P. 1
Teori Birokrasi

Teori Birokrasi

|Views: 668|Likes:
Published by Asmieza Embi

More info:

Published by: Asmieza Embi on Oct 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/08/2013

pdf

text

original

Teori Birokrasi (teori klasik organisasi 1) http://wsmulyana.wordpress.

com/2008/11/09/teori-birokrasi-teori-klasik-organisasi-1/ 23.09.10 Diterbitkan 9 November, 2008 komunikasi organisasi 1 Comment Tag:birokrasi,teori,teoriklasik Birokrasi berhubungan dengan organisasi masyarakat yang disusun secara ideal. Birokrasi dicapai melalui formalisasi aturan, struktur, dan proses di dalam organisasi. Para teoritikus klasik seperti Fayol (1949), Taylor (1911), dan Weber (1948), selama bertahun-tahun telah mendukung model birokrasi guna meningkatkan efektivitas administrasi organisasi. Max Weber adalah sosok yang dikenal sebagai bapak birokrasi. Menurut Weber (1948), organisasi birokrasi yang ideal menyertakan delapan karakteristik struktural. Pertama, aturan-aturan yang disahkan, regulasi, dan prosedur yang distandarkan dan arah tindakan anggota organisasi dalam pencapaian tugas organisasi. Weber menggambarkan pengembangan rangkaian kaidah dan panduan spesifik untuk merencanakan tugas dan aktivitas organisasi. Kedua, spesialisasi peran anggota organisasi memberikan peluang kepada divisi pekerja untuk menyederhanakan aktivitas pekerja dalam menyelesaikan tugas yang rumit. Dengan memecah tugas-tugas yang rumit ke dalam aktivitas khusus tersebut, maka produktivitas pekerja dapat ditingkatkan. Ketiga, hirarki otoritas organisasi formal dan legitimasi peran kekuasaan anggota organisasi didasarkan pada keahlian pemegang jabatan secara individu, membantu mengarahkan hubungan intra personal di antara anggota organisasi guna menyelesaikan tugas-tugas organisasi. Keempat, pekerjaan personil berkualitas didasarkan pada kemampuan tehnik yang mereka miliki dan kemampuan untuk melaksanakan tugas yang dibebankan kepada mereka. Para manajer harus mengevaluasi persyaratan pelamar kerja secara logis, dan individu yang berkualitas dapat diberikan kesempatan untuk melakukan tugasnya demi perusahaan. Kelima, mampu tukar personil dalam peran organisasi yang bertanggung jawab memungkinkan aktivitas organisasi dapat diselesaikan oleh individu yang berbeda. Mampu tukar ini menekankan pentingnya tugas organisasi yang relatif untuk dibandingkan dengan anggota organisasi tertentu yang melaksanakan tugasnya-tugasnya.

kaidah dan rutinitas yang kaku. ³birokrasi dunia seringkali dijadikan untuk mengkritik kegagalan mengalokasikan kewenangan dan tanggung jawab . tetapi juga pada halhal di mana belum berkembangnya struktur organisasi bisa menjadi bentuk menjatuhkan diri terhadap pencapaian tujuan organisasi. prosedur yang bertentangan dan arahan. ini menekankan prioritas yang tinggi dari tugas-tugas organisasi di dalam perbandingannya dengan prioritas yang rendah dari anggota organisasi individu. rasionalitas dan predictability dalam aktivitas organisasi dan pencapaian tujuan organisasi membantu meningkatkan stabilitas perusahaan.Keenam. Universitas dipandang tidak adil ketika mereka menerapkan birokrasinya sendiri. Menurut prinsipnya. dan lemahnya kepekaan. uraian tugas yang terperinci harus diberikan kepada semua anggota organisasi sebagai garis besar tugas formal dan tanggung jawab kerjanya. seringkali menjadi sinonim dengan ketidakefisienan organisasi. kinerja yang lamban. sejumlah perguruan tinggi ternama telah memperlihatkan kritikannya terhadap masalah birokrasi. formalitas. Menurut prinsip dasarnya. organisasi harus dijalankan dengan kaidah dan panduan pemangkasan yang logis dan bisa diprediksikan. Model birokrasi telah menerima image publik yang buruk dalam beberapa tahun belakangan ini karena formalitas yang ekstrim dan kakunya organisasi birokrasi tersebut. dan inertia´ (Hick dan Gullett. atau pengguna perpustakaan yang menerima denda karena keterlambatan mereka mengembalikan buku yang dipinjamnya ke perpustakaan. membangun kerajaan. . Akan tetapi. Cerita tentang sejumlah mahasiswa yang dikeluarkan dari perguruan tinggi karena melakukan kesalahan dalam nilai mereka. dalam penerapannya di jaman modern seperti sekarang ini. Bradley dan Baird (1980) menyatakan bahwa ³keluhan terhadap birokrasi begitu banyak: ia telah disalahgunakan karena kreativitas individu yang bersemangat. duplikasi usaha. terlalu banyak kekuasaan yang pegang oleh orang yang salah. buck-passing. Cerita-cerita seperti itu muncul tidak saja dalam birokrasi dan tidak pekanya birokrasi. pendaftar baru yang harus menunggu lama dalam baris antrian hanya untuk bisa mendengarkan pernyataan bahwa mereka tidak diterima meskipun telah mendaftarkan diri. Pekerja harus mempunyai pemahaman yang jelas tentang keinginan perusahaan dari kinerja yang mereka lakukan. impersonality dan profesionalisme dalam hubungan intra personil di antara anggota organisasi mengarahkan individu ke dalam kinerja tugas organisasi. Ketujuh. Birokrasi dunia. anggota organisasi harus berkonsentrasi pada tujuan organisasi dan mengutamakan tujuan dan kebutuhan sendiri.10). Kedelapan. 1975:128). kesalahan resmi. mendukung kesesuaian dan modifikasi kepribadian (hal. pemborosan sumber daya. Sekali lagi. Jelasnya.

ketelitian. Teori administrasi menterjemahkan banyak prinsip dasar model birokrasi secara deskriptif ke dalam prinsip praktek manajerial preskriptif. teori administrasi merumuskan strategi spesifik untuk menerapkan struktur birokrasi. Blatt. Teoritikus administrasi pertama dan paling berpengaruh adalah industrialis berkebangsaan Perancis yaitu Henry Fayol. birokrasi menawarkan banyak keuntungan yang besar terhadap organisasiorganisasi yang rumit seperti universitas. selain ia juga bisa membatasi anggota organisasi dan individu yang bekerja di dalamnya.komentar Tag:administrasi. Fayol mengidentifikasi beberapa prinsip manajemen. Singkatnya. kejelasan. panduan dan prosedur spesifik dalam rangka menyelesaikan tugas. menunjukkan bahwa model birokrasi dianggap tidak pas untuk menangani masalah organisasi yang rumit.teoriklasik Teori administrasi adalah bagian kedua dari tiga dasar teori klasik organisasi (Hick dan Gullett. teori administrasi memiliki gelar populer sebagai ³prinsip manajemen´ (Hick dan Gullett. dan bawahan langsung dinyatakan sebagai keuntungan dari struktur organisasi (Tortoriello. 2008 komunikasi organisasi 3 Komentar . Dalam tonggak sejarahnya buku berjudul Manajemen Umum dan Industri (yang diterjemahkan kembali ke dalam bahasa Inggris di tahun 1949) itu telah menjadi titik tolak dari teori administrasi. Mengingat teori birokrasi memberikan penjelasan organisasi yang dibangun secara ³ideal´.Akan tetapi. birokrasi menawarkan banyak kelebihan yang kuat dalam menerapkan standar praktek organisasi. meskipun ada banyak situasi di mana anggota organisasi harus bereaksi secara aktif terhadap masalah yang rumit dan sulit diprediksikan. 1975). Teori Administrasi (teori klasik organisasi 2) Diterbitkan 9 November. Buktinya.teori. kesatuan. 1978). Di sini terdapat perbedaan yang dibiaskan pada praktek manajerial dalam teori administrasi. 1975). yang menunjukkan bahwa birokrasi adalah sesuatu yang berguna bagi rutinitas penanganan tugastugas organisasi yang bisa diprediksikan. Struktur birokrasi mengikutsertakan kemampuan memprediksi perilaku organisasi melalui penjabaran kaidah. kecepatan. Birokrasi tidak melahirkan kreativitas dan fleksibilitas. Sebelumnya kaidah tidak berguna untuk merespon input dengan tingkat kesulitan tinggi. kontinuitas. kaidah-kaidah tersebut membantu organisasi untuk mengatasi input kesulitan tingkat rendah. Pada tahun 1916. dan DeWine. Seperti yang akan kita bahas dalam Bab 6. Presisi. Prinsip-prinsip tersebut telah diterapkan secara luas pada desain dan praktek organisasi dan memberikan pengaruh kuat pada desain dan administrasi organisasi .

tetapi itu merupakan refleksi dari aplikasi dan penggunaannya yang luas. lihat Tabel 3.1). (Untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan ³spesialisasi peran anggota organisasi³ Weber. Perintah menuntut para manajer untuk mengarahkan aktivitas anggota kelompok anggota organisasi yang berbeda untuk menyelesaikan tujuan organisasi. lihat Tabel 3. lihat Tabel 3. Otoritas memberdayakan para manajer untuk menggunakan kekuasaan dan kontrol terhadap bawahan guna mengarahkan aktivitas mereka terhadap produk organisasi.1 halaman 78). lihat tabel 3.industri modern. (Untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan prinsip birokrasi ³hirarki³ Weber. (Untuk mengetahui seberapa jauh prinsip dasar ini memiliki kesamaan dengan ³kaidah. Disiplin mengarahkan semua anggota organisasi untuk menyampaikan kaidah dan panduan organisasi dan hukuman khusus bagi anggota organisasi yang gagal dalam melaksanakan tugas sesuai aturan perusahaan. peralatan dan sumber yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tujuan organisasi yang diidentifikasi dalam perencanaan. Organisasi mengarahkan para manajer untuk mengalokasikan personil. aturan dan prosedur yang diformalisasikan´ oleh prinsip birokrasi Weber.1). lihat Tabel 3. (Untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan prinsip birokrasi ³profesionalisme³ Weber. Kontrol mengharuskan para manajer menggunakan kewenangan mereka untuk memastikan bahwa tindakan pekerja sesuai dengan tujuan dan aturan organisasi (untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan prinsip birokrasi ³hirarki´ Weber. Kesatuan perintah menyatakan bahwa setiap anggota organisasi harus menerima arahan dari satu atasan saja dan bertanggung jawab kepada orang tersebut. Bidang pekerjaan mengarahkan pengembangan kemampuan kerja khusus dari anggota organisasi sehingga mereka dapat berkonsentrasi pada tugas-tugas tertentu sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Perencanaan mengarahkan para manajer untuk menganalisa tugas dan tujuan organisasi dan untuk merancang strategi spesifik maupun mengidentifikasi bahan baku dan personil yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tujuan organisasi. Beberapa prinsip dasar manajemen yang telah diperkenalkan oleh Fayol kemudian menjadi sesuatu yang biasa kita temukan sekarang ini.1). Fayol (1949) mendefinisikan 20 prinsip dasar manajemen. Prinsip ini .1). Banyak prinsip dasar yang serupa dengan model birokrasi yang didefinisikan oleh Weber. Bawahan dituntut menghasilkan sesuai kewenangan atasan yang ada dalam organisasi.

Untuk mengatasi masalah ini. misalnya).´ tetapi ia kemudian lebih dikenal dengan ³jembatan Fayol´ (Gambar 3. Sentralisasi kekuasaan menyatakan bahwa kinerja organisasi bisa sukses ketika adanya kontrol ketat terhadap aktivitas anggota organisasi dari administrasi pusat dan desentralisasi proses organisasi tidak bisa berkembang pada suatu titik di mana proses itu tidak berada dalam .1:78). (Untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan prinsip birokrasi ³profesionalisme³ Weber. lihat Tabel 3. Penghitungan ulang menyatakan bahwa anggota organisasi harus mendapatkan penghargaan atas pekerjaan mereka dengan gaji dan tunjangan materi lain (bonus. atau lintas rantai komando secara paralel dengan rekan sekerja untuk mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas organisasi. sebagai ³jembatan. ia mengidentifikasi rute utama susunan untuk kaidah dan pengarahan yang diikuti dengan jalur komunikasi dan mampu menciptakan interaksi sulit di antara anggota organisasi yang berada dalam posisi rantai komando paralel di dalam organisasi. bagi laba.1). Prinsip dasar ini mengatasi masalah komunikasi horisontal terbatas di antara anggota organisasi dengan tingkat hirarki yang sama dalam organisasi.2) Kesatuan arah menyatakan bahwa anggota organisasi harus satu pikiran. Prinsip ini didasarkan pada pernyataan bahwa anggota organisasi bisa dipicu secara meterial sehinga kinerja mereka bergantung kepada jumlah penghitungan uang yang mereka terima dari perusahaan. Fayol menyatakan bahwa dalam lingkungan tertentu (keadaan darurat. Fayol menyebut saluran horisontal.1). Rantai scalar menyatakan bahwa anggota organisasi harus menjawab langsung kepada atasan mereka dan mengawasi langsung bawahan mereka. bekerja sama untuk menyelesaikan tujuan organisasi. lihat Tabel 3. Rantai scalar membentuk jalur interaksi vertikal di antara atasan dan bawahan sepanjang rantai komando hirarki organisasi (Gambar 3.berfungsi untuk meningkatkan kejelasan peran kerja dengan cara mengenali siapa yang bertanggung jawab terhadap apa dan siapa yang berwenang terhadap siapa dalam aktivitas organisasi. yang dalam efeknya memecah rantai scalar. anggota organisasi dapat berkomunikasi secara horisontal. Bawahan individu bagi kelompok yang lebih besar mengarahkan anggota organisasi secara individu untuk bertindak sesuai kepentingan organisasi. Prinsip dasar ini menggambarkan sebuah penekanan terhadap produk organisasi terhadap produk anggota organisasi individual. pembagian saham) yang sesuai dengan produktivitas pekerjaan mereka. (Untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan prinsip birokrasi ³profesionalisme³ yang menekankan pentingnya organisasi untuk berhadapan dengan anggota organisasi individu.

(Untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan prinsip birokrasi ³hirarki³ Weber. Perintah mengarahkan organisasi. Inisiatif menyatakan bahwa anggota organisasi harus mampu bekerja dengan perhatian yang terbaik bagi organisasinya.1). Stabilitas kedudukan menyatakan bahwa anggota organisasi membutuhkan waktu khusus untuk belajar menyelesaikan tugas yang dibebankan kepada mereka.pengawasan hirarki langsung. Prinsip ini menekankan bahwa tidak ada yang boleh disisakan dalam perubahan organisasi. Semangat kesatuan menyatakan bahwa tujuan organisasi bisa dicapai dengan sukses ketika anggota merasa bangga terhadap organisasinya. Teori administrasi dikembangkan sebagai panduan preskriptif bagi manajemen organisasi industri sesuai penggunaan kaidah dan otoritas secara langsung. aturan dan prosedur yang diformalisasikan³ Weber.1). Di sini diperlihatkan kekuatan dan kelemahan dari teori administrasi. lihat Tabel 3. lihat Tabel 3. lihat Tabel 3. Fayol menekankan pentingnya loyalitas dan komitmen emosional anggota organisasi terhadap organisasi mereka. perencanaan. personil dan masalah lain membantu manajer lini untuk bebas dari detail administrasi sehingga dengan demikian mereka dapat memfokuskan perhatianya dalam mengarahkan pencapaian tujuan organisasi . perintah dan struktur dalam organisasi. keduanya berusaha meningkatkan logika. Kaidah dan panduan yang ditetapkan secara obyektif harus bisa digunakan untuk mengatur personil organisasi. administrasi. Semua aktivitas organisasi beserta prosesnya harus dirancang dengan jelas dan dipadukan ke dalam tujuan formal organisasi.1). (Untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan prinsip birokrasi ³kaidah. Anggota staf yang menangani masalah tehnik. maka pekerjaan dan posisi mereka akan tetap aman dalam organisasi. dan selama mereka mampu melakukannya dengan baik. dan klasifikasi aktivitas dengan jelas. Ekuitas menyatakan bahwa semua anggota organisasi harus diperlakukan secara adil. Lini dan fungsi staf mengidentifikasi kebutuhan personil dengan dukungan khusus (staf) untuk membantu manajer yang memiliki tanggung jawab utama dalam membuat keputusan dan mengarahkan aktivitas untuk mencapai tujuan organisasi (lini). Prinsip dasar preskriptif dari teori administrasi membuat teori tersebut sangat pragmatis dan .1). (Untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan prinsip birokrasi ³kaidah. aturan dan prosedur yang diformalisasikan³ Weber. Adalah suatu hal yang mudah untuk melihat banyak kesamaan yang terdapat di antara teori birokrasi Weber dan teori administrasi Fayol (Tabel 3. Para manajer harus mengetahui tugas yang akan diselesaikan dan mengarahkan aktivitas ³bawahan´ untuk memenuhi tugas-tugas tersebut.

Pada sudut makro. pembangunan sistem pendidikan telah berlaku dengan baik dan pada kadar yang menjurus kepada sasaran yang dirangkakan oleh Rancangan Malaysia Pertama hinggalah Ketujuh. Di samping itu. konsep ini telah digunakan dengan pesat pada tahun 1960-an dan 1970-an.com/2008/11/09/teori-administrasi-teori-klasik-organisasi-2/ 23. struktur pendidikan. dan hubungan komuniti. karena tidak ada prinsip manajemen universal yang dapat diaplikasikan secara merata pada semua situasi organisasi. bertentangan dan tidak sesuai dalam penggunaannya ketika berhubungan dengan masalah-masalah organisasi yang berbeda. Inovasi pengurusan bagi pembangunan organisasi sekolah masih perlu dilaksanakan oleh semua sekolah kerana keadaan . prinsip teori administrasi. iaitu peringkat dalaman sekolah. dan kurikulum sejajar dengan keperluan pengisian Dasar Pendidikan Kebangsaan. Issues inPembangunan organisasi sekolah terus berlaku pada tahun 1980an dan 1990an. Konsep ini bukanlah satu perkara baru. seperti prinsip birokrasi. prinsip teori administrasi dapat disalahartikan. kokurikulum. Pada lingkungan beberapa tahun tersebut berlakunya proses pembinaan negara melalui reformasi sistem pendidikan.dapat diaplikasikan pada organisasi bisnis. Sebelumnya. banyak program pembangunan boleh dilaksanakan bagi mempertingkatkan kualiti organisasi sekolah. kurikulum. tetapi penekanan diberi kepada inovasi kurikulum dan petluasan penggunaan komputer dan teknologi maklumat dalam proses pendidikan. Namun pada sudut mikro. seperti yang akan kita bahas secara mendalam pada bagian akhir bab ini.wordpress. Di Malaysia.9. http://wsmulyana. Arus pembangunan dalam sistem pendidikan dalam dua dekad tersebut menjurus kepada pengisian dasar pembangunan sumber manusia dalam konteks pelaksanaan pelbagai dasar yang dianjurkan oleh Laporan Kabinet (1979) dan Dasar Perindustrian Negara. sering dihubungkan sebagai bentuk yang kaku dan tidak peka terhadap kebutuhan anggota organisasi. profesionalisme guru.10 PENGENALAN Pembangunan organisasi adalah satukonsep pengurusan pendidikan yang bertujuan memperbaiki keadaan organisasi sekolah secara komprehensif. Pembangunan ini meliputi dimensi pengurusan.

pengurusan berasaskan organisasi setempat. tetapi apa yang menjadi kemusykilan kebanyakan orang ialah semakin saiz dan kompleksiti birokrasi bertambah. Model tersebut ialah model dasar strategik untuk peringkat organisasi atau mikro. Kekurangan usaha inovasi bagi pembangunan organisasi sekolahmungkin bersangkut-paut dengan fenomena pemusatan yang sentiasa menampilkan kekuasaan birokrasi dari atas ke bawah. dan juga pembahagian kerja mengikut tatatingkat dan tarafkedudukan jawatan dan kuasa. dan beberapa konsep baru dianjurkan oleh para pentadbir yang kreatif untuk mengurangkan kecerewetan birokrasi. Dalam konteks sistem atau organisasi yang pelbagai. Hanya pihak sekolah sendiri yang berkuasa menangani isu yang sedemikian. maka sernakin lambatlah pemprosesan berbagai-bagai perkara. Model ini sesuai untuk menangani sesuatu isu dasar pendidikan seperti integrasi kaum. Birokrasi juga ditandai oleh aliran arahan dan maklumat daripada peringkat atas ke peringkat bawah dalam struktur pentadbiran. Model ini mendorong kepada pembangunan organisasi secara penyertaan demokratik dan penggubalan strategi yang sistematik. dasar bermakna keputusan . Sungguhpun birokrasi adalah baik sebagai satu sistem pentadbiran yang sistematik dan koheren. Saiz serta kompleksiti birokrasi bertambah besar mengikut peredaran masa. Namun itu hanyalah sebahagian daripada pelbagai faktor yang mengekang pembangunan sistem pendidikan di negara ini. dan perkasaan. vandalisme di sekolah. Birokrasi ialah satu konsep pentadbiran yang menegaskan pembahagian kerja mengikut bidang. lnilah kelemahan utama birokrasi. pe1bagai konsep baru ini lenyap perlahan-lahan ditelan oleh gergasi birokrasi yang tidak mahu menerima perubahan dan inovasi. Birokrasi dan arahan dati pihak atasan tidak dapat menyelesaikan isu dasar ini. Masalah Pendidikan. dari hal pesanan barangan sehinggalah kepadahal kenaikan gaji dan pangkat. Artikel ini mencadangkan satu lagi inovasi baru. Antara konsep baru ialah uraipemusatan. iaitu satu model yang menggabungkan dan memperkukuhkan usaha pembangunan organisasi sekolah. kebanyakan orang mempunyai persepsi negatif terhadap birokrasi.organisasi sekolah di Malaysia masih belum setaraf dengan beberapa sekolah di negara maju. Namun. dan kelemahan murid dalam bahasa Inggeris. Dengan kelemahan itu.

dasar pengajaran berpasukan. Walau bagaimanapun. pentadbir. dan bulan sabit. murid. dan cemerlang. Contohnya ialah dasar kerjasama polis dengan sekolah. iaitu bersama guru. dan budaya Issues in Education.yang dibuat oleh pihak pengurusan organisasi dengan beberapa tujuan strategik. Dalam konteks tujuan etika dan tatasusila organisasi pula. Dasar tersebut perlu berbentuk inovasi baru demi membina sckolah yang berdaya maju. pelbagai dasar strategik boleh digubal oleh pihak sekolah. dan dasar penyertaan pelbagai pasukan kadet seperti kadet polis. Contoh dasar pembangunan ialah dasar literasi komputer. Tujuan yang kerap menjadi sasaran dasar strategik di sekolah ialah mengenai penyelesaian beberapa masalah tertentu. dan ibu bapa untuk mencapai mana-mana empat tujuan yang dinyatakan pada perenggan kedua sebelum ini. dasar pembelajaran ala kuliah untuk menengah atas. progresif. Pelbagai dasar strategik dalam pengurusan berasaskan sekolah adalah beberapa dasar yang digubal oleh pihak sekolah secara kolektif.2001 18 masyarakat. Namun demikian. dan dasar pembelajaran pemikiran logik dan kritikal untuk mencngah atas. masalah pengangkutan murid. pelbagai dasar strategik berfokus kepada usaha membina warga sekolah yang berhemah mulia perlu digubal. Volume 24. Dalam rnasyarakat demokrasi di Malaysia. semua dasar mikro yang dilaksanakan pada peringkat sekolah sewajamya sejajar dengan pelbagai dasar makro pada peringkat kebangsaan. sama ada dalam sektor awam ataupun swasta. bomba. masalah prestasi sains dan matematik yang rendah. dalam konteks tujuan pembangunan sekolah. b) Memantapkan kedudukan organisasi dalam arus perubahan. dasar pusat sumber sains dan matematik sekolah. dasar pembelajaran secara penyelidikan untuk sekolah mcnengah. dan masalah kelemahan penguasaan bahasa Inggeris. c) Menyelesaikan masalah-masalah tertentu. iaitu boleh diubahsuai dan anjal mengikut konteks tempat. iaitu: a) Memberi panduan ke arah sesuatu wawasan pembangunan. seperti masalah pinjaman buku teks. Dalam sistem pendidikan pula. masa. Hal ini adalah kerana beberapa dasar pendidikan bersifat dinamik dan anjal. sesebuah sekolah awam sendiri boleh menggubal dan melaksanakan pe1bagai dasar mikro mereka sendiri. Matlamat . pelbagai dasar boleh digubal oleh organisasi pada beberapa peringkat sistem pentadbiran. d) Mendisiplinkan manusia tentang erika dan tatasusila organisasi. tentera.

d) Perbincangan dan pen~tapan nilai utama dalam isu dasar.Jilid24 . . 2001 19 Dalam konteks tujuan penyesuaian organisasi dalam arus perubahan pula. dan tindakan untuk memperoleh hasil yang tertentu. Di sinilah letaknya konsep teras dasar. sumber.dasar seperti ini ialah untuk meningkatkan disiplin murid dan guru secara terus. e) Mengenalpasti jenis dan sifat masalah di sebalik isu dasar. Contohnya. iaitu sesuatu dasar yang dilaksanakan oleh pihak pelaksana mesti mengenai kumpulan sasaran yang sewajarnya menerima faedah. dan dasar yang tidak baik ialah dasar yang tidak mendatangkanfaedah serta menimbulkan pelbagai masalah lain. g) Menjangka aras kejayaan sesuatu strategi altematif tindakan. Masalah Pendidikan . dan seterusnya memudahkan pembinaan budaya berhemah tinggi di sekolah. proses dasar strategik ialah penggembelingan perkara. Oleh itu. f) Merangka beberapa strategi alternatif tindakan untuk sesuatu masalah. bukannya oleh beberapa orang guru dan pengawas sekolah. c) Perbincangan mengenai isu dasar berdasarkan pelbagai fakta. Pembuatan dasar yang baik mesti memenuhi kriteria yang berikut: a) Penyertaan wakil-wakil yang pe1bagai. b) Pembentukan beberapa jawatankuasa. dasar strategik berfokus kepada menyerlahkan peranan dan organisasi dalam menghadapi cabaran. dan dasar pendidikan pelbagai budaya (multicultural education) boleh digubal bagi mencapai matlamat tersebut PROSES PEMBUATAN DASAR STARTEGIK BERASASKAN SEKOLAH Proses bermakna penggembelingan perkara. dasar kehidupan tanpa AIDS. dasar pembe1ajaran teknologi multimedia. sumber. atau ancaman daripada persekitaran luar ataupun dalaman harus difikirkan. h) Membuat anggaran kos dan faedah. Dasar yang baik membuahkan faedah yang maksimum dalam jangka panjang kepada organisasi. dan tindakan untuk membuahkan hasil yang tertentu tertentu. Faedahnya pula ialah beban dan tanggungjawab pembinaan disiplin sekolah dipikul oleh ramai. persaingan.

mutid nakal. pemadam api. dan nilai persaingan. penyelidikan atau penyiasatan. sumbang saran dan semangat partisipatif Perbincangan isu-isu dasar. kurikulum. motif.Penyertaan wakil daripada pelbagai kumpulan manusia dalam sekolah adalah bersandarkan konsep demokrasi. Antaranya ialah pelbagai persoalan penting dalam perbincangan boleh dikemukakan seperti: Apakah isunya? Berapa ramai yang terlibat? Sudah berapa lamakah isu tersebut wujud? Apakah masalah di sebalik isu tersebut? Apakah faktor yang menyebabkan isu tersebut timbul? Sesuatu dasar yang hendak digubal mestilah mempunyai matlamatnya dan seterusnya nilai penting di sebalik matlamat berkenaan. perhubungan. kokurikulum. dan fakta yang peIbagai dalam sesi perbincangan penggubalan dasar. Pembentukan beberapa jawatankuasa teknikal bertujuan membahagikan kerja dalam komponen penggubalan dasar. atau memperbanyakkan pendekatan dan strategi pelaksanaan dasar. pelbagai kumpulan. Volume24 . kantin. Misalnya. kecermatan pemeriksaan penggunaan e1ektrik. peperiksaan. dan guru penasihat. mestilah berasaskan fakta-fakra agar julat dan darjah sesuatu isu dapat dikenalpasti setepat mungkin. 2001 20 dan juga memurnikan sesuatu ketctapan dasar. dan kepekaan terhadap aduan yag diterima. pelaksanaan dasar. Contoh nilai pula ialah nilai profesionalisme. nilai hormat. ketrampilan diri. bahan makanan. dan Persatuan Ibu Bapa Guru (PIBG) perlu dilakukan. dan penilaian dasar perlu dilakukan. kctua panitia. Selain daripada itu. khususnya oleh pelbagai kumpulan dan jawatankuasa. Pandangan dan kritikan daripada pelbagai kumpulan boleh menimbulkan berbagai idea Issues in Education. matlamat membina sekolah yang selamat berkait dengan nilai seperti kebersihan. khususnya yang terdiri daripada kumpulan sasaran akan membawa nilai. Matlamat meningkatkan kefasihan bahasa Inggeris pula berkait dengan nilai komersial. disiplin. Penyertaan beberapa jawatankuasa tersebut boleh juga membina pemerkasaan. Nilai yang dikenal pasti menjadi panduan keutamaan pada masa memilih . Hal ini boleh menolak andaian dan prejudis dan seterusnya memberikan justifikasi yang kukuh bagi pelaksanaan sesuatu dasar. Contoh kumpulan sasaran ialah guru baru. dan globalisasi. Sebagai contoh penubuhan beberapa jawatankuasa penting seperti jawatankuasa kewangan.

Selain daripada itu. Halangan utama ialah ketiadaan komitmen para guru dan murid untuk me1aksanakan sesuatu dasar. strategi pelaksanaan juga memerlukan ketelitian agar prosedur kerja boleh dibuat secara berperingkat-peringkat dan sistematik. guru. Volume24 . penggunaan elemen paksaan boleh menimbulkan tentangan di kalangan guru. iaitu peringkat penggubalan dasar. dan peringkat ini meliputi aspek perbincangan isu dasar hinggalah kepada penaksiran kejayaan pelaksanaan dasar. Aspek pemantauan wajar sekali diberi perhatian agar pelbagai halangan dapat dikenal pasti dan diatasi oleh pelaksana dan tiada berlaku pembaziran kewangan. 2001 26 Peringkat penilaian dasar strategik pula memberi perhatian terhadap penilaian faedah kepada kumpulan sasaran. dan strategi jangka panjang ialah jenis tindakan untuk tempoh antara riga hingga lima tahun. Peringkat pelaksanaan dasar pula terdiri daripada menggerakkan pelbagai pihak yang terlibat seperti PIBG. Penilaian wajar . serta analisis terhadap kos-faedah.Masalah Pendidikan. strategi jangka pendek ialah jenis tindakan untuk tempoh antara satu bulan hingga dua tahun. 2001 25 Rajah 1 di atas menunjukkan model kitaran dasar strategik. Penyelesaian secara kolaboratif boleh dilakukan dengan membina kumpulan aliran teras yang sentiasa menyakang tindakan inovatif pengetua. Issues in Education. Pelaksanaan dasar juga melibatkan penggunaan wang. dan peringkat penilaian dasar. Strategi diperolehi melalui analisis SWOT (Strength. Hal ini kerana andaian penggunaan kuasa baleh menyelesaikan semua masalah sekolah ialah satu andaian yang salah. Opportunities. peringkat pelaksanaan dasar. Namun demikian. Weakness. oleh itu pentadbir sekolah wajar sekali mendapatkan bantuan dengan berbagai cara untuk menaja pelaksanaan dasar. Bagi mengatasi masalah ini kadangkala memerlukan pengetua sekolah bertindak secara paksaan atau kolaboratif. dan murid. ketua panitia. Jilid24 . Threats) untuk sesetengah organisasi pendidikan. Aspek mengenal pasti masalah dan pelbagai faktor berkaitan memerlukan ketelitian agar pelaksanaan dasar mengenai sasarannya. penilaian terhadap keberkesanan jentera pelaksanaan menjalankan kerja. yang mempunyai tiga peringkat asas. Bagi organisasi sekolah contohnya. Hal ini bergantung kepada tahap keseriusan komitmen itu. Petingkat penggubalan ialah petingkat yang paling besar dan rumit.

untuk sesetengah organisasi pendidikan. dan kesesakan bilik darjah di sekolah ban dar. Antara kelemahan utama sekolah sekarang ini ialah keadaan fizikal. Nilai nisbah kos-faedah dan kos-keberkesanan yang tinggi menunjukkan pelaksanaan dasar yang mencapai tahap tinggi dan dasar tersebut telah berjaya. Sebagai contoh. prasarana. Keadaan masyarakat global. Berdiam diri bererti membiarkan masalah dan menunjukkan kelemahan pengurusan sekolah. dan perubahan sikap mood adalah beberapa faedah tersirat yang sukar diukur oleh sesiapa pun. perubahan keceriaan. tetapi perubahan ini adalah perubahan yang positif dan baik. perubahan komitmen guru. serta pusat sumber yang daif. Perubahan begini hanya boleh dianggarkan sahaja nilai wangnya dalarn menaksir koskeberkesanan sesuatu dasar. 2001 27 pembangunan sekolah dan pembangunan sumber manusia dalam proses pembinaan negara yang maju. dan jenayah di sekolah. khususnya dalam bidang ekonomi. PENUTUP Kemajuan dan pembangunan organisasi sekolah boleh berlaku dengan cara melancarkan beberapa dasar strategik. Walau bagaimanapun. strategi jangka pendek ialah jenis tindakan untuk tempoh antara satu bulan . taraf pencapaian matematik dan sains yang rendah. bahasa. Ancaman terhadap sekolah pula ialah seperti golongan perosak harta benda sekolah. Pihak sekolah tidak wajar berdiam diri terhadap ke1emahan dan ancaman berkenaan kerana hal tersebut boleh merosakkan usaha Masalah Pendidikan. Hal ini akan menjadi ancaman yang menjerut warga sekolah dari semasa ke semasa. Faedah tersirat biasanya sukar diukur tetapi dapat dilihat atau dikesan perubahannya di kalangan warga sekolah. dasar strategik juga boleh berfokus kepada usaha-usaha mengatasi kelemahan dan ancaman terhadap sesebuah sekolah. taraf penguasaan bahasa Inggeris yang rendah. dan tempatan kerap berubah-ubah. iaitu dasar yang mengambil kira perkembangan dan pelbagai isu luar dan dalam persekitaran sekolah. dan budaya. Jilid24 . Bagi organisasi sekolah contohnya. akhbar yang memburukkan guru sekolah. sentiasa memaksa sekolah melakukan inovasi agar proses pendidikan dan pengurusan sentiasa relevan dengan kehendak semasa. negara.mengambil kira faedah nyata dan tersirat dari segi jangka pendek dan jangka panjang.

Pelaksanaan dasar juga melibatkan penggunaan wang. Issues in Education. Faedah tersirat biasanya sukar diukur tetapi dapat dilihat atau dikesan perubahannya di kalangan warga sekolah. perubahan keceriaan. ketua panitia. Perubahan begini hanya boleh dianggarkan sahaja nilai wangnya dalarn menaksir koskeberkesanan sesuatu dasar. Aspek pemantauan wajar sekali diberi perhatian agar pelbagai halangan dapat dikenal pasti dan diatasi oleh pelaksana dan tiada berlaku pembaziran kewangan. PENUTUP . dan strategi jangka panjang ialah jenis tindakan untuk tempoh antara riga hingga lima tahun. tetapi perubahan ini adalah perubahan yang positif dan baik. Hal ini bergantung kepada tahap keseriusan komitmen itu. 2001 26 Peringkat penilaian dasar strategik pula memberi perhatian terhadap penilaian faedah kepada kumpulan sasaran. Volume24 . dan murid. Peringkat pelaksanaan dasar pula terdiri daripada menggerakkan pelbagai pihak yang terlibat seperti PIBG. Hal ini kerana andaian penggunaan kuasa baleh menyelesaikan semua masalah sekolah ialah satu andaian yang salah. Penilaian wajar mengambil kira faedah nyata dan tersirat dari segi jangka pendek dan jangka panjang. guru. Bagi mengatasi masalah ini kadangkala memerlukan pengetua sekolah bertindak secara paksaan atau kolaboratif. serta analisis terhadap kos-faedah. dan perubahan sikap mood adalah beberapa faedah tersirat yang sukar diukur oleh sesiapa pun. Namun demikian. oleh itu pentadbir sekolah wajar sekali mendapatkan bantuan dengan berbagai cara untuk menaja pelaksanaan dasar. penggunaan elemen paksaan boleh menimbulkan tentangan di kalangan guru. Sebagai contoh. Nilai nisbah kos-faedah dan kos-keberkesanan yang tinggi menunjukkan pelaksanaan dasar yang mencapai tahap tinggi dan dasar tersebut telah berjaya. penilaian terhadap keberkesanan jentera pelaksanaan menjalankan kerja.hingga dua tahun. Halangan utama ialah ketiadaan komitmen para guru dan murid untuk me1aksanakan sesuatu dasar. Penyelesaian secara kolaboratif boleh dilakukan dengan membina kumpulan aliran teras yang sentiasa menyakang tindakan inovatif pengetua. perubahan komitmen guru.

Walau bagaimanapun. taraf pencapaian matematik dan sains yang rendah. Hal ini akan menjadi ancaman yang menjerut warga sekolah dari semasa ke semasa. iaitu sekolah sebagai institusi sosial yang sentiasa belajar memperbaiki keadaan diri dengan cara mengatur sttategi untuk terus membina imej dan prestij yang cemerlang. dan jenayah di sekolah. Volume2 4. Pihak sekolah tidak wajar berdiam diri terhadap ke1emahan dan ancaman berkenaan kerana hal tersebut boleh merosakkan usaha Masalah Pendidikan. serta pusat sumber yang daif. dan hubungan tidak peribadi. Ancaman terhadap sekolah pula ialah seperti golongan perosak harta benda sekolah. taraf penguasaan bahasa Inggeris yang rendah. pembahagian tanggungjawab yang formal. sentiasa memaksa sekolah melakukan inovasi agar proses pendidikan dan pengurusan sentiasa relevan dengan kehendak semasa. 2001 27 pembangunan sekolah dan pembangunan sumber manusia dalam proses pembinaan negara yang maju.Kemajuan dan pembangunan organisasi sekolah boleh berlaku dengan cara melancarkan beberapa dasar strategik. Hal ini kerana kemajuan dan pembangunan ialah sifat penting tamadun manusia. dan budaya. prasarana. Pengurusan ini disifatkan dengan tatacara piawai. Jilid24 . Antara kelemahan utama sekolah sekarang ini ialah keadaan fizikal. negara. hierarki. . bahasa. 2001 Birokrasi ialah sebuah konsepsosi ol ogi dan sains politik yang merujuk kepada cara bagaimanapun pentadbiran melaksanakan dan menguatkuasakan peraturan-peraturan yang sah secara sosial. dan tempatan kerap berubah-ubah. Keadaan masyarakat global. Berdiam diri bererti membiarkan masalah dan menunjukkan kelemahan pengurusan sekolah. dan kesesakan bilik darjah di sekolah ban dar. khususnya dalam bidang ekonomi. dasar strategik juga boleh berfokus kepada usaha-usaha mengatasi kelemahan dan ancaman terhadap sesebuah sekolah. iaitu dasar yang mengambil kira perkembangan dan pelbagai isu luar dan dalam persekitaran sekolah. akhbar yang memburukkan guru sekolah. Sekolah wajar memakai metafora "organisasi sebagai organisme hidup". Essuess Education.

Tujuan atau rencana organisasi terbagi ke dalam tugas-tugas. yang kalau tidak diubati segera. Jika ada . Prosedur bersifat formal dan impersonal. yaitu: 1. 3. Perlu adanya catatan tertulis demi kontinuitas. 10.scribd. Namun demikian. 5. 2006 MENANGANI MASALAH BIROKRASI Oleh: Kassim Ahmad Kasmad172@yahoo. Kewenangan: melaksanakan kewajiban diberikan kepada jabatan (saat resmi menduduki sebuahjabatan). Garis kewenangan dan jabatan diatur menurut suatu tatanan hierarkhis. 8. http://www. Blok-blok bangunan dasar dari organisasi formal adalah jabatan-jabatan. dan untuk maksud-maksud transaksi.Weber mengemukakan sepuluh (10) ciri organisasi1. Anggota organisasi harus memisahkan kehidupan pribadi dan kehidupan organisasi. 4. baik Kerajaan.9.my 19 April. Suatu organisasi terdiri dari hubungan-hubungan yang ditetapkan antara jabatan-jabatan. ia bukan saja satu masalah. 7. 2006 Birokrasi tidak dapat dielak dalam mana-mana organisasi. mahupun swasta. pada prinsipnya. April 19. 6.com. tidak termasuk ke dalam pimpinannya. ia sudah menjadi suatu penyakit kronik. 9.10 Wednesday. dalam Kerajaan kita hari ini. Sistem aturan dan regulasi yang umum tetapi tegas yang ditetapkan secara formal. keseragaman (uniformitas). Birokrasi ini terdiri dari rakyat yang telah dididik dalam sistem pendidikan kita. mengatur tindakan-tindakan dan fungsi-fungsi jabatan dalam organisasi. Mereka merupakan kakitangan bergaji organisasi itu dan. Adanya prosedur untuk menjalankan disiplin anggota. Kenaikan jabatan berdasarkan senioritas dan prestasi kerja. Pegawai yang dipilih utk bekerja berdasarkan kualifikasi teknis. 2. dari mereka yang berkelayakan akademik paling tinggi hingga yang kurang berkelayakan akademik. boleh menggagalkan cita-cita dan dasar negara.com/doc/27803897/teori-birokrasi 23. tugas-tugas tersebut disalurkan dantara berbagai jabatan sebagai kewajiban resmi (job description).

Semestinya mesti diwujudkan suatu kaedah yang membolehkan beberapa pegawai lain mengambil-alih tugas itu sewaktu beliau bercuti. (c) gagal atau lambat menyelesaikan masalah-masalah yang dikemukan oleh orang ramai. Tiap-tiap surat dari orang ramai mesti dijawab dengan segera. kerana bercuti atau sedang bermesyuarat dan tiada pegawai lain yang boleh menangani perkara-perkara yang dibangkitakan. Masalah ini terbukti dalam kejadian-kejadian. Apakah hasil-hasilnya? Adakah kita betul-betul telah belajar dan melaksanakan sistemsistem yang baik dari luar negara ini di negara kita? Kita semua tahu sistem pengangkutan awam di sebuah negara jiran yang baik yang patut kita contohi. Demikianlah juga dengan masalah birokrasi kita. Tidak ada sebab ini tidak boleh dilakukan. supaya tidaklah berlaku kejadian apabila seorang pegawai bercuti. Kaedah ini tidak akan berkesan atau berjaya. sistem pertanian dan sistem penebatan banjir.kecacatan dalam sistem pendidikan ini. Khasnya. dasar Kerajaan disabot melalui pembaziran. Kedua. Mahathir dan khasnya setelah beliau membentangkan Rancangan Malaysia Ke-9 di Dewan Rakyat. Mengapa ia tidak dilakukan menunjukkan sistem kita sangat lemah. ketidak-cekapan bekerja. Perkara ini sangat mudah dilakukan. ketiadaan kaedah atau sistem bekerja yang betul. Tugas menyembuh penyakit kronik birokrasi kita ialah tugas Kerajaan. Ketiga dan akhir sekali. (b) tidak atau lambat menjawab telefon dari orang ramai. rasuah dan penyelewengan. Kita mesti ada suatu sistem yang baik dan berkesan untuk memilih dan mendidik birokrasi ini. beliau menumpukan perhatian dan mengkritik birokrasi kita supaya ia menjadi lebih baik. Tidaklah pantas dan tidak boleh dipraktikkan jika beban in ditanggung oleh Perdana Menteri seorang saja. ia tugas kepimpinan negara. katalah sistem pengangkutan awam. Masalah ini terbutki dalam kes apabila pegawaipegawai yang dihubungi oleh orang ramai tiada dalam pejabat. kerana kita mempunyai banyak kakitangan dan teknologi komunikasi kita sudah . tidak ada pegawai lain yang boleh menangani masalah itu. Sejak beliau mengambil-alih jawatan Perdana Menteri daripada Tun Dr. seperti (a) tidak mengakui terima surat-surat yang diterima daripada orang ramai. ia akan zahir dalam birokrasi ini. Apakah masalah-masalah birokrasi kita sekarang? Pertama. dan dalam kes keputusan yang telah diambil tidak atau lewat dilaksanakan. Ambil kes pegawai-pegawai yang dihantar ke luar negara untuk mengkaji sesuatu perkara. Kata pepatah. parti dan seluruh masyarakat. tiada masalah yang tidak boleh diatasi.

Kerajaan. Tiap masalah yang dikemukakan oleh orang ramai mesti diselesaikan dengan segera.meningkat jauh sejak beberapa dekad yang lalu apabila kita masih mengguna mesin taip. Tiap-tiap jabatan dan kementerian mesti ada mesyuarat mingguan atau bulanan untuk menyelesaikan masalahmasalah jabatan dan kementerian itu. apalagi menjadikan mesyuarat-mesyuarat ini untuk tujuan-tujuan lain. nampkanya. (Sistem ini tentunya sudah ada. .) Mesyuarat-mesyuarat ini. Anehnya. parti dan masyarakat kita mestilah dididik dengan falsafah humanis untuk berkhidmat kepada rakyat. yang semestinya dipengerusikan oleh ketuanya. Lebih susah untuk diatasi ialah perbuatan sabot yang didorong oleh rasuah dan fahaman pembangkang. pegawai-pegawai Kerajaan membahasakan diri mereke kepada orang ramai sebagai ³Yang berkhidmat dengan taat kepada tuan´! Setelah merdeka. Ini pun tidak susah untuk dilakukan. sesetengah birokrat kita ingin menjadi Napoleon kecil kepada orang ramai yang menggajikan mereka! Islam mengajar kita berunding dalam semua masalah. Perihal ia tidak dilakukan menunjukkan kelemahan sistem kita. sedangkan tujuan mesyuarat diabaikan. Dalam falsafah ekonomipolitik neoliberal Barat yang ikut kita anuti. dalam Kerajaan dan dalam Perhimpunan Agung parti. mestilah bertujuan untuk menyelesaikan masalah-masalah. Ketua-ketua jabatan dan ketua-ketua kementerian. Mesti dielak supaya mesyuarat-mesyuarat ini tidak menjadi ritual atau adat untuk bermesyuarat semata-mata. Inilah kaedah yang harus kita pakai untuk menyelsaikan masalah-masalah birokrasi yang telah saya sebutkan. tanpa memikirkan ganjaran. mengkaji keputusan-keputusan yang belum terlaksana untuk melaksanakannya dengan segera. tiap orang bergelut untuk dirinya sendiri dan jinjembalang membaham yang belakang sekali! Kita mesti ubah falsafah kebinatangan ini kepada falsafah kemanusiaan. dulu dalam zaman penjajah. tetapi nyata ia tidak membuahkan hasil yang dikehendaki. Birokrasi. dan mengenal-pasti kelemahan-kelemahan yang terdapat untuk mengatasi kelemahankelemahan itu. iaitu pendidikan dan hukuman yang tegas. seperti kita orang Islam berikrar dalam tiap-tiap sembahyang kita untuk berkhidmat kepada Tuhan. Masalah ini boleh diatasi melalui dua cara. termasuklah menteri-mentarinya mestilah mengambil tanggungjawab penuh terhadap mesyuarat-mesyuarat ini serta melapor ke atas kepada Kerajaan dan kepada parti supaya Kerajaan dan parti senantiasa maklum apa yang sedang berlaku dalam Kerajaan dan boleh mengambil apa-apa tindakan yang perlu untuk membaiki dalam Parlimen.

Inilah yang harus beliau lakukan. seperti membuat dasar dan memastikan pelaksanaan dasar-dasar itu. Perdana Menteri sendiri tidak perlu melibatkan dirinya dengan menjadi pengerusi kepada begitu banyak badan.blogspot. malah semua rakyat dan sumber-sumber negara. Sebagai Perdana Menteri. Ini akan memakan masanya yang sangat berharga yang perlu digunakan untuk perkara-perkara yang lebih penting. beliau sudah ada kuasa dan tanggunjawab untuk memimpin dan mentadbir negara dengan adil dan saksama.html . Inilah misi nasional beliau. http://kassimahmad. dan dua Badan Bertindak Pelaksana Negara ± semuanya dipengerusikan oleh Perdana Menteri sendiri. Semua jentera dan sumber-sumber Kerajaan. Inilah yang dikehendaki oleh rakyat daripada beliau.com/2006/04/menangani-masalah-birokrasi-oleh. Kita harap badan-badan ini boleh memenuhi tanggungjawab yang diberikan kepada mereka. boleh beliau gembelingkan untuk tujuan ini. ialah Institut Integriti Nasional.Kerajaan kita telah mendirikan tiga buah badan untuk membaiki sistem pelaksana dan penyampian. dan memakan belanja tambahan pula! Lebih baik kita menggunakan badan-badan atau institusiinstitusi yang sedia ada (mungkin dengan sedikit ubah-suai) dan menggunakan mereka untuk tugas-tugas ini. tetapi kita ingin mengingatkan bahawa badan-badan ini merupakan pembesaran birokrasi kita. yang sudahpun besar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->