MAKALAH

Kenakalan Remaja Akibat Pengaruh Globalisasi
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan

Anna Nurhasanah, S.Pd

Disusun oleh : Bagus Pramono Aji (081290) / II C

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS JURUSAN BAHASA & SASTRA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA 2009

1

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirabbil’alamin segala puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan semesta alam yang hanya kepada-Nyalah kami berserah diri. Dan atas izin dari-Nyalah kami mampu menyusun makalah ini. Ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada kedua orang tua saya, dosen mata kuliah Pendidikan kewarganegaraan, teman-teman sesama mahasiswa dan pihak-pihak lain yang mendukung terselesaikannya makalah ini. Dalam penyusunan makalah ini saya sadar masih banyak terdapat kekurangan dan kelemahan. Untuk itu penulis mohon maaf dan sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Semoga makalah ini bisa bermanfaat khususnya kepada saya selaku penulis dan umumnya kepada anda para pembaca. Akhirnya, semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada siapa saja yang mencintai pendidikan. Amin Ya Robbal Alamin.

Serang, 2 Juni 2009

Ttd Penyusun

2

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………………………………………………………………....i DAFTAR ISI…………………………………………………………………………..ii BAB I PENDAHULUAN

I. 1. Latar Belakang Masalah………………………………………………………….4 I. 2. Rumusan Masalah………………………………………………………………...5 I. 3. Tujuan Penulisan………………………………………………………………….5 I. 4. Tekhnik dan Metode Penulisan...............................................................................6 I. 5. Sistematika Penulisan.............................................................................................6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA

II. 1. Pengertian Kenakalan Remaja...............................................................................8 II. 2. Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja...................................................................10 II. 3. Pengertian Globalisasi.........................................................................................14 II. 4. Proses Perkembangan Globalisasi.......................................................................16 II. 5. Pengaruh Globalisasi Terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara..............19 BAB III PEMBAHASAN

III. 1. Aspek-Aspek Negatif Globalisasi yang Memengaruhi Kenakalan Remaja.......21 III. 2. Faktor-Faktor dan Masalah-Masalah Penyebab Kenakalan Remaja..................29 III. 3. Kaitan Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja dalam Perkembangan Globalisasi...........................................................................................................48 III. 4. Bentuk dan Macam Solusi Penanggulangan Kenakalan Remaja.......................56 BAB IV PENUTUP

IV. 1. Kesimpulan........................................................................................................64 IV. 2. Saran...................................................................................................................65 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

3

BAB I PENDAHULUAN

I. 1. Latar Belakang Masalah
Dewasa ini berbagai macam bentuk penyimpangan sosial semakin meningkat dan marak terjadi di masyarakat. Seiring dengan berkembangnya zaman yang semakin canggih, justru berbagai macam bentuk penyimpanagan sosial semakin bermunculan dan terjadi. Mulai dari berbagai penyimpangan kecil seperti tato ataupun tindik, sampai tindakan penyimpangan besar bahkan bersifat kriminal seperti pembunuhan dan pemerkosaan, seamakin meningkat akhir-akhir ini. Bukan tidak mungkin globalisasi jaman sekarang ini menjadi salah satu faktor cukup dominan dalam peningkatan penyimpangan sosial di masyarakat. Karena pada dasarnya globalisasi itu sendiri identik dengan pasar bebasa dan kapitalis, dimana batas antar negara /warga negara seakan semu sehingga berbagi macam bentuk hal apapun dapat dengan mudah dan cepat tersebar bahkan tersosialisasi, serta bisa dilakukan oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun itu. Termasuk dalam hal perkembangan penyimpangan sosial. Salah satu bentuk penyimpangan sosial yang cukup meresahkan dan mengawatirkan perkembangannya, yakni penyimpangan sosial berupa kenakalan remaja yang akhir-akhir ini semakin marak terjadi. Tentunya seiring berkembangnya waktu, bentuk dan jenis kenakalan remaja semakin beragam dan bervariasi, serta semakin meningkat implementasinya di masyarakat. Para remaja zaman sekarang semakin berani untuk bertindak, dan semakin bebas untuk berekspresi, termasuk dalam hal penyimpangan sosial. Sudah banyak bukti akan perkembangan berbagai macam bentuk penyimpangan sosial berupa kenakalan remaja ini, mulai dari pornografi, merokok, pemerkosaan bahkan 4

sampai tindak anarkis premanisme dan narkoba banyak dilakukan oleh para remaja masa kini. Kenakalan remaja merupakan salah satu bentuk dinamika sosial. Bagaimana solusi yang tepat untuk menanggulangi perkembangan kenakalan remaja sekarang ini ? I. Serta yang terakhir dan terpenting yakni untuk mengetahui dan mencari solusi penanggulangan ataupun pencegahan yang tepat untuk menanggulangi perkembangan kenakalan remaja sekarang ini. Faktor apa sajakah yang mendasari serta mendukung terjadinya kenakalan remaja terkait dengan perkembangan era globalisasi sekarang ini ? 2. Selain faktor kurangnya kontrrol sekolah dan keluarga. Karena secara langsung maupun tidak langsung globalisasi sudah meliputi proses kehidupan sosial di masyarakat yang pasti sangat mudah berdampak dan berpengaruh pada kehidupan sosial remaja itu sendiri. Bagaimana perkembangan kenakalan remaja di era globalisasi sekarang ini ? 3. 2. karena biar bagaimanapun hal tersebut akan selalu tetap ada dan terjadi. Selain itu untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kenakalan remaja di era globalisasi sekarang ini. semua tergantung pada solusi kita untuk penanganannya. Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui faktorfaktor apa sajakah yang mendasari serta mendukung terjadinya kenakalan remaja terkait dengan perkembangan era globalisasi sekarang ini. 5 . I. juga untuk mengetahui macam-macam dan jenis-jenis perilaku yang tergolong kenakalan remaja maasa kini. Rumusan Masalah 1. 3. tak bisa dipungkiri faktor globalisasi juga berpengaruh dalam perkembangan kenakalan remaja masa kini.

sehingga dengan demikian dapat ditarik beberapa kesimpulan dan memberikan saran sesuai dengan permasalahan. 4. Setelah data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan metode deduktif. 6 . metode penelitian. tujuan penulisan. kemudian dihubungkan dengan kasus yang sedang dibahas. I. Pembagian penulisan dalam makalah ini untuk memudahkan penulis dalam menyusun hasil penilaian terhadap masalah yang ada. Sistematika Penulisan Sistematika dalam penulisan makaalah ini terbagi empat bab. dan sistematika penulisan. 5. Tekhnik dan Metode Penulisan Tekhnik dan Metode penulisan yang dilakukan dalam penulisan makalah ini adalah melalui metode kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data berdasar resensi maupun literature dari beberapa sumber buku serta sember internet. Selain itu dengan bab pendahuluan ini diharapkan akan mempermudah pembahasan bab selanjutnya. Data-data yang didapatkan setelah dihimpun dan disusun kemudian dianalisa serat diidentifikasi sesuai dengan rumusan permasalahannya dan agar terlihat susunan data yang dapat memberikan gambaran fakta tentang obyek penulisan makalah ini. BAB I : Bab I adalah pendahuluan yang terdiri dari pembagian sebagai berikut : latar belakang masalah dan rumusannya. Hal ini dimaksudkan agar dapat memberikan gambaran awal mengenai latar belakang dari pembahasan masalah serta pemecahan masalah dalam penulisan makalah ini.I.

BAB II : Bab II adalah tinjauan pustaka yang akan membahas mengenai teori-teori dasar yang mendukung tentang perkembangan kenakalan remaja sebagai akibat pengaruh dari efek globalisasi. 7 . Disini penulis mencoba memberikan saran terhadap pembahasan dalam penulisan makalah ini. Bagian pertama. kesimpulan adalah ringkasan bahasan materi yang penulis ambil dari uraian-uraian bab-bab sebelumnya. saran tersebut mudah-mudahan bermanfaat. BAB III : Pada bab III pembahasan yang akan membahas mengenai faktorfaktor penyebab terjadinya kenakalan remaja terkait dengan efekefek negatif globalisasi serta bentuk dan macam solusi penanggulangan dan pencegahan kenakalan remaja. BAB IV : Selanjutnya pada bab IV merupakan penutup yang berisikan kesimpulan dan saran. dan bagian kedua adalah saran.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

II. 1. Pengertian Kenakalan Remaja
Pada dasarnya kenakalan remaja menunjuk pada suatu bentuk perilaku remaja yang tidak sesuai dengan norma-norma yang hidup di dalam masyarakatnya. Kartini Kartono (1988 : 93) mengatakan remaja yang nakal itu disebut pula sebagai anak cacat sosial. Mereka menderita cacat mental disebabkan oleh pengaruh sosial yang ada ditengah masyarakat, sehingga perilaku mereka dinilai oleh masyarakat sebagai suatu kelainan dan disebut “kenakalan”. Dalam Bakolak inpres no: 6 / 1977 buku pedoman 8, dikatakan bahwa kenakalan remaja adalah kelainan tingkah laku / tindakan remaja yang bersifat anti sosial, melanggar norma sosial, agama serta ketentuan hukum yang berlaku dalam masyarakat. Singgih D. Gumarso (1988 : 19), mengatakan dari segi hukum kenakalan remaja digolongkan dalam dua kelompok yang berkaitan dengan norma-norma hukum yaitu : (1) kenakalan yang bersifat amoral dan sosial serta tidak diantar dalam undang-undang sehingga tidak dapat atau sulit digolongkan sebagai pelanggaran hukum ; (2) kenakalan yang bersifat melanggar hukum dengan penyelesaian sesuai dengan undang-undang dan hukum yang berlaku sama dengan perbuatan melanggar hukum bila dilakukan orang dewasa. Tentang normal tidaknya perilaku kenakalan atau perilaku menyimpang, pernah dijelaskan dalam pemikiran Emile Durkheim (dalam Soerjono Soekanto, 1985 : 73). Bahwa perilaku menyimpang atau jahat kalau dalam batas-batas tertentu dianggap sebagai fakta sosial yang normal dalam bukunya “ Rules of Sociological Method” dalam batas-batas tertentu kenakalan adalah normal karena tidak mungkin 8

menghapusnya secara tuntas, dengan demikian perilaku dikatakan normal sejauh perilaku tersebut tidak menimbulkan keresahan dalam masyarakat, perilaku tersebut terjadi dalam batas-batas tertentu dan melihat pada sesuatu perbuatan yang tidak disengaja. Jadi kebalikan dari perilaku yang dianggap normal yaitu perilaku nakal/jahat yaitu perilaku yang disengaja meninggalkan keresahan pada masyarakat. Sudarsono, 1991 dalam bukunya Kenakalan remaja mengatakan Kenakalan Remaja (Juvenille Delinquency) secara estimologis dapat diartikan sebagai kejahatan anak, akan tetapi pengertian tersebut memberikan konotasi yang cenderung negative atau negative sama sekali. Atas pertimbangan yang lebih moderat dan mengingat kepentingan subyek, maka beberapa ilmuwan memberanikan diri untuk mengartikan Juvenille Delinquency sebagai kenakalan remaja Psikolog Drs. Bimo Walgito dalam (Sudarsono, 1991: 11) merumuskan arti selengkapnya dari kenakalan remaja sebagai berikut : tiap perbuatan, jika perbuatan tersebut dilakukan oleh orang dewasa maka perbuatan tersebut merupakan kejahatan, jadi merupakan perbuatan yang melawan hukum, yang dilakaukan anak, khususnya anaka remaja Dr Fuad hasan dan Drs. B. simanjuntak dalam (Sudarsono, 1991: 11) juga memberikan definisi kenakalan remaja sebagai perbuatan anti social yang dilakukan anak remaja yang bilamana dilakukan orang dewasa dikualifikasikan sebagai kejahatan. Dari kedua pengertian diatas Sudarsono menarik benang merah diantara keduanya yaitu, kenakalan remaja adalah perbuatan atau kejahatan atau pelanggaran yang dilakukan oleh anak remaja yang bersifat melawan hukum anti sosial, anti susila dan menyalahi norma-norma agama. John W. Santrock mendefinisikan, kenakalan remaja (Juvenile Delinquency) mengacu pada suatu rentang perilaku yang luas, mulai dari perilaku yang tidak dapat

9

diterima secara sosial (seperti bertindak berlebihan disekolah), pelanggaran (seperti melarikan diri dari rumah), hingga tindakan-tindakan kriminal (seperti mencuri). Keputusan Menteri Sosial (Kepmensos RI No. 23/HUK/1996) menyebutkan anak nakal adalah anak yang berperilaku menyimpang dari norma-norma sosial, moral dan agama, merugikan keselamatan dirinya, mengganggu dan meresahkan ketenteraman dan ketertiban masyarakat serta kehidupan keluarga dan atau masyarakat Dari beberapa definisi diatas dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa kenakalan remaja adalah perilaku yang dilakukan oleh remaja yang bertentangan dengan norma hukum yang telah dengan jelas ditentukan dalam KUHP, norma sosial dan norma agama yang telah diatur dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasul.

II. 2. Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja
1) Jenis-Jenis Kenakalan Remaja Berdasar pada beberapa pandangan teori mengenai perilaku delinkuen diatas, maka delinkuensi remaja dapat dibagi dalam empat kelompok, yaitu: 1) Delinkuensi individual, yaitu perilaku delinkuen anak merupakan gejalah personal atau individual dengan ciri-ciri khas jahat, disebabkan oleh predisposisi dan kecenderungan penyimpangan tingkah laku (psikopat, psokotis, neurotis, a-sosial) yang diperhebat oleh stimuli sosial dan kondisi kultural. 2) Delinkuensi situasional, yaitu delinkuensi yang dilakukan oleh anak yang normal; namun mereka banyak dipengaruhi oleh berbagai kekuatan situasional, stimuli sosial, dan tekanan lingkungan, yang semuanya memberikan pengaruh “menekan-memaksa” pada pembentukan perilaku buruk. 10

3) Delinkuensi sistematik, yaitu delinkuensi yang telah disistematisir dalam suatu organisasi (gang). Semua kejahatan dirasionalisir dan dibenarkan sendiri oleh anggota gang, sehingga kejahatannya menjadi terorganisir atau menjadi sistematis sifatnya. 4) Delinkuensi kumulatif, yaitu delinkuensi yang sudah teresebar dihampir semua ibukota, kota-kota, bahkan sampai dipinggiran desa. Pada hakekatnya delinkuensi ini merupakan produk dari konflik budaya. Ernest R. Hilgard dalam bukunya “Introduction to Psychologi” mengelompokkan delinkuensi remaja dilihat dari pelaku perilaku tersebut kedalam dua golongan, yaitu: 1) Social delinquency, yaitu delinkuen yang dilakukan oleh sekelompok remaja, misalnya “gang”. 2) Individual delinquency, yaitu delikuensi yang dilakukan oleh seorang remaja sendiri tanpa teman. Wright membagi jenis kenakalan remaja dalam beberapa keadaan: 1) Neurotic delinquency, remaja bersifat pemalu, terlalu perasa, suka

menyendiri, gelisa dan mempunyai perasaan rendah diri. Mereka mempunyai dorongan yang kuat untuk berbuat suatu kenakalan seperti: mencuri sendirian, melakukan tindakan agresif secara tiba tanpa alasan karena dikuasai oleh fantasinya sendiri. 2) Unsocialized delinquency, suatu sikap yang suka melawan

kekuasaan seseorang, rasa bermusuhan dan pendendam. 3) Pseudo social delinquency, remaja atau pemuda yang mempunyai

loyalitas tinggi terhadap kelompok atau gang sehingga sikapnya tampak patuh, setia dan kesetiakawanan yang baik. Jika melakukan perilaku kenakalan bukan

11

meninggalkan rumah tanpa izin (kabur). dan lain-lain.atas kesadaran diri sendiri yang baik tetapi karena didasari anggapan bahwa ia harus melaksanakan sesuatu kewajiban kelompok yang digariskan. pemerkosaan. pembunuhan dan pengguguran kandungan. seperti: berjudi. turut dalam pelacuran atau melacurkan diri. penyalah gunaan obat. pencurian. 2) Bentuk-Bentuk Kenakalan Remaja William C. pembunuhan. menjambret. pemalsuan uang. 2) Kenakalan Pelanggaran Hukum. menggolongkan perilaku delinkuen dalam empat jenis. berpesta pora. merampas. pencopetan. hubungan seks pra-nikah. memiliki dan membawa benda tajam. bergaul dengan teman yang memberi pengaruh buruk. yaitu: 1) Kenakalan biasa seperti: Berbohong. berpakaian tidak pantas dan minum minuman keras. Jensen (1985) yang melihat perilaku delinkuen dari sigi bentuk dan dampak kenakalan. perbuatan yang merugikan orang lain. mencopet. membolos sekolah.Bentuk – bentuk perbuatan kenakalan remaja yang lebih banyak 12 . membaca buku-buku cabul. penipuan dan pemalsuan. pemerasan. menjual gambar-gambar porno dan film-film porno. penggelapan barang. keluyuran. 3) Kenakalan sosial yang tidak menimbulkan korban difihak orang lain: pelacuran. Kvaraceus membagi bentuk kenakalan menjadi dua. 4) Kenakalan yang melawan status: misalnya mengingkari status anak sebagai pelajar dengan cara membolos. mengingkari status orang tua dengan cara minggat dari rumah atau membantah perintah mereka dan sebagainya. mencuri. perampokan. 2) Kenakalan yang menimbulkan korban materi: perusakan. dan lain-lain. yaitu: 1) Kenakalan yang menimbulkan korban fisik pada orang lain: perkelahian. perkosaan.

Kaitan pertumbuhan dan perkembangan individu remaja dengan lingkungannya terhadap struktur sosial dengan jalur – jalur system yang tersedia dan berlangsung di masyarakat untuk mobilitas yang lebih baik. Kenakalan remaja sub kultur konflik sering terjadi pada kasatuan masyarakat yang tidak stabil.dilakukan dalam kaitan remaja yang bersangkutan dengan gangnya atau gerombolan remaja lainnya. 3) Sub kultur pengelakan/ pengasingan (rettreatist sub culture): suatu bentuk gang yang menekankan pada penggunaan obat – obatan (secara salah). Pada kenakalan remaja sub kultur kriminil. 2) Sub kultur konflik: suatu bentuk gang yang mengutamakan perbuatan – perbuatan kekerasan sebagai suatu cara untuk mendapatkan atau meningkatkan status. mencerminkan suatu cara adaptasi yang khusus dari para remaja dalam proses penyesuaian dirinya yang gagal untuk dapat mencapai keberhasilan hidup atau memperbaiki keadaannya dengan menempuh jaur – jalur kesempatan yang sewajarnya. Perbuatan kenakalan remaja pada hakekatnya merupakan proses usaha pencapaian suatu keberhasilan tertentu dalam perkembangan kehidupan remaja. keterbatasan pendidikan dan tidak adanya kesempatan kerja yang sesuai. pemerasan dll perbuatan illegal yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan (uang atau income). Kegagalan ini antara lain karena ketiadaan kemampuan. yang tinggi mobilitas 13 . tidak cukup terorganisir. hakekatnya mencerminkan suatu sub kultur tersendiri yang dapat dibedakan dalam 3 sub kultur kenakalan yaitu: 1) Sub kultur criminal: suatu bentuk gang kenakalan remaja yang mengarah pada perbuatan pencurian.

Dalam banyak hal. menarik diri atau mengaisngkan diri. (Aim Abdulkarim. 3. Perbuatan perkelahian antar gang. 2007: 116) Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. II. Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lainnya.vertikal dan geografisnya. dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias. kebut – kebutan di jalan ramai merupakan contoh kenakalan remaja sub kultur konflik. keluarga cenderung berorientasi tidak pada masa depan tetapi pada masa kini dan tidak ada kemajuan sosial. budaya populer. merupakan cara adaptasi terhadap keadaan secara pengelakan. 14 . perjalanan. melepaskan perjuangan dalam mencapai kesuksesan. investasi. globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Globalisasi akan membawa prespektif baru tentang konsep “Dunia Tanpa Tapal Batas” yang saat ini diterima seabagai nrealita masa depan yang akan memengaruhi perkembangan budaya dan membawa perubahan baru. Kenakalan remaja yang termasuk sub kultur pengelakan/ pengasingan yaitu kenakalan remaja dalam bentuk penyelahgunaan obat – obatan narkotika. Pengertian Globalisasi Globalisasi merupakan perkembangan kontemporer yang mempunyai pengaruh dalam mendorong munculnya berbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung.

mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis.Kata "globalisasi" diambil dari kata global. Menurut Selo Soemardjan. atau proses sejarah. dalam (Aim Abdulkarim. 2007: 116) globalisasi didefinisikan sebagi fenomena yang menjadikan dunia mengecil dari segi perhubungan manusia. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. kecuali sekadar definisi kerja (working definition). Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan. Hal ini dimungkinkan karena perkembangan teknologi yang sangat cepat. sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. Dari sudut pandang ini. dan media komunikasi massa. atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. ekonomi dan budaya masyarakat. bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. yang maknanya ialah universal. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuknya yang paling mutakhir. Globalisasi merupakan kecenderungan masyarakat di kota-kota besar untuk menyatu dengan dunia terutam di bidang ilmu pengetahuan. dalam (Aim Abdulkarim. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. teknologi. Menurut kamus bahasa. 15 . ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa. Sebab. 2007: 116) globalisasi adalah terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah yang sama. Di sisi lain. pariwisata.

tidak terbatas. 4. Berdasarkan beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian globalisasi dapat dibedakan atas dua hal yaitu : 1) Sebagai Alat Globalisasi merupakan wujud keberhasilan ilmu dan teknologi. dan merangkum segala aspek kehidupan. Globalisasi sebagai alat juga mengandung hal-hal yang positif apabila dipergunakan untuk tujuan yang baik.Menurut cendekiawan barat dalam (Aim Abdulkarim. Disinilah timbulnya benturan dan pertentangan. Menurut pengertian The American Heritage Dictionary. sosial. Globalisasi sebagai ideologi pasti memihak suatu kepentingan sehingga akan menimbulkan akibat. 2007: 116) yaitu globalisasi sebenarnya dapat siartikan sebagai suatu tindakan atau proses menjadikan sesuatu yang mendunia (universal) baik dalam lingkupnya atau aplikasinya. Jadi tergantung siapa yang menggunakan dan apa tujuannya. dalam (Aim Abdulkarim. the act if process or policy making something worldwide in scope or application. Namun hal tersebut juga dapat mengandung hal-hal negatif bila dipergunakan untuk tujuan yang tidak baik. teknologi. dan komunikasi. Proses Perkembangan Globalisasi Proses globalisasi lahir dari adanya perkembangan ilmu pengetahuan. II. dan ekonomi yang dapat dinikmati oleh seluruh umat manusia di dunia ini. baik yang setuju maupun yang tidak setuju. 2) Sebagai Ideologi Globalisasi sebagai ideologi berarti sudah mempunyai arti tersendiri dan netralitasnya sangat sedikit. seperti politik. transportasi. 2007: 116) globalisasi adalah satu proses kehidupan yang serba luas. Globalisasi akan memberikan corak budaya 16 . terutama di bidang komunikasi.

telekomunikasi. Isu global yang tengah melanda dan mulai terasa memberi kesan buruk kepada masyarakat dunia menjadi agenda yang menarik perhatian semua pihak. kehidupan yang bergantung pada alam menjadi kehidupan menguasai alam. kehidupan berasaskan kebersamaan menjadi kehidupan individualis. keselamatan. agraris tradisional menjadi masyarakat industri modern. Globalisasi dan perkembangan teknologi ini mengharuskan penduduk dunia untuk bersatu dalam menentukan masa depan dunia yang lebih baik dan terjamin. c. Kesadaran untuk membentuk masyarakat dan pemimpin dunia yang bertanggung jawab untuk menjaga kepentingan. dan memberi dampak yang luas terhadap kebebasan budaya setempat dan mengukuhkan dominasi budaya barat dalam budaya masyarakat di negara-negara berkembang melalui penjajahan baru. Gelombang kebudayaan baru yang terjadi melalui pendominasian budaya akan menjadikan negara berkembang semakin beruntung dan terikat pada keputusan yang dibuat oleh penguasa barat. Kebudayaan baru yang berasaskan perkembangan teknologi informasi. dan keamanan dunia membuka prespektif baru dalam pendekatan isu globalisasi. e. kehidupan lamban menjadi kehidupan serba cepat. Banyak yang terlihat jelas dalam perubahan dan pergeseran pola hidup masyarakat. kehidupan berasas nilai sosial menjadi konsumeris materialis. b. d. yaitu isu yang mengancam dunia masa kini dan masa depan. yaitu penjajahan kebudayaan. 17 . yaitu: a. Berkembangnya arus globalisasi jelas memberikan dampak pada kebudayaan manusia. dan satelit akan merombak dan mengubah nilai dan sistem budaya masyarakat negara berkembang selaras dengan visi dan misi globalisasi barat.baru.

seperti masuknya budaya barat yang bertolak belakang dengan budaya timur yang sederhana. Selain memberikan aspek positif. merupakan perilaku menyimpang sebagai dampak negatif dari era globalisasi dan arus informasi yang tidak terbendung. moral. padahal budaya timur jelas melarang hal yang seperti itu. aspek positif paling diharapkan manusia. Dengan pesatnya perkembangan.Dari contoh tersebut. Fenomena anak melawan kepaada orangtua. yaitu aspek positif dan aspek negatif. 18 . Diantaranya beberapa aspek positif dari arus globalisasi dan perkembangan teknologi yakni : 1) Pola hidup yang serba cepat. 2) Perubahan dari kehidupan berasaskan kebersamaan menjadi kehidupan individualis. sopan dan santun. Hal ini sesuai dengan pendapat Selo Soemardjan bahwa perubahan budaya yang cepat dan saling menyusul mengakibatkan suasana anomi yang berkepanjangan. terdapat beberapa macam pengaruh terhadap kehidupan masyarakat. Namun. mode pakaian yang tidak sesuai. diantaranya : 1) Beralihnya masyarakat agraris menjadi masyarakat industri modern. 3) Pemanfaaatan sumber daya alam yang melimpah. Pengaruh tersebut dapat dibagi menjadi dua macam aspek. Arus globalisasi yang membonceng nilai-nilai tradisi. Pesatnya teknologi informasi dan transportasi juga mebawa dampak negatif. perkembangan arus globalisasi juga memberikan dampak negatif bagi kebudayaan masyarakat. budaya. dan dampak negatif yang sekarang paling banyak terlihat dan bermunculan yaitu 3) Masuknya pola hidup budaya barat. 2) Pesatnya perkembangan informasi dan transportasi. murid yang mengancam atau melawan gurunya. perkelahian antar-pelajar. dan agama yang selama ini kita junjung tinggi akan menghilangkan jati diri dari nilai-nilai budaya itu sendiri. dan pemakaian perhiasan wanita oleh laki-laki. sekarang banyak remaja yang menggunakan pakaian yang memerlihatkan auratnya.

Pertemuan dan gesekan tersebut akan menghasilkan kompetisi liar yang berarti saling mempengaruhi dan dipengaruhi. dan tipisnya iman. ia tetap akan terperangkap dalam proses dan model pergaulan global. globalisasi akan selalu menimbulkan dampak positif dan negatif. misalnya pendewaan pikiran nasionalisme.Suasana anomi adalah suasana ketika masyarakat yang sedang mengalami perubahan budaya tidak mengetahui secara jelas nilai-nilai budaya mana yang perlu diambil dan nilai-nilai budaya mana yang haru sdikembangkan. Dengan demikian. Kita menyadari bahwa pengaruh globalisasi tidak mungkin dapat dihindari. terlebih lagi dengan menggunakan internet. saling bekerja sama yang akan menghasilkan sintesa dan antitesa baru. menonton televisi. II. Pengaruh Globalisasi Terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Globalisasi memiliki pengaruh yang positif. kesejahteraan. yaitu membawa kemajuan. atau menggunakan alat lainnya. 5. saling bertentangan dan bertabrakannya nilai-nilai yang berbeda yang berakhir dengan kalah atau menang. seperti adanya budaya Hollywood dan perpustakaan yang negatif. Ketika seseorang masih membaca surat kabar. Namun globalisasi juga membawa pengaruh positif. Ancaman 19 . transformasi dan informasi sebagai hasil dari modernisasi teknologi. kecuali kita dengan sengaja menghindari interaksi dan komunikasi dengan pihak yang lain. dan keselamatan bangsa dan negara. sekularisme. Dalam era globalisasi telah terjadi pertemuan dan gesekan nilai-nilai budaya dan agama di seluruh dunia yang memanfaatkan jasa telekomunikasi. ilmu dan teknologi.

Peluang dan tantangan ayang dapat kita peroleh dari globalisasi debagai berikut. VCD. kerja keras. parabola. Kita pun dapat dengan mudah terpengaruh oleh gaya hidup seperti yang terjadi di sinetron-sinetron kita (terutama sekali yang bertemakan keluarga) yang lebih dari 90% menebar nilainilai negatif dengan ukuran keberagaman dari setiap agama. kita dapat berhubungan dengan dunia luar. terutama yang tidak menyebabkan benturan dengan budaya kita. Tantangan dan Peluang Pengaruh globalisasi yang memberikan nilai-nilai positif wajib kita serap. Anak-anak kita dapat terpengaruh oleh segala macam film kartun dan film-film yang seharusnya tidak dilihat. 3. demokrasi dan kejujuran. ceramah. menghargai orang lain. 2. diskusi. Pasar bebas. yaitu pasar dimana suatu produk menjadi semakin luas dan pemasarannya semakin banyak. dan berita yang mengandung nilai positif bahkan agamis. Kita dapat terpengaruh oleh segala macam bentuk yang sangat konsumtif. Meskipun harus disadari pula bahwa televisi juga banyak menayangkan program-program pengajian. Dengan parabola atau internet. 1. DVD.Dengan alat komunikasi seperti TV. kita dapat menyaksikan hiburan porno dari kamar tidur. sebaliknya yang buruk kita tolak. Adegan kekerasan (violence) akan lebih berkesan di benak anak-anak dibandingkan dengan petuah agama. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dengan mudah dan cepat diterima. dan internet. Hal ini memudahkan orang untuk beradaptasi dengan masyarakat lain 20 . telepon. misalnya disiplin. Wawasan budaya semakin luas. Kita wajib menyaring yang baik dan sesuai dengan kepribadian dan moral bangsa kita terima. rasa kemanusiaan.

Dan dampak serta sasaran terbesar dari aspek negatif sosial dan budaya globalisasi tersebut. Aspek-Aspek Negatif Globalisasi yang Memengaruhi Kenakalan Remaja Globalisasi merupakan suatu fenomena liberal menyeluruh yang menyebar di seluruh penjuru dunia. oleh ulah kenakalan remaja sekarng ini. yakni kehidupan para kaum remaja Indonesia. Salah satu aspek negatif globalisasi yang paling berpengaruh dalam sendi kehidupan yakni aspek negatif terhadap kehidupan sosial dan kebudayaan suatu bangsa dan negara. Selain membawa banyak dampak positif. Seperti kita ketahui disamping membawa efek positif.BAB III PEMBAHASAN III. khususnya di Indonesia. 21 . Seperti kita ketahui bahwa kehidupan sosial para remaja zaman sekarang semakin mengkhawatirkan. globalisasi justru membawa dampak negatif yang lebih banyak lagi dalam sendi kehidupan masyarakat Indonesia. Walhasil bertambah banyak penyimpangan-penyimpangan sosial yang diakibatkan oleh ulah para remaja ini. Dalam perkembangannya. 1. globalisasi juga membawa efek negatif bagi sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara masyarakat. dimana kita sebagai warga negara dunia tidak akan bisa mengelak dari pengaruh dan dampak-dampaknya. memberi dampak yang cukup negatif pula bagi mereka para ramaja yang tiadk bisa menahan diri mereka. Ditambah masuk dan berkembangnya globalisasi. Khususnya dan utamanya dalam hal kehidupan sosial dan kebudayaan berbangsa dan bernegara.

seperti telah menjadi hal yang biasa-biasa saja bagi mereka akhir-akhir ini. serta kekerasan dalam hal apapun. 1) Kekerasan dan anarkisme Hal tersebut merupakan budaya barat yang sangat bertolak belakang dengan kebudayaan nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia khususnya. Di kalangan remaja hal anarkis maupun premanisme. Akan tetapi perkembangannya semakin mengawatirkan manakala perkembangan zaman semakin pesat dan muncul globalisasi dengan membawa budaya buruk kehidupannya bagi masyarakat Indonesia.Globalisasi dituding pembawa pengaruh cukup dominan bagi tindakan negatif para remaja ini. Dimanapun dan kapanpun para remaja tak segan melakukan tindakan kekerasan pada siapapun. Diantaranya contoh pola hidup budaya barat yang memicu kenakalan remaja masa kini yakni . Dan yang lebih parahnya lagi pola hidup barat tersebut banyak memengaruhi dan di salah artikan oleh para remaja Indonesia sebagai trend yang justru menjadi boomerang bagi mereka untuk membawa ke arah masa depan kehancuran. dan celakanya bagi negaranegara berbudaya ketimuran yang sangat bertolak belakang dengan kebudayaan barat seperti Indonesia. tak peduli 22 . Masuknya pola hidup budaya barat Faktor ini adalah faktor utama dan paling luas cakupannya dalam hal penyebab kenakalan remaja masa kini. Diantaranya aspek-aspek negatif dari globalisasi yang berpotensi menimbulkan penyimpangan sosial berupa kenakalan remaja ini di antaranya . Terlebih lagi hal tersebut semakin memicu kenakalan remaja dalam hal anarkisme ini. Sebenarnya hal anarkis juga bukan merupakan hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Seperi kita ketahui globalisasi yang berasal dari barat ini sudah pasti membawa kebudayaan sesuai negeri asalnya. hal tersebit tidak bisa dihindari dan sudah menyebar dalam praktik kehidupan bermasyarakat Indonesia.

Remaja adalah kelompok masyarakat yang sangat peka terhadap bahaya penyalahgunaan obat-obatan tersebut. selain itu godaan dan tekanan yang kuat dari lingkungan pergaulan juga menjadi salah satu faktor maraknya narkoba di kalangan narkoba. kebudayaan negatif barat yang masuk dan menyebar dengan cepatnya di Indonesia. seperti tawuran antar geng maupun sekolah. Korban terbesar dari aspek ternegatif globalisasi ini tak lain dan tak bukan adalah para remaja. sampai kekerasan yang notabene candaan semata tapi sampai menelan korban jiwa. dan salah satu bentuk dari perkembangan globalisasi ke arah negatif atau mungkin tertafsir negatif. Apabila dibiarkan tanpa pengawasan yang ketat. masyarakat pada usia remaja ini memiliki rasa ingin tahu yang besar dan cenderung akan mencoba menggunakan. aksi premanisme dan pemalakkan. Semua itu merupakan bukti juvenile delinquency yang berupa kekerasan yang bahkan bisa dilakukan oleh para remaja sekarang ini. mulai dari motif modal gengsi maupun sok kuat.orang yang lebih tua maupun yang lebih muda. Padahal kontrol diri yang dimilikinya sangat lemah karena belum matangnya jiwa mereka. Hal tersebut bisa sangat memengaruhi bahkan merusak mental dan pribadu para remaja di masa depan. peredaran minuman keras yang tanpa batas di negeri ini. (Idianto. 2) Narkoba dan Minuman keras Narkoba dan minuman keras juga merupakan salah satu diantaranya. kalangan remaja akan menjadi pemakai yang ketergantungan obat-obat terlarang. Salah sedikit kekerasan yang berbicara. juga 23 . Sama halnya dengan narkoba. Banyak sudah contoh kekerasan yang dilakukan para remja masa kini. 2004: 159). Alasannya. Masa remaja yang masih labil menimbulkan salah tafsir pengertian dan implementasi dalam setiap tingkah lakunya. Hal ini sebenarnya sungguh ironis dan mengenaskan bagi pertumbuahan dan perkembangan kepribadian para remaja.

membawa dampak negatif bagi para remaja di negeri ini. Jangankan di kota miras dan narkoba pun melanda desa. Berbagai alasan tak beralasan seperti . lebih pada didasari oleh perkembangan zaman yang semakin pesat. dimana batas antar negara seakan hilang. Akan tetapi dengan berkembangnya globalisasi. ataupun kampungan banyak memengaruhi para remaja dan mendasari mereka mencoba hingga akhirnya kecanduan bahkan tewas akibat baarang haram tersebut. sama halnya dengan narkoba. Remaja yang berpikiran pendek dan masih dalam pencarian jati diri tentunya bisa menjadi sasaran empuk pengaruh negatif globalisasi ini. Dan lagi-lagi korban utama dari kebudayaan negatif ini adalah remaja. Sehingga mengakibatkan banyak dari mereka yang terjerat mabuk-mabukan dan tak jarang mengakibatkan banyak bentuk penyimpangan sosial lain bahkan yang bersifat kriminal. ketinggalan jaman. Walhasil. mau tidak mau budaya negatif bagi masyarakat Indonesia tersebut masuk dan berkembang di Indonesia. Pada dasarnya perkembangan adiktif narkoba dan miras di kalangan remaja. Dan seiring perkembangan pasar global yang semakin pesat baik miras maupun narkoba semakin mengakar dan meluas keberadaannya di Indonesisa ini. setiap tahunnya banyak remaja terpengaruh dan terjangkit dua hal negatif tersebut. Kebanyakan para remaja di Indonesia terjebak akan perilaku seperti ini akibat minimnya pengetahuan mereka 24 . Banyak para remaja yang terjebak dalam kehidupan malam dan pergaulan yang tak terbatas. Seperti kita ketahui sex bebas diluar ikatan pernikahan merupakan salah satu budaya barat yang sangat bertolak belakang dengan budaya ketimuran Indonesia. 3) Sex bebas Sex bebas juga merupakan salah satu bentuk tindakan penyimpangan kenakalan remaja yang sekarang ini semakin marak terjadi seiring berkembangnya zaman. dengan mudahnya.

Mulai dari hamil di luar nikah sampai terjangkitnya penyakit kelamin mematikan seperti AIDS berpotensi sangat besar terjadi bagi mereka para remaja yang melakukannya. Faktor rentannya kontrol diri dan iman serta godaan lingkungan sosial dan juga rasa keingintahuan yang berlebihan seiring hasrat tanpa pikiran jernih. akibat sex bebas pra-nikah ini masa depan mereka bisa hancur begitu saja dan akan menodai nama baik keluarga mereka. tepi di lain sisi membawa aspek negatif yang bisa sangat merusak. tentunya membawa dua aspek yang saling berlawanan. bisa berakibat sangat fatal sekali bagi mereka para remaja di masa depan. bisa dikatakan perkembangan teknologi sebagai media pengantar pengaruh-pengaruh. aspek-aspek. membuat banyak remaja yang terjerumus dalam budaya surga dunia ini. symbol dari globalisasi dunia. Perkembangan informasi dan teknologi Perkembangan informasi dan teknologi merupakan faktor terpenting dalam perkembangan zaman globalisasi di dunia. Dalam hal kenakalan remaja. Dapat diungkapkan bahwa perilaku seksual bebas bisa sangat beresiko bagi para remaja. di satu sisi membawa aspek positif yang sangat membantu. Tak terkecuali Indonesia sebagai negara yang terletak di jalur perdagangan dan penerbangan dunia. 25 . perkembangan teknologi juga memiliki peranan penting dalam penyebaran aspek-aspek negatif globalisasi. Akan tetapi dal tersebut kembali lagi pada SDM sebagi pengguna dari teknologi dan informasi itu sendiri. Dan yang tak kalah fatalnya. maupun kebudayaan-kebudayaan negara lain. Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi. Kenikmatan sesaat yang didapatkan. khusunya bangsa barat ke negara lainnya di dunia ini.akan resiko dan tanggung jawab yang harus ditanggung nantinya. Karena bagaimanapun juga teknologi dan informasi merupakan symbol dari perkembangan zaman.

yang sebagian besar terpengaruh dan tersalahgunakan akan hal-hal tersebut. banyak yang menampilkan dan membawa hal-hal yang negatif bagi kehidupan para remaja. utamanya remaja. pornoaksi.Teknologi yang semakin canggih dapat membawa hal apapun. Utamanya melalui internet. Baik media elektronik seperti televisi atau internet. Berbagai kebudayaan dengan mudahnya menyebar dan diserap oleh bangsa lain baik positif maupun negatif. serta penyalahgunaan teknologi dalam hal pornografi. dari manapun. Berbagai kasus kenakalan bahkan kriminal pun banyak terimplikasi 26 . tayangantayangan televisi yang semakin berani menampilkan tayangan-tayangan bergenre kekerasan maupun pornoaksi. maupun media cetak berupa koran dan majalah. dan tak sesuia dengan yang seharusnya. Banyak remaja yang terjebak menyalahgunakan berbagai perkembangan teknologi tersebut untuk hal-hal yang justru merusak diri mereka sendiri. banyak remaja-remaja Indonesia yang menyalahgunakan perkembangan teknologi ini ke arah yang buruk. ke manapun dengan cepat dan mudahnya. tapi juga menimbulkan efek kriminal bagi siapapun yang terjerat. Hasilnya banayk dari mereka yang tumbuh dewasa sebelum waktunya. Situs-situs porno yang banyak berkembang di internet dapat dengan mudahnya diakses oleh siapapun. Dalam hal kenakalan remaja. teknologi telah membawa dampak sangat signifikan dalam perkembangan kenakalan remaja di Indonesia. Tak hanya melahirkan sebuah kenakalan. Dua hal ini merupakan bentuk kebudayaan barat yang paling menonjol implikasinya dalam kehidupan remaja di Indonesia. Kita ketahui bersama. bahwa seiring canggihnya zaman. Contohnya dalam hal kekerasan remaja dan pornografi. dua hal negatif tersebut semakin mudah pula terakses dan menyebar dalam kehidupan remaja Indonesia. maupun kekerasan semakin memerburuk aspek psikologis para remaja. Kebudayaan barat yang bersifat negatif dapat dengan mudah dan cepatnya masuk dan merusak kehidupan sosial masyarakat Indonesia.

makanan. 3hal ini merupakan salah satu bentuk sekuleritas hasil dari globalisasi. selama itu berasal dari luar negeri. Salah satu contoh dan bentuknya adalah “3F”. Fashion. remaja yang hamil diluar nikah. seperti tak berkepribadian. mode. Banyak remaja Indonesia yang lebih tertarik makan-makanan fast food/junk food. dll. dengan mudahnya mereka ikuti. ketimbang yang berasal dari negrinya sendiri. mereka ikut saja apa yang dibawa oleh trend. Food. tanpa peduli apakah gaya ataupun pakaian yang mereka pakai itu sesuai dan cocok dengan norma-corma 27 . Banyak para remaja Indonesia yang lebih tertarik oleh. aspek negatif globalisasi yang bisa melahirkan kenakalan remaja masa kini lainnya yakni mulai muncul dan berkembangnya pemikiran-pemikiran sekuleritas dalam kehidupan sosial di masyarakat. CFC. Kita dapat lihat dari bukti yang berkembang sekarang ini. Banyak pula remaja yang menjadi korban fashion yang pesat berkembang. tawuran antar pelajar. seperti McDonald. seperti. 3 hal ini bisa memengaruhi terjadinya kenakalan remaja masa kini. pakaian ataupun gaya apa yang sedang trend. Mereka begitu mudahnya terbawa dan mengimplementasikan trend yang berkembang. yang tidak baik bagi kesehatan ketimbang makanan dalam negeri yang sehat dan bergizi. Muncul dan berkembangnya pemikiran-pemikiran dan mental yang liberalis dan hedonis Selain dua hal tersebut diatas. Dua hal tersebut merupakan beberapa dari sekian banyak hal kebudayaan negatif barat yang masuk dan terimplikasi oleh para remaja melalui penyalahgunaan aspek globalisasi yakni perkembangan teknologi dan informasi. remaja yang melakukan hubungan sex diluar nikah. gaya dan film-film barat. KFC.di masyarakat. remaja yang melakukan aksi anarkis dan premanisme. remaja yang terkena penyakit kelamin akibat sex bebas tanpa pengaman. Film. Meski tidak secara langsung. dll. remaja yang vandalis.

kekerasan.yang sedang berlaku di negara kita atau tidak. 28 . semua dianggap sah-sah saja. Tentu saja dari 3F tersebut bisa memicu kenakalan remaja. Mereka yang masih rentan dan labil dapat dengan mudahnya terpengaruh bahkan terdoktrin untuk mengikuti. Banyak contoh remaja yang seperti di jabarkan sebelumnya. yang tak hanya membawa segi positif. dan semua berawal adari hal-hal yang kecil dan tidak mereka sadari. tato dll. dan tentunya tak hanya menghasilkan bentuk kenakalan remaja pada akhirnya bahkan kriminalitas pun bisa tercipta. mereka out of control dan terbawa pengaruhpengaruh luar. banyak remaja Indonesia yang tertarik dengan film-film barat ketimbang film-film domestic. hingga mereka tidak tahu lagi nilai-nilai dan norma-norma yang ada sesungguhnya di masyarakat. akibat doktrinasi berlebihan secara tidak langsung dari globalisasi ini. Demikian pula dengan film. ketat. Karena semakin banyak dan seringnya remaja Indonesia mengikuti perkembangan 3F tersebut. khususnya yang buruk. pornoaksi. dll. vandalisme. padahal belum tentu film-film barat mengandung nilai-nilai baik sesuai dengan nilai-nilai kehidupan di negara ini. dan menganggap yang dia lakukan selau benar. seperti pornografi. tindik. Hingga akhirnya pola hidup mereka menjadi pola hidup barat. justru yang ada kebanyakan film-film barat menayangkan hal-hal yang bisa merusak dan memicu kenakalan remaja cukup besar. Selama itu beraasal dari luar negeri. tapi juga segi-segi negatif yang bertentangan dalam nilai-nilai bermasyarakat Indonesia. benar-benar saja. terbuka. Berdasarkan bukti-bukti tersebut nampak terlihat pemikiran-pemikiran liberalis sudah merasuk pada sebagian besar remaja-remaja Indonesia. sesuai paham sekuleritas. semakin kuat pula kepribadian dan pemikiran liberalisasi mereka terbentuk.Seperi pakaian mini.

III. premanisme. Itu sebabnya pemikiran liberal dan hedonis ini menjadi salah satu aspek negatif yang mendasar dari globalisasi dalam memengaruhi terjadinya kenakalan remaja. senang dan nyata. meskipun itu sangat bertentangan dengan tatanan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat dan sangat merugikan bagi orang lain maupun lingkungan sekitarnya. lebih mementingkan kehidupan duniawi dan kesenangan saja. berbagai tindak vandalisme. Karena pada dasarnya mereka akan melakukan apa saja yang menurut mereka itu indah. tak peduli akibat yang akan terjadi dari tindakan mereka. kenakalan remaja merupakan wujud dari 29 . baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. Mulai dari tattoo. Faktor-Faktor dan Masalah-Masalah Penyebab Kenakalan Remaja Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya. Bagi para remaja jelas hal ini saangat berbahaya dan sangat memicu lahirnya kenakalan remaja. Bila hal tersebut merasuk pada diri remaja-remaj Indonesia.Akibat dari pemikiran sekuleritas berlebihan itu akan terbentuk dan lahirlah pemikiran hedonis (memuja kesenangan dan kenikmatan badani / duniawi). dan cenderung menimbulkan citra hedonis = atheis. Secara psikologis. tindik. mabuk-mabukan sampai yang mengarah kriminalitas kelas berat seperti pembunuhan dan lainnya bisa terjadi. Berbagai tindak kenakalan remaja sampai yang ekstrim pun bisa terjadi bila pemikiran hedonis merasuk dalam pemikiran para remaja Indonesia. free sex. karena pada dasarnya orang-orang hedonis. 2. anarkis. judi. dipastikan tindak kenakalan remaja dan kriminalitas semakin meningkat. Hedonis sebagai bentuk tindak lanjut dari sekuler pun telah banyak berkembang di Indonesia.

putus asa. Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal). 30 . ilusi. termasuk gangguan pada perkembangan anak menuju dewasa serta proses adaptasinya terhadap tuntutan lingkungan sekitar ada pada individu itu sendiri. mereka tidak mampu mengendalikan dorongan-dorongan instingtifnya dan menyalurkan kedalam perbuatan yang tidak bermanfaat. berkelahi dan lain-lain. Seringkali didapati bahwa ada trauma dalam masa lalunya. perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya. berupa: apatisme. pelarian diri. 1) Segi Psikologis Pandangan psikoanalisa menyatakan bahwa sumber semua gangguan psikiatris. Sebagai akibatnya anak mereaksi dengan pola tingkah laku yang salah. berupa: a) Konflik batiniah. agresi. yaitu pertentangan antara dorongan infatil kekanakkanakan melawan pertimbangan yang lebih rasional. kecemasan (sifatnya semu tetapi dihayati oleh anak sebagai kenyataan). Faktor-Faktor Penyebab Kenakalan Remaja  Faktor Internal Perilaku delinkuen pada dasarnya merupakan kegagalan sistem pengontrol diri anak terhadap dorongan-dorongan instingtifnya. seperti kondisi ekonomi yang membuatnya merasa rendah diri.konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja para pelakunya. b) Pemasakan intra psikis yang keliru terhadap semua pengalaman. A. sehingga terjadi harapan palsu. fantasi. maupun trauma terhadap kondisi lingkungannya. tindak kekerasan.

faktor bakat yang mempengaruhi temperamen. labilitas emosional (suasana hati yang terus menerus berubah. jika semua terpuaskan orang akan merasa senang dan sebaliknya jika tidak orang akan mengalami kekecewaan dan frustrasi yang dapat mengarah pada tindakan-tindakan agresif. b) Gangguan berfikir dan inteligensi pada diri remaja. fiksasi. c) Gangguan emosional pada anak-anak remaja. Selain sebab-sebab diatas perilaku delinkuen juga dapat diakibatkan oleh : a) Gangguan pengamatan dan tanggapan pada anak-anak remaja. dan ketidak mampuan untuk menyesuaikan diri (Philip Graham. perasaan atau emosi memberikan nilai pada situasi kehidupan dan menentukan sekali besar kecilnya kebagahiaan serta rasa kepuasan. lewat cara-cara penyelesaian yang tidak rasional. 1983). d) Cacat tubuh. rasionalisasi dan lain-lain. hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang lebih 30% dari anak-anak yang terbelakang mentalnya menjadi kriminal. regresi. perilaku delinkuen merupakan kompensasi dari masalah psikologis dan konflik batin karena ketidak matangan remaja dalam merespon stimuli yang ada diluar dirinya. seperti: agresi.c) Menggunakan reaksi frustrasi negatif (mekanisme pelarian dan pembelaan diri yang salah). Perasaan bergandengan dengan pemuasan terhadap harapan. keinginan dan kebutuhan manusia. Pada remaja yang sering berkelahi. Seperti yang telah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya. Gangguangangguan fungsi emosi ini dapat berupa: inkontinensi emosional (emosi yang tidak terkendali). ketidak pekaan dan menumpulnya perasaan. ditemukan 31 .

Allport bahwa kepribadian seseorang dapat menjadi penyebab melakukan kenakalan.W. panas baran. 2) Segi Kepribadian Faktor Pribadi yang kotor yang mengacu kepada orang yang akhlaknya atau sifat-sifatnya keji (mazmumah) seperti pemarah. tidak peka terhadap perasaan orang lain. G. memiliki emosi yang labil.W Allport mengatakan bahwa kepribadian adalah suatu organisasi yang dinamis pada sistem psikosomatis dalam individu yang turut menentukan caranya yang unik dalam menyesuaikan dirinya dengan lingkungannya. Keadaan ini terjadi kerana individu itu telah dikuasai oleh naluri agresif dan tidak rasional yang mewakili nafsu kehaiwanan. tamak. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut. tidak amanah dan lainnya. Dengan kata lain kepribadian fitrah (baik) anak telah tertimpa oleh kepribadian kotor yang semakin menguat. mudah frustrasi. namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya. Dari uraian yang dikemukakan G. 32 . sombong. dengki. yang merupakan hasil daripada pengalaman buruk yang mendendam yang pernah diterimanya sejak kecil. pendendam. Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. dan memiliki perasaan rendah diri yang kuat.bahwa mereka mengalami konflik batin. Pribadi yang kotor mungkin telah bermula sejak kecil dan kemudian semakin menguat seiring anak itu beranjak remaja dan menjadi pemicu kenakalan remaja terjadi.

Namun. minum minuman keras. Celakanya. ngebut tanpa lampu dimalam hari.  Faktor Eksternal Disamping faktor-faktor internal. merusak. jika ia melakukan kegiatan yang negatif maka lingkungan dapat terganggu.Contohnya: Kegiatan di masa remaja sering hanya berkisar pada kegiatan sekolah dan seputar usaha menyelesaikan urusan di rumah. Perhatian yang diharapkan dapat berasal dari orangtuanya maupun kawan sepermainannya. akan tetapi apabila pendidikan dalam keluarga itu gagal akan terbentuk seorang anak 33 . Apabila waktu luang tanpa kegiatan ini terlalu banyak. pada si remaja akan timbul gagasan untuk mengisi waktu luangnya dengan berbagai bentuk kegiatan. kawan sebaya sering menganggap iseng berbahaya adalah salah satu bentuk pamer sifat jagoan yang sangat membanggakan. hal ini tidak akan menimbulkan masalah. dan justru faktor-faktor eksternal ini memiliki akibat dan pengaruh yang lebih berbahaya bagi para remaja dalam hal kenakalan remaja. tidak ada kegiatan. Seringkali perbuatan negatif ini hanya terdorong rasa iseng saja. Tindakan iseng ini selain untuk mengisi waktu juga tidak jarang dipergunakan para remaja untuk menarik perhatian lingkungannya. Apabila si remaja melakukan kegiatan yang positif. Misalnya. dan sebagainya. seperti: 1) Faktor Keluarga keluarga merupakan wadah pembentukan peribadi anggota keluarga terutama bagi remaja yang sedang dalam masa peralihan. obat bius. selain itu mereka bebas. mencuri. perilaku delinkuen juga dapat diakibatkan oleh faktor-faktor yang berada diluar diri remaja.

mengalami konflik-konflik psikologis.yang cenderung berperilaku delinkuen. (Sudarsono. dll. menyebabkan anak kehilangan contoh model orang dewasa. kedua orang tuanya masig utuh. 2004: 126) b) Over proteksi dan perhatian orang tua 34 . kehilangan pendidik atau pemimbing yang sangat ia butuhkan. sehingga keadaan ini juga dapat dengan mudah mendorong anak menjadi delinkuen. tetapi karena masing-masing anggota keluarga (ayah dan ibu) memunyai kesibukan masing-masing sehingga orang tua tidak sempat memberikan perhatiannya terhadap pendidikan anakanaknya. Kehilangan kasih sayang. rejected child. di mana terutama perseraian atau perpisahan orang tua memengaruhi perkembangan si anak. Menurut pendapat umum pada broken home ada kemungkinan besar bagi terjadinya kenakalan remaja. Dalam situasi keluarga yang demikian anak muda mengaalami frustasi. (quasi broken home) ialah. semisal kondisi disharmoni keluarga (broken home). Karena dasar pribadi anak terutama dibentuk dalam lingkungan keluarga. a) Broken Home dan Quasi Broken Home Keadaan rumah tangga yang berantakan dapat membawa pengaruh psikologis buruk bagi perkembangan mental dan pendidikan anak. Keadaan yang tidak normal bukan hanya terjadi pada broken home. overproteksi dari orang tua. akan tetapi dalam masyarakat modern sering pula terjadi suatu gejala adanya “broken homosemu”. Jika kehilangan salah satu dari kedua orang tua atau kehilangan keduannya karena meninggal maupun bercerai dan lainlainnya.

bentuk-bentuk penyimpangan sosial yang berupa kenakalan. Baik itu terbuang sewaktu masih kecil. c) Rejected Childs Rejected Childs merupakan sebutan bagi anak-anak yang ditolak oleh orang tua mereka dan terbuang keberadaannya dari keluarga asalnya. Sikap perhatian orang tua yang berlebihan ini dapat menumbuhkan sifat malas. Selain over perhatian. meskipun nilai-nilai itu baik. Sikap orang tua yang otoriter dan keras terhadap anaknya justru sangat berpotensi menimbulkan pergolakan mental dan batin yang sangat kuat dari si anak Anak akan sangat merasa tertekan dan berusaha lepas dari belenggu orang tuanya. Akhirnya anak lebih cenderung kearah kenakalan (juvenile delinquency).Memanjakan anak secara berlebihan dimana anak selalu mendapatkan segala sesuatu dari orang tuanya walaupun hal itu tidak sesuai dengan norma pendidikan. Dia akan mencari tempat lain yang lebih nyaman dan bebas ketimbang kehidupan keluarga. dengan melakukan apapun yang bertentangan dari kehendak orang tua. Tidak sedikitpun anak merasa kesulitan dalam hidupnya. maupun saat sudah beranjak 35 . Dan banyak pelampiasan dari otoritas keluarga ini adalah. merasa dirinya berpribadi kecil. proteksi yang berlebihan oleh orang tua pun bisa memicu lahirnya kenakalan pada diri mereka. apatis kepada anak dalam menghadapi problema hidup yang sebenarnya sangat penting dan membantu bagi perkembangan dan kematangan anak itu sendiri. Sehingga anak tidak percaya akan dirinya. dan anak yang seperti ini tidak akan peduli terhadap nilai-nilai yang dipaksakan oleh orang tuanya.

sehingga mereka dibuang dan ditolak dari sebuah sistem sosial bernama keluarga. Tentunya bagi rejected childs. tapi jufa keinginan dan harapan yang terdalam. Selain karena faktor masa lalu yang buruk akan keluarga. hal-hal negatif sudah bukan hal yang asing lagi. Sebenarnya kita melupakan sesuatu ketika berbicara masalah kenakalan remaja. Hal tersebut tentunya akan berdampak sangat buruk bagi psikologis mereka. Orang tua juga sering menuntut banyak hal tetapi lupa untuk memberikan contoh yang baik bagi si anak. d) Pengaruh buruk dari orang tua Banyak orang tua yang tidak dapat berperan sebagai orang tua yang seharusnya. Mereka harus menjadi dewasa sebelum waktunya. Sebab. Bagi rejected childs. bisa menjdi pengaruh sangat kuat remaja-remaja ini menjadi nakal bahkan kriminal. Kebanyakan anak-anak terbuang ini. bermotif sama. Tak adanya peran orang tua sebagai panutan dan kontrol pribadi tentunya sangat berpengaruh dalam perkenbangan psikologi dan panyerapan nilai-nilai yang ada. Mereka terlepas dari sistem keluarga dan bertahan untuk hidup sendiri. dari kenakalan seorang remaja selalu dikristalkan menuju faktor 36 . terlebih bagi mereka yang tumbuh besar di jalan. kerasnya kehidupan yang harus dijalani sebelum wajtunya. yakni tidak dinginkan keberadaannya oleh keluarga asalnya. keluarga adalah suatu ironi. yaitu hukum kausalitas. Mereka hanya menyediakan materi dan sarana serta fasilitas bagi si anak tanpa memikirkan kebutuhan batinnya. dan kemunafikan. dan mengetahui kerasnya dunia sebelum waktunya.remaja.

Padahal sangat mungkin kenakalan remaja yang terlahir berasal dari pengaruh buruk orang tuanya. jadi bandar narkoba. sampai pada lemahnya iman seseorang. membiarkan anak-anak gadisnya tidak menutup aurat. melalaikan sholat. pengaruh media massa. membiarkan anak-anaknya bergaul bebas (pacaran). dll. mengajari anak untuk melakukan perlawanan ketika anak diganggu orang lain. suka menyakiti anak secara fisik dan psikis. menyediakan tempat hiburan (diskotik). merokok seenaknya di depan anak-anak. menghambur-hamburkan uang dengan gaya hidup yang konsumtif. berasal dari kenakalan orang tuanya sendiri.eksternal lingkungan yang jarang memerhatikan faktor terdekat dari lingkungan remaja tersebut dalam hal ini orangtua. berghibah atau memfitnah. membiarkan anak-anaknya minum-minuman keras. Kita selalu menilai bahwa banyak kasus kenakalan remaja terjadi karena lingkungan pergaulan yang kurang baik. suka menghujat atau memaki. dl (masalah akhlak). bergaya hidup mewah. menyediakan sarana kemaksiatan. bahkan tidak pernah sholat. Kenakalan orangtua dalam ikatan keluarga Contohnya seperti : Suka berkata-kata kasar. mabuk-mabukan. sholat. Kenakalan orangtua di masyarakat Contohnya seperti : Berjudi. dll. jadi bandar judi. seperti pengaruh teman yang tidak benar. berzina. ini misalnya. mengabaikan pelaksanaan syariat. 37 .

baik langsung maupun tidak lansung akan memengaruhi mental si anak. Karena bagi mereka para remaja yang masih labil orang tua adalah panutan.Kenakalan orangtua di pemerintahan Contohnya seperti : Suka korupsi. Biasanya guru marah apabila terjadi sesuatu 38 . diskotik. perjudian. mengeluarkan kebijakan yang bertentangan dengan hajat hidup orang banyak. Pendidik / guru sering tidak masuk. bahkan sering terjadi guru marah kepada muridnya. suka melakukan pungli atau suap menyuap. memberi izin untuk usaha prostitusi/lokalisasi. suka melanggengkan kemaksiatan. narkoba. Semua pengaruh buruk orang tua tersebut dalam bentuk kesehariannya. untuk melakukan keburukan yang sama dengan orang tuanya. Menerapkan aturan kehidupan yang tidak benar dan tidak baik. 2) Faktor Lingkungan Sekolah Sekolah sebagai tempat pendidikan anak-anak dapat menjadi sumber terjadinya konflik-konflik psikologis yang pada prinsipnya memudahkan anak menjadi delinkuen. padahal itu buruk. peredaran minuman keras. kolusi. dengan dalih besar pemasukannya. akibatnya anak-anak didik terlantar. Pengaruh negatif yang menangani langsung proses pendidikan antara lain kesulitan ekonomi yang dialami pendidik dapat mengurangi perhatiannya terhadap anak didik. tempat diskotik.. perjudian. yakni KapitalismeSekularisme (termasuk juga Sosialisme-Komunisme). apa yang dilakukan orang tua masih dianggap baik. dll. menutup mata terhadap problem yang diakibatkan usaha prostitusi. pabrik minuman keras. nepotisme.

kurangnya kesibukan belajar dirumah. sebagian atau seluruhnya atau lain dari itu. hukuman atau sanksi-sanksi yang kurang menunjang tersapainya tujuan – pendidikan. guru yang kurang memahami kejiwaan remaja. juga bisa menjadi pengaruh negatif perkembangan kenakalan remaja. Proses pendidikan yang kurang menguntungkan bagi perkembangan jiwa anak kerap kali memberi pengaruh langsung ataupun tidak langsung terhadap peserta didik di sekolah sehingga menimbulkan kenakalan remaja (juvenile delinquency) seperti. sekolah atau guru yang mendisiplinkan anak didik dengan cara yang kaku dan tanpa menghiraukan perasaan anak dan sarana sekolah yang kurang memadai serta suasana sekolahan buruk. guru yang bersikap reject (menolak). atau sumber rejekinya dan sebangsanya dalam keadaan bahaya. melawan peraturan sekolah atau melawan guru.yang menghalangi keinfinannya tertentu. Dia akan marah. semisal: kurikulum yang tidak jelas. Dewasa ini sering terjadi perlakuan guru yang tidak adil. baik secara langsung maupun tisak langsung. apabila kehormatan direndahkan. anak meninggalkan sekolah (drop-out) dan lain-lainnya Walaupun demikian faktor yang berpengaruh di sekolah bukan hanya guru dan sarana serta perasarana pendidikan saja. segan atau malas belajar. anak suka membolos. Pergaulan dengan temanteman lainnya di sekolah juga menjadi faktor yang justru lebih kuat dari 39 . ancaman yang tiada putus-putusnya disertai disiplin yang terlalu ketat. Selain itu lingkungan sekolah yang tidak menguntungkan. disharmonis antara peserta didik dan pendidik. Lingkungan pergaulan antar teman pun besar pengaruhnya.

merokok. Seperti kita ketahui. termasuk perannya untuk berbuat kenakalan atau tidak. Banayak remaja yang menjadikan sekolah dan teman-teman sekolahnya sebagai tempat mereka bermaksiat. 3) Faktor lingkungan sekitar /masyarakat (Milieu) Lingkungan merupakan faktor eksternal yang paling dominan dalam perkembangan kenakalan remaja masa kini. Dan sekolah pun kini bukan hal yang terlarang bahkan tabu lagi bagi remaja masa kini untuk bertingkah semau mereka. bahkan melakukan pornoaksi dan pornografi pun.semua bisa dan banyak sudah terjadi di sekolah. Lebih jauh dikritisi. Dengan kata lain. remaja-remaja semakin berani membebaskan dirinya dari sistem nilai yang ada. sanksi yang ada seolah sudah ‘tidak’ berlaku lagi. lingkungan pun memiliki pengaruh vital dalam pembentukan karakter remaja yang selanjutnya akan diperankan dalam proses sosialisasinya sebagai makhluk sosial. sehingga nilai-nilai dan norma yang berlaku telah lapuk atau seakan tinggal nama/ sebagai simbol. dan menimbulkan perilaku-perilaku menyimpang seperti kenakalan remaja. Seseorang dapat menjadi buruk atau jelek karena hidup dalam lingkungan yang buruk (Eitzen. kondisi semacam itu memungkinkan seseorang (baca: remaja) melakukan penyimpangan karena lingkungan telah mengalami disorganisasi sosial. pengaruh teman-teman sekolah memang sangat besar pengaruhnya terhadaap kenakalan remaja sekarang ini. mabu-mabukan. seiring dengan perkembanagn teknologi dan zaman sekatang ini. termasuk bentuk kenakalan. 1986:10). Lingkungan adakalanya dihuni oleh 40 .faktor internal sekolah itu sendiri. seperti judi. Lingkungan sekitar tidak selalu baik dan menguntungkan bagi pendidikan dan perkembangan anak.

memang sangat kuat daya tariknya bagi para remaja. kebanyakan terbawa pengaruh pergaulan yang buruk. hal negatif pun dapat dengan mdahnya tersebar lewat sosialisasi dengan teman. 41 . Para remaja yang menganggap teman lebih baik dari keluarga. coba-coba. Bagi para remaja yang rentan dan tidak memiliki bekal pendidikan dan iman yang kuat. dapat dengan mudahnya terbawa pengaruh-pengaruh yang buruk. Di masa pertumbuhan seperti remaja. Sebagian besar para remja terjerumus dalam kenakalan remaja akibat pengaruh teman. Dalam hal kenakalan remaja. Para remaja yang memang belum memiliki jati diri dan masih labil. peranan teman memang sama kuatnya dengan orang tua. faktor lingkungan sekitar menjadi sangat dominan dalam penyebaran dan perkembangan berbagi bentuk kenakalan remaja. Dengan begitu anak-anak remaja ini mudah terjangkit oleh pola kriminal.orang dewasa serta anak-anak muda kriminal dan anti-sosial. dan mengikuti trend yang sedang berkembang atau tradisi buruk yang sudah ada. Motif dasar terjerumusnya para remaja ke jurang kenakalan remaja ini. Akan tetapi tidak selamanya hal-hal yang positif yang bisa didapat. apalagi teman. tentu akan dengan mudahnya terbawa pengaruh dari lingkungan sekitar. Anak remaja sebagai anggota masyarakat selalu mendapat pengaruh dari keadaan masyarakat dan lingkungannya baik langsung maupun tidak langsung. yang bisa merangsang timbulnya reaksi emosional buruk pada anak-anak puber dan adolesen yang masih labil jiwanya. berawal dari ikut-ikutan teman. Pengaruh dunia luar. asusila dan anti-sosial. sebab bagaimanapun juga dengan teman dapat meningkatkan kemampuan bersosialisasi seorang anak.

Di Indonesia kenakalan remaja umumnya terdapat di kota – kota teristimewa di kota yang besar seperti Jakarta. Semua berbagai bentuk juvenile delinquency tersebut. Membuka celah yang sangat besar bagi para remaja untuk melakukan juvenile delinquency bahkan menjadi seorang kriminal. merokok. Pengaruh teman salah satunya. Penduduk di desa umumnya berstatus petani. tato. disertai dengan perkembangan zaman yang semakin cepat. hingga akhirnya para remaja tersebut benar-benar menjadi anak-anak yang nakal dan tidak segan melakukan penyimpanganpenyimpangan apapun. disertai dengan kerentanan dan kelabilan juga keingintahuan yang besar akan sesuatu yang baru dari para remaja. dapat denagan mudahnya terasuk dan terimplikasi dalam diri para remaja. 4) Faktor sosial budaya Faktor budaya adalah bagian dari faktor sosial sehingga sering disebut faktor sosial budaya. Bermula dari cobacoba dan ikut-ikutan. budaya masyarakat desa umumnya monokultural (satu macam budaya) yang cukup kokoh dan 42 . termasuk yang berawal dari teman.Sifat yang masih labil dan keingintahuan yang besar seringkali tersalahgunakan akibat pengaruh dan pergaulan teman. jarang terjadi di desa – desa walaupun akhir – akhir ini kenakalan remaja telah merambat ke daerah pedesaan juga. Banyak sudah contoh kenakalan remaja yang bermula dari pengaruh lingkungan sekitar. narkoba dan sex bebas. termasuk membawa hal-hal negatif budaya barat. Mulai dari kenakalan yang berskala kecil seperti tindik. jika mereka tidak memiliki mental dan iman yang kuat. sampai kenakalan yang berupa tindak kriminal seperti tawuran.

sangatlah peka terhadap rangsangan – rangsangan dari lingkungannya dan kurang percaya pada diri sendiri hingga terbentuk kebiasaan melalui coba – coba (trial and error). mencari bentuk. observasi dan imitasi.beda. sehingga menyulitkan di dalam melakukan kontrol sosial. usaha industrialisasi yang pesat.diturunkan melalui transmisi nenek moyang. pemujaan roh – roh dan benda – benda.anak. dengan cepatnya usaha pembangunan yang menggunakan teknologi modern. Stimulasi budaya juga didapatkan dari permainan anak. Anak – anak secara dini membiasakan diri dengan berbagai kepercayaan budaya seperti pemujaan nenek moyang. mobilitas yang tinggi dan urbanisasi yang tidak terbendung sering menyebabkan kegoncangan – kegoncangan sosial disertai dengan frustasi dari anggota – anggota masyarakatnya. Dalam transmisi budaya seorang anak menerima budaya melalui instruksi. umumnya remaja berkeinginan untuk melepaskan diri dari ketergantungan emosional terhadap orangtuanya dan lebih mendekati anak – anak sebaya dengan dirinya (peergroup). maka remaja akan mendekati kelompok anak sebaya yang terdiri dari berbagai suku bangsa. Mobilitas yang tinggi memungkinkan pertukaran budaya yang intensif yang akan mempengaruhi transmisi budaya keluarga terutama bagi anak remaja yang kepribadiannya sedang berkembang. Di dalam usaha melepaskan diri dari dunia anak – anak. 43 . Apabila ikatan budaya keluarganya tidak kuat. Penduduk perkotaan umumnya terdiri dari berbagai ragam budaya (multikultral) serta status sosial ekonomi yang berbeda . Berbeda dengan di daerah perkotaan.

atau yang lainnya. sangat berpotensi menimbulkan kenakalan dalam psikologis para remaja. Mereka beralih melakukan 44 .Faktor – faktor sosial budaya yang dapat menimbulkan konflik pada remaja: a) Timbul perbedaan besar antara budaya keluarga dan pertukaran budaya dalam sikap dan nilai. Kebanyakan dari mereka berontak karena keinginan mereka akan sesuatu tidak bisa terpenuhi oleh orang tuanya yang berekonomi rendah. kebanyakan terbawa pengaruh teman maupun trend perkembangan zaman yang semakin beragam. juga menjadi salah satu faktor eksternal yang dominan dan tidak kalah penting dalam terciptanya kepribadian anak yang delinquent. merampok. Mereka para remaja yang berasal dari orang tua yang berekonomi lemah. para remaj yang berasal dari kalangan ekonomi ke bawah ini. dan mayoritas. Faktor ekonomi yang lemah dan sangat kurang. b) Transmisi budaya keluarga sangat minimal (komunikasi terhambat) orangtua acuh tak acuh terhadap tingkah anaknya (kurang korektif) c) Trasmisi budaya keluarga kadang – kadang mengalami kesulitan karena kedua orangtua mempunyai kebudayaan yang berlainan (orangtua berasal dari suku yang berbeda) 5) Faktor ekonomi Faktor ekonomi. sehingga termotivasi untuk melakukan delinquent. sehingga menimbulkan pikiran dan hasrat lain untuk menggapai yang diinginkannya itu. melampiaskannya dalam bentuk kenakalan berupa mencuri. maupun menjadi delinquent.

Kebanyakan remaja delinquent yang berasal dari kalangan menengah ke atas. memanfaatkan kekayaan orang tuanya untuk apapun yang ingin dilakukannya. termasuk hal itu salah. termotivasi oleh teman untuk bisa sama seperti mereka. juga bisa menjadi remaja delinquent. karena berbagai hal . atau memiliki sesuatu yang sama seperti teman mereka yang notabene misalkan orang mampu. Selain masih ada berbagai motif lain yang melatari lahirnya kenakalan remaja dari faktor ekonomi ini.tindakan menyimpang tersebut karena motivasi untuk memiliki sesuatu telah menutupi akal sehat mereka. tromotivasi menjadi delinquent. kebanyakan para remaja ini mementingkan hasrat mereka ketimbang kenyataan yang mereka sudah terima. seperti. sehingga semakin meningkatkanmtivasi untuk menjadi delinkuen. disintegrasi keluarga. para remaja yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke atas. Tanpa pikir panjang. Tak hanya berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. serta pengaruh teman dan leingkungan sekitar yang buruk. Pengaruh teman juga sama besarnya. didorong dengan keadaan keluarganya yang kurang mampu. kurang perhatian. 6) Faktor media elektronik 45 . akibbat terlalu lemahnya pribadi mereka dengan status ekonomi keluarganya yang mapan. dan sombong serta apatis. Hal tersebut semakin didukung oleh basic orang tua mereka yang terlewat sayang atau mungkin kurang perhatian dengan para anak-anaknya. pengaruh teman. kebanyakan remaja yang kurang mampu ini. Kebanyakan para remaja kelas atas.

Sebuah penelitian lapangan yang pernah dilakukan di Amerika menunjukkan bahwa film-film yang memamerkan tindak kekerasan sangat berdampak buruk pada tingkah laku remaja. film dan sebagainya nampaknya ikut berperan merusak mental remaja. padahal mayoritas ibu-ibu yang sibuk menyuruh anaknya menonton tv sebagai upaya menghindari tuntutan anak yang tak ada habisnya. film. Anak yang sering menonton film-film keras lebih terlibat dalam tindak kekerasan ketika remaja dibandingkan dengan teman-temannya yang jarang menonton film sejenis. akibat pengaruh Tv dan sejenisnya. karena Tv. Remaja bisa menjadi lebih dari sekedar delinquent. maupun video bisa dengan cepatnya dan 46 . video. mereka akan termotivasi dan merasa labih abik. Polisi Amerika menyebutkan bahwa sejumlah tindak kekerasan yang pernah ditangani polisi ternyata dilakukan oleh remaja persis sama dengan adegan-adegan film yang ditontonnya. Bagi para remaja dengan mengikuti berbagai hal yang ada di Tv. dan merasa hebat. merasa keren. Ternyata anak meniru dan mengindentifikasi film-film yang ditontonnya. Bila tidak di tanggulangi faktor ini akan sangat berdampak buruk bagi kehidupan remaja. Kebanyakan dari para remaja di Indonesia terindikasi dan termotivasi dari banyak acara di televisi maupun di film. padahal kenyataannya itu hanya sebuah fiktif yang bahkan mungkin berdampak negatif bagi mereka dan belum tentu bagus juga bagi mereka yang mengikutinya. video. Mereka bisa menjadi kriminal bahkan psycho psikopat karena acara-acara yang buruk ditonton oleh mereka. untuk melakukan kenakalan remaja.Tv. maupun film. Di Indonesia pun faktor film maupun juga sering melatari berbagai kenakalan remaja yang ada.

seks dan lainnya). B. Banyak kaum muda yang mencoba mengatasi rasa cemasnya dalam bentuk “pelarian” (memburu kenikmatan lewat minuman keras. Persahabatan dinilai dengan untung rugi atau malahan dengan uang. Sikap apatis ini terwujud di dalam ketidakacuhannya akan apa yang terjadi disekitarnya. b) Sikap apatis : sikap apatis merupakan kecenderungan untuk menolak sesuatu dan pada saat yang bersamaan tidak mau melibatkan diri di dalamnya. membuat para remaja sulit melibatkan diri secara emosional maupun efektif dalam hubungan pribadi dan dalam kehidupan di masyarakat. obat penenang.ampuhnya memiliki pengaruh besar untuk merombak dan menyimpangkan paradigma dan kepribadian remaja ke arah dan bentuk yang lain dari yang seharusnya. c) Kecemasan dan kurangnya harga diri : kata stress atau frustasi semakin umum dipakai kalangan remaja. Masalah-Masalah Penyebab Kenakalan Remaja Masalah-masalah yang sering dihadapi remaja masa kini antara lain : a) Kebutuhan akan figur teladan : remaja jauh lebih mudah terkesan akan nilai-nilai luhur yang berlangsung dari keteladanan orang tua mereka daripada hanya sekedar nasihat-nasihat bagus yang hanya kata-kata indah. e) Perasaan tidak berdaya : perasaan tidak berdaya ini muncul pertama-tama karena teknologi semakin menguasai gaya 47 . d) Ketidakmampuan untuk terlibat : kecenderungan untuk mengintelektualkan segala sesuatu dan pola pikir ekonomis.

kenakalan remaja di Indonesia semakin berkembang dan bervariasi bentuk serta macamnya. Masuk dan berkembangnya pola kehidupan budaya barat sebagai aspek negatif globalisasi berbanding lurus dengan perkembangan kenakalan-kenakalan dan perilaku-perilaku menyimpang yang dilakukan oleh para remaja. Baik itu kenakalan remaja bersifat individual maupun yang bersifat berkelompok. Lebih jauh remaja mencari “jalan pintas”. Teknologi mau tidak mau menciptakan masyarakat teknokratis yang memaksa kita untuk pertama-tama berpikir tentang keselamatan diri kita di tengah-tengah masyarakat. Seiring berkembangnya jaman dengan globalisasi.hidup dan pola berpikir masyarakat modern. bervariasi dan pesat bermunculan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. obatobatan dan seks pada mulanya berawal dari hanya mencoba-coba. globalisasi telah banyak membawa pengaruh dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. kini justru semakin berkembang. misalnya menggunakan segala cara untuk tidak belajar tetapi mendapat nilai baik atau ijasah. Para remaja zaman sekarang seakan tak memiliki batasan nilai dan norma 48 . f) Pemujaan akan pengalaman : sebagian besar tindakan-tindakan negatif anak muda dengan minumam keras. 3. III. Kaitan Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja dalam Perkembangan Globalisasi Seperti kita sudah ketahui sebelumnya. Lingkungan pergaulan anak muda dewasa ini memberikan pandangan yagn keliru tentang pengalaman. Berbagai bentuk kenakalan maupun penyimpangan remaja yang sebelumnya belum pernah ada maupun tidak terangkat dalam implementasi dan implikasinya. khususnya pengaruh dalam perkembangan kenakalan remaja di Indonesia.

Faktor globalisasi yang merupakan tuntutan tak terhindarkan. narkoba bisa terbilang baru dalam perkembangannya di Indonesia. mulai dari vandalisme. mungkin penggunaan narkoba sudah ada. turut membawa pengaruh besar narkoba dalam tata kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Narkoba merupakan salah satu bentuk variasi baru dalam perkembangan kenakalan remaja di Indonesia akibat pengaruh globalisasi saat ini Dalam 49 . Meskipun sebelum era reformasi. dan pengguna terbesar dari barang haram ini adalah remaja.khususnya dari dalam dirinya sendiri. Mereka seakan tidak malu. tapi juga para remaja masa kini telah berani menjadi pengedar barang haram tersebut. dan tidak peduli akan tata sosial yang ada. Dalam hal kenakalan remaja. Tak hanya berupa kenakalan remaja. sementara sisanya dari kalangan dewasa. narkoba juga bahkan dapat melahirkan berbagai bentuk kenakalan remaja yang lain. mabuk-mabukan. Diantaranya berbagai bentuk dan variasi kenakalan remaja masa kini sebagai implikasi dari perkembangan globalisasi yang ada. bagaimana rusaknya moral generasi penerus bangsa Indonesia ini akibat narkoba. tapi tidak separah dan semeledak penggunaan narkoba masa kini. dan begitu mudahnya terbawa pengaruh buruk globalisasi tersebut. sebagai berikut : 1. Tak hanya sebagai pengguna. Berdasarkan data. Setelah reformasi terlebih measuki era millennium. Narkoba Narkoba merupakan suatu bentuk kenakalan bahkan tindak kriminal sebagai bentuk implikasi dari aspek negatif globalisasi berupa pola kehidupan budaya barat. untuk tidak bertindak hal-hal yang menyimpang dari masyarakat. kekerasan dan lain-lain. Itu merupakan suatu bukti otentik. pengguna narkoba di Indonesia hampir 80% berasal dari kalangan remaja dan anak-anak. perilaku seksual. khususnya para remaja. narkoba semakin marak di Indonesia.

Para remaja masa kini banyak yang terjerumus ke dalamnya karena berbagai motif yang melatari. tapi juga negatif bagi remaja. yang tak hanya membawa dampak positif. Pornoaksi dan pornografi yang semakin marak saat ini di berbagai media informasi.beberapa daasa warsa terakhir ini penggunaan narkoba di kalangan remaja semakin meningkat pesat. khususnya remaja. para remaja masa kini semakin berani mengekspresikan diri mereka. Hal ini semakin tersokong oleh adanya perkembangan zaman berupa globalisasi. Jika ditelusuri secara cermat memang sangat sulit untuk mancari korelasi timbulnya kasus penggunaan narkoba oleh anak remaja dengan kondisi-kondisi tertentu. utamanya merusak generasi remaja bangsa ini. banyak 50 . salah satunya dalam hal kebutuhan biologis. telah memicu pergolakan moral dan perilaku masyarakat di Indonesia. maupun sebagai bahan pelarian. Perilaku seksual bebas / Asusila Seiring berkembangnya waktu dan zaman. Siapapun dapat terpengaruh dan terjangkit virus narkoba ini. Dan dalam perkembangannya kenakalan remaja berupa narkoba sangat berpoternsi besar untuk semakin berkembang dan bertambah. Perkembangan teknologi pun kini banyak disalahgunakan sebagai media perusak moral berupa hal-hal anti-susila. bila tidak ditindak lanjuti dengan tepat dan berkala. khususnya para remaja. Khusus di Indoesia keadaan ini kerap kali melanda anak-anak remaja di kota-kota besar. merupakan salah satu bentuk kenakalan remaja hasil adaptasi globalisasi di bangsa ini. pengaruh pihak lain. Perilaku seksual bebas. mulai dari sekedar coba-coba. 2. Karena peranan narkoba di masa kini semakin mengakar dan vital bagi kerusakan bangsa ini. Masuknya budaya-budaya barat yang tidak relevan dengan nilai sosial masyarakat Indonesia. serta mudahnya akses untuk masuk dan mendapatkannya. utamanya para remaja.

Ditambah berkembangnya paham-paham liberalisme dalam kehidupan sosial yang mengutamakan kebebasan. Bandung dan Papua. Yogyakarta. Dan sebagian besar pelakunya berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. bertindak anti-susila tanpa batas. Selain itu kasus seks bebas yang dilakukan para remaja pun semakin berkembang dimana saja. Di usianya yang masih muda. Mereka telah berani menyalahgunakan tyeknologi demi perbuatan biologis yang terbentuk akibat dampak negatif perkembangan teknologi itu sendiri. merupakan diantara bentuk-bentuk kenakalan remaja berupa perilaku seksual bebas ini. bahkan dianggap oleh mereka sebagai hal yang lumrah dan trendi. perkembangan perilaku asusila di Indonesia kian memrihatinkan. Dalam beberapa tahun terakhir ini berbagai kasus tindakan asusila banyak merebak di masyarakat. perilaku seksual bebas dapat sangat berpengaruh bagi masa depan para 51 .disalah gunakan oleh para remaja masa kini sebagai suatu bentuk pembelajaran mereka. tercatat sebagai kota-kota besar di Indonesia yang memiliki tingkat perilaku asusila tertinggi di Indonesia. bercumbu di depan umum. Berdasarkan data dari sebuah LSM. Tentunya bukan tanpa akibat kenakaln remaja yang satu ini. Hal tersebut merupakan suatu bukti bahwa bentuk negatif berupa pola kehidupan budaya barat telah merasuk pada diri remaja-remaja Indonesia. Melakukan hubungan seks diluar nikah. serta panyalahgunaan perkembangan teknologi yang semakin canggih untuk hal-hal yang anti susila semakin melahirkan kebebasan para remaja untuk berekspresi negatif berupa kenakalan remaja. mereka sudah berani beraksi layaknya orang dewasa berhubungan biologis. utamanya video-video porno yang banyak dilakukan para remaja pelajar di Indonesia. Jakarta. Seperti kita ketahui saat ini banyak sekali perilaku seksual bebas yang dilakukan para remaja di Indonesia.

kini nampaknya semakin menguat implikasinya dalam kehidupan sosial. akibat .remaja. Kekerasan remaja Dewasa ini kekerasan oleh para remaja semakin banyak bermunculan di masyarakat. terasingkan dari kehidupan sosial. kekerasan merupakan jalan terbaik untuk menyelesaikan suatu masalah. juga sangat memengaruhi kepribadian para remaja kearah yang negatif. Kekerasan salah satunya. Para remaja masa kini seakan sangat mudah terpengaruh dengan berbagai hal yang masuk. kebanyakan mereka mencontoh tindakan tersebut. tapi juga remaja bahkan anak-anak kini mudah tersulut pikiran dan tindakannya dalam bentuk kekerasan. hamil diluar nikah. Dengan berkembangnya globalisasi dan masuknya budaya barat. Maraknya acara-acara maupun film-film yang berisikan kekerasan maupun vandalisme di Tv maupun internet. hanya dengan kekerasan permasalahan bisa selesai. terimplikasi cukup baik dalam kehidupan sosial di Indonesia. sangat mudah tersulut amarah hingga melakukan aksi anarkisme dan violenisme seenaknya. 3. 52 . tak peduli baik atau buruk perilaku tersebut. terjangkit penyakit kelamin. Khususnya para remaja yang masih labil. Bagi sebagian remaja yang berpikiran pendek. Masuknya budaya barat berupa kekerasan ini. khususnya yang berasal dari budaya barat. mereka bisa kehilangan masa depan mereka. kehidupan sosial para remaja pun perlahan-perlahan mengikuti gaya hidup barat tersebut. Kenakalan remaja berupa kekerasan bagi para remaja Indonesia sudah terimplementasi dalam bentuk yang lebih kompleks lagi yakni vandalisme. dikeluarkan dari sekolah. atau bahkan kekerasan merupakan suatu bentuk selebrasi dari kesengangan akan sesuatu. Kekerasan yang sangat tidak identik dengan budaya kita sebagai bangsa timur. tak hanya orang dewasa.

merusak sarana umum dengan kasar. justru rekaman-rekaman kekerasan itu menjadi motivasi remaja lain untuk membuat hal yang sama bahkan lebih sadis seperti sebelumnya. menghancurkan berbagai fasilitas umum. Marak berkembangnya peredaran dan penjualan minuman keras di masyarakat akhir – akhir ini juga telah banyak disalahgunakan oleh sebagian remaja di negeri ini. Hal tersebut merupakan salah satu bukti tumbuh suburnya kekerasan di budaya bangsa generasi remaja kita. Memang tak bisa dipungkiri penyalahgunaan teknologi sekarang ini sangat memengaruhi kekerasan di kalangan remaja. faktor coba-coba dan pengaruh teman pun cukup besar memengaruhi kenakalan remaja ini. Sama halnya dengan 53 . Salah satu contohnya adalah tawuran para pelajar di Indonesia ini. entah apa sebabnya. Ironisnya bukan sebagai pelajaran. bahkan untuk sesuatu yang senang. selagi mereka bertawuran. mereka bertindak anarkis terhadap teman mereka sendiri dan merekamnya.karena menurut mereka itu adalah hal yang hebat dan luar biasa dan patut ditiru. Contoh lainnya adalah banyak beredarnya video-video berisi kekerasan yang dilakukan para remaja putri di beberapa daerah di Indonesia. mereka menyerang sekolah lain untuk bertawuran. Tawuran merupakan bentuk kekerasan yang dilakukan oleh para remaja ini. Selain berkelahi para remja ini juga sering kali bertindak vandalis seenaknya. Mabuk-mabukan Kehidupan budaya barat lainnya yang menjadi aspek negatif dari perkembangan globalisasi di Indonesia. mereka mencorat-coret sarana umum. tak hanya atas nama kemarahan saja mereka tawuran. Bertindak anarkis kemudian menyalahgunakan teknologi sebagai media nya. 4. yakni minuman keras / mabuk-mabukan. Kebanyakan dari mereka menjadikan minuman beralkohol sebagai pelampiasan manakala mereka sedang sedih maupun senang.

alcohol pun bisa melahirkan kecanduan yang sangat. Tato dan Tindik Tato dan tindik merupakan suatu pola hidup masyarakat barat yang kini semakin berkembang di kalangan remaja Indonesia. Itu sebabnya minuman keras dan narkoba merupakan dua bentuk kenakalan remaja terbahaya bagi perkembangan fisik dan mental para remaja. berkata kasar. orang bisa melakukan apapun dibawah ketidaksadaran mereka.narkoba. Tentunya hal tersebut sangat berdampak negatif bagi para remaja. tato maupun tindik bisa tergolong kenakalan. Dalam konteks kenakalan. semua bisa terjadi akibat mabuk minuman keras. merusak otak dan pikiran. Tato maupun tindik umumnya di Indonesia. sex bebas. selain bisa menimbulkan banyak penyakit. vandalisme. identik dengan hal-hal yang menyimpang dari kebiasaan moral yang ada. Mabuk-mabukan minuman keras juga bisa melahirkan berbagai kenakalan remaja lainnya bahkan tindakan kriminal. bahkan narkoba. sebab bertentangan dengan nilai-nilai sosial dan agama yang berkembang di Indonesia. berawal dari mabuk. pornoaksi. akan selau ketergantungan dalam aktifitas kehidupannya. 5. mendewasakan sebelum waktunya tanpa alamiah. remaja yang sudah terjangkit virus minum-minuman keras. Mereka masuk ke Indonesia tentunya melalui globalisasi yang terus berkembang di Indonesia. seorang remaja bisa melakukan berbagai penyimpanganpenyimpangan lainnya bahkan tindak kriminal seperti pembunuhan serta terjerumus dalam berbagai jurang kehancuran dosa dunia. sama seperti narkoba. Bagi masyarakat barat yang menganut sekuleritas dan kebebasan. Tato dan tindik dianggap sebagai suatu lambang kebebasan berekspresi mereka. karena dua hal ini. Mereka yang bertindik maupun bertato dianggap memberontak dari sistem 54 . dan merusak tubuh mereka yang masih muda.

tapi juga bahkan saat senang maupun situasi normal dalam percakapan mereka. Remaja-remaja masa kini seakan dengan mudah dan bebasnya berkata-kata kasar dalam konteks apapun dalam keseharian mereka. Hal tersebut dimplementasikan oleh banyak remaja masa kini. yakni berbicara kasar dan kotor.nilai yang sudah ada di masyarakat. dan dianggap penyimpangan Bagi para remaja di Indonesia kehadiran dan perkembangan tato dan tindik. cenderung tidak mendapat respect dari masyarakat umumnya. 6. mereka dianggap “rebel” dan nakal dalam kehidupannya dan cenderung anarkis dalam tindakannya. dan bila tato maupun tindik dilakukan oleh remaja akan cenderung melahirkan identitas buruk bagi remaja itu sendiri. justru menarik minat mereka untuk mencobanya. mereka bebas menyertakan kata-kata kasar tak hanya saat mereka marah. Berkata-kata kasar Bentuk kenakalan remaja lainnya yang juga merupakan hasil perkembangan globalisasi. dalam hal apapun. muncul komunitas masyarakat yang melumrahkan penggunaan tato dan tindik. Remaja yang bertindik atau bertato. Seperti kita ketahui salah satu kebudayaan barat yang negatif adalah kata-kata kasar. tato maupun tindik menjadi pro-kontra di negara ini. khususnya pekerjaan. tapi sebagian besar masyarakat Indonesia masih menolak. Tak sedikit remaja yang bertato bahkan bertindik. Bagi 55 . Dalam perkembangannya. Karena tato dan tindik merupakan penyimpangan dari tata nilai sosial dan utamanya agama yang ada di Indonesia. dalam hal apapun orangorang barat bisa dengan mudahnya berkata kasar. ada yang setuju. Mengapa tato maupun tindik dimasukkan sebagai bentuk kenakalan remaja?. tapi lebih banyak yang tidak setuju. Masyarakat pun memiliki penilaian tersendiri terhadapnya.

Ini bagaikan suatu efek samping yang pasti ada dari kehidupan manusia di dunia. tapi berkata-kata kasar juga termasuk dalam kenakalan remaja. Karena sebagai suatu resiko dan efek samping dari kehidupan. c) Remaja harus membentuk ketahanan diri agar tidak mudah 56 . Sehingga lebih tepat penanggulangan yang ada berikut ini hanya sebatas langkah preventif dan minimalisir dari kenakalan remaja yang ada. sehingga bias menjadi benteng dasar dari berbagai bentuk tindakan kenakalan maupun criminal. 4. bebas meggunakan berbagai kata kasar dalam keseharian mereka. terlepas dari bisa diterima atau tidaknya penyimpangan tersebut. Bentuk dan Macam Solusi Penanggulangan Kenakalan Remaja Kenakalan remaja merupakan suatu problematika sosial yang membutuhkan penanngulangan berkalan dan kontinu. dimanapaun. b) Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini. keberadaan kenakalan remaja akan selalu ada kapanpun. tak cukup hanya sekali untuk mengatasinya. a) Remaja Intern Remaja hendaknya selalu memperkuat iman dan takwanya terhadap agama. III.mereka hal tersebut sudah menjadi hal yang lumrah dan biasa. Meskipun biasa dan kecil. A. oleh siapapun di kehidupan sosial manusia di dunia ini. karena juga merupakan suatu tindak penyimpangan. karena memang tak hanya para remaja tapi juga semua lapisan masyarakat di Indonesia khususnya.

nyaman dan penuh kasih sayang bagi remaja. b) anak. Bermodalkan pengalaman-pengalaman yang diperolehnya dalam keluarga inilah bergantung kelangsungan hidupnya. d) Remaja harus pandai memilih teman dan lingkungan yang baik untuk diajak bergaul. memperoleh penemuan-penemuan. membentuk kebiasaan-kebiasaan yang 57 . serta penuh percaya diri dalam perkembangan kepribadian mereka. e) Remaja harus bisa kreatif dan inovatif.terpengaruh jika ternyata keluarga (orang tua ). Orang tua sebaiknya mempersiapkan diri untuk mengenal lebih jauh dalam membimbing anaknya saat masa remaja : a) Kenali mereka lebih dekat yaitu informasi mengenai remaja dan perubahan-perubahan yang terjadi di dalam dirinya. teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan. Disitulah remaja dibesarkan. Keluarga Lingkungan Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang primer dan bersifat fundamental. Tidak hanya remaja yang belajar menghadapi kehidupannya yang “baru” tetapi orang tua juga perlu banyak belajar menghadapi perubahan-perubahan dan menemukan cara terbaik untuk menghadapinya. B. d) Menciptakan hubungan komunikasi yang harmonis. belajar dan berkembang. c) Kenali perubahan emosi remaja dan caranya mencari perhatian Kenali perubahan fisik pada remaja dan dampaknya terhadap diri orang tua serta reaksi emosinya dalam menghadapi masalah.

jangan memberi tekanan pada anak. 58 . Anak hendaknya ditumbuhkan kesadaran bahwa kenyataan sering tidak seperti harapan kita. k) Anak hendaknya diberi pengarahan tentang idealisme dan kenyataan. e) Kenali perubahan lingkungan misalnya peran gender serta rasa keadilan antara pria dan wanita. orangtua hendaknya juga memberikan kesibukan dan mempercayakan sebagian tanggung jawab rumah tangga kepada si remaja tidak dengan pemaksaan maupun mengada-ada i) Dalam hal ilmu pengetahuan.positif. sabar. g) Adanya motivasi dari keluarga untuk mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri h) mengarahkan untuk mempunyai teman bergaul yang sesuai. secara terbuka. sebaliknya harapan tidak selalu menjadi kenyataan. menyikapi “kesalahan” anak. j) Arahkan anak untuk menyenangi dan mengembangkan bakat dan keinginannya dalam hal yang baik. ditaksir dan pacaran. f) Berilah pengertian mengenai masalah-masalah seksualitas. naksir. memberlakukan aturan dalam keluarga. kelainan seksual dan pengaruh buruk yang ada di masyarakat. bukan semata-mata karena kesenangan orang tua. arahkanlah agar anak memilih jurusan sesuai dengan kesenangan dan bakat anak. “mengambil hati” anak dan “mencuri perhatian” anak. teman dan permasalahannya. dan bijaksana kepada para remaja.

berilah hukuman yang mendidik bila perbuatan itu tetap diulang. n) Menumbuh kembangkan perasaan malu dan takut melakukan perbuatan yang tidak baik ataupun berbagai bentuk kejahatan inilah yang akan menjadi 'pengawas setia' dalam diri setiap orang. termasuk dalam hal permasalahan yang menyangkut kenakalan. seimbang antara pengawasan dengan kebebasan. khususnya para remaja. t) Memberi kesempatan dan kebebasan pada anak untuk terbuka dalam hal apapun terhaadap orang tua.l) orangtua hendaknya bersikap seimbang. 59 . walau si anak nakal sekalipun. s) Mendisiplinkan anak dengan kasih sayang untuk mengefektifkan melatih dan memastikan anak mematuhi peraturan tertentu. m) Orangtua hendaknya memberikan pengertian dan teladan dalam menekankan bimbingan serta pelaksanaan latihan kemoralan. o) Saat ataupun setelah melakukan kenakalan berikanlah saran agar dia tidak melakukan maupun mengulangi perbuatan itu lagi. r) Orang tua hendaknya memilih dan mengawasi tayangan yang baik dan bermanfaat bagi perkembangan anak remaja mereka. Bila tidak mempan diberi saran. menerima anak apa adanya tanpa syarat dan pengecualian. p) anaknya q) Orang tua hendaklah berlaku adil tanpa pilih kasih terhadap anakmemberikan uraian tentang akibat perbuatan buruk yang dilakukan anaknya. Usahakan dengan berbagai cara agar anak tidak lagi mengulangi perbuatan yang tidak baik itu.

a) Lingkungan Sekolah Sekolah sebagai pusat pendidikan bagi siswa dalam rangka menimba pengetahuan. 60 . v) Hendaknya orang tua sabar dalam membimbing anak-anak remajanya.u) Memberikan solusi-solusi dan motivasi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi si anak. a) Keluarga sebagai pusat pendidikan : disini orang tua berperan dalam pembentukan kepribadian remaja karena orang tua mendidik. tertib serta aman agar dapat menunjang keberhasilan PBM karena itu guru perlu dapat menciptakannya. Penanaman. C. olahraga serta meningkatkan budi pekerti yang luhur. c) Keluarga sebagai pusat ketenangan hidup : dalam mempertahankan hidupnya sering orang mengalami gangguan pikiran. dan pengimplementasian nilai-nilai keimanan dan ketakwaan wajib hukumnya bagi orang tua. pengembangan. sehat. tanpa bersikap otoriter terhadap anak dalam hal apapun. menemui frustasi dan untuk mendapatkan kekuatannya kembali maka keluarga adalah pangkalan yang paling vital. keterampilan seni budaya. mengasuh dan membimbing remajanya untuk hidup di dalam masyarakat. Selain itu Keluarga sebagai lembaga pendidikan primer dan fundamental harus memiliki peranan . aagaama merupakan suatu pondasi dasar dari kepribadian seorang remaja. sebagai suatu indikator moral seorang anak. untuk ini diperlukan sarana dan prasarana yang memadai serta perlu diciptakan lingkungan yang bersih. b) Keluarga sebagai pusat agama : dalam hal ini orang tua memiliki peranan yang sangat vital.

Diberikan kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler secara terpadu. Guru adalah orangtua siswa di sekolah karena itu perlu adanya sikap berdialog guru dengan siswa tentang berbagai hal khusus tentang masalah belajar sehingga keberhasilan dalam belajar dapat tercapai. Melalui kegiatan pramuka. f) Motivasi belajar siswa timbul dari dirinya sendiri sehingga siswa dapat belajar dengan tertib. pencinta alam dan sebagainya. e) Perhatian guru terhadap siswanya diupayakan agar dapat mengetahui kelemahan siswa dalam banyak aspek terutama dalam proses belajar dan pergaulan yang sehat sehingga guru menadapat cara yang paling baik untuk menolong dan mengatasi kesulitan lainnya siswanya. karena sekolah merupakan tempat kedua remaja sering dan mudah berinteraksi dengan berbagai hal termasuk yang buruk. kesenian. sebagai indikator pengimplementasian nilai-nilai moral dan agama pada siswa (anak remaja). jika ada kebiasaan / sifat yang dapat mengganggu interaksi guru dan siswa atau emosional di dalam kelas. c) Lingkungan sekolah yang sehat dan dinamis. olahraga. patuh pada peraturan yang ada di sekolah dan tidak terpengaruh oleh hal – hal yang negative g) Program sekolah yang terpadu. 61 . karya wisata. d) Bagi guru layak bersikap objektif terhadap semua siswa di kelas. selayaknya cepat diubah dan di perbaiki.b) Sekolah juga wajib memberikan pendidikan agama lanjutan setelah keluarga.

KNPI atau organisasi pemuda lainnya oleh masyarakat sebagai wadah aktifitas yang bermanfaat bagi para remaja. b) Bersama remaja warga masyarakat juga aktif dalam melaksanakan bakti sosial sehingga diperoleh pengalaman praktis yang positif dari kehidupan bermasyarakat. mental. E. a) Lingkungan Masyarakat Pengadaan karang taruna. khususnya bagi para remaja. yang secara tidak langsung juga akan sangat bermanfaat memengaruhi pertumbuhan tingkah laku serta psikologis remaja. aktivitas dan kreativitas remaja sehingga terbentuk pribadi yang militant dan dinamis sebagai generasi penerus. Hal ini untuk melatih fisik. Pemerintah 62 . remaja masjid. c) Masyarakat hendaknya menjadi kontrol sosial terbesar perkembangan para remaja. e) Ikut serta dalam menciptakan suasana lingkungan yang kondusif. dengan mengarahkan remaja kea rah yang baik d) Menutup / membubarkan tempat-tempat / tongkrongan- tongkrongan remaja yang tidak bermanfaat dan cenderung menimbulkan kemaksiatan. D. membicarakan masalah – masalah atau kesulitan yang dialaminya dengan dibimbing oleh konsultan yang ada di dalam organisasi tersebut.dapat memberikan aktivitas yang sehat dan dinamis serta bekal untuk masa depannya. serta dalam organisasi remaja diharapkan remaja dapat berkomunikasi dengan teman – temannya.

dll. pemerintah harus turut serta memberikan penanaman tata nilai dan norma yang baik dan seuai dengan kehidupan sosial dan beragama Indonesia melalui. d) Pemerintah perlu mengadakan berbagai penyuluhan kepada para remaja mengenai hal-hal negative yang dapat merusak masa depan para remaja.a) Dalam hal pendidikan dan ilmu pengetahuan. bacaan. b) Dalam hal kehidupan sosial. pemerintah wajib menjadi kontrol sosial bagi pertumbuhan dan perkembangan generasi muda negaranya. dengan memberi fasilitas-fasilitas sosial baik berupa. Salah satunya kenakalan remaja. Pendidikan Pancasila. c) Pemerintah harus bersifat selektif dan preventif terhadap aspek- aspek globalisasi yang masuk maupun dapat merusak generasi remaja bangsa. dalam hal dan bentuk apapun. tayangan maupun teknologi yang mendidik dan membentuk pribadi remaja yang baik. Pendidikan Kewarganegaraan. Ilmu Budaya Dasar. pemberian bidang studi seperti Pendidikan Agama. 63 .

banyak memberi implikasi buruk bagi kehidupan para remaja di Indonesia. 1. Kian hari remaja Indonesia semakin tak 64 . Dalam kaitannya dengan era globalisasi sekarang ini. Pola hidup budaya barat sebagai salah satu aspek bawaan globalisasi. kenakalan remaja telah menjadi efek langsung yang semakin berkembang implikasinya dalam masyarakat.BAB IV PENUTUP IV. Berbagai bentuk kenakalan remaja baru yang belum pernah ada sebelumnya. Berbagai paket negatif globalisasi membawa banyak dampak perubahan bagi perkembangan psikologis dan fisik remaja di Indonesia. Tak hanya sekadar penyimpangan bahkan kenakalan remaja bisa berupa tindak kriminal bila itu sudah merugikan bahkan membahayakan nyawa orang lain. Kesimpulan Kenakalan Remaja merupakan suatu bentuk problematika sosial yang telah ada dan akan selalu ada dalam kehidupan sosial. kini kian merebak dan menyebar dalam diri remaja.

serta hokum yang berlaku di negarai ini. vandalisme. serta menjadi pembentuk. filter (penyaring) yang paling mendasar adalah kita kembali kepada ajaran agama. sampai tato dan tindik kini telah berkembang sebagai bentuk kenakalan remaja dan problematika sosial baru di masyarakat. norma.terkendali mengekspresikan diri mereka. dimanapun. Sehingga tidak terlahir kenakalan remaja berupa atau akibat disfungsional teknologi 3. Perkembangan Iptek di era globalisasi sekarang harusnya bisa dimanfaatkan dengan baik sebagai pembentuk kepribadian generasi cerdas bagi para remaja sekarang ini. 2. tak terkecuali remaja itu sendiri sebagai sumber daya manusia negeri ini dan generasi penerus bangsa ini. Mulai dari narkoba. dari kita semua. Bagi para remaja khususnya. dan oleh siapapun. 2. miras. Karena kenakalan remaja merupakan suatu problema sosial yang selauada dan menjadi resiko kehidupan manusia di dunia ini. wajib memberi pendidikan dan pengetahuan yang baik berdasar tata nilai. khususnya keluarga dan sekolah sebagai dua lingkungan terdominan remaja. berbagai hal menyimpang dan kriminil tak segan di lakukan mereka. Semua pihak yang terkait. Efek negatif globalisasi terhadap kenakalan remaja yang semakin mengkhawatirkan tersebut. seks bebas. pembimbing 65 . Keimanan dan ketakwaan yang teguh akan menjadi pondasi dan kepribadian dasar yang menyaring pengaruh kebudayaan barat ataupun kebudayaan buruk lainnya yang dapat menyeret kita ke jurang dosa berupa kenkalan remaja. Serta bisa disikapi dengan baik dan bijaka akan berbagaid dampak negatif dari perkembangan teknologi ini. kapanpun. agama. violenisme. IV. Saran 1. tentunya membutuhkan solusi berkala untuk meminimalisir bahkan mencegah.

Jakarta: Rineka Cipta. Abdulkarim. Kewarganegaraan.ac. termasuk salah satunya ke dalam kenakalan remaja.anneahira.com/narkoba 66 .wikipedia. Jakarta: Rajawali. 1986.id http://www. Sosiologi. DAFTAR PUSTAKA   Sudarsono.wordpress. Jakarta: Erlangga. 2007. Aim.org http://www.iscribd. 2004. Kartono.tarumanagara. Bandung:   Mu’in. Psikologi Sosial 2: Kenakalan Remaja.com http://www. Pendidikan Grafindo Media Pratama. Kenakalan Remaja. Kartini. 2004.com http://h2dy.psikologi.sekaligus pengawas kepribadian dan pertumbuhan remaja ke arah yang positif terhindar dari efek-efek negatif. Idianto. Sumber Internet :      http://www.

termasuk periode remaja. Kesalahan yang diperbuat para remaja hanya akan menyenangkan teman sebayanya. ketika masih anak-anak. Remaja seringkali sulit mengatasi masalah mereka. Kenakalan remaja itu harus diatasi. Ada dua alasan hal itu terjadi. karena remaja merasa dirinya telah mandiri. namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa.com http://h4b13. seluruh masalah mereka selalu diatasi oleh orang-orang dewasa.   http://eka-punk. Mereka sedang mencari pola hidup yang paling sesuai baginya dan inipun sering dilakukan melalui metoda coba-coba walaupun melalui banyak kesalahan. Setiap periode hidup manusia punya masalahnya sendiri-sendiri.id KENAKALAN REMAJA Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Remaja pada umumnya mengalami bahwa pencarian jati diri atau keutuhan diri itu suatu masalah utama karena adanya perubahan-perubahan sosial. lingkungan masyarakat dan masa depan bangsa.ac. yaitu : pertama. Perubahan-perubahan ini dipergencar dalam masyarakat kita yang semakin kompleks dan berteknologi modern. Kesalahan yang dilakukan sering menimbulkan kekuatiran serta perasaan yang tidak menyenangkan bagi lingkungan dan orangtuanya. dicegah dan dikendalikan sedini mungkin agar tidak berkembang menjadi tindak kriminal yang lebih besar yang dapat merugikan dirinya sendiri. Kesalahan-kesalahan yang menimbulkan kekesalan lingkungan inilah yang sering disebut sebagai “kenakalan remaja”.blogspot.18 tahun. maka mereka mempunyai gengsi dan menolak bantuan dari orang dewasa. Seorang remaja sudah tidak lagi dapat dikatakan sebagai kanak-kanak.ubb. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia antara 13 . Hal inilah yang membuat remaja tidak mempunyai pengalaman dalam menghadapi masalah. Kedua. Arus perubahan kehidupan yang berjalan amat cepat cenderung membuat individu 67 .com http://www. fisiologi dan psikologis di dalam diri mereka maupun di tengah masyarakat tempat mereka hidup. Hal ini karena mereka semua memang sama-sama masih dalam masa mencari identitas.wordpress.

Kaitan pertumbuhan dan perkembangan individu remaja dengan lingkungannya terhadap struktur sosial dengan jalur – jalur system yang tersedia dan berlangsung di masyarakat untuk mobilitas yang lebih baik. hakekatnya mencerminkan suatu sub kultur tersendiri yang dapat dibedakan dalam 3 sub kultur kenakalan yaitu: a. durhaka kepada kedua ibu bapak dan sebagainya. Kenakalan remaja sub kultur konflik sering terjadi pada kasatuan masyarakat yang tidak stabil. DEFINISI Istilah “kenakalan” yang dimaksud adalah tingkah laku yang dianggap menyimpang dari norma-norma sosial masyarakat dan mengganggu ketentraman masyarakat. Kenakalan remaja yang termasuk sub kultur pengelakan/ pengasingan yaitu kenakalan remaja dalam bentuk penyelahgunaan obat – obatan narkotika. Perbuatan kenakalan remaja pada hakekatnya merupakan proses usaha pencapaian suatu keberhasilan tertentu dalam perkembangan kehidupan remaja. berzina. tidak cukup terorganisir. merampok.merasa hanya seperti sebuah sekrup dalam mesin raksasa daripada seorang makhluk utuh yang memiliki di dalam dirinya suatu keyakinan akan identitas diri sebagai seorang pribadi. membunuh. merupakan cara 68 . Kegagalan ini antara lain karena ketiadaan kemampuan. menodong. Sub kultur criminal: suatu bentuk gang kenakalan remaja yang mengarah pada perbuatan pencurian. Hukuman yang dijatuhkan kepada mereka ialah remaja itu ditempatkan di pusat-pusat rehabilitasi dan diberi pendidikan khusus. Sub kultur konflik: suatu bentuk gang yang mengutamakan perbuatan – perbuatan kekerasan sebagai suatu cara untuk mendapatkan atau meningkatkan status c. Kenakalan remaja (Juvenile Delinquence) adalah merujuk kepada perbuatan dan aktivitias remaja yang berlawanan dengan norma-norma masyarakat. kebut – kebutan di jalan ramai merupakan contoh kenakalan remaja sub kultur konflik. undang-undang negara dan agama. Sub kultur pengelakan/ pengasingan (rettreatist sub culture). pemerasan dll perbuatan illegal yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan (uang atau income) b. suatu bentuk gang yang menekankan pada penggunaan obat – obatan (secara salah). Perbuatan remaja dikatakan “nakal” karena remaja dianggap belum matang. keluarga cenderung berorientasi tidak pada masa depan tetapi pada masa kini dan tidak ada kemajuan sosial. Kenakalan perorangan (individual delinquency) b. seperti mencuri. mencerminkan suatu cara adaptasi yang khusus dari para remaja dalam proses penyesuaian dirinya yang gagal untuk dapat mencapai keberhasilan hidup atau memperbaiki keadaannya dengan menempuh jaur – jalur kesempatan yang sewajarnya. Perbuatan perkelahian antar gang. Kenakalan berkelompok (sociologi delinquency) Yang sering disoroti adalah kenakalan remaja berkelompok atau sering disebut “gang deliquency”. merampas. Pada kenakalan remaja sub kultur kriminil. yang tinggi mobilitas vertikal dan geografisnya. belum dewasa dan perbuatan yang mereka lakukan tidak dikenakan hukuman berat. keterbatasan pendidikan dan tidak adanya kesempatan kerja yang sesuai. JENIS KENAKALAN REMAJA Kenakalan remaja umumnya dibagi dua : a. Bentuk – bentuk perbuatan kenakalan remaja yang lebih banyak dilakukan dalam kaitan remaja yang bersangkutan dengan gangnya atau gerombolan remaja lainnya.

Menurut Freedman : 1) Adanya kegoncangan sosial yang disebabkan oleh perubahan masyarakat ke arah industri modern disertai adanya kemajuan teknologi. Menurut Cloward dan Ohlin: (berdasarkan teori Merton) Kenakalan remaja kemungkinan besar timbul bila beberapa kelompok dalam masyarakat tidak mampu untuk mencapai tujuan-tujuan budayanya.adaptasi terhadap keadaan secara pengelakan. PENYEBAB Penyebab kenakalan remaja dari berbagai sumber. memiliki banyak kawan adalah merupakan satu bentuk prestasi tersendiri. b. Misalnya. Makin banyak kawan. e. maka remaja kemudian akan melarikan rasa kekecewaannya itu pada narkotik. obat terlarang. Apalagi mereka dapat memiliki teman dari kalangan terbatas. melepaskan perjuangan dalam mencapai kesuksesan. Apabila timbul frustrasi. yang tidak tergantung pada kelompok nasional yang sedang berkuasa didaerah tersebut. 2) Mobilitas yang semakin besar dan urbanisasi ke kota-kota besar sebagai pusat industri tersebut. kebanggaan ini adalah “semu” sifatnya. Hal ini penting untuk menjaga agar pendidikan Agama 69 . Ketidak adilan dalam kesempatan mencapai tujuan budaya tersebut. mendorong anak-anak dari kelas bawahan untuk melakukan tindakan kriminal. d. anak orang yang paling kaya di kota itu. pergaulan itu akan menimbulkan kekecewaan nantinya. perlu dipikirkan pula latar belakang agama pengelola sekolah. umumnya adalah anak-anak yang mampu membuat sekolahan sebagai pusat dari kehidupan berkelompok seusia (peer group life) disamping mendapatkan informasi dan pengetahuan. Anak-anak yang berhasil sekolahnya. selalu dihinggapi adanya kenakalan remaja. Menurut Shaw dan McKay Tentang teori “keturunan budaya” (cultural transmission). dan lain-lain. Selain itu. Menurut Y. Orangtua juga senang dan bangga kalau anaknya mempunyai teman bergaul dari kalangan tertentu tersebut. ataupun anak orang terpandang lainnya. Malah kalau tidak dapat dikendalikan. c. Menurut Friedenberg Kenakalan remaja sering dihubungkan dengan kegagalan sekolah. Sebab kawan dari kalangan tertentu pasti juga mempunyai gaya hidup yang tertentu pula. antara lain : a. pengaruh kawan bermain ini bukan hanya membanggakan si remaja saja tetapi bahkan juga pada orangtuanya. 2) Pendidikan : memberikan pendidikan yang sesuai adalah merupakan salah satu tugas orangtua kepada anak. Dari penelitian yang dilakukan pada beberapa kota dengan pendapatan ekonomi yang rendah. anak pejabat pemerintah setempat bahkan mungkin pusat. memasuki kelompok “gang” yang siap tempur atau menarik diri dari realitas yang pahit dengan minum obat-obat narkotika.M Uttamo Thera. pilihkanlah sekolah yang bermutu. Padahal. timbulnya kenakalan remaja tetap sama besarnya. kenakalan remaja dapat ditimbulkan oleh beberapa hal sebagian di antaranya adalah: 1) Pengaruh teman sepermainan : di kalangan remaja. terutama berkisar pada pendapatan finansial. Misalnya yang berkuasa orang Italy atau Polandia. Di jaman sekarang. makin tinggi nilai mereka di mata teman-temannya. dan lain sebagainya. Apabila si anak akan berusaha mengikuti tetapi tidak mempunyai modal ataupun orangtua tidak mampu memenuhinya maka anak akan menjadi frustrasi. Agar anak dapat memperoleh pendidikan yang sesuai. menarik diri atau mengaisngkan diri.

tidak menghargai uang. bersenangsenang tanpa mengenal waktu bahkan mungkin kemudian menjadi salah satu pengguna obat-obat terlarang. 4) Uang saku : orangtua hendaknya memberikan teladan untuk menanamkan pengertian bahwa uang hanya dapat diperoleh dengan kerja dan keringat. melainkan sebagai bentuk menghargai uang yang didapat dengan kerja dan semangat. Munculnya kegiatan iseng tersebut selain atas inisiatif si remaja sendiri. ngebut tanpa lampu dimalam hari. Mereka sudah mengenal istilah 70 . Menabung bukanlah pengembangan watak kikir. Akhirnya ia terjerumus. Jangan berlebihan. sering pula karena dorongan teman sepergaulan yang kurang sesuai. para remaja saling berangkulan mesra tanpa mempedulikan masyarakat sekitarnya. Sebab. pada umunya apabila seseorang tidak mengikuti gaya hidup anggota kelompoknya maka ia akan dijauhi oleh lingkungannya. Perhatian yang diharapkan dapat berasal dari orangtuanya maupun kawan sepermainannya. Sebab dalam masyarakat. Tindakan iseng ini selain untuk mengisi waktu juga tidak jarang dipergunakan para remaja untuk menarik perhatian lingkungannya. bukan semata-mata karena kesenangan orang tua. kebebasan bergaul sudah sampai pada tingkat yang menguatirkan. Namun.yang telah diperoleh anak di rumah tidak kacau dengan agama yang diajarkan di sekolah. Seringkali perbuatan negatif ini hanya terdorong rasa iseng saja. 5) Perilaku seksual : pada saat ini. dan sebagainya. Pemberian uang saku kepada remaja memang tidak dapat dihindarkan. Apabila waktu luang tanpa kegiatan ini terlalu banyak. mencuri. 3) Penggunaan waktu luang : kegiatan di masa remaja sering hanya berkisar pada kegiatan sekolah dan seputar usaha menyelesaikan urusan di rumah. kawan sebaya sering menganggap iseng berbahaya adalah salah satu bentuk pamer sifat jagoan yang sangat membanggakan. Uang saku yang diberikan dengan tidak bijaksana akan dapat menimbulkan masalah yaitu: anak menjadi boros. Ketika anak telah berusia 17 tahun atau 18 tahun yang merupakan akhir masa remaja. meski memang ada sebagian anak yang berhasil mengikuti kehendak orangtuanya tersebut. akhirnya mereka terpaksa mengikuti tindakan kawankawannya. minum minuman keras. Orangtua hendaknya membantu memberikan pengarahan agar masa depan si anak berbahagia. obat bius. Ajarkan pula anak untuk mempunyai kebiasaan menabung sebagian dari uang sakunya. Pemaksaan ini tidak jarang justru akan berakhir dengan kekecewaan. Misalnya. anak mulai akan memilih perguruan tinggi. Mereka dilatih agar mempunyai sifat tidak suka memboroskan uang tetapi juga tidak terlalu kikir. sebaiknya uang saku diberikan dengan dasar kebijaksanaan. jika ia melakukan kegiatan yang negatif maka lingkungan dapat terganggu. Namun. Celakanya. Arahkanlah agar anak memilih jurusan sesuai dengan kesenangan dan bakat anak. sebab mereka pikir tanpa kepandaian pun uang gampang diperoleh. Tindakan pengasingan ini jelas tidak mengenakkan hati si remaja. selain itu mereka bebas. tetapi tidak sedikit pula yang kurang berhasil dan kemudian menjadi kecewa. Apabila si remaja melakukan kegiatan yang positif. Para remaja dengan bebas dapat bergaul antar jenis. Remaja hendaknya dididik agar dapat menghargai nilai uang. hal ini tidak akan menimbulkan masalah. orangtua yang memaksakan kehendaknya agar di masa depan anaknya memilih profesi tertentu yang sesuai dengan keinginan orangtua. Tersesat. Masih sering terjadi dalam masyarakat. tidak ada kegiatan. merusak. Mereka malah pergi bersama dengan kawan-kawannya. pada si remaja akan timbul gagasan untuk mengisi waktu luangnya dengan berbagai bentuk kegiatan. Tidak jarang dijumpai pemandangan di tempat-tempat umum. dan malas belajar. frustrasi dan akhirnya tidak ingin bersekolah sama sekali. Berilah pengertian yang benar tentang adanya beberapa agama di dunia.

d. Dalam transmisi budaya seorang anak menerima budaya melalui instruksi. Pacar. e. f. Sikap apatis : sikap apatis merupakan kecenderungan untuk menolak sesuatu dan pada saat yang bersamaan tidak mau melibatkan diri di dalamnya. misalnya menggunakan segala cara untuk tidak belajar tetapi mendapat nilai baik atau ijasah. anak hendaknya diberi pengarahan tentang idealisme dan kenyataan. c. membuat para remaja sulit melibatkan diri secara emosional maupun efektif dalam hubungan pribadi dan dalam kehidupan di masyarakat. Sikap apatis ini terwujud di dalam ketidakacuhannya akan apa yang terjadi disekitarnya. FAKTOR – FAKTOR SOSIAL BUDAYA SEBAGAI LATAR BELAKANG KENAKALAN REMAJA Faktor budaya adalah bagian dari faktor sosial sehingga sering disebut faktor sosial budaya. Kebutuhan akan figur teladan : remaja jauh lebih mudah terkesan akan nilai-nilai luhur yang berlangsung dari keteladanan orang tua mereka daripada hanya sekedar nasihat-nasihat bagus yang hanya kata-kata indah. Perasaan tidak berdaya : perasaan tidak berdaya ini muncul pertama-tama karena teknologi semakin menguasai gaya hidup dan pola berpikir masyarakat modern. di jaman ini banyak remaja yang putus sekolah karena hamil. merupakan salah satu bentuk gengsi yang membanggakan. Oleh karena itu. Akibatnya. Pengertian pacaran dalam era globalisasi informasi ini sudah sangat berbeda dengan pengertian pacaran 15-20 tahun yang lalu. sebaliknya harapan tidak selalu menjadi kenyataan. Teknologi mau tidak mau menciptakan masyarakat teknokratis yang memaksa kita untuk pertama-tama berpikir tentang keselamatan diri kita di tengah-tengah masyarakat. Banyak kaum muda yang mencoba mengatasi rasa cemasnya dalam bentuk “pelarian” (memburu kenikmatan lewat minuman keras. Anak hendaknya ditumbuhkan kesadaran bahwa kenyataan sering tidak seperti harapan kita. b. MASALAH-MASALAH YANG SERING DIHADAPI REMAJA MASA KINI Masalah-masalah yang sering dihadapi remaja masa kini antara lain : a. Kecemasan dan kurangnya harga diri : kata stress atau frustasi semakin umum dipakai kalangan remaja.anak. di kalangan remaja kemudian terjadi persaingan untuk mendapatkan pacar. Persahabatan dinilai dengan untung rugi atau malahan dengan uang. Anak – anak secara dini membiasakan diri dengan berbagai kepercayaan budaya seperti pemujaan nenek moyang. Akibatnya. pemujaan roh – roh dan benda – benda. Demikian pula dengan pacaran. Stimulasi budaya juga didapatkan dari permainan anak. Ketidakmampuan untuk terlibat : kecenderungan untuk mengintelektualkan segala sesuatu dan pola pikir ekonomis. observasi dan 71 . Di Indonesia kenakalan remaja umumnya terdapat di kota – kota teristimewa di kota yang besar seperti Jakarta. Penduduk di desa umumnya berstatus petani. jarang terjadi di desa – desa walaupun akhir – akhir ini kenakalan remaja telah merambat ke daerah pedesaan juga. obat penenang. budaya masyarakat desa umumnya monokultural (satu macam budaya) yang cukup kokoh dan diturunkan melalui transmisi nenek moyang. Lingkungan pergaulan anak muda dewasa ini memberikan pandangan yagn keliru tentang pengalaman. dalam masa pacaran. Lebih jauh remaja mencari “jalan pintas”. obat-obatan dan seks pada mulanya berawal dari hanya mencoba-coba. Keindahan dan kehangatan masa pacaran sesungguhnya tidak akan terus berlangsung selamanya. seks dan lainnya). bagi mereka. Pemujaan akan pengalaman : sebagian besar tindakan-tindakan negatif anak muda dengan minumam keras.pacaran sejak awal masa remaja.

Di dalam usaha melepaskan diri dari dunia anak – anak. b. Bermodalkan pengalaman-pengalaman yang diperolehnya dalam keluarga inilah bergantung kelangsungan hidupnya. sangatlah peka terhadap rangsangan – rangsangan dari lingkungannya dan kurang percaya pada diri sendiri hingga terbentuk kebiasaan melalui coba – coba (trial and error). Trasmisi budaya keluarga kadang – kadang mengalami kesulitan karena kedua orangtua mempunyai kebuayaan yang berlainan (orangtua berasal dari suku yang berbeda) h. Orangtua sering menyimpang dari ketentuan nilai dan sikap budayanya (sering cekcok. Peran keluarga antara lain: a. berjudi. Berbeda dengan di daerah perkotaan. umumnya remaja berkeinginan untuk melepaskan diri dari ketergantungan emosional terhadap orangtuanya dan lebih mendekati anak – anak sebaya dengan dirinya (peergroup). memperoleh penemuan-penemuan. c. Disitulah remaja dibesarkan. Keluarga sebagai pusat agama : dengan kesadaran beragama yang diperoleh remaja-remaja dan bimbingan orang tua. b. dengan cepatnya usaha pembangunan yang menggunakan teknologi modern. Mobilitas yang tinggi memungkinkan pertukaran budaya yang intensif yang akan mempengaruhi transmisi budaya keluarga terutama bagi anak remaja yang kepribadiannya sedang berkembang. maka remaja akan mendekati kelompok anak sebaya yang terdiri dari berbagai suku bangsa. Apabila ikatan budaya keluarganya tidak kuat. mengasuh dan membimbing remajanya untuk hidup di dalam masyarakat. pulang malam. Keluarga sebagai pusat pendidikan : disini orang tua berperan dalam pembentukan kepribadian remaja karena orang tua mendidik. belajar dan berkembang. Penduduk perkotaan umumnya terdiri dari berbagai ragam budaya (multikultral) serta status sosial ekonomi yang berbeda .imitasi. orangtua acuh tak acuh terhadap tingkah anaknya (kurang korektif) e.beda. Kepribadian remaja misalnya kelainan kepribadian g. Kurangnya pengertian dari pihak orangtua akan kebutuhan remaja terutama kebutuhan emosional d. Keluarga sebagai pusat ketenangan hidup : dalam mempertahankan hidupnya sering 72 . foya – foya) UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PERAN KELUARGA BAGI REMAJA Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang primer dan bersifat fundamental. mobilitas yang tinggi dan urbanisasi yang tidak terbendung sering menyebabkan kegoncangan – kegoncangan sosial disertai dengan frustasi dari anggota – anggota masyarakatnya. Dalam lingkungan keluarga terutama nilai dan sikap dalam budaya keluarga terlalu dipaksakan kepada remaja (sikap orangtua yang kaku) c. Timbul perbedaan besar antara budaya keluarga dan pertukaran budaya dalam sikap dan nilai. mencari bentuk. usaha industrialisasi yang pesat. Faktor – faktor sosial budaya yang dapat menimbulkan konflik pada remaja: a. sehingga menyulitkan di dalam melakukan kontrol sosial. remaja akan mengenal agama sehingga membuat mereka untuk berbuat soleh dalam kehidupan. berkelahi. Transmisi budaya keluarga sangat minimal (komunikasi terhambat). Keluarga tidak mampu memenuhi kebutuhan materi anaknya f.

Masalah-masalah seksualitas. “mengambil hati” anak dan “mencuri perhatian” anak. patuh pada peraturan yang ada di sekolah dna tidak terpengaruh oleh hal – hal yang negatif d. remaja masjid. aktivitas dan kreativitas remaja sehingga terbentuk pribadi yang militant dan dinamis sebagai generasi penerus. b. Dalam organisasi remaja diharapkan dapat berkomunikasi dengan teman – temannya. olahraga. kaum remaja dapat mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh karang taruna. Guru adalah orangtua siswa di sekolah karena itu perlu adanya sikap berdialog guru dengan siswa tentang berbagai hal khusus tentang masalah belajar sehingga keberhasilan dalam belajar dapat tercapai c. TIPS UNTUK ORANGTUA /KELUARGA Orang tua sebaiknya mempersiapkan diri untuk mengenal lebih jauh dalam membimbing anaknya saat masa remaja : a.orang mengalami gangguan pikiran. pencinta alam dan sebagainya. Lingkungan sekolah yang sehat dan dinamis. menemui frustasi dan untuk mendapatkan kekuatannya kembali maka keluarga adalah pangkalan yang paling vital. sehat. kelainan seksual dan pengaruh buruk yang ada di masyarakat. Bersama warga masyarakat remaja juga aktif dalam melaksanakan bakti sosial sehingga diperoleh pengalaman praktis yang positif dari kehidupan bermasyarakat. olahraga serta meningkatkan budi pekerti yang luhur. Hal ini untuk melatih fisik. c. Sekolah sebagai pusat pendidikan bagi siswa dalam rangka menimba pengetahuan. tertib serta aman agar dapat menunjang keberhasilan PBM karena itu guru perlu dapat menciptakannya. karya wisata. Tidak hanya remaja yang belajar menghadapi kehidupannya yang “baru” tetapi orang 73 . keterampilan seni budaya. Diberikan kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler secara terpadu. dapat memberikan aktivitas yang sehat dan dinamis serta bekal untuk masa depannya PERAN MASYARAKAT BAGI REMAJA Usaha – usaha untuk menciptakan lingkungan sehat dan dinamis dalam kehidupan di masyarakat. membicarakan masalah – masalah atau kesulitan yang dialaminya dengan dibimbing oleh konsultan yang ada di dalam organisasi tersebut. PERAN SEKOLAH BAGI REMAJA a. Kenali perubahan lingkungan misalnya peran gender serta rasa keadilan antara pria dan wanita. f. naksir. membentuk kebiasaan-kebiasaan yang positif. Kenali perubahan fisik pada remaja dan dampaknya terhadap diri anak. mental. Motivasi belajar siswa timbul dari dirinya sendiri sehingga siswa dapat belajar dengan tertib. KNPI atau oragnisasi pemuda lainnya. e. Program sekolah yang terpadu. memberlakukan aturan dalam keluarga. teman dan permasalahannya. Melalui kegiatan pramuka. ditaksir dan pacaran. d. kesenian. menyikapi “kesalahan” anak. b. Kenali mereka lebih dekat yaitu informasi mengenai remaja dan perubahanperubahan yang terjadi di dalam dirinya. Menciptakan hubungan komunikasi yang hangat. Kenali perubahan emosi remaja dan caranya mencari perhatian orang tua serta reaksi emosinya dalam menghadapi masalah. untuk ini diperlukan sarana dan prasarana yang memadai serta perlu diciptakan lingkungan yang bersih.

budaya populer. yang maknanya ialah universal. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. http://eka-punk. Pengertian Kata "globalisasi" diambil dari kata global.tua juga perlu banyak belajar menghadapi perubahan-perubahan dan menemukan cara terbaik untuk menghadapinya. Dari sudut pandang ini. Dalam banyak hal. sabu – sabu dan lain – lain) akan cepat menjalar kemana – mana. blue film. investasi. atau proses sejarah. Sebab. bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. ecstasy. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negaranegara adikuasa.blogspot. guru dan masyarakat dapat membina remaja dengan baik. keluarga. Agar terhindar dari pengaruh negatif dari era globalisasi maka diharapkan orangtua. 74 . globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuknya yang paling mutakhir. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. pil koplo. Tahapan perkembangan remaja berbeda – beda pada setiap individu sehingga diperlukan pemahaman dan pengenalan secara dini setiap perubahan fisik dan mental yang terjadi pada remaja sehingga perlu diperhitungkan dalam membina dan mengembangkan remaja. Di sisi lain. mengusahakan lingkungan hidup yang sebaik – baiknya agar remaja dapat berkembang ke arah yang kita harapkan serta sesuai dengan kehendak dan kemauan anak sendiri tanpa mengikuti pola perilaku yang kurang baik yang sedang berkembang saat ini.com Globalisasi Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan. ekonomi dan budaya masyarakat. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. kecuali sekadar definisi kerja (working definition). putauw. perjalanan. Era globalisasi sebagai aspek kemajuan iptek telah membuat segala informasi dan kemajuan dengan cepat tersebar ke segala penjuru dunia tetapi juga penyebaran pola perilaku yang kurang baik (buku porno. Ciri globalisasi Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis. dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing.

Peter Drucker menyebutkan globalisasi sebagai zaman transformasi sosial. Mereka percaya bahwa negara-negara dan kebudayaan lokal akan hilang diterpa kebudayaan dan ekonomi global yang homogen. film. literatur. misalnya dalam bidang fashion. * Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional. Mereka berpendapat bahwa fenomena ini adalah sebuah mitos semata atau. yaitu: * Para globalis percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi nyata terhadap bagaimana orang dan lembaga di seluruh dunia berjalan. * Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi. perubahan dan ketidakpastian. dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya. mereka juga berpendapat bahwa sangat bodoh jika kita menyangkal keberadaan konsep ini. * Para tradisionalis tidak percaya bahwa globalisasi tengah terjadi. terlalu dibesarbesarkan. dan transmisi berita dan olah raga internasional). peningkatan pengaruh perusahaan multinasional. saat ini. terdapat tiga posisi teroritis yang dapat dilihat. Namun. Mereka setuju bahwa pengaruh globalisasi telah sangat dilebih-lebihkan oleh para globalis. meskipun demikian. * Para globalis pesimis berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan barat (terutama Amerika Serikat) yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan. para globalis tidak memiliki pendapat sama mengenai konsekuensi terhadap proses tersebut. * Para globalis positif dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab. * Para transformasionalis berada di antara para globalis dan tradisionalis. * Meningkatnya masalah bersama. Mereka merujuk bahwa kapitalisme telah menjadi sebuah fenomena internasional selama ratusan tahun. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam. Apa yang tengah kita alami saat ini hanyalah merupakan tahap lanjutan. jika memang ada. inflasi regional dan lain-lain. televisi satelit. dan makanan. musik. misalnya pada bidang lingkungan hidup. Sejalan dengan itu. dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO). Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi (antiglobalisasi). krisis multinasional. kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya. sebuah kesadaran dan pemahaman baru bahwa dunia adalah satu. yang sebagian 75 . Posisi teoritis ini berpendapat bahwa globalisasi seharusnya dipahami sebagai "seperangkat hubungan yang saling berkaitan dengan murni melalui sebuah kekuatan. dari produksi dan perdagangan kapital. Kennedy dan Cohen menyimpulkan bahwa transformasi ini telah membawa kita pada globalisme. atau evolusi. sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda. [sunting] Teori globalisasi Cochrane dan Pain menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan globalisasi. Giddens menegaskan bahwa kebanyakan dari kita sadar bahwa sebenarnya diri kita turut ambil bagian dalam sebuah dunia yang harus berubah tanpa terkendali yang ditandai dengan selera dan rasa ketertarikan akan hal sama.Hilir mudiknya kapal-kapal pengangkut barang antarnegara menunjukkan keterkaitan antarmanusia di seluruh dunia * Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. serta kenyataan yang mungkin terjadi.

Kaum muslim membentuk jaringan perdagangan yang antara lain meliputi Jepang. Venesia.jpg Fenomena berkembangnya perusahaan McDonald di seluroh pelosok dunia menunjukkan telah terjadinya globalisasi Fase selanjutnya ditandai dengan dominasi perdagangan kaum muslim di Asia dan Afrika. Fase selanjutnya ditandai dengan eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh bangsa Eropa. dan Belanda adalah pelopor-pelopor eksplorasi ini. para pedagang dari Tiongkok dan India mulai menelusuri negeri lain baik melalui jalan darat (seperti misalnya jalur sutera) maupun jalan laut untuk berdagang. Saat itu. Fase selanjutnya terus berjalan dan mendapat momentumnya ketika perang dingin berakhir dan komunisme di dunia runtuh. berkembang pula kolonialisasi di dunia yang membawa pengaruh besar terhadap difusi kebudayaan di dunia. Mereka menyatakan bahwa proses ini bisa dibalik. British Petroleum dari Inggris adalah beberapa contohnya. Vietnam. nama-nama. Padahal interaksi dan globalisasi dalam hubungan antarbangsa di dunia telah ada sejak berabad-abad yang lalu. Laut Tengah. Dengan teori ini. nilai sosial dan budaya Arab ke warga dunia. Di samping membentuk jaringan dagang. Hal ini didukung pula dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi. Berkas:Mcdonalds oslo 2. Jepang memiliki keunggulan komparatif pada produk kamera digital (mampu mencetak lebih efesien dan bermutu tinggi) sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk kainnya. berbagai teknologi mulai ditemukan dan menjadi dasar perkembangan teknologi saat ini. kaum pedagang muslim juga menyebarkan nilai-nilai agamanya. Semakin berkembangnya industri dan kebutuhan akan bahan baku serta pasar juga memunculkan berbagai perusahaan multinasional di dunia. pantai Afrika Timur. arsitek. Persia. sejak politik pintu terbuka. Inggris. perusahaan-perusahaan Eropa membuka berbagai cabangnya di Indonesia. Hal ini didukung pula dengan terjadinya revolusi industri yang meningkatkan keterkaitan antarbangsa dunia. Pada saat itu. negara negara di dunia mulai menyediakan diri sebagai pasar yang bebas. Misalnya. setidaknya. Kedua negara dapat melakukan transaksi pertukaran sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimilikinya. Spanyol. Runtuhnya komunisme seakan memberi pembenaran bahwa kapitalisme adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. Jepang dianjurkan untuk menghentikan produksi kainnya dan mengalihkan faktor-faktor produksinya untuk memaksimalkan produksi kamera digital. Implikasinya. benih-benih globalisasi telah tumbuh ketika manusia mulai mengenal perdagangan antarnegeri sekitar tahun 1000 dan 1500 M. Tiongkok. sekat-sekat antarnegara pun mulai kabur. Portugis. Freeport dan Exxon dari Amerika Serikat. Mereka berpijak pada teori keunggulan komparatif yang dicetuskan oleh David Ricardo. Teori ini menyatakan bahwa suatu negara dengan negara lain saling bergantung dan dapat saling menguntungkan satu sama lainnya. terutama ketika hal tersebut negatif atau.besar tidak terjadi secara langsung". 76 . Alhasil. seperti komputer dan internet. Reaksi masyarakat Gerakan pro-globalisasi Pendukung globalisasi (sering juga disebut dengan pro-globalisasi) menganggap bahwa globalisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi masyarakat dunia. dapat dikendalikan. Di Indinesia misalnya. Malaka. dan salah satu bentuknya adalah ketergantungan dalam bidang ekonomi. India. Bila ditelusuri. Sejarah globalisasi Banyak sejarawan yang menyebut globalisasi sebagai fenomena di abad ke-20 ini yang dihubungkan dengan bangkitnya ekonomi internasional. lalu menutupi kekurangan penawaran kain dengan membelinya dari Indonesia. dan Genoa. Unilever dari Belanda. begitu juga sebaliknya. Indonesia. Perusahaan multinasional seperti ini tetap menjadi ikon globalisasi hingga saat ini. abjad.

mengurangi tingkat kesejahteraan penduduk dunia. batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. sementara yang lainnya menganggapnya sebagai istilah umum yang mencakup sejumlah gerakan sosial yang berbeda-beda. bukan kepada suatu koperasi atau perusahaan. dunia ketiga. kemakmuran akan meningkat dan begitu seterusnya. mereka berpendapat bahwa kedua badan tersebut hanya mengontrol dan mengalirkan dana kepada suatu negara. yang menurut mereka mengikis lingkungan hidup.Salah satu penghambat utama terjadinya kerjasama diatas adalah adanya larangan-larangan dan kebijakan proteksi dari pemerintah suatu negara. Namun. dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. akibatnya masyarakat negara itu terpaksa mengurangi tingkat konsumsinya. Gerakan dari Semua Gerakan atau sejumlah istilah lainnya. perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut: * Globalisasi produksi. meninggalkan rakyatnya dalam lilitan hutang negara. sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik. orang-orang yang dicap "antiglobalisasi" sering menolak istilah itu. "Antiglobalisasi" dianggap oleh sebagian orang sebagai gerakan sosial. namun di sisi lain. hal ini akan meningkatkan biaya produksi barang impor sehingga sulit menembus pasar negara yang dituju. dan banyak lagi penyebab-penyebab lainnya. termasuk konsumsi barang impor.menurut mereka -. Apapun juga maksudnya. Beberapa kelompok pro-globalisme juga mengkritik Bank Dunia dan IMF. Karena permintaan meningkat. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal. dengan sasaran agar biaya produksi menajdi lebih rendah. kebijakan ini dapat melindungi produksi dalam negeri. Sebagai hasilnya. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global. 77 . Di satu sisi. kedaulatan nasional. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif. barang dan jasa. Globalisasi Perekonomian Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan. sehingga laju globalisasi akan terhambat dan -. Para proglobalisme tidak setuju akan adanya proteksi dan larangan tersebut. Menurut Tanri Abeng. akibatnya permintaan akan meningkat. hak-hak buruh. banyak pinjaman yang mereka berikan jatuh ke tangan para diktator yang kemudian menyelewengkan dan tidak menggunakan dana tersebut sebagaimana mestinya. tarif bea masuk yang murah. Ketika globalisasi ekonomi terjadi. Karena tingkat kemakmuran menurun. dan mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai Gerakan Keadilan Global. Gerakan antiglobalisasi Antiglobalisasi adalah suatu istilah yang umum digunakan untuk memaparkan sikap politis orang-orang dan kelompok yang menentang perjanjian dagang global dan lembaga-lembaga yang mengatur perdagangan antar negara seperti Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). di mana perusahaan berproduksi di berbagai negara. mereka menginginkan dilakukannya kebijakan perdagangan bebas sehingga harga barang-barang dapat ditekan. dan sebagai akibatnya. para peserta dipersatukan dalam perlawanan terhadap ekonomi dan sistem perdagangan global saat ini. tingkat kemakmuran akan menurun. infrastruktur yang memadai ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. Hal ini dilakukan baik karena upah buruh yang rendah.

* Globalisasi tenaga kerja. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat. ketat. * Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri. Sebagai contoh. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien.menuju pada selera global. atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (build-operate-transfer) bersama mitrausaha dari manca negara. Sebagai contoh : KFC. Thompson mencatat bahwa kaum globalis mengklaim saat ini telah terjadi sebuah intensifikasi secara cepat dalam investasi dan perdagangan internasional.Kehadiran tenaga kerja asing merupakan gejala terjadinya globalisasi tenaga kerja * Globalisasi pembiayaan. seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang.media cetak dll. Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi. yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan. Akibatnya selera masyarakat dunia -baik yang berdomisili di kota ataupun di desa. Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya. konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah. * Globalisasi Perdagangan. Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah memfantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. 78 . * Globalisasi jaringan informasi. dan fair. secara nyata perekonomian nasional telah menjadi bagian dari perekonomian global yang ditengarai dengan adanya kekuatan pasar dunia. * Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang. PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon. Selain itu. atau hamburger melanda pasar dimana-mana. * Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Dengan globalisasi maka human movement akan semakin mudah dan bebas. Misalnya.radio. Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi (baik dalam bentuk portofolio ataupun langsung) di semua negara di dunia. celana jeans levi's. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Kebaikan globalisasi ekonomi * Produksi global dapat ditingkatkan Pandangan ini sesuai dengan teori 'Keuntungan Komparatif' dari David Ricardo. antara lain melalui: TV. output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat.

Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. apabila suatu negara tidak mampu bersaing. maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. * Sektor keuangan semakin tidak stabil Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. adalah contoh sebuah kebudayaan yang berkembang secara global Globalisasi mempengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek 79 . tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat. * Memperburuk neraca pembayaran Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Selain itu. distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk. dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut. Globalisasi kebudayaan Sub-kebudayaan Punk. Sebaliknya. perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. Sebaliknya. dana ini akan mengalir masuk. Ketika pasar saham sedang meningkat. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. maka ekspor tidak berkembang. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). termasuk diantaranya aspek budaya. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. Dengan demikian. ketika harga-harga saham di pasar saham menurun. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan. Keburukan globalisasi ekonomi * Menghambat pertumbuhan sektor industri Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara. * memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran.* Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing.

seperti pakaian. 1966 ). Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antarbangsa.org Kenakalan Remaja Oleh: AsianBrain. Namun. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan. mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang". hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan. Akibatnya. Ia berada pada masa transisi." 80 . film dan lain lain. Pye. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian.kejiwaan/psikologis. * Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain. Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama. Pada usia tersebut. * Berkembangnya turisme dan pariwisata.com Content Tea Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. seseorang sudah melampaui masa kanak-kanak. bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. * Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism). yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. wikipedia. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini ( Lucian W. yang merupakan subsistem dari kebudayaan. namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya. Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan * Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. * Berkembangnya mode yang berskala global. Definisi kenakalan remaja menurut para ahli • Kartono. • Santrock "Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal. ilmuwan sosiologi Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari.

Krisis identitas Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Jenis-jenis kenakalan remaja • Penyalahgunaan narkoba • Seks bebas • Tawuran antara pelajar Penyebab terjadinya kenakalan remaja Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal). tercapainya identitas peran. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut. atau penolakan terhadap eksistensi anak. namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya. bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja.Sejak kapan masalah kenakalan remaja mulai disoroti? Masalah kenakalan remaja mulai mendapat perhatian masyarakat secara khusus sejak terbentuknya peradilan untuk anak-anak nakal (juvenile court) pada 1899 di Illinois. Kontrol diri yang lemah Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. 2. Kedua. Pertama. tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga. Amerika Serikat. terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Faktor internal: 1. atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja. 2. tidak memberikan pendidikan agama. Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini. 81 . seperti terlalu memanjakan anak. Teman sebaya yang kurang baik 3. Pendidikan yang salah di keluarga pun. Faktor eksternal: 1. Keluarga Perceraian orangtua. Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua. Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja: 1.

komunikatif. 3.anneahira.com/narkoba 82 . http://www. 4. Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul. teman sebaya untuk melakukan point pertama. guru. 5. Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis. dan nyaman bagi remaja.2. Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan. Adanya motivasi dari keluarga.

.5.                      .9:3.0 .7.7.9 207:8./.8 702.8 ././..8.38.3 -07-.3 2. 702.5 .8.3 5. -. 0307.5:3  /  !020739.  $.3 /.3 05.. 507: 203.3 570.. /05. 702.9 207:8.9 80091 /.  /.03..9. .8: 2.0391 907.8.850 4-.:5:3 /.. .3702. 30./..7:8 -0781...5.3-039:.2. 5. 503::.  !020739..5. 20303..850 . . 2.

3 8:.207:5.  808 -0-./..202-0725. / /:3../.3 80..7.94 /.35:3  /2.9070.3 -0702-.33.-039:03.38. /. 3/4308.3 702.  07-...3 2.8. 848.3 2070-. 507:-.3702.5.7 /.848..-... /. 8.3 58448 /.8 80.7:/2. 9: 8:/.3 80-. 80-0:23.3574-02.3 702..3 / .. 203085708.2 /7 702.914-.. 702..3 3  03.87-. 80..3.9:574-02.2 2. 702. -039: 03.  :. -07:5.403820  8. /.7.74-. .3 848.  %.0/:5...3.38:. 50702-.802:.8. 8.8  .  3 ..3 702.  .7.3 25.3/..:.03.8 50307:8 -.7 702.3..5 03.3:8.3 .3 802.-.850-.3-0:25073. 47.3.3../.:39:20232.0.8./3/4308.09 30.3 723 9.9:.8907.3 07.3 802.3 90780-:9  9039:3.5..3 202-.: .7./.380.97. -.3:8.7 3..  -07-.3  .8 -.3 -.25. 90. 207:5. 3  .. 8:2-07 /..9 1030. 207:. . 07-.3 2070. 2..980-../.3 -.9.3 702.7.3 #02.3 0307.820  .3 2030-.34-.3 3..3 03..3 /. /.703.91 4-..3702. 9: 803/7 80-. /:5 -:/..3203..8 202-.8..7:.3 . -./7084 0/:5.3 -.3 9.3 .3 203. -0702-.. 20325.. 202-:9:.9  !4..' !&%&!  '  0825:...3. 93/.79.848. -./.8-:7:-...3 /7 2070....3 90..35.3 203. 3007 3 /.9.. /03.9: -039: 574-02. 90703/.3 84:8-07..83.3 40 8. 4-. 203.3 03. .:... 5.3 93/ 3 90.. /. .8.9. /. / 3/4308.3 . 723.5:3   .3 18 702./ 010 .....38:3 ... 9.8  27. /. 80...5:3  /.8. -8./.2 0/:5. 802.7 50325..:..2 .25. /.. 9. ...

. 4-. .3903443 $03..91/./..7:83./ 543/.9.5. 5..3 3 $079.30. -07/.3-.8.9.3/..7 ..7.702.03.73 503.3 590 / 07.:5:30-:/.3 203/.7.3 -.8 057-. :8:83. .309.3. 0 .3 .07/. 3.:..  ...80-.-07:5.7 9.7 .. /2.3 702.3-07-.7 /.    !0702-. 02.7:0-:/.//.9  :8:83.0:7..9 20307099.. 4:2 .3/48.3 203.8..8 -./ 502-039:  502-2-3 80. 3  8079.3/.3.7.3702.3702.25.90344   $02:..3..33.3....05.          .  8079.2.7..8 80.-.. 3:3.  3472.-07:5. -8.31.907.3-:7:. 702.  .7.:8 503. 5. /..3 804.30307. 8..3 -..8..3 90: . 5..7.9:3.  203.703. /8.3702. -8.3 -07..3 702.:.2.3 5079:2-:. 80-.7. /.502-039:057-./..: / 30.3 -..  1907 503.750702-.3 /. /:.02-.8 /.91  9072..7.7 010 010 30..2 03.3 54891 9073/. .3. 0 /.9.3 907/423.80.5 /03.9.3 5.8: 8.7.3   .73  ./. 0:..3 50309.3-.8.3 /.7. 9/.3 057-.3 203.9../.- 202-07 503//..9/81:3843.9..3 /./.8.3/03.3 907..'  $.3 .

 #..59..7.  $:2-073907309  995.79434    !844 $48..%#!&$%   $:/.3 0.30.   : 3 /.79.3/:3 7.79.2.!7......9.394   $4844 ..   ..3..72  2     !03//.13/40/.79.3  .78434   03.  03.#30. .793  .7.7.3 #02.  .3#02.   -/:..

.

47  995. 50/.

.

..7. /  995.7:2. . 5844 9.3.

.

42  995. 8.7-/ .

.

42  995./ 47/57088 .

.

7.42. . .330.

3.74-.  995.

.

42  995.0. 5:3 -48549 .

.

- 47/57088 .42  995.

.

/         . :-- ..

805079203. 3472..8.9.3203.3808:.3 507-:.8.8:.3/0..39/.7...# #02..39:.3/..3 80503/.90.9  03.8:5074/0 702.8-0:2 .3.8. .9:/9025. /.703.32034.3-079034424/073  7:8507:-./:5 .   .9/.802:.3 0:....22.3 08. !.84047.7/.3/2..80/.3.:3 $047.33:3. ../.:7 207.8702..8 /:7.2203..2070.:. 8.8..3.3/. 03.7.  #02.7..:.82.9:..2.254 2034/43 -073.2.: :9:.3..3802.3-07./.. 3472.8./.320.2..9/7.3702.5.380732032-:.702..  ..9702.9..95..9.8.848. 03.2.3/5:8./.3../..3..2025:3.9. :.3202//.38073/80-:980-.99. .32.3..32.:2:23./.3 08..2..2.7.3.9-.2025:3.9: 907.3.2/72070.3 47.3.8:/. /.3..3702.9.2..8 08..2070.:2:23.2070..3 /-07503//.3/79: 8:.20303. ..9:5079.32.3.8/. 1844/.8..803/7 3:3.203.7 9/.3..970.507.7..8073.5..8.7.7.8/780-.507:-.3 3.3:8:8   $# 03.3.2.09.38.. ./:.52.97.2.3008....33472..3:8.93.7. #02.:0:9:.702..3 /.3.2.723. 503.8:9203.3/03.3:090397.9.39.38..3.3702..-9.8./   $ 89..38073/84749.3 507:-.3 :3/.2./.  03.44/036:03.55074/0/:52.702..3-0704254 84.8./05.3..3.35..8./..8.5.3 /.9/./.8.9/.3/../:5  !07:-.-:-.747.  $09...3.305.703./: 207.3.30/:5.703.3/7 2..038/.:... 08.3:39:/.3202-:./..7..207.3/.8..3 /73...92070./:.520325.3/.3/.75.4-...3/...9 :3/.8 /.05.73472.3 30.2070.7.3.803/7 803/7 9072.3702..9.:5:320.9:2....3..0/:..3 80-.3-07:8./03..9/.702.7.-.3 3/...503//.5..5.3:3.350747..8.0.9:.3203.9.2/73.380-.9...39/.754..2:32. .3 507:-.08.30--08.39:.9.3.2.3...2070./.9 ::2.9./.3/0.3/0.7:8/..2.9.2-.5:3.99025./-. .9.25...3..32. 8047.3...32032-:.507. 202-:3:  207. . 03. 070.. 0/:..3/507-:.3-.8.3.3/./.93/.-0702-.2.9:0..3.8..3::2..3...3.503.3 3.030036:03. 3.0 .3/0399.8..207::05.3.8./ ./93/.:9..2..2070.8.3 -0:2/0.:5:3/903...8:/./..33/50703.03.9 5:8.3 702.202.3203./.3.5-0:22.:..4-..3848.807:5/.8.. 9. .3-07...3 47.:2094/.38079.. 203.9/.3/03/. !07-:...5.: /.380-.80...3.7/0399.3 58448//. 80:7:2./..9207:.3.3 /06:03..3-./.9.80507980-:.8.3702.7.320303.357-.8/.3702.9.8..220837.507-:...3.380/32:33.03/07:3202-:...9/...702..2..3 .9..22.:8073/80-:9 .3 .9.0/0.8.703.335:38073/.3902./.3.7.8047././036:03..3-07../73./:.8.-.8. 2.  - 03.-0704254./.32070.05...::52.342508 /.9.:-.

:7.3/507-:.9.9.9:8:-:9:7907803/7...:.9.:0742-4.2.0723.3/.7.3203.2 .9.9.3702...3203:9..3:9.3507-:..:39:203/.8:.30.303.5.:3.9:-039:..3702.:2033.3503.  .3-078.3/03.3 :.723.8.. 507-:.3 507-:.3503..9.38:.420  - $:-:9:74318:.93./.203./....3:39: 203/.9:.30--...3..9..8.3.3/.9:-039:.3-079::.3702.389...0.8:.3.33.7.9.8.9.3. $:-:9:75030.5.3.3.9/-0/.3.3702.9.9: ...3 007.9:8 .5.33.303.3 50207..2 8:-:9:703.9.9..3/.5.. $:-:9:7.380-.039: -039:507-:.

9.73.3 ..5.  !.0.32030..8.75.  0:.03/07:3-0747039.3 02..207:5.503:3.32..3 9/.3808:.7.39079039:/.8././.38:.3/:5.3702././03..:7  ./05.7.3047./03.387 .3./.89/.9 203.250702-..- 9/..439403.:39:/.8.8.:9:70 8:.9...:.8:-:9:7723 203.503./.3/.3 80../.:7 .3 0-:9 0-:9.../03.3.38:3/ 2.8:-:9:74318073907./.3909.3503//.25:.39/..7.9:.3 8:.3/.02.3.8.08025.5.09.39.8.8:-:9:7431  03.59.390780/./.7.7.3 9/..183.2.9 4-.3.0-07..3 0907-.35070..34-.0723.257480850308:..8.9:-039:.5.3 7../.307.8.3/....:708025.8:8:-:9:75030.:202507-.9.::590747.39324-9..8.9.8.9..3..5..33.../.9.9:0-07..3702.9.8.207:5./5.3.3203025:.3. !07-:./:702.33.350702-..3702..03.33.3..3848../.3/...3-07.39072.33:3.7.9898:-..303.3.0.3.5 897:9:7848.079.89.3 709970..3702.8.30--../..2.3/73.93.3...703.3702. .3702.503.83././...  03.3 5079:2-:....35.7. 0.3574808:8.9:39:24-9.:788902...9.30/:5..907.3 :8:8/.  !07-:..380.55.2.39.9:./.7.702..9...33/..5.

:..8.9..3  /.749.3848..5.38.8049.../.70.9.3203.:203.70/:5.-0-07.3   ! !030-..08:808./.7.9::.59025:7.8.3. 3...90780-:9 907:9.8.380.:./..3.503.9/03..3.8073/:-:3./.3:39:20.770.3.3804.9..3702.3/03.8:04254 .3:7-.3723. 202.2203..38.8:2-07 . .8/./..83.3/7  2005.7/7 /.3.9.3904707943  03.38.8804..-078. 203/4743...3.3 .3.7.3.02. .3-08.2. 3/:89724/073/8079.350309.50..3.2...331472.25::39:203.7.-.:.9.9 4-. 207:5.33. 500774:510 /8.208025.780-.30.3-:/.:3..3.7.7. :2:23.9.:203..8. .3 3 -07/.3   .043.3702....5:8.83. 03:7:9700/2.02:33.3..5:8.8.3 .3 702..253 203/.59..35.9 3/:89790780-:9  - 03:7:94....75..9:03...3/80-.  .3 -07.7/7.8.313.2 2.3/.32../.9804.34-..9::.3-:/.5./.8907.3 /.3507:.323:24-.7... 03:7:970/03-07 03.-03.3.3-070425480:8.9.39. 09/.3-08.93.32.7..7//.9 4-..8-././. .....5.2-039:5030.25:202-:..3 93/.749.04254/.3.5030.99/..3 9::. 49.3 203.90.3 80-.792-:-.5.340507:-../.5.3702.3802.-08.5.9/.390344   4-9...7/. 503/.7-07-..

30.3.3-./.39:. 0.:5:3....9/.//:3..3/.3.39:. 5.300../.9 907.32:335:8.7:...32.. 03./7:2.3702./.2. 909.8 9/.3 2032-:.-.30.8073. 070.5.33.  0 03:7:9 &99. 80..:/./05..8/.3/2..9:-.39:.72.0. . .9.3.3.3.  !03.907..5.202-.3 9079039:5...8..8702..30803.847.47.3203.907/47437.3.-039: 0.33..32032-:.3.33-07804.3 907-..8.//.3.3.07.3.7..3.902.9::..3 80.35.2./.  0-.47.3-.8 203:9003/./.3.  7.3805:9. %039.50304..3.3-:/.3 92-:3.3-072:9: $0. !02.39./0.39:.3.5-......92-:17:897..33.3.-07:8.:.3.3./.9.5.7-0.3-.3202507:7:.9907.7 /03.3.3/.35.3.3-072.3 503.39:.507-:.8907803/7 .39079039:5:./.3 $0-.3.3 /.8 2.3..20303..3..35:.: .3503.3503//..90780-:9 909.7...3.  . -:./.24/..-07-.8.347..38702.38.8.3..3003/.3/.3-07:.804.3.2:3 .-..03../2.320.2...33./17:897.35.3:39:2038.80/95:.//.35. 2. 47..5.:5:347./.9.39047 09:7:3..7:8.-.9..:/03.7.5..203008. ..:9:7..  ./.3.9 47..39/. 802: 81..9. .3207:5.507-078.9::.:3.39:.9.:-.3...5.3:7:8. 042543.3. .50.339/.93.3 .0.39:.5.9.3-07:..3:897:.2070.3./03.20./.3.3.02:/.2.3/.3/.3..3/..9/03/.73.3..350393:39:203.8/.7.203:9909.7503//.3702.393  7.-078.2..920250740503//.. 5.47. .80-.8.72.. 80.79039.8.3.39:.347..-0-07.39:35.3..3805072..207:5..3828843  ...2.2025:3./03. ./49.3804.9.:9.39:.7.9-.8. 202:7:8.9.912.9::.37./.8.2:.3..804.90.9.9: .80-.9..3 808:./.47.-.380/.9202902.39: 507:/57.3.7.9/..9./.0803./.9. /.3 202.88073907.300.843.73.3203.3.39079039:90780-:9 !..9: 503:3.25: 20203:3.../.39075.803.3 5./03. 809025.3.340-0-07..3.2025:3..7:902.354891 .3.749 4-.3.7.3.3:7.  ..750309.8.3203.3.-.3.33. 17:897.38.8.7.../.3.:.-.330.3702.49.902..503079../03.3-07..3-07-.3.8...7..3.3.:.3..3..9 ./03..8 8..75.3802.2025741089079039:..:3.7./05.3.59/.32:3302:/.../ 03:7:9$. 8702.3 -07.7/2.3...5. 202-.7.9 4-..3808:. -0-.3/.3202-07..0..330..:9/.9.03.3.3.39:. .3 2.8.8 5.3/..3933.304342.3503/. -08..05.33-:.392-:.9.39.5.3./..7.5./.3.9.3.39:2070...33..3  507.39.3-03.0. $0-...3/..3.. 07.3.9../8.9:-039:57089.00.8../..24%07.33... 8.3.:.9/.0.90780-:9 8.  09.703.9/92-:..208202. .3..9907.9.2.2.97..302:/.3702..3 . 2070.3/ 804.0...3 -07:8.3.:/3.3/..2.909..-0-07...7.58.2.39.3   !03:3.39/..33907.2.8. -07803.:.3: $073.3 803.913.59/.9: 9:.380-.4-.5.3.20.3.3.393.8.22.2025:3.3.9:5. 7.7.89:.39: 202-07.702.9.3.3:..8.38.3/7:2.3 5.702..3.3808:.3 703/.3-07./50740.. ... 3:3.80.390.3. 207:5.././. 5.. .03/.:!4..3/.3-07..   !03//.8.30.3.3.9.3 .95020739./:5..3033... 702.3 902...  5.3808:.3.202-.

80./.380-.38.7.:.5..347..3702.502..98702.5.5.39039.8.:403:3.03/....703. $.39/.703.5.  0.22.3.3.9-07..202.23.702..33.042543..3.38:380./..:.9203.:.3 8.:203.:.7.3 &.3.3..702.9-:8 /.3.97./..7.3805072.3/..3.9 9025.202-07.   $ $$#!#$ .9.8-0.3907.3 !..3-07.3..7.:22:/...83.9202-.5.8.-2070.9.8.3.3808:. 3.93 0-0-.7.35:..380739/.8.2.702.../. %3/..7.98207:5...35:3:.9..3./9:2-:.35.3:39:203.39.380-...20781.3:.3.3/./.207.747.3.8..3.02..2  0.8./. 805079./.:7  .39:.  - $../../.9: .39:../:5...3..:0-2:/.8.:05.5.38:3/.35.7/.3 03.:.8.2.8.33-.9/03.9/.7090.3/./.39/.3.9   &..9:2:2 5.3.9-07.9.8..8073203.3/-07.3.:20-.92032-:.7.3.5.702. 5.:.  .3/./.2:3  80-.838./.3.9-.73.3..9:/./.3..03/.380507.:7 207:8.7.2.9.307.3 3.9.3.3.3.390.90707:2:8 %07808.32...3907:8-07. 30-:99.33.7.4-.03.3./.-039: 203. 207:5.:3.203...7 80-.8.8.20250/:.3.4-.../03. %3/.202-4748.3-070-.3./.3.9: -039:5..380-.-.31:790.. ::7.9  !02-07.-/.33.. 0.5:.7.3702.3/.3 .5.3...3 203:.2-039: 50.3.. 81.3 .3/50740   !07...983 907::///.3.2070.4.9..8802.3.8.9.9   .:17:89.3 03/..8038..03/.7 20.3.9/50740/03.22.3:39:203/.39.3-07..3  9.3 .33.39/.25..38.:808:.93..5.3...3.3.:..83.8.3.3:7. 2. $0-.89/.3:39:2038.3/.9:-039: 038.2.9./.9::.897088..:  -.9 #02.5.5.9..7./ 5078.5..3 ..7..988..3/7//.3203.:5:3.3 -.9  5. 070.203:9.3/0.90708.-:380-... /.35./.3.. 23:223:2.3073.3 /.3 /:25.30..5.7.9-07-0/...73.3909.702.3808:3:3...3 .3/.-:3-:...39:.7.9.7:.39.9/..308.38073/..8.35:9:8804.8.3.800/.35.8 31472.8..0-.808:.33././7.9.2.35.5. 80-.:39:2025:3.2.3 2087.3.3.3:.30.:47..25.32.9809.93..3 8..../-4748 9/./03.7.307.5.8:.35.7.3.9.2. !.9.99/.3:2:2 /5.203:993/.35.923:2. 20303..3 /.3 503079.. .8.702. 0-:9:..2070.3.803/7 80735:.3/9025..72025:3...05.9.5.380390780-:980.3.9/./03.9 3.2.50302-.38..30.7507. !07.3-0-.9.3/03...3803380.9075...3-.307..7038 %/.8..02:/.3 8. /..8:/.:/-07.3802.9.. 2.5..3.3 /507:3. .808047.8.703.:.3 02.7 -.3..3.8.70-.5.3:7.838:/.3-. 73.8..7.3:.9.57 9.203..8.35.349. .3.3:39:2034.:39:203.3702....02.3.5.//809.7. 9: /.32.9. .7 !03079./.3.3902..9.3/.33.8. 03. .38.:8.8 4-..209/.3 5:.:8:/./4743.820/.5803-07-.9.3503.330.203. 03/.3907..3/...2070.33.:3..:.3202-.  :3.75.03/07:3.93.9.32.73./03.3.7.9/3/...8.380.7 203.3//. .8 4-..89..20303.7.3/03.///.7.5702.3/. .39/.38.907.3  202-:7:032..8.3/.307.5.0.2.7.3503079.87.8.3203./.3.918702..:3.39/.5.:2:3.25: /2.-..3.8..7./-07503.7 3.3.5.3.33:3..8..8/.3-07.7.5.7.7.3 5.3-078.3.3 070.

0:..-07033.203072..-:/.317:89.3 93/. 4-9.7.3 203.3/07747 /.7..39/.3203:.9..2:8.20.5203/. 0507.0:.38.3-08.9.8..39./.7-039: 8.8.3.:  .3/. :39:5079.4-.80.2. -0/.2:-:3.703.3/. 8.. 3:3.2.:8.8..3-07-0/./.8/.8073/80-:91.3.//.8047./0.3/.8.7.3/7/03.3203/0.357-./03.. ...3508.8./03...::544/.9 2.3-:/.9/.3828-:/.:.07.702....3.3:.-.2 97.2.4-..///08...2..25:..9. 2:9:97. .:..-0789.3539. %2-:507-0/.04342.3:39:20339009:.-..349.2-..  / 09/.38.330./903.33..8./03.203..38.3202503.907-039:0-.3 057-. /49..8.502-../:5/.8-:/.-0..947 1.7 303.39/..3../.3.98..3507.7.3.9:/.8.3828303024...:5:3..7.380.904254.3-08.:.907.702..4-.207. 024843.2.907-03/:380732030-...:.90.3702.3.-.-07/.30- 203/0.3:2:23.3. 8079..3/.:2.3..947848..3/79.20/:5..3/03.34315..9078920.  - .7.3 808/.3:3.8...03. -:/.35079:.2....05.39034424/073 :8. 90344802.349.38..-07.3//...3.947-:/.9.80/.3507././..3:7-..3.3/.374 74/.9 24-9. /03.3907.7805079./.93.7/:3.3 7.9..2.9/08.5/.3/9:7:3.8:920-.3.5 7.9.71.8 4-. 2.7.2.3.7.7...:5079.4-.702.3  043.3/7/.3-:/...9.8.3828-:/...90/..2-:/.7.3503..5.8.3 93/.39:.8.3202.380-.2:.:5:301091/.220.3:39:37:..805079502:.3503.3/3. 49.7.3 3.8  07-0/.354.5././.2.: 97.3-:/..907/.39:3.5..203:3.50303.3..2.2.  !03/:/://08.7.5. 903...7 .93. 9.7.907./. ./03.3848.32..2-:/.3...-:/.3.3702.50/08.3. $92:.8::-.3.8./.8. 500774:5 5.3 907/7/.924/073  %03442.  !03/:/:50749.8.5..320.7.3...75072.3.:.3/.3:39:907-.3  0 !07.380..07.8.8./7803/7 3.9:2.:.8 28. .9.3:..3390381 .7-07-.3.3..91..-07572.7:97.947848.2. /08.:2:23.9.3.3043. 203.. .9.7. 97..354.947848..-.3-03/.3.3:7.:702..3 -:/.95.9/49. .323:2.-.   .-:/.3/780. .38085.35079:.907:9. 0:.33.9.3.7..2:/.9 !078.7909. . 89.7. .50...  1 !02:.393202:33.3 29.990347.23:3.8.3.3.//.32:3. -03/...907:9.3//.93.3.3...3..03/07:3.38.702./....9 4-.3:39: 2005.:39:9/.80-.3303024...2..3/:897. .203:9.2. :2:23.207.79.3-08....320..-07579039..50749.2-:/.3-0702-..7.:203.3-:/.33.907. 9..8.70907.3080.:2:23.30:.-07/. 803.33.-.0:.8.8..59.3 43974848.. .5 /..3/73.:9/.90.7.92032-:.73:3.803../.3 . 2434:9:7. 808:...7. 2005.907/7/..7-07-.3 502:.547.3-07-...7.39/.:2:23../3202-./...80-..35.9:8509.:3897:8 4-807.3 /03.2:/.3.3   % # % #$ $&$%# # .3.57043428 202-:.3/./8079.3..507. . 3/4308.307:9039.8/.9 0-.9:8848..7..3.3 203:3.3202-07.702.3024843.3/7/.7 ..793/.28.3/ 2..7.

   %!$&%& #%&.39:.47..2502-039:..3203./.92070./..9.3/.3 024843.. 8073 ..9232.3.38:3./..3503//.2.. 42:3./.-07.8:/... 202-:.3 -0702-.2..3.208:9..8073 47.3-0781.3.3.3.3..357.907.357207/.7.828-:/.3 50302:.347091  0 0:././5.907:9.2039.28.7/.:39:-07-:.8./.30-:9:.    7.2 14. :7.7.. -07:/ 5:..7.:907.3-2-3.39:..:39:/:5//..9/.91:3/.32.33:3.803..3./..3057-.3/8347..2.7.3702.39:./.47.39.80-.35.0.8. 0-:9:..0:.3.8.9840/.3 20302:17:89.20/:5./.25:20203:0-:9:.807320325.02-.320303.. 0:.3 -0.3  ....703..8907./-08.7.3202-2-3 702.30:.203// 203.32..2..80-.7.5./. 0:.0:./03.547.   &!!!&!#&# # 0:.: 9..3 .-07.3/:53./.2025:3.:  . 1 057-./.3  %7.3702.702.3-07..7..  89:.8/.3.9503//.207:5. :7..7.3.75..-07507. 702.3 503.... 8.39:.7.33.3 .39:.5-:/. 47..3503.2 0:.2..9 47.7.9.3.5..3-07.3702.3/:5/.4 -070.3 0:. 14..9  - 0:.3.5:8.2-.9.5:8.305.3/..703.7..9.39:...347.39:.5:8.3:39:203/.3:. 702.3.3 47..0:.3 2025074050302:.33.  !07.7..2..593.22025079.3/50740 702.2.7.3/.3/507403.3.0.3 -07-0/.3828-:/.90903.33.3203..39:30.../.709039:..3.3. / %7.80-.3.8..3.3.308..7.0/:.22.38.3/:53.3.702..3 057-..2.2.0-:.78::.3.3 0724/.39:.39:..503079..

80-.2 202-2-3..808:.3.3808:.3. .:7507.  / 03.2025078.3-.3.25..  .9 .3..802483.3185..3.80-. 4.3.9:31472. 2.507:-.8.3.35072.3/7:39:20303.507:-.8.3 ./..0-.39..3..820303.3.39. 203...&# 7.:.702.25.8 0.203.59.9.9   !#$ # ..5.303/078079..7.3 .3 507:-.3/..39:..3.3.8.3 .9:7./../.3803-:/.3/..7.3./.39:.  203..3-:/50079./ 2.33.3.3507:-./.7../.8. 03.5:8..3.0.507.328.87 /9.92../..3.8. /.87/.7507.3  0907.30248702.3  1 .3./.8.354891 202-07.9..2070.  0 03.507:-../.907. $04..342:3.33:3..3.3::7 :39:  .9.8079.2203..8.3.7.3/..7.52.347.0-/0.902.20:.7:-:7:..8..3:-:3./.3907.3..35.2032-.3503..:/.  - 03.5 08.7.3 203.///.27.8079.7.3 0-./.8.8.9 202-039:0-.50309./.8.702.2/73.9.3.9503//. 03.3.9..2033.:.702...57.5/7. 70.88.2-.

 .53/..8.35.9:5.2202-3.302.9-0702-.3/ 2.//.  .5.3/-2-340438:9./..  0:..7 /03./: 0.7.8/ !.39:.4-.-07-0/.3 507:-.53.7.9.33:3.9:507:.9202-3.:39:203.907-039:57-.9 .3..39079.05.39:.3202.547..3.3.3 .3.803/7803.-:  8./: -07.:.8.2 47.3/.7203..3.347.9907.880-.3.288079.380-./:803.82. 507.  - 3:3..2.2/...3.5.: 0.3/03.359090./804.:47.3-0702-.3/..88.380..5./.3:7.  %.7702..8.7/./.2804..  7.../.3!.5:.5507:-./...8079.5.28 :7:.: 08:9.28/.7803.8.... 0803.5.9:7.8/.  !#$#%# &8.5.803/79.5..5507:-.3.-0.9.3.3003/. /.5-07/./.30..3902.507:/5079:3.3/.7/.5.3804. .8-0.808:..3-.9/.33.980. 2.05./...-0.3 .33..380/.70/:5.8.3./../.47.7.9.7: 909.2.3907.32..3/.3/.3/3.220.788.:7:0780./03.9.9203./3.8.354. 2.9203:3.330.9 -0742:3.9.7.9./.8.:7:07/.3.3 -.33:3..3 .3 0897.38.23..9203:9-07-..357.59..5.7. 9::7:507:/.3/507:..507:-..809.:.:..:..50/:5.318/.2.79073/. 8.7.8502:/.8.3397..8.9.4-.-0.3502.8/.:8:89039.320302:..909.9848.3.9 .89..7./.803.354891/.91 / !747.8..9.3/3.32../03.7.9203.3:39:20.3.7.30.2880-.7.9/..93   995.9075.7.9. 49.507.3./.. -.39.3/.340 .91/..907503.380.7:40 .33. -::54734 -:012 5454 5:9.8 8..7.703.9..59./.3-.3 20302-. ..3..3 9:.7.32039.0-07.2.5.92-:/.7:30.3-./.9202-07.3.0307.:0..8.:39:203.3 902.33. 203:954.:.7..5. :7:/.3 .3.98.803.:2702..9-0.350303. 907-.9 18 2039./..7/73.388...././03./05.9039.702.5030-...4:7:/03.3-078 80.702.3-072.3:7.7080.3.329.7.:.8. -0/.7. 2. 702.3/:5.5.39 /.38.0.7503.2.8..8.3..380./.-:/..9.32.8/03.9 9079-8079.3.3-.38.3.3 9./5.5.7203.380-.. :8. ..3.703.7:3.8.350702-..3.59...33.702.5.370.3 3:3. 203:8./.7/.3 02.20/:5.3.990780-.890780-:9    %/.31472. 4.39...:.38..3/.8.3 /3..9..8702.503:7:/:3.357. 503./..38079.507.5..850307:8 ..702.247.9/.3/3..3-0.9/...380.7. 202-...2-0.3-07-.803.85002..7./3809.3.8702.707. .30-07.88. /507:..38./.9702.9/.357.3.7.:39:2./50740 503.202-:.2:...5.3..39075.3702.8..3702./ 804.507:/.7... 078..91/...

.

0.42       . 5:3 -48549 .

.90703/.-8..3/.340320325:. 907.-/.550704342.7.2.:50707../:.880-./.42:3.39/./..9:7 /.3 ...39.309/.8.93 9.3.2.3/.2-/.94-.38.:574808..8:.3503.8/ /:3.8802..9.397.9.5740.39.8 507.304342/:3..3./.3.80-:.9.8.3 9..7.39.3 20303/..3802.8.35.5. .8 -.87043.3/.3/:8:34030. 907:9.9./0 7.3-.907./..80:7:-.3-..31.39:3/.38.3-...7882.5.7..339073.9.2 -039:3.4-.5.320337. .2- -..9:7:9.9.30907.7..3/03.25:-078. 8..7...../-.35033.79.8.3 0.7:907.3.3.:.89.33907.3 .3.843.9./.3.32.7.730..9.-.18 04342/.80-:./.7.8  12 2:8 /.3-07-0/.80-03.   !07:-.7..-07/.7..53.507.7.9/.3/9.9: !0702-.3/.7:8-07:-.2 900.3/..8./.909 /.7.7.33. 31.3805079-:/.37.. -.9.8.3 . 28.. .7/013807.3.5.8  07:93-0-07.5-/..5.8.9.503.7-..2.30907.3202.32.2.3 -.3 -:/. .3.8.20.203.88:.3/. .8/.3/423.39:3.9   88.4-.47.4-..59.3 39073.33.207. 907..3-0702-.3...8073 203:3.847.8803.57.3.2.3:9-.8.: 08./:3.:3.8 -.3574/:804342/30.3./.8.8-07..843./:3. 4-.2. 473/013943 803.3/:5 788 2:93.3-07-0/.80.802..//:3...20.3/.9.3.2-/...20.320.39073. /.8-0:2 202/0138.9./03..4-.7:-.3-07.3-./.7:-08.. 803.3.330./.8.8.7../8.2-.3:8.3   0330//./.8  4-.98..3202:-:3.5.33907309203:3:.7-:/.-.8047.820/.35.3.3...35.:57480880.078.30.3-07:7.545:07 /. 30...9.9:8..05..3 2039.3503.3 /.3  . 28.33..   74-.7-.7.9.3-.3.8.843..3 8007.1034203.320/.-.7./ /02.3 3.3.../79.0.30/:5.9: //038 2030.9:30... 5033.7./.93.3.843.97..29:7820202:33.3 $0-./.8390.3-:/.389.2.9.03/07:3-07503.3.9..9.38073/5079:.8.80-.2.7.33:3./..2.203:3:./..7.2. 507:-.2./:3./80:7:/:3.:.73.3805079 90054303.3.8:9:7.9:.9.7.34 0889038/03.88.3-..8.84-.8..34.89.8.5./.9/.7.:50702-.8.78:/:95.9.703..9.82025:3./.3/. 30..8.7.3  .    !.8..88.7/..8..247/%7.98.3 -/.820 80-:.8 -.9:9.7:20303.88. /.38.2-:/.32025.3/.93. 802039.3203.9/.3.93.280-:..4-.3/.3-.4-.7.7./.7..3/03.9:574808 848.3828-079.7907.3/.72. 2.8.0/:.203.47..2438057:.32.3 20::/.3907.381472.9.089..3-039: -039:3907.32..3/.8.75079:2-:..843.3203.8.7:.3 /:3.72.2.3 $0-.3202-.3:...3.38.3/..91.8.: -./.89/.3.3 30.3. 30.  72:/3.3507/.202-./.90789./..7.7..   !03079.3.38.32:93.89.943 %    !033.09079.3-07503.39:3 80-.7 0..8..9 203438:28/..9.7.32:9.3.8.3.3.08.5.3    033./80:7:/:3.-078.900.3-.: 507/. 2.2.3 803.3:8.8   .9..3.3..8..30907.320.3.7: 507:8.0-. 4-.830./...2..330..3.39..330. 30./03.3502.03.3-.843 907.3 8079. 4-.33 4-.:7. .

7/5072:.3/03./9.80507.342403 2085:3/02.43. /:3..3.-.207.34 !479:8 378 /..3.3.3-.3.3.4-.20.32.3/.5.3.3/.7%434/.1034203.80./843./80.507.2 3/4308...907.80-:.5.32030-:94-.2.317./..:3 5..7.:9:39:-07/.4380:038907. 3.9/:3.. 907.3907.9 ./.9-.2:-:3.:78:907. /90:8:7 -03 -034-.8080./. 0-:/./-.9.7.8 .73./.3 %434  '093.7..-07503/.397.33..7../03.2..8. .2.3205:905.3... .39.703.47.7.-07503/.3.9:.8.3/..5.3..3438:28.:3 /. 30..9.02:/..504547 50454708547...:0.7 -08..8/.3907.:80-:.4-...98.90.-.1034203.8. 8.3.3:8.3/...1034203.9.3..3-03.//:3.890.253202-039:.9 80507928.7.-   !.809:: -.3   $0.59.09.-039:-:/./0  3.8-07..5/03.3 //::35:.3203.3-079.342403/.3.91.207::-.4-./43.8.9.8.7.3.7.880-./3.8  .7 -08.99..381472.3507/...3907.7.2030:8:73007. /..3..397.7.4-.9.4-..32030. '0308.3/./..3 90.3203.8848.8/.32:82:.8    !.: ..9./.80:2.3.-07.39.0434239073.28.3 -08.380-...:22:82/8.4-./3.9/.3-.20303.3 .././80-:.850828-07503/.32:33907.2.8.89/.7:83..9-.308547.5.30/./03.29:/.3 .5.503.203:3:.97.    !.5 .7.30-:/.-..8.7.8507.-0.7.2:.907.9-./ $0./..80-:.3.30907.8.3:93.2.3.3 0-07.8 907/.32:7320.3 ..880. 3.39.. 2.79/..5.2030-..-.3:93. /./.-.202.-0702-.   .38.38.8.302-.5.3  .38.03.8.7.3/./8484 5 034203./03.9:   !. !..8.33./80:7:/:3.3 5..9 . 202503/.745..7.507/./03.203.381472..0-07.3-:/.8  4.8507/..4-...808:./ .72070..34-.:250/.0:.9.5-.3/.9 907:9./..2..70.7890 3...2.50/.. .:22:82202-039:.8 /..3405.4-.848. 54889074798./5.3.7.. 2:.8080.-039:503.80..8.9.8.3..39. 5.3043424-.3. 80./843.203.3 /:-:3.3-.3 3.890. 3.9..3.8.3/9075.5.507.9.4-..9 -.: 809/.3-.30.907.4-.4-.8. $07.394-./..8.3!...8 .17.393.9..3..-.340-.7.7.3..3:3..4-..3/.:./.3438053 !488 9047983-07503/.203..9 80-.9/03/.9:8..3/.91.   8:393(%0474-.207:5.39: !09077:...39.3903.39.5748083-8.8.3.3 070.8.  $5./.7.//80:7450484/:3.89/.: ../. !078.843.32033.83 .39073.3202-039: 04254:39:203039..50702-.3..3 034.9-4/4.8903.3.3/03.7.82090.5./ ..8..1034203.3-07./.843.80-:.7.  907:9.3 802.30.73.7574/:8/..3:9.90780-:980-03.-08.557480890780-:9    !..7-..9.38:3 070..8.73007809.7..-.907..2:3 2070.3 9407.3-.3.34.7. 3/..34-.9.34592898203.90780-:930.34-.280-.9.8.7.507:8.854891/.8./.80.79.8.:/-08./.20303...7.7.2.:9%03.59.3-.33/.9/0- 0-.4:8 /.3.3202.2948802.34-.8  .3507/.072030-:9.8.9..3/03.8.3/423./9..9 :-:3.:5:3 .  .8/:3./../. 30./.2.843./.3  $..3-.2.8.3.3/.39.2. :.7:4-..3  070./ 070..73.8 070.5.9:2-:09.880-.7.3 .3..97.3  07.3202 4380:0383.%2:7 .4:83/:897.99: 5.4-..93.-07.

/9.3203:7:3 ../.7.-07..3.5.8..3..90470:3:./03.903442:.3574/:8.7.9:9.9 &30.8.9:30..8.8.:.3./. %   .09.302.3745.3808:.93.8 80.   $.39.3/.5.30../80-:9/03.390473 05.91 5..0/:.//:3.2030/.8. 2.9.7.3203.-07-.92033.3203/.574/:.32033.38.32033.397.820./03.   0-07.3//::3 5:.3.32:93.920.343/.7.3080.3 .9:09.3425.3425.5:32:.907:8-07.3 0:3:.8:.2..3 .8.9:7507/. 507:8.2:.703.7:-08.29.3/.20379.. 3/308.507:8.9:30.3202-07502-03.5.202-:./03.3.3.2.3.3:9.8 .39:3....2.  2033./.5203.3203039. -:.3425..7.9/..33.7.83.39034442:3. 80.805079 7.9.3-.7.93.350702-.7.3.3/../. 203:7..  070..9:30..3507.99: -0702-.3:39:202.3-.203:3.3.5/1:80-:/.9:9075.2:3/88....9/.39.3.30-.2.8:438:28-.35:.85079:.8.7.5.3//:3.33.3 903448.3 /...7.907..28.3.-..390780-:9../.3 -.8./.203:7.8.8.3/.8209/..3-.3907-.:4-.8.93.32020:3:.9242039:23.3 203:39:3..380-.3/..7-. 549539:907-:.3/9:: !.207....07.7..9072.947.3..3043422.8..8 8073:..3-.8 //:3.38. 574/:8-.7.2:7..3202-03../9.3:39:203039.5.-.-075. :39:202.../..39/.8.443.574 4-.3:93.3.3/.7.3-09:80907:83.7907.83.7207.304254..8!07/.3.9 02.25:203..5.33.703./9.5.. 8.3 2033.3203:7:3 .3907.3.05.3.8:920302-:85./.3/..342:3820//:3..9/:3./.7./.. 798!09740:2 /.3.33.503.3574 4-...9 30.98....-.. 202:3.38.9:-039:3..3  .30-:9:.302-. 05.38.574/:.//:3.39:3/.8.59.730.30.2 -/.3.3 /03..3/. 02-.93 805079425:907/.38.33.3/./..:507:8. -09::..3/780-./.8.35.7.5./ 3/4308.32033..7../.. 8.305.3574908/.3..8.-0-07.3-07-.83.3:2:2/:3.3:7..397.7...3..385479.7..2020:3:././.907. .9:88 0-.8080.3 507:8..8..3/. /..843.3.3-..907.902.207.3 47.2.7.3203.8  !03/::34-.7.8.3 203:7:92070.93   .9438:283.42:382080.3080.31.:8079.38.:.. 3/4308...20893.2:7.:.09.-.9:89.09:8.7..3..5.3507/./.3.3-0-.55498 47. 25.3 /.7.8:. 7005479/.9.07/.33/.3/.80-.75020739.907.-.3203.9 .7.9 203/:3574/:8/.3202-.20343974/.9:4507.3503/:/:/:3.8050793909.8803.5-.7:...394-.23007 3.8/.32070.3/.947 1.39.507.3.8.3.3-0-.3:3.7.91.2-.3..3./3.393.3574/:8.8:./. 93.9/90.3.. -.3 2070.304342 0/:.843./#.340.3..3/33-07.9.$07..9 02. /.32547  803.3.8  394-.8.330.302:/.3.7.2:7.7 /..3203.8 ./.7378..5..7.38.9:8.8.3/:897/.:203:9:50:7.507239.7.. 8:.574908/..33907309 !.73/4308.8.3 $0-.393.5.2.3.82.33.8/./ 434-.  30.9:503.3/23./.37.. -07503/.7.90780-:980-..3425.750702-.8 203.7/4 %047 3203.2-.7:39: #:39:3.32547803.390780-:9 2070. 53.8.32:93.7.   07.9 80.04254574 4-.7.3./.7..9-.82.220::/.9 080.7.9 .91. .3 /.730.   $02.3.70.7.. !07:8.0-010803/.8.5..3-0702-.3-072:9:93 802039.-.8..7.9../.3/:3. 4-.5.3:3.2:7.93.9  07..0-.730.8:.0907.. .//.507239./902:..915.3 2030003..947574/:83.3503.20333.43943..820:.-:7   #0.8././.809::. 03.330. -07-.3/.3-07.34-.7.7.93.3574 4-./:3.

8.:!%.:80:2.9: /./ 03.74-.3848.:39:-.7:824/./.843.780:7:/:3.2 300705.2507...73.71 03.30.390344 . 802039.089..2.380:7:-..8!07/.3.3-0-..3/02.3.7$02:.342:3..30.   4-.0.3903..9:..8.2:3 47.3.203.:8.3900543 .3 907.3.:2.3549.843.9.7..7.07./.:90.504342/.8.7/2.09. 9.3..8.8:3. /03.3-07/428/49.:20.83.9  4-.39:20:./...-:7: 0/.331472.39.8.9.33.0.3..9:30.8/03..202503.72..33. /.3. $0-.8:/3..7.2.:.07..7:8.:5:3//08.//:3. 4-../5078.343/:81 :3.   09.7.3802.3507/./.703.8.8.3.3503. 2.93.9.907.8 .507:8.30.73.32.703..07.9.8.2..703.../.7   .9.2025:3.2-/.380-..3203. 5.3703/..9.7/. .34-..32:/.93 .31.:5:3..8:./.. 394-.9:.32:7.7. 5.0- 8:. 5030-.8..9.98:.   0.8..82.8.8.9/:3.:.3 03.3.89.3/03..9:74-.202-:.8.388902502-.8903.3-.... 317. !07:8.3802.3.3 8.2./3.7903.3.7.02. 574/: 574/:4-.71-0.3/..8.203.:-:7:.2. 07.8.8!0704342.-...843.3.35.5.8.53.39.3203.8 -..3 507/./ -.8 -. % -:/ 4507.- 5030-.331472.3907.34-.389.8..7.3203.7/42089   03:7:9%./8. 07.. -.83207:5.3.304342/.80.33439.3.3-.3.3.07./.32.8..5.390.7.9.33./.3. 805079503:3.8.3..7.05.3-.07...2 :8.4394 !%%042/.3-07574/:8/-07-.0.3/.8../50740 /.808:..30. .5:8.7.9.9.9 09...2.7.850704342.88:.9.3/.2-....354.07.8502-.718079.739073..3202-:. 4-./.5.32:/.    4-.5.347.574/:8203.3 -07-0/.9:0:..3..3-.3.90 97..25.804342. /..9.50:.2.3848.7.39490..9.3 20.7.7.8.   4-..33.350704342./0-703/.   . 8007.3 /.3.2030-:9/72070.9.7-.2-:70720.8    4-.89.3 ./7./4.388902507/.2-.3907:://.2-:3. -0/.808:39:20250740 53..30.2.8...503.:%' 7.4-.8..3202..8.3  4-.7574/:/.33.394-.2-039:54794144.02039.3 9073907.07.35078.38.324. 8 .2-039:503:7:3./80:7:/:3.07. 2021.73.843. 203::5..3 9.-:7: .9.3.9.7.730.2202507:.7.:.8. /:3.9.32070.54080-.3802..339073.8..82.8903.350307.8574/:8 /2.34-.05. 30...09.4-.508079.3./.33.9.3.39.8.8/.8.9.30.:.-0./03.32.3207:5..7.9:30.3203.730.34-..3203:7:92070./.80-.3 !07:8.3.3/.3 203.9:5.3 . 30.3 .897:9:7.2 -039: -039:-07:9   4-.3802.7.37-03 507::/.:2:2.9 203/. -.38107 -078.2038 3:3..70-07-..:5.38:3 / 802:..3 0907.3.850704342.3/:5 .2202507-.5..7./.8.3  /2.//:3.    4-...3907.83.7..3:1.35.8.7.880732034.7..7..380..31.850704342.043423.9.25:202..3/8.3/.4394 ./03.9.-:7/..9 /.//. $0-.8907947. 297.3/:3.3/. -.339073.35.843.8007./..38:.34-./4 20/.9.30.7.50:.739.30.3.5:8.3/.8.3 8...307..0/.2.80-.4250991 80-.-0702-.8. /.:580:2.:5:3.5:3:.9:5748080.89.3.. ./..3.3-07-.31..:.3903.157410843. 202./802.9.3 47.8.3/..8.8/.7..:....804342907.39.

7.305.3/./.2-.3:. $0.3.83/..-.3507/.54030.32030-.903.28.804342   !74/:84-..7 .73007.30.2.7.324/.89.703.3./.-0702-./03..357490805.3-.8202:33.8.7.5.9/.8..9 . 80.39047 0:39:3.05.-.9.502-.3.3/.2 /.7.33.907//.3.3 /-:9:.74-.35..39.  !07/. 30. 203:3.. %425843203.3/:897.9. 3.2032547 0--.9/50740/.8/..8.8.3809473/:897/.3 0..:24-.20207:.9/:3..330.3.750704342.73007.8/.5.30.7.7.8:.2-.-079..-0702-.0:.7.7:.39.30-703/./.3.085479/.8 2032-:..5.33.3.8202:33.3.3809473/:897  $.-.92033.3.7.5.9:010/.843.3.203.3/02.94030.3/.9.7.3  .3/2 507:8..3.-0702-.3.3.9:30.3.8.7.9202-.73007907:9.8..73007 .25:-078.3    030/.2-.3.530.7-.3/..3:../.7.947574/:8/:3.33/.50704342.2:7..3/903.5.30-.8:5.388902507/.5.71.9    02507-:7:307.340 507:8..7/4 0.39: 0907.3  4-./.:0-:.8.30-.05.3/:897 3/:897..3 507/.95079:2-:.5907:9...75.39/.32033.7.8.9/93.   0-.502-.: 8508.7...5.28:..843. 8.907.5..202507405...88907.3:3.30--.7.32.3.32.7 8508.3.7.3/.73007.3425.2...9.3:3.8/..:.3903.//.9.7/:3.3/...3:39:502-./.8.3./.50702-./.3.8.34-.304342  !02-.-:3..5.:3.8. /.8203.393:39:202-07.3:93.3 8.-:.91 /.3809.9202507400--.3202507400:39:3.7..5.7.8.9-.7-07-. /03.33808:.20.3-..3:.7.8.5307.3/.3..804342   03.9.9:30. 390381..32:93..78.: 5.2.8.2-039:503/.3-07-.30--0-.35..3507/.3:39:202.3/. /03.089.3.843..8079.380.3 2.7...3 0--0-.3/03.9.089.3.8./.35.39: 438:203:.9.2.38.32033.3.7:.3.305.5. 30..3 10-:7:..8.7..324/.../.724/..8.8....9.30--0-.332030-.3.80947.34-.8..3....3. .32.5.3.8 !0702-.    0:..23007/.0:7..3  !./.34-.7./.9 $0.7.30- 010803 4:95:9/:3..3 -07503.7 :.24/.39:3./02-.30--..3438:2032025:3.-0702-.23.2.8.9202507-:7: 43/8307./.8.90.339073.2.302./.947 1.3 -.3 -.3202.:.3507/.7.23007  !07/...880./-.3/.7: -0702-./.3.7.3    033.32547 $0-.802.30--./.31. 30./80-:...73..390344.03/07:3203. -0702-..3..393/:897 03.3/4208938073.30--0-.089.7.730.9/..  4/.7/.92032..83 909.7.3907:9.340507:8.324/./.9/.3/.9./32..7.74-. 9/.:.3.3.23007    .390780-:9   0-:7:./.7.9..39:2030/.3/.502-./42089 !07:8.9390.7.8/..3./#.8./.9-.3.3502-0.2-.2. 30.3 31.3809473/:897 /42089.9.7.7:39:574/:/.8.-.

2-.3.089../.7.8./9/.2.:2.3/03.9-:7:907.-:7:/..3.3  5./.380-..79.74-.5.8.-..3:7.30./.5.307.2.... 54794144.//..3.5.3 /.8.9....7300705. /...78.2.3/420892074849 09/.9. 3.80:.9..8.3 -079.9.439480-:.2030-....89.7. .3.304342.280/.3.33...3.3203.8: /..089.2-.38:.8.9.- ./.-.33...33..-.9.3-079.23007.5.3.9.7.8.8.3.3..304342.08547 /. $0-..8.3:9402.8.5748505079:2-:...7.203.73.89..3203:7.. .3..9.3.3010-:7:05.3203.3 $:- 0-:/.5.3202-:7: !./.7 3.7.3.7.5.3010-:7:05.7.3.3/240..9802.3.3.9:30.9.3    202507-:7:5748505079:2-:./..3.9/.78.:3.8 2032-:.3/.39.:.8/.39/.257802:.3!:3 .9:01050393/.3-079.9 /..7.70:.2-.4-./.03/07:3203.9-07.7985.-.7.9. .7..32.848.3 3.8202503.3.-.:08 .39/.947574/:8/.4-.304342 80.2203:7:3 /.8 24/..2-. 04342 2.78.502-.3 802..843.9907.8: 307.8.83907:9.2/ 5.9.03/07:3203.. 09.72..8.5.3 503/..7:. /897-:8503/..2-.3/3./.7..7./..502-.33.8.83.9 %/.850 ..:./.-  $..3.-:7:   4-.73007 307.8.3.33.3.7.9 9072.502-.089.:5:35078058-07.9.3-08.850 0.3.33094503/.3 ..5. 503/05079:2-:.5.3.2.3043423.28:.33.2-.35079:2-:.30:39:3.7../802.5307.8.3-079..9.8-07.089../.32033.9/.5.7.8./2..3.080:7:.2.5.089.205:95.32.3/.8.-0702-.80-:/. 0-:/...3.502-./.7.92032-:.3 /809470:.:/.3502-.0-:/...32033..:..3-0702-.7.2.802.3 08025.7:.-.3802..9.3203.-.31...:5:35078058.  4-.3    $09470:.8. .-..73007802.8.9: 30.7.7.850-:/.2 /0189 3.503.-.. 3.3.89./.3 .380.5 -07-.39/.5.3.3802../-079./. 2.304342 !03/.38050793.73007.2  09. .503.95079:2-:.5.850..5079:2-:..33/.

39.8/.38.73..3 $0-./:3..3.2.390381907. 47  .7.7-./.9:.3 42:3.5079:.7.3/.380.39.3-:/..38:-88902/.3907/..9 0-07-.8.257.33 203.7.8500.3.9./-:/..203../.8.3.3   0702-..3/:.4-.20.:20/..0803.../50393.8.8 439..257..3802..7.3-0702-..3439.3 .9:7820/.. 803.93.745.:9./.3   7-0702-........9.:./. ./:3. !07:-.8.90780-.8 5027. 8050795.9034442:3.8.3..3:9.2.33.3/...   !030-.2.33.7 0-:/./.. 50702-.5030. 1880-.2.3 2:9.70-:/.750780-..34-.2:3 50702-.3.9//:3..80-:/..50-:/.3 :.9025.7: 40.35..907.3.030.8.7 -.9/503..3.32030-.42:3.3.93.80-:.347.7.39.3   0702-..3  50/...7-..33.-. 3.8.350302:.793.8088:..-.3-:/..78.3-078.8..80-:/.880-..9/90:8:7/.3.3.33.3..302:/..3.-..0-2:/.35.4-....5./5.5./8.9/.3808047.7.3 850 .:808047..203.0..339073.8./..38.3 !0    .58448 ..27.390780-:9203.3 .5.33.38.24/0.7.30-:/.3207:5..3.3-.9079039:080:7:/:3.3.3-078.80-:/.34-.7507. /.5..   0702-.0   /03.7.78:..05.9: 3/.843.7.9:30.3   4-.:47/.:9:7././:907.3 12/./.33..3573852:90-:/./.5.   $02.3.:9:70 90.9:.82 /.3.980203.

 702.38484485.3:39:/.9. .:7..3:25:..3401.2 0/:5.3#02.7.8../3. !07.79434 2:.8...7 089073.203:7:95...3 47.:.703.5.3   .3848..-.37../348  207.7:../.:8:880. 03..:.9.030 /036:03...8507.:5:31.20250.-039:3907.7...8-0:2..393. !07.  03.3702... O ...90780-:9 808047.340702.3723././ . ::25/.207:5.03.3702..-.702.3907. 08.9/9072.03..80/:.3 408...320325...30. 97./.9507.207:5.9:803/7 39073.8..389.74-..5.3-448/./.9:-039:503.9.3.2:.37.7702.203./84749 . #02..3.39.   $0..3907..20302-.5./7702..384844 03.3207:.8.3/.378/03.848..3702.3.9...202:33...:2.38:/... /:.3202-0/......3.5. 3472.9448848../0399.9-.347.7.030.4:79 5.: 3.-8..5.3702..507..980.:.33.7/../.3 03...3.03..32.././.3/809.3/73..3.:702.33. 2070.-8.-907... 907-039:3.3/.8 O %....7.8..388   013803.80.8../3.2.39/.9  038 03803..3.8.2-.:90780-:9..-.:/.  2. 907.907.3/80-.380503/.   788/0399.25..205:9802:..3:39:. . 907-039:3.   !...73472.3 . :.$07.:3.2.  9. . O !03.3.3 -039:507.3 9/..2:3 2..3-07:8../80-.73.2.:.::52.702.2:.320325..507.5.03.5.8 !079.8.32.302.702..503//.947/.3.3  O $.5..343889038/....93. -.7./.907.-07.9/. 0/:..42439039%0..:8./03.3702./93/. 803/7/.3/0..3/.3...    43974/7.:3 !.507.. O $08-0-./.3974.3.7  !030-.2070.3702. .3702..5.7-07-.94739073.20.50.8.203/.5.:.2.947/.3#02.8 !07:-.7.507. 3.

.2070.3..3..380-.:..349.39:.3..03.:808:.947089073. 9/.:507-0/.:202.07.2:39/..3-./5030-.-8.:90780-:9 3.507.3503//.5.347.   0:. !07.3.0:.9.390.20302-. 09:5:3-.3907.5:3 805079907.50889038.39.8..   .7.: 3.3. .20309../03.   42:39..915.-907.7.7.9/9072.:5034./. 9/../. 202-07.9/9072..3702.7.42:3.3. -8.3.: 507808. ..3:7..202.3.7..93.0:.9..5.3.39/./03.39.343974/7:39:-0793.    %02.33./3.8./.-8.3/:. .7.:507.3907807095./..3.702.2./0:...349.38.350309./.:30. 203./.  !03//.

2:331:747.3/.:.25.5.3/7.8507./03.    02.   0.3:3.3.5.:.20./0399.43974/7-8.202902. ..7..9.3...380-.0..7:8-07.3 80-.    #02./.33.59.3/.702.993...907..33:3.702.3.:.7:8-8.202-039:09.3-8.8.:    #02.3 47..82.3-.907503.7. 80-0:23.43/80:.3 #02./.3.808:.. :7: 902./.47.3203..7:.2.803.:/.3.3.8/./.3./.2.8202507-.3-.7..7.3/03.390../.3.9/. 202-07..91 /.3:39:203..5.8.. ./03.3-.9.35439 5079.3..7.3-07. 902..203/.803.3   995. 702.357385090.8079..39:.   ...79/..9.9.:39:20.9.3/42:39.70:.8.53    /.3.5.347./78090.72438 42:3.5.:39:202-03.9.9073..3.5.8/03.9.249..380-.39025..3702..:.3:7.38.:42:39..302.:2..2070.39:.3/0.3/.. 0:.3-.2:/.

.

.7.330. .42.

74-.         .3.