yang kokoh pada kasih dan penyelengaraan Tuhan terbukti dalam keberhasilannya menghalau serdadu-serdadu Kaisar Frederik II yang menyerang biaranya. Clara yang sedang sakit parah lari ke kapel diikuti saudari- saudarinya untuk mengambil monstrans bertahtakan Tubuh Kristus. Dengan monstrans itu, Clara menghadang serdadu-serdadu itu di pintu gerbang. Sungguh ajaib, serdadu-serdadu itu mundur dan Clara bersama para saudarinya selamat dari bahaya maut. Dari Paus Gregorius XI, Clara mendapat „Previlese Kemiskinan‟ yaitu izin bagi Clara dan para saudarinya untuk hidup miskin tanpa memiliki hak milik. Mereka hidup dari karya tangannya sendiri dan dari sumbangan orang. Ketika Paus membujuk Clara supaya mempunyai milik walau hanya sedikit saja, Clara menjawab “Berikanlah keringanan untuk dosa-dosa saya, tetapi jangan ringankan keinginan saya mengikuti Yesus Kristus yang miskin”. Clara meninggal dunia pada tanggal 11 Agustus 1253. Pada tahun 1255, atau dua tahun setelah wafatnya, Paus Aleksander IV menyatakannya sebagai orang kudus. (sumber : http://ofm.or.id/santa-Clara-dari-asisi/)

Warta Lingkungan

Halaman 5

Kisah Inspiratif
Anak Buta
Seorang anak buta duduk bersila di sebuah tangga pintu masuk pada sebuah supermarket. Dia adalah pengemis yang mengharapkan belas kasihan dari para pengunjung yang berlalu lalang di depannya. Sebuah kaleng bekas berdiri tegak di depan anak itu dengan hanya beberapa keping uang receh di dalamnya, sedangkan kedua tangannya memegang sebuah papan yang bertuliskan “Saya buta, kasihanilah saya.” Ada Seorang pria yang kebetulan lewat di depan anak kecil itu. Ia merogoh sakunya, mengeluarkan beberapa keping uang receh, lalu memasukkannya ke dalam kaleng anak itu. Sejenak, pria itu memandang dan memperhatikan tulisan yang terpampang pada papan. Seperti sedang memikirkan sesuatu, dahinya mulai bergerak-gerak. Lalu pria itu meminta papan yang dibawa anak itu, membaliknya, dan menuliskan beberapa kata di atasnya. Sambil tersenyum, pria itu kemudian mengembalikan papan tersebut, lalu pergi meninggalkannya. Sepeninggal pria itu, uang recehan pengunjung supermarket mulai mengalir lebih deras ke dalam kaleng anak itu. Kurang dari satu jam, kaleng anak itu sudah hampir penuh. Sebuah rejeki yang luar biasa bagi anak itu. Beberapa waktu kemudian pria itu kembali menemui si anak lalu menyapanya. Si anak berterima kasih kepada pria itu, lalu menanyakan apa yang ditulis sang pria di papan miliknya. Pria itu menjawab, “Saya menulis, „Hari yang sangat indah, tetapi saya tidak bisa melihatnya.‟ Saya hanya ingin mengutarakan betapa beruntungnya orang masih bisa melihat. Saya tidak ingin pengunjung memberikan uangnya hanya sekedar kasihan sama kamu. Saya ingin mereka memberi atas dasar terima kasih karena telah diingatkan untuk selalu bersyukur.” Pria itu melanjutkan kata-katanya, “Selain untuk menambah penghasilanmu, saya ingin memberi pemahaman bahwa ketika hidup memberimu 100 alasan untuk menangis, tunjukkanlah bahwa masih ada 1000 alasan untuk tersenyum.”

Berpikirlah dari sudut pandang yang berbeda...

Tips Olahraga Bersama Anak di Saat Weekend
Pada akhir minggu, banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan bersama anggota keluarga, kegiatan – kegiatan yang positif seperti bersepeda di pagi hari, lari pagi, bermain ke tempat wisata atau berenang bersama keluarga. Dalam melakukan aktivitas olahraga kita juga harus pintar dalam memilih alat olahraga yang tepat, berikut beberapa tips : 1. Pilihlah alat olahraga yang aman digunakan oleh anak. 2. Gunakan alat olahraga yang tepat untuk kesehatan dan pertumbuhan anak. 3. Apabila Anda menggunakan alat olahraga listrik sebaiknya jauhkan dari jangkauan anak – anak karena berbahaya. 4. Alat olahraga tidak semuanya mahal belilah seperti skipping atau sepeda.

Halaman 6

Warta Lingkungan

Bolehkah aku menulisi Alkitab? Dan apa tujuan mengingat ayat-ayat Alkitab?
Adik-adik, saat kalian membaca Kitab Suci, pernahkah kalian berpikir: “Aduh, saya suka sekali ayat yang ini. Tapi ini kan Kitab Suci, kan tidak boleh tulis-tulis di sini, ini kan buku suci….” Sebenarnya boleh tidak ya kita menulisi Alkitab? Adik-adik terkasih, Allah ingin agar kamu mengingat firmanNya (Amsal 4:5). Agar senantiasa bisa mengingat firmanNya, beberapa orang memberi garis bawah atau menandai ayat-ayat tertentu dalam kitabnya. Orang lain banyak memberi catatan kecil di pinggir Alkitab mereka. Ketika kamu mengingat kata-kata Allah, kamu bisa menggunakannya dalam kehidupanmu sehari-hari. Jika ibu atau ayahmu mengatakan boleh, maka kamu boleh menulisi Alkitabmu.. Kemudian apa tujuan mengingat ayat-ayat Alkitab itu? Ketika kamu menghafal sebuah ayat Alkitab, kamu membawa firman Allah ke dalam hati dan pikiranmu. Hal ini sangat baik dan sangat bermanfaat. Kenapa? karena jika suatu hari kamu merasa cemas, kamu bisa mengingat janji-janji di dalam firman Allah, “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu. Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu menyertai engkau, kemana pun engkau pergi” (Yosua 1:9). Atau jika kamu sedang menghadapi suatu tugas yang tampaknya mustahil, kamu bisa mengingat janji-janji dan firman Allah, “Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya” (Markus 9:23). Hidup penuh dengan suka dan duka. Alkitab mengatakan bahwa firman Allah adalah seperti pelita di dalam kegelapan untuk menunjukkan jalan bagimu (Lihat Mazmur 119:105). Semakin kamu mengenal firman Allah, semakin mudah bagi kamu untuk mendengarkan suaraNya yang penuh kasih (Lihat Yesaya 30:21). Akan tetapi, bagaimana jika kamu tidak terlalu pandai dalam menghafal? Jangan kuatir.., menghafal ayat-ayat Alkitab itu menyenangkan dan mudah untuk dilakukan. Setiap orang belajar dalam cara-cara yang berbeda. Beberapa dari antara kita bisa melihat ayat Alkitab yang pendek dan seketika itu juga bisa mengingatnya. Yang lain harus berusaha sedikit lebih keras. Dengan sedikit latihan, kamu akan menemukan cara yang paling tepat untukmu. Jangan pernah bosan membaca Alkitab ya……..

“ Semakin
kamu mengenal firman Allah, semakin mudah bagi kamu untuk mendengarkan Suara-Nya yang penuh kasih “
(Yesaya 30:21)

(sumber: Andai Aku Bisa Menanyakan Banyak Hal Kepada Tuhan, oleh Kathryn Slattery)

Warta Lingkungan

Halaman 7

Bulan Kitab Suci Nasional 2010
Para pembaca yang terkasih dalam Kristus, pada bagian ini kita akan mencoba merenungkan kembali mengenai pertemuan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2010 yang mengusung tema : “Biarkanlah Anak-Anak Datang KepadaKu” (Luk. 18:16). Berikut beberapa renungan yang kami rangkum selama pertemuan BKSN yang bisa menjadi sumber inspiratif bagi keluarga-keluarga di Lingkungan Santa Clara untuk mengenalkan anak-anak dengan Allah melalui Alkitab. Pertemuan I ( Awal Perkenalan Dengan Allah ) Orang tua hendaknya mengenalkan Allah kepada anak sejak dini mereka bisa merasakan betapa besar kasih Allah kepada mereka. Pengenalan akan Allah harusnya dilakukan berulang-ulang sehingga dapat meresap dalam hati mereka agar mampu melakukan apa yang diajarkan dengan sukarela, tanpa paksaan, dan tanpa tekanan. Pengenalan kepada Allah dapat dimulai dari yang sederhana, misalnya membiasakan diri berdoa setelah bangun tidur sebagai ucapan syukur dan membaca beberapa ayat dalam Alkitab dan perlu disertai dengan perbuatan kasih. Langkah awal agar orang taat dan setia adalah “ Takut akan Allah” yang artinya senantiasa melakukan apa yang baik di hadapan Tuhan. Pertemuan II ( Kenal Alkitab Sejak Kecil ) Tak kenal maka tak sayang, sebuah pepatah yang tak asing bagi kita. Orang tua memiliki peranan yang sangat dibutuhkan oleh si anak. Anak-anak memiliki sifat ingin tahu dan mudah meniru perilaku yang terjadi di sekitarnya. Tugas orangtua adalah mengajak anak membaca kitab suci bersama. Seperti yang dilakukan oleh Eunike dan Lois, mereka bertanggung jawab dengan memperkenalkan ajaran Alkitab kepada anak-anaknya (bdk. 2Tim 1:5, Kis 16:1). Dengan sering membaca dan melaksanakan ajaran Allah sangat bermanfaat untuk memperbaharui kelakuan dan menanamkan kedisiplinan yang baik (lih. 2Tim 3: b15-17) Pertemuan III ( Mendidik Anak Menjadi Taat ) Setiap manusia pasti pernah mengalami masa kanak-kanak. Pada masa ini orangtua memiliki tugas (kewajiban) untuk mendidik anaknya menjadi anak yang taat, dengan demikian seorang anak akan terbiasa untuk menjadi anak yang taat hingga besar nanti. Beberapa contoh langkah-langkah untuk mengajarkan anak menjadi taat : Memberi contoh atau teladan berupa tindakan, mendidik dalam ajaran dan nasihat Tuhan, selalu menepati janji, memberikan respon positif dan menegur ketika anak melakukun kesalahan, mengajarkan anak menjadi taat kepada orangtua dengan selalu memperhatikan hak, kewajiban atau kebebasan berpendapat dan kewajiban seorang anak,dll. Pertemuan IV ( Sayang Anak Seperti Yesus ) Yesus mengatakan, “Jika seorang tidak menyambut Kerajaan Allah seperti anak kecil, ia tidak akan masuk Kerajaan Allah” (bdk. Mrk:10:15). Untuk para orangtua, harus mampu menyayangi anaknya seperti kita menyanyangi Yesus. Maksudnya, kita harus menyayangi seorang anak denngan hati yang tulus dan iklas seperti kita mencintai Tuhan Yesus. Para orangtua bisa mencontoh sikap Yesus yang menyambut anak-anak dengan penuh cinta kasih bahkan Ia mengatakan merekalah yang empunya Kerajaan Allah (bdk. Mrk 10:14).

“Biarkanlah Anak-Anak Datang KepadaKu”
Lukas 18:16

Halaman 8

Warta Lingkungan

Redaksi OMK Lingkungan St. Clara
Phone 55 733 671 Hp 081932615526 (Ressa ) E-mail omk.st.clara@gmail.com

Bapak Ibu dapat berbagi ide-ide, informasi atau cerita inspiratif dengan umat Lingkungan St. Clara yang lain melalui Warta Lingkungan ini dengan mengirimkan materi berupa tulisan atau file dokumen kepada tim redaksi OMK. Salam, Tim Redaksi OMK

Pengumuman
1.

OMK akan mengadakan sekolah minggu, yang akan dimulai pada hari Minggu 10 Oktober 2010, bagi Bapak Ibu yang ingin mendaftarkan putra-puterinya dapat meghubungi Sdri. Endah dengan no. Hp. 0817 546 8253 Berikut ini Jadwal Ibadat Rosario selama Bulan Oktober 2010 setiap hari Sabtu pukul 19.00 WIB a. Tanggal 2 Oktober 2010 di Rumah Bp. Kristianus Irwan Patoding (Lingk. St. Agnes) Jl. Kidin Np. 49, Karang Anyar

2.

Kunjungi Blog OMK
www.omksantaclara.blogspot.com

b. Tanggal 9 Oktober 2010 di Rumah Ibu Sri Pujiati (Arisan & Rosario) Jl. Pembangunan IV/10 Karangsari Neglasari c. Tanggal 16 Oktober 2010 di Rumah Bp. Williem P Taman Adhiloka Blok F No. 25 d. Tanggal 23 Oktober 2010, Rumah Bp. R. Sumartono Jl. Pembangunan IV/14 Karangsari Neglasari e. Tanggal 30 Oktober 2010, Rumah Bp. Y. Sawiyo Jl. Pembangunan IV/40 Karangsari Neglasari

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->