P. 1
Distosia

Distosia

|Views: 347|Likes:
Published by ojacko

More info:

Published by: ojacko on Oct 06, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/18/2013

pdf

text

original

Distosia DEFENISI Distosia adalah kelambatan atau kesulitan persalinan.

Dapat disebabkan kelainan tenaga, kelainan letak, dan bentuk janin, serta kelainan jalan lahir Pembagian Distosia Berdasarkan Penyebab Distosia karena kelainan tenaga Inersia uteri Incordinate uterina action Distosia karena kelainan letak Presentasi belakang kepala oksiput posterior menetap Presentasi belakang kepala oksiput melintang Presentasi puncak kepala Presentasi dahi Presentasi muka Presentasi rankap Letak sungsang Letak lintang Presentasi ganda Kehamilan ganda Distosia karena kelainan bentuk janin Pertumbuhan janin berlebih Hidrosefalus dan anensefalus Tali pusat terkemuka Distosia karena kelainan tulang panggul Kelainan bentuk panggul Kelainan ukuran panggul INERSIA UTERI Inersia uteri adalah kelainan his yang kekuatannya tidak adekuat untuk melakukan pembukaan serviks atau mendorong janin keluar. Inersia uteri dibagi menjadi 2 : 1.inersia uteri primer : terjadi pada awal fase laten 2.inersia uteri sekunder : terjadi pada fase aktif ( Prof. Dr. Rustam mochtar, MPH, sinopsis obstetri, 305) Etiologi Multipara, kelainan letak janin , disproporsi sefalovelvik, kehamilan ganda, hidramnion, utrus bikornis unikolis. Faktor predesposisi Anemia , hidromnion, grande multipara, primipara, pasien dengan emosi kurang baik. INCOORDINATE UTERINA ACTION Incoordinate uterina action yaitu kelainan his pada persalinan brupa perubahan sifat his, yaitu meningkatnya tonus otot uterus, di dalam dan di luar his, serta tidak ada kordinasi antara kontraksi bagian atas, tengah, dan bawah, sehingga his tidak efisien mengadakan pembukaan serviks.( Aif mansjoer, kuspuji triyanti, rakhmi savitri, kapita selekta, edisi ketiga, hal 303 )

hidramnion. plasenta previa. teraba bagian – bagian kecil janin dan denyut jantung janin terdengar lebih jelas pada dada. kehamilan ganda. LETAK SUNGSANG Letak sungsang adalah janin terletak memanjang dengan kepala di fundus uteri dan bokong dibawah bagian cavum uteri ETIOLOGI Multiparitas . PENATALAKSANAAN Pasien dapat melahirkan spontan pervaginaan PRESENTASI MUKA Presentasi muka adalah kepala dan kedudukan defleksi maksimal sehingga oksipu tertekan pada punggun dan muka merupakan bagian terendah. belakang kepala terletak berlawanan dengan letak dada. Bila terjadi lingkaran konstriksi pada kala I . Faktor predesposisi Multipara.Etiologi Pemberian oksitoksin yang berlebnihan atau ketuban pecah lama yang disertai infeksi. implantasi plasenta di kornu fundus uteri PENATALAKSANAAN Lakukan versi luar pada umur kehamilan 34 – 38 minggubila syarat versi luar terpenuhi. kelainan uterus dan kelainan bentuk uterus. hidrosefallus. tumor di leher. anensefalus. bagian depan atau keadaan yang menghalangi terjadinya fleksi kepala. anensefalus. prematuritas. seperti panggul sempit. perut gantung DIAGNOSIS Pemeriksaan luar : dada teraba seperti punggung. Bila pada persalinan masih letak sungsang . Lahirkan janin dengan prasat bracht PROGNOSIS . panggul sempit. seperti janin besar. Etiologi Keadaan yang memaksa terjadi defleksi kepala. Komplikasi hipoksia janin karena gangguan sirkulasi uteroplasenter Penatalaksanaan Dilakukan pengobatan simtomatis karena belum ada obat untuk memperbaikki kordinasi fungsional antara bagian – bagian uterus. lakukan seksio sesar PRESENTASI PUNCAK KEPALA Presentasi puncak kepala adalah kelainan akibat defleksi ringan kepala janin ketika memasuki ruang panggul sehingga ubun – ubun besar merupakan bagian terendah. singkirkan indikasi seksio sesar.

Angka kematian bayi pada persalinan letak sungsang lebih tinggi dinamding dengan letak kepala. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->