P. 1
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah

|Views: 1,660|Likes:
Published by madanipress

More info:

Published by: madanipress on Oct 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/10/2013

pdf

text

original

MAKALAH PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KINERJA GURU DI SDN SUMBERJAYA

03

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Dosen: Dr. Dwi Deswary, M.Pd

Disusun oleh: KELOMPOK I Siti Maryam Sri Rohayani Asmunih Tatik Winarsih Kokom Komariah Anih Rohani PROGRAM PASCA SARJANA JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA OKTOBER 2010

......................................12 2...............................18 B...................................................12 1...........10 BAB II KERANGKA BERPIKIR DAN PENGAJUAN HIPOTESIS............................................. Sikap terhadap Profesi.........16 3............................25 C...............................................................................................7 C............. Budaya Kerja............................................32 DAFTAR PUSTAKA.......................... Latar Belakang Masalah..................22 C...................................................................... Kerangka Berpikir............................................12 A..31 F.............................................................................................................. Metode Analisis Data......... Kegunaan Penelitian. Tujuan Penelitian..........................1 B................30 E................................... Disiplin Kerja.............................................................1 A................... Deskripsi Teoretis............................................................................. Pembatasan Masalah........... Identifikasi Masalah................. Metode Penelitian.................................................................DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN................. Metode Pengambilan Contoh................................................................................................ Pengajuan Hipotesis......9 E.............................................25 B.38 ............................. Metode Penyusunan Instrumen....................... Tempat dan Waktu Penelitian........... Perumusan Masalah......................8 D......................28 D.....................................................................23 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A...........

yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. berilmu. mandiri. berakhlak mulia. berilmu. kreatif. sehat. Pasal 3: Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.1 Untuk mencapai tujuan berdasarkan amanat pasal 3 UU Sisdiknas di atas. kreatif. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Bab II pasal 3. sehat. 1 .BAB I PENDAHULUAN A. cakap. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. mandiri. Fungsi dan Tujuan. Latar Belakang Masalah Pendidikan yang bermutu tinggi dan berkualitas baik merupakan salah satu syarat bagi keberhasilan tercapainya tujuan pendidikan nasional sesuai yang diamanatkan dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) pada Bab II Dasar. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. berakhlak mulia. cakap. maka diperlukan banyak syarat dan faktor demi keberhasilan pencapaian tujuannya.

3 Berdasarkan aturanaturan tersebut. pendidikan dasar. dan pendidikan menengah dilaksanakan berdasarkan standar pelayanan (2) minimal dengan prinsip manajemen berbasis sekolah/madrasah. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah pasal 14. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-undang No. Dikuatkan dengan Undang-undang No.Salah satu regulasi yang telah ditetapkan pemerintah untuk mendukung pencapaian keberhasilan pendidikan nasional. 3 2 . Pengelolaan satuan pendidikan tinggi dilaksanakan berdasarkan prinsip otonomi. jaminan mutu. Dalam konteks school based management. dan evaluasi yang transparan. sekolah harus meningkatkan keikutsertaan masyarakat lokal dalam pengelolaannya untuk meningkatkan kualitas dan efisiensinya. Bab XIV ayat 1-3. 4 Lihat Penjelasan Bab XIV ayat 1-3 UU Sisdiknas. (3) Ketentuan mengenai pengelolaan satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. pendidikan dikelola secara otonom dengan mekanisme pendidikan berbasis masyarakat (community-based management) dan manajemen berbasis sekolah (school-based management).4 Manajemen berbasis sekolah merupakan bentuk alternatif pengelolaan sekolah dalam rangka desentralisasi pendidikan. atau yang oleh pemerintah pusat dilimpahkan wewenang penanganannya kepada pemerintah daerah. yang ditandai Ibid.2 Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pendidikan merupakan salah satu bidang yang didesentralisasi. akuntabilitas. ditetapkan dalam bagian lain (Pasal 51 UU Sisdiknas) yang menyebutkan bahwa: (1) Pengelolaan satuan pendidikan anak usia dini.

Inilah tugas berat bagi para guru maupun kepala . partisipasi masyarakat yang relatif tinggi. kualitas pendidikan seringkali dipandang tergantung kepada peran guru dalam pengelolaan komponenkomponen pengajaran yang digunakan dalam proses belajar mengajar serta bagaimana gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam memimpin satuan pendidikan bernama sekolah.adanya kewenangan pengambilan keputusan yang lebih luas di tingkat sekolah. Meskipun banyak faktor yang mempengaruhi kualitas maupun keberhasilan proses kinerja sebuah sistem atau organisasi. Oleh sebab itu. keterampilan memperoleh dan memberikan informasi (informatical skills). serta bertumpu pada kerjasama dengan masyarakat (community-based relation). namun bisa dikatakan bahwa yang paling dominan mempengaruhi keberhasilan kinerja dalam proses pendidikan adalah faktor sumberdaya manusia (SDM) yang berhubungan langsung dalam proses pendidikan tersebut yang tak lain adalah para guru dan kepala sekolah. terdapat peluang yang luas bagi stakeholders pendidikan di tingkat sekolah (guru dan kepala sekolah) untuk tampil guna mengambil peran dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan di sekolah. Berdasarkan uraian di atas. Keleluasaan pengambilan keputusan pada tingkat sekolah dimaksudkan agar sekolah dapat mengoptimalkan pengelolaan sumber daya dengan mengalokasikannya sesuai dengan prioritas program serta agar sekolah dapat lebih tanggap terhadap kebutuhan setempat yang ditunjang dengan sistem pendukung seperti keterampilan mengelola (managerial skills).

Peningkatan kemampuan secara fungsional kepala sekolah sehingga mampu berperan sesuai dengan tugas. Peranan Kepala Sekolah dalam rangka mutu pendidikan sangat penting karena dapat mempengaruhi berhasil dan tidaknya proses pendidikan itu sendiri. merintis. (3) pengarahan. gaya kepemimpinan kepala sekolah merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap kinerja para guru yang pada akhirnya mempengaruhi kualitas mutu sekolah. menegakkan disiplin.akan berpengaruh kuat untuk mencapai kinerja guru yang baik. Dengan perkataan lain bahwa Kepala Sekolah adalah salah satu penggerak pelaksanaan manajemen pendidikan yang berkualitas. mendorong. Penerapan gaya kepemimpinan kepala sekolah yang tepat dan efektif --dalam pengambilan keputusan. Hal ini dapat dilakukan jika kepala sekolah mampu melakukan fungsi-fungsi manajemen dengan baik yang meliputi: (1) perencanaan. (2) pengorganisasian. Dalam konteks otonomi sekolah. Sebagai manajer yang baik.sekolah yang pada dasarnya hanya dapat dilaksanakan oleh guru maupun kepala sekolah yang memiliki kinerja yang tinggi. wewenang. kepala sekolah harus mampu mengatur agar semua potensi sekolah dapat berfungsi secara optimal dalam mendukung tercapainya tujuan sekolah. dan memantapkan sekaligus sebagai administrator. maupun mempengaruhi guru untuk melakukan pekerjaan yang efisien dan efektif-. dan tanggung jawabnya. dan (4) pengawasan. Motivasi kerja akan timbul dalam diri setiap guru apabila . Kepala Sekolah dituntut untuk bertindak profesional dan fungsional sebagai manajer dan pemimpin yang efektif serta menjadi pembangkit semangat.

motivasi kerja guru. Perumusan Masalah Dari uraian latar belakang di atas dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut: 1. Pembatasan Masalah Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi kinerja. dan bimbingan dari kepala sekolah jelas akan mempengaruhi hasil kinerja guru yang akan berdampak pada mutu pendidikan. Di samping itu. Bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru . perhatian. dukungan. yaitu motivasi. fasilitas kerja. B. gaya kepemimpinan. dan kepuasan yang ditunjukkan oleh kepala sekolah. kesesuaian. dan kinerja guru. kepercayaan. Identifikasi Masalah Dari uraian latar belakang di atas dapat diidentifikasi berbagai permasalahan dalam peningkatan kinerja guru sebagai tulang punggung keberhasilan suatu proses pendidikan. Namun yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah gaya kepemimpinan kepala sekolah. komunikasi yang lancar antar sesama guru maupun guru dengan kepala sekolah otomatis akan dapat meningkatkan kinerja. lingkungan kerja. dan sebagainya. D.ada perhatian. C. Kurangnya motivasi.

2. Bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kepala sekolah terhadap kinerja guru. . Bagaimana pengaruh motivasi kepala sekolah terhadap kinerja guru. serta 3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->