TEORI ORGANISASI

PENYEBAB STRUKTUR ORGANISASI

ANALISIS DETERMINAN STRUKTUR

STRATEGI 
PENGERTIAN  Strategi adalah penentuan dari tujuan dasar jangka panjang dan sasaran sebuah perusahaan, dan penerimaan dari serangkaian tindakan serta alokasi dari sumber-sumber yang dibutuhkan untuk melaksanakan tujuan tersebut  Dari definisi tersebut mengandung 2 pandangan mengenai strategi yaitu model perencanaan (planning mode) dan model evolusi (evolutionary mode)

PENGERTIAN STRATEGI
Thomson dan Strickland (1995)  «..pattern of actions to achieve objectives Jauch dan Glueck (1988)  «unified, comprehensive, and integrated plan that relates the strategic advantages of the firms to the challenges of the environment

TIPE-TIPE STRATEGIK (Miles & Snow)  Defenders : perusahaan yang memiliki lini produk terbatas & berfokus pd efesiensi kegiatan operasi mereka yang telah ada.  Anlysers : perusahaan yang beroperasi paling sedikit pada dua wilayah pasar produk yg berbeda. .  Reactors : perusahaan yang kurang memiliki konsisten hubungan antara strategi.  Prospectors : perusahaan yang memiliki lini produk luas & berfokus pada inovasi produk dan peluangpeluang pasar. struktur & budaya.

yang berkembang dari waktu ke waktu sebagai pola dari arus keputusan yang bermakna . Para manajer mengidentifikasikan arah tujuan mereka. kemudian mereka mengembangkan rencana yg sistematis dan terstruktur untuk mencapainya 2. Strategi sebagai model perencanaan  Pandangan tsb menjelaskan strategi sebagai model perencanaan atau koumpulan pedoman eksplisit yg dikembangkan sebelumnya. Strategi sebagai model evolusi  Pendangan tsb menjelaskan bahwa strategi tidak harus merupakan rencana yg dipikirkan secara matang dan sistematis.STRATEGI (2) 1.

JENIS-JENIS STRATEGI LEVEL KORPORASI (Corporate level strategy)  Keunggulan bersaing  Rencana jangka panjang  Non financial misalnya image konsumen LEVEL BISNIS (Business level strategy)  Menentukan tujuan pangsa pasar  Perencanaan lokasi pabrik  Segmentasi pasar LEVEL FUNGSIONAL (Functional level strategy)  Keputusan mengenai tk persediaan  Tingkat penggunaan peralatan  Keputusan mengenai label generik atau spesifik .

luas geografis dan jumlah penduduk 4. Cost control  Cost control strategy memperhatikan sejauh mana organisasi mengontrol biaya secara ketat.DIMENSI STRATEGI 1. melalui iklan. dan harga yang bersaing 3. Breadth  Breadth strategy merujuk pada luasnya pasar yang dilayani. memotong harga jual sebuah produk . segmentasi pasar. mencoba menciptakan kesetiaan para pelanggan dengan memenuhi kebutuhan tertentu secara khusus. Diferensiasi dalam pemasaran  Marketing differentiation strategy. variasi pelanggan. Inovasi  Innovation strategy mengkaji sampai sejauh mana organisasi memperkenalkan produk atau jasa utamanya yang baru? Innovation strategy merupakan inovasi yang berarti dan khas 2.

dengan menelusuri perkembangan organisasi-organisasi mulai th. 1960 dari Harvard University  Dilakukan pada 100 perusahaan terbesar di Amerika. maka akan timbul ketidakefisienan´ . 1909 s/d 1959  Kesimpulannya : perubahan strategi perusahaan didahului oleh dan mengakibatkan terjadinya perubahan pada struktur organisasi  ³Strategi baru membutuhkan struktur yang baru. kecuali jika struktur tidak mengikuti strategi.HUBUNGAN STRATEGI-STRUKTUR oleh Alfred Chandler (1960)  Penelitian dilakukan oleh Alfred Chandler. struktur yang diperbaharui jika perusahaan yang makin besar tsb harus dapat dioperasikan secara efisien. atau paling tidak .

keuntungan dari pertumbuhan teknologi. bukan meningkatnya keuntungan . dan personalia serta besaran tidak akan dapat direalisasikan´ Keterbatasan teori Chandler adalah :  Perusahaan bisnis industri yang kuat & besar  Istilah strategi adalah strategi pertumbuhan  Strategi yang tepat akan menghasilkan pertumbuhan. finansial. fungsi atau lini produk.HUBUNGAN STRATEGI-STRUKTUR oleh Alfred Chandler (1960)  ³ Jika tidak dikembangkan struktur baru untuk memenuhi kebutuhan administrasi baru yang disebabkan oleh ekspansi dari aktivitas sebuah perusahaan ke dalam daerah.

atau domain. dan reactors  Defenders mencari stabilitas dengan memproduksi hanya sejumlah produk terbatas yang ditujukan pada suatu segmen sempit dari seluruh pasar yang potensial  Di dalam ceruk (niche). . yang terbatas ini defenders berusaha secara agresif menahan para pesaing memasuki µlahan¶ mereka  perusahaan yang memiliki lini produk terbatas & berfokus pd efesiensi kegiatan operasi mereka yang telah ada.TEORI STRATEGI-STRUKTUR KONTEMPORER (Miles dan Snow)  Dikemukakan oleh Raymond Miles dan Charles Snow  Mengklasifikasikan organisasi berdasarkan tingkat sejauh mana mereka mengubah produk atau pasarnya ke dalam salah satu dari ke-empat jenis strategi : defenders. prospectors. analyzers.

 Inovasi lebih penting daripada keuntungan besar  Keberhasilan prospectors bergantung pada upaya mengembangkan dan mempertahankan kapasitas untuk melakukan survei yang luas atas kondisi lingkungan. kecenderungan dan kejadian  Banyak unit yang didesentralisasi.TEORI STRATEGI-STRUKTUR KONTEMPORER (Miles dan Snow) PROSPECTORS  Prospectors adalah hampir kebalikannya dari defenders. .  Kekuatan mereka adalah menemukan dan mengeksploitasi produk baru dan peluang pasar. perusahaan yang memiliki lini produk luas & berfokus pada inovasi produk dan peluang-peluang pasar. struktur mempunyai formalisasi yang rendah dan kontrol yang didesentralisasi dengan komunikasi lateral maupun vertikal  Dalam prospectors.

tetapi mereka lebih efisien  Analyzers mencari fleksibilitas maupun stabilitas  Bagian-bagian dari organisasi mempunyai tingkat standarisasi. serta mekanisme yang tinggi demi efisiensi  Bagian-bagian lainnya adaptif. rutinisasi.TEORI STRATEGI-STRUKTUR KONTEMPORER (Miles dan Snow) ANALYZERS  Analyzers cenderung mempunyai keuntungan lebih kecil dari produk dan jasa yang mereka jual dibandingkan prospectors. untuk meningkatkan fleksibilitas  Perusahaan yang beroperasi paling sedikit pada dua wilayah pasar produk yg berbeda .

TEORI STRATEGI-STRUKTUR KONTEMPORER (Miles dan Snow) REACTORS  perusahaan yang kurang memiliki konsisten hubungan antara strategi. berprestasi buruk. karena ketidak konsistenan dan tidak stabil yang timbul jika salah satu dari ketiga strategi lainnya dikejar secara tidak benar .  Pada umumnya reactor memberi tanggapan secara tidak benar. dan akibatnya mereka segan mengikatkan diri secara agresif pada strategi tertentu untuk masa datang  Organisasi tidak mempunyai sejumlah mekanisme tanggapan yang dapat digunakannya untuk menghadapi perubahan lingkungan  Reactor merupakan strategi sisa. struktur & budaya.

desentralisasi Analyzer Perubahan Prospector Fleksibilitas Dinamis . formalisasi rendah. kontrol ketat atas aktivitas yg ada. pembagian kerja rendah. pembagian kerja yg ekstensif.TIPOLOGI STRATEGIK (MILES DAN SNOW) STRATEGI Defender TUJUAN Stabilitas & efisiensi Stabilitas & efisiensi LINGKU NGAN Stabil KARAKTERISTIK STRUKTURAL Kontrol ketat. terpusat Kontrol cukup terpusat. formalisasi tinggi. kontrol agak lepas untuk usaha baru Struktur lepas.

KONTINUM STRATEGI-LINGKUNGAN Perubahan kecil dan Ketidakpastian rendah Perubahan Cepat dan ketidakpastian tinggi Defender Reactor Analyzer Prospector .

STRATEGI BERSAING Michael Porter (1985) PENGERTIAN  Sejumlah komitmen dan aktivitas yang terintegrasi dan terkoordinasi yang dirancang untuk memberikan nilai bagi pelanggan guna untuk mendapatkan keunggulan bersaing melalui eksploitasi kompetensi ini secara khusus pada pasar  Strategi bersaing Porter mencerminkan keyakinan suatu perusahaan tentang dimana dan bagaimana (possitioning) perusahaan mempunyai suatu keunggulan di atas pesaingnya  Dinamakan sebagai µstrategi generik¶ untuk mencapai keunggulan bersaing (competitive advantage) .

Focused Differentiation (fokus pada diferentiasi) . Cost Leadership (keunggulan biaya)  2. Focused Low Cost (fokus pada biaya rendah)  4.STRATEGI BERSAING Michael Porter (1985) (2) Strategi bersaing Porter harus mampu mengidentifikasi :  Siapa yang akan dilayani  Apa yang dibutuhkan oleh pelanggan yang menjadi target  Bagaimanakah kebutuhan tsb dipenuhi atau dipuaskan melalui implementasi strategi yang telah dipilih Strategi bersaing Porter (STRATEGI GENERIK) terdiri dari :  1. Differentiation (diferensiasi)  3.

EMPAT STRATEGI GENERIK Michael E Porter BIAYA TARGET UMUM TARGET TERTENT U Keunggulan Biaya KEUNIKAN Diferensiasi Fokus pada biaya rendah Fokus pada diferensiasi .

yang dirancang untuk menghasilkan produk dengan harga yang paling rendah secara relatif. minimalisasi biaya penelitian dan pengembangan . dan meminimalisasi biaya untuk area pelayanan. minimalisasi biaya tenaga penjualan. pengendalian biaya yang ketat.STRATEGI KEUNGGULAN BIAYA adalah sejumlah kegiatan yang terintegrasi. dengan kriteria produk yang dapat diterima oleh pelanggannya  Strategi keunggulan biaya ini sebaiknya dapat mencapai harga terendah tanpa mengabaikan nilai yang diinginkan oleh pelanggannya  Cara yg digunakan adalah memproduksi pada t8ngkatan biaya yg paling rendah. dibandingkan dengan pesaingnya.

ketepatan antara rancangan dan kinerja produk dsb .STRATEGI DIFERENSIASI  Strategi diferensiasi merupakan sejumlah kegiatan terpadu yg dirancang untuk memproduksi barang yg dirasakan oleh konsumen berbeda dalam hal-hal tertentu yang diinginkan oleh konsumen  Strategi ini menuntut perusahaan untuk tetap melakukan penyesuaian dg perubahan konsumen yg dituju tanpa mengabaikan biaya yg sanggup dibayarkan konsumen  Biasanya perusahaan mematok harga yg tinggi (premium). kepemimpinan dalam pemanfaatan teknologi. karena atribut dan karakteristik unik yg memberikan nilai pada konsumen  Keunikan produk dapat dilihat dari ciri khasnya spt tanggap atau tidaknya pelayanan. kecepatan penemuan produk baru. selera yang beda.

STRATEGI FOKUS  Strategi fokus. merupakan sejumlah kegiatan yang terintegrasi yg dirancang untuk memproduksi produk-produk yg melayani kebutuhan dari sebuah segmen tertentu yang spesifik. meskipun tidak memiliki area yg luas dalam industri  Dasarnya. yakni fokus pada diferensiasi dan fokus pada biaya rendah  Contoh fokus diferensiasi : tropicana slim untuk penderita diabetes  Fokus biaya rendah :mobil hyundai yang dibuat Korea .  Perusahaan dapat memperoleh keunggulan bersaing dlm segmen yg menjadi target. perusahaan dapat melayani segmen tertentu dari industri secara lebih efektif dan efisien dibandingkan dari pesaingnya  Keberhasilan strategi ini terletak pada kemampuan perusahaan dalam menemukan keunikan segmen yang dituju.

PERANCANGAN KERJA DAN ORGANISASI .

Koordinasi individu. ada pemimpin. mempunyai tujuan .Keterkaitan aspek sosial . kegiatan-kegiatan yang saling berhubungan (Barnard) .PENDAHULUAN (1) ‡ Organisasi: Abstrak & mencakup banyak aspek kehidupan ‡ Definisi: Abstrak banyak definisi .Kerjasama individu.

dan sebagai kesatuan mempunyai tujuan tertentu dan juga mempunyai batas-batas jelas sehingga organisasi dapat dipisahkan secara tegas dari lingkungannya (pendekatan modern. Daft) .PENDAHULUAN (2)  Suatu kesatuan sosial dari sekelompok individu yang saling berinteraksi menurut suatu pola yang terstruktur dengan cara tertentu sehingga setiap anggota organisasi mempunyai tugas dan fungsinya masing-masing.

PENDAHULUAN (3) ‡ Kesimpulan: ‡ Aspek-aspek yang terdapat pada definisi organisasi adalah: Kesatuan sosial Pembagian tugas & fungsi Mempunyai tujuan Mempunyai batas yang tegas terhadap lingkungannya .

1961) .BEBERAPA PENDEKATAN ‡ Karena abstrak dan menyangkut aspek sosial. Adaptif. maka: Tinjauan menjadi luas. Modern (Scott. Struktur. menyangkut berbagai aspek yang berbeda Muncul banyak orientasi Muncul berbagai cara untuk pengelompokan: ± Klasik. Sistem Sosial. Neo Klasik. Integral ± Klasik. Teknologi.

PENDEKATAN KLASIK (1) ‡ Taylor (1856 ± 1915) Pengaturan cara kerja karyawan pelaksana Mencoba menemukan cara kerja yang paling efisien ‡ Dasar pemikiran: Analisis ilmiah mencari cara kerja terbaik Manusia = makhluk rasional ‡ Cara kerja paling efisien/standar & jika dilaksanakan oleh pekerja standar. menghasilkan: kapasitas kerja standar atau waktu kerja standar ‡ Organisasi = Volume Pekerjaan / Kapasitas Kerja (Standar) .

PENDEKATAN KLASIK (2) ‡ Implisit: Adanya keseimbangan antara tugas dengan wewenang Adanya pengelompokan secara fungsional Adanya standar kerja. Actuating (Taylor: Rasional-Mikro). ControL . Planning. Sistem imbalan ‡ Kesamaan: Weber: Manusia & Prosedur Rasional Fayol: Manajemen. Organizing (RasionalMakro). Coordination.

PENDEKATAN NEO-KLASIK (1) ‡ Elton Mayo: Penelitian Hawthorne. menemukan bahwa prestasi kerja dipengaruhi oleh: Kondisi fisik lingkungan kerja Faktor psiko-sosial . Western Electric Company (1927 ± 1932) ‡ Mempelajari: hubungan kondisi fisik lingkungan kerja dengan prestasi kerja ‡ Tanpa sengaja.

PENDEKATAN NEO KLASIK (2) ‡ Konsep Neo-Klasik tentang organisasi sbb: ‡ Organisasi = sistem sosial ‡ Manusia = Mahkluk psiko-sosial ‡ Sistem sosial dalam pekerjaan Interaksi sosial Kelompok non formal Norma kelompok Sikap & Prestasi kerja ‡ Komunikasi dalam organisasi Interaksi sosial yang baik Prestasi kerja yang baik ‡ Fokus perhatian pendekatan Neo-Klasik adalah pada: human relations .

PENDEKATAN NEO KLASIK (3) PERBANDINGAN PENDEKATAN KLASIK & NEOKLASIK KLASIK Manusia = Mahluk rasional Mampu menentukan anatomi organisasi Fokus perhatian: Anatomi orgnisasi/jumlah personil Organisasi = Sistem tertutup NEO KLASIK Manusia = Mahluk Psikososial Tidak mampu menentukan anatomi orgnisasi Fokus perhatian: Hubungan antar manusia Organisasi = Sistem tertutup .

PENDEKATAN MODERN (1) ‡ Setelah pendekatan Neo-Klasik: teori organisasi jadi menyebar tidak ada kesatuan pandangan antar pendekatan ‡ Contoh: Manusia: Makhluk rasional (menurut klasik) berlawanan dengan Makhluk sosial (menurut neo-klasik) ‡ Penelitian Woodward (1950-an) terhadap perusahaan 100 perusahaan manufaktur (Inggris) .

PENDEKATAN MODERN (2) ‡ Menggunakan prinsip-prinsip manajemen klasik (seperti  rentang kendali) untuk menemukan karakteristik perusahaan yang sukses ‡ Penemuan: Jenis teknologi Karakteristik (Struktur Organisasi) Prestasi Perusahaan ‡ Struktur Organisasi tertentu sesuai untuk digunakan oleh suatu organisasi yang menggunakan Jenis Teknologi tertentu ‡ Muncul pendekatan Contingency (ketergantungan): Tidak ada yang ideal & berlaku universal Ideal hanya untuk suatu kondisi tertentu .

NEO-KLASIK & MODERN KLASIK Manusia = Mahluk rasional NEO-KLASIK Manusia = Mahluk Psikososial MODERN Manusia tidak diperhatikan sebagai individu Perhatian pd kelpk individu Mampu menentukan anatomi organisasi Fokus perhatian: Anatomi rgnisasi/jumlah personil Organisasi = Sistem tertutup Tidak mampu menentukan Mampu menentukan anatomi orgnisasi anatomi organisasi (secara makro) Fokus perhatian: Hubungan antar manusia Organisasi = Sistem tertutup Fokus perhatian: Hubungan organisasi dengan lingkungan Organisasi = Sistem terbuka .PENDEKATAN MODERN (3) PERBANDINGAN KLASIK.

distribution. command to manage each product. or other crucial business functions on a contract basis 1950 2000 Network . are controlled by one person who performs many administrative tasks Companies grow larger and hire more managers. marketing. that the company makes Matrix Large companies with vertical structures add a second. or group of related products. informal reporting chain that links managers with allied responsibilities or managers working together on temporary projects Small central organizations rely on other companies & suppliers to perform manufacturing. generally making one product for a regional market. each to oversee a stage of chain from raw material to finished product 1850 1900 Divisional Large companies organize around a series of vertical chains of command to manage each product. or group of related products.EVOLUSI ORGANISASI (Wilson & Dobrzynski. 1986) Date 1880 Form Ownermanaged Vertical Description Small companies.

EVOLUSI ORGANISASI
(SINK & KOELLING)

PENDEKATAN MODERN (4) PEMBAHASAN ORGANISASI

PEMBAHASAN ORGANISASI
Kontingensi: belum ada regularitas, sehingga teori organisasi belum dapat dianggap sebagai « teori » tetapi dianggap sebagai way of thinking

DIMENSI ORGANISASI (1)
‡ Dimensi Struktural: menggambarkan karakteristik internal organisasi ‡ Formalisasi: tingkat penggunaan dokumen tertulis dalam organisasi yang sebenarnya menggambarkan corak dari perilaku dan kegiatan organisasi ‡ Spesialisasi: derajat pembagian kerja/tugas dalam organisasi ‡ Standardisasi: derajat kesamaan cara (prosedur) dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan organisasi

Horizontal: pembagian kegiatan secara horizontal menjadi bagian-bagian yang secara vertikal berada pada tingkatan yang sama .DIMENSI ORGANISASI (2) ‡ Sentralisasi: corak pembagian menurut tingkatan (hirarkhi) dalam organisasi.Vertikal: jumlah tingkatan yang ada pada organisasi . diperlihatkan oleh jenis keputusan yang boleh ditetapkan pada setiap tingkatan ‡ Hierarkhi Otoritas: pola pembagian kekuasaan serta rentang kendali ‡ Kompleksitas: banyak kegiatan (sub sistem) dalam organisasi .

DIMENSI ORGANISASI (3) ‡ Profesionalisme: tingkat pendidikan formal maupun tidak formal yang secara rata-rata dimiliki oleh anggota organisasi ‡ Konfigurasi: bentuk pembagian anggota organisasi pada bagian-bagian baik secara vertikal maupun secara horizontal .

DIMENSI ORGANISASI (4) ‡ Dimensi Kontekstual: karakteristik keseluruhan organisasi dalam lingkungannya ‡ Ukuran Organisasi: besarnya organisasi. seringkali dinyatakan dengan jumlah anggota organisasi ‡ Teknologi Organisasi: jenis dari tingkatan teknologi yang digunakan pada sistem produksi suatu organisasi ‡ Lingkungan: keadaan semua elemen lingkungan yang terdapat di luar batas-batas organisasi terutama yang berpengaruh kuat terhadap organisasi .

INOVASI .

or procedure.APA ITU INOVASI ? (1)  To introduce something new makes changes (Chamber. product. group. 1990)  Suatu proses untuk mengubah kesempatan menjadi ide yang dapat dipasarkan (Peter Drucker. processes. 1985)  Suatu aktivitas untuk merubah ilmu pengetahuan maupun teknologi baru menjadi suatu produk. proses. or wider society (West & Farr. atau jasa yang baru . 1989)  Introduction of ideas. organization. new and benefiting the individual.

APA ITU INOVASI ? (2)  Inovasi adalah suatu kombinasi visi untuk menciptakan suatu gagasan yang baik dan keteguhan serta dedikasi untuk mempertahankan konsep melalu implementasi  Inovasi =/= ilmu pengetahuan dan teknologi  Inovasi = menciptakan kekayaan bukan pengetahuan  Inovasi = Penemuan + Eksploitasi (Eksploitasi = Implementasi + Komersialisasi)  Inovasi = Menciptakan ide baru dan membuatnya menjadi sukses dalam usaha .

MENGAPA INOVASI PENTING ?  Produktivitas dan pertumbuhan ekonomi  Menciptakan pasar nasional dan global  Menciptakan kekayaan dan keuntungan  Mengembangkan pekerjaan  Memperkuat persaingan .

EVOLUSI INOVASI (1) Jaman dahulu      Terpecah-pecah dan lambat Dipicu oleh kebutuhan dasar manusia Berdasarkan hasil empirik dan hukum alam Lingkup terbatas (tempat dan hasil temuan) Dikembangkan oleh individual Era abad 19 dan 20  Berorientasi pada ilmu pengetahuan  Hasil penelitian dan pengembangan yang berorientasi pasar  Hasil kerja tim dalam organisasi .

EVOLUSI INOVASI (2) Era abad 21  Network  Karena kompleksitas dan tuntutan global  Multinational team  INVENSI / PENEMUAN adalah penetapan suatu ilmu pengetahuan maupun teknologi baru yang dapat membuka peluang baru .

berfikir kreatif  Kaji  Persiapan Memupuk Ide .berfikir kreatif  Inkubasi  Pengolahan Pengembangan dan Implementasi Ide  Evaluasi  Registrasi .PROSES INOVASI Melahirkan ide .

PENEMUAN : kreasi suatu produk. perhotelan Holiday Inn oleh Kemmons Wilson). Konsep seperti ini menjadikan aplikasi ide yang telah ada menjadi berbeda (pengembangan McDonald¶s oleh Ray Kroc. jasa atau proses yang sudah ada. . telepon oleh Alexande Graham Bell) 2.JENIS INOVASI (1) 1. PENGEMBANGAN : pengembangan suatu produk. jasa atau proses baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya (penemuan pesawat terbang oleh Wright bersaudara.

jasa atau proses yang telah ada. SINTESIS : perpaduan konsep dan faktor-faktor yang sudah ada menjadi formulasi baru.JENIS INOVASI (2) 3. DUPLIKASI : peniruan suatu produk. Proses ini meliputi pengambilan sejumlah ide atau produk yang sudah ditemukan dan dibentuk sehingga menjadi produk yang dot diaplikasikan dg cara baru (sintesis pada arloji oleh Casio) . Upaya duplikasi bukan semata meniru melainkan menambah sentuhan kreatif untuk memperbaiki konsep agar lebih mampu memenangkan persaingan (duplikasi perawatan gigi oleh Dentaland) 4.

SIKLUS INOVASI the birth of an idea INNOVATE finding investors/ customers first step to MARKET REGISTER every idea Improve your idea What is it worth DEVELOP VALUE µIt is not nnovative unless it sells¶ PROTECT Ensure Recognition and Award Intellectual Property Right .

Team skills and techniques.Berikan motivasi. Membina sinergi kelompok . dan terima semua masukan yang konstruktif 5. Melatih kerja tim (teamwork) . Komitmen dari tingkat atas . conflict management etc 4. µrecognition and rewards¶.banyak pemikiran yang tumbuh subur dalam benak-benak kelompok yang saling bersinergi 3.Pembunuh ide : Kebijakan. Peraturan dan Penolakan . kumpulkan pemikiranpemikiran. Komunikasikan tentang inovasi . komunikasi vertikal dan horizontal. Memilih orang-orang yang kreatif .ORGANISASI INOVATIF (1) 1.Orang kreatif akan membentuk lingk kreatif yg akan buka peluang 2.

tidak ada prosedur yang berteletele dan kaku. Struktur organisasi yang fleksibel .Tidak birokrasi. Resiko yang diperhitungkan 7.Atasi semua hambatan yang mempersulit inovasi 9. Berikan segala sumberdaya . organisasi sederhana dan pengambilan keputusan yang desentralisasi 8. and Ideas = Added Value . Information. strategi yang konsisten 10.ORGANISASI INOVATIF (2) 6. Perspektif jangka panjang . Toleransi terhadap kegagalan .Inovasi adalah bertaruh (gamble).Intelligence. I3 = AV .Penelitian dan pengembangan. lepas hirarki dan status.

Menggunakan pengalaman sebagai sumber kreativitas. ide. KREATIVITAS INTERNAL  kreativitas internal muncul secara tiba-tiba ketika sesorang sedang sibuk dengan kreativitas eksternal. dan kekuatan baru yang sedang berlangsung di sekitar seseorang 2. KREATIVITAS EKSTERNAL  kreativitas eksternal dapat dirangsang dengan memanfaatkan secara sistematis rasa keingintahuan tentang perkembangan.SUMBER INOVASI 1. .

Brg/Jasa br Pasar baru BARANG/ JASA ada Pasar yang ada 2. Brg/Jasa yg ada Baru 3.MENERAPKAN INOVASI  Menggunakan matrik pasar-produk baru PASAR Yang telah ada Yang telah 1. Pasar Di versifikasi 4. Diversifikasi Baru barang/jasa .

terus menciptakan nilai tambah  Mencintai pekerjaan dan bisa menikmatinya (Work. and Learning)  Bekerja ³Workaholic´ (tekun. konsisten dan komitmen) --> bekerja µsmart¶ (cerdas. bijak)  Terus melakukan pembelajaran  Spesialis dan fokus pada bidangnya  Membangun networking  Menjaga kepercayaan  Mengelola usaha hingga terus menciptakan laba .KUNCI KEBERHASILAN  Kreatif dan Inovatif. Leisure.

BUDAYA ORGANISASI (Suatu konsep menuju efektivitas organisasi) .

PENGERTIAN  Manajemen akan mempengaruhi budaya  Budaya akan mempengaruhi kemampuan perusahaan meraih keuntungan dan sekaligus meraih citra  Organisasi perlu untuk memiliki kepribadian  Kepribadian organisasi yang juga disebut sebagai budaya organisasi harus diciptakan dan dipertahankan sehingga dapat membantu keefektifan organisasi .

Budaya organisasi  Pada hakekatnya. budaya organisasi memiliki nilai yang baik bagi kemajuan suatu organisasi  Budaya organisasi merupakan salah satu perangkat manajemen untuk mencapai tujuan organiusasi  Budaya organisasi bukan merupakan cara yang mudah untuk memperoleh keberhasilan. dibutuhkan strategi yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu andalan daya saing organisasi  Budaya organisasi merupakan sebuah konsep sebagai salah satu kunci keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuannya .

ritual2. keyakinan thd suatu metode. kebijakan.  Suatu pola atau sistem yang diterima dan dianut secara bersama-sama dalam suatu organisasi (robbins.Budaya Organisasi  Asumsi-asumsi atau keyakinan dasar yang dirasakan bersama oleh anggota kelompok atau organisasi (Schein. sifat waktu. 1992) contoh: pandangan ttg sifat-sifat manusia. . hubungan atasan-bawahan. nilai pekerjaan. 1994) contoh: cara kerja. dll. dll.

budaya dan organisasi  Organisasi merupakan suatu sistem yang mapan dari sekumpulan orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. penuntun kepercayaan akan suatu hal. budaya organisasi terdiri dari dua kata. pengertian dan cara berfiskir yg dipertemukan oleh para anggota organisasi & diterima oleh anggota baru  Budaya organisasi merupakan penetapan nilai-nilai dalam suatu masyarakat yang terkait. bekerja dibawah naungan suatu organisasi  (Duncan dalam Kasali.DEFINISI  Secara etimologis (asal usul kata). 1994: 108) . melaluik suatu jenjang kepangkatan & pembagian  Bdaya adalah suatu set nilai.

BUDAYA ORGANISASI  Budaya menuntun individu untuk berperilaku dan memberi petunjuk pada mereka mengenai apa saja yang harus diikuti dan dipelajari  Budaya organisasi tumbuh karena diciptakan dan dikembangkan oleh individu-individu yang bekerja dalam suatu organisasi. dan keterkaitan thd organisasi tsb. dan diterima sbg nilai-nilai yg harus dipertahankan dan diturunkan kepada setiap anggota baru  Nilai-nilai tsb digunakan sebagai pedoman bagi setiap anggota selama mereka berada dalam lingkungan organisasi tsb. karena kesamaan nilai yg tertanam akan memudahkan tiap anggota untuk memahami dan menghayati setiap peristiwa dan kegiatan organisasi . dan dapat dianggap sebagai ciri khas yang membedakan sebah organisasi dengan organisasi lainnya  Budaya organisasi akan menumbuhkan identitas dalam diri setiap anggotanya.

KARAKTERISTIK BUDAYA ORGANISASI           Identitas anggota Penekanan kelompok Fokus pada manusia Integrasi unit-unit Pengawasan Toleransi terhadap resiko Kriteria penghargaan Toleransi terhadap konflik Orientasi kepada hasil akhir Mengutamakan sistem terbuka .

kendali. dan pembentuk sikap . dlm arti memberi landasan pranata / norma yg jelas  Berfungsi sbg mekanisme pembuat makna. dan ciri khas yg menjadi pembeda satu organisasi dgn lainnya  Memberikan rasa identitas dan kebanggaan bagi anggotanya  Mempermudah terbentuknya komitmen yg lebih luas daripada kepentingan pribadi  Meningkatkan kemantapan sistem sosial.Fungsi Budaya Organisasi  Menetapkan tapal batas.

Memahami proses pembentukan Budaya Organisasi  Sociodynamic theory: interaksi antar individu dari berbagai latar belakang kepribadian. melalui system komunikasi membentuk ³shared concencus´ & ³shared meaning´ utk mencapai tujuan bersama  Leadership theory: Kepribadian pemimpin mempengaruhi dan membentuk nilai & perilaku individu-individu dlm organisasi . nilai-nilai dan tingkat kognitif.

dan perilaku satu sama lain dalam rangka pemecahan masalah-masalah bersama dan pada akhirnya tercipta suatu keyakinan dan rasa kebersamaan . perasaan.Lanjutan proses pembentukan BO:  Learning Theory: melalui proses evolusi. sekelompok orang saling memahami kognisi.

Pola umum pembentukan BO Manajemen Puncak Mengembangkan & mengimplementasikan visi/filosofi/& strategi Perilaku Organisasi Karya implementasi dipandu oleh filosofi & strategi Hasil Keberhasilan organisasi dlm kurun waktu lama Budaya Mencerminkan visi/strategi/Pengalaman/kebiasaan2 .

Bagaimana Budaya Organisasi mempengaruhi Kinerja Organisasi  Budaya Kuat membuat organisasi unggul: budaya yg kuat mendorong kinerja krn menciptakan motivasi diantara anggotanya (Edward B.Taylor.1980) . 1967)  Arah budaya harus selaras dgn konteksnya: semakin sesuai suatu budaya dgn kondisi obyektif lingkungan semakin baik kinerja organisasi (Hofstede.

1985):  Hanya budaya yg dapat membantu mengantisipasi dan beradaptasi dgn perubahan lingkungan. yg akan diasosiasikan dgn kinerja yang superior  Sistem nilai & perilaku lebih difokuskan pada perubahan nilai dan tuntutan pelanggan/nasabah/ dan masyarakat umum  Budaya yg secara strategis tepat tetapi tdk adaptif tidak akan menghasilkan kinerja yg baik dlm jangka panjang .lanjutan Budaya adaptif (Peters & waterman.

1992) Mekanisme Utama:  Derajat perhatian (attention): reaksi pimpinan thd perilaku bawahan  Reaksi thd krisis: kebijakan yg diambil dlm situasi krisis  Pemodelan peran: mengkomunikasikan harapan & nilai-nilai melalui tindakan mereka sendiri .Bagaimana Pemimpin membetuk Budaya (Schein.

Lanjutan mekanisme Utama: Reward sistem dan Alokasi imbalan : kriteria yg dipakai pimpinan utk mengalokasikan penghargaan dan imbalan kepada bawahannya  Pola Rekruitment dan Pemberhentian: memperkuat organisasi dgn orang-orang yg mempunyai nilai-nilai yg sesuai dgn nilai-nilai pimpinan .

dll  Pernyataan-pernyataan formal. pelaporan.dll  Desain fasilitas di tempat kerja. evaluasi kinerja. seruan pimpinan scr tertulis. layout ruang. falsafahfalsafah . anggaran dasar.Mekanisme Sekunder: cara memperkuat budaya apabila mekanisme utama scr konsisten diterapkan  Desain struktur organisasi dari sentralisasi ke desentralisasi  Sistem & prosedur perencanaan. program pengembangan. fasilitas kantor. pelayanan thd karyawan.

dll .Faktor-faktor yg mendorong perubahan BO?  Adanya suatu krisis yg dramatis & penurunan kinerja organisasi  Adanya pergantian kepemimpinan  Adanya masa transisional  Adanya heterogenitas budaya dlm organisasi  Adanya pola rekruitmen baru.

Bagaimana memulai mengubah Budaya Organisasi ?  Melakukan analisis budaya organisasi: memilah dan memilih nilai-nilai yg relevan dan tidak relevan  Melibatkan banyak elemen utk memberikan saran-saran khusus  Pencairan nilai-nilai budaya lama yg tidak relevan  Sosialisasi dan intervensi nilai-nilai baru  Internalisasi (pemantapan) melalui mekanisme primer & sekunder .

KAIZEN: BUDAYA ORGANISASI PERUSAHAAN JEPANG .

FORD.99 miliar USD. . DAN TOYOTA  ‡Penjualan General Motor dan Ford tahun 2006 menurun 3 miliar USD dan 6.2 miliar USD. sedangkan penjualanToyota meraih keuntungan 10.PENJUALAN GENERAL MOTOR.

.  Ilustrasinya: kita tidak mungkin menerapkan teknologi maju.PENDEKATAN BUDAYA DALAM PERUSAHAAN JEPANG  Sejak awal. teknologi.  Jepang unggul karena menggunakan pendekatan adaptasi budaya dalam penjualan produknya.  Keunggulan kompetitif produk Jepang adalah budaya organisasi yang akan menjadi "key-drivers. ketika mengadopsi sistem kualitas."  Budaya organisasi adalah "soft side. kalau tidak didukung dengan mindset (budaya) yang memadai. dan desain. sistem produksi." sedangkan "hard side" meliputi struktural. perusahaanperusahaan Jepang selalu mempertimbangkan budaya setempat.

dan aman. baik manajemen maupun karyawan." yang melibatkan semua anggota dalam hirarkhi perusahaan.  Intinya: kesadaran bahwa manajemen harus memuaskan pelanggan dan memenuhi kebutuhan pelanggan. tidak terlalu melelahkan. mengubah cara kerja karyawan sehingga karyawan bekerja lebih produktif. proses. dan berkembang.  Tujuannya: menyempurnakan mutu. biaya.BUDAYA ORGANISASI KAIZEN  Budaya organisasi pada masyarakat Jepang disebut "Kaizen. lebih efisien. jika perusahaan ingin tetap eksis. dan penjadwalan demi kepuasan pelanggan. memperbaiki prosedur ." yang artinya "penyempurnaan berkesinambungan. ketiga. kedua. memperoleh laba.  Metode Kaizen: pertama. sistem. memperbaiki peralatan.

" Kaizen tidak memerlukan teknik-teknik yang canggih dan investasi yang besar.  Dampaknya akan terlihat pada "proses produksi dan pasar.INOVASI . Inovasi menggunakan konsep-konsep dan teknik produksi baru yang bersifat dramatis dan sangat menyolok."  Produk-produk buatan Jepang dikenal dengan kualitasnya yang bagus dengan harga yang kompetitif. Jika sudah optimal barulah standar dinaikkan. kedua lakukan "estimasi" seberapa jauh kinerja masih dapat diperbaiki.KAIZEN  Konsep lain dikenal dengan istilah "Inovasi.  Langkah pertama Kaizen. lakukan "review" terhadap "standar kerja" yang berlaku untuk memeriksa kinerja saatini.  Dibandingkan dengan "inovasi. " yang merupakan perubahan besar dalam mengikuti perkembangan teknologi. .

Mulai dengan mengidentifikasi "pemborosan" maupun "aktivitas karyawan. Ketiga. yang dapat meningkatkan kepuasan kerja. mencoba tindakan baru. menganalisis. yaitu Pertama.KAIZEN  Konsep Kaizen dibagi dalam 3 segmen. dan menetapkan standar/ prosedur baru.  Kunci utama: setiap karyawan dari berbagai tingkatan agar terus menerus menyempurnakan keahlian dan mengembangkan bakat yang dimiliki. Manajemen Jepang umumnya percaya bahwa seorang manajer harus menggunakan 50% waktunya untuk penyempurnaan. . tercermin dalam bentuk keterampilan karyawan dalam menyampaikan pemikiran dan saran. berorientasi pada individu. berorientasi pada manajemen." Kedua. melaksanakan. sebagai upaya pengembangan diri karyawan. berorientasi pada kelompok "gugus kendali mutu" dan "aktivitas kelompok kecil" untuk mengidentifikasi penyebab masalah.

. Yang diperlukan adalah "kemampuan bekerja dalam Tim" secara efektif dengan memanfaatkan keahlian.  Kompetensi saja tidak cukup.KERJA DALAM TIM  Kepuasan yang sebenarnya terletak pada proses perbaikan itu sendiri melalui usahausaha yang kreatif. dan pengetahuan yang dimiliki guna memperbaiki kelemahan dalam perusahaan. kemampuan.

ADOPSI  Belajar dari Jepang mulai dari restorasi Meiji dengan menyerap teknologi dari Barat.  Nilai-nilai modern "diadopsi dan diadaptasi" dengan "budaya setempat. khususnya Jerman." agar menjadi budaya yang unggul. yang kala itu sangat maju teknologinya. .

Jepang berhasil membangun teknologi sejajar dengan dunia Barat.JATI DIRI BANGSA  Jati diri bangsa dibangun diatas nilai-nilai modern yang "diolah" (diadopsi dan diadaptasi) dengan nilai-nilai tradisi setempat.  Dalam waktu 25 tahun. .

.  Ilustrasi: hasil foto kopi tidak pernah lebih baik dari aslinya.PRAKTEK MANAJEMEN  Jangan menelan mentah-mentah konsep dan praktek manajemen Barat. kita harus "memilah dan memilih" yang sesuai dengan "situasi budaya" kita agar menjadi "praktek manajemen" yang unggul. tetapi hasil memfoto kopi "prinsipprinsip dasar" kemudian mewarnai prinsipprinsip dasar tersebut dengan budaya setempat akan menghasilkan karya yang lebih indah dari aslinya.

87 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful