P. 1
Etika, Etiket, Dan Estetika

Etika, Etiket, Dan Estetika

|Views: 1,049|Likes:
Published by baz_ari

More info:

Published by: baz_ari on Oct 03, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2014

pdf

text

original

Nama : Bazari Hakiki NPM :210110070287 Pengertian Etika, Etiket, Estetika, dan Hukum Pengertian Etika(Etimologi), berasal

dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan(custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk.Etika dan moral lebih kurang sama pengertiannya, tetapi dalam kegiatan seharihari terdapat perbedaan, yaitu moral atau moralitas untuk penilaian perbuatan yang dilakukan, sedangkan etika adalah untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang berlaku. Pengertian dan definisi Etika dari para filsuf atau ahli berbeda dalam pokok perhatiannya; antara lain:
1. Merupakan prinsip-prinsip moral yang termasuk ilmu tentang kebaikan dan sifat

dari hak (The principles of morality, including the science of good and the nature of the right)
2. Pedoman perilaku, yang diakui berkaitan dengan memperhatikan bagian utama

dari kegiatan manusia. (The rules of conduct, recognize in respect toa particular class of human actions)
3. Ilmu watak manusia yang ideal, dan prinsip-prinsip moral sebagai individual. (The

science of human character in its ideal state, and moral principles as of an individual)
4. Merupakan ilmu mengenai suatu kewajiban (The science of duty)

Etiket (etiquette) berarti sopan santun. 1. Etiket menyangkut cara melakukan perbuatan manusia. Etiket menunjukkan cara yang tepat artinya cara yang diharapkan serta ditentukan dalam sebuah kalangan tertentu. 2. Etiket hanya berlaku untuk pergaulan.

Hukum adalah sistem yang terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan. filsuf Aristotle menyatakan bahwa "Sebuah supremasi hukum akan jauh lebih baik dari pada dibandingkan dengan peraturan tirani yang merajalela. Pembahasan lebih lanjut mengenai estetika adalah sebuah filosofi yang mempelajari nilai-nilai sensoris. Etiket hanya memadang manusia dari segi lahiriah saja Estetika adalah salah satu cabang filsafat. Yang dianggap tidak sopan dalam sebuah kebudayaan. dapat saja dianggap sopan dalam kebudayaan lain. Secara sederhana. sementara hukum internasional mengatur persoalan antara berdaulat negara dalam kegiatan mulai dari perdagangan lingkungan peraturan atau tindakan militer. ekonomi dan masyarakat dalam berbagai cara dan bertindak. bagaimana ia bisa terbentuk. Administratif hukum digunakan untuk meninjau kembali keputusan dari pemerintah. sebagai perantara utama dalam hubungan sosial antar masyarakat terhadap kriminalisasi dalam hukum pidana. . Estetika merupakan cabang yang sangat dekat dengan filosofi seni. dan bagaimana seseorang bisa merasakannya. 4. dari bentuk penyalahgunaan kekuasaan dalam bidang politik. perlindungan hak asasi manusia dan memperluas kekuasaan politik serta cara perwakilan di mana mereka yang akan dipilih. hukum pidana yang berupayakan cara negara dapat menuntut pelaku dalam konstitusi hukum menyediakan kerangka kerja bagi penciptaan hukum.3. estetika adalah ilmu yang membahas keindahan. Etiket bersifat relatif. yang kadang dianggap sebagai penilaian terhadap sentimen dan rasa.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->