IHWAL DELAPAN KELOMPOK LINGKUNGAN TERKAIT DENGAN IHWAL CBIS (COMPUTER BASED INFORMATION SYSTEM

)
Oleh : Muhammad Rasyidin Email : ipung_mpc@yahoo.com ABSTRAK Sistem informasi memiliki banyak peranan dalam suatu organisasi / institusi / perusahaan diantaranya adalah : turut serta dalam pelaksanaan tugas rutin; mengaitkan perencanaan, pengerjaan, dan pengendalian dalam sistem; mengkoordinasikan subsistemsubsistem; dan mengintegrasikan subsistem-subsistem yang ada. Selain memiliki banyak peranan, system informasi memiliki banyak kemampuan juga, dimana dengan kemampuan yang dimiliki diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya-biaya tertentu, meningkatkan servis terhadap konsumen, dan yang tidak kalah pentingnya adalah adanya peningkatan dalam pengambilan keputusan. Keluaran/output/hasil dari sistem informasi adalah informasi. Pengguna informasi dapat dikategorikan menjadi 3 yaitu manajer/pimpinan, non manajer, dan orang -orang atau organisasi di luar organisasi. Informasi merupakan sumber daya konsepsual dan menduduki level yang sama pentingnya dengan sumber daya fisik yang lain yaitu manusia, material, mesin, dan uang. Sebuah sistem informasi berbasis computer mempunyai pola yang jelas yaitu system induk (super system), subsistem dan subsubsistem sampai dengan system yang terkecil yang tidak dapat diuraikan lagi. Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah ³data base´. Di dalam menjalankan system informasi yang berbasis computer perlu di perhatikan berbagai dukungan baik itu berasal dari dalam organisasi itu sendiri (internal) maupun dari luar organisasi (eksternal) dengan maksud bahwa penyediaan informasi yang berbasis computer tersebut apakah berdampak baik untuk semua kegiatan perusahaan atau tidak dan apakah pihak luar dari organisasi dalam hal ini konsumen, supplier, kelompok serikat pekerja, kelompok institus keuangan, kelompok pemegang saham, institusi pemeritah, kelompok masyarakat global dan kelompok competitor (pesaing) mendukung atau tidak siap untuk bersama-sama menjalankan system tersebut. Perusahaan atau organisasi yang sukses didalam era globalisasi saat ini adalah perusahaan yang mampu memperoleh informasi yang didapat dari hasil pengolahan data, data bisa mengalir dari berbagai sumber seperti : konsumen yang membeli produk atau layanan, penjual yang menyediakan barang, bank, institusi pemerintah, dan sebagainya. Dari data yang diperoleh dari berbagai sumber tersebut yang selanjutnya diolah dengan berbagai komponen-komponen yang saling terkait satu dengan yang lainnya sehingga menjadi sebuah informasi yang berguna bagi perusahaan atau organisasi tersebut didalam pengambilan keputusan. Dari hasil-hasil penelitian menunjukan telah terbukti bahwa perusahaan yang mampu memanfaatkan dengan maksimal sumber daya strategis lewat sistem informasinya akan dapat beradaptasi dengan baik dengan lingkungannya beserta seluruh dinamika yang ada. Sistem informasi sebagai sumber daya strategis memegang peranan yang signifikan dalam memberikan masukan dan feedback bagi perusahaan untuk merumuskan kembali tujuannya yang berimplikasi pada perubahan strategi dan perilaku organisasinya. Kata-Kata Kunci : Informasi,system,computer.

JUDUL :

SUMMARY IHWAL DELAPAN KELOMPOK LINGKUNGAN TERKAIT DENGAN IHWAL CBIS (COMPUTER BASED INFORMATION SYSTEM) Oleh : Muhammad Rasyidin Email : ipung_mpc@yahoo.com UNIVERITAS TERBUKA 2010.2 .

. . Penutup Daftar Pustaka .. . . Pembahasan 4. . Pendahuluan 2..DAFTAR ISI Abstrak Judul Daftar Isi 1. Kajian Teori 3. 1 2 3 4 6 10 11 12 .

Menurut Murdick (1993). Efektivitas saluran komunikasi secara tidak langsung akan dipengaruhi oleh bentuk dan struktur sistem komando atau jalur penyampaian informasi. Sistem informasi manajemen yang efektif juga dapat dipengaruhi oleh bentuk atau struktur organisasi yang ada. Perusahaan dapat melakukan aktivitas operasionalnya dengan baik apabila orang -orang yang ada di dalamnya saling berinteraksi atau bekerja sama dalam mewujudkan efektivitas sistem informasi perusahaan. Pengambilan keputusan yang tepat dan bijaksana adalah bagaimana para pengambil keputusan secara cermat menetapkan kebijakan strategi yang dipergunakan untuk mencapai tujuan. Sebelum komputer ada. Strategi ini adalah telaah kepada alternatif pilihan peluang yang tersedia untuk membuat keputusan yang tepat dari hasil informasi yang diperoleh oleh pengambil keputusan. Sistem Informasi Manajemen Untuk membahas kajian tentang Sistem Informasi Manajemen. sistem informasi saat ini umumnya didukung penuh oleh komputer. Dengan demikian istilah sistem informasi lebih sering berarti system informasi berbasis komputer.1. Ini berarti sistem informasi tidak selamanya berbasis komputer. maka berikut ini penulis mengutip beberapa pendapat ahli. Sistem informasi berperan dalam proses pengambilan keputusan operasional harian sampai perencanaan jangka panjang. sistem informasi sudah menjadi kebutuhan organisasi. Sumber informasi yang akurat dan dapat dipercaya bagi pihak pengambil keputusan merupakan hal terpenting untuk dapat menentukan dan membuat keputusan-keputusan strategis terhadap langkah apa yang akan ditempuh oleh perusahaan dalam mencapai tujuan. sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kegiatan atau suatu prosedur/bagian pengolahan yang mencari suatu tujuan atau tujuan-tujuan bersama dengan mengoperasikan data atau barang pada waktu . Struktur organisasi akan menentukan prosedur dan jalur komunikasi. Aliran informasi ini diatur dan diarahkan dalam suatu sistem informasi. Namun dengan berkembangnya fungsi komputer. Untuk menciptakan kerjasama yang baik sangat diperlukan komunikasi karena apabila efektivitas sistem informasi manajemen dapat terwujud maka dengan sendirinya kerjasama yang baik dapat diciptakan. PENDAHULUAN Secara umum semua organisasi membutuhkan aliran infromasi yang membantu manajer untuk mengambil bermacam keputusan yang dibutuhkan. Data/Informasi sangat diperlukan oleh pihak manajemen dalam upaya untuk mengambil keputusan yang merupakan bagian yang sangat penting dalam perusahaan.

memprakarsai dan mengendalikan operasi. Untuk lebih jelasnya berikut ini akan dikutip pendapat ahli. yaitu menurut Davis (1992) mengatakan. Penekanan terhadap pengertian sistem ini adalah kepada prosedur pencarian dan pengolahan untuk dioperasikan menjadi informasi untuk menghasilkan barang dan jasa sebagai tujuan dari perusahaan.tertentu untuk menghasilkan informasi atau energi atau barang. Adapun setelah kita ketahui dari pengertian di atas. manajemen adalah terdiri dari proses atau kegiatan yang menjelaskan apa yang dilakukan menggerakkan pada operasi organisasi mereka. Untuk mengetahui pengertian informasi yang dalam hal ini penulis mengutip pendapat ahli. Menurut Murdick (1993). Mewakili kuantitas tindakan bisa juga dimaksudkan bahwa data tersebut merupakan hasil laporan kerja yang disajikan dalam bentuk laporan dengan karakter kuantitas atau banyaknya kegiatan ataupun tindakan yang dilakukan dalam perusahaan. Pimpinan merupakan orang yang berusaha untuk mempengaruhi orang lain atau memberikan pengarahan kepada orang-orang yang ada dalam perusahaan untuk mau bekerjasama secara sukarela dalam usaha untuk mencapai tujuan. Menurut Starer dalam Moekijat(1993). mengorganisir. suatu sistem dapat dirumuskan sebagai setiap kumpulan bagian-bagian atau sub sistem yang disatukan.Actuating dan Controlling (POAC). Data atau informasi juga dapat mewakili benda/barang yang disajikan dalam bentuk laporan (mewakili keadaan benda/jasa) Kita sering mendengar pengertian manajemen yaitu secara garis besar manajemen adalah ilmu atau seni untuk mempengaruhi orang lain agar mau bekerja untuk mencapai tujuan perusahaan. yaitu merencanakan. studi yang mewakili kuantitas tindakan. menggerakkan. Organizing. yang dirancang untuk mencapai suatu tujuan. angka maupun simbol-simbol khusus. maka pemimpin adalah orang yang melakukan kegiatan-kegiatan manajemen yaitu merencanakan. Berikut ini akan kita lihat keterkaitan antara kajian manajemen dengan kepemimpinan. Manajemen meliputi Planning. dan mengawasi jalannya seluruh tindakan dalam perusahaan. Data berbentuk karakter yang dapat berupa alfabet. Kalau kita perhatikan kajian tentang manajemen maka kajian tentang manajemen ini tidak bisa terlepas terhadap keterkaitannya dengan kepemimpinan ataupun pimpinan/manager dalam perusahaan. Data merupakan kelompok teratur yang representatif terhadap kuantitas tindakan. data atau informasi merupakan kelompok teratur. . benda dan sebagainya. Pengertian yang dikemukakan oleh Starer ini juga kalau kita telaah pada dasarnya mengandung pengertian yang sama terhadap apa yang telah diungkapklan oleh Murdick tentang sistem. barang/benda dan sebagainya. mengorganisasikan.

Masyarakat Global. Delapan elemen tersebut adalah : 1.. Menurut McLeod Jr.1 KAJIAN TEORI Ihwal Delapan Elemen Kelompok Lingkungan dikaitkan dengan Ihwal CBIS Lingkungan sangat berarti bagi perusahaan. Serikat pekerja 4. Pelanggan 3. Pemilik 6. Pesaing 7. Tujuan penulisan paper ini adalah membuat summary ihwal delapan kelompok elemen lingkungan dikaitkan dengan ihwal CBIS (Computer Based Information System) dan yang kedua Apakah lembaga atau instansi tempat kita bekerja selama ini sudah memanfaatkan CBIS atau tidak. 2. Elemen-elemen lingkungan ini adalah organisasi atau individu yang berada diluar perusahaan dan memiliki pengaruh langsung atau tidak langsung (keterkaitan) pada perusahaan. Lingkungan suatu perusahaan tidak persis sama dengan lingkungan perusahaan yang lain. Masyarakat Keuangan 5. Pemerintah 8.Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi manajemen adalah seperangkat alat yang saling menunjang dalam penyampaian data/informasi yang dipergunakan oleh pihak manajemen yang bertujuan untuk mempergunakan informasi/data tersebut sebagai acuan dalam pengambilan keputusan untuk dilaksanakan oleh orang lain dalam mencapai tujuan. . 2. Lingkungan adalah alasan utama keberadaan perusahaan. Pemasok 2. bahkan pula pola perilaku suatu perusahaan dipengaruhi secara signifikan oleh lingkungannya. Lebih jauh lagi perusahaan bahkan meyiapkan strategi yang bertujuan untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya dengan cara yang sebaikbaiknya. Namun kita dapat melihat sejumlah kesamaan dari keragaman ini dengan mengidentifikasi delapan jenis elemen utama yang ada dalam lingkungan semua perusahaan. terutama lingkungan eksternal.

seperti menyediakan barang dan jasa dengan harga murah.Perusahaan dihubungkan dengan elemen-elemen sumber daya ini melalui arus sumber daya. Suatu sistem informasi bersifat strategik jika sistem itu mampu mengubah dan mendukung perubahan produk atau jasa. Idenya adalah perusahaan tidak harus sepenuhnya mengandalkan sumber daya fisik yang lebih unggul saat terlibat persaingan. hingga saat ini Nokia masih menjadi pemimpin pasar di bidang telepon seluler. Pada bidang komputer. Beberapa contoh mengenai hal diatas yang dapat diambil adalah. Manajer menggunakan sumber daya konseptual maupun sumber daya fisik untuk mencapai tujuan strategis perusahaan. khususnya telepon seluler. pemasok. Istilah yang berkaitan dengan lingkungan yang muncul selama akhir tahu 80-an adalah keunggulan kompetitif (Competitive advantage). keunggulan kompetitif mengacu pada penggunaan informasi untuk mendapatkan leverage di pasar. Di Amerika. Merril Lynch menggunakan sistem informasi yang dimilikinya untuk mengubah usahanya dari bisnis broker ke bisnis jasa keuangan. menyediakan barang dan jasa yang lebih baik dari pesaing. Dari pandangan strategis. Satu-satunya sumber daya yang menghubungkan perusahaan dengan semua elemen tersebut adalah informasi. dan terbukti keputusan tersebut adalah tepat. Strategi juga dapat digunakan digunakan untuk mendefinisi ulang (fungsi) organisasi. dan pesaing. Keunggulan dalam hal teknologi informasi ini dijadikan alat untuk memenangkan persaingan atau sebagai pemimpin pasar. . dan memenuhi kebutuhan khusus suatu segmen pasar tertentu. suatu produk atau jasa adalah keseluruhan paket barang secara fisik. dan informasi organisasi yang disediakan untuk menciptakan nilai bagi pelanggannya. tetapi tidak semua sumber daya mengalir antara perusahaan dengan semua elemen lingkungan. atau cara organisasi itu bersaing dalam industrinya yang berimplikasi pada perubahan pola perilaku dalam organisasi tersebut. Sistem yang dijalankan tidak hanya dalam lingkup organisasi itu sendiri tapi juga melibatkan pelanggan atau klien. pada pertengahan tahun 80an. Nokia mengubah basis usahanya dari perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan pertambangan menjadi perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi. Keunggulan kompetitif dapat dicapai melalui banyak cara. pasar atau keseluruhan industri. Sebaliknya sumber daya konseptual yang unggul ± data dan informasi ± dapat digunakan sama baiknya. Strategi dapat berpengaruh luas pada organisasi. layanan pendukung.

antara lain : 1. Ada banyak sebab mengapa organisasi tertarik pada teknologi informasi. Manajemen puncak organisasi menjadi lebih berjiwa wiraswasta. State Street Bank and Co. Dengan demikian teknologi informasi merupakan strategi perusahaan untuk memenangkan persaingan. Sistem informasi strategis seringkali mengubah organisasi disamping produk. 3. pelayanan yang lebih baik kepada klien.jasa dan prosedur internal. Konsepsi informasi yang berubah ini menunjukkan perkembangan dalam teori dan perencanaan strategis. Teknologi informasi yang dimiliki oleh suatu organisasi dapat merupakan keunggulan strategis karena teknologi tersebut dapat digunakan untuk memenangkan persaingan disebabkan manfaat teknologi. 2. Intensitas informasi adalah jumlah ketergantungan dari suatu organisasi/perusahaan pada informasi dan teknologi informasi. . 4. informasi telah dianggap sebagai sumber daya strategis. atau sebagai alat strategi untuk mengalahkan pesaing. Menjelang pertengahan tahun 80-an konsepsi informasi mengalami perubahan . Keunggulan kompetitif berkaitan erat dengan kualitas produk dan jasa yang disediakan oleh organisasi. di Boston mengubah usaha bisnisnya dari pelayanan perbankan tradisional menjadi pengolahan data pelanggan yang diolah secara elektronis. dengan menciptakan kebutuhan akan penggunaan semua sumber daya organisasi. Tekanan persaingan dalam dan luar negeri memaksa organisasi menggunakan berbagai cara untuk memenangkan persaingan. Organisasi dalam hal ini perlu mengubah sistem informasi internalnya untuk memperoleh manfaat dari teknologi sistem informasi yang baru. Turunnya harga dan semakin banyaknya tersedia informasi dan teknologi komunikasi sehingga memungkinkan penerapan teknologi baru. Namun yang harus diperhatikan adalah pengembangan teknologi informasi dalam perusahaan harus sesuai dengan rencana strategis organisasi. Teknologi informasi tidak hanya dapat dimilki oleh perusahaan besar saja tetapi dapat juga dimiliki oleh perusahaan kecil dan menengah.Pada tahun 80-an. sumber keunggulan yang penting. yang akhirnya membawa organisasi tersebut kepola perilaku yang baru.

Sedangkan pengaruh industri adalah pengaruh yang secara permanen mempengaruhi sifat bisnis pada industri tertentu. Menduduki terlebih dahulu persaingan (Preemting) dengan menjadi yang pertama dalam pasar dan dapat menjadi leader dalam persaingan tersebut. tidak hanya dengan memperluas wilayah baru.Ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh sutu oraganisasi dalam mempertahankan pengaruh teknologi informasi dalam situasi persaingan. . Aliansi tersebut menimbulkan biaya bagi pesaing baru untuk masik pasar. Menakut-nakuti (Intimidate) penjiplak (teknologi informasi) dengan melakukan inovasi yang beresiko. organisasi sangat mungkin mendefinisikan kembali bisnis atau dapat juga karena adanya kecenderungan integrasi teknologi informasi dengan produk/jasa. ukuran dan biaya produk/jasa). Misalnya dengan cara memaksa pesaing menyediakan tampilan tambahan atas produk sehingga pesaing sulit atau membutuhkan waktu untuk menduplikasi. Kelompok sistem informasi strategis ini dapat menciptakan aliansi dengan pelanggan. 2. Dengan pengaruh terhadap industri. Pengaruh-pengaruh ini meliputi seluruh industri tidak hanya hubungan antara pesaing tertentu atau antara pemasok dengan beberapa pelanggan. ketiga hal tersebut adalah : 1. kompleks dan mahal untuk dijiplak. Siklus pengembangan produk Mengurangi penelitian dan pengembangan. Ada dua macam pengaruh penerapan Sistem Informasi terhadap strategi perusahaan yaitu : pengaruh bersaing dan pengaruh industri. 3. Mempengaruhi kekuatan organisasi saat ini dengan teknologi informasi (seperti data yang cukup. produksi dan waktu distribusi produk Memperkuat kualitas produk Menjadikan produk atau jasa lebih handal atau lebih cepat diperbaiki atau memperpendek waktu pembuatan produk. Pengaruh bersaing adalah pengaruh yang secara langsung berdampak pada kemampuan pesaing.

bahwa organisasi yang berperilaku dalam multidisiplin dan memiliki prinsip serta berorientasi pada kinerja individu. dilakukan atas dasar strategi yang telah disusun. bahkan mungkin dalam tingkat perubahan yang drastis. dimana perubahan perilaku tersebut dimaksudkan untuk menunjang perubahan strategi yang bermuara pada perubahan tujuan organisasi/perusahaan tersebut. 5.4. Memungkinkan pertumbuhan pada pasar yang ada secara geografis atau ekspansi volume. Strategi ini seringkali adalah revisi dari strategi sebelumnya yang akan berimplikasi pada perubahan tujuan organisasi tersebut. Berdasarkan landasan teori diatas didapatkan bahwa Penerapan suatu sistem informasi dapat dikatakan strategis jika tujuannya memenuhi kriteria sebagai berikut : 1. Menyediakan diferensiasi produk/jasa dan nilai bagi konsumen yang lebih besar Menciptakan aliansi antara perusahaan dan pemasok dan pelanggannya. dibuat dan dijadikan kebijakan oleh perusahaan. Dalam era pasar bebas seperti sekarang ini dimana persaingan antar perusahaan sudah demikian maraknya. Perubahan tujuan yang drastis telah memaksa organisasi/perusahaan melakukan penyesuaian-penyesuaian yang berimplikasi pada perubahan pola perilaku organisai/perusahaan tersebut. Membantu mengenalkan suatu produk ke pasar. Mencapai posisi kepemimpinan dengan biaya yang rendah. maka pengaruh dari lingkungan dalam hal ini pesaing dan konsumen telah memaksa organisasi/perusahaan untuk selalu melakukan inovasi agar mendapat keunggulan kompetitif dalam persaingan. Mempertinggi nilai suatu produk/jasa dengan menyediakan tampilan atau dukungan inovatif. bagian dan organisasi secara keseluruhan akan selalu dipengaruhi secara sigifikan oleh lingkungannya. 6. dimana sistem informasi memegang peranan penting didalmnya. . Seperti telah disampaikan diatas. 4. PEMBAHASAN Tujuan Penulisan Paper ini adalah membuat summary ihwal delapan elemen kelompok lingkungan dikaitkan dengan ihwal CBIS. Inovasi yang menggunakan sistem informasi sebagai input dan kendali. sehingga mengurangi biaya untuk pemasok dan menyediakan dukungan khusus bagi pelanggannya. 3. 2.

ukdw.ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2006/09/teguh-cbis-03.amikom.id/othie/KonsepSI.zip .ac. 6. perusahaan yang mampu memanfaatkan dengan maksimal sumber daya strategis lewat sistem informasinya akan dapat beradaptasi dengan baik dengan lingkungannya beserta seluruh dinamika yang ada. Jakarta Universitas Terbuka Browsing Internet on http://journal. DAFTAR PUSTAKA Debby Ratna Danie dan Wiwik Supratiwi (2005). PENUTUP Telah terbukti.ac. Sistem informasi sebagai sumber daya strategis memegang peranan yang signifikan dalam memberikan masukan dan feedback bagi perusahaan untuk merumuskan kembali tujuannya yang berimplikasi pada perubahan strategi dan perilaku organisasinya.php/informatika/article/download/62/8 Browsing Internet on http://lecturer.pdf Browsing Internet on http://www. Sistem Informasi Manajemen.5.id/index.

Informasi yang dihasilkan pada saat itu masih ----------------------------------Proses memperoleh data dan informasi yang digunakan dalam penulisan paper ini dengan langsung turun ke lapangan atau langsung melihat dan melihat seberapa jauh penerapan CBIS ini guna menunjang system informasi dibidang kepegawaian. 7. 6. Software 1. sekuritas dan skala besar. Multiuser. Windows Platform Compatible Format penggunaan terbuka untuk platform sistem operasi windows. Security ( Login & Activity Log) Mempunyai tingkat sekuritas dalam mengakses aplikasi. Pengolahan informasi kepegawaian pada awalnya hanya sebatas menggunakan computer yang masih berdiri sendiri. Changeable themes Gambar Logo beserta detil identitas dapat diganti sesuai dengan selera masingmasing daerah. aplikasi yang digunakan sama walau digunakan di terminal yang berbeda. One application for all region ( Multiple User) Aplikasi dapat diakses secara simultan tanpa mengalami gangguan pada database. Dari hasil pengamatan secara langsung didapatkan berbagai data awal yaitu pada bagian hasil penelitian. 4.Apakah lembaga/perusahaan/Organisasi tempat kita bekerja selama ini memanfaatkan CBIS atau belum. Client-Server Support Mendukung Komunikasi Data Multi Terminal Sehingga dapat di impelentasikan pada jaringan komputer lokal ( LAN) . : 1 unit 4. 8. 5. 9. dimulai dari login dan password untuk setiap user dan akan merekam setiap aktivitas yg dilakukan oleh user tersebut. belum terhubung kedalam suatu jaringan yang berbasis computer. Tidak sulit dalam melakukan proses instalasi aplikasi di setiap terminal. Ups : 5 unit 2. Database Mysql Stabil. Printer : 2 Unit 5. Basis Data menggunakan PHP dan MSQL 3. Data awal yang diperoleh antara lain : 1. Workstation/Client : 5 unit 3. mohon jawaban dan jika belum mengapa ? Penerapan system informasi berbasis computer di tempat kami bekerja sudah mulai sejak dipergunakan sejak beberapa tahun silam. Server (Komputer Induk) : 1 unit 2. Performa tinggi. Hardware Meliputi : 1. Switch/Hub. Program aplikasi berbasis WEB 2. Jika Ya. Scanner : 1 unit 6. Easy to learn & Implement Mudah dimengerti dan digunakan.

3. Brainware (Sumber Daya Yang Mengelola) Beberapa bagian penting dari pengelolaan sumber daya informasi yang berbasis computer adalah manusia yang akan mengelola sehingga menjadi sebuah informasi yang dibutuhkan oleh seorang manajer. Operator : 6 org Yang mempunyai tugas mengumpulkan data-data dari berbagai unit kerja organisasi dan sekaligus bertanggung jawab didalam mengisi atau meng-entry data tersebut ke dalam SI sehingga menjadi sebuah informasi. . adapun pembagian fungsi dan tugas tersebut adalah sebagai berikut : 1. Pada unit organisasi dimana kami mengambil data sebagai sample penggunaan CBIS diperoleh gambaran bahwa Sumber Daya Manusia yang mengelola Sistem Informasi tersebut dibagi berdasarkan fungsi dan tugasnya masing-masing. 2. Supervisor : 1 org Yang bertugas menjadi penanggung jawab terhadap hal-hal teknis pengoperasian Sistem tersebut dan sekaligus sebagai pengambil kebijakan terkait pemberian hak-hak pengoperasian SI .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful