Macam-Macam MediaPembelajaran

June 13, 2010 By samsul Secara etimologi, kata “media” merupakan bentuk jamak dari “medium”, yang berasal dan Bahasa Latin “medius” yang berarti tengah. Sedangkan dalam Bahasa Indonesia, kata “medium” dapat diartikan sebagai “antara” atau “sedang” sehingga pengertian media dapat mengarah pada sesuatu yang mengantar atau meneruskan informasi (pesan) antara sumber (pemberi pesan) dan penerima pesan. Media dapat diartikan sebagai suatu bentuk dan saluran yang dapat digunakan dalam suatu proses penyajian informasi (AECT, 1977:162). Gerlach dan Ely (1971) mengatakn bahwa apabila di pahami secara garis besar adalah manusia, materi dan kejadian yang embangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap. Dalam pengertian ini guru, buku teks, dan lingkungan sekolah media secara khusus, pengertian media dalam proses belajar menggajar cenderung di artikan sebagai alat-alat grafis, potogrfis dan elektronik dan menyusun kembali Media Pembelajaran Istilah media mula-mula dikenal dengan alat peraga, kemudian dikenal dengan istilah audio visual aids (alat bantu pandang/dengar). Selanjutnya disebut instructional materials (materi pembelajaran), dan kini istilah yang lazim digunakan dalam dunia pendidikan nasional adalah instructional media (media pendidikan atau media pembelajaran). Dalam perkembangannya, sekarang muncul istilah e-Learning. Huruf “e” merupakan singkatan dari “elektronik”. Artinya media pembelajaran berupa alat elektronik, meliputi CD Multimedia Interaktif sebagai bahan ajar offline dan Web sebagai bahan ajar online. Berikut ini beberapa pendapat para ahli komunikasi atau ahli bahasa tentang pengertian media yaitu : (1) orang, material, atau kejadian yang dapat menciptakan kondisi sehingga memungkinkan siswa dapat memperoleh pengetahuan, keterapilan, dan sikap yang baru, dalam pengertian meliputi buku, guru, dan lingkungan sekolah (Gerlach dan Ely dalam Ibrahim, 1982:3) (2) saluran komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan antara sumber (pemberi pesan) dengan penerima pesan (Blake dan Horalsen dalam Latuheru, 1988:11) (3) komponen strategi penyampaian yang dapat dimuati pesan yang akan disampaikan kepada pembelajar bisa berupa alat, bahan, dan orang (Degeng, 1989:142)

4) media sebagai segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dan pengirim pesan kepada penerima pesan, sehingga dapat merangsang pildran, perasaan, perhatian, dan minat sertaperhatian siswa sedemikian rupa, sehingga proses belajar mengajar berlangsung dengan efektif dan efesien sesuai dengan yang diharapkan (Sadiman, dkk., 2002:6) 5) alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi materi, yang terdiri antara lain buku, tape-recorder, kaset, video kamera, video recorder, film, slide, foto, gambar, grafik, televisi, dan komputer (Gagne dan Briggs dalam Arsyad, 2002:4) Berdasarkan beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa media pengajaran adalah bahan, alat, maupun metode/teknik yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi edukatif antara guru dan anak didik dapat berlangsung secara efektif dan efesien sesuai dengan tujuan pengajaran yang telah dicita-citakan. 1.2 Klasifikasi Dari segi perkembangan teknologi, macam-macam media pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi dua kategori luas, yaitu pilihan media tradisional dan pilihan media teknologi mutakhir (Seels & Glasgow dalam Arsyad, 2002:33). Lebih lanjut dijelaskan bahwa pilihan media tradisional dapat dibedakan menjadi (1) visual diam yang diproyeksikan, misal proyeksi opaque (tak tembus pandang), proyeksi overhead, slides, dan filmstrips, (2) visual yang tidak diproyeksikan, misal gambar, poster, foto, charts, grafik, diagram, pemaran, papan info, (3) penyajian multimedia, misal slide plus suara (tape), multi-image, (4) visual dinamis yang diproyeksikan, misal film, televisi, video, (5) cetak, misal buku teks, modul, teks terprogram, workbook, majalah ilmiah/berkala, lembaran lepas (hand-out), (6) permainan, misal teka-teki, simulasi, permainan papan (7) realia, misal model, specimen (contoh), manipulatif (peta, boneka). Sedangkan pilihan media teknologi mutakhir dibedakan menjadi (1) media berbasis telekomunikasi, misal teleconference, kuliah jarak jauh (2) media berbasis mikroprosesor, misal computer-assistted instruction, permainan komputer, sistem tutor intelejen, interaktif, hypermedia, dan compact (video) disc.

1. (2) untuk mempermudah bagi guru/pendidik daiam menyampaikan informasi materi kepada anak didik. (2) media pengajaran dapat mengatasi perbedaan pengalaman belajar anak didik berdasarkan latar belakang sosil ekonomi. Jadi dapat disimpulkan bahwa tujuan penggunaan media adalah (1) efektivitas dan efisiensi dalam kegiatan belajar mengajar. (5) media pengajaran dapat membantu perkembangan pikiran anak didik secara teratur tentang hal yang mereka alami dalam . Menurut Achsin (1986:17-18) menyatakan bahwa tujuan penggunaan media pengajaran adalah (1) agar proses belajar mengajar yang sedang berlangsung dapat berjalan dengan tepat guna dan berdaya guna. (2002:2) menyatakan tentang tujuan pemanfaatan media adalah (1) pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menimbulkan motivasi.3 Tujuan Penggunaan media pengajaran sangat diperlukan dalam kaitannya dengan peningkatan mutu pendidikan khususnya dalam pembelajaran membaca puisi. (2) bahan pelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami. (5) untuk menghindarkan salah pengertian atau salah paham antara anak didik yang satu dengan yang lain terhadap materi atau pesan yang disampaikan oleh guru/pendidik. yaitu (1) media pengajaran dapat menarik dan memperbesar perhatian anak didik terhadap materi pengajaran yang disajikan. dan (4) siswa akan lebih banyak melakukan kegiatan belajar. (3) metode mengajar akan lebih bervariasi. dkk. (3) variasi metode pembelajaran.4 Manfaat Secara umum manfaat penggunaan media pengajaran dalam kegiatan belajar mengajar. (4) peningkatan aktivasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar. (3) media pengajaran dapat membantu anak didik dalam memberikan pengalaman belajar yang sulit diperoleh dengan cara lain. (3) untuk mempermudah bagi anak didik dalam menyerap menerima serta memahami materi yang telah disampaikan oleh guru/pendidik. atau (4) untuk dapat mendorong keinginan anak didik untuk mengetahui lebih banyak dan mendalam tentang materi atau pesan yang disampaikan oleh guru/pendidik. Sedangkan Sudjana. 1. (2) meningkatkan motivasi belajar siswa.

kelompok atau massal. dapat dikatakan bahwa seorang guru dalam memanfaatkan suatu media untuk digunakan dalarn proses belajar mengajar harus memperhatikan beberapa hal. video. dan lain-lain) dapat divisualisasikan dalam bentuk film. meliputi (a) pemanfaatan media secara perorangan. dan (b) pemanfaatan media secara kelompok. (3) strategi belajar mengajar yang digunakan. dkk. misalnya (1) obyek yang terlalu besar bisa digantikan dengan realita. (4) karakteristik siswa yang belajar. yaitu media pembelajaran dimanfaatkan untuk menunjang tercapainya tujuan tertentu dan pemanfaatannya dipadukan dengan proses belajar mengajar dalam situasi kelas. waktu. 1988:23-24). (3) gerak yang terlalu cepat dapat dibantu dengan timelapse atau high-speed photography.kegiatan belajar mengajar mereka. gempa bumi. dan lain-lain. (7) media pengajaran dapat mengurangi adanya verbalisme dalain suatu proses (dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan belaka) (Latuheru. film. (2002:16). (2) obyek yang kecil bisa dibantu dengan menggunakan proyektor. atau model. foto. (2) pemanfaatan media di luar situasi kelas atau di luar kelas. dan (b) pemanfaatan secara terkontrol yaitu media itu digunakan dalam serangkaian kegiatan yang diatur secara sistematik untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan untuk dipakai oleh sasaran pemakai (populasi target) tertentu dengan mengikuti pola dan prosedur pembelajaran tertentu hingga mereka dapat mencapai tujuan pembelajaran tersebut. ratusan bahkan ribuan secara bersama-sama. Sedangkan menurut Sadiman. meliputi (a) pemanfaatan secara bebas yaitu media yang digunakan tidak diharuskan kepada pemakai tertentu dan tidak ada kontrol dan pengawasan dad pembuat atau pengelola media. Pemanfaatan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar perlu direncanakan dan dirancang secara sistematik agar media pembelajaran itu efektif untuk digunakan dalam proses belajar mengajar. baik kelompok kecil (2—8 orang) maupun kelompok besar (9—40 orang). (2) isi materi pelajaran. dan daya indera. dan lain-lain. artinya isi pesan yang disampaikan melalui media harus disesuaikan dengan tingkat kemampuan berbahasa atau kosakata yang dimiliki siswa sehingga memudahkan siswa dalam memahami isi materi yang . (6) media pengajaran dapat menumbuhkan kemampuan anak didik untuk berusaha mempelajari sendiri berdasarkan pengalaman dan kenyataan. gambar. (5) objek yang terlalu kompleks (misalnya mesin-mesin) dapat disajikan dengan model. gambar. media pengajaran dapat mengatasi keterbatasan ruang. yaitu penggunaan media oleh seorang saja (sendirian saja). yaitu (1) pemanfaatan media dalam situasi kelas atau di dalam kelas. Karakteristik siswa yang belajar yang dimaksud adalah tingkat pengetahuan siswa terhadap media yang digunakan. misainya menyaksikan pemutaran film tentang suatu kejadian atau peristiwa. artinya media dapat digunakan oleh orang yang jumlahnya puluhan. gambar. iklim. maupun VCD. Ada beberapa pola pemanfaatan media pembelajaran. (4) media dapat juga digunakan secara massal. (3) pemanfaatan media secara perorangan. yaitu (1) tujuan pembelajaran yang akan dicapai. bahasa siswa. Berdasarkan pendapat tersebut di atas. diagram. serta pemakai tidak dikelola dengan prosedur dan pola tertentu. rangkaian dan urutan kejadian yang mereka saksikan dan pemutaran film tadi akan dapat mereka pelajari secara teratur dan berkesinambungan. dan (6) konsep yang terlalu luas (misalnya gunung berapi. (4) kejadian atau peristiwa di masa lampau dapat ditampilkan dengan pemutaran film.

7) Memberikan pengalaman yang tidak mudah diperoleh dengan cara lain dan membantu efisiensi dan keragaman yang lebih banyak dalam belajar. pemilihan media itu benar-benar didasarkan atas pertimbangan untuk meningkatkan efektivitas belajar siswa. dan (6) pemilihan media hendaknya disesuaikan dengan kondisi fisik lingkungan. mengingat media merupakan bagian yang integral dalam proses belajar mengajar. 6) Membantu tumbuhnya pengartian yang dapat membantu perkembangan kemampuan berbahasa. Hal ini disebabkan adanya beraneka ragam media yang dapat digunakan atau dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar. Untuk menggunakan media dalam kegiatan belajar mengajar hendaknya dipilih secara tepat dengan melihat kelebihan media untuk mencapai tujuan pengajaran tertentu. (2) pemilihan media hams secara objektif. 1. penting juga untuk memperhatikan jumlah siswa. Setiap media memiliki kelebihan dan kelemahan. 2) Memperbesar perhatian siswa 3) Meletakan dasar-dasar yang penting untuk perkembangan belajar sehingga membuat pelajaran lebih mantap. Sedangkan Ibrahim (1991:24) menyatakan beberapa pedoman yang dapat digunakan untuk memilih media pembelajaran. merincikan manfaat media pendidikan yaitu : 1) Meletakan dasar-dasar yang kongkret untuk berpkir. Artinya media yang digunakan hendaknya disesuaikan dengan jumlah siswa yang belajar. (4) pemilihan media hendaknya disesuaikan dengan metode mengajar dan materi pengajaran. (3) tidak ada satu pun media dipakai untuk mencapai semua tujuan. (5) untuk dapat memilih media dengan tepat.disampaikan melalui media. Menurut Rumampuk (1988:19) bahwa prinsip-prinsip pemilihan media adalah (1) harus diketahui dengan jelas media itu dipilih untuk tujuan apa. bukan semata-mata didasarkan atas kesenangan guru atau sekedar sebagai selingan atau hiburan. antara lain (1) sebelum memilih media .5 Prinsip-prinsip Pemilihan Media Prinsip-prinsip pemilihan media pembelajaran merujuk pada pertimbangan seorang guru dalam memilih dan menggunakan media pembelajaran untuk digunakan atau dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar. 4) Memberikan penggalaman nyata yang dapat menumbuhkan kegiatan berusaha sendiri di kalangan siswa. 5) Menunbuhkan pemikiran yang teratur dan kontinu teruta melalui gambar hidup. Selain itu. guru hendaknya mengenal ciri-ciri dan masingmasing media. oleh karena itu menggurang verbalisme. Encyclopedia of education Research dalam hamalik (1994:15).

Karakteristik khusus meliputi pengetahuan. bahasa siswa. Pemilihan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar harus disesuaikan dengan tujuan instruksional membaca puisi yang akan dicapai. guru harus memiliki pengetahuan tentang kemampuan intelektual siswa usia SMA. dan (6) luasnya jangkauan yang ingin dilayani (Sadiman 2002:82). dapat diturunkan sejumlah faktor yang mempengaruhi penggunaan media dalam kegiatan pembelajaran yang dapat dipakai sebagai dasar dalam kegiatan pemilihan. Pemilihan media pembelajaran oleh guru dalam pembelajaran berbasis kompetensi membaca puisi juga harus berpedornan pada prinsip-prinsip pemilihan media yang dilatari oleh sejumlah faktor di atas. (3) pernilihan media hendaknya memperhatikan syarat-syarat (a) sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. yaitu karakteristik umum dan karakteristik khusus. 1. (4) keadaan latar atau lingkungan. kemampuan. agar guru dapat memilih media yang benar-benar sesuai dengan siswa yang belajar. . kebudayaan ataupun faktor sosial ekonomi. guru harus mengenal ciri-ciri dan tiap tiap media pembelajaran. Anak didik/siswa dapat diidentifikasi melalui 2 (dua) tipe karakteristik. 1998:3). mutu media. Karakteristik umum meliputi umur. jenis kelamin. guru harus menyadari bahwa tidak ada satupun media yang paling baik untuk mencapai semua tujuan. Hal ini penting karena langsung berpengaruh dalam hal pengambilan keputusan untuk memilih media dan metode mengajar (Latuheru.6 Karakteristik Audien Seorang guru terlebih dahulu harus mengenal/memahami karakter siswanya dengan baik agar dalam proses belajar mengajar dapat memilih media yang baik sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran. Adapun faktor-faktor tersebut adalah (1) tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. metode mengajar yang digunakan serta karakteristik siswa yang belajar (tingkat pengetahuan siswa. (5)kondisi setempat. masing-masing media mempunyai kelebihan dan kelemahan. isi materi pelajaran pembelajaran membaca puisi. dan lingkungan fisik tempat siswa belajar. dan (d) kualitas atau mutu teknik. (4) pemilihan media harus mempertimbangkan biaya pengadaan. (b) ketersediaan bahan media. Jadi dapat disimpulkan bahwa prinsip-prinsip pemilihan media pembelajaran adalah (1) media yang dipilih harus sesuai dengan tujuan dan materi pelajaran. dan karakteristik siswa. metode mengajar yang akan digunakan. Sehubungan dengan karakteristik siswa. artinya pemilihan media untuk meningkatkan efektivitas belajar siswa. serta sikap mengenai topik atau materi yang disajikan/diajarkan. (2) karakteristik siswa atau sasaran. (c) biaya pengadaan. (2) untuk dapat memilih media dengan tepat. artinya benar-benar digunakan dengan dasar pertimbangan efektivitas belajar siswa. bukan karena kesenangan guru atau sekedar sebagai selingan. Ketepatan dalam pemilihan media akan dapat meningkatkan mutu proses belajar mengajar membaca puisi sehingga guru dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. ketersediaan bahan media. (3) jenis rangsangan belajar yang diinginkan.pembelajaran. (3) pemilihan media pembelajaran harus berorientasi pada siswa yang belajar. dan jumlah siswa yang belajar). (2) pemilihan media hendaknya dilakukan secara objektif. Berdasarkan kesimpulan di atas. jenjang/tingkat kelas. tingkat kecerdasan. penggunaan berbagai macam media pembelaiaran yang disusun secara serasi dalam proses belajar mengajar akan mengefektifkan pencapaian tujuan pembelajaran.

Fungsi Poster memiliki kekuatan dramatik yang begitu tinggi memikat dan menarik perhatian. Berikut ini jenis-jenis media yang sering digunakan dalam proses belajar menggajar di dunia pendidikan 1). seperti motivasi. 2002:27). poster dapat meranggsang anak untuk mempelajari ebih jauh dan ingin lebih tahu hakekat dari pesan ynag di sampaikan melalui poster terebut. Dapat mempenggaruhi masyarakat untuk memeisuatu barang. 6. 2. poster dapat menarik perhatian karena uraian yang memadai secara kejiwaan dan merangsang untuk ilustrasi ynag sanggat dramatik. dalam Penggajaran. Memberikan informasi baru secara singkat dan mengingatkan suatu pesan yang berkaitan. banyak iklan mengunakan teknik-teknik poster dalam menarik prhatian demi kepentingan produksinya. 1. bertujuan sebagai dorongan atau motivasi kegiatan belajar siswa. Poster tidak hanya penting untu menyampaikan pesanpesan tertentu tetapi mampu pula untuk mempenggaruhi dan memotivasi tingkah laku orang yang melihatnya. Pengertian Poster menurut Arsyad (2007) merupakan media visual dua dimensi berisikan gambar dan pesan tertulis yang singkat. . Tujuan di gunakan media poster adalah : Tujuan 1. Jadi. c. Minat merupakan suatu sifat yang relatif menetap pada diri seseorang. Poster bertujuan dapat menyadarkan setiapanak sekolah dasar bahwa menggosok gigiitu sangat penting yaitu bertujuan sebagai peringatan. Seagai alat bantu bagi guru sehingga diharapkan siswa lebih kreatif dan partisipasi. baik yang bersifat kognitif seperti kecerdasan dan bakat maupun yang bersifat afektif.Kondisi belajar mengajar yang efektif adalah adanya minat dan perhatian siswa dalam belajar. manfaat 5. Dapat digunakan dalam proses pembelajaransehingga proses belajar terasa menyenangkan dan tidak membosankan. 3. 2. 7. Minat ini memiliki pengaruh yang besar terhadap belajar sebab dengan minat seseorang akan melakukan sesuatu. b. Minat siswa merupakan faktor utama yang menentukan derajat keefektifan belajar siswa. dan minatnya (Usman. unsur efektif merupakan faktor yang menentukan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran (James dalam Usman. sebaliknya tanpa minat tidak mungkin melakukan sesuatu. d. rasa percaya diri. Poster a. 2002:27). 3. Keterlibatan siswa dalam belajar erat kaiatannya dengan sifat-sifat siswa.

Pengertian Menurut Sudiman (2002) papan flanel merupakan kain flanel yang dipasang pada papan sebagai tempat untuk menempel gambar ataui tulisan yang telah disisipkan terlebih dahulu b. digunakan untuk penyuluhan dan tempat memvisualisasikan berbagai pelajaran kekuranganü 1. Papan Flanel a. memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbal 3. dapat mengatasi keterbatasan ruang dan waktu e. poster dapat ditempel atau diletakkan di mana saja serta neniliki kata-kata yang menarik untuk dibaca kekuranganü 1. membutuhkan biaya yang cukup besar untuk membuatnya e. sehingga mudah dan menarik untuk dibaca dan dilihat 2. padat dan tidak memerlukan waktu yang lama untuk membaca dan memahaminya 3. poster harus ditempel pada tempat dan lokasi yang strategis 2. poster berukuran besar. bahan-bahan flanel dapat menempel pada sesama bahan flanel 2. dapat menimbulkan motivasi bagi siswa untuk rajin belajar 2. membutuhkan kertas atau papan (tempat yang besar) 3. dapat menimbulkan pelajaran untuk informasi secara langsung bagi yang melihatnya 3. Manfaat 1. bahan-bahan yang akan ditempel mudah menyimpannya di dalam amplop khusus 4. bila terhembus angin dapat meluncur ke bawah atau mudah sekali jatuh 3.d. guru menerangkan materi dengan mengguanakan media poster yang telah ditempel sebelumnya 2. papan flanel dapat dipakai berulang-ulang 2. poster ditempelkan di depan kelas (papan tulis) 2. cara menggunakannya di kelas 1. poster mempunyai bentuk tulisan yang singkat. Kelebihan dan kekurangan Kelebihanü 1. kelebihan dan kekurangan kelebihanü 1. ide atau tulisan yang ada dalam poster harus sesuai dengan materi yang akan disampaikan kepada siswa 3. Tujuan Dengan menggunakan papan flanel diharapkan siswa mampu dan menerima pelajaran dengan baik d. Fungsi Papan flanel merupakan media gratis yang efektif sekali berfungsi dalam menyajikan atau menyampaikan pesan-pesan tertentu pada sasaran tertentu pula c. untuk membuat guntingan sebagai bahan visualisasi yang akan ditempelkan memakan waktu yang lama .

tidak rumit atau berbelit-belit. 2. 3. Bagan atau Chart Menurut Azhar. SPESIMEN a. Spesimen juga dikatakan sebagai benda sebenarnya tapi benda tersebut sudah diawetkan. Sederhana dan lugas. letakkan papan sesuai dengan tinggi mata orang atasu siswa yang melihatnya 6. 4. Merangsang minat untuk meluskan pengetahuan. papan dimiringkan dan diberi sandaran supaya guntingan-guntingan yang telah dipasang tidak meluncur ke bawah 5. menyediakan bahan untuk membuat papan pertunjukan atau pameran. guru menjelaskan atau menyampaikan materi secara bertahap sesuai urutan-urutan materi yang ada pada papan flanel 3. cara menggunakannya 1. M (2007 : 35) mengatakan bahwa bagan atau charttermasuk media fisual. Menimbulkan perhatian kepada subjek yang digarap. pengertian spesimen spesimen merupakan sebagian dari jenis atau seagian dari kelompok benda yang sama untuk di jadikan contoh. Dapat diganti pada waktu-waktu tertentu agar tetap up to date dan juga tidak kehilangan daya tariknya. b. 3). perkembangan.4. Beberapa kriteria bagan yang baik 1). Dapat dimengerti anak 2). tujuan dan manfaat 1). fungsi fungsi dan bagan / chart adalah menyajikan ide-ide atau konsep-konsep yang sulit bila hanya disampaikan secara tertulis atau lisan secara visual dan bagan juga mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari suatu persentasi. Fungsi 1. . klasifikasi dan organisasi. Untuk menunjukan hubungan. b. mendorong untuk berfikir dan menyelidiki sendiri. sebelumnnya telah dipersiapkan kertas-kertas dengan berukuran yang sama rata yang berisi tulisan atau poin-poin yang berkenaan dengan materi yang akan disampaikan pada proses pembelajaran 3. tempelkan guntingan-guntingan kertas pada papan dengan mengurutkannya secara teratur ke bawah 4. perkrmbamgan atau hubungan penting. adanya bahan selain flanel yang dapat menempelkan guntingan pada flanel atau bahan berbulu lainnya f. Dalam bagan atau chart pesan yang akan disampaikan biasanya berupa ringkasan visual suatu proses. perbandingan. a. 4. letakkan papan flanel di depan kelas 2.

3). Tujuan dan mafaat 1).c. a. Manfaat d. tidak dapat menunjukan perilaku seperti benda aslinya karena benda tersebut sudah mati dan diawetkan. Cara mempergunakan canaya. b. dibuat sendiri tanpa ada kesulitan yang berarti. Kelebihan dan Kekurangan Kelebihan 2. bisa digunakan berulang kali apabila alat peraganya sulit untuk di dapat. Pengertian Laboratorium bahasa adalah alat untuk melatih siswa mendengar dan berbicara dalam bahasa asing dengan jalan menyajikan materi pelajaran yang disiapkan sebelumnya. Tujuan dan Manfaat d. 2. 2). Mudah di kopi cetak dan di publikasikan dengan biaya relatif murah. Secara umum. Keuntungan terbesar dari penggunaan alat ini adalah dapat menghemat ruangan. biaya pembuatannya agak mahal dan waktu ang dibutuhkan agak lama.Fungsi c. Dapat meningkatkan dan memuaskan perasaan ingin tahu. LABORATORIUM BAHASA a. 2. Fungsi b. Mengingatkan akan rasa cinta dengan alam. mikrofis termasuk dalam bentuk kelompok media bentuk kecil (mikroform). Kekurangan :ü 1. Kelebihan 1. Mikrofis Mikrofis adalah kembaran film transparan terdiri dari lambang-lambang visual ( grafis maupun verbal) yang diperkecil sedemikian rupa sehingga tak dapat di baca dengan mata telanjang. berbei b. 4. 4). 3. Kelebihan dan Kekurangan a. . bisa diproyeksikan ke layar lebar. Memungkinkan pelajar melihat mahluk hidup yang benda dalam lingkngannya. suara guru yang didengar oleh siswa dapat diulang berkali-kali karena tersedia alat perekamnya.ü 5. Materi yang disajikan bisa langsung didengarkan oleh siswa. Kelebihan dan kekurangan Kelebihan :ü 1. Halaman cetak yang besar dapat di ringkas dalam bentuk film yang baik dengan perbandingan 1: 12 yang selangutnya bisa dikembalikan lagi kebentuk semula dengan memproyeksikannya ke layar. Kekurangan 6. 2. Mengembangkan kemampuan untuk mengadakan pengawetan. d. Tujuan c. siswa dapat mengetahui langsung kesalahan-kesalahan dalam mengucapkan. 3.

arah. bentuk-bentuk daratan serta perairan lainnya. karena setiap orang yang normal dapat diajar menggambar. 3. merangsang minat siswa terhadap penduduk dan pengaruh feografis. memberikan bahan deskriktif. selain dapat menarik perhatian murit. dan sungai-sungai. e. kekurangan 1. menyajikan keadaan permukaan bumi. Sketsa a. jarak. Dan lain-lain. luas dan hubungan-hubungan. Manfaatü 1. memungkinkan siswa mengerti posisi dari kesatuan politik. daerah kepulauan. 2. melengkapi suatu dasar visual guna pembangunan dan perkembangan. 2. 3. harganyapun tak dipersoalkan sebab media ini dibuat langsung oleh guru. Pengertian sketsa adalah gambar yang sederhana. 5.Pengertian Peta adalah suatu penyajian visual atas permukaan bumi. maka setiap guru yang baik haruslah dapat menggunakan ide-idenya kedalam bentuk sketsasketsa. tidak terdapat pada semua sekolah karena biaya pembangunannya mahal sehingga tidak semua siswa mengetahui manfaat dan cara penggunaannya. Memungkan para siswa untuk mengerti posisi kesatuan politik. b. daratan. sungai-sungai. 2. memberikan keterangan wilayah. Peta a. apabila ada kerusakan maka memerlukan biaya yang sangat besar untuk memperbaikinya. mrngindari ferbalisme dan dapat memperjelas penyampaian pesan. Tujuan dan Manfaat Tujuanü 1. melengkapi orientasi pengertian dan pengalaman berbagai daerah yang luas dan bergerak. d. kemampuan memonitor dan bekerja dengan masing-masing siswa (dalam bentuk pelajaran) lebih mudah. bentuk. Fungsi Pada dasarnya peta berfungsi untuk menyajikan data-data lokasi c. gunung-gunung. sistim perawatan alat-alat yang lebih intensif 2. Kelebihan dan kekurangan Kelebihanü 1. Kekuranganü e. . menyajikan data-data budaya dan kemasysrakatan seperti pola bahasa atau adat istiadat. daerah kepulauan. cara menggunakan 8. atau draft kasar yang melukiskan bagian-bagian pokoknya tanpa denah.5. Cara Menggunakan 7. 4.

ukuran gambar dan tulisan sering kali kurang tepat untuk pengajuan dalam kelompok besar. Medianya sederhana dan relatif mudah. b. Kelebihan dan kekurangan Kelebihanü 1. Tujuan dan Manfaat c. berfungsi pula untuk menarik perhatian. b. 2. 2. 3. berita teature. serta proses itu sendiri. Fungsi 1. mememlukan ketersediaan sumber dan ketrampilan dan kejelian guru untuk dapat memanfaatkannya. Tetapi itu memerlukan waktu dan biaya. mengilustrasikan atau menghiasi fakta yang mungkin akan cepat dilupakan atau diabaikan. Kekuranganü 1. berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber kepenerima pesan saluran yang dipakai melalui indra pengelihatan. 10. Atau kalau tidak mungkin bisa dengan menggunakan gambar atau fotonya. Kalau mau jelas tentu saja sebaiknya menggunakan benda-benda sebenarnya : kupu-kupu telornya. Guru selalu bertatap dengan siswa karena OHP dapat diletakkan didepan kelas dan dengan demikian ia dapat selalu mengendalikan kelasnya. 2. Transparasi dapat dibuat dengan sendiri oleh guru baik dibuat secara manual maupun melalui proses cetak. Media Transportasi a. 2. Papan Buletin Papan buletin tergolong kedalam media grafis yang ergolong dalam media fisual. ulat kepompong. Pengertian Media transportasi adalah media visual proyeksi yang dibuat diatas bahan transparan dan sebagai perangkat lunak. salin dan kimia. Kekuranganü 1. memperjelas sajian ide. a. peralatannya mudah dioperasikan dan tidak memerlukan peralatan khusus. 3. tanpa layar yang dapat dimiringkan (misalnya hanya menggunakan dinding atau tembok atau layarlurus). Cara menggunakannya 9. Sifatnya konkrit. berfungsi menyampaikan pesan-pesan tertulis seperti karangan. 3. a.Seorang guru bisa saja menerangkan proses perkembangbiakan kupu-kupu secara lisan atau verbal. . bahan transparan yang berisikan pesan-pesan tersebut memerlukan alat-alat khusus untuk memproyeksikan yait OHP. lebih relialitis menunjukkan pokok masalah dibandingkan dengan media visual semata. Membuat siswa lebih bersemangat dalam menerima pelajaran. listrik pada ruangan atau lokasi penyajian harus tersedia 2. sulit untuk mengatasi distorsi tayangan yang berbentuk tropesium. Kelebihan dan Kekurangan Kelebihanü 1. Kelebihan dan Kekurangan d. Fungsi b. murah bila ditinjau dari segi biayanya.

periksa tegangan sumber listrik dan sesuaikan peralatan pada tegangan pada peralatan. memerlukan latihan khusus 4. letakkan tombol ON/OFF keposisi ON. karena mudah menggunakannya. 2. 3. Kekuranganü 1. 4. pita rekaman dapat dihapus secara otomatis dan pitanya bisa dipakai kembali. penguasaan teknik pengguna rekaman dalam berbagai pelajaran .3. 5. 5. Cara menggunakannya 1. pengertian Alat perekam pita magnetik atau lazimnya orang menyebut tipe reorder adalah salah satu media pendidikan yang tak dapat diabaikan untuk menyampaikan informasi. 4. 2. aturlah tombol pengatur fokus sehingga didapatkan hasil gambaran proyeksi yang jelas dan tajam. 3. pita rekaman dapat digunakan sesuai jadwal yang ada. 3. cara menggunakannya 1. Alat Perekam Pita Magnetik a. aturlah posisi lend head assembly dan posisi OHP itu sendiri untuk menghindarkan energi key stone effect. b. 3. c. kata-kata bagi para pendengarnya untuk bisa memahami isi pesan yang disampaikannya d. letakkan transparasi pada posisi yang benar (diatas strage). Guru dapat secara langsung mengontrolnya. pita rekaman dapat diputar berulang-ulang tanpa mempengaruhi volume. mempunyai fungsi ganda yang efektif sekali untuk merekam. hubungkan OHP dengan sumber listrik. 2. guru hendaknya telah mengenal dan memahami isi rekaman itu serta tahu menggunakan petunjuk-petunjuk bagi rekaman itu. 6. Kelas harus dibawa ke arah belajar mndengarkan rekaman secara aktif. Jika dibandingkan radio. c. Kelebihan dan Kekurangan Kelebihanü 1. daya jangkaunya terbatas. 6. di mana guru hendaknya lebih dulu menjelaskan apa ia mendengarkan rekaman itu. latihan membaca untuk pelajaran bahasa asing. dari segi biaya pengadaannya bila untuk sasaran yang banyak jauh lebih mahal 3. pelajaran menggarang. memerlukan perbendaharaan. 2. 11. Manfaat dan Kegunaan 1. latihan mengucapkan kata-kata untuk pelajaran bahasa asing. sandiwara seperti yang dimainkan murid untuk disimpan sebagai dokumentasi agar dapat diputar kembali. komando hitungan serperti pelajaran senam. harus memiliki teknik khusus untuk pengaturan uutan baik dalam hal penyajian maupun penyimpanan. 2. pembacaan puisi. menampilkan rekaman dan menghapusnya. sekali disiarkan dapat menyiarkan pendengar yang massal di tempat-tempat yang berbeda. 4.

permainan dapat dengan muidah dibuat dan diperbanyak kekurangan / kelemahanü 1. Sedangkan simulasi adalah suatu model hasil penyederhanaan suatu realiti kecuali harus mencerminkan situasi yang sebenarnya. manfaat 1. Kelebihan atau kekurangan Kelebihanü 1. 12. Dari persiapan semua alat dalam kondisi yang wajar. guru harus cakap mempergunakan alat rekaman itu. keterampilan pribadi dan kreatifitas. artinya menggambarkan proses yang sedang berlangsung. hendaknya kegiatan lanjutan telah direncanakan sebelumnya oleh guru. permainan cenderung terlalau menyederhanakan konteks sosdialnya sehingga tidak mustahil siswa juga memperoleh pesan yang salah 2. 13. pengertian permainan adalah setiap kontes antara para pemain yang berinteraksi salah satu dengan mengikuti aturan-aturan tertentu untuk mencapai tujuan tertentu pula. b. Permainan dan Simulasi a. Walaupun terdapat sejumlah kartun yang berfungsi membuat orang tersenyum. seperti halnya kartun-kartun yang dimuat dalam surat kabar b. bukanlah simulasi karena tidak untuk menggambarkan proses. karena dapat dipakai untuk berbagai tujuan pendidikan dengan mengubah sedikit-sedikit alat. Pengertian Kartun adalah penggambaran dalam bentuk lukisan atau karikatur tentang orang. kebanyakan permainan hanya melibatkan beberapa orang siswa saja pada keterlibatan siswa atau warga belajar amatlah penting agar proses belajar lebih efektif dan efisien c. perhatian dan motivasi siswa dalam belajar 2. 3. Kartun a. simulasi haruslah beroperasional. ini menunjukkan bahan-bahan kartun bisa menjadi alat motivasi yang berguna dui kelas. permainan dan simulasi memungkinkan penerapan konsep-konsep atapun peran ke dalam situasi dan peranan yang sebenarnya di masyararakat 2. Manfaat dan tujuan a. 5. gagasan atau situasi yang di desain untuk mempengaruhi opini masyarakat. kemantapan penampilan siswa untuk menjadi biasa dan terampil dalam menanggapi masalah sosial serta bertindak secara spontan tanpa memerlukan persiapan dalam waktu lama. baik rekaman itu sendiri. volume. aturan maupun persoalannya 3.4. kegiatan lanjutan. permainan/simulasi dapat meningkatkan minat. . permainan dapat memupuk keberanian. permainan bersifat luwes. permainan/ simulasi dapat mengubah sikap sosial siswa terhadap individu/ kelompok. mengembangkan pengertian dan ketegasan peranan. Untuk motivasi Sesuai dengan wataknya kartun yang efektif akan menarik perhatian serta menumbuhkan minat belajar siswa. kecepatan dan sebagainya. dalam mensimulasikan situasi sosial. Tetapi maketnya merupakan model dari bangunan yang sebenarnya.

b. Dapat memperjelas suatu masalah dalam bidang apa saja. Gambar/foto. penyusunannya disesuaikan dengan pola baca yang umum dari atas ke bawah atau dari kiri ke kanan. Ukurannya sangat terbatas untuk kelompok besar. Yang perlu diperhatikan grafik gambar ini adalah: 1) Simbol gambar yang dipakai sendiri (self Explanatory). diagram rapih dan disertai dengan keterangan yang jelas. b. cukup besar dan ditempatkan secara strategis. . dapat menggambarkan hubungan antara dua kelompok data dan dapat digunakan untuk data-data yang kontinyu. yaitu grafik yang paling dapat menggambarkan data secara tepat. Gambar/foto hanya menekankan persepsi indera mata. Kemudahan mencerna media grafis karena sifatnya visual konkrit menampilkan objek sesuai dengan bentuk dan wujud aslinya sehingga tidak verbalistik. c. a. baik untuk usia muda maupun tua. b. Kelebihan media ini ialah: a. Contoh : Foto Candi Prambanan 15. Sifatnya kongkrit. keselamatan mengemudi dan lain-lain c. Media grafis paling umum digunakan dalam PBM.b. Fungsi Untuk mempengaruhi pendapat umum bahwa terletak pada kekompakkannya. c. benar. Untuk kegiatan siswa Para siswa membuat kartun untuk menumbuhkan minat dalam kampanye kebersihan. a. penyederhanaan isunya. Jenis grafik diantaranya : 1) Grafik garis (Line Graph). lebih realistik dibandingkan dengan media verbal. Kelemahannya. Sebagian dipakai untuk mengemukakan beberapa pertanyaan tentang ada tidaknya situasi ilmiah yang dapat digambarkan dalam kartun. dan perhatian yang sungguh-sungguh yang dapat dibangkitkan secara tajam melalui gambar-gambar yang mengandung humor 14. Murah harganya dan tidak memerlukan peralatan khusus dalam penyampaiannya. 2) Jumlah data yang diperlihatkan melalui jumlah gambar. 2) Grafik batang Dalam grafik ini jumlah data dipertunjukkan dalam bentuk gambar. Contoh Diagram: Letusan Gunung Berapi 16. karena merupakan bahasa yang umum dan dapat mudah dimengerti oleh peserta didik. c. Sebagai ilustrasi Seorang guru melaporkan hasil efektif dari penggunaan kartun dalam menggambarkan konsep ilmiah pengajaran sains. Diagram Ciri-ciri diagram yang baik. Grafik (Graph) Grafik adalah penyajian kembali data-data yang berupa angka-angka dalam bentuk visual simbolis (lambang visual).

Peta ini dapat digantungkan pada papan tulis/white board. Maksud dari warna tersebut adalah agar tulisan: lebih jelas. b.3) Jumlah besar kecilnya gambar akan dapat dibaca apabila dibawah gambar tersebut diberikan angka yang sebenarnya. tidak boleh licin atau mengkilat. Untuk penggunaan papan tulis atau white board diperlukan perhatian yaitu: Tulisan / gambar dipapan harus jelas dan bersih. Gambar-gambar c. Lubangi kertas chart sedemikian rupa agar mudah dijadikan satu/dijilid. Penyajian informasi ini dapat berupa: a. Papan tulis harus buram. Lembaran kertas yang sama ukurannya dijilidjadi satu secara baik agar lebih bersih dan baik. Pada ujung-ujung bingkai dibuat lubang tempat tali penggantung pita. Tinggalkan papan tulis dalam keadaan bersih. yang tidak menempel tembok/dinding. Ukuran yang ideal adalah 90 x 120 cm atau 90 x 200 cm. Cara lain untuk mengikat dan menyangga peta adalah dengan menggunakan papan . Penempatan peta dapat juga digantungkan pada penyangga dengan 3 kaki. 18. Warna dasar white board putih. c. Buatkan dua bingkai kayu yang diikat bersama dengan kertas peta oleh dua baut (seperti pada gambar 1). Diagram d. Peta dengan bingkai kayu atau besi dijadikan satu dengan pengikat baut. Huruf-huruf b. Penggunaan ini adalah salah satu cara guru dalam menghemat waktunya untuk menulis di papan tulis. Hapuskan tulisan/gambar tidak diperlukan lagi. e. Syarat-syarat papan tulis yang baik adalah: a. Kedua media ini dapat dipakai untuk penyajian: tulisan-tulisan. 17. e. sket-sket gambar-gambar dengan menggunakan kapur/spidol white board baik yang berwarna ataupun tidak berwarna. b. dan white board”. menarik dan dapat berkesan bagi peserta yang akan menerimanya. yang tersusun rapi dan baik. Angka-angka Peta tersebut harus disesuaikan dengan jumlah dan jarak maksimum siswa melihat peta lipat tersebut dan direncanakan tempat yang sesuai dimana dan bagaimana petatersebut ditempatkan Contoh Filip Chart Cara Membuat Flip Chart Chart tersebut harus disusun/dijilid yang serasi agar mudah untuk penyimpanannya dan untuk menghindarkan kerusakan chart. d. Warna dasar papan tulis harus lebih gelap dari alat tulis yang dipakai. d. Flip Chart Peta/flip cahrt adalah: lembaran kertas yang berisikan bahan pelajaran. Hindari agar papan tulis tidak terlalu penuh dengan tulisan atau gambar-gambar sehingga sulit untuk dimengerti peserta. Papan Tulis/White Board Salah satu media penyajian untuk PBM yang sering digunakan adalah: “papan tulis. c. Adapun cara untuk mengkontruksi peta/chart adalah sebagai berikut: a.

c. Papan display lainnya antara lain. Ada dua kemungkinan distorsi yaitu distorsi horizontal dan distorsi vertikal. sehingga informasi berupa: tulisan. d. sehingga gambar pada layar tidak miring atau sebagian mengecil. Posisi layar dan letaknya juga harus diatur. informasi yang akan disampaikan dapat diproyeksikan ke layar. Untuk memperlihatkan suatu sistem tertentu. Pengganti papan tulis dengan menggunakan pen khusus yang dituliskan pada lembaran transparan/plastik (acetate) atau gulungan transparan (scroll). f. L. Over Head Projector/Over Head Transparansi (OHP/OHT) Pada dasarnya OHP/OHT berguna untuk memproyeksikan transparan ke arah layar yang jaraknya relatip pendek. g. Tempat menunjukkan model-model barang kecil baik dalam bentuk gerak atau diam. OHP/OHT secara umum digunakan untuk: a. ilustrasi dll. Tempat menunjukkan/memproyeksikan transparan yang telah disiapkan sebelumnya. OHP type portable (dapat dilihat dan ringan. R (single lens reflect). bagan dll akan menjadi lebih besar dan lebih jelas dilihat oleh siswa. Contoh: kecepatan membukanya rana pada alat photo/tustel model S. felt board (papan berlubang) Dengan menggunakan proyektor. yaitu : a. b. Distorsi vertikal disebabkan penyimpanan proyektor terlalu tinggi dari layar (distorsi kebawah) atau . sehingga tetap terjadi komunikasi antara guru dengan siswa. Penggunaan media proyeksi ini lebih menguntungkan. Proyektor ini direncanakan dibuat untuk dapat digunakan oleh guru di depan kelas dengan penerangan yang normal. papan tikar. mudah dibawa) Dari bagian-bagian pokok di atas dapat dijelaskan cara kerja OHP type model stanrd dan model portable. Hal ini dapat dilakukan dengan mengatur sinar yang dipancarkan dari proyektor jatuh tegak lurus pada layar. OHP type standard (standar lecture haal type) b. e. sebab indera pendengaran dan penglihatan akan sama-sama diaktifkan melalui sebuah media transparansi yang telah disiapkan. Yang dimaksud dengan gambar mati (still picture) adalah berupa: gambar. gambar. Untuk mendemonstrasikan suatu percobaan. i. agar gambar tersebut dapat dilihat atau disaksikan dengan jelas oleh seluruh siswa di dalam kelas dengan jalan diproyeksikan kesuatu layar (screen) . dengan hasil gambar/tulisan yang cukup besar.triplek/hardboard. foto. Contoh : bagaimana gaya magnit bekerja terhadap serbuk besi. Untuk menunjukkan diagram aliran suatu sistem tertentu. diagram. baik berwarna ataupun hitam = putih yang relatif berukuran kecil. seperti pada gambar di bawah ini. Posisi / Letak Layar Dengan Ohp. Apabila penyimpanan proyektor tidak sejajar dengan layar akan menimbulkan distorsi bayangan. Overhead projector sampai saat ini ada 2 macam. 19. Tempat menunjukkan bayangan (silhoutte) suatu benda. tabel. Contoh : dengan filter khsus dapat ditunjukkan diagram aliran suatu cairan.

Ø Optimalisasi Audiotape Matikan tape dan ulangi hal-hal yang perlu dihafalkan Buatlah catatan selama atau setelah selesai mendengarkanØ Dengarkan hal-hal oenting atau hal-hal yang sulit beberapa kali. Kelemahan Audiotape Kaset buku ini kaku (kurang fleksibel).Ø Tidak ada grafik. diagram. baru kemudian memutarnya kembalihal-hal penting tidak bisa digarisbawahi atau diberi tanda khusus.Ø Kalau ada buku manualnya.4. atau gambar sebagai bahan klarifikasi.terlalu ke bawah dari posisi layar (distorsi ke atas). Pada Membuat Overhead Transparansi (OHT) Dalam membuat transparan banyak cara yang dipergunakan dari yang sederhana sampai yang rumit atau memakai alat pembuat/untuk mengkopy transparan yang disebut “transparan maker” cara pembuatan transparan adalah sebagai berikut: Bahan dasar transparan berupa sejenis plastik tipis yang disebut acetate dijual dipasaran dalam kemasan 100 lembar dengan tebal 2 atau 3 macam yang berbeda. Yang umum dipakai dengan DIN – A.Ø 21.08 mm.id 20. Pembuatan langsung pada transparan dapat dikerjakan 2 cara yaitu: 1) Menuls/melukis dengan pen khusus yang berwarna warni (Transparance pen) 2) Menggunakan set huruf (lettering set) atau sering disebut rugos. harus me-review-nya kembali sampai menemukan yang dimaksdukan.unej.pengisi waktu saat menunggu mendengar sambil melakukan mobilitas (kegiatan lain) merupakan alternatif bagi yang tidak senang membaca atau yang mempunyai kesulitan membacapendengar dapat mereview-nya sambil menunggu atau melakukan atau melakukan kegiatan lain. Teknik-Teknik Penyajian a. 210 x 297 mm dengan tebal 0. Pada waktu penggunaan OHP. lihat dan cermatilah terlebih dahulu sebelum mendengarkan kaset. sebab harus tergantung dengan komponen lain yaitu adanya tape dan alira listrikØ Tidak memungkinkan melakukan penjelajahan terhadap isi buku terlebih dahuluØ Bila ingin menvermati kembali isi buku. Video dan Videotape . http://edywihardjo.blog. guru dapat melakukannya sambil berdiri.ac. Sedangkan distorsi horizontal disebabkan oleh penyimpanan proyektor terlalu ke kiri atau terlalu ke kanan dari posisi layar. Audiotape Kelebihan-kelebihan Audiotape Baik untuk siswa yang sedang belajar mendengar.

Namun demikian kalau kita tidak memiliki perangkat tersebut kita bisa datang ke perpustakaanperpustakaan atau ke tempat penyewaan internet. kantor dan perusahaan. agar mendapatkan pengalaman awal. tanya jawab. sebelum kita mengoperasikan internet. Internet Kelebihan Internet Memungkinkan akses informasi ke banyak nara sumber. periksa kebenarannya.Ø Operasikan Internet Sebaiknya kita tetapkan dulu hal-hal yang ingin kita cari. sebab tidak semua informasi selalu benar atau baik untuk kita. membuat web sendiri. mengirim berita ke mana saja. grafik atau diagramØ Bisa dipergunakan di rumah.Ø Bisa menjelajah dunia dari rumah.Ø Diperlukan kemampuan mengoperasikan komputer. lakukanlah penjelajahan terhadap sesuatu yang bersifat hiburan atau yang menarik motivasi agar semakin mencintai internet.Ø Hampir semua tema dapat diperoleh dari Net.Kelebihan Videotape Baik untuk semua yang sedang belajar mendengar dan melihatØ Bisa menampilkan gambar. sekolah. kecuali kalau memang mempunyai waktu untuk untuk mengadakan penjelajahan. karena untuk mengoperasikannya membutuhkan kelengkapan seperti komputer.Ø Adanya fasilitas untuk berinteraksi dengan orang lain dari seluruh penjuru dunia yang tertarik pada tema yang sama. yaitu videotape dan monitor TVØ Dibandingkan dengan kaset recorder.Ø Merupakan komunikasi dua arah. harganya relatif lebih mahalØ Pemirsa tidak bisa melihat secara cepat bagian-bagian yang sudah tayangan yang sudah terlewatkanØ 22.Ø Untuk penggemar/pengguna internet pemula. juga kemampuan memilih dari sejumlah pilihan yang semuanya kelihatan menarik bagi kita.Ø Bertanyalah terlebih dahulu kepada instruktur sebelum mulai membaca. di luar kelas maupun dalam perjalanan dalam kendaraanØ Bisa diperlambat dan diulangØ Dapat dipergunakan tidak hanya untuk satu orangØ Dapat dipergunakan untuk memberikan umpan balikØ Kelemahan Videotape Sering dianggap sebagai hiburan TV Kegiatan melihat videotape adalah kegiatan pasifØ Menggunakan video berarti memerlukan dua unit alat. modern ISP (Internet Service Provider). agar tidak terjadi .Ø Kelemahan Internet Biayanya mahal.Ø Dibutuhkan ketelitian terhadap informasi yang ada. dan saluran telepon. kampus. mengobrol.

alat penyerut.yaitu bahan yang bersifat magnetik atau dilapisi bahan magnetik.kikir dan kertas gosok 4. Bahan yang digunakan pada papan magnetik adalah magnetized rubber strips. Papan magnetik sering digunakan oleh guru olahraga.cat.dan kertas gosok . Tujuan • Kelebihan dan kekurangan Kelebihan : 1.pelat aluminium siku 2. Pada bagian-bagian tertentu dari pelat besi dilubangi untuk paku dengan menggunakan mesin bor 5.kertas gosok. Gambar-gambar yang disajikan dapat dipasang dan dicopot dengan mudah sehingga dapat dipakai berkali-kali.kikir.paku. Siapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat papan magnetik seperti tripleks.misalnya untuk menjelaskan strategi dan pergerakan posisi pemain bola.mesin bor. Papan magnetik pada dasarnya mirip chakboard tetapi permukaan bagian belakang chalkboard dilapisi dengan lembaga baja sehingga ia akan mengikat bahan yang ditempelkan pada board.alat penyerut.paku. Ratakan permukaan tripleks dan pelat besi dengan alat penyerut.kemudian potong sesuai ukuran papan tulis 3.laken/flanel. • Cara pembuatan : 1. Pembuatannya lebih mudah dan praktis 3.alat pemotong. Objek dan informasi yang ingin ditunjukkan/dipamerkan diletakkan diatas karton yang dibelakangnya terdapat magnet kecil sehingga dengan mudah karton itu ditempelkan ke papan magnet dan dipindah-pindahkan.magnetic letterset dll.obeng. Ambil pelat besidan tripleks.pelat besi. Pada taman kanak-kanak.kekeliruan. Papan berlapis kain flanel ini dapat dilipat sehingga praktis.Ø PAPAN MAGNETIK Merupakan papan pamer yang terdiri dari dari permukaan baja tipis yang dilapisi magnet.gunting. Penggunaan papan flanel dapat membuat sajian lebih efisien 2. Siapkan alat-alat yang diperlukan yaitu tripleks.potongan-potongan magnet. Mudah rusak dan tidak tahan lama • Cara pembuatan : 1.Ø Belilah buku tentang hal tersebut. Lapiskan tripleks dan pelat besi menjadi satu kesatuan dengan menggunakan paku dan sekrup 6. papan flanel ini dipakai pula untuk menempelkan huruf-huruf dan angka-angka. Biaya pembuatannya relatif murah Kekurangan : 1. Memberi bingkai aluminium pada semua sisi papan magnetik Mengecat permukaan plat besi PAPAN FLANEL Merupakan media grafis yang efektif sekali untuk menyajikan pesan-pesan tertentu kepada sasaran tertentu pula.palu.

Saat mengajar guru dapat berhadapan dengan siswa 3.kemudian dipindahkan ke transparansi menggunakan mesin fotocopy melalui proses thermal dengan thermofax . 4.mesin fotocopy. Dapat digunakan berulang-ulang 6.ukuran laken lebih besar daripada ukuran tripleks agar ada bagian laken yang dapat dilipatkan ke bagian belakang tripleks untuk dilekatkan atau dipakukan 4. Mudah dalam pengoperasiannya 2. Misalnya plastik atau film acetaate. • Kelebihan dan kekurangan Kelebihan : . Memungkinkan penyajian diskriminasi warna dan menarik minat siswa 4. Sebagai perangkat lunak. Gambar yang diproyeksikan lebih jelas dibandingkan jika digambar di papan tulis 5. Memerlukan waktu dan persiapan yang baik 3. Benda-benda datar. • Kelebihan dan kekurangan Kelebihan : 1.pensil dll 2. tiga dimensi seperti mata uang. apabila ingin membuat gambar gunakan pensil kemudian diperjelas dengan tinta warna Setelah materi/gambar selesai dibuat dikertas HVS.tetapi bahan-bahan tidak tembus pandang( opaque ). Menggunakan cara kerja yang sistematis karena transparansi ini lepas dan terpisahpisah • Cara pembuatan : 1. OHP dimanfaatkan sebagai pengganti papan tulis 5. Mempunyai variasi teknik penyajian yang menarik dan tidak membosankan Kekurangan : 1.2. model serta warna dan anyaman dapat diproyeksikan.transparansi berisi pesan atau materi pembelajaran yang akan disampaikan guru melalui alat khusus untuk memproyeksikannya yaitu OHP. kertas HVS. Transparansi yang diproyeksikan yaitu berupa huruf.pena rotring.gambar pada lembaran bahan tembus pandang atau plastik yang dipersiapkan untuk diproyeksikan kesebuah layar atau dinding melalui sebuah proyektor. Ambil kertas HVS kemudian tulis pesan/materi menggunakan pena rotring/spidol.sedangkan OHP masih merupakan barang yang mahal bagi kebanyakan sekolah 2.transparansi. Memotong tripleks sesuai dengan ukuran yang dikehendaki 3. Siapkan alat-alat seperti thermofax. Memerlukan peralatan yang khusus untuk memproyeksikannya yaitu OHP. Memberi bingkai pada bagian pinggir tripleks itu agar penampilan menjadi lebih menarik Membuat dudukan atau gantungan papan sehingga akan memudahkan dalam penggunaannya .tinta gambar.bingkai. Memotong laken/flanel dengan ukuran yang sesuai. PROYEKTOR TAK TEMBUS PANDANG Pada proyektor tak tembus pandang yang diproyeksikan bukan bahan transparan.lambang. OHT ( TRANSPARANSI ) Merupakan media visual yang dibuat diatas bahan transparan.

dengan majalah pendidikan yang diterbitkan sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar secara kreatif.maka proses komunikasi dua arah bahkan dapat dikatakan bahwa modul dapat menggantikan beberapa peran mengajar.grafis.bagan.buku. sehingga didapatkan hasil gambar proyeksi yang jelas dan tajam 25. Buku adalah sumber belajar yang dibuat untuk keperluan umum dan biasanya seorang siswa yang membaca buku masih membutuhksn bantuan orang lain misalnya guru atau orang lain untuk menjelaskan kandungan dari buku tersebut. Dapat memperbesar benda kecil menjadi sebesar papan. . Dari sifat penyajian pesannya.majalah. Tekan tombol OFF ke posisi ON 4. sehingga bahan yang semula hanya untuk individu jadi untuk seluruh kelas Kekurangan : 1. Berbeda dengan OHP. Dengan sifat penyajian tersebut. Dalam konteks pendidikan disekolah. Dapat digunakan untuk semua bidang studi 3. Jadi lebih praktis 2. Bahan cetak seperti foto.diagram.proses komunikasinya berlangsung satu arah dan pembacanya cenderung pasif.sebaiknya pihak sekolah menyediakan berbagai macam sumber belajar yang berguna untuk memacu kreatifitas para siswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. MAJALAH DAN JURNAL Majalah merupakan media informasi dengan tugas utamanya menyampaikan berita aktual.bahan dan kegiatan belajar serta evaluasi. Periksa tegangan sumber listrik dan sesuaikan tegangan pada peralatan 2.atau peta dapat diproyeksikan secara langsung tanpa dipindahkan kedalam transparan terlebih dahulu. Oleh karena itu. Letakkkan bahan cetak seperti buku. BUKU DAN MODUL Buku dan modul merupakan media visual dalam bentuk tulisan. Modul dibuat berdasarkan program pembelajarn yang utuh dan sistematis sehingga dirancang untuk sistem pembelajaran mandiri.buku cenderung informatif dan lebih menekankan pada sajian materi ajar dengan cakupan yang luas dan umum. Misalnya majalah. Aturlah tombol pengatur fokus. Oleh karena itu cakupan bahasan materi dalam modul lebih fokus dan terukur.1.Proyek tak tembus pandang hanya bisa digunakan diruangan yang gelap 2. Didalamnya mengandung tujuan.serta lebih mementingkan aktifitas belajar pembacanya. Hubungkan proyektor tak tembus pandang dengan sumber listrik 3.majalah dll pada posisi yang benar 5. Modul merupakan bahan ajar yang dapat digunakan oleh siswa untuk belajar secara mandiri denagn bantuan seminimal mungkin dari orang lain.semua sajiannya disampaikan melalui bahasa yang komunitatif. Harganya relatif mahal • Cara pengoperasian : 1.

PT. 2002. Media Pendidikan (Cetakan ke-7). 91-97. Citra Aditya Bakti 3. Teaching and Media a Systematic Approach. Pengembangan dan Pemanfaatannya.guru dapat memberikan tugas kepada siswanya untuk membuat jurnal visual ini misalnya jurnal visual tentang hari raya idul fitri. Media Pembelajaran. 1 Spring 1975. . Depdikbud dan Pt. Levie. Raja Grafindo Persada. Pustekom. Tugas utama jurnal adalah memuat hasil pemikiran dan penelitian dari sivitas akademika sebuah lembaga pendidikan. Arsyad. Bandung: Penerbit PT. Englewood Cliffs: Prentice-Hall. PP. 1975.G dan Ely. 2007. 4.hari libur sekolah dll. Jurnal bergambar dapat dirancang dengan memadukan berbagai potongan gambar bertema khusus. Howard dan Lentz.P. Jurnal dapat dibuat par asiswa denagna cara yang kreatif yakni denagn cara memvisualisasikan semua gagasan yang akan dituangkan dalam jurnal.jurnal juga dapat menciptakan suasana belajar yang kreatif dan tidak membosankan. Pietorial Memory Process. W. Azhar. DAFTAR PUSTAKA 1. Arif. V. Jakarrta 5.Selain majalah. Hamalik. Diane. Di sekolah. Oemar. 1994. Gerlaeh. Potongan-potongan bisa berasal dari gambargambar majalah dan koran atau hasil gambar sendiri atau hasil fotografi. 23 No. Grafindo Persada. Media Pendidikan Pengajaran. 1971. Jurnal visual biasanya digunakan orang-orang yang berbakat atau berlatar belakang seni. S. AVCR Vol. D. Sadiman. Inc 2.

I. Setelah itu usahakan murid untuk mencoba kedepan kelas tentang materi pelajaran yang sedang berlangsung. Papan tulis adalah salah satu media yang banayk digunakan disekolah-sekolah. Nilai Praktis. Ada tekhnik khusus yang harus dikuasai oleh seorang guru dalam menggunakan papan tulis agar tujuan pembelajaran bisa di capai dengan baik. .J. 1. 4. Bentuk. Menyajikan materi secara terperinci. 2. biasanya sudah disediakan didalam kelas. 6. 3. (Nana Sudjana : 2005).akan tetapi dalam hal ini penulis hanya akan membatasi kepada media yang akan digunakan dalam upaya tercapainya kompetensi dasar seperti yang sudah penulis jelaskan di atas. 6. diantaranya : 1. 2. 4. penyajian tulisan harus benar-benar jelas. Papan Tulis. Untuk dapat merangsang anak untuk belajar/bekerja lebih baik.ada berbagai macam bentuk media pembelajaran yang dapat digunakan sebagai penunjang guna tercapainya tujuan pembelajaran. II. 1. Penyajian pelajaran dapat dilakukan dengan jelas selangkah demi selangkah secara sistematis.bentuk dan model papan tulis biasanya segi empat atau peresegi panjang dengan tiang penyangga 1. Nilai praktis yang terdapat pada papan tulis diantaranya: 1. 1. Gambar ( audio ) 1.biasanya papan tulis dibuat dari bahan kayu walaupun ada sebagian yang dibuat dari bahan slate ( batu tulis ) akan tetapi yang dari bahan slate ini biayanya mahal dan sangat sukat memperoleh sheetnya. 3.karena pada umumnya anak-anak senang bekerja pada papan tulis (Oemar Hamalik : 1989).sehingga papan dari bahan slate ini sangat jarang sekali digunakan. Semua siswa dapat melihatnya secara langsung dan berpartisipasi dalam bentuk diskusi atau lainnya. III. I. 5.maka guru akan dengan cepat dapat memperbaikinya. Menjelaskan hal-hal yang terdapat dalam papan tulis kepada siswa apabila ada yang masih belum dimengerti.agar semua siswa dapat melihatnya secara merata dan jelas. Cara Penggunaan. 7. Apabila terdapat kesalahan. 2. Bentuk. Mendorong motivasi belajar. 5. Menulis dan menggambar haruslah berbentuk sederhana. MACAM-MACAM MEDIA Pada hakikatnya.

1. Gambar mudah didapat dan murah Mudah digunakan. televisi sama dengan film.berguna untuk mengajar.minat. 2. Bentuk. 1. Gambar bersifat konkrit Gambar bisa mengatasi batas ruang dan waktu Gambar mengatasi kekurangan daya mampu panca indera manusia. poster. TV – VCD ( audio visual ) 2. chart.bentuk gambar bisa berupa foto.yang dapat menampilkan gambar dan suara sekaligus. Nilai-nilai praktis dalam media gambar diantaranya adalah: 1. 6. yaitu gambar-gambar di tempel pada papan buletin. Menurut Oemar Hamalik ( 1985 : 134 ) telavisi adalah perlengkapan elektronik yang pada dasarnya sama dengan gambar hidup yang meliputi gambar dan suara. 5.kondisi dan situasi anak.Diantara media pembelajaran yang juga paling sering dipakai adalah gambar. karikatur. 3.bahkan gambar bisa juga digunakan dengan cara Display.ilustrasi. Tergantung situasi dan kondisi siswa juga keperluan pembelajaran 1. kartun.karena pada dasarnya gambar digunakan untuk memeberikan pengalamandasar dalam bahasa.dll. II. Dalam hal ini. I. 4. II.sehingga tidak heran jika kemudian TV-VCD juga dapat digunakan sebagai media pembelajaran. III. 3. bisa dilihat dan juga bisa didengar.sehingga pembelajaran dengan menggunakan media gambar bisa efektif dan sehingga akan menembah kreatifitas siswa dan memperkaya pengalaman serta memperbaiki kekurang jelasan yang pada akhirnya tujuan pembelajaran bisa tercapai dengan baik.mendorong motivasi. Biasanya bentuk dari televisi berbentuk segi empat atau kubus dengan ukuran dan model yang semakin beraneka ragam.menjadikan ruangan menarik.akan tetapi gambar bisa menjadi tidak efektif bila terlalu sering digunakan dalam satu waktu tertentu.perhatian dan menambah pengetahuan siswa (Oemar Hamalik:1989). Dapat dilakukan untuk menjelaskan sesuatu masalah. Cara Penggunaan Penggunaan gambar haruslah disesuaikan dengan tingkatan. grafik.karena gambar adalah bahasa umum yang dapat dimengerti dan dinikmati dimana-mana (Arief Sadiman: 2008). baik untuk perseorangan ataupun untuk kelompok siswa (Oemar Hamalik:1989) 7.menjelaskan konsep-konsep dan sebagainya. Gambar dapat dipelajari secara individual ( sendiri ) tapi bisa juga dipelajari dalam kelompok kecil ataupun besar.gambar sebaiknya disusun menurut urutan tertentu dan dihubungkan dengan masalah yang luas. Nilai Praktis. Nilai Praktis .

mendengar dan mengamati serta mengikuti dengan seksama proses yang sedang berlangsung dalam layar televisi. pada fase ini siswa di ajak untuk mendiskusikan apa yang sudah mereka dapat dari tayangan televisi tersebut. 3. Menghemat waktu dan dapat diputar berulang-ulang. Dalam komunikasi sering timbul dan terjadi penyimpangan-penyimpangan sehingga komunikasi tersebut tidak efektif dan efisien. Banyak mempergunakan sumber-sumber masyarakat. 4. 9. k. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan itu adalah penggunaan media secara terintegrasi dalam proses belajar mengajar.untuk itu ada beberapa hal yang perlu dilakukan guru dalam menggunakan media TV-VCD. 2.sehingga program yang akan dijadikan sebagai materi pembelajaran benar-benar sesuai dengan apa yang diharapkan dan selaras dengan tujuan daripada pembelajaran. 7. Kegiatan belajar mengajar di kelas merupakan suatu dunia komunikasi tersendiri dimana guru atau dosen dan siswa /mahasiswanya bertukar pikiran untuk mengembangkan ide dan pengertian. Langkah pelaksanaan. Follow Up. 12.Televisi ( TV – VCD ) sebagai media pembelajaran mempunyai beberapa keuntungan atau nilai praktis. Langkah-langkah itu adalah : 1. Masyarakat di ajak berpartisipasi dalam rangka meningkatkan perhatian terhadap sekolah. PENGGUNAAN MEDIA Pada hakikatnya proses belajar mengajar adalah proses komunikasi. diantaranya : 1. Langkah persiapan. Menarik minat anak. Memperluas tinjauan kelas. 5.selain itu guru juga harus mempersiapkan siswa untuk menerima program yang akan disajikan agar mereka berada dalam keadaan siap untuk mengetahui apa yang akan diberikan dan apa yang akan mereka dapat. 2. 3. III.hal itu antara lain karena disebabkan oleh kecenderungan Verbalisme. pada tahap ini siswa melihat.hal itu sangat penting sekali mengingat fungsi . Guru bisa mengontrol sepenuhnya. 4. dsb. 11. 10. Pengguaan media televisi ( TV – VCD ) dalam kelas benar-benar dipersiapkan dengan seksama.baik dalam pre-service maupun dalam inservice training. Dapat menciptakan kembali peristiwa masa lampau Dapat mempertunjukkan banyak hal dan banyak segi yang beraneka ragam. Cara Penggunaan. dalam hal ini guru harus benar-benar mepersiapkan program pilihannya dan mempelajarinya dengan seksama sehingga guru bisa menguasai materi pembelajaran. 8. 6. ketidaksiapan siswa / mahasiswa. Gambarnya bisa di “beku” kan iuntuk di amati dengan seksama. bersifat langsung dan nyata serta dapat menyajikan peristiwa yang sebenarnya. Dapat melatih guru. kurangnya minat dan gairah. K.

ukuran.paling tidak dalam hal ini. Sehubungan dengan materi pelajaran fiqih dengan pokok bahasan tata cara sholat.dengan media pembelajaran visual ( gambar ) ini. dalam hal ini guru bisa menulis dan menerangkan apa saja gerakan dalam sholat dan bagaimana urutan gerakan-gerakan tersebut. Selain hal itu. warna bahkan tata letak papan tulis tersebut. siswa akan dapat lebih mudah lagi dan punya gambaran yang jelas apa dan bagaimana tata cara ibadah sholat itu dilakukan. Sehubungan dengan materi pelajaran. Media pembelajaran lainnya yang dapat digunakan oleh guru adalah visual. setelah siswa tahu sedikit informasi dari dan punya gambaran tentang apa . Dalam hal hubungannya dengan materi pelajaran fiqih dengan pokok bahasan sholat.aspek tersebut secara simultan dapat di dengar dan dilihat oleh siswa. maka dengan penggunaan gambar sebagai media pembelajaran. ketika siswa sudah punya sedikit informasi dari guru tentang apa dan bagaimana urutan gerakan sholat.karena hal itu akan sangat berpengaruh terhadap penglihatan siswa dan terhadap guru yang mengajar (Oemar Hamalik:1989).karena dengan papan tulis ini kita dapat menjelaskan kepada siswa tentang materi suatu pembelajaran dengan tulisan-tulisan yang mungkin dapat membuat siswa mengerti suatu materi pembelajaran ketimbang ketika guru hanya menjelaskan suatu materi pembelajaran dengan verbalisme saja.baik itu menyangkut bentuk. Apabila kompetensi dasar yang ingin kita capai adalah bagaimana kemudian siswa bisa mempraktekkan dan atau mengerjakan Sholat dengan baik. Juga untuk meningkatkan keserasian dalam penerimaan informasi. yaitu berupa gambar-gambar ( seperti yang terdapat pada contoh gambar ……). Sebagai contoh dalam pelajaran Fiqih.sehingga diharapkan dari media tersebut akan menstimulus siswa dalam mempraktekkan apa yang sudah dijelaskan oleh guru (Asnawir : 2002).maka kita bisa menggunakan beberapa media yang mungkin dapat membuat siswa semakin faham dan dapat mempraktekkan sholat itu dengan baik. Mengingat media papan tulis adalah salah satu media yang sudah dianggap kuno dan ketinggalan zaman sehingga terkesan membosankan. bahan. hal itu mengingat TV – VCD dapat memberikan proses kejadian yang sebenarnya pada suatu peristiwa.siswa dapat punya gambaran tentang materi suatu pembelajaran yang kemudian akan menjadi stimulus bagi siswa dalam memahami suatu pelajaran. Hal itu mengingat kondisi setiap siswa yang berbeda-beda dalam memahami suatu materi pembelajara. diantaranya adalah dengan menggunakan media pembelajaran papan tulis. kita juga bisa menggunakan Media Pembelajaran Audio Visual ( TV – VCD ).media selain sebagai stimulus informasi.mengingat media visual akan dapat menvisualisasikan sesuatu yang akan atau sudah dijelaskan dengan lebih konkrit dan realistis (Asnawir : 2002). siswa sudah punya sedikit informasi dan atau gambaran tentang gerakan – gerakan sholat.maka sangat diperlukan kreatifitas seorang guru agar penggunaan media papan tulis bisa menjadi menyenangkan. sikap dll.dalam hal ini adalah fiqih dengan pokok bahasan tata cara sholat.

Bandung. Media Pendidikan. M. 1989. Media Pembelajaran. Raja Grafindo Persada Jakarta. Media Pengajaran Sinar Baru Algesindo Bandung 2005 Oemar Hamalik. PT. REFERENSI Asni Prof. Ciputat Pers Jakarta 2007 Nana Sudjana Dr.H. Sehingga kemudian diharapkan dengan tahu dan faham bagaimana proses kejadian yang sebenarnya.Sc. siswa akan dapat mengetahui proses yang sebenarnya dari tata cara sholat tersebut. Dr. awir DR.dan bagaimana urutan gerakan-gerakan sholat. . Dkk.maka dengan penggunaan audio visual ( TV – VCD ) ini. Drs. Basyiruddin Usman Drs. Sadiman M. Penerbit Citra Aditya Bakthi. Ahmad Riva’i. maka siswa akan dapat mengaplikasikannya dan atau mempraktekkan dalam kehidupan nyata. Media Pembelajaran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful