MAKALAH

Kenakalan Remaja Akibat Pengaruh Globalisasi
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan

Anna Nurhasanah, S.Pd

Disusun oleh : Bagus Pramono Aji (081290) / II C

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS JURUSAN BAHASA & SASTRA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA 2009

1

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirabbil’alamin segala puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan semesta alam yang hanya kepada-Nyalah kami berserah diri. Dan atas izin dari-Nyalah kami mampu menyusun makalah ini. Ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada kedua orang tua saya, dosen mata kuliah Pendidikan kewarganegaraan, teman-teman sesama mahasiswa dan pihak-pihak lain yang mendukung terselesaikannya makalah ini. Dalam penyusunan makalah ini saya sadar masih banyak terdapat kekurangan dan kelemahan. Untuk itu penulis mohon maaf dan sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Semoga makalah ini bisa bermanfaat khususnya kepada saya selaku penulis dan umumnya kepada anda para pembaca. Akhirnya, semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada siapa saja yang mencintai pendidikan. Amin Ya Robbal Alamin.

Serang, 2 Juni 2009

Ttd Penyusun

2

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………………………………………………………………....i DAFTAR ISI…………………………………………………………………………..ii BAB I PENDAHULUAN

I. 1. Latar Belakang Masalah………………………………………………………….4 I. 2. Rumusan Masalah………………………………………………………………...5 I. 3. Tujuan Penulisan………………………………………………………………….5 I. 4. Tekhnik dan Metode Penulisan...............................................................................6 I. 5. Sistematika Penulisan.............................................................................................6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA

II. 1. Pengertian Kenakalan Remaja...............................................................................8 II. 2. Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja...................................................................10 II. 3. Pengertian Globalisasi.........................................................................................14 II. 4. Proses Perkembangan Globalisasi.......................................................................16 II. 5. Pengaruh Globalisasi Terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara..............19 BAB III PEMBAHASAN

III. 1. Aspek-Aspek Negatif Globalisasi yang Memengaruhi Kenakalan Remaja.......21 III. 2. Faktor-Faktor dan Masalah-Masalah Penyebab Kenakalan Remaja..................29 III. 3. Kaitan Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja dalam Perkembangan Globalisasi...........................................................................................................48 III. 4. Bentuk dan Macam Solusi Penanggulangan Kenakalan Remaja.......................56 BAB IV PENUTUP

IV. 1. Kesimpulan........................................................................................................64 IV. 2. Saran...................................................................................................................65 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

3

BAB I PENDAHULUAN

I. 1. Latar Belakang Masalah
Dewasa ini berbagai macam bentuk penyimpangan sosial semakin meningkat dan marak terjadi di masyarakat. Seiring dengan berkembangnya zaman yang semakin canggih, justru berbagai macam bentuk penyimpanagan sosial semakin bermunculan dan terjadi. Mulai dari berbagai penyimpangan kecil seperti tato ataupun tindik, sampai tindakan penyimpangan besar bahkan bersifat kriminal seperti pembunuhan dan pemerkosaan, seamakin meningkat akhir-akhir ini. Bukan tidak mungkin globalisasi jaman sekarang ini menjadi salah satu faktor cukup dominan dalam peningkatan penyimpangan sosial di masyarakat. Karena pada dasarnya globalisasi itu sendiri identik dengan pasar bebasa dan kapitalis, dimana batas antar negara /warga negara seakan semu sehingga berbagi macam bentuk hal apapun dapat dengan mudah dan cepat tersebar bahkan tersosialisasi, serta bisa dilakukan oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun itu. Termasuk dalam hal perkembangan penyimpangan sosial. Salah satu bentuk penyimpangan sosial yang cukup meresahkan dan mengawatirkan perkembangannya, yakni penyimpangan sosial berupa kenakalan remaja yang akhir-akhir ini semakin marak terjadi. Tentunya seiring berkembangnya waktu, bentuk dan jenis kenakalan remaja semakin beragam dan bervariasi, serta semakin meningkat implementasinya di masyarakat. Para remaja zaman sekarang semakin berani untuk bertindak, dan semakin bebas untuk berekspresi, termasuk dalam hal penyimpangan sosial. Sudah banyak bukti akan perkembangan berbagai macam bentuk penyimpangan sosial berupa kenakalan remaja ini, mulai dari pornografi, merokok, pemerkosaan bahkan 4

tak bisa dipungkiri faktor globalisasi juga berpengaruh dalam perkembangan kenakalan remaja masa kini. Bagaimana solusi yang tepat untuk menanggulangi perkembangan kenakalan remaja sekarang ini ? I. Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui faktorfaktor apa sajakah yang mendasari serta mendukung terjadinya kenakalan remaja terkait dengan perkembangan era globalisasi sekarang ini. Selain faktor kurangnya kontrrol sekolah dan keluarga. 2. Kenakalan remaja merupakan salah satu bentuk dinamika sosial. juga untuk mengetahui macam-macam dan jenis-jenis perilaku yang tergolong kenakalan remaja maasa kini. Faktor apa sajakah yang mendasari serta mendukung terjadinya kenakalan remaja terkait dengan perkembangan era globalisasi sekarang ini ? 2. Bagaimana perkembangan kenakalan remaja di era globalisasi sekarang ini ? 3. Karena secara langsung maupun tidak langsung globalisasi sudah meliputi proses kehidupan sosial di masyarakat yang pasti sangat mudah berdampak dan berpengaruh pada kehidupan sosial remaja itu sendiri. semua tergantung pada solusi kita untuk penanganannya. I. Selain itu untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kenakalan remaja di era globalisasi sekarang ini. 3. 5 . Serta yang terakhir dan terpenting yakni untuk mengetahui dan mencari solusi penanggulangan ataupun pencegahan yang tepat untuk menanggulangi perkembangan kenakalan remaja sekarang ini. Rumusan Masalah 1. karena biar bagaimanapun hal tersebut akan selalu tetap ada dan terjadi.sampai tindak anarkis premanisme dan narkoba banyak dilakukan oleh para remaja masa kini.

metode penelitian. dan sistematika penulisan. tujuan penulisan. 4. sehingga dengan demikian dapat ditarik beberapa kesimpulan dan memberikan saran sesuai dengan permasalahan. Setelah data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan metode deduktif.I. I. Pembagian penulisan dalam makalah ini untuk memudahkan penulis dalam menyusun hasil penilaian terhadap masalah yang ada. Tekhnik dan Metode Penulisan Tekhnik dan Metode penulisan yang dilakukan dalam penulisan makalah ini adalah melalui metode kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data berdasar resensi maupun literature dari beberapa sumber buku serta sember internet. 6 . 5. kemudian dihubungkan dengan kasus yang sedang dibahas. Sistematika Penulisan Sistematika dalam penulisan makaalah ini terbagi empat bab. Selain itu dengan bab pendahuluan ini diharapkan akan mempermudah pembahasan bab selanjutnya. Data-data yang didapatkan setelah dihimpun dan disusun kemudian dianalisa serat diidentifikasi sesuai dengan rumusan permasalahannya dan agar terlihat susunan data yang dapat memberikan gambaran fakta tentang obyek penulisan makalah ini. Hal ini dimaksudkan agar dapat memberikan gambaran awal mengenai latar belakang dari pembahasan masalah serta pemecahan masalah dalam penulisan makalah ini. BAB I : Bab I adalah pendahuluan yang terdiri dari pembagian sebagai berikut : latar belakang masalah dan rumusannya.

Bagian pertama. 7 . BAB III : Pada bab III pembahasan yang akan membahas mengenai faktorfaktor penyebab terjadinya kenakalan remaja terkait dengan efekefek negatif globalisasi serta bentuk dan macam solusi penanggulangan dan pencegahan kenakalan remaja. Disini penulis mencoba memberikan saran terhadap pembahasan dalam penulisan makalah ini. saran tersebut mudah-mudahan bermanfaat.BAB II : Bab II adalah tinjauan pustaka yang akan membahas mengenai teori-teori dasar yang mendukung tentang perkembangan kenakalan remaja sebagai akibat pengaruh dari efek globalisasi. kesimpulan adalah ringkasan bahasan materi yang penulis ambil dari uraian-uraian bab-bab sebelumnya. dan bagian kedua adalah saran. BAB IV : Selanjutnya pada bab IV merupakan penutup yang berisikan kesimpulan dan saran.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

II. 1. Pengertian Kenakalan Remaja
Pada dasarnya kenakalan remaja menunjuk pada suatu bentuk perilaku remaja yang tidak sesuai dengan norma-norma yang hidup di dalam masyarakatnya. Kartini Kartono (1988 : 93) mengatakan remaja yang nakal itu disebut pula sebagai anak cacat sosial. Mereka menderita cacat mental disebabkan oleh pengaruh sosial yang ada ditengah masyarakat, sehingga perilaku mereka dinilai oleh masyarakat sebagai suatu kelainan dan disebut “kenakalan”. Dalam Bakolak inpres no: 6 / 1977 buku pedoman 8, dikatakan bahwa kenakalan remaja adalah kelainan tingkah laku / tindakan remaja yang bersifat anti sosial, melanggar norma sosial, agama serta ketentuan hukum yang berlaku dalam masyarakat. Singgih D. Gumarso (1988 : 19), mengatakan dari segi hukum kenakalan remaja digolongkan dalam dua kelompok yang berkaitan dengan norma-norma hukum yaitu : (1) kenakalan yang bersifat amoral dan sosial serta tidak diantar dalam undang-undang sehingga tidak dapat atau sulit digolongkan sebagai pelanggaran hukum ; (2) kenakalan yang bersifat melanggar hukum dengan penyelesaian sesuai dengan undang-undang dan hukum yang berlaku sama dengan perbuatan melanggar hukum bila dilakukan orang dewasa. Tentang normal tidaknya perilaku kenakalan atau perilaku menyimpang, pernah dijelaskan dalam pemikiran Emile Durkheim (dalam Soerjono Soekanto, 1985 : 73). Bahwa perilaku menyimpang atau jahat kalau dalam batas-batas tertentu dianggap sebagai fakta sosial yang normal dalam bukunya “ Rules of Sociological Method” dalam batas-batas tertentu kenakalan adalah normal karena tidak mungkin 8

menghapusnya secara tuntas, dengan demikian perilaku dikatakan normal sejauh perilaku tersebut tidak menimbulkan keresahan dalam masyarakat, perilaku tersebut terjadi dalam batas-batas tertentu dan melihat pada sesuatu perbuatan yang tidak disengaja. Jadi kebalikan dari perilaku yang dianggap normal yaitu perilaku nakal/jahat yaitu perilaku yang disengaja meninggalkan keresahan pada masyarakat. Sudarsono, 1991 dalam bukunya Kenakalan remaja mengatakan Kenakalan Remaja (Juvenille Delinquency) secara estimologis dapat diartikan sebagai kejahatan anak, akan tetapi pengertian tersebut memberikan konotasi yang cenderung negative atau negative sama sekali. Atas pertimbangan yang lebih moderat dan mengingat kepentingan subyek, maka beberapa ilmuwan memberanikan diri untuk mengartikan Juvenille Delinquency sebagai kenakalan remaja Psikolog Drs. Bimo Walgito dalam (Sudarsono, 1991: 11) merumuskan arti selengkapnya dari kenakalan remaja sebagai berikut : tiap perbuatan, jika perbuatan tersebut dilakukan oleh orang dewasa maka perbuatan tersebut merupakan kejahatan, jadi merupakan perbuatan yang melawan hukum, yang dilakaukan anak, khususnya anaka remaja Dr Fuad hasan dan Drs. B. simanjuntak dalam (Sudarsono, 1991: 11) juga memberikan definisi kenakalan remaja sebagai perbuatan anti social yang dilakukan anak remaja yang bilamana dilakukan orang dewasa dikualifikasikan sebagai kejahatan. Dari kedua pengertian diatas Sudarsono menarik benang merah diantara keduanya yaitu, kenakalan remaja adalah perbuatan atau kejahatan atau pelanggaran yang dilakukan oleh anak remaja yang bersifat melawan hukum anti sosial, anti susila dan menyalahi norma-norma agama. John W. Santrock mendefinisikan, kenakalan remaja (Juvenile Delinquency) mengacu pada suatu rentang perilaku yang luas, mulai dari perilaku yang tidak dapat

9

diterima secara sosial (seperti bertindak berlebihan disekolah), pelanggaran (seperti melarikan diri dari rumah), hingga tindakan-tindakan kriminal (seperti mencuri). Keputusan Menteri Sosial (Kepmensos RI No. 23/HUK/1996) menyebutkan anak nakal adalah anak yang berperilaku menyimpang dari norma-norma sosial, moral dan agama, merugikan keselamatan dirinya, mengganggu dan meresahkan ketenteraman dan ketertiban masyarakat serta kehidupan keluarga dan atau masyarakat Dari beberapa definisi diatas dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa kenakalan remaja adalah perilaku yang dilakukan oleh remaja yang bertentangan dengan norma hukum yang telah dengan jelas ditentukan dalam KUHP, norma sosial dan norma agama yang telah diatur dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasul.

II. 2. Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja
1) Jenis-Jenis Kenakalan Remaja Berdasar pada beberapa pandangan teori mengenai perilaku delinkuen diatas, maka delinkuensi remaja dapat dibagi dalam empat kelompok, yaitu: 1) Delinkuensi individual, yaitu perilaku delinkuen anak merupakan gejalah personal atau individual dengan ciri-ciri khas jahat, disebabkan oleh predisposisi dan kecenderungan penyimpangan tingkah laku (psikopat, psokotis, neurotis, a-sosial) yang diperhebat oleh stimuli sosial dan kondisi kultural. 2) Delinkuensi situasional, yaitu delinkuensi yang dilakukan oleh anak yang normal; namun mereka banyak dipengaruhi oleh berbagai kekuatan situasional, stimuli sosial, dan tekanan lingkungan, yang semuanya memberikan pengaruh “menekan-memaksa” pada pembentukan perilaku buruk. 10

3) Delinkuensi sistematik, yaitu delinkuensi yang telah disistematisir dalam suatu organisasi (gang). Semua kejahatan dirasionalisir dan dibenarkan sendiri oleh anggota gang, sehingga kejahatannya menjadi terorganisir atau menjadi sistematis sifatnya. 4) Delinkuensi kumulatif, yaitu delinkuensi yang sudah teresebar dihampir semua ibukota, kota-kota, bahkan sampai dipinggiran desa. Pada hakekatnya delinkuensi ini merupakan produk dari konflik budaya. Ernest R. Hilgard dalam bukunya “Introduction to Psychologi” mengelompokkan delinkuensi remaja dilihat dari pelaku perilaku tersebut kedalam dua golongan, yaitu: 1) Social delinquency, yaitu delinkuen yang dilakukan oleh sekelompok remaja, misalnya “gang”. 2) Individual delinquency, yaitu delikuensi yang dilakukan oleh seorang remaja sendiri tanpa teman. Wright membagi jenis kenakalan remaja dalam beberapa keadaan: 1) Neurotic delinquency, remaja bersifat pemalu, terlalu perasa, suka

menyendiri, gelisa dan mempunyai perasaan rendah diri. Mereka mempunyai dorongan yang kuat untuk berbuat suatu kenakalan seperti: mencuri sendirian, melakukan tindakan agresif secara tiba tanpa alasan karena dikuasai oleh fantasinya sendiri. 2) Unsocialized delinquency, suatu sikap yang suka melawan

kekuasaan seseorang, rasa bermusuhan dan pendendam. 3) Pseudo social delinquency, remaja atau pemuda yang mempunyai

loyalitas tinggi terhadap kelompok atau gang sehingga sikapnya tampak patuh, setia dan kesetiakawanan yang baik. Jika melakukan perilaku kenakalan bukan

11

seperti: berjudi. menjambret. Kvaraceus membagi bentuk kenakalan menjadi dua. yaitu: 1) Kenakalan yang menimbulkan korban fisik pada orang lain: perkelahian. 2) Kenakalan yang menimbulkan korban materi: perusakan. pencurian. mencopet. mencuri. keluyuran. penyalah gunaan obat. memiliki dan membawa benda tajam. yaitu: 1) Kenakalan biasa seperti: Berbohong. membaca buku-buku cabul. berpesta pora. pemerkosaan. hubungan seks pra-nikah.Bentuk – bentuk perbuatan kenakalan remaja yang lebih banyak 12 . berpakaian tidak pantas dan minum minuman keras. penipuan dan pemalsuan. pemalsuan uang. pembunuhan dan pengguguran kandungan. mengingkari status orang tua dengan cara minggat dari rumah atau membantah perintah mereka dan sebagainya. perbuatan yang merugikan orang lain. menggolongkan perilaku delinkuen dalam empat jenis. pemerasan. dan lain-lain. pembunuhan. Jensen (1985) yang melihat perilaku delinkuen dari sigi bentuk dan dampak kenakalan. penggelapan barang. merampas. turut dalam pelacuran atau melacurkan diri. 4) Kenakalan yang melawan status: misalnya mengingkari status anak sebagai pelajar dengan cara membolos. 3) Kenakalan sosial yang tidak menimbulkan korban difihak orang lain: pelacuran. 2) Bentuk-Bentuk Kenakalan Remaja William C. perkosaan. dan lain-lain. 2) Kenakalan Pelanggaran Hukum. meninggalkan rumah tanpa izin (kabur). bergaul dengan teman yang memberi pengaruh buruk. membolos sekolah. menjual gambar-gambar porno dan film-film porno. perampokan. pencopetan.atas kesadaran diri sendiri yang baik tetapi karena didasari anggapan bahwa ia harus melaksanakan sesuatu kewajiban kelompok yang digariskan.

tidak cukup terorganisir. keterbatasan pendidikan dan tidak adanya kesempatan kerja yang sesuai. mencerminkan suatu cara adaptasi yang khusus dari para remaja dalam proses penyesuaian dirinya yang gagal untuk dapat mencapai keberhasilan hidup atau memperbaiki keadaannya dengan menempuh jaur – jalur kesempatan yang sewajarnya. Pada kenakalan remaja sub kultur kriminil. Kegagalan ini antara lain karena ketiadaan kemampuan. hakekatnya mencerminkan suatu sub kultur tersendiri yang dapat dibedakan dalam 3 sub kultur kenakalan yaitu: 1) Sub kultur criminal: suatu bentuk gang kenakalan remaja yang mengarah pada perbuatan pencurian. Perbuatan kenakalan remaja pada hakekatnya merupakan proses usaha pencapaian suatu keberhasilan tertentu dalam perkembangan kehidupan remaja. Kenakalan remaja sub kultur konflik sering terjadi pada kasatuan masyarakat yang tidak stabil. 2) Sub kultur konflik: suatu bentuk gang yang mengutamakan perbuatan – perbuatan kekerasan sebagai suatu cara untuk mendapatkan atau meningkatkan status.dilakukan dalam kaitan remaja yang bersangkutan dengan gangnya atau gerombolan remaja lainnya. 3) Sub kultur pengelakan/ pengasingan (rettreatist sub culture): suatu bentuk gang yang menekankan pada penggunaan obat – obatan (secara salah). Kaitan pertumbuhan dan perkembangan individu remaja dengan lingkungannya terhadap struktur sosial dengan jalur – jalur system yang tersedia dan berlangsung di masyarakat untuk mobilitas yang lebih baik. yang tinggi mobilitas 13 . pemerasan dll perbuatan illegal yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan (uang atau income).

(Aim Abdulkarim. melepaskan perjuangan dalam mencapai kesuksesan. menarik diri atau mengaisngkan diri. kebut – kebutan di jalan ramai merupakan contoh kenakalan remaja sub kultur konflik. perjalanan. Kenakalan remaja yang termasuk sub kultur pengelakan/ pengasingan yaitu kenakalan remaja dalam bentuk penyelahgunaan obat – obatan narkotika. 3. 14 . investasi. II. dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias. Perbuatan perkelahian antar gang. merupakan cara adaptasi terhadap keadaan secara pengelakan. Globalisasi akan membawa prespektif baru tentang konsep “Dunia Tanpa Tapal Batas” yang saat ini diterima seabagai nrealita masa depan yang akan memengaruhi perkembangan budaya dan membawa perubahan baru. budaya populer. Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lainnya. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan.vertikal dan geografisnya. Dalam banyak hal. keluarga cenderung berorientasi tidak pada masa depan tetapi pada masa kini dan tidak ada kemajuan sosial. 2007: 116) Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan. Pengertian Globalisasi Globalisasi merupakan perkembangan kontemporer yang mempunyai pengaruh dalam mendorong munculnya berbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung.

dalam (Aim Abdulkarim. 15 . dalam (Aim Abdulkarim. Menurut Selo Soemardjan. sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. yang maknanya ialah universal. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. Menurut kamus bahasa. ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. 2007: 116) globalisasi didefinisikan sebagi fenomena yang menjadikan dunia mengecil dari segi perhubungan manusia. Hal ini dimungkinkan karena perkembangan teknologi yang sangat cepat. Di sisi lain. dan media komunikasi massa. bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Globalisasi merupakan kecenderungan masyarakat di kota-kota besar untuk menyatu dengan dunia terutam di bidang ilmu pengetahuan. pariwisata. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. kecuali sekadar definisi kerja (working definition). ekonomi dan budaya masyarakat. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. Dari sudut pandang ini. atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. Sebab. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuknya yang paling mutakhir. 2007: 116) globalisasi adalah terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah yang sama. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis.Kata "globalisasi" diambil dari kata global. teknologi. atau proses sejarah.

Globalisasi sebagai ideologi pasti memihak suatu kepentingan sehingga akan menimbulkan akibat.Menurut cendekiawan barat dalam (Aim Abdulkarim. Namun hal tersebut juga dapat mengandung hal-hal negatif bila dipergunakan untuk tujuan yang tidak baik. dan ekonomi yang dapat dinikmati oleh seluruh umat manusia di dunia ini. 2007: 116) globalisasi adalah satu proses kehidupan yang serba luas. baik yang setuju maupun yang tidak setuju. tidak terbatas. 2) Sebagai Ideologi Globalisasi sebagai ideologi berarti sudah mempunyai arti tersendiri dan netralitasnya sangat sedikit. Disinilah timbulnya benturan dan pertentangan. the act if process or policy making something worldwide in scope or application. sosial. dan komunikasi. Menurut pengertian The American Heritage Dictionary. teknologi. terutama di bidang komunikasi. Jadi tergantung siapa yang menggunakan dan apa tujuannya. seperti politik. dan merangkum segala aspek kehidupan. Proses Perkembangan Globalisasi Proses globalisasi lahir dari adanya perkembangan ilmu pengetahuan. transportasi. 2007: 116) yaitu globalisasi sebenarnya dapat siartikan sebagai suatu tindakan atau proses menjadikan sesuatu yang mendunia (universal) baik dalam lingkupnya atau aplikasinya. II. Globalisasi sebagai alat juga mengandung hal-hal yang positif apabila dipergunakan untuk tujuan yang baik. Globalisasi akan memberikan corak budaya 16 . Berdasarkan beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian globalisasi dapat dibedakan atas dua hal yaitu : 1) Sebagai Alat Globalisasi merupakan wujud keberhasilan ilmu dan teknologi. dalam (Aim Abdulkarim. 4.

yaitu: a. 17 . kehidupan lamban menjadi kehidupan serba cepat. Globalisasi dan perkembangan teknologi ini mengharuskan penduduk dunia untuk bersatu dalam menentukan masa depan dunia yang lebih baik dan terjamin. telekomunikasi. agraris tradisional menjadi masyarakat industri modern. Isu global yang tengah melanda dan mulai terasa memberi kesan buruk kepada masyarakat dunia menjadi agenda yang menarik perhatian semua pihak. Kesadaran untuk membentuk masyarakat dan pemimpin dunia yang bertanggung jawab untuk menjaga kepentingan. yaitu penjajahan kebudayaan. c. kehidupan berasaskan kebersamaan menjadi kehidupan individualis. yaitu isu yang mengancam dunia masa kini dan masa depan. b. Kebudayaan baru yang berasaskan perkembangan teknologi informasi. Berkembangnya arus globalisasi jelas memberikan dampak pada kebudayaan manusia.baru. dan memberi dampak yang luas terhadap kebebasan budaya setempat dan mengukuhkan dominasi budaya barat dalam budaya masyarakat di negara-negara berkembang melalui penjajahan baru. d. Gelombang kebudayaan baru yang terjadi melalui pendominasian budaya akan menjadikan negara berkembang semakin beruntung dan terikat pada keputusan yang dibuat oleh penguasa barat. kehidupan yang bergantung pada alam menjadi kehidupan menguasai alam. Banyak yang terlihat jelas dalam perubahan dan pergeseran pola hidup masyarakat. dan keamanan dunia membuka prespektif baru dalam pendekatan isu globalisasi. keselamatan. kehidupan berasas nilai sosial menjadi konsumeris materialis. dan satelit akan merombak dan mengubah nilai dan sistem budaya masyarakat negara berkembang selaras dengan visi dan misi globalisasi barat. e.

2) Perubahan dari kehidupan berasaskan kebersamaan menjadi kehidupan individualis. murid yang mengancam atau melawan gurunya. Dengan pesatnya perkembangan. dan agama yang selama ini kita junjung tinggi akan menghilangkan jati diri dari nilai-nilai budaya itu sendiri. terdapat beberapa macam pengaruh terhadap kehidupan masyarakat. dan dampak negatif yang sekarang paling banyak terlihat dan bermunculan yaitu 3) Masuknya pola hidup budaya barat. padahal budaya timur jelas melarang hal yang seperti itu. Pesatnya teknologi informasi dan transportasi juga mebawa dampak negatif. 3) Pemanfaaatan sumber daya alam yang melimpah. Arus globalisasi yang membonceng nilai-nilai tradisi. Pengaruh tersebut dapat dibagi menjadi dua macam aspek. Diantaranya beberapa aspek positif dari arus globalisasi dan perkembangan teknologi yakni : 1) Pola hidup yang serba cepat. 18 . sopan dan santun. budaya. Fenomena anak melawan kepaada orangtua. perkembangan arus globalisasi juga memberikan dampak negatif bagi kebudayaan masyarakat.Dari contoh tersebut. dan pemakaian perhiasan wanita oleh laki-laki. aspek positif paling diharapkan manusia. seperti masuknya budaya barat yang bertolak belakang dengan budaya timur yang sederhana. merupakan perilaku menyimpang sebagai dampak negatif dari era globalisasi dan arus informasi yang tidak terbendung. Hal ini sesuai dengan pendapat Selo Soemardjan bahwa perubahan budaya yang cepat dan saling menyusul mengakibatkan suasana anomi yang berkepanjangan. sekarang banyak remaja yang menggunakan pakaian yang memerlihatkan auratnya. Selain memberikan aspek positif. Namun. perkelahian antar-pelajar. diantaranya : 1) Beralihnya masyarakat agraris menjadi masyarakat industri modern. moral. mode pakaian yang tidak sesuai. yaitu aspek positif dan aspek negatif. 2) Pesatnya perkembangan informasi dan transportasi.

Dengan demikian. ilmu dan teknologi. seperti adanya budaya Hollywood dan perpustakaan yang negatif. dan tipisnya iman. terlebih lagi dengan menggunakan internet. atau menggunakan alat lainnya. saling bekerja sama yang akan menghasilkan sintesa dan antitesa baru. Pertemuan dan gesekan tersebut akan menghasilkan kompetisi liar yang berarti saling mempengaruhi dan dipengaruhi. Kita menyadari bahwa pengaruh globalisasi tidak mungkin dapat dihindari. Ancaman 19 . transformasi dan informasi sebagai hasil dari modernisasi teknologi. dan keselamatan bangsa dan negara. Namun globalisasi juga membawa pengaruh positif. kesejahteraan. saling bertentangan dan bertabrakannya nilai-nilai yang berbeda yang berakhir dengan kalah atau menang. II. globalisasi akan selalu menimbulkan dampak positif dan negatif.Suasana anomi adalah suasana ketika masyarakat yang sedang mengalami perubahan budaya tidak mengetahui secara jelas nilai-nilai budaya mana yang perlu diambil dan nilai-nilai budaya mana yang haru sdikembangkan. Dalam era globalisasi telah terjadi pertemuan dan gesekan nilai-nilai budaya dan agama di seluruh dunia yang memanfaatkan jasa telekomunikasi. Pengaruh Globalisasi Terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Globalisasi memiliki pengaruh yang positif. kecuali kita dengan sengaja menghindari interaksi dan komunikasi dengan pihak yang lain. 5. ia tetap akan terperangkap dalam proses dan model pergaulan global. sekularisme. yaitu membawa kemajuan. misalnya pendewaan pikiran nasionalisme. menonton televisi. Ketika seseorang masih membaca surat kabar.

3. Dengan parabola atau internet. misalnya disiplin. Kita dapat terpengaruh oleh segala macam bentuk yang sangat konsumtif. Meskipun harus disadari pula bahwa televisi juga banyak menayangkan program-program pengajian. diskusi. Adegan kekerasan (violence) akan lebih berkesan di benak anak-anak dibandingkan dengan petuah agama. parabola. ceramah. menghargai orang lain. Tantangan dan Peluang Pengaruh globalisasi yang memberikan nilai-nilai positif wajib kita serap. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dengan mudah dan cepat diterima. Kita wajib menyaring yang baik dan sesuai dengan kepribadian dan moral bangsa kita terima. Wawasan budaya semakin luas. kerja keras. VCD. Kita pun dapat dengan mudah terpengaruh oleh gaya hidup seperti yang terjadi di sinetron-sinetron kita (terutama sekali yang bertemakan keluarga) yang lebih dari 90% menebar nilainilai negatif dengan ukuran keberagaman dari setiap agama. telepon. dan berita yang mengandung nilai positif bahkan agamis. rasa kemanusiaan. dan internet. Pasar bebas. Anak-anak kita dapat terpengaruh oleh segala macam film kartun dan film-film yang seharusnya tidak dilihat. yaitu pasar dimana suatu produk menjadi semakin luas dan pemasarannya semakin banyak. Hal ini memudahkan orang untuk beradaptasi dengan masyarakat lain 20 . demokrasi dan kejujuran. kita dapat menyaksikan hiburan porno dari kamar tidur. sebaliknya yang buruk kita tolak. kita dapat berhubungan dengan dunia luar. terutama yang tidak menyebabkan benturan dengan budaya kita. Peluang dan tantangan ayang dapat kita peroleh dari globalisasi debagai berikut.Dengan alat komunikasi seperti TV. 1. 2. DVD.

Seperti kita ketahui disamping membawa efek positif. Selain membawa banyak dampak positif.BAB III PEMBAHASAN III. Ditambah masuk dan berkembangnya globalisasi. Aspek-Aspek Negatif Globalisasi yang Memengaruhi Kenakalan Remaja Globalisasi merupakan suatu fenomena liberal menyeluruh yang menyebar di seluruh penjuru dunia. globalisasi justru membawa dampak negatif yang lebih banyak lagi dalam sendi kehidupan masyarakat Indonesia. khususnya di Indonesia. 1. Salah satu aspek negatif globalisasi yang paling berpengaruh dalam sendi kehidupan yakni aspek negatif terhadap kehidupan sosial dan kebudayaan suatu bangsa dan negara. memberi dampak yang cukup negatif pula bagi mereka para ramaja yang tiadk bisa menahan diri mereka. oleh ulah kenakalan remaja sekarng ini. Walhasil bertambah banyak penyimpangan-penyimpangan sosial yang diakibatkan oleh ulah para remaja ini. Seperti kita ketahui bahwa kehidupan sosial para remaja zaman sekarang semakin mengkhawatirkan. dimana kita sebagai warga negara dunia tidak akan bisa mengelak dari pengaruh dan dampak-dampaknya. globalisasi juga membawa efek negatif bagi sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara masyarakat. 21 . yakni kehidupan para kaum remaja Indonesia. Dan dampak serta sasaran terbesar dari aspek negatif sosial dan budaya globalisasi tersebut. Dalam perkembangannya. Khususnya dan utamanya dalam hal kehidupan sosial dan kebudayaan berbangsa dan bernegara.

Globalisasi dituding pembawa pengaruh cukup dominan bagi tindakan negatif para remaja ini. Masuknya pola hidup budaya barat Faktor ini adalah faktor utama dan paling luas cakupannya dalam hal penyebab kenakalan remaja masa kini. Diantaranya contoh pola hidup budaya barat yang memicu kenakalan remaja masa kini yakni . hal tersebit tidak bisa dihindari dan sudah menyebar dalam praktik kehidupan bermasyarakat Indonesia. Akan tetapi perkembangannya semakin mengawatirkan manakala perkembangan zaman semakin pesat dan muncul globalisasi dengan membawa budaya buruk kehidupannya bagi masyarakat Indonesia. Dimanapun dan kapanpun para remaja tak segan melakukan tindakan kekerasan pada siapapun. dan celakanya bagi negaranegara berbudaya ketimuran yang sangat bertolak belakang dengan kebudayaan barat seperti Indonesia. Terlebih lagi hal tersebut semakin memicu kenakalan remaja dalam hal anarkisme ini. Sebenarnya hal anarkis juga bukan merupakan hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Seperi kita ketahui globalisasi yang berasal dari barat ini sudah pasti membawa kebudayaan sesuai negeri asalnya. Diantaranya aspek-aspek negatif dari globalisasi yang berpotensi menimbulkan penyimpangan sosial berupa kenakalan remaja ini di antaranya . seperti telah menjadi hal yang biasa-biasa saja bagi mereka akhir-akhir ini. 1) Kekerasan dan anarkisme Hal tersebut merupakan budaya barat yang sangat bertolak belakang dengan kebudayaan nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia khususnya. tak peduli 22 . Di kalangan remaja hal anarkis maupun premanisme. Dan yang lebih parahnya lagi pola hidup barat tersebut banyak memengaruhi dan di salah artikan oleh para remaja Indonesia sebagai trend yang justru menjadi boomerang bagi mereka untuk membawa ke arah masa depan kehancuran. serta kekerasan dalam hal apapun.

selain itu godaan dan tekanan yang kuat dari lingkungan pergaulan juga menjadi salah satu faktor maraknya narkoba di kalangan narkoba. (Idianto. Banyak sudah contoh kekerasan yang dilakukan para remja masa kini. Salah sedikit kekerasan yang berbicara. 2) Narkoba dan Minuman keras Narkoba dan minuman keras juga merupakan salah satu diantaranya. Hal tersebut bisa sangat memengaruhi bahkan merusak mental dan pribadu para remaja di masa depan. dan salah satu bentuk dari perkembangan globalisasi ke arah negatif atau mungkin tertafsir negatif. kalangan remaja akan menjadi pemakai yang ketergantungan obat-obat terlarang. Hal ini sebenarnya sungguh ironis dan mengenaskan bagi pertumbuahan dan perkembangan kepribadian para remaja. aksi premanisme dan pemalakkan. mulai dari motif modal gengsi maupun sok kuat. Korban terbesar dari aspek ternegatif globalisasi ini tak lain dan tak bukan adalah para remaja. peredaran minuman keras yang tanpa batas di negeri ini.orang yang lebih tua maupun yang lebih muda. Alasannya. Sama halnya dengan narkoba. Remaja adalah kelompok masyarakat yang sangat peka terhadap bahaya penyalahgunaan obat-obatan tersebut. Apabila dibiarkan tanpa pengawasan yang ketat. seperti tawuran antar geng maupun sekolah. 2004: 159). Semua itu merupakan bukti juvenile delinquency yang berupa kekerasan yang bahkan bisa dilakukan oleh para remaja sekarang ini. Masa remaja yang masih labil menimbulkan salah tafsir pengertian dan implementasi dalam setiap tingkah lakunya. Padahal kontrol diri yang dimilikinya sangat lemah karena belum matangnya jiwa mereka. juga 23 . masyarakat pada usia remaja ini memiliki rasa ingin tahu yang besar dan cenderung akan mencoba menggunakan. kebudayaan negatif barat yang masuk dan menyebar dengan cepatnya di Indonesia. sampai kekerasan yang notabene candaan semata tapi sampai menelan korban jiwa.

membawa dampak negatif bagi para remaja di negeri ini. sama halnya dengan narkoba. Dan seiring perkembangan pasar global yang semakin pesat baik miras maupun narkoba semakin mengakar dan meluas keberadaannya di Indonesisa ini. Banyak para remaja yang terjebak dalam kehidupan malam dan pergaulan yang tak terbatas. Sehingga mengakibatkan banyak dari mereka yang terjerat mabuk-mabukan dan tak jarang mengakibatkan banyak bentuk penyimpangan sosial lain bahkan yang bersifat kriminal. dimana batas antar negara seakan hilang. Pada dasarnya perkembangan adiktif narkoba dan miras di kalangan remaja. ketinggalan jaman. setiap tahunnya banyak remaja terpengaruh dan terjangkit dua hal negatif tersebut. Walhasil. Seperti kita ketahui sex bebas diluar ikatan pernikahan merupakan salah satu budaya barat yang sangat bertolak belakang dengan budaya ketimuran Indonesia. Kebanyakan para remaja di Indonesia terjebak akan perilaku seperti ini akibat minimnya pengetahuan mereka 24 . Dan lagi-lagi korban utama dari kebudayaan negatif ini adalah remaja. lebih pada didasari oleh perkembangan zaman yang semakin pesat. Akan tetapi dengan berkembangnya globalisasi. 3) Sex bebas Sex bebas juga merupakan salah satu bentuk tindakan penyimpangan kenakalan remaja yang sekarang ini semakin marak terjadi seiring berkembangnya zaman. dengan mudahnya. mau tidak mau budaya negatif bagi masyarakat Indonesia tersebut masuk dan berkembang di Indonesia. ataupun kampungan banyak memengaruhi para remaja dan mendasari mereka mencoba hingga akhirnya kecanduan bahkan tewas akibat baarang haram tersebut. Jangankan di kota miras dan narkoba pun melanda desa. Remaja yang berpikiran pendek dan masih dalam pencarian jati diri tentunya bisa menjadi sasaran empuk pengaruh negatif globalisasi ini. Berbagai alasan tak beralasan seperti .

25 . Kenikmatan sesaat yang didapatkan. membuat banyak remaja yang terjerumus dalam budaya surga dunia ini. Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi. Karena bagaimanapun juga teknologi dan informasi merupakan symbol dari perkembangan zaman.akan resiko dan tanggung jawab yang harus ditanggung nantinya. Akan tetapi dal tersebut kembali lagi pada SDM sebagi pengguna dari teknologi dan informasi itu sendiri. tentunya membawa dua aspek yang saling berlawanan. aspek-aspek. akibat sex bebas pra-nikah ini masa depan mereka bisa hancur begitu saja dan akan menodai nama baik keluarga mereka. Mulai dari hamil di luar nikah sampai terjangkitnya penyakit kelamin mematikan seperti AIDS berpotensi sangat besar terjadi bagi mereka para remaja yang melakukannya. perkembangan teknologi juga memiliki peranan penting dalam penyebaran aspek-aspek negatif globalisasi. symbol dari globalisasi dunia. Tak terkecuali Indonesia sebagai negara yang terletak di jalur perdagangan dan penerbangan dunia. di satu sisi membawa aspek positif yang sangat membantu. Dapat diungkapkan bahwa perilaku seksual bebas bisa sangat beresiko bagi para remaja. Dan yang tak kalah fatalnya. Dalam hal kenakalan remaja. Perkembangan informasi dan teknologi Perkembangan informasi dan teknologi merupakan faktor terpenting dalam perkembangan zaman globalisasi di dunia. bisa berakibat sangat fatal sekali bagi mereka para remaja di masa depan. khusunya bangsa barat ke negara lainnya di dunia ini. Faktor rentannya kontrol diri dan iman serta godaan lingkungan sosial dan juga rasa keingintahuan yang berlebihan seiring hasrat tanpa pikiran jernih. bisa dikatakan perkembangan teknologi sebagai media pengantar pengaruh-pengaruh. maupun kebudayaan-kebudayaan negara lain. tepi di lain sisi membawa aspek negatif yang bisa sangat merusak.

pornoaksi. dua hal negatif tersebut semakin mudah pula terakses dan menyebar dalam kehidupan remaja Indonesia. Kebudayaan barat yang bersifat negatif dapat dengan mudah dan cepatnya masuk dan merusak kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Contohnya dalam hal kekerasan remaja dan pornografi. Hasilnya banayk dari mereka yang tumbuh dewasa sebelum waktunya. tayangantayangan televisi yang semakin berani menampilkan tayangan-tayangan bergenre kekerasan maupun pornoaksi. dari manapun. bahwa seiring canggihnya zaman. banyak yang menampilkan dan membawa hal-hal yang negatif bagi kehidupan para remaja. yang sebagian besar terpengaruh dan tersalahgunakan akan hal-hal tersebut. Situs-situs porno yang banyak berkembang di internet dapat dengan mudahnya diakses oleh siapapun. dan tak sesuia dengan yang seharusnya. Banyak remaja yang terjebak menyalahgunakan berbagai perkembangan teknologi tersebut untuk hal-hal yang justru merusak diri mereka sendiri. Dua hal ini merupakan bentuk kebudayaan barat yang paling menonjol implikasinya dalam kehidupan remaja di Indonesia. Tak hanya melahirkan sebuah kenakalan. ke manapun dengan cepat dan mudahnya. tapi juga menimbulkan efek kriminal bagi siapapun yang terjerat. serta penyalahgunaan teknologi dalam hal pornografi. Kita ketahui bersama. Baik media elektronik seperti televisi atau internet.Teknologi yang semakin canggih dapat membawa hal apapun. maupun kekerasan semakin memerburuk aspek psikologis para remaja. teknologi telah membawa dampak sangat signifikan dalam perkembangan kenakalan remaja di Indonesia. banyak remaja-remaja Indonesia yang menyalahgunakan perkembangan teknologi ini ke arah yang buruk. Utamanya melalui internet. Berbagai kebudayaan dengan mudahnya menyebar dan diserap oleh bangsa lain baik positif maupun negatif. maupun media cetak berupa koran dan majalah. Berbagai kasus kenakalan bahkan kriminal pun banyak terimplikasi 26 . Dalam hal kenakalan remaja. utamanya remaja.

mereka ikut saja apa yang dibawa oleh trend. Meski tidak secara langsung. remaja yang hamil diluar nikah. makanan. Banyak pula remaja yang menjadi korban fashion yang pesat berkembang. dengan mudahnya mereka ikuti. Fashion. seperti. Salah satu contoh dan bentuknya adalah “3F”. remaja yang melakukan aksi anarkis dan premanisme. Dua hal tersebut merupakan beberapa dari sekian banyak hal kebudayaan negatif barat yang masuk dan terimplikasi oleh para remaja melalui penyalahgunaan aspek globalisasi yakni perkembangan teknologi dan informasi. Muncul dan berkembangnya pemikiran-pemikiran dan mental yang liberalis dan hedonis Selain dua hal tersebut diatas. KFC. Film. tanpa peduli apakah gaya ataupun pakaian yang mereka pakai itu sesuai dan cocok dengan norma-corma 27 . ketimbang yang berasal dari negrinya sendiri. remaja yang melakukan hubungan sex diluar nikah. gaya dan film-film barat. Food. 3 hal ini bisa memengaruhi terjadinya kenakalan remaja masa kini. mode. Mereka begitu mudahnya terbawa dan mengimplementasikan trend yang berkembang. pakaian ataupun gaya apa yang sedang trend.di masyarakat. selama itu berasal dari luar negeri. Banyak para remaja Indonesia yang lebih tertarik oleh. 3hal ini merupakan salah satu bentuk sekuleritas hasil dari globalisasi. dll. tawuran antar pelajar. remaja yang terkena penyakit kelamin akibat sex bebas tanpa pengaman. seperti tak berkepribadian. seperti McDonald. remaja yang vandalis. Kita dapat lihat dari bukti yang berkembang sekarang ini. dll. aspek negatif globalisasi yang bisa melahirkan kenakalan remaja masa kini lainnya yakni mulai muncul dan berkembangnya pemikiran-pemikiran sekuleritas dalam kehidupan sosial di masyarakat. yang tidak baik bagi kesehatan ketimbang makanan dalam negeri yang sehat dan bergizi. CFC. Banyak remaja Indonesia yang lebih tertarik makan-makanan fast food/junk food.

dan semua berawal adari hal-hal yang kecil dan tidak mereka sadari. Mereka yang masih rentan dan labil dapat dengan mudahnya terpengaruh bahkan terdoktrin untuk mengikuti. kekerasan. hingga mereka tidak tahu lagi nilai-nilai dan norma-norma yang ada sesungguhnya di masyarakat. semakin kuat pula kepribadian dan pemikiran liberalisasi mereka terbentuk. justru yang ada kebanyakan film-film barat menayangkan hal-hal yang bisa merusak dan memicu kenakalan remaja cukup besar.Seperi pakaian mini. Demikian pula dengan film. padahal belum tentu film-film barat mengandung nilai-nilai baik sesuai dengan nilai-nilai kehidupan di negara ini. semua dianggap sah-sah saja. Berdasarkan bukti-bukti tersebut nampak terlihat pemikiran-pemikiran liberalis sudah merasuk pada sebagian besar remaja-remaja Indonesia. Banyak contoh remaja yang seperti di jabarkan sebelumnya. vandalisme. Karena semakin banyak dan seringnya remaja Indonesia mengikuti perkembangan 3F tersebut. dan menganggap yang dia lakukan selau benar. seperti pornografi. tato dll. Tentu saja dari 3F tersebut bisa memicu kenakalan remaja. ketat. dan tentunya tak hanya menghasilkan bentuk kenakalan remaja pada akhirnya bahkan kriminalitas pun bisa tercipta. banyak remaja Indonesia yang tertarik dengan film-film barat ketimbang film-film domestic. Selama itu beraasal dari luar negeri. mereka out of control dan terbawa pengaruhpengaruh luar. yang tak hanya membawa segi positif. 28 . sesuai paham sekuleritas. pornoaksi. tapi juga segi-segi negatif yang bertentangan dalam nilai-nilai bermasyarakat Indonesia.yang sedang berlaku di negara kita atau tidak. akibat doktrinasi berlebihan secara tidak langsung dari globalisasi ini. khususnya yang buruk. Hingga akhirnya pola hidup mereka menjadi pola hidup barat. dll. tindik. terbuka. benar-benar saja.

Mulai dari tattoo. tindik. karena pada dasarnya orang-orang hedonis. senang dan nyata. anarkis. Faktor-Faktor dan Masalah-Masalah Penyebab Kenakalan Remaja Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya. meskipun itu sangat bertentangan dengan tatanan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat dan sangat merugikan bagi orang lain maupun lingkungan sekitarnya. baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. premanisme. dipastikan tindak kenakalan remaja dan kriminalitas semakin meningkat. lebih mementingkan kehidupan duniawi dan kesenangan saja. 2. berbagai tindak vandalisme. Karena pada dasarnya mereka akan melakukan apa saja yang menurut mereka itu indah. Secara psikologis. mabuk-mabukan sampai yang mengarah kriminalitas kelas berat seperti pembunuhan dan lainnya bisa terjadi. kenakalan remaja merupakan wujud dari 29 . judi. Berbagai tindak kenakalan remaja sampai yang ekstrim pun bisa terjadi bila pemikiran hedonis merasuk dalam pemikiran para remaja Indonesia.Akibat dari pemikiran sekuleritas berlebihan itu akan terbentuk dan lahirlah pemikiran hedonis (memuja kesenangan dan kenikmatan badani / duniawi). Bila hal tersebut merasuk pada diri remaja-remaj Indonesia. III. Hedonis sebagai bentuk tindak lanjut dari sekuler pun telah banyak berkembang di Indonesia. dan cenderung menimbulkan citra hedonis = atheis. Itu sebabnya pemikiran liberal dan hedonis ini menjadi salah satu aspek negatif yang mendasar dari globalisasi dalam memengaruhi terjadinya kenakalan remaja. tak peduli akibat yang akan terjadi dari tindakan mereka. Bagi para remaja jelas hal ini saangat berbahaya dan sangat memicu lahirnya kenakalan remaja. free sex.

1) Segi Psikologis Pandangan psikoanalisa menyatakan bahwa sumber semua gangguan psikiatris. perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya. sehingga terjadi harapan palsu. Seringkali didapati bahwa ada trauma dalam masa lalunya. kecemasan (sifatnya semu tetapi dihayati oleh anak sebagai kenyataan). Faktor-Faktor Penyebab Kenakalan Remaja  Faktor Internal Perilaku delinkuen pada dasarnya merupakan kegagalan sistem pengontrol diri anak terhadap dorongan-dorongan instingtifnya. 30 . berupa: apatisme. Sebagai akibatnya anak mereaksi dengan pola tingkah laku yang salah. berupa: a) Konflik batiniah.konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja para pelakunya. agresi. berkelahi dan lain-lain. b) Pemasakan intra psikis yang keliru terhadap semua pengalaman. ilusi. tindak kekerasan. mereka tidak mampu mengendalikan dorongan-dorongan instingtifnya dan menyalurkan kedalam perbuatan yang tidak bermanfaat. pelarian diri. fantasi. seperti kondisi ekonomi yang membuatnya merasa rendah diri. Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal). putus asa. maupun trauma terhadap kondisi lingkungannya. yaitu pertentangan antara dorongan infatil kekanakkanakan melawan pertimbangan yang lebih rasional. termasuk gangguan pada perkembangan anak menuju dewasa serta proses adaptasinya terhadap tuntutan lingkungan sekitar ada pada individu itu sendiri. A.

lewat cara-cara penyelesaian yang tidak rasional. Pada remaja yang sering berkelahi. Perasaan bergandengan dengan pemuasan terhadap harapan. faktor bakat yang mempengaruhi temperamen.c) Menggunakan reaksi frustrasi negatif (mekanisme pelarian dan pembelaan diri yang salah). keinginan dan kebutuhan manusia. fiksasi. 1983). Selain sebab-sebab diatas perilaku delinkuen juga dapat diakibatkan oleh : a) Gangguan pengamatan dan tanggapan pada anak-anak remaja. regresi. dan ketidak mampuan untuk menyesuaikan diri (Philip Graham. perilaku delinkuen merupakan kompensasi dari masalah psikologis dan konflik batin karena ketidak matangan remaja dalam merespon stimuli yang ada diluar dirinya. Gangguangangguan fungsi emosi ini dapat berupa: inkontinensi emosional (emosi yang tidak terkendali). labilitas emosional (suasana hati yang terus menerus berubah. hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang lebih 30% dari anak-anak yang terbelakang mentalnya menjadi kriminal. jika semua terpuaskan orang akan merasa senang dan sebaliknya jika tidak orang akan mengalami kekecewaan dan frustrasi yang dapat mengarah pada tindakan-tindakan agresif. b) Gangguan berfikir dan inteligensi pada diri remaja. rasionalisasi dan lain-lain. ketidak pekaan dan menumpulnya perasaan. c) Gangguan emosional pada anak-anak remaja. perasaan atau emosi memberikan nilai pada situasi kehidupan dan menentukan sekali besar kecilnya kebagahiaan serta rasa kepuasan. seperti: agresi. d) Cacat tubuh. ditemukan 31 . Seperti yang telah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya.

2) Segi Kepribadian Faktor Pribadi yang kotor yang mengacu kepada orang yang akhlaknya atau sifat-sifatnya keji (mazmumah) seperti pemarah.W. Keadaan ini terjadi kerana individu itu telah dikuasai oleh naluri agresif dan tidak rasional yang mewakili nafsu kehaiwanan. Pribadi yang kotor mungkin telah bermula sejak kecil dan kemudian semakin menguat seiring anak itu beranjak remaja dan menjadi pemicu kenakalan remaja terjadi. Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut. 32 . yang merupakan hasil daripada pengalaman buruk yang mendendam yang pernah diterimanya sejak kecil. Dengan kata lain kepribadian fitrah (baik) anak telah tertimpa oleh kepribadian kotor yang semakin menguat. dan memiliki perasaan rendah diri yang kuat. dengki. memiliki emosi yang labil. mudah frustrasi. pendendam. namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya. G.W Allport mengatakan bahwa kepribadian adalah suatu organisasi yang dinamis pada sistem psikosomatis dalam individu yang turut menentukan caranya yang unik dalam menyesuaikan dirinya dengan lingkungannya. panas baran. tidak amanah dan lainnya. Allport bahwa kepribadian seseorang dapat menjadi penyebab melakukan kenakalan. sombong. tamak.bahwa mereka mengalami konflik batin. Dari uraian yang dikemukakan G. tidak peka terhadap perasaan orang lain.

 Faktor Eksternal Disamping faktor-faktor internal. perilaku delinkuen juga dapat diakibatkan oleh faktor-faktor yang berada diluar diri remaja. jika ia melakukan kegiatan yang negatif maka lingkungan dapat terganggu. Misalnya. tidak ada kegiatan. minum minuman keras.Contohnya: Kegiatan di masa remaja sering hanya berkisar pada kegiatan sekolah dan seputar usaha menyelesaikan urusan di rumah. kawan sebaya sering menganggap iseng berbahaya adalah salah satu bentuk pamer sifat jagoan yang sangat membanggakan. Seringkali perbuatan negatif ini hanya terdorong rasa iseng saja. selain itu mereka bebas. Apabila si remaja melakukan kegiatan yang positif. Namun. pada si remaja akan timbul gagasan untuk mengisi waktu luangnya dengan berbagai bentuk kegiatan. Celakanya. obat bius. Tindakan iseng ini selain untuk mengisi waktu juga tidak jarang dipergunakan para remaja untuk menarik perhatian lingkungannya. dan justru faktor-faktor eksternal ini memiliki akibat dan pengaruh yang lebih berbahaya bagi para remaja dalam hal kenakalan remaja. seperti: 1) Faktor Keluarga keluarga merupakan wadah pembentukan peribadi anggota keluarga terutama bagi remaja yang sedang dalam masa peralihan. akan tetapi apabila pendidikan dalam keluarga itu gagal akan terbentuk seorang anak 33 . Apabila waktu luang tanpa kegiatan ini terlalu banyak. Perhatian yang diharapkan dapat berasal dari orangtuanya maupun kawan sepermainannya. ngebut tanpa lampu dimalam hari. dan sebagainya. hal ini tidak akan menimbulkan masalah. mencuri. merusak.

a) Broken Home dan Quasi Broken Home Keadaan rumah tangga yang berantakan dapat membawa pengaruh psikologis buruk bagi perkembangan mental dan pendidikan anak. rejected child. Karena dasar pribadi anak terutama dibentuk dalam lingkungan keluarga. Menurut pendapat umum pada broken home ada kemungkinan besar bagi terjadinya kenakalan remaja. dll. sehingga keadaan ini juga dapat dengan mudah mendorong anak menjadi delinkuen. di mana terutama perseraian atau perpisahan orang tua memengaruhi perkembangan si anak. mengalami konflik-konflik psikologis. semisal kondisi disharmoni keluarga (broken home). kehilangan pendidik atau pemimbing yang sangat ia butuhkan. (quasi broken home) ialah. kedua orang tuanya masig utuh. (Sudarsono. Keadaan yang tidak normal bukan hanya terjadi pada broken home.yang cenderung berperilaku delinkuen. overproteksi dari orang tua. Jika kehilangan salah satu dari kedua orang tua atau kehilangan keduannya karena meninggal maupun bercerai dan lainlainnya. Kehilangan kasih sayang. akan tetapi dalam masyarakat modern sering pula terjadi suatu gejala adanya “broken homosemu”. Dalam situasi keluarga yang demikian anak muda mengaalami frustasi. 2004: 126) b) Over proteksi dan perhatian orang tua 34 . menyebabkan anak kehilangan contoh model orang dewasa. tetapi karena masing-masing anggota keluarga (ayah dan ibu) memunyai kesibukan masing-masing sehingga orang tua tidak sempat memberikan perhatiannya terhadap pendidikan anakanaknya.

bentuk-bentuk penyimpangan sosial yang berupa kenakalan. Sikap perhatian orang tua yang berlebihan ini dapat menumbuhkan sifat malas. proteksi yang berlebihan oleh orang tua pun bisa memicu lahirnya kenakalan pada diri mereka. Dia akan mencari tempat lain yang lebih nyaman dan bebas ketimbang kehidupan keluarga. merasa dirinya berpribadi kecil. meskipun nilai-nilai itu baik. Sikap orang tua yang otoriter dan keras terhadap anaknya justru sangat berpotensi menimbulkan pergolakan mental dan batin yang sangat kuat dari si anak Anak akan sangat merasa tertekan dan berusaha lepas dari belenggu orang tuanya.Memanjakan anak secara berlebihan dimana anak selalu mendapatkan segala sesuatu dari orang tuanya walaupun hal itu tidak sesuai dengan norma pendidikan. dan anak yang seperti ini tidak akan peduli terhadap nilai-nilai yang dipaksakan oleh orang tuanya. dengan melakukan apapun yang bertentangan dari kehendak orang tua. c) Rejected Childs Rejected Childs merupakan sebutan bagi anak-anak yang ditolak oleh orang tua mereka dan terbuang keberadaannya dari keluarga asalnya. Sehingga anak tidak percaya akan dirinya. Akhirnya anak lebih cenderung kearah kenakalan (juvenile delinquency). Selain over perhatian. Baik itu terbuang sewaktu masih kecil. maupun saat sudah beranjak 35 . apatis kepada anak dalam menghadapi problema hidup yang sebenarnya sangat penting dan membantu bagi perkembangan dan kematangan anak itu sendiri. Tidak sedikitpun anak merasa kesulitan dalam hidupnya. Dan banyak pelampiasan dari otoritas keluarga ini adalah.

keluarga adalah suatu ironi. terlebih bagi mereka yang tumbuh besar di jalan. dan kemunafikan. dan mengetahui kerasnya dunia sebelum waktunya. Tak adanya peran orang tua sebagai panutan dan kontrol pribadi tentunya sangat berpengaruh dalam perkenbangan psikologi dan panyerapan nilai-nilai yang ada. Orang tua juga sering menuntut banyak hal tetapi lupa untuk memberikan contoh yang baik bagi si anak. Sebenarnya kita melupakan sesuatu ketika berbicara masalah kenakalan remaja. sehingga mereka dibuang dan ditolak dari sebuah sistem sosial bernama keluarga. yaitu hukum kausalitas. kerasnya kehidupan yang harus dijalani sebelum wajtunya. Mereka terlepas dari sistem keluarga dan bertahan untuk hidup sendiri. Mereka hanya menyediakan materi dan sarana serta fasilitas bagi si anak tanpa memikirkan kebutuhan batinnya. tapi jufa keinginan dan harapan yang terdalam. d) Pengaruh buruk dari orang tua Banyak orang tua yang tidak dapat berperan sebagai orang tua yang seharusnya. Tentunya bagi rejected childs. bisa menjdi pengaruh sangat kuat remaja-remaja ini menjadi nakal bahkan kriminal. Hal tersebut tentunya akan berdampak sangat buruk bagi psikologis mereka. Kebanyakan anak-anak terbuang ini. Bagi rejected childs. dari kenakalan seorang remaja selalu dikristalkan menuju faktor 36 . Mereka harus menjadi dewasa sebelum waktunya. hal-hal negatif sudah bukan hal yang asing lagi. yakni tidak dinginkan keberadaannya oleh keluarga asalnya. Selain karena faktor masa lalu yang buruk akan keluarga. bermotif sama. Sebab.remaja.

berasal dari kenakalan orang tuanya sendiri. menyediakan tempat hiburan (diskotik). jadi bandar judi. jadi bandar narkoba. mabuk-mabukan. menghambur-hamburkan uang dengan gaya hidup yang konsumtif. sampai pada lemahnya iman seseorang. Kita selalu menilai bahwa banyak kasus kenakalan remaja terjadi karena lingkungan pergaulan yang kurang baik. menyediakan sarana kemaksiatan. membiarkan anak-anaknya bergaul bebas (pacaran). pengaruh media massa. mengajari anak untuk melakukan perlawanan ketika anak diganggu orang lain. ini misalnya.eksternal lingkungan yang jarang memerhatikan faktor terdekat dari lingkungan remaja tersebut dalam hal ini orangtua. suka menyakiti anak secara fisik dan psikis. Padahal sangat mungkin kenakalan remaja yang terlahir berasal dari pengaruh buruk orang tuanya. bahkan tidak pernah sholat. dll. seperti pengaruh teman yang tidak benar. mengabaikan pelaksanaan syariat. 37 . berghibah atau memfitnah. suka menghujat atau memaki. membiarkan anak-anaknya minum-minuman keras. sholat. merokok seenaknya di depan anak-anak. Kenakalan orangtua di masyarakat Contohnya seperti : Berjudi. Kenakalan orangtua dalam ikatan keluarga Contohnya seperti : Suka berkata-kata kasar. dll. dl (masalah akhlak). melalaikan sholat. membiarkan anak-anak gadisnya tidak menutup aurat. berzina. bergaya hidup mewah.

narkoba. untuk melakukan keburukan yang sama dengan orang tuanya.Kenakalan orangtua di pemerintahan Contohnya seperti : Suka korupsi. pabrik minuman keras. yakni KapitalismeSekularisme (termasuk juga Sosialisme-Komunisme). diskotik. peredaran minuman keras. Pendidik / guru sering tidak masuk. dll. dengan dalih besar pemasukannya. nepotisme. Biasanya guru marah apabila terjadi sesuatu 38 . 2) Faktor Lingkungan Sekolah Sekolah sebagai tempat pendidikan anak-anak dapat menjadi sumber terjadinya konflik-konflik psikologis yang pada prinsipnya memudahkan anak menjadi delinkuen. perjudian. Semua pengaruh buruk orang tua tersebut dalam bentuk kesehariannya. perjudian. suka melakukan pungli atau suap menyuap. menutup mata terhadap problem yang diakibatkan usaha prostitusi. bahkan sering terjadi guru marah kepada muridnya.. apa yang dilakukan orang tua masih dianggap baik. padahal itu buruk. tempat diskotik. memberi izin untuk usaha prostitusi/lokalisasi. Menerapkan aturan kehidupan yang tidak benar dan tidak baik. baik langsung maupun tidak lansung akan memengaruhi mental si anak. suka melanggengkan kemaksiatan. Karena bagi mereka para remaja yang masih labil orang tua adalah panutan. akibatnya anak-anak didik terlantar. kolusi. mengeluarkan kebijakan yang bertentangan dengan hajat hidup orang banyak. Pengaruh negatif yang menangani langsung proses pendidikan antara lain kesulitan ekonomi yang dialami pendidik dapat mengurangi perhatiannya terhadap anak didik.

juga bisa menjadi pengaruh negatif perkembangan kenakalan remaja. atau sumber rejekinya dan sebangsanya dalam keadaan bahaya. anak meninggalkan sekolah (drop-out) dan lain-lainnya Walaupun demikian faktor yang berpengaruh di sekolah bukan hanya guru dan sarana serta perasarana pendidikan saja.yang menghalangi keinfinannya tertentu. melawan peraturan sekolah atau melawan guru. ancaman yang tiada putus-putusnya disertai disiplin yang terlalu ketat. disharmonis antara peserta didik dan pendidik. semisal: kurikulum yang tidak jelas. Selain itu lingkungan sekolah yang tidak menguntungkan. Pergaulan dengan temanteman lainnya di sekolah juga menjadi faktor yang justru lebih kuat dari 39 . apabila kehormatan direndahkan. kurangnya kesibukan belajar dirumah. baik secara langsung maupun tisak langsung. sekolah atau guru yang mendisiplinkan anak didik dengan cara yang kaku dan tanpa menghiraukan perasaan anak dan sarana sekolah yang kurang memadai serta suasana sekolahan buruk. guru yang bersikap reject (menolak). anak suka membolos. segan atau malas belajar. Proses pendidikan yang kurang menguntungkan bagi perkembangan jiwa anak kerap kali memberi pengaruh langsung ataupun tidak langsung terhadap peserta didik di sekolah sehingga menimbulkan kenakalan remaja (juvenile delinquency) seperti. Lingkungan pergaulan antar teman pun besar pengaruhnya. guru yang kurang memahami kejiwaan remaja. Dewasa ini sering terjadi perlakuan guru yang tidak adil. Dia akan marah. sebagian atau seluruhnya atau lain dari itu. hukuman atau sanksi-sanksi yang kurang menunjang tersapainya tujuan – pendidikan.

Lebih jauh dikritisi. Lingkungan sekitar tidak selalu baik dan menguntungkan bagi pendidikan dan perkembangan anak. Banayak remaja yang menjadikan sekolah dan teman-teman sekolahnya sebagai tempat mereka bermaksiat. sehingga nilai-nilai dan norma yang berlaku telah lapuk atau seakan tinggal nama/ sebagai simbol. kondisi semacam itu memungkinkan seseorang (baca: remaja) melakukan penyimpangan karena lingkungan telah mengalami disorganisasi sosial. termasuk perannya untuk berbuat kenakalan atau tidak. Dengan kata lain. pengaruh teman-teman sekolah memang sangat besar pengaruhnya terhadaap kenakalan remaja sekarang ini. sanksi yang ada seolah sudah ‘tidak’ berlaku lagi. Lingkungan adakalanya dihuni oleh 40 . 3) Faktor lingkungan sekitar /masyarakat (Milieu) Lingkungan merupakan faktor eksternal yang paling dominan dalam perkembangan kenakalan remaja masa kini. termasuk bentuk kenakalan. Seseorang dapat menjadi buruk atau jelek karena hidup dalam lingkungan yang buruk (Eitzen. remaja-remaja semakin berani membebaskan dirinya dari sistem nilai yang ada.semua bisa dan banyak sudah terjadi di sekolah. mabu-mabukan. 1986:10). lingkungan pun memiliki pengaruh vital dalam pembentukan karakter remaja yang selanjutnya akan diperankan dalam proses sosialisasinya sebagai makhluk sosial. Seperti kita ketahui.faktor internal sekolah itu sendiri. bahkan melakukan pornoaksi dan pornografi pun. merokok. dan menimbulkan perilaku-perilaku menyimpang seperti kenakalan remaja. seperti judi. seiring dengan perkembanagn teknologi dan zaman sekatang ini. Dan sekolah pun kini bukan hal yang terlarang bahkan tabu lagi bagi remaja masa kini untuk bertingkah semau mereka.

apalagi teman. memang sangat kuat daya tariknya bagi para remaja. yang bisa merangsang timbulnya reaksi emosional buruk pada anak-anak puber dan adolesen yang masih labil jiwanya. sebab bagaimanapun juga dengan teman dapat meningkatkan kemampuan bersosialisasi seorang anak. hal negatif pun dapat dengan mdahnya tersebar lewat sosialisasi dengan teman. Para remaja yang menganggap teman lebih baik dari keluarga. Dengan begitu anak-anak remaja ini mudah terjangkit oleh pola kriminal. berawal dari ikut-ikutan teman.orang dewasa serta anak-anak muda kriminal dan anti-sosial. Anak remaja sebagai anggota masyarakat selalu mendapat pengaruh dari keadaan masyarakat dan lingkungannya baik langsung maupun tidak langsung. kebanyakan terbawa pengaruh pergaulan yang buruk. Akan tetapi tidak selamanya hal-hal yang positif yang bisa didapat. Bagi para remaja yang rentan dan tidak memiliki bekal pendidikan dan iman yang kuat. asusila dan anti-sosial. faktor lingkungan sekitar menjadi sangat dominan dalam penyebaran dan perkembangan berbagi bentuk kenakalan remaja. Dalam hal kenakalan remaja. dan mengikuti trend yang sedang berkembang atau tradisi buruk yang sudah ada. Sebagian besar para remja terjerumus dalam kenakalan remaja akibat pengaruh teman. tentu akan dengan mudahnya terbawa pengaruh dari lingkungan sekitar. dapat dengan mudahnya terbawa pengaruh-pengaruh yang buruk. Pengaruh dunia luar. 41 . Di masa pertumbuhan seperti remaja. coba-coba. Para remaja yang memang belum memiliki jati diri dan masih labil. Motif dasar terjerumusnya para remaja ke jurang kenakalan remaja ini. peranan teman memang sama kuatnya dengan orang tua.

Banyak sudah contoh kenakalan remaja yang bermula dari pengaruh lingkungan sekitar. hingga akhirnya para remaja tersebut benar-benar menjadi anak-anak yang nakal dan tidak segan melakukan penyimpanganpenyimpangan apapun. Membuka celah yang sangat besar bagi para remaja untuk melakukan juvenile delinquency bahkan menjadi seorang kriminal. termasuk yang berawal dari teman. budaya masyarakat desa umumnya monokultural (satu macam budaya) yang cukup kokoh dan 42 .Sifat yang masih labil dan keingintahuan yang besar seringkali tersalahgunakan akibat pengaruh dan pergaulan teman. tato. Bermula dari cobacoba dan ikut-ikutan. sampai kenakalan yang berupa tindak kriminal seperti tawuran. Penduduk di desa umumnya berstatus petani. narkoba dan sex bebas. Mulai dari kenakalan yang berskala kecil seperti tindik. jika mereka tidak memiliki mental dan iman yang kuat. disertai dengan kerentanan dan kelabilan juga keingintahuan yang besar akan sesuatu yang baru dari para remaja. Semua berbagai bentuk juvenile delinquency tersebut. Pengaruh teman salah satunya. 4) Faktor sosial budaya Faktor budaya adalah bagian dari faktor sosial sehingga sering disebut faktor sosial budaya. disertai dengan perkembangan zaman yang semakin cepat. termasuk membawa hal-hal negatif budaya barat. Di Indonesia kenakalan remaja umumnya terdapat di kota – kota teristimewa di kota yang besar seperti Jakarta. dapat denagan mudahnya terasuk dan terimplikasi dalam diri para remaja. jarang terjadi di desa – desa walaupun akhir – akhir ini kenakalan remaja telah merambat ke daerah pedesaan juga. merokok.

Di dalam usaha melepaskan diri dari dunia anak – anak. Penduduk perkotaan umumnya terdiri dari berbagai ragam budaya (multikultral) serta status sosial ekonomi yang berbeda . Dalam transmisi budaya seorang anak menerima budaya melalui instruksi. sangatlah peka terhadap rangsangan – rangsangan dari lingkungannya dan kurang percaya pada diri sendiri hingga terbentuk kebiasaan melalui coba – coba (trial and error). dengan cepatnya usaha pembangunan yang menggunakan teknologi modern. Apabila ikatan budaya keluarganya tidak kuat. umumnya remaja berkeinginan untuk melepaskan diri dari ketergantungan emosional terhadap orangtuanya dan lebih mendekati anak – anak sebaya dengan dirinya (peergroup). maka remaja akan mendekati kelompok anak sebaya yang terdiri dari berbagai suku bangsa.anak. Anak – anak secara dini membiasakan diri dengan berbagai kepercayaan budaya seperti pemujaan nenek moyang. 43 . Mobilitas yang tinggi memungkinkan pertukaran budaya yang intensif yang akan mempengaruhi transmisi budaya keluarga terutama bagi anak remaja yang kepribadiannya sedang berkembang.diturunkan melalui transmisi nenek moyang. Berbeda dengan di daerah perkotaan. observasi dan imitasi. sehingga menyulitkan di dalam melakukan kontrol sosial.beda. usaha industrialisasi yang pesat. pemujaan roh – roh dan benda – benda. Stimulasi budaya juga didapatkan dari permainan anak. mobilitas yang tinggi dan urbanisasi yang tidak terbendung sering menyebabkan kegoncangan – kegoncangan sosial disertai dengan frustasi dari anggota – anggota masyarakatnya. mencari bentuk.

b) Transmisi budaya keluarga sangat minimal (komunikasi terhambat) orangtua acuh tak acuh terhadap tingkah anaknya (kurang korektif) c) Trasmisi budaya keluarga kadang – kadang mengalami kesulitan karena kedua orangtua mempunyai kebudayaan yang berlainan (orangtua berasal dari suku yang berbeda) 5) Faktor ekonomi Faktor ekonomi. Kebanyakan dari mereka berontak karena keinginan mereka akan sesuatu tidak bisa terpenuhi oleh orang tuanya yang berekonomi rendah. juga menjadi salah satu faktor eksternal yang dominan dan tidak kalah penting dalam terciptanya kepribadian anak yang delinquent. para remaj yang berasal dari kalangan ekonomi ke bawah ini. maupun menjadi delinquent. sangat berpotensi menimbulkan kenakalan dalam psikologis para remaja. merampok. atau yang lainnya. kebanyakan terbawa pengaruh teman maupun trend perkembangan zaman yang semakin beragam. dan mayoritas. Mereka beralih melakukan 44 . sehingga menimbulkan pikiran dan hasrat lain untuk menggapai yang diinginkannya itu. sehingga termotivasi untuk melakukan delinquent. Mereka para remaja yang berasal dari orang tua yang berekonomi lemah. melampiaskannya dalam bentuk kenakalan berupa mencuri.Faktor – faktor sosial budaya yang dapat menimbulkan konflik pada remaja: a) Timbul perbedaan besar antara budaya keluarga dan pertukaran budaya dalam sikap dan nilai. Faktor ekonomi yang lemah dan sangat kurang.

Selain masih ada berbagai motif lain yang melatari lahirnya kenakalan remaja dari faktor ekonomi ini. juga bisa menjadi remaja delinquent. dan sombong serta apatis. tromotivasi menjadi delinquent. didorong dengan keadaan keluarganya yang kurang mampu. akibbat terlalu lemahnya pribadi mereka dengan status ekonomi keluarganya yang mapan. memanfaatkan kekayaan orang tuanya untuk apapun yang ingin dilakukannya. para remaja yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke atas. serta pengaruh teman dan leingkungan sekitar yang buruk. pengaruh teman. Kebanyakan para remaja kelas atas. sehingga semakin meningkatkanmtivasi untuk menjadi delinkuen. kurang perhatian. termasuk hal itu salah. disintegrasi keluarga.tindakan menyimpang tersebut karena motivasi untuk memiliki sesuatu telah menutupi akal sehat mereka. termotivasi oleh teman untuk bisa sama seperti mereka. Pengaruh teman juga sama besarnya. Hal tersebut semakin didukung oleh basic orang tua mereka yang terlewat sayang atau mungkin kurang perhatian dengan para anak-anaknya. kebanyakan remaja yang kurang mampu ini. seperti. karena berbagai hal . Kebanyakan remaja delinquent yang berasal dari kalangan menengah ke atas. Tanpa pikir panjang. Tak hanya berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. kebanyakan para remaja ini mementingkan hasrat mereka ketimbang kenyataan yang mereka sudah terima. 6) Faktor media elektronik 45 . atau memiliki sesuatu yang sama seperti teman mereka yang notabene misalkan orang mampu.

Polisi Amerika menyebutkan bahwa sejumlah tindak kekerasan yang pernah ditangani polisi ternyata dilakukan oleh remaja persis sama dengan adegan-adegan film yang ditontonnya. maupun film. video. karena Tv. Di Indonesia pun faktor film maupun juga sering melatari berbagai kenakalan remaja yang ada. Remaja bisa menjadi lebih dari sekedar delinquent. video. padahal mayoritas ibu-ibu yang sibuk menyuruh anaknya menonton tv sebagai upaya menghindari tuntutan anak yang tak ada habisnya. Ternyata anak meniru dan mengindentifikasi film-film yang ditontonnya. padahal kenyataannya itu hanya sebuah fiktif yang bahkan mungkin berdampak negatif bagi mereka dan belum tentu bagus juga bagi mereka yang mengikutinya. Bila tidak di tanggulangi faktor ini akan sangat berdampak buruk bagi kehidupan remaja. akibat pengaruh Tv dan sejenisnya. Anak yang sering menonton film-film keras lebih terlibat dalam tindak kekerasan ketika remaja dibandingkan dengan teman-temannya yang jarang menonton film sejenis. Sebuah penelitian lapangan yang pernah dilakukan di Amerika menunjukkan bahwa film-film yang memamerkan tindak kekerasan sangat berdampak buruk pada tingkah laku remaja. merasa keren. Mereka bisa menjadi kriminal bahkan psycho psikopat karena acara-acara yang buruk ditonton oleh mereka. mereka akan termotivasi dan merasa labih abik.Tv. film dan sebagainya nampaknya ikut berperan merusak mental remaja. film. Bagi para remaja dengan mengikuti berbagai hal yang ada di Tv. maupun video bisa dengan cepatnya dan 46 . untuk melakukan kenakalan remaja. Kebanyakan dari para remaja di Indonesia terindikasi dan termotivasi dari banyak acara di televisi maupun di film. dan merasa hebat.

e) Perasaan tidak berdaya : perasaan tidak berdaya ini muncul pertama-tama karena teknologi semakin menguasai gaya 47 . b) Sikap apatis : sikap apatis merupakan kecenderungan untuk menolak sesuatu dan pada saat yang bersamaan tidak mau melibatkan diri di dalamnya. obat penenang. B. c) Kecemasan dan kurangnya harga diri : kata stress atau frustasi semakin umum dipakai kalangan remaja. Persahabatan dinilai dengan untung rugi atau malahan dengan uang. Banyak kaum muda yang mencoba mengatasi rasa cemasnya dalam bentuk “pelarian” (memburu kenikmatan lewat minuman keras. Masalah-Masalah Penyebab Kenakalan Remaja Masalah-masalah yang sering dihadapi remaja masa kini antara lain : a) Kebutuhan akan figur teladan : remaja jauh lebih mudah terkesan akan nilai-nilai luhur yang berlangsung dari keteladanan orang tua mereka daripada hanya sekedar nasihat-nasihat bagus yang hanya kata-kata indah. membuat para remaja sulit melibatkan diri secara emosional maupun efektif dalam hubungan pribadi dan dalam kehidupan di masyarakat. seks dan lainnya).ampuhnya memiliki pengaruh besar untuk merombak dan menyimpangkan paradigma dan kepribadian remaja ke arah dan bentuk yang lain dari yang seharusnya. Sikap apatis ini terwujud di dalam ketidakacuhannya akan apa yang terjadi disekitarnya. d) Ketidakmampuan untuk terlibat : kecenderungan untuk mengintelektualkan segala sesuatu dan pola pikir ekonomis.

kini justru semakin berkembang. Lingkungan pergaulan anak muda dewasa ini memberikan pandangan yagn keliru tentang pengalaman. Kaitan Jenis dan Bentuk Kenakalan Remaja dalam Perkembangan Globalisasi Seperti kita sudah ketahui sebelumnya. Para remaja zaman sekarang seakan tak memiliki batasan nilai dan norma 48 . Masuk dan berkembangnya pola kehidupan budaya barat sebagai aspek negatif globalisasi berbanding lurus dengan perkembangan kenakalan-kenakalan dan perilaku-perilaku menyimpang yang dilakukan oleh para remaja. f) Pemujaan akan pengalaman : sebagian besar tindakan-tindakan negatif anak muda dengan minumam keras.hidup dan pola berpikir masyarakat modern. Lebih jauh remaja mencari “jalan pintas”. III. misalnya menggunakan segala cara untuk tidak belajar tetapi mendapat nilai baik atau ijasah. khususnya pengaruh dalam perkembangan kenakalan remaja di Indonesia. Baik itu kenakalan remaja bersifat individual maupun yang bersifat berkelompok. 3. kenakalan remaja di Indonesia semakin berkembang dan bervariasi bentuk serta macamnya. obatobatan dan seks pada mulanya berawal dari hanya mencoba-coba. Teknologi mau tidak mau menciptakan masyarakat teknokratis yang memaksa kita untuk pertama-tama berpikir tentang keselamatan diri kita di tengah-tengah masyarakat. globalisasi telah banyak membawa pengaruh dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Berbagai bentuk kenakalan maupun penyimpangan remaja yang sebelumnya belum pernah ada maupun tidak terangkat dalam implementasi dan implikasinya. bervariasi dan pesat bermunculan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Seiring berkembangnya jaman dengan globalisasi.

turut membawa pengaruh besar narkoba dalam tata kehidupan sosial masyarakat Indonesia. dan pengguna terbesar dari barang haram ini adalah remaja. Meskipun sebelum era reformasi. Diantaranya berbagai bentuk dan variasi kenakalan remaja masa kini sebagai implikasi dari perkembangan globalisasi yang ada. Mereka seakan tidak malu. Tak hanya sebagai pengguna. narkoba juga bahkan dapat melahirkan berbagai bentuk kenakalan remaja yang lain. dan tidak peduli akan tata sosial yang ada. sebagai berikut : 1. sementara sisanya dari kalangan dewasa. bagaimana rusaknya moral generasi penerus bangsa Indonesia ini akibat narkoba.khususnya dari dalam dirinya sendiri. mungkin penggunaan narkoba sudah ada. pengguna narkoba di Indonesia hampir 80% berasal dari kalangan remaja dan anak-anak. Narkoba merupakan salah satu bentuk variasi baru dalam perkembangan kenakalan remaja di Indonesia akibat pengaruh globalisasi saat ini Dalam 49 . mulai dari vandalisme. untuk tidak bertindak hal-hal yang menyimpang dari masyarakat. mabuk-mabukan. dan begitu mudahnya terbawa pengaruh buruk globalisasi tersebut. perilaku seksual. Tak hanya berupa kenakalan remaja. kekerasan dan lain-lain. Setelah reformasi terlebih measuki era millennium. narkoba bisa terbilang baru dalam perkembangannya di Indonesia. Itu merupakan suatu bukti otentik. narkoba semakin marak di Indonesia. Narkoba Narkoba merupakan suatu bentuk kenakalan bahkan tindak kriminal sebagai bentuk implikasi dari aspek negatif globalisasi berupa pola kehidupan budaya barat. Faktor globalisasi yang merupakan tuntutan tak terhindarkan. tapi tidak separah dan semeledak penggunaan narkoba masa kini. khususnya para remaja. tapi juga para remaja masa kini telah berani menjadi pengedar barang haram tersebut. Berdasarkan data. Dalam hal kenakalan remaja.

merupakan salah satu bentuk kenakalan remaja hasil adaptasi globalisasi di bangsa ini. serta mudahnya akses untuk masuk dan mendapatkannya. khususnya remaja. mulai dari sekedar coba-coba. Hal ini semakin tersokong oleh adanya perkembangan zaman berupa globalisasi. banyak 50 . khususnya para remaja. Jika ditelusuri secara cermat memang sangat sulit untuk mancari korelasi timbulnya kasus penggunaan narkoba oleh anak remaja dengan kondisi-kondisi tertentu. 2. bila tidak ditindak lanjuti dengan tepat dan berkala. Pornoaksi dan pornografi yang semakin marak saat ini di berbagai media informasi. yang tak hanya membawa dampak positif. maupun sebagai bahan pelarian. salah satunya dalam hal kebutuhan biologis. Karena peranan narkoba di masa kini semakin mengakar dan vital bagi kerusakan bangsa ini. Dan dalam perkembangannya kenakalan remaja berupa narkoba sangat berpoternsi besar untuk semakin berkembang dan bertambah. Perilaku seksual bebas. Siapapun dapat terpengaruh dan terjangkit virus narkoba ini. Masuknya budaya-budaya barat yang tidak relevan dengan nilai sosial masyarakat Indonesia. Para remaja masa kini banyak yang terjerumus ke dalamnya karena berbagai motif yang melatari. Perilaku seksual bebas / Asusila Seiring berkembangnya waktu dan zaman. Perkembangan teknologi pun kini banyak disalahgunakan sebagai media perusak moral berupa hal-hal anti-susila. Khusus di Indoesia keadaan ini kerap kali melanda anak-anak remaja di kota-kota besar. tapi juga negatif bagi remaja.beberapa daasa warsa terakhir ini penggunaan narkoba di kalangan remaja semakin meningkat pesat. pengaruh pihak lain. utamanya para remaja. telah memicu pergolakan moral dan perilaku masyarakat di Indonesia. para remaja masa kini semakin berani mengekspresikan diri mereka. utamanya merusak generasi remaja bangsa ini.

bertindak anti-susila tanpa batas. merupakan diantara bentuk-bentuk kenakalan remaja berupa perilaku seksual bebas ini. Bandung dan Papua. bahkan dianggap oleh mereka sebagai hal yang lumrah dan trendi. Jakarta. Selain itu kasus seks bebas yang dilakukan para remaja pun semakin berkembang dimana saja. Dalam beberapa tahun terakhir ini berbagai kasus tindakan asusila banyak merebak di masyarakat. Mereka telah berani menyalahgunakan tyeknologi demi perbuatan biologis yang terbentuk akibat dampak negatif perkembangan teknologi itu sendiri. Ditambah berkembangnya paham-paham liberalisme dalam kehidupan sosial yang mengutamakan kebebasan. Yogyakarta. Hal tersebut merupakan suatu bukti bahwa bentuk negatif berupa pola kehidupan budaya barat telah merasuk pada diri remaja-remaja Indonesia. tercatat sebagai kota-kota besar di Indonesia yang memiliki tingkat perilaku asusila tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data dari sebuah LSM. bercumbu di depan umum. mereka sudah berani beraksi layaknya orang dewasa berhubungan biologis. utamanya video-video porno yang banyak dilakukan para remaja pelajar di Indonesia. Tentunya bukan tanpa akibat kenakaln remaja yang satu ini. Dan sebagian besar pelakunya berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. perkembangan perilaku asusila di Indonesia kian memrihatinkan. serta panyalahgunaan perkembangan teknologi yang semakin canggih untuk hal-hal yang anti susila semakin melahirkan kebebasan para remaja untuk berekspresi negatif berupa kenakalan remaja. perilaku seksual bebas dapat sangat berpengaruh bagi masa depan para 51 . Melakukan hubungan seks diluar nikah. Di usianya yang masih muda.disalah gunakan oleh para remaja masa kini sebagai suatu bentuk pembelajaran mereka. Seperti kita ketahui saat ini banyak sekali perilaku seksual bebas yang dilakukan para remaja di Indonesia.

remaja. hamil diluar nikah. terjangkit penyakit kelamin. tak hanya orang dewasa. tak peduli baik atau buruk perilaku tersebut. khususnya yang berasal dari budaya barat. 3. Maraknya acara-acara maupun film-film yang berisikan kekerasan maupun vandalisme di Tv maupun internet. dikeluarkan dari sekolah. juga sangat memengaruhi kepribadian para remaja kearah yang negatif. terasingkan dari kehidupan sosial. Kenakalan remaja berupa kekerasan bagi para remaja Indonesia sudah terimplementasi dalam bentuk yang lebih kompleks lagi yakni vandalisme. atau bahkan kekerasan merupakan suatu bentuk selebrasi dari kesengangan akan sesuatu. hanya dengan kekerasan permasalahan bisa selesai. Masuknya budaya barat berupa kekerasan ini. Bagi sebagian remaja yang berpikiran pendek. kehidupan sosial para remaja pun perlahan-perlahan mengikuti gaya hidup barat tersebut. tapi juga remaja bahkan anak-anak kini mudah tersulut pikiran dan tindakannya dalam bentuk kekerasan. 52 . Khususnya para remaja yang masih labil. kebanyakan mereka mencontoh tindakan tersebut. terimplikasi cukup baik dalam kehidupan sosial di Indonesia. sangat mudah tersulut amarah hingga melakukan aksi anarkisme dan violenisme seenaknya. Para remaja masa kini seakan sangat mudah terpengaruh dengan berbagai hal yang masuk. Kekerasan salah satunya. kekerasan merupakan jalan terbaik untuk menyelesaikan suatu masalah. mereka bisa kehilangan masa depan mereka. Kekerasan yang sangat tidak identik dengan budaya kita sebagai bangsa timur. kini nampaknya semakin menguat implikasinya dalam kehidupan sosial. Dengan berkembangnya globalisasi dan masuknya budaya barat. Kekerasan remaja Dewasa ini kekerasan oleh para remaja semakin banyak bermunculan di masyarakat. akibat .

menghancurkan berbagai fasilitas umum. yakni minuman keras / mabuk-mabukan. merusak sarana umum dengan kasar. faktor coba-coba dan pengaruh teman pun cukup besar memengaruhi kenakalan remaja ini. mereka mencorat-coret sarana umum. Tawuran merupakan bentuk kekerasan yang dilakukan oleh para remaja ini. Salah satu contohnya adalah tawuran para pelajar di Indonesia ini. Memang tak bisa dipungkiri penyalahgunaan teknologi sekarang ini sangat memengaruhi kekerasan di kalangan remaja. Bertindak anarkis kemudian menyalahgunakan teknologi sebagai media nya. bahkan untuk sesuatu yang senang. Marak berkembangnya peredaran dan penjualan minuman keras di masyarakat akhir – akhir ini juga telah banyak disalahgunakan oleh sebagian remaja di negeri ini. Hal tersebut merupakan salah satu bukti tumbuh suburnya kekerasan di budaya bangsa generasi remaja kita. tak hanya atas nama kemarahan saja mereka tawuran. mereka menyerang sekolah lain untuk bertawuran. Kebanyakan dari mereka menjadikan minuman beralkohol sebagai pelampiasan manakala mereka sedang sedih maupun senang. selagi mereka bertawuran. Contoh lainnya adalah banyak beredarnya video-video berisi kekerasan yang dilakukan para remaja putri di beberapa daerah di Indonesia. Mabuk-mabukan Kehidupan budaya barat lainnya yang menjadi aspek negatif dari perkembangan globalisasi di Indonesia. entah apa sebabnya. justru rekaman-rekaman kekerasan itu menjadi motivasi remaja lain untuk membuat hal yang sama bahkan lebih sadis seperti sebelumnya.karena menurut mereka itu adalah hal yang hebat dan luar biasa dan patut ditiru. Ironisnya bukan sebagai pelajaran. mereka bertindak anarkis terhadap teman mereka sendiri dan merekamnya. 4. Selain berkelahi para remja ini juga sering kali bertindak vandalis seenaknya. Sama halnya dengan 53 .

berawal dari mabuk. Mabuk-mabukan minuman keras juga bisa melahirkan berbagai kenakalan remaja lainnya bahkan tindakan kriminal. Mereka masuk ke Indonesia tentunya melalui globalisasi yang terus berkembang di Indonesia. identik dengan hal-hal yang menyimpang dari kebiasaan moral yang ada. Tato dan tindik dianggap sebagai suatu lambang kebebasan berekspresi mereka. sex bebas. akan selau ketergantungan dalam aktifitas kehidupannya. berkata kasar. dan merusak tubuh mereka yang masih muda. vandalisme. bahkan narkoba. remaja yang sudah terjangkit virus minum-minuman keras. Tentunya hal tersebut sangat berdampak negatif bagi para remaja. alcohol pun bisa melahirkan kecanduan yang sangat. Tato dan Tindik Tato dan tindik merupakan suatu pola hidup masyarakat barat yang kini semakin berkembang di kalangan remaja Indonesia. semua bisa terjadi akibat mabuk minuman keras. Mereka yang bertindik maupun bertato dianggap memberontak dari sistem 54 . sebab bertentangan dengan nilai-nilai sosial dan agama yang berkembang di Indonesia. merusak otak dan pikiran. mendewasakan sebelum waktunya tanpa alamiah. sama seperti narkoba. 5. selain bisa menimbulkan banyak penyakit. seorang remaja bisa melakukan berbagai penyimpanganpenyimpangan lainnya bahkan tindak kriminal seperti pembunuhan serta terjerumus dalam berbagai jurang kehancuran dosa dunia. orang bisa melakukan apapun dibawah ketidaksadaran mereka. pornoaksi. tato maupun tindik bisa tergolong kenakalan. Tato maupun tindik umumnya di Indonesia.narkoba. Itu sebabnya minuman keras dan narkoba merupakan dua bentuk kenakalan remaja terbahaya bagi perkembangan fisik dan mental para remaja. Bagi masyarakat barat yang menganut sekuleritas dan kebebasan. Dalam konteks kenakalan. karena dua hal ini.

Remaja-remaja masa kini seakan dengan mudah dan bebasnya berkata-kata kasar dalam konteks apapun dalam keseharian mereka. khususnya pekerjaan. dan dianggap penyimpangan Bagi para remaja di Indonesia kehadiran dan perkembangan tato dan tindik. mereka dianggap “rebel” dan nakal dalam kehidupannya dan cenderung anarkis dalam tindakannya. Mengapa tato maupun tindik dimasukkan sebagai bentuk kenakalan remaja?. mereka bebas menyertakan kata-kata kasar tak hanya saat mereka marah. dan bila tato maupun tindik dilakukan oleh remaja akan cenderung melahirkan identitas buruk bagi remaja itu sendiri. cenderung tidak mendapat respect dari masyarakat umumnya. Seperti kita ketahui salah satu kebudayaan barat yang negatif adalah kata-kata kasar. dalam hal apapun orangorang barat bisa dengan mudahnya berkata kasar. muncul komunitas masyarakat yang melumrahkan penggunaan tato dan tindik. ada yang setuju. Bagi 55 . dalam hal apapun. tato maupun tindik menjadi pro-kontra di negara ini. Dalam perkembangannya. Hal tersebut dimplementasikan oleh banyak remaja masa kini. Berkata-kata kasar Bentuk kenakalan remaja lainnya yang juga merupakan hasil perkembangan globalisasi. 6. justru menarik minat mereka untuk mencobanya. Remaja yang bertindik atau bertato. Karena tato dan tindik merupakan penyimpangan dari tata nilai sosial dan utamanya agama yang ada di Indonesia. tapi sebagian besar masyarakat Indonesia masih menolak. Masyarakat pun memiliki penilaian tersendiri terhadapnya. yakni berbicara kasar dan kotor. tapi juga bahkan saat senang maupun situasi normal dalam percakapan mereka. tapi lebih banyak yang tidak setuju.nilai yang sudah ada di masyarakat. Tak sedikit remaja yang bertato bahkan bertindik.

terlepas dari bisa diterima atau tidaknya penyimpangan tersebut. Bentuk dan Macam Solusi Penanggulangan Kenakalan Remaja Kenakalan remaja merupakan suatu problematika sosial yang membutuhkan penanngulangan berkalan dan kontinu. Sehingga lebih tepat penanggulangan yang ada berikut ini hanya sebatas langkah preventif dan minimalisir dari kenakalan remaja yang ada. bebas meggunakan berbagai kata kasar dalam keseharian mereka. Ini bagaikan suatu efek samping yang pasti ada dari kehidupan manusia di dunia. Karena sebagai suatu resiko dan efek samping dari kehidupan. karena juga merupakan suatu tindak penyimpangan. dimanapaun. a) Remaja Intern Remaja hendaknya selalu memperkuat iman dan takwanya terhadap agama. tapi berkata-kata kasar juga termasuk dalam kenakalan remaja. sehingga bias menjadi benteng dasar dari berbagai bentuk tindakan kenakalan maupun criminal. keberadaan kenakalan remaja akan selalu ada kapanpun. 4. Meskipun biasa dan kecil. karena memang tak hanya para remaja tapi juga semua lapisan masyarakat di Indonesia khususnya. c) Remaja harus membentuk ketahanan diri agar tidak mudah 56 . b) Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini. III. oleh siapapun di kehidupan sosial manusia di dunia ini. tak cukup hanya sekali untuk mengatasinya. A.mereka hal tersebut sudah menjadi hal yang lumrah dan biasa.

d) Menciptakan hubungan komunikasi yang harmonis. membentuk kebiasaan-kebiasaan yang 57 . d) Remaja harus pandai memilih teman dan lingkungan yang baik untuk diajak bergaul. Keluarga Lingkungan Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang primer dan bersifat fundamental. Tidak hanya remaja yang belajar menghadapi kehidupannya yang “baru” tetapi orang tua juga perlu banyak belajar menghadapi perubahan-perubahan dan menemukan cara terbaik untuk menghadapinya. Orang tua sebaiknya mempersiapkan diri untuk mengenal lebih jauh dalam membimbing anaknya saat masa remaja : a) Kenali mereka lebih dekat yaitu informasi mengenai remaja dan perubahan-perubahan yang terjadi di dalam dirinya. nyaman dan penuh kasih sayang bagi remaja. teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan. memperoleh penemuan-penemuan. B. e) Remaja harus bisa kreatif dan inovatif. b) anak. c) Kenali perubahan emosi remaja dan caranya mencari perhatian Kenali perubahan fisik pada remaja dan dampaknya terhadap diri orang tua serta reaksi emosinya dalam menghadapi masalah. belajar dan berkembang. Bermodalkan pengalaman-pengalaman yang diperolehnya dalam keluarga inilah bergantung kelangsungan hidupnya. serta penuh percaya diri dalam perkembangan kepribadian mereka.terpengaruh jika ternyata keluarga (orang tua ). Disitulah remaja dibesarkan.

positif. g) Adanya motivasi dari keluarga untuk mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri h) mengarahkan untuk mempunyai teman bergaul yang sesuai. “mengambil hati” anak dan “mencuri perhatian” anak. orangtua hendaknya juga memberikan kesibukan dan mempercayakan sebagian tanggung jawab rumah tangga kepada si remaja tidak dengan pemaksaan maupun mengada-ada i) Dalam hal ilmu pengetahuan. sabar. teman dan permasalahannya. j) Arahkan anak untuk menyenangi dan mengembangkan bakat dan keinginannya dalam hal yang baik. arahkanlah agar anak memilih jurusan sesuai dengan kesenangan dan bakat anak. memberlakukan aturan dalam keluarga. e) Kenali perubahan lingkungan misalnya peran gender serta rasa keadilan antara pria dan wanita. bukan semata-mata karena kesenangan orang tua. naksir. ditaksir dan pacaran. jangan memberi tekanan pada anak. sebaliknya harapan tidak selalu menjadi kenyataan. dan bijaksana kepada para remaja. kelainan seksual dan pengaruh buruk yang ada di masyarakat. Anak hendaknya ditumbuhkan kesadaran bahwa kenyataan sering tidak seperti harapan kita. f) Berilah pengertian mengenai masalah-masalah seksualitas. secara terbuka. 58 . menyikapi “kesalahan” anak. k) Anak hendaknya diberi pengarahan tentang idealisme dan kenyataan.

59 . r) Orang tua hendaknya memilih dan mengawasi tayangan yang baik dan bermanfaat bagi perkembangan anak remaja mereka. khususnya para remaja. menerima anak apa adanya tanpa syarat dan pengecualian. berilah hukuman yang mendidik bila perbuatan itu tetap diulang. walau si anak nakal sekalipun. termasuk dalam hal permasalahan yang menyangkut kenakalan. Usahakan dengan berbagai cara agar anak tidak lagi mengulangi perbuatan yang tidak baik itu. Bila tidak mempan diberi saran. s) Mendisiplinkan anak dengan kasih sayang untuk mengefektifkan melatih dan memastikan anak mematuhi peraturan tertentu. t) Memberi kesempatan dan kebebasan pada anak untuk terbuka dalam hal apapun terhaadap orang tua. p) anaknya q) Orang tua hendaklah berlaku adil tanpa pilih kasih terhadap anakmemberikan uraian tentang akibat perbuatan buruk yang dilakukan anaknya. seimbang antara pengawasan dengan kebebasan.l) orangtua hendaknya bersikap seimbang. m) Orangtua hendaknya memberikan pengertian dan teladan dalam menekankan bimbingan serta pelaksanaan latihan kemoralan. o) Saat ataupun setelah melakukan kenakalan berikanlah saran agar dia tidak melakukan maupun mengulangi perbuatan itu lagi. n) Menumbuh kembangkan perasaan malu dan takut melakukan perbuatan yang tidak baik ataupun berbagai bentuk kejahatan inilah yang akan menjadi 'pengawas setia' dalam diri setiap orang.

tanpa bersikap otoriter terhadap anak dalam hal apapun. sehat. Selain itu Keluarga sebagai lembaga pendidikan primer dan fundamental harus memiliki peranan . v) Hendaknya orang tua sabar dalam membimbing anak-anak remajanya.u) Memberikan solusi-solusi dan motivasi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi si anak. pengembangan. olahraga serta meningkatkan budi pekerti yang luhur. C. keterampilan seni budaya. sebagai suatu indikator moral seorang anak. c) Keluarga sebagai pusat ketenangan hidup : dalam mempertahankan hidupnya sering orang mengalami gangguan pikiran. mengasuh dan membimbing remajanya untuk hidup di dalam masyarakat. a) Keluarga sebagai pusat pendidikan : disini orang tua berperan dalam pembentukan kepribadian remaja karena orang tua mendidik. b) Keluarga sebagai pusat agama : dalam hal ini orang tua memiliki peranan yang sangat vital. tertib serta aman agar dapat menunjang keberhasilan PBM karena itu guru perlu dapat menciptakannya. dan pengimplementasian nilai-nilai keimanan dan ketakwaan wajib hukumnya bagi orang tua. a) Lingkungan Sekolah Sekolah sebagai pusat pendidikan bagi siswa dalam rangka menimba pengetahuan. 60 . aagaama merupakan suatu pondasi dasar dari kepribadian seorang remaja. Penanaman. menemui frustasi dan untuk mendapatkan kekuatannya kembali maka keluarga adalah pangkalan yang paling vital. untuk ini diperlukan sarana dan prasarana yang memadai serta perlu diciptakan lingkungan yang bersih.

d) Bagi guru layak bersikap objektif terhadap semua siswa di kelas. Diberikan kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler secara terpadu. f) Motivasi belajar siswa timbul dari dirinya sendiri sehingga siswa dapat belajar dengan tertib. jika ada kebiasaan / sifat yang dapat mengganggu interaksi guru dan siswa atau emosional di dalam kelas.b) Sekolah juga wajib memberikan pendidikan agama lanjutan setelah keluarga. patuh pada peraturan yang ada di sekolah dan tidak terpengaruh oleh hal – hal yang negative g) Program sekolah yang terpadu. karya wisata. Melalui kegiatan pramuka. olahraga. selayaknya cepat diubah dan di perbaiki. Guru adalah orangtua siswa di sekolah karena itu perlu adanya sikap berdialog guru dengan siswa tentang berbagai hal khusus tentang masalah belajar sehingga keberhasilan dalam belajar dapat tercapai. kesenian. sebagai indikator pengimplementasian nilai-nilai moral dan agama pada siswa (anak remaja). pencinta alam dan sebagainya. e) Perhatian guru terhadap siswanya diupayakan agar dapat mengetahui kelemahan siswa dalam banyak aspek terutama dalam proses belajar dan pergaulan yang sehat sehingga guru menadapat cara yang paling baik untuk menolong dan mengatasi kesulitan lainnya siswanya. karena sekolah merupakan tempat kedua remaja sering dan mudah berinteraksi dengan berbagai hal termasuk yang buruk. c) Lingkungan sekolah yang sehat dan dinamis. 61 .

dengan mengarahkan remaja kea rah yang baik d) Menutup / membubarkan tempat-tempat / tongkrongan- tongkrongan remaja yang tidak bermanfaat dan cenderung menimbulkan kemaksiatan. a) Lingkungan Masyarakat Pengadaan karang taruna. e) Ikut serta dalam menciptakan suasana lingkungan yang kondusif. serta dalam organisasi remaja diharapkan remaja dapat berkomunikasi dengan teman – temannya. yang secara tidak langsung juga akan sangat bermanfaat memengaruhi pertumbuhan tingkah laku serta psikologis remaja. membicarakan masalah – masalah atau kesulitan yang dialaminya dengan dibimbing oleh konsultan yang ada di dalam organisasi tersebut. khususnya bagi para remaja.dapat memberikan aktivitas yang sehat dan dinamis serta bekal untuk masa depannya. c) Masyarakat hendaknya menjadi kontrol sosial terbesar perkembangan para remaja. mental. KNPI atau organisasi pemuda lainnya oleh masyarakat sebagai wadah aktifitas yang bermanfaat bagi para remaja. Pemerintah 62 . aktivitas dan kreativitas remaja sehingga terbentuk pribadi yang militant dan dinamis sebagai generasi penerus. E. D. Hal ini untuk melatih fisik. remaja masjid. b) Bersama remaja warga masyarakat juga aktif dalam melaksanakan bakti sosial sehingga diperoleh pengalaman praktis yang positif dari kehidupan bermasyarakat.

d) Pemerintah perlu mengadakan berbagai penyuluhan kepada para remaja mengenai hal-hal negative yang dapat merusak masa depan para remaja. Salah satunya kenakalan remaja. pemberian bidang studi seperti Pendidikan Agama. tayangan maupun teknologi yang mendidik dan membentuk pribadi remaja yang baik.a) Dalam hal pendidikan dan ilmu pengetahuan. pemerintah harus turut serta memberikan penanaman tata nilai dan norma yang baik dan seuai dengan kehidupan sosial dan beragama Indonesia melalui. 63 . dll. dalam hal dan bentuk apapun. b) Dalam hal kehidupan sosial. bacaan. dengan memberi fasilitas-fasilitas sosial baik berupa. c) Pemerintah harus bersifat selektif dan preventif terhadap aspek- aspek globalisasi yang masuk maupun dapat merusak generasi remaja bangsa. pemerintah wajib menjadi kontrol sosial bagi pertumbuhan dan perkembangan generasi muda negaranya. Pendidikan Kewarganegaraan. Pendidikan Pancasila. Ilmu Budaya Dasar.

1. Pola hidup budaya barat sebagai salah satu aspek bawaan globalisasi. Berbagai bentuk kenakalan remaja baru yang belum pernah ada sebelumnya. Berbagai paket negatif globalisasi membawa banyak dampak perubahan bagi perkembangan psikologis dan fisik remaja di Indonesia. Tak hanya sekadar penyimpangan bahkan kenakalan remaja bisa berupa tindak kriminal bila itu sudah merugikan bahkan membahayakan nyawa orang lain. kenakalan remaja telah menjadi efek langsung yang semakin berkembang implikasinya dalam masyarakat. Dalam kaitannya dengan era globalisasi sekarang ini. banyak memberi implikasi buruk bagi kehidupan para remaja di Indonesia. kini kian merebak dan menyebar dalam diri remaja. Kesimpulan Kenakalan Remaja merupakan suatu bentuk problematika sosial yang telah ada dan akan selalu ada dalam kehidupan sosial. Kian hari remaja Indonesia semakin tak 64 .BAB IV PENUTUP IV.

miras. norma. pembimbing 65 . Saran 1. dimanapun. dan oleh siapapun. Keimanan dan ketakwaan yang teguh akan menjadi pondasi dan kepribadian dasar yang menyaring pengaruh kebudayaan barat ataupun kebudayaan buruk lainnya yang dapat menyeret kita ke jurang dosa berupa kenkalan remaja. Semua pihak yang terkait. Perkembangan Iptek di era globalisasi sekarang harusnya bisa dimanfaatkan dengan baik sebagai pembentuk kepribadian generasi cerdas bagi para remaja sekarang ini. khususnya keluarga dan sekolah sebagai dua lingkungan terdominan remaja. 2. berbagai hal menyimpang dan kriminil tak segan di lakukan mereka. Serta bisa disikapi dengan baik dan bijaka akan berbagaid dampak negatif dari perkembangan teknologi ini.terkendali mengekspresikan diri mereka. Bagi para remaja khususnya. filter (penyaring) yang paling mendasar adalah kita kembali kepada ajaran agama. Efek negatif globalisasi terhadap kenakalan remaja yang semakin mengkhawatirkan tersebut. serta hokum yang berlaku di negarai ini. vandalisme. Sehingga tidak terlahir kenakalan remaja berupa atau akibat disfungsional teknologi 3. Mulai dari narkoba. serta menjadi pembentuk. wajib memberi pendidikan dan pengetahuan yang baik berdasar tata nilai. dari kita semua. agama. violenisme. 2. seks bebas. Karena kenakalan remaja merupakan suatu problema sosial yang selauada dan menjadi resiko kehidupan manusia di dunia ini. IV. kapanpun. tak terkecuali remaja itu sendiri sebagai sumber daya manusia negeri ini dan generasi penerus bangsa ini. tentunya membutuhkan solusi berkala untuk meminimalisir bahkan mencegah. sampai tato dan tindik kini telah berkembang sebagai bentuk kenakalan remaja dan problematika sosial baru di masyarakat.

DAFTAR PUSTAKA   Sudarsono. Aim. Kewarganegaraan.iscribd. Kenakalan Remaja. 2004.psikologi. Bandung:   Mu’in.id http://www. Jakarta: Rajawali. 1986.wordpress.org http://www.wikipedia. Jakarta: Erlangga.ac. Sumber Internet :      http://www. Abdulkarim.anneahira.com http://www.sekaligus pengawas kepribadian dan pertumbuhan remaja ke arah yang positif terhindar dari efek-efek negatif. 2007. termasuk salah satunya ke dalam kenakalan remaja. Jakarta: Rineka Cipta.tarumanagara. Pendidikan Grafindo Media Pratama.com/narkoba 66 .com http://h2dy. 2004. Psikologi Sosial 2: Kenakalan Remaja. Sosiologi. Idianto. Kartono. Kartini.

fisiologi dan psikologis di dalam diri mereka maupun di tengah masyarakat tempat mereka hidup. lingkungan masyarakat dan masa depan bangsa. karena remaja merasa dirinya telah mandiri. maka mereka mempunyai gengsi dan menolak bantuan dari orang dewasa. ketika masih anak-anak. seluruh masalah mereka selalu diatasi oleh orang-orang dewasa.ubb. termasuk periode remaja. Mereka sedang mencari pola hidup yang paling sesuai baginya dan inipun sering dilakukan melalui metoda coba-coba walaupun melalui banyak kesalahan. Ada dua alasan hal itu terjadi. namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Kesalahan yang dilakukan sering menimbulkan kekuatiran serta perasaan yang tidak menyenangkan bagi lingkungan dan orangtuanya.com http://www.18 tahun. Perubahan-perubahan ini dipergencar dalam masyarakat kita yang semakin kompleks dan berteknologi modern.blogspot. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia antara 13 . dicegah dan dikendalikan sedini mungkin agar tidak berkembang menjadi tindak kriminal yang lebih besar yang dapat merugikan dirinya sendiri.   http://eka-punk.ac. Arus perubahan kehidupan yang berjalan amat cepat cenderung membuat individu 67 .id KENAKALAN REMAJA Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. yaitu : pertama. Kesalahan yang diperbuat para remaja hanya akan menyenangkan teman sebayanya.wordpress. Kenakalan remaja itu harus diatasi. Remaja pada umumnya mengalami bahwa pencarian jati diri atau keutuhan diri itu suatu masalah utama karena adanya perubahan-perubahan sosial. Hal inilah yang membuat remaja tidak mempunyai pengalaman dalam menghadapi masalah. Hal ini karena mereka semua memang sama-sama masih dalam masa mencari identitas. Remaja seringkali sulit mengatasi masalah mereka. Kesalahan-kesalahan yang menimbulkan kekesalan lingkungan inilah yang sering disebut sebagai “kenakalan remaja”. Seorang remaja sudah tidak lagi dapat dikatakan sebagai kanak-kanak.com http://h4b13. Kedua. Setiap periode hidup manusia punya masalahnya sendiri-sendiri.

DEFINISI Istilah “kenakalan” yang dimaksud adalah tingkah laku yang dianggap menyimpang dari norma-norma sosial masyarakat dan mengganggu ketentraman masyarakat. keterbatasan pendidikan dan tidak adanya kesempatan kerja yang sesuai. Kenakalan perorangan (individual delinquency) b. Pada kenakalan remaja sub kultur kriminil. berzina. Sub kultur pengelakan/ pengasingan (rettreatist sub culture). belum dewasa dan perbuatan yang mereka lakukan tidak dikenakan hukuman berat. Kenakalan remaja sub kultur konflik sering terjadi pada kasatuan masyarakat yang tidak stabil.merasa hanya seperti sebuah sekrup dalam mesin raksasa daripada seorang makhluk utuh yang memiliki di dalam dirinya suatu keyakinan akan identitas diri sebagai seorang pribadi. seperti mencuri. durhaka kepada kedua ibu bapak dan sebagainya. Perbuatan remaja dikatakan “nakal” karena remaja dianggap belum matang. JENIS KENAKALAN REMAJA Kenakalan remaja umumnya dibagi dua : a. Perbuatan kenakalan remaja pada hakekatnya merupakan proses usaha pencapaian suatu keberhasilan tertentu dalam perkembangan kehidupan remaja. Kegagalan ini antara lain karena ketiadaan kemampuan. yang tinggi mobilitas vertikal dan geografisnya. merupakan cara 68 . hakekatnya mencerminkan suatu sub kultur tersendiri yang dapat dibedakan dalam 3 sub kultur kenakalan yaitu: a. Sub kultur criminal: suatu bentuk gang kenakalan remaja yang mengarah pada perbuatan pencurian. merampok. kebut – kebutan di jalan ramai merupakan contoh kenakalan remaja sub kultur konflik. Bentuk – bentuk perbuatan kenakalan remaja yang lebih banyak dilakukan dalam kaitan remaja yang bersangkutan dengan gangnya atau gerombolan remaja lainnya. Perbuatan perkelahian antar gang. menodong. Kaitan pertumbuhan dan perkembangan individu remaja dengan lingkungannya terhadap struktur sosial dengan jalur – jalur system yang tersedia dan berlangsung di masyarakat untuk mobilitas yang lebih baik. membunuh. Kenakalan berkelompok (sociologi delinquency) Yang sering disoroti adalah kenakalan remaja berkelompok atau sering disebut “gang deliquency”. Hukuman yang dijatuhkan kepada mereka ialah remaja itu ditempatkan di pusat-pusat rehabilitasi dan diberi pendidikan khusus. pemerasan dll perbuatan illegal yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan (uang atau income) b. merampas. Kenakalan remaja (Juvenile Delinquence) adalah merujuk kepada perbuatan dan aktivitias remaja yang berlawanan dengan norma-norma masyarakat. undang-undang negara dan agama. keluarga cenderung berorientasi tidak pada masa depan tetapi pada masa kini dan tidak ada kemajuan sosial. Kenakalan remaja yang termasuk sub kultur pengelakan/ pengasingan yaitu kenakalan remaja dalam bentuk penyelahgunaan obat – obatan narkotika. suatu bentuk gang yang menekankan pada penggunaan obat – obatan (secara salah). mencerminkan suatu cara adaptasi yang khusus dari para remaja dalam proses penyesuaian dirinya yang gagal untuk dapat mencapai keberhasilan hidup atau memperbaiki keadaannya dengan menempuh jaur – jalur kesempatan yang sewajarnya. tidak cukup terorganisir. Sub kultur konflik: suatu bentuk gang yang mengutamakan perbuatan – perbuatan kekerasan sebagai suatu cara untuk mendapatkan atau meningkatkan status c.

Hal ini penting untuk menjaga agar pendidikan Agama 69 . Ketidak adilan dalam kesempatan mencapai tujuan budaya tersebut. Dari penelitian yang dilakukan pada beberapa kota dengan pendapatan ekonomi yang rendah. pergaulan itu akan menimbulkan kekecewaan nantinya. makin tinggi nilai mereka di mata teman-temannya. b. pengaruh kawan bermain ini bukan hanya membanggakan si remaja saja tetapi bahkan juga pada orangtuanya. pilihkanlah sekolah yang bermutu. maka remaja kemudian akan melarikan rasa kekecewaannya itu pada narkotik. Menurut Cloward dan Ohlin: (berdasarkan teori Merton) Kenakalan remaja kemungkinan besar timbul bila beberapa kelompok dalam masyarakat tidak mampu untuk mencapai tujuan-tujuan budayanya. Menurut Friedenberg Kenakalan remaja sering dihubungkan dengan kegagalan sekolah. Menurut Shaw dan McKay Tentang teori “keturunan budaya” (cultural transmission). Padahal. Orangtua juga senang dan bangga kalau anaknya mempunyai teman bergaul dari kalangan tertentu tersebut. melepaskan perjuangan dalam mencapai kesuksesan. anak orang yang paling kaya di kota itu.adaptasi terhadap keadaan secara pengelakan. Selain itu. ataupun anak orang terpandang lainnya. terutama berkisar pada pendapatan finansial. antara lain : a. dan lain sebagainya. memiliki banyak kawan adalah merupakan satu bentuk prestasi tersendiri. Sebab kawan dari kalangan tertentu pasti juga mempunyai gaya hidup yang tertentu pula. kenakalan remaja dapat ditimbulkan oleh beberapa hal sebagian di antaranya adalah: 1) Pengaruh teman sepermainan : di kalangan remaja. obat terlarang. mendorong anak-anak dari kelas bawahan untuk melakukan tindakan kriminal. Misalnya. e. Misalnya yang berkuasa orang Italy atau Polandia. Makin banyak kawan. Anak-anak yang berhasil sekolahnya. menarik diri atau mengaisngkan diri. Apalagi mereka dapat memiliki teman dari kalangan terbatas. Menurut Y. Apabila timbul frustrasi. selalu dihinggapi adanya kenakalan remaja. Malah kalau tidak dapat dikendalikan. Menurut Freedman : 1) Adanya kegoncangan sosial yang disebabkan oleh perubahan masyarakat ke arah industri modern disertai adanya kemajuan teknologi. timbulnya kenakalan remaja tetap sama besarnya. yang tidak tergantung pada kelompok nasional yang sedang berkuasa didaerah tersebut. Apabila si anak akan berusaha mengikuti tetapi tidak mempunyai modal ataupun orangtua tidak mampu memenuhinya maka anak akan menjadi frustrasi. dan lain-lain. perlu dipikirkan pula latar belakang agama pengelola sekolah. kebanggaan ini adalah “semu” sifatnya. Di jaman sekarang. PENYEBAB Penyebab kenakalan remaja dari berbagai sumber.M Uttamo Thera. 2) Pendidikan : memberikan pendidikan yang sesuai adalah merupakan salah satu tugas orangtua kepada anak. c. umumnya adalah anak-anak yang mampu membuat sekolahan sebagai pusat dari kehidupan berkelompok seusia (peer group life) disamping mendapatkan informasi dan pengetahuan. anak pejabat pemerintah setempat bahkan mungkin pusat. Agar anak dapat memperoleh pendidikan yang sesuai. 2) Mobilitas yang semakin besar dan urbanisasi ke kota-kota besar sebagai pusat industri tersebut. d. memasuki kelompok “gang” yang siap tempur atau menarik diri dari realitas yang pahit dengan minum obat-obat narkotika.

Arahkanlah agar anak memilih jurusan sesuai dengan kesenangan dan bakat anak. tetapi tidak sedikit pula yang kurang berhasil dan kemudian menjadi kecewa. Tidak jarang dijumpai pemandangan di tempat-tempat umum. Para remaja dengan bebas dapat bergaul antar jenis. Celakanya. Akhirnya ia terjerumus. Ajarkan pula anak untuk mempunyai kebiasaan menabung sebagian dari uang sakunya. minum minuman keras. kawan sebaya sering menganggap iseng berbahaya adalah salah satu bentuk pamer sifat jagoan yang sangat membanggakan. sering pula karena dorongan teman sepergaulan yang kurang sesuai. Munculnya kegiatan iseng tersebut selain atas inisiatif si remaja sendiri. Sebab dalam masyarakat. hal ini tidak akan menimbulkan masalah. tidak ada kegiatan. ngebut tanpa lampu dimalam hari. Tindakan pengasingan ini jelas tidak mengenakkan hati si remaja. Tersesat. 4) Uang saku : orangtua hendaknya memberikan teladan untuk menanamkan pengertian bahwa uang hanya dapat diperoleh dengan kerja dan keringat. dan sebagainya. Mereka malah pergi bersama dengan kawan-kawannya. bersenangsenang tanpa mengenal waktu bahkan mungkin kemudian menjadi salah satu pengguna obat-obat terlarang. 5) Perilaku seksual : pada saat ini. Apabila si remaja melakukan kegiatan yang positif. obat bius. Namun. akhirnya mereka terpaksa mengikuti tindakan kawankawannya. Masih sering terjadi dalam masyarakat. pada umunya apabila seseorang tidak mengikuti gaya hidup anggota kelompoknya maka ia akan dijauhi oleh lingkungannya. selain itu mereka bebas. pada si remaja akan timbul gagasan untuk mengisi waktu luangnya dengan berbagai bentuk kegiatan. melainkan sebagai bentuk menghargai uang yang didapat dengan kerja dan semangat. Seringkali perbuatan negatif ini hanya terdorong rasa iseng saja. Remaja hendaknya dididik agar dapat menghargai nilai uang. Berilah pengertian yang benar tentang adanya beberapa agama di dunia. Tindakan iseng ini selain untuk mengisi waktu juga tidak jarang dipergunakan para remaja untuk menarik perhatian lingkungannya. meski memang ada sebagian anak yang berhasil mengikuti kehendak orangtuanya tersebut. sebab mereka pikir tanpa kepandaian pun uang gampang diperoleh. Pemberian uang saku kepada remaja memang tidak dapat dihindarkan. orangtua yang memaksakan kehendaknya agar di masa depan anaknya memilih profesi tertentu yang sesuai dengan keinginan orangtua. Uang saku yang diberikan dengan tidak bijaksana akan dapat menimbulkan masalah yaitu: anak menjadi boros. Orangtua hendaknya membantu memberikan pengarahan agar masa depan si anak berbahagia. Menabung bukanlah pengembangan watak kikir. Apabila waktu luang tanpa kegiatan ini terlalu banyak. Mereka sudah mengenal istilah 70 . merusak.yang telah diperoleh anak di rumah tidak kacau dengan agama yang diajarkan di sekolah. jika ia melakukan kegiatan yang negatif maka lingkungan dapat terganggu. Ketika anak telah berusia 17 tahun atau 18 tahun yang merupakan akhir masa remaja. Mereka dilatih agar mempunyai sifat tidak suka memboroskan uang tetapi juga tidak terlalu kikir. 3) Penggunaan waktu luang : kegiatan di masa remaja sering hanya berkisar pada kegiatan sekolah dan seputar usaha menyelesaikan urusan di rumah. tidak menghargai uang. Pemaksaan ini tidak jarang justru akan berakhir dengan kekecewaan. Jangan berlebihan. sebaiknya uang saku diberikan dengan dasar kebijaksanaan. mencuri. para remaja saling berangkulan mesra tanpa mempedulikan masyarakat sekitarnya. Misalnya. Sebab. Namun. bukan semata-mata karena kesenangan orang tua. anak mulai akan memilih perguruan tinggi. kebebasan bergaul sudah sampai pada tingkat yang menguatirkan. frustrasi dan akhirnya tidak ingin bersekolah sama sekali. Perhatian yang diharapkan dapat berasal dari orangtuanya maupun kawan sepermainannya. dan malas belajar.

Dalam transmisi budaya seorang anak menerima budaya melalui instruksi. di kalangan remaja kemudian terjadi persaingan untuk mendapatkan pacar. d. MASALAH-MASALAH YANG SERING DIHADAPI REMAJA MASA KINI Masalah-masalah yang sering dihadapi remaja masa kini antara lain : a. di jaman ini banyak remaja yang putus sekolah karena hamil. budaya masyarakat desa umumnya monokultural (satu macam budaya) yang cukup kokoh dan diturunkan melalui transmisi nenek moyang. obat-obatan dan seks pada mulanya berawal dari hanya mencoba-coba. Keindahan dan kehangatan masa pacaran sesungguhnya tidak akan terus berlangsung selamanya. observasi dan 71 . Pacar. Teknologi mau tidak mau menciptakan masyarakat teknokratis yang memaksa kita untuk pertama-tama berpikir tentang keselamatan diri kita di tengah-tengah masyarakat. Penduduk di desa umumnya berstatus petani. Kecemasan dan kurangnya harga diri : kata stress atau frustasi semakin umum dipakai kalangan remaja. Sikap apatis ini terwujud di dalam ketidakacuhannya akan apa yang terjadi disekitarnya. misalnya menggunakan segala cara untuk tidak belajar tetapi mendapat nilai baik atau ijasah. obat penenang. anak hendaknya diberi pengarahan tentang idealisme dan kenyataan. Anak hendaknya ditumbuhkan kesadaran bahwa kenyataan sering tidak seperti harapan kita. FAKTOR – FAKTOR SOSIAL BUDAYA SEBAGAI LATAR BELAKANG KENAKALAN REMAJA Faktor budaya adalah bagian dari faktor sosial sehingga sering disebut faktor sosial budaya. e. c. Akibatnya. Akibatnya. Banyak kaum muda yang mencoba mengatasi rasa cemasnya dalam bentuk “pelarian” (memburu kenikmatan lewat minuman keras. dalam masa pacaran. Di Indonesia kenakalan remaja umumnya terdapat di kota – kota teristimewa di kota yang besar seperti Jakarta. pemujaan roh – roh dan benda – benda. Lingkungan pergaulan anak muda dewasa ini memberikan pandangan yagn keliru tentang pengalaman. Anak – anak secara dini membiasakan diri dengan berbagai kepercayaan budaya seperti pemujaan nenek moyang. Lebih jauh remaja mencari “jalan pintas”. Pengertian pacaran dalam era globalisasi informasi ini sudah sangat berbeda dengan pengertian pacaran 15-20 tahun yang lalu. Pemujaan akan pengalaman : sebagian besar tindakan-tindakan negatif anak muda dengan minumam keras. Kebutuhan akan figur teladan : remaja jauh lebih mudah terkesan akan nilai-nilai luhur yang berlangsung dari keteladanan orang tua mereka daripada hanya sekedar nasihat-nasihat bagus yang hanya kata-kata indah. b. Ketidakmampuan untuk terlibat : kecenderungan untuk mengintelektualkan segala sesuatu dan pola pikir ekonomis. f. seks dan lainnya). membuat para remaja sulit melibatkan diri secara emosional maupun efektif dalam hubungan pribadi dan dalam kehidupan di masyarakat. sebaliknya harapan tidak selalu menjadi kenyataan. Perasaan tidak berdaya : perasaan tidak berdaya ini muncul pertama-tama karena teknologi semakin menguasai gaya hidup dan pola berpikir masyarakat modern. Stimulasi budaya juga didapatkan dari permainan anak. merupakan salah satu bentuk gengsi yang membanggakan. Sikap apatis : sikap apatis merupakan kecenderungan untuk menolak sesuatu dan pada saat yang bersamaan tidak mau melibatkan diri di dalamnya. jarang terjadi di desa – desa walaupun akhir – akhir ini kenakalan remaja telah merambat ke daerah pedesaan juga.pacaran sejak awal masa remaja. bagi mereka.anak. Oleh karena itu. Demikian pula dengan pacaran. Persahabatan dinilai dengan untung rugi atau malahan dengan uang.

beda. Trasmisi budaya keluarga kadang – kadang mengalami kesulitan karena kedua orangtua mempunyai kebuayaan yang berlainan (orangtua berasal dari suku yang berbeda) h. umumnya remaja berkeinginan untuk melepaskan diri dari ketergantungan emosional terhadap orangtuanya dan lebih mendekati anak – anak sebaya dengan dirinya (peergroup).imitasi. b. berkelahi. Disitulah remaja dibesarkan. belajar dan berkembang. remaja akan mengenal agama sehingga membuat mereka untuk berbuat soleh dalam kehidupan. Keluarga sebagai pusat pendidikan : disini orang tua berperan dalam pembentukan kepribadian remaja karena orang tua mendidik. c. Transmisi budaya keluarga sangat minimal (komunikasi terhambat). Dalam lingkungan keluarga terutama nilai dan sikap dalam budaya keluarga terlalu dipaksakan kepada remaja (sikap orangtua yang kaku) c. sangatlah peka terhadap rangsangan – rangsangan dari lingkungannya dan kurang percaya pada diri sendiri hingga terbentuk kebiasaan melalui coba – coba (trial and error). berjudi. Peran keluarga antara lain: a. maka remaja akan mendekati kelompok anak sebaya yang terdiri dari berbagai suku bangsa. memperoleh penemuan-penemuan. Kepribadian remaja misalnya kelainan kepribadian g. Keluarga sebagai pusat ketenangan hidup : dalam mempertahankan hidupnya sering 72 . Apabila ikatan budaya keluarganya tidak kuat. Keluarga sebagai pusat agama : dengan kesadaran beragama yang diperoleh remaja-remaja dan bimbingan orang tua. mobilitas yang tinggi dan urbanisasi yang tidak terbendung sering menyebabkan kegoncangan – kegoncangan sosial disertai dengan frustasi dari anggota – anggota masyarakatnya. Timbul perbedaan besar antara budaya keluarga dan pertukaran budaya dalam sikap dan nilai. Faktor – faktor sosial budaya yang dapat menimbulkan konflik pada remaja: a. orangtua acuh tak acuh terhadap tingkah anaknya (kurang korektif) e. b. sehingga menyulitkan di dalam melakukan kontrol sosial. Penduduk perkotaan umumnya terdiri dari berbagai ragam budaya (multikultral) serta status sosial ekonomi yang berbeda . mengasuh dan membimbing remajanya untuk hidup di dalam masyarakat. pulang malam. usaha industrialisasi yang pesat. foya – foya) UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PERAN KELUARGA BAGI REMAJA Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang primer dan bersifat fundamental. Orangtua sering menyimpang dari ketentuan nilai dan sikap budayanya (sering cekcok. Mobilitas yang tinggi memungkinkan pertukaran budaya yang intensif yang akan mempengaruhi transmisi budaya keluarga terutama bagi anak remaja yang kepribadiannya sedang berkembang. Bermodalkan pengalaman-pengalaman yang diperolehnya dalam keluarga inilah bergantung kelangsungan hidupnya. Berbeda dengan di daerah perkotaan. Di dalam usaha melepaskan diri dari dunia anak – anak. mencari bentuk. dengan cepatnya usaha pembangunan yang menggunakan teknologi modern. Keluarga tidak mampu memenuhi kebutuhan materi anaknya f. Kurangnya pengertian dari pihak orangtua akan kebutuhan remaja terutama kebutuhan emosional d.

Dalam organisasi remaja diharapkan dapat berkomunikasi dengan teman – temannya. keterampilan seni budaya. Masalah-masalah seksualitas. remaja masjid.orang mengalami gangguan pikiran. d. memberlakukan aturan dalam keluarga. “mengambil hati” anak dan “mencuri perhatian” anak. Kenali perubahan emosi remaja dan caranya mencari perhatian orang tua serta reaksi emosinya dalam menghadapi masalah. pencinta alam dan sebagainya. Bersama warga masyarakat remaja juga aktif dalam melaksanakan bakti sosial sehingga diperoleh pengalaman praktis yang positif dari kehidupan bermasyarakat. KNPI atau oragnisasi pemuda lainnya. Sekolah sebagai pusat pendidikan bagi siswa dalam rangka menimba pengetahuan. TIPS UNTUK ORANGTUA /KELUARGA Orang tua sebaiknya mempersiapkan diri untuk mengenal lebih jauh dalam membimbing anaknya saat masa remaja : a. Guru adalah orangtua siswa di sekolah karena itu perlu adanya sikap berdialog guru dengan siswa tentang berbagai hal khusus tentang masalah belajar sehingga keberhasilan dalam belajar dapat tercapai c. menemui frustasi dan untuk mendapatkan kekuatannya kembali maka keluarga adalah pangkalan yang paling vital. f. Melalui kegiatan pramuka. kaum remaja dapat mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh karang taruna. b. sehat. kelainan seksual dan pengaruh buruk yang ada di masyarakat. menyikapi “kesalahan” anak. dapat memberikan aktivitas yang sehat dan dinamis serta bekal untuk masa depannya PERAN MASYARAKAT BAGI REMAJA Usaha – usaha untuk menciptakan lingkungan sehat dan dinamis dalam kehidupan di masyarakat. Kenali perubahan fisik pada remaja dan dampaknya terhadap diri anak. aktivitas dan kreativitas remaja sehingga terbentuk pribadi yang militant dan dinamis sebagai generasi penerus. patuh pada peraturan yang ada di sekolah dna tidak terpengaruh oleh hal – hal yang negatif d. ditaksir dan pacaran. karya wisata. Tidak hanya remaja yang belajar menghadapi kehidupannya yang “baru” tetapi orang 73 . Kenali mereka lebih dekat yaitu informasi mengenai remaja dan perubahanperubahan yang terjadi di dalam dirinya. teman dan permasalahannya. Lingkungan sekolah yang sehat dan dinamis. PERAN SEKOLAH BAGI REMAJA a. Motivasi belajar siswa timbul dari dirinya sendiri sehingga siswa dapat belajar dengan tertib. naksir. untuk ini diperlukan sarana dan prasarana yang memadai serta perlu diciptakan lingkungan yang bersih. b. Diberikan kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler secara terpadu. membentuk kebiasaan-kebiasaan yang positif. e. membicarakan masalah – masalah atau kesulitan yang dialaminya dengan dibimbing oleh konsultan yang ada di dalam organisasi tersebut. Hal ini untuk melatih fisik. mental. kesenian. olahraga. c. Menciptakan hubungan komunikasi yang hangat. olahraga serta meningkatkan budi pekerti yang luhur. Kenali perubahan lingkungan misalnya peran gender serta rasa keadilan antara pria dan wanita. tertib serta aman agar dapat menunjang keberhasilan PBM karena itu guru perlu dapat menciptakannya. Program sekolah yang terpadu.

ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negaranegara adikuasa. ecstasy.blogspot. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan. ekonomi dan budaya masyarakat. mengusahakan lingkungan hidup yang sebaik – baiknya agar remaja dapat berkembang ke arah yang kita harapkan serta sesuai dengan kehendak dan kemauan anak sendiri tanpa mengikuti pola perilaku yang kurang baik yang sedang berkembang saat ini. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis. sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuknya yang paling mutakhir. investasi. Dalam banyak hal.tua juga perlu banyak belajar menghadapi perubahan-perubahan dan menemukan cara terbaik untuk menghadapinya. kecuali sekadar definisi kerja (working definition). dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias. http://eka-punk. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. Sebab. keluarga. Agar terhindar dari pengaruh negatif dari era globalisasi maka diharapkan orangtua. putauw. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. budaya populer. bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. pil koplo. Ciri globalisasi Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia. atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. Dari sudut pandang ini. Di sisi lain.com Globalisasi Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan. Era globalisasi sebagai aspek kemajuan iptek telah membuat segala informasi dan kemajuan dengan cepat tersebar ke segala penjuru dunia tetapi juga penyebaran pola perilaku yang kurang baik (buku porno. perjalanan. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. yang maknanya ialah universal. globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. sabu – sabu dan lain – lain) akan cepat menjalar kemana – mana. Pengertian Kata "globalisasi" diambil dari kata global. 74 . guru dan masyarakat dapat membina remaja dengan baik. blue film. Tahapan perkembangan remaja berbeda – beda pada setiap individu sehingga diperlukan pemahaman dan pengenalan secara dini setiap perubahan fisik dan mental yang terjadi pada remaja sehingga perlu diperhitungkan dalam membina dan mengembangkan remaja. atau proses sejarah.

* Para transformasionalis berada di antara para globalis dan tradisionalis. misalnya pada bidang lingkungan hidup. Mereka berpendapat bahwa fenomena ini adalah sebuah mitos semata atau. saat ini. yang sebagian 75 . Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam. musik. misalnya dalam bidang fashion.Hilir mudiknya kapal-kapal pengangkut barang antarnegara menunjukkan keterkaitan antarmanusia di seluruh dunia * Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. terdapat tiga posisi teroritis yang dapat dilihat. sebuah kesadaran dan pemahaman baru bahwa dunia adalah satu. * Para globalis positif dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab. kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya. dari produksi dan perdagangan kapital. * Para tradisionalis tidak percaya bahwa globalisasi tengah terjadi. televisi satelit. * Meningkatnya masalah bersama. * Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi. meskipun demikian. krisis multinasional. Giddens menegaskan bahwa kebanyakan dari kita sadar bahwa sebenarnya diri kita turut ambil bagian dalam sebuah dunia yang harus berubah tanpa terkendali yang ditandai dengan selera dan rasa ketertarikan akan hal sama. Sejalan dengan itu. Mereka merujuk bahwa kapitalisme telah menjadi sebuah fenomena internasional selama ratusan tahun. serta kenyataan yang mungkin terjadi. film. terlalu dibesarbesarkan. perubahan dan ketidakpastian. * Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional. dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya. Namun. dan makanan. yaitu: * Para globalis percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi nyata terhadap bagaimana orang dan lembaga di seluruh dunia berjalan. * Para globalis pesimis berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan barat (terutama Amerika Serikat) yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan. jika memang ada. [sunting] Teori globalisasi Cochrane dan Pain menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan globalisasi. para globalis tidak memiliki pendapat sama mengenai konsekuensi terhadap proses tersebut. Apa yang tengah kita alami saat ini hanyalah merupakan tahap lanjutan. atau evolusi. Posisi teoritis ini berpendapat bahwa globalisasi seharusnya dipahami sebagai "seperangkat hubungan yang saling berkaitan dengan murni melalui sebuah kekuatan. dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO). peningkatan pengaruh perusahaan multinasional. Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi (antiglobalisasi). sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda. Mereka percaya bahwa negara-negara dan kebudayaan lokal akan hilang diterpa kebudayaan dan ekonomi global yang homogen. literatur. inflasi regional dan lain-lain. dan transmisi berita dan olah raga internasional). Peter Drucker menyebutkan globalisasi sebagai zaman transformasi sosial. Kennedy dan Cohen menyimpulkan bahwa transformasi ini telah membawa kita pada globalisme. Mereka setuju bahwa pengaruh globalisasi telah sangat dilebih-lebihkan oleh para globalis. mereka juga berpendapat bahwa sangat bodoh jika kita menyangkal keberadaan konsep ini.

Runtuhnya komunisme seakan memberi pembenaran bahwa kapitalisme adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. Reaksi masyarakat Gerakan pro-globalisasi Pendukung globalisasi (sering juga disebut dengan pro-globalisasi) menganggap bahwa globalisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi masyarakat dunia. berbagai teknologi mulai ditemukan dan menjadi dasar perkembangan teknologi saat ini. nama-nama. pantai Afrika Timur. Fase selanjutnya terus berjalan dan mendapat momentumnya ketika perang dingin berakhir dan komunisme di dunia runtuh. Dengan teori ini. dan Belanda adalah pelopor-pelopor eksplorasi ini. Fase selanjutnya ditandai dengan eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh bangsa Eropa. terutama ketika hal tersebut negatif atau. Di samping membentuk jaringan dagang. Unilever dari Belanda. Vietnam. Jepang memiliki keunggulan komparatif pada produk kamera digital (mampu mencetak lebih efesien dan bermutu tinggi) sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk kainnya. dan salah satu bentuknya adalah ketergantungan dalam bidang ekonomi. Padahal interaksi dan globalisasi dalam hubungan antarbangsa di dunia telah ada sejak berabad-abad yang lalu. begitu juga sebaliknya. 76 . Persia. para pedagang dari Tiongkok dan India mulai menelusuri negeri lain baik melalui jalan darat (seperti misalnya jalur sutera) maupun jalan laut untuk berdagang. nilai sosial dan budaya Arab ke warga dunia.jpg Fenomena berkembangnya perusahaan McDonald di seluroh pelosok dunia menunjukkan telah terjadinya globalisasi Fase selanjutnya ditandai dengan dominasi perdagangan kaum muslim di Asia dan Afrika. Pada saat itu. benih-benih globalisasi telah tumbuh ketika manusia mulai mengenal perdagangan antarnegeri sekitar tahun 1000 dan 1500 M.besar tidak terjadi secara langsung". Teori ini menyatakan bahwa suatu negara dengan negara lain saling bergantung dan dapat saling menguntungkan satu sama lainnya. British Petroleum dari Inggris adalah beberapa contohnya. Semakin berkembangnya industri dan kebutuhan akan bahan baku serta pasar juga memunculkan berbagai perusahaan multinasional di dunia. Freeport dan Exxon dari Amerika Serikat. Venesia. Jepang dianjurkan untuk menghentikan produksi kainnya dan mengalihkan faktor-faktor produksinya untuk memaksimalkan produksi kamera digital. Sejarah globalisasi Banyak sejarawan yang menyebut globalisasi sebagai fenomena di abad ke-20 ini yang dihubungkan dengan bangkitnya ekonomi internasional. Mereka menyatakan bahwa proses ini bisa dibalik. sejak politik pintu terbuka. Kedua negara dapat melakukan transaksi pertukaran sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimilikinya. Implikasinya. lalu menutupi kekurangan penawaran kain dengan membelinya dari Indonesia. Indonesia. arsitek. abjad. perusahaan-perusahaan Eropa membuka berbagai cabangnya di Indonesia. Portugis. negara negara di dunia mulai menyediakan diri sebagai pasar yang bebas. kaum pedagang muslim juga menyebarkan nilai-nilai agamanya. setidaknya. India. Misalnya. Kaum muslim membentuk jaringan perdagangan yang antara lain meliputi Jepang. Berkas:Mcdonalds oslo 2. Hal ini didukung pula dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi. Alhasil. Tiongkok. Laut Tengah. Inggris. Mereka berpijak pada teori keunggulan komparatif yang dicetuskan oleh David Ricardo. sekat-sekat antarnegara pun mulai kabur. dapat dikendalikan. seperti komputer dan internet. dan Genoa. Saat itu. Bila ditelusuri. Perusahaan multinasional seperti ini tetap menjadi ikon globalisasi hingga saat ini. Di Indinesia misalnya. berkembang pula kolonialisasi di dunia yang membawa pengaruh besar terhadap difusi kebudayaan di dunia. Spanyol. Hal ini didukung pula dengan terjadinya revolusi industri yang meningkatkan keterkaitan antarbangsa dunia. Malaka.

kedaulatan nasional. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal. di mana perusahaan berproduksi di berbagai negara. akibatnya permintaan akan meningkat. dengan sasaran agar biaya produksi menajdi lebih rendah. Beberapa kelompok pro-globalisme juga mengkritik Bank Dunia dan IMF. Ketika globalisasi ekonomi terjadi. sementara yang lainnya menganggapnya sebagai istilah umum yang mencakup sejumlah gerakan sosial yang berbeda-beda. hal ini akan meningkatkan biaya produksi barang impor sehingga sulit menembus pasar negara yang dituju. Apapun juga maksudnya. meninggalkan rakyatnya dalam lilitan hutang negara. sehingga laju globalisasi akan terhambat dan -. tingkat kemakmuran akan menurun. dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. yang menurut mereka mengikis lingkungan hidup. mereka menginginkan dilakukannya kebijakan perdagangan bebas sehingga harga barang-barang dapat ditekan. hak-hak buruh. namun di sisi lain. batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. kemakmuran akan meningkat dan begitu seterusnya. "Antiglobalisasi" dianggap oleh sebagian orang sebagai gerakan sosial. Globalisasi Perekonomian Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan. Karena tingkat kemakmuran menurun. Namun. infrastruktur yang memadai ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. 77 . Gerakan dari Semua Gerakan atau sejumlah istilah lainnya. perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut: * Globalisasi produksi. dan sebagai akibatnya. dunia ketiga. dan banyak lagi penyebab-penyebab lainnya. Di satu sisi. tarif bea masuk yang murah. dan mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai Gerakan Keadilan Global. Karena permintaan meningkat. bukan kepada suatu koperasi atau perusahaan. orang-orang yang dicap "antiglobalisasi" sering menolak istilah itu. banyak pinjaman yang mereka berikan jatuh ke tangan para diktator yang kemudian menyelewengkan dan tidak menggunakan dana tersebut sebagaimana mestinya. akibatnya masyarakat negara itu terpaksa mengurangi tingkat konsumsinya. Sebagai hasilnya. Hal ini dilakukan baik karena upah buruh yang rendah.Salah satu penghambat utama terjadinya kerjasama diatas adalah adanya larangan-larangan dan kebijakan proteksi dari pemerintah suatu negara. kebijakan ini dapat melindungi produksi dalam negeri. Menurut Tanri Abeng. Gerakan antiglobalisasi Antiglobalisasi adalah suatu istilah yang umum digunakan untuk memaparkan sikap politis orang-orang dan kelompok yang menentang perjanjian dagang global dan lembaga-lembaga yang mengatur perdagangan antar negara seperti Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). mereka berpendapat bahwa kedua badan tersebut hanya mengontrol dan mengalirkan dana kepada suatu negara. para peserta dipersatukan dalam perlawanan terhadap ekonomi dan sistem perdagangan global saat ini. barang dan jasa. Para proglobalisme tidak setuju akan adanya proteksi dan larangan tersebut.menurut mereka -. termasuk konsumsi barang impor. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global.mengurangi tingkat kesejahteraan penduduk dunia. sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik.

PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon. * Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri. ketat. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat. Sebagai contoh : KFC. yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan. Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi (baik dalam bentuk portofolio ataupun langsung) di semua negara di dunia. Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya. Sebagai contoh. * Globalisasi tenaga kerja. seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang. Misalnya. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah memfantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. Akibatnya selera masyarakat dunia -baik yang berdomisili di kota ataupun di desa. Kebaikan globalisasi ekonomi * Produksi global dapat ditingkatkan Pandangan ini sesuai dengan teori 'Keuntungan Komparatif' dari David Ricardo. * Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. atau hamburger melanda pasar dimana-mana. secara nyata perekonomian nasional telah menjadi bagian dari perekonomian global yang ditengarai dengan adanya kekuatan pasar dunia. * Globalisasi jaringan informasi. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien. * Globalisasi Perdagangan.media cetak dll. Thompson mencatat bahwa kaum globalis mengklaim saat ini telah terjadi sebuah intensifikasi secara cepat dalam investasi dan perdagangan internasional.Kehadiran tenaga kerja asing merupakan gejala terjadinya globalisasi tenaga kerja * Globalisasi pembiayaan. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi.menuju pada selera global.radio. Selain itu. konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah. dan fair. 78 . antara lain melalui: TV. Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif. atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (build-operate-transfer) bersama mitrausaha dari manca negara. * Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang. output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat. celana jeans levi's. Dengan globalisasi maka human movement akan semakin mudah dan bebas.

dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri. neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Sebaliknya. apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara. Globalisasi kebudayaan Sub-kebudayaan Punk. maka ekspor tidak berkembang. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.* Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing. neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. Keburukan globalisasi ekonomi * Menghambat pertumbuhan sektor industri Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. * Memperburuk neraca pembayaran Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. Ketika pasar saham sedang meningkat. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. dana ini akan mengalir masuk. * Sektor keuangan semakin tidak stabil Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. ketika harga-harga saham di pasar saham menurun. maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Pada akhirnya. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. Selain itu. ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat. Dengan demikian. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek 79 . apabila suatu negara tidak mampu bersaing. perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Sebaliknya. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. termasuk diantaranya aspek budaya. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut. adalah contoh sebuah kebudayaan yang berkembang secara global Globalisasi mempengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat. tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. * memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara.

perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Definisi kenakalan remaja menurut para ahli • Kartono. Pada usia tersebut. yang merupakan subsistem dari kebudayaan. * Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism).org Kenakalan Remaja Oleh: AsianBrain. Namun.kejiwaan/psikologis. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini ( Lucian W. * Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain. dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan. seseorang sudah melampaui masa kanak-kanak. seperti pakaian.com Content Tea Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang". * Berkembangnya mode yang berskala global. ilmuwan sosiologi Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. 1966 ). * Berkembangnya turisme dan pariwisata. bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Ia berada pada masa transisi. film dan lain lain. Akibatnya. hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan. Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan * Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional." 80 . Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama. wikipedia. yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari. • Santrock "Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antarbangsa. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Pye. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian.

Sejak kapan masalah kenakalan remaja mulai disoroti? Masalah kenakalan remaja mulai mendapat perhatian masyarakat secara khusus sejak terbentuknya peradilan untuk anak-anak nakal (juvenile court) pada 1899 di Illinois. Krisis identitas Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. tidak memberikan pendidikan agama. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut. Kedua. namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya. terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Teman sebaya yang kurang baik 3. tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga. Pendidikan yang salah di keluarga pun. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini. Faktor eksternal: 1. 2. bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja. seperti terlalu memanjakan anak. Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. Jenis-jenis kenakalan remaja • Penyalahgunaan narkoba • Seks bebas • Tawuran antara pelajar Penyebab terjadinya kenakalan remaja Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal). 2. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua. atau penolakan terhadap eksistensi anak. atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja. Faktor internal: 1. Kontrol diri yang lemah Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. tercapainya identitas peran. Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik. Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja: 1. Amerika Serikat. Keluarga Perceraian orangtua. Pertama. 81 .

Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan. 3. http://www. 4. 5.com/narkoba 82 . Adanya motivasi dari keluarga.anneahira. komunikatif. Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis. teman sebaya untuk melakukan point pertama.2. dan nyaman bagi remaja. guru. Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul.

850 .                      .3 2..  !020739.3 5. .8 .. 2.../.8: 2.8.5 .850 4-.5:3  /  !020739.9 207:8. 0307.3 /.7:8 -0781.9.5. /05.  /. 507: 203.:5:3 /. .8. 30.38..7.9:3./.0 ./.3 -07-..5.03.  $.9 80091 /.3 570. -.9 207:8. ...7.8.3 05. 20303. 5.5.3702./. 702.2. 503::.0391 907.3-039:..8 702.. 702..

3..:..  -07-.403820  8.3 80-.3.5:3  /.94 /.. 3  ./....802:.03.202-0725.25.87-.820  .35:3  /2.3 203.8907..5:3   .7.3 18 702.3 702...2 0/:5.9.3.  808 -0-.3 .8 -..3 0307.3203.. 702.3 202-.8 80.-039:03.3 03..5.. 203.3-0:25073. 8.:39:20232.  3 . 202-:9:.3 /.3 802.9 1030. 9: 803/7 80-.3 3. ...9.74-. . 80-0:23.7 50325. / /:3.3 -.0..3 90780-:9  9039:3..9.2 /7 702.914-.3 2070-.83...7. /.25. /.3 /7 2070.7 /.3  .. /.9070. 47./..3 07.8-:7:-..3:8. 93/./.3 -. 8. 9./7084 0/:5. 07-..3./..3 848.. -. 3007 3 /..3 03. -039: 03.8 50307:8 -.3702. 2.3 #02. / 3/4308./ 010 .3 2030-.3702.3. 5..38:..207:5. ..3 802.9  !4.35.850-. 90..7.3 .. 3/4308. -07:5.5.2 .79.:.3 3  03...91 4-. 80.7.09 30.3 702.. 702.8./.848.8  27.3 702..2 2.8.3 723 9.7:/2.:. 50702-.. /.3/.380.3 25. .3 58448 /.703. 203085708.7 3. /.33..3 -.. 90703/.  07-.0/:5.3.9:..9:574-02./.' !&%&!  '  0825:.980-. 848.-. -. -. -0702-. /03... /:5 -:/. 802.3 2070.8....3 203.97.. 80./.3:8..: ..3 -0702-.. /.38. /.7:. 9.3 ..7.3 . 8:2-07 /.3 93/ 3 90.8.7 702. 723...3 702.  :.3 80..8. 9: 8:/.  ./3/4308. /.  %.8  .848.8 202-...3 / .9: -039: 574-02.. 20325. .38:3 ..3574-02. 507:-.3 9.3 40 8.3 8:. 207:5.. 4-. 207:..8.5 03.3 90.3 2. -8..34-.3 84:8-07.-..

.8.2. /2.3 5079:2-:..-..3-07-. .7:0-:/.750702-.3 203./...31./ 502-039:  502-2-3 80.3/.3 ./.  .3702.7.8 057-.  1907 503.7:83.8.-07:5.3.. /8..          .7 .30307..3 203/. :8:83. -07/.3 702.9.9 20307099.-07:5.:8 503./ 543/.. ..    !0702-... -8..  8079.  203.:5:30-:/.3 804.3 5.7 /.03. 0:.7.0:7.9.3 -.7.  3472.8 /.309.3 907/423. 702.3/03. 0 .907.3/48. 3.7 010 010 30.  ..3 702....5.9.3.3702.3702. 0 /.3 /.3 54891 9073/.: / 30.3 203.3 907./.7 9.9./. 4-.90344   $02:.3 /.702.8.5 /03..3-.3 057-.9/81:3843.8 80... 9/.25.'  $.2..33. 5.73  .9:3. 3  8079.8 -..7..3   .80-.3 90: .3.3/.3-.7.07/..9  :8:83.:..80.//. -8. 5. /. .02-. 02..- 202-07 503//. 4:2 ./.7.3 -07.3903443 $03... /.3 3 $079.3 .3 -.3 -..2 03.3.. 80-..502-039:057-..3.91/. /:.05.73 503.. 3:3.8. 8.8.7..9.9.3-:7:.8: 8.30..:.7.3 /.7.7. 5.7 .3 50309.3 590 / 07.703.91  9072.

.79434    !844 $48.  03..  $:2-073907309  995.793  .3 0..7.9.72  2     !03//.   -/:. #..%#!&$%   $:/..7.  .3 #02.   .3/:3 7.13/40/.. ..!7.3  ..79.3#02.394   $4844 .30..2.#30..3.7.59..   : 3 /..78434   03.79.79.

.

47  995. 50/.

.

.7:2.7..3.. /  995. 5844 9.

.

 8.42  995.7-/ .

.

42  995./ 47/57088 .

.

.42.330.7. .

74-.3.  995.

.

5:3 -48549 .0.42  995.

.

- 47/57088 .42  995.

.

/         .. :-- .

2070..3 0:....503. 8. 1844/./. /.3008.8.3.2070.3..33472.9..08.3/0.807:5/./05.3.3/79: 8:./ .8.9: 907..3/507-:.2/73.3 -0:2/0.9/. 0/:.7.520325..803/7 803/7 9072.3/2..3802..9..8.2.32.2.3 702./.3.55074/0/:52.0 .9..05.3.3.3702.8 08.9702.9.3702./.803/7 3:3. 03.8:/.8 /.9:/9025.3.7.503//.2/72070.320.32...5..3203..3-07.22.80507980-:.9.3 3.3203.3 /06:03./.3/.:5:320.:.3:3.3.9.8047.90..4-.342508 /.9.39.7.703..7:8/. .2.  #02..8..5...-./.305.3/0399.7/..3-079034424/073  7:8507:-..3702..2203...7.3/.-0702-.9....80/..3.202.723.3::2.2.3..7/0399.33:3...38079./: 207..3 47.38.3 58448//..3-.:-.7.3.9....3-07./73./:5 .92070..2..3.::52..7.3..8/.:.:2:23.802:.7.32034..3/03/.2.  .32032-:.9.:..3.3..754.2.5.703.3 507-:.9/7.3-.3/../....3.380732032-:.3..8.3..970../:..3/.3.:8073/80-:9 .3:090397.8.3/./.0./..320303..-:-.25.-9.254 2034/43 -073.3 /73.8/.....3.9  03.9 ::2.3/..7.8:5074/0 702.380-.7..32070..8:../-.3 /.2025:3..703.507:-...3.9.038/. ../.3 80503/.9:0.03/07:3202-:.8:/.73472..2.848.9 5:8.7 9/. 03..2.207.350747...9/.7. 3.3702.5-0:22.702.9. .8..22.8/780-.3/5:8.8.3902..8..97.9/.:3 $047.8702./:.8.2.20303.3.9:. .3 3.380-.0/:.702.2070. 503.2:32.380/32:33./.3-0704254 84.99025.82.. 203.3 :3/.3 08..-. .507-:.95..0/0.2. :..:5:3/903. 8047..9/.8..# #02..9:2. 9. !07-:../.38.8.:9..357-.5.44/036:03. #02.9.9.2.8. 3472.33/50703.3-07...3/.9:.9.75./.203..3.8.702..3.3.747.2-.84047.3203. 2.9 :3/.3.7.3702..9.3848. 3472.93/.2.38073/84749. 08.30--08./93/.9-.39:.3 507:-..:0:9:..3:39:/. /.8..9..32.8.. ./03.8.3.3 30./   $ 89.:2:23..8.7..8./.9/..8073..2070.8.5:3.:. .52.3702.9/.. 80:7:2./:.3/0../036:03.../.05.3:8:8   $# 03.  03..3 /-07503//.32.3.2025:3.09.3/7 2..2.702../.3 .-0704254..35. 03.3 08.3 3/.5. .8. ./:5  !07:-./.: /.:2094/../.39/.8.4-. 805079203.39/.5.702.207::05.220837.8-0:2 .3.30/:5.7.2070. 070..99./..3 /..03../...8:9203.3202//.3.93.703.   .030036:03.3808:.3 507:-. 202-:3:  207.3 47..3:8.3/.8..9207:.39:./..3202-:.: :9:.8 /:7... !.3.80.3.3 80-.3-07:8.3..8..2.  $09.  - 03.38073/80-:980-..8..3 ..507.3/0.3..8.2070.2.9:5079.9.3...3/03.:7 207.335:38073/.3..507.

303./.9.3 50207.3503.3203.3.9.3203:9..723.8:.5.3:39: 203/.9..33.:..3/.9.93.8.9.3..303. $:-:9:7.2 8:-:9:703..:2033.3503.5.  .3 :...0.8.9.3702.9.9:-039:.:0742-4.380-.7.9..3/.:3.3 507-:..33.039: -039:507-:.9:8:-:9:7907803/7.9/-0/.2.3702.9:-039:.5.3702.420  - $:-:9:74318:.3/..9:8 .2 .3507-:.389..8.8:..3./.203.3.9.9: .3/03..9:.9.30--.3 007...9.30.3. 507-:.5. $:-:9:75030.3/507-:.3-079::.......:7.3-078.7.3.:39:203/..38:.9.3:9..3702.0723.3.

9./03..9 4-.3../. !07-:.39.183.907./5.350702-.3-07.3/./.3/..7.3 8:.3702../.2./.8.3 80.8..3702.9:39:24-9.9:0-07./.02.34-.- 9/.3 0907-.5.257480850308:.3..39/.8.::590747./..3702.9:..3 02.8..439403.32030.503..39324-9. 0.8:-:9:74318073907.3 7.3./.7.9.08025..33/.5.7.30--../.307.8:-:9:7431  03.3 :8:8/.09.3 5079:2-:....3503//..:7 .3/:5...7.2.89/.3.3/.8.5 897:9:7848.3 .5.5.33..:7  .3 709970..3/73.3047.503.207:5./:702.33.38:3/ 2.3.:788902.75.39079039:/./03.89./03.0-07..8.9../.73.3..8.:202507-.3 0-:9 0-:9.33:3.../.3574808:8.5.7.079.390780/.93.3.35070.7...38:.:9:70 8:.  !07-:.32./.7.9898:-.39072.207:5.3/..9 203.303.9.  !..3702.8.3 9/..3909.:708025.0.:39:/.8.:.3...3..9.9./..9:-039:.  03..8./.9.380.9:.39.33.. .9..8:8:-:9:75030.8.702..35.7.250702-.30/:5.25:.8:-:9:7723 203.59.3702.3702.8.....3808:.9.387 ..3203025:.0.3 9/....3...83..3...  0:./.703.55.503:3.3848..2./05..03./.03/07:3-0747039.0723.

:3.3 93/.780-../..9804.39.9.792-:-.3-:/.3..8804.3.3702.3.5..8.380..3-:/. .8073/:-:3.3:7-..390344   4-9.-0-07..3 /..253 203/.3 .3../.30.3:39:20. 09/.9/03.2-039:5030.3/.331472.3 -07.208025.25::39:203.9/.../.749.38.043.34-.99/.8049.3702.9.70/:5...7.../.3.7.3804..3   ! !030-..:203.3802.:203..9 4-.3904707943  03.9.3.59./.8.3203.3507:..7.3.9.:.08:808..5:8./..:.75.7-07-.70.3-070425480:8.2.8:04254 .9.25:202-:. 203/4743..02:33.9 4-.-078..770.5:8.3-08. .323:24-.2203./. 03:7:9700/2.3 9::.3 ..3 203..3.5.8.3..59025:7.8/.7/7 /. 03:7:970/03-07 03.5..8-.9:03.3.3723..38.2....02. :2:23. ..3.9::.3/03.3 3 -07/.7.32..5.90780-:9 907:9.38.313./.:. 503/.3/7  2005..3/80-...7//.-... 3/:89724/073/8079.-08.35...04254/.8:2-07 ..8907.5.9::.2 2..93.3 80-.8.5030.7.  .3   .3-08. 207:5.3.7/7.3702.5..90.340507:-.3.3  /.3 702.9 3/:89790780-:9  - 03:7:94.3848./.32..-03.7. 202. 500774:510 /8...7/..50.83.83.350309.503. .9. 3.749. 49.9../.7..8.8.33.

/.7/2./03.907.39:.3-:/.3/./.8907803/7 . .  !03. 0.8.38..3 5./.3 503.7..-.3808:.3-07-.7 /03.8.95020739.3/.8.912. .0803..50304.347..5.7. -08..3 907-.:3.9/03/.3.93./2... 03.390.02:/.3/7:2.7..2:3 .2.9:5.803. 47. /.203:9909.3.703.3.. .5.3202-07.3.3.20. 042543.7./.33.39.33907..35:.3805072.  .3-072.05..9/..  .5.2:.47.207:5.3..3.843.  7.3   !03:3.3-07. 909..32032-:..73.907/47437.7./.33-:.: .9.39/.3503/.3 .5.350393:39:203.8..9..3203.47..3 .9.. 07..3.5-.3 808:...38702...9-.3.9.79039.20303.3808:.9202902..3..3  507.59/.39047 09:7:3.97.  09.33.3./.503079.30803..:5:347.9. . %039.3-07../.80-.3.3..39:../..847.3-03.3..3./..39:2070.39: 507:/57.-07:8./05./8.9.3/..3.:-.9:-039:57089..3.804./49.9.90780-:9 909....3/.88073907.3.3.3/ 804.39075.:!4.33.3.2..3203.3./03.  ...3..39079039:90780-:9 !.9.9. 5.8.92-:17:897.03.3.5.9 47.3..3/..3808:.3.9::.3/2.3..5.9./.3702.3 2032-:.39:.3.9/.3.920250740503//.2025:3.750309.39:./17:897...3:897:.:/3.3..2.3:39:2038.2.4-.39.2.3.32:335:8..9 4-...  0 03:7:9 &99..47../05...7.3.59/.72. -:.8.8.:.//.3...304342.3..39:.-0-07..5. 2070.. 5.39:35...3702.3..8../03.3.8.30....9.320.3003/.-0-07.3.90.:.9:-..749 4-./0.3 9079039:5.3.8 5.9.3.3:.3.3503.3..0.. .9 907.3/.   !03//.39:.3805:9.3.-.9::.35. ..3..89:.. 802: 81.7:8.9.902.3/. ...39079039:5:.3 902.208202.7.7:.3804.3802.9.00.39/.38.3-072:9: $0..9: 503:3.3702.3 5.3 202./.7..2.03.39:.7.3 703/.3/... .80-.. 80.39:./03..340-0-07. 80.7..3.:.:/.3.3 92-:3./7:2.//./...8.3-07:..7.3.3..35.3/.22.:5:3...302:/.8 8.3202507:7:.//:3.3.24/.3.8.2.8/.3 $0-.38..9.339/.8073.3828843  .8 2.....39: 202-07.7-0./.33-07804./50740.90780-:9 8.3.3.702..9..3.8. 809025.3 -07..:9..3 /.8702.58.33./ 03:7:9$.9907.-.3.380-.3 80.3..2..902.3203..3.3.3.39:.. 702.  0-.32. 7.913..33.9.0..3-07:./.9: 9:.354891 .7:902./.0.507-:..3-07.392-:.7./.3.3702.3-.2070.. 8702.:/03.330.393  7.9.8.3.72. !02./. 17:897. 202:7:8.3: $073.7. .2025:3.2025:3.:. 5.39.35.3.380/./. 2.9/.:9:7.3 -07:8.347.300.3.  5.3503//.330.3:7.75. 8..8.9 .9.0.3/.8 203:9003/..3:7:8....3207:5.0....300.80/95:.3.9::./.30.50..2.3.33.33.20.3/.:..393.8..-039: 0...35.-..7.804.:9/..37.3033..30.5.3 . 202-..2.3.-.3.3-. -07803. 070.5.47.5.3..3 2.07.80. 3:3.202-.3.2.9/92-:. $0-. ./../03.32:3302:/.0.3.03/.2025741089079039:.24%07..3.-078.-07-.3933. 207:5.8..73.203008.202-.3 803..507-078.3..39.3. -0-./.49.25: 20203:3.702.5.7503//.8 9/..-.39:.909.3./:5.3./....9: .9907..:3.3.9.3-.8/. .8.

8.3..22.747.9202-.2070.5702..:..3.9.3808:3:3.8.8.3.3.702.3.:.:.202-4748.703./-4748 9/..8 4-.2.3.83. 9: /.-.3.7.89/. /.02:/.3/-07..38..39039.33.9  !02-07...307.23.02.3./7.9.3/..  :3.9: -039:5..50302-...3.5.3/.380390780-:980./.02./.3:39:203/.7:..3 .9.7 80-.380-..:22:/..32.20781..380-.3 5.5.35.8:.203.9.918702.5:.3.7.702.3:7..9-:8 /.8.3.9/50740/03..39/. 2.:05.9 #02..:.3  202-:7:032.3902../..9::.35.9.7..3802.7./...7.983 907::///.8:/..98702.  .33.9/03.9   &.  - $.3.3503.3.3.9..3-07.:7 207:8.30..3.380739/.2-039: 50.3 203:.:.30.9: .35:.3.5.3803380..203./ 5078.3/. $.8.73..33-./03...3.3/.8.3907:8-07.0-.3 &.3.3-078.3/.9.9/.7 -.9..2.. .:47.7.73./..93.3.3 070.3/.39/.3/. 80-.907.3 03.9. !07.:...20303.39.838:/..7 !03079.33./.390.. 73.8.5./.9:2:2 5..5..3 .5.3 503079.8 31472.:.-039: 203.702.03.   $ $$#!#$ ..3.5.:  -.8.38.0.042543.8.3..9809.33..8.3702.3. 0-:9:.57 9../../.7 3.7.87.7.3 2087.7.3 .3909.2  0.3-07.3.8.9:/.3-.:.5..3.7./.3:.03/..80..39.8..2.3 .73.8.9..5./.2...35:9:8804.9/3/.9/.5.3.3.9..8.9.38..:8:/.3-. 2.35.3 /:25..9. .330.. 3.3.3/.803/7 80735:..7.-2070...9.800/.:39:2025:3.-/.380.. .32..3:39:2034.:17:89. .3../.39:.7...05.:3.4-.3 8..35.3203..39/.8.5.3. 03/.307.3.7090.:403:3.5.3...7..5.9 3.380-.8.702.8./03.703.9-.3/.3.35.93 0-0-.4-./.33./.7.202. 805079. %3/.3 5:.838.9   .7.75.:5:3.203:9.3:.3.:808:.8.-:380-.3.3.3503079.30.7.5.9/..8.9 9025.///. 5.3808:.:203.03/.3073..33..9./.8.5.5803-07-.9075.25: /2..5.349. !.89.209/.98207:5. 23:223:2. /.502...3203./.32.8.38. 30-:99...2. $0-..202-07.380507.3 !.33:3..9.38.3//. ..3 03/.38073/..:20-./:5./.9.347.808047.39/.7.3907.90708.8038.97. 207:5.3/03../-07503.3/9025.7./03.92032-:...3:7.3-0-.9.3.2070.:3..35./9:2-:.702..3.31:790.. 81.3/.3702.308.93..2.307.7.3-070-.-:3-:. .3./4743.3 8.3..//809.72025:3.8..9203..8/.3.9...3 .7507.39:.9.3.8.38:380..3202-..3.5.3 /.5.03/07:3.9-07..3 02...9:-039: 038./03.3.3/.8..3-07.25..7..3.25.8.. 070.7.3.39/. 20303. %3/..7038 %/.3.3 8.203:993/.808:.3.7.5.9. 0...99/..7 20.3.3.5..307.7.:2:3.203..8.39:.5..:0-2:/.9-07-0/.8-0./.4.3  9.2.820/.3 /.3.  0.:8.702.8 4-.3:39:2038.3..7..35:3:.3/03. 03.897088.3.3.3805072.-.03/..9-07.33.83...8073203..8.7/.7.39.2:3  80-.3 -.3.3:.38:3/./..70-.9.:.3/0..20250/:.3/50740   !07.22.3/7//.3. .5.3702.5.988.:39:203.3907.8./.207.3:2:2 /5.7 203.7.2070.703..8802. ::7.9  5.32.2.3 /507:3.90707:2:8 %07808.:3.8.3.35.:/-07..3:39:203.93..:7  .35..3 3.2...923:2.

3/73.3 808/.3-08.393202:33.9:8509.907.: 97.3203:. 803.:8./3202-.3702.7.703..2.:..3.9:/..7.95.3../:5/. /49.3.//.3./.9.9..5. 500774:5 5..  !03/:/://08. .-0..8  07-0/.3:3..9. %2-:507-0/.3  0 !07..:5:3.8..73:3.2. .3/.3.9 4-.39..7.-..203..9.. 3:3.98.2:/.. 2:9:97.. 2434:9:7.8./.75072..:2:23..35079:.-.3/79.702.307:9039..3 7.3828-:/..947 1.39:3..2-:/.2.3:2:23.8 28.:5079... .2../8079.39:.3.9. 903.//.3.03.907:9.907:9.3.-:/.8:920-..904254.3. 97.2. /03..3.3 057-.3 502:.8.39034424/073 :8.3-03/.4-..702.23:3.2:-:3..04342.203:9. -0/..9078920..3 .07.4-.8..35079:.3 29.3-07-0/./03.2:/.320..2-:/...9.7.80/..7.-.793/. . 9../03. 203...50..9./7803/7 3.907/...93.7 303. 0507.80-..3-0702-.547...3907.3:.3-:/.3:39:20339009:.7.32:3./.2 97.9 !078.3303024.3..30- 203/0. .3.92032-:.8/.-.. 8079.3503..7.3 /03.3:39: 2005.90.9:8848.2:8.39/.8.25:..-.3:39:37:.380.8 4-.9.3-:/.3828303024.317:89.7-039: 8..3/.9:2.30:.3. .8...374 74/. 8.3-:/.5 7.3 907/7/.3:39:907-.../903.947848.2-:/..907..990347.03/07:3.3.::544/..907.702...0:.35.320..:.3//.380.7.39/. 0:.///08.-07033..3.3   % # % #$ $&$%# # .3.:.2..3//./.-0789.2./.2.330..3...3.3.4-.2:./.3/780.907/7/.38. 49. 9....7..7805079.354.:2:23.3. :2:23.702.7.3 203:3.8-:/.9/49..7 .354.9.:3897:8 4-807.3.9.38.39/.3/07747 /.7/:3.3:7. -03/.3/ 2.3/7/..3 93/.2.80.3.33.  1 !02:.33.8.7.:2:23..7.7.380-.3024843.5.3/3.3/:897.3..57043428 202-:.7:97.7-07-..07.924/073  %03442./03.   ..5 /.3.357-..3/03.7..805079502:.702./.:9/.3 93/../03.5.. /08..32.349. .203:3.502-..9...38.220.3-08.50/08. .8/..3/9:7:3.3/.. 2.3702.7.70907.-07/..3043.8...-.:..2...907-039:0-.8073/80-:91.3202..3.3.947848.3080.8.3 43974848.90/...4-.207.3.:2.  / 09/.71.8::-....79..7.3/.8..38.7 .3/.8047.203072.3203/0..3-07-.3/7/03.:5:301091/. . $92:.:.8.93.34315..349./..59..0:..-:/. 90344802.7909. 89..3:7-. 3/4308.3390381 .5203/. :39:5079..../.  - .20/:5.2.9 0-.38085.38.3 -:/.:702.3..323:2..907-03/:380732030-..:203.8. 2005./..-07..90.3.50303. .50749.  !03/:/:50749.207.3503.3.28.3/.91./0..7.3/.33. -:/.3202503.93.3.3828-:/./..8.3/7/.2-.-:/.9/08..3507.0:./.:. 4-9.947848.5/..3508.8.2.9 24-9.507.7..2.2.5.947-:/. 024843. .20.:39:9/.3.803.80-.3539.9 2.3 203..3507.3848.3:.7-07-.7.8.3.8.3.8.7.-07/.8.8.8..-07572. .-07579039.5.:  .3  043. 808:.3202-07..3-08.7.9/.33.3 3.3-:/.8.7./.05.7.

/..39:.357..3:.9232.80-.3. 1 057-.3..2.0-:.9.347091  0 0:../..28.3503. 0:..3828-:/.8/.7. 47.3 .2039.3057-.90903..7.308.. -07:/ 5:.33.35.703.803.3 -07-0/.703.807320325.39:..39:.7.39:.3203.907:9.3/507403.9.3/:53./03.91:3/.3:39:203/. 702.39:.3 024843.702.2 14.78::..   %!$&%& #%&.20/:5.39./.5:8./.2025:3...907.02-..709039:.5-:/.7./.8073 47. 702././.3-07.2.7/.3/:5/..3/...3/50740 702.25:20203:0-:9:.22025079.7.92070.:  .75....702.3..3 47..   &!!!&!#&# # 0:.4 -070.80-..203// 203.3-2-3.3/./.3  .. 8.3...3.....5:8.3.7.3 503.3 0724/./.22.9/. 8073 .. 0-:9:..3503//./.7.3 -0702-.7.5:8.3 -0.3 20302:17:89.3.-07507.2.3702. 0:...9.2-..2.3.3 057-.9840/.3 0:.30-:9:.9.547.5.3..39:.3 .357207/.3/8347.7..3.39:30.3. :7..3.3.33.38:3.    7.3..0:.3.3702.828-:/.3203.3. / %7. 14.3-07.:39:-07-:.../-08.2502-039:.38.:907.9503//.3/:53.3.0/:.33:3./5.8:/.3.503079.32.3.3702.3/.47.5.7.  !07.30:.80-.207:5.0:.7..: 9...7.2.208:9.8.320303.33.47.593.9  - 0:..8907.3202-2-3 702.7.9 47.7../.0:.  89:.39:.8./.2..:39:/:5//.-07.0.2 0:.. 42:3.2.39:. 202-:.32.3.39:.3  %7.8..3./.3 50302:. :7..3-0781..2.3 2025074050302:..2.0.347.305..8..-07....

3503.3/. 203.0.:..50309.59. 70.///.3..39.5...7.25.3.3 ./.3.3-.3  0907..342:3.8.8.702..3.3::7 :39:  .8.35.  203. $04./.8.203. 2.328.2070.3 0-./.3.3..92../.7.52. 03.8.9.8.. 4.802483.0-..  .35072.57.3 .3..39.907.3/...5:8. ./...7.  - 03.702..902.820303.3 203..2025078.3/7:39:20303.80-.&# 7..7:-:7:..2-.87/.9.0-/0.2203.3 507:-.3.3..  / 03./.3-:/50079. 03.507:-.3185..:/.702..8.7507.507./..8 0.303/078079..88.808:.3:-:3.25.9 202-039:0-.87 /9.5 08.33:3.8079.8079.3.9503//.3.3.2032-.7.80-.5/7.8.3907..507:-.3..2033.3.30248702.9   !#$ # .3..9.33.7.3.. /.347.3.39:.3507:-./.3808:.39:.3803-:/.:.3.507:-.7.3../ 2.2 202-2-3.3.354891 202-07.3/.3  1 .8.9:31472.3 .../.9:7./.  0 03..7././.9.2/73.8.27..20:.9.9 .8.:7507.3.

35..503:7:/:3.7203.-0.809..380.7..3 9. 702.8../.50/:5.7203./.3...38....320302:...8. 907-.547.7.9.907503./.9/. 078..3.359090.3/-2-340438:9.3-078 80.9203.7.990780-.2:.:2702.357.9702.8/.357...5507:-../3.507:-.507:/5079:3.2./3809..91/. 202-..3804.9..39075..3/.5.-:  8. .7.330.9/.907-039:57-.28 :7:.9203:3.47.2 47.7:30.3.:8:89039.88.89.702.703. ..329..  - 3:3. 4.3 .-:/..32.3 20302-.3.  .3./.:39:203.. 507.8.3..39..5./...2.9039./03.702. 49.:7:07/.:47./.: 08:9...33.:39:2.9/..38.0307..8/ !.8502:/...8.803...8702.53.388.. 2.7702./.8..7.9 18 2039.05.4-. ..39.:.: 0.28/...8././03.3.3/.9.9203:9-07-.3 .357. /507:.3.  %.7.9..9.3/507:.3-.2. 203:954.3003/.32.5.3 507:-. 503.:.3.3702.3 ./.79073/..354.8.:.3./05.707.33. 2.347.4:7:/03.7.788./: 0.:0.3!..702.3-.5.92-:/.3:7.05.9.9.3 .7/.38.30.8.5.803.20/:5.9..3 9:.5.3/3./5.9 -0742:3.3/3.288079.9:507:..9.7803./.9.33:3.909.3 /3.808:.3/. 0803.3397.7./: -07..8.9 .507.9/...23..5507:-.350702-.2804..39:. :8.:39:203.3702.91 / !747.2/.5.3-.9848./ 804.7080.88.8/. 9::7:507:/.380.59.5.3.3202.33.33.3.380.340 .354891/.3/.:.8.38079.3 -.32039.7.33:3.8.3.5..703.-0.....7503..5.8-0..3 0897.9:7.2880-.98.39079.38.2-0.:7:0780.3.5..4-.82.7: 909....3-0...3:7.3..5. 2..803.9.202-:./.8.5.3./.3..70/:5...3.2202-3.7:40 .380.3/ 2.30-07././.3./.3 902.7/73.8../03.39:.93   995.9203.8.9 9079-8079.9907.39 /.5.3/:5.3/03.3.247.3/.85002.30.380-.2.9075.9-0..3.3.9.380-.5030-.7.. .:.8./. :7:/... 8.7:3.-0.3-.850307:8 .3.  7.-07-0/./.980.7.890780-:9    %/.:.59.880-.5:.350303.8.7.370.3:39:20.3/.5..3 3:3.7..9202-3.9/.7.7.3502.8/03.7.31472./50740 503.59. -::54734 -:012 5454 5:9.803/7803.33.380/.702.  0:.7.3907.0-07.8702.8079.7.507.9-0702-..3...302.5..8 8./.220..0. .91/.3 02./.3-072.3..38.318/. /. -./:803.  !#$#%# &8. 203:8...507:/..//./..3/.9:5.3902... -0/.9202-07.2./804..3-0702-.:.803/79.7/.53/.7/.7.8.9 .3.32.3/3.5-07/..7 /03.3.3-07-.7.

.

42       . 5:3 -48549 .0.

8.8/ /:3..2-.3/.9.80-.7. 28.98..7...3.3.8..7.8..3 -:/.0/:..3...:574808.9:8.3 20303/.88.2438057:.3805079-:/.93 9.9.33./.3 $0-./03.2.943 %    !033.5.9.3.3...9   88.3.3/./.843. .9.3    033..39:3..3202:-:3.3/.91.9:...8:.8047.38.3.2-/./-.20...3-.3 .330....33.5.9.80-03.3   0330//.830.80-:..4-. 802039.3.330.8-0:2 202/0138.32.3 803.3574/:804342/30.7...7:-.8/.3 39073.340320325:.3 /.8.7.2-/.88.203:3:.7. 30.8.3 /:3..503.:.7.: -.802./.843..309/.7:8-07:-.320..7.3/.7:20303.3502./.25:-078.: 08.3-.03/07:3-07503.32:9.843.3.3.9. ./.5.820 80-:.9.8..330..38.7-..3/:8:34030.3.7.339073../. /.3507/.3 9.39.../.3/.3. 2.8.:3..8390....-8..847.4-.9.3.89/.9.3/.703..3/03./:.9:9.9 203438:28/.3 8007.9. 4-.29:7820202:33..8 -.35.320/..//:3.3.7..3:8.7..1034203..3907.8.3/423./.-078..3.9.3 3.90789.80-:.8..247/%7.3  .8.42:3.2. 30.3202-.3/03.909 /.8-07.3/9./ /02.39.3-039: -039:3907.3-./.280-:.38. 507:-.2 -039:3.8. 473/013943 803.5.18 04342/.90703/...381472.5.2.33:3..3503.7.9. -.089.3805079 90054303. .9..3.30.32.09079.:57480880./..3 0..8..2.3203.38073/5079:.3.7 0.078.93.0.-07/.20..9./80:7:/:3./79.304342/:3.7.32025..9.2.7.: 507/..203.7:-08.2.8.39073.-.5.8..30907.8.3  .39:3/.30/:5.3503.3/.3-.8 507.    !./8.33907.3-.47.30907.3..8.9.3-07:7.9:574808 848.-.   74-.2.78:/:95.320.7907.7.80:7:-. 31.7.3 8079.3-07-0/.9.8803.88:.9: !0702-.89. .3/. 907.57.7.2. 30./.9./:3.:7.8  07:93-0-07.38..2.97...38. 4-.7.3 20::/.7:907.39/.:50707.8 -..507.3.94-.53../.3.3 ..3802.31.5-/. 907:9./:3.8.8../.8.84-.0-.9: //038 2030.880-.30907.8.3 .33907309203:3:.7. 907.7882.820/.3 $0-..73.33 4-..   !03079.550704342.207.08..3202.39.907.34 0889038/03. 30.8..7.389.98.4-.32.843.7.39:3 80-.2- -.3.3/:5 788 2:93.82025:3.7.75079:2-:.  72:/3.8.8:9:7.03.8   .9/.3-07503.5740.93.3-07. 5033.3.3/.3./.9:7 /..34..3203./:3..843.39.3:9-..9:30.3:8.8073 203:3.88.35.3 -.. .3:.:50702-.3.7.80. 2.7..8.3/.3-.33.5.47./../.9.3././80:7:/:3.3.3-07-0/.320337.8.3.3... ./. 28.3 30.7: 507:8.32:93.-.7-.   !07:-.9.79.2..9.72.3-.2..3.203. /.2.59./03./..35.. 4-.20.8.2.3/.3-.89..-/.5.37.8..7.8.9/.8.7:./..89.3-:/.9.843 907..3-.9:7:9.05.2 900. 803.93.7/.8  4-.7.3.730..35033.7..3 2039.87043.32.:.900.4-.7/013807.3828-079. 8.8 -.9/.3/..3-0702-.3/.8  12 2:8 /..202-.397.3.545:07 /.3.3 -/./.4-./.4-.9.72..8802.3./0 7.2-:/.2.7-:/.

/..7..4-.. 3.3.97.843.7.82090.3.507..7.-...3/.2.7.3.808:.....8  4.9 .504547 50454708547.8../.5748083-8.397.:22:82/8..3/.20.3  .7%434/..3 034. .8/.3.9.33..7..80.4-.3/03.70.3043424-.8 907/.3203.3. 80.9..-.:3 /.7/5072:.50702-.2.8.:9:39:-07/.2.33.4-.3903. 2.:22:82202-039:.4380:038907../03.3907.907../03.7574/:8/.0:.8 .1034203.2 3/4308. 5.//:3.809:: -.5.:80-:.7:83.9.5/03.9:   !.1034203.8080.3  070.9.2.7..5-.-.59.17.7.3-. 3..80..2.3..3/03.1034203.3...9./ 070.5.3202 4380:0383.29:/.880-.03.:78:907.9..3 //::35:.3907.2.47.9.507/.9/:3..2.3.4-.7.7. /.890.3..3 5.8.3 3.-07.34-.3438053 !488 9047983-07503/.308547.4-.83 ..4:83/:897.50/..3.33/..3   $0.32030-:94-. :.9.7.7.4:8 /.3205:905..91././843./.3-.317.99: 5.203.503./03.9 :-:3.3907.9 907:9..3-.8.73.8.39.380-.30.3 .   .43.39..203:3:.203...8507./03..7.: 809/.-039:503..8.89/..9:8./43.3...1034203.28..203..3/.-07503/.-07.3/.2948802..3:93.90. 30.5./ $0. /.4-./843.30907.8.4-.3..8.30/.-07503/.9. 8.7 -08..9..3!.3.3203.381472..-0702-./5.38:3 070.9./3.3 802..3 -08.3.8  .907.3 /:-:3.207:5.3.3-.34-.99.7-.39.7.7.3.34 !479:8 378 /./.-./.3.3-03..5.3:8.342403 2085:3/02.507.32033.3.4-.-.2:.3-07..09.3.4-.8. 907. 54889074798.7890 3./.207::-. '0308.7.907.8/:3./.8507/.3 0-07.32:33907..8-07..73007809.8.7:4-.7.73..9 80-.0434239073.38.72070..%2:7 .3405.3.3.3-.8.2. !078.9:2-:09. $07.93.5 .80-:...73.39.3-.7./.38.8.3 .4-.8.9-.  $5./.../.-   !.3 90.8    !.3/423.3.3..34.2030-.32:82:.79.3 %434  '093..39.393./.2./ .3:93.7.2030:8:73007.5..890.39: !09077:.8903.3-.843.:./80.7.02:/.703.7.4-.98. .9 80507928.280-.9-.3 9407.3  07.8.8/.3 070.-039:-:/.745.80.80-:./80-:.3/.-.3./.3.3  $.880.3.3 .397.850828-07503/./9.//80:7450484/:3./.. . 3/.8.8.34-.8.9:./ ...3..38.7.39073.3/9075../....3 .: .8.    !.80-:.3/.2:-:3.3-:/.79/.32...202.-...8  .8848.5.9. /90:8:7 -03 -034-.3-079. 3..:5:3 .7 -08.5.880-.3507/.9../-.39.207.7. 0-:/.-08.9.8./8484 5 034203./..9/.97.3/03..:/-08..0-07.381472.3..7.:0./.8 /.4-.. 30.30.394-.30-:/.34-..32030.89/.   8:393(%0474-.3:9...80507.557480890780-:9    !..32:7320.:250/./9.8.342403/.9 ./.3507/.3/.8.302-. !.: .8...34592898203.3.20303.  ..5./80:7:/:3.9/0- 0-..5..8 070. /:3.253202-039:.3/.4-.7. 2:.8080./.5.90780-:980-03..854891/.2.3/..7.90780-:930.91..3438:28. 202503/.7.8.3.8 .9 -.072030-:9.80:2..9/03/.7.3202-039: 04254:39:203039.843..20303./.2.8.2:3 2070./.9-4/4.:3 5./3.  907:9.907..8.8.:9%03.340-.3202.3:3.9-..39.9./0  3..848.59.3/.-0.507:8.

3 0:3:.38.3/:897/.93.5.3 47.390473 05..3 .3.8.55498 47./.3-0-.0907.3203:7:3 .93.220::/.8:.443.3907.0-010803/.93.. 03.92033..820:. 93.:8079./9.947 1.75020739.:203:9:50:7.3 903448.73/4308...3202-07502-03..3/.3/./.8:920302-:85...//:3.91 5.38./.38.8.7.98.7.9 .8 .330.   $.:4-.7.302:/.3-.8080.2./03.33...340.703.7:.8209/.90780-:980-.809::.20333..3.35.3.3.507:8.93.820.33..7.09:8.. !07:8.9:89./.39:3/.907.3/...8 203.20343974/.3080..8.947574/:83..2.43943..3/33-07..3 507:8.3.3-07-.3.8:.3/./#./.207.7.7. %   .35:.0-./03.2-.7..59.8.750702-.3.:.82.7.7./.843./.3.5.3 /.9..902.8:438:28-.380-. -.3..07.-.907.3503/:/:/:3.397.9:4507.-075./...32033.3/.8050793909..3 /.-.39.2.3/.390780-:9.5/1:80-:/.3745.3.3  ..3574/:8.3 2030003.  070.39:3..99: -0702-.3..8.3:7.3.203:3.3/..3. 05.574/:..9:-039:3.9/:3.93 805079425:907/.5:32:.8.3.9 02. 3/4308.305.:..-07-.3/../.3-0702-.3:2:2/:3.7.3 .7907. -07-./.3 2033.7:39: #:39:3.34-..-:7   #0./.3808:. 202:3.2:7.2:7.9:30..3-.7. 7005479/.394-.7.7..32547803.5.7/4 %047 3203..-..5..7 /.574/:./.   0-07.3574908/.3:93.9 80.3 /.202-:.30.3./9.730.33.7.3203.3203:7:3 .3:39:202..302....3-..330.7.3203./:3..32033.3.09.7.3 -.3425.0/:.3-.3574 4-. 3/308.30-:9:.3/.3507/..39.304254.8  !03/::34-.8:./.9:30. /..9438:283.397. -09::.5...3907-..29.39/.2:.28.5.3:3. 549539:907-:.37./.5203.3.-.7:-08.907:8-07..8.9/.302-. 2..3425.3203/.342:3820//:3.9 .3:3..20893.730.70.3 /03. 798!09740:2 /.8.07/.3//::3 5:.85079:.././. 80.3203039.3 2070.42:382080.507239.38.3..8!07/.390780-:9 2070.507.9:7507/.32020:3:./902:.9072.//:3.3425.7.39.9:503.7..2:3/88...9 30.5...9 &30.3/23.25:203.8.8.3202-.8:....9242039:23.3 203:39:3.7.33..   07.3/. 8:.915.5.3-07.3-0-...83.3/.8. 25.39034442:3.2030/../.2 -/.33/.7.8.9:30.574 4-.8 8073:.203:7.5./.2.947...2:7.  2033.7..3. 53.343/..7.3./.-07.8 80.82.:507:8.7378. 574/:8-..3/.//.38.8/. 4-..7.9  07.3-..32070.207.3.3 $0-.3/.2./03.3.3-072:9:93 802039.9:9075.-.7..3-09:80907:83.9 080.2-.93   . 203:7. .9.33.7.9.80-.30-.7.:.83./..7.$07..32:93. 8.8./ 434-.7...7-.3574/:8.8.32:93.2:7.8.3.503.32033.3..32547  803.8.5.3:39:203039.2...5.3080.93.8 ..8.3.3.3//:3.7207.3 203:7:92070.350702-. -:.574908/.3043422.7.91.843./.8.3.7.05.3.38.8803.3/780-...3.31.7..9.393.-.5...9 02.  30./.907.7.8/.920.703.903442:.3574 4-./ 3/4308.3503.33.3203..393.5.30.3.8.8..8.23007 3.. .805079 7.730...5-.8.3.9:09./.304342 0/:.9:9.3507.7../80-:9/03.. 507:8. :39:202.9:88 0-.3..8.7.907.2020:3:.7.9-. -07503/.9 203/:3574/:8/. ...3.385479.9:8.8  394-.20379.3202-03.9/.33907309 !.8..3/:3.90470:3:.507239.38.83.8.09.-0-07.9/90.   $02.3425.04254574 4-. 02-./9.91.3203. /.9.3:9.7.8 //:3. 8./3.3/9:: !.3.8.

3/:5 ..3 .82.../.2.350307.3.//.05.739073.:2.9:5.73.9.8/.7$02:.30.:39:-.33.2-:70720.3-.2.:.3..80-../. -.32.3503.3.89.32:7.2-.808:39:20250740 53.4-.:-:7:..83.25.3..30.3848.:80:2.3-.89. 5.2:3 47.2038 3:3.089..3..2202507-.34-.3802.72.//:3.507:8. /.8. 2.3907.9 203/.3.843.3202.3 .7..9.9:74-.9./80:7:/:3./.203..:.3703/.3/.7574/:/. 5030-..339073.73.3549.07.-:7/.:./ 03.730.7:8.3 47.9. % -:/ 4507.02..3.3..8.5.3207:5. 802039.05.:.39490.3203:7:92070.7.8./0-703/.31.8/.9.7.7.3903..3 -07-0/..9.3/:3.33../4..339073.7..8.70-07-.2-039:503:7:3.. 07.808:. 4-.89..8..7.3.8.307.39.8./.9: /.343/:81 :3.38:3 / 802:.3.3507/./8..2 -039: -039:-07:9   4-.3/..    4-.80-.80..730..3/..3203. -0/. .30..8907947.:%' 7./7.50:.3 203.02039. /:3.9:30.3802../5078.93.8.342:3.3.32.8903.:5:3..304342/.30.331472.7.3.30.4394 .34-.7.0.9.39.90 97.8.8.-0.7.   4-.3.5.7.4250991 80-.8!07/..3/.3203.35078.- 5030-.8.3 507/.8./4 20/..9:30..843..7.9..504342/.9.804342907.5.2.880732034.8.8 .34-.3.9.31.3203.3././. 394-.39:20:..9 /.380-.. 297..3./ -.8502-.9 09..380:7:-.843. $0-. -. 30...9.   4-.35.8:3.739.9.2030-:9/72070.:20. ..9  4-.93 .7/42089   03:7:9%./.897:9:7.:.3.33..3 8.8.3 9.3-.843.2-039:54794144.9. 5.4394 !%%042/.09.3.350704342.9:. .8:/3.:.3-07/428/49.   09.8007.9.54080-.7.:90.9:5748080./..3 /.7:824/.. 4-.7/.    4-.3/8..8. 07..7..:5:3.3.3.203.8574/:8 /2.3848...34-.32070.33.71 03.8..37-03 507::/.8:.2.07..8.7.3 8..3.703.8.35.7.503.30.3/.-0702-.3802.33439..2-:3.25:202.157410843.5:3:.3. 9.83.5.3-07-.3900543 .202503.8.7   .83207:5..../03.. 2021.850704342.73.-:7: .74-.8.574/:8203.9:...9./. 317.7/2.8.390.3 03.0.2.043423.30.9./50740 /.3.3907.2.0/.3-.5:8.   ...9.8.0.8903.8./.703...7.9.3 !07:8..389.:2:2.30.2202507:.3 0907....3 907.3/03.3.32:/.. 8 ..39.50:.7-.7..07.09..8 -.3.8..//:3.3:1..8.32:/. /03.3  /2.3.3202-:..508079.3203.07./03.9:0:.   0.3/02.780:7:/:3.907.:5:3//08.7.4-.3 9073907..388902507/.354.3/.98:.07..388902502-.394-.3-07574/:8/-07-..3802./.2.38107 -078.9/:3..9...8.9.39.07.:8. 805079503:3.0- 8:...3.71-0.8.3907:://.390344 .3/.7. 30. 8007.5:8.33. !07:8.3903././..3 .2.88:.7. 203::5.7903.2-./3.3 20..8. /.:5.850704342.2507.8.804342.3  4-.07.2 :8./.8    4-.850704342.7. -.8!0704342..331472..7.9.8 -.53.8/03..-.202-:.8.31.9.8.324.32.38.7.380.8..3.2 300705.82.34-.33.843.9..3-0-.718079..35. $0-.2.-:7: 0/.3/. 202.:580:2.8.38:.:!%.703.3. 574/: 574/:4-.8. /.07...347.7.2025:3.5.2-/.7./802.

.3502-0.8.5.7..20207:.5..-079.7.3:39:502-..7.305.8/.8203.. 30./32.3.33808:.    0:.32.9/. /03.3.3.3:93.2.0:7.3.2.3 0--0-.34-.28..3507/.3/.-:.3/.7.3/.30- 010803 4:95:9/:3.5.3.3907:9.3.502-..05..35.9/93./42089 !07:8.23007/./02-..5. 390381.843.304342  !02-.-0702-.357490805.:0-:..8.30--0-.7.32030-./-.24/.32033..89.:.3:39:202.33./.3:3.3.50702-.3/.9.7.730..32033.-.7/4 0.39:2030/.8.9-.80947.: 5.5.8.25:-078.73007.39./.88907.9/..3425.9-.8:5. 30.7..05.203.7: -0702-..388902507/.907./.3. 30...7 .03/07:3203.7.3/02..30--.3.7.28:.3-.54030.8/.73007.   0-.3 -././.8/.2:7.8..7.9 $0.305.7..3/03./03.8:.3-.8.3/2 507:8.78..7:.9.8/.73.3    033.3.7 8508.3.7:39:574/:/.7.7..2-039:503/.3 507/.3.3.804342   !74/:84-.3/.9.3:3.502-.8 2032-:.3  !.8.3.3..332030-.7/:3.8202:33.2.-0702-.//.3.3.8.-:3./.3..843. .3/:897.30--0-.83/.3 8.3.30.3-07-. 80...: 8508.2.7.8.30-.8.3 -.32:93.202507405.7..9.3 31.9..:.5.380.5..33.302..95079:2-:.7.085479/.30--0-.3.3/.23007  !07/.3809473/:897 /42089./..502-.8.9202-.393:39:202-07.8.3.94030.3/4208938073.7:. 203:3.  !07/.7.5.5.3..2-.30-703/.9.../. /.3  4-.9.3.73007 .7.2 /.330.393/:897 03. 30.3..32547 $0-.2.8./#.3202.-.802.5907:9...3.703.7.3/.947574/:8/:3.33/.8.5307.:24-. 3.2.3809473/:897  $.3/.2-.35.9:010/.3809473/:897/.. $0./.3809../.324/.3/.390344...3 /-:9:.92032.7.8./.35.3.3:.3 0.7.724/./80-:..9 .8.:3.2032547 0--.7-07-.7.-0702-.9..530.9202507-:7: 43/8307.3507/.83 909.8.750704342.90.8.3    030/.39047 0:39:3.74-..39/.3 -07503.2-.-0702-..3.3  .92033.32.3:.-.2./.7./.5.73007907:9.7.3903.339073.2-./.9/50740/.71./.903.340 507:8..:.73007.3:.9:30..3.32.089.324/..8202:33. 8..39:3.390780-:9   0-:7:...089.5.8.3.3/903./..880.907//..9/:3.31.50704342.9. %425843203.9:30.0:.20.3.3.804342   03.30-.7.30--..75.324/.8.9.9390.7-.947 1.3202507400:39:3./.340507:8.3.7..9/../.34-.3 10-:7:..3/.8079..8./.9.3438:2032025:3.. /03.7 :...  4/.3.30--.843..3/:897 3/:897.39: 0907.. 9/. -0702-.8.5..9.-.7/.3/..39.7.3.8 !0702-.34-.23007    .7.23.9    02507-:7:307.089.3 2.74-.9202507400--.3507/....39: 438:203:.7.8..30..38.91 /.7.

304342 80.8.8202503..3 -079.78...3-0702-.83.3-079.-:7:   4-.503..2203:7:3 /.3!:3 .848.2-.9:30.9.3 /.8...380-.8. 09.3/3.8.7.2.7.7.3-079.2-.5 -07-.7./.3    202507-:7:5748505079:2-:..9: 30.502-.9..843.73007.304342 !03/.9/.8./2.3/03.3/420892074849 09/.:08 .-.32033.39/..3 3...3010-:7:05.7.4-. 503/05079:2-:./802..:5:35078058-07. $0-.38050793..9.//.5.  4-..2.33094503/.74-..:2... 04342 2.9 9072.5.3 ..:/.9:01050393/..2.3.8.3.-  $.33..2.31./.280/.502-.-.3.8 24/...5.35079:2-:.3    $09470:.2  09.3.3.3.:5:35078058.39.502-.3202-:7: !.39/.92032-:.9.95079:2-:.30:39:3.3/240.8-07.3203.3802. /.9 %/.802.3  5.80:.2030-.307.73007 307..7.3 08025.30..3:9402.5.203..03/07:3203.8/..8...7.-:7:/..:./.7.73.3203.2/ 5.2.3 /809470:.9./..7:.380.39/.7..5307.9/./.89.3.7.-.7.9..205:95.33.9.8..3. 0-:/.33/.257802:.:3. ..850.3203:7.5.7.0-:/.304342.8.7985.3.3.4-.2.33. /897-:8503/. ..9.32033.8: 307./../.-.089.439480-:.3..3.9.3.8.080:7:.5.947574/:8/.8.:.5079:2-:.32.3./.5. 2.2-..9907.3..03/07:3203.3010-:7:05..3502-.78..9802.5.850 .9-:7:907..089.7.9-07.. 3.78.33.8: /.503.8..89.23007../.7.3.2 /0189 3..3.28:.9.3203..8.3:7.7.3. .089./.2-.3.7.7..08547 /.089.089.38:.. .5.8.-.9 /.5.3.850 0.9.2-.7300705.3043423.7.8 2032-:..3.9..5././.3.72..3.3.8.3/.8.-.3802. 54794144.5..5.7 3. 3.79.33..3 $:- 0-:/.-.3/.3.89.502-...7:./-079.-0702-.9.../.3 802.7.-./9/.304342.33.3-079.3-08.5748505079:2-:.32.70:.8. ..83907:9./.8.3 503/.:...80-:/.850-:/.73007802.2-.9..-.- .3 ..3.

7 -...:20/.3/.980203...2...3207:5./.-.8500.339073..8.9.3  50/.3.20.8.5.2.2:3 50702-.8/.7.58448 ..:808047.203../5.39../..3.843..34-.745.9079039:080:7:/:3./.5.0   /03.33. !07:-.7-.3..9//:3.9:.7-..38.35./-:/.3.8 439./.7..42:3.3573852:90-:/.5.-. .0803..347.3./8.82 /./.3   0702-.8.3.32030-./:3.350302:.3-:/.7507.   0702-. 803.3-0702-.3 2:9..9:7820/.3   0702-.3/./..3 12/.8.8088:.5030.80-:/..3 :.33..3439.7: 40.9/90:8:7/.33 203.7./. 50702-.3.39.8./:3..8...93.3/:.7.3.3907/.:..-. 3.3 .750780-.33..70-:/.90780-.390381907. 8050795.80-:/.7 0-:/.9025..9 0-07-.9034442:3...5.4-.38.030.9.   !030-...5..2.24/0.3..80-:..3   4-..7.78.203.35.7.73.7.380../.80-:/.3. /..5079:.3.793.33.3 .3-:/.8.33./50393.880-.7.8.78:.3.:9:7.3.:9.7..9: 3/..3-078.39.:9:70 90./.3-.27..302:/.50-:/.. 47  .3.257..3 42:3.3... 1880-.907../:907..3   7-0702-..3 850 .3808047.8.9/.38.3802.3..05.9:30.3-078.0.3:9..33.30-:/.4-.9:.2..257..3 $0-..9/503.93.38:-88902/..:47/.3 !0    .390780-:9203.8 5027.0-2:/.   $02.34-..

94739073.7.03.3702.7/.-8.205:9802:..7 089073.5. ./...90780-:9 808047..388   013803.. 3../80-..79434 2:.3702..8 O %.8.3702./..3974.20302-...:/./.....8...5.3 .3 03.3#02..384844 03. #02.507..030.203.8.378/03./.74-.80/:.....340702.50.907.9448848.3907.8 !079.3.9:-039:503.343889038/./348  207..39/.3#02./7702./.8..93.:8:880. .8-0:2..9.38:/.20250.:2.389.3848.3/0..39./.2.2-. 08.3-07:8. -.3.347..:3 !.. 702../3./.3 -039:507..:.7../.5..3/.:5:31.    43974/7.3 408.3/73.8./93/.380503/. !07.2:.:702..947/.4:79 5.37..3702.3. 907-039:3. 907-039:3.3401.32.:.$07./3.3:39:.7702. /:..73472.2070.3:25:.3-448/.... 03.  2. O !03.-...030 /036:03.320325.3907.3.7-07-.-039:3907.9:803/7 39073..503//.702.:.848./03.3/.5.507.30.9  038 03803..3723.507. :.3 47.2. ..2.5.3  O $.2:..20. 907.  03..7.80..5.. 3472.3./0399.5..:..8.2:3 2.:8./ .9-.. 97.7:.:90780-:9.-8..   788/0399..3.9..7.-..393..9.9/9072.33.203:7:95.3/809./.2.-07.38484485.3.33.5...03. 2070.3702.  9.8..5..320325.2 0/:5..:.9/..203/..8 !07:-.-.73.207:5.42439039%0. ::25/.: 3..5.8507.3:39:/.302.. 0/:...702.9..3.702..7.207:5.   !..703.03..:7.:3.980..3/80-..3.507.8..-907.32.907.3207:.3.25.3702. O .947/.3/.202:33..7  !030-.9507..   $0..37..3202-0/.3 9/.3702.3.. 803/7/..3   .03.. !07. .7. O $08-0-.::52.8.../84749 .

947089073.0:.9.380-.   0:.:202.07.3702.3.7. ..50889038.3/:.343974/7:39:-0793.3907807095./03../5030-.3..:90780-:9 3../3.8.507.7.:507-0/. 09:5:3-.39/././03./.7..2.3503//. 9/./.39..2070.7. 9/.9/9072.3.347.: 3.20309.:808:.7./.03.390. .-907./0:. .350309.:30.8.9/9072. 202-07../.:507.-8.349.702.0:. -8.9.3.39:..3.-8.93.. !07.3.7.3907.5.: 507808.3.3.3:7.. ..39.33.3-.5:3 805079907.20302-.915..   .202..5..42:3.    %02.:5034.   42:39..  !03//.3.2:39/. 203.38..3.:.349./..

5..3.3/.3-.3.70:.3.5../.907503. 702.35439 5079.3-07./. 80-0:23.9073.    02..   0.9.8.59.3/03.72438 42:3..:/.702.3/.3-..53    /.20.3.347..702.8202507-./..9.8/03.33.2:/.3:7.3702.:39:20.3/42:39..5.380-.79/.9.8.7:8-8..3 80-.3. 902.5. .3.803. 202-07.803.3-..82.2070.9.3   995.202-039:09.:42:39.7:..2.7./..8/.25.907.380-..3203..9/.808:.7./0399.9..3/7. ./03.7:8-07.8..91 /.3 #02..:.2.2:331:747./03.33:3.0.8507./78090.3.39:.38...5.9.993.302.39025.:2.:.357385090.3/0..390.:    #02.9.3 47.3:39:203.43974/7-8.3/.:.7.3:3.5.43/80:..3-8.202902..7. :7: 902..3.3..3..8079.39:.:39:202-03.7..249.   ./. 0:.:.    #02./...3-.203/.47..3.

.

330.42. . .7.

74-.3.         .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful