RESUME PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Dosen Pengampu : Imam Santosa Ciptaning WW

Di susun Oleh :
1. Eny Paminingsih 2. Anasia thahira U.A 3. Riandhini Prihastuti 4. Risky Dwinta A 5. Diah Putri W 6. Rizqi Aisyah 7. Arina Nur F 8. Nova Amalia 9. Ita Yuliani

7101409286 5401409022 5401409035 5401409037 5401409060 5401409102 5401409129 5401409153 5401409158

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2010

BAB 1 PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PERGURUAN TINGGI A. Pengantar 1. Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Kelompok MPK Pada hakikatnya pendidikan adalah upaya sadar dari suatu masyarakat dan pemerintah suatu negara untuk menjamin kelangsungan hidup dan kehidupan generasi penerus, selaku warga masyarakat, bangsa dan negara, secara berguna dan bermakna serta mampu mengantisipasi hari depan mereka yang senantiasa berubah dan selalu terkait dengan konteks dinamika budaya, bangsa, negara dan hubungan internasionalnya. Melalui pendidikan secara bertahap dan berkelanjutan akan dapat dilahirkan generasi yang sadar dan terdidik. Pendidkan dimaksudkan mengarah pada 2 (dua) aspek. Pertama, pendidikan untuk memberi bekal pengetahuan dan pengalaman akademis, ketrampilan profesional, ketajaman dan kedalaman intelektual, kepatuhan pada nilai-nilai atau kaidah-kaidah ilmu (it is matter of having). Kedua, pendidikan untuk membentuk kepribadian atau jatidiri menjadi sarjana atau ilmuwan yang selalu komited kepada kepentingan bangsa (it is matter of being). Perguruan Tinggi adalah satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi. Tujuan Pendidikan Tinggi adalah: 1) Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan atau memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. 2) Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional. Sesuai dengan harapan, bahwa Pendidikan Tinggi dikembangkan dan peranan perguruan tinggi diarahkan untuk:

1)

Menjadikan perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni serta pusat kegiatan penelitian sesuai dengan kebutuhan pembangunan masa sekarang dan masa datang.

2)

Mendidik mahasiswa agar mampu menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berjiwa penuh pengabdian serta memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan bangsa dan negara Indonesia dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

3)

Mengembangkan tata kehidupan kampus sebagai masyarakat ilmiah yang berbudaya, bermoral Pancasila dan berkepribadian Indonesia. Peranan Perguruan Tinggi makin ditingkatkan, antara lain dengan

cara: 1) Menjamin penggunaan kebebasan mimbar akademik dalam bentuk yang kreatif, konstruktif, dan bertanggung jawab, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan. 2) Melanjutkan usaha-usaha ke arah intregasi dan konsolidasi kegiatan mahasiswa dan cendikiawan sesuai dengan disiplin ilmu dan profesinya dalam wadah-wadah yang efektif sehingga mereka dapat mengembangkan prestasi-prestasi serta partisipasi yang positif. Secara umum Visi MPK diperguruan tinggi menjadi sumber nilai dan pedoman bagi penyelenggaraan program studi dalam mengantarkan mahasiswa mengembangkan kepribadiannya. Misi MPK diperguruan tinggi bertujuan membantu mahasiswa agar mampu mewujudkan nilai dasar agama dan kebudayaan serta kesadaran berbangsa dan bernegara dalam menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang dikuasai dengan rasa tanggungjawab kemanusiaan. Sedangkan kompetensi MPK bertujuan menguasai kemampuan berpikir, bersikap rasional dan dinamis, berpandangan luas sebagai manusaia intelaktual. Substansi kajian Pendidikan Kewarganegaraan mencakup: (a) Pengantar; (b) Hak Asasi Manusia; (c) Hak dan Kewajiban Warganegara; (d)

Bela Negara; (e) Demokrasi; (f) Wawasan Nusantara; (g) Ketahanan Nasional; (h) Politik Strategi Nasional (Dikti, 2002 : 4). Melalui Pendidikan Kewarganegaraan, warganegara R.I. diharapkan mampu : memahami, menganalisis dan menjawab masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat, bangsa dan negaranya secara bersinambungan dan konsisten dengan cita-cita dan tujuan nasional seperti yang digariskan dalam Pembukaan UUD 1945. Diharapkan melalui Pendidikan Kewarganegaraan peserta didik akan menjadi manusia warganegara Indonesia terlebih dahulu, sebelum menguasai, memiliki iptek dan seni yang dipelajarinya.

2. Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan Bangsa Indonesia bertekad mempertahankan kemerdekaan serta kedaulatan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pandangan bangsa Indonesia mengenai pembelaan negara tercermin dalam Pembukaan dan batang tubuh UUD 1945 yaitu, (a) bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu penjajahan di atasa dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. (b) Pemerintah negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. (c) menjadi hak dan kewajiban setiap warga negara untuk ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Bangsa Indonesia cinta perdamaian, akan tetapi lebih cinta kepada kemerdekaan dan kedaulatannya. Bangsa Indonesia menentang segala macam penjajahan dalam berbagi bentuk dan menganut politik bebas aktif. Oleh karena itu, pertahanan keamanan negara keluar bersifat defensif aktif yang berarti tidak agresif dan tidak ekspansif dan sejauh kepentingan nasional tidak terancam, tidak akan mulai menyerang. Bentuk perlawanan rakyat Indonesia

Dalam rangka melawan kembalinya penjajah di tanah air Indonesia pada waktu itu yang berfungsi sebagai kekuatan pokok bersenjata adalah: Badan Keamanan Rakyat (BKR).dalam rangka membela dan mempertahankan kemerdekaan bersifat kerakyatan. kemudian sebagaimana seharusnya bahwa tiap negara mempunyai angkatan perang yang lazim disebut tentara. Sejak Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 menunjukkan bahwa rakyat Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan perjuangan bangsa dalam rangka mempertahankan dan mengisi kemerdekaan yang baru diproklamasikan. Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi dimaksudkan untuk: . dan untuk selanjutnya menjadi: 1) 2) Pendidikan Kewiraan. yang akhirnya nama TRI berubah lagi menjadi TNI (Tentara Nasional Indonesia) sampai sekarang. Kemudian dalam perkembangan selanjutnya. kesemestaan dan kewilayahan. dapat ditarik kesimpulan bahwa mahasiswa dan pelajar Indonesia dalam masa revolusi fisik ikut aktif dalam perjuangan bersenjata untuk mempertahankan bangsa dan negaranya. dan dalam waktu yang tidak lama berubah menjadi Tentara Keselamatan Rakyat yang singkatannya masih tetap TKR. Kemudian nama TKR berubah menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI). dan Pendidikan Perwira Cadangan (PACAD). pemerintah menempuh kebijaksanaan baru. Pada awalnya keikutsertaan rakyat Indonesia dalam perjuangan bersenjata belum diatur oleh Pemerintah atau belum terorganisasi secara tertib. Dari uraian diatas. maka BKR berubah nama menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR). bahwa mulai tahun anggaran 1973/1974 pendidikan Walawa dihentikan.

Pengertian HAM Dalam Tap MPR No. beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan menghayati nilai-nilai falsafah bangsa. aktif memanfaatkan ilmu dan teknologi serta seni untuk kepentingan kemanusiaan. Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional secara kritis dan bertanggung jawab. sebagai anugerah tuhan YME. dinamis dan sadar akan hak dan kewajiban sebagai warga negara. e. . 2) menguasai pengetahuan dan pemahaman tentang beragam masalah dasar kehidupan bermasyarakat. bangsa dan negara.1) dapat memahami dan mampu melaksanakan hak dan kewajiban secara santun. c. Pendidikan kewarganegaraan yang berhasil. akan menumbuhkan sikap mental bersifat cerdas. rela berkorban bagi nusa dan bangsa. b. bersikap profesional yang dijiwai oleh kesadaran belanegara. universal dan abadi. 3) memupuk sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai kejuangan serta patriotisme yang cinta tanah air. penuh tanggungjawab dari peserta didik dengan perilaku yang: a. jujur dan demokratis serta ikhlas sebagai warganegara terdidik dalam kehidupannya selaku warganegara Republik Indonesia yang bertanggung jawab. d. B. bersikap rasional. HAM adalah hak dasar yang melekat pada diri manusia: secara kodrati. Hak Asasi Manusia 1. XVII / 1998. berbudi luhur. berdisiplin dalam masyarakat. berbangsa dan bernegara. berbangsa dan bernegara yang hendak diatasi dengan penerapan pemikiran yang berlandaskan Pancasila.

dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia (Ketentuan Umum. pemerintah. Hakhak tersebut terkenal dengan istilah The Four Freedoms (empat kebebasan) yaitu : a. pasal 1 sub 1). 39 Tahun 1999. . 2. hukum. dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara. c. Rosevelt pada permulaan PD II. b. HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan YME dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. Presiden Amerika Serikat. Penghargaan dan Penghormatan atas Hak-Hak Manusia dengan Perlindungan Hukum di Indonesia. 1689) Declaration des droits de I’homme et du citoyan (Pernyataan hak-hak manusia dan warga negara. 1998 : 120-121) : a. Franklin D. Kebebasan untuk berbicara dan menyatakan pendapat (freedom of speech) Kebebasan beragama (freedom of religion) Kebebasan dari ketakutan (freedom from fear) Kebebasan dari kemelaratan (freedom from want) b. Magna Charta (Piagam Agung. 1789) Bill of Rights (Undang-Undang Hak) Yang sangat terkenal adalah 4 (empat) hak yang dirumuskan oleh d.Sedangkan dalam UU No. d. Pengakuan atas Martabat dan Hak-Hak yang Sama sebagai Manusia Hidup di Dunia Adalah suatu kenyataan sejarah bahwa HAM berkembang melalui tahap-tahapan dalam beberapa naskah. 1215) Bill of Rights (Undang-Undang Hak. c. Naskah tersebut adalah sebagai berikut (Budiarjo. 3.

Terbentuknya suatu negara harus memenuhi beberapa unsur pokok sebagai syarat. dan pemerintahan yang berdaulat. Kep. 39 / 1999 tentang HAM UU No. pikiran.Hak-hak asasi yang tercantum dalam UUD 1945 tersebar dalam beberapa pasal. XVII / MPR / 1998 tentang HAM UU No. 50 Tahun 1993 tentang Komnas HAM Tap MPR No. e. yang bersama-sama membentuk kesatuan. Bangsa Pengertian bangsa kiranya mengandung intisari adanya elemen pokok berupa jiwa. b. Pres No. d. wilayah. c. semangat. Negara Negara adalah alat dari sesuatu masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan-hubungan manusia dalam masyarakat. perasaan. kehendak. Hak dan Kewajiban Warganegara 1. Unsur-unsur esensial negara yaitu rakyat. kebulatan dan ketunggalan serta semuanya itu yang dimaksud adalah aspek kerohaniannya. Akan tetapi hak-hak asasi yang dimuat terbatas jumlahnya dan dirumuskan secara singkat. disamping itu juga menertibkan gejala-gejala kekuasaan yang timbul oleh karena adanya hubungan-hubungan tersebut dalam masyarakat. b. Pengertian Bangsa dan Negara a. terutama pasal 27 sampai pasal 34. 26 / 2000 tentang Pengadilan HAM Perubahan Ke-empat UUD 1945 / 2002 C. Dalam perkembangannya sesuai tuntutan masyarakat global maka masalah HAM di Indonesia diatur dalam : a. .

2) Wilayah Wilayah adalah landasan material atau landasan fisik negara. 3) Pemerintah yang berdaulat Pemerintah yang berdaulat adalah pemerintah yang memiliki kekuasaan tinggi. Hak dan Kewajiban Warga Negara a. d. Proses Berbangsa dan Bernegara 3. Warga negara . b. 4. Pancasila sebagai Falsafah. 2. Ideologi dan Dasar Negara RI UUD 1945 sebagai Landasan Konstitusional Wawasan Nusantara sebagai Wawasan Nasional Ketahanan Nasional sebagai Pendekatan Konsepsional Keterkaitan (hubungan) antara kedudukan Pancasila sebagai falsafah. ideologi dan dasar negara kesatuan RI yang secara resmi tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.1) Rakyat Rakyat atau penduduk yaitu suatu kelompok manusia yang merupakan suatu kehidupan bersama yang menetap di suatu tempat yang tertentu. yang berarti tidak berada di bawah kekuasaan lainnya. Kerangka Dasar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara a. c. Warga negara.

setiap warga megara mempunyai hak dan kewajiban yang ditetapkan dan dijamin oleh UUD 1945 yang merupakan kehormatan dan dilaksanakan dengan penuh kesadaran.Warga negara adalah salah satu tiang negara. Hak dan Kewajiban Warga Negara Hak dan kewajiban warga negara. 3 tahun 2002). b. maka kedudukan warga negara sangatlah penting dalam suatu negara. Upaya Hankamneg mencakup pembentukan dan penggunaan sumber daya buatan dan segenap prasarana fisik dan prasarana psikis bangsa dan negara. Salah satu bentuk keikutsertaan rakyat dalam upaya Hankamneg diselenggarakan melalui Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) sebagai bagian tidak terpisahkan dari Sistem Pendidikan Nasional. disamping kedua tiang yang lain. D. Bela Negara 1. yaitu wilayah dan pemerintah. Karena warga negara merupakan tiang atau sokoguru negara. Makna Bela Negara Dalam menyelenggarakan Hankamnas. Bela negara adalah sikap dan perilaku warganegara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara (UU No. Usaha pembelaan negara tertumpu pada kesadaran setiap warga negara akan hak dan kewajibannya. tanggung jawab. dan rela berkorban dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara. . telah diatur menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

2.. Jadi demokrasi berarti pemerintahan rakyat. Konsep demokrasi Istilah demokrasi berasal dari bahasa Yunani.jalur pendidikan formal.. Melalui pendidikan penduluan bela negara (PPBN) b. yaitu “demos” yang berarti rakyat dan “kratos” berarti pemerintahan. Sasaran yang dicapai adalah membentuk karyawan yang selalu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa. Lingkungan Pendidikan . Lingkungan pekerjaan . atau suatu pemerintahan di mana rakyat memegang kedaulatan yang tertinggi atau rakyat diikutsertakan dalam pemerintahan negara. Sasaran yang dicapai adalah membentuk masyarakat yang dapat memahami nilai-nilai perjuangan bangsa. Demokrasi dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia a.jalur pendidikan nonformal. Demokrasi 1. Masa 1945-1959 .... c. E. implementasinya dapat ditempuh melalui: a. 2.jalur pendidikan informal. Lingkungan Pemukiman . Implementasi Bela Negara Dalam upaya bela negara yang merupakan hak dan kewajiban setiap warganegara.

... Pemberontakan G30S / PKI merupakan titik kulminasi dari pertarungan atau tarik ulur politik antara Soekarno. karena pada masa ini merupakan kejayaan parlemen dalam sejarah politik Indonesia. dan PKI. . Hal ini dapat kita lihat dari besarnya jumlah pemilih muda yang semakin bertambah pada setiap pemilu. Masa 1959-1965 Periode ini adalah periode demokrasi terpimpin. Masa 1965 .Periode pemerintahan ini demokrasinya adalah demokrasi parlementer. Angkatan Darat. 3. c. b. Prospek Demokrasi di Indonesia Satu hal lagi yang sangat jelas adalah peningkatan proporsi orang yang mengalami peningkatan kemampuan politik.

untuk memperoleh batas-batas negara yang lebih baik . B. Ke dalam . .Arti Negara harus dapat meningkatkan kekuatan masionalnya Pengembanganya kekuatan nasional itu bertujuan : 1. Wawasan Nusantara dan Geopolotik Geopolitik ( geo =bahasa Yunani = bumi ) adalah politik yang tidak lepas dari penagaruh leatak dan kondisi geografis bumi yang menjadi wilayah hidup. Hakekat Wawasan Nusantara adalah cara pandangan dan menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional Indonesia . Ke luar .perlu ada pengertian serta pembatasan ar peti kekuatan dan penggunannya sesuai dengan nilai-nilai moral .untuk mencapai persatuan dan kesatuan yang harmonis 2. Inti politik ialah kekuatan . Pengertian Wawasan Nusantara Kehidupan suatu bangsa dalam pertumbuhan dan perkembamgannya di pengaruih oleh berbagai faktor yang bersifat timbal balik .BAB 2 WAWASAN NUSANTARA A.Karena penggunaan kekuatan itu sangat penting . baik bersifat fisik maupun yang bersifat fisik maupun yang bersifat nonfisik .polotik .Atau dengan pengertian lengkap .Wawasan Nusantara adalah cara pandangan dan sikap Bangsa Indonesia mengeani diri dan lingkungannya yang serba beragam dan berniali setrategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan dengan tetap menghargai dan menghormati kebhninekaan di dalam setiap aspek kehidupan nasional untuk mencapai tujuan . Inti pendapat Ratezel ialah konsep ruang yang ditempati oleh kelompok.

4. Kekuasaan imperum daratan yang kompak dan mengejar kekuasan imperum maritim dan akan menguasi pengawasan di lautan . 1.. Italia . dan J. 2. Konsep kekuatan di darat (wawasan benua ) yang dikemukakan oleh Sir Halford Mackinder (1861. Konsep kekuatan di lautan ( Wawasn Bahari ) yang di kemukan oleh Sri Walter Raleigh ( 1554 – 1618) dan Alferd Thayer Mahan ... 3. A. Afrika dan Asia Barat . Konsep kekuatan di udara ( Wawasan Dirgantara ). Sehubungan dengan konsep geopolotik dan geostrategi . dicetuskan oleh Mitchell (1877-1946 ) .. Savensky ( 1894-.Pokok-pokok teori Karal Haushofer yang didasarkan pada pandangan Ratszel dan Kjellen : 1. 2.perlu pula diketahi beberapa konsep kekuatan . Geopolitik adalah kebijaksanaan dalm rangka mencapi tujuan nasional dengan menfaatkan keuntungan letak geografis tersebut . Sedangkan Geostrategi adalah kebijaksanaan dalam menentukan tujun-tujuan dan saranasarana serta cara penggunan sarana-sarana tersebut guna mencapai tujuan nasional dengan menfaatkan kontelasi geografis negara . 1.F.Dasar pemirikan Historis dan Yuridis Formal : Perkembangan Konsep Wwawasan Nusantara .) . Teori derah bats ( Rimland ) dan Nicholas Spykman merupakan wawasan gabungan yang banyak diikuti oleh ahli geopolotik / geostrategi dan negarawan dalam menyusun kekuatan negara dewasa ini . Beberapa negara besar di dunia akan timbul ( Jermab.Guilio Douchet (1869-1930) .) .Jepang ) dan akan menguasi Eropa ..1947 ) dan Karl Haushofer .. Charles Fuller ( 1878-..

Perjanjian RI-Malaysia di Kuala Lumpur pada tanggal 27 Oktober . Indonesia belum berhasil sepenuhnya dalam perjuangan di dunia internasional . 2. Pemerintah Indonesia bersedia menyelesaikan dari garis batas landas kontinen dengan negara-negara tetangga melalui perundingan .sehingga tidak dapat diambil atau dimiliki oleh siapa pun. Segala sumber kekayaan alam yang terdapat kontinen Indonesia adalah milik eksekutif negara Republik Indonesia . yang beranggapan bahwa laut itu tidak ada yang memiliki sehingga dapat diambil atau dimiliki oleh sipa saja .yang menyatakan bahwa laut itu milik bersama masyarakat dunia .maka batas landas kontinen Indonesia ialah suatu garis yang ditarik di tengah – tengah antara pulau terluar Indonesia dan titik terluar wilayah negara tetangga . 3. Tuntutan ( claim ) di atas tidak mempengaruih sifat dan sus perairan di atas landas kontinen serta udara di atas perairan itu.UUD 1945 tidak menentukan batas-batas wilayah Republik Indonesia . 4. Sejak berabad-abad yang lalu telah dikenal dua anggapan pokok mengenai hak atas laut : 1 Res Nullius . pemerintah Indonesia mengeluarkan pengumuman tentang landas kontinen Indonesia sampai kedalaman laut 200 m . Jika tidak ada perjanjian garis batas .Pada tahun 1969 . Teritorial -Zee en Maritime Kringen Ordonantie : lebar laut wilantai setyah Hindia-Belanda adalah 3 mil di ukur dari garis rendah pulau. 2. namun sementara itu perjanjian berhasil diadakan : 1.yang memuat pokok-pokok sebagai berikut : 1. Asas nusantara yang di terapkan itu memuaskan kepulauan Indonesia ke dalam satu kesatuan yang bulat dan utuh . Agar jelas dalamni kita bahas hubungan ini kita bahas dulu beberapa hal yang penting berkenaan dengan hukum laut . Res Communis .

antariksa . 3.aljabar. unsur.Batas wilayah Indonesia Batas Wilayah Perairan & Darat Negara menurut poerwadarminta adalah persekutuan bangsa-bangsa di suatu daerah yang tertentu batas-batasnya yang diperintah dan diurus oleh . 3. tongkang dll . aspek.trayek. RI Singapura di Jkarta tanggal 25 Mei 1973 mengenai Batas garis Lut 6. tahu.puasa . RI –INDIA di Jakarta tanggal 8 Agustus mengenai garis batas landas kontiutnen Laut Andaman 2 Dasar Pemikiran dari Segi Kepentingan Nasional Sebagai bangsa yang telah menegara bangsa Indonesia selau berusaha mempertahankan kelangsungan hidupnya pada bangsa Indonesia sekarang Perhatikan kata – kata berikut : meja. 4. bendera. RI-Thailand . 2.di Bangkok tanggal 17 Desember 1971 mengenai landasan kontinen Selt Malaka Utara dan Laut Andaman berlaku mulai 7 April 1972. Kata-kata tersebut berasal dari bermacam-macam bahasa asing yang terserap kedalam bahasa Indonesia .1969 mengenai landasan kontinen Selat Malaka dan Laut Natuna ( Laut Cina Selatan ) berlaku mulai tanggal 7 Novenber 1969 . jendela .kudus. nirwana.fakta. RI-Australia di Cambera tanggal 18 Mei 1971 mengenai penetapan garis batas dasar laut tertentu 5. RI-Malaysia dan Thailand di Kuala Lumpur tanggal 21 Desember 1971 mengenai landasan kontinen Selat Malaka bagian Utara berlaku mulai tanggal 16 Juli 1973 . bahasa .

dalam arti etimologi adalah segala sesuatu yang dihasilkan oleh kekuatan budi manusia .dan hankam) adalah faktor dinamik masyarakat yang terbentuk oleh keseluruhan pola tingkah laku lahir batin yang memungkinkan hubungan sosial diantara anggota-anggotanya.Aspek kehidupan a.pemerintah yang teratur.sebuah Archipologis State.Batas Laut Teritorial 2. Batas-batas wilayah RI merupakan warisan .Batas Zona Ekonomi Eksklusif 4.Negara Indonesia adalah Negara Indonesia yang berbentuk Republik. Sesuai dengan hukum Laut Internasional yang telah disepakati oleh PBB tahun 1980.terdiri dari 3 jenis batas laut yaitu: 1.Sosial budaya sebagai salah satu aspek kehidupan nasional (disamping politik .Landasan Idielnya adalah pancasila & landasan konstitusionalnya adalah UUD 1945. b.ekonomi. Demikian juga sejarah Indonesia diawali dari Negara-negara kerajaan tradisional yang pernah ada diwilayah nusantara melalui kedatilan sriwijaya dan kerajaan majapahit. Kedua kerajaan tersebut landasanya adalah wujudkan kesatuan wilayah .batas republik Indonesia dengan Negara lain.meskipun belum timbul semangat bernegara .Batas Landas Kontinen 3.Negara Republik Indonesia adalah Negara kepulauan .Tinjauan kesejarahan Perjuangan suatu bangsa dalam meraih cita-citanya pada umumnya tumbuh dan berkembang akibat latar belakang sejarah.Latar belakang social budaya Budaya atau kebudayaan .

E. Laut wilayah Indonesia adalah jalur laut 12 mil laut 3. Unsur Dasar Wawasan Nusantara 1. karena undang-undang dasar itulah yang merupakan konstitusi dalam kehidupan bermasyarakat. Landasan Idiil Landasan idiil Wawasan Nusantara adalah Pancasila. berbangsa. Landasan Konstitusional Landasan konstitusional Wawasan Nusantara adalah UndangUndang Dasar 1945. Landasan Wawasan Nusantara 1. dan bernegara.dimana batas wilayah perairan ditentukan dan diakui berdasarkan territorial Zee en Martitieme Ordonanti. Perairan Indonesia ialah laut wilayah Indonesia beserta perairan pedalaman Indonesia 2. berbangsa. Pelaksanaan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. 2. Periaran pedalaman Indonesia ialah semua perairan yang terletak pada sisi alam dari garis dasar. D. Konsepsi Nusantara yg dilandaskan pd semangat kekompakan mengacu pada konstekusi geografi RI sebagai Negara kepulauan. dan bernegara meliputi seluruh wilayah indonesia yang memiliki sifat serba nusantara dengan kekayaan alam dan penduduk serta aneka ragam budaya ialah bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.kolonial hindia belanda. Isi (Content) . 2. Wadah (Contour) Wadah kehidupan bermasyarakat. dikukuhkan menjadi UU No 4/prp th 1960 yaitu: 1. dan bernegara antara lain mensyukuri anugerah konstelasi dan posisi geografi serta isi dan potensi yang dimiliki oleh wilayah nusantara. berbangsa.

ekonomi. 2. mengandung arti bahwa bangsa Indonesia dalam semua aspek kehidupan internasional harus berusaha untuk mengamankan kepentingan nasional dalam semua aspek kehidupan baik politik. G. Tata laku bathiniah mencerminkan jiwa. sedangkan tata laku lahiriah tercermin dalam tindakan. pencapaian cita-cita dan tujuan nasional. sosial budaya maupun pertahanan dan keamanan demi tercapainya tujuan nasional sesuai yang tertera pada Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. 3. Tata Laku (Conduct) Tata laku merupakan hasil interaksi antara wadah dan isi yang terdiri dari tata laku bathiniah dan lahiriah. Fungsi. Arah Pandang Wawasan Nusantara 1. Isi menyangkut dua hal yang esensial. dan perwujudannya. F.Isi adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan citacita serta tujuan nasional yang terdapat dalam Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. 2) Persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan yang meliputi semua aspek kehidupan nasional. Kedudukan. dan Tujuan Wawasan Nusantara . perbuatan dan perilaku dari bangsa Indonesia. yakni: 1) Realisasi aspirasi bangsa sebagai kesepakatan bersama. Arah Pandang ke Dalam Arah pandang ke dalam mengandung arti bahwa bangsa Indonesia harus peka dan berusaha untuk mencegah dan mengatasi sedini mungkin faktor-faktor penyebab timbulnya disintegrasi bangsa dan harus mengupayakan tetap terbina dan terpeliharanya persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan. Arah Pandang ke Luar Arah pandang ke luar. semangat dan mentalitas yang baik dari bangsa Indonesia.

motivasi. Kedudukan Wawasan Nusantara Wawasan Nusantara adalah sebagai Wawasan Nasional bangsa Indonesia merupakan ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat dengan tujuan agar tidak terjadi penyesatan dan penyimpangan dalam rangka mencapai dan mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional. keputusan. menyikapi. H. pola sikap. dan pola tindak dalam menghadapi. berbangsa dan bernegara. Implementasi Wawasan Nusantara dalam Kehidupan Nasional Wawasan Nusantara bagi bangsa Indonesia menjadi pola pikir. Tujuan Wawasan Nusantara Wawasan Nusantara bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala bidang/aspek kehidupan dari rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan orang perorangan kelompok golongan suku bangsa atau daerah. 2. berbangsa. dengan demikian Wawasan Nusantara dijadikan landasan visional dalam menyelenggarakan kehidupan nasional. maupun bagi seluruh rakyat/masyarakat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat.1. dan bernegara. Fungsi Wawasan Nusantara Wawasan Nusantara berfungsi sebagai pedoman. tindakan dan perbuatan. Implementasi Wawasan Nusantara 1. Kehidupan Bidang Politik . dorongan serta rambu-rambu. 3. a. dalam menentukan segala kebijakan. baik bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah. menangani berbagai permasalahan menyangkut kehidupan bermasyarakat.

Kehidupan Bidang Ekonomi Implementasi Wawasan Nusantara dalam kehidupan bidang ekonomi diharapkan akan menciptakan tatanan ekonomi yang benarbenar menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara merata dan adil. Kehidupan Bidang Pertahanan Keamanan . Penyelenggaraan negara yang sehat dan dinamis berarti membangun sistem kenegaraan yang tertata dan sejalan sesuai dengan dinamika masyarakat Indonesia. Oleh karena itu. Bangsa Indonesia diharapkan lebih mampu menciptakan kehidupan masyarakat dan bangsa yang rukun dan bersatu tanpa membedakan golongan dan status sosialnya. b. implementasi Wawasan Nusantara akan menciptakan skap batiniah dan lahiriah yang mengakui. Wawasan Nusantara diharapkan dapat menciptakan iklim penyelenggaraan negara yang sehat dan dinamis. Pemahaman tersebut mengandung konsekuensi. bahwa pembangunan ekonomi hendaklah bertumpu kepada kekuatan rakyat dan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. c. Kehidupan Bidang Sosial Budaya Dalam kehidupan sosial budaya.Dalam kehidupan bidang politik. seperti dibentuknya lembaga-lembaga pemerintahan berdasarkan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. dan menghormati segala bentuk perbedaan atau kebhinekaan sebagai kenyataan hidup di sekitarnya dan sekaligus sebagai karunia dari Sang Pencipta. d. menerima.

2. Hal tersebut untuk menghilangkan rasa keterpencilan atau rasa keterasingan sebagai masyarakat serta meningkatkan efektivitas komunikasi antar golongan masyarakat dan antar daerah di dalam wilayah Negara Indonesia. Perhatian pada daerah frontier Ada beberapa prinsip kebijaksanaan yang dapat dikembangkan dalam mengatasi munculnya daerah frontier sebagai berikut: 1) Adanya perbaikan sistem sirkulasi di seluruh wilayah negara. . terutama pada daerah-daerah terpencil dan sepanjang daerah perbatasan negara. Implementasi Wawasan Nusantara dalam Hubungan antara Negara Indonesia dengan Bangsa-bangsa Lain di Dunia a.Implementasi Wawasan Nusantara dalam kehidupan pertahaan keamanan diharapkan akan menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran cinta tanah air dan bangsa. Dari sinilah diharapkan warga negara Indonesia siap menghadapi setiap ancaman yang membahayakan kehidupan bangsa dan negara. Tanpa jiwa bela negara. Itulah yang disebut dengan Nasionalisme Indonesia. maka dimungkinkan Bangsa dan Negara Indonesia di masa mendatang akan selalu terpuruk dan menjadi obyek pengaruh negara lain. perbaikan sistem sirkulasi dapat menghilangkan efektivitas pengawasan dan pengendalian masyarakat oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Itu menggambarkan bahwa Wawasan Nusantara akan mengarahkan warga negara Indonesia akan sikap. faham. dan semangat kebangsaan yang tinggi sebagai jati diri Bangsa Indonesia. Kesiapan warga negara Indonesia sesuai dengan jiwa bela negaranya akan mengantisipasi setiap ancaman sekecil apapun yang akan membahayakan keselamatan bangsa dan kedaulatan negara dari manapun datangnya. Di samping itu.

2) Upaya membangun pusat-pusat pertumbuhan di daerah terpencil atau daerah perbatasan sesuai dengan potensi daerah tersebut. Pemanfaatan Ruang Dirgantara Ruang dirgantara menurut pemanfaatannya dibagi menjadi dua bagian. kewenangan. Implikasi Hukum Laut Internasional dan Kaitannya dengan Wawasan Nusantara Hukum Laut Internasional (HLI) telah mengatur secara internasional hubungan hak. Pembangunan juga diharapkan memberi daya tarik baru yang mampu mengalihkan perhatian masyarakat di daerah perbatasan dari tempat pertumbuhan di negara-negara tetangga. yaitu ruang udara dan ruang antariksa. Sedangkan ruang antariksa merupakan ruang bebas yang berada di atas ruang udara. Upaya Indonesia tersebut mendapatkan kesepakatan berdasarkan UNCLOS tahun 1982 yang secara legal mendukung wilayah Indonesia sebagaimana dinyatakan dalam deklarasi Djuanda sesuai dengan prinsip Wawasan Nusantara. Pembangunan ini diarahkan untuk mewujudkan percepatan pemerataan kesejahteraan rakyat. b. Kewajiban negara ini menjadikan Bangsa Indonesia harus dapat mewujudkan kedaulatan atas wilayah yurisdiksi nasional yang sebagian besar berupa wilayah perairan atau laut. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa salah satu tujuan negara adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah daerah Indonesia. dan kewajiban negara atas laut. . Ruang udara merupakan ruang yang berada di atas wilayah suatu negara dengan batas-batas tertentu. Kerjasama ini dimaksudkan untuk menumbuhkan pusat-pusat kehidupan yang tidak merugikan bagi kedaulatan wilayah negara masing-masing. 3) Upaya mnejalin kerjasama dalam bidang budaya. c. ekonomi dan politik dengan negara tetangga yang berbatasan.

2) 3) Pengembangan industri angkutan udara sipil beserta infraPengembangan kekuatan penegak kedaulatan dan penjamin strukturnya yang berdaya saing global keamanan di ruang udara nasional. Pemanfaatan ruang dirgantara yang selalu dikaitkan dengan mempertahankankan kedaulatan dan keamanan kepentingan BAB 3 KETAHANAN NASIONAL .Upaya yang dapat dilakukan Negara Indonesia untuk memanfaatkan ruang dirgantara di masa-masa mendatang dapat menggunakan model sebagai berikut: 1) negara.

3. Landasan Idiil yaitu pancasila sebagai dasar falsafah dan ideology Negara. b. Latar belakang. Landasan Visional yaitu ketahanan nasional sebagai wawasan nusantara. Landasan Konstitusional yaitu kondisi ketahanan harus berdasarkan UUD 1945. dan bisa mengatasi hambatan – hambatan atau pun gangguan. konsepsi. Ketahanan nasional juga bisa diartikan sebagai kondisi dinamis suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan. Sedangkan konsepsi yang dimaksudkan adalah pemikiran suatu pengaturan dan penyelenggaraan dan model berfikir yaitu memandang suatu aspek kehidupan. mengandung kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional. Sebagai insane budaya. sebagai Konsepsi dan Model Berpikir Ketahanan sebagai suatu kondisi yang memberikan gambaran tentang keadaan agar bangsa dapat mempertahankannya. Latar belakang Ketahan nasional merupakan konsepsi yang dirumuskan dan dikembangkan oleh bangsa Indonesia dalam membina kehidupan nasional untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. dan kondisi ketahanan nasional 1. 2. Ketahanan Nasional sebagai Suatu Kondisi.A. Landasan Ketahanan Nasional a. Pokok pokok Pikiran tentang Ketahan Nasional 1. c. B. Pendekatan Asta Gatra Yaitu kehidupan nasional yang melihat 8 gatra yang saling mempengaruhi. manusia menjalin .

semangat nasional. kualitas diplomasi. menyikapi. Sifat Ketahanan Nasional Indonesia Nilai-nilai yang terkandung yaitu : madiri. kapasitas industry. C. wibawa. kesiapsiagaan militer. dengan memandang. manusia dengan cita-cita bersama. 2. Unsure unsure kekuatan : geografi. 3. Letak Geografis Yang menunjukkan keterkaitan letaknya dengan lingkungan. penduduk. 3. Pendekatan Kesejahteraan dan Keamanan Kedua hal ini sulit dipisahkan maka ini harus diserasikan agar upaya penciptaan Kesejahteraan rakyat memerlukan suasana yang aman dan tertib. D. karakter nasional. laut. Kekayaan Alam Merupakan segala sumber potensi alam yang terdapat di bumi. dan udara yang berada dalam wilayah kekuasaan Negara. dinamis. Keadaan dan Kemampuan Penduduk . dan kualitas pemerintahan. dll. dan berusaha menyelesaikan masalah yang timbul dengan memperhatikan keterkaitan yang saling menyatu. 2. manusia dengan kekuasaan. sumber alam. dan konsultasi serta kerjasama. Aspek Alamiah dalam Ketahanan Nasional 1. Model Berfikir Komprehensif Integral Yang berarti menyeluruh.suatu hubungan antara lain : manusia dengan Tuhan.

dan agama. Ideologi Dunia Ada liberalism. E. Agama sebagai Ideology Kitab suci merupakan sumber hokum utama dalam suatu Negara. Ideology liberal Yaitu kebebasan seluas-luasnya kepada setiap individu untuk melaksanakan hak-haknya. Ketahanan di Bidang Ideology .Penduduk emiliki suatu kualitas untuk melaksanakan pembangunan. Ideology Pancasila Pancasila sebagai gambaran wujud dari cita-cita bangsa Indonesia karena pancasila mempuanyi suatu garis besar yang mengandung banyak makna didalamnya. b. 2. sosialisme. komunisme. Ideology Komunis Masyarakat yang dicita-citakan oleh ideology ini yaitu masyarakat tanpa kelas atau sama rata sama rasa. Aspek Ideologi Yang dimsksud adalah manusia dalam kehidupannya yang mempunyai satu gagasan dalam mewujudkan cita-cita danprinsipprinsip suatu masyarakat. Aspek Sosial dalam Ketahanan Nasional 1. karena adanya Tuhan. 1. c. 3. a.

c. Pemerintah yang memiliki legitimasi yang kuat. 3.Nilai-nilai yang terkandung dalam suatu ideology tertentu merupakan suatu ketahanan yang akan melawan dengan pemikiran liberal serta harus relevan dengan system nilai sosial dan budaya bangsa Indonesia. b. Ketahanan di Bidang Politik Yang akan terwujud dengan adanya indicator : 1. Kehidupan Politik di Indonesia Indonesia masih berpegang pada politik luar negeri yaitu bebas aktif tapi tetap menegakkan prinsip dasar dalam Pembukaan UUD 1945. pelaksanaan. Kebijakan masyarakat. Aspek Ekonomi pemerintah yang sesuai dengan aspirasi a. 4. 2. 2. 3. Ekonomi Secara Umum . dan kebijakan. Masyarakat yang memiliki kesadaran politik yang tinggi. Aspek Politik a. Penegakan supremasi hokum sebagai pengendali bagi pengajuan tuntutan. Pengertian Politik Politik bisa diartikan dengan segala hal yang berkaitan dengan pembuatan.

Cabang yang paling penting dan yang menguasai hajat hidup orang banyak adalah milik negara. Bumi dan air dan kekayaan yang terkandung adalah milik Negara untuk kemakmuran rakyat. Perekonomian disusun sebagai usaha bersana berdasarkan asas kekeluargaan. Dalam memenuhi kebutuhan kita harus memproduksi suatu barang dan mendistribusikannya. Ekonomi Indonesia Pengelolaan dan pengembangan ekonomi Indonesia berdasarkan UUD 1945 antar lain : 1. Ketahanan system ekonomi terhadap goncangan dari luar system ekonomi d. Margin of safety dari garis kemiskinan dan tingkat pertumbuhan e. b.Ekonomi adalah segala sesuatu untuk memenuhi kebutuhan. Tingkat integrasi ekonomi nasional dengan ekonomi global . 2. c. Stabilitas Ekonomi b. Tingkat integrasi Ekonomi c. Keunggulan kompetitif produk – produk ekonomi nasional f. Ketahanan di Bidang Ekonomi Ini berkaitan dengan suatu dimensi yang meliputi : a. Kemantaban ekonomi dari segi besarnya ekonomi nasional g. 3.

c. dan Impor bahan baku. Struktur Sosial di Indonesia Struktur sosial di Indonesia sangat unik karena mempunyai lapisan-lapisan kelompok sosial dari yang masyarakat miskin sampai gedongan. a. Struktur ekonomi agraris. Factor-faktor yang Mempengaruhi Ketahanan di Bidang Ekonomi Factor tersebut yaitu : a.d. Factor modal d. Ketahanan di Bidang Sosial Budaya . Prasarana atau infrastruktur g. f. Adanya bencana. b. Bumi dan sumber alam antara lain : Kemampuan dalam pemanfaatan sepenuhnya. Aspek Sosial Budaya Aspek ini merupakan suatu gabungan yang saling berkaitan antar manusia dan kebudayaan yang timbul. Hubungan dengan ekonomi luar negeri. Kondisi Budaya di Indonesia Kebudayaan di Indonesia sangat beraneka ragam karena adanya berbagai keyakinan atau suku. Factor teknologi e. Tenaga kerja c. Factor manajemen 4. b.

Adanya lapisan masyarakat sehingga membentuk suatu integrasi yang mantab. tingkat kemampuan dan gelar kekuatan. . Postur kekuatan hankam Yang mencakup struktur kekuatan. b. walaupun banyak konflik tapi nilai kesatuan masih ada. Pokok-pokok pengertian tentang hankam Bahwa Indonesia selalu menyelesaikan masalah dengan cara damai. 5. Aspek Pertahanan dan Keamanan a. c. Ketahanan di bidang hankam Merupakan kesiapsiagaan bela Negara yang berisi kemampuan dan ketangguhan yang menjamin kelangsungan hidup bangsa dankesinambungan dalam pembangunan nasional.

Pengertian Politik dan Strategi Nasional 1. demokrasi tumbuh dengan kuat. apabila kondisi politik nasional yang merupakan faktor lingkungan dari usaha pembangunan berada dalam keadaan stabil. Pendahuluan Tujuan nasional bangsa Indonesia telah ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945. keamanan. Pengambilan keputusan (decision making) mengenai apakah yang menjadi tujuan dari sistem politik itu . Tujuan nasional tersebut hanya dapat dicapai dengan usaha pambangunan bangsa dan usaha itu hanya mungkin dilaksanakan. Politik Politik (politics) adalah bermacam . Kepentingan nasional tersebut dapat dijabarkan di dalam beberapa kepentingan nasional di tiap – tiap bidang kehidupan nasional yang selanjutnya dirumuskan menjadi beberpa sasaran nasional. B.BAB 4 POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL A.macam dalam kegiatan dalam suatu sistem politik (atau negara) yang menyangkut proses menentukan tujuan –tujuan dari sistem itu dan melaksanakan tujuan – tujuan itu. dalam arti sistem konstitusional dengan efektif. Dalam pembukaan UUD 1945 dapat ditemukan beberapa kepentingan nasional utama yaitu yang menyangkut kesejahteraan. Sasaran nasional hanya dapat diwujudkan atau dicapai dengan politik dan strategi nasional. kecerdasan bangsa dan hubungan internasional.tiap negara mempunyai suatu perangkat kepentingan nasional yang secara akumulatif berpuncak pada kepentingan nasional utama.hukum berjalan dan dapat ditegakkan dengan pasti. Disamping itu tiap .

c. Kebijaksanan Umum . dan pembagian (distribution). Sedangkan pengambilan keputusan menunjuk pada proses yang terjadi sampai keputusan itu tercapai. atau alokasi (allocation) (Budiarjo. Pengambilan Keputusan Keputusan adalah membuat pilihan di antara beberapa alternatif. a. pengambilan keputusan (decision making). perlu dimiliki kekuatan (power) dan kewenangan (authority) yang akan dipakai baik untuk membina kerja sama maupun untuk menyelesaikan konflik yang mungkin timbul dalam proses tersebut. b. Power struggle ini mempunyai tujuan yang menyangkut kepentingan seluluh masyarakat. Untuk melaksanakan tujuan – tujuan itu perlu ditentukan kebijaksanaan umum (publlic policies) yang menyangkut pengaturandan pembagian (distribution) atau alokasi (allocation) dari sumber–sumber dan resources yang ada.1998:8-13). Untuk melaksanakan kebijakan tersebut. d. Kekuasaan adalah kemampuan seseorang/suatu kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang/kelompok lain sesuai dengan keinginan dari perilaku. kekuatan (power). Politik adalah semua kegiatan yang menyangkut masalah merebutkan dan mempertahankan kekuasaan (power struggle). Negara adalah organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuatan tertinggi yang sah dan yang ditaati oleh rakyatnya.menyangkut seleksi antara beberapa alternatif dan penyususunan skala prioritas dari tujuan – tujuan yang telah dipilih itu. Pengertian politik mengandung aspek – aspek negara (state). kebijaksanaan (policy).

sumber daya nasional dan sarana serta prasarana nasional. Politik nasional itu meliputi: a. Pembagian Pembagian atau alokasi adalah pembagian atau penjatahan dari nilai nilai dalam masyarakat. dan memelihara harkat derajat dan potensi rakyat Indonesia yang pernah mengalami kehinan dan kemelaratan akibat penjajahan menuju sifat – sifat bangsa yang terhormat dan dapat dibanggakan. kebijaksanaan. 2. mengabdi. haluan. Politik luar negeri yang bersifat bebas aktif anti imperalisme dalam segala bentuk dan manifestasinya. Politik nasional dalam perumusannya dibagi dalam tahap – tahap utama yaitu: jangka panjang jangka menengah dan jangka pendek. Dalam buku ini politik diartikan segala hal yang berkenaan dengan bagaimana kebijakan itu disusun dan bagaimana kebijakan itu dilaksanakan. b. Politik adalah membagikan dan mengalokasikan nilai – nilai secara meningkat. usaha. dari negara dalam mencapai tujuan nasionalnya dengan membina dan menggunakan potensi nasional. meeninggikan. Hakikat politik nasional adalah kebijaksanaan nasional yang menjadi landasan serta arah baik penyusunan konsep strategi nasional.Politik Nasional Politik nasional adalah azas. Kebijaksanaan nasional merupakan manifestasi dan upaya pencapaian tujuan nasional melalui rumusan pokok kegiatan mencapai tujuan. e. Politik dalam negeri.adalah suatu kumpulan keputusan yang diambil oleh seorang pelaku atau kelomok politik dalam usaha memilih tujuan – tujuan dan cara – cara untukmencapai tujuan – tujuan itu. yang diarahkan kepada mengangkat. kepada kepentingan nasional dan amanat penderitaan rakyat serta diarahkan kepada pembentukan solidaritas .

arti strategi telah meluas jauh dari artinya semula menjadi tanggung jawab dari seorang pimpinan. Strategi Nasional Strategi nasional adalah pelaksanaan dari politik nasional. waktu. biaya maupun pelaksanaannya. dan hambatan. kondisi dan kemampuan disamping seni. Dalam masa damai maupun perang untuk mendukung pencapaian tujuan yang ditetapkan politik nasional. 3. Dalam perkembangannya sekarang ini. yang bersifat defentif aktif dan diarahkan kepada pengamanan serta perlindungan bangsa dan negara serta usahausaha nasional dan penanggulangan segala macam tantangan. bidang. d. Telaahan Strategi . Tahap-tahap Pemikiran Strategi Nasional 1. ancaman. c.kekuatan nasional (IPOLEKSOSBUDHANKAM).bangsa Asia Afrika dan negara – negara non-aligned. maka strategi nasional sebagai rencana dan pelaksanaan harus kenyal dan dinamis disesuaikan dengan situasi.Strategi Srategi berasal dari kata Yunani srategis yang diartikan sebagai the art of the general atau seni dari para jenderal. Bentuk pelaksanaan ini tersusun dalam program nasional yang bersifat lebih konkrit baik dari segi tempatt. 4. C. Politik pertahanan – keamanan. Strategi nasional adalah seni dan ilmu mengembangkan dan menggunakan kekuatan .antarbangsa terutama bangsa . Politik ekonomi yang bersifat swasembada/swadaya dengan tidak berarti mengisolasi diri. tetapi diarahkan kepada peningkatan taraf hidup dan daya kreasi rakyat Indonesia sebesar-besarnya.

dalam menelaah lingkungan politik nasional ini perlu diperhatikan beberapahal yang menyangkut: a.adalah suatu kajian terhadap lingkungan yang akan berpengaruh kepada strategi yang akan ditempuh. politik. Sikap dan pendirian. 2. ekonomi. sosial-budaya. Perkiraan Strategi Nasional . Pedoman nasional yang mencakup 1) Usaha pembiayaan 2) Pengadaan. tenaga manusia dan kekuatan inmateriil 3) Pengerahan usaha dan tindakan diantara sikap umum terhadap pengadaan modal. dan hankam. Pembidangan : Politik nasional mencakup sektor-sektor ideologi. pengarahan sumber-sumber material. maupun perang terbatas/ketegangan yang terjadi di dunia 2) Sikap politik luar negeri Indonesia bebas aktif terhadapberbagai masalah dunia 3) Sikap Indonesia terhadap perkembamgan rumah tangga ekonomi nasional dan masalah peranan ekonomi wilayah Asia Tenggara. pengembangan. sikap dalam hal yang mengenai Hankamrata. c. b. Oleh karenanya sikap ini seterusnya menjadi asas yang tidak dapat diabaikan. Pengendalian perencanaan dituangkan dalam strategi nasional. menggariskan sikap dan pendirian terhadap masalahmasalah nasional maupun internasional. memelihara perdamaian dan lain sebagainya dengan menggunakan prinsip-prinsip prioritasnya 4) Penentuan periode waktu d. e. Sasaran-sasaran masaing-masing bidang ditentukan sehingga tujuan politik nasional dapat dicapai. seperti: 1) Sikap Indonesia terhadap masalah hankam dari Asia Tenggara (Perang Indo-Cina).

Pengembangan sasaran alternatif dan secara bertindak c.Pada umumnya perkiraan strategi nasional terdiri dari: a. Analisis kekutaan d. Umumnya faktor tersedianya biaya dan tenaga yang menentukan luasnya suatu program nasional untuk dapat tidaknya dilaksanakan suatu cara bertindak yang dipilih. Data dan Informasi Data tidak lain dari bahan-bahan untuk dapat informasi. yaitu implikasi anggaran dalam hubungannya dengan ekonomi nasional. mengungkapkan informasi-informasi tentang faktor-faktor intern dan ekstern yang didapat dari organisasi. Faktor – faktor intern adalah faktorproduksi termasuk waktuyang dikuasai dalam suatu organisasi. Anggaran dan Pembiayaan Suatu strategi nasional harus dikembangkan tanpa mengabaikan strategi anggaran. Batas waktu penilaian strategis 3. atau dengan kata lain mengolah data. sehingga pembuat keputusan dapat mengetahui keseluruhan kemampuan – kemampuan yang dimilikinya. dan keseluruhan prospek anggaran serta kebutuhan – kebutuhan yang perlu didahului persiapannya dalam menunjang program-program nasional. Mempelajari lingkungan b. Perencanaan jangka menengah c. Perencanaan jangka pendek 4. Tingkat Perencanaan Untuk mencapai sasaran tersebut perlu disusun rencana dalam bentuk programprogram yang meliputi: a. . 5. yang dinamis. Perencanaan jangka panjang b.

D. Bangsa Indonesia sebagai “pemilik negara” . Negara sebagai “organisasi kekuasaan” b. Perumusan kebijakan (policy formulation) b. daya guna dan hasil guna sebesar mungkin dalam penggunaan sumber dana dan daya nasional dalam rangka mewujudkan tujuan nasional. Manajemen Nasional Sistem manajemen nasional merupakan suatu perpaduan dari tata nilai. serta tahap yang satu harus dapat menjadi landasan yang kokoh untuk tahap berikutnya. Pelaksanaannya harus melalui tahapan-tahapan pembangunan. Proses penyelenggaraan manajemen nasional: a. Tahap pembangunan inilah yang dituangkan ke dalam program pembangunan tahunan (Propeta) yang tujuannya untuk memperbaiki taraf hidup lahiriah dan rokhaniah secara utuh dan serasi. Tahap yang satu harus jelas kaitan dan fungsinya denagn tahap yang lain. dan Implementasi Otonomi Daerah 1. yang merupakan himpunan usaha untuk mencapai kekuatan. Pelaksanaan kebijakan (policy implementation) c. Penilaian hasil kebijakan (policy evaluation) Unsur-unsur pokok simenas dalam bidang ketatanegaraan: a. 2. Manajemen Nasional. tahap yang satu merupakan lanjutan dan peningkatan tahap yang sebelumnya. Politik Pembangunan Nasional Politik nasional dewasa ini adalah politik pembangunan. Politik Pembangunan Nasional.Faktor – faktor ekstern adalah semua tantangan yang dihadapi oleh organisasi. struktur dan proses.

pengendalian. artikulasi kepentingan. Daerah otonom adalah kesatuan masyarakat hokum yang mempunyai batas daerah tertentu. Simenas menjalankan beberapa fungsi dikelompokkan menjadi input yang meliputi sosialisasi politik. Fungsi pengambilan keputusan meliputi fungsi perencanaan. agregasi kepentingan. penerapan aturan. dan penilaian. Tata Politik Nasional (TPN) d. Tata Kehidupan Masyarakat (TKM) Pengambilan keputusan dalam proses simenas dilakukan oleh pihak yang berwenang dalam TAN dan TLPyang keputusan tersebut bersifat otoritatif. Pemerintah sebagai “pengelola negara” d. . Otonomi Daerah Otonomi daerah adalah kewenangan otonom untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat sesuai dengan peraturan perundangan. dan seleksi kepentingan. Sedangkan fungsi output meliputu fungsi pembuatan aturan. Masyarakat sebagai “unsur penunjang dan pemakai” Unsur utama simenas secara strukturtural: a. Tata Administrasi Negara (TAN) c. dan fungsi penghakiman atau penyelesaian perselisihan. Keputusan yang diambildidasarkan pada masukan (input) yang berasal dari TKM barupa aspirasi dan diproses sehingga menghasilkan keluaran (output) berupa kebijakan pemerintah yang otoritatif. yaitu keputusan yang mengikat dan harus ditaati oleh semua pihak. Tata Laksana Pemerintahan (TLP) b. berwenang mengurus dan mengatur kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.c. 3.

dana perimbangan keuangan.Masalah otomi daerah diatur dalam UU no. pertahanan keamanan. Oleh Karena itu. dan tahunan yang dilaksanakan unsure penyelenggara negara dan masyarakat di tingkat pusat dan daerah. menengah. serta kewenangan di bidang lain seperti kebijakan tentang perencanaan nasional dan pengendalian pembangunan nasional secara makro. moneter dan fiskal. teknokratik. kewenangan daerah kabupaten atau kota mencakup kewenangan dalam seluruh bidang-bidang pemerintahan kecuali kewenangan dalam politik luar negeri. partisipatif. Perencanaan pembangunan terdiri dari 4 tahapan. agama. pembinaan dan pemberdayaan SDM. Konsekuensi pemberian otonomi terutama adalah pembiayaan. yakni: a. 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah menggantikan UU no. Penetapan rencana . system administrasi negara dan lembaga perekonomian negara. Kewenangan propinsi sebagai daerah otonom mencakup kewenangan dalam bidang pemerintahan yang bersifat lintas kabupaten dan kota serta kewenangan bidang tertentu lainnya. Penyusunan rencana b. E. atas-bawah (top-down). Pengertian Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional adalah satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana-rencana pembangunan dalam jangka panjang. bawah-atas (bottom-up). konservasi. muncullah UU no. 22 tahun 1999. Berdasarkan UU tersebut. pembiayaannya harus didanai pemerintahan yang bersangkutan. 33 tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Perencanaan Pembangunan Nasional 1. pendayagunaan SDA serta teknologi canggih yang strategis. Pendekatan sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mencakup politik.dan standarisasi nasional. peradilan. karena semua urusan yang telah diserahkan kepada daerah.

Pertama. . Evaluasi pelaksanaan rencana adalah bagian dari kegiatan perencanaan pembangunan yang secara sistematis mengumpulkan data dan informasi untuk menilai pencapaian sasaran. maupun antar pusat dan daerah. Pengendalian pelaksanaan rencana d. azas proposionalitas. Pengendalian pelaksanaan rencana dimaksudkan untuk menjamin tercapainya tujuan dan sasaran pembangunan. menyiapkan rancangan rencana pembangunan yang bersifat teknokratik. Ketiga. menyeluruh. azas profesionalitas. dan azas akuntabilitas. melibatkan masyarakat dan menyelaraskan rencana pembangunan masing-masing jenjang pemerintahan. Mendukung koordinasi antar pelaku pembangunan. dan kinerja pembangunan. antar fungsi pemerintah. tujuan. Evaluasi pelaksanaan rencana Tahap penyusunan rencana dilaksanakan untuk menghasilkan rancangan lengkap suatu rencana yang terdiri atas 4 langkah. Kedua. azas tertib penyelenggaraan negara. berkeadilan. b. Azas dan tujuan Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional adalah bahwa pembangunan nasional diselenggarakan berdasarkan demokrasi dengan prinsip-prinsip kebersamaan. antar ruang. berkelanjutan. antar waktu. azas kepentingan umum. Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional bertujuan untuk: a. dan terukur. masing-masing instansi pemerintah menyediakan rancangan rencana kerja dan berpedoman pada rancangan rencana kerja. Keempat. serta kemandirian dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan nasional. penyusunan akhir rencana pembangunan. Adapun azas Umum Penyelenggaraan Negara meliputi azas kepastian hukum. azas keterbukaan.c. Menjamin teciptanya integrasi. berwawasan lingkungan. sinkronisai dan sinergi baik antar daerah. Tahap berikutnya adalah penetapan rencana menjadi produk hukum yang mengikat semua pihak yang melaksanakannya.

dan pengawasan. Penyusunan rencana akhir rancangan rencana pembangunan. Implementasi Politik dan Strategi Nasional . Rencana Pembangunan Tahunan Rencana Pembangunan Tahunan Nasional atau Rencana Kerja Pemerintah adalah dokumen untuk perencanaan nasional untuk periode 1 tahun. 4. F. RPJM Nasional ditetapkan dengan Peraturan Presiden paling lambat 3 bulan setelah presiden dilantik. d.c. 3. c. Menjamin tercapainya penggunaan sumberdaya secara efisien. Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan. b. Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) RPJP merupakan rencana pembangunan nasional 20 tahunan. Mengoptimalkan partisipasi masyarakat. dan berkelanjutan. Musyawarah perencanaan pembangunan. setelah disesuaikan dengan RPJM Nasional. 2. Penyusuna RPJP dilakukan melalui urutan: a. sedang Renstra-KL ditetapkan dengan Peraturan Pimpinan Kementrian/Lembaga. Ruang lingkup Perencanaan Pembangunan Nasional mencakup penyelenggaraan perencanaan makro semua fungsi pemerintah. Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RJPM) atau Renstra RJPM adalah dokumen perencanaan Kementrian/Lembaga untuk periode 5 (lima) tahun. Menteri menyusun rancangan RPJM Nasional dengan menggunakan rancangan rencana strategis Kementrian/Lembaga (Renstra-KL) dan berpedoman pada RPJP Nasional. Penyiapan rancangan awal rencana pembangunan. efektif. e. pelaksanaan. berkeadilan. penganggaran.

Strategi ini diarahkan untuk menyelamatkan sisitem ketatanegaraan RI berdasarkan semangat . Visi Pembangunan Nasional Tahun 2004-2009 a) Terwujutnya kehidupan mayarakat. Misi Pembangunan Nasioanal a) Mewujutkan Indonesia yang aman dan damai b) Mewujutkan Indonesia yang adil dan demokratis c) Mewujutkan Indonesia yang sejahtera. rukun. 1.Implementasi politik dan strategi nasional dalam bidang-bidang pembangunan nasional pada masa orde baru dituangkan dalam garis-garis besar haluan negara(GBHN). yang ditetapkan tanggal 19 januari 2005. kesetaraan. 3.7 tahun 2005 tentang rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJM) 2004-2009. 2. sehingga GBHN saat itu berfungsi sebagai landasan perncanaan pembangunan nasional. Strategi Pokok Pembangunan Nasional Strategi pokok pembangunan nasional : a) Strategi penataan kembali Indonesia. dan hak asasi manusia c) Terwujutnya perekonomian Indonesia yang mampu menyediakan kesempatan kerja dan penghidupan yang layak. Ketetapan MPR tentang GBHN menjadi landasan hukum presiden yang di jabarkan dalam bentuk Rencana Pembangunan lima tahun (Repelita) dengan DPR selanjutnya bersama pemerintah menyusun APBN. bangsa. dan damai b) Terwujutnya masyarakat bangsa dan negara yang menjunjung tinggi hukum. dan negara yang aman. Dokumen perencanaan pembangunan pada periode sekarang adalah rencana pembangunan yang dituangkan dalam peraturan presiden RI No. serta memberikan pondasi yang kokoh bagi pembangunan yang berkelanjutan. bersatu.

tetap tegaknya NKRI dan tetap berkembangnya pluralisme dan keberagaman dengan prinsip-prinsip bhinika tungal ika. b) Strategi pembangunan Indonesia. dan penagulanagn . Strategi ini diarahkan untuk membangun Indonesia di segala bidang yang merupakan wujud dari amanat yang tertera jelas dalam pembukaan UUD 1945. pengembangan kebudayaan yang berlandasan pada nilainilai luhur 3. konsekuen. misi dan strategi pembangunan nasioanal. meningkatkan keadilan dan penegakan hukum yang tercemin dari terciptanya sisitem hukum yang adil. terutama dalam pemenuhan hak dasar rakyat dan penciptaan landasan pembangunan yang kokoh. dan tidak diskriminatif 2. ketertiban. dengansasaran pokok : 1.jiwa. undang-undang dasar 1945. dan consensus dasar yang melandasi berdirinya suatu negara kebangsaan RI yang meliputi pancasila. terjamninnya keadilan gender bagi peningkatan perempuan dalam berbagai bidang pembangunan keamanan. dengan sasaran pokok: 1. Kaidah Pembanguanan Berdasarkan visi. peningkatan keriminaltas b) Mewujutkan Indonesia yang adil dan demokratis. peningkatan rasa saling percaya dan harmonisasi antar kelompok masyarakat 2. 4. maka disusunlah agenda pembangunan nasional 2004-2009 yaitu : a) Menciptakan Indonesia yang aman dan damai. nilai.

dengan menjaga momentum konsuldasi demokrasi yang sudah terbentuk berdasarkan hasil pemilu 2004 c) Meningkatkan kesejateraan rakyat Indonesia dengan sasaran pokok : 1. dan adil. berkurangnya kesenjangan antar wilayah yang tercermin dari meningkatnya peran pedesaan sebagai basis perumbuhan ekonomi 3. jujur. membaiki infra struktur yang ditunjukan oleh meningkatnya kualiata dan kuatitas berbagi sarana penunjang pembangunan.2% tahun 2009 serta terciptanya lapangan kerja yang mampu mengurangi pengangguran terbuka 5.3. 5. Kaidah Pelaksanaan Rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) nasional 2004-2009 merupakan penjabaran dari visi. RPJM nasional merupakan pedoman bagi kementerian atau lembanga dalam menyusun Rencana Strategis kementria atau lembaga juga pada pedoman bagi daerah untuk menyusun RPJM daerah. meningkatnya yang baik pelayanan kepada masyrakat dengan menyelenggarakan otonomi daerah dan pemerintah daerah 4. terlaksananya pemilu 2009 secara demokrasi. membaikan mutu lingkungan hidup dan pengelolahan sumber daya alam yang mengarah pada pengarusutan prinsip pembanguanan berkelanjutan 5. menurunkannya jumlah penduduk miskin 8. . misi dan program hasil pemilu yang dilaksanakan secara langsung 2004. meningkatkan kualitas manusia yang secara menyeluruh tercermin dari membaiknya indek pembanguanan manusia(IPM) 4. meningkatnaya pelayanan birokrasi kepada masyarakat 5.1% pada tahun 2009 2.

tujuan. dan kegiatan pokok pembangunan sesuai dengan tugas dan fungsinya. termasuk dunia usaha berkewajiban untuk melaksanakan program-progaram dalam RPJM nassional 2004-2009 dengan sebaik-baiknya. lembaga pemerintah non pemerintah.Untuk itu ditentukan kaidah-kaidah pelaksanaan sebagai berikut : a) Kementerian. kementerian perencanaan pembangunan nasional atau badan perencanaan pembangunan nasional berkewajiban untuk melakukan pemantauan terhadap penjabaran RPJM nasioanal ini ke dalam renstra KL dan RPJM daerah. pemerintah daerah. lembaga pemerintah non pemerintah berkewajiban untuk menyusun rencana strategis yang memuat visi. departemen. kebijakan. lembaga pemerintah non departemen. . b) Kementerian. dan pemerintah daerah berkewajiban menjamin konsistensi antara RPJM nasional 2004-2009 dengan renstra-Kl dan RPJM daerah. departemen. misi. c) Pemerintah daerah berkewajiban menyusun RPJM daerah yang menjabarkan visi. dsn program kepala daerah. departemen. misi. d) Kementerian. serta masyarakat. e) Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan RPJM nasional 2004-2009. strategi. program.