BRITANIA RAYA

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa. Berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya, makalah untuk pelajaran kewarganegaraan tentang ´Sistem Politik Demokrasi Britania Raya´ ini dapat terselesaikan dengan baik. Semua proses dalam penyusunan makalah ini, tentu tak lepas dari bimbingan para guru dan sumber-sumber referensi yang memberikan informasi tentang masalah yang kami bahas dalam makalah ini. Dalam bab demi bab makalah ini, kami selaku penyusun akan menjabarkan materi serta pembahasan mengenai hal-hal yang berkaitan tentang masalah ³Sistem Politik Demokrasi Britania Raya´ tersebut. Beberapa uraian masalah yang akan dibahas antara lain, yakni dari sistem pemerintahan negara tersebut, sampai kehidupan politik dan kehidupan demokrasi di negara tersebut, serta beberapa sejarah politik yang pernah ada di Negara Britania Raya tersebut. Menyadari keterbatasan kami sebagai penyusun, kami sebagai manusia biasa tak pernah lepas dari kesalahan dan kekurangan, tentu makalah ini belumlah sempuran.Untuk itu, segala saran dan kritik yang membangun dari pembaca, guru pembimbing akan diterima dengan tangan terbuka. Semua semata-mata demi kelancaran pembuatan makalah serta, pembelajaran di masa mendatang. Terakhir, ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu kami, dalam pembuatan makalah ini. Selain itu, kami pun mengucapkan terima kasih kepada para penulis yang tulisannya kami kutip sebagai bahan rujukan dalam pembuatan makalah ini. Kami harap makalah ini dapat bermanfaat dan berguna dalam pembelajaran tentang masalah ini .

Jakarta, Oktober 2009

Tim Penulis

1

BRITANIA RAYA

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR .......................................... ............................................................. 1 DAFTAR ISI ...................................................................................................................... 2 Bab 1 Pendahuluan 1.1. Pengenalan Wilayah ......................................................................................... 3 1.2. Latar Belakang .................................................................................................. 4 1.3. Tujuan .................................................................................. .............................. 4 1.4. Identifikasi Masalah ........................................................................................... 5 1.5. Metode Penelitian .............................................................................................. 5 1.6. Sistematika Penelitian ....................................................................................... 5 Bab 2 Pembahasan 2.1. Bagaimana sistem Pemerintahan di Britania Raya ........................................... 6 2.2. Sistem Demokrasi seperti apakah yang berlaku di Britania Raya? .................. 9 2.3. Bagaimana campur tangan Monarki dalam Pemerintahan Britania Raya? ..... 12 2.4 Bagaimana pengakuan Hak Asasi Manusia yang ada di Britania Raya? ......... 13 2.5 Sejarah apakah yang melahirkan sistem Pemerintahan dan Demokrasi Britania Raya yang ada saat ini? ................................................................... .................. 15 Bab 3 Penutup 3.1 Kesimpulan ....................................................................................................... .17 3.2 Saran...................................................................................................................18 DAFTAR PUSTAKA......................................................................................................... .19

2

1 Peta Britania Raya tertinggi.1 Pengenalan Wilayah B itania Raya (UK) merupakan sebuah negara kerajaan yang terdiri dari beberapa negara bagian di Eropa Utara di antara Laut Utara dan Samudra Atlantik. Michael Faraday.Sebagian Inggris terdiri dari dataran rendah. Letak astronomis : 50°LU . sebagian alami dan ada yang buatan (crannog).B 1. Irlandia Utara. Inggris dan Wales. Keseluruhan diperkirakan Britania Raya termasuk sekitar 1098 pulau kecil. Negara bagian itu adalah negara bagian Skotlandia. Sedangkan geografi Skotlandia bervariasi dengan dataran rendah di Selat n dan a Timur. Sedangkan di selatan Inggris dipisahkan dengan Perancis oleh Selat Inggris. Paul Dirac dan Isambard ¡¤ ¡ £¥£  £ £¢   BAB PENDAHULUAN 3 . Charles Darwin. pulau buatan yang dibangun di masa lalu menggunakan kayu dan batu. yaitu Universitas Cambridge dan Universitas Oxford di mana tokoh-tokoh ilmuwan dan militer. Wales sebagian besarnya berdataran tinggi. Britania Raya mempunyai dua dari universitas yang terkemuka di dunia. dengan gunung Snowdon (1085m) sebagai puncak Gambar 1. Irlandia Utara merupakan negara bagian yang paling berbukit dengan kota-kota utmanya adalah Belfast dan Londonderry.61°LU dan 11°BB 15°BB. Adapun terowongan channel yang menghubungkan Britania Raya dengan Perancis. Inggris sendiri meliputi 2/3 pulau Britania Raya dan menerima batas darat di utara dengan Skotlandia dan barat dengan Wales. seperti Sir Isaac Newton. dataran tinggi mendominasi Utara dan Barat. Negara bagian Inggris yang menempati 2/3 wilayah kepulauan Britania raya menyebabkan keseluruhan negara bagian Britania raya ini sering diartikan merupakan satu bagian dengan negara bagian Inggris.

hovercraft. 1. Tetapi. vaksinasi. seperti kita ketahui.3 Tujuan Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai sistem pemerintahan. 1. bahasa Irlandia.2 Latar Belakang Tanah Eropa merupakan wilayah yang sering disebut-sebut sebagai tanah kelahiran demokrasi. memiliki Monarki yaitu kerajaan yang dipimpin Ratu/Raja. politik. bahasa Wales. demokrasi dan HAM di Britania Raya dan untuk menjawab semua pertanyaan-pertanyaan masalah yang kami ingin ketahui. Lalu. televisi. radio. bahasa Romawi dan bahasa isyarat Britania (bahasa isyarat Irlandia Utara juga digunakan di Irlandia Utara). dan juga bahasa Skotlandia. dan yang berhubungan dekat Scots Gaelik. lokomotif. Britania sendiri. dan paling terkenal digunakan sebagai set angka yang unik untuk menghitung domba. Perdana Menteri. bahasa Cornish. politik. mengapa di Britania Raya bisa terdapat pemilu. Bahasa utama yang digunakan adalah bahasa Inggris. mesin pembakaran dalam dan mesin jet. yang berhubungan dekat dengan bahasa Inggris. Bahasa daerah lainnya termasuk bahasa Keltik (Celtic). sifat Monarki yang biasanya absolut dan terkadang membatasi demokrasi. Negara ini juga terkenal dengan penemuan seperti mesin uap. 4 . Termasuk Britania Raya yang memiliki sejarah demokrasi yang cukup panjang. Pengaruh terhadap dialek Keltik dari bahasa Kumbrik (Cu §¦ ric) tetap bertahan di utara Inggris selama beberapa abad. telepon. demokrasi hingga HAM yang berlaku di Britania Raya.BRITANIA RAYA Kingdom Brunel berasal. Parlemen dan bahkan Pemilu? Hal inilah yang menjadi ketertarikan kami untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai sistem pemerintahan.

2 Sistem Demokrasi seperti apakah yang berlaku di Britania Raya? 1.5 Metode Penelitian Metode Penelitian yang kami lakukan adalah melalui Studi Pustaka berbagai sumber 1.3.3.4 Bagaimana pengakuan Hak Asasi Manusia yang ada di Britania Raya? 1.3.4 Identifikasi Masalah Ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan yang ingin kami ketahui lebih dalam lagi mengenai Pemerintahan di Britania Raya.3.3.3 Bagaimana campur tangan Monarki dalam Pemerintahan Britania Raya? 1.6 Sistematika Penelitian Sistematika penelitian yang kami lakukan adalah Mendiskusikan Kerangka dan Masalah Mengumpulkan Data Menyusun Kerangka Makalah Mengembangkan Kerangka menjadi sebuah Makalah 5 . Beberapa hal tersebut adalah: 1.BRITANIA RAYA 1.1 Bagaimana sistem Pemerintahan di Britania Raya? 1.5 Sejarah apakah yang melahirkan sistem Pemerintahan dan Demokrasi Britania Raya yang ada saat ini? 1.

Menteri Utama memiliki hak untuk memilih sekretaris kabinet untuk membantunya sesuai persetujuan DPR. Sebelumnya.1 Bagaimana sistem Pemerintahan di Britania Raya? Britania Raya sendiri memiliki sistem pemerintahan Monarki Konstitusional. Perdana Menteri yang ditunjuk oleh Ratu. Pada dasarnya. Secara historis. namun masih bertanggung jawab kepada Ratu. Namun. Britania Raya juga memiliki negara bagian Irlandia Utara. Ratu/Raja merupakan kekuasaan eksekutif. Masing-masing negara bagian memiliki parlemen yang dipimpin seorang Menteri Utama yang diajukan kabinet dan dipilih oleh Ratu. sementara Raja/Ratu semakin jauh dari fungsi pemerintah. kemudian memilih menteri-menteri untuk menempati Departemen-departemen pemerintahan. Perdana Menteri yang memegang kekuasaan pemerintahan. yaitu dimana raja adalah kepala negara dan Perdana Menteri adalah kepala pemerintahannya. Perdana Menteri yang ditunjuk oleh Ratu. kemudian memilih menteri-menteri untuk menempati Departemen-departemen pemerintahan. Perdana Menteri mengatur semua urusan pemerintahan. seiring waktu. Perdana Menteri haruslah berkedudukan di Dewan Perwakilan House of Commons dan merupakan pemimpin salah satu partai politik yang mendapat kursi terbanyak di Parlemen. pemerintahan di Britania Raya terbagi Eksekutif dan Legislatif. Perdana Menteri memiliki tugas untuk memimpin rapat-rapat kabinet.BRITANIA RAYA BAB II PEMBAHASAN 2. yang sebelumnya telah disetujui oleh parlemen Inggris. memilih menteri kabinet (dan semua posisi lain di pemerintahan Ratu). 6 . Setelah dipilih. Tidak hanya berkutat pada Inggris. kekuasaan eksekutif monarki tersingkirkan dengan eksekutif Perdana Menteri. Perdana Menteri ditunjuk oleh ratu/raja. Skotlandia dan Wales. dan perumusan kebijakan pemerintah. Menteri Utama ini juga termasuk kekuasaan Eksekutif. namun masih bertanggung jawab kepada Ratu. Perdana Menteri mengatur semua urusan pemerintahan.

menganugerahkan gelar kebangsawanan ini. House of Common House of Common sebenarnya adalah yang berperanan dalam sistim politik Inggris.The House of Lords saat ini bertindak untuk meninjau undang -undang diprakarsai oleh House of Commons. House of Common beranggotakan 650 orangyang tetap dan digaji. dengan kekuatan untuk mengusulkan perubahan. Ketua partai politik yang memenangkan mayoritas dalam pemilihan umum tersebut (saat ini Partai Conservative) diminta oleh ratu untuk membentuk kabinet.B Menteri dan Kabinet) didasarkan pada kekuatan dukungan yang ada di parlemen. dan dapat melaksanakanhak veto ragu-ragu. House of Lord House of Lord terdiri dari Lord Spiritual dan Lord Temporal. Lords Temporal ditunjuk tanpa hak turun-temurun bagi keturunan mereka untuk duduk di house of lord. Selama beberapa tahun ini. atau sesuai dengan keinginan pemerintah yang berkuasa harus melakukan pemilihan . dan oleh para pemegang gelar yang sebelumnya memberikan kursi di House of Lords atas pertimbangan perdana menteri . partai oposisi dan mempunyai pemimpin sendiri. biasanya Lords Temporal ditunjuk atas jasanya terhadap negara atau berbagai kegiatan lain yang menguntungkan bagi negara. Lord Spiritual terdiri para pemimpin gereja. konservatif dan liberaldemokrat. sedangkan Lord Temporal adalah keturunan bangsawan kerajaan dari perserikatan kerajaan (United Kingdom). Ratu yang bertindak dengan nasihat perdana menteri. yang setiap anggota ini mewakili suatu lingkungan atau daerah (constituency). seperti juga beberapa partai nasional di Irlandia Utara. Ada juga dua partai nasional satu di Wales (Plaid Cymru) dan satu di Skotlandia (The Scotish National Party). dan dalam lima tahun. Pemerintahan koalisi jarang terjadi dalam sejarah politik Inggris. Partai minoritas yang terbesar (sekarang partai buru secara resmi menjadi h). pemerintahan selalu dibentuk oleh salah satu dari ketiga partai politik utama yaitu partai buruh. umum kembali. Anggota parlemen ini harus memenangkan pemilihan di daerahnyadalam suatu pemilihan umum. Anggotanya dipilih oleh rakyat. Parlemen terdiri dari dua bagian (chamber/house) yaitu House of Common dan House of Lord. dipilih dari antara. 7 Gedung Parlemen Skotlandia ¨ © ©¨     Kekuasaan politik di tangan pemerintah yang dipilih (dikepalai oleh seorang Perdana . Adapun kekuasaan Legislatif Britania Raya yaitu Parlemen Bikameral.

BRITANIA RAYA Walaupun Parlemen Inggris mencakup kekuasaan yang luas di Britania Raya. Masing-masing daerah memiliki otonomi yang bertanggung jawab kepada kedua Parlemen di Inggris. Majelis Wales dan Majelis Irlandia Utara. Oleh karena itu. masih ada Parlemen Skotlandia. 8 . Britania Raya merupakan negara kesatuan dengan pemerintahan didesentrialisasikan.

dimana satu kesatuan geografis mempunyai satu wakil di parlemen. Dikatakan adanya demokrasi berarti kedaulatan di tangan rakyat. Masyarakat tetap menghormati kekuasaan Monarki sebagai bentuk simbolis negara. Sistem Pemilihan Umum di Britania Raya menggunakan sistem Distrik. Di Britania Raya sendiri. Model parlemen seperti inilah yang seringkali dianggap sebagai bagian tak terpisahkan dari demokrasi.2 Sistem Demokrasi seperti apakah yang berlaku di Britania Raya? Sistem demokrasi di Britania Raya merupakan demokrasi parlementer. namun ada pula campur tangan monarki feodalistik didalamnya. Kekuasaan Monarki tidak lagi dapat mengambil keputusan sepihak. Namun. yaitu tegaknya hukum di masyarakat dan diakuinya hak asasi manusia oleh tiap anggota masyarakat. demokrasi tidak pernah lepas dari pemilu. Sistem parlemen dua kamar Inggris merupakan salah satu yang menjadi cikal bakal dari hampir semua parlemen bikameral (dua kamar) yang sekarang adadi banyak negara di dunia. Sebagai contoh. telah melahirkan konsep ³rule of law´ yang meliputi 4 unsur pembatasan k ekuasaan demokrasi. yaitu: Daerah pemilihan berbasis pada jumlah penduduk Gambar 2. begitu juga Monarki yang menghormati kedaulatan rakyat dan demokrasi. karena kekuasaannya terbatasi oleh Demokrasi yang ada. yaitu: Pengakuan hak asasi manusia Pemisahan atau pembagian kekuasaan (trias politika) Pemerintahan menurut hukum Peradilan administrasi dalam perselisihan Eropa sering disebut-sebut sebagai benua tempat kelahiran demokrasi. namun feodalistik monarki melibatkan masih adanya kedaulatan penghormatan terhadap Raja/Ratu.1 Pemilih Pemilu Britania 2005        9 . sesuai dengan kebudayaan monarki yang telah begitu kental dan sulit untuk dihapuskan sepenuhnya. Sistem ini sering dipakai di negara dengan sistem dwi partai maupun multi partai. Sistem ini merupakan sistem pemilu yang paling tua dan didasarkan pada kesatuan geografis. Ciri-ciri sistem distrik. maka dibuatlah pembatasan kekuasaan yang dituangkan ³rule of law´. Adapun ciri-ciri demokrasi.B 2.

caleg terpilih dicalonkan oleh pemilih atau pemilih dan partai Caleg terpilih bertanggung jawab kepada rakyat pemilih (untuk caleg independen) atau kepada rakyat pemilih dan partai. sistem distrik menghasilkan keterbukaan pertanggung jawaban politik dari wakil terhadap rakyat yang diwakili. sehngga tidak mengarah ke pemerintahan koalisi.BRITANIA RAYA Ukuran daerah pemilihan kecil. dalam sistem ini kekuasaaan partai atas caleg terpilih sangat kecil. Dengan kata lain. Dengan sistem penghitungan suara seperti ini. berupa distrik. sehingga jumlah daerah pemilihan menjadi banyak Batasan daerah pemilihan berubah-ubah sesuai dengan perkembangan jumlah penduduk Setiap daerah pemilihan (distrik) hanya ada satu wakil terpilih. Cenderung merugikan partai kecil. namun dapat pula melalui partai (dicalonkan oleh partai). karena wakil rakyat memang lebih loyal pada pemilih dan konstituensinya. karena suara pihak yang kalah hilang alias tidak dihitung. Bila tak dikenal hampir pasti dia tak akan dipilih. Caleg dikenal oleh rakyat pemilih. Sistim ini menekankan kualitas dan atau popularitas individu. Hubungan pemilih dengan caleg terpilih bisa berupa hubungan langsung. Demokrasi yang berlangsung di Britania Raya menganut demokrasi liberal. Caleg harus berasal/berdomisili di daerah pemilih (distrik) tempat dirinya dicalonkan. maka pada akhirnya akan cenderung menghasilkan dua partai besar Adanya dua partai besar memungkinkan partai yang menang mendapat suara mayoritas mutlak. sehingga pemilih pun akan kian malas untuk memilih partai yang sudah pasti kalah (partai gurem). hasil perbandingan suara pemilih dan wakil terpilih menjadi tidak berimbang (proporsional) Banyak suara yang hilang sia-sia (wasted). bukan kepada pusat. Cenderung ke sistem sentralisasi. 10 . keputusan-keputusan mayoritas diberlakukan pada sebagian besar bidang-bidang kebijakan pemerintah yang tunduk pada pembatasan-pembatasan agar keputusan pemerintah tidak melanggar kemerdekaan dan hak-hak individu seperti tercantum dalam konstitusi. Implikasinya. Dalam demokrasi liberal. Demokrasi liberal (atau demokrasi konstitusional) adalah sistem politik yang melindungi secara konstitusional hak-hak individu dari kekuasaan pemerintah. Dengan kata lain. Akibatnya.

11 . Dalam hal ini parlemen memiliki wewenang dalam mengangkat perdana menteri dan parlemen pun dapat menjatuhkan pemerintahan.BRITANIA RAYA Dibawah demokrasi liberal. sesuai dengan nama gedung parlementer di Inggris. terdapat sistem parlementer atau Westminster (Gedung Parlemen di Inggris). Sistem parlementer adalah sebuah sistem pemerintahan di mana parlemen memiliki peranan penting dalam pemerintahan. Britania sendiri menyebut sistem parlementernya sistem Westminster.

Hingga kini. Untuk itu. Saat ini. atau politik tiga serangkai. Kekuasaan Ratu/Raja tidak boleh diremehkan. Mereka memandang Raja/Ratu sebagai sebuah simbol negara yang bernilai sejarah dan kebudayaan tradisional. yaitu: hak u tuk diajak berkonsultasi. Sehingga. Oleh karena itu. Namun demikian. yang memerintah negara dan bukannya Raja. rakyatpun masih menghormati keluarga kerajaan Ratu Elizabeth. Sistem Monarki yang berlaku di Britania Raya adalah sistem Monarki Konstitusional. ia disebut monarki mutlak atau monarki absolut. Perdana Menteri tetap harus meminta persetujuan Raja/Ratu atas setiap tindakan penting. seperti pengadaan perang. kekuasaan Monarki masih tetap ada. Liberal dan Buruh. Perdana Menteri sering melakukan pertemuan dengan Ratu mengenai pemerintahan. Ini berarti raja adalah hanya ketua simbolis cabang eksekutif. terdapat juga raja yang bergabung dengan kerajaan yang tidak demokratis. kerajaan masih di bawah kekuasaan rakyat tetapi raja mempunyai peranan tradisional di dalam sebuah negara. Britania Raya juga memiliki sistem multi-partai dan 3 partai besarnya itu adalah partai Konservatif. Dari sini terlihat asas Demokrasi Parlementer yang sudah cukup kental di Britania Raya. kekuasaan Monarki harus membicarakan segala sesuatunya bersama Perdana Menteri sebagai wakil dari kabinet Parlementer. Monarki konstitusional yang modern biasanya menggunakan konsep trias politica. hak untuk memberikan saran dan hak untuk memperingatkan. Jika seorang raja mempunyai kekuasaan pemerintahan yang penuh. monarki konstitusional lazimnya digabung dengan demokrasi. Monarki konstitusional adalah sejenis monarki yang didirikan di bawah sistem konstitusional yang mengakui raja sebagai kepala negara.3 Bagaimana campur tangan Monarki dalam Pemerintahan Britania Raya? Pada pembahasan sebelumnya telah dipaparkan bahwa kekuasaan Monarki seolah lebih kecil dibanding kekuasaan Parlementer. Sistem monarki konstitusional Britania Raya mengikuti keturunan. Ratu sendiri memiliki 3 hak yang dijalaninya. Pada hakikatnya sang perdana menteri. 12 .BRITANIA RAYA 2.

Magna Charta dicetuskan pada 15 Juni 1215 yang prinsip dasarnya memuat pembatasan kekuasaan raja dan hak asasi manusia lebih penting daripada kedaulat n raja. Perjuangan tersebut tampak dengan adanya berbagai dokumen kenegaraan yang berhasil disusun dan disahkan. Isi Magna Charta adalah sebagai berikut : Raja beserta keturunannya berjanji akan menghormati kemerdekaan. y Polisi ataupun jaksa tidak dapat menuntut seseorang tanpa bukti dan saksi yang sah. dan kebebasan Gereja Inggris. dinyatakan bersalah tanpa perlindungan negara dan tanpa alasan hukum sebagai dasar tindakannya. Tindakan sewenang-wenang Raja John tersebut mengakibatkan rasa tidak puas dari para bangsawan yang akhirnya berhasil mengajak Raja John untuk membuat suatu perjanjian yang disebut Magna Charta atau Piagam Agung. kecuali berdasarkan pertimbangan hukum. Tonggak pertama bagi kemenangan hak-hak asasi terjadi di Inggris. Piagam tersebut menjadi lambang munculnya perlindungan terhadap hak-hak asasi karena ia mengajarkan bahwa hukum dan undang-undang derajatnya lebih tinggi daripada kekuasaan raja. Dokumen-dokumen tersebut adalah sebagai berikut : MAGNA CHARTA Pada awal abad XII Raja Richard yang dikenal adil dan bijaksana telah diganti oleh Raja John Lackland yang bertindak sewenang±wenang terhadap rakyat dan para bangsawan. raja berjanji akan mengoreksi kesalahannya.4 Bagaimana pengakuan Hak Asasi Manusia yang ada di Britania Raya? Inggris sering disebut±sebut sebagai negara pertama di dunia yang memperjuangkan hak asasi manusia. Piagam Magna Charta itu menandakan kemenangan telah diraih sebab hak-hak tertentu yang prinsip telah diakui dan dijamin oleh pemerintah. y Apabila seseorang tanpa perlindungan hukum sudah terlanjur ditahan.BRITANIA RAYA 2. Raja berjanji kepada penduduk kerajaan yang bebas untuk memberikan hak-hak sebagai berikut : y Para petugas keamanan dan pemungut pajak akan menghormati hak-hak penduduk. ditangkap. y Seseorang yang bukan budak tidak akan ditahan. hak. 13 . a Tak seorang pun dari warga negara merdeka dapat ditahan atau dirampas harta kekayaannya atau diasingkan atau dengan cara apapun dirampas hak-haknya.

bersama dengan Magna Carta. Bill of Rights merupakan dasar hukum konstitusional Inggris. The Art of Settlement. Petisi ini diajukan oleh para bangsawan kepada raja di depan parlemen pada tahun 1628. BILL OF RIGHTS Tujuan dari Bill of Rights Inggris adalah untuk memperjuangkan keinginan rakyat yang diwakilkan oleh parlemen atas kekuasaan raja. undang-undang dan pembentukan tentara tetap harus seizin parlemen. Isinya secara garis besar menuntut hak-hak sebagai berikut : Pajak dan pungutan istimewa harus disertai persetujuan. Tentara tidak boleh menggunakan hukum perang dalam keadaan damai. Pajak. dan Parliament Act. Kebebasan berbicara dan mengeluarkan pendapat.undang yang mengatur tentang penahanan seseorang dibuat pada tahun 1679. yang isinya mengatur tentang : Kebebasan dalam pemilihan anggota parlemen. Hak warga Negara untuk memeluk agama menurut kepercayaan masing-masing . Bill of Rights merupakan undang-undang yang dicetuskan tahun 1689 dan diterima parlemen Inggris. Alasan penahanan seseorang harus disertai bukti yang sah menurut hukum. Parlemen berhak untuk mengubah keputusan raja.BRITANIA RAYA PETITION OF RIGHTS Pada dasarnya Petition of Rights berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai hak-hak rakyat beserta jaminannya. 14 . Warga negara tidak boleh dipaksakan menerima tentara di rumahnya. HOBEAS CORPUS ACT Hobeas Corpus Act adalah undang. Isinya adalah sebagai berikut : Seseorang yang ditahan segera diperiksa dalam waktu 2 hari setelah penahanan.

Tapi karena adipati-adipati ini memegang kesetiaan rakyat lokal. terjadilah perang antara parlemen melawan rajanya sendiri. 15 . tapi di sisi lain mereka tidak mau kekayaan mereka disedot habis oleh kesewenangan raja. para pemberontak (yang disebut sebagai kaum parliamentarist) tidak bisa menolak keabsahan Charles I sebagai raja karena menurut teori politik feudal yang ada saat itu Charles I memang berhak menarik pajak itu.5 Sejarah apakah yang melahirkan sistem Pemerintahan dan Demokrasi Britania Raya yang ada saat ini? Berbeda dengan bangsa-bangsa Timur yang memiliki pemerintahan Monarki yang absolut. Dari segi militer. mereka harus merekrut petanipetani dari daerah-daerah di kerajaannya. bangsa Eropa cenderung memiliki kekuasaan monarki yang terbatas. Di satu sisi. Dari sini lahirlah konsep yang tetap banyak digunakan sampai sekarang. termasuk di Indonesia. yaitu "rule of law". Ini bukan disebabkan karena masalah konstitusi atau semacamnya. raja-raja Eropa waktu itu (abad 17) tidak punya yang namanya tentara tetap (standing army). Situasi ini berusaha diatasi oleh Charles I dari Inggris dengan cara menggunakan kekerasan untuk memaksa House of Commons menyetujui penarikan pajak kapal (ship money) untuk membiayai perangnya melawan Prancis dan Spanyol. Inggris sangat tergantung pada parlemen. Maka untuk pertama kalinya dalam sejarah Eropa.BRITANIA RAYA 2.bukanlah parlemen yang lembek seperti di Prancis. ia bisa mensabotase rencana perang raja dengan tidak muncul bersama pasukannya pada saat apel siaga. Perang ini membawa dampak yang menarik dari aspek politik.pejabat-pejabat lokal ini berhasil menumpuk kekayaan yang tidak sedikit dan mereka merasa marah ketika Charles I datang membawa pasukan pengawalnya untuk menangkap anggota Commons yang menolak memberikan suara setuju terhadap penarikan pajak yang diminta Charles. terutama kamar bawahnya. Kalau raja hendak berperang. Sejak abad 15. maka kalau si adipati tidak setuju dengan rencana perang yang diajukan raja. dan untuk itu ia harus minta ijin kepada majikan dari para petani itu. yaitu adipati-adipati yang secara teoritis adalah bawahannya juga. Selain itu. tapi karena masalah adat istiadat dan budaya. Parlemen Inggris. Ia tidak bisa menarik pajak atau memulai perang tanpa berkonsultasi dengan parlemennya. petani-petani yang direkrut menjadi pasukan ini harus diberi makan dan untuk itu diperlukan uang. Lagi-lagi raja Eropa seringkali tidak memiliki dana pribadi (privy purse) yang memadai untuk berperang sendirian sehingga ia harus meminta bantuan finansial dari adipati-adipatinya juga. yaitu House of Commons.

Britania Raya juga memiliki sistem dwi partai yang kemudian kini menjadi multi partai.BRITANIA RAYA Konsep ini dalam penerapannya waktu itu menyatakan bahwa seorang raja Inggris tidak berhak menarik pajak atau menyatakan perang kecuali kalau ia mendapatkan keabsahan hukum dalam bentuk persetujuan dari parlemen. Adapun partai Nasional Skotlandia dan Plaid Cymru (Wales). Pihak lain. 16 . Konservatif dan Liberal mendominasi politik Inggris. Liberal bergabung dengan Partai Sosial Demokrat menjadi Demokrat Liberal. Anggota Partai Nasional Skotlandia dan Plaid Cymru bekerja bersama sebagai satu kelompok parlemen. namun sistem rule of law ini tetap bertahan sampai sekarang di Inggris dan di banyak negara lain di dunia yang berbentuk demokrasi. (Ini sekarang diterapkan di Indonesia dalam bentuk hak budgeter DPR). Biarpun kemudian Inggris tetap memiliki darah monarki. dia kalah dan kepalanya dipenggal oleh pasukan parlementaris di bawah pimpinan Cromwell. Begitu pula di Irlandia Utara. Charles I tentu saja tidak mau menerima teori baru yang diajukan kaum parlementaris ini karena dia berpegang pada teori bahwa raja memegang kekuasaan mutlak. Tahun 1980-an. meskipun saat ini tiga partai mendominasi lanskap politik. Inggris Raya mempunyai dua partai politik besar. yang dipandang sebagai partai besar ketiga. terdapat beberapa partai politik. namun tidak sebesar partai politik Inggris yang memperoleh banyak kursi di parlemen. Secara historis. Awalnya. bisa dikatakan bahwa teori parlementer tentang pembatasan hak penguasa oleh hukum atau aturan yang dibuat parlemen mendapatkan kemenangan dengan dipenggalnya kepala raja Charles I ini. Secara teori politik. Kelompok ini saat ini memiliki 10 anggota parlemen. yang sering disebut partai-partai kecil ikut dalam pemilihan umum tetapi hanya memperoleh sedikit suara. Namun dalam perang yang meletus itu. tapi Partai Liberal runtuh pada awal abad kedua puluh dan sebagian besar digantikan oleh Partai Buruh.

Konsep Rule of Law menyatakan bahwa seorang raja Inggris tidak berhak menarik pajak atau menyatakan perang kecuali kalau ia mendapatkan keabsahan hukum dalam bentuk persetujuan dari parlemen dan konsep ini tetap bertahan di Inggris.Alasan mengapa inggris disebut sebagai negara yang pertama memperjuangkan dikarenakan adanya beberapa perjanjian yang menyangkut hak asasi manusia. 17 . Sedangkan hubungan kekuasaan Monarki Konstitusional. Hobeas Corpus Act dan Bill of Rights. Selain itu terdapat pula sistem dwi partai yang kemudian kini menjadi multi partai. Kecilnya kekuatan Monarki saat ini di Britania Raya disebabkan sejarah masa lalu yang melahirkan ³rule of law´ yang membatasi kekuasaan monarki dan hingga kini telah menjadi salah satu konsep budaya demokrasi. Inggris Raya mempunyai dua partai politik besar. Petition of Rights. menetapkan Raja/Ratu sebagai kepala negara yang bersifat simbolis tradisional yang tetap dihormati oleh rakyat. meskipun saat ini tiga partai mendominasi lanskap politik. yang pahamnya sering disebutsebut sebagai landasan HAM yaitu Magna Charta dan Bill of Rights. Demokrasi di Britania Raya menganut demokrasi parlementer dimana demokrasi liberal dan sistem parlementer berlaku. dimana terdapat pemerintahan Raja/Ratu yang tidak bersifat mutlak yang dimana kekuasaannya dibatasi oleh sistem demokrasi dan konstitusi atau Undang-undang yang ada dengan parlemen 2 kamar (chamber).1 Kesimpulan Sistem Pemerintahan di Britania Raya menganut paham Monarki Konstitusional bikameral. Diantara kelima perjanjian tersebut. Inggris sering disebut±sebut sebagai negara pertama di dunia yang memperjuangkan hak asasi manusia.BRITANIA RAYA BAB III PENUTUP 3. Perjanjian tersebut diantaranya Magna Charta.

dan terbukti telah memajukan negara kesatuan itu sebagai negara maju yang terkenal diseluruh dunia. Britania masih mencampurkan sistem Monarki yang menjadi ciri khas nilai tradisi di Britania yang masih terjaga. pemerintah Britania Raya lebih memperhatikan wilayah-wilayah negara bagian lainnya selain Inggris. 18 .2 Saran Sistem Pemerintahan di Britania Raya sudahlah baik. seperti terlihat dari 3 partai besar yang mendominasi Britania. Sebaiknya.BRITANIA RAYA 3. Inggris sangatlah menonjol dibanding negara bagian lainnya. sebagian besar merupakan partai yang berasal dari Inggris.

org www.wikipedia.or.BRITANIA RAYA DAFTAR PUSTAKA www.pks-jaksel.id 19 .

B ! "% "! $& $ $ $# Makalah PKN BRITANIA RAYA DISUSUN OLEH Aulia Rahmi (6) Ghina Humaira (16) Intan Kartika Nursyahbani (20) Jenida Tiara (21) Putri Maharani (33) XI IPA 2 SMAN 68 Jakarta 20 .

5.4.17 21 .BRITANIA RAYA 2009/2010 )( ' 0 T 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful