WTO (World Tourism Organization) Banyak orang, ketika mendengar organisasi internasional yang bernama WTO pasti langsung

menjawab WTO dengan kepanjangan World Trade Organization. Padahal tidak hanya World Trade Organization saja tetapi ada lagi dengan nama World Tourism Organization. Bedanya, sangat terlihat dari arti kepanjangannya dan juga bentuk organisasinya. World Trade Organization adalah badan resmi PBB sedangkan World Tourism Organization adalah badan khusus PBB. Tentang World Tourism Organization World Tourism Organization (WTO/UNWTO) adalah badan khusus PBB dan kepemimpinan organisasi internasional yang bergerak dalam bidang pariwisata internasional. Organisasi tersebut melayani seperti forum komunikasi global tentang permasalahan kebijakan pariwisata dan sumber yang bermanfaat untuk mencari wawasan pariwisata internasional. Mulanya WTO adalah International Union of Official Tourist Publicity Organization, (1925) dengan markas besar di Den Haag, Belanda. Setelah berakhirnya Perang Dunia II, nama organisasi diubah menjadi Internation Union for Official Tourism Organization (IUOTO), lalu markas besarnya dipindahkan ke Jenewa, Swiss. IUOTO sendiri adalah sebuah organisasi non pemerintah, yang menghimpun badan-badan kepariwisataan negara-negara. Baru pada tahun 1967, IUOTO mengeluarkan rekomendasi untuk mengubah dirinya menjadi suatu organisasi antar negara (multilateral). Setelah itu pada tahun 1974, didirikanlah WTO dengan markas di Madrid dan dikepalai oleh sekjennya yaitu Robert Lonati. Tujuan WTO Tujuan pokok WTO adalah untuk meningkatkan dan membangun pariwisata sebagai kontributor bagi pembangunan ekonomi, saling pengertian internasional, perdamaian, kemakmuran universal, HAM dan kebebasan dasar untuk semua tanpa memandang perbedaan ras, kelamin, bahasa dan agama. Dalam mendukung tujuan pokok ini, organisasi memberikan perhatian atas pembangunan negara-negara dalam bidang pariwisata. WTO telah membantu para anggotanya dalam industri pariwisata dunia, di mana diyakini pentingnya sektor tersebut untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja, menyediakan insentif untuk melindungi lingkungan dan warisan sejarah serta mempromosikan perdamaian dan saling pengertian di antara negaranegara. Peran WTO sebagai aktor HI Mengapa saya member contoh WTO sebagai salah satu contoh aktor HI? Hal ini terlihat dari peran WTO sangat banyak dalam dunia kerjasama internasional. Tahun 1963 merupakan awal dari munculnya peran WTO dalam kanca internasional. Pada tahun itu WTO (yang saat itu masih bernama IOUTO) mengajukan inisiatifnya untuk membuat konferensi dengan PBB yang dikenal dengan nama the United Nations Conference on Tourism and International Travel di roma. Konferensi itu membahas tentang pengajuan beberapa hal dan program yang diadopsi dari pengertian pariwisata yang sebenarnya. Lalu menghasilkan statistik internasional, penyederhanaan dari prosedur wisata internasional, dan kesimpulan umum untuk pembangunan sektor pariwisata. Pada tahun 1967, PBB atas saran WTO/IOUTO mendeklarasikan International Tourism Year (ITY) dengan slogan Tourism, Passport to the Peace. Pada tahun itu juga terlihat sekali beberapa

apa saja teori yang terkait dalam peran WTO ini di dunia? Mari kita lihat dan kita analisis. Itu merupakan contoh sederhananya saja dari pengaitan antara aktor hubungan internasional dengan studi teori-teorinya. kunjungan WTO ke Amerika Selatan menimbulkan kontribusi yang banyak. Dalam mengaitkan aktor HI dengan studi teori Hubungan internasional.negara merombak sektor pariwisatanya ke arah yang lebih baik. Marxism. Singkatnya seperti ini. Setelah membaca beberapa sumber. Apakah sudah tergambar. Analisisnya adalah pada ajaran liberalism yang berbicara “pada dasarnya manusia itu baik dan ingin bekerjasama” (John Locke). Mengapa Realism? Secara sederhana saja sudah terlihat ajaran dari Realism yang berbicara “ Negara merupakan aktor HI ”. Mengapa liberalism? Beginilah analisisnya. Di tahun 1994. Sebuah badan khusus PBB dan kepemimpinan organisasi internasional yang bergerak dalam bidang pariwisata internasional. Jika kita berbicara tentang suatu negara atau kita mengangkat negara sebagai contoh aktor hubungan internasional. Di era 2000an ini. Feminism. World Tourism Organization (WTO) adalah suatu organisasi internasional. mengingat gencarnya juga permasalahan pemanasan global. publikasi dll. Ekoturime adalah program (obyek) penarik turis sekaligus sebagai program pelestarian alam. politik. rangkaian rapat WTO dan PBB dalam pembangunan pariwisata mencanangkan tanggal 27 September sebagai World Tourism Day (hari pariwisata dunia). dan lain-lain. Ditahun 1990-an tepatnya ditahun 1991 dan 1992. Rangkaian kegiatan yang dilakukan termasuk seminar. aktor yang dipilih adalah World Tourism Organization. bisa saja satu aktor HI terlibat menyerempet 2 teori dalam perannya di dunia. ada Realism. budaya. Di tahun 1991. Mengaitkan Aktor-aktor HI dengan Pembelajaran Teori HI Banyak sekali teori hubungan internasional yang dipelajari. WTO dan UNESO mengenalkan kembali Silk Road (jalan sutra) dalam rapatnya di Uzbekistan. jika kita berbicara organisasi internasional pasti teori yang muncul adalah liberalisme. Pada tahun 1970 di Mexico. Pada kesempatan ini. Liberalism. masih sangat banyak namun jika dipaparkan satu-satu tidak akan ada habisnya. pertahanan dan keamanan) terlibat di kegiatan hubungan internasional bisa turut serta membantu dalam kegiatan PBB dan program MDGs-nya. WTO berpartisipasi dalam United Nations Conference on Environment and Development di Rio de Janeiro. sosial. Ada juga aktor HI yang menggunakan hanya 1 teori hubungan internasional untuk menjalankan peran internasionalnya. UNWTO berkomitmen untuk program Millenium Development Goals PBB. lokakarya. WTO mengenalkan ke semua negara programnya yang disebut ekoturisme. Dapat dipelajari bahwa sektor pariwisata pun yang tidak terlalu besar seperti sektor besar lainnya (ekonomi. teori yang terkait adalah liberalism. Lompat ke tahun 2000an. dengan sektor pariwisata bisa mengarahkan untuk menurunkan angka kemiskinan dan mendidik pembangunan yang dapat dipertahankan Sebenarnya bukan hanya ini peran-peran WTO di dunia. Ikthisarnya secara umum menyimpulkan bahwa perdamaian . Liberalisme juga berbicara tentang pengajuan syarat bagi sebuah tatanan dunia yang damai. Sebagai contoh negara. Dan di tahun 1992. program kerja yan berhasil dibuat di Buenos Aires adalah merekomendasikan takaran untuk keamananan di sektor pariwisata dan membuat peluang pariwisata untuk orang cacat di tahun 90-an. pasti teori yang muncul adalah Realism.

saling pengertian internasional.org . HAM dan kebebasan dasar untuk semua tanpa memandang perbedaan ras. Sebelum kita mengaitkaitkan . bahasa dan agama. ada peran dari kinerja WTO sendiri sejak mereka terbentuk.41 Refferensi Lainnya www. 1996. istilah Kant. New York : ST.merupakan suatu permasalahan negara yang lazim. Seperti yang tadi sudah dipaparkan pada analisis pertama tentang perwujudan kedamaian. Analisis ketiga adalah pembuktian kerja dari world tourism organization. Ini dapat membuktikan bahwa 2 point ini terkait. Liberalisme muncul pada abad ke-18 dan 19. [1] Organisasi merupakan sekelompok orang-orang yang baik yang berkumpul untuk melaksanakan tujuan yang satu. WTO juga muncul ketika berakhirnya perang dunia kedua sebagai suatu perwujudan rekonstruksi dunia. sebagai adanya reaksi penolakan pada perang dunia kedua. Kebanyakan mereka berusaha untuk membuat berbagai negara untuk bersatu dan menggalakan perdamaian dunia.Martin’s Press. Theories of International Relations. [1] Scott Burchill dan Andrew Linklater. kelamin. kemakmuran universal. Hal. perdamaian. walaupun hanya melalui sektor pariwisata mereka terlihat yakin untuk mewujudkannya secara bersama . Seperti kita ketahui bahwa tujuan WTO untuk meningkatkan dan membangun pariwisata sebagai kontributor bagi pembangunan ekonomi. Analisis kedua adalah pada letak waktu kedua point ini muncul. Bisa dianalisis bahwa world tourism organization muncul dengan memakai paham liberalism sebagai reaksi pemulihan kembali dunia. perdamaian bisa bersifat abadi.world-tourism.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful