A. Pembentukan bentang alam Bentang alam yang ada di bumi tidak terbentuk begitu saja.

Pembentukan bentang alam ini dipengaruhi oleh beberapa fenomena alam yang selalu terjadi. Pembentukan bentang alam terjadi dalam kurun waktu yang cukup panjang karena proses pembentukannya yang bertahap. Bentuk bentang alam di suatu daerah dan daerah lainnya pasti berbeda beda, karena pembentukan ini dipengaruhi oleh kondisi alam sekitarnya. Fenomena alam yang mempengaruhi pembentukan bentang alam dapat berasal dari energy dalam bumi maupun pengaruh external dari bumi. a. Tenaga endogen Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam inti bumi yang mempengaruhi terbentuknya bentang alam. Tenaga endogen tersebut beupa vulkanisme dan tektonisme. b. Tenaga eksogen Tenaga eksogen adalah tenaga yang berasal dari luar inti bumi atau berasal dari pengaruh keadaan sekitar daerah tersubut yang mempengaruhi terjadinya pembentukan bentang alam. Tenaga eksogen tersebut meliputi pelapukan (weathering), pengikisan (erosi), dan pengendapan (sedimentasi). B. Pengertian sedimentasi Pengendapan merupakan proses terbawanya material hasil pengikisan dan pelapukan oleh air, angin, atau gletser ke suatu wilayah kemudian diendapkan. Semua batuan dan material hasil pelapukan dan pengikisan yang diendapkan lama kelamaan akan menjadi suatu batuan yang dinamakan batuan sedimen. Batuan sedimen yang kemudian terakumulasi ini lama-kelamaan akan menjadi suatu bentuk bentang alam di bumi. Bentuk bentang alam yang dihasilkan dari proses pengendapan ini akan berbeda di suatu tempat dan tempat lainnya berdasarkan media yang menjadi pembawa material endapan. Jenis pengendapan berdasarkan media pengangkutnya antara lain : 1. Pengendapan oleh air sungai Pengendapan ini terjadi karena pengikisan daerah aliran sungai oleh arus sungai. 2. Pengendapan oleh air laut Pengendapan yang ini biasa terjadi karena adanya pengaruh arus dan gelombang di daerah pesisir laut. Batuan sedimen hasil pengendapan oleh air laut disebut sebagai sedimen marine. 3. Pengendapan oleh angin Pengendapan yang terjadi oleh angin dapat terjadi apabila material (pasir) disuatu tempat terkikis oleh angin dan kemudian diendapkan di suatu tempat dan menjadi gumuk pasir (sand dune). Pengendapan ini dapat terjadi di daerah pantai maupun gurun. Batuan hasil pengendapannya disebut sedimen aeolis.

Batuan-batuan hasil pengendapan ini kemudian akan terakumulasi menjadi suatu bentuk bentang alam. Pembentukan meander diawali oleh aliran air sungai di hulu yang memiliki volume dan tenaga yang cukup kecil. Sementara itu. Kemudian pada bagian tengah sungai dan hilir mulai terjadi pengendapan dan erosi secara terus-menerus. Bentuk dan ukuran point bar bervariasi tergantung pada besarnya alur sungai serta berkembang pada bagian lengkung dalam (inner band) alur sungai (lihat Gambar 1. Cut bank merupakan zona tanah yang tererosi oleh aliran sungai dalam pembentukan meander. Jenis batuan hasil sedimentasi oleh gletser disebut sedimen glacial. Bentuk bentang alam hasil sedimentasi oleh air sungai antara lain : B. Batuan sedimen hasil pengendapan oleh air sungai ini dinamakan batuan sedimen akuatis. Air mulai mengalir dengan kecepatan yang berbeda. Air yang melewati lekukan yang menjorok keluar (cut bank) akan menyebabkan terjadinya erosi secara terus-menerus. Fenomena ini bila terjadi secara berulang-ulang akan membentuk kelokan pada sungai. Pengendapan oleh gletser Proses pengendapan ini terjadi saat terjadinya penaikan suhu di puncak gunug es yang mengakibatkan es tersebut meleleh menuruni lembah dan mengikis material yang dilaluinya.1). di sisi lekukan yang lain akan terjadi pengendapan yang menyebabkan terbentuknya point bar. Pengendapan ini akan menghasilkan lembah berbentuk U. maka akan membentuk sungai yang berkelok-kelok yang disebut sebagai meander. Dan apabila proses ini terjadi pada beberapa bagian sungai. sehingga pada bagian ini sungai belum mengalami pengikisan dan aliran sungai akan berusaha menghindari segala penghalang. ketika mengalir pada lekukan pada suatu kelokan sungai.4. Bentang alam hasil sedimentasi oleh air sungai Proses pengendapan oleh air sungai terjadi karena adanya pengikisan oleh arus air sungai di suatu daerah yang kemudian materialnya diendapkan kembali di daerah lainnya di sekitar sungai atau muara sungai. Sehingga erosi ke arah samping (erosi lateral) yang terjadi dalam waktu yang lama akan menyebabkan cut bank semakin melebar.1 Meander Meander adalah bentuk sungai yang berkelok-kelok yang terjadi akibat adanya pengikisan dan pengendapan. C. Point bar merupakan proses sedimentasi yang dominan di dalam alur sungai. .

Gambar 1. Meander yang terbentuk hasil pengikisan dan pengendapan ini dapat berupa beberapa macam. Slip off slope. e. sehingga pengikisannya melebab dan mendalam. . yaitu bagian leher dari meander b. sehingga pada tepi-tepi lembah pada sisi kiri dan kana terjadi teras-teras. b. yaitu bagian kepala dari meander c. d. Neck. Undercut. Meander pengikisan Meander pengikisan adalah meander yang terjadi karena adanya pengangkatan atau penurunan permukaan laut (adanya peubahan gravitasi atau erosi basis) sehingga akan mengakibatkan erosi vertikal aktif kembali. Meander ini terjadi pada sungai yang sudah mencapai stadium tua dan banyak sekali bekas-bekas yang ditinggalkan.1 Proses pembentukan meander Bagian-bagian dari meander antara lain : a. yaitu bagian lengkung meander yang selalu mendapat sedimentasi. Meander lembah Meander lembah ialah meander yang terdapat pada lembah yang sudah mencapai stadium dewasa. Spur. Meander mendalam Meander mendalam adalah meander yang terjadi karena adanya erosi vertikal dan lateral. yaitu bagian dari lengkung meander d. di antaranya adalah : a. Meander bebas Meander bebas adalah meander yang jalur meandernya tidak tertentu. lebar dari meander lembah ini dua puluh kali lebar sungai. Meander berteras Meander berteras yaitu meander yang terjadi karena adanya pengangkatan yang bertingkat-tingkat. c.

Jika terjadi hujan. Oxbow lake terbentuk dari waktu ke waktu sebagai akibat dari erosi dan sedimentasi dari tanah disekitar sungai meander.1(a) 2. air akan mampu menggenangi neck tersebut. ketika di suatu daratan terjadi hujan yang cukup deras dan . Lekukan tersebut lama-lama akan membentuk neck.1(a)). sehingga air hujan akan mampu mengerosi lekukan tepi sungai yang kemudian akan mampu membentuk aliran sungai baru yang lebih lurus.B. Prose pembentukan oxbow lake diawali oleh meander yang terbentuk oleh pengikisan dan pengendapan. akan terbentuk lekukan yang semakin tajam. 2.1(b) Gambar 2. Dalam jangka waktu yang panjang. Air di dalam oxbow lake tidak lagi dialiri oleh air sungai. Karena pengendapan yang terus terjadi. cut bank pada meander akan melebar ke arah luar dan juga point bar akan melebar ke arah sungai.1(c)) . neck akan semakin menyempit karena proses erosi yang terus menerus. sehingga debit air di dalam oxbow lake akan tetap.1(c) B.1(b)).2 Oxbow Lake Oxbow lake atau danau tapal kuda merupakan danau yang dihasilkan bila sungai yang berkelok-kelok atau sungai meander melintasi daratan mengambil jalan pintas dan meninggalkan potongan-potongan yang akhirnya membentuk danau tapal kuda. Dalam waktu yang lama air dalam danau akan menjadi asam karena tidak ada sirkulasi air.1 Proses pembentukan oxbow lake 2. Karena hal tersebut air yang mengalir tidak lagi melewati lekukan tapi lebih memilih untuk mengalir pada saluran yang lurus(lihat Gambar 2. yaitu ujung dari lekukan yang seperti akan terhubung dengan ujung lekukan yang lain. Selanjutnya. Akhirnya oxbow lake seakan-akan membentuk seperti kolam (lihat Gambar 2.3 Dataran banjir dan tanggul alam Bentang alam dataran banjir dan tanggul alam terbentuk karena adanya peluapan air sungai. Pemisahan yang akhirnya memotong (cut-off) neck dari sungai akan meninggalkan lekukan sungai tersebut yang kemudian akan terbentuk oxbow lake (lihat Gambar 2.

Partikel seperti pasir akan diendapkan. Partikel tersebut kemudian akan mengendap di tepi-tepi sungai yang lama-kelamaan akan membentuk suatu gundukan di sepanjang tepi sungai. sedangkan tanah liat dan lumpur akan tetap terangkut oleh aliran. Delta terbentuk karena adanya pengendapan material yang dibawa oleh aliran sungai ke mulut sungai. air di sekitar sungai akan ikut membawa partikel-partikel di daratan. maka kecepatan alirannya akan semakin melambat. Gundukan alami (natural levees) inilah yang kemudian akan mencegah terjadinya banjir kembali karena tepi sungai semakin meninggi. Oleh karena itu. sungai tersebut akan meluap dan menyebabkan banjir di daerah sekitarnya. Gelombang ini akan mengakibatkan sedimen yang dibawa oleh arus sungai akan tersebar di sepanjang daerah . Bentuk delta dikalsifikasikan berdasarkan pengaruh yang paling dominan di daerah tersebut. bentang alam ini disebut sebagai tanggul alam. Jenis-jenis delta antara lain : a. maupun sungai lainnya. Gambar 3. Delta jenis ini terdapat pada muara Sungai Mississippi. danau. Ketika hujan mulai mereda dan banjir mulai surut. Delta hasil pengaruh aliran sungai Pengaruh aliran sungai yang cukup dominan di daerah muara akan menyebabkan material yang diangkut oleh arus sungai tersebut terbawa hingga daerah yang cukup jauh dari muara dan menyebabkan bentuk delta memanjang seperti kaki burung. b.mengakibatkan volume air sungai meningkat. Endapan ini kemudian dalam jangka waktu yang lama akan menjadi lapisan lapisan sedimen dan membentuk daratan yang luas.1 Proses pembentukan tanggul alam B. estuary.4 Delta Delta adalah suatu bentuk bentang alam yang terbentuk di daerah muara sungai di mana aliran sungai mulai memasuki daerah laut. Delta hasil pengaruh gelombang Delta jenis ini biasanya terjadi di daerah muara sungai yang menuju laut dengan gelombang yang cukup besar. Arus yang cukup lemah ini menyababkan terjadinya pengendapan sedimen di muara sungai. Pada saat aliran air sungai mendekati mulut sungai.

. Proses-proses tersebut juga dapat membantu terbentuknya bentang alam baru yang cukup berguna baik untuk pariwisata. Contoh delta ini adalah Delta Sungai Niger. atau sebagai faktor keindahan alam.1 Jenis-jenis delta Berdasarkan penjelasan di atas. Contoh delta yang terbentuk karena gelombang adalah Delta Sungai Nil. Delta Sungai Nil Delta Sungai Niger Delta Sungai Mississippi Gambar 4. proses terjadinya pengikisan dan pengendapan yang terjadi di daerah sungai tidak selalu berdampak buruk bagi bentang alam di bumi.pesisir dan membentuk seperti segitiga. Dan ketika surut. Delta hasil pengaruh pasang-surut Delta jenis ini cukup berbeda dari yang lainnya. Delta yang terbentuk karena pasang surut terjadi ketika pasang yang mengakibatkan semua material terangkut. c. material-material sedimen akan diendapkan di sepanjang daerah pesisir secara lambat. pencegahan bencana banjir.

Tokyo: John Wiley & Sons. Inc. William.Daftar Pustaka http://en.com de Blij. USA: John Wiley & Sons. Principles of Geomorphology Second Edition.blogspot. Physical Geography of The Global Environment Second Edition. Inc.J. H.org/wiki/Sedimentation http://nuruldeni. Thornbury. . 1969. 1996.wikipedia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful