Louis de Broglie : Perintis Kuantum Terakhir

February 28th, 2010 by staf1 | 10 Comments | Filed in Sains & Pengetahuan Umum, tokoh kita

Hans J. Wospakrik (Fisika ITB) Pengantar Berpulangnya Duc Prinz Louis de Broglie, fisikawan teori Perancis, bulan Maret lalu pada usia 94 tahun, mengakhiri kehadiran perintis teori kuantumyang hidup di tengah kita. Mereka adalah pendobrak ilmu dengan gagasan-gagasan revolusioner pada awal abad ini yang memberi wajah baru bagi fisika, guna memahami alam atom yang mini. Ini, pada gilirannya, membuka jalan ke berbagai temuan teknologi menakjubkan, seperti transistor dan laser, yang tidak diduga sebelumnya. Untuk mengenang perintis kuantum terakhir ini, tulisan berikut mencoba memberi gambaran sekilas tentang karya dan biografinya. Adalah Max Planck (1858-1947), ilmuwan fisika teori Jerman, yang mencetuskan gagasan awal tentang teori kuantum. Ini lahir dari upayanya untuk menjelaskan teka-teki fisika yang berkaitan dengan pancaran tenaga (energi) gelombang elektromagnet oleh benda (hitam) panas. Pemecahannya ia temukan pada 1901 dengan anggapan bahwa ³tenaga gelombang elektromagnet dipancarkan dan diserap bahan dalam bentuk catu-catu tenaga (diskrit)yang sebanding dengan frekuensi gelombang elektromagnet´. Catu tenaga ini disebutnya kuanta (latin: sekian banyak: kuantum, bentuk tunggalnya). Dengan demikian, tahun 1901 dicatat sebagai awal bergilirnya bola teori kuantum. Namun, para fisikawan seangkatannya memandang gagasan Planck ini tidak mempunyai makna fisika yang jauh melainkan sekadar sebagai suatu kiat matematika belaka. Empat tahun kemudian, pemuda Albert Einstein (1879-1955) mencatat dirinya sebagai orang pertama yang menerapkan gagasan Planck lebih jauh dalam fisika. Salah satunya, berkaitan

seperti elektron juga berperilaku sebagai gelombang´. sedangkan ruas kanan dengan gelombang (frekuensi f dan panjang gelombang . Pada musim panas 1923. sebelum Compton membuktikannya. ³secara tiba-tiba muncul gagasan untuk memperluas perilaku rangkap (dual) cahaya mencangkup pula alam partikel´. Compton (1892-1962) dari Amerika Serikat pada 1923. Bahwa foton menumbuk elektron. de Broglie mengatakan bahwa hubungan di atas juga berlaku untuk partikel. karena elektron-elektron itu ditumbuk dan ditendang keluar oleh kuantakuanta cahaya yang berperilaku sebagai partikel (zarah). Ini merupakan maklumat teori yang melahirkan gelombang partikel atau de Broglie. Paul Langevin (1872-1946). Secara tegas. Annales de Physique. cahaya (gelombang elektromagnet) yang mulanya dipandang sebagai gelombang. perilaku yang ³berkaitan´ dengan partikel (energi E dan momentum p) muncul di ruas kiri. para penguji de Broglie hanya terkesan dengan penalaran matematikanya tetapi tidak mempercayai segi fisikanya. seperti elektron. Gagasannya ini ia tuangkan dalam tiga makalah ringkas yang diterbitkan pada 1924. Penjelasannya. elektron dengan laju 100 cm per detik. yang mengabadikan namanya dengan peristiwa itu. panjang gelombang de Broglie berbanding terbalik dengan massa dan laju partikel. tetapan Planck. foton. Gelombang partikel Gagasan foton Einstein kemudian diterapkan Louis de Broglie pada 1922. Dengan demikian. Tantangan Tesis ini kemudian diterbitkan pada awal 1925 dalam jurnal vak fisika Perancis. seperti halnya tumbukan dua bola bilyard. Penyajiannya secara terinci dan lebih luas kemudian menjadi bahan tesis doktoralnya yang ia pertahankan pada November 1924 di Sorbonne. Bahkan. E=hf dan p=h/. Ia kemudian memberanikan diri dengan mengemukakan bahwa ³partikel. Kuanta cahaya ini disebut Einstein. Comptes Rendus.dengan ³efek fotolistrik´. Ia memandangnya lebih daripada permainan matematika dengan menekankan bahwa gelombang partikel haruslah nyata. baca: lambda). luput dari perhatian para fisikawan. kemudian dibuktikan dengan percobaan oleh Arthur H. Namun. Karena itu.7 mm. Ini menyatakan bahwa ³bagian tenaga elektromagnet yang paling banyak dipancarkan benda (hitam) panas adalah yang frekuensinya sekitar 100 milyar kali suhu mutlak (273 + suhu Celsius) benda itu´. Untuk partikel. de Broglie menyatakan. Paris. yang ternyata memberi rekasi mendukung. kini diperlakukan pula sebagai partikel oleh Einstein. panjang gelombangnya sekitar 0. untuk menurunkan Hukum Wien (1896). Tesis ini berangkat dari dua persamaan yang telah dirumuskan Einstein untuk foton. Promotornya. Besaran h adalah tetapan alam yang ditemukan Planck. salah satunya dalam jurnal vak fisika Perancis. yaitu teka-teki terbebaskannya elektron-elektron dari permukaan logam bila disinari cahaya (gelombang elektromagnet). Berita . Pekerjaan ini ternyata memberi dampak yang berkesan bagi de Broglie. Dalam kedua persamaan ini. Sebagai contoh. momentum p adalah hasilkali massa (sebanding dengan berat) dan lajunya. kemudian mengirimkan satu kopi kepada Einstein di Berlin.

tanpa dipaksa. Duc Prinz Louis de Broglie Louis Victor Pierre Raymon de Broglie lahir pada 15 Agustus 1892 di Dieppe. Bukti yang sama tetapi dengan metode percobaan yang berbeda juga dilaporkan oleh George P. fisikawan teori Austria. Pada 1740. Francois Marie (1671-1745) sebagai Duc (seperti Duke di Inggris). Dukungan berikutnya datang dari Amerika Serikat. Namun sayang. Teka-teki ini kemudian terjelaskan oleh Walter Elsaser. Germer (1896 ± ?. bahwa elektron memang memperlihatkan perilaku gelombang. Dukungan bukti-bukti percobaan ini kemudian mengukuhkan penerimaan gelombang partikel yang diikuti dengan dianugerahkannya hadiah Nobel Fisika (tunggal) 1929 bagi Louis de Broglie. Karya Schrodinger ini melahirkan mekanika baru yang dikenal sebagai mekanika gelombang atau lazimnya disebut mekanika kuantum. merumuskan suatu persamaan matematika yang mengendalikan kelakuan rambatan gelombang partikel dalam berbagai sistem fisika.ini kemudian ia teruskan kepada Max Born (1882-1970). ternyata ada pula yang memiliki tenaga sama dengan elektron semula. yang berasal dari Piedmont.). Davisson (1881-1958) dan asistennya Charles H. Thomson (1892-1975) dari Inggris pada waktu itu. Born kemudian menanyakan kemungkinan eksperimentalnya kepada James Franck (18821964). para fisikawan eksperimen tidak terkesan dengan tafsir ulang ini terhadap data percobaan mereka ± apalagi oleh seorang mahasiswa berusia 21 tahun yang sama sekali belum dikenal. Dukungan dan hadiah Nobel Pada tahun 1926 barulah nampak suatu terang! Erwin Schrodinger (1887-1961). sehingga menyentakkan para fisikawan untuk menerima gagasan de Broglie. Kunsman dari Amerika Serikat pada 1922 dan 1923. Keturunan de Broglie. fisikawan teori Jerman. Suatu penghargaan keilmuan bergengsi yang patut bagi karya ilmiahnya yang begitu revolusioner. Ini sama halnya dengan persamaan gerak Newton dalam mekanika Newton (klasik) yang mengendalikan kelakuan gerak partikel. Penerapannya pada struktur atom berhasil menjelaskan berbagai data pengamatan dengan begitu mengesankan. suatu gelar keturunan yang hanya . pada tahun 1925 dalam sebuah makalah ringkas dengan menggunakan gagasan gelombang de Broglie. Raja Louis XI mengangkat salah satu anggota keluarga de Broglie. rekan sekerjanya. yang menerbitkan hasil percobaan mereka pada 1927. Italia barat laut cukup dikenal dalam sejarah Perancis karena mereka telah melayani raja-raja Perancis baik dalam perang dan jabatan diplomatik selama beratus tahun. Davisson dan Lester H. yang memberi tanggapan mendukung dengan menunjuk pada tekateki hasil percobaan Clinton J. di Gottingen. mahasiswa Born. oleh Clinton J. Keduanya mengamati bahwa permukaan logam yang ditembaki dengan berkas elektron selain memancarkan kembali elektron-elektron dengan tenaga yang sangat rendah. Perancis.

Kaisar Perancis I dari Austria menganugerahkan gelar Prinz yang berhak disandang seluruh anggota keluarga de Broglie. Louis de Broglie menjabat sebagai sekretaris tetap pada Akademi Ilmu Pengetahuan Perancis. maka Louis serempak menjadi Duc Perancis (ke-7) dan Prinz Austria.disandang oleh anggota keluarga tertua. pada 1960. Louis memasuki Universitas Paris untuk menyalurkan minatnya dalam ilmu pengetahuan. Karena itu. ³terpengaruh oleh filsafat dan buku-buku Henry Poincare (1854-1912)´. Ia menjadi tertarik pada ilmu pengetahuan alam karena katanya. Dalam jabatannya ini ia tetap mendesak badan tersebut mempertimbangkan secara mendalam berbagai akibat berbahaya dari ledakan bom hidrogen (termonuklir). Pada 1910. Maurice. matematikawan besar Perancis. Mereka menaruh perhatian besar pada pengembangan tenaga atom untuk tujuan damai dan mempererat pertalian antara ilmu dan industri. Dengan meninggalnya saudara tertua Louis. Tahun 1913 ia peroleh licence dalam ilmu pengetahuan dari Faculte des Sciences. Studinya kemudian terputus karena berkecamuknya Perang Dunia I. Hingga akhir hidupnya. Atom untuk perdamaian Pada 1945. juga fisikawan (eksperimen). Louis mulanya belajar pada Lycee Janson de Sailly di Paris dan memperoleh gelar dalam sejarah pada 1909. Putra Duc pertama ini ternyata membantu Austria dalam Perang Tujuh Tahun (1756-1763). Perhatiannya yang begitu besar terhadap ilmu pengetahuan dan perdamaian membuat ia patut dikenang oleh setiap pecinta ilmu dan perdamaian! Sumber : Kompas (8 Juli 1987) . Louis meraih gelar doktornya dalam fisika teori dengan tesis tentang gelombang partikel di atas. Ia kemudian memulai karier mengajarnya di Universitas Paris dan Institut Henry Poincare pada 1928. Louis dan kakaknya Maurice diangkat sebagai anggota dewan Komisi Tinggi Tenaga Atom Perancis. Barulah pada usia 32.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful