P. 1
Kenakalan Remaja Akibat Pengaruh Globalisasi

Kenakalan Remaja Akibat Pengaruh Globalisasi

|Views: 7,440|Likes:

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Bagoez Dokushin Blacklied on Oct 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/09/2013

pdf

text

original

Sections

  • I. 1. Latar Belakang Masalah
  • I. 2. Rumusan Masalah
  • I. 3. Tujuan Penulisan
  • I. 4. Tekhnik dan Metode Penulisan
  • I. 5. Sistematika Penulisan
  • II. 1. Pengertian Kenakalan Remaja
  • II. 2. Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja
  • II. 3. Pengertian Globalisasi
  • II. 4. Proses Perkembangan Globalisasi
  • II. 5. Pengaruh Globalisasi Terhadap Kehidupan Berbangsa dan
  • III. 1. Aspek-Aspek Negatif Globalisasi yang Memengaruhi
  • III. 2. Faktor-Faktor dan Masalah-Masalah Penyebab Kenakalan
  • III. 4. Bentuk dan Macam Solusi Penanggulangan Kenakalan
  • IV. 1. Kesimpulan
  • IV. 2. Saran

MAKALAH

Kenakalan Remaja Akibat Pengaruh Globalisasi
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan

Anna Nurhasanah, S.Pd

Disusun oleh : Bagus Pramono Aji (081290) / II C

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS JURUSAN BAHASA & SASTRA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA 2009

1

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirabbil’alamin segala puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan semesta alam yang hanya kepada-Nyalah kami berserah diri. Dan atas izin dari-Nyalah kami mampu menyusun makalah ini. Ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada kedua orang tua saya, dosen mata kuliah Pendidikan kewarganegaraan, teman-teman sesama mahasiswa dan pihak-pihak lain yang mendukung terselesaikannya makalah ini. Dalam penyusunan makalah ini saya sadar masih banyak terdapat kekurangan dan kelemahan. Untuk itu penulis mohon maaf dan sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Semoga makalah ini bisa bermanfaat khususnya kepada saya selaku penulis dan umumnya kepada anda para pembaca. Akhirnya, semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada siapa saja yang mencintai pendidikan. Amin Ya Robbal Alamin.

Serang, 2 Juni 2009

Ttd Penyusun

2

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………………………………………………………………....i DAFTAR ISI…………………………………………………………………………..ii BAB I PENDAHULUAN

I. 1. Latar Belakang Masalah………………………………………………………….4 I. 2. Rumusan Masalah………………………………………………………………...5 I. 3. Tujuan Penulisan………………………………………………………………….5 I. 4. Tekhnik dan Metode Penulisan...............................................................................6 I. 5. Sistematika Penulisan.............................................................................................6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA

II. 1. Pengertian Kenakalan Remaja...............................................................................8 II. 2. Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja...................................................................10 II. 3. Pengertian Globalisasi.........................................................................................14 II. 4. Proses Perkembangan Globalisasi.......................................................................16 II. 5. Pengaruh Globalisasi Terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara..............19 BAB III PEMBAHASAN

III. 1. Aspek-Aspek Negatif Globalisasi yang Memengaruhi Kenakalan Remaja.......21 III. 2. Faktor-Faktor dan Masalah-Masalah Penyebab Kenakalan Remaja..................29 III. 3. Kaitan Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja dalam Perkembangan Globalisasi...........................................................................................................48 III. 4. Bentuk dan Macam Solusi Penanggulangan Kenakalan Remaja.......................56 BAB IV PENUTUP

IV. 1. Kesimpulan........................................................................................................64 IV. 2. Saran...................................................................................................................65 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

3

BAB I PENDAHULUAN

I. 1. Latar Belakang Masalah
Dewasa ini berbagai macam bentuk penyimpangan sosial semakin meningkat dan marak terjadi di masyarakat. Seiring dengan berkembangnya zaman yang semakin canggih, justru berbagai macam bentuk penyimpanagan sosial semakin bermunculan dan terjadi. Mulai dari berbagai penyimpangan kecil seperti tato ataupun tindik, sampai tindakan penyimpangan besar bahkan bersifat kriminal seperti pembunuhan dan pemerkosaan, seamakin meningkat akhir-akhir ini. Bukan tidak mungkin globalisasi jaman sekarang ini menjadi salah satu faktor cukup dominan dalam peningkatan penyimpangan sosial di masyarakat. Karena pada dasarnya globalisasi itu sendiri identik dengan pasar bebasa dan kapitalis, dimana batas antar negara /warga negara seakan semu sehingga berbagi macam bentuk hal apapun dapat dengan mudah dan cepat tersebar bahkan tersosialisasi, serta bisa dilakukan oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun itu. Termasuk dalam hal perkembangan penyimpangan sosial. Salah satu bentuk penyimpangan sosial yang cukup meresahkan dan mengawatirkan perkembangannya, yakni penyimpangan sosial berupa kenakalan remaja yang akhir-akhir ini semakin marak terjadi. Tentunya seiring berkembangnya waktu, bentuk dan jenis kenakalan remaja semakin beragam dan bervariasi, serta semakin meningkat implementasinya di masyarakat. Para remaja zaman sekarang semakin berani untuk bertindak, dan semakin bebas untuk berekspresi, termasuk dalam hal penyimpangan sosial. Sudah banyak bukti akan perkembangan berbagai macam bentuk penyimpangan sosial berupa kenakalan remaja ini, mulai dari pornografi, merokok, pemerkosaan bahkan 4

Faktor apa sajakah yang mendasari serta mendukung terjadinya kenakalan remaja terkait dengan perkembangan era globalisasi sekarang ini ? 2. Selain faktor kurangnya kontrrol sekolah dan keluarga. karena biar bagaimanapun hal tersebut akan selalu tetap ada dan terjadi. 3. Karena secara langsung maupun tidak langsung globalisasi sudah meliputi proses kehidupan sosial di masyarakat yang pasti sangat mudah berdampak dan berpengaruh pada kehidupan sosial remaja itu sendiri. 2. juga untuk mengetahui macam-macam dan jenis-jenis perilaku yang tergolong kenakalan remaja maasa kini. Bagaimana solusi yang tepat untuk menanggulangi perkembangan kenakalan remaja sekarang ini ? I. semua tergantung pada solusi kita untuk penanganannya. Serta yang terakhir dan terpenting yakni untuk mengetahui dan mencari solusi penanggulangan ataupun pencegahan yang tepat untuk menanggulangi perkembangan kenakalan remaja sekarang ini. Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui faktorfaktor apa sajakah yang mendasari serta mendukung terjadinya kenakalan remaja terkait dengan perkembangan era globalisasi sekarang ini. Kenakalan remaja merupakan salah satu bentuk dinamika sosial. Rumusan Masalah 1.sampai tindak anarkis premanisme dan narkoba banyak dilakukan oleh para remaja masa kini. tak bisa dipungkiri faktor globalisasi juga berpengaruh dalam perkembangan kenakalan remaja masa kini. 5 . Selain itu untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kenakalan remaja di era globalisasi sekarang ini. Bagaimana perkembangan kenakalan remaja di era globalisasi sekarang ini ? 3. I.

I. Data-data yang didapatkan setelah dihimpun dan disusun kemudian dianalisa serat diidentifikasi sesuai dengan rumusan permasalahannya dan agar terlihat susunan data yang dapat memberikan gambaran fakta tentang obyek penulisan makalah ini. BAB I : Bab I adalah pendahuluan yang terdiri dari pembagian sebagai berikut : latar belakang masalah dan rumusannya. sehingga dengan demikian dapat ditarik beberapa kesimpulan dan memberikan saran sesuai dengan permasalahan. metode penelitian. dan sistematika penulisan. tujuan penulisan. Setelah data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan metode deduktif. Sistematika Penulisan Sistematika dalam penulisan makaalah ini terbagi empat bab. Pembagian penulisan dalam makalah ini untuk memudahkan penulis dalam menyusun hasil penilaian terhadap masalah yang ada. I. kemudian dihubungkan dengan kasus yang sedang dibahas. 6 . 4. 5. Tekhnik dan Metode Penulisan Tekhnik dan Metode penulisan yang dilakukan dalam penulisan makalah ini adalah melalui metode kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data berdasar resensi maupun literature dari beberapa sumber buku serta sember internet. Selain itu dengan bab pendahuluan ini diharapkan akan mempermudah pembahasan bab selanjutnya. Hal ini dimaksudkan agar dapat memberikan gambaran awal mengenai latar belakang dari pembahasan masalah serta pemecahan masalah dalam penulisan makalah ini.

dan bagian kedua adalah saran.BAB II : Bab II adalah tinjauan pustaka yang akan membahas mengenai teori-teori dasar yang mendukung tentang perkembangan kenakalan remaja sebagai akibat pengaruh dari efek globalisasi. saran tersebut mudah-mudahan bermanfaat. Disini penulis mencoba memberikan saran terhadap pembahasan dalam penulisan makalah ini. Bagian pertama. BAB III : Pada bab III pembahasan yang akan membahas mengenai faktorfaktor penyebab terjadinya kenakalan remaja terkait dengan efekefek negatif globalisasi serta bentuk dan macam solusi penanggulangan dan pencegahan kenakalan remaja. 7 . BAB IV : Selanjutnya pada bab IV merupakan penutup yang berisikan kesimpulan dan saran. kesimpulan adalah ringkasan bahasan materi yang penulis ambil dari uraian-uraian bab-bab sebelumnya.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

II. 1. Pengertian Kenakalan Remaja
Pada dasarnya kenakalan remaja menunjuk pada suatu bentuk perilaku remaja yang tidak sesuai dengan norma-norma yang hidup di dalam masyarakatnya. Kartini Kartono (1988 : 93) mengatakan remaja yang nakal itu disebut pula sebagai anak cacat sosial. Mereka menderita cacat mental disebabkan oleh pengaruh sosial yang ada ditengah masyarakat, sehingga perilaku mereka dinilai oleh masyarakat sebagai suatu kelainan dan disebut “kenakalan”. Dalam Bakolak inpres no: 6 / 1977 buku pedoman 8, dikatakan bahwa kenakalan remaja adalah kelainan tingkah laku / tindakan remaja yang bersifat anti sosial, melanggar norma sosial, agama serta ketentuan hukum yang berlaku dalam masyarakat. Singgih D. Gumarso (1988 : 19), mengatakan dari segi hukum kenakalan remaja digolongkan dalam dua kelompok yang berkaitan dengan norma-norma hukum yaitu : (1) kenakalan yang bersifat amoral dan sosial serta tidak diantar dalam undang-undang sehingga tidak dapat atau sulit digolongkan sebagai pelanggaran hukum ; (2) kenakalan yang bersifat melanggar hukum dengan penyelesaian sesuai dengan undang-undang dan hukum yang berlaku sama dengan perbuatan melanggar hukum bila dilakukan orang dewasa. Tentang normal tidaknya perilaku kenakalan atau perilaku menyimpang, pernah dijelaskan dalam pemikiran Emile Durkheim (dalam Soerjono Soekanto, 1985 : 73). Bahwa perilaku menyimpang atau jahat kalau dalam batas-batas tertentu dianggap sebagai fakta sosial yang normal dalam bukunya “ Rules of Sociological Method” dalam batas-batas tertentu kenakalan adalah normal karena tidak mungkin 8

menghapusnya secara tuntas, dengan demikian perilaku dikatakan normal sejauh perilaku tersebut tidak menimbulkan keresahan dalam masyarakat, perilaku tersebut terjadi dalam batas-batas tertentu dan melihat pada sesuatu perbuatan yang tidak disengaja. Jadi kebalikan dari perilaku yang dianggap normal yaitu perilaku nakal/jahat yaitu perilaku yang disengaja meninggalkan keresahan pada masyarakat. Sudarsono, 1991 dalam bukunya Kenakalan remaja mengatakan Kenakalan Remaja (Juvenille Delinquency) secara estimologis dapat diartikan sebagai kejahatan anak, akan tetapi pengertian tersebut memberikan konotasi yang cenderung negative atau negative sama sekali. Atas pertimbangan yang lebih moderat dan mengingat kepentingan subyek, maka beberapa ilmuwan memberanikan diri untuk mengartikan Juvenille Delinquency sebagai kenakalan remaja Psikolog Drs. Bimo Walgito dalam (Sudarsono, 1991: 11) merumuskan arti selengkapnya dari kenakalan remaja sebagai berikut : tiap perbuatan, jika perbuatan tersebut dilakukan oleh orang dewasa maka perbuatan tersebut merupakan kejahatan, jadi merupakan perbuatan yang melawan hukum, yang dilakaukan anak, khususnya anaka remaja Dr Fuad hasan dan Drs. B. simanjuntak dalam (Sudarsono, 1991: 11) juga memberikan definisi kenakalan remaja sebagai perbuatan anti social yang dilakukan anak remaja yang bilamana dilakukan orang dewasa dikualifikasikan sebagai kejahatan. Dari kedua pengertian diatas Sudarsono menarik benang merah diantara keduanya yaitu, kenakalan remaja adalah perbuatan atau kejahatan atau pelanggaran yang dilakukan oleh anak remaja yang bersifat melawan hukum anti sosial, anti susila dan menyalahi norma-norma agama. John W. Santrock mendefinisikan, kenakalan remaja (Juvenile Delinquency) mengacu pada suatu rentang perilaku yang luas, mulai dari perilaku yang tidak dapat

9

diterima secara sosial (seperti bertindak berlebihan disekolah), pelanggaran (seperti melarikan diri dari rumah), hingga tindakan-tindakan kriminal (seperti mencuri). Keputusan Menteri Sosial (Kepmensos RI No. 23/HUK/1996) menyebutkan anak nakal adalah anak yang berperilaku menyimpang dari norma-norma sosial, moral dan agama, merugikan keselamatan dirinya, mengganggu dan meresahkan ketenteraman dan ketertiban masyarakat serta kehidupan keluarga dan atau masyarakat Dari beberapa definisi diatas dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa kenakalan remaja adalah perilaku yang dilakukan oleh remaja yang bertentangan dengan norma hukum yang telah dengan jelas ditentukan dalam KUHP, norma sosial dan norma agama yang telah diatur dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasul.

II. 2. Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja
1) Jenis-Jenis Kenakalan Remaja Berdasar pada beberapa pandangan teori mengenai perilaku delinkuen diatas, maka delinkuensi remaja dapat dibagi dalam empat kelompok, yaitu: 1) Delinkuensi individual, yaitu perilaku delinkuen anak merupakan gejalah personal atau individual dengan ciri-ciri khas jahat, disebabkan oleh predisposisi dan kecenderungan penyimpangan tingkah laku (psikopat, psokotis, neurotis, a-sosial) yang diperhebat oleh stimuli sosial dan kondisi kultural. 2) Delinkuensi situasional, yaitu delinkuensi yang dilakukan oleh anak yang normal; namun mereka banyak dipengaruhi oleh berbagai kekuatan situasional, stimuli sosial, dan tekanan lingkungan, yang semuanya memberikan pengaruh “menekan-memaksa” pada pembentukan perilaku buruk. 10

3) Delinkuensi sistematik, yaitu delinkuensi yang telah disistematisir dalam suatu organisasi (gang). Semua kejahatan dirasionalisir dan dibenarkan sendiri oleh anggota gang, sehingga kejahatannya menjadi terorganisir atau menjadi sistematis sifatnya. 4) Delinkuensi kumulatif, yaitu delinkuensi yang sudah teresebar dihampir semua ibukota, kota-kota, bahkan sampai dipinggiran desa. Pada hakekatnya delinkuensi ini merupakan produk dari konflik budaya. Ernest R. Hilgard dalam bukunya “Introduction to Psychologi” mengelompokkan delinkuensi remaja dilihat dari pelaku perilaku tersebut kedalam dua golongan, yaitu: 1) Social delinquency, yaitu delinkuen yang dilakukan oleh sekelompok remaja, misalnya “gang”. 2) Individual delinquency, yaitu delikuensi yang dilakukan oleh seorang remaja sendiri tanpa teman. Wright membagi jenis kenakalan remaja dalam beberapa keadaan: 1) Neurotic delinquency, remaja bersifat pemalu, terlalu perasa, suka

menyendiri, gelisa dan mempunyai perasaan rendah diri. Mereka mempunyai dorongan yang kuat untuk berbuat suatu kenakalan seperti: mencuri sendirian, melakukan tindakan agresif secara tiba tanpa alasan karena dikuasai oleh fantasinya sendiri. 2) Unsocialized delinquency, suatu sikap yang suka melawan

kekuasaan seseorang, rasa bermusuhan dan pendendam. 3) Pseudo social delinquency, remaja atau pemuda yang mempunyai

loyalitas tinggi terhadap kelompok atau gang sehingga sikapnya tampak patuh, setia dan kesetiakawanan yang baik. Jika melakukan perilaku kenakalan bukan

11

pemalsuan uang. 2) Kenakalan Pelanggaran Hukum.Bentuk – bentuk perbuatan kenakalan remaja yang lebih banyak 12 .atas kesadaran diri sendiri yang baik tetapi karena didasari anggapan bahwa ia harus melaksanakan sesuatu kewajiban kelompok yang digariskan. menjambret. merampas. 3) Kenakalan sosial yang tidak menimbulkan korban difihak orang lain: pelacuran. penyalah gunaan obat. yaitu: 1) Kenakalan yang menimbulkan korban fisik pada orang lain: perkelahian. dan lain-lain. bergaul dengan teman yang memberi pengaruh buruk. meninggalkan rumah tanpa izin (kabur). penggelapan barang. perkosaan. penipuan dan pemalsuan. perampokan. memiliki dan membawa benda tajam. pemerkosaan. perbuatan yang merugikan orang lain. berpesta pora. pemerasan. membaca buku-buku cabul. 2) Bentuk-Bentuk Kenakalan Remaja William C. menggolongkan perilaku delinkuen dalam empat jenis. turut dalam pelacuran atau melacurkan diri. menjual gambar-gambar porno dan film-film porno. 4) Kenakalan yang melawan status: misalnya mengingkari status anak sebagai pelajar dengan cara membolos. 2) Kenakalan yang menimbulkan korban materi: perusakan. berpakaian tidak pantas dan minum minuman keras. seperti: berjudi. pembunuhan dan pengguguran kandungan. mengingkari status orang tua dengan cara minggat dari rumah atau membantah perintah mereka dan sebagainya. hubungan seks pra-nikah. Jensen (1985) yang melihat perilaku delinkuen dari sigi bentuk dan dampak kenakalan. membolos sekolah. yaitu: 1) Kenakalan biasa seperti: Berbohong. Kvaraceus membagi bentuk kenakalan menjadi dua. mencopet. mencuri. keluyuran. pencopetan. dan lain-lain. pencurian. pembunuhan.

keterbatasan pendidikan dan tidak adanya kesempatan kerja yang sesuai. 2) Sub kultur konflik: suatu bentuk gang yang mengutamakan perbuatan – perbuatan kekerasan sebagai suatu cara untuk mendapatkan atau meningkatkan status. hakekatnya mencerminkan suatu sub kultur tersendiri yang dapat dibedakan dalam 3 sub kultur kenakalan yaitu: 1) Sub kultur criminal: suatu bentuk gang kenakalan remaja yang mengarah pada perbuatan pencurian. yang tinggi mobilitas 13 . Kenakalan remaja sub kultur konflik sering terjadi pada kasatuan masyarakat yang tidak stabil. pemerasan dll perbuatan illegal yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan (uang atau income). Kaitan pertumbuhan dan perkembangan individu remaja dengan lingkungannya terhadap struktur sosial dengan jalur – jalur system yang tersedia dan berlangsung di masyarakat untuk mobilitas yang lebih baik.dilakukan dalam kaitan remaja yang bersangkutan dengan gangnya atau gerombolan remaja lainnya. Perbuatan kenakalan remaja pada hakekatnya merupakan proses usaha pencapaian suatu keberhasilan tertentu dalam perkembangan kehidupan remaja. 3) Sub kultur pengelakan/ pengasingan (rettreatist sub culture): suatu bentuk gang yang menekankan pada penggunaan obat – obatan (secara salah). tidak cukup terorganisir. Kegagalan ini antara lain karena ketiadaan kemampuan. mencerminkan suatu cara adaptasi yang khusus dari para remaja dalam proses penyesuaian dirinya yang gagal untuk dapat mencapai keberhasilan hidup atau memperbaiki keadaannya dengan menempuh jaur – jalur kesempatan yang sewajarnya. Pada kenakalan remaja sub kultur kriminil.

dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias. globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Kenakalan remaja yang termasuk sub kultur pengelakan/ pengasingan yaitu kenakalan remaja dalam bentuk penyelahgunaan obat – obatan narkotika. 3. 14 . menarik diri atau mengaisngkan diri. Globalisasi akan membawa prespektif baru tentang konsep “Dunia Tanpa Tapal Batas” yang saat ini diterima seabagai nrealita masa depan yang akan memengaruhi perkembangan budaya dan membawa perubahan baru. kebut – kebutan di jalan ramai merupakan contoh kenakalan remaja sub kultur konflik. perjalanan.vertikal dan geografisnya. budaya populer. Pengertian Globalisasi Globalisasi merupakan perkembangan kontemporer yang mempunyai pengaruh dalam mendorong munculnya berbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung. Dalam banyak hal. investasi. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. Perbuatan perkelahian antar gang. 2007: 116) Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan. keluarga cenderung berorientasi tidak pada masa depan tetapi pada masa kini dan tidak ada kemajuan sosial. (Aim Abdulkarim. II. merupakan cara adaptasi terhadap keadaan secara pengelakan. melepaskan perjuangan dalam mencapai kesuksesan. Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lainnya.

2007: 116) globalisasi adalah terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah yang sama. ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa. sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. atau proses sejarah. Dari sudut pandang ini. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan. Menurut Selo Soemardjan. yang maknanya ialah universal. 2007: 116) globalisasi didefinisikan sebagi fenomena yang menjadikan dunia mengecil dari segi perhubungan manusia. bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. pariwisata. Menurut kamus bahasa. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. kecuali sekadar definisi kerja (working definition). Globalisasi merupakan kecenderungan masyarakat di kota-kota besar untuk menyatu dengan dunia terutam di bidang ilmu pengetahuan. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuknya yang paling mutakhir.Kata "globalisasi" diambil dari kata global. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab. ekonomi dan budaya masyarakat. atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. dalam (Aim Abdulkarim. Hal ini dimungkinkan karena perkembangan teknologi yang sangat cepat. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. Di sisi lain. dan media komunikasi massa. 15 . teknologi. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis. dalam (Aim Abdulkarim.

2007: 116) globalisasi adalah satu proses kehidupan yang serba luas. seperti politik. Berdasarkan beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian globalisasi dapat dibedakan atas dua hal yaitu : 1) Sebagai Alat Globalisasi merupakan wujud keberhasilan ilmu dan teknologi. Globalisasi sebagai ideologi pasti memihak suatu kepentingan sehingga akan menimbulkan akibat. dan komunikasi. sosial. Jadi tergantung siapa yang menggunakan dan apa tujuannya. Namun hal tersebut juga dapat mengandung hal-hal negatif bila dipergunakan untuk tujuan yang tidak baik. Globalisasi akan memberikan corak budaya 16 . transportasi. dalam (Aim Abdulkarim. Globalisasi sebagai alat juga mengandung hal-hal yang positif apabila dipergunakan untuk tujuan yang baik. Proses Perkembangan Globalisasi Proses globalisasi lahir dari adanya perkembangan ilmu pengetahuan. dan ekonomi yang dapat dinikmati oleh seluruh umat manusia di dunia ini. dan merangkum segala aspek kehidupan. 2007: 116) yaitu globalisasi sebenarnya dapat siartikan sebagai suatu tindakan atau proses menjadikan sesuatu yang mendunia (universal) baik dalam lingkupnya atau aplikasinya. II. Disinilah timbulnya benturan dan pertentangan. Menurut pengertian The American Heritage Dictionary.Menurut cendekiawan barat dalam (Aim Abdulkarim. the act if process or policy making something worldwide in scope or application. baik yang setuju maupun yang tidak setuju. 4. 2) Sebagai Ideologi Globalisasi sebagai ideologi berarti sudah mempunyai arti tersendiri dan netralitasnya sangat sedikit. tidak terbatas. teknologi. terutama di bidang komunikasi.

yaitu isu yang mengancam dunia masa kini dan masa depan. c. d. Berkembangnya arus globalisasi jelas memberikan dampak pada kebudayaan manusia. dan memberi dampak yang luas terhadap kebebasan budaya setempat dan mengukuhkan dominasi budaya barat dalam budaya masyarakat di negara-negara berkembang melalui penjajahan baru. kehidupan berasaskan kebersamaan menjadi kehidupan individualis. e. Globalisasi dan perkembangan teknologi ini mengharuskan penduduk dunia untuk bersatu dalam menentukan masa depan dunia yang lebih baik dan terjamin. Kesadaran untuk membentuk masyarakat dan pemimpin dunia yang bertanggung jawab untuk menjaga kepentingan. 17 . keselamatan. agraris tradisional menjadi masyarakat industri modern. Kebudayaan baru yang berasaskan perkembangan teknologi informasi. Banyak yang terlihat jelas dalam perubahan dan pergeseran pola hidup masyarakat. yaitu penjajahan kebudayaan. dan keamanan dunia membuka prespektif baru dalam pendekatan isu globalisasi. dan satelit akan merombak dan mengubah nilai dan sistem budaya masyarakat negara berkembang selaras dengan visi dan misi globalisasi barat. kehidupan lamban menjadi kehidupan serba cepat. kehidupan berasas nilai sosial menjadi konsumeris materialis.baru. Isu global yang tengah melanda dan mulai terasa memberi kesan buruk kepada masyarakat dunia menjadi agenda yang menarik perhatian semua pihak. telekomunikasi. b. Gelombang kebudayaan baru yang terjadi melalui pendominasian budaya akan menjadikan negara berkembang semakin beruntung dan terikat pada keputusan yang dibuat oleh penguasa barat. yaitu: a. kehidupan yang bergantung pada alam menjadi kehidupan menguasai alam.

dan agama yang selama ini kita junjung tinggi akan menghilangkan jati diri dari nilai-nilai budaya itu sendiri. murid yang mengancam atau melawan gurunya. Fenomena anak melawan kepaada orangtua. padahal budaya timur jelas melarang hal yang seperti itu. 2) Pesatnya perkembangan informasi dan transportasi. dan pemakaian perhiasan wanita oleh laki-laki. dan dampak negatif yang sekarang paling banyak terlihat dan bermunculan yaitu 3) Masuknya pola hidup budaya barat. sekarang banyak remaja yang menggunakan pakaian yang memerlihatkan auratnya. perkelahian antar-pelajar. budaya. Selain memberikan aspek positif. sopan dan santun. perkembangan arus globalisasi juga memberikan dampak negatif bagi kebudayaan masyarakat. Namun. Hal ini sesuai dengan pendapat Selo Soemardjan bahwa perubahan budaya yang cepat dan saling menyusul mengakibatkan suasana anomi yang berkepanjangan.Dari contoh tersebut. Arus globalisasi yang membonceng nilai-nilai tradisi. 3) Pemanfaaatan sumber daya alam yang melimpah. seperti masuknya budaya barat yang bertolak belakang dengan budaya timur yang sederhana. 18 . Pengaruh tersebut dapat dibagi menjadi dua macam aspek. Dengan pesatnya perkembangan. Pesatnya teknologi informasi dan transportasi juga mebawa dampak negatif. yaitu aspek positif dan aspek negatif. Diantaranya beberapa aspek positif dari arus globalisasi dan perkembangan teknologi yakni : 1) Pola hidup yang serba cepat. 2) Perubahan dari kehidupan berasaskan kebersamaan menjadi kehidupan individualis. aspek positif paling diharapkan manusia. terdapat beberapa macam pengaruh terhadap kehidupan masyarakat. diantaranya : 1) Beralihnya masyarakat agraris menjadi masyarakat industri modern. merupakan perilaku menyimpang sebagai dampak negatif dari era globalisasi dan arus informasi yang tidak terbendung. mode pakaian yang tidak sesuai. moral.

kesejahteraan. Dalam era globalisasi telah terjadi pertemuan dan gesekan nilai-nilai budaya dan agama di seluruh dunia yang memanfaatkan jasa telekomunikasi.Suasana anomi adalah suasana ketika masyarakat yang sedang mengalami perubahan budaya tidak mengetahui secara jelas nilai-nilai budaya mana yang perlu diambil dan nilai-nilai budaya mana yang haru sdikembangkan. seperti adanya budaya Hollywood dan perpustakaan yang negatif. Ketika seseorang masih membaca surat kabar. saling bertentangan dan bertabrakannya nilai-nilai yang berbeda yang berakhir dengan kalah atau menang. misalnya pendewaan pikiran nasionalisme. saling bekerja sama yang akan menghasilkan sintesa dan antitesa baru. sekularisme. globalisasi akan selalu menimbulkan dampak positif dan negatif. Ancaman 19 . dan tipisnya iman. Pertemuan dan gesekan tersebut akan menghasilkan kompetisi liar yang berarti saling mempengaruhi dan dipengaruhi. menonton televisi. ia tetap akan terperangkap dalam proses dan model pergaulan global. Pengaruh Globalisasi Terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Globalisasi memiliki pengaruh yang positif. Dengan demikian. kecuali kita dengan sengaja menghindari interaksi dan komunikasi dengan pihak yang lain. dan keselamatan bangsa dan negara. 5. yaitu membawa kemajuan. terlebih lagi dengan menggunakan internet. ilmu dan teknologi. II. Namun globalisasi juga membawa pengaruh positif. Kita menyadari bahwa pengaruh globalisasi tidak mungkin dapat dihindari. transformasi dan informasi sebagai hasil dari modernisasi teknologi. atau menggunakan alat lainnya.

menghargai orang lain. kita dapat berhubungan dengan dunia luar. telepon. Anak-anak kita dapat terpengaruh oleh segala macam film kartun dan film-film yang seharusnya tidak dilihat. parabola. Hal ini memudahkan orang untuk beradaptasi dengan masyarakat lain 20 . Adegan kekerasan (violence) akan lebih berkesan di benak anak-anak dibandingkan dengan petuah agama. Kita dapat terpengaruh oleh segala macam bentuk yang sangat konsumtif.Dengan alat komunikasi seperti TV. 3. Meskipun harus disadari pula bahwa televisi juga banyak menayangkan program-program pengajian. ceramah. sebaliknya yang buruk kita tolak. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dengan mudah dan cepat diterima. Peluang dan tantangan ayang dapat kita peroleh dari globalisasi debagai berikut. kerja keras. diskusi. dan internet. Kita wajib menyaring yang baik dan sesuai dengan kepribadian dan moral bangsa kita terima. 2. Tantangan dan Peluang Pengaruh globalisasi yang memberikan nilai-nilai positif wajib kita serap. Dengan parabola atau internet. yaitu pasar dimana suatu produk menjadi semakin luas dan pemasarannya semakin banyak. rasa kemanusiaan. misalnya disiplin. kita dapat menyaksikan hiburan porno dari kamar tidur. terutama yang tidak menyebabkan benturan dengan budaya kita. VCD. Pasar bebas. demokrasi dan kejujuran. Kita pun dapat dengan mudah terpengaruh oleh gaya hidup seperti yang terjadi di sinetron-sinetron kita (terutama sekali yang bertemakan keluarga) yang lebih dari 90% menebar nilainilai negatif dengan ukuran keberagaman dari setiap agama. dan berita yang mengandung nilai positif bahkan agamis. DVD. Wawasan budaya semakin luas. 1.

Seperti kita ketahui disamping membawa efek positif. yakni kehidupan para kaum remaja Indonesia. khususnya di Indonesia. Ditambah masuk dan berkembangnya globalisasi. Selain membawa banyak dampak positif. dimana kita sebagai warga negara dunia tidak akan bisa mengelak dari pengaruh dan dampak-dampaknya. globalisasi justru membawa dampak negatif yang lebih banyak lagi dalam sendi kehidupan masyarakat Indonesia. Salah satu aspek negatif globalisasi yang paling berpengaruh dalam sendi kehidupan yakni aspek negatif terhadap kehidupan sosial dan kebudayaan suatu bangsa dan negara. Khususnya dan utamanya dalam hal kehidupan sosial dan kebudayaan berbangsa dan bernegara. Walhasil bertambah banyak penyimpangan-penyimpangan sosial yang diakibatkan oleh ulah para remaja ini.BAB III PEMBAHASAN III. Aspek-Aspek Negatif Globalisasi yang Memengaruhi Kenakalan Remaja Globalisasi merupakan suatu fenomena liberal menyeluruh yang menyebar di seluruh penjuru dunia. Dan dampak serta sasaran terbesar dari aspek negatif sosial dan budaya globalisasi tersebut. 21 . 1. Dalam perkembangannya. Seperti kita ketahui bahwa kehidupan sosial para remaja zaman sekarang semakin mengkhawatirkan. globalisasi juga membawa efek negatif bagi sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara masyarakat. oleh ulah kenakalan remaja sekarng ini. memberi dampak yang cukup negatif pula bagi mereka para ramaja yang tiadk bisa menahan diri mereka.

Terlebih lagi hal tersebut semakin memicu kenakalan remaja dalam hal anarkisme ini. Akan tetapi perkembangannya semakin mengawatirkan manakala perkembangan zaman semakin pesat dan muncul globalisasi dengan membawa budaya buruk kehidupannya bagi masyarakat Indonesia. tak peduli 22 .Globalisasi dituding pembawa pengaruh cukup dominan bagi tindakan negatif para remaja ini. hal tersebit tidak bisa dihindari dan sudah menyebar dalam praktik kehidupan bermasyarakat Indonesia. Masuknya pola hidup budaya barat Faktor ini adalah faktor utama dan paling luas cakupannya dalam hal penyebab kenakalan remaja masa kini. dan celakanya bagi negaranegara berbudaya ketimuran yang sangat bertolak belakang dengan kebudayaan barat seperti Indonesia. Diantaranya aspek-aspek negatif dari globalisasi yang berpotensi menimbulkan penyimpangan sosial berupa kenakalan remaja ini di antaranya . Seperi kita ketahui globalisasi yang berasal dari barat ini sudah pasti membawa kebudayaan sesuai negeri asalnya. 1) Kekerasan dan anarkisme Hal tersebut merupakan budaya barat yang sangat bertolak belakang dengan kebudayaan nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia khususnya. Dimanapun dan kapanpun para remaja tak segan melakukan tindakan kekerasan pada siapapun. Sebenarnya hal anarkis juga bukan merupakan hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Diantaranya contoh pola hidup budaya barat yang memicu kenakalan remaja masa kini yakni . serta kekerasan dalam hal apapun. seperti telah menjadi hal yang biasa-biasa saja bagi mereka akhir-akhir ini. Dan yang lebih parahnya lagi pola hidup barat tersebut banyak memengaruhi dan di salah artikan oleh para remaja Indonesia sebagai trend yang justru menjadi boomerang bagi mereka untuk membawa ke arah masa depan kehancuran. Di kalangan remaja hal anarkis maupun premanisme.

mulai dari motif modal gengsi maupun sok kuat. Remaja adalah kelompok masyarakat yang sangat peka terhadap bahaya penyalahgunaan obat-obatan tersebut. aksi premanisme dan pemalakkan. Sama halnya dengan narkoba. Masa remaja yang masih labil menimbulkan salah tafsir pengertian dan implementasi dalam setiap tingkah lakunya. 2004: 159). selain itu godaan dan tekanan yang kuat dari lingkungan pergaulan juga menjadi salah satu faktor maraknya narkoba di kalangan narkoba. dan salah satu bentuk dari perkembangan globalisasi ke arah negatif atau mungkin tertafsir negatif. Apabila dibiarkan tanpa pengawasan yang ketat. Padahal kontrol diri yang dimilikinya sangat lemah karena belum matangnya jiwa mereka.orang yang lebih tua maupun yang lebih muda. (Idianto. peredaran minuman keras yang tanpa batas di negeri ini. juga 23 . masyarakat pada usia remaja ini memiliki rasa ingin tahu yang besar dan cenderung akan mencoba menggunakan. Salah sedikit kekerasan yang berbicara. kebudayaan negatif barat yang masuk dan menyebar dengan cepatnya di Indonesia. 2) Narkoba dan Minuman keras Narkoba dan minuman keras juga merupakan salah satu diantaranya. sampai kekerasan yang notabene candaan semata tapi sampai menelan korban jiwa. seperti tawuran antar geng maupun sekolah. Korban terbesar dari aspek ternegatif globalisasi ini tak lain dan tak bukan adalah para remaja. kalangan remaja akan menjadi pemakai yang ketergantungan obat-obat terlarang. Hal ini sebenarnya sungguh ironis dan mengenaskan bagi pertumbuahan dan perkembangan kepribadian para remaja. Alasannya. Banyak sudah contoh kekerasan yang dilakukan para remja masa kini. Hal tersebut bisa sangat memengaruhi bahkan merusak mental dan pribadu para remaja di masa depan. Semua itu merupakan bukti juvenile delinquency yang berupa kekerasan yang bahkan bisa dilakukan oleh para remaja sekarang ini.

Remaja yang berpikiran pendek dan masih dalam pencarian jati diri tentunya bisa menjadi sasaran empuk pengaruh negatif globalisasi ini. lebih pada didasari oleh perkembangan zaman yang semakin pesat. dimana batas antar negara seakan hilang. 3) Sex bebas Sex bebas juga merupakan salah satu bentuk tindakan penyimpangan kenakalan remaja yang sekarang ini semakin marak terjadi seiring berkembangnya zaman. sama halnya dengan narkoba. dengan mudahnya. ataupun kampungan banyak memengaruhi para remaja dan mendasari mereka mencoba hingga akhirnya kecanduan bahkan tewas akibat baarang haram tersebut. Kebanyakan para remaja di Indonesia terjebak akan perilaku seperti ini akibat minimnya pengetahuan mereka 24 . Walhasil. Banyak para remaja yang terjebak dalam kehidupan malam dan pergaulan yang tak terbatas. mau tidak mau budaya negatif bagi masyarakat Indonesia tersebut masuk dan berkembang di Indonesia.membawa dampak negatif bagi para remaja di negeri ini. setiap tahunnya banyak remaja terpengaruh dan terjangkit dua hal negatif tersebut. Seperti kita ketahui sex bebas diluar ikatan pernikahan merupakan salah satu budaya barat yang sangat bertolak belakang dengan budaya ketimuran Indonesia. Jangankan di kota miras dan narkoba pun melanda desa. ketinggalan jaman. Dan lagi-lagi korban utama dari kebudayaan negatif ini adalah remaja. Berbagai alasan tak beralasan seperti . Akan tetapi dengan berkembangnya globalisasi. Sehingga mengakibatkan banyak dari mereka yang terjerat mabuk-mabukan dan tak jarang mengakibatkan banyak bentuk penyimpangan sosial lain bahkan yang bersifat kriminal. Pada dasarnya perkembangan adiktif narkoba dan miras di kalangan remaja. Dan seiring perkembangan pasar global yang semakin pesat baik miras maupun narkoba semakin mengakar dan meluas keberadaannya di Indonesisa ini.

Dapat diungkapkan bahwa perilaku seksual bebas bisa sangat beresiko bagi para remaja. symbol dari globalisasi dunia. bisa dikatakan perkembangan teknologi sebagai media pengantar pengaruh-pengaruh. Tak terkecuali Indonesia sebagai negara yang terletak di jalur perdagangan dan penerbangan dunia. Dan yang tak kalah fatalnya. Karena bagaimanapun juga teknologi dan informasi merupakan symbol dari perkembangan zaman. Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi. Dalam hal kenakalan remaja. membuat banyak remaja yang terjerumus dalam budaya surga dunia ini. Mulai dari hamil di luar nikah sampai terjangkitnya penyakit kelamin mematikan seperti AIDS berpotensi sangat besar terjadi bagi mereka para remaja yang melakukannya. Kenikmatan sesaat yang didapatkan. maupun kebudayaan-kebudayaan negara lain. aspek-aspek. perkembangan teknologi juga memiliki peranan penting dalam penyebaran aspek-aspek negatif globalisasi. khusunya bangsa barat ke negara lainnya di dunia ini. 25 .akan resiko dan tanggung jawab yang harus ditanggung nantinya. tentunya membawa dua aspek yang saling berlawanan. Perkembangan informasi dan teknologi Perkembangan informasi dan teknologi merupakan faktor terpenting dalam perkembangan zaman globalisasi di dunia. bisa berakibat sangat fatal sekali bagi mereka para remaja di masa depan. tepi di lain sisi membawa aspek negatif yang bisa sangat merusak. akibat sex bebas pra-nikah ini masa depan mereka bisa hancur begitu saja dan akan menodai nama baik keluarga mereka. Akan tetapi dal tersebut kembali lagi pada SDM sebagi pengguna dari teknologi dan informasi itu sendiri. di satu sisi membawa aspek positif yang sangat membantu. Faktor rentannya kontrol diri dan iman serta godaan lingkungan sosial dan juga rasa keingintahuan yang berlebihan seiring hasrat tanpa pikiran jernih.

banyak remaja-remaja Indonesia yang menyalahgunakan perkembangan teknologi ini ke arah yang buruk. bahwa seiring canggihnya zaman. Situs-situs porno yang banyak berkembang di internet dapat dengan mudahnya diakses oleh siapapun. banyak yang menampilkan dan membawa hal-hal yang negatif bagi kehidupan para remaja. dari manapun. Hasilnya banayk dari mereka yang tumbuh dewasa sebelum waktunya. Utamanya melalui internet. Berbagai kebudayaan dengan mudahnya menyebar dan diserap oleh bangsa lain baik positif maupun negatif. pornoaksi. tayangantayangan televisi yang semakin berani menampilkan tayangan-tayangan bergenre kekerasan maupun pornoaksi. Berbagai kasus kenakalan bahkan kriminal pun banyak terimplikasi 26 . dua hal negatif tersebut semakin mudah pula terakses dan menyebar dalam kehidupan remaja Indonesia. Contohnya dalam hal kekerasan remaja dan pornografi. teknologi telah membawa dampak sangat signifikan dalam perkembangan kenakalan remaja di Indonesia. tapi juga menimbulkan efek kriminal bagi siapapun yang terjerat. Banyak remaja yang terjebak menyalahgunakan berbagai perkembangan teknologi tersebut untuk hal-hal yang justru merusak diri mereka sendiri. ke manapun dengan cepat dan mudahnya. Kita ketahui bersama. Tak hanya melahirkan sebuah kenakalan. serta penyalahgunaan teknologi dalam hal pornografi. Baik media elektronik seperti televisi atau internet. Kebudayaan barat yang bersifat negatif dapat dengan mudah dan cepatnya masuk dan merusak kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Dua hal ini merupakan bentuk kebudayaan barat yang paling menonjol implikasinya dalam kehidupan remaja di Indonesia. Dalam hal kenakalan remaja. maupun kekerasan semakin memerburuk aspek psikologis para remaja. maupun media cetak berupa koran dan majalah. yang sebagian besar terpengaruh dan tersalahgunakan akan hal-hal tersebut. utamanya remaja.Teknologi yang semakin canggih dapat membawa hal apapun. dan tak sesuia dengan yang seharusnya.

remaja yang hamil diluar nikah. Salah satu contoh dan bentuknya adalah “3F”. aspek negatif globalisasi yang bisa melahirkan kenakalan remaja masa kini lainnya yakni mulai muncul dan berkembangnya pemikiran-pemikiran sekuleritas dalam kehidupan sosial di masyarakat. Fashion. selama itu berasal dari luar negeri. gaya dan film-film barat. Dua hal tersebut merupakan beberapa dari sekian banyak hal kebudayaan negatif barat yang masuk dan terimplikasi oleh para remaja melalui penyalahgunaan aspek globalisasi yakni perkembangan teknologi dan informasi. Meski tidak secara langsung. tawuran antar pelajar. ketimbang yang berasal dari negrinya sendiri. Film. tanpa peduli apakah gaya ataupun pakaian yang mereka pakai itu sesuai dan cocok dengan norma-corma 27 . Banyak remaja Indonesia yang lebih tertarik makan-makanan fast food/junk food. seperti. makanan. Banyak para remaja Indonesia yang lebih tertarik oleh. Mereka begitu mudahnya terbawa dan mengimplementasikan trend yang berkembang. Banyak pula remaja yang menjadi korban fashion yang pesat berkembang. dll. yang tidak baik bagi kesehatan ketimbang makanan dalam negeri yang sehat dan bergizi. Muncul dan berkembangnya pemikiran-pemikiran dan mental yang liberalis dan hedonis Selain dua hal tersebut diatas. mode. 3 hal ini bisa memengaruhi terjadinya kenakalan remaja masa kini. seperti tak berkepribadian. dll. seperti McDonald.di masyarakat. remaja yang melakukan aksi anarkis dan premanisme. KFC. 3hal ini merupakan salah satu bentuk sekuleritas hasil dari globalisasi. Food. remaja yang terkena penyakit kelamin akibat sex bebas tanpa pengaman. mereka ikut saja apa yang dibawa oleh trend. dengan mudahnya mereka ikuti. CFC. pakaian ataupun gaya apa yang sedang trend. remaja yang melakukan hubungan sex diluar nikah. remaja yang vandalis. Kita dapat lihat dari bukti yang berkembang sekarang ini.

Seperi pakaian mini. Selama itu beraasal dari luar negeri. Hingga akhirnya pola hidup mereka menjadi pola hidup barat. sesuai paham sekuleritas. semua dianggap sah-sah saja. kekerasan. khususnya yang buruk. benar-benar saja. seperti pornografi. dan semua berawal adari hal-hal yang kecil dan tidak mereka sadari. Demikian pula dengan film. dll. padahal belum tentu film-film barat mengandung nilai-nilai baik sesuai dengan nilai-nilai kehidupan di negara ini. mereka out of control dan terbawa pengaruhpengaruh luar. tapi juga segi-segi negatif yang bertentangan dalam nilai-nilai bermasyarakat Indonesia. Berdasarkan bukti-bukti tersebut nampak terlihat pemikiran-pemikiran liberalis sudah merasuk pada sebagian besar remaja-remaja Indonesia. 28 . dan tentunya tak hanya menghasilkan bentuk kenakalan remaja pada akhirnya bahkan kriminalitas pun bisa tercipta. yang tak hanya membawa segi positif. akibat doktrinasi berlebihan secara tidak langsung dari globalisasi ini. semakin kuat pula kepribadian dan pemikiran liberalisasi mereka terbentuk. vandalisme. Banyak contoh remaja yang seperti di jabarkan sebelumnya. Karena semakin banyak dan seringnya remaja Indonesia mengikuti perkembangan 3F tersebut. tindik. pornoaksi. tato dll. dan menganggap yang dia lakukan selau benar. hingga mereka tidak tahu lagi nilai-nilai dan norma-norma yang ada sesungguhnya di masyarakat.yang sedang berlaku di negara kita atau tidak. Tentu saja dari 3F tersebut bisa memicu kenakalan remaja. terbuka. banyak remaja Indonesia yang tertarik dengan film-film barat ketimbang film-film domestic. Mereka yang masih rentan dan labil dapat dengan mudahnya terpengaruh bahkan terdoktrin untuk mengikuti. justru yang ada kebanyakan film-film barat menayangkan hal-hal yang bisa merusak dan memicu kenakalan remaja cukup besar. ketat.

dan cenderung menimbulkan citra hedonis = atheis. III. Bagi para remaja jelas hal ini saangat berbahaya dan sangat memicu lahirnya kenakalan remaja. judi. baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. Berbagai tindak kenakalan remaja sampai yang ekstrim pun bisa terjadi bila pemikiran hedonis merasuk dalam pemikiran para remaja Indonesia. lebih mementingkan kehidupan duniawi dan kesenangan saja. Mulai dari tattoo. premanisme. mabuk-mabukan sampai yang mengarah kriminalitas kelas berat seperti pembunuhan dan lainnya bisa terjadi. karena pada dasarnya orang-orang hedonis. Itu sebabnya pemikiran liberal dan hedonis ini menjadi salah satu aspek negatif yang mendasar dari globalisasi dalam memengaruhi terjadinya kenakalan remaja. meskipun itu sangat bertentangan dengan tatanan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat dan sangat merugikan bagi orang lain maupun lingkungan sekitarnya. tindik. dipastikan tindak kenakalan remaja dan kriminalitas semakin meningkat. anarkis. Secara psikologis. 2. free sex. tak peduli akibat yang akan terjadi dari tindakan mereka. senang dan nyata.Akibat dari pemikiran sekuleritas berlebihan itu akan terbentuk dan lahirlah pemikiran hedonis (memuja kesenangan dan kenikmatan badani / duniawi). Hedonis sebagai bentuk tindak lanjut dari sekuler pun telah banyak berkembang di Indonesia. kenakalan remaja merupakan wujud dari 29 . Bila hal tersebut merasuk pada diri remaja-remaj Indonesia. berbagai tindak vandalisme. Faktor-Faktor dan Masalah-Masalah Penyebab Kenakalan Remaja Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya. Karena pada dasarnya mereka akan melakukan apa saja yang menurut mereka itu indah.

sehingga terjadi harapan palsu. A. maupun trauma terhadap kondisi lingkungannya. berkelahi dan lain-lain. ilusi. berupa: a) Konflik batiniah. pelarian diri. berupa: apatisme. kecemasan (sifatnya semu tetapi dihayati oleh anak sebagai kenyataan). 1) Segi Psikologis Pandangan psikoanalisa menyatakan bahwa sumber semua gangguan psikiatris. Faktor-Faktor Penyebab Kenakalan Remaja  Faktor Internal Perilaku delinkuen pada dasarnya merupakan kegagalan sistem pengontrol diri anak terhadap dorongan-dorongan instingtifnya. 30 . Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal). Sebagai akibatnya anak mereaksi dengan pola tingkah laku yang salah. mereka tidak mampu mengendalikan dorongan-dorongan instingtifnya dan menyalurkan kedalam perbuatan yang tidak bermanfaat. fantasi. Seringkali didapati bahwa ada trauma dalam masa lalunya. b) Pemasakan intra psikis yang keliru terhadap semua pengalaman. termasuk gangguan pada perkembangan anak menuju dewasa serta proses adaptasinya terhadap tuntutan lingkungan sekitar ada pada individu itu sendiri.konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja para pelakunya. perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya. agresi. tindak kekerasan. seperti kondisi ekonomi yang membuatnya merasa rendah diri. yaitu pertentangan antara dorongan infatil kekanakkanakan melawan pertimbangan yang lebih rasional. putus asa.

Pada remaja yang sering berkelahi. labilitas emosional (suasana hati yang terus menerus berubah. jika semua terpuaskan orang akan merasa senang dan sebaliknya jika tidak orang akan mengalami kekecewaan dan frustrasi yang dapat mengarah pada tindakan-tindakan agresif. Selain sebab-sebab diatas perilaku delinkuen juga dapat diakibatkan oleh : a) Gangguan pengamatan dan tanggapan pada anak-anak remaja. seperti: agresi. lewat cara-cara penyelesaian yang tidak rasional.c) Menggunakan reaksi frustrasi negatif (mekanisme pelarian dan pembelaan diri yang salah). d) Cacat tubuh. perilaku delinkuen merupakan kompensasi dari masalah psikologis dan konflik batin karena ketidak matangan remaja dalam merespon stimuli yang ada diluar dirinya. b) Gangguan berfikir dan inteligensi pada diri remaja. fiksasi. Seperti yang telah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya. Gangguangangguan fungsi emosi ini dapat berupa: inkontinensi emosional (emosi yang tidak terkendali). ketidak pekaan dan menumpulnya perasaan. ditemukan 31 . dan ketidak mampuan untuk menyesuaikan diri (Philip Graham. hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang lebih 30% dari anak-anak yang terbelakang mentalnya menjadi kriminal. rasionalisasi dan lain-lain. keinginan dan kebutuhan manusia. perasaan atau emosi memberikan nilai pada situasi kehidupan dan menentukan sekali besar kecilnya kebagahiaan serta rasa kepuasan. faktor bakat yang mempengaruhi temperamen. regresi. c) Gangguan emosional pada anak-anak remaja. 1983). Perasaan bergandengan dengan pemuasan terhadap harapan.

32 . Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. tidak peka terhadap perasaan orang lain. sombong. mudah frustrasi. Dari uraian yang dikemukakan G. dengki.W. panas baran. Dengan kata lain kepribadian fitrah (baik) anak telah tertimpa oleh kepribadian kotor yang semakin menguat.W Allport mengatakan bahwa kepribadian adalah suatu organisasi yang dinamis pada sistem psikosomatis dalam individu yang turut menentukan caranya yang unik dalam menyesuaikan dirinya dengan lingkungannya. namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya. G. 2) Segi Kepribadian Faktor Pribadi yang kotor yang mengacu kepada orang yang akhlaknya atau sifat-sifatnya keji (mazmumah) seperti pemarah. tamak. Keadaan ini terjadi kerana individu itu telah dikuasai oleh naluri agresif dan tidak rasional yang mewakili nafsu kehaiwanan.bahwa mereka mengalami konflik batin. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut. tidak amanah dan lainnya. pendendam. yang merupakan hasil daripada pengalaman buruk yang mendendam yang pernah diterimanya sejak kecil. dan memiliki perasaan rendah diri yang kuat. memiliki emosi yang labil. Allport bahwa kepribadian seseorang dapat menjadi penyebab melakukan kenakalan. Pribadi yang kotor mungkin telah bermula sejak kecil dan kemudian semakin menguat seiring anak itu beranjak remaja dan menjadi pemicu kenakalan remaja terjadi.

selain itu mereka bebas. jika ia melakukan kegiatan yang negatif maka lingkungan dapat terganggu. merusak. seperti: 1) Faktor Keluarga keluarga merupakan wadah pembentukan peribadi anggota keluarga terutama bagi remaja yang sedang dalam masa peralihan. dan sebagainya. Namun. tidak ada kegiatan. pada si remaja akan timbul gagasan untuk mengisi waktu luangnya dengan berbagai bentuk kegiatan. dan justru faktor-faktor eksternal ini memiliki akibat dan pengaruh yang lebih berbahaya bagi para remaja dalam hal kenakalan remaja.Contohnya: Kegiatan di masa remaja sering hanya berkisar pada kegiatan sekolah dan seputar usaha menyelesaikan urusan di rumah.  Faktor Eksternal Disamping faktor-faktor internal. akan tetapi apabila pendidikan dalam keluarga itu gagal akan terbentuk seorang anak 33 . Apabila si remaja melakukan kegiatan yang positif. Tindakan iseng ini selain untuk mengisi waktu juga tidak jarang dipergunakan para remaja untuk menarik perhatian lingkungannya. ngebut tanpa lampu dimalam hari. Perhatian yang diharapkan dapat berasal dari orangtuanya maupun kawan sepermainannya. hal ini tidak akan menimbulkan masalah. Apabila waktu luang tanpa kegiatan ini terlalu banyak. Seringkali perbuatan negatif ini hanya terdorong rasa iseng saja. kawan sebaya sering menganggap iseng berbahaya adalah salah satu bentuk pamer sifat jagoan yang sangat membanggakan. obat bius. perilaku delinkuen juga dapat diakibatkan oleh faktor-faktor yang berada diluar diri remaja. Misalnya. Celakanya. mencuri. minum minuman keras.

kedua orang tuanya masig utuh. mengalami konflik-konflik psikologis. (quasi broken home) ialah. rejected child. a) Broken Home dan Quasi Broken Home Keadaan rumah tangga yang berantakan dapat membawa pengaruh psikologis buruk bagi perkembangan mental dan pendidikan anak. tetapi karena masing-masing anggota keluarga (ayah dan ibu) memunyai kesibukan masing-masing sehingga orang tua tidak sempat memberikan perhatiannya terhadap pendidikan anakanaknya. Menurut pendapat umum pada broken home ada kemungkinan besar bagi terjadinya kenakalan remaja. 2004: 126) b) Over proteksi dan perhatian orang tua 34 . (Sudarsono. Kehilangan kasih sayang. semisal kondisi disharmoni keluarga (broken home).yang cenderung berperilaku delinkuen. akan tetapi dalam masyarakat modern sering pula terjadi suatu gejala adanya “broken homosemu”. Dalam situasi keluarga yang demikian anak muda mengaalami frustasi. dll. di mana terutama perseraian atau perpisahan orang tua memengaruhi perkembangan si anak. menyebabkan anak kehilangan contoh model orang dewasa. overproteksi dari orang tua. Jika kehilangan salah satu dari kedua orang tua atau kehilangan keduannya karena meninggal maupun bercerai dan lainlainnya. sehingga keadaan ini juga dapat dengan mudah mendorong anak menjadi delinkuen. Keadaan yang tidak normal bukan hanya terjadi pada broken home. Karena dasar pribadi anak terutama dibentuk dalam lingkungan keluarga. kehilangan pendidik atau pemimbing yang sangat ia butuhkan.

proteksi yang berlebihan oleh orang tua pun bisa memicu lahirnya kenakalan pada diri mereka. Sehingga anak tidak percaya akan dirinya. Selain over perhatian. Baik itu terbuang sewaktu masih kecil. bentuk-bentuk penyimpangan sosial yang berupa kenakalan. maupun saat sudah beranjak 35 . Sikap orang tua yang otoriter dan keras terhadap anaknya justru sangat berpotensi menimbulkan pergolakan mental dan batin yang sangat kuat dari si anak Anak akan sangat merasa tertekan dan berusaha lepas dari belenggu orang tuanya. Akhirnya anak lebih cenderung kearah kenakalan (juvenile delinquency).Memanjakan anak secara berlebihan dimana anak selalu mendapatkan segala sesuatu dari orang tuanya walaupun hal itu tidak sesuai dengan norma pendidikan. c) Rejected Childs Rejected Childs merupakan sebutan bagi anak-anak yang ditolak oleh orang tua mereka dan terbuang keberadaannya dari keluarga asalnya. meskipun nilai-nilai itu baik. Tidak sedikitpun anak merasa kesulitan dalam hidupnya. merasa dirinya berpribadi kecil. Sikap perhatian orang tua yang berlebihan ini dapat menumbuhkan sifat malas. Dan banyak pelampiasan dari otoritas keluarga ini adalah. apatis kepada anak dalam menghadapi problema hidup yang sebenarnya sangat penting dan membantu bagi perkembangan dan kematangan anak itu sendiri. Dia akan mencari tempat lain yang lebih nyaman dan bebas ketimbang kehidupan keluarga. dan anak yang seperti ini tidak akan peduli terhadap nilai-nilai yang dipaksakan oleh orang tuanya. dengan melakukan apapun yang bertentangan dari kehendak orang tua.

Sebab. sehingga mereka dibuang dan ditolak dari sebuah sistem sosial bernama keluarga. Kebanyakan anak-anak terbuang ini. keluarga adalah suatu ironi. Mereka harus menjadi dewasa sebelum waktunya. Mereka hanya menyediakan materi dan sarana serta fasilitas bagi si anak tanpa memikirkan kebutuhan batinnya. Tak adanya peran orang tua sebagai panutan dan kontrol pribadi tentunya sangat berpengaruh dalam perkenbangan psikologi dan panyerapan nilai-nilai yang ada.remaja. Tentunya bagi rejected childs. d) Pengaruh buruk dari orang tua Banyak orang tua yang tidak dapat berperan sebagai orang tua yang seharusnya. hal-hal negatif sudah bukan hal yang asing lagi. yakni tidak dinginkan keberadaannya oleh keluarga asalnya. kerasnya kehidupan yang harus dijalani sebelum wajtunya. Hal tersebut tentunya akan berdampak sangat buruk bagi psikologis mereka. Orang tua juga sering menuntut banyak hal tetapi lupa untuk memberikan contoh yang baik bagi si anak. dan mengetahui kerasnya dunia sebelum waktunya. bermotif sama. dari kenakalan seorang remaja selalu dikristalkan menuju faktor 36 . tapi jufa keinginan dan harapan yang terdalam. dan kemunafikan. Selain karena faktor masa lalu yang buruk akan keluarga. Bagi rejected childs. bisa menjdi pengaruh sangat kuat remaja-remaja ini menjadi nakal bahkan kriminal. yaitu hukum kausalitas. Sebenarnya kita melupakan sesuatu ketika berbicara masalah kenakalan remaja. terlebih bagi mereka yang tumbuh besar di jalan. Mereka terlepas dari sistem keluarga dan bertahan untuk hidup sendiri.

seperti pengaruh teman yang tidak benar. mengajari anak untuk melakukan perlawanan ketika anak diganggu orang lain. membiarkan anak-anaknya bergaul bebas (pacaran). sholat. suka menyakiti anak secara fisik dan psikis. menyediakan tempat hiburan (diskotik). pengaruh media massa. dll. membiarkan anak-anak gadisnya tidak menutup aurat.eksternal lingkungan yang jarang memerhatikan faktor terdekat dari lingkungan remaja tersebut dalam hal ini orangtua. dll. berasal dari kenakalan orang tuanya sendiri. 37 . sampai pada lemahnya iman seseorang. berghibah atau memfitnah. Kenakalan orangtua dalam ikatan keluarga Contohnya seperti : Suka berkata-kata kasar. mabuk-mabukan. jadi bandar judi. dl (masalah akhlak). menghambur-hamburkan uang dengan gaya hidup yang konsumtif. Kenakalan orangtua di masyarakat Contohnya seperti : Berjudi. jadi bandar narkoba. berzina. ini misalnya. suka menghujat atau memaki. bergaya hidup mewah. Kita selalu menilai bahwa banyak kasus kenakalan remaja terjadi karena lingkungan pergaulan yang kurang baik. membiarkan anak-anaknya minum-minuman keras. melalaikan sholat. bahkan tidak pernah sholat. merokok seenaknya di depan anak-anak. mengabaikan pelaksanaan syariat. menyediakan sarana kemaksiatan. Padahal sangat mungkin kenakalan remaja yang terlahir berasal dari pengaruh buruk orang tuanya.

nepotisme. menutup mata terhadap problem yang diakibatkan usaha prostitusi. suka melakukan pungli atau suap menyuap. perjudian. apa yang dilakukan orang tua masih dianggap baik. tempat diskotik. Menerapkan aturan kehidupan yang tidak benar dan tidak baik. peredaran minuman keras. dengan dalih besar pemasukannya. Karena bagi mereka para remaja yang masih labil orang tua adalah panutan. suka melanggengkan kemaksiatan. untuk melakukan keburukan yang sama dengan orang tuanya. bahkan sering terjadi guru marah kepada muridnya. yakni KapitalismeSekularisme (termasuk juga Sosialisme-Komunisme). kolusi. memberi izin untuk usaha prostitusi/lokalisasi. 2) Faktor Lingkungan Sekolah Sekolah sebagai tempat pendidikan anak-anak dapat menjadi sumber terjadinya konflik-konflik psikologis yang pada prinsipnya memudahkan anak menjadi delinkuen. dll. diskotik. pabrik minuman keras. Semua pengaruh buruk orang tua tersebut dalam bentuk kesehariannya. baik langsung maupun tidak lansung akan memengaruhi mental si anak.. perjudian. narkoba. Biasanya guru marah apabila terjadi sesuatu 38 . Pengaruh negatif yang menangani langsung proses pendidikan antara lain kesulitan ekonomi yang dialami pendidik dapat mengurangi perhatiannya terhadap anak didik. padahal itu buruk. akibatnya anak-anak didik terlantar.Kenakalan orangtua di pemerintahan Contohnya seperti : Suka korupsi. Pendidik / guru sering tidak masuk. mengeluarkan kebijakan yang bertentangan dengan hajat hidup orang banyak.

Pergaulan dengan temanteman lainnya di sekolah juga menjadi faktor yang justru lebih kuat dari 39 . segan atau malas belajar. sebagian atau seluruhnya atau lain dari itu. baik secara langsung maupun tisak langsung. hukuman atau sanksi-sanksi yang kurang menunjang tersapainya tujuan – pendidikan. Lingkungan pergaulan antar teman pun besar pengaruhnya. semisal: kurikulum yang tidak jelas. disharmonis antara peserta didik dan pendidik. kurangnya kesibukan belajar dirumah. anak meninggalkan sekolah (drop-out) dan lain-lainnya Walaupun demikian faktor yang berpengaruh di sekolah bukan hanya guru dan sarana serta perasarana pendidikan saja. Dewasa ini sering terjadi perlakuan guru yang tidak adil. ancaman yang tiada putus-putusnya disertai disiplin yang terlalu ketat. sekolah atau guru yang mendisiplinkan anak didik dengan cara yang kaku dan tanpa menghiraukan perasaan anak dan sarana sekolah yang kurang memadai serta suasana sekolahan buruk. guru yang kurang memahami kejiwaan remaja. atau sumber rejekinya dan sebangsanya dalam keadaan bahaya. Proses pendidikan yang kurang menguntungkan bagi perkembangan jiwa anak kerap kali memberi pengaruh langsung ataupun tidak langsung terhadap peserta didik di sekolah sehingga menimbulkan kenakalan remaja (juvenile delinquency) seperti. Selain itu lingkungan sekolah yang tidak menguntungkan. Dia akan marah. guru yang bersikap reject (menolak). juga bisa menjadi pengaruh negatif perkembangan kenakalan remaja.yang menghalangi keinfinannya tertentu. anak suka membolos. apabila kehormatan direndahkan. melawan peraturan sekolah atau melawan guru.

pengaruh teman-teman sekolah memang sangat besar pengaruhnya terhadaap kenakalan remaja sekarang ini. sehingga nilai-nilai dan norma yang berlaku telah lapuk atau seakan tinggal nama/ sebagai simbol. 3) Faktor lingkungan sekitar /masyarakat (Milieu) Lingkungan merupakan faktor eksternal yang paling dominan dalam perkembangan kenakalan remaja masa kini. Seperti kita ketahui. kondisi semacam itu memungkinkan seseorang (baca: remaja) melakukan penyimpangan karena lingkungan telah mengalami disorganisasi sosial. Lingkungan sekitar tidak selalu baik dan menguntungkan bagi pendidikan dan perkembangan anak. Dan sekolah pun kini bukan hal yang terlarang bahkan tabu lagi bagi remaja masa kini untuk bertingkah semau mereka. dan menimbulkan perilaku-perilaku menyimpang seperti kenakalan remaja. Dengan kata lain. merokok. Lingkungan adakalanya dihuni oleh 40 . remaja-remaja semakin berani membebaskan dirinya dari sistem nilai yang ada. lingkungan pun memiliki pengaruh vital dalam pembentukan karakter remaja yang selanjutnya akan diperankan dalam proses sosialisasinya sebagai makhluk sosial. seiring dengan perkembanagn teknologi dan zaman sekatang ini. bahkan melakukan pornoaksi dan pornografi pun. termasuk perannya untuk berbuat kenakalan atau tidak. sanksi yang ada seolah sudah ‘tidak’ berlaku lagi. 1986:10). Banayak remaja yang menjadikan sekolah dan teman-teman sekolahnya sebagai tempat mereka bermaksiat. seperti judi. Seseorang dapat menjadi buruk atau jelek karena hidup dalam lingkungan yang buruk (Eitzen.semua bisa dan banyak sudah terjadi di sekolah. mabu-mabukan. termasuk bentuk kenakalan. Lebih jauh dikritisi.faktor internal sekolah itu sendiri.

coba-coba. Para remaja yang memang belum memiliki jati diri dan masih labil. Bagi para remaja yang rentan dan tidak memiliki bekal pendidikan dan iman yang kuat. Anak remaja sebagai anggota masyarakat selalu mendapat pengaruh dari keadaan masyarakat dan lingkungannya baik langsung maupun tidak langsung. Akan tetapi tidak selamanya hal-hal yang positif yang bisa didapat.orang dewasa serta anak-anak muda kriminal dan anti-sosial. Pengaruh dunia luar. Para remaja yang menganggap teman lebih baik dari keluarga. memang sangat kuat daya tariknya bagi para remaja. faktor lingkungan sekitar menjadi sangat dominan dalam penyebaran dan perkembangan berbagi bentuk kenakalan remaja. Motif dasar terjerumusnya para remaja ke jurang kenakalan remaja ini. Sebagian besar para remja terjerumus dalam kenakalan remaja akibat pengaruh teman. kebanyakan terbawa pengaruh pergaulan yang buruk. dan mengikuti trend yang sedang berkembang atau tradisi buruk yang sudah ada. tentu akan dengan mudahnya terbawa pengaruh dari lingkungan sekitar. Dalam hal kenakalan remaja. Di masa pertumbuhan seperti remaja. apalagi teman. Dengan begitu anak-anak remaja ini mudah terjangkit oleh pola kriminal. asusila dan anti-sosial. berawal dari ikut-ikutan teman. hal negatif pun dapat dengan mdahnya tersebar lewat sosialisasi dengan teman. yang bisa merangsang timbulnya reaksi emosional buruk pada anak-anak puber dan adolesen yang masih labil jiwanya. peranan teman memang sama kuatnya dengan orang tua. 41 . dapat dengan mudahnya terbawa pengaruh-pengaruh yang buruk. sebab bagaimanapun juga dengan teman dapat meningkatkan kemampuan bersosialisasi seorang anak.

Bermula dari cobacoba dan ikut-ikutan. Semua berbagai bentuk juvenile delinquency tersebut. Mulai dari kenakalan yang berskala kecil seperti tindik. sampai kenakalan yang berupa tindak kriminal seperti tawuran. Di Indonesia kenakalan remaja umumnya terdapat di kota – kota teristimewa di kota yang besar seperti Jakarta. Membuka celah yang sangat besar bagi para remaja untuk melakukan juvenile delinquency bahkan menjadi seorang kriminal.Sifat yang masih labil dan keingintahuan yang besar seringkali tersalahgunakan akibat pengaruh dan pergaulan teman. disertai dengan kerentanan dan kelabilan juga keingintahuan yang besar akan sesuatu yang baru dari para remaja. disertai dengan perkembangan zaman yang semakin cepat. termasuk membawa hal-hal negatif budaya barat. hingga akhirnya para remaja tersebut benar-benar menjadi anak-anak yang nakal dan tidak segan melakukan penyimpanganpenyimpangan apapun. termasuk yang berawal dari teman. budaya masyarakat desa umumnya monokultural (satu macam budaya) yang cukup kokoh dan 42 . Pengaruh teman salah satunya. 4) Faktor sosial budaya Faktor budaya adalah bagian dari faktor sosial sehingga sering disebut faktor sosial budaya. Banyak sudah contoh kenakalan remaja yang bermula dari pengaruh lingkungan sekitar. jika mereka tidak memiliki mental dan iman yang kuat. merokok. jarang terjadi di desa – desa walaupun akhir – akhir ini kenakalan remaja telah merambat ke daerah pedesaan juga. dapat denagan mudahnya terasuk dan terimplikasi dalam diri para remaja. narkoba dan sex bebas. tato. Penduduk di desa umumnya berstatus petani.

Di dalam usaha melepaskan diri dari dunia anak – anak. maka remaja akan mendekati kelompok anak sebaya yang terdiri dari berbagai suku bangsa. Stimulasi budaya juga didapatkan dari permainan anak. dengan cepatnya usaha pembangunan yang menggunakan teknologi modern. 43 . Dalam transmisi budaya seorang anak menerima budaya melalui instruksi. pemujaan roh – roh dan benda – benda. Apabila ikatan budaya keluarganya tidak kuat. Berbeda dengan di daerah perkotaan.anak. sehingga menyulitkan di dalam melakukan kontrol sosial. umumnya remaja berkeinginan untuk melepaskan diri dari ketergantungan emosional terhadap orangtuanya dan lebih mendekati anak – anak sebaya dengan dirinya (peergroup). observasi dan imitasi.beda. Mobilitas yang tinggi memungkinkan pertukaran budaya yang intensif yang akan mempengaruhi transmisi budaya keluarga terutama bagi anak remaja yang kepribadiannya sedang berkembang. usaha industrialisasi yang pesat.diturunkan melalui transmisi nenek moyang. Anak – anak secara dini membiasakan diri dengan berbagai kepercayaan budaya seperti pemujaan nenek moyang. Penduduk perkotaan umumnya terdiri dari berbagai ragam budaya (multikultral) serta status sosial ekonomi yang berbeda . sangatlah peka terhadap rangsangan – rangsangan dari lingkungannya dan kurang percaya pada diri sendiri hingga terbentuk kebiasaan melalui coba – coba (trial and error). mencari bentuk. mobilitas yang tinggi dan urbanisasi yang tidak terbendung sering menyebabkan kegoncangan – kegoncangan sosial disertai dengan frustasi dari anggota – anggota masyarakatnya.

kebanyakan terbawa pengaruh teman maupun trend perkembangan zaman yang semakin beragam. juga menjadi salah satu faktor eksternal yang dominan dan tidak kalah penting dalam terciptanya kepribadian anak yang delinquent.Faktor – faktor sosial budaya yang dapat menimbulkan konflik pada remaja: a) Timbul perbedaan besar antara budaya keluarga dan pertukaran budaya dalam sikap dan nilai. Kebanyakan dari mereka berontak karena keinginan mereka akan sesuatu tidak bisa terpenuhi oleh orang tuanya yang berekonomi rendah. maupun menjadi delinquent. melampiaskannya dalam bentuk kenakalan berupa mencuri. Mereka para remaja yang berasal dari orang tua yang berekonomi lemah. merampok. sangat berpotensi menimbulkan kenakalan dalam psikologis para remaja. Mereka beralih melakukan 44 . para remaj yang berasal dari kalangan ekonomi ke bawah ini. sehingga menimbulkan pikiran dan hasrat lain untuk menggapai yang diinginkannya itu. Faktor ekonomi yang lemah dan sangat kurang. atau yang lainnya. b) Transmisi budaya keluarga sangat minimal (komunikasi terhambat) orangtua acuh tak acuh terhadap tingkah anaknya (kurang korektif) c) Trasmisi budaya keluarga kadang – kadang mengalami kesulitan karena kedua orangtua mempunyai kebudayaan yang berlainan (orangtua berasal dari suku yang berbeda) 5) Faktor ekonomi Faktor ekonomi. dan mayoritas. sehingga termotivasi untuk melakukan delinquent.

Kebanyakan remaja delinquent yang berasal dari kalangan menengah ke atas. seperti. kurang perhatian. karena berbagai hal . tromotivasi menjadi delinquent. termasuk hal itu salah. atau memiliki sesuatu yang sama seperti teman mereka yang notabene misalkan orang mampu. 6) Faktor media elektronik 45 . dan sombong serta apatis. kebanyakan remaja yang kurang mampu ini. pengaruh teman. para remaja yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke atas. termotivasi oleh teman untuk bisa sama seperti mereka.tindakan menyimpang tersebut karena motivasi untuk memiliki sesuatu telah menutupi akal sehat mereka. Hal tersebut semakin didukung oleh basic orang tua mereka yang terlewat sayang atau mungkin kurang perhatian dengan para anak-anaknya. Kebanyakan para remaja kelas atas. kebanyakan para remaja ini mementingkan hasrat mereka ketimbang kenyataan yang mereka sudah terima. memanfaatkan kekayaan orang tuanya untuk apapun yang ingin dilakukannya. Tak hanya berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Tanpa pikir panjang. serta pengaruh teman dan leingkungan sekitar yang buruk. akibbat terlalu lemahnya pribadi mereka dengan status ekonomi keluarganya yang mapan. didorong dengan keadaan keluarganya yang kurang mampu. disintegrasi keluarga. Pengaruh teman juga sama besarnya. juga bisa menjadi remaja delinquent. sehingga semakin meningkatkanmtivasi untuk menjadi delinkuen. Selain masih ada berbagai motif lain yang melatari lahirnya kenakalan remaja dari faktor ekonomi ini.

merasa keren. maupun film. padahal mayoritas ibu-ibu yang sibuk menyuruh anaknya menonton tv sebagai upaya menghindari tuntutan anak yang tak ada habisnya. Mereka bisa menjadi kriminal bahkan psycho psikopat karena acara-acara yang buruk ditonton oleh mereka. Polisi Amerika menyebutkan bahwa sejumlah tindak kekerasan yang pernah ditangani polisi ternyata dilakukan oleh remaja persis sama dengan adegan-adegan film yang ditontonnya. maupun video bisa dengan cepatnya dan 46 . padahal kenyataannya itu hanya sebuah fiktif yang bahkan mungkin berdampak negatif bagi mereka dan belum tentu bagus juga bagi mereka yang mengikutinya. Di Indonesia pun faktor film maupun juga sering melatari berbagai kenakalan remaja yang ada. untuk melakukan kenakalan remaja. Remaja bisa menjadi lebih dari sekedar delinquent.Tv. dan merasa hebat. mereka akan termotivasi dan merasa labih abik. Anak yang sering menonton film-film keras lebih terlibat dalam tindak kekerasan ketika remaja dibandingkan dengan teman-temannya yang jarang menonton film sejenis. film dan sebagainya nampaknya ikut berperan merusak mental remaja. Ternyata anak meniru dan mengindentifikasi film-film yang ditontonnya. film. Bila tidak di tanggulangi faktor ini akan sangat berdampak buruk bagi kehidupan remaja. karena Tv. Bagi para remaja dengan mengikuti berbagai hal yang ada di Tv. Kebanyakan dari para remaja di Indonesia terindikasi dan termotivasi dari banyak acara di televisi maupun di film. video. akibat pengaruh Tv dan sejenisnya. Sebuah penelitian lapangan yang pernah dilakukan di Amerika menunjukkan bahwa film-film yang memamerkan tindak kekerasan sangat berdampak buruk pada tingkah laku remaja. video.

ampuhnya memiliki pengaruh besar untuk merombak dan menyimpangkan paradigma dan kepribadian remaja ke arah dan bentuk yang lain dari yang seharusnya. c) Kecemasan dan kurangnya harga diri : kata stress atau frustasi semakin umum dipakai kalangan remaja. d) Ketidakmampuan untuk terlibat : kecenderungan untuk mengintelektualkan segala sesuatu dan pola pikir ekonomis. B. Banyak kaum muda yang mencoba mengatasi rasa cemasnya dalam bentuk “pelarian” (memburu kenikmatan lewat minuman keras. Sikap apatis ini terwujud di dalam ketidakacuhannya akan apa yang terjadi disekitarnya. b) Sikap apatis : sikap apatis merupakan kecenderungan untuk menolak sesuatu dan pada saat yang bersamaan tidak mau melibatkan diri di dalamnya. membuat para remaja sulit melibatkan diri secara emosional maupun efektif dalam hubungan pribadi dan dalam kehidupan di masyarakat. obat penenang. seks dan lainnya). e) Perasaan tidak berdaya : perasaan tidak berdaya ini muncul pertama-tama karena teknologi semakin menguasai gaya 47 . Persahabatan dinilai dengan untung rugi atau malahan dengan uang. Masalah-Masalah Penyebab Kenakalan Remaja Masalah-masalah yang sering dihadapi remaja masa kini antara lain : a) Kebutuhan akan figur teladan : remaja jauh lebih mudah terkesan akan nilai-nilai luhur yang berlangsung dari keteladanan orang tua mereka daripada hanya sekedar nasihat-nasihat bagus yang hanya kata-kata indah.

Seiring berkembangnya jaman dengan globalisasi.hidup dan pola berpikir masyarakat modern. kenakalan remaja di Indonesia semakin berkembang dan bervariasi bentuk serta macamnya. khususnya pengaruh dalam perkembangan kenakalan remaja di Indonesia. bervariasi dan pesat bermunculan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. misalnya menggunakan segala cara untuk tidak belajar tetapi mendapat nilai baik atau ijasah. globalisasi telah banyak membawa pengaruh dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Kaitan Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja dalam Perkembangan Globalisasi Seperti kita sudah ketahui sebelumnya. III. Lebih jauh remaja mencari “jalan pintas”. Masuk dan berkembangnya pola kehidupan budaya barat sebagai aspek negatif globalisasi berbanding lurus dengan perkembangan kenakalan-kenakalan dan perilaku-perilaku menyimpang yang dilakukan oleh para remaja. f) Pemujaan akan pengalaman : sebagian besar tindakan-tindakan negatif anak muda dengan minumam keras. Teknologi mau tidak mau menciptakan masyarakat teknokratis yang memaksa kita untuk pertama-tama berpikir tentang keselamatan diri kita di tengah-tengah masyarakat. obatobatan dan seks pada mulanya berawal dari hanya mencoba-coba. Lingkungan pergaulan anak muda dewasa ini memberikan pandangan yagn keliru tentang pengalaman. 3. Berbagai bentuk kenakalan maupun penyimpangan remaja yang sebelumnya belum pernah ada maupun tidak terangkat dalam implementasi dan implikasinya. Baik itu kenakalan remaja bersifat individual maupun yang bersifat berkelompok. kini justru semakin berkembang. Para remaja zaman sekarang seakan tak memiliki batasan nilai dan norma 48 .

Meskipun sebelum era reformasi. narkoba bisa terbilang baru dalam perkembangannya di Indonesia. turut membawa pengaruh besar narkoba dalam tata kehidupan sosial masyarakat Indonesia. tapi juga para remaja masa kini telah berani menjadi pengedar barang haram tersebut. mulai dari vandalisme. Faktor globalisasi yang merupakan tuntutan tak terhindarkan. khususnya para remaja. Narkoba merupakan salah satu bentuk variasi baru dalam perkembangan kenakalan remaja di Indonesia akibat pengaruh globalisasi saat ini Dalam 49 . Mereka seakan tidak malu. perilaku seksual. tapi tidak separah dan semeledak penggunaan narkoba masa kini. kekerasan dan lain-lain.khususnya dari dalam dirinya sendiri. Tak hanya sebagai pengguna. pengguna narkoba di Indonesia hampir 80% berasal dari kalangan remaja dan anak-anak. narkoba juga bahkan dapat melahirkan berbagai bentuk kenakalan remaja yang lain. Narkoba Narkoba merupakan suatu bentuk kenakalan bahkan tindak kriminal sebagai bentuk implikasi dari aspek negatif globalisasi berupa pola kehidupan budaya barat. Dalam hal kenakalan remaja. narkoba semakin marak di Indonesia. Tak hanya berupa kenakalan remaja. sementara sisanya dari kalangan dewasa. Setelah reformasi terlebih measuki era millennium. Berdasarkan data. bagaimana rusaknya moral generasi penerus bangsa Indonesia ini akibat narkoba. mabuk-mabukan. Diantaranya berbagai bentuk dan variasi kenakalan remaja masa kini sebagai implikasi dari perkembangan globalisasi yang ada. dan pengguna terbesar dari barang haram ini adalah remaja. sebagai berikut : 1. dan tidak peduli akan tata sosial yang ada. Itu merupakan suatu bukti otentik. dan begitu mudahnya terbawa pengaruh buruk globalisasi tersebut. untuk tidak bertindak hal-hal yang menyimpang dari masyarakat. mungkin penggunaan narkoba sudah ada.

yang tak hanya membawa dampak positif. Khusus di Indoesia keadaan ini kerap kali melanda anak-anak remaja di kota-kota besar. Siapapun dapat terpengaruh dan terjangkit virus narkoba ini. telah memicu pergolakan moral dan perilaku masyarakat di Indonesia. Dan dalam perkembangannya kenakalan remaja berupa narkoba sangat berpoternsi besar untuk semakin berkembang dan bertambah. Pornoaksi dan pornografi yang semakin marak saat ini di berbagai media informasi. Hal ini semakin tersokong oleh adanya perkembangan zaman berupa globalisasi. Para remaja masa kini banyak yang terjerumus ke dalamnya karena berbagai motif yang melatari. Perkembangan teknologi pun kini banyak disalahgunakan sebagai media perusak moral berupa hal-hal anti-susila. serta mudahnya akses untuk masuk dan mendapatkannya. bila tidak ditindak lanjuti dengan tepat dan berkala. mulai dari sekedar coba-coba. pengaruh pihak lain. utamanya merusak generasi remaja bangsa ini.beberapa daasa warsa terakhir ini penggunaan narkoba di kalangan remaja semakin meningkat pesat. maupun sebagai bahan pelarian. Masuknya budaya-budaya barat yang tidak relevan dengan nilai sosial masyarakat Indonesia. Jika ditelusuri secara cermat memang sangat sulit untuk mancari korelasi timbulnya kasus penggunaan narkoba oleh anak remaja dengan kondisi-kondisi tertentu. merupakan salah satu bentuk kenakalan remaja hasil adaptasi globalisasi di bangsa ini. Perilaku seksual bebas. banyak 50 . khususnya para remaja. khususnya remaja. utamanya para remaja. salah satunya dalam hal kebutuhan biologis. Perilaku seksual bebas / Asusila Seiring berkembangnya waktu dan zaman. para remaja masa kini semakin berani mengekspresikan diri mereka. 2. Karena peranan narkoba di masa kini semakin mengakar dan vital bagi kerusakan bangsa ini. tapi juga negatif bagi remaja.

Jakarta. Ditambah berkembangnya paham-paham liberalisme dalam kehidupan sosial yang mengutamakan kebebasan. Hal tersebut merupakan suatu bukti bahwa bentuk negatif berupa pola kehidupan budaya barat telah merasuk pada diri remaja-remaja Indonesia. bertindak anti-susila tanpa batas. Bandung dan Papua. serta panyalahgunaan perkembangan teknologi yang semakin canggih untuk hal-hal yang anti susila semakin melahirkan kebebasan para remaja untuk berekspresi negatif berupa kenakalan remaja. Selain itu kasus seks bebas yang dilakukan para remaja pun semakin berkembang dimana saja. Tentunya bukan tanpa akibat kenakaln remaja yang satu ini. bahkan dianggap oleh mereka sebagai hal yang lumrah dan trendi. perilaku seksual bebas dapat sangat berpengaruh bagi masa depan para 51 . mereka sudah berani beraksi layaknya orang dewasa berhubungan biologis. Berdasarkan data dari sebuah LSM. bercumbu di depan umum. merupakan diantara bentuk-bentuk kenakalan remaja berupa perilaku seksual bebas ini. Dan sebagian besar pelakunya berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Dalam beberapa tahun terakhir ini berbagai kasus tindakan asusila banyak merebak di masyarakat. Di usianya yang masih muda. Mereka telah berani menyalahgunakan tyeknologi demi perbuatan biologis yang terbentuk akibat dampak negatif perkembangan teknologi itu sendiri. Melakukan hubungan seks diluar nikah. Seperti kita ketahui saat ini banyak sekali perilaku seksual bebas yang dilakukan para remaja di Indonesia. perkembangan perilaku asusila di Indonesia kian memrihatinkan.disalah gunakan oleh para remaja masa kini sebagai suatu bentuk pembelajaran mereka. Yogyakarta. utamanya video-video porno yang banyak dilakukan para remaja pelajar di Indonesia. tercatat sebagai kota-kota besar di Indonesia yang memiliki tingkat perilaku asusila tertinggi di Indonesia.

dikeluarkan dari sekolah. Kekerasan salah satunya. tapi juga remaja bahkan anak-anak kini mudah tersulut pikiran dan tindakannya dalam bentuk kekerasan. Dengan berkembangnya globalisasi dan masuknya budaya barat. kehidupan sosial para remaja pun perlahan-perlahan mengikuti gaya hidup barat tersebut. Kenakalan remaja berupa kekerasan bagi para remaja Indonesia sudah terimplementasi dalam bentuk yang lebih kompleks lagi yakni vandalisme. akibat . terimplikasi cukup baik dalam kehidupan sosial di Indonesia. tak hanya orang dewasa. hanya dengan kekerasan permasalahan bisa selesai. Masuknya budaya barat berupa kekerasan ini. Para remaja masa kini seakan sangat mudah terpengaruh dengan berbagai hal yang masuk.remaja. Bagi sebagian remaja yang berpikiran pendek. khususnya yang berasal dari budaya barat. hamil diluar nikah. mereka bisa kehilangan masa depan mereka. juga sangat memengaruhi kepribadian para remaja kearah yang negatif. Khususnya para remaja yang masih labil. Kekerasan yang sangat tidak identik dengan budaya kita sebagai bangsa timur. Kekerasan remaja Dewasa ini kekerasan oleh para remaja semakin banyak bermunculan di masyarakat. terjangkit penyakit kelamin. 52 . kekerasan merupakan jalan terbaik untuk menyelesaikan suatu masalah. sangat mudah tersulut amarah hingga melakukan aksi anarkisme dan violenisme seenaknya. kini nampaknya semakin menguat implikasinya dalam kehidupan sosial. terasingkan dari kehidupan sosial. kebanyakan mereka mencontoh tindakan tersebut. atau bahkan kekerasan merupakan suatu bentuk selebrasi dari kesengangan akan sesuatu. 3. Maraknya acara-acara maupun film-film yang berisikan kekerasan maupun vandalisme di Tv maupun internet. tak peduli baik atau buruk perilaku tersebut.

Salah satu contohnya adalah tawuran para pelajar di Indonesia ini. mereka mencorat-coret sarana umum. Bertindak anarkis kemudian menyalahgunakan teknologi sebagai media nya. Ironisnya bukan sebagai pelajaran. Tawuran merupakan bentuk kekerasan yang dilakukan oleh para remaja ini.karena menurut mereka itu adalah hal yang hebat dan luar biasa dan patut ditiru. menghancurkan berbagai fasilitas umum. Sama halnya dengan 53 . Mabuk-mabukan Kehidupan budaya barat lainnya yang menjadi aspek negatif dari perkembangan globalisasi di Indonesia. faktor coba-coba dan pengaruh teman pun cukup besar memengaruhi kenakalan remaja ini. Selain berkelahi para remja ini juga sering kali bertindak vandalis seenaknya. entah apa sebabnya. tak hanya atas nama kemarahan saja mereka tawuran. Marak berkembangnya peredaran dan penjualan minuman keras di masyarakat akhir – akhir ini juga telah banyak disalahgunakan oleh sebagian remaja di negeri ini. Kebanyakan dari mereka menjadikan minuman beralkohol sebagai pelampiasan manakala mereka sedang sedih maupun senang. merusak sarana umum dengan kasar. Contoh lainnya adalah banyak beredarnya video-video berisi kekerasan yang dilakukan para remaja putri di beberapa daerah di Indonesia. Memang tak bisa dipungkiri penyalahgunaan teknologi sekarang ini sangat memengaruhi kekerasan di kalangan remaja. Hal tersebut merupakan salah satu bukti tumbuh suburnya kekerasan di budaya bangsa generasi remaja kita. 4. selagi mereka bertawuran. justru rekaman-rekaman kekerasan itu menjadi motivasi remaja lain untuk membuat hal yang sama bahkan lebih sadis seperti sebelumnya. mereka bertindak anarkis terhadap teman mereka sendiri dan merekamnya. yakni minuman keras / mabuk-mabukan. bahkan untuk sesuatu yang senang. mereka menyerang sekolah lain untuk bertawuran.

dan merusak tubuh mereka yang masih muda. identik dengan hal-hal yang menyimpang dari kebiasaan moral yang ada. Tato dan Tindik Tato dan tindik merupakan suatu pola hidup masyarakat barat yang kini semakin berkembang di kalangan remaja Indonesia. pornoaksi. akan selau ketergantungan dalam aktifitas kehidupannya. Tato maupun tindik umumnya di Indonesia. berkata kasar. 5. selain bisa menimbulkan banyak penyakit. Itu sebabnya minuman keras dan narkoba merupakan dua bentuk kenakalan remaja terbahaya bagi perkembangan fisik dan mental para remaja. Mereka yang bertindik maupun bertato dianggap memberontak dari sistem 54 .narkoba. Dalam konteks kenakalan. berawal dari mabuk. Bagi masyarakat barat yang menganut sekuleritas dan kebebasan. Mabuk-mabukan minuman keras juga bisa melahirkan berbagai kenakalan remaja lainnya bahkan tindakan kriminal. seorang remaja bisa melakukan berbagai penyimpanganpenyimpangan lainnya bahkan tindak kriminal seperti pembunuhan serta terjerumus dalam berbagai jurang kehancuran dosa dunia. sex bebas. merusak otak dan pikiran. Tato dan tindik dianggap sebagai suatu lambang kebebasan berekspresi mereka. remaja yang sudah terjangkit virus minum-minuman keras. bahkan narkoba. Mereka masuk ke Indonesia tentunya melalui globalisasi yang terus berkembang di Indonesia. vandalisme. sama seperti narkoba. Tentunya hal tersebut sangat berdampak negatif bagi para remaja. semua bisa terjadi akibat mabuk minuman keras. tato maupun tindik bisa tergolong kenakalan. sebab bertentangan dengan nilai-nilai sosial dan agama yang berkembang di Indonesia. mendewasakan sebelum waktunya tanpa alamiah. karena dua hal ini. alcohol pun bisa melahirkan kecanduan yang sangat. orang bisa melakukan apapun dibawah ketidaksadaran mereka.

tapi lebih banyak yang tidak setuju. ada yang setuju. justru menarik minat mereka untuk mencobanya. Remaja yang bertindik atau bertato. dan dianggap penyimpangan Bagi para remaja di Indonesia kehadiran dan perkembangan tato dan tindik. tato maupun tindik menjadi pro-kontra di negara ini. Bagi 55 . Remaja-remaja masa kini seakan dengan mudah dan bebasnya berkata-kata kasar dalam konteks apapun dalam keseharian mereka. Tak sedikit remaja yang bertato bahkan bertindik. tapi sebagian besar masyarakat Indonesia masih menolak. mereka dianggap “rebel” dan nakal dalam kehidupannya dan cenderung anarkis dalam tindakannya. Hal tersebut dimplementasikan oleh banyak remaja masa kini. dalam hal apapun. khususnya pekerjaan. Dalam perkembangannya. Mengapa tato maupun tindik dimasukkan sebagai bentuk kenakalan remaja?. tapi juga bahkan saat senang maupun situasi normal dalam percakapan mereka. dalam hal apapun orangorang barat bisa dengan mudahnya berkata kasar. muncul komunitas masyarakat yang melumrahkan penggunaan tato dan tindik. Seperti kita ketahui salah satu kebudayaan barat yang negatif adalah kata-kata kasar. yakni berbicara kasar dan kotor. dan bila tato maupun tindik dilakukan oleh remaja akan cenderung melahirkan identitas buruk bagi remaja itu sendiri. Karena tato dan tindik merupakan penyimpangan dari tata nilai sosial dan utamanya agama yang ada di Indonesia. mereka bebas menyertakan kata-kata kasar tak hanya saat mereka marah. Berkata-kata kasar Bentuk kenakalan remaja lainnya yang juga merupakan hasil perkembangan globalisasi.nilai yang sudah ada di masyarakat. 6. cenderung tidak mendapat respect dari masyarakat umumnya. Masyarakat pun memiliki penilaian tersendiri terhadapnya.

terlepas dari bisa diterima atau tidaknya penyimpangan tersebut. Ini bagaikan suatu efek samping yang pasti ada dari kehidupan manusia di dunia. keberadaan kenakalan remaja akan selalu ada kapanpun. 4. Sehingga lebih tepat penanggulangan yang ada berikut ini hanya sebatas langkah preventif dan minimalisir dari kenakalan remaja yang ada. karena memang tak hanya para remaja tapi juga semua lapisan masyarakat di Indonesia khususnya. oleh siapapun di kehidupan sosial manusia di dunia ini. Meskipun biasa dan kecil. III. dimanapaun. b) Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini. bebas meggunakan berbagai kata kasar dalam keseharian mereka. karena juga merupakan suatu tindak penyimpangan. A.mereka hal tersebut sudah menjadi hal yang lumrah dan biasa. sehingga bias menjadi benteng dasar dari berbagai bentuk tindakan kenakalan maupun criminal. Karena sebagai suatu resiko dan efek samping dari kehidupan. a) Remaja Intern Remaja hendaknya selalu memperkuat iman dan takwanya terhadap agama. tapi berkata-kata kasar juga termasuk dalam kenakalan remaja. tak cukup hanya sekali untuk mengatasinya. c) Remaja harus membentuk ketahanan diri agar tidak mudah 56 . Bentuk dan Macam Solusi Penanggulangan Kenakalan Remaja Kenakalan remaja merupakan suatu problematika sosial yang membutuhkan penanngulangan berkalan dan kontinu.

b) anak. membentuk kebiasaan-kebiasaan yang 57 . d) Remaja harus pandai memilih teman dan lingkungan yang baik untuk diajak bergaul. B. Disitulah remaja dibesarkan.terpengaruh jika ternyata keluarga (orang tua ). Tidak hanya remaja yang belajar menghadapi kehidupannya yang “baru” tetapi orang tua juga perlu banyak belajar menghadapi perubahan-perubahan dan menemukan cara terbaik untuk menghadapinya. e) Remaja harus bisa kreatif dan inovatif. memperoleh penemuan-penemuan. Bermodalkan pengalaman-pengalaman yang diperolehnya dalam keluarga inilah bergantung kelangsungan hidupnya. c) Kenali perubahan emosi remaja dan caranya mencari perhatian Kenali perubahan fisik pada remaja dan dampaknya terhadap diri orang tua serta reaksi emosinya dalam menghadapi masalah. nyaman dan penuh kasih sayang bagi remaja. belajar dan berkembang. serta penuh percaya diri dalam perkembangan kepribadian mereka. Keluarga Lingkungan Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang primer dan bersifat fundamental. d) Menciptakan hubungan komunikasi yang harmonis. teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan. Orang tua sebaiknya mempersiapkan diri untuk mengenal lebih jauh dalam membimbing anaknya saat masa remaja : a) Kenali mereka lebih dekat yaitu informasi mengenai remaja dan perubahan-perubahan yang terjadi di dalam dirinya.

sebaliknya harapan tidak selalu menjadi kenyataan. sabar. 58 . dan bijaksana kepada para remaja. orangtua hendaknya juga memberikan kesibukan dan mempercayakan sebagian tanggung jawab rumah tangga kepada si remaja tidak dengan pemaksaan maupun mengada-ada i) Dalam hal ilmu pengetahuan. kelainan seksual dan pengaruh buruk yang ada di masyarakat. teman dan permasalahannya.positif. k) Anak hendaknya diberi pengarahan tentang idealisme dan kenyataan. j) Arahkan anak untuk menyenangi dan mengembangkan bakat dan keinginannya dalam hal yang baik. f) Berilah pengertian mengenai masalah-masalah seksualitas. arahkanlah agar anak memilih jurusan sesuai dengan kesenangan dan bakat anak. “mengambil hati” anak dan “mencuri perhatian” anak. naksir. secara terbuka. memberlakukan aturan dalam keluarga. jangan memberi tekanan pada anak. Anak hendaknya ditumbuhkan kesadaran bahwa kenyataan sering tidak seperti harapan kita. ditaksir dan pacaran. e) Kenali perubahan lingkungan misalnya peran gender serta rasa keadilan antara pria dan wanita. bukan semata-mata karena kesenangan orang tua. menyikapi “kesalahan” anak. g) Adanya motivasi dari keluarga untuk mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri h) mengarahkan untuk mempunyai teman bergaul yang sesuai.

p) anaknya q) Orang tua hendaklah berlaku adil tanpa pilih kasih terhadap anakmemberikan uraian tentang akibat perbuatan buruk yang dilakukan anaknya. seimbang antara pengawasan dengan kebebasan. t) Memberi kesempatan dan kebebasan pada anak untuk terbuka dalam hal apapun terhaadap orang tua. r) Orang tua hendaknya memilih dan mengawasi tayangan yang baik dan bermanfaat bagi perkembangan anak remaja mereka. Usahakan dengan berbagai cara agar anak tidak lagi mengulangi perbuatan yang tidak baik itu. menerima anak apa adanya tanpa syarat dan pengecualian. s) Mendisiplinkan anak dengan kasih sayang untuk mengefektifkan melatih dan memastikan anak mematuhi peraturan tertentu. berilah hukuman yang mendidik bila perbuatan itu tetap diulang. walau si anak nakal sekalipun.l) orangtua hendaknya bersikap seimbang. termasuk dalam hal permasalahan yang menyangkut kenakalan. m) Orangtua hendaknya memberikan pengertian dan teladan dalam menekankan bimbingan serta pelaksanaan latihan kemoralan. 59 . Bila tidak mempan diberi saran. n) Menumbuh kembangkan perasaan malu dan takut melakukan perbuatan yang tidak baik ataupun berbagai bentuk kejahatan inilah yang akan menjadi 'pengawas setia' dalam diri setiap orang. o) Saat ataupun setelah melakukan kenakalan berikanlah saran agar dia tidak melakukan maupun mengulangi perbuatan itu lagi. khususnya para remaja.

tanpa bersikap otoriter terhadap anak dalam hal apapun. olahraga serta meningkatkan budi pekerti yang luhur. a) Keluarga sebagai pusat pendidikan : disini orang tua berperan dalam pembentukan kepribadian remaja karena orang tua mendidik. mengasuh dan membimbing remajanya untuk hidup di dalam masyarakat. keterampilan seni budaya. pengembangan. v) Hendaknya orang tua sabar dalam membimbing anak-anak remajanya.u) Memberikan solusi-solusi dan motivasi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi si anak. sebagai suatu indikator moral seorang anak. tertib serta aman agar dapat menunjang keberhasilan PBM karena itu guru perlu dapat menciptakannya. dan pengimplementasian nilai-nilai keimanan dan ketakwaan wajib hukumnya bagi orang tua. menemui frustasi dan untuk mendapatkan kekuatannya kembali maka keluarga adalah pangkalan yang paling vital. c) Keluarga sebagai pusat ketenangan hidup : dalam mempertahankan hidupnya sering orang mengalami gangguan pikiran. Penanaman. a) Lingkungan Sekolah Sekolah sebagai pusat pendidikan bagi siswa dalam rangka menimba pengetahuan. b) Keluarga sebagai pusat agama : dalam hal ini orang tua memiliki peranan yang sangat vital. 60 . sehat. untuk ini diperlukan sarana dan prasarana yang memadai serta perlu diciptakan lingkungan yang bersih. C. Selain itu Keluarga sebagai lembaga pendidikan primer dan fundamental harus memiliki peranan . aagaama merupakan suatu pondasi dasar dari kepribadian seorang remaja.

selayaknya cepat diubah dan di perbaiki. Diberikan kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler secara terpadu. kesenian. pencinta alam dan sebagainya. patuh pada peraturan yang ada di sekolah dan tidak terpengaruh oleh hal – hal yang negative g) Program sekolah yang terpadu. 61 . jika ada kebiasaan / sifat yang dapat mengganggu interaksi guru dan siswa atau emosional di dalam kelas. f) Motivasi belajar siswa timbul dari dirinya sendiri sehingga siswa dapat belajar dengan tertib. karena sekolah merupakan tempat kedua remaja sering dan mudah berinteraksi dengan berbagai hal termasuk yang buruk. e) Perhatian guru terhadap siswanya diupayakan agar dapat mengetahui kelemahan siswa dalam banyak aspek terutama dalam proses belajar dan pergaulan yang sehat sehingga guru menadapat cara yang paling baik untuk menolong dan mengatasi kesulitan lainnya siswanya. olahraga.b) Sekolah juga wajib memberikan pendidikan agama lanjutan setelah keluarga. sebagai indikator pengimplementasian nilai-nilai moral dan agama pada siswa (anak remaja). karya wisata. Guru adalah orangtua siswa di sekolah karena itu perlu adanya sikap berdialog guru dengan siswa tentang berbagai hal khusus tentang masalah belajar sehingga keberhasilan dalam belajar dapat tercapai. c) Lingkungan sekolah yang sehat dan dinamis. d) Bagi guru layak bersikap objektif terhadap semua siswa di kelas. Melalui kegiatan pramuka.

serta dalam organisasi remaja diharapkan remaja dapat berkomunikasi dengan teman – temannya. e) Ikut serta dalam menciptakan suasana lingkungan yang kondusif. dengan mengarahkan remaja kea rah yang baik d) Menutup / membubarkan tempat-tempat / tongkrongan- tongkrongan remaja yang tidak bermanfaat dan cenderung menimbulkan kemaksiatan. membicarakan masalah – masalah atau kesulitan yang dialaminya dengan dibimbing oleh konsultan yang ada di dalam organisasi tersebut. mental. b) Bersama remaja warga masyarakat juga aktif dalam melaksanakan bakti sosial sehingga diperoleh pengalaman praktis yang positif dari kehidupan bermasyarakat. c) Masyarakat hendaknya menjadi kontrol sosial terbesar perkembangan para remaja. D. yang secara tidak langsung juga akan sangat bermanfaat memengaruhi pertumbuhan tingkah laku serta psikologis remaja.dapat memberikan aktivitas yang sehat dan dinamis serta bekal untuk masa depannya. Hal ini untuk melatih fisik. KNPI atau organisasi pemuda lainnya oleh masyarakat sebagai wadah aktifitas yang bermanfaat bagi para remaja. aktivitas dan kreativitas remaja sehingga terbentuk pribadi yang militant dan dinamis sebagai generasi penerus. remaja masjid. E. Pemerintah 62 . a) Lingkungan Masyarakat Pengadaan karang taruna. khususnya bagi para remaja.

dalam hal dan bentuk apapun. tayangan maupun teknologi yang mendidik dan membentuk pribadi remaja yang baik. pemerintah harus turut serta memberikan penanaman tata nilai dan norma yang baik dan seuai dengan kehidupan sosial dan beragama Indonesia melalui. dengan memberi fasilitas-fasilitas sosial baik berupa. d) Pemerintah perlu mengadakan berbagai penyuluhan kepada para remaja mengenai hal-hal negative yang dapat merusak masa depan para remaja. pemerintah wajib menjadi kontrol sosial bagi pertumbuhan dan perkembangan generasi muda negaranya. c) Pemerintah harus bersifat selektif dan preventif terhadap aspek- aspek globalisasi yang masuk maupun dapat merusak generasi remaja bangsa. Pendidikan Pancasila. Ilmu Budaya Dasar. b) Dalam hal kehidupan sosial.a) Dalam hal pendidikan dan ilmu pengetahuan. Salah satunya kenakalan remaja. Pendidikan Kewarganegaraan. bacaan. pemberian bidang studi seperti Pendidikan Agama. 63 . dll.

Dalam kaitannya dengan era globalisasi sekarang ini. Kesimpulan Kenakalan Remaja merupakan suatu bentuk problematika sosial yang telah ada dan akan selalu ada dalam kehidupan sosial. Tak hanya sekadar penyimpangan bahkan kenakalan remaja bisa berupa tindak kriminal bila itu sudah merugikan bahkan membahayakan nyawa orang lain. Pola hidup budaya barat sebagai salah satu aspek bawaan globalisasi. 1. Berbagai paket negatif globalisasi membawa banyak dampak perubahan bagi perkembangan psikologis dan fisik remaja di Indonesia. Kian hari remaja Indonesia semakin tak 64 . banyak memberi implikasi buruk bagi kehidupan para remaja di Indonesia. kenakalan remaja telah menjadi efek langsung yang semakin berkembang implikasinya dalam masyarakat. kini kian merebak dan menyebar dalam diri remaja.BAB IV PENUTUP IV. Berbagai bentuk kenakalan remaja baru yang belum pernah ada sebelumnya.

dan oleh siapapun. dari kita semua. kapanpun. tak terkecuali remaja itu sendiri sebagai sumber daya manusia negeri ini dan generasi penerus bangsa ini. miras. Perkembangan Iptek di era globalisasi sekarang harusnya bisa dimanfaatkan dengan baik sebagai pembentuk kepribadian generasi cerdas bagi para remaja sekarang ini. Saran 1. serta menjadi pembentuk. Sehingga tidak terlahir kenakalan remaja berupa atau akibat disfungsional teknologi 3. filter (penyaring) yang paling mendasar adalah kita kembali kepada ajaran agama. Bagi para remaja khususnya. tentunya membutuhkan solusi berkala untuk meminimalisir bahkan mencegah. sampai tato dan tindik kini telah berkembang sebagai bentuk kenakalan remaja dan problematika sosial baru di masyarakat. 2. Karena kenakalan remaja merupakan suatu problema sosial yang selauada dan menjadi resiko kehidupan manusia di dunia ini. Semua pihak yang terkait. violenisme. seks bebas. serta hokum yang berlaku di negarai ini. norma. 2.terkendali mengekspresikan diri mereka. Serta bisa disikapi dengan baik dan bijaka akan berbagaid dampak negatif dari perkembangan teknologi ini. Keimanan dan ketakwaan yang teguh akan menjadi pondasi dan kepribadian dasar yang menyaring pengaruh kebudayaan barat ataupun kebudayaan buruk lainnya yang dapat menyeret kita ke jurang dosa berupa kenkalan remaja. pembimbing 65 . Mulai dari narkoba. vandalisme. wajib memberi pendidikan dan pengetahuan yang baik berdasar tata nilai. berbagai hal menyimpang dan kriminil tak segan di lakukan mereka. dimanapun. Efek negatif globalisasi terhadap kenakalan remaja yang semakin mengkhawatirkan tersebut. agama. khususnya keluarga dan sekolah sebagai dua lingkungan terdominan remaja. IV.

org http://www. Aim. 1986. 2004. Kenakalan Remaja. Jakarta: Erlangga.anneahira. Idianto. 2007.sekaligus pengawas kepribadian dan pertumbuhan remaja ke arah yang positif terhindar dari efek-efek negatif.com http://h2dy. Bandung:   Mu’in. Psikologi Sosial 2: Kenakalan Remaja.wordpress. termasuk salah satunya ke dalam kenakalan remaja.com http://www.psikologi.id http://www. Jakarta: Rajawali.wikipedia.iscribd. Sumber Internet :      http://www. Kartono. DAFTAR PUSTAKA   Sudarsono.tarumanagara. Kewarganegaraan.ac. 2004.com/narkoba 66 . Jakarta: Rineka Cipta. Kartini. Sosiologi. Pendidikan Grafindo Media Pratama. Abdulkarim.

fisiologi dan psikologis di dalam diri mereka maupun di tengah masyarakat tempat mereka hidup. seluruh masalah mereka selalu diatasi oleh orang-orang dewasa. ketika masih anak-anak. Perubahan-perubahan ini dipergencar dalam masyarakat kita yang semakin kompleks dan berteknologi modern. Kenakalan remaja itu harus diatasi. yaitu : pertama. Hal inilah yang membuat remaja tidak mempunyai pengalaman dalam menghadapi masalah. Arus perubahan kehidupan yang berjalan amat cepat cenderung membuat individu 67 . Mereka sedang mencari pola hidup yang paling sesuai baginya dan inipun sering dilakukan melalui metoda coba-coba walaupun melalui banyak kesalahan. Kesalahan yang diperbuat para remaja hanya akan menyenangkan teman sebayanya. karena remaja merasa dirinya telah mandiri. Kesalahan yang dilakukan sering menimbulkan kekuatiran serta perasaan yang tidak menyenangkan bagi lingkungan dan orangtuanya.com http://h4b13.18 tahun. termasuk periode remaja.com http://www.   http://eka-punk. Setiap periode hidup manusia punya masalahnya sendiri-sendiri. Kedua. Ada dua alasan hal itu terjadi. Hal ini karena mereka semua memang sama-sama masih dalam masa mencari identitas.id KENAKALAN REMAJA Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Remaja pada umumnya mengalami bahwa pencarian jati diri atau keutuhan diri itu suatu masalah utama karena adanya perubahan-perubahan sosial. Kesalahan-kesalahan yang menimbulkan kekesalan lingkungan inilah yang sering disebut sebagai “kenakalan remaja”. lingkungan masyarakat dan masa depan bangsa. namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa.wordpress.ubb.blogspot. dicegah dan dikendalikan sedini mungkin agar tidak berkembang menjadi tindak kriminal yang lebih besar yang dapat merugikan dirinya sendiri.ac. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia antara 13 . maka mereka mempunyai gengsi dan menolak bantuan dari orang dewasa. Remaja seringkali sulit mengatasi masalah mereka. Seorang remaja sudah tidak lagi dapat dikatakan sebagai kanak-kanak.

Kegagalan ini antara lain karena ketiadaan kemampuan. menodong. merampok. Sub kultur criminal: suatu bentuk gang kenakalan remaja yang mengarah pada perbuatan pencurian. yang tinggi mobilitas vertikal dan geografisnya. Kenakalan berkelompok (sociologi delinquency) Yang sering disoroti adalah kenakalan remaja berkelompok atau sering disebut “gang deliquency”. pemerasan dll perbuatan illegal yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan (uang atau income) b. durhaka kepada kedua ibu bapak dan sebagainya. keluarga cenderung berorientasi tidak pada masa depan tetapi pada masa kini dan tidak ada kemajuan sosial. Perbuatan kenakalan remaja pada hakekatnya merupakan proses usaha pencapaian suatu keberhasilan tertentu dalam perkembangan kehidupan remaja. Sub kultur konflik: suatu bentuk gang yang mengutamakan perbuatan – perbuatan kekerasan sebagai suatu cara untuk mendapatkan atau meningkatkan status c. hakekatnya mencerminkan suatu sub kultur tersendiri yang dapat dibedakan dalam 3 sub kultur kenakalan yaitu: a. membunuh.merasa hanya seperti sebuah sekrup dalam mesin raksasa daripada seorang makhluk utuh yang memiliki di dalam dirinya suatu keyakinan akan identitas diri sebagai seorang pribadi. mencerminkan suatu cara adaptasi yang khusus dari para remaja dalam proses penyesuaian dirinya yang gagal untuk dapat mencapai keberhasilan hidup atau memperbaiki keadaannya dengan menempuh jaur – jalur kesempatan yang sewajarnya. Perbuatan remaja dikatakan “nakal” karena remaja dianggap belum matang. kebut – kebutan di jalan ramai merupakan contoh kenakalan remaja sub kultur konflik. Bentuk – bentuk perbuatan kenakalan remaja yang lebih banyak dilakukan dalam kaitan remaja yang bersangkutan dengan gangnya atau gerombolan remaja lainnya. JENIS KENAKALAN REMAJA Kenakalan remaja umumnya dibagi dua : a. keterbatasan pendidikan dan tidak adanya kesempatan kerja yang sesuai. Pada kenakalan remaja sub kultur kriminil. seperti mencuri. Kenakalan remaja yang termasuk sub kultur pengelakan/ pengasingan yaitu kenakalan remaja dalam bentuk penyelahgunaan obat – obatan narkotika. berzina. belum dewasa dan perbuatan yang mereka lakukan tidak dikenakan hukuman berat. merupakan cara 68 . Kenakalan perorangan (individual delinquency) b. Sub kultur pengelakan/ pengasingan (rettreatist sub culture). tidak cukup terorganisir. Perbuatan perkelahian antar gang. Kenakalan remaja sub kultur konflik sering terjadi pada kasatuan masyarakat yang tidak stabil. undang-undang negara dan agama. suatu bentuk gang yang menekankan pada penggunaan obat – obatan (secara salah). Kenakalan remaja (Juvenile Delinquence) adalah merujuk kepada perbuatan dan aktivitias remaja yang berlawanan dengan norma-norma masyarakat. Kaitan pertumbuhan dan perkembangan individu remaja dengan lingkungannya terhadap struktur sosial dengan jalur – jalur system yang tersedia dan berlangsung di masyarakat untuk mobilitas yang lebih baik. Hukuman yang dijatuhkan kepada mereka ialah remaja itu ditempatkan di pusat-pusat rehabilitasi dan diberi pendidikan khusus. DEFINISI Istilah “kenakalan” yang dimaksud adalah tingkah laku yang dianggap menyimpang dari norma-norma sosial masyarakat dan mengganggu ketentraman masyarakat. merampas.

pergaulan itu akan menimbulkan kekecewaan nantinya. ataupun anak orang terpandang lainnya. Ketidak adilan dalam kesempatan mencapai tujuan budaya tersebut. Sebab kawan dari kalangan tertentu pasti juga mempunyai gaya hidup yang tertentu pula. 2) Pendidikan : memberikan pendidikan yang sesuai adalah merupakan salah satu tugas orangtua kepada anak. maka remaja kemudian akan melarikan rasa kekecewaannya itu pada narkotik. Misalnya yang berkuasa orang Italy atau Polandia. Menurut Shaw dan McKay Tentang teori “keturunan budaya” (cultural transmission). d. Malah kalau tidak dapat dikendalikan. Orangtua juga senang dan bangga kalau anaknya mempunyai teman bergaul dari kalangan tertentu tersebut. PENYEBAB Penyebab kenakalan remaja dari berbagai sumber. pengaruh kawan bermain ini bukan hanya membanggakan si remaja saja tetapi bahkan juga pada orangtuanya. dan lain sebagainya. anak orang yang paling kaya di kota itu. selalu dihinggapi adanya kenakalan remaja. Padahal. e. Misalnya. Apabila si anak akan berusaha mengikuti tetapi tidak mempunyai modal ataupun orangtua tidak mampu memenuhinya maka anak akan menjadi frustrasi. terutama berkisar pada pendapatan finansial. kenakalan remaja dapat ditimbulkan oleh beberapa hal sebagian di antaranya adalah: 1) Pengaruh teman sepermainan : di kalangan remaja. Menurut Friedenberg Kenakalan remaja sering dihubungkan dengan kegagalan sekolah. makin tinggi nilai mereka di mata teman-temannya. antara lain : a.adaptasi terhadap keadaan secara pengelakan. umumnya adalah anak-anak yang mampu membuat sekolahan sebagai pusat dari kehidupan berkelompok seusia (peer group life) disamping mendapatkan informasi dan pengetahuan. Menurut Y. c. Dari penelitian yang dilakukan pada beberapa kota dengan pendapatan ekonomi yang rendah. b. dan lain-lain. Makin banyak kawan. mendorong anak-anak dari kelas bawahan untuk melakukan tindakan kriminal. memasuki kelompok “gang” yang siap tempur atau menarik diri dari realitas yang pahit dengan minum obat-obat narkotika. melepaskan perjuangan dalam mencapai kesuksesan. yang tidak tergantung pada kelompok nasional yang sedang berkuasa didaerah tersebut. 2) Mobilitas yang semakin besar dan urbanisasi ke kota-kota besar sebagai pusat industri tersebut. Apabila timbul frustrasi. Anak-anak yang berhasil sekolahnya. memiliki banyak kawan adalah merupakan satu bentuk prestasi tersendiri. kebanggaan ini adalah “semu” sifatnya. Apalagi mereka dapat memiliki teman dari kalangan terbatas. Menurut Freedman : 1) Adanya kegoncangan sosial yang disebabkan oleh perubahan masyarakat ke arah industri modern disertai adanya kemajuan teknologi. obat terlarang. Hal ini penting untuk menjaga agar pendidikan Agama 69 . Agar anak dapat memperoleh pendidikan yang sesuai. anak pejabat pemerintah setempat bahkan mungkin pusat.M Uttamo Thera. menarik diri atau mengaisngkan diri. perlu dipikirkan pula latar belakang agama pengelola sekolah. pilihkanlah sekolah yang bermutu. Selain itu. timbulnya kenakalan remaja tetap sama besarnya. Menurut Cloward dan Ohlin: (berdasarkan teori Merton) Kenakalan remaja kemungkinan besar timbul bila beberapa kelompok dalam masyarakat tidak mampu untuk mencapai tujuan-tujuan budayanya. Di jaman sekarang.

3) Penggunaan waktu luang : kegiatan di masa remaja sering hanya berkisar pada kegiatan sekolah dan seputar usaha menyelesaikan urusan di rumah. kawan sebaya sering menganggap iseng berbahaya adalah salah satu bentuk pamer sifat jagoan yang sangat membanggakan. Sebab. Celakanya. para remaja saling berangkulan mesra tanpa mempedulikan masyarakat sekitarnya. Namun. tidak menghargai uang. ngebut tanpa lampu dimalam hari. pada umunya apabila seseorang tidak mengikuti gaya hidup anggota kelompoknya maka ia akan dijauhi oleh lingkungannya. Orangtua hendaknya membantu memberikan pengarahan agar masa depan si anak berbahagia. Masih sering terjadi dalam masyarakat. Berilah pengertian yang benar tentang adanya beberapa agama di dunia. tetapi tidak sedikit pula yang kurang berhasil dan kemudian menjadi kecewa. hal ini tidak akan menimbulkan masalah. Remaja hendaknya dididik agar dapat menghargai nilai uang. Tindakan iseng ini selain untuk mengisi waktu juga tidak jarang dipergunakan para remaja untuk menarik perhatian lingkungannya. Para remaja dengan bebas dapat bergaul antar jenis. Menabung bukanlah pengembangan watak kikir. Ajarkan pula anak untuk mempunyai kebiasaan menabung sebagian dari uang sakunya. Pemaksaan ini tidak jarang justru akan berakhir dengan kekecewaan. melainkan sebagai bentuk menghargai uang yang didapat dengan kerja dan semangat. akhirnya mereka terpaksa mengikuti tindakan kawankawannya. Jangan berlebihan. Tidak jarang dijumpai pemandangan di tempat-tempat umum. minum minuman keras. 5) Perilaku seksual : pada saat ini. Seringkali perbuatan negatif ini hanya terdorong rasa iseng saja. sebaiknya uang saku diberikan dengan dasar kebijaksanaan. selain itu mereka bebas. orangtua yang memaksakan kehendaknya agar di masa depan anaknya memilih profesi tertentu yang sesuai dengan keinginan orangtua. Arahkanlah agar anak memilih jurusan sesuai dengan kesenangan dan bakat anak. Pemberian uang saku kepada remaja memang tidak dapat dihindarkan. sebab mereka pikir tanpa kepandaian pun uang gampang diperoleh. Apabila waktu luang tanpa kegiatan ini terlalu banyak. sering pula karena dorongan teman sepergaulan yang kurang sesuai. Mereka dilatih agar mempunyai sifat tidak suka memboroskan uang tetapi juga tidak terlalu kikir. meski memang ada sebagian anak yang berhasil mengikuti kehendak orangtuanya tersebut. Akhirnya ia terjerumus. Mereka sudah mengenal istilah 70 . mencuri. 4) Uang saku : orangtua hendaknya memberikan teladan untuk menanamkan pengertian bahwa uang hanya dapat diperoleh dengan kerja dan keringat. Sebab dalam masyarakat. Tindakan pengasingan ini jelas tidak mengenakkan hati si remaja. frustrasi dan akhirnya tidak ingin bersekolah sama sekali. Tersesat. Munculnya kegiatan iseng tersebut selain atas inisiatif si remaja sendiri. pada si remaja akan timbul gagasan untuk mengisi waktu luangnya dengan berbagai bentuk kegiatan. obat bius. dan sebagainya. tidak ada kegiatan. Uang saku yang diberikan dengan tidak bijaksana akan dapat menimbulkan masalah yaitu: anak menjadi boros. dan malas belajar. Namun. bersenangsenang tanpa mengenal waktu bahkan mungkin kemudian menjadi salah satu pengguna obat-obat terlarang.yang telah diperoleh anak di rumah tidak kacau dengan agama yang diajarkan di sekolah. bukan semata-mata karena kesenangan orang tua. Perhatian yang diharapkan dapat berasal dari orangtuanya maupun kawan sepermainannya. Ketika anak telah berusia 17 tahun atau 18 tahun yang merupakan akhir masa remaja. jika ia melakukan kegiatan yang negatif maka lingkungan dapat terganggu. Mereka malah pergi bersama dengan kawan-kawannya. Apabila si remaja melakukan kegiatan yang positif. Misalnya. merusak. anak mulai akan memilih perguruan tinggi. kebebasan bergaul sudah sampai pada tingkat yang menguatirkan.

Pemujaan akan pengalaman : sebagian besar tindakan-tindakan negatif anak muda dengan minumam keras. seks dan lainnya). di kalangan remaja kemudian terjadi persaingan untuk mendapatkan pacar. Keindahan dan kehangatan masa pacaran sesungguhnya tidak akan terus berlangsung selamanya.anak. Stimulasi budaya juga didapatkan dari permainan anak. Ketidakmampuan untuk terlibat : kecenderungan untuk mengintelektualkan segala sesuatu dan pola pikir ekonomis. bagi mereka. budaya masyarakat desa umumnya monokultural (satu macam budaya) yang cukup kokoh dan diturunkan melalui transmisi nenek moyang. merupakan salah satu bentuk gengsi yang membanggakan. anak hendaknya diberi pengarahan tentang idealisme dan kenyataan. f. Di Indonesia kenakalan remaja umumnya terdapat di kota – kota teristimewa di kota yang besar seperti Jakarta. Anak – anak secara dini membiasakan diri dengan berbagai kepercayaan budaya seperti pemujaan nenek moyang. Banyak kaum muda yang mencoba mengatasi rasa cemasnya dalam bentuk “pelarian” (memburu kenikmatan lewat minuman keras. obat-obatan dan seks pada mulanya berawal dari hanya mencoba-coba. Anak hendaknya ditumbuhkan kesadaran bahwa kenyataan sering tidak seperti harapan kita.pacaran sejak awal masa remaja. Kecemasan dan kurangnya harga diri : kata stress atau frustasi semakin umum dipakai kalangan remaja. misalnya menggunakan segala cara untuk tidak belajar tetapi mendapat nilai baik atau ijasah. sebaliknya harapan tidak selalu menjadi kenyataan. Persahabatan dinilai dengan untung rugi atau malahan dengan uang. Akibatnya. Perasaan tidak berdaya : perasaan tidak berdaya ini muncul pertama-tama karena teknologi semakin menguasai gaya hidup dan pola berpikir masyarakat modern. Lingkungan pergaulan anak muda dewasa ini memberikan pandangan yagn keliru tentang pengalaman. Pacar. obat penenang. Sikap apatis : sikap apatis merupakan kecenderungan untuk menolak sesuatu dan pada saat yang bersamaan tidak mau melibatkan diri di dalamnya. Akibatnya. e. b. Lebih jauh remaja mencari “jalan pintas”. dalam masa pacaran. Sikap apatis ini terwujud di dalam ketidakacuhannya akan apa yang terjadi disekitarnya. observasi dan 71 . Oleh karena itu. Dalam transmisi budaya seorang anak menerima budaya melalui instruksi. Teknologi mau tidak mau menciptakan masyarakat teknokratis yang memaksa kita untuk pertama-tama berpikir tentang keselamatan diri kita di tengah-tengah masyarakat. Demikian pula dengan pacaran. Pengertian pacaran dalam era globalisasi informasi ini sudah sangat berbeda dengan pengertian pacaran 15-20 tahun yang lalu. pemujaan roh – roh dan benda – benda. c. FAKTOR – FAKTOR SOSIAL BUDAYA SEBAGAI LATAR BELAKANG KENAKALAN REMAJA Faktor budaya adalah bagian dari faktor sosial sehingga sering disebut faktor sosial budaya. membuat para remaja sulit melibatkan diri secara emosional maupun efektif dalam hubungan pribadi dan dalam kehidupan di masyarakat. Penduduk di desa umumnya berstatus petani. Kebutuhan akan figur teladan : remaja jauh lebih mudah terkesan akan nilai-nilai luhur yang berlangsung dari keteladanan orang tua mereka daripada hanya sekedar nasihat-nasihat bagus yang hanya kata-kata indah. jarang terjadi di desa – desa walaupun akhir – akhir ini kenakalan remaja telah merambat ke daerah pedesaan juga. MASALAH-MASALAH YANG SERING DIHADAPI REMAJA MASA KINI Masalah-masalah yang sering dihadapi remaja masa kini antara lain : a. di jaman ini banyak remaja yang putus sekolah karena hamil. d.

mencari bentuk. Faktor – faktor sosial budaya yang dapat menimbulkan konflik pada remaja: a. orangtua acuh tak acuh terhadap tingkah anaknya (kurang korektif) e. Disitulah remaja dibesarkan. mobilitas yang tinggi dan urbanisasi yang tidak terbendung sering menyebabkan kegoncangan – kegoncangan sosial disertai dengan frustasi dari anggota – anggota masyarakatnya. maka remaja akan mendekati kelompok anak sebaya yang terdiri dari berbagai suku bangsa. Apabila ikatan budaya keluarganya tidak kuat. umumnya remaja berkeinginan untuk melepaskan diri dari ketergantungan emosional terhadap orangtuanya dan lebih mendekati anak – anak sebaya dengan dirinya (peergroup). b. Berbeda dengan di daerah perkotaan. berkelahi. c. Keluarga sebagai pusat pendidikan : disini orang tua berperan dalam pembentukan kepribadian remaja karena orang tua mendidik. Transmisi budaya keluarga sangat minimal (komunikasi terhambat). pulang malam. berjudi. Timbul perbedaan besar antara budaya keluarga dan pertukaran budaya dalam sikap dan nilai. Orangtua sering menyimpang dari ketentuan nilai dan sikap budayanya (sering cekcok. sangatlah peka terhadap rangsangan – rangsangan dari lingkungannya dan kurang percaya pada diri sendiri hingga terbentuk kebiasaan melalui coba – coba (trial and error).imitasi. memperoleh penemuan-penemuan. b. Kurangnya pengertian dari pihak orangtua akan kebutuhan remaja terutama kebutuhan emosional d. Mobilitas yang tinggi memungkinkan pertukaran budaya yang intensif yang akan mempengaruhi transmisi budaya keluarga terutama bagi anak remaja yang kepribadiannya sedang berkembang. belajar dan berkembang.beda. mengasuh dan membimbing remajanya untuk hidup di dalam masyarakat. Bermodalkan pengalaman-pengalaman yang diperolehnya dalam keluarga inilah bergantung kelangsungan hidupnya. Dalam lingkungan keluarga terutama nilai dan sikap dalam budaya keluarga terlalu dipaksakan kepada remaja (sikap orangtua yang kaku) c. Keluarga sebagai pusat agama : dengan kesadaran beragama yang diperoleh remaja-remaja dan bimbingan orang tua. Kepribadian remaja misalnya kelainan kepribadian g. Keluarga tidak mampu memenuhi kebutuhan materi anaknya f. remaja akan mengenal agama sehingga membuat mereka untuk berbuat soleh dalam kehidupan. Trasmisi budaya keluarga kadang – kadang mengalami kesulitan karena kedua orangtua mempunyai kebuayaan yang berlainan (orangtua berasal dari suku yang berbeda) h. usaha industrialisasi yang pesat. Keluarga sebagai pusat ketenangan hidup : dalam mempertahankan hidupnya sering 72 . sehingga menyulitkan di dalam melakukan kontrol sosial. Di dalam usaha melepaskan diri dari dunia anak – anak. Peran keluarga antara lain: a. foya – foya) UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PERAN KELUARGA BAGI REMAJA Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang primer dan bersifat fundamental. dengan cepatnya usaha pembangunan yang menggunakan teknologi modern. Penduduk perkotaan umumnya terdiri dari berbagai ragam budaya (multikultral) serta status sosial ekonomi yang berbeda .

orang mengalami gangguan pikiran. memberlakukan aturan dalam keluarga. naksir. Tidak hanya remaja yang belajar menghadapi kehidupannya yang “baru” tetapi orang 73 . teman dan permasalahannya. b. mental. remaja masjid. olahraga serta meningkatkan budi pekerti yang luhur. dapat memberikan aktivitas yang sehat dan dinamis serta bekal untuk masa depannya PERAN MASYARAKAT BAGI REMAJA Usaha – usaha untuk menciptakan lingkungan sehat dan dinamis dalam kehidupan di masyarakat. kaum remaja dapat mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh karang taruna. Sekolah sebagai pusat pendidikan bagi siswa dalam rangka menimba pengetahuan. pencinta alam dan sebagainya. membicarakan masalah – masalah atau kesulitan yang dialaminya dengan dibimbing oleh konsultan yang ada di dalam organisasi tersebut. ditaksir dan pacaran. c. TIPS UNTUK ORANGTUA /KELUARGA Orang tua sebaiknya mempersiapkan diri untuk mengenal lebih jauh dalam membimbing anaknya saat masa remaja : a. keterampilan seni budaya. Hal ini untuk melatih fisik. Diberikan kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler secara terpadu. f. KNPI atau oragnisasi pemuda lainnya. Bersama warga masyarakat remaja juga aktif dalam melaksanakan bakti sosial sehingga diperoleh pengalaman praktis yang positif dari kehidupan bermasyarakat. Kenali perubahan emosi remaja dan caranya mencari perhatian orang tua serta reaksi emosinya dalam menghadapi masalah. Guru adalah orangtua siswa di sekolah karena itu perlu adanya sikap berdialog guru dengan siswa tentang berbagai hal khusus tentang masalah belajar sehingga keberhasilan dalam belajar dapat tercapai c. Kenali perubahan lingkungan misalnya peran gender serta rasa keadilan antara pria dan wanita. Motivasi belajar siswa timbul dari dirinya sendiri sehingga siswa dapat belajar dengan tertib. e. Program sekolah yang terpadu. Lingkungan sekolah yang sehat dan dinamis. aktivitas dan kreativitas remaja sehingga terbentuk pribadi yang militant dan dinamis sebagai generasi penerus. menemui frustasi dan untuk mendapatkan kekuatannya kembali maka keluarga adalah pangkalan yang paling vital. “mengambil hati” anak dan “mencuri perhatian” anak. karya wisata. patuh pada peraturan yang ada di sekolah dna tidak terpengaruh oleh hal – hal yang negatif d. kesenian. Melalui kegiatan pramuka. menyikapi “kesalahan” anak. d. kelainan seksual dan pengaruh buruk yang ada di masyarakat. olahraga. b. tertib serta aman agar dapat menunjang keberhasilan PBM karena itu guru perlu dapat menciptakannya. PERAN SEKOLAH BAGI REMAJA a. Dalam organisasi remaja diharapkan dapat berkomunikasi dengan teman – temannya. Masalah-masalah seksualitas. membentuk kebiasaan-kebiasaan yang positif. Kenali mereka lebih dekat yaitu informasi mengenai remaja dan perubahanperubahan yang terjadi di dalam dirinya. Kenali perubahan fisik pada remaja dan dampaknya terhadap diri anak. untuk ini diperlukan sarana dan prasarana yang memadai serta perlu diciptakan lingkungan yang bersih. sehat. Menciptakan hubungan komunikasi yang hangat.

globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. perjalanan.tua juga perlu banyak belajar menghadapi perubahan-perubahan dan menemukan cara terbaik untuk menghadapinya. Era globalisasi sebagai aspek kemajuan iptek telah membuat segala informasi dan kemajuan dengan cepat tersebar ke segala penjuru dunia tetapi juga penyebaran pola perilaku yang kurang baik (buku porno. Pengertian Kata "globalisasi" diambil dari kata global. putauw. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. blue film. guru dan masyarakat dapat membina remaja dengan baik. Dari sudut pandang ini. ekonomi dan budaya masyarakat. investasi. Dalam banyak hal. pil koplo. 74 . sabu – sabu dan lain – lain) akan cepat menjalar kemana – mana. keluarga.com Globalisasi Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan.blogspot. Agar terhindar dari pengaruh negatif dari era globalisasi maka diharapkan orangtua. yang maknanya ialah universal. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis. Ciri globalisasi Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. ecstasy. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. budaya populer. atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuknya yang paling mutakhir. Tahapan perkembangan remaja berbeda – beda pada setiap individu sehingga diperlukan pemahaman dan pengenalan secara dini setiap perubahan fisik dan mental yang terjadi pada remaja sehingga perlu diperhitungkan dalam membina dan mengembangkan remaja. atau proses sejarah. Di sisi lain. ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negaranegara adikuasa. kecuali sekadar definisi kerja (working definition). mengusahakan lingkungan hidup yang sebaik – baiknya agar remaja dapat berkembang ke arah yang kita harapkan serta sesuai dengan kehendak dan kemauan anak sendiri tanpa mengikuti pola perilaku yang kurang baik yang sedang berkembang saat ini. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan. http://eka-punk. Sebab. sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias. bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama.

terlalu dibesarbesarkan. musik.Hilir mudiknya kapal-kapal pengangkut barang antarnegara menunjukkan keterkaitan antarmanusia di seluruh dunia * Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. Peter Drucker menyebutkan globalisasi sebagai zaman transformasi sosial. terdapat tiga posisi teroritis yang dapat dilihat. dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO). perubahan dan ketidakpastian. saat ini. dari produksi dan perdagangan kapital. yaitu: * Para globalis percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi nyata terhadap bagaimana orang dan lembaga di seluruh dunia berjalan. mereka juga berpendapat bahwa sangat bodoh jika kita menyangkal keberadaan konsep ini. Giddens menegaskan bahwa kebanyakan dari kita sadar bahwa sebenarnya diri kita turut ambil bagian dalam sebuah dunia yang harus berubah tanpa terkendali yang ditandai dengan selera dan rasa ketertarikan akan hal sama. misalnya dalam bidang fashion. * Para globalis pesimis berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan barat (terutama Amerika Serikat) yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan. Sejalan dengan itu. Kennedy dan Cohen menyimpulkan bahwa transformasi ini telah membawa kita pada globalisme. Posisi teoritis ini berpendapat bahwa globalisasi seharusnya dipahami sebagai "seperangkat hubungan yang saling berkaitan dengan murni melalui sebuah kekuatan. krisis multinasional. [sunting] Teori globalisasi Cochrane dan Pain menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan globalisasi. atau evolusi. * Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi. meskipun demikian. misalnya pada bidang lingkungan hidup. inflasi regional dan lain-lain. kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya. dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya. dan makanan. * Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional. serta kenyataan yang mungkin terjadi. jika memang ada. televisi satelit. peningkatan pengaruh perusahaan multinasional. Mereka setuju bahwa pengaruh globalisasi telah sangat dilebih-lebihkan oleh para globalis. Namun. * Para transformasionalis berada di antara para globalis dan tradisionalis. Mereka merujuk bahwa kapitalisme telah menjadi sebuah fenomena internasional selama ratusan tahun. Apa yang tengah kita alami saat ini hanyalah merupakan tahap lanjutan. film. Mereka berpendapat bahwa fenomena ini adalah sebuah mitos semata atau. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam. * Meningkatnya masalah bersama. para globalis tidak memiliki pendapat sama mengenai konsekuensi terhadap proses tersebut. Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi (antiglobalisasi). Mereka percaya bahwa negara-negara dan kebudayaan lokal akan hilang diterpa kebudayaan dan ekonomi global yang homogen. yang sebagian 75 . sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda. literatur. * Para tradisionalis tidak percaya bahwa globalisasi tengah terjadi. * Para globalis positif dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab. dan transmisi berita dan olah raga internasional). sebuah kesadaran dan pemahaman baru bahwa dunia adalah satu.

Portugis. Pada saat itu. 76 . Fase selanjutnya ditandai dengan eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh bangsa Eropa. Mereka menyatakan bahwa proses ini bisa dibalik. Reaksi masyarakat Gerakan pro-globalisasi Pendukung globalisasi (sering juga disebut dengan pro-globalisasi) menganggap bahwa globalisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi masyarakat dunia. Implikasinya. arsitek. begitu juga sebaliknya. Saat itu. Jepang memiliki keunggulan komparatif pada produk kamera digital (mampu mencetak lebih efesien dan bermutu tinggi) sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk kainnya. Di samping membentuk jaringan dagang. Tiongkok. Bila ditelusuri. Kedua negara dapat melakukan transaksi pertukaran sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimilikinya. Indonesia. setidaknya. Semakin berkembangnya industri dan kebutuhan akan bahan baku serta pasar juga memunculkan berbagai perusahaan multinasional di dunia. Venesia. sekat-sekat antarnegara pun mulai kabur. nilai sosial dan budaya Arab ke warga dunia. Vietnam. abjad. terutama ketika hal tersebut negatif atau. India. Berkas:Mcdonalds oslo 2. negara negara di dunia mulai menyediakan diri sebagai pasar yang bebas. Hal ini didukung pula dengan terjadinya revolusi industri yang meningkatkan keterkaitan antarbangsa dunia. Hal ini didukung pula dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi. dan salah satu bentuknya adalah ketergantungan dalam bidang ekonomi. Alhasil. Padahal interaksi dan globalisasi dalam hubungan antarbangsa di dunia telah ada sejak berabad-abad yang lalu. Unilever dari Belanda. Spanyol. Persia.jpg Fenomena berkembangnya perusahaan McDonald di seluroh pelosok dunia menunjukkan telah terjadinya globalisasi Fase selanjutnya ditandai dengan dominasi perdagangan kaum muslim di Asia dan Afrika. Runtuhnya komunisme seakan memberi pembenaran bahwa kapitalisme adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. Mereka berpijak pada teori keunggulan komparatif yang dicetuskan oleh David Ricardo.besar tidak terjadi secara langsung". Fase selanjutnya terus berjalan dan mendapat momentumnya ketika perang dingin berakhir dan komunisme di dunia runtuh. pantai Afrika Timur. dan Belanda adalah pelopor-pelopor eksplorasi ini. lalu menutupi kekurangan penawaran kain dengan membelinya dari Indonesia. dapat dikendalikan. Freeport dan Exxon dari Amerika Serikat. dan Genoa. Teori ini menyatakan bahwa suatu negara dengan negara lain saling bergantung dan dapat saling menguntungkan satu sama lainnya. Inggris. British Petroleum dari Inggris adalah beberapa contohnya. Misalnya. Di Indinesia misalnya. kaum pedagang muslim juga menyebarkan nilai-nilai agamanya. sejak politik pintu terbuka. seperti komputer dan internet. Jepang dianjurkan untuk menghentikan produksi kainnya dan mengalihkan faktor-faktor produksinya untuk memaksimalkan produksi kamera digital. nama-nama. Dengan teori ini. Kaum muslim membentuk jaringan perdagangan yang antara lain meliputi Jepang. Malaka. benih-benih globalisasi telah tumbuh ketika manusia mulai mengenal perdagangan antarnegeri sekitar tahun 1000 dan 1500 M. berbagai teknologi mulai ditemukan dan menjadi dasar perkembangan teknologi saat ini. Sejarah globalisasi Banyak sejarawan yang menyebut globalisasi sebagai fenomena di abad ke-20 ini yang dihubungkan dengan bangkitnya ekonomi internasional. para pedagang dari Tiongkok dan India mulai menelusuri negeri lain baik melalui jalan darat (seperti misalnya jalur sutera) maupun jalan laut untuk berdagang. Laut Tengah. perusahaan-perusahaan Eropa membuka berbagai cabangnya di Indonesia. berkembang pula kolonialisasi di dunia yang membawa pengaruh besar terhadap difusi kebudayaan di dunia. Perusahaan multinasional seperti ini tetap menjadi ikon globalisasi hingga saat ini.

kedaulatan nasional. Ketika globalisasi ekonomi terjadi. kemakmuran akan meningkat dan begitu seterusnya. akibatnya masyarakat negara itu terpaksa mengurangi tingkat konsumsinya. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global. Karena permintaan meningkat. Sebagai hasilnya. Di satu sisi. hal ini akan meningkatkan biaya produksi barang impor sehingga sulit menembus pasar negara yang dituju. dunia ketiga. kebijakan ini dapat melindungi produksi dalam negeri. sementara yang lainnya menganggapnya sebagai istilah umum yang mencakup sejumlah gerakan sosial yang berbeda-beda. sehingga laju globalisasi akan terhambat dan -. 77 . Apapun juga maksudnya. "Antiglobalisasi" dianggap oleh sebagian orang sebagai gerakan sosial. Menurut Tanri Abeng. dan banyak lagi penyebab-penyebab lainnya. dengan sasaran agar biaya produksi menajdi lebih rendah. bukan kepada suatu koperasi atau perusahaan. di mana perusahaan berproduksi di berbagai negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal. yang menurut mereka mengikis lingkungan hidup. akibatnya permintaan akan meningkat. para peserta dipersatukan dalam perlawanan terhadap ekonomi dan sistem perdagangan global saat ini. Gerakan dari Semua Gerakan atau sejumlah istilah lainnya. Gerakan antiglobalisasi Antiglobalisasi adalah suatu istilah yang umum digunakan untuk memaparkan sikap politis orang-orang dan kelompok yang menentang perjanjian dagang global dan lembaga-lembaga yang mengatur perdagangan antar negara seperti Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Beberapa kelompok pro-globalisme juga mengkritik Bank Dunia dan IMF. dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara.Salah satu penghambat utama terjadinya kerjasama diatas adalah adanya larangan-larangan dan kebijakan proteksi dari pemerintah suatu negara. perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut: * Globalisasi produksi. Namun. tingkat kemakmuran akan menurun. banyak pinjaman yang mereka berikan jatuh ke tangan para diktator yang kemudian menyelewengkan dan tidak menggunakan dana tersebut sebagaimana mestinya. sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik. Hal ini dilakukan baik karena upah buruh yang rendah. batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. infrastruktur yang memadai ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. Para proglobalisme tidak setuju akan adanya proteksi dan larangan tersebut. hak-hak buruh. Karena tingkat kemakmuran menurun. dan sebagai akibatnya. mereka berpendapat bahwa kedua badan tersebut hanya mengontrol dan mengalirkan dana kepada suatu negara. termasuk konsumsi barang impor.menurut mereka -. orang-orang yang dicap "antiglobalisasi" sering menolak istilah itu. namun di sisi lain.mengurangi tingkat kesejahteraan penduduk dunia. dan mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai Gerakan Keadilan Global. tarif bea masuk yang murah. mereka menginginkan dilakukannya kebijakan perdagangan bebas sehingga harga barang-barang dapat ditekan. meninggalkan rakyatnya dalam lilitan hutang negara. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif. barang dan jasa. Globalisasi Perekonomian Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan.

Akibatnya selera masyarakat dunia -baik yang berdomisili di kota ataupun di desa. antara lain melalui: TV. konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah. * Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Thompson mencatat bahwa kaum globalis mengklaim saat ini telah terjadi sebuah intensifikasi secara cepat dalam investasi dan perdagangan internasional. secara nyata perekonomian nasional telah menjadi bagian dari perekonomian global yang ditengarai dengan adanya kekuatan pasar dunia. seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang.Kehadiran tenaga kerja asing merupakan gejala terjadinya globalisasi tenaga kerja * Globalisasi pembiayaan. Dengan globalisasi maka human movement akan semakin mudah dan bebas.media cetak dll. celana jeans levi's. * Globalisasi Perdagangan. 78 . * Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien. Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya. atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (build-operate-transfer) bersama mitrausaha dari manca negara. PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon. Sebagai contoh : KFC. dan fair. Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi. * Globalisasi jaringan informasi. * Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri. output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat. * Globalisasi tenaga kerja.menuju pada selera global. atau hamburger melanda pasar dimana-mana. ketat. Sebagai contoh. Misalnya. Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif. Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi (baik dalam bentuk portofolio ataupun langsung) di semua negara di dunia.radio. Kebaikan globalisasi ekonomi * Produksi global dapat ditingkatkan Pandangan ini sesuai dengan teori 'Keuntungan Komparatif' dari David Ricardo. yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan. Selain itu. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah memfantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak.

perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. adalah contoh sebuah kebudayaan yang berkembang secara global Globalisasi mempengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. apabila suatu negara tidak mampu bersaing. distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk. neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek 79 . * Sektor keuangan semakin tidak stabil Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut. Globalisasi kebudayaan Sub-kebudayaan Punk. * memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara. * Memperburuk neraca pembayaran Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. termasuk diantaranya aspek budaya. Sebaliknya.* Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing. dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. Selain itu. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Sebaliknya. ketika harga-harga saham di pasar saham menurun. Dengan demikian. Keburukan globalisasi ekonomi * Menghambat pertumbuhan sektor industri Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara. dana ini akan mengalir masuk. maka ekspor tidak berkembang. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan. ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat. Ketika pasar saham sedang meningkat. Pada akhirnya. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran.

ilmuwan sosiologi Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antarbangsa. Pye. namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian.com Content Tea Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. seperti pakaian. Definisi kenakalan remaja menurut para ahli • Kartono. mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang".org Kenakalan Remaja Oleh: AsianBrain. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini ( Lucian W. wikipedia. Pada usia tersebut. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. 1966 ). Namun. yang merupakan subsistem dari kebudayaan. * Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism). Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan * Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional. Akibatnya. seseorang sudah melampaui masa kanak-kanak. Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari." 80 . * Berkembangnya mode yang berskala global. • Santrock "Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal. * Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan. * Berkembangnya turisme dan pariwisata. hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan. bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan.kejiwaan/psikologis. yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. film dan lain lain. Ia berada pada masa transisi.

Kontrol diri yang lemah Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya. Kedua. seperti terlalu memanjakan anak. Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga. Amerika Serikat. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua. Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja: 1. Krisis identitas Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. atau penolakan terhadap eksistensi anak. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini. Pendidikan yang salah di keluarga pun. Teman sebaya yang kurang baik 3. Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik. tidak memberikan pendidikan agama. Keluarga Perceraian orangtua. bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja. 2. Pertama. Faktor eksternal: 1. Faktor internal: 1. Jenis-jenis kenakalan remaja • Penyalahgunaan narkoba • Seks bebas • Tawuran antara pelajar Penyebab terjadinya kenakalan remaja Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal).Sejak kapan masalah kenakalan remaja mulai disoroti? Masalah kenakalan remaja mulai mendapat perhatian masyarakat secara khusus sejak terbentuknya peradilan untuk anak-anak nakal (juvenile court) pada 1899 di Illinois. 81 . terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. tercapainya identitas peran. atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja. 2.

4. komunikatif. teman sebaya untuk melakukan point pertama. dan nyaman bagi remaja.anneahira. Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis. guru. Adanya motivasi dari keluarga. Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan. Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul.com/narkoba 82 .2. http://www. 3. 5.

 -.  $./.850 4-. 702.8 702.3 -07-.././.3 05.9.3 570. 20303..  !020739. 507: 203..:5:3 /. 5.38.5 ..3 2.8: 2.2. /05.8. 0307.7:8 -0781..03. 503::.3-039:. 702.8 .5.3 5.0 . . .850 .  /. 2../..9 207:8.3 /.5:3  /  !020739..5.7.0391 907..8.                      ..5.3702.8.9 80091 /..9:3. . 30.7.9 207:8.

7..3 8:./.:.3 -....703.9 1030.9.... /.8 50307:8 -. 90.35:3  /2.3 202-.202-0725.: .3203. 848.802:.9. -07:5.8. -8.9: -039: 574-02.7.03.3 03. 47.3.9070.3 0307. 203. 3  .8.7. /. /./7084 0/:5. 20325.8.. 93/..35.5:3   .:. -0702-.3 3  03.3/..3-0:25073.-...3 #02.33.2 2. 3/4308.  -07-.8-:7:-.8...87-.7 3. / /:3.8 202-.9:574-02.2 /7 702.7.3702.3 702. 80. /03.3./..3 2070..3 40 8.7. 702.3 18 702.3 -0702-..7:.3 80-.5.2 0/:5... /.8  .  3 ../..3:8. .7 702.3 /.3 2.3 3. 4-.91 4-.. 203085708./3/4308. / 3/4308.3 802.8 -.820  .3 58448 /.' !&%&!  '  0825:.0/:5.3 2030-.3 93/ 3 90.38...3 .3 ..3.3:8.3702. 802... 8:2-07 /.3 /7 2070.3 -.914-..403820  8.8.3  . -.380. 723..3 203.79.. /.848.0.3 / .. 9: 8:/./.3..74-.3 84:8-07. /.3 9..:39:20232.... 207:.38:3 . -. 8..8  27.3 702... -039: 03. .3 ../.25.. .97.3 848.8.  %. ..3 80.3 ...3 90.09 30. 80.3 03.5:3  /.83.. 8..9:. /.  07-.3.38:./. 80-0:23.7 50325.. /.3 2070-..8907.3 702.5 03. 2. -. 9: 803/7 80-..3574-02. .848. 9.3 25.5. 90703/..34-.3 802..8 80. 3007 3 /. 507:-.9. 50702-. 702.  .  808 -0-.9  !4.7:/2./ 010 .3 723 9./.3. 07-.207:5..94 /.3 -.  :.7 /..850-.-039:03.3 203.. 207:5...3 90780-:9  9039:3. 5..2 .3 702.:.980-..25.3 07. 9. /:5 -:/. 202-:9:.-...

 5.  8079.2.3-:7:.7 /.80-.7.3903443 $03.703. 0:. /2...9.8: 8.3 203/. /.  . 3:3. -07/.3.8 /.. :8:83.3 -07.73 503.3 057-.2 03.//.03..3 907.80...9 20307099.8./.. 5.7.3 5.3-.3 203. 3  8079.-07:5..-.07/.:5:30-:/..7 9.9:3../ 502-039:  502-2-3 80. ....8 057-.    !0702-./.3/.9.3/48.  203.3   .3 /.3 -.7...7. 0 ..7.0:7. -8.3.907.9. 0 /. -8.3 .3 .5 /03.3 50309.3 /.7.:.3 590 / 07.- 202-07 503//..9..3/../.3 203.3.8./ 543/.7.73  ..91/.-07:5.25.3-.. 9/.3 3 $079..7:0-:/. 702..7 010 010 30.3 804.7 ...02-. 3.:.8 80.3 907/423.8.. 02.3.'  $.3.9  :8:83.30307.3 /./. .  . 4-.. 8.3702. /8.3702.9/81:3843..30.05.3 90: .  3472.          .3/03.3 -...3 5079:2-:.9.8.  1907 503.90344   $02:.5. 80-.8 -. .3-07-...3702.3 702.3 54891 9073/.309. /:.7:83.. 4:2 .91  9072.2.702.8. 5.:8 503.7.502-039:057-...9.31.: / 30.3 702.7.750702-.7.3 -./.7 . /.33.

...394   $4844 .3  .3 #02.79..30.59.#30...  03..79..3/:3 7..   : 3 /.7.   .72  2     !03//.79434    !844 $48.%#!&$%   $:/.3 0.79.793  .  .7...2.   -/:.3#02.  $:2-073907309  995. ..3.7.13/40/.!7. #.78434   03.9.

.

 50/. 47  995.

.

.. . 5844 9.7:2.3.7. /  995.

.

7-/ . 8.42  995.

.

42  995./ 47/57088 .

.

7. . .42.330.

  995.3.74-.

.

0. 5:3 -48549 .42  995.

.

- 47/57088 .42  995.

.

/         .. :-- .

..9.. .3 3/./.3. 80:7:2..038/.8.803/7 3:3.3..9:.305.507.3203..3/.2/72070.8.9  03.3 /. !07-:.3/2.3..3 3.503. 805079203.380/32:33...: /..3202-:.9.9....9..3-07.3::2./ .9/7.8.503//.3 /06:03.2:32./:.8073../.3-07.:5:320.39:.220837.22.2./.3/03/. 8.5:3....8 08..25.. /./:5 .3.2070. 203./.3.8.3203..2.9 ::2.:5:3/903.:.33:3.2203..03.3702.335:38073/./93/. ..:3 $047.:2:23.22.3/507-:. 08.7.3.0/:./.3802.3 507-:. 03.8..30/:5.9...9..:-.3.09.3 08.350747.3.3.. 8047.9.80.32./.8.:.8.38073/80-:980-.2.39/.: :9:.9/.8./73. 3472.35.9:/9025. 0/:..3702.. 9. 1844/....320./.2025:3.82.9702. 202-:3:  207.9/.3:090397.90.73472.507-:..32....3 30. .3/.8..# #02.-.3.3 /-07503//.7.3:8.3.3 47.702.3202//.7.3 3..3.3 -0:2/0.9./.3:39:/. 2..3.3/0. ..55074/0/:52.8.3/79: 8:.8.3.9:0./03.2.:2:23.05.-9.3...7.3 80503/..3 /73.3-.380-.38..3/0399.93/.8:.33472.3/.39:.32.3 702.7.-..8. .-:-.:7 207.7.3.9.8:/..3/.3..207::05...3..38073/84749.703.3.8:9203...9.3.380-.8..93.3 0:.2/73..3.2.0 .3.7 9/.9/.3902..3 507:-..7.3.8/780-.3/.2025:3..03/07:3202-:.3 /.3702.05..807:5/.2./.5-0:22./: 207./.  - 03.52.3/5:8.3 58448//..  $09.7...9/.030036:03./:..08./.:.8..3...2.. 03.39/.9.. 503.9/.0/0.97.8047.3 . .5.32.8.3203.38.99.7:8/.2. :.8.80507980-:.3-079034424/073  7:8507:-.8. #02.7./..3808:.././:5  !07:-.7/0399./.32070.723.8.9:.254 2034/43 -073.3.507.5. 3. /.703..8 /:7....8.39./...2.3702.44/036:03.703.9.2.754...  .3 507:-.3008. 03.3 47.9 5:8.2-./05..80/.  03.20303..702..3/0.703.4-.9.3.8:5074/0 702./   $ 89..3/03. ..3/0.3 :3/.357-.520325.7.803/7 803/7 9072..7.3/.3 08.3702.2.3-07...9-..747..3.203.3.3/..8.  #02..32032-:.:0:9:..9.-0702-..9:5079.../.2070.9/.380732032-:.3-0704254 84.3702.   .8/..3. !.9.9207:.9:2.702.:8073/80-:9 .8 /.4-.3-07:8...:....3-..2.970.3/..2070.3..2.:9.7....0.92070..8.9.3..:2094/.../.3.3.84047..8:/.207./-..7../:.5./.3..9 :3/./036:03.33/50703./.507:-..802:.5. .2070.75..9.342508 /.8-0:2 .38079.8.3 ..99025..9.702.5.8.32034..8.3:8:8   $# 03..3. 3472.2070.. 070.3..2.320303.2070..8/.202...30--08.. .7/.3848.848.95.9: 907.2.3/7 2.5.3:3.-0704254.3 80-.8..::52./.8702.702.2.8.

..0.9./.2 .039: -039:507-:.9.3/03.93.3702.2 8:-:9:703.:7.38:..:2033..9.9:.3.3.9:8 .9.723..3702..8.3203:9.3-078.3-079::../.3 007.:3.9.5.30.:.3/.9.203.3 :.9..420  - $:-:9:74318:.3702.8..3 507-:..:0742-4.:39:203/.9.380-.5....5..3503.9/-0/. 507-:.8:.389.7.3702.303. $:-:9:7.3.5.3/507-:. $:-:9:75030..2.3203..8:.3:9.0723..3:39: 203/.3 50207.3.33.3..8.9:-039:.33.7.30--.9.9:-039:.303..3.  ..3503....9.9.3/.3/.9: .3.3507-:.9:8:-:9:7907803/7.9.

0.3.703./.5.  0:...3 80.3/.89/.3203025:.2.3/.93.5 897:9:7848..3702../.75./.207:5.8.387 ./.3../.3...8.5.9.3 0907-.2.8:-:9:74318073907.32.:788902.:7 .:39:/.  03..39072.3 :8:8/.38:3/ 2.39/.3.:202507-.3.3702.3 7.307.250702-./...5. 0..3/:5.9.3702.3...5.9:0-07.- 9/.7.3.439403.2.30--.34-...7.09..9.7./.8.3 ./:702..7.25:...3 0-:9 0-:9.9:39:24-9.:.079.8./5.3909.39.503:3..3 02... .39324-9..:9:70 8:.3503//.03.8:-:9:7431  03.9 4-.8:-:9:7723 203.35.55.9../.89.9:./...33.7.380.5. !07-:.02../03.9.33/.8.38:...35070.../03../....3848.0-07.::590747.3...7.257480850308:.183...503../.3.33.3 8:.32030.3 9/.:7  ..3-07./.3702.3702.9.9:-039:.9.30/:5.3702.33.9:.83.9.350702-..0723.33:3.39079039:/.../.3574808:8.8.3047..303.9 203..8.73.390780/.0.3808:.3..9898:-.  !07-:..3 9/.03/07:3-0747039.3 709970.9.8.3/73.7.3 5079:2-:.3..8.907.8.././03.59.39.8.8.7.  !./05..702..8:8:-:9:75030.08025.503./.:708025.3/.207:5.3/..

3 .9.38...8.  ... 207:5.. 49.749.3904707943  03.3.8804.8.3702...792-:-.33.3507:.32.9 4-.2-039:5030.:.3 .8:04254 .7/.8049.7..3.043.70.8:2-07 .9804.59.3  /.2..9 3/:89790780-:9  - 03:7:94..7.8073/:-:3... 03:7:970/03-07 03. 203/4743.83.9.-078.50.93.25:202-:.99/.3702.3:7-.5.313..02:33.3 9::.83.08:808.5.8-./..8..8.25::39:203.9/03....3 702.5:8..3..:..3723.3 203.38.3../.3-08.208025..34-.9.3-:/.7...350309.-.2../. :2:23.3/7  2005.-08.3/03.390344   4-9.8/.:203. ..7.253 203/..9::.8.323:24-.32. 09/.503.3. .70/:5./.7.35.3/80-.90780-:9 907:9.3 80-.3848.:...04254/. 03:7:9700/2.770.5.2 2.-03.3. 3..3.9.3.90.3804.331472.7/7 /..75..3. 503/.749.3 -07.3   .9:03.3203..3702.5030. .3 93/...3-:/. 3/:89724/073/8079.3 /.7/7.59025:7.7..-0-07..3-070425480:8./.5.3. 202..3/.38.../.2203. 500774:510 /8.8907.780-./..9::.9.30.3-08.380.3./.3.9/.:3.3.7//.5:8...3:39:20./.9 4-.02.5..8.39.3 3 -07/.:203..7.3   ! !030-. ...340507:-.5./.3802..7-07-.9.9.

202-.3./03.-.5.9::.7. ././.3.3/7:2...38.3 803.5.2.3-07-.   !03//.3702.2025:3.3.59/.3.93.-078.9 47.3..  ..347..3..-0-07.3.3.9. 802: 81.8 2. -08.3.92-:17:897.39:35..59/.-.35.9.32:3302:/.-.8.0803.88073907.9.507-:.3..5.300.8 203:9003/..39:..:/.7 /03.8.3: $073.3.72.804.3..339/.3702.3503.3-07.. !02.. 2070..73.5...3/2.  .3   !03:3./.3-..3/.207:5.8.9907.39:.25: 20203:3.8/..7. 8. 8702.9.208202..9:-........3. ..3. 80..33.8.7-0./.3/. .3-.380-.3.3./.0.3808:...2..:9:7.33.39:..2:3 .3.8.3/ 804.:/03.9/03/./.3/..05..354891 .3...3.3:7:8.300.2./.39:..907/47437.3.20303.8.8.47.02:/.843.../.3933.3.:9/.803..5..3.3033./03.3/.3 .:/3.8../ 03:7:9$.847.97.  0-.3...2.3.3...90780-:9 8.3-03.2.24/.:.8 8.3702..920250740503//.203008./0.:!4..38702.390.3.3 902.302:/.39:.3 907-.9 4-.79039..90.3808:.03.39..3 503..7/2.3 .3 808:.3..9.902..30..3 -07:8.33..7:902.3702.8.//:3../.8702./03.702./03...9.3 $0-.:3.: .39.49./.39:.5..:.33.7:8.39/.9. -07803.340-0-07.3808:. 202-.9.9/...3-07:.7.9-.2.347./49.5.3 2.3. .3 .3207:5.9. .907..39079039:90780-:9 !.  7.7.30803.3 5.3.38.9::. $0-.47.3 9079039:5.72..:.2025:3./50740.20.33907..350393:39:203.3.7..3-072:9: $0.8.3.9..3.03/. 47../05.30..20.8.3/.3....5.3.35.39: 202-07.  !03..33.8/.80.33.5. 5.2:.4-.3.32032-:..3. 2.3.3203.804.3.3.750309.../..507-078./.-0-07...47.3203.:.9202902.35.3.7.39./.3.3805072.8073.8..3.33-:.8 5.-07:8.3.3.  ..7.393  7.:9.:5:347.3 5.3003/.9/92-:./2.30./17:897.  5.8.7:...9.3-072.3804.  09...-.3. 03....39:.. 909...3.35:.7.9.380/.2070. .22.35.5-.90780-:9 909.9.3.902...3  507./.3.  0 03:7:9 &99.47..7.909.2.32.9/.3-07.9 907.3503/..//..9 .39079039:5:.0.33-07804.3503//.3202507:7:. 5.749 4-.3.3/.703..3-07. 202:7:8.304342.7./.9907.3828843  .-./8. 3:3.. 0.3202-07.9.39/./.5..0. 702.9/.-07-.39047 09:7:3..3.24%07.37...3.3 80.9.9: 9:.503079./.3.50. ./..9::./.8907803/7 ..913.702....3.3.3/..3.58.3 703/.3.3 -07.3805:9.//../.7.3802.39:. .39..2.912. 07.3-.39075.39: 507:/57.33.. 7.:.3. ../.0. .. .9.3/.3:39:2038.3:7. -:.. 80.5.80-...2.202-.3:897:.3..3/..3.3 92-:3.-039: 0..7.32:335:8. 809025..392-:.:5:3.7503//. 070.330.3.9: .3.9.7.75.39:2070.3/.3./7:2.3..3.2025:3...9.9:-039:57089. -0-.:-.03.3:. 207:5.2.3 /.3../05./03. %039.. 5....320.07..89:.9./.9: 503:3.3.73.8..3.80/95:.9:5.38.393.8.3 202.3.8 9/.3.9. 042543.8.3/.330.0. /.95020739.2025741089079039:.39:./:5.50304.203:9909.2.8.7.3203.3...00.3-:/.3.3.:3..3-07:.0.39:.3 2032-:. 17:897..3.80-.-.

3.4-.8.3802.3902..5.33-.8./..02:/.3 2087.3:.9.8038.3..9  !02-07.7 3..202-07.202-4748.703.9./-07503.3:7.3.-2070.75.8..800/.380-.3503.9/50740/03.33.9/.5.8.3/.:3../.3-.35.4-.23./..308.2070. 2.30.3 .8.93...98207:5.8.9  5.9.3.3/.2.5.9..3 5:.3/-07.:3.:22:/..3/..9.3.57 9.:. ..3.907.203.5./.9 #02. 070.3805072.5./. $0-.3..8.3702.5.838.9 9025.207.3.9203.307.3:39:203/.3.90708.39/.:5:3.32..3.307.3.3/.3-.5..  - $..203.203:9.703.89.808047.3.3.3.5803-07-.7:.:39:2025:3....3.9.3:39:2038.3..8.8.9.3..3907.:.5.03/.35.5..38.3..3 ..33.2./.38.3..3:39:2034.39039.4.7.988.03/.3.209/.7..3 503079..7.9.8-0..97.2.3/.03..918702./7.3 3.35.3 /.5.8.32.. .702.5.3  202-:7:032./.7.3 ..3:.2070.8:.3 5.8..8... 30-:99.5.8 31472. 0-:9:.05.8.3:39:203.  .9-07-0/.3/. .9/03..3../:5.7.:8. 0.:47.9/.9.2.380390780-:980.380-.3:.8.35./4743.7.3.9.50302-.7 20..3/7//.8073203.:39:203.5./03...38073/..3:2:2 /5..3.:7  .803/7 80735:....././.:.33.3073.30. ::7. %3/./...:.:17:89.8.-. 9: /.702.9.8..2:3  80-.3.8:/. $..702.33./.73.3 .3.8.25: /2. .80.7 !03079...:.3  9./. 2...307.8.93.5:.3/..9   .3.-/.:. 81..73.9202-.:403:3.3-07. !07.3./9:2-:.3702.9.32.3.3203./.35:3:.9:2:2 5.83.3 02.3.8.3/03.5.3.5.3 8.3.380507..3-070-.7.90707:2:8 %07808.03/.-:380-.7./03.7 203.9:/.3/03..3 8.3/0.203.8.2.8.3 8.89/.7.9.7.7.38:3/.7...5.:20-.3.38.//809.93./-4748 9/.:0-2:/.3702.9-07. 5.5702..:2:3.9075.-.  :3...02.:...3/..  0.8.3./../ 5078.9.9: ..380-.38.33....3.3 203:.3.3.39/.202.3 03/.7.7.72025:3.. 03.9809../.3.3/. %3/.3503079. 3.5.3803380. /../.3/9025.5.390..3 .3-078.39/.33.347..7.8.7.9 3..702.30.897088..7.9: -039:5..3./03./.702.3907:8-07.7038 %/.8/.8802.8 4-.:.39.0-.7.25..8.3-07.02.-039: 203.39:.7.99/.   $ $$#!#$ .7.:  -.3.39/.3 /:25.3202-.22.98702./03./.808:. /..9.93 0-0-.5.7.35:.702..9.747.39:. 80-.73.7..703..8. 20303.:8:/.3808:3:3.2.380.3..3.3 03. 207:5..8 4-..3.2070...3 !.2.3 070.:203.9/.3808:.330.307.7 80-.70-.38:380. !.5.5././.820/.8.:808:.03/07:3.5.3//.3907.3 /.38..2.3.20250/:.042543.3-07.3/.3..7/.20303.....3-0-...9   &.3.3.:/-07. 805079..8.///.9/3/. .35...3 -. 73.3.9..502.9-07.:.32..3.8.35:9:8804.92032-:.983 907::///...9.3909.7.3/50740   !07.0..3:7..33.:3.39/.3203.3.203:993/.380739/.39:.7.:7 207:8.923:2.20781.3.3.7507.31:790.35.22..9-:8 /...-:3-:.5.9..349..3.8.9.3..9:-039: 038..2...7..7090.3 &.9.39.7 -.25..39.3/.3.3.2  0.3 /507:3.9. 23:223:2.7.3.35.... .9::.33:3..87..35.838:/.9-.2-039: 50.:05. 03/. ..83.

07.  !03/:/:50749.3390381 .:2:23.9:/./3202-.8/.9:2.7 .20/:5.3  0 !07.. 90344802..2-:/.3:.-:/.317:89...702.8.9 4-. ..8..3202.3 93/.8..98.-:/.-07033.7:97.3.8.2-:/.507.3.330.3203/0.380. 0507..5..3.3..39:3.:2:23..3/.7.8./. 8.38.702.7 303. .38.. 0:.90.3..   ./03./.3 808/.79.38..354.8/.../.:5:301091/. 49./.:5:3.7909.-07579039.907/7/.  1 !02:..9..3/.9 0-.990347...7/:3... 903.  / 09/.. 808:./8079./03..4-./03.9 2.203..3//.220.9078920..7.3:39:20339009:./..80-.3 /03..-.57043428 202-:.4-.:..3/3.-0789.703. 97.-07/.4-.//.2:.5 /.3507.8.50303.32:3..05.3/7/03. 3/4308. %2-:507-0/. 2:9:97.35.9.3.2:8.907:9.8 28.3:39: 2005...9:8848.9...547. /08.7.7 .-. -03/.380.../0.-.9:8509.8 4-.924/073  %03442.3:2:23..7.35079:.8.9.702.3503.3-:/..30- 203/0..7.8:920-.:702.7.23:3..3...3.39:../903. 2..702..2-.8. .5 7. .7.3..2.3 502:.3 -:/.3-:/..803.904254.9. 9..-07.320.2..  !03/:/://08./.2.3-08.9.2-:/.5...320.3..8. 500774:5 5.7..3.8-:/..8.7.-.8::-.380-.. 3:3..93.3/03.3:39:37:.8..04342..5.7.5203/...8..75072.947-:/.3//.3203:.39/. 024843.3  043.907.50.80.3.207.3/..3. $92:..32.80-.793/.7805079.8.33..393202:33.. 8079.71.3702..7.2:-:3.:5079.907..3828303024.28.3.:8.3.9/49.-07572.502-...3-08..203:9.3:3.3-:/.2.2.3/7/.2.9/08..7./.7.:. /03.07. /49.3202503..-.9 !078.3 3.9 24-9.73:3.:  .:2...-07/.9..38085.3.3 7.:.4-.907-03/:380732030-. 89.5.3-08.7-07-..80/./.34315.3.3043.3:.9.33.354...907-039:0-..2.3/:897.2.: 97. -0/.203:3.8.3/.947848..3024843.35079:..9/.33. .. ..8....307:9039.//.3   % # % #$ $&$%# # .8.8.3.907:9.3828-:/.3-:/.3/07747 /.947848.3303024.:203.7.0:.5...3/780.3.. .::544/.3.91..33.3 203.907/.374 74/.3507. .3.38.93..2..-0..3.349.25:.:....70907.3-07-0/.3907.3 203:3.8  07-0/.7.7-07-./.3:7..3503.702..3 43974848.:3897:8 4-807.9.. 9..:..2.39/.:39:9/. 2005.7.95.38..03/07:3. .3.3.3 93/. 2434:9:7.3-03/.-.3 057-.30:.3/9:7:3.. ..907.357-..7.7./7803/7 3.3202-07.90/. 803.3.3 .///08.2 97..7.7.-:/.9.3080.:2:23...349.3/.:9/.39.39/..203072.3.20.3:7-. .3:39:907-.8..805079502:.2.2.3.3702.3.././..3-07-./03.39034424/073 :8.7.323:2..3/73.2./.0:.8073/80-:91..92032-:. :2:23.3.3508. :39:5079...2.3-0702-.50/08.50749.3 907/7/.59.207.3/ 2..8.7.0:.3/.3828-:/.7-039: 8.947848.3/79./:5/..8.3/7/.2:/..3.2:/.5/.:.7.93. -:/.3.3/. ..3 29.03. 203.3.3. 4-9.9.3848.947 1.3./.  - .3539.8.8047.90.

25:20203:0-:9:.907:9.3 -0.803...3.3 47.3702. 702./.38:3.5:8./.80-.-07.7.2502-039:.9840/...3 0:.0.3.3-2-3.703..-07.47.02-.5:8.3 503.3..22.0:.3.28.  89:.7.3  %7.4 -070..91:3/..308..547.. 702.5.7.3 ...0:.7.5:8...3 024843..22025079.2.3.7.3 2025074050302:..78::.9.3..:39:-07-:./03.347.3828-:/.3:./.:  .33..3/8347.7.7.702.3.703.3 057-.38.30-:9:.7..8.2.47.3-07.39:.3. 14.357.208:9.3.. :7.702.90903.3202-2-3 702.3  .207:5./.33./.3 0724/.39:./.7/.7.33:3.203// 203.8.: 9..9 47.3/.7.-07507.3.357207/.39:30.9232.8907..8.709039:.3.3/.35.593.3203.39:./5.828-:/.907.3./.7.3.305.3/.8:/.   %!$&%& #%&.2.503079.9  - 0:..3:39:203/. 0:.5-:/.2..7.3-07.39:.3.30:.0:././-08.3 .3503..  !07.9/..75./.3 20302:17:89... 1 057-..3/:53.92070.39:../.:39:/:5//.3.3702. 0:.807320325.39:..2025:3.2.2.3057-.3-0781.3/507403.9.3..39:..3.32.2039.39...3/:5/..9..8073 47.2 14.3. 8073 ....2 0:.8.. -07:/ 5:..2.:907.3/50740 702.3/:53.2.7.   &!!!&!#&# # 0:.3503//. :7.3 -0702-.8/.9.3 -07-0/.39:.3.9503//./.32..0/:.3.0.2...320303./..3702.20/:5..33. / %7.5...7./...80-... 202-:.2-. 47. 42:3.    7.. 0-:9:.80-.39:.3.347091  0 0:.. 8..3 50302:.0-:.3203.

.39.2-.9 202-039:0-.25..9 .35072.7.52.3-:/50079.  - 03..3.3/../.3/.3.342:3...507:-.902.820303.907.8.3 .2025078../.8./.  0 03..  203.3.7.8..8. .33:3.3..3185.5.88. $04.9.203..:/.702.0-.8.2203.702.8.7:-:7:./.  .3.3.. /.3-.7./ 2.3.3808:.3..9:31472.3.33.3.27./.802483.3  1 .3 507:-..  / 03.3::7 :39:  .87/.9503//..7.3.///.2032-..2/73..80-.507:-..8079.3.507.3/7:39:20303./..9:7.9.3.3803-:/..59. 4. 2./.303/078079..7.7507.3./.9   !#$ # .5/7.3:-:3..9.8 0.2033..507:-.3507:-.328.39.347.3 0-.3..3.80-.50309.3 ...3.:.808:..9.7.2 202-2-3.57.3  0907.3503.5 08.8. 03.:.&# 7./.7.9.354891 202-07.39:.30248702.0-/0.35../.39:..2070.8.702.87 /9..92.8. 203.:7507.3 .3907..8.3/..3..8079.3.3.3.5:8.3 203. 70. 03.0.20:.25.8././.

30.7.990780-.850307:8 .7: 909.3-072.2804../.9203.. 9::7:507:/.7./03..8..380.3502..3-078 80.5.:7:07/.3.59.38./.0.507:/5079:3..8/..3-0702-.5.9 9079-8079.89.9..7.8.3 9:..354891/.32..7.3 3:3.3 .7/.707.33:3.39..9 .9202-07./: 0.-:  8.2880-.7.2202-3..33./.3-.7203.3/3.3.702.7.9..:8:89039../.7 /03.9.7.5.88.702..7.3-07-.354.3/.28 :7:..3 9.91/.9.980.3907.3/03.5. 2..33.380.9075./...39079.8 8..7..7.3.9-0.38079.359090.3/. .88.247./03.3 20302-.7203.3:39:20.9.:.7503.9/.9...380.53.82..3-0..9 ./3809../.8/ !.:.70/:5.8.3/.39 /.5./. :7:/..8.3 902.7.47.9:7.3..3.3 /3.8.388.3.3/:5.3:7.32039.3./5.7.4-..7/73.3/.  .39:.3./3. 078.9.5...3-.370.:.3!.357.2/.2:. 4.59.5.3 -.3.3/.:7:0780..3:7.33. ....  !#$#%# &8.3702.:39:203. -::54734 -:012 5454 5:9./.91/.33.5..92-:/./..503:7:/:3./: -07.5.8.31472.:0.7/.302././..8. :8.350303.380-.: 08:9. ..5030-... 2.38. 8.3.3 02.:.93   995./50740 503.318/.9/.288079.  7..//..9039.. 203:954.9 -0742:3.547.3.9848.2-0.79073/.4:7:/03.803.8.8079.38... 49.-:/.703..:..803.3.7803.2.20/:5..3902.  - 3:3.0307.357..880-.7.7.9-0702-. 2./.8../.7. -./:803..3..23. .53/.202-:.:..803/79.5.3/507:. /../.3397.32.507:/.:...35./.803/7803.5.33.  0:.5.28/./.7/.3.907503.3.2.3.3.39075.8...788. /507:.8.9907. 0803.9..3.7:30.7:3.9:507:.702..8-0.05.0-07./.350702-.38.9/.3/-2-340438:9....9203:9-07-..803./.3/.7./..4-.9..30-07./ 804.3202.8.909.3..05.38.-0.5:..33:3.3.5507:-. 507.7702.. .2.3/ 2.3.380.907-039:57-..3/3.2 47.3003/.7.5.8.32..91 / !747. 503.9203.5.329.30.3.7.: 0.380/.357.85002.380-./..39.507.8..890780-:9    %/.3 507:-.3. 702. 203:8.-0.9/.5./804.-0.3 .2..9202-3.3702.320302:..507:-.702..9203:3..347.9/.  %.507.330.3 .39:.7:40 ...808:.9.8702.3.98.8..7.8502:/.3.3 ..-07-0/.9 18 2039./05./03.3.3/.5507:-.:39:203.8702.3.9702.. 202-.7.50/:5. 907-.8/03.8.:2702...5..59.:39:2.3 0897.3804.9..809.2.5-07/.9.340 .703..220.3-.:47.8.3-.7080..3/3.8/. -0/.9:5.

.

5:3 -48549 .0.42       .

7..8.9. /./.82025:3./.3802./..203.3 9.3 /. 907.75079:2-:.2.8.3-..39:3..943 %    !033..80-:../03.34 0889038/03././..8/.843.37. 28.-./8.08.203:3:..8.3.72.3.5.2-:/./. 802039.: 507/.8-0:2 202/0138./..38./.3.3 -.93... .309/.3 /:3.9..3:.4-.79.39/.8.5..88:..9.32:93..8 -./:.3.8073 203:3.7.820/.7:907.3.907. 2.3/.72.880-.5.9/.280-:.9.2438057:.3-.3-.2.59.3/..57.89/.3 39073..3 2039.3   0330//.7:20303.397.7.3 ...42:3..8  07:93-0-07.9: //038 2030.3-07503.340320325:.7.:.3/..8  4-..320337.7.3.3 .47.:50707.8 507. 473/013943 803.8./.330.-../0 7.38.3.203.389.3.7..:574808.8.8.94-.30907.3 803.. 907. 5033.9.35..4-.3.3 0.87043..53.29:7820202:33./.3-07-0/.8.7.03.4-.3.9.:57480880..93.20.03/07:3-07503. ..7....3/.-.9:7:9.3.3/.2 900..9.88.7.35.7:.:50702-.3.8.8.9:9.7./.3502.   !07:-.3507/.3-07-0/.2-.9:8.3.3202.98.7:-08.5. .3 8079.3/423.3/.5. 4-..33.3-.8390.-8.39.39073.5-/...32.847.9.7..9.9/.3-.-/.3/:5 788 2:93.3 20303/.: 08.7.3-:/. -.3805079 90054303..3/.89. ..84-.3/. 4-./79.3.3.3  .80-:.202-.80-03.9.25:-078.304342/:3..73.3..843 907.7.:7.88.31.35.3.8.3-07:7.3.7. 30.3/.30/:5.9.3././-.88.2-/.//:3..3/.0-.730.8.7.320. 8.545:07 /./../..3.. 4-.7: 507:8.8  12 2:8 /. ..9..89.3-.5.3:8.0/:..207.9:../.843..3.80. 30. 30..9.3202:-:3.089.9.8.8.9.9..4-.3828-079.3/:8:34030. 2.9: !0702-../:3.: -.7882.330. 31.32.3/.7.8.5..3 30.7.7.3/9.8.3.3. 28.9.3907.7/..3 $0-.05.9:7 /.-078..33 4-.39.3-.3503.90789..8.8   . 507:-.3574/:804342/30.35033.381472.2.20.247/%7./:3.3/.39.9 203438:28/.3.7:8-07:-..20.3 -/.3 -:/.0.97.2./.2.7.5740.30./:3...09079..339073.3-07.30907.7:-.8..9/.843..9.320/.80-.2..9   88.98.7./..90703/.9.7..3203.. 907:9./..2.33907.8./.8-07.39:3 80-.507.2-/.8 -.3.32:9.3.78:/:95.93.703.3 3.503.8/ /:3.078.3:8.3805079-:/.3-.3-0702-.8 -.7.:3.8802.5.91.7.   !03079.38.3.2 -039:3.39.3.3.3 ./80:7:/:3..3203.9:574808 848.3-039: -039:3907.3 20::/..4-.8:9:7.8803.47.2.3.3:9-.802..30907.2.32./ /02. 803..80:7:-.3. 30.2./.39:3/.9.2- -.38.  72:/3..330.33.8.3    033....:.3202-...8.3/.2.8:.-07/.3 $0-.34.7.900.33.7907.9.32.32025..33907309203:3:...3  .8.   74-.3503.33:3.7-./.38.3/03..89.93 9.18 04342/.843.8. /..7/013807.320.8047.550704342.4-.8. .7-:/.7 0.38073/5079:..830.2.7./.3...9.843.7.7-.8.    !.820 80-:..8.8.2.2.909 /../80:7:/:3.1034203./03..3 8007.3/03.3.7.9:30.8.9..3-.

5.8.3 %434  '093..93..8./8484 5 034203.3./.3-.72070.8.507:8...3   $0.97.3 ./.  907:9..397.38.3..33/.9./ ./.2./...848.4-.843.507.7./03...3 /:-:3.7./.90780-:980-03.3203.32:33907.5..203..09./43.207::-.557480890780-:9    !.1034203.5-./843.28.3 5.4-.7.7./0  3.-.9...3/.:0./9.3.7/5072:.90780-:930.3/. 202503/.890.32030-:94-.9-.7..4-.907.3  .32:7320.2.. 54889074798. 3/. 3.7..3.3907.30. /..:9%03./-.:80-:.3/.8.9..-.32033..3/03.4380:038907.8..3:3.9 ./.59.8.80507..9.9.9.2.8  4.9.3507/..8.9 80507928.-039:-:/.8.03...7..0434239073..3/423.7 -08.072030-:9.2.8.79/.7.2:-:3.8.98.843.99: 5./80:7:/:3..:/-08.397.7.39.7../03.80-:.507..3907..8507/./.7890 3.3.34 !479:8 378 /.745..9/.4-.3-.7.3.3/..3 -08.. 0-:/.-.: .9.3.3-... .8/.33.-.  $5.8  .8.9.32:82:.7.342403 2085:3/02.340-.3.7.7.3:9.394-.3/.7.2.9:.3507/.02:/.3  070.504547 50454708547.3.9.82090.34-.8080.90.5.-0702-.3.2.:3 /..703.3 90.3043424-.3-079.8.393.8  . !078.381472.9 .3/.34-...59.3 0-07.-.1034203.7..7:83.8.34592898203.2030:8:73007.-07503/..34-.880.3205:905.3907.38:3 070.5.79.89/.207:5.5.9-.7574/:8/.907.97.:3 5.3..7%434/.-039:503.: 809/.850828-07503/.7..91.308547.4-.8. 2.5.380-.3/.2030-.3 .-.3903.39.3 //::35:./. 907.3.302-.9..5.3-:/..39073.7.20303.-0. 3.73./.3.38.3/.8/:3..2:3 2070.3.50702-...8-07.809:: -./843.3..80-:.99.73.503.39.9 80-.854891/..9:8.../ .207.9:2-:09..8.3-./03.20303.4-.3202-039: 04254:39:203039.3/03.:9:39:-07/.4-.30-:/.507/. :./.80:2.8 .8 /.30907.3-03.-07.7.47..8.381472.3.3./03.9..:250/.73.4-.39.43.   ..-07.32.880-..3..8080.80-:./.3.317.38.203.3.7.:22:82202-039:.4-.3203.880-.3 .8.203:3:.3405.3 070.91.34.890.808:. 3.9-.  .3. '0308.3202 4380:0383.-   !.4:8 /.1034203.3.3/9075.:22:82/8.9:   !.17.39: !09077:. /:3. 5.3 9407../.80.3.8.3438053 !488 9047983-07503/. !.3.8 070.3/. . $07. 30.203.2.8..4:83/:897.....7.80../.2:..0-07. 2:.29:/.-08.9-4/4.....3./5.3-.8./3.3-..9 907:9.8/.3  07.70.....9/03/.253202-039:.:78:907.9 :-:3.3.4-..8507..3-07.: ..2948802.3.80.3:93...9. /90:8:7 -03 -034-.7-...4-.32030..3:93.3.7.843..9/0- 0-.8    !.3.-...//80:7450484/:3././.7.7 -08./ 070./ $0.83 .-07503/.5748083-8./.34-.39..8.:5:3 .9./9.202.39.3202.3438:28.7.8./.3:8.3 .3-.8.9.3 034.%2:7 .   8:393(%0474-.89/..2.5/03.2 3/4308..3!.8 907/.8.9/:3.9 -..3/.8.907.. 8.2.2.280-.50/.20.7.8 ..:.30/.342403/.5./.8848. /.8903./80-:.7.30.8.0:.39.7..    !.33./. .2.4-.5. 80./80./3. 30./.3/03.907..7:4-.3  $..5 .5.3 802.1034203./.4-.3.73007809.3 3...//:3.

.350702-.32547  803.8.9/90..25:203.3 507:8.3.305.397./.33.9/./9.3 .2:3/88.8 203.3-.3808:../.9:7507/.3203:7:3 .9-.7.8.3.5..574/:.7.3.390780-:9.73/4308.28.9:30.7.3574 4-.220::/.574908/..5.7.  30.9/:3..09.7.7.55498 47.-0-07.9:-039:3.3..3574 4-.2:..397. 549539:907-:.8. 02-.07.574 4-..30-.8.3.7207.//:3.3-07.9 .39:3/.3//::3 5:.20333.2.3.3-0702-.93./.8.7.20379.7..9:503. 8.8 //:3..7.3 /03.3202-.507..3.730.9:88 0-...//.3 47.7..37. -07-./.9  07.32033.3202-03.8/.8. 53./ 3/4308.3.915.947.2.3:39:203039..32070.0/:.3507.3 /.8.   0-07.23007 3. %   .703..5..3203..3..32547803..$07.7. 203:7.3..394-.5./.3.5. -:.3/.3.8209/..907.8.0-010803/.207.9:09.3.3-072:9:93 802039.8.05.:203:9:50:7.:507:8. 4-..-.33907309 !.3  .5/1:80-:/.805079 7..3:3.947 1.3907-.3 2030003.907.32:93./.3.3-.8.3//:3. 8.9:8...35.9:30.5.3.343/.3/.820..3/:3.98.9/./.2020:3:.93.80-.9 &30.. -07503/.3./3.304342 0/:./03.8.3080.3/23.8:.39034442:3.8. 03.33/..04254574 4-.3 203:7:92070.2.2.5..7907.8.3425.8.91.7:-08.59..70.3425.843.3/.7378.39.30... 507:8.3/9:: !.393..0907.2.385479. /.8./.342:3820//:3..9.-.3/.203:7.3043422. ..3 $0-.3907..574/:.92033.947574/:83.903442:.93.39/.9. /.2:7.703.3-.8050793909.3 2033. 798!09740:2 /.:4-./.3/780-.304254.20893...9:4507..90470:3:.3. 25..  070.07/.3203./.83.9438:283.35:.9:9.907:8-07.3202-07502-03..09:8.5..7:39: #:39:3. 574/:8-.3425.2 -/.3/.8.3.3.3.7..3-0-.3-.8.32033./..32:93.3203/.8:.3 903448.7./.3:3.7/4 %047 3203.3.38.8.99: -0702-.5.3203.8803.7.8  !03/::34-.2-.3574/:8.503..7.3 0:3:.3./ 434-..32020:3:...5..9.8080.7.9 080.7.5-..3503.7.   $.3503/:/:/:3..42:382080.34-.7.3/.  2033.3574908/.3. -.7./.302.380-.393.8.7.3203039.750702-./03.-07.3:9.3 -.8.5203.3 2070.2-.8!07/.3425.2:7.. -09::.20343974/.8/..8:920302-:85.8 .33..3-09:80907:83.. 8:.-:7   #0.507:8.38.3:93.907../03../#....843.33. 202:3.7.3574/:8./.93.2.9:30.9. .75020739.302:/....8..207..3 203:39:3.38. 05./..93   .-07-..3507/./80-:9/03.9.3.9:9075.3/33-07..-.7.3/. 3/4308.38.7./.5.3/.38.82.:..33.30.8 80.38.3.0-...9:89.9242039:23.. !07:8./:3.730..43943.3.7.3 /.:8079./9.7-.8:438:28-.920.202-:././9.8 ..330.3.3203:7:3 .33.2030/.907.3.2:7.3 /.8.203:3.2:7.3 .-./.3.8:..3/:897/./.5:32:.3.7.9072.507239.9 02.7./.09.7.3..   07.3745.7./.902.443..3/. :39:202.93 805079425:907/..8:.820:.3:7.../.8.390780-:9 2070.809::.8.-.3.3:2:2/:3.7.-075.9 .507239..91 5.9 30.3203..330.3.//:3.3/.82. .340.7...9 203/:3574/:8/.7..3080.3/.7:.85079:... 3/308..9 80.8 8073:.390473 05.30-:9:. 93.3-.5.90780-:980-.29.3.3-0-.7..39.8.5. 2.83..7..3:39:202.730.3/.3/.302-.7./902:./. 80..38.3-07-.8  394-..39.33.8..83.7 /..31.-.7.9 02.:..39:3.:.93.   $02.32033. 7005479/.91.

.:5:3.53.5:3:.3/./...   .33439. 5.2 -039: -039:-07:9   4-./4..:..70-07-.9:0:.30.82.38:3 / 802:.3.3 -07-0/.7574/:/./.3/.7.897:9:7.730.93 .503..9 /.5.50:.. 297.02.3./.8. !07:8.8.3203:7:92070./.7...:. 2021.7.8.7../.3/.8.4250991 80-.574/:8203.202503.739. -0/.3.30.9../.32:7.35078..7.:!%.4-..3802. 202.:.4-.. $0-..05.3.3-07574/:8/-07-.7. % -:/ 4507.8:. -.- 5030-..39.   4-.9.9.3 20.9.8.9.157410843. /:3..3900543 ..7:8.3.3/03.3 47..0/.//.-:7: 0/./.9. 5030-./0-703/.3. 317./ -..3.8 -.25.:8.3/02.2.3 907./4 20/.8.7.389..07.7/.8.3848.7   .8.32:/.8.3203.39.:20.8.2.8!0704342.34-.:90.3-0-.9.3.2 300705.3.30.80.304342/.388902502-.8.2025:3.9..07.2-039:503:7:3.3/.:./03.9 203/.9.4394 . 4-..8:/3.089.703.8.39:20:.2-./03.07.3 203.3.5:8.34-.3:1.8./.9:5. $0-.89.9.30.8907947./7..7.3  /2.   0.8.780:7:/:3.9...39490. /03.2 :8..388902507/.35.88:. 4-.34-.354.339073.9/:3.33..3/8.3.202-:. 5..390344 .703.0.83207:5.3 8.9.-0... 2.4394 !%%042/..7.3-.32070..8. 30.507:8..33.730.8..843.843.203.5.89.8007.907.8/.380:7:-.3-07-.//:3.739073..3-.8..2030-:9/72070.5. .5..850704342.    4-./3.30..32:/.0..324.8.8 -... 9.:80:2.9  4-.7.7./.3/.38:.../..8.37-03 507::/.3903. /.33.8903.9:.3.8574/:8 /2.3 ..3.3.718079.3207:5./.2.3.9../8..3.7..9:30.7.3.//:3.9.35.043423.7.504342/.8.8.3 9.8.9:74-.7$02:.8903.-:7/.8..2..3...9..73.3. 203::5.38.8    4-.05.:.2:3 47.307..9..:580:2.850704342.09.880732034..804342. .3549./80:7:/:3.203.73.3903.83. 394-.3907.2-. /..32.3-07/428/49.843. -. 574/: 574/:4-.5:8.35.8.33.31..    4-.3907..   09.3.7.339073.:.83.3/.9.71 03.9..39.8.90 97.2-/.8.7/42089   03:7:9%./802.3202.98:.8.3203.33.8.3 0907.2507.8502-.3907:://.71-0.72.2./..8!07/.8.3.9.38107 -078.3.7903..32.3-.380.350307..390.9.7..2.2-:70720.3802.3.93.80-.3 !07:8.30./. 07.3802..:-:7:..3203.3203.8.:5.:5:3.7.3 .394-./50740 /.89.3507/.. 07../.82..3.3848..34-.9.7. 8 .703./5078.3 .7.30.3 9073907.:39:-.54080-. 8007. 802039.808:.843.07.74-.508079.850704342.3802.3.8/.3202-:..7.2202507:.7.9.7/2.2-039:54794144.3/.:2.3503.31..8 .2.7:824/.3.8.380-.3 03.350704342..-:7: .3/.02039. /.39.   4-.0.80-..07.2202507-.34-..30. 805079503:3.9..-.9: /..2.50:.3.0- 8:./ 03.07. ..33.09..31.9 09.8:3...8/03.331472.3 507/...:2:2.3/:3..9:5748080.3/:5 .8..25:202.343/:81 :3..3.7.2.8.3 8.07..804342907. -.7.7.3 /.-0702-.3-..9:..07.7-.2-:3.347.:5:3//08.7.8.342:3.73..:%' 7.808:39:20250740 53. 30.9:30.5.3  4-..32.3.2038 3:3.843.331472..3703/.

39.3  4-.3/03.7..5907:9..332030-.8.9.8./.34-..502-.7/.3907:9.3.23007  !07/.7.7.78..3:39:502-.2.32.843.7/4 0.-.90.340507:8..30-703/.32./42089 !07:8.3    033.3:.3 31.724/.9/:3.8.95079:2-:. -0702-./.50702-.24/.7.39/. .3.7..5.3/4208938073.3.8...32.324/./...3.9.2..730./#./..804342   !74/:84-.9.305.7.3:3.3/:897..8.9.9.28...74-.3.3.32547 $0-..7.8.7 .7.7.802.20207:.3./.7:..92032.39.3 0--0-. 8.3/.8:5.5307.9-.3.39:3.75.9390.7.305.7.3-.947574/:8/:3../-.39047 0:39:3.7..2-.2-.2-./.3809473/:897/.3 507/. /..8.3:93..089.8.7.9    02507-:7:307.3/.5.:0-:.9.89..30./.-0702-..2-039:503/.7/:3.8/.3425.3202.7-.25:-078.7..3.9 .8.340 507:8.:3..3 2.8.-079.7.8..30-./.73.8.3/.8.5.2:7.3..302.2032547 0--.94030.8.34-.-:. 80.30--0-.3 8.3/.39:2030/.30- 010803 4:95:9/:3.390780-:9   0-:7:.8202:33.8202:33..9:30.5.9.3502-0.5.843.  !07/.9/./.33/.3507/.2..7.3.3507/.8/.33.8.390344.32:93./.3.-0702-.3/..80947..32030-.35.73007907:9..  4/.9:30.23007/..7.92033..7..3/.703./.31.8..3903.7.203.:.3507/..3..903./80-:. 30.3.9/.3..38.530.3-07-.3.-:3.35../.32033.7 8508.88907.339073. 390381.3.-..843.33./.91 /.3..32033.7: -0702-. 30.5.7.3202507400:39:3.9.05. 30.7:.502-.3:39:202.3:3.8/.8 2032-:.3438:2032025:3.7.-.9202-..8.3/. $0.388902507/.3 10-:7:.3/.3..23.:..750704342.30-.3.74-.393/:897 03... /03.3809.30--..2.: 8508..393:39:202-07.8.9.3/02.28:.3809473/:897 /42089.3.357490805.30.7..83 909./..380.202507405.9/50740/.5.089.50704342.3.502-..9.:24-.907//..8203.3 /-:9:.324/. %425843203.//.330..3.3:.30--.9:010/.7.03/07:3203.0:.8.9.33808:.8 !0702-.73007 .5.7.2-.907.7 :.8/.30--.3809473/:897  $.3.2 /. 9/.3.804342   03.3:.30--0-.73007.-.39: 438:203:..7:39:574/:/.7.30--0-.089..3.73007..20...7..35.3/.3 -.7.5./.8:.    0:.880.3/:897 3/:897.3. 30.7.3..7-07-.9202507-:7: 43/8307.3  .34-.8.9-.3.3  !. 203:3..9.3/.3..-0702-.5.: 5.7.05.9202507400--.83/../.3 -07503./03.23007    .3 -.2.9 $0./02-.085479/.5.3.8.3.947 1. /03.3-./...   0-.3 0.:.324/.3    030/.9/93./32.3/903./. 3.304342  !02-./...7.8.9/.3.3/.54030.2.5.8079.8.-0702-.3.0:7.71.3/2 507:8.2..39: 0907..73007.

8.9.-:7:   4-.3-0702-.304342.8.7.8.-.:.3/.9:01050393/.39/.9.089.3..9802..5.8202503..9: 30.3/03.2-./.3 /809470:.:.3 /.2-.3 -079.//.3.3..38:.4-.2.5.92032-:.80-:/.78.73007 307.7..9:30.850.089..:5:35078058. 2.3203.3./802...32.2/ 5.31.7..080:7:.307..7.3.3010-:7:05.7.23007.8.304342 !03/.8-07....2  09.-.9.7.33/.8./.9/.3-079.8.8.9907.3. .-./.2203:7:3 /.3 .3 3.503.-:7:/./.33.7.. .3.5. .39/.3.:.7:.3802./.5079:2-:.89.3. 04342 2.-.2030-.2-.-.83907:9.7.:/.5.-0702-.9... 3.7985.850 .3    202507-:7:5748505079:2-:.. /897-:8503/../9/.30:39:3.32033..39/. .2-.30.8: 307.7.7.3043423.205:95.2.-.3 503/.089..9..78...38050793.7.3.3/420892074849 09/..3./.3.5.3/240..8..5.35079:2-:...72.7 3.83.3-079.2.7.9 9072.8: /./.3.. ./.5748505079:2-:.3-08.8.843. 3..5.3203.3  5. /.3203:7.3.33.2. 54794144.7.7./2.03/07:3203.5307.3/3.33.-  $...8.3./.33094503/.8.089. 0-:/.:08 .5..203.....89.8 2032-:..3.3.502-.257802:.304342 80.8.3.3.3 $:- 0-:/.03/07:3203.8.7.9-:7:907.9.79.:2..3/....7./.7.380.3203.7:.3    $09470:..7300705.9.3802.8.08547 /..8....-.33.439480-:..9.3202-:7: !.9.9..3.850 0.9.3 08025.502-.9.8.0-:/./.5.3.3 802.73007802./.9.304342.7.33.3./-079./.802..3:9402.-.280/.:3.5.5.2.73007..848.5.5 -07-.7./..380-.95079:2-:.9 %/.74-.8/.8.- .8 24/.33.502-..2 /0189 3.8..3.4-.73.3..89.28:.503.70:..3.5.3.850-:/. $0-.32..2-. 09.39.:5:35078058-07.  4-.502-. 503/05079:2-:.947574/:8/.32033.80:.3:7..3!:3 ...9/.3010-:7:05.3-079..2.-.2-..089.3 .9.78.9 /..9-07.3502-.

.3 !0    ./:3.9079039:080:7:/:3.33 203.3-078..3907/.380.38.3-:/.3.7: 40.:9:70 90.3.9:.3 ..24/0.5.750780-..3/...:808047.347.. 8050795.7.9: 3/..90780-.030.-.8..5.35.3-0702-./.3 $0-.3.3/:.3.390381907..8.5079:..38...3207:5../50393./5... /..3../.80-:.3 .5.203.8.8 5027.257.3802.4-.7.7.9 0-07-.9:7820/.33./.05.907.9//:3..:.80-:/.3573852:90-:/.3 42:3.-.9.8 439.20.0.3/.2.7 0-:/.3 :.2:3 50702-.34-.3..3 2:9.39.70-:/.8088:.9/503.39. 50702-..2.8.3439.:20/.3.. ./.7.9025.3  50/.0   /03..3808047.5030.. 3.745.5.0803.350302:...9.:9..2.3./:907.27.33.3.80-:/.7-.33.9034442:3...3.3.78:.93.3   0702-./:3.   0702-.390780-:9203...7-.2.843.58448 ./..   !030-.8..82 /.8.   $02.8/.50-:/.7.7.3.3. 1880-. 803.35..3   4-.80-:/.34-.42:3.3 850 .:9:7.302:/.3./. !07:-...9:...7507.:47/.3-078.0-2:/..7.9/90:8:7/.33.../.73..3-:/..8.8./8.78..3./..3-.980203.8.38.3.33.257..7 -.93. 47  ...5.3:9.32030-.30-:/.39.9:30.880-..339073.9/.8500..4-./-:/./.-.33.7.3   7-0702-.7.3   0702-.3 12/..203.793..38:-88902/..

202:33.::52.3207:./7702.8.73.8..   $0.3 -039:507.207:5.9:803/7 39073. :. ::25/.030.-07.80/:.3   .2.7.702.37.7-07-...3907.3702.507..8 !079. 08.9.25.03./.33.3#02.8-0:2. 3..90780-:9 808047./. ...907.3/73..947/.8.3-448/.03.8./0399.:.320325... 907../84749 .7:. -.2:.203/.5....32.3-07:8.9...-8.  9..3.7.3..73472.. !07.7702./03.3/.3202-0/.2.3.2:.907..9  038 03803.3907. 2070.-./3.94739073.507. O $08-0-.030 /036:03./.947/./..:.20302-.3/0.. 907-039:3....38:/.3/.:8.   !./ ..3/809.5. 803/7/. 3472.7. /:./.3702.3848.3.3.8 !07:-.32.702... !07.38484485.3/80-.8.:5:31...:./93/.3 408.389.74-..3 47..2.79434 2:...93.8.. #02.5.3..    43974/7..384844 03.7  !030-. O .:702.2:3 2...3/.203.03...3:39:..205:9802:.378/03.7.3#02.:90780-:9..-907.3702..3 9/.207:5...3 .380503/.507.388   013803.5.702.....39.5..  2.9/9072. .4:79 5.9448848.3723./80-. 0/:..340702../..  03.8 O %.347.203:7:95...393.3702..2-.5.33..320325.9. .7... O !03.8.5.9507./..2 0/:5.:.9-..2....507...   788/0399.5. 907-039:3./3..:7.9.7/.:/.9/.503//.3:25:.343889038/.7./.. 97.980.3:39:/..-039:3907.3.: 3..8. 03.50.5.80.3702..:8:880.703.:3 !.2070.03. .3702.8507.8.3974.42439039%0...9:-039:503..-8. 702.3702.:3.3401..848..3.30.:2.7 089073.20.-.$07./348  207.302..3  O $..3./.20250.-.37..5.:.3.3.39/..3 03...

:507-0/.3/:././.3. !07.-8.2070.20302-..3.7.33..3../0:.. -8.9/9072.8.3:7.50889038.7.349.390.202.7..3907.3.380-.39/././03.3.9/9072.-907...:202.0:. 9/.347.3-.0:.3.9.93.3907807095.7. 202-07.39:.947089073.8./.: 3.:808:.-8. 9/. 09:5:3-.3.   .3..39..  !03//.20309..9. .:507.42:3..3702.   42:39. .915./..5:3 805079907.: 507808.   0:.507.07.3./5030-..    %02.. 203.3503//.. .349.3.:30.38.2.350309./3.. ..702.5.03./03.2:39/.:90780-:9 3.343974/7:39:-0793.7.7./.5.:5034.:.39.

5.3/42:39..5./.    #02..380-.7.3.8.43/80:.202902.380-.39:..3. :7: 902. 202-07.5..3-07./78090.249.3.803.:2.5.5.:    #02.72438 42:3.0.2:331:747.47.25./0399..9.9/.3:7...7:8-07.8.3 47.2.803.9.:39:202-03.3.993...3:3.:42:39.3.9.3-.907503.8/.9.79/..8..202-039:09.39025.20.7:.808:.3-.70:.3/7.3-./.3   995.3.203/.3.3.33.702.:.702.35439 5079.8079.38.53    /.302.59.3/.7:8-8.390. 80-0:23..:.2:/./03.7.3.3:39:203.5.8507.3/0.8202507-.3/./..3702..3... 0:. 702.357385090.8/03..2070.347./.:.7..3/03...9073..9.:39:20. ./.    02.9...82../.   0.43974/7-8.9.3.3/..907.7.3-...33:3.3203.39:.91 /./03.. 902.3 80-.:/.3-8.   .3 #02.:..7. .2.

.

.42.330.7. .

74-.         .3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->