Keris

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Sebuah keris asal Bali. Keris adalah senjata tikam khas Indonesia, atau mungkin lebih tepat Nusantara. Berdasarkan dokumen-dokumen purbakala, keris dalam bentuk awal telah digunakan sejak abad ke-9. Kuat kemungkinannya bahwa keris telah digunakan sebelum masa tersebut. Penggunaan keris sendiri tersebar di masyarakat rumpun Melayu. Pada masa sekarang, keris umum dikenal di daerah Indonesia (terutama di daerah Jawa, Madura, Bali/Lombok, Sumatra, sebagian Kalimantan, serta sebagian Sulawesi), Malaysia, Brunei, Thailand, dan Filipina (khususnya di daerah Mindanao). Di Mindanao, bentuk senjata yang juga disebut keris tidak banyak memiliki kemiripan meskipun juga merupakan senjata tikam. Keris memiliki berbagai macam bentuk, misalnya ada yang bilahnya berkelok-kelok (selalu berbilang ganjil) dan ada pula yang berbilah lurus. Orang Jawa menganggap perbedaan bentuk ini memiliki efek esoteri yang berbeda.

Selain digunakan sebagai senjata, keris juga sering dianggap memiliki kekuatan supranatural. Senjata ini sering disebut-sebut dalam berbagai legenda tradisional, seperti keris Mpu Gandring dalam legenda Ken Arok dan Ken Dedes. Tata cara penggunaan keris berbeda-beda di masing-masing daerah. Di daerah Jawa dan Sunda misalnya, keris ditempatkan di pinggang bagian belakang pada masa damai tetapi ditempatkan di depan pada masa perang. Sementara itu, di Sumatra, Kalimantan, Malaysia, Brunei dan Filipina, keris ditempatkan di depan. Selain keris, masih terdapat sejumlah senjata tikam lain di wilayah Nusantara, seperti rencong dari Aceh, badik dari Sulawesi serta kujang dari Jawa Barat. Keris dibedakan dari senjata tikam lain terutama dari bilahnya. Bilah keris tidak dibuat dari logam tunggal yang dicor tetapi merupakan campuran berbagai logam yang berlapis-lapis. Akibat teknik pembuatan ini, keris memiliki kekhasan berupa pamor pada bilahnya.

Lukisan Pangeran Antasari yang memakai keris di depan.

Daftar isi
[sembunyikan]
• • •

1 Bagian-bagian keris 2 Tangguh keris 3 Sejarah o 3.1 Keris Buddha dan pengaruh India-Tiongkok o 3.2 Keris "Modern" 4 Keris Pusaka terkenal

[sunting] Bagian-bagian keris
Beberapa istilah di bagian ini diambil dari tradisi Jawa, semata karena rujukan yang tersedia.

Sedangkan wrangka gayaman dipakai untuk keperluan harian. Hal itu sebagai perlambang terhadap sebagian profesi masyarakat Sulawesi yang merupakan pelaut. Bugis. materi yang dipergunakan pun berasal dari aneka bahan seperti gading. yaitu warangka (sarung) dan bagian pegangan keris atau ukiran. dan untuk daerah-daerah lainnya sebagai pusat pengembangan tosan aji seperti Aceh.weteng dan bungkul. logam. dll) dengan maksud penghormatan. hutan . dan kemuning). lata. maka kesatuan terhadap seluruh kelengkapannya disebut keris. timoho. • Warangka atau sarung keris Warangka. keris mempunyai ukiran dan perlambang yang berbeda. dan yang paling banyak yaitu kayu. atau sarung keris (bahasa Banjar : kumpang). Luwu. Jawa. Dan jenis lainnya adalah jenis wrangka gayaman (gandon) yang bagian-bagiannya hampir sama dengan wrangka ladrang tetapi tidak terdapat angkup. Bangkinang (Riau) . Pegangan keris atau hulu keris Pegangan keris (bahasa Jawa: gaman) ini bermacam-macam motifnya. Madura dan Sulu. Tata cara penggunaannya adalah dengan menyelipkan gandar keris di lipatan sabuk (stagen) pada pinggang bagian belakang (termasuk sebagai pertimbangan untuk keselamatan raja ). pertapa. perkawinan. Palembang. Bagian atasnya atau ladrang-gayaman sering diganti dengan gading. dan gandek. Aturan pemakaian bentuk wrangka ini sudah ditentukan.dan ada yang diukir dengan kinatah emas dan batu mulia. paling tidak karena bagian inilah yang terlihat secara langsung. patung raksaka. Wrangka ladrang dipakai untuk upacara resmi . Sejalan dengan perkembangan zaman terjadi penambahan fungsi wrangka sebagai pencerminan status sosial bagi penggunanya. yaitu jenis warangka ladrang yang terdiri dari bagian-bagian : angkup. walaupun tidak mutlak. khususnya dalam kehidupan sosial masyarakat Jawa. Tetapi karena keris mempunyai kelengkapan lainnya. cigir. janggut. gandar. patung penari . acara resmi keraton lainnya (penobatan. misalkan menghadap raja. . gandek. godong.Sebagian ahli tosan aji mengelompokkan keris sebagai senjata tikam. sehingga bagian utama dari sebilah keris adalah wilah (bilah) atau bahasa awamnya adalah seperti mata pisau. bathuk (kepala bagian depan) . adalah komponen keris yang mempunyai fungsi tertentu. Seperti juga motif kepala burung yang digunakan pada keris Riau Lingga. sedangkan burung adalah lambang dunia atas keselamatan. secara garis besar terdiri dari sirah wingking ( kepala bagian belakang ) . cetek. dan keris ditempatkan pada bagian depan (dekat pinggang) ataupun di belakang (pinggang belakang). jiling. Untuk pegangan keris Jawa. Selain itu. tulang. pengangkatan pejabat kerajaan. Kutai. ri serta cangkring. godong (berbentuk seperti daun). cendana. Warangka yang mula-mula dibuat dari kayu (yang umum adalah jati. patung pedande. Pegangan keris Sulawesi menggambarkan burung laut. untuk keris Bali ada yang bentuknya menyerupai patung dewa. Sambas. Secara garis besar terdapat dua bentuk warangka.

Brunei dan Malaysia disebut punting. bungkul . Ladrang dan gayaman merupakan pola-bentuk wrangka. Untuk daerah diluar Jawa ( kalangan raja-raja Bugis . bentuknya bulat panjang seperti pensil.maka fungsi gandar adalah untuk membungkus wilah (bilah) dan biasanya terbuat dari kayu ( dipertimbangkan untuk tidak merusak wilah yang berbahan logam campuran ) . jaka lola . yaitu (1) pendok bunton berbentuk selongsong pipih tanpa belahan pada sisinya . dungkul . Di tengahnya terdapat lubang pesi (bulat) persis untuk memasukkan pesi. kebo tedan. di Riau disebut puting. Di daerah Jawa Timur disebut paksi. jamang murub. Pada pangkal (dasar keris) atau bagian bawah dari sebilah keris disebut ganja (untuk daerah semenanjung Melayu menyebutnya aring). yang biasanya disebut dapur. pinarak. bagian lehernya disebut gulu meled . Palembang. Ragam bentuk ganja ada bermacam-macam. • Wilah Wilah atau wilahan adalah bagian utama dari sebuah keris. dll. dan juga terdiri dari bagianbagian tertentu yang tidak sama untuk setiap wilahan. dengan penampang sekitar 5 mm sampai 10 mm. pertimbangannya adalah dari sisi praktis dan ringkas. suasa ( campuran tembaga emas ) . Pesi ini panjangnya antara 5 cm sampai 7 cm. atau penamaan ragam bentuk pada wilah-bilah (ada puluhan bentuk dapur). . dimana ganja mewakili lambang yoni sedangkan pesi melambangkan lingganya. bagian perut disebut wetengan dan ekornya disebut sebit ron.Dalam perang. pendok ada dua macam yaitu pendok berukir dan pendok polos (tanpa ukiran). dan bagian utama menurut fungsi wrangka adalah bagian bawah yang berbentuk panjang ( sepanjang wilah keris ) yang disebut gandar atau antupan . karena bentuknya lebih sederhana. Goa. Karena fungsi gandar untuk membungkus . emas . Pengamat budaya tosan aji mengatakan bahwa kesatuan itu melambangkan kesatuan lingga dan yoni. serta (3) pendok topengan yang belahannya hanya terletak di tengah . Bagian inilah yang masuk ke pegangan keris ( ukiran) . yang merupakan ujung bawah sebilah keris atau tangkai keris. bisa disebutkan dapur jangkung mayang. menurut bentuknya pendok ada tiga macam. karena wrangka gayaman lebih memungkinkan cepat dan mudah bergerak. Untuk keris Jawa . wilut . Sebagai contoh. bagian depannya disebut sirah cecak. sehingga fungsi keindahannya tidak diutamakan. Bagian pendok ( lapisan selongsong ) inilah yang biasanya diukir sangat indah . Apabila dilihat dari hiasannya. perak. kelap lintah dan sebit rontal. disertai dengan tambahan hiasan seperti sulaman tali dari emas dan bunga yang bertaburkan intan berlian. sehingga bagian wilah dan ganja tidak terpisahkan. Bali ) pendoknya terbuat dari emas . pudak sitegal. Pada pangkal wilahan terdapat pesi . maka untuk memperindahnya akan dilapisi seperti selongsong-silinder yang disebut pendok . yang digunakan adalah keris wrangka gayaman . dibuat dari logam kuningan. Ganja ini sepintas berbentuk cecak. Riau. sedangkan untuk daerah Serawak. (2) pendok blewah (blengah) terbelah memanjang sampai pada salah satu ujungnya sehingga bagian gandar akan terlihat .

dan dilihat dari bentuknya keris dapat dibagi dua golongan besar. meski ada yang meragukan penanggalannya. dan yang terkecil adalah luk tiga (3) dan terbanyak adalah luk tiga belas (13). atau keris tidak lazim. maka bilangan terakhir adalah banyaknya luk pada wilah-bilah dan jumlahnya selalu gasal ( ganjil) dan tidak pernah genap. Relief di Borobudur tidak menunjukkan pisau belati yang mirip dengan keris. adalah bagian yang berkelok dari wilah-bilah keris. Dari penemuan arkeologis banyak ahli yang setuju bahwa proto-keris berbentuk pisau lurus dengan bilah tebal dan lebar. Salah satu keris tipe ini adalah keris milik keluarga Knaud. [sunting] Sejarah Asal keris yang kita kenal saat ini masih belum terjelaskan betul. Beberapa tangguh yang biasa dikenal: • • • • • tangguh Majapahit tangguh Pajajaran tangguh Mataram tangguh Yogyakarta tangguh Surakarta. biasanya disebut keris kalawija. dihitung dari sisi cembung dan dilakukan pada kedua sisi seberang-menyeberang (kanan-kiri). Candi di Jawa tengah adalah sumber utama mengenai budaya zaman tersebut. Hal ini serupa dengan misalnya dengan tari Jawa gaya Yogyakarta dan Surakarta. Salah satu cara sederhana menghitung luk pada bilah . didapat dari Sri Paku Alam V. Relief candi di Jawa lebih banyak menunjukkan ksatria-ksatria dengan senjata yang lebih banyak unsur India-nya. . Yang mengejutkan adalah sedikitnya penggunaan keris atau sesuatu yang serupa dengannya. dimulai dari pangkal keris ke arah ujung keris. Pengaruh kebudayaan Tiongkok mungkin masuk melalui kebudayaan Dongson (Vietnam) yang merupakan penghubung antara kebudayaan Tiongkok dan dunia Melayu. Jika ada keris yang jumlah luk nya lebih dari tiga belas. Pemahaman akan tangguh akan membantu mengenali ciri-ciri fisik suatu keris. yaitu keris yang lurus dan keris yang bilahnya berkelokkelok atau luk. Keris ini relief di permukaannya yang berisi epik Ramayana dan terdapat tahun Jawa 1264 (1342 Masehi). Terdapat keris sajen yang memiliki bentuk gagang manusia sama dengan belati Dongson. [sunting] Keris Buddha dan pengaruh India-Tiongkok Kerajaan-kerajaan awal Indonesia sangat terpengaruh oleh budaya Buddha dan Hindu. [sunting] Tangguh keris Di bidang perkerisan dikenal pengelompokan yang disebut tangguh yang dapat berarti periode pembuatan atau gaya pembuatan.Luk.

[sunting] Keris "Modern" Keris yang saat ini kita kenal adalah hasil proses evolusi yang panjang. nikel. Sedangkan keris baru ( setelah abad 19 ) biasanya hanya menggunakan bahan besi. Sumber : Disarikan dari hasil Sarasehan Pameran Seni Tosan Aji. Pemerhati dan kolektor keris lebih senang menggolongkannya sebagai "keris kuno" dan "keris baru" yang istilahnya disebut nem-neman ( muda usia atau baru ). seperti besi. sehingga kemurniannya terjamin atau sedikit sekali kemungkinannya mengandung logam jenis lainnya. stanum. jadi pada saat itu teknologi tersebut belum hadir di Indonesia. atau besi bekas ( per sparepart kendaraan. Bentara Budaya Jakarta. Sudyartomo dan Budi Santosa ( sarjana nuklir BATAN Yogjakarta ) pada era 1990. Keris modern yang dikenal saat ini adalah belati penusuk yang unik. perak. menunjukkan bahwa sebilah keris dengan tangguh Tuban. karena unsur logam titanium . Dari 14 keris yang diteliti .baru ditemukan sebagai unsur logam mandiri pada sekitar tahun 1940. cobalt. nikel. dapur Tilam Upih dan pamor Beras Wutah ternyata mengandung besi (fe) . menurut peneliti tersebut bahwa keris tersebut adalah "keris kuno" . tembaga dan seng. banyak digunakan sebagai alat transportasi modern (pesawat terbang. pesawat luar angkasa) ataupun roket. perak. sehingga logam yang dipakai masih mengandung banyak jenis logam campuran lainnya. besi jembatan. 1996 [sunting] Keris Pusaka terkenal • • • • • Keris Mpu Gandring Keris Pusaka Setan Kober Keris Kyai Sengkelat Keris Pusaka Nagasasra Sabuk Inten Keris Kyai Carubuk . sebanyak 13 keris tersebut mengandung titanium dan hanya satu keris yang mengandung nikel. timah putih. Misalkan penelitian Haryono Arumbinang. rata-rata mengandung banyak logam campuran jenis lain seperti cromium. baja dan nikel dari hasil peleburan biji besi. nikel dll). perak. Jakarta. Sehingga kalau ada keris yang dicurigai sebagai hasil rekayasa . atau keris baru yang berpenampilan keris kuno maka penelitian akan mudah mengungkapkannya. Keris baru dapat langsung diketahui kandungan jenis logamnya karena para Mpu ( pengrajin keris) membeli bahan bakunya di toko besi. Titanium banyak diketemukan pada batu meteorit dan pasir besi biasanya berasal dari daerah Pantai Selatan dan juga Sulawesi. besi rel kereta api dll ) yang rata-rata adalah olahan pabrik. dan logam yang kekerasannya melebihi baja namun jauh lebih ringan dari besi. kuningan dll. seperti bijih besinya mengandung titanium. Keris memperoleh bentuknya pada masa Majapahit (abad ke-14) dan Kerajaan Mataram baru (abad ke-17-18). Prinsip pengamatannya adalah "keris kuno" yang dibuat sebelum abad 19 masih menggunakan bahan bijih logam mentah yang diambil dari sumber alam-tambang-meteor ( karena belum ada pabrik peleburan bijih besi. tembaga dll. sehingga tidak perlu dianalisis dengan isotop radioaktif. stibinium. arsenikum (warangan )dan Titanium (Ti). Mereka tidak menggunakan bahan dari bijih besi mentah ( misalkan diambil dari pertambangan ) atau batu meteorit . Budiarto Danujaya.

tidak baik dipakai oleh seorang yang sifatnya keras dan kasar. yang menyatakan ingin ikut. ingin diangkat anak. angker.nbsp. Dalam masyarakat perkerisan juga dikenal apa yang disebut keris tayuhan. Di Pulau Jawa dan dibeberapa daerah lainnya. dan seterusnya sampai mimpi yang diharapkan itu datang. asalkan tahu caranya. Dengan cara ini si Pemilik atau orang yang me-nayuh itu berharap dapat bertemu dengan 'isi' keris dalam mimpinya. atau seandainya mimpi. juga sampai sekarang. atau tidak. dingin. Kadang-kadang mimpi yang dinantikan tidak muncul. Mimpi yang serupa itu ditafsirkan sebagai isyarat dari 'isi' keris yang cocok atau tidak cocok untuk dimiliki. memancarkan perbawa. gadis. &amp. . anak. bilamana pada saat ditayuh orang bermimpi bertemu dengan seorang bayi. keris atau tombak itu lebih dahulu diikat dengan sehelai kain dengan sarungnya. yang terbanyak adalah dengan cara meletakkan keris atau tombak itu di bawah bantal. pemilihan bahan besi. atau wanita. Namun cara ini tidak senantiasa berhasil. yang ditemui dalam mimpi termasuk juga makhluk yang menakutkan.• • Keris Kyai Condong Campur Keris Taming Sari Ilmu Tayuh Keris adalah sejenis ilmu tradisional yang digunakan untuk menentukan apakah sebilah keris akan cocok dipakai atau dimiliki oleh seseorang. atau ingin diperistri. yaitu keris yang dalam pembuatannya lebih mementingkan soal tuah daripada keindahan garap. Keris atau tombak itu dianggap cocok atau jodoh. Bisa jadi. galak. Bagi orang awan. dan ada kalanya menakutkan. atau langsung dibawah tengkuk. Agar aman. Ilmu ini terutama bermanfaat untuk meningkatkan kepekaan seseorang agar dia dapat menangkap kesan karakter sebilah keris dan menyesuaikan dengan kesan karakter dari calon pemiliknya. sesudah bangun lupa akan isi mimpinya. keris yang menampilkan karakter keras. Selain cara itu masih banyak lagi cara lainnya. pemuda atau orang tua. dan pembuatan pamornya. cara me-nayuh lewat mimpi inilah yang sering dilakukan.Contohnya. Orang awan pun bisa. Untuk dapat menayuh keris atau tosan aji lainnya. Cara Me-nayuh Ada berbagai cara untuk me-nayuh sebilah keris atau tombak. Jika malam pertama tidak berhasil biasanya akan diulangi pada malam berikutnya. Untuk orang semacam itu sebaiknya dipilihkan keris yang karakternya lembut. tidak harus lebih dulu menjadi seorang ahli. Keris semacam itu biasanya mempunyai kesan wingit. sebelum tidur.

dan pamor. namun keris itu tetap indah karena pembuatnya adalah seorang empu. apalagi dengan tujuan untuk dipamerkan. Tilam Upih. Patut diketahui.wordpress. Jalak Dinding. biasanya juga sederhana. Filipina selatan. Keris tayuhan biasanya disimpan dalam kamar pribadi dan hanya dibawa keluar kamar jika akan dibersihkan atau diwarangi. keris tayuhan bukan keris yang mudah diperlihatkan pada orang lain. Kamboja. pada umumnya adalah jenis keris tayuhan.com/ Keris termasuk salah satu senjata tradisional asli Indonesia.Walaupun segi keindahan tidak dinomorsatukan. batu meteor. Sumber : geocities. baik di Yogyakarta maupun di Surakarta. Di kalangan peminat dan pecinta keris. dan Thailand selatan. Keris yang baik biasanya dibuat dan ditempa dari tiga macam logam. biasanya juga sederhana. Naga Salira. keris-keris pusaka milik keraton. Bukan jenis dapur keris yang mewah semacam Nagasasra. Senjata tradisional ini mempunyai bentuk khas. atau besi pamor. Dapur keris tayuhan. atau Singa Barong. Senjata ini diperkirakan berawal dari Pulau Jawa pada abad ke-6. seperti Malaysia. Sementara keris tertua ditemukan di Desa Dawuku. dan Mahesa Lajer. Yang disebut terakhir ini bias berupa nikel. yakni bilah (wilahan) dengan lekuk-lekuk menawan (luk). Kecamatan Grabag. Selain itu. Padahal seorang empu. Kabupaten Magelang. keris menyebar hingga ke wilayah jajahannya. keris tayuhan umumnya berpamor tiban. dibuat sekitar tahun 500 Masehi. tentulah orang yang mempunyai kepekaan keindahan yang tinggi. Karya Adiluhung Bangsa Indonesia Sumber : Kompas gambar dari http://sundakiwari. Bukan pamor rekan. . kemudian menyebar ke seluruh wilayah Nusantara. Ketika Majapahit berkuasa pada abad ke-14.com/javakeris Keris. Istilah keris ditemukan pada prasasti lempengan perunggu Karangtengah bertuliskan angka tahun 748 Saka atau 824 Masehi. yakni besi. misalnya. baja. Naga Kikik.

bunbunan. seperti gading. keris merupakan mitos yang mewakili dunia metafisika. hutan. kedamaian. dan Filipina Serta Riau lebih dari 50 cm. dan Thailand selatan sekitar 35-42 sentimeter (cm). . Di Jawa dan Sunda. NTB. jika mengandung cerita sejarah kuno. logam. Adapun di Sumatera. Luk ialah bagian yang berkelok dari bilah keris. ada pula yang hanya mengagumi keris dari keindahan bentuknya. Semantara pegangan keris Sulawesi menggambarkan burung laut. tetapi ditempatkan di depan pada masa perang. dan bungkul. kekayaan. materi yang dipergunakan pun berasal dari aneka bahan. mulai luk 3 hingga luk 13. wetengan. yaitu keris lurus (tanpa luk) dan keris yang bilahnya berkelok-kelok atau memiliki luk. Adapun pegangan keris Jawa secara garis besar terdiri dari bathuk (kepala bagian depan). sirah wingking (kepala bagian belakang). pertapa.Senjata ini dicari orang karena dipercaya mempunyai kekuatan atau pamor yang bisa memberikan kewibaan. Semenanjung Malaya. Keris dengan jumlah luk lebih dari itu biasanya disebut keris kalawija atau keris tidak lazim. misalnya keris itu milik raja A yang dipakai berperang melawan raja B. dilihat dari bentuknya. Sumatera. ada yang berbentuk patung penari. Malaysia. Bagi yang percaya. Panjang bilah keris yang dibuat di pulau Jawa. Sulawesi. yang terdiri dari luk dan pesi. Cara penggunaan keris berbeda di masing-masing daerah. tetapi juga diyakini memiliki kekuatan gaib sehingga dijadikan pusaka. Keris Bali. dan Filipina keris ditempatkan di depan. Namun. keris dikatakan bertuah. dan yang paling banyak kayu. sedangkan pesi adalah pangkal wilahan yang masuk ke pegangan keris (ukiran). dan ada yang diukir dengan emas dan batu mulia. misalnya. misalnya keris ditempatkan di pinggang bagian belakang pada masa damai. Hal itu sebagai perlambang sebagian masyarakat Sulawesi yang berprofesi sebagai pelaut. Di masyarakat jawa. Senjata ini diyakini memberikan suatu kekuatabn kepada pemiliknya. dan kepercayaan diri kepada pemiliknya. Kalimantan. sebilah keris tidak bias dilihat sebagai benda fisik belaka karena ia mewakili budaya metafisika yang tertanam pada masyarakat Jawa. gambar Pegangan Bilah Bilah atau wilahan adalah bagian utama dari sebuah keris. Keris tidak hanya menjadi senjata. karena itu. Sementara panjang keris Bali sekitaar 45 cm. Jumlah luk biasanya selalu ganjil. keris dapat dibagi menjadi dua golongan besar. Brunei Darussalam. Pegangan Keris Pegangan keris (bahasa Jawa : Gaman) memiliki bermacam-macam motif. perlindungan. dan burung adalah lambing dunia atas keselamatan. Selain itu. tulang.

gambar Pamor Warangka atau Sarung Keris Warangka atau sarung keris merupakan komponen keris yang mempunyai fungsi tertentu. Dilihat dari caranya. gambar bilah Pamor Pamor merupakan hiasan. terutama di Jawa. gambar warangka disini Cara Pakai Ngogleng Keris selipkan di bagian belakang condong ke kanan dan tidak tampak dari depan Mogleng Dibagian belakang condong ke kanan. sedangkan pada pamor miring lapisan pamornya tegak lurus dengan permukaan bilah. cendana. yaitu mlumah dan miring. atau dilapis. Teknik tempa senjata berpamor ini merupakan keahlian khas Indonesia. Itulah sebabnya. Hiasan ini dibentuk tidak dengan diukir. Warangka biasanya dibuat dari kayu. sejajar dengan permukaan bilah. motif. Sejalan dengan perkembangan zaman. bilangan terakhir adalah banyaknya luk pada bilah keris. dikenal dua cara pembuatan pamor yang baik. gagang tampak dari depan Ngewal Dibagian belakang condong ke kiri. dihitung dari sisi cembung dan dilakukan pada kedua sisi seberang-menyeberang (kanan kiri). Pamor mlumah adalah pamor yang lapisan-lapisannya mendatar. dan kemuning. Bagian atasnya sering diganti dengan gading. Pembuatan pamor mlumah lebih mudah daripada pamor miring. timoho. gagang tampak dari depan Nyote [Surakarta] Diselipkan di bawah ketiak sebelah kiri gambar cara pakai . diserasah (”inlay”). tetapi dengan teknik tempaan yang menyatukan beberapa unsur logam berlainan. nilai keris berpamor miring lebih tinggi dibandingkan dengan pamor mlumah. atau ornamen yang terdapat pada bilah keris. umumnya kayu jati. Maka.Cara sederhana menghitung luk pada bilah dimulai dari pangkal keris ke ujung keris. khususnya dalam kehidupan sosial masyarakat Jawa karena paling tidak bagian inilah yang terlihat secara langsung. terjadi penambahan fungsi warangka sebagai pencerminan status sosial bagi penggunanya.

com/ Entry Filed under: Umum. pusaka.fotopic. seluk beluk keris.net/ gambar keris paling atas saya ambil dari http://sundakiwari. jawa. Tag: budaya.detil keris lebih lanjut ada di http://www.html Gambar2 keris yang ruarrr biasa ada di http://keris.heritageofjava.wordpress.com/keris/index. Philippines. keris. George's Pictures Indonesia. Burma and the Malay Peninsula Keris Keris (Mindanao) Keris (Sumbawa) Keris (Bali) Keris (Bali) Keris (Sulu Archipelago) Keris & Krag (Southern Philippines) Bendo (Indonesia) Barong (Southern Philippines) Kalinga Tribe (Luzon) Kalinga Head Axe (Luzon) Old Print (Indonesian Arms) Betel Nut Case (Indonesia) Dha (Burma) Bade-Bade (Sumatra) .

bisa pula sebaliknya. seperti Sulawesi. tangguh. Pemahaman akan istilah-istilah ini akan sangat berguna dalam proses mendalami pengetahuan mengenai keris. Di bawah ini adalah uraian singkat yang disusun secara alfabetik mengenai istilah perkerisan. tanjeg. keris yang angsar-nya baik untuk seorang prajurit. yang sering dipakai: angsar. tetapi dimengerti dan kadang kala juga digunakan di daerah lainnya.Istilah Keris Dalam budaya perkerisan ada sejumlah istilah yang terdengar asing bagi orang awam. Istilah dalam dunia keris. dan lain sebagainya. Keris yang angsar-nya baik untuk seorang pemimpin yang punya banyak anak buah. diperlukan ilmu tanjeg. Tetapi kadang-kadang. pamor. angsar yang baik itu belum tentu cocok bagi setiap orang. Angsar adalah daya kesaktian yang dipercaya oleh sebagian orang terdapat pada sebilah keris. semua keris ber-angsar baik. tidak sesuai bagi pegawai berpangkat rendah. hampir pasti tidak cocok bila dimiliki oleh seorang pedagang. tetapi dapat dirasakan oleh orang yang percaya. Singapura. Misalnya.. diperlukan ilmu tayuh. Guna mengetahui angsar keris. khususnya di Pulau Jawa. dan Brunei Darussalam. Sumatra. perabot. Daya kesaktian atau daya gaib itu tidak terlihat. . dan bahkan di Malaysia. dapur. Pada dasarnya. Istilah ini lazim digunakan di Pulau Jawa dan Madura. Angsar dapat berpengaruh baik atau posistif. Sedangkan untuk mengetahui cocok dan tidaknya seseorang dengan angsar sebuah keris.

Keris luk sembilan ada 13 macam. Keris luk sembilan belas. lebih banyak lagi. menurut manuskrip Sejarah Empu. Misalnya. Itu keris yang normal. luk tigabelas ada11 macam. Namun dari jumlah itu. Namun. Catatan itu menunjukkan dapur keris lurus ada 44 macam. Jika luknya lebih dari 13. Selain itu. bahwa keris yang dimaksud adalah keris lurus. . Dan ketiga. Keris luk lima ada 12 macam. dan luk tigapuluh lima ada semacam. Jumlah dapur yang dikenal sampai dengan dekade tahun 1990-an. tidak pernah genap. Dunia perkerisan di masyarakat suku bangsa Jawa mengenal lebih dari 145 macam dapur keris. maka itu pasti keris yang ber-luk sebelas. karya Pangeran Wijil. Keris luk limabelas ada 3 macam. luk sebelas ada 10 macam. Keris luk tiga ada 11 macam. irama luk keris dibagi menjadi tiga golongan. bukan keris yang memakai luk. luk tujuhbelas ada 2 macam. Serat Centini. Lain lagi kalau disebut dapur-nya Sabuk Inten.Dapur Adalah istilah yang digunakan untuk menyebut nama bentuk atau type bilah keris. sampai luk duapuluh sembilan masingmasing ada semacam. Hitungannya mulai dari luk tiga. Keris luk tujuh ada 8 macam. luk limabelas ada 6 macam. luk yang kemba atau samar. jumlah dapur yang dianggap pakem lebih banyak lagi. Keris luk sebelas ada 10 macam. dianggap sebagai keris yang tidak normal. Keris luk tujuhbelas ada 2 macam. orang yang telah paham akan langsung tahu. Kedua. yang dapat dianggap sebagai pedoman dapur keris yang pakem memuat rincian jumlah dapur keris sbb: Keris lurus ada 40 macam dapur. tidak pernah genap. maka yang mendengar langsung tahu. dan disebut keris kalawijan atau palawijan. sampai luk tigabelas. Luk Istilah ini digunakan untuk bilah keris yang tidak lurus. tetapi berkelok atau berlekuk. salah satu sumber tertulis. seseorang mengatakan: "Keris itu ber-dapur Tilam Upih". Pertama. luk yang sedeng atau sedang. Dengan menyebut nama dapur keris.yakni yang irama luknya tegas. luk sembilanbelas sampai luk duapuluh sembilan ada dua macam. yang dianggap sebagai dapur keris yang baku atau mengikuti pakem hanya sekitar 120 macam saja. yang luk tiga ada 13 macam. bentuk keris yang seperti apa yang dimaksud. luk yang rengkol -. Keris luk tigabelas ada 11 macam. Jumlah luk pada keris selalu gasal. Luk pada keris selalu gasal.

Jika isi keris itu jodoh. pedang. si pemilik akan mendapat keberuntungan. Di daerah lain biasanya digunakan istilah cincin keris. Dengan kata yang sederhana. mas kawin atau mahar adalah harga. Mendak . sedangkan kalau tidak maka kesialan yang akan diperoleh. Mendak adalah sebutan bagi cincin keris. Dunia perkerisan juga mengenal istilah melamar. atau tombak. Istilah mas kawin atau mahar ini timbul karena dalam masyarakat perkerisan terdapat kepercayaan bahwa isi sebilah keris harus cocok atau jodoh dengan pemiliknya. bilamana seseorang berminat hendak membeli sebuah keris. Bali. sebagai syarat transaksi atau pemindahan hak milik atas sebilah keris. yang berlaku di Pulau Jawa.Mas kawin Dalam dunia perkerisan adalah pembayaran sejumlah uang atau barang lain. dan Madura.

pamor miring. dan sebagainya.hampir selalu dibuat dari bahan logam: emas. kuningan. misalnya: pamor meteorit. pamor Luwu. Contoh pamor tiban. mendak juga berfungsi sebagai pembatas antara bagian hulu keris atau ukiran dengan bagian warangka. Adeg. disebut pamor rekan [rékan berasal dari kata réka = rekayasa]. Beras Wutah. pamor nikel. Misalnya: pamor Ngulit Semangka. Yang pertama menyangkut bahan pembuatannya. menyangkut soal teknik pembuatannya. Ketiga. Sebaliknya. Ngulit Semangka. Selain sebagai hiasan kemewahan. Pamor Pamor dalam dunia perkerisan memiliki 3 (tiga) macam pengertian. atau tembaga. Selain itu. Ri Wader. misalnya: pamor mlumah. maka pola pamor yang terjadi disebut pamor tiban. jika sang empu lebih dulu membuat rekayasa pla pamornya. Kalau sang empu membuat pamor keris tanpa merekayasa polanya. . Pengertian yang kedua menyangkut soal bentuk gambaran atau pola bentuknya. Orang akan menganggap bentuk pola pamor itu terjadi karena anugerah Tuhan. misalnya: Beras wutah. Contoh pamor rekan. dan Untu Walang. Blarak Sinered. perak. Pada zaman dulu ada juga mendak yang dibuat dari besi berpamor. Ron Genduru. Pulo Tirta. ditinjau dari niat sang empu. misalnya: Udan Mas. dan pamor puntiran. Banyak di antaranya yang dipermewah dengan intan atau berlian. dan pamor sanak. pola pamor yang terjadi masih dibagi lagi menjadi dua golongan.

yakni pendok bunton. pamor Kul Buntet. tetapi yang mewah terbuat dari perak atau emas bertatah intan berlian. Pendok berfungsi sebagai pelindung atau pelapis gandar. Bentuk pendok ada beberapa macam. Pendok yang sederhana biasanya terbuat dari kuningan atau tembaga. setelah bilah keris selesai 90 persen. Contohnya. . Namun fungsi pelindung itu kemudian beralih menjadi sarana penampil kemewahan. Pola pamor itu disusulkan pada akhir proses pembuatan keris. yakni pamor yang disusulkan pembuatannya. Batu Lapak. yaitu bagian warangka keris yang terbuat dari kayu lunak. blewehan. dan topengan.Ada lagi yang disebut pamor titipan atau pamor ceblokan. dll. slorok.

. ukiran atau hulu keris. Gandik polos. selut atau pedongkok. pejetan. asesoris bilah keris disebut perabot keris. dan tingil. dan pendok atau logam pelapis warangka. mendak atau cincin keris. sogokan rangkap. tikel alis. terbuat dari emas atau perak. karena sangat erat kaitannya dengan soal dapur dan tangguh keris. Masing-masing ricikan keris ada namanya. 20 juta! Karena dianggap terlalu menampilkan kemewahan.. sogokan rangkap. adalah komponen keris yang disebut ricikan. Tetapi fungsi selut terbatas hanya sebagai hiasan yang menampilkan kemewahan. selut nyeruk keprok yang bermata berlian harganya dapat mencapai lebih dari Rp. Selut seperti mendak. Dalam dunia perkerisan soal ricikan ini penting. yaitu selut njeruk pecel yang ukurannya kecil. tidak setiap orang mau mengenakan keris dengan hiasan selut. selut terbagi menjadi dua jenis.Perabot Dalam dunia perkerisan. tikel alis. Perlengkapan atau asesoris itu meliputi warangka atau sarung keris. Sebilah keris ber-dapur Jalak Sangu Tumpeng tanda-tandanya adalah berbilah lurus. Sebagai catatan. pejetan. bertatahkan permata. pada tahun 2001. dan tingil. Ricikan Adalah bagian-bagian atau komponen bilah keris atau tombak. memakai gandik polos. Dilihat dari bentuk dan ukurannya. dan selut njeruk keprok yang lebih besar.

Ia juga harus memiliki photographic memory yang kuat.Tangguh Tangguh arti harfiahnya adalah perkiraan atau taksiran. . Untuk itu ia perlu belajar dari seorang ahli tangguh. orang akan memaklumi kekeliruan tersebut. perkiraan tempat pembuatan. tidak sembarang orang bisa menentukan tangguh keris. Karena hanya merupakan perkiraan. Kalau sebilah keris disebut tangguh Blambangan. maka jelas ia bukan seorang ahli tangguh yang baik. Walaupun sebuah perkiraan. Dalam dunia perkerisan maksudnya adalah perkiraan zaman pembuatan bilah keris. Tetapi jika sebuah keris buatan baru di-tangguh keris Jenggala. dan mengamati secara cermat ribuan bilah keris. me-nangguh keris bisa saja salah atau keliru. padahal sebenarnya tangguh Majapahit. karena bentuk keris dari kedua tangguh itu memang mirip. atau gaya pembuatannya.

Ada yang menambah rasa percaya diri. ada yang membuat lebih luwes dalam pergaulan. yang terletak di dekat Yogya. Jakarta 2004) membagi periodisasi keris menjadi 22 tangguh. Kudus 13. karena dapur keris yang di anggap masuk dalam tangguh Kabudan dan hanya sedikit. Keduapuluh tangguh itu adalah: 1. Untuk mengetahui segala manfaat angsar itu. yakni tangguh Buda. abdidalem Keraton Kasunanan Surakarta. Ngenta-enta. Tuban 3. melainkan tangguh Ngenta-enta. 5. 18. 16. 21. Tiris-dayu Demak 12. 14. 20. Yang sulit membedakannya adalah antara yang aseli dan yang palsu. Mungkin. 17. 13. Tangguh Tangguh Tangguh Tangguh Tangguh Tangguh Tangguh Tangguh Tangguh Mataram Tangguh Segaluh Kahuripan Singasari Madura Sedayu Sendang Demak Madiun Mataram Senopaten Amangkuratan Surakarta 2. Sebagian pecinta keris percaya bahwa keris memiliki 'isi' yang disebut angsar.Mas Ngabehi Wirasoekadga. 18. 22. lebar. 10. tidak dimasukan dalam buku buku yang memuat soal tangguh. diperlukan ilmu tanjeg. 19. tombak. dan berat. 14. 7. 4. Solo. apakah keris itu akan dibeli (dibayar mas kawinnya). 6. Sebelum memutuskan. Tangguh Tangguh Tangguh Tangguh Tangguh Tangguh Tangguh Tangguh Mataram Tangguh Tangguh Pajajaran Jenggala Majapahit Blambangan Tuban Pengging Panjang Koripan Sultan Agung Cirebon Yogyakarta Ada lagi sebuah periode keris yang amat mudah di-tangguh. Tanjeg adalah perkiraan manfaat atau tuah keris. Majapahit Madiun Pajang Surakarta Keris Buda dan tangguh kabudan. 3.tayuh atas keris itu. 10. 11. 16. Keris Buda mudah dikenali karena bilahnya selalu pendek. Blambangan Setra-banyu Pajang Kartasura 5. Ia tidak menyebut tentang tangguh Yogyakarta. ilmu tanjeg termasuk esoteri keris. Tayuh Merupakan perkiraan tentang cocok atau tidaknya. 11. 6. yaitu: 1. angsar sebilah keris dengan (calon) pemiliknya. Kegunaan atau manfaat angsar keris ini banyak macamnya. dalam bukunya Panangguhing Duwung (Sadubudi. Tujuannya untuk mengetahui. 8. 9. Madura Sedayu 7. atau tosan aji lainnya. Dalam dunia perkerisan. yakni jalak buda dan betok buda. tebal. 19. 9. Sementara itu Bambang Harsrinuksmo dalam Ensiklopedi Keris (Gramedia. apakah keris itu cocok atau berjodoh dengan dirinya. hanya dua macam bentuk. 15. walaupun di kenal masyarakat secara luas. . 15. Jenu 8. Pajajaran 2. 12.Yogyakarta 4. ada yang membuat nasihatnya di dengar orang. Cirebon Mataram 17. si peminat biasanya terlebih dulu akan me. 1955) membagi tangguh keris menjadi 20 tangguh.

Jawa. Itulah sebabnya. warangka juga dapat digunakan untuk memperlihatkan status sosial ekonomi pemiliknya. Berikut adalah jenis-jenis warangka dari berbagai daerah perkerisan: . Perbedaan bentuk warangka ini membuat orang mudah membedakan. Madura. atau Malaysia. Bahkan pada satu daerah seringkali terdapat beberapa macam bentuk warangka. Namun di beberapa daerah ada juga warangka keris yang dibuat dari gading. Bentuk ukiran atau hulu keris di setiap daerah berbeda satu sama lain. Bentuk warangka keris berbeda antara satu daerah dengan lainnya. di Yogyakarta disebut deder. Bugis. Palembang. Di bawah ini adalah contoh bentuk hulu keris dari beberapa daerah. Warangka Atau sarung keris kebanyakan terbuat dari kayu yang berserat dan bertekstur indah. di Surakarta disebut jejeran. Javakeris memakai istilah ukiran dan hulu keris mengingat semua daerah itu juga mengenal dan memahami arti kata ukiran dalam perkerisan. sekaligus mengenali keris-keris yang berasal dari Bali. serta Brunei Darussalam disebut hulu keris. Gagang keris di Bali disebut danganan. Singapura. Bima. Sedangkan daerah lain di Indonesia dan Malaysia. di Madura disebut landheyan. dan bahkan dari fosil binatang purba. Riau. Warangka keris selalu dibuat indah dan sering kali juga mewah. tanduk kerbau.Ukiran Kata ukiran dalam dunia perkerisan adalah gagang atau hilt. Berbeda artinya dari kata 'ukiran' dalam bahasa Indonesia yang padanannya ialah carved atau engraved.

Ladrang Kadipaten. . atau sedang mendalang. pesta. Selain ladrang. Dua wanda yang terakhir sudah jarang dibuat. dan Ladrang Kacir. Misalnya. warangka ladrang tergolong Pakaian Dinas Upacara (PDU).Warangka Surakarta Biasanya terbuat dari kayu cendana wangi atau cendana Sumbawa (sandalwood . setelah itu kayu timaha pelet. sedang menjadi panitia pernikahan. Jenis warangka yang ketiga adalah warangka Sandang Walikat. Gayaman Bancigan. yang dikenakan pada saat orang sedang melakukan suatu tugas. Warangka jenis inilah yang digunakan manakala seseorang membawa (bukan mengenakan) sebilah keris dalam perjalanan. dan si pemakai tidak sedang melaksanakan suatu tugas. yaitu Ladrang Kasatriyan. Gayaman Ladrang. Warangka gayaman Surakarta juga ada beberapa jenis.) Pilihan kedua adalah kayu trembalo. Warangka ladrang terbagi menjadi empat wanda utama. di antaranya: Gayaman Gandon.Santalum Album L. Gayaman Pelokan. Gayaman Wayang. sehingga kini menjadi langka. di Surakarta juga ada warangka gayaman. Ladrang Capu. Bentuknya sederhana dan tidak gampang rusak. Bila dibandingkan pada pakaian militer. Warangka ladrang adalah jenis warangka yang dikenakan untuk menghadiri suatu upacara. Prajurit keraton yang sedang bertugas selalu mengenakan keris dengan warangka gayaman. sedang menabuh gamelan.

di Yogyakarta disebut branggah. yang boleh dibilang sama bentuknya dengan sandang walikat gaya Surakarta. yakni gayaman ngabehan dan gayaman banaran. Jenis bentuk warangka Yogyakarta lainnya adalah gayaman. tetapi beberapa dekade ini norma itu sudah tidak terlalu ketat di masyarakat. gayanya lebih singset. tetapi kini hanya dua jenis wanda warangka yang populer. hanya ukurannya agak lebih kecil. Sebenarnya penggunaan warangka branggah di Yogyakarta sama dengan warangka ladrang di Surakarta. Jenis bentuk warangka yang ketiga adalah sandang walikat. Warangka gayaman dikenakan pada saat seseorang tidak sedang mengikuti suatu upacara. Dulu ada lebih kurang delapan jenis warangka gayaman. Kayu pembuat warangka branggah di Yogyakarta adalah kayu trembalo dan timaha.Warangka Yogyakarta Bentuk warangka di Yogyakarta mirip dengan Surakarta. Yang bentuknya serupa dengan warangka ladrang. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful