BRITANIA RAYA

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa. Berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya, makalah untuk pelajaran kewarganegaraan tentang ´Sistem Politik Demokrasi Britania Raya´ ini dapat terselesaikan dengan baik. Semua proses dalam penyusunan makalah ini, tentu tak lepas dari bimbingan para guru dan sumber-sumber referensi yang memberikan informasi tentang masalah yang kami bahas dalam makalah ini. Dalam bab demi bab makalah ini, kami selaku penyusun akan menjabarkan materi serta pembahasan mengenai hal-hal yang berkaitan tentang masalah ³Sistem Politik Demokrasi Britania Raya´ tersebut. Beberapa uraian masalah yang akan dibahas antara lain, yakni dari sistem pemerintahan negara tersebut, sampai kehidupan politik dan kehidupan demokrasi di negara tersebut, serta beberapa sejarah politik yang pernah ada di Negara Britania Raya tersebut. Menyadari keterbatasan kami sebagai penyusun, kami sebagai manusia biasa tak pernah lepas dari kesalahan dan kekurangan, tentu makalah ini belumlah sempuran.Untuk itu, segala saran dan kritik yang membangun dari pembaca, guru pembimbing akan diterima dengan tangan terbuka. Semua semata-mata demi kelancaran pembuatan makalah serta, pembelajaran di masa mendatang. Terakhir, ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu kami, dalam pembuatan makalah ini. Selain itu, kami pun mengucapkan terima kasih kepada para penulis yang tulisannya kami kutip sebagai bahan rujukan dalam pembuatan makalah ini. Kami harap makalah ini dapat bermanfaat dan berguna dalam pembelajaran tentang masalah ini .

Jakarta, Oktober 2009

Tim Penulis

1

BRITANIA RAYA

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR .......................................... ............................................................. 1 DAFTAR ISI ...................................................................................................................... 2 Bab 1 Pendahuluan 1.1. Pengenalan Wilayah ......................................................................................... 3 1.2. Latar Belakang .................................................................................................. 4 1.3. Tujuan .................................................................................. .............................. 4 1.4. Identifikasi Masalah ........................................................................................... 5 1.5. Metode Penelitian .............................................................................................. 5 1.6. Sistematika Penelitian ....................................................................................... 5 Bab 2 Pembahasan 2.1. Bagaimana sistem Pemerintahan di Britania Raya ........................................... 6 2.2. Sistem Demokrasi seperti apakah yang berlaku di Britania Raya? .................. 9 2.3. Bagaimana campur tangan Monarki dalam Pemerintahan Britania Raya? ..... 12 2.4 Bagaimana pengakuan Hak Asasi Manusia yang ada di Britania Raya? ......... 13 2.5 Sejarah apakah yang melahirkan sistem Pemerintahan dan Demokrasi Britania Raya yang ada saat ini? ................................................................... .................. 15 Bab 3 Penutup 3.1 Kesimpulan ....................................................................................................... .17 3.2 Saran...................................................................................................................18 DAFTAR PUSTAKA......................................................................................................... .19

2

Britania Raya mempunyai dua dari universitas yang terkemuka di dunia. Sedangkan geografi Skotlandia bervariasi dengan dataran rendah di Selat n dan a Timur.61°LU dan 11°BB 15°BB. Irlandia Utara. Keseluruhan diperkirakan Britania Raya termasuk sekitar 1098 pulau kecil.1 Pengenalan Wilayah B itania Raya (UK) merupakan sebuah negara kerajaan yang terdiri dari beberapa negara bagian di Eropa Utara di antara Laut Utara dan Samudra Atlantik.Sebagian Inggris terdiri dari dataran rendah. Paul Dirac dan Isambard ¡¤ ¡ £¥£  £ £¢   BAB PENDAHULUAN 3 . Negara bagian itu adalah negara bagian Skotlandia. Charles Darwin. Adapun terowongan channel yang menghubungkan Britania Raya dengan Perancis.B 1. dataran tinggi mendominasi Utara dan Barat. Negara bagian Inggris yang menempati 2/3 wilayah kepulauan Britania raya menyebabkan keseluruhan negara bagian Britania raya ini sering diartikan merupakan satu bagian dengan negara bagian Inggris. sebagian alami dan ada yang buatan (crannog). Sedangkan di selatan Inggris dipisahkan dengan Perancis oleh Selat Inggris. pulau buatan yang dibangun di masa lalu menggunakan kayu dan batu. yaitu Universitas Cambridge dan Universitas Oxford di mana tokoh-tokoh ilmuwan dan militer. Irlandia Utara merupakan negara bagian yang paling berbukit dengan kota-kota utmanya adalah Belfast dan Londonderry. Letak astronomis : 50°LU . dengan gunung Snowdon (1085m) sebagai puncak Gambar 1. Wales sebagian besarnya berdataran tinggi.1 Peta Britania Raya tertinggi. Inggris sendiri meliputi 2/3 pulau Britania Raya dan menerima batas darat di utara dengan Skotlandia dan barat dengan Wales. Inggris dan Wales. Michael Faraday. seperti Sir Isaac Newton.

1. vaksinasi. bahasa Wales. mesin pembakaran dalam dan mesin jet.3 Tujuan Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai sistem pemerintahan. demokrasi hingga HAM yang berlaku di Britania Raya. Pengaruh terhadap dialek Keltik dari bahasa Kumbrik (Cu §¦ ric) tetap bertahan di utara Inggris selama beberapa abad. bahasa Romawi dan bahasa isyarat Britania (bahasa isyarat Irlandia Utara juga digunakan di Irlandia Utara). bahasa Irlandia. Parlemen dan bahkan Pemilu? Hal inilah yang menjadi ketertarikan kami untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai sistem pemerintahan. politik. dan yang berhubungan dekat Scots Gaelik. radio. mengapa di Britania Raya bisa terdapat pemilu. sifat Monarki yang biasanya absolut dan terkadang membatasi demokrasi. Lalu. lokomotif. bahasa Cornish. 4 . 1. seperti kita ketahui. politik. Bahasa daerah lainnya termasuk bahasa Keltik (Celtic). Britania sendiri. Perdana Menteri. yang berhubungan dekat dengan bahasa Inggris.BRITANIA RAYA Kingdom Brunel berasal. demokrasi dan HAM di Britania Raya dan untuk menjawab semua pertanyaan-pertanyaan masalah yang kami ingin ketahui. televisi.2 Latar Belakang Tanah Eropa merupakan wilayah yang sering disebut-sebut sebagai tanah kelahiran demokrasi. Termasuk Britania Raya yang memiliki sejarah demokrasi yang cukup panjang. Tetapi. Bahasa utama yang digunakan adalah bahasa Inggris. Negara ini juga terkenal dengan penemuan seperti mesin uap. hovercraft. dan paling terkenal digunakan sebagai set angka yang unik untuk menghitung domba. telepon. dan juga bahasa Skotlandia. memiliki Monarki yaitu kerajaan yang dipimpin Ratu/Raja.

6 Sistematika Penelitian Sistematika penelitian yang kami lakukan adalah Mendiskusikan Kerangka dan Masalah Mengumpulkan Data Menyusun Kerangka Makalah Mengembangkan Kerangka menjadi sebuah Makalah 5 .4 Identifikasi Masalah Ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan yang ingin kami ketahui lebih dalam lagi mengenai Pemerintahan di Britania Raya.3.3.5 Metode Penelitian Metode Penelitian yang kami lakukan adalah melalui Studi Pustaka berbagai sumber 1.3 Bagaimana campur tangan Monarki dalam Pemerintahan Britania Raya? 1.4 Bagaimana pengakuan Hak Asasi Manusia yang ada di Britania Raya? 1.BRITANIA RAYA 1.3.1 Bagaimana sistem Pemerintahan di Britania Raya? 1.3. Beberapa hal tersebut adalah: 1.2 Sistem Demokrasi seperti apakah yang berlaku di Britania Raya? 1.3.5 Sejarah apakah yang melahirkan sistem Pemerintahan dan Demokrasi Britania Raya yang ada saat ini? 1.

