P. 1
Isi Laporan Kegiatan Observasi

Isi Laporan Kegiatan Observasi

|Views: 763|Likes:
Published by Eric Anada Septa

More info:

Published by: Eric Anada Septa on Oct 11, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/11/2012

pdf

text

original

LAPORAN KEGIATAN OBSERVASI Kelas X SMAN 1 MARGAHAYU Oleh : Alnase Nur Fitrah (054054) A.

Pendahuluan Pembelajaran yang efektif manakala ada dua unsur yang berinteraksi dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung yaitu unsur guru dan unsur siswa. Pertama, unsur guru membantu siswa alam proses kegiatan belajar mengajar (KBM) memberi umpan , balik dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang sifatnya menantang, bisa membuat situasi kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan dan kondusif. Tugas guru di sekolah bukan hanya sebagai fasilitator ilmu pelajaran saja di dalam kelas, tetapi juga sebagai pendidik agar mental dan perilaku siswa dapat menjadi orang yang benar-benar mempunyai sikap terpelajar dan berpendidikan. Oleh karena itulah observasi ini dilakukan supaya mahasiswa dapat mengetahui secara nyata bagaimana guru mengajar di sekolah dan mendidik para siswanya agar semua perangkat pembelajaran yang telah dibuat oleh guru tercapai.

B. Tujuan Observasi Mengobservasi guru mengajar kelas X-III di SMAN 1 MARGAHAYU dalam proses proses pembelajaran pada materi mengukur besaran fisika dan melakukan penjumlahan vektor

C. Rencana Observasi Hal- hal penting yang akan di observasi, Model pembelajaran yang apa yang di pakai oleh guru pada saat proses pembelajaran? Adakah Media pembelajaran yang di pakai oleh guru pada saat proses pembelajaran? Adakah alat peraga yang di pakai oleh guru pada saat proses pembelajaran? Evaluasi yang dilakukan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan seperti apa? Apakah pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru sesuai dengan RPP yang telah dibuat?

Pelaksanaan Observasi Setelah kosultasi kepada pihak sekolah dan guru kelas X SMAN 1 MARGAHAYU. S.00 Guru yang di observasi : Dian. kemudian siswa mengucapkan salam. Disini guru membahas soal-soal yang ada di LKS dan secara bergilir siswa menjawab soal-soal tersebut. akhirnya saya diijinkan untuk melaksanakan observasi pada hari dan jam berikut. sehingga pembelajaran hanya disekitar pembahasan soal saja.D.15 Waktu observasi diakhiri : 13.Pd Banyaknya siswa dalam kelas : 38 siswa Materi : Besaran dan Satuan Vektor dan Operasi vektor Untuk pelaksanaan observasi ini. Hari/Tanggal : rabu / 29 September 2010 Kelas X-2 Waktu observasi dimulai : 12.15 Waktu observasi di akhiri : 10. Karena menjelang UTS. E.00 Dan Kelas X-3 Waktu observasi dimulai : 09. saya mengambil tempat duduk di belakang anak anak dengan posisi di tengah-tengah. Vektor dan Operasi Guru datang ke kelas. Deskripsi Hasil Observasi Hari pertama (29 September 2010) Kelas X-2 Model pembelajaran yang dipakai Alat peraga yang dipakai Media yang dipakai Evaluasi yang di pakai Materi Vektor : Model Pembelajaran Klasikal : Tidak ada : Papan tulis : Tanya jawab. pemberian soal-soal tugas : Besaran dan Satuan. Jenis .

siswa masih asyik dengan kegiatannya sendiri yaitu mengobrol. sistematika pembahasan soal sama seperti di kelas sebelumnya. sekitar jam pertama siswa aktif menjawab serta menganalisis soal dan jawabannya yang serta di bahas. Sayangnya. Monotonnya cara guru mengajar bisa menjadi salah satu sebab siswa menjadi bosan. sistematika pembahasan soalnya siswa hanya menyamakan jawaban dengan jawaban guru. guru langsung membe rikan jawaban yang sebenarnya berikut alasannya. Dan sayangnya guru hanya sekali mengingatkan siswa yang mengobrol.soal yang di bahas adalah pilihan berganda dan essay. Ketika ada jawaban yang kurang tepat. Dan untuk soal jenis essay. beberapa saat ketika sudah diingatkan pun. Vektor dan Operasi Pada prinsipnya. guru kurang tegas mengingatkan para siswa yang mengobrol sesekali. Mungkin tidak bisa disalahkan kepada siswanya juga banyak yang lebih senang mengobrol ketimbang memperhatikan gurunya di depan. karena siswa tidak sepenuhnya ikut dalam proses pembelajaran. Pada akhirnya kondisi kelasnya jauh tidak kondusif dibandingkan hari pertama saya observasi. Akibatnya. siswa mulai gaduh dari mulai bangku yang paling depan sekalipun. Hari kedua (30 September 2010) Kelas X-3 Model pembelajaran yang dipakai Alat peraga yang dipakai Media yang dipakai Evaluasi yang di pakai Materi Vektor : Model Pembelajaran Klasikal : Tidak ada : Papan tulis : Tanya jawab. tidak seperti pada kelas sebelumnya. pemberian soal-soal tugas : Besaran dan Satuan. . Bahkan siswa tak sungkan untuk bertanya bahkan berdebat ketika ada soal yang tidak di mengerti. guru menuliskan jawaban secara penuh di papan tulis kemudian membahasnya bersama siswa. Untuk pilihan berganda. Disini guru hanya sebagai fasilitator saja. terutama jajaran belakang semuanya mengobrol. Untuk di kelas X-3 ini. Model pembelajaran klasikal atapun metoda pengajaran yang selalu ceramah pun bisa menjadi penyebabnya. Kondisi kelas bisa dikatakan kurang kondusif sebab banyaknya siswa yang mengobrol di bagian bangku belakang. Hanya berbeda pada suasana kelasnya saja. Pada saat jam kedua dimulai.

Ada mata pelajaran lain juga. yang pada akhirnya sudah materi fisika itu banyak tapi waktunya sedikit sedangkan target pencapaian materi harus terpenuhi. . jadi terpaksa ceramah menjadi andalan solusi pada akhirnya´ begitu pendapat dari guru yang saya observasi. tetapi di sekolah siswa tidak hanya belajar fisika saja.Setelah berdiskusi banyak dengan guru di sekolah. masalah pembelajaran fisika itu begitu banyak. ³Mungkin bisa dicapai apabila siswa hanya belajar fisika saja. Alasan mengapa banyak guru yang pada akhirnya terpaksa memakai metoda pengajaran ceramah adalah ketidaksinkronannya waktu yang didapat dengan banyaknya target materi yang harus dicapai.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->