BRITANIA RAYA

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa. Berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya, makalah untuk pelajaran kewarganegaraan tentang ´Sistem Politik Demokrasi Britania Raya´ ini dapat terselesaikan dengan baik. Semua proses dalam penyusunan makalah ini, tentu tak lepas dari bimbingan para guru dan sumber-sumber referensi yang memberikan informasi tentang masalah yang kami bahas dalam makalah ini. Dalam bab demi bab makalah ini, kami selaku penyusun akan menjabarkan materi serta pembahasan mengenai hal-hal yang berkaitan tentang masalah ³Sistem Politik Demokrasi Britania Raya´ tersebut. Beberapa uraian masalah yang akan dibahas antara lain, yakni dari sistem pemerintahan negara tersebut, sampai kehidupan politik dan kehidupan demokrasi di negara tersebut, serta beberapa sejarah politik yang pernah ada di Negara Britania Raya tersebut. Menyadari keterbatasan kami sebagai penyusun, kami sebagai manusia biasa tak pernah lepas dari kesalahan dan kekurangan, tentu makalah ini belumlah sempuran.Untuk itu, segala saran dan kritik yang membangun dari pembaca, guru pembimbing akan diterima dengan tangan terbuka. Semua semata-mata demi kelancaran pembuatan makalah serta, pembelajaran di masa mendatang. Terakhir, ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu kami, dalam pembuatan makalah ini. Selain itu, kami pun mengucapkan terima kasih kepada para penulis yang tulisannya kami kutip sebagai bahan rujukan dalam pembuatan makalah ini. Kami harap makalah ini dapat bermanfaat dan berguna dalam pembelajaran tentang masalah ini .

Jakarta, Oktober 2009

Tim Penulis

1

BRITANIA RAYA

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR .......................................... ............................................................. 1 DAFTAR ISI ...................................................................................................................... 2 Bab 1 Pendahuluan 1.1. Pengenalan Wilayah ......................................................................................... 3 1.2. Latar Belakang .................................................................................................. 4 1.3. Tujuan .................................................................................. .............................. 4 1.4. Identifikasi Masalah ........................................................................................... 5 1.5. Metode Penelitian .............................................................................................. 5 1.6. Sistematika Penelitian ....................................................................................... 5 Bab 2 Pembahasan 2.1. Bagaimana sistem Pemerintahan di Britania Raya ........................................... 6 2.2. Sistem Demokrasi seperti apakah yang berlaku di Britania Raya? .................. 9 2.3. Bagaimana campur tangan Monarki dalam Pemerintahan Britania Raya? ..... 12 2.4 Bagaimana pengakuan Hak Asasi Manusia yang ada di Britania Raya? ......... 13 2.5 Sejarah apakah yang melahirkan sistem Pemerintahan dan Demokrasi Britania Raya yang ada saat ini? ................................................................... .................. 15 Bab 3 Penutup 3.1 Kesimpulan ....................................................................................................... .17 3.2 Saran...................................................................................................................18 DAFTAR PUSTAKA......................................................................................................... .19

2

1 Pengenalan Wilayah B itania Raya (UK) merupakan sebuah negara kerajaan yang terdiri dari beberapa negara bagian di Eropa Utara di antara Laut Utara dan Samudra Atlantik. Inggris sendiri meliputi 2/3 pulau Britania Raya dan menerima batas darat di utara dengan Skotlandia dan barat dengan Wales. Keseluruhan diperkirakan Britania Raya termasuk sekitar 1098 pulau kecil.B 1.61°LU dan 11°BB 15°BB. Charles Darwin. pulau buatan yang dibangun di masa lalu menggunakan kayu dan batu. Negara bagian Inggris yang menempati 2/3 wilayah kepulauan Britania raya menyebabkan keseluruhan negara bagian Britania raya ini sering diartikan merupakan satu bagian dengan negara bagian Inggris. Paul Dirac dan Isambard ¡¤ ¡ £¥£  £ £¢   BAB PENDAHULUAN 3 . dataran tinggi mendominasi Utara dan Barat. dengan gunung Snowdon (1085m) sebagai puncak Gambar 1. Negara bagian itu adalah negara bagian Skotlandia. Wales sebagian besarnya berdataran tinggi. Letak astronomis : 50°LU . seperti Sir Isaac Newton. Irlandia Utara. Inggris dan Wales.Sebagian Inggris terdiri dari dataran rendah.1 Peta Britania Raya tertinggi. sebagian alami dan ada yang buatan (crannog). Britania Raya mempunyai dua dari universitas yang terkemuka di dunia. Michael Faraday. Irlandia Utara merupakan negara bagian yang paling berbukit dengan kota-kota utmanya adalah Belfast dan Londonderry. Sedangkan geografi Skotlandia bervariasi dengan dataran rendah di Selat n dan a Timur. Sedangkan di selatan Inggris dipisahkan dengan Perancis oleh Selat Inggris. Adapun terowongan channel yang menghubungkan Britania Raya dengan Perancis. yaitu Universitas Cambridge dan Universitas Oxford di mana tokoh-tokoh ilmuwan dan militer.

dan yang berhubungan dekat Scots Gaelik.2 Latar Belakang Tanah Eropa merupakan wilayah yang sering disebut-sebut sebagai tanah kelahiran demokrasi. sifat Monarki yang biasanya absolut dan terkadang membatasi demokrasi. Pengaruh terhadap dialek Keltik dari bahasa Kumbrik (Cu §¦ ric) tetap bertahan di utara Inggris selama beberapa abad. televisi. Lalu. politik. 1. yang berhubungan dekat dengan bahasa Inggris. Negara ini juga terkenal dengan penemuan seperti mesin uap. memiliki Monarki yaitu kerajaan yang dipimpin Ratu/Raja. bahasa Wales. vaksinasi. Parlemen dan bahkan Pemilu? Hal inilah yang menjadi ketertarikan kami untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai sistem pemerintahan. Bahasa daerah lainnya termasuk bahasa Keltik (Celtic). dan paling terkenal digunakan sebagai set angka yang unik untuk menghitung domba. bahasa Cornish. hovercraft.BRITANIA RAYA Kingdom Brunel berasal. Termasuk Britania Raya yang memiliki sejarah demokrasi yang cukup panjang. bahasa Irlandia. politik. mengapa di Britania Raya bisa terdapat pemilu. demokrasi dan HAM di Britania Raya dan untuk menjawab semua pertanyaan-pertanyaan masalah yang kami ingin ketahui. Britania sendiri. Perdana Menteri.3 Tujuan Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai sistem pemerintahan. 1. dan juga bahasa Skotlandia. telepon. radio. lokomotif. mesin pembakaran dalam dan mesin jet. demokrasi hingga HAM yang berlaku di Britania Raya. seperti kita ketahui. Bahasa utama yang digunakan adalah bahasa Inggris. bahasa Romawi dan bahasa isyarat Britania (bahasa isyarat Irlandia Utara juga digunakan di Irlandia Utara). Tetapi. 4 .

3 Bagaimana campur tangan Monarki dalam Pemerintahan Britania Raya? 1.3.5 Metode Penelitian Metode Penelitian yang kami lakukan adalah melalui Studi Pustaka berbagai sumber 1.4 Bagaimana pengakuan Hak Asasi Manusia yang ada di Britania Raya? 1.3.3.5 Sejarah apakah yang melahirkan sistem Pemerintahan dan Demokrasi Britania Raya yang ada saat ini? 1.BRITANIA RAYA 1.6 Sistematika Penelitian Sistematika penelitian yang kami lakukan adalah Mendiskusikan Kerangka dan Masalah Mengumpulkan Data Menyusun Kerangka Makalah Mengembangkan Kerangka menjadi sebuah Makalah 5 .4 Identifikasi Masalah Ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan yang ingin kami ketahui lebih dalam lagi mengenai Pemerintahan di Britania Raya.3.3.2 Sistem Demokrasi seperti apakah yang berlaku di Britania Raya? 1.1 Bagaimana sistem Pemerintahan di Britania Raya? 1. Beberapa hal tersebut adalah: 1.

Perdana Menteri mengatur semua urusan pemerintahan. Sebelumnya. Setelah dipilih. seiring waktu. Perdana Menteri yang memegang kekuasaan pemerintahan. Skotlandia dan Wales. kemudian memilih menteri-menteri untuk menempati Departemen-departemen pemerintahan. Masing-masing negara bagian memiliki parlemen yang dipimpin seorang Menteri Utama yang diajukan kabinet dan dipilih oleh Ratu. Tidak hanya berkutat pada Inggris. Perdana Menteri ditunjuk oleh ratu/raja. Menteri Utama ini juga termasuk kekuasaan Eksekutif. yaitu dimana raja adalah kepala negara dan Perdana Menteri adalah kepala pemerintahannya. namun masih bertanggung jawab kepada Ratu. kemudian memilih menteri-menteri untuk menempati Departemen-departemen pemerintahan. kekuasaan eksekutif monarki tersingkirkan dengan eksekutif Perdana Menteri. memilih menteri kabinet (dan semua posisi lain di pemerintahan Ratu). Pada dasarnya. Perdana Menteri mengatur semua urusan pemerintahan. Perdana Menteri yang ditunjuk oleh Ratu. Perdana Menteri haruslah berkedudukan di Dewan Perwakilan House of Commons dan merupakan pemimpin salah satu partai politik yang mendapat kursi terbanyak di Parlemen. yang sebelumnya telah disetujui oleh parlemen Inggris. Perdana Menteri yang ditunjuk oleh Ratu. namun masih bertanggung jawab kepada Ratu. pemerintahan di Britania Raya terbagi Eksekutif dan Legislatif. dan perumusan kebijakan pemerintah.1 Bagaimana sistem Pemerintahan di Britania Raya? Britania Raya sendiri memiliki sistem pemerintahan Monarki Konstitusional. Perdana Menteri memiliki tugas untuk memimpin rapat-rapat kabinet. Ratu/Raja merupakan kekuasaan eksekutif. Britania Raya juga memiliki negara bagian Irlandia Utara. 6 . Menteri Utama memiliki hak untuk memilih sekretaris kabinet untuk membantunya sesuai persetujuan DPR. sementara Raja/Ratu semakin jauh dari fungsi pemerintah.BRITANIA RAYA BAB II PEMBAHASAN 2. Secara historis. Namun.

pemerintahan selalu dibentuk oleh salah satu dari ketiga partai politik utama yaitu partai buruh. Ada juga dua partai nasional satu di Wales (Plaid Cymru) dan satu di Skotlandia (The Scotish National Party). dengan kekuatan untuk mengusulkan perubahan. dan dalam lima tahun. dan oleh para pemegang gelar yang sebelumnya memberikan kursi di House of Lords atas pertimbangan perdana menteri .B Menteri dan Kabinet) didasarkan pada kekuatan dukungan yang ada di parlemen. Adapun kekuasaan Legislatif Britania Raya yaitu Parlemen Bikameral. biasanya Lords Temporal ditunjuk atas jasanya terhadap negara atau berbagai kegiatan lain yang menguntungkan bagi negara. dan dapat melaksanakanhak veto ragu-ragu. dipilih dari antara. umum kembali. menganugerahkan gelar kebangsawanan ini. House of Common House of Common sebenarnya adalah yang berperanan dalam sistim politik Inggris. Lord Spiritual terdiri para pemimpin gereja. yang setiap anggota ini mewakili suatu lingkungan atau daerah (constituency). Selama beberapa tahun ini. sedangkan Lord Temporal adalah keturunan bangsawan kerajaan dari perserikatan kerajaan (United Kingdom). Pemerintahan koalisi jarang terjadi dalam sejarah politik Inggris. Parlemen terdiri dari dua bagian (chamber/house) yaitu House of Common dan House of Lord. Partai minoritas yang terbesar (sekarang partai buru secara resmi menjadi h). Lords Temporal ditunjuk tanpa hak turun-temurun bagi keturunan mereka untuk duduk di house of lord. House of Lord House of Lord terdiri dari Lord Spiritual dan Lord Temporal. atau sesuai dengan keinginan pemerintah yang berkuasa harus melakukan pemilihan . Ratu yang bertindak dengan nasihat perdana menteri. 7 Gedung Parlemen Skotlandia ¨ © ©¨     Kekuasaan politik di tangan pemerintah yang dipilih (dikepalai oleh seorang Perdana . konservatif dan liberaldemokrat. seperti juga beberapa partai nasional di Irlandia Utara. Anggotanya dipilih oleh rakyat. Anggota parlemen ini harus memenangkan pemilihan di daerahnyadalam suatu pemilihan umum. House of Common beranggotakan 650 orangyang tetap dan digaji. Ketua partai politik yang memenangkan mayoritas dalam pemilihan umum tersebut (saat ini Partai Conservative) diminta oleh ratu untuk membentuk kabinet. partai oposisi dan mempunyai pemimpin sendiri.The House of Lords saat ini bertindak untuk meninjau undang -undang diprakarsai oleh House of Commons.

masih ada Parlemen Skotlandia. Oleh karena itu. Majelis Wales dan Majelis Irlandia Utara.BRITANIA RAYA Walaupun Parlemen Inggris mencakup kekuasaan yang luas di Britania Raya. 8 . Britania Raya merupakan negara kesatuan dengan pemerintahan didesentrialisasikan. Masing-masing daerah memiliki otonomi yang bertanggung jawab kepada kedua Parlemen di Inggris.

sesuai dengan kebudayaan monarki yang telah begitu kental dan sulit untuk dihapuskan sepenuhnya. Namun. Masyarakat tetap menghormati kekuasaan Monarki sebagai bentuk simbolis negara. Ciri-ciri sistem distrik. Sistem parlemen dua kamar Inggris merupakan salah satu yang menjadi cikal bakal dari hampir semua parlemen bikameral (dua kamar) yang sekarang adadi banyak negara di dunia. yaitu tegaknya hukum di masyarakat dan diakuinya hak asasi manusia oleh tiap anggota masyarakat.1 Pemilih Pemilu Britania 2005        9 . namun ada pula campur tangan monarki feodalistik didalamnya. Adapun ciri-ciri demokrasi. Sistem ini merupakan sistem pemilu yang paling tua dan didasarkan pada kesatuan geografis. telah melahirkan konsep ³rule of law´ yang meliputi 4 unsur pembatasan k ekuasaan demokrasi. maka dibuatlah pembatasan kekuasaan yang dituangkan ³rule of law´.B 2. Dikatakan adanya demokrasi berarti kedaulatan di tangan rakyat. yaitu: Pengakuan hak asasi manusia Pemisahan atau pembagian kekuasaan (trias politika) Pemerintahan menurut hukum Peradilan administrasi dalam perselisihan Eropa sering disebut-sebut sebagai benua tempat kelahiran demokrasi. yaitu: Daerah pemilihan berbasis pada jumlah penduduk Gambar 2. Sistem ini sering dipakai di negara dengan sistem dwi partai maupun multi partai. Sebagai contoh. dimana satu kesatuan geografis mempunyai satu wakil di parlemen. Sistem Pemilihan Umum di Britania Raya menggunakan sistem Distrik. karena kekuasaannya terbatasi oleh Demokrasi yang ada. Model parlemen seperti inilah yang seringkali dianggap sebagai bagian tak terpisahkan dari demokrasi. namun feodalistik monarki melibatkan masih adanya kedaulatan penghormatan terhadap Raja/Ratu. begitu juga Monarki yang menghormati kedaulatan rakyat dan demokrasi. demokrasi tidak pernah lepas dari pemilu. Kekuasaan Monarki tidak lagi dapat mengambil keputusan sepihak. Di Britania Raya sendiri.2 Sistem Demokrasi seperti apakah yang berlaku di Britania Raya? Sistem demokrasi di Britania Raya merupakan demokrasi parlementer.

Caleg dikenal oleh rakyat pemilih. Dengan kata lain. sehngga tidak mengarah ke pemerintahan koalisi. Bila tak dikenal hampir pasti dia tak akan dipilih. Hubungan pemilih dengan caleg terpilih bisa berupa hubungan langsung. Implikasinya. keputusan-keputusan mayoritas diberlakukan pada sebagian besar bidang-bidang kebijakan pemerintah yang tunduk pada pembatasan-pembatasan agar keputusan pemerintah tidak melanggar kemerdekaan dan hak-hak individu seperti tercantum dalam konstitusi. karena wakil rakyat memang lebih loyal pada pemilih dan konstituensinya. 10 . caleg terpilih dicalonkan oleh pemilih atau pemilih dan partai Caleg terpilih bertanggung jawab kepada rakyat pemilih (untuk caleg independen) atau kepada rakyat pemilih dan partai. berupa distrik. sehingga pemilih pun akan kian malas untuk memilih partai yang sudah pasti kalah (partai gurem). Demokrasi yang berlangsung di Britania Raya menganut demokrasi liberal. Dalam demokrasi liberal. Dengan kata lain. karena suara pihak yang kalah hilang alias tidak dihitung. Cenderung ke sistem sentralisasi. hasil perbandingan suara pemilih dan wakil terpilih menjadi tidak berimbang (proporsional) Banyak suara yang hilang sia-sia (wasted). sehingga jumlah daerah pemilihan menjadi banyak Batasan daerah pemilihan berubah-ubah sesuai dengan perkembangan jumlah penduduk Setiap daerah pemilihan (distrik) hanya ada satu wakil terpilih.BRITANIA RAYA Ukuran daerah pemilihan kecil. Demokrasi liberal (atau demokrasi konstitusional) adalah sistem politik yang melindungi secara konstitusional hak-hak individu dari kekuasaan pemerintah. Cenderung merugikan partai kecil. sistem distrik menghasilkan keterbukaan pertanggung jawaban politik dari wakil terhadap rakyat yang diwakili. Sistim ini menekankan kualitas dan atau popularitas individu. Dengan sistem penghitungan suara seperti ini. Akibatnya. dalam sistem ini kekuasaaan partai atas caleg terpilih sangat kecil. maka pada akhirnya akan cenderung menghasilkan dua partai besar Adanya dua partai besar memungkinkan partai yang menang mendapat suara mayoritas mutlak. bukan kepada pusat. namun dapat pula melalui partai (dicalonkan oleh partai). Caleg harus berasal/berdomisili di daerah pemilih (distrik) tempat dirinya dicalonkan.

terdapat sistem parlementer atau Westminster (Gedung Parlemen di Inggris). 11 . sesuai dengan nama gedung parlementer di Inggris. Dalam hal ini parlemen memiliki wewenang dalam mengangkat perdana menteri dan parlemen pun dapat menjatuhkan pemerintahan. Britania sendiri menyebut sistem parlementernya sistem Westminster. Sistem parlementer adalah sebuah sistem pemerintahan di mana parlemen memiliki peranan penting dalam pemerintahan.BRITANIA RAYA Dibawah demokrasi liberal.

Dari sini terlihat asas Demokrasi Parlementer yang sudah cukup kental di Britania Raya. Sistem monarki konstitusional Britania Raya mengikuti keturunan. Monarki konstitusional yang modern biasanya menggunakan konsep trias politica. Ratu sendiri memiliki 3 hak yang dijalaninya. hak untuk memberikan saran dan hak untuk memperingatkan. Perdana Menteri sering melakukan pertemuan dengan Ratu mengenai pemerintahan. ia disebut monarki mutlak atau monarki absolut. Monarki konstitusional adalah sejenis monarki yang didirikan di bawah sistem konstitusional yang mengakui raja sebagai kepala negara. Oleh karena itu. kerajaan masih di bawah kekuasaan rakyat tetapi raja mempunyai peranan tradisional di dalam sebuah negara. Kekuasaan Ratu/Raja tidak boleh diremehkan. Untuk itu. Britania Raya juga memiliki sistem multi-partai dan 3 partai besarnya itu adalah partai Konservatif. Perdana Menteri tetap harus meminta persetujuan Raja/Ratu atas setiap tindakan penting. yang memerintah negara dan bukannya Raja. rakyatpun masih menghormati keluarga kerajaan Ratu Elizabeth.3 Bagaimana campur tangan Monarki dalam Pemerintahan Britania Raya? Pada pembahasan sebelumnya telah dipaparkan bahwa kekuasaan Monarki seolah lebih kecil dibanding kekuasaan Parlementer. Namun demikian. 12 . Sehingga. Liberal dan Buruh. Hingga kini. yaitu: hak u tuk diajak berkonsultasi. seperti pengadaan perang. kekuasaan Monarki masih tetap ada. terdapat juga raja yang bergabung dengan kerajaan yang tidak demokratis. Sistem Monarki yang berlaku di Britania Raya adalah sistem Monarki Konstitusional. atau politik tiga serangkai.BRITANIA RAYA 2. Pada hakikatnya sang perdana menteri. Mereka memandang Raja/Ratu sebagai sebuah simbol negara yang bernilai sejarah dan kebudayaan tradisional. kekuasaan Monarki harus membicarakan segala sesuatunya bersama Perdana Menteri sebagai wakil dari kabinet Parlementer. Jika seorang raja mempunyai kekuasaan pemerintahan yang penuh. Saat ini. Ini berarti raja adalah hanya ketua simbolis cabang eksekutif. monarki konstitusional lazimnya digabung dengan demokrasi.

raja berjanji akan mengoreksi kesalahannya. Piagam tersebut menjadi lambang munculnya perlindungan terhadap hak-hak asasi karena ia mengajarkan bahwa hukum dan undang-undang derajatnya lebih tinggi daripada kekuasaan raja. Tonggak pertama bagi kemenangan hak-hak asasi terjadi di Inggris. Raja berjanji kepada penduduk kerajaan yang bebas untuk memberikan hak-hak sebagai berikut : y Para petugas keamanan dan pemungut pajak akan menghormati hak-hak penduduk. Tindakan sewenang-wenang Raja John tersebut mengakibatkan rasa tidak puas dari para bangsawan yang akhirnya berhasil mengajak Raja John untuk membuat suatu perjanjian yang disebut Magna Charta atau Piagam Agung. y Polisi ataupun jaksa tidak dapat menuntut seseorang tanpa bukti dan saksi yang sah. Piagam Magna Charta itu menandakan kemenangan telah diraih sebab hak-hak tertentu yang prinsip telah diakui dan dijamin oleh pemerintah. dinyatakan bersalah tanpa perlindungan negara dan tanpa alasan hukum sebagai dasar tindakannya.4 Bagaimana pengakuan Hak Asasi Manusia yang ada di Britania Raya? Inggris sering disebut±sebut sebagai negara pertama di dunia yang memperjuangkan hak asasi manusia. ditangkap. dan kebebasan Gereja Inggris. Perjuangan tersebut tampak dengan adanya berbagai dokumen kenegaraan yang berhasil disusun dan disahkan. a Tak seorang pun dari warga negara merdeka dapat ditahan atau dirampas harta kekayaannya atau diasingkan atau dengan cara apapun dirampas hak-haknya. kecuali berdasarkan pertimbangan hukum. Dokumen-dokumen tersebut adalah sebagai berikut : MAGNA CHARTA Pada awal abad XII Raja Richard yang dikenal adil dan bijaksana telah diganti oleh Raja John Lackland yang bertindak sewenang±wenang terhadap rakyat dan para bangsawan. hak. Magna Charta dicetuskan pada 15 Juni 1215 yang prinsip dasarnya memuat pembatasan kekuasaan raja dan hak asasi manusia lebih penting daripada kedaulat n raja. y Apabila seseorang tanpa perlindungan hukum sudah terlanjur ditahan. Isi Magna Charta adalah sebagai berikut : Raja beserta keturunannya berjanji akan menghormati kemerdekaan. y Seseorang yang bukan budak tidak akan ditahan.BRITANIA RAYA 2. 13 .

undang-undang dan pembentukan tentara tetap harus seizin parlemen. BILL OF RIGHTS Tujuan dari Bill of Rights Inggris adalah untuk memperjuangkan keinginan rakyat yang diwakilkan oleh parlemen atas kekuasaan raja. Pajak. Bill of Rights merupakan dasar hukum konstitusional Inggris. Isinya adalah sebagai berikut : Seseorang yang ditahan segera diperiksa dalam waktu 2 hari setelah penahanan. 14 . Hak warga Negara untuk memeluk agama menurut kepercayaan masing-masing . The Art of Settlement. Bill of Rights merupakan undang-undang yang dicetuskan tahun 1689 dan diterima parlemen Inggris. Isinya secara garis besar menuntut hak-hak sebagai berikut : Pajak dan pungutan istimewa harus disertai persetujuan.undang yang mengatur tentang penahanan seseorang dibuat pada tahun 1679. HOBEAS CORPUS ACT Hobeas Corpus Act adalah undang.BRITANIA RAYA PETITION OF RIGHTS Pada dasarnya Petition of Rights berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai hak-hak rakyat beserta jaminannya. Warga negara tidak boleh dipaksakan menerima tentara di rumahnya. Tentara tidak boleh menggunakan hukum perang dalam keadaan damai. Petisi ini diajukan oleh para bangsawan kepada raja di depan parlemen pada tahun 1628. yang isinya mengatur tentang : Kebebasan dalam pemilihan anggota parlemen. Parlemen berhak untuk mengubah keputusan raja. Kebebasan berbicara dan mengeluarkan pendapat. dan Parliament Act. bersama dengan Magna Carta. Alasan penahanan seseorang harus disertai bukti yang sah menurut hukum.

15 . terjadilah perang antara parlemen melawan rajanya sendiri. yaitu adipati-adipati yang secara teoritis adalah bawahannya juga. Ia tidak bisa menarik pajak atau memulai perang tanpa berkonsultasi dengan parlemennya. bangsa Eropa cenderung memiliki kekuasaan monarki yang terbatas. Situasi ini berusaha diatasi oleh Charles I dari Inggris dengan cara menggunakan kekerasan untuk memaksa House of Commons menyetujui penarikan pajak kapal (ship money) untuk membiayai perangnya melawan Prancis dan Spanyol. tapi karena masalah adat istiadat dan budaya. Maka untuk pertama kalinya dalam sejarah Eropa. dan untuk itu ia harus minta ijin kepada majikan dari para petani itu. tapi di sisi lain mereka tidak mau kekayaan mereka disedot habis oleh kesewenangan raja. terutama kamar bawahnya.BRITANIA RAYA 2. mereka harus merekrut petanipetani dari daerah-daerah di kerajaannya. Selain itu. petani-petani yang direkrut menjadi pasukan ini harus diberi makan dan untuk itu diperlukan uang. Tapi karena adipati-adipati ini memegang kesetiaan rakyat lokal. raja-raja Eropa waktu itu (abad 17) tidak punya yang namanya tentara tetap (standing army). termasuk di Indonesia.5 Sejarah apakah yang melahirkan sistem Pemerintahan dan Demokrasi Britania Raya yang ada saat ini? Berbeda dengan bangsa-bangsa Timur yang memiliki pemerintahan Monarki yang absolut. Di satu sisi.bukanlah parlemen yang lembek seperti di Prancis. ia bisa mensabotase rencana perang raja dengan tidak muncul bersama pasukannya pada saat apel siaga. Sejak abad 15. Perang ini membawa dampak yang menarik dari aspek politik. Lagi-lagi raja Eropa seringkali tidak memiliki dana pribadi (privy purse) yang memadai untuk berperang sendirian sehingga ia harus meminta bantuan finansial dari adipati-adipatinya juga. para pemberontak (yang disebut sebagai kaum parliamentarist) tidak bisa menolak keabsahan Charles I sebagai raja karena menurut teori politik feudal yang ada saat itu Charles I memang berhak menarik pajak itu. maka kalau si adipati tidak setuju dengan rencana perang yang diajukan raja.pejabat-pejabat lokal ini berhasil menumpuk kekayaan yang tidak sedikit dan mereka merasa marah ketika Charles I datang membawa pasukan pengawalnya untuk menangkap anggota Commons yang menolak memberikan suara setuju terhadap penarikan pajak yang diminta Charles. Dari segi militer. yaitu "rule of law". Dari sini lahirlah konsep yang tetap banyak digunakan sampai sekarang. Inggris sangat tergantung pada parlemen. Kalau raja hendak berperang. Ini bukan disebabkan karena masalah konstitusi atau semacamnya. yaitu House of Commons. Parlemen Inggris.

Britania Raya juga memiliki sistem dwi partai yang kemudian kini menjadi multi partai. dia kalah dan kepalanya dipenggal oleh pasukan parlementaris di bawah pimpinan Cromwell. Anggota Partai Nasional Skotlandia dan Plaid Cymru bekerja bersama sebagai satu kelompok parlemen. namun tidak sebesar partai politik Inggris yang memperoleh banyak kursi di parlemen. tapi Partai Liberal runtuh pada awal abad kedua puluh dan sebagian besar digantikan oleh Partai Buruh. Namun dalam perang yang meletus itu. Konservatif dan Liberal mendominasi politik Inggris. Secara historis. Liberal bergabung dengan Partai Sosial Demokrat menjadi Demokrat Liberal. bisa dikatakan bahwa teori parlementer tentang pembatasan hak penguasa oleh hukum atau aturan yang dibuat parlemen mendapatkan kemenangan dengan dipenggalnya kepala raja Charles I ini. yang dipandang sebagai partai besar ketiga. yang sering disebut partai-partai kecil ikut dalam pemilihan umum tetapi hanya memperoleh sedikit suara. Awalnya. Secara teori politik. Tahun 1980-an. Kelompok ini saat ini memiliki 10 anggota parlemen. (Ini sekarang diterapkan di Indonesia dalam bentuk hak budgeter DPR). Adapun partai Nasional Skotlandia dan Plaid Cymru (Wales).BRITANIA RAYA Konsep ini dalam penerapannya waktu itu menyatakan bahwa seorang raja Inggris tidak berhak menarik pajak atau menyatakan perang kecuali kalau ia mendapatkan keabsahan hukum dalam bentuk persetujuan dari parlemen. Begitu pula di Irlandia Utara. Charles I tentu saja tidak mau menerima teori baru yang diajukan kaum parlementaris ini karena dia berpegang pada teori bahwa raja memegang kekuasaan mutlak. namun sistem rule of law ini tetap bertahan sampai sekarang di Inggris dan di banyak negara lain di dunia yang berbentuk demokrasi. meskipun saat ini tiga partai mendominasi lanskap politik. Inggris Raya mempunyai dua partai politik besar. Biarpun kemudian Inggris tetap memiliki darah monarki. Pihak lain. terdapat beberapa partai politik. 16 .

dimana terdapat pemerintahan Raja/Ratu yang tidak bersifat mutlak yang dimana kekuasaannya dibatasi oleh sistem demokrasi dan konstitusi atau Undang-undang yang ada dengan parlemen 2 kamar (chamber). 17 . Kecilnya kekuatan Monarki saat ini di Britania Raya disebabkan sejarah masa lalu yang melahirkan ³rule of law´ yang membatasi kekuasaan monarki dan hingga kini telah menjadi salah satu konsep budaya demokrasi. meskipun saat ini tiga partai mendominasi lanskap politik. yang pahamnya sering disebutsebut sebagai landasan HAM yaitu Magna Charta dan Bill of Rights. Sedangkan hubungan kekuasaan Monarki Konstitusional. Petition of Rights. Inggris sering disebut±sebut sebagai negara pertama di dunia yang memperjuangkan hak asasi manusia. menetapkan Raja/Ratu sebagai kepala negara yang bersifat simbolis tradisional yang tetap dihormati oleh rakyat.1 Kesimpulan Sistem Pemerintahan di Britania Raya menganut paham Monarki Konstitusional bikameral.BRITANIA RAYA BAB III PENUTUP 3. Hobeas Corpus Act dan Bill of Rights. Inggris Raya mempunyai dua partai politik besar. Diantara kelima perjanjian tersebut. Perjanjian tersebut diantaranya Magna Charta. Demokrasi di Britania Raya menganut demokrasi parlementer dimana demokrasi liberal dan sistem parlementer berlaku.Alasan mengapa inggris disebut sebagai negara yang pertama memperjuangkan dikarenakan adanya beberapa perjanjian yang menyangkut hak asasi manusia. Konsep Rule of Law menyatakan bahwa seorang raja Inggris tidak berhak menarik pajak atau menyatakan perang kecuali kalau ia mendapatkan keabsahan hukum dalam bentuk persetujuan dari parlemen dan konsep ini tetap bertahan di Inggris. Selain itu terdapat pula sistem dwi partai yang kemudian kini menjadi multi partai.

18 . dan terbukti telah memajukan negara kesatuan itu sebagai negara maju yang terkenal diseluruh dunia. pemerintah Britania Raya lebih memperhatikan wilayah-wilayah negara bagian lainnya selain Inggris. Sebaiknya. sebagian besar merupakan partai yang berasal dari Inggris. Inggris sangatlah menonjol dibanding negara bagian lainnya. Britania masih mencampurkan sistem Monarki yang menjadi ciri khas nilai tradisi di Britania yang masih terjaga. seperti terlihat dari 3 partai besar yang mendominasi Britania.BRITANIA RAYA 3.2 Saran Sistem Pemerintahan di Britania Raya sudahlah baik.

id 19 .pks-jaksel.wikipedia.org www.BRITANIA RAYA DAFTAR PUSTAKA www.or.

B ! "% "! $& $ $ $# Makalah PKN BRITANIA RAYA DISUSUN OLEH Aulia Rahmi (6) Ghina Humaira (16) Intan Kartika Nursyahbani (20) Jenida Tiara (21) Putri Maharani (33) XI IPA 2 SMAN 68 Jakarta 20 .

5.BRITANIA RAYA 2009/2010 )( ' 0 T 2.4.17 21 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful