P. 1
Panduan Bukti Fisik Akreditasi

Panduan Bukti Fisik Akreditasi

5.0

|Views: 17,875|Likes:
Published by Yusup Saepuloh

More info:

Published by: Yusup Saepuloh on Oct 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/08/2015

pdf

text

original

I. STANDAR ISI 1. Program Keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

    

A. B. C. D. E.

Melaksanakan kurikulum berdasarkan 9 (sembilan) muatan KTSP. Melaksanakan kurikulum berdasarkan 8 (delapan) muatan KTSP. Melaksanakan kurikulum berdasarkan 7 (tujuh) muatan KTSP. Melaksanakan kurikulum berdasarkan 6 (enam) atau kurang muatan KTSP. Tidak melaksanakan KTSP.

A. Juknis Dibuktikan dengan adanya dokumen KTSP yang meliputi 9 muatan: Yang dimaksud 9 muatan KTSP adalah: 1) Mata Pelajaran wajib. 2) Kegiatan pengembangan diri. 3) Muatan local 4) Pengaturan beban belajar. 5) Ketuntasan belajar. 6) Kenaikan kelas dan kelulusan. 7) Penjurusan. 8) Kecakapan hidup, dan 9) Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global. B. Pendukung
Pelaksanaan kurikulum berdasarkan muatan KTSP (Isi menurut apa yang terjadi di sekolah/madrasah saudara). No. 1 Mata Pelajaran 1) ___________________________ 11) ___________________________ 2) ___________________________ 12) ___________________________ 3) ___________________________ 13) ___________________________ 4) ___________________________ 14) ___________________________ 5) ___________________________ 15) ___________________________ 6) ___________________________ 16) ___________________________ 7) ___________________________ 17) ___________________________ 8) ___________________________ 18) ___________________________ 9) ___________________________ 19) ___________________________ 10) __________________________ 20) ___________________________ 2
hal. 1/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Muatan KTSP

Muatan lokal: 1) ________________________ 2) ________________________ 3) ________________________ 3 Kegiatan pengembangan diri: 1) ___________________________ 6) ___________________________ 2) ___________________________ 7) ___________________________ 3) ___________________________ 8) ___________________________ 4) ___________________________ 9) ___________________________ 5) ___________________________ 10) ___________________________ 4 5 Pengaturan beban belajar* Ketuntasan belajar (KKM)**: 1) ________________ KKM= _____ 11) ________________ KKM= _____ 2) ________________ KKM= _____ 12) ________________ KKM= _____ 3) ________________ KKM= _____ 13) ________________ KKM= _____ 4) ________________ KKM= _____ 14) ________________ KKM= _____ 5) ________________ KKM= _____ 15) ________________ KKM= _____ 6) ________________ KKM= _____ 16) ________________ KKM= _____ 7) ________________ KKM= _____ 17) ________________ KKM= _____ 8) ________________ KKM= _____ 18) ________________ KKM= _____ 9) ________________ KKM= _____ 19) ________________ KKM= _____ 10) _______________ KKM= _____ 20) ________________ KKM= _____

6

Kriteria kenaikan kelas: 1) ______________________________________________________ 2) ______________________________________________________ 3) ______________________________________________________ 4) ______________________________________________________ Kriteria kelulusan: 1) ______________________________________________________ 2) ______________________________________________________ 3) ______________________________________________________ 4) ______________________________________________________

7

Penjurusan***

:

Nama kompetensi keahlian: ______________________________
hal. 2/66 hal. 2/66 Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 2/66 Instrumen

Nomor kode 8 9

: ______________________________

Pendidikan kecakapan hidup: Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dalam bentuk: _________________________________________________________ _________________________________________________________

Keterangan :

* Lampirkan kalender akademik dan jadwal pelajaran ** Isi dengan singkatan mata pelajaran dan KKM *** Tuliskan nama dan nomor kode kompetensi keahlian sesuai dengan spektrum keahlian pendidikan menengah kejuruan (Keputusan Dirjen Mandikdasmen Nomor 251/C/KEP/MN/2008).

C. Assesor Bukti 1, cek daftar isi di KTSP dan lihat uraiannya 2. cek realisasinya termasuk pelaksanaan praktek di Industri (prakerin) Urutan diatas sdh logis, A=1-9,B=1-7(dan 8 atau 9),C=1-6,dan 7 atau 8 atau 9, D=1-5 dan 6 atau 7 atau 8 atau 9. E=kurang dari 5 2. KTSP dikembangkan oleh program keahlian dengan melibatkan berbagai pihak sesuai dengan tahapan penyusunan KTSP.

    

A.

Mengembangkan KTSP bersama seluruh guru mata pelajaran, DU/DI atau Dunia Industri, konselor, dan komite Sekolah/Madrasah atau penyelenggara lembaga pendidikan. Mengembangkan KTSP bersama perwakilan guru mata pelajaran, DU/DI, konselor, dan komite Program Keahlian atau penyelenggara lembaga pendidikan. Mengembangkan KTSP bersama seluruh dan atau perwakilan guru mata pelajaran,DU/DI dan komite Sekolah/Madrasah atau penyelenggara lembaga pendidikan tanpa melibatkan konselor. Mengembangkan KTSP bersama seluruh atau perwakilan guru mata pelajaran tanpa melibatkan DU/DI, konselor, dan komite Sekolah/Madrasah atau penyelenggara lembaga pendidikan. Tidak mengembangkan kurikulum.

B.

C.

D. E.

A. Juknis Pengembangan KTSP dibuktikan dengan ketersediaan dokumen Standar Kompetensi Keahlian Nasional Indonesia (SKKNI), Standar Kompetensi (SK), Kompetensi Dasar (KD), Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Isi (SI), dan berita acara rapat dari berbagai pihak sebagai bukti keterlibatan pihak terkait. Bagi sekolah/madrasah yang belum memiliki komite sekolah/madrasah, dapat digantikan oleh yayasan atau lembaga penyelenggara pendidikan atau sejenisnya. B. Pendukung
Ketersediaan dokumen pengembangan KTSP (Isi jenis dokumen yang relevan dengan pengembangan kurikulum).
hal. 3/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

1.

Daftar nama institusi dan orang yang dilibatkan dalam pengembangan KTSP. No. 1 2 3 4 5 6 7 Nama Institusi

C. Assessor -Adanya : undangan, daftar hadir dan notulen rapat. -Dokumen SKKNI, SK-KD, SKL dan SI -Berita acara rapat semua unsur terkait -Adanya dokumen KTSP hasil pengembangan 3. Kurikulum Program Keahlian dikembangkan sesuai dengan mekanisme penyusunan KTSP.

    

A. B. C. D. E.

Mekanisme penyusunan kurikulum dilakukan melalui 7 kegiatan pokok. Mekanisme penyusunan kurikulum dilakukan melalui 5-6 kegiatan pokok. Mekanisme penyusunan kurikulum dilakukan melalui 3-4 kegiatan pokok. Mekanisme penyusunan kurikulum dilakukan melalui 1-2 kegiatan pokok. Tidak mengembangkan kurikulum.

A. Juknis Mekanisme penyusunan KTSP melalui 7 kegiatan pokok sebagai berikut: 1) melibatkan tim penyusun (guru, DU/DI, konselor, kepala sekolah/madrasah, dan komite sekolah/madrasah); 2) dilakukan melalui workshop; 3) kegiatan reviu dan revisi; 4) menghadirkan narasumber; 5) tahap finalisasi; 6) pemantapan dan penilaian; serta 7) dokumentasi hasil penyusunan kurikulum. Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan pengembangan kurikulum
hal. 4/66 hal. 4/66 Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 4/66 Instrumen

(seperti undangan, daftar hadir workshop, dokumen pelaksanaan kegiatan penyusunan kurikulum, dan dokumen hasil penyusunan kurikulum). . B. Pendukung Proses penyusunan KTSP.
No. 1 2 3 4 5 6 7 Mekanisme yang dilalui dalam penyusunan KTSP

C. Assesor Bukti: -Adanya SK Kepala Sekolah tentang pembentukan Panitia Penyusunan KTSP. -Adanya undangan daftar hadir peserta (DU/DI, guru, nara sumber dll.), notulen rapat. -Surat tugas dari pimpinan DU/DI (foto copy), untuk perwakilan DU/DI yg hadir. -Adanya jadwal kegiatan workshop ( termasuk didlmnya ada kegiatan review dan revisi, kegiatan finalisasi dan pemantapan/penilaian). -Adanya dokumen hasil penyusunan KTSP -Pedoman Penilaian sbb: A=1-7, B=1-4 dan 5 atau 6 dilengkapi dgn(7wajib), C=1-2 dan atau 3,4,5,6 dilengkapi dgn(7wajib), D=1, dan atau 2,3,4,5,6 dilengkapi dgn(7wajib), E=KTSP BSNP =0 4. Kurikulum program keahlian dilaksanakan berdasarkan prinsip perbaikan layanan pembelajaran, pengayaan layanan pembelajaran, pendayagunaan kondisi alam, serta pendayagunaan kondisi sosial dan budaya.

   

A.

Program Keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan prinsip perbaikan layanan pembelajaran, pengayaan layanan pembelajaran, pendayagunaan kondisi alam, serta pendayagunaan kondisi sosial dan budaya. Program Keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan prinsip perbaikan layanan pembelajaran, pengayaan layanan pembelajaran, dan pendayagunaan kondisi alam. Program Keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan prinsip perbaikan layanan pembelajaran dan pengayaan layanan pembelajaran. Program Keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan prinsip
hal. 5/66

B.

C. D.

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

perbaikan layanan pembelajaran.


A.

E.

Program Keahlian melaksanakan kurikulum Tidak menggunakan prinsip tersebut.

Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen remedial untuk prinsip perbaikan layanan pembelajaran (dalam RPP). Jawaban dibuktikan dengan dokumen tambahan jam pembelajaran untuk prinsip pengayaan layanan pembelajaran. Jawaban dibuktikan dengan dokumen pembelajaran di alam untuk prinsip mendayagunakan kondisi alam. Jawaban dibuktikan dengan dokumen kegiatan sosial dan budaya untuk prinsip mendayagunakan kondisi sosial budaya Pendukung
Daftar nama dokumen layanan pembelajaran dlm rangka pelaksanaan kurikulum. No. 1 2 3 4 5 6 7 Nama Dokumen

B.

C.

Assesor Bukti : -Adanya program remedial dan bukti keterlaksanaan ( kartu hasil remedial) -Adanya dokumen pengayaan termasuk tambahan jam pembelajaran -Adanya dokumen pembelajaran di alam (prinsip pendayagunaan kondisi alam), misalnya:pembelajaran disekitar halaman sekolah, pembelajaran dengan menggunakan metode karyawisata (misalnya: museum, kebun raya, taman biologi), program out bond pada RPP dll. -Adanya dokumen kegiatan sosial dan budaya(pembelajaran maupun pengembangan diri), contoh :bazaar, pentas seni, pameran, foto-foto kegiatan dll. Penyusunan silabus pembelajaran muatan lokal melibatkan berbagai pihak.

5.

 

A.

Melibatkan guru, komite sekolah/madrasah atau penyelenggara lembaga pendidikan, dinas pendidikan, dan instansi terkait di daerah dan DU/DI. Melibatkan guru, komite sekolah/madrasah atau penyelenggara lembaga pendidikan, dan dinas pendidikan.
hal. 6/66 Instrumen

B.

hal. 6/66 hal. 6/66 Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

  
A.

C. D. E.

Melibatkan guru dan komite sekolah/madrasah atau penyelenggara lembaga pendidikan. Hanya melibatkan guru. Tidak menyusun kurikulum muatan lokal.

B.

Juknis; Jawaban dibuktikan dengan adanya silabus mata pelajaran muatan lokal, dan bukti tertulis dari pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunannya (seperti undangan, daftar hadir rapat, dan dokumen hasil rapat). Pendukung
Muatan lokal yang dilakukan program keahlian. a) _____________________________________________________ b) _____________________________________________________ c) _____________________________________________________ d) _____________________________________________________ e) _____________________________________________________

No. 1 2 3 4

Pihak-pihak yang terlibat dalam proses penyusunan muatan lokal

C.

Assesor; -Mulok yang diwajibkan lebih dari 2 yaitu:bhs.sunda dan PLH,ditambah 1 mulok wajib (minimal) disesuaikan dengan kebutuhan program keahlian (bisa produktif ataupun yang lain misalnya bahasa asing). -Adanya silabus mulok -Bukti pendukung lainnya yang harus ada:undangan, daftar hdr, surat tugas perwakilan DU/DI dan atau nara sumber khusus, notulen. -Pedoman Penilaian, sbb: A= minimal 3 mulok (bhs sunda dan PLH mulok wajib)dengan melibatkan komponen dalam instrumen A B= minimal 3 mulok (bhs sunda dan PLH mulok wajib)dengan melibatkan komponen dalam instrumen B C= minimal 3 mulok (bhs sunda dan PLH mulok wajib)dengan melibatkan komponen dalam juknis C D= minimal 3 mulok (bhs sunda dan PLH mulok wajib)sesuai instrument D E= minimal 2 mulok (bhs sunda dan PLH mulok wajib)sesuai instrument E Program Keahlian melaksanakan program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler.

6.

A.

Melaksanakan 4 jenis atau lebih program ekstrakurikuler.

hal. 7/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

   
A.

B. C. D. E.

Melaksanakan 3 jenis program ekstrakurikuler. Melaksanakan 2 jenis program ekstrakurikuler. Melaksanakan 1 jenis program ekstrakurikuler. Tidak melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler.

B.

Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya program pengembangan diri berupa kegiatan ekstrakurikuler seperti kepramukaan, kepemimpinan, Palang Merah Remaja (PMR), Karya Ilmiah Remaja (KIR), sanggar seni, dan lain-lain Pendukung
Jenis-jenis program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler yang dimiliki program keahlian. a) _____________________________________________________ b) _____________________________________________________ c) _____________________________________________________ d) _____________________________________________________

C.

Assesor Bukti yang harus ada : Program dan pelaksanaan kegiatan Pengembangan diri( kegiatan ekstra kurikuler) Daftar jenis program ekstra kurikuler, termasuk nama pembimbing ekstra kurikuler Ekstra kurikuler sama dengan juknis, termasuk ekskul olah raga (tambahan) 7. Program Keahlian melaksanakan program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan konseling.

    
A.

A. B. C. D. E.

Melaksanakan 4 jenis atau lebih jenis konseling. Melaksanakan 3 jenis program konseling. Melaksanakan 2 jenis program konseling. Melaksanakan 1 jenis program konseling. Tidak melaksanakan kegiatan konseling.

Juknis

Jawaban dibuktikan dengan adanya program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan konseling tentang kehidupan karir kejuruan, belajar, pribadi, dan sosial (ada dokumen konseling).
B. Pendukung
Jenis-jenis program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan konseling yang dimiliki program keahlian.
hal. 8/66 hal. 8/66 Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 8/66 Instrumen

a) _____________________________________________________ b) _____________________________________________________ c) _____________________________________________________ d) _____________________________________________________

C.

-

Asesor Bukti yang harus ada : Program dan pelaksanaan kegiatan Pengembangan diri( kegiatan Konseling) Daftar jenis program konseling, termasuk nama Konselor

8.

Program praktek kerja industry (Prakerin) dilaksanakan sesuai dengan alokasi waktu pada struktur kurikulum.

    
A.

A. B. C. D. E.

Siswa melakukan prakerin selama 2 bulan (setara 500jam atau lebih), mengikuti jam kerja karyawan/pegawai. Siswa melakukan prakerin 2 bulan , tidak mengikuti jam kerja karyawan/pegawai. Siswa melakukan prakerin kurang dari 2 bulan , mengikuti jam kerja karyawan/pegawai. Siswa melakukan prakerin kurang dari 2 bulan ,tidak mengikuti jam kerja karyawan/pegawai. Siswa tidak melakukan prakerin.

Juknis Jawaban dibuktikan dengan data tentang pelaksanaan prakerin siswa di DU/DI (seperti adanya jadwal pelaksanaan, dan surat keterangan bahwa siswa telah melaksanakan prakerin). Pendukung
Data Prakerin siswa di DU/DI No 1 2 3 dst Nama DU/DI Jumlah Siswa yang Prakerin Waktu Prakerin Lama Prakerin

B.

C.

Assesor Bukti : -Adanya program dan jadwal kegiatan prakerin siswa di DU/DI -Adanya data prakerin siswa di DU/DI. - Kecuali pelaksanaan kurang 4 bulan, minimum 3 bulan dengan mengikuti jam kerja pegawai harus dibuktikan dengan adanya hasil analisis kegiatan
hal. 9/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

prakerin berdasarkan pertimbangan sumber daya (fasilitas, ketersediaan SDM dll.), masih mendapatkan criteria nilai A. Catatan tambahan: a. Tujuan utama prakerin antara lain adalah; meningkatkan etos kerja siswa dan promosi/memasarkan kompetensi siswa. b. Prakerin selain dapat dilakukan di Industri, dapat juga dilakukan di Unit Produksi Sekolah dengan syarat UP tersebut telah mempunyai manajemen dan factor lainnya yang sehandal/sesuai industri 9. Program Keahlian menerapkan kegiatan pembelajaran sesuai dengan ketentuan beban belajar yang tertuang pada lampiran Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006.

    
A.

A. B. C. D. E.

Menerapkan 3 ketentuan beban belajar sesuai dengan Permendiknas dan program pengayaan Menerapkan 3 ketentuan beban belajar sesuai dengan Permendiknas Menerapkan 2 ketentuan beban belajar sesuai dengan Permendiknas Menerapkan 1 ketentuan beban belajar sesuai dengan Permendiknas
Tidak menerapkan ketentuan beban belajar sesuai dengan permendiknas.

Juknis Tatap muka adalah kegiatan pembelajaran berupa proses interaksi antara siswa dengan guru. Jawaban dibuktikan d engan adanya kesesuaian alokasi waktu: 1) satu jam pembelajaran tatap muka selama 45 menit; 2) jumlah jam pembelajaran per minggu 36 jam; dan 3) jumlah minggu efektif per tahun 38 minggu. (dapat dilihat pada kalender akademik dan jadwal pelajaran) Pendukung
Beban belajar yang ditetapkan oleh program keahlian. No. 1 2 3 Pembelajaran Satu jam tatap muka Jumlah pembelajaran per minggu Jumlah minggu efektif per tahun Jumlah …………………….menit …………………… jam …………………… minggu

B.

C.

Assesor Bukti : 1. Adanya kelender pendidikan untuk mengecek : a. kegiatan hari efektif/pembelajaran dan kegiatan lainnya termasuk evaluasi. b. Untuk mengecek jumlah minggu efektif per semester dan per tahun (jumlah minggu/tahun minimal 38 minggu sesuai petunjuk KTSP).
hal. 10/66 hal. 10/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 10/66

2.

Jadwal pembelajaran untuk mengecek: a. Jam tatap muka per mata pelajaran ( 45menit/jam pelajaran) b. Jumlah jam pembelajaran minimum/minggu (minimal 36jam) 3. Adanya struktur kurikulum yang memuat jumlah jam total selama 3 atau 4 tahun Guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur untuk mencapai kompetensi yang diberikan kepadasiswa maksimal 60% dari alokasi waktu tiap mata pelajaran.  A.  B. Sebanyak 76% ⎯ 100% guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur Sebanyak 51% ⎯ 75% guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur Sebanyak 26% ⎯ 50% guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur Sebanyak 1% ⎯ 25% guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur Tidak ada guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur

10 .

 C.  D.  E. A.

B.

Juknis Jawaban dibuktikan dengan jumlah guru yang memberikan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur (dilakukan pengecekan terhadap dokumen pemberian tugas, hasil pekerjaan siswa, nilai tugas dan sejenisnya, dan pemberian tugas dari guru kepada siswa untuk membaca dan mengerjakan topik tertentu). Pendukung
Data guru yang memberikan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri tdk terstruktur kepada siswa. No 1 2 3 4 Dst Jumlah Jumlah seluruh guru ……… orang ……… Jenis Tugas Terstruktur dan Kegiatan Mandiri tdk terstruktur Kelas Jumlah guru

C.

Format usulan untuk kesepakatan Asesor.
No Nama Guru Mt.Pelajaran Keberadaan Tgs TT Ada 1 2
hal. 11/66

Nama Tgs TT

Keberadaan Tgs TMTT Ada Tdk

Nama Tgs TMTT

tdk

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

3 Ds t Jumlah Prosentase Prosentase rata-rata ……% ….% ……% ………

-

RPP. -

Bukti : Adanya data jumlah guru yang memberikan tugas terstruktur dan TMTT Adanya dokumen pemberian tugas Adanya hasil pekerjaan siswa Adanya nilai pekerjaan siswa Perhitungan prosentase : Dihitung dengan prosentase rata-rata TT dan TMTT yang harus dibuat oleh guru. Prosentase TT dihitung dengan jumlah guru yang memberikan tugas terstruktur dibagi jumlah seluruh guru x 100% ( guru tingkat X,XI dan XII ) Prosentase TMTT dihitung dengan jumlah guru yang memberikan TMTT dibagi jumlah seluruh guru x 100% ( guru tingkat X,XI dan XII ) Jenis tugas terstruktur dan TMTT untuk setiap mata pelajaran diwakili dengan 1 Wawancara kepada guru dan siswa secara sampling

11 .

Program Keahlian melaksanakan proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan sesuai dengan ketentuan dalam struktur kurikulum.

    

A. B. C. D. E.

Proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan didasarkan pada silabus, RPP, dan alokasi waktu 192 jam pelajaran. Proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan didasarkan pada silabus, RPP. Proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan didasarkan pada salah satu silabus atau RPP saja. Proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan berdasarkan alokasi waktu 192 jam pelajaran. Tidak melaksanakan proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen silabus, RPP, dan alokasi jam pelajaran kewirausahaan dalam jadwal pelajaran selama 192 jam. B. Pendukung Kosong C. Assesor Bukti : -Lihat struktur kurikulum, silabus, program tahunan dan program semester.
hal. 12/66 hal. 12/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 12/66

-Lihat pada RPP yang ada ( jumlah jam selama 3 tahun) -Lihat pada jadwal pelajaran 12. Pelaksanaan pembelajaran seluruh mata pelajaran di Program keahlian memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

    
A.

A. B. C. D. E.

Sebanyak 76% ⎯ 100% mata pelajaran dalam pela ksanaan pembelajarannya memanfaatkanTIK Sebanyak 51% ⎯ 75% mata pelajaran dalam pela ksanaan pembelajarannya memanfaatkanTIK Sebanyak 26% ⎯ 50% mata pelajaran dalam pela ksanaan pembelajarannya memanfaatkanTIK Sebanyak 1% ⎯ 25% mata pelajaran dalam pela ksanaan pembelajarannya memanfaatkanTIK Tidak ada mata pelajaran dalam pelaksanaan pembelajarannya memanfaatkan TIK.

Juknis

Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan pembelajaran pada setiap mata pelajaran yang memanfaatkan TIK dan jenis TIK yang digunakan (seperti: komputer (laptop), penggunaan power point,LCD, e- learning, pemanfaatan bahan ajar dari internet, dsb).
B. Pendukung
Daftar mata pelajaran yang memanfaatkan TIK No Nama mata pelajaran 1 2 3 Dst Jenis TIK

C.

Assesor
No 1 2 3 4 5 Ds t Nama mata pelajaran Pemanfaatan TIK ada Tdk. Jenis TIK

Bukti : -Adanya data mata pelajaran yang menggunakan TIK -Adanya dokumen pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan TIK (soft copy bahan ajar, Transparansi dsb,).
hal. 13/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-Adanya dokumen tentang TIK yang digunakan (LCD, OHP, dll.) -Prosentase dihitung dengan jumlah mata pelajaran yg menggunakan TIK dibagi jumlah seluruh mata pelajaran x 100% -Contoh : Jumlah mt pelajaran (Tek&Rekayasa); N=5, A=8,P=2,ML=3,…, total =18 Penggunaan OHP dan Transparansi masuk dalam kategori TIK. 13. KTSP disahkan oleh Kepala Sekolah/Mad rasah dengan pertimbangan

komite sekolah/madrasah dan diketahui oleh Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Depag. Sudah disahkan kepala sekolah/madrasah dengan pertimbangan komite sekolah/madrasahatau penyelenggaran pendidikan serta diketahui oleh Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Depag. Sudah disahkan kepala sekolah/madrasah dengan pertimbangan komite sekolah/madrasahatau penyelenggara pendidikan, namun belum diketahui Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Depag. Sudah disahkan kepala sekolah, namun tanpa pertimbangan komite sekolah/madrasah atau penyelenggara pendidikan dan tidak diketahui oleh Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Depag
Belum disyahkan kepala sekolah/madrasah. Belum dikembangkan.

A.

B.

  

C. D. E.

A. Juknis KTSP telah disahkan kepala sekolah/madrasah dengan pertimbangan komite sekolah/madrasah atau penyelenggara pendidikan dan diketahui oleh Dinas Pendidikan Provinsi, atau Kanwil Depag. Jawaban dibuktikan dengan dokumen KTSP yang dilengkapi dengan silabus seluruh mata pelajaran. B. Pendukung Kosong… C. Assesor Bukti : -Dokumen KTSP yang telah disyahkan -Pengesahan KTSP :  Kepala Sekolah/ Kapala MAK  Komite Sekolah/Komite MAK

 Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota / Kakandepag Kab/Kota  Kepala Dinas Pendidikan Propinsi/Kanwil Depag
14. Dalam mengembangkan KTSP, guru/kelompok guru dalam program keahlian secara aktif menyusun silabus.
hal. 14/66 hal. 14/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 14/66

    

A. B. C. D. E.

Sebanyak 76%-100% guru secara aktif menyusun silabus. Sebanyak 51%-75% guru secara aktif menyusun silabus. Sebanyak 26%-50% guru secara aktif menyusun silabus. Sebanyak 1%-25% guru secara aktif menyusun silabus. Tidak ada guru yang aktif mengembangkan silabus.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen silabus dan dokumen proses penyusunan silabus setiap mata pelajaran yang disusun sendiri oleh guru atau kelompok guru (seperti daftar hadir atau berita acara penyusunan silabus). B. Pendukung Kosong…. C. Assesor
No Nama Guru Mt.Pelajaran Hasil Pengemb.Slb s ada 1 2 3 4 Ds t Jumlah Prosentase Bukti : -Adanya Surat tugas penyusunan silabus -Adanya dokumen bukti hasil penyusunan silabus guru/kelompok guru meliputi antara lain: bukti hasil analisis dan atau bukti hasil pengkajian tentang urutan SK-KD, keterkaitan SK-KD pada mata pelajaran, keterkaitan SK-KD dengan antar mata pelajaran, penyusunan indikator, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, evaluasi ,alokasi waktu dan sumber belajar. -Adanya undangan, daftar hadir dan notulen rapat dan atau berita acara. -Adanya data jumlah guru yang menyusun silabus. -Prosentase dihitung: Jumlah guru yg mengembangkan silabus dibagi jumlah seluruh guru dikali 100%. ……… tdk Silabus hasil Pengembangan

15. Guru mengembangkan silabus mata pelajaran sesuai dengan langkah-langkah pada panduan penyusunan KTSP.

A.

Sebanyak 76%-100% silabus mata pelajaran dikembangkan sesuai dengan panduan penyusunan KTSP.

hal. 15/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

   

B. C. D. E.

Sebanyak 51%-75% silabus mata pelajaran dikembangkan sesuai dengan panduan penyusunan KTSP. Sebanyak 26-50% silabus mata pelajaran dikembangkan sesuai dengan panduan penyusunan KTSP. Sebanyak 1%-25% silabus mata pelajaran dikembangkan sesuai dengan panduan penyusunan KTSP. Tidak ada silabus mata pelajaran yang dikembangkan.

A. Juknis Tujuh langkah pengembangan silabus: 1) Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar (pemetaan). 2) Mengidentifikasi materi pokok/pembelajaran. 3) Mengembangkan kegiatan pembelajaran. 4) Merumuskan indikator pencapaian kompetensi. 5) Menentukan jenis penilaian. 6) Menentukan alokasi waktu, dan 7) Menentukan sumber belajar. Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen silabus yang dikembangkan sesuai langkah pengembangan silabus. B. Pendukung
Dokumen pengembangan silabus (Isi jenis dokumen yang relevan dengan kegiatan pengembangan silabus). No. 1 2 3 4 5 6 7 Jenis kegiatan Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar (pemetaan) Mengidentifikasi materi pokok/ pembelajaran Mengembangkan kegiatan pembelajaran Merumuskan indikator pencapaian kompetensi Menentukan jenis penilaian Menentukan alokasi waktu Menentukan sumber belajar Ketersediaan* ada tdk

Keterangan : *Isilah tanda ceklis (√ )pada kolom jawaban “Ketersediaan” C. Assesor
No Mt Pelajaran Nama Guru Bukti silabus berisi komponen 1 sampai 7 Jumlah seluruhnya (1) 1 2 3 4
hal. 16/66 hal. 16/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 16/66

masuk (5)

Tdk masuk (6)

(2)

(3)

(4)

Ds t Jumlah Prosentase:(5)/(4) x 100% 13 10 …………% 3

Bukti: -Adanya data-data guru yg mengembangkan silabus, -Lihat 7 langkah pengembangan silabus -Adanya dokumen pembahasan setiap langkah pengembangan yg dilaksanakan. -Prosentase dihitung : dari jumlah silabus mata pelajaran yang dikembangakan dibagi dengan jumlah seluruh mata pelajaran dikali 100%

16 .

Program keahlian mengembangkan silabus berdasarkan standar isi, standar kompetensi lulusan, dan panduan penyusunan KTSP secara mandiri atau berkelompok.

    

A.

Mengembangkan silabus secara mandiri melalui kelompok guru mata pelajaran dalam sebuah program keahlian dalam satu sekolah/madrasah Mengembangkan silabus secara mandiri oleh guru mata pelajaran dalam program keahlian Mengembangkan silabus melalui kelompok guru mata pelajaran dari beberapa program keahlian yang sama pada beberapa sekolah/madrasah Mengembangkan silabus dengan mengadopsi contoh yang sudah ada.
Tidak mengembangkan silabus.

B. C. D. E.

A. Jawaban dibuktikan d engan dokumen pengembangan silabus, seperti berita acara kegiatan pengembangan silabus oleh guru secara mandiri atau oleh kelompok guru B. Pendukung
Proses pengembangan silabus. No. 1 2 Cara pengembangan silabus Silabus dikembangkan secara mandiri melalui kelompok mata pelajaran Silabus dikembangkan secara mandiri oleh guru mata pelajaran dalam program keahlian Silabus dikembangkan oleh MGMP tingkat kab/kota Silabus mengadopsi contoh yang sudah ada Mata pelajaran ........................................

.......................................

3 4

....................................... .......................................

C.

Assesor Bukti :
hal. 17/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

Periksa cara pengembangan silabus yang dilakukan guru (kelompok guru di program keahlian/sekolah,mandiri guru mata pelajaran , MGMP Kota/Kab, Adopsi ataukah copy paste). -Chek bukti hasil pengembangan silabus, meliputi antara lain : analisis silabus ( urutan SK-KD, keterkaitan antar SK-KD pada mata pelajaran , keterkaitan SK-KD antar mata pelajaran dan pengisian indikator, materi pembelajaran dsb. ) -Dokumen silabus hasil pengembangan -Undangan,daftar hadir, notulen dan atau berita acara.

17.

Program keahlian menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) setiap mata pelajaran dengan memperhatikan unsur: 1) karakteristik siswa, 2) karakteristik mata pelajaran, dan 3) kondisi program keahlian.

A.    
A.
B. C. D. E.

Menentukan KKM dengan memperhatikan 3 unsur melalui rapat dewan guru Menentukan KKM dengan memperhatikan 2 unsur melalui rapat dewan guru Menentukan KKM dengan memperhatikan 1 unsur melalui rapat dewan guru Menentukan KKM tanpa memperhatikan 3 unsur melaluirapat dewan guru. Menentukan KKM tanpa memperhatikan 3 unsur dan tidak melalui rapat dewan guru.

Juknis Karakteristik siswa antara lain dimaknai dengan tingkat perkembangan siswa baik psikologis, sosial, latar belakang lingkungannya. Karakteristik mata pelajaran dimaknai dengan tingkat kesulitan SK/KD tiap- tiap mata pelajaran. Kondisi program keahlian dimaknai dengan kelengkapan sarana dan prasarana serta kualitas guru. Jawaban dibuktikan dengan dokumen proses penentuan KKM tiap mata pelajaran. B. Pendukung KKM Mata Pelajaran
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
hal. 18/66 hal. 18/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 18/66

Mata Pelajaran

Nilai KKM (1-100)

11 12 13

C. Asesor Ada tiga komponen penting dalam menentukan KKM yaitu : 1. Intake 2. Daya dukung 3. Kompleksitas Masing-masing komponen dapat diberikan point, sbb : A. Kriteria nilai : 1. Intake : - Tinggi = 3 - Sedang = 2 - Rendah = 1 2. Daya dukung : - Tinggi = 3 - Sedang = 2 - Rendah = 1 - Tinggi = 1 - Sedang = 2 - Rendah = 3 KKM =( Intake + Daya dukung + kompleksitas) dibagi 9 Contoh : Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan intake siswa sedang à nilainya adalah: (3 + 3 + 2) x 100 = 88.89 9 B. Rentang nilai 1. Intake : - Tinggi = 81-100 - Sedang = 65-80 - Rendah = 50-64 2. Daya dukung : - Tinggi = 81-100 - Sedang = 65-80 - Rendah = 50-64 3. Kompleksitas : - Tinggi = 50-64 - Sedang = 65-80 - Rendah = 81-100 Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang, daya dukung tinggi dan intake sedang à nilainya adalah rata-rata setiap nilai dari kriteria yang kita tentukan. Dalam menentukan rentang nilai dan menentukan nilai dari setiap kriteria perlu kesepakatan dalam forum MGMP di Sekolah Contoh : Intake sedang,misalnya 72, Daya dukung sedang, misalnya disepakati 68, Kompleksitas rendah, misalnya disepakati 85, maka perhitungan KKM = (72 + 68 + 85) : 3 = 75. C,. Dengan memberikan pertimbangan professional judgment pada setiap kriteria untuk menetapkan nilai : 1. Kompleksitas : - Tinggi
hal. 19/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

3. Kompleksitas :

2. Daya dukung 3. Intake

: :

- Sedang - Rendah - Tinggi - Sedang - Rendah - Tinggi - Sedang - Rendah

Contoh : Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya Dukung tinggi dan intake siswa sedang à maka dapat dikatakan hanya satu komponen yang mempengaruhi untuk mencapai ketuntasan maksimal 100 yaitu intake sedang. Jadi guru dapat mengurangi nilai menjadi antara 90 – 80. Penentuan KKM : Untuk menentukan dan menetapkan KKM dapat dilakukan sbb 1. Dengan perhitungan sebagaimana contoh di atas 2. Hasil perhitungan dirapatkan melalui rapat guru dengan menggunakan format sbb :
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Mata Pelajaran Nilai KKM (1-100) Hasil Hasil Perhitunga Rapat Guru n

Direkomendasikan untuk menghitung KKMsebaiknya tidak mempergunakan cara perhitungan C, Bukti keterlaksanaannya : Adanya undangan rapat guru, daftar hadir, notulen rapat, dokumen perhitungan KKM dan berita acara penentuan KKM.

hal. 20/66 hal. 20/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 20/66

18 .

Program keahlian menjadwalkan awal tahun pelajaran, minggu efektif, pembelajaran efektif, dan hari libur pada kalender akademik program keahlian yang dimiliki.

 A.    
B. C. D. E.

Menyusun kalender akademik sekolah/madrasah secara rinci dan jelas Menyusun kalender akademik sekolah/madrasah secara rinci Menyusun kalender akademik sekolah/madrasah secara kurang rinci Menyusun kalender akademik sekolah/madrasah secara tidak rinci. Tidak menyusun kalender akademik sekolah/madrasah.

A. Juknis

Minimal ada 4 kegiatan pada kalender akademik antara lain: 1) awal tahun pelajaran; 2) minggu efektif belajar; 3) waktu pembelajaran efektif; dan 4) hari libur. Kalender akademik sekolah/madrasah disusun berdasarkan standar isi dengan memperhatikan ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah. Kata “rinci” pada butir pernyataan ini adalah penjelasan tentang kapan waktu ulangan, kegiatan ekstrakurikuler, pembagian rapor, rapat dengan komite sekolah/madrasah. Jawaban dibuktikan d engan mengecek kalender akademik sekolah/madrasah. B. Pendukung No. 1 2 Komponen kalender akademik Jadwal awal tahun pelajaran Minggu efektif
hal. 21/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Ketersediaan (*) Ada tidak

3 Pembelajaran efektif 4 Hari libur Keterangan : * Isilah tanda ceklis (v) pada kolom jawaban “ketersediaan” C. Asesor 1. Adanya kalender pendidikan yang dibuat oleh sekolah dan ditanda tangani oleh kepala sekolah, yang pembuatannya mengacu kepada kalender pendidikan yang dikeluarkan oleh pemerintah (dinas pendidikan provinsi/kota/kab.) 2. Adanya kalender pendidikan yang dikeluarkan oleh pemerintah (dinas pendidikan provinsi/kota/kab), sebagai acuan.

II. STANDAR PROSES

19 .

Setiap mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis.

    
A.

A. B. C. D. E.

Sebanyak 13 mata pelajaran atau lebih memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis. Sebanyak 9 - 12 mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis. Sebanyak 5 - 8 mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis. Sebanyak 1- 4 mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis. Tidak ada satu pun mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis.

B.

Juknis RPP yang dikembang kan guru memuat: 1) identitas mata pelajaran; 2) SK; 3) KD dari silabus yang akan dicapai; 4) indikator pencapaian kompetensi. 5) tujuan pembelajaran; 6) materi ajar; 7) alokasi waktu yang diperlukan; 8) metode pembelajaran; 9) kegiatan pembelajaran; 10) penilaian hasil belajar; dan 11) sumber belajar. Jumlah mata pelajaran dimaksud diperhitungkan pada setiap kelompok (normatif, adaftif, dan produktif). Jawaban dibuktikan dengan RPP setiap mata pelajaran. Pendukung
Mata pelajaran yang memiliki RPP secara lengkap

hal. 22/66 hal. 22/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 22/66

No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 dst

Mata pelajaran

C.

Assesor
No Mt.Pelajaran Nama Guru Jumlah RPP Tk Jum.K D RPP lengkap Ada Tdk ada Keterangan

1 2 3 Ds t Jumlah Bukti: -Jumlah mata pelajaran disesuaikan dengan program keahlian(Normatif, Adaptif,dan Produktif) -Muatan pada RPP lihat juknis ( ada 11 muatan). -Jumlah KD/RPP sampai dengan saat diakreditasi -Lihat bukti RPP yang ada. -Untuk memudahkan pendataan, maka dibuat rekapitulasi seperti format di atas. -Wawancara denga guru atau bidang kurikulum.

20 .

Penyusunan RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK.

  

A.

Sebanyak 76% - 100% RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK. Sebanyak 51% - 75% RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK. Sebanyak 26% - 50% RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan
hal. 23/66

B. C.

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

teknologi informasi dan komunikasi.

 
A. B.

D.

Sebanyak 1% - 25% RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK. Tidak ada satu pun RPP memerhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK.

E.

Juknis Jawaban dibuktikan dengan mengecek metode pembelajaran serta sumber belajar dan/atau media pembelajaran dalam RPP. Pendukung
Mata pelajaran yang memiliki RPP yang disusun berdasarkan prinsip penyusunan RPP. No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Mata pelajaran

C.

Assesor
No Kondisi RPP Mt.Pelajaran (2) Nama Guru (3) Sesuai (4) Belum sesuai (5) Keterangan (6)

(1) 1 2 3 Ds t Jumlah

Prosentase =jumlah sesuai/jum.mt.pel

……..%

Bukti : -Lihat RPP -Cek isi RPP antara lain meliputi : metode pembelajaran,kegiatan pembelajaran, sumber belajar dan media pembelajaran (TIK) dan evaluasi pembelajaran. -Hitung RPP yang memenuhi persyaratan sesuai butir instrument. -Prosentase RPP yang memenuhin syarat, dihitung dengan : Jumlah RPP yang memenuhi syarat dibagi seluruh RPP dikalikan 100%.
hal. 24/66 hal. 24/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 24/66

Untuk memudahkan pendataan, maka pengecekan kondisi RPP dilihat antara lain metode pembelajaran, serta sumber belajar, dan / atau media pembelajaran.

-Diusulkan :penggunaan OHP dan transparansi termasuk TIK 21 . Program Keahlian melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.

    
A.

A. B. C. D. E.

Memenuhi 4 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran. Memenuhi 3 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran. Memenuhi 2 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran. Memenuhi 1 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran. Tidak memenuhi persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran.

Juknis Persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran adalah sebagai berikut. 1) Rombongan belajar SMK/MAK maksimal 32 siswa. 2) Beban mengajar guru sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka dalam satu minggu. 3) Buku teks pelajaran mengikuti ketentuan: a. buku teks pelajaran yang akan digunakan oleh sekolah/madrasah dipilih melalui rapat guru dengan pertimbangan komite sekolah/madrasah dari buku teks pelajaran yang ditetapkan oleh Menteri; b. rasio buku teks pelajaran untuk siswa adalah 1 : 1 per mata pelajaran; c. selain buku teks pelajaran, guru menggunakan buku panduan guru, buku pengayaan, buku referensi dan sumber belajar lainnya; d. guru membiasakan siswa menggunakan buku-buku dan sumber belajar lain yang ada di perpustakaan sekolah/madrasah. 4) Pengelolaan kelas mengikuti kaidah: a. guru mengatur tempat duduk sesuai dengan karakteristik siswa dan mata pelajaran, serta aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan; b. volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran dapat didengar dengan baik oleh siswa; c. tutur kata guru santun dan dapat dimengerti oleh siswa; d. guru menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan belajar siswa; e. guru menciptakan ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan, keselamatan, dan kepatuhan pada peraturan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran; f. guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respons dan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung;
hal. 25/66

harus

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

g. guru menghargai siswa tanpa memandang latar belakang agama, suku, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi; h. guru menghargai pendapat siswa; i. guru memakai pakaian yang sopan, bersih, dan rapi; j. pada tiap awal semester, guru menyampaikan silabusmata pelajaran yang diajarkannya; dan k. guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan waktu yang dijadwalkan. Jawaban dibuktikan d engan melakukan pengamatan prose pembelajaran yang s dilakukan oleh guru. B. Pendukung
No. 1 2 3 4 Persyaratan proses pembelajaran. Persyaratan proses pembelajaran Jumlah siswa tiap kelas maksimum = .............siswa Jumlah jam beban mengajar guru minimum = .............jam/minggu Perbandingan jumlah buku teks : siswa = .......... : ......... Pengelolaan kelas yang dilakukan: ................................................................................................ ................................................................................................ ................................................................................................

C.

Assesor Bukti : -Cek daftar hadir siswa/jumlah siswa per kelas. -Cek daftar pembagian tugas guru mengajar(jadwal pelajaran). -Cek jumlah buku teks per mata pelajaran, bandingkan dengan jumlah siswa. -Cek kegiatan pengelolaan kelas melalui observasi kelas. -Pedoman Penilaian : A=Jawaban 1,2,3 dan 4 terpenuhi B=Jawaban 1-2 dan 3 dan atau 4 C=jawaban 1 dan 2 D=Jawaban 1 atau 2 yang memenuhi persyaratan E=Tidak memenuhi persyaratan

22 .

Proses pembelajaran di Program Keahlian dilaksanakan sesuai dengan langkahlangkah pembelajaran.

  

A. B. C.

Sebanyak 76% - 100% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran. Sebanyak 51% - 75% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran. Sebanyak 26% - 50% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
hal. 26/66

hal. 26/66 hal. 26/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

 
A.

D. E.

Sebanyak 1% - 25% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran. Tidak ada seorang pun guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

B.

Juknis Langkah-langkah pembelajaran meliputi: 1) Kegiatan pendahuluan. 2) Kegiatan inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi), dan 3) Kegiatan penutup. Jawaban dibuktikan dengan observasi secara acak saat melakukan visitasi, dan/atau melihat hasil supervisi kepala sekolah/madrasah atau ketua program keahlian, dan/atau melihat kesesuaian RPP dengan pelaksanaan proses pembelajaran, dan/atau mengamati hasil penilaian berbasis kelas yang dilakukan oleh guru. Pendukung
Langkah-langkah pembelajaran. No. 1 2 3 4 5 6 Langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan

C.

Assesor
No Kondisi RPP Nama Guru (2) Mt.Pelajaran (3) Sesuai (4) Belum sesuai (5) Keterangan (6)

(1) 1 2 3 Ds t Jumlah

Prosentase =jumlah sesuai/jum.guru

……..%

Bukti : Lihat langkah-langkah pembelajaran di RPP (kegiatan pendahuluan, inti dan penutup). Observasi kelas secara acak untuk mengecek kesesuaian RPP dengan pelaksanaannya. Mendata RPP yang sesuai secara acak/sampling (minimal 50% dari jumlah seluruh Mata pelajaran/RPP). Melihat Instrumen hasil Supervisi kelas. Wawancara dengan siswa dan guru secara acak. Prosentase dihitung dari : Jumlah RPP yang sesuai dibagi dengan jumlah seluruh RPP sampling x 100 %
hal. 27/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

23 .

Program keahlian melaksanakan proses pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (sesuai dengan tingkat kebutuhan program keahliannya) dengan SDM yang memiliki kesesuaian kompetensi.

    
A. B. C. -

A.

Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan sendiri oleh pihak program keahlian dengan SDM sendiri yang memiliki kesesuaian kompetensi dan bersertifikat. Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan sendiri oleh pihak program keahlian dengan mendatangkan SDM dari sekolah/madrasah lain Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan oleh pihak lain dengan sebagian SDM dari pihak program keahlian. Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan oleh pihak lain (outsource)
Tidak melaksanakan pembelajaran berbasis TIK.

B. C. D. E.

dll. -

Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan pembelajaran KKPI yang melibatkan SDM yang memiliki kompetensi sesuai. Pendukung Kosong… Assesor Bukti : Yang dimaksud TIK disarankan adalah KKPI Keberadaan Ijasah/sertifikat kompetensi keahlian di bidang komputer Dokumen pembelajaran meliputi antara lain: Jadwal pelajaran, RPP, Modul Wawancara dengan guru, wakasek kurikulum dan atau Kepala Sekolah

24. Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sebagai wahana

untuk meningkatkan kompetensisiswa sesuai dengan keahliannya.

   

A.

Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sesuai dengan proses pembelajaran, materi program keahlian, dan aturan pengelolaan yang transparan. Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sesuai dengan proses pembelajaran, dan materi program keahlian. Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sesuai dengan proses pembelajaran dan aturan pengelolaan yang transparan. Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan hanya sesuai dengan proses pembelajaran.
hal. 28/66

B.

C.

D.

hal. 28/66 hal. 28/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M


A. Juknis

E.

Tidak sesuai dengan proses pembelajaran.

B. C. -

Jawaban dibuktikan dengan aktifitas kegiatan business center sesuai dengan proses pembelajaran dan dokumen pelaksanaan yang dimiliki sesuai dengan program keahlian. Pendukung, kosong Asesor Bukti Bisnis center adalah identik dengan Unit Produksi/Jasa Adanya SK pembentukan UP/Bisnis Center Adanya SK kepengurusan/pengelola, struktur organisasi dan uraian tugas.

Adanya dokumen kegiatan bisnis center Adanya pelaksanaan kegiatan bisnis center yang sesuai dengan program keahlian Adanya pembukuan /dokumen pengelolaan keuangan bisnis center. Adanya pengaturan keuangan secara transparan (jumlah omset, biaya produksi, keuntungan, honor pengurus, pemeliharan alat dll.) Observasi langsung Wawancara dengan pihak yang terkait.

25 .

Sekolah/Madrasah menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama dengan DU/DI.

    
A. B. C.
No

A. B. C. D. E.

Sebanyak 76% - 100% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran. Sebanyak 51% - 75% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran. Sebanyak 26% - 50% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran. Sebanyak 1% - 25% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran. Tidak ada tindaklanjut kerjasama dengan DU/DI.

Juknis Jawaban dibuktikan dengan laporan atau dokumen hasil pekerjaan bersama dengan pihak DU/DI. Pendukung Kosong…. Assesor
Tindak Lanjut MoU Nama DU/DI Prog.Keahlian No&tgl.MoU Ditindak lanjuti Belum Keterangan

1 2 3
hal. 29/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Jumlah Prosentase=Juml.Mou Yg ditdklanjuti/Jum.Mou ….%

Bukti : laporan/dokumen hasil perencanaan dan kegiatan/kesepakatan bersama antara sekolah dan DU/DI, antara lain : penempatan prakerin, waktu/lamanya prakerin( tanggal …. S.d …… ). Jumlah MoU yang ada. Jumlah MoU yang ditindaklanjuti. Prosentase dihitung dari : MoU yang ditindaklanjuti dibagi seluruh MoU x 100 % 26 . Siswa melakukan prakerin untuk memperoleh kompetensi kejuruan. Sebanyak 76% - 100% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan. Sebanyak 51% - 75% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan. Sebanyak 26% - 50% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan. Sebanyak 1% - 25% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan. Tidak ada satupun siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan.

    
A.

A. B. C. D. E.

B.

Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen (surat keterangan atau piagam) pelaksanaan prakerin siswa path DU/DI yang relevan (contoh siswa pertanian prakerin pada perkebunan kelapa sawit, siswa Otomotif prakerin pada bengkel otomotif). Pendukung
Jumlah siswa yang melaksanakan prakerin di DU/DI No 1 2 3 dst Jumlah Tempat Prakerin Jumlah Siswa

C.

D.
N o

Assesor
Juml.siswa Prog.Keahlian Program Keahlian Nama DU/DI Bidang Pekerjaan Siswa yg prakerin Keterangan

hal. 30/66 hal. 30/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 30/66

Jumlah Prosentase=siswa prakerin/jml.siswa …….%

Bukti: Lihat dokumen pelaksanaan (jurnal prakerin) tentang kesesuaian prakerin siswa (program keahlian dengan lingkup pekerjaan). Lihat surat keterangan atau sertifikat Prakerin. Hitung jumlah seluruh siswa yang melaksanakan prakerin. Hitung jumlah seluruh siswa yang melaksanakan prakerin sesuai dengan program keahliannya. Prosentase : Jumlah siswa yang melaksanakan prakerin sesuai dengan program keahliannya dibagi dengan jumlah seluruh siswa yang melaksanakan prakerin x 100 %. 27 . Pemantauan proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah/ madrasah mencakup tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap penilaian hasil pembelajaran.

    
A.

A. B. C. D. E.

Mencakup 3 tahap pemantauan serta dilakukan diskusi hasil pemantauan. Mencakup 3 tahap pemantauan tanpa dilakukan diskusi hasil pemantauan. Mencakup 2 tahap pemantauan. Mencakup 1 tahap pemantauan. Tidak pernah melakukan pemantauan.

Juknis Tahap-tahap pemantauan meliputi: 1) Perencanaan. 2) Pelaksanaan, dan 3) Penilaian hasil pembelajaran. Jawaban dibuktikan dengan laporan pemantauan proses pembelajaran pada setiap tahapnya disertai catatan kepala sekolah/madrasah atau ketua program keahlian dan tanda tangan guru yang dipantau. Pendukung
Pemantauan proses pembelajaran. No. Tgl. pemantauan 1 2 3 4 5 6 7
hal. 31/66

B.

Mata pelajaran yg dipantau

Tahap yang dilakukan

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

No. Tgl. pemantauan 8 9

Mata pelajaran yg dipantau

Tahap yang dilakukan

C.

Assesor
No. 1 2 3 4 5 6 7 8 ds t Tanggal pemantauan Jenis Pantauan Persiapan Pelaksanaan Penilaian hsl belajar Kesimpulan diskusi hsl pantauan

Bukti : Tahap-tahap pemantauan dalam juknis : Perencanaan pembelajaran, Pelaksanaan pembelajaran dan Penilaian hasil belajar. Perencanaan Pembelajaran : adanya dokumen silabus, RPP, Program Tahunan dan Program Semester yang sudah ditandatangani Kepsek Pelaksanaan Pembelajaran : adanya jadwal pembelajaran, daftar hadir guru, agenda kelas. Penilaian hasil belajar : adanya laporan ketercapaian Kompetensi setiap akhir semester, buku nilai dll. Cek jumlah guru yang di pantau (lihat data yang ada). Laporan pemantauan proses pembelajaran pada setiap tahapan yang ditandatangani kepala sekolah atau petugas yang ditunjuk dan tanda tangan guru yang dipantau. Hasil akhir dilihat dari jumlah guru yang dipantau, dengan dibuktikan oleh dokumen yang ada. 28. Supervisi proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah/madrasah dengan cara pemberian contoh, diskusi, pelatihan, dan konsultasi.

   

A. B. C. D.

Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 4 cara. Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 3 cara. Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 2 cara. Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 1 cara.

hal. 32/66 hal. 32/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 32/66


A.

E.

Tidak melakukan supervisi.

B.

Juknis Tahap-tahap supervisi meliputi: 1) Tahap perencanaan. 2) Tahap pelaksanaan, dan 3) Tahap penilaian hasil pembelajaran. Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan supervisi proses pembelajaran pada setiap aspeknya, mencakup 4 (empat) cara yaitu: pemberian contoh, diskusi, pelatihan, dan konsultasi. Pendukung
Supervisi proses pembelajaran. Tgl. supervisi No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Mata pelajaran yg disupervisi Cara yang dilakukan

C.

Assesor Penjelasan : Tahap-tahap Supervisi (juknis) : Perencanaan Pembelajaran, Pelaksanaan Pembelajaran dan Penilaian hasil Pembelajaran. Empat cara cakupan supervise (juknis) : Pemberian contoh, diskusi, pelatihan dan konsultasi. Bukti : Dokumen/Instrumen Supervisi. Kesimpulan hasil supervise. Catatan Supervisor pada dokumen/Instrumen Supervisi. Wawancara dengan Guru, Wakasek dan atau Kepala Sekolah. 29. Evaluasi terhadap guru dalam proses pembelajaran dilakukan oleh kepala

sekolah/madrasah dengan memperhatikan 4 aspek, yaitu 1) persiapan, 2) pelaksanaan, 3) evaluasi pembelajaran, dan 4) rencana tindak lanjut.

   

A. B. C. D.

Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 4 aspek. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 3 aspek. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 2 aspek. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 1 aspek.
hal. 33/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M


A. B.

E.

Tidak melakukan evaluasi.

Juknis Jawaban dibuktikan dengan catatan hasil evaluasi proses pembelajaran oleh kepala sekolah/madrasah atau kepala program keahlian. Pendukung
Evaluasi proses pembelajaran. No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Tgl. evaluasi Mata pelajaran yang dievaluasi Aspek yang dievaluasi

C.

Assesor

Evaluasi proses pembelajaran No. Tgl. evaluasi Nama Guru Mata pelajaran yang dievaluasi Aspek yg dievaluasi Perenc anaan Pelaks anaan Eval uasi Tinda k lanjut

1 2 3 4 5 Dst.

persiapan, pelaksanaan, evaluasi pembelajaran, dan rencana tindak lanjut Adanya dokumen hasil evaluasi Kasek/Kaprog terhadap guru, meliputi : persiapan, pelaksanaan, evaluasi pembelajaran, dan rencana tindak lanjut
Keterangan : Persiapan meliputi perangkat pembelajaran guru, antara lain : silabus, prota,promes, RPP, bahan ajar daftar hadir siswa, daftar nilai dll. Pelaksanaan meliputi : daftar hadir guru mengajar, jadwal pelajaran, agenda kelas dll. Evaluasi meliputi : buku nilai, laporan pencapaian kompetensi dll. Tindak lanjut meliputi program remedial dan pengayaan. Observasi kelas langsung Wawancara dengan guru dan kepala sekolah. 30 .

Bukti : Adanya Program Evaluasi guru oleh Kepsek.(meliputi 4 aspek yaitu :

-

Kepala sekolah/madrasah menyampaikan hasil pengawasan (pemantauan, supervisi, dan evaluasi) proses pembelajaran kepada pemangku
hal. 34/66

hal. 34/66 hal. 34/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

kepentingan.

    
A. Juknis

A. B. C. D. E.

Hasil pengawasan dilaporkan kepada guru yang bersangkutan, dewan guru, dan pengawas sekolah/madrasah. Hasil pengawasan dilaporkan kepada yang bersangkutan dan dewan guru. Hasil pengawasan dilaporkan kepada yang bersangkutan saja. Tidak disampaikan. Tidak melakukan pengawasan.

Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen laporan pengawasan proses pembelajaran kepada pemangku kepentingan seperti: guru yang bersangkutan, dewan guru, ketua program keahlian, dan pengawas sekolah/madrasah. B. Pendukung
Pelaporan pengawasan proses pembelajaran. No. 1 2 3 4 Tgl. Pelaporan Pihak yang mendapat laporan Keterangan

B. Assesor C. Bukti :

-

Adanya Perencanaan dan jadwal kegiatan pengawasan guru(prog.supervisi) Adanya dokumen laporan pengawasan (rekap hasil supervise, buku pembinaan,notulen rapat,dsb) yang disampaikan kepada pihak terkait ( meliputi guru ybs, dewan guru, komite sekolah, pengawas dll. Baik dalam forum rapat atau dalam kesempatan tertentu) Wawancara dengan guru dan atau kepala sekolah. Kolom keterangan diisi bentuk laporan, dibuktikan dengan dokumen yang ada.

-

31 .

Kepala sekolah/madrasah melakukan tindak lanjut terhadap hasil pengawasan proses pembelajaran.

  

A. B. C.

Sebanyak 76% - 100% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut. Sebanyak 51% - 75% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut. Sebanyak 26% - 50% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut.
hal. 35/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

 

D. E.

Sebanyak 1% - 25% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut. Tidak ada satu pun hasil pengawasan ditindaklanjuti.

A. Juknis Bukti tindak lanjut pengawasan meliputi: 1) memberikan penghargaan terhadap guru yang telah memenuhi standar, dan/atau 2) memberikan teguran yang bersifat mendidik terhadap guru yang belum memenuhi standar, dan/atau 3) memberikan kesempatan para guru untuk mengikuti pelatihan/penataran, B. Pendukung
Tindak lanjut hasil pengawasan proses pembelajaran. Hasil pengawasan 1 2 3 4 No. Bentuk tindak lanjut

C. Assesor
No. 1 2 3 4 Hasil pengawasan Bentuk tindak lanjut Tgl.tindak lanjut

Bukti : Program pengawasan proses pembelajaran Data guru yang dijadikan bahan pengawasan pembelajaran Data guru yang mendapatkan tidak lanjut pengawasan pembelajaran (reward & punishment) Bukti dan jenis tindak lanjut pemberian reward & punishment (penghargaan & sanksi), misalnya: Reward: Piagam Penghargan, Pemberian Jabatan dll. Punishment : Surat teguran, peringatan, sanksi yg bersifat mendidik. Adanya bukti daftar guru yg mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan. Prosentase kegiatan tindak lanjut : Jumlah pengawasan yang ditindak lanjuti dibagi jumlah seluruh pengawasan yang dilakukan dikalikan 100%

-

hal. 36/66 hal. 36/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 36/66

III. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 32 . Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam pengambilan keputusan.

    

A. B. C. D. E.

Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran kelompok ipteks ditetapkan 75,0 atau lebih. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran kelompok ipteks ditetapkan 70,0 sampai 74,9. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran kelompok ipteks ditetapkan 65,0 sampai 69,9. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran kelompok ipteks ditetapkan 60,0 sampai 64,9. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran kelompok ipteks ditetapkan kurang dari 60.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan ketuntasan belajar di dalam KTSP yang ditetapkan oleh program keahlian untuk kelompok mata pelajaran iptek seperti Bahasa, Matematika, IPA, IPS, dan TIK. Kriteria ideal ketuntasan minimal 75,00. Dihitung rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran iptek pada satu tahun terakhir. B. Pendukung
Kriteria ketuntasan minimal (KKM) kelompok mata pelajaran ipteks. No. 1 2 3 4 5 6 Mata pelajaran Ipteks Kelas KKM

C. Assesor Bukti : Lihat data perencanaan KKM yang ditentukan oleh sekolah (khusus program IPTEK) Lihat dokumen KKM hasil perhitungan rata-rata kelompok IPTEK. Nilai hasil rata-rata KKM untuk menjawab masing-masing item.
Kriteria ketuntasan minimal (KKM) kelompok mata pelajaran iptek. No. 1 2 Mata pelajaran Iptek Bhs. Indonesia Matematika
hal. 37/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Tk.X

KKM

Tk.XI

KKM

Tk.XI I

KKM

No. 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Mata pelajaran Iptek Bhs.Inggris IPA IPS FISIKA Kimia Biologi KKPI Kewirausahaan Dasar Komp.Kejuruan Kompetensi Kejuruan JUMLAH RATA-RATA pertingkat Rata-rata KKM IPTEK

Tk.X

KKM

Tk.XI

KKM

Tk.XI I

KKM

KKM dihitung dari rata-rata KKM kelompok IPTEK yaitu :bahasa, matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, keterampilan/kejuruan, teknologi informasi dan komunikasi, dibuktikan dengan dokumen yang ada. 33 . Siswa terlibat dalam kegiatan belajar yang berkaitan dengan analisis dan pemecahan masalah-masalah kompleks.

    

A.

Siswa menjalankan kegiatan yang dapat menganalisa dan memecahkan masalah-masalah kompleks sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam 1 tahun terakhir. Siswa menjalankan kegiatan yang dapat menganalisa dan memecahkan masalah-masalah kompleks sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam 1 tahun terakhir. Siswa menjalankan kegiatan yang dapat menganalisa dan memecahkan masalah-masalah kompleks sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam 1tahun terakhir. Siswa menjalankan kegiatan yang dapat menganalisa dan memecahkan masalah-masalah kompleks sebanyak 1 jenis dan/atau 1kali dalam 1tahun terakhir. Siswa tidak pernah menjalankan kegiatan yang dapat menganalisa dan memecahkan masalah-masalah kompleks.

B.

C.

D.

E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan daftar hadir kegiatan dan adanya dokumen kumpulan hasil diskusi siswa, kumpulan kliping, laporan kegiatan hasil a n a l is is t e n t an g t e r j ad in y a g e m p a b u m i , b a n j i r , g e j a l a s o s ia l, pengangguran, kemiskinan, kenakalan remaja, dan lain-lain, yang diikuti setidak-tidaknya oleh 900/0 siswa. B. Pendukung

hal. 38/66 hal. 38/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 38/66

Kegiatan belajar siswa yang berkaitan dengan analisis pemecahan masalah-masalah yang kompleks. No. 1 2 3 4 Mata Pelajaran Jenis kegiatan Jumlah siswa yang terlibat

C. Assesor;
Bukti : Daftar hadir kegiatan Dokumen kumpulan hasil diskusi siswa Kumpulan kliping Laporan kegiatan hasil analisis tentang terjadinya gempa bumi, banjir, gejala social, pengangguran, kemiskinan, kenakalan remaja,dll. Prosentase dihitung dari jumlah siswa yang terlibat dibagi jumlah siswa keseluruhan kali 100%, rekapitulasi kegiatan dapat menggunakan format berikut:
No. 1 2 3 Dst Jumlah Prosentase Mata Pelajaran Jenis kegiatan Aktivitas ke Jumlah Siswa Keseluruhan Yg terlibat

-

dibuktikan dengan dokumen yang ada. 34 . Siswa memperoleh pengalaman belajar yang dapat menganalisis gejala alam dan sosial melalui mata pelajaran IPA dan IPS.

    

A. B. C. D. E.

Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran IPA dan IPS ditetapkan 75,0 atau lebih. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran IPA dan IPS ditetapkan 70,0 sampai 74,9. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran IPA dan IPS ditetapkan 65,0 sampai 69,9. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran IPA dan IPS ditetapkan 60,0 sampai 64,9. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran IPA dan IPS ditetapkan kurang dari 60.

A. Juknis
hal. 39/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Jawaban dibuktikan dengan ketuntasan belajar di dalam KTSP yang ditetapkan oleh program keahlian untuk mata pelajaran IPA dan IPS. Kriteria ideal ketuntasan minimal 75,00. Bukti dokumen diambil pada satu tahun terakhir. Untuk program keahlian teknologi, pertanian, dan kesehatan yang dimaksudkan IPA adalah Matematika, Fisika, Kimia, dan/atau Biologi. B. Pendukung
Kegiatan untuk memperoleh pengalaman belajar yang dapat menganalisis gejala alam dan sosial. No. 1 2 IPA IPS Mata Pelajaran Jenis kegiatan Jumlah siswa yang terlibat

C. Assesor Bukti : Adanya KKM IPA dan IPS untuk semua tingkat Hitung rata-rata KKM untuk IPA dan IPS, dari semua tingkat.
Kriteria ketuntasan minimal (KKM) mata pelajaran IPA dan IPS. No. 1 2 IPA IPS Jumlah KKM IPA dan IPS Mata pelajaran Tk.X KKM Tk.XI KKM Tk.XI I KKM Rata2

35 .

Siswa memperoleh pengalaman belajar dalam kelompok mata pelajaran Adaptif secara efektif.

    

A.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa dengan memanfaatkan dan memfungsikan sumber belajar meliputi bahan ajar, buku teks, perpustakaan, laboratorium, dan internet. Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa dengan memanfaatkan dan memfungsikan sumber belajar meliputi bahan ajar, buku teks, perpustakaan, dan laboratorium. Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa dengan memanfaatkan dan memfungsikan sumber belajar meliputi bahan ajar, buku teks, dan perpustakaan. Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa dengan memanfaatkan dan memfungsikan sumber belajar meliputi bahan ajar dan buku teks. Program Keahlian tidak pernah memfasilitasi kegiatan siswa dengan sumber belajar.

B.

C.

D.

E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan difungsikannya sumber-sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran yang diikuti setidak-tidaknya oleh 90% siswa dan
hal. 40/66 hal. 40/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 40/66

ditunjukkan dengan dokumen pemanfaatan berbagai fasilitas seperti laboratorium, perpustakaan, internet dsb. B. Pendukung
Penggunaan berbagai fasilitas oleh siswa. No. 1 2 3 4 5 Jenis Fasilitas Bahan ajar. Buku teks. Perpustakaan. Laboratorium. Internet. Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ketersediaan” Ketersediaan* Ada Tidak Jumlah sisiwa yang terlibat

C. Assesor;
Bukti : Periksa keberadaan sumber-sumber belajar ( meliputi :bhn ajar, buku teks, perpustakaan, laboratorium dan internet) Adanya jadwal penggunaan sumber-sumber belajar tersebut Lihat daftar hadir sbg bukti keterlaksanaannya Wawancara dengan siswa, guru, petugas perpustakaan, waka sarana Dapat menggunakan format dibawah
Ketersediaan* No. 1 2 3 4 5 6 Jenis Fasilitas Bahan ajar. Buku teks. Perpustakaan. Laboratorium. Internet. Dll. Jumlah Ada Tidak Jumlah sisiwa Total/prog. Keahlian Yang terlibat Prosentase siswa yg terlibat

-

…. 36 . Siswa memperoleh pengalaman belajar melalui program pembiasaan untuk mencari informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar.

 

A.

Siswa melakukan kegiatan pembiasaan untuk mencari informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir. Siswa melakukan kegiatan pembiasaan untuk mencari informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir.
hal. 41/66

B.

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

  

C.

Siswa melakukan kegiatan pembiasaan untuk mencari informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir. Siswa melakukan kegiatan pembiasaan untuk mencari informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir. Siswa tidak pernah menjalankan kegiatan pembiasaan untuk mencari informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar.

D.

E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidak-tidaknya oleh 90% siswa seperti: mengunjungi perpustakaan, museum iptek, mengakses internet, menyelenggarakan kelompok ilmiah remaja, kelompok belajar Bahasa Asing (misalnya Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, Bahasa Perancis dan lain-lain), sumber-sumber belajar lapangan (misalnya museum, kebun raya, pusat industri, bengkel, perkantoran dan lainlain). B. Pendukung
Kegiatan mencari informasi dari berbagai sumber belajar. No. 1 2 3 4 Kegiatan siswa Mengunjungi perpustakaan Mengakses internet Menyelenggarakan kelompok ilmiah remaja Kelompok belajar bahasa asing (inggris, jepang, jerman, dsb.) Sumber belajar (museum, kebun raya, industri dsb.) ............................. Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ya” atau “Tidak” Dilakukan* Ya Tidak Jumlah siswa yang mengikuti

5 6

C. Assesor Bukti: - Adanya laporan kegiatan pembiasaan untuk mencari informasi, seperti: mengunjungi perpustakaan, museum iptek, mengakses internet dll. - Menyelenggarakan kelompok-kelompok keg.ilmiah seperti :KIR, Kel.bljr bhs asing. - Sumber-sumber belajar lapangan, misalnya: kunjungan ke museum, kebun raya, pusat industry, bengkel, perkantoran dll. Bukti lainnya ( adanya program, jadwal kegiatan, daftar hadir, pembimbing dan laporan masing-masing kegiatan). - Dapat menggunakan format di bawah ini.

hal. 42/66 hal. 42/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 42/66

Dilakukan* No. 1 2 3 4 Kegiatan siswa Mengunjungi perpustakaan Mengakses internet Menyelenggarakan kelompok ilmiah remaja Kelompok belajar bahasa asing (inggris, jepang, jerman, dsb.) Sumber belajar (museum, kebun raya, industri dsb.) ............................. Ya Tidak 1

Keg.yg ke 2 3 4

Jumlah siswa total Yang terlibat

% yg trlibat

5

6

Jumlah Prosentase Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ya” atau “Tidak” sebagai bukti berapa kali/jenis dalam satu tahun, dibuktikan dengan dokumen yang ada.

37 .

Siswa memperoleh pengalaman belajar yang mampu memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab.

A.

Program Keahlian menjalankan kegiatan pembelajaran yang mampu memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian menjalankan kegiatan pembelajaran yang mampu memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian menjalankan kegiatan pembelajaran yang mampu memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian menjalankan kegiatan pembelajaran yang mampu memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian tidak pernah menjalankan kegiatan pembelajaran yang mampu memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab.

B.

C.

 

D.

E.

A. Juknis
hal. 43/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen pelaksanaan kegiatan yang diikuti setidak-tidaknya oleh 90% siswa dan dapat memberikan pengalaman tentang pemanfaatan lingkungan balk di dalam maupun di luar kelas seperti: bengkel untuk praktik las, daur ulang sampah, kantor pemerintahan, kunjungan ke iaboratorium alam, outbound dan lain-lain. B. Pendukung
Kegiatan memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab. No. 1 2 3 4 Jenis Kegiatan Tempat pelaksanaan Jumlah siswa yang mengikuti

C. Assesor Bukti : Adanya dokumen pelaksanaan kegiatan Adanya bukti data siswa dlm setiap kegiatan Daftar rekapm ttg bukti pemanfaatan lingkungan yg dpt memberikan pengalaman pd kehidupan siswa (bengkel untuk praktek las, kunjungan ke laboratorium, out bound dll.) Wawancara dengan siswa, guru secara acak dan waka kesiswaan Prosentase dihitung dari jumlah siswa yg melaksanakan kegiatan dibagi dengan seluruh siswa dikalikan 100%.
Dilakukan* No. 1 2 3 4 5 6 Kegiatan siswa Kunjungan ke bengkel Kunjungan ke lab alam Daur ulang sampah Kunjungan kntor pemthn Out Bound ............................. Ya Tidak 1 Keg.yg ke 2 3 4 Jumlah siswa total Yang terlibat % yg trlibat

-

Jumlah Prosentase

hal. 44/66 hal. 44/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 44/66

38 .

Siswa memperoleh pengalaman mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya.

    

A.

Program Keahlian memfasilitasi siswa untuk mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun. Program Keahlian memfasilitasi siswa untuk mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun. Program Keahlian memfasilitasi siswa untuk mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun. Program Keahlian memfasilitasi siswa untuk mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun. Program Keahlian tidak pernah memfasilitasi siswa untuk mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya.

B.

C.

D.

E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidaktidaknya oleh 90% siswa seperti: pekan bahasa, seni dan budaya, pentas seni, pameran teknologi, teater, latihan tari, latihan musik, latihan vokal, keterampilan membuat barang seni, dan lain sebagainya. B. Pendukung
Kegiatan seni dan budaya. No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Jenis Kegiatan Jumlah siswa yang mengikuti

hal. 45/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

C. Assesor
Bukti : Dilakukan* No. 1 2 3 4 5 6 7 6 Kegiatan siswa Pekan bahasa Seni & budaya Pentas seni Pameran teknologi Teater Tari,music,vocal Ketrampilan dll. ............................. Ya Tidak 1 Keg.yg ke 2 3 4 Jumlah siswa total Yang terlibat % yg trlibat

Adanya program kegiatan Adanya jadwal kegiatan Adanya data peserta yang mengikuti kegiatan Wawancara dengan siswa, guru secara acak dan waka kesiswaan Prosentase dihitung dari jumlah siswa yg melaksanakan kegiatan dibagi dengan seluruh siswa dikalikan 100%.

Jumlah Prosentase

39 . Siswa memperoleh pengalaman mengapresiasikan karya seni dan budaya. Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk mengapresiasikan karya seni dan budaya sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk mengapresiasikan karya seni dan budaya sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk mengapresiasikan karya seni dan budaya sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk mengapresiasikan karya seni dan budaya sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian tidak pernah memfasilitasi kegiatan siswa untuk mengapresiasikan karya seni dan budaya. dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidak-

    

A.

B.

C.

D.

E.

A. Juknis Jawaban
hal. 46/66 hal. 46/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 46/66

tidaknya oleh 90% siswa seperti: mengunjungi pameran kria, museum/galeri seni, konser musik, pagelaran tari, drama dan sebagainya. B. Pendukung
Kegiatan mengikuti apresiasi seni. No. 1 2 3 4 Jenis Kegiatan Waktu pelaksanaan Juml.siswa yang mengikuti

C. Assesor Bukti : Adanya program kegiatan apresiasi seni Adanya daftar kegiatan yg berkaitan dengan mengekspresikan seni dan budaya meliputi antara lain : 1. Mengunjungi pameran kria 2. Mengunjungi museum/geleri seni 3. Mengunjungi konser music 4. Mengunjungi pagelaran tari 5. Mengunjungi kegiatan drama dsb. N o 1 2 3 4 Dst Jumlah Prosentase Jenis Kegiatan siswa Tempat kegiatan Tanggal pelaksanaa n Keg.ke 1 2 3 4 Jumlah siswa tota l Yg terlibat Prosentase Yg terlibat

Adanya jadwal kegiatan Adanya data peserta dan pembimbing Wawancara dengan siswa dan guru secara acak dan waka kesiswaan Laporan kegiatan

…. 40 . Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk menumbuhkan dan mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab.

A.

Program Keahlian menjalankan kegiatan kesiswaan guna
hal. 47/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

menumbuhkan dan mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir.

B.

Program Keahlian menjalankan kegiatan kesiswaan guna menumbuhkan dan mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian menjalankan kegiatan kesiswaan guna menumbuhkan dan mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian menjalankan kegiatan kesiswaan guna menumbuhkan dan mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian tidak pernah menjalankan kegiatan kesiswaan guna menumbuhkan dan mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab.

C.

 

D.

E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan terprogram yang diikuti setidaktidaknya oleh 90% siswa seperti: layanan konseling (misalnya: perencanaan karir, kehidupan pribadi, kemampuan sosial, dan lain-lain); dan/atau kegiatan ekstrakurikuler (misalnya: kegiatan kepramukaan, latihan kepemimpinan, PMR, seni, olahraga, pecinta alam, jurnalistik, teater, keagamaan, bakti sosial, dan lain-lain). B. Pendukung
Kegiatan untuk menumbuhkan dan mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab. No. 1 Jenis Kegiatan Layanan konseling.  ...........................  ........................... 2 Ekstrakurikuler.  ...........................  ........................... Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ketersediaan” Ketersediaan* Ada Tidak Jumlah siswa yang mengikuti

C. Assesor Bukti : Adnya program kegiatan Adanya jadwal kegiatan
hal. 48/66

hal. 48/66 hal. 48/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

Adanya data peserta dan pembimbing Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar untuk menumbuhkan dan mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab, yaitu antara lain: 1. Layanan konseling ( perencanaan carier, kehidupan pribadi, kemampuan social dll.) 2. Kegiatan ekstra kurikuler (kepramukaan, latihan kepemimpinan, PMR, seni, Olah raga, pecinta alam, keagamaan, bakti social dll.)
No Jenis Kegiatan siswa Tempat kegiatan Tanggal pelaksanaa n Keg.yg ke 1 2 3 4 Jumlah siswa total Yb terliba t Prosentase siswa yg terlibat

1

Layanan konseling.

 .................
2 Ekstrakurikuler .

 ...............
Jumlah Prosentase

Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan dokumen yang ada. kegiatannya :sesuai table dan juknis, . ( % dihitung juml siswa yg ikut/juml.siswa seluruhnya.) 41 . Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial.

    

A.

Program Keahlian menjalankan kegiatan penegakan aturan-aturan sosial sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian menjalankan kegiatan penegakan aturan-aturan sosial sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian menjalankan kegiatan penegakan aturan-aturan sosial sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian menjalankan kegiatan penegakan aturan-aturan sosial sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian tidak pernah menjalankan kegiatan penegakan aturan-aturan sosial.

B. C. D. E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan penegakan aturan-aturan sosial yang diikuti setidak-tidaknya oleh 90% siswa, dan/atau peraturanperaturan yang di dalamnya mengatur ketertiban siswa seperti: hormat kepada guru dan orang yang lebih tua, berbicara dan bersikap santun dengan orang lain, datang tepat waktu, pemakaian baju seragam, tidak terlibat tawuran, tidak terlibat penyalahgunaan obat-obat
hal. 49/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

terlarang, menghadiri ceramah penanggulangan HIV, sosialisasi narkoba, dan sebagainya. B. Pendukung
Kegiatan siswa untuk berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial. Jenis Kegiatan Waktu pelaksanaan No. 1 2 3 4 5 6 7 Jumlah siswa yang mengikuti

C. Assesor,
Bukti :

-

Adanya program kegiatan Adanya jadwal kegiatan Adanya data peserta dan pembimbing Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar untuk berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial, yaitu antara lain : hormat kepada guru dan orang yang lebih tua, berbicara dan bersikap santun dengan orang lain, datang tepat waktu, pemakaian baju seragam, tidak terlibat tawuran, tidak terlibat penyalahgunaan obat-obat terlarang, menghadiri ceramah penanggulangan HIV, sosialisasi narkoba, dan sebagainya.

No Jenis Kegiatan siswa Tempat kegiatan Tanggal pelaksanaa n Keg.yg ke 1 2 3 4 Jumlah siswa total Yg terliba t Prosentase siswa yg terlibat

1 2 3 4ds t Jumlah Prosentase

Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan dokumen yang ada. Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung juml siswa yg ikut/juml.siswa seluruhnya.) 42 . Siswa memperoleh pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan sikap kompetitif untuk mendapatkan hasil terbaik.

hal. 50/66 hal. 50/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 50/66

    

A. B. C. D. E.

Sekolah/Madrasah memberikan penghargaan bagi juara sekolah/madrasah, juara program keahlian dan juara kelas. Sekolah/Madrasah memberikan penghargaan bagi juara sekolah/madrasah, juara program keahlian. Sekolah/Madrasah memberikan penghargaan bagi juara sekolah/madrasah. Sekolah/Madrasah memberikan penghargaan bagi juara program keahlian. Sekolah/Madrasah tidak memberikan penghargaan.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan penghargaan yang diberikan oleh program keahlian seperti: sertifikat, piala atau hadiah-hadiah yang lain. B. Pendukung
Kegiatan untuk menumbuhkan sikap kompetitif. No. 1 2 3 4 5 6 7 8 Nama kegiatan Tingkat Jumlah siswa yang mengikuti

C. Assesor Bukti : Adnya program kegiatan Adanya jadwal kegiatan Adanya data peserta dan pembimbing Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar siswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan sikap kompetitif untuk mendapatkan hasil terbaik antara lain: penghargaan; sertifikat, piala atau hadiah-hadiah yang lain
No. Nama Siswa Nama Penghargaan Tingkat Penghargaan S/M 1 2 3 4
hal. 51/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Keterangan

PK

Kls

No. 5 6

Nama Siswa

Nama Penghargaan

Tingkat Penghargaan

Keterangan

Jumlah

Apabila dalam kolom tingkat terdapat penghargaan tingkat sekolah, tingkat program keahlian dan juara kelas, maka nilai optimal, dibuktikan dengan dokumen yang ada. 43 . Siswa memperoleh pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan sikap sportif untuk mendapatkan hasil terbaik.

    

A.

Program Keahlian memberikan layanan pembelajaran yang mampu menumbuhkan sikap sportif untuk mendapatkan hasil terbaik sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian memberikan layanan pembelajaran yang mampu menumbuhkan sikap sportif untuk mendapatkan hasil terbaik sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian memberikan layanan pembelajaran yang mampu menumbuhkan sikap sportif untuk mendapatkan hasil terbaik sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian memberikan layanan pembelajaran yang mampu menumbuhkan sikap sportif untuk mendapatkan hasil terbaik sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian tidak pernah memberikan layanan pembelajaran yang mampu menumbuhkan sikap sportif untuk mendapatkan hasil terbaik.

B.

C.

D.

E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidak-tidaknya diikuti oleh 90% siswa seperti: pertandingan olahraga antarkelas, lomba seni suara antar kelas, cerdas cermat, dan lomba olahraga di tingkat kabupaten/provinsi/nasional, dll. B. Pendukung
Kegiatan untuk menumbuhkan sikap sportif. No. 1 2 3 4 5 6
hal. 52/66 hal. 52/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 52/66

Nama kegiatan

Tingkat

Ranking juara

Tahun

7 8

C. Assesor Bukti :

-

Adanya program kegiatan Adanya jadwal kegiatan Adanya data peserta dan pembimbing Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan sikap sportif untuk mendapatkan hasil terbaik, yaitu antara lain: pertandingan olahraga antarkelas, lomba seni suara antar kelas, lomba olahraga di tingkat kabupaten/provinsi/nasional, dan lain-lain.
Tingkat Jumlah siswa Kab / kota total Yg terlibat

No

Jenis Kegiatan siswa

Tempat kegiatan

Juara ke

Nas

Pro v

1 2 3 Jumlah Prosentase

.. 44 . Siswa memperoleh pengalaman belajar yang dapat melibatkan partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis dalam wadah NKRI.

A.

Program Keahlian menjalankan kegiatan pembelajaran yang melibatkan partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian menjalankan kegiatan pembelajaran yang melibatkan partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian menjalankan kegiatan pembelajaran yang melibatkan partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian menjalankan kegiatan pembelajaran yang melibatkan partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir.
hal. 53/66

B.

C.

D.

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

E.

Program Keahlian tidak pernah menjalankan kegiatan pembelajaran yang melibatkan partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidaktidaknya oleh 90% siswa seperti: upacara hari besar kenegaraan, PMR, kegiatan 0SIS/M, kegiatan sosial membantu korban banjir, dan lain-lain, B. Pendukung
Pembelajaran yang dapat melibatkan partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara secara demokratis dalam wadah NKRI. No. 1 2 3 4 Jenis kegiatan Upacara hari besar kenegaraan PMR Kegiatan OSIS ........................... ........................... Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen” Ketersediaan dokumen* Ada Tidak Jumlah siswa yang mengikuti

C. Assesor Bukti : Adanya program kegiatan Adanya jadwal kegiatan Adanya data peserta dan pembimbing Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar yang dapat melibatkan partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis dalam wadah NKRI, yaitu antara lain: upacara hari besar kenegaraan, PMR, kegiatan 0SIS/M, kegiatan sosial membantu korban banjir, dan lain-lain
No Jenis Kegiatan Pembentukan akhlak mulia Tempat kegiatan Tanggal pelaksa naan Keg.yg ke 1 2 3 4 Jumlah siswa total Yg terlibat Prosentase siswa yg terlibat

1 2 3 Jumlah Prosentase

Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan dokumen yang ada. Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung juml siswa yg ikut/juml.siswa total )
hal. 54/66 hal. 54/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 54/66

45 .

Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk membentuk karakter siswa, menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan lingkungan.

A.

Program Keahlian melaksanakan program bagi siswa untuk membentuk karakter, menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan lingkungan sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian melaksanakan program bagi siswa untuk membentuk karakter, menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan lingkungan sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian melaksanakan program bagi siswa untuk membentuk karakter, menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan lingkungan sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian melaksanakan program bagi siswa untuk membentuk karakter, menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan lingkungan sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian tidak melaksanakan program bagi siswa untuk membentuk karakter, menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan lingkungan.

B.

C.

 

D.

E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidaktidaknya oleh 90% siswa seperti: program pembiasaan 7K, prestasi bidang olahraga, PMR, lomba kebersihan antar kelas, dan muatan lokal yang relevan, dll. B. Pendukung
Pembelajaran untuk membentuk karakter siswa menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan lingkungan. No. 1 2 3 4 5 6 7 Jenis kegiatan Ketersediaan dokumen* Ada Tidak Jumlah siswa yang mengikuti

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “ketersediaan dokumen”

C. Assesor Bukti :
hal. 55/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

Adanya program kegiatan Adanya jadwal kegiatan Adanya data peserta dan pembimbing Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar untuk membentuk karakter siswa, menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan lingkungan, yaitu antara lain: program pembiasaan 7K, prestasi bidang olahraga, PMR, lomba kebersihan antar kelas, dan muatan lokal yang relevan, dll.
No Jenis Kegiatan Pembentukan akhlak mulia Tempat kegiatan Tanggal pelaksa naan Keg.yg ke 1 2 3 4 Jumlah siswa total Yg terlibat Prosentase siswa yg terlibat

1 2 3 Jumlah Prosentase

Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan dokumen yang ada. Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung juml siswa yg ikut/juml.siswa total ) 46 . Siswa memperoleh pengalaman belajar melalui pembiasaan untuk memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di masyarakat.

A.

Sebanyak 76% - 100% silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan IPS memuat kegiatan pembelajaran dalam kemampuan memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di masyarakat. Sebanyak 51% - 75% silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan IPS memuat kegiatan pembelajaran dalam kemampuan memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di masyarakat. Sebanyak 26% - 50% silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan IPS memuat kegiatan pembelajaran dalam kemampuan memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di masyarakat. Sebanyak 1% - 25% silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan IPS memuat kegiatan pembelajaran dalam kemampuan memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di masyarakat. Tidak ada satu pun silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan IPS memuat kegiatan pembelajaran dalam kemampuan memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di masyarakat.
hal. 56/66

B.

C.

D.

E.

hal. 56/66 hal. 56/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, IPS atau mata pelajaran lainnya yang memuat materi tentang memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan masyarakat. B. Pendukung
Silabus mata pelajaran yang memuat materi tentang hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan masyarakat. No. 1 2 3 4 5 6 7 8 Silabus mata pelajaran Memuat

C. Assesor Bukti : Adanya program kegiatan Adanya jadwal kegiatan Adanya data peserta dan pembimbing Mata-mata pelajaran yang memuat aktifitas yang memberikan pengalaman belajar melalui pembiasaan untuk memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di masyarakat, yaitu antara lain: memuat materi tentang memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan masyarakat Diusulkan 5 mata pelajaran minimum (40% dari jumlah mt pelajaran)
No. 1 2 3 4 5 6 Dst. Jumlah Prosentase Memuat ttg hak & kewajiban org lain dlm masyarakat Memuat tdk % yg memuat

Silabus Mata Pelajaran

KD

Materi pokok

Hasil dihitung dari juml.silabus mata pelajaran yang memuat/jumlah silabus mt.pelajaran seluruhnya, dibuktikan dengan dokumen yang ada. 47

Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk dapat menjalankan ajaran agama melalui kelompok mata pelajaran agama danakhlak mulia yang
hal. 57/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

.

bersifat afektif.

    

A. B. C. D. E.

Program Keahlian memfasilitasi 4 jenis atau lebih kegiatan pembiasaan dan pengamalan ajaran agama. Program Keahlian memfasilitasi 3 jenis kegiatan pembiasaan dan pengamalan ajaran agama. Program Keahlian memfasilitasi 2 jenis kegiatan pembiasaan dan pengamalan ajaran agama. Program Keahlian memfasilitasi 1 jenis kegiatan pembiasaan dan pengamalan ajaran agama. Program Keahlian tidak melaksanakan kegiatan pembiasaan dan pengamalan ajaran agama.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan kegiatan-kegiatan pembiasaan dan pengamalan ajaran agama seperti: aktivitas ibadah bersama, menghormati guru, orang tua, peringatan hari-hari besar agama, membantu warga sekolah/madrasah yang memerlukan, dan menolong warga masyarakat sekitarnya yang kurang mampu. B. Pendukung
Kegiatan untuk dapat menjalankan ajaran agama melalui kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia yang bersifat afektif.

No

Nama Kegiatan

Ketersediaan Dokumen * Ada Tidak

Jumlah siswa yang mengikuti

Keterangan :* Isilah tanda ceklis(√) pada kolom jawaban” Ketersediaan dokumen “ Kosong…. C. Assesor Bukti : Adanya program kegiatan Adanya jadwal kegiatan Adanya data peserta dan pembimbing Kegiatan kegiatan yang memberikan pengalaman belajar melalui kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia yang bersifat afektif, yaitu antara lain: aktivitas ibadah bersama, menghormati guru, orang tua, peringatan harihari besar agama, membantu warga sekolah/madrasah yang memerlukan, dan menolong warga masyarakat sekitarnya yang kurang mampu.
hal. 58/66 hal. 58/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 58/66

No

Jenis Kegiatan Pembentukan akhlak mulia

Tempat kegiatan

Tanggal pelaksa naan

Keg.yg ke 1 2 3 4

Jumlah siswa total Yg terlibat

Prosentase siswa yg terlibat

1 2 3 Jumlah Prosentase

Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan dokumen yang ada. Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung juml siswa yg ikut/juml.siswa total ) 48 . Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global.

A.

Program Keahlian melaksanakan kegiatan pembelajaran untuk menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian melaksanakan kegiatan pembelajaran untuk menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian melaksanakan kegiatan pembelajaran untuk menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian melaksanakan kegiatan pembelajaran untuk menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir. Tidak ada kegiatan pembelajaran untuk menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global.

B.

C.

 

D.

E.

A. Juknis J a w a b a n d ib u k t i k a n d e n g a n a d a n y a k e g i a t a n y a n g d i i k u t i s e t i d a k tidaknya oleh 90% siswa seperti: peringatan hari-hari besar nasional dan internasional, peringatan hari-hari besar keagamaan, pentas seni budaya berbagai negara, dan bulan bahasa, dan lain-lain. B. Pendukung
Kegiatan untuk menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global.

hal. 59/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

No. 1 2 3 4 5

Nama kegiatan

Ketersediaan dokumen* Ada Tidak

Jumlah siswa yang mengikuti

Keterangan: * Isilah tanda ceklis (√) pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen”

C. Assesor Bukti : Adanya program kegiatan Adanya jadwal kegiatan Adanya data peserta dan pembimbing Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar untuk menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global, yaitu antara lain: peringatan hari-hari besar nasional dan internasional, peringatan hari-hari besar keagamaan, pentas seni budaya berbagai negara, dan bulan bahasa, dan lain-lain.
No Jenis Kegiatan Pembentukan akhlak mulia Tempat kegiatan Tanggal pelaksa naan Keg.yg ke 1 2 3 4 Jumlah siswa total Yb terlibat Prosentase siswa yg terlibat

1 2 3 Jumlah Prosentase

Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan dokumen yang ada. Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung juml siswa yg ikut/juml.siswa total ) 49 . Siswa memperoleh pengalaman belajar dalam pembentukan akhlak mulia melalui pembiasaan dan pengamalan.

  

A.

Ada kegiatan pembentukan akhlak mulia melalui program pengembangan diri sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih setiap minggu. Ada kegiatan pembentukan akhlak mulia melalui program pengembangan diri sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali setiap minggu. Ada kegiatan pembentukan akhlak mulia melalui program pengembangan diri sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali setiap
hal. 60/66

B. C.

hal. 60/66 hal. 60/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

minggu.

 

D.

Ada kegiatan pembentukan akhlak mulia melalui program pengembangan diri sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali setiap minggu. Tidak ada kegiatan pembentukan akhlak mulia melalui program pengembangan diri.

E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidaktidaknya oleh 90% siswa seperti: mengunjungi panti sosial, panti jompo, panti asuhan, korban bencana alam, dsb., layanan pengembangan diri dalam bentuk konseling dan/atau kegiatan ekstrakurikuler baik terprogram maupun tidak terprogram seperti, layanan konseling, upacara bendera, ibadah, kebersihan, dan lain-lain. B. Pendukung

Kegiatan untuk pembentukan akhlak mulia melalui pembiasaan dan pengalaman. No. 1 2 3 4 Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen” Nama kegiatan Ketersediaan dokumen* Ada Tidak Jumlah siswa yang mengikuti

C. Assesor,
Bukti :

-

Adanya program kegiatan Adanya jadwal kegiatan Adanya data peserta dan pembimbing Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar dalam pembentukan akhlak mulia melalui pembiasaan dan pengamalan, yaitu antara lain: mengunjungi panti sosial, panti jompo, panti asuhan, korban bencana alam, dsb., layanan pengembangan diri dalam bentuk konseling dan/atau kegiatan ekstrakurikuler baik terprogram maupun tidak terprogram seperti, layanan konseling, upacara bendera, ibadah, kebersihan, dll.
No Jenis Kegiatan Pembentukan akhlak mulia Tempat kegiatan Tanggal pelaksa naan Keg.yg ke 1 2 3 4 Jumlah siswa total Yb terlibat Prosentase siswa yg terlibat

hal. 61/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

1 2 3 Jumlah Prosentase

Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan dokumen yang ada. Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung juml siswa yg ikut/juml.siswa total ) 50 . Siswa memperoleh pengalaman belajar melalui program pembiasaan untuk menghargai perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain.

    

A. B. C. D. E.

Sebanyak 76% - 100% kegiatan pembelajaran menggunakan pendekatan diskusi, kerja kelompok, dan persaingan sehat. Sebanyak 51% - 75% kegiatan pembelajaran menggunakan pendekatan diskusi, kerja kelompok, dan persaingan sehat. Sebanyak 26% - 50% kegiatan pembelajaran menggunakan pendekatan diskusi, kerja kelompok, dan persaingan sehat. Sebanyak 1% - 25% kegiatan pembelajaran menggunakan pendekatan diskusi, kerja kelompok, dan persaingan sehat. Tidak ada kegiatan pembelajaran menggunakan pendekatan diskusi, kerja kelompok, dan persaingan sehat.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan hasil diskusi atau kerja kelompok. B. Pendukung Kosong …. C. Assesor Pengalaman belajar melalui program pembiasaan untuk menghargai perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain, antara lain : a. Pembelajaran menggunakan pendekatan diskusi b. Pembelajaran menggunakan pendekatan kerja kelompok c. Pembelajaran menggunakan pendekatan persaingan sehat Bukti : Lihat RPP Lihat metoda pembelajaran dan kegiatan pembelajaran Adanya dokumen kegiatan diskusi, kerja kelompok, dan persaingan sehat meliputi; laporan hasil kegiatan, daftar hadir peserta, dan daftar nilai. Prosentase dihitung dari jumlah RPP yang memberikan pengalaman belajar tersebut di atas dibagi dengan jumlah seluruh RPP dikali 100 %. (catatan untuk setiap mata pelajaran diwakili oleh satu RPP dan minimal satu jenis kegiatan)
hal. 62/66

-

hal. 62/66 hal. 62/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

Untuk memudahkan pengisian data dan menghitung prosentase, dapat menggunakan format di bawah ini :
No RPP Mata Pelajaran Kelas/seme ster Tanggal pelaksa naan disk,k klp,p sht Me muat tidak Keterangan

1 2 3 Jumlah Prosentase

. 51 . Siswa memperoleh pengalaman dalam menghasilkan karya kreatif baik individual maupun kelompok.

    

A.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk menghasilkan karya kreatif baik individual maupun kelompok sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk menghasilkan karya kreatif baik individual maupun kelompok sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk menghasilkan karya kreatif baik individual maupun kelompok sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk menghasilkan karya kreatif baik individual maupun kelompok sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian tidak pernah memfasilitasi kegiatan siswa untuk menghasilkan karya kreatif baik individual maupun kelompok.

B.

C.

D.

E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya keglatan yang diikuti setidak-tidaknya oleh 90% siswa seperti: melukis, kerajinan tangan, karya teknologi tepat guna, seni tari, lagu ciptaan, seni pertunjukan, dan lain-lain. B. Pendukung
Kegiatan dalam menghasilkan karya kreatif baik individu maupun kelompok. No. 1 2 3 Nama kegiatan Ketersediaan dokumen* Ada Tidak Jumlah siswa yang mengikuti

hal. 63/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

No. 4 5

Nama kegiatan

Ketersediaan dokumen* Ada Tidak

Jumlah siswa yang mengikuti

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen”

C. Assesor Kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan menghasilkan karya kreatif baik individual maupun kelompok, antara lain : melukis, kerajinan tangan, karya teknologi tepat guna, seni tari, lagu ciptaan, seni pertunjukkan dll. Bukti : Adanya program kegiatan Adanya jadwal kegiatan Adanya data peserta dan pembimbing Adanya produk yang dihasilkan atau bukti-bukti pelaksanaan kegiatan (foto dll) Adanya laporan kegiatan. Prosentase dihitung dari jumlah siswa baik individual maupun kelompok yang menghasilkan karya kreatif dibagi dengan jumlah seluruh siswa dikalikan 100 %.

-

-

No

Jenis Kegiatan

Tempat kegiatan

Tanggal pelaksa naan

Keg.yg ke 1 2 3 4

Jumlah siswa total Yg terlibat

Keterangan

1 2 3 ds t Jumlah Prosentase

52 .

Siswa memperoleh pengalaman dalam berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara efektif dan santun.

 

A.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara efektif dan santun sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk
hal. 64/66

B.

hal. 64/66 hal. 64/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara efektif dan santun sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir.

  

C.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara efektif dan santun sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara efektif dan santun sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian tidak memfasilitasi kegiatan siswa untuk berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara efektif dan santun.

D.

E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidaktidaknya oleh 90% siswa seperti: diskusi kelompok, mengarang, menulis tentang kegiatan sosial, presentasi di depan kelas, membuat pantun, membuat dan membaca puisi, prosa, esai, monolog, latihan drama, naskah cerpen yang memperoleh penghargaan/pujian, dan memiliki tradisi senyum, sapa, dan salam (3S). B. Pendukung
Kegiatan terkait dengan kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara efektif dan santun. No. 1 2 3 4 5 Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen” Nama kegiatan dan Jenis karya yang dihasilkan Ketersediaan dokumen* Ada Tidak Jumlah siswa yang mengikuti

C. Assesor Kegiatan-kegiatan untuk memperoleh pengalaman dalam berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara efektif dan santun, adalah antara lain : diskusi kelompok, mengarang, menulis tentang kegiatan social, presentasi di depan kelas, membuat pantun, membuat dan membaca puisi, prosa, esai, monolog, latihan drama, naskah cerpen yang memperoleh penghargaan/pujian, memiliki tradisi ; senyum, sapa dan salam (3S). Bukti : Adanya program kegiatan Adanya jadwal kegiatan Adanya data peserta dan pembimbing Adanya kegiatan dan atau produk yang dihasilkan atau bukti-bukti pelaksanaan kegiatan (foto dll) Adanya laporan kegiatan.

hal. 65/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

Prosentase dihitung dari jumlah siswa baik individual maupun kelompok yang terlibat dalam kegiatan berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara efektif dan santun dibagi dengan jumlah seluruh siswa dikalikan 100 %, dapat menggunakan format di bawah ini :
No Jenis Kegiatan Tempat kegiatan Tanggal pelaksa naan Keg.yg ke 1 2 3 4 Jumlah siswa total Yg terlibat Keterangan

1 2 3 ds t Jumlah Prosentase

53 .

Siswa memperoleh keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis.

    

A. B.

C. D. E.

Tersedianya kumpulan karya tulis siswa baik dari penugasan mau pun lomba, laporan hasil kunjungan karya wisata/studi lapangan, majalah dinding, dan buletin siswa internal sekolah/madrasah. Tersedianya kumpulan karya tulis siswa baik dari penugasan maupun lomba, laporan hasil kunjungan karya wisata/studi lapangan, dan majalah dinding Tersedianya kumpulan karya tulis siswa baik dari penugasan maupun lomba, dan laporan hasil kunjungan karya wisata/studi lapangan Tersedianya kumpulan karya tulis siswa baik dari penugasan maupun lomba.
Tidak tersedia kumpulan karya tulis siswa.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidaktidaknya oleh 90% siswa seperti: penugasan latihan keterampilan menulis siswa, hasil portofolio siswa, buletin internal,karya siswa, majalah dinding, yang terisi dengan rubrik tulisan terbaru, hasil karya siswa yang memperoleh penghargaan/pujian, daftar para juara lomba pidato serta penulisan karya tulis, laporan kunjungan ke industri, laporan studi kunjungan lapangan seperti ke museum, industri, perkebunan, perkantoran dan lain-lain. B. Pendukung
Kegiatan terkait dengan kemampuan memperoleh keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis. No. Nama kegiatan dan jenis Ketersediaan dokumen* Jumlah siswa yang
hal. 66/66

hal. 66/66 hal. 66/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

karya siswa 1 2 3 4 5

Ada

Tidak

mengikuti

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen”

C. Assesor Kegiatan-kegiatan untuk memperoleh keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis : adalah antara lain ; penugasan latihan keterampilan menulis siswa, hasil poto folio siswa, bulletin internal, karya siswa, majalah dinding yang terisi dengan rubric tulisan terbaru, hasil karya siswa yang memperoleh penghargaan/pujian, daftar para juara lomba pidato, serta penulisan karya tulis, laporan kunjungan ke industry, laporan studi kunjungan lapangan seperti ke museum, industry, perkebunan, perkantoran dll. Bukti : Adanya program kegiatan Adanya jadwal kegiatan Adanya data peserta dan pembimbing Adanya kegiatan dan atau produk yang dihasilkan atau bukti-bukti pelaksanaan kegiatan (foto dll) Adanya laporan kegiatan. Prosentase dihitung dari jumlah siswa yang terlibat dalam kegiatan untuk memperoleh keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis dibagi dengan jumlah seluruh siswa dikalikan 100 %, dapat menggunakan format di bawah ini :
No Jenis Kegiatan Tempat kegiatan Tanggal pelaksa naan Jumlah siswa total Yg terlibat Keterangan

-

1 2 3 ds t Jumlah Prosentase

54

Siswa memperoleh keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara
hal. 67/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

.

baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.

    

A.

Siswa mengikuti kegiatan untuk menyimak, membaca, menulis, dan berbicara baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris sebanyak 4 jenis dan atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir. Siswa mengikuti kegiatan untuk menyimak, membaca, menulis, dan berbicara baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris sebanyak 3 jenis dan atau 3 kali dalam satu tahun terakhir. Siswa mengikuti kegiatan untuk menyimak, membaca, menulis, dan berbicara baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris sebanyak 2 jenis dan atau 2 kali dalam satu tahun terakhir. Siswa mengikuti kegiatan untuk menyimak, membaca, menulis, dan berbicara baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris sebanyak 1 jenis dan atau 1 kali dalam satu tahun terakhir. Siswa tidak mengikuti kegiatan untuk menyimak, membaca, menulis, dan berbicara baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

B.

C.

D.

E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidaktidaknya oleh 90% siswa seperti: diskusi kelompok, mengarang, menulis dalam bahasa Inggris, debat dalam bahasa Inggris, presentasi di depan kelas balk dengan bahasa Indonesia maupun dengan bahasa Inggris, dsb. B. Pendukung
Kegiatan terkait dengan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris. No. 1 2 3 4 5 Nama kegiatan Ketersediaan dokumen* Ada Tidak Jumlah siswa yang mengikuti

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen”

C. Assesor Kegiatan-kegiatan untuk memperoleh keterampilan menyimak, membaca, menulis dan berbicara baik dalan bahasa Indonesia maupun bahasa inggris, adalah antara lain : diskusi kelompok, mengarang, menulis dalam bahasa inggris, debat dalam bahasa inggris, presentasi di depan kelas, baik dengan bahasa Indonesia maupun dengan bahasa inggris. Bukti : Adanya program kegiatan Adanya jadwal kegiatan
hal. 68/66

hal. 68/66 hal. 68/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

Adanya data peserta dan pembimbing Adanya kegiatan dan atau produk yang dihasilkan atau bukti-bukti pelaksanaan kegiatan (foto dll) Adanya laporan kegiatan. Prosentase dihitung dari jumlah siswa yang terlibat dalam seluruh kegiatan untuk memperoleh keterampilan menyimak, membaca, menulis dan berbicara baik dalm bahasa Indonesia maupun dalam bahasa inggris dibagi dengan jumlah seluruh siswa dikalikan 100 %, dapat menggunakan format di bawah ini :
No Jenis Kegiatan Tempat kegiatan Tanggal pelaksa naan Keg.yg ke 1 2 3 4 Jumlah siswa total Yg terlibat Keterangan

-

1 2 3 ds t Jumlah Prosentase

55 .

Siswa memperoleh pengalaman belajar dalam mengembangkan ipteks (ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni) seiring dengan perkembangannya.

    

A.

Program Keahlian memberikan layanan dalam pengembangan iptek sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian memberikan layanan dalam pengembangan iptek sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian memberikan layanan dalam pengembangan iptek sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian memberikan layanan dalam pengembangan iptek sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir. Program Keahlian tidak pernah memberikan layanan dalam pengembangan iptek.

B. C. D. E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidaktidaknya oleh 90% siswa seperti: pendalaman materi matematika, fisika, kimia, biologi, lomba karya ilmiah remaja (LKIR), uji kompetensi, olimpiade, LKS, dan lain-lain. B. Pendukung
Kegiatan berkaitan dengan pengembangan Iptek seiring dengan perkembangannya. No. Nama kegiatan Ketersediaan dokumen* Jumlah siswa yang
hal. 69/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Ada 1 2 3 4

Tidak

mengikuti

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen”

C. Assesor Kegiatan-kegiatan untuk memperoleh pengalaman belajar dalam mengembangkan IPTEK, adalah antara lain : pendalaman materi matematika, fisika, kimia, biologi, dan lomba karya ilmiah remaja (KIR), uji kompetensi, olimpiade, LKS dll. Bukti : Adanya program kegiatan Adanya jadwal kegiatan Adanya data peserta dan pembimbing Adanya kegiatan dan atau produk yang dihasilkan atau bukti-bukti pelaksanaan kegiatan (foto dll) Adanya laporan kegiatan. Prosentase dihitung dari jumlah siswa yang terlibat dalam seluruh kegiatan untuk memperoleh pengalaman belajar dalam pengembangan IPTEK dibagi dengan jumlah seluruh siswa dikalikan 100 %, dapat menggunakan format di bawah ini :
No Jenis Kegiatan Tempat kegiatan Tanggal pelaksa naan Keg.yg ke 1 2 3 4 Jumlah siswa total Yg terlibat Keterangan

1 2 3 ds t Jumlah Prosentase

56. Siswa memperoleh pengalaman belajar agar menguasai kompetensi keahlian dan kewirausahaan, melalui kegiatan pembelajaran yang memuat studi kasus (nyata dan rekaan ).

A.

Siswa mengikuti pembelajaran dengan proporsi 61%-70% memuat studi kasus, selebihnya bukan studi kasus.

hal. 70/66 hal. 70/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 70/66

   

B. C. D. E.

Siswa mengikuti pembelajaran dengan proporsi 51%-60% memuat studi kasus, selebihnya bukan studi kasus. Siswa mengikuti pembelajaran dengan proporsi 41%-50% memuat studi kasus, selebihnya bukan studi kasus. Siswa mengikuti pembelajaran dengan proporsi 31%-40% memuat studi kasus, selebihnya bukan studi kasus. Siswa mengikuti pembelajaran dengan proporsi lebih kecil dari 31%

A. Juknis Jawaban dibuktikan d engan dokumen RPP, hand out, jobsheet, laporan praktik, laporan kegiatan siswa yang mencerminkan dilaksanakan studi kasus untuk seluruh mata pelajaran produktif B. Pendukung
Daftar persentase jam teori dan mata pelajaran No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Jumlah Nama mata pelajaran Persentase pembelajaran studi kasus Persentase pembelajaran bukan studi kasus

C. Assesor Bukti : Untuk Implementasi, maka Studi kasus diartikan sbg praktik dan bukan studi kasus diartikan teori Lihat silabus untuk mata pelajaran produktif dan kewirausahaan. Periksa jumlah jam dan alokasi waktu teori dan praktik untuk mata pelajaran produktif dan kewirausahaan. Lihat RPP program produktif dan kewirausahaan Lihat ketersediaan pembelajaran program teori dan praktik pada program produktif dan kewirausahaan.
hal. 71/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

-

Hitung jumlah seluruh jam pembelajaran teori pada pelajaran produktif dan kewirausahaan. Hitung jumlah seluruh jam pembelajaran praktik pada pelajaran produktif dan kewirausahaan. A. Prosentase pembelajaran Praktik produktif dihitung dari jumlah jam pembelajaran praktik produktif dibagi dengan seluruh jumlah jam praktik dan teori produktif dikalikan 100 %. B. Prosentase pembelajaran praktik kewirausahaan dihitung dari jumlah jam pembelajaran praktik kewirausahaan dibagi dengan seluruh jumlah jam praktik dan teori kewirausahaan dikalikan 100 %. Atau diusulkan untuk digabungkan, melalui :

-

-

Menghitung prosentase rata-rata = (A + B) : 2 Prosentase pembelajaran Praktik produktif dan kewirausahaan dihitung dari jumlah jam pembelajaran teori praktik produktif dan kewirausahaan dibagi dengan seluruh jumlah jam praktik dan teori produktif dan kewirausahaan dikalikan 100 %.

57. Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan pencapaian

nilai rata-rata UN teori dan praktik kelompok mata pelajaran produktif pada tahun terakhir.

    
A.

A. B. C. D. E.

Mencapai nilai rata-rata 2,00 atau lebih di atas rata-rata nasional. Mencapai nilai rata-rata 1,01 sampai 1,99 di atas rata-rata nasional. Mencapai nilai rata-rata 0,01 sampai 1,00 di atas rata-rata nasional. Mencapai nilai rata-rata sama dengan rata-rata nasional.
Lebih rendah dari rata-rata nasional.

Jawaban dibuktikan d engan daftar nilai rata-rata UN untuk teori dan praktik kelompok mata pelajaran produktif dan data nilai rata-rata nasional. UN praktik kelompok mata pelajaran produktif 7,00, dan UN teori kelompok mata pelajaran produktif 5,00 B. Pendukung
No. 1 2 3 4 Nama mata pelajaran Teori Mata pelajaran produktif Matematika Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
hal. 72/66

Nilai Uji Kompetensi

Nilai rata-rata UN yang diperoleh

hal. 72/66 hal. 72/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

No. 5

Nama mata pelajaran Produktif ……….. ……………. ………………….. ……………… …………………….. ……………………….. ……………………….. …………………. ……………..

Nilai Uji Kompetensi

Nilai rata-rata UN yang diperoleh

C. Asesor Bukti : - Adanya daftar SKHUN - Adanya daftar nilai Ujian Kompetensi - Adanya bukti-bukti pelaksanaan Ujian Kompetensi (paraktek)

58. Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan pencapaian nilai rata-rata UN mata pelajaran Matematika pada tahun terakhir.

    

A. B. C. D. E.

Mencapai nilai rata-rata 2,00 atau lebih di atas rata-rata nasional. Mencapai nilai rata-rata 1,01 sampai 1,99 di atas rata-rata nasional. Mencapai nilai rata-rata 0,01 sampai 1,00 di atas rata-rata nasional. Mencapai nilai rata-rata sama dengan rata-rata nasional.
Lebih rendah dari rata-rata nasional.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan daftar nilai rata-rata UN Matematikatahun terakhir.

B. Pendukung, form no.57
C. Assesor Lihat nilai rata-rata nilai matematika pada UN tahun terakhir.
hal. 73/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

.

Bandingkan dengan rata-rata minimal yang tertera pada POS UN tahun terakhir. Hitung selisihnya dan cocokan dengan alternative yang ada.

59. Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan pencapaian nilai rata-rata UN mata pelajaran Bahasa Inggris pada tahun terakhir.

    

A. B. C. D. E.

Mencapai nilai rata-rata 2,00 atau lebih di atas rata-rata nasional. Mencapai nilai rata-rata 1,01 sampai 1,99 di atas rata-rata nasional. Mencapai nilai rata-rata 0,01 sampai 1,00 di atas rata-rata nasional. Mencapai nilai rata-rata sama dengan rata-rata nasional.
Lebih rendah dari rata-rata nasional.

A. Juknis

Jawaban dibuktikan d engan daftar nilai rata-rata UN Bahasa Inggris tahun terakhir B. Pendukung, form no.56
C. Assesor . 60. Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan pencapaian nilai rata-rata UN mata pelajaran Bahasa Indonesia pada tahun terakhir. Lihat nilai rata-rata nilai Bhs. Inggris pada UN tahun terakhir. Bandingkan dengan rata-rata minimal yang tertera pada POS UN tahun terakhir. Hitung selisihnya dan cocokan dengan alternative yang ada.

    

A. B. C. D. E.

Mencapai nilai rata-rata 2,00 atau lebih di atas rata-rata nasional. Mencapai nilai rata-rata 1,01 sampai 1,99 di atas rata-rata nasional. Mencapai nilai rata-rata 0,01 sampai 1,00 di atas rata-rata nasional. Mencapai nilai rata-rata sama dengan rata-rata nasional.
Lebih rendah dari rata-rata nasional.

A. Jawaban dibuktikan d engan daftar nilai rata-rata UN Bahasa Indonesia tahun terakhir. B. Pendukung, form 57
hal. 74/66 hal. 74/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 74/66

C. Asesor
Lihat nilai rata-rata nilai bahasa Indonesia pada UN tahun terakhir. Bandingkan dengan rata-rata minimal yang tertera pada POS UN tahun terakhir. Hitung selisihnya dan cocokan dengan alternative yang ada.

61. Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan pencapaian

nilai rata-rata Uji Kompetensi mata pelajaran produktif padatahun terakhir.

    

A. B. C. D. E.

Mencapai nilai rata-rata 2,00 atau lebih di atas rata-rata nasional. Mencapai nilai rata-rata 1,01 sampai 1,99 di atas rata-rata nasional. Mencapai nilai rata-rata 0,01 sampai 1,00 di atas rata-rata nasional. Mencapai nilai rata-rata sama dengan rata-rata nasional.
Lebih rendah dari rata-rata nasional.

A. Jawaban dibuktikan d engan daftar rata-rata nilai uji kompetensi mata pelajaran produktif tahun terakhir dan hasil penetapan kompetensi siswa sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) uji kompetensi oleh program keahlian dan DU/DI. B. Pendukung, form 57 C. Asesor Lihat nilai rata-rata nilai Uji Kompetensi pada UN tahun terakhir. Bandingkan dengan rata-rata minimal yang tertera pada POS UN tahun terakhir. Hitung selisihnya dan cocokan dengan alternative yang ada. 62. Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan persentase tingkat kelulusan pada tahun terakhir.

-

    

A. B. C. D. E.

Kelulusan 91% - 100% . Kelulusan 81% - 90% . Kelulusan 71% - 80% . Kelulusan 61% - 70% . Kelulusan 61%.

hal. 75/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

A. Jawaban dibuktikan dengan daftar prestasi yang ditunjukkan dengan persentase kelulusan tahun terakhir.
B. Pendukung C. Asesor

-

Lihat pada laporan kelulusan sekolah ke Dinas Pendidikan (US6). Lihat prosentase kelulusannya dan cocokan dengan alternative yang ada.

IV. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 63. Guru memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana (S1) atau diploma

empat (D-IV). Untuk bidang tertentu, kualifikasi kepakaran ditunjukkan dengan pengakuan lain setingkat S1 atau D-IV.

    

A. B. C. D. E.

Sebanyak 76% - 100% guru berpendidikan minimum S1atau D-IV. Sebanyak 51% - 75% guru berpendidikan minimum S1atau D-IV. Sebanyak 26% - 50% guru berpendidikan minimum S1atau D-IV. Sebanyak 1% - 25% guru berpendidikan minimum S1atau D-IV. Tidak ada seorang pun guru berpendidikan minimum S1 atau D-IV.

A. Juknis Jawaban dibuktikan d engan memperlihatkan ijazah dan/atau sertifikat keahlian yang relevan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Perhitungan dilakukan dengan cara membandingkan jumlah guru berkualikasi minimum S1 atau D-IV dengan jumlah seluruh guru. Untuk bidang tertentu yang masih langka, maka kualifikasi kepakaran dapat ditunjukkan dengan pengakuan pihak lain, dari lembaga yang berwenang, atau pengakuan masyarakat
B. Pendukung
Jumlah guru yang dimiliki program keahlian dan kualifikasinya. Jumlah guru: .......... orang. Kualifikasi: Jumlah dan status guru No 1 2 3 4 5 6 7 Tingkat pendidikan S3/S2 S1 D4 D3/Sarjana muda D2 D1 ≤ SMA sederajat
hal. 76/66

GT* /PNS L P

GTT** /Guru bantu L P

Jumlah

hal. 76/66 hal. 76/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Jumlah Keterangan: * ** GT = Guru tetap (bagi sekolah/madrasah swasta) GTT = Guru tidak tetap (baik sekolah/madrasah negeri atau swasta)

C. Assesor Bukti :

-

Adanya ijazah S1 atau D-IV Adanya bukti kepakaran kompetensi dibidang tertentu bagi yg bukan S1/DIV, contoh kompetensi master di Otomotif Buatkan data identitas guru dalam bentuk format, yang berisi :Nomor, nama guru, pendidikan/jurusan, sertifikat keahlian, mata pelajaran yang diampu, kesesuaian dan keterangan, lihat format di bawah. Prosentase dihitung dari jumlah guru yang memiliki pendidikan S1/DIV dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100%.
Nama Guru Pendi dikan/ Jurusan Sertifi kat keahli an Mt Pelj. Yg diampu Kesesuaian sesuai Tdk sesuai Keterangan

-

-

No

1 2 3 4 5 6 7 Jumlah Prosentase

…. 64 . Guru pelajaran mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya.

    

A. B. C. D. E.

Sebanyak 76% - 100% guru pelajaran memiliki kesesuaian antara mata pelajaran yang diampu dengan latar belakang pendidikannya. Sebanyak 51% - 75% guru pelajaran memiliki kesesuaian antara mata pelajaran yang diampu dengan latar belakang pendidikannya. Sebanyak 26% - 50% guru pelajaran memiliki kesesuaian antara mata pelajaran yang diampu dengan latar belakang pendidikannya. Sebanyak 1% - 25% guru pelajaran memiliki kesesuaian antara mata pelajaran yang diampu dengan latar belakang pendidikannya. Tidak ada seorang pun guru pelajaran memiliki kesesuaian antara mata pelajaran yang diampu dengan latar belakang pendidikannya.

A. Juknis
hal. 77/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Jawaban dibuktikan d engan melihat kesesuaian antara latar belakang pendidikan dengan mata pelajaran yang diampu/diajarkan.
B. Pendukung
64. s.d. 65 Jumlah guru yang mengajar memiliki latar belakang pendidikan sesuai dengan mata pelajaran yang diampu.
Jumlah guru dengan latar belakang pendidikan sesuai dengan mata pelajaran yang diampu D1/D2 Jumlah guru dengan latar belakang pendidikan yang TIDAK sesuai dengan mata pelajaran yang diampu

No.

Guru mata pelajaran

Jumlah

D3/ S1/D4 S2/S3 D1/D2 D3/ S1/D4 S2/S3 Sarmud Sarmud

1 2 3 4 5 6

Pendidikan Agama PKn Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika IPA Fisika Kimia Biologi KKPI Kewirausah aan

7 8 9

IPS Seni dan Budaya Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kejuruan

10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Muatan lokal
hal. 78/66

hal. 78/66 hal. 78/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

No.

Guru mata pelajaran

Jumlah guru dengan latar belakang pendidikan sesuai dengan mata pelajaran yang diampu D1/D2

Jumlah guru dengan latar belakang pendidikan yang TIDAK sesuai dengan mata pelajaran yang diampu

Jumlah

D3/ S1/D4 S2/S3 D1/D2 D3/ S1/D4 S2/S3 Sarmud Sarmud

20

Pengemban gan Diri Jumlah

C. Assesor Bukti :

-

Gunakan format pada nomor 64. Prosentase dihitung dari jumlah guru yang mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100%

65. Program Keahlian memiliki guru mata pelajaran produktif sesuai dengan jumlah rombelnya.

    

A. B. C. D. E.

Sebanyak 76% - 100% mata pelajaran produktif memiliki guru produktif minimal sama dengan jumlah rombongan belajar. Sebanyak 51% - 75% mata pelajaran produktif memiliki guru produktif minimal sama dengan jumlah rombongan belajar. Sebanyak 26% - 50% mata pelajaran produktif memiliki guru produktif minimal sama dengan jumlah rombongan belajar. Sebanyak 1% - 25% mata pelajaran produktif memiliki guru produktif minimal sama dengan jumlah rombongan belajar. Tidak satupun mata pelajaran produktif memiliki guru produktif. semester terakhir.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen ijasah guru mata pelajaran produktif dan kesesuaian jumlah guru produktif dengan jumlah rombel.
B. Pendukung Sama dengan no.64 C. Assesor Bukti :

-

Format yang dipakai seperti pada no.64, tapi yang dimasukkan hanya guru produktif saja Prosentase dihitung dari jumlah guru produktif yang mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya dibagi dengan jumlah seluruh guru produktif dikalikan 100%

hal. 79/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

66. Guru memiliki kesehatan jasmani dan rohani untuk menjalankan tugas mengajar dan tugas lainnya.

    

A. B. C. D. E.

Rata-rata kehadiran guru 96% ⎯ 100% untuk menjalankan tugas mengajar dan tugas lainnya. Rata-rata kehadiran guru 91% ⎯ 95% untuk menjalankan tugas mengajar dan tugas lainnya. Rata-rata kehadiran guru 86% ⎯ 90% untuk menjalankan tugas mengajar dan tugas lainnya. Rata-rata kehadiran guru 81% ⎯ 85% untuk menjalankan tugas mengajar dan tugas lainnya. Rata-rata kehadiran guru kurang dari 81% untuk menjalankan tugas mengajar dan tugas lainnya.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan jumlah rata-rata kehadiran seluruh guru dalam waktu satu semester termasuk guru yang melakukan tugas kedinasan lainnya
B. Pendukung Kosong…. C. Assesor Bukti : Adanya daftar hadir harian/bulanan Adanya rekap daftar hadir bulanan dalam prosentase Adanya rekap daftar hadir semester dan tahunan dalam prosentase Prosentase kehadiran persemester dihitung dari jumlah prosentase kehadiran bulanan dalam satu semester dibagi 6. Prosentase kehadiran tahunan, dihitung dari jumlah prosentase kehadiran bulanan dalam satu tahun dibagi 12.

-

67 .

Guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran.

  

A.

Sebanyak 76% - 100% guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran. Sebanyak 51% - 75% guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran. Sebanyak 26% - 50% guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran.
hal. 80/66

B.

C.

hal. 80/66 hal. 80/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

 

D.

Sebanyak 1% - 25% guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran. Tidak ada seorang pun guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran.

E.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan di dalam RPP dengan melihat kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dengan prinsip prinsip pembelajaran serta dokumen hasil supervisi akademik ketua program keahlian dan catatan penilaian guru. B. Pendukung Kosong…. C. Assesor Bukti :

-

Lihat dokumen hasil supervisi pembelajaran tentang Perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan penilaian yang dilakukan oleh kepala sekolah/staff yang ditunjuk. Lihat RPP Periksa tentang kegiatan perencanaan pembelajaran pada RPP (lihat kompetensi dasar, indicator, tujuan pembelajaran, materi, kegiatan pembelajaran dan evaluasi). Adanya data seluruh guru. Adanya data guru dengan RPP yang melaksanaan pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran, hasil supervisi kepala sekolah. Laksanakan kelas visit untuk melihat kesesuaian antara perencanaan dalam RPP dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan di kelas. Prosentase dihitung dari jumlah guru yang membuat RPP dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100 %, dapat menggunakan format di bawah ini. (catatan : satu mata pelajaran/guru diwakili dengan satu RPP) Untuk memudahkan pengisian data dapat menggunakan format di bawah ini :
No Nama guru 1 2 dst jumlah prosentase Menyusun perencanaan Bukti RPP Melaksanakan Melakukan Tdk pembelajaran evaluasi pemb, sesuai sesuai

-

-

-

-

-

-

68

Guru memiliki integritas kepribadian dan bertindak sesuai dengan norma
hal. 81/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

.

agama, hukum, sosial, serta peraturan dan ketentuan yang berlaku.

    

A.

Semua guru bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, serta peraturan dan ketentuan yang berlaku. Ada guru yang melanggar norma agama, hukum, sosial, serta peraturan dan ketentuan yang berlaku; dan telah dikenai sanksi yang sepadan seperti dibebastugaskan dari mengajar atau dikeluarkan. Ada guru yang melanggar norma agama, hukum, sosial, serta peraturan dan ketentuan yang berlaku namun diberi kesempatan memperbaiki diri dan dilakukan pembinaan. Ada guru yang melanggar norma agama, hukum, sosial, serta peraturan dan ketentuan yang berlaku namun hanya diberikan peringatan tertulis. Ada guru yang melanggar norma agama, hukum, sosial, serta peraturan dan ketentuan yang berlaku namun tidak diberikan sanksi apa pun.

B.

C.

D.

E.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan: 1) Tidak ada satu pun guru yang tersangkut perkara kriminal dan tidak ada pengaduan dari masyarakat. 2) Kalau ada guru yang melakukan pelanggaran, telah ditindak oleh Kepala Sekolah seperti dibebastugaskan atau dikeluarkan. 3) Melihat peraturan program keahlian (kode etik guru) dan tindakan yang diambil. 4) Peristiwa dalam satu tahun terakhir, B. Pendukung Kosong …. C. Assesor Bukti : Adanya peraturan, tata tertib dan sanksi untuk guru. Adanya kode etik guru. Adanya buku pembinaan kepala sekolah. Adanya buku catatan pengaduan kasus. Adanya catatan penanganan kasus dan tindak lanjutnya. Wawancara dengan siswa, guru secara acak dan kepala sekolah. Untuk memudahkan pendataan dapat menggunakan format di bawah ini : .
No 1
hal. 82/66 hal. 82/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Nama Guru

Status Guru GT/GTT

Jenis kasus yang mungkin dialami guru (1) (2) (3) (4) (5)

Tanggal dan tahun kejadian

Tindakan yang dilakukan sekolah

hal. 82/66

2 3 4 Jumlah Keterangan: * GT = Guru tetap (bagi sekolah/madrasah swasta) ** GTT = Guru tidak tetap (baik sekolah/madrasah negeri atau swasta) Catatan : (1), Apabila guru tersebut tidak pernah melanggar norma agama, hukum, social, dan peraturan serta ketentuan yang berlaku lainnya. (2), Apabila guru tersebut melanggar norma agama, hukum, social, dan peraturan serta ketentuan yang berlaku lainnya, tetapi telah dikenai sanksi yang sepadan seperti dibebastugaskan dari mengajar atau dikeluarkan. (3), Apabila guru tersebut melanggar norma agama, hukum, social, dan peraturan serta ketentuan yang berlaku lainnya, tetapi diberi kesempatan memperbaiki diri dan dilakukan pembinaan. (4), Apabila guru tersebut melanggar norma agama, hukum, social, dan peraturan serta ketentuan yang berlaku lainnya, tetapi hanya diberi peringatan tertulis. (5), Apabila guru tersebut melanggar norma agama, hukum, social, dan peraturan serta ketentuan yang berlaku lainnya, tetapi tidak diberi sanksi apapun.

69 .

Guru berkomunikasi secara efektif dan santun dengan sesama guru, tenaga kependidikan, dan orangtua siswa.

    

A.

Adanya rapat dewan guru, rapat antara guru dan kepala Program Keahlian, guru dan komite Sekolah/Madrasah, serta pertemuan antara guru dan orangtua siswa. Adanya rapat dewan guru, rapat antara guru dan kepala Program Keahlian, serta guru dan komite Program Keahlian. Adanya rapat dewan guru serta rapat antara guru dan kepala Program Keahlian. Adanya rapat dewan guru. Tidak pernah diadakan rapat.

B. C. D. E.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya undangan, daftar hadir, dan/atau notulen rapat dewan guru, rapat antara guru dan kepala program keahlian, rapat guru dan komite sekolah/madrasah, serta pertemuan antara guru dan orangtua siswa. Pertemuan-pertemuan tersebut dihadiri setidaktidaknya oleh 76% guru tetap. B. Pendukung Kosong ….. C. Assesor Bukti : Adanya program kegiatan tahunan Adanya jadwal kegiatan rapat
hal. 83/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

Adanya dokumen rapat dewan guru (undangan, daftar hadir dan notulen rapat). Adanya dokumen rapat antara guru dan kepala program (undangan, daftar hadir dan notulen rapat) Adanya dokumen rapat guru dan komite sekolah (undangan,m daftar hadir dan notulen rapat) Adanya dokumen rapat guru dengan orang tua (undangan, daftar hadir dan notulen rapat) Wawancara dengan warga sekolah secara acak dan kepala sekolah. Prosentase setiap jenis rapat dihitung dari jumlah guru yang mengikuti rapat dibagi jumlah seluruh guru dikalikan 100 % Prosentase rata-rata dihitung dengan menjumlahkan prosentase masingmasing jenis rapat dibagi dengan banyaknya jenis rapat. Rekapitulasi rapat tahunan sekolah dan atau program keahlian tahun……….
No 1 2 3 4 Jumlah Prosentase rata-rata Tanggal Rapat Juml Unda ngan Juml Peserta Yg hdr % Pst Rp t Rapat Dewan Guru (1) (2) (3) (4) Keterangan

-

Penjelasan : (1) Jika diikuti oleh guru saja (2) diikuti guru dan program keahlian, (3) diikuti guru dan komite Sekolah, (4) diikuti guru dan orang tua siswa, dibuktikan dengan undangan, daftar hadir dan notulen rapat. 70 . Guru menguasai materi pelajaran yang diampu serta mengembangkannya dengan metode ilmiah.

   

A. B. C. D.

Sebanyak 76% ⎯ 100% guru memiliki penguasaan materi mata pelajaran, struktur, konsep, danpola pikir keilmuan. Sebanyak 51% ⎯ 75% guru memiliki penguasaan materi mata pelajaran, struktur, konsep, danpola pikir keilmuan. Sebanyak 26% ⎯ 50% guru memiliki penguasaan materi mata pelajaran, struktur, konsep, danpola pikir keilmuan. Sebanyak 1% ⎯ 25% guru memiliki penguasaan materi mata pelajaran, struktur, konsep, danpola pikir keilmuan.
hal. 84/66

hal. 84/66 hal. 84/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

E.

Tidak ada guru memiliki penguasaan materi mata pelajaran, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan d engan dimilikinya RPP yang menunjukkan penguasaan materi, struktur, konsep, pola pikir keilmuan, dan wawancara secara acak dengan guru. B. Pendukung Kosong….. C. Assesor Bukti :

71 .

Adanya RPP dari seluruh guru mata pelajaran yang menunjukkan penguasaan

materi, struktur, konsep, pola pikir keilmuan
Pengecekan dilakukan menggunakan sampling 1 RPP setiap mata pelajaran Wawancara dengan guru secara acak dan kepala sekolah Guru mata pelajaran produktif memiliki latar belakang kompetensi sesuai dengan keahliannya.

    

A.

Sebanyak 76% - 100% guru mata pelajaran produktif memiliki sertifikat uji kompetensi dari DU/DI atau lembaga sertifikasi profesi sesuai keahliannya. Sebanyak 51% - 75% guru mata pelajaran produktif memiliki sertifikat uji kompetensi dari DU/DI atau lembaga sertifikasi profesi sesuai keahliannya. Sebanyak 26% - 50% guru mata pelajaran produktif memiliki sertifikat uji kompetensi dari DU/DI atau lembaga sertifikasi profesi sesuai keahliannya. Sebanyak 1% - 25% guru mata pelajaran produktif memiliki sertifikat uji kompetensi dari DU/DI atau lembaga sertifikasi profesi sesuai keahliannya. Tidak ada seorang pun guru mata pelajaran produktif memiliki sertifikat uji kompetensi dari DU/DI atau lembaga sertifikasi profesi sesuai keahliannya.

B.

C.

D.

E.

A. Juknis Guru yang memiliki sertifikat pendidik tidak otomatis dianggap memenuhi butir pernyataan nomor 71. Jawaban dibuktikan dengan sertifikat uji kompetensi yang dikeluarkan oleh lembaga resmi uji kompetensi (contoh LSP atau industri).
B. Pendukung
Jumlah guru mata pelajaran produktif yang memiliki sertifikat uji kompetensi No Mata Pelajaran Produktif Memiliki Sertifikat Uji Kompetensi Tidak memiliki Sertifikat Uji Jumlah

hal. 85/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Kompetensi 1 2 3 4 5 6 7 Jumlah

C. Assesor Bukti :

-

Adanya data seluruh guru tentang: nama, latar belakang pendidikan, mata pelajaran yang diampu, dan sertifikat uji kompetensi dari DU/DI atau LSP Wawancara dengan guru secara acak dan kepala sekolah Untuk memudahkan pengisian data, dapat menggunakan format di bawah ini
Sertifikat Uji Kompetensi DU/DI atau LSP ada tdk Nama DU-DI/LSP

No

Nama guru

Ltr blk Pend.

Mengajar saat ini Mt.pelajaran Jum.jam

1 2 3 Jumlah Prosentase

..
72 . Guru mata pelajaran produktif memiliki satu kompetensi utama dan dua kompetensi tambahan.

    

A. B. C. D. E.

Sebanyak 76% - 100% atau lebih guru mata pelajaran produktif memiliki satu kompetensi utama dan dua kompetensi tambahan. Sebanyak 51% - 75% guru mata pelajaran produktif memiliki satu kompetensi utama dan dua kompetensi tambahan. Sebanyak 26% - 50% guru mata pelajaran produktif memiliki satu kompetensi utama dan dua kompetensi tambahan. Sebanyak 1% - 25% guru mata pelajaran produktif memiliki satu kompetensi utama dan dua kompetensi tambahan. Tidak ada guru mata pelajaran produktif memiliki satu kompetensi utama dan dua kompetensi tambahan.

A. Juknis
hal. 86/66 hal. 86/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 86/66

Jabawan dibuktikan d engan surat tugas guru dan jadwal mengajar. Kompetensi utama adalah kompetensi yang dimiliki guru sesuai ijasah dalam kewenangan utama mengajar, sedangkan kompetensi tambahan adalah kompetensi yang dimiliki guru dalam kewenangan tambahan dalam mengajar mata pelajaran lain dalam rumpun yang sama.
B. Pendukung Jumlah guru produktif yang memiliki kompetensi utama dan kompetensi tambahan
No 1 2 3 4 5 6 7 Mata Pelajaran Produktif Kompetensi Utama Kompetensi tambahan 1 Kompetensi tambahan 2

C. Assesor Bukti : Adanya data seluruh guru tentang: nama, latar belakang pendidikan, mata pelajaran yang diampu dan lamanya mengajar. Adanya jadwal pelajaran Adanya data mata pelajaran tambahan yang diajarkan, minimal 2 mata pelajaran, dibuktikan dengan surat tgs mengajar dari kepala sekolah. Wawancara dengan guru secara acak dan kepala sekolah Untuk memudahkan pengisian data, dapat menggunakan format di bawah ini Prosentase dihitung dari jumlah guru produktif yang memiliki kompetensi satu mayor dan dua minor dibagi jumlah seluruh guru produktif dikali 100%, dapat menggunakan format di bawah ini.
Kompetensi yg dikuasai No Nama guru Ltr blk Pend. 1 utama 1 Utama dan dan < dari 2 tambahan 2 tbhn Nama Kompetensi yg dikuasai Utama Tbhn 1 Tbhn2

-

1 2 3
hal. 87/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Jumlah Prosentase

.Catatan (masukan) : Guru teknik mekanik Otomotif/teknik kendaraan ringan dengan utama Listrik Otomotif, maka tambahannya antara lain bisa pelajaran Chasis dan motor otomotif, begitupun sebaliknya.(dalam wadah satu program keahlian/kompetensi keahlian)

..
73. Kepala Program Keahlian berstatus sebagai guru, memiliki sertifikat pendidik, dan Surat Keputusan (SK) sebagai kepala Program Keahlian.

    

A. B. C. D. E.

Berstatus sebagai guru, memiliki sertifikat pendidik, dan memiliki SK sebagai kepala Program Keahlian. Berstatus sebagai guru, tidak memiliki sertifikat pendidik, tetapi memiliki SK sebagai kepala Program Keahlian. Berstatus sebagai guru, memiliki sertifikat pendidik, tetapi tidak memiliki SK sebagai kepala Program Keahlian. Tidak berstatus sebagai guru, tidak memiliki sertifikat pendidik, tetapi memiliki SK sebagai kepala sekolah/ madrasah. Tidak berstatus sebagai guru, tidak memiliki sertifikat pendidik, dan tidak memiliki SK sebagai kepala Program Keahlian.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya Surat Keputusan (5K) dari yayasan/ penyelenggara pendidikan atau pemerintah, sertifikat pendidik (untuk ketua program keahlian yang belum disertifikasi dapat diganti Akta IV/S1 kependidikan), dan jadwal mengajar. B. Pendukung Kosong…. C. Assesor Bukti : Memiliki sertifikat pendidik dan atau ijazah S1 atau D-IV kependikan Adanya SK pengangkatan kepegawaian sebagai guru baik dari pemerintah ataupun penyelenggara pendidikan lainnya Adanya jadwal mengajar Adanya SK pengangkatan ketua program keahlian dari kepala sekolah . 74 .

-

Kepala program keahlian memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV), atau pakar kejuruan lain yang setingkat untuk bidang tertentu

A.

Memiliki kualifikasi akademik minimum S1 atau D-IV kependidikan
hal. 88/66

hal. 88/66 hal. 88/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

dikeluarkan oleh perguruan tinggi terakreditasi.

   

B. C.

Memiliki kualifikasi akademik minimum S1 atau D-IV Kependidikan dikeluarkan oleh perguruan tinggi tidak terakreditasi. Memiliki kualifikasi akademik minimum S1 atau D-IV nonkependidikan dikeluarkan oleh perguruan tinggi terakreditasi. Memiliki kualifikasi akademik minimum S1 atau D-IV nonkependidikan dikeluarkan oleh perguruan tinggi tidak terakreditasi. Tidak memiliki kualifikasi akademik minimum yang dipersyaratkan.

D. E.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan ijazah Ketua program keahlian B. Pendukung Kosong……. C. Assesor Bukti :

-

Memilik ijazah minimum S1 dan atau D-IV kependidikan/ Kepakaran Kepakaran misalnya : Ahli otomotif tingkat Yunior, Senior atau Master Periksa jenis ijazah yang dimiliki dan lembaga perguruan tinggi/LSP/DU-DI yang mengeluarkannya. Wawancara dengan ketua program dan Kepala Sekolah Kepala Program Keahlian memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 5 tahun.

75 .

    

A. B. C. D. E.

Memiliki pengalaman mengajar 5 tahun atau lebih. Memiliki pengalaman mengajar 4 tahun. Memiliki pengalaman mengajar 3 tahun. Memiliki pengalaman mengajar 2 tahun. Memiliki pengalaman mengajar 1 tahun atau kurang.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan surat keterangan pengalaman mengajar/surat keputusan pengangkatan atau surat tugas mengajar dari atasan. Bila kelebihan bulan lebih dari 6 bulan dibulatkan keatas. B. Pendukung Kosong….. C. Assesor Bukti :
hal. 89/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

76 .

Adanya SK pertama pengangkatan sebagai guru Adanya daftar atau data guru di sekolah Adanya surat tugas mengajar dari Kepala Sekolah Wawancara dengan guru secara acak.

Kepala Program Keahlian memiliki kemampuan manajerial yang ditunjukkan dengan keberhasilan mengelola program keahlian.

    

A. B. C. D. E.

Sebanyak 76% - 100% lulusan yang sudah bekerja tetap dan diterima di perguruan tinggi terakreditasi pada dua tahun terakhir. Sebanyak 51% - 75% lulusan yang sudah bekerja tetap dan diterima di perguruan tinggi terakreditasi pada dua tahun terakhir. Sebanyak 26% - 50% lulusan yang sudah bekerja tetap dan diterima di perguruan tinggi terakreditasi pada dua tahun terakhir. Sebanyak 1% - 25% lulusan yang sudah bekerja tetap dan diterima di perguruan tinggi terakreditasi pada dua tahun terakhir. Tidak ada lulusan yang sudah bekerja tetap dan diterima di perguruan tinggi terakreditasi pada dua tahun terakhir.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan data lulusan program keahlian yang sudah bekerja tetap /berwirausaha atau diterima di perguruan tinggi terakreditasi pada dua tahun terakhir dari data penelusuran alumni. B. Pendukung
Data alumni program keahlian No 1 2 3 4 5 dst Jumlah DU/DI/Perguruan Tinggi Jumlah alumni Tahun…. Tahun …

C. Assesor Bukti : Adanya pokja/petugas penelusuran lulusan Adanya program penelusuran lulusan yang jelas, misalnya : dengan metode cober dll. Adanya format penelusuran lulusan Adanya data lulusan program keahlian setiap tahun ajaran

-

hal. 90/66 hal. 90/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 90/66

-

Adanya data hasil penelusuran lulusan, setiap program keahlian pada akhir tahun ajaran berdasarkan informasi : siswa bekerja tetap, berwirausaha dan melanjutkan ke PT terakreditasi Prosentase dihitung dari jumlah lulusan yang sudah bekerja tetap, berwirausaha dan melanjutkan ke PT yang sudah terakreditasi dibagi dengan jumlah seluruh lulusan dikalikan 100%, dalam dua tahun terakhir Untuk memudahkan pengisian data dapat digunakan nformat di bawah ini.
Data Alumni No. TahunLulusan Jumlah Alumni Bekrja Melanjut kan Jumlah Keterangan

-

-

Jumlah Prosentase

Nilai dihitung dari jumlah alumni yg bekerja dan melanjutkan dibagi seluruh alumni pada 2 tahun terakhir x 100%. 77 . Kepala Program Keahlian memiliki kemampuan kewirausahaan yang ditunjukkan antara lain dengan adanya naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan produksi/jasa sebagai sumber belajar siswa.

   

A.

 B.
C. D. E.

Mampu mengelola kegiatan unit usaha yang cukup untuk membiayai 76% ⎯ 100% biaya kegiatan ekstrakurikuler secara mandiri. Mampu mengelola kegiatan unit usaha yang cukup untuk membiayai 51% ⎯ 750% biaya kegiatan ekstrakurikuler secara mandiri. Mampu mengelola kegiatan unit usaha yang cukup untuk membiayai 26% ⎯ 50% biaya kegiatan ekstrakurikuler secara mandiri. Mampu mengelola kegiatan unit usaha yang cukup untuk membiayai 1% ⎯ 25% biaya kegiatan ekstrakurikuler secara mandiri. Tidak mampu mengelola unit usaha.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan data yang menunjukkan kemampuan kepala program keahlian dalam menggalang dana pengembangan melalui unit produksi atau kegiatan kewirausahaan. B. Pendukung Kosong….. C. Assesor Yang dimaksud dengan dana ekstra kurikuler pada RKA S/M adalah sejumlah anggaran yang di sediakan oleh sekolah berdasarkan usulan dari program keahlian untuk mempertajam kompetensi keahlian melalui kegiatan ekstra kurikuler di program keahlian. Dalam realisasinya, apabila anggaran yang dikeluarkan lebih kecil dari dana yang ada pada RKA (karena sesuatu hal), konsekuensinya maka program keahlian harus menggalang dana.

hal. 91/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Yang dimaksud dengan menggalang dana, adalah kemampuan program keahlian dalam menanggulangi kegiatan pengembangan ketrampilan yang bersumber dari aktifitas unit produksi/jasa pada program keahlian tersebut Bukti : Adanya kegiatan UP di Program Keahlian Adanya data keuangan UP di Program keahlian Adanya data pengelolaan penggunaan keuntungan keuangan UP, yg ditentukan oleh pengurus UP, ketua Prog.Keahlian dan Kepala Sekolah Adanya program kegiatan ekstra kurikuler di Program keahlian(ekstra kurikuler kompetensi) Adanya usulan kebutuhan dana kepada kepala sekolah untuk kegiatan ekstra kurikuler di program keahlian. Adanya perencanaan dana ekstra kurikuler program keahalian pada RKA sekolah tahun berjalan. Adanya bukti bantuan dana/realisasi pemenuhan anggaran dari sekolah untuk membiayai kegiatan ekstra kurikuler di program keahlian. Adanya hasil produk/jasa ekstra kurikuler di program keahlian. Adanya laporan keuangan dan kegiatan ekstra kurikuler di program keahlian Prosentase dihitung dari besarnya dana yang digalang oleh program keahlian dibagi dengan kebutuhan dana yg tercantum pada RKA S/M dikalikan 100%, dapat menggunakan nformat dibawah ini. Program Keahlian……………………
Nama Kegiatan Anggaran dalam RKA S/M, Rp. Realisasi pemenuhan anggaran Rp. Program Keahlian dapat menanggulan gi sebesar Rp. Prosentase Penangulangan.

-

-

No. 1 2 3 dst

Jumlah Prosentase


78 . Kepala Sekolah/Madrasah atau Kepala Program Keahlian melakukan supervisi dan monitoring.

  

A.

Melakukan supervisi dan monitoring secara terencana dengan implementasi sebanyak 76% - 100% dari kegiatan monitoring yang direncanakan dalam RKS/M. Melakukan supervisi dan monitoring secara terencana dengan implementasi sebanyak 51% - 75% dari kegiatan monitoring yang direncanakan dalam RKS/M. Melakukan supervisi dan monitoring secara terencana dengan implementasi sebanyak 26% - 50% dari kegiatan monitoring yang direncanakan dalam RKS/M.
hal. 92/66

B.

C.

hal. 92/66 hal. 92/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

 

D. E.

Melakukan supervisi dan monitoring secara terencana dengan implementasi sebanyak 1% - 25% dari kegiatan monitoring yang direncanakan dalam RKS/M. Tidak melakukan supervisi dan monitoring.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan jadwal dan bukti pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi; apabila kepala sekolah/madrasah atau program keahlian melakukan monitoring tetapi tidak ada dalam Rencana Kegiatan Program keahlian masuk jawaban D. B. Pendukung Kosong…… C. Assesor Bukti : Adanya program kegiatan supervisi dan monitoring Adanya jadwal kegiatan supervisi dan monitoring Adanya format supervisi yang dipakai Adanya data perencanaan supervisi dan monitoring dalam RKS Adanya bukti pelaksanaan/hasil supervisi dan monitoring Prosentase dihitung dari jumlah supervisi dan monitoring yang dilaksanakan dibagi dengan jumlah seluruh supervisi dan monitoring yang direncanakan dalam RKS dikalikan 100%, dapat menggunakan format dibawah ini.
Rencana Pelaksanaan Monitoring dan Supervisi Waktu 1 2 3 dst Jumlah Prosentase Kelas Pelaksanaan Monitoring dan Supervisi. Terlak sana tdk Tgl.

-

No.

Nama Guru yang akan di supervisi

Keterangan

Usulan : Monitoring yang dilaksanakan tanpa ada perencanaan dianggap D/1.. 79 . Tenaga administrasi minimum memiliki kualifikasi akademik pendidikan menengah atau yang sederajat.

 

A. B.

Sekolah/Madrasah memiliki 5 orang atau lebih tenaga administrasi berkualifikasi pendidikan menengah atau sederajat. Sekolah/Madrasah memiliki 4 orang tenaga administrasi berkualifikasi pendidikan menengah atau sederajat.

hal. 93/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

  

C. D. E.

Sekolah/Madrasah memiliki 3 orang tenaga administrasi berkualifikasi pendidikan menengah atau sederajat. Sekolah/Madrasah memiliki 2 atau 1 orang tenaga administrasi berkualifikasi pendidikan menengah atau sederajat. Sekolah/Madrasah tidak memiliki tenaga administrasi berkualifikasi pendidikan menengah atau sederajat.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan ijazah tenaga administrasi dari lembaga pendidikan menengah atau yang sederajat (SMA/MA/SMK/MAK /Paket C). B. Pendukung 79 sd. 82 Daftar tenaga administrasi dan perpustakaan
Kualifikasi akademik No Jenis Pekerjaan S1/S2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Jumlah D-I D-2 D-3 SLA Sesuai Tidak Sesuai Kesesuaian dengan bidangnya

C. Assesor Bukti :

-

Adanya data tenaga administrasi yang didalamnya berisi antara lain : nama., latar belakang pendidikan/kualifikasi akademik (foto copy ijazah), masa kerja dll. Adanya SK pengangkatan tenaga administrasi, baik dari pemerintah ataupun penyelenggara pendidikan lainnya.
Jumlah Tng Adm S1 1 Administrasi
hal. 94/66

-

Kualifikasi akademik D-3 D2 D-1
SLTA

No.

Unit Kerja

Kesesuaian dengan bidangnya Jum . S Ts

hal. 94/66 hal. 94/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

2 3 4 5

Keuangan Komputeri Layanan umum Perpustakaan Jumlah Jumlah

….
80 . Tenaga administrasi memiliki latar belakang pendidikan sesuai dengan tugasnya.

    

A. B. C. D. E.

Sekolah/Madrasah memiliki 5 orang atau lebih tenaga administrasi dengan latar belakang pendidikan sesuai dengan tugasnya. Sekolah/Madrasah memiliki 4 orang tenaga administrasi dengan latar belakang pendidikan sesuai dengan tugasnya. Sekolah/Madrasah memiliki 3 orang tenaga administrasi dengan latar belakang pendidikan sesuai dengan tugasnya. Sekolah/Madrasah memiliki 2 atau 1 orang tenaga administrasi dengan latar belakang pendidikan sesuai dengan tugasnya. Sekolah/Madrasah tidak memiliki tenaga administrasi dengan latar belakang pendidikan sesuai dengan tugasnya.

A. Juknis Jawaban dibuktikan d engan adanya kesesuaian antara jenis pekerjaan dengan ijazah atau sertifikat pelatihan yang bersangkutan. Misalnya untuk urusan keuangan minimal lulusan SMK/MAK program studi yang relevan, atau SMA/MA memiliki sertifikat yang relevan. Untuk administrasi persuratan dan pengarsipan minimal lulusan SMK/MAK program studi yang relevan.

B. Pendukung, sama dengan nomor 79.
C. Assesor Bukti : 81 . Adanya data tenaga administrasi Adanya ijazah /kualifikasi akademik tenaga administrasi Adanya SK pengangkatan tenaga administrasi dari pemerintah atau penyelenggra pendidikan lainnya. Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan tenaga administrasi Adanya urain tugas masing-masing tenaga administrasi Adanya bukti keterlaksanaan menjalankan tugas sesuai dengan uraian tugasnya. Wawancara dengan tenaga administrasi secara acak. Tenaga perpustakaan minimum memiliki kualifikasi akademik pendidikan menengah atau yang sederajat.

A.

Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan minimal 2 orang, keduanya memenuhi kualifikasi Diploma satu (D-1).
hal. 95/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

   

B. C. D. E.

Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan minimal 2 orang, salah satu di antaranya memenuhi kualifikasi Diploma satu (D-1). Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan minimal 1 orang dan memenuhi kualifikasi Diploma satu (D-1). Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan minimal 1 orang dan tidak memenuhi kualifikasi Diploma satu (D-1). Sekolah/Madrasah tidak memiliki tenaga perpustakaan.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan ijazah tenaga perpustakaan dan/atau sertifikat pelatihan pustakawan.

B. Pendukung,
kosong……. C. Assesor Bukti : Adanya data tenaga perpustakaan Adanya ijazah /kualifikasi akademik tenaga perpustakaan Adanya SK pengangkatan tenaga perpustakaan dari pemerintah atau penyelenggra pendidikan lainnya. Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan tenaga perpustakaan Adanya bukti keterlaksanaan menjalankan tugas sesuai dengan uraian tugasnya. Wawancara dengan tenaga perpustakaan Untuk memudahkan pengisian data, dapat menggunakan format di bawah ini
Kualifikasi Akademik No. 1 2 Unit Kerja Pustakawan 1 Pustakawan 2 Jumlah S1 D-3 D2 D-1 SLTA Lama tugas Sertifikat pelatihan

… 82 . Tenaga perpustakaan minimum memiliki latar belakang pendidikan sesuai dengan tugasnya.

  

A. B. C.

Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan minimal 2 orang, keduanya sesuai dengan tugasnya. Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan minimal 2 orang, salah satu di antaranya sesuai dengan tugasnya. Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan minimal 1 orang
hal. 96/66

hal. 96/66 hal. 96/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

dan sesuai dengan tugasnya.

 

D. E.

Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan minimal 1 orang dan tidak sesuai dengan tugasnya. Sekolah/Madrasah tidak memiliki tenaga perpustakaan.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya kesesuaian penugasan dengan ijazah yang bersangkutan atau sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah. Jika berijazah SM A/ SM K/ M A dan te lah me m pu n y a i p en ga la m a n se la m a 3 ta h un dianggap relevan. B. Pendukung Kosong…. C. Assesor Bukti : Adanya data tenaga perpustakaan Adanya ijazah /kualifikasi akademik tenaga perpustakaan Adanya SK pengangkatan tenaga perpustakaan dari pemerintah atau penyelenggra pendidikan lainnya. Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan tenaga perpustakaan Adanya urain tugas masing-masing tenaga perpustakaan Adanya bukti keterlaksanaan menjalankan tugas sesuai dengan uraian tugasnya. Wawancara dengan tenaga perpustakaan. Untuk memudahkan pengisian data, dapat menggunakan format di bawah ini
Kualifikasi Akademik No. 1 2 Unit Kerja Pustakawan 1 Pustakawan 2 Jumlah S1 D-3 D2 D-1 SLTA Sertifikat pelatihan ada tdk Lama tugas

….. 83 . Kepala laboratorium/bengkel program keahlian memiliki kualifikasi akademik minimum sesuai standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah yang tertuang dalam Permendiknas.

 

A. B.

Memenuhi kualifikasi dan memiliki sertifikat kepala laboratorium. Memenuhi kualifikasi dan tidak memiliki sertifikat kepala laboratorium.

hal. 97/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

  

C. D. E.

Tidak memenuhi kualifikasi tetap memiliki sertifikat kepala i laboratorium. Tidak memenuhi kualifikasi dan tidak memiliki sertifikat kepala laboratorium. Tidak memiliki kepala laboratorium.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya ijazah, surat keterangan pengalaman kerja, dan sertifikat kepala laboratorium, sesuai dengan kualifikasi sebagai berikut: Kepala Laboratorium Sekolah/Madrasah Kualifikasi kepala laboratorium Sekolah/Madrasah adalah sebagai berikut: a. Jalur guru 1) Pendidikan minimal sarjana (S1) 2) Berpengalaman minimal 3 tahun sebagai pengelola praktikum 3) Memiliki sertifikat kepala laboratorium sekolah/madrasah dari perguruan tinggi atau lembaga lain yang ditetapkan oleh pemerintah. b. Jalur laboran/teknisi 1) Pendidikan minimal diploma tiga (D3) 2) Berpengalaman minimal 5 tahun sebagai laboran atau teknisi 3) Memiliki sertifikat laboran/teknisi sekolah/madrasah dari perguruan tinggi atau lembaga lain yang ditetapkan oleh pemerintah. B. Pendukung
Daftar Kepala Laboratorium No 1 2 3 4 5 6 7 Jumlah Nama Laboratorium/Bengkel Nama Kepala Lab/bengkel Kualifikasi Akademik Ket

C. Assesor,
Bukti :

-

Adanya data kepala laboratorium/bengkel Memiliki ijazah /kualifikasi akademik kepala laboratorium/bengkel Memiliki sertifikat kompetensi tenaga laboratorium/bengkel Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan kepala laboratorium/bengkel Adanya urain tugas masing-masing kepala laboratorium/bengkel Adanya bukti pengalaman minimum 3 tahun untuk S1 sebagai pengelola praktikum.
hal. 98/66

hal. 98/66 hal. 98/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

Adanya bukti pengalaman minimum 5 tahun untuk D-III sebagai pengelola praktikum. Adanya kepemilikan sertifikat Kepala Lab./Bengkel Wawancara dengan kepala laboratorium/bengkel.
Daftar Kepala Laboratorium No Nama Laboratorium/B engkel Nama kepala Laboratoriu m/Bengkel Kualif ikasi Pengalaman Sertifikat Kep.Lab/ Bengkel Kesesu aian S TS

-

Ket

1 2 3 4 5 6 Jumlah

.. 84 . Teknisi laboratorium/bengkel program keahlian memiliki kualifikasi akademik minimum sesuai standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah yang tertuang dalam Permendiknas.

    
.

A.

Sebanyak 76% - 100% teknisi laboratorium/bengkel memiliki kualifikasi akademik sesuai standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah. Sebanyak 51% - 75% teknisi laboratorium/bengkel memiliki kualifikasi akademik sesuai standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah. Sebanyak 26% - 50% teknisi laboratorium/bengkel memiliki kualifikasi akademik sesuai standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah. Sebanyak 1% - 25% teknisi laboratorium/bengkel memiliki kualifikasi akademik sesuai standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah. Tidak ada seorangpun teknisi laboratorium/bengkel memiliki kualifikasi akademik sesuai standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah.

B.

C.

D.

E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya ijazah dan sertifikat teknisi laboratorium, sesuai dengan kualifikasi sebagai berikut: Kualifikasi teknisi laboratorium program keahlian adalah sebagai berikut: 1) Minimal lulusan program diploma dua (D2) yang relevan dengan peralatan laboratorium, yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah
hal. 99/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

2)

Memiliki sertifikat teknisi yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah atau lembaga lain yang ditetapkan oleh pemerintah.

B. Pendukung
Daftar Teknisi Laboratorium/bengkel No 1 2 3 4 5 6 7 Jumlah Nama Laboratorium/Bengkel Nama teknisi Laboratorium/Bengkel Kualifikasi akademik Ket

C. Assesor,
Bukti :

-

Adanya data tenaga teknisi laboratorium/bengkel Adanya ijazah /kualifikasi akademik tenaga teknisi laboratorium/bengkel Adanya SK pengangkatan tenaga teknisi laboratorium/bengkel dari pemerintah atau penyelenggra pendidikan lainnya. Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan tenaga teknisi laboratorium/bengkel Adanya urain tugas masing-masing tenaga teknisi laboratorium/bengkel Adanya bukti keterlaksanaan menjalankan tugas sesuai dengan uraian tugasnya. Wawancara dengan tenaga teknisi laboratorium/bengkel secara acak. Prosentase dihitung dari Jumlah tenaga teknisi laboratorium/bengkel yg sesuai dengan persyaratan dibagi dengan jumlah seluruh tenaga teknisi laboratorium/bengkel dikalikan 100%, dapat menggunakan format berikut:
Nama Teknisi laboratorium/ bengkel Kualifikasi Pendidikan S1 D-3 D2 D1 SL TA Sertifik at pelatih an Nama Lab./ Bengkel Kesesu aian ses uai tdk

-

No.

1 2 Jumlah Prosentase

..
hal. 100/66 hal. 100/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 100/66

85. Laboran program keahlian memiliki kualifikasi akademik minimum sesuai standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah yang tertuang dalam Permendiknas.

    

A. B. C. D. E.

Memiliki kualifikasi akademik minimal D-I sesuai program keahlian. Memiliki kualifikasi akademik minimum SMK sesuai program keahlian. Memiliki kualifikasi akademik minimum D-I tidak sesuai program keahlian. Memiliki kualifikasi akademik minimum SMA/MA atau SMK tidak sesuai dengan program keahlian. Tidak meiliki kualifikasi akademik atau tidak memiliki laboran.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya ijazah dan sertifikat laboran sesuai dengan kualifikasi sebagai berikut: Kualifikasi laboran program keahlian adalah sebagai berikut: 1) Minimal lulusan program diploma satu (Dl) yang relevan dengan jenis laboratorium, yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah 2) Memiliki sertifikat laboran yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah. B. Pendukung
Daftar Laboran No 1 2 3 4 5 6 7 Jumlah Nama Laboratorium/Bengkel Nama Laboran Kualifikasi akademik Ket

c. Assesor,
Bukti :
hal. 101/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

Adanya data tenaga laboran Adanya ijazah /kualifikasi akademik tenaga laboran Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan tenaga laboran Adanya urain tugas masing-masing tenaga laboran Adanya bukti keterlaksanaan menjalankan tugas sesuai dengan uraian tugasnya. Wawancara dengan tenaga laboran. Untuk memudahkan pengisian data, dapat menggunakan format di bawah ini
Kualifikasi Akademik No. 1 2 Jumlah Nama Laboran S1 D-3 D2 D-1 SLTA Sertifikat pelatihan ada tdk Kesesuaian sesua i tdk

-

86 .

Program Keahlian memiliki tenaga layanan khusus.

    

A. B. C. D. E.

Memiliki 4 jenis atau lebih tenaga layanan khusus. Memiliki 3 jenis tenaga layanan khusus. Memiliki 2 jenis tenaga layanan khusus. Memiliki 1 jenis tenaga layanan khusus. Tidak memiliki satupun tenaga layanan khusus.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya tenaga layanan khusus yang tidak dirangkap. Adapun lima jenis tenaga layanan khusus adalah sebagai berikut: 1) Penjaga sekolah/madrasah. 2) Tukang kebun. 3) Tenaga kebersiban 4) Pengemudi, dan 5) Pesuruh. B. Pendukung Daftar tenaga layanan khusus
hal. 102/66 hal. 102/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 102/66

No 1 2 3 4 5

Jenis

Nama

Penjaga sekolah/madrasah Tukang kebun Tenaga kebersiban Pengemudi
Pesuruh Jumlah

C. Assesor Bukti Adanya SK pengangkatan petugas layanan khusus(penjaga sekolah/security, tukang kebun/halaman, tenaga kebersihan, caraka/pesuruh, pengemudi) dari kepala sekolah Adanya struktur organisasi sekolah Adanya susunan personalia dan uraian tugas tenaga layanan khusus yang ditanda tangani oleh kepala sekolah Adanya data petugas layanan khusus yang ada di sekolah Untuk memudahkan pengisian data dapat dipergunakan format di bawah ini
No 1 2 3 4 5 Nama Layanan khusus Penjaga Sekolah/security Tukang Kebun/halaman Tenaga Kebersihan Pengemudi Pesuruh/caraka Jumlah Keberadaan ada tdk Nomor dan tgl. keputusan Keterangan

-

-

Jawaban dilihat dari jumlah layanan khusus yg dimiliki dibandingkan dengan instrument yang ada.

87 .

Program Keahlian memiliki tenaga teknisi maintenance peralatan dan gedung.

  

A. B. C.

Program keahlian memiliki 1 tenaga teknisi untuk maintenance peralatan dan 1 tenaga teknisi untuk maintenance gedung. Program keahlian memiliki 1 tenaga teknisi untuk maintenance peralatan atau gedung. Sekolah/Madrasah memiliki 1 tenaga teknisi untuk maintenance peralatan dan 1 tenaga teknisi untuk maintenance gedung.

hal. 103/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

 

D. E.

Sekolah/Madrasah memiliki 1 tenaga teknisi untuk maintenance peralatan atau gedung. Tidak memiliki teknisi maintenance peralatan atau gedung.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya tenaga teknisi maintenance untuk peralatan dan maintenance untuk gedung, yang mempunyai latar belakang keahlian maintenance. Jika tidak ada teknisi khusus untuk program keahlian, maka teknisi bisa ada di sekolah/madrasah seperti disebutkan dalam opsi jawaban C atau D. B. Pendukung Kosong…………… C. Assesor Bukti Adanya SK pengangkatan teknisi maintenance peralatan dan gedung dari kepala sekolah Adanya struktur organisasi sekolah Adanya susunan personalia dan uraian tugas teknisi maintenance perelatan dan gedung yang ditanda tangani oleh kepala sekolah Adanya data teknisi maintenance perelatan dan gedung yang ada di sekolah Untuk memudahkan pengisian data dapat dipergunakan format di bawah ini Nama Program Keahlian…………….
Keberadaan N o Nama teknisi maintenance alat gdg Status Progra m Keahlia n Sekolah Nomor dan tgl. keputusan Keterangan

1 2 Jumlah

Keterangan: Bila tidak ada teknisi khusus untuk program keahlian,maka teknisi bisa ada di sekolah/madrasah seperti disampaikan pada opsi C dan D. V. 88 . STANDAR SARANA DAN PRASARANA Sekolah/Madrasah memiliki lahan yang memenuhi ketentuan luas minimal.

 

A. B.

Memiliki luas lahan 76% -100% atau lebih dari ketentuan luas lahan minimal. Memiliki luas lahan 51% -75% dari ketentuan luas lahan minimal.

hal. 104/66 hal. 104/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 104/66

  

C. D. E.

Memiliki luas lahan 26% -50% dari ketentuan luas lahan minimal. Memiliki luas lahan 1% -25% dari ketentuan luas lahan minimal. Tidak memiliki lahan sendiri.

A. Juknis Ketentuan luas minimum lahan sekolah/madrasah sebagaimana tercantum pada Tabel 1 berikut ini. Tabel 1. Luas Minimum Lahan Sekolah/Madrasah Rombel belajar 3 4-6 7-9 10-12 13-15 16-18 19-21 22-24 25-27 Siswa (maksimal) 96 192 288 384 480 576 672 768 864 Luas Minimum Lahan (m2) Bang.1 Lantai Bang.2 Lantai Bang.3 Lantai 3504 1852,8 4377,6 2342,4 1555,2 5299,2 2793,6 1872 6259,2 3340,8 2265,6 7152 3792 2544 8064 4320 2822,4 9072 4838,4 3225,6 10137,6 5376 3609,6 11059,2 5875,2 3974,4

B. Pendukung Luas lahan sekolah/madrasah : …..….. m2 C. Assesor Jumlah Siswa (m2) Bang.1 lantai Stdr Keada aaana Luas Minimum Lahan (m2) Bang.2 Lantai Stdr keada aaana Banq.3 lantai Stdr keada aaana

Rombel

Prosentase Bukti : Lihat standar minimal luas lahan untuk masing-masing banyaknya rombel, banyaknya jumlah siswa dan lantai bangunan. Observasi langsung Isilah data menggunakan format diatas. Setelah data diisi, maka prosentase dihitung dari luas lahan yang dimiliki dibagi dengan luas lahan dalam table, untuk kategori yang sama.

89 .

Sekolah/madrasah berada di lokasi yang aman, terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa, serta memiliki akses untuk penyelamatan dalam keadaan darurat.

hal. 105/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

    

A. B. C. D. E.

Lokasi aman, terhindar dari potensi bahaya, serta memiliki akses untuk penyelamatan dalam keadaan darurat. Lokasi aman, terhindar dari potensi bahaya, tetapi tidak memiliki akses darurat. Lokasi aman, tetapi masih memiliki peluang potensi bahaya, dan tidak memiliki akses darurat. Lokasi aman, sehingga masih memiliki peluang potensi bahaya, dan tidak memiliki akses darurat. Berada di lokasi yang tidak layak untuk belajar.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan cara mengamati lingkungan di sekitar sekolah/madrasah serta prasarana yang tersedia, seperti tersedianya pagar sekolah/madrasah, pemadam kebakaran, lingkungan rapi dan bersih, mempunyai lapangan terbuka, dsb. B. Pendukung Kosong….. C. Assesor Bukti : Observasi langsung Sesui juknis, antara lain; Adanya pagar sekolah, adanya alat pemadam kebakaran, adanya lapangan terbuka, lingkungan rapi dan bersih, sekolah bertingkat akses turun lebih dari satu,

90 .

Sekolah/madrasah berada di lokasi yang nyaman, terhindar dari gangguan pencemaran air, kebisingan, dan pencemaran udara serta memiliki sarana untuk meningkatkan kenyamanan.

    

A.

Berada di lokasi yang nyaman, terhindar dari gangguan pencemaran udara, dan pencemaran air, serta gangguan kebisingan secara alamiah. Berada di lokasi yang nyaman, terlindung fasilitas peredam gangguan pencemaran udara, dan pencemaran air, serta kebisingan. Berada di lokasi yang nyaman, terlindung fasilitas peredam gangguan pencemaran udara/air, tetapi masih terganggu kebisingan. Berada di lokasi yang nyaman, tetapi berpeluang untuk terpapar pencemaran udara/air, dan kebisingan. Tidak berada di lokasi yang nyaman.

B.

C.

D. E.

hal. 106/66 hal. 106/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 106/66

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan cara mengamati sekolah/rnadrasah serta prasarana yang tersedia. B. Pendukung Kosong…. C. Assesor Bukti : 91 . Observasi langsung Wawancara dengan warga sekolah Fasilitas pembelajaran berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, memiliki status hak atas tanah dan ijin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah. lingkungan di sekitar

    

A.

Berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, memiliki status hak atas tanah dan ijin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah. Berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya dan memiliki status hak atas tanah, tetapi tidak memiliki ijin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah. Berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, tidak memiliki status hak atas tanah, tetapi memiliki ijin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah. Berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, tidak memiliki status hak atas tanah dan tidak memiliki ijin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah. Tidak berada di lokasi sesuai dengan peruntukannya.

B.

C.

D. E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya keterangan tentang peruntukan pada izin mendirikan bangunan. B. Pendukung Kosong…. C. Assesor Bukti :

92 .

Adanya bukti status kepemilikan tanah (sertifikat tanah/ akte jual beli, perjanjian sewa tanah, hak guna pakai dsb) Adanya ijin bangunan Observasi langsung Wawancara dengan warga sekolah Luas lantai yang digunakan Program Keahlian memenuhi ketentuan luas minimal.
hal. 107/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

    

A. B. C. D. E.

Memiliki luas lantai 76% - 100% atau lebih dari ketentuan luas minimal. Memiliki luas lantai 51% - 75% dari ketentuan luas minimal. Memiliki luas lantai 26% - 50% dari ketentuan luas minimal. Memiliki luas lantai 1% - 25% dari ketentuan luas minimal. Tidak memiliki gedung sendiri.

A. Juknis Ketentuan luas minimum lantai seko!ah/madrasah sebagaimana tercantum pada Tabel 2 berikut ini. Tabel 2. Luas Minimum Lantai Sekolah/Madrasah Luas Minimum Lantai Bangunan (m2) Siswa Rombel (m2) (maksimal) Bang.1 lantai Bang.2 Lantai Banq.3 lantai 3 4-6 7-9 10-12 13-15 16-18 19-21 22-24 25-27 B. Pendukung Luas lantai Program Keahlianb : …..….. m2 C. Assesor Jumlah Siswa Luas Minimum Lantai Bangunan (m2) (m2) Bang.1 lantai Bang.2 Lantai Banq.3 lantai Stdr keada aaana Stdr keada aaana Stdr keada aaana 96 192 288 384 480 576 672 768 864 1046,4 1305,6 1584 1881, 6 2160 2419,2 2755,2 2995,2 3283,2 1113,6 1401,6 1670,4 1996,8 2256 2592 2889,6 3225,6 3542,4 1401,6 1670,4 2035,2 2304 2592 2889,6 3225,6 3542,4

Rombel

Prosentase Bukti : Lihat standar minimal luas lantai bangunan untuk masing-masing banyaknya rombel dan jumlah siswa. Observasi langsung Isilah data kedalam format diatas.

Setelah data diisi, maka prosentase dihitung dari luas lahan yang dimiliki dibagi dengan luas lahan dalam table (standar), untuk kategori yang sama. 93 . Bangunan sekolah/madrasah memiliki struktur yang stabil dan kokoh serta dilengkapi dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran dan petir.
hal. 108/66

hal. 108/66 hal. 108/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

    

A. B. C. D. E.

Memiliki struktur yang stabil dan kokoh serta dilengkapi dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran dan petir. Memiliki struktur yang stabil dan kokoh tetapi tidak dilengkapi dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran. Memiliki struktur yang stabil tetapi tidak kokoh dan tidak dilengkapi dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran. Memiliki struktur yang tidak stabil dan tidak kokoh tetapi dilengkapi dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran. Tidak memiliki struktur yang stabil dan kokoh serta tidak dilengkapi dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran dan petir.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan mengamati kondisi bangunan sekolah/ madrasah dan prasarana yang ada. B. Pendukung Kosong….. C. Assesor Bukti :

-

Observasi langsung ttg: penangkal petir, pencegahan bahaya kebakaran, alat pemadam kebakaran dll. Wawancara dengan warga sekolah, meliputi hal pokok antara lain : Pondasi bangunan, ukuran besi beton yg dipakai.

Jawaban didekati dengan prediksi keadaan/pengamatan langsung 94 . Sekolah/madrasah memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat memnuhi kebutuhan : (1) air bersih, (2) saluran air kotor dan/atau air limbah, (3) tempat sampah, dan (4) saluran air hujan.

    

A. B. C. D. E.

Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat memenuhi keempat kebutuhan di atas. Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat memenuhi 3 dari 4 kebutuhan. Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat memenuhi 2 dari 4 kebutuhan. Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat memenuhi 1 dari 4 kebutuhan. Tidak memiliki sanitasi di dalam dan di luar yang dapat memenuhi keempat kebutuhan di atas.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan pengamatan terhadap sanitasi baik di dalam maupun di luar gedung yang meliputi empat jenis sanitasi sebagai persyaratan kesehatan sekolah/madrasah meliputi: 1) memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan untuk
hal. 109/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

memenuhi kebutuhan air bersih; 2) memiliki saluran air kotor dan/atau air limbah; 3) memiliki tempat sampah dengan jumlah yang cukup; dan 4) memiliki saluran air hujan. B. Pendukung Daftar jenis sanitasi yang dimiliki sekolah/madrasah No. 1 2 3 4 5 Jumlah Keterangan : *Isilah tanda ceklist (√ ) pada kolom jawaban “Ketersediaan” C. Assesor Bukti : Observasi langsung Wawancara dengan warga sekolah Jenis Sanitasi Ketersediaan* Ada Tidak

Cukup jelas dengan pengamatan langsung sesuai juknis 95 . Program keahlian memiliki buku teks pelajaran yang telah ditetapkan dengan permendiknas.

    
A. B.

A. B. C. D. E.

Memiliki buku teks pelajaran dengan ratio 1 buku teks/mata pelajaran/siswa. Memiliki buku teks pelajaran dengan ratio 1 buku teks/mata pelajaran untuk 2 ⎯ 5 siswa. Memiliki buku teks pelajaran dengan ratio 1 buku teks/mata pelajaran untuk 6 ⎯ 10 siswa. Memiliki buku teks pelajaran dengan ratio 1 buku teks/mata pelajaran untuk 11 siswa atau lebih. Tidak memiliki buku teks.

Juknis Jawaban dibuktikan d engan ketersediaan 1 buku teks/mata pelajaran/siswa, yang telah disahkan oleh pemerintah Pendukung Data Kepemilikan buku teks Program Keahlian No Nama Mata Kelas Jumlah Jumlah
hal. 110/66

hal. 110/66 hal. 110/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Pelajaran 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Dst. C.

buku teks

siswa

-

siswa Untuk menentukan nilai dapat digunakan format sbb: Mata Judul Buku Jumlah No. Kelas Pelajaran Teks Buku 1 2 3 dst Jumlah buku dan siswa Ratio (Juml.buku:Juml.siswa)

Asesor Bukti : Adanya daftar nama-nama judul buku teks yang dimiliki program keahlian Ada daftar nama siswa per kelas Periksa dan bandingkan jumlah buku teks permata pelajaran dengan jumlah Jumlah siswa

Ket.

..
96 . Program keahlian memanfaatkan buku teks pelajaran yang telah ditetapkan dengan Permendiknas.  A.  B. Sebanyak 13 atau lebih mata pelajaran menggunakan buku teks pelajaran yang ditetapkan dengan Permendiknas. Sebanyak 9 ⎯ 12 mata pelajaran menggunakan buku teks pelajaran yang ditetapkan dengan Permendiknas. Sebanyak 5 ⎯ 8 mata pelajaran menggunakan buku teks pelajaran yang ditetapkan dengan Permendiknas. Sebanyak 1 ⎯ 4 mata pelajaran menggunakan buku teks pelajaran yang ditetapkan dengan Permendiknas. Tidak ada mata pelajaran menggunakan buku teks mata pelajaran yang ditetapkan dengan Permendiknas.
hal. 111/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

 C.  D.  E.

A.

Juknis Jawaban dibuktikan d engan dokumen pemanfaatan buku teks yang telah disahkan pemerintah (seperti daftar peminjaman buku teks). B. Pendukung kosong… C. Asesor Bukti ( lihat permendiknas no.46 tahun 2007) Adanya daftar nama judul buku teks yang telah ditetapkan oleh pemerintah Tersedianya buku teks sesuai dengan yg sudah disyahkan oleh pemerintah untuk masing-masing mata pelajaran. Adanya bukti penggunaan buku-buku teks tersebut oleh siswa. Untuk menentukan nilai dapat digunakan format sbb: Mata Judul Buku Jumlah Jumlah No. Kelas Ket. Pelajaran Teks Buku siswa 1 2 3 dst

97 .

Bangunan sekolah/madrasah memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang memadai.

    

A. B. C. D. E.

Memiliki ventilasi udara memadai dan pencahayaan memadai. Memiliki ventilasi udara yang memadai pencahayaan yang kurang memadai. Memiliki ventilasi udara kurang memadai dan pencahayaan memadai. Tidak memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang kurang memadai. Tidak memiliki ventilasi udara dan pencahayaan.

A. Juknis Ventilasi udara yang memadai artinya ruangan tidak lembab atau pengap. Pencahayaan yang memadai artinya cahaya dalam ruangan cukup terang untuk membaca dan menulis. B. Pendukung C. Assesor Bukti: Observasi langsung Cukup jelas dengan pengamatan langsung sesuai juknis 98 . Bangunan sekolah/madrasah memiliki instalasi listrik dengan daya minimum 1300 Watt.untuk administrasi sekolah dan ruang teori, serta daya tambahan untuk laboratorium dan bengkel sesuai kebutuhan.
hal. 112/66

hal. 112/66 hal. 112/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

    

A. B. C. D. E.

Memiliki instalasi listrik dengan ketercukupan daya lebih 100%. Memiliki instalasi listrik dengan ketercukupan daya 76%-100%. Memiliki instalasi listrik dengan ketercukupan daya 51%-75%. Memiliki instalasi listrik dengan ketercukupan daya 26%-50%. Tidak memiliki instalasi listrik.

A. Juknis Penambahan daya disesuaikan dengan kebutuhan lab dan bengkel.

B. Pendukung, kosong…………..
C. Assesor Bukti : Dilihat rekening listrik disekolah Prosentase dihitung dengan besarnya daya terpasang dibagi jumlah daya hasil analisis kebutuhan x 100% 99 . Sekolah/madrasah memiliki izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan bangunan sesuai dengan peruntukannya.

    

A.

Memiliki izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan bangunan sesuai dengan peruntukannya sebelum bangunan berdiri. Memiliki izin mendirikan bangunan, dan memiliki izin penggunaan bangunan sesuai dengan peruntukannya setelah bangunan berdiri. Memiliki izin mendirikan dan memiliki izin penggunaan bangunan sementara. Memiliki izin mendirikan tetapi tidak memiliki izin penggunaan bangunan. Tidak memiliki izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan bangunan.

B.

C. D. E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen izin mendirikan bangunan. B. Pendukung C. Assesor Bukti : Adanya ijin bangunan dan ijin penggunaan bangunan Lihat tgl ijin pendirian, dan bandingkan dengan dimulainya sekolah menggunakan bangunan tersebut.

100. Sekolah/madrasah melakukan pemeliharaan terhadap bangunan secara
hal. 113/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

berkala.

    

A. B.

Melakukan pemeliharaan ringan dan berat terhadap bangunan secara berkala sesuai ketentuan. Melakukan pemeliharaan ringan dan berat terhadap bangunan, tetapi melebihi waktu dalam ketentuan. Melakukan pemeliharaan ringan tetapi melebihi waktu yang sesuai ketentuan, dan tidak pernah melakukan pemeliharaan berat. Melakukan pemeliharaan terhadap bangunan, jika sudah ada bagian bangunan yang rusak berat. Tidak pernah melakukan pemeliharaan.

C.

D. E.

A. Juknis

Ketentuan pemeliharaan sekolah/madrasah meliputi: 1) pemeliharan ringan; dilakukan minimum sekali dalam lima tahun, meliputi: pengecatan ulang, perbaikan jendela dan pintu, lantai, penutup atap, plafon, instalasi air dan listrik; 2) pemeliharan berat; dilakukan min imum satu kali dalam 20 tahun, meliputi: penggantian kerangka atap, kerangka plafon, dan kusen dengan menggunakan bahan yang berkualitas.

B. Pendukung ,…kosong C. Assesor
Bukti : Lihat program kerja sekolah yang berkaitan dengan pemeliharaan/perawatan bangunan. Lihat dokumen perbaikan berat dan ringan (yang telah dilakukan) Observasi langsung (melihat kondisi bangunan artinya angka 20 th tdk mutlak) Wawancara dengan warga sekolah.

-

101 .

Program Keahlian memiliki ruang pembelajaran umum (RPU) sesuai dengan standar sarana dan prasarana SMK/MAK.

   

A. B. C. D.

Memiliki seluruh jenis RPU yang dipersyaratkan oleh setiap program keahlian. Memiliki ruang kelas, perpustakaan, lab.bahasa, lab.komputer, dan satu RPU yang lain. Memiliki ruang kelas, perpustakaan, komputer, lab.bahasa. Memiliki ruang kelas, perpustakaan, dan lab.komputer.

hal. 114/66 hal. 114/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 114/66

E.

Tidak memiliki RPU.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan kepemilikan RPU yang disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK untuk masing-masing program keahlian. Lihat RPU yang ada pada salinan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK sesuai program keahlian masing-masing (terlampir). B. Pendukung
Data ruang pembelajaran umum (RPU) SMK/MAK untuk no. 101 s.d 102.
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Jenis RPU Kelas Perpustakaan Lab Biologi Lab Fisika Lab Kimia Lab IPA Lab Komputer Lab Bahasa Ruang Gambar Teknik Kebutuhan RPU Standar Fakta Luas (m2) Standar Fakta Lebar (m) Standar Fakta Ket

C. Assesor Bukti: Lihat ketentuan RPU yang harus ada untuk SMK/MAK berdasarkan permendiknas no.40 th 2008, dalam hal ini :

1). ruang kelas, 2). ruang perpustakaan, 3). ruang laboratorium biologi, 4). ruang laboratorium fisika, 5). ruang laboratorium kimia, 6). ruang laboratorium IPA, 7). ruang laboratorium komputer, 8). ruang laboratorium bahasa, 9). ruang praktik gambar teknik. - Observasi langsung terhadap keberadaan RPU tersebut.
102 . Program Keahlian memiliki RPU dengan ukuranminimum, sesuai dengan yang dipersyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

  

A. B. C.

Sebanyak 76%-100% RPU memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratkan dalam standar. Sebanyak 51%-75% RPU memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratkan dalam standar. Sebanyak 26%-50% RPU memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratkan dalam standar.

hal. 115/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

 

D. E.

Sebanyak 1%-25% RPU memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratkan dalam standar. Tidak ada RPU memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratkan dalam standar.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan membandingkan ukuran RPU yang dimiliki oleh program keahlian dengan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK. Persentasi dihitung berdasarkan jenis RPU yang memenuhi standar. Lihat RPU yang ada pada salinan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK sesuai program keahlian masing-masing (terlampir). B. Pendukung C. Assesor Bukti : -Observasi langsung keberadaan masing-masing RPU - Bandingkan luas RPU dengan standar yang ditentukan. - Prosentase dihitung dari jumlah RPU yang memenuhi syarat dibagi jumlah seluruh RPU yang ada dikalikan 100%, dengan menggunakan format dibawah ini; Nama Program Keahlian ……………….
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Jenis RPU Kelas Perpustakaan Lab Biologi Lab Fisika Lab Kimia Lab IPA Lab Komputer Lab Bahasa Ruang Gambar Teknik Jumlah Prosentase Luas (m2) Standar Fakta Lebar (m) Standar Fakta Kesesuaian TS S Keterangan

Bila jumlah RPU lebih dari satu dan berbeda ukurannya, maka data harus disajikan secara masing-masing.

103 .

Program Keahlian memiliki RPU dengan sarana sebagaimana tercantum pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

  

A. B. C.

Sebanyak 76%-100% RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratkan dalam standar. Sebanyak 51%-75% RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratkan dalam standar. Sebanyak 26%-50% RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratkan dalam standar.
hal. 116/66

hal. 116/66 hal. 116/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

 

D. E.

Sebanyak 1%-25% RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratkan dalam standar. Tidak ada satupun RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratkan dalam standar.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan menghitung jumlah RPU yang memenuhi ke leng kap an jenis sara na se su ai Sta nda r Sar an a dan Pra sa ra na SMK/MAK. Lihat RPU yang ada pada salinan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK sesuai program keahlian masing-masing (terlampir). B. Pendukung
Data kelengkapan sarana RPU No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Jenis RPU Kelas Perpustakaan Lab Biologi Lab Fisika Lab Kimia Lab IPA Lab Komputer Lab Bahasa Ruang Gambar Teknik Kelengkapan jenis sarana Lengkap Tidak lengkap Keterangan

C. Assesor Bukti : Lihat kelengkapan sarana prasarana pada RPU, sesui dengan permen no.40 th.2008. Observasi langsung RPU yang memenuhi persyaratan lengkap, yaitu kelengkapan sarana prasarana dalam ruangan/daftar inventaris sarana setiap RPU dan dibandingkan dengan standar yang ada. Prosentase dihitung dari Jumlah RPU yang lengkap dibagi RPU seluruhnya x 100%, seperti format dibawah ini :
Jenis RPU Kelas Perpustakaan Lab Biologi Lab Fisika Lab Kimia Lab IPA Lab Komputer Lab Bahasa Ruang Gambar Teknik Jumlah Prosentase Kelengkapan jenis sarana Lengkap Tidak lengkap Keterangan

-

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Catatan : Pengisian RPU disesuaikan dengan kelompok dan program keahliannya.

hal. 117/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

104 .

Sekolah/madrasah memiliki ruang penunjang (RP) sesuai dengan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

    

A. B. C. D. E.

Memiliki 76% - 100% RP sesuai dengan persyaratkan dalam standar. Memiliki 51% - 75% standar. Memiliki 26% - 50% standar. Memiliki 1% - 25% standar. Tidak memiliki RP. RP sesuai dengan persyaratkan dalam RP sesuai dengan persyaratkan dalam RP sesuai dengan persyaratkan dalam

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan kepemilikan RP yang disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK untuk masing-masing program keahlian. Lihat RP yang ada pada salinan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK sesuai program keahlian masing-masing (terlampir). B. Pendukung
Data ruang penunjang (RP) SMK/MAK untuk no. 104. s.d 105.
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Jenis RP Ruang Pimpinan Ruang Guru Ruang Tata Usaha Tempat Beribadah Ruang Konseling Ruang UKS Ruang Organisasi Kesiswaan Jamban Gudang Ruang Sirkulasi Tempat Bermain/ Berolah raga Kebutuhan RP Standar Fakta Luas (m2) Standar Fakta Lebar (m) Standar Fakta Ketera ngan

C. Assesor Bukti: Lihat ketentuan RP yang harus ada, berdasarkan permen no.40 th.2008, dalam hal ini : Ruang pimpinan, ruang guru, ruang tata usaha, tempat beribadah, ruang konseling, ruang UKS, ruang OSIS, jamban, gudang, ruang sirkulasi dan tempat bermain/olah raga. Observasi langsung keberadaan RP tersebut. Prosentase dihitung dari jumlah RP yang memenuhi syarat dibagi dengan jumlah seluruh RP dikalikan 100%., dengan menggunakan di bawah ini.

-

hal. 118/66 hal. 118/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 118/66

Kebutuhan RP No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Jenis RP Standar Ruang Pimpinan Ruang Guru Ruang Tata Usaha Tempat Beribadah Ruang Konseling Ruang UKS Ruang Organisasi Kesiswaan Jamban Gudang Ruang Sirkulasi Tempat Bermain/ Berolah raga Jumlah Prosentase Fakta

Luas (m2) Standar Fakt a

Lebar (m) Standar Fakta

Kesesuaian Ts S

Ketera ngan

105 .

Sekolah/madrasah memiliki (RP) dengan ukuran minimum sesuai dengan yang disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

    

A. B. C. D. E.

Sebanyak 76%-100% RP memenuhi ukuran minimum yang dipersyaratkan dalam standar. Sebanyak 51%-75% RP memenuhi ukuran minimum yang dipersyaratkan dalam standar. Sebanyak 26%-50% RP memenuhi ukuran minimum yang dipersyaratkan dalam standar. Sebanyak 1%-25% RP memenuhi ukuran minimum yang dipersyaratkan dalam standar. Tidak ada RP memenuhi ukuran minimum yang dipersyaratkan dalam standar.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan membandingkan ukuran RP yang dimiliki oleh program keahlian dengan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK. Persentasi dihitung berdasarkan jenis RP yang memenuhi standar. Lihat RP yang ada pada salinan Standar Sarana dan rasarana SMK/MAK sesuai program keahlian masing-masing (terlampir). B. Pendukung Sama dengan no. 104. C. Assesor Bukti : Observasi langsung keberadaan masing-masing RP. Bandingkan luas RP yang ada dengan luas standar yang ditentukan. Prosentase dihitung dari Jumlah RP yang memenuhi syarat dibagi RP seluruhnya x 100%, dengan menggunakan format dibawah ini.
hal. 119/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Luas (m2) No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Jenis RP Standar Ruang Pimpinan Ruang Guru Ruang Tata Usaha Tempat Beribadah Ruang Konseling Ruang UKS Ruang Organisasi Kesiswaan Jamban Gudang Ruang Sirkulasi Tempat Bermain/ Berolah raga Jumlah Prosentase Fakt a

Lebar (m) Standar Fakta

Kesesuaian Ts S

Ketera ngan

106 .

Sekolah/madrasah memiliki ruang penunjang (RP) dengan sarana sebagaimana tercantum pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

    

A. B. C. D. E.

Sebanyak 76%-100% RP mempunyai kelengkapan sarana yang dipersyaratkan dalam standar. Sebanyak 51%-75 % RP mempunyai kelengkapan sarana yang dipersyaratkan dalam standar. Sebanyak 26%-50 % RP mempunyai kelengkapan sarana yang dipersyaratkan dalam standar. Sebanyak 1%-25 % RP mempunyai kelengkapan sarana yang dipersyaratkan dalam standar. Tidak ada satupun RP mempunyai kelengkapan sarana yang dipersyaratkan dalam standar.

A. Juknis

Jawaban dibuktikan dengan menghitung jumlah RP yang memenuhi kelengkapan sarana sesuai Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK. Lihat RP yang ada pada salinan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK sesuai program keahlian masing-masing (terlampir).
B. Pendukung
Data Kelengkapan Sarana RP
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Jenis RP Ruang Pimpinan Ruang Guru Ruang Tata Usaha Tempat Beribadah Ruang Konseling Ruang UKS Ruang Organisasi Kesiswaan Jamban Gudang Ruang Sirkulasi
hal. 120/66

Kelengkapan Sarana Lengkap Tdk Lengkap

Keterangan

hal. 120/66 hal. 120/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

11

Tempat Bermain/ Berolah raga

C. Assesor Bukti : Lihat kelengkapan sarana prasarana yang harus ada pada setiap RP, sesuai dengan ketentuan. Bandingkan daftar inventaris sarana setiap RP dengan standar yang ada. Observasi langsung, RP yang memenuhi sarana prasarana lengkap.

Prosentase dihitung dari Jumlah RP yang lengkap dibagi RP seharusnya x 100%, dengan menggunakan format sbb:
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Jenis RP Ruang Pimpinan Ruang Guru Ruang Tata Usaha Tempat Beribadah Ruang Konseling Ruang UKS Ruang Organisasi Kesiswaan Jamban Gudang Ruang Sirkulasi Tempat Bermain/ Berolah raga Jumlah Prosentase Kelengkapan sarana lengkap Tdk lengkap Keterangan

107 .

Program Keahlian memiliki ruang pembelajaran khusus (RPK) sesuai dengan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

    

A. B. C. D. E.

Memiliki 76% ⎯ 100% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar. Memiliki 51% ⎯ 75% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar. Memiliki 26% ⎯ 50% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar. Memiliki 1% ⎯ 25% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar.
Tidak memiliki RPK.

A. Juknis Jawaban dibuktikan d engan kepemilikan ruang pembelajaran khusus (RPK) yang disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK untuk masing-masing program keahlian. Lihat RPK yang ada pada salinan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK sesuai program keahlian masing-masing (terlampir). B. Pendukung
hal. 121/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Data ruang pembelajaran khusus (RPK) SMK/MAK untuk no. 107. s.d 108.
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Jenis RPK Kebutuhan RPK Standar Fakta Luas (m2) Standar Fakta Lebar (m) Standar Fakta Ket

C. Assesor Bukti :

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Lihat ketentuan RPK yang harus ada berdasarkan Permen no. 40 th 2008. Observasi langsung tentang keberadaan RPK tersebut Prosentase dihitung dari jumlah RPK yang memenuhi syarat dibagi dengan seluruh RPK kali 100%, dengan menggunakan format dibawah ini,
Jenis RPK Kebutuhan RPK Standar Fakta Luas (m2) Standar Fakta Lebar (m) Standar Fakta Kesesuain TS S Ket

Jumlah Prosentase

Contoh perhitungan : Misal chasis otomotif pembelajaran/minggu/kelas = 8 jam, jumlah rombel 10 kelas, shg jumlah jam total per minggu = 10x8 jam = 80 jam Penggunaan bengkel/hari = 14 jam ( pagi 8 jam , siang 6 jam ), maka kebutuhan RPK untuk chasis otomotif = 80/14 = 6 hari ( 1 minggu ) Artinya untuk chasis otomotif dibutuhkan 1 ruangan = ( 10 x8) : 84 = 0,9 = 1 RPK

108 .

Program Keahlian memiliki RPK dengan ukuran minimum sesuai dengan yang disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

A.

Sebanyak 76%-100% RPK memenuhi ukuran minimum yang dipersyaratkan dalam standar.
hal. 122/66

hal. 122/66 hal. 122/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

   

B. C. D. E.

Sebanyak 51%-75% RPK memenuhi ukuran minimum yang dipersyaratkan dalam standar. Sebanyak 26%-50% RPK memenuhi ukuran minimum yang dipersyaratkan dalam standar. Sebanyak 1%-25% RPK memenuhi ukuran minimum yang dipersyaratkan dalam standar. Tidak ada RPK memenuhi ukuran minimum yang dipersyaratkan dalam standar.

A. Juknis
B. Jawaban dibuktikan dengan membandingkan ukuran RPK yang dimiliki

oleh program keahlian dengan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK. Persentasi dihitung berdasarkan jenis RPK yang memenuhi standar. Lihat RPK yang ada pada salinan Standar Sarana dan Prasa-rana SMK/MAK sesuai program keahlian masing-masing (terlampir). C. Pendukung D. Assesor Bukti : Observasi langsung keberadaan masing-masing RPK Bandingkan ukuran RPK yang ada dengan standar yang ditentukan Prosentase dihitung dari Jumlah RPK yang memenuhi syarat dibagi RPK seluruhnya x 100%, dengan menggunakan format di bawah ini:
Luas (m2) No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Jumlah Prosentase Jenis RPK Standar Fakt a Lebar (m) Standar Fakta Kesesuaian Ts S Ketera ngan

-

109 .

Program Keahlian memiliki RPK dengan sarana sebagaimana tercantum pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

  

A. B. C.

Sebanyak 76%-100% RPK mempunyai kelengkapan sarana yang dipersyaratkan dalam standar. Sebanyak 51%-75 % RPK mempunyai kelengkapan sarana yang dipersyaratkan dalam standar. Sebanyak 26%-50 % RPK mempunyai kelengkapan sarana
hal. 123/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

yang dipersyaratkan dalam standar.

 

D. E.

Sebanyak 1%-25 % RPK mempunyai kelengkapan sarana yang dipersyaratkan dalam standar. Tidak ada satupun RPK mempunyai kelengkapan sarana yang dipersyaratkan dalam standar.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan menghitung jumlah RPK yang memenuhi kelengkapan sarana sesuai Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK. Lih at RPK yang ad a p ad a sa lin a n Sta n d a r Sa r a n a da n Pr a sa r a n a SMK/MAK sesuai program keahlian masing-masing (terlampir). B. Pendukung
Data kelengkapan sarana RPK No 1 2 3 4 5 6 7 8 dst Jenis RPK Kelengkapan sarana Tidak Lengkap lengkap Keterangan

C. Assesor Bukti : Lihat kelengkapan sarana prasana yang harus ada pada RPK, sesuai dengan ketentuan. Observasi langsung RPK yang memenuhi sarana prasarana lengkap.

Prosentase dihitung dari Jumlah RPK yang lengkap dibagi RPK seharusnya x 100%, dengan menggunakan format di atas :

110 .

Sekolah/madrasah memiliki bisnis center sebagai wahana kewirausahaan.

  

A. B. C.

Business center memiliki fasilitas usaha sendiri, sistem usaha sendiri, SDM yang melayani, dan menghasilkan profit . Business center memiliki fasilitas usaha sendiri, sistem usaha sendiri, SDM yang melayani dan belum menghasilkan profit. Business center memiliki fasilitas usaha sendiri, sistem usaha sendiri, belum ada SDM yang melayani dan belum menghasilkan
hal. 124/66

hal. 124/66 hal. 124/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

profit.

 

D. E.

Business center memiliki fasilitas usaha sendiri, belum terbentuk sistem usaha sendiri, belum ada SDM yang melayani dan belum menghasilkan profit. Tidak memiliki bisnis center.

A. Juknis Jawaban dibuktikan d engan adanya fasilitas usaha berujud ruang produksi, ruang penjualan, sistem usaha berujud alur barang dagangan keluar masuk, pembukuan yang tertib dan transparan, SDM berujud tenaga yang melayani, profit yang dibuktikan dengan laporan neraca rugi laba.

B. Pendukung, kosong ….
C. Assesor Bukti : - Observasi langsung keberadaan Bisnis Senter - Dilihat dokumen bisnis center : SK Pembentukan dan Pengelola Business Center, Struktur Org.,Job desc. - Dokumen kegiatan bisnis; (buku order, keuangan, laporan laba rugi.dll.), - Daftar hadir petugas pada saat melaksanakan kegiatan Business center. 111 . Program Keahlian memiliki business center yang dapat menghasilkan barang dan jasa yang tersebar luas secara nasional.

    

A.

Memiliki business center yang menghasilkan barang dan atau jasa tersebar luas lintas Kabupaten/Kota. Memiliki business center yang menghasilkan barang dan atau jasa tersebar dalam lingkungan masyarakat umum sekitar sekolah/madrasah. Memiliki business center yang menghasilkan barang dan atau jasa tersebar dalam lingkungan sekolah/madrasah. Memiliki business center yang menghasilkan barang dan atau jasa tersebar dalam lingkungan program keahlian. Tidak memiliki business center.

B.

C. D. E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan mengecek keberadaan unit produksi dan dokumen bukti transaksi hasil penjualan barang atau jasa. B. Pendukung C. Assesor Bukti :

-

Observasi langsung keberadaan Business center Lihat Dokumen organisasi, meliputi antara lain : SK Pembentukan Business center, SK Pengelola, Struktur Org.,Job desc.,
hal. 125/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

Dokumen kegiatan bisnis, meliputi : buku order, keuangan dan lap.laba rugi, daftar hadir dalam kegiatan Business center. Dilihat jenis produk barang/jasa yang dihasilkan (adanya daftar produk barang/jasa yang dikerjakan) Dokumen pemasaran, meliputi : petugas pelaksana, banyaknya/daftar pesanan dan jangkauan pemasarannya (kota/kab./prop./nasional).

112 .

Sekolah/Madrasah memiliki Bursa Kerja Khusus (BKK) dengan berbagai kegiatan.

    

A. B. C. D. E.

Memiliki BKK yang memasarkan lulusan, melakukan seleksi, dan penyaluran lulusannya ke dunia kerja yang relevan. Memiliki BKK yang melakukan seleksi dan penyaluranlulusannya ke dunia kerja yang relevan. Memiliki BKK yang menginformasikan adanya lowongan kerja ke sekolah/madrasah dan lulusannya. Memiliki BKK namum tidak melakukan kegiatan bagi sekolah/madrasah maupun lulusannya. Tidak memiliki BKK di sekolah/madrasah .

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan mengecek keberadaan BKK dan dokumen kegiatan yang dilakukan (seperti leaflet lowongan kerja, dokumen kerjasama penerimaan pegawai/seleksi, dsb). B. Pendukung Kosong….. C. Assesor Bukti :

-

Observasi keberadaan BKK dan ruang BKK. Cek keberadaan ruang BKK. Cek dokumen organisasi, meliputi: SK Pembentukan, SK Pengelola, struktur organisasi dan uraian tugas, dan MoU dengan Disnakertrans Dokumen kegiatan meliputi: liftlet berisi informasi lowongan kerja, dokumen kerja sama, keorganisasian dengan lembaga lain, dan daftar penerbitan kartu kuning. Data-data perusahaan mitra, meliputi : program keahlian, bidang pekerjaan, alamat, nama pimpinan perusahaan dll. Data-data agen penyalur tenaga kerja Data pelaksanaan dan hasil seleksi Data-data siswa yang telah disalurkan bekerja pada perusahaan yang relevan. Data-data perusahaan rekanan agen penyalur tenaga kerja, baik di Indonesia, maupun di luar negeri
hal. 126/66

-

-

hal. 126/66 hal. 126/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

Wawancara dengan petugas BKK, komite sekolah,dan kepala sekolah.

VI. STANDAR PENGELOLAAN

113 .

Sekolah/Madrasah telah merumuskan dan menetapkan visi lembaga.

    

A. B. C. D. E.

Merumuskan dan menetapkan visi, mudah dipahami dan sering disosialisasikan. Merumuskan dan menetapkan visi, mudah dipahami dan pernah disosialisasikan. Merumuskan dan menetapkan visi, mudah dipahami tetapi tidak disosialisasikan. Merumuskan dan menetapkan visi, sulit dipahami dan tidak disosialisasikan. Tidak merumuskan dan menetapkan visi.

A. Juknis Yang dimaksud dengan sering disosialisasikan, jika sekolah/madrasah mensosialisasikan visi lembaga sebanyak 2 (dua) kali atau lebih kepada warga program keahlian dan segenap pihak yang berkepentingan pada satu semester terakhir. B. Pendukung Kosong………… C. Assesor Bukti : Adanya rumusan visi yang mudah dipahami dan terukur Visi terpampang di ruang strategis, ruang tamu, ruang pimpinan, ruang staff, ruang guru, ruang TU dan tempat-tempat tertentu. Adanya Program Kerja Sekolah/Madrasah tahunan yang didalamnya antara lain berisi tentang perumusan Visi dan perencanaan sosialisasi visi, minimal 2 kali dalam satu tahun kepada seluruh warga sekolah( termasuk komite dan DU/DI. Visi disosialisasikan pada warga salah satu buktinya dapat dilihat pada notulen rapat Wawancara dengan warga sekolah secra acak, tentang pemahaman visi sekolah.

-

-

114 .

Sekolah/Madrasah telah merumuskan dan menetapkan misi lembaga.

hal. 127/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

    

A. B. C. D. E.

Merumuskan dan menetapkan misi, mudah dipahami dan sering disosialisasikan. Merumuskan dan menetapkan misi, mudah dipahami dan pernah disosialisasikan. Merumuskan dan menetapkan misi, mudah dipahami tetapi tidak disosialisasikan. Merumuskan dan menetapkan misi, sulit dipahami dan tidak disosialisasikan. Tidak merumuskan dan menetapkan misi.

A. Juknis Yang dimaksud dengan sering disosialisasikan, jika sekolah/rnadrasah mensosialisasikan misi lembaga sebanyak 2 (dua) kali atau lebih kepada warga program keahlian dan segenap pihak yang berkepentingan pada satu semester terakhir.

B. Pendukung, kosong……….
C. Assesor Bukti : Adanya rumusan misi yang mudah dipahami dan terukur Misi terpampang di ruang strategis, ruang tamu, ruang pimpinan, ruang staff, ruang guru, ruang TU dan tempat-tempat tertentu. Adanya Program Kerja Sekolah/Madrasah tahunan yang didalamnya antara lain berisi tentang perumusan Misi dan perencanaan sosialisasi visi, minimal 2 kali dalam satu tahun kepada seluruh warga sekolah( termasuk komite dan DU/DI. Misi disosialisasikan pada warga salah satu buktinya dapat dilihat pada notulen rapat Wawancara dengan warga sekolah secra acak, tentang pemahaman misi sekolah. Program Keahlian telah merumuskan dan menetapkan tujuan lembaga.

-

-

115 .

    

A. B. C. D. E.

Merumuskan dan menetapkan tujuan, mudah dipahami dan sering disosialisasikan. Merumuskan dan menetapkan tujuan, mudah dipahami dan pernah disosialisasikan. Merumuskan dan menetapkan tujuan, mudah dipahami tetapi tidak disosialisasikan. Merumuskan dan menetapkan tujuan, sulit dipahami dan tidak disosialisasikan. Tidak merumuskan dan menetapkan tujuan.

hal. 128/66 hal. 128/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 128/66

A. Juknis Yang dimaksud dengan sering disosialisasikan, jika program keahlian mensosialisasikan tujuan lembaga sebanyak 2 (dua) kali atau lebih kepada warga program keahlian dan segenap pihak yang berkepentingan pada satu semester teraknir. B. Pendukung
Tujuan program keahlian. a) ____________________________________________________________ b) ____________________________________________________________ c) ____________________________________________________________ d) ____________________________________________________________ e) ____________________________________________________________ f) ____________________________________________________________ g) ____________________________________________________________

C. Assesor Bukti :

-

Adanya rumusan tujuan lembaga yang mudah dipahami dan terukur Tujuan lembaga terpampang di ruang strategis, ruang tamu, ruang pimpinan, ruang staff, ruang guru, ruang TU dan tempat-tempat tertentu. Adanya Program Kerja Sekolah/Madrasah tahunan yang didalamnya antara lain berisi tentang perumusan tujuan lembaga dan perencanaan sosialisasi tujuan lembaga, minimal 2 kali dalam satu tahun kepada seluruh warga sekolah( termasuk komite dan DU/DI. Tujuan lembaga disosialisasikan pada warga salah satu buktinya dapat dilihat pada notulen rapat Wawancara dengan warga sekolah secra acak, tentang pemahaman tujuan lembaga sekolah.

-

116 .

Program Keahlian memiliki rencana kerja jangka menengah (empat tahunan) dan rencana kerja tahunan.

    

A. B. C. D. E.

Memiliki rencana kerja jangka menengah dan rencana kerja tahunan dan sudah disosialisasikan. Memiliki rencana kerja jangka menengah dan rencana kerja tahunan tetapi belum disosialisasikan. Memiliki rencana kerja jangka menengah atau rencana kerja tahunan dan sudah disosialisasikan. Memiliki rencana kerja jangka menengah atau rencana kerja tahunan tetapi belum disosialisasikan. Tidak memiliki rencana kerja jangka menengah dan rencana kerja tahunan.

A. Juknis
hal. 129/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen tertulis rencana kerja jangka menengah (empat tahunan) dan rencana kerja tahunan yang disosialisasikan kepada seluruh warga program keahlian. Di dalam rencana kerja tahunan memuat ketentuan-ketentuan yang jelas tentang: kesiswaan, kurikulum dan kegiatan pembelajaran, pendidik dan tenaga kependidikan, serta pengembangannya, sarana dan prasarana, keuangan dan pembiayaan, budaya dan lingkungan masyarakat, peranserta masyarakat/DU/DI dan kemitraan, rencana-rencana kerja lainnya yang mengarah pada peningkatan dan pengembangan mutu program keahlian. B. Pendukung
C. a) Rencana kerja jangka menengah (empat tahunan), dibuat dari tahun ........ sampai tahun ........ b) Rencana kerja tahunan yang dimiliki.  Tahun ........... / ...........  Tahun ........... / ...........  Tahun ........... / ...........  Tahun ........... / ...........

D. Assesor Bukti : Adanya dokumen rencana kerja jangka menengah ( 4tahunan) Adanya dokumen rencana kerja tahunan, Telah disosialisasikan kepada warga sekolah, salah satu buktinya lihat pada notulen rapat Wawancara secara acak dengan warga sekolah.

117 .

Program Keahlian memiliki pedoman yang mengatur berbagai aspek pengelolaan secara tertulis yang mudah dipahami oleh pihak-pihak terkait.

    

A. B. C. D. E.

Memiliki 7 atau lebih dokumen aspek pengelolaan secara tertulis. Memiliki 5 - 6 dokumen aspek pengelolaan secara tertulis. Memiliki 3 - 4 dokumen aspek pengelolaan secara tertulis. Memiliki 1 - 2 dokumen aspek pengelolaan secara tertulis. Tidak memiliki dokumen aspek pengelolaan secara tertulis.

A. Juknis Pedoman yang mengatur aspek pengelolaan terdiri dari 8 (delapan) dokumen sebagai berikut: 1) KTSP. 2) Kalender pendidikan/akademik.
hal. 130/66 hal. 130/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 130/66

3) 4) 5) 6) 7) 8)

Struktur organisasi program keahlian. Pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan/ Pengembangan SDM. Peraturan akademik. Tata tertib program keahlian. Kode etik program keahlian, dan Biaya operasional program keahlian.

B. Pendukung
Kepemilikan dokumen aspek pengelolaan pendidikan. No. 1 2 3 4 5 6 7 8 KTSP Kalender pendidikan/akademik Struktur organisasi program keahlian Pendayagunaan pendidik & tenaga kependidikan Pengembangan SDM Peraturan akademik Tata tertib program keahlian Kode etik program keahlian Biaya operasional program keahlian Jenis dokumen pengelolaan pendidikan Ada Tidak

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ada” atau “Tidak”

C. Assesor D. Bukti : Adanya pedoman yang terdiri dari 8 dokumen, yaitu : 1.KTSP, 2. Kalender Pendidikan, 3 Struktur organisasi Prog.Keahlian, 4.Pendaya gunaan pendidik dan tenaga kependidikan/pengembangan SDM,5.Peraturan akademik, 6.Tata tertib program keahlian, 7.kode etik program keahlian dan 8.Biaya operasional prog.keahlian. Keberadaan dokumen dapat dilihat dari format diatas. Penilaian adalah dokumen yang dimiliki dibandingkan dengan pernyataan pada instrumen.

-

Nilai A, apabila tersedia dokumen 1-6 dan 8 atau 7 Nilai B, apabila tersedia dokumen 1-4 dan 8 atau 5,6 atau 7 Nilai C, apabila tersedia dokumen 1-2 dan 8 atau 4,5,6 atau 7 Nilai D, apabila tersedia dokumen 1 dan satu dokumen lainnya Nilai E, apabila tidak memiliki dokumen 118 . Program Keahlian memiliki struktur organisasi dengan kejelasan uraian tugas dan mekanisme kerja.

  

A. B. C.

Memiliki struktur organisasi yang dipajang di dinding dan disertai uraian tugas yang jelas. Memiliki struktur organisasi dan disertai uraian tugas yang jelas. Memiliki struktur organisasi dan disertai uraian tugas tetapi tidak jelas.
hal. 131/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

 

D. E.

Memiliki struktur organisasi tetapi tidak ada uraian tugas. Tidak memiliki struktur organisasi.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan bagan atau struktur organisasi program keahlian yang lengkap serta uraian tugas dari masing-masing anggota organisasi. B. Pendukung
Kepemilikan struktur organisasi program keahlian. Uraikan isi struktur organisasi program keahlian dan penjelasan singkat

C. Assesor Bukti : Adanya struktur organisasi program keahlian Adanya susuna personalia struktur program keahlian Adanya uraian tugas struktur program keahlian Adanya mekanisme kerja, masing-masing petugas Ditempel ditempat strategis Program Keahlian melaksanakan kegiatan sesuai dengan rencana kerja tahunan.

119.

   

A. B. C. D.

Sebanyak 76% - 100% kegiatan dilaksanakan sesuai rencana kerja tahunan. Sebanyak 51% - 75% kegiatan dilaksanakan sesuai rencana kerja tahunan. Sebanyak 26% - 50% kegiatan dilaksanakan sesuai rencana kerja tahunan. Sebanyak 1% - 25% kegiatan dilaksanakan sesuai rencana kerja tahunan.
hal. 132/66

hal. 132/66 hal. 132/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M


A. Juknis

E.

Tidak melaksanakan kegiatan sesuai rencana kerja tahunan.

Jawaban dibuktikan dengan dokumen tentang adanya kesesuaian antara rencana kerja tahunan dengan laporan pelaksanaan kegiatan B. Pendukung
Pelaksanaan kegiatan program keahlian sesuai rencana kerja tahunan. No. 1 2 3 4 Dokumen pelaksanaan kegiatan program keahlian yang dimiliki

C. Assesor Bukti : Adanya rencana kerja tahunan Adanya kesesuaian antara realisasi kegiatan dengan rencana kerja tahunan.

Prosentase dihitung dari jumlah program yang sudah dilaksanakan dibagi dengan seluruh program yang disusun x 100%, dengan menggunakan format dibawah ini dan dilampiri dengan bukti dokumen keterlaksanaan:
No . 1 2 3 4 dst Jumlah Prosentase Pelaksanaan Rencana Kegiatan Sudah (tgl) Belum Keterangan

120 .

Program Keahlian melaksanakan kegiatan kesiswaan.

    

A. B. C. D. E.

Memiliki 4 atau lebih dokumen kegiatan kesiswaan. Memiliki 3 dokumen kegiatan kesiswaan. Memiliki 2 dokumen kegiatan kesiswaan. Memiliki 1 dokumen kegiatan kesiswaan. Tidak memiliki dokumen kegiatan kesiswaan.

hal. 133/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

A. Juknis Kegiatan kesiswaan terdiri dari 5 (lima) dokumen yang terdiri atas: 1) Seleksi penerimaan siswa baru. 2) Memberikan layanan konseling/Melakukan pembinaan prestasi 3) unggulan. 4) Melaksanakan kegiatan ekstra dan kokurikuler. 5) Melakukan pelacakan terhadap alumni. B. Pendukung
Jenis kegiatan kesiswaan yang dilakukan program keahlian. a) ____________________________________________________________ b) ____________________________________________________________ c) ____________________________________________________________ d) ____________________________________________________________ e) ____________________________________________________________

C. Assesor Bukti :
-

Adanya minimal 4 dokumen kegiatan kesiswaan, meliputi :1. Seleksi penerimaan siswa baru, 2.Memberikan layanan konseling,3.Melakukan pembinaan prestasi/unggulan, 4.Melaksanakan kegiatan ekstra dan kokurikuler, dan 5.Melakukan pelacakan/penelusuran lulusan. Wawancara terhadap warga sekolah secara acak. Program Keahlian melaksanakan kegiatan pengembangan kurikulum dan pembelajaran.

121 .

    

A. B. C. D. E.

Memiliki 4 atau lebih dokumen kegiatan kurikulum dan pembelajaran. Memiliki 3 dokumen kegiatan kurikulum dan pembelajaran. Memiliki 2 dokumen kegiatan kurikulum dan pembelajaran. Memiliki 1 dokumen kegiatan kurikulum dan pembelajaran. Tidak memiliki dokumen kegiatan kurikulum dan pembelajaran.

A. Juknis Kegiatan pengembangan kurikulum dan pembelajaran terdiri dan 5 (lima) dokumen yang terdiri dari : 1) KTSP. 2) Kalender pendidikan. 3) Program pembelajaran. 4) Penilaian hasil belajar siswa, dan 5) Peraturan akademik. B. Pendukung
Jenis kegiatan pengembangan kurikulum dan pembelajaran: a) _____________________________________________________________ b) _____________________________________________________________
hal. 134/66 hal. 134/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 134/66

c) _____________________________________________________________ d) _____________________________________________________________ e) _____________________________________________________________ Kepemilikan dokumen kegiatan kurikulum dan pembelajaran. No. 1 2 3 4 5 Jenis dokumen kurikulum dan pembelajaran KTSP Kalender pendidikan Program pembelajaran Penilaian hasil belajar siswa Peraturan akademik Ada Tidak

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ada” atau “Tidak”

C. Assesor Bukti : Adanya dokumen kegiatan kurikulum dan pembelajaran, meliputi: analisis/pengkajian silabus. 2. Kalender Pendidikan (kalender aplikatif)

1. KTSP terdiri dari dokumen 1 dan dokumen 2(silabus) yang dilengkapi bukti

3. Program Pembelajaran (keterlihatan beban belajar/minggu=36jam+4jam,
minggu efektif/tahun=minimal 38minggu, dan jam tatap muka= 45 menit/jampelajaran 4. Penilaian hasil belajar siswa (guru mengembangkan hasil/evaluasi) 5. Peraturan akademik, tata tertib aplikatif dan terukur

-

Keberadaan dokumen dapat dijelaskan dengan format dibawah ini dan kebenarannya dibuktikan melalui studi dokumen:
Jenis dokumen kurikulum dan pembelajaran KTSP Keberadaan Bukti Dokumen I dan dokumen II/Silabus ( ada bukti analisis/pengkajian) Kalender aplikatip Kelihatan beban belajar/minggu,minggu efektif/th, & jam TM (45mnt/jam) Guru mengembangkan soal/evaluasi Tata tertib aplikatip & terukur ada Tdk.ada

No.

1

2 3

Kalender pendidikan Program pembelajaran

4 5

Penilaian hasil belajar siswa Peraturan akademik

Disarankan Jumlah dokumen yang baik sbg dasar penilaian, dengan urutan dokumen sesuai tabel diatas

hal. 135/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

122 .

Program Keahlian melaksanakan pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan.

    

A. B. C. D. E.

Melaksanakan 4 atau lebih program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan. Melaksanakan 3 program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan. Melaksanakan 2 program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan. Melaksanakan 1 program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan. Tidak melaksanakan program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan.

A. Juknis
Lima program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan terdiri atas:
1) 2) 3) 4) 5) Pembagian tugas. Penentuan sistem penghargaan. Pengembangan profesi. Promosi dan penempatan, serta Mutasi.

B. Pendukung
Pelaksanaan program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan. No. 1 2 3 4 5 Jenis program pendayagunaan Pembagian tugas Penentuan sistem penghargaan Pengembangan profesi Promosi dan penempatan Mutasi Dilakukan Tidak dilakukan

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Dilakukan” atau “Tidak dilakukan”

C. Assesor Bukti :

-

Adanya program dan pelaksanaan pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan,meliputi :

1. Pembagian tugas (SK kepala Sekolah tentang tugas mengajar dll.) 2. Penentuan system penghargaan dan sanksi (reward dan punishment) 3. Pengembangan profesi (contoh:pendidikan lanjut,pelatuhan dsb) 4. Promosi dan penempatan (jenjang karier, wali kelas, ketua program, waka dsb.
hal. 136/66 hal. 136/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 136/66

6. Mutasi (pertukaran jabatan/rotasi) 123 . Wawancara dengan warga sekolah dan kepala sekolah. Program Keahlian mengelola sarana dan prasarana pembelajaran.

    

A. B. C. D. E.

Mengelola 4 atau lebih program sarana dan prasarana. Mengelola 3 program sarana dan prasarana. Mengelola 2 program sarana dan prasarana. Mengelola 1 program sarana dan prasarana. Tidak mengelola program sarana dan prasarana.

A. Juknis Lima program pengelolaan sarana prasarana meliputi: 1) Perencanaan, pemenuhan serta pendayagunaan sarana dan prasarana pendidikan. 2) Evaluasi serta pemeliharaan sarana dan prasarana agar tetap berfungsi dalam mendukung proses pendidikan. 3) Peralatan fasilitas pembelajaran pada setiap tingkat kelas di program keahlian. 4) Penyusunan skala prioritas pengembangan fasilitas pendidikan sesuai dengan tujuan pendidikan dan kurikulum masing-masing tingkat, serta 5) Pemeliharaan seluruh fasilitas fisik dan peralatan dengan memerhadkan kesehatan dan keamanan lingkungan. B. Pendukung
Pengelolaan program sarana dan prasarana pembelajaran. No. 1 2 3 4 5 Jenis program sarana dan prasarana Perencanaan, pemenuhan, dan pendayagunaan sarpras pendidikan Evaluasi dan pemeliharaan sarpras dalam mendukung proses pendidikan Fasilitas pembelajaran pada setiap tingkat kelas Penyusunan skala prioritas pengembangan fasilitas pendidikan Pemeliharaan seluruh fasilitas fisik dan peralatan pendidikan Dilakukan Tidak dilakukan

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Dilakukan” atau “Tidak dilakukan”

C. Assesor,
Bukti : Adanya program pengelolaan sarana prasarana meliputi : 1. Perencanaan, pemenuhan serta pendayagunaan sarana dan prasarana
hal. 137/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

pendidikan. 2. Evaluasi serta pemeliharaan sarana dan prasarana agar tetap berfungsi dalam mendukung proses pendidikan. 3. Fasilitas pembelajaran pada setiap tingkat kelas di program keahlian. 4. Penyusunan skala prioritas pengembangan fasilitas pendidikan sesuai dengan tujuan pendidikan dan kurikulum masing-masing tingkat, serta 5. Pemeliharaan seluruh fasilitas fisik dan peralatan dengan memerhadkan kesehatan dan keamanan lingkungan. - Adanya realisasi pengelolaan program pengelolaan sarana prasarana. - Lihat RKA dan lihat Realisasi/pelaporan - Observasi/melihat bukti langsung - Wawancara dengan warga sekolah secara acak. - Keberadaan dokumen dapat dijelaskan dengan format di atas dan - kebenarannya dibuktikan melalui studi dokumen 124 . Program Keahlian mengelola pembiayaan pendidikan.

    

A. B. C. D. E.

Memiliki 4 atau lebih program pengelolaan pembiayaan pendidikan. Memiliki 3 program pengelolaan pembiayaan pendidikan. Memiliki 2 program pengelolaan pembiayaan pendidikan. Memiliki 1 program pengelolaan pembiayaan pendidikan. Tidak memiliki program pengelolaan pembiayaan pendidikan.

A. Juknis
Empat program pengelolaan pembiayaan pendidikan terdiri atas: 1) Sumber pemasukan, pengeluaran, dan jumlah dana yang dikelola. 2) Kewenangan dan tanggung jawab kepala program keahlian dalam membelanjakan anggaran pendidikan sesuai dengan peruntukannya. 1) Pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran, serta 3) Penggunaan anggaran untuk dilaporkan kepada komite sekolah/madrasah atau lembaga penyelenggara pendidikan serta institusi di atasnya. B. Pendukung
Pengelolaan program keuangan dan pembiayaan pendidikan. No. 1 2 Jenis program keuangan dan pembiayaan Sumber pemasukan, pengeluaran, dan jumlah dana yang dikelola Kewenangan dan tanggung jawab kepala program keahlian dalam membelanjakan anggaran pendidikan Pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran Penggunaan anggaran untuk dilaporkan komite sekolah/madrasah dan institusi di atasnya
hal. 138/66

dilakukan

Tidak dilakukan

3 4

hal. 138/66 hal. 138/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Dilakukan” atau “Tidak dilakukan”

C. Assesor,
Bukti : Adanya APBS/RKA Adanya 4 dokumen program dan pelaksanaan pengelolaan pembiayaan pendidikan meliputi : 1. Sumber pemasukan, pengeluaran, dan jumlah dana yang dikelola. 2. Kewenangan dan tanggung jawab kepala program keahlian dalam membelanjakan anggaran pendidikan sesuai dengan peruntukannya. 3. Pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran, serta 4. Penggunaan anggaran untuk dilaporkan kepada komite sekolah/madrasah atau lembaga penyelenggara pendidikan serta institusi di atasnya. Adanya buku kas pengelolaan keuangan. Adanya job termasuk mekanisme kerja kepala program Adanya laporan pengelolaan keuangan akhir tahun pembelajaran yang dilengkapi dengan bukti-bukti pemasukan dan pengeluaran.. Wawancara dengan warga sekolah secara acak.
Jenis program keuangan dan pembiayaan Sumber pemasukan, pengeluaran, dan jumlah dana yang dikelola Kewenangan dan tanggung jawab kepala program keahlian dalam membelanjakan anggaran pendidikan Pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran Penggunaan anggaran untuk dilaporkan komite sekolah/madrasah dan institusi di atasnya Keterlaksanaan ada Tdk.

-

No . 1 2

Bukti Pembukuan keuangan Job.Desc

3

Catatan pengelolaan keuangan Bukti penggunaa n Laporan

4

cukup jelas jumlah kegiatan dengan bukti yang terbaik digunakan sebagai dasar penilain sesuai instrument. 125 . Program Keahlian menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan pembelajaran yang kondusif.

  

A. B. C.

Memiliki 4 atau lebih kegiatan menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan pembelajaran yang kondusif. Memiliki 3 kegiatan menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan pembelajaran yang kondusif. Memiliki 2 kegiatan menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan pembelajaran yang kondusif.

hal. 139/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

 

D. E.

Memiliki 1 kegiatan menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan pembelajaran yang kondusif. Tidak memiliki kegiatan menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan pembelajaran yang kondusif.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan kegiatan program keahlian untuk menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan yang kondusif seperti: kebersihan, kedisiplinan, penghijauan, penanaman nilal-nilai kejuangan, dan sebagainya. B. Pendukung
Bentuk penciptaan suasana, iklim, dan lingkungan pembelajaran kondusif yang dilakukan program keahlian. a) ___________________________________________________________ b) ___________________________________________________________ c) ___________________________________________________________ d) ___________________________________________________________ e) ___________________________________________________________

C. Assesor,
Bukti :

-

Adanya minimal 4 program kegiatan untuk menciptakan suasana, iklim dan lingkungan pembelajaran yang kondusif, meliputi diantaranya : kebersihan, kedisiplinan, penghijauan, penanaman nilal-nilai kejuangan, dan sebagainya, Adanya dokumen kegiatan, meliputi : 1. Satgas pelaksana (SK Kepala Sekolah) 2. Struktur organisasi, personalia dan uraian tugas (SK Kep.Sek) 3. Lingkup garapan pekerjaan. 4. Absensi pelaksana/daftar hadir kegiatan 5. Tata tertib, aturan pelaksanaan dan catatan pelanggaran serta tindak lanjutnya.

-

126 .

Observasi langsung Wawancara dengan warga sekolah secara acak. Program Keahlian melibatkan masyarakat dan membangun kemitraan dengan lembaga lain yang relevan dalam pengelolaan pendidikan.

  

A.

Memiliki 4 atau lebih dokumen tentang keterlibatan masyarakat dan membangun kemitraan dengan lembaga lain yang relevan dalam pengelolaan pendidikan. Memiliki 3 dokumen tentang keterlibatan masyarakat dan membangun kemitraan dengan lembaga lain yang relevan dalam pengelolaan pendidikan. Memiliki 2 dokumen tentang keterlibatan masyarakat dan membangun kemitraan dengan lembaga lain yang relevan dalam pengelolaan pendidikan.
hal. 140/66

B.

C.

hal. 140/66 hal. 140/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

 

D.

Memiliki 1 dokumen tentang keterlibatan masyarakat dan membangun kemitraan dengan lembaga lain yang relevan dalam pengelolaan pendidikan. Tidak memiliki dokumen tentang keterlibatan masyarakat dan membangun kemitraan dengan lembaga lain yang relevan dalam pengelolaan pendidikan.

E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen tertulis tentang keterlibatan masyarakat/DU/DI dan/atau lembaga lain yang relevan dalam mendukung pengelolaan pendidikan di program keahlian, seperti penyusunan program kegiatan program keahlian, praktek kerja industri, pelaksanaan program kegiatan, MoU dengan lembaga lain, dsb. B. Pendukung
Bentuk keterlibatan masyarakat dalam membangun kemitraan dengan lembaga lain yang dilakukan program keahlian. a) ___________________________________________________________ b) ___________________________________________________________ c) ___________________________________________________________ d) ___________________________________________________________ e) ___________________________________________________________

C. Assesor Bukti : Adanya minimal 4 dokumen kegiatan kemitraan, bisa dengan 1.masyarakat, 2.DU/DI dan 3. Lembaga lain yang relevan Adanya MoU/surat Perjanjian Kerjasama. Jumlah dokumen kegiatan digunakan digunakan sebagai dasar penilaian Inventarisasi dokumen kegiatan kemitraan dapat dilakukan dengan format
Dok.Kerjasama Nama Lembaga Bidang kerjasama ada tdk

No . 1 2 3 4

Jumlah dokumen kegiatan digunakan sebagai dasar penilaian.

127.

Program keahlian melakukan kegiatan pelatihan kejuruan bagi teknisi atau laboran dalam rangka pemutakhiran keahlian kejuruan.  A.  B. Sebanyak 76% ⎯ 100% teknisi atau laboran mengikuti pelatihan kejuruan. Sebanyak 56% ⎯ 75% teknisi atau laboran mengikuti pelatihan kejuruan.
hal. 141/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

 C.  D.  E.

Sebanyak 26% ⎯ 50% teknisi atau laboran mengikuti pelatihan kejuruan. Sebanyak 1% ⎯ 25% teknisi atau laboran mengikuti pelatihan kejuruan. Tidak ada satupun teknisi atau laboran mengikuti pelatihan kejuruan.

A. Juknis Jawaban dibuktikan data teknisi dan laboran yang mengikuti pelatihan di DU/DI atau lembaga pelatihan yang relevan dengan program keahlian. B. Pendukung Dafatar pelatihan kejuruan tenaga teknisi dan laboran
No 1 2 3 4 5 6 7 Jumlah keseluruhan Jenis Pelatihan Jumlah yg mengikuti peltihan

C. Assesor Bukti : Adanya daftar nama-nama teknisi atau laboran Adanya surat tugas pelatihan Adanya sertifikat pelatihan Untuk menghitung prosentase: Jumlah teknisi/laboran yang sudah mengikuti pelatihan dibagi jumlah teknisi/laboran dikali 100% (dapat menggunakan format sbb):
Pelatihan No 1 2 3 dst Jumlah keseluruhan Prosentase Nama Teknisi/Laboran sdh blm Jenis Pelatihan Lembaga Penyelenggar a Pelatihan

-

128

Program Keahlian menjalin kerjasama dengan DU/DI dalam melaksanakan
hal. 142/66

hal. 142/66 hal. 142/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

.

magang guru.

    

A. B. C. D. E.

Memiliki 10 atau lebih kerjasama dengan DU/DI. Memiliki 7-9 kerjasama dengan DU/DI. Memiliki 4-6 kerjasama dengan DU/DI. Memiliki 1-3 kerjasama dengan DU/DI. Tidak memiliki kerjasama dengan DU/DI.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan kerjasama sekolah/ madrasah dengan DU/DI B. Pendukung, No. 1 2 3 4 C. Assesor Bukti, Nama DU/DI Jumlah Guru yang Magang

-

Adanya bukti dokumen pelaksanaan magang guru meliputi : Surat Tugas magang dari KepSek, nama industry/DU/DI, nama dan jumlah guru program keahlian, waktu pelaksanaan magang dan sertifikat magang.
Nama DU/DI yang digunakan tempat magang guru Jumlah guru magang Waktu pelaksanaan Bukti Kerjasama (MoU dsb.)

No 1 2 3 dst

… 129. Program Keahlian menerapkan Sistem Manajemen Mutu. Program keahlian telah menerapkan dan memperoleh pengakuan

A.

Sistem Manajemen Mutu pada manajemen sekolah dan pembelajaran.

hal. 143/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

   
A. Juknis

B.

Program keahlian telah menerapkan dan memperoleh pengakuan Sistem Manajemen Mutusalah satu dari manajemen sekolah atau pembelajaran. Program keahlian telah menerapkan Sistem Manajemen Mutu, tetapi belum memperoleh pengakuan dari lembaga yang berwenang. Program keahlian sedang dalam tahap persiapan menuju Sistem Manajemen Mutu pada kurun waktu 3 tahun mendatang. Program keahlian tidak memiliki program Sistem Manajemen Mutu.

C.

D. E.

Untuk pilihan jawaban A dan B, dibuktikan dengan data sertifikat perolehan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu dari Lembaga yang berwenang. Untuk pilihan C dan D, dibuktikan dengan rekam jejak sistem mutu, manual mutu, dokumen dan record yang mengarah ke terbentuknya sistem manajemen mutu. B. Pendukung
Jenis system Manajemen Mutu sekolah/madrasah

No 1 2 3 4

Jenis Sistem Manajemen Mutu

Keterangan

Keterangan: Isilah kolom keterangan dengan kegiatan system manajemen mutu yang sudah diterapkan atau masih dalam perencanaan

C. Assesor,
Bukti : Adanya dokumen acuan internal dan ekternal Internal antara lain :SK.Kep.sek, Tata Tertib,dokumen yang merupakan persyaratan Sistem Manajemen Mutu, dll. Eksternal :Undang-undang, PP , Permen, Perda, Perwal dll. yang berkaitan dengan pendidikan.

-

Adanya dokumen record/rekam jejak kegiatan. Adanya Contoh:
Jenis System Manajemen Mutu Kesiswaan Kurikulum Keterangan Penerimaan Siswa Baru Penyusunan KTSP Dokumen Internal &Ekaternal Perwal… Permendikna Rekam Jejak Lap.PSB KTSP
hal. 144/66

No 1 2

hal. 144/66 hal. 144/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

s 3 4 Pengelolaam Sarana Prasarana Pemberdayaan Tenaga Pendidik MR peralatan bengkel Pengembangan Kompetensi guru Permendikna s Permendikna s Inventari s Sertifikat pelatihan

130 .

Bidang garapan business center sesuai dengan bidang kejuruan yang dimiliki program keahlian.

    

A. B. C. D. E.

Memiliki 4 jenis atau lebih barang atau jasa yang dihasilkan sesuai dengan keahlian yang dimiliki program keahlian. Memiliki 3 jenis atau lebih barang atau jasa yang dihasilkan sesuai dengan keahlian yang dimiliki program keahlian. Memiliki 2 jenis atau lebih barang atau jasa yang dihasilkan sesuai dengan keahlian yang dimiliki program keahlian. Memiliki 1 jenis atau lebih barang atau jasa yang dihasilkan sesuai dengan keahlian yang dimiliki program keahlian. Tidak menghasilkan barang atau jasa sama sekali.

A. Juknis Jawaban dibuktikan d engan mengecek keberadaan business center yang dimiliki program keahlian dan barang atau jasa yang dihasilkan sesuai dengan kejuruan program keahlian. B. Pendukung Jenis barang dan jasa yang dihasilkan business center 1). ……………………………………. 2). ……………………………………. 3). ……………………………………. 4). ……………………………………. 5). ……………………………………. 6). …………………………………….. C. Assesor Bukti :

-

Adanya SK kepala sekolah ttg pembentukan business center program keahlian Adanya SK Kepala Sekolah ttg pengangkatan pengurus, struktur organisasi dan uraian tugas. Adanya program kerja business center. Adanya dokumen kegiatan business center (antara lain : daftar pekerjaan/job order, daftar penjualan baik yang sesuai maupun yang tidak sesuai dengan program keahlian) yang dikerjakan/dihasilkan oleh business center program keahlian.
hal. 145/66

-

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

Observasi lapangan. Wawancara dengan pengurus business center, ketua program, dan Pimpinan Sekolah. Adanya dokumen kegiatan business center.

131 .

Pengelolaan business center melibatkan seluruh warga program keahlian.

    

A. B. C. D. E.

Melibatkan guru, siswa dan karyawan program keahlian. Melibatkan guru dan siswa program keahlian. Melibatkan siswa dan karyawan program keahlian. Melibatkan guru, siswa atau karyawan program keahliansaja. Tidak melibatkan guru, siswa dan karyawan program keahlian.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen administrasi keterlibatkan guru, siswa dan karyawan dalam pengelolaan kegiatan unit business center. B. Pendukung Kosong…… C. Assesor Bukti : Adanya dokumen administrasi pelaksanaan, meliputi : a. daftar hadir harian pelaksanaan kegiatan (guru, siswa dan karyawan) b. Buku order c. Buku keuangan/catatan pengelolaan keuangan d. Buku kas laba-rugi Observasi langsung Wawancara dengan pengurus business center dan warga sekolah

-

132.

Bursa Kerja Khusus (BKK) yang dimiliki sekolah/madrasah mampu menyalurkan penempatan kerja bagi lulusan di DU/DI dalam 3 tahun terakhir.

  

A. B. C.

Sebanyak 76% -100% lulusan mendapatkan pekerjaan melalui BKK. Sebanyak 51% -75% lulusan mendapatkan pekerjaan melalui BKK. Sebanyak 26% -50% lulusan mendapatkan pekerjaan melalui BKK.
hal. 146/66

hal. 146/66 hal. 146/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

 
A. Juknis

D. E.

Sebanyak BKK.

1% -25% lulusan mendapatkan pekerjaan melalui

Tidak satupun lulusan mendapatkan pekerjaan melalui BKK.

Jawaban dibuktikan dengan dokumen penerimaan pegawai yang dikoordinir oleh BKK dalam 3 tahun teraknir. B. Pendukung Data lulusan yang disalurkan BKK
No 1 2 3 4 Jumlah total Tahun Jumlah lulusan Jumlah yang disalurkan

C. Assesor Bukti :

-

Adanya SK pendirian dan atau SK petugas BKK, termasuk struktur organisasi dan uraian tugasnya. Adanya MoU dengan Disnakertrans Adanya dokumen penerimaan pegawai yang dikoordinir oleh BKK dalam 3 tahun terakhir, meliputi : a. Data jumlah lulusan/program keahlian/sekolah setiap tahunnya.

b. Data jumlah lulusan/ program keahlian/sekolah yang
c. Data DU/DI yang menerima lulusan melalui BKK. -

disalurkan/diterima kerja melalui BKK setiap tahunnya.

Prosentase dihitung dari jumlah lulusan yang disalurkan oleh BKK selama 3 tahun dibagi dengan jumlah seluruh lulusan dikalikan 100%, dengan menggunakan format sbb:
Tahun Lulusan Jumlah Lulusan Jumlah Yg Disalurkan oleh BKK. Bukti data penyaluran ada tdk Keterangan

No. 1 2 3

Jumlah Prosentase

... 133 . Program Keahlian memiliki program pengawasan yang disosialisasikan kepada pendidik dan tenaga kependidikan.
hal. 147/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

    

A. B. C. D. E.

Memiliki 4 atau lebih dokumen program pengawasan. Memiliki 3 dokumen program pengawasan. Memiliki 2 dokumen program pengawasan. Memiliki 1 dokumen program pengawasan. Tidak memiliki dokumen program pengawasan.

A. Juknis Program pengawasan terdiri dari 5 dokumen: 1) Pemantauan. 2) Supervisi. 3) Evaluasi. 4) Pelaporan, dan 5) Tindak lanjutnya. B. Pendukung
Jenis program pengawasan kepada pendidik dan tenaga kependidikan. a) ___________________________________________________________ b) ___________________________________________________________ c) ___________________________________________________________ d) ___________________________________________________________ e) ___________________________________________________________ Kepemilikan dokumen program pengawasan. No. 1 2 3 4 5 Jenis dokumen program pengawasan Pemantauan Supervisi Evaluasi Pelaporan Tindak lanjut Ada Tidak

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ada” atau “Tidak”

C. Assesor Bukti :

-

Program keahlian memiliki program pengawasan, terdiri dari lima dokumen yaitu : Pemantauan,supervise, evaluasi, pelaporan dan tindak lanjut. Cek/periksa bukti kepemilikan masing-masing dokumen pengawasan tersebut. Adanya bukti sosialisasi kepada tenaga pendidik dan tenaga kependidikan tentang program pengawasan, misalnya: notulen rapat untuk sosialisasi pada kegiatan rapat baik umum maupun khusus. Wawancara dengan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Penilaian :

-

-

Nilai A bila terdapat dokumen 1 sd. 4 dan atau 5 Nilai B bila terdapat dokumen 1 sd. 2 dan 3,4 atau 5
hal. 148/66 hal. 148/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 148/66

Nilai C bila terdapat dokumen 1 dan 2,3,4 atau 5 Nilai D bila terdapat dokumen 1 atau 2 134 . Program Keahlian melaksanakan kegiatan evaluasi diri.

    

A. B. C. D. E.

Melaksanakan evaluasi diri setidak-tidaknya sekali dalam 1 semester. Melaksanakan evaluasi diri sekali dalam 2 semester. Melaksanakan evaluasi diri sekali dalam 3 semester. Melaksanakan evaluasi diri sekali dalam 4 semester. Tidak melaksanakan evaluasi diri.

A. Juknis Kegiatan evaluasi diri adalah kegiatan yang dilakukan oleh program keahlian untuk mengetahui gambaran secara menyeluruh tentang kinerja dan keadaan dirinya melalui pengkajian dan analisis berkenaan dengan kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan. Jawaban dibuktikan dengan dokumen laporan evaluasi diri program keahlian. B. Pendukung
Pelaksanaan kegiatan evaluasi diri kinerja program keahlian. No. 1 2 3 4 5 6 7 8 Jenis kegiatan

C. Assesor Bukti : Adanya program kerja tahunan Adanya dokumen pengkajian dan analisis ttg kinerja program keahlian, ( persemester, pertahun dsb.), baik dengan SWOT analisis ataupun cara lain. Adanya dokumen laporan evaluasi diri.
Jenis kegiatan program keahlian Keterlaksanaan Trlksan a Tdk Evaluasi sekali dlm …..smtr Pelaksanaan Kegiatan Hasil/ kesimpu Hambatan

-

No .

hal. 149/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

1 2 3 4 1 2 3 4

lan

sdm

dan a

Dll.

… 135 . Program Keahlian melaksanakan evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan.

    

A. B. C. D. E.

Melaksanakan 4 atau lebih program evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan. Melaksanakan 3 program evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan. Melaksanakan 2 program evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan. Melaksanakan 1 program evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan. Tidak melaksanakan program evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan.

A. Juknis Evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan meliputi 4 (empat) program yang terdiri dari: 1) Kesesuaian penugasan dengan keahlian. 2) Keseimbangan beban kerja. 3) Kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dalam pelaksanaan tugas, serta 4) Pencapaian prestasi pendidik dan tenaga kependidikan. B. Pendukung
Pelaksanaan program evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan yang dilakukan No. 1 2 3 4 5 6 C. Assesor Bukti:
hal. 150/66 hal. 150/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Jenis kegiatan

hal. 150/66

-

-

-

Adanya dokumen program dan pelaksanaan evaluasi pendayagunan tenaga pendidik dan kependidikan, meliputi : kesesuaian penugasan dengan keahlian, keseimbangan beban kerja, kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dalam pelaksanaan tugas, pencapaia prestasi pendidik dan tenaga kependidikan. Adanya daftar pegawai dan daftar tugas mengajar (untuk melihat latar belakang pendidikan dengan tugas yang diberikan). Jadwal pelajaran untuk melihat beban mengajar 24 jam/minggu ( untuk mengevaluasi keseimbangan beban kerja). Daftar hadir dan bukti aktifitas pembelajaran/ketersediaan perangkat pembelajaran (untuk mengevaluasi tenaga pendidik ) Ketersediaan daftar hadir dan daftar nilai siswa, baik harian maupun tahunan (untuk evaluasi pencapaian prestasi pendidik) Ketersediaan data-data administrasi yang baik dan lengkap di bidang ketata usahaan sesuai dengan uraian tugasnya, contoh: daftar hadir tenaga kependidikan, ketesediaan buku induk lengkap, administrasi kepegawaian, administrasi keuangan,buku inventaris sarana dsb.( untuk evaluasi tenaga kependidikan) Nama Tenga Pendidik dan Kependidikan (TPK) 1 S TS S 2 TS S 3 TS S 4 TS Kesimpulan

No

1 2 3 dst Angka 1,2,3 dan 4 adalah jenis evaluasi pendayagunaan TPK, sesuai juknis. Evaluasi 1 dibuktikan paling tidak dengan kesesuaian latar belakang pendidikan dengan tugas yang diberikan (daftar pegawai) Evaluasi 2 dibuktikan paling tidak dengan Jadwal mengajar, untuk melihat beban 24jam/minggu Evaluasi 3 dibuktikan paling tidak dengan daftar hadir dan aktifitas pembelajaran (ketersediaan perangkat pembelajaran) Evaluasi 4 dibuktikan paling tidak dengan mempunyainya daftar hadir dan daftar nilai siswa, baik harian ataupun tahunan. Penilaian dibuktikan paling tidak dengan dari evaluasi dan data pendukung yang Yang ada.

136 .

Program keahlian mempersiapkan unsur-unsur pelaksanaan akreditasi.  A.  B.  C.  D.  E. Mempersiapkan 4 unsur pelaksanaan akreditasi. Mempersiapkan 3 unsur pelaksanaan akreditasi. Mempersiapkan 2 unsur pelaksanaan akreditasi. Mempersiapkan 1 unsur pelaksanaan akreditasi. Tidak mempersiapan unsur pelaksanaan akreditasi.

A. Juknis Unsur-unsur yang disiapkan dalam pelaksanan akreditasi terdiri dari: 1) dokumen yang diperlukan untuk mendukung akreditasi; 2) personal yang akan mendampingi asesor;
hal. 151/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

3) bukti fisik nondokumen; dan 4) sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan akreditasi. B. Pendukung
Persiapan bahan dan/atau kebutuhan akreditasi yg disiapkan program keahlian. No. 1 2 3 4 5 6 Bahan dan/atau kebutuhan akreditasi

C. Assesor Bukti

-

Adanya dokumen yg diperlukan oleh instrument akreditasi yaitu:

a. Instrumen dan perangkat pelengkapnya b. PP 19 th.2005 ttg standar nasional pendidikan c. Permendiknas ttg 8 standar nasional pendidikan :

1) 2) 3) 4)

Permendiknas no.22,th.2006 ttg standar Isi Permendiknas no.23 th.2006 ttg standar kompetensi lulusan Permendiknas no.41 th.2007 ttg standar proses. Permendiknas no.16 th.2007,ttg standar guru, no.13 th. 2007 ttg standar kepala sekolah, no.24 th.2008 ttg tenaga kependidikan, no.25 th.2008 ttg standar tenaga perpustakaan, no.26 th.2008 ttg standar tng laboran, no.27 th.2008 ttg standar konselor

5) Permendiknas no.40 th.2008,ttg standar sarana SMK
6) PP no.48 th.2008 ttg.pendanaan

7) Permendiknas no.19 th.2007,ttg standar pengelolaan
8) Permendiknas no.20 th.2007,ttg standar penilaian

. No . 1

Personal yang akan mendampingi asesor,antara lain :Adanya pokja akreditasi dengan SK kepala sekolah Bukti fisik non dokumen antara lain : dana/financial Sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan akreditasi antara lain computer, atk mebeler dll. Bukti-bukti lainnya : observasi lapangan dan wawancara Format pengecekan kesiapan akreditasi dapat dipergunakan seperti di bawah ini.
Bahan dan/atau kebutuhan akreditasi yang disiapkan program keahlian Dokumen yang diperlukan oleh instrumen akreditasi
hal. 152/66

Ketersediaan ada tdk

Keterangan

hal. 152/66 hal. 152/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

2 3 4 5

Personal yang akan mendampingi asesor Bukti fisik non dokumen Sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan akreditasi Dll.

137 .

Sekolah/madrasah memiliki struktur kepemimpinan sesuai standar pendidik dan kependidikan.

    

A. B. C. D. E.

Memiliki kepala sekolah/madrasah dan 4 atau lebih wakil kepala sekolah/madrasah. Memiliki kepala sekolah/madrasah dan 3 wakil kepala sekolah/madrasah. Memiliki kepala sekolah/madrasah dan 2 wakil kepala sekolah/madrasah. Memiliki kepala sekolah/madrasah dan 1 wakil kepala sekolah/madrasah. Tidak memiliki kepala sekolah/madrasah dan tidak memiliki wakil kepala sekolah/madrasah.

A. Juknis Kepala sekolah/madrasah dibantu minimal oleh tiga/empat wakil kepala sekolah/madrasah untuk bidang akademik, sarana prasarana, dan kesiswaan serta hubin. Dalam hal tertentu atau kepala sekolah/madrasah masih berada dalam taraf pengembangan, kepala sekolah/madrasah dapat menugaskan guru atau ketua program keahlian untuk melaksanakan fungsi sebagai wakil kepala sekolah/ madrasah. B. Pendukung
Keberadaan Wakil kepala sekolah/madrasah. No. 1 2 3 Nama Akademik. Sarana dan prasarana. Kesiswaan. ......................... Bidang

C. Assesor,
Bukti : Adanya struktur organisasi sekolah, susunan personalia dan uraian tugas. SK Kepala Sekolah ttg pengangkatan pembantu kepala sekolah (Wakil, kepala program, wali kelas dll.) Observasi lapangan Wawancara dengan kepala sekolah dan atau warga sekolah

hal. 153/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

138 .

Sekolah/Madrasah memiliki sistem informasi manajemen untuk mendukung administrasi pendidikan.

    

A. B. C. D. E.

Memiliki sistem informasi dan memiliki fasilitas dan petugas khusus. Memiliki sistem informasi dan memiliki fasilitas tetapi tidak memiliki petugas khusus. Memiliki sistem informasi dan memiliki petugas khusus tetapi tidak memiliki fasilitas. Memiliki sistem informasi tetapi tidak memiliki fasilitas dan/atau petugas khusus. Tidak memiliki sistem informasi.

A. Juknis

Sistem informasi manajemen adalah sistem penyebaran/penyampaian dan penerimaan informasi yang berkaitan dengan segala kegiatan/pengelolaan sekolah/madrasah. Petugas khusus adalah petugas yang diangkat berdasarkan SK kepala sekolah/madrasah untuk menangani sistem informasi manajemen. Fasilitas penyebaran/penyampaian dan penerimaan informasi dapat berupa TI (Teknologi Informasi/website), dokumen-dokumen, foto-foto, papan informasi, buletin sekolah/madrasah, buku tamu, CD, dll. Jawaban dibuktikan dengan adanya sistem informasi manajemen baik dalam bentuk software maupun hardware atau dalam bentuk tata kerja informasi kerpada berbagai pihak yang berkepentingan
B. Pendukung
Sistem informasi manajemen (SIM) untuk mendukung administrasi pendidikan dengan fasilitas dan petugas khusus. No. 1 2 3 4 5 6 Jenis kegiatan SIM

C. Assesor,
Bukti : Adanya SK Kepala Sekolah ttg pengangkatan petugas SIM (khusus) Adanya uraian tugas ttg jenis SIM yang dilakukan oleh program keahlian Ketersediaan bentuk SIM yang dipergunakan dan menyajikan data meliputi : input, proses dan out put. Ketersediaan fasilitas SIM ( adanya daftar fasilitas)
hal. 154/66

-

hal. 154/66 hal. 154/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

No . 1 2 3

Observasi langsung Wawancara dengan petugas SIM, wakil kepala sekolah bidang sarana dan atau kepala sekolah. Jika akan menggunakan format dapat dipergunakan format di bawah ini.
Jenis informasi yang disajikan melalui SIM yang dilakukan program keahlian sistem ada tdk Petugas ada tdk Fasilitas ada tdk

Dst.

Bukti lain sesuai dengan juknis

VII. STANDAR PEMBIAYAAN 139. Sekolah/Madrasah memiliki catatan tahunan berupa dokumen investasi sarana dan prasarana secara menyeluruh.

    

A. B. C.

Memiliki catatan tahunan berupa dokumen investasi sarana dan prasarana secara menyeluruh selama 3 tahun terakhir. Memiliki catatan tahunan berupa dokumen investasi sarana dan prasarana secara menyeluruh hanya selama 2 tahun terakhir. Memiliki catatan tahunan berupa dokumen investasi sarana dan prasarana secara menyeluruh hanya selama 1 tahun terakhir. Memiliki catatan tahunan berupa dokumen investasi sarana dan prasarana secara tidak menyeluruh hanya selama 1 tahun terakhir. Tidak memiliki catatan tahunan berupa dokumen investasi sarana dan prasarana.

D.

E.

A. Juknis Dibuktikan dengan dokumen investasi sarana dan prasarana yang ditunjukkan adanya anggaran pendapatan dan belanja program keahlian dalam 3 tahun terakhir

B. Pendukung
Anggaran pendapatan dan belanja program keahlian selama tiga tahun terakhir (tuliskan dalam ribuan rupiah).

hal. 155/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Kurun waktu PENDAPATAN 1 Anggaran pemerintah
 APBN  APBD Provinsi  APBD Kabupaten/Kota  Sumber anggaran pemerintah lainnya

200.... rupiah

200.... rupiah

200.... rupiah

2

Dana masyarakat
 Biaya pendidikan siswa (SPP)  Biaya pendaftaran  Sumbangan orangtua siswa  Sumber dana masyarakat lainnya

3

Donasi
 Yayasan  Hibah (block grant)  Sumber donasi lainnya

4

Pendapatan lain
 Penjualan hasil produksi  Sumber pendapatan lainnya

TOTAL PENDAPATAN PENGELUARAN 1 Langsung pada program keahlian
 Gaji dan tunjangan guru  Gaji dan tunjangan tenaga

kependidikan
 Biaya pengembangan guru dan tenaga

kependidikan
 Kegiatan pembelajaran  Kegiatan kesiswaan  Alat tulis program keahlian  Bahan habis pakai  Alat habis pakai  Kegiatan rapat  Transport dan perjalanan dinas  Penggandaan soal-soal ulangan/ujian  Daya dan jasa  Lainnya

2

Tidak langsung pada program keahlian
 Investasi untuk program program

keahlian

 Lainnya
hal. 156/66 hal. 156/66 TOTAL PENGELUARAN Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

3

Pengeluaran lain

hal. 156/66

C. Assesor Bukti : Adanya APBS/RKA S/M selama 3 tahun terakhir Adanya realisasi APBS/RKA S/M selama 3 tahun terakhir Cek keberadaan sarana prasarana tersebut,sesuai dengan daftar. Disarankan menggunakan format seperti dibawah ini. Nama Barang
Spec. Jumlah Th. Pengadaan 20.. 20.. 20.. Nilai Rp.

No 1 2 3 4 dst

.. 140 . Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya untuk pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah/Madrasah (RKA-S/M).

    

A. B. C. D. E.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggaran pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan dalam RKA-S/M. Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan dalam RKA-S/M. Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan dalam RKA-S/M. Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan dalam RKA-S/M. Tidak membelanjakan biaya untuk pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan.

A. Juknis Biaya pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan meliputi biaya pendidikan lanjut, pelatihan, seminar dan lain-la termasuk yang dibiayai oleh in pemerintah/pemerintah daerah, yayasan, maupun lembaga lain. Dibuktikan dengan melihat buku kas umum tahun sebelumnya. B. Pendukung
Biaya pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan. No. 1 2 3 Jenis kegiatan pengembangan Jumlah (dalam rupiah)

hal. 157/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

C. Assesor Bukti Lihat RKA S/M yang ada Hitung nilai/besar biaya pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan
yang ada di RKA S/M

-

Periksa /hitung pengeluaran sebenarnya biaya pengembangan pendidik dan
tenaga kependidikan pada akhir tahun ajaran.

Cek penggunaan pada buku kas keuangan, yang dilengkapi dengan buktibukti pengeluaran.
Prosentase dihitung dari biaya yang sebenarnya dipergunakan pada akhir tahun ajaran dibagi dengan jumlah rencana biaya pada RKA S/M dikalikan 100%,dengan menggunakan format dibawah ini Dana Kegiatan Pengembangan Jenis kegiatan pengembangan

No . 1 2 3 4 5 Ds t

APBS(Rp )

Realisasi(Rp )

%

Keterangan

Jumlah (Rp) Prosentase rata-rata

141 .

Sekolah/Madrasah memiliki modal kerja sebesar yang tertuang dalam RKAS/M untuk membiayai seluruh kebutuhan pendidikan .  A.  B.  C.  D.  E. Sekolah/Madrasah dapat merealisasikan 91% ⎯ 100% modal kerja. Sekolah/Madrasah dapat merealisasikan 81% ⎯ 90% modal kerja. Sekolah/Madrasah dapat merealisasikan 71% ⎯ 80% modal kerja. Sekolah/Madrasah dapat merealisasikan kurang dari 71% modal kerja. Sekolah/Madrasah tidak merealisasikan modal.

A. Juknis Modal kerja tetap adalah anggaran yang disediakan untuk membiayai gaji pendidik dan tenaga kependidikan, biaya operasi pendidikan dan biaya pendidikan tidak langsung agar terlaksana proses pernbelajaran secara teratur dan berkelanjutan. Jawaban dibuktikan dengan buku kas keuangan dan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah/Madrasah, istilah lainnya adalah Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Sekolah/Madrasah.
hal. 158/66 hal. 158/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 158/66

B. Pendukung
Anggaran untuk kebutuhan pendidikan selama satu tahun terakhir No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Alokasi anggaran Gaji dan tunjangan guru Gaji dan tunjangan tenaga kependidika Biaya pengembangan guru dan tenaga kependidikan Kegiatan pembelajaran Kegiatan kesiswaan Alat tulis program keahlian Bahan habis pakai Alat habis pakai Kegiatan rapat Transport dan perjalanan dinas Penggandaan soal-soal ulangan/ujian Daya dan jasa Kegiatan operasional tidak langsung Biaya kebutuhan pendidikan lainnya Jumlah (dalam rupiah)

C. Assesor Bukti :

-

Lihat RKA S/M Lihat alokasi anggaran yang direncanakan Lihat buku kas keuangan/laporan keuangan tahunan ( realisasi sebenarnya) Prosentase dihitung dari realisasi pengeluaran sebenarnya dibagi jumlah anggaran yang direncanakan dikalikan 100%, dapat mempergunakan format di bawah ini.

-

hal. 159/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

No . 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

Nilai Anggaran (Rp) Alokasi anggaran Gaji dan tunjangan guru Gaji dan tunjangan tenaga kependidika Biaya pengembangan guru dan tenaga kependidikan Kegiatan pembelajaran Kegiatan kesiswaan Alat tulis program keahlian Bahan habis pakai Alat habis pakai Kegiatan rapat Transport dan perjalanan dinas Penggandaan soal-soal ulangan/ujian Daya dan jasa Kegiatan operasional tidak langsung Biaya kebutuhan pendidikan lainnya Jumlah Prosentase RKA Realisasi pengeluaran Keterangan

…. 142 . Sekolah/Madrasah membayar gaji, honor kegiatan sekolah/madrasah, insentif, dan tunjangan lain bagi guru pada tahun berjalan.  A. Mengeluarkan dana untuk pembayaran gaji, honor kegiatan sekolah/madrasah, insentif, dan tunjangan lain bagi guru pada tahun berjalan. Mengeluarkan dana untuk pembayaran gaji, honor kegiatan sekolah/madrasah, dan insentif, tetapi tidak mengeluarkan dana tunjangan lain bagi guru pada tahun berjalan. Mengeluarkan dana untuk pembayaran gaji dan honor kegiatan sekolah/madrasah, tetapi tidak mengeluarkan insentif dan tunjangan lain bagi guru pada tahun berjalan. Mengeluarkan dana untuk pembayaran gaji bagi guru, tetapi tidak mengeluarkan dana honor kegiata sekolah/madrasah, insentif, dan n tunjangan lain bagi guru pada tahun berjalan. Tidak mengeluarkan dana untuk gaji, honor kegatan sekolah/madrasah, insentif, dan tunjangan lain bagi guru pada tahun berjalan sesuai dengan yang direncanakan.
hal. 160/66

 B.

 C.

 D.

 E.

hal. 160/66 hal. 160/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

A. Juknis Pengeluaran gaji guru serta tunjangan yang melekat pada gaji (honor kegiatankegiatan sekolah/madrasah, insentif, dan tunjangan lain) pada tahun berjalan. Jawaban dibuktikan dengan struktur dan sistem penggajian, serta daftar penerimaan gaji B. Pendukung
Biaya operasional untuk guru pada tahun berjalan (dalam rupiah).
No. Nama Jabatan* Gol.** Gaji pokok Insentif Transport Tunjangan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Jumlah total Keterangan: * Jabatan diisi dengan: 1. Kepala program keahlian 2. Wakil kepala program keahlian 3. Guru tetap (GT), dan 4. Guru tidak tetap (GTT). ** Hanya untuk pegawai negeri sipil (PNS)

C. Assesor,
Bukti : Lihat RKA S/M Adanya daftar penerimaan gaji bulanan dan tunjangan-tunjangan lainnya pada tahun berjalan untuk tenaga pendidik. Wawancara keberlangsungan pembayaran gaji, dengan guru/warga sekolah dan petugas keuangan.

-

143 .

Sekolah/Madrasah membayar gaji, honor kegiatan sekolah/ madrasah, insentif, dan tunjangan lain bagi tenaga kependidikan pada tahun berjalan.  A. Mengeluarkan dana untuk pembayaran gaji, honor kegiatan sekolah/madrasah, insentif, dan tunjangan lain bagi tenaga kependidikan pada tahun berjalan. Mengeluarkan dana untuk pembayaran gaji, honor kegiatan sekolah/madrasah, dan insentif, tetapi tidak mengeluarkan tunjangan lain bagi tenaga kependidikan padatahun berjalan.
hal. 161/66

 B.

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

 C.

Mengeluarkan dana untuk pembayaran gaji dan honor kegiatan sekolah/madrasah, tetapi tidak mengeluarkan dana insentif dan tunjangan lain bagi tenaga kependidikan padatahun berjalan. Mengeluarkan dana untuk pembayaran gaji, tetapi tidak mengeluarkan honor kegiatan sekolah/madrasah, insentif, dan tunjangan lain bagi tenaga kependidikan padatahun berjalan. Tidak mengeluarkan dana untuk gaji, honor kegatan sekolah/madrasah, insentif, dan tunjangan lain bagi tenaga kependidikan pada tahun berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

 D.

 E. A. Juknis

Gaji tenaga kependidikan serta tunjangan yang melekat pada gajipada tahun berjalan. Jawaban dibuktikan dengan struktur dan sistem penggajian. B. Pendukung
Biaya operasional untuk tenaga kependidikan pada tahun berjalan (dalam rupiah).
No. Nama Jabatan* Gol.** Gaji pokok Insentif Transport Tunjangan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Jumlah total Keterangan: * Jabatan diisi dengan: 1. Kepala tata usaha (Ka TU), 2. Tata usaha (TU), 3. Tenaga perpustakaan (TP), 4. Tenaga laboratorium (TL), 5. Penjaga sekolah/madrasah (PS/M), 6. Tukang kebun (TK), 7. Tenaga kebersihan (TB), 8. Pengemudi (Pm), 9. Pesuruh (Psh) dan sebagainya.
hal. 162/66 hal. 162/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 162/66

** Hanya untuk PNS

C. Assesor,
Bukti : Lihat RKA S/M Adanya daftar penerimaan gaji bulanan dan tunjangan-tunjangan lainnya pada tahun berjalan untuk tenaga kependidikan. Wawancara keberlangsungan pembayaran gaji, dengan guru/warga sekolah dan petugas keuangan.

144 .

Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya untuk menunjang pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama tiga tahun terakhir.

    

A.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama tiga tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama tiga tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama tiga tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama tiga tahun terakhir. Tidak membelanjakan biaya dari anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama tiga tahun terakhir.

B.

C.

D.

E.

A. Juknis Biaya untuk menunjang pelaksanaan kegiatan pembelajaran antara lain meliputi: pengadaan alat peraga atau model, penyusunan modul, buku teks pelajaran, CD pembelajaran, kamus, globe, peta, ensklopedia dan sejenisnya. Jawaban dibuktikan dengan laporan keuangan. B. Pendukung
Alokasi biaya operasional program keahlian di luar pendidik &tenaga kependidikan. No. 1 2 3 4 5 6 7 8 Jenis biaya pengeluaran Kegiatan pembelajaran Kegiatan kesiswaan Alat tulis program keahlian Bahan habis pakai Alat habis pakai Kegiatan rapat Transport dan perjalanan dinas Penggandaan soal-soal ulangan/ujian
hal. 163/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Jumlah (dalam rupiah)

9 10

Daya dan jasa Kegiatan operasional tidak langsung

C. Assesor Bukti : Adanya rencana alokasi biaya penunjang kegiatan pembelajaran selama 3 tahun terakhir (dibuktikan dengan RKA S/M 3 tahun terakhir) Adanya laporan keuangan tahunan dengan bukti-bukti pengeluaran, selama 3 tahun terakhir ( realisasi penggunaan) Prosentase rata-rata 3 tahun dihitung dari besar realisasi penggunaan dana rata-rata dalam 3 tahun dibagi besar dana perencanaan rata-rata dalam 3 tahun dikalikan 100%, dapat digunakan format sbb:
Pengeluaran Kegiatan Pembelajaran (contoh) Dana Kegiatan (Rp.) Perencanaan Th .. Th .. Th .. T h .. Realisasi T h .. T h .. Prosentase T h .. T h .. T h .. Keterangan

-

No

1

pengadaan alat peraga atau model penyusunan modul buku teks pelajaran CD pembelajaran kamus, globe, peta, ensklopedia dan sejenisnya dll
Jumlah Prosentase rata-rata

2 3 4 5

6

.. 145 . Sekolah/Madrasah membelanjakan dana untuk kegiatan kesiswaan.

   

A. B. C. D.

Membelanjakan dana sebanyak 76% - 100% dari anggaran kegiatan kesiswaan selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan dana sebanyak 51% - 75% dari anggaran kegiatan kesiswaan selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan dana sebanyak 26% - 50% dari anggaran kegiatan kesiswaan selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan dana sebanyak 1% - 25% dari anggaran kegiatan kesiswaan selama 1 tahun terakhir.
hal. 164/66

hal. 164/66 hal. 164/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

E.

Tidak membelanjakan dana dari anggaran kegiatan kesiswaan selama 1tahun terakhir.

A. Juknis Kegiatan kesiswaan yang dibiayai sekolah/madrasah antara lain: kegiatan pramuka, kerohanian, olahraga, UKS/M, OSIS/M, LKIR dan lain sebagainya. B. Pendukung Sama dengan no.144 C. Assesor Bukti : Lihat RKA S/M Adanya rencana alokasi dana kegiatan kesiswaan selama satu tahun terakhir. Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran kegiatan kesiswaan yang dilengkapi bukti-bukti pengeluaran setahun terkhir. Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan dana kesiswaan dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..
Pengeluaran Kegiatan Kesiswaan (contoh) Kegiatan pramuka Kegiatan kerochanian Olah Raga UKS OSIS LKIR Dll. Jumlah Prosentase Rp. Rp. Nilai Besaran (Rp.) Perenca naan Realisasi Prosenta se Ketera ngan

-

No . 1 2 3 4 5 6 7

.. 146 . Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya pengadaan alat tulis untuk kegiatan pembelajaran.

  

A. B. C.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggaran pengadaan alat tulis selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran pengadaan alat tulis selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran pengadaan alat tulis selama 1 tahun terakhir.
hal. 165/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

 

D. E.

Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran pengadaan alat tulis selama 1 tahun terakhir. Tidak membelanjakan biaya pengadaan alat tulis selama 1 tahun terakhir.

A. Juknis Biaya untuk pengadaan alat tulis program keahlian misalnya: pengadaan pensil, pena, penghapus, penggaris, stapler, kertas, bukubuku administrasi, penggandaan atau fotocopi dan lain sebagainya. Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi dana dalam RKA-S/M dan laporan keuangan untuk pengadaan alat tulis.

B. Pendukung, sama dengan no.144
C. Assesor Bukti : Lihat RKA S/M Adanya rencana alokasi dana pengadaan ATK untuk kegiatan pembelajaran selama satu tahun terakhir. Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan ATK untuk kegiatan pembelajaran selama satu tahun terakhir. Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan ATK untuk kegiatan pembelajaran selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..
Nilai Besaran (Rp.) Perenca naan Realisasi Prosenta se

-

No . 1 2 3 4 5

Pengeluaran ATK untuk Pembelajaran (contoh) Pengadaan pensil,pena,penghapus Kertas, buku administarsi Foto copi Penggandaan Dll. Jumlah Prosentase

Ketera ngan

Rp.

Rp.

Prosentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100% 147 . Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya pengadaan bahan habis pakai untuk kegiatan pembelajaran.

 

A. B.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggaran pengadaan bahan habis pakai selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran pengadaan bahan habis pakai selama 1 tahun terakhir.
hal. 166/66

hal. 166/66 hal. 166/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

  

C. D. E.

Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran pengadaan bahan habis pakai selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran pengadaan bahan habis pakai selama 1 tahun terakhir. Tidak membelanjakan biaya pengadaan bahan habis pakai selama 1 tahun terakhir.

A. Juknis Biaya pengadaan bahan habis pakai program keahlian misalnya: pengadaan bahan-bahan praktikum, tinta, bahan kebersihan dan sebagainya. Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi dana dalam RKA-S/M dan laporan keuangan pengadaan bahan habis pakai.

B. Pendukung, sama dengan no.144
C. Assesor Bukti : Lihat RKA S/M Adanya rencana alokasi dana pengadaan bahan habis pakai untuk kegiatan pembelajaran selama satu tahun terakhir. Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan bahan habis pakai untuk kegiatan pembelajaran selama satu tahun terakhir. Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan bahan habis pakai untuk kegiatan pembelajaran selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..
Pengeluaran bahan habis pakai untuk pembelajaran (contoh) pengadaan bahan-bahan praktikum Tinta Bahan kebersihan Dll. Jumlah Prosentase Rp. Rp. Nilai Besaran (Rp.) Perenca naan Realisasi Prosenta se Ketera ngan

-

No . 1 2 3 4 5

Prosentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100% 148 . Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya pengadaan alat habis pakai untuk kegiatan pembelajaran.

 

A. B.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggaran pengadaan alat habis pakai selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran
hal. 167/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

pengadaan alat habis pakai selama 1 tahun terakhir.

  

C. D. E.

Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran pengadaan alat habis pakai selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran pengadaan alat habis pakai selama 1 tahun terakhir. Tidak membelanjakan biaya pengadaan alat habis pakai selama 1 tahun terakhir.

A. Juknis Biaya untuk pengadaan alat habis pakai program keahlian seperti: alat alat olahraga, set alat jahit, alat kebersihan dan sebagainya. Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi dana dalam RKA-S/M dan laporan keuangan pengadaan alat habis pakai

B. Pendukung, sama dengan no.144
C. Assesor Bukti : Lihat RKA S/M Adanya rencana alokasi dana pengadaan alat habis pakai untuk kegiatan pembelajaran selama satu tahun terakhir. Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan alat habis pakai untuk kegiatan pembelajaran selama satu tahun terakhir. Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan alat habis pakai untuk kegiatan pembelajaran selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..
Pengeluaran alat habis pakai untuk kegiatan pembelajaran (contoh) Alat-alat olah raga Set alat jahit Alat kebersiahn Dll. Jumlah Prosentase Rp. Rp. Nilai Besaran (Rp.) Perenca naan Realisasi Prosenta se Ketera ngan

-

No . 1 2 3 4 5

Prosentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

149.

Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya untuk kegiatan rapat.

A.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggaran untuk kegiatan rapat selama 1 tahun terakhir.
hal. 168/66

hal. 168/66 hal. 168/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

   
A. Juknis

B. C. D. E.

Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran untuk kegiatan rapat selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran untuk kegiatan rapat selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran untuk kegiatan rapat selama 1 tahun terakhir. Tidak membelanjakan biaya untuk kegiatan rapat selama 1 tahun terakhir.

Biaya rapat yang dibiayai antara lain: rapat penerimaan siswa baru, rapat evaluasi semester siswa, rapat kenaikan kelas, rapat kelulusan, rapat pemecahan masalah, rapat koordinasi, rapat wall murid, dan sebagainya

B. Pendukung, sama dengan no.144
C. Assesor Bukti : Lihat RKA S/M Adanya rencana alokasi dana biaya pengadaan rapat selama satu tahun terakhir. Adanya laporan keuangan/realisasi dana biaya pengadaan rapat selama satu tahun terakhir. Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan dana biaya pengadaan rapat selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..
Pengeluaran dana biaya pengadaan rapat (contoh) Rapat PSB Rapat evaluasi smester Rapat kenaikan kelas Rapat kelulusan Rapat pemecahan masalah Dll. Jumlah Prosentase Rp. Rp. Nilai Besaran (Rp.) Perenca naan Realisasi Prosenta se Ketera ngan

-

No . 1 2 3 4 5 6

150 .

Program Keahlian membelanjakan biaya pengadaan transport dan perjalanan dinas.

A.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggaran transport dan perjalanan dinas selama 1 tahun terakhir.
hal. 169/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

   

B. C. D. E.

Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran transport dan perjalanan dinas selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran transport dan perjalanan dinas selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran transport dan perjalanan dinas selama 1 tahun terakhir. Tidak membelanjakan biaya transport dan perjalanan dinas selama 1 tahun terakhir.

A. Juknis Biaya pengadaan transport atau perjalanan dinas di antaranya: perjalanan dinas kepala sekolah/madrasah atau kepala program keahlian, guru, dan tenaga kependidikan. Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi dana dalam RKA-S/M dan laporan keuangan pengadaan transport atau perjalanan dinas.

B. Pendukung, sama dengan no.144
C. Assesor Bukti : Lihat RKA S/M Adanya rencana alokasi dana pengadaan transport dan perjalanan dinas selama satu tahun terakhir. Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan transport dan perjalanan dinas selama satu tahun terakhir. Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan transport dan perjalanan dinas selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..
Nilai Besaran (Rp.) Perenca naan Realisasi Prosenta se

-

No . 1 2 3 4 5

Pengeluaran transport dan perjalanan dinas (contoh) Perjalanan dinas KS Perjalanan Kaprog, Perjalanan dinas guru Perjalanan dinas tng kependidikan Dst, dll. Jumlah Prosentase

Ketera ngan

Rp.

Rp.

Prosentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

151 .

Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya penggandaan soal-soal ulangan/ujian.
hal. 170/66

hal. 170/66 hal. 170/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

    

A. B. C. D. E.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggaran penggandaan soal-soal ulangan/ujian selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran penggandaan soal-soal ulangan/ujian selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran penggandaan soal-soal ulangan/ujian selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran penggandaan soal-soal ulangan/ujian selama 1 tahun terakhir. Tidak membelanjakan biaya penggandaan soal-soal ulangan/ujian selama 1 tahun terakhir.

A. Juknis Biaya pengadaan penggandaan soal ulangan/ujian seperti: ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ujian kenaikan kelas dan sebagainya. Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi dana dalam RKA-S/M dan laporan keuangan penggandaan soal ujian.

B. Pendukung, sama dengan no.144
C. Assesor Bukti : Lihat RKA S/M Adanya rencana alokasi dana pengadaan penggandaan soal ulangan/ ujian selama satu tahun terakhir. Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan penggandaan soal ulangan/ ujian selama satu tahun terakhir. Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan penggandaan soal ulangan/ ujian selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..
Nilai Besaran (Rp.) Perenca naan Realisasi Prosenta se

-

No . 1 2 3 4 5

Pengeluaran penggandaan soal ulangan/ ujian (contoh) Ulangan tengah smester Ulangan akhir smester Ulangan keneikan kelas Ujian sekolah dll. Dst, dll. Jumlah Prosentase

Ketera ngan

Rp.

Rp.

Prosentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100% 152 . Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya daya dan jasa.

hal. 171/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

    

A. B. C. D. E.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggarandaya dan jasa selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran daya dan jasa selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran daya dan jasa selama 1 tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran daya dan jasa selama 1 tahun terakhir. Tidak membelanjakan biaya daya dan jasa selama 1 tahun terakhir.

A. Juknis Biaya pengadaan daya dan jasa misalnya: !istrik, telepon, dan air. Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi dana dalam RKA-S/M dan laporan keuangan daya dan jasa.

B. Pendukung, sama dengan no.144
C. Assesor Bukti : Lihat RKA S/M Adanya rencana alokasi dana pengadaan daya dan jasa selama satu tahun terakhir. Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan daya dan jasa selama satu tahun terakhir. Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan daya dan jasa selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..
Pengeluaran daya dan jasa (contoh) Biaya listrik Biaya telpun Langganan air Langganan internet Dll. Jumlah Prosentase Rp. Rp. Nilai Besaran (Rp.) Perenca naan Realisasi Prosenta se Ketera ngan

-

No . 1 2 3 4 5

Prosentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

153.

Sekolah/Madrasah membelanjakan anggaran untuk mendukung kegiatan operasional tidak langsung selama tiga tahun terakhir.
hal. 172/66

hal. 172/66 hal. 172/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

    
A. Juknis

A. B. C. D. E.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% untuk mendukung kegiatan operasional tidak langsung selama tiga tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% untuk mendukung kegiatan operasional tidak langsung selama tiga tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% untuk mendukung kegiatan operasional tidak langsung selama tiga tahun terakhir. Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% untuk mendukung kegiatan operasional tidak langsung selama tiga tahun terakhir. Tidak membelanjakan biaya untuk mendukung kegiatan operasional tidak langsung selama tiga tahun terakhir.

Biaya untuk mendukung kegiatan operasional tidak langsung di antaranya: uang lembur, konsumsi, asuransi dan lain sebagainya. Jawaban dibuktikan dengan adanya RKA-S/M dan laporan keuangan.

B. Pendukung, sama dengan no.144
C. Assesor Bukti : Lihat RKA S/M Adanya rencana alokasi dana pengadaan untuk mendukung operasional tdk langsung selama satu tahun terakhir. Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan untuk mendukung operasional tdk langsung selama satu tahun terakhir. Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan untuk mendukung operasional tdk langsung selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..
Pengeluaran untuk mendukung Nilai Besaran (Rp.) Perenca naan Realisasi Prosenta se

-

No . 1 2 3 4

operasional tdk langsung
(contoh) Uang lembur Konsumsi Asuransi Dll. Jumlah Prosentase

Ketera ngan

Rp.

Rp.

Prosentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

154.

Sekolah/Madrasah mengalokasikan biaya untuk menunjang kegiatan
hal. 173/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

prakerin, uji kompetensi, bimbingan karier, dan program kewirausahaan.

    
A. Juknis

A. B. C. D. E.

Membelanjakan biaya untuk prakerin, uji kompetensi, bimbingan karier, dan program kewirausahaan. Membelanjakan biaya untuk prakerin, uji kompetensi, bimbingan karier. Membelanjakan biaya untuk prakerin, uji kompetensi. Membelanjakan biaya hanya untuk salah satu diantara prakerin, uji kompetensi, bimbingan karier, dan program kewirausahaan. Tidak membelanjakan biaya untuk menunjang kegiatan prakerin, uji kompetensi, bimbingan karier, dan program kewirausahaan.

Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi biaya untuk kegiatan prakerin, uji kompetensi, bimbingan karir, dan program kewirausahaan dalam RKAS/M, maupun bukti realisasi anggaran. B. Pendukung
Alokasi biaya kegiatan prakerin, uji kompetensi, bimbingan karir, dan program kewirausahaan No. 1 2 3 4 Prakerin Uji kompetensi Bimbingan karir Program kewirausahaan Jenis biaya pengeluaran Jumlah (dalam rupiah)

C. Assesor,
Bukti : Lihat RKA S/M Adanya rencana alokasi dana pengadaan biaya untuk prakerin, ujikom, bk dan kewirausahaan selama satu tahun terakhir. Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan biaya untuk prakerin, ujikom, bk dan kewirausahaan selama satu tahun terakhir. Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan biaya untuk prakerin, ujikom, bk dan kewirausahaan selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini.. prakerin,ujikom,BK dan kewirausahaan (contoh)
Prakerin Uji Kompetensi Bimbingan Karier
hal. 174/66

-

No . 1 2 3

Pengeluaran untuk

Nilai Besaran (Rp.) Perenca naan Realisasi Prosenta se

Ketera ngan

hal. 174/66 hal. 174/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

4

Kewirausahaan Jumlah Prosentase Rp. Rp.

..

155 .

Sumbangan pendidikan atau dana dari masyarakat digunakan untuk kesejahteraan dan peningkatan mutu pendidikan sekolah/madrasah.

A.

Digunakan untuk kesejahteraan warga sekolah/madrasah, pengembangan guru dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran, serta kegiatan ketatausahaan. Digunakan untuk kesejahteraan warga Sekolah/madrasah, pengembangan guru dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, dan pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran, tetapi tidak untuk kegiatan ketatausahaan. Digunakan untuk kesejahteraan warga Sekolah/madrasah, pengembangan guru dan tenaga kependidikan, dan sarana prasarana, tetapi tidak untuk pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran, serta kegiatan ketatausahaan. Digunakan untuk kesejahteraan warga Sekolah/madrasah serta pengembangan guru dan tenaga kependidikan, tetapi tidak untuk sarana dan prasarana, pengembangan kurikulum dan pembelajaran, serta kegiatan ketatausahaan. Hanya digunakan untuk kesejahteraan warga sekolah/ madrasah.

B.

C.

 

D.

E.

A. Juknis Sumbangan pendidikan atau dana dari masyarakat merupakan biaya yang dikeluarkan oleh calon siswa untuk dapat diterima sebagai siswa dengan berbagai istilah antara lain: uang pangkal, uang gedung, pembiayaan investasi sekolah/madrasah. Sekolah/madrasahnegeri mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh Dinas/Kanwil setempat. (Lihat RKA-S/M). B. Pendukung
Biaya personal yang berasal dari sumbangan penyelenggaraan pendidikan atau SPP (tanpa keringanan biaya pendidikan). No. 1 2 3 X XI XII Jumlah total Kelas Jumlah siswa Uang sekolah/madrasah tiap siswa Jumlah (dalam rupiah)

C. Assesor Bukti : Adanya pedoman/aturan yg dikeluarkan oleh dinas pendidikan, dalam penggunaan alokasi dana keuangan
hal. 175/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

Adanya perencanaan penggunaan keuangan, yg berpedoman dari acuan yang ada ( RKA ). Adanya laporan penggunaan keuangan sesuai dengan perencanaan penggunaan keuangan yang dilengkapi dengan bukti-bukti pengeluaran yang ditandatangani komite sekolah / yayasan. Dapat dilihat dari perencanaan dan penggunaan dana dari RKA tahun sebelumnya. Untuk memudahkan pengecekan dapat menggunakan format di bawah ini
Penggunaan Kesejahteraan TPK Pengembangan TPK Sarana & Prasarana Pengembangan Kurikulum Pengemb. Pembelajaran Pengemb.Ketatausahaan Dll. Jumlah, Rp. Bentuk Implementasinya Ada,Rp tdk Keterangan

No. 1 2 3 4 5 6 7

.. 156 . Penetapan uang sekolah/madrasah mempertimbangkan kemampuan ekonomi orangtua siswa.

    

A. B. C. D. E.

Sebanyak 76% - 100% siswa dari keluarga tidak mampu mendapatkan keringanan. Sebanyak 51% - 75% siswa dari keluarga tidak mampu mendapatkan keringanan. Sebanyak 26% - 50% siswa dari keluarga tidak mampu mendapatkan keringanan. Sebanyak 1% - 25% siswa dari keluarga tidak mampu mendapatkan keringanan. Tidak ada seorang pun siswa mendapatkan keringanan.

A. Juknis Penetapan uang sekolah/madrasah atau program keahlian (iuran bulanan) mempertimbangkan kemampuan ekonomi orangtua siswa. Jawaban dibuktikan dengan data siswa tidak mampu, bukti (kartu bayaran) uang sekolah/madrasah yang dibayarkan, atau surat ketetapan kepala sekolah/madrasah atau yayasan B. Pendukung
Biaya personal yang berasal dari SPP (dengan keringanan biaya pendidikan). No. Tingkat Jumlah siswa Uang sekolah/madrasah tiap siswa Jumlah (dalam rupiah)
hal. 176/66

hal. 176/66 hal. 176/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

1 2 3

X XI XII Jumlah total

C. Assesor Bukti : Adanya dokumen rapat awal tahun pembelajaran (undangan, daftar hadir, notulen rapat dll.) Adanya RKA S/M hasil persetujuan rapat orang tua Adanya data siswa yang tdk mampu di sekolah tersebut,yang didata dimasing-masing tingkat Adanya data siswa yang tdk mampu yang mendapatkan keringanan dimasing-masing tingkat, didasarkan atas surat keputusan ( SK) kepala sekolah. Prosentase dihitung dari jumlah yang mendapatkan keringanan dibagi jumlah siswa yang tdk mampu (total) dikalikan 100%.
Kelas X XI XII Jum.siswa tdk mampu Yang mendapat keringan biaya Prosentase No.SK tentang keringan biaya Bentuk Keringan Biaya

-

-

No 1 2 3

Jumlah

.. 157 . Siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang pada setiap awal tahun pelajaran.

    

A. B. C. D. E.

Tidak ada seorang pun siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang pada setiap awal tahun pelajaran. Sebanyak 1% - 25% siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang pada setiap awal tahun pelajaran. Sebanyak 26% - 50% siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang pada setiap awal tahun pelajaran. Sebanyak 51% - 75% siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang pada setiap awal tahun pelajaran. Sebanyak 76% - 100% siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang pada setiap awal tahun pelajaran.

A. Juknis Biaya pendaftaran ulang merupakan biaya yang dikeluarkan oleh siswa pada awal tahun ajaran baru. Sekolah/Madrasah negeri mengikuti aturan yang dikeluarkan
hal. 177/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

oleh Dinas Pendidikan Provinsi/Kanwil Depag dan/atau Dinas Pendidikan Kab/Kota/Kandepag setempat atau Yayasan bagi sekolah/madrasah swasta. B. Pendukung
Biaya pendaftaran ulang siswa setiap awal tahun. No. 1 2 3 Kelas X XI XII Besar biaya pendaftaran Jumlah (dalam rupiah)

C. Assesor,
Bukti : No . 1 2 3

Lihat edaran akhir tahun ajaran yang berkaitan dengan penarikan keuangan awal tahun ajaran baru, untuk masing-masing tingkat Cek /periksa ada/tdknya aturan yang dikeluarkan oleh dinas pendidikan yang berkaitan dengan awal tahun ajaran baru Cek / periksa buku penerimaan keuangan harian sekolah Lakukan wawancara dengan siswa dan guru secara acak, ttg penarikan keuangan yang berkaitan dengan tahun ajaran baru. Untuk menghitung prosentase dapat digunakan format berikut:
Kelas Tingkat X Tingkat XI Tingkat XII Jumlah Prosentase Jumlah Siswa total Daftar Ulang Ada,Jumla h siswa tdk Keterangan

.. 158 . Sekolah/Madrasah melaksanakan subsidi silang untuk membantu siswa kurang mampu.

   

A. B. C. D.

Melaksanakan subsidi silang untuk membantu minimal 90 % siswa kurang mampu selama 4 tahun terakhir. Melaksanakan subsidi silang untuk membantu minimal 90 % siswa kurang mampu selama 3 tahun terakhir. Melaksanakan subsidi silang untuk membantu minimal 90 % siswa kurang mampu selama 2 tahun terakhir. Melaksanakan subsidi silang untuk membantu minimal 90 % siswa kurang mampu selama 1 tahun terakhir.

hal. 178/66 hal. 178/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 178/66

E.

Tidak melaksanakan subsidi silang.

A. Juknis Sekolah/Madrasah melakukan bantuan subsidi silang kepada siswa yang kurang mampu secara ekonomi, balk melalui pengurangan dan pe mb eb a sa n b iaya pe nd id ikan ( SPP) , pe mb er ia n be a sisw a da n sebagainya untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar dapat mengikuti pendidikan secara teratur dan berkelanjutan. Bantuan p e m e r i n t a h , p e m e r i n t a h d a e r a h , m a u p u n l e m b a g a k i n d a p a t dimasukkan sebagai bantuan B. Pendukung
Biaya subsidi silang meliputi: pengurangan dan pembebasan biaya pendidikan, pemberian bea siswa maupun bentuk bantuan lainnya. No. 1 2 3 4 Jumlah Tahun Jumlah siswa yang layak terima Jumlah siswa penerima

C. Assesor Bukti : Adanya program sekolah ttg bantuan subsidi silang bagi siswa tidak mampu Adanya data siswa yang tdk mampu yg mendapatkan subsidi silang, untuk maksimal 4 tahun terakhir. Adanya SK Kepala Sekolah dan komite sekolah ttg subsidi silang siswa yang tdk mampu, untuk maksimal 4 tahun terakhir. Adanya daftar siswa penerima subsidi silang, untuk waktu maksimal 4 tahun terakhir. Adanya bukti penerimaan siswa penerima subsidi silang, untuk waktu maksimal 4 tahun terakhir. Dapat dipergunakan format di bawah ini:
Jum.siswa tdk mampu No Kelas T h .. T h .. T h .. T h .. Yang mendapat Subsidi T h .. T h .. T h .. T h .. T h .. Prosentase T h .. T h .. T h .. Keterangan

-

1 2 3

X XI XII Prosentase rata-rata
hal. 179/66

Jumlah

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

… 159 . Sekolah/madrasah melakukan pungutan biaya personal lain di samping uang sekolah/madrasah.

    

A. B. C. D. E.

Tidak melakukan pungutan biaya personal lain di samping uang Sekolah/madrasah. Melakukan 1 jenis pungutan biaya personal lain di samping uang Sekolah/madrasah. Melakukan 2 jenis pungutan biaya personal lain di samping uang Sekolah/madrasah. Melakukan 3 jenis pungutan biaya personal lain di samping uang Sekolah/madrasah. Melakukan 4 jenis atau lebih pungutan biaya personal lain di samping uang Sekolah/madrasah.

A. Juknis Biaya personal lain adalah biaya yang dikeluarkan oleh siswa selain uang sekolah/madrasah. Yang dimaksud dengan 4 jenis pungutan biaya personal meliputi: 1) biaya ujian; 2) biaya praktikum; 3) biaya perpisahan; dan 4) biaya study tour. Dibuktikan melalui wawancara dengan orang tua, siswa, dan peprwakilan guru. Bila pemerintah/pemerintah daerah menetapkan pendidikan gratis bagi seluruh siswa dengan peraturan resmi, maka pilihannya adalah A B. Pendukung
Pungutan biaya personal di samping uang program keahlian. No. 1 2 3 4 5 Jenis pungutan Jumlah (dalam rupiah) per tahun

C. Assesor.
Bukti : No.

Cek tentang macam-macam jenis pungutan yang ada Pencocokan jenis pungutan (jika ada) dengan RKA S/M Wawancara dengan komite sekolah, guru dan siswa secara acak. Dapat dipergunakan format dibawah ini:
Jenis pungutan Keberadaan Keterangan
hal. 180/66

hal. 180/66 hal. 180/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Ada (Rp) 1 2 3 4 5 Biaya Ujian Biaya Praktikum Biaya Perpisahan Biaya Studi Tour Dll.

tdk

Bukti lain , wawancara dengan warga sekolah, komite sekolah dan siswa 160 . Pengambilan keputusan dalam penetapan dana dari masyarakat sebagai biaya personal dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

    

A.

Melibatkan penyelenggara pendidikan/yayasan, kepala Sekolah/madrasah, komite Sekolah/madrasah, perwakilan guru, dan perwakilan tenaga kependidikan. Melibatkan penyelenggara pendidikan/yayasan, kepala Sekolah/madrasah, komite Sekolah/madrasah, dan perwakilan guru. Melibatkan penyelenggara pendidikan/yayasan, kepala Sekolah/madrasah, dan komite Sekolah/madrasah. Melibatkan penyelenggara pendidikan/yayasan dan kepala Sekolah/Madrasah. Hanya melibatkan kepala sekolah/madrasah.

B.

C. D. E.

A. Juknis Proses pengambilan keputusan d alam penggalian dana dari masyarakat dilakukan dengan melibatkan berbagaipihak. (dibuktikan dengan hasil rapat). B. Pendukung
Pengambilan keputusan untuk menetapkan biaya personal melibatkan berbagai pihak. No. 1 2 3 4 Pihak yang dilibatkan dalam pembahasan

C. Assesor Bukti : Adanya dokumen rapat (undangan, daftar hadir, notulen rapat) Adanya berita acara keputusan rapat. Daftar hadir keterlibatan meliputi :

a. Yayasan/dinas b. Kepala Sekolah
hal. 181/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

c. Komite sekolah d. Perwakilan guru/pendidik e. Perwakilan tenaga kependidikan f. Orang tua siswa No . 1 2 3 4 5 6

Dapat digunakan format dibawah ini:
Pihak yang dilibatkan dalam pembahasan Yayasan, (Dinas) Kepala Sekolah Komite Sekolah Perwakilan Guru Perwakilan tenaga Kependidikan Orang tua siswa Jumlah Pihak yang terlibat Keterlibata n ada tdk Keterangan

.
161 . Pengelolaan dana dari masyarakat sebagai biaya personal dilakukan secara transparan, efisien, dan akuntabel yang ditunjukkan oleh adanya RKA-S/M.

    

A. B. C. D. E.

Sebanyak 91% - 100% dana dari masyarakat tercantum dalam RKA-S/M. Sebanyak 81% - 90% dana dari masyarakat tercantum dalam RKA-S/M. Sebanyak 71% - 80% dana dari masyarakat tercantum dalam RKA-S/M. Kurang dari 71% dana dari masyarakat tercantum dalam RKA-S/M. Tidak tercantum dalam RKA-S/M.

A. Juknis Biaya personal yang dimaksud meliputi biaya pendidikan yang harus dikeluarkan peserta didik untuk bisa mengikuti proses pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan (PP 19/2005, pasal 62 ayat 3). Jawaban dibuktikan dengan dokumen RKA-S/M B. Pendukung
Biaya personal yang berasal dari dana masyarakat tercantum dalam RKA-S/M. No. 1 2 3 4 Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ya” atau “Tidak” Biaya personal yang dikeluarkan siswa Tercantum dalam RKA-S/M Ya Tidak

C. Assesor,
hal. 182/66 hal. 182/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 182/66

Bukti : No. 1 2 3 4 5 7 8

Adanya RKA S/M Pencocokan dana masyarakat dengan RKA S/M Wawancara dengan warga sekolah, komite sekolah, guru dan siswa secara acak. Informasi tentang penggunaan dana personal kepada warga sekolah Adanya laporan penggunaan dana personal yang ditandatangani oleh komite sekolah / yayasan. Dapat dipergunakan format dibawah ini.
Biaya personal yang dikeluarkan siswa/tahun DSP SPP Prakerin Uang Praktek Uji Kompetensi Ulangan Umum Dll. Keberadaan Dlm APBS Ada tdk Keterangan

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ya” atau “Tidak”

RKA-S/M dan APBS sekolah harus dilampirkan. Dan dibuktikan kembali dengan wawancara kepada warga sekolah, komite sekolah dan siswa.

162 .

Sekolah/madrasah memiliki pedoman pengelolaan keuangan sebagai dasar dalam penyusunan RKA-S/M.

    

A. B. C. D. E.

Memiliki pedoman pengelolaan keuangan selama 4 tahun terakhir secara berturut-turut. Memiliki pedoman pengelolaan keuangan selama 3 tahun terakhir secara berturut-turut. Memiliki pedoman pengelolaan keuangan selama 2 tahun terakhir secara berturut-turut. Memiliki pedoman pengelolaan keuangan selama 1 tahun terakhir secara berturut-turut. Tidak memiliki pedoman pengelolaan keuangan.

A. Juknis RKA-S/M berpedoman pada pengelolaan keuangan diputuskan komite sekolah/madrasah dan ditetapkan oleh kepala sekolah/madrasah. Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen pedoman pengelolaan keuangan . B. Pendukung
hal. 183/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Kepemilikan pedoman pengelolaan keuangan selama empat tahun terakhir. No. 1 Kepemilikan Pedoman pengelolaan keuangan. Tahun kepemilikan 200... 200... 200... 200...

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “200...”

C. Assesor,
Bukti :

-

Adanya pedoman pengelolaan keuangan yg diputuskan oleh Komite Sekolah dan ditetapkan oleh kepala sekolah/madrasah untuk kurun waktu 4 tahun terakhir Adanya bukti/kesesuaian pedoman pengelolaan keuangan dengan rincian komponen dalam RKA, untuk kurun waktu 4 tahun terakhir Periksa dokumennya menggunakan format dibawah ini.
Th.. ad a td k Keberadaan Pedoman Th.. Th.. Th.. ad a td k ad a td k ad a td k

-

No.

Kepemilikan

Keterangan

1

Pedoman pengelolaan keuangan.

163 .

Sekolah/Madrasah memiliki Buku Kas Umum (BKU).

    

A. B. C. D. E.

Memiliki BKU yang diisi dengan benar selama 4 tahun terakhir. Memiliki BKU yang diisi dengan benar selama 3 tahun terakhir. Memiliki BKU yang diisi dengan benar selama 2 tahun terakhir. Memiliki BKU yang diisi dengan benar selama 1 tahun terakhir. Tidak memiliki BKU.

A. Juknis Bukti dokumen buku kas pembukuan biaya operasional. B. Pendukung
Dilaksanakan pembukuan biaya operasional selama empat tahun terakhir. No. 1 Dilaksanakan Pembukuan biaya operasional.
hal. 184/66

Tahun kepemilikan 200... 200... 200... 200...

hal. 184/66 hal. 184/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Keterangan: Berilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “200...”, jika dilaksanakan.

C. Assesor Bukti : - Adanya dokumen pembukuan biaya operasional, untuk kurun waktu 4 tahun terakhir, ( buku penerimaan harian, buku kas pembantu penerimaan, buku kas pembantu pengeluaran, buku kas umum, laporan keuangan tahunan). - Periksa data mulai tahun keberadaan pembukuan biaya operasional dengan format di bawah.
Keberadaan Pembukuan Th.. Th.. Th.. ad a td k ad a td k ad a td k

No.

Kepemilikan

Th.. ad a td k

Keterangan

1

Pembukuan biaya operasional

….

164.

Sekolah/Madrasah membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan menyampaikannya kepada pemerintah atau yayasan.

    
A. Juknis

A.

Membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan menyampaikannya kepada pemerintah atau yayasan selama 4 tahun terakhir. Membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan menyampaikannya kepada pemerintah atau yayasan selama 3 tahun terakhir. Membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan menyampaikannya kepada pemerintah atau yayasan selama 2 tahun terakhir. Membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan menyampaikannya kepada pemerintah atau yayasan selama 1 tahun terakhir. Tidak membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan.

B.

C.

D.

E.

Sekolah/Madrasah dapat menunjukkan bukti kesesuaian antara pedoman pengelolaan keuangan dengan rincian komponen-komponen biaya operasional yang telah dibelanjakan selama satu tahun dan jika ada disertakan pula bukti pelaporan. B. Pendukung
Pembuatan laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan selama empat tahun terakhir.
hal. 185/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

No. 1

Dilaksanakan Laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan

Tahun pembuatan 200... 200... 200... 200...

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “200...”, jika dilaksanakan

C. Assesor,
Bukti :

-

Adanya laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan yg sesuai dengan pedoman pengelolaan keuangan dengan rincian komponenkomponen biaya operasional, untuk minimal 4 tahun terakhir Adanya bukti penyampaian laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan kepada pemerintah/yayasan/penyelenggara pendidikan lainnya, untuk minimal 4 tahun terakhir.
Th.. ad a td k Keberadaan Pedoman Th.. Th.. Th.. ad a td k ad a td k ad a td k

-

No.

Kepemilikan

Keterangan

1

Laporan pertanggung jawaban pengelolaan keuangan

…. VIII. STANDAR PENILAIAN 165 . Guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian yang ada dalam silabus mata pelajaran kepada siswa pada semester yang berjalan.

    

A. B. C. D. E.

Sebanyak 76% - 100% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa. Sebanyak 51% - 75% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa. Sebanyak 26% - 50% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa. Sebanyak 1% - 25% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa. Tidak ada seorang pun guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya bukti berupa bahan yang dibagikan kepada siswa atau bahan sosialisasi (foto) atau bukti sosialisasi lainnya
hal. 186/66 hal. 186/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 186/66

yang bisa dipertanggungjawabkan. Apabila tidak ada bukti dapat dilakukan wawancara secara acak kepada beberapa siswa. B. Pendukung
Sosialisasi rancangan dan kriteria penilaian. No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Nama Guru Mata pelajaran yang diampu Cara sosialisasi yang dilakukan

C. Assesor.
Bukti : Adanya rancangan dan criteria penilaian yang dibuat oleh guru Adanya bukti sosialisasi rancangan dan criteria penilaian kepada siswa (fotofoto, lembar-lembar informasi dll. Adanya data guru yang melakukan sosialisasi Wawancara dengan siswa dan atau guru secara acak Prosentase dihitung dari jumlah guru yang memberikan rancangan dan criteria penilaian dibagi dengan jumlah seluruh guru dikali 100%, dengan format dibawah ini. Penyampaian rancangan dan kriteria penilaian
Dismpai kan 1 2 3 4 5 6 7 Dst. Jumlah Prosentase tdk Sosialisasi dilakukan dengan Bhn(inform asi tertulis) Foto
Dll.

No .

Nama Guru

Ket.

1. ..
hal. 187/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

166 .

Teknik penilaian dalam silabus mata pelajaran sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi dasar (KD).

 A.    
B. C. D. E.

Sebanyak 96% ⎯ 100% silabus mata pelajaran mempunyai teknik penilaian sesuai dengan indikator pencapaian KD. Sebanyak 91% ⎯ 95% silabus mata pelajaran mempunyai teknik penilaian sesuai dengan indikator pencapaian KD. Sebanyak 86% ⎯ 90% silabus mata pelajaran mempunyai teknik penilaian sesuai dengan indikator pencapaian KD. Sebanyak 81% ⎯ 85% silabus mata pelajaran mempunyai teknik penilaian sesuai dengan indikator pencapaian KD. Kurang dari 81% silabus mata pelajaran mempunyai teknik penilaian sesuai dengan indikator pencapaian KD.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen silabus mata pelajaran yang mempunyai teknik penilaian sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi dasar (KD). Disebut sesuai misalnya untuk menilai keterampilan, dilakukan dengan performance test B. Pendukung
Silabus mata pelajaran. No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Kelengkapan silabus” Silabus mata pelajaran Kelengkapan silabus * Indikator Teknik penilaian Pencapaian KD

C. Assesor Bukti : Periksa keberadaan silabus masing-masing mata pelajaran Periksa kelengkapan silabus (khususnya keberadaan indicator dan teknik penilaian) Prosentase dihitung dengan jumlah silabus mata pelajaran yang lengkap dibagi dng jumlah semua silabus mata pelajaran yang ada dikalikan 100%, dapat menggunakan format di bawah ini.
Silabus mata pelajaran Kelengkapan silabus (Teknik Penilaian & Indikator Pencapaian Keterangan

No.

hal. 188/66 hal. 188/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 188/66

KD) ada 1 2 3 4 5 6 7 Tidak ada

dst Jumlah Prosentase

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Kelengkapan silabus”

167 .

Guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian.

    

A. B. C. D. E.

Sebanyak 86% - 100% guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian. Sebanyak 71% - 85% guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian. Sebanyak 56% - 70% guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian. Sebanyak 41% - 55% guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian. Tidak ada seorang pun guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan perangkat tes buatan guru yang sesuai dengan karakteristik SMK/MAK (seperti tes unjuk kerja, proyek,portofolio, dsb). B. Pendukung
Instrumen dan pedoman penilaian yang dikembangkan oleh guru. Mata pelajaran yang Instrumen dan pedoman No. Nama guru diampu penilaian yang telah dibuat 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

C. Assesor,
Bukti :
hal. 189/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

Adanya perangkat tes buatan guru (unjuk kerja, proyek, portofolio dsb.) Adanya daftar guru yang membuat perangkat tes Prosentase dihitung dari jumlah guru yang membuat perangkat tes dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100%, dapat menggunakan format di bawah ini
Nama Guru Mata pelajaran yang diampu Instrumen Evaluasi dan Pedoman Penilaian ada Tidak ada Keterangan

No. 1 2 3 4 5 6 7

dst Jumlah Prosentase

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Keberadaan Instrumen Evaluasi dan Pedoman Penilaian ”

Prosentase dihitung dari jumlah Instrumen Evaluasi dan Pedoman Penilaian yang ada/lengkap dibagi dengan jumlah guru x 100% 168 .

Guru menggunakan teknik penilaian sesuai dengan karakteristik mata pelajaran.

    

A. B. C. D. E.

Sebanyak 86% ⎯ 100% guru menggunakan teknik penilaian sesuai dengan karakte ristik mata pelajaran. Sebanyak 76% ⎯ 85% guru menggunakan teknik penilaian sesuai dengan karakte ristik mata pelajaran. Sebanyak 56% ⎯ 75% guru menggunakan teknik penilaian sesuai dengan karakte ristik mata pelajaran. Sebanyak 41% ⎯ 55% guru menggunakan teknik penilaian sesuai dengan karakte ristik mata pelajaran. Kurang dari 41% guru menggunakan teknik penilaian sesuai dengan karakteristik mata pelajaran.

A. Juknis Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas, proyek dan/atau produk, penggunaan portofolio, dan penilaian diri, sesuai dengan karakteristik mata pelajaran masing-masing. Dibuktikan dengan adanya kumpulan dokumen/arsip penilaian.. B. Pendukung
Teknik penilaian. No. Nama Guru Mata Teknik penilaian yang digunakan*
hal. 190/66

hal. 190/66 hal. 190/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

pelajaran 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Tes

Pengamatan

penugasan

lainnya

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Teknik penilaian yang digunakan”

C. Assesor,
Bukti : Periksa RPP Lihat teknik penilaian yang ada pada RPP (Tes,pengamatan,penugasan dll.) Adanya data guru yang menggunakan teknik penilaian Adanya dokumen /arsip penilaian Prosentase dihitung dengan jumlah guru yang menggunakan teknik penilaian dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100%, dapat menggunakan format di bawah ini. pengamatan, penugasan terstuktur, penugasan mandiri, dan/atau bentuk lain)
ada 1 2 3 4 5 6 7 Tidak ada Teknik Penilaian (tes,

No.

Nama Guru

Mata Pelajaran yang diampu

Keterangan

dst Jumlah Prosentase

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Keberadaan Instrumen Teknik Penilaian ”

169 .

Guru mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa.

  

A. B. C.

Sebanyak 86% - 100% guru mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa. Sebanyak 71% - 85% guru mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa. Sebanyak 56% - 70% guru mengolah hasil penilaian untuk
hal. 191/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa.

 

D. E.

Sebanyak 41% - 55% guru mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa. Kurang dari 41% pun guru mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan hasil analisis tes. B. Pendukung
Pengolahan hasil penilaian. No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Nama guru Mata pelajaran Bentuk dari bukti pengolahan hasil penilaian

C. Assesor,
Bukti : Adanya dokumen hasil analisis tes Adanya daftar guru yang melakukan analisis tes Wawancara dengan guru dan atau waka kurikulum Prosentase dihitung dengan jumlah guru yang melakukan analisis dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100%, dapat menggunakan format di bawah ini.
Nama Guru

No. 1 2 3 4 5 6 7

Mata Pelajaran yang diampu

mengolah hasil penilaian
melakuka n Tidak melakukan Keterangan

dst Jumlah Prosentase

hal. 192/66 hal. 192/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 192/66

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Keberadaan Instrumen Pengolahan hasil Penilaian ”

170 .

Guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/ komentar yang mendidik.

    

A. B. C. D. E.

Sebanyak 86% - 100% guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/komentar yang mendidik. Sebanyak 71% - 85% guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/komentar yang mendidik. Sebanyak 56% - 70% guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/komentar yang mendidik. Sebanyak 41% - 55% guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/komentar yang mendidik. Kurang dari 41% guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan buku pekerjaan rumah (PR) siswa yang di dalamnya terdapat tanda tangan orang tua/wali murid atau dokumen lain yang mendukung. B. Pendukung
Daftar guru yang mengembalikan hasil pekerjaan siswa. No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Nama guru Mata pelajaran Jumlah hasil pekerjaan siswa yang dikembalikan

C. Assesor,
Bukti : Adanya dokumen pekerjaan siswa yang sudah diperiksa dan diberi komentar oleh guru dan diketahui/ditanda tangani oleh orang tua Adanya daftar nilai siswa pada guru Adanya daftar guru yang memeriksa hasil pekejaan siswa Wawancara dengan siswa dan guru secara acak dan waka kurikulum.
hal. 193/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

Prosentase dihitung dari jumlah guru yang melakukan npemeriksaan hasil pekerjaan siswa dibagi dgn jumlah seluruh guru dikalikan 100%, dpt menggunakan format sbb: mengembalikan hsl pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/komentar
Mengemb alikan Tidak mengembalikan

No.

Nama Guru

Mata pelajaran

Keterangan

1 2 3 4 5 6 7

dst Jumlah Prosentase

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Keberadaan hsl pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/komentar ”

171 .

Guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran. Sebanyak 86% - 100% guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran. Sebanyak 71% - 85% guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran. Sebanyak 56% - 70% guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran. Sebanyak 41% - 55% guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran. Kurang dari 41% pun guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran.

    

A. B. C. D. E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan: 1) Program remedial dan pengayaan, dan 2) Perbedaan antara RPP tahun yang lalu dengan tahun yang sedang berjalan balk dilihat dari materi, metode, strategi, dan alat evaluasi yang digunakan oleh guru B. Pendukung
Daftar guru yang melaksanakan program remedial dan pengayaan. Mata Keterangan program remedial dan No. Nama guru pelajaran pengayaan yang dilakukan 1 2 3
hal. 194/66 hal. 194/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 194/66

4 5 6 7 8 9 10

C. Assesor,
Bukti : Adanya program remedial dan pengayaan Adanya bukti pelaksanaan remedial dan pengayaan (antara lain: kartu remedial/pengayaan, daftar hadir peserta remedial/pengayaan dan nilai remedial/pengayaan dll.) Adanya daftar guru yang melaksanakan remedial dan pengayaan Wawancara dengan guru dan siswa Prosentase dihitung dari jumlah guru yang memanfaatkan hasil

-

-

penilaian untuk perbaikan pembelajaran dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100%, dapat menggunakan format sbb: Memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran
Memanfaatkan Tidak memanfaatkan

No.

Nama Guru

Mata pelajaran yang diampu

Keteranga n

1 2 3 4 5 6 7

dst Jumlah Prosentase

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Keberadaan hsl pemanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran ”

172 .

Guru melaporkan hasil penilaian mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada kepala Program Keahlian dalam bentuk laporan prestasi belajar siswa.

  

A. B. C.

Sebanyak 100% guru melaporkan hasil penilaian prestasi belajar siswa kepada kepala Program Keahlian. Sebanyak 95% - 99% guru melaporkan hasil penilaian prestasi belajar siswa kepada kepala Program Keahlian. Sebanyak 90% - 94% guru melaporkan hasil penilaian prestasi belajar siswa kepada kepala Program Keahlian.
hal. 195/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

 

D. E.

Sebanyak 85% - 89% guru melaporkan hasil penilaian prestasi belajar siswa kepada kepala Program Keahlian. Kurang dari 85% guru melaporkan hasil penilaian prestasi belajar siswa.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya arsip hasil evaluasi belajar yang telah ditandatangani guru dan kepala sekolah/madrasah atau ketua program keahlian. B. Pendukung
Pelaporan hasil penilaian mata pelajaran pada akhir semester (yang baru selesai). No. 1 2 Kategori Guru yang sudah melaporkan. Guru yang belum melaporkan. Jumlah Jumlah

C. Assesor Bukti :

-

Adanya arsip hasil evaluasi belajar/daftar nilai yang ditandatangani guru dan kasek/ketua program. Adanya data guru yang melaporkan hasil evaluasi belajar pada akhir semester (periksa data akhir semester yang terakhir) Prosentase dihitung dari jumlah guru yang melaporkan hasil evaluasi belajar dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100%, dapat menggunakan format di bawah ini :
Nama Guru

No. 1 2 3 4 5 6 7

Melaporkan hasil penilaian prestasi belajar
Melaporkan Tidak melaporkan

Keterangan

Dst Jumlah Prosentase

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Keberadaan laporan hasil

penilaian prestasi belajar” 173 .

Guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa kepada guru Pendidikan Agama sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester.

 

A. B.

Sebanyak 86% - 100% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa kepada guru Pendidikan Agama. Sebanyak 71% - 85% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa kepada guru Pendidikan Agama.
hal. 196/66

hal. 196/66 hal. 196/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

  

C. D. E.

Sebanyak 56% - 70% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa kepada guru Pendidikan Agama. Sebanyak 41% - 55% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa kepada guru Pendidikan Agama. Kurang dari 41% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa kepada guru Pendidikan Agama.

A. Juknis

Jawaban dibuktikan dengan adanya catatan laporan penilaianakhlak siswa dari guru-guru lain di kelas yang bersangkutan selain guru Pendidikan Agama
B. Pendukung
Pelaporan hasil penilaian akhlak siswa dan kepribadian pada akhir semester (yang baru selesai), dari guru di luar guru Pendidikan Agama. No. 1 2 Kategori Guru yang sudah melaporkan Guru yang belum melaporkan Jumlah Jumlah

C. Assesor Bukti : Adanya format penilaian akhlak dan kepribadian siswa yang disiapkan oleh sekolah Adanya catatan laporan penilaian Akhlak dan kepribadian siswa dari guruguru lain, kepada guru Agama dan PKn (khusus kelas yang menjadi tanggung jawabnya/sesuai dengan yang ditugaskan kepala sekolah) Adanya data guru yang melaporkan penilaian tersebut. Wawancara secara acak dengan guru dan waka kurikulum. Prosentase dihitung dari jumlah guru yang melaporkan dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100 %, dapat menggunakan format di bawah ini : Melaporkan hsl penilaian akhlak siswa kepada guru Pend.Agama & hsl penilaian kepribadian siswa kpd guru Pend.Kewarganegaraan
Melaporkan 1 2 3 4 5 6 7 Tidak melaporkan

-

-

No.

Nama Guru

Keterangan

dst Jumlah Prosentase
hal. 197/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Keberadaan laporan hasil

penilaian akhlak siswa kepada guru Pend.Agama & hsl penilaian kepribadian siswa kpd guru Pend.Kewarganegaraan ”

174 .

Guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester.

    

A. B. C. D. E.

Sebanyak 86% - 100% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan. Sebanyak 71% - 85% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan. Sebanyak 56% - 70% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan. Sebanyak 41% - 55% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan. Kurang dari 41% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan.

D. Juknis

Jawaban dibuktikan dengan adanya catatan laporan kepribadian siswa dari guru-guru lain di kelas yang bersangkutan selain guru Pendidikan Kewarganegaraan
E. Pendukung
Pelaporan hasil penilaian akhlak siswa dan kepribadian pada akhir semester (yang baru selesai), dari guru di luar guru Pendidikan Kewarganegaraan. No. 1 2 Kategori Guru yang sudah melaporkan Guru yang belum melaporkan Jumlah Jumlah

F. Assesor Bukti : Adanya format penilaian akhlak dan kepribadian siswa yang disiapkan oleh sekolah Adanya catatan laporan penilaian Akhlak dan kepribadian siswa dari guruguru lain, kepada guru Agama dan PKn (khusus kelas yang menjadi tanggung jawabnya/sesuai dengan yang ditugaskan kepala sekolah) Adanya data guru yang melaporkan penilaian tersebut. Wawancara secara acak dengan guru dan waka kurikulum. Prosentase dihitung dari jumlah guru yang melaporkan dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100 %, dapat menggunakan format di bawah ini :
Nama Guru

-

No.

Melaporkan hsl penilaian

Keterangan
hal. 198/66

hal. 198/66 hal. 198/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

akhlak siswa kepada guru Pend.Agama & hsl penilaian kepribadian siswa kpd guru Pend.Kewarganegaraan
Melaporkan 1 2 3 4 5 6 7 Tidak melaporkan

dst Jumlah Prosentase

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Keberadaan laporan hasil

penilaian akhlak siswa kepada guru Pend.Agama & hsl penilaian kepribadian siswa kpd guru Pend.Kewarganegaraan ” 175. Program Keahlian mengkoordinasikan ulangan tengah semester, ulangan akhir semester dan ulangan kenaikan kelas.

    
A. Juknis

A. B. C. D. E.

Program Keahlian mengkoordinasikan ulangan tengah, akhir semester dan ulangan kenaikan kelas. Program Keahlian mengkoordinasikan ulangan akhir semester dan kenaikan kelas. Program Keahlian mengkoordinasikan ulangan tengah semester dan ulangan kenaikan kelas. Program Keahlian hanya mengkoordinasikan ulangan kenaiakan kelas. Tidak pernah mengkoordinasikan ulangan tengah, akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas.

Jawaban dibuktikan adanya koordinasi panitia ulangan (bukti Surat Keputusan kepala sekolah/madrasah atau kepala program keahlian tentang kepanitiaan ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester, jadwal ulangan, dan berita acara atau notulen rapat koordinasi ulangan semester dan daftar hadir). B. Pendukung
Koordinasi ulangan tengah, ulangan akhir semester dan ulangan keaniakan kelas. No. Bentuk/jenis koordinasi Tanggal pelaksanaan 1 2 3

C. Assesor,
Bukti : Adanya SK Panitia Ulangan Umum Tengah Semester dan Akhir Semester dari Kepala Sekolah.
hal. 199/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

-

Adanya Program Kerja Panitia Adanya jadwal pelaksanaan Adanya berkas arsip soal Adanya dokumen kegiatan koordinasi (Undangan, daftar hadir, notulen rapat dan atau berita acara rapat) Program Keahlian menentukan kriteria kenaikan kelas atau kriteria program pembelajaran (beban Sistem Kredit Semester/SKS) melalui rapat.

176 .

    

A.

Menentukan kriteria kenaikan kelas atau kriteria program pembelajaran melalui rapat dewan guru. Menentukan kriteria kenaikan kelas atau kriteria program pembelajaran melalui rapat dengan perwakilan guru-guru mata pelajaran. Menentukan kriteria kenaikan kelas atau kriteria program pembelajaran melalui rapat dengan wali kelas saja. Menentukan kriteria kenaikan kelas atau kriteria program pembelajaran melalui rapat pimpinan sekolah. Hanya ditetapkan oleh kepala Program Keahlian.

B.

C. D. E.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan berita acara rapat dan hasil rapat (notulen rapat). B. Pendukung
Penentuan kriteria kenaikan kelas. No. 1 Acara Penentuan kriteria kenaikan kelas Tanggal rapat Jml yang hadir Hasil putusan rapat

C. Assesor,
Bukti : Adanya dokumen rapat untuk menentukan kriteria kenaikan kelas untuk sistem paket atau kriteria program pembelajaran untuk system SKS, (Undangan, daftar hadir, notulen) Adanya dokumen kriteria kenaikan kelas atau kriteria program pembelajaran Periksa daftar hadir rapat (Rapat dewan guru, atau hanya perwakilan guru atau hanya dengan wali kelas saja atau hanya rapat pimpinan sekolah saja)

-

177 .

Sekolah/Madrasah menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, estetika, serta jasmani, olahraga, dan kesehatan.

A.

Menentukan nilai akhir melalui rapat dewan guru dengan mempertimbangkan hasil penilaian oleh guru.
hal. 200/66

hal. 200/66 hal. 200/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

   

B. C. D. E.

Menentukan nilai akhir melalui rapat dewan guru tanpa mempertimbangkan hasil penilaian oleh guru. Menentukan nilai akhir tanpa melalui rapat dewan guru tetapi mempertimbangkan hasil penilaian oleh guru. Menentukan nilai akhir bersama wali kelas saja. Hanya ditetapkan oleh kepala Program Keahlian.

A. Juknis Jawaban dibuktikan d engan surat undangan, berita acara rapat, dan hasil rapat (notulen rapat). B. Pendukung
Penentuan nilai akhir kelompok mata pelajaran. No. 1 Acara Penentuan nilai akhir kelompok mata pelajaran Tanggal rapat Jumlah yang hadir Hasil putusan rapat

C. Assesor,
Bukti : Adanya dokumen rapat untuk menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, estetika serta jasmani, olahraga dan kesehatan (srt undangan ,daftar hadir, notulen rapat dan berita acara keputusan rapat. Periksa daftar hadir peserta rapat dan notulen rapat untuk mengetahui komponen-komponen yang mengikuti rapat tersebut. Program Keahlian menyelenggarakan ujian semester sesuia Prosedur Operasional Standar (POS).

-

178.

    
A. Juknis

A. B. C. D. E.

Memiliki POS dan dilaksanakan sesuai POS Memiliki POS tetapi tidak dilaksanakan sesuai POS . Menyelenggarakan ujian tetapi tidak memiliki POS. Menyelenggarakan ujian hanya oleh masing-masing guru. Tidak menyelenggarakan ujian.

Jawaban dibuktikan d engan berita acara penyelenggaraan ujian semester dan penentuan kelulusan siswa sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) ujian akhir. B. Pendukung
hal. 201/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

C. Assesor, Bukti,
Yang dimaksud dengan Ujian Semester adalah Ujian Akhir/Ujian Sekolah Adanya POS Ujian Sekolah Adanya Jadwal Ujian Adanya criteria kelulusan Adanya dokumen Kegiatan antar lain : daftar hadir peserta, berita acara penyelenggaraan daftar hadir pengawas dll. Program Keahlian melaporkan hasil penilaian setiap akhir semester kepada orang tua/wali siswa. Laporan hasil penilaian setiap akhir semester dengan penjelasan keahlian dan  A. kepala program bersangkutan.wali kelas kepada orang tua/wali siswa dan siswa yang Laporan hasil penilaian setiap akhir semester dengan penjelasan  B. kepala program keahlian dan wali kelas kepada orang tua/wali siswa tanpa siswa yang bersangkutan. Laporan hasil penilaian setiap akhir semester tanpa langsung dari wali  C. penjelasan kepala program keahlian tetapi dan siswa yang kelas kepada orang tua/wali siswa bersangkutan.

179 .

 

D. E.

Laporan hasil penilaian setiap akhir semester tanpa penjelasan kepala program keahlian tetapi langsung dari wali kelas kepada orang tua/wali siswa tanpa siswa yang bersangkutan. Tidak melaporkan hasil penilaian kepada orang tua/walisiswa.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan undangan kepada wali murid, daftar hadir orang tua, dan buku laporan hasil belajar siswa B. Pendukung
Laporan hasil penilaian setiap akhir semester. No. 1 2 3 4 5 Kegiatan pokok yang dilakukan

C. Assesor,

Bukti: - Adanya dokumen pembagian raport ( undangan, daftar hadir dan notulen) - Adanya buku laporan hasil belajar ( buku raport) - Wawancara secara acak pada siswa dan wali kelas, dan waka kurikulum

hal. 202/66 hal. 202/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

hal. 202/66

180 .

Sekolah/Madrasah melaporkan pencapaian hasil belajar siswa kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau Kanwil Depag.

    

A. B. C. D. E.

Melaporkan pencapaian hasil belajar siswa kurang dari 20 hari setelah akhir semester. Melaporkan pencapaian hasil belajar siswa antara 21 — 41 hari setelah akhir semester. Melaporkan pencapaian hasil belajar siswa antara 41 — 60 hari setelah akhir semester. Melaporkan pencapaian hasil belajar siswa antara 61 — 80 hari setelah akhir semester. Melaporkan pencapaian hasil lebih dari 80 hari.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan tanda terima dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk SMK dan Kanwil Departemen Agama untuk MAK. B. Pendukung
Laporan pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau Kanwil Depag. No. 1 Tgl. pelaksanaan UAS Tanggal pelaporan Selisih hari

C. Assesor,
Bukti :

-

Adanya bukti arsip laporan hasil belajar kepada dinas terkait Adanya buku ekspedisi pengiriman laporan kepada dinas terkait atau bukti lainnya, periksa tanggal pengiriman dan penerimaannya. Program Keahlian menentukan kelulusan siswa dari satuan pendidikan.

181.

    

A. B. C. D. E.

Menentukan kelulusan siswa melalui rapat dewan guru. Menentukan kelulusan siswa melalui rapat dengan perwakilan guru-guru mata pelajaran. Menentukan kelulusan siswa melalui rapat dengan wali kelas saja. Menentukan kelulusan siswa melalui rapat pimpinan sekolah. Hanya ditetapkan oleh kepala Sekolah/madrasah.

A. Juknis Pedoman ketentuan kelulusansiswa adalah: 1) menyelesaikan seluruh program pembelajaran; 2) memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata
hal. 203/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan; 3) lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan 4) lulus Ujian Nasional. Jawaban dibuktikan dengan dokumen rapat yang dihadiri oleh guru mata pelajaran, wali kelas, kepala program keahlian, dan kepala sekolah/ madrasah. B. Pendukung
Rapat Penentuan kelulusan siswa. No. 1 Acara Tanggal rapat Jumlah yang hadir Jumlah tidak hadir Hasil putusan rapat

C. Assesor,
Bukti : Adanya dokumen rapat kelulusan siswa( undangan, daftar hadir dan notulen) Keberadaan daftar hadir diperlukan untuk menentukan keikutsertaan rapat berdasarkan komponen yang ditentukan, yaitu : diikuti seluruh dewan guru, perwakilan guru, wali kelas, pimpinan sekolah atau hanya kepala sekolah. Adanya criteria kelulusan siswa Adanya data nilai ujian dari seluruh peserta ujian Adanya berita acara rapat kelulusan Adanya laporan kelulusan (US4)
Jumlah Peserta rapat No. Acara Tgl rapat 1 1 2 3 4 5 hd r td k Ketersediaa n kriteria kelulusan

-

-

Hasil putusan rapat

Catatan: 1. diikuti seluruh dewan guru, 2. perwakilan guru, 3. wali kelas, 4. pimpinan sekolah atau hanya 5. kepala sekolah.

182

Sekolah/Madrasah menyerahkan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional
hal. 204/66

hal. 204/66 hal. 204/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

.

(SKHUN) setiap siswa yang mengikuti Ujian Nasional (UN).

    

A. B. C. D. E.

Kurang dari 7 hari setelah pengumuman hasil ujian. Antara 8 – 14 hari setelah pengumuman hasil ujian. Antara 15 – 21 hari setelah pengumuman hasil ujian. Antara 22 – 28 hari setelah pengumuman hasil ujian. Lebih dari 28 hari setelah pengumuman hasil ujian.

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan tanda terima Surat Keterangan Hasil Ujian N as io n a l ( S KH U N) d a r i m in i m a l 9 0 p e r s e n s e t ia p s is w a y a n g mengikuti ujian nasional. B. Pendukung
Penerbitan dan penyerahan surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN). No. 1 Tanggal pengumuman hasil UN Tanggal penyerahan SKHUN Selisih hari

C. Assesor,
Bukti : Adanya bukti dokumen SKHUN Adanya bukti tgl penerbitan dan penyerahan surat SKHUN

Usul : tanggal penyerahan SKHUN direkomendasikan dihitung dari sejak tanggal penerimaan SKHUN dari Provinsi. 183 . Sekolah/Madrasah menerbitkan dan menyerahkan ijazah kepada setiap siswa yang telah lulus.

    

A. B. C. D. E.

Kurang dari 7 hari setelah blangko ijazah diterima dari Dinas Pendidikan/Kandepag. Antara 8 – 14 hari setelah blangko ijazah diterima dari Dinas Pendidikan/Kandepag. Antara 15 – 21hari setelah blangko ijazah diterima dari Dinas Pendidikan/Kandepag. Antara 22 - 28 hari setelah blangko ijazah diterima dari Dinas Pendidikan/Kandepag. Lebih dari 28 hari minggu setelah blangko ijazah diterima dari Dinas Pendidikan/Kandepag.

A. Juknis
hal. 205/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

Jawaban dibuktikan dengan tanda terima telah menerbitkan ijazah dari minimal 90 persen siswa yang lulus dari satuan pendidikan B. Pendukung
Penerbitan dan penyerahan ijazah. No. 1 Tanggal blanko diterima Tanggal penyerahan Ijazah Selisih hari

C. Assesor,
Bukti : Adanya berita acara penerimaan blanko ijazah. Adanya bukti dokumen penyerahan ijazah/US6. Untuk menghitung prosentase dibuat rekapitulasi seperti berikut:
No. Tanggal Penerimaan Blanko Ijazah Waktu Penyerahan Ijazah Kurang 7 hari dari Jumlah Penerima Ijazah Prosentase Keterangan

-

Jumlah Lulusan :………………. Orang

1 2

Lebih dari 7 sampai 14 hari Lebih dari 14 sampai 21 hari Lebih dari 21 sampai 28 hari Lebih dari 28 hari

3

4

5

Catatan : Asesor menghitung dari US6.

184 .

Sekolah/Madrasah menggunakan hasil Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/ Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Program Paket B sebagai bahan pertimbangan penerimaan siswa baru.  A.  B.  C. Menggunakan hasil UN SMP/MTs/Paket B dan seleksi masuk secara transparan sebagai bahan pertimbangan penerimaan siswa baru. Menggunakan hasil UN SMP/MTs/Paket B secara transparan sebagai bahan pertimbangan penerimaan siswa baru. Menggunakan hasil UN SMP/MTs/Paket B dan seleksi masuk secara tidak transparan sebagai bahan pertimbangan penerimaan siswa baru.
hal. 206/66

hal. 206/66 hal. 206/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

D.

Menggunakan hasil UN SMP/MTs/Paket B secara tidak transparan sebagai bahan pertimbangan penerimaan siswa baru. Tidak menggunakan UN SMP/MTs/Paket B sebagai bahan pertimbangan penerimaan siswa baru.

 E. A. Juknis

Jawaban dibuktikan dengan berita acara rapat penentuan kelulusan B. Pendukung
Penerimaan siswa baru. No. 1. 2. 3. 4. 5. Mekanisme seleksi penerimaan siswa baru yang digunakan

C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya Pedoman PSB. Adanya Dokumen kelengkapan dan persyaratan pendaftaran (SKHUN SMP/Mts/Paket B, dokumen pengumpulan dan pengolahan nilai). Adanya bukti dokumen pelaksanaan seleksi dilaksanakan secara transparan Adanya Daftar siswa yang diterima dan yang tidak diterima Adanya Dokumen laporan kegiatan PSB. (pembobotan dll,untuk menentukan nilai sesuai dengan instrumen)

-

Ketentuan tes No. Mekanisme seleksi penerimaan siswa baru yang digunakan Hasil UN SMP transparan Hasil UN SMP dan Tes Hasil UN SMP dan tes tetapi tdk transparan Hasil UN SMP tetapi tdk transparan Tdk Menggunakan hasil UN SMP menggu nakan Tdk menggu nakan Ket.

1 2. 3 4. 5.

………… 185 . Uji Kompetensi melibatkan berbagai pihak.

hal. 207/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

    

A. B. C. D. E.

Melibatkan pihak DU/DI, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), Guru, dan diketahui BNSP. Melibatkan pihak DU/DI, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), dan Guru. Melibatkan pihak DU/DI, dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), atau DU/DI dan Guru. Melibatkan pihak DU/DI. Tidak melibatkan berbagai pihak (hanya Guru).

A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan data hasil uji kompetensi (dokumen penilaian dan sertifikat) yang melibatkan pihak DU/DI, lembaga sertifikasi atau asosiasi profesi yang sejenis, dan Guru Kejuruan

B. Pendukung,
No. 1. 2. 3. 4. C. Assesor No. 1 2. 3 4. 5. Pelaksanaan Uji Kompetensi dengan melibatkan. DU/DI, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), Guru, dan diketahui BNSP. DU/DI, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP),dan Guru, DU/DI atau Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Guru, DU/DI Tidak melibatkan berbagai pihak (hanya Guru). Keterlibatannya ada tdk Ket. Pihak yg terlibat Tanggal pelaksanaan uji kompetensi Jumlah siswa yang Di uji

Bukti :

-

Dokumen pelaksanaan rapat Uji Kompetensi ( undangan , surat tugas/surat tugas dari pihak luar, daftar hadir,notulen dll.) Dokumen pelaksanaan Uji Kompetensi (jadwal, soal, daftar penguji ekternal dari LSP,Assosiasi Profesi,atau DU/DI dan penguji internal, tempat dll.) Dokumen hasil uji kompetensi ( meliputi :daftar nilai UK, sertifikat UK dll.)

Usulan :
Nilai A, jika melibatkan guru dan LSP
hal. 208/66 hal. 208/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M hal. 208/66

Nilai B, jika melibatkan guru dan Assosiasi Profesi Nilai C, jika melibatkan Guru dan DU/DI Nilai D, jika melibatkan DU/DI

Nilai E, Jika melibatkan guru saja.

hal. 209/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->