MAKALAH

Kenakalan Remaja Akibat Pengaruh Globalisasi
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan

Anna Nurhasanah, S.Pd

Disusun oleh : Bagus Pramono Aji (081290) / II C

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS JURUSAN BAHASA & SASTRA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA 2009

1

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirabbil’alamin segala puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan semesta alam yang hanya kepada-Nyalah kami berserah diri. Dan atas izin dari-Nyalah kami mampu menyusun makalah ini. Ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada kedua orang tua saya, dosen mata kuliah Pendidikan kewarganegaraan, teman-teman sesama mahasiswa dan pihak-pihak lain yang mendukung terselesaikannya makalah ini. Dalam penyusunan makalah ini saya sadar masih banyak terdapat kekurangan dan kelemahan. Untuk itu penulis mohon maaf dan sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Semoga makalah ini bisa bermanfaat khususnya kepada saya selaku penulis dan umumnya kepada anda para pembaca. Akhirnya, semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada siapa saja yang mencintai pendidikan. Amin Ya Robbal Alamin.

Serang, 2 Juni 2009

Ttd Penyusun

2

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………………………………………………………………....i DAFTAR ISI…………………………………………………………………………..ii BAB I PENDAHULUAN

I. 1. Latar Belakang Masalah………………………………………………………….4 I. 2. Rumusan Masalah………………………………………………………………...5 I. 3. Tujuan Penulisan………………………………………………………………….5 I. 4. Tekhnik dan Metode Penulisan...............................................................................6 I. 5. Sistematika Penulisan.............................................................................................6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA

II. 1. Pengertian Kenakalan Remaja...............................................................................8 II. 2. Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja...................................................................10 II. 3. Pengertian Globalisasi.........................................................................................14 II. 4. Proses Perkembangan Globalisasi.......................................................................16 II. 5. Pengaruh Globalisasi Terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara..............19 BAB III PEMBAHASAN

III. 1. Aspek-Aspek Negatif Globalisasi yang Memengaruhi Kenakalan Remaja.......21 III. 2. Faktor-Faktor dan Masalah-Masalah Penyebab Kenakalan Remaja..................29 III. 3. Kaitan Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja dalam Perkembangan Globalisasi...........................................................................................................48 III. 4. Bentuk dan Macam Solusi Penanggulangan Kenakalan Remaja.......................56 BAB IV PENUTUP

IV. 1. Kesimpulan........................................................................................................64 IV. 2. Saran...................................................................................................................65 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

3

BAB I PENDAHULUAN

I. 1. Latar Belakang Masalah
Dewasa ini berbagai macam bentuk penyimpangan sosial semakin meningkat dan marak terjadi di masyarakat. Seiring dengan berkembangnya zaman yang semakin canggih, justru berbagai macam bentuk penyimpanagan sosial semakin bermunculan dan terjadi. Mulai dari berbagai penyimpangan kecil seperti tato ataupun tindik, sampai tindakan penyimpangan besar bahkan bersifat kriminal seperti pembunuhan dan pemerkosaan, seamakin meningkat akhir-akhir ini. Bukan tidak mungkin globalisasi jaman sekarang ini menjadi salah satu faktor cukup dominan dalam peningkatan penyimpangan sosial di masyarakat. Karena pada dasarnya globalisasi itu sendiri identik dengan pasar bebasa dan kapitalis, dimana batas antar negara /warga negara seakan semu sehingga berbagi macam bentuk hal apapun dapat dengan mudah dan cepat tersebar bahkan tersosialisasi, serta bisa dilakukan oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun itu. Termasuk dalam hal perkembangan penyimpangan sosial. Salah satu bentuk penyimpangan sosial yang cukup meresahkan dan mengawatirkan perkembangannya, yakni penyimpangan sosial berupa kenakalan remaja yang akhir-akhir ini semakin marak terjadi. Tentunya seiring berkembangnya waktu, bentuk dan jenis kenakalan remaja semakin beragam dan bervariasi, serta semakin meningkat implementasinya di masyarakat. Para remaja zaman sekarang semakin berani untuk bertindak, dan semakin bebas untuk berekspresi, termasuk dalam hal penyimpangan sosial. Sudah banyak bukti akan perkembangan berbagai macam bentuk penyimpangan sosial berupa kenakalan remaja ini, mulai dari pornografi, merokok, pemerkosaan bahkan 4

I. juga untuk mengetahui macam-macam dan jenis-jenis perilaku yang tergolong kenakalan remaja maasa kini. Kenakalan remaja merupakan salah satu bentuk dinamika sosial. Faktor apa sajakah yang mendasari serta mendukung terjadinya kenakalan remaja terkait dengan perkembangan era globalisasi sekarang ini ? 2. semua tergantung pada solusi kita untuk penanganannya. Karena secara langsung maupun tidak langsung globalisasi sudah meliputi proses kehidupan sosial di masyarakat yang pasti sangat mudah berdampak dan berpengaruh pada kehidupan sosial remaja itu sendiri. tak bisa dipungkiri faktor globalisasi juga berpengaruh dalam perkembangan kenakalan remaja masa kini. 3. Bagaimana perkembangan kenakalan remaja di era globalisasi sekarang ini ? 3. karena biar bagaimanapun hal tersebut akan selalu tetap ada dan terjadi. Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui faktorfaktor apa sajakah yang mendasari serta mendukung terjadinya kenakalan remaja terkait dengan perkembangan era globalisasi sekarang ini. Selain itu untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kenakalan remaja di era globalisasi sekarang ini. 2.sampai tindak anarkis premanisme dan narkoba banyak dilakukan oleh para remaja masa kini. Selain faktor kurangnya kontrrol sekolah dan keluarga. Rumusan Masalah 1. Bagaimana solusi yang tepat untuk menanggulangi perkembangan kenakalan remaja sekarang ini ? I. 5 . Serta yang terakhir dan terpenting yakni untuk mengetahui dan mencari solusi penanggulangan ataupun pencegahan yang tepat untuk menanggulangi perkembangan kenakalan remaja sekarang ini.

dan sistematika penulisan. tujuan penulisan. Pembagian penulisan dalam makalah ini untuk memudahkan penulis dalam menyusun hasil penilaian terhadap masalah yang ada. metode penelitian. kemudian dihubungkan dengan kasus yang sedang dibahas. Selain itu dengan bab pendahuluan ini diharapkan akan mempermudah pembahasan bab selanjutnya. Data-data yang didapatkan setelah dihimpun dan disusun kemudian dianalisa serat diidentifikasi sesuai dengan rumusan permasalahannya dan agar terlihat susunan data yang dapat memberikan gambaran fakta tentang obyek penulisan makalah ini. Tekhnik dan Metode Penulisan Tekhnik dan Metode penulisan yang dilakukan dalam penulisan makalah ini adalah melalui metode kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data berdasar resensi maupun literature dari beberapa sumber buku serta sember internet. 4. 6 . I.I. Hal ini dimaksudkan agar dapat memberikan gambaran awal mengenai latar belakang dari pembahasan masalah serta pemecahan masalah dalam penulisan makalah ini. 5. BAB I : Bab I adalah pendahuluan yang terdiri dari pembagian sebagai berikut : latar belakang masalah dan rumusannya. sehingga dengan demikian dapat ditarik beberapa kesimpulan dan memberikan saran sesuai dengan permasalahan. Sistematika Penulisan Sistematika dalam penulisan makaalah ini terbagi empat bab. Setelah data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan metode deduktif.

Disini penulis mencoba memberikan saran terhadap pembahasan dalam penulisan makalah ini. BAB III : Pada bab III pembahasan yang akan membahas mengenai faktorfaktor penyebab terjadinya kenakalan remaja terkait dengan efekefek negatif globalisasi serta bentuk dan macam solusi penanggulangan dan pencegahan kenakalan remaja. dan bagian kedua adalah saran. 7 . Bagian pertama. BAB IV : Selanjutnya pada bab IV merupakan penutup yang berisikan kesimpulan dan saran. saran tersebut mudah-mudahan bermanfaat.BAB II : Bab II adalah tinjauan pustaka yang akan membahas mengenai teori-teori dasar yang mendukung tentang perkembangan kenakalan remaja sebagai akibat pengaruh dari efek globalisasi. kesimpulan adalah ringkasan bahasan materi yang penulis ambil dari uraian-uraian bab-bab sebelumnya.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

II. 1. Pengertian Kenakalan Remaja
Pada dasarnya kenakalan remaja menunjuk pada suatu bentuk perilaku remaja yang tidak sesuai dengan norma-norma yang hidup di dalam masyarakatnya. Kartini Kartono (1988 : 93) mengatakan remaja yang nakal itu disebut pula sebagai anak cacat sosial. Mereka menderita cacat mental disebabkan oleh pengaruh sosial yang ada ditengah masyarakat, sehingga perilaku mereka dinilai oleh masyarakat sebagai suatu kelainan dan disebut “kenakalan”. Dalam Bakolak inpres no: 6 / 1977 buku pedoman 8, dikatakan bahwa kenakalan remaja adalah kelainan tingkah laku / tindakan remaja yang bersifat anti sosial, melanggar norma sosial, agama serta ketentuan hukum yang berlaku dalam masyarakat. Singgih D. Gumarso (1988 : 19), mengatakan dari segi hukum kenakalan remaja digolongkan dalam dua kelompok yang berkaitan dengan norma-norma hukum yaitu : (1) kenakalan yang bersifat amoral dan sosial serta tidak diantar dalam undang-undang sehingga tidak dapat atau sulit digolongkan sebagai pelanggaran hukum ; (2) kenakalan yang bersifat melanggar hukum dengan penyelesaian sesuai dengan undang-undang dan hukum yang berlaku sama dengan perbuatan melanggar hukum bila dilakukan orang dewasa. Tentang normal tidaknya perilaku kenakalan atau perilaku menyimpang, pernah dijelaskan dalam pemikiran Emile Durkheim (dalam Soerjono Soekanto, 1985 : 73). Bahwa perilaku menyimpang atau jahat kalau dalam batas-batas tertentu dianggap sebagai fakta sosial yang normal dalam bukunya “ Rules of Sociological Method” dalam batas-batas tertentu kenakalan adalah normal karena tidak mungkin 8

menghapusnya secara tuntas, dengan demikian perilaku dikatakan normal sejauh perilaku tersebut tidak menimbulkan keresahan dalam masyarakat, perilaku tersebut terjadi dalam batas-batas tertentu dan melihat pada sesuatu perbuatan yang tidak disengaja. Jadi kebalikan dari perilaku yang dianggap normal yaitu perilaku nakal/jahat yaitu perilaku yang disengaja meninggalkan keresahan pada masyarakat. Sudarsono, 1991 dalam bukunya Kenakalan remaja mengatakan Kenakalan Remaja (Juvenille Delinquency) secara estimologis dapat diartikan sebagai kejahatan anak, akan tetapi pengertian tersebut memberikan konotasi yang cenderung negative atau negative sama sekali. Atas pertimbangan yang lebih moderat dan mengingat kepentingan subyek, maka beberapa ilmuwan memberanikan diri untuk mengartikan Juvenille Delinquency sebagai kenakalan remaja Psikolog Drs. Bimo Walgito dalam (Sudarsono, 1991: 11) merumuskan arti selengkapnya dari kenakalan remaja sebagai berikut : tiap perbuatan, jika perbuatan tersebut dilakukan oleh orang dewasa maka perbuatan tersebut merupakan kejahatan, jadi merupakan perbuatan yang melawan hukum, yang dilakaukan anak, khususnya anaka remaja Dr Fuad hasan dan Drs. B. simanjuntak dalam (Sudarsono, 1991: 11) juga memberikan definisi kenakalan remaja sebagai perbuatan anti social yang dilakukan anak remaja yang bilamana dilakukan orang dewasa dikualifikasikan sebagai kejahatan. Dari kedua pengertian diatas Sudarsono menarik benang merah diantara keduanya yaitu, kenakalan remaja adalah perbuatan atau kejahatan atau pelanggaran yang dilakukan oleh anak remaja yang bersifat melawan hukum anti sosial, anti susila dan menyalahi norma-norma agama. John W. Santrock mendefinisikan, kenakalan remaja (Juvenile Delinquency) mengacu pada suatu rentang perilaku yang luas, mulai dari perilaku yang tidak dapat

9

diterima secara sosial (seperti bertindak berlebihan disekolah), pelanggaran (seperti melarikan diri dari rumah), hingga tindakan-tindakan kriminal (seperti mencuri). Keputusan Menteri Sosial (Kepmensos RI No. 23/HUK/1996) menyebutkan anak nakal adalah anak yang berperilaku menyimpang dari norma-norma sosial, moral dan agama, merugikan keselamatan dirinya, mengganggu dan meresahkan ketenteraman dan ketertiban masyarakat serta kehidupan keluarga dan atau masyarakat Dari beberapa definisi diatas dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa kenakalan remaja adalah perilaku yang dilakukan oleh remaja yang bertentangan dengan norma hukum yang telah dengan jelas ditentukan dalam KUHP, norma sosial dan norma agama yang telah diatur dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasul.

II. 2. Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja
1) Jenis-Jenis Kenakalan Remaja Berdasar pada beberapa pandangan teori mengenai perilaku delinkuen diatas, maka delinkuensi remaja dapat dibagi dalam empat kelompok, yaitu: 1) Delinkuensi individual, yaitu perilaku delinkuen anak merupakan gejalah personal atau individual dengan ciri-ciri khas jahat, disebabkan oleh predisposisi dan kecenderungan penyimpangan tingkah laku (psikopat, psokotis, neurotis, a-sosial) yang diperhebat oleh stimuli sosial dan kondisi kultural. 2) Delinkuensi situasional, yaitu delinkuensi yang dilakukan oleh anak yang normal; namun mereka banyak dipengaruhi oleh berbagai kekuatan situasional, stimuli sosial, dan tekanan lingkungan, yang semuanya memberikan pengaruh “menekan-memaksa” pada pembentukan perilaku buruk. 10

3) Delinkuensi sistematik, yaitu delinkuensi yang telah disistematisir dalam suatu organisasi (gang). Semua kejahatan dirasionalisir dan dibenarkan sendiri oleh anggota gang, sehingga kejahatannya menjadi terorganisir atau menjadi sistematis sifatnya. 4) Delinkuensi kumulatif, yaitu delinkuensi yang sudah teresebar dihampir semua ibukota, kota-kota, bahkan sampai dipinggiran desa. Pada hakekatnya delinkuensi ini merupakan produk dari konflik budaya. Ernest R. Hilgard dalam bukunya “Introduction to Psychologi” mengelompokkan delinkuensi remaja dilihat dari pelaku perilaku tersebut kedalam dua golongan, yaitu: 1) Social delinquency, yaitu delinkuen yang dilakukan oleh sekelompok remaja, misalnya “gang”. 2) Individual delinquency, yaitu delikuensi yang dilakukan oleh seorang remaja sendiri tanpa teman. Wright membagi jenis kenakalan remaja dalam beberapa keadaan: 1) Neurotic delinquency, remaja bersifat pemalu, terlalu perasa, suka

menyendiri, gelisa dan mempunyai perasaan rendah diri. Mereka mempunyai dorongan yang kuat untuk berbuat suatu kenakalan seperti: mencuri sendirian, melakukan tindakan agresif secara tiba tanpa alasan karena dikuasai oleh fantasinya sendiri. 2) Unsocialized delinquency, suatu sikap yang suka melawan

kekuasaan seseorang, rasa bermusuhan dan pendendam. 3) Pseudo social delinquency, remaja atau pemuda yang mempunyai

loyalitas tinggi terhadap kelompok atau gang sehingga sikapnya tampak patuh, setia dan kesetiakawanan yang baik. Jika melakukan perilaku kenakalan bukan

11

pembunuhan. pemerasan.atas kesadaran diri sendiri yang baik tetapi karena didasari anggapan bahwa ia harus melaksanakan sesuatu kewajiban kelompok yang digariskan. keluyuran. pencopetan. menjual gambar-gambar porno dan film-film porno. mencopet. pemalsuan uang. 2) Kenakalan Pelanggaran Hukum. 2) Kenakalan yang menimbulkan korban materi: perusakan. 2) Bentuk-Bentuk Kenakalan Remaja William C. yaitu: 1) Kenakalan biasa seperti: Berbohong. pembunuhan dan pengguguran kandungan. memiliki dan membawa benda tajam. membaca buku-buku cabul. berpesta pora. pemerkosaan. 3) Kenakalan sosial yang tidak menimbulkan korban difihak orang lain: pelacuran.Bentuk – bentuk perbuatan kenakalan remaja yang lebih banyak 12 . yaitu: 1) Kenakalan yang menimbulkan korban fisik pada orang lain: perkelahian. meninggalkan rumah tanpa izin (kabur). merampas. hubungan seks pra-nikah. 4) Kenakalan yang melawan status: misalnya mengingkari status anak sebagai pelajar dengan cara membolos. dan lain-lain. perkosaan. Jensen (1985) yang melihat perilaku delinkuen dari sigi bentuk dan dampak kenakalan. bergaul dengan teman yang memberi pengaruh buruk. berpakaian tidak pantas dan minum minuman keras. mengingkari status orang tua dengan cara minggat dari rumah atau membantah perintah mereka dan sebagainya. penggelapan barang. menggolongkan perilaku delinkuen dalam empat jenis. mencuri. perbuatan yang merugikan orang lain. penipuan dan pemalsuan. menjambret. membolos sekolah. seperti: berjudi. pencurian. perampokan. turut dalam pelacuran atau melacurkan diri. dan lain-lain. penyalah gunaan obat. Kvaraceus membagi bentuk kenakalan menjadi dua.

yang tinggi mobilitas 13 . Perbuatan kenakalan remaja pada hakekatnya merupakan proses usaha pencapaian suatu keberhasilan tertentu dalam perkembangan kehidupan remaja. Kaitan pertumbuhan dan perkembangan individu remaja dengan lingkungannya terhadap struktur sosial dengan jalur – jalur system yang tersedia dan berlangsung di masyarakat untuk mobilitas yang lebih baik. Kegagalan ini antara lain karena ketiadaan kemampuan. hakekatnya mencerminkan suatu sub kultur tersendiri yang dapat dibedakan dalam 3 sub kultur kenakalan yaitu: 1) Sub kultur criminal: suatu bentuk gang kenakalan remaja yang mengarah pada perbuatan pencurian. 2) Sub kultur konflik: suatu bentuk gang yang mengutamakan perbuatan – perbuatan kekerasan sebagai suatu cara untuk mendapatkan atau meningkatkan status. 3) Sub kultur pengelakan/ pengasingan (rettreatist sub culture): suatu bentuk gang yang menekankan pada penggunaan obat – obatan (secara salah). Kenakalan remaja sub kultur konflik sering terjadi pada kasatuan masyarakat yang tidak stabil. mencerminkan suatu cara adaptasi yang khusus dari para remaja dalam proses penyesuaian dirinya yang gagal untuk dapat mencapai keberhasilan hidup atau memperbaiki keadaannya dengan menempuh jaur – jalur kesempatan yang sewajarnya. keterbatasan pendidikan dan tidak adanya kesempatan kerja yang sesuai.dilakukan dalam kaitan remaja yang bersangkutan dengan gangnya atau gerombolan remaja lainnya. pemerasan dll perbuatan illegal yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan (uang atau income). Pada kenakalan remaja sub kultur kriminil. tidak cukup terorganisir.

II. Globalisasi akan membawa prespektif baru tentang konsep “Dunia Tanpa Tapal Batas” yang saat ini diterima seabagai nrealita masa depan yang akan memengaruhi perkembangan budaya dan membawa perubahan baru. Kenakalan remaja yang termasuk sub kultur pengelakan/ pengasingan yaitu kenakalan remaja dalam bentuk penyelahgunaan obat – obatan narkotika. kebut – kebutan di jalan ramai merupakan contoh kenakalan remaja sub kultur konflik. investasi. merupakan cara adaptasi terhadap keadaan secara pengelakan. Dalam banyak hal. melepaskan perjuangan dalam mencapai kesuksesan. Perbuatan perkelahian antar gang. globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. 2007: 116) Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan. 14 . menarik diri atau mengaisngkan diri. budaya populer. Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lainnya. keluarga cenderung berorientasi tidak pada masa depan tetapi pada masa kini dan tidak ada kemajuan sosial.vertikal dan geografisnya. Pengertian Globalisasi Globalisasi merupakan perkembangan kontemporer yang mempunyai pengaruh dalam mendorong munculnya berbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung. perjalanan. (Aim Abdulkarim. dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias. 3. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.

Globalisasi merupakan kecenderungan masyarakat di kota-kota besar untuk menyatu dengan dunia terutam di bidang ilmu pengetahuan. teknologi. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis. Menurut Selo Soemardjan. dalam (Aim Abdulkarim. Hal ini dimungkinkan karena perkembangan teknologi yang sangat cepat. ekonomi dan budaya masyarakat. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. kecuali sekadar definisi kerja (working definition). Di sisi lain. pariwisata. atau proses sejarah. yang maknanya ialah universal. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. Sebab. dalam (Aim Abdulkarim. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. dan media komunikasi massa. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuknya yang paling mutakhir. Dari sudut pandang ini.Kata "globalisasi" diambil dari kata global. 2007: 116) globalisasi didefinisikan sebagi fenomena yang menjadikan dunia mengecil dari segi perhubungan manusia. sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. 2007: 116) globalisasi adalah terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah yang sama. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan. ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa. 15 . Menurut kamus bahasa. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia.

2007: 116) globalisasi adalah satu proses kehidupan yang serba luas. II. baik yang setuju maupun yang tidak setuju. seperti politik. Globalisasi akan memberikan corak budaya 16 . teknologi. Globalisasi sebagai ideologi pasti memihak suatu kepentingan sehingga akan menimbulkan akibat. Namun hal tersebut juga dapat mengandung hal-hal negatif bila dipergunakan untuk tujuan yang tidak baik. 4. the act if process or policy making something worldwide in scope or application. Menurut pengertian The American Heritage Dictionary. Proses Perkembangan Globalisasi Proses globalisasi lahir dari adanya perkembangan ilmu pengetahuan. dan merangkum segala aspek kehidupan. Globalisasi sebagai alat juga mengandung hal-hal yang positif apabila dipergunakan untuk tujuan yang baik. dalam (Aim Abdulkarim. 2007: 116) yaitu globalisasi sebenarnya dapat siartikan sebagai suatu tindakan atau proses menjadikan sesuatu yang mendunia (universal) baik dalam lingkupnya atau aplikasinya. sosial. terutama di bidang komunikasi. 2) Sebagai Ideologi Globalisasi sebagai ideologi berarti sudah mempunyai arti tersendiri dan netralitasnya sangat sedikit. Disinilah timbulnya benturan dan pertentangan. Jadi tergantung siapa yang menggunakan dan apa tujuannya. transportasi. dan komunikasi. tidak terbatas. Berdasarkan beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian globalisasi dapat dibedakan atas dua hal yaitu : 1) Sebagai Alat Globalisasi merupakan wujud keberhasilan ilmu dan teknologi. dan ekonomi yang dapat dinikmati oleh seluruh umat manusia di dunia ini.Menurut cendekiawan barat dalam (Aim Abdulkarim.

baru. d. Banyak yang terlihat jelas dalam perubahan dan pergeseran pola hidup masyarakat. Isu global yang tengah melanda dan mulai terasa memberi kesan buruk kepada masyarakat dunia menjadi agenda yang menarik perhatian semua pihak. dan memberi dampak yang luas terhadap kebebasan budaya setempat dan mengukuhkan dominasi budaya barat dalam budaya masyarakat di negara-negara berkembang melalui penjajahan baru. yaitu penjajahan kebudayaan. kehidupan berasaskan kebersamaan menjadi kehidupan individualis. kehidupan yang bergantung pada alam menjadi kehidupan menguasai alam. kehidupan berasas nilai sosial menjadi konsumeris materialis. c. e. Kebudayaan baru yang berasaskan perkembangan teknologi informasi. telekomunikasi. Berkembangnya arus globalisasi jelas memberikan dampak pada kebudayaan manusia. dan keamanan dunia membuka prespektif baru dalam pendekatan isu globalisasi. yaitu: a. b. Gelombang kebudayaan baru yang terjadi melalui pendominasian budaya akan menjadikan negara berkembang semakin beruntung dan terikat pada keputusan yang dibuat oleh penguasa barat. yaitu isu yang mengancam dunia masa kini dan masa depan. keselamatan. agraris tradisional menjadi masyarakat industri modern. Globalisasi dan perkembangan teknologi ini mengharuskan penduduk dunia untuk bersatu dalam menentukan masa depan dunia yang lebih baik dan terjamin. 17 . dan satelit akan merombak dan mengubah nilai dan sistem budaya masyarakat negara berkembang selaras dengan visi dan misi globalisasi barat. kehidupan lamban menjadi kehidupan serba cepat. Kesadaran untuk membentuk masyarakat dan pemimpin dunia yang bertanggung jawab untuk menjaga kepentingan.

sekarang banyak remaja yang menggunakan pakaian yang memerlihatkan auratnya. sopan dan santun. Fenomena anak melawan kepaada orangtua. diantaranya : 1) Beralihnya masyarakat agraris menjadi masyarakat industri modern. budaya. Pesatnya teknologi informasi dan transportasi juga mebawa dampak negatif. merupakan perilaku menyimpang sebagai dampak negatif dari era globalisasi dan arus informasi yang tidak terbendung. mode pakaian yang tidak sesuai. Namun. 3) Pemanfaaatan sumber daya alam yang melimpah. Diantaranya beberapa aspek positif dari arus globalisasi dan perkembangan teknologi yakni : 1) Pola hidup yang serba cepat. dan dampak negatif yang sekarang paling banyak terlihat dan bermunculan yaitu 3) Masuknya pola hidup budaya barat. dan pemakaian perhiasan wanita oleh laki-laki. padahal budaya timur jelas melarang hal yang seperti itu. yaitu aspek positif dan aspek negatif.Dari contoh tersebut. aspek positif paling diharapkan manusia. Pengaruh tersebut dapat dibagi menjadi dua macam aspek. murid yang mengancam atau melawan gurunya. Dengan pesatnya perkembangan. Selain memberikan aspek positif. Hal ini sesuai dengan pendapat Selo Soemardjan bahwa perubahan budaya yang cepat dan saling menyusul mengakibatkan suasana anomi yang berkepanjangan. Arus globalisasi yang membonceng nilai-nilai tradisi. 2) Pesatnya perkembangan informasi dan transportasi. seperti masuknya budaya barat yang bertolak belakang dengan budaya timur yang sederhana. 18 . perkembangan arus globalisasi juga memberikan dampak negatif bagi kebudayaan masyarakat. 2) Perubahan dari kehidupan berasaskan kebersamaan menjadi kehidupan individualis. moral. perkelahian antar-pelajar. terdapat beberapa macam pengaruh terhadap kehidupan masyarakat. dan agama yang selama ini kita junjung tinggi akan menghilangkan jati diri dari nilai-nilai budaya itu sendiri.

yaitu membawa kemajuan. Pengaruh Globalisasi Terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Globalisasi memiliki pengaruh yang positif. seperti adanya budaya Hollywood dan perpustakaan yang negatif. kecuali kita dengan sengaja menghindari interaksi dan komunikasi dengan pihak yang lain. ia tetap akan terperangkap dalam proses dan model pergaulan global. dan tipisnya iman. sekularisme. globalisasi akan selalu menimbulkan dampak positif dan negatif. transformasi dan informasi sebagai hasil dari modernisasi teknologi. Ketika seseorang masih membaca surat kabar. Ancaman 19 . Namun globalisasi juga membawa pengaruh positif. Pertemuan dan gesekan tersebut akan menghasilkan kompetisi liar yang berarti saling mempengaruhi dan dipengaruhi. Kita menyadari bahwa pengaruh globalisasi tidak mungkin dapat dihindari. Dengan demikian. terlebih lagi dengan menggunakan internet. dan keselamatan bangsa dan negara. misalnya pendewaan pikiran nasionalisme. II. atau menggunakan alat lainnya. ilmu dan teknologi. 5. menonton televisi. kesejahteraan. saling bertentangan dan bertabrakannya nilai-nilai yang berbeda yang berakhir dengan kalah atau menang. saling bekerja sama yang akan menghasilkan sintesa dan antitesa baru.Suasana anomi adalah suasana ketika masyarakat yang sedang mengalami perubahan budaya tidak mengetahui secara jelas nilai-nilai budaya mana yang perlu diambil dan nilai-nilai budaya mana yang haru sdikembangkan. Dalam era globalisasi telah terjadi pertemuan dan gesekan nilai-nilai budaya dan agama di seluruh dunia yang memanfaatkan jasa telekomunikasi.

diskusi. Kita dapat terpengaruh oleh segala macam bentuk yang sangat konsumtif. rasa kemanusiaan. Adegan kekerasan (violence) akan lebih berkesan di benak anak-anak dibandingkan dengan petuah agama. dan internet. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dengan mudah dan cepat diterima. sebaliknya yang buruk kita tolak. VCD. telepon.Dengan alat komunikasi seperti TV. Peluang dan tantangan ayang dapat kita peroleh dari globalisasi debagai berikut. Dengan parabola atau internet. Wawasan budaya semakin luas. DVD. ceramah. Hal ini memudahkan orang untuk beradaptasi dengan masyarakat lain 20 . misalnya disiplin. Meskipun harus disadari pula bahwa televisi juga banyak menayangkan program-program pengajian. 2. 1. dan berita yang mengandung nilai positif bahkan agamis. demokrasi dan kejujuran. Anak-anak kita dapat terpengaruh oleh segala macam film kartun dan film-film yang seharusnya tidak dilihat. Tantangan dan Peluang Pengaruh globalisasi yang memberikan nilai-nilai positif wajib kita serap. yaitu pasar dimana suatu produk menjadi semakin luas dan pemasarannya semakin banyak. Pasar bebas. menghargai orang lain. terutama yang tidak menyebabkan benturan dengan budaya kita. kita dapat menyaksikan hiburan porno dari kamar tidur. parabola. kerja keras. kita dapat berhubungan dengan dunia luar. 3. Kita pun dapat dengan mudah terpengaruh oleh gaya hidup seperti yang terjadi di sinetron-sinetron kita (terutama sekali yang bertemakan keluarga) yang lebih dari 90% menebar nilainilai negatif dengan ukuran keberagaman dari setiap agama. Kita wajib menyaring yang baik dan sesuai dengan kepribadian dan moral bangsa kita terima.

Seperti kita ketahui disamping membawa efek positif. 1. khususnya di Indonesia. Salah satu aspek negatif globalisasi yang paling berpengaruh dalam sendi kehidupan yakni aspek negatif terhadap kehidupan sosial dan kebudayaan suatu bangsa dan negara. globalisasi justru membawa dampak negatif yang lebih banyak lagi dalam sendi kehidupan masyarakat Indonesia. Selain membawa banyak dampak positif. memberi dampak yang cukup negatif pula bagi mereka para ramaja yang tiadk bisa menahan diri mereka. Aspek-Aspek Negatif Globalisasi yang Memengaruhi Kenakalan Remaja Globalisasi merupakan suatu fenomena liberal menyeluruh yang menyebar di seluruh penjuru dunia. Walhasil bertambah banyak penyimpangan-penyimpangan sosial yang diakibatkan oleh ulah para remaja ini. Seperti kita ketahui bahwa kehidupan sosial para remaja zaman sekarang semakin mengkhawatirkan. 21 . oleh ulah kenakalan remaja sekarng ini. Khususnya dan utamanya dalam hal kehidupan sosial dan kebudayaan berbangsa dan bernegara. yakni kehidupan para kaum remaja Indonesia. Ditambah masuk dan berkembangnya globalisasi. globalisasi juga membawa efek negatif bagi sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara masyarakat. dimana kita sebagai warga negara dunia tidak akan bisa mengelak dari pengaruh dan dampak-dampaknya. Dalam perkembangannya. Dan dampak serta sasaran terbesar dari aspek negatif sosial dan budaya globalisasi tersebut.BAB III PEMBAHASAN III.

Diantaranya contoh pola hidup budaya barat yang memicu kenakalan remaja masa kini yakni . Di kalangan remaja hal anarkis maupun premanisme. Akan tetapi perkembangannya semakin mengawatirkan manakala perkembangan zaman semakin pesat dan muncul globalisasi dengan membawa budaya buruk kehidupannya bagi masyarakat Indonesia. serta kekerasan dalam hal apapun.Globalisasi dituding pembawa pengaruh cukup dominan bagi tindakan negatif para remaja ini. hal tersebit tidak bisa dihindari dan sudah menyebar dalam praktik kehidupan bermasyarakat Indonesia. Terlebih lagi hal tersebut semakin memicu kenakalan remaja dalam hal anarkisme ini. Masuknya pola hidup budaya barat Faktor ini adalah faktor utama dan paling luas cakupannya dalam hal penyebab kenakalan remaja masa kini. Sebenarnya hal anarkis juga bukan merupakan hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Dimanapun dan kapanpun para remaja tak segan melakukan tindakan kekerasan pada siapapun. Diantaranya aspek-aspek negatif dari globalisasi yang berpotensi menimbulkan penyimpangan sosial berupa kenakalan remaja ini di antaranya . dan celakanya bagi negaranegara berbudaya ketimuran yang sangat bertolak belakang dengan kebudayaan barat seperti Indonesia. Dan yang lebih parahnya lagi pola hidup barat tersebut banyak memengaruhi dan di salah artikan oleh para remaja Indonesia sebagai trend yang justru menjadi boomerang bagi mereka untuk membawa ke arah masa depan kehancuran. 1) Kekerasan dan anarkisme Hal tersebut merupakan budaya barat yang sangat bertolak belakang dengan kebudayaan nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia khususnya. seperti telah menjadi hal yang biasa-biasa saja bagi mereka akhir-akhir ini. tak peduli 22 . Seperi kita ketahui globalisasi yang berasal dari barat ini sudah pasti membawa kebudayaan sesuai negeri asalnya.

Semua itu merupakan bukti juvenile delinquency yang berupa kekerasan yang bahkan bisa dilakukan oleh para remaja sekarang ini. seperti tawuran antar geng maupun sekolah. masyarakat pada usia remaja ini memiliki rasa ingin tahu yang besar dan cenderung akan mencoba menggunakan. Banyak sudah contoh kekerasan yang dilakukan para remja masa kini. Hal tersebut bisa sangat memengaruhi bahkan merusak mental dan pribadu para remaja di masa depan. 2) Narkoba dan Minuman keras Narkoba dan minuman keras juga merupakan salah satu diantaranya. Apabila dibiarkan tanpa pengawasan yang ketat. Padahal kontrol diri yang dimilikinya sangat lemah karena belum matangnya jiwa mereka. kalangan remaja akan menjadi pemakai yang ketergantungan obat-obat terlarang. Korban terbesar dari aspek ternegatif globalisasi ini tak lain dan tak bukan adalah para remaja. Remaja adalah kelompok masyarakat yang sangat peka terhadap bahaya penyalahgunaan obat-obatan tersebut. aksi premanisme dan pemalakkan. kebudayaan negatif barat yang masuk dan menyebar dengan cepatnya di Indonesia. mulai dari motif modal gengsi maupun sok kuat. Alasannya. Salah sedikit kekerasan yang berbicara. Sama halnya dengan narkoba. selain itu godaan dan tekanan yang kuat dari lingkungan pergaulan juga menjadi salah satu faktor maraknya narkoba di kalangan narkoba. Masa remaja yang masih labil menimbulkan salah tafsir pengertian dan implementasi dalam setiap tingkah lakunya. Hal ini sebenarnya sungguh ironis dan mengenaskan bagi pertumbuahan dan perkembangan kepribadian para remaja. dan salah satu bentuk dari perkembangan globalisasi ke arah negatif atau mungkin tertafsir negatif. sampai kekerasan yang notabene candaan semata tapi sampai menelan korban jiwa. juga 23 .orang yang lebih tua maupun yang lebih muda. (Idianto. peredaran minuman keras yang tanpa batas di negeri ini. 2004: 159).

Kebanyakan para remaja di Indonesia terjebak akan perilaku seperti ini akibat minimnya pengetahuan mereka 24 . sama halnya dengan narkoba. Akan tetapi dengan berkembangnya globalisasi. lebih pada didasari oleh perkembangan zaman yang semakin pesat.membawa dampak negatif bagi para remaja di negeri ini. Walhasil. Dan lagi-lagi korban utama dari kebudayaan negatif ini adalah remaja. mau tidak mau budaya negatif bagi masyarakat Indonesia tersebut masuk dan berkembang di Indonesia. ataupun kampungan banyak memengaruhi para remaja dan mendasari mereka mencoba hingga akhirnya kecanduan bahkan tewas akibat baarang haram tersebut. setiap tahunnya banyak remaja terpengaruh dan terjangkit dua hal negatif tersebut. dimana batas antar negara seakan hilang. ketinggalan jaman. Remaja yang berpikiran pendek dan masih dalam pencarian jati diri tentunya bisa menjadi sasaran empuk pengaruh negatif globalisasi ini. Pada dasarnya perkembangan adiktif narkoba dan miras di kalangan remaja. dengan mudahnya. Jangankan di kota miras dan narkoba pun melanda desa. Banyak para remaja yang terjebak dalam kehidupan malam dan pergaulan yang tak terbatas. Seperti kita ketahui sex bebas diluar ikatan pernikahan merupakan salah satu budaya barat yang sangat bertolak belakang dengan budaya ketimuran Indonesia. Berbagai alasan tak beralasan seperti . 3) Sex bebas Sex bebas juga merupakan salah satu bentuk tindakan penyimpangan kenakalan remaja yang sekarang ini semakin marak terjadi seiring berkembangnya zaman. Sehingga mengakibatkan banyak dari mereka yang terjerat mabuk-mabukan dan tak jarang mengakibatkan banyak bentuk penyimpangan sosial lain bahkan yang bersifat kriminal. Dan seiring perkembangan pasar global yang semakin pesat baik miras maupun narkoba semakin mengakar dan meluas keberadaannya di Indonesisa ini.

perkembangan teknologi juga memiliki peranan penting dalam penyebaran aspek-aspek negatif globalisasi. Karena bagaimanapun juga teknologi dan informasi merupakan symbol dari perkembangan zaman. tepi di lain sisi membawa aspek negatif yang bisa sangat merusak.akan resiko dan tanggung jawab yang harus ditanggung nantinya. Tak terkecuali Indonesia sebagai negara yang terletak di jalur perdagangan dan penerbangan dunia. Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi. Faktor rentannya kontrol diri dan iman serta godaan lingkungan sosial dan juga rasa keingintahuan yang berlebihan seiring hasrat tanpa pikiran jernih. tentunya membawa dua aspek yang saling berlawanan. Dan yang tak kalah fatalnya. 25 . bisa dikatakan perkembangan teknologi sebagai media pengantar pengaruh-pengaruh. symbol dari globalisasi dunia. maupun kebudayaan-kebudayaan negara lain. Mulai dari hamil di luar nikah sampai terjangkitnya penyakit kelamin mematikan seperti AIDS berpotensi sangat besar terjadi bagi mereka para remaja yang melakukannya. akibat sex bebas pra-nikah ini masa depan mereka bisa hancur begitu saja dan akan menodai nama baik keluarga mereka. Dalam hal kenakalan remaja. bisa berakibat sangat fatal sekali bagi mereka para remaja di masa depan. Perkembangan informasi dan teknologi Perkembangan informasi dan teknologi merupakan faktor terpenting dalam perkembangan zaman globalisasi di dunia. Dapat diungkapkan bahwa perilaku seksual bebas bisa sangat beresiko bagi para remaja. khusunya bangsa barat ke negara lainnya di dunia ini. membuat banyak remaja yang terjerumus dalam budaya surga dunia ini. aspek-aspek. Akan tetapi dal tersebut kembali lagi pada SDM sebagi pengguna dari teknologi dan informasi itu sendiri. Kenikmatan sesaat yang didapatkan. di satu sisi membawa aspek positif yang sangat membantu.

Dua hal ini merupakan bentuk kebudayaan barat yang paling menonjol implikasinya dalam kehidupan remaja di Indonesia. maupun media cetak berupa koran dan majalah. dari manapun. Kebudayaan barat yang bersifat negatif dapat dengan mudah dan cepatnya masuk dan merusak kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Dalam hal kenakalan remaja. maupun kekerasan semakin memerburuk aspek psikologis para remaja. tayangantayangan televisi yang semakin berani menampilkan tayangan-tayangan bergenre kekerasan maupun pornoaksi. Baik media elektronik seperti televisi atau internet. pornoaksi. Tak hanya melahirkan sebuah kenakalan. serta penyalahgunaan teknologi dalam hal pornografi. Situs-situs porno yang banyak berkembang di internet dapat dengan mudahnya diakses oleh siapapun. Utamanya melalui internet. utamanya remaja. teknologi telah membawa dampak sangat signifikan dalam perkembangan kenakalan remaja di Indonesia. Contohnya dalam hal kekerasan remaja dan pornografi. banyak remaja-remaja Indonesia yang menyalahgunakan perkembangan teknologi ini ke arah yang buruk. tapi juga menimbulkan efek kriminal bagi siapapun yang terjerat. bahwa seiring canggihnya zaman. banyak yang menampilkan dan membawa hal-hal yang negatif bagi kehidupan para remaja.Teknologi yang semakin canggih dapat membawa hal apapun. Banyak remaja yang terjebak menyalahgunakan berbagai perkembangan teknologi tersebut untuk hal-hal yang justru merusak diri mereka sendiri. Hasilnya banayk dari mereka yang tumbuh dewasa sebelum waktunya. dan tak sesuia dengan yang seharusnya. dua hal negatif tersebut semakin mudah pula terakses dan menyebar dalam kehidupan remaja Indonesia. Berbagai kasus kenakalan bahkan kriminal pun banyak terimplikasi 26 . Kita ketahui bersama. ke manapun dengan cepat dan mudahnya. Berbagai kebudayaan dengan mudahnya menyebar dan diserap oleh bangsa lain baik positif maupun negatif. yang sebagian besar terpengaruh dan tersalahgunakan akan hal-hal tersebut.

Food. seperti tak berkepribadian. mereka ikut saja apa yang dibawa oleh trend. remaja yang vandalis. Banyak para remaja Indonesia yang lebih tertarik oleh. CFC. seperti. gaya dan film-film barat. tanpa peduli apakah gaya ataupun pakaian yang mereka pakai itu sesuai dan cocok dengan norma-corma 27 . selama itu berasal dari luar negeri. ketimbang yang berasal dari negrinya sendiri. Banyak pula remaja yang menjadi korban fashion yang pesat berkembang. Kita dapat lihat dari bukti yang berkembang sekarang ini. Film. 3hal ini merupakan salah satu bentuk sekuleritas hasil dari globalisasi. pakaian ataupun gaya apa yang sedang trend. tawuran antar pelajar. remaja yang hamil diluar nikah. Dua hal tersebut merupakan beberapa dari sekian banyak hal kebudayaan negatif barat yang masuk dan terimplikasi oleh para remaja melalui penyalahgunaan aspek globalisasi yakni perkembangan teknologi dan informasi. makanan. 3 hal ini bisa memengaruhi terjadinya kenakalan remaja masa kini. dengan mudahnya mereka ikuti. Mereka begitu mudahnya terbawa dan mengimplementasikan trend yang berkembang. dll. seperti McDonald. Muncul dan berkembangnya pemikiran-pemikiran dan mental yang liberalis dan hedonis Selain dua hal tersebut diatas. aspek negatif globalisasi yang bisa melahirkan kenakalan remaja masa kini lainnya yakni mulai muncul dan berkembangnya pemikiran-pemikiran sekuleritas dalam kehidupan sosial di masyarakat.di masyarakat. remaja yang melakukan hubungan sex diluar nikah. remaja yang melakukan aksi anarkis dan premanisme. Salah satu contoh dan bentuknya adalah “3F”. KFC. Fashion. dll. mode. Meski tidak secara langsung. yang tidak baik bagi kesehatan ketimbang makanan dalam negeri yang sehat dan bergizi. remaja yang terkena penyakit kelamin akibat sex bebas tanpa pengaman. Banyak remaja Indonesia yang lebih tertarik makan-makanan fast food/junk food.

Hingga akhirnya pola hidup mereka menjadi pola hidup barat. hingga mereka tidak tahu lagi nilai-nilai dan norma-norma yang ada sesungguhnya di masyarakat. Demikian pula dengan film. khususnya yang buruk. Banyak contoh remaja yang seperti di jabarkan sebelumnya. vandalisme. ketat.Seperi pakaian mini. dan tentunya tak hanya menghasilkan bentuk kenakalan remaja pada akhirnya bahkan kriminalitas pun bisa tercipta. pornoaksi. 28 . semakin kuat pula kepribadian dan pemikiran liberalisasi mereka terbentuk. padahal belum tentu film-film barat mengandung nilai-nilai baik sesuai dengan nilai-nilai kehidupan di negara ini. terbuka. tindik. mereka out of control dan terbawa pengaruhpengaruh luar. kekerasan. tapi juga segi-segi negatif yang bertentangan dalam nilai-nilai bermasyarakat Indonesia. justru yang ada kebanyakan film-film barat menayangkan hal-hal yang bisa merusak dan memicu kenakalan remaja cukup besar.yang sedang berlaku di negara kita atau tidak. seperti pornografi. Karena semakin banyak dan seringnya remaja Indonesia mengikuti perkembangan 3F tersebut. akibat doktrinasi berlebihan secara tidak langsung dari globalisasi ini. Mereka yang masih rentan dan labil dapat dengan mudahnya terpengaruh bahkan terdoktrin untuk mengikuti. Berdasarkan bukti-bukti tersebut nampak terlihat pemikiran-pemikiran liberalis sudah merasuk pada sebagian besar remaja-remaja Indonesia. tato dll. Tentu saja dari 3F tersebut bisa memicu kenakalan remaja. dll. benar-benar saja. dan menganggap yang dia lakukan selau benar. Selama itu beraasal dari luar negeri. banyak remaja Indonesia yang tertarik dengan film-film barat ketimbang film-film domestic. semua dianggap sah-sah saja. yang tak hanya membawa segi positif. sesuai paham sekuleritas. dan semua berawal adari hal-hal yang kecil dan tidak mereka sadari.

premanisme. anarkis. Faktor-Faktor dan Masalah-Masalah Penyebab Kenakalan Remaja Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya. Bagi para remaja jelas hal ini saangat berbahaya dan sangat memicu lahirnya kenakalan remaja. Hedonis sebagai bentuk tindak lanjut dari sekuler pun telah banyak berkembang di Indonesia. berbagai tindak vandalisme. Mulai dari tattoo. lebih mementingkan kehidupan duniawi dan kesenangan saja. Berbagai tindak kenakalan remaja sampai yang ekstrim pun bisa terjadi bila pemikiran hedonis merasuk dalam pemikiran para remaja Indonesia. tak peduli akibat yang akan terjadi dari tindakan mereka. Karena pada dasarnya mereka akan melakukan apa saja yang menurut mereka itu indah. 2. III. dan cenderung menimbulkan citra hedonis = atheis.Akibat dari pemikiran sekuleritas berlebihan itu akan terbentuk dan lahirlah pemikiran hedonis (memuja kesenangan dan kenikmatan badani / duniawi). tindik. free sex. mabuk-mabukan sampai yang mengarah kriminalitas kelas berat seperti pembunuhan dan lainnya bisa terjadi. kenakalan remaja merupakan wujud dari 29 . meskipun itu sangat bertentangan dengan tatanan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat dan sangat merugikan bagi orang lain maupun lingkungan sekitarnya. baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. karena pada dasarnya orang-orang hedonis. dipastikan tindak kenakalan remaja dan kriminalitas semakin meningkat. senang dan nyata. judi. Itu sebabnya pemikiran liberal dan hedonis ini menjadi salah satu aspek negatif yang mendasar dari globalisasi dalam memengaruhi terjadinya kenakalan remaja. Secara psikologis. Bila hal tersebut merasuk pada diri remaja-remaj Indonesia.

Faktor-Faktor Penyebab Kenakalan Remaja  Faktor Internal Perilaku delinkuen pada dasarnya merupakan kegagalan sistem pengontrol diri anak terhadap dorongan-dorongan instingtifnya. pelarian diri. berupa: a) Konflik batiniah. termasuk gangguan pada perkembangan anak menuju dewasa serta proses adaptasinya terhadap tuntutan lingkungan sekitar ada pada individu itu sendiri. b) Pemasakan intra psikis yang keliru terhadap semua pengalaman. ilusi. agresi. kecemasan (sifatnya semu tetapi dihayati oleh anak sebagai kenyataan).konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja para pelakunya. sehingga terjadi harapan palsu. Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal). Seringkali didapati bahwa ada trauma dalam masa lalunya. seperti kondisi ekonomi yang membuatnya merasa rendah diri. perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya. mereka tidak mampu mengendalikan dorongan-dorongan instingtifnya dan menyalurkan kedalam perbuatan yang tidak bermanfaat. berkelahi dan lain-lain. berupa: apatisme. tindak kekerasan. 30 . yaitu pertentangan antara dorongan infatil kekanakkanakan melawan pertimbangan yang lebih rasional. Sebagai akibatnya anak mereaksi dengan pola tingkah laku yang salah. A. maupun trauma terhadap kondisi lingkungannya. putus asa. 1) Segi Psikologis Pandangan psikoanalisa menyatakan bahwa sumber semua gangguan psikiatris. fantasi.

dan ketidak mampuan untuk menyesuaikan diri (Philip Graham. b) Gangguan berfikir dan inteligensi pada diri remaja. perilaku delinkuen merupakan kompensasi dari masalah psikologis dan konflik batin karena ketidak matangan remaja dalam merespon stimuli yang ada diluar dirinya. faktor bakat yang mempengaruhi temperamen. keinginan dan kebutuhan manusia. seperti: agresi. hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang lebih 30% dari anak-anak yang terbelakang mentalnya menjadi kriminal. jika semua terpuaskan orang akan merasa senang dan sebaliknya jika tidak orang akan mengalami kekecewaan dan frustrasi yang dapat mengarah pada tindakan-tindakan agresif. regresi. lewat cara-cara penyelesaian yang tidak rasional. fiksasi. Seperti yang telah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya. Gangguangangguan fungsi emosi ini dapat berupa: inkontinensi emosional (emosi yang tidak terkendali). 1983). d) Cacat tubuh. c) Gangguan emosional pada anak-anak remaja. Selain sebab-sebab diatas perilaku delinkuen juga dapat diakibatkan oleh : a) Gangguan pengamatan dan tanggapan pada anak-anak remaja. labilitas emosional (suasana hati yang terus menerus berubah. perasaan atau emosi memberikan nilai pada situasi kehidupan dan menentukan sekali besar kecilnya kebagahiaan serta rasa kepuasan. rasionalisasi dan lain-lain. Pada remaja yang sering berkelahi. ditemukan 31 . ketidak pekaan dan menumpulnya perasaan. Perasaan bergandengan dengan pemuasan terhadap harapan.c) Menggunakan reaksi frustrasi negatif (mekanisme pelarian dan pembelaan diri yang salah).

Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. tamak. namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya. G. dan memiliki perasaan rendah diri yang kuat. Dengan kata lain kepribadian fitrah (baik) anak telah tertimpa oleh kepribadian kotor yang semakin menguat. 32 . yang merupakan hasil daripada pengalaman buruk yang mendendam yang pernah diterimanya sejak kecil.W Allport mengatakan bahwa kepribadian adalah suatu organisasi yang dinamis pada sistem psikosomatis dalam individu yang turut menentukan caranya yang unik dalam menyesuaikan dirinya dengan lingkungannya. pendendam. Dari uraian yang dikemukakan G. memiliki emosi yang labil. Keadaan ini terjadi kerana individu itu telah dikuasai oleh naluri agresif dan tidak rasional yang mewakili nafsu kehaiwanan. tidak amanah dan lainnya. panas baran. Pribadi yang kotor mungkin telah bermula sejak kecil dan kemudian semakin menguat seiring anak itu beranjak remaja dan menjadi pemicu kenakalan remaja terjadi. 2) Segi Kepribadian Faktor Pribadi yang kotor yang mengacu kepada orang yang akhlaknya atau sifat-sifatnya keji (mazmumah) seperti pemarah. sombong.bahwa mereka mengalami konflik batin. dengki. tidak peka terhadap perasaan orang lain. Allport bahwa kepribadian seseorang dapat menjadi penyebab melakukan kenakalan.W. mudah frustrasi. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut.

pada si remaja akan timbul gagasan untuk mengisi waktu luangnya dengan berbagai bentuk kegiatan. akan tetapi apabila pendidikan dalam keluarga itu gagal akan terbentuk seorang anak 33 . dan sebagainya. merusak. Apabila waktu luang tanpa kegiatan ini terlalu banyak. obat bius. Misalnya. Namun. Seringkali perbuatan negatif ini hanya terdorong rasa iseng saja. ngebut tanpa lampu dimalam hari.Contohnya: Kegiatan di masa remaja sering hanya berkisar pada kegiatan sekolah dan seputar usaha menyelesaikan urusan di rumah. tidak ada kegiatan. Tindakan iseng ini selain untuk mengisi waktu juga tidak jarang dipergunakan para remaja untuk menarik perhatian lingkungannya. seperti: 1) Faktor Keluarga keluarga merupakan wadah pembentukan peribadi anggota keluarga terutama bagi remaja yang sedang dalam masa peralihan. kawan sebaya sering menganggap iseng berbahaya adalah salah satu bentuk pamer sifat jagoan yang sangat membanggakan. hal ini tidak akan menimbulkan masalah. Apabila si remaja melakukan kegiatan yang positif. dan justru faktor-faktor eksternal ini memiliki akibat dan pengaruh yang lebih berbahaya bagi para remaja dalam hal kenakalan remaja. selain itu mereka bebas. jika ia melakukan kegiatan yang negatif maka lingkungan dapat terganggu. mencuri. perilaku delinkuen juga dapat diakibatkan oleh faktor-faktor yang berada diluar diri remaja.  Faktor Eksternal Disamping faktor-faktor internal. Celakanya. minum minuman keras. Perhatian yang diharapkan dapat berasal dari orangtuanya maupun kawan sepermainannya.

yang cenderung berperilaku delinkuen. rejected child. Menurut pendapat umum pada broken home ada kemungkinan besar bagi terjadinya kenakalan remaja. tetapi karena masing-masing anggota keluarga (ayah dan ibu) memunyai kesibukan masing-masing sehingga orang tua tidak sempat memberikan perhatiannya terhadap pendidikan anakanaknya. 2004: 126) b) Over proteksi dan perhatian orang tua 34 . di mana terutama perseraian atau perpisahan orang tua memengaruhi perkembangan si anak. (Sudarsono. a) Broken Home dan Quasi Broken Home Keadaan rumah tangga yang berantakan dapat membawa pengaruh psikologis buruk bagi perkembangan mental dan pendidikan anak. (quasi broken home) ialah. Dalam situasi keluarga yang demikian anak muda mengaalami frustasi. sehingga keadaan ini juga dapat dengan mudah mendorong anak menjadi delinkuen. Kehilangan kasih sayang. Keadaan yang tidak normal bukan hanya terjadi pada broken home. kedua orang tuanya masig utuh. dll. Karena dasar pribadi anak terutama dibentuk dalam lingkungan keluarga. semisal kondisi disharmoni keluarga (broken home). akan tetapi dalam masyarakat modern sering pula terjadi suatu gejala adanya “broken homosemu”. kehilangan pendidik atau pemimbing yang sangat ia butuhkan. menyebabkan anak kehilangan contoh model orang dewasa. Jika kehilangan salah satu dari kedua orang tua atau kehilangan keduannya karena meninggal maupun bercerai dan lainlainnya. overproteksi dari orang tua. mengalami konflik-konflik psikologis.

Sikap orang tua yang otoriter dan keras terhadap anaknya justru sangat berpotensi menimbulkan pergolakan mental dan batin yang sangat kuat dari si anak Anak akan sangat merasa tertekan dan berusaha lepas dari belenggu orang tuanya.Memanjakan anak secara berlebihan dimana anak selalu mendapatkan segala sesuatu dari orang tuanya walaupun hal itu tidak sesuai dengan norma pendidikan. dan anak yang seperti ini tidak akan peduli terhadap nilai-nilai yang dipaksakan oleh orang tuanya. merasa dirinya berpribadi kecil. c) Rejected Childs Rejected Childs merupakan sebutan bagi anak-anak yang ditolak oleh orang tua mereka dan terbuang keberadaannya dari keluarga asalnya. Sehingga anak tidak percaya akan dirinya. Dia akan mencari tempat lain yang lebih nyaman dan bebas ketimbang kehidupan keluarga. apatis kepada anak dalam menghadapi problema hidup yang sebenarnya sangat penting dan membantu bagi perkembangan dan kematangan anak itu sendiri. dengan melakukan apapun yang bertentangan dari kehendak orang tua. Dan banyak pelampiasan dari otoritas keluarga ini adalah. meskipun nilai-nilai itu baik. Tidak sedikitpun anak merasa kesulitan dalam hidupnya. proteksi yang berlebihan oleh orang tua pun bisa memicu lahirnya kenakalan pada diri mereka. Baik itu terbuang sewaktu masih kecil. bentuk-bentuk penyimpangan sosial yang berupa kenakalan. maupun saat sudah beranjak 35 . Akhirnya anak lebih cenderung kearah kenakalan (juvenile delinquency). Sikap perhatian orang tua yang berlebihan ini dapat menumbuhkan sifat malas. Selain over perhatian.

Orang tua juga sering menuntut banyak hal tetapi lupa untuk memberikan contoh yang baik bagi si anak. dari kenakalan seorang remaja selalu dikristalkan menuju faktor 36 . dan kemunafikan. kerasnya kehidupan yang harus dijalani sebelum wajtunya. Tak adanya peran orang tua sebagai panutan dan kontrol pribadi tentunya sangat berpengaruh dalam perkenbangan psikologi dan panyerapan nilai-nilai yang ada. Mereka terlepas dari sistem keluarga dan bertahan untuk hidup sendiri. Tentunya bagi rejected childs. Mereka harus menjadi dewasa sebelum waktunya. Sebenarnya kita melupakan sesuatu ketika berbicara masalah kenakalan remaja. keluarga adalah suatu ironi. Bagi rejected childs. tapi jufa keinginan dan harapan yang terdalam. d) Pengaruh buruk dari orang tua Banyak orang tua yang tidak dapat berperan sebagai orang tua yang seharusnya. sehingga mereka dibuang dan ditolak dari sebuah sistem sosial bernama keluarga.remaja. Mereka hanya menyediakan materi dan sarana serta fasilitas bagi si anak tanpa memikirkan kebutuhan batinnya. yaitu hukum kausalitas. Kebanyakan anak-anak terbuang ini. hal-hal negatif sudah bukan hal yang asing lagi. dan mengetahui kerasnya dunia sebelum waktunya. terlebih bagi mereka yang tumbuh besar di jalan. bisa menjdi pengaruh sangat kuat remaja-remaja ini menjadi nakal bahkan kriminal. yakni tidak dinginkan keberadaannya oleh keluarga asalnya. Sebab. bermotif sama. Hal tersebut tentunya akan berdampak sangat buruk bagi psikologis mereka. Selain karena faktor masa lalu yang buruk akan keluarga.

dll. membiarkan anak-anak gadisnya tidak menutup aurat. Kenakalan orangtua dalam ikatan keluarga Contohnya seperti : Suka berkata-kata kasar. Kita selalu menilai bahwa banyak kasus kenakalan remaja terjadi karena lingkungan pergaulan yang kurang baik. mengabaikan pelaksanaan syariat. suka menyakiti anak secara fisik dan psikis. bergaya hidup mewah. seperti pengaruh teman yang tidak benar. menghambur-hamburkan uang dengan gaya hidup yang konsumtif. 37 . menyediakan tempat hiburan (diskotik). ini misalnya. suka menghujat atau memaki.eksternal lingkungan yang jarang memerhatikan faktor terdekat dari lingkungan remaja tersebut dalam hal ini orangtua. dll. dl (masalah akhlak). pengaruh media massa. mengajari anak untuk melakukan perlawanan ketika anak diganggu orang lain. sholat. bahkan tidak pernah sholat. membiarkan anak-anaknya minum-minuman keras. berasal dari kenakalan orang tuanya sendiri. Kenakalan orangtua di masyarakat Contohnya seperti : Berjudi. menyediakan sarana kemaksiatan. melalaikan sholat. jadi bandar narkoba. jadi bandar judi. berzina. membiarkan anak-anaknya bergaul bebas (pacaran). sampai pada lemahnya iman seseorang. berghibah atau memfitnah. mabuk-mabukan. Padahal sangat mungkin kenakalan remaja yang terlahir berasal dari pengaruh buruk orang tuanya. merokok seenaknya di depan anak-anak.

menutup mata terhadap problem yang diakibatkan usaha prostitusi. apa yang dilakukan orang tua masih dianggap baik. baik langsung maupun tidak lansung akan memengaruhi mental si anak. suka melanggengkan kemaksiatan. 2) Faktor Lingkungan Sekolah Sekolah sebagai tempat pendidikan anak-anak dapat menjadi sumber terjadinya konflik-konflik psikologis yang pada prinsipnya memudahkan anak menjadi delinkuen. dengan dalih besar pemasukannya. suka melakukan pungli atau suap menyuap. diskotik. Menerapkan aturan kehidupan yang tidak benar dan tidak baik. memberi izin untuk usaha prostitusi/lokalisasi. Karena bagi mereka para remaja yang masih labil orang tua adalah panutan. bahkan sering terjadi guru marah kepada muridnya. narkoba. nepotisme. tempat diskotik. pabrik minuman keras.Kenakalan orangtua di pemerintahan Contohnya seperti : Suka korupsi. Pendidik / guru sering tidak masuk. mengeluarkan kebijakan yang bertentangan dengan hajat hidup orang banyak. padahal itu buruk. yakni KapitalismeSekularisme (termasuk juga Sosialisme-Komunisme). perjudian. dll. peredaran minuman keras. Pengaruh negatif yang menangani langsung proses pendidikan antara lain kesulitan ekonomi yang dialami pendidik dapat mengurangi perhatiannya terhadap anak didik. Biasanya guru marah apabila terjadi sesuatu 38 . akibatnya anak-anak didik terlantar. Semua pengaruh buruk orang tua tersebut dalam bentuk kesehariannya.. untuk melakukan keburukan yang sama dengan orang tuanya. kolusi. perjudian.

sebagian atau seluruhnya atau lain dari itu. Pergaulan dengan temanteman lainnya di sekolah juga menjadi faktor yang justru lebih kuat dari 39 . anak meninggalkan sekolah (drop-out) dan lain-lainnya Walaupun demikian faktor yang berpengaruh di sekolah bukan hanya guru dan sarana serta perasarana pendidikan saja. baik secara langsung maupun tisak langsung. Dia akan marah. Proses pendidikan yang kurang menguntungkan bagi perkembangan jiwa anak kerap kali memberi pengaruh langsung ataupun tidak langsung terhadap peserta didik di sekolah sehingga menimbulkan kenakalan remaja (juvenile delinquency) seperti. atau sumber rejekinya dan sebangsanya dalam keadaan bahaya. semisal: kurikulum yang tidak jelas. guru yang bersikap reject (menolak). disharmonis antara peserta didik dan pendidik. juga bisa menjadi pengaruh negatif perkembangan kenakalan remaja. melawan peraturan sekolah atau melawan guru. sekolah atau guru yang mendisiplinkan anak didik dengan cara yang kaku dan tanpa menghiraukan perasaan anak dan sarana sekolah yang kurang memadai serta suasana sekolahan buruk. kurangnya kesibukan belajar dirumah. apabila kehormatan direndahkan. guru yang kurang memahami kejiwaan remaja.yang menghalangi keinfinannya tertentu. Lingkungan pergaulan antar teman pun besar pengaruhnya. segan atau malas belajar. hukuman atau sanksi-sanksi yang kurang menunjang tersapainya tujuan – pendidikan. Selain itu lingkungan sekolah yang tidak menguntungkan. anak suka membolos. ancaman yang tiada putus-putusnya disertai disiplin yang terlalu ketat. Dewasa ini sering terjadi perlakuan guru yang tidak adil.

semua bisa dan banyak sudah terjadi di sekolah. kondisi semacam itu memungkinkan seseorang (baca: remaja) melakukan penyimpangan karena lingkungan telah mengalami disorganisasi sosial. termasuk bentuk kenakalan. Seperti kita ketahui. Banayak remaja yang menjadikan sekolah dan teman-teman sekolahnya sebagai tempat mereka bermaksiat. bahkan melakukan pornoaksi dan pornografi pun. merokok. Seseorang dapat menjadi buruk atau jelek karena hidup dalam lingkungan yang buruk (Eitzen. Lingkungan adakalanya dihuni oleh 40 . Lingkungan sekitar tidak selalu baik dan menguntungkan bagi pendidikan dan perkembangan anak. 3) Faktor lingkungan sekitar /masyarakat (Milieu) Lingkungan merupakan faktor eksternal yang paling dominan dalam perkembangan kenakalan remaja masa kini. sanksi yang ada seolah sudah ‘tidak’ berlaku lagi. seiring dengan perkembanagn teknologi dan zaman sekatang ini. lingkungan pun memiliki pengaruh vital dalam pembentukan karakter remaja yang selanjutnya akan diperankan dalam proses sosialisasinya sebagai makhluk sosial. termasuk perannya untuk berbuat kenakalan atau tidak. dan menimbulkan perilaku-perilaku menyimpang seperti kenakalan remaja. sehingga nilai-nilai dan norma yang berlaku telah lapuk atau seakan tinggal nama/ sebagai simbol.faktor internal sekolah itu sendiri. 1986:10). mabu-mabukan. remaja-remaja semakin berani membebaskan dirinya dari sistem nilai yang ada. pengaruh teman-teman sekolah memang sangat besar pengaruhnya terhadaap kenakalan remaja sekarang ini. Dengan kata lain. seperti judi. Lebih jauh dikritisi. Dan sekolah pun kini bukan hal yang terlarang bahkan tabu lagi bagi remaja masa kini untuk bertingkah semau mereka.

yang bisa merangsang timbulnya reaksi emosional buruk pada anak-anak puber dan adolesen yang masih labil jiwanya.orang dewasa serta anak-anak muda kriminal dan anti-sosial. dan mengikuti trend yang sedang berkembang atau tradisi buruk yang sudah ada. Bagi para remaja yang rentan dan tidak memiliki bekal pendidikan dan iman yang kuat. Para remaja yang menganggap teman lebih baik dari keluarga. Motif dasar terjerumusnya para remaja ke jurang kenakalan remaja ini. Akan tetapi tidak selamanya hal-hal yang positif yang bisa didapat. Anak remaja sebagai anggota masyarakat selalu mendapat pengaruh dari keadaan masyarakat dan lingkungannya baik langsung maupun tidak langsung. tentu akan dengan mudahnya terbawa pengaruh dari lingkungan sekitar. Di masa pertumbuhan seperti remaja. Dengan begitu anak-anak remaja ini mudah terjangkit oleh pola kriminal. Dalam hal kenakalan remaja. 41 . Sebagian besar para remja terjerumus dalam kenakalan remaja akibat pengaruh teman. Pengaruh dunia luar. faktor lingkungan sekitar menjadi sangat dominan dalam penyebaran dan perkembangan berbagi bentuk kenakalan remaja. dapat dengan mudahnya terbawa pengaruh-pengaruh yang buruk. memang sangat kuat daya tariknya bagi para remaja. berawal dari ikut-ikutan teman. asusila dan anti-sosial. coba-coba. peranan teman memang sama kuatnya dengan orang tua. kebanyakan terbawa pengaruh pergaulan yang buruk. sebab bagaimanapun juga dengan teman dapat meningkatkan kemampuan bersosialisasi seorang anak. hal negatif pun dapat dengan mdahnya tersebar lewat sosialisasi dengan teman. apalagi teman. Para remaja yang memang belum memiliki jati diri dan masih labil.

Sifat yang masih labil dan keingintahuan yang besar seringkali tersalahgunakan akibat pengaruh dan pergaulan teman. termasuk yang berawal dari teman. merokok. Penduduk di desa umumnya berstatus petani. Bermula dari cobacoba dan ikut-ikutan. Pengaruh teman salah satunya. 4) Faktor sosial budaya Faktor budaya adalah bagian dari faktor sosial sehingga sering disebut faktor sosial budaya. Mulai dari kenakalan yang berskala kecil seperti tindik. termasuk membawa hal-hal negatif budaya barat. tato. Semua berbagai bentuk juvenile delinquency tersebut. disertai dengan perkembangan zaman yang semakin cepat. hingga akhirnya para remaja tersebut benar-benar menjadi anak-anak yang nakal dan tidak segan melakukan penyimpanganpenyimpangan apapun. jarang terjadi di desa – desa walaupun akhir – akhir ini kenakalan remaja telah merambat ke daerah pedesaan juga. dapat denagan mudahnya terasuk dan terimplikasi dalam diri para remaja. disertai dengan kerentanan dan kelabilan juga keingintahuan yang besar akan sesuatu yang baru dari para remaja. jika mereka tidak memiliki mental dan iman yang kuat. Di Indonesia kenakalan remaja umumnya terdapat di kota – kota teristimewa di kota yang besar seperti Jakarta. sampai kenakalan yang berupa tindak kriminal seperti tawuran. narkoba dan sex bebas. Banyak sudah contoh kenakalan remaja yang bermula dari pengaruh lingkungan sekitar. Membuka celah yang sangat besar bagi para remaja untuk melakukan juvenile delinquency bahkan menjadi seorang kriminal. budaya masyarakat desa umumnya monokultural (satu macam budaya) yang cukup kokoh dan 42 .

diturunkan melalui transmisi nenek moyang. Stimulasi budaya juga didapatkan dari permainan anak. usaha industrialisasi yang pesat. Apabila ikatan budaya keluarganya tidak kuat. observasi dan imitasi. dengan cepatnya usaha pembangunan yang menggunakan teknologi modern. mobilitas yang tinggi dan urbanisasi yang tidak terbendung sering menyebabkan kegoncangan – kegoncangan sosial disertai dengan frustasi dari anggota – anggota masyarakatnya. pemujaan roh – roh dan benda – benda. mencari bentuk. Anak – anak secara dini membiasakan diri dengan berbagai kepercayaan budaya seperti pemujaan nenek moyang. Penduduk perkotaan umumnya terdiri dari berbagai ragam budaya (multikultral) serta status sosial ekonomi yang berbeda . Mobilitas yang tinggi memungkinkan pertukaran budaya yang intensif yang akan mempengaruhi transmisi budaya keluarga terutama bagi anak remaja yang kepribadiannya sedang berkembang. sehingga menyulitkan di dalam melakukan kontrol sosial. Dalam transmisi budaya seorang anak menerima budaya melalui instruksi. 43 . Di dalam usaha melepaskan diri dari dunia anak – anak.anak. maka remaja akan mendekati kelompok anak sebaya yang terdiri dari berbagai suku bangsa. umumnya remaja berkeinginan untuk melepaskan diri dari ketergantungan emosional terhadap orangtuanya dan lebih mendekati anak – anak sebaya dengan dirinya (peergroup). Berbeda dengan di daerah perkotaan. sangatlah peka terhadap rangsangan – rangsangan dari lingkungannya dan kurang percaya pada diri sendiri hingga terbentuk kebiasaan melalui coba – coba (trial and error).beda.

Mereka beralih melakukan 44 .Faktor – faktor sosial budaya yang dapat menimbulkan konflik pada remaja: a) Timbul perbedaan besar antara budaya keluarga dan pertukaran budaya dalam sikap dan nilai. merampok. Mereka para remaja yang berasal dari orang tua yang berekonomi lemah. sangat berpotensi menimbulkan kenakalan dalam psikologis para remaja. atau yang lainnya. sehingga termotivasi untuk melakukan delinquent. b) Transmisi budaya keluarga sangat minimal (komunikasi terhambat) orangtua acuh tak acuh terhadap tingkah anaknya (kurang korektif) c) Trasmisi budaya keluarga kadang – kadang mengalami kesulitan karena kedua orangtua mempunyai kebudayaan yang berlainan (orangtua berasal dari suku yang berbeda) 5) Faktor ekonomi Faktor ekonomi. para remaj yang berasal dari kalangan ekonomi ke bawah ini. kebanyakan terbawa pengaruh teman maupun trend perkembangan zaman yang semakin beragam. dan mayoritas. Kebanyakan dari mereka berontak karena keinginan mereka akan sesuatu tidak bisa terpenuhi oleh orang tuanya yang berekonomi rendah. maupun menjadi delinquent. Faktor ekonomi yang lemah dan sangat kurang. sehingga menimbulkan pikiran dan hasrat lain untuk menggapai yang diinginkannya itu. juga menjadi salah satu faktor eksternal yang dominan dan tidak kalah penting dalam terciptanya kepribadian anak yang delinquent. melampiaskannya dalam bentuk kenakalan berupa mencuri.

kebanyakan para remaja ini mementingkan hasrat mereka ketimbang kenyataan yang mereka sudah terima. Pengaruh teman juga sama besarnya. kebanyakan remaja yang kurang mampu ini. Tak hanya berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. serta pengaruh teman dan leingkungan sekitar yang buruk. 6) Faktor media elektronik 45 . pengaruh teman. Kebanyakan remaja delinquent yang berasal dari kalangan menengah ke atas. dan sombong serta apatis. sehingga semakin meningkatkanmtivasi untuk menjadi delinkuen. didorong dengan keadaan keluarganya yang kurang mampu. atau memiliki sesuatu yang sama seperti teman mereka yang notabene misalkan orang mampu. termotivasi oleh teman untuk bisa sama seperti mereka. disintegrasi keluarga. karena berbagai hal . tromotivasi menjadi delinquent. termasuk hal itu salah. para remaja yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke atas. memanfaatkan kekayaan orang tuanya untuk apapun yang ingin dilakukannya.tindakan menyimpang tersebut karena motivasi untuk memiliki sesuatu telah menutupi akal sehat mereka. Hal tersebut semakin didukung oleh basic orang tua mereka yang terlewat sayang atau mungkin kurang perhatian dengan para anak-anaknya. seperti. akibbat terlalu lemahnya pribadi mereka dengan status ekonomi keluarganya yang mapan. juga bisa menjadi remaja delinquent. Kebanyakan para remaja kelas atas. kurang perhatian. Selain masih ada berbagai motif lain yang melatari lahirnya kenakalan remaja dari faktor ekonomi ini. Tanpa pikir panjang.

Tv. video. karena Tv. mereka akan termotivasi dan merasa labih abik. akibat pengaruh Tv dan sejenisnya. Kebanyakan dari para remaja di Indonesia terindikasi dan termotivasi dari banyak acara di televisi maupun di film. Remaja bisa menjadi lebih dari sekedar delinquent. padahal mayoritas ibu-ibu yang sibuk menyuruh anaknya menonton tv sebagai upaya menghindari tuntutan anak yang tak ada habisnya. Polisi Amerika menyebutkan bahwa sejumlah tindak kekerasan yang pernah ditangani polisi ternyata dilakukan oleh remaja persis sama dengan adegan-adegan film yang ditontonnya. Bila tidak di tanggulangi faktor ini akan sangat berdampak buruk bagi kehidupan remaja. Bagi para remaja dengan mengikuti berbagai hal yang ada di Tv. Di Indonesia pun faktor film maupun juga sering melatari berbagai kenakalan remaja yang ada. Ternyata anak meniru dan mengindentifikasi film-film yang ditontonnya. maupun film. maupun video bisa dengan cepatnya dan 46 . film. untuk melakukan kenakalan remaja. film dan sebagainya nampaknya ikut berperan merusak mental remaja. dan merasa hebat. Anak yang sering menonton film-film keras lebih terlibat dalam tindak kekerasan ketika remaja dibandingkan dengan teman-temannya yang jarang menonton film sejenis. Sebuah penelitian lapangan yang pernah dilakukan di Amerika menunjukkan bahwa film-film yang memamerkan tindak kekerasan sangat berdampak buruk pada tingkah laku remaja. Mereka bisa menjadi kriminal bahkan psycho psikopat karena acara-acara yang buruk ditonton oleh mereka. merasa keren. padahal kenyataannya itu hanya sebuah fiktif yang bahkan mungkin berdampak negatif bagi mereka dan belum tentu bagus juga bagi mereka yang mengikutinya. video.

ampuhnya memiliki pengaruh besar untuk merombak dan menyimpangkan paradigma dan kepribadian remaja ke arah dan bentuk yang lain dari yang seharusnya. Banyak kaum muda yang mencoba mengatasi rasa cemasnya dalam bentuk “pelarian” (memburu kenikmatan lewat minuman keras. e) Perasaan tidak berdaya : perasaan tidak berdaya ini muncul pertama-tama karena teknologi semakin menguasai gaya 47 . d) Ketidakmampuan untuk terlibat : kecenderungan untuk mengintelektualkan segala sesuatu dan pola pikir ekonomis. seks dan lainnya). b) Sikap apatis : sikap apatis merupakan kecenderungan untuk menolak sesuatu dan pada saat yang bersamaan tidak mau melibatkan diri di dalamnya. Persahabatan dinilai dengan untung rugi atau malahan dengan uang. Masalah-Masalah Penyebab Kenakalan Remaja Masalah-masalah yang sering dihadapi remaja masa kini antara lain : a) Kebutuhan akan figur teladan : remaja jauh lebih mudah terkesan akan nilai-nilai luhur yang berlangsung dari keteladanan orang tua mereka daripada hanya sekedar nasihat-nasihat bagus yang hanya kata-kata indah. B. membuat para remaja sulit melibatkan diri secara emosional maupun efektif dalam hubungan pribadi dan dalam kehidupan di masyarakat. Sikap apatis ini terwujud di dalam ketidakacuhannya akan apa yang terjadi disekitarnya. obat penenang. c) Kecemasan dan kurangnya harga diri : kata stress atau frustasi semakin umum dipakai kalangan remaja.

Seiring berkembangnya jaman dengan globalisasi. Kaitan Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja dalam Perkembangan Globalisasi Seperti kita sudah ketahui sebelumnya. Teknologi mau tidak mau menciptakan masyarakat teknokratis yang memaksa kita untuk pertama-tama berpikir tentang keselamatan diri kita di tengah-tengah masyarakat.hidup dan pola berpikir masyarakat modern. 3. Baik itu kenakalan remaja bersifat individual maupun yang bersifat berkelompok. Berbagai bentuk kenakalan maupun penyimpangan remaja yang sebelumnya belum pernah ada maupun tidak terangkat dalam implementasi dan implikasinya. misalnya menggunakan segala cara untuk tidak belajar tetapi mendapat nilai baik atau ijasah. obatobatan dan seks pada mulanya berawal dari hanya mencoba-coba. Para remaja zaman sekarang seakan tak memiliki batasan nilai dan norma 48 . kenakalan remaja di Indonesia semakin berkembang dan bervariasi bentuk serta macamnya. kini justru semakin berkembang. globalisasi telah banyak membawa pengaruh dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Lingkungan pergaulan anak muda dewasa ini memberikan pandangan yagn keliru tentang pengalaman. khususnya pengaruh dalam perkembangan kenakalan remaja di Indonesia. III. bervariasi dan pesat bermunculan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. f) Pemujaan akan pengalaman : sebagian besar tindakan-tindakan negatif anak muda dengan minumam keras. Masuk dan berkembangnya pola kehidupan budaya barat sebagai aspek negatif globalisasi berbanding lurus dengan perkembangan kenakalan-kenakalan dan perilaku-perilaku menyimpang yang dilakukan oleh para remaja. Lebih jauh remaja mencari “jalan pintas”.

Narkoba Narkoba merupakan suatu bentuk kenakalan bahkan tindak kriminal sebagai bentuk implikasi dari aspek negatif globalisasi berupa pola kehidupan budaya barat. dan begitu mudahnya terbawa pengaruh buruk globalisasi tersebut. dan tidak peduli akan tata sosial yang ada. Faktor globalisasi yang merupakan tuntutan tak terhindarkan. pengguna narkoba di Indonesia hampir 80% berasal dari kalangan remaja dan anak-anak. untuk tidak bertindak hal-hal yang menyimpang dari masyarakat. Setelah reformasi terlebih measuki era millennium. narkoba semakin marak di Indonesia. tapi tidak separah dan semeledak penggunaan narkoba masa kini. dan pengguna terbesar dari barang haram ini adalah remaja. Berdasarkan data. tapi juga para remaja masa kini telah berani menjadi pengedar barang haram tersebut. Mereka seakan tidak malu. Dalam hal kenakalan remaja. kekerasan dan lain-lain. mabuk-mabukan. turut membawa pengaruh besar narkoba dalam tata kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Tak hanya berupa kenakalan remaja. narkoba bisa terbilang baru dalam perkembangannya di Indonesia. Tak hanya sebagai pengguna. mulai dari vandalisme. mungkin penggunaan narkoba sudah ada. Narkoba merupakan salah satu bentuk variasi baru dalam perkembangan kenakalan remaja di Indonesia akibat pengaruh globalisasi saat ini Dalam 49 . sebagai berikut : 1. Meskipun sebelum era reformasi. sementara sisanya dari kalangan dewasa.khususnya dari dalam dirinya sendiri. perilaku seksual. khususnya para remaja. Diantaranya berbagai bentuk dan variasi kenakalan remaja masa kini sebagai implikasi dari perkembangan globalisasi yang ada. narkoba juga bahkan dapat melahirkan berbagai bentuk kenakalan remaja yang lain. Itu merupakan suatu bukti otentik. bagaimana rusaknya moral generasi penerus bangsa Indonesia ini akibat narkoba.

serta mudahnya akses untuk masuk dan mendapatkannya. Perkembangan teknologi pun kini banyak disalahgunakan sebagai media perusak moral berupa hal-hal anti-susila. maupun sebagai bahan pelarian. Hal ini semakin tersokong oleh adanya perkembangan zaman berupa globalisasi. Karena peranan narkoba di masa kini semakin mengakar dan vital bagi kerusakan bangsa ini. Masuknya budaya-budaya barat yang tidak relevan dengan nilai sosial masyarakat Indonesia. Para remaja masa kini banyak yang terjerumus ke dalamnya karena berbagai motif yang melatari. banyak 50 . Siapapun dapat terpengaruh dan terjangkit virus narkoba ini. mulai dari sekedar coba-coba. utamanya merusak generasi remaja bangsa ini. pengaruh pihak lain. Pornoaksi dan pornografi yang semakin marak saat ini di berbagai media informasi. tapi juga negatif bagi remaja. Perilaku seksual bebas / Asusila Seiring berkembangnya waktu dan zaman. yang tak hanya membawa dampak positif. 2. telah memicu pergolakan moral dan perilaku masyarakat di Indonesia. merupakan salah satu bentuk kenakalan remaja hasil adaptasi globalisasi di bangsa ini. Khusus di Indoesia keadaan ini kerap kali melanda anak-anak remaja di kota-kota besar. Dan dalam perkembangannya kenakalan remaja berupa narkoba sangat berpoternsi besar untuk semakin berkembang dan bertambah. utamanya para remaja. Perilaku seksual bebas. khususnya remaja. khususnya para remaja. salah satunya dalam hal kebutuhan biologis. para remaja masa kini semakin berani mengekspresikan diri mereka.beberapa daasa warsa terakhir ini penggunaan narkoba di kalangan remaja semakin meningkat pesat. bila tidak ditindak lanjuti dengan tepat dan berkala. Jika ditelusuri secara cermat memang sangat sulit untuk mancari korelasi timbulnya kasus penggunaan narkoba oleh anak remaja dengan kondisi-kondisi tertentu.

Dalam beberapa tahun terakhir ini berbagai kasus tindakan asusila banyak merebak di masyarakat. Mereka telah berani menyalahgunakan tyeknologi demi perbuatan biologis yang terbentuk akibat dampak negatif perkembangan teknologi itu sendiri.disalah gunakan oleh para remaja masa kini sebagai suatu bentuk pembelajaran mereka. Yogyakarta. Ditambah berkembangnya paham-paham liberalisme dalam kehidupan sosial yang mengutamakan kebebasan. perilaku seksual bebas dapat sangat berpengaruh bagi masa depan para 51 . Jakarta. Hal tersebut merupakan suatu bukti bahwa bentuk negatif berupa pola kehidupan budaya barat telah merasuk pada diri remaja-remaja Indonesia. Di usianya yang masih muda. merupakan diantara bentuk-bentuk kenakalan remaja berupa perilaku seksual bebas ini. Tentunya bukan tanpa akibat kenakaln remaja yang satu ini. Melakukan hubungan seks diluar nikah. Dan sebagian besar pelakunya berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. bercumbu di depan umum. mereka sudah berani beraksi layaknya orang dewasa berhubungan biologis. utamanya video-video porno yang banyak dilakukan para remaja pelajar di Indonesia. bertindak anti-susila tanpa batas. perkembangan perilaku asusila di Indonesia kian memrihatinkan. serta panyalahgunaan perkembangan teknologi yang semakin canggih untuk hal-hal yang anti susila semakin melahirkan kebebasan para remaja untuk berekspresi negatif berupa kenakalan remaja. Selain itu kasus seks bebas yang dilakukan para remaja pun semakin berkembang dimana saja. tercatat sebagai kota-kota besar di Indonesia yang memiliki tingkat perilaku asusila tertinggi di Indonesia. Seperti kita ketahui saat ini banyak sekali perilaku seksual bebas yang dilakukan para remaja di Indonesia. Berdasarkan data dari sebuah LSM. Bandung dan Papua. bahkan dianggap oleh mereka sebagai hal yang lumrah dan trendi.

terimplikasi cukup baik dalam kehidupan sosial di Indonesia. sangat mudah tersulut amarah hingga melakukan aksi anarkisme dan violenisme seenaknya. 52 . Dengan berkembangnya globalisasi dan masuknya budaya barat. Khususnya para remaja yang masih labil. terasingkan dari kehidupan sosial. Kekerasan yang sangat tidak identik dengan budaya kita sebagai bangsa timur. kekerasan merupakan jalan terbaik untuk menyelesaikan suatu masalah. terjangkit penyakit kelamin. Kekerasan salah satunya. kebanyakan mereka mencontoh tindakan tersebut. Masuknya budaya barat berupa kekerasan ini. Kenakalan remaja berupa kekerasan bagi para remaja Indonesia sudah terimplementasi dalam bentuk yang lebih kompleks lagi yakni vandalisme.remaja. tak hanya orang dewasa. juga sangat memengaruhi kepribadian para remaja kearah yang negatif. dikeluarkan dari sekolah. atau bahkan kekerasan merupakan suatu bentuk selebrasi dari kesengangan akan sesuatu. Bagi sebagian remaja yang berpikiran pendek. khususnya yang berasal dari budaya barat. tak peduli baik atau buruk perilaku tersebut. 3. akibat . kehidupan sosial para remaja pun perlahan-perlahan mengikuti gaya hidup barat tersebut. Maraknya acara-acara maupun film-film yang berisikan kekerasan maupun vandalisme di Tv maupun internet. Kekerasan remaja Dewasa ini kekerasan oleh para remaja semakin banyak bermunculan di masyarakat. kini nampaknya semakin menguat implikasinya dalam kehidupan sosial. hanya dengan kekerasan permasalahan bisa selesai. hamil diluar nikah. mereka bisa kehilangan masa depan mereka. Para remaja masa kini seakan sangat mudah terpengaruh dengan berbagai hal yang masuk. tapi juga remaja bahkan anak-anak kini mudah tersulut pikiran dan tindakannya dalam bentuk kekerasan.

tak hanya atas nama kemarahan saja mereka tawuran. mereka mencorat-coret sarana umum. selagi mereka bertawuran. Kebanyakan dari mereka menjadikan minuman beralkohol sebagai pelampiasan manakala mereka sedang sedih maupun senang. Bertindak anarkis kemudian menyalahgunakan teknologi sebagai media nya. menghancurkan berbagai fasilitas umum. Selain berkelahi para remja ini juga sering kali bertindak vandalis seenaknya. faktor coba-coba dan pengaruh teman pun cukup besar memengaruhi kenakalan remaja ini. 4. Memang tak bisa dipungkiri penyalahgunaan teknologi sekarang ini sangat memengaruhi kekerasan di kalangan remaja. Ironisnya bukan sebagai pelajaran. mereka bertindak anarkis terhadap teman mereka sendiri dan merekamnya.karena menurut mereka itu adalah hal yang hebat dan luar biasa dan patut ditiru. entah apa sebabnya. mereka menyerang sekolah lain untuk bertawuran. Hal tersebut merupakan salah satu bukti tumbuh suburnya kekerasan di budaya bangsa generasi remaja kita. Tawuran merupakan bentuk kekerasan yang dilakukan oleh para remaja ini. merusak sarana umum dengan kasar. Marak berkembangnya peredaran dan penjualan minuman keras di masyarakat akhir – akhir ini juga telah banyak disalahgunakan oleh sebagian remaja di negeri ini. Contoh lainnya adalah banyak beredarnya video-video berisi kekerasan yang dilakukan para remaja putri di beberapa daerah di Indonesia. Sama halnya dengan 53 . Salah satu contohnya adalah tawuran para pelajar di Indonesia ini. Mabuk-mabukan Kehidupan budaya barat lainnya yang menjadi aspek negatif dari perkembangan globalisasi di Indonesia. bahkan untuk sesuatu yang senang. yakni minuman keras / mabuk-mabukan. justru rekaman-rekaman kekerasan itu menjadi motivasi remaja lain untuk membuat hal yang sama bahkan lebih sadis seperti sebelumnya.

Bagi masyarakat barat yang menganut sekuleritas dan kebebasan. dan merusak tubuh mereka yang masih muda. 5. berkata kasar. sebab bertentangan dengan nilai-nilai sosial dan agama yang berkembang di Indonesia. seorang remaja bisa melakukan berbagai penyimpanganpenyimpangan lainnya bahkan tindak kriminal seperti pembunuhan serta terjerumus dalam berbagai jurang kehancuran dosa dunia. merusak otak dan pikiran. Tentunya hal tersebut sangat berdampak negatif bagi para remaja. identik dengan hal-hal yang menyimpang dari kebiasaan moral yang ada. selain bisa menimbulkan banyak penyakit. akan selau ketergantungan dalam aktifitas kehidupannya. semua bisa terjadi akibat mabuk minuman keras. sex bebas. orang bisa melakukan apapun dibawah ketidaksadaran mereka. sama seperti narkoba. Itu sebabnya minuman keras dan narkoba merupakan dua bentuk kenakalan remaja terbahaya bagi perkembangan fisik dan mental para remaja. Mereka masuk ke Indonesia tentunya melalui globalisasi yang terus berkembang di Indonesia. karena dua hal ini. Mereka yang bertindik maupun bertato dianggap memberontak dari sistem 54 . pornoaksi. tato maupun tindik bisa tergolong kenakalan. berawal dari mabuk. vandalisme. remaja yang sudah terjangkit virus minum-minuman keras. bahkan narkoba. Tato maupun tindik umumnya di Indonesia. Dalam konteks kenakalan. alcohol pun bisa melahirkan kecanduan yang sangat. Mabuk-mabukan minuman keras juga bisa melahirkan berbagai kenakalan remaja lainnya bahkan tindakan kriminal.narkoba. Tato dan Tindik Tato dan tindik merupakan suatu pola hidup masyarakat barat yang kini semakin berkembang di kalangan remaja Indonesia. Tato dan tindik dianggap sebagai suatu lambang kebebasan berekspresi mereka. mendewasakan sebelum waktunya tanpa alamiah.

Masyarakat pun memiliki penilaian tersendiri terhadapnya. muncul komunitas masyarakat yang melumrahkan penggunaan tato dan tindik. mereka dianggap “rebel” dan nakal dalam kehidupannya dan cenderung anarkis dalam tindakannya.nilai yang sudah ada di masyarakat. tato maupun tindik menjadi pro-kontra di negara ini. yakni berbicara kasar dan kotor. dan dianggap penyimpangan Bagi para remaja di Indonesia kehadiran dan perkembangan tato dan tindik. dalam hal apapun. 6. dalam hal apapun orangorang barat bisa dengan mudahnya berkata kasar. Hal tersebut dimplementasikan oleh banyak remaja masa kini. Dalam perkembangannya. khususnya pekerjaan. justru menarik minat mereka untuk mencobanya. tapi juga bahkan saat senang maupun situasi normal dalam percakapan mereka. Remaja yang bertindik atau bertato. Remaja-remaja masa kini seakan dengan mudah dan bebasnya berkata-kata kasar dalam konteks apapun dalam keseharian mereka. mereka bebas menyertakan kata-kata kasar tak hanya saat mereka marah. Tak sedikit remaja yang bertato bahkan bertindik. dan bila tato maupun tindik dilakukan oleh remaja akan cenderung melahirkan identitas buruk bagi remaja itu sendiri. Mengapa tato maupun tindik dimasukkan sebagai bentuk kenakalan remaja?. ada yang setuju. Karena tato dan tindik merupakan penyimpangan dari tata nilai sosial dan utamanya agama yang ada di Indonesia. Bagi 55 . tapi lebih banyak yang tidak setuju. tapi sebagian besar masyarakat Indonesia masih menolak. cenderung tidak mendapat respect dari masyarakat umumnya. Berkata-kata kasar Bentuk kenakalan remaja lainnya yang juga merupakan hasil perkembangan globalisasi. Seperti kita ketahui salah satu kebudayaan barat yang negatif adalah kata-kata kasar.

bebas meggunakan berbagai kata kasar dalam keseharian mereka. sehingga bias menjadi benteng dasar dari berbagai bentuk tindakan kenakalan maupun criminal. karena juga merupakan suatu tindak penyimpangan. karena memang tak hanya para remaja tapi juga semua lapisan masyarakat di Indonesia khususnya. Bentuk dan Macam Solusi Penanggulangan Kenakalan Remaja Kenakalan remaja merupakan suatu problematika sosial yang membutuhkan penanngulangan berkalan dan kontinu. oleh siapapun di kehidupan sosial manusia di dunia ini. terlepas dari bisa diterima atau tidaknya penyimpangan tersebut. 4. tapi berkata-kata kasar juga termasuk dalam kenakalan remaja. dimanapaun. Sehingga lebih tepat penanggulangan yang ada berikut ini hanya sebatas langkah preventif dan minimalisir dari kenakalan remaja yang ada. b) Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini. Meskipun biasa dan kecil. III. A. Ini bagaikan suatu efek samping yang pasti ada dari kehidupan manusia di dunia. tak cukup hanya sekali untuk mengatasinya. keberadaan kenakalan remaja akan selalu ada kapanpun.mereka hal tersebut sudah menjadi hal yang lumrah dan biasa. c) Remaja harus membentuk ketahanan diri agar tidak mudah 56 . a) Remaja Intern Remaja hendaknya selalu memperkuat iman dan takwanya terhadap agama. Karena sebagai suatu resiko dan efek samping dari kehidupan.

Bermodalkan pengalaman-pengalaman yang diperolehnya dalam keluarga inilah bergantung kelangsungan hidupnya. d) Menciptakan hubungan komunikasi yang harmonis. b) anak. Keluarga Lingkungan Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang primer dan bersifat fundamental. membentuk kebiasaan-kebiasaan yang 57 . Orang tua sebaiknya mempersiapkan diri untuk mengenal lebih jauh dalam membimbing anaknya saat masa remaja : a) Kenali mereka lebih dekat yaitu informasi mengenai remaja dan perubahan-perubahan yang terjadi di dalam dirinya. serta penuh percaya diri dalam perkembangan kepribadian mereka.terpengaruh jika ternyata keluarga (orang tua ). Disitulah remaja dibesarkan. memperoleh penemuan-penemuan. nyaman dan penuh kasih sayang bagi remaja. c) Kenali perubahan emosi remaja dan caranya mencari perhatian Kenali perubahan fisik pada remaja dan dampaknya terhadap diri orang tua serta reaksi emosinya dalam menghadapi masalah. B. e) Remaja harus bisa kreatif dan inovatif. belajar dan berkembang. d) Remaja harus pandai memilih teman dan lingkungan yang baik untuk diajak bergaul. Tidak hanya remaja yang belajar menghadapi kehidupannya yang “baru” tetapi orang tua juga perlu banyak belajar menghadapi perubahan-perubahan dan menemukan cara terbaik untuk menghadapinya. teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.

Anak hendaknya ditumbuhkan kesadaran bahwa kenyataan sering tidak seperti harapan kita. sabar. naksir. ditaksir dan pacaran. teman dan permasalahannya.positif. 58 . secara terbuka. bukan semata-mata karena kesenangan orang tua. j) Arahkan anak untuk menyenangi dan mengembangkan bakat dan keinginannya dalam hal yang baik. sebaliknya harapan tidak selalu menjadi kenyataan. arahkanlah agar anak memilih jurusan sesuai dengan kesenangan dan bakat anak. g) Adanya motivasi dari keluarga untuk mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri h) mengarahkan untuk mempunyai teman bergaul yang sesuai. “mengambil hati” anak dan “mencuri perhatian” anak. memberlakukan aturan dalam keluarga. jangan memberi tekanan pada anak. dan bijaksana kepada para remaja. e) Kenali perubahan lingkungan misalnya peran gender serta rasa keadilan antara pria dan wanita. kelainan seksual dan pengaruh buruk yang ada di masyarakat. k) Anak hendaknya diberi pengarahan tentang idealisme dan kenyataan. orangtua hendaknya juga memberikan kesibukan dan mempercayakan sebagian tanggung jawab rumah tangga kepada si remaja tidak dengan pemaksaan maupun mengada-ada i) Dalam hal ilmu pengetahuan. f) Berilah pengertian mengenai masalah-masalah seksualitas. menyikapi “kesalahan” anak.

khususnya para remaja. seimbang antara pengawasan dengan kebebasan. s) Mendisiplinkan anak dengan kasih sayang untuk mengefektifkan melatih dan memastikan anak mematuhi peraturan tertentu. o) Saat ataupun setelah melakukan kenakalan berikanlah saran agar dia tidak melakukan maupun mengulangi perbuatan itu lagi. n) Menumbuh kembangkan perasaan malu dan takut melakukan perbuatan yang tidak baik ataupun berbagai bentuk kejahatan inilah yang akan menjadi 'pengawas setia' dalam diri setiap orang.l) orangtua hendaknya bersikap seimbang. berilah hukuman yang mendidik bila perbuatan itu tetap diulang. r) Orang tua hendaknya memilih dan mengawasi tayangan yang baik dan bermanfaat bagi perkembangan anak remaja mereka. menerima anak apa adanya tanpa syarat dan pengecualian. t) Memberi kesempatan dan kebebasan pada anak untuk terbuka dalam hal apapun terhaadap orang tua. termasuk dalam hal permasalahan yang menyangkut kenakalan. Bila tidak mempan diberi saran. 59 . Usahakan dengan berbagai cara agar anak tidak lagi mengulangi perbuatan yang tidak baik itu. walau si anak nakal sekalipun. p) anaknya q) Orang tua hendaklah berlaku adil tanpa pilih kasih terhadap anakmemberikan uraian tentang akibat perbuatan buruk yang dilakukan anaknya. m) Orangtua hendaknya memberikan pengertian dan teladan dalam menekankan bimbingan serta pelaksanaan latihan kemoralan.

Penanaman. tertib serta aman agar dapat menunjang keberhasilan PBM karena itu guru perlu dapat menciptakannya. a) Keluarga sebagai pusat pendidikan : disini orang tua berperan dalam pembentukan kepribadian remaja karena orang tua mendidik. dan pengimplementasian nilai-nilai keimanan dan ketakwaan wajib hukumnya bagi orang tua. sebagai suatu indikator moral seorang anak. sehat. menemui frustasi dan untuk mendapatkan kekuatannya kembali maka keluarga adalah pangkalan yang paling vital. Selain itu Keluarga sebagai lembaga pendidikan primer dan fundamental harus memiliki peranan . pengembangan. untuk ini diperlukan sarana dan prasarana yang memadai serta perlu diciptakan lingkungan yang bersih.u) Memberikan solusi-solusi dan motivasi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi si anak. olahraga serta meningkatkan budi pekerti yang luhur. tanpa bersikap otoriter terhadap anak dalam hal apapun. C. c) Keluarga sebagai pusat ketenangan hidup : dalam mempertahankan hidupnya sering orang mengalami gangguan pikiran. 60 . b) Keluarga sebagai pusat agama : dalam hal ini orang tua memiliki peranan yang sangat vital. v) Hendaknya orang tua sabar dalam membimbing anak-anak remajanya. a) Lingkungan Sekolah Sekolah sebagai pusat pendidikan bagi siswa dalam rangka menimba pengetahuan. aagaama merupakan suatu pondasi dasar dari kepribadian seorang remaja. keterampilan seni budaya. mengasuh dan membimbing remajanya untuk hidup di dalam masyarakat.

c) Lingkungan sekolah yang sehat dan dinamis. karya wisata. d) Bagi guru layak bersikap objektif terhadap semua siswa di kelas. f) Motivasi belajar siswa timbul dari dirinya sendiri sehingga siswa dapat belajar dengan tertib. patuh pada peraturan yang ada di sekolah dan tidak terpengaruh oleh hal – hal yang negative g) Program sekolah yang terpadu. sebagai indikator pengimplementasian nilai-nilai moral dan agama pada siswa (anak remaja). selayaknya cepat diubah dan di perbaiki. Diberikan kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler secara terpadu. olahraga. Guru adalah orangtua siswa di sekolah karena itu perlu adanya sikap berdialog guru dengan siswa tentang berbagai hal khusus tentang masalah belajar sehingga keberhasilan dalam belajar dapat tercapai. Melalui kegiatan pramuka. pencinta alam dan sebagainya. 61 .b) Sekolah juga wajib memberikan pendidikan agama lanjutan setelah keluarga. kesenian. jika ada kebiasaan / sifat yang dapat mengganggu interaksi guru dan siswa atau emosional di dalam kelas. karena sekolah merupakan tempat kedua remaja sering dan mudah berinteraksi dengan berbagai hal termasuk yang buruk. e) Perhatian guru terhadap siswanya diupayakan agar dapat mengetahui kelemahan siswa dalam banyak aspek terutama dalam proses belajar dan pergaulan yang sehat sehingga guru menadapat cara yang paling baik untuk menolong dan mengatasi kesulitan lainnya siswanya.

Pemerintah 62 . mental. E. a) Lingkungan Masyarakat Pengadaan karang taruna. dengan mengarahkan remaja kea rah yang baik d) Menutup / membubarkan tempat-tempat / tongkrongan- tongkrongan remaja yang tidak bermanfaat dan cenderung menimbulkan kemaksiatan. aktivitas dan kreativitas remaja sehingga terbentuk pribadi yang militant dan dinamis sebagai generasi penerus. b) Bersama remaja warga masyarakat juga aktif dalam melaksanakan bakti sosial sehingga diperoleh pengalaman praktis yang positif dari kehidupan bermasyarakat. remaja masjid. membicarakan masalah – masalah atau kesulitan yang dialaminya dengan dibimbing oleh konsultan yang ada di dalam organisasi tersebut. khususnya bagi para remaja. e) Ikut serta dalam menciptakan suasana lingkungan yang kondusif. D. c) Masyarakat hendaknya menjadi kontrol sosial terbesar perkembangan para remaja.dapat memberikan aktivitas yang sehat dan dinamis serta bekal untuk masa depannya. yang secara tidak langsung juga akan sangat bermanfaat memengaruhi pertumbuhan tingkah laku serta psikologis remaja. Hal ini untuk melatih fisik. serta dalam organisasi remaja diharapkan remaja dapat berkomunikasi dengan teman – temannya. KNPI atau organisasi pemuda lainnya oleh masyarakat sebagai wadah aktifitas yang bermanfaat bagi para remaja.

tayangan maupun teknologi yang mendidik dan membentuk pribadi remaja yang baik.a) Dalam hal pendidikan dan ilmu pengetahuan. dengan memberi fasilitas-fasilitas sosial baik berupa. bacaan. Pendidikan Pancasila. pemberian bidang studi seperti Pendidikan Agama. c) Pemerintah harus bersifat selektif dan preventif terhadap aspek- aspek globalisasi yang masuk maupun dapat merusak generasi remaja bangsa. d) Pemerintah perlu mengadakan berbagai penyuluhan kepada para remaja mengenai hal-hal negative yang dapat merusak masa depan para remaja. Pendidikan Kewarganegaraan. Salah satunya kenakalan remaja. pemerintah wajib menjadi kontrol sosial bagi pertumbuhan dan perkembangan generasi muda negaranya. dll. Ilmu Budaya Dasar. 63 . dalam hal dan bentuk apapun. b) Dalam hal kehidupan sosial. pemerintah harus turut serta memberikan penanaman tata nilai dan norma yang baik dan seuai dengan kehidupan sosial dan beragama Indonesia melalui.

Tak hanya sekadar penyimpangan bahkan kenakalan remaja bisa berupa tindak kriminal bila itu sudah merugikan bahkan membahayakan nyawa orang lain. kenakalan remaja telah menjadi efek langsung yang semakin berkembang implikasinya dalam masyarakat. kini kian merebak dan menyebar dalam diri remaja. Pola hidup budaya barat sebagai salah satu aspek bawaan globalisasi. Berbagai paket negatif globalisasi membawa banyak dampak perubahan bagi perkembangan psikologis dan fisik remaja di Indonesia. Kian hari remaja Indonesia semakin tak 64 . Dalam kaitannya dengan era globalisasi sekarang ini. 1. Berbagai bentuk kenakalan remaja baru yang belum pernah ada sebelumnya.BAB IV PENUTUP IV. Kesimpulan Kenakalan Remaja merupakan suatu bentuk problematika sosial yang telah ada dan akan selalu ada dalam kehidupan sosial. banyak memberi implikasi buruk bagi kehidupan para remaja di Indonesia.

vandalisme. seks bebas. Karena kenakalan remaja merupakan suatu problema sosial yang selauada dan menjadi resiko kehidupan manusia di dunia ini. khususnya keluarga dan sekolah sebagai dua lingkungan terdominan remaja. dan oleh siapapun. Keimanan dan ketakwaan yang teguh akan menjadi pondasi dan kepribadian dasar yang menyaring pengaruh kebudayaan barat ataupun kebudayaan buruk lainnya yang dapat menyeret kita ke jurang dosa berupa kenkalan remaja. Semua pihak yang terkait. dimanapun. sampai tato dan tindik kini telah berkembang sebagai bentuk kenakalan remaja dan problematika sosial baru di masyarakat. tak terkecuali remaja itu sendiri sebagai sumber daya manusia negeri ini dan generasi penerus bangsa ini. 2. kapanpun. Sehingga tidak terlahir kenakalan remaja berupa atau akibat disfungsional teknologi 3. pembimbing 65 .terkendali mengekspresikan diri mereka. 2. filter (penyaring) yang paling mendasar adalah kita kembali kepada ajaran agama. Saran 1. IV. norma. Perkembangan Iptek di era globalisasi sekarang harusnya bisa dimanfaatkan dengan baik sebagai pembentuk kepribadian generasi cerdas bagi para remaja sekarang ini. Efek negatif globalisasi terhadap kenakalan remaja yang semakin mengkhawatirkan tersebut. wajib memberi pendidikan dan pengetahuan yang baik berdasar tata nilai. agama. violenisme. berbagai hal menyimpang dan kriminil tak segan di lakukan mereka. Serta bisa disikapi dengan baik dan bijaka akan berbagaid dampak negatif dari perkembangan teknologi ini. Bagi para remaja khususnya. Mulai dari narkoba. dari kita semua. tentunya membutuhkan solusi berkala untuk meminimalisir bahkan mencegah. miras. serta menjadi pembentuk. serta hokum yang berlaku di negarai ini.

sekaligus pengawas kepribadian dan pertumbuhan remaja ke arah yang positif terhindar dari efek-efek negatif. termasuk salah satunya ke dalam kenakalan remaja. Jakarta: Rajawali.tarumanagara.anneahira. 2004. Kartono.com/narkoba 66 .wordpress. Kartini. 1986. Kewarganegaraan. Aim. DAFTAR PUSTAKA   Sudarsono.com http://www.psikologi.org http://www. Sosiologi. 2007. Jakarta: Rineka Cipta. Pendidikan Grafindo Media Pratama.ac.wikipedia. Abdulkarim.iscribd.id http://www. Jakarta: Erlangga. Psikologi Sosial 2: Kenakalan Remaja.com http://h2dy. Bandung:   Mu’in. Idianto. Kenakalan Remaja. Sumber Internet :      http://www. 2004.

Perubahan-perubahan ini dipergencar dalam masyarakat kita yang semakin kompleks dan berteknologi modern. Remaja pada umumnya mengalami bahwa pencarian jati diri atau keutuhan diri itu suatu masalah utama karena adanya perubahan-perubahan sosial.com http://h4b13. Kedua. seluruh masalah mereka selalu diatasi oleh orang-orang dewasa.com http://www. dicegah dan dikendalikan sedini mungkin agar tidak berkembang menjadi tindak kriminal yang lebih besar yang dapat merugikan dirinya sendiri. Kesalahan-kesalahan yang menimbulkan kekesalan lingkungan inilah yang sering disebut sebagai “kenakalan remaja”. Kesalahan yang dilakukan sering menimbulkan kekuatiran serta perasaan yang tidak menyenangkan bagi lingkungan dan orangtuanya. namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa.wordpress. Kenakalan remaja itu harus diatasi. Kesalahan yang diperbuat para remaja hanya akan menyenangkan teman sebayanya. fisiologi dan psikologis di dalam diri mereka maupun di tengah masyarakat tempat mereka hidup.   http://eka-punk. termasuk periode remaja. Mereka sedang mencari pola hidup yang paling sesuai baginya dan inipun sering dilakukan melalui metoda coba-coba walaupun melalui banyak kesalahan. Arus perubahan kehidupan yang berjalan amat cepat cenderung membuat individu 67 . Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia antara 13 . Remaja seringkali sulit mengatasi masalah mereka. yaitu : pertama. Hal ini karena mereka semua memang sama-sama masih dalam masa mencari identitas. lingkungan masyarakat dan masa depan bangsa. ketika masih anak-anak. Ada dua alasan hal itu terjadi.id KENAKALAN REMAJA Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa.ac. Hal inilah yang membuat remaja tidak mempunyai pengalaman dalam menghadapi masalah. karena remaja merasa dirinya telah mandiri. Setiap periode hidup manusia punya masalahnya sendiri-sendiri.blogspot.18 tahun. maka mereka mempunyai gengsi dan menolak bantuan dari orang dewasa. Seorang remaja sudah tidak lagi dapat dikatakan sebagai kanak-kanak.ubb.

pemerasan dll perbuatan illegal yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan (uang atau income) b. Bentuk – bentuk perbuatan kenakalan remaja yang lebih banyak dilakukan dalam kaitan remaja yang bersangkutan dengan gangnya atau gerombolan remaja lainnya. hakekatnya mencerminkan suatu sub kultur tersendiri yang dapat dibedakan dalam 3 sub kultur kenakalan yaitu: a. Perbuatan perkelahian antar gang. Kegagalan ini antara lain karena ketiadaan kemampuan. Sub kultur pengelakan/ pengasingan (rettreatist sub culture). durhaka kepada kedua ibu bapak dan sebagainya. JENIS KENAKALAN REMAJA Kenakalan remaja umumnya dibagi dua : a. seperti mencuri. Sub kultur criminal: suatu bentuk gang kenakalan remaja yang mengarah pada perbuatan pencurian. suatu bentuk gang yang menekankan pada penggunaan obat – obatan (secara salah). merampas. kebut – kebutan di jalan ramai merupakan contoh kenakalan remaja sub kultur konflik. membunuh. merupakan cara 68 . Kenakalan remaja yang termasuk sub kultur pengelakan/ pengasingan yaitu kenakalan remaja dalam bentuk penyelahgunaan obat – obatan narkotika. belum dewasa dan perbuatan yang mereka lakukan tidak dikenakan hukuman berat. DEFINISI Istilah “kenakalan” yang dimaksud adalah tingkah laku yang dianggap menyimpang dari norma-norma sosial masyarakat dan mengganggu ketentraman masyarakat. mencerminkan suatu cara adaptasi yang khusus dari para remaja dalam proses penyesuaian dirinya yang gagal untuk dapat mencapai keberhasilan hidup atau memperbaiki keadaannya dengan menempuh jaur – jalur kesempatan yang sewajarnya. Kenakalan perorangan (individual delinquency) b. Perbuatan remaja dikatakan “nakal” karena remaja dianggap belum matang. yang tinggi mobilitas vertikal dan geografisnya. Kenakalan remaja sub kultur konflik sering terjadi pada kasatuan masyarakat yang tidak stabil. berzina. Kenakalan berkelompok (sociologi delinquency) Yang sering disoroti adalah kenakalan remaja berkelompok atau sering disebut “gang deliquency”. keterbatasan pendidikan dan tidak adanya kesempatan kerja yang sesuai.merasa hanya seperti sebuah sekrup dalam mesin raksasa daripada seorang makhluk utuh yang memiliki di dalam dirinya suatu keyakinan akan identitas diri sebagai seorang pribadi. keluarga cenderung berorientasi tidak pada masa depan tetapi pada masa kini dan tidak ada kemajuan sosial. tidak cukup terorganisir. Hukuman yang dijatuhkan kepada mereka ialah remaja itu ditempatkan di pusat-pusat rehabilitasi dan diberi pendidikan khusus. merampok. Kaitan pertumbuhan dan perkembangan individu remaja dengan lingkungannya terhadap struktur sosial dengan jalur – jalur system yang tersedia dan berlangsung di masyarakat untuk mobilitas yang lebih baik. Kenakalan remaja (Juvenile Delinquence) adalah merujuk kepada perbuatan dan aktivitias remaja yang berlawanan dengan norma-norma masyarakat. Pada kenakalan remaja sub kultur kriminil. menodong. Sub kultur konflik: suatu bentuk gang yang mengutamakan perbuatan – perbuatan kekerasan sebagai suatu cara untuk mendapatkan atau meningkatkan status c. Perbuatan kenakalan remaja pada hakekatnya merupakan proses usaha pencapaian suatu keberhasilan tertentu dalam perkembangan kehidupan remaja. undang-undang negara dan agama.

memiliki banyak kawan adalah merupakan satu bentuk prestasi tersendiri. dan lain sebagainya. 2) Mobilitas yang semakin besar dan urbanisasi ke kota-kota besar sebagai pusat industri tersebut. anak pejabat pemerintah setempat bahkan mungkin pusat. Menurut Cloward dan Ohlin: (berdasarkan teori Merton) Kenakalan remaja kemungkinan besar timbul bila beberapa kelompok dalam masyarakat tidak mampu untuk mencapai tujuan-tujuan budayanya. antara lain : a. d. pengaruh kawan bermain ini bukan hanya membanggakan si remaja saja tetapi bahkan juga pada orangtuanya. PENYEBAB Penyebab kenakalan remaja dari berbagai sumber.M Uttamo Thera. Menurut Y. Makin banyak kawan. Ketidak adilan dalam kesempatan mencapai tujuan budaya tersebut. kebanggaan ini adalah “semu” sifatnya. timbulnya kenakalan remaja tetap sama besarnya. Apabila si anak akan berusaha mengikuti tetapi tidak mempunyai modal ataupun orangtua tidak mampu memenuhinya maka anak akan menjadi frustrasi. Menurut Freedman : 1) Adanya kegoncangan sosial yang disebabkan oleh perubahan masyarakat ke arah industri modern disertai adanya kemajuan teknologi. anak orang yang paling kaya di kota itu. Agar anak dapat memperoleh pendidikan yang sesuai. Hal ini penting untuk menjaga agar pendidikan Agama 69 . pergaulan itu akan menimbulkan kekecewaan nantinya. Orangtua juga senang dan bangga kalau anaknya mempunyai teman bergaul dari kalangan tertentu tersebut. Misalnya yang berkuasa orang Italy atau Polandia. Malah kalau tidak dapat dikendalikan. 2) Pendidikan : memberikan pendidikan yang sesuai adalah merupakan salah satu tugas orangtua kepada anak. Di jaman sekarang. Selain itu. selalu dihinggapi adanya kenakalan remaja. Apalagi mereka dapat memiliki teman dari kalangan terbatas. dan lain-lain. memasuki kelompok “gang” yang siap tempur atau menarik diri dari realitas yang pahit dengan minum obat-obat narkotika. Anak-anak yang berhasil sekolahnya. Menurut Shaw dan McKay Tentang teori “keturunan budaya” (cultural transmission). obat terlarang. ataupun anak orang terpandang lainnya. makin tinggi nilai mereka di mata teman-temannya. Misalnya. Dari penelitian yang dilakukan pada beberapa kota dengan pendapatan ekonomi yang rendah.adaptasi terhadap keadaan secara pengelakan. mendorong anak-anak dari kelas bawahan untuk melakukan tindakan kriminal. melepaskan perjuangan dalam mencapai kesuksesan. Menurut Friedenberg Kenakalan remaja sering dihubungkan dengan kegagalan sekolah. c. maka remaja kemudian akan melarikan rasa kekecewaannya itu pada narkotik. umumnya adalah anak-anak yang mampu membuat sekolahan sebagai pusat dari kehidupan berkelompok seusia (peer group life) disamping mendapatkan informasi dan pengetahuan. perlu dipikirkan pula latar belakang agama pengelola sekolah. menarik diri atau mengaisngkan diri. Sebab kawan dari kalangan tertentu pasti juga mempunyai gaya hidup yang tertentu pula. e. b. kenakalan remaja dapat ditimbulkan oleh beberapa hal sebagian di antaranya adalah: 1) Pengaruh teman sepermainan : di kalangan remaja. terutama berkisar pada pendapatan finansial. yang tidak tergantung pada kelompok nasional yang sedang berkuasa didaerah tersebut. Apabila timbul frustrasi. pilihkanlah sekolah yang bermutu. Padahal.

Pemberian uang saku kepada remaja memang tidak dapat dihindarkan. Ketika anak telah berusia 17 tahun atau 18 tahun yang merupakan akhir masa remaja. selain itu mereka bebas. kebebasan bergaul sudah sampai pada tingkat yang menguatirkan. Tindakan iseng ini selain untuk mengisi waktu juga tidak jarang dipergunakan para remaja untuk menarik perhatian lingkungannya. merusak. ngebut tanpa lampu dimalam hari.yang telah diperoleh anak di rumah tidak kacau dengan agama yang diajarkan di sekolah. Tidak jarang dijumpai pemandangan di tempat-tempat umum. Orangtua hendaknya membantu memberikan pengarahan agar masa depan si anak berbahagia. Mereka dilatih agar mempunyai sifat tidak suka memboroskan uang tetapi juga tidak terlalu kikir. Mereka malah pergi bersama dengan kawan-kawannya. mencuri. anak mulai akan memilih perguruan tinggi. obat bius. tetapi tidak sedikit pula yang kurang berhasil dan kemudian menjadi kecewa. Misalnya. Menabung bukanlah pengembangan watak kikir. Berilah pengertian yang benar tentang adanya beberapa agama di dunia. tidak ada kegiatan. Celakanya. Perhatian yang diharapkan dapat berasal dari orangtuanya maupun kawan sepermainannya. bukan semata-mata karena kesenangan orang tua. dan malas belajar. Jangan berlebihan. sering pula karena dorongan teman sepergaulan yang kurang sesuai. pada umunya apabila seseorang tidak mengikuti gaya hidup anggota kelompoknya maka ia akan dijauhi oleh lingkungannya. bersenangsenang tanpa mengenal waktu bahkan mungkin kemudian menjadi salah satu pengguna obat-obat terlarang. orangtua yang memaksakan kehendaknya agar di masa depan anaknya memilih profesi tertentu yang sesuai dengan keinginan orangtua. meski memang ada sebagian anak yang berhasil mengikuti kehendak orangtuanya tersebut. Para remaja dengan bebas dapat bergaul antar jenis. Munculnya kegiatan iseng tersebut selain atas inisiatif si remaja sendiri. kawan sebaya sering menganggap iseng berbahaya adalah salah satu bentuk pamer sifat jagoan yang sangat membanggakan. melainkan sebagai bentuk menghargai uang yang didapat dengan kerja dan semangat. Tersesat. Namun. jika ia melakukan kegiatan yang negatif maka lingkungan dapat terganggu. Mereka sudah mengenal istilah 70 . dan sebagainya. Masih sering terjadi dalam masyarakat. sebab mereka pikir tanpa kepandaian pun uang gampang diperoleh. Uang saku yang diberikan dengan tidak bijaksana akan dapat menimbulkan masalah yaitu: anak menjadi boros. Namun. para remaja saling berangkulan mesra tanpa mempedulikan masyarakat sekitarnya. Sebab. Akhirnya ia terjerumus. minum minuman keras. 3) Penggunaan waktu luang : kegiatan di masa remaja sering hanya berkisar pada kegiatan sekolah dan seputar usaha menyelesaikan urusan di rumah. Ajarkan pula anak untuk mempunyai kebiasaan menabung sebagian dari uang sakunya. 4) Uang saku : orangtua hendaknya memberikan teladan untuk menanamkan pengertian bahwa uang hanya dapat diperoleh dengan kerja dan keringat. hal ini tidak akan menimbulkan masalah. frustrasi dan akhirnya tidak ingin bersekolah sama sekali. Remaja hendaknya dididik agar dapat menghargai nilai uang. tidak menghargai uang. Apabila si remaja melakukan kegiatan yang positif. Sebab dalam masyarakat. akhirnya mereka terpaksa mengikuti tindakan kawankawannya. Tindakan pengasingan ini jelas tidak mengenakkan hati si remaja. Seringkali perbuatan negatif ini hanya terdorong rasa iseng saja. Apabila waktu luang tanpa kegiatan ini terlalu banyak. sebaiknya uang saku diberikan dengan dasar kebijaksanaan. Arahkanlah agar anak memilih jurusan sesuai dengan kesenangan dan bakat anak. pada si remaja akan timbul gagasan untuk mengisi waktu luangnya dengan berbagai bentuk kegiatan. 5) Perilaku seksual : pada saat ini. Pemaksaan ini tidak jarang justru akan berakhir dengan kekecewaan.

bagi mereka. MASALAH-MASALAH YANG SERING DIHADAPI REMAJA MASA KINI Masalah-masalah yang sering dihadapi remaja masa kini antara lain : a. Sikap apatis ini terwujud di dalam ketidakacuhannya akan apa yang terjadi disekitarnya. Persahabatan dinilai dengan untung rugi atau malahan dengan uang.pacaran sejak awal masa remaja. Pemujaan akan pengalaman : sebagian besar tindakan-tindakan negatif anak muda dengan minumam keras. FAKTOR – FAKTOR SOSIAL BUDAYA SEBAGAI LATAR BELAKANG KENAKALAN REMAJA Faktor budaya adalah bagian dari faktor sosial sehingga sering disebut faktor sosial budaya. Demikian pula dengan pacaran. obat-obatan dan seks pada mulanya berawal dari hanya mencoba-coba. c. seks dan lainnya).anak. Lebih jauh remaja mencari “jalan pintas”. d. obat penenang. Pengertian pacaran dalam era globalisasi informasi ini sudah sangat berbeda dengan pengertian pacaran 15-20 tahun yang lalu. sebaliknya harapan tidak selalu menjadi kenyataan. merupakan salah satu bentuk gengsi yang membanggakan. anak hendaknya diberi pengarahan tentang idealisme dan kenyataan. Keindahan dan kehangatan masa pacaran sesungguhnya tidak akan terus berlangsung selamanya. Lingkungan pergaulan anak muda dewasa ini memberikan pandangan yagn keliru tentang pengalaman. di kalangan remaja kemudian terjadi persaingan untuk mendapatkan pacar. dalam masa pacaran. f. Anak – anak secara dini membiasakan diri dengan berbagai kepercayaan budaya seperti pemujaan nenek moyang. Perasaan tidak berdaya : perasaan tidak berdaya ini muncul pertama-tama karena teknologi semakin menguasai gaya hidup dan pola berpikir masyarakat modern. Banyak kaum muda yang mencoba mengatasi rasa cemasnya dalam bentuk “pelarian” (memburu kenikmatan lewat minuman keras. Stimulasi budaya juga didapatkan dari permainan anak. misalnya menggunakan segala cara untuk tidak belajar tetapi mendapat nilai baik atau ijasah. Oleh karena itu. di jaman ini banyak remaja yang putus sekolah karena hamil. Ketidakmampuan untuk terlibat : kecenderungan untuk mengintelektualkan segala sesuatu dan pola pikir ekonomis. jarang terjadi di desa – desa walaupun akhir – akhir ini kenakalan remaja telah merambat ke daerah pedesaan juga. membuat para remaja sulit melibatkan diri secara emosional maupun efektif dalam hubungan pribadi dan dalam kehidupan di masyarakat. b. Pacar. Anak hendaknya ditumbuhkan kesadaran bahwa kenyataan sering tidak seperti harapan kita. Dalam transmisi budaya seorang anak menerima budaya melalui instruksi. Kecemasan dan kurangnya harga diri : kata stress atau frustasi semakin umum dipakai kalangan remaja. Kebutuhan akan figur teladan : remaja jauh lebih mudah terkesan akan nilai-nilai luhur yang berlangsung dari keteladanan orang tua mereka daripada hanya sekedar nasihat-nasihat bagus yang hanya kata-kata indah. Akibatnya. Di Indonesia kenakalan remaja umumnya terdapat di kota – kota teristimewa di kota yang besar seperti Jakarta. observasi dan 71 . pemujaan roh – roh dan benda – benda. Akibatnya. Sikap apatis : sikap apatis merupakan kecenderungan untuk menolak sesuatu dan pada saat yang bersamaan tidak mau melibatkan diri di dalamnya. Teknologi mau tidak mau menciptakan masyarakat teknokratis yang memaksa kita untuk pertama-tama berpikir tentang keselamatan diri kita di tengah-tengah masyarakat. e. budaya masyarakat desa umumnya monokultural (satu macam budaya) yang cukup kokoh dan diturunkan melalui transmisi nenek moyang. Penduduk di desa umumnya berstatus petani.

usaha industrialisasi yang pesat. sehingga menyulitkan di dalam melakukan kontrol sosial. Apabila ikatan budaya keluarganya tidak kuat. Berbeda dengan di daerah perkotaan. Peran keluarga antara lain: a. umumnya remaja berkeinginan untuk melepaskan diri dari ketergantungan emosional terhadap orangtuanya dan lebih mendekati anak – anak sebaya dengan dirinya (peergroup). Mobilitas yang tinggi memungkinkan pertukaran budaya yang intensif yang akan mempengaruhi transmisi budaya keluarga terutama bagi anak remaja yang kepribadiannya sedang berkembang. berjudi. Orangtua sering menyimpang dari ketentuan nilai dan sikap budayanya (sering cekcok. memperoleh penemuan-penemuan. Keluarga tidak mampu memenuhi kebutuhan materi anaknya f. berkelahi. maka remaja akan mendekati kelompok anak sebaya yang terdiri dari berbagai suku bangsa. Keluarga sebagai pusat ketenangan hidup : dalam mempertahankan hidupnya sering 72 .imitasi. orangtua acuh tak acuh terhadap tingkah anaknya (kurang korektif) e. mobilitas yang tinggi dan urbanisasi yang tidak terbendung sering menyebabkan kegoncangan – kegoncangan sosial disertai dengan frustasi dari anggota – anggota masyarakatnya. b. Trasmisi budaya keluarga kadang – kadang mengalami kesulitan karena kedua orangtua mempunyai kebuayaan yang berlainan (orangtua berasal dari suku yang berbeda) h. pulang malam. Keluarga sebagai pusat pendidikan : disini orang tua berperan dalam pembentukan kepribadian remaja karena orang tua mendidik.beda. sangatlah peka terhadap rangsangan – rangsangan dari lingkungannya dan kurang percaya pada diri sendiri hingga terbentuk kebiasaan melalui coba – coba (trial and error). Timbul perbedaan besar antara budaya keluarga dan pertukaran budaya dalam sikap dan nilai. dengan cepatnya usaha pembangunan yang menggunakan teknologi modern. Faktor – faktor sosial budaya yang dapat menimbulkan konflik pada remaja: a. Kurangnya pengertian dari pihak orangtua akan kebutuhan remaja terutama kebutuhan emosional d. Di dalam usaha melepaskan diri dari dunia anak – anak. Bermodalkan pengalaman-pengalaman yang diperolehnya dalam keluarga inilah bergantung kelangsungan hidupnya. b. mengasuh dan membimbing remajanya untuk hidup di dalam masyarakat. Kepribadian remaja misalnya kelainan kepribadian g. Keluarga sebagai pusat agama : dengan kesadaran beragama yang diperoleh remaja-remaja dan bimbingan orang tua. c. Dalam lingkungan keluarga terutama nilai dan sikap dalam budaya keluarga terlalu dipaksakan kepada remaja (sikap orangtua yang kaku) c. mencari bentuk. belajar dan berkembang. Disitulah remaja dibesarkan. Penduduk perkotaan umumnya terdiri dari berbagai ragam budaya (multikultral) serta status sosial ekonomi yang berbeda . foya – foya) UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PERAN KELUARGA BAGI REMAJA Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang primer dan bersifat fundamental. remaja akan mengenal agama sehingga membuat mereka untuk berbuat soleh dalam kehidupan. Transmisi budaya keluarga sangat minimal (komunikasi terhambat).

mental.orang mengalami gangguan pikiran. Masalah-masalah seksualitas. untuk ini diperlukan sarana dan prasarana yang memadai serta perlu diciptakan lingkungan yang bersih. Hal ini untuk melatih fisik. kesenian. c. Kenali perubahan lingkungan misalnya peran gender serta rasa keadilan antara pria dan wanita. d. Kenali perubahan fisik pada remaja dan dampaknya terhadap diri anak. patuh pada peraturan yang ada di sekolah dna tidak terpengaruh oleh hal – hal yang negatif d. olahraga. pencinta alam dan sebagainya. menemui frustasi dan untuk mendapatkan kekuatannya kembali maka keluarga adalah pangkalan yang paling vital. Motivasi belajar siswa timbul dari dirinya sendiri sehingga siswa dapat belajar dengan tertib. remaja masjid. Dalam organisasi remaja diharapkan dapat berkomunikasi dengan teman – temannya. ditaksir dan pacaran. naksir. kelainan seksual dan pengaruh buruk yang ada di masyarakat. karya wisata. Bersama warga masyarakat remaja juga aktif dalam melaksanakan bakti sosial sehingga diperoleh pengalaman praktis yang positif dari kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan pramuka. Sekolah sebagai pusat pendidikan bagi siswa dalam rangka menimba pengetahuan. olahraga serta meningkatkan budi pekerti yang luhur. sehat. KNPI atau oragnisasi pemuda lainnya. dapat memberikan aktivitas yang sehat dan dinamis serta bekal untuk masa depannya PERAN MASYARAKAT BAGI REMAJA Usaha – usaha untuk menciptakan lingkungan sehat dan dinamis dalam kehidupan di masyarakat. Diberikan kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler secara terpadu. Guru adalah orangtua siswa di sekolah karena itu perlu adanya sikap berdialog guru dengan siswa tentang berbagai hal khusus tentang masalah belajar sehingga keberhasilan dalam belajar dapat tercapai c. TIPS UNTUK ORANGTUA /KELUARGA Orang tua sebaiknya mempersiapkan diri untuk mengenal lebih jauh dalam membimbing anaknya saat masa remaja : a. “mengambil hati” anak dan “mencuri perhatian” anak. memberlakukan aturan dalam keluarga. Kenali perubahan emosi remaja dan caranya mencari perhatian orang tua serta reaksi emosinya dalam menghadapi masalah. Menciptakan hubungan komunikasi yang hangat. Tidak hanya remaja yang belajar menghadapi kehidupannya yang “baru” tetapi orang 73 . b. b. teman dan permasalahannya. menyikapi “kesalahan” anak. tertib serta aman agar dapat menunjang keberhasilan PBM karena itu guru perlu dapat menciptakannya. Lingkungan sekolah yang sehat dan dinamis. kaum remaja dapat mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh karang taruna. Kenali mereka lebih dekat yaitu informasi mengenai remaja dan perubahanperubahan yang terjadi di dalam dirinya. f. membentuk kebiasaan-kebiasaan yang positif. e. aktivitas dan kreativitas remaja sehingga terbentuk pribadi yang militant dan dinamis sebagai generasi penerus. keterampilan seni budaya. membicarakan masalah – masalah atau kesulitan yang dialaminya dengan dibimbing oleh konsultan yang ada di dalam organisasi tersebut. PERAN SEKOLAH BAGI REMAJA a. Program sekolah yang terpadu.

blogspot. atau proses sejarah. investasi. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. budaya populer. atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. Pengertian Kata "globalisasi" diambil dari kata global. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. guru dan masyarakat dapat membina remaja dengan baik. Di sisi lain. keluarga. putauw. ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negaranegara adikuasa. Ciri globalisasi Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia. sabu – sabu dan lain – lain) akan cepat menjalar kemana – mana.tua juga perlu banyak belajar menghadapi perubahan-perubahan dan menemukan cara terbaik untuk menghadapinya. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan. kecuali sekadar definisi kerja (working definition). mengusahakan lingkungan hidup yang sebaik – baiknya agar remaja dapat berkembang ke arah yang kita harapkan serta sesuai dengan kehendak dan kemauan anak sendiri tanpa mengikuti pola perilaku yang kurang baik yang sedang berkembang saat ini. sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. Dalam banyak hal. bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Sebab. ekonomi dan budaya masyarakat. ecstasy. blue film. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis. yang maknanya ialah universal. Agar terhindar dari pengaruh negatif dari era globalisasi maka diharapkan orangtua. dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias.com Globalisasi Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Tahapan perkembangan remaja berbeda – beda pada setiap individu sehingga diperlukan pemahaman dan pengenalan secara dini setiap perubahan fisik dan mental yang terjadi pada remaja sehingga perlu diperhitungkan dalam membina dan mengembangkan remaja. 74 . pil koplo. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuknya yang paling mutakhir. http://eka-punk. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. perjalanan. Era globalisasi sebagai aspek kemajuan iptek telah membuat segala informasi dan kemajuan dengan cepat tersebar ke segala penjuru dunia tetapi juga penyebaran pola perilaku yang kurang baik (buku porno. Dari sudut pandang ini.

* Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional. misalnya pada bidang lingkungan hidup. * Para transformasionalis berada di antara para globalis dan tradisionalis. misalnya dalam bidang fashion. sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda. serta kenyataan yang mungkin terjadi. * Para tradisionalis tidak percaya bahwa globalisasi tengah terjadi. Giddens menegaskan bahwa kebanyakan dari kita sadar bahwa sebenarnya diri kita turut ambil bagian dalam sebuah dunia yang harus berubah tanpa terkendali yang ditandai dengan selera dan rasa ketertarikan akan hal sama. dari produksi dan perdagangan kapital. * Para globalis pesimis berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan barat (terutama Amerika Serikat) yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan. dan makanan. * Para globalis positif dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab. jika memang ada. atau evolusi. terdapat tiga posisi teroritis yang dapat dilihat. krisis multinasional. Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi (antiglobalisasi). kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya. * Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi. sebuah kesadaran dan pemahaman baru bahwa dunia adalah satu. mereka juga berpendapat bahwa sangat bodoh jika kita menyangkal keberadaan konsep ini. Mereka percaya bahwa negara-negara dan kebudayaan lokal akan hilang diterpa kebudayaan dan ekonomi global yang homogen. * Meningkatnya masalah bersama. perubahan dan ketidakpastian. dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO). para globalis tidak memiliki pendapat sama mengenai konsekuensi terhadap proses tersebut. Posisi teoritis ini berpendapat bahwa globalisasi seharusnya dipahami sebagai "seperangkat hubungan yang saling berkaitan dengan murni melalui sebuah kekuatan. peningkatan pengaruh perusahaan multinasional. televisi satelit. yaitu: * Para globalis percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi nyata terhadap bagaimana orang dan lembaga di seluruh dunia berjalan. Mereka setuju bahwa pengaruh globalisasi telah sangat dilebih-lebihkan oleh para globalis. terlalu dibesarbesarkan. Namun. meskipun demikian. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam. inflasi regional dan lain-lain. Sejalan dengan itu. Apa yang tengah kita alami saat ini hanyalah merupakan tahap lanjutan. [sunting] Teori globalisasi Cochrane dan Pain menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan globalisasi. Mereka berpendapat bahwa fenomena ini adalah sebuah mitos semata atau.Hilir mudiknya kapal-kapal pengangkut barang antarnegara menunjukkan keterkaitan antarmanusia di seluruh dunia * Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. literatur. yang sebagian 75 . film. dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya. musik. saat ini. Peter Drucker menyebutkan globalisasi sebagai zaman transformasi sosial. Mereka merujuk bahwa kapitalisme telah menjadi sebuah fenomena internasional selama ratusan tahun. Kennedy dan Cohen menyimpulkan bahwa transformasi ini telah membawa kita pada globalisme. dan transmisi berita dan olah raga internasional).

negara negara di dunia mulai menyediakan diri sebagai pasar yang bebas. Runtuhnya komunisme seakan memberi pembenaran bahwa kapitalisme adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. dan Belanda adalah pelopor-pelopor eksplorasi ini. British Petroleum dari Inggris adalah beberapa contohnya. sekat-sekat antarnegara pun mulai kabur. perusahaan-perusahaan Eropa membuka berbagai cabangnya di Indonesia. Misalnya. kaum pedagang muslim juga menyebarkan nilai-nilai agamanya. Reaksi masyarakat Gerakan pro-globalisasi Pendukung globalisasi (sering juga disebut dengan pro-globalisasi) menganggap bahwa globalisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi masyarakat dunia. Di samping membentuk jaringan dagang. Mereka menyatakan bahwa proses ini bisa dibalik. Freeport dan Exxon dari Amerika Serikat. Vietnam. Implikasinya. Kedua negara dapat melakukan transaksi pertukaran sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimilikinya. India. dan salah satu bentuknya adalah ketergantungan dalam bidang ekonomi. Fase selanjutnya ditandai dengan eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh bangsa Eropa. Laut Tengah. Kaum muslim membentuk jaringan perdagangan yang antara lain meliputi Jepang. sejak politik pintu terbuka. 76 . Malaka. dan Genoa. abjad. begitu juga sebaliknya. Dengan teori ini. Perusahaan multinasional seperti ini tetap menjadi ikon globalisasi hingga saat ini. dapat dikendalikan.besar tidak terjadi secara langsung". Di Indinesia misalnya. Teori ini menyatakan bahwa suatu negara dengan negara lain saling bergantung dan dapat saling menguntungkan satu sama lainnya. Inggris. Persia. lalu menutupi kekurangan penawaran kain dengan membelinya dari Indonesia. Bila ditelusuri. Jepang memiliki keunggulan komparatif pada produk kamera digital (mampu mencetak lebih efesien dan bermutu tinggi) sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk kainnya. Hal ini didukung pula dengan terjadinya revolusi industri yang meningkatkan keterkaitan antarbangsa dunia. Spanyol. Unilever dari Belanda. berbagai teknologi mulai ditemukan dan menjadi dasar perkembangan teknologi saat ini. Tiongkok. Jepang dianjurkan untuk menghentikan produksi kainnya dan mengalihkan faktor-faktor produksinya untuk memaksimalkan produksi kamera digital. Saat itu. seperti komputer dan internet. Hal ini didukung pula dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi. berkembang pula kolonialisasi di dunia yang membawa pengaruh besar terhadap difusi kebudayaan di dunia. Alhasil. setidaknya. terutama ketika hal tersebut negatif atau.jpg Fenomena berkembangnya perusahaan McDonald di seluroh pelosok dunia menunjukkan telah terjadinya globalisasi Fase selanjutnya ditandai dengan dominasi perdagangan kaum muslim di Asia dan Afrika. pantai Afrika Timur. Indonesia. nama-nama. Fase selanjutnya terus berjalan dan mendapat momentumnya ketika perang dingin berakhir dan komunisme di dunia runtuh. Padahal interaksi dan globalisasi dalam hubungan antarbangsa di dunia telah ada sejak berabad-abad yang lalu. arsitek. Venesia. nilai sosial dan budaya Arab ke warga dunia. Berkas:Mcdonalds oslo 2. benih-benih globalisasi telah tumbuh ketika manusia mulai mengenal perdagangan antarnegeri sekitar tahun 1000 dan 1500 M. para pedagang dari Tiongkok dan India mulai menelusuri negeri lain baik melalui jalan darat (seperti misalnya jalur sutera) maupun jalan laut untuk berdagang. Portugis. Mereka berpijak pada teori keunggulan komparatif yang dicetuskan oleh David Ricardo. Sejarah globalisasi Banyak sejarawan yang menyebut globalisasi sebagai fenomena di abad ke-20 ini yang dihubungkan dengan bangkitnya ekonomi internasional. Pada saat itu. Semakin berkembangnya industri dan kebutuhan akan bahan baku serta pasar juga memunculkan berbagai perusahaan multinasional di dunia.

kedaulatan nasional. Di satu sisi. 77 . sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik. orang-orang yang dicap "antiglobalisasi" sering menolak istilah itu. kebijakan ini dapat melindungi produksi dalam negeri. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif. sehingga laju globalisasi akan terhambat dan -.menurut mereka -. termasuk konsumsi barang impor. akibatnya masyarakat negara itu terpaksa mengurangi tingkat konsumsinya. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal. yang menurut mereka mengikis lingkungan hidup. dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. hal ini akan meningkatkan biaya produksi barang impor sehingga sulit menembus pasar negara yang dituju. Apapun juga maksudnya. Karena permintaan meningkat. hak-hak buruh. kemakmuran akan meningkat dan begitu seterusnya. banyak pinjaman yang mereka berikan jatuh ke tangan para diktator yang kemudian menyelewengkan dan tidak menggunakan dana tersebut sebagaimana mestinya.mengurangi tingkat kesejahteraan penduduk dunia. perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut: * Globalisasi produksi. batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. dan mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai Gerakan Keadilan Global. tingkat kemakmuran akan menurun. Karena tingkat kemakmuran menurun. Globalisasi Perekonomian Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan. Hal ini dilakukan baik karena upah buruh yang rendah. dengan sasaran agar biaya produksi menajdi lebih rendah. mereka menginginkan dilakukannya kebijakan perdagangan bebas sehingga harga barang-barang dapat ditekan. namun di sisi lain. Ketika globalisasi ekonomi terjadi. Gerakan dari Semua Gerakan atau sejumlah istilah lainnya. "Antiglobalisasi" dianggap oleh sebagian orang sebagai gerakan sosial. Sebagai hasilnya.Salah satu penghambat utama terjadinya kerjasama diatas adalah adanya larangan-larangan dan kebijakan proteksi dari pemerintah suatu negara. Para proglobalisme tidak setuju akan adanya proteksi dan larangan tersebut. bukan kepada suatu koperasi atau perusahaan. dan banyak lagi penyebab-penyebab lainnya. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global. Namun. tarif bea masuk yang murah. dan sebagai akibatnya. akibatnya permintaan akan meningkat. infrastruktur yang memadai ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. sementara yang lainnya menganggapnya sebagai istilah umum yang mencakup sejumlah gerakan sosial yang berbeda-beda. mereka berpendapat bahwa kedua badan tersebut hanya mengontrol dan mengalirkan dana kepada suatu negara. Menurut Tanri Abeng. barang dan jasa. Gerakan antiglobalisasi Antiglobalisasi adalah suatu istilah yang umum digunakan untuk memaparkan sikap politis orang-orang dan kelompok yang menentang perjanjian dagang global dan lembaga-lembaga yang mengatur perdagangan antar negara seperti Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). meninggalkan rakyatnya dalam lilitan hutang negara. di mana perusahaan berproduksi di berbagai negara. dunia ketiga. Beberapa kelompok pro-globalisme juga mengkritik Bank Dunia dan IMF. para peserta dipersatukan dalam perlawanan terhadap ekonomi dan sistem perdagangan global saat ini.

Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah memfantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat. * Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang. seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang. 78 . Misalnya. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien. Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif. ketat. Sebagai contoh. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat. dan fair. PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon.Kehadiran tenaga kerja asing merupakan gejala terjadinya globalisasi tenaga kerja * Globalisasi pembiayaan.media cetak dll. celana jeans levi's. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Kebaikan globalisasi ekonomi * Produksi global dapat ditingkatkan Pandangan ini sesuai dengan teori 'Keuntungan Komparatif' dari David Ricardo. Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi. Dengan globalisasi maka human movement akan semakin mudah dan bebas. * Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri. Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya. Thompson mencatat bahwa kaum globalis mengklaim saat ini telah terjadi sebuah intensifikasi secara cepat dalam investasi dan perdagangan internasional. antara lain melalui: TV. * Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (build-operate-transfer) bersama mitrausaha dari manca negara. Akibatnya selera masyarakat dunia -baik yang berdomisili di kota ataupun di desa. Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi (baik dalam bentuk portofolio ataupun langsung) di semua negara di dunia. Selain itu. * Globalisasi Perdagangan. * Globalisasi jaringan informasi.menuju pada selera global. konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah. yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan.radio. * Globalisasi tenaga kerja. Sebagai contoh : KFC. atau hamburger melanda pasar dimana-mana. secara nyata perekonomian nasional telah menjadi bagian dari perekonomian global yang ditengarai dengan adanya kekuatan pasar dunia.

Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. adalah contoh sebuah kebudayaan yang berkembang secara global Globalisasi mempengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat. * Sektor keuangan semakin tidak stabil Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. Dengan demikian. ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Sebaliknya. ketika harga-harga saham di pasar saham menurun. maka ekspor tidak berkembang. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. * Memperburuk neraca pembayaran Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut. * memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara. termasuk diantaranya aspek budaya. neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. apabila suatu negara tidak mampu bersaing. Ketika pasar saham sedang meningkat. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan. apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran. Sebaliknya. Selain itu.* Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. Pada akhirnya. dana ini akan mengalir masuk. tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Keburukan globalisasi ekonomi * Menghambat pertumbuhan sektor industri Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek 79 . Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. Globalisasi kebudayaan Sub-kebudayaan Punk. dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri. distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.

hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan. bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Akibatnya. mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang". dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya. * Berkembangnya turisme dan pariwisata. * Berkembangnya mode yang berskala global. wikipedia.kejiwaan/psikologis. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari. ilmuwan sosiologi Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. film dan lain lain. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian. seperti pakaian. yang merupakan subsistem dari kebudayaan. Ia berada pada masa transisi. namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. * Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. Definisi kenakalan remaja menurut para ahli • Kartono. 1966 ). Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini ( Lucian W.org Kenakalan Remaja Oleh: AsianBrain." 80 . seseorang sudah melampaui masa kanak-kanak.com Content Tea Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Pada usia tersebut. Pye. perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. • Santrock "Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan. * Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism). Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antarbangsa. Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan * Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional. Namun.

Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. Faktor internal: 1. Kedua. Pendidikan yang salah di keluarga pun. Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja: 1. Jenis-jenis kenakalan remaja • Penyalahgunaan narkoba • Seks bebas • Tawuran antara pelajar Penyebab terjadinya kenakalan remaja Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal). tidak memberikan pendidikan agama. terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. tercapainya identitas peran. Faktor eksternal: 1. seperti terlalu memanjakan anak. Amerika Serikat. Kontrol diri yang lemah Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut. Teman sebaya yang kurang baik 3. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini. 2. 81 . Keluarga Perceraian orangtua. atau penolakan terhadap eksistensi anak. bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja. Krisis identitas Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. 2. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua.Sejak kapan masalah kenakalan remaja mulai disoroti? Masalah kenakalan remaja mulai mendapat perhatian masyarakat secara khusus sejak terbentuknya peradilan untuk anak-anak nakal (juvenile court) pada 1899 di Illinois. tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga. Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik. Pertama. atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja.

com/narkoba 82 . http://www. komunikatif.2. 3.anneahira. 4. Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis. guru. 5. Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul. teman sebaya untuk melakukan point pertama. Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan. dan nyaman bagi remaja. Adanya motivasi dari keluarga.

../. 503::.0 ./... 702.  !020739.5:3  /  !020739.5 .03.  $.3702. 20303./.7.9 80091 /.8: 2.. 702./.3 570. 5..3 2. . 507: 203. /05.5. .9:3.7:8 -0781. 0307.8 .:5:3 /.2.  /.9 207:8.3 /..8.7.. 30.38.9. 2.5.3 05.0391 907.8 702..8.3-039:.3 5. -.8.3 -07-.                      ..9 207:8. .850 4-.850 ..5.

3 0307.3203.8.3 723 9.3 18 702. -.3 203.34-. .8  27.3 802.....3702.2 2.3:8.3:8..:.38:3 . 9..25. 80.  07-. /03.8.3.202-0725. 8.3 3  03..3 3.... 50702-.9:. /:5 -:/.. /./ 010 .. -. 9: 803/7 80-.3 .3 . /. 8:2-07 /.3 -.. 07-... 47.83.8907.33.820  .9  !4.3 802.7. 802.980-..97. 203085708.0. /.3 80..3 58448 /..3702.3 07...3 2070-.3 2070....25. 90703/.  ..850-. /. . ..5.. 5. 2.2 0/:5.3-0:25073.3 80-.3. /.38:. /...0/:5. /.87-.. 8.9..8..3.3 -0702-.2 /7 702....3 84:8-07.3 702.5:3  /. 203. 702.802:..7. -07:5.  808 -0-..3 03. 80.-039:03.9 1030./.94 /.7. 507:-.2 .7 /.9:574-02..3..3 2. 207:5. 3007 3 /..7 702. 9.  -07-./.914-./.703.03.3 93/ 3 90.8  .7 50325.9..35:3  /2.3 702. -.8 50307:8 -.3 03.8 -.3 . / /:3.403820  8.9.3 .8 80.3.3 702../.3 /.5:3   .3574-02.:. 723..8 202-.848.91 4-.3 /7 2070.3 2030-.: . 848.35.. -039: 03.3 848.8-:7:-. 93/../7084 0/:5./.8.3/.207:5. 20325.38.. /.  :.3 -. 9: 8:/.-.3 -.' !&%&!  '  0825:.:39:20232.74-.09 30. .3 202-. -0702-..7 3..3  . 702. 90... 80-0:23.:.9070.8. 202-:9:. 3  .-..3.  3 .9: -039: 574-02..3 / ./. 3/4308.  %. ../3/4308. 4-.5..7..380.79.3 9.. / 3/4308. -8.7:...3 203.3 25...5 03.3 #02. 207:.3 90.7:/2.848..3 90780-:9  9039:3.3 8:.8.3 40 8.7.3 702./.

.3-.8.3903443 $03.-07:5./.9  :8:83..702. /:. 5..05. -07/.9. 5.  3472.8 -.3 3 $079.3.5. 4-.3 203..  1907 503../.80-.:. 02.907..7 010 010 30.502-039:057-.03.7.3 -.3. -8.9. 80-.7..9..7 ...- 202-07 503//.309.8.  .3 -. /.8.7. /2..07/.-.25..703.7.  203.3 /..3 /.3-07-.3/. 9/.3 .31.7 /..3/..3702.3   .91  9072.7. 702.3.90344   $02:.:8 503.3 5079:2-:.3 057-.    !0702-...9.: / 30.02-.3 702. 3  8079.7..8 /.3 50309.//.3702.-07:5.          ...3 907. 0 .8 80. :8:83..3 54891 9073/.3 -.  .:.30.7 9..2...7:83.3 203.3 . /.7.3 907/423.9.33. 0:...7.91/. 4:2 ./ 502-039:  502-2-3 80. .3 90: ....9:3.  8079.3. 0 /.73 503..7. 5.3.. 3:3. .9 20307099.3702.:5:30-:/./ 543/./.2 03./.3-:7:.80.7.8 057-.3 203/.2.7:0-:/.3-.7 ..750702-.3 590 / 07.8.3 702. 3.5 /03. ./.. 8.9/81:3843.3 -07.8..73  .3/03.3 5.3/48.3 /.. /8.30307.8: 8.'  $.9. -8.0:7.3 804.

  03.2.9.   : 3 /.793  .7.72  2     !03//.7.. ..79.  $:2-073907309  995..!7..%#!&$%   $:/.7.3/:3 7.79.78434   03..  .79434    !844 $48...   .30.13/40/.#30...   -/:.3 0.59... #.3  ..79.3#02.394   $4844 .3 #02.3.

.

47  995. 50/.

.

3...7. /  995. . 5844 9.7:2.

.

42  995.7-/ . 8.

.

/ 47/57088 .42  995.

.

330.42.7. . .

74-.3.  995.

.

0. 5:3 -48549 .42  995.

.

- 47/57088 .42  995.

.

. /         . :-- .

380-.32032-:.22.3/.:.3:3.3.3 47.39:..2025:3. 503. 03.2070./..702./:./:5  !07:-.. 0/:./.:2094/..3..8702. 070.702..3.8.2.: :9:. ./.9 ::2. .  #02.73472.38.2.80/./.3 /-07503//.80.8.2..3702..33:3.::52./:.39/.:...  $09.703.3/7 2.7.747./. 8047.32034. .030036:03.2..:.39../.8.3-.3/5:8.3.8.3-0704254 84.3 80-.7.8.90.703.9.3702.3808:..507:-.:8073/80-:9 .32.9.3 47.3/79: 8:.8...7.254 2034/43 -073..2.# #02.3.8 08.. .807:5/.3./036:03.3....8.7.702. /.3..2..3.30--08./   $ 89.:..0/0.3848.3. 1844/.:9....8047.8.52.9.3/0..3 3/.3 702.380732032-:.9.702./.8.220837.3:39:/..9: 907./05.5.3.33472. 03.3.33/50703..38073/84749..703. 80:7:2...39:.2.7/. .7.3. 3472.3902.2070.3:8.702.3.97.  - 03...7..3../ .3.9.3 3.5.305.380-.507.3 /73.... 202-:3:  207...3 30.754.3/.9-.2025:3./.3 :3/..:3 $047...7:8/.507..9. 9.2.38073/80-:980-..3./.3203..0/:.3.3/..44/036:03...3..5.35.2.8.3 08. 8..3-07.3.2/72070.3:8:8   $# 03.3-.5.03/07:3202-:...3.848./../. ..9:0.5. 2.038/..2070.8.-.2070..8:5074/0 702.9:2..3/.320. . 3472..4-.9.803/7 803/7 9072.3/.9  03.8.5.9/.8.../73...8 /.3702..95.75..8.3 507:-./..38079...92070.3..3203..2.9:..3..9702.8.380/32:33..9/.350747.9..-.7./. 805079203..207::05.8. 3.8..8.5-0:22.9/7.3702.8 /:7.8.320303..970.3/..3 08..9./..2:32.. :. #02.8.:-.3.803/7 3:3..3:090397.22.8:9203.7...  .3.8:/..3 507-:...8.3/.3/0399.202. !07-:.8.99025.9/.507-:..3/03/.:7 207./.-9./:.32.3/507-:.9. .82.520325.32070.7.9:5079./../:5 .03...802:.93/.-0702-.0.7.3802.3/2.9 :3/.203.2./.. .8.9.2/73.3.38.8/...2203.3.357-.2070..3..7/0399. 03..4-..3 /.2.3-07:8..9.9.32.8/.3.2-..8/780-..3 507:-.30/:5.3702..3 -0:2/0.2.:5:3/903./.80507980-:./..9.-0704254.3702.55074/0/:52..3 58448//.503//./03.9/..39/. 203.335:38073/.3.3/03.9:.3203.2070.3-07..8:..3....9..723.7./: 207.:2:23.9 5:8.3..: /.3202//./.  03.3008.3 /06:03.9:/9025.342508 /..9.3/0./93/. /..3..05.8073.3 .9/.8:/.   .3.32...:2:23...3-079034424/073  7:8507:-.207.7 9/.0 .3 0:..8-0:2 .9207:.3/.7.8.8.3.-:-.93.3 80503/.3 /.5:3.05.25. 08..9/.3-07.2.3...2.09../-.3 .99.:5:320.703.3::2..7.20303.9.3/0..84047.:0:9:. !.2.3 3.9.3202-:.08.8.503.

.5.0./...9.38:.7.3702.2 .3/03..2.2 8:-:9:703.9.3 :.7.5.303.9.30--.039: -039:507-:.9.3702...9..9....3203.93.9:8 .9:-039:. 507-:. $:-:9:7..3702. $:-:9:75030.9.3203:9.3.  .5.420  - $:-:9:74318:.8:.3-079::.:7.3/.9/-0/.3 50207.3-078.8:.3 507-:.0723.389.303.9:-039:.8.3503.8.9: .9:.3 007...3.30.8.3507-:.723.:0742-4.3:39: 203/.33.3/507-:..3:9.3/.:3.380-.3/.9.9.9:8:-:9:7907803/7..3503.5.3.9..9.:39:203/....203.3.:2033.3702.3..3..9./.33.3.:...

.:7  ..30/:5../03.39324-9.703.33.3047.59..8. 0./.7.39.3808:.9.303./.3..7.::590747.8.7.5..30--.8.3.5..3 709970.3/.3702...7./:702.9:.:9:70 8:..702.:202507-.3/.02.73.079.33./..3 :8:8/././..183./05.3.7.3702.3909.8:-:9:7723 203.2.8.9:39:24-9.8../.38:..3/.3.207:5.8..83.  !..3 9/..9../..3702.93.3-07.8:8:-:9:75030..32.3/..207:5.387 .9 203.3.3 8:.  0:.89.2.08025.250702-.33:3.3. !07-:..3..8..09.3 9/.39079039:/. .:708025.3574808:8.:7 .  03.33.9.7.75.89/.9..390780/.39/...35.3 80.3 7./03.9898:-.03.3 0907-.5.8:-:9:7431  03..9.3203025:./.3.8:-:9:74318073907.39.5.2.503:3.3702.../03.9.:788902.39072..3702.257480850308:.3848.8.3 0-:9 0-:9.9:-039:..8./.5 897:9:7848...503.- 9/..33/.0723../.9../.:39:/.9..9:.03/07:3-0747039./.3503//.0.9.32030...907.25:./.3 5079:2-:.  !07-:.3.3...9 4-.8.380...3702./.439403./5.:../.7..3/:5.307.7.3.3/73.35070..350702-.0..503.34-..5.3 02.9:0-07.8..8.38:3/ 2.3 .0-07..55...

/.. 09/..3.3 /.9.5.. 503/./.38.7/7.3904707943  03..38.7//.3 ..3802../..3.749...503.9.9..3702.3..9::.7/. 500774:510 /8.5030.75.3804.3.792-:-.3 203.3   .-..3.3848.2203..8049.5:8.3 80-.3.04254/. . 207:5...83. ..3/80-.323:24-..7-07-.. 202./.70/:5.25::39:203.770..3-:/.3   ! !030-.9.8. :2:23..8:2-07 ..32./.-08.749. 03:7:9700/2..7.32.9804.043. .780-.3-:/.5.02:33.08:808.7.2.8.8...3.90780-:9 907:9.93.../.3:39:20..8907.2 2. 3.39.7.3-08.90.7./..3-08.3-070425480:8. 3/:89724/073/8079.38..9 3/:89790780-:9  - 03:7:94.5.8.313.34-..7.35..253 203/.3702.:.7/7 /.25:202-:.8.30.3  /./.50.3203..9.8/.9/03..3 702...3/7  2005.8-...8804.:3.59.83.8:04254 .7.9::.380.3:7-.9 4-.340507:-.3.5.3.390344   4-9..3 9::./.8.3 -07..3..2-039:5030.3702.:.3 93/.-03.208025.3 3 -07/.3/.3/03..8073/:-:3.5..9/.9. 203/4743.59025:7.99/..9:03.7. 03:7:970/03-07 03. ./.-078.3 .33.3723.3.70.9 4-.2.5:8..02.3507:..:..:203.:203..5.  .9. 49.350309.3.-0-07.331472...3.

/.2070.2...3..749 4-./2..3.0.3 9079039:5..7.:-.:./17:897.32:335:8..:3..80.39: 507:/57.5.9.9/03/.9..3/.:.3/.207:5. 03.3..9.3.8../.5.9.3/ 804.80/95:.7.9: 503:3.3202-07.3.07..9::...920250740503//.:5:3.9.00.39:.3.. 8702.393  7..3.39.33-:. 8. 07.7503//.  0-. . 80....3-.  5.:9/..39:.24%07.  0 03:7:9 &99.3 202.3.-0-07.9.302:/. .7..3.2.38.7.59/.:/03.95020739.3 2..50.7-0.7:.3202507:7:.7:902.9:-./.9/92-:.3.:9./.3  507.3203.../03..50304.39:..9:5.3503//...902.3-03.8702.3.3.3.3..3/..3/.3805072.8..3.0./.907/47437.3 803.32:3302:/..7.73.3...393.5.3-07.  .37.9 907.3.300. %039..:!4. ./.:/..58./.39.912.35.3.9/. 702.3 /.3.3 .7. -08.8 2.33.9/.3.-078.8.3/. 5..9.90780-:9 8.3802.3808:.3805:9.5.9.39079039:90780-:9 !.703.47..03.803.503079.9./.: ..3:7:8.3..-039: 0.3033.3. -07803.320.9:-039:57089.3.8.47.8.3.8 5.39.3-07.79039./.340-0-07. .3.38.3/7:2..3..8073.9/.3.-....3:7.3 2032-:./.-07-.3.39:.39047 09:7:3.80-..3003/.3.47.33.3-072:9: $0.3..9..8.39:./03.9907.3 703/.0.39..3702.0.9::.9.:. 5.   !03//.  .3 .7.2025741089079039:. 207:5. 17:897.22..//.30.3./03.8.9 47..3.../50740.-07:8.3/2../05.. 042543..3 503.47.7/2.3-072.-..3../03...3503/. .30.33.347.75.7..3804.847.392-:./..3.804.3-07:.8/.3.907.33.3: $073.39:.73..3/..  09./03.39/.330.3   !03:3.3 5.702...2.49..3.3.2.30.39:.3. -0-. ...3-07:. 909.8.2.3..03/.33.804.507-:.3702.350393:39:203. 7.33907.3:..7:8.3 .39: 202-07..24/. -:.3808:./.3.3503.8907803/7 .3. !02.9::.-. 2.39:2070.:5:347.208202...3..93.3.2./49.38702../.3.3808:.330.9.3.3203.3 80.  .. .9./8.8 9/.97.3828843  .913..20.3:39:2038.4-.3702.843. .  !03..3203.3-././.39:.72...90..203008..3./.9.8 203:9003/.88073907.9907.3.8.304342.8.20303.3933.05.5. 202-.702.3-.0.39:...3 902.33.390./.3.9...5.39:35.3.32032-:.7 /03.5.339/..3702.3 907-. 070.3-07..30803.02:/.3/.7..3-07-.90780-:9 909./..3.9202902.3207:5.2.3...33..902.38.3 92-:3.7...3..3 $0-..507-078.35.347.. 2070.3.9: 9:. /.9 4-.909.2:.5.92-:17:897.7...3. .80-.0.33-07804..3...5-.3.5.8.3-:/.:/3..9.5. $0-.354891 .7.3.202-.8.3.2.3.59/. 3:3.3/.-.:.3/..3.-0-07.9..3.20. ./:5..8..32.7.750309.380/.3 808:.0803.3 -07.2.3..:.././/:3. 0.300...3.89:...39:.8 8.202-.3.5.380-..3./.3.:3../ 03:7:9$./.9. 202:7:8.//./05..8.2025:3.-.35:..39/. 802: 81.2025:3.8/.35.9.-...9: .39079039:5:..  7..72.2025:3./0.3/.8../.25: 20203:3..2:3 .3. 5..3.7.. 809025. .3 5.../7:2..3/.35.3.2.39075.3:897:. 47.9.8.03.3.9-..3 -07:8..3..9 ..:9:7. 80.203:9909.2.3.3.8.

3-.3.8..209/./.349..3805072.35:3:.5.3909.3.:403:3.7.7.30..9   &.38:380.703.2.73.-:3-:.702.3:39:203.7.3.3 .3.3..7.308./.7.5.3808:.03/.897088.:3.35.83.8.3203.3-./7.9/.7.39/.3.703.50302-.838:/.203.7. 207:5.35:. /..8 4-.9::.3 3.9/50740/03.8..7:..3-07.9.80.7.:808:.3.5.:8:/.:3..7 !03079.3702.70-.307.38:3/.3/.3907...3..3702.39:..5.9.35.9/.:3..808:.5..3./03./. %3/.3 . .702.3808:3:3.3 &.3/.:0-2:/.2070.3.3.8.90708.3:..9:2:2 5.33.9/.3/.7.5.03/.2  0.39/.203..9202-.3907.808047..202-07.8..33.3503079.3...35.2:3  80-.4-..9.3 -.2..8.4.3/.3 03/..5.3 8.7..  .2.7090.3/.7038 %/.3.:17:89.9.02..9.5..:5:3.  :3.03.9   . 23:223:2.3.3/.3.3.38..8..3/03..3 8.8. 20303.2070..3:39:203/.39/.:22:/.:2:3.39039...93..3/.3.3-070-.3  202-:7:032.97.5./-07503.3 !.3 /:25.983 907::///.9.8.3/.3..5:.:.800/.. 0.3 8.38.25: /2. 03..923:2.8.3 /.   $ $$#!#$ . $0-.7..3 5.5..7.///../.9...-:380-.03/..57 9.7 20.3. 5./. 0-:9:.:05.32.8038.8./.3.9-.:..3.32..0-.9 9025.5.8..380-.380390780-:980. 3.8.9809.8/.3:39:2038.8.9 #02.35.8.38.:. 070. !07.:..3..3 02.9/03.207.7/.3.39/..3. ..3//.3:7.30.702.75.9.347.:7 207:8.3 .3.:.9.307.9.8:/.3..35. 80-.3 .././.3.3...38073/. 30-:99.3.7..:20-.39:.5.7.-039: 203./.39.9-:8 /.38.9: -039:5.9.380.:.:.3/-07.9././.3.3:.32.3 070.3.3. .73.8.22.3..93.3073.25..33-.:39:2025:3.3 503079.9  !02-07.-.7 203.98207:5..9.:  -.7./...8.././03. 03/.3.3 03.92032-:.8.5.5..8....3702.988.702.3 /.907.5803-07-.03/07:3.8 31472.3.39:.3.32.3 5:.3:2:2 /5.9203..9.38.9.3503...35:9:8804.02:/.3.380507..3. .2..3:39:2034.23..380739/.//809.20781.8073203.3.72025:3.7.3-078..7.838.7...8.3.3.8.9..3802.3-07..8.0../.3-0-.8.:..:47..9: .5.73.9.:/-07..202.35.7.390../:5.2-039: 50.83.3.5702.203:993/.5.33.3/0.9..7 -.22.3902..9 3.87.380-.9075. .35.202-4748.8-0.3 /507:3.7.  - $.33.3203.9..9-07.31:790..../..307.3... 9: /.3.05.8.502. /.9.:39:203..3.3.89.8802.3.9:/.7. ..39....803/7 80735:.:../4743.7..5.4-..9...93.25.93 0-0-.3/03.9/3/.-2070.7 80-. ..703.3.3.9-07..5.3/9025.33:3.-../.3  9.2.820/.330.3.203.8.3:7.20303.8.3.5.042543.8 4-.2...7.7.702.2070.7 3.3/7//.3 203:..02.:7  ..33. $.20250/:./03.5.2... 2...3:.7507..8. 73.5.39/./03.203:9.3.9.3.7./..39.3.5..380-.8:.33..918702..9  5.3803380./9:2-:./-4748 9/.2.:203.8.99/.3/./.9:-039: 038./.. 805079.  0..33.3202-..307.3/.3.3 2087. !..90707:2:8 %07808. 2..89/.3/.3-07../.2. 81.:8.8.98702.3...3 . ::7. %3/.3907:8-07.9-07-0/.7.30.747.5./ 5078.-/.702.3/50740   !07.35.

3/79.   ..3.-07033.:.20/:5..5203/.8047..7.:5:301091/.357-.9/08.39/.38. ..3/.3828-:/./.9:2./.2.92032-:...  - .:..:5:3.907/7/.-.35079:..702.//.907-03/:380732030-. :2:23.2.7. /08.35079:.:203..7.7:97.0:.393202:33.3.3-:/.3 43974848.-./7803/7 3.3  0 !07..3/.3/03./../.7909.9.3043.3//.80-.39:.2 97.203.3...8-:/.8::-.05.75072.///08.4-.3.3-:/..354.8 28.8.2.3203:..803.3/3.-07/.3202-07.73:3..90.3.9 24-9.-.924/073  %03442....374 74/.5.23:3.3203/0. -0/.  !03/:/://08..8.3..3.380-.8 4-.907.3.7.507..3..3.947848.349.-.8. -03/.3.//.7.28.2.3303024..7 . 203.:.3-07-.32:3.354.7..3 -:/.-07572.9..9:/.3 93/.3/780.2..07....7.3..-07/.805079502:.3..-. 024843.3/.8. 3:3.5..57043428 202-:.3-08.7.03/07:3..3390381 .7/:3.5 7..9./.33.3:39:37:.2.7..3024843.2:/.8:920-.38.:2:23..50749.7..3.3:39:20339009:.. 2434:9:7.3-:/.8. 500774:5 5.7 .5/.307:9039.39034424/073 :8.3.:..8.3 502:.7805079.3..7..8.203:9.7.. 49.5 /. .34315.7.3 3./8079..2.907:9.:  .3702..3-0702-.35. 8.3 7..3:39: 2005./.9 2.32.91../03.98. 9...3 203:3.9 !078.8../:5/.9:8848.3 808/.07.203:3.7...220.947-:/.3:39:907-. .3. $92:..9:8509.3..90.59.8.:5079. :39:5079.9 4-.320.317:89./.:39:9/..39:3.7..3-03/..7-07-.-.50/08.7 303./03. .3//.:2..38.703.9 0-..8  07-0/..20.33..5. 8079..4-. ...93.3503.3828303024.9.3702.:2:23.03.33.3.-:/.0:.93. 4-9.3/7/.3  043.2-:/.79.8...330..2:-:3..947 1./. 97. .7-039: 8.3 057-. 903.3/..25:.904254.702.8. /49..:702.3..3-:/.0:.-:/..3/.3:3.3/07747 /.3507...-07. 2. .71.:.9.3-07-0/.80-..3202503.:2:23.7.3-08. 9.3503. 3/4308.3 93/. -:/.-0789.9.39.7.:3897:8 4-807..3508.380. 90344802.39/.8/.3/./03.39/.9..3..947848.:9/...3 .8.907.8073/80-:91.:8.4-.::544/...3.349.3/9:7:3..93..8.502-.3539..3..3/:897.  / 09/.-07579039.2.38.990347.. 803.33..3/7/.2-:/.2-..3/73.907/./.3:7.3.2.3 203..2. 89..3507.9/49.30- 203/0..3..3 /03.2.3..  !03/:/:50749.38085..8.3848.3 907/7/../03.380.702.8.547..9/.793/. 0:.8.9078920. .9./3202-.907-039:0-.: 97.3.7.3:2:23...2.9.3:7-./903.50303..8.5.3.3/.702.95. .947848...207.907:9.. 808:..90/.3.7./.8.7.7-07-..3.50.2:8.8...2:.207.2:/.80/.3907.3.3:./0.-:/..203072..3./.3-08..323:2. .3/7/03.38..:.7. .4-./.3080..3828-:/.7. 2:9:97.3..702. 0507.2-:/. ..9. %2-:507-0/.  1 !02:.30:.04342.3 29.907..5..2.-0.9.8. /03. 2005..3   % # % #$ $&$%# # .80.3202.320.8../.3..3:.3/ 2..2.7.70907.8/.

 202-:.3-0781.:  .207:5..:907.3/:53.32.7.5:8.-07. 0:.8.357207/. :7.703. 1 057-.91:3/.503079..703.9/.2025:3..7.803..30:.9..3828-:/.5.3..0.3. 702.3 20302:17:89. 0:.0/:./...4 -070.347.02-../-08.8907.203// 203.3.3203..2.3 0724/.8:/.3.547.3.208:9.2.47.3..7.3.3 -07-0/. -07:/ 5:.33.39:.5-:/../.39:.828-:/.7.0:.   %!$&%& #%&.593./.3:.907./..9232..3.3.7.3503//.8./.2.39:.8073 47..3  %7.702.2.3 ..3 2025074050302:.3/.3.3:39:203/..22025079.7.357..3203.3/8347.3702.7.308..3  .3-2-3.. 702..7.7. 0-:9:...3/:53.7.80-.3 0:./03.33.././.80-.:39:-07-:.3 057-..2502-039:.3 024843.9 47.39:.2 0:.47..3.75.2.3 -0702-.3.3 47. / %7..3 ..22.807320325..: 9..2-.3.2..39./.2 14.3.39:./.3/507403. 8.3 503.2..92070.2.78::.   &!!!&!#&# # 0:..702.5:8..3/50740 702. 8073 .39:.30-:9:./.39:..39:30.9  - 0:.3-07.0-:.9.347091  0 0:.3503.8/.0. :7..25:20203:0-:9:..5:8.-07.9840/.3 -0./.-07507.:39:/:5//...7/.32.33:3.  !07.3-07.3.320303.38.3 50302:.3/...9503//./.8...305.2.3..3057-.8.3.3/.5.9..3.35......./5.39:.3702.33..3.28... 42:3.7.3702.0:./.80-.3. 14.90903.20/:5.9.3202-2-3 702.7.0:.7.39:.2039.. 47.709039:.  89:.3/:5/.3.7.907:9.38:3..    7.

3...  - 03.3.507:-.3808:.2203.7../. $04.30248702.3/.3 .7507.&# 7.7:-:7:..80-.3.328.3:-:3..  203.59.3.3.507.3507:-.././.507:-.57.3..5:8./.702.0.8./.303/078079./.:..3803-:/. 03..7.25.8.347.0-.3..907.354891 202-07.3::7 :39:  .50309. /.///.27.7...9. 2..3 507:-.2 202-2-3.3.702.808:.87/.9 .9   !#$ # .3/. 70..:.8.9:31472.3503.9 202-039:0-.  .8.3.7.203..3 203.3.20:.8..9.3.3185.33:3..8079.52.2070.39:..8079.  0 03.8.3.33.9503//.  / 03.35072.3.902.3 ...3 0-./.702.7.9.7.:7507.2033.3.3.3../ 2.25.8..507:-.80-.3.802483..3/.2-./. 203.8 0.39.7.3/7:39:20303.2032-.5 08.3907.3.5...820303.35. .9. 03.2025078.2/73.3..9.3-.8./.39:.3 ..8.9:7.3-:/50079..8./.88.8.3  1 ...0-/0.39..92..5/7.3  0907.3.:/.3. 4.././.342:3.87 /9.

 9::7:507:/.33:3.9.3.9907.3 0897..3.32.5.: 0...9039.39:./: 0.31472.3 902.05.9 .3..91/.3-.380..2/.357.7.:47.8702.:0../: -07.2.7.9 9079-8079..247.89.  - 3:3..3.47.39079.-0.8.3.8.. -::54734 -:012 5454 5:9./.8.702.890780-:9    %/.2880-.9/. /.3/03.//.28/.907-039:57-.:39:203.8/.320302:..7:30..3-0.3/.3.5..8.4-.3/3.88.907503.7: 909.9/.318/./.39075.357.91/.354891/.5-07/.5:..:..5507:-..32.3 02.3 .803.3/3./03..59.2 47. :8.3-..7. 2.:.3702.5.9.388.3./.9202-3./5.3/.803/7803.-:  8..3. 4.359090.703...3-078 80. 507. 503.7.9 18 2039.9.9203:9-07-.3 3:3.702.33.39 /.3 .3.3.3-.9203.5.5.5../.8/ !.202-:.7080..8.8.  7.32039./03.33:3..5.803.8.503:7:/:3.350702-.9. :7:/...3397.3/...809../.....3-0702-...980.7/73.3. 202-.7.380/.7503.92-:/. 702. 203:8.5.3502.3/ 2..3902./.2202-3.8.38079.91 / !747.50/:5..702.288079.2.3-07-.7.:.3.3 9.3/3.7/..98./.9.3/.330.5.0307. 2.8702..7.547..3-072.3.33. 8.3..9/.354.3:39:20.:2702..8.7.70/:5.9 .:.3202.8.3./.220.2. 49.7 /03. ../50740 503.507.8.7/.302.:.9702.9:7.8502:/.5507:-./804.30-07./3.05.3 .5.7.707.3.380.-07-0/.2.53.803/79.39././ 804..-0. 078.9.7203.507:/../.59.:.357.28 :7:.7702.7./..380-.380.20/:5..9.8079.7.347.3702..30.5..702.-0.9/.3 507:-.. .9 -0742:3./.8.3-./..9:507:.370.7:40 .9848.3..  0:.7803..  %.9075.3.2:.9-0.803.5.2804. .:.: 08:9.3!..3:7.-:/.3 20302-..33.4-.7.507:/5079:3.38.  ./:803.880-.507.380..3/..7.39:.990780-../05.....9-0702-./.8/03. . .85002./.3 9:.  !#$#%# &8..3804.788.3.340 .:39:203..507:-../.9.380-.:8:89039..3/.38. -..0-07.5030-./3809.9:5.38.3.. 2.7..8.53/.850307:8 .59..:7:07/.2.3/..30.5..7:3.3.9.3/-2-340438:9../.9203:3.3:7.7/.39.8..9/.9...33..0.9.3/507:.7.7.909./.32.3.3.93   995.82.350303.35.3..3.88.9. 203:954./03.3.79073/.9203.:39:2..7.7. 907-.8 8./. -0/.9202-07.8/......3 -.8. 0803.3 /3.7.38./.2-0.8-0.5..8.3907.38.23. /507:.703..3.3/:5..33.3003/.:7:0780.8..5...4:7:/03.808:.7203.7.329.5.3 .

.

5:3 -48549 .42       .0.

3  .8073 203:3.89.843. 907.3  .32025.8   .3.93 9..7907.42:3.3-07503.7/013807..3/. .3:9-.3/..3.9:30..8.843.3/423.88.57.2.2.3   0330//.8.3-0702-.9:8.0.2.39073.3574/:804342/30.7../0 7..8047..3.3.7 0.843.38...8..339073.97.80-:..9.05.9. 28.90789.3202-.39/.37.32:93..8.    !./.3805079-:/.9.9/.-8.2-:/...320.32.7.72.8390.39:3.. 30. 507:-.909 /.31.3/03. 28.9   88.3.2-/.3/:8:34030.-078.9: //038 2030.8/.38.38.545:07 /.89/.2.-/.33.79.35.8.32:9../80:7:/:3.3 ..0/:.20.73.7.   !07:-..39.3/.4-.3:8.5... 4-.3907.:57480880...3.7. 30.7-:/..2..397./.7...3.5-/..9.3.30/:5.847.3 20303/.8  4-.3:8.7-./:3./.84-... .8.9/..-.3 39073.3 803.3-.8.389.5.3 -:/.7.2-/..1034203.-.320337.:574808./.80-03.8  07:93-0-07. 907:9.35..80-.3.2 900.320/.3..7:-08....7: 507:8.80.078.5740./.3-.9.9..8..2.35033.907.  72:/3.3-:/.3.4-.3 3. /.8  12 2:8 /.507.330.3./..203.8802.9/./.7.3/.7:8-07:-.3 9./ /02.550704342.3    033.381472.33:3.8.8.82025:3./.9.304342/:3.3202:-:3.2.7:-.-07/.2..3..//:3...3 -.3.25:-078.35.8 507.7.8 -.9 203438:28/.7.3.3 /.207.247/%7../.8.9.203:3:..3.30907.3/..80-:.7-./.7. 2.47..38073/5079:.3.3.843....:50702-.47.75079:2-:. 30./8.9.3 /:3.: 507/..703.39.8..2438057:.:.843..8:..38.8.7.88:.330.39.2.29:7820202:33..3-.18 04342/.8.9.03/07:3-07503.39.7..3802.3503.7.2-.943 %    !033.7.3.3-.3-. 803.2 -039:3.8.. . 30.3 8079.280-:.3-.7.3 20::/.3203../.3/:5 788 2:93.8 -.8 -..3/9.5.80:7:-./.3 8007.9.4-. .30907.3/.9:7 /./.3.9.3 -/.5.34 0889038/03./:./.7/.7.5./.7.39:3 80-./.8../03.30907.3.3 .7:20303.9: !0702-.9.33 4-. 8.880-.330.3.503.2..8.: 08././:3.8. .7.3.3.9.820 80-:.33..3828-079.3 30. .7882..3/.3-.   74-. /.5.4-.3 2039..3.8.93.4-.2.2- -./.94-.8./80:7:/:3.98.3-07:7...309/.9:574808 848.3.3 0.3/.3-07./.88.3-.   !03079.340320325:. 31./-.820/..2..3:.8.3/. 4-.7.78:/:95.802..3/03.59.7..3503.9:9..9.830..8.3502.8-0:2 202/0138.3 .3 $0-.8.88.8.202-.3/.33.203..3507/..87043..20.9:.7:907.39:3/./.9. 802039.8.89.7..3/.91.3/.3. 2.3 $0-.5..3-.32..38.900./. 4-.9:7:9..90703/./79.3./03.-.8/ /:3.98.3805079 90054303.33907.3.3. 5033..9.9.30.: -.:.:7.2.843 907.7.8.03.93.72.9.:3.7.8..3/..3203.33907309203:3:.89.8-07.3.7./:3.93.0-.32..53.089.34.3-039: -039:3907..9..7..7.20./.. -.7:.8:9:7.9.3-07-0/.:50707.320. 473/013943 803.4-.9.32.08.9.3.5..8803.3.8..3-07-0/.3202.730.7.09079. 907.2..

8507/.7.-07.3-..90.8.2..3   $0./.32030.34. 3/. 202503/.9.17.9.3-07.9..4-.8.3/423.393./80.30/.3202-039: 04254:39:203039.39.3.0434239073..3438053 !488 9047983-07503/.50/.8.3 -08.30.7.3./.9 907:9.97. 54889074798.2030-.4-.3907.91.7.5.9/0- 0-.-.072030-:9.317.8 .73.7:4-. '0308.3/03....8.8 907/.-07503/.8507.9-.3.9 .-   !.32033../../.8080..20.7%434/.9.3 5.3405..854891/.: 809/.:3 5. .-.8.2 3/4308..9 -.9/:3.3.3 //::35:.80-:.9..33/.32./.7.8.203.397.8.3-079.3-..2. !078./. !.3..9.98.907./03.7890 3.59.3/.3-03..3 /:-:3.1034203.3...848.79/.3-.1034203.34-.7./.7. /...9.: ..3 ..8.507:8.89/.3.30907.9:8. /90:8:7 -03 -034-.9/03/..97..3 3.-.907. /:3.203..-07503/.:22:82/8.5.32:33907...7.7../8484 5 034203../.2.907..504547 50454708547. 907.3  070..7 -08.503.3.5.843.:..3-... 30..5.:0.308547.4-.8080.:80-:./.9/..7.. 30.9:.3.-039:-:/.4-.3 9407.8./3.:3 /.3/.4-..89/...80.8/..-08./.80.3 . $07.3:9.380-..207::-.3.3.3.3202.20303.3-.7:83.843.3/9075.3.7.99.43.-.8  .2..8..3/.   .3/.8.7-. 2:.3907.3..33.5748083-8.9..703.3:3.3 %434  '093.340-.0:.//80:7450484/:3.253202-039:.8. :.3903.9:2-:09.38:3 070.3/.1034203.7..5.3..9.7..09./.8..3./.880.80-:.3/.8  4.5 ./9.    !../3./.302-.8    !..3.-.28.4-.9-.:250/.808:.3 034.3/03.507/.  907:9.7././0  3.8.4:8 /.8.3/.3./ .5-.-.8848.73007809.8.33.3 ././/:3.83 ...80:2.30-:/..3 0-07..79..3  $.2:...34 !479:8 378 /. 3.9 80507928.9 80-.2:3 2070.4-. /.:78:907.394-.4-.39073..3.90780-:980-03.203.8/.8../843.34-.8.3907.3438:28.7.843...3..3043424-./843.-.7.39: !09077:.2.4-./03./-.30..91.-07.9..381472.3205:905. 5.3507/.4-.5.39.507.32:7320.73.-0.7574/:8/.7.8.9 .5..%2:7 .38.3  .99: 5.47.3/03././80-:.5.7.745.72070.8.3507/.38....39.2030:8:73007.: .381472.3.-039:503..3:93.8.3.3../ .9 :-:3.7/5072:./ 070.8.3-:/./.20303.3:93.2.3/..02:/.9.907./ $0..7.59.809:: -./03.39..8.. 0-:/..4-.03.507.39.342403/.3.7..8.8 /.2.8 070.-0702-.7.29:/..7.1034203.9-4/4.4380:038907.7.342403 2085:3/02.3.93.9:   !.7 -08.9-.7..3!.7.207:5../.  .. 8.82090.32:82:.34592898203.8..8 ..7..9..34-...73.890.2:-:3./..32030-:94-.:/-08.4-.8903.3/.8.34-./9.3 ../..203:3:.3.0-07.9.3.9.3203.50702-.7.8-07.3:8.3202 4380:0383.3 802./.:9%03.3.3203.8  .  $5..3-.397.70.5.5.5/03..:22:82202-039:. .207.2.8/:3.3/./80:7:/:3.3.9.   8:393(%0474-..280-.880-.2.7.3.3 90..890.38./5.:5:3 .202.4-.:9:39:-07/.2.2948802. .3-. 2. 80../03.4:83/:897..80.39./43.2. 3.557480890780-:9    !. 3.90780-:930.850828-07503/.39.3 070.880-.80507.80-:.3  07.

397. 549539:907-:.3-0-.3.7:-08.-..2-.-.393.5.  30.7.9  07.8 //:3.3.35.9..20379.7.7.330.8 8073:./. -07-..99: -0702-../.0-..907.59..3.7.2-.7.3:3.3.93.302..32020:3:..31.947.8 80.3.390780-:9 2070.23007 3.304254.7.703...2:.39.8.3 203:7:92070.3 /.8 .3. 798!09740:2 /.7.3745.. 80..3425. /.93.820.8...7..3/..7.09.. 02-.3507/.7.7.8..8.3.8  394-.5.3808:.3.8803.90780-:980-.3 47.8.93.0907. 507:8.820:.:507:8.0/:.5..3 0:3:.7 /.:.390780-:9.33.-07..98.907.3.7.3.3.9 80.7.8.20343974/.9:7507/.5./.2.7:.8!07/..3.3//::3 5:.   0-07.342:3820//:3.3.7..330.8209/.85079:...39.3203:7:3 .30-:9:...7.3-07. 25.9 02.8.30-.. %   .3.7.39.907./.-:7   #0.340../3.04254574 4-.350702-.33.91.3/./ 434-.305. ..3574 4-.7:39: #:39:3.3-07-.7-..7..9 080./.38./.207..3.7.3503.3.3.32547803../.3574908/.730.. 93.32:93.3203. .8:.8.:.9:30.3:9..9.7.8/.3 2070.-0-07.20893...3-.9..9:9.2.3 .507:8.2.3/.3:39:202.3..3907.5.3-0702-.70.5.3 903448. 574/:8-.3574 4-..574908/.947574/:83.9/.3-0-.0-010803/.9:88 0-.8.304342 0/:...8050793909..703...9:4507.3 .7.8./902:.3203.8  !03/::34-.3/.5203.3/9:: !./:3.3:39:203039.3:3./.8 .07.82..37.7.83.3 -.82.93   ...3 /.5.3/.3-072:9:93 802039.7.32033.9438:283...3  .5.9/.3203.5.3 203:39:3.2:7.38.7.35:.8 203.9/:3..8..947 1./.20333.83..380-.3503/:/:/:3./.38. 203:7.8.3203:7:3 .397.394-./ 3/4308.7207.3-.-075...5:32:.7.3-09:80907:83.8080.3574/:8..3507.7..32:93../80-:9/03.574/:.3425.9. :39:202.2:7.730.7.750702-.2 -/.443.-.32547  803.39:3/.8:.805079 7./.7.3-.30..3203/.92033././9.5. -:.3../..3/.42:382080..9/90.3202-.33907309 !.8.93.43943../.730.38.5-../../..9:-039:3.8/./.3/23..3202-03.-.. .3:2:2/:3.3203.7..2:7.3.33.//:3. /.:203:9:50:7.8.7.3/.203:3.3.507.32033.25:203.3 /.3.3574/:8.39/.843.8.29.9:503.3425.38..8:438:28-.3080.2:3/88.9. 2.3 2030003.202-:. 8.30./.8.32070.8. -09::..7907.3-.7.220::/.3..8./.. -.7.75020739.9:30.28.  2033.3//:3.5./03..3/.2.:4-.   $02.8:.574 4-.8.38.3 $0-.3/.9:89./03./.5. 03. 7005479/.8:920302-:85.91 5.3/:897/.93 805079425:907/..3..-.38..8.7378.809::.843.39:3.507239.8. 8:. 53..91..8.3:93..343/.80-. 3/308.33.907..7.3.9 .-07-.9:8.3.8.3-...302:/.:.9 &30..:8079.   07.393.33/.3/:3.574/:.9 .7/4 %047 3203.3080.9 30.3. 4-..3.5/1:80-:/.2..3202-07502-03.//.2:7.33..9072.7.8.8.7...2././/:3.9:30.32033.90470:3:.3.2020:3:.3.9:09.9242039:23. !07:8.302-..3.503.9 203/:3574/:8/. -07503/.  070.3 507:8.3/..9-../9.5..8:.207.920. 202:3.3043422.3.$07.9 02.93.07/./.3.3/33-07.09:8.33. 8.09.3:7...3203039.39034442:3.34-. 05.05.2030/./9..8.3 /03.7.915./03.390473 05.3 2033.3../.7.9:9075.3/.907:8-07.73/4308./#.3/.203:7.3907-. 3/4308.3/.3/780-.3425.902.385479.507239.-.903442:..55498 47.83.   $.

.9 09.9 /.33.8502-. $0-.35078. 9.98:.3.4250991 80-.9.0/.2-039:54794144.7. 8 . /:3./80:7:/:3.8/.0. -.3..89.2-:70720.5. 07.7.:90.5.9.-:7: 0/.9.70-07-.780:7:/:3.9:.3/.88:.. 30.202-:.:.3900543 ...7.02..4-..3 /.9:.3/8.3203:7:92070..7:824/.30./7.7..3 8.7.388902502-.7.9:30.3  /2..:20.3.2..30.2. 394-.2-039:503:7:3. 317.7-..//.09.342:3..34-.7/..30.7..3 . /.8 .304342/.8.3.8:..30. 2021. 5.3203.8.09. 202.73.157410843.3/03.7.2.843.83207:5./..503..9:74-.808:.8.8.5:8.    4-..2025:3.3.34-.7:8...89.07.02039.   0..390.3 0907.7   .8..3/.80.307.7./. -.3848. !07:8..34-. $0-.2202507:.3 203.7../5078.3.5.8.3 .507:8..739.5./ 03.2507.93. .:../3.73..8.- 5030-.71-0.:5:3//08.0.9..388902507/./03.30.2 300705.3-07-.3 20.25..3/...2038 3:3.9: /.32...8.9..3....5./...3802.9.3.804342.7..3 !07:8.7.7/42089   03:7:9%.3203.9..8. 07.8.39./.:%' 7.35.:.2.3 .93 .4394 .3203.72.3-.31./..7....2.. /.3203.07. /03./50740 /.3.3.32.3  4-.3./.8. . 5030-.8.3202.8. 805079503:3.90 97.0. 297.331472.3907.35.38.504342/./ -..739073.394-.339073..389...202503.3.9.350307.8. 2.83..8903.2.8907947..7.7..8/.380.390344 .3.32:7.05.3802.54080-.33.82.3-07/428/49.380-.850704342.897:9:7.808:39:20250740 53..3.9.8 -.:!%.8:/3. 30. 4-..    4-.2030-:9/72070..:5.9/:3.8.9.33..7.8.33.8.804342907.07.7.:2.:580:2.3-.843.07.508079.9:0:..907.3/...39490.3 507/.8.5:3:.83.843.203..82..   4-.3-. 802039.9.3/.8.880732034.33439..8.7.7.8007.3903... 8007.3549.:2:2.3/:3./.2-.7. % -:/ 4507.9.3./4..3-07574/:8/-07-..843.3.39.3.8./4 20/..:5:3.39.31.   4-.//:3./0-703/..9.9:5.. 203::5.38:3 / 802:.8.2-:3.80-.331472..3/. 574/: 574/:4-.3.3-0-..8/03.343/:81 :3.:80:2.74-.324.9.3/02.37-03 507::/.3.71 03.850704342.7$02:.32:/.3903.574/:8203.3 8.3202-:./8.9.3/:5 ./.:.9 203/.8574/:8 /2.7...8. 4-.4-.3.9:30.8.3-.089.043423.7..3507/.//:3..:8.9.2-/.34-.:39:-.3.3:1.   09..35.-:7: .07..9.5:8.30..:-:7:.2-.3802.././.-.3503.703.730.38107 -078.3.850704342.3 9073907.9..2.8..9.339073.347.8 -.53.30.31.7..2 :8.7903.8.3/.9.33. /. -0/.703.39.:.07.3703/.8.3.8.3/.9.33..2202507-.350704342..8..9.8.8903.34-..3848.718079.843.   .3907:://.3.3./802.9  4-.730.3802.38:../.73.354.3 47..8    4-..2 -039: -039:-07:9   4-.:5:3.3907.39:20:.9..32:/.8:3.2.50:.8.7.32.8. .8.0- 8:..-:7/./. 5.-0702-.3 -07-0/.2:3 47.3.3.9:5748080.50:.3 9.80-.3 907.8.05.:.7.32070.203.380:7:-.8!0704342.07.3207:5././03.07.89.703.3.2.30.4394 !%%042/.7/2./.7574/:/.3 03. -.-0.3.8!07/.25:202.

30./.34-.530.7.9. 9/..2.843.3 -...3.83 909.3.92032.3.9/.3438:2032025:3.54030.28:.3...7.8.9.7. 8.7:../...73007907:9..5.3:.3809473/:897/.903..83/..3/.2-..3 31.3907:9.39:2030/.3..3.95079:2-:.2-039:503/.92033.843. $0.5.3:.8/.9.3/..502-.8:.388902507/.9202507-:7: 43/8307..    0:.2.8.2:7..8.7.3/.7.7. 30.8.3 0--0-.3 507/.. 80.9:30.9/50740/. 3. %425843203.32:93. /03..2.3  !.3/:897 3/:897.305.3  .-.3.340 507:8.907//.9    02507-:7:307.3-07-..3.3 0./-.39.2.3507/.8..32033.804342   03.8/.7..0:7.-..33/.5..  !07/.3-.: 8508.7/4 0.9.39: 0907...8079.843..390344.7.7.7.30-703/.5.8202:33.7.3.73. -0702-.38.7.5.8.3/./80-:.7.9/.30--0-.5.31.3.3.7-07-..73007 ..2-.3.3/.804342   !74/:84-.90./.5907:9.7 8508.089..8203.0:...203. 390381.. 30..2-.9.3-.3:39:502-./..8.3 8.3:3.3507/.39.23007    .73007..3.730.3..089.39047 0:39:3.   0-.3:..05.3 /-:9:./42089 !07:8.//.-.3/2 507:8.8.9202507400--.703...357490805.3502-0.20207:.9/.3 -..8.-079.3425.3../.35.3/903.30--0-.3809473/:897 /42089.3/.8.3.:3./.7.3202./32.324/.7.390780-:9   0-:7:.7: -0702-..3./.5. 30.2 /./#.3..724/.9.3.: 5.91 /..7/:3./..750704342.5.8.330.-:3.25:-078.2032547 0--.502-. .9/93.340507:8.3.32030-.23.33808:.8.3/03.7.202507405.  4/.339073.393:39:202-07.7:39:574/:/..39:3.05.7.8/.3.-0702-.74-.23007  !07/.3./.20.7.34-.7.3 2.8:5..-0702-.32.23007/.9 .9390.8.5..88907.50704342./02-.9 $0...:.8.32033..75..3.3.7.5.30-.3/.3..332030-. /03./.085479/.5..9.3/.9.24/.9/:3..33.39: 438:203:. 203:3./.380./.2-.304342  !02-.3/.502-.3.3  4-.78.30..33./.324/...8..5307..7:./.3.3.7 :.3 -07503.:24-.74-.947 1..7..8202:33../03.9:010/.-:.3:93.:.9:30.9.32.8.:0-:./.3/.30--./.3/02.3 10-:7:.3.947574/:8/:3.802..8/.7.3.30--.35.9202-..7 .30- 010803 4:95:9/:3./.3/.39/.30--0-.-0702-.3.3    030/.7.305.50702-.94030.880.03/07:3203.5.8.3.34-.3507/.73007.8.30-.28.2.7..8.3903. /./.089.8 2032-:.9-.8.2.73007.9.7.-./.3.-0702-.7-.:.7.71.393/:897 03.89.8..3..3:39:202.3/:897.3809473/:897  $.3202507400:39:3.7/.7.302.907.80947.7. 30.35.3809.3    033.3/4208938073.7.9-.32547 $0-.324/..8 !0702-.9.8.3:3.30--..7.32.9.2.8.

3802.8. ./9/.33.5.9.5..5.89.3.9 /..5.3.2-.7300705.2.3010-:7:05.//.72. /897-:8503/.7. .. 503/05079:2-:.-.33094503/..9.9 9072.205:95.3 .3-079.7...38050793.3.8./802.:...280/.8202503.3203:7.:.5./.3203.7.3...080:7:.03/07:3203.3/03.30:39:3. .3!:3 .380-.3802.5.-.7....8.7.78...9.503.3..73007802..08547 /..3.8.8 24/..8.8.089.2-.850 .  4-.502-.8.5.7.39.73007.70:.9.3 $:- 0-:/.7.9.7.2-.8.9:30.7985..9: 30.3203.8./.3.7. ./.3.....3..3    $09470:./.8.2-.- .78.83907:9.-.307.7.5307.9. 09.5748505079:2-:. /. 0-:/. 2...3  5..8.2-..3.5.9 %/.9..32033.3010-:7:05.7..802.3.35079:2-:./.80:../-079.3.33.32.38:.9-07.3 08025.-.8.3.3.79.8.5.89.7 3..5.9.../..3 /809470:.2.8./.78..5.-:7:   4-.503.9:01050393/.2.39/..502-.089.3 3.502-...850 0.3/240.7.2-.5.9802.3.31.304342.28:.95079:2-:..3202-:7: !..439480-:.:3.2  09....7:.:2.:5:35078058.7.2203:7:3 /.39/.2/ 5..3:7.502-. 04342 2.3/.-.850.3.9..92032-:.:/.3..3 -079.8./.8.33../.33/..3-0702-. .9-:7:907.089..7.3.83.3.73007 307.8.7.8/.3.3.9. 54794144.257802:. 3.2 /0189 3.-.9/.7./..-.3.3-079.304342..0-:/../.7.23007.3..2..5 -07-.3.304342 80.2.3502-.3/3.8-07.4-.03/07:3203.33.089. $0-./2.850-:/.8.39/.848.-  $. 3.74-.2030-.33.3/.:08 .947574/:8/.-..4-.-0702-.30.089.380.32033.3 802.7...5079:2-:.:..32.8: 307.3043423.8: /.80-:/./.9/.9907./.73.203.9.:5:35078058-07.3.89.9.9.-:7:/.5.3 ..3./..8 2032-:.3-08.304342 !03/.3 /.3-079.-.33.3 503/.3:9402.3203..843.7:.9.2.7.3/420892074849 09/.3    202507-:7:5748505079:2-:.

.9/503.-.3-0702-.38:-88902/..8500.8088:.3207:5.030.9.3573852:90-:/.7..8.7.33.2:3 50702-.8.4-..3-078.33..7./.7-.3.78.0-2:/.3..339073./5.3..3439.257.   !030-.3.38.7.5.:808047..257.8.. 47  ...../..73.-.203./..9//:3.3   0702-.80-:.3/.35.3....8./:3.3 .745..82 /.3 !0    ./:907./-:/.2./.9:.05.:9:7.. 8050795. 1880-.30-:/.:9:70 90..33.93...3802..203.7-.3   0702-.0./50393. .302:/..:.58448 .3  50/.3..5079:..:9. !07:-.8/. 803.78:..8.24/0.5030.7 -.3/.3./.-..:47/..3..9/90:8:7/.9:30.8.5.9:7820/.347.3.3-:/.80-:/. /.3   4-..35.750780-.0803..33 203.8.907.3 850 .5.5..   0702-.3..3907/.70-:/.7: 40.7.3/:.3.:20/./..3:9..7 0-:/.3 :.9025.34-.9079039:080:7:/:3..42:3..33.3.33..32030-.9.8 439.93.3-.39..380..793.39.80-:/.7507.8 5027..3 12/.2.9/.90780-.0   /03.39.7.20..3 42:3.9: 3/..7.3.9034442:3.3-:/.   $02../.8.3808047..5.390381907.3.3 2:9.3.3   7-0702-.350302:. 50702-.50-:/.8.38..880-.38.80-:/.7../8.3-078./..33.34-./:3.843.2.7.9:.3 $0-.3.4-...980203.27.390780-:9203..3 .2. 3.9 0-07-./.

8..203.80.03.-8.39/.8..../3..030 /036:03.20250.3./0399.3702.3202-0/.3907.38:/.9-.907.8./..39.5...20302-.. .. !07.9/.   $0. ::25/.703.3848.2070.2:..507.9/9072.8.3401.207:5.4:79 5./93/.3702.5.. .8.3.:702. ...2:3 2.7:...507.73. 3.37.9.42439039%0.8.25.947/.2:.:/.980.388   013803.3-07:8..848.8 !079.. 0/:../.7..8.3.9507.. -...5.79434 2:.202:33..: 3.74-..3:39:..:.3/.-039:3907.9...  2.507. 907././././7702...:8:880..-8.9:-039:503.3#02.3:39:/.7.3-448/.:3.702.30.:.03...7 089073...203:7:95. O ../.7. O $08-0-. :.. 2070..3 9/. 97.320325./.5.  03.5.507.9.32.8 O %.::52.389.340702.2 0/:5.3/0...3 408.5.3.5.    43974/7...3907. !07.2..3..3.3/.3  O $.2.3#02.$07.3702.90780-:9 808047.3/80-. 702.7/.33.-907.03.3 03.302..80/:...030..:7. ..94739073../84749 .3.907../. #02.393..3723.7  !030-.20.3702...3:25:.93.205:9802:. 803/7/.:90780-:9..9.9  038 03803. /:.73472.3974..-.2.3 -039:507..3..2.:.-07.   !.3.7... 08.207:5..947/./80-.378/03.7-07-.203/.   788/0399..3702....03.3207:.. 03.5...9448848..3702. 907-039:3.:5:31.37.3/809.3..5... O !03.347.5.384844 03..8-0:2.8507.-.-.. 3472.32.702.8.7702.38484485...380503/.2-.. 907-039:3./348  207.3/.320325.  9.50.503//.3./..9:803/7 39073.33..:..3 47.702.3/73.3 ./03.7.343889038/.8./3.7.:8./ ..:.3   ..8 !07:-.:2..3702.:3 !.

/3.2.3907807095..3702.3.202.7. 9/.  !03//.347..8.350309.380-.50889038./5030-. -8.5./.-8.-8.:5034.3:7.20309.7. 203.42:3.349./.. !07.3. 9/.././03.7.3907.7.507.:30. ..3.2:39/./0:.20302-.3..:507-0/.702.-907..    %02.9/9072.07. .3.: 3.3/:.7.947089073./.9/9072.39:.:90780-:9 3.349.39.3.38.39...39/./..:808:. .0:. 09:5:3-.8.3-.2070..: 507808.3503//.:507.343974/7:39:-0793.915..   42:39..7.9.33.3../. .:202.3.3.9.93. 202-07./03.03.   0:.0:.   ..5:3 805079907..5.390.:..3.

907503.3/0.0.    02.993.3-07...3.9.9/.9.:42:39.39025.:39:20.702.59....380-..20./03.3.7:.3/03.8/03.5..7:8-07. 202-07.302..8.8....:.3.:    #02..39:.:.9.380-.2070.    #02.79/.43974/7-8.2:331:747.3 47.:..5.72438 42:3.3-.357385090.43/80:.5.3203.3.7...7.3.202-039:09.3..7.53    /.3.:/..3. 0:..3:39:203.:.5.7./.3702. 902..9.91 /..3/. ..33:3.   .35439 5079.3-.33.3:3.803.3.808:../78090.5./.702./03.803.   0.5./.39:.82. 702.3/.202902...7.:39:202-03./.2:/..9./0399.70:.. :7: 902.8202507-.3/.3./.390.9. .7:8-8.3 #02.8507. 80-0:23.3-8.907.3 80-.3/42:39.47./.203/.3/7.38.2.3:7.3   995.347.8079.8/..9073.249.3-.9.3-.8..2.25..:2.3.

.

42.330.7. . .

3.         .74-.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful