P. 1
Contoh Soal

Contoh Soal

4.0

|Views: 4,863|Likes:
Published by Viky Natadipura

More info:

Published by: Viky Natadipura on Oct 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/04/2013

pdf

text

original

CONTOH SOAL : 1.

Diketahui suatu penelitian terhadap hubungan antara nilai biaya periklanan dengan tingkat penjualan dari sebuah koperasi adalah sebagai berikut : (dalam ribuan rupiah)

Biaya periklanan 50 51 52 53 54

Tingkat Penjualan 40 46 44 55 49

Tentukan persamaan regresinya Berapa besarnya koefisien korelasi dan koefisien determinasinya ? Berapa besarnya kesalahan standar estimasinya ? Dengan tingkat signifikasi 10%, ujilah hipotesis yang menyatakan bahwa hubungan antara biaya periklanan dan tingkat penjualan sedikitnya 40%! Jawab : Langkah 1 : Menentukan variable X dan variable Y. Dalam soal ini variable biaya periklanan merupakan variable X dan tingkat penjualan merupakan variable Y. Langkah2 Membuat table regresi sederhana
Periklanan (X) 50 51 52 53 54 260 Tkt. Penjualan (Y) 40 46 44 55 49 234 (X)2 2500 2601 2704 2809 2916 13530 (Y)2 1600 2116 1936 3025 2401 11078 (XY) 2000 2346 2288 2915 2646 12195

:

Langkah 3 : Menentukan koefisien a dan koefisien b b = n ™XY ± ™X.™Y

1 .4 / 1.db) db = n ± 2 = 5-2 =3 t (0.714 Keputusan : terima Ho.638 Nilai hitung Sb = Se / ¥ ((™X2) ± ((™X)2 / n) = 4.7 a = ™Y ± b ™X n = {(234) ± 2. tolak Ha Kesimpulan : Pendapat yang menyatakan bahwa hubungan biaya periklanan dengan tingkat penjualan lebih kecil (<) dari 0.0.6 Langkah 4: Menentukan persamaan regresi linier sederhana Y = a + b (X) Maka persamaan regresi dalam soal ini adalah : Y = -93.24 / ¥(13530 ± (260)2 / 5) = 1.7 (260)} / 5 = -93.n ™X2 ± (™X2) = 5 (12195) ±(260)(234) 5 (13530) ± (260)2 = 2.342 = 1.76% .6 + 2.342 t hitung = b ± / Sb = 2.7 (X) Tingkat signifikan alpha = 0.7 . 3) = 1. dimana biaya mempengaruhi tingkat penjualan sebesar 57.4 adalah benar.1 Wilayah kritis t ( .

. Lakukan dengan cara yang sama untuk variabel bebas (independent).Regresi Linear Regresi linear adalah alat statistik yang dipergunakan untuk mengetahui pengaruh antara satu atau beberapa variabel terhadap satu buah variabel. Pada jendela yang ada. Interpretasi Output 1. Variabel yang mempengaruhi sering disebut variabel bebas. Langkah penghitungan analisis regresi dengan menggunakan program SPSS adalah: Analyse --> regression --> linear. yaitu regresi linear sederhana yaitu dengan satu buah variabel bebas dan satu buah variabel terikat. Mempunyai nilai antara 0 ± 1 di mana nilai yang mendekati 1 berarti semakin tinggi kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan varians variabel terikatnya. Maka variabel tersebut akan masuk ke kotak sebagai variabel dependen. Program komputer yang paling banyak digunakan adalah SPSS (Statistical Package For Service Solutions). terutama penelitian ekonomi. variabel independen atau variabel penjelas. Secara umum regresi linear terdiri dari dua. Koefisien a adalah konstanta (intercept) yang merupakan titik potong antara garis regresi dengan sumbu Y pada koordinat kartesius. Regresi Linear Sederhana Analisis regresi linear sederhana dipergunakan untuk mengetahui pengaruh antara satu buah variabel bebas terhadap satu buah variabel terikat. klik variabel terikat lalu klik tanda panah pada kota dependent. Lalu klik OK dan akan muncul output SPSS. Koefisien determinasi Koefisien determinasi mencerminkan seberapa besar kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan varians variabel terikatnya. dan regresi linear berganda dengan beberapa variabel bebas dan satu buah variabel terikat. Persamaan umumnya adalah: Y = a + b X. Variabel yang dipengaruhi sering disebut dengan variabel terikat atau variabel dependen. Dengan Y adalah variabel terikat dan X adalah variabel bebas. Analisis regresi linear merupakan metode statistik yang paling jamak dipergunakan dalam penelitian-penelitian sosial.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->