P. 1
KONFLIK & INTEGRASI

KONFLIK & INTEGRASI

|Views: 188|Likes:
Published by Robby Cahyadi

More info:

Published by: Robby Cahyadi on Oct 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/03/2013

pdf

text

original

Bab II semester 1 th 2010

y Pengertian y configere = saling memukul y Suatu proses sosial antara 2 org atw lebih yang berusaha menyingkirkan pihak lain. y Sebagai akibat dari perbedaan2 dlm interaksi

.

.

.

.

y Perbedaan individu y Perbedaan latarbelakang kebudayaan y Perbedaan kepentingan y Perubahan2 nilai yg cepat .

y Konflik dg orangtua sendiri y Konflik dg anak2 sendiri y Konflik dg sanak keluarga y Konflik dg orang lain y Konflik di sekolah y Konflik dalam pemilihan pekerjaan y Konflik agama y Konflik pribadi .

& menciptakan norma baru y Mencapai keseimbangan antara kekuatan dlm masyarakat .y Dampak positif: y Memperjelas aspek2 kehidupan y Penyesuaian kembali norma & nilai y Mengurangi ketergantungan antar individu kelompok y Menghidupkan kembali norma lama.

& penaklukan . dominasi.y Meningkatkan solidaritas sesama kelompok (in group y y y y solidarity) Keretakan hubungan antar individu / kelompok Perubahan kepribadian Kerusakan harta benda & hilangnya nyawa Akomodasi.

Keretakan hubgn dgn sekolah lain 2 3 4 5 6 .No Konflik Faktor Penyebab macam Hasil / Akibat 1 Konflik dgn Sekolah lain pada pertandingan basket antar sekolah Tidak puas dgn hasil pertandingan Konflik antar kelompok sosial Hilangnya sportifitas.

Kekerasan adalah konflik2 sosial yg tdk terkendali oleh masyarakat atw mengabaikan sama sekali norma dan nilai2 sosial yg ada sehingga berwujud tindakan merusak (destruktif) .

y Masing2 kelompok menyadari akan adanya situasi konflik diantara mereka dan perlu dilaksanakan prinsip2 keadilan secara jujur y Pengendalian konflik tersebut hanya mungkin dilakukan apabila berbagai kekuatan sosial yang saling bertentangan itu terorganisir secara jelas y Setiap kelompk yang terlibat di dalam konflik harus mematuhi aturan permainan tertentu .

.y Konsolidasi : Terwujudnya pengendalian melalui DISKUSI antara pihak yg berkonflik mengenai permasalahan yg dihadapi y Mediasi : Pihak yg berkonflik menunjuk PIHAK KETIGA untuk memberi nasehat mengenai penyelesaian konflik namun TIDAK TERIKAT dgn nasihat tersebut. y Arbitasi : Pihak yg berkonflik menunjuk PIHAK KETIGA untuk memberi nasehat mengenai penyelesaian konflik dan HARUS menerima keputusan pihak ketiga tersebut.

.

y 4. y 2. . Konflik peranan y Konflik peranan timbul karena manusia memiliki lebih dari satu peranan dan tiap peranan tidak selalu memiliki kepentingan yang sama.y 1. Konflik tujuan y Konflik tujuan terjadi jika ada dua tujuan atau yang kompetitif bahkan yang kontradiktif. sehingga konflik dapat terjadi antar individu. Konflik kebijakan y Konflik kebijakan dapat terjadi karena ada ketidaksetujuan individu atau kelompok terhadap perbedaan kebijakan yang dikemukakan oleh satu pihak dan kebijakan lainnya. Konflik nilai y Konflik nilai dapat muncul karena pada dasarnya nilai yang dimilikisetiap individu dalam organisasi tidak sama. y 3. individu dengan kelompok. kelompok dengan organisasi.

Konflik terjadi dalam frekuensi yang tinggi dan menyita sebagian besar kesempatan individu untuk berinteraksi. y 2. Sebaliknya. . Ini menandakan bahwa problem tidak diselesaikan secara kuat. konflik yang konstruktif terjadi dalam frekuensi yang wajar dan masih memungkinkan individu-individunya berinteraksi secara harmonis. y 3. Dalam konflik yang konstruktif.Dipandang dari akibat maupun cara penyelesaiannya. Konflik diekspresikan dalam bentuk agresi seperti ancaman atau paksaan dan terjadi pembesaran konflik baik pembesaran masalah yang menjadi isu konflik maupun peningkatan jumlah individu yang terlibat. yaitu konflik destruktif dan konstruktif. Konflik dipandang destruktif dan disfungsional bagi individu yang terlibat apabila: y 1. Furman & McQuaid (dalam Farida. 1996) membedakan konflik dalam dua tipe yang berbeda. Dalam konflik yang konstruktif isu akan tetap terfokus dan dirundingkan melalui proses pemecahan masalah yang saling menguntungkan. Konflik berakhir dengan terputusnya interaksi antara pihak-pihak yang terlibat. kelangsungan hubungan antara pihak-pihak yang terlibat akan tetap terjaga.

nilai. norma. dan pranata sosial .y Merupakan proses penyesuaian unsur-unsur kehidupan yang berbada di dalam masyarakat y Penganut konflik berpendapat bahwa masyarakat terintegritas atas paksaan dan karena adanya saling ketergantungan diantara kelompok y Integrasi sosial akan terbentuk apabila sebagian besar masyarakat memiliki kesepakatan tentang batas2 teritorial.

Syarat2 terjadinya integrasi sosial : y Berhasil mengisi kebutuhan anggota masyarakat satu sama lain y Berhasil menciptakan konsensus mengenai nilai2 konsensus mengenai nilai2 dan norma sosial y Nilai2 dan norma sosial itu berlaku cukup lama dan dijalankan secara konsisten .

y Asimilasi y Akulturasi .

y Homogenitas kelompok y Besar kecilnya kelompok y Mobilitas geografis y Efektifitas dan efisiensi komunikasi .

Sebagaimana paparan di atas. Bangsa Indonesia telah memiliki kesadaran untuk bersatu menjadi satu bangsa yaitu bangsa Indonesia di dalam wilayah negara kesatuan republik Indonesia. walaupun dalam ukuran lain hal itu tidaklah demikian. Kondisi tersebut telah menempatkan negara Republik Indonesia termasuk negara multi etnik yang paling aman di dunia. bahwa sejarah negara kesatuan Republik Indonesia banyak dipenuhi dengan konflik yang disebabkan karena keragaman budaya suku bangsa. . namun harus diakui bahwa bangsa Indonesia mampu mengatasinya dan sampai sekarang telah tercipta suatu ketenangan dan keamanan.

Terciptanya budaya konsensus nasional di lembaga tertinggi negara dalam memecahkan masalah-masalah nasional yang didasari oleh musyawarah mufakat. serta Kerajaan Majapahit pada abad ke-14 M yang pusatnya berada di Jawa Timur. 2. yang kemudian dikenal dengan nama Sumpah pemuda yang melahirkan tekad untuk berbangsa satu bangsa Indonesia. dan berbahasa satu bahasa Indonesia. 4. Terdapat dua kerajaan yang mampu mempersatukan negaranegara kecil yang sebelumnya saling bersaing yang terdapat dalam wilayah negara Republik Indonesia. . bertanah air satu tanah air Indonesia. yaitu: 1. Dimulainya oleh para pendiri negara Republik Indonesia dengan menyepakati Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia. yaitu Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 dan 8 M yang pusatnya berada di Sumatra Selatan. 5. perjalanan sejarah negara kesatuan Republik Indonesia. maka terdapat sejumlah potensi yang memungkinkan terciptanya persatuan dan kesatuan nasional. Lahirnya kesepakatan di antara para pemuda Indonesia pada tahun 1928 yang menolak adanya penonjolan kesukubangsaan.Dalam perspektif integrasi nasional. dan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia. 3. Adanya perasaan senasib sependeritaan di kalangan seluruh bangsa Indonesia atas penjajahan selama tiga setengah abad (nasionalisme).

Sebutkan pengertian kekerasan 5. Sebutkan pengertian konflik sosial 2. Jelaskan macam2 pengendalian konflik .1. Sebutkan dampak positif konflik 4. Sebutkan faktor faktor yang menyebabkan konflik sosial 3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->