Ayat-Ayat Al-Qur’an Mengenai Pancasila

Lima Sila (PANCA SILA) telah disebutkan dengan jelas dalam Naskah alinea ke-4 preamble (Mukadimah) Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945., dimana ia adalah amanat cita-cita mulia dari para pendiri bangsa dalam membangun dasar sebuah nation (negara) besar Ber-Bhinneka Tunggal Ika, “Berbeda-beda tetapi tetap satu” yang sekarang kita kenal bernama Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bagi kita sebagai orang Islam, jiwa yang terkandung didalam Lima Sila PANCASILA bukanlah sesuatu yang asing lagi, bukan pula sesuatu yang merugikan apalagi hendak menghapuskan, karena apa yg telah disuarakan Lima Sila PANCASILA merupakan bagian dari nilai-nilai Universal Islam. Nilai-nilai PANCASILA itu terkandung di dalam ajaran indah Al-Qur’an. Sebagai bagian yg cinta kepada negeri, tulisan seorang ahmadi* berikut ini mencoba menguraikan contohnya. Selamat membaca!
[] Sinar Islam bulan Sulh 1365 HS/Januari tahun 1986) No.1 – Th LIII

Oleh : Ali Mukhayat M.S.* Sila kesatu, Ketuhanan Yang Maha Esa Surah Al-Ikhlash, surah Asysyuura:11 “Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” Surah Saba’: 1 “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagiNya (pula) segala puji di akhirat. Dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” Surah Alhasyr: 22 – 24 “Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala keagungan, Maha Suci, Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dia-lah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling baik. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. “ Surah Al-Maa-idah: 73 “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah satu

“ Sila ketiga. Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.dari yang tiga”. . maka mereka itulah orang-orang yang lalim. Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridaan Allah. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi . sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. “ Surah Al-Maa-idah: 2 “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat.” Sila kedua. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab Surah Attin: 4 “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. anak yatim dan orang yang ditawan. dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah.” Surah Alhujuraat: 11 “Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolokolok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolokolok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Persatuan Indonesia (Kebangsaan) Surah Alhujuraat:13 “Hai manusia.” Surah Al-Baqarah: 256 “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam).” Surah Al-Insaan: 8 – 9 “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin.. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. “ Surah Al-Israa’: 70 “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam. kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.

“ Surah Almujaadilah:11 “Hai orang-orang yang beriman. “ Surah Alhujuraat: 9 “Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya. dan ulil amri di antara kamu. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka. “ Surah Annisaa’: 59 “Hai orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah). Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia. Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa. “ Sila keempat. permusuhan dan durhaka kepada Rasul. maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan.” Surah Almujaadilah: 9 “Hai orang-orang yang beriman. janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa.” Surah Alhujuraat: 10 “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya). tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka . Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. maka lapangkanlah. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Surah Annahl: 71 “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezeki. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majelis”. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan Surah Asysyuura: 38 “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat. maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunahnya).” Sila kelima.Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.

bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. . “ **Sumber terjemahan Al-Qur’an diambil dari : Al-Qur’an dan Terjemahnya berbahasa Indonesia terbitan Mujamma’ al Malik Fahd li thiba’at al Mush-haf asy Syarif alMadinah al-Munawwarah. agar mereka sama (merasakan) rezeki itu. mereka tidak berlebih-lebihan. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. “ Surah Al-Maa’uun: 1. dan dia akan memperoleh pahala yang banyak.kepada budak-budak yang mereka miliki. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah? “ Surah Al-Imran:180 “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka. “ Surah Adz-dzaariyaat: 19 “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. dan tidak (pula) kikir. maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya. dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. “ Surah Al-Hadiid: 11 “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik. “ Surah Al-Furqaan: 67 “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta). 2 & 3 “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful