PENGEMASAN BAHAN PANGAN

Oleh : Elisa Julianti Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian USU

Pengertian Kemasan
‡ = Pembungkusan, pewadahan atau pengepakan ‡ Merupakan salah satu cara pengawetan bahan hasil pertanian dapat memperpanjang umur simpan bahan. ‡ Pengemasan adalah wadah atau pembungkus yang dapat membantu mencegah atau mengurangi terjadinya kerusakan-kerusakan pada bahan yang dikemas / dibungkusnya. ‡ Penting dalam hal transportasi dan penyimpanan bahan pangan

‡ Kemasan yang disediakan alam : 
Kelobot jagung  Kulit buah-buahan  Sabut dan tempurung kelapa  Kulit polong pada kacang-kacangan  Kulit telur

‡ Kemasan tradisional :  Papan kayu  Karung goni  Kain  Kulit kayu  Daun pisang  Pelepah  Koran bekas  Kemasan moderen :  Kertas  Plastik  Logam  Gelas  Fiber  Bahan-bahan laminasi

Melindungi dan mengawetkan produk 3. Memberi kenyamanan bagi pemakai. Meningkatkan efisiensi 5. Mewadahi produk selama distribusi 2. Menambah daya tarik calon pembeli 8. . Memperluas pemakaian dan pemasaran produk. Melindungi pengaruh buruk dari luar 6. Sebagai identitas produk 4. Sarana informasi dan iklan 9. 7. Fungsi kemasan : 1.

Sisi hitam kemasan : ‡ Disalahgunakan untuk menutupi kekurangan produk ‡ Mempropagandakan produk secara tidak proporsional ‡ Menambah biaya pengemasan .

9. 2. 8. 3. Kemasan Kertas Kemasan gelas Kemasan logam (kaleng) Kemasan Alumunium Kemasan Plastik Kemasan Komposit Kemasan Edible Kemasan Aseptik Kemasan Aktif .JENIS-JENIS KEMASAN 1. 6. 4. 7. 5.

. mudah diperoleh dan penggunaannya yang luas. ‡ Selain sebagai kemasan. kertas juga berfungsi sebagai media komunikator dan media cetak. ‡ Kelebihan :  dapat dibuat dalam berbagai bentuk khususnya kotak karton atau kardus  dapat didaur ulang  biodegradable  dapat dikombinasikan dengan bahan kemasan lain ‡ Kelemahan : sensitif terhadap air dan mudah dipengaruhi oleh kelembaban udara lingkungan.KEMASAN KERTAS ‡ murah.

inert terhadap gas. jam. mahal dan non biodegradable. dapat dipanaskan dan dapat didaur ulang. dapat ditutup dengan baik. mudah pecah. bau. tidak dapat bereaksi dan bermigrasi ke bahan pangan yang dikemas. ‡ Bentuk lain dari kemasan gelas adalah kemasan gelas ringan. ‡ Kelemahannya : berat. obat-obatan dan lain-lain. ‡ Kemasan botol umumnya dipakai untuk minuman ringan. dapat dibentuk dengan berbagai bentuk dan warna. rigid. mudah dalam proses pengisian.KEMASAN GELAS ‡ Kelebihan : transparan. syrup. sari buah. uap air dan mikroorganisme. digunakan untuk botol minuman ringan berkarbonasi (carbonated drinks) .

mempunyai permukaan yang ideal untuk dekorasi dan pelabelan ‡ Kelemahannya : mahal. tahan terhadap perubahan-perubahan atau keadaan suhu yang ekstrim. dan dapat bermigrasi ke dalam makanan yang dikemas. jasad renik. uap air. toksisitasnya relatif rendah meskipun ada kemungkinan migrasi unsur logam ke bahan yang dikemas. tidak transparan. berat.KEMASAN LOGAM ‡ Kelebihan : mempunyai kekuatan mekanik yang tinggi. kaleng aluminium. tidak dapat didaur ulang. debu dan kotoran sehingga cocok untuk kemasan hermetis. barrier yang baik terhadap gas. non biodegradable. ‡ Bentuk : kaleng tinplate. aluminium foil .

kuat. fleksibel. poliester . multiguna. dapat menyesuaikan diri dengan produk. ‡ Jenis kemasan plastik :polietilen. mudah ditutup atau dibuka. tidak bereaksi. nilon dan vinil film. kedap udara. atmosfir di dalam kemasan dapat disesuaikan dengan keinginan produsen dalam pengaturan masa daluarsa dan harganya yang murah. tidak berbahaya. . polipropilen. tidak karatan dan bersifat termoplastis dapat diberi warna sehingga penampilannya menarik. tahan pecah.KEMASAN PLASTIK ‡ Kelebihan : ringan. plastik PET (Polietilen triptalat).

Harus mempunyai ukuran. Efisien dan ekonomis khususnya selama proses pengisian produk ke dalam kemasan. mudah ditangani serta mudah dalam pengangkutan dan distribusi. Dapat menunjukkan identitas. Harus dapat melindungi produk dari kotoran 2. 5. Harus dapat melindungi dari kerusakan fisik 3. bentuk dan bobot yang sesuai dengan norma atau standar yang ada. . informasi dan penampilan produk yang jelas agar dapat membantu promosi atau penjualan. 4. mudah dibuang dan mudah dibentuk atau dicetak.PEMILIHAN JENIS KEMASAN ‡ Syarat-syarat kemasan : 1. 6. Mudah untuk dibuka/ditutup.

warna .bahan .kegunaan dalam gambar .A.rupa . DISAIN KEMASAN Pengertian Disain Grafis Proses pemikiran dan perasaan dengan menggabungkan fakta. konstruksi. Æ konsep pemecahan masalah : . fungsi dan estetika untuk menciptakan sesuatu sesuai dengan kebutuhan manusia.pemakaian dan bentuk .biaya Diungkapkan .teknik .

simbol.Kegunaan disain grafis pada kemasan : meningkatkan penjualan @ berkaitan dengan promosi Memberikan daya tarik bagi konsumen Konsep Branding Brand : nama. Nama brand yang tercetak pada kemasan menunjukkan citra produsen dan kualitas produk tertentu. disain grafis atau kombinasi di antaranya untuk mengindentifikasikan produk tertentu dan membedakannya dari produk pesaing. .

Fungsi Kemasan Æ bergeser dari : untuk wadah ke alat pemasaran disain grafis pada kemasan berkembang .

Faktor-faktor penting dan persyaratan disain kemasan : a. etnis) @kemasan harus mampu mengubah rencana pembeli untuk mengambil suatu produk dari merk lain menjadi produk serupa yang disajikan . Menampilkan produk yang siap jual  arus dapat menunjukkan isi produk kepada pembeli  Yang harus ditunjukkan pada kemasan : .sasaran konsumen (misal : usia. Mampu menarik calon pembeli  Waktu yang dibutuhkan konsumen untuk memutuskan membeli suatu barang di pasar swalayan = 1 1/5 detik @ kemasan harus mampu menarik perhatian b. jenis kelamin.kelebihan produk .

sesuai kebutuhan . Äkemasan diciptakan agar layak lingkungan pasar.kebanggan ÄPria tertarik pada kemasan yang menunjukkan kejantanan Wanita menyukai kemasan yang cantik Anak muda tertarik pada kemasan yang menggairahkan Orangtua lebih konservatif Æ disain kemasan perlu menganalisa pengaruh kemasan terhadap pembelian konsumen. .Motivasi konsumen untuk membeli produk : . mengurangi waktu belanja dan menarik mata (eye catching) Minat konsumen dapat ditarik dengan memperagakan produk pada tempat yang menyenangkan Ä misal : kemasan biskuit yang menggambarkan biskuit yang menggugah selera.murah .

c. prestise dan kemewahan Ä ditonjolkan pada kemasan untuk memenuhi kebutuhan psikologis . Menciptakan rasa butuh terhadap produk o Hasil survey : 62.6% pembeli pada pasar swalayan tidak memiliki daftar belanja o Cara untuk menimbulkan minat : mengingatkan calon pembeli terhadap iklan yang pernah dibuat o Ikon-ikon tentang manfaat kesehatan. bentuk dan ukuran)  Merk dagang dan logo  Cara penggunaan  Syarat-syarat yang menyangkut UU o Falsafah Inggris : the product is the package Ä hendaknya diterapkan oleh produsen d. rasa. Informatif dan komunikatif o yang perlu disampaikan :  Identitas produk (warna.

.

warna dan ukuran yang berbeda dapat meningkatkan penjualan produk. Contoh : .botol syrup Marjan dan sirup Tessty yang spesifik . Perbedaan ukuran kemasan memungkinkan pembeli dengan tingkat pendapatan berbeda. Kombinasi bentuk. Bentuk Kemasan Perbedaan bentuk kemasan antara 2 produk yang sama akan mengingatkan konsumen tentang produk tsb.1. .parfum Charlie mudah dikenali dari bentuknya yang menyerupai bola tenis Jika bentuk dan warna kemasan diperbarui dapat menimbulkan kesan bahwa mutu produk juga diperbarui.

.Bentuk kemasan harus berhubungan dengan produk Contoh : . Perubahan gaya hidup menuntut sesuatu yang serba praktis Ä dikembangkan single-serve packaging untuk sarapan hingga makanan dengan lauk pauk yang lengkap (full-five course meal) dari kemasan PET atau karton yang dilaminasi.kemasan minuman diet berupa botol yang ramping Bentuk kemasan gaya baru : memudahkan dalam penanganan dan dapat mengamankan produk.

Ilustrasi dan Dekorasi Memudahkan produsen untuk memantapkan citra produk F/utama ilustrasi : .informasi visual tentang produk yang dikemas .penangkap mata untuk menarik minat pembeli Ilustrasi dapat berupa : .pendukung teks .gambar produk utuh .penekanan suatu kesan tertentu .hiasan/dekorasi Gambar/ilustrasi tidak boleh mengacaukan pesan .2.

. Contoh : kotak karton untuk kemasan beras kencur.Syarat ilustrasi yang baik :  F/lebih dari sekedar menggambarkan produk  Menimbulkan daya tarik/minat  Sesuai keyakinan dan selera konsumen  Mengikuti perkembangan  Tidak berlebihan Foto/ilustrasi diperlukan untuk menggambarkan produk olahan dalam bentuk yang lebih menarik. gula asam dan sorbat oleh industri jamu.

Warna Berpengaruh besar untuk menarik konsumen Pengaruh utama warna : menciptakan reaksi psikologis dan fisiologis tertentu.3. 2. sejuk. biru dan ungu @ berhubungan dengan sifat tertutup. bergerak dan menggelisahkan. Warna dingin (introverted color) : hijau. Warna panas (extroverted color) : merah. meriah terbuka. kuning @ berhubungan dengan sifat spontan. santai. jingga. penuh pertimbangan. Ä ada 2 golongan warna : 1. .

bermanfaat Pink : lembut. tenang Putih : suci. kewanitaan . bersih Kuning : kehangatan Coklat : manis. energik Hijau : alami.Kesan psikologis dari masing-masing warna : Biru : dingin. kekayaan Oranye : kehangatan. martabat tinggi Merah : berani. semangat. panas Purple : keemasan.

Jepang dan Korea. Irak. kurang disukai orang Chilli. Hitam : warna berkabung hampir di semua negara. contoh : a. .Selera suatu negara dapat dipertegas dengan warna. Inggris dan Guatemala b. d. tapi disukai di Spanyol. Merah disukai rakyat Italia. India. e. Warna feminin di Belanda c. Singapur dan Meksiko. Pakistan. Iran.Hijau. Warna suci di negara-negara Arab.Biru warna maskulin di Inggris dan Swedia. Kuning disukai rakyat Asia seperti Cina. warna sejuk bagi orang Amrika.

maron atau ungu : mahal Kuning : produk murah dan konsumsi massa .Pink/merah jambu : warna kosmetil .Hitam: pahit  Diferensiasi produk  Menunjukkan kualitas produk > warna emas.Merah : pedas .Fungsi warna pada kemasan :  Menunjukkan ciri produk .Hijau pada kemasan permen : adanya flavor mint .Kombinasi warna putih dan biru pada air mineral atau pasta gigi : bersih dan hiegenis .Kuning : rasa asam .Biru dan Putih : rada asin .

. status ekonomi.  Harus mencirikan bagian-bagian kemasan. kisaran warna harus dibatasi. lokasi geografis dan faktor-faktor lain.  Pemilihan warna disesuaikan dengan jenis kelamin.Syarat pemilihan warna untuk kemasan :  Warna harus menarik  Mempunyai nilai yang baik untuk diingat  Untuk penjualan di pasar swalayan. kelompok umur.  Harus disenangi di rumah tangga  Perlu dilihat jenis dan intensitas penerangan di toko.

. mudah dibaca. disusun menarik pada kemasan Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menampilkan cetakan pada kemasan :  Tata letak (lay out)  Huruf  Komposisi standar dan proporsi masing-masing komponen produk ditampilkan dengan warna yang mudah dibaca  Bentuk permukaan @permukaan datar lebih mudah dibaca daripada permukaan miring. jelas.4. Cetakan Kemasan Menuliskan isi kemasan dan cara penggunaan Sederhana.

tulisan. kombinasi keduanya atau bentuk lain yang disertakan pada pangan. ditempelkan pada atau merupakan bagian dari kemasan pangan. Hal-hal yang berkaitan dengan pelabelan dan periklanan bahan pangan diatur pada Bab IV pasal 30-35 dari UU Pangan. tag. gosokan atau sinar matahari. dihias atau dicantumkan pada pengemas. ambar-gambar atau deskripsi lanin yang tertulis. . diukir. distensil. Berdasarkan UU No.C. LABELLING Label = Etiket : tulisan. dimasukkan ke dalam. luntur atau hilang karena air. Harus dapat mengandung semua keterangan tentang produk Tidak boleh lepas. dicetak.7 tahun 1996 : Label pangan adalah setiap keterangan mengenai pangan yang berbentuk gambar.

.

Tujuan pelabelan pada kemasan : memberi informasi tentang isi produk yang diberi label tanpa harus membuka kemasan sebagai sarana komunikasi antara produsen dan konsumen tentang produk yang perlu diketahui oleh konsumen memberi peunjuk yang tepat pada konsumen hingga diperoleh fungsi produk yang optimum sarana periklanan bagi konsumen memberi rasa aman bagi konsumen .

Berdasarkan UU No. informasi yang harus ada pada label kemasan pangan atau minuman adalah : a. Tanggal. Daftar bahan yang digunakan c. Nama dan alamat pihak produsen atau importir e. keterangan tentang halal f. 7 tahun 1996. Nama produk b. Berat bersih atau isi bersih d. bulan dan tahun kadaluarsa .

‡ Umur simpan produk pangan biasa dituliskan sebagai :  Best before date : produk masih dalam kondisi baik dan masih dapat dikonsumsi beberapa saat setelah tanggal yang tercantum terlewati  Use by date : produk tidak dapat dikonsumsi. ‡ Produk pangan yang memiliki umur simpan 3 bulan dinyatakan dalam tanggal. bulan. . bulan dan tahun kadaluarsa wajib dicantumkan secara jelas pada label. setelah pencantuman best before / use by. dan tahun. sedang produk pangan yang memiliki umur simpan lebih dari 3 bulan dinyatakan dalam bulan dan tahun. karena berbahaya bagi kesehatan manusia (produk yang sangat mudah rusak oleh mikroba) setelah tanggal yang tercantum terlewati. ‡ Permenkes 180/Menkes/Per/IV/1985 > tanggal.

Beberapa jenis produk yang tidak memerlukan tanggal kadaluarsa :  Sayur dan buah segar  Minuman beralkohol  Vinegar / cuka  Gula / sukrosa  Bahan tambahan makanan dengan umur simpan lebih dari 18 bulan  Roti dan kue dengan umur simpan kurang atau sama dengan 24 jam .

Produk-produk yang wajib mencantumkan kode produksi adalah : susu pasteurisasi.Nomor pendaftaran produk dalam negeri diberi kode MD. fermentasi dan susu bubuk makanan atau minuman yang mengandung susu makanan bayi makanan kaleng yang komersial daging dan hasil olahannya . strilisasai. sedangkan produk luar negeri diberi kode ML. Kode produksi meliputi : tanggal produksi dan angka atau huruf lain yang mencirikan batch produksi.

vitamin.Untuk produk yang memerlukan penanganan khusus perlu mencantumkan petunjuk penggunaan Untuk makanan yang difortifikasi atau makanan lain yang ditetapkan oleh Dep. Lemak. karbihidrat. . mineral atau komponen lain. protein. harus mencantumkan nilai gizi Informasi gizi yang harus dicantumkan : energi.Kesehatan.

Untuk produk-produk berikut harus mencantumkan :  Susu kental manis: Perhatikan. Tidak cocok untuk bayi  Makanan yang berasal dari babi : MENGANDUNG BABI  Susu dan makanan yang mengandung susu  Makanan bayi  Pemanis buatan  Makanan dengan Iradiasi ditulis : RADURA dan logo iradiasi  Makanan Halal. tulisan halal ditulis dalam bahasa Indonesia atau Arab .

yang ternyata karena dicampur dengan susu pada saat dikonsumsi.  Tidak boleh menyatakan seolah-olah makanan yang berlabel gizi mempunyai kelebihan daripada makanan yang tidak berlabel  Tidak boleh membuat pernyataan adanya nilai khusus. Misalnya sereal disebut kaya protein.Syarat pernyataan (klaim) yang dicantumkan pada label kemasan adalah :  Tujuan pencantuman informasi gizi : memberikan informasi kepada konsumen bukan petunjuk berapa harus dimakan. tetapi karena kombinasi dengan produk lain. .  Pernyataan bermanfaat bagi kesehatan harus benar-benar didasarkan pada komposisi dan jumlahnya yang dikonsumsi per hari. bila tidak sepenuhnya berasal dari bahan makanan tersebut.

komposisi. isi. Saran untuk menghidangkan suatu produk dengan bahan lain harus diberi keterangan dengan jelas bila bahan lain tersebut tidak terdapat dalam wadah. Misalnya :  gambar buah tidak boleh dicantumkan bila produk pangan tersebut hanya mengandung perisa buah  gambar jamur utuh tidak boleh untuk menggambarkan potongan jamur  gambar untuk memperlihatkan makanan di dalam wadah harus tepat dan sesuai dengan isinya.Gambar atau logo pada label tidak boleh menyesatkan dalam hal asal. . ukuran atau warna. bentuk.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful