P. 1
Makalah Manajemen Tentang Organisasi

Makalah Manajemen Tentang Organisasi

|Views: 520|Likes:
Published by weka-online

More info:

Published by: weka-online on Oct 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/28/2012

pdf

text

original

MAKALAH MANAJEMEN TENTANG ORGANISASI, KOORDINASI, WEWENANG DELEGASI DAN PENYUSUNAN PERSONALIA ORGANISASI ORGANISASI, KOORDINASI, WEWENANG DELEGASI

DAN PENYUSUNAN PERSONALIA ORGANISASI A. Pengantar Banyak bentuk organisasi di masyarakat, misalnya negara, partai politik, perkumpulan masyarakat, bahkan bentuk organisasi yang paling kecil yaitu keluarga dan lain sebagainya. Kata organisasi mempunyai dua pengertian umum, yaitu sebagai suatu lembaga atau fungsional, seperti perguruan tinggi, rumah sakit, perwakilan pemerintah, perwakilan dagang, perkumpulan olah raga dan lain sebagainya, lainnya sebagai proses pengorganisasian pengalokasian dan penugasan para anggotanya untuk mencapai tujuan yang efektif. Dalam bab ini akan dibahas mengenai organisasi, wewenang delegasi, koordinasi dan tentang manajemen, serta penyusunan personalia. MAKALAH MANAJEMEN ORGANISASI, KOORDINASI, WEWENANG DELEGASI DAN PENYUSUNAN PERSONALIA ORGANISASI B. Definisi Organisasi (Organization) Pengorganisasian (organizing) merupakan proses penyusunan anggota dalam bentuk struktur organisasi untuk mencapai tujuan organisasi dengan sumber daya yang dimiliki dan lingkungan yang melingkupinya baik intern maupun ekstern. Dua aspek utama dalam organisasi yaitu departementasi dan pembagian kerja yang merupakan dasar proses pengorganisasian. James D. Mooney mengatakan “Organisasi yaitu bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersana, “ sedang Chester I. Bernard memberikan pengertian organisasi yaitu suatu system aktivitas kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. Organisasi merupakan proses untuk merancang struktur formal, mengelompokkan dan mengatur serta membagi tugas diantara para anggota untuk mencapai tujuan. Jadi organisasi dapat didefinisikan sebagai berikut : 1. Organisasi dalam arti badan yaitu kelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. 2. Organisasi dalam arti bagan yaitu gambaran skematis tentang hubungan kerjasama dari orang-orang yang terlibat dalam organisasi untuk mencapai tujuan bersama. Unsur-unsur dasar yang membentuk organisasi yaitu : 1. Adanya tujuan bersama 2. Adanya kerjasama dua orang atau lebih 3. Adanya pembagian tugas 4. Adanya kehendak untuk bekerja sama C. Struktur Organisasi Didefinisikan sebagai mekanisme-mekanisme formal organisasi diolah. Struktur ini terdiri dari unsur spesialisasi kerja, standarisasi, koordinasi, sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan ukuran satuan kerja. Faktor-faktor yang menentukan perancangan struktur organisasi yaitu :

Perbedaan teknologi yang digunakan untuk memproduksi output akan membedakan bentuk struktur organisasi. juga karyawan yang rajin dan malas. Ukuran satuan kerja MAKALAH MANAJEMEN ORGANISASI. Spesialisasi kegiatan 2. . diciptakan oleh Henry Fayol. 2. Kesatuan komando terjamin sepenuhnya karena pimpinan berada pada satu tangan. WEWENANG DELEGASI D. Proses pengambilan keputusan cepat. Unsur-unsur struktur organisasi terdiri dari : 1. Sentralisasi dan desentralisasi pembuatan keputusan 5. b. Pengelompokan segmen-segmen pekerjaan 5. Rasa solidaritas tinggi. d. Standarisasi kegiatan 4. Bentuk-bentuk Organisasi Bagan organisasi memperlihatkan tentang susunan fungsi-fungsi dan departementasi yang menunjukkan hubungan kerja sama.1. jumlah karyawan sedikit dan saling mengenal serta spesialisasi kerja belum tinggi. c. Koordinasi kegiatan 3. Organisasi Garis Merupakan bentuk organisasi tertua dan paling sederhana. 3. Pembagian kerja 2. 4. Bentuk Vertikal 3. Karyawan yang memiliki kecakapan yang tinggi serta yang rendah dapat segera diketahui. Tingkatan manajemen Adapun cara penggambaran bagan struktur organisasi menurut Henry G. Garis komando berjalan secara tegas. Kebaikannya : a. Kemampuan dan cara berpikir para anggota serta kebutuhan mereka juga lingkungan sekitarnya perlu dipertimbangkan dalam penyusunan struktur perusahaan. Bentuk Piramidal 2. KOORDINASI. Besarnya organisasi dan satuan kerjanya mempengaruhi struktur organisasi. Bentuk Horisontal 4. Strategi organisasi pencapaian tujuan. yaitu : 1. Hodges dapat digambarkan sebagai berikut : 1. Rantai perintah 3. Bentuk Melingkar Bentuk-bentuk organisasi dapat dibedakan atas : 1. Ciri-ciri bentuk organisasi ini yaitu organisasinya masih kecil. Tipe pekerjaan yang dilaksanakan 4. karena pimpinan berhubungan langsung dengan bawahan. Bagan ini menggambarkan lima aspek utama suatu struktur organisasi.

Koordinasi lebih baik karena adanya pembagian tugas yang terperinci. Organisasi Garis dan Staf Dianut oleh organisasi besar. 3.Kelemahannya : a. Karyawan terlalu memperhatikan bidang spesialisasi sendiri saja b. Bakat yang berbeda yang dimiliki oleh setiap karyawan dapat ditentukan menjadi suatu spesiali-sasi. Pembidangan tugas menjadi lebih jelas. Kesatuan komando berkurang. Koordinasi kurang baik pada tingkat staf dapat mengakibatkan adanya hambatan pelaksanaan tugas. e. Koordinasi berjalan lancar dan tertib. Dapat digunakan dalam organisasi yang besar maupun kecil. 2. b. Perintah-perintah menjadi kabur dengan nasehat dari staf. b. c. Kebaikannya : a. daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara otokratis. Kesempatan karyawan untuk berkembang terbatas. Kelemahannya : a. Pengambilan keputusan dapat cepat walaupun banyak orang yang diajak berkonsultasi. c. karena karyawan menjadi tidak saling mengenal. Organisasi ini dipakai pada perusahaan yang pembagian tugasnya dapat dibedakan dengan jelas. c. Kelemahannya : a. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu tugasnya memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pimpinan di dalam organisasi. c. Semangat kerja bertambah besar karena pekerjaannya disesuaikan dengan bakat dan kemampuan yang dimiliki. Terdapatnya pembagian tugas antara pimpinan dengan pelaksana sebagai akibat adaya staf ahli. Spesialisasi karyawan lebih efektif dan dikembangkan. b. d. Koordinasi menyeluruh sukar dilaksanakan. semangat kerja karyawan tinggi. Solidaritas kerja. Seluruh organisasi tergantung pada satu orang saja. Rasa solidaritas menjadi berkurang. apabila dia tidak mampu melaksanakan tugas maka seluruh organisasi akan terancam kehancuran. Kebaikannya : a. c. karena pimpinan masih dalam satu tangan. f. serta apapun tujuan perusahaan. d. g. Prinsip penempatan orang yang tepat pada posisi yang tepat pula. d. Organisasi Fungsional Organisasi yang disusun atas dasar yang harus dilaksanakan. Organisasi Panitia Organisasi dibentuk hanya untuk sementara waktu saja. Menimbulkan rasa kelompok yang sangat sempit dari bagian yang sama sehingga sering timbul konflik. setelah tugas selesai maka . b. karena atasan dengan staf dapat terjadi adanya perintah sendiri-sendiri padahal kewenangannya berbeda. 4.

Tanggung jawabnya tidak jelas. Kemungkinan pimpinan bertindak otoriter sangat kecil. organisasi negara. b. . Organisasi Formal : Yaitu sistem kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang dikoordinir untuk mencapai suatu tujuan yang ditetapkan secara rasional. organisasi regional. Ini merupakan bentuk organisasi yang paling umum dan bentuk dasar departementasi. karena faktor kreatifitas lebih dipentingkan. Organisasi Formal dan Informal Ragam arti organisasi banyak sekali seperti organisasi statis. organisasi internasional dan lain sebagainya. Proses pengambilan keputusan memerlukan diskusi yang berlarut-larut yang menghambat pelaksanaan tugas. Kebaikannya : a. Koordinasi kerja telah dibahas oleh suatu team. Macam bentuk departementasi yaitu : 1. Departementasi (Departementation) Efesiensi kerja tergantung kepada keberhasilan integrasi satuan-satuan yang bermacammacam dalam organisasi. F. organisasi daerah. Memusatkan keahlian organisasi d. organisasi jamak. dimana kedudukan dan fungsi-fungsi yang dilakukan tampak kabur. yaitu : Organisasi Statis : Yaitu gambaran skematis hubungan-hubungan kerjasama yang terdapat dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan. Ada beberapa saja yang akan dibahas di sini. b. karena tanggung jawabnya sama. Kebaikannya : a. mengadakan departementasi dan menetapkan wewenang. Segala keputusan dipertimbangkan masak-masak dalam pembahasan yang dalam dan terperinci. c. organisasi informal. organisasi dinamis. Menciptakan efisiensi melalui spesialisasi c. Memungkinkan pengawasan mana-jemen puncak terhadap fungsi-fungsi yang ada dalam organisasi. Pendekatan ini menjaga kekuasaan dan kedudukan fungsi-fungsi utama b. Kelemahannya : a. organisasi formal. Kreatifitas karyawan terhambat dan sukar untuk dikembangkan.selesailah organisasi tersebut. Organisasi Dinamis : Yaitu kegiatan yang berhubungan dengan usaha merencanakan skema organisasi. tugas dan tanggung jawab. Proses penentuan cara bagaimana kegiatan dikelompokkan disebutkan departementasi. Organisasi Informal : Yaitu kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang tidak dikoordinir untuk mencapai tujuan yang disadari tapi akhirnya mempunyai tujuan bersama. E. organisasi tunggal. Departementasi Fungsional Mengelompokkan fungsi yang sama atau kegiatan sejenis untuk membentuk satuan organisasi. c.

Memusatkan pada kepentingan tugasnya e. Koordinasi harus berkesinambungan. Menciptakan konflik antar fungsi b. tenaga kerja. Faktor yang menjadi pertimbangan adalah bahan baku. dimana tiap divisi merancang. Koordinasi (Coordination) Untuk melihat kemampuan seorang manajer dalam memimpin dan melakukan koordinasi dilihat dari besar kecilnya jumlah bawahan yang ada dalam tanggung jawabnya. b. a. sehingga ada unsur pengendalian guna menghindari tiap bagian bergerak sendiri-sendiri yang merupakan kodrat yang telah ada dalam setiap bagian. yaitu rangkaian kegiatan yang saling menyambung. selalu terjadi. b. Para anggota berpandangan lebih sempit serta kurang inovatif. pemasaran. Pedoman Koordinasi : a. KOORDINASI. Kebaikan dan Habatan Koordinasi yang Efektif Kebaikan : . wilayah. sebab tanpa ini setiap karyawan tidak mempunyai pegangan mana yang harus diikuti. c. dan proses. yang dikenal sebagai rentang manajemen. Struktur ini dipakai bila teknologi pemrosesan dan metode pemasaran sangat berbeda. Koordinasi didefinisikan sebagai proses penyatuan tujuan-tujuan perusahaan dan kegiatan pada tingkat satu satuan yang terpisah dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu. pelayanan. langganan. G. Umpan balik yang lambat d. 2. Koordinasi harus terpusat. WEWENANG DELEGASI DAN PENYUSUNAN PERSONALIA ORGANISASI 2. transportasi dan lain sebagainya. ingat bahwa organisasi merupakan kumpulan dari orang-orang yang punya kebutuhan dan keinginan berbeda. terutama dalam kegiatan pengelompokkan penjualan. yang akhirnya akan merugikan organisasi itu sendiri. keterpaduan pekerjaan menunjukkan keadaan yang saling mengisi dan memberi. Adanya kemacetan pelaksanaan tugas c. dengan ujud saling memberikan informasi yang relevan untuk menghindarkan saling tumpang tindih tugas yang satu dengan tugas yang lain. selalu diusahakan dan selalu ditegaskan adanya keterkaitan dengan kegiatan sebelumnya. Struktur organisasi divisional atas dasar produk Setiap departementasi bertanggung jawab atas suatu produk yang berhubungan. c. Pengelompokkan kegiatan atas dasar tempat dimana operasi berlokasi atau menjalankan usahanya. Departemen Devisional Dengan membagi divisi-divisi atas dasar produk. Koordinasi harus terpadu. Koordinasi harus menggunakan pendekatan multi instansional. memproduksi dan memasarkan produknya sendiri. d. Struktur organisasi divisional atas dasar langganan Pengelompokkan kegiatan yang dipusatkan pada penggunaan produk. MANAJEMEN TENTANG ORGANISASI. 1.Kelemahannya : a. Koordinasi dibutuhkan sekali oleh para karyawannya. Struktur organisasi divisional atas dasar wilayah.

yaitu : 1) Sistem informasi vertikal. karena adanya keseimbangan antar bagian. Pertama rentang manejemen mempengaruhi penggunaan efisiensi dari manajer dan pelaksanaan kerja efektif dan bawahan mereka. Wewenang yang bersifat informal. rencana dan tujuan sebagai dasar bertindak. Perbedaan dalam formalitas struktur 3. Disini belum ada ketentuan yang pasti berapa seharusnya bawahan yang ada dalam tanggung jawabnya. Bawahan yang terlalu banyak kurang baik. Skedul kerja saling terkait sehingga menjamin penyelesaian pekerjaan tepat pada waktunya. Perbedaan dalam orientasi waktu c.a. untuk mendapatkan kerjasama yang baik . Rentang Manajemen (Span of Control) Prinsip rentang manajemen berkaitan dengan jumlah bawahan yang dapat dikendalikan secara efektif oleh seorang manajer.Hubungan langsung . b. Tiap bagian akan memperoleh infor-masi yang jelas dalam partisipasi pencapaian tujuan dan tahu peranan-nya masing-masing sehingga dapat memberikan saran dan komentar ter-hadap kemungkinan ketidak serasian antar bagian. Pengertian rentang manajemen dapat bermacammacam ada yang mengatakan span of control. Beban tiap bagian tidak terlalu berat. demikian pula jumlah bawahan yang terlalu sedikit juga kurang baik.Hubungan silang MAKALAH ORGANISASI. Wewenang ( Authority ) Wewenang merupakan syaraf yang berfungsi sebagai penggerak dari pada kegiatankegiatan. span of authority. Kedua. b.Hubungan kelompok langsung . dengan membiarkan informasi dipertukarkan dan keputusan dibuat pada tingkat dimana informasi diperlukan. adanya hubungan antara rentang manajemen dengan struktur organisasi. Menggunakan pendekatan teknik-teknik dasar manajemen yang berupa hirarki manajerial. Berapa sebenarnya bawahan seorang manajer agar manajer dapat melaksanakan tugasnya dengan efektif dan efisien. I. b. KOORDINASI. Kelemahan : a. Komunikasi ini bisa di dalam atau di luar lantai perintah. WEWENANG DELEGASI DAN PENYUSUNAN PERSONALIA ORGANISASI H. Perbedaan tiap bagian dalam orientasi pencapaian tujuan. Perbedaan orientasi antar pribadi d. Ada beberapa hubungan lateral : . 2) Hubungan lateral (horizontal). Ada dua alasan mengapa penentuan rentang yang baik dan tepat. Meningkatkan koordinasi potensial bila tiap bagian saling tergantung satu dengan lainnya serta lebih luas dalam ukuran dan fungsi. Pendekatan Untuk Mencapai Koordinasi yang Efektif a. c. penyaluran data-data melalui tingkatan-tingkatan organisasi. Koordinasi ini dapat ditingkatkan dengan melalui dua cara. span of attention atau span of supervition. dimana semakin sempit tentang manajemen struktur organisasi akan berbentuk “tall” sedang rentang manajemen yang melebar akan membentuk struktur organisasi “flat” yang berarti tingaktan manajemen semakin sedikit.

Kekuasaan panutan ( referent power ) didasarkan atas identifikasi orang dengan pimpinan dan menjadikannya sebagai panutan. Kekuasaan pengendalian informasi ( control of information power ) berasal dari pengetahuan yang tidak dipercaya orang lain. ditegur. 2. Tanggung jawab dan akuntabilitas tanggung jawab ( responsibility yaitu kewajiban untuk melakukan sesuatu yang timbul bila seorang bawahan menerima wewenang dari atasannya. Wewenang ini berasal dari tingkat masyarakat yang sangat tinggi dan secara hukum diturunkan dari tingkat ke tingkat. 5. Yang penting untuk diperhatikan bahwa wewenang . Wewenang berfungsi untuk menjalankan kegiatan-kegiatan yang ada dalam organisasi. 6. Kekuasaan ( power ) yaitu kemampuan untuk melakukan hak tersebut. Kekuasaan pribadi ( personal power ) berasal dari para pengikut dan didasarkan pada seberapa besar para pengikut mengagumi. Memahami kominikasi tersebut 2. Kekuasaan paksaan ( Coercive power ) berasal dari apa yang dirasakan oleh seseorang bahwa hukuman ( dipecat. Chester Bamard mengatakan bahwa seseorang bersedia menerima komunikasi yang bersifat kewenangan bila memenuhi : 1. Agar wewenang yang dimiliki oleh seseorang dapat di taati oleh bawahan maka diperlukan adannya. dengan cara mempengaruhi individu. suaka. dan sebagainya ) akan diterima bila tidak melakukan perintah. Berdasarkan teori penerimaan ( acceptance theory of authority ) wewenang timbul hanya bila hal diterima oleh kelompok atau individu kepada siapa wewenang tersebut dijalankan dan ini tidak tergantung pada penerima ( reciver ). yaitu teori formal ( pandangan klasik ) dan teori penerimaan. Hani Handoko membagi wewenang dalam dua sumber. Wewenang dapat diartikan sebagai hak untuk memerintah orang lain untuk melalukan atau tidak melakukan sesuatu agar tujuan dapat tercapai T. Kekuasaan balas jasa ( reward power ) berupa uang.dengan bawahan. Tidak menyimpang dari tujuan organisasi 3. besarnya ini tergantung pada besarnya pendelegasian orang yang menduduki posisi tersebut. Menurut jenisnya kekuasaan dibagi menjadi dua yaitu : a. tidak bertentangan dengan kepentingan pribadi 4. 2. Menurut sumbernya wewenang dibagi menjadi : 1. b. perkembangan karier dan sebagainya yang diberikan untuk melaksanakan perintah atau persyaratan lainnya. pengalaman dan kepemimpinan. keputusan. 1. Disamping itu wewenang juga tergantung pada kemampuan ilmu pengetahuan. mampu secara mental dan phisik untuk mengikutinya. Wewenang formal merupakan wewenang pemberian atau pelimpahan dari orang lain. ini dilakukan dengan pemberian atau penahanan informasi yang dibutuhkan. respek dan merasa terikat pada pimpinan. kelompok. Kekuasaan sah ( legitimate power ) Berkembang dari nilai-nilai intern karena seseorang tersebut telah diangkat sebagai pemimpinnya. Kekuasaan ahli ( expert power ) yaitu keahlian atau ilmu pengetahuan seseorang dalam bidangnya. 3. Kekuasaan posisi ( position power ) yang didapat dari wewenang formal. 4. Akuntability yaitu permintaan pertanggung jawaban atas pemenuhan tanggung jawab yang dilimpahkan kepadanya.

Kesederhanaan 6. Kualifikasi yang harus dipenuhi oleh orang yang duduk sebagai taf yaitu dengan menganalisa melalui metode kuisioner. . metode observasi. Punya semangat kerja sama yang ramah 4. 3. Tugas yang dilakukan oleh ini merupakan tugas-tugas pokok dari suatu organisasi atau perusahaan. Menerima hasil pertanggung jawaban bawahan atas kegiatan yang dilimpahkan. J. Dalam pengetatan yang harus dibuat oleh organisasi dalam saat yang kritis ditentukan oleh pilihan terhadap departemen lini atau staff ini tergantung dari situasi yang dihadapi.yang diberikan harus sama dengan besarnya tanggung jawab yang akan diberikan dan diberikan kebebasan dalam menentukan keputusan-keputusan yang akan diambil. 3. Pengetahuan yang luas tempat diamana dia bekerja 2. Staf di dalam melaksanakan fungsinya tidak secara langsung terlibat dalam kegiatan utama perusahaan atau organisasi. Konsekkuensi organisasi yang menggunakan staf yaitu menambah biaya administrasi struktur orgasisasi menjadi komplek dan kekuasaan. memberi rekomendasi konsultasi pada personalia lini. kekuasaan dan menghukum. 4. tanggung jawab serta akuntabilitas. Melimpahkan sebagian wewenangnya kepada orang yang di tunjuk 3. 5. Pengaruh dapat timbul karena status jabatan. Lini Dan Staf Staf tugasnya memberi layanan dan nasehat kepada manajer dalam pelaksanaan suatu kegiatan. Pengaruh ( influence ) yaitu transaksi dimana seseorang dibujuk oleh orang lain untuk melaksanakan suatu kegiatan sesuai dengan harapan orang yang mempengaruhi. Baishline mengajukan enam pokok kualifikasi yang harus dipengaruhi oleh seorang staf yaitu : 1. Kemauan baik dan optimis Kualifikasi utama yaitu memiliki keahlian pada bidangnya dan punya loyalitas yang tinggi. kesehatan yang baik. inisiatif. Menetapkan dan memberikan tujuan serta kegiatan yang akan dilakukan 2. pertimbangan yang baik dan kepandaian yang ramah. Hal yang perlu diperintahkan dalam mendelegasikan suatu kegiatan kepada orang yang ditunjuk yaitu: 1. Wewenang Staf ( Staff authority ) Yaitu hak para staf atau spesialis untuk menyarankan. Wewenang lini ( Lini Authority ) Yaitu atasan langsung memberi wewenang kepada bawahannya. Orang yang ditunjuk mempunyai kewajiban dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan agar tercapainya tujuan. metode wawancara atau dengan menggabungkan ketiganya. pemilikan informasi lengkap juga penguasaan saluran komunikasi yang lebih baik. wujudnya dalam wewenang perintah dan tercermin sebagai rantai perintah yang diturunkan ke bawahan melalui tingkatan organisasi. Punya sifat kesetiaan tenaga yang besar. Kestabilan emosi dan tingkat laku yang sopan.

Ternyata dengan desentralisasi tugas dan wewenang semua kegiatan dimonitor secara cepat dan tepat. Penilaian pelaksanaan kerja karyawan 7. Ukuran dan tingkat pertumbuhan organisasi 3. Latihan dan pengembangan karyawan 6. Proses penyusunan personalia terdiri atas : 1. KOORDINASI. 8. Pemberian balas jasa dan penghargaan 8. Tersedianya peralatan pengawasan yang efektif 6. Penyeleksian tenaga kerja 4. Penyebaran geografis organisasi 5. Filsafat manajemen 2. Penarikan tenaga kerja 3. Ada faktor yang mempengaruhi derajat desentralisasi yaitu : 1. kepala devisi atau kepala cabang dan lain sebagainya. Perencanaan dan pengembangan karier. Perencanaan sumber daya manusia 2. sedangkan desentralisasi berhubungan dengan sampai dimana manajer melimpahkan wewenangnya kepada bawahan. MAKALAH MANAJEMEN TENTANG ORGANISASI. WEWENANG DELEGASI DAN PENYUSUNAN PERSONALIA ORGANISASI . Karakteristik organisasi lainnya. Startegi dan lingkungan organisasi 4. Penyusunan Personalia ( Staffing ) Proses Penyusunan Personalia Fungsi ini dilaksanakan dalam dua tipe lingkungan. Sentralisasi Dan Desentralisasi Sentralisasi berarti ada pemutusan dalam pendelegasian wewenang pada tingkat atas. Pengenalan dan orientasi organisasi 5. apakah hanya sampai kepala bagian. yaitu lingkungan eksternal yaitu semua faktor diluar organisasi yang secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi organisasi dan lingkungan internal yaitu semua factor di dalam organisasi. Keanekaragaman produk dan jasa 7.K. Kualitas manajer L.

ensiklopedia bebas .OSIS Dari Wikipedia bahasa Indonesia.

2 Buku terbuka o 3. delapan lipatan pita. Anggota OSIS adalah seluruh siswa yang berada pada satu sekolah tempat OSIS itu berada. OSIS diurus dan dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS.1 Bunga bintang sudut lima dan lima kelopak daun bunga o 3.6 Pelangi merah putih o 3.4 Tangan terbuka o 3.5 Biduk o 3. empat buah kapas.1 Wawasan Wiyatamandala 2 Struktur organisasi 3 Arti lambang o 3.Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. lima . Seluruh anggota OSIS berhak untuk memilih calonnya untuk kemudian menjadi pengurus OSIS. Daftar isi [sembunyikan] • • • 1 Latar belakang berdirinya OSIS o 1. cari Logo OSIS Organisasi Siswa Intra Sekolah (disingkat OSIS) adalah suatu organisasi yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).3 Kunci pas o 3. Biasanya organisasi ini memiliki seorang pembimbing dari guru yang dipilih oleh pihak sekolah.7 Tujuh belas butir padi.

Pembangunan Nasional dilaksanakan di dalam rangka pembangunan bangsa Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia. memperkuat kepribadian dan mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air. maka diperlukan sekolah sebagai lingkungan pendidikan yang merupakan jalur pendidikan formal yang sangat penting dan strategis bagi upaya mewujudkan tujuan tersebut. seperti yang tercantum pada Pembukaan Undang-undang Dasar 1945. Mengingat tujuan pendidikan dan pembinaan generasi muda yang ditetapkan baik di dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 maupun di dalam garis-garis besar Haluan Negara amat luas lingkupnya. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. mempertinggi budi pekerti. mencerdaskan kehidupan bangsa. Di dalam garis-garis besar haluan Negara ditetapkan bahwa pendidikan nasional berdasarkan Pancasila. agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa. maka upaya pembinaan kesiswaan perlu diselenggarakan untuk menunjang perwujudan sekolah sebagai Wawasan Wiyatamandala. [sunting] Wawasan Wiyatamandala Dengan memperhatikan kondisi sekolah dan masyarakat dewasa ini yang umumnya masih dalam taraf perkembangan. bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang maha Esa.8 Warna kuning 3.10 Warna merah putih [sunting] Latar belakang berdirinya OSIS Tujuan nasional Indonesia. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dan secara operasional diatur melalui Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. baik melalui proses belajar mengajar maupun melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler. kecerdasan dan keterampilan.o o o daun kapas 3.9 Warna coklat 3. adalah melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum.84 tanggal 1 Oktober 1984 perihal Wawasan Wiyatamandala sebagai sarana ketahanan . Berdasarkan surat Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah nomor: 13090/CI. Garis-garis Besar Haluan Negara juga menegaskan bahwa generasi muda yang di dalamnya termasuk para siswa adalah penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan nasional yang berdasarkan Pancasila dan undang-undang dasar 1945. Pembangunan pendidikan merupakan bagian dari Pembangunan Nasional.

kegiatan kurikuler. serta menciptakan suatu kondisi kemampuan dan ketangguhan yakni memiliki tingkat keamanan. [sunting] Struktur organisasi Pada dasarnya setiap OSIS di satu sekolah memiliki struktur organisasi yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. mempertinggi budi pekerti. mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Antara guru dengan orang tua siswa harus ada saling pengertian dan kerjasama yang baik untuk mengemban tugas pendidikan. Namun. ko-kurikuler. 5. di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Kepala sekolah mempunyai wewenang dan tanggung jawab penuh untuk menyelenggarakan seluruh proses pendidikan dalam lingkungan sekolahnya. mengeterapkan Wawasan Wiyatamandala yang merupakan konsepsi yang mengandung anggapan-anggapan sebagai berikut: • • • • • Sekolah merupakan wiyatamandala (lingkungan pendidikan) sehingga tidak boleh digunakan untuk tujuan-tujuan diluar bidang pendidikan. biasanya struktur keorganisasian dalam OSIS terdiri atas: • • • Ketua Pembina (biasanya Kepala Sekolah) Wakil Ketua Pembina (biasanya Wakil Kepala Sekolah) Pembina (biasanya guru yang ditunjuk oleh Sekolah) . kebersihan. Para guru. maka dalam rangka usaha meningkatkan pembinaan ketahanan sekolah bagi sekolah-sekolah di lingkungan pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasra dan Menengah. 3. namun harus mencegah masuknya sikap dan perbuatan yang sadar atau tidak. Upaya untuk mewujudkan Wawasan Wiyatamandala antara lain dengan menciptakan sekolah sebagai masyarakat belajar. kegiatan kokurikuler. pembinaan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). 4. betapapun sulitnya keadaan yang melingkunginya. yang harus berdasarkan Pancasila dan bertujuan untuk: 1. ketertiban. dan ekstrakurikuler dapat berlangsung dengan mantap. Untuk mengimplementasikan Wawasan Wiyatamandala perlu diciptakan suatu situasi di mana siswa dapat menikmati suasana yang harmonis dan menimbulkan kecintaan terhadap sekolahnya. meningkatkan ketakwaan teradap Tuhan yang maha Esa. dapat menimbulkan pertientangan antara kita sama kita.sekolah. keindahan. sehingga proses belajar mengajar. dan ekstra-kurikuler. dan kekeluargaan yang mantap. Departemen pendidikan dan kebudayaan. 2. memperkuat kepribadian. Sekolah harus bertumpu pada masyarakat sekitarnya. harus senantiasa menjunjung tinggi martabat dan citra guru sebagai manusia yang dapat digugu (dipercaya) dan ditiru. meningkatkan kecerdasan dan keterampilan.

ajar. Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifikasi artikel. Kunci pas adalah alat kerja yang dapat membuka semua permasalahan dan kunci pemecahan dari segala kesulitan. tolong hapus pesan ini. [sunting] Buku terbuka Belajar keras menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi. adab. aktif. dan amal. Dan biasanya dalam struktur kepengurusan OSIS memiliki beberapa pengurus yang bertugas khusus mengkoordinasikan masing-masing kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah. agar menjadi warga negara yang baik dan berguna. [sunting] Kunci pas Kemauan bekerja keras akan menumbuhkan rasa percaya pada kemampuan diri dan bebas dari ketergantungan pada belas kasihan orang lain. [sunting] Arti lambang Arti bentuk dan warna lambang OSIS: [sunting] Bunga bintang sudut lima dan lima kelopak daun bunga Generasi muda adalah bunga harapan bangsa dengan bentuk bintang sudut lima menunjukkan kemurnian jiwa siswa yang berintikan Pancasila. . merupakan sumbangsih siswa terhadap pembangunan bangsa dan negara. menyebabkan siswa berani mandiri. yaitu: abdi. Para siswa berdaya upaya melalui lima jalan dengan kesungguhan hati. Setelah dirapikan. Kelima jalan tersebut dilukiskan dalam bentuk lima kelopak daun bunga.• • • • • • • • • Ketua Umum Wakil Ketua I Wakil Ketua II Sekretaris Umum Sektetaris I Sekretaris II Bendahara Wakil Bendahara Ketua Sekretaris Bidang (sekbid) yang mengurusi setiap kegiatan siswa yang berhubungan dengan tanggung jawab bidangnya.

[sunting] Warna merah putih Warna kebangsaan Indonesia yang menggambarkan hati yang suci dan berani membela kebenaran. berpijak pada kepribadian dan budaya sendiri serta rasa nasional Indonesia. empat buah kapas. yang melaju di lautan hidup menuju masa depan yang lebih baik. . untuk kepentingan dirinya dan sesama mereka. [sunting] Pelangi merah putih Tujuan nasional yang dicita–citakan adalah masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila. [sunting] Biduk Biduk / perahu. bangsa dan negara.[sunting] Tangan terbuka Kesediaan menolong orang lain yang lemah sesama siswa dan masyarakat yang memerlukan bantuan dan pertolongan. lima daun kapas Pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah peristiwa penegakan jembatan emas kemerdekaan Indonesia mengandung nilai–nilai perjuangan ’45 yang harus dihayati para siswa sebagai kader penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional. sebagai salah satu sumbangsih nyata kepada tanah air. [sunting] Tujuh belas butir padi. Suatu kehormatan bila generasi muda diberi kepercayaan untuk berbuat baik dan bermanfaat melalui organisasi. yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera baik material maupun spiritual. [sunting] Warna coklat Warna tanah Indonesia. yang menunjukkan adanya sikap mental siswa yang baik dan bertanggung jawab. delapan lipatan pita. Kemerdekaan yang telah ditebus dengan mahal perlu diisi dengan partisipasi penuh para siswa. [sunting] Warna kuning Sebagai dasar lambang yaitu warna kehormatan/agung. yaitu tujuan nasional yang dicita – citakan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->