Project Proposal

DEPO AIR MINUM ISI ULANG "PUJI ALAMI"

ANGGOTA: ARDIAN MOHIB EKO ARDIYANTO KOHOR DIDIK P (L2H 005 569) (L2H 005 672) (L2H 005 693)

UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2009

Page | 1

... FX. MA..bulan Agustus tahun 2009 Ketua Tim Depo Air Minum Puji Alami..... NIP. Dosen Pendampig. M...... Ardian mohib L2H 005 659 Imam S.132302429 Mengetahui..HALAMAN PENGESAHAN Project Proposal (Bisnis Plan) Program Mahasiswa Wirausaha Universitas Diponegoro tahun 2009 telah diperiksa dan disahkan pada hari. Ketua Program Mahsiswa Wirausaha.tanggal.. Hum NIP.. Djoko Priyono. DR. KATA PENGANTAR Page | 2 . S....Psi.. SH.

SP. sebagai pelindung kegiatan PMW. Mas oki dan mas yang lain selaku karyawan yang telah memberikan pengarahan..Kes......... Panitia Program Mahasiswa Wirausaha yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk merealisasikan bisnis plan yang kami ajukan.... Rektor Universitas Diponegoro.... Bapak Budiyono........ 4.... Juli 2009 Penulis DAFTAR ISI 1. Teman-teman seperjuangan ardian. Prof....... 3.Psi.. Semua pihak yang telah membantu dan tidak dapat kami sebutkan satu persatu... Hal ini bertujuan agar kami bisa lebih mengetahui seluk beluk usaha yang nantinya akan kami jalankan. Pendahuluan....... 6.....3 Page | 3 . MA selaku dosen pembimbing yang telah memberikan bimbingannya selama melakukan magang.. Usaha yang sedang dirintis yaitu Usaha pendirian Depo Air Minum Isi Ulang “Puji Alami”.. Mkes. dan Bapak Imam S....... S... penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1...Segala puji dan syukur alhamdulilah penulis panjatkan kepada allah swt. S.. kohor didik dan bayamer... 2. dr... Bapak Agus Baedowi selaku pemilik dan pengusaha depo air minum BAROKAH 99 yang telah mempersilahkan kami untuk melakukan magang ditempatnya.. Rencana Bisnis ini merupakan laporan yang wajib dibuat oleh peserta program mahasiswa wirausaha 2009n sebagai proposal pengajuan rancan usaha.. MED. Banyak sekali hambatan dan tantangan yang kami hadapi pada saat membuat Bisniss Plan dan pada saat magang dan semua itu tidak mungkin kami selesaikan sendiri tanpa bantuan dan dukungan dari berbagai pihak sehingga kewajiban magang dan pembuatan laporan dapat terselesaikan dengan lancar.... Untuk itu.. Akhirnya kami berharap program yang kami laksanakan selama mengikuti kegiatan magang ini dapat bermanfaat bagi seluruh pihak. 5... MS.. 7.. Sebelum melakukan praktek pendirian usaha kami terlebih dahulu melakukan magan di depo air minum BAROKAH 99 selama kurang lebih tiga minggu..... Dr.. Semarang... eko ardiyanto........ Susilo Wibowo.... karena dengan rahmat dan ridhonyalah maka Project Proposal (Bisnis Plan) Program Mahasiswa Wirausaha 2009 atau lebih dikenal dengan sebutan PMW 2009 dapat diselesaikan dengan baik..

............................................................................................................................... Aspek Manajemen...................... Aspek Pemasaran. Kesimpulan.....................................................9 7................................................ Aspek Sosial Ekonomi............................................................8 6..................................................................................6 4................................................................ Aspek Produksi....8 5.......4 3................... Aspek Keuangan....10 LAMPIRAN Page | 4 ..10 8......................................2.................... Aspek Risiko.........................................

termasuk penyediaan air minum untuk kebutuhan sehari-hari. namun manusia akan meninggal dalam beberapa hari jika kebutuhan cairan tubuhnya tidak segera dipenuhi. Setiap harinya manusia dianjurkan untuk mengkonsumsi 8 gelas air (atau setara dengan 1. Puji Alami yang mampu menyediakan air minum isi ulang yang higienis. Bahkan tubuh manusia 60%-nya terdiri dari cairan tubuh. b. tanpa harus dimasak terlebih dahulu mengingat mahalnya harga bahan bakar minyak dalam waktu ini. Tujuan Tulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada investor dalam hal ini DIKTI yang sangat diharapkan dapat membantu pengembangan usaha ini dengan memberikan modal usaha serta memberikan kontrol terhadap kemajuan usaha ini. namun tetap memenuhi standar kesehatan dan tentunya dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat. Latar Belakang Air merupakan komponen yang sangat penting dalam kehidupan. masyarakat menginginkan kepraktisan dalam berbagai hal. praktis dan ekonomis. Masyarakat menginginkan tersedianya air minum yang dapat langsung digunakan. Page | 5 . Dengan adanya bantuan modal usaha diharapkan usaha ini bisa dilaksanakan dan selalu mengalami peningkatan disetiap tahunya sehingga akan menyediakan kesempatan khususnya bagi mahasiswa untuk berwirausaha sebagaimana yang dicanangkan DIKTI dalam Program Mahasiswa Wirausaha serta diharapkan nantinya akan menciptakan lapangan kerja baru. maka penyusun berinisiatif untuk mendirikan sebuah depo air minum dengan nama CV. Pendahuluan a. Melihat peluang tersebut. Seiring dengan kemajuan zaman. Kebutuhan manusia akan air dapat disetarakan dengan kebutuhan manusia akan makanan.1.6 L) sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang akibat aktivitas hariannya. Manusia dapat hidup beberapa minggu tanpa makan.

namun demikian lambat laun masyarakat semakin kesulitan dalam menemukan kayu bakar maupun minyak tanah kerena semakin langka dipasaran disamping kondisi air tanah yang semakin tidak layak untuk dikonsumsi misalnya karena berkapur atau keruh. Perilaku/pola kerja tersebut sangat berpengaruh terhadap pola makan dan minum masyarakat Indonesia yaitu kebutuhan air minum yang semakin banyak diakibatkan beban kerja yang semakin berat. Kondisi yang demikian memunculkan suatu jenis usaha Page | 6 . vit. Pemenuhan kebutuhan akan air minum masyarakat pedesaan sebagian besar dipenuhi sendiri dengan memasak air yang berasal dari air tanah dan memanfaatkan kayu bakar dan minyak tanah sebagai bahan bakarnya. teknologi pemrosesan air. kemungkinan pemasaran dan potensi pasar juga tak kalah penting aspek keuangan serta aspek-aspek lainya juga dibahas dalam tulisan ini sehingga dapat dimanfaatkan untuk bahan kajian lebih lanjut. Aspek Pemasaran a.Beberapa faktor yang meliputi pengadaan bahan baku. 2. Karakteristik masyarakat Indonesia dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan. Perubahan ini secara pasti juga merubah perilaku kerja sebagian masyarakat perkotaan yang merembet pada masyarakat pedesaan. total dan beberapa kompetitor yang lain tetapi tetap masih tidak dapat terpenuhi karena kebutuhan air minum jauh lebih banyak dibanding dengan pemenuhannya. Analisa Permintaan dan Penawaran Peluang pengembangan usaha depo air minum tidak lepas dari analisa permintaan dan penawaran produk tersebut. Bangsa Indonesia sejak dekade 1970-an telah berubah secara perlahan tapi pasti menuju pertumbuhan ekonomi dari predikat Negara miskin menjadi Negara berkembang. aquades. Pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat perkotaan sebagian besar dipenuhi oleh perusahaan-perushaan air minum seperti aqua.

Seringkali. karena tidak adanya ikatan yang jelas antara produsen dengan para wira niaga. Kepada toko dan warung. total namun memberikan kualitas air yang tidak jauh berbeda. Saluran Pemasaran Produk air minum ini akan dipasarkan langsung kepada konsumen. Kondisi ini akan mampu memberikan kelonggaran bagi perusahaan dalam menetapkan harga jual produk. b. Salah satu kendala yang bisa timbul dari sistem jalur distribusi tersebut adalah mempertahankan loyalitas pelanggan dan mendapatkan pelanggan baru.depo air minum yang muncul pada awal tahun 2000an. Kondisi semacam itu masih tetap di pertahankan dalam rencana pengembangan ini.60%. ada perusahaan sejenis yang ingin bersaing. maka perlu strategi khusus mempertahankan loyalitas pelanggan. maka perlu di buatkan perjanjian tertulis antara produsen dan wiraniaga tentang hak dan kewajiban masing-masing. Konsumen bisa datang sendiri ke tempat isi ulang atau bisa membeliya melalui toko atau warung yang sudah bekerjasama dengan perusahaan kami. misalnya perjanjian mengenai harga maksimal penjualan produk. Harga jual yang ditetapkan kepada konsumen langsung Page | 7 . Untuk mengatasi terjadinya hal seperti tersebut. Sehingga jalur distribusi dari produsen ke konsumen tidak panjang. Usaha air minum menghasilkan produk air yang siap minum dengan harga yang jauh lebih murah dibanding kompetitor yang lain seperti aqua. Harga dan Cara Pembayaran Kebijakan harga yang ditempuh perusahaan yaitu dengan menambahkan imbuhan harga atas harga pokok biasanya sekitar 30% . Selain itu kendala lain yang bisa timbul dari sistem jalur distribusi tersebut adalah rendahnya loyalitas para pemilik (toko atau warung) tersebut. perusahaan biasanya memberikan komisi sekitar 5 -10 persen dari harga jual produk. c. Untuk mengatasi terjadinya hal tersebut. Karena bisa jadi.

Agar kualitas tetap terjaga.maupun toko/warung berbeda.Rp 4000/galon. air yang digunakan juga harus air asli dari pegunungan. Page | 8 . Dengan menyebarkan brosur kepada calon pembeli 4. Promosi dapat dilakukan dengan memberikan contoh-contoh kepada calon konsumen seperti. Jika dari toko/warung dengan cara konsinyasi yakni pembayaran di lakukan kalau barang terjual. Berbagai cara digunakan untuk kegiatan promosi tutup kepala gallon. 2. Promosi dilakukan dalam bentuk kemasan. Kepada Toko/warung. lokasi bisa juga ditempatkan di daerah Ngaliyan Semarang. Sebagai alternatif. d. perusahaan memberikan patokan harga eceran tertinggi. Dengan adanya perbaikan kemasan ini produk di harapkan semakin menarik minat calon pembeli. Memberikan diskon harga kepada pembeli yang loyal 5. Untuk usaha ini bahan baku air akan didatangkan langsung dari sumber mata air pegunungan Ungaran. b. Grobogan. 3. Harga produk yang ditawarkan perusahaan berkisar Rp 3500 . Bahan Baku Bahan utama yang digunakan yaitu Air. 1. Aspek Produksi a. Kab. Adapun cara pembayaran yang selalu dilakukan oleh para konsumen langsung adalah tunai. Godong. rumah makan. Sistem Antar Jemput Pelanggan (SJP) 3. yaitu segel untuk promosi digunakan untuk menunjang keberhasilan penjualan produk. Sehingga mereka tidak boleh menjual produk melebihi harga eceran tertinggi tersebut diberikan kepada toko/warung. rapi dan higenis. Sarana dan Fasilitas Usaha Lokasi usaha bertempat di Ds. Hal ini dilakukan agar gaom tampak bersih. Guci. perkantoran dan sebagainya. Promosi Kegiatan ini. Kec.

Mesin pencuci galon 3.Rencana Layout Usaha Depo Air Depot instalation/Tempat Pengisian Ulang Tandon Air Office Galeri dan Ruang Tunggu Kasir Pencucian Galon Tempat Sampah Gambar 1. c. Proses Produksi Proses produksi dalam melakukan pengisian air dapat digambarkan dalam diagram berikut: Page | 9 . Mesin pengisian ulang 4. Kain lap 5. Mesin penyaring (filter) kotoran air 2.1 Layout Perusahaan Peralatan yang dibutuhkan antara lain : 1. Galon Fasilitas usaha yang sudah dimiliki: Mobil Bak dan Tempat yang akan digunakan untuk usaha.

2. 6. Setelah penuh galon dikeluarkan dari Depo Instalation.Air Datang Bahan Baku disimpan di tandon air Proses Pemfilteran/filtrasi (2-3 kali) Sterilisasi dengan menggunakan media UV dan Ozon Bahan Baku diendapkan di tandon air selanjutnya Air siap untuk digunakan Galon Datang Pencucian galon serta sterilisasi galon. 3. 5. Tenaga Kerja Page | 10 . Pengisian air minum sampai penuh Memasang penutup galon Mengeluarkan galon dari Depot Instalation. Galon yang sudah bersih dan steril diletakkan di depo instalation untuk selanjutnya dilakukan pengisian air minum dengan menggunakan sinar UV dan ozonisasi. d. kemudian siap untuk dikemas kedalam galon. Bahan baku yang didatangkan langsung dari sumber mata air pegunungan disimpan di dalam tandon atau bak penampungan air. Pengemasan yaitu dengan menyegel kepala galon disertai dengan bottle cleanser. Pencucian galon serta sterilisasi galon. Memasang segel dan Galon siap dikirim Gambar alur proses produksi gallon Keterangan: 1. 4. dilanjutkan dengan filtrasi (2-3 filter) sampai sterilisasi/desinfeksi (baik pakai uv atau ozon). Setelah proses no satu proses selanjutnya adalah pengendapan/bak kedua atau ketiga.

Cukup 2 orang. 5. Aspek Keuangan Page | 11 . Kohor Didik P. Direktur Manajer Logistik Manajer Pemasaran & Penjualan Manajer Keuangan Karyawan Karyawan Karyawan Gambar 1. Satu orang melayani di tempat sekaligus bertindak sebagai kasir. Tim Manajemen Secara struktural. jabatan yang terdapat di dalam perusahaan ini adalah . yang lain sebagai tenaga antar jemput pelanggan. Aspek manajemen a. Puji Alami Direktur Utama : Ardian Mohib : Kohor Didik P Manajer Logistik dan Keuangan Manajer Pemasaran dan Penjualan : Eko Ardiyanto b. Perjanjian tenaga kerja dsb Usaha depo air minum isi ulang merupakan usaha mahasiswa yang dibiayai oleh DIKTI sebagai perwujudan Program Mahasiswa Wirausaha.Tenaga kerja yang dibutuhkan pada perusahaan air minum ini tidak banyak. Usaha ini dimiliki oleh tiga orang mahasiswa antara lain Ardian Mohib. Struktur Legal : Kepemilikan. 4. dan Eko Ardiyanto. Tenaga kerja untuk operasional akan diambil dari warga yang bermukim disekitar lokasi depo air minum akan didirikan sehingga nantinya akan mempermudah proses kerja dan pengawasan.2 Struktur Organisasi Perusahaan Jabatan dalam CV.

000.000.00 (enam juta empat ratus lima puluh ribu rupiah) diperoleh dengan cara mencari investor.000. meliputi: a. Pemesanan baliho 1m * 4m g. Pembelian tisue 1000 buah @ 75 d. Biaya dan Sumber Dana Biaya dan sumber dana berasal dari DIKTI.a.00 sudah tersedia sudah tersedia sudah tersedia Rp. 105.000. Hair drier (untuk pemasangan segel) h.000. Biaya promosi meliputi penyebaran pamplet g.000.00 (sembilan juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah) sehingga kekurangan sebesar Rp. 19. 160.30.000. Biaya mode transportasi i. Lokasi ukuran 5m * 5m d.00 Rp24. meliputi: a.00 Rp.500. 4.000. 20. 19. Modal tetap.00 Rp. b. 6. Modal tidak tetap. listrik Rp650/ kWh (sumber:pln. 50. 45.000. 150.000.00 Rp. Pembelian tutup galon 1000 buah @ 105 e. Pemesanan nota pembelian berlogo c.00 Rp.00 Modal untuk memulai usaha di berikan oleh DIKTI sebesar Rp. Jumlah Modal Total : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : Rp. 220.000.000. Pembayaran gaji karyawan J. 75.000. Pembelian segel 1000 buah @ 45 f.00 Rp.00 Rp.00 Rp1. 500. Kendaraan roda 2 model Bebek f.500.000.00 c.000.00 Rp.00 Rp26.00 Rp. Instalasi Depot Air Minum & Pencuci Galon b. Kendaraan roda 4 model Pick Up e.00 Rp.00 Rp. Perhitungan biaya adalah sebagai berikut : 1). 200.00 Rp. 275.00 Rp. 200.540.860.000.950. Persiapan tempat Jumlah 2). 400. Lain-lain.400.000.000. Pemesanan Air Gunung 5000L b. Harga Pokok Penjualan Page | 12 .000.000.450.id) Perkiraan pemakaian 192 kWh/bln h. Galon kosong 150 unit @Rp.000.go.00 Rp.

Cash Flow Rencana Anggaran Dana Usaha Rencana anggaran dana untuk usaha depo air minum akan ditampilkan dalam cash flow dan analisis ekonomi sebagai berikut: 1. Cash Flow Usaha Dalam perhitungan cash flow dilakukan perhitungan selama satu tahun dengan satuan bulan sehingga terdapat 12 bulan perhitungan.Harga yang akan ditawarkan kepada konsumen adalah sebesar Rp. Dalam melakukan perhitungan cash flow maka sebelumnya kami melakukan target penjualan selama 12 bulan kedepan yang dapat dilihat dala tabel sebagai berikut: Page | 13 .00 (tiga ribu lima ratus rupiah) hal ini dikarenakan pasaran harga air minum isi ulang sejenis adalah sebesar harga tersebut sehingga sehingga tidak mungkin untuk menjual dengan harga yang lebih tinggi atau lebih rendah. 3. c.500.

250 Rp1.200.000.000.00 Rp100.00 Rp7.000.000.200.750.000.000.00 Rp400.000.356.00 Rp200.000.00 Rp210.500 Rp1.000.000.500.000.00 Rp210.000.000.500.00 Rp400. 00 Rp0.018.125.00 Rp400.00 Rp0.125. Modal tetap ( alat.000 Rp825.00 Rp20.250.100.00 Rp78.000.000.00 Rp6.000.00 Rp400.00 Rp131.860.00 Rp50.00 Rp0.707.00 Rp0.375.000.750.00 Rp150. 00 Rp2. Tabel 2. 00 Rp0.00 Rp105.00 Rp150.000.00 Rp150. 00 Rp0.00 Rp5.0 0 Rp20. 00 Rp20.00 Rp45.033.00 Rp4.000.000.000.650.00 Rp93.000.000. 3 1.300.00 Rp150.000.750.00 Rp75.00 Rp220.750.Tabel Target Penjualan air minum selama 1 tahun (satuan galon) Bula n Targ et 1 2 3 125 0 4 150 0 5 175 0 6 200 0 7 200 0 8 200 0 9 200 0 10 200 0 11 200 0 12 200 0 750 100 0 Pada bulan pertama kami menargetkan penjualan galon sebanyak 750 galon atau sebanyak ± 25 galon perhari kemudian meningkat sebanyak 250 pada bulan kedua sampai bulan ke 6 dan akhirnya stabil pada bulan ke 7 sampai bulan ke 12.00 Rp90.000.000.00 Rp33.00 Rp150.0 Page | 14 .000.000.00 Rp3.00 Rp150.00 Rp131.00 Rp400.000.00 Rp0. Rp1.000.00 Rp150.00 Rp400.000. Cash Flow Usaha Bulan Target Penjualan 1).00 Rp112.00 Rp7.000.000.000.250.500.750 Rp2.000.00 Rp150. Modal tidak tetap (Operasional) meliputi: a) Pemesanan Air Gunung * b) Pemesanan nota berlogo c) Pembelian tisue @ 75 d) Pembelian tutup galon @ 105 e) Pembelian segel @25 f) Biaya promosi g) Biaya listrik Rp650/ kWh pemakaian 150 kWh/ bln h) Biaya mode transportasi i) Pembayaran gaji karyawan j) Lain-lain k) nilai penjualan bulan Ke_ l) biaya kembali modal 1 750 Rp24.00 Rp67.750.750.000.000.0 0 Rp0.000.000.000.320. 00 2 1.375. 00 Rp2.625.00 Rp50.00 Rp150.000.000.00 Rp183.000.000.0 0 Rp3. 00 Rp2.0 0 Rp2.250. 5 1.00 Rp400.500.00 Rp100.0 0 Rp3.000.00 Rp56.250.00 Rp56. 4 1.000.0 6 2.000.925.00 Rp50.00 Rp150.00 Rp78.00 Rp100.00 Rp2.750.000.500. 00 Rp3.000.000.000.000 Rp2.000.000 Rp1.00 Rp90.0 7 2. galon dll) 2).00 Rp200.000.000.00 Rp150.000.000.250.250.000.00 Rp157.

00 Rp100.875.000.0 0 Rp1.0 0 Rp250.018.00 Rp100. 00 Rp2.000.250.527.350.750.00 Rp400. 275.00 0.000.0 0 Rp3.966.000.000.750. 00 Rp220.750.700.00 g) Biaya listrik Rp650/ kWh pemakaian 150 kWh/ bln h) Biaya mode transportasi i) Pembayaran gaji karyawan Rp400.750.0 0 Rp3.000 disesuaikan dengan k) nilai penjualan bulan Ke_ Rp7.750.542.518.000. 00 Rp1.985.00 Rp22.00 Rp400.00 00 00 00 * pemesanan air gunung 5000 lt @Rp.275.750.00 d) Pembelian tutup galon @ 105 Rp210.000.0 0 Rp3.00 Rp210.000.126.000.000.000.000.250.00 0.0 0 Rp0 Rp150.680.00 Rp100.200.0 0 l) biaya kembali modal Rp3.333.750.0 0 Rp28.300.013.00 Rp100.693. 00 Rp2.00 Rp210.00 Rp90.0 0 Rp3. 00 Rp400.200.250.500.663.0 m) keuntungan bulanan 0 Rp20.750.000.0 0 Rp13.200.000.000.000.200.75 0.00 10 2000 - 0 00 Rp3.000.250.200.000.680.00 Rp2.800.000.000.00 Rp2.0 0 Rp3.000.000.0 0 Rp3.000.0 0 Rp0 Rp150.0 0 Rp17.000.250.393.000.0 0 Rp24.000.000.0 0 Rp35.00 Rp7.363.00 Rp7.000.00 Rp150. 00 12 2000 0 Rp3.000.00 Rp400.000. Rp2.000.000.00 Page | 15 .0 0 Rp3.00 00 00 Rp1.000.000.000.000.300.000.000.000.250 Rp22.000.0 0 Rp70.000.000. galon dll) 2) Modal tidak tetap (Operasional) meliputi: a) Pemesanan Air Gunung * b) Pemesanan nota berlogo c) Pembelian tisue @ 75 Rp150.00 Rp0 Rp150. Rp2. 00 Rp4.000.00 0.00 Rp90.500.000.000.00 Rp150. 00 Jumlah 20.00 00 00 00 Rp1.00 Rp150.00 e) Pembelian segel @25 Rp90.00 Rp35. 275.000.000.0 0 Rp3.000. 00 taget penjualan Rp7.700.855.00 Rp90.650.000.481.00 Rp100. Rp3.00 Rp0 Rp150.000.000.00 j) Lain-lain Rp7.700.320.000.000. 00 Rp911.000.00 Rp50.393.00 Rp210. 00 Rp9.25 0.650.350.000.750.000.000.000.000.000. Rp6.00 Rp90.043.500.000.00 Rp35.000.000.000 disesuaikan dengan taget penjualan Bulan Target Penjualan 1) Modal tetap ( alat.0 0 Rp20.00 f) Biaya promosi Rp50.106.000.800.750.375.000. 00 Rp80. n) Kumulatif keuntungan Rp591.000.000.00 Rp0 Rp150.000.00 Rp210.0 0 Rp3.250.000.0 0 Rp0 9 2000 Rp2.633.00 Rp1.00 Rp150. m) keuntungan bulanan Rp591.0 0 Rp0 8 2000 Rp2.0 0 Rp31.000. 00 11 2000 - 0 Rp3. n) Kumulatif keuntungan 00 * pemesanan air gunung @Rp.

750.00 hal ini disebabkan tingkat penjualan yang masih rendah.00 sehingga pada bulan ini dapat dkatakan bahwa modal usaha telah dapat dikembalikan (break event point). Pada bulan pertama perusahaan hanya mendapat untung Rp. 591. Page | 16 .250.Dari tabel cash flow diatas bahwa pada bulan ke 10 kumulatif keuntungan adalah sebesar Rp28.043. Namun pada bulan berikutnya taget penjualan meningkat sehingga keuntungan penjulan juga meeningkat sebanding dengan peningkatan penjualan.

00 c) Gaji Karyawan Rp4.161.800.000.250.875. Biaya peralatan tidak habis pakai (FCI) = Rp24.00 B.261 .00 = = 2.250 .00 Profit (Penjualan – produksi) Rp35.860.00 Unit utilitas (air. a) Biaya produksi = = = = Jumlah = Rp35.00 B >1 maka usaha ini untung (visible) C Dari cash flow dan analisa di atas dapat disimpulkan bahwa break event point terjadi pada bulan 10.00 Cost (C) = Rp35.261.000.800. Keuntungan yang diperoleh selama Page | 17 .000.000. Analisis Ekonomi Usaha A.0 00.750.613.00 B Rp70. a) Sale = = Harga pasar Rp70. Perhitungan Profit 1).500.00 b) Analisis ekonomi benefit cost Benefit (B) = Rp70.00 + d) 2).875.613.250.00 b) Transportasi Rp1.01 C Rp 35 .750. listrik) Rp1.00 Harga bahan baku habis pakai (FOB) Rp27.000.875.2.000.

Masalah-masalah Potensial Beberapa masalah yang ditemui di lapangan adalah • Sebagian besar penduduk masih belum memiliki galon sendiri.613. c. Aspek resiko Aspek resiko dapat dijabarkan sebagai berikut: a.01 (lebih dari 1) 6. Usaha ini dapat dikatakan layak dengan memperhatikan nilai benefit cost ratio yang diperoleh adalah 2.00. Tindakan berani yang spektakuler adalah dengan meminjamkan galon kepada warga yang dianggap dapat menjadi pelanggan tetap dengan criteria yang nantinya akan ditentukan. Sedangkan hambatan yang akan dihadapi adalah membutuhkan tenaga yang cukup banyak dan waktu yang cukup lama untuk melakukan promosi guna meyakinkan kepada warga yang beranggapan bahwa air minum isi ulang kurang higienis adalah tidak benar dan bisa dibuktikan dari hasil uji tes laboratorium dari DINKES. Tindakan alternative lain adalah dengan melakukan promosi yang dapat diwujudkan dengan melakukan penyebaran pamphlet atau penawaran dari rumah kerumah.satu tahun adalah sebesar Rp35.750. Resiko dan Hambatan Dari masalah-masalah potensial yang telah dipaparkan diatas maka resiko yang paling besar untuk dihadapi adalah tidak bisa memperoleh atau menguasai pasar secara maksimal. Page | 18 . Terdapat sebagian warga yang beranggapan bahwa air minum disamping itu harga galon relative cukup mahal. Tindakan Alternatif Supaya pasar tetap bisa semaksimal mungkin untuk diperoleh maka perlu dilakukan tindakan-tindakan alternative. • isi ulang kurang higienis b.

total dll. Usaha ini hampir tidak menghasilkan limbah sama sekali. Bagi pegusaha akan mendapatkan dampak ekonomis berupa peningkatan pendapatan sedangkan bagi penduduk setempat akan mudah untuk mendapatkan air minum yang higienis dan sehat dengan harga terjangkau dibanding dengan Kompetitor yang lain misalnya aqua. Sisa produksi yang lain adalah filter yag terbuat dari selulose. filter ini secara periodik diganti karena mengalami kerusakan dan tidak berbahaya karena juga tidak mengandung bahan kimia berbahaya. b. Air ini tidak mengandung bahan-bahan kimia berbahaya sehingga tidak akan membahayakan kelangsungan hidup organisme tanah dan tanaman. Aspek Sosial Ekonomi Air minum merupakan kebutuhan vital bagi manusisa dan tidak bisa ditunda untuk memenuhiya kerena berhubungan secara langsung degan kelangsungan hidup manusia itu sendiri sehingga usaha depo air minum merupakan usaha yang potensial yang memiliki dampak positif bagi pengusaha dan penduduk wilayah setempat.7. Aspek Sosial Ekonomi dan dampak lingkungan a. Dampak Lingkungan Aspek dampak lingkungan berkaitan dengan dampak limbah yang dihasilkan. Page | 19 . Air yang telah keruh yang berada di dalam instalasi akibat mengendap bisa langsung dibuang dan meresap kedalam tanah sehingga langsung digantikan dengan air bersih yang baru.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful