IHWAL DELAPAN KELOMPOK LINGKUNGAN TERKAIT DENGAN IHWAL CBIS (COMPUTER BASED INFORMATION SYSTEM

)
Oleh : Muhammad Rasyidin Email : ipung_mpc@yahoo.com ABSTRAK Sistem informasi memiliki banyak peranan dalam suatu organisasi / institusi / perusahaan diantaranya adalah : turut serta dalam pelaksanaan tugas rutin; mengaitkan perencanaan, pengerjaan, dan pengendalian dalam sistem; mengkoordinasikan subsistemsubsistem; dan mengintegrasikan subsistem-subsistem yang ada. Selain memiliki banyak peranan, system informasi memiliki banyak kemampuan juga, dimana dengan kemampuan yang dimiliki diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya-biaya tertentu, meningkatkan servis terhadap konsumen, dan yang tidak kalah pentingnya adalah adanya peningkatan dalam pengambilan keputusan. Keluaran/output/hasil dari sistem informasi adalah informasi. Pengguna informasi dapat dikategorikan menjadi 3 yaitu manajer/pimpinan, non manajer, dan orang -orang atau organisasi di luar organisasi. Informasi merupakan sumber daya konsepsual dan menduduki level yang sama pentingnya dengan sumber daya fisik yang lain yaitu manusia, material, mesin, dan uang. Sebuah sistem informasi berbasis computer mempunyai pola yang jelas yaitu system induk (super system), subsistem dan subsubsistem sampai dengan system yang terkecil yang tidak dapat diuraikan lagi. Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah ³data base´. Di dalam menjalankan system informasi yang berbasis computer perlu di perhatikan berbagai dukungan baik itu berasal dari dalam organisasi itu sendiri (internal) maupun dari luar organisasi (eksternal) dengan maksud bahwa penyediaan informasi yang berbasis computer tersebut apakah berdampak baik untuk semua kegiatan perusahaan atau tidak dan apakah pihak luar dari organisasi dalam hal ini konsumen, supplier, kelompok serikat pekerja, kelompok institus keuangan, kelompok pemegang saham, institusi pemeritah, kelompok masyarakat global dan kelompok competitor (pesaing) mendukung atau tidak siap untuk bersama-sama menjalankan system tersebut. Perusahaan atau organisasi yang sukses didalam era globalisasi saat ini adalah perusahaan yang mampu memperoleh informasi yang didapat dari hasil pengolahan data, data bisa mengalir dari berbagai sumber seperti : konsumen yang membeli produk atau layanan, penjual yang menyediakan barang, bank, institusi pemerintah, dan sebagainya. Dari data yang diperoleh dari berbagai sumber tersebut yang selanjutnya diolah dengan berbagai komponen-komponen yang saling terkait satu dengan yang lainnya sehingga menjadi sebuah informasi yang berguna bagi perusahaan atau organisasi tersebut didalam pengambilan keputusan. Dari hasil-hasil penelitian menunjukan telah terbukti bahwa perusahaan yang mampu memanfaatkan dengan maksimal sumber daya strategis lewat sistem informasinya akan dapat beradaptasi dengan baik dengan lingkungannya beserta seluruh dinamika yang ada. Sistem informasi sebagai sumber daya strategis memegang peranan yang signifikan dalam memberikan masukan dan feedback bagi perusahaan untuk merumuskan kembali tujuannya yang berimplikasi pada perubahan strategi dan perilaku organisasinya. Kata-Kata Kunci : Informasi,system,computer.

JUDUL :

com UNIVERITAS TERBUKA 2010.2 .SUMMARY IHWAL DELAPAN KELOMPOK LINGKUNGAN TERKAIT DENGAN IHWAL CBIS (COMPUTER BASED INFORMATION SYSTEM) Oleh : Muhammad Rasyidin Email : ipung_mpc@yahoo.

Pendahuluan 2. . . Penutup Daftar Pustaka . . Pembahasan 4.DAFTAR ISI Abstrak Judul Daftar Isi 1. . . 1 2 3 4 6 10 11 12 .. Kajian Teori 3..

Struktur organisasi akan menentukan prosedur dan jalur komunikasi. Perusahaan dapat melakukan aktivitas operasionalnya dengan baik apabila orang -orang yang ada di dalamnya saling berinteraksi atau bekerja sama dalam mewujudkan efektivitas sistem informasi perusahaan. Data/Informasi sangat diperlukan oleh pihak manajemen dalam upaya untuk mengambil keputusan yang merupakan bagian yang sangat penting dalam perusahaan. sistem informasi sudah menjadi kebutuhan organisasi. Sistem informasi berperan dalam proses pengambilan keputusan operasional harian sampai perencanaan jangka panjang. Untuk menciptakan kerjasama yang baik sangat diperlukan komunikasi karena apabila efektivitas sistem informasi manajemen dapat terwujud maka dengan sendirinya kerjasama yang baik dapat diciptakan. Strategi ini adalah telaah kepada alternatif pilihan peluang yang tersedia untuk membuat keputusan yang tepat dari hasil informasi yang diperoleh oleh pengambil keputusan. Aliran informasi ini diatur dan diarahkan dalam suatu sistem informasi. Namun dengan berkembangnya fungsi komputer. Sumber informasi yang akurat dan dapat dipercaya bagi pihak pengambil keputusan merupakan hal terpenting untuk dapat menentukan dan membuat keputusan-keputusan strategis terhadap langkah apa yang akan ditempuh oleh perusahaan dalam mencapai tujuan.1. sistem informasi saat ini umumnya didukung penuh oleh komputer. Sistem Informasi Manajemen Untuk membahas kajian tentang Sistem Informasi Manajemen. Efektivitas saluran komunikasi secara tidak langsung akan dipengaruhi oleh bentuk dan struktur sistem komando atau jalur penyampaian informasi. PENDAHULUAN Secara umum semua organisasi membutuhkan aliran infromasi yang membantu manajer untuk mengambil bermacam keputusan yang dibutuhkan. Dengan demikian istilah sistem informasi lebih sering berarti system informasi berbasis komputer. Sistem informasi manajemen yang efektif juga dapat dipengaruhi oleh bentuk atau struktur organisasi yang ada. Pengambilan keputusan yang tepat dan bijaksana adalah bagaimana para pengambil keputusan secara cermat menetapkan kebijakan strategi yang dipergunakan untuk mencapai tujuan. maka berikut ini penulis mengutip beberapa pendapat ahli. Sebelum komputer ada. sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kegiatan atau suatu prosedur/bagian pengolahan yang mencari suatu tujuan atau tujuan-tujuan bersama dengan mengoperasikan data atau barang pada waktu . Menurut Murdick (1993). Ini berarti sistem informasi tidak selamanya berbasis komputer.

studi yang mewakili kuantitas tindakan. memprakarsai dan mengendalikan operasi. dan mengawasi jalannya seluruh tindakan dalam perusahaan. Berikut ini akan kita lihat keterkaitan antara kajian manajemen dengan kepemimpinan. data atau informasi merupakan kelompok teratur. Untuk lebih jelasnya berikut ini akan dikutip pendapat ahli.Actuating dan Controlling (POAC). Manajemen meliputi Planning. Pimpinan merupakan orang yang berusaha untuk mempengaruhi orang lain atau memberikan pengarahan kepada orang-orang yang ada dalam perusahaan untuk mau bekerjasama secara sukarela dalam usaha untuk mencapai tujuan. mengorganisasikan. suatu sistem dapat dirumuskan sebagai setiap kumpulan bagian-bagian atau sub sistem yang disatukan. maka pemimpin adalah orang yang melakukan kegiatan-kegiatan manajemen yaitu merencanakan. Untuk mengetahui pengertian informasi yang dalam hal ini penulis mengutip pendapat ahli. manajemen adalah terdiri dari proses atau kegiatan yang menjelaskan apa yang dilakukan menggerakkan pada operasi organisasi mereka. menggerakkan. yang dirancang untuk mencapai suatu tujuan.tertentu untuk menghasilkan informasi atau energi atau barang. benda dan sebagainya. Data berbentuk karakter yang dapat berupa alfabet. yaitu merencanakan. Pengertian yang dikemukakan oleh Starer ini juga kalau kita telaah pada dasarnya mengandung pengertian yang sama terhadap apa yang telah diungkapklan oleh Murdick tentang sistem. Data merupakan kelompok teratur yang representatif terhadap kuantitas tindakan. barang/benda dan sebagainya. Mewakili kuantitas tindakan bisa juga dimaksudkan bahwa data tersebut merupakan hasil laporan kerja yang disajikan dalam bentuk laporan dengan karakter kuantitas atau banyaknya kegiatan ataupun tindakan yang dilakukan dalam perusahaan. . yaitu menurut Davis (1992) mengatakan. mengorganisir. Organizing. angka maupun simbol-simbol khusus. Menurut Starer dalam Moekijat(1993). Adapun setelah kita ketahui dari pengertian di atas. Menurut Murdick (1993). Penekanan terhadap pengertian sistem ini adalah kepada prosedur pencarian dan pengolahan untuk dioperasikan menjadi informasi untuk menghasilkan barang dan jasa sebagai tujuan dari perusahaan. Kalau kita perhatikan kajian tentang manajemen maka kajian tentang manajemen ini tidak bisa terlepas terhadap keterkaitannya dengan kepemimpinan ataupun pimpinan/manager dalam perusahaan. Data atau informasi juga dapat mewakili benda/barang yang disajikan dalam bentuk laporan (mewakili keadaan benda/jasa) Kita sering mendengar pengertian manajemen yaitu secara garis besar manajemen adalah ilmu atau seni untuk mempengaruhi orang lain agar mau bekerja untuk mencapai tujuan perusahaan.

Namun kita dapat melihat sejumlah kesamaan dari keragaman ini dengan mengidentifikasi delapan jenis elemen utama yang ada dalam lingkungan semua perusahaan.1 KAJIAN TEORI Ihwal Delapan Elemen Kelompok Lingkungan dikaitkan dengan Ihwal CBIS Lingkungan sangat berarti bagi perusahaan. Pemilik 6. terutama lingkungan eksternal. Lingkungan adalah alasan utama keberadaan perusahaan. Delapan elemen tersebut adalah : 1. Lingkungan suatu perusahaan tidak persis sama dengan lingkungan perusahaan yang lain. Pemerintah 8. Menurut McLeod Jr. Pelanggan 3. Masyarakat Global. Pesaing 7. bahkan pula pola perilaku suatu perusahaan dipengaruhi secara signifikan oleh lingkungannya. Tujuan penulisan paper ini adalah membuat summary ihwal delapan kelompok elemen lingkungan dikaitkan dengan ihwal CBIS (Computer Based Information System) dan yang kedua Apakah lembaga atau instansi tempat kita bekerja selama ini sudah memanfaatkan CBIS atau tidak. 2. .. 2. Serikat pekerja 4. Elemen-elemen lingkungan ini adalah organisasi atau individu yang berada diluar perusahaan dan memiliki pengaruh langsung atau tidak langsung (keterkaitan) pada perusahaan. Pemasok 2. Lebih jauh lagi perusahaan bahkan meyiapkan strategi yang bertujuan untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya dengan cara yang sebaikbaiknya. Masyarakat Keuangan 5.Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi manajemen adalah seperangkat alat yang saling menunjang dalam penyampaian data/informasi yang dipergunakan oleh pihak manajemen yang bertujuan untuk mempergunakan informasi/data tersebut sebagai acuan dalam pengambilan keputusan untuk dilaksanakan oleh orang lain dalam mencapai tujuan.

tetapi tidak semua sumber daya mengalir antara perusahaan dengan semua elemen lingkungan. dan memenuhi kebutuhan khusus suatu segmen pasar tertentu. Beberapa contoh mengenai hal diatas yang dapat diambil adalah. pasar atau keseluruhan industri. . Sistem yang dijalankan tidak hanya dalam lingkup organisasi itu sendiri tapi juga melibatkan pelanggan atau klien. Di Amerika. seperti menyediakan barang dan jasa dengan harga murah. Strategi juga dapat digunakan digunakan untuk mendefinisi ulang (fungsi) organisasi. Keunggulan dalam hal teknologi informasi ini dijadikan alat untuk memenangkan persaingan atau sebagai pemimpin pasar. keunggulan kompetitif mengacu pada penggunaan informasi untuk mendapatkan leverage di pasar. Dari pandangan strategis. dan informasi organisasi yang disediakan untuk menciptakan nilai bagi pelanggannya. menyediakan barang dan jasa yang lebih baik dari pesaing. pemasok. khususnya telepon seluler.Perusahaan dihubungkan dengan elemen-elemen sumber daya ini melalui arus sumber daya. Manajer menggunakan sumber daya konseptual maupun sumber daya fisik untuk mencapai tujuan strategis perusahaan. Pada bidang komputer. Satu-satunya sumber daya yang menghubungkan perusahaan dengan semua elemen tersebut adalah informasi. Keunggulan kompetitif dapat dicapai melalui banyak cara. Sebaliknya sumber daya konseptual yang unggul ± data dan informasi ± dapat digunakan sama baiknya. dan terbukti keputusan tersebut adalah tepat. Istilah yang berkaitan dengan lingkungan yang muncul selama akhir tahu 80-an adalah keunggulan kompetitif (Competitive advantage). atau cara organisasi itu bersaing dalam industrinya yang berimplikasi pada perubahan pola perilaku dalam organisasi tersebut. Merril Lynch menggunakan sistem informasi yang dimilikinya untuk mengubah usahanya dari bisnis broker ke bisnis jasa keuangan. Strategi dapat berpengaruh luas pada organisasi. Idenya adalah perusahaan tidak harus sepenuhnya mengandalkan sumber daya fisik yang lebih unggul saat terlibat persaingan. dan pesaing. layanan pendukung. Nokia mengubah basis usahanya dari perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan pertambangan menjadi perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi. pada pertengahan tahun 80an. Suatu sistem informasi bersifat strategik jika sistem itu mampu mengubah dan mendukung perubahan produk atau jasa. suatu produk atau jasa adalah keseluruhan paket barang secara fisik. hingga saat ini Nokia masih menjadi pemimpin pasar di bidang telepon seluler.

atau sebagai alat strategi untuk mengalahkan pesaing. Konsepsi informasi yang berubah ini menunjukkan perkembangan dalam teori dan perencanaan strategis. informasi telah dianggap sebagai sumber daya strategis. Organisasi dalam hal ini perlu mengubah sistem informasi internalnya untuk memperoleh manfaat dari teknologi sistem informasi yang baru. State Street Bank and Co. Ada banyak sebab mengapa organisasi tertarik pada teknologi informasi. Menjelang pertengahan tahun 80-an konsepsi informasi mengalami perubahan . dengan menciptakan kebutuhan akan penggunaan semua sumber daya organisasi. Namun yang harus diperhatikan adalah pengembangan teknologi informasi dalam perusahaan harus sesuai dengan rencana strategis organisasi. Dengan demikian teknologi informasi merupakan strategi perusahaan untuk memenangkan persaingan. di Boston mengubah usaha bisnisnya dari pelayanan perbankan tradisional menjadi pengolahan data pelanggan yang diolah secara elektronis. Keunggulan kompetitif berkaitan erat dengan kualitas produk dan jasa yang disediakan oleh organisasi. yang akhirnya membawa organisasi tersebut kepola perilaku yang baru. Tekanan persaingan dalam dan luar negeri memaksa organisasi menggunakan berbagai cara untuk memenangkan persaingan. 3. Turunnya harga dan semakin banyaknya tersedia informasi dan teknologi komunikasi sehingga memungkinkan penerapan teknologi baru. Teknologi informasi yang dimiliki oleh suatu organisasi dapat merupakan keunggulan strategis karena teknologi tersebut dapat digunakan untuk memenangkan persaingan disebabkan manfaat teknologi. Sistem informasi strategis seringkali mengubah organisasi disamping produk. Manajemen puncak organisasi menjadi lebih berjiwa wiraswasta.jasa dan prosedur internal. Teknologi informasi tidak hanya dapat dimilki oleh perusahaan besar saja tetapi dapat juga dimiliki oleh perusahaan kecil dan menengah. 4. . sumber keunggulan yang penting.Pada tahun 80-an. pelayanan yang lebih baik kepada klien. Intensitas informasi adalah jumlah ketergantungan dari suatu organisasi/perusahaan pada informasi dan teknologi informasi. antara lain : 1. 2.

Kelompok sistem informasi strategis ini dapat menciptakan aliansi dengan pelanggan. . kompleks dan mahal untuk dijiplak. 2. Pengaruh bersaing adalah pengaruh yang secara langsung berdampak pada kemampuan pesaing. tidak hanya dengan memperluas wilayah baru. produksi dan waktu distribusi produk Memperkuat kualitas produk Menjadikan produk atau jasa lebih handal atau lebih cepat diperbaiki atau memperpendek waktu pembuatan produk. Mempengaruhi kekuatan organisasi saat ini dengan teknologi informasi (seperti data yang cukup. organisasi sangat mungkin mendefinisikan kembali bisnis atau dapat juga karena adanya kecenderungan integrasi teknologi informasi dengan produk/jasa. Misalnya dengan cara memaksa pesaing menyediakan tampilan tambahan atas produk sehingga pesaing sulit atau membutuhkan waktu untuk menduplikasi. Dengan pengaruh terhadap industri. Siklus pengembangan produk Mengurangi penelitian dan pengembangan. Sedangkan pengaruh industri adalah pengaruh yang secara permanen mempengaruhi sifat bisnis pada industri tertentu. Ada dua macam pengaruh penerapan Sistem Informasi terhadap strategi perusahaan yaitu : pengaruh bersaing dan pengaruh industri. Pengaruh-pengaruh ini meliputi seluruh industri tidak hanya hubungan antara pesaing tertentu atau antara pemasok dengan beberapa pelanggan.Ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh sutu oraganisasi dalam mempertahankan pengaruh teknologi informasi dalam situasi persaingan. Menduduki terlebih dahulu persaingan (Preemting) dengan menjadi yang pertama dalam pasar dan dapat menjadi leader dalam persaingan tersebut. ukuran dan biaya produk/jasa). Menakut-nakuti (Intimidate) penjiplak (teknologi informasi) dengan melakukan inovasi yang beresiko. Aliansi tersebut menimbulkan biaya bagi pesaing baru untuk masik pasar. ketiga hal tersebut adalah : 1. 3.

Perubahan tujuan yang drastis telah memaksa organisasi/perusahaan melakukan penyesuaian-penyesuaian yang berimplikasi pada perubahan pola perilaku organisai/perusahaan tersebut. maka pengaruh dari lingkungan dalam hal ini pesaing dan konsumen telah memaksa organisasi/perusahaan untuk selalu melakukan inovasi agar mendapat keunggulan kompetitif dalam persaingan. Memungkinkan pertumbuhan pada pasar yang ada secara geografis atau ekspansi volume. PEMBAHASAN Tujuan Penulisan Paper ini adalah membuat summary ihwal delapan elemen kelompok lingkungan dikaitkan dengan ihwal CBIS.4. dibuat dan dijadikan kebijakan oleh perusahaan. Mempertinggi nilai suatu produk/jasa dengan menyediakan tampilan atau dukungan inovatif. . dilakukan atas dasar strategi yang telah disusun. bahkan mungkin dalam tingkat perubahan yang drastis. Berdasarkan landasan teori diatas didapatkan bahwa Penerapan suatu sistem informasi dapat dikatakan strategis jika tujuannya memenuhi kriteria sebagai berikut : 1. sehingga mengurangi biaya untuk pemasok dan menyediakan dukungan khusus bagi pelanggannya. Menyediakan diferensiasi produk/jasa dan nilai bagi konsumen yang lebih besar Menciptakan aliansi antara perusahaan dan pemasok dan pelanggannya. Strategi ini seringkali adalah revisi dari strategi sebelumnya yang akan berimplikasi pada perubahan tujuan organisasi tersebut. dimana sistem informasi memegang peranan penting didalmnya. 4. Mencapai posisi kepemimpinan dengan biaya yang rendah. 3. 6. bahwa organisasi yang berperilaku dalam multidisiplin dan memiliki prinsip serta berorientasi pada kinerja individu. Inovasi yang menggunakan sistem informasi sebagai input dan kendali. Dalam era pasar bebas seperti sekarang ini dimana persaingan antar perusahaan sudah demikian maraknya. Membantu mengenalkan suatu produk ke pasar. Seperti telah disampaikan diatas. 5. bagian dan organisasi secara keseluruhan akan selalu dipengaruhi secara sigifikan oleh lingkungannya. 2. dimana perubahan perilaku tersebut dimaksudkan untuk menunjang perubahan strategi yang bermuara pada perubahan tujuan organisasi/perusahaan tersebut.

Sistem informasi sebagai sumber daya strategis memegang peranan yang signifikan dalam memberikan masukan dan feedback bagi perusahaan untuk merumuskan kembali tujuannya yang berimplikasi pada perubahan strategi dan perilaku organisasinya.ukdw.ilmukomputer.ac. Jakarta Universitas Terbuka Browsing Internet on http://journal.id/othie/KonsepSI. PENUTUP Telah terbukti. Sistem Informasi Manajemen.id/index.5. 6.zip .org/wp-content/uploads/2006/09/teguh-cbis-03.ac.php/informatika/article/download/62/8 Browsing Internet on http://lecturer. perusahaan yang mampu memanfaatkan dengan maksimal sumber daya strategis lewat sistem informasinya akan dapat beradaptasi dengan baik dengan lingkungannya beserta seluruh dinamika yang ada. DAFTAR PUSTAKA Debby Ratna Danie dan Wiwik Supratiwi (2005).pdf Browsing Internet on http://www.amikom.

: 1 unit 4. 8. Data awal yang diperoleh antara lain : 1. 6. Security ( Login & Activity Log) Mempunyai tingkat sekuritas dalam mengakses aplikasi. Ups : 5 unit 2. 7. Changeable themes Gambar Logo beserta detil identitas dapat diganti sesuai dengan selera masingmasing daerah. 4. Dari hasil pengamatan secara langsung didapatkan berbagai data awal yaitu pada bagian hasil penelitian. mohon jawaban dan jika belum mengapa ? Penerapan system informasi berbasis computer di tempat kami bekerja sudah mulai sejak dipergunakan sejak beberapa tahun silam.Apakah lembaga/perusahaan/Organisasi tempat kita bekerja selama ini memanfaatkan CBIS atau belum. Informasi yang dihasilkan pada saat itu masih ----------------------------------Proses memperoleh data dan informasi yang digunakan dalam penulisan paper ini dengan langsung turun ke lapangan atau langsung melihat dan melihat seberapa jauh penerapan CBIS ini guna menunjang system informasi dibidang kepegawaian. belum terhubung kedalam suatu jaringan yang berbasis computer. Program aplikasi berbasis WEB 2. Pengolahan informasi kepegawaian pada awalnya hanya sebatas menggunakan computer yang masih berdiri sendiri. Workstation/Client : 5 unit 3. Tidak sulit dalam melakukan proses instalasi aplikasi di setiap terminal. Client-Server Support Mendukung Komunikasi Data Multi Terminal Sehingga dapat di impelentasikan pada jaringan komputer lokal ( LAN) . Printer : 2 Unit 5. Easy to learn & Implement Mudah dimengerti dan digunakan. aplikasi yang digunakan sama walau digunakan di terminal yang berbeda. 9. sekuritas dan skala besar. One application for all region ( Multiple User) Aplikasi dapat diakses secara simultan tanpa mengalami gangguan pada database. Jika Ya. Multiuser. Database Mysql Stabil. Basis Data menggunakan PHP dan MSQL 3. Performa tinggi. Software 1. Switch/Hub. 5. Hardware Meliputi : 1. Server (Komputer Induk) : 1 unit 2. Scanner : 1 unit 6. dimulai dari login dan password untuk setiap user dan akan merekam setiap aktivitas yg dilakukan oleh user tersebut. Windows Platform Compatible Format penggunaan terbuka untuk platform sistem operasi windows.

. Brainware (Sumber Daya Yang Mengelola) Beberapa bagian penting dari pengelolaan sumber daya informasi yang berbasis computer adalah manusia yang akan mengelola sehingga menjadi sebuah informasi yang dibutuhkan oleh seorang manajer. 2. Pada unit organisasi dimana kami mengambil data sebagai sample penggunaan CBIS diperoleh gambaran bahwa Sumber Daya Manusia yang mengelola Sistem Informasi tersebut dibagi berdasarkan fungsi dan tugasnya masing-masing. Operator : 6 org Yang mempunyai tugas mengumpulkan data-data dari berbagai unit kerja organisasi dan sekaligus bertanggung jawab didalam mengisi atau meng-entry data tersebut ke dalam SI sehingga menjadi sebuah informasi. adapun pembagian fungsi dan tugas tersebut adalah sebagai berikut : 1.3. Supervisor : 1 org Yang bertugas menjadi penanggung jawab terhadap hal-hal teknis pengoperasian Sistem tersebut dan sekaligus sebagai pengambil kebijakan terkait pemberian hak-hak pengoperasian SI .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful