Strategi Distribusi

A. Pengertian Dan Arti Penting Saluran Distribusi Keputusan mengenai saluran distribusi dalam pemasaran adalah merupakan salah satu keputusan yang paling kritis yang dihadapi manajemen. Saluran yang dipilih akan mempengaruhi seluruh keputusan pemasaran yang lainnya. Dalam rangka untuk menyalurkan barang dan jasa dari produsen kepada konsumen maka perusahaan harus benar-benar memilih atau menyeleksi saluran distribusi yang akan digunakan, sebab kesalahan dalam pemilihan saluran distribusi ini dapat menghambat bahkan dapat memacetkan usaha menyalurkan barang atau jasa tersebut. Sebelum penulis membahas lebih lanjut tentang saluran distribusi ini, maka ada baiknya kita lihat beberapa definisi mengenai saluran distribusi ini. Menurut David A. Revzan bahwa: Saluran distribusi adalah merupakan suatu jalur yang dilalui oleh arus barang-barang dari produsen ke perantara dan akhirnya sampai kepada pemakai. Definisi ini masih bersifat sempit, dan istilah barang sering diartikan sebagai suatu bentuk fisik. Menurut Alex S. Nitisemito mengemukakan bahwa: Saluran distribusi adalah lembaga-lembaga distributor atau lembaga-lembaga penyalur yang mempunyai kegiatan untuk menyalurkan barang-barang atau jasa-jasa dari produsen ke konsumen. Definisi lain tentang saluran disribusi ini adalah yang dikemukakan oleh: The American Marketing Association yang juga mengemukakan tentang banyaknya lembaga yang ada dalam aliran atau arus barang. Defenisi tersebut yaitu: Saluran distribusi meupakan suatu struktur organisasi dalam perusahaan dan luar perusahaan yang terdiri dari agen, dealer, pedagang besar dan pengecer, melalui sebuah komoditi, produk atau jasa yang dipasarkan. Definisi yang lebih luas mengenai saluran distribusi adalah yang dikemukakan oleh C. Gleen WaIters sebagai berikut: Saluran distribusi adalah sekelompok pedagang dan agen perusahaan yang mengkombinasikan antara pemindahan fisik dan nama dari suatu produk untuk menciptakan kegunaan bagi pasar tertentu. Dari definisi-definisi tersebut diatas dapat diketahui adanya beberapa unsur penting, yaitu: 1. Saluran distribusi merupakan jalur yang dipakai oleh produsen untuk memindahkan produk mereka melalui suatu lembaga yang mereka pilih. 2. Saluran mengalihkan kepemilikan produk baik secara langsung maupun tidak langsung dan produsen kepada konsumen. 3. Saluran distribusi bertujuan untuk mencapai pasar tertentu. Jadi pasar merupakan tujuan akhir dari kegiatan saluran. 4. Saluran distribusi merupakan suatu kesatuan dan melaksanakan sistem kegiatan (fungsi) yang lengkap dalam menyalurkan produk.

Agen pengangkutan borongan (Bulk Transportation Agent) b. Pedagang besar adalah: Sebuah unit usaha yang membeli dan menjual kembali barang-barang kepada pengecer dan pedagang lain dan/atau kepada pemakai industri. tetapi mereka tidak mempunyai hak untuk memiliki barang yang di perdagangkan. Untuk lebih jelasnya definisi agen adalah: Lembaga yang melakasanakan perdagangan dengan menyediakan jasa-jasa atau fungsi khusus yang berhubungan dengan penjualan atau distribusi barang. Yang termasuk dalam agen seperti: perusahaan transport. Pedagang Besar Istilah pedagang besar ini hanya digunakan pada perantara pedagang yang terikat dengan kegiatan perdagangan besar dan biasanya tidak melayani penjualan eceran kepada konsumen akhir.Perantara Pedagang Pada dasarnya perantara pedagang (Merchant Middlemen) ini bertanggung jawab terhadap pemilikan semua barang yang dipasarkannya. Adapun lembaga-lembaga yang termasuk dalam golongan perantara pedagang adalah : 1. 2. yaitu: a. Untuk lebih jelasnya definisi dari. Pengecer Perdagangan eceran meliputi semua kegiatan yang berhubungan secara langsung dengan penjualan barang atau jasa kepada konsumen akhir untuk keperluan pribadi (bukan untuk keperluan usaha). Pada dasarnya perantara agen dapat digolongkan kepada dua golongan. Agen pembelian dua penjualan (Purchase and sales agent) Kegiatan agen penunjang adalah membantu untuk memindahkan barang-barang sedemikian rupa sehingga mengadakan hubungan langsung dengan pembeli dua penjual. Secara definisi dapat dikatakan bahwa: Pengecer adalah: sebuah lembaga yang melakukan kegiatan usaha menjual barang kepada konsumen akhir untuk keperluan pribadi. Perantaraan Agen Perantara agen (Agen Middlemen) ini dibedakan dengan perantara pedagang karena tidak mempunyai hak milik atas semua barang yang ditangani. dan sebagainya. Dalam hubungannya dengan pemindahan milik. perusahaan pergudangan. Agen penyimpanan (Storage Agent) c. Mereka terbagi dalam beberapa golongan. kegiatan perantara pedagang ini berbeda dengan lembaga lain. Agen Penunjang Agen penunjang merupakan agen yang mengkhususkan kegiatannya dalam beberapa aspek pemindahan barang dan jasa. Jadi agen penunjang ini melayani kebutuhan-kebutuhan dari setiap kelompok . pemakai lembaga. dan pemakai komersial yang tidak menjual dalam volume yang sama kepada konsumen akhir. Tidak menutup kemungkinan bahwa produsen bertindak sekaligus sebagai pedagang karena selain membuat barang juga memperdagangkannya. Namun demikian tidak tertutup kemungkinan adanya penjualan secara langsung dengan para pemakai industri karena tidak semua barang industri selalu dibeli dalam jumlah besar. Agen pengankutan khusus (Specialty Shipper) d. yakni: 1.

Jasa-jasa yang dilakukannya antara lain berupa: 1. perusahaan angkutan dapat menyewa alatalat transport kepada perusahaan lain. Jika pasarnya berupa konsumen dan pasar industri. Apabila pedagang atau lembaga lain tidak dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan penyaluran barang. sehingga kelangsungan hidup perusahaan dapat terjamin. Perlu diketahui bahwa agen dapat menyewa agen-agen yang lain. d. dokter dan sebagainya c. oleh karena itu keadaan pasar merupakan faktor penentu dalam pemilihan saluran tersebut. Beberapa faktor pasar yang harus diperhatikan adalah: a) Konsumen atau pasar industri Apabila pasarnya berupa pasar industri. Agen yang membantu dalam penyediaan informasi. maka pengecer jarang atau bahkan tidak pernah digunakan dalam saluran ini. agen pelengkap dapatdigolongkan kedalam : a. Agen Pelengkap Agen Pelengkap berfungsi melaksanakan jasa-jasa tambahan dalam penyaluran barang dengan tujuan memperbaiki adanya kekurangan-kekurangan. Jasa khusus lainnya Berdasarkan bermacam jasa yang mereka tawarkan tersebut. surat kabar. Faktor . Sebagai contoh: Sebuah biro periklanan dapat menggunakan radio atau televisi sebagai media periklanan bagi perusahaan. Agen khusus yang tidak masuk dalam tiga golongan dimuka. lembaga penelitian. seperti televisi. seperti biro iklan. Agen yang membantu dibidang keuangan. maka agen pelengkap dapat menggantikannya. Faktor-faktor tersebut antara lain menyangkut : 1. Pemilihan saluran distribusi yang efektif akan mampu mendorong peningkatan penjualan yang diharapkan. Kedua macam perantara (Agen dan pedagang) tersebut sama-sama pentingnya dalam pemasaran. Jasa Finansial 3. Agen yang membantu dalam mengambil keputusan. perusahaan akan menggunakan lebih dari satu saluran. B. Dalam praktek agen semacam ini dapat dilakukan sendiri oleh sipenerima barang. begitu pula dalam hal pengangkutan. . Jasa pembimbingan / konsultasi 2. Pertimbangan Pasar (Market Consideration) Saluran distribusi sangat dipengaruhi oleh pola pembelian konsumen. Jasa Informasi 4.Faktor Distribusi Yang Mempengaruhi Pemilihan Saluran Produsen harus mempertimbangkan berbagai macam faktor yang sangat berpengaruh dalam pemilihan saluran distribusinya. radio. seperti bank b. dan sebagainya.secara serempak. 2.

Pertimbangan Barang Beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dari segi barang ini antara lain: a) Nilai unit Jika nilai unit dari barang yang dijual relatif rendah. b) Besar dan berat barang Manajemen harus mempertimbangkan ongkos angkut dalam hubungannya dengan nilai barang secara keseluruhan. e) Kebiasaan dalam pembelian Kebiasaan membeli dari konsumen akhir dan pemakai industri sangat berpengaruh pula terhadap kebijaksanaan dalam penyaluran. Tetapi sebaliknya. maka perusahaan dapat mengadakan penjualan secara langsung kepada pemakai. Dalam hal ini produsen harus mempunyai penjual yang dapat menerangkan berbagai masalah teknis penggunaan dan pemeliharaannya. Termasuk dalam kebiasaan membeli ini. Jika ingin menggunakan maka harus dipilih perantara yang memiliki fasilitas penyimpanan yang cukup baik. sehingga terdapat beban yang berta bagi perusahaan. maka produsen cenderung untuk menggunakan saluran distribusi yang panjang. dan sebagainya. c) Mudah rusaknya barang Jika barang yang yang dijual mudah rusak. industri kertas. baik sebelum. biasanya disalurkan secara langsung kepada pemakai industri. maka perusahaan dapat menggunakan distributor industri. Mereka juga harus dapat memberikan pelayanan. pasar dapat dibagi kedalam beberapa konsentrasi seperti: industri tekstil. jika nilai unitnya relatif tinggi. d) Jumlah pesanan Volume penjualan dari sebuah perusahaan akan sangat berpengaruh terhadap saluran yang dipakainya. maka perusahaan tidak perlu menggunakan perantara. Jika ongkos angkut terlalu besar dibandingkan dengan nilai barangnya. . dimana besar dan berat barang sangat menentukan. c) Konsentrasi pasar secara geografis Secara geografis. atau relatif kecil. maka sebahagian beban tersebut dapat dialihkan kepada perantara.b) Jumlah pembeli potensial Jika jumlah konsumen relatif kecil dalam pasarnya. d) Sifat teknis Beberapa jenis barang industri seperti instalasi. antara lain: • Kemauan untuk membelanjakan uangnya • Tertariknya pada pembelian dengan kredit • Lebih senang melakukan pembelian yang tidak berkali-kali • Tertariknya pada pelayanan penjual 2. Jadi. maka saluran distribusinya pendek atau langsung. Untuk daerah konsentrasi yang mempunyai tingkat kepadatan yang tinggi maka perusahaan dapat menggunakan distributor industri. Jika volume yang dibeli oleh pemakai industri tidak begitu besar. perantara dapat menanggung sebagian dari ongkos angkut.

lebih suka menggunakan perantara. Jadi yang ingin mengawasi penyaluran barangnya cenderung memilih saluran yang pendek walaupun ongkosnya tinggi. kalau barang dijual berdasarkan pesanan. Demikian sebaliknya. maka akan banyak perantara yang bersedia menjadi penyalurnya. Tetapi. apabila ia dapat membawa barang produsen dalam persaingan. 3. maka perusahaan dapat menjual langsung kepada pengecer. d) Pelayanan yang diberikan oleh penjual Jika produsen ingin memberikan pelayanan yang lebih baik. b) Pengalaman dan kemampuan manajemen Biasanya perusahaan yang menjual barang baru. b) Kegunaan perantara Perantara akan digunakan sebagai penyalur. e) Barang standard dan pesanan Jika barang yang dijual berupa barang standard. f) Luasnya product line Jika perusahaan hanya membuat satu macam barang saja. maka dipelihara sejumlah persediaan pada penyalur. Hal ini disebabkan karena umumnya cara perantara sudah mempunyai pengalaman. sehingga manajemen dapat mengambil pelajaran dari mereka. atau ingin memasuki pasaran baru.maupun sesudah penjualan. maka penyalur tidak perlu memelihara persediaan. seperti membangun ruang peragaan. jika macam barangnya banyak. Pertimbangan Perantara Dari segi perantara beberapa faktor yang pertu dipertimbangkan adalah: a) Pelayanan yang diberikan oleh perantara Jika perantara ingin memberikan pelayanan yang lebih baik. . maka penggunaan pedagang besar sebagai penyalur adalah baik. mencarikan pembeli untuk perantara. misalnya dengan menyediakan fasilitas penyimpanan. maka produsen akan bersedia menggunakannya sebagai penyalur. Pengawasan akan lebih mudah dilakukan jika saluran distribusinya pendek. Pekerjaan semacam ini jarang sekali bahkan tidak pernah dilakukan oleh pedagang besar/grosir. 4. Pertimbangan Perusahaan Dari segi perusahaan beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan adalah: a) Sumber pembelanjaan Penggunaan saluran distribusi langsung atau yang pendek biasanya memerlukan jumlah dana yang lebih besar. dan selalu mempunyai inisiatif untuk memberikan usul tentang barang baru. Oleh karena itu saluran distribusi pendek ini kebanyakan hanya dilakukan oleh perusahaan yang kuat dibidang keuangannya. c) Pengawasan saluran Faktor pengawasan saluran kadang-kadang menjadi pusat perhatian produsen dalam kebijaksanaan saluran distribusinya. Perusahaan yang tidak kuat kondisi keuangannya akan cenderung menggunakan saluran distribusi yang lebih panjang.

maka produsen memilihnya sebagai penyalur.banyaknya untuk mencapai konsumen. Perusahaan berusaha menggunakan penyalur. e) Ongkos Jika ongkos dalam penyaluran barang dapat lebih ringan dengan digunakannya perantara. Pada umumnya distribusi eksklusif ini banyak digunakan : a) Untuk barang-barang special b) Apabila penyalur bersedia membuat persediaan dalam jumlah besar. terutama pengawasan terhadap tingkat harga eceran yang dibebankan kepada konsumen. yaitu: 1. Penentuan Banyaknya Penyalur Setelah menentukan saluran distribusi yang akan dipakai. d) Volume penjual Dalam hal ini produsen cenderung memilih perantara yang dapat menawarkan barangnya dalam volume yang besar untuk jangka waktu yang lama. 2. seperti minyak pelumas. Jadi perusahaan atau produsen hanya menjualkan barangnya kepada satu pedagang besar ataupun pengecer saja. terutama pengecer sebanyak. . sehingga pembeli lebih leluasa dalam memilih produk yakan dibelinya. Distribusi Selektif Perusahaan yang menggunakan distribusi selektif ini berusaha memilih suatu jumlah pedagang besar dan atau penyalur yang terbatas dalam suatu daerah geografis tertentu.c) Sikap perantara terhadap kebijaksanaan produsen Kalau perantara bersedia menerima resiko yang dibebankan oleh produsen. Distribusi Intensif Distribusi intensif ini dapat dilakukan oleh produsen yang menjual barang konvenien. Makin cepat konsumen terpenuhi kebutuhannya. dan sebagainya. dan juga pada usaha kerja dengan penyalur dalam periklanan. Hal ini dapat memperingan tanggung jawab produsen dalam menghadapi berbagai macam resiko. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pengawasan. mereka makin merasakan kepuasan. Hal ini dimaksudkan untuk lebih memfokuskan pemasaran produknya kepada konsumen tertentu. Semua ini dimaksudkan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan konsumen. maka hal ini dapat dilaksanakan terus. distribusi intensif ini biasanya untuk jenis operating supplies atau barang standard lainnya. C. perusahaan/produsen perlu menentukan jumlah perantara untuk ditempatkan sebagai pedagang besar atau pengecer. Dalam hal ini produsen mempunyai tiga alternatif. misalnya resiko turunnya harga. sehingga dapat menjamin produknya sampai dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen 3. Distribusi Ekslusif Distribusi ekslusif digunakan oleh perusahaan atau produsen dengan menggunakan satu pedagang besar atau pengecer dalam daerah pasar tertentu. ALTERNATIF PENENTUAN BANYAKNYA PENYALUR A. Sedangkan untuk barang industri. Dalam hal ini penyalur sendiri juga memiliki keuntungan karena banyak pembeli yang akan membeli kepadanya.

Pengecer . Jenis-Jenis Saluran Distribusi Dalam perekonomian yang telah maju.Pengecer . b) Produsen . Dalam menyalurkan barang konsumsi ada lima jenis saluran yang dapat digunakan. Adapula beberapa produsen yang mendirikan toko pengecer sehingga dapat secara langsung melayani konsumen. tidak menjual kepada . Dan tidak sedikit perusahaan yang menggunakan beberapa kombinasi saluran distribusi untuk mencapai segmen pasar yang berbeda. Sebuah perusahaan mungkin mendistribusikan barangnya secara langsung kepada konsumen meskipun jumlahnya cukup besar. produsen hanya melayani penjualan dalam jumlah besar. Hal ini dimaksudkan untuk menekan biaya pencapaian pasar yang luas menyebar yang tidak mungkin dicapai produsen satu persatu. Ada beberapa alternatif jenis saluran yang dapat digunakan berdasarkan jenis produk dan segmen pasarnya. produk yang bersangkutan harus melalui berbagai macam perantara. dan dinamakan sebagai saluran distribusi tradisional.c) Apabila produk yang dijual memerlukan servis sesudah penjualan. dan sebagainya. a) Produsen . pengecer besar langsung melakukan pembelian kepada produsen. Oleh karena itu saluran ini disebut saluran distribusi langsung. Saluran Distribusi Barang Konsumsi Penjualan barang konsumsi ditujukan untuk pasar konsumen. Disini. Namun alternatif akhir ini tidak umum dipakai. mala rantai jalur distribusi tadi dapat rnenjadi pendek bilamana produsen secara langsung menghubungi pembeli akhir untuk menawarkan produk mereka. B. Sebaliknya. reperasi. dimana umumnya dijual melalui perantara. Produsen dapat menjual barang yang dihasilkannya melalui pos atau langsung mendatangi rumah konsumen (dari rumah ke rumah). Untuk itu. begitu juga sebaliknya. Proses penyaluaran produk sampai kepada pembeli akhir dapat panjang ataupun pendek.Konsumen). para produsen tidak menjual hasil produksi mereka secara langsung kepada pemakai akhir. Banyak cara yang dapat digunakan untuk mendistribusikan barang dan juga kepada pembeli. setiap perusahaan hendaknya dapat menentukan mata rantai yang paling tepat.Pedagang Besar . yaitu: 1. Disini. kepada pedagang besar saja. tanpa menggunakan perantara. saluran ini juga disebut sebagai saluran distribusi langsung. seperti: pemasangan. Mata rantai jalur distribusi itu akan menjadi panjang bilamana sebelum jatuh ketangan pemakai. sedangkan perusahaan lain mendistribusikan produknya lewat perantara.Konsumen Seperti hainya dengan jenis saluran yang pertama (Produsen . sebab mata rantai yang tepat untuk perusahaan tertentu belum tentu tepat untuk perusahaan rang lain. sesuai dengan kebijaksanaan saluran distribusi yang dianut oleh masing-masing perusahaan.Konsumen Saluran distribusi semacam ini banyak digunakan oleh produsen.Konsumen Bentuk saluran distribusi yang paling pendek dan yang paling sederhana adalah saluran distribusi dari produsen ke konsumen. c) Produsen .

maka saluran distribusi yang dipakainya juga agak berbeda.Pedagang Besar .Pemakai lndustri Saluran distribusi dari produsen ke pemakai industri ini merupakan saluran yang paling pendek. Pembelian oleh pengecer dilayani pedagang besar. .dapat menggunakan distributor industri untuk mencapai pasarnya. 2. la menjalankan kegiatan perdagangan besar.Konsumen Disini.Pemakai lndustri Saluran distribusi ini dapat digunakan oleh perusahaan dengan pertimbangan antara lain bahwa unit penjualannya terlalu kecil untuk dijual secara langsung.Distributor lndustri . c) Produsen . produsen alat-alat untuk bangunan. (yang tergolong jenis instalasi) b) Produsen .Pemakai lndustri Biasanya saluran distribusi semacam ini dipakai oleh produsen yang tidak memiliki departemen pemasaran. dan pembelian oleh konsumen dilayani pengecer saja.Konsumen Dalam saluran distribusi.Agen . Agen yang terlihat dalam saluran distribusi ini terutama agen penjualan. Juga perusahaan yang ingin memperkenalkan barang baru atau ingin memasuki daerah pemasaran baru lebih suka menggunakan agen.Agen . e) Produsen . sering menggunakan agen sebagai perantara untuk menyalurkan barangnya kepedagang besar yang kemudian menjualnya kepada toko-toko kecil.Pengecer .Agen . Saluran distribusi barang industri juga mempunyai kemungkinan/kesempatan yang sama bagi setiap produsen untuk menggunakan kantor/cabang penjualan. produsen memilih agen sebagai penyalurnya. Produsen lain yang dapat menggunakan distributor industri sebagai penyalurnya antara lain: produsen barang bangunan.pengecer. Saluran distribusi semacam ini cocok untuk barangbarang industri seperti kapal.Pemakai Industri Produsen barang-barang jenis perlengkapan operasi dan kasesoris. d) Produsen . Kantor atau cabang ini digunakan untuk mencapai lembaga distribusi berikutnya. Dalam hal ini agen penunjang seperti agen penyimpanan sangat penting peranannya.Pengecer . Keempat saluran distribusi itu adalah: a) Produsen .Distributor Industri . dalam saluran distribusi yang ada.Agen . dan disebut sebagai saluran distribusi langsung. Saluran Distribusi Barang Industri Karena karakteristik yang ada pada barang industri berbeda dengan barang konsumsi. lokomotif dan sebagainya. Selain itu faktor penyimpanan pada saluran perlu dipertimbangkan pula. d) Produsen . Biasanya saluran distribusi ini dipakai oleh produsen bilamana transaksi penjualan kepada pemakai industri relatif cukup besar. Sasaran penjualannya terutama ditujukan kepada para pengecer besar. dan sebagainya. Ada empat macam saluran yang dapat digunakan untuk mencapai pemakai industri.

kebutuhan akan faedah waktu dan tempat menjadi jelas. Pemasaran jasa perantara merupakan cara lain untuk meluaskan distribusi. 2) Promosi. 3) Negosiasi. asumsi resiko yang berhubungan dengan pelaksanaan fungsi saluran pemasaran tersebut.serta kekuatan dalam lingkungan pemasaran yang potensial pada saat ini. sehingga jasa dapat disalurkan lewat sistem distribusi penjual. Jadi majikan menjadi perantara dalam distribusi jasa bank. oleh karena banyak jasa yang tidak dapat dihantarkan.FUNGSI SALURAN DISTRIBUSI Sebuah saluran pemasaran melakukan tugas memindahkan barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Bagi lembaga penyedia jasa. Lokasi penjualan jasa harus mudah dicapai pelanggan. la mengatasi sepanjang waktu. Pada tahun-tahun belakangan ini. Contohnya dimulai dengan lokasi. Komunikasi terbaik dari anggota saluran pemasaran dengan produsen mengenai minat untuk membeli. perolehan dan alokasi dana yang dibutuhkan untuk membiayai persediaan pada tingkat saluran pemasaran yang berbeda. tempat dan kepemilikan yang memisahkan barang dan jasa dari calon pemakainya. dan syarat lain sehingga transfer kepemilikan dapat dilakukan. FUNGSI . usaha untuk meneapai persetujuan akhir mengenai harga. . 4) Pemesanan. atau jika jasa diciptakan dan dipasarkan seketika itu juga. Beberapa pihak mengadakan pengaturan dengan perusahaan agar gaji pegawainya dapat langsung dimasukkan dalam rekening pegawai pada bank itu. Pengembangan dan penyebaran komunikasi persuasif mengenai penawaran yang dirancang untuk menarik pelanggan. Produsen jasa juga menghadapi masalah serupa yakni bagaimana hasil mereka dapat diperoleh sampai ketangan konsumen. Secara tradisional kebanyakan jasa-jasa dijual langsung oleh produsen kepada konsumen atau pemakai industrial. Akan tetapi tidak semua produsen jasa bebas dari masalah distribusi fisik. Saluran Distribusi Jasa Konsep saluran distribusi juga tidak hanya terbatas pada saluran distribusi barang berwujud saja. D. beberapa pengusaha menyadari bahwa ciri tak terpisahkan pada jasa bukan menjadi halangan yang tak dapat ditanggulangi.. Pengurnpulan dan penyebaran informasi riset pemasaran mengenai pelanggan. Anggota saluran pemasaran melaksanakan sejumlah fungsi utama sebagai berikut: 1) Informasi. 6) Pengambilan resiko. 5) Pembiayaan. Seperti hotel atau wisma peristirahatan yang mempunyai kelebihan kamar (persediaan) yang dapat merugikan usaha. Ciri tak teraba pada jasa berarti bahwa masalah distribusi fisik pada dasarnya tidak ada pada kebanyakan produsen jasa. Jasa harus ditempatkan pada lokasi yang mudah dicapai oleh pemakainya. Tenaga perantara tidak digunakan jika jasa-jasa tidak dapat dipisahkan dari penjual.3. Manajemen pemasaran jasa dapat meluaskan distribusinya. pesaing dan pelaku lain.

transfer kepemilikan sebenarnya dari satu organisasi atau orang ke organisasi atau orang yang lain. 9) Hak milik.7) Pemilikan fisik. pembeli membayar tagihannya kepada penjual lewat bank dan institusi keuangan lainnya. kesinambungan penyimpanan dan pergerakan produk fisik dari bahan mentah sampai ke pelanggan akhir. 8) Pembayaran. .