Perdana Menteri mengatur semua urusan pemerintahan. memilih menteri kabinet (dan semua posisi lain di pemerintahan Ratu). Menteri Utama ini juga termasuk kekuasaan Eksekutif. Perdana Menteri memiliki tugas untuk memimpin rapat-rapat kabinet. yang sebelumnya telah disetujui oleh parlemen Inggris. Secara historis. kekuasaan eksekutif monarki tersingkirkan dengan eksekutif Perdana Menteri. Menteri Utama memiliki hak untuk memilih sekretaris kabinet untuk membantunya sesuai persetujuan DPR. Perdana Menteri yang ditunjuk oleh Ratu. Skotlandia dan Wales. namun masih bertanggung jawab kepada Ratu.BRITANIA RAYA BAB II PEMBAHASAN 2. Perdana Menteri ditunjuk oleh ratu/raja. Ratu/Raja merupakan kekuasaan eksekutif. yaitu dimana raja adalah kepala negara dan Perdana Menteri adalah kepala pemerintahannya. sementara Raja/Ratu semakin jauh dari fungsi pemerintah. Perdana Menteri yang memegang kekuasaan pemerintahan. Masing-masing negara bagian memiliki parlemen yang dipimpin seorang Menteri Utama yang diajukan kabinet dan dipilih oleh Ratu.1 Bagaimana sistem Pemerintahan di Britania Raya? Britania Raya sendiri memiliki sistem pemerintahan Monarki Konstitusional. dan perumusan kebijakan pemerintah. kemudian memilih menteri-menteri untuk menempati Departemen-departemen pemerintahan. seiring waktu. namun masih bertanggung jawab kepada Ratu. 6 . Namun. kemudian memilih menteri-menteri untuk menempati Departemen-departemen pemerintahan. Tidak hanya berkutat pada Inggris. Perdana Menteri haruslah berkedudukan di Dewan Perwakilan House of Commons dan merupakan pemimpin salah satu partai politik yang mendapat kursi terbanyak di Parlemen. Sebelumnya. Britania Raya juga memiliki negara bagian Irlandia Utara. Setelah dipilih. Perdana Menteri yang ditunjuk oleh Ratu. Pada dasarnya. Perdana Menteri mengatur semua urusan pemerintahan. pemerintahan di Britania Raya terbagi Eksekutif dan Legislatif.

dan dapat melaksanakanhak veto ragu-ragu. House of Lord House of Lord terdiri dari Lord Spiritual dan Lord Temporal. Anggota parlemen ini harus memenangkan pemilihan di daerahnyadalam suatu pemilihan umum. atau sesuai dengan keinginan pemerintah yang berkuasa harus melakukan pemilihan . Adapun kekuasaan Legislatif Britania Raya yaitu Parlemen Bikameral. Parlemen terdiri dari dua bagian (chamber/house) yaitu House of Common dan House of Lord. dengan kekuatan untuk mengusulkan perubahan. dan oleh para pemegang gelar yang sebelumnya memberikan kursi di House of Lords atas pertimbangan perdana menteri . dipilih dari antara. yang setiap anggota ini mewakili suatu lingkungan atau daerah (constituency). konservatif dan liberaldemokrat. Ratu yang bertindak dengan nasihat perdana menteri. 7 Gedung Parlemen Skotlandia ¨ © ©¨     Kekuasaan politik di tangan pemerintah yang dipilih (dikepalai oleh seorang Perdana .The House of Lords saat ini bertindak untuk meninjau undang -undang diprakarsai oleh House of Commons. Lord Spiritual terdiri para pemimpin gereja. biasanya Lords Temporal ditunjuk atas jasanya terhadap negara atau berbagai kegiatan lain yang menguntungkan bagi negara. Anggotanya dipilih oleh rakyat. umum kembali. Ketua partai politik yang memenangkan mayoritas dalam pemilihan umum tersebut (saat ini Partai Conservative) diminta oleh ratu untuk membentuk kabinet. partai oposisi dan mempunyai pemimpin sendiri. Ada juga dua partai nasional satu di Wales (Plaid Cymru) dan satu di Skotlandia (The Scotish National Party). dan dalam lima tahun. pemerintahan selalu dibentuk oleh salah satu dari ketiga partai politik utama yaitu partai buruh. seperti juga beberapa partai nasional di Irlandia Utara. menganugerahkan gelar kebangsawanan ini. Partai minoritas yang terbesar (sekarang partai buru secara resmi menjadi h). House of Common beranggotakan 650 orangyang tetap dan digaji. sedangkan Lord Temporal adalah keturunan bangsawan kerajaan dari perserikatan kerajaan (United Kingdom). Selama beberapa tahun ini.B Menteri dan Kabinet) didasarkan pada kekuatan dukungan yang ada di parlemen. Pemerintahan koalisi jarang terjadi dalam sejarah politik Inggris. Lords Temporal ditunjuk tanpa hak turun-temurun bagi keturunan mereka untuk duduk di house of lord. House of Common House of Common sebenarnya adalah yang berperanan dalam sistim politik Inggris.

Majelis Wales dan Majelis Irlandia Utara.BRITANIA RAYA Walaupun Parlemen Inggris mencakup kekuasaan yang luas di Britania Raya. masih ada Parlemen Skotlandia. Britania Raya merupakan negara kesatuan dengan pemerintahan didesentrialisasikan. 8 . Masing-masing daerah memiliki otonomi yang bertanggung jawab kepada kedua Parlemen di Inggris. Oleh karena itu.

yaitu: Pengakuan hak asasi manusia Pemisahan atau pembagian kekuasaan (trias politika) Pemerintahan menurut hukum Peradilan administrasi dalam perselisihan Eropa sering disebut-sebut sebagai benua tempat kelahiran demokrasi. Dikatakan adanya demokrasi berarti kedaulatan di tangan rakyat.B 2. karena kekuasaannya terbatasi oleh Demokrasi yang ada. Namun. telah melahirkan konsep ³rule of law´ yang meliputi 4 unsur pembatasan k ekuasaan demokrasi. Kekuasaan Monarki tidak lagi dapat mengambil keputusan sepihak.2 Sistem Demokrasi seperti apakah yang berlaku di Britania Raya? Sistem demokrasi di Britania Raya merupakan demokrasi parlementer. Model parlemen seperti inilah yang seringkali dianggap sebagai bagian tak terpisahkan dari demokrasi. Masyarakat tetap menghormati kekuasaan Monarki sebagai bentuk simbolis negara. namun ada pula campur tangan monarki feodalistik didalamnya. Adapun ciri-ciri demokrasi. Sistem parlemen dua kamar Inggris merupakan salah satu yang menjadi cikal bakal dari hampir semua parlemen bikameral (dua kamar) yang sekarang adadi banyak negara di dunia. demokrasi tidak pernah lepas dari pemilu. sesuai dengan kebudayaan monarki yang telah begitu kental dan sulit untuk dihapuskan sepenuhnya. Sistem ini merupakan sistem pemilu yang paling tua dan didasarkan pada kesatuan geografis. Di Britania Raya sendiri. dimana satu kesatuan geografis mempunyai satu wakil di parlemen. namun feodalistik monarki melibatkan masih adanya kedaulatan penghormatan terhadap Raja/Ratu.1 Pemilih Pemilu Britania 2005        9 . begitu juga Monarki yang menghormati kedaulatan rakyat dan demokrasi. maka dibuatlah pembatasan kekuasaan yang dituangkan ³rule of law´. Sistem ini sering dipakai di negara dengan sistem dwi partai maupun multi partai. Sebagai contoh. yaitu tegaknya hukum di masyarakat dan diakuinya hak asasi manusia oleh tiap anggota masyarakat. Sistem Pemilihan Umum di Britania Raya menggunakan sistem Distrik. yaitu: Daerah pemilihan berbasis pada jumlah penduduk Gambar 2. Ciri-ciri sistem distrik.

caleg terpilih dicalonkan oleh pemilih atau pemilih dan partai Caleg terpilih bertanggung jawab kepada rakyat pemilih (untuk caleg independen) atau kepada rakyat pemilih dan partai. Bila tak dikenal hampir pasti dia tak akan dipilih. Hubungan pemilih dengan caleg terpilih bisa berupa hubungan langsung. hasil perbandingan suara pemilih dan wakil terpilih menjadi tidak berimbang (proporsional) Banyak suara yang hilang sia-sia (wasted). karena suara pihak yang kalah hilang alias tidak dihitung. sistem distrik menghasilkan keterbukaan pertanggung jawaban politik dari wakil terhadap rakyat yang diwakili. Caleg dikenal oleh rakyat pemilih. sehingga pemilih pun akan kian malas untuk memilih partai yang sudah pasti kalah (partai gurem).BRITANIA RAYA Ukuran daerah pemilihan kecil. 10 . bukan kepada pusat. Akibatnya. karena wakil rakyat memang lebih loyal pada pemilih dan konstituensinya. namun dapat pula melalui partai (dicalonkan oleh partai). sehngga tidak mengarah ke pemerintahan koalisi. Demokrasi yang berlangsung di Britania Raya menganut demokrasi liberal. Dengan kata lain. Implikasinya. Sistim ini menekankan kualitas dan atau popularitas individu. berupa distrik. Caleg harus berasal/berdomisili di daerah pemilih (distrik) tempat dirinya dicalonkan. Dengan sistem penghitungan suara seperti ini. dalam sistem ini kekuasaaan partai atas caleg terpilih sangat kecil. Cenderung merugikan partai kecil. keputusan-keputusan mayoritas diberlakukan pada sebagian besar bidang-bidang kebijakan pemerintah yang tunduk pada pembatasan-pembatasan agar keputusan pemerintah tidak melanggar kemerdekaan dan hak-hak individu seperti tercantum dalam konstitusi. Demokrasi liberal (atau demokrasi konstitusional) adalah sistem politik yang melindungi secara konstitusional hak-hak individu dari kekuasaan pemerintah. Dalam demokrasi liberal. sehingga jumlah daerah pemilihan menjadi banyak Batasan daerah pemilihan berubah-ubah sesuai dengan perkembangan jumlah penduduk Setiap daerah pemilihan (distrik) hanya ada satu wakil terpilih. Cenderung ke sistem sentralisasi. Dengan kata lain. maka pada akhirnya akan cenderung menghasilkan dua partai besar Adanya dua partai besar memungkinkan partai yang menang mendapat suara mayoritas mutlak.

terdapat sistem parlementer atau Westminster (Gedung Parlemen di Inggris). Britania sendiri menyebut sistem parlementernya sistem Westminster. Sistem parlementer adalah sebuah sistem pemerintahan di mana parlemen memiliki peranan penting dalam pemerintahan. sesuai dengan nama gedung parlementer di Inggris.BRITANIA RAYA Dibawah demokrasi liberal. 11 . Dalam hal ini parlemen memiliki wewenang dalam mengangkat perdana menteri dan parlemen pun dapat menjatuhkan pemerintahan.

Perdana Menteri sering melakukan pertemuan dengan Ratu mengenai pemerintahan. Jika seorang raja mempunyai kekuasaan pemerintahan yang penuh. Dari sini terlihat asas Demokrasi Parlementer yang sudah cukup kental di Britania Raya. Kekuasaan Ratu/Raja tidak boleh diremehkan. ia disebut monarki mutlak atau monarki absolut. 12 .BRITANIA RAYA 2. monarki konstitusional lazimnya digabung dengan demokrasi. Sistem monarki konstitusional Britania Raya mengikuti keturunan. atau politik tiga serangkai. Perdana Menteri tetap harus meminta persetujuan Raja/Ratu atas setiap tindakan penting. Mereka memandang Raja/Ratu sebagai sebuah simbol negara yang bernilai sejarah dan kebudayaan tradisional. kekuasaan Monarki harus membicarakan segala sesuatunya bersama Perdana Menteri sebagai wakil dari kabinet Parlementer. Monarki konstitusional adalah sejenis monarki yang didirikan di bawah sistem konstitusional yang mengakui raja sebagai kepala negara. Hingga kini. Britania Raya juga memiliki sistem multi-partai dan 3 partai besarnya itu adalah partai Konservatif. Pada hakikatnya sang perdana menteri. Ini berarti raja adalah hanya ketua simbolis cabang eksekutif. yang memerintah negara dan bukannya Raja. Monarki konstitusional yang modern biasanya menggunakan konsep trias politica. Sistem Monarki yang berlaku di Britania Raya adalah sistem Monarki Konstitusional. kerajaan masih di bawah kekuasaan rakyat tetapi raja mempunyai peranan tradisional di dalam sebuah negara. rakyatpun masih menghormati keluarga kerajaan Ratu Elizabeth.3 Bagaimana campur tangan Monarki dalam Pemerintahan Britania Raya? Pada pembahasan sebelumnya telah dipaparkan bahwa kekuasaan Monarki seolah lebih kecil dibanding kekuasaan Parlementer. yaitu: hak u tuk diajak berkonsultasi. Saat ini. Liberal dan Buruh. Ratu sendiri memiliki 3 hak yang dijalaninya. Oleh karena itu. kekuasaan Monarki masih tetap ada. Namun demikian. hak untuk memberikan saran dan hak untuk memperingatkan. terdapat juga raja yang bergabung dengan kerajaan yang tidak demokratis. Sehingga. seperti pengadaan perang. Untuk itu.

Isi Magna Charta adalah sebagai berikut : Raja beserta keturunannya berjanji akan menghormati kemerdekaan. y Polisi ataupun jaksa tidak dapat menuntut seseorang tanpa bukti dan saksi yang sah. Piagam Magna Charta itu menandakan kemenangan telah diraih sebab hak-hak tertentu yang prinsip telah diakui dan dijamin oleh pemerintah. dinyatakan bersalah tanpa perlindungan negara dan tanpa alasan hukum sebagai dasar tindakannya. y Apabila seseorang tanpa perlindungan hukum sudah terlanjur ditahan. Dokumen-dokumen tersebut adalah sebagai berikut : MAGNA CHARTA Pada awal abad XII Raja Richard yang dikenal adil dan bijaksana telah diganti oleh Raja John Lackland yang bertindak sewenang±wenang terhadap rakyat dan para bangsawan. dan kebebasan Gereja Inggris. kecuali berdasarkan pertimbangan hukum. ditangkap. Piagam tersebut menjadi lambang munculnya perlindungan terhadap hak-hak asasi karena ia mengajarkan bahwa hukum dan undang-undang derajatnya lebih tinggi daripada kekuasaan raja. hak. 13 .BRITANIA RAYA 2. Tindakan sewenang-wenang Raja John tersebut mengakibatkan rasa tidak puas dari para bangsawan yang akhirnya berhasil mengajak Raja John untuk membuat suatu perjanjian yang disebut Magna Charta atau Piagam Agung. Tonggak pertama bagi kemenangan hak-hak asasi terjadi di Inggris. Raja berjanji kepada penduduk kerajaan yang bebas untuk memberikan hak-hak sebagai berikut : y Para petugas keamanan dan pemungut pajak akan menghormati hak-hak penduduk. a Tak seorang pun dari warga negara merdeka dapat ditahan atau dirampas harta kekayaannya atau diasingkan atau dengan cara apapun dirampas hak-haknya.4 Bagaimana pengakuan Hak Asasi Manusia yang ada di Britania Raya? Inggris sering disebut±sebut sebagai negara pertama di dunia yang memperjuangkan hak asasi manusia. y Seseorang yang bukan budak tidak akan ditahan. Perjuangan tersebut tampak dengan adanya berbagai dokumen kenegaraan yang berhasil disusun dan disahkan. raja berjanji akan mengoreksi kesalahannya. Magna Charta dicetuskan pada 15 Juni 1215 yang prinsip dasarnya memuat pembatasan kekuasaan raja dan hak asasi manusia lebih penting daripada kedaulat n raja.

Hak warga Negara untuk memeluk agama menurut kepercayaan masing-masing . Kebebasan berbicara dan mengeluarkan pendapat. Isinya adalah sebagai berikut : Seseorang yang ditahan segera diperiksa dalam waktu 2 hari setelah penahanan. BILL OF RIGHTS Tujuan dari Bill of Rights Inggris adalah untuk memperjuangkan keinginan rakyat yang diwakilkan oleh parlemen atas kekuasaan raja.undang yang mengatur tentang penahanan seseorang dibuat pada tahun 1679. Alasan penahanan seseorang harus disertai bukti yang sah menurut hukum. dan Parliament Act. Petisi ini diajukan oleh para bangsawan kepada raja di depan parlemen pada tahun 1628. Bill of Rights merupakan undang-undang yang dicetuskan tahun 1689 dan diterima parlemen Inggris. undang-undang dan pembentukan tentara tetap harus seizin parlemen. Isinya secara garis besar menuntut hak-hak sebagai berikut : Pajak dan pungutan istimewa harus disertai persetujuan. Tentara tidak boleh menggunakan hukum perang dalam keadaan damai. Parlemen berhak untuk mengubah keputusan raja. 14 . Warga negara tidak boleh dipaksakan menerima tentara di rumahnya. bersama dengan Magna Carta. HOBEAS CORPUS ACT Hobeas Corpus Act adalah undang.BRITANIA RAYA PETITION OF RIGHTS Pada dasarnya Petition of Rights berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai hak-hak rakyat beserta jaminannya. yang isinya mengatur tentang : Kebebasan dalam pemilihan anggota parlemen. The Art of Settlement. Pajak. Bill of Rights merupakan dasar hukum konstitusional Inggris.

tapi karena masalah adat istiadat dan budaya. yaitu adipati-adipati yang secara teoritis adalah bawahannya juga. maka kalau si adipati tidak setuju dengan rencana perang yang diajukan raja. Ini bukan disebabkan karena masalah konstitusi atau semacamnya. yaitu "rule of law". tapi di sisi lain mereka tidak mau kekayaan mereka disedot habis oleh kesewenangan raja. Situasi ini berusaha diatasi oleh Charles I dari Inggris dengan cara menggunakan kekerasan untuk memaksa House of Commons menyetujui penarikan pajak kapal (ship money) untuk membiayai perangnya melawan Prancis dan Spanyol. petani-petani yang direkrut menjadi pasukan ini harus diberi makan dan untuk itu diperlukan uang.5 Sejarah apakah yang melahirkan sistem Pemerintahan dan Demokrasi Britania Raya yang ada saat ini? Berbeda dengan bangsa-bangsa Timur yang memiliki pemerintahan Monarki yang absolut. Ia tidak bisa menarik pajak atau memulai perang tanpa berkonsultasi dengan parlemennya. Dari sini lahirlah konsep yang tetap banyak digunakan sampai sekarang. 15 . yaitu House of Commons. Parlemen Inggris. Tapi karena adipati-adipati ini memegang kesetiaan rakyat lokal. bangsa Eropa cenderung memiliki kekuasaan monarki yang terbatas. Lagi-lagi raja Eropa seringkali tidak memiliki dana pribadi (privy purse) yang memadai untuk berperang sendirian sehingga ia harus meminta bantuan finansial dari adipati-adipatinya juga. mereka harus merekrut petanipetani dari daerah-daerah di kerajaannya. Sejak abad 15. Maka untuk pertama kalinya dalam sejarah Eropa. ia bisa mensabotase rencana perang raja dengan tidak muncul bersama pasukannya pada saat apel siaga. raja-raja Eropa waktu itu (abad 17) tidak punya yang namanya tentara tetap (standing army). Di satu sisi. Dari segi militer. para pemberontak (yang disebut sebagai kaum parliamentarist) tidak bisa menolak keabsahan Charles I sebagai raja karena menurut teori politik feudal yang ada saat itu Charles I memang berhak menarik pajak itu. Selain itu.bukanlah parlemen yang lembek seperti di Prancis. terutama kamar bawahnya. termasuk di Indonesia.pejabat-pejabat lokal ini berhasil menumpuk kekayaan yang tidak sedikit dan mereka merasa marah ketika Charles I datang membawa pasukan pengawalnya untuk menangkap anggota Commons yang menolak memberikan suara setuju terhadap penarikan pajak yang diminta Charles. Inggris sangat tergantung pada parlemen. terjadilah perang antara parlemen melawan rajanya sendiri. Kalau raja hendak berperang. Perang ini membawa dampak yang menarik dari aspek politik.BRITANIA RAYA 2. dan untuk itu ia harus minta ijin kepada majikan dari para petani itu.

Secara historis. tapi Partai Liberal runtuh pada awal abad kedua puluh dan sebagian besar digantikan oleh Partai Buruh. bisa dikatakan bahwa teori parlementer tentang pembatasan hak penguasa oleh hukum atau aturan yang dibuat parlemen mendapatkan kemenangan dengan dipenggalnya kepala raja Charles I ini. Konservatif dan Liberal mendominasi politik Inggris. (Ini sekarang diterapkan di Indonesia dalam bentuk hak budgeter DPR). namun tidak sebesar partai politik Inggris yang memperoleh banyak kursi di parlemen. Inggris Raya mempunyai dua partai politik besar. Kelompok ini saat ini memiliki 10 anggota parlemen. namun sistem rule of law ini tetap bertahan sampai sekarang di Inggris dan di banyak negara lain di dunia yang berbentuk demokrasi. Liberal bergabung dengan Partai Sosial Demokrat menjadi Demokrat Liberal. Namun dalam perang yang meletus itu. yang sering disebut partai-partai kecil ikut dalam pemilihan umum tetapi hanya memperoleh sedikit suara. Biarpun kemudian Inggris tetap memiliki darah monarki. yang dipandang sebagai partai besar ketiga. Tahun 1980-an. Charles I tentu saja tidak mau menerima teori baru yang diajukan kaum parlementaris ini karena dia berpegang pada teori bahwa raja memegang kekuasaan mutlak. Secara teori politik. Adapun partai Nasional Skotlandia dan Plaid Cymru (Wales).BRITANIA RAYA Konsep ini dalam penerapannya waktu itu menyatakan bahwa seorang raja Inggris tidak berhak menarik pajak atau menyatakan perang kecuali kalau ia mendapatkan keabsahan hukum dalam bentuk persetujuan dari parlemen. Britania Raya juga memiliki sistem dwi partai yang kemudian kini menjadi multi partai. Begitu pula di Irlandia Utara. 16 . Awalnya. Pihak lain. terdapat beberapa partai politik. meskipun saat ini tiga partai mendominasi lanskap politik. Anggota Partai Nasional Skotlandia dan Plaid Cymru bekerja bersama sebagai satu kelompok parlemen. dia kalah dan kepalanya dipenggal oleh pasukan parlementaris di bawah pimpinan Cromwell.

Perjanjian tersebut diantaranya Magna Charta.BRITANIA RAYA BAB III PENUTUP 3. Inggris Raya mempunyai dua partai politik besar. Kecilnya kekuatan Monarki saat ini di Britania Raya disebabkan sejarah masa lalu yang melahirkan ³rule of law´ yang membatasi kekuasaan monarki dan hingga kini telah menjadi salah satu konsep budaya demokrasi. dimana terdapat pemerintahan Raja/Ratu yang tidak bersifat mutlak yang dimana kekuasaannya dibatasi oleh sistem demokrasi dan konstitusi atau Undang-undang yang ada dengan parlemen 2 kamar (chamber). Petition of Rights.Alasan mengapa inggris disebut sebagai negara yang pertama memperjuangkan dikarenakan adanya beberapa perjanjian yang menyangkut hak asasi manusia.1 Kesimpulan Sistem Pemerintahan di Britania Raya menganut paham Monarki Konstitusional bikameral. Inggris sering disebut±sebut sebagai negara pertama di dunia yang memperjuangkan hak asasi manusia. Sedangkan hubungan kekuasaan Monarki Konstitusional. meskipun saat ini tiga partai mendominasi lanskap politik. 17 . yang pahamnya sering disebutsebut sebagai landasan HAM yaitu Magna Charta dan Bill of Rights. Selain itu terdapat pula sistem dwi partai yang kemudian kini menjadi multi partai. menetapkan Raja/Ratu sebagai kepala negara yang bersifat simbolis tradisional yang tetap dihormati oleh rakyat. Demokrasi di Britania Raya menganut demokrasi parlementer dimana demokrasi liberal dan sistem parlementer berlaku. Konsep Rule of Law menyatakan bahwa seorang raja Inggris tidak berhak menarik pajak atau menyatakan perang kecuali kalau ia mendapatkan keabsahan hukum dalam bentuk persetujuan dari parlemen dan konsep ini tetap bertahan di Inggris. Diantara kelima perjanjian tersebut. Hobeas Corpus Act dan Bill of Rights.

Sebaiknya. Inggris sangatlah menonjol dibanding negara bagian lainnya.BRITANIA RAYA 3. seperti terlihat dari 3 partai besar yang mendominasi Britania. Britania masih mencampurkan sistem Monarki yang menjadi ciri khas nilai tradisi di Britania yang masih terjaga. sebagian besar merupakan partai yang berasal dari Inggris.2 Saran Sistem Pemerintahan di Britania Raya sudahlah baik. pemerintah Britania Raya lebih memperhatikan wilayah-wilayah negara bagian lainnya selain Inggris. dan terbukti telah memajukan negara kesatuan itu sebagai negara maju yang terkenal diseluruh dunia. 18 .

pks-jaksel.BRITANIA RAYA DAFTAR PUSTAKA www.org www.or.wikipedia.id 19 .

B ! "% "! $& $ $ $# Makalah PKN BRITANIA RAYA DISUSUN OLEH Aulia Rahmi (6) Ghina Humaira (16) Intan Kartika Nursyahbani (20) Jenida Tiara (21) Putri Maharani (33) XI IPA 2 SMAN 68 Jakarta 20 .

5.17 21 .BRITANIA RAYA 2009/2010 )( ' 0 T 2.4.