MAKALAH BOTANI ³MENGENAL JAMUR´

OLEH : MUHAMMAD MUJIBUR RAHMAN (09710007) ZAHID KENANJARS (09710008) AGROTEKNOLOGI

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2010

Jamur memperoleh makanan dari lingkungan disekitarnya. jamur tiram (Pleurotus). Hifa jamur ada yang bersekat dan tiap sekat mengandung satu sel.Pada tipe yang tak beruas terdiri dari hifa yang mempunyai banyak nucleus yang tidak dibatasi oleh sekat. yaitu: 1. Beberapa jamur aman dimakan manusia bahkan beberapa dianggap berkhasiat obat. Jamur adalah sebutan lain untuk kapang. Secara teknis biologis. jamur kuping (Auricularia polytricha). . Pada jamur tempe dan jamur oncom. Jamur adalah tubuh buah yang tampak di permukaan media tumbuh dari sekelompok fungi (Basidiomycota) yang berbentuk seperti payung: terdiri dari bagian yang tegak ("batang") dan bagian yang mendatar atau membulat. Hifa ada yang beruas dan tak beruas. CIRI UMUM JAMUR Jamur merupakan makhluk hidup yang sudah mempunyai membrane inti (eukariot). 3. fase vegetatif 2.DEFINISI JAMUR Jamur dalam bahasa Indonesia memiliki beberapa arti yang agak berkaitan: 1. Miselium yang ektofitik berada pada permukaan tanaman inang sedangkan miselium yang endofitik berada didalam jaring an tanaman inang dan dapat tumbuh secara interseluler (diantara sel) atau intraseluler (masuk kedalam sel). Pada hifa yang beruas hifanya terbagi dengan sekat-sekat dan setiap ruas mengandung satu nucleus atau banyak nucleus. STRUKTUR TUBUH Jamur termasuk tumbuhan tingkat rendah dan seperti halnya dengan tumbuhan lainnya jamur mempunyai 2 fase dalam siklus hidupnya. Jamur bersel banyak (multiseluler) terdiri atas benang-benang halus yang disebut hifa. Miselium merupakan kumpulan beberapa filamen (hifa). fase reproduktif/generatif. tetapi ada juga yang tidak bersekat dengan banyak inti sel. tetapi tidak dapat membuat makanan sendiri karena tidak mengandung klorofil. Hifa secara kolektif membentuk miselium dan panjangnya ada yang sampai beberapa meter. jamur kancing atau champignon (Agaricus campestris). tubuh buah ini disebut basidium. Pada tipe ini dapat pula dijumpai dinding sekat terutama pada hifa yang tua. Hifa yang ektofitik dan interseluler membentuk haustorium ke dalarn sel untuk memperoleh zat makanan. dan beberapa yang lain beracun. tetapi umumnya bersel banyak. dan bagian jaring-jaring di bawah permukaan tanah atau media mycelia yang tersusun dari berkas-berkas hifa. Jamur parasit mempunyai hifa yang ektofitik atau endofitik. Contoh jamur yang bisa dimakan: jamur merang (Volvariela volvacea). Makna ini misalnya dapat disimak dari ungkapan "Rotinya sudah berjamur" yang maksudnya adalah 'rotinya telah ditumbuhi kapang'. Jamur adalah keseluruhan bagian dari fungi: tubuh buah. Bentuk haustorium dapat bulat atau seperti akar. hifa-hifa ini terlihat seperti kapas. 2. Struktur vegetatif dari jamur sendiri terdiri dari hifa yang menyerupai benang-benang panjang. dan jamur shiitake (Lentinus edulis). Struktur tubuh jamur bersel banyak terdiri atas miselium dan spora . Jamur ada yang bersel satu.

2. Bentuk dan warna konidium. bulat dan dapat terpisah sebagai sel resisten yang dibentuk dari sel-sel tertentu dari hifa. Askospora : Terbentuk dalam askus sebagai hasil percampuran antara nuklei dalam sel induk askus yang masing-masing berasal dari askogonium dan anteridium. Dalam produksi a-seksual hifa jamur membentuk spora. Spora tersebut dibentuk oleh hifa dengan cara segmentasi. Basidiopore : Merupakan spora seksual pada Basidiomycetes yang terbentuk dalam basidium melalui sterigma. Reproduksi seksual Spora yang dibentuk secara seksual mempunyai nama yang berbeda antara lain: Oospora : merupakan hasil percampuran antara anteridiurn dan oogonium dimana sel jantan menyatu dengan inti oogonium. atau spora dan tidak mempunyai tangkai spora khusus. disebut oidium. Teliospora : Merupakan spora yang terdapat pada Uredinales Aesiospora : Ustilagenales hanya terdapat teliospora. Zigospora : merupakan hasil percampuran menyeluruh antara dua gametangium. ada yang bersel satu ada pula yang bersel banyak. Reproduksi dengan spora yang dibentuk secara seksual. dll. Bentuk dalam kantung spora (Sporangium) Sporangiospora mempunyai flagela atau bulu cambuk sehingga mampu untuk bergerak. Sporangiospora : Spora dibentuk: didalam sporangium. Pembentukan sporangium terjadi pada sporangiospora (tangkai sporangium) yang ujungnya rnasuk agak kesebelah dalam sporangium dan disebut kolumela. . begitu pula ada yang berwarna gelap dan ada pula yang berwarna bening. Konidium : Spora yang dibentuk dalam ujung hifa khusus yang disebut konidiospore. beraneka ragam. yang membentuknya. Pada Phycomycetes yang tidak bersifat akuatik tidak dibentuk spora yang dapat bergerak dan sporangiumnya kadang-kadang hanya rnempunyai satu spora saja. Klamidospora dibentuk diujung atau ditengah hifa atau spora biasa. Spora a-seksual jamur terdiri dari berbagai bentuk dan cara pembentukannya ada berbagai macam: Zoospora : (Spora mengembara). Konidium dapat pula terjadi pada sporangium yang berspora tunggal. Jika tidak terlihat banyak perbedaan antara bentuk spora dan struktur hifa. Reproduksi spora a-seksual. Setiap potongan talus mempunyai kemampuan untuk tumbuh menjadi talus baru jika berada dalam keadaan lingkungan yang memungkinkan.REPRODUKSI Cara memperbanyak diri jamur terbagi dalam 3 macam 1. Pembentukan sporangium ini terjadi pada ujung hifa dengan jalan mengadakan pembengkakan. Klamidospora : Bagian hifa yang membengkak berdinding tebal. Jamur yang membentuk zoospora tergolong pada Phycomycetes yang bersifat akuatik. Reproduksi dengan spora yang dibentuk secara a ± seksual 3.

Jamur penyebab penyakit tanaman dapat menyerap zat makanan yang diperlukan jika sudah terjadi infeksi pada jaringan tanaman. parasit obligat. sehingga tidak mampu membuat makanannya sendiri. Melalui sobekan yang terjadi pada bagian permukaan tanaman yang disebabkan oleh pertumbuhan organ-organ tertentu seperti akar 6. penetrasi dan pasca-penetrasi. Dengan cara demikian jamur akan mengabsorspsi zat makanan yang berada dalam protoplasma sel tanaman. maka hifa jamur akan tumbuh ke sel yang paling dekat dan masuk kedalam sel atau akan membentuk haustorium. Kebanyakan jamur bersifat saprofit. maka jamur dapat mengganggu aktivitas tanaman inang dengan berbagai cara seperti mengeluarkan enzirn pektinolitik atau selulolitik yang masing-masing dapat menguraikan zat pektin atau selulose. Usaha patogen menyerang tanaman hingga terjadinya penyakit pada tanaman dapat dibedakan 3 macam stadium yaitu. Jika keadaan fisiologi tanaman tidak sesuai. Masuknya hifa ke dalam tanaman masih tergantung kepada keadaan lingkungan luar seperti kelembaban. Penetrasi langsung karena adanya tekanan mekanis oleh hifa jamur. Dengan adanya berbagai gangguan tersebut maka akan rnengganggu pertumbuhan tanaman sehingga akan timbul gejala penyakit. Melalui luka yang disebabkan oleh kerusakan mekanis atau serangga atau binatang lainnya serta oleh alat-alat pertanian yang digunakan petani saat perawatan tanaman.000 macam penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur. tetapi sesudah berada di dalam jaringan tanaman maka keadaan fisiologi tanaman sangat menentukan sekali. pra -penetrasi. Melalui lubang alami seperti stomata atau mulut daun dan sebagainya 5. . Untuk memenuhi kebutuhan akan nutrisinya maka jamur membutuhkan organisme lain. 4. Seperti kelembaban yang tinggi. reaksi kimia atau keduanya. species atau kultivar tertentu saja. parasit fakultatif.NUTRISI UNTUK JAMUR Jamur tidak mempunyai perakaran maupun khlorofil. jika keadaan lingkungan tidak menunjang terjadinya pertumbuhan hifa atau perkecambahan spora. Pada stadium penetrasi maka hifa jamur patogen memasuki tanaman inang dengan berbagai cara: 1. Selain merugikan tanaman karena pengambilan zat makanan dari sel tanaman. Pada stadium ini tidak akan berlangsung sempurna. suhu udara dll. Spora jamur akan berkecambah atau akan terjadi pertumbuhan hifa jamur. Pada stadium pra-penetrasi hifa jamur atau spora mengadakan kontak pada permukaan tanaman inang. Selain itu jamur tersebut dapat mengeluarkan toksin yang disebarkan ke berbagai bagian tanaman lainnya dan menimbulkan kerusakan pada jaringan tanaman. sehingga masing-masing jamur parasit biasanya hanya menyerang tanaman tertentu saja. PERISTIWA INFEKSI Diperkirakan sejumlah lebih dari 100. Kebanyakan jamur parasit hanya dapat hidup pada tanaman dari genus.

karat. 2.Jamur akan melanjutkan pertumbuhan dan membentuk spora untuk memperbanyak diri. 2. merupakan cara cepat dalam melakukan perbanyakan dan penyebaran. angin atau melekat pada umbi atau bahan tanaman lainnya. sedangkan pembentukan tubuh buah di mana terdapat spora seksual dapat membantu jamur untuk dapat bertahan hidup dalam keadaan lingkungan yang kurang baik. tanah. bercak daun. embun (Mildew) dll. busuk pangkal batang. Spora akan dilepaskan melalui permukaan tanaman untuk disebarkan. Biji Biji yang dipakai untuk benih dapat mengandung patogen dan dapat terbawa ketempat jauh. rebah kecambah (damping-off). puru . Pembentukan spora a-seksual. kanker. . Proses seperti di atas akan berlangsung terus menerus. Dengan terbawanya patogen oleh bahan tanaman. GEJALA PENYAKIT Gejala penyakit ialah perubahan warna atau bentuk dari tanaman atau jaringan tanaman yang terserang oleh jamur. Angin Angin memegang peranan penting dalam menyebarkan spora dari satu tanaman ke tanaman lain atau dari satu daerah kedaerah lain. anthracnose. PENYEBARAN Penyebaran jamur ini dapat terjadi dengan berbagai cara. busuk lunak dan busuk kering. Percikan air hujan pada bagian tanaman yang mengandung spora dapat menyebarkan spora kebagian tanaman sebelah atasnya atau ketanaman yang berada disebelahnya. 1. kudis. Penyebab penyakit dari golongan jamur ini dapat menyebabkan berbagai macam gejala penyakit. 3. tanah yang mengandung patogen terbawa oleh air. diantaranya yaitu. Air Dengan air yang mengalir dapat menyebarkan tanah yang mengandung patogen jamur sehingga seluruh kebun atau dikebun yang berdekatan dapat terkontaminasi. Spora a-seksual dibentuk dalam jumlah yang banyak dan disebarkan dengan mudah oleh angin. Gejala-gejala lain seperti: layu. pada waktu pengolahan tanah. PERANAN BERBAGAI AGEN PENYEBAR Jamur patogen tanah dapat memperbanyak diri dalam tanah dan penyebarannya juga dilakukan dalam tanah antara lain dengan kontak antara akar tanaman. Gejala yang berupa perubahan bentuk tanaman inang antara lain : Akar berbentuk gada. binatang dan sebagainya. Banyak patogen mempertahankan diri di tempat-tempat terpencil dan dengan bantuan angin dapat menginfeksi pertanaman secara luas di tempat lain. Gejala nekrosa yang berupa : Busuk akar. air atau serangga. kudis sapu. daun keriting 3. 1. Spora seksual seperti askospora harus dilepas dahulu dari askus dan tubuh buahnya dan kemudian baru terbawa oleh aliran air atau udara. Beberapa agen penyebar yang biasa menyebarkan patogen yaitu. blight. alat pertanian. ma ka penyebaran patogen dapat terjadi dalam jarak jauh.

Serangga yang merupakan hama bagi tanaman dapat sekaligus menjadi vektor bagi jamur patogen yang kebetulan menyerang tanaman yang sama dan disebarkan ke tempat lain. Pengendalian: (1) tanaman yang telah terserang segera dicabut dan dibakar. Contoh penyakit tanaman yang disebabkan oleh patogen jamur yaitu : 1. Patogen yang terbawa benih dapat berupa miselium atau spora dorman yang terbawa pada permukaan benih (secara eksternal) atau dalam jaringan benih (secara internal). Patogen dapat bertahan hidup dalam tanah sebagai jamur saprofitik dalam tanah atau pada sisa tanaman. Mula-mula pada ujung atau sisi daun. Gejala: daun kentang yang terserang berbercak coklat sampai hitam. (2) tanaman yang sakit tidak boleh dipendam di areal pertanaman kentang atau tomat. tetapi akhirnya meluas sampai ke seluruh daun dan tangkai daun. Rerumputan dan tanaman inang lain dapat merupakan media untuk melang -sungkan hidupnya patogen. (4) melakukan rotasi tanaman. 2. 5.Bersambung . Penyakit ini mulai menyerang pangkal buah tomat. yang menimbulkan bercak berair yang berwarna hijau kelabu sampai coklat. (6) disemprot dengan fungisida. Serangga. 6. jamur yang patogenik dapat bertahan hidup dengan berbagai cara. (5) tanah yang telah dicangkul dibiarkan beberapa waktu agar terkena sinar matahari. timun Penyebab : jamur Pseudoperonospora cubensis Gejala : daun tanaman yang terserang tampak bercak berwarna kuning kecoklatan. hanya tampak beberapa milimeter. spora. Manusia Manusia dengan tidak sadar dapat menyebarkan bagian jamur yang patogenik dari satu tanaman ketanaman lain dengan alat-alat pertanian atau benih tanaman yang terinfeksi. (2) tanaman yang sakit tidak boleh dipendam di areal pertanaman. Selain itu dapat pula dibentuk klamidospora. pada bercak terdapat massa spora berwarna coklat kehitaman. tomat Penyebab: jamur Phytophthora infestans (Mont. CARA BERTAHAN HIDUP Selama tidak ada tanaman inang. (4) melakukan rotasi tanaman. Patogen tersebut dapat disebarkan lebih lanjut ke tanaman utama dengan berbagai cara.4. Victory 80 WP. Starmyl 25 WP dll. Gejala lebih lanjut daun akan mengering. misalnya Kocide 54 WDG. (5) tanah yang telah dicangkul dibiarkan beberapa waktu agar terkena sinar matahari. Bagian tanaman Bagian tanaman yang sudah terserang penyakit dapat menyebarkan atau menularkan patogen ke tanaman lain yang masih sehat yang berdekatan atau bersinggungan. Penyakit busuk daun Tanaman Inang : Kentang. (6) disemprot dengan fungisida.) de bary. Starmyl 25 WP dll. Pengendalian : (1) tanaman yang telah terserang segera dicabut dan dibakar. misalnya Kocide 54 WDG. (3) menanam varietas tomat yang resisten. (3) menanam varietas yang resisten. sel vegetatif atau sklerotium yang dorman dalam tanah atau pada sisa tanaman. Victory 80 WP. semangka. Penyakit Downey Mildew Tanaman Inang : melon.

Spora yang mempunyai flagel disebut zoospora yang merupakan ciri khas Oomycotina. Zygomycotina. zoospora akan keluar dari sporangium kemudian melepaskan flagelnya sambil membentuk dinding selulosa. Pertumbuhan hifa jamur terjadi pada bagian ujungnya yang menghasilkan beberapa percabangan. maka akan menjadi tumbuh hifa baru. hal inilah yang membedakan dengan golongan jamur lainnya. Ciri-ciri jamur yang termasuk golongan Oomycotina adalah sebagai berikut. Saprolegnia sp yang hidup saprofit mudah dikembang-biakkan dengan meletakkan serangga mati atau biji kacang tanah pada cawan berisi air kolam. Protoplasma akan terbagi-bagi dan setiap bagian memperoleh satu inti sel yang berkembang menjadi spora dengan dua flagel sebagai alat geraknya. dan Phytium sp. Jika zoospora ini sampai di tempat yang sesuai. sedangkan oogonium dan anteridiumnya berperan pada perkembangbiakan seksual. Selanjutnya. Mycophycophyta. Hifa yang baru tumbuh akan menembus tubuh serangga atau biji kacang tanah untuk mendapatkan makanan. serta Sclerospora . Contoh jamur dari Oomycotina lainnya adalah Achlya sp yang hidup saprofit seperti Saprolegnia sp. Plasmopora sp hidup parasit pada tanaman anggur. Phytophtora sp.. Jika Anda amati jamur ini dengan mikroskop. Saprolegnia sp Jamur ini umumnya hidup saprofit. Hal ini merupakan awal perkembangbiakan jamur secara tidak kawin (aseksual). sedangkan yang terlihat di luar substrat berfungsi untuk perkembangbiakan. b. Dinding selnya tersusun atas selulosa. Basidiomycotina. a. Reproduksi aseksual dengan zoospora yang mempunyai dua flagel. Jenis jamur yang termasuk Oomycotina adalah Saprolegnia sp. yaitu tidak bersekat-sekat sehingga inti sel banyak tersebar di dalam protoplasma. Reroduksi seksual dengan bersatunya gamet betina dan gamet jantan membentuk oospora (sel telur yang telah dibuahi membentuk dinding yang tebal) kemudian memasuki periode istirahat. di bagian ujung miseliumnya akan tampak sporangium yang menghasilkan zoospora. Deutromycotina. Ascomycotina. Sebagian hifa lainnya akan tumbuh keluar membentuk sporangium penghasil zoospora. Oomycotina Hifa pada jamur ini bersifat senositik.KLASIFIKASI JAMUR jamur di bagi menjadi 6 divisi antara lain : Oomycotina. a. c. Dalam sporangium terdapat protoplasma yang banyak mengandung inti sel. Pada akhir ujung percabangan itu terbentuk gelembung sporangium yang dipisahkan oleh sekat. Miseliumnya berkembang di dalam substrat. Hifa tidak bersekat. 1.

Pada jamur ini. Ujung hifa Phytophtora infestans menembus stoma daun kentang Phytophtora sp tidak hanya menyebabkan penyakit pada tanaman kentang. cengkeh. Pythium sp Phytium sp hidup saprofit di tanah lembab. Ujung hifa menyembul di permukaan daun kentang melalui stoma (mulut daun) yang terkena infeksi. tanaman lada. c. Konidium adalah spora yang dibentuk secara aseksual dan terjadi akibat diferensiasi dari ujung hifa. ujung-ujung hifa tidak membentuk zoosporangium melainkan membentuk konidium. Jamur ini dapat menginfeksi tanaman seperti pada persemaian tem-bakau yang dikenal dengan . tetapi zoospora yang dihasilkannya melalui perkembangbiakan aseksual sedangkan oospora melalui perkembangbiakan seksual. dan jarak. melainkan dapat pula menyebabkan penyakit pada buah cokelat. Sclerospora maydis b. Gambar 2. tembakau.maydis penyebab penyakit bulai pada jagung seperti pada gambar 1 berikut ini Gambar 1. kina. Untuk lebih jelasnya dapat dipelajari pada gambar 2 berikut ini. kelapa. Phytophtora sp Contoh jamur dari golongan Oomycotina ini antara lain: Phytophtora infestans yang hidup parasit pada tanaman kentang.

Jenis jamur yang termasuk Zygomycotina adalah Rhizopus stolonifer yang dapat diamati dengan menggunakan mikroskop seperti pada gambar 3 berikut ini. cokelat. Perlu diketahui bahwa jamur saprofit ini sangat bermanfaat dalam fermentasi pembuatan tempe. Selain itu. terdapat jenis jamur yang mempunyai hifa berlubang sehingga protopolasma dan inti sel dapat mengalir dari satu sel ke sel lainnya. Rhizopus stolonifer 3. serta terdapat stolon (hifa yang berdiameter lebih besar daripada rizoid dan sporangiofor). ada yang hidup parasit atau saprofit. 2. Sedangkan jamur saprofit hidup pada bahan makanan atau sampah. Gambar 3. kina. . karet. pepaya. Jamur yang hidup sebagai parasit. dan wortel. Beberapa jenis jamur Ascomycotina yang bermanfaat bagi manusia adalah Saccharomyces sp. dan padi. Struktur tubuh jamur dari golongan Ascomycotina ada yang multiseluler atau uniseluler seperti pada ragi. sedangkan sebagai jamur saprofit dapat hidup pada roti. Hifa yang menyusun jamur ini bersifat senositik (tidak bersekat-sekat sehingga inti sel banyak tersebar di dalam protoplasma). Ascomycotina Sebagian besar dari jamur yang termasuk golongan Ascomycotina mempunyai hifa bersekatsekat dan bercabang-cabang. Jamur ini juga dapat menyebabkan penyakit busuk pada kecambah tembakau. di bagian ujungnya terbentuk sporangium (sebagai penghasil spora). jahe. teh. Sebagai jamur parasit dapat menyebabkan pembusukan tanaman ubi jalar dan buah arbei. Selain itu. Zygomycotina Jamur ini hidup sebagai saprofit atau parasit. dapat menimbulkan penyakit yang sangat merugikan seperti pada tanaman tembakau. sedangkan dinding selnya tersusun dari kitin (sejenis karbohidrat mengandung nitrogen). Ascomycotina merupakan kelompok jamur yang terbesar. bayam. terdapat pula sporangiofor (hifa yang mencuat ke udara dan mengandung banyak inti sel.penyakit patah rebah semai. Contoh jenis jamur Zygomycotina yang mudah diperoleh adalah jamur tempe dan jamur roti. Hifa kedua jenis jamur ini pendek bercabang-cabang dan berfungsi sebagai akar (rizoid) untuk melekatkan diri serta menyerap zat-zat yang diperlukan dari substrat. Penicillium sp. nenas. nasi. Aspergillus sp dan Neurospora sp. dan kemiri.

dimana karyogami mengikuti plasmogami. Saccharomyces sp Ciri umum Saccharomyces sp (ragi) tidak mempunyai hifa dan tubuh buah. 4. C6H12O6 --> 2C2H5OH + 2CO2 + energi (gkukosa) (alkohol) Saccharomyces cerevisiae sebagai pengembang roti atau kue akan berhenti tumbuh jika kadar alkohol mencapai 4-5%. dengan konidia yang berwarna kehijauan. jika menyimpan roti dan nasi di tempat yang agak lembab. b. dan Armillaria.a. Alkohol akan menguap habis ketika roti dibakar. Spora vegetatif (konidia) juga ditemukan di basidiomycetes. Kebanyakan Basidiomycetes hidup sebagai dikariotik. Selain itu. mempunyai miselium yang diploid. dan Teliomycotina (Urediniomycetes). dengan karyogami dan meiosis terjadi di basidium. somatogami (hyphogami) dilakukan.300 spesies. Oleh karena itu. Basidimycotina dapat dibagi lagi menjadi 3 kelas. Ustilaginomycotina (Ustilaginomycetes). jamur ini dapat tumbuh baik pada roti dan nasi. Penicillium sp Jamur ini tumbuh di mana-mana dan tampak tumbuh sebagai noda hijau atau biru pada buahbuahan ranum atau penganan yang bergula. dan Heterobasidiomycetes. Saccharomyces cerevisiae yang dimanfaatkan dalam minuman beralkohol baru berhenti tumbuh (berkembang biak) pada kadar alkohol mencapai 14-17%. Reaksi kimianya adalah sebagai berikut. Habitat mereka ada di terrestrial dan akuatik dan bisa dikarakteristikan dengan melihat basidia. Jamur ini dapat memfermentasi glukosa menjadi alkohol dan karbon dioksida. Basidiomycotina Divisi Basidiomycotina adalah takson dengan Kingdom Fungi yang termasuk spesies yang memproduksi spora dalam bentuk kubus yang disebut basidium. tapi dengan bipolar atau tetrapolar sistem kawin. Hymenomycotina (Hymenomycetes). mempunyai dikaryon. Biasanya. . Berikut contoh diploid daur hidup: genus Xerula kadang ditemukan memproduksi klon diploid sebagai spora. miselium. Kebanyakan merupakan heterotolik. sedangkan CO2 yang dihasilkan akan mengembangkan adonan roti. Jenis ragi yang dimanfaatkan untuk pem-buatan tape atau pengembang adonan roti adalah Saccharo-myces cerevisiae. mempunya 22. maka akan ditumbuhi jamur Penicillium sp. patogen hutan biasa. Basidiomycotina dibagi menjadi Homobasidimycotina (jamur yang sebenarnya). Basidimycotina mempunyai bentuk uniseluler dan multiseluler dan dapat bereproduksi secara generatif dan vegetatif. Daur Hidup Basidiomycetes mempunyai sistem reproduksi yang aneh. Secara esensial grup Ascomycota.

tetapi pada bebrapa spesies tangkainya asimetris. yaitu dermatokinosis (kurap dan panu) dan menimbulkan pelapukan pada kayu. kenudian jamur ini dimasukkan golongan ascomycocetes dan diganti namanya menjadi Neurospora sitophilla atau Neurospora crassa. family agaricaceae. Deuteromycota bereproduksi aseksual dengan spora vegetatif. setelah diketahui fase generatifnya. yang mencakup jamur ± jamur berlamela atau memiliki keeping lipatan. sebagai parasit pada tanaman tingkat tinggi . Cara reproduksi Reproduksi aseksual dengan menghasilkan konidia atau menghasilkan hifa khusus disebut konidiofor. Fase pembiakan secara vegetative pada monilia sp. Kemungkinan jamur ini merupakan suatu perkembangan jamur yang tergolong Ascomycocetes ke Basidiomicetes tetapi tidak diketahui hubungannya. Reproduksi generative monilia sp dengan menghasilkan askospora. spora seksualnya terbentuk dari basidium yang berbentuk ganda. Daur hidup basidiomycotina dimulai dari pertumbuhan spora basidium atau pertumbuhan konidium. pada tonggak ± tonggak atau rumput sisa terbakar. kamur dami). Deuteromycotina Deuteromycota atau Jamur tak sempurna adalah jamur yang belum di ketahui cara reproduksi seksulanya. a. Monilia juga dapat tumbuh dari roti . sisa. Cara hidup Jamur ini bersifat saprofit dibanyak jenis materi organic. tiap askus mengandung delapan spora. Ciri ± ciri jamur ini antara lain adalah berdaging. Basidiospora terdapat dipermukaan lamella atau bilah yang terbentuk di bagian bawah tudunya. 5. Askus ± askus yang tumbuh pada tubuh buah dinamakan peritesium. tubuh buah seperti payung. yaitu jamur oncom. tongkol jagung . Divisi terakhir ini disebut juga fungiimperfecti karenakarena belum diketahui adanya reproduksi seksual . diantaranya adalah kelas Hymenomycetes. hifa septat atau uniseluler. Contoh klasik jamur ini adalah monilia sitophila . dan perusak tanaman budidaya dan tanaman hias. Spora basidium atau konidium akan tumbuh menjadi benang hifa membentuk miselium. b. konodiumnya sangat banyak dan berwarna jingga. Jamur ini umumnya digunakan untuk pembuatan oncom dari bungkil kacang. sedangakan fase generatifnya ditemukan oleh dwidjoseputro (1961). saprobe.sisa makanan.Ciri Utama Ciri utama dari divisi ini adalah hifa septat dengan sambungan apit (clamp connection). Jamur ini juga menyebabkan penyakit pada manusia . Terdiri dari beberapa kelas. contoh terkenal dari agaricaceae ini adalah volvariella volvaceae (jamur padi. Contoh lain jamur yang tidak diketahui alat reproduksi seksualnya antara lain : . pendek bahkan tidak bertangkai. Ditemukan oleh dodge (1927) dari amerika serikat. ordo argalicales.

parmelia yang tumbuh pada bebatuan. misalnya usnealonggisimadisebut janggut resi yang dapat mencapai beberapa meter panjangnya. misalnya lokanol dithane M-45 dan copper Sandoz. Untuk memberantas jamur ini digunakan fungisida . menurut bentuknya lumut kerak dapat dibagi menjadi 3 kelompok: 1) Krustos (seperti kerak) . Liken ini menjadi makanan hewan setempat seperti musk ox. Mycophycophyta biasanya disebut lumut kerak. curvularia. misalnya umbellicaria . Genus cladonia dapat menutupi daerah yang luas dikutub utara dan kawasan subartik. juga sebagai indicator tingkat polusi. 6. caribou dan reinder. gleosporium. 2) Folios( seperti daun). seperti coret ± coret kecil yang panjang di pepohonan. .chalado sporium. Manfaat liken sebagai makanan hewan sebagai bahan pewarna dan penyamak digunakan dalam industry parfum . 3) Fruktikos (seperti semak). Mycophycophyta. sumber litmus yang digunakan dalam laboratorium kimia. dan diploria. misalnya Graphis.

PERANAN JAMUR Peranan jamur dalam kehidupan manusia sangat banyak. a. Candida sp. baik peran yang merugikan maupun yang menguntungkan. Khamir Saccharomyces berguna sebagai fermentor dalam industri keju. e. d. c. Rhizopus dan Mucor berguna dalam industri bahan makanan. d. a. penyebab keputihan dan sariawan pada manusia. Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan berprotein tinggi. antara lain sebagai berikut. yaitu dalam pembuatan tempe dan oncom. Phythophthora inf'estan menyebabkan penyakit pada daun tanaman kentang. e. beberapa jamur juga mempunyai peranan yang merugikan. b. Phytium sebagai hama bibit tanaman yang menyebabkan penyakit rebah semai. c. Saprolegnia sebagai parasit pada tubuh organisme air. Penicillium notatum berguna sebagai penghasil antibiotik. Albugo merupakan parasit pada tanaman pertanian. Pneumonia carinii menyebabkan penyakit pneumonia pada paru-paru manusia. . Di samping peranan yang menguntungkan. roti. f. b. dan bir. Higroporus dan Lycoperdon perlatum berguna sebagai dekomposer. Jamur yang menguntungkan meliputi berbagai jenis antara lain sebagai berikut.

y Lingkungan tumbuh Jamur merang tumbuh di lokasi yang mempunyai suhu 32 . pada stadia telur inilah jamur dipanen. sisa kapas. tangkai dan tudung buah membesar sehingga selubung tersebut tercabik dan terangkat ke atas dan sisanya yang tertinggal di bawah akan menjadi cawan. dan kulit buah pala. ampas sagu. seperti limbah pabrik kertas.JAMUR MERANG y Taksonomi Super Kingdom : Eukaryota Kingdom Divisio Sub Divisio Kelas Ordo Familia Genus Spesies y : Myceteae (fungi) : Amastigomycota : Basidiomycotae : Basidiomycetes : Agaricales : Plutaceae : Volvariella : Volvariella volvacea Morfologi Jamur ini sudah telanjur mendapat sebutan jamur merang walaupun tidak selalu tumbuh di media merang (tangkai padi). limbah kelapa sawit. kumpulan hifa membentuk gumpalan kecil (pin head) atau primordial yang akan membesar membentuk tubuh buah stadia kancing kecil (small button). dan akhirnya berkembang menjadi stadia telur (egg). Setelah itu.Jika cawan ini telah terbuka akan terbentuk bilah yang saat matang memproduksi basidia dan basidiospora berwarna merah atau merah muda. Sebenarnya jamur ini juga bisa tumbuh di media atau sisa-sisa tanaman yang memiliki sumber selulosa. Dalam perkembangannya. Volvariella volvacea. ampas batang aren. kemudian tumbuh menjadi stadia kancing (button). jamur ini memiliki volva atau cawan berwarna cokelat muda yang awalnya merupakan selubung pembungkus tubuh buah saat masih stadia telur. Dalam budi daya jamur merang. Selanjutnya basidiospora akan berkecambah dan membentuk hifa. Sesuai dengan nama ilmiahnya. limbah biji kopi.

Oleh karena itu. Pada penelitiannya. hingga saat ini belum diketahui bagian gen mana dari jamur ini yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Selain itu. protein dan asam amino tak jenuh yang tinggi. kosmetika atau pada industri farmasi. . jamur tiram juga dapat diproduksi secara industri untuk digunakan dalam produksi bubur kertas. Beliau menemukan bahwa beberapa gen terlibat dalam metabolisme dan struktur sel lainnya pada jamur tiram. tetapi dia menemukan hasil lain yang dia anggap sangat menarik. Distribusi Genetik yang Tidak Merata Kelompok Penelitian Genetika dan Mikrobiologi di Universitas Umum Navarre telah membangun sebuah peta hubungan genetik jamur tiram berdasarkan penanda RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA) dan RFLP (Restriction Fragment Length Polymorphisms). hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi gen sepanjang genom jamur tiram tidak seragam. Ada gen-gen yang hanya mengekspresikan dirinya pada jamur dewasa. ahli biokimia asal Korea ini tidak menemukan gen mana yang berfungsi mengurangi kolesterol ataupun yang mengandung antikanker. Walaupun demikian. dan ada pula yang mengekspresikan dirinya baik pada fase spora maupun miselium. dll. Ia mempelajari pola ekspresi melalui perkembangan dan lokasi gen pada genom jamur. Sang-Kyu Park mengisolasi dan mempelajari 100 gen dari 10000 gen yang diperkirakan terkandung dalam jamur tiram. atau 1% dari total jumlah gen. kadar vitamin. Tetapi selain digunakan sebagai bahan makanan. Jamur tiram mengandung nilai nutrisi.JAMUR TIRAM Jamur tiram merupakan jenis jamur konsumsi yang dapat dikembangkan dalam skala industri yang sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dan sebagai anti kanker. misalnya kromosom XI merupakan kromosom dengan ukuran terkecil tetapi memiliki jumlah gen terbanyak. untuk menghasilkan sebuah terobosan. karakteristik fenotipe dan kloning gen. Secara nyata. Sang-Kyu Park memusatkan tesis PhD nya di Universitas Umum Navarre pada pemetaan genetik jamur tiram.

shvoong.html http://usahajamur.com/2010/04/12/genetika-jamur-tiram-pleurotusostreatusoyster-mushroom.blogspot.blogspot.html http://id.com/abdi14/hal2201.cc/tag/jamur-merang.tanindo.com/search/label/JAMUR.html http://saoskerupuk.wordpress.com/exact-sciences/biology/1990231-ciri-ciri-jamur.co.html http://organikganesha.html .DAFTAR PUSTAKA http://idonkelor.com/2008/12/klasifikasi-jamur.html http://thesinau.cc/2010/03/klasifikasi-jamur.html http://www.co.