BAB XI PENUTUP

1. Simpulan Secara garis besar buku ini terdiri dari materi kompetensi dasar kejuruan dan kompotensi kejuruan. Kompetensi dasar kejuruan terdiri dari tiga pembahasan utama antara lain memahami dasar-dasar kejuruan, memahami proses-proses dasar kejuruan dan merealisasikan kerja aman bagi manusia, alat, dan lingkungan. Sedangkan materi tentang kompetensi kejuruan akan membahas tentang gambar teknik, proses produksi dengan perkakas tangan, proses produksi dengan mesin konvensional, proses produksi berbasis komputer, sistem pneumatik hidrolik, proses produksi industri modern, dan teknologi robot. 1. Materi tentang memahami dasar-dasar kejuruan membahas tentang statika dan tegangan, mengenal komponen elemen mesin, mengenal material dan mineral serta rangkuman dari materi tersebut. 2. Materi tentang memahami proses-proses dasar kejuruan terdiri dari mengenal proses pengerjaan logam, mengenal proses pembentukan logam, mengenal mesin konversi energi serta rangkuman dari materi tersebut. 3. Bagian merealisasikan kerja aman bagi manusia alat dan lingkungan membahas tentang mengenal regulasi K3, menguasai prosedur penerapan K3, menerapkan prosedur K3 secara tepat dan benar serta rangkumannya. 4. Bagian keempat membahas tentang gambar teknik mesin yang terdiri dari mengenal alat menggambar teknik, lembar kerja, membaca gambar teknik dan rangkumannya. 5. Teknik produksi industri mesin dari alat-alat perkakas tangan, dan mesin konvensional hingga saat ini masih diperlukan. Terutama untuk mengerjakan benda kerja dengan bentuk spesifik dan berdimensi khusus seperti penggantian komponen yang sudah tidak beredar di pasaran, maupun komponen baru namun berdimensi tidak standar, biasanya untuk keperluan perawatan dan perbaikan mesin dan komponen. Namun selain kelebihan di atas mesin perkakas tangan memiliki kelemahan yaitu kurang memiliki daya saing bila harus melakukan produk masal. Keterbatasan tersebut antara lain pada kesulitan untuk mendapatkan kualitas yang sama persis antara produk yang satu dengan lainya.

686

c) alat potong d) perhitungan pemakanan benda kerja 7. melukis. menyetempel. dengan mesin frais. Oleh karena itu.Perkembangan tuntutan konsumen yang memerlukan kualitas tinggi telah mendorong para ahli untuk menciptakan mesin-mesin yang lebih presisi dan modern yang masih terus berkembang hingga sekarang. memahat. sumbu utama (mesin spindle). c) lembar pekerjaan yang meliputi alas penindih kertas. roda pemutar. pengepasan ekor burung. (tail stock). setelah itu dibahas tentang pembuatan benda kerja dengan menggunakan mesin perkakas CNC. fungsi mesin bubut konvensional. Produk benda kerja yang memerlukan penyelesaian lebih presisi dari pekerjaan perkakas tangan dapat dilakukan dengan menggunakan mesin konvensional. penggores. dan menggerinda. mengetap dan menyenei. mata bor. Dengan adanya pembahasan tersebut diharapkan buku ini memberikan gambaran yang lengkap tentang teknik produksi industri mesin secara keseluruhan. sumbu pembawa. eretan (carrage). kotak dan pengasahan penitik. mesin bubut sedang. Adanya tuntutan konsumen yang semakin presisi menuntut proses produksi yang lebih akurat dengan bantuan komputer. bagian ketiga telah memaparkan tentang teknik produksi industri mesin berbasis pada komputer seperti: Computer Aided Design (CAD). jenis-jenis mesin bubut konvensional. b) kerja pelat yang meliputi membengkok. Bagian ini telah memaparkan bagaimana memproduk suatu benda kerja dengan menggunakan mesin perkakas. alas mesin (bed). pahat tangan. pengepasan persegi. Buku ini akan mengupas teknik produksi industri mesin yang menggunakan peralatan mesin konvensional seperti teknik menggunakan mesin bubut. pengikat kepala lepas. mesin bubut berat. Teknik ini akan sangat membantu industri maupun siswa agar dapat membuat benda kerja dengan presisi meskipun memiliki design rumit namun menjadi mudah 687 . transporter. mal mata bor. b) bagian utama mesin bubut konvensional. kepala lepas. mereamer. mengebor. menekuk. 6. Adapun pembahasan teknik produksi industri mesin perkakas tangan meliputi berbagai bidang antara lain: a) kerja bangku yang terdiri dari mengikir. menyekerap. mesin bubut standar. menggergaji. dan frais. bagian ini membahas tentang: pengertian mesin bubut konvensional. seperti mesin bubut. menyambung. tuas-tuas pengatur kecepatan sumbu utama. mesin bubut ringan. melipat. Adapun bagian yang telah dibahas antara lain: a) mesin bubut konvensional. Bagian selanjutnya teknik mentransfer data dari gambar AutoCAD ke program mesin perkakas CNC. keran pendingin.

kompressor (pembangkit udara kempa). air motor (motor pneumatik). perhitungan daya kompressor. gaya torak (f) udara yang diperlukan. efektifitas pneumatik. dasar-dasar perhitungan hydrolik. keuntungan kerugian/kelemahan pneumatik. dan lainnya. pompa dan aktuator hydrolik.2 (x). instalasi pompa hidrolik. untuk saluran 1. namun cukup membuat gambar/design benda kerja secara bebas pada Software AutoCAD. unit pengatur (control element). diagram karnaught.dikerjakan. katup pneumatik. pompa torak radial (radial piston pump). pompa roda gigi dalam tipe geretor. perhitungan kecepatan. Lebih mudah karena programmer tidak perlu menghitung letak koordinat suatu titik. klasifikasi sistim pneumatik. aplikasi penggunaan pneumatik. aplikasi sistem kerja pneumatik pengendalian langsung silinder sederhana. 8. materi tersebut meliputi pembahasan tentang: a) pengertian pneumatik. pneumatik. pengetesan efesiensi pompa hidrolik. pompa roda gigi dalam tipe crescent. Oleh karena itu bagian ini telah membahas tentang system control pnuematik dan hydrolik. peralatan sistem pneumatik. balanced vane (pompa kipas balanced). pengertian sistem kontrol pneumatik. kecepatan torak. kode G. Gambar tersebut selanjutnya dapat ditransfer ke bentuk (N/G code) kalimat-demi kalimat yang dapat digunakan oleh mesin perkakas CNC untuk dikerjakan (dieksikusi). Proses produksi berbasis pada sistem kontrol pneumatic/hydrolik merupakan bagian yang sedang berkembang. sistem kontrol pneumatik. pengendalian hydrolik. tekanan udara. tekuk). pengendalian tak langsung. perhitungan tekanan. karakteristik udara kempa. keuntungan dan kerugian penggunaan udara kempa. aplikasi pneumatik dalam proses produksi penggeser benda/pintu. dasar perhitungan pneumatik. konduktor dan konektor. bent axis piston (pompa torak dengan poros. prinsip hukum pascal. Gambar bebas benda kerja tersebut akan diterjemahkan oleh mesin CNC melalui software CNC Keller Q Plus. 688 . pemeliharaan cairan hydrolik. Keuntungan dari software ini adalah programmer tidak perlu menghitung setiap titik koordinat dalam suatu benda kerja. pemeriksaan udara kempa dan peralatan. katup-katup pneumatik. analisa aliran fluida (v). simbol logika. melainkan dengan menggunakan osnap dan fungsi lain dalam AutoCAD. unit pengolahan udara bertekanan (air serviceunit). type of mounting (cara-cara pengikat). unit penggerak (working element = aktuator). komponen hydrolik. Dari software ini data gambar akan dirubah ke bahasa pemrogramman mesin CNC seperti kode N.

2. 689 . 10. yang berisi simpulan dan saran. b) Operasi dan Fitur Manipulator. perangkat lunak. 2. PLC (progammable Logic Controller). Rotasi Wrist. Sensor dan Tranduser. Buku ini sebaiknya digunakan untuk pedoman pengajaran mata diklat teknik permesinan dan tenik otomasi industri untuk kalangan sekolah menengah kejuruan bidang teknik mesin dan praktisi industri mesin. pengelasan. Aplikasi Robot. sensor Temperaptur 11. otomasi teknik produksi. Sensor Gaya dan Momen. Penanganan Material. Sensor Kontak. Pada bagian terakhir berupa bagian penutup. Sistem Penggerak Manipulator. c) Efektor meliputi: Gripper. 3. meliputi: Manipulator Arm Geometry. Jangkauan Kerja. Tingkatan Teknologi. Pada PLC dijelaskan mulai dari sejarah perkembangan. Komponen Dasar. Perakitan dan Pengencangan. Sensor Non-Kontak. Klasifikasi Gripper. Bagi kalangan praktisi industri buku ini dapat dijadikan pegangan dalam mengatasi permasalahan yang ada di industri. Masukan dan saran dari pembaca yang budiman sangat kami harapkan demi kesempurnaan buku ini di masa yang akan datang. Bagian kesembilan akan membahas tentang proses industri teknologi modern yang meliputi sejarah perkembangan otomasi industri. Gerakan Robot.9. Saran Pada kesempatan ini penulis mengajukan beberapa saran demi kemajuan sains dan teknologi di Indonesia. perangkat keras. bagian ini akan membahas tentang: Istilah Robot. antara lain: 1. Jenis Gripper. Pada bagian kesepuluh penulis membahas tentang TEKNOLOGI ROBOT yang meliputi: a) Pengenalan Robot. instruksi dasar sampai diagram ladder dan aplikasinya dan sebgainya.

Esslingen Daryanto. Buku CNC Milling – TU 2A (Mesin Bubut Dasar). J.Karl. McgrawwHill Book Co. PT Rosda Jayaputra. 1988. 1977. Automation Production systems. Croser P. Jakarta. Teknik Pemrograman Dan Aplikasi CNC. Austria. Industrial Robotics Technology. Deutschdtiflng fur Internationale Entwikcklung. Steurn und Regeln im Maschinenbau. Europah Lehrmittel Groover M. Lilih Dwi P.J. Festo Didaktik. Inc. Haan-Gruiten. 2001.M. CNC Didaktik. 1999 Keller. Pelayanan EMCO 2A. Verlag. Buku CNC Milling – TU 3A (Mesin Freis Dasar).DAFTAR PUSTAKA Aris Munandar. CRC Press LLC. 1999. Programming. Pelayanan EMCO 3A. 1994. Pneumatik.Tata McGraw-Hill. Modern Control Technology Component And Stystem Handbook. Gottfried Nist(1994). Depdikbud. Esslingen Croser P. 1988. Pneumatic Systems Principles and Maintenance. Groover. Materi Pengajaran AutoCAD 2000. Penerbit Erlangga. Hallem. Soedjono. Jakarta. Hydrolik. 2001. EMCO Mikell P. Mannheim. Penggerak Mula Turbin. Instandhalttungsmanagement. dkk. Jakarta Keith Frank. Jakarta Dieter. 1988. and Computer-Integrated Manufacturing: Pearson Education. Singapore. Festo Didaktik. Stamford 1999 Depdikbud. New york. Bandung Cliffs. 2001. Petunjuk Penggunaan Mesin CNC EMCO TU-3A. Katsuhiko Ogata : Teknik Kontrol Automatik (Sistem Pengaturan Jilid 1) Penerbit Erlangga.P. EMCO Meier (1992). and Aplication. 2001. Semarang: Lembaga Keterampilan Komputer Harapan Utama. Omega Engineering. 1984 690 . 1992. 1990. EMCO Maier dan Co. Menggambar Teknik Mesin. Majumdar. Laboratorium CNC – BLPT Surabaya. 1990. Hollebrandse. Laboratorium CNC – BLPT Surabaya. Jakarta. Singapore. Mesin Bubut CNC Dasar. Lilih Dwi P. dkk. 1995. Kontrol Otomatik. Koln Delman kilian. 1997. ITB. 2000. 2001 Pakpahan. Solingen. Maier dan Co. Jugendlexikan der Tecknik. New Delhi. Mechanical Engineering Handbook. Schulungsunterlagen CNC Maho 432. 1986 Harapan Utama. 1991. Hallem. 2001.

Yogyakarta. 1988.net www. Pusat Pengembangan Penataran Guru Teknologi Bandung. 2006. PDTM Teknologi dan Industri. Q Plus Frasen CNC Qualifizierung. dkk. Solo.com/id/search/automation system www.com embedded-system. Toleransi. 1985 Sumbodo. 1985 Pudjananta dan Narsuhud.plcs.honda.zen. Programmable Logic Controller (PLC) dan Perancangan Sistem Kontrol. www. 1987.Q Plus Frasen. Bandung.20k www.net/kukakr-1000-titan-6-axis.fanucrobotics. Wuppertal. Yudhistira. Mesin Konversi Energi. 1991. Andi Offset.Peter Patient. www. Jakarta.webstergriffin. Hadi. Sistem Pengaturan.sabah. Jakarta.automation. Q Plus Drehen CNC Qualifizierung.en. PT. Menggambar Mesin Menurut Standar ISO. Dorf. cnc-keller. Penerbit Andi Siegfried Keller.jp/eng/index.gov. Pengetahuan Dasar Mesin CNC.compserv. Jakarta. 2004. Gramedia. Menguasai AutoCAD 2002.com www.html . Keller Didaktik and Technik. Gambar Teknik. 2002.com world. Solo: ATMI ST Mikael Sugiharto.com www. 1983 Sachur Rheinhard. 1998. Wirawan. Bandung.html www.omron. Salemba Infotek. Wirawan. 1983. Jakarta Sugihartono. Dasar-dasar Sistem Pneuamtik/Hydrolik. Pengantar Ilmu Teknik Pneumatika.co.com/index3.my www. Gehlen Setiawan. Penerbit Erlangga.com www. Keller Didaktik and Technik.de www. Siegfried Keller. Wuppertal. 2006.com www. Dasar-dasar Sistem Pemrogramman mesin CNC.wikipedia. Jakarta Wahana Komputer. ATMI ST Mikael Umaryadi. 1992. Penerbit tarsito.htm embedded-system. Sudibyo dan Djumarso. Soewito. 1998.com/ASIMO/ www. Unnes Sumbodo. 1998.hondacompany.Wikipedia.com/images/robot_arm01. 2006. Yogyakarta Richard C. Pradya Paramitha.roboticsonline. Homburg.jpg A 2 691 . Unnes Supriyono dan Almeriany. Iwan.omron.com/comp%20robot_ind.playrobot.22k www.net/ . Semarang. CNC Technik. Semarang. Dasar Dasar Kontrol Pneumatik.

tekanan maupun kecepatan fluida dari sistem.GLOSARY PLC CNC Pneumatik Hydrolik Sensor N Code G Code CNC Griffer Inkremental Absolute Polar Feeding Actuator Katup Compressor Arbor Cekam Cutter Air Service Unit Balamced Vane Bent Axis Piston Processor Power Supply Ladder Logic Selenoida Memory : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : Programmable Logic Controlled Computer Numerically Controolled Ilmu tentang pemanfaatan udara bertekanan Fluida untuk meneruskan tenaga Masukan ke dalam sistem atau sinyal Kode kalimat dalam pemrograman mesin CNC Kode instruksi dalam pemrograman mesin Lengan robot untuk mengambil material Pengukuran berdasarkan pada perubahan panjang lintasan Pengukuran berdasarkan pada perubahan panjang lintasan Pengukuran berdasarkan pada perubahan besar sudut lintasan Kecepatan asutan dalam pemakanan benda kerja Penggerak benda kerja atau output dari suatu sistem. Komponen pembersih (filter). Pusat pengolah semua masukan dari sesnsor untuk disalurkan pada output. pemberi pelumas pengatur tekanan fluida sistem. Catu daya Diagram tangga yang digunakan dalam PLC. Kumparan kawat yang dapat dialiri listrik. Pompa kipas balanced. Pompa torak dengan poros tekuk. Pisau penyayat benda kerja. Tempat dudukan alat potong mesin frais. 692 . Alat pengatur arah. Alat pembangkit tekanan fluida. Tempat untuk menjepit benda kerja pada mesin bubut. Penyimpan data dalam computer.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful