Penhertian HAM MENURUT Teaching Human Rights yang diterbitkan oleh Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB), hak asasi

manusia adalah hak-hak yang melekat pada setiap manusia, yang tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia. Hak hidup misalnya adalah claim untuk memperoleh dan melakukan segala sesuatu yang dapat membuat seseorang tetap hidup, karena tanpa hak tersebut eksistensinya sebagat manusia akan hilang. Menurut Locke, hak asasi manusia adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta sebagai sesuatu yang bersifat kodrati. Karena sifatnya demikian maka tidak ada kekuasaan apapun di dunia yang bersifat kodrati. Karena sifatnya yang demikian maka tidak ada kekuasaan apapun di dunia yang dapat mencabut hak asasi setiap manusia. Hak asasi manusia ini tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Dalam salah satu buah pasalnya (Pasal 1) secara tersurat dijelaskan bahwa "Hak Asasi Manusia (HAM) adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia". Perkembangan HAM 1. Sebelum Deklarasi Universal HAM 1948 Kemunculannya dimulai dengan lahirnya Magna Charta yang membatasi kekuasaan absolut para penguasa atau raja. Sejak lahirnya Magna Charta pada tahun 1215, raja yang melanggar aturan kekuasaan harus diadili dan mempertanggungjawabkan kebijakan pemerintahannya di hadapan parlemen. Secara politis, lahirnya Magna Charta merupakan cikal bakal lahirnya monarki konstitusional. Keterikatan penguasa dengan hukum dapat dilihat pada Pasal 21 Magna Charta yang menyatakan bahwa "...para Pangeran dan Baron dihukum atau didenda berdasarkan atas kesamaan, dan sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan pada Pasal 40 ditelaskan bahwa "...tidak seorang pun menghendaki kita mengingkari atau menunda tegaknya hak atau keadilan". Pada masa ini pula muncul istilah equality before the law atau manusia adalah sama di muka hukum. Menurut Bill of Rights, asas persamaaan harus diwujudkan betapa pun berat rintangan yang dihadapi, karena tanpa hak persamaan maka hak kebebasan mustahil dapat terwujud. Untuk -mewujudkan kebebasan yang bersendikan persamaan hak warga negara tersebut, lahirlah sejumlah istilah dart- teori sosial yang identik dengan perkembangan dan karakter masyarakat Eropa dan Amerika: kontrak sosial (Jj. Rousseau), trios politika (Montesquieu), teori hukum kodrati (John Locke), dan hak-hak dasar persamaan din kebebasan (Thomas Jefferson).

Teori kontrak sosial adalah teori yang menyatakan bahwa hubungan antara penguasa (raja) dan rakyat didasari oleh sebuah kontrak yang ketentuan-ketentuannya mengikat kedua belah pihak. Menurut kontrak sosial, raja diberi kekuasaan oleh rakyat untuk menyelenggarakan ketertiban dan menciptakan keamanan demi hak alamiah manusia terjamin dan terlaksana secara aman. Sedangkan di sisi lain, rakyat akan menaati penguasa mereka sepanjang hak-hak alamiah mereka terjamin. Trias Politika adalah teori tentang sistem politik yang membagi kekuasaan pemerintahan negara dalam tig_a komponen: pemenntah (eksekutif), parlemen (legisli4_dan kekuasaan peradilan (yudikatif). Adapun Teori Kodrati Locke menyatakan bahwa di dalam masyarakat manusia ada hak-hak dasar manusia yang tidak dapat dilanggar oleh negara flak Asasi Manusia 253 Teori kontrak sosial adalah teori yang menyatakan bahwa hubungan antara penguasa (raja) dan rakyat didasari oleh sebuah kontrak yang ketentuanketentuannya mengikat kedua belah pihak. Pada 1789 lahir Deklarasi Perancis (The French Declaration). Deklarasi ini memuat aturanaturan hukum yang menjamin hak asasi manusia dalam proses hukum, seperti larangan penangkapan dan penahanan seseorang secara sewenang-wenang tanpa alasan yang sah atau penahanan tanpa surat perintah yang dikeluarkan oleh lembaga hukum yang berwenang. dan tidak diserahkan kepada negara. Bagi Locke hak dasar ini bahkan haws dilindungi oleh negara dan menjadi batasan bagi kekuasaan negara yang mutlak. Hak-hak kodrati (alamiah) dari John Locke terdiri dari hak atas kehidupan, hak atas kemerdekaan, dan hak atas milik pribadi yang dalam perkembangannyaTemu man i masa modern hak-hak dasar ini bertambah jumlahnya dan menjadi konsTelf u ma dalam pemikiran tentang demo krasi. Hak-hak dasar Persamaan dan Kebebasan Thomas Jeffe-rson banyak dipengaruhi terutama oleh Locke. Hak-hak dasar ini clisampaikan oleh Jefferson dalam The American Declaration of Independence pada 4 Juli 1776, sekaligus menandai perkembangan HAM paska Bill of Rights. Menu

Jefferson, didasarkan pada teori Locke di atas, semua manusia dilahirkan sama dan merdeka. Manusia dianugerahi beberapa hak yang tidakterpisahpisah, di antaranya hak kebebasan a an tuntutan esenangan. Pada 1789 lahir Deklarasi Perancis (The French Declaration). Deklarasi ini memuat aturan-aturan hukum yang menjamin hak asasi manusia dalam proses hukum, seperti larangan peiiangkapan dan penahanan seseorang -secara sewenang-wenang tanpa alasan yang sah atau penahanan tanpa Surat perintah ernceluarkan ole _ bags hukum yang berwenang. Dalam hal ini berlaku prinsip presumption of innocent, orang-orang yang ditanglak bersalah sampai ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap yang menyatakan is bersalah, muncul untuk pertama kali. Prinsip ini kemudian dipertegas oleh prinsip-prinsip HAM lain seperti freedom of expression (kebebasan mengetuarkan pendaliat), freedom of religion (kebebasan beragama), The right of property (perlindungan ha ak-hakClasar lainnya. Perkembangan HAM selanjutnya ditandai oleh munculnya wacana eat hak kebebasan manusia (thefourfreedoms) di Amerika Serikat pada 6 lanuari 1941, yang dipradamirkan oleh Presiden Roosevelt Keempat hak itu adalah: hak kebebasan berbicara dan menyatakan pendapat; hak 7iebasan memeltik mama d_an_Wribadah sesuai dengan ajaran agama yang hak kebebasan dari kemiskinan; dan hak kebebasan dari rasa takut Tiga tahun kemudian, dalam Konferensi Buruh Internasional di Philadelphia, Amerika Serikat, dihasilkan sebuah deklarasi HAM. Deklarasi Philadelphia 1944 ini memuat pentingnya menciptakan perdamaian dunia berdasarkan keadilan sosial dan perlindungan se_ luruh manusia apapun ras, kepercayaan, dan jenis kelaminnya. Deklarasi ini juga memuat prinsip HAM yang menyerukan jaminan setiap orang untuk mengejar pemenuhan kebutuhan material dan spiritual a bebas dan bermartabat sena jaminan keamanan ekonomi dan kesempatan yang sama. Hak-hak tersebut kemudian dijadikan dasar perumusan Deldarasi Universal HAM (DUHAM) yang dikukuhkan oleh PBB dalam Univirsal Declaration of Human Rights (UDHR) pada tahun 1948. Menurut DUHAM, terdapat 5 jenis hak asasi yang dimiliki oleh setiap indivrclu(hak personal (hak jaminan kebutuhan pribadi); hak legal (hak jaminan perlindunganhakn sipil_dan_politi hak subsistensi (hak iaMiriaiicaTwaa sumber daya untuk menunjang kehidupan); dan ha ekonomi, sosial dan budaya. Menurut Pasal 3-21 J21JHAWLhak_personal,_ hak legal halcsipil 1. hak untuk hidup, kebebasan dan keamanan pribadi; 2. hak bebas dari perbudakan dan penghambaan; 3. hak bebas dari penyiksaan atatrperlakuan maupun hukuman yang kejam, tak berprikemanusiaan ataupun merendahkan deraiat kemanusi aa n; 4. hak untuk memperoleh peuakuan hukum dimana saja secara ..--pribadi; 5. hak untuk pengampunan hukum secara efektif; 6. hak bebas dari penangkapan, penahanan atau pembuangan yang sewenang-wenang; 7. hak untuk peradilan yang independen dan tidak memihak; 8. hak untuk praduga tak bersalah sampai terbukti bersalah; 9. hak bebas dari campur tangan yartgselnue lang-weaang terhadap kekuasaan pribadi,keluarga, tempat-Vildiff—nam sUrat-surat 10. Halc, bebas kehormatan dan naniabik 11. 7ak atas perlindungan hukum terhadap angan semacam itu;

hak beizeralq_ 13. hak untuk menikah dan membentuk keluarga.12. 254 Pendidikan Kewargaan (Civic Education) flak Asasi Manusia 255 . hak memperoleh suaka. hak atas satu kebangsaan. 15. 14.

Dampak Perang Dunia Il sangat mewamai pemikiran generasi ini.hak sosial. hak untuk bekerja. hak bebas bcrpikir. to juga menyerukan hak. hak untuk bergabung ke dalam serikat-sentat-bi.a untuk berpartisipasi dalam kehidupan yang berkebudayaan dari masyarakat 2. 6.hak untuk berhimpun dan berserilcat 20. hak pekerjaan dan kehidupan budaya juga rnewaiiraipemikiran HAM generasi pertama Generasi kedua. dart budaya. 18.--keadilan dalam proses hukum (fair trial)hak praduga tak bersalah dan sebagainya. hak atas pendidikan. 16. 8. Selain dan hak-hak tersebut. 5. 2. menurut generasi ini pengertian HAM hanya berpusat pada bidang hukum dan politik. haelk-b---agiffa. 4. hak nasionalitas. hak untuk tidak disiksa dan ditahan.• zenerask. . berkesadaran. GenerLasilexlia pemikiran HAM tidak saja menuntut hayt-----EViclierti yang dikampanyekan generasi pertama. 3. 7. pemikiran HAM tidak saja menuntut hak yuridis seperti yang . ekonomi. dan beragama. hak bebas berpilcir dan menyatakan pendapat. Adapun hak ekonomi. hak untuk mengambil bagian dalam pemerintahan dan hak atas alcses yang sama terhadap pelayanan masyarakat. Generasi pertama. 19. hak untuk mempunyai hak 17. hak atas i-stirahat dan wait senggang. hak pemikiran. Setelah Deklarasi Universal HAM 1948 Secara garis besar perkembangan pemikiran tentang HAM dibagi n jokurun'--.-hdidikan. hak atas standar hidup yang pantas di bidang kesehatan dan kesejahteraan. hikatas upah yang sama untuk pekerjaan yang sama. hak pemilikan. menurut generasi ini pengertian HAM hanya berpusat pada bidang hukum dan politik. Seperangkat hukum yang disepakati sangat sarat dengan hak-hak yuridis seperti. hak _ . hak untuk hidupitlak untuk tidak menjadi budak.Secara garis besar perkembangan pemikiran tentang HAM dibagi menjadi 4 kurun generasi: Generasi pertama. dimana totaliterisme dan munculnya kcinginan negara-negara yang baru merdeka untuk menciptakan tertib hukum yang baru sangat kuat. politik. sosial dan budaya meliputi: hak atas jaminan sosial.

ekonomi. dan budaya. selain program pembangunan yang dilakukan negara tidak dilakukan berdasarkan kebutuhan rakyat. sosic —ifudaya. Cenerasi ini menyerukan . Akibat langsung dari ketidakseimbangan ini. Di dalam negara-negara-ekonomi berkembang pun muncul kesenjangan el. juga hak-hak politik sipil (international covenant on economic. sosial. adalah lahirnya ketimpangan eknomomi antara negara maju dan negara terbelakang. Penekanan pada hak pembangunan ekonomi telah berakibat pada pengabaian prinsip HAM lainnya.alomoni yang besar antara kelompok masyarakat kaya dan masyarakat miskin. dan budaya serta konvensi bidang sipil. Hal itu diakibatkan oleh ketidakberpihakan pembangunan kepada masyarakat golongan miskin. budaya. sosial and cultural rights dan international covenant on civil and political rights). sebagai penyempurnaan wacana HAM generasi sebelumnya. politik. ekonomi. politik dan hukum dalam saw bagian integral yang dikenal dengan istilah hak-hak melaksanakan pembangunan (the rights ofdevelopment). banyaknya dampak yang dihasilkan oleh rumusan HAM generasi ketiga melahirkan pemikiran kritis HAM dari generasi keempat. gagasan HAM generasi ketiga yang Iebih berorientasi pada hak membangun mengalami ketidakseimbangan. Kedua konvensi tersebut disepakati dalam sidang umum PBB 1966. Pada generasi kedua ini lahir dua konvensi HAM internasional di bidang ekonomi. Dalam pelaksanaannya. Generasi ketiga. Peran dominan negara dalam proses pembangunan ekonomi dan kecenderungan pengabaian aspek kesejahteraan rakyat mendapat sorotan tajam kalangan generasi HAM Mi. tetapi juga menyerukan hak-hak sosial.— wacana kesati HAM antara -etonotni. sebagaimana dinyatakan oleh Komisi Keadilan lntemasional (International Comission ofJustice). hukum. path hukum dalam bagman integrc yang dikenal erg(T--7tiWah a rtrk—OT—csanc pembangunan rights of development Generasi Keen') Peran dominan negara daTain proses pembangunan -iorktOrni don kecenderungan penga awn asf kesejahteraan rakyat mTriTap sorotan tajam aatTigener u-1:171-1TirHak Asasi Manusia 257 256 Pendidikan Kewargaan (Civic Education) . proses pembangunan ternyata hanya dinilcmati oleh sekelompok negara maju dan atau sekelompok elit dalam negara-negara berkembang. Wacana HAM dalam bidang ekonomi telah menghasilkan kesenjangan ekonomi balk antara negara yang telah maju (Banat) dan negara Generasi keti. Kesempatan berusaha dan pembagian kekayaan nasional dan redistribusi sumber-sumber daya sosial. Generasi ini menyerukan wacana kesatuan HAM antara hak ekonomi. Menurut mereka.dikampanyekan generasi pertama. khususnya ketidakseimbangan penyebaran kesempatan eknonomi. politik dan budaya tidak berjalan secara merata. Generasi Keempat. sosial. Pada generasi ini peran negara (pemerintah) terlalu kuat.

Periode sebelum kemerdekaan (1908— 1945) Pemikiran HAM dalamperiode sebelum kemerdekaan dapat dijumpai dalam sejarah kemunculan organisasi pergerakan nasional seperti Boedi Oetomo (1908). c. "Deklarasi HAM Asia" ini juga berbicara tentang masalah "kewajiban asasi" yang harus dilakukan oleh setiap negara. melepaskan . dan anti perang birding. Tetapi justru lebih dad itu suat_st paya untuk . n 1L31WayThEece rasan (culture of violence) dengan segala bentuk tindakan. Secara garis besar perkembangan pemikiran HAM di Indonesia dapat dibagi kedalam dua periode: sebelum Kemerdekaan (1908-1945) dan sesudah kemerdekaan (1945—sekarang). Hak keadilan sosial Keadilan sosial tidak hanya diukur dengan peningkatan pendapatan perkapita. Hak-hak budaya_ Setiap budaya hams dihormati dan tidak boleh dilecehkan. negara. Bantuan dan modal luar negeri hendaknya diatur secara terencana dan terarah. Perdamaian Masalah perdamaian tidak semata-mats berarti anti rang.yang baru berkembang di Asia dan Afrika maupun di antara penduduk di negara-negara baru berkembang tersebut. . Partai Komunis Indonesia (1920). maupun dunia intemasional. baik dalam dunia politik maupun dalam persoalan publik lainnya. Partisi si rakes_ Partisipasi rakyat ini adalah suatu persoalan hak asasi yang sangat 258 Pendidikan Kewargaan (Civic Education) mendesak untuk tents diperjuangkan. anti nuklir. agar tidak salah alamat. a. e. Lebih maju dan generasi sebelumnya. Reherapabutir_HAM yang termuat dalam dalam deldarasi_HAM Asia ini mencakup: a. Sarekat Islam (i911-) ilidische Parti(1912). Hal itu berarti penciptaan budaya damai (culturilf:peace)r menjadi tugas semua pihak balk rakyat. tetapi juga merupakan tugas dan tanggungjawab negara. dan Partai Nasional In_ . Upaya dan kebijakan penyeragaman budaya oleh negara merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak asasi berbudaya. regional. Pemikiran HAM generasi keempat dipelopori oleh negara-negara di kawasan Asia yang pada tahun 1983 melahirkan deldarasi HAM yang dikenal dengan Declaration of The Basic Duties of Asia People and Goverment. Pembangunan berdikari (self development) Pembangunan adalah pembangunan yang membebaskan rakyat dan bangsa dari ketergantungan danseUligus memberilcar-stn—iber dayasosial-eknonoii cepada rakyat. 3. Perkembangan HAM di Indonesia Wa__Qna_HAMALIndonesia_telah berlangsung seining dengan berdirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Relokasi dan redistribusi kekayaan dan modal nasional haruslah dilakukan dan sudah waktunya sasaran pembangunan itu ditujukan kepada rakyat banyak di pedesaan. Perhimpunan Indonesia (1925). Dalam kerangka ini. Tidak hanya masalah hak asasi. Deklarasi ini tidak saja mencakup tuntutan struktural tetapi juga menyerukan terciptanya tatanan sosial yang berkeadilan. karena mengarah ke penghapusan kemajemukan budaya (multikulturalisme) sebagai identitas kekayaan suatu komunitas warga dan bangsa. d. b. pelaksanaan dan penghormatan atas hak asasi manusia bukan saja urusan orang perorangan. Secara positif deklarasi ini mengukuhkan keharusan imperatif setiap negara untuk memenuhi hak asasi rakyatnya. tetapi juga dengan merubah tatanan sosial yang tidak adil dengan tatanan sosial yang berkeadilan.

Mohammad Yamin. KH. terjadi dalam sidang-sidang BPUPK1 (Badan Persiapan Usaha-usaha Kemerdekaan Indonesia). seperti Soekamo. Agus Salim.donesia (1927). Wachid Hasyim. Mr. Mas Mansur. penjajahan dan pemerasan hak-hak masyarakat terjajah. Maramis. Lahimya organisasi pergerakan nasional itu tidak bisa dilepas an dari sejarah pelanggaran HAM yang dilakukan oleh peguasa kolonial. Dalam sidang-sidang BPUPK1tersebut para tokoh nasional berdebat dan berunding merumuskan dasar-dasar ketatanegaraan dan kelengkapan negara yang Hak Asasi Manusia 259 a . Mohammad Natsir. KH. Puncak perdebatan HAM yang dilontarkan oleh para tokoh pergerakan nasional.

menyerulcan pentingnya usaha-usaha untuk memperolehYe-nghidup-arg layak dan bebas dari penindasan diskriminasi rasial yang dilakukan pemerintah kolonial. H. Dalam sejarah pemikiran HAM di Indonesia. A. Pasal 28. Tjokro Aminoto. Inti dan perjuangan Boedi Oetomo adalah perjuangan alcan kebebasan berserikat_ dan mengeluarkari pendapat melalui organisasi massa dan konsep perwakilan rakyat. SeH2arifargl pode ini. Maramis. melalui: UUD 1945 (Pembukaan. Searah dengan wacana HAM yang diperjuangkan Boedi Oetomo. 1959-1966. lebih menekankan perjuangan HAM melalui wacana hak menentukan nasib sendiri (the right of self determination) masyarakat terjajah. 1. Penjelasan Pasal 24 dan 25) Maidumat Pemerintah 1 November 1945 Maklumat Pemerintah 3 November 1945 Maldumat Pemerintah 14 November 1945 • . wacana HAM masih dapat dicirikan pada: . Ahmad Soebardjo. 1966-1998.sekarang) tentang HAM terus berlanjut sampai periode paska kemerdekaan Indonesia: 1945-1950. para tokoh Perhimpunan Indonesia seperti Mohammad Hatta. Samatidi. menjamin hak dan kewajiban negara danwarga negara dalam negara yang hendak diproklamirkan. Sedangkan kalangan tokoh pergerakan Sarekat Islam. 1950-1959. hak kebebasan untuk berserikat melalui organisasi politik yang didirikan serta hak kebebasan untuk menyampaikan pendapat terutama di parlemen. Periode setelah kemerdekaan (1945 . Pasal 30. dan periode HAM Indonesia kontemporer (paska 1998). Pasal 29. Pasal 26. Boedi Oetomo merupakan orgarusagera rinasional pertama yang menyuarakan kesadaran berserikat dan mengeliTaikanpendapat melalui petisi-petisi yang ditujukan kepada pemerintah kolonial maupun lewat tulisan di surat kabar. b. Periode 1945-1950_ Pemikiran HAM pada periode awal paska kemerdekaan masih menekankan pada wacana hak untuk merdeka (self determination). Berbeda dengan pemikiran HAM di kalangan tokoh nasionalis sekuler. Nazir Pamontjak. Bidang sipil dan politik. Boedi Oetomo merupakan organisasi pergerakan nasional pertama yang menyuarakan kesadaran berserikat dan mengeluarkan pendapat melalui petisi-petisi yang ditujukan kepada pemerintah kolonial maupun lewat tulisan di surat kabar. a.Ag'u-s—Silim.Dalam sejarah pemikiran HAM di Indonesia. Pasal 27. para tokoh SI mendasari perjuangan pergerakannya pada prinsip-prinsip HAM dalam Islam.

Pasal 33. masa gemilang sejarah HAM Indonesia pada masa ini tercermin pada lima indikator HAM: 1. Hak Asasi Manusia 261 260 Pen. Penjelasan Pasal Ilds_2113 KRIS PasalX)41. 68 Tahun 1958 yang mencakup hak perempuan untuk memilih dan dipilih tanpa p-erlakuin diskriminasi. kontrol parlemen atas &set-Cuff.kR1S. dan budaya. pelaksanaan perrAtian umum secara aman._ adanya kebebasan pers 3. Pasal 31. Periode 1950-1959 Periode 1950-1959 dikenal dengan masa demokrasi parlementer. Bahkan diusulkan supaya keberadaan HAM mendahului bab-bab UUD. Ern_pat Konvensi Geneva 1949 dengan UU No. Konvensi tentang Hak Polidk_ Perempuan dengan UU No.. Pasal 7-33_ KUHP Pasa199 b.' Kcwargaan (Civic Education) .0_ 2. munculnya partai-partai politik dengan beragam ideologi 2. Sejalan dengan prinsip demokrasi liberal di masa itu. bebas dan demokratis 4. Sejarah pemikiran HAM pada masa ini dicatat sebagai masa yang sangat kondusifbagi sejarah perjalanan HAM di Indonesia. suasana kebebasan mendapat tempat dalam kehidupan politik nasional. khususnya Bab V. Berbagai partai politik yang berbeda haluan dan ideologi sepakat tentang substansi HAM universal dan pentingnya HAM masuk dalam UUD dan menjadi bab tersendiri. serta hak perempuan untuk menempati jabatan publik. Tercatat pada periode ini Indonesia meratifikasi _2 konvensi internasional HAM yaitu: 1. sosial. Pasal 34. Menurut catatan Bagir Manan. Bidang ekonomi. perang clan_perlindunga_n_sipil di_walctu perang 2. Perdebatan HAM melalui mimbar parlemen (Konstituante) berlangsung secara bebas dan demokratis. 59 Tahun 1958 yang mencakup perlindungan hak bagi korban perang. melalui: UUD _1945 (Pasal 27.

Sebaliknya Presiden Soekarno tidak bisa menafikan keberadaan PKI sebagai partai politik yang memiliki massa yang besar dengan dukungan organisasi yang modern dan disiplin. Janji-janji Orde Baru tentang pelaksanaan HAM di Indonesia mengalami kemunduran amat pesat selika-ITT-19va hingga 1980-an. Kedekatan Presiden Soekamo dengan PKI menimbulkan gejolak politik yang ditandai oleh ketidaksukaan kelompok militer (TNI) dan elemenelemen politik dari kalangan nasionalisdan kelompolcn lc agama.3. Dalam rangka pelaksanaan TAP MPRS No. Melalui sistem demokrasi terpimpin kekuasaan terpusat di tangan Presiden. pembentukan Komisi dan Pengadilan HAM untukwilayah Asia. Hak uji material tersebut dilakukan dalam rangka melindungi kebebasan dasar manusia. Orde Baru telah meno re hka n seja rah hitam langgaran HAM di Indonesia sepanjang sejarih Indonesia mod. khususnya angkatan darat. Periode 1959-1966 Periode ini merupakan masa berakhimya demokrasi liberal. PK1 sebagai komponen politik yang menganut prinsip dan ajaran Sosialisme sekuler mendapat dukungan politik dari Presiden Soekamo. atas nama revolusi pemerintahan Presiden Soekamo telah menjadikan Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra) yang berafiliasi kepada PK1 sebagai satu-satunya lembaga seni yang diakui pemerintah. sebaliknya parlernindiketiaircan oleh presiden. bahkat---T---TTlinobadcanbase garPreSiden RI seumur hidup. lembaga selain Lekra dianggap anti pemerintah atau kontra revolusi. Presid— enlid-a-k-diPat dikontrol oleh parlemen. la menggantikan Presiden Soekamo melalui Surat Perintah Sebelas_Mare_t (Supersemar). khususnya islam3Hir daniciatatoran pemerintahanhesiden SoekarnO adalah berakhirnya pemerintahan melalui kudeta berdarah yang dikenal dengan peristiwa Gerakan 30 September 1965. Sekalipun melanggar prinsip-prinsip HAM. Akibat langsung dari model pemerintahan yang sangat individual ini adalah pemasungan hak-hak asasi warga negara. 4. Berbagai seminar tentang HAM dilakukan Orde Baru. Demokrasi terpimpin (guided democracy) tidak lain sebagai bentuk penolakan Presiden Soekamo terhadap sistem demokrasi parlementer yang dinilainya sebagai produk Barat. lahir_Ortle Baru menjanjikan harapan baru bagi penegakan HAM di Indonesia. Namun pada Ice taannya. Kekuasaan Presiden Soekamo bersifat abso ut. MPRS melalui PanitiaAd Hoc IV telah merumuslcan Piagam tentang Hak-hak Asasi Manusia dan Hak-hak serta Kewajiban VVarganegara. demokrasi parlementer tidak sesuai dengan karakter bangsa Indonesia yang telah memiliki tradisinya sendiri dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Setelah mendapadcan mandat konstitusional . merupalcan klimaks dari perseteruan politikantara PKI dengan TNI. Dalam dunia seni. Periode 1966-1998 Pada mtjw„. Akhir pemenntahan Presiden Soekamo sekaligus sebagai awal 262 Pendidikan Kewargaan (Civic Education) naiknya era pementahan Presiden Soehartoyang dikenal dengan se butan era Orde Baru. Sebaliknya. Menurut Soekamo. Presiden Soekarno terpaksa harus memperhitungkan keberadaan PKI. janji Orde Baru dalam penegakkan HAM ditunjukkan melalui beragam seminar tentang HAM. Gagasan ini ditindaklanjuti dengan seminar Nasional Hulcum111968 yang merekomendasikan perlunya hak uji materil (judicial review) dilakukan guna melindungi HAM. XIV/MPRS1966. Semua pandangan politik masyarakat diarahkan hams sejalan dengan kebijakan pemerintah yang bersifat otoriter. misalnya. Pada tahun 1967 Orde Baru merekomendasikan gagasan tentang perlunya pembentukan pengadilan HAM. Gerakan ini. digantikan oleh stem demokrasi terpimpin yang terpusat pada kekuasaan Presiden Soe mo.em.

Hak Asasi Manusia 263 Melalui sistem demokrasi terpimpin kekuasaan terpusat di tangan Presiden.dari sidang MPRS. Diantara butir penolakan pemerintah Orde Baru terhadap konsep univer. Sikap anti HAM Orde Baru sesungguhn a tic_y____.. bahkan dinobatkan sebagai Presiden RI seumur hidup. . Kekuasaan Presiden Soekarno bersifat absolut. HAM adalah produk pemilciran Barat yang tidak sesuai dengan nila_ i_ nilai luhur budaya bangsa yang tercermin dalam Pancasila. HAM dan demokrasi dinilai oleh Orde Baru yang militeristik sebagai produk Barat yang individualist* dan bertentangan dengan prinsip gotong royong dan kekeluargaan yang dianut oleh bangsa Indonesia. Presiden tidak dapat dikontrol oleh parlemen. yalcni sikap apologis dengan cara mempertentangkan demo as' an prinsip HAM yang lahir di Barat dengan prinsip-prinsip lokal Indonesia. pemerintah Orde Baru mulai menunjukkan watak aslinya sebagai kekuasaan yang anti HAM yang dianggapnya sebagai produk Barat.— sal HAM a cTaTal: a..taltherbeda dengan argumen ang pernah dikemukakan Presiden Soekarno ketika menolak prinsip dan praktek demoemokr parlementer. sebaliknya parlemen dikendalikan oleh presiden.

pertimbangan dan saran kepada Pemerintah perihal pelaksanaan HAM. Kehadiran Komnas HAM adalah untuk memantau dan menyelidiki pelaksanaan HAM. Amin Rais. Komitmen Orde Baru terhadap pelaksanaan HAM secara murni dan konsekuen masih jauh dari harapan masyarakat. Apa yang dikemukan oleh pemerintah Orde Baru tidak seluruhnya keliru. tokoh intelektual Muslim Indonesia yang sangat kritis terhadap kebijakan pemerintah Orde Barn. dan Konvensi Hak Anak melalui Keppres No. Lembaga ini juga membantu pengembangan dan pelaksanaan HAM yang sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. pemerintah Orba tidak segan-segan menumpas segala bentuk aspirasi masyarakat. Satu di antara sikap akomodatif pemerintah tercermin dalam persetujuan pemerintah terhadap pembentukan Komisi Nasional HakAsasi Manusia (Komnas HAM) melalui Keputusan Presiden No. Sikap apriori Orde Baru terhadap HAM Barat searah dengan pelanggaran HAM yang dilakukannya. Bangsa Indonesia sudah terlebih dahulu mengenal HAM sebagaimana _ _ tertuang dalamusan_LIU_D 194_5m_gt lahir lebih dulu dibandingkan dengan Deklarasi Universal HAM. Akumulasi pelanggaran HAM negara semasa periode ini tercermin dengan tuntutan mundur Presiden Soeharto dari kursi kepresidenan yang disuarakan oieh kelompok reformis dan mahasiswa pada tahun 1998. tango:an HAM Orde Baru dapat ditilik dari kebijakan politik Orba yang bersifat sentralistik dan penum asan gerakan politik yang berbeda dengan pemerintahan Presiden Soeharto. Melalui pendekatan keamanan (security approach) dengan cara-cara kekerasan yang berlawanan dengan prinsipprinsip HAM. Di tengah kuatnya peran negara Orde Baru. Sepanjang pemerintahan Presiden Suharto tidak dikenal istilah partai oposisi. Lengsernya tampuk kekuasaan Orde Baru sekaligus menandai berakhimya rezim militer di Indonesia . sikap akomodatif pemerintah Orba terhadap tuntutan HAM masyarakat belum sepenuhnya diserasikan dengan pelaksanaan HAM oleh negara. 5. Kedung Ombo. Kasus pelanggaran HAM Tanjung Priok. Masa pemerintahan Orde Baru masih sarat dengan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat negara.b. Sikap akowcidatifpernerintah Orba ditunjukkan dengan dukungan pemerintah meratifikasi tiga konvensi HAM: Konvensi tentang Penghapusan Sepia Bentuk Diskriminasi terhadapygempuan melalui UU No. memberi pendapat. bahkan sejumlah gerakan yang berlawanan dengan kebijakan pemerintah dinilai sebagai antipembangunan bahkan anti-Pancasila. 36 tahun 1990. Lampung. Konvensi Anti-Apartheid dalam Olah Raga melalui UU No. Upaya penegakan HAM oleh kelompok-kelompok non_ __ pemerintah membuahkan hasilyanginenggembirakan di awal 90-an. 50 Tahun 1993 tertanggal 7 Juni 1993. Periode Paska Orde Baru Tahun 1998 adalaherapaling_penting_dalam sejarah HAM di Indonesia. 48 Tahun 1993. Aceh merupakan segelintir daftar pelanggaran HAM yang dilakukan oleh rezim Orde Baru. Kuatnya tuntutan penegakan HAM dari kalangan masyarakat merubah pendirian pemerintah Orba untuk bersikap akomodatifterhadap tuntutan HAM yang disuarakan masyarakat. Isu pelanggaran HAM dan penyalahgunaan kekuasaan mewarnai tuntutan reformasi yang disuarakan pertama kali oleh Dr. c. dan tidak pula semuanya benar. gpsAkt demikian. lsu HAM seringkali digunakan oleh negara-negara Barat untuk memojokka n ara yang sedaagberkembang seperti Indonesia. 7 tahun 1984. suara yang memperjuangkan penegakan HAM dilakukan kalangan organisasi nonpemerintah (organisasi sosial kemasyarakatan) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

48 Tahun 1993. Konvensi Anti-Apartheid dalam Olah Raga melalui UU No. Tuntutan pars tokoh reformasi dan mahasiswa akan pergantian kekuasaan otoriter Orde Baru dengan kekuasaan yang berlangsung secara demokratis dan tuntutan HAM HAM menjadikan era ini dikenal dengan sebutan Era Reformasi. Pada tahun. pemerintah Era Reformasi juga melakukanratifikasi terhadap instrumen HAM intemasional untuk mendukung pelalcsanaan HAM di InSikap akomodatif pemerintah Orba ditunjukkan dengan dukungan pemerintah meratifikasi tiga konvensi HAM: Konvensi tentang Penghapusan Sega1a Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan melalui UU No. pengkajian terhadap kebijakan pemerintah Orde Baru yang bertentangan dengan prinsip-prinsip HAM mulai dilakukan kelompok reformis dengan membuat perundangundangan barn yang menjunjung prinsip-prinsip HAM dalam kehidupan • ketatanegaraan dan kemasyarakatan. 36 tahun 1990. Habibie yang kala itu menjabat sebagaiivaL__pr<il esiden_RI. dan Konvensi Hak Anak melalui Keppres No. digantikan oleh J. Tak kalah penting dari perubahan perundangan.dan datangya era barn demokrasi dan HAM. Menyusul berakhimya pemerintahan Orde Baru. setelah tiga puluh tahun Iebih terpasung di bawah rezim otoriter Orde Baru. Hak Asasi Manusia 265 264 Pendidikan Kewargaan (Civic Education) . 7 tahun 1984.

105 tentang penghapusan kerja paksa dengan UU No. Habibie dalam perbaikan pelaksanaan HAM ditunjukkan dengan pencanangan program_ HAM yang dikenal destilah Rencana Aksi Nasional HAM. XVII/MPR/1998 tentang HAM merupakan salah satu indikator keseriusan pemerintahan era reformasi. Konvensi ILO No. perhatian pemerintah terhadap pelaksanaan HAM mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Persiapan pengesahan perangkat intemasional di bidang HAM. 5/1999. 23 Tahun 2002 . pelaksanaan isi rangkat intemasional di bidang HAM yaniferfia diratifikasi melalui perundang-undangin nasional. Konvensi menentang Penyiksaan dan Perlakuan Kejam lainnya dengan UU No. 29/1999. 39 Tahun 1999 tentang HAM. 3. 138 tentang usia minimum untuk diperbolehkan bekerja dengan UU No. dan pornografi anak. Penerbitan Inpres No. diseminasi informasi danpendidikan bidang HAM.Pada masa pemerintahan Habibie misalnya. prostitusi. yakni Protokol yang terkait dengan larangan perdagangan. Lahirnya TAP MPR No. Menyusul kemudian. Konvensi penghapusan segala bentuk diskriminasi rasial dengan UU No. Konvensi ILO No.21/1999. Penentuan Skala prioritas pelaksanaan HAM. 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutarnaan Gender dalam Pembangunan Nasional. Konvensi ILO No. pengesahan UU No. 83/1998. Pada September 2001 Indonesia juga menandatangani dua Protokol Hak Anak. Keseriusan_pemerintah Presiden B j. Sejumlah konvensi HAM juga diratifikasi: Konvensi ILO No. 20/1999. Pada masa pemerintahan Habibie misalnya. 111 tentang diskriminasi dalam pekerjaan dan jabatan dengan UU NO. Komitmen Pemerintah terhadap penegakan HAM juga ditunjukkan dengan pengesahan UU No. penambahan pasalpasal khusus tentang HAM dalam Amandemen UUD 1945 pada 2000. serta Protokol yang terkait dengan keterlibatan anak dalam konflik bersenjata. Lahirnya TAP MPILL\lo. XVII/ MPR/1998 tentang HAM merupakan salah satu indikator keseriusan pemerintahan era reformasi. 19/1999. perhatian pemerintah terhadap pelaksanaan HAM mengalami perkembangan yang sangat signifikan. 4. 2. 87 tentang kebebasan berserikat dan perlindungan hak untuk berorganisasi dengan keppres No. pada Agustus 1998. pada tahun 2002 pemerintah membuat pengesahan UU No. d_ongsja. pembentukan Kantor Menteri Negara Urusan HAM pada tahun 1999 yang kemudian digabungkan pada tahun 2000 dengan Departemen Hukum dan Frundangundangan menjadi Departemen Kehakiman dan HAM. Agenda HAM ini bersandarkan pada empat pilar yaitu: 1. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM.

pengesahan UU No. hak atas rasa aman 7.266 Pendidikan Kewargaan (Civic Education) ter. hak turut serta dalam pemerintahan 9. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Secara operasional. hak atas kebebasan pribadi 6. tumbuh. hak untuk mengembangkan difi melalui pemenuhan kebutuhan dasar (Pasal 28 C ayat 1) 5. hak untuk membentuk keluarga dan melanjutk_an_ keturunan__ melalui perkawinan yang sah (Pasal 28 B ayat 1) 3. hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan 3. hak untuk pendidikan dan memperoleh manfaat dan ilmu pengetahuandan teknologi. hak untuk hidup dan mempertahankan hidup dan kehidupannya (Pasal 28 A) 2. hak anak untuk kelangsungan hidup. dan berkembang serta hakatas perlindungan dan kekerasan dan diskriminasi (Pasal 28 B ayat 2) 4. hak wanita 10.rang perlindungan Anak. hak atas kesejahteraan 8. beberapa bentuk HAM yang terdapat dalam UU Nomor 39 tahun 1999 tentang HAM sebagai berikut : 1. hak untuk mengajukan did dalam memperjuangkan haknya secara kolektif(Pasal-28 C ayat 2) 7. 40 tahun 2004 tentang Rencana Aksi nasional (RAN) HAM Indonesia tahun 2004-2009. hak untuk hidup 2. penerbitan Keppres No. seni. dan budaya (Pasal 28 C ayat 1) 6. hak mengembangkan difi 4. hakatas pengalcuandatififfin perlindungan dan kepastian hukum yang adil dan perlakuan yang sama di depan hukum (Pasal 28 D Hak Asasi Manusia 267 . hak memperoleh keadilan 5. hak anak Adapun Hak Asasi Manusia yang diatur dalam Perubahan Undangundang Dasar 1945 terdapat dalam Bab XA sebagai berikut : 1.

mendapat perlindungan dad perlakuan dislcriminatif tersebut (?asal 28 I ayat 2) Hak dan Kewajiban Sebagai penggemar lagu rock. hak memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya. hak memilih pekerjaan (Pasal 28 E ayat 1) 13. kehormatan. Mereka menegur kebiasaan Rusli. hak untuk bebas dari penyiksaan (torture) dan perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia (Pasal 28 G ayat 2) 21. hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan (Pasal 28 H ayat 1) 23. hak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi manusia (Pasal 28 G ayat 1) 20. bertempat tinggal. tapi Rusli berkilah bahwa ia mempunyai hak untuk memutar lagu kesukaannya. hak untuk bekerja dan mendapat imbalan serta perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja (Pasal 28 D ayat 3) 9. mahasiswa sebuah perguruan tinggi. martabat. hak atas perlindungan diri pribadi. apalagi hal itu ia lakukan di kamarnya sendiri dengan radio miliknya sendiri. Rusli. tapi kasus serupa sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Pada satu sisi. hak untuk beba c:ari perlakuan diskriminasi atas dasar apapun Jan ber nal. serta berhak untuk kembali (Pasal 28 E ayat 1) 15. Menurutnya orang lain tak berhak untuk menegur atau merasa terganggu dengan suara musik favoritnya itu. Bisakah perilaku Rusli di atas dibenarkan? Cerita ini hanyalah fiktif. jika demikian. bagaimana rnenempatkan beragam hak pada setiap °rang? Cerita di atas dapat juga disepadankan dengan hak . hak atas status kewargane araan (Pasal 28 D ayat 4) beribenurut agamanya (Pasal 28 E ayat 1) 12. Namun pada saat bersamaan orang sekelilingnya memiliki hak kebebasan untuk menikmati ketenangan dan kenvamanan. sebagai individu Rusli mempunvai hak kebebasan untuk melakukan apapun di kamarnya dengan radio dan musik kesukaannya.ayat 8. hak untuk mendapat kemudahan dan perlakuan khusus guna mencapai persamaan dan keadilan (Pasal 28 H ayat 2) 24. hak kebebasan untuk berserikat. hak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi (Pasal 28 F) 18. keluarga. dan harta benda (Pasal 28 G ayat 1) 19. hak untuk memperoleh kesempatan yangsama dalam pemerintahan (Pasal 28 D ayat 3) 10. Perilaku Rusli sangat mengganggu ketenangan mahasiswa lain yang tinggal berseberangan dengan rumah kos Rusli. hak atas milik pribadi yang tidak boleh diambil alih sewenangwenang oleh siapapun (Pasal 28 H ayat 4) 26. hak atas jaminan sosial (Pasal 28 H ayat 3) 25. dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat (Pasal 28 H ayat 1) 22. menyatakan pikiran dan sikap sesuai hati nuraninya (Pasal 28 E ayat 2) 16. hak kebebasan untuk meyakini kepercayaan. sering sekali memutar lagu-lagu kesukaanya dengan volume yang keras. hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut (retroaktif) (Pasal 28 I ayat 1) 27. berkumpul dan mengeluarkan pendapat (Pasal 28 E ayat 3) 17. hak memilih kewarganegaraan (Pasal 28 E ayat 1) 14. hak untuk hidup sejahtera lahir dan batin.

Flak Asasi Manusia 269 268 Pendidikan Kewargaan (Civic Education) . tetapi mereka pun berkewajiban untuk membayar pajak Icepada negara.kebebasan berusaha. dan sebagainya. Hubungan antara hak dan kewajiban juga berlaku dalam hal hubungan mantara warga negara dan negara atau pemerintah. negara memiliki kewajiban untuk melindungi dan menjaga keamanan warga negara. Hak negara memungut pajak atau se'enisnya dari war :a ne ara harus diwujudkan dengan pelaksanaan kewajiban negara menciptakan dan menjaga ketertiban umum. berpolitik. tetapi mereka pun berkewajiban untuk membayar pajak kepada negara. Search dengan ini. Semua warga negara memiliki hak mendapatkan rasa aman dari aparat negara tanpa perbedaan status sosial. Hak kebebasan harus diimbangi oleh kewajiban yang harus dilakukan oleh warga negara. Hal lain yang terlupakan dad contoh di atas adalah unsur kewajiban yang mengikat setiap individu warga negara. Se (la warga negara memiliki . beragama. Tanpa komitmenmenjaga keseimbangan antara sesama warga negara dan Hak kebebasan haws diimbangi bleb kewajiban yang harus dilakukan oleh warga negara. Hubungan antara hak dan kewajiban juga berlaku dalam hal hubungan antara warga negara dan negara atau pemerintah. _ hak mendapatkanrasa amanaijaparat negara tanpa perbedaan status sosial.

mempunyai kewajiban untuk menjaga dan melindungi hak warga negara untuk mendapatkan kenyamanan dan ketertiban.bisa berupa lembaga-lembaga hukum. Seseorang bebas untuk beribadah menurut keyakinannya. keseimbangan antara hak dan kewaji ban dapat dirujulc pada pandangan A. Sebaliknya negara pun. Lembaga ini . Menurut mereka. Untuk menghindari konflik dari ekspresi kebebasan mengungkapkan hak. Secara teoritis. Pajak menjadi salah satu bentuk kontrak sosial tersebut.antara warga negara dengan n gars. Fungsi lembaga-lembaga ltum terse ut adalah untuk menjaga hak dan ke-W—a-jiban warga negara berjalin sesuai aturan yang bersandarkan pada prinsip-prinsip HAM. Tanpa mengindahkan hak orang lain. akan dilanggar bila seseorang tidak melaksanakan kewajibannya untuk tidak membunuh orang atau kelompok lain. Karenanya. sikap mendahulukan hak masih sangat dominan balk di kalangan aparatur negara maupun warga negara Indonesia. tetapi selalu timbal batik dengan kewajiban. Sayangnya. Warga negara memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepack. tanpa mengindahkan hak orang lain. Hak tidak bisa dipisahkan dad kewajiban. maKa -----------akan lahir sikap tirani mayoritas dan perilaku anackis minoritas. seperti kepolisian dan peradilan. Seseorang berhak untuk melakukan apapun kehendak dan cita-citanya. namun is dibatasi oleh kewajiban untuk tidak melanggar hak orang Jain untuk memperolah ketenangan dan rasa aman. yang sering terjadi adalah sikap merasa paling berhak dan mendominasi wilayah-wilayah bersama (public sphere) dalam upaya mendapatkan kenyamanan. kekacauan dalam tatanan kehidupan sosial dan politik menjadi tak terelakkan. hak tidak bersifat absolut. hak adalah !claim yang absah atau keuntungan yang didapat dad pelaksanaan sebuah Hak diperoleh bila kewajiban terkait telah dilaksanakan. Sikap pelanggaran hak orang lain dapat pula tercermin dalam hal memperoleh kekayaan. Gewirth maupun Joel Feinberg. • Dalam pola hubungan antara nt-f-zara warga negara. Dalam tataran ini sesungguhnya dalamlIAM tidak dikenal istilah kebebasan tanpa batas. Keterbatasan inilah yang dicerminlcan dalam keseimbangan antara hak dan kewajiban warga negara. Hak untuk hidup misalnya. Setiap orang bebas untuk menjadi kaya. Untuk menjamin tegaknya demokrasi dan HAM bersikap seimbang antara hak dan kewajiban hares terus menerus dibiasakan di kalangan warga negara melalui dialog balk formal melalui lembaga-lembaga formal pemerintahan maupun informal kemasyarakatan.rnya akan melahirkan sikapsikap toleransi sesama warga negara. Kebebasan dibatasi oleh kewajiban seseorang untuk menjaga hak orang lain untuk memperolah kenyamanan dan keamanan. kebebasan seseorang dibatasThleh kebebasan orang lain untuk mendapatkan kebebasan yang sama. negara dalam rangka untuk mendapatkan hak perlindungan hukum dan keamanan dad negara. misalnya. tetapi sebagai warga negara dia memiliki kewajiban untuk memelihara hak orang lain dalam mendapatkan ketenangan dan kenyamanan dari sikap dan pandangan keagamaannya.Iceberadaan lembaga penegak HAM mutlak dibutuhkan. namun dia terikat oleh kewajiban untuk tidak melanggar hak orang lain apalagi merampas hak orang baik harta. Keseimbangan hak dan kewajiban pada akh. Karena . karena berhak mendapat pajak dari masyarakat. hak den kewajiban tercermin pada kontrak sosial antara negara dan warga negara. pengetahuan maupun kesempatan. Lembaga kepolisian. jilca keseimbangan antara hak dan kewajiban terwujud dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Dengan ungkapan lain. bisa menghentikan atau membatasi hak kebebasan seseorang atau kelompok manakala mengganggu atau mengancarn ketertiban umum.

tetapi memiliki perbedaan pandangan dan cara pelaksanaan HAM.:atice: flak Asasi Manusia 271 . cg. Hak Asasi Manusia: antara Universalitas dan Relativitas Setiap negara sepakat dengan prinsip universal HAM. Hal demikian sering kali disebut dengan istilah wacana universalitas dan lokalitas atau partikularitas HAM. Setiap negara sepakat dengan prinsip universal HAM. dunia tidak pernah sepi dari perdebatan dalam pelaksanaan HAM. Kekhususan tersebut bisa saja bersumber pada kekhasan nilai budaya. Sekalipun substansi HAM bersifat universal mengingat sifatnya sebagai pemberian Tuhan. 270 Pendidikan Kewargaan (Civic Eclu. Hal demikian sering kali disebut den_ganistlah wacana universalitas dan lokalitas atau partikularitas HAM. Partilcularitas HAM terkait dengan kekhususan yang dimiliki suatu negara atau kelompok sehingga tidak sepenuhnya dapat melaksanakan prinsip-prinsip HAM universal. tetapi memiliki perbedaan pandangan dan cara peiaksanaan HAM.hak dan kewajiban merupakan satu kesatuan yang tak jjnanaca ka kits tidak akan memperoleh hak tanpa melaksanakan kewajiba atau rlibebani_suatu_ke_w_aji_ban oleh negara tanpa ada keurvingamuntuk-rnempe-palehhak-sebe a ra.

b sama di manapun dan kapanpun serta masyarakat yang mempunyai latar be yang bcrbeda.12eL&taaiharnbatan terhadap pen otomatis membenarkan bahwa perlu Iebih sesuai dengan kebudavaan di I bangsa yang menghormati konstitusi Indonesia haws menerapkan HAM ka poin yang termaktub dalam DUHAM Pendapat tersebut dipertegas dengan historis HAM yang berasal dad Bara sebagai alasan penolakan terhadap u budaya pada dasarnya diterima bukan melainkan karena sesuai atau tidakny nilai tersebut dengan kebutuhan buda kelompok budaya. Oleh karenanya. Para penganut teori ini berpendapat bahwa tidak ada hak yang universal.Pelanggaran dan Pengadilan HAM Unsur lain dalam HAM adalah masal HAM.agama. 0. Hal serupa dapat dianalogikan pada masalah prinsip kebebasan beragama setiap orang yang dijamin oleh HAM. Keengganan untuk menerapkan DUHAM secara menyeluruh juga didukung dalih pembelaan terhadap pluralitas dengan dasar bahwa kemerdekaan pertama-tama berarti kemerdekaan untuk berbeda. 26 Tahun HAM f .pada~egara lain. melainkan karena tuntunan bud Iebih bisa mengena dan sesuai denga Banyaknya produk tradisi Barat yang contoh lain kenapa arti asal usul sebu begitu penting pada tataran ini. Hak-hak dasar bisa diabaikan atau disesuaikan dengan praktik-praktik sosial. dan perbedaan pengalaman historic dan sistem nilai tidak meniscayakan HAM dipahami secara berbeda dan dan diterapkan secara berbeda pula dan sate kelompok ke kelompok . Hak asasi sebagaimana ditetapkan dalam DUHAM dipandang sebagai produk politis Barat sehingga tidak bisa diterapkan secara universal.. da masyarakat Indonesia bukan karena a Arab. hidup serumah tanpa ikatan nikah (kumpul kebo) atau berciuman di muka umum dalam perspektif HAM diperbolehkan. Di sisi lain. Teori relativitisme kultural berpandangan bahwa nilainilai moral dan budaya bersifat partikular. Pandangan bahwa HAM kebudayaan tertentu sama dengan asu bahwa pemerintahan yang bersih tida pada faktanya banyak terfadi kasus k itu. Para penganut relativisme yang mendukung kontekstualisasi HAM cenderung melihat universaTitas HAM sebagai imperialisme kebudayaan Barat. sehingga nilai-nilai moral HAM bersifat Iolal dan spesifik dan hanya berlaku khusus pada suatu negara. Secara 'elas UU No. Islam misalnya. Namun.— 272 Pendidikan Kewargaan (Civic Education) termasuk nilai-nilai HAM adalah ber dimodifikasi untuk menyesuaikan ada sejarah suatu negara. Misalnya. Teori radikal universalitas berpandangan bahwa semua nilai . Contoh tersebut tidak dapat digolongkan ke dalam pelanggaran HAM sepanjang unsur-unsur yang terlibat tidak dirugikan hak dasarnya sebagai manusia. dan tradisi setempat. prinsip universal kebebasan berkeyakinan ini menjadi gugur manakala setiap pemeluk agama mengajarkan dan menyebarkan ajaran agamanya kepada keluarga dan anggota kelompoknya sebagai bagian dan pelaksanaan ajaran agama yang diyakininya. Dengan demikian pem terhadap nilai-nilai HAM berlaku sec Beberapa respon terhadap perdebatan mengatakan bahwa apa yang dirumus dipandang sebagai cita-cita ideal yan masyarakat beradab yang tentunya m sangat baik. ketika berbenturan dengan nilai-nilai lokal maka HAM harus dikontelctualisasikan. tids~k. Kelompok ini m paket pemahaman mengenai HAM. sehingga penyeragaman dipandang sebagai perampasan kemerdekaan. Perdebatan antara universalitas dan pratikular HAM tercermin dalam tateoriyang_saling berlawanan: teori relatiVisme kultural dan teori universalitas HAM. kelompok kedua yang berpegang pada teori radikal -— universalitas berargumen bahwa perbedaan kebudayaan bukan berarti membenarkan perbedaan konsepsi HAM. tetapi tradisi dan ajaran dalam Islam memvonis keduanya sebagai praktik yang diharamkan.budaya lain. semua tergantung pada kondisi sosial kemasyarakatan yang ada.

ras. perbudakan seksual. pemusnahan c. c. membatasi. dan kelompok agama. perkumpulan yang didasari persamaan paham politik. memalcsakan tindakan-tindakan _ yang bertujuan mencegah clielahiran di dalam kelompok e. pelanggaran hak asasi manusia adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang iermasuk a arat negara baik disengaja ataupun tidak disengaja atau kelalaian yangsecara hukum men rangi. pemandulan atau sterilisasi secara paksa atau bentuk-bentuk seksual lain yang setara penganiayaan terha a suatu kelompok tertentu atau . pei_ivicsaan g. membunuh anggota kelompok b. Kejahatan genosida adalah setiap perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok bangsa. berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku. ras. kelompok etnis. Pelanggaran HAM berat meriViti kejahatan genosida dan keahatan kemanusiaan. dan tidak didapatkan. e. Sedangkan kejahatan kemanusiaan adalah salah satu perbuatan yang dilakukan sebagai bagian dari serangan yang— meluas atau sistematik yang diketahuinya bahwa serangan tersebut ditujukan secara langsung terhadap 274 Pendidikan Kewargaan (Civic Education) pengusiran atau pemindahan penduduk secara paksa perampasan kemerdekaan atau perampasan kebebasan fisik lain secara sewenang-sewenang yang melanggar (asas-asas) ketentuan pokok hukum internasibnal f. penindasan dan dominasi suatu kelompok ras atas kelompok ras lain . pelacuran secara paksa. Menurut Undang-Undang ini. menghalangi. Dengan demikian pelanggaran HAM merupakan tindakan pelanggaran kemanusiaan balk dilakukan oleh individu maupun oleh institusi negara atau institusi lainnya terhadap hak asasi individu lain tanpa ada dasar atau alasan yuridis dan alasan rasional yang menjadi pijakannya. Kejahatan genosida dilakukan dengan cara: a. mengakibatkan penderitaan fisik atau mental yang berat terhadap ahggota-anggota kelompok. etnis. pembunuhan b. jenis kelamin atau alasan lain yang telah diakui secara universal sebagai hal yang dilarang menurut hukum internasional i. pemaksaan kehamilan.penduduk spit berupa : a. penghilangan orang secara paksa atau kejahatan apartheid. menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang akan mengakibatkan kemusnahan secara fisik baik seluruh atau sebagiannya d. atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh pegyelesaian hukum yang adil dan benar. dan ataumencabut hak asasi manusia seseoraLga atau kelompok orang yang dijamin oleh undang-undang. Pelanggaran HAM dikelompokkan pada dua bentukyaitu: pelanggaran HAM berat dan pelanggaran nngan. perbudakan d. memindaliZn secara paksa anak-anak dari kelompok tertentu ke kelompok lain. Sedangkan bentuk pe anggaran HAM ringan selain dari kedua bentuk pelanggaran HAM berat itu. budaya. perkosaan. agama. mendefiniskan hal tersebut. 'kebangsaan.

Hal penting yang harus diperhatikan oleh penegak hukum adalah bahwa pesidangan terhadap pelanggaran hams bersifat adil. penindakan terhadap pelanggar HAM dilakukan melalui proses peradilan HAM melalui tahaptahap penyelidikan. . Pelanggaran terhadap hak asasi manusia dapat dilakukan baik oleh aparatur negara maupun bukan aparatur negara. penyidikan. Untuk menjaga pelaksanaan HAM. penindakan terhadap pelanggar HAM dirakukan melalui proses peradilan HAM melalui tahap-tahap penyelidikan. dan penuntutan. maka pengadilan atas pelanggaran HAM kategori berat. Pengadilan HAM merupakan pengadilan khusus yung berada di Iingkungan Pengadilan Umum. Sebagai salah satu upaya untuk memenuhi rasa keadilan. peaidikan. seperti genosida dan kejahatan terhadap kemanusian.untuk mempertahankankan dominasi dan kekuasaanya. dan penuntutan. Pengidilan HAM merupakan pengadilan khusus yang beridae di lingkungan Pengadilan Umum. diberlakukan pasal mengenai kewajiban untuktunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang sebagaimana tercantum dalam pasal 28 J ayat 2 Undang-Undang Dasar Flak Asasi Manusia 275 Untuk menjaga pelaksanaan HAM.

V/MPR/ 2000 tentang Pemantapan rsatuan dan Kesatuan Nasional. Selain Pengadilan HAM ad hoc. Pengadilan HAM bertugas dan berwenang memeriksa dan memutus perkara pelanggaran hak asasi manusia yang berat... la la• aku• •• Lluar ba 410 Pengadilan HAM tidak berwenang memeriksa dan memutus perkara pelanggaran hak asasi manusia ang_berat yang dilakukan seseorang yang berumur di bawah 18 (delapan belas) tahun pada saat kejahatan dilakukan. asas rctroaktifdapat diberlakukan dalam rangka melindungi hak asasi manusia. Berdasarkan pasal tersebut. Komisi ini dibentuk dengan undang-undang sebagai lembaga ekstra-yudisial yang bertugas untuk menegakkan kebenaran untuk mengungkapkan penyalahgunaan kekuasaan dan pelanggaran hak asasi manusia pada masa lampau. Perj_gadilan HAM berkedudukan di daerah tingkat I (propinsi) dan daerah tingkat II (kabupaten/kota) yang daerah hukumnya meliputi daerah hukum_ Pengadilan Umum yang bersangk-utan. sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku dan melaksanakan rekonsiliasi dalam perspektif kepentingan bersama sebagai bangsa. Pengadilan HAM berwenang u:a memeriksa dan men utuskan perkara e ara In. sedan karglse1cs memilild . Pengadilan HAM ad hoc dibentuk atas usul Dewan Perwakilan Rakyat berdasarkan peristiwa tertentu dengan Keputusan Presiden dan berada di linglcungan Pengadilan Umum.•"It . pelanggaran HAM kategori berat yang terjadi sebelum diundangkannya UU tentang Pengadilan HAM ini dapat diadili dengan membentuk Pengadilan HAM Ad Hoc.. dibentuk juga Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasisebagaimana dimaksud dalam Ketetapan MPR-RI No.Irr°11!. Gender men peran antara perempuan dan laid-laid yang dibentuk oleh budaya. 1945.Pengadilan HAM tidak berwenang memeriksa dan memutus perkara pelanggaran hak asasi manusia yang berat yang dilakukan seseorang yang berumur di bawah 18 (delapan belas) tahun pada saat kejahatan dilakukan. Dengan demikian.. Kepedulian warga negara terhadap pelanggaran HAM dapat dilakukan melalui upaya-upaya pengembangan katnunitas HAM atau penyelenggaraan tribunal (forum kesaksian untuk mengunglcap dan menginvestigasi sebuah kasus secara mendalam) tentang pelanggaran HAM (mekanisme penyelengzaraannya dapat dilihat di akhir Ge dan HAM a Wawasan Um um Istilah gender harus dibedakan dengan jenis kelamin (seks)... Dalam pelaksanaan peradilan HAM. pengadilan HAM menempuh proses pengadilan melalui hukum acara pengadilan HAM sebagaimana terdapat dalam undang-undang pengadilan HAM.

laid sebaliknya identik dengan pengelola dan penanggung jawab urusan ekonomi. dan tidak emosional. sedangkan laki-laki dengan leluasa mengambil peran di sektor-sektor publik. Hak Asasi Manusia 277 276 Pendidikan Kewargaan (Civic Educatio::1 4 . mentalitas. Perbedaan tersebut sudah lama melekat dalam pandangan umum masyarakatsehingga melahirkan anggapan bahwa perbedaan peran tersebut sebagai sesuatu yang bersifat kodrati dan telah menimbulkan ketimpangan pola hubungan dan peran sosial antara laid-laid dan perempuan.pengertian perbedaan jenis kelamin laid-laid dan perempuan secara biologis. misalnya. Dalam Women's Studies Engclopectia dijelaskan bahwa gender adalah suatu konsep kultural yang Gerkembang di masyarakat yang berupaya membuat perbedaan peran.danhubungan timbal balik yang menentukan batas antara feminitas dan maskulinitas sehingga mengakibatkan adanya pembagian lahan. pandangan budaya atas peran perempuan tersebut diatas telah mempersempit ruang gerak perempuan. bukan sesuatu yang bersifat alamiah yang tidak bisa diubah. kuat. berkembang anggapan bahwaTadukan laki-laki lebih tinggi daripada perempuan karena laki-laki dianggap lebih cerdas. bahwa perempuan identik dengan urusan rumah tangga semata. Penindasan dan ekploitasi perempuan dapat dicontohkan pada kasus-kasus pemecatan perempuan dari pekerjaannya Istilah gender he dibedakan dengc jenis kelamin (se. Ketimpangan ini tejadi karma adanyaaturan. sedangk seks memiliki pengertian perbedaan jenis kelamin laki-laki dan perempuan secara biologis. sedangkan laid. Gender mengacu pada perbedaan peran antara perempuan dan laki-laki yang dibentuk oleh budaya. clan kaTh---:aTcter emosional antara dan perempuan. perilaku. Anggapan ini adalah sama sekali hasil dari budaya manusia pada kurun tertentu. dan kekuasaan antara perempuan -clan kehidupan sosial misalnya. Bahian pads tick tertentu pandangan negatif(stereotipe) terhadap eksistensi perempuan telah berakibat pada penindasan dan eksploitasi terhadap perempuan. Menurut kalangan feminis. Konsep budaya yang telah dianggap sebagai sesuatu yang kodrati tersebut dapat dilihat pada anggapan umum._tradisi. peran. Peran perempuan menjadi sangat terbatas pada urusan domestiV(iumah tangga).

dan sebagainya. 278 Pendidikan Kewargaan (Civic Education) b. fasilitas. seperti memasak. Pada abad feminisme berkutat pada bahwa perempuan memiliki potensi nalaryang sama dengan lakilalci sehingga perempuan patut mendapatkan hak yang sama dengan laid-laid atas pendidikan.pembedaan upah perempuan. yakni pelabelan yang_berkonotasi negatif terhadap perempuan sehingga menimbulkan ketidakadilan. perempuan juga harus dibebani dengan setumpuk pekerjaan domestik dalam waktu tak terbatas. perempuan seringkali dijadikan kambing hitam karena stereotipe mereka suka bersolekdan menarik perhatian laki-laki. pemusatan perempuan pada jenis pekerjaan tertentu (feminisasi pekerjaan). menyusui. Namun. menjadikan perempuan sebagai objek seks dalam industri wisata. yakni pengucilan perempuan dari kepemilikan akses. 4) kekerasan terhadap perempuan. menyetrika. pengupahan yang lebih rendah dari laki-laki. dan kurang mengandung keterampilan. pemerkosaan di luar maupun di dalam lembaga pernikahan. di mana Revolusi Perancis meruntuhkan aristokrasi dan memunculkan anti-feodalisme. dan properti.— 5) beban kerja yang tidak proporsional. marginalisasi ini biasanya berbentuk: pengucilan perempuan dari jenis pekerjaan tertentu. Secara umum. Selain menjalani fungsi reproduksi. membersihkan rumah. melahirkan. sehingga perempuan sulit memperoleh posisi strategis yang berkaitan erat dengan peran pengambilan keputusan. _ . Kekerasan ini timbul akibat anggapan WATaTali:laid pemegang supremasi dan dominasi atas semua sektor kehicrukan. 2) penempatan perempuan pada posisi tersubordinasi. berupah rendah. . ki-Wpataliperempuan unEkmeneruskan sekolah ke jenjang lebih tinggi cenderung lebih kecil ketimbang lakilaki. ketidakadilan gender menyebabkan perlakuan sosial sebagai benkut: 1) marginalisasi perempuan. . membimbing anak. Walaupun padaabad sebelumnya sudah ada beberapa perempuan yang menyuarakan halcnya. Pada kasus pemerkosaan misalnya. peminggiran perempuan kepada jenis pekeijaan yang tidak stabil. haid. 3) stereotipisasi perempuan. dan sebagainya. dan kesempatan sebagaimana dimiliki oleh Misalnya. yakni menempatIcan uanpada prioritas yang lebih rendah ketimbang Kasus seperti ini sering terjadi dalam hal pekerjaan. mentrut Mansour Faqih. dan. secara umum gerakan perempuan dimulai pada abad 18. pekerjaan. hamil.karena hamil. Sejarah Perjuangan Perempuan dalam Penegakan HAM -—Ketidakadilan gender yang berkepanjangan telah menumbuhkan kesadararnpuarrunta nk —ielikulcan perlawanan yang-kemudian melahirkan gerakan feminisme. Di sektor pekeijaan.

Kesadaran perempuan untuk berontak melawan diskriminasi dan ketidakadilan gender tidak hanya dimonopoli oleh kaum perempuan Barat. Kondisi ini kemudian diperparah dengan adanya Revolusi lndustri pada abad ke-19 yang semakin menyingkirkan dan mengeksploitasi perempiin. tetapi juga dari seperti John Stuart Mill yang menuangkan ide-ide feminismenya dalam The Subjection of Women (1869).sebagai contoh. di Hak Asasi Manusia 279 . properti. sebelum proklamasi kemerdekaan 1945. pada tahun 1851 menyuarakan kesetaraan dalam bidang politik dan kewarganegaraan. tidak hanya menyangkut persoalan domestik.—aEliarproses urbanisasi dan proses diferensiasi kelas sosial. Bahkan. di Amerika sampai tahun 1920 perempuan tetap tidak memiliki hak politiknya. kritik terhadap dominasi laki-laki di sektor publik ini tidak hanya mendapatkan dukungan dari kalangan perempuan.SetidaTh7iwa. sebuah deklarasi yang disusun oleh Elizabeth Cady Stanton yang berisi 15 tuntutan reformasi perlakuan terhadap perempuan dalam keluarga. Harriet Taylor misalnya. Pada abad ke-18 hingga awal abad ke-19. Para feminis mulai menyuarakan tuntutan agar perempuan juga berperan di sektor publik. di Indonesia sendiri muncul beberapa tokoh perempuan. Gerakan perempuan dalam mempeduangkan hak-haknya dalam sektor publik belum memberikan hasil yang menggembirakan. dan masalah-masalah sosial dan politik. Pada abad ini pula. Gagasan feminisme pada akhir abad ke-18 mulai berkembang. muncul sebuah "Declaration of Sentimens". Bahkan.wacana tentang gerakan perempuan pada abad ini masih rasionalitas dan otoritas tradisional.

muncul organisasi-organisasi perempuan 280 Pendidikan Kewargaan (Civic Education) lain yang baru. Pembentukan Paniva Pendidikan Wanita yang bertugas merencanakan sistem pendidikan bagi kaum perempuan 4. Adalah Kartini (1879 . Pada masa pra-kemerdekaan.1908) yang muncul sebagai tokoh pelopor pergerakan perempuan di bidang pendidikan. 'Aisyiah" (1917). kesamaan hak atas pekerjaan. KOWANI kembali didirikan. dan. tempat kelahirannya. dan banyak organisasi perempuan lainnya. organisasi-organisasi perempuan kembali melakukan konsolidasi dan menyuarakan tuntutan kesamaan hak perempuan dan da arn-liOnstitusi. atau ikatan primordial lainnya. is mendirikan sekaligus mengepalai sekolah perempuan. dan Cut Meutia (1870-1910) yang tampil mewakili kaum perempuan untuk mengangkat senjata melawan penjajah Belanda. Pada tahun 1949. Penambahan jumlah anggota perempuan pada Dewan Penasehat Biro tenaga kerja . Organisasi-organisasi tersebut di antaranya "Putri Mardika" di Jakarta (1912). mereka berani mengangkat isu-isu yang tidak saja semata berkaitan dengan hak-hak perempuan yang selama ini dikebiri. Pada 1950. Martha Christina Tiahahu (1818). UU perkawinan yang mengadopsi aturan berbagai agama. Penyelenggaraan pendidikan khusus bagi pejabat urusan perkawinan 3. adanya UU yang melindungi buruh perempuan. juga banyak berdiri organisasioraganisasi perempuan yang berbasis kedaerahan. Dengan menggunakan media cetak dan media komunikasi lainnya. Bangkitnya perempuan untuk tampil setara dengan_lald-taki tidak hanya di bidang politik dan militer. organisasi ini mengirimkan resolusinya kepaduemerintah yang berisi beberapa tuntutan sebagai berikut: 1. Puncaknya. yang kemudian juga didirikan di daerah lainnya di Jawa Barat seperti Sumedang. organisasi kewanitaan Sarekat Islam yang didirikan oleh Siti Fatimah (1918) yang kemudian berfusi dengan "Wanoedya Oetomo" (1920) menjadi "Sarekat Perempuan Islam Indonesia". Di . dan Ciamis. Dewi Sartika juga bangkit pelopor pergerakan perempuan di Jawa Barat. Sukabumi. etnis. selain tuntutan yang — berkaitan dengan isu-isu sosial yang terkait dengan perempuan. terutama dan Icalangan proletar yang terjajah dan tidak memperoleh kesempatan pendidikan yang sama dengan laki-laki. pada 194-6 berdiri KOWANI (Kongres Wanita Indonesia) yang rnenaungi scluruh komponen dalam organisasi-organisasi perempuan. "Wanita Soesilo" di Pemalang (1918). Cianjur. tapi juga masalah-masalah sosial kemasyarakatan lainnya setara umum. Pemberian tempat bagi perempuan di Pengadilan Agama dalam hal yang berkaitan dengan masalah perkawinan dan perceraian 2. Pada masa kemerdekaan. Walaupun terlahir dan keluarga ningrat yang sarat kedekatan dengan penjajah. "Serikat kaum lbu Soematra (1920). Sebut saja Nyi Ageng Serang (17521828).antaranya ada yang terjuun ke dunia poltik dan bahu membahu dengan kaum Ielaki untuk tetjun di kancah peperangan melawan penjajah. Banyaknya organisasi perempuan yang berdiri di berbagai daerah di Indonesia pada masa ini menunjukkan mulai menyebarnya kesadaran perempuan untuk berperan serta dalam pembangunan sebagai mana lakilaki. Kartini tergugah melihat kondisi perempuan. Surat-suratnya yang sangat terkenal merupakan karya rasa dan pemikiran yang monumental yang menggugah kesadaran perempuan untuk merubah kondisinya. Di Bandung. iiiiikt ongresnya pada 1952 di Bandung. Organisasi ini kemudian pecah akibat propaganda tokoh-tokoh PKI yang terlibat di dalamnya. Cut Nyak Dien (1850-1908).

Hak Asasi Manusia 281 Lahirnya Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) pada 1948 memberikan harapan baru bagi perempuan karena deklarasi ini menjamin hak-hak asasi manusia baik laki-laki maupun perernpuan. Tindakan keras terhadap penerbitan yang bersifat asusila Pada perkembangan berikutnya. sebagai ibu pendidik anak dan pembina generasi muda. Lahirnya Deklarasi Universal Hak Asasi ManusiaIDUMM) pada 1948 memberikan harapan baru bagi perempuan karena deldarasi ini meriaunn. Orde Baru malah kembali mensubordinasikan perempuan. pengatur rumah tangga.5. keberlanjutan perjuangan yang dilakukan oleh kaum perempuan seakan membentur barn karang pada masa Orde Baru yang selalu curiga dan represif terhadap segala alctifitas politik yang dilakukan oleh ormas-ormas. Dengan kebijakan-kebijakannya. dan pekerja kelas kedua dalam keluarga. . Dukungan pemerintah terhadap emansispasi perempuan justru termanifestasi dalam Panca Dharma Wanita yang mencmpatkan perempuan hanya sebagai pendamping suami. tidak terkecuali organisasi perempuan. hak-hak asasi manusia baik laki-laki maupun _u_Tinpuanjada dasamya.

Keppres No. prostitusi. Untuk merespon tuntutan tersebut. CEDAW). menurut kalangan feminis DUHAM masih membutuhkan dokumen-dokumen internasional lain yang berperspektif gender. 68 Tahun 1958 tentang Hak Politik Perempuan (Convention on the Political Rights of Women. Namun.Indonesia mempunyai banyak dokumen hukum untuk melindungi hak-hak perempuan. CDE). Bersandar pada kesimpulan di atas. sekali lagi.rte. 21/1999. tanpa membedakan jenis kelamin. DUHAM tidak mampu menyelesaikan kasus-kasus khusus seperti perkosaan pada masa konflik bersenjata. CPRW). Indonesia mempunyai banyak dokumen hukum untuk melindungi hakhal_s_perempuan. UU_23 Tabun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam — Rum` ah Tangga (KDOAConvensi Anti Diskriminasi dalam Pendidikan (Co nventionacst Discrimantion in Education. Sebagian dokumen tersebut telah mengadopsi dan meratifikasi beberapa dokumen internasional. beberapa dokumen yang secara khusus menjamin hak asasi perempuan kemudian lahir seperti Konvensi Penghapusan Semua Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW).hak untuk menempati jabatan publik dan pemenntahan . kekerasan rumah tangga. DUHAM belum cukup memadai sebagai jaminan pelaksanaan hak-hak perempuan karena is tidak berperspektif gender. Konvensi ILO No. 111 tentang disknifinasi dalam peke *aan dan 'abatan dengan UU NO. diskriminasi pekerjaan. DEVAW) yang diadopsi oleh Majelis Umum PBB. Deklarasi Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan (DEVAW). Do4unen-dokumen tersebut adalah UU No. Sebagian dokumen tersebut telah mengadopsi dan meratifikasi beberapa dokumen intemasional. dan Proi-okol tentang larargI an perdagangan. DUHAM merupakan perangkat ampuh bagi penegakan HAM seluruh umat manusia. dan sebagainya. UU No. termasuk Indonesia. pada 1993. 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan— Nasional. menurut sebagian kalangan pembela hak-hak perempuan. Instruksi Presiden No. Pedoman Aksi Konferensi Perempuan se-Dunia ke-4 PBB (PFA). Hak-hak perempuan yang tersurat dalam dokumen-dokumen tersebut di antaranya: 282 Pendidikan Kewargaan (Civic Education) 1) hak-hak dalam bidang sosial politik . 7 Tahun 1984 tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan (Conventionon Elimination of All Forms of Discrimination Against Women.hak memilih dan dipilih . Menurut mereka. dan pornografi anak.hak untuk berserikat 2) hak-hak dalam bidang pendidikan hak yang sama atas tingkat dan standar pendidikan seperti lakilaid hak atas keterampilan dan teknologi . 36 tahun 1990 tentang Hak AiPenghapusan Kekerasan terhadap Perempuan (Declaration on the Elimination of Against Women.

hak atas pengajaran yang bebas dan streotipe gender hak untuk berpartisipasi aktif dalam olah raga dan pendidikan ' jasmani 3) hak-hak dalam bidang pekerjaan hak untuk bekerja. hak atas perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja. termasuk perlindungan terhadap fungsi reproduksi 'flak mendapatkan pinjaman bank._. dan perlakuan yang sama dalam bidang reformasi tanah dan agraris ha k atas cuti hamil dentan gaji atau jaminan sosial yang memadai tanpa has kehilangan pekerjaan. hak bagi perempuan yang t_inggaldipedesaan atas kredit dan . hak atas kesempatan kerja dan-perlakuan yang sama hak atas pekerjaan dan memilih pe_k_elriaan yarig diSukai hak atas situasi kerja yang adil dan nyaman dengan upah yang cukup untuk memenuhi standar hidup ditambah jaminan sosial bila perlu. senioritas. pinjaman pertanian.hak untuk melanjutkan pendidikan dan jenis pendidikan apapun yang mengurangi kesenjangan pendidikan antara lald-lala dan perempuan . hipotek. danbentuk kredir keuangan lainnya. teknologi yang sesual. atau tunjangan sosial Hak Asasi Manusia 283 . fasilitas pemasaran. dengan nominal yang-t-arna dengan yang diterin'a-1i laid untuk pekerjaan yang_ sama.

termasuk kelauarga berencana hak atas perlindungan dari kekerasan rumah tangga.hak yang sama dengan untuk memilihi pasangan hidup dan menikah tanpa paksaan harm menetapkan usia minimum pernikahan. balk kekerasan fisik. Dalam pemerintahan yang otoriter dan repressif. dan jabatan 5) hak-hak atas perlindungan dari perdagangan dan eksploitasi perempuan .hak untuk tidak diberhentikan daripekerjaan kare hamil Ta_hAlscuti h.hak untuk mendapatkan_muli idungan dari semua bentuk kekerasan. kewarganegaraan perempuan tidak secara otomatis be_rubah mengiku-tr kewarganegaraan suami mempunyai hakdan kewajiban yang sama dengan laki-laki selama pernikahan hakatas perlakuan yang sama atas pelayanan kesehatan. kekerasan psikis. pendidikan. ataupun kekerasan seksual hak yang sama dengan laki-laki untuk memutuskan jumlah anak danjarak kelahiran serta memperoleh informasi. dan sarana untuk melaksanakan hak ini hak untuk memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan lakilaid atas anak tanpa memandang status pemikahan hak yang sama dengan laki-laki atas tunjangan keluarga hak yang sama dengan suami menyangkut kewarganegaraan anak hak yang sama dengan laki-laki untuk memilihih nama keluarga. berbeda dengan pemerintahan yang demokratis yang membuka keran kebebasan dan partisipasi publik seluasluasnya kepada warga negara tanpa membedakan jenis kelamin. pemberdayaan perempuan dalam pembangunan tetap harus nieniindahlcan hubungan sostaLantara Berbagai pengalaman dan studi menunjukkan bahwa pendekatan pembangunan yang dikotomis. tentu sulit mengharapkan political will itu muncul. Petempuan yang menikah di bawah usia itu dianggakidik-sah pernikahan harus didaftarkan di kantor catatan resmi bila menikahi orang berkewamargle araan lain. Tantangan dan Strategi Perjuangan Penegakan HAM dalam Perspektif Sejarah perjuangan kauniperempuan dalam melawan ketidakadilan gender di atas menunjukkan bahwa hambatan ada di semua level. ekonomi dan lain-lain hak atas bantuan hukum dan berbagai fasilitas pelayanan untuk korban kekerasaltb_erbacis gender_ hak atas perlindungan dari paksaan penggunaan prosedur med is yang tidak aman seperti aborsi yangksal c. pekerjaan. Sekalipun demikian. Seluruh kebijakan harus memaksimalkan pelibatan perempuan dalam semua aspek pembangunan. penegakan kesetaraan gender membutuhkan political will dan pemerintah dalam membuka ruang kritikdan memberi kesempatan dan kepercayaan kepada perempuan untuk mengaktualisasikan diri sekaligus mengapresiasi pembangunan. Di satu sisi. termasuk perdagangan_Krerpn uan untuk tujuan pelacuran atau bentuk-bentuk eksploitasi lainnya negara harus mengambil tindakan untuk mencegah pelacuran lewat pelayanan pendidikan. kesehatan. tanpa melibatkan kerjasama dengan . Bagaimanapun. Seiring dengan jatuhnya OrdeBam_proses_teformasi di Indonesia memberikan kesempatan yang lebih menjanjikan kepada perempuan untuk rnemperbaiki kondisinya. baik pemerintah maupun masyarakat itu sendiri. political will janganlah hanya be rupa lips service belaka.anLatausoluspemikahan flak untuk menerima jaminan kesehatan ketika cuti hamil termasuk tunjangan pra dan pasca_kehamilan 4) ha_k-hak dalam perkawinan .

284 Pendidikan Kewargaan (Civic Education) Hak Asasi Manusia 285 . Selain itu. bahkan banyak melahirkan sikap sinis dan kaum Ielaki (male backlash). gender harus diintegrasikan ke dalam seluruh kebijakan dan program berba ai o :anisasi dan lembaga pendidikan. Di level pernberdayaan perempuan dalam pembangunan tetap harus mengindahkan hubungan sosial antara laki-laki dan perempuan.kaum laki-laki kurang menunjukkan basil yang menggembirakan. Pendekatan seperti ini sudah disepakati dalam World Conference on Women ke-4 di Beijing pada tahun 1995 setelah sebelumnya dibahas dalam the International World on Population and Development (ICPD) di Kairo pada tahun sebelumnya.

Islam dan HAM _Islam adalah agama universal yang mengajarkan keadilan bagi semua manusia tanpa pandang bulu. ajaran agama yang bias gender perlu dikaji kembali untuk menemukan makna keadilan sebenarnya yang telah hilang atau mungkin disembunyikan. Artinya. pendidikan gender baik secara formal mapun non-formal hams dilakukan secara simultan. Dibandingkan populasi perempuan yang sangat besar di negeri ini. Upaya-upaya untuk mendialogkan antara pengikut dan pemuka agama dengan isu gender patut sesering mungkin dilakukan.Pemikiran dan penafsiran keagamaan yang patriarki sangat berkontribusi besar terhadap konstruksi sosial yang mendiskreditkan perempuan. kebijakan. di sisi lain perjuangan menghapuskan diskriminasi sekaligus memberdayakan perempuan juga menghadapi tantangan yang bersifat horisontal. der. saat ini Kementerian Negara pemberdayaan Perempuan tengah gencar mensosialisasikan gerakan pengarusutamaan gender (gender mainstreaming) sehingga gender terintegrasikan ke dalam berbagai kebijakan mulai dari tingkat atas hingga bawah. di samping perlu adanya pen emban an lcurikulum metodeendi i dardkannbelajarm. Bahkan mungkin mayoritas perempuan masih mentolerir bentuk hubungan dan perlakuan sosial yang melestarikan subordinasi terhadap mereka. ritual (ibadatWan pergaulan sosial (mu'amalat). sangat sedikit perempuan yang benar-benar sadar bahwa hak-hak mereka dikebiri dan bahwa posisi mereka secara sosial tersubordinasi. Oleh karena itu. Ajaran Islam menganduniVrfs-iir-unsur Iceya IdnanSaiddah). dan aspek pendidikan lainnya agar lebih responsif dan berwawasan gen. Pemikiran dan penafsiran keagamaan yang patriarki sangat berkontrlap konstruksi sosial yang mendiskreditkan perempuan. Selain tantangan di atas. dan berkelanjutan baik terhadap laki-laki maupun perempuan. Dimensi —--- . ayat-ayat al-Quran dan fiqh perlu direinterpretasikan dengan menggunakan perspektif keadilan gender. Upayaupaya untuk mendialogkan antara pengikut dan pemuka agama dengan isu gender patut sesering mungkin dilakukan. sistematis. Di samping itu. datang dart budaya masyarakat yang menghegemoni nalar tidak saja kaum laki-laki tetapi bahkan kalangari perempuan itu sendiri.

HAMadalah hak kodrati yang dianugerahkan Allah SWT kepada setiap manusia dan tidak dapat dicabut atau dikurangi oleh kekuasan atau badan apapun. tidak boleh diubah atau dimodifikasi. Dalam Islam. berhak untuk mengelola harta yang dimilildnxa.akidah memuat ajaran tentang keimanan. Dalam konteks syari'at inilah terdapat ajaran tentang hak asasi manusia (HAM). Bersandar dari pandangan lasucini. sedangkan dimensi mu'amalat memuat ajaran tentang hubungan manusia dengan sesama manusia dan dengan alam sekitar. hak Tuhan dan hak manusia dalam Islam terpancar dalam ajaran ibadah sehari-hari. perlindungan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam Islam tidak lain merupakan tuntutan dan ajaran Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap pemeluknya. Islam menekankan bahwa pada setiap hak manusia terdapat hak Allah. tetapi is tidak boleh menggunakan harta miliknya untuk tujuan yang bertentangan dengan Sebagai agama kemanusiaan Islam meletakkan manusia pada posisi yang sangat mulia.-Sebagai konsekuensi dan pesan moral ibadah shalat. yang ditandai oleh ucapan mengagungkan nama Allah (takbir) di awal sholat dan diakhiri dengan ucapan salam (kesejahteraan). Sebagai agama kemanusiaan Islam meletakkan manusia pada posisi yang sangat mulia. Manusia digambarkan oleh al-Qur'an sebagai mahluk yang paling sempurna dan harus dimuliakan. Seluruh unsur-unsur ajaran tersebut dilandasi oleh ketentuanketentuan yang disebut dengan istilah syari'at (fikih). Seclangkan hak manusia. Hak Allah melandasi hak manusia demildan juga sebaliknya. seperti hak kepemilikan. dimensi ibadah memuat ajaran tentang mekanisme pengabdian manusia terhadap Allah. 286 Pendidikan Kewargaan (Civic Education) Hak Asasi Manusia 287 . dalam pelaksanaan hak Allah berupa ibadah shalat. kekal dan abadi. Misalnya. seorang Muslim yang taat dituntut untuk menebar keselamatan bagi orang sekelilingnya. Manusia digambarkan oleh al-Qur'an sebagai mahluk yang paling sempuma dan hams dimuliakan. meskipun seseorang berhak memanfaatkan benda miliknya. setiap manusia. sehingga dalam prakteknya tidak bisa dipisahkan sate dari yang lainn. Hak-hak yang diberikan Allah itu bersifat permanen. Islam tidak memisahkan antara hak Allah dan hak manusia. Sate dan lainnya saTing terkait dan sating melandasi. Penghormatan HAM dan bersikap adil terhadap manusia tanpa pandang bulu adalah esensi dan ajaran Islam. Dengan ungkapan lain. terdapat dua konsep tentang hak dalam Islam: hak manusia (haq al insan) dan hak Allah. Namun demikian. sebagaimana dinyatakan oleh Abu Ala al-Maududi. Menurut kalangan ulama Islam. seorang muslim yang taat memiliki kewajiban untuk mewujudkan pesan moral ibadah sholat dalam kehidupan sosialnya.

Islam menekankan bahwa hak kepemilikan harus memiliki nilai sosial. Sebagai ajaran kemanusiaan. agama samawi ini juga memerintahkan untuk mengeluarkan zakat yang salah satu tujuannya untuk melindungi hak hidup orang miskin. Harta kekayaan dalam Islam harus diorientasikan bagi kesejateraan ummat manusia. dalam Islam hak yang kita milild tidak besifat absolut. sekalipun Islam melindungi hak seseorang atas kepemilikan properti dan kekayaan. orang lam. Sebagai contoh. hak dan kewajiban adalah dua sisi mata uang _ yang tidak terpisahkan satu dengan Iainnya. ajaran Allah.4 f Adanya penekanan relasi hak individu dengan nilai sosial dalam Islam menunjukkan bahwa Islam mengajarakan bahwa tuntutan hak tetap harus dibarengi dengan pelaksanaan kewajiban dalam kerangka melindungi hak orang lain. Dengan demikian. . Bahkan dalam Islam disebutkan bahwa dalam harta yang dimiliki oleh seseorang terdapat hak orang lain. Adanya penekanan relasi hak individu dengan nilai sosial dalam Islam menunjukkan bahwa Islam mengajarakan bahwa tuntutan hak tetap harus dibarengi dengan pelaksanaan kewajiban dalam kerangka melindungi hak . melainkan selalu dibatasai oleh hak orang lain dan tergantung pada pemenuhan kewajiban oleh orang lain. Hal ini didasari oleh pandangan teologis bahwa hanya Allahlah satu-satunya pemilik absolut harta yang ada di tangan manusia. Menurut Islam.

ataupanclangan yang menempaticiiAFfil a iebagai pusat dari kehidupan melalui ketentuan syari'atnya. Wacana HAM bukanlah sesuatu yang barn dalam sejarah peradaban Islam. konsep tauhid Islam mengandung ide persamaan dan persaudaraan manusia. Bahkan para ahli mengatakadbahwa wacana tentang HAM dalam Islam jauh lebih awal dibandingkan dengan konsep HAM yang muncul di Barat. sebagai _ pribadi maupun sebagai warga negara. al-Ghazali berpendapat bahwa sikap kasih sayang manusia mencakup masyarakat binatang. konsep Islam tentarg_l HAM berpijak pada ajaran tauhid. Ide perikemakhlukan mengandung makna bahwa manusia tidak boleh sewenang-wenang terhadap sesama makhluk termasuk juga pada binatang dan alam sekitar. Sebagai sêbuah konsep pembebasan manusia. Dengan demikian. Menurut mereka.Konsep Islam mengenai kehidupan manusia didasarkan pada pendekatan teosentris. Islam datang dengan membawa pesan universal 288 Pendidikan Kewargaan (Civic Education) . Konsep tauhid juga mencakup ide persamaan dan persatuan semua makhluk. Senada dengan pandangan ini. Pandangan ini ditegaskan oleh Harun Nasution dan Bachtiar Effendi sebagai ide peri kemakhlukan dalam Islam. Syarrat merupakan tolak ukur tentang baik dan buruk tatanan kehidupan manusia.

RANGKUMAN 1. bulcan jenis kelaminnya. Hak Asasi Manusia (HAM) adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa dan merupakan anugerahNya yang wajib dihormati. Hak diperoleh bila kewajiban terkait telah dilaksanakan. Suatu had Nabi pemah berkata. sedangkan teori radikal universalitas berpandangan bahwa semua nilai termasuk nilai-nilai HAM adalah bersifat universal dan tidak bisa dimodifikasi sesuai dengan perbedaan budaya dan sejarah tertentu. "Sebaik-baiknya kamu adalah yang paling berguna bagi manusia yang lain. seperti tertuang pada surat Al-Nisa:124 dan Al-Bagarah: 228. Dalam lapangan sosial. Kualitas manusia menurut Islam diukur dari tingkat kebermanfaatan seseorang bagi orang seldtamya. bukan jenis kelaminnya. redaksi al-Quran yang menyatakan bahwa laki-laki dan perempuan memperoleh imbalan yang sesuai dengan perbuatannya masing-masing. dijunjung tinggi. Kualitas manusia menurut Islam diukur dari tingkat kebermanfaatan seseorang bagi orang sekitarnya. Penghormatan atas hak asasi orang lain tidak lain sebagai upaya menjadikan hidup berguna bagi orang lain. 3. Tuntutan hak dan pelaksanaan kewajiban harus berjalan secara seimbang dan simultan. "Seorang Muslim adalah individu yang mampu menjadikan saudaranya merasa aman dari (kejahatan) tangan dan perkataannya. Dalam suatu hadis Nabi pemah bersabda. 4. Islam menekankan kemuliaan manusia berdasarkan pada peran sosialnya. Ada dua pendapat mengenai apakah HAM bersifat universal atau kontekstual.Dalam lapangan sosial. Perkembangan HAM dalam sejarahnya tergantung dinamika model 292 Pendidikan Kewargaan (Civic Education) . dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia 2. Islam tidak lain adalah agama HAM. Misalnya. Islam menekankan kemuliaan manusia berdasarkan pada peran sosialnya. dan dilindungi oleh negara. pemerintah. teori relativitas berpandangan bahwa ketika berbenturan dengan nilai-nilai lokal maka HAM harus dikontektualisasikan." Jika demikian. menjamin persamaan antara laki-laki dan perempuan." Dalamperspelctif HAM dan Islam. hukum. seorang (Muslim) warga negara yang balk adalah mereka yang menghormati dan menjaga hak orang lain.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful