Jaringan Komputer

Edisi - 1

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Definisi Jaringan Komputer Jaringan Komputer dapat diartikan sebagai : Kumpulan beberapa komputer yang saling berhubungan yang membentuk suatu ikatan, diantaranya adalah ikatan pertukaran data / informasi, ikatan penggunaan sumber daya secara bersama-sama, dan lain sebagainya.

Sumber daya yang dapat digunakan diantaranya adalah : Data, File, Printer,
Koneksi, dan lain sebagainya. Dalam sebuah Jaringan Komputer, ada komputer yang berfungsi sebagai Server dan ada pula komputer yang berfungsi sebagai Client / Workstation. Komputer Server adalah sebuah komputer yang berfungsi sebagai komputer pusat yang mengatur lalulintas komunikasi data dari masing-masing komputer Client / Workstation, sehingga jika seluruh komputer Client akan melakukan hubungan komunikasi, akan melalui komputer Server ini. Komputer Client adalah kumpulan komputer yang berada pada suatu Jaringan Komputer, yang masing-masing terhubung ke komputer Server dengan menggunakan media komunikasi, seperti kabel, fiber optic, dan gelombang radio. 1.2. Sejarah Jaringan Komputer Konsep Jaringan Komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika Serikat dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di Laboratorium BELL dan Group Riset HARVARD UNIVERSITY, yang dipimpin oleh Professor H. Aiken. Pada awal mulanya proyek tersebut adalah hanya ingin memanfaatkan sebuah komputer yang dapat dipakai bersama untuk mengerjakan beberapa proses tanpa harus banyak membuang waktu. Untuk itulah dibuat suatu Proses Beruntun (Batch
Ir. Endang Sunandar

Jaringan Komputer

Processing), sehingga beberapa program dapat dijalankan dalam sebuah komputer
dengan kaidah Antrian. Tahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar maka sebuah komputer harus melayani beberapa terminal, dapat dilihat pada Gambar 1. Sejak itu ditemukan sebuah konsep Distribusi Proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Mulai dari sinilah untuk pertama kalinya bentuk Jaringan Komputer (Network) diaplikasikan. Dalam proses TSS ini terlihat perpaduan antara Teknologi Komputer dengan Teknologi Telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.
Error! Not a valid link.

Edisi - 1

Gambar 1. Konsep TSS (Time Sharing System)

Tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak, dan harga komputer semakin mahal, maka dimulailah konsep “Proses Terdistribusi “ (Distributed Process). Seperti terlihat pada Gambar di bawah ini
Error! Not a valid link.

Gambar 2. Konsep Distributed Process Dalam Proses Terdistribusi ini beberapa Host Komputer mengerjakan pekerjaan secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang terhubung secara seri di setiap Host Komputer. Dalam Proses Terdistribusi ini sudah mutlak diperlukan suatu perpaduan yang mendalam antara teknologi Komputer dengan teknologi Telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua Host Komputer wajib melayani terminal-terminalnya Selanjutnya ketika harga komputer sudah semakin murah dan konsep Proses Terdistribusi sudah semakin matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya

Ir. Endang Sunandar

Jaringan Komputer

Edisi - 1

sudah mulai beragam, mulai dari penanganan proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer) tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang disebut dengan LAN (Local Area Network). Demikian pula ketika internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai saling berhubungan, dan terbentuklah apa yang dinamakan WAN (Wide Area Network).

Ir. Endang Sunandar

Jaringan Komputer

Edisi - 1

BAB II JARINGAN KOMPUTER 2.1. Tipe Jaringan Komputer Secara garis besar ada 2 buah tipe jaringan komputer yaitu : o Peer To Peer (Point To Point) o Client – Server (Point To Multipoint)

Peer To Peer
Dalam jaringan Peer To Peer ini, komputer dihubungkan langsung dengan komputer lainnya tanpa melalui sebuah komputer yang berfungsi sebagai Server (pengontrol jaringan). Masing-masing komputer bisa berfungsi sebagai Server maupun Client

(Workstation) pada suatu saat, sehingga tidak ada penentuan secara tetap bahwa komputer yang satu sebagai Server dan yang lainnya sebagai Client. Karena peran dari Server yang tidak murni ini maka dikenal dengan istilah Non-Dedicated

Server. Dapat dilihat pada Gambar di bawah ini.
Error! Not a valid link.

Gambar 3. Jaringan Peer To Peer Keunggulan : 1. 2. Biaya operasional relatif lebih murah, karena tidak memerlukan Server untuk mengorganisasikan jaringan. Kelangsungan kerja jaringan tidak bergantung pada satu Server, sehingga bila ada salah satu komputer rusak, tidak akan menyebabkan kerusakan pada seluruh jaringan. Kelemahan : 1. 2. Unjuk kerja lebih rendah karena setiap komputer harus mengelola pemakaian aplikasi jaringan dan aplikasi di tempat sendiri Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki
Ir. Endang Sunandar

Endang Sunandar . Jaringan Client server Keunggulan : 1. 3. Kecepatan akses lebih tinggi. workstation. 2. Kelangsungan jaringan sangat tergantung Server. karena dilakukan secara terpusat. 3. dan Switch. 4. Gambar 4. Sistem Back up data lebih baik. karena dilakukan oleh satu orang yang bertindak sebagai Administrator Jaringan. Hub.Jaringan Komputer Edisi . Dapat dilihat pada gambar di bawah ini. sehingga jika Server rusak maka seluruh jaringan akan rusak pula. Biaya operasional relatif lebih mahal. Pada tipe jaringan ini.1 3. Ir. diantaranya meliputi : Server. 2.2. Sehingga Server pada tipe jaringan ini disebut dengan Dedicated Server. Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik. Server berfungsi untuk melayani dan menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain yang ada dalam suatu jaringan. Topologi Jaringan Komputer Topologi Jaringan Komputer dapat diartikan sebagai gambaran fisik dari suatu pola hubungan antara komponen-komponen jaringan computer. Kelemahan : 1. karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (Server). terdapat suatu ketetapan yaitu ada komputer yang berfungsi sebagai Server dan ada yang berfungsi sebagai Client / Workstation. Proses Back up data harus dilakukan oleh masing-masing komputer Client Server Dalam jaringan Client Server ini. Diperlukan adanya suatu komputer khusus yang memiliki kemampuan lebih. Kabel. Error! Not a valid link.

Topologi Bus Keunggulan : 1. sehingga membentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation yang lain. Kelemahan : Ir. Endang Sunandar . Topologi Ring (Cincin) Pada Topologi Ring ini semua workstation dan server dihubungkan. Gambar 6. jika tidak sesuai maka informasi tersebut akan dilewatkan. Error! Not a valid link. Pada Topologi ini tiap workstation maupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lainnya sesuai dengan alamat yang dimaksud. Kelemahan : 1. Error! Not a valid link. karena hanya satu Node saja yang dapat mengirimkan pada suatu saat. Gambar 5.1 Secara garis besar dapat dibagi menjadi tiga bagian yaitu : o Topologi Bus (Garis) o Topologi Ring (Cincin) o Topologi Star (Bintang) Topologi Bus (Garis) Pada Topologi Bus ini digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat dimana seluruh Workstation dan Server dihubungkan. Terlihat pada gambar di bawah ini. Tidak terjadi Collision atau tabrakan data pada saat pengiriman. maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan. Dapat dilihat pada gambar di bawah ini.Jaringan Komputer Edisi . Topologi Ring Keunggulan : 1. Jika terdapat kerusakan / gangguan pada kabel ini.

Fiber Optic Windows. 2. Ir. Workstation ISA Bus. Komponen Jaringan Komputer Beberapa komponen jaringan yang digunakan diantaranya adalah : o Perangkat Komputer o Kartu Jaringan / Network Card o Concentrator o Media Komunikasi o Sistem Operasi Jaringan Perangkat Komputer Dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu yang berfungsi sebagai Server dan yang berfungsi sebagai Workstation. Unjuk kerja jaringan lebih tinggi. PCI Bus Switch. Jika terdapat gangguan pada satu jalur komunikasi tidak akan menyebabkan gangguan pada jalur komunikasi lainnya. karena setiap Workstation dihubungkan ke Server dengan jalur tersendiri. Novell Netware . Endang Sunandar : : : : : Server. Hub Kabel. seluruh workstation dihubungkan ke Server melalui suatu Hub atau Switch. Kelemahan : 1. hanya pada jalur yang bersangkutan saja. Topologi Star (Bintang) Pada Topologi Star.Jaringan Komputer Edisi . 2. Dapat dilihat pada gambar di bawah ini. karena setiap Workstation harus dihubungkan ke Server 2.3.1 1. Error! Not a valid link. Gelombang Radio. Setiap Node dalam jaringan akan selalu ikut mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan. sehingga bila terjadi gangguan pada suatu Node maka seluruh jaringan akan terganggu. Biaya relatif lebih tinggi Kebutuhan jalur komunikasi menjadi lebih banyak. Gambar 7. sehinggal bandwidth atau lebar jalur dapat optimal. Topologi Star Keunggulan : 1.

Kartu Jaringan inilah yang menghubungkan komputer dengan sistem jaringan. Komputer Server dibagi menjadi 2 bagian yaitu : 1. Endang Sunandar .Jaringan Komputer Edisi . seperti yang ada pada Workstation. yang digunakan sebagai tempat bekerja. Kartu Jaringan Kartu Jaringan adalah sebuah kartu / Card yang dipasang / ditancapkan pada motherboard. tidak bisa digunakan untuk operasioanl lainnya. Ir. juga bisa digunakan untuk tempat bekerja (Client / Workstation). Non-Dedicated Server Server yang berfungsi selain sebagai Server. 2.1 Server berfungsi untuk mengelola dan melayani Workstation dalam penggunaan seluruh fasilitas yang ada dalam suatu jaringan. Contoh dari Dedicated Server adalah Server yang menggunakan sistem operasi Novell Netware. Workstation berfungsi sebagai penerima dari seluruh fasilitas yang ada pada suatu jaringan. Dedicated Server Server yang berfungsi penuh sebagai Server. Hub. Contoh dari Non-Dedicated Server adalah Server yang menggunakan sistem operasi Windows NT / Windows 2000. Concentrator Berfungsi sebagai pusat pengaturan hubungan dalam sistem jaringan. Orang biasa menyebut kartu jaringan ini dengan istilah LAN Card (Local Area Network) ataupun NIC (Network Interface Card). Diantara peralatan yang digunakan adalah Switch.

fiber optic. Ir. Endang Sunandar . Windows 2000.Jaringan Komputer Edisi . Sistem Operasi Jaringan yang banyak digunakan diantaranya adalah Novell Netware . Windows NT. Sistem Operasi Jaringan Kita tahu fungsi dari Sistem Operasi yaitu untuk mengatur jalannya operasional pada suatu sistem yang meliputi berbagai hal. maupun gelombang radio.1 Media Komunikasi Untuk media komunikasi dalam sistem jaringan komputer dapat menggunakan kabel.

Semua tipe kabel Coaxial memiliki bagian-bagian sebagai berikut : Konduktor. bagian yang merupakan kulit kabel.1 BAB III KOMUNIKASI DALAM JARINGAN KOMPUTER 3. yaitu : Coaxial. interferensi frekuensi-frekuensi luar yang Isolator Luar. Disamping sebagai pelindung juga berfungsi sebagai grounding dari pengaruh mengganggu. UTP (Unshielded Twisted Pair). Isolator Dalam. Kabel Coaxial Tipe kabel Coaxial banyak digunakan dalam instalasi jaringan karena murah harganya dan mudah dalam instalasinya. Media Komunikasi Media komunikasi dalam sistem jaringan komputer yang banyak digunakan saat ini diantaranya adalah Kabel. Coaxial RG-62A/U 2. Kabel Terdapat beberapa tipe kabel yang dapat digunakan dalam sistem jaringan komputer. dan yang sedang ramai saat ini adalah menggunakan sarana gelombang radio (Wireless Application). Grounding (pelindung). Bagian ini merupakan bagian yang digunakan untuk transmisi data atau sebagai kabel data. merupakan lapisan isolator antara Konduktor dengan Grounding. Beberapa tipe kabel Coaxial yang digunakan dalam jaringan komputer adalah : 1. Endang Sunandar .Jaringan Komputer Edisi . Coaxial RG8 (Yellow Cable) Ir. yang berfungsi untuk melindungi kabel inti. berupa kabel serabut tungal yang merupakan inti dari kabek Coaxial. Coaxial RG-58A/U 3. Fiber Optic.1. Yellow Cable. bagian ini berupa kabel serabut yang dirangkai menyilang mengelilingi isolator dalam.

karena murah harganya dan mudah instalasinya.1 Kabel Coaxial RG-62A/U Berwarna hitam. kabel intinya berupa kabel serabut Berdiameter sekitar 0. berdiameter 0. Endang Sunandar . kecil. kabel intinya berupa kabel tembaga tunggal Menggunakan terminator dengan impedansi sebesar 50 ohm Banyak digunakan pada jaringan Ethernet dengan topologi Bus.25 inch. menggunakan terminator dengan impedansi sebesar 93 ohm pada kedua ujung rangkaian kabel Banyak digunakan pada jaringan Archnet dengan topologi Star maupun Bus Memiliki kecepatan transfer data 2.5 mbps pada jaringan Archnet Jarak maksimal kabel : 2000 feet pada topologi Star dengan menggunakan Active Hub 100 feet pada topologi Star dengan menggunakan Passive Hub 1000 feet pada topologi Bus Kabel Coaxial RG 58A/U Berwarna hitam.5 inch Menggunakan terminator dengan impedansi sebesar 50 ohm Mampu menghubungkan 100 simpul jaringan (node) pada satu rangkaian kabel Jarak Maksimum kabel pada satu rangkaian kabel mencapai 500 m Untuk menghubungkan komputer ke kabel RG-8 digunakan perangkat tambahan berupa Transceiver Ir.Jaringan Komputer Edisi . Sehingga sering disebut dengan jaringan cheaper-net Sering disebut dengan Thin Ethernet karena bentuk kabelnya yang kecil Mampu menghubungkan 30 simpul jaringan (node) pada satu rangkaian kabel Jarak maksimum kabel pada satu rangkaian kabel mencapai 185 m Kabel Coaxial RG-8 (Yellow Cable) Disebut dengan Yellow Cable karena warna kabelnya yang kuning Ukurannya lebih besar dari RG-58A/U.

bahkan sekarang ini digunakan pada jaringan dengan kecepatan hingga 1000 Mbps (1 Gbps) Ir. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) Salah satu jenis kabel yang paling banyak digunakan saat ini Berisi 4 buah pasang (pair) kabel yang tiap pair-nya di pilin (twisted) Kabel ini berupa kabel tembaga yang tidak dilengkapi dengan pelindung (unshielded) Sampai saat ini terdapat 6 buah kategori kabel UTP. yaitu berupa kabel data dengan panjang maksimal 50 m. Endang Sunandar . dan menggunakan konektor tipe D yang berukuran 15 pin atau db-15. yaitu kabel UTP kategori satu sampai dengan kategori enam.Jaringan Komputer Edisi .1 Transceiver dikaitkan pada kabel RG-8 dengan menggunakan Backbone Connector yang terdapat pada perangkat Transceiver tersebut Terdapat 2 jenis Backbone Connector yang digunakan yaitu : Clamp-on Connector dan N-Series Connector Selanjutnya komputer dihubungkan ke Transceiver menggunakan kabel AUI atau Drop Cable. kabel kategori ini banyak digunakan unuk komunikasi telepon. Kabel kategori satu dan kategori dua tidak digunakan dalam jaringan komputer karena kemampuan transfer datanya yang rendah. atau berfungsi sebagai kabel telepon Untuk jaringan komputer digunakan kabel kategori tiga sampai kategori enam Kabel kategori tiga digunakan untuk komunikasi pada jaringan dengan kecepatan 10 Mbps seperti jaringan Ethernet Pada jaringan Token Ring dapat menggunakan Kabel UTP dengan kategori empat dan kategori lima Kabel kategori lima bisa digunakan pada kedua buah jaringan tersebut di atas Saat ini kabel kategori lima dapat digunakan pada jaringan komputer dengan kecepatan 100 Mbps. sehingga disebut dengan Fast Ethernet Kabel kategori enam saat ini digunakan pada jaringan komputer dengan kecepatan 100 Mbps .

Jaringan Komputer Edisi . Gelombang Radio (Wireless) Media komunikasi lainnya yang sedang ramai dan banyak digunakan saat ini adalah menggunakan Wireless (gelombang radion).4 Ghz dan memiliki kecepatan akses hingga 11 Mbps. Perangkat Komunikasi Ir. tidak boleh ada jalur yang berbelok tajam. Endang Sunandar . Pembahasan lebih detail untuk media Wireless ini akan ditengahkan secara tersendiri pada bab berikutnya.1 Untuk menghubungkan kabel UTP ini digunakan konektor RJ-45 Fiber Optic Merupakan salah satu jenis media transfer data dalam jaringan komputer dalam bentuk gelombang cahaya Untuk menggunakan Fiber Optic ini digunakan kartu jaringan yang memiliki konektor tipe ST (ST Connector) Kelebihan Fiber Optic : Kecepatan transfer datanya yang tinggi hingga 1000 Mbps (1 Gbps) Kemampuan melakukan transfer data dalam jarak yang cukup jauh hingga mencapai 1 kilometer tanpa bantuan perangkat repeater Ketepatan dan keamanan transmisi data Tidak terpengaruh oleh interferensi dari frekuensi-frekuensi luar yang mengganggu Kelemahan Fiber Optic : Harganya yang mahal Sulit dalam instalasinya mengingat media ini melakukan transfer datanya dalam bentuk gelombang cahaya. 3. Media Wireless ini bekerja pada gelombang 2. hingga saat ini masih terus dikembangkan untuk kecepatan akses diatas 11 Mbps.2. Dengan Wireless kita dapat melakukan komunikasi pada sebuah jaringan komputer.

diantaranya seperti : Hub. Sistem pengiriman data dalam jaringan Ethernet diawali dengan pemeriksaan apakah ada data yang akan dikirimkan. sehingga jarak atau jangkauan kabel dapat lebih panjang Passive Hub adalah Hub yang tidak dapat menguatkan sinyal data. dimana setiap portnya memiliki kemampuan untuk itu Ir. Jika pada saat bersamaan kedua belah pihak melakukan pengiriman data. Modem. Switch memiliki suatu kemampuan yang disebut dengan Collision Control . Repeater. terdiri dari beberapa port yang tersedia. seperti 8 port. 24 port. Transceiver. terdapat beberapa jenis Hub yaitu : Archnet Hub. fasilitas yang tersedia. sehingga komputer seolah-olah terhubung ke satu Hub.1 Perangkat komunikasi adalah perangkat-perangkat (selain kabel) yang digunakan dalam sistem jaringan komputer. 12 port. Ethernet Hub Active Hub adalah Hub yang dapat menguatkan sinyal data.Jaringan Komputer Edisi . serta cara transfer data diantara kedua perangkat tersebut. 48 port Cascading Hub adalah suatu tehnik untuk menggabungkan beberapa Hub menjadi satu. Hub Berfungsi sebagai pusat konsentrasi jaringan atau sentral jaringan yang mengatur komunikasi data dalam jaringan komputer dan mengontrol terjadinya gangguan dalam jaringan Seluruh kabel yang berasal dari komputer terhubungke perangkat Hub ini Sesuai dengan arsitektur jaringan. Jadi Collision Control adalah adalah suatu kemampuan untuk melakukan pengontrolan terhadap paket-paket data yang akan dikirim untuk menghindari terjadinya tabrakan diantara paket-paket data. Token Ring Hub. jika ada pengiriman data maka pihak lain akan menunda untuk melakukan pengiriman data. bahkan bentuk fisiknya pun dapat dikatakan sama. Swicth Pada dasarnya sama dengan Hub. sehingga jarak atau jangkauan kabel menjadi lebih pendek Ukuran Hub ditentukan oleh jumlah port yang ada pada Hub. Switch. Router. Perbedaannya terletak pada kemampuan. Endang Sunandar . maka akan terjadi tabrakan (collision) diantara paket-paket data tersebut.

karena walaupun sinyal data menguat tetapi ada suatu pengaruh yang dinamakan Propagation Delay dan Packet Jitter sebagai akibat adanya pemasangan peralatan tersebut. Memiliki kemampuan untuk mencari jalur untuk pengiriman data ke tempat yang dituju. Router Hampir sama dengan Repeater yaitu untuk memperpanjang jaringan. Endang Sunandar . oleh karenanya pemasangan Transceiver ini tidak akan menambah jangkauan kabel jaringan. Sehingga jelas bahwasanya Switch dapat meningkatkan kinerja jaringan komputer. Untuk menguatkan sinyal data yang dikirimkan maka diperlukan adanya Repeater agar data dapat diterima dengan baik. jika sebuah jaringan memiliki jarak yang melebihi jarak maksimal kabel maka akan menyebabkan melemahnya sinyal data yang ditransfer. alat ini berfungsi untuk mengulang atau menguatkan sinyal data yang melemah pada sepanjang kabel jaringan. maka proses pengiriman data akan lebih cepat karena tidak harus menunggu port-port lainnya melakukan pengiriman data. Tranceiver Suatu alat yang digunakan untuk menghubungkan sebuah perangkat dengan fasilitas konektor yang berbeda ke sebuah media transmisi yang berbeda pula. Packet Jitter adalah fluktuasi yang terjadi terhadap paket data. Sebuah Transceiver tidak bisa digunakan untuk menguatkan sinyal data.1 Karena setiap port-nya memiliki fasilitas Collision Control. Repeater Repeater berarti pengulang. Ir. Setiap kabel memiliki maksimal jarak. Sedangkan pada Hub hanya satu buah portsaja yang berfungsi sebagai Collision Control.Jaringan Komputer Edisi . Contohnya untu menghubungkan sebuah komputer dengan kabelCoaxial RG-62A/U yang menjadi backbone sebuah jaringan. Propagation Delay adalah selisih waktu yang terjadi dalam proses perjalanan sinyal data dari saluran masukan ke saluran keluaran. hanya saja Router ini digunakan untuk sistem jaringan yang letaknya berjauhan. Memiliki kemampuan untuk mentransfer data dengan cepat dan mengontrol pengiriman data dengan tepat ke tempat tujuan. Tidak diperkenankan memasang Repeater lebih dari 4 buah.

External Modem adalah sebuah modem yang dipasang di luar perangkat komputer.1 Umumnya sebuah Transceiver dilengkapi port dengan konektor tipe D.Jaringan Komputer Edisi . Beberapa port yang terdapat pada Modem adalah : Serial Port. Kelemahan External Modem adalah membutuhkan sumber tegangan sendiri. memiliki proteksi tersendiri (jika terjadi gangguan petir tidak akan berimbas pada perangkat komputer). Phone Connector. digunakan untuk menghubungkan modem dengan perangkat telepon. Leased Line. Ir. yang merupakan saluran khusus dengan bandwidth yang lebih lebar dari dial up. port ini berbentuk konektor RJ-11. Endang Sunandar . port ini berbentuk konektor RJ-11. dengan cara menghubungkannya melalui salah satu serial port yang ada pada perangkat komputer. digunakan untuk menghubungkan modem dengan saluran telepon pada komunikasi menggunakan saluran dial up. dan memakan tempat pada meja kerja. Phone Line. membebani sumber daya komputer karena terpasang langsung pada mainboard komputer. mudah dalam konfigurasinya. Modem Singkatan dari Modulator Demodulator. begitu pula sebaliknya. port ini digunakan untuk menghubungkan modem dengan saluran komunikasi leased line. Menurut bentuknya terbagi menjadi 2 macam yaitu Internal Modem dan External Modem. untuk menghubungkan kabel AUI / Drop Cable. Keuntungan External Modem adalah mudah dipindah-pindahkan. Jika terjadi gangguan seperti petir kemungkinan berimbas pada perangkat komputer lebih besar. yaitu suatu alat yang berfungsi untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital. digunakan untuk menghubungkan modem dengan komputer. Port ini juga berbentuk konektor RJ-11. Kelemahan Internal modem adalah tidak dapat dipindah-pindahkan dengan mudah. Internal Modem adalah sebuah modem yang dipasangkan pada perangkat komputer dengan cara menancapkannya pada slot expansi mainboard komputer. Port ini berupa konektor db-25 pin. Keuntungan Internal Modem adalah tidak membutuhkan sumber tegangan sendiri dan secara fisik lebih aman dan rapi.

dengan fasilitas ini maka modem akan lebih cepat dalam melakukan pengiriman data. Pin-pin komunikasi pada modem menurut standar RS-232 : Pin 1 dan pin 7 adalah Ground. Pin ini berpasangan dengan pin 2 (Transmit Data). Pin 5 adalah Clear to Send (CTS) Digunakan oleh modem untuk memberitahukan komputer bahwa modem siap untuk menerima data. Pin 6 adalah Data Set Ready (DSR) Ir. Beberapa fasilitas keamanan pada modem diantaranya adalah Passcode. sedangkan pin 7 digunakan sebagai Sinyal ground. maka akan segera diinformasikan walaupun data belum terkirim seluruhnya. Pin 1 digunakan sebagai Proteksi ground. Kompresi data (Data Compression). terutama untuk data-data yang besar. dengan fasilitas ini akan mempercepat proses pengiriman data karena jika terjadi kesalahan dalam pengiriman data. Koreksi kesalahan (Error Correction). diukur dalam satuan bps (bit per second).1 Beberapa pertimbangan dalam memilih modem : Kecepatan transfer data (baut rate). Pin 4 adalah Request to Send (RTS) Digunakan oleh komputer untuk memberitahukan modem bahwa komputer siap untuk mengirimkan data. - Data Encryption adalah fasilitas penyandian data. Endang Sunandar .Jaringan Komputer Edisi . Pin 2 adalah Transmit Data Digunakan untuk mengirimkan data ke perangkat tujuan. Fasilitas keamanan. Data Encryption. diperlukan untuk menjaga kemungkinan adanya pihak lain yang ingin mengakses sistem jaringan dengan menggunakan modem. Pin 3 adalah Receive Data Digunakan oleh komputer untuk menerima data yang dikrim oleh modem. - Passcode adalah fasilitas permintaan password pada user yang ingin mengakses modem. sehingga jika ada data yang dikirim akan terhindar dari kemungkinan adanya penyadapan.

Jaringan Komputer Edisi . Pin 22 adalah Data Terminal Ready (DTR) Digunakan oleh komputer untuk memberitahukan modem bahwa komputer dalam keadaan siap berkomunikasi. Ir. Pin 20 adalah Ring Indicator(RI) Digunakan untuk memberi tanda ke komputer bahwa modem menerima sinyal masuk berupa dering. Pin 8 adalah Carrier Detect (CD) Digunakan untuk memberitahukan modem bahwa telah terjadi hubungan dengan modem lain.1 Digunakan oleh modem untuk memberitahukan komputer bahwa perangkat dalam keadaan on. yaitu untuk menjawab sinyal DTR yang dikirimkan oleh komputer. Pin ini berpasangan dengan pin 22 (DTR). Endang Sunandar . dan telah terdapat jalur komunikasi.

Dalam dunia komputer. Network Lapisan yang digunakan untuk menyalurkan data dari lapisan di atasnya. Untuk itulah badan dunia yang menangani masalah standarisasi yaitu ISO (International Standarization Organization) membuat sebuah aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection).1 BAB IV LAPISAN DALAM JARINGAN KOMPUTER Untuk dapat melakukan komunikasi diantara berbagai vendor komputer. Standar OSI (Open System Interconnection) Terdapat 7 buah lapisan dalam standar OSI ini yaitu Application. diperlukan sebuah aturan baku yang standard dan disetujui oleh berbagai pihak. Lapisan ini menjadi titik masuknya sebuah pesan ke dalam jaringan.1. Phisical. Presentation. Application Merupakan lapisan jaringan yang tertinggi. Pada lapisan ini. Dengan demikian diharapkan seluruh vendor perangkat telekomunikasi harus berpedoman pada model ini dalam mengembangkan protokolnya. Network.Jaringan Komputer Edisi . Juga berfungsi untuk mengontrol kemungkinan adanya pengiriman data sama. Ir. Presentation Lapisan yang digunakan untuk menentukan format data sebelum masuk ke dalam jaringan. Session Lapisan yang digunakan untuk mengatur komunikasi data diantara station-station yang saling berkomunikasi. Transport. Session. Data Link Lapisan yang digunakan untuk mendeteksi adanya kesalahan (error detection). data dipecah menjadi paket data yang dilengkapi dengan alamat asal dan alamat tujuan. Pada lapisan ini terdapat aplikasi yang menggunakan data dalam jaringan. Transport Lapisan yang digunakan untuk mengatur proses pengiriman data dalam jaringan. Data Link. 4. aturan baku yang standard ini disebut dengan nama Protokol. Endang Sunandar .

Internet Lapisan ini menjalankan fungsi yang sama dengan lapisan Network pada standar OSI. Ir. Standar DOD (Department Of Defense) Selain standarisasi yang diberikan oleh OSI dengan ketujuh lapisannya. dan Session pada standar OSI. ada standar lapisan jaringan lain yang dikenal dengan standar DOD.2. Presentation.Jaringan Komputer Edisi . Endang Sunandar . Dalam standar DOD ini jaringan dibagi menjadi 4 lapisan yaitu : Application / Process Merupakan lapisan paling atas dari standar DOD.1 Physical Lapisan paling bawah dalam struktur lapisan jaringan. dan lain-lain. dimana lapisan ini mewakili lapisan Application. hub. yaitu standar yang ditentukan oleh Departemen Pertahanan Amerika. 4. Network Access Lapisan ini menjalankan fungsi yang sama dengan lapisan Data Link dan Physical pada standar OSI. Lapisan ini berupa perangkat keras jaringan seperti kabel. Standarisasi ini selanjutnya dikembangkan sebagai bentuk standarisasi lapisan jaringan pada internet yang menggunakan protokol TCP/IP. Host to Host Lapisan ini menjalankan fungsi yang sama dengan lapisan Transpot pada standar OSI. switch.

Sistem Operasi Jaringan Komputer Ada bermacam-macam sistem operasi jaringan yang digunakan saat ini. tentunya dengan kelebihan dan kelemahannya masing-masing.1 BAB V KONFIGURASI PERANGKAT LUNAK Perangkat lunak dalam sebuah sistem jaringan komputer terdiri dari dua macam yaitu . Perangkat Lunak Sistem Operasi Jaringan (Network Operating System).1. Windows 2000 Server (baik yang standard maupun advance).Jaringan Komputer Edisi . diantaranya berkaitan dengan besar kecilnya kapasitas komputer yang digunakan. Proses konfigurasi perangkat lunak jaringan merupakan pekerjaan yang menentukan bentuk dari sistem jaringan yang dibangun. Windows NT. Endang Sunandar . serta rencana pengembangan sistem Ir. dan Perangkat Lunak Aplikasi yang digunakan. maupun sistem operasi untuk jaringan client-server seperti Novell Netware. baik sistem operasi untuk jaringan peer to peer seperti windows workgroup. 5. Beberapa perbedaan pokok antara sistem operasi Novell Netware dengan Windows NT adalah : Novell Netware Lebih menonjol sebagai sistem operasi berbasis teks Menerapkan sistem Dedicated Server Menggunakan protokol IPX/SPX Windows NT Lebih menonjol sebagai sistem operasi berbasis grafik Menerapkan sistem Non-Dedicated Server Menggunakan protokol TCP/IP Beberapa pertimbangan dalam memilih sistem operasi jaringan komputer adalah : Bentuk aplikasi yang dimiliki Pengetahuan tentang sistem jaringan komputer Biaya.

dimana bertanggung jawab terhadap pengaturan. kelancaran. Endang Sunandar . Dimana user yang bisa mengakses adalah user yang benarbenar memiliki hak untuk mengakses Untuk mengatur user-user yang ada dalam suatu jaringan komputer. Pembatasan kesalahan password Langkah ini sebagai upaya mencegah usaha pembobolan dari para hacker yang biasanya menggunakan password coba-coba. Beberapa hal yang berkaitan dengan masalah pengaturan user jaringan adalah : Hak dan Kewenangan User Properti User Pembatasan Waktu Akses User Pembatasan Account User Hak dan Kewenangan User Pembatasan workstation yang digunakan untuk logon atau disebut Station Restriction Langkah ini akan mencegah usaha pengaksesan dari orang yang tidak berhak. perlu adanya seseorang yang bertindak sebagai administrator jaringan. Pembatasan file atau direktori akses Pembatasan pemanfaatan sumber daya jaringan. dan keamanan jaringan.1. Pengaturan User Jaringan Dalam sistem jaringan perlu adanya pengaturan user. Untuk itulah dalam sebuah sistem operasi jaringan dibuat sebuah user yang bernama administrator yang memiliki kewenangan penuh dan sangat luas. meliputi printer dan modem Pemberian attribut file atau direktori Ir. Pembatasan waktu akses ke jaringan Langkah ini akan membatasi akses jaringan oleh user pada jam-jam tertentu.1 BAB VI KEAMANAN SISTEM JARINGAN 6. terlebih dari luar organisasi.Jaringan Komputer Edisi . untuk menjaga agar penggunaan sumber daya jaringan tidak tumpang tindih.

diantara pilihannya adalah : Supervisory (S) Merupakan hak tertinggi terhadap sebuah file atau direktori yang bisa dimiliki user. Endang Sunandar . dan mengubah isi file. Modify (M) Adalah hak untuk mengubah attribut file dan direktori. bisa membuat file atau direktori dan mengubah isinya. Read (R) Adalah hak untuk membuka dan membaca semua file dalam direktori. kecuali memberikan hak Supervisory. Secara logika adalah. Pada sistem operasi Novell Netware bisa menggunakan menu Trustee Assignment untuk melakukannya. Erase (E) Adalah hak untuk menghapus file atau direktori. Penambahan user pada jaringan meliputi penambahan user secara fisik dan logika. user yang menggunakan komputer dalam suatu jaringan.Jaringan Komputer Edisi . membaca. File Scan (F) Adalah hak untuk melihat atau menampilkan isi sebuah direktori atau nama-nama file. user yang bisa dikenali oleh komputer-komputer dalam jaringan. Create (C) Adalah hak untuk membuat file atau direktori. Access Control (A) Adalah hak untuk mengubah hak dalam sebuah direktori atau file. namun setelah file tersebut maka user tersebut tidak akan dapat membukanya kembali. User yang memiliki hak Create tanpa memiliki hak lain. Pengaturan ini akan mencegah user mengakses data yang tidak menjadi kewenangannya.1 Trustee Assignment Adalah fasilitas yang digunakan untuk membatasi hak user dalam mengakses sumber daya jaringan berupa file atau direktori. Ir. disebut dengan user name. termasuk mengubah nama file namun tidak bisa mengubah isi file. Secara fisik adalah. Write (W) Adalah hak untuk membuka. serta menjalankan program yang ada di dalamnya. Properti User Pengaturan Properti User meliputi penambahan dan penghapusan user.

Hak dan kewenangan user pengguna sistem aplikasi Beberapa Attribut yang ada pada sistem operasi Novell Netware : Archive Needed (A) Atribut ini diberikan kepada file yang pernah mengalami perubahan. Atribut ini bisa dihapus oleh user yang memiliki hak Modify (M). Frekuensi penggunaan komputer pemilik user name User yang frekuensi penggunaan komputernya tinggi dan waktu penggunaan yang tidak terbatas. Ir. Purge (P) Atribut ini mengijinkan proses penghapusan secara permanen. Copy Inhibit (CI) Atribut yang diberikan agar file tidak dapat dicopy.Jaringan Komputer Edisi . Read Write (RW) Atribut ini adalah kebalikan dari atribut Read Only. Atribut ini hanya bisa diberikan oleh user Supervisor. Indexed (I) Atribut ini diberikan pada file-file yang berukuran besar. Atribut ini bisa dihapus oleh user yang memiliki hak Modify (M). Execute Only (X) File yang telah diberikan atribut ini tidak dapat dicabut atributnya dan tidak dapat dicopy. sehingga hak dan kewenangannya dalam penggunaan komputer berbeda. Pemberian atribut ini secara otomatis akan diikuti dengan atribut Delete Inhibit (DI) dan Rename Inhibit (RI).1 Beberapa pertimbangan dalam menentukan properti user : Hak dan kewenangan pengguna user name dalam suatu organisasi jaringan komputer Contohnya seorang manager akan memiliki hak dan kewenangan berbeda dengan seorang staf administrasi. Delete Inhibit (DI) Atribut yang diberikan agar file tidak dapat dihapus. tidak dapat diambil lagi. Endang Sunandar . propertinya berbeda dengan user yang sekali-sekali saja menggunakan komputer. sehingga jika atribut Read Only dihapus maka secara otomatis atribut Read Write ini akan aktif. Read Only (RO) Atribut ini dimaksudkan agar file hanya dapat dibaca saja. Hidden (H) Atribut ini dimaksudkan agar file atau direktori tidak dapat dilihat dengan perintah DIR. agar lebih cepat prosesnya.

Ir. Edisi .Jaringan Komputer Rename Inhibit (RI) Atribut yang diberikan agar file tidak dapat dirubah namanya. Require Password Berfungsi untuk menentukan apakah user name akan menggunakan password.1 Shareable (S) Atribut ini akan mengakibatkan file dapat digunakan oleh beberapa user secara bersamaan dalam waktu yang sama. Pembatasan Waktu Akses User Diistilahkan dengan Time Restriction. Pembatasan Account User Diistilahkan dengan Account Restriction. sehingga dapat dicegah penggunaan user name oleh pihak-pihak yang tidak berhak. Limit Concurrent Connections Berfungsi untuk mengatur pembatasan penggunaan account user secara bersamaan. Endang Sunandar . Force Periodic Password Change Berfungsi untuk mengatur penggantian password secara berkala. Allow User to Change Password Berfungsi untuk mengijinkan user agar dapat mengganti passwordnya sendiri. fasilitas ini digunakan untuk mengatur waktu user dalam mengakses suatu jaringan. beberapa hal yang dapat diatur diantaranya adalah : Account Disabled Berfungsi untuk mengijinkan atau tidak mengijinkan penggunaan account user. bahkan tidak dapat dilihat dengan perintah DIR. Date Password Expired Berfungsi untuk menentukan tanggal berakhirnya penggunaan sebuah password. Hal ini penting untuk dilakukan agar jangan sampai ada user yang mengakses suatu jaringan pada waktu yang bukan merupakan schedul waktu aksesnya. Account Has Expiration Date Berfungsi untuk menentukan batas akhir penggunaan account user. System (Sy) Atribut ini akan menyembunyikan file atau direktori agar tidak dapat dihapus atau disalin.

2. Dengan adanya komunikasi diantara beberapa komputer ini. Norman Virus Control. hal ini agar pihak-pihak luar tidak dapat mengakses sistem jaringan yang dimiliki. Hal ini untuk mengantisipasi dan mengimbangi keluarnya program virus komputer yang terbaru. dengan dilakukannya proses order ini berarti terjadi akses terhadap database yang ada pada jaringan komputer yang kita miliki. produsen program anti virus secara periodik mengeluarkan versi up to date. Ir. media penyimpan. Untuk itulah seorang administrator jaringan harus selalu meng-update program anti virusnya secara priodik. sehingga untuk mengimbangi perkembangan virus ini. contohnya adalah pada aplikasi e-commerce dimana seorang user ingin melakukan order barang. Inti kerja dari program antivirus ini adalah untuk mencegah terjadinya penyebaran virus komputer (pada file. Penggunaan Program Anti Virus dan Firewall Program Anti Virus Seperti kita ketahui bahwasanya dalam sistem jaringan komputer terjadi komunikasi diantara beberapa komputer. Endang Sunandar . hal ini rentan sekali akan terjadinya penyusupan oleh hacker bisa berupa penyebaran virus komputer maupun manipulasi database. diantara dapat disebut : Norton Anti Virus 2003. besar kemungkinan terjadinya penyebaran virus komputer. Terutama sekali adalah jika sistem jaringan yang dimiliki memungkinkan dan mengizinkan untuk dapat diakses oleh user dari luar.1 6. Kaspersky. dengan dipasangkan sebuah perangkat yang berfungsi seolah-olah seperti dinding api. biasanya setiap 1 minggu sekali seperti yang dikeluarkan oleh MC Affe. email) meluas pada suatu sistem jaringan komputer. Antiviral. Disini terjadi adu cepat diantara produsen program anti virus dengan si-pembuat virus. Mc Affe. hal ini dimaksudkan bahwasanya perlu adanya perlindungan terhadap suatu sistem jaringan. Salah satu upaya pencegahan terhadap adanya virus komputer adalah dengan menggunakan program anti virus. dan lain-lain. Firewall Sesuai dengan asal katanya yang berarti dinding api. PC Cilin. untuk itulah perlu adanya upaya-upaya pencegahan terhadap kemungkinan adanya peneyebaran virus komputer.Jaringan Komputer Edisi . Panda. Ada banyak program anti virus yang dikenal pada saat ini.

Zone Alarm. Pengaksesan ke internet ini bisa disengaja maupun tidak. Salah satu metoda yang dapat digunakan adalah dengan dipasangkannya sebuah Firewall.1 Contoh lainnya adalah jika pada sistem jaringan yang ada memiliki fasilitas untuk akses internet secara bersama-sama (ICS : Internet Connection Sharing). komputer akan secara otomatis melakukan akses ke internet dan mengirimkan informasi-informasi rahasia dari komputer yang kita miliki. hal ini sangat rentan sekali terjadinya penyusupan oleh hackers. maka program firewall akan memberitahukan kepada kita apakah kegiatan ini bisa diteruskan atau tidak ?. Jika memang wajar maka akses internet dapat diteruskan. jika tidak maka akses internet harus diblock. dari situ kita dapat melihat kewajaran akses ini. Ir.Jaringan Komputer Edisi . Pemasangan yang baik adalah kombinasi keduanya yaitu perangkat keras dan perangkat lunak. dan Armor2 Firewall. tentunya ada pertimbangan yang harus diperhatikan untuk menjawab pertanyaan ini. Cara kerja dari program Firewall ini adalah : komputer yang telah dipasangkan program firewal ini akan terus melakukan scanning pada sistem jaringan untuk menangkap kalau-kalau ada workstation yang melakukan akses ke internet. yang tidak disengaja inilah yang perlu diperhatikan karena bisa jadi merupakan suatu pola yang dijalankan oleh kode rahasia yang telah ditanamkan oleh sebuah website yang sebelumnya pernah diakses. Banyak para end user yang tidak memahami dan menyadari bahwasanya kadangkala ada beberapa situs komputer yang jika di donwload akan menyimpan suatu kode rahasia pada komputer kita jika kita mengakses situs tersebut ataupun mendownloadnya. diantaranya adalah akan terlihat situs apa yang akan diakses. dengan demikian berarti komputer kita yang berada dalam suatu sistem jaringan telah disusupi oleh pihakpihak yang tidak bertanggung jawab. Kode rahasia yang disimpan itulah yang sebenarnya merupakan suatu pola dimana pada suatu saat tertentu. Jika ada yang mencoba akan mengakses internet melalui sistem jaringan ini. Beberapa program firewall yang cukup bagus yang pernah dicoba oleh penulis diantaranya adalah : Tiny Personal Firewall. bisa berupa perangkat keras maupun perangkat lunak. Endang Sunandar .

Pengguna Data / User Seringkali pengguna data kurang berhati-hati dalam menggunakan data yang ada. Endang Sunandar . yang berakibat lebih dari sekedar proses kerja yang terganggu. sebagai contoh jika pengguna jaringan langsung memutus hubungan komputer tanpa terlebih dahulu menutup data yang sedang terbuka. contohnya adalah adanya hackers dan penyebaran virus komputer. Kerusakan data menjadi hal yang sangat mengganggu manakala data yang mengalami kerusakan tersebut adalah data penting. Kerusakan atau kelemahan yang terdapat perangkat keras merupakan suatu yang tidak dapat dihindari. Ir. Dengan digunakannya data secara bersama-sama maka besar kemungkinannya untuk terjadi kerusakan data. karena sebagus apapun perangkat keras yang dimiliki tetap memiliki kelemahan. yang pada akhirnya dapat mengakibatkan timbulnya kerusakan pada data tersebut. Faktor Luar Faktor luar ini adalah faktor yang tidak dapat diperkirakan dan tidak dapat diatasi hanya dengan berbagai bentuk pendekatan keamanan.1 BAB VII SISTEM PENANGANAN DATA Salah satu keuntungan penggunaan sistem jaringan komputer adalah adanya kemudahan akses data secara bersama-sama (data sharing).Jaringan Komputer Edisi . Kerusakan data tidak dapat dihindari terutama jika terjadi kerusakan pada media penyimpan data (hard disk). Beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya kerusakan data adalah : Perangkat keras komputer Kondisi perangkat keras yang tidak stabil akan mengganggu proses pengaksesan (pembacaan dan pengolahan) data.

Namun toleransi ini tetap didasarkan atas pertimbangan seberapa cepat suatu sistem dapat melakukan recovery terhadap kerusakan yang timbul serta kemampuan untuk mengatasi kerusakan tersebut. Ada dua sistem utama yang hampir selalu tersedia pada sistem operasi jaringan. Hampir semua sistem operasi jaringan menyediakan fasilitas Fault Tolerance untuk menjaga keamanan dan ketersediaan data dalam bentuk manajemen media penyimpan. merekan hanya akan mengenalinya sebagai satu harddisk saja. sehingga meskipun terjadi kerusakan maka hal tersebut tidak akan mengakibatkan terhentinya seluruh proses dalam sistem jaringan tersebut. Maksudnya adalah bahwa sistem memberikan toleransi terhadap terjadinya kerusakan pada sistem jaringan dengan memberikan perlindungan data dalam bentuk lain. Ir. dan data akan tetap aman sehingga proses kerja akan tetap berlangsung seolah tidak terjadi kerusakan. dimana harddisk yang berfungsi sebagai mirror disk memiliki kapasitas yang sama dengan harddisk utama atau lebih besar. dalam sistem operasi jaringan terdapat sebuah fasilitas keamanan data yang dikenal dengan istilah Fault Tolerance atau suatu toleransi terhadap kesalahan.1 Berkaitan dengan masalah sistem penanganan data. Endang Sunandar . Keuntungan dari sistem Disk Mirroring ini adalah bahwa jika terjadi kerusakan pada salah satu harddisk. Dengan adanya sistem Fault Tolerance ini diharapkan sistem dapat tetap berjalan sebagaimana mestinya meski terjadi kerusakan pada media penyimpan data sekalipun. sedangkan harddisk yang lain sebagai harddsik bayangan atau mirror disk.1. Meskipun menggunakan dua buah harddisk dan proses penulisan dilakukan terhadap dua buah harddisk tersebut. maka harddisk yang lain akan mengambil alih. Begitu pula dengan user. artinya adalah adanya batas toleransi terhadap suatu kelemahan yang dimiliki oleh perangkat keras. Satu harddisk sebagai harddisk utama.Jaringan Komputer Edisi . Disk Mirroring Disk Mirroring adalah fasilitas Fault Tolerance dimana untuk sistem penanganan datanya menggunakan dua buah partisi pada dua buah harddisk untuk menyimpan data yang sama secara simultan. yaitu : Disk Mirroring Disk Duplexing 7. sistem operasi tetap menganggapnya sebagai satu buah harddisk.

dimana satu harddisk berfungsi sebagai harddisk uatama. Konfigurasi Sistem Disk Mirroring Untuk menerapkan sistem Disk Mirroring perlu dipertimbangkan penggunaan disk SCSI (Small Computer System Interface). Perbedaan utamanya adalah pada jumlah harddisk controller. sedangkan harddisk laonnya berfungsi sebagai harddisk bayangan. Disk Mirroring Proses baca-tulis ke hard disk pada sistem Disk Mirroring ini berbeda dengan proses baca-tulis pada satu harddisk. 7. Namun dengan berkembangnya tehnologi disk controller hal ini sudah bisa diatasi. suatu perangkat keras Disk Mirroring yang dirancang dapat meningkatkan kerja Disk Mirroring tanpa tergantung pada kontrol dari perangkat lunak. Endang Sunandar . pada sistem Disk Mirroring digunakan hanya sebuah disk controller. Dalam sistem Disk Mirroring dikenal sebuah sistem RAID (Redundant Array Inexpensive Device) yaitu. Gambar8. Ir. Hal ini berakibat pada menurunnya kecepatan proses penulisan data kedalam harddisk. Sedangkan untuk penerapan sistem Disk Duplexing dengan menggunakan disk SCSI perlu dipertimbangan penggunaan controller yang mendukung Bus Mastering. Pada sistem Disk Mirroring ini proses penulisan ke harddisk dilakukan secara simultan pada kedua buah harddisk tersebut. hal ini bukan berarti tidak bisa menggunakan disk IDE (Integrated Device Electronic) karena pada dasarnya sistem Disk Mirroring mendukung disk controller tipe apa saja.2. Disk Duplexing Sistem Disk Duplexing ini pada dasarnya sama dengan sistem Disk Mirroring.1 Error! Not a valid link. Error! Not a valid link. yaitu suatu fasilitas Fault Tolerance yang menerapkan sistem penulisan data pada dua buah harddisk secara simultan.Jaringan Komputer Edisi . sedangkan pada sistem Disk Duplexing masing-masing harddisk dikontrol oleh disk controller sendiri. hal ini dikarenakan adanya dukungan terhadap bekerjanya dua controller secara simultan.

Sedangkan pada sistem Disk Mirroring jika disk controller mengalami kerusakan maka kedua harddisk yang ada menjadi tidak berfungsi. Endang Sunandar . Disk Duplexing Kelebihan sistem Disk Duplexing adalah bahwa dengan digunakannya disk controller yang terpisah untuk kedua harddisk tersebut.Jaringan Komputer Edisi . Ir.1 Gambar 9. maka kemungkinan terhentinya sistem akibat kerusakan disk controller menjadi sangat kecil.

Jaringan Komputer Edisi . hub. Hal ini akan sangat berguna terutama jika terjadi kerusakan pada perangkat lunak yang digunakan. Hal ini akan memudahkan dalam hal pencarian data. atau misalkan data stock gudang perusahaan tersimpan pada direktori Warehouse pada komputer server 2. Ir.1 BAB VIII PENANGANAN KERUSAKAN JARINGAN 8. baik yang berupa kartu jaringan. Dokumentasi Logika Jaringan Dokumentasi jaringan secara logika meliputi : - Dokumentasi Penyimpanan Data. - Konfigurasi logika jaringan Meliputi konfigurasi sistem operasi dan pengaturan user dalam jaringan. Jalur instalasi jaringan Jenis dan tipe perangkat yang digunakan. Dokumentasi Sistem Jaringan Komputer Dokumentasi jaringan yang baik akan sangat membantu dalam melakukan pemeliharaan jaringan dan perbaikan pada saat terjadi kerusakan pada jaringan. modem. dan backup data. Misalnya data keuangan perusahaan tersimpan pada direktori Finance pada komputer server 1.1. switch. Endang Sunandar . dan sebagainya. yaitu : Dokumentasi Fisik Jaringan Dokumentasi fisik jaringan ini meliputi : Denah atau tata letak jaringan. Label yang merekat pada perangkat dan instalasi jaringan. Misalkan konfigurasi file-file sistem dan pengaturan hak-hak user dan penentuan grup user dalam jaringan Dokumentasi Perangkat Lunak Jaringan Dokumentasi ini mengarah pada usaha untuk mendukung tersedianya source program dan master installer dari perangkat lunak yang digunakan dalm jaringan. proses pemeliharaan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam hal dokumentasi jaringan. router.

3. maka diperlukan alat ukur dan alat bantu untuk mengecek kondisi kabel jaringan.2.1 Dokumen Sarana Pendukung Jaringan Semua perangkat yang ada dan digunakan memiliki fasilitas pendukung. Endang Sunandar . baik tegangan listrik arus searah (DC) maupun tegangan listrik arus bolak-balik (AC). Perangkat Pengecekan Sistem Jaringan Komputer Satu hal yang penting dalam sistem jaringan adalah masalah koneksi antar titik-titik (node) dalam jaringan. Jika lampu indikator mati berarti bahwa titik yang terhubung pada port tersebut sedang tidak aktif Jika lampu indikator menyala berarti bahwa titik yang terhubung pada port tersebut sedang aktif Jika lampu indikator menyala dan berkedip-kedip (blink). Monitoring Sistem Jaringan Komputer Monitoring merupakan suatu kegiatan rutin yang berguna untuk : Pendeteksian sedini mungkin jika terjadi kerusakan atau masalah pada jaringan Mendeteksi kinerja dari sistem jaringan Memantau penggunaan resource pada jaringan. Beberapa alat ukur dan alat bantu yang biasa digunakan adalah : ♦ Multimeter ♦ Cable Tester Multimeter Alat ini digunakan untuk mengukur beberapa jenis satuan listrik yaitu: Tegangan Listrik (Volt) Multimeter ini dapat difungsikan sebagai Voltmeter. Ir. Salah satu cara untuk memeriksa kualitas koneksi antar titik-titik dalam jaringan adalah dengan melihat lampu indikator yang ada pada perangkat concentrator. processor Mengantisipasi tingkat pertumbuhan jaringan 8. yaitu suatu alat yang berfungsi untuk mengukur tegangan listrik. berupa : space harddisk. seperti buku petunjuk pengoperasian dan petunjuk pengoperasian 8. hal ini menunjukkan bahwa sedang terjadi proses transfer data pad port tersebut Jika terjadi kerusakan pada kabel jaringan. memori.Jaringan Komputer Edisi .

Ir. Alat ini bisa digunakan untuk mengecek kabel Coaxial dan kabel UTP. Tahanan Listrik / Resistansi (Ohm) Multimeter ini dapat difungsikan sebagai Ohmmeter. dan ujung kabel yang lain pada terminator 50 ohm. yaitu konektor BNC untuk kabel Coaxial. Pada alat yang berfungsi sebagai tester terdapat dua buah konektor. Alat ini juga dapat digunakan untuk menguji (tester) komponen atau rangkaian elektronika. Untuk mengecek kabel Coaxial : Hubungkan ujung kabel yang satu ke konektor BNC pada Cabletester. dan bagian yang kedua adalah sebagai terminator untuk kabel UTP. sehingga alat ini sering disebut dengan nama Multitester. yaitu suatu alat yang berfungsi untuk mengukur besarnya resistansi pada suatu komponen. jika sebaliknya maka kabel tersebut rusak. dan konektor RJ-4 untuk kabel UTP. Nyalakan power pada Cabletester dan tekan tombol Ground Test. dan ujung kabel yang lain ke terminator Jika lampu menyala berarti kabel normal.1 Arus Listrik (Ampere) Multimeter ini dapat difungsikan sebagai Amperemeter.Jaringan Komputer Edisi . yaitu yang pertama adalah sebagai tester. dapat pula digunakan alat Cabletester. yaitu suatu alat yang berfungsi untuk mengukur arus listrik. Alat bantu Cabletester ini terdiri dari dua bagian. Endang Sunandar . dan jika sebaliknya maka kabel tersebut rusak. Jika lampu indikator menyala berarti kabel tersebut normal. Untuk mengecek kabel UTP : Hubungkan ujung kabel yang satu ke konektor RJ-45 pada Cabletester. Cabletester Selain menggunakan Multimeter untuk mengecek kabel jaringan.

tikus salah satu sebab yang utama Ir.Jaringan Komputer Edisi .1 8. Endang Sunandar . Permasalahan Sistem Jaringan Komputer Perubahan konfigurasi perangkat lunak Kegagalan proses akibat faktor luar Gangguan fisik jaringan Kekurang tahuan pengguna jaringan Daya tahan perangkat jaringan Penurunan kinerja perangkat jaringan Prosedur penanganan permasalahan jaringan : Pemisahan permasalahan Lokalisasi permasalahan Backup data Penyelesaian permasalahan : banyaknya beban operasional : : : : pemisahan sistem padam listrik petir.4.

Dapat dikatakan bahwa internet itu merupakan gabungan dari puluhan. ratusan. sehingga antara jaringan yang satu dengan jaringan yang lainnya terhubung melalui kabel backbone ini.Jaringan Komputer Edisi . Media Backbone ini sebaiknya terpasang lebih dari satu. misalkan 2 – 3 buah. Terlihat pada gambar di bawah ini : Error! Not a valid link. lama kelamaan berkembang menjadi simpul yang lebih banyak lagi. kemudian berkembang menjadi 4 lantai misalnya. maka Jaringan Komputer Lokal lainnya yang terhubung menuju Server tidak akan bisa terhubung / terkoneksi.2.1 BAB IX PERLUASAN JARINGAN KOMPUTER 9. Endang Sunandar . ataupun misalkan yang semula berada pada satu gedung.1. Backbone ini merupakan jalur utama yang menghubungkan Jaringan Komputer Lokal yang satu dengan Jaringan Komputer Lokal lainnya. otomatis jika Backbone ini rusak. kemudian berkembang menjadi lain gedung. Internet Kita semua tentu mengetahui apa itu internet. Misalkan jaringan yang mulanya terdiri dari 1 hingga 5 workstation. hal ini dimaksudkan jika ada Backbone yang rusak maka kita masih memiliki beberapa cadangan. Perluasan Jaringan Pada gambar di atas terlihat adanya 2 buah Jaringan Komputer Lokal yang dihubungkan dengan menggunakan Backbone. Untuk menghubungkan satu jaringan dengan jaringan lokal lainnya dapat menggunakan Switch atau Hub. Ir. sehingga harus dipikirkan untuk memperluas jaringan tersebut. Gb 10. bahkan ribuan komputer-komputer yang saling berhubungan satu sama lainnya membentuk satu kesatuan komunikasi. selanjutnya Switch atau Hub tersebut dihubungkan pada sebuah kabel yang bertindak sebagai Backbone (tulang belakang). 9. Perluasan Jaringan Tentunya penggunaan sistem jaringan komputer akan terus berkembang pada suatu organisasi. Yang semula berada dalam satu lantai.

Fasilitas Dial-up Networking. dapat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut : Klik Start – Program – Accessories. adalah fasilitas untuk memanggil dan menghubungkan komputer kita dengan ISP. adalah protokol yang digunakan untuk hubungan internet. netscape navigator. Lalu masukkan kode area dan nomor telepon ISP yang akan digunakan untuk akses ke internet. lalu pilih Dial-up Networking. Endang Sunandar . masukkan nama item yang akan digunakan dan pilih modem yang digunakan. lalu klik Next. klik Finish.Jaringan Komputer Edisi . adalah perusahaan penyedia jasa hubungan internet ke dunia luar. Selanjutnya klik dua kali icon Make New Connection.1 Sehingga dapat dikatakan bahwa internet itu merupakan sebuah sistem jaringan komputer besar. yang melibatkan ribuan orang. Untuk membuat item koneksi pada Dial-up Networking. eudora. Ir. Untuk menghubungkan internet dengan jaringan lokal dibutuhkan beberapa perangkat seperti : Modem Saluran telepon Perangkat lunak untuk browsing seperti internet explorer. ISP (Internet Service Provider). kita juga dapat memilih country code dari koneksi tersebut. Protokol TCP/IP. Selanjutnya akan tampil kotak dialog konfirmasi bahwa proses pembuatan item koneksi telah selesai.

1 Sampai dengan tahap ini kita sudah memiliki sebuah icon untuk koneksi dial-up ke internet. Langkah pertama adalah pasang dan install Modem di komputer Server. Endang Sunandar . seperti pada gambar di bawah ini. Menghubungkan Jaringan Lokal dengan Internet Karena sudah berada dalam suatu jaringan computer. seperti tampak pada gambar di bawah ini : Ir. begitu juga pilihan Portnya. caranya adalah : o Double click Internet Explorer o Pilih Menu Tools – Internet Options o Pilih Connections – LAN Settings o Pada pilihan Proxy Server. kita bisa memanfaatkan fasilitas koneksi ke internet dari masing-masing computer client. perangkat lunak untuk Proxy Server (penulis menggunakan WinGate).Jaringan Komputer Edisi . Artinya kita hanya perlu memasang 1 buah modem di computer Server dimana seluruh computer client yang terhubung ke jaringan computer bisa menikmati fasilitas tersebut. selanjutnya adalah setting pada seluruh komputer Client agar bisa koneksi ke Proxy Server. aktifkan pilihan “ Use a Proxy Server for your LAN (these settings will not apply to dial-up or VPN connections) o Lalu masukkan nilai Address dengan nilai IP Address-nya Server. lalu install WinGate di komputer Server. Hal yang harus dipersiapkan diantaranya adalah : Modem.

Jaringan Komputer Edisi .1 Jika sudah dilakukan langkah-langkah seperti yang disampaikan di atas. Ir. Endang Sunandar . maka masing-masing komputer Client sudah bisa terhubung ke Internet.

10. Dapat digunakan secara lokal maupun terhubung dengan ISP (Internet Service Provider). Sebagai pusat pengaturan sistem jaringan-nya digunakan Access Point. Sistem Wireless ini tidak menggunakan media kabel. Jaringan Wireless adalah suatu solusi yang tepat. Menggunakan perangkat Wireless Network Interface Card (WNIC) yang terpasang pada komputer. Jaringan Wireless ini bermanfaat untuk membuat atau menghubungkan suatu jaringan yang lokasinya berjauhan yang tidak berada dalam satu area tertentu.4 Ghz. Misalkan kita ingin menghubungkan suatu jaringan yang lokasinya berjauhan tetapi masih dalam lingkungan satu kota. selain biaya murah jangkauannya-pun bisa lebih panjang jika dibandingkan dengan menggunakan media kabel biasa. Ir. Perbedaan Wireless LAN dengan Wired LAN Secara sekilas kita bisa membedakan diantara keduanya yaitu. tapi menggunakan media gelombang radio. Tidak mengenal istilah kombinasi kabel straight maupun cross.1. Hubungan antara Node harus LOS (Line Of Sight) / bebas pandangan. dan jarak maksimal yang dapat diakses adalah sekitar 25 km dengan kecepatan 11 mbps. Wireless LAN Menggunakan sarana media komunikasi gelombang radio. Endang Sunandar . jika Wireless LAN menggunakan sarana media komunikasi gelombang radio. Aplikasi Wireless LAN boleh dikatakan sebagai sebuah solusi dari adanya kebutuhan akses sistem jaringan yang cepat dengan biaya murah. saat tulisan ini dibuat sedang maraknya orang membicarakan dan menggunakan sistem jaringan komputer Wireless yang menggunakan media gelombang radio pada frekuensi 2. sedangkan Wired LAN menggunakan sarana media komunikasi kabel.Jaringan Komputer Edisi .1 BAB X WIRELESS Perkembangan jaringan komputer sekarang ini semakin maju saja. Tidak ada perlindungan secara fisik.

Jaringan Komputer Edisi . Ad Hoc Mode Suatu bentuk koneksi jaringan komputer Wireless secara langsung antar komputer tanpa menggunakan Access Point sebagai pengatur sistem jaringan komputer. Disebut juga dengan ESS (Extended Service Set) Perangkat Wireless LAN Perangkat untuk Wireless LAN yang diperlukan diantaranya adalah : WNIC (Wireless Network Interface Card). hanya yang WI-FI Compliant saja. Seperti jaringan Client Server pada Windows. Menggunakan sarana media komunikasi kabel. Ir. WNIC Pilih WNIC yang WI-FI Compliant. Mengenal istilah kombinasi kabel straight dan cross. Menggunakan perangkat Network Interface Card (NIC) yang terpasang pada komputer. 10.2. Disebut juga dengan IBSS (Independent Basic Service Set) Infrastructure Mode Suatu bentuk koneksi jaringan komputer Wireless dengan menggunakan Access Point sebagai pengatur sistem jaringan komputer. Sebagai pusat pengaturan sistem jaringan digunakan Hub atau Switch.3. Endang Sunandar . Seperti jaringan Peer To Peer pada Windows. yaitu WNIC yang mampu menjalankan program pencari sinyal (War Driving) Tidak semua WNIC mampu melakukan War Driving Software. Access Point.1 Wired LAN 10. Hubungan antara Node tidak harus LOS (Line Of Sight) Tipe Koneksi Wireless LAN Secara garis besar ada dua tipe koneksi dalam Wirelss LAN yaitu : Ad Hoc Mode dan Infrastructure Mode. Driver WNIC. Ada perlindungan secara fisik.

Ir. kemampuan WEP (Wireless Equivalent Privacy) Encryption. juga dapat menangkap sinyal yang lemah. WNIC yang WI-FI Compliant harganya lebih mahal. dan sebagai pintu masuk ke jaringan. hal ini dikenal dengan nama War Flying. dan selanjutnya hackers dapat ikut ‘nyantol’ akses internet kita. tetapi jika Client menggunakan external antena dapat menangkap sinyal sejauh 1000 m. Jika proses War Driving ini berhasil maka akan dapat diketahui SSID (Service Set Identifier) dari sistem jaringan Wireless LAN tersebut. Adanya kelemahan pada protokol 802. Sinyal Wireless LAN normalnya dapat ditangkap pada kisaran 200 m dari Access Point.11b itu sendiri. selain dapat menjalankan software War Driving. Koneksi Wireless LAN antar gedung dapat ditangkap dari bawah hingga sejauh 762 m. Pemilihan Access Point lebih didasarkan pada adanya fasilitas keamanan. SMC. diantara software War Driving yang banyak digunakan adalah software NetStumbler (Network Stumbler). Dalam WLAN dikenal istilah War Driving. Dengan cara ini hackers dapat menggunakan akses Wireless LAN kita untuk kepentingan pribadinya. Tidak melakukan setting WEP (Wireless Equivalent Privacy). Wireless LAN Security Masalah sistem keamanan pada jaringan komputer Wireless menjadi hal yang serius untuk diperhatikan. Banyak Access Point yang menggunakan Default SSID (Service Set Identifier). Access Point Berfungsi seperti Hub atau Switch pada sistem jaringan Wired LAN sebagai pengatur sistem jaringan komputer.1 - Contoh merk : Orinoco. disampaing jangkauannya lebih jauh. mengingat banyak celah-celah yang memungkinkan para hackers menyusup ke dalam sistem jaringan Wireless kita. Beberapa celah yang memungkinkan hackers dapat ‘ mendompleng ‘ sistem jaringan Wireless LAN kita adalah : Banyak Wireless LAN yang disetting dengan Konfigurasi Standar (Default Configuration). yaitu suatu proses untuk menangkap sinyal jaringan Wireless LAN dengan menggunakan software War Driving.4. Avaya.Jaringan Komputer Edisi . diantaranya adalah apa yang dikenal dengan istilah ‘Nyantol’ (mendompleng) WLAN. Diantaranya yang harus diperhatikan adalah : kemampuan membatasi koneksi berdasarkan MAC Address. Endang Sunandar . 10.

(WWAN : Wireless Wide Area Network) Ir. dengan demikian seorang pemakai peroroangan tidak akan mengetahui bahwa komputernya sedang disadap oleh orang lain (Ad Hoc Mode). nilai yang dihasilkannya adalah koordinat suatu lokasi. Access Point pribadi dapat diaktifkan di tempat umum. Untuk melakukan Sniffing.1 Resiko-resiko yang mungkin muncul terhadap keamanan Wireless LAN diantaranya adalah : Pemasangan Access Point pribadi di kantor. GSM (Global System for Mobile Communication) GPS (Global Position System) : Suatu alat yang digunakan untuk mempointing suatu lokasi. Penerapan Wireless : 1. Jaringan Peer to Peer diantara 2 buah notebook (WPAN : Wireless Personal Area Network) 2. Dilakukannya Sniffing tanpa diketahui.Jaringan Komputer Edisi . Endang Sunandar . suatu komputer tidak harus terhubung pada Access Point.

1 Ir. Endang Sunandar .Jaringan Komputer Edisi .