P. 1
Modul 2 .Doc Manajemen Kampanye

Modul 2 .Doc Manajemen Kampanye

|Views: 1,024|Likes:
Published by Fahrurrazi Salim

More info:

Published by: Fahrurrazi Salim on Oct 06, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/16/2013

pdf

text

original

Modul 2 Pelatihan Manajemen Kampanye Pemilu Untuk Candidate Schools

Peserta :

(Maksimal 40 orang) terdiri atas: Pengurus dan anggota Partai Politik calon anggota Legislatif Pada Pemilu 2009 Peserta Mampu membuat manajemen kampanye pemilu Yang dapat memaksimalkan perolehan suara melalui Mobilisasi, pengaktifan dan dialog dengan pemilih

Capaian :

Pelaksana : Friedrich Naumann Stiftung – Forum Politisi Catatan: Peserta harus membawa hasil Pemilu 2004 dan hasil Pilkada terkahir dari wilayahnya, Membawa data demografi dari daeraha

1

kandidat dalam manajemen 3.ACARA MATERI POKOK BAHASAN OUTPUT Peserta memahami apa itu candidate school. Suasana akrab terbangun Diskusi panel Tokoh-tokoh kunci DPP dari 3 Partai Poloitik 90 menit dan Moderator Bangun suasana Permainan untuk perkenalan Perkenalan aktif Fasilitator 20 menit 2 . Petunjuk teknis dan Tatib selama pelatihan Pidato pembukaan Pemberitahuan 45 menit Pengantar (perlu kisikisi/TOR) Hubungan Partai Politik dan Kandidat dalam Manajemen Kampanye Pemilu 1. dan mempunyai orientasi belajar selama pelatihan dan tahu tatib pelatihan METODE NARASUMBER Rainer Heufers -Direktur FNS dan Panitia Penyelenggara WAKTU Pembukaan (megacu Pada orientasi peserta pengantar latihan Training) 1. Peran Kandidat dalam mengintegrasikan partai mewarnai manajemen politik dalam manajemen kampanye Pemilu Partai Politik kamapnye Pemilunya. 4. Peserta mengetahui kampanye Pemilu bagaimana 3. Peserta mengerti hubungan 1. Hubungan partai politik dan kampanye Partai Politik. Fasilitator dan peserta saling kenal 2. Seputar apa candidate school dan apa yang akan dicapainya 2. Peserta mengetahui bagaimana memanfaatkan secara maksimal partai politiknya untuk Kemenagannya dalam Pemilu Perkenalan peserta 1. Manajemen Kampanye Pemilu antara Partai Politik dan bagi Partai Politik kandidat dalam manajemen 2. Peserta memahami arti penting manajemen Kampanye Pemilu Partai Politik 2.

Pembagian Fungsi. Struktur organisasi Kampanye Pemilu 3. Peserta mampu membuat (ada lembar studi organisasi Kampanye Pemilu kasus dimana 3. Peserta mampu mengenali Input pendek dan simulasi (ada lembar studi kasus dimana kandidat tidak memperhatikan fasilitator 45 menit Target Group Pemetaan pemilih 1. Hasil Pemilu 2004 2. tingkat Fasilitator 45 menit 3 . tugas dan kewenangan 1. Peserta mampu merumuskan kampanye baik) fungsi. kerja kandidat Peserta mengenali dengan baik pesaingnya . Manajemen Kampanye Pemilu sebagai instrumen Pemenangan Pemilu 4. jenis kelamin. Arti penting manajemen Kampanye dalam pemenangan Pemilu. Model-model manajemen kampanye dari beberapa partai politik dan kandidat 3. Pengetahuan dasar tentang manajemen kampanye 2. Hasil Pilkada terbaru 3. umur dan tempat kelahiran 4. 1.Input I Manajemen Kampanye 1. Sistematika Manajemen Pemilu (berisi tentang organisasi. bagaimana membuat manajemen kampanye Pemilu yang efektif dan efisien Ceramah dan tanya jawab Rainer Heufers dan Fasilitator 60 menit Organisasi Organisasi Kampanye Pemilu 1. tugas dan kewenangan tim dalam Output : lembar organisasi kampanye Pemilu.Agama. Kondisi sosial ekonomi masyarakat. Peserta mampu membuat kandidat tidak struktur organisasi yang mempunyai efektif dan efisien organisasi 4. target group dan tema) Peserta memahami: 1. status keluarga. Perbandingan Manjemen Kampanye dari beberapa partai dan beberapa level 3. Model Organisasi Pemilu 2. Pengetahuan Umum Manajemen Kampanye Pemilu 2. Peserta mampu mengetahui beberapa model organisasi Input pendek dan Pemilu simulasi 2. 4. Peseeta mengenali dengan baik bagaimana peta politik pemilih baik dalam Pemilu maupun Pilkada 2. Struktur Masyarakat .

Kebuthan mendasar masyarakat di daerah pemilihan 4. Isue aktual di tingkat nasional 2. studi kasus dan simulasi (ada lembar studi kasus dimana kandidat tidak memperhatikan aspek-aspek pemahaman terhadap isu nasional. Prioritas dalam manajemen kampanye pemilu Mensosialisasikan Profil kandidat. Komunikasi dalam kampanye Pemilu 4. aspek-aspek pemahaman terhadap wilayah.karakter pemilih) Output : lembar kerja kandidat Input pendek. Peserta mengetahui dengan baik siapa saja pemilih yang tidak akan memilihnya 1. profesi/pekerjaan. sektoral dan lokal) Output : lembar kerja kandidat Ceramah dan tanya jawab. Harapan-harapan masyarakat di DP 5. Strategi dalam manajemen Kampanye Pemilu 2. Peserta mampu mengenali pilihan tema kampanye Pemilu yang efektif 2.ada pertanyaan Tema Pemilihan Tema Kampanye 1. Peserta mampu menyusun tema kampanye yang sesuai dengan kemampuannya dan yang dibutuhkan oleh pemilih di daerah pemilihannya. Mengenali isu – isu yang diangkat oleh pesaing Pakar dan Fasilitator 90 menit Input II Kelompok Kerja Manajemen Waktu dalam kampanye Pemilu Pokja I: Fase Persiapan 1. Pesereta mampu membedakan siapa saja yang dapat dipastikan sebagai pemilihnya 4. Peserta mampu mengenali kekuatan dan kelemahan diri sendiri maupun pesaingnya 3.Membedakan dengan kandidat Warsito Ellwein (FNS) dan Fasilitator 60 menit Fasilitator 45 menit 4 . Timing dalam Manajemen Kampanye Pemilu 3. Isu-isu lokal yang dominan 3. penghasilan Potensi pemilih secara keseluruhan 3.pendidikan. . dilanjutkan dengan kelompok kerja Diskusi Kelompok .

Mudah diukur keberhasilannya kegiatan-kegiatan yang dapat merubah opini pemilih Memobilisasi Pemilih : 5.Realistik 4. Diskusi Kelompok . Peserta mampu merumuskan .ada pertanyaan . Iklan di media cetak kunci 3.waktu 5 . Peserta mengetahui bagaimana menentukan . Stiker 7. Plakat 6.Menampilkan cerita sukses kandidat Pokja III: Fase Mobilisasi 3 Bulan Sebelum Pemilu kunci 1.Kongkrit kunci pembentuk opini publik .Intensifikasi kampanye di banyak fokusing kampanye tempat 6. sukses kandidat dalam kampanye .Menjadi perhatian pemilih slogan-slogan kampanye . .Beradu argumentasi dengan pentingnya jadwal kegiatan Lawan melalui media kampanye dalam kampanye .Target group . Peserta mengetahui . radio .ada pertanyaan 2. Spot Televisi.Lokasi . Kaos dll. Peserta mengetahui arti Sosialisasi 10 program utama penting profil diri dan cerita kandidat.Intensifikasi penyebaragan bahan-bahan kampanye: Diskusi Kelompok 1.ada pertanyaan kunci Pokja IV: Fase Akhir/Kampanye 1 Bulan sebelum Menetapkan Fokus Kampanye.10 Bulan sebelum Pemilu Pokja II: Fase Argumentasi 7 Bulan sebelum Pemilu lain . Peserta memahami pentingnya timing kampanye 2.Tema .Dibutuhkan Pemilih Diskusi Kelompok 3. Peserta mampu membuat . Spanduk 4. Bilboard 5.

Faktor apa saja yang perlu diperhatikan dalam memobilisasi pemilih 4. POKJA II.Bentuk kegiatan Rekomendasi hasil kerja kelompok: 1. Bagaimana menyusun fokus dalam fase terakhir dalam kampanye Pemilu Peserta dan penyelenggara mengetahui kekurangan dan kekuatan pada penyelenggaraan candidate school 1. Sumber-sumber penting bagi Input singkat: studi fasilitator kasus dan penyusunan rencana fundraising Output : kertas kerja rencana 120 menit 1. pengantar pemahaman apa itu fundraising 6 . Penyusunan 10 program utama kandidat 3.Pemilu . Peserta rileks Peserta mengetahui : 1. Faktor apa saja yang perlu diperhatikan dalam mensosialisasi profil kandidat 2. Mobilisasi direncanakan dengan baik dan Pleno PLENO POKJA: Hasil pembahasan diskusi kelompok POKJA I. dan Fasilitator 75 menit Evaluasi Evaluasi harian Rangkaian kegiatan dari pagi sampai sore Evaluasi singkat Fasilitator dan penitia penyelenggara 10 menit Pemutaran film Film tentang strategi kampanye 2 – 3 film pendek tentang Manajemen Kampanye Pemilu Rileksasi fasilitator 60 menit Input III fundraising Strategi fundraising 1. Regulasi tentang mobilisasi dana Pemilu 2. Bagaimana memobilisasi dana kampanye yang tidak melanggar aturan yang ada 2. Peserta memiliki perbandingan tentang Manajemen Kampanye Pemilu 2. Inspirasi bagi peserta untuk mendesai sebuah manajemen Kampanye Pemilu 3. Organisasi kerja untuk memobilisasi dana Kampanye Pemilu 3. POKJA III dan Pokja IV Presentasi dan Wakil setiap diskusi/pembahasa Pokja n.

masingmasing kandidat merumuskan strategi fundraising (45 menit) 4. Menyusun rencana fundraising 3.(30 menit) 2. Pengelolaan dana Kampanye Pemilu fundraising Input IV Personal dalam manajemen Kampanye Pemilu 1. Siapa saja yang perlu dilibatkan dalam tim sukses 3.Studi kasus (15 menit) dilaksanakan sesuai dengan rencana/target 3. Bagaimana dan apa saja yang perlu diperhatikan Ceramah. Bagaimana. tanya jawab dan dilanjutkan dengan kerja kelompok Pakar dan Fasilitator 60 menit Kerja Kelompok I : Tim Inti (orang-orang yang 1. Siapa saja yang masuk dalam Tim Inti 2. Apa saja tugas dan Diskusi kelompok fasilitator 45 menit 7 . kapan dan dimana merekrutnya 4. Arti penting tim sukses dalam manajemen Kampanye Pemilu 2. Pengelolaan dana yang dapat dipertanggung jawabkan dan transparan 4. Pola hubungan antara kandidat dengan timsukses 3. 4. Merumuskan strategi fundraising 5. Bagaimana memposisikan dan membagikan tugas dan kewenangan bagi tim sukses Peserta mengetahui: 1. Mekanisme kerja Tim Sukses Peserta mengetahui : 1. refleksi atas materi strategi fundraising (30 menit) penggalangan dana Kampanye Pemilu. Bagaimana sebuah tim sukses bekerja 2. Peran dan tugas tim Sukses 4.

Bagaimana mekanisme kerja Tim Pelaksana Peserta mengetahui: 1. Siapa saja yang masuk dalam Tim Pelaksana 2. Bagaimana merekrutnya Diskusi kelompok fasilitator 45menit Kerja Kelompok III: Tim pendukung (Volunteers) 1. Bagaimana dan apa saja yang perlu diperhatikan dalam Membentuk Tim Pendukung 2. Apa saja tugas dan kewenangannya 3. Bagaimana merekrutnya dalam Membentuk Tim Inti 2. Bagaimana merekrut Tim Pelaksana 3. Tim Inti Kerja Kelompok II: Tim Pelaksana (Menjalankan program) 1.sangat dipercaya oleh kandidat) kewenangannya 3. Apa saja tugas dan kewenangannya 3. Bagaimana merekrut Tim Pendukung 3. Bagaimana membagi peran dan tugas Tim Pelaksanan 4. Bagaimana membagi peran dan tugas Tim Pendukung 4. Siapa saja yang masuk dalam Tim Pendukung 2. POKJA II dan POKJA III Presentasi dan diskusi /pembahasan. Bagaimana membagi peran dan tugas Tim Inti 4. Bagaimana dan apa saja yang perlu diperhatikan dalam Membentuk Tim Pelaksana 2. Bagaimana merekrutnya Diskusi kelompok fasilitator 45 menit Pleno Pleno Pokja Hasil pembahasan diskusi kelompok POKJA I. Wakil setiap Pokja Fasilitator 60 menit 8 . Bagaimana mekanisme kerja Tim Pendukung Rekomendasi tentang Bagaimana membentuk: 1. Bagaimana merekrut Tim Inti 3. Bagaimana mekanisme kerja Tim Inti Peserta mengetahui: 1.

Peserta mampu menyusun organisasi logistik Kampanye Pemilu 3. 1. Peserta memahami tata kelola logistik dalam Kampanye Pemilu 4. Pengelolaan logistik dalam Kampanye Input pendek dilanjutkan dengan penyusunan checklist logistik kampanye Pemilu (apa saja yang dibutuhkan. Kebutuhan logistik dalam kampanye Pemilu 2. Pola dan bentuk konflik (laten. Peserta mampu mendayagunakan secara maksimal logistik sebagai pendukung kampanye Pemilu. Peserta mempunyai pengetahuan tentang bagaimana menagani Dari peserta untuk peserta Fasilitator dan penitia penyelenggara Panitia Penyelenggara 10 menit kebudayaan Masing-masing peserta pentas seni Malam kebudayaan 120 menit Logistik kampanye Penyediaan dan pengelolaan logistik 1.Evaluasi Evaluasi harian Rangkaian kegiatan dari pagi sampai sore 2. Tim Pendukung Peserta dan penyelenggara mengetahui kekurangan dan Evaluasi singkrat kekuatan pada penyelenggaraan candidate school peserta menjadi lebih akrab satu dengan lainnya dan rileks 1. Tim Pelaksana 3. emerging dan manifest) dalam manajemen Kampanye Pemilu 2. Metode dan pendekatan Input pendek dan studi kasus dan role play (catatan fasilitator : Dalam Narasumber : Eep Saefulloh Fatah Dan Fasilitator 120 menit 9 . Organisasi Logistik dalam Kampanye Pemilu 3. berapa dan kapan harus ada) Fasilitator 60 menit Input V Manajemen Konflik Penanganan konflik 1. Peserta mampu mengenali kebutuhan logistik dalam Kampanye Pemilu 2. Akar masalah dan penyebab konflik dalam manajemen Kampanye Pemilu 3. Peserta mampu mengenali berbagai macam bentuk dan pola konflik dalam manajemen kampanye Pemilu 2.

Sinergitas kandidat dengan tim sukses dan Parpol dalam Kampanye Pemilu 3. Penutup Manajemen Kampanye sebagai alat untuk memobilisasi suara dalam Pemilu 4. konflik secara efektif Peserta memahami metode dan pendekatan dalam konflik Peseerta mempunyai referensi tetang bagaimana meminimalisir konflik dalam manajemen Kampanye Pemilu Peserta mengenali sumber daya apa saja yang diperlukan dalam manajemen kampanye pemilu Peserta mendapatkan gambaran tentang dimana saja sumber daya dapat dieksplorasi Peserta mampu membuat program Kerja yang menjawab problem dan kebutuhan pemilih Peserta mengetahui bagaimana mensinergikan kerja tim sukses Peseerta mengetahui bagaimana mengeluarkan sesedikit mungkin sumber daya tetapi mendapatkan hasil suara dalam Pemilu yang maksimal role play. 5. 2. Program sebagai jawaban atas problem dan kebutuhan pemilih 4. 1. Citra kandidat di mata pemilih 3. Pemanfaatan sumber daya Kampanye Pemilu yang tersedia secara maksimal 2.3. penanganan konflik dalam manajemen Kampanye Pemilu 4. 1. peserta/kandidat diposisikan sebagai manajer penyelesaian konflik) Diskusi panel Tokoh-tokoh pengurus DPP Parpol yang punya pengalaman dalam manajemen Kampanye dan Moderator 90 Menit 10 .

evaluasi Kegiatan candidate schools Seluruh hal yang terkait dengan candidate schools. Substansi materi 2. Penyerahan sertifikat tanda telah berhasil mengikuti kursus candidate schools Peserta.15 11 . fasilitator dan Penyelenggara dapat memperbaiki kelemahan dan meningkatkan yang sudah baik dalam penyelenggaraan “Candidate schools” Tertulis dan komentar langsung fasilitator dari peserta maupun fasilitator 60 Penutupan Sertifikat tanda telah mengikuti dengan baik candidate schools Meningkatkan daya tawar calon di dalam partai politiknya maupun dihadapan pemilihnya Rainer Heufers – Direktur FNS dan Panitia Pidato penutupan 20 menit Penyelenggara Candidate Schools 23 Jam TOTAL (1380 Menit) Candidate schools dimulai pada hari jumat jam 20. logistik 6. hari sabtu dan minggu penuh dan ditutup hari senin jam 12. fasilitator 5. 1.00. Penyelenggaraan dll. Metode dan pendekatan 3. Narasumber 4. Penjadwalan 7.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->