PENELUSURAN HUKUM DAN DOKUMENTASI HUKUM1 Oleh: Frans Maramis2

PENDAHULUAN ”Jura novit curia”, suatu adagium (pepatah hukum) yang berarti: pengadilan tahu hukum (the court knows the law). Jika adagium ini merupakan kenyataan, maka orang tidak perlu bersusah payah melakukan penelusuran hukum dan dokumentasi hukum; cukup ke pengadilan saja minta informasi. Tetapi, ini hanyalah suatu adagium, yaitu adagium yang meletakkan kewajiban bahwa hakimlah yang harus meletakkan dasar-dasar hukum yang tepat untuk fakta-fakta yang dikemukakan para pihak; suatu kewajiban yang tidak dibebankan pada advokat. Dengan demikian, penelusufan dan dokumentasi hukum tidak dapat diselesaikan dengan cara semudah tadi. Apa yang sebenarnya menjadi permasalahan dalam penelurusan hukum dan dokumentasi hukum? Dalam rangkaian kata-kata ”Penelusuran hukum dan dokumentasi hukum”, kata ”hukum” di sini dapat diartikan sebagai informasi tentang hukum Dari sudut kebutuhan seorang advokat, informasi tentang hukum ini setidaknya mencakup: himpunan peraturan perundang-undangan, putusan-putusan pengadilan, dan artikel-artikel hukum, yang masing-masing dari ini saja sudah amat beranekaragam. Penelusuran hukum berarti suatu upaya untuk mencari dan menemukan informasi tersebut; sedangkan dokumentasi hukum adalah pendokumentasian informasi hukum agar mudah untuk dimanfaatkan. Menjadi pertanyaan, mengapa ”penelusuran hukum dan dokumentasi hukum” tersebut sampai sekarang masih menjadi suatu topik pembicaraan dan pembahasan. Apakah memang penelusuran hukum dan dokumentasi hukum merupakan hal yang amat sulit?

PENELUSURAN DAN DOKUMENTASI HUKUM A. Perkembangan Bahan Hukum Beberapa puluh tahun lalu, orang sudah merasa cukup puas dengan memiliki himpunan peraturan Engelbrecht dan sejumlah publikasi putusan pengadilan yang penting, misalnya buku Prof. R. Subekti, SH, ”Hukum Adat Indonesia dalam Yurisprudensi Mahkamah Agung” (1974). Tetapi, dunia hukum Indonesia sekarang telah berkembang dengan amat pesat.
1 2

Disampaikan dalam Diklat Advokat 2010 yang diselenggarakan oleh DPD KAI Sulawesi Utara. Dosen Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi dan Program Studi Ilmu Hukum Pasca Sarjana Universitas Sam Ratulangi, Manado.

makin banyak pula dikemukakan pandangan-pandangan dari kalangan hukum yang bersifat pro dan kontra. di mana dua jenis peraturan ini saja jumlahnya bertambah dengan pesat. agama dan militer saja. Dengan makin berkembangnya bahan-bahan hukum seperti peraturan perundang-undangan dan putusan-putusan pengadilan. tetapi juga penting berbagai peraturan/keputusan dari Menteri-Menteri sesuai bidangnya. Badan Pengawas Pasar Modal & Lembaga Keuangan (Bapepamlk). Putusan-putusan pengadilan juga bukan lagi putusan peradilan umum. Ini ditambah pula dengan adanya pengadilan-pengadilan khusus di bawah peradilan umum. seperti Pengadilan Niaga. dan terakhir putusan-putusan Mahkamah Konstitusi. komisi dan instansi (misalnya: Bank Indonesia. Keputusan Dirjen dan Peraturan Daerah (Perda) seluruh daerah di Indonesia. tetapi sudah bertambah pula dengan putusan-putusan peradilan tata usaha negara. Pengadilan Tindak Korupsi. Peraturan Presiden (Perpres). . sampai pada Peraturan Daerah dan peraturan/keputusan desa. menyajikan: Ketetapan (UU). contoh: 1. Rakyat (TAP yang MPR). Pandanganpandangan ini sering menarik untuk diperhatikan sebab dapat menjadi pendukung bagi dalil-dalil hukum yang hendak dipertahankan oleh advokat dalam menangani kasuskasus.Peraturan perundang-undangan yang penting bukan hanya terbatas pada Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah saja. Instruksi Presiden (Inpres). Komisi Pemilihan Umum. yang merupakan salah satu unit usaha LKBN Antara. Pengadilan Anak. ”Warta Perundang-undangan”. Keputusan Presiden (Kepres). peraturan/keputusan berbagai badan. Upaya Berbagai Pihak Untuk Memberikan Infomasi Hukum Selama ini ada berbagai pihak yang telah berupaya memberikan informasi tentang hukum melalui berbagai terbitan. Badan Pertanahan Nasional. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). B. informasi diberikan juga melalui Internet. Majelis Peraturan Dapat dikemukakan beberapa Permusyawaratan Undang-Undang Pemerintah Pengganti Undang-Undang ( PERPU). Kemudian dengan makin berkembangnya Internet. dan sebagainya. Keputusan Menteri dari berbagai instansi (Kepmen). Peraturan Pemerintah (PP). dan sebagainya).

id) yang memuat berbagai peraturan perundang-undangan. h.id/). Berbagai terbitan dan website tersebut memuat informasi hukum yang tertentu.unsrat. yang menyajikan peraturan perundangundangan. Hukumonline (www. antara lain putusan pengadilan niaga. Berbagai website yang memberikan informasi hukum.bphn.id).2. dan berbagai konstitusi negara lain.ac.htm/). 3. 91/1999 tentang Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional yang tujuannya untuk segera mewujudkan adanya jaringan dokumentasi dan informasi hukum nasional. misalnya website Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (http://hukum. d. yang menyajika putusan-putusan Mahkamah Konstitusi. yang sulit diperoleh (tidak tahu apakah masih terbit atau tidak lagi). b. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional berfungsi : a.go. Website Mahkamah Konstitusi (www.go.mahkamahkonstitusi.id/appmari/putusan/) e.go.go.com).mahkamahagung. sebagai salah satu upaya penyedian sarana pembangunan bidang hukum. seperti: a. Menurut Pasal 2 Keppres. yang menyajikan berbagai peraturan perundang-undangan. website resmi Sekretariat Negara Republik Indonesia (www. Legislasi Online MARI (http://legislasi.go.setneg. f.id/). Direktori Putusan Mahkamah Agung (http://putusan.hukumonline. Website Badan Pembinaan Hukum Nasional (www. g. C.id/) c. Berbagai website swasta. Kerangka Hukum Di tahun 1999 diterbitkan Keputusan Presiden No.mahkamahagung. instansi dan perguruan tinggi yang memuat informasi hukum. Berbagai himpunan peraturan perundang-undangan yang diterbitkan oleh perseorangan atau organisasi. putusan-putusan pengadilan dan artikel-artikel hukum. ”Yurisprudensi Indonesia” terbitan berkala Mahkamah Agung. Misalnya website Mahkamah Konstitusi memuat semua putusan Mahkamah Konstitusi. Website Kementerian Dalam Negeri (www. yang menyajikan berbagai peraturan perundang-undangan dan putusan-putusan pengadilan. . tetapi hanya memuat sejumlah cukup banyak peraturan perundang-undangan (tidak semua). antara lain Himpunan Peraturan Perundang-undangan Indonesia yang terdiri dari beberapa julid dengan harga yang cukup mahal.depdagri.id/library. 4.go.

Anggota Jaringan adalah : a. untuk meningkatkan pemberian pelayanan pelaksanaan penegakan hukum dan kepastian hukum. 3. Lembaga-Iembaga lain yang bergerak di bidang pengembangan dokumentasi dan informasi hukum. 7. e. yang ditetapkan oleh Menteri Kehakiman. PENUTUP Dengan adanya Keppres No. b. d. 91/1999 telah mulai dikembangkan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional. Pusat Jaringan adalah Badan Pembinaan. Selanjutnya menurut Pasal 3: 1. Sekretariat Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara. yang penting orang memiliki jalur internet untuk melakukan penelusuran hukum . Hukum Nasional. Pengadilan Tingkat Pertama. Pusat Dokumentasi Hukum pada Perguruan Tinggi di Indonesia. Kantor Menteri Negara. tapi sudah cukup banyak membantu walaupun memerlukan sedikit usaha. 2. untuk memudahkan pencarian dan penelusuran peraturan perundang-undangan dan bahan dokumentasi hukum lainnya. Lembaga Pemerintah Non Departemen atau Badan Negara. 4. 6. d. Walaupun masih dalam tahap perkembangan. Pemerintah Daerah KabupateniKota.b. Biro Hukum dan atau Perundang-undangan atau unit kerja yang melaksanakan tugas dalam bidang atau bagian Hukum dan peraturan perundang-undangan : 1. untuk meningkatkan penyebarluasan dan pemahaman pengetahuan hukum. 5. Departemen Kehakiman. Pengadilan Tingkat Banding. 3. Kantor Menteri Koordinator. Departemen. Pemerintah Daerah Propinsi. 91/1999 pemerintah berupaya untuk mengembangkan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional supaya para pengguna dapat memperoleh informasi hukum secara lebih cepat. c. Dalam rangka Keppres No. 2. c. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional terdiri dari Pusat Jaringan dan Anggota Jaringan.

. Catatan: Bersama ini disertakan dokumentasi hukum Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi dalam keping DVD yang berisi 6.atau istilah kerennya cyberspace (ruang maya) . Manado.tampaknya akan menjadi tempat yang dikembangkan untuk memberikan dan memperoleh informasi hukum sehingga penelusuran hukum dan dokumentasi hukum makin terarah ke sana. 12 Maret 2010. Internet . DVD ini senantiasa diupdate.terhadap dokumentasi hukum yang ada di Internet kemudian dapat melakukan dokumentasi sendiri.000-an peraturan dan putusan.