MAKALAH BOTANI ³MENGENAL JAMUR´

OLEH : MUHAMMAD MUJIBUR RAHMAN (09710007) ZAHID KENANJARS (09710008) AGROTEKNOLOGI

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2010

Pada tipe yang tak beruas terdiri dari hifa yang mempunyai banyak nucleus yang tidak dibatasi oleh sekat. . dan jamur shiitake (Lentinus edulis). dan beberapa yang lain beracun. STRUKTUR TUBUH Jamur termasuk tumbuhan tingkat rendah dan seperti halnya dengan tumbuhan lainnya jamur mempunyai 2 fase dalam siklus hidupnya. tetapi ada juga yang tidak bersekat dengan banyak inti sel. tetapi tidak dapat membuat makanan sendiri karena tidak mengandung klorofil. Bentuk haustorium dapat bulat atau seperti akar. Hifa jamur ada yang bersekat dan tiap sekat mengandung satu sel. Miselium merupakan kumpulan beberapa filamen (hifa). Jamur parasit mempunyai hifa yang ektofitik atau endofitik. Hifa ada yang beruas dan tak beruas. yaitu: 1. Jamur adalah tubuh buah yang tampak di permukaan media tumbuh dari sekelompok fungi (Basidiomycota) yang berbentuk seperti payung: terdiri dari bagian yang tegak ("batang") dan bagian yang mendatar atau membulat. jamur tiram (Pleurotus). Beberapa jamur aman dimakan manusia bahkan beberapa dianggap berkhasiat obat. Makna ini misalnya dapat disimak dari ungkapan "Rotinya sudah berjamur" yang maksudnya adalah 'rotinya telah ditumbuhi kapang'. tubuh buah ini disebut basidium. jamur kancing atau champignon (Agaricus campestris). dan bagian jaring-jaring di bawah permukaan tanah atau media mycelia yang tersusun dari berkas-berkas hifa. fase vegetatif 2.DEFINISI JAMUR Jamur dalam bahasa Indonesia memiliki beberapa arti yang agak berkaitan: 1. Hifa secara kolektif membentuk miselium dan panjangnya ada yang sampai beberapa meter. Jamur adalah keseluruhan bagian dari fungi: tubuh buah. tetapi umumnya bersel banyak. Contoh jamur yang bisa dimakan: jamur merang (Volvariela volvacea). Jamur memperoleh makanan dari lingkungan disekitarnya. 3. Jamur bersel banyak (multiseluler) terdiri atas benang-benang halus yang disebut hifa. fase reproduktif/generatif. Struktur vegetatif dari jamur sendiri terdiri dari hifa yang menyerupai benang-benang panjang. Pada tipe ini dapat pula dijumpai dinding sekat terutama pada hifa yang tua. hifa-hifa ini terlihat seperti kapas. Pada hifa yang beruas hifanya terbagi dengan sekat-sekat dan setiap ruas mengandung satu nucleus atau banyak nucleus. CIRI UMUM JAMUR Jamur merupakan makhluk hidup yang sudah mempunyai membrane inti (eukariot). Hifa yang ektofitik dan interseluler membentuk haustorium ke dalarn sel untuk memperoleh zat makanan. Jamur adalah sebutan lain untuk kapang. Miselium yang ektofitik berada pada permukaan tanaman inang sedangkan miselium yang endofitik berada didalam jaring an tanaman inang dan dapat tumbuh secara interseluler (diantara sel) atau intraseluler (masuk kedalam sel). Secara teknis biologis. Struktur tubuh jamur bersel banyak terdiri atas miselium dan spora . Pada jamur tempe dan jamur oncom. 2. Jamur ada yang bersel satu. jamur kuping (Auricularia polytricha).

Konidium : Spora yang dibentuk dalam ujung hifa khusus yang disebut konidiospore. 2. Sporangiospora : Spora dibentuk: didalam sporangium. Reproduksi seksual Spora yang dibentuk secara seksual mempunyai nama yang berbeda antara lain: Oospora : merupakan hasil percampuran antara anteridiurn dan oogonium dimana sel jantan menyatu dengan inti oogonium. begitu pula ada yang berwarna gelap dan ada pula yang berwarna bening. bulat dan dapat terpisah sebagai sel resisten yang dibentuk dari sel-sel tertentu dari hifa. Reproduksi dengan spora yang dibentuk secara seksual. Bentuk dan warna konidium.REPRODUKSI Cara memperbanyak diri jamur terbagi dalam 3 macam 1. dll. ada yang bersel satu ada pula yang bersel banyak. Askospora : Terbentuk dalam askus sebagai hasil percampuran antara nuklei dalam sel induk askus yang masing-masing berasal dari askogonium dan anteridium. Basidiopore : Merupakan spora seksual pada Basidiomycetes yang terbentuk dalam basidium melalui sterigma. Spora tersebut dibentuk oleh hifa dengan cara segmentasi. Zigospora : merupakan hasil percampuran menyeluruh antara dua gametangium. Teliospora : Merupakan spora yang terdapat pada Uredinales Aesiospora : Ustilagenales hanya terdapat teliospora. Konidium dapat pula terjadi pada sporangium yang berspora tunggal. . Spora a-seksual jamur terdiri dari berbagai bentuk dan cara pembentukannya ada berbagai macam: Zoospora : (Spora mengembara). yang membentuknya. beraneka ragam. atau spora dan tidak mempunyai tangkai spora khusus. Jamur yang membentuk zoospora tergolong pada Phycomycetes yang bersifat akuatik. Pada Phycomycetes yang tidak bersifat akuatik tidak dibentuk spora yang dapat bergerak dan sporangiumnya kadang-kadang hanya rnempunyai satu spora saja. Klamidospora : Bagian hifa yang membengkak berdinding tebal. Klamidospora dibentuk diujung atau ditengah hifa atau spora biasa. Setiap potongan talus mempunyai kemampuan untuk tumbuh menjadi talus baru jika berada dalam keadaan lingkungan yang memungkinkan. Reproduksi spora a-seksual. Pembentukan sporangium ini terjadi pada ujung hifa dengan jalan mengadakan pembengkakan. Pembentukan sporangium terjadi pada sporangiospora (tangkai sporangium) yang ujungnya rnasuk agak kesebelah dalam sporangium dan disebut kolumela. disebut oidium. Dalam produksi a-seksual hifa jamur membentuk spora. Reproduksi dengan spora yang dibentuk secara a ± seksual 3. Bentuk dalam kantung spora (Sporangium) Sporangiospora mempunyai flagela atau bulu cambuk sehingga mampu untuk bergerak. Jika tidak terlihat banyak perbedaan antara bentuk spora dan struktur hifa.

Untuk memenuhi kebutuhan akan nutrisinya maka jamur membutuhkan organisme lain. maka hifa jamur akan tumbuh ke sel yang paling dekat dan masuk kedalam sel atau akan membentuk haustorium. Jamur penyebab penyakit tanaman dapat menyerap zat makanan yang diperlukan jika sudah terjadi infeksi pada jaringan tanaman. Dengan cara demikian jamur akan mengabsorspsi zat makanan yang berada dalam protoplasma sel tanaman. Melalui luka yang disebabkan oleh kerusakan mekanis atau serangga atau binatang lainnya serta oleh alat-alat pertanian yang digunakan petani saat perawatan tanaman. Melalui lubang alami seperti stomata atau mulut daun dan sebagainya 5.NUTRISI UNTUK JAMUR Jamur tidak mempunyai perakaran maupun khlorofil. PERISTIWA INFEKSI Diperkirakan sejumlah lebih dari 100. parasit fakultatif. parasit obligat. Melalui sobekan yang terjadi pada bagian permukaan tanaman yang disebabkan oleh pertumbuhan organ-organ tertentu seperti akar 6. penetrasi dan pasca-penetrasi. tetapi sesudah berada di dalam jaringan tanaman maka keadaan fisiologi tanaman sangat menentukan sekali. 4. sehingga tidak mampu membuat makanannya sendiri. Kebanyakan jamur parasit hanya dapat hidup pada tanaman dari genus. Jika keadaan fisiologi tanaman tidak sesuai. Spora jamur akan berkecambah atau akan terjadi pertumbuhan hifa jamur. . Selain merugikan tanaman karena pengambilan zat makanan dari sel tanaman. Selain itu jamur tersebut dapat mengeluarkan toksin yang disebarkan ke berbagai bagian tanaman lainnya dan menimbulkan kerusakan pada jaringan tanaman. Seperti kelembaban yang tinggi. Masuknya hifa ke dalam tanaman masih tergantung kepada keadaan lingkungan luar seperti kelembaban. Kebanyakan jamur bersifat saprofit. Penetrasi langsung karena adanya tekanan mekanis oleh hifa jamur. pra -penetrasi. suhu udara dll. Pada stadium ini tidak akan berlangsung sempurna. reaksi kimia atau keduanya. Pada stadium penetrasi maka hifa jamur patogen memasuki tanaman inang dengan berbagai cara: 1. Usaha patogen menyerang tanaman hingga terjadinya penyakit pada tanaman dapat dibedakan 3 macam stadium yaitu. species atau kultivar tertentu saja. jika keadaan lingkungan tidak menunjang terjadinya pertumbuhan hifa atau perkecambahan spora. Dengan adanya berbagai gangguan tersebut maka akan rnengganggu pertumbuhan tanaman sehingga akan timbul gejala penyakit. maka jamur dapat mengganggu aktivitas tanaman inang dengan berbagai cara seperti mengeluarkan enzirn pektinolitik atau selulolitik yang masing-masing dapat menguraikan zat pektin atau selulose. sehingga masing-masing jamur parasit biasanya hanya menyerang tanaman tertentu saja. Pada stadium pra-penetrasi hifa jamur atau spora mengadakan kontak pada permukaan tanaman inang.000 macam penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur.

blight. busuk lunak dan busuk kering. ma ka penyebaran patogen dapat terjadi dalam jarak jauh. angin atau melekat pada umbi atau bahan tanaman lainnya. Angin Angin memegang peranan penting dalam menyebarkan spora dari satu tanaman ke tanaman lain atau dari satu daerah kedaerah lain. Dengan terbawanya patogen oleh bahan tanaman. Gejala nekrosa yang berupa : Busuk akar. anthracnose. karat. Proses seperti di atas akan berlangsung terus menerus. alat pertanian. diantaranya yaitu. kudis. Gejala yang berupa perubahan bentuk tanaman inang antara lain : Akar berbentuk gada. binatang dan sebagainya. air atau serangga. merupakan cara cepat dalam melakukan perbanyakan dan penyebaran. rebah kecambah (damping-off). Spora akan dilepaskan melalui permukaan tanaman untuk disebarkan. Air Dengan air yang mengalir dapat menyebarkan tanah yang mengandung patogen jamur sehingga seluruh kebun atau dikebun yang berdekatan dapat terkontaminasi. Pembentukan spora a-seksual. Penyebab penyakit dari golongan jamur ini dapat menyebabkan berbagai macam gejala penyakit. busuk pangkal batang. pada waktu pengolahan tanah. kanker. . 1. Spora seksual seperti askospora harus dilepas dahulu dari askus dan tubuh buahnya dan kemudian baru terbawa oleh aliran air atau udara. kudis sapu. 2. tanah. PENYEBARAN Penyebaran jamur ini dapat terjadi dengan berbagai cara. daun keriting 3.Jamur akan melanjutkan pertumbuhan dan membentuk spora untuk memperbanyak diri. Gejala-gejala lain seperti: layu. Beberapa agen penyebar yang biasa menyebarkan patogen yaitu. sedangkan pembentukan tubuh buah di mana terdapat spora seksual dapat membantu jamur untuk dapat bertahan hidup dalam keadaan lingkungan yang kurang baik. Percikan air hujan pada bagian tanaman yang mengandung spora dapat menyebarkan spora kebagian tanaman sebelah atasnya atau ketanaman yang berada disebelahnya. bercak daun. tanah yang mengandung patogen terbawa oleh air. Biji Biji yang dipakai untuk benih dapat mengandung patogen dan dapat terbawa ketempat jauh. GEJALA PENYAKIT Gejala penyakit ialah perubahan warna atau bentuk dari tanaman atau jaringan tanaman yang terserang oleh jamur. puru . 1. 2. embun (Mildew) dll. Spora a-seksual dibentuk dalam jumlah yang banyak dan disebarkan dengan mudah oleh angin. PERANAN BERBAGAI AGEN PENYEBAR Jamur patogen tanah dapat memperbanyak diri dalam tanah dan penyebarannya juga dilakukan dalam tanah antara lain dengan kontak antara akar tanaman. Banyak patogen mempertahankan diri di tempat-tempat terpencil dan dengan bantuan angin dapat menginfeksi pertanaman secara luas di tempat lain. 3.

Starmyl 25 WP dll. misalnya Kocide 54 WDG. Starmyl 25 WP dll.4. Mula-mula pada ujung atau sisi daun. Penyakit Downey Mildew Tanaman Inang : melon. spora. 5. Victory 80 WP. hanya tampak beberapa milimeter. tomat Penyebab: jamur Phytophthora infestans (Mont. (6) disemprot dengan fungisida. (5) tanah yang telah dicangkul dibiarkan beberapa waktu agar terkena sinar matahari. Patogen dapat bertahan hidup dalam tanah sebagai jamur saprofitik dalam tanah atau pada sisa tanaman. Selain itu dapat pula dibentuk klamidospora. Patogen yang terbawa benih dapat berupa miselium atau spora dorman yang terbawa pada permukaan benih (secara eksternal) atau dalam jaringan benih (secara internal). Pengendalian : (1) tanaman yang telah terserang segera dicabut dan dibakar. Serangga yang merupakan hama bagi tanaman dapat sekaligus menjadi vektor bagi jamur patogen yang kebetulan menyerang tanaman yang sama dan disebarkan ke tempat lain. Bagian tanaman Bagian tanaman yang sudah terserang penyakit dapat menyebarkan atau menularkan patogen ke tanaman lain yang masih sehat yang berdekatan atau bersinggungan. pada bercak terdapat massa spora berwarna coklat kehitaman. (2) tanaman yang sakit tidak boleh dipendam di areal pertanaman kentang atau tomat. Contoh penyakit tanaman yang disebabkan oleh patogen jamur yaitu : 1. tetapi akhirnya meluas sampai ke seluruh daun dan tangkai daun. misalnya Kocide 54 WDG. 2.Bersambung . Gejala lebih lanjut daun akan mengering. CARA BERTAHAN HIDUP Selama tidak ada tanaman inang.) de bary. semangka. timun Penyebab : jamur Pseudoperonospora cubensis Gejala : daun tanaman yang terserang tampak bercak berwarna kuning kecoklatan. Penyakit busuk daun Tanaman Inang : Kentang. Gejala: daun kentang yang terserang berbercak coklat sampai hitam. (4) melakukan rotasi tanaman. Patogen tersebut dapat disebarkan lebih lanjut ke tanaman utama dengan berbagai cara. Victory 80 WP. (3) menanam varietas yang resisten. (2) tanaman yang sakit tidak boleh dipendam di areal pertanaman. Pengendalian: (1) tanaman yang telah terserang segera dicabut dan dibakar. (4) melakukan rotasi tanaman. jamur yang patogenik dapat bertahan hidup dengan berbagai cara. 6. Serangga. (5) tanah yang telah dicangkul dibiarkan beberapa waktu agar terkena sinar matahari. yang menimbulkan bercak berair yang berwarna hijau kelabu sampai coklat. Rerumputan dan tanaman inang lain dapat merupakan media untuk melang -sungkan hidupnya patogen. sel vegetatif atau sklerotium yang dorman dalam tanah atau pada sisa tanaman. Manusia Manusia dengan tidak sadar dapat menyebarkan bagian jamur yang patogenik dari satu tanaman ketanaman lain dengan alat-alat pertanian atau benih tanaman yang terinfeksi. (6) disemprot dengan fungisida. (3) menanam varietas tomat yang resisten. Penyakit ini mulai menyerang pangkal buah tomat.

Mycophycophyta. zoospora akan keluar dari sporangium kemudian melepaskan flagelnya sambil membentuk dinding selulosa. Oomycotina Hifa pada jamur ini bersifat senositik. Jika Anda amati jamur ini dengan mikroskop. serta Sclerospora . 1. Hifa tidak bersekat. Spora yang mempunyai flagel disebut zoospora yang merupakan ciri khas Oomycotina. Basidiomycotina. sedangkan yang terlihat di luar substrat berfungsi untuk perkembangbiakan. Dalam sporangium terdapat protoplasma yang banyak mengandung inti sel. yaitu tidak bersekat-sekat sehingga inti sel banyak tersebar di dalam protoplasma. dan Phytium sp. Zygomycotina. Dinding selnya tersusun atas selulosa. Pertumbuhan hifa jamur terjadi pada bagian ujungnya yang menghasilkan beberapa percabangan. maka akan menjadi tumbuh hifa baru. Reroduksi seksual dengan bersatunya gamet betina dan gamet jantan membentuk oospora (sel telur yang telah dibuahi membentuk dinding yang tebal) kemudian memasuki periode istirahat. a. Sebagian hifa lainnya akan tumbuh keluar membentuk sporangium penghasil zoospora. Phytophtora sp. Ascomycotina. Hal ini merupakan awal perkembangbiakan jamur secara tidak kawin (aseksual). c. Deutromycotina. hal inilah yang membedakan dengan golongan jamur lainnya. Saprolegnia sp Jamur ini umumnya hidup saprofit. Jika zoospora ini sampai di tempat yang sesuai. di bagian ujung miseliumnya akan tampak sporangium yang menghasilkan zoospora. sedangkan oogonium dan anteridiumnya berperan pada perkembangbiakan seksual. Ciri-ciri jamur yang termasuk golongan Oomycotina adalah sebagai berikut.KLASIFIKASI JAMUR jamur di bagi menjadi 6 divisi antara lain : Oomycotina. Plasmopora sp hidup parasit pada tanaman anggur. Reproduksi aseksual dengan zoospora yang mempunyai dua flagel. Jenis jamur yang termasuk Oomycotina adalah Saprolegnia sp. Hifa yang baru tumbuh akan menembus tubuh serangga atau biji kacang tanah untuk mendapatkan makanan. Protoplasma akan terbagi-bagi dan setiap bagian memperoleh satu inti sel yang berkembang menjadi spora dengan dua flagel sebagai alat geraknya. a. b.. Selanjutnya. Miseliumnya berkembang di dalam substrat. Saprolegnia sp yang hidup saprofit mudah dikembang-biakkan dengan meletakkan serangga mati atau biji kacang tanah pada cawan berisi air kolam. Pada akhir ujung percabangan itu terbentuk gelembung sporangium yang dipisahkan oleh sekat. Contoh jamur dari Oomycotina lainnya adalah Achlya sp yang hidup saprofit seperti Saprolegnia sp.

kina. Jamur ini dapat menginfeksi tanaman seperti pada persemaian tem-bakau yang dikenal dengan . kelapa. ujung-ujung hifa tidak membentuk zoosporangium melainkan membentuk konidium.maydis penyebab penyakit bulai pada jagung seperti pada gambar 1 berikut ini Gambar 1. tetapi zoospora yang dihasilkannya melalui perkembangbiakan aseksual sedangkan oospora melalui perkembangbiakan seksual. dan jarak. tembakau. tanaman lada. cengkeh. Sclerospora maydis b. c. melainkan dapat pula menyebabkan penyakit pada buah cokelat. Pada jamur ini. Ujung hifa Phytophtora infestans menembus stoma daun kentang Phytophtora sp tidak hanya menyebabkan penyakit pada tanaman kentang. Gambar 2. Pythium sp Phytium sp hidup saprofit di tanah lembab. Konidium adalah spora yang dibentuk secara aseksual dan terjadi akibat diferensiasi dari ujung hifa. Untuk lebih jelasnya dapat dipelajari pada gambar 2 berikut ini. Ujung hifa menyembul di permukaan daun kentang melalui stoma (mulut daun) yang terkena infeksi. Phytophtora sp Contoh jamur dari golongan Oomycotina ini antara lain: Phytophtora infestans yang hidup parasit pada tanaman kentang.

Penicillium sp. terdapat pula sporangiofor (hifa yang mencuat ke udara dan mengandung banyak inti sel. ada yang hidup parasit atau saprofit. Jenis jamur yang termasuk Zygomycotina adalah Rhizopus stolonifer yang dapat diamati dengan menggunakan mikroskop seperti pada gambar 3 berikut ini. 2. teh. Ascomycotina Sebagian besar dari jamur yang termasuk golongan Ascomycotina mempunyai hifa bersekatsekat dan bercabang-cabang. di bagian ujungnya terbentuk sporangium (sebagai penghasil spora). Jamur ini juga dapat menyebabkan penyakit busuk pada kecambah tembakau. Ascomycotina merupakan kelompok jamur yang terbesar. sedangkan dinding selnya tersusun dari kitin (sejenis karbohidrat mengandung nitrogen). nenas. Beberapa jenis jamur Ascomycotina yang bermanfaat bagi manusia adalah Saccharomyces sp. Hifa yang menyusun jamur ini bersifat senositik (tidak bersekat-sekat sehingga inti sel banyak tersebar di dalam protoplasma). cokelat. terdapat jenis jamur yang mempunyai hifa berlubang sehingga protopolasma dan inti sel dapat mengalir dari satu sel ke sel lainnya. Struktur tubuh jamur dari golongan Ascomycotina ada yang multiseluler atau uniseluler seperti pada ragi. Selain itu. Rhizopus stolonifer 3. Sebagai jamur parasit dapat menyebabkan pembusukan tanaman ubi jalar dan buah arbei. dan padi. dan wortel. Aspergillus sp dan Neurospora sp. . Hifa kedua jenis jamur ini pendek bercabang-cabang dan berfungsi sebagai akar (rizoid) untuk melekatkan diri serta menyerap zat-zat yang diperlukan dari substrat. jahe. pepaya. dan kemiri. Jamur yang hidup sebagai parasit. Sedangkan jamur saprofit hidup pada bahan makanan atau sampah. Gambar 3. dapat menimbulkan penyakit yang sangat merugikan seperti pada tanaman tembakau. nasi. bayam. Zygomycotina Jamur ini hidup sebagai saprofit atau parasit. Perlu diketahui bahwa jamur saprofit ini sangat bermanfaat dalam fermentasi pembuatan tempe. Selain itu. sedangkan sebagai jamur saprofit dapat hidup pada roti. serta terdapat stolon (hifa yang berdiameter lebih besar daripada rizoid dan sporangiofor). Contoh jenis jamur Zygomycotina yang mudah diperoleh adalah jamur tempe dan jamur roti. karet.penyakit patah rebah semai. kina.

Daur Hidup Basidiomycetes mempunyai sistem reproduksi yang aneh. Hymenomycotina (Hymenomycetes). Basidimycotina dapat dibagi lagi menjadi 3 kelas. Penicillium sp Jamur ini tumbuh di mana-mana dan tampak tumbuh sebagai noda hijau atau biru pada buahbuahan ranum atau penganan yang bergula. b. Jenis ragi yang dimanfaatkan untuk pem-buatan tape atau pengembang adonan roti adalah Saccharo-myces cerevisiae. mempunya 22. Jamur ini dapat memfermentasi glukosa menjadi alkohol dan karbon dioksida. Biasanya. Spora vegetatif (konidia) juga ditemukan di basidiomycetes. C6H12O6 --> 2C2H5OH + 2CO2 + energi (gkukosa) (alkohol) Saccharomyces cerevisiae sebagai pengembang roti atau kue akan berhenti tumbuh jika kadar alkohol mencapai 4-5%. Alkohol akan menguap habis ketika roti dibakar. 4. miselium.300 spesies. Reaksi kimianya adalah sebagai berikut. dimana karyogami mengikuti plasmogami. jamur ini dapat tumbuh baik pada roti dan nasi. Berikut contoh diploid daur hidup: genus Xerula kadang ditemukan memproduksi klon diploid sebagai spora. sedangkan CO2 yang dihasilkan akan mengembangkan adonan roti. Ustilaginomycotina (Ustilaginomycetes). tapi dengan bipolar atau tetrapolar sistem kawin. Basidiomycotina dibagi menjadi Homobasidimycotina (jamur yang sebenarnya). somatogami (hyphogami) dilakukan. maka akan ditumbuhi jamur Penicillium sp. dan Armillaria. Basidimycotina mempunyai bentuk uniseluler dan multiseluler dan dapat bereproduksi secara generatif dan vegetatif.a. Secara esensial grup Ascomycota. jika menyimpan roti dan nasi di tempat yang agak lembab. Saccharomyces sp Ciri umum Saccharomyces sp (ragi) tidak mempunyai hifa dan tubuh buah. dengan karyogami dan meiosis terjadi di basidium. Saccharomyces cerevisiae yang dimanfaatkan dalam minuman beralkohol baru berhenti tumbuh (berkembang biak) pada kadar alkohol mencapai 14-17%. Selain itu. Oleh karena itu. mempunyai miselium yang diploid. Kebanyakan merupakan heterotolik. patogen hutan biasa. Habitat mereka ada di terrestrial dan akuatik dan bisa dikarakteristikan dengan melihat basidia. mempunyai dikaryon. Kebanyakan Basidiomycetes hidup sebagai dikariotik. dan Heterobasidiomycetes. Basidiomycotina Divisi Basidiomycotina adalah takson dengan Kingdom Fungi yang termasuk spesies yang memproduksi spora dalam bentuk kubus yang disebut basidium. dan Teliomycotina (Urediniomycetes). . dengan konidia yang berwarna kehijauan.

Contoh klasik jamur ini adalah monilia sitophila . Monilia juga dapat tumbuh dari roti . Jamur ini juga menyebabkan penyakit pada manusia . yang mencakup jamur ± jamur berlamela atau memiliki keeping lipatan. kamur dami). Basidiospora terdapat dipermukaan lamella atau bilah yang terbentuk di bagian bawah tudunya. Deuteromycotina Deuteromycota atau Jamur tak sempurna adalah jamur yang belum di ketahui cara reproduksi seksulanya. Cara reproduksi Reproduksi aseksual dengan menghasilkan konidia atau menghasilkan hifa khusus disebut konidiofor. Kemungkinan jamur ini merupakan suatu perkembangan jamur yang tergolong Ascomycocetes ke Basidiomicetes tetapi tidak diketahui hubungannya. kenudian jamur ini dimasukkan golongan ascomycocetes dan diganti namanya menjadi Neurospora sitophilla atau Neurospora crassa. Jamur ini umumnya digunakan untuk pembuatan oncom dari bungkil kacang. Ditemukan oleh dodge (1927) dari amerika serikat. ordo argalicales. Daur hidup basidiomycotina dimulai dari pertumbuhan spora basidium atau pertumbuhan konidium. 5. spora seksualnya terbentuk dari basidium yang berbentuk ganda. konodiumnya sangat banyak dan berwarna jingga. Deuteromycota bereproduksi aseksual dengan spora vegetatif. Fase pembiakan secara vegetative pada monilia sp. tongkol jagung . hifa septat atau uniseluler. Spora basidium atau konidium akan tumbuh menjadi benang hifa membentuk miselium. family agaricaceae. sebagai parasit pada tanaman tingkat tinggi . diantaranya adalah kelas Hymenomycetes. Reproduksi generative monilia sp dengan menghasilkan askospora. Terdiri dari beberapa kelas.tetapi pada bebrapa spesies tangkainya asimetris.Ciri Utama Ciri utama dari divisi ini adalah hifa septat dengan sambungan apit (clamp connection). Divisi terakhir ini disebut juga fungiimperfecti karenakarena belum diketahui adanya reproduksi seksual . yaitu jamur oncom. tiap askus mengandung delapan spora. yaitu dermatokinosis (kurap dan panu) dan menimbulkan pelapukan pada kayu. Askus ± askus yang tumbuh pada tubuh buah dinamakan peritesium. setelah diketahui fase generatifnya.sisa makanan. saprobe. a. Ciri ± ciri jamur ini antara lain adalah berdaging. dan perusak tanaman budidaya dan tanaman hias. tubuh buah seperti payung. Contoh lain jamur yang tidak diketahui alat reproduksi seksualnya antara lain : . b. contoh terkenal dari agaricaceae ini adalah volvariella volvaceae (jamur padi. sedangakan fase generatifnya ditemukan oleh dwidjoseputro (1961). sisa. Cara hidup Jamur ini bersifat saprofit dibanyak jenis materi organic. pendek bahkan tidak bertangkai. pada tonggak ± tonggak atau rumput sisa terbakar.

juga sebagai indicator tingkat polusi. 3) Fruktikos (seperti semak). seperti coret ± coret kecil yang panjang di pepohonan. Liken ini menjadi makanan hewan setempat seperti musk ox. misalnya lokanol dithane M-45 dan copper Sandoz. misalnya usnealonggisimadisebut janggut resi yang dapat mencapai beberapa meter panjangnya. Genus cladonia dapat menutupi daerah yang luas dikutub utara dan kawasan subartik. 2) Folios( seperti daun). misalnya Graphis. misalnya umbellicaria . sumber litmus yang digunakan dalam laboratorium kimia. menurut bentuknya lumut kerak dapat dibagi menjadi 3 kelompok: 1) Krustos (seperti kerak) . . curvularia. dan diploria. parmelia yang tumbuh pada bebatuan. Manfaat liken sebagai makanan hewan sebagai bahan pewarna dan penyamak digunakan dalam industry parfum . Mycophycophyta. caribou dan reinder. Untuk memberantas jamur ini digunakan fungisida . 6. gleosporium.chalado sporium. Mycophycophyta biasanya disebut lumut kerak.

roti. c. baik peran yang merugikan maupun yang menguntungkan. d. Di samping peranan yang menguntungkan. Saprolegnia sebagai parasit pada tubuh organisme air.PERANAN JAMUR Peranan jamur dalam kehidupan manusia sangat banyak. Albugo merupakan parasit pada tanaman pertanian. penyebab keputihan dan sariawan pada manusia. dan bir. Jamur yang menguntungkan meliputi berbagai jenis antara lain sebagai berikut. b. Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan berprotein tinggi. Candida sp. Penicillium notatum berguna sebagai penghasil antibiotik. Rhizopus dan Mucor berguna dalam industri bahan makanan. d. a. e. c. Pneumonia carinii menyebabkan penyakit pneumonia pada paru-paru manusia. Phythophthora inf'estan menyebabkan penyakit pada daun tanaman kentang. yaitu dalam pembuatan tempe dan oncom. Higroporus dan Lycoperdon perlatum berguna sebagai dekomposer. . Phytium sebagai hama bibit tanaman yang menyebabkan penyakit rebah semai. f. a. Khamir Saccharomyces berguna sebagai fermentor dalam industri keju. antara lain sebagai berikut. e. b. beberapa jamur juga mempunyai peranan yang merugikan.

kumpulan hifa membentuk gumpalan kecil (pin head) atau primordial yang akan membesar membentuk tubuh buah stadia kancing kecil (small button). Dalam budi daya jamur merang. Volvariella volvacea. dan akhirnya berkembang menjadi stadia telur (egg). tangkai dan tudung buah membesar sehingga selubung tersebut tercabik dan terangkat ke atas dan sisanya yang tertinggal di bawah akan menjadi cawan. seperti limbah pabrik kertas. Dalam perkembangannya. jamur ini memiliki volva atau cawan berwarna cokelat muda yang awalnya merupakan selubung pembungkus tubuh buah saat masih stadia telur. dan kulit buah pala. Selanjutnya basidiospora akan berkecambah dan membentuk hifa. sisa kapas. kemudian tumbuh menjadi stadia kancing (button). Sebenarnya jamur ini juga bisa tumbuh di media atau sisa-sisa tanaman yang memiliki sumber selulosa. limbah biji kopi.JAMUR MERANG y Taksonomi Super Kingdom : Eukaryota Kingdom Divisio Sub Divisio Kelas Ordo Familia Genus Spesies y : Myceteae (fungi) : Amastigomycota : Basidiomycotae : Basidiomycetes : Agaricales : Plutaceae : Volvariella : Volvariella volvacea Morfologi Jamur ini sudah telanjur mendapat sebutan jamur merang walaupun tidak selalu tumbuh di media merang (tangkai padi). ampas sagu. y Lingkungan tumbuh Jamur merang tumbuh di lokasi yang mempunyai suhu 32 . Setelah itu. pada stadia telur inilah jamur dipanen. ampas batang aren. Sesuai dengan nama ilmiahnya. limbah kelapa sawit.Jika cawan ini telah terbuka akan terbentuk bilah yang saat matang memproduksi basidia dan basidiospora berwarna merah atau merah muda.

Oleh karena itu. hingga saat ini belum diketahui bagian gen mana dari jamur ini yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Pada penelitiannya. dan ada pula yang mengekspresikan dirinya baik pada fase spora maupun miselium. karakteristik fenotipe dan kloning gen. Ia mempelajari pola ekspresi melalui perkembangan dan lokasi gen pada genom jamur. jamur tiram juga dapat diproduksi secara industri untuk digunakan dalam produksi bubur kertas. Tetapi selain digunakan sebagai bahan makanan. Jamur tiram mengandung nilai nutrisi. Selain itu. ahli biokimia asal Korea ini tidak menemukan gen mana yang berfungsi mengurangi kolesterol ataupun yang mengandung antikanker. untuk menghasilkan sebuah terobosan. protein dan asam amino tak jenuh yang tinggi. tetapi dia menemukan hasil lain yang dia anggap sangat menarik. atau 1% dari total jumlah gen. . Secara nyata. Walaupun demikian. Sang-Kyu Park mengisolasi dan mempelajari 100 gen dari 10000 gen yang diperkirakan terkandung dalam jamur tiram. kadar vitamin. kosmetika atau pada industri farmasi. dll. Beliau menemukan bahwa beberapa gen terlibat dalam metabolisme dan struktur sel lainnya pada jamur tiram. misalnya kromosom XI merupakan kromosom dengan ukuran terkecil tetapi memiliki jumlah gen terbanyak. Distribusi Genetik yang Tidak Merata Kelompok Penelitian Genetika dan Mikrobiologi di Universitas Umum Navarre telah membangun sebuah peta hubungan genetik jamur tiram berdasarkan penanda RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA) dan RFLP (Restriction Fragment Length Polymorphisms). Sang-Kyu Park memusatkan tesis PhD nya di Universitas Umum Navarre pada pemetaan genetik jamur tiram. Ada gen-gen yang hanya mengekspresikan dirinya pada jamur dewasa.JAMUR TIRAM Jamur tiram merupakan jenis jamur konsumsi yang dapat dikembangkan dalam skala industri yang sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dan sebagai anti kanker. hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi gen sepanjang genom jamur tiram tidak seragam.

com/2010/04/12/genetika-jamur-tiram-pleurotusostreatusoyster-mushroom.com/2008/12/klasifikasi-jamur.co.blogspot.html http://organikganesha.DAFTAR PUSTAKA http://idonkelor.co.cc/tag/jamur-merang.html http://saoskerupuk.wordpress.tanindo.shvoong.html http://usahajamur.html .html http://www.com/exact-sciences/biology/1990231-ciri-ciri-jamur.com/abdi14/hal2201.cc/2010/03/klasifikasi-jamur.html http://id.blogspot.com/search/label/JAMUR.html http://thesinau.