P. 1
Klasifikasi Polimer

Klasifikasi Polimer

|Views: 1,280|Likes:
Published by Uji Fauziah

More info:

Published by: Uji Fauziah on Oct 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/22/2013

pdf

text

original

Klasifikasi Polimer

SUBSCRIBE TO RSS FEED

Polimer Termoplastik dan Termosetting
kata kunci: polimer termoplastik, polimer termoseting

Polimer Berdasarkan Reaksi Pembentukannya
kata kunci: inisiasi, polietilen, polimerisasi adisi, polimerisasi kondensasi, polivinil asetat, propagasi,reaksi kondensasi, reaksi polimerisasi adisi, reaksi rantai, terminasi

Polimer Berdasarkan Sifat Thermalnya
kata kunci: polietilen, polimer termosetting, polivinilklorida, termoplastik

Polimer Berdasarkan Asalnya
kata kunci: amilum, bakelit, formaldehida, kapas, karet, lignin, polimer alam, polimer buatan,polisakarida, rayon, selulosa, sutra, wol

Polimer Berdasarkan Jenis Monomernya
kata kunci: homopolimer, kopolimer, kopolimer acak, kopolimer balok, kopolimer bergantian, kopolimer tempel/grafit, polimer sbs, rantai polimer

A. Polimer Termoplastik dan Termosetting
Kata Kunci: Polimer Termoplastik, Polimer Termoseting Ditulis oleh U.T. Haryanto pada 30-01-2010

Polimer disebut juga dengan makromolekul merupakan molekul besar yang dibangun dengan pengulangan oleh molekul sederhana yang disebut monomer. Polimer (polymer) berasal dari dua kata, yaitu poly(banyak) dan meros (bagian ± bagian). Klasifikasi polimer salah satunya berdasarkan ketahanan terhadap panas (termal). Klasifikasi polimer ini dibedakan menjadi dua, yaitu polimer termoplastik dan polimer termoseting.

1. Polimer termoplastik
Polimer termoplastik adalah polimer yang mempunyai sifat tidak tahan terhadap panas. Jika polimer jenis ini dipanaskan, maka akan menjadi lunak dan didinginkan akan mengeras. Proses tersebut dapat terjadi

Polietilena (PE) = Botol plastik. dan permadani. Memiliki struktur molekul linear/bercabang. sarung tangan dan botol detergen. piringan hitam. serat. isolasi kawat dan kabel. insulator. Jenis plastik ini tidak memiliki ikatan silang antar rantai polimernya. bak air. Titik leleh rendah. Jika dipanaskan akan melunak. Polimer yang termasuk polimer termoplastik adalah jenis polimer plastik. bahan cetakan. ubin plastik. Polimer termoplastik memiliki sifat ± sifat khusus sebagai berikut. tali. kulit sintetis. Fleksibel. sol sepatu. Bentuk struktur bercabang termoplastik. pipa kabel listrik. ember. Bentuk struktur termoplastik sebagai berikut. Mudah untuk diregangkan.berulang kali. alat-alat rumah sakit. bungkus makanan. Polivinilklorida (PVC) = pipa air. . Jika didinginkan akan mengeras. pipa plastik. kursi plastik. Berat molekul kecil Tidak tahan terhadap panas. komponen mesin cuci. Contoh plastik termoplastik sebagai berikut. Dapat dibentuk ulang (daur ulang). kantong plastik dan jas hujan. pipa saluran. sehingga dapat dibentuk ulang dalam berbagai bentuk melalui cetakan yang berbeda untuk mendapatkan produk polimer yang baru. Mudah larut dalam pelarut yang sesuai. drum. botol minuman. mainan. pembungkus tekstil. melainkan dengan struktur molekul linear atau bercabang. Polipropena (PP) = karung.

Hal ini membuat polimer menjadi kaku dan keras. maka semakin kaku dan mudah patah. Tahan terhadap asam basa. maka akan menyebabkan rusak atau lepasnya ikatan silang antar rantai polimer. Tidak dapat dibentuk ulang (sukar didaur ulang). sol sepatu. penggaris. Polimer termoseting Polimer termoseting adalah polimer yang mempunyai sifat tahan terhadap panas.- Polistirena = Insulator. Keras dan kaku (tidak fleksibel) Jika dipanaskan akan mengeras. Semakin banyak ikatan silang pada polimer ini. Sehingga tidak dapat dibentuk ulang kembali. gantungan baju. Bentuk struktur ikatan silang sebagai berikut. Sifat polimer termoseting sebagai berikut. Bila polimer ini rusak/pecah. 2. Bila polimer ini dipanaskan untuk kedua kalinya. Plomer termoseting memiliki ikatan ± ikatan silang yang mudah dibentuk pada waktu dipanaskan. Jika polimer ini dipanaskan. maka tidak dapat disambung atau diperbaiki lagi. Tidak dapat larut dalam pelarut apapun. . Jika dipanaskan akan meleleh. Susunan polimer ini bersifat permanen pada bentuk cetak pertama kali (pada saat pembuatan). maka tidak dapat meleleh.

monomer-monomer yang mengandung ikatan rangkap dua saling bergabung. polimerisasi adisi. radio. sedangkan polimer kondensasi mengandung atom-atom yang lebih sedikit karena terbentuknya produk sampingan selama berlangsungnya proses polimerisasi. Gambar 7. Produk yang dihasilkan dari reaksi polimerisasi adisi mengandung semua atom dari monomer awal. Pasangan elektron ekstra dari ikatan rangkap dua pada tiap monomer etilena digunakan untuk membentuk suatu ikatan baru menjadi monomer yang lain Menurut jenis reaksi adisi ini. fitting lampu listrik. Terminasi Ditulis oleh Utiya Azizah pada 18-04-2009 Apakah Anda pernah berpikir mengenai banyaknya perbedaan dari jenis-jenis polimer yang dibentuk? Polimerisasi merupakan suatu jenis reaksi kimia dimana monomer-monomer bereaksi untuk membentuk rantai yang besar. perekat plywood. B. Berdasarkan Gambar 7. Polimer Berdasarkan Reaksi Pembentukannya Kata Kunci: Inisiasi. Polietilen. Contoh plastik termoseting : Bakelit = asbak. Monomer etilena mengalami reaksi adisi membentuk polietilena yang digunakan sebagai tas plastik.polivinil asetat. polimerisasi kondensasi. Polimer Adisi Reaksi pembentukan teflon dari monomer-monomernya tetrafluoroetilen. membentuk rantai panjang. Suatu polimer adisi memiliki atom yang sama seperti monomer dalam unit ulangnya.- Mempunyai ikatan silang antarrantai molekul. sedangkan di dalam polietilena tidak terdapat ikatan rangkap dua. yang dimaksud polimerisasi adisi adalah polimer yang terbentuk dari reaksi polimerisasi disertai dengan . reaksi polimerisasi adisi. satu monomer masuk ke monomer yang lain. pembungkus makanan. peralatan fotografi.reaksi rantai. disebut reaksi adisi. Dua jenis utama dari reaksi polimerisasi adalah polimerisasi adisidan polimerisasi kondensasi. Jenis reaksi yang monomernya mengalami perubahan reaksi tergantung pada strukturnya. steker listrik. dan botol. reaksi kondensasi. Propagasi. Perhatikan Gambar 7 yang menunjukkan bahwa monomer etilena mengandung ikatan rangkap dua.

Suatu film plastik yang tipis terbuat dari monomer etilen dan permen karet dapat dibentuk dari monomer vinil asetat. maka tahap inisiasi dapat digambarkan sebagai berikut: . umumnya melibatkan reaksi rantai. Contoh lain dari polimer adisi diilustrasikan pada Gambar 8. Dalam reaksi polimerisasi adisi. Dalam reaksi ini tidak disertai terbentuknya molekul-molekul kecil seperti H2O atau NH3. Polietilen dan polivinil asetat adalah contoh polimer yang dibuat melalui polimerisasi adisi. dan molekul monomer dinyatakan dengan CH2 = CH2. untuk tahap pertama ini dimulai dari penguraian inisiator dan adisi molekul monomer pada salah satu radikal bebas yang terbentuk.pemutusan ikatan rangkap diikuti oleh adisi dari monomermonomernya yang membentuk ikatan tunggal. Mekanisme polimerisasi adisi dapat dibagi menjadi tiga tahap yaitu: Sebagai contoh mekanisme polimerisasi adisi dari pembentukan polietilena a) Inisiasi. Gambar 8. Bila kita nyatakan radikal bebas yang terbentuk dari inisiator sebagai R¶.

CHCN .]n Vinil klorida polivinil klorida y Poliakrilonitril n CH2 = CHCN [ . sehingga akan membentuk polimer dengan berat molekul tinggi R-(CH2)n-CH2° + °CH2-(CH2)n-R¶ R-(CH2)n-CH2CH2-(CH2)n-R¶ Beberapa contoh polimer yang terbentuk dari polimerisasi adisi dan reaksinya antara lain.CH2 .CHCl .CH2 . dalam tahap ini terjadi reaksi adisi molekul monomer pada radikal monomer yang terbentuk dalam tahap inisiasi Bila proses dilanjutkan. dapat terjadi melalui reaksi antara radikal polimer yang sedang tumbuh dengan radikal CH2 ± CH2. y Polivinil klorida n CH2 = CHCl [ .CHCl . dimana ikatan rangkap C= C dalam monomer etilena akan berubah menjadi ikatan tunggal C ± C pada polimer polietilena c) Terminasi.CH2 .b) Propagasi.R atau antara radikal polimer mula-mula yang terbentuk dari inisiator (R¶) CH2 ± CH2 + R yang sedang tumbuh dengan radikal polimer lainnya. akan terbentuk molekul polimer yang besar.]n y Polistirena .

maka jenis nylon ini disebut nylon 66. ada enam atom karbon di setiap monomer. Pada reaksi semacam ini.6 ± diaminoheksana dan asam adipat yang umum digunakan untuk membuat jenis nylon. NH3. Reaksi kondensasi yang digunakan untuk membuat satu jenis nilon ditunjukkan pada Gambar 9 dan Gambar 10. Gambar 9. Dalam polimerisasi kondensasi kadang-kadang disertai dengan terbentuknya molekul kecil seperti H2O. tiap monomer harus mempunyai dua gugus fungsional sehingga dapat menambahkan pada tiap ujung ke unit lainnya dari rantai tersebut. atau HCl. Nylon diberi nama menurut jumlah atom karbon pada setiap unit monomer. setiap ikatan baru yang dibentuk akan bersamaan dengan dihasilkannya suatu molekul kecil ± biasanya air ± dari atom-atom monomer. Kondensasi terhadap dua monomer yang berbeda yaitu 1. monomer-monomer bereaksi secara adisi untuk membentuk rantai. Di dalam jenis reaksi polimerisasi yang kedua ini. Dalam gambar ini. suatu atom hidrogen dari satu ujung monomer bergabung dengan gugus-OH dari ujung monomer yang lainnya untuk membentuk air. Jenis reaksi polimerisasi ini disebut reaksi kondensasi. . Dalam polimerisasi kondensasi.Polimer Kondensasi Polimer kondensasi terjadi dari reaksi antara gugus fungsi pada monomer yang sama atau monomer yang berbeda. Namun demikian.

Polimer Berdasarkan Sifat Thermalnya Kata Kunci: Polietilen. Proses melunak dan mengeras ini dapat terjadi berulang kali. lebih tahan terhadap asam dan basa. termoplastik Ditulis oleh Utiya Azizah pada 18-04-2009 Plastik adalah salah satu bentuk polimer yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Monomer yang dapat mengalami reaksi polimerisasi secara kondensasi adalah monomer-monomer yang mempunyai gugus fungsi. Polietilen (PE) dan polivinilklorida (PVC) merupakan contoh jenis polimer ini. dan NH3. tidak meleleh jika dipanaskan. Polimer seperti ini disusun secara permanen dalam bentuk pertama kali mereka dicetak. yang digunakan sebagai serat pakaian dan karpet. pada suhu tinggi akan lunak. Plastik termoset menjadi lebih keras ketika dipanaskan karena panas itu menyebabkan ikatan-ikatan silang lebih . Bahan-bahan yang bersifat termoplastik mudah untuk diolah kembali karena setiap kali dipanaskan. Plastik-plastik termosetting biasanya bersifat keras karena mereka mempunyai ikatan-ikatan silang. Contoh lain dari reaksi polimerisasi kondensasi adalah bakelit yang bersifat keras. Sedangkan beberapa plastik lainnya mempunyai sifat-sifat tidak dapat larut dalam pelarut apapun. pendukung pada tape ± audio dan tape ± video. disebutpolimer termosetting. dan dracon. Sifat ini dijelaskan sebagai sifat termoplastik. polivinilklorida. seperti gugus -OH. -COOH. antara lain lebih mudah larut pada pelarut yang sesuai. jika dipanaskan akan rusak dan tidak dapat kembali seperti semula dan struktur molekulnya mempunyai ikatan silang antar rantai. C. tetapi akan mengeras kembali jika didinginkan dan struktur molekulnya linier atau bercabang tanpa ikatan silang antar rantai. dan kantong plastik. bahanbahan tersebut dapat dituangkan ke dalam cetakan yang berbeda untuk membuat produk plastik yang baru. Beberapa plastik memiliki sifat-sifat khusus. Pembuatan Nylon 66 yang sangat mudah di laboratorium. polimer termosetting.Gambar 10.

Perbedaan sifat-sifat plastik termoplas dan termoset disimpulkan pada Tabel 1. Beberapa contoh polimer yang dibuat oleh pabrik adalah nylon dan poliester. seperti amilum. pita karet. selulosa. lignin. karet. dan masih banyak produk lain yang Anda lihat sehari-hari. Polimer sintetis adalah polimer yang dibuat dari molekul sederhana (monomer) dalam pabrik. wol. karet. namun polimer tersebut lebih tahan lama. yaitu serat sintetis yang dibuat dari kayu (selulosa). Perbedaan sifat plastik termoplas dan plastik termoset D. rayon. Bakelit merupakan salah satu jenis dari produk-produk konsumsi yang dipakai secara luas.mudah terbentuk. Sekalipun polimer-polimer termoseting lebih sulit untuk dipakai ulang daripada termoplastik. sutra. Polimer alam telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. polimer dibedakan atas polimer alam danpolimer buatan. Polimer ini banyak digunakan untuk membuat alat-alat rumah tangga yang tahan panas seperti cangkir. polisakarida. polimer buatan. Polimer Sintetis Polimer sintetis yang pertama kali yang dikenal adalah bakelit yaitu hasil kondensasi fenol dengan formaldehida. Polimer regenerasi adalah polimer alam yang dimodifikasi. bakelit. Bakelit. yang ditemukan oleh kimiawan kelahiran Belgia Leo Baekeland pada tahun 1907. Polimer Berdasarkan Asalnya Kata Kunci: amilum. Polimer buatan dapat berupa polimer regenerasi dan polimer sintetis. selulosa. kantong plastik dan botol. formaldehida. polimer alam. Berapa banyak polimer yang dapat Anda temukan pada Gambar 5 . poli(melanin formaldehida) dan poli (urea formaldehida) adalah contoh polimer ini. dan sutra. kapas. wol Ditulis oleh Utiya Azizah pada 18-04-2009 Berdasarkan asalnya. kapas. Contohnya rayon.

Bola. Gagasan untuk proses tersebut adalah benang-benang sintesis yang dibentuk di pabrik diambil dari laba-laba. dan memakai seragam olahraga yang terbuat dari bahan tekstil yang lebih berat dari buatan pabrik sintesis. Polimer alam Laboratorium bukan satu-satunya tempat mensintesis polimer. Banyak polimer-polimer sintesis dikembangkan sebagai pengganti sutra. adalah polimer-polimer yang disintesis secara alami. AmatiGambar 6 yang menggambarkan kesamaan antara pemintalan dari laba-laba dan pemintalan secara industri. dan net yang digunakan sepak bola umumnya terbuat dari polimer sintesis Ahli kimia telah mensintesis polimer di dalam laboratorium selama 100 tahun. Aktivitas olahraga akan berbeda tanpa polimer sintesis. makan makanan yang basi untuk makan siang tanpa kantong plastik atau suatu wadah dari bahan polimer. wool. Banyak polimer telah membantu kita dalam menyumbang kehidupan kita. Anda mungkin akan kehujanan saat pergi sekolah tanpa membawa jas hujan yang terbuat dari nilon. . seragam. rumput buatan. Serat-serat selulosa yang kuat menyebabkan batang pohon menjadi kuat dan tegar untuk tumbuh dengan tinggi seratus kaki dibentuk dari monomer-monomer glukosa. jaring laba-laba. Protein. Sel sel kehidupan juga merupakan pabrik polimer yang efisien. kitin pada kerangka luar serangga. sutera dan kepompong ngengat.Gambar 5. DNA. yang berupa padatan kristalin yang berasa manis. Dapatkah Anda membayangkan kehidupan tanpa mengenal polimer sintesis ini? Pada musim hujan.

Kopolimer bergantian. Karet ini diperoleh dengan menyadap kulit sejenis pohon (hevea brasiliensis) yang tumbuh liar. . rantai polimer Ditulis oleh Utiya Azizah pada 18-04-2009 Berdasarkan jenis monomernya. termasuk asam lemak. Salah satu contoh pembentukan homopolimer dari polivinil klorida adalah sebagai berikut. dengan struktur polimer. terdiri dari 97% cis-1. Kopolimer acak. dikenal sebagai hevea rubber. sedangkan kopolimer terbentuk lebih dari sejenis monomer. protein. polimer SBS. Uraian berikut menjelaskan perbedaan dua golongan polimer tersebut. selulosa dan lignin yang merupakan bahan dari kayu. . gula. . Hampir semua karet alam diperoleh sebagai lateks yang terdiri dari sekitar 32 ± 35% karet dan sekitar 5% senyawa lain. E. polimer dibedakan atashomopolimer dan kopolimer. baik secara alami dan industri Karet merupakan polimer alam yang terpenting dan dipakai secara luas.Gambar 6.4-poliisoprena. Kopolimer balok. halus dipintal ketika molekul-molekul polimer itu ditekan melalui lubang kecil didalam pemintalan. Benang yang panjang. Homopolimer Homopolimer merupakan polimer yang terdiri dari satu macam monomer. sterol. . . Polimer Berdasarkan Jenis Monomernya Kata Kunci: homopolimer. Kopolimer tempel/grafit. ester dan garam. Polimer alam lain adalah polisakarida. Homopolimer terbentuk dari sejenis monomer. Bentuk utama dari karet alam. kopolimer. Pemintalan secara industri (a) dan pemintalan dari laba-laba (b). ± A ± A ± A ± A ± A ± A -.

Contoh: polimer SBS (polimer stirena-butadiena-stirena) Jenis-jenis kopolimer a) Kopolimer acak. yaitu kopolimer yang mempunyai beberapa kesatuan ulang yang berbeda berselang-seling adanya dalam rantai polimer. .Kopolimer Kopolimer merupakan polimer yang tersusun dari dua macam atau lebih monomer. . . yaitu kopolimer yang mempunyai suatu kesatuan berulang berselang- seling dengan kesatuan berulang lainnya dalam rantai polimer. . . yaitu kopolimer yang mempunyai sejumlah satuan berulang yang berbeda tersusun secara acak dalam rantai polimer. Strukturnya . b) Kopolimer bergantian. . ± A ± B ± A ± B ± A ± B ± A ± B ± . . ± A ± B ± A ± A ± B ± B ± A ± A -. . . Strukturnya: . c) Kopolimer balok (blok). . . Strukturnya:. Strukturnya: . d) Kopolimer tempel/grafit. ± A ± A ± A ± A ± B ± B ± B ± B ± A ± A ± A ± A -. . . yaitu kopolimer yang mempunyai satu macam kesatuan berulang menempel pada polimer tulang punggung lurus yang mengandung hanya satu macam kesatuan berulang dari satu jenis monomer.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->