P. 1
Modul 2 Perekonomian 2 Sektor v2

Modul 2 Perekonomian 2 Sektor v2

|Views: 1,128|Likes:

More info:

Published by: Tia Juniati Suryanto on Oct 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/25/2013

pdf

text

original

Sections

  • 1. PANDANGAN KLASIK
  • 2). Gol. Ekspektasi Rasional
  • 3). Ekonomi Segi Penawaran
  • 4). Gol KEYNESIAN BARU
  • 5.Berbagai kebijakan apa yang digunakan pemerintah untuk mengatasi

MODUL 2

PANDANGAN KLASÌK
DAN KEYNES
PENENTUAN KEGIATAN EKONOMI
Dibedakan menjadi :
1. Pandangan Klasik ( Masa sekitar Adam Smith
1776)
2. Masa Keynes (1936)
3. Masa Kini (sesudah Keynes)
Perbedaan dari aspek :
aktor yang menentukan tingkat bunga
aktor yg menentukan tingkat kegiatan ekonomi suatu
negara.
Pasar tenaga kerja
1. PANDANGAN KLASÌK
Didasarkan pada keyakinan bahwa dalam perekonomian
tidak akan terdapat kekurangan permintaan ¨ SUPPLY
CREATES ÌTS OWN DEMAND¨ :
Corak kegiatan ekonomi SUBSÌSTEN
Hanya terdapat dua pelaku ekonomi ( Rumah
tangga dan perusahaan ) disebut juga :
Ekonomi Dua Sektor).
Kegiatan perdagangan sangat terbatas dan pada
umumnya dilakukan dengan : sistem Barter.
Penerima pendapatan tidak melakukan kegiatan
menabung (saving)
SIRKULASI ALIRAN PENDAPATAN
DLM. EKONOMI SUBSISTEN
SirkuIasi AIiran Pendapatan daIam
EKONOMI MODERN
Menurut Pandangan KLASIK :
1. Suku bunga ditentukan oleh keinginan masyarakat untuk
melakukan tabungan dan keinginan pengusaha untuk investasi.
leksibilitas suku bunga akan menyebabkan keadaan dimana
jumlah tabungan pada kesempatan kerja penuh sama dengan
investasi.
2. Kekurangan permintaan dan pengangguran sifatnya hanya
sementara saja, mekanisme pasar akan mengembalikan tingkat
kegiatan ekonomi pada full employment karena fleksibilitas
tingkat bunga, tingkat upah dan tingkat harga.
3. leksibilitas tingkat upah akan mewujudkan full employment.
Apabila pada satu tingkat upah nominal tertentu terjadi
pengangguran, akan berlaku penyesuaian dalam pasar tenaga
kerja. Tingkat upah turun dan permintaan TK bertambah, pada
akhirnya tingkat upah yang lebih rendah, permintaan dan
penawaran TK akan seimbang, dan tercapai full employment
kembali.
Menurut Pandangan KLASIK : PENENTUAN
TINGKAT PEREKONOMIAN
. Berdasarkan keyakinan bahwa full employment akan selalu
tercapai, maka : Tingkat output negara (Pendapatan
Nasional) ditentukan oleh kemampuan faktor produksi
dalam menghasilkan barang dan jasa, yang dinyatakan
dalam persamaan berikut :
Y = f ( K, L, R, T ) aspek Penawaran
Dimana :
K : jumlah barang modal /kapital yang tersedia
L : jumlah dan kualitas TK/labor
R : jumlah kekayaan alam/resources
T : tingkat teknologi
PENENTUAN SUKU BUNGA KLASIK
PENENTUAN TINGKAT UPAH KLASIK
2. PANDANGAN KEYNES
Keynes mengkritik pandangan Klasik dengan
argumentasi sbb :
1. Tabungan bukan ditentukan oleh suku bunga tetapi
oleh tingkat pendapatan masyarakat. Makin tinggi
pendapatan masy. Makin tinggi tabungan.
2. Suku bunga bukan ditentukan oleh penawaran dana
utk tabungan dan permintaan utk investasi, tetapi
oleh permintaan dan penawaran uang.
3.Menurut Klasik, tingkat upah adalah fleksibel, menurut
Keynes tingkat upah tidak fleksibel, walaupun terjadi
banyak pengangguran tingkat upah tidak akan turun,
dan pengangguran tetap terjadi.
PANDANGAN KEYNES
. Pendapatan nasional bukan ditentukan oleh faktor produksi yang
tersedia, tetapi oleh : PENGELUARAN AGREGAT dan
PERMÌNTAAN AGREGAT (AE) atau yang keduanya disebut sbg.
PERMÌNTAAN EEKTÌ. Pengeluaran agregat yang terjadi selalu
kurang dari pendapatan nasional potensial, dan menyebabkan
pengangguran TK selalu terjadi.
5. Ìnvestasi yg dilakukan pengusaha adalah lebih kecil dari tabungan
rumah tangga pada saat full-employment. Oki, pengeluaran agregat
lebih kecil dari produksi barang dan jasa menimbulkan
pengangguran.
Berdasarkan kritik2nya tersebut, Keynes dalam bukunya THE
GENERAL THEORY O EMPLOYMENT, ÌNTEREST AND MONEY
mengemukakan sbb :
Pengeluaran agregat dibedakan menjadi komponen : konsumsi RT,
investasi perusahaan, pengeluaran pemerintah dan ekspor.
PENENTU TABUNGAN :
KLASIK VS KEYNES
PENENTU SUKU BUNGA:
KLASIK VS KEYNES
PENENTU KEGIATAN
PEREKONOMIAN KEYNES
Kegiatan pereknomian ditentukan oleh besarnya
PERMÌNTAAN EEKTÌ ( yaitu permintaan agregat
yang disertai oleh kemampuan untuk membayar
barang dan jasa.
Permintaan agregat :
1. Konsumsi RT (C)
2. Ìnvestasi Perusahaan (Ì) perkembangan
selanjutnya, ditambah dng :
3. Pengeluaran pemerintah (G)
. Ekspor (E).
PENGELUARAN AGREGAT DAN PENENTUAN
TINGKAT KEGIATAN PEREKONOMIAN
PENDAPATAN
NASIONAL
(triliun Rp.)
PENGELUARAN
AGREGAT
(triliun Rp.)
KEGIATAN
EKONOMI
100 127
200 250 EKSPANSI
300 325
400 400 SEIMBANG
500 475
600 550 KONTRAKSI
700 650
KESEIMBANGAN KEGIATAN
PEREKONOMIAN
3. PANDANGAN SESUDAH KEYNES
Dapat dibedakan menjadi pemikiran yaitu :
1). Monetaris.
2). Ekspektasi Rasional (Klasik Baru)
3). Segi Penawaran.
). Keynesian Baru
. MONETARIS
(MiIton Friedman
1.Sistem pasar cukup efisien dalam mengatur kegiatan
ekonomi dan mampu menyebabkan perekonomian
selalu beroperasi pada full employment, o.k.i.
riedman tidak menghendaki campur tangan
pemerintah yg berlebihan.
2.Tidak setuju pada Keynes yg menekankan kepada
peranan pengeluaran agregat dalam mempengaruhi
kegiatan ekonomi, tetapi yang berperanan justru
penawaran uang, yang sangat penting dlm
mempengaruhi kegiatan ekonomi dan tingkat harga.
3.Kebijakan pemerintah, apabila diperlukan lebih
menyukai kebijakan moneter, krn kebijakan fiskal
tidak terlalu besar efeknya thd kegiatan
perekonomian.
2. GoI. Ekspektasi RasionaI
( KIasik Baru
Didasarkan pada 2 asumsi :
1. Bahwa semua pelaku ekonomi bertindak secara rasional.
2. Sesuai pendapat ahli2 Klasik oleh krn itu disebut : New
Clasical Economics; Teori Ekspektasi Rasional
berpendapat bahwa semua jenis pasar beroperasi secara
efisien dan dapat dengan cepat membuat penyesuaian2
terhadap perubahan yang terjadi.
Tingkat harga dan tingkat upah dapat dengan mudah
mengalami perubahan, Semua pasar bersifat Persaingan
sempurna, dan informasi yang lengkap akan selalu
diketahui oleh semua pelaku ekonomi perekonomian
selalu beroperasi pada full employment, dan kebijakan
Diskresioner (moneter maupun fiscal) tidak akan
mempengaruhi kegiatan ekonomi.
. Ekonomi Segi Penawaran.
Bermula dari pemikiran penasehat ekonomi masa Ronald
Reagan.
Mengemukakan bahwa kebijakan moneter dan fiscal
yang bersifat EKSPANSÌ, akan sangat meningkatkan
penggunaan tenaga kerja, dan akan diikuti oleh
meningkatnya harga sehingga kedaan stagflasi akan
berangsur pulih.
Kebijakan pemerintah berupa :
1. Mengurangi pengeluaran pemerintah.
2. Menurunkan tingkat pajak, terutama dari golongan
masyarakat yang berpendapatan tinggi.
3. Penswastaan perusahaan pemerintah yg tidak penting
peranannya dalam masyarakat.
. Mendorong persaingan yg lebih sempurna di pasar
barang dan pasar faktor produksi.
. GoI KEYNESIAN BARU
mendukung pendapat Keynes
Gol ini menunjukan kelemahan mekanisme pasar
dalam pasar barang dan pasar faktor produksi, yg
mengakibatkan penyimpangan yg berkepanjangan
dari full employment ada kemungkinan berlakunya
kekakuan (harga dan upah tidak fleksibel) sehingga
akan terjadi kelebihan permintaan atau penawaran
barang.
Khususnya di Pasar Tenaga Kerja bukanlah Pasar
Persaingan sempurna, upah tidak mudah berubah,
sehingga pasar tidak menjamin tercapainya
kesempatan kerja penuh (ull employment).
PENDEKATAN BARU dIm anaIisis
makroekonomi Grafik AD-AS
Kurva AD dan kurva AS akan menentukan tingkat
kegiatan ekonomi yang dicapai, pendapatan
nasional, dan tingkat kesempatan kerja dan tingkat
harga yang tercapai.
* Kurva AD ditentukan oleh pengeluaran agregat (AE)
dan keseimbangan permintaan dan panawaran uang.
* Sedangkan kurva AS menggambarkan jumlah barang
yang akan diproduksikan dan ditawarkan sektor
perusahaan pada berbagai tingkat harga.
ANALISIS AD-AS PENENTUAN TINGKAT
KESEIMBANGAN PENDAPATAN NASIONAL
MODUL 2
PEREKONOMÌAN 2 SEKTOR DAN
TERJADÌNYA KESEÌMBANGAN
IRI-IRI : PEREKONOMIAN 2 SEKTOR
(PEREK.TERTUTUP SEDERHANA
. Sektor perusahaan menggunakan faktor
produksi yang dimiIiki RT.
2. Sebagian besar pendapatan yang
diterima RT digunakan untuk konsumsi.
. Sisa pendapatan RT akan ditabung daIam
institusi keuangan.
. Perusahaan akan meIakukan investasi
akan meminjam tabungan ke Institusi
keuangan.
PENDAPATAN NASIONAL
DiIihat dari sumbernya:
Keterangan :
Y = besarnya pendapatan nasionaI/th
= besarnya konsumsi RT/th
I = besarnya investasi perusahaan /th
Permintaan yang datang dari rumah tangga individu adaIah
permintaan barang & jasa untuk memenuhi konsumsi
kebutuhan hidupnya, jadi berupa barang KONSUMSI ( .
Sedangkan permintaan yang berasaI perusahaan umumnya
ditujukan untuk membeIi barang modaI, karena itu disebut
INVESTASI ( I
Sedangkan I (investasi pada modeI ini kita anggap sbg
VARIABEL EKSOGEN, tetapi sebenarnya I merupakan
fungsi dari Suku bunga, atau fungsi dari Pendapatan
nasionaI
Y ÷ C + I
PENDAPATAN NASIONAL
DiIihat dari penggunaannya :
Keynes berpendapat : tingkat konsumsi dan tabungan
terutama dipengaruhi oIeh pendapatan RT.
Faktor Iainnya :
Harta warisan
Suku bunga
Kebiasaan berhemat
Distribusi pendapatan
Tersedia/tidaknya dana pensiun
Keadaan perekonomian
Y÷C+S
FUNGSI KONSUMSI
MP = c = A / A Y
MP (marginal propensity to consume) besarnya
tambahan konsumsi ( yang disebabkan karena
tambahan Y
NiIai MP(c 0,5 < c 5
MP = , berarti seIuruh pendapatannya digunakan
untuk konsumsi
MP < , berarti sebagian pendapatan untuk
konsumsi, sebagian untuk ditabung.
AP ( Average Propensity to consume/hasrat konsumsi
rata-rata : adaIah perbandingan besarnya konsumsi
pada tiap tingkat pendapatan AP = / Y
C ÷ a + c Y
MENEMUKAN FUNGSI KONSUMSI
jika diketahui konsumsi pada 2 tingkat pendapatan nasional
= (APn - MP Yn + MP.Y
FUNGSI TABUNGAN
S ÷ -a + ( 1- c ) Y
÷ -a + s Y
MPS = s = A S / A
APS = S / Y
!S (marginal propensitv to save) : ialah perbandingan antara
bertambahnya saving dengan bertambahnya pendapatan
nasional yang mengakibatkan saving termaksud.
A!S (average propensitv to save) : ialah perbandingan besarnya
saving dengan besarnya pendapatan nasional yg bersangkutan
HUBUNGAN : Fungsi Konsumsi
dengan Fungsi Saving
W!C + !S ÷ 1
WA!C + A!S ÷ 1
KETERANGAN GAMBAR :
a : perpotongan antara fungsi konsumsi dengan sumbu
verticaI , disebut juga KONSUMSI OTONOM
c : kemiringan atau Iereng fungsi konsumsi disebut juga
MP
(-c : disebut juga kemiringan fungsi tabungan disebut
juga MPS
E : titik perpotongan antara fungsi konsumsi dengan
garis penoIong = Y disebut juga titik impas (BREAK
EVEN POINT, karena pada titik itu = Y artinya semua
pendapatan tepat habis dikonsumsi.
Di sebeIah kiri titik E > Y, terjadi pengurangan
tabungan untuk menutup kekurangan pendapatan, atau
tabungan negatif ( DISSAVING
Di sebeIah kanan titik E < Y, terjadi konsumsi Iebih
keciI dari pendapatan, terjadi tabungan positif sebesar =
Y - (SAVING
PENDAPATAN NASIONAL EKUILIBRIUM
PADA PEREKONOMIAN 2 SEKTOR
1). Dengan mensubstitusi fungsi konsumsi
kedalam fungsi pendapatan nasional .
2). Dengan syarat ekuilibrium S = Ì
Y = 1 (a + Ì)
1-c
KEADAAN EKUÌLÌBRÌUM DALAM GRAÌK
ANGKA PENGGANDA/MULTIPLIER
investasi
AdaIah biIangan dengan mana investasi harus
kita kaIikan, apabiIa kita ingin mengetahui
besarnya perubahan pendapatan nasionaI
ekuiIibrium yg diakibatkan oIeh perubahan
investasi tersebut.
Jika investasi naik sebesar = A I,
Maka angka pengganda ( k = A Y
A I
Y= k = 1/(1-c) = 1/(1-MPC) = 1/MPS
I
PERUBAHAN PENDAPATAN, KONSUMSI DAN
SAVING PADA EKUILIBRIUM YANG BARU
Y

= Y
0
+ k AI
C
1
= C
0
+ MPC. Y
S
1
= S
0
+ MPS. Y
Misal kondisi ekuilibrium awal, Yo, Co dan So. Kemudian
dilakukan penambahan investasi sebesar I. aka :
Pendapatan Nas
Ekuilibrium yg baru
Konsumsi ekuilibrium
yg baru
Saving Ekuilibrium
yg baru
TUGAS KELOMPOK
Krisis keuangan yang terjadi di Amerika Serikat telah berkembang menjadi
masalah serius. Gejolak tersebut mulai mempengaruhi stabilitas ekonomi
global di beberapa kawasan. Ìmpor suatu negara merupakan ekspor bagi
negara lain. Dalam hubungan yang sedemikian, dimungkinkan resesi di satu
negara akan menular dan mempengaruhi secara global, karena penurunan
impor di satu tempat menyebabkan tertekannya ekspor di tempat lain.
Konsekuensi logis dari krisis global yang bermula di Amerika Serikat akan
membuat pasar di Amerika dan Eropa akan lebih tertutup. Dampaknya
terhadap sektor riil bagi negara pengekspor adalah kontraksi ekspor akibat
penurunan permintaan yang kemudian memperlambat laju pertumbuhan
ekonomi. Negara pengekspor akan gencar memperluas pasar di negara lain
agar perekonomiannya dapat terus berjalan.
Sedangkan di sisi lain pada laporan BÌ tahun 2007, perkembangan impor
Ìndonesia terus meningkat terutama untuk barang konsumsi yang
mengalami peningkatan 6,8% dan diperkirakan akan terus meningkat pada
tahun-tahun berikutnya.
TUGAS KELOMPOK (cont.
Terkait dengan fakta yang telah diungkapkan:
1. Cari data Ìndikator Perekonomian Makro Ìndonesia, salah satunya bisa
dari www.bps.go.id
2. Hitung dan analisa perkembangan tingkat konsumsi, tingkat upah,
tingkat pengangguran dan tingkat bunga Ìndonesia 5 tahun terakhir?
3. Bagaimana dampak krisis keuangan global terhadap perkembangan
tingkat konsumsi, tingkat upah, tingkat pengangguran dan tingkat
bunga?
. Bagaimana pula dampaknya pada sektor pertanian?
5. Berbagai kebijakan apa yang digunakan pemerintah untuk mengatasi
dampak tersebut?
Lakukan analisa pada makalah yang kelompok Anda buat
secara terstruktur dan dipresentasikan bersama kelompok
Anda pada pertemuan berikutnya
SOAL LATIHAN :
(kumpuIkan hari ini
Produksi nasional dan pengeluaran agregat yg direncanakan spt pd tabel dibawah.
Berdasarkan teori Keynes jawab pertanyaan berikut:
a. Apa yg terjadi jika pengusaha memproduksi sebanyak 00 triliun ?
b. Apa yg terjadi jika produksi 1200 triliun ?
c. Berapakah Pendapatan Nasional ? Mengapa sdr berpendapat demikian ?
d. Gambarkan kead. ekuilibrium Pendapatan Nasional tsb !
!#&SI NASINAL
(triliun rp. )
!NGL&A#AN AG#GAT
(triliun rp.)
200 350
400 500
600 650
800 800
1000 950
1200 1100
. Diketahui fungsi konsumsi = 90 + 0,75 Y
Hitung besarnya , S, APS, AP, MPS dan MP, jika
pada tingkat pendapatan Y = 0, 60, 20, 0, 20, 00,
60, 20, 0, 50.
2. Diketahui
a. Pada tingkat pendapatan nasionaI/th Rp.00 miIyar,
besarnya konsumsi Rp.95 miIyar/th.
b. Pada tingkat pendapatan nasionaI sebesar Rp.20
miIyar/th, besarnya konsumsi Rp.0 miIyar/th
SoaI :
a. ariIah fungsi konsumsinya
b. Break even point terjadi pada tingkat pendapatan
nasionaI berapa ?
SOAL LATÌHAN :
(kumpulkan hari ini)
. Diketahui Fungsi konsumsi = 20 + 0,75 Y
M.rp
I = 0 M.rp
Berapa :
a. Pendapatan Nas EkuiIibrium ?
b. Konsumsi EkuiIibrium ?
c. Saving ekuiIibrium ?
SOAL LATÌHAN :
(kumpulkan hari ini)
. Diketahui : Fungsi konsumsi = 20 + 0,75 Y
m.rp
Pada periode sebeIum tahun 2007 besarnya I =
0 M.rp
Pada periode sesudah tahun 2007 besarnya I =
0 M.rp
SoaI :
. Dengan menggunakan muItipIier hitungIah
Pendapatan Nas ekuiIibrium sesudah th 2007 !
2. Hitung puIa ek dan S ek sesudah th 2007 !
SOAL LATÌHAN :
(kumpulkan hari ini)
5. Diketahui fungsi konsumsi = 0 +0,0 Y m.rp
Periode sebeIum th 2007: I = 50 m.rp
Periode sesudah th 2007 : I = 70 m.rp
Ditanyakan :
. Hitung Pendapatan NasionaI break-even !
2. HitungIah Pendapatan Nas ek, ek dan S ek
pada periode sebeIum th 2007 !
. HitungIah Pendapatan Nas ek, ek dan S ek
pada periode sesudah th 2007 dengan muItipIier
Gambarkan ekuiIibrium pada periode kedua !
. Jika diketahui besarnya kapasitas produksi
sesudah th 2007 sebesar 00 m.rp, berapa besar
InfIationary/defIationary Gap?
SOAL LATÌHAN :
(kumpulkan hari ini)

!%&%   
-0/,,3203,/  !,3/,3,3,8 ,8,809,7/,2$29    ,8,0308    ,8,3 808:/,0308  !07-0/,,3/,7,850 
  

,947,3203039:,393,9-:3, ,947203039:,393,90,9,3043428:,9: 30,7, !,8,7903,,07,

 !$  

/,8,7,35,/,0,3,3-,, /,,250704342,3 9/,,,3907/,5,90:7,3,3507239,,3 $&!! #%$%$   

47,0,9,304342$&$$%  ,3,907/,5,9/:,50,:04342 #:2, 9,3,/,3507:8,,,3  /80-:9:, 4342:,$0947  0,9,3507/,,3,38,3,9907-,9,8/,35,/, :2:23,/,:,3/03,388902,7907  !03072,503/,5,9,39/,20,:,30,9,3 203,-:3 8,;3 

$#&$#!!%    $&$$%

2    # .5..87.9.$7:.3!03/.3/.

3907.32./.31:02542039  5.9:93./.-:3.9:5.08025./.7.25..3:7.8  08-9.3.3%-079.3/.32030-..3.:.3/.9:5.93. 802039.320302-.93...9079039:907.9.3423.3..1:02542039.3507239..9:5.2-.-.7.9:5.30-703/..393.8..3$  $::-:3..3 3.7.7...39. :2.9:39: 20.893.:50308:.35.8..503:8. ..108-9.9.7903.3%.03:7:9!.  08-9.8.3-07..8 93..3043425./ 503. 507239.3 /.320::/.3 .73.88:: -:3.. 5.381.3/. 93.3/./.3503:8.3033.393.:39:3.3/2.7.089.3/./03.3..5. 07.340033.-.9.3:7.3802-. 20.8.703./9039:.9:5.1:02542039 02-.307.9-:3.30.9 0.9:7:3/.8.38205.2..../.9.8  0:7. %3..3 503. .3507239.3503..-:3./.089.5.

324/.3/.2.8.3-.94:95:930.380.25:.25078..3-07:9 1   # %  .5.7.843.3$!%& %%!#    07/.3 /.34002.31. :2.7.5.3/3.8..3 2..3.947574/:8 /..30.3..1:02542039.3-.3/....7.2203..3.9.-. . !03/.%3.850!03.8. 2..7.3 . /9039:.03:7:9!.3.7.: 907.9.

..390780/. :2.3:.8%./.59.9.

-47 #:2..3...2.0..

990344 .7084:7.08 %93.

!%&$&&& $ .

!%&%%&! $ .

.3507239.3.9:5.5 4093...3503.340503.7.8 93.88--  %.3/9039:.-:3.8/03.3/.3-:.39:7:3  /.3:7.393.-:3.7.3  $::-:3. !$ 0308203795.3/.393 503/.9.108-0 203:7:9 030893.3.5.3:93.3:.9.3939.3/.3  03:7:9.089..5.8 ..9:5.8.9/.3/.3 .5 40507239.8 909.3:7../ -.3408::-:3.-:3.3909..9503/.9:5./.7:2039.3/9039:.9/..909.32..5907.-:. :99.32.9 .7..108-0 .:5:3907./ .503.3503.3.3.

/80...947574/:8.3./..8.3401.:.9./4254303438:28#%  3..3/9039:.3793.8.843.3 07/.549038.3 7:2.2-::3.33.: :7.308547  .% #% # ! % %#$%  20302:.3 503.9 0-0./.3/.-:.70.089.7.38-- !030:. 2032-:.5.3.7574/:8-.3503:8.35020739.!$  !03/.9/-0/.3 5030:. /.3. 909.:907.7.9.9.7.70.3:7.8/.3 !#%#%  ./.32030-.3:7.9.089.5.70.540!&##%/.9.0-0.3203.30/:.3.7.-.3./../80-:98-  !#%% !030:.91: 02542039   5030:.8..3.8507:8.3%80..7503/.-:3.90780-:9 0308/.843./  3.5.3 503.33..:./..7.7.3/.3 90780/.79.3907.

!%&%& $'$$ .

!%&$&&& $'$$ .

3/8079.3..3/.089. /9.3...3/9039:.3:39:202-.3.  !07239.3   50702-.2-.35020739.8.9.70..25:.70.7.9:507239.73.!%&% !#   $ 0.340-08.3:93.    8547   .9   438:28#%    3.9 . !#%% .8!07:8.4002.7 -.3.7..3 80.35070342./3  !030:.

!&##%!%& %%%!#   !!% $  97:3#5         !&# #% 97:3#5          %#$ $ $!$ %    .

$% !#   .

78  8509. .7: .9/-0/.3..7.7:   $0!03./5027.8#.3.8.843.9:  4309.. !$$&$ .5.3  0308.3203.

3 5020739.30- 203:.::501803 /.-. 9/.35030:.2203.3.  %#$ 94370/2.70.3  %/.5...7.809::5..  0-.3 .3.35020739./.70103.3-07507.7.907.3.3   $89025.85.9:70.9.39/.:-074507.9.3:897: 503.8.9.:-08./.9/.0-.2202503.304342 909.393.304342/.32430907 730-.350704342./507:.3 80. .9.1:02542039 4    70/2.38./. 507.3 50704342..5..20303/.9/0.03082030.318..3 .3:.-.32.25:79..3 04342/.3.25:2030-.3.950393/2 202503.7.305.7:0.9..7.7: 0.3.-070-.

80.85.380.9-.7.50.802:.8 40739:/80-:90 .3907.4342.:04342-0793/.9.8#..9202-:.7.9!078.304342 .50.5507:-. -07503/.32:/.8%0478509./. /..303.8#.7-074507.7:  /.393.3/. 9/.7...5..880.8:28  .843.7-0781.35./ %3..8.843../.7:0./.3 202503..3 8025:73.9. 4 8509. 01803/..3 87084307 24309072.503/.0385.: /09..5..3 80./.:-074507.2507:-.:5:318...331472.8.3.802:.7.9/03.5.05./.1:02542039 /. 203.3..9:5..8.8.5.843.5.3 $02:.3 907..:40802:.:04342 50704342. .9/03.  $08:..9.950308:.8.30-.3.7.5.8.

35020739..80. /.-07:5.95.3 0302:..32430907/.5./.7.393.89.9043422.7 -.  03:7.7.35020739.3903.35030:../.3/:940 2033...803.3.3..2.3507:8...71.35.3503.3 -07.50393 507.8.93.7..30-8025:73.35020739./5.. 4342$0!03.389..7..9.7.3-.3.0-.92033.33..3-07503/.8.38:75: 0-..38.22. ..3 503:3.947574/:8 .#43. 907:9.318.393  !038.7443../ #0.8..9$!$ .75027..9.8.3/.8./.9/.  03:7:3.3 072:.8..7.9.1..07.9  03/47435078.3 2.3-0781.0/.3..

/.9.8./!. :5..5. 08025.307.. .  803./.3.5.. -:.9/.9.7.38025:73.38205.503: :02542039  .8.7.7 !078.79/..7 /.71.:503.90308  43203:3:.3 ...3002.:3.7-.07.5.3-0705.23907.-07:-.3.350325.8.3. 4$#& 203/::3503/.3.9.:.25. 0.947574/:8  203.71:02542039 .8.203.2:/.3 :8:83.!.3.3-07.02:33.108-0 803.3.35.7%03.3 /.3/.9/./00-.3 -.7.8.3907.7.3507239.3.-..3:5.320.8.

.380947 507:8... /.3 $0/.5.3507239.  .3:2.93.3 .307.7..3 3.393.$..9.7404342 7.35.$203.3405030:.!%#&/2.70.3:7..3/574/:8.9.3907./. 503/./..393.5.7..7.9..393.3.9 0.3.843.9   /.....  :7.3203039:.5.30802-.1 $  :7.908025.3.304342.88 2.3/.9./9039:.3.7.35.9 .3.3:7.3.2-..3/.3/.7.7..-.3/9.7./.-07-.3:.

$$ $ !%&%% $!!%$  .

 & !#  $% # %#$ .

503/.#%/:3.947 574/:8.3..32023.7503/.3.8 .29.2 3899:80:.5..303899:8 0:.31.320..3/9.5..3:39:438:28 $8.3 /9072.089.3203:3..3 !07:8.9..:.3 ..33...3/2#% $0-.9.3.-:3/.-:3.3...3-08.# #!#  $% # !# %#%&%&!$#      $0947507:8.3#%.

9/.5.503/.78:2-073.843.3..!!%$  .9.3 -08.   0907.33.73.

438:28#%.73.9 -08.

73.3.8507:8.089.3..9 -08..

.3-07.3.9.3 3. .8. .9  !07239.7$::-:3.8 5.703.3/./.. /9::.7.089.3507239.7.843.3.:39:20203:438:28 0-:9:.507:8.324/.580-03.207:5.3 3.3.7!03/.9.3..77:2.:1:38/.3/:53.3:2:23..9.3:39:202-0-././:.3.3-..73./-07:5.24/039. .3 $&$   $0/. .58- '#$  909.9.5.3. 507239..7.3/..3 1:38/.9:/80-:9 '$%$    $0/.8.3 ..-.3/.

9.5.9  897-:8503/.8.3-0702.78.947.993.2.5.  0-.3  %0780/.-:3.7503:3..  $ 0308-07503/.9.39./503.!!%$  .33.3  $::-:3.7:40503/.3 907:9.5.33.  .9/.79.3#% ...9438:28/.

/.3.3 ./.3..5038:3  0.350704342.9/.

&$ $&$ .    !. ..

5..9.3.7980-.438:20 -08.7980:7:503/.-:3 ! ..3:39: 438:28  80-.9. ! 2.73.3/80-../:3.  .0!745038994.3438:28  .5745038994.^ ! -07.-.2-.2-.5.. 9.703.3:39:/9.07. 9.3 :39:438:28 ! -07.73.33.3 ..438:20.3503/.! .

9.9438:28 7.9503/.. 7./.593.9.9..73.438:28 5.507-.5.3!.87.3-08./.3/3.9. .

  .

/09.9.33.9503/.:438:285.93.5.&&$ $&$ .  !3 ! 3 !  .843./.

9.38.39.0 .73.3/03.3.2-.&$%& $ . 8 !$ 2..3 3..503/. -079.7.3.57450389948.-.3/3.3.843.2-..39072.8:/ !$8 $.3203.8.   .5..9.507-.3-079..   .

3 !$$.-078.503/.9.3:9.73.843..5.73.  !$ .3-08. 8.3-08..33.507-.3/3.07.057450389948.0 .3/03...

 .

&&:38438:28 /03.3 W! !$ W! !$ .3:38$..

.31:389.-:3.9./.399  907.78503443/80-:9:.3 9.9.7503/.5.999: .:07031:38438:28/80-:9:.5.. /80-:9:. 503/.9.-:3.3.079.91 $$'  80-0.330.5.9.703.39.50754943.-8/438:28 80-0.3/80-:9 :./.9. $&$ %   .0273.39.799  907.802:.: 9.3905. /80-:9:.!$ 9950754943.7.-:3.3 .9.793.9925.5.3503/.0273.7.3.38:2-: .%##        .3.3.3. !  .-:3.35489180-08./9.8 # '! % ./503:7.1:38438:28/03.7   $'  ./438:280- 0.3:39:203:9:50:7.3 .3.1:38438:28/03.3 907.

.    .!!%$ &#& !!#  $% #    03.7.21:38503/. .32038:-899:81:38438:28 0/.9.843.  03.90:-7:2$  .5.38.33.

&#&# .

!.

3.5..83.-.3.8 /..3320309.8.5.507:-.3.089.3.503.7   ..890780-:9 .089.32.9.3/03.3503/.: -08.3 .089.9..80-08.843..9.7:8 9.     ..089.73.340507:-..3 3.-. 0:-7:2/.33.3/.&%!# 3.-.3.

 . .

 ! .

!$  .

3$4 02:/..8 :-7:2-.7: $. 4 4/..33.880-08.:..3 /. !03/.3:-7:2 -.!#&!!%  $&$ $'!&#&#& 8.9.43/80:-7:2.2-..7: 438:280:-7:2 -.3.3503.089.7:        !   $ $  !$   .5.7  .

7.95../.-.-0702-.9.3 04342 0.3  4380:03848/.302:/./..3 .3438:28.8.3.3.:39:-.750704342..3 ..08547/9025..7:89..3.703.370808/8.3203:.4397..202503.303. .308547-./.9: 30.50308547.3.7.3 203.. 907.3 /./.9:30.90780-:92:.3907:82033.85.$07.990.2-...4-..8.3907.:5079:2-:.7/207./..33...9 503:7:3.92030-.30-9079:9:5 .3745.7.9907:8-07.9.3.%&$ !  7880:.3203.807:8 04..7/.7/30..5.9907:9.7.7.9.3-072:.30.3 2547/8.25.:3-07:93..32547 3/4308.8.2:-:3.-.3 $0/.3..804342 4-.808547.9.3202503.$07.380/02.8.5809477-.. 9.7202507:.7.7.39.//207.207:5.9:9025.3/88.5.547.:3 9.907:82033.77884-.2.7:80./207. 30.7.390790.25033.503:7:3..33.50308547.3202507.95.3/5077./-0-07../..3 202-:.3 25478:.3 /2:33./ 2..-9.:3  50702-..3.3. .3507239.35.

3-07:93.809475079.947!0704342././..0-.9:5..5.:.550702-.743/4308..3/.3.5:.3.25.393.-8.8.3. 8.9438:28 93.3042543/.3/5708039./.8.9-:3.7 -58 4 /  9:3/.3  07-.3 93.5..8..9.2.9503.9.9:5..3.3.3:7. /..25.9.7  .  93.3:7.8 /.393./.3.3.%&$ !  .35020739.2.:3907.3/.9:3.3.9 -:3.907.3.90780-:9 .7/.9/03.5.9438:28 93.3/.393..7.3.7880:.:39:203.9 80.390..2. .  .3..8..3-078.25.5. 93.50702-.31..2.9503.3.439  %07.907897:9:7/./.04254 3/./:3.9.3/:3.5.507902:.3   .-:.3/4308.34-.3./.

73  !74/:83.574/:8 97:3 ./..907.-0/-.8.9/02.38595/9. 5.35030:.5.5.3.3.503:8.9/703.7.3-07:9 .202574/:880-.9.7.5./.98- !# &$$  97:375         !&##% 97:375        ../ 0:-7:2!03/.3.3.3.. 97:3 - 5.!03/. 07/.70.5.3.5..843..843.30.8/7-07503/.3 / ..3.843.907.7.$ % :25:..2-.390470308./. 07.9.03.-5079.

 $ !$ ! !$/.5./.73.9503/.:1:38438:28    9:3-08..843.9.93.33.: .73   09.3            09./. !.$ % :25:.93.3! . 5.3.9503/.9.5.

73.7  -08.9#5  2.438:28#5 2.7.

7#5   2.9503/.9.33.80-08./.843.7.9 - !.93.5.

73.438:28#5  2.7.9 -08.

9.7.843.0.9503/./5.-07./.1:38438:283.035439907. - 70.5.9 $4. . . .5.3 3.93.

.3. $.8:-7:2 - 438:28:-7:2 .30:-7:2 .$ % :25:. .9.5. !03/.::38438:28     75   75 07.5.73   09.3.

5.3.::38438:28    2 75 !././.3$0808:/.73   09.5074/080-0:29.   75 $4.9.3203:3.  03.$ % :25:.:3 -08.73.5074/0808:/.0/.32:95079:3. !03/.73.   75 !..9  .:3 -08.80:-7:2808:/.3.9   9:35:.9.

5./.2-.9.80 0/.3  9:3!03/.73.7 2 75 -07.!03/.3$0 5.5074/080-0:29   9:3.7..7 31.9 80-08.5.!03/.-70.03  9:3.30:-7:25./09./.73   09.$ % :25:.8574/:8 808:/. 0.3$0 5.943.9.3.9.5.-08..32:9507 .9 /03.:-08.5074/00/:.5.3.  .3.7.89.9  2 75 9.3.:1:38438:28   2 75 !074/080-0:29  2 75 !074/0808:/.5.843.3.5074/0808:/./.80 0/.

943./01.5 .7.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->