MAKALAH BOTANI ³MENGENAL JAMUR´

OLEH : MUHAMMAD MUJIBUR RAHMAN (09710007) ZAHID KENANJARS (09710008) AGROTEKNOLOGI

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2010

Miselium yang ektofitik berada pada permukaan tanaman inang sedangkan miselium yang endofitik berada didalam jaring an tanaman inang dan dapat tumbuh secara interseluler (diantara sel) atau intraseluler (masuk kedalam sel). fase vegetatif 2. jamur tiram (Pleurotus). Pada jamur tempe dan jamur oncom. Jamur memperoleh makanan dari lingkungan disekitarnya. tetapi umumnya bersel banyak. Hifa ada yang beruas dan tak beruas. Struktur vegetatif dari jamur sendiri terdiri dari hifa yang menyerupai benang-benang panjang. Hifa jamur ada yang bersekat dan tiap sekat mengandung satu sel. Jamur adalah tubuh buah yang tampak di permukaan media tumbuh dari sekelompok fungi (Basidiomycota) yang berbentuk seperti payung: terdiri dari bagian yang tegak ("batang") dan bagian yang mendatar atau membulat. Struktur tubuh jamur bersel banyak terdiri atas miselium dan spora . dan jamur shiitake (Lentinus edulis). Secara teknis biologis. tetapi tidak dapat membuat makanan sendiri karena tidak mengandung klorofil.Pada tipe yang tak beruas terdiri dari hifa yang mempunyai banyak nucleus yang tidak dibatasi oleh sekat. Beberapa jamur aman dimakan manusia bahkan beberapa dianggap berkhasiat obat. yaitu: 1. Contoh jamur yang bisa dimakan: jamur merang (Volvariela volvacea). Jamur adalah keseluruhan bagian dari fungi: tubuh buah. Jamur parasit mempunyai hifa yang ektofitik atau endofitik. tetapi ada juga yang tidak bersekat dengan banyak inti sel. hifa-hifa ini terlihat seperti kapas. Miselium merupakan kumpulan beberapa filamen (hifa). Pada tipe ini dapat pula dijumpai dinding sekat terutama pada hifa yang tua. CIRI UMUM JAMUR Jamur merupakan makhluk hidup yang sudah mempunyai membrane inti (eukariot). . Bentuk haustorium dapat bulat atau seperti akar. 2. dan bagian jaring-jaring di bawah permukaan tanah atau media mycelia yang tersusun dari berkas-berkas hifa. Makna ini misalnya dapat disimak dari ungkapan "Rotinya sudah berjamur" yang maksudnya adalah 'rotinya telah ditumbuhi kapang'. Jamur ada yang bersel satu. STRUKTUR TUBUH Jamur termasuk tumbuhan tingkat rendah dan seperti halnya dengan tumbuhan lainnya jamur mempunyai 2 fase dalam siklus hidupnya. 3. fase reproduktif/generatif. tubuh buah ini disebut basidium. Hifa secara kolektif membentuk miselium dan panjangnya ada yang sampai beberapa meter. Hifa yang ektofitik dan interseluler membentuk haustorium ke dalarn sel untuk memperoleh zat makanan. jamur kuping (Auricularia polytricha). Jamur bersel banyak (multiseluler) terdiri atas benang-benang halus yang disebut hifa. Pada hifa yang beruas hifanya terbagi dengan sekat-sekat dan setiap ruas mengandung satu nucleus atau banyak nucleus. Jamur adalah sebutan lain untuk kapang. jamur kancing atau champignon (Agaricus campestris).DEFINISI JAMUR Jamur dalam bahasa Indonesia memiliki beberapa arti yang agak berkaitan: 1. dan beberapa yang lain beracun.

Askospora : Terbentuk dalam askus sebagai hasil percampuran antara nuklei dalam sel induk askus yang masing-masing berasal dari askogonium dan anteridium. atau spora dan tidak mempunyai tangkai spora khusus. dll. Reproduksi dengan spora yang dibentuk secara a ± seksual 3. ada yang bersel satu ada pula yang bersel banyak. Spora a-seksual jamur terdiri dari berbagai bentuk dan cara pembentukannya ada berbagai macam: Zoospora : (Spora mengembara). beraneka ragam. Spora tersebut dibentuk oleh hifa dengan cara segmentasi. Pada Phycomycetes yang tidak bersifat akuatik tidak dibentuk spora yang dapat bergerak dan sporangiumnya kadang-kadang hanya rnempunyai satu spora saja. disebut oidium. Teliospora : Merupakan spora yang terdapat pada Uredinales Aesiospora : Ustilagenales hanya terdapat teliospora. yang membentuknya. Dalam produksi a-seksual hifa jamur membentuk spora. . Jamur yang membentuk zoospora tergolong pada Phycomycetes yang bersifat akuatik. Klamidospora dibentuk diujung atau ditengah hifa atau spora biasa. Pembentukan sporangium terjadi pada sporangiospora (tangkai sporangium) yang ujungnya rnasuk agak kesebelah dalam sporangium dan disebut kolumela. Reproduksi seksual Spora yang dibentuk secara seksual mempunyai nama yang berbeda antara lain: Oospora : merupakan hasil percampuran antara anteridiurn dan oogonium dimana sel jantan menyatu dengan inti oogonium.REPRODUKSI Cara memperbanyak diri jamur terbagi dalam 3 macam 1. 2. bulat dan dapat terpisah sebagai sel resisten yang dibentuk dari sel-sel tertentu dari hifa. Setiap potongan talus mempunyai kemampuan untuk tumbuh menjadi talus baru jika berada dalam keadaan lingkungan yang memungkinkan. Klamidospora : Bagian hifa yang membengkak berdinding tebal. Bentuk dan warna konidium. Jika tidak terlihat banyak perbedaan antara bentuk spora dan struktur hifa. Konidium : Spora yang dibentuk dalam ujung hifa khusus yang disebut konidiospore. begitu pula ada yang berwarna gelap dan ada pula yang berwarna bening. Konidium dapat pula terjadi pada sporangium yang berspora tunggal. Sporangiospora : Spora dibentuk: didalam sporangium. Reproduksi spora a-seksual. Reproduksi dengan spora yang dibentuk secara seksual. Bentuk dalam kantung spora (Sporangium) Sporangiospora mempunyai flagela atau bulu cambuk sehingga mampu untuk bergerak. Zigospora : merupakan hasil percampuran menyeluruh antara dua gametangium. Basidiopore : Merupakan spora seksual pada Basidiomycetes yang terbentuk dalam basidium melalui sterigma. Pembentukan sporangium ini terjadi pada ujung hifa dengan jalan mengadakan pembengkakan.

Jamur penyebab penyakit tanaman dapat menyerap zat makanan yang diperlukan jika sudah terjadi infeksi pada jaringan tanaman. Selain merugikan tanaman karena pengambilan zat makanan dari sel tanaman. Untuk memenuhi kebutuhan akan nutrisinya maka jamur membutuhkan organisme lain. Melalui sobekan yang terjadi pada bagian permukaan tanaman yang disebabkan oleh pertumbuhan organ-organ tertentu seperti akar 6. Jika keadaan fisiologi tanaman tidak sesuai. parasit obligat. Spora jamur akan berkecambah atau akan terjadi pertumbuhan hifa jamur. Melalui luka yang disebabkan oleh kerusakan mekanis atau serangga atau binatang lainnya serta oleh alat-alat pertanian yang digunakan petani saat perawatan tanaman. sehingga masing-masing jamur parasit biasanya hanya menyerang tanaman tertentu saja. Kebanyakan jamur bersifat saprofit. suhu udara dll. pra -penetrasi. Pada stadium penetrasi maka hifa jamur patogen memasuki tanaman inang dengan berbagai cara: 1. sehingga tidak mampu membuat makanannya sendiri. Usaha patogen menyerang tanaman hingga terjadinya penyakit pada tanaman dapat dibedakan 3 macam stadium yaitu. Kebanyakan jamur parasit hanya dapat hidup pada tanaman dari genus. Pada stadium ini tidak akan berlangsung sempurna. PERISTIWA INFEKSI Diperkirakan sejumlah lebih dari 100. Selain itu jamur tersebut dapat mengeluarkan toksin yang disebarkan ke berbagai bagian tanaman lainnya dan menimbulkan kerusakan pada jaringan tanaman. maka hifa jamur akan tumbuh ke sel yang paling dekat dan masuk kedalam sel atau akan membentuk haustorium.000 macam penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur. Melalui lubang alami seperti stomata atau mulut daun dan sebagainya 5. . Dengan cara demikian jamur akan mengabsorspsi zat makanan yang berada dalam protoplasma sel tanaman. maka jamur dapat mengganggu aktivitas tanaman inang dengan berbagai cara seperti mengeluarkan enzirn pektinolitik atau selulolitik yang masing-masing dapat menguraikan zat pektin atau selulose. Seperti kelembaban yang tinggi. tetapi sesudah berada di dalam jaringan tanaman maka keadaan fisiologi tanaman sangat menentukan sekali. Penetrasi langsung karena adanya tekanan mekanis oleh hifa jamur. species atau kultivar tertentu saja. penetrasi dan pasca-penetrasi. Masuknya hifa ke dalam tanaman masih tergantung kepada keadaan lingkungan luar seperti kelembaban. 4. reaksi kimia atau keduanya. Pada stadium pra-penetrasi hifa jamur atau spora mengadakan kontak pada permukaan tanaman inang.NUTRISI UNTUK JAMUR Jamur tidak mempunyai perakaran maupun khlorofil. jika keadaan lingkungan tidak menunjang terjadinya pertumbuhan hifa atau perkecambahan spora. Dengan adanya berbagai gangguan tersebut maka akan rnengganggu pertumbuhan tanaman sehingga akan timbul gejala penyakit. parasit fakultatif.

tanah yang mengandung patogen terbawa oleh air. 1. embun (Mildew) dll. air atau serangga. Spora seksual seperti askospora harus dilepas dahulu dari askus dan tubuh buahnya dan kemudian baru terbawa oleh aliran air atau udara. Banyak patogen mempertahankan diri di tempat-tempat terpencil dan dengan bantuan angin dapat menginfeksi pertanaman secara luas di tempat lain. puru . kanker. Biji Biji yang dipakai untuk benih dapat mengandung patogen dan dapat terbawa ketempat jauh. sedangkan pembentukan tubuh buah di mana terdapat spora seksual dapat membantu jamur untuk dapat bertahan hidup dalam keadaan lingkungan yang kurang baik. rebah kecambah (damping-off). PERANAN BERBAGAI AGEN PENYEBAR Jamur patogen tanah dapat memperbanyak diri dalam tanah dan penyebarannya juga dilakukan dalam tanah antara lain dengan kontak antara akar tanaman. Pembentukan spora a-seksual. diantaranya yaitu. busuk lunak dan busuk kering. busuk pangkal batang.Jamur akan melanjutkan pertumbuhan dan membentuk spora untuk memperbanyak diri. Percikan air hujan pada bagian tanaman yang mengandung spora dapat menyebarkan spora kebagian tanaman sebelah atasnya atau ketanaman yang berada disebelahnya. kudis sapu. anthracnose. karat. pada waktu pengolahan tanah. merupakan cara cepat dalam melakukan perbanyakan dan penyebaran. PENYEBARAN Penyebaran jamur ini dapat terjadi dengan berbagai cara. bercak daun. Gejala nekrosa yang berupa : Busuk akar. Air Dengan air yang mengalir dapat menyebarkan tanah yang mengandung patogen jamur sehingga seluruh kebun atau dikebun yang berdekatan dapat terkontaminasi. 2. ma ka penyebaran patogen dapat terjadi dalam jarak jauh. Dengan terbawanya patogen oleh bahan tanaman. 2. GEJALA PENYAKIT Gejala penyakit ialah perubahan warna atau bentuk dari tanaman atau jaringan tanaman yang terserang oleh jamur. Spora a-seksual dibentuk dalam jumlah yang banyak dan disebarkan dengan mudah oleh angin. Gejala yang berupa perubahan bentuk tanaman inang antara lain : Akar berbentuk gada. 3. Penyebab penyakit dari golongan jamur ini dapat menyebabkan berbagai macam gejala penyakit. binatang dan sebagainya. blight. Gejala-gejala lain seperti: layu. Beberapa agen penyebar yang biasa menyebarkan patogen yaitu. 1. alat pertanian. Spora akan dilepaskan melalui permukaan tanaman untuk disebarkan. kudis. tanah. angin atau melekat pada umbi atau bahan tanaman lainnya. Angin Angin memegang peranan penting dalam menyebarkan spora dari satu tanaman ke tanaman lain atau dari satu daerah kedaerah lain. Proses seperti di atas akan berlangsung terus menerus. . daun keriting 3.

spora. Patogen tersebut dapat disebarkan lebih lanjut ke tanaman utama dengan berbagai cara. yang menimbulkan bercak berair yang berwarna hijau kelabu sampai coklat. Serangga. pada bercak terdapat massa spora berwarna coklat kehitaman. timun Penyebab : jamur Pseudoperonospora cubensis Gejala : daun tanaman yang terserang tampak bercak berwarna kuning kecoklatan. Bagian tanaman Bagian tanaman yang sudah terserang penyakit dapat menyebarkan atau menularkan patogen ke tanaman lain yang masih sehat yang berdekatan atau bersinggungan. Victory 80 WP. Patogen dapat bertahan hidup dalam tanah sebagai jamur saprofitik dalam tanah atau pada sisa tanaman. (6) disemprot dengan fungisida. hanya tampak beberapa milimeter. Manusia Manusia dengan tidak sadar dapat menyebarkan bagian jamur yang patogenik dari satu tanaman ketanaman lain dengan alat-alat pertanian atau benih tanaman yang terinfeksi. tomat Penyebab: jamur Phytophthora infestans (Mont. Pengendalian : (1) tanaman yang telah terserang segera dicabut dan dibakar. Gejala: daun kentang yang terserang berbercak coklat sampai hitam. (6) disemprot dengan fungisida. 2. (5) tanah yang telah dicangkul dibiarkan beberapa waktu agar terkena sinar matahari. (4) melakukan rotasi tanaman. (2) tanaman yang sakit tidak boleh dipendam di areal pertanaman kentang atau tomat. Gejala lebih lanjut daun akan mengering. sel vegetatif atau sklerotium yang dorman dalam tanah atau pada sisa tanaman.4. Penyakit ini mulai menyerang pangkal buah tomat. misalnya Kocide 54 WDG. Selain itu dapat pula dibentuk klamidospora. (3) menanam varietas tomat yang resisten. tetapi akhirnya meluas sampai ke seluruh daun dan tangkai daun. (5) tanah yang telah dicangkul dibiarkan beberapa waktu agar terkena sinar matahari. Pengendalian: (1) tanaman yang telah terserang segera dicabut dan dibakar. Patogen yang terbawa benih dapat berupa miselium atau spora dorman yang terbawa pada permukaan benih (secara eksternal) atau dalam jaringan benih (secara internal). (4) melakukan rotasi tanaman. Serangga yang merupakan hama bagi tanaman dapat sekaligus menjadi vektor bagi jamur patogen yang kebetulan menyerang tanaman yang sama dan disebarkan ke tempat lain. CARA BERTAHAN HIDUP Selama tidak ada tanaman inang. semangka. (3) menanam varietas yang resisten. Penyakit busuk daun Tanaman Inang : Kentang. Penyakit Downey Mildew Tanaman Inang : melon. Contoh penyakit tanaman yang disebabkan oleh patogen jamur yaitu : 1. 6. 5.) de bary. misalnya Kocide 54 WDG. jamur yang patogenik dapat bertahan hidup dengan berbagai cara. Starmyl 25 WP dll. Mula-mula pada ujung atau sisi daun.Bersambung . (2) tanaman yang sakit tidak boleh dipendam di areal pertanaman. Rerumputan dan tanaman inang lain dapat merupakan media untuk melang -sungkan hidupnya patogen. Starmyl 25 WP dll. Victory 80 WP.

Spora yang mempunyai flagel disebut zoospora yang merupakan ciri khas Oomycotina. Saprolegnia sp Jamur ini umumnya hidup saprofit. a. 1. Dalam sporangium terdapat protoplasma yang banyak mengandung inti sel. Dinding selnya tersusun atas selulosa. Ciri-ciri jamur yang termasuk golongan Oomycotina adalah sebagai berikut. Zygomycotina. Miseliumnya berkembang di dalam substrat. Jika zoospora ini sampai di tempat yang sesuai. a. Jika Anda amati jamur ini dengan mikroskop. Selanjutnya. Basidiomycotina. Phytophtora sp. Ascomycotina. Jenis jamur yang termasuk Oomycotina adalah Saprolegnia sp. Reproduksi aseksual dengan zoospora yang mempunyai dua flagel. sedangkan yang terlihat di luar substrat berfungsi untuk perkembangbiakan. dan Phytium sp. serta Sclerospora . Sebagian hifa lainnya akan tumbuh keluar membentuk sporangium penghasil zoospora. Saprolegnia sp yang hidup saprofit mudah dikembang-biakkan dengan meletakkan serangga mati atau biji kacang tanah pada cawan berisi air kolam. zoospora akan keluar dari sporangium kemudian melepaskan flagelnya sambil membentuk dinding selulosa. Hifa yang baru tumbuh akan menembus tubuh serangga atau biji kacang tanah untuk mendapatkan makanan. di bagian ujung miseliumnya akan tampak sporangium yang menghasilkan zoospora. Protoplasma akan terbagi-bagi dan setiap bagian memperoleh satu inti sel yang berkembang menjadi spora dengan dua flagel sebagai alat geraknya. sedangkan oogonium dan anteridiumnya berperan pada perkembangbiakan seksual.KLASIFIKASI JAMUR jamur di bagi menjadi 6 divisi antara lain : Oomycotina. Oomycotina Hifa pada jamur ini bersifat senositik. Hifa tidak bersekat. maka akan menjadi tumbuh hifa baru. Pada akhir ujung percabangan itu terbentuk gelembung sporangium yang dipisahkan oleh sekat. Contoh jamur dari Oomycotina lainnya adalah Achlya sp yang hidup saprofit seperti Saprolegnia sp. Pertumbuhan hifa jamur terjadi pada bagian ujungnya yang menghasilkan beberapa percabangan. hal inilah yang membedakan dengan golongan jamur lainnya.. Hal ini merupakan awal perkembangbiakan jamur secara tidak kawin (aseksual). b. c. Plasmopora sp hidup parasit pada tanaman anggur. Reroduksi seksual dengan bersatunya gamet betina dan gamet jantan membentuk oospora (sel telur yang telah dibuahi membentuk dinding yang tebal) kemudian memasuki periode istirahat. Mycophycophyta. yaitu tidak bersekat-sekat sehingga inti sel banyak tersebar di dalam protoplasma. Deutromycotina.

Pythium sp Phytium sp hidup saprofit di tanah lembab. Ujung hifa menyembul di permukaan daun kentang melalui stoma (mulut daun) yang terkena infeksi. Jamur ini dapat menginfeksi tanaman seperti pada persemaian tem-bakau yang dikenal dengan . c. dan jarak. Untuk lebih jelasnya dapat dipelajari pada gambar 2 berikut ini. tanaman lada. Gambar 2. Sclerospora maydis b. ujung-ujung hifa tidak membentuk zoosporangium melainkan membentuk konidium. Pada jamur ini.maydis penyebab penyakit bulai pada jagung seperti pada gambar 1 berikut ini Gambar 1. melainkan dapat pula menyebabkan penyakit pada buah cokelat. tembakau. tetapi zoospora yang dihasilkannya melalui perkembangbiakan aseksual sedangkan oospora melalui perkembangbiakan seksual. cengkeh. kina. Konidium adalah spora yang dibentuk secara aseksual dan terjadi akibat diferensiasi dari ujung hifa. kelapa. Phytophtora sp Contoh jamur dari golongan Oomycotina ini antara lain: Phytophtora infestans yang hidup parasit pada tanaman kentang. Ujung hifa Phytophtora infestans menembus stoma daun kentang Phytophtora sp tidak hanya menyebabkan penyakit pada tanaman kentang.

karet. Selain itu. pepaya. Zygomycotina Jamur ini hidup sebagai saprofit atau parasit. Beberapa jenis jamur Ascomycotina yang bermanfaat bagi manusia adalah Saccharomyces sp. nasi. terdapat pula sporangiofor (hifa yang mencuat ke udara dan mengandung banyak inti sel. cokelat. sedangkan sebagai jamur saprofit dapat hidup pada roti. Penicillium sp.penyakit patah rebah semai. sedangkan dinding selnya tersusun dari kitin (sejenis karbohidrat mengandung nitrogen). 2. Jenis jamur yang termasuk Zygomycotina adalah Rhizopus stolonifer yang dapat diamati dengan menggunakan mikroskop seperti pada gambar 3 berikut ini. Ascomycotina Sebagian besar dari jamur yang termasuk golongan Ascomycotina mempunyai hifa bersekatsekat dan bercabang-cabang. di bagian ujungnya terbentuk sporangium (sebagai penghasil spora). jahe. dapat menimbulkan penyakit yang sangat merugikan seperti pada tanaman tembakau. dan kemiri. terdapat jenis jamur yang mempunyai hifa berlubang sehingga protopolasma dan inti sel dapat mengalir dari satu sel ke sel lainnya. Selain itu. Hifa kedua jenis jamur ini pendek bercabang-cabang dan berfungsi sebagai akar (rizoid) untuk melekatkan diri serta menyerap zat-zat yang diperlukan dari substrat. . ada yang hidup parasit atau saprofit. Sedangkan jamur saprofit hidup pada bahan makanan atau sampah. Sebagai jamur parasit dapat menyebabkan pembusukan tanaman ubi jalar dan buah arbei. dan wortel. serta terdapat stolon (hifa yang berdiameter lebih besar daripada rizoid dan sporangiofor). Hifa yang menyusun jamur ini bersifat senositik (tidak bersekat-sekat sehingga inti sel banyak tersebar di dalam protoplasma). nenas. Aspergillus sp dan Neurospora sp. bayam. Contoh jenis jamur Zygomycotina yang mudah diperoleh adalah jamur tempe dan jamur roti. Jamur yang hidup sebagai parasit. kina. Struktur tubuh jamur dari golongan Ascomycotina ada yang multiseluler atau uniseluler seperti pada ragi. dan padi. Rhizopus stolonifer 3. Perlu diketahui bahwa jamur saprofit ini sangat bermanfaat dalam fermentasi pembuatan tempe. Ascomycotina merupakan kelompok jamur yang terbesar. Gambar 3. teh. Jamur ini juga dapat menyebabkan penyakit busuk pada kecambah tembakau.

Berikut contoh diploid daur hidup: genus Xerula kadang ditemukan memproduksi klon diploid sebagai spora. patogen hutan biasa. sedangkan CO2 yang dihasilkan akan mengembangkan adonan roti. maka akan ditumbuhi jamur Penicillium sp. Kebanyakan Basidiomycetes hidup sebagai dikariotik.300 spesies. Kebanyakan merupakan heterotolik. Oleh karena itu. dengan karyogami dan meiosis terjadi di basidium. Basidimycotina mempunyai bentuk uniseluler dan multiseluler dan dapat bereproduksi secara generatif dan vegetatif. b. mempunyai miselium yang diploid. Saccharomyces cerevisiae yang dimanfaatkan dalam minuman beralkohol baru berhenti tumbuh (berkembang biak) pada kadar alkohol mencapai 14-17%. mempunya 22. Reaksi kimianya adalah sebagai berikut. Secara esensial grup Ascomycota. jamur ini dapat tumbuh baik pada roti dan nasi. dengan konidia yang berwarna kehijauan.a. Jenis ragi yang dimanfaatkan untuk pem-buatan tape atau pengembang adonan roti adalah Saccharo-myces cerevisiae. Habitat mereka ada di terrestrial dan akuatik dan bisa dikarakteristikan dengan melihat basidia. Saccharomyces sp Ciri umum Saccharomyces sp (ragi) tidak mempunyai hifa dan tubuh buah. dan Armillaria. dimana karyogami mengikuti plasmogami. dan Heterobasidiomycetes. miselium. Alkohol akan menguap habis ketika roti dibakar. Jamur ini dapat memfermentasi glukosa menjadi alkohol dan karbon dioksida. Hymenomycotina (Hymenomycetes). dan Teliomycotina (Urediniomycetes). Biasanya. Basidiomycotina dibagi menjadi Homobasidimycotina (jamur yang sebenarnya). Penicillium sp Jamur ini tumbuh di mana-mana dan tampak tumbuh sebagai noda hijau atau biru pada buahbuahan ranum atau penganan yang bergula. 4. mempunyai dikaryon. Ustilaginomycotina (Ustilaginomycetes). C6H12O6 --> 2C2H5OH + 2CO2 + energi (gkukosa) (alkohol) Saccharomyces cerevisiae sebagai pengembang roti atau kue akan berhenti tumbuh jika kadar alkohol mencapai 4-5%. Selain itu. tapi dengan bipolar atau tetrapolar sistem kawin. Spora vegetatif (konidia) juga ditemukan di basidiomycetes. Daur Hidup Basidiomycetes mempunyai sistem reproduksi yang aneh. somatogami (hyphogami) dilakukan. jika menyimpan roti dan nasi di tempat yang agak lembab. Basidimycotina dapat dibagi lagi menjadi 3 kelas. . Basidiomycotina Divisi Basidiomycotina adalah takson dengan Kingdom Fungi yang termasuk spesies yang memproduksi spora dalam bentuk kubus yang disebut basidium.

kamur dami). Deuteromycota bereproduksi aseksual dengan spora vegetatif. 5. kenudian jamur ini dimasukkan golongan ascomycocetes dan diganti namanya menjadi Neurospora sitophilla atau Neurospora crassa. yang mencakup jamur ± jamur berlamela atau memiliki keeping lipatan. Askus ± askus yang tumbuh pada tubuh buah dinamakan peritesium. Terdiri dari beberapa kelas. Spora basidium atau konidium akan tumbuh menjadi benang hifa membentuk miselium. contoh terkenal dari agaricaceae ini adalah volvariella volvaceae (jamur padi. b. Jamur ini juga menyebabkan penyakit pada manusia . pendek bahkan tidak bertangkai. Kemungkinan jamur ini merupakan suatu perkembangan jamur yang tergolong Ascomycocetes ke Basidiomicetes tetapi tidak diketahui hubungannya. Basidiospora terdapat dipermukaan lamella atau bilah yang terbentuk di bagian bawah tudunya. dan perusak tanaman budidaya dan tanaman hias. a. Reproduksi generative monilia sp dengan menghasilkan askospora. ordo argalicales. Contoh klasik jamur ini adalah monilia sitophila . Contoh lain jamur yang tidak diketahui alat reproduksi seksualnya antara lain : . saprobe. Cara hidup Jamur ini bersifat saprofit dibanyak jenis materi organic. sedangakan fase generatifnya ditemukan oleh dwidjoseputro (1961). Fase pembiakan secara vegetative pada monilia sp. Deuteromycotina Deuteromycota atau Jamur tak sempurna adalah jamur yang belum di ketahui cara reproduksi seksulanya. Ciri ± ciri jamur ini antara lain adalah berdaging. Divisi terakhir ini disebut juga fungiimperfecti karenakarena belum diketahui adanya reproduksi seksual . Monilia juga dapat tumbuh dari roti . Jamur ini umumnya digunakan untuk pembuatan oncom dari bungkil kacang. spora seksualnya terbentuk dari basidium yang berbentuk ganda. setelah diketahui fase generatifnya.sisa makanan. yaitu jamur oncom. tongkol jagung . yaitu dermatokinosis (kurap dan panu) dan menimbulkan pelapukan pada kayu. Ditemukan oleh dodge (1927) dari amerika serikat.tetapi pada bebrapa spesies tangkainya asimetris. Cara reproduksi Reproduksi aseksual dengan menghasilkan konidia atau menghasilkan hifa khusus disebut konidiofor. family agaricaceae. hifa septat atau uniseluler. diantaranya adalah kelas Hymenomycetes. konodiumnya sangat banyak dan berwarna jingga.Ciri Utama Ciri utama dari divisi ini adalah hifa septat dengan sambungan apit (clamp connection). tubuh buah seperti payung. tiap askus mengandung delapan spora. sisa. Daur hidup basidiomycotina dimulai dari pertumbuhan spora basidium atau pertumbuhan konidium. pada tonggak ± tonggak atau rumput sisa terbakar. sebagai parasit pada tanaman tingkat tinggi .

sumber litmus yang digunakan dalam laboratorium kimia. misalnya lokanol dithane M-45 dan copper Sandoz.chalado sporium. . juga sebagai indicator tingkat polusi. curvularia. Genus cladonia dapat menutupi daerah yang luas dikutub utara dan kawasan subartik. misalnya umbellicaria . gleosporium. misalnya Graphis. Manfaat liken sebagai makanan hewan sebagai bahan pewarna dan penyamak digunakan dalam industry parfum . caribou dan reinder. Untuk memberantas jamur ini digunakan fungisida . Mycophycophyta. menurut bentuknya lumut kerak dapat dibagi menjadi 3 kelompok: 1) Krustos (seperti kerak) . 3) Fruktikos (seperti semak). Liken ini menjadi makanan hewan setempat seperti musk ox. dan diploria. misalnya usnealonggisimadisebut janggut resi yang dapat mencapai beberapa meter panjangnya. Mycophycophyta biasanya disebut lumut kerak. parmelia yang tumbuh pada bebatuan. 2) Folios( seperti daun). seperti coret ± coret kecil yang panjang di pepohonan. 6.

Penicillium notatum berguna sebagai penghasil antibiotik. Saprolegnia sebagai parasit pada tubuh organisme air. e. beberapa jamur juga mempunyai peranan yang merugikan. Phythophthora inf'estan menyebabkan penyakit pada daun tanaman kentang.PERANAN JAMUR Peranan jamur dalam kehidupan manusia sangat banyak. Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan berprotein tinggi. b. c. roti. d. b. Albugo merupakan parasit pada tanaman pertanian. e. f. d. Khamir Saccharomyces berguna sebagai fermentor dalam industri keju. yaitu dalam pembuatan tempe dan oncom. penyebab keputihan dan sariawan pada manusia. Jamur yang menguntungkan meliputi berbagai jenis antara lain sebagai berikut. a. Higroporus dan Lycoperdon perlatum berguna sebagai dekomposer. antara lain sebagai berikut. Pneumonia carinii menyebabkan penyakit pneumonia pada paru-paru manusia. Phytium sebagai hama bibit tanaman yang menyebabkan penyakit rebah semai. dan bir. . c. Rhizopus dan Mucor berguna dalam industri bahan makanan. a. Candida sp. baik peran yang merugikan maupun yang menguntungkan. Di samping peranan yang menguntungkan.

Selanjutnya basidiospora akan berkecambah dan membentuk hifa. limbah kelapa sawit. Setelah itu. kemudian tumbuh menjadi stadia kancing (button). tangkai dan tudung buah membesar sehingga selubung tersebut tercabik dan terangkat ke atas dan sisanya yang tertinggal di bawah akan menjadi cawan. pada stadia telur inilah jamur dipanen. ampas batang aren. ampas sagu. seperti limbah pabrik kertas. dan akhirnya berkembang menjadi stadia telur (egg). Dalam budi daya jamur merang. sisa kapas. jamur ini memiliki volva atau cawan berwarna cokelat muda yang awalnya merupakan selubung pembungkus tubuh buah saat masih stadia telur.Jika cawan ini telah terbuka akan terbentuk bilah yang saat matang memproduksi basidia dan basidiospora berwarna merah atau merah muda. dan kulit buah pala. limbah biji kopi.JAMUR MERANG y Taksonomi Super Kingdom : Eukaryota Kingdom Divisio Sub Divisio Kelas Ordo Familia Genus Spesies y : Myceteae (fungi) : Amastigomycota : Basidiomycotae : Basidiomycetes : Agaricales : Plutaceae : Volvariella : Volvariella volvacea Morfologi Jamur ini sudah telanjur mendapat sebutan jamur merang walaupun tidak selalu tumbuh di media merang (tangkai padi). y Lingkungan tumbuh Jamur merang tumbuh di lokasi yang mempunyai suhu 32 . Dalam perkembangannya. kumpulan hifa membentuk gumpalan kecil (pin head) atau primordial yang akan membesar membentuk tubuh buah stadia kancing kecil (small button). Volvariella volvacea. Sebenarnya jamur ini juga bisa tumbuh di media atau sisa-sisa tanaman yang memiliki sumber selulosa. Sesuai dengan nama ilmiahnya.

dan ada pula yang mengekspresikan dirinya baik pada fase spora maupun miselium. Distribusi Genetik yang Tidak Merata Kelompok Penelitian Genetika dan Mikrobiologi di Universitas Umum Navarre telah membangun sebuah peta hubungan genetik jamur tiram berdasarkan penanda RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA) dan RFLP (Restriction Fragment Length Polymorphisms). ahli biokimia asal Korea ini tidak menemukan gen mana yang berfungsi mengurangi kolesterol ataupun yang mengandung antikanker. untuk menghasilkan sebuah terobosan. protein dan asam amino tak jenuh yang tinggi. Selain itu.JAMUR TIRAM Jamur tiram merupakan jenis jamur konsumsi yang dapat dikembangkan dalam skala industri yang sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dan sebagai anti kanker. tetapi dia menemukan hasil lain yang dia anggap sangat menarik. atau 1% dari total jumlah gen. Sang-Kyu Park mengisolasi dan mempelajari 100 gen dari 10000 gen yang diperkirakan terkandung dalam jamur tiram. Ada gen-gen yang hanya mengekspresikan dirinya pada jamur dewasa. misalnya kromosom XI merupakan kromosom dengan ukuran terkecil tetapi memiliki jumlah gen terbanyak. jamur tiram juga dapat diproduksi secara industri untuk digunakan dalam produksi bubur kertas. hingga saat ini belum diketahui bagian gen mana dari jamur ini yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Ia mempelajari pola ekspresi melalui perkembangan dan lokasi gen pada genom jamur. kadar vitamin. Walaupun demikian. kosmetika atau pada industri farmasi. Jamur tiram mengandung nilai nutrisi. Sang-Kyu Park memusatkan tesis PhD nya di Universitas Umum Navarre pada pemetaan genetik jamur tiram. hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi gen sepanjang genom jamur tiram tidak seragam. dll. karakteristik fenotipe dan kloning gen. Tetapi selain digunakan sebagai bahan makanan. Pada penelitiannya. Beliau menemukan bahwa beberapa gen terlibat dalam metabolisme dan struktur sel lainnya pada jamur tiram. Oleh karena itu. . Secara nyata.

co.DAFTAR PUSTAKA http://idonkelor.co.com/search/label/JAMUR.html http://www.html http://usahajamur.html http://thesinau.cc/2010/03/klasifikasi-jamur.com/abdi14/hal2201.cc/tag/jamur-merang.html .html http://organikganesha.com/2010/04/12/genetika-jamur-tiram-pleurotusostreatusoyster-mushroom.html http://id.com/exact-sciences/biology/1990231-ciri-ciri-jamur.blogspot.html http://saoskerupuk.wordpress.blogspot.com/2008/12/klasifikasi-jamur.tanindo.shvoong.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful