MAKALAH

Kenakalan Remaja Akibat Pengaruh Globalisasi
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan

Anna Nurhasanah, S.Pd

Disusun oleh : Bagus Pramono Aji (081290) / II C

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS JURUSAN BAHASA & SASTRA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA 2009

1

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirabbil’alamin segala puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan semesta alam yang hanya kepada-Nyalah kami berserah diri. Dan atas izin dari-Nyalah kami mampu menyusun makalah ini. Ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada kedua orang tua saya, dosen mata kuliah Pendidikan kewarganegaraan, teman-teman sesama mahasiswa dan pihak-pihak lain yang mendukung terselesaikannya makalah ini. Dalam penyusunan makalah ini saya sadar masih banyak terdapat kekurangan dan kelemahan. Untuk itu penulis mohon maaf dan sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Semoga makalah ini bisa bermanfaat khususnya kepada saya selaku penulis dan umumnya kepada anda para pembaca. Akhirnya, semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada siapa saja yang mencintai pendidikan. Amin Ya Robbal Alamin.

Serang, 2 Juni 2009

Ttd Penyusun

2

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………………………………………………………………....i DAFTAR ISI…………………………………………………………………………..ii BAB I PENDAHULUAN

I. 1. Latar Belakang Masalah………………………………………………………….4 I. 2. Rumusan Masalah………………………………………………………………...5 I. 3. Tujuan Penulisan………………………………………………………………….5 I. 4. Tekhnik dan Metode Penulisan...............................................................................6 I. 5. Sistematika Penulisan.............................................................................................6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA

II. 1. Pengertian Kenakalan Remaja...............................................................................8 II. 2. Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja...................................................................10 II. 3. Pengertian Globalisasi.........................................................................................14 II. 4. Proses Perkembangan Globalisasi.......................................................................16 II. 5. Pengaruh Globalisasi Terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara..............19 BAB III PEMBAHASAN

III. 1. Aspek-Aspek Negatif Globalisasi yang Memengaruhi Kenakalan Remaja.......21 III. 2. Faktor-Faktor dan Masalah-Masalah Penyebab Kenakalan Remaja..................29 III. 3. Kaitan Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja dalam Perkembangan Globalisasi...........................................................................................................48 III. 4. Bentuk dan Macam Solusi Penanggulangan Kenakalan Remaja.......................56 BAB IV PENUTUP

IV. 1. Kesimpulan........................................................................................................64 IV. 2. Saran...................................................................................................................65 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

3

BAB I PENDAHULUAN

I. 1. Latar Belakang Masalah
Dewasa ini berbagai macam bentuk penyimpangan sosial semakin meningkat dan marak terjadi di masyarakat. Seiring dengan berkembangnya zaman yang semakin canggih, justru berbagai macam bentuk penyimpanagan sosial semakin bermunculan dan terjadi. Mulai dari berbagai penyimpangan kecil seperti tato ataupun tindik, sampai tindakan penyimpangan besar bahkan bersifat kriminal seperti pembunuhan dan pemerkosaan, seamakin meningkat akhir-akhir ini. Bukan tidak mungkin globalisasi jaman sekarang ini menjadi salah satu faktor cukup dominan dalam peningkatan penyimpangan sosial di masyarakat. Karena pada dasarnya globalisasi itu sendiri identik dengan pasar bebasa dan kapitalis, dimana batas antar negara /warga negara seakan semu sehingga berbagi macam bentuk hal apapun dapat dengan mudah dan cepat tersebar bahkan tersosialisasi, serta bisa dilakukan oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun itu. Termasuk dalam hal perkembangan penyimpangan sosial. Salah satu bentuk penyimpangan sosial yang cukup meresahkan dan mengawatirkan perkembangannya, yakni penyimpangan sosial berupa kenakalan remaja yang akhir-akhir ini semakin marak terjadi. Tentunya seiring berkembangnya waktu, bentuk dan jenis kenakalan remaja semakin beragam dan bervariasi, serta semakin meningkat implementasinya di masyarakat. Para remaja zaman sekarang semakin berani untuk bertindak, dan semakin bebas untuk berekspresi, termasuk dalam hal penyimpangan sosial. Sudah banyak bukti akan perkembangan berbagai macam bentuk penyimpangan sosial berupa kenakalan remaja ini, mulai dari pornografi, merokok, pemerkosaan bahkan 4

5 .sampai tindak anarkis premanisme dan narkoba banyak dilakukan oleh para remaja masa kini. Bagaimana solusi yang tepat untuk menanggulangi perkembangan kenakalan remaja sekarang ini ? I. tak bisa dipungkiri faktor globalisasi juga berpengaruh dalam perkembangan kenakalan remaja masa kini. 3. Kenakalan remaja merupakan salah satu bentuk dinamika sosial. 2. Faktor apa sajakah yang mendasari serta mendukung terjadinya kenakalan remaja terkait dengan perkembangan era globalisasi sekarang ini ? 2. Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui faktorfaktor apa sajakah yang mendasari serta mendukung terjadinya kenakalan remaja terkait dengan perkembangan era globalisasi sekarang ini. Selain faktor kurangnya kontrrol sekolah dan keluarga. Bagaimana perkembangan kenakalan remaja di era globalisasi sekarang ini ? 3. karena biar bagaimanapun hal tersebut akan selalu tetap ada dan terjadi. Rumusan Masalah 1. Karena secara langsung maupun tidak langsung globalisasi sudah meliputi proses kehidupan sosial di masyarakat yang pasti sangat mudah berdampak dan berpengaruh pada kehidupan sosial remaja itu sendiri. Serta yang terakhir dan terpenting yakni untuk mengetahui dan mencari solusi penanggulangan ataupun pencegahan yang tepat untuk menanggulangi perkembangan kenakalan remaja sekarang ini. Selain itu untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kenakalan remaja di era globalisasi sekarang ini. semua tergantung pada solusi kita untuk penanganannya. juga untuk mengetahui macam-macam dan jenis-jenis perilaku yang tergolong kenakalan remaja maasa kini. I.

sehingga dengan demikian dapat ditarik beberapa kesimpulan dan memberikan saran sesuai dengan permasalahan. Setelah data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan metode deduktif. I. Data-data yang didapatkan setelah dihimpun dan disusun kemudian dianalisa serat diidentifikasi sesuai dengan rumusan permasalahannya dan agar terlihat susunan data yang dapat memberikan gambaran fakta tentang obyek penulisan makalah ini. tujuan penulisan. 6 .I. BAB I : Bab I adalah pendahuluan yang terdiri dari pembagian sebagai berikut : latar belakang masalah dan rumusannya. Pembagian penulisan dalam makalah ini untuk memudahkan penulis dalam menyusun hasil penilaian terhadap masalah yang ada. Tekhnik dan Metode Penulisan Tekhnik dan Metode penulisan yang dilakukan dalam penulisan makalah ini adalah melalui metode kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data berdasar resensi maupun literature dari beberapa sumber buku serta sember internet. 4. Selain itu dengan bab pendahuluan ini diharapkan akan mempermudah pembahasan bab selanjutnya. metode penelitian. Hal ini dimaksudkan agar dapat memberikan gambaran awal mengenai latar belakang dari pembahasan masalah serta pemecahan masalah dalam penulisan makalah ini. kemudian dihubungkan dengan kasus yang sedang dibahas. 5. Sistematika Penulisan Sistematika dalam penulisan makaalah ini terbagi empat bab. dan sistematika penulisan.

dan bagian kedua adalah saran. saran tersebut mudah-mudahan bermanfaat. BAB IV : Selanjutnya pada bab IV merupakan penutup yang berisikan kesimpulan dan saran. BAB III : Pada bab III pembahasan yang akan membahas mengenai faktorfaktor penyebab terjadinya kenakalan remaja terkait dengan efekefek negatif globalisasi serta bentuk dan macam solusi penanggulangan dan pencegahan kenakalan remaja.BAB II : Bab II adalah tinjauan pustaka yang akan membahas mengenai teori-teori dasar yang mendukung tentang perkembangan kenakalan remaja sebagai akibat pengaruh dari efek globalisasi. 7 . kesimpulan adalah ringkasan bahasan materi yang penulis ambil dari uraian-uraian bab-bab sebelumnya. Disini penulis mencoba memberikan saran terhadap pembahasan dalam penulisan makalah ini. Bagian pertama.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

II. 1. Pengertian Kenakalan Remaja
Pada dasarnya kenakalan remaja menunjuk pada suatu bentuk perilaku remaja yang tidak sesuai dengan norma-norma yang hidup di dalam masyarakatnya. Kartini Kartono (1988 : 93) mengatakan remaja yang nakal itu disebut pula sebagai anak cacat sosial. Mereka menderita cacat mental disebabkan oleh pengaruh sosial yang ada ditengah masyarakat, sehingga perilaku mereka dinilai oleh masyarakat sebagai suatu kelainan dan disebut “kenakalan”. Dalam Bakolak inpres no: 6 / 1977 buku pedoman 8, dikatakan bahwa kenakalan remaja adalah kelainan tingkah laku / tindakan remaja yang bersifat anti sosial, melanggar norma sosial, agama serta ketentuan hukum yang berlaku dalam masyarakat. Singgih D. Gumarso (1988 : 19), mengatakan dari segi hukum kenakalan remaja digolongkan dalam dua kelompok yang berkaitan dengan norma-norma hukum yaitu : (1) kenakalan yang bersifat amoral dan sosial serta tidak diantar dalam undang-undang sehingga tidak dapat atau sulit digolongkan sebagai pelanggaran hukum ; (2) kenakalan yang bersifat melanggar hukum dengan penyelesaian sesuai dengan undang-undang dan hukum yang berlaku sama dengan perbuatan melanggar hukum bila dilakukan orang dewasa. Tentang normal tidaknya perilaku kenakalan atau perilaku menyimpang, pernah dijelaskan dalam pemikiran Emile Durkheim (dalam Soerjono Soekanto, 1985 : 73). Bahwa perilaku menyimpang atau jahat kalau dalam batas-batas tertentu dianggap sebagai fakta sosial yang normal dalam bukunya “ Rules of Sociological Method” dalam batas-batas tertentu kenakalan adalah normal karena tidak mungkin 8

menghapusnya secara tuntas, dengan demikian perilaku dikatakan normal sejauh perilaku tersebut tidak menimbulkan keresahan dalam masyarakat, perilaku tersebut terjadi dalam batas-batas tertentu dan melihat pada sesuatu perbuatan yang tidak disengaja. Jadi kebalikan dari perilaku yang dianggap normal yaitu perilaku nakal/jahat yaitu perilaku yang disengaja meninggalkan keresahan pada masyarakat. Sudarsono, 1991 dalam bukunya Kenakalan remaja mengatakan Kenakalan Remaja (Juvenille Delinquency) secara estimologis dapat diartikan sebagai kejahatan anak, akan tetapi pengertian tersebut memberikan konotasi yang cenderung negative atau negative sama sekali. Atas pertimbangan yang lebih moderat dan mengingat kepentingan subyek, maka beberapa ilmuwan memberanikan diri untuk mengartikan Juvenille Delinquency sebagai kenakalan remaja Psikolog Drs. Bimo Walgito dalam (Sudarsono, 1991: 11) merumuskan arti selengkapnya dari kenakalan remaja sebagai berikut : tiap perbuatan, jika perbuatan tersebut dilakukan oleh orang dewasa maka perbuatan tersebut merupakan kejahatan, jadi merupakan perbuatan yang melawan hukum, yang dilakaukan anak, khususnya anaka remaja Dr Fuad hasan dan Drs. B. simanjuntak dalam (Sudarsono, 1991: 11) juga memberikan definisi kenakalan remaja sebagai perbuatan anti social yang dilakukan anak remaja yang bilamana dilakukan orang dewasa dikualifikasikan sebagai kejahatan. Dari kedua pengertian diatas Sudarsono menarik benang merah diantara keduanya yaitu, kenakalan remaja adalah perbuatan atau kejahatan atau pelanggaran yang dilakukan oleh anak remaja yang bersifat melawan hukum anti sosial, anti susila dan menyalahi norma-norma agama. John W. Santrock mendefinisikan, kenakalan remaja (Juvenile Delinquency) mengacu pada suatu rentang perilaku yang luas, mulai dari perilaku yang tidak dapat

9

diterima secara sosial (seperti bertindak berlebihan disekolah), pelanggaran (seperti melarikan diri dari rumah), hingga tindakan-tindakan kriminal (seperti mencuri). Keputusan Menteri Sosial (Kepmensos RI No. 23/HUK/1996) menyebutkan anak nakal adalah anak yang berperilaku menyimpang dari norma-norma sosial, moral dan agama, merugikan keselamatan dirinya, mengganggu dan meresahkan ketenteraman dan ketertiban masyarakat serta kehidupan keluarga dan atau masyarakat Dari beberapa definisi diatas dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa kenakalan remaja adalah perilaku yang dilakukan oleh remaja yang bertentangan dengan norma hukum yang telah dengan jelas ditentukan dalam KUHP, norma sosial dan norma agama yang telah diatur dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasul.

II. 2. Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja
1) Jenis-Jenis Kenakalan Remaja Berdasar pada beberapa pandangan teori mengenai perilaku delinkuen diatas, maka delinkuensi remaja dapat dibagi dalam empat kelompok, yaitu: 1) Delinkuensi individual, yaitu perilaku delinkuen anak merupakan gejalah personal atau individual dengan ciri-ciri khas jahat, disebabkan oleh predisposisi dan kecenderungan penyimpangan tingkah laku (psikopat, psokotis, neurotis, a-sosial) yang diperhebat oleh stimuli sosial dan kondisi kultural. 2) Delinkuensi situasional, yaitu delinkuensi yang dilakukan oleh anak yang normal; namun mereka banyak dipengaruhi oleh berbagai kekuatan situasional, stimuli sosial, dan tekanan lingkungan, yang semuanya memberikan pengaruh “menekan-memaksa” pada pembentukan perilaku buruk. 10

3) Delinkuensi sistematik, yaitu delinkuensi yang telah disistematisir dalam suatu organisasi (gang). Semua kejahatan dirasionalisir dan dibenarkan sendiri oleh anggota gang, sehingga kejahatannya menjadi terorganisir atau menjadi sistematis sifatnya. 4) Delinkuensi kumulatif, yaitu delinkuensi yang sudah teresebar dihampir semua ibukota, kota-kota, bahkan sampai dipinggiran desa. Pada hakekatnya delinkuensi ini merupakan produk dari konflik budaya. Ernest R. Hilgard dalam bukunya “Introduction to Psychologi” mengelompokkan delinkuensi remaja dilihat dari pelaku perilaku tersebut kedalam dua golongan, yaitu: 1) Social delinquency, yaitu delinkuen yang dilakukan oleh sekelompok remaja, misalnya “gang”. 2) Individual delinquency, yaitu delikuensi yang dilakukan oleh seorang remaja sendiri tanpa teman. Wright membagi jenis kenakalan remaja dalam beberapa keadaan: 1) Neurotic delinquency, remaja bersifat pemalu, terlalu perasa, suka

menyendiri, gelisa dan mempunyai perasaan rendah diri. Mereka mempunyai dorongan yang kuat untuk berbuat suatu kenakalan seperti: mencuri sendirian, melakukan tindakan agresif secara tiba tanpa alasan karena dikuasai oleh fantasinya sendiri. 2) Unsocialized delinquency, suatu sikap yang suka melawan

kekuasaan seseorang, rasa bermusuhan dan pendendam. 3) Pseudo social delinquency, remaja atau pemuda yang mempunyai

loyalitas tinggi terhadap kelompok atau gang sehingga sikapnya tampak patuh, setia dan kesetiakawanan yang baik. Jika melakukan perilaku kenakalan bukan

11

yaitu: 1) Kenakalan biasa seperti: Berbohong. pemalsuan uang.Bentuk – bentuk perbuatan kenakalan remaja yang lebih banyak 12 . berpakaian tidak pantas dan minum minuman keras. dan lain-lain. mencopet. turut dalam pelacuran atau melacurkan diri. menjambret. pemerkosaan. bergaul dengan teman yang memberi pengaruh buruk. perkosaan. pencurian. hubungan seks pra-nikah. Jensen (1985) yang melihat perilaku delinkuen dari sigi bentuk dan dampak kenakalan. mengingkari status orang tua dengan cara minggat dari rumah atau membantah perintah mereka dan sebagainya. memiliki dan membawa benda tajam. menggolongkan perilaku delinkuen dalam empat jenis. pemerasan. 2) Kenakalan yang menimbulkan korban materi: perusakan. penggelapan barang. 4) Kenakalan yang melawan status: misalnya mengingkari status anak sebagai pelajar dengan cara membolos. penyalah gunaan obat. perbuatan yang merugikan orang lain. keluyuran. dan lain-lain. meninggalkan rumah tanpa izin (kabur). 3) Kenakalan sosial yang tidak menimbulkan korban difihak orang lain: pelacuran. 2) Bentuk-Bentuk Kenakalan Remaja William C. berpesta pora. 2) Kenakalan Pelanggaran Hukum. mencuri.atas kesadaran diri sendiri yang baik tetapi karena didasari anggapan bahwa ia harus melaksanakan sesuatu kewajiban kelompok yang digariskan. yaitu: 1) Kenakalan yang menimbulkan korban fisik pada orang lain: perkelahian. seperti: berjudi. pembunuhan dan pengguguran kandungan. penipuan dan pemalsuan. membolos sekolah. menjual gambar-gambar porno dan film-film porno. pencopetan. perampokan. membaca buku-buku cabul. Kvaraceus membagi bentuk kenakalan menjadi dua. merampas. pembunuhan.

mencerminkan suatu cara adaptasi yang khusus dari para remaja dalam proses penyesuaian dirinya yang gagal untuk dapat mencapai keberhasilan hidup atau memperbaiki keadaannya dengan menempuh jaur – jalur kesempatan yang sewajarnya. tidak cukup terorganisir. Perbuatan kenakalan remaja pada hakekatnya merupakan proses usaha pencapaian suatu keberhasilan tertentu dalam perkembangan kehidupan remaja. Kenakalan remaja sub kultur konflik sering terjadi pada kasatuan masyarakat yang tidak stabil. 2) Sub kultur konflik: suatu bentuk gang yang mengutamakan perbuatan – perbuatan kekerasan sebagai suatu cara untuk mendapatkan atau meningkatkan status. pemerasan dll perbuatan illegal yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan (uang atau income). Kegagalan ini antara lain karena ketiadaan kemampuan. Pada kenakalan remaja sub kultur kriminil. yang tinggi mobilitas 13 . hakekatnya mencerminkan suatu sub kultur tersendiri yang dapat dibedakan dalam 3 sub kultur kenakalan yaitu: 1) Sub kultur criminal: suatu bentuk gang kenakalan remaja yang mengarah pada perbuatan pencurian. Kaitan pertumbuhan dan perkembangan individu remaja dengan lingkungannya terhadap struktur sosial dengan jalur – jalur system yang tersedia dan berlangsung di masyarakat untuk mobilitas yang lebih baik. keterbatasan pendidikan dan tidak adanya kesempatan kerja yang sesuai.dilakukan dalam kaitan remaja yang bersangkutan dengan gangnya atau gerombolan remaja lainnya. 3) Sub kultur pengelakan/ pengasingan (rettreatist sub culture): suatu bentuk gang yang menekankan pada penggunaan obat – obatan (secara salah).

perjalanan. Kenakalan remaja yang termasuk sub kultur pengelakan/ pengasingan yaitu kenakalan remaja dalam bentuk penyelahgunaan obat – obatan narkotika. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. II. Dalam banyak hal. Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lainnya. menarik diri atau mengaisngkan diri. investasi. melepaskan perjuangan dalam mencapai kesuksesan. budaya populer. 3. Pengertian Globalisasi Globalisasi merupakan perkembangan kontemporer yang mempunyai pengaruh dalam mendorong munculnya berbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung. dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias. Perbuatan perkelahian antar gang. globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. 14 .vertikal dan geografisnya. keluarga cenderung berorientasi tidak pada masa depan tetapi pada masa kini dan tidak ada kemajuan sosial. Globalisasi akan membawa prespektif baru tentang konsep “Dunia Tanpa Tapal Batas” yang saat ini diterima seabagai nrealita masa depan yang akan memengaruhi perkembangan budaya dan membawa perubahan baru. kebut – kebutan di jalan ramai merupakan contoh kenakalan remaja sub kultur konflik. (Aim Abdulkarim. 2007: 116) Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan. merupakan cara adaptasi terhadap keadaan secara pengelakan.

mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis. atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. Menurut Selo Soemardjan. Menurut kamus bahasa. dan media komunikasi massa. ekonomi dan budaya masyarakat. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. pariwisata. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia.Kata "globalisasi" diambil dari kata global. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. teknologi. atau proses sejarah. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuknya yang paling mutakhir. Hal ini dimungkinkan karena perkembangan teknologi yang sangat cepat. kecuali sekadar definisi kerja (working definition). ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa. bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. 15 . 2007: 116) globalisasi didefinisikan sebagi fenomena yang menjadikan dunia mengecil dari segi perhubungan manusia. Di sisi lain. Globalisasi merupakan kecenderungan masyarakat di kota-kota besar untuk menyatu dengan dunia terutam di bidang ilmu pengetahuan. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan. dalam (Aim Abdulkarim. Sebab. Dari sudut pandang ini. yang maknanya ialah universal. dalam (Aim Abdulkarim. 2007: 116) globalisasi adalah terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah yang sama.

Globalisasi akan memberikan corak budaya 16 . 2) Sebagai Ideologi Globalisasi sebagai ideologi berarti sudah mempunyai arti tersendiri dan netralitasnya sangat sedikit. dan komunikasi. dan merangkum segala aspek kehidupan. Berdasarkan beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian globalisasi dapat dibedakan atas dua hal yaitu : 1) Sebagai Alat Globalisasi merupakan wujud keberhasilan ilmu dan teknologi. teknologi. Menurut pengertian The American Heritage Dictionary. Disinilah timbulnya benturan dan pertentangan. Namun hal tersebut juga dapat mengandung hal-hal negatif bila dipergunakan untuk tujuan yang tidak baik. Globalisasi sebagai alat juga mengandung hal-hal yang positif apabila dipergunakan untuk tujuan yang baik. transportasi. Globalisasi sebagai ideologi pasti memihak suatu kepentingan sehingga akan menimbulkan akibat. terutama di bidang komunikasi. Proses Perkembangan Globalisasi Proses globalisasi lahir dari adanya perkembangan ilmu pengetahuan. dalam (Aim Abdulkarim. baik yang setuju maupun yang tidak setuju. 4. seperti politik. 2007: 116) yaitu globalisasi sebenarnya dapat siartikan sebagai suatu tindakan atau proses menjadikan sesuatu yang mendunia (universal) baik dalam lingkupnya atau aplikasinya. dan ekonomi yang dapat dinikmati oleh seluruh umat manusia di dunia ini. II. sosial. the act if process or policy making something worldwide in scope or application.Menurut cendekiawan barat dalam (Aim Abdulkarim. 2007: 116) globalisasi adalah satu proses kehidupan yang serba luas. Jadi tergantung siapa yang menggunakan dan apa tujuannya. tidak terbatas.

Globalisasi dan perkembangan teknologi ini mengharuskan penduduk dunia untuk bersatu dalam menentukan masa depan dunia yang lebih baik dan terjamin. Isu global yang tengah melanda dan mulai terasa memberi kesan buruk kepada masyarakat dunia menjadi agenda yang menarik perhatian semua pihak. dan memberi dampak yang luas terhadap kebebasan budaya setempat dan mengukuhkan dominasi budaya barat dalam budaya masyarakat di negara-negara berkembang melalui penjajahan baru. dan satelit akan merombak dan mengubah nilai dan sistem budaya masyarakat negara berkembang selaras dengan visi dan misi globalisasi barat. kehidupan lamban menjadi kehidupan serba cepat. e. dan keamanan dunia membuka prespektif baru dalam pendekatan isu globalisasi. Berkembangnya arus globalisasi jelas memberikan dampak pada kebudayaan manusia. agraris tradisional menjadi masyarakat industri modern. yaitu: a. Kebudayaan baru yang berasaskan perkembangan teknologi informasi. 17 . kehidupan berasaskan kebersamaan menjadi kehidupan individualis.baru. yaitu penjajahan kebudayaan. Banyak yang terlihat jelas dalam perubahan dan pergeseran pola hidup masyarakat. telekomunikasi. c. Kesadaran untuk membentuk masyarakat dan pemimpin dunia yang bertanggung jawab untuk menjaga kepentingan. d. kehidupan berasas nilai sosial menjadi konsumeris materialis. keselamatan. yaitu isu yang mengancam dunia masa kini dan masa depan. b. Gelombang kebudayaan baru yang terjadi melalui pendominasian budaya akan menjadikan negara berkembang semakin beruntung dan terikat pada keputusan yang dibuat oleh penguasa barat. kehidupan yang bergantung pada alam menjadi kehidupan menguasai alam.

Fenomena anak melawan kepaada orangtua. budaya. sekarang banyak remaja yang menggunakan pakaian yang memerlihatkan auratnya. Pesatnya teknologi informasi dan transportasi juga mebawa dampak negatif. Dengan pesatnya perkembangan. murid yang mengancam atau melawan gurunya. Namun. Hal ini sesuai dengan pendapat Selo Soemardjan bahwa perubahan budaya yang cepat dan saling menyusul mengakibatkan suasana anomi yang berkepanjangan. 3) Pemanfaaatan sumber daya alam yang melimpah. mode pakaian yang tidak sesuai. yaitu aspek positif dan aspek negatif. 18 . sopan dan santun. merupakan perilaku menyimpang sebagai dampak negatif dari era globalisasi dan arus informasi yang tidak terbendung. Arus globalisasi yang membonceng nilai-nilai tradisi. 2) Pesatnya perkembangan informasi dan transportasi. padahal budaya timur jelas melarang hal yang seperti itu. dan dampak negatif yang sekarang paling banyak terlihat dan bermunculan yaitu 3) Masuknya pola hidup budaya barat. Selain memberikan aspek positif. diantaranya : 1) Beralihnya masyarakat agraris menjadi masyarakat industri modern. dan agama yang selama ini kita junjung tinggi akan menghilangkan jati diri dari nilai-nilai budaya itu sendiri. Diantaranya beberapa aspek positif dari arus globalisasi dan perkembangan teknologi yakni : 1) Pola hidup yang serba cepat. dan pemakaian perhiasan wanita oleh laki-laki. perkembangan arus globalisasi juga memberikan dampak negatif bagi kebudayaan masyarakat. Pengaruh tersebut dapat dibagi menjadi dua macam aspek. moral. seperti masuknya budaya barat yang bertolak belakang dengan budaya timur yang sederhana. 2) Perubahan dari kehidupan berasaskan kebersamaan menjadi kehidupan individualis. aspek positif paling diharapkan manusia.Dari contoh tersebut. perkelahian antar-pelajar. terdapat beberapa macam pengaruh terhadap kehidupan masyarakat.

ilmu dan teknologi. Ketika seseorang masih membaca surat kabar. seperti adanya budaya Hollywood dan perpustakaan yang negatif. misalnya pendewaan pikiran nasionalisme. Pertemuan dan gesekan tersebut akan menghasilkan kompetisi liar yang berarti saling mempengaruhi dan dipengaruhi. terlebih lagi dengan menggunakan internet. globalisasi akan selalu menimbulkan dampak positif dan negatif. atau menggunakan alat lainnya. Namun globalisasi juga membawa pengaruh positif. Ancaman 19 .Suasana anomi adalah suasana ketika masyarakat yang sedang mengalami perubahan budaya tidak mengetahui secara jelas nilai-nilai budaya mana yang perlu diambil dan nilai-nilai budaya mana yang haru sdikembangkan. II. yaitu membawa kemajuan. Pengaruh Globalisasi Terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Globalisasi memiliki pengaruh yang positif. ia tetap akan terperangkap dalam proses dan model pergaulan global. transformasi dan informasi sebagai hasil dari modernisasi teknologi. Dalam era globalisasi telah terjadi pertemuan dan gesekan nilai-nilai budaya dan agama di seluruh dunia yang memanfaatkan jasa telekomunikasi. 5. Kita menyadari bahwa pengaruh globalisasi tidak mungkin dapat dihindari. sekularisme. dan keselamatan bangsa dan negara. saling bekerja sama yang akan menghasilkan sintesa dan antitesa baru. kecuali kita dengan sengaja menghindari interaksi dan komunikasi dengan pihak yang lain. dan tipisnya iman. menonton televisi. Dengan demikian. kesejahteraan. saling bertentangan dan bertabrakannya nilai-nilai yang berbeda yang berakhir dengan kalah atau menang.

1. dan berita yang mengandung nilai positif bahkan agamis. Pasar bebas. misalnya disiplin. Tantangan dan Peluang Pengaruh globalisasi yang memberikan nilai-nilai positif wajib kita serap. Meskipun harus disadari pula bahwa televisi juga banyak menayangkan program-program pengajian. Adegan kekerasan (violence) akan lebih berkesan di benak anak-anak dibandingkan dengan petuah agama. Peluang dan tantangan ayang dapat kita peroleh dari globalisasi debagai berikut. Kita wajib menyaring yang baik dan sesuai dengan kepribadian dan moral bangsa kita terima. Hal ini memudahkan orang untuk beradaptasi dengan masyarakat lain 20 .Dengan alat komunikasi seperti TV. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dengan mudah dan cepat diterima. kita dapat berhubungan dengan dunia luar. telepon. menghargai orang lain. yaitu pasar dimana suatu produk menjadi semakin luas dan pemasarannya semakin banyak. Kita dapat terpengaruh oleh segala macam bentuk yang sangat konsumtif. kita dapat menyaksikan hiburan porno dari kamar tidur. Wawasan budaya semakin luas. 3. Anak-anak kita dapat terpengaruh oleh segala macam film kartun dan film-film yang seharusnya tidak dilihat. kerja keras. Kita pun dapat dengan mudah terpengaruh oleh gaya hidup seperti yang terjadi di sinetron-sinetron kita (terutama sekali yang bertemakan keluarga) yang lebih dari 90% menebar nilainilai negatif dengan ukuran keberagaman dari setiap agama. dan internet. 2. VCD. parabola. demokrasi dan kejujuran. terutama yang tidak menyebabkan benturan dengan budaya kita. sebaliknya yang buruk kita tolak. diskusi. ceramah. Dengan parabola atau internet. rasa kemanusiaan. DVD.

Walhasil bertambah banyak penyimpangan-penyimpangan sosial yang diakibatkan oleh ulah para remaja ini. Khususnya dan utamanya dalam hal kehidupan sosial dan kebudayaan berbangsa dan bernegara. oleh ulah kenakalan remaja sekarng ini.BAB III PEMBAHASAN III. Selain membawa banyak dampak positif. 1. globalisasi justru membawa dampak negatif yang lebih banyak lagi dalam sendi kehidupan masyarakat Indonesia. Seperti kita ketahui bahwa kehidupan sosial para remaja zaman sekarang semakin mengkhawatirkan. Aspek-Aspek Negatif Globalisasi yang Memengaruhi Kenakalan Remaja Globalisasi merupakan suatu fenomena liberal menyeluruh yang menyebar di seluruh penjuru dunia. dimana kita sebagai warga negara dunia tidak akan bisa mengelak dari pengaruh dan dampak-dampaknya. Seperti kita ketahui disamping membawa efek positif. Dan dampak serta sasaran terbesar dari aspek negatif sosial dan budaya globalisasi tersebut. khususnya di Indonesia. Ditambah masuk dan berkembangnya globalisasi. yakni kehidupan para kaum remaja Indonesia. Dalam perkembangannya. 21 . Salah satu aspek negatif globalisasi yang paling berpengaruh dalam sendi kehidupan yakni aspek negatif terhadap kehidupan sosial dan kebudayaan suatu bangsa dan negara. globalisasi juga membawa efek negatif bagi sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara masyarakat. memberi dampak yang cukup negatif pula bagi mereka para ramaja yang tiadk bisa menahan diri mereka.

Di kalangan remaja hal anarkis maupun premanisme. tak peduli 22 . Diantaranya contoh pola hidup budaya barat yang memicu kenakalan remaja masa kini yakni . Seperi kita ketahui globalisasi yang berasal dari barat ini sudah pasti membawa kebudayaan sesuai negeri asalnya. dan celakanya bagi negaranegara berbudaya ketimuran yang sangat bertolak belakang dengan kebudayaan barat seperti Indonesia. Dan yang lebih parahnya lagi pola hidup barat tersebut banyak memengaruhi dan di salah artikan oleh para remaja Indonesia sebagai trend yang justru menjadi boomerang bagi mereka untuk membawa ke arah masa depan kehancuran. seperti telah menjadi hal yang biasa-biasa saja bagi mereka akhir-akhir ini. Terlebih lagi hal tersebut semakin memicu kenakalan remaja dalam hal anarkisme ini. Akan tetapi perkembangannya semakin mengawatirkan manakala perkembangan zaman semakin pesat dan muncul globalisasi dengan membawa budaya buruk kehidupannya bagi masyarakat Indonesia. serta kekerasan dalam hal apapun. 1) Kekerasan dan anarkisme Hal tersebut merupakan budaya barat yang sangat bertolak belakang dengan kebudayaan nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia khususnya. Dimanapun dan kapanpun para remaja tak segan melakukan tindakan kekerasan pada siapapun.Globalisasi dituding pembawa pengaruh cukup dominan bagi tindakan negatif para remaja ini. Masuknya pola hidup budaya barat Faktor ini adalah faktor utama dan paling luas cakupannya dalam hal penyebab kenakalan remaja masa kini. Diantaranya aspek-aspek negatif dari globalisasi yang berpotensi menimbulkan penyimpangan sosial berupa kenakalan remaja ini di antaranya . hal tersebit tidak bisa dihindari dan sudah menyebar dalam praktik kehidupan bermasyarakat Indonesia. Sebenarnya hal anarkis juga bukan merupakan hal yang baru bagi masyarakat Indonesia.

Remaja adalah kelompok masyarakat yang sangat peka terhadap bahaya penyalahgunaan obat-obatan tersebut. Alasannya. kebudayaan negatif barat yang masuk dan menyebar dengan cepatnya di Indonesia. aksi premanisme dan pemalakkan. dan salah satu bentuk dari perkembangan globalisasi ke arah negatif atau mungkin tertafsir negatif. Korban terbesar dari aspek ternegatif globalisasi ini tak lain dan tak bukan adalah para remaja. juga 23 . Semua itu merupakan bukti juvenile delinquency yang berupa kekerasan yang bahkan bisa dilakukan oleh para remaja sekarang ini. seperti tawuran antar geng maupun sekolah. Salah sedikit kekerasan yang berbicara.orang yang lebih tua maupun yang lebih muda. sampai kekerasan yang notabene candaan semata tapi sampai menelan korban jiwa. Banyak sudah contoh kekerasan yang dilakukan para remja masa kini. kalangan remaja akan menjadi pemakai yang ketergantungan obat-obat terlarang. selain itu godaan dan tekanan yang kuat dari lingkungan pergaulan juga menjadi salah satu faktor maraknya narkoba di kalangan narkoba. 2) Narkoba dan Minuman keras Narkoba dan minuman keras juga merupakan salah satu diantaranya. 2004: 159). Apabila dibiarkan tanpa pengawasan yang ketat. Hal ini sebenarnya sungguh ironis dan mengenaskan bagi pertumbuahan dan perkembangan kepribadian para remaja. Sama halnya dengan narkoba. Hal tersebut bisa sangat memengaruhi bahkan merusak mental dan pribadu para remaja di masa depan. Masa remaja yang masih labil menimbulkan salah tafsir pengertian dan implementasi dalam setiap tingkah lakunya. masyarakat pada usia remaja ini memiliki rasa ingin tahu yang besar dan cenderung akan mencoba menggunakan. Padahal kontrol diri yang dimilikinya sangat lemah karena belum matangnya jiwa mereka. mulai dari motif modal gengsi maupun sok kuat. (Idianto. peredaran minuman keras yang tanpa batas di negeri ini.

Remaja yang berpikiran pendek dan masih dalam pencarian jati diri tentunya bisa menjadi sasaran empuk pengaruh negatif globalisasi ini. Sehingga mengakibatkan banyak dari mereka yang terjerat mabuk-mabukan dan tak jarang mengakibatkan banyak bentuk penyimpangan sosial lain bahkan yang bersifat kriminal. Berbagai alasan tak beralasan seperti . sama halnya dengan narkoba. Walhasil. Dan lagi-lagi korban utama dari kebudayaan negatif ini adalah remaja. Seperti kita ketahui sex bebas diluar ikatan pernikahan merupakan salah satu budaya barat yang sangat bertolak belakang dengan budaya ketimuran Indonesia. ataupun kampungan banyak memengaruhi para remaja dan mendasari mereka mencoba hingga akhirnya kecanduan bahkan tewas akibat baarang haram tersebut. Pada dasarnya perkembangan adiktif narkoba dan miras di kalangan remaja. dengan mudahnya. Akan tetapi dengan berkembangnya globalisasi. lebih pada didasari oleh perkembangan zaman yang semakin pesat. mau tidak mau budaya negatif bagi masyarakat Indonesia tersebut masuk dan berkembang di Indonesia. setiap tahunnya banyak remaja terpengaruh dan terjangkit dua hal negatif tersebut. Banyak para remaja yang terjebak dalam kehidupan malam dan pergaulan yang tak terbatas. Jangankan di kota miras dan narkoba pun melanda desa. Dan seiring perkembangan pasar global yang semakin pesat baik miras maupun narkoba semakin mengakar dan meluas keberadaannya di Indonesisa ini.membawa dampak negatif bagi para remaja di negeri ini. dimana batas antar negara seakan hilang. 3) Sex bebas Sex bebas juga merupakan salah satu bentuk tindakan penyimpangan kenakalan remaja yang sekarang ini semakin marak terjadi seiring berkembangnya zaman. Kebanyakan para remaja di Indonesia terjebak akan perilaku seperti ini akibat minimnya pengetahuan mereka 24 . ketinggalan jaman.

membuat banyak remaja yang terjerumus dalam budaya surga dunia ini. aspek-aspek. Karena bagaimanapun juga teknologi dan informasi merupakan symbol dari perkembangan zaman. Mulai dari hamil di luar nikah sampai terjangkitnya penyakit kelamin mematikan seperti AIDS berpotensi sangat besar terjadi bagi mereka para remaja yang melakukannya. Akan tetapi dal tersebut kembali lagi pada SDM sebagi pengguna dari teknologi dan informasi itu sendiri. Dalam hal kenakalan remaja. tepi di lain sisi membawa aspek negatif yang bisa sangat merusak. Dapat diungkapkan bahwa perilaku seksual bebas bisa sangat beresiko bagi para remaja. Faktor rentannya kontrol diri dan iman serta godaan lingkungan sosial dan juga rasa keingintahuan yang berlebihan seiring hasrat tanpa pikiran jernih. Tak terkecuali Indonesia sebagai negara yang terletak di jalur perdagangan dan penerbangan dunia. symbol dari globalisasi dunia. maupun kebudayaan-kebudayaan negara lain. perkembangan teknologi juga memiliki peranan penting dalam penyebaran aspek-aspek negatif globalisasi. akibat sex bebas pra-nikah ini masa depan mereka bisa hancur begitu saja dan akan menodai nama baik keluarga mereka. Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi.akan resiko dan tanggung jawab yang harus ditanggung nantinya. Perkembangan informasi dan teknologi Perkembangan informasi dan teknologi merupakan faktor terpenting dalam perkembangan zaman globalisasi di dunia. Kenikmatan sesaat yang didapatkan. khusunya bangsa barat ke negara lainnya di dunia ini. bisa dikatakan perkembangan teknologi sebagai media pengantar pengaruh-pengaruh. di satu sisi membawa aspek positif yang sangat membantu. 25 . tentunya membawa dua aspek yang saling berlawanan. Dan yang tak kalah fatalnya. bisa berakibat sangat fatal sekali bagi mereka para remaja di masa depan.

maupun kekerasan semakin memerburuk aspek psikologis para remaja. maupun media cetak berupa koran dan majalah. Berbagai kasus kenakalan bahkan kriminal pun banyak terimplikasi 26 .Teknologi yang semakin canggih dapat membawa hal apapun. banyak yang menampilkan dan membawa hal-hal yang negatif bagi kehidupan para remaja. tayangantayangan televisi yang semakin berani menampilkan tayangan-tayangan bergenre kekerasan maupun pornoaksi. tapi juga menimbulkan efek kriminal bagi siapapun yang terjerat. Banyak remaja yang terjebak menyalahgunakan berbagai perkembangan teknologi tersebut untuk hal-hal yang justru merusak diri mereka sendiri. banyak remaja-remaja Indonesia yang menyalahgunakan perkembangan teknologi ini ke arah yang buruk. dan tak sesuia dengan yang seharusnya. Dua hal ini merupakan bentuk kebudayaan barat yang paling menonjol implikasinya dalam kehidupan remaja di Indonesia. Situs-situs porno yang banyak berkembang di internet dapat dengan mudahnya diakses oleh siapapun. Contohnya dalam hal kekerasan remaja dan pornografi. bahwa seiring canggihnya zaman. Dalam hal kenakalan remaja. dari manapun. ke manapun dengan cepat dan mudahnya. Kita ketahui bersama. dua hal negatif tersebut semakin mudah pula terakses dan menyebar dalam kehidupan remaja Indonesia. serta penyalahgunaan teknologi dalam hal pornografi. Utamanya melalui internet. Kebudayaan barat yang bersifat negatif dapat dengan mudah dan cepatnya masuk dan merusak kehidupan sosial masyarakat Indonesia. pornoaksi. teknologi telah membawa dampak sangat signifikan dalam perkembangan kenakalan remaja di Indonesia. yang sebagian besar terpengaruh dan tersalahgunakan akan hal-hal tersebut. utamanya remaja. Baik media elektronik seperti televisi atau internet. Tak hanya melahirkan sebuah kenakalan. Berbagai kebudayaan dengan mudahnya menyebar dan diserap oleh bangsa lain baik positif maupun negatif. Hasilnya banayk dari mereka yang tumbuh dewasa sebelum waktunya.

Food. 3hal ini merupakan salah satu bentuk sekuleritas hasil dari globalisasi. CFC. remaja yang melakukan aksi anarkis dan premanisme. Salah satu contoh dan bentuknya adalah “3F”. Fashion. yang tidak baik bagi kesehatan ketimbang makanan dalam negeri yang sehat dan bergizi. KFC. remaja yang hamil diluar nikah. Banyak para remaja Indonesia yang lebih tertarik oleh. Dua hal tersebut merupakan beberapa dari sekian banyak hal kebudayaan negatif barat yang masuk dan terimplikasi oleh para remaja melalui penyalahgunaan aspek globalisasi yakni perkembangan teknologi dan informasi.di masyarakat. selama itu berasal dari luar negeri. remaja yang terkena penyakit kelamin akibat sex bebas tanpa pengaman. Kita dapat lihat dari bukti yang berkembang sekarang ini. Banyak pula remaja yang menjadi korban fashion yang pesat berkembang. makanan. gaya dan film-film barat. 3 hal ini bisa memengaruhi terjadinya kenakalan remaja masa kini. tanpa peduli apakah gaya ataupun pakaian yang mereka pakai itu sesuai dan cocok dengan norma-corma 27 . ketimbang yang berasal dari negrinya sendiri. dengan mudahnya mereka ikuti. remaja yang melakukan hubungan sex diluar nikah. dll. Mereka begitu mudahnya terbawa dan mengimplementasikan trend yang berkembang. aspek negatif globalisasi yang bisa melahirkan kenakalan remaja masa kini lainnya yakni mulai muncul dan berkembangnya pemikiran-pemikiran sekuleritas dalam kehidupan sosial di masyarakat. dll. seperti. Muncul dan berkembangnya pemikiran-pemikiran dan mental yang liberalis dan hedonis Selain dua hal tersebut diatas. remaja yang vandalis. seperti tak berkepribadian. Meski tidak secara langsung. mereka ikut saja apa yang dibawa oleh trend. Film. tawuran antar pelajar. Banyak remaja Indonesia yang lebih tertarik makan-makanan fast food/junk food. seperti McDonald. mode. pakaian ataupun gaya apa yang sedang trend.

khususnya yang buruk. Tentu saja dari 3F tersebut bisa memicu kenakalan remaja. vandalisme. Selama itu beraasal dari luar negeri. tindik. Demikian pula dengan film. semakin kuat pula kepribadian dan pemikiran liberalisasi mereka terbentuk. tato dll. kekerasan. benar-benar saja. dan menganggap yang dia lakukan selau benar. pornoaksi. akibat doktrinasi berlebihan secara tidak langsung dari globalisasi ini. sesuai paham sekuleritas. dan tentunya tak hanya menghasilkan bentuk kenakalan remaja pada akhirnya bahkan kriminalitas pun bisa tercipta. Hingga akhirnya pola hidup mereka menjadi pola hidup barat. yang tak hanya membawa segi positif. 28 . mereka out of control dan terbawa pengaruhpengaruh luar. Mereka yang masih rentan dan labil dapat dengan mudahnya terpengaruh bahkan terdoktrin untuk mengikuti. dll. seperti pornografi. terbuka. justru yang ada kebanyakan film-film barat menayangkan hal-hal yang bisa merusak dan memicu kenakalan remaja cukup besar. semua dianggap sah-sah saja.Seperi pakaian mini. Banyak contoh remaja yang seperti di jabarkan sebelumnya. Berdasarkan bukti-bukti tersebut nampak terlihat pemikiran-pemikiran liberalis sudah merasuk pada sebagian besar remaja-remaja Indonesia. dan semua berawal adari hal-hal yang kecil dan tidak mereka sadari.yang sedang berlaku di negara kita atau tidak. hingga mereka tidak tahu lagi nilai-nilai dan norma-norma yang ada sesungguhnya di masyarakat. ketat. banyak remaja Indonesia yang tertarik dengan film-film barat ketimbang film-film domestic. Karena semakin banyak dan seringnya remaja Indonesia mengikuti perkembangan 3F tersebut. tapi juga segi-segi negatif yang bertentangan dalam nilai-nilai bermasyarakat Indonesia. padahal belum tentu film-film barat mengandung nilai-nilai baik sesuai dengan nilai-nilai kehidupan di negara ini.

anarkis. baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. tindik.Akibat dari pemikiran sekuleritas berlebihan itu akan terbentuk dan lahirlah pemikiran hedonis (memuja kesenangan dan kenikmatan badani / duniawi). karena pada dasarnya orang-orang hedonis. berbagai tindak vandalisme. Berbagai tindak kenakalan remaja sampai yang ekstrim pun bisa terjadi bila pemikiran hedonis merasuk dalam pemikiran para remaja Indonesia. Bila hal tersebut merasuk pada diri remaja-remaj Indonesia. Karena pada dasarnya mereka akan melakukan apa saja yang menurut mereka itu indah. 2. dipastikan tindak kenakalan remaja dan kriminalitas semakin meningkat. Hedonis sebagai bentuk tindak lanjut dari sekuler pun telah banyak berkembang di Indonesia. Itu sebabnya pemikiran liberal dan hedonis ini menjadi salah satu aspek negatif yang mendasar dari globalisasi dalam memengaruhi terjadinya kenakalan remaja. lebih mementingkan kehidupan duniawi dan kesenangan saja. Mulai dari tattoo. mabuk-mabukan sampai yang mengarah kriminalitas kelas berat seperti pembunuhan dan lainnya bisa terjadi. free sex. Secara psikologis. premanisme. III. senang dan nyata. dan cenderung menimbulkan citra hedonis = atheis. meskipun itu sangat bertentangan dengan tatanan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat dan sangat merugikan bagi orang lain maupun lingkungan sekitarnya. Bagi para remaja jelas hal ini saangat berbahaya dan sangat memicu lahirnya kenakalan remaja. Faktor-Faktor dan Masalah-Masalah Penyebab Kenakalan Remaja Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya. tak peduli akibat yang akan terjadi dari tindakan mereka. kenakalan remaja merupakan wujud dari 29 . judi.

Seringkali didapati bahwa ada trauma dalam masa lalunya. Faktor-Faktor Penyebab Kenakalan Remaja  Faktor Internal Perilaku delinkuen pada dasarnya merupakan kegagalan sistem pengontrol diri anak terhadap dorongan-dorongan instingtifnya. maupun trauma terhadap kondisi lingkungannya. ilusi. Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal). putus asa. kecemasan (sifatnya semu tetapi dihayati oleh anak sebagai kenyataan). seperti kondisi ekonomi yang membuatnya merasa rendah diri. tindak kekerasan. agresi. sehingga terjadi harapan palsu. A. Sebagai akibatnya anak mereaksi dengan pola tingkah laku yang salah. yaitu pertentangan antara dorongan infatil kekanakkanakan melawan pertimbangan yang lebih rasional. perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya. fantasi.konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja para pelakunya. berupa: apatisme. berkelahi dan lain-lain. b) Pemasakan intra psikis yang keliru terhadap semua pengalaman. 1) Segi Psikologis Pandangan psikoanalisa menyatakan bahwa sumber semua gangguan psikiatris. 30 . pelarian diri. termasuk gangguan pada perkembangan anak menuju dewasa serta proses adaptasinya terhadap tuntutan lingkungan sekitar ada pada individu itu sendiri. berupa: a) Konflik batiniah. mereka tidak mampu mengendalikan dorongan-dorongan instingtifnya dan menyalurkan kedalam perbuatan yang tidak bermanfaat.

Pada remaja yang sering berkelahi. Gangguangangguan fungsi emosi ini dapat berupa: inkontinensi emosional (emosi yang tidak terkendali). Selain sebab-sebab diatas perilaku delinkuen juga dapat diakibatkan oleh : a) Gangguan pengamatan dan tanggapan pada anak-anak remaja. c) Gangguan emosional pada anak-anak remaja. ditemukan 31 . fiksasi. Seperti yang telah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya.c) Menggunakan reaksi frustrasi negatif (mekanisme pelarian dan pembelaan diri yang salah). perasaan atau emosi memberikan nilai pada situasi kehidupan dan menentukan sekali besar kecilnya kebagahiaan serta rasa kepuasan. faktor bakat yang mempengaruhi temperamen. labilitas emosional (suasana hati yang terus menerus berubah. regresi. ketidak pekaan dan menumpulnya perasaan. seperti: agresi. b) Gangguan berfikir dan inteligensi pada diri remaja. dan ketidak mampuan untuk menyesuaikan diri (Philip Graham. d) Cacat tubuh. rasionalisasi dan lain-lain. jika semua terpuaskan orang akan merasa senang dan sebaliknya jika tidak orang akan mengalami kekecewaan dan frustrasi yang dapat mengarah pada tindakan-tindakan agresif. hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang lebih 30% dari anak-anak yang terbelakang mentalnya menjadi kriminal. keinginan dan kebutuhan manusia. lewat cara-cara penyelesaian yang tidak rasional. 1983). perilaku delinkuen merupakan kompensasi dari masalah psikologis dan konflik batin karena ketidak matangan remaja dalam merespon stimuli yang ada diluar dirinya. Perasaan bergandengan dengan pemuasan terhadap harapan.

Allport bahwa kepribadian seseorang dapat menjadi penyebab melakukan kenakalan. Dari uraian yang dikemukakan G. tidak peka terhadap perasaan orang lain. panas baran. 2) Segi Kepribadian Faktor Pribadi yang kotor yang mengacu kepada orang yang akhlaknya atau sifat-sifatnya keji (mazmumah) seperti pemarah. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut. namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya. 32 .bahwa mereka mengalami konflik batin. dengki. sombong. memiliki emosi yang labil. mudah frustrasi.W Allport mengatakan bahwa kepribadian adalah suatu organisasi yang dinamis pada sistem psikosomatis dalam individu yang turut menentukan caranya yang unik dalam menyesuaikan dirinya dengan lingkungannya.W. Keadaan ini terjadi kerana individu itu telah dikuasai oleh naluri agresif dan tidak rasional yang mewakili nafsu kehaiwanan. G. Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. dan memiliki perasaan rendah diri yang kuat. Pribadi yang kotor mungkin telah bermula sejak kecil dan kemudian semakin menguat seiring anak itu beranjak remaja dan menjadi pemicu kenakalan remaja terjadi. yang merupakan hasil daripada pengalaman buruk yang mendendam yang pernah diterimanya sejak kecil. tidak amanah dan lainnya. tamak. Dengan kata lain kepribadian fitrah (baik) anak telah tertimpa oleh kepribadian kotor yang semakin menguat. pendendam.

Apabila waktu luang tanpa kegiatan ini terlalu banyak. seperti: 1) Faktor Keluarga keluarga merupakan wadah pembentukan peribadi anggota keluarga terutama bagi remaja yang sedang dalam masa peralihan. Tindakan iseng ini selain untuk mengisi waktu juga tidak jarang dipergunakan para remaja untuk menarik perhatian lingkungannya.  Faktor Eksternal Disamping faktor-faktor internal. jika ia melakukan kegiatan yang negatif maka lingkungan dapat terganggu. selain itu mereka bebas. Namun. obat bius. mencuri. Apabila si remaja melakukan kegiatan yang positif.Contohnya: Kegiatan di masa remaja sering hanya berkisar pada kegiatan sekolah dan seputar usaha menyelesaikan urusan di rumah. ngebut tanpa lampu dimalam hari. merusak. akan tetapi apabila pendidikan dalam keluarga itu gagal akan terbentuk seorang anak 33 . pada si remaja akan timbul gagasan untuk mengisi waktu luangnya dengan berbagai bentuk kegiatan. perilaku delinkuen juga dapat diakibatkan oleh faktor-faktor yang berada diluar diri remaja. minum minuman keras. Misalnya. Seringkali perbuatan negatif ini hanya terdorong rasa iseng saja. hal ini tidak akan menimbulkan masalah. kawan sebaya sering menganggap iseng berbahaya adalah salah satu bentuk pamer sifat jagoan yang sangat membanggakan. Perhatian yang diharapkan dapat berasal dari orangtuanya maupun kawan sepermainannya. tidak ada kegiatan. dan justru faktor-faktor eksternal ini memiliki akibat dan pengaruh yang lebih berbahaya bagi para remaja dalam hal kenakalan remaja. Celakanya. dan sebagainya.

di mana terutama perseraian atau perpisahan orang tua memengaruhi perkembangan si anak. kehilangan pendidik atau pemimbing yang sangat ia butuhkan. semisal kondisi disharmoni keluarga (broken home). (Sudarsono. akan tetapi dalam masyarakat modern sering pula terjadi suatu gejala adanya “broken homosemu”. 2004: 126) b) Over proteksi dan perhatian orang tua 34 . tetapi karena masing-masing anggota keluarga (ayah dan ibu) memunyai kesibukan masing-masing sehingga orang tua tidak sempat memberikan perhatiannya terhadap pendidikan anakanaknya. Menurut pendapat umum pada broken home ada kemungkinan besar bagi terjadinya kenakalan remaja. mengalami konflik-konflik psikologis. menyebabkan anak kehilangan contoh model orang dewasa.yang cenderung berperilaku delinkuen. (quasi broken home) ialah. a) Broken Home dan Quasi Broken Home Keadaan rumah tangga yang berantakan dapat membawa pengaruh psikologis buruk bagi perkembangan mental dan pendidikan anak. Keadaan yang tidak normal bukan hanya terjadi pada broken home. sehingga keadaan ini juga dapat dengan mudah mendorong anak menjadi delinkuen. dll. Jika kehilangan salah satu dari kedua orang tua atau kehilangan keduannya karena meninggal maupun bercerai dan lainlainnya. kedua orang tuanya masig utuh. Kehilangan kasih sayang. Dalam situasi keluarga yang demikian anak muda mengaalami frustasi. Karena dasar pribadi anak terutama dibentuk dalam lingkungan keluarga. overproteksi dari orang tua. rejected child.

Akhirnya anak lebih cenderung kearah kenakalan (juvenile delinquency).Memanjakan anak secara berlebihan dimana anak selalu mendapatkan segala sesuatu dari orang tuanya walaupun hal itu tidak sesuai dengan norma pendidikan. Dia akan mencari tempat lain yang lebih nyaman dan bebas ketimbang kehidupan keluarga. Selain over perhatian. bentuk-bentuk penyimpangan sosial yang berupa kenakalan. dengan melakukan apapun yang bertentangan dari kehendak orang tua. Baik itu terbuang sewaktu masih kecil. Tidak sedikitpun anak merasa kesulitan dalam hidupnya. Sikap perhatian orang tua yang berlebihan ini dapat menumbuhkan sifat malas. dan anak yang seperti ini tidak akan peduli terhadap nilai-nilai yang dipaksakan oleh orang tuanya. c) Rejected Childs Rejected Childs merupakan sebutan bagi anak-anak yang ditolak oleh orang tua mereka dan terbuang keberadaannya dari keluarga asalnya. Dan banyak pelampiasan dari otoritas keluarga ini adalah. merasa dirinya berpribadi kecil. proteksi yang berlebihan oleh orang tua pun bisa memicu lahirnya kenakalan pada diri mereka. maupun saat sudah beranjak 35 . Sikap orang tua yang otoriter dan keras terhadap anaknya justru sangat berpotensi menimbulkan pergolakan mental dan batin yang sangat kuat dari si anak Anak akan sangat merasa tertekan dan berusaha lepas dari belenggu orang tuanya. meskipun nilai-nilai itu baik. Sehingga anak tidak percaya akan dirinya. apatis kepada anak dalam menghadapi problema hidup yang sebenarnya sangat penting dan membantu bagi perkembangan dan kematangan anak itu sendiri.

tapi jufa keinginan dan harapan yang terdalam. Tak adanya peran orang tua sebagai panutan dan kontrol pribadi tentunya sangat berpengaruh dalam perkenbangan psikologi dan panyerapan nilai-nilai yang ada. Hal tersebut tentunya akan berdampak sangat buruk bagi psikologis mereka. dari kenakalan seorang remaja selalu dikristalkan menuju faktor 36 . yaitu hukum kausalitas. Mereka hanya menyediakan materi dan sarana serta fasilitas bagi si anak tanpa memikirkan kebutuhan batinnya. dan kemunafikan. Sebenarnya kita melupakan sesuatu ketika berbicara masalah kenakalan remaja. Kebanyakan anak-anak terbuang ini. kerasnya kehidupan yang harus dijalani sebelum wajtunya. Mereka terlepas dari sistem keluarga dan bertahan untuk hidup sendiri. Selain karena faktor masa lalu yang buruk akan keluarga. yakni tidak dinginkan keberadaannya oleh keluarga asalnya. Bagi rejected childs. d) Pengaruh buruk dari orang tua Banyak orang tua yang tidak dapat berperan sebagai orang tua yang seharusnya. keluarga adalah suatu ironi. dan mengetahui kerasnya dunia sebelum waktunya. bermotif sama. sehingga mereka dibuang dan ditolak dari sebuah sistem sosial bernama keluarga. Orang tua juga sering menuntut banyak hal tetapi lupa untuk memberikan contoh yang baik bagi si anak. terlebih bagi mereka yang tumbuh besar di jalan. hal-hal negatif sudah bukan hal yang asing lagi. Sebab. Mereka harus menjadi dewasa sebelum waktunya. Tentunya bagi rejected childs.remaja. bisa menjdi pengaruh sangat kuat remaja-remaja ini menjadi nakal bahkan kriminal.

bergaya hidup mewah. menyediakan tempat hiburan (diskotik). berasal dari kenakalan orang tuanya sendiri. ini misalnya. jadi bandar narkoba. 37 . Kenakalan orangtua dalam ikatan keluarga Contohnya seperti : Suka berkata-kata kasar. jadi bandar judi. melalaikan sholat.eksternal lingkungan yang jarang memerhatikan faktor terdekat dari lingkungan remaja tersebut dalam hal ini orangtua. seperti pengaruh teman yang tidak benar. merokok seenaknya di depan anak-anak. pengaruh media massa. berghibah atau memfitnah. mabuk-mabukan. Kita selalu menilai bahwa banyak kasus kenakalan remaja terjadi karena lingkungan pergaulan yang kurang baik. bahkan tidak pernah sholat. menghambur-hamburkan uang dengan gaya hidup yang konsumtif. dll. membiarkan anak-anaknya minum-minuman keras. menyediakan sarana kemaksiatan. sholat. suka menghujat atau memaki. membiarkan anak-anaknya bergaul bebas (pacaran). dll. berzina. sampai pada lemahnya iman seseorang. mengajari anak untuk melakukan perlawanan ketika anak diganggu orang lain. suka menyakiti anak secara fisik dan psikis. mengabaikan pelaksanaan syariat. membiarkan anak-anak gadisnya tidak menutup aurat. dl (masalah akhlak). Kenakalan orangtua di masyarakat Contohnya seperti : Berjudi. Padahal sangat mungkin kenakalan remaja yang terlahir berasal dari pengaruh buruk orang tuanya.

apa yang dilakukan orang tua masih dianggap baik. yakni KapitalismeSekularisme (termasuk juga Sosialisme-Komunisme). Biasanya guru marah apabila terjadi sesuatu 38 . untuk melakukan keburukan yang sama dengan orang tuanya.Kenakalan orangtua di pemerintahan Contohnya seperti : Suka korupsi. 2) Faktor Lingkungan Sekolah Sekolah sebagai tempat pendidikan anak-anak dapat menjadi sumber terjadinya konflik-konflik psikologis yang pada prinsipnya memudahkan anak menjadi delinkuen. bahkan sering terjadi guru marah kepada muridnya. perjudian. dengan dalih besar pemasukannya. Menerapkan aturan kehidupan yang tidak benar dan tidak baik. Pengaruh negatif yang menangani langsung proses pendidikan antara lain kesulitan ekonomi yang dialami pendidik dapat mengurangi perhatiannya terhadap anak didik. padahal itu buruk. nepotisme. memberi izin untuk usaha prostitusi/lokalisasi. tempat diskotik. Semua pengaruh buruk orang tua tersebut dalam bentuk kesehariannya. diskotik. baik langsung maupun tidak lansung akan memengaruhi mental si anak. perjudian. Pendidik / guru sering tidak masuk. mengeluarkan kebijakan yang bertentangan dengan hajat hidup orang banyak. kolusi. suka melakukan pungli atau suap menyuap. dll. menutup mata terhadap problem yang diakibatkan usaha prostitusi. Karena bagi mereka para remaja yang masih labil orang tua adalah panutan. narkoba. akibatnya anak-anak didik terlantar. peredaran minuman keras. suka melanggengkan kemaksiatan. pabrik minuman keras..

Selain itu lingkungan sekolah yang tidak menguntungkan. disharmonis antara peserta didik dan pendidik. guru yang bersikap reject (menolak). anak meninggalkan sekolah (drop-out) dan lain-lainnya Walaupun demikian faktor yang berpengaruh di sekolah bukan hanya guru dan sarana serta perasarana pendidikan saja. Proses pendidikan yang kurang menguntungkan bagi perkembangan jiwa anak kerap kali memberi pengaruh langsung ataupun tidak langsung terhadap peserta didik di sekolah sehingga menimbulkan kenakalan remaja (juvenile delinquency) seperti. melawan peraturan sekolah atau melawan guru.yang menghalangi keinfinannya tertentu. guru yang kurang memahami kejiwaan remaja. Dia akan marah. hukuman atau sanksi-sanksi yang kurang menunjang tersapainya tujuan – pendidikan. ancaman yang tiada putus-putusnya disertai disiplin yang terlalu ketat. juga bisa menjadi pengaruh negatif perkembangan kenakalan remaja. segan atau malas belajar. Lingkungan pergaulan antar teman pun besar pengaruhnya. atau sumber rejekinya dan sebangsanya dalam keadaan bahaya. sebagian atau seluruhnya atau lain dari itu. Pergaulan dengan temanteman lainnya di sekolah juga menjadi faktor yang justru lebih kuat dari 39 . kurangnya kesibukan belajar dirumah. sekolah atau guru yang mendisiplinkan anak didik dengan cara yang kaku dan tanpa menghiraukan perasaan anak dan sarana sekolah yang kurang memadai serta suasana sekolahan buruk. apabila kehormatan direndahkan. semisal: kurikulum yang tidak jelas. Dewasa ini sering terjadi perlakuan guru yang tidak adil. baik secara langsung maupun tisak langsung. anak suka membolos.

Lebih jauh dikritisi. Dan sekolah pun kini bukan hal yang terlarang bahkan tabu lagi bagi remaja masa kini untuk bertingkah semau mereka. termasuk bentuk kenakalan. Seseorang dapat menjadi buruk atau jelek karena hidup dalam lingkungan yang buruk (Eitzen.faktor internal sekolah itu sendiri. 1986:10).semua bisa dan banyak sudah terjadi di sekolah. kondisi semacam itu memungkinkan seseorang (baca: remaja) melakukan penyimpangan karena lingkungan telah mengalami disorganisasi sosial. Banayak remaja yang menjadikan sekolah dan teman-teman sekolahnya sebagai tempat mereka bermaksiat. remaja-remaja semakin berani membebaskan dirinya dari sistem nilai yang ada. seperti judi. Lingkungan adakalanya dihuni oleh 40 . Dengan kata lain. sanksi yang ada seolah sudah ‘tidak’ berlaku lagi. Seperti kita ketahui. termasuk perannya untuk berbuat kenakalan atau tidak. merokok. 3) Faktor lingkungan sekitar /masyarakat (Milieu) Lingkungan merupakan faktor eksternal yang paling dominan dalam perkembangan kenakalan remaja masa kini. lingkungan pun memiliki pengaruh vital dalam pembentukan karakter remaja yang selanjutnya akan diperankan dalam proses sosialisasinya sebagai makhluk sosial. pengaruh teman-teman sekolah memang sangat besar pengaruhnya terhadaap kenakalan remaja sekarang ini. mabu-mabukan. bahkan melakukan pornoaksi dan pornografi pun. seiring dengan perkembanagn teknologi dan zaman sekatang ini. dan menimbulkan perilaku-perilaku menyimpang seperti kenakalan remaja. sehingga nilai-nilai dan norma yang berlaku telah lapuk atau seakan tinggal nama/ sebagai simbol. Lingkungan sekitar tidak selalu baik dan menguntungkan bagi pendidikan dan perkembangan anak.

dapat dengan mudahnya terbawa pengaruh-pengaruh yang buruk. Para remaja yang memang belum memiliki jati diri dan masih labil. 41 . peranan teman memang sama kuatnya dengan orang tua. berawal dari ikut-ikutan teman. dan mengikuti trend yang sedang berkembang atau tradisi buruk yang sudah ada. sebab bagaimanapun juga dengan teman dapat meningkatkan kemampuan bersosialisasi seorang anak. Para remaja yang menganggap teman lebih baik dari keluarga. coba-coba. apalagi teman. Motif dasar terjerumusnya para remaja ke jurang kenakalan remaja ini. faktor lingkungan sekitar menjadi sangat dominan dalam penyebaran dan perkembangan berbagi bentuk kenakalan remaja. Di masa pertumbuhan seperti remaja. tentu akan dengan mudahnya terbawa pengaruh dari lingkungan sekitar. Anak remaja sebagai anggota masyarakat selalu mendapat pengaruh dari keadaan masyarakat dan lingkungannya baik langsung maupun tidak langsung. Akan tetapi tidak selamanya hal-hal yang positif yang bisa didapat. yang bisa merangsang timbulnya reaksi emosional buruk pada anak-anak puber dan adolesen yang masih labil jiwanya. memang sangat kuat daya tariknya bagi para remaja. Dalam hal kenakalan remaja. Sebagian besar para remja terjerumus dalam kenakalan remaja akibat pengaruh teman. Dengan begitu anak-anak remaja ini mudah terjangkit oleh pola kriminal. kebanyakan terbawa pengaruh pergaulan yang buruk. Bagi para remaja yang rentan dan tidak memiliki bekal pendidikan dan iman yang kuat.orang dewasa serta anak-anak muda kriminal dan anti-sosial. Pengaruh dunia luar. hal negatif pun dapat dengan mdahnya tersebar lewat sosialisasi dengan teman. asusila dan anti-sosial.

jarang terjadi di desa – desa walaupun akhir – akhir ini kenakalan remaja telah merambat ke daerah pedesaan juga. tato. sampai kenakalan yang berupa tindak kriminal seperti tawuran. hingga akhirnya para remaja tersebut benar-benar menjadi anak-anak yang nakal dan tidak segan melakukan penyimpanganpenyimpangan apapun. Semua berbagai bentuk juvenile delinquency tersebut. Banyak sudah contoh kenakalan remaja yang bermula dari pengaruh lingkungan sekitar. Mulai dari kenakalan yang berskala kecil seperti tindik. Penduduk di desa umumnya berstatus petani. jika mereka tidak memiliki mental dan iman yang kuat. disertai dengan kerentanan dan kelabilan juga keingintahuan yang besar akan sesuatu yang baru dari para remaja. termasuk yang berawal dari teman. Membuka celah yang sangat besar bagi para remaja untuk melakukan juvenile delinquency bahkan menjadi seorang kriminal. Bermula dari cobacoba dan ikut-ikutan. merokok. 4) Faktor sosial budaya Faktor budaya adalah bagian dari faktor sosial sehingga sering disebut faktor sosial budaya. termasuk membawa hal-hal negatif budaya barat.Sifat yang masih labil dan keingintahuan yang besar seringkali tersalahgunakan akibat pengaruh dan pergaulan teman. budaya masyarakat desa umumnya monokultural (satu macam budaya) yang cukup kokoh dan 42 . narkoba dan sex bebas. disertai dengan perkembangan zaman yang semakin cepat. dapat denagan mudahnya terasuk dan terimplikasi dalam diri para remaja. Di Indonesia kenakalan remaja umumnya terdapat di kota – kota teristimewa di kota yang besar seperti Jakarta. Pengaruh teman salah satunya.

Mobilitas yang tinggi memungkinkan pertukaran budaya yang intensif yang akan mempengaruhi transmisi budaya keluarga terutama bagi anak remaja yang kepribadiannya sedang berkembang. mencari bentuk. dengan cepatnya usaha pembangunan yang menggunakan teknologi modern. sehingga menyulitkan di dalam melakukan kontrol sosial. Anak – anak secara dini membiasakan diri dengan berbagai kepercayaan budaya seperti pemujaan nenek moyang. sangatlah peka terhadap rangsangan – rangsangan dari lingkungannya dan kurang percaya pada diri sendiri hingga terbentuk kebiasaan melalui coba – coba (trial and error).anak. 43 . Apabila ikatan budaya keluarganya tidak kuat. umumnya remaja berkeinginan untuk melepaskan diri dari ketergantungan emosional terhadap orangtuanya dan lebih mendekati anak – anak sebaya dengan dirinya (peergroup). Dalam transmisi budaya seorang anak menerima budaya melalui instruksi. Di dalam usaha melepaskan diri dari dunia anak – anak. usaha industrialisasi yang pesat. Penduduk perkotaan umumnya terdiri dari berbagai ragam budaya (multikultral) serta status sosial ekonomi yang berbeda .beda. Berbeda dengan di daerah perkotaan. maka remaja akan mendekati kelompok anak sebaya yang terdiri dari berbagai suku bangsa. Stimulasi budaya juga didapatkan dari permainan anak. pemujaan roh – roh dan benda – benda.diturunkan melalui transmisi nenek moyang. mobilitas yang tinggi dan urbanisasi yang tidak terbendung sering menyebabkan kegoncangan – kegoncangan sosial disertai dengan frustasi dari anggota – anggota masyarakatnya. observasi dan imitasi.

atau yang lainnya. melampiaskannya dalam bentuk kenakalan berupa mencuri.Faktor – faktor sosial budaya yang dapat menimbulkan konflik pada remaja: a) Timbul perbedaan besar antara budaya keluarga dan pertukaran budaya dalam sikap dan nilai. kebanyakan terbawa pengaruh teman maupun trend perkembangan zaman yang semakin beragam. b) Transmisi budaya keluarga sangat minimal (komunikasi terhambat) orangtua acuh tak acuh terhadap tingkah anaknya (kurang korektif) c) Trasmisi budaya keluarga kadang – kadang mengalami kesulitan karena kedua orangtua mempunyai kebudayaan yang berlainan (orangtua berasal dari suku yang berbeda) 5) Faktor ekonomi Faktor ekonomi. dan mayoritas. Mereka beralih melakukan 44 . sehingga menimbulkan pikiran dan hasrat lain untuk menggapai yang diinginkannya itu. merampok. maupun menjadi delinquent. juga menjadi salah satu faktor eksternal yang dominan dan tidak kalah penting dalam terciptanya kepribadian anak yang delinquent. Faktor ekonomi yang lemah dan sangat kurang. sangat berpotensi menimbulkan kenakalan dalam psikologis para remaja. sehingga termotivasi untuk melakukan delinquent. Kebanyakan dari mereka berontak karena keinginan mereka akan sesuatu tidak bisa terpenuhi oleh orang tuanya yang berekonomi rendah. Mereka para remaja yang berasal dari orang tua yang berekonomi lemah. para remaj yang berasal dari kalangan ekonomi ke bawah ini.

tindakan menyimpang tersebut karena motivasi untuk memiliki sesuatu telah menutupi akal sehat mereka. Kebanyakan para remaja kelas atas. para remaja yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke atas. kebanyakan remaja yang kurang mampu ini. kurang perhatian. atau memiliki sesuatu yang sama seperti teman mereka yang notabene misalkan orang mampu. Hal tersebut semakin didukung oleh basic orang tua mereka yang terlewat sayang atau mungkin kurang perhatian dengan para anak-anaknya. memanfaatkan kekayaan orang tuanya untuk apapun yang ingin dilakukannya. 6) Faktor media elektronik 45 . seperti. Pengaruh teman juga sama besarnya. termasuk hal itu salah. Tak hanya berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. sehingga semakin meningkatkanmtivasi untuk menjadi delinkuen. Tanpa pikir panjang. pengaruh teman. serta pengaruh teman dan leingkungan sekitar yang buruk. dan sombong serta apatis. didorong dengan keadaan keluarganya yang kurang mampu. disintegrasi keluarga. kebanyakan para remaja ini mementingkan hasrat mereka ketimbang kenyataan yang mereka sudah terima. Kebanyakan remaja delinquent yang berasal dari kalangan menengah ke atas. karena berbagai hal . akibbat terlalu lemahnya pribadi mereka dengan status ekonomi keluarganya yang mapan. tromotivasi menjadi delinquent. termotivasi oleh teman untuk bisa sama seperti mereka. juga bisa menjadi remaja delinquent. Selain masih ada berbagai motif lain yang melatari lahirnya kenakalan remaja dari faktor ekonomi ini.

Bila tidak di tanggulangi faktor ini akan sangat berdampak buruk bagi kehidupan remaja. untuk melakukan kenakalan remaja. akibat pengaruh Tv dan sejenisnya. merasa keren. Sebuah penelitian lapangan yang pernah dilakukan di Amerika menunjukkan bahwa film-film yang memamerkan tindak kekerasan sangat berdampak buruk pada tingkah laku remaja. video. maupun video bisa dengan cepatnya dan 46 . Kebanyakan dari para remaja di Indonesia terindikasi dan termotivasi dari banyak acara di televisi maupun di film. karena Tv. dan merasa hebat. padahal mayoritas ibu-ibu yang sibuk menyuruh anaknya menonton tv sebagai upaya menghindari tuntutan anak yang tak ada habisnya. padahal kenyataannya itu hanya sebuah fiktif yang bahkan mungkin berdampak negatif bagi mereka dan belum tentu bagus juga bagi mereka yang mengikutinya. Anak yang sering menonton film-film keras lebih terlibat dalam tindak kekerasan ketika remaja dibandingkan dengan teman-temannya yang jarang menonton film sejenis. film. Di Indonesia pun faktor film maupun juga sering melatari berbagai kenakalan remaja yang ada. Mereka bisa menjadi kriminal bahkan psycho psikopat karena acara-acara yang buruk ditonton oleh mereka. mereka akan termotivasi dan merasa labih abik. video. film dan sebagainya nampaknya ikut berperan merusak mental remaja.Tv. maupun film. Polisi Amerika menyebutkan bahwa sejumlah tindak kekerasan yang pernah ditangani polisi ternyata dilakukan oleh remaja persis sama dengan adegan-adegan film yang ditontonnya. Ternyata anak meniru dan mengindentifikasi film-film yang ditontonnya. Bagi para remaja dengan mengikuti berbagai hal yang ada di Tv. Remaja bisa menjadi lebih dari sekedar delinquent.

b) Sikap apatis : sikap apatis merupakan kecenderungan untuk menolak sesuatu dan pada saat yang bersamaan tidak mau melibatkan diri di dalamnya. d) Ketidakmampuan untuk terlibat : kecenderungan untuk mengintelektualkan segala sesuatu dan pola pikir ekonomis. seks dan lainnya). obat penenang. c) Kecemasan dan kurangnya harga diri : kata stress atau frustasi semakin umum dipakai kalangan remaja.ampuhnya memiliki pengaruh besar untuk merombak dan menyimpangkan paradigma dan kepribadian remaja ke arah dan bentuk yang lain dari yang seharusnya. e) Perasaan tidak berdaya : perasaan tidak berdaya ini muncul pertama-tama karena teknologi semakin menguasai gaya 47 . Sikap apatis ini terwujud di dalam ketidakacuhannya akan apa yang terjadi disekitarnya. Persahabatan dinilai dengan untung rugi atau malahan dengan uang. membuat para remaja sulit melibatkan diri secara emosional maupun efektif dalam hubungan pribadi dan dalam kehidupan di masyarakat. Banyak kaum muda yang mencoba mengatasi rasa cemasnya dalam bentuk “pelarian” (memburu kenikmatan lewat minuman keras. B. Masalah-Masalah Penyebab Kenakalan Remaja Masalah-masalah yang sering dihadapi remaja masa kini antara lain : a) Kebutuhan akan figur teladan : remaja jauh lebih mudah terkesan akan nilai-nilai luhur yang berlangsung dari keteladanan orang tua mereka daripada hanya sekedar nasihat-nasihat bagus yang hanya kata-kata indah.

bervariasi dan pesat bermunculan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. globalisasi telah banyak membawa pengaruh dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Berbagai bentuk kenakalan maupun penyimpangan remaja yang sebelumnya belum pernah ada maupun tidak terangkat dalam implementasi dan implikasinya. obatobatan dan seks pada mulanya berawal dari hanya mencoba-coba. 3. kenakalan remaja di Indonesia semakin berkembang dan bervariasi bentuk serta macamnya. Para remaja zaman sekarang seakan tak memiliki batasan nilai dan norma 48 . Lebih jauh remaja mencari “jalan pintas”.hidup dan pola berpikir masyarakat modern. Masuk dan berkembangnya pola kehidupan budaya barat sebagai aspek negatif globalisasi berbanding lurus dengan perkembangan kenakalan-kenakalan dan perilaku-perilaku menyimpang yang dilakukan oleh para remaja. Baik itu kenakalan remaja bersifat individual maupun yang bersifat berkelompok. Kaitan Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja dalam Perkembangan Globalisasi Seperti kita sudah ketahui sebelumnya. khususnya pengaruh dalam perkembangan kenakalan remaja di Indonesia. III. Seiring berkembangnya jaman dengan globalisasi. misalnya menggunakan segala cara untuk tidak belajar tetapi mendapat nilai baik atau ijasah. Teknologi mau tidak mau menciptakan masyarakat teknokratis yang memaksa kita untuk pertama-tama berpikir tentang keselamatan diri kita di tengah-tengah masyarakat. f) Pemujaan akan pengalaman : sebagian besar tindakan-tindakan negatif anak muda dengan minumam keras. Lingkungan pergaulan anak muda dewasa ini memberikan pandangan yagn keliru tentang pengalaman. kini justru semakin berkembang.

khususnya para remaja. Faktor globalisasi yang merupakan tuntutan tak terhindarkan. kekerasan dan lain-lain. dan tidak peduli akan tata sosial yang ada. Narkoba Narkoba merupakan suatu bentuk kenakalan bahkan tindak kriminal sebagai bentuk implikasi dari aspek negatif globalisasi berupa pola kehidupan budaya barat. narkoba bisa terbilang baru dalam perkembangannya di Indonesia. tapi tidak separah dan semeledak penggunaan narkoba masa kini. mulai dari vandalisme. Itu merupakan suatu bukti otentik. dan begitu mudahnya terbawa pengaruh buruk globalisasi tersebut. mabuk-mabukan. dan pengguna terbesar dari barang haram ini adalah remaja. narkoba juga bahkan dapat melahirkan berbagai bentuk kenakalan remaja yang lain. Dalam hal kenakalan remaja.khususnya dari dalam dirinya sendiri. Narkoba merupakan salah satu bentuk variasi baru dalam perkembangan kenakalan remaja di Indonesia akibat pengaruh globalisasi saat ini Dalam 49 . sebagai berikut : 1. Tak hanya berupa kenakalan remaja. Setelah reformasi terlebih measuki era millennium. sementara sisanya dari kalangan dewasa. untuk tidak bertindak hal-hal yang menyimpang dari masyarakat. turut membawa pengaruh besar narkoba dalam tata kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Berdasarkan data. Tak hanya sebagai pengguna. Mereka seakan tidak malu. mungkin penggunaan narkoba sudah ada. narkoba semakin marak di Indonesia. Meskipun sebelum era reformasi. tapi juga para remaja masa kini telah berani menjadi pengedar barang haram tersebut. pengguna narkoba di Indonesia hampir 80% berasal dari kalangan remaja dan anak-anak. bagaimana rusaknya moral generasi penerus bangsa Indonesia ini akibat narkoba. Diantaranya berbagai bentuk dan variasi kenakalan remaja masa kini sebagai implikasi dari perkembangan globalisasi yang ada. perilaku seksual.

Siapapun dapat terpengaruh dan terjangkit virus narkoba ini. serta mudahnya akses untuk masuk dan mendapatkannya. maupun sebagai bahan pelarian. khususnya remaja. mulai dari sekedar coba-coba. Jika ditelusuri secara cermat memang sangat sulit untuk mancari korelasi timbulnya kasus penggunaan narkoba oleh anak remaja dengan kondisi-kondisi tertentu. Perilaku seksual bebas / Asusila Seiring berkembangnya waktu dan zaman. Masuknya budaya-budaya barat yang tidak relevan dengan nilai sosial masyarakat Indonesia. Perilaku seksual bebas. Karena peranan narkoba di masa kini semakin mengakar dan vital bagi kerusakan bangsa ini. Pornoaksi dan pornografi yang semakin marak saat ini di berbagai media informasi. tapi juga negatif bagi remaja.beberapa daasa warsa terakhir ini penggunaan narkoba di kalangan remaja semakin meningkat pesat. salah satunya dalam hal kebutuhan biologis. utamanya para remaja. Para remaja masa kini banyak yang terjerumus ke dalamnya karena berbagai motif yang melatari. telah memicu pergolakan moral dan perilaku masyarakat di Indonesia. para remaja masa kini semakin berani mengekspresikan diri mereka. utamanya merusak generasi remaja bangsa ini. pengaruh pihak lain. 2. Perkembangan teknologi pun kini banyak disalahgunakan sebagai media perusak moral berupa hal-hal anti-susila. bila tidak ditindak lanjuti dengan tepat dan berkala. Dan dalam perkembangannya kenakalan remaja berupa narkoba sangat berpoternsi besar untuk semakin berkembang dan bertambah. yang tak hanya membawa dampak positif. Khusus di Indoesia keadaan ini kerap kali melanda anak-anak remaja di kota-kota besar. banyak 50 . khususnya para remaja. merupakan salah satu bentuk kenakalan remaja hasil adaptasi globalisasi di bangsa ini. Hal ini semakin tersokong oleh adanya perkembangan zaman berupa globalisasi.

Dan sebagian besar pelakunya berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Hal tersebut merupakan suatu bukti bahwa bentuk negatif berupa pola kehidupan budaya barat telah merasuk pada diri remaja-remaja Indonesia. Yogyakarta.disalah gunakan oleh para remaja masa kini sebagai suatu bentuk pembelajaran mereka. merupakan diantara bentuk-bentuk kenakalan remaja berupa perilaku seksual bebas ini. perkembangan perilaku asusila di Indonesia kian memrihatinkan. perilaku seksual bebas dapat sangat berpengaruh bagi masa depan para 51 . Tentunya bukan tanpa akibat kenakaln remaja yang satu ini. serta panyalahgunaan perkembangan teknologi yang semakin canggih untuk hal-hal yang anti susila semakin melahirkan kebebasan para remaja untuk berekspresi negatif berupa kenakalan remaja. Seperti kita ketahui saat ini banyak sekali perilaku seksual bebas yang dilakukan para remaja di Indonesia. bahkan dianggap oleh mereka sebagai hal yang lumrah dan trendi. Berdasarkan data dari sebuah LSM. tercatat sebagai kota-kota besar di Indonesia yang memiliki tingkat perilaku asusila tertinggi di Indonesia. Mereka telah berani menyalahgunakan tyeknologi demi perbuatan biologis yang terbentuk akibat dampak negatif perkembangan teknologi itu sendiri. Ditambah berkembangnya paham-paham liberalisme dalam kehidupan sosial yang mengutamakan kebebasan. Bandung dan Papua. bercumbu di depan umum. Dalam beberapa tahun terakhir ini berbagai kasus tindakan asusila banyak merebak di masyarakat. Jakarta. Di usianya yang masih muda. mereka sudah berani beraksi layaknya orang dewasa berhubungan biologis. Melakukan hubungan seks diluar nikah. bertindak anti-susila tanpa batas. Selain itu kasus seks bebas yang dilakukan para remaja pun semakin berkembang dimana saja. utamanya video-video porno yang banyak dilakukan para remaja pelajar di Indonesia.

khususnya yang berasal dari budaya barat. kini nampaknya semakin menguat implikasinya dalam kehidupan sosial. terasingkan dari kehidupan sosial. terjangkit penyakit kelamin. kehidupan sosial para remaja pun perlahan-perlahan mengikuti gaya hidup barat tersebut. hanya dengan kekerasan permasalahan bisa selesai. Kekerasan remaja Dewasa ini kekerasan oleh para remaja semakin banyak bermunculan di masyarakat. dikeluarkan dari sekolah. Kenakalan remaja berupa kekerasan bagi para remaja Indonesia sudah terimplementasi dalam bentuk yang lebih kompleks lagi yakni vandalisme. terimplikasi cukup baik dalam kehidupan sosial di Indonesia. tapi juga remaja bahkan anak-anak kini mudah tersulut pikiran dan tindakannya dalam bentuk kekerasan. kekerasan merupakan jalan terbaik untuk menyelesaikan suatu masalah. atau bahkan kekerasan merupakan suatu bentuk selebrasi dari kesengangan akan sesuatu. Masuknya budaya barat berupa kekerasan ini. Kekerasan salah satunya. hamil diluar nikah. Khususnya para remaja yang masih labil. tak hanya orang dewasa. Para remaja masa kini seakan sangat mudah terpengaruh dengan berbagai hal yang masuk. Bagi sebagian remaja yang berpikiran pendek. 3. mereka bisa kehilangan masa depan mereka. kebanyakan mereka mencontoh tindakan tersebut.remaja. Maraknya acara-acara maupun film-film yang berisikan kekerasan maupun vandalisme di Tv maupun internet. juga sangat memengaruhi kepribadian para remaja kearah yang negatif. akibat . Dengan berkembangnya globalisasi dan masuknya budaya barat. tak peduli baik atau buruk perilaku tersebut. Kekerasan yang sangat tidak identik dengan budaya kita sebagai bangsa timur. sangat mudah tersulut amarah hingga melakukan aksi anarkisme dan violenisme seenaknya. 52 .

yakni minuman keras / mabuk-mabukan. mereka bertindak anarkis terhadap teman mereka sendiri dan merekamnya. Tawuran merupakan bentuk kekerasan yang dilakukan oleh para remaja ini. tak hanya atas nama kemarahan saja mereka tawuran. justru rekaman-rekaman kekerasan itu menjadi motivasi remaja lain untuk membuat hal yang sama bahkan lebih sadis seperti sebelumnya. Sama halnya dengan 53 . 4. menghancurkan berbagai fasilitas umum. entah apa sebabnya. Hal tersebut merupakan salah satu bukti tumbuh suburnya kekerasan di budaya bangsa generasi remaja kita. Mabuk-mabukan Kehidupan budaya barat lainnya yang menjadi aspek negatif dari perkembangan globalisasi di Indonesia. mereka menyerang sekolah lain untuk bertawuran. Salah satu contohnya adalah tawuran para pelajar di Indonesia ini. Ironisnya bukan sebagai pelajaran. Memang tak bisa dipungkiri penyalahgunaan teknologi sekarang ini sangat memengaruhi kekerasan di kalangan remaja. Selain berkelahi para remja ini juga sering kali bertindak vandalis seenaknya. Kebanyakan dari mereka menjadikan minuman beralkohol sebagai pelampiasan manakala mereka sedang sedih maupun senang. bahkan untuk sesuatu yang senang. faktor coba-coba dan pengaruh teman pun cukup besar memengaruhi kenakalan remaja ini. Bertindak anarkis kemudian menyalahgunakan teknologi sebagai media nya.karena menurut mereka itu adalah hal yang hebat dan luar biasa dan patut ditiru. merusak sarana umum dengan kasar. Contoh lainnya adalah banyak beredarnya video-video berisi kekerasan yang dilakukan para remaja putri di beberapa daerah di Indonesia. selagi mereka bertawuran. Marak berkembangnya peredaran dan penjualan minuman keras di masyarakat akhir – akhir ini juga telah banyak disalahgunakan oleh sebagian remaja di negeri ini. mereka mencorat-coret sarana umum.

Tato dan tindik dianggap sebagai suatu lambang kebebasan berekspresi mereka. akan selau ketergantungan dalam aktifitas kehidupannya. Mereka masuk ke Indonesia tentunya melalui globalisasi yang terus berkembang di Indonesia. semua bisa terjadi akibat mabuk minuman keras. sex bebas. Mereka yang bertindik maupun bertato dianggap memberontak dari sistem 54 . Tentunya hal tersebut sangat berdampak negatif bagi para remaja. dan merusak tubuh mereka yang masih muda. berkata kasar. sama seperti narkoba. pornoaksi. sebab bertentangan dengan nilai-nilai sosial dan agama yang berkembang di Indonesia.narkoba. Mabuk-mabukan minuman keras juga bisa melahirkan berbagai kenakalan remaja lainnya bahkan tindakan kriminal. remaja yang sudah terjangkit virus minum-minuman keras. seorang remaja bisa melakukan berbagai penyimpanganpenyimpangan lainnya bahkan tindak kriminal seperti pembunuhan serta terjerumus dalam berbagai jurang kehancuran dosa dunia. alcohol pun bisa melahirkan kecanduan yang sangat. karena dua hal ini. Itu sebabnya minuman keras dan narkoba merupakan dua bentuk kenakalan remaja terbahaya bagi perkembangan fisik dan mental para remaja. vandalisme. 5. mendewasakan sebelum waktunya tanpa alamiah. identik dengan hal-hal yang menyimpang dari kebiasaan moral yang ada. Bagi masyarakat barat yang menganut sekuleritas dan kebebasan. merusak otak dan pikiran. berawal dari mabuk. Tato maupun tindik umumnya di Indonesia. selain bisa menimbulkan banyak penyakit. orang bisa melakukan apapun dibawah ketidaksadaran mereka. tato maupun tindik bisa tergolong kenakalan. Tato dan Tindik Tato dan tindik merupakan suatu pola hidup masyarakat barat yang kini semakin berkembang di kalangan remaja Indonesia. bahkan narkoba. Dalam konteks kenakalan.

nilai yang sudah ada di masyarakat. Remaja-remaja masa kini seakan dengan mudah dan bebasnya berkata-kata kasar dalam konteks apapun dalam keseharian mereka. tapi sebagian besar masyarakat Indonesia masih menolak. dan bila tato maupun tindik dilakukan oleh remaja akan cenderung melahirkan identitas buruk bagi remaja itu sendiri. mereka dianggap “rebel” dan nakal dalam kehidupannya dan cenderung anarkis dalam tindakannya. dalam hal apapun. tapi lebih banyak yang tidak setuju. khususnya pekerjaan. Karena tato dan tindik merupakan penyimpangan dari tata nilai sosial dan utamanya agama yang ada di Indonesia. tapi juga bahkan saat senang maupun situasi normal dalam percakapan mereka. cenderung tidak mendapat respect dari masyarakat umumnya. dan dianggap penyimpangan Bagi para remaja di Indonesia kehadiran dan perkembangan tato dan tindik. Hal tersebut dimplementasikan oleh banyak remaja masa kini. dalam hal apapun orangorang barat bisa dengan mudahnya berkata kasar. Tak sedikit remaja yang bertato bahkan bertindik. Dalam perkembangannya. Seperti kita ketahui salah satu kebudayaan barat yang negatif adalah kata-kata kasar. Berkata-kata kasar Bentuk kenakalan remaja lainnya yang juga merupakan hasil perkembangan globalisasi. muncul komunitas masyarakat yang melumrahkan penggunaan tato dan tindik. Remaja yang bertindik atau bertato. 6. ada yang setuju. mereka bebas menyertakan kata-kata kasar tak hanya saat mereka marah. justru menarik minat mereka untuk mencobanya. Masyarakat pun memiliki penilaian tersendiri terhadapnya. Mengapa tato maupun tindik dimasukkan sebagai bentuk kenakalan remaja?. yakni berbicara kasar dan kotor. Bagi 55 . tato maupun tindik menjadi pro-kontra di negara ini.

keberadaan kenakalan remaja akan selalu ada kapanpun. Bentuk dan Macam Solusi Penanggulangan Kenakalan Remaja Kenakalan remaja merupakan suatu problematika sosial yang membutuhkan penanngulangan berkalan dan kontinu. terlepas dari bisa diterima atau tidaknya penyimpangan tersebut. tak cukup hanya sekali untuk mengatasinya. III. bebas meggunakan berbagai kata kasar dalam keseharian mereka. Meskipun biasa dan kecil. a) Remaja Intern Remaja hendaknya selalu memperkuat iman dan takwanya terhadap agama. Ini bagaikan suatu efek samping yang pasti ada dari kehidupan manusia di dunia. sehingga bias menjadi benteng dasar dari berbagai bentuk tindakan kenakalan maupun criminal.mereka hal tersebut sudah menjadi hal yang lumrah dan biasa. karena juga merupakan suatu tindak penyimpangan. c) Remaja harus membentuk ketahanan diri agar tidak mudah 56 . tapi berkata-kata kasar juga termasuk dalam kenakalan remaja. dimanapaun. oleh siapapun di kehidupan sosial manusia di dunia ini. 4. Sehingga lebih tepat penanggulangan yang ada berikut ini hanya sebatas langkah preventif dan minimalisir dari kenakalan remaja yang ada. A. Karena sebagai suatu resiko dan efek samping dari kehidupan. karena memang tak hanya para remaja tapi juga semua lapisan masyarakat di Indonesia khususnya. b) Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini.

Tidak hanya remaja yang belajar menghadapi kehidupannya yang “baru” tetapi orang tua juga perlu banyak belajar menghadapi perubahan-perubahan dan menemukan cara terbaik untuk menghadapinya. d) Menciptakan hubungan komunikasi yang harmonis. memperoleh penemuan-penemuan. Disitulah remaja dibesarkan. nyaman dan penuh kasih sayang bagi remaja. serta penuh percaya diri dalam perkembangan kepribadian mereka.terpengaruh jika ternyata keluarga (orang tua ). d) Remaja harus pandai memilih teman dan lingkungan yang baik untuk diajak bergaul. b) anak. B. belajar dan berkembang. Keluarga Lingkungan Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang primer dan bersifat fundamental. teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan. Orang tua sebaiknya mempersiapkan diri untuk mengenal lebih jauh dalam membimbing anaknya saat masa remaja : a) Kenali mereka lebih dekat yaitu informasi mengenai remaja dan perubahan-perubahan yang terjadi di dalam dirinya. c) Kenali perubahan emosi remaja dan caranya mencari perhatian Kenali perubahan fisik pada remaja dan dampaknya terhadap diri orang tua serta reaksi emosinya dalam menghadapi masalah. Bermodalkan pengalaman-pengalaman yang diperolehnya dalam keluarga inilah bergantung kelangsungan hidupnya. membentuk kebiasaan-kebiasaan yang 57 . e) Remaja harus bisa kreatif dan inovatif.

kelainan seksual dan pengaruh buruk yang ada di masyarakat. jangan memberi tekanan pada anak. bukan semata-mata karena kesenangan orang tua. memberlakukan aturan dalam keluarga. sebaliknya harapan tidak selalu menjadi kenyataan. dan bijaksana kepada para remaja. naksir. orangtua hendaknya juga memberikan kesibukan dan mempercayakan sebagian tanggung jawab rumah tangga kepada si remaja tidak dengan pemaksaan maupun mengada-ada i) Dalam hal ilmu pengetahuan. “mengambil hati” anak dan “mencuri perhatian” anak. k) Anak hendaknya diberi pengarahan tentang idealisme dan kenyataan. 58 . g) Adanya motivasi dari keluarga untuk mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri h) mengarahkan untuk mempunyai teman bergaul yang sesuai. sabar. e) Kenali perubahan lingkungan misalnya peran gender serta rasa keadilan antara pria dan wanita. teman dan permasalahannya. j) Arahkan anak untuk menyenangi dan mengembangkan bakat dan keinginannya dalam hal yang baik. arahkanlah agar anak memilih jurusan sesuai dengan kesenangan dan bakat anak. menyikapi “kesalahan” anak. ditaksir dan pacaran. f) Berilah pengertian mengenai masalah-masalah seksualitas. Anak hendaknya ditumbuhkan kesadaran bahwa kenyataan sering tidak seperti harapan kita. secara terbuka.positif.

s) Mendisiplinkan anak dengan kasih sayang untuk mengefektifkan melatih dan memastikan anak mematuhi peraturan tertentu. seimbang antara pengawasan dengan kebebasan. walau si anak nakal sekalipun. Bila tidak mempan diberi saran. menerima anak apa adanya tanpa syarat dan pengecualian. m) Orangtua hendaknya memberikan pengertian dan teladan dalam menekankan bimbingan serta pelaksanaan latihan kemoralan. Usahakan dengan berbagai cara agar anak tidak lagi mengulangi perbuatan yang tidak baik itu. r) Orang tua hendaknya memilih dan mengawasi tayangan yang baik dan bermanfaat bagi perkembangan anak remaja mereka. t) Memberi kesempatan dan kebebasan pada anak untuk terbuka dalam hal apapun terhaadap orang tua. khususnya para remaja. n) Menumbuh kembangkan perasaan malu dan takut melakukan perbuatan yang tidak baik ataupun berbagai bentuk kejahatan inilah yang akan menjadi 'pengawas setia' dalam diri setiap orang. termasuk dalam hal permasalahan yang menyangkut kenakalan. p) anaknya q) Orang tua hendaklah berlaku adil tanpa pilih kasih terhadap anakmemberikan uraian tentang akibat perbuatan buruk yang dilakukan anaknya.l) orangtua hendaknya bersikap seimbang. berilah hukuman yang mendidik bila perbuatan itu tetap diulang. o) Saat ataupun setelah melakukan kenakalan berikanlah saran agar dia tidak melakukan maupun mengulangi perbuatan itu lagi. 59 .

a) Lingkungan Sekolah Sekolah sebagai pusat pendidikan bagi siswa dalam rangka menimba pengetahuan. a) Keluarga sebagai pusat pendidikan : disini orang tua berperan dalam pembentukan kepribadian remaja karena orang tua mendidik. tanpa bersikap otoriter terhadap anak dalam hal apapun. b) Keluarga sebagai pusat agama : dalam hal ini orang tua memiliki peranan yang sangat vital. keterampilan seni budaya. Selain itu Keluarga sebagai lembaga pendidikan primer dan fundamental harus memiliki peranan .u) Memberikan solusi-solusi dan motivasi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi si anak. pengembangan. menemui frustasi dan untuk mendapatkan kekuatannya kembali maka keluarga adalah pangkalan yang paling vital. v) Hendaknya orang tua sabar dalam membimbing anak-anak remajanya. mengasuh dan membimbing remajanya untuk hidup di dalam masyarakat. olahraga serta meningkatkan budi pekerti yang luhur. sebagai suatu indikator moral seorang anak. 60 . dan pengimplementasian nilai-nilai keimanan dan ketakwaan wajib hukumnya bagi orang tua. tertib serta aman agar dapat menunjang keberhasilan PBM karena itu guru perlu dapat menciptakannya. aagaama merupakan suatu pondasi dasar dari kepribadian seorang remaja. sehat. Penanaman. untuk ini diperlukan sarana dan prasarana yang memadai serta perlu diciptakan lingkungan yang bersih. c) Keluarga sebagai pusat ketenangan hidup : dalam mempertahankan hidupnya sering orang mengalami gangguan pikiran. C.

d) Bagi guru layak bersikap objektif terhadap semua siswa di kelas. kesenian. pencinta alam dan sebagainya. e) Perhatian guru terhadap siswanya diupayakan agar dapat mengetahui kelemahan siswa dalam banyak aspek terutama dalam proses belajar dan pergaulan yang sehat sehingga guru menadapat cara yang paling baik untuk menolong dan mengatasi kesulitan lainnya siswanya. patuh pada peraturan yang ada di sekolah dan tidak terpengaruh oleh hal – hal yang negative g) Program sekolah yang terpadu. Melalui kegiatan pramuka. karya wisata. karena sekolah merupakan tempat kedua remaja sering dan mudah berinteraksi dengan berbagai hal termasuk yang buruk. 61 .b) Sekolah juga wajib memberikan pendidikan agama lanjutan setelah keluarga. Guru adalah orangtua siswa di sekolah karena itu perlu adanya sikap berdialog guru dengan siswa tentang berbagai hal khusus tentang masalah belajar sehingga keberhasilan dalam belajar dapat tercapai. jika ada kebiasaan / sifat yang dapat mengganggu interaksi guru dan siswa atau emosional di dalam kelas. Diberikan kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler secara terpadu. olahraga. sebagai indikator pengimplementasian nilai-nilai moral dan agama pada siswa (anak remaja). selayaknya cepat diubah dan di perbaiki. c) Lingkungan sekolah yang sehat dan dinamis. f) Motivasi belajar siswa timbul dari dirinya sendiri sehingga siswa dapat belajar dengan tertib.

a) Lingkungan Masyarakat Pengadaan karang taruna. b) Bersama remaja warga masyarakat juga aktif dalam melaksanakan bakti sosial sehingga diperoleh pengalaman praktis yang positif dari kehidupan bermasyarakat. serta dalam organisasi remaja diharapkan remaja dapat berkomunikasi dengan teman – temannya. mental. Pemerintah 62 . dengan mengarahkan remaja kea rah yang baik d) Menutup / membubarkan tempat-tempat / tongkrongan- tongkrongan remaja yang tidak bermanfaat dan cenderung menimbulkan kemaksiatan. khususnya bagi para remaja. KNPI atau organisasi pemuda lainnya oleh masyarakat sebagai wadah aktifitas yang bermanfaat bagi para remaja. Hal ini untuk melatih fisik. D. membicarakan masalah – masalah atau kesulitan yang dialaminya dengan dibimbing oleh konsultan yang ada di dalam organisasi tersebut. c) Masyarakat hendaknya menjadi kontrol sosial terbesar perkembangan para remaja. remaja masjid. aktivitas dan kreativitas remaja sehingga terbentuk pribadi yang militant dan dinamis sebagai generasi penerus. e) Ikut serta dalam menciptakan suasana lingkungan yang kondusif. yang secara tidak langsung juga akan sangat bermanfaat memengaruhi pertumbuhan tingkah laku serta psikologis remaja. E.dapat memberikan aktivitas yang sehat dan dinamis serta bekal untuk masa depannya.

dalam hal dan bentuk apapun. Salah satunya kenakalan remaja. c) Pemerintah harus bersifat selektif dan preventif terhadap aspek- aspek globalisasi yang masuk maupun dapat merusak generasi remaja bangsa. 63 . d) Pemerintah perlu mengadakan berbagai penyuluhan kepada para remaja mengenai hal-hal negative yang dapat merusak masa depan para remaja. Ilmu Budaya Dasar. Pendidikan Pancasila. dll. pemerintah harus turut serta memberikan penanaman tata nilai dan norma yang baik dan seuai dengan kehidupan sosial dan beragama Indonesia melalui. pemberian bidang studi seperti Pendidikan Agama. b) Dalam hal kehidupan sosial. tayangan maupun teknologi yang mendidik dan membentuk pribadi remaja yang baik. Pendidikan Kewarganegaraan. dengan memberi fasilitas-fasilitas sosial baik berupa. bacaan. pemerintah wajib menjadi kontrol sosial bagi pertumbuhan dan perkembangan generasi muda negaranya.a) Dalam hal pendidikan dan ilmu pengetahuan.

BAB IV PENUTUP IV. Dalam kaitannya dengan era globalisasi sekarang ini. kini kian merebak dan menyebar dalam diri remaja. Kesimpulan Kenakalan Remaja merupakan suatu bentuk problematika sosial yang telah ada dan akan selalu ada dalam kehidupan sosial. 1. kenakalan remaja telah menjadi efek langsung yang semakin berkembang implikasinya dalam masyarakat. Berbagai bentuk kenakalan remaja baru yang belum pernah ada sebelumnya. Berbagai paket negatif globalisasi membawa banyak dampak perubahan bagi perkembangan psikologis dan fisik remaja di Indonesia. Pola hidup budaya barat sebagai salah satu aspek bawaan globalisasi. Tak hanya sekadar penyimpangan bahkan kenakalan remaja bisa berupa tindak kriminal bila itu sudah merugikan bahkan membahayakan nyawa orang lain. Kian hari remaja Indonesia semakin tak 64 . banyak memberi implikasi buruk bagi kehidupan para remaja di Indonesia.

pembimbing 65 . Sehingga tidak terlahir kenakalan remaja berupa atau akibat disfungsional teknologi 3. miras. Karena kenakalan remaja merupakan suatu problema sosial yang selauada dan menjadi resiko kehidupan manusia di dunia ini. serta menjadi pembentuk. tak terkecuali remaja itu sendiri sebagai sumber daya manusia negeri ini dan generasi penerus bangsa ini. Keimanan dan ketakwaan yang teguh akan menjadi pondasi dan kepribadian dasar yang menyaring pengaruh kebudayaan barat ataupun kebudayaan buruk lainnya yang dapat menyeret kita ke jurang dosa berupa kenkalan remaja. Mulai dari narkoba. Efek negatif globalisasi terhadap kenakalan remaja yang semakin mengkhawatirkan tersebut. tentunya membutuhkan solusi berkala untuk meminimalisir bahkan mencegah. khususnya keluarga dan sekolah sebagai dua lingkungan terdominan remaja. Bagi para remaja khususnya. Saran 1. berbagai hal menyimpang dan kriminil tak segan di lakukan mereka.terkendali mengekspresikan diri mereka. 2. kapanpun. IV. vandalisme. sampai tato dan tindik kini telah berkembang sebagai bentuk kenakalan remaja dan problematika sosial baru di masyarakat. dimanapun. Perkembangan Iptek di era globalisasi sekarang harusnya bisa dimanfaatkan dengan baik sebagai pembentuk kepribadian generasi cerdas bagi para remaja sekarang ini. Semua pihak yang terkait. filter (penyaring) yang paling mendasar adalah kita kembali kepada ajaran agama. serta hokum yang berlaku di negarai ini. norma. 2. Serta bisa disikapi dengan baik dan bijaka akan berbagaid dampak negatif dari perkembangan teknologi ini. violenisme. dan oleh siapapun. agama. wajib memberi pendidikan dan pengetahuan yang baik berdasar tata nilai. seks bebas. dari kita semua.

1986. Aim.com/narkoba 66 .com http://www. Jakarta: Erlangga.wikipedia. Pendidikan Grafindo Media Pratama. 2004.ac. 2004. DAFTAR PUSTAKA   Sudarsono. Sosiologi.tarumanagara. Sumber Internet :      http://www.wordpress. termasuk salah satunya ke dalam kenakalan remaja.com http://h2dy. Jakarta: Rajawali. Kartini. Kenakalan Remaja. 2007. Abdulkarim. Bandung:   Mu’in.iscribd.id http://www.org http://www.anneahira. Psikologi Sosial 2: Kenakalan Remaja.sekaligus pengawas kepribadian dan pertumbuhan remaja ke arah yang positif terhindar dari efek-efek negatif. Kartono.psikologi. Kewarganegaraan. Jakarta: Rineka Cipta. Idianto.

blogspot. maka mereka mempunyai gengsi dan menolak bantuan dari orang dewasa. lingkungan masyarakat dan masa depan bangsa.com http://www. Kenakalan remaja itu harus diatasi. Perubahan-perubahan ini dipergencar dalam masyarakat kita yang semakin kompleks dan berteknologi modern. Ada dua alasan hal itu terjadi. dicegah dan dikendalikan sedini mungkin agar tidak berkembang menjadi tindak kriminal yang lebih besar yang dapat merugikan dirinya sendiri. Kesalahan yang diperbuat para remaja hanya akan menyenangkan teman sebayanya. Hal inilah yang membuat remaja tidak mempunyai pengalaman dalam menghadapi masalah.wordpress. Arus perubahan kehidupan yang berjalan amat cepat cenderung membuat individu 67 . seluruh masalah mereka selalu diatasi oleh orang-orang dewasa. Remaja pada umumnya mengalami bahwa pencarian jati diri atau keutuhan diri itu suatu masalah utama karena adanya perubahan-perubahan sosial. Remaja seringkali sulit mengatasi masalah mereka.id KENAKALAN REMAJA Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Mereka sedang mencari pola hidup yang paling sesuai baginya dan inipun sering dilakukan melalui metoda coba-coba walaupun melalui banyak kesalahan. ketika masih anak-anak. fisiologi dan psikologis di dalam diri mereka maupun di tengah masyarakat tempat mereka hidup. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia antara 13 . Seorang remaja sudah tidak lagi dapat dikatakan sebagai kanak-kanak. Kedua.ubb. Kesalahan-kesalahan yang menimbulkan kekesalan lingkungan inilah yang sering disebut sebagai “kenakalan remaja”. Hal ini karena mereka semua memang sama-sama masih dalam masa mencari identitas. yaitu : pertama. Kesalahan yang dilakukan sering menimbulkan kekuatiran serta perasaan yang tidak menyenangkan bagi lingkungan dan orangtuanya.com http://h4b13.   http://eka-punk. termasuk periode remaja. namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. karena remaja merasa dirinya telah mandiri.ac. Setiap periode hidup manusia punya masalahnya sendiri-sendiri.18 tahun.

belum dewasa dan perbuatan yang mereka lakukan tidak dikenakan hukuman berat. pemerasan dll perbuatan illegal yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan (uang atau income) b. Kenakalan remaja sub kultur konflik sering terjadi pada kasatuan masyarakat yang tidak stabil. membunuh. Sub kultur konflik: suatu bentuk gang yang mengutamakan perbuatan – perbuatan kekerasan sebagai suatu cara untuk mendapatkan atau meningkatkan status c. keluarga cenderung berorientasi tidak pada masa depan tetapi pada masa kini dan tidak ada kemajuan sosial. suatu bentuk gang yang menekankan pada penggunaan obat – obatan (secara salah). merampok. Kenakalan berkelompok (sociologi delinquency) Yang sering disoroti adalah kenakalan remaja berkelompok atau sering disebut “gang deliquency”. berzina. menodong. Perbuatan kenakalan remaja pada hakekatnya merupakan proses usaha pencapaian suatu keberhasilan tertentu dalam perkembangan kehidupan remaja. keterbatasan pendidikan dan tidak adanya kesempatan kerja yang sesuai. Kenakalan remaja (Juvenile Delinquence) adalah merujuk kepada perbuatan dan aktivitias remaja yang berlawanan dengan norma-norma masyarakat. hakekatnya mencerminkan suatu sub kultur tersendiri yang dapat dibedakan dalam 3 sub kultur kenakalan yaitu: a. merampas. Kenakalan remaja yang termasuk sub kultur pengelakan/ pengasingan yaitu kenakalan remaja dalam bentuk penyelahgunaan obat – obatan narkotika. Pada kenakalan remaja sub kultur kriminil. seperti mencuri. Bentuk – bentuk perbuatan kenakalan remaja yang lebih banyak dilakukan dalam kaitan remaja yang bersangkutan dengan gangnya atau gerombolan remaja lainnya. yang tinggi mobilitas vertikal dan geografisnya. JENIS KENAKALAN REMAJA Kenakalan remaja umumnya dibagi dua : a. Perbuatan remaja dikatakan “nakal” karena remaja dianggap belum matang. DEFINISI Istilah “kenakalan” yang dimaksud adalah tingkah laku yang dianggap menyimpang dari norma-norma sosial masyarakat dan mengganggu ketentraman masyarakat. Sub kultur criminal: suatu bentuk gang kenakalan remaja yang mengarah pada perbuatan pencurian. Kaitan pertumbuhan dan perkembangan individu remaja dengan lingkungannya terhadap struktur sosial dengan jalur – jalur system yang tersedia dan berlangsung di masyarakat untuk mobilitas yang lebih baik. Kegagalan ini antara lain karena ketiadaan kemampuan. merupakan cara 68 . durhaka kepada kedua ibu bapak dan sebagainya. Sub kultur pengelakan/ pengasingan (rettreatist sub culture). tidak cukup terorganisir. Hukuman yang dijatuhkan kepada mereka ialah remaja itu ditempatkan di pusat-pusat rehabilitasi dan diberi pendidikan khusus. mencerminkan suatu cara adaptasi yang khusus dari para remaja dalam proses penyesuaian dirinya yang gagal untuk dapat mencapai keberhasilan hidup atau memperbaiki keadaannya dengan menempuh jaur – jalur kesempatan yang sewajarnya. Perbuatan perkelahian antar gang. Kenakalan perorangan (individual delinquency) b.merasa hanya seperti sebuah sekrup dalam mesin raksasa daripada seorang makhluk utuh yang memiliki di dalam dirinya suatu keyakinan akan identitas diri sebagai seorang pribadi. undang-undang negara dan agama. kebut – kebutan di jalan ramai merupakan contoh kenakalan remaja sub kultur konflik.

e. Menurut Freedman : 1) Adanya kegoncangan sosial yang disebabkan oleh perubahan masyarakat ke arah industri modern disertai adanya kemajuan teknologi. dan lain sebagainya. selalu dihinggapi adanya kenakalan remaja. anak orang yang paling kaya di kota itu. anak pejabat pemerintah setempat bahkan mungkin pusat. memasuki kelompok “gang” yang siap tempur atau menarik diri dari realitas yang pahit dengan minum obat-obat narkotika. makin tinggi nilai mereka di mata teman-temannya. Anak-anak yang berhasil sekolahnya. PENYEBAB Penyebab kenakalan remaja dari berbagai sumber. yang tidak tergantung pada kelompok nasional yang sedang berkuasa didaerah tersebut. antara lain : a. melepaskan perjuangan dalam mencapai kesuksesan. maka remaja kemudian akan melarikan rasa kekecewaannya itu pada narkotik. Padahal. b. mendorong anak-anak dari kelas bawahan untuk melakukan tindakan kriminal. pengaruh kawan bermain ini bukan hanya membanggakan si remaja saja tetapi bahkan juga pada orangtuanya. Misalnya yang berkuasa orang Italy atau Polandia. Menurut Y. ataupun anak orang terpandang lainnya. Selain itu. 2) Mobilitas yang semakin besar dan urbanisasi ke kota-kota besar sebagai pusat industri tersebut. Sebab kawan dari kalangan tertentu pasti juga mempunyai gaya hidup yang tertentu pula. Agar anak dapat memperoleh pendidikan yang sesuai. umumnya adalah anak-anak yang mampu membuat sekolahan sebagai pusat dari kehidupan berkelompok seusia (peer group life) disamping mendapatkan informasi dan pengetahuan.adaptasi terhadap keadaan secara pengelakan. obat terlarang. d. menarik diri atau mengaisngkan diri. kenakalan remaja dapat ditimbulkan oleh beberapa hal sebagian di antaranya adalah: 1) Pengaruh teman sepermainan : di kalangan remaja. c. kebanggaan ini adalah “semu” sifatnya. 2) Pendidikan : memberikan pendidikan yang sesuai adalah merupakan salah satu tugas orangtua kepada anak. pergaulan itu akan menimbulkan kekecewaan nantinya. Ketidak adilan dalam kesempatan mencapai tujuan budaya tersebut. Menurut Shaw dan McKay Tentang teori “keturunan budaya” (cultural transmission). Makin banyak kawan.M Uttamo Thera. Orangtua juga senang dan bangga kalau anaknya mempunyai teman bergaul dari kalangan tertentu tersebut. pilihkanlah sekolah yang bermutu. terutama berkisar pada pendapatan finansial. Menurut Cloward dan Ohlin: (berdasarkan teori Merton) Kenakalan remaja kemungkinan besar timbul bila beberapa kelompok dalam masyarakat tidak mampu untuk mencapai tujuan-tujuan budayanya. timbulnya kenakalan remaja tetap sama besarnya. Misalnya. Hal ini penting untuk menjaga agar pendidikan Agama 69 . Apabila timbul frustrasi. Di jaman sekarang. Menurut Friedenberg Kenakalan remaja sering dihubungkan dengan kegagalan sekolah. Apabila si anak akan berusaha mengikuti tetapi tidak mempunyai modal ataupun orangtua tidak mampu memenuhinya maka anak akan menjadi frustrasi. perlu dipikirkan pula latar belakang agama pengelola sekolah. memiliki banyak kawan adalah merupakan satu bentuk prestasi tersendiri. Malah kalau tidak dapat dikendalikan. Apalagi mereka dapat memiliki teman dari kalangan terbatas. Dari penelitian yang dilakukan pada beberapa kota dengan pendapatan ekonomi yang rendah. dan lain-lain.

Sebab dalam masyarakat. akhirnya mereka terpaksa mengikuti tindakan kawankawannya. tetapi tidak sedikit pula yang kurang berhasil dan kemudian menjadi kecewa. kawan sebaya sering menganggap iseng berbahaya adalah salah satu bentuk pamer sifat jagoan yang sangat membanggakan.yang telah diperoleh anak di rumah tidak kacau dengan agama yang diajarkan di sekolah. obat bius. Namun. Berilah pengertian yang benar tentang adanya beberapa agama di dunia. Ajarkan pula anak untuk mempunyai kebiasaan menabung sebagian dari uang sakunya. Para remaja dengan bebas dapat bergaul antar jenis. Misalnya. melainkan sebagai bentuk menghargai uang yang didapat dengan kerja dan semangat. Pemaksaan ini tidak jarang justru akan berakhir dengan kekecewaan. 4) Uang saku : orangtua hendaknya memberikan teladan untuk menanamkan pengertian bahwa uang hanya dapat diperoleh dengan kerja dan keringat. Uang saku yang diberikan dengan tidak bijaksana akan dapat menimbulkan masalah yaitu: anak menjadi boros. sebab mereka pikir tanpa kepandaian pun uang gampang diperoleh. ngebut tanpa lampu dimalam hari. 3) Penggunaan waktu luang : kegiatan di masa remaja sering hanya berkisar pada kegiatan sekolah dan seputar usaha menyelesaikan urusan di rumah. anak mulai akan memilih perguruan tinggi. pada umunya apabila seseorang tidak mengikuti gaya hidup anggota kelompoknya maka ia akan dijauhi oleh lingkungannya. Pemberian uang saku kepada remaja memang tidak dapat dihindarkan. Mereka malah pergi bersama dengan kawan-kawannya. Namun. dan sebagainya. Orangtua hendaknya membantu memberikan pengarahan agar masa depan si anak berbahagia. Tindakan pengasingan ini jelas tidak mengenakkan hati si remaja. Mereka dilatih agar mempunyai sifat tidak suka memboroskan uang tetapi juga tidak terlalu kikir. 5) Perilaku seksual : pada saat ini. Akhirnya ia terjerumus. selain itu mereka bebas. Arahkanlah agar anak memilih jurusan sesuai dengan kesenangan dan bakat anak. orangtua yang memaksakan kehendaknya agar di masa depan anaknya memilih profesi tertentu yang sesuai dengan keinginan orangtua. Tidak jarang dijumpai pemandangan di tempat-tempat umum. sebaiknya uang saku diberikan dengan dasar kebijaksanaan. kebebasan bergaul sudah sampai pada tingkat yang menguatirkan. para remaja saling berangkulan mesra tanpa mempedulikan masyarakat sekitarnya. sering pula karena dorongan teman sepergaulan yang kurang sesuai. Remaja hendaknya dididik agar dapat menghargai nilai uang. jika ia melakukan kegiatan yang negatif maka lingkungan dapat terganggu. bukan semata-mata karena kesenangan orang tua. tidak menghargai uang. Jangan berlebihan. Masih sering terjadi dalam masyarakat. bersenangsenang tanpa mengenal waktu bahkan mungkin kemudian menjadi salah satu pengguna obat-obat terlarang. dan malas belajar. pada si remaja akan timbul gagasan untuk mengisi waktu luangnya dengan berbagai bentuk kegiatan. Perhatian yang diharapkan dapat berasal dari orangtuanya maupun kawan sepermainannya. Menabung bukanlah pengembangan watak kikir. mencuri. Ketika anak telah berusia 17 tahun atau 18 tahun yang merupakan akhir masa remaja. minum minuman keras. Celakanya. tidak ada kegiatan. Munculnya kegiatan iseng tersebut selain atas inisiatif si remaja sendiri. Tindakan iseng ini selain untuk mengisi waktu juga tidak jarang dipergunakan para remaja untuk menarik perhatian lingkungannya. meski memang ada sebagian anak yang berhasil mengikuti kehendak orangtuanya tersebut. hal ini tidak akan menimbulkan masalah. Apabila si remaja melakukan kegiatan yang positif. Sebab. Apabila waktu luang tanpa kegiatan ini terlalu banyak. Seringkali perbuatan negatif ini hanya terdorong rasa iseng saja. merusak. frustrasi dan akhirnya tidak ingin bersekolah sama sekali. Tersesat. Mereka sudah mengenal istilah 70 .

c. b. budaya masyarakat desa umumnya monokultural (satu macam budaya) yang cukup kokoh dan diturunkan melalui transmisi nenek moyang. obat-obatan dan seks pada mulanya berawal dari hanya mencoba-coba. dalam masa pacaran. d. di jaman ini banyak remaja yang putus sekolah karena hamil. sebaliknya harapan tidak selalu menjadi kenyataan. Pengertian pacaran dalam era globalisasi informasi ini sudah sangat berbeda dengan pengertian pacaran 15-20 tahun yang lalu. observasi dan 71 . obat penenang.anak. Akibatnya. Sikap apatis ini terwujud di dalam ketidakacuhannya akan apa yang terjadi disekitarnya. Anak hendaknya ditumbuhkan kesadaran bahwa kenyataan sering tidak seperti harapan kita. Persahabatan dinilai dengan untung rugi atau malahan dengan uang. Teknologi mau tidak mau menciptakan masyarakat teknokratis yang memaksa kita untuk pertama-tama berpikir tentang keselamatan diri kita di tengah-tengah masyarakat. Dalam transmisi budaya seorang anak menerima budaya melalui instruksi. merupakan salah satu bentuk gengsi yang membanggakan. Banyak kaum muda yang mencoba mengatasi rasa cemasnya dalam bentuk “pelarian” (memburu kenikmatan lewat minuman keras. Oleh karena itu. misalnya menggunakan segala cara untuk tidak belajar tetapi mendapat nilai baik atau ijasah. bagi mereka. Lingkungan pergaulan anak muda dewasa ini memberikan pandangan yagn keliru tentang pengalaman. anak hendaknya diberi pengarahan tentang idealisme dan kenyataan. Akibatnya. Di Indonesia kenakalan remaja umumnya terdapat di kota – kota teristimewa di kota yang besar seperti Jakarta. Pacar. FAKTOR – FAKTOR SOSIAL BUDAYA SEBAGAI LATAR BELAKANG KENAKALAN REMAJA Faktor budaya adalah bagian dari faktor sosial sehingga sering disebut faktor sosial budaya. Demikian pula dengan pacaran. membuat para remaja sulit melibatkan diri secara emosional maupun efektif dalam hubungan pribadi dan dalam kehidupan di masyarakat. Penduduk di desa umumnya berstatus petani. e. Ketidakmampuan untuk terlibat : kecenderungan untuk mengintelektualkan segala sesuatu dan pola pikir ekonomis. Kecemasan dan kurangnya harga diri : kata stress atau frustasi semakin umum dipakai kalangan remaja. f. Pemujaan akan pengalaman : sebagian besar tindakan-tindakan negatif anak muda dengan minumam keras. Anak – anak secara dini membiasakan diri dengan berbagai kepercayaan budaya seperti pemujaan nenek moyang. Kebutuhan akan figur teladan : remaja jauh lebih mudah terkesan akan nilai-nilai luhur yang berlangsung dari keteladanan orang tua mereka daripada hanya sekedar nasihat-nasihat bagus yang hanya kata-kata indah. pemujaan roh – roh dan benda – benda.pacaran sejak awal masa remaja. jarang terjadi di desa – desa walaupun akhir – akhir ini kenakalan remaja telah merambat ke daerah pedesaan juga. Keindahan dan kehangatan masa pacaran sesungguhnya tidak akan terus berlangsung selamanya. Perasaan tidak berdaya : perasaan tidak berdaya ini muncul pertama-tama karena teknologi semakin menguasai gaya hidup dan pola berpikir masyarakat modern. Stimulasi budaya juga didapatkan dari permainan anak. MASALAH-MASALAH YANG SERING DIHADAPI REMAJA MASA KINI Masalah-masalah yang sering dihadapi remaja masa kini antara lain : a. di kalangan remaja kemudian terjadi persaingan untuk mendapatkan pacar. Lebih jauh remaja mencari “jalan pintas”. Sikap apatis : sikap apatis merupakan kecenderungan untuk menolak sesuatu dan pada saat yang bersamaan tidak mau melibatkan diri di dalamnya. seks dan lainnya).

pulang malam. dengan cepatnya usaha pembangunan yang menggunakan teknologi modern. Keluarga sebagai pusat ketenangan hidup : dalam mempertahankan hidupnya sering 72 . Keluarga tidak mampu memenuhi kebutuhan materi anaknya f. Mobilitas yang tinggi memungkinkan pertukaran budaya yang intensif yang akan mempengaruhi transmisi budaya keluarga terutama bagi anak remaja yang kepribadiannya sedang berkembang. Transmisi budaya keluarga sangat minimal (komunikasi terhambat). belajar dan berkembang. Kepribadian remaja misalnya kelainan kepribadian g. mengasuh dan membimbing remajanya untuk hidup di dalam masyarakat. orangtua acuh tak acuh terhadap tingkah anaknya (kurang korektif) e. Keluarga sebagai pusat pendidikan : disini orang tua berperan dalam pembentukan kepribadian remaja karena orang tua mendidik. Faktor – faktor sosial budaya yang dapat menimbulkan konflik pada remaja: a. sehingga menyulitkan di dalam melakukan kontrol sosial. Timbul perbedaan besar antara budaya keluarga dan pertukaran budaya dalam sikap dan nilai. Apabila ikatan budaya keluarganya tidak kuat. Keluarga sebagai pusat agama : dengan kesadaran beragama yang diperoleh remaja-remaja dan bimbingan orang tua. Dalam lingkungan keluarga terutama nilai dan sikap dalam budaya keluarga terlalu dipaksakan kepada remaja (sikap orangtua yang kaku) c. memperoleh penemuan-penemuan. sangatlah peka terhadap rangsangan – rangsangan dari lingkungannya dan kurang percaya pada diri sendiri hingga terbentuk kebiasaan melalui coba – coba (trial and error). Bermodalkan pengalaman-pengalaman yang diperolehnya dalam keluarga inilah bergantung kelangsungan hidupnya. berkelahi. usaha industrialisasi yang pesat. foya – foya) UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PERAN KELUARGA BAGI REMAJA Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang primer dan bersifat fundamental. c. Penduduk perkotaan umumnya terdiri dari berbagai ragam budaya (multikultral) serta status sosial ekonomi yang berbeda . mobilitas yang tinggi dan urbanisasi yang tidak terbendung sering menyebabkan kegoncangan – kegoncangan sosial disertai dengan frustasi dari anggota – anggota masyarakatnya. b. Orangtua sering menyimpang dari ketentuan nilai dan sikap budayanya (sering cekcok. mencari bentuk. Trasmisi budaya keluarga kadang – kadang mengalami kesulitan karena kedua orangtua mempunyai kebuayaan yang berlainan (orangtua berasal dari suku yang berbeda) h. umumnya remaja berkeinginan untuk melepaskan diri dari ketergantungan emosional terhadap orangtuanya dan lebih mendekati anak – anak sebaya dengan dirinya (peergroup). remaja akan mengenal agama sehingga membuat mereka untuk berbuat soleh dalam kehidupan.imitasi. Di dalam usaha melepaskan diri dari dunia anak – anak.beda. Kurangnya pengertian dari pihak orangtua akan kebutuhan remaja terutama kebutuhan emosional d. berjudi. Disitulah remaja dibesarkan. Berbeda dengan di daerah perkotaan. b. maka remaja akan mendekati kelompok anak sebaya yang terdiri dari berbagai suku bangsa. Peran keluarga antara lain: a.

PERAN SEKOLAH BAGI REMAJA a. teman dan permasalahannya. TIPS UNTUK ORANGTUA /KELUARGA Orang tua sebaiknya mempersiapkan diri untuk mengenal lebih jauh dalam membimbing anaknya saat masa remaja : a. sehat. Kenali perubahan emosi remaja dan caranya mencari perhatian orang tua serta reaksi emosinya dalam menghadapi masalah. Masalah-masalah seksualitas. Kenali mereka lebih dekat yaitu informasi mengenai remaja dan perubahanperubahan yang terjadi di dalam dirinya. tertib serta aman agar dapat menunjang keberhasilan PBM karena itu guru perlu dapat menciptakannya. menyikapi “kesalahan” anak. untuk ini diperlukan sarana dan prasarana yang memadai serta perlu diciptakan lingkungan yang bersih. Kenali perubahan lingkungan misalnya peran gender serta rasa keadilan antara pria dan wanita. KNPI atau oragnisasi pemuda lainnya. ditaksir dan pacaran. e. naksir. olahraga serta meningkatkan budi pekerti yang luhur. patuh pada peraturan yang ada di sekolah dna tidak terpengaruh oleh hal – hal yang negatif d. kesenian. b. Guru adalah orangtua siswa di sekolah karena itu perlu adanya sikap berdialog guru dengan siswa tentang berbagai hal khusus tentang masalah belajar sehingga keberhasilan dalam belajar dapat tercapai c. Program sekolah yang terpadu. dapat memberikan aktivitas yang sehat dan dinamis serta bekal untuk masa depannya PERAN MASYARAKAT BAGI REMAJA Usaha – usaha untuk menciptakan lingkungan sehat dan dinamis dalam kehidupan di masyarakat. membicarakan masalah – masalah atau kesulitan yang dialaminya dengan dibimbing oleh konsultan yang ada di dalam organisasi tersebut. karya wisata. Bersama warga masyarakat remaja juga aktif dalam melaksanakan bakti sosial sehingga diperoleh pengalaman praktis yang positif dari kehidupan bermasyarakat. kaum remaja dapat mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh karang taruna. remaja masjid. f. Menciptakan hubungan komunikasi yang hangat. Diberikan kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler secara terpadu.orang mengalami gangguan pikiran. b. Melalui kegiatan pramuka. “mengambil hati” anak dan “mencuri perhatian” anak. c. membentuk kebiasaan-kebiasaan yang positif. menemui frustasi dan untuk mendapatkan kekuatannya kembali maka keluarga adalah pangkalan yang paling vital. d. memberlakukan aturan dalam keluarga. Tidak hanya remaja yang belajar menghadapi kehidupannya yang “baru” tetapi orang 73 . pencinta alam dan sebagainya. mental. kelainan seksual dan pengaruh buruk yang ada di masyarakat. Sekolah sebagai pusat pendidikan bagi siswa dalam rangka menimba pengetahuan. olahraga. keterampilan seni budaya. Hal ini untuk melatih fisik. aktivitas dan kreativitas remaja sehingga terbentuk pribadi yang militant dan dinamis sebagai generasi penerus. Dalam organisasi remaja diharapkan dapat berkomunikasi dengan teman – temannya. Lingkungan sekolah yang sehat dan dinamis. Motivasi belajar siswa timbul dari dirinya sendiri sehingga siswa dapat belajar dengan tertib. Kenali perubahan fisik pada remaja dan dampaknya terhadap diri anak.

ecstasy. sabu – sabu dan lain – lain) akan cepat menjalar kemana – mana. kecuali sekadar definisi kerja (working definition). Tahapan perkembangan remaja berbeda – beda pada setiap individu sehingga diperlukan pemahaman dan pengenalan secara dini setiap perubahan fisik dan mental yang terjadi pada remaja sehingga perlu diperhitungkan dalam membina dan mengembangkan remaja. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuknya yang paling mutakhir. atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. Dari sudut pandang ini. putauw.com Globalisasi Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan. dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias. yang maknanya ialah universal. 74 . blue film. perjalanan. sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. Dalam banyak hal. Di sisi lain.tua juga perlu banyak belajar menghadapi perubahan-perubahan dan menemukan cara terbaik untuk menghadapinya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. Agar terhindar dari pengaruh negatif dari era globalisasi maka diharapkan orangtua. Era globalisasi sebagai aspek kemajuan iptek telah membuat segala informasi dan kemajuan dengan cepat tersebar ke segala penjuru dunia tetapi juga penyebaran pola perilaku yang kurang baik (buku porno. Sebab. bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. http://eka-punk. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. ekonomi dan budaya masyarakat. keluarga. pil koplo. ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negaranegara adikuasa. guru dan masyarakat dapat membina remaja dengan baik.blogspot. atau proses sejarah. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis. budaya populer. Ciri globalisasi Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia. investasi. mengusahakan lingkungan hidup yang sebaik – baiknya agar remaja dapat berkembang ke arah yang kita harapkan serta sesuai dengan kehendak dan kemauan anak sendiri tanpa mengikuti pola perilaku yang kurang baik yang sedang berkembang saat ini. Pengertian Kata "globalisasi" diambil dari kata global. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan.

dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO). saat ini. * Para transformasionalis berada di antara para globalis dan tradisionalis. kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya. dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya. dan makanan. literatur. musik. televisi satelit. * Meningkatnya masalah bersama. sebuah kesadaran dan pemahaman baru bahwa dunia adalah satu. misalnya pada bidang lingkungan hidup. Mereka merujuk bahwa kapitalisme telah menjadi sebuah fenomena internasional selama ratusan tahun. Kennedy dan Cohen menyimpulkan bahwa transformasi ini telah membawa kita pada globalisme. terlalu dibesarbesarkan. para globalis tidak memiliki pendapat sama mengenai konsekuensi terhadap proses tersebut. krisis multinasional. Posisi teoritis ini berpendapat bahwa globalisasi seharusnya dipahami sebagai "seperangkat hubungan yang saling berkaitan dengan murni melalui sebuah kekuatan. peningkatan pengaruh perusahaan multinasional. sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda. Apa yang tengah kita alami saat ini hanyalah merupakan tahap lanjutan. Peter Drucker menyebutkan globalisasi sebagai zaman transformasi sosial. terdapat tiga posisi teroritis yang dapat dilihat. film. meskipun demikian. * Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional. * Para tradisionalis tidak percaya bahwa globalisasi tengah terjadi. * Para globalis positif dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab. Sejalan dengan itu. perubahan dan ketidakpastian. dan transmisi berita dan olah raga internasional). * Para globalis pesimis berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan barat (terutama Amerika Serikat) yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan.Hilir mudiknya kapal-kapal pengangkut barang antarnegara menunjukkan keterkaitan antarmanusia di seluruh dunia * Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. jika memang ada. Mereka setuju bahwa pengaruh globalisasi telah sangat dilebih-lebihkan oleh para globalis. [sunting] Teori globalisasi Cochrane dan Pain menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan globalisasi. misalnya dalam bidang fashion. Mereka berpendapat bahwa fenomena ini adalah sebuah mitos semata atau. Mereka percaya bahwa negara-negara dan kebudayaan lokal akan hilang diterpa kebudayaan dan ekonomi global yang homogen. inflasi regional dan lain-lain. yang sebagian 75 . atau evolusi. Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi (antiglobalisasi). mereka juga berpendapat bahwa sangat bodoh jika kita menyangkal keberadaan konsep ini. Namun. Giddens menegaskan bahwa kebanyakan dari kita sadar bahwa sebenarnya diri kita turut ambil bagian dalam sebuah dunia yang harus berubah tanpa terkendali yang ditandai dengan selera dan rasa ketertarikan akan hal sama. dari produksi dan perdagangan kapital. yaitu: * Para globalis percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi nyata terhadap bagaimana orang dan lembaga di seluruh dunia berjalan. serta kenyataan yang mungkin terjadi. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam. * Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi.

Semakin berkembangnya industri dan kebutuhan akan bahan baku serta pasar juga memunculkan berbagai perusahaan multinasional di dunia. terutama ketika hal tersebut negatif atau. Tiongkok. lalu menutupi kekurangan penawaran kain dengan membelinya dari Indonesia. sejak politik pintu terbuka. Kaum muslim membentuk jaringan perdagangan yang antara lain meliputi Jepang.besar tidak terjadi secara langsung". Jepang dianjurkan untuk menghentikan produksi kainnya dan mengalihkan faktor-faktor produksinya untuk memaksimalkan produksi kamera digital. Teori ini menyatakan bahwa suatu negara dengan negara lain saling bergantung dan dapat saling menguntungkan satu sama lainnya. abjad. Fase selanjutnya ditandai dengan eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh bangsa Eropa. dapat dikendalikan. Runtuhnya komunisme seakan memberi pembenaran bahwa kapitalisme adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. Kedua negara dapat melakukan transaksi pertukaran sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimilikinya. Dengan teori ini. Perusahaan multinasional seperti ini tetap menjadi ikon globalisasi hingga saat ini. Persia. kaum pedagang muslim juga menyebarkan nilai-nilai agamanya. India. nilai sosial dan budaya Arab ke warga dunia. Pada saat itu. Padahal interaksi dan globalisasi dalam hubungan antarbangsa di dunia telah ada sejak berabad-abad yang lalu. dan Genoa. perusahaan-perusahaan Eropa membuka berbagai cabangnya di Indonesia. para pedagang dari Tiongkok dan India mulai menelusuri negeri lain baik melalui jalan darat (seperti misalnya jalur sutera) maupun jalan laut untuk berdagang. Venesia. Freeport dan Exxon dari Amerika Serikat. sekat-sekat antarnegara pun mulai kabur. Spanyol. Mereka berpijak pada teori keunggulan komparatif yang dicetuskan oleh David Ricardo. Berkas:Mcdonalds oslo 2. Sejarah globalisasi Banyak sejarawan yang menyebut globalisasi sebagai fenomena di abad ke-20 ini yang dihubungkan dengan bangkitnya ekonomi internasional. 76 . setidaknya. Hal ini didukung pula dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi. benih-benih globalisasi telah tumbuh ketika manusia mulai mengenal perdagangan antarnegeri sekitar tahun 1000 dan 1500 M. Inggris. begitu juga sebaliknya. Bila ditelusuri. pantai Afrika Timur. Unilever dari Belanda. Alhasil. Portugis. Hal ini didukung pula dengan terjadinya revolusi industri yang meningkatkan keterkaitan antarbangsa dunia. Jepang memiliki keunggulan komparatif pada produk kamera digital (mampu mencetak lebih efesien dan bermutu tinggi) sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk kainnya. nama-nama. negara negara di dunia mulai menyediakan diri sebagai pasar yang bebas. dan salah satu bentuknya adalah ketergantungan dalam bidang ekonomi. seperti komputer dan internet. Di Indinesia misalnya.jpg Fenomena berkembangnya perusahaan McDonald di seluroh pelosok dunia menunjukkan telah terjadinya globalisasi Fase selanjutnya ditandai dengan dominasi perdagangan kaum muslim di Asia dan Afrika. dan Belanda adalah pelopor-pelopor eksplorasi ini. Laut Tengah. Fase selanjutnya terus berjalan dan mendapat momentumnya ketika perang dingin berakhir dan komunisme di dunia runtuh. Mereka menyatakan bahwa proses ini bisa dibalik. berkembang pula kolonialisasi di dunia yang membawa pengaruh besar terhadap difusi kebudayaan di dunia. berbagai teknologi mulai ditemukan dan menjadi dasar perkembangan teknologi saat ini. arsitek. Di samping membentuk jaringan dagang. Indonesia. Implikasinya. Reaksi masyarakat Gerakan pro-globalisasi Pendukung globalisasi (sering juga disebut dengan pro-globalisasi) menganggap bahwa globalisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi masyarakat dunia. Saat itu. Misalnya. Malaka. Vietnam. British Petroleum dari Inggris adalah beberapa contohnya.

bukan kepada suatu koperasi atau perusahaan. dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. kemakmuran akan meningkat dan begitu seterusnya. sementara yang lainnya menganggapnya sebagai istilah umum yang mencakup sejumlah gerakan sosial yang berbeda-beda. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global. infrastruktur yang memadai ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. mereka menginginkan dilakukannya kebijakan perdagangan bebas sehingga harga barang-barang dapat ditekan. akibatnya masyarakat negara itu terpaksa mengurangi tingkat konsumsinya. sehingga laju globalisasi akan terhambat dan -. tingkat kemakmuran akan menurun.menurut mereka -. Gerakan antiglobalisasi Antiglobalisasi adalah suatu istilah yang umum digunakan untuk memaparkan sikap politis orang-orang dan kelompok yang menentang perjanjian dagang global dan lembaga-lembaga yang mengatur perdagangan antar negara seperti Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal. "Antiglobalisasi" dianggap oleh sebagian orang sebagai gerakan sosial. Ketika globalisasi ekonomi terjadi. dan banyak lagi penyebab-penyebab lainnya. yang menurut mereka mengikis lingkungan hidup. akibatnya permintaan akan meningkat. hak-hak buruh. Karena permintaan meningkat. orang-orang yang dicap "antiglobalisasi" sering menolak istilah itu. Globalisasi Perekonomian Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan. dunia ketiga. 77 . Karena tingkat kemakmuran menurun. meninggalkan rakyatnya dalam lilitan hutang negara. namun di sisi lain. dan mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai Gerakan Keadilan Global. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif. termasuk konsumsi barang impor. banyak pinjaman yang mereka berikan jatuh ke tangan para diktator yang kemudian menyelewengkan dan tidak menggunakan dana tersebut sebagaimana mestinya. Sebagai hasilnya. kebijakan ini dapat melindungi produksi dalam negeri. hal ini akan meningkatkan biaya produksi barang impor sehingga sulit menembus pasar negara yang dituju. mereka berpendapat bahwa kedua badan tersebut hanya mengontrol dan mengalirkan dana kepada suatu negara. sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik. Hal ini dilakukan baik karena upah buruh yang rendah. tarif bea masuk yang murah. para peserta dipersatukan dalam perlawanan terhadap ekonomi dan sistem perdagangan global saat ini. Namun.Salah satu penghambat utama terjadinya kerjasama diatas adalah adanya larangan-larangan dan kebijakan proteksi dari pemerintah suatu negara.mengurangi tingkat kesejahteraan penduduk dunia. barang dan jasa. Gerakan dari Semua Gerakan atau sejumlah istilah lainnya. batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. dan sebagai akibatnya. Beberapa kelompok pro-globalisme juga mengkritik Bank Dunia dan IMF. Apapun juga maksudnya. Menurut Tanri Abeng. Para proglobalisme tidak setuju akan adanya proteksi dan larangan tersebut. perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut: * Globalisasi produksi. Di satu sisi. kedaulatan nasional. di mana perusahaan berproduksi di berbagai negara. dengan sasaran agar biaya produksi menajdi lebih rendah.

Selain itu. Akibatnya selera masyarakat dunia -baik yang berdomisili di kota ataupun di desa. * Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri.Kehadiran tenaga kerja asing merupakan gejala terjadinya globalisasi tenaga kerja * Globalisasi pembiayaan. Sebagai contoh.menuju pada selera global. Dengan globalisasi maka human movement akan semakin mudah dan bebas. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah memfantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon. yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan. Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi. ketat. * Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri. * Globalisasi Perdagangan. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat. celana jeans levi's. dan fair.media cetak dll. * Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang. Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya. Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif. Thompson mencatat bahwa kaum globalis mengklaim saat ini telah terjadi sebuah intensifikasi secara cepat dalam investasi dan perdagangan internasional. secara nyata perekonomian nasional telah menjadi bagian dari perekonomian global yang ditengarai dengan adanya kekuatan pasar dunia. atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (build-operate-transfer) bersama mitrausaha dari manca negara. Kebaikan globalisasi ekonomi * Produksi global dapat ditingkatkan Pandangan ini sesuai dengan teori 'Keuntungan Komparatif' dari David Ricardo. atau hamburger melanda pasar dimana-mana. antara lain melalui: TV. Misalnya. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien. Sebagai contoh : KFC. * Globalisasi tenaga kerja. * Globalisasi jaringan informasi. seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang. Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi (baik dalam bentuk portofolio ataupun langsung) di semua negara di dunia. 78 .radio. output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat. konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.

Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri.* Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing. maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara. Selain itu. Pada akhirnya. * memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara. Sebaliknya. maka ekspor tidak berkembang. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. Dengan demikian. distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk. apabila suatu negara tidak mampu bersaing. dana ini akan mengalir masuk. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut. Ketika pasar saham sedang meningkat. Sebaliknya. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. termasuk diantaranya aspek budaya. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek 79 . Keburukan globalisasi ekonomi * Menghambat pertumbuhan sektor industri Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. * Sektor keuangan semakin tidak stabil Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. adalah contoh sebuah kebudayaan yang berkembang secara global Globalisasi mempengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat. neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. * Memperburuk neraca pembayaran Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat. ketika harga-harga saham di pasar saham menurun. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Globalisasi kebudayaan Sub-kebudayaan Punk.

* Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism). ilmuwan sosiologi Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya. Namun. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian. * Berkembangnya mode yang berskala global.kejiwaan/psikologis. Pye." 80 . hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan. * Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain. mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang". * Berkembangnya turisme dan pariwisata. wikipedia. perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. • Santrock "Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal. Akibatnya. film dan lain lain. seperti pakaian. seseorang sudah melampaui masa kanak-kanak.com Content Tea Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama. bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Definisi kenakalan remaja menurut para ahli • Kartono. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antarbangsa. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan. namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Ia berada pada masa transisi. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari. yang merupakan subsistem dari kebudayaan.org Kenakalan Remaja Oleh: AsianBrain. 1966 ). yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini ( Lucian W. Pada usia tersebut. Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan * Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional.

atau penolakan terhadap eksistensi anak. Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. 2. 2. tercapainya identitas peran. Kontrol diri yang lemah Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. seperti terlalu memanjakan anak. terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Pertama. Faktor eksternal: 1. Kedua. 81 . Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut. bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja. tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga. Faktor internal: 1. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini. Keluarga Perceraian orangtua. Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja: 1. Teman sebaya yang kurang baik 3. namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya. atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja. tidak memberikan pendidikan agama. Pendidikan yang salah di keluarga pun. Amerika Serikat. Krisis identitas Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua. Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik.Sejak kapan masalah kenakalan remaja mulai disoroti? Masalah kenakalan remaja mulai mendapat perhatian masyarakat secara khusus sejak terbentuknya peradilan untuk anak-anak nakal (juvenile court) pada 1899 di Illinois. Jenis-jenis kenakalan remaja • Penyalahgunaan narkoba • Seks bebas • Tawuran antara pelajar Penyebab terjadinya kenakalan remaja Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal).

com/narkoba 82 . http://www. Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan. Adanya motivasi dari keluarga. 3. 4.anneahira. dan nyaman bagi remaja. Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis. Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul. komunikatif. 5.2. teman sebaya untuk melakukan point pertama. guru.

9:3.5:3  /  !020739..8: 2.9 207:8. -.5. 0307./.2.5 ..9 207:8. 702. .                      ./. /05.0391 907.9...0 .3-039:.3 -07-...:5:3 /.3 05..5.7:8 -0781. 30.8.03.. 5. 2. 507: 203. 503::.9 80091 /./.3 2.8 .7./. 20303..38.7.850 .3 /.3 570.  /.8.  $.8. .850 4-... 702.  !020739.5.8 702. .3702.3 5.

 ./.5:3  /. 9.. 3/4308. 8.. 848.3 80-. 207:5. 4-. /..3 .09 30../.3 702.:39:20232.9: -039: 574-02.3 #02.  3 ...-039:03. 5../..2 .3 18 702..3 90780-:9  9039:3.3 848. 80..3 -.3 0307.7 3. 2.3  . 93/. 50702-.. -.3 702.35:3  /2.3 /7 2070..3 /..3 723 9. 90...2 /7 702. -.3 2070.3203. / 3/4308.3 2.3 9. /. 203.3702..94 /.. /03.9.703.. 8:2-07 /...8.  808 -0-.-./ 010 .5 03.. 3007 3 /.../.914-./.83.380. 702. 07-.. 9. 9: 803/7 80-.38.2 0/:5.3 802..3:8..3. 80.25.3.25. ..79..7.3 93/ 3 90..7 /.3 802...3 3  03.3 2070-.  -07-. /. /:5 -:/.3 84:8-07.7.3 -. -. 3  .802:.202-0725. -8. /.8907.3 40 8.9.3.5. -039: 03.3 702.7 50325.8-:7:-.3 3..848.87-.35..  07-. 20325. /.3 203. -07:5.74-..3. 8.3.38:3 .3 .3-0:25073.7:/2.207:5..3 03.3 07.91 4-.3 2030-.3 203.-.: .3 -0702-..9. 702..3 8:.:.3:8.33... 47. .9070.5:3   ....403820  8.  ./.7.7.3/.8  .848.38:.0/:5. / /:3.8  27.:. /. 802.97.3 .3 202-.8 80.3702.. 507:-./3/4308.7 702. 80-0:23. 9: 8:/. 202-:9:.7:./.8.8 50307:8 -. /.980-.3 / .9  !4./7084 0/:5..3 58448 /... ..9:.7.' !&%&!  '  0825:. 207:. 723.3 702.:..3574-02..9:574-02.8.. 203085708.34-.8.03.3 80.. ..3 90..8 -...2 2..  %. 90703/. /.820  .  :.3 .5.8.8.3.3 -.8 202-. -0702-.3 03..0..850-...9 1030.3 25.

 /:.07/. 5.3-:7:..8 80.7 9.750702-.05. 3:3.7.30307..3.7.9  :8:83. 4-.9/81:3843.-07:5. 5..2 03.3 /.7 .:8 503.7:0-:/..3   .3-. 0 /.3/. 0:.9..7.7.02-.3 057-./.3.3 203/.3 .3 203.7.9.:. .3/.8.7.3/48.3 5. /.. 5.3-.33..3 50309..3 203. 8..3 -.3-07-..3 590 / 07.80-..- 202-07 503//. 80-. ..25.9.91  9072./.3 54891 9073/./.80.3 5079:2-:.. 4:2 ... 0 ..3702.91/. -8./.90344   $02:..9 20307099.3702. -07/..8. :8:83.702.: / 30.    !0702-.3903443 $03.3 /.-.03.  8079./ 502-039:  502-2-3 80. /./.7.3 90: .//./ 543/.9:3. 3. -8.7..8.3 /.73 503..9..5.2.3 -07.3.30..3 -. /2.3.3/03...8 -. 3  8079.8...9.3 .8 /.7 010 010 30..703.  203.8: 8.3 804..9.3 907.73  ..  1907 503.907.3 907/423.7.7 /..  3472.502-039:057-.8.          .3 702.:..'  $.  .5 /03.0:7.-07:5.7.3 -.2.7:83.  . /8.3 3 $079.8 057-.309.31..:5:30-:/.3... ..7 . 702. 9/.3 702. 02.3702.

%#!&$%   $:/.79434    !844 $48....3  .78434   03.  $:2-073907309  995.  03.9.79.3/:3 7.7.!7. #.  .13/40/.79.#30.7.   -/:..   : 3 /.3.79..7..   ..3 #02.30.72  2     !03//.2. ..793  ..3#02.3 0..59..394   $4844 ..

.

47  995. 50/.

.

.7:2. .. 5844 9.7. /  995.3.

.

 8.7-/ .42  995.

.

/ 47/57088 .42  995.

.

42. . .330.7.

  995.74-.3.

.

42  995.0. 5:3 -48549 .

.

42  995.- 47/57088 .

.

. :-- . /         .

3.05.. #02.93. 9..7 9/.703..2.:5:3/903.3. 203.3.803/7 3:3.702..3 702./:5 .2.3.2/72070. ...8. 80:7:2.4-.3/79: 8:.35.3 .:-.9.32.7.3 80503/.9:5079.-0702-.7.3.3...8:5074/0 702..3/0. .8/. 3472.3/..3702.335:38073/.3/..3 507:-..9:2.3.2.3-07.9/.3-07.9.  03.8.8/.33/50703.2.7/. 503.320.3 80-..702.3 /.2.8.7. 03.22.8.3:8. ./.3/5:8.3.8:/.38079.38..380/32:33.380-.7:8/.8.9 :3/..3008.8 /:7../:5  !07:-.5.3802..8.342508 /.75.  - 03./..702.2.32070.22.4-././.3203.9.3 507:-.3/7 2..9:.8.38.9.3:39:/..3 /73.3.807:5/.2/73./ . 8.754.3.9. 805079203.8:.202./:.2..2070.8/780-./: 207./03.99025.320303.3. 1844/.9207:.95.../-.3/0399.7. .254 2034/43 -073..2025:3.9.-.3 /-07503//.2070.9/.9./.. 3.0/:.207..2..747.7..3-07:8.3202//.380-.703.970..3 08.2.9..5:3..-9.7.3-.3702... 08.3/2.9/..3.3:090397.03.39:.9.. 3472..-:-..503.3.3 0:.507-:..3.:2094/.2./.8073./..9.9/.39/..203.:2:23..: /...3702./.3/507-:.723.9  03.05.8047.03/07:3202-:..3.3 47.25.. 8047.80/.2070.207::05..3.9...3 507-:.3 3.3.357-.8:9203.7.3/0.220837..3 3/.0 .9.3.2.3..9/.9702..7./036:03.38073/80-:980-..  #02.3203...:0:9:.3 47..305.5.3.3202-:..8 /.80.507..0/0.8.::52..038/.32032-:.8.3902.90.7../93/..33472.39:.3-07.8.9.:5:320.802:.93/..3/03/.7.3.:.3 3.3./.8.3/.. 0/:.32.9.3.2:32./.3-.32.:. 070./.3848.3.3.8:/.350747.9..3808:./.:9..8..507..2070./.-.7/0399.2070..3/03...9:/9025.38073/84749.380732032-:.5.030036:03. /.8..9: 907.8.2.9-.3::2...80507980-:.2203.702.: :9:.703.3....2.:7 207.3702.8..848..33:3.8.:./05.8.55074/0/:52.8.. .3 :3/.3. :.8.3....3:8:8   $# 03./:...2.8.# #02..82.3 /./...-0704254.0...7.3 08..3/.3. 2...8702.3.52.3/./.3.9.3/.../.. 03..32034.:.9:0../.3203.520325.9 5:8.5-0:22.3-079034424/073  7:8507:-.2070. /.702.5.09..2025:3. !.30/:5.8 08...803/7 803/7 9072.:3 $047.. ./...507:-..9:...3 30.3 58448//.32.8.3/.8.3 -0:2/0./73.2.5. 202-:3:  207.30--08.8.92070...... .3.8.99.7. 03.5.:2:23.9/.3 /06:03.20303.  .3.3:3..../:./   $ 89.3702.7.2-.8.503//.2.8.3 .3702..  $09./....9.9.39/...703..44/036:03../.8-0:2 .3/0.08...9/7.   .39.9 ::2.:8073/80-:9 .3..3/.. . !07-:.97.73472.3-0704254 84.3. ..84047..3.

9.9:8:-:9:7907803/7.2.9.3203.5.9:-039:..3:9.9.3 007..:0742-4.3..30...9:8 .7.:7..3 507-:.8:..9.9:.3503.8:.:2033.3503.9:-039:.3/.3..3:39: 203/.3.:3.3702..9: .3 :.3203:9.7.9.9/-0/.33.3/03.8..3/.3507-:.5.. $:-:9:75030.303.3/507-:.9.9.3.3-079::.2 8:-:9:703.203.420  - $:-:9:74318:..0723.3 50207.  .9.8.9..33. $:-:9:7./..3702.8.5..9.. 507-:.723...3/../.5.303.3702.9.039: -039:507-:.9.3..3702.30--.3.0..38:.3-078..93..2 .380-.:.389.3.:39:203/.

..303..8.:788902.3 80.079.5 897:9:7848.3/73.  !..703.3203025:.8.3503//.0723.25:.9.:9:70 8:..39324-9.183..75..3/.3909.33...503..8:-:9:74318073907.3/...02.../.73.350702-.35.8.3.39.9 4-.59.. .55.3 9/..:202507-.7.9.3702.39.3808:.9898:-.702.../.3-07..03.3.0.8.3.257480850308:.3848.8.8:-:9:7431  03.3./.  03../03.2./.3 5079:2-:.3.307.::590747...503:3./.  0:.3702./.3 709970.3 7....:708025.3574808:8.09.3/:5.  !07-:.3 .7.3 0-:9 0-:9.3..33/...207:5.03/07:3-0747039.7.8:-:9:7723 203.5.30/:5.8:8:-:9:75030.:./.8./..33..3/./.7..93.. 0.89.3.9:0-07./5.32.387 ./..32030.9:-039:../.39079039:/...8.5..3702...907..3702..7.7.7.3/..250702-./.3.3 02.3 8:.3.9.9:39:24-9.8...503.9.38:3/ 2.34-.9.3 :8:8/.0.39/..33.3047.5./.35070.8..39072.83.5../.3702.9:./:702..:7 ./03.8.9./03.8.8.439403.- 9/./05.:39:/.7.3702.207:5.:7  ..08025..0-07.390780/.. !07-:.3 0907-.30--.3 9/.9.89/.9.9 203.33:3.3.3...38:.9:.2.2.380.5./.9.

.70/:5.8/.3/03.04254/.-03..3 702./.08:808../.38. 49.8049..3.749.:203.70..9 3/:89790780-:9  - 03:7:94.5.503.. :2:23.043.  ...5:8.253 203/.3 80-.7//.3 9::...9.3702.-078..7.. 202.3 .3802.3   ..8804.93.2.9 4-.2 2.3./.3:39:20.3   ! !030-.75..9.8:2-07 ./. 3.9804......34-.3 3 -07/.83.3-08.5.3  /.770.3.7.390344   4-9.3/7  2005.3.90.59.9.331472.3 . 203/4743. 500774:510 /8.7/.39.8073/:-:3./.30.8..3-08.7.25::39:203.:3. 03:7:970/03-07 03.8..3 93/.99/.35.83. .5.9/..32.:..02.3:7-.3 -07..9.3 203.3-:/.02:33.323:24-..7.38.8:04254 .3. 207:5.3..7.749..-08.3702.33.5030....:203. 3/:89724/073/8079. .././.3904707943  03.3702.3../.3-:/..5. .3507:.25:202-:.50.313..90780-:9 907:9.7-07-..9..9::.-.59025:7. 503/.8907.792-:-.8.5:8.8.3804.9:03./..208025.3.7/7.9 4-.350309.780-.3.340507:-.3.3-070425480:8.:.. 09/.7. 03:7:9700/2.7/7 /.9.2-039:5030.3.2....32.9::.:..5.380.9.3.. .9/03.3/..8.3/80-.2203..7.-0-07.3203.3848.5..8-./.8.3...38.3723.3 /..

8..80/95:.3702..3.3-07-./.39:..3   !03:3.. !02.3.:/.7..7.393  7.208202./.  09./.50304.3.3 9079039:5.33.354891 .:3./8.3 5.03/.3 5.//..9.49.3.5.3.59/..35..   !03//.39:.320.3:39:2038.3.3.:. 80..3/2.5./.3.3.8..2:.3207:5..3:897:.3..9/92-:...38.80-.3203.39:.3..33..3003/.9907.3/..8.9.3. 5.8..9/03/. -07803.347..80-.330.9 4-.3 2..89:.:/03.7 /03..0.:5:3.2.7..3-.30..3..3.9: 503:3..8702.3.8..3503//.8./17:897..9.  .8./03.3.3 503.47.33.380-.2025:3..8.-.-078.3./.507-:.8..8.9./2.3.3/..3 $0-..3-.9/.3..3 ..95020739.5.9: . 2070...88073907..39075..3808:.393./03.0.39047 09:7:3.3 -07.7.3-.3202507:7:.8 8.340-0-07..3..33-07804.24/.2./03..  5..8/./50740.9...3805:9.5.3.3.203:9909. 202-.9::..-.9::.39:..33.3-03..3.35:.9:5.07.3: $073. 070.:..3.3.507-078.3-:/./03.2..0. .39:2070..9: 9:.3/7:2.9:-.902./.9-.-039: 0.3-07:...3.39: 507:/57.3 .03.912. 2.9. 17:897.3.3.-07:8.3802.-.3.703...//:3. 3:3.9.97.3.8 2.202-././ 03:7:9$.3./.3..3.39: 202-07.3/.8.75....5..-07-..33..5-. %039.9/.7.9907./03. 80..39079039:90780-:9 !.: .72. $0-.35.3.3702.3./.300.3..02:/.33.5.20303.3/.47.2.750309..2070..2.8.8/..3 703/.39079039:5:. 03.9 907.:-.3/.3.8. 8.3203.7..3-07.25: 20203:3.909..47.../.32.58.9.3. .:5:347../.202-.33.. 207:5.3./... 7.0803.9.38.-.3.47./.3/.39:.  7.3 808:.0.3. .2025:3..9. .5.3-07.24%07.9.:.38./49.20.3933..:9:7. .3 907-./7:2..92-:17:897.3 .7.  .3-07:.8. 0..3-072.9202902.9..503079.32:3302:/.3.05..3:7:8.:. 07.3...302:/.392-:..8.39:35. 8702..3.350393:39:203.//.90780-:9 8.3..9..3.9....3.902.30.3.3702.  0-.7. 809025..2025:3.80.73./:5..3503/.39/...39../.-.3/.:.30803. 202:7:8.5. .3..804.3.9 .7.3. -:./.3808:.9.207:5.2.:!4.90..59/.8 5..702.2025741089079039:.3..9.-. .39.00.3...3. 042543.38702.3-072:9: $0..2.3  507.8907803/7 .33907.90780-:9 909.3 803.39/..20...847./.7:8.2.907.804.79039..304342.30.3/..:9/..3.3. .7.39:.39:..7.7:.4-.3 80.9/.3-07. /./.8.9::. . 702...330.35.9.50...9 47.3.7/2. -0-.9..3033. .3.380/.3:.300.3828843  .5.33-:.3./05.8 203:9003/.339/.. 909./05..3.3..390.39./..37..  .8073.2.3/.7./0.0.3 2032-:.:9.7503//.9.2.93.3503.9:-039:57089.920250740503//../.35..0.8.39.3.3 202.03.3/.22.:3..3/.803.3.2:3 .3.913..32032-:..843.:/3.3:7./.3/ 804. 802: 81.2. -08. 47.3 -07:8.203008.39:.-0-07.907/47437.3.3804.3./.7..32:335:8. 5..3..9...702.-0-07.7:902.  !03. 5.3203.72.7-0..3202-07.749 4-.5.73.39:. .5.3 /./.  0 03:7:9 &99..7..3.3.3805072.3 902.3..39:.3 92-:3..347.3702.8 9/.3808:.3.3..3.

3 070..8.9: -039:5.8:...9/. 070./. %3/.02.3//.:  -.9-:8 /.02:/.703..3 -.9::.3203.38..9  5.03/.3....330.8.3.3-07.3 .7 -.8 31472.3:39:2034.57 9.5:.3 503079.8.7./.8.7 !03079.838./..702.97..9-07.:39:203..3-0-..8.:3.3.33:3./03.25.8073203. 805079..3.3 /507:3.3 8..3.2.5.8802.3./4743..3803380. %3/.8:/..39.5.3-078.9..3:7.702.3 !..03.703.7.35:3:.9/03.98207:5..3.38073/..39/.502.9809.3902..3.3.9..7.3/7//.2.7.:3./.33.3.3.3 8.7.3/.5.3802.7.8.3.8/.3..9/50740/03.35.:7 207:8.-:380-.7 80-. 207:5.8./ 5078..3073.8..9..:0-2:/.347.33.70-.8.9203./.3. ./.35.380390780-:980..3 .5702.02.3.3.9.39/..2.8.3:39:203.35.3.8.3...3503. $.72025:3.9.3907:8-07.8038.9: .35.8.35.9..9.3503079..5.988.:47.3808:.820/./9:2-:.3/.. 2.803/7 80735:. 80-.3:2:2 /5./. 81.30. .3 02.:39:2025:3..5.3.3.05. .3.8.2.5.702.9 #02..3.3 03.3:39:203/.92032-:.9:/.3. .5.:8.983 907::///.39.349.3.:808:.33..39../.23.-039: 203.3 03/.3 .:5:3.2:3  80-.3..702.2  0.7.2070.7.:7  .8-0.3/.907...9.89.9-07-0/.0.5.3-070-...93.38..75.39/..8..4....87.7 203...7..32..7:.:2:3.38.7.35..:403:3..:.:. 03.7090..7.3.3.3.3805072./03.3/.9.702...39/.73.3203.2.03/..5.747.90707:2:8 %07808.3:.39:./. .9.  - $.8.:05.3702..3  202-:7:032. 23:223:2.3202-.207.03/.3 .3  9.9202-.39:.8.8.307.800/...380739/.7.2070.3.38:380.25.5...80.2.042543./03.3907.5./.3.307.3 5:.4-..9..38..2-039: 50.22.3 .209/. 30-:99.7 3../. 3.5..33...39039.202-07..380-.3-.7.9075.3.3/.307..9. !.308.3/.. ::7.3 8.8 4-. 0.390..-2070.5.9 3.307.203:993/.3:.2070.-.8.03/07:3.30.33.3:7..3.5.8.32. ..3/03.5.83.././.  0..3702.7.5..../.0-.3/0.4-.   $ $$#!#$ .3.93 0-0-..20250/:.5. 73.9:-039: 038.7.7.3-.3.3 5.3/.7/. .9.7 20. 03/..//809.9-.3 /. 20303.380-.5.808:.3..3..30.380.3/.3.35. 5.7..7507.3.3. $0-. 2.8 4-.8.380507..3.3-07./03..5./.3/.3.9.93..35:.8.98702.3.90708./-4748 9/.3 203:.:.33.:3.5..3.:22:/.3/-07../.808047..20781.2.3:. /.9-07.:/-07.///.8.3.31:790.9.3.:17:89.:.202-4748.32..7.5.203.7.3702.9.9.:.9:2:2 5.3 /.3909.-.50302-..203:9./:5.838:/..9. 9: /.3.3/.9/.32.8...2.3.35.:.38:3/.:8:/.9.5. /./-07503.73..3.99/..:20-.923:2..3/50740   !07.:203.9 9025.38../.3.203.7.7./7.9.3/9025..9   &.8.9.39:.-:3-:.8.3/03..:.5803-07-.7.3.35:9:8804.9/3/.3:39:2038.93.3-07.3./.39/..33-.8.22.8.897088.7....  .3/.918702.7.3 &....-/.3.3.  :3...3.9.9   ...702..73..3. !07.2.:.202...33.3907./.3808:3:3.83.380-. 0-:9:./....89/.3 /:25.9/.7.9  !02-07.25: /2..5.7038 %/.:.3.8.703.8.203.20303.7.3 3..3 2087.

..:9/.7909.9.3.:.-..9.:702.203:9..3 43974848.2../.  !03/:/://08.3 907/7/...57043428 202-:.3/07747 /. ....3.3/03. .8 28.7.9 24-9.:5:301091/.7 .3..32:3.2-:/.9:8509.80-.9 2.. .0:.2:/.3 7.04342.7.  1 !02:.307:9039.7..3.3/.3 203:3.3/.793/.3.7.349.907.3/7/.323:2.3:3.3/7/03.-07579039..2. ./03.:5079.3-07-. 3:3.2.2.-:/. .907-03/:380732030-..34315. 803.380..3:7.30:.907-039:0-.3.8.3.30- 203/0.354.3.3702.3:39:20339009:.3:39:907-.-.3 . 97.3/.3507.-07/.7 303.2.3:2:23.39/..7.93.:2:23..7.4-..70907.8073/80-:91.-07/.5.3.3 203.2..9.80.7-07-. 0:.3/ 2...907/7/.-. :2:23..9 0-.502-.8.3/. 0507. ..9./.317:89.7:97.203.8::-./.33.8..38..3390381 .5 7. 8. -03/.3 808/.59.2:-:3.203:3.7-07-.39/.39034424/073 :8./3202-.93.  / 09/...50303.2-. /08.380.3.8 4-. 2005.35079:..2:.7.3 93/.9:2. 90344802.50..9/.3.2-:/. ..3.38./.3-:/. -0/.7....3//.702./03.393202:33..320.-0. 203...3539.3.2. 9. $92:.//.3907.3848.90. %2-:507-0/. 2.9 4-.3/..702.3.-:/.3  0 !07.3..39:.7.2.907.0:.3..7.../0.8047. .4-.:203.330..8.3043.3-07-0/.  - .220...990347.8.:.98.25:..7805079...3828-:/.8.3503.907/.8.3:39:37:.2. 2434:9:7.3 3./:5/. ..3./903..3:7-. .3.904254.3/9:7:3../.3 29. 3/4308.702.7/:3.38.8..:5:3.35. -:/. 903.9:/.:2.. 9.3:...947 1. 4-9.3202-07.7.50/08. :39:5079.8. 2:9:97.3080.9:8848.3-08.8.3/. ./03.8..  !03/:/:50749.547.3..28.3/3...07.8.3702..4-.3.-0789..//../.3./. 024843.3203/0.80/.907.3024843. 500774:5 5..3 057-..349.3.3503..7 .3202./8079.8.3202503.2.207..75072..:..8-:/..3.8  07-0/.5 /.71.:.3  043..2:/..9. 49.947-:/.3..50749.3-03/.3/:897.20.3/.7..3.3/79.380-.9/08..947848...9.3:39: 2005.8.80-..3.33.07..7.///08.3..9.8:920-.20/:5..2.9.7./.4-.354.33.3 /03.8. ..3-:/.:.3828-:/.-07572../.5.-.8/.5203/.5..3.93.7.8.79.38.7.33.95.8.3/7/.2:8..:39:9/..   .702.7... 89.3.3:..3//.8/.907:9..: 97.7.::544/.3.. /49.5.03.5/.... /03...32.9.7.3 93/.3 502:./././03.38.23:3.2.907:9..9.3.803.9/49.73:3.702.0:.:2:23.374 74/.90/.2 97.7.:2:23.3-0702-.92032-:.-.3508.9.3-08...8.7.3507..9078920...947848.3-08..9 !078.7-039: 8..3303024..05./..357-.2-:/.:8.38085..3-:/.39/.3/73.320..3.:3897:8 4-807.924/073  %03442.8.03/07:3.8.207.2..3203:.7..39:3..3.-..203072.8.947848.3 -:/./7803/7 3. 808:..:.-:/.39.90...5.2.3   % # % #$ $&$%# # .. 8079.3/780..-07033.:  .805079502:.-07.3../.91.3828303024...7.3-:/..703.35079:.507.

35.80-.5:8..  89:.3 .9232.7.8:/.3 0:.503079./.2039.547.305.8907.91:3/.7.320303..2.8. 47.3.9840/.39:..7./.0-:.3.3.3..347091  0 0:.203// 203..703./..7..3-0781.3 057-.3/507403.3.3.7.2502-039:./.2. :7..9503//.3 50302:.2 0:.33.2-.-07.709039:...47.347..8.3  .  !07.2025:3.47.3/8347.3-07.0:.357207/././.3/50740 702.:39:/:5//.38.2.907:9.20/:5.3-2-3. -07:/ 5:...3 2025074050302:.3./.208:9.7.3-07.3/.32. 702. 8.3 47. 202-:.39.././5.33..3702.39:.7.3057-.-07507..2. 0:.3828-:/.5:8.90903. 14.3.3/:53.33...3 20302:17:89.38:3....22.39:.25:20203:0-:9:.22025079.5.-07..80-.308./.9..33:3./-08..3503//.   %!$&%& #%&..3503..30-:9:.02-.3.7.8./.828-:/..0:.3/.803.3:.3 024843....703.207:5..:  ...:39:-07-:.3 -0..3./03.7/.807320325.3202-2-3 702..907.0:.9.5-:/.3702.3. 42:3.357..0/:.8/.9..3.9.7.3203.    7.92070.5:8.2 14../..39:...3.5.8. :7. 0:.593. 702.32.2.3 ..702.3.2.3  %7.3...75..   &!!!&!#&# # 0:.7..3 0724/.39:.:907.3.3.: 9.. 1 057-.3 503.3203. 0-:9:.9  - 0:.9 47.3/:53.39:...702.78::.39:.39:30.0...0..80-.2.2.7.3 -0702-..3/.4 -070.7.3.3.28.7..3:39:203/.3.3/:5/.39:.39:.3 -07-0/./. / %7.8073 47.2.30:.3.3702..7.. 8073 ./.9/.

5/7.:/..3. $04.35.57./.3.3507:-.3803-:/.33.3 .52.92.2033..  / 03.3::7 :39:  ./.7.0.7507..3/.9.3/. 4.9./.328.702.3 0-..808:./.2070..507:-.7.820303.27.3./../.802483. /.702.87/.39.9.8./..:7507..9:31472.3:-:3.39:.7:-:7:.:.8079.9 202-039:0-.&# 7.3.0-.342:3.9.3./..3-:/50079...3185..7.25.80-..3.  0 03.3808:.8.5 08..8..8.25.88./..5.2032-.3 .3.7.87 /9.3/./. 203.7.8.9:7.303/078079.39:...2-.5:8.2/73.3-.:..2025078..8./..3 507:-.3.3503. 2.3..3..80-.3. 03.8.902.3 203.507.3  0907.7.  203.9   !#$ # .35072. .3.3.702.8.20:..9. 70.8.3/7:39:20303.33:3..507:-.2 202-2-3.3 .  - 03.507:-.3..8.50309.8... 03.354891 202-07.8079.3.3.3.347./.3..203...0-/0.3.907./ 2.///.3907.2203.30248702.8 0..9503//.3.9 .  .39.3.59.3  1 .7..

.7 /03.91 / !747..3702./.9 -0742:3.3 3:3./.:39:203.7702.9/.9702.8/.:.7/73.909.3/03..-07-0/.3397.3..91/.3/.7./.20/:5.507:/5079:3.3003/.8502:/.3.:2702.5.5.9.9-0702-.7.803...2-0.3/.803/7803...803.357.3.9 ..38.  !#$#%# &8. 49.5.2804./..8079. 202-.79073/.3/3.  .380.850307:8 .3.:47.3.8702..9/.9.702..380. .380-.3804.3/:5.39079.359090. 2..702.7203.7.5-07/.5030-..7.7203.7/..803/79.: 0.3.318/...-0.2202-3..:.7.33.3/3.7.980.38079.7.9.9 . 9::7:507:/.7.8..  - 3:3.5.880-.5.547.:.39:..3:39:20.:.92-:/..-0.5..380.388...8.3.3-./.8.38.2880-./.32039.9/./3.8.8702.707./03.3./.8.3902..3 .32.3-.3-072.8.3/.. -..702.3.5..3. 203:954.8. 0803.3. .98...788./: -07.2.9848.7./.5.9..9203:9-07-.9..39 /.5507:-.7503..3 20302-.. /.3./.3!.9.8./50740 503.9202-07.39:.302.05...354.33.-:  8.3 -.202-:.3-. 4.3502.7/../: 0....3.890780-:9    %/.354891/.320302:.89..28/.7:30.:8:89039.../..30..2:.8..:7:0780../03.38.3 02..3/3.3702.38.5.33. 507.9.288079.808:.907503.3/.990780-.9203:3.7803.357..9 9079-8079.:39:203.39..9.347.35.7.: 08:9...907-039:57-.. 907-.247..803.50/:5.59.380..507:-.507.3.3. ..7:40 .82.3202.8/.507:/.3:7.0-07..380-.33.32.70/:5.220..8.8.23.7.  %.33.3 /3.9:5..7080.2.8.3..:39:2.8.3.3.7..8-0.:7:07/./.9203.31472..3 .9203..3 9.38.3-078 80.53/.88.330..8.7/.8.33:3. :7:/..59.3/ 2.4-.30.3/-2-340438:9.05.8/03.9-0.809.9 18 2039./03.7.340 .:0./:803.0307.3/..702. -::54734 -:012 5454 5:9.2 47../.9/.7./3809.39.2.3.3/..3.3./5.30-07.5.5.7:3.7.357.32.. :8. 8.5.  7..3.370.../804.//.7.4-.9..3..703. 078./.59. 702.91/.:.503:7:/:3.4:7:/03.9202-3.3-0702-.9.. 203:8..  0:.3/507:.8.350702-..5.7: 909.7.3-.47./.3.0.9039.53.:.3 902.507./05. -0/. ...380/.9:507:.93   995.. 2.2./ 804./.5.3../.7.3:7.350303.3 9:.3907.7. .2/...88...9/.2.5507:-.7.-:/.5./.3./. 2.329./.3-07-..33:3.3-0.-0.3 .8/ !.3..5.28 :7:.3 507:-..8 8.3 0897. 503.5:.3/.703.9:7.9907.3 .9075.85002.9.9.39075.:.8.. /507:./.

.

5:3 -48549 .0.42       .

2.9.78:/:95.3.3907.330.9..320.. .397..39.9.35.:574808...880-.39:3.3202.3.93 9.9.73.20.3-07-0/./ /02...38..9./.5.33:3.9. /.3507/.7:907.4-.820 80-:.3 $0-..8.9..3 .39:3/.3503.90789.72.87043.3/.-8.7.2..98.84-./80:7:/:3.8/ /:3.3/.5..9.078.32:93.3..2438057:..31.8.3203.8.3.2.8.8 507./.3-07..33907309203:3:.90703/.3 -:/.89. 2.3 8079.80-03.80-:..3 -.9: !0702-.330.3. 28.7..703... 28./80:7:/:3...32:9.8802.8.. /..32.3:8.339073.80:7:-.2 900.3/.57. 4-.38.3/03.3/9./8.30907..8.9.93..0-. ./03..3202:-:3.7.7907.3/03.8 -./:3.94-.3..2.309/..3805079-:/.3/. 473/013943 803.3/423.247/%7.3/..9./.8.3802.38073/5079:.3.9. 507:-. 30.3.847.88.98.8.3-039: -039:3907.3/.7..8../.3-.8803.9..32.32.9:8..-/.7/013807..4-..33 4-.7.3/.7.18 04342/. 30.8047.38.3-./.207.39:3 80-.089.3 -/.:.820/.: 08..37.3502.843.8  4-.843 907.39.802.32.3 .304342/:3./. .3:9-.0/:.3-:/../.3.09079.38./.2...2- -.320..3   0330//...2 -039:3.9.39/..5-/.29:7820202:33.843.80-.1034203.7..20.3.730.9:.33.843..7882.3-.8.3.3-.2-/.. 803.2.9:7:9./03.7.91.3.8. 30.8..3.80-:..3 ..943 %    !033. 8.2.4-. ./.3202-.3-.3.20.2-:/.3 3.3/.:57480880.3-0702-..:.507.7.3.39073..9.2.8:.3  .53. ./:./.7:8-07:-.3203.203.3  .843.:50702-.82025:3.7.30.8  12 2:8 /.7.3 20::/.9/.340320325:.//:3.3.3.3-07-0/...3-07:7.900.5740.7 0.8 -.7.35.2-/.7.:3.3./:3.9/.3..: 507/.7.8.9..9.7-:/. 2.3-..5.:50707.9/.2.93.8.8-0:2 202/0138.7.34 0889038/03.4-.8.3..89.8073 203:3..89./.3 30.9: //038 2030.381472. 4-.03.38.7. .503.-.88.9:7 /.8.7:20303.7:-08.25:-078..907.203.3 8007.3..3/. 907:9.280-:.3574/:804342/30./. -..9.9 203438:28/.5.3.35033.9.3.2.3 /:3.8..830..3./0 7.203:3:..5.8.   !03079..7:.39.. 31.34.3.545:07 /..330./.3 39073.08.2.3:8.7...3    033.389.7-.7-.8./-.8./.3 9.843.3.8.9:574808 848.3/.7.7. 802039.4-.5. 4-.3-.202-..8  07:93-0-07..7.33./79.3..:7.7.9..8.3:.9.3 $0-.3 /.2.5..7/.3.47.3/:5 788 2:93.8   ./.42:3./.88:..9   88.3.3/:8:34030..35.8. 907.8-07.80.75079:2-:.7..3503.32025.0.8390.88.3/.4-.30907.    !.2..3-.3 803.30/:5.8..7.  72:/3.7.2.9.3 20303/.3.-07/.89/..9./..33.9:9..909 /.7.72.3 2039...30907..8.3-.39.79.97.   74-.8.9..05.-.320/.-. 5033.. 30.3-07503.59..3 0./.3828-079. 907./.-078.8/.8 -.550704342.8..   !07:-.320337.7.7:-./.8:9:7.2-.93.3..3/.7: 507:8.7.8.3/.5.: -.3805079 90054303.3.3./.47.9:30./.33907.03/07:3-07503./:3.

3.90780-:980-03.2948802.8.9-.. 80.8./.:5:3 .7.203:3:.:3 /.50/.7.207::-.2.. 3.3 .7.80.5.4-.3-07..3.3..:/-08.38.-07503/.2030:8:73007.4-.8.3 /:-:3.3.3203.3/.70.3.8.-039:503..9./.7..3 802..8  .4:83/:897.3/03.3202.   .2.3 //::35:.38:3 070.380-.8507..3405.-0.:22:82202-039:.-..2.7./.3/./.4-..9...7..83 .80:2.39.7.-039:-:/..843. 8. !.3..90.397./43.:.848....8 .20...30/.3 %434  '093..342403/.34 !479:8 378 /.2..39: !09077:.1034203.2:.8.203.5748083-8./.:22:82/8.9./.3203. !078.  .97..: 809/..32.59.7.4-.3./03.880-.8.4-./843.3 3.8/:3.-07503/./0  3.7 -08...9.8-07.5 .8    !. 3.39.8/.32033.7-.9/03/.703./ 070.7.80-:.7.3-.9 .8.4-.3/.8 .203.3205:905...:80-:..3-079.3  070.3.8.3 070.:78:907.39.907.%2:7 ./.8.9../8484 5 034203./843./80.4-.3.39.9/:3.2.507.-.9.207:5.3.3 ./.4-.3/.9:   !.8903. .//:3.79/.5/03.72070.  $5.3/423.7%434/. 30.34-...30.3.8/..9:8.30907.3 ./.9 907:9.3-..9:2-:09.3 034..    !.8080./.7574/:8/.  907:9.-0702-.397. /.. 3..9.7.2 3/4308.99: 5.3438053 !488 9047983-07503/..0-07./-.7 -08./03.9-.3/.854891/.3 9407.:0.3.3-03..33/..0434239073.80..32:7320....90780-:930.39..7890 3.:9:39:-07/.30-:/..850828-07503/.8.-.3438:28.3.3907..2..8080..2.7./ $0..3:93.393.38..:250/.-.8./5./.890.-08.9.3202-039: 04254:39:203039.3.7:83.1034203. 5.3..7..809:: -. .7.9.3./.7.8.8.: .8  .3.9.507/.8./03..3-:/./..8..7..3-.381472.34592898203./..   8:393(%0474-.33. '0308.3/.7.80.3 -08.3..907.9 ./.3/.8507/.203.3:93.5.890.91.3043424-.3.3!.507:8.//80:7450484/:3.5.97.3/9075..3:3.7:4-.3202 4380:0383..9./.1034203.2..8 907/.8..3.3 90.:3 5.9 :-:3.8.3/03.8.79..03.8./.50702-.3 0-07.30.3507/.5-./. /90:8:7 -03 -034-.59.3.09.072030-:9.3.340-.2:3 2070../80-:.47./.3  . /:3..43../9.8. 907.3.9 80507928.5...3/../3.7.../03.843..3.8  4.317.9 80-.2.80-:.302-.2.7.82090../9.4:8 /.3/03.7.2.7.3-.-.808:. 54889074798.02:/.4-.8.3.3.3:9.342403 2085:3/02.:9%03.507.5. $07..91.394-.907.2:-:3.. . :..7.8 070.39073.9:.0:. 0-:/..5.73.3-.880.8 /.9.99.8.3/.7.202.17.33.8.34-.745.3.8./...3 ..5.32030-:94-.80507..3907.-.32:82:.39.38.9.9-.308547.504547 50454708547.20303.3  07.381472.9..7..3-.3.80-:./ .5.28.8848..3903.3507/.503.9 -.3-.93.4-.4-.-07.9.207..3/.34-.843. 2.20303.3:8.9/0- 0-.34-.34.-   !.29:/...880-.39.32030.4-./3.. 30. /. 2:.8.2030-.3.32:33907. 3/./.73.89/./ .-.7.98.73007809.3.9/..7/5072:.557480890780-:9    !.5.5..1034203.../80:7:/:3.89/.3  $.7.-07.8.4380:038907.73.: .907.3907.3 5..280-..7.9-4/4..4-. 202503/.3   $0..253202-039:.

3.3574 4-.9:09.8  !03/::34-.304342 0/:.3 903448./.3..343/..7.28.9 30..9:9075.703.8..730.809::.390473 05. -07503/.3203.8080./.07/.3 /.... -.   $.390780-:9 2070.3.32547  803.3.907:8-07.8.8/.8:.:203:9:50:7.//:3.3 203:39:3.3-.9072.30.31..2:7.3-.92033.//./.:8079..3/9:: !.7.-.574/:.3203/.3507/.9 02.843. 03.8 8073:.3/.91.3..3.574 4-.  070.3043422.8:920302-:85.9:30. !07:8./ 3/4308.7:-08.3/.   $02. 25.35:.3/.20379.3.32033.750702-.23007 3.93 805079425:907/./902:. 203:7.3.. 05.39/.5:32:./.5.8./.3425..38..3//::3 5:.7:39: #:39:3..503..8.:.3203.-.7. 80..../.7.3202-.397.33..5./.3.3 0:3:.7.2..3/.7.7.8:.9/:3.947574/:83..7.507239.3 /.7.32033.9:4507./.820.220::/.39034442:3.7/4 %047 3203.8.5.3..2 -/.9/.3./9.85079:.3-.3 2070..7..9 80.9 080..8.3 -.9:88 0-.8.947.0907..350702-...38.3203..9242039:23.8 203.7.8.39.3425.2.920.39:3..3503.93.5.9:30.5.9 .8. %   .3425..33/.2:../ 434-... .8./.-07.7..29.7.3.3/33-07.8.5.. 2...302:/./.98.7.7.5203.3.3:7.3:2:2/:3.3/..7.38.3 /03.7.30.91 5.2020:3:.9:89..443.93   .7.9-..5.3-07-.8209/..9:9.3.0-010803/.3503/:/:/:3.3203. 574/:8-.3.80-.04254574 4-. 798!09740:2 /.3907.8.3.3574/:8.93.90780-:980-.907.-0-07.20343974/..:507:8..3:93.8803.-. 507:8.9.574908/.304254...730.9  07.3/..3 /./.35.8 .3../.   07.3507.3..907.7:.340.2.8!07/.20893.3-.3574908/.7.9 02.8:.330.3.507.207. .3:3.2:7.3.82.39.38.43943.202-:.3:39:202. 53.93..2.3/23.73/4308.3 2033.-..25:203.07.8.7.0-..3/:897/.3/:3.8 80.33.3808:././.3 507:8..3907-.3/780-.39.902.-..380-.3..30-.90470:3:.3:9.33.393.38.09.8.3. /.7.302-.8.3 2030003..3-0-.39:3/. 8:.2.3 ./.5. -:.3/.9.37.2-.7.:..8./:3.3203:7:3 .8. -07-...5.9:503.7.574/:.7.7.8050793909.903442:.805079 7.2:7.83..3202-07502-03.8/.30-:9:.. 3/308..5.3-072:9:93 802039.5/1:80-:/.3.3.-:7   #0.20333..9.70. 202:3.3.32:93.2-.3 47.93././9..7.2030/..507239.05.7.8.8.7907.8./#../.9.3/..0/:.3.9:7507/./3.:.3574/:8..8:.3.3202-03./.3-07..3/.//:3.3:39:203039.38.203:7.3.3745.9438:283.730..3-0702-...3.7.5.394-./9.3080.3-09:80907:83./03.507:8. 4-.09:8.3/. 7005479/..7./03.342:3820//:3.820:..32:93..33907309 !.3/.75020739.203:3.3.393.83.3.3/./80-:9/03.8.3/.8. 8.9 203/:3574/:8/./...9 &30.207.907.3  .42:382080.3-0-.7.8:438:28-. 93.55498 47.9 ..3080.32033..7..3574 4-.2:7..3./..33./.:4-. -09::.397. 02-.3.5.9/90. 549539:907-:.7.843.8 ..82...3203:7:3 .34-..93.83.8  394-.3 $0-.$07.330..33.59. /.947 1..32020:3:.7.7.3-.-075..2.09.99: -0702-. :39:202..9:8.3 203:7:92070..305.3203039..7. .7207.703.7-.390780-:9.8.907.915.-07-.. 3/4308.  2033./.3:3.302.33.9/.3//:3.2:3/88.9:-039:3.3.7 /.  30..5-.8.385479.-.32070.3425. 8.../..8 //:3.7378.38../03.   0-07.7.8.9.8.5.32547803.3 .91.9:30.

.80-.8.9.8.3. !07:8.508079.3/02.350307.80.32:7.3..:. -0/.8 -.7.3/:5 .3203..342:3.3 9073907.71 03..7/2.7.203./50740 /.897:9:7.   4-.7:824/..33.30./ -.3/..34-.8. /.9.3.2-/.:8..3907.843.2507.9:5.4394 !%%042/.07.:.32:/../80:7:/:3.8/03.8.3.3 8.3:1.3-07/428/49.:2:2.843..390344 .3503.8.3  /2.30.:.739073.8502-.9.5.3203.7.3 /.2 :8.7.. /:3..88:. 802039./..3.5.30..8.8.808:39:20250740 53.7.780:7:/:3.2 -039: -039:-07:9   4-..83./8./5078.7.:%' 7.880732034.3 ..3.50:..3.3-.9.9.2.7.90 97.7..3703/.07.703.2.33.3.3.3/:3./4.:./3.89./03.8./.8!0704342.8:.2..3. 8 .05. 8007.2-..0.39.-:7/.7.2..507:8./0-703/./4 20/.2030-:9/72070.8.32.9:5748080..5.:90.394-..:5. -.2038 3:3.34-.5.3 03.8..30. % -:/ 4507.3 -07-0/.:./.31. 805079503:3.82.8.388902507/.7. 574/: 574/:4-.. 5030-.34-.2.331472.30.4-.7903. .3.380..850704342.8.9..850704342.9.907.304342/.05. $0-.8.3.7-./.33.//.73.9.3.3903.9/:3.3/.9.380:7:-.:39:-..2..4-.8.9.8.3/.8574/:8 /2.7/42089   03:7:9%.8.25.34-..7.3207:5.35.3.9.3 20.- 5030-..35.:5:3.8007..9./03..:580:2..843.07..804342907.7.7.202503../802..3 9..307.8:3.54080-..3.3.9.3203.3.31.503. 394-.-.25:202.3549.38107 -078.73..:80:2.:2.3900543 .9.7.9 09.07.-:7: .2025:3..3 203.8..3202..9:74-.9:30.2.331472.202-:.8.3/.32:/.089..8.8 -.0/..02039./.-:7: 0/. . 2...02.9.3.3-0-.3 47. 4-.8    4-... 2021.39.3-.3507/. 5.-0.730./.:5:3//08.93.. /.339073..3203.350704342.7.343/:81 :3.380-../.9: /.:.39..09.8907947.3/.. 9.739.7574/:/..73.98:.9..8.3848.8..2.4394 .//:3.31..8.89.3802..33.8903.3 507/.8/.850704342.2-.3/.7$02:.   0.203.8.3 .9./.730.574/:8203.. $0-..388902502-.3802.3802..30..07.9.   .3 .//:3.82.3 8.3-07574/:8/-07-./..843.. 30.8.3/.30.347.7.3903.07.3.703.8 .2 300705..35078.    4-.3848..804342.8.7. /03.339073..72.34-.5.8903.8./...7.39490.38:.3.. 4-.8/.3-07-.9:30.3907.7.703.7   .9.2-039:54794144.83. -.2-:3.50:.3.9.32070.8. 203::5.83207:5.:5:3..2-:70720.2:3 47.3/8.35..3. /.0.-0702-.3  4-.07.9.3907:://.3. 297.808:. 07./.3203:7:92070.. 202.3.07.2.33439.   09..3802..:-:7:./.33.38. 30.39:20:.5:8.3.8..7..9:..390.043423..843..324.33.8.2202507:..3/.39.8.93 ..4250991 80-..89.9 /.3.. 5.3/03./.2-039:503:7:3./ 03.3 907. .8.9  4-.3.3-.7/.74-.9:.9:0:.:20./7.3.7.3.8:/3.70-07-.3202-:.8.9 203/. 07.9....7.7..504342/.3 0907. -.9.5:3:.   4-.389.3-.8!07/..5:8.718079.2202507-.0- 8:.3 !07:8.53./.7.0.354.32.7.71-0.8.30.37-03 507::/..:!%..80-.7:8.    4-.09...8. 317.157410843.32.38:3 / 802:.

/-.7.3.5.3438:2032025:3.3/.9 $0.7.23007  !07/.30-.3:93..73007 ./..3.2..5.-079.7 .9-.. 30.7.32. 9/..7.7.33/.3.9/././42089 !07:8.3 2.3 0--0-..3.24/.843.3.3 507/. 30.9202-.3    030/.30-703/.73007907:9.3  !.339073.30--.393/:897 03..3/.-0702-.750704342./..3:3..2.3.9202507400--. .5.3 31.7/.9./.32:93.7. 30./.7.8.8.8079.3.7...3 -.3907:9. $0.2.73.34-.3 8.3.34-..7.92033.3 /-:9:.73007.380.54030.9/93.3.8.8.3-.7.3/.2-.34-.3.7.8202:33.3809473/:897 /42089./#.30.3/.30...3  4-./32./..3/..3.8.8 !0702-./..9. 8.9.3.2.9    02507-:7:307...38.8/.73007..304342  !02-.3.3.  4/..8.3/903.3/02.5. 203:3.20207:..95079:2-:.3903..3/:897 3/:897.:0-:.3202.-0702-.5907:9.089.9/..7.3.7.8202:33.880..7.3 10-:7:..5.3.7: -0702-.35.9202507-:7: 43/8307./02-.3809473/:897  $..5.3507/.3-07-./.92032..3    033..3/.7.20.2.3.-.802./.8.83 909...8203./.3/:897. /03.305.2.9/:3.3.-.7.9.05.7.5.3:.388902507/.35.907//./.8.50702-.33808:.03/07:3203.9.25:-078.3..330. 3.. %425843203.804342   !74/:84-.30--0-./..7:.530.3/2 507:8.903.74-./.8.730.33./..7 8508..7.32547 $0-.30- 010803 4:95:9/:3.332030-.30--.2-.8.32.9.3:...393:39:202-07.39:3.3502-0.8/.39: 0907.39/.9 .39.8.-.23./03.202507405.9.8.302.71..2-039:503/.3507/.7.3 0.2032547 0--.9:30.35.2:7.8.78.3.-:3.3.30--0-.7/:3.5.3.73007.3:3.8 2032-:.089.7...:3.8.3..28:..8/.3.947 1.324/..7/4 0.7:..: 5..085479/.3/.804342   03.:.9:010/.3.2 /.9.../.3809.-0702-.7.32033.7-.80947.3.7..32.9/50740/.3.30--...2-.7.30--0-.2.3.7 :..3/.3/4208938073. 30.3  .5.7-07-. 80.90.8.5307. /03.8.:..:.-:.8/.-0702-.2-.28.8:5.75.8:.3.3.324/.843.390780-:9   0-:7:..3 -. 390381.94030.7..7.5.0:.5.907..5...31../.7.74-..3:39:502-.9.3:39:202..39047 0:39:3.3202507400:39:3.724/.3/.305.502-.3:.39: 438:203:.3.7:39:574/:/..3425.8.3809473/:897/.7.//. /.83/.7.9.947574/:8/:3.30-.8.89.8.340 507:8./.203.   0-.9:30.: 8508.324/.32030-.390344.9.3.3/03..39.9-.3-.3507/..3..357490805.32033.23007/.  !07/..91 /..33.8.8.3/.-.340507:8.8.3/./80-:.0:7.703..:24-.7.39:2030/.9.3./..3 -07503.    0:.502-.88907.8.502-.089.843. -0702-.23007    .9/../.05.7.9390.50704342.

.3.32033./..33094503/.7..3 -079...3.9:01050393/.74-.3../-079. .9.3    $09470:.33.2.3203:7.3802...9.:.8.:2.3..80-:/.9.3.:5:35078058-07.7:.-.3010-:7:05.3 .//.3...9. /897-:8503/.8: 307.3203.089.2-.8.3  5.802.5079:2-:.3 /809470:.5.8.8.32. 3.9/..304342.7./.8..0-:/.2.3/.:08 .5.3.8.8.89.5.8.../.3-0702-.3/03.089. 2.33./.33/.3802.78. 04342 2.3..2/ 5.3.9 /.33.502-./.3 3.39/.380-.39..9.38:.3043423.7:.- .3:9402./.3202-:7: !.7.:5:35078058.3/.-../../..03/07:3203.4-.33.307. /.03/07:3203.502-.-.5.3/3../.-.8.5.3. .8 24/..7.3..30.3 ..32.7.-.9 9072./9/.3010-:7:05..3.3:7...8.2.9802.3 08025.92032-:.-./.7.8.3.8.848.2-.5307.280/.9: 30.5.3-079.8.9/..7.8/.3502-.2-.304342 80.78.8 2032-:.4-.257802:.-./.5.502-.-.2030-..:./..5..38050793..9.30:39:3.7985.9-:7:907.08547 /..3203.7.9.850.7.7 3.380.89.-0702-.8.7.73007802..35079:2-:.23007.3/420892074849 09/.3.70:.  4-.8.3.080:7:. 0-:/.3.:3.3-08. .8.503. 3.32033.7.73007.3.33.9907./.947574/:8/.9.503.9-07.5.80:../2...5.304342.205:95.2.:.83907:9.9.3/240.3.089.-  $.3.7. .8202503.9 %/.7.089..72. 503/05079:2-:..3..3 $:- 0-:/.8..83.3-079. 54794144..5 -07-.7..2-.7.7.3 /.28:.78.2 /0189 3./802..5. 09.850 0..3203.3.089.2-.-:7:   4-. .439480-:.850 .5.502-.9.843.7.3 802.8..7..9.2  09.3!:3 .33.8: /.9.9:30.9.95079:2-:./.850-:/.39/.2.3    202507-:7:5748505079:2-:..73.3.9...89.2203:7:3 /...31..203...8-07.3-079..3..3.5. $0-.39/..-.2-...5748505079:2-:..2.7..304342 !03/.3 503/..79.73007 307.-:7:/.7300705.:/.3.3.

3802../:907.3207:5.3-0702-.9:7820/.32030-..33.93. 8050795..380..257.2.3439.3.7-..80-:/.9/90:8:7/.8 5027.39.38:-88902/.9:.3   0702-.3 42:3.34-.50-:/.8.3808047.5030./:3.8 439..3 2:9...302:/.8.3907/.33 203.3... !07:-.3 850 . /.3.3. 3..8.05.3.3-:/.3:9.2:3 50702-..:808047.-. .5..9025..907.33././..8.3..39.390780-:9203.90780-..8500.80-:/.8.0   /03.3.3-:/./..4-.24/0.7.8/./.5.8088:./5.33..7.:20/.880-..3..3 ..9079039:080:7:/:3..9: 3/.7.:9:70 90..9:30. 47  ..7 0-:/.38.9034442:3.80-:/..843.3 .   0702-.78:..3 $0-..203.7 -.9 0-07-.35.   !030-.:47/...203.3-.80-:./:3....7507.70-:/.20.2...7.350302:..390381907.8..0-2:/.3.38.3.58448 .9/..3-078. 803.2.39.8..   $02.3 12/.-.3-078.3.93..5.30-:/..0.3 :..5079:../-:/.82 /.35./.3 !0    ..7.257.5.9/503.3   4-.34-..42:3.3.7..030.7.:.3   7-0702-.3...3.980203.745. 1880-.347.78.33.7.33.38.9./8.3573852:90-:/.73.3/.0803.2.793.3   0702-.3/:.750780-.7.3  50/.4-.9././..7: 40./50393./.3/.3.33.:9:7...:9.339073..7-.27..9//:3.3.8./.9:.8.5.-. 50702-.

7/..3./... 3..3207:.-. 08.3-448/..203/.42439039%0.9.340702.:.9/..5.9.3. O .  2..3./03.503//.:.-039:3907..3.907.3   .03.3 47.3/. /:.5.5...393.3:39:/.3907..2:3 2.8.8.7:.3.:5:31..:702..907..3#02.9./.3-07:8. .3702.37. 2070./80-.$07.50..20....-8..::52.3. !07./0399.2:.3 -039:507. -.7.-07.    43974/7..2070.3848.03.:.848..32.7702.302.7./.5. #02.8 O %.-907./ .80.947/..20302-.:/..7 089073..5..2..3702.37. 03.:8:880.207:5.3.   $0.3/. ./.8. .:3 !..9-.. 702.25.507.3.030..4:79 5..5.-..:..3/0. 907-039:3.73.90780-:9 808047.3702././.03.8 !079..3  O $.... 907-039:3./84749 ./.03.80/:..8 !07:-..3202-0/.. 907.3723.  9..8..947/..73472.207:5...3.8-0:2..:2.8.9  038 03803.7.3/809.3 .39.8.343889038/../348  207.347..203:7:95./../3.9507.203.94739073.3974.5.3:39:.980.3.3/80-.3/.7-07-.  03..320325../3.38:/.30. 803/7/.3#02.79434 2:.....7.8507.:8..3702. .33.33.3907.3 9/.202:33.20250.   !..3/73.702.388   013803.8.8.702.507. 0/:.9:803/7 39073.9.. O !03.7.-..5..384844 03.2-.8.:.2 0/:5. !07...2.030 /036:03.378/03.   788/0399.. ::25/.3.32.: 3.7.38484485..2:./93/.93...507.9:-039:503. 97.702./7702....:90780-:9..9/9072.3401.....:7.5.. :.74-. 3472.389..3 408. O $08-0-.205:9802:..3702.5..7  !030-.9448848.2.-8..:3.507..39/./.703.2...3702.320325.3 03.380503/.3:25:...3702.

   0:.2070.3:7.343974/7:39:-0793.3.5. 9/.39:..7..350309.3.3-.390.3.20302-. 202-07.03.507././..5:3 805079907./03.39/.0:.42:3.. .    %02.: 507808.:507..:90780-:9 3./.:808:.7.2.7..-907.947089073./03.3702.. !07.9/9072.39.38.3.:202.3.0:..5. ..3.349.9/9072.50889038..9.202./5030-.:507-0/.702. 203..  !03//.93.8..7.8.349.3907807095.7.:30.20309. -8.   42:39./.380-.39.:5034.7.:. 9/./3.: 3.3./0:.2:39/.347.33../.9.07. .3./.   . 09:5:3-..915. ...3..-8.3503//.3907.-8.3.3/:.

   0.3-8.8.5.803.380-.357385090. 202-07.3 47.:..9/.9.3....5.380-.302.8/.3.3/.3203./..2:331:747.33:3...7.3/0..3/.47.9.3-. 80-0:23..3 80-.3/.   .3./03.79/.9.9.3.3:7..33.907503.9. 702.249.9.7.3   995.2.3-.:    #02..203/..39025.702..7:.3:39:203. 902.202-039:09.7.5.53    /.9./.72438 42:3./03.:39:202-03.82.202902.:.3:3.43/80:.:.25.    02.3.8202507-.3/7../78090.347./0399..:/./.3.803..:2.91 /.7.5..3.2:/..38....3-07..8.    #02. ..8.20.5...3702. 0:.7:8-07. :7: 902.907.70:.8079./.3 #02.3.39:.:.3. .8/03.3-.390.3/03.8507.7:8-8./.3-./.3.5.702.39:.43974/7-8.0..993.:42:39.9073.3.808:...7.2070.59.:39:20.2.35439 5079.3/42:39..

.

 . .330.42.7.

3.74-.         .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful