BAB III DESKRIPSI MANUFAKTUR PT GARUDAFOOD PUTRA PUTRI JAYA 3.1 PROFIL PERUSAHAAN 3.1.

1 Sejarah Singkat PT GarudaFood Putra Putri Jaya Grup GarudaFood berawal dari sebuah perusahaan keluarga yang bergerak di bisnis kacang garing, yakni PT. Tudung Putrajaya. Perusahaan ini didirikan tahun 1979 di Pati, Jawa Tengah, oleh almarhum Darmo Putro yang memulai usahanya sebagai produsen tepung tapioka. Sejak tahun 1987, perusahaan mulai serius berkosentrasi di bisnis kacang garing dengan meluncurkan merek Kacang garing Garuda, yang belakangan sangat popular di masyarakat dengan sebutan ringkas Kacang Garuda. Seiring dengan kemajuan yang dicapai produk kacang garingnya, perusahaan terus melakukan inovasi dengan melakukan upaya diversifikasi produk dan penerapan mesin-mesin baru berteknologi modern. Pada tahun 1995, melalui PT Garuda Putraputrijaya, perusahaan mendirikan pabrik kacang lapis yang meliputi kacang atom, kacang telur, dan kacang madu. Ekspansi ke berbagai produk kacang ini ternyata mendapat sambutan hangat dari pasar. Buktinya, meskipun masih baru, daya serap pasar atas produk kacang lapis (coated peanuts) ini ternyata mampu melampaui yang dicapai produk kacang garing. Untuk menjamin pasokan bahan baku utama (kacang tanah) yang berkualitas tinggi dan tersedia sesuai kapasitas produksi, tahun 1996 telah didirikan PT Bumi Mekar Tani, yang bergerak di perkebunan kacang. Selain memiliki kebun sendiri, perusahaan ini lebih banyak menjalin kerja sama dengan para petani kacang, khususnya di Jawa tengah dan Jawa Barat, untuk menampung hasil pertanian mereka dengan harga bersaing. Dengan demikian, secara aktif perusahaan mengembangkan sistem kemitraan usaha yang saling menguntungkan.

Semua jerih payah, keseriusan dan sikap professional seluruh karyawan membuahkan hasil nyata. Dari hasil surveinya yang berjudul Study Regarding Snack Industry and Marketing in Indonesia, 1998, Corinthian Infopharma Corpora (CIC) menemukan bahwa Kacang Garuda berhasil menguasai 65% pangsa pasar produk makanan kacang di Indonesia, jauh meninggalkan merek produk kacang di posisi kedua yang menguasai 20%, sedangkan 15% lainnya diperebutkan oleh berbagai merek. Untuk memperkokoh basis di Industri makanan ringan, tahun 1997 perusahaan memasuki pasar biskuit melului PT Garudafood Jaya. Meskipun di tengah krisis ekonomi, merek biskuit Danza dan Gery berhasil melakukan penetrasi pasar, untuk tahap I (karena keterbatasan kapasitas), ke sejumlah pasar wafer stick di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Selanjutnya, di tengah menghebatnya krisis ekonomi, bulan Mei 1998 perusahaan memberanikan diri masuk ke bisnis jelly, melalui PT Triteguh Manunggal Sejati. Meskipun relatif baru, pertumbuhan laba atas penjualan memperlihatkan bahwa bisnis ini berpeluang besar untuk tumbuh. Permintaan pasar dari semua jaringan distribusi selalu bergerak naik, permintaan pasar dari luar negeri, seperti negara-negara di Timur Tengah, juga terus menguat. Perusahaan-perusahaan yang dinamis dan inovatif di atas, kini bernaung di bawah payung Grup GarudaFood. Sesuai visi dan misinya, kelompok usaha ini tentu saja tidak puas atas prestasi yang dicapai selama ini. Inovasi terus dilakukan untuk menemukan produk-produk baru, manajemen yang efisien serta cara berproduksi baru didukung teknologi modern. Semua itu tidak lain demi kepuasan yang sebesar-besarnya bagi pelanggan, yang merupakan penentu utama denyut nadi perusahaan.

Grup GarudaFood juga memesan mesin-mesin yang secara khusus didesain sesuai . 4. PT. GarudaFood Jaya (GFJ). PT. Bumi Mekar Tani (BMT). Perusahaan ini menjamin pasokan kacang yang berkualitas bagi grup GarudaFood. yang berperan sebagai perusahaan distribusi yang didirikan pada tahun 1994. memproduksi kacang lapis (coated peanuts). misalnya. Didirikan pada tahun 1996. 6. didatangkan dari Belgia dan Jerman. PT. Selain itu. 8. Mesin oven yang mencakup drying machine dan roasting machine. yang berdiri pada tahun 1988. Tudung Putrajaya (TPJ). memproduksi biskuit dan berdiri pada tahun 1997. Garuda Solusi Inti. PT. 7. Dharana Inti Boga. memproduksi kacang garing dan berdiri sejak tahun 1979. Garuda Putraputrijaya (GPPJ). 2. memproduksi mountea didirikan pada tahun 2004. 9. PT. 3. berperan untuk mendidik para sales yang didirikan pada tahun 2004. sebagai produsen jelly dan didirikan pada tahun 1998. PT. berdiri sejak tahun 1995. Sinar Niaga Sejahtera (SNS). PT. anak perusahaan itu adalah : 1. berkat komunikasi dan kerja sama yang serasi dan terus-menerus antara divisi pemasaran. BPR Tayu Duta Persada (BPR). Di atas areal seluas 25 hektare. PT. PT. yaitu perusahaan yang bergerak di perkebunan kacang. 5.Sampai saat ini terdapat 7 anak perusahaan GarudaFood. berdiri pabrik-pabrik Grup GarudaFood yang didukung teknologi berkelas dunia. Triteguh Manunggal Sejati (TMS). divisi riset dan pengembangan serta divisi produksi.

jaringan distribusi terus diperkokoh dengan mendirikan PT. Belanda. Hongkong. . SNS juga terus merangkul perusahaan-perusahaan kecil di berbagai pelosok tanah air untuk secar aktif mendistribusikan produk-produk Grup GarudaFood. Arab Saudi. Perusahaan ini sekarang memiliki sekitar 50 sub distributor yang tersebar di sleuruh Indonesia. Berkat pengelolaannya yang professional. 3. Singapura. Melalui PT. PT.kebutuhan spesifik produk-produk yang dikembangkan. Memberikan yang terbaik kepada pelanggan dan selalu mengacu pada pemenuhan kebutuhan pasar (market driven concept). Memuaskan konsumen dengan menyediakan : 1. Sinar Niaga Sejahtera (SNS). Malaysia. Brunei Darussalam. Didukung 225 armada truk dan 170 sepeda motor. menjadi perusahaan inovatif dan kreatif dan dinamis di industri makanan ringan yang berskala internasional. produk-produk GarudaFood kini mulai merambah ke pasar ekspor. PT. dengan tetap mengacu pada selera dan kepuasan pelanggan. b. SNS pula. Dengan demikian. Cina. Produk-produk makanan & minuman berkualitas. Untuk menjamin produknya dinikmati pelanggan di seluruh pelosok negeri dan tersedia dalam jumlah yang cukup. Misi : a. antara lain ke negara-negara seperti Australia. Grup GarudaFood mampu menyuguhkan aneka produk makanan ringan yang inovatif dan berstandar internasional. dan Amerika Serikat. SNS kini telah menjadi profit center tersendiri bagi Grup garudaFood. Filipina.2 Visi dan Misi Perusahaan Visi : a.

baik yang dilakukan di dalam perusahaan (inhouse training) maupun mengirim mereka ke berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan di dalam maupun luar negeri. karyawan diberi kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengembangkan seluruh potensi yang mereka miliki. Hal ini berkaitan dengan . dengan menjalankan etika bisnis & pengelolaan perusahaan yang baik. memberikan yang terbaik bagi pelanggan Gerak majunya sistem perindustrian menuntut adanya keterpaduan antara sistem organisasi dengan sistem manajemen. Selain dituntut terampil menyelesaikan pekerjaan operasional. Meningkatkan nilai tambah bagi pemegang saham. baik dalam keanekaragaman produk maupun efisiensi dalam proses produksi. b. c. lingkungan kerja. & pekerjaan karyawan. Dengan demikian. Sekitar 9000 karyawan Group GarudaFood adalah orang-orang terpilih yang telah melewati proses seleksi yang ketat. baik berwujud materi maupun prospek karir yang cemerlang di masa depan. Untuk meningkatkan profesionalisme. Membentuk komunitas karyawan untuk tumbuh bersama & mengembangkan kualitas kehidupan. Di tangan para professional tersebut. Produk-produk konsumsi & layanan berkualitas yang bukan berasal dari bahan-bahan yang merupakan hasil pengorbanan hewan atas kehendak langsung perusahaan. mereka juga harus jujur dan berwawasan. Menciptakan kemanfaatan jangka panjang yang berkesinambungan dalam hubungan antara perusahaan dengan seluruh mitra usahanya. perusahaan melaksanakan berbagai program pelatihan dan pengembangan. di GarudaFood. perusahaan selalu hadir dengan inovasi. Untuk merangsang sekaligus meningkatkan kinerja karyawan. d. Muara dari semua itu hanya satu.2. perusahaan memberikan insentif.

dan tingkat pengawasannya.Plant Manager . dan kecakapannya. Struktur organisasi merupakan tatanan kerangka dalam menjalankan semua aktivitas perusahaan dan juga sebagai pedoman untuk pimpinan dalam mengatur posisi karyawan sesuai kemampuan.kebijaksanaan atau peraturan dalam mencapai hasil produksi yang baik dan efektif. kekuasaan.1 Struktur Organisasi PT GPPJ Coated Peanuts Division Pati Tugas atau kewajiban dari masing-masing tingkat jabatan yang ada di PT GPPJ Coated Peanuts Division Pati adalah sebagai berikut : . Struktur organisasi perusahaan menunjukkan bagaimana perusahaan itu dikelola. Keadaan ini perlu didukung oleh organisasi yang mantap. yaitu bagaimana pendelegasian. pengalaman. Gambar 2.

Manager • Bertugas mengatur masing-masing departemen -Supervisor • • Bertugas sebagai trainer keterampilan karyawan Sub. • Memberikan breaffing pada awal shift. dan harian. staf. Melakukan koordinasi terhadap produksi Menambah keterampilan bawahan untuk menjadi karyawan yang efektif • • -Pengawas • • Mengontrol kondisi mesin Mengawasi kinerja karyawan yang ada di di bawahnya dalam melaksanakan tugas lapangan. -Kepala Regu (staf) . Seksi area -Kepala Shift • Mengawasi kinerja karyawan yang ada di bawahnya yaitu pengawas. • Mengatur job description.• Mengontrol kinerja manager Bertanggung jawab atas keseluruhan pabrik Mengontrol business plant • • .

Shift 1 k. 15. dan sepatu saat memasuki area kerja. f. Disiplin Kerja Disiplin kerja merupakan faktor yang sangat menentukan dan kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan perusahaan. Karyawan dilarang mengenakan aksesoris yang berlebihan. masker. Karyawan diwajibkan menggunakan topi. Karyawan dilarang merokok di luar smoking area. Beberapa contoh disiplin kerja yang diterapkan di PT GarudaFood Putra Putri Jaya adalah : e.00 s.• Bertugas untuk memastikan kinerja regunya atau kelompok kerjanya • Membantu pekerja harian dalam bekerja sesuai dengan kelompoknya.d.d. i. Waktu Kerja Pembagian waktu kerja dapat dilihat seperti di bawah ini : Untuk 8 jam kerja (Senin-Jumat) j. Di samping disiplin kerja yang berdampak langsung pada kinerja karyawan. 23.00 s. g. Karyawan wajib mencuci tangan saat akan memasuki area produksi. PT GarudaFood Putra Putri Jaya menerapkan GMP (Good Manufacturing Practice) dan 5R untuk mencapai produktifitas yang diinginkan. Shift 2 : 07.00 : 15. Karyawan yang datang terlambat akan mendapatkan atau peringatan dari Kepala Bagiannya masing-masing dan keterlambatan yang sering dilakukan karyawan akan mendapatkan sanksi dari perusahaan sesuai dengan peraturan yang telah dibuat. h.00 .

Selain adanya jaminan keselamatan kerja. dan pakaian kerja khusus. 07. Kesejahteraan Tenaga Kerja Dalam usaha meningkatkan kesejahteraan karyawan. masker. Sebagai Food and Beverage Company.d. 19. Rajin). Rawat.00 : 01.d.d. Tunjangan makan . 07. Shift 3 p. dengan adanya jaminan keselamatan bagi karyawan diharapkan akan memotivasi karyawan untuk bekerja sebaik-baiknya. Shift 4 : 07. PT GarudaFood Putra Putri Jaya juga telah melakukan langkah preventif untuk melindungi karyawannya dalam bekerja. Shift 2 o. diantaranya dengan memberikan perlengkapan keselamatan kerja pribadi seperti topi.00 s. PT GarudaFood Putra Putri Jaya menyediakan tunjangan-tunjangan : q.00 Untuk 5 jam kerja (hari Sabtu) m.d. Rapi. 13.00 s.00 (khusus utility) Keselamatan dan Budaya Kerja Keselamatan tenaga kerja atau karyawan merupakan hal yang sangat membutuhkan perhatian. Resik. Shift 3 : 23. Shift 1 n. oleh karena itu diterapkan budaya kerja yang mengacu pada Good Manufacture Practice (GMP) dan 5R (Ringkas.l.00 s. telah disiapkan perlengkapan keselamatan kerja area seperti alat pemadam kebakaran yang disesuaikan dengan tempat dan area yang rawan kebakaran. Selain itu. 01.00 : 13. PT GarudaFood Putra Putri Jaya sangat memperhatikan higienitas dari produknya.00 s.00 : 19.00 s.d.

dokter luar perusahaan. Tunjangan Hari Raya Perusahaan memberikan bonus atau insentif kepada karyawannya pada setiap hari raya. Tunjangan Kesehatan Perusahaan menyediakan perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) pada tiap-tiap area kerja. dan jaminan sosial tenaga kerja. r. Di samping itu terdapat poliklinik yang melayani karyawan setiap hari kerja. Karyawan mendapatkan satu kali jatah makan pada setiap pembagian shift. Perusahaan juga menyediakan dokter perusahaan.Perusahaan memberikan fasilitas makan kepada seluruh karyawan yang bekerja pada jam dan hari kerja maupun yang bekerja lembur. . Selain itu ada pemberian bonus akhir tahun yang disesuaikan dengan keuntungan pendapatan akhir tahun. selain itu perusahaan juga memberikan tanggung jawab perawatan kecelakaan kepada karyawan beserta suami/istri dan anaknya. s.

karena ikatan mereka dengan perusahaan cukup kuat. 2. dan dibayarkan pada tanggal 25 setiap bulannya. Tenaga Kerja Harian Untuk tenaga kerja harian di bidang teknik diambil dari lulusan STM dan untuk tenaga harian di bagian produksi diambil dari luluan SMU.Sistem Upah Ditinjau dari upah yang dibayarkan kepada karyawan (tenaga kerja) dapat dibedakan atas : t. Selain gaji yang didapat. antara lain : v. Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) z. Kesehatan y. ada beberapa tunjangan karyawan lainnya. Tenaga Kerja Harian Upah untuk tenaga kerja harian diberikan berdasarkan akumulasi kerja hariannya dalam kurun waktu satu (1) bulan. Tunjangan pernikahan Kualitas Sumber Daya Manusia 1. u. Tunjangan melahirkan aa. Tenaga Kerja Tetap Tenaga kerja ini digaji secara tiap perioda. Makan x. Transportasi w. Tenaga Staf .

.Untuk tenaga staf di bidang teknik maupun bidang non teknik diambil dari karyawan yang sudah bekerja lama dan mempuyai nilai tambah dari perusahan lalu diangkat sebagai staf yang diambil dari tenaga kerja harian.

Untuk pengawas teknik diambil dari lulusan ahli madya (D3) atau dari karyawan lama yang mempunyai nilai tambah dari perusahaan dan untuk bagian non teknik yaitu pengawas produksi diambil dari lulusan sarjana (S1) atau dari karyawan lama yang mendapat nilai lebih dari perusahaan. Kepala Shift Kepala shift di bidang teknik maupun non teknik diambil dari lulusan sarjana (S1) atau dari tenaga pengawas yang mempunyai nilai tambah dari perusahaan. Manager Untuk manager diambil dari lulusan S1 baik di bidang teknik maupun non teknik yang sudah bekerja lama dan mempunyai nilai lebih dari perusahaan yang diambil dari tenaga supervisor. . dan teknisi yang tergabung dalam puluhan SGA (Small Group Activity). mulai dari operator. pengawas. 6. Tenaga Improvement Tenaga improvement di bidang teknik maupun non teknik diambil dari lulusan ahli madya (D3) dan sarjana (S1). Untuk meningkatkan kreatifitas dan inovasi di GarudaFood. Dari konvensi ini didapatkan kreatifitas-kreatifitas karyawan yang dapat menjadi jalan keluar dari beberapa masalah yang ada seperti perbaikan mesin/ metoda kerja dan penghematan biaya operasi produksi.3. Tenaga Pengawas Untuk pengawas di bidang teknik maupun non teknik diambil dari lulusan D3 (ahli madya) dan S1 (sarjana). 4. diadakan Quality Convension dari karyawan-karyawan. 5.

frying. Factory A cc.Jenjang Karir/ Prestasi Karyawan Jenjang karir yang dimaksud adalah kenaikan pangkat. jadi tidak perlu adanya pembinaan khusus lagi misalnya studi lanjut atau pelatihan karena lulusan ahli madya dianggap telah mampu untuk menganalisa keadaan/alat yang dihadapinya. Pembagian Area Kerja Area kerja di PT GPPJ Coated Peanuts Division Pati dibagi menjadi 2. Dari sini diharapkan akan muncul suatu ide kreatif dari karyawan misalnya ide untuk mengoptimalisasi kinerja mesin atau mengurangi waste. coating. Unit 3 (memproduksi kacang atom) b. Unit 4 (memproduksi kacang oven) . Di PT GarudaFood Putra Putri Jaya untuk jenjang karir yaitu dilakukan dengan memberikan training kepada karyawan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan skill karyawan (khususnya teknik). yaitu : bb. Di PT GarudaFood Putra Putri Jaya untuk sistem penerimaan tenaga kerja memiliki standar minimal yaitu diambil dari lulusan minimal ahli madya (D3) untuk semua bagian. yaitu : dd. mulai dari persiapan bahan baku. Jadi kenaikan pangkat di PT GarudaFood Putra Putri Jaya dilakukan dengan melihat loyalitas atau prestasi karyawan untuk perusahaan. baik itu bagian produksi maupun bagian teknik. Factory A a. Factory B Masing-masing factory melaksanakan proses produksi. Masing-masing factory dibagi lagi ke dalam 2 unit. hingga packing.

Di samping itu. Unit 2 (memproduksi kripko. kacang bawang. GarudaFood Putra Putri Jaya Divisi Coated Peanuts Pati merupakan suatu industri yang mengolah bahan baku menjadi produk jadi dengan kacang atom sebagai produk unggulannya. potato. GarudaFood Putra Putri Jaya adalah sebagai berikut : . saat ini industri tersebut juga sedang memproduksi dan mengembangkan produk-produk makanan ringan yang lain. Factory B a.ee. di antaranya adalah kacang kedelai.3 Kegiatan Industri di PT GPPJ Coated Peanuts Division Pati PT. dan krupuk bawang. pilus. Adapun alur proses produk pada kacang atom di PT. Unit 1 (memproduksi pilus) b. kacang oven. krupuk) 3. kripik kentang.

3.3. GarudaFood Putra Putri Jaya berasal dari beberapa supplier. Bumi Mekar Tani. dari petani lokal Jepara.3.1 Supply Bahan Baku Bahan baku yang digunakan oleh PT.2 Proses Penyimpanan Ose tersebut disimpan dalam suatu tempat yang disebut silo yang mempunyai kapasitas simpan 70 ton dan lamanya batas penyimpanan 4 bulan.Gambar 2.2 Alur Proses Produksi Kacang Atom di PT GPPJ Coated Peanuts Division 3. serta berasal juga dari luar negeri misalnya dari India. Yogyakarta. dan sekitarnya. di antaranya adalah dari perkebunan milik sendiri yaitu dari hasil kebun PT. Pati. .

c. dan gravitasi. Sortex yaitu mesin yang berfungsi memisahkan ose kualitas baik dengan kualitas jelek berdasarkan perbandingan data warna ose.4 Proses Produksi Mesin coil mild (untuk mencampur formula) Mesin mixing (mencampur tepung dengan formula) Mesin coating/molen (mencampur ose dengan adonan) Mesin Packing (pengemasan) Mesin seasoning (pemberi rasa) Mesin frying (penggorengan) . Adapun prinsip kerja yang digunakan yaitu getaran. Unit sortex terdiri dari beberapa mesin dengan fungsi yang berbeda-beda. Suton yaitu mesin yang berfungsi untuk memisahkan ose berdasarkan massa jenis ose dengan prinsip gravitasi dan screening. screening. screening. Proses di dalam silo adalah proses pendinginan dengan sistem grain cooler (AC sentral) dengan suhu dan waktu yang terkontrol.Sebelum silo digunakan maka ada proses yang disebut dengan proses fumigasi yaitu suatu proses pembunuhan kuman di dalam silo tersebut. Ose yang keluar dari silo selanjutnya menuju ke unit sortex dengan sebelumnya melalui proses penimbangan. 3. Distoner yaitu mesin yang berfungsi untuk memisahkan ose dengan benda lain yang lebih keras seperti batu kerikil. d. Suhunya dikontrol agar tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin karena jika terlalu panas maka keadaan ose akan susut atau berkurang sedangkan jika terlalu dingin maka ose akan tumbuh. b. Combi Cleaner yaitu mesin yang berfungsi untuk memisahkan antara ose dengan kotoran yang menyertainya seperti tali raffia (kotoran yang tidak berbentuk butiran) dengan prinsip putaran sentrifugal. dan gravitasi. yaitu : a.

Gambar 2. Dengan putaran 2800 rpm dengan motor 5. Untuk menyatukan kacang dan adonan maka digunakan mesin coating atau mesin molen.3 Diagram Proses Produksi Kacang Atom Dalam proses ini pengolahan dari ose menjadi kacang atom.5 HP dan lama pengadukan diatur secara manual oleh push button. Putaran motor ini tetap. Dan proses selanjutnya adalah packing. Serta persiapan terhadap mesin yang akan digunakan. formula dan tepung. Tahap pertama yang dilakukan adalah melakukan pencampuran formula dengan menggunakan mesin colloid mild. kacang diayak dengan ayakan vibrator untuk mendapatkan jenis diameter kacang yang diinginkan. Mesin Colloid Mild Prinsip mesin ini adalah memanfaatkan putaran motor yang dihubungkan dengan sebuah pengaduk untuk mencampur racikan formula. . Tahap selanjutnya yaitu proses penggorengan. proses ini dilakukan dengan menggunakan mesin frying continous yang bergerak secara otomatis maupun mesin penggorengan manual. Sebelum masuk ke proses penggorengan. Persiapan awal produksi adalah berupa persiapan semua bahan-bahan yang akan digunakan dalam proses produksi. Proses penyatuan ini dilakukan operator secara manual. yang diatur oleh pulley. a. seperti bahan baku ose. Setelah itu pencampuran segala jenis tepung dan formula dengan mesin mixing.

Dibuat 2 stage dengan suhu berbeda dimaksudkan untuk menjaga kondisi kacang agar tidak pecah. minyak ini ditarik dengan menggunakan motor fristam. dan lama pengadukan diatur oleh timer. motor 3 HP untuk memutar pengaduk dengan putaran 1400 rpm dan motor 2 HP untuk mengubah posisi naik turun pada bak adonan dengan putaran 1400 rpm. Mesin Coating/Molen Prinsip mesin ini memanfaatkan putaran motor yang dihubungkan dengan bak. Putaran motor ini tetap yang diatur oleh pully. jadi kacang akan berjalan di antara 2 layer tersebur. daya motor 3HP. Stage 1 terdapat 2 layer dengan menggunakan sirip yang digerakkan oleh conveyor. putaran 1400 rpm. Mesin ini menggunakan 2 buah motor. d. penggunaan motor ini khusus karena sifatnya yang tahan panas. Bak frying ini terdiri dari 2 bagian yaitu stage 1 dan stage 2 dengan suhu minyak goreng yang berbeda. Mesin Mixing Mesin mixing adalah suatu mesin untuk mencampur semua jenis tepung dengan formula. c. Di dalam . Sedangkan stage 2 hanya menggunakan satu layer dengan sirip lebih panjang. Minyak yang terdapat di dalam frying akan ditarik melalui leher angsa yang kemudian akan masuk ke dalam drum filter. Di dalam frying ini terdapat sirkulasi minyak goreng. Biasanya suhu dan volume minyak goreng pada stage 2 lebih besar. Mesin otomatis disebut dengan frying continous. dengan kapasitas mesin 35 Kg.b. dibuat naik turun dimaksudkan agar operator dapat dengan mudah mengambil adonan yang sudah jadi. Mesin Frying Mesin frying yang digunakan ada dua jenis yaitu mesin frying yang pengoperasiannya secara otomatis dan secara manual. Mesin ini dioperasikan manual dengan mengontrol push button. Fungsi mesin coating adalah untuk membentuk sebuah kacang yang terbungkus dengan adonan.

Kompor ini menggunakan bahan baker solar. Kemudian bak kembali berputar untuk kembali ke penggorengan.maka dari pencampuran antara percikan bungan api dengan CNG (plus udara) akan menghasilkan api dan api akan disebarkan oleh angin yg ditimbulkan oleh blower kompor agar panas api dapat merata dan sampai ke pipa HE.filter ada sprin halus yang berfungsi sebagai filter agar kotoran-kotoran tidak mengganggu pompa. Nozzle ini akan menyemptotkan CNG kemudian terdapat electrode yang menghasilkan percikan bunga api. Mesin Seasoning Seasoning adalah mesin untuk pencampuran bumbu dengan kacang yang sudah matang. Untuk sirkulasi minyak dilakukan secara manual. bak berhenti dimaksudkan agar kadar minyak di dalam kacang berkurang. Dari supply CNG masuk ke PRV (pressured regulator valve) selanjutnya ke multi blok. lama penggorengan diatur dengan timer setelah kacang matang maka akan naik kira-kira 45o. cara kerjanya dengan menggunakan dua motor. Kemudian masuk ke Heat Exchanger atau mesin penukar panas melalui pipa dan pada akhirnya minyak ini akan kembali ke frying melalui valve. Proses Packing . Setelah beberapa saat motor kembali berputar. dan terakhir ke nozzle CNG. Frying ini tentunya ada kompor untuk memanaskan minyak. yaitu sebuah bak yang diputar oleh sebuah motor 3 phase dengan daya 3 HP. Untuk mesin manual. motor untuk menggerakkan naik turunnya bak penggorengan dan untuk putaran kipas sebagai pengaduk. e. Prinsip mesin seasoning sama seperti mesin coating. bak turun dan operator menuangkan kacang ke mesin tiris/pendingin. f.

. Kapasitas mesin Kawashima lebih besar dari mesin SVB. 3. sedangkan mesin SVB terdapat 2 jenis. Sinar Niaga Sejahtera (SNS) yang merupakan Divisi Distribusi dari Holding Company. yaitu SVB 100 dan SVB 150.5 Output Output dari berbagai proses di atas dimasukkan dalam kategori Finish Good yang disimpan dalam gudang sementara. 3.6 Distributor/Customer Proses pendistribusian atau proses pengiriman produk ke konsumen melalui PT. Mesin Kawashima digunakan bersama mesin Ishida sebagai weigher nya. Ada dua jenis mesin packing yang digunakan yaitu mesin packing Kawashima dan mesin packing jenis SVB.Proses packing adalah proses pengemasan dari hasil proses produksi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful