P. 1
Aorta

Aorta

|Views: 305|Likes:
Published by Fitri Indriani

More info:

Published by: Fitri Indriani on Oct 11, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/05/2013

pdf

text

original

Aorta adalah arteri terbesar dalam badan manusia.

Bersumber dari bilik kiri jantung dan membawa darah beroksigen kepada semua bagian tubuh dalam peredaran sistemik.

Jalur aorta
Bagian awal aorta, aorta menaik, muncul keluar dari ventrikel kiri, yang diasingkan oleh katup aorta. Kedua arteri coronaria jantung bercabang dari pangkal aorta, di atas katup aorta. Aorta kemudian melengkung balik mengelilingi arteri pulmonalis. Tiga pembuluh darah muncul keluar dari arcus aortae ini, yaitu arteri brachiocephalica, arteri carotis communis sinistra, dan arteri subclavia sinistra. Pembuluh-pembuluh ini memasok darah ke kepala dan bagian lengan. Aorta kemudian menuruni badan. Bagian atas diafragma (dalam dada) disebut aorta pars thoracalis dan bagian bawah diafragma (dalam abdomen) disebut aorta pars abdominalis. Saat bergerak ke bawah dinding posterior abdomen, aorta abdomen beredar pada kiri vena cava inferior, bercabang-cabang menjadi saluran darah utama pada perut dan usus, dan juga ginjal. Terdapat banyak bentuk cabang yang dapat diketahui dalam vaskulatur sistem pencernaan. Bentuk yang paling umum ialah cabang aorta membentuk truncus celiacus, arteri mesenterica superior, dan juga arteri mesenterica inferior. Arteri renalis biasanya bercabang dari aorta abdominalis di antara truncus celiacus dan arteri mesenterica superior. Aorta berakhir dengan percabangan 2, yaitu arteri iliaca communis sinistra dan arteri iliaca communis dextra untuk memasok darah ke anggota tubuh bagian bawah dan pelvis.

Ciri-ciri
Aorta adalah arteri elastis, oleh karenanya maka dapat mengembang. Apabila ventrikel kiri berkontraksi untuk memaksa darah mengalir ke aorta, aorta mengembang. Regangan ini memberikan energi potensial yang akan membantu mempertahankan tekanan darah sewaktu diastole, karena saat itu, aorta akan berkontraksi secara pasif.

Penyakit
y y y

Aneurisme aorta Koarktasi aorta Sindrom Marfan

http://id.wikipedia.org/wiki/Aorta

Aorta abdominalis adalah arteri terbesar di cavitas abdominalis atau rongga perut. Sebagai bagian dari aorta, aorta abdominalis adalah kelanjutan dari aorta descendens.

Jalur anatomis
Aorta abdominalis bermula dari otot diafragma, melewati hiatus aorticus pada tingkat vertebra T12. Kemudian aorta terus menuju ke dinding posterior dari abdomen di depan kolumna vertebralis. Aorta akan mengikuti kurvatura dari vertebra lumbal dan bentuknya kemudian agak mencembung. Pencembungan ini memuncak pada tingkat vertebra lumbal L3. Posisi aorta abdominalis kemudian paralel terhadap vena cava inferior, yang berada tepat di sebelah kanan dari aorta abdominalis. Bentuk aorta abdominalis akan mengecil diameternya dengan semakin banyak memberikan cabang.

Percabangan
Aorta abdominalis memberikan darah ke cavitas abdominalis. Dimulai dari T12, dan memberikan cabang-cabang sebagai berikut: Cabang arteri phrenicus inferior truncus celiacus arteri mesentricus superior arteri suprarenal media Vertebra T12 T12 L1 Tipe Berpasangan? A/P post. ant. ant. Deskripsi dimulai tepat di bawah diafragma cabang yang besar di sebelah anterior cabang besar di anterior, bercabang tepat di bawah truncus celiacus menuju ke kelenjar adrenalis arteri yang besar, bercabang di sisi samping aorta menjadi arteri ovarica pada wanita dan arteri testicularis pada pria menyuplai dinding abdomen dan korda

Parietal ya Viseral Viseral tidak tidak

L1

Viseral

ya

post.

arteri renalis L2 arteri gonadalis

Viceral ya

post.

L2

Viseral

ya

post. post.

arteri lumbal L1-L4

Parietal ya

dan akhir dari aorta abdominalis Parietal tidak L4 Terminal ya post. Galeri Potongan transversal pada tengah Arteri celiacus dan cabang-cabangnya.wikipedia.spinalis arteri mesentricus L3 inferior arteri sacralis L4 media arteri illiaca communis Viseral tidak ant. Lambung dari vertebra lumbal pertama. http://id. Vena Cava Inferior Vena cava inferior (pembuluh balik besar bawah) adalah pembuluh darah yang menerima darah dari badan dan kedua kaki. . cabang arteri yang besar arteri yang bercabang dari tengah aorta bercabang (bifurkasi) untuk memberikan darah ke tungkai bawah. Darah ini mengandung CO2 karena darah yang dikandung merupakan darah yang telah melewati sistem oksidasi (pembakaran). pelvis. telah digeser ke atas.org/wiki/Aorta_abdominalis Vena Cava adalah vena utama dalam tubuh yang membawa darah yang banyak mengandung karbondioksida dari kepala dan anggota tubuh bawah ke serambi kanan. Darah yang dibawa oleh pembuluh darah jenis ini mengandung banyak CO2. Vena cava terdiri dari 2 bagian yaitu : y y Vena Cava Inferior Vena Cava Superior. dan peritoneum telah diangkat. post.

wikipedia.org/wiki/Vena_cava .Vena Cava Superior Vena Cava Superior (pembuluh balik besar atas) adalah pembuluh darah yang menerima darah dari kepala dan kedua tangan. http://id. Darah yang dibawa oleh pembuluh darah ini juga mengandung banyak CO2.

.

anatomi seluruh pembuluh darah besar dan seluruh sistem arsitektur hati mengalami perubahan menjadi tidak teratur dan terjadi penambahan fibrosis disekitar parenkim hati yang mengalami regenerasi. 29 Agustus 2009 04:00 There are no translations available. Beberapa dari gejala-gejala dan tanda-tanda sirosis yang lebih umum termasuk: . Sebagai akibat dari peninggian tekanan vena porta.JANTUNG Dan SIROSIS HEPATIS Sabtu. Sirosis hepatis adalah penyakit dimana sirkulasi mikro. terjadi varises esophagus dan bila pecah terjadi muntah darah warna hitam (hematemesis). dimana jantung mendapatkan dampaknya dari penyakit tersebut. Perubahan histopatologi yang terjadi menyebabkan peninggian tekanan pembuluh darah pada sistem vena porta. Sirosis Hati adalah kemunduran fungsi liver yang permanen yang ditandai dengan perubahan histopatologi. PENGARUH JANTUNG PADA SIROSIS HEPATIS Pada beberapa penyakit hati dapat menyebabkan kelainan pada jantung salah satunya adalah sirosis hepatis.

Merupakan kombinasi dari jumlah-jumlah sel-sel hati yang dikurangi. vena hepatik (hepatic veins) yang mengembalikan darah ke jantung.1. Ketika vena portal melewati hati. Hati tidak mampu untuk menambah atau mengeluarkan unbsur-unsur dari darah yang membypassnya. 2. dan ini mengganggu kemampuan sel-sel hati untuk menambah atau mengeluarkan unsur-unsur dari darah. 4. Kulit yang menguning (jaundice) disebabkan oleh akumulasi bilirubin dalam darah Asites. darah dalam vena portal mencari vena-vena lain untuk mengalir kembali ke jantung. edema pada tungkai Hipertensi portal Kelelahan Kelemahan Kehilangan nafsu makan Gatal 8. mereka tidak mempunyai hubungan yang normal dan intim dengan darah. 3. hubungan antara darah dan sel-sel hati mengalami gangguan. darah tersendat pada vena portal. vena-vena dengan tekanan-tekanan yang lebih rendah yang membypass hati. Hubungan yang dekat ini antara sel-sel hati dan darah dari vena portal mengizinkan sel-sel hati untuk mengeluarkan dan menambah unsur-unsur pada darah. Vena-vena yang paling kecil (disebut sinusoid-sinusoid karena struktur mereka yang unik) ada dalam kontak yang dekat dengan sel-sel hati. . ia dikumpulkan dalam venavena yang meningkat bertambah besar yang ahirnya membentuk suatu vena tunggal. hanya sejumlah kecil darah disediakan pada hati oleh arteri-arteri. Meskipun selsel hati yang selamat atau dibentuk baru mungkin mampu untuk menghasilkan dan mengeluarkan unsur-unsur dari darah. Vena utama yang mengembalikan darah dari usus disebut vena portal (portal vein). dan tekanan dalam vena portal meningkat. Mudah memar dari pengurangan produksi faktor-faktor pembeku darah oleh hati yang sakit. 5. luka parut dalam hati yang mengalami sirosis menghalangi aliran darah melalui hati dan ke sel-sel hati. Pada sirosis. Tidak seperti kebanyakan organ-organ tubuh. Sebagai suatu akibat dari rintangan pada aliran darah melalui hati. ia terpecah kedalam vena-vena yang meningkat bertambah kecil. Faktanya. 7. Hubungan hati terhadap darah adalah unik. Karena rintangan pada aliran dan tekanan-tekanan tinggi dalam vena portal. suatu kondisi yang disebut hipertensi portal. Sebgai tambahan. Kebanyakan dari penyediaan darah hati datang dari vena-vena usus ketika darah kembali ke jantung. sel-sel hati berbaris sepanjang sinusoid-sinusoid. 6. Sekali darah telah melewati sinusoid-sinusoid.

Pada sirosis. Akhirnya. dan darah yang membypass hati yang menjurus pada banyaknya manifestasi-manifestasi dari sirosis. Empedu yang dihasilkan oleh sel-sel hati dikeluarkan kedalam saluran-saluran yang sangat kecil yang melalui antara sel-sel hati yang membatasi sinusoid-sinusoid. Empedu adalah suatu cairan yang dihasilkan oleh sel-sel hati yang mempunyai dua fungsi yang penting: membantu dalam pencernaan dan mengeluarkan dan menghilangkan unsur-unsur yang beracun dari tubuh. disebut canaliculi. Tekanan portal normal berkisar antara 5-10 mmHg. peningkatan tahanan vaskuler dalam hati yang terjadi dengan atau tanpa pengkerutan (intra hepatik) yang dapat terjadi presinusoid. Pada saat yang bersamaan. Canaliculi bermuara kedalam saluran-saluran kecil yang kemudian bergabung bersama membentuk saluran-saluran yang lebih besar dan lebih besar lagi. intra hepatik. laboratorium. tepat seperti hubungan antara sel-sel hati dan darah dalam sinusoidsinusoid. empedu mencapai usus dimana ia dapat membantu pencernaan makanan. tetapi dua per tiga kasus tidak spesifik penyebabnya tidak diketahui. canaliculi adalah abnormal dan hubungan antara sel-sel hati canaliculi hancur/rusak. Nilai normal tergantung dari cara pengukuran. Obstruksi aliran darah dalam sistem portal dapat terjadi oleh karena obstruksi vena porta atau cabangcabang selanjutnya (ekstra hepatik). Hipertensi portal dapat terjadi jika tekanan dalam sistem vena porta meningkat di atas 1012 mmHg.kehilangan kontak normal antara darah yang melewati hati dan sel-sel hati. terapi umumnya sekitar 7 mmHg (2). unsur-unsur beracun yang terkandung dalam empedu masuk ke usus dan kemudian dihilangkan/dikeluarkan dalam tinja/feces. diagnosis yang tepat merupakansyarat mutlak. Dengan cara ini. semua saluran-saluran bergabung kedalam satu saluran yang masuk ke usus kecil. Hipertensi portal merupakan gabungan antara penurunan aliran darah porta dan peningkatan resistensi vena portal (1). sedangkan obs-truksi vena porta intra hepatik dan supra hepatik lebih banyak menyerang anak-anak yang berumur kurang dari 5 tahun yang tidak mempunyai riwayat penyakit hati sebelumnya. Diagnosis hipertensi portal ditegakkan berdasarkan anamnesis. Sebagai akibatnya. endoskopi. Penyebab lain sirosis adalah hubungan yang terganggu antara sel-sel hati dan saluransaluran melalui mana empedu mengalir. Usaha penyelamat hidup seperti tindakan pembedahan endoskopik atau pemberian obatobatan terus berkembang. parasinusoid atau postsinusoid dan obstruksi aliran keluar vena hepatik (supra hepatik). pemeriksaan fisis. biopsi hati dan pengukuran tekanan vena porta. Untuk dapat mengelola dengan baik. Hipertensi portal dapat terjadi ekstra hepatik. Hipertensi portal adalah sindroma klinik umum yang berhubungan dengan penyakit hati kronik dan dijumpai peningkatan tekanan portal yang patologis. Peningkatan tekanan vena porta biasanya disebabkan oleh adanya hambatan aliran vena porta atau peningkatan aliran darah ke dalam vena splanikus. Hipertensi portal timbul bila terdapat kenaikan tekanan dalam sistem portal yang sifatnya menetap di atas harga normal. Obstruksi vena porta ekstra hepatik merupakan penyebab 50-70% hipertensi portal pada anak. pencitraan. hati tidak mampu menghilangkan unsur-unsur beracun . dan supra hepatik.

End artery anatomic yang cabang-cabang terminalnya tidak beranastomosis dengan cabang-cabang arteri yang mendarahi daerah yang berdekatan. Akan tetapi.1 mm) disebut arteriola. dan mereka dapat berakumulasi dalam tubuh. Vena adalah pembuluh yang membawa darah kembali ke jantung. Anastomosis portal-sistemik Oeshophagus mempunyai tiga buah penyempitan anatomis dan fisiologis. Arteri yang terkecil (diameter < 0. dan hubungan penting jika hubungan langsung tersumbat 1. Arteri propunda yang berukuran sedang sering diikuti oleh dua buah vena. pencernaan dalam usus juga berkurang. Dalam suatu tingkat yang kecil. Vena yang keluar dari trachtus gastrointestinal tidak langsung menuju ke jantung tetapi bersatu membentuk vena porta. rami oeshophagei vena gastrica sinistra (cabang portal) beranastomosis dengan venae oesophageales yang mengalirkan darah dari . Yang pertama di tempat faring bersatu dengan ujung atas oeshopagus. banyak diantaranya mempunyai katup. bergabung membentuk vena yang lebih besar dan biasanya membentuk hubungan satu dengan yang lain menjadi plexus venosus. End artery fungsional adalah pembuluh darah yang cabang-cabangnya beranatomosis dengan cabang-cabang terminal arteri yang ada di dekatnya. vena dan kapiler. Vena ini masuk ke hati dan kembali bercabang-cabang menjadi vena yang ukurannya lebih kecil dan akhirnya bersatu dengan pembuluh menyerupai kapiler di dalam hati yang disebut sinusoid. Dalam keadaan normal. maka dapat timbul striktura atau penyempitan di daerah ini setelah meminum cairan yang mudah terbakar dan kororsif atau kaustik. yang merupakan sirkulasi vena sistemik melalui venae hepaticae. Vena terkecil disebut venula. Rute ini merupakan jalan langsung. selain itu terdapat hubungan yang lebih kecil di antara sistem portal dan sistem sistemik. Penyempitan-penyempitan ini sangat penting dalam klinik karena merupakan tempat benda asing yang tertelan tertambat atau alat esofagoskop sulit dilewatkan. tetapi besarnya anatomosis tidak cukup untuk mempertahankan jaringan tetap hidup bila salah satu arteri tersumbat. darah di dalam vena portae hepatis melewati hati dan masuk ke vena cava inferior.secara normal. Persatuan antara cabangcabang arteri disebutanastomosis. Arteri membawa darah dari jantung dan mendistribusikannya ke seluruh jaringan tubuh melalui cabang-cabangnya. Ada tiga jenis pembuluh darah yaitu arteri. Penyempitan ini juga merupakan tempat yang lazim untuk kanker oeshopagus. Pada sepertiga bawah oeshophagus. Vena yang lebih besar atau muaramuaranya. masing-masing berjalan di sisinya disebut venae comitantes. Karena jalannya makanan atau minuman lebih lambat pada tempat-tempat ini. Sistem portal adalah sistem pembuluh yang terletak diantara dua jejari kapiler. yang kedua di tempat arcus aorta dan bronkus sinister menyilang permukaan anterior oeshophagus dan yang ketiga terdapat di tempat oeshopagus melewati diaphragma untuk masuk kegaster.

5 2.sepertiga tengah oeshopagus ke vena azygos (cabang sistemik). Vena porta tidak mempunyai katup dan membawa sekitar tujuh puluh lima persen sirkulasi hati dan sisanya oleh arteri hepatika. Yang satu dengan yang lain terpisah oleh jaringan ikat yang membuat cabang pembuluh darah ke hati. dan venae phrenicae (cabang sistemik). Dari sisi cabang-cabang kapiler masuk ke dalam bahan lobulus yaitu Vena lobuler. vena splanikus dan cabang-cabangnya. vena lumbalis. Empedu dibentuk di dalam sela-sela kecil di dalam sel hepar melalui kapiler empedu yang halus/korekuli. Vena porta membawa darah ke hati dari lambung. Pada pertangaan atas canalis analis. dinding perut berotot pada saluran ini mengeluarkanempedu. kaput pankreas. usus. cabang vena porta arteri hepatika dan saluran empedu dibungkus bersama oleh sebuah balutan dan membentuk saluran porta. Vena mesenterika superior dibentuk dari vena-vena yang berasal dari usus halus. Vena-vena yang membentuk sistem portal adalah vena porta. usus. vena porta. Dengan berkontraksi dinding perut berotot pada saluran ini mengeluarkn empedu dari hati. darah ini mempunyai kejenuhan 70% sebab beberapa O2 telah diambil oleh limfe dan usus. limpa. Vena porta terbentuk dari lienalis dan vena mesentrika superior menghantarkan 4/5 darahnya ke hati. pankreas. duodenum. kolon bagian kiri. rektum dan lambung. Besarnya kira-kira berdiameter 1 mm. Pembuluh darah ini mengalirkan darah dalam vena lain yang disebut vena sublobuler. limpa dan pankreas. dan vena cava. pancreas. Venae para umbilicales berjalan di dalam ligamentum falciforme dan ligamentum teres hepatis. Dengan cara berkontraksi. dan hepar (cabang portal) beranastomosis dengan vena renalis. vena rectalis superior (cabang portal) yang mengalirkan darah dari setengah bagian atas canalis analis dan beranastomosis dengan vena rectalis media dan vena rectalis inferior (cabang sistemik). colon descendens. Darah berasal dari vena porta bersentuhan erat dengan sel hati dan setiap lobulus disaluri oleh sebuah pembuluh Sinusoid darah atau kapiler hepatika. guna darah ini membawa zat makanan ke hati yang telah di observasi oleh mukosa dan usus halus. vena mesenterika superior dan inferior. Keduanya mempunyai saluran keluar ke vena hepatika yang selanjutnya ke vena kava inferior. dan kandung empedu. Vena porta sendiri dibentuk dari gabungan vena splanikus dan vena mesenterika superior. 5. Vanae paraumbilicales menghubungkan ramus sinistra vena portae hepatis dan venae superficiales dinding anterior abdomen (cabang sistemik). yang satu sama lain membentuk vena hepatica. yang masing-masing merupakan cabang vena iliaca interna dan vena pudenda interna. . Sirkulasi portal di mulai dari vena-vena yang berasal dari lambung. vena hepatika.5 4.5 3. Pembuluh darah halus berjalan di antara lobulus hati disebut Vena interlobuler. Vena-vena colon ascendens. hepar.

Sirosis hepatis adalah penyakit dimana sirkulasi mikro. Beberapa dari gejala-gejala dan tanda-tanda sirosis yang lebih umum termasuk: 1. Kulit yang menguning (jaundice) disebabkan oleh akumulasi bilirubin dalam darah Asites. Hal ini secara klinis dapat dilihat dari adanya bendungan pada vena jugularis eksterna. Sebagai akibat dari peninggian tekanan vena porta. edema pada tungkai Hipertensi portal . begitu juga sebaliknya. Dan bendungan pada vena hepatika yang menyebabkan terjadinya hepatomegali. Sirosis Hati adalah kemunduran fungsi liver yang permanen yang ditandai dengan perubahan histopatologi. Namun dalam keadaan ini belum terdapat efek pada hati. terjadi varises esophagus dan bila pecah terjadi muntah darah warna hitam (hematemesis). sehingga menyebabkan tekana akhir diastol ventrikel kanan meninggi. 3. Pada gagal jantung kanan yang kronis. dimana jantung mendapatkan dampaknya dari penyakit tersebut.PENGARUH HATI PADA PENYAKIT JANTUNG Seperti pada penyakit hati yang dapat mempengaruhi jantung. Dimana pada keadaan gagal jantung kana akut karena ventrikel kanan tidak bisa berkontraksi dengan optimal. dan bendungan pada vena lienalis yang menyebabkan splenomegali. maka terjadilah bendungan di atrium kanan uang diikuti bendungan pada vena kava superior dan inferior. PENGARUH JANTUNG PADA SIROSIS HEPATIS Pada beberapa penyakit hati dapat menyebabkan kelainan pada jantung salah satunya adalah sirosis hepatis. Dengan demikina tekanan di atrium kanan juga meninggi dan hal ini menyebabkan terjadinya bendungan pada vena kava superior dan inferior yang diikuti vena perifer lainnya. Ada beberapa yang dapat mempengaruhi salah satunya adalah penyakit gagal jantung kanan. 2. ventrikel kanan pada saat sistol tidak mampu memompa darah keluar. anatomi seluruh pembuluh darah besar dan seluruh sistem arsitektur hati mengalami perubahan menjadi tidak teratur dan terjadi penambahan fibrosis disekitar parenkim hati yang mengalami regenerasi. Perubahan histopatologi yang terjadi menyebabkan peninggian tekanan pembuluh darah pada sistem vena porta.

Vena utama yang mengembalikan darah dari usus disebut vena portal (portal vein). 5. vena-vena dengan tekanan-tekanan yang lebih rendah yang membypass hati. vena hepatik (hepatic veins) yang mengembalikan darah ke jantung. hubungan antara darah dan sel-sel hati mengalami gangguan. Sebgai tambahan. suatu kondisi yang disebut hipertensi portal. 7. ia dikumpulkan dalam venavena yang meningkat bertambah besar yang ahirnya membentuk suatu vena tunggal. darah dalam vena portal mencari vena-vena lain untuk mengalir kembali ke jantung.4. Meskipun selsel hati yang selamat atau dibentuk baru mungkin mampu untuk menghasilkan dan mengeluarkan unsur-unsur dari darah. Merupakan kombinasi dari jumlah-jumlah sel-sel hati yang dikurangi. sel-sel hati berbaris sepanjang sinusoid-sinusoid. kehilangan kontak normal antara darah yang melewati hati dan sel-sel hati. dan darah yang membypass hati yang menjurus pada banyaknya manifestasi-manifestasi dari sirosis. Kelelahan Kelemahan Kehilangan nafsu makan Gatal 8. mereka tidak mempunyai hubungan yang normal dan intim dengan darah. Kebanyakan dari penyediaan darah hati datang dari vena-vena usus ketika darah kembali ke jantung. 6. darah tersendat pada vena portal. ia terpecah kedalam vena-vena yang meningkat bertambah kecil. Vena-vena yang paling kecil (disebut sinusoid-sinusoid karena struktur mereka yang unik) ada dalam kontak yang dekat dengan sel-sel hati. luka parut dalam hati yang mengalami sirosis menghalangi aliran darah melalui hati dan ke sel-sel hati. Hipertensi portal dapat terjadi jika tekanan dalam sistem vena porta meningkat di atas 10- . Karena rintangan pada aliran dan tekanan-tekanan tinggi dalam vena portal. Faktanya. Ketika vena portal melewati hati. dan tekanan dalam vena portal meningkat. Sekali darah telah melewati sinusoid-sinusoid. Tidak seperti kebanyakan organ-organ tubuh. Mudah memar dari pengurangan produksi faktor-faktor pembeku darah oleh hati yang sakit. dan ini mengganggu kemampuan sel-sel hati untuk menambah atau mengeluarkan unsur-unsur dari darah. Hati tidak mampu untuk menambah atau mengeluarkan unbsur-unsur dari darah yang membypassnya. Pada sirosis. Sebagai suatu akibat dari rintangan pada aliran darah melalui hati. Hubungan yang dekat ini antara sel-sel hati dan darah dari vena portal mengizinkan sel-sel hati untuk mengeluarkan dan menambah unsur-unsur pada darah. Hipertensi portal merupakan gabungan antara penurunan aliran darah porta dan peningkatan resistensi vena portal (1). hanya sejumlah kecil darah disediakan pada hati oleh arteri-arteri. Hubungan hati terhadap darah adalah unik.

diagnosis yang tepat merupakansyarat mutlak.12 mmHg. terapi umumnya sekitar 7 mmHg (2). Canaliculi bermuara kedalam saluran-saluran kecil yang kemudian bergabung bersama membentuk saluran-saluran yang lebih besar dan lebih besar lagi. dan mereka dapat berakumulasi dalam tubuh. Persatuan antara cabang- . Nilai normal tergantung dari cara pengukuran. parasinusoid atau postsinusoid dan obstruksi aliran keluar vena hepatik (supra hepatik). Pada sirosis. Peningkatan tekanan vena porta biasanya disebabkan oleh adanya hambatan aliran vena porta atau peningkatan aliran darah ke dalam vena splanikus. Obstruksi aliran darah dalam sistem portal dapat terjadi oleh karena obstruksi vena porta atau cabangcabang selanjutnya (ekstra hepatik). tetapi dua per tiga kasus tidak spesifik penyebabnya tidak diketahui. peningkatan tahanan vaskuler dalam hati yang terjadi dengan atau tanpa pengkerutan (intra hepatik) yang dapat terjadi presinusoid. biopsi hati dan pengukuran tekanan vena porta. disebut canaliculi. semua saluran-saluran bergabung kedalam satu saluran yang masuk ke usus kecil. Dalam suatu tingkat yang kecil. Tekanan portal normal berkisar antara 5-10 mmHg. Ada tiga jenis pembuluh darah yaitu arteri. Penyebab lain sirosis adalah hubungan yang terganggu antara sel-sel hati dan saluransaluran melalui mana empedu mengalir. Obstruksi vena porta ekstra hepatik merupakan penyebab 50-70% hipertensi portal pada anak. pencernaan dalam usus juga berkurang. unsur-unsur beracun yang terkandung dalam empedu masuk ke usus dan kemudian dihilangkan/dikeluarkan dalam tinja/feces. Sebagai akibatnya. sedangkan obs-truksi vena porta intra hepatik dan supra hepatik lebih banyak menyerang anak-anak yang berumur kurang dari 5 tahun yang tidak mempunyai riwayat penyakit hati sebelumnya. pemeriksaan fisis. Hipertensi portal dapat terjadi ekstra hepatik. empedu mencapai usus dimana ia dapat membantu pencernaan makanan. tepat seperti hubungan antara sel-sel hati dan darah dalam sinusoidsinusoid. Arteri membawa darah dari jantung dan mendistribusikannya ke seluruh jaringan tubuh melalui cabang-cabangnya. canaliculi adalah abnormal dan hubungan antara sel-sel hati canaliculi hancur/rusak. Diagnosis hipertensi portal ditegakkan berdasarkan anamnesis. dan supra hepatik. Hipertensi portal adalah sindroma klinik umum yang berhubungan dengan penyakit hati kronik dan dijumpai peningkatan tekanan portal yang patologis. Akhirnya. Dengan cara ini. laboratorium. Empedu adalah suatu cairan yang dihasilkan oleh sel-sel hati yang mempunyai dua fungsi yang penting: membantu dalam pencernaan dan mengeluarkan dan menghilangkan unsur-unsur yang beracun dari tubuh. vena dan kapiler. Pada saat yang bersamaan. Arteri yang terkecil (diameter < 0.1 mm) disebut arteriola. endoskopi. Untuk dapat mengelola dengan baik. Usaha penyelamat hidup seperti tindakan pembedahan endoskopik atau pemberian obatobatan terus berkembang. hati tidak mampu menghilangkan unsur-unsur beracun secara normal. intra hepatik. Hipertensi portal timbul bila terdapat kenaikan tekanan dalam sistem portal yang sifatnya menetap di atas harga normal. pencitraan. Empedu yang dihasilkan oleh sel-sel hati dikeluarkan kedalam saluran-saluran yang sangat kecil yang melalui antara sel-sel hati yang membatasi sinusoid-sinusoid.

Vena yang lebih besar atau muaramuaranya. darah di dalam vena portae hepatis melewati hati dan masuk ke vena cava inferior. End artery fungsional adalah pembuluh darah yang cabang-cabangnya beranatomosis dengan cabang-cabang terminal arteri yang ada di dekatnya. Karena jalannya makanan atau minuman lebih lambat pada tempat-tempat ini. bergabung membentuk vena yang lebih besar dan biasanya membentuk hubungan satu dengan yang lain menjadi plexus venosus. Anastomosis portal-sistemik Oeshophagus mempunyai tiga buah penyempitan anatomis dan fisiologis. vena rectalis superior (cabang portal) yang mengalirkan darah dari setengah bagian atas canalis analis dan beranastomosis dengan vena rectalis media dan vena rectalis inferior (cabang sistemik). Pada sepertiga bawah oeshophagus. Akan tetapi. End artery anatomic yang cabang-cabang terminalnya tidak beranastomosis dengan cabang-cabang arteri yang mendarahi daerah yang berdekatan. Dalam keadaan normal. Pada pertangaan atas canalis analis. Vena terkecil disebut venula. Vena adalah pembuluh yang membawa darah kembali ke jantung.cabang arteri disebutanastomosis. rami oeshophagei vena gastrica sinistra (cabang portal) beranastomosis dengan venae oesophageales yang mengalirkan darah dari sepertiga tengah oeshopagus ke vena azygos (cabang sistemik). selain itu terdapat hubungan yang lebih kecil di antara sistem portal dan sistem sistemik. yang masing-masing merupakan cabang vena iliaca interna dan vena pudenda interna.5 . Vena ini masuk ke hati dan kembali bercabang-cabang menjadi vena yang ukurannya lebih kecil dan akhirnya bersatu dengan pembuluh menyerupai kapiler di dalam hati yang disebut sinusoid. 2. Vena yang keluar dari trachtus gastrointestinal tidak langsung menuju ke jantung tetapi bersatu membentuk vena porta. maka dapat timbul striktura atau penyempitan di daerah ini setelah meminum cairan yang mudah terbakar dan kororsif atau kaustik. Yang pertama di tempat faring bersatu dengan ujung atas oeshopagus. yang merupakan sirkulasi vena sistemik melalui venae hepaticae. Penyempitan ini juga merupakan tempat yang lazim untuk kanker oeshopagus. Rute ini merupakan jalan langsung. Arteri propunda yang berukuran sedang sering diikuti oleh dua buah vena. Penyempitan-penyempitan ini sangat penting dalam klinik karena merupakan tempat benda asing yang tertelan tertambat atau alat esofagoskop sulit dilewatkan. Sistem portal adalah sistem pembuluh yang terletak diantara dua jejari kapiler. dan hubungan penting jika hubungan langsung tersumbat 1. tetapi besarnya anatomosis tidak cukup untuk mempertahankan jaringan tetap hidup bila salah satu arteri tersumbat. masing-masing berjalan di sisinya disebut venae comitantes. banyak diantaranya mempunyai katup. yang kedua di tempat arcus aorta dan bronkus sinister menyilang permukaan anterior oeshophagus dan yang ketiga terdapat di tempat oeshopagus melewati diaphragma untuk masuk kegaster.

kolon bagian kiri. pancreas. PENGARUH HATI PADA PENYAKIT JANTUNG Seperti pada penyakit hati yang dapat mempengaruhi jantung. dan vena cava. guna darah ini membawa zat makanan ke hati yang telah di observasi oleh mukosa dan usus halus. Venae para umbilicales berjalan di dalam ligamentum falciforme dan ligamentum teres hepatis. Empedu dibentuk di dalam sela-sela kecil di dalam sel hepar melalui kapiler empedu yang halus/korekuli. Dengan cara berkontraksi. limpa. Vena porta sendiri dibentuk dari gabungan vena splanikus dan vena mesenterika superior. dan kandung empedu. vena porta. hepar. usus. Vena-vena yang membentuk sistem portal adalah vena porta. usus. Pembuluh darah ini mengalirkan darah dalam vena lain yang disebut vena sublobuler. Vena porta tidak mempunyai katup dan membawa sekitar tujuh puluh lima persen sirkulasi hati dan sisanya oleh arteri hepatika. rektum dan lambung. Ada beberapa yang dapat mempengaruhi salah satunya adalah penyakit gagal jantung kanan. Keduanya mempunyai saluran keluar ke vena hepatika yang selanjutnya ke vena kava inferior. vena splanikus dan cabang-cabangnya. limpa dan pankreas. Dimana pada keadaan gagal jantung kana akut karena ventrikel kanan tidak bisa . Vena porta terbentuk dari lienalis dan vena mesentrika superior menghantarkan 4/5 darahnya ke hati. Dari sisi cabang-cabang kapiler masuk ke dalam bahan lobulus yaitu Vena lobuler. colon descendens. Vanae paraumbilicales menghubungkan ramus sinistra vena portae hepatis dan venae superficiales dinding anterior abdomen (cabang sistemik). duodenum. dan venae phrenicae (cabang sistemik). yang satu sama lain membentuk vena hepatica. vena mesenterika superior dan inferior. vena hepatika. Vena-vena colon ascendens. Pembuluh darah halus berjalan di antara lobulus hati disebut Vena interlobuler. begitu juga sebaliknya. Besarnya kira-kira berdiameter 1 mm. 5. cabang vena porta arteri hepatika dan saluran empedu dibungkus bersama oleh sebuah balutan dan membentuk saluran porta. Yang satu dengan yang lain terpisah oleh jaringan ikat yang membuat cabang pembuluh darah ke hati. Darah berasal dari vena porta bersentuhan erat dengan sel hati dan setiap lobulus disaluri oleh sebuah pembuluh Sinusoid darah atau kapiler hepatika. dinding perut berotot pada saluran ini mengeluarkanempedu. pankreas.3. dan hepar (cabang portal) beranastomosis dengan vena renalis. vena lumbalis. Sirkulasi portal di mulai dari vena-vena yang berasal dari lambung. kaput pankreas. Vena mesenterika superior dibentuk dari vena-vena yang berasal dari usus halus. Vena porta membawa darah ke hati dari lambung.5 4. darah ini mempunyai kejenuhan 70% sebab beberapa O2 telah diambil oleh limfe dan usus. Dengan berkontraksi dinding perut berotot pada saluran ini mengeluarkn empedu dari hati.

Newer news items: y Gigi Saat Hamil Harus Selalu Bersih . dan bendungan pada vena lienalis yang menyebabkan splenomegali. Hal ini secara klinis dapat dilihat dari adanya bendungan pada vena jugularis eksterna. Dengan demikina tekanan di atrium kanan juga meninggi dan hal ini menyebabkan terjadinya bendungan pada vena kava superior dan inferior yang diikuti vena perifer lainnya. ventrikel kanan pada saat sistol tidak mampu memompa darah keluar. Pada gagal jantung kanan yang kronis.berkontraksi dengan optimal. Namun dalam keadaan ini belum terdapat efek pada hati. maka terjadilah bendungan di atrium kanan uang diikuti bendungan pada vena kava superior dan inferior. sehingga menyebabkan tekana akhir diastol ventrikel kanan meninggi. Dan bendungan pada vena hepatika yang menyebabkan terjadinya hepatomegali.

53 4.396.749.y Hipetensi pada Kehamilan Older news items: y y y y y FUNGSI Dan CARA KERJA VENTILATOR NON INVASIF Dokter Nganggur.65 8.229.52 4.45 2. Modul Kurs Mata Uang USD SGD HKD CHF GBP AUD JPY SEK DKK CAD EUR SAR Jual 9.40 % -2.45 1.379.76 .503.35 9..30 30-Nov-2009 / 15:52 WIB sumber: www.894.351.45 1.547.30 9.01 -130.65 8.76 -2.85 15.597.214.45 2.10 14.00 6.727.90 111.60 27/11 2.85 15.903.10 14.461.898. ? KELAINAN JANTUNG AKIBAT DIABETES MELLITUS GAGAL JANTUNG AKIBAT KELAINAN GINJAL Pencegahan Terjadinya Stroke Next page >> Your Shopping Cart Show Cart Your Cart is currently empty.421.529.797.40 1.85 8.20 Change Pts -68.042.737.520.70 1.941.90 108.162.608.klikbca.com Beli 9.00 6.06 1.523.60 9.87 1.30 Index Saham Index Code JCI * All Ordinaries 26/11 2.393.340.

37 2.60 -1.50 9.36 Survey Results y y Koneski Internet Survey Tenaga Kerja Latest Events y y y 16.78 -1.bisnis-global.78 -5.70 414.273.210.73 680.48 51.309.2008 Kamikaze Cek Tagihan Anda Cek Rek.245.36 -30.80 -28.081.com 2009 http://www.22 0.18 412.10.com/kesehatan/jantung-dan-sirosis-hepatis.10 5.Hang Seng Nikkei 225 FTSE Bursa Malaysia KLCI * SET STI * Dow Jones ** FTSE 100 FTSE ASEAN FTSE ASEAN 40 22.52 1.792.Telepon y y y About Us Features y News The Community Copyright © bisnis-global.html Searc h .134.41 21.2008 | 20.62 -154.43 -0.762.00 Douala 31.78 685.271.464.2008 | 12.383.194.38 8.id -1.2008 | 20.20 Crash 01.84 2.11.075.10.10 -1.48 0.22 -0.00 Crash y 11.24 9.2008 Douala y 21.11.Listrik Cek Rek.idx.72 2.92 5.40 10.13 sumber: www.91 -301.83 -4.96 7.99 -0.11.co.22 10.024.00 1.996.84 -3.

medicastore. erjadi akibat kanker ginjal atau keadaan-keadaan yang menimbulkan penekanan na renalis maupun vena kava inferior.com on Facebook BAB wasa. Email : Password : Sign-Up LOG IN Lupa Password? batan ini bisa bersifat akut (tiba-tiba) atau kronik (secara bertahap). .Cari info penyakit | Cari info obat | Cari dokter Home nfo Penyakit nfo Obat nfo Dokter nfo Sehat roduk Sehat Member nfo Iklan Health Sense egori Penyakit ‡ Index Penyakit ‡ Pencarian Penyakit Kategori Obat ‡ Index Obat ‡ Pencarian Obat Searching Dokter Berita Kesehatan ‡ Artikel Kesehatan ‡ Seminar Kesehatan ‡ Detail Kesehatan Alat Kesehatan ‡ Kosmetika ‡ Obat Tradisional ‡ Suplemen Sign up ‡ Forum Kesehatan ‡ Newsletter ‡ Kuis Berhadiah Layanan Kami ‡ Prosedur Iklan ‡ Profil Pen Seminar Kesehatan Online ‡ Healt tore > Kategori Penyakit > Penyakit Ginjal dan Saluran Kemih sis Vena Renalis SI sis Vena Renalis adalah penyumbatan vena renalis. www. penyakit ini biasanya terjadi dengan kelainan ginjal lainnya yang abkan hilangnya protein ke dalam air kemih. yaitu pembuluh darah balik yang gkut darah dari ginjal. menyebabkan h gejala dan biasanya berakhir sebagai sindroma nefrotik (sejumlah besar protein melalui air kemih).

maka USG akan menunjukkan pengkisutan ginjal. an obat trombolitik (penghancur bekuan darah) sebagai tambahan terahadap ian antikoagulan masih dalam taraf percobaan. wasa. . si dan meningkatnya kecenderungan terjadinya bekuan darah. erjadi pengrusakan ginjal yang hebat. nimbulkan gejala. awal timbulnya penyakit dan perkembangannya biasanya terjadi secara p. OSA yumbatan terjadi secara tiba-tiba. tikoagulan biasanya bisa memperbaiki fungsi ginjal dengan cara mencegah tukan bekuan tambahan dan bisa mencegah emboli paru. ih mengandung protein dan volume air kemih berkurang. tetapi memberikan hasil yang ikan. ng kepada onsetnya. OBATAN dilakukan pembedahan untuk mengangkat bekuan darah dari dalam vena renalis. a dilakukan pemeriksaan CT scan atau rontgen arteri renalis. maka USG akan menunjukkan adanya pembesaran yumbatan terjadi secara bertahap. maka gejalanya akan memiliki 1 dari kedua pola penyakit. tetapi penyakit ini biasanya dimulai dengan diare. gkatan ginjal dilakukan hanya jika jaringan ginjal telah mati karena aliran darahnya at (infark total). apakah akut atau kronik. i intravena dan skening radionuklida menunjukkan buruknya fungsi ginjal. A a biasanya tidak menunjukkan gejala dan penyakit ini tidak terdeteksi. t akut pada dewasa menyebabkan: yang secara khusus dirasakan di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggul m di dalam air kemih (hematuria) e air kemih berkurang bunan cairan dan garam menyebabkan pembengkakan jaringan (edema) h sel darah putih sangat tinggi emeriksaan darah menunjukkan adanya gagal ginjal. yang sama terjadi pada anak-anak. cedera atau tromboflebitis migrans (suatu keadaan dimana darah timbul secara beruturut-turut pada vena yang berlainan di seluruh tubuh).ab lainnya adalah pil KB.

..Obati Penyakitnya. Anak pun Cerdas » Pentingnya Minum Air yang Cukup S Hari » JIGOM 2009 . Ajang Pertemuan B Informasi Obstetri dan Ginekologi » Skizofrenia.. Terkait Terkait erkait Kesehatan Berita Kesehatan y y Seminar Kesehatan y y Terkini Terpopuler Terkini Terpopuler Terkini Terpopuler pi dan Diet Anak Penderita sme hraga bagi Penderita Diabetes Herbal. Amankah ?. » Seminar. tu komplikasi yang berbahaya adalah emboli paru. Duk Penderitanya... komplikasi dan beratnya kerusakan erjadi kematian dan biasanya kematian terjadi akibat penyebab yang fatal atau karena asi.. Mengenal Penyakit Rematik Asam Urat » Penyakit pada Pria yang Dapat Menyebabkan Disfungsi Ereksi » Maksimalkan Potensi Otak Anak dan .NOSIS is penyakit ini tergantung kepada penyebab.. dimana suatu bekuan tersangkut m paru-paru... getahui Status Gizi Balita Anda igo... si Pusing Tujuh Keliling aja Putri dan Siklus Menstruasi » Skrining 14 Jenis Kanker dalam Satu Pemeriksaan » Diabetes EduCenter untuk Pengenalan Penyakit Diabetes » Waspada untuk Menghadapi Demam Berdarah » Nutrisi untuk Ibu Hamil dan Bayi dalam Kandungan » Tangani dengan Tepat Alergi Anda » Ibu Cerdas..

??? ?? ???? ???????? ?? ?????.. ?? ????? ???? ?? ?. ??? ?? ???? ???????? » » andi pada 11-30-2009. mhn infonya jadwal praktek di panti rapih atau di tempat lain.Penyakit Down Sydrome obatan malaria t Us | Copyright | Profil store Cari info penyakit | Cari info obat | Cari nfo Penyakit | Info Obat | Info Dokter | Artikel Kesehatan | Berita Kesehatan | Seminar | Newsletter | Forum | Kuis | Iklan | Apoti http://medicastore. saya punya Ibu batuk bahaya?? gi Drink Dapat Meningkatkan mina dan Konsentrasi Peng nar DIABETES A . renata monalisa pada 11-30-2009.dapat membuat ibu yang berumur 3 tahun dapat... menulis : apa kah bisa dengan banyak mengkonsumsi vit A. menulis : Tolong disebutkan bahaya dan dampak apa saja yang bisa diakibatkan dari tas kresek soalnya.com/penyakit/714/Trombosis_Vena_Renalis.Komentar y Terkini Terpopuler Terkini » ?? ??? ? ????????? ?????? ??? ?. Yulia pada 11-30-2009.html .. ??? ?? ??? ???????? ?????? ??? ?? ?????????. menulis : dokter.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->