Gambaran Umum Usaha Laundry Kiloan

Ditulis oleh Yose Rizal

LATAR BELAKANG PEMILIHAN USAHA LAUNDRY KILOAN - 1. Memanfaatkan gaya hidup malas mencuci. - 2. Perubahan gaya hidup dan tuntutan kesibukan, banyak mahasiswa, karyawan, dan ibu rumah tangga, yang tidak memiliki waktu untuk mencuci pakaian mereka, dan menyerahkannya pada usaha laundry kiloan. - 3. Kondisi cuaca saat ini yang mengakibatkan pakaian sering lebih mudah menjadi kotor, bahkan dimusim penghujan, dengan mencuci manual pasti akan sulit menjadi kering, oleh karenanya banyak yang menyerahkan pakaian kotor mereka ke laundry-laundry. - 4. Trend mencuci di laundry sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

KUNCI SUKSES USAHA LAUNDRY KILOAN - 1. Tempat yang dan nyaman. - 2. Pelayanan yang cepat, cermat, dan memuaskan (mengutamakan kualitas). - 3. Pemilik pakaian biasanya menginginkan pakaiannya bersih, rapi, dan harum. - 4. Harga terjangkau - 5. Menggunakan bahan-bahan yang tidak menimbulkan kerusakan warna atau bahan pakaian. - 6. Tersedia area basah dan area kering, sehingga tidak mengganggu proses pencucian, proses pengeringan, dan proses setrika. - 7. Tersedia setrika uap yang dapat digunakan untuk menyetrika pakaian dari bahan khusus.

LAYANAN TAMBAHAN YANG PERLU DISEDIAKAN DALAM USAHA LAUNDRY KILOAN

? Layanan antar jemput

? Fasilitas kupon bonus untuk konsumen yang sering menggunakan layanan,

USAHA LAUNDRY KILOAN

1 / 13

2. atau berada dipinggir jalan utama. Seragam karyawan 6.Gambaran Umum Usaha Laundry Kiloan Ditulis oleh Yose Rizal Yang menjadikan laundry kiloan ini special ialah harga jual jasa yang terjangkau. dll) 9. kualitas baik. serta memberikan layanan one day service (satu hari selesai) Peralatan-peralatan standar usaha laundry kiloan yang perlu disediakan adalah sebagai berikut : 1. Armada jemput antar (box motor) 8. konsumen dapat memilih pewangi yang digunakan sesuai selera. Mesin Cuci 2. lokasi usaha yang mudah dijangkau konsumen. layanan antar jemput. Standar Kebutuhan Ruang Luas ruang minimum : (lebar) 4 m x (panjang) 5 m 2 / 13 . spanduk. Point of Sale Software Laundry Kiloan (Optional for expand) LOKASI & RUANG 1. Setrika 4. Media promosi (banner. Chemical Laundry (deterjen. brosur) 7. parfume laundry. proses pencucian dipisah-pisah masing-masing konsumen (tidak dicampur). didaerah asrama atau kost mahasiswa. Timbangan 5. softener. seperti didepan komplek perumahan. Mesin pengering / dryer 3. memberikan kemudahan transaksi bagi konsumen. memiliki penampilan yang berbeda. Letak Lokasi Berada didekat tempat pemukiman pendudk.

..Pemetaan pasar .Siklus kerja .Potensi 2. 3.Ruang pencucian .Ruang pengeringan . Asumsi kebutuhan ruang: .Pengendalian sistem 3 / 13 ...Ruang setrika atau pengemasan . Survey : ...Persaingan .Pelatihan karyawan / Buku panduan pelatihan .Pembukuan sederhana .. Pelatihan : . Sistem : .Ruang penerimaan pelanggan sekaligus ruang tunggu .Ruang administrasi LINGKUP KERJA Lingkup kerja meliputi : 1..SOP (Prosedur Standar Operasi) 3.Gambaran Umum Usaha Laundry Kiloan Ditulis oleh Yose Rizal Note: Ukuran panjang dan lebar dapat sebaliknya.

Pengamanan & pengendalian usaha PEDOMAN PELAKSANAAN PEKERJAAN PROYEK LAUNDRY KILOAN LANGKAH DASAR .Penyusunan tim kerja .Disain graphis .Gambar disain spanduk atau alat promosi lain 4 / 13 .Disain interior .Gambar disain interior ..Gambar disain neonbox / billboard .Daftar barang belanjaan yang harus dibeli Note: Gambar harus mendapat persetujuan pimpinan b.Pimpinan proyek .Lapangan / pembelanjaan . Time schedule perencanaan I .Pemasaran .Gambar disain stand banner . Time schedule perencanaan II .Gambaran Umum Usaha Laundry Kiloan Ditulis oleh Yose Rizal ...Penyusunan time schedule masing-masing bagian a.Pemasaran ..SDM .Sistem dan keuangan .Penentuan nama & tagline usaha .Gambar layout termasuk pengukuran ..

Batas waktu renovasi tempat ..Tes lapangan peralatan dan kesiapan kerja .Eksekusi disain graphis yang telah disetujui .Anggaran transportasi dan akomodasi .SOP keseluruhan .Soft opening .Rancangan seragam dan perlengkapannya .Penyusunan Anggaran (Budgeting) Anggaran yang ditetapkan meliputi : .Pelatihan karyawan .Pengawasan dan pendampingan .Rekruitmen pegawai .Grand opening .Gambaran Umum Usaha Laundry Kiloan Ditulis oleh Yose Rizal . Time schedule tempat dan perlengkapan . Time schedule pelaksanaan .Anggaran pembelian barang Note: 5 / 13 .Pra promosi .Anggaran pemesanan disain .Batas waktu pengadaan peralatan dan perlengkapan d.Promosi ..Pembelian dan penyerahan barang .Gambar lain yang diperlukan Note: Gambar harus mendapat persetujuan pimpinan c.Eksekusi layout dan disain interior yang telah disetujui ...

Menentukan posisi ruangan tunggu .Menentukan posisi perlengkapan pendukung (TV. dll) . Penempatan mesin pengering d.Gambaran Umum Usaha Laundry Kiloan Ditulis oleh Yose Rizal Harus dibuat jadwal pengeluaran dananya sesuai tanggal yang direncanakan RINCIAN TUGAS 1.Menentukan posisi pelaksanaan pencucian .Menentukan posisi tempat penyimpanan peralatan dan perlengkapan . Kran-kran air g.Menetukan posisi kasir . Penempatan mesin cuci c.Menentukan alur masuk kendaraan. proses gerak. mulai dari masuk hingga keluar .Menentukan posisi finising . Penempatan setrika e. Sumber air b.Menentukan posisi kasir . 6 / 13 . Alur pembuangan limbah hasil pencucian Note : Dalam menentukan layout harus dipikirkan benar terhadap efisiensi proses kerja. BAGIAN DISAIN INTERIOR a. Gambar layout .Menentukan instalasi sesuai standar efisiensi dan kerapiha yang meliputi : a. Kelistrikan h. Rak-rak tempat pakaian yang sudah bersih f. Radio tape.

Menentukan ukuran-ukuran secara pasti peralatan dan perlengkapan yang akan dibuat serta model yang akan diciptakan (meja kasir.Gambaran Umum Usaha Laundry Kiloan Ditulis oleh Yose Rizal maksimalisasi ruangan. serta dampak terhadap lingkungan.b.Menentukan prosedur penetapan dan penghitungan bahan baku . BAGIAN SISTEM DAN KEUANGAN .Menentukan warna cat ruangan dalam dan luar ..Menentukan prosedur jadwal dan siklus kerja karyawan .Menentukan prosedur pelaksanaan kerja .Menentukan prosedur keuangan dan pengamanannya 4.Menentukan disain billboard / neonsign ..Melakukan pembelian barang-barang .Menentukan prosedur perawatan dan penyimpanan peralatan .Menentukan prosedur komplain klien . kemudahan proses. Gambar disain graphis .Menentukan prosedur penerimaan pembayaran ..Menentukan nama usaha serta taglinenya dengan persetujuan pimpinan . Gambar disain interior . BAGIAN PEMBELIAN DAN LAPANGAN . dan lain-lain) .Menentukan prosedur penerimaan klien .Menentukan prosedur pembelian kembali bahan baku .Melakukan pemesanan & pembelian barang permintaan disainer graphis 7 / 13 .Menentukan disain standbanner dan alat promosi internal pendukung .Melakukan pemesanan & pembelian barang permintaan disainer interior .Menentukan disain logo usaha . .Menentukan anggaran pembelian barang . BAGIAN DISAIN GRAPHIS a.Menentukan disain seragam dan perlengkapannya 3.Menentukan barang-barang yang akan dibeli . ruang tunggu.Menentukan ornament-ornamen ruangan yang mendukung 2.

STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE (SOP) LAUNDRY KILOAN 8 / 13 .Menentukan strategi pemasaran pasca 7.Melakukan seleksi pegawai ...Melakukan pelatihan pemahaman usaha .Mempertanggungjawabkan kinerja keuangan proyek kepada perusahaan .Gambaran Umum Usaha Laundry Kiloan Ditulis oleh Yose Rizal ..Melakukan kontrol terhadap perkembangan SDM 6.Mempertanggungjawabkan hasil kerja kepada perusahaan .Mengeksekusi komplain tim proyek DAFTAR BARANG YANG DIPERLUKAN Daftar barang yang diperlukan perlu ditentukan sesuai kebutuhan. BAGIAN PEMASARAN .Melakukan pengawasan instalasi tempat sesuai disain. BAGIAN SDM .Mengawasi secara keseluruhan proses pelaksanaan pekerjaan . baik interior ataupun graphis.Menentukan strategi pemasaran pra operasi . 5.Melakukan pelatihan mental & customer satisfaction .Melakukan pelatihan teknis pekerjaan secara keseluruhan .Melakukan rekruitmen pegawai yang diperlukan .Menentukan strategi pemasaran operasi . PIMPINAN PROYEK . yang ditetapkan oleh pimpinan proyek..

dan berapa total pembayarannya.Gambaran Umum Usaha Laundry Kiloan Ditulis oleh Yose Rizal KETENTUAN KARYAWAN . Sambil menunggu cucian kotor ditimbang dan pembuatan nota.1. konsumen diminta menunggu ditempat yang telah disediakan. pelanggan dipersilakan untuk 9 / 13 .1. atau ada yang harus dicuci khusus untuk menghindari kesalahan pencucian. nota tersebut berisi nama dan alamat pelanggan. . Setelah ditimbang.5. Penerima pelanggan wajib menanyakan mengenai pakaian yang akan dicuci. Supervisor (jika diperlukan dalam kasus ini untuk pembukaan laundry kiloan lebih dari satu dalam satu daerah domisili) SISTEM KERJA Dilakukan shift kerja dan rolling tugas agar lebih terkendali dan terkontrol PROSEDUR PENANGANAN PELANGGAN TAHAP I Penerimaan Pelanggan Dilakukan oleh bagian penerimaan pelanggan merangkap administrasi / kasir . penerima pelanggan kemudian membuatkan nota pembayaran.6.4. Bagian setrika merangkap bagian pengemasan . . Jika terdapat layanan pemilihan pewangi pakaian.2. apakah ada yang mudah luntur warnanya. Cucian kotor diterima oleh bagian penerima pelanggan. . serta keterangan lain (jika diperlukan) .4. Cucian tersebut kemudian ditimbang dan dihitung jumlah unit pakaian.3.2. Bagian penerimaan pelanggan merangkap kasir . Bagian pencucian . . berapa jumlah kilogram dan berapa jumlah unit pakaian yang akan di-laundry.3.

.7.9. . setiap pakaian diberi nomor urut. Dan nomor urut tersebut ditulis pada nota rangkap ke-2. Nota pembayaran rangkap ke-1 tersebut kemudian diberikan kepada konsumen. . maka nota tersebut dicap “LUNAS” oleh bagian penerimaan pelanggan. . Jika konsumen belum membayar.1. . TAHAP II Pencucian Dilakukan oleh bagian pencucian . Dan ditulis dalam nota pembayaran tersebut.2. maka pembayaran dapat dilakukan pada saat pengambilan cucian.3. Jika konsumen membayar lunas dimuka. . . Pengeringan cucian juga dilakukan menggunakan mesin cuci tersebut.6. TAHAP III Setrika Cucian Bersih Dilakukan oleh bagian setrika 10 / 13 . Cucian ditempatkan dalam box khusus sesuai dengan nama konsumen . Untuk memudahkan identifikasi.Gambaran Umum Usaha Laundry Kiloan Ditulis oleh Yose Rizal memilih pewangi sesuai yang diinginkan pelanggan.5. Jika proses cuci tersebut telah selesai.4. tidak menimbulkan kerusakan pada pakaian maupun warna pakaian. Cucian yang mudah luntur dicuci tersendiri.8. Proses cuci dilakukan dengan menggunakan mesin cuci yang tersedia dengan standar penggunaan bahan cuci yang tidak berbahaya. maka cucian bersih kemudian diambil dari mesin cuci dan dimasukkan kedalam box sesuai nama konsumen untuk selanjutnya disetrika.

Oleh karenanya pengetahuan tentang berbagai jenis pakaian atau kain mutlak untuk dimiliki. .2.3. .5. Jika satu kemasan tidak cukup. Kemasan tersebut diselotip supaya rapi.Gambaran Umum Usaha Laundry Kiloan Ditulis oleh Yose Rizal .1.6. Pengemasan tidak boleh dipaksakan. artinya pengemasan harus memperhatikan kerapihan pakaian yang telah disetrika. TAHAP IV Bagian setrika merangkap bagian pengemasan .2. . . cara menyetrika tidak boleh terlalu panas. Box berisi cucian bersih tersebut kemudian dimasukkan ke ruang setrika untuk disetrika. Sedang untuk pakaian berbahan jins. Penyetrika harus menyetrika satu box sampai selesai sebelum beralih kepada box lainnya untuk menghindari tertukarnya pakaian antara konsumen yang satu dengan konsumen yang lain. Cucian yang sudah disetrika kemudian dikemas dengan menggunakan plastic kemasan tersendiri. TAHAP V Serah Terima dan Pembayaran Dilakukan oleh bagian administrasi / kasir 11 / 13 .4. . misalnya untuk bahan kain yang tipis atau sutra. gunakan dua kemasan atau lebih. . Sebelum dikemas. Misalnya : baju-baju kerja dikemas tersendiri. setrika dengan panas secukupnya. bagian pengemasan harus memastikan bahwa pakaian yang dikemas telah sesuai baik dari segi nomor urut maupun jumlah pakaian. Setelah selesai.1. Tujuannya adalah agar cucian tetap rapid an wangi sampai dengan diambil oleh konsumen.3. Cara menyetrika yang baik adalah dengan memperhatikan bahan kain yang akan disetrika. cucian bersih yang telah selesai dikemas tersebut kemudian ditempatkan pada ruang penyimpanan untuk memudahkan pengambilan. . Setelah dikemas tersebut. dicocokkan dengan nota rangkap ke-2. celana jins juga dikemas tersendiri. cucian bersih kemudian dimasukkan dalam tas plastic berlogo khusus yang bagian luarnya telah ditempeli nota rangkap ke-2.

nota tersebut di cap “LUNAS” . nota rangkap ke-1 (yang telah dicap “TELAH DIAMBIL” diserahkan kepada konsumen.1. . tanpa alas an apapun dan langsung dikerjakan. harus dipastikan bahwa kehilangan tersebut akibat proses pengerjaan yang tertukar dengan konsumen lain.5. apakah telah sesuai. 3. Untuk meminimalisir komplain pakaian hilang.Gambaran Umum Usaha Laundry Kiloan Ditulis oleh Yose Rizal . Konsumen yang akan mengambil cucian. sedangkan nota rangkap ke-2 diarsipkan sebagai bukti transaksi. harus dipastikan hal tersebut akibat proses pencucian atau akibat pengerjaan. dan memungkinkan untuk diberi voucer gratis untuk pencucian slanjutnya.4. PROSEDUR KOMPLAIN PELANGGAN Komplain diterima oleh administrasi / kasir / supervisor (jika ada) Ditanggungjawabi oleh semua bagian yang terkait 1. maka petugas wajib mengingatkan konsumen untuk melakukan pembayaran. Jika telah selesai. . Komplain pakaian hilang. harus ditanggungjawabi supaya konsumen tidak kecewa disertai permintaan maaf bahwa hal tersebut bukan disengaja. . Kemudian cucian yang sudah selesai diproses tersebut kemudian diserahterimakan kepada konsumen.2.3. Jika benar.6. PROSEDUR BAHAN BAKU Penetapan & Penghitungan 12 / 13 .7. harus ditanggungjawabi supaya konsumen tidak kecewa. 2. Jika konsumen belum membayar (nota belum di cao lunas). diminta menunjukkan nota rangkap ke-1 . Komplain kurang bersih langsung direspon dan dikerjakan pada bagian yang dikomplain dengan sungguh-sungguh. Setelah pembayaran selesai. . Konsumen dipersilakan untuk mengecek pakaiannya. Jika benar. pada waktu serah terima pakaian yang telah bersih kepada konsumen. Komplain pakaian yang dicuci rusak atau luntur. bagian kasir harus meminta konsumen untuk memeriksa terlebih dahulu sebelum meninggalkan tempat. Setelah itu petugas mengambil cucian pada tempat penyimpanan sesuai dengan nota yang ditunjukkan konsumen.

Gambaran Umum Usaha Laundry Kiloan Ditulis oleh Yose Rizal 1. Pembelanjaan Bahan Baku 1. sehingga memudahkan ukuran bahan baku dalam melakukan proses pengerjaan pencucian. Bahan baku harus dihitung untuk beban per kilogram cucian agar dapat ditentuakan penggunaan bahan baku dan perkiraan biayanya. Wajib melakukan pemesanan atau pembelian bahan baku jika stok bahan baku sudah pada kondisi sisa maksimum 30%. 4. Stok bahan baku harus dicatat dalam kartu stok agar pengeluaran bahan baku terkontrol. 3. 2. 2. Harga beli bahan baku dibagi jumlah plastic takaran yang dihasilkan untuk mendapatkan biaya bahan baku per kilogram cucian. Bahan baku hilang atau berkurang tanpa sebab yang jelas menjadi tanggungan para karyawan. Ditulis oleh : Yose Rizal sumber : http://yoserizal. minimum 20%.com/panduan-praktis-memulai-usaha/business-start-up/laundry-kiloan/ 13 / 13 . Bahan baku yang dibeli harus dikemas perplastik takaran untuk per kilogram cucian.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful