P. 1
Tugas Kelompok 1 - Stakeholder and Shareholder (1)

Tugas Kelompok 1 - Stakeholder and Shareholder (1)

3.0

|Views: 6,255|Likes:
Published by Dista Hapsari

More info:

Published by: Dista Hapsari on Oct 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/14/2013

pdf

text

original

TUGAS MANAJEMEN PROYEK ‘’Stakeholders dan Shareholders’’

Disusun oleh : KELOMPOK 1 VEBRINA S. MIFTAH FARID AHMAD DWI PRASETYA RIAN FEBIANTO SANI WAHYUDIPUTRA ANISA YULIA P. NILA SAURI P. MAYTRI ASTRA PUTRI HEDYA R. 150310060007 150310060022 150310060046 150310060054 150310060085 150310060099 150310060111 150310060117 150310060122

jjhjhjjhj

JURUSAN SOSIAL EKONOMI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN JATINANGOR 2009

Dengan demikian diperlukan penerapan manajemen proyek secara benar. . Dari segi tujuannya. Manajemen proyek kini merupakan keharusan. 2004). 1998). berarti setiap proyek selalu memiliki jadwal yang jelas kapan dimulai dan kapan diselesaikan.BAB I PENDAHULUAN Manajemen proyek sangat diperlukan bagi pelaksanaan suatu pekerjaan. (b) unik. Aktifitas operasional cenderung bersifat terus-menerus dan berulang-ulang. Menurut PMBOK Guide (2004) sebuah proyek memiliki beberapa karakteristik penting yang terkandung di dalamnya. keterampilan (skills). yaitu: (a) bersifat sementara (temporary). Ini berarti bahwa pekerjaan-pekerjaan tertentu akan lebih efisien dan efektif jika dikelola dalam kerangka proyek dan bukan diperlakukan sebagai pekerjaan biasa. Setiap proyek terdiri dari langkah-langkah yang terus berkembang dan berlanjut sampai proyek berakhir. Proyek didefinisikan sebagai sebuah rangkaian aktifitas unik yang saling terkait untuk mencapai suatu hasil tertentu dan dilakukan dalam periode waktu tertentu pula (Chase et al. Karakteristik-karakteristik tersebut yang membedakan aktifitas suatu proyek terhadap aktifitas rutin operasional.. (c) Progressive elaboration adalah karakteristik proyek yang berhubungan dengan dua konsep sebelumnya yaitu sementara dan unik. Sementara aktifitas operasional akan terus menyesuaikan tujuannya agar pekerjaan tetap berjalan. Maka memahami manajemen proyek secara benar sangatlah penting dalam rangka pelaksanannya. Setiap langkah semakin memperjelas tujuan proyek. service atau output tertentu yang berbeda-beda satu dan lainnya. artinya bahwa setiap proyek menghasilkan suatu produk solusi. Manajemen proyek adalah aplikasi pengetahuan (knowledges). sementara aktifitas proyek bersifat temporer dan unik. bukan lagi sekedar pilihan. Sebuah proyek berakhir jika tujuannya telah dicapai atau kebutuhan terhadap proyek itu tidak ada lagi sehingga proyek tersebut dihentikan. alat (tools) dan teknis (techniques) dalam aktifitas-aktifitas proyek untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan proyek (PMBOK. aktifitas proyek akan berhenti ketika tujuan telah tercapai.

planning. Dalam pelaksanaannya. Di mana keseimbangan ketiga konstrain tersebut akan menentukan kualitas suatu proyek. Perubahan salah satu atau lebih faktor tersebut akan mempengaruhi setidaknya satu faktor lainnya. Dalam setiap melakukan pekerjaan-pekerjaan. waktu dan biaya. . 2004).Manajemen proyek dilaksanakan melalui aplikasi dan integrasi tahapan proses manajemen proyek. executing. monitoring dan controlling serta closing keseluruhan proses proyek tersebut. di mana hal tersebut akan kita bahas. suatu proyek akan selalu melibatkan pihak-pihak terkait (stakeholders dan shareholders). yaitu: initiating. setiap proyek selalu dibatasi oleh kendala-kendala yang sifatnya saling mempengaruhi dan biasa disebut sebagai segitiga project constraint. yaitu lingkup pekerjaan (scope). (PMBOK Guide.

tujuan bisnis dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Stakeholder adalah kelompok atau individu yang dapat memengaruhi dan atau dipengaruhi oleh suatu pencapaian tujuan tertentu (Freeman. yaitu dari segi kekuatan dan kepentingan relatif stakeholder terhadap isu. Stakeholder primer adalah ‘pihak di mana tanpa . Stakeholder adalah kelompok atau individu yang dukungannya diperlukan demi kesejahteraan dan kelangsungan hidup organisasi. Sejak itu telah memperoleh penerimaan luas dalam praktik bisnis dan dalam teori yang berkaitan dengan manajemen strategis. Clarkson membagi stakeholder menjadi dua: stakeholder primer dan stakeholder sekunder. dari segi posisi penting dan pengaruh yang dimiliki mereka (Grimble dan Wellard. tidak secara langsung memiliki keterkaitan dalam penyertaan modal perusahaan. Karena pemegang saham menanamkan modalnya dalam perusahaan dimana sekaligus juga menanggung risiko kehilangan modalnya. Kemudian dikembangkan oleh R. 1998). Stakeholder ini sering diidentifikasi dengan suatu dasar tertentu sebagaimana dikemukakan Freeman. Stakeholders bisa berarti pula setiap orang yang mempertaruhkan hidupnya pada perusahaan. "Stakeholders adalah setiap kelompok yang berada di dalam maupun luar perusahaan yang mempunyai peran dalam menentukan perusahaan. tata kelola perusahaan. 1984).BAB II TINJAUAN PUSTAKA Konsep stakeholder pertama kali digunakan pada tahun 1963 memorandum internal di Stanford Research Institute. Penulis manajemen yang lain menyebutkan bahwa stakeholders terdiri atas berbagai kelompok penekan (pressure group) yang mesti di pertimbangkan perusahaan" Shareholder (pemegang saham) adalah bagian dari stakeholder. Shareholder adalah pemangku kepentingan utama. Sedangkan pemangku kepentingan lainnya. bukan sesuatu yang terpisah. Stakeholder merupakan orang dengan suatu kepentingan atau perhatian pada permasalahan (Biset. 1996). Edward Freeman di tahun 1980-an.

’ Contohnya adalah pemegang saham. Karena itu. Stakeholder sekunder didefinisikan sebagai ‘pihak yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh perusahaan. suatu perusahaan atau organisasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem stakeholder primer – yang merupakan rangkaian kompleks hubungan antara kelompok-kelompok kepentingan yang mempunyai hak. Eagle and Wood (2006) menjelaskan bahwa Stakeholders dikelompokkan dalam beberapa tipe sesuai kemampuan mempengaruhi suatu organisasi berdasarkan power. pelanggan.partisipasinya yang berkelanjutan organisasi tidak dapat bertahan. harapan. tujuan. dan urgensi yang dimilikinya. tapi mereka bisa mempengaruhi kinerja perusahaan dengan mengganggu kelancaran bisnis perusahaan.’ Contohnya adalah media dan berbagai kelompok kepentingan tertentu. dan pemasok. pekerja. Demanding stakeholder adalah stakeholder yang hanya memiliki urgensi namun tidak memiliki power dan legitimasi Dominant stakeholder adalah stakeholder yang memiliki power dan legitimasi namun tidak memiliki urgensi. investor. Discretionary stakeholder adalah stakeholder yang hanya memiliki legitimasi namun power dan urgensi tidak ada padanya. tapi mereka tidak terlibat dalam transaksi dengan perusahaan dan tidak begitu penting untuk kelangsungan hidup perusahaan. ataupun karena mereka menghadapi risiko akibat kegiatan perusahaan tersebut (‘stakeholder non-sukarela’). Perusahaan tidak bergantung pada kelompok ini untuk kelangsungan hidupnya. Diantaranya adalah sebagai berikut: Dormant stakeholder adalah stakeholder yang hanya memiliki power namun tidak memiliki legitimasi dan urgensi. stakeholder adalah pihak yang akan dipengaruhi secara langsung oleh keputusan dan strategi perusahaan. . dan tanggung jawab yang berbeda. Menurut Clarkson. Mitchell. Clarkson (dalam artikel tahun 1994) juga telah memberikan definisi yang bahkan lebih sempit lagi di mana stakeholder didefinisikan sebagai suatu kelompok atau individu yang menanggung suatu jenis risiko baik karena mereka telah melakukan investasi (material ataupun manusia) di perusahaan tersebut (‘stakeholder sukarela’). legitimasi.

Dangerous stakeholder adalah stakeholder yang memiliki power dan urgensi namun tidak memiliki legitimasi. Mereka hanya meminjamkan bantuan finansial tersebut kepada suatu perusahaan yang diyakininya sanggup untuk mengembalikannya beserta dengan bunganya. menikmati. Beberapa kunci dari stakeholder di antaranya adalah sebagai berikut: 1) Owners Owner merupakan seorang entrepreneur atau lebih yang menghasilkan suatu ide tentang suatu produk atau layanan. 3) Employees Employee merupakan sebagian orang yang mengatur secara langsung dari . tidak sedikit pula mereka yang disebabkan karena mereka terantang atau bergengsi tinggi untuk membangun suatu bisnis sendiri. Banyak orang yang ingin membuat suatu bisnis hanya karena mereka berharap agar mereka dihargai karena hasil jerih payah mereka sendiri. 2) Creditors Creditor adalah suatu institusi yang menyediakan dana untuk kemudiakan dipinjamkan kepada suatu perusahaan yang membutuhkan. mengirim dan mengatur suatu asset atau property . Suatu perusahaan yang meminjam dari suatu creditor harus membayar bunga dari pinjaman mereka. Seorang entrepreneur selalu bersikap kritis dalam membangun suatu bisnis baru karena mereka membuat prduk baru yang berdasarkan selera konsumen. menyampaikan. menggunakan. Selain itu. owner juga memiliki definisi sebagai seseorang atau sekumpulan orang yang memiliki wewenang khusus untuk memegang. Kebanyakan dari owner dari suatu bisnis yang setuju bahwa semua hal itu merupakan karakeristik dari orang-orang untuk temotivasi dalam memulai karirnya sendiri. Dependant stakeholder adalah stakeholder yang memiliki legitimasi dan urgensi namun tidak memiliki power. Selain itu. Suatu creditor tidak sembarangan dalam meminjakan bantuan finansial kepada suatu perusahaan.

Bank 5. Karyawan 4. Penyalur 3.suatu perusahaan. Mereke menyediakan bahan-bahan di mana bahan tersebut sangat diperlukan oleh suatu perusahaan untuk menghasilkan produk mereka. Keluarga Karyawan Stakeholders External 1. Suatu employee biasanya terikat kontrak kerja dari perusahaan dimana ia bekerja. Pemegang saham 2. Komunitas 8. Stakeholders ini secara umum bisa di bagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok yang di dalam perusahaan atau di sebut internal stakehoders dan yang berada di luar perusahaan yang di sebut external stakeholders Stakeholders Internal 1. Komsumen 2. 4) Suppliers Supplier merupakan salah satu stakeholder yang cukup penting peranannya. Manajemen dan Top Executive 3. Maju mundurnya suatu perusahaan sangat dipengaruhi terhadap keputusan dari seorang menajer. Seorang employee yang bertanggung jawab untuk mengatur tugas-tugas dari employee lainnya dan membuat keputusan dalam bisnis biasa disebut sebagai seorang manajer. Untuk menarik seorang customer. Pesaing 7. Pemasok 4. Pers . 5) Customers Suatu perusahaan tidak akan bertahan lama tanpa ada seorang customer. Pemerintah 6. Customer merupakan target dari suatu perusahaan untuk menjualkan hasil produksinya. suatu perusahaan harus menyediakan produk dan layanan yang terbaik serta harga yang bersahabat.

bisnis hidup dari hubungan saling percaya dan saling mendukung. Sebab. Para pengelola bisnis seharusnyalah bersikap profesional untuk memberikan yang terbaik buat kepentingan para stakeholdernya. penuh tanggung jawab. berkualitas.BAB III PEMBAHASAN Stakeholder adalah siapa saja yang berkepentingan atau terkena dampak atas suatu proyek/program. Pengelola bisnis harus mendorong dan menciptakan sistem dan kultur dalam bentuk iklim pelayanan bisnis yang bersikap saling percaya dan saling . terbuka. di mana informasi dan peran aktif mereka sangat diperlukan termasuk dalam menjalankan fungsi kontrol atas pelaksanaan proyek/program tersebut. serta memelihara komitmen untuk tidak melalaikan dan merugikan stakeholder yang lain. Stakehoders dalam organisasi dapat terdiri dari individu-individu dan kelompok yang diharapkan oleh sebuah organisasi dalam mewujudkan tujuan organisasi untuk pertumbuhan dan kelangsungan organisasi. di mana semua stakeholder memiliki kebutuhan yang sama. wajar. para profesional yang mengelola bisnis tersebut tidak memiliki integritas dan niat baik pada stakeholder secara keseluruhan. Para pengelola bisnis asyik membohongi para stakeholder yang posisi tawarnya lemah untuk keuntungan pribadi mereka. Pada dasarnya setiap stakeholder memiliki kebutuhan yang berbeda. yaitu mengharapkan mereka dilayani secara jujur. Stakeholder dalam dunia bisnis Dunia bisnis adalah dunia komitmen. dan adil. Hal ini disebabkan. Menjaga integritas demi kepentingan para stakeholder adalah sebuah keharusan di dalam dunia bisnis. di mana para stakeholder yang terkait dalam sebuah bisnis wajib untuk saling terikat secara moral dan etika. kecuali dalam hal pelayanan. Hubungan bisnis yang tidak bermoral dan tidak beretika biasanya cenderung merugikan para stakeholder yang posisi tawarnya lemah di bisnis tersebut.

pegawai. konsumen. Keberadaan stakeholder merupakan bagian dari mata rantai bisnis. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa seseorang mendirikan bisnis dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan maksimal buat dirinya. dan untuk melayani misi dan visi yang berbeda tersebut. . langganan. Dalam dunia bisnis hubungan antara pengelola bisnis(manajemen)dengan stakeholder adalah hubungan etika dan moral untuk tidak merugikan kepentingan mereka di dalam bisnis tersebut. maka bisnis tersebut bisa punah. sangatlah penting buat para stakeholder untuk saling memperhatikan dan memberikan pelayanan maksimal bagi sesama stakeholder. pemerintah. Oleh sebab itu. Hubungan yang harmonis diantara stakeholder adalah sebuah obsesi yang wajib diwujudkan oleh para pengelola bisnis. Tanpa adanya stakeholder yang hebat. para pengelola bisnis(manajemen) wajib menjalankan praktik-praktik bisnis yang beretika dan bermoral tinggi. perdagangan. Hal ini dimaksudkan agar bisnis yang dikelola tersebut bisa berumur panjang dan dicintai oleh stakeholdernya. apakah itu industri jasa. Maka dengan jelas kita tunjuk yaitu pemegang saham. dan harus menjadi komitmen untuk menjaga kepentingan dari para stakeholder dalam sebuah lingkaran bisnis yang harmonis dan seimbang.membantu diantara setiap unsur stakeholder tersebut. sikap cerdik dari pengelola bisnis untuk bertindak jujur dan adil kepada stakeholder adalah sebuah tindakan hebat yang akan mengantar perusahaan bersama bisnisnya ke arah kinerja terhebat. Tanpa pernah berniat merugikan kepentingan dari stakeholder yang lain. Lalu bagaimana mungkin diharapkan agar ia mau memberikan keuntungan maksimal bagi stakeholder yang lain. Menjaga kepentingan stakeholder haruslah menjadi kunci kekuatan dalam sebuah hubungan bisnis yang hebat. penyuplai. pembeli. Para stakeholder adalah alasan utama dari kesuksesan sebuah bisnis. Stakeholder akan hadir dengan misi dan visi yang berbeda. pariwisata. agar semua kepentingan stakeholder terpenuhi secara sempurna. lingkungan sosial. kreditor. Stakeholder dalam dunia bisnis yaitu orang-orang yang memiliki kepentingan langsung maupun tidak langsung dalam sebuah bisnis. lingkungan alam.

Hak untuk berbagi dalam distribusi pendapatan perusahaan. Dengan aktiva 6 triliun. Hakhak ini meliputi: Hak untuk memilih pada hal-hal seperti pemilihan kepada dewan direksi. Timur Tengah dan bagian dunia lainnya. maka mereka berpotensi kehilangan jabatan dan fasilitas. saham pengelola bisnis pemegang mayoritas(shareholder)adalah mutlak. tetapi kadang-kadang hal ini tidak terjadi Hak untuk mengajukan resolusi pemegang saham. Bila para pengelola bisnis tidak patuh pada pemegang saham. menghidupi . Eropa. shareholder dengan kekuatan RUPS (rapat umum pemegang saham) secara absolut menentukan eksistensi dari para pengelola bisnis. Shareholder dan stakeholder adalah dua kekuatan terpenting di dalam dunia bisnis. Ini berarti bahwa pemegang saham biasanya tidak menerima apa pun jika perusahaan dilikuidasi setelah kebangkrutan (bila perusahaan sudah cukup untuk membayar para kreditur. penjualan 1. tanpa merugikan siapapun. Contoh stakeholder pada perusahan enterprise seperti PT. Hak untuk membeli saham baru yang dikeluarkan oleh perusahaan. Barito Pacific Timber Tbk (BRPT) beroperasi dengan 16 anak perusahannya dan pemasarannya yang menjangkau Asia. yang harus dipahami secara jujur dan adil oleh para pengelola bisnis. Sebab. Dalam dunia bisnis hubungan antara para pengelola bisnis dengan pemegang Pengabdian saham(shareholder) para adalah hubungan pada pegawai dan majikan. pembayaran pajak 134 miliar. tetapi hal ini bukanlah berarti para pengelola bisnis boleh melalaikan para stakeholder dan bertekuklutut pada setiap permintaan shareholder. Shareholders adalah individu atau perusahaan yang secara sah memiliki satu atau lebih saham dalam sebuah perusahaan saham gabungan. hal itu tidak akan memasuki bangkrut.8 triliun. Pemegang saham diberikan hak khusus tergantung pada kelas saham. Biasanya.Shareholders merupakan bagian dari stakeholders. pemegang saham memiliki satu suara per saham yang dimiliki. Hak atas aset perusahaan pada saat likuidasi perusahaan Hak-hak pemegang saham terhadap aset perusahaan berada di bawah hak kreditor perusahaan.

Taspen (persero). Berikut ini merupakan salah satu contoh peran dan pengaruh stakeholder dalam perencanaan di suatu daerah mengenai : Penanganan Isu Pengurangan Kemiskinan di suatu Kabupaten Kelompok stakeholder Peran dalam kegiatan Pelaksana Pengorganisir Pembuat keputusan Pemanfaat Pengontrol Pendukung Penentang 2 = agak penting 4 = sangat penting 3 = sedang 5 = pemain kunci 4 = sangat penting 5 = pemain kunci Tahap Tahap pelaksanaan penyiapan kegiatan Pengaruh Pengaruh stakeholder kegiatan terhadap terhadap keberhasilan kepentingan kegiatan stakeholder T = tidak dikenal T = tidak dikenal 1 = sedikit/ tidak penting 1 = sedikit/ tidak 2 = agak penting penting 3 = sedang . Papua. dan masyarakat. termasuk masyarakat sekitar perusahaan. dll). Dana Reboisasi. karyawan. pengelola asuransi dan pensiun pegawai negeri. pajak daerah. pemegang saham (diantaranya 4% oleh PT. yang kebanyakan masyarakat adat di daerah HPHnya. Tengah. Maluku. Sumatera Selatan.18 ribu karyawan serta luas HPH 1. Maluku Utara. mulai dari pemerintah (pajak. Dengan demikian stakeholders-nya sangat luas. BRPT beroperasi di Kalimantan Barat. dan 36% oleh publik). dan Sulawesi Tenggara dan Utara.3 juta hektar. Selatan dan Timur.

Pengelola kegiatan ini harus sering mengadakan pertemuan dengan mereka. Pemerintah Propinsi tampaknya mendukung kegiatan ini. RTI. DPRD harus diberi tahu secara jelas dan lengkap mengenai rencana kegiatan pengurangan kemiskinan ini. Warga punya kepentingan yang kuat terhadap pelaksanaan kegiatan pengurangan kemiskinan ini. dapat disimpulkan bahwa: DPRD adalah pembuat keputusan: peran penting mereka harus dikenali sejak awal. BPR (Bank Perkreditan Rakyat) memiliki kepentingan atas kegiatan pengurangan kemiskinan. sebab berbagai aksi dari kegiatan ini akan secara langsung terkait dengan mereka. 2001 Dari matrik di atas. Perlu dilakukan FGD (focus group discussion) untuk mengetahui apa saja yang ingin diketahui warga. berikut cara apa yang paling efektif agar mereka memperoleh informasi. Wawancara dengan .Pemerintah Kabupaten/Kota DPRD Kabupaten/Kota Warga BPR Kadin LKMD Pengorganisir dan pengontrol Pembuat keputusan Pelaksana dan Pengontrol Pendukung Pendukung Pelaksana 4 4 5 3 3 5 3 5 4 5 5 3 2 2 4 3 5 4 5 4 5 4 3 5 2 5 5 Pemerintah Propinsi Pendukung LSM pengembangan Pelaksana masyarakat Asosiasi Nelayan Pemanfaat Sumber format: LGA Romania. sehingga perlu mengetahui informasi dengan lengkap. Karena mereka nantinya yang akan membantu melaksanakannya. Sesi curah pendapat dengan demikian perlu dilakukan untuk mengantisipasi strategi ke depan dan mengembangkan gagasan untuk mengurangi masalah.

Peran Asosiasi Nelayan juga sangat penting.tokoh kunci di Bappeda tingkat Propinsi tersebut barangkali penting untuk mendapatkan gagasan. baik melalui wawancara maupun FGD guna memperoleh data dan informasi yang akurat dan tersepakati oleh mereka. maka akan bisa sangat membantu. Peran LSM Pengembangan Masyarakat sangatlah jelas. . Dukungan mereka atas kegiatan ini sangat bermanfaat. karena mereka lah yang nantinya akan memanfaatkan hasil dari kegiatan pengurangan kemiskinan. Kebutuhan serta kepentingan mereka perlu digali. Beberapa pimpinan LSM bisa diwawancarai untuk memperoleh informasi mengenai pengalaman serta upaya yang perlu dilakukan terkait dengan kegiatan ini di daerahnya. Apabila Kepala Bappeda Propinsi merasa perlu menyebarkan informasi terkait dengan rencana kegiatan sejenis di wilayahnya.

Shareholders adalah individu atau perusahaan yang secara sah memiliki satu atau lebih saham dalam sebuah perusahaan saham gabungan. Sedangkan pemangku kepentingan lainnya. pembeli.BAB IV SIMPULAN Stakeholder dalam dunia bisnis yaitu orang-orang yang memiliki kepentingan langsung maupun tidak langsung dalam sebuah bisnis. tanpa merugikan siapapun. lingkungan alam. pegawai. Maka dengan jelas kita tunjuk yaitu pemegang saham. pemerintah. bukan sesuatu yang terpisah. Shareholder (pemegang saham) adalah bagian dari stakeholder. lingkungan sosial. kreditor. . langganan. Shareholder dan stakeholder adalah dua kekuatan terpenting di dalam dunia bisnis. penyuplai. Karena pemegang saham menanamkan modalnya dalam perusahaan dimana sekaligus juga menanggung risiko kehilangan modalnya. konsumen. tidak secara langsung memiliki keterkaitan dalam penyertaan modal perusahaan. Stakeholder adalah kelompok atau individu yang dukungannya diperlukan demi kesejahteraan dan kelangsungan hidup organisasI. yang harus dipahami secara jujur dan adil oleh para pengelola bisnis. Shareholder adalah pemangku kepentingan utama.

com/data/articles/20080326112510-a. http://agamfat.com/kudoz/english_to_indonesian/government_politics/1238699stakeholders. 2009.csrindonesia.html . http://gringo1988.DAFTAR PUSTAKA Santosa.wordpress.multiply. Budi. Manajemen Proyek Konsep dan Implementasi.proz.pdf.com/reviews/item/1 http://www.wordpress.com/2008/10/09/stakeholder-dalam-sebuahbisnis/ http://www.com/2008/02/27/whats-stakeholder/ http://kecerdasanmotivasi. Graha Ilmu: Yogyakarta.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->