P. 1
Doc

Doc

|Views: 1,693|Likes:
Published by Laila Nurul Wahidah

More info:

Published by: Laila Nurul Wahidah on Oct 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/27/2013

pdf

text

original

Sebaran titik pengukuran geolistrik diusahakan dapat mewakili

daerah survei, sehingga informasi yang diperoleh dapat memberikan

deskripsi yang lengkap tentang daerah survei. Dari penelitian di desa

Temperak telah dilakukan pengukuran sebanyak 15 titik sounding. Kelima

belas titik tersebut dapat dilihat pada gambar 4.1.

Data sounding geolistrik tersebut diolah dengan program Interpex-

1D yang hasilnya berupa perlapisan batuan dengan nilai resistivitas,

kedalaman, dan ketebalannya. Hasil pengolahan data dengan program

interpex-1D tersebut dapat digunakan sebagai bahan acuan untuk membuat

penampang dua dimensi secara manual. Dengan cara mengurutkan setiap

titik dalam satu garis lurus pada satu lembaran kemudian dibuat model

pelapisannya dengan menarik setiap batas nilai resistivitas yang sama antar

titik. Dari hasil penampang dua dimensi manual dapat digunakan sebagai

bahan untuk interpretasi data selanjutnya. Pada tahap ini dibuat tiga buah

penampang dua dimensi, yaitu; titik 15 – 5 – 3 – 9 (TPR-1) dengan arah

bentangan timur-barat serta titik 10 – 11 – 9 (TPR-2) dan titik 14 – 13 – 12 –

7 – 2 (TPR-3) dengan arah bentangan selatan-utara.

52

Gambar 4.1. Peta Daerah Penelitian (Desa Temperak)

53

49,7 - 78 Ohm-m

1,5 - 1,9 Ohm-m

3,1 - 18,9 Ohm-m

15

5

3

9

Gambar 4.2. Penampang Dua Dimensi TPR – 1

54

35 - 78 Ohm-m

1,6 - 2,4 Ohm-m

3 - 17,9 Ohm-m

10

11

9

Gambar 4.3. Penampang Dua Dimensi TPR – 2

55

15 - 39,6 Ohm-m

77 - 99 Ohm-m

1,2 - 1,9 Ohm-m

2,3 - 14,5 Ohm-m

14

13

12

7

2

Gambar 4.4. Penampang Dua Dimensi TPR – 3

56

1) penampang dua dimensi titik 15 – 5 – 3 – 9 (TPR – 1)

Berdasarkan penampang dua dimensi pada gambar 4.2 dapat kita

interpretasikan adanya pelapisan tanah maupun batuan berdasarkan nilai

resistivitasnya dan juga ketebalannya. Interpretasi litologi dari penampang

dua dimensi pada titik 15 – 5 – 3 – 9 dapat kita tabelkan rentang nilai

resistivitas dan ketebalan tiap lapisannya sebagai berikut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->