Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no.

33

BAGAN KLASIFIKASI UDC (UNIVERSAL DECIMAL)

CLASSIFICATION) BERBAHASA INDONESIA (KELAS 630-639)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian DEPARTEMEN PERTANIAN BOGOR 2004

Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no. 33

BAGAN KLASIFIKASI UDC (UNIVERSAL DECIMAL)

CLASSIFICATION) BERBAHASA INDONESIA (KELAS 630-639)

Oleh Etty Andriaty Sulastuti Sophia Akhmad Syaikhu

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian DEPARTEMEN PERTANIAN BOGOR 2004

KATA PENGANTAR Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian No. 33 berjudul Bagan Klasifikasi UDC (Universal Decimal Classification) berbahasa Indonesia merupakan salah satu pedoman yang disusun Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) untuk membantu Pustakawan menentukan kelas bahan pustaka dalam pengolahan informasi. Bagan klasifikasi UDC ini sebagian besar merupakan terjemahan bebas dari bagan UDC International Medium Edition, English Text, edisi 2 (BS 1000M, 1993). Bagan klasifikasi UDC diterbitkan secara bertahap, tahap pertama adalah kelas pertanian (630-639). Tahap kedua dan seterusnya akan diterbitkan bagan klasifikasi UDC dari kelas lain yang berkaitan erta dengan kelas pertanian. Untuk memudahkan pemanfaatannya, bagan klasifikasi UDC ini dilengkapi dengan indeks subyek. Bagan klasifikasi UDC ini masih jauh dari sempurna, oleh sebab itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik membangun dari para Pustakawan dan pemakai lainnya. Semoga pedoman ini bermanfaat. Bogor, Desember 2004 Penyusun

... HASIL TERNAK LAINNYA.................................................... EKSPLOITASI KEHIDUPAN LIAR .... BAGAN KLASIFIKASI UDC (Universal Decimal Classification) ............................... 41 636 PETERNAKAN .................. 23 633 TANAMAN PANGAN................................... ILMU DAN TEKNIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANIAN............ 631 PERTANIAN / AGRONOMI .........DAFTAR ISI halaman PENDAHULUAN .................. 28 634 TANAMAN HORTIKULTURA SECARA UMUM ...... INDUSTRI.......... SERTA PENGENDALIANNYA ................. PENYAKIT TANAMAN............................ DAN PERKEBUNAN ...... 632 KERUSAKAN TANAMAN............................. 630 KEHUTANAN ........ 36 635 TANAMAN SAYURAN DAN TANAMAN HIAS .......... HAMA TANAMAN........................................ 50 638 PEMELIHARAAN................... KEHUTANAN..................................... DAGING.................................... 46 637 SUSU.. PEMULIAAN 3 3 9 3 1 ......... 63 PERTANIAN.........

...... INDEKS SUBJEK ... 639 PENGELOLAAN HEWAN LINDUNG DAN IKAN................DAN PENGELOLAAN SERANGGA DAN ARTROPODA LAIN ...... 55 59 53 ............................................ SERTA KULTUR KELAUTAN ............................................................................................

Ketebalan Bagan UDC tidak memungkinkan PUSTAKA menerjemahkannya secara tuntas seluruh bagan dalam waktu satu tahun. Dengan adanya terjemahan ini diharapkan pustakawan dapat mengelompokkan bukunya secara lebih tepat. Kenyataan memperlihatkan bahwa sebagian besar pustakawan/petugas perpustakaan masih sangat sulit membaca bagan UDC yang berbahasa Inggris. nomor klasifikasi ini dipakai juga untuk menelusur informasi. Karena itu diusahakan membuat terjemahan UDC secara sederhana. PUST AKA . sedang untuk pencariannya dari pangkalan data dapat dilakukan melalui kata kunci. oleh karena itu untuk tahun ini. sekedar untuk membantu mengerti arti sebagian nomor klasifikasi UDC yang lazim digunakan oleh perpustakaan bidang pertanian. sehingga klasifikasi buku masih sangat penting.PENDAHULUAN Bagan Klasifikasi UDC (Universal Decimal Classification) adalah bagan klasifikasi intemasional yang biasa dipakai untuk pengelompokan buku atau dokumen menurut subjek bidang kajian informasi yang dimuatnya. Pengelompokan buku lebih banyak digunakan untuk keperluan penyimpanan buku. Walaupun demikian bagi perpustakaan yang masih dikelola secara manual.

kelas 64-68 mengenai industri hasil pertanian. kolom pertama nomor klasifikasi. Pustakawan yang melatih diri dengan tekun untuk memahami nomor klasifikasi. dan kelas 7 mengenai taman nasional. kelas 61 ilmu-ilmu kedokteran/ kedokteran hewan.mencoba untuk menterjemahkan kelas 630 hingga 639. Nomor ini juga dilengkapi dengan indeks subjek yang merujuk ke nomor kelasnya. kelas 57-59 mengenal ilmu-ilmu murni. sedangkan pada kolom kedua tentang arti/pengertian. akan menjadi terampil menggunakan bagan klasifikasi UDC. rekreasi dan sebagainya. Bagan ini disajikan dalam dua kolom. Dianjurkan agar dalam menggunakan petunjuk ini. . ini baru sebagian dari nomor-nomor klasifikasi yang biasa digunakan di perpustakaan bidang pertanian. Kelas lain yang perlu diterjemahkan pada masa yang akan datang adalah kelas 3 mengenal ilmu sosial ekonomi dan pendidikan. termasuk bagan klasifikasi UDC yang berbahasa Inggris. serta bidang cakupannya. pustakawan tetap membandingkannya dengan bagan klasifikasi UDC yang berbahasa Inggris.

konservasi tanah. Biologi hutan. Vienna) Untuk penanaman pohon buah-buahan lihat 634. 556 Biologi Hutan.96 Iklim dan iklim mikro hutan. dan erosi. KEHUTANAN. kecuali –1 dan –2 pada kelas 633/635 630 KEHUTANAN Subdivisi 630 dipilih dari The Forest Decimal Classification (IUFRO.4 Hidrologi hutan. 551. 57 Zoologi hutan secara umum. 631.BAGAN KLASIFIKASI UDC (Universal Decimal Classification) 63 PERTANIAN. PERTANIAN.4 Tanah hutan. ILMU DAN TEKNIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANIAN.6 Nomor Kelas 630 630*1 630*11 630*111 630*113 630*114 630*116 630*12 630*13 Arti nomor kelas Kehutanan secara umum Faktor-faktor lingkungan di dalam kehutanan. 631. 59 3 . Konservasi air. 551.1/. 630*42 Situasi. Termasuk kelerengan dan arah lereng. Penambahan –1/-9 pada kelas 62-1/-8 dan 66-9 juga dapat diterapkan pada kelas 63.5. Termasuk: atmosfer. Faktor-faktor lahan (Site factors) di dalam kehutanan. Topografi hutan. Meteorologi. EKSPLOITASI KEHIDUPAN LIAR.

penanaman dan propagasi pohon. 630*226 630*228 630*23 630*231 630*232 630*233 630*234 630*235 Perubahan sistem silvikultur.524. hutan berkelanjutan. 591. Pembentukan/formasi 4 . 639 Botani hutan secara umum. (aforestasi: penanaman pohon pada lahan hutan yang telah gundul selama 50 tahun atau lebih). 627. termasuk sistem tebang habis. Sistem hutan tinggi.5 Silvikultur. 581 Botani sistematik hutan. 581. Termasuk: Manajemen satwa buru dan ikan. agar benih yang dihasilkan mudah dipanen). Termasuk: Praktek persemaian pohon. 631. 627. Bentuk tegakan. 592/599 Ekologi satwa hutan.962 Sistem silvikultur. Penanaman pohon di bawah pohon (underplanting).414. dan perencekan (lopping) (pemangkasan cabang sampai ketinggian tertentu untuk menghindari jangkauan/gangguan hewan herbivor). Sistem terubusan (Coppice) (pemotongan pohon dan membiarkan tunggulnya bertunas untuk peremajaan pohon dengan biaya rendah). Setek pohon. Permudaan/Regenerasi buatan. (Konversi berdasarkan sistem atau spesies).630*14 630*15 630*16 630*17 630*18 630*2 630*22 630*221 630*222 Zoologi sistematik hutan. 582 Ekologi tumbuhan hutan. Penebaran . Struktur dan komposisi tegakan.5. Permudaan/Regenerasi alami. 630*9 Pembentukan/Formasi hutan melalui suksesi alami. Perawatan. Permudaan/Regenerasi dan pembentukan/formasi tegakan. Penembakan. penebangan generasi suksesif. Pemancingan/Penangkapan ikan. penanaman pendahuluan dan sebagainya. Aforestasi tipe lahan khusus. Perburuan. pemotongan batang utama (pollarding) (memperpendek pohon induk yang telah teruji.

Taman.Tanaman penghasil getah. Pembebasan hutan. 5 . dapat pula pohon jenis lain sehingga terbentuk tegakan campuran).93 Tingkat penggunaan limbah. Penanaman osier. Pembalakan dan pengangkutan: secara umum. Pembersihan lahan penebangan. Kombinasi antara kehutanan dengan pertanian dan padang rumput penggembalaan. arboretum. 712 Penanaman hutan. buah dan biji-bijian. yang tidak terawat atau tegakan yang kondisinya sangat terbuka. Peningkatan mutu dan perbaikan (amelioration) lahan hutan (forest sites).6 Pemeliharaan tegakan dan pohon. termasuk: Pemangkasan (Pruning) (Pemangkasan di sini dilakukan dengan cara memotong cabang sampai ketinggian tertentu untuk memperoleh kualitas kayu yang lurus.tegakan campuran. Penjarangan hutan. (dapat pohon sejenis. Penanaman dan koleksi hasil hutan selain kayu. 630*25 630*26 630*27 630*28 630*3 630*31 630*32 630*33 631. 630*236 630*237 630*24 630*241 630*242 630*245 Pemeliharaan tegakan tahap awal. bambu dan rotan. Jalur pelindung (shelterbelt) dan sebagainya serta perlakuannya. 631. Ilmu kerja dan kajian kerja dalam kehutanan. Antara lain tanaman penghasil kulit kayu.542 Perlakuan terhadap tegakan yang tidak sempurna. Pemeliharaan tegakan. ketinggian pemangkasan tergantung pada permintaan pasar). 621.055. daun. Penebangan dan kegiatan lain yang berhubungan dengan penebangan pohon. Hutan beririgasi/hutan pada lahan yang sewaktu-waktu tergenang (floodland). Pagar hidup dan tanaman pagar hidup 635. Bercocok tanam pohon hias (Arborikultur). Pemanenan kayu.

drainase hutan. 368. 502. Penyelamatan kayu dan pembuangan kayu yang rusak oleh api. Penggunaan api dalam silvikultur dan kegiatan lainnya. dan 627. Kebakaran hutan. Tipe kerusakan. mesin dan perlengkapan dalam penebangan pohon dan kegiatan yang terkait. Kerusakan oleh penyebab inorganik selain kebakaran hutan. 632 Teknik umum perlindungan hutan. jalan dan jembatan di dalam hutan. Revegetasi dan sebagainya daerah bekas kebakaran hutan. Penyakit virus. Metode pengendalian hama dan kerusakan. dan saluran air 626 terutama 626.861.87 Keteknikan hutan. Pertumbuhan pohon.7. 528. Penyimpanan di tempat penimbunan balak atau di tempat penyimpanan balak. riap. Alat.55. 627 terutama 627. Kerusakan hutan oleh tumbuhan perusak. jalan air. Perkembangan struktur tegakan. Pengukuran kinerja (untuk menentukan jumlah potongan dalam penebangan dan kegiatan yang terkait). irigasi. 630*26 Kerusakan dan perlindungan hutan.42. Pengangkutan perlengkapan lihat 621. Kegiatan perlindungan.53. Kerusakan hutan oleh binatang.48 Sistem dan satuan pengukuran (termasuk tabel 6 . Termasuk: bangunan.8. Pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan. Pengukuran pohon.630*34 630*35 630*36 630*37 630*38 630*4 630*41 630*42 630*43 630*432 630*433 630*434 630*436 630*44 630*45 630*46 630*5 630*51 Penyimpanan kayu di hutan. Manfaat dari kebakaran hutan. Gangguan terhadap pertumbuhan pohon oleh manusia.

negara bagian) Administrasi hutan swasta. Pengeringan. Pengukuran khusus dari pohon dan tegakan. Struktur dan sifat-sifatnya.16 Metode manajemen. Pembuatan barang-barang dari kayu. dan hasil akhir kayu. Administrasi dan dinas kehutanan nasional (federal. Hasil hutan dan pemanfaatannya. dan tegakan yang bias dipanen). perakitan. Masalah khusus dalam usaha penanaman hutan. Ekonomi usaha kehutanan. Pembiayaan kegiatan pembalakan. tegakan hutan. Rencana jangka pendek dan pembiayaan. Kerusakan oleh jasad hidup dan pengendaliannya. Penentuan umur pohon. Pengolahan. Penilaian kualitas lahan hutan (sites quality). Pengawetan dan perlakuan lain untuk meningkatkan sifat-sifat kayu. 674 Kayu dan kulit kayu. Pembukuan dan akuntansi. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan 631. Kerapatan tegakan. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan. Rencana kerja.630*52 630*53 630*54 630*55 630*56 630*6 630*62 630*64 630*65 630*66 630*67 630*68 630*681 630*682 630*7 630*8 630*81 630*82 630*83 630*84 konversi). Pengaturan hasil. Termasuk ukuran tajuk. Penaksiran hasil finansial. Industri kayu dan hasilnya. pembentukan. (Bonita hutan). 902. statistik perusahaan. Ekonomi pengangkutan kayu dan industri kayu. Pengukuran dimensi dan isi batang (dari pohon . Masalah staf dalam kehutanan swasta.67 Riap perkembangan dan struktur tegakan Manajemen hutan. Pemasaran hasil hutan. Penggunaan kayu. Penumpukan kayu (Penanganan dan 7 . Hasil tahunan atau hasil periodik. Kehutanan sebagai perusahaan.

Masalah buruh dalam pengangkutan kayu. 332. Kebijakan kehutanan. Bahan campuran yang seluruhnya atau sebagian terbuat dari kayu. 8 . Pengawasan masyarakat dan peraturan kehutanan termasuk perundang-undangannya. Ekonomi dalam pemanfaatan kayu. Kebijakan aforestri. Pendidikan. Perpajakan hutan. dan dalam industri kayu. Kualitas kayu. Termasuk: Subsidi.3. Hasil hutan lain (hasil hutan bukan kayu). Kerjasama internasional lain. 630*233 Kepemilikan hutan dan kebijakan kepemilikannya. Kredit. Jasa konsultasi. Asuransi hutan. Publisitas. Kebijakan hutan internasional. Industri pulp. Penelitian. Penggunaan bahan kimia dari kayu. Asosiasi.630*85 630*86 630*88 630*89 630*9 630*92 630*93 630*94 630*95 630*96 630*97 penyimpanan) Pengujian kayu dan produk kayu. Metode lain untuk menerapkan kebijakan hutan. Penggantian kayu dengan bahan lain yang kompetitif. sosial ekonomi kehutanan. Hutan dan kehutanan dilihat dari sudut pandang nasional. Masalah buruh hutan.

1 631.115.115 631.115.1.7 Manajemen dan organisasi usaha tani Pengembangan perubahan status. konversi usahatani Luas Ukuran dan perluasan (ekstensifikasi) dan keluasan usahatani / perkebunan 65. ranch.016 631.1. milik komunitas tertentu. kotamadya dsb. perkebunan.1.115. dll.11 631.111. perjanjian Pemasaran dan syarat-syarat pengiriman Kekayaan usahatani dan Sistem usaha tani (lokasi.112 631.017 631.2 631.4 631.115.3 631.13 631.111.1.4 Usahatani di wilayah suaka alam Pendapatan usaha tani.1. kabupaten.115.017.1 631. Pembelian lahan Usahatani berdasarkan kepemilikan Usahatani pribadi/keluarga Usahatani yang dijalankan oleh keluarga Sistem usahatani kemitraan Sistem usahatani sewa Lihat 347. usahatani.111.111 631.17 631.1 631.017 Usahatani skala besar.02 631.4:502.1. dirinci menurut 62-1/-9 631.027 631.2 631.631 PERTANIAN / AGRONOMI Nomor kelas 631 Arti nomor kelas Pertanian/agronomi 631-1/-9 karakteristik mesin-mesin pertanian dll.017. Usahatani skala kecil Syarat-syarat khusus.453.11 631. dan kondisinya Teori lokasi usaha tani Tata letak dan kesesuaian lahan untuk komoditas strategis Kualitas tanah pertanian Lokasi pertanian Contoh penggabungan: 631.1 Usahatani milik beberapa perusahaan Usahatani bersama Usahatani publik.111.115.115. 9 .111.6 631.1 631. kepemilikan) Lokasi.2 631.

15 631.151. 631.147 631.631.151 631.68.3 631. 378.8 631.151. Ekspansi. manajemen pertanian. Usahatani Diversifikasi. 10 . Ekstensifikasi Usahatani. atau pertanian untuk sekolah.71 631. Sistem usahatani kontrak Pertanian Instruksional.151. plot demonstrasi (demplot) Pertanian instruksional.9 631. Usahatani terpadu Ekstensifikasi usahatani Intensifikasi usahatani Usahatani spesifik Diversifikasi usahatani Sistem integrasi produksi pertanian Prinsip-prinsip manajemen produksi usaha tani.2 631. Modernisasi. Bioteknik. administrasi pertanian.4 631. Instalasi penelitian pertanian Demplot Alat dan bahan pertanian secara umum (seleksi.732.117.3.6 631. Pertanian organik. tempat training.115.143 631. pertanian berbasis ekologi. instalasi penelitian pertanian.115.117 631.2.173 Usahatani yang didasarkan pada manajemen lain.145 631.) Lihat 631.151.6 631. pertanian untuk sekolah Lihat 373.152 Usahatani yang dikelola oleh negara Koperasi pertanian Lihat 334. pengadaan.151. Intensifikasi Usahatani. 631. Pertanian dan industri hasilnya secara umum.115. dll. Inovasi teknologi. Sistem produksi dan manajemen pertanian. Usahatani spesifik. 631. pemeliharaan.63 Kebun percobaan.1 631.2 631.4 631. Produksi pertanian.14 631. tempat training.117.117. kebun percobaan.8 Usahatani berdasarkan produknya (gabungkan dengan kelas komoditas) Usahatani tanpa ternak Pabrik berkombinasi dengan usahatani.12 631.

155 631. Kuota.164.158 631. tenaga hewan.164.37 11 .155.2 631. Pengendalian produksi pertanian.23 631. Termasuk: penggunaan tenaga buruh.3 Penggunaan mesin pertanian lihat 631.6 631.12 631.28 631. Supervisi rencana produksi.165 631.153.162 631.155.153.153 631.3 631.155. lihat juga 631.modifikasi administratif Perencanaan produksi pertanian. Konversi ke sistem-sistem lain.2 631. dan mesin.7 631.155.27 631.155.16 631.164 631.4 631.157 631.13 631.164.172 pengelompokan ulang.164. Subsidi Sasaran dan kuota produksi pertanian Sasaran produksi pertanian Kuota produksi pertanian Suplai hasil pertanian Kehilangan hasil pertanian Surplus hasil pertanian Subsidi pertanian Bisnis usaha tani dan administrasi Administrasi kegiatan usahatani Keuangan usaha tani dan pengkajian ekonomi Administrasi keuangan usahatani.17 631. Perubahan dalam budidaya dan produksi.58 Memilih sistem penanaman dan pemeliharaan.153.631.164. Pembagian tenaga kerja.4 631. Kehilangan dan surplus.171 631.3 631. tumpang sari dan sebagainya Pemilihan metode kerja.155. Akunting. Suplai.5 631.24 631.155. rotasi tanaman.1 631.153. tata buku Penilaian dan penaksiran pertanian Prinsip-prinsip penilaian Investasi modal kerja pertanian Penaksiran tanaman dan nilai tanah pertanian Penaksiran hasil samping dan limbah pertanian Penilaian kerusakan pertanian Penilaian panen dan kegagalan panen Teknologi Pertanian Mekanisasi Pertanian (untuk mesin pertanian lihat 631.

3 Organisasi alat pertanian dan bengkel khusus Bengkel mesin traktor Bengkel perbaikan dan teknis Bangunan.223 631.03.173 631.tenaga manusia Alat dan mesin pengolah tanah Tugal 12 .98 Rumah kaca Gudang untuk penyimpanan.234 631. 631.229 631.273 631.24 631. gerbang.272 631. babi Kandang untuk kelinci dan rodentia lainnya Kandang untuk unggas Kandang untuk ternak lain Tempat pemuliaan dan pembibitan tanaman lihat 631. mesin dan alat pertanian Sejumlah bangunan untuk pertanian.3. gudang untuk produk pertanian.344.173.071 631.06 631. bangunan serbaguna.22 631.3. 728. pagar elektrik Alat dan mesin pertanian Komponen-komponen alat dan mesin pertanian. Suku cadang Alat dan mesin untuk keperluan pengukuran. kandang ternak.25 631. pengambilan contoh Kombinasi penggunaan alat dan mesin pertanian Alat dan mesin pertanian berdasarkan tipe tenaga penggeraknya Alat yang digerakkan oleh tenaga hewan.3.05 631. domba.311.173.271 631.222 631. kambing.31 631. termasuk instalasi sanitasinya Kandang ternak Kandang berbentuk naungan Kandang untuk sapi. 635. Pagar Pagar tanaman Pagar tembok Pemagaran.23 631. penanganan dan pengolahan. struktur dan instalasi pertanian.21 631.3 631.631.02 631.3.544.2 631. Gedung untuk penyimpanan alat dan mesin pertanian Batas.4 631.07 631. Silo.27 631. Lumbung.2 631.225 631. Dll.3.227 631.

312 631. pemupuk Mesin untuk menanam benih Mesin untuk menyebar benih Alat penyiapan benih Alat dan mesin penanam Alat penanam kentang Alat/ mesin untuk menyiapkan dan menyebarkan pupuk Mesin penabur dan penanam dikombinasikan dengan alat penyebar pupuk Alat untuk okulasi Alat untuk mencangkok Alat dan mesin pemelihara dan proteksi tanaman Alat potong.364 631.356. dsb. alat penyaring.33 631.34 631. pembersih.331.347 631.8 631. pengering. dsb. pencuci.312. alat untuk mengairi Alat dan mesin untuk proteksi tanaman Alat dan mesin untuk panen lihat 631.312.367 631. transport Mekanisasi pertanian 13 .331 631.365 631.2 631.336 631.55 Alat panen jagung Alat panen kentang Alat dan mesin pascapanen Alat pengirik.332.342 631.371 Alat penggali parit Alat untuk memindahkan tanah Bajak Bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan Bajak yang digerakkan oleh tenaga mesin Garu Alat dan mesin penanam. dll Alat pengering Alat penutup peti/ kontainer untuk menyimpan hasil pertanian Tenaga mekanik. penampi.7 631.311. alat pangkas Alat untuk menyiram.92 631.331.334 631.37 631.4 631. alat pemipil.335 631.35 631.363 631.361 631.1 631.362 631.311. pengupas.348 631. Alat untuk menyiapkan makanan ternak Alat untuk membungkus. fermentasi. mengikat.333 631.5 631.631. Alat sortir.332 631.355 631.3 631.313 631.36 631.

pertukaran ion Fiksasi lihat 543.413 631.416 631.416.416.3 631. 543.43 631.416. dsb Alat transport tanpa bahan bakar.415.413. dsb.421 631.432 Alat transport dengan bahan bakar. Penelitian tanah Agroekologi Sifat kimia tanah seperti kandungan nutrisi tanah. kereta gerobak.7 631. Trailer.366 dengan . Metode statistik Analisa tanah kualitatif Analisa tanah kuantitatif Kelembaban tanah Sifat fisik dan mekanik tanah Sifat mekanik tanah Air tanah.4 631.2 631. Kandungan garam Pertukaran kation Keasaman.413.422 631.417 631.412 631.2 631. truk.431 631. Pedologi. Percobaan lapang Percobaan lapang dan pot.423.3 Detilnya dengan :629… Ilmu tanah. Hidrologi pertanian lihat 556.1 14 . 628. Sifat kimia dan fisik tanah secara umum Sifat elektro kimiawi tanah.7 631.41 631.2 631.415.372 631.423 631. Tanah asam Alkalinitan.417.241.42 631.554. 626.417.4 631.014. traktor.1 631.373 631.631.4:55 631. ion-ion dapat tukar “ ion exchange”.413.415.2 Akumulasi garam.2 631. pH.416. 629.4 631.5 631.8.416. humus.1 631.3. Tanah alkalin Tanaman liar sebagai indikator reaksi tanah Kimia anorganik tanah Nitrogen tanah Asam fosfor tanah Kalium tanah Natrium tanah Kalsium tanah Kimia organik tanah Kandungan karbon Kadar humus Analisis tanah.2 631.3 631. dsb.

Pencucian unsur tanah Atmosfir (udara) Aerasi tanah Kondisi anaerob tanah Respirasi tanah Struktur tanah Tekstur tanah Sifat elektrik dan magnetik tanah Radioaktivitas tanah Klasifikasi tanah Secara rinci dapat digabung dengan kelas 55 Contoh 631. Keracunan tanah Kesuburan tanah Keracunan dalam tanah Kebutuhan pupuk dalam tanah lihat 631.2 Permeabilitas.445.438 631.423.442.2 631.2 Neraca air Kelembaban tanah lihat 556.433 631.6 631.142. Tanah gurun Tanah mediteranean Tanah tropik dan subtropik Tipe tanah lainnya (litosol.2 631.454 631. biologi tanah Bakteri tanah. presol) Kesuburan tanah.461.461.1 631.9 631.5 631.1 631. regosol.445. 631.4 631.461 631. 445.459:631.1 631.7 631.437 631.631.432.433.459 631.433.435 631.45 631.46 631.6 631.1 631.432.433.445.434 631. Mikrobiologi tanah Amonifikasi Bakteri pembentuk nitrit 15 .5 631.1 631. Gambut Tanah podsolik Tanah kering.3 631.432 tanah pegunungan Tanah berpasir Tanah Liat Tanah organik Tanah batuan Tanah hidromorpik.2 631.442.442.8 Erosi Konservasi tanah Mikroorganisme tanah.61 631.432. neosol.453 631.445. bakteriologi.3 631.44 631.452 631.445.44:551.442.

termasuk jamur. bakteri.464 631.24 cara bercocok tanam Penyiapan tanah. tanah-tanah yang terpindahkan oleh air. Hewan yang hidup dalam tanah lihat 59 Survei untuk pembukaan lahan baru.31 Penyiapan tanah tanpa alat mekanik Penyiapan tanah dengan alat mekanik. Disinfeksi Antibiotik.472.472. nematoda Makrofauna dan mesofauna.463 631.6 631.512 Bakteri pembentuk nitrat. topografi Profil tanah Tanah mineral Tanah lapisan atas (topsoil). termasuk 16 .5 631. Fiksasi N Fiksasi N Sterilisasi tanah. tanah lapisan bawah (subsoil) Mikropedologi Survei tanah Pembentukan tanah.5 631. mikoriza.311. angin Pembentukan tanah oleh proses fisika dan mekanika. Pencangkulan dan pembajakan tanah Lihat 631. dan hewan.468 631.461.467 631.485 631. Pemindahan tanah Lihat 551.48 631.47 631. termasuk akibat kerja tanaman.461.466 631.482 631.5 631.631.472 631.472.4 631.7 631.461. alga Mikrofauna.473 631. pedologi.3 631.8 631.461. Bakteri antagonis Vitamin dalam tanah Enzim dalam tanah Mikroflora lain.484 631.311.483 631.465 631. seperti tanah-tanah alluvial dna tanahtanah diluvial Lihat 551.462 631. Nitrifikasi Denitrifikasi Bakteri penambat nitrogen.51 631.234 Pembentukan tanah oleh proses kimiawi Pembentukan tanah oleh proses biologis.511 631. termasuk protozoa.

528. mutagenesis Poliploidisasi Aklimatisasi Perbanyakan tanaman.81 631.2 631.527 631.526.526 631.522 631.4 631.513 631.527.3 631.027 dengan menggunakan tenaga hewan dan mesin Penyiapan tanah dengan bahan peledak Pemuliaan tanaman Biologi reproduksi tanaman Genetika terapan Genotipe Fenotipe Perkecambahan Vigor Adaptasi terhadap iklim Tahan terhadap hama dan penyakit Kelompok dan jenis tanaman budidaya Genus Spesies dan subspesies Varietas Kultivar Klon Galur murni Hibrida Keturunan genetik Seleksi Seleksi masa Seleksi pedigri Hibrida.53.02 631.02 631.528.53. koleksi.321 631.524.5 631.82 631.83 631.01 631.526.32 631.52 631.527.821 631.6 631.527.322 631.85 631.526.526. Pembenihan Benih dan perlakuan benih. Heterosis.53 631.524.526.8 631.527.53.631.524. penyimpanan dan perlakuan benih Perlakuan benih tanaman 17 .01 631.523 631.524.529 631.524.524.2 631.1 631.526. penyebaran benih Produksi benih.3 631.528 631. Inbreeding Seleksi klon Metode seleksi Emaskulasi Penyerbukan Pemuliaan melalui mutasi Mutasi gen dan kromosom.527.526.86 631.527.2 631.325 631.527.1 631.526.

532 631. cara penanaman.2 631.2 631.533. permudaan tanaman Pemeliharaan tanaman Okulasi. Pembibitan Fase pertumbuhan Fase pembungaan Fase pembentukan buah 18 .1 631.542 631.1 631.03 631.53.547.04 631. penjarangan.541 631.547 631.533 631.54 631. tipe penanaman Pengaruh cahaya dan tanaman pelindung Jarak tanam Cara tanam Penanaman dengan pemaksaan seperti bonsai Fase-fase dan kontrol pertumbuhan tanaman Fase perkecambahan.533. Bibit.533. sistem penanaman Biji dan spora Perbanyakan vegetatif tanaman Pembelahan. Penanaman.2 631.543 631.2 631.4 631. sambung pucuk.3 631.535 631. dsb.531 631.532.547.538 631.543.53.53.532. Pemangkasan.547.547.544 631.3 631. perbanyakan tanaman dengan pembelahan Perbanyakan dengan umbi akar Perbanyakan dengan umbi batang Pembagian atau pemisahan anakan Pemisahan tanaman menjadi beberapa bagian Tunas Stolon Planlet Perbanyakan tanaman dengan merangsang tumbuhnya akar pada bagian vegetatif tanaman.53.543.2 631. Kultur jaringan Perbanyakan tanaman dengan stek Pemindahan tanaman bibit dari tempat pembibitan ke tempat penanaman sebenarnya.3 631.041 631.535 631. Termasuk pembibitan Penebaran benih.3 631.536/.631.1 631.1 631.5 Perlakuan benih dengan cara kimia Perlakuan benih dengan cara fisik Budidaya tanaman muda.543. dsb.53.027.027.532/.534 631.532. Penanaman Tebar langsung.

6 631.58 631. Ubi Daun Bunga Buah Kulit buah.565 631.562 631. termasuk penyimpanan dalam silo Lihat 621.032 631. Pengeringan Pengeringan Lihat 66.576 631. Pemanenan Panen sebelum tanaman matang Pemotongan Panen jagung Hasil panen Perlakuan pasca panen Perontokkan.04 Pencampuran Lihat 621.563. dsb Sistem larikan Rotasi tanaman 19 .55 631.631. penyiraman Panen.796 Pengepakan Pengangkutan Hasil.563 631. Penggilingan Pembersihan dan sorting Penyimpanan.575 631.577 631. Kulit biji.55.2 631.151 Penyimpanan. Umbi.929 Pelayuan Lihat 577.555 631. Serat.561 631.548 631. Sekam. Jerami Akar. Serat.576.582 Fase pematangan Pematangan buatan Perlakuan-perlakuan khusus yang meliputi tanah.6 631. Hasil samping.563. pola tanam.581 631.563.4 631.56 631.563.4 631.564 631.57 631. tumpang sari.66 631. Dedak Getah Sistem usaha tani: tumpang gilir.573 631. Hasil setengah jadi Kayu Batang.574 631.552 631.547. Pemisahan kulit dari buah.547.572 631.9 631.571 631.559 631.

582.615 631.86.584 631.613 631.6.4 631. panas. dll.6.616 631.589. Tumpangsari Sistem padang penggembalaan Usahatani lahan kering Usahatani pada lahan irigasi Budidaya dengan menggunakan fenomena khusus. sinar buatan. terasering Reklamasi lahan marjinal secara umum Reklamasi lahan batuan.2 631.588 631.585 631.432.123 Irigasi Kebutuhan air 20 . 628. Budidaya tanaman dalam media buatan Sistem hidroponik Budidaya tanaman dalam media pasir Budidaya dalam media plastik Engineering/ mekanisasi pedesaan Konservasi tanah dan air..583 631.589.582.589.631. 632.5 631.612 631.532.587 631.2 631.617 631. Pengendalian erosi Air: komposisi dan sifat Pembukaan lahan.614 631. termasuk menggunakan energi listrik.3 631.62 631.2.5 631. Tumpangsari Sistem tanam sela Sistem tanam penutup tanah Sistem tanam campuran.61 631.618 631.586 631.584.67 631. Reklamasi hutan.02 631. Tanah berbatu. Penutup tanah.589 631.584. dsb. termasuk pembuatan teras/ sengkedan Reklamasi hutan perawan Reklamasi lahan rawa Reklamasi lahan di bawah permukaan laut Reklamasi lahan pantai/ pasir Reklamasi lahan bekas industri dan pertambangan Drainase Lihat 626. 627.6 631.03 631. gurun.611 631.671 Monokultur Peladangan berpindah Budidaya secara intensif Tanaman sela. radio dan gelombang akustik. 631.1 631. rawa.2 631.584. Reklamasi bukit berpasir Reklamasi lahan berlereng.

811.675 631.672. abu tanaman.033 631.1 631. Sumber air untuk irigasi Sumur Reservoir Dam Danau buatan Metode irigasi Irigasi permukaan Irigasi genangan Dosis dan waktu irigasi Pupuk dan pemupukan Nutrisi tanaman.812 631. Produksi dan pemakaian pupuk Absorpsi.81. Perubahan nilai pupuk Aspek ekonomi dari pupuk Aplikasi dan distribusi pupuk Dosis pemupukan Waktu pemupukan Cara pemupukan Pupuk buatan secara umum Kapur.81 631.81.81.82 631.824 631. Penyerapan hara Konversi dan distribusi pupuk pada tanaman Proses biodinamik Kebutuhan hara Kekurangan hara.031 631.831 631.33 631.816.816 631.31 631.81.095.832 631.833 Suplai air. Gypsum Marl Kondisioner tanah Magnesium Alluvium Pupuk kalium Abu kayu.815 631.8 631.81. reaksi.1 631.813 631.674 631.337 631.2 631.095.036 631.826 631.821 631.672 631. penyiapan.814 631. abu gambut Klorida Sulfat 21 .338 631.816. Hormon tanaman Produksi.2 631.83 631.631. penyimpanan pupuk Komposisi.98 631. Defisiensi unsur hara Nutrisi tanaman Pemacu pertumbuhan tanaman. keracunan yang disebabkan oleh karena pemakaian pupuk Kehilangan pupuk.32 631.672.674.3 631.811 631.816.1 631.822 631.823 631.672.674.672.

863 631.87 631.851 631.852 631.836 631.28 Guano Superfosfat Elektrofosfat Pupuk organik.184. air Ekologi pertanian Tipe-tipe perkebunan KERUSAKAN TANAMAN. Pengaruh pertanian terhadap iklim.4 631.871 631.847 631.2 631.95 631.3 631.841 631.85 631.1 631. jerami sebagai pupuk Pupuk hijau Sampah sebagai pupuk Sewage sebagai pupuk Limbah industri sebagai pupuk Kompos Pupuk majemuk Pengaruh pertanian terhadap lingkungan hidup Pengaruh geofisik terhadap budidaya tanaman.631.862 631.879. SERTA PENGENDALIANNYA Arti Nomor Kelas Nomor kelas 22 .89 631.86 631.874 631.837 631.9 631. HAMA TANAMAN.857 631.96 632 Silikat Karbonat Pupuk nitrogen Pupuk amonium Pupuk nitrat Inokulasi tanah dengan bakteri dan mikoriza Pupuk fosfat Fosfat mineral Bubur tulang Ampas/ terak Lihat 669.879.92 631.879.872 631. tanah.842 631.867 631. Pupuk hayati/alam Pupuk kandang Pupuk yang berasal dari limbah Pupuk yang berasal dari limbah ikan Pupuk organik lainnya Pupuk dari bahan tanaman secara umum Humus.853 631.879.854 631.84 631.855 631. PENYAKIT TANAMAN.

165 631.115 632.11 632.121 632.166 632.116 632.5 632. gugur buah (fisiologis) Gugur benang sari karena hujan Rebah karena angin Gugur daun. erosi Kerusakan tanaman karena gempa Kerusakan tanaman karena polusi kimia dan industri Kerusakan tanaman karena adanya perlakuan proteksi tanaman.167 632.184 Kerusakan tanaman. hama tanaman serta pengendaliannya Kerusakan tanaman karena faktor lingkungan Kerusakan tanaman karena faktor cuaca Kerusakan tanaman karena cuaca yang sangat dingin Kerusakan tanaman karena kekeringan Kerusakan tanaman karena sinar matahari Kerusakan tanaman karena curah hujan yang terlalu tinggi Kerusakan tanaman karena angin Kerusakan tanaman karena badai.15 632. penyakit tanaman.111.123 632.1 632. Siklon Kerusakan tanaman karena keadaan tanah yang jelek/ tidak menguntungkan Kerusakan tanaman karena kekurangan hara.1 632.154 632.16 632. klorosis Kerusakan tanaman karena kelembaban.126 632. pestisida Kerusakan tanaman yang disebabkan penggunaan pupuk Penyakit fisiologis tanaman Penyakit fisiologis akibat degenerasi Gugur bunga.161 632.12 632. genangan (terlalu berair) Kerusakan tanaman karena degradasi tanah.163 632. banjir.18 632.112 632.164 632.632 632.125 632.117. bunga dan buah secara dini Penyakit fisiologis selama penyimpanan Penyakit non parasitik lainnya Kerusakan tanaman secara mekanik 23 .117 632.155 632.

24 632. Puru Cecidia tanaman Tumor.25 632.91 632.631 632. penyakit Kerdil Penyakit yang disebabkan bakteri dan virus Penyakit tanaman yang disebabkan bakteri Penyakit yang disebabkan virus Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur Kerusakan tanaman yang disebabkan oleh tanaman lain Gulma Tanaman beracun Tanaman yang bersifat parasit.26 632.911 Kerusakan tanaman karena kebakaran. Cacar tanaman Embun tepung.21 632.3 632.6 632.187 632.53 632.8 632.38 632.699 632. Damping off Bercak daun. karena bom Gejala penyakit tanaman Gall.23 632.4 632.65 632.5 632. Manusia sebagai perusak tanaman Serangga perusak tanaman Belalang Aphid/ kutu daun Kumbang Kerusakan tanaman oleh sebab lainnya Pengendalian hama dan penyakit tanaman Peraturan perundangan tentang hama/penyakit serta pengendaliannya Metode percobaan pengendalian hama dan 24 .752 632.51 632. epifit.632.35 632.27 632.768 632.9 632.64 632. Kanker tanaman Layu.727 632. tanaman merambat Hewan perusak tanaman selain serangga Hewan perusak tanaman: protozoa Hewan perusak tanaman: moluska Hewan perusak tanaman: Articulata Hewan perusak tanaman: nematoda Hewan perusak tanaman: tikus Kerusakan tanaman oleh karena manusia.651 632.693.7 632.2 632.234 632.52 632.

Pengendalian hama dan penyakit dengan cara mekanis.632.1 632.934.2 632. gelombang akustik.935.93 632. Ekspor.4 632.931 632.1 632.931.934 632.934.3 632.931. dan memusnahkan penyebabnya Pengendalian hama/penyakit secara kimiawi Penyemprotan bahan kimiawi Fumigasi kimiawi tanaman Perlakuan kimiawi sistemik Pengendalian hama/penyakit secara fisik dan mekanis Pengendalian hama dan penyakit dengan pengaturan temperatur Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan air Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan tekanan Pengendalian hama dan penyakit dengan cara radiasi.21 632.4 632.931. Karantina tanaman Cara-cara pengawasan untuk proteksi tanaman/ Karantina tanaman Masuknya serta penyebaran hama dan penyakit tanaman Cara pengendalian hama/penyakit tanaman Pengendalian hama/penyakit dengan cara penanaman dan memperhatikan faktor lingkungan Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara pengaturan budidaya Pengaturan kondisi meteorologi dan iklim. Modifikasi cuaca Modifikasi temperature sebagai factor perusak Memusnahkan tanaman yang rusak dan memusnahkan vektor.2 632.2 632.935 632.7 penyakit tanaman Layanan proteksi tanaman Perundangan-undangan proteksi tanaman Impor. dll.913.2 632.92 632.935.913.935.1 632.3 632.912 632.931.1 632.913 632.935.935.934. Pengumpulan dan 25 .

hewan.1 632.025.936.958 632.954 632.937. 26 .027 632.02 632.026 632.938 632. Moluskisida Fungisida Bakterisida.95.936. Nematisida Rodentisida Cara pengendalian hama dan peralatannya Penyiapan zat yang akan disemprotkan.5 632.2 632. Pengendalian hama/penyakit dengan penggunaan zat atraktan dan repellent Perangkap cahaya untuk hama serangga Umpan hama Penolak serangga (repellent) Orang-orangan (untuk menakuti burung) Pengendalian hama /penyakit dengan cara akustik Pengendalian hama/penyakit secara biologis Musuh alami.937. dan manusia.95.95.95.024 632. Virisida Herbisida Vermisida.1 632.952 632.937 632. Kondisi cuaca dan iklim yang tidak menguntungkan hama Keseimbangan alam dan populasi Pengendalian hama/penyakit dengan kekebalan dan imunisasi tanaman Sterilisasi serangga jantan Pengendalian hama penyakit tanaman dengan pestisida dan bahan kimiawi Pengaruh pestisida Pengaruh pestisida terhadap fisiologi hama. Akarisida.951 632. Daya racun terhadap hama/penyakit. perlindungan.028 632.2 632.95 632.936. Pengaruh pestisida terhadap tanaman Resistensi tanaman terhadap pestisida Perlakuan preventif dan kuratif Dosis penggunaan pestisida Residu pestisida Insektisida.95.1 632. kasa.936 632.3 632.632.8 632.936.955 632.939.953 632.4 632. Perlindungan tanaman dengan rintangan.981 pemusnahan hama secara fisik.936.98 632.

dll. perkebunan/hortikultura 27 .632.2 632.3 bubuknya. Penyemprotan hama/penyakit tanaman pada musim dingin Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada saat tanam dan tebar 633 TANAMAN PANGAN. Waktu pengendalian hama/penyakit Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada fase vegetatif.1 632. Penyemprotan hama/penyakit melalui daun. Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada masa dormansi.1/.983.982 632. disuntikkan.983. dsb. disemprotkan lewat udara. DAN PERKEBUNAN 633/635-1 Pembagian tambahan khusus Alat pertanian tanaman pangan.2 632. industri. dsb.983.983. Penyemprotan hama/penyakit pada musim panas. Cara penggunaan pestisida: diaduk di tanah. INDUSTRI.

172 Arti Nomor kelas Tanaman spesifik.33 Penanaman di lahan beririgasi: 631. Untuk jagung manis lihat 635.14 633.633/635-2 Kerusakan dan penyakit tanaman pangan.1/. Oat (Avena sativa L. nomor kelasnya 633. Jenis-jenis Sorghum Millet biasa.4 633.1 633. Indian corn.7 (Nomor kelas kacang panjang 633. Panicum miliaceum Digitaria.33-158.33.17 633. Termasuk: gandum biasa Jenis gandum yang tetraploid Jenis gandum yang diploid Buckwheat.15 633. perkebunan/hortikultura Nomor kelas tanaman dapat dihubungkan dengan nomor kelas aspek yang dibahas mengenai tanaman tersebut di dalam dokumen dengan cara menghubungkan nomor kelas tanaman dengan nomor kelas 631 atau 632 Contoh: Penanaman kacang panjang di lahan beririgasi adalah 633.33-2 (Nomor kelas kacang panjang 633. industri.12 633.16 633. Hordeum sativum Millet.112 633. Tanaman perkebunan/hortikultura) Tanaman pangan Tanaman serealia Gandum (Triticum) Jenis gandum yang heksaploid.) Jagung (Zea mays ). Triticum aestivum. 28 .11 633.171 633.67 Barley. nomor kelas hama dan penyakit tanaman 632) Nomor kelas 633/635 633.587) Contoh: Hama Penyakit kacang panjang.111 633.13 633. (Di dalamnya tercakup: Tanaman pangan. Hortikultura. Tanaman industri.113 633.) Rye (Secale cereale L. Fagopyrum.

03 633.18 633.179 Pearl millet.18. Rumput manna. Poa L. Rumput padang rumput dan padang penggembalaan Rumput dari berbagai jenis padang rumput Lihat 636.2.03 633.22 Rumput dari padang rumput untuk pakan Rumput dari padang rumput alam Rumput dari padang penggembalaan Rumput padang rumput. termasuk millet afrika.175 633.19 633. Rumput cakar ayam. Glyceria fluitans. Jagung yang ditanam untuk pakan ternak.633.033 633.174 633.253 633. Padi liar.1.05 633.314. Eleusine coracana. (Eragrotis tef) Millet lainnya.258 29 . Sorghum (Sorghum vulgare) Foxtail millet.) yang ditanam untuk pakan ternak. Bent.18.) Padi sawah Padi gogo Serealia lainnya dan jagung-jagungan Rumput hijauan untuk pakan ternak.255 633.173 633.25 ini dapat diperjelas dengan menggabungkannya dengan angka yang ada d belakang 633. Dactylis L. Phleum L.22 633. Zizania aquatica. Agrostis L.031 633.21 633.23 633. (Setaria italica) Teff.177 633.2. 633.24 633.2 Pembagian khusus 633. 636. Tanaman serealia yang ditanam untuk hijauan makanan ternak Oat (Avena sativa L.084. Padi (Oryza sativa L.2. sehingga bentukannya dapat berarti sebagai berikut: 633. Rumput Timothy.2.25 Nomor kelas 633.083. Padi yang ditanam untuk pakan ternak. Pennisetum typhoideum.032 633.

262 633. L. Phalaris Alopecurus Anthoxanthum.32 633. pakan Rumput Bermuda (Cynodon Rich.33 633.) Pollinia Trin. Ex.271 633.275 633.278 633.265 633.37 633. Tanaman hijauan pakan ternak selain rumput Leguminosae.31 633.) Kacang panjang (Vigna spp.368 633. (Trifolium L.276 633.267 633. Aira Calamagrostis Adans.43 Rumput-rumputan lainnya.) Jenis kacang-kacangan hijauan pakan lainnya Hijauan pakan lainnya.264 633. Kacang-kacangan Lucernes (Medicago sativa L.) Clovers.3 633.266 633.) Bromus Dill. Melica L.3 633. Lolium Festuca Arrhematherum Paspalum.4 633.41 633. Alang-alang (Imperata cylindrica L.273 633.633.274 633.261 633. Eragrostis Beauv.26 633.) Vicia.268 633.269 633.279 633.35 633.263 633. Ischaemum L.272 633.) Kedelai (Glycine max L. Briza Holcus.31/.34 633. Hijauan pakan non legum Umbi-umbian yang dapat dimakan Bit (Beta vulgaris) Wortel (Daucus carota) 30 . Termasuk lentil Kacang tanah (Arachis hypogaea L.277 633.37 633.

1 633.496 633.) Yam.44 633. spp.511 633.495 633.6 633.633.) Rosella (Hibiscus sabdariffa L. termasuk Sisal (Agave sisalana L.492 633.1 633.513 633.524.686 633.524.) Ubi kayu.65 633. Dioscorea sp Kana Amorphophallus sp Tanaman penghasil stimulan dan minuman 31 .) Linen (Linum usitatissimum L.493 633.) Aren (Arenga pinnata L.) Serat tanaman monokotil.) Jute (Corchorus L.526.). spp.584. Kentang Bogor (Coleus rotundifolius) Tanaman serat.2 633.) Talas (Colocasia esculenta) Xanthosoma spp. Rotan (Calamus spp.5 633.61 633.63 633.521 633.525.687 633.683 633.) Maple (Acer saccharum Marsh.528.5 633.491 633.) Bit (Beta vulgaris L.) Rami. Serat kelapa Serat tanaman air Bambu (Bambusa Schard.522 633. Rumput Cina (Boehmeria nivea L.) Sagu (Metroxylon sagu Rattb.685 633.7 Pastinaca sativa Kentang (Solanum tuberosum) Ubi jalar (Ipomoea batatas L. Tanaman untuk bahan tekstil Kapas (Gossypium L. Serat.3 633. Singkong (Manihot utilissima L.528 633.523 633.64 633.498 633.) Kenaf (Hibiscus cannabinus L.) Kapuk (Ceiba pentandra Gaertn.35 633.) Agave.) Tanaman penghasil gula Tebu (Saccharum officinarum L.) Hemp (Cannabis sativa L.

73 633.734 633.814 633.) Coffea congensis L.) Hop. dll.71 633. tannin dan obat Tanaman penghasil parfum Tanaman penghasil parfum asal bunga: mawar. dll.812 633.826 633.74 633. rosemary.825 633.791 633. Coffea exelsa L. geranium.633.) Kunyit.75 633. kondimen.832 633.735 633.) Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum L.823 633. Tanaman penghasil parfum asal kayu: cendana.81 633. Tanaman penghasil parfum asal daun: lavender.83 633.732 633. parfum.833 Tembakau (Nicotiana tabacum L. melati. Humulus lupulus Sirih (Piper betle L. Curcuma longa Tanaman Rempah-rempah Cengkeh (Eugenia caryophyllus L.733 633. Coffea liberica L.821 633.) Teh (Camellia sinensis L.72 633. Vetiver (akar wangi) Tanaman penghasil balsem Tanaman penghasil parfum lainnya Tanaman aromatik.) Coklat (Theobroma cacao L.811 633.819 633.) Wintergreen (Gaultheria) Jahe (Zingiber officinale L.731 633. Cedar wood Tanaman penghasil parfum asal akar: Orris.816 633.8 633. Kondimen Vanili (Vanilla planifolia L.76 633. minyak. nilam.) Kopi arabika (Coffea arabica L.792 633.) 32 .82 633.) Kola (Cola acuminata L. Kopi robusta (Coffea canephora L.822 633.) Opium (Papaver somniferum L.) Tanaman penghasil aroma.) Mint (Mentha spp.815 633. penyamak.) Kopi (Coffea sp.

633.834 633.84 633.841 633.842 633.843 633.844 633.85 633.852.52 633.852.73 633.853.3 633.853.334 633.853.4 633.855.34 633.855.36 633.86 633.87 633.871 633.872 633.872.1 633.874 633.875 633.875.1 633.875.2 633.875.3 633.875.4 633.875.5 633.875.6 633.876

Pala (Myristica fragrans L.) Tanaman bumbu rasa pedas Lada (Piper nigrum L.) Cabe merah. Cabe paprika (Capsicum annuum L.) Cabe rawit (Capsicum frutescens L.) Mustard (Brassica spp.) Tanaman penghasil minyak Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) (sebagai penghasil minyak) Zaitun (Olea europea L.) (sebagai penghasil minyak) Jarak (Ricinus communis L.) (sebagai penghasil minyak) Jagung (Zea mays L.) (sebagai penghasil minyak) Bunga matahari (Helianthus annuus L.) (sebagai penghasil minyak) Kelapa sawit (Elaeis guineensis L.) (sebagai penghasil minyak) Kelapa (Cocos nucifera L.) (sebagai penghasil minyak) Tanaman penghasil pigmen. Penyamak Tanaman penghasil tannin Anacardiaceae Fagaceae Oak (Quercus spp. L. ) Gambir (Uncaria gambier L.) Leguminosae Albizzia spp. Akasia (Acacia spp L.) Cassia spp. Pohon asam (Tamarindus indica L.) Caesalpinia spp. Bauhinia Rhizophoraceae. Mangrove

33

633.876.1 633.876.2 633.876.3 633.876.4 633.876.5 633.876.6 633.877 633.877.1 633.877.2 633.877.3 633.878 633.878.1 633.878.2 633.878.3 633.878.4 633.878.91

Rhizophora spp. Bruguiera spp. Ceriops spp. Someratia spp. Avicennia spp. Caraipa spp. Konifer Abies spp. Larix spp. Pinus spp. Casuarinaceae. Betulaceae. Myricaceae. Ulmaceae. Salicaceae. Moraceae. Proteaceae Cemara. Casuarinaceae Myricaceae Salicaceae Betulaceae Myrtaceae. Eucalyptus spp. Dipterocarpaceae. Shorea spp. Combretaceae. Terminalia spp. Myristicaceae. Polygonaceae. Lauraceae Tanaman obat Tanaman obat untuk penyakit hati dan sistem sirkulasi darah. Digitalis Tanaman obat untuk penyakit sistem pernapasan. Tussilago Tanaman obat untuk penyakit sistem pencernaan Tanaman obat untuk penyakit kelenjar Tanaman obat untuk antipiretik: Kina Tanaman obat untuk penyakit urogenital Tanaman obat untuk penyakit kulit Tanaman obat untuk penyakit sistem saraf Tanaman industri lainnya Karet

633.88 633.881 633.882 633.883 633.884 633.885 633.886 633.887 633.888 633.9 633.91

34

633.912 633.912.11 633.913 633.916 633.917 633.93 633.931 633.932 633.94 633.944.6 633.95 633.954 633.956

Euphorbiaceae Hevea brasiliensis Apocynaceae Balata (Mimusops balata) Getah perca (Gutaperca ; Palaquium gutta) Tanaman penghasil gum dan resin Acacia arabica. Acacia senegal Prunus Tanaman penghasil terpentin. Konifer. Pohon terpentin Damar (Agathis. Copaifera) Tanaman penghasil getah lainnya Catechu. Acacia catechu Kamper (Cinnamomum camphora L.)

634 TANAMAN HORTIKULTURA SECARA UMUM 634.1 634.10 634.11 634.12 634.13 634.14 634.15 634.2 634.21 634.22 634.23 634.25 634.3 634.31 634.32 634.321 Penanaman buah-buahan secara umum Buah pepo Apel (Malus sylvestris L.) Apel liar Pir (Pyrus communis L.) Quinces (Cydonia oblonga L.) Medlars (Mespilus germanica L.) Buah batu. Drupa Aprikot (Prunus armeniaca L.) Plum (Prunus domestica L.) Ceri (Prunus avium L.) Peach (Prunus persica L.) Rutaceae dan Moraceae. Jeruk secara umum Jeruk (Citrus spp.) Jeruk mandarin Citrus trifoliate L.

35

331 634.34 634.422 634.) Pawpaw (Asimina triloba L. Syzigium jambos L.414 634. Morus rubra L.) Jeruk jenis lainnya Moraceae Ficus carica L.) Nangka (Artocarpus heterophylla L.) Cempedak (Artocarpus champeden L. Srikaya (Annonna reticulata L.38 634.) Mirtaceae Psidium spp Psidium guajava L. Mirtaceae lainnya 36 . Jeruk sitrun Jeruk sitrun (Citrus medica L.322 634.392 634. Morus (Murbei) Morus alba L.384 634.412 634.37 634.421.416 634.382 634.381 634.41 634.39 634.) Namnam (Stelechocarpus burakol Hook f.413 634. Morus nigra L.337 634.) Jeruk nipis (Citrus aurantifolia L.383 634.2 634.415 634. Annona cherimola Annona glabra L.393 634.411 634.421 634. Morus multicaulis Artocarpus Sukun (Artocarpus communis L. Citrus maxima L. Eugenia uniflora L.) Buah-buahan lain yang mengandung pulp Anonaceae Sirsak (Annona muricata L.42 634.334 634.418 634.634.424 Citrus reticulata L.394 634.) Annona squamosa L.4 634.) Jeruk lemon (Citrus lemon L.423 634.33 634.36 634. Jeruk lemon.323 634.

472 634.441 634.46 634.) Ebenaceae Kesemek (Diospyros kaki L.442.) Kemang (Mangifera foetida L. Spondias purpurea L.442.463 634.52 Sapotaceae Sawo manila (Achras sapota L.2 634. Spondias mombin L.) Calocarpum mammosum Pierre Anacardiaceae Mangifera Mangga (Mangifera indica L.452 634.) Ceratonia siliqua L.442. Cassia javanica L.3 634.) Diospyros virginiana L.) Mangifera caesia Jack.) Rubiaceae Nuts Walnuts (Juglans) Carya 37 .431 634.44 634.5 634.451 634.441.634.442 634.441. Spondias mangifera L.432 634.47 634.5 634.441.48 634.453 634.471.51 634.461 634.1 634.442.441.43 634.45 634.3 634.) Spondias spp.4 634. Spondias cytherea Sonn.5 634.2 634.6 634. Kedondong (Spondias pinnata L. Guttiferae Garcinia Manggis (Garcinia mangostana L. Kebembem (Mangifera odorata Griff.462 634.) Mammee-apple (Mammea americana L. Leguminosae Asam (Tamarindus indica L. Diospyros lotus L.442.471 634.4 634.

573 634. Lauraceae.3 38 .3 634.614 634. Alpukat Pepaya (Carica papaya L.674 634.) Pisitan (Lansium domesticum Corr.65/.) Caricaceae.673.) Almond (Prunus amygdalus Batsch.2 634.) Pinang (Areca catechu L.2 634.673.) Jenis-jenis buah tropik dan subtropik Palmaceae Aren (Arenga saccharifera L. Solanaceae Durian (Durio zibethinus Murr.) Salak (Salacca edulis L.6 634.22 634.) Alpukat (Persia americana Mill.673.) Kacang mete (Anacardium occidentale L.) Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.55 634.6 634.) Geraniaceae.652 634. Rhamnaceae.4 634. Meliaceae. Myrtaceae.674. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.7 634.613.) Kelapa (Cocos nucifera L.) Zaitun (Olea europaea L.634. Basellaceae.53 634.) Rambutan (Nephelium lappaceum L. Oxaladaceae dan Malpighiaceae.) Belimbing besar (Averrhoa carambola L.) Bombacaceae.66 Castanea Hazelnut (Corylus avellana L.63 634.674.3 634.) Meliaceae Langsat (Lansium domesticum Corr.) Nipah (Nipa fruticans Thumb.652.613.) Rotan (Daemonorops dan Calamus spp.651 634.613.673 634.) Sapindaceae Leci (Litchi sinensis Sonn. Polynaceae. Ericaceae Pepaya.652.653 634.) Duku (Lansium domesticum Corr.613.) 634.67 634.613.54 634.2 634.2 634. Leci.61 634.23 634.) Kokosan (Lansium domesticum Corr.672 634. Geraniaceae.616 634. Euphorbiaceae.3 634.673.

675. Aklimatisasi Jenis-jenis anggur.835 634.75 634.737 634.675 634.71 634.7 634.8 634. Buah naga Vitikultur Pemuliaan. Musa cavendishii Lamb.774 634.) Nanas (Ananas comosus L.) Buah tanaman herba Musa Pisang ambon (Musa chinensis Sweet.) Musa chiliocarpa Backer Pisang yang harus dimasak sebelum disantap Pisang biasa (Musa paradisiaca L. Vitis vinifera 39 .73 634.772 634.77 634.3 634.773 634.771.771.2 634.21 Buah beri dan buah-buahan lainnya Rubus Ribes Vaccinaceae Blueberi Stroberi (Fragaria spp. 635.84 Solanaceae Solanum Lihat 633.771 634.72 634.) Cactaceae.491.775 634.734/. Degenerasi.634.4 634.

04 635. tata letak.017 635.05 Percobaan dan penelitian hortikultura Teknik berkebun tanaman hortikultura Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan komersial Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan hobi Tanaman muda (bibit. dll. Pembibitan Pembibitan tanaman hortikultura Tanaman hortikultura dewasa dan pemeliharaannya Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam pot.012 635.047 635.018 635.) tanaman hortikultura dan pemeliharaannya. Jenis dan bentuk tanaman hortikultura 40 .044 635. Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam kaca atau penutup lainnya Kebun tanaman hortikultura: luas.043 635. boks. dll.037 635. dll.03 635.015 635.635 TANAMAN SAYURAN DAN TANAMAN HIAS 635.

635.) Sayuran umbi akar lainnya Cochlearia hispanica L. cabang.17 635.1 635.1/.16 635. umbi batang tanaman hortikultura Daun tanaman hortikultura Bunga tanaman hortikultura Buah tanaman hortikultura Getah tanaman hortikultura Hasil kering tanaman hortikultura Sayur-sayuran Sayuran Umbi Akar Bit (Beta vulgaris L.) 41 .2 635. canlorapa) Turnip (Brassica campestris L.126 635. var. Campanula rapunculus L.144 635. Sayuran Umbi Batang Kentang (Solanum tuberosum L.21 Tanaman hortikultura berbunga Tanaman hortikultura herba Tanaman hortikultura merambat Tanaman hortikultura berkayu Tanaman hortikultura tidak berbunga Hasil tanaman hortikultura (seluruh bagian) Seluruh bagian tanaman hortikultura Batang.076 635.163 635.112 635.053 635.) Kolrabi (Brassica oleracea L.15 635.074 635. ranting tanaman hortikultura Akar. napobrassica) Seledri (Apium graveolens L.051 635. var.054 635.052 635. umbi akar.058 635.077 635.125 635.075 635.071 635.072 635. rapaceum) Wortel (Daucus carota) Peterseli (Petroselinum crispum) Parsnip (Pastinaca sativa L.07 635. var.8 635.13 635.142 635.) Lobak (Raphanus sativus L.128 635.078 635.162 635. Raphanus caudatus L.073 635.

) Buah yang dapat dimakan Melon (Cucumis melo L. Sayuran yang dimanfaatkan batangnya. Bawang putih (Allium sativum L. Cyperus esculentus L.5 635.262 635. chinensis Bunga kol (Brassica oleraceae L.34 635.61 635.) Tanaman yang bunga dan pucuknya dimanfaatkan sebagai sayuran Brassica Kubis (Brassica oleraceae L.615 635.24 635.) Chicory (Cichorium intybus L. var.25 635.33 635.3 635.41 635.32 635.635.) Kubis merah (Brassica capitata rubra) Kubis putih (Brassica capitata alba) Brassica campestris L.) Ubi kayu (Manihot utilissima) Helianthus tuberosus L.22 635.263 635.) Allium schoenoprasum L. Botrytis) Brokoli (Brassica botrytis) Sayuran hijau lainnya Bayam (Spinacia oleracea L. daunnya atau bunganya Asparagus (Asparagus officinalis L. Bawang Bombay (Allium cepa L.52 635.) 42 .264 635.) Allium ampeloprasum L.261 635.23 635. selada (Lactuca sativa L.342 635.345 635.62 Ubi jalar (Ipomoea batatas Poir.35 635.54 635.266 635.265 635.53 635.) Bawang daun (Allium fistulosum L.) Seledri (Apium graveolens L.4 635.341 635.) Sayuran untuk salad Letus.) Semangka (Citrullus vulgaris) Labu-labuan (Cucurbita spp.356 635.31 635.) Bawang merah (Allium ascalonicum L.6 635. var.

) Lentil (Lens esculenta) Jagung manis.1 635.3 635.) Terung (Solanum melongena L.648 635. Jagung untuk popcorn Sayuran aromatik.654.652 635. (Paria) Mentimun (Cucumis sativus L.4 635.75 635.651 635.) Kacang-kacangan Broad bean (Vicia faba L.5 635.) Phaselus lunatus L.657 635.) Tomat (Lycopersicum esculentum Mill. Labu merah (Pumpkin) Cucurbita maxima Cucurbita moschata Cucurbita ficifolia Momordica charantia L.656 635. Kacang panjang (Vigna sinensis) Kacang panjang (Vigna sinensis var.65 635.32 635. angularis) Dolichos lablab L.64 635.) 43 .625 635.654.63 635.72 635. Tanaman untuk bumbu Bunga dan daun aromatik Mint (Mentha L.751 Cucurbita pepo L.7 635. Phaseolus multiflorus Lam.) Tanaman untuk bumbu dapur Biji-bijian aromatik Ketumbar (Coriandrum sativum L.658 635.654.71 635.654.646 635.) Cabe (Capsicum annuum L.649 635. Dolichos dan kacang-kacangan lainnya Kacang hijau.635.654.) Okra (Hibiscus esculentus L.654.) Kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.624 635. Canavalia ensiformis Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) Kacang polong (Pisum sativum) Chick pea (Cicer arietinum L.67 635.653 635.7 635.629 635.654.654.626 635.621 635.2 635.621.6 635.74 635.654 635. Phaseolus mungo L.2 635. Cajanus cajan L.

) Kana (Canna indica) Bunga potong.965.1 635.974 Tanaman untuk garnis Parsley (Petroselinum crispum) Jamur dapat dimakan Jamur kayu (Agaricus campestris L.266 635.965.283 635.286.82 635.965.914 635.965.78 635.912 635.89 635.966 635.282.965.965.781 635.965.9 635. Caladium Begonia Anggrek Tulip.) Jamur lainnya Tanaman hias Tanaman hias untuk ditanam dalam ruangan Bunga potong.273 635.965.8 635.3 635.281.965.913 635.92 635. dalam ruangan Bunga kering Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam dalam ruangan Tanaman hias yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias air Tanaman hias untuk pagar Lycopodiaceae.1 635.965.271 635.91 635.) Amorphophallus spp.965.921 635.27 635.286.) Teratai (Hyazinthus orientalis) Gladiol (Gladiolus spp.287.) Lili (Lilium spp.281.965.635.975. Dahlia (Dahlia spp.3 635.272 635.926 635.281 635.927 635.965.274 635. Lycopodium Selaginella Tanaman hias dalam ruangan Maranthaceae Aroideae. Teratai Tulip (Tulipa spp. tanaman hias Paku-pakuan Tanaman hias merambat 44 . Anthurium.32 635.965.2 635.264 635.965.6 635.

082 Pemeliharaan ternak secara umum Hewan yang dipelihara untuk keperluan ilmiah. Acanthaceae Budidaya tanaman hias di rumah kaca 636 PETERNAKAN 636.054 636.976 635.053 636.976.976.863 635.864 635.975.052 636.862 635.976.056 636. Hewan berdasarkan umur. dll.976. Tanaman hias pagar Tanaman hias berbentuk semak Tanaman hias pagar Mawar (Rosa spp.976. Pameran.055 636.34 635.635.034 636. Hewan hibrida Anak hewan Hewan jantan Hewan betina Hewan yang telah disteril/dikebiri Pemuliaan hewan 45 .05 636.975 635.976.8 635.865 635.02 636.976.) Kaktus Bambu (Bambusa arundinaceae) Agave spp.033 636. dll Hewan yang dipelihara untuk makanan Hewan yang dipelihara untuk dipotong (diambil dagingnya) Hewan yang dipelihara untuk diambil telurnya atau susunya Hewan yang dipelihara untuk diambil bulunya Hewan yang dipelihara untuk hewan pekerja atau melayani manusia Hewan yang dipelihara untuk keperluan pemuliaan (misalnya pejantan). jenis kelamin.035 636.01 636.861 635.03 636.98 Tanaman hias hijau (daun) Asparagus Tanaman hias bebentuk semak.3 635.04 636.

082.084.54 636.085.2 636.42 636. Kecernaan Jenis-jenis makanan ternak Hijauan makanan ternak Silase Konsentrat Pengawetan dan penyimpanan makanan 46 .4 636.084.084.082.082.25 636.085.085 636.456 636.453 636.5 636.084.085.084.085.082. Hibridisasi pada hewan Cara dan teknik pemuliaan pada hewan. Penggemukan ternak Makanan ternak Komposisi makanan ternak Nilai gizi makanan ternak.084.085. Reproduksi Masa berahi pada hewan Inseminasi buatan Fertilisasi.082.45 636.41 636.26 636.3 636.636.51 636.085.084.7 Seleksi hewan Inbreeding pada hewan Crossbreeding.21 636.1 636.084.52 636.51 636.23 636.083 636. Menyusui Pemberian makan berdasarkan tempat Pemberian makan dalam kandang Pemberian makan di padang penggembalaan Pemberian air untuk ternak Beberapa masalah dalam pemberian makanan dan nutrisi secara umum Ransum Cara pemberian makan pada ternak Pemberian makan pada ternak pada periode menyusui.082. Kesuburan.084.4 636.454 636.084.082.084 636.1 636.474 636.52 636. Kemandulan hewan Kelahiran hewan Penetasan telur Penetasan buatan Pengelolaan dan pemeliharaan bangunan kandang ternak Pemeliharaan hewan secara umum Pemberian makan pada ternak Pemberian makan untuk ternak kecil.1 636.082.22 636.083. dll.46 636.082. periode penetasan.082.2 636.085.

184 636.4 636.3 636.636.16 636.092.087.092.15 636.2.2 636. Pencegahan dan pengendalian hama serangga pada hewan Kuda Kuda pacu Kuda pekerja Kuda poni Kuda zebra Ruminansia besar.58 ternak Makanan ternak dari hasil samping industri Makanan tambahan untuk ternak Hormon Musuh dan hama penyakit hewan peliharaan serta pengendaliannya Manusia sebagai musuh hewan Hewan peliharaan.3 636.5 636.38 636.034 636.38 636.294 636.093 636.52/.087.033 636. Sapi Sapi potong Sapi perah Zebu Bison Kerbau Rusa Unta Ruminansia kecil Domba Domba Asia Kambing Babi Unggas Ayam 47 .2.09 636.2 636. misalnya : kucing sebagai musuh burung Hewan liar Serangga.292 636.39 636.8 636.12 636.092.1 636.7 636.087 636.1 636.2 636.291 636.293.32/.295 636.

Kodok Gajah Primata Reptilia Hewan lain yang dipelihara manusia 48 .588 636.68 636.594 636.74 636. burung pekicau.597 636.61 636.58 636.58. Anjing polisi Anjing pemburu Anjing yang dipelihara di rumah Kucing Hewan peliharaan lainnya Kelinci Hewan amphibi yang dipelihara untuk dimakan.592 636.636.7 636.9 636.99 Ayam non Eropa.033 636. burung yang dipelihara di dalam sangkar secara umum Anjing Anjing pekerja Anjing penjaga. Merpati Itik Angsa Burung Burung yang dipelihara untuk diambil bulunya Burung hias. Ayam Asia Ayam broiler Ayam petelur Ayam adu Kalkun Merak Burung dara.92 636.98 636.58.978 636.8 636.72 636.596 636.95 636.6 636.76 636.598 636.034 636.75 636.976 636.

dll.11 637.03 637.05 637.043 637.) pada hasil ternak Kualitas hasil ternak Rasa.123 Alat dan mesin pengolah hasil ternak Penanganan hasil ternak Komposisi kimia hasil ternak Kandungan lemak hasil ternak Kandungan karbohidrat hasil ternak Kandungan protein hasil ternak Kandungan mineral hasil ternak Kandungan zat biokimia (enzim. HASIL TERNAK LAINNYA 637.04 637. alat perah Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dan kualitas susu Pemerahan dengan tangan Pemerahan dengan alat/tenaga mekanis Susu segar (belum ada perlakuan) Kolostrum 49 .047 637. analisis hasil ternak Produksi susu secara umum Pemerahan. vitamin.12 637.046 637.07 637.02 637.044 637.06 637.112 637.1 637.114 637.045 637.115 637.057 637.637 SUSU. DAGING. Aroma hasil ternak Hasil ternak yang terkontaminasi Tes.

133.4 637.4 637.133.14 637. Pengawetan susu dengan cara lain Perlakuan untuk mempertahankan kondisi fisik susu Perlakuan bakteri susu Pengkulturan bakteri susu Fermentasi susu Pengeringan susu Produk susu Hasil olahan susu Susu hasil pasteurisasi.24 637.13 637. Susu coklat.137 637.23 637.2 637.5 637.7 Pengolahan susu Pengaturan temperatur dan pengawetan susu Pendinginan dan pembekuan susu Pemanasan susu Pasteurisasi susu Sterilisasi susu Pengawetan susu dengan zat kimia.3 637.3 637.141 637.134 637.136 637.146.143 637.4’658 637. susu rasa buah.141.133. Susu hasil sterilisasi Susu dengan berbagai rasa.34 637.8 637.7 637.136. Hasil telur Telur ayam Telur bebek 50 .133.3 637.2 637.146 637.3 637. dll.141.136.1 637.4’659.3 637.133.3 637.133 637. Susu yang difermentasi Yoghurt Susu skim Mentega dan pembuatan mentega Proses pembuatan mentega Hasil samping industri mentega Keju dan pembuatan keju Proses pembuatan keju Hasil samping industri keju Telur.147 637. Susu bubuk Susu khusus bayi Susu yang diasamkan.637.144 637.

disiapkan dan dimasak serta hasilnya Sosis Mesin dan proses pembuatan sosis Daging asap Daging unggas dan burung buruan Daging unggas Daging ayam Daging itik Hasil ternak yang tidak untuk dimakan Kulit (hasil ternak) Kulit reptil (hasil ternak) Bulu.54’65 637. Telur pengganti Daging Daging sapi Daging domba Daging kambing Daging babi Daging kura-kura Daging segar.414 637.637.62 637.48 637.41 637.523.6 637.513 637.5’64 637. Wol (hasil ternak) Bulu unggas (hasil ternak) Tanduk (hasil ternak) 51 .5 637.518 637.523 637.5’62 637.514 637.52 637.54 637.63 637. Cara dan alat potong Jenis-jenis daging Daging cincang Tulang untuk makanan Daging pengganti Daging yang diolah.413 637.61 637.525 637.54’659.61’698 637.5 637.5’848 637.51 637. Daging pengganti Rumah potong hewan.54’658 637.43 637.514.64 Struktur dan bagian-bagian telur Putih telur Merah telur Pengawetan telur Telur sintetis.514.5’639 637.5’632/38 637.7 637.3 637.7 637.

22 Ternak lebah.121.154 638. Siklus hidup ulat sutra 52 .121.167 638.691 Tulang (hasil ternak).1 638. anatomi. Serikultur Ulat sutra.12 638.65 637. Lebah madu sebagai agen penyerbukan tanaman Budidaya ulat sutra.162 638.2 638. seperti tulang. Apikultur Lebah madu.637.16 638.121.15 638. minuman. penyakit dan musuh lebah Penyakit pada lebah dewasa Penyakit pada lebah muda Madu Komposisi.19 638. psikologi dan studi ilmiah secara umum Lebah ratu Lebah pekerja Lebah jantan Kehidupan sosial lebah Pemeliharaan dan pemuliaan lebah Hama.153 638. dll. farmasi.124 638. gading. PEMULIAAN DAN PENGELOLAAN SERANGGA DAN ARTROPODA LAIN 638.1 638. sifat dan kualitas madu Penggunaan madu pada makanan.3 638.145 638. fisiologi. gigi.661 637. dsb Darah (hasil ternak) Sarang burung (hasil ternak) 638 PEMELIHARAAN.2 638. Klasifikasi.

236 638.238 638. termasuk asam amino dan vitamin lihat 591. Pemeliharaan semut Pemeliharaan serangga untuk hiasan 53 .234 638. Semut dll.4 638.23 638. untuk industri sutra Pemeliharaan insekta lainnya.245 638. penyakit dan musuh ulat sutra Kokon.13 Tempat dan alat pemeliharaan ulat sutra Pemberian makan untuk ulat sutra Pemeliharaan ulat sutra Hama.8 Siklus hidup ulat sutra Makanan ulat sutra Daun murbei (Makanan ulat sutra) Daun tanaman lain untuk makanan ulat sutra Pengaruh hama penyakit terhadap ulat sutra lihat juga 632 Aspek fisiologi dan biokimia makanan ulat sutra.244 638.638.221 638.5 638.232 638.25 638.27 638.24 638.

03 639. Perangkap Hewan buruan/lindungan (mamalia) Rusa dan hewan buruan besar Kelinci (hewan buruan) Serigala (hewan buruan) Burung-burung liar (hewan buruan) Singa laut (hewan buruan) Buaya (hewan buruan) Reptil lainnya.05 639.06 Berburu.057 639.2. SERTA KULTUR KELAUTAN 639.11 639.15 639.2.111 639. pengrusakan oleh karena penangkapan ikan Kapal penangkapan ikan 54 .2. Penyu (hewan buruan) Hewan buruan lain Berbagai hewan hasil buruan Perikanan Membangun areal penangkapan ikan Pemeliharaan areal penangkapan ikan Masalah-masalah perikanan umum Musiman atau syarat lainnya Penangkapan ikan yang berlebihan.14 639.2 639. Tembak.12 639.04 639.13 639.058 639.639 PENGELOLAAN HEWAN LINDUNG DAN IKAN.1 639.2.16 639.112 639.2.113 639.2.18 639.

214 639. Sturgeon (Penangkapan) Anguillidae. Belut (Penangkapan) Escocidae.2.064 639. Penetasan Hibridisasi ikan Fertilisasi. Lamprey (Penangkapan) Ikan laut (Penangkapan) Clupeidae.081.222 639.091 639.09 639.215 639.2.034 Live-well boats Trawlers (kapal pukat harimau) Penanganan. Mackerel. Penetasan. Telur ikan.067 639.24 639.218 639.21 639.2.081 639. jala (Penangkapan ikan dengan) Ledakan (Penangkapan ikan dengan) Hama.092 639. Trout (Penangkapan) Acipenseridae.032 639.2.065 639.2.2. Haddock.068 639.1 639.093 639.223 639. bubu. Sarden (Penangkapan) Gadidae. dll Jaring.081. Pike.639. Luce (Penangkapan) Cyprinidae.2.2.03 639. ledakan. Cod (Penangkapan) Scombridae.12 639.213 639. Tuna (Penangkapan) Berburu mamalia dan reptil laut Berburu penyu Pemeliharaan ikan Proses reproduksi ikan.216 639.22 639.3. Hering.3 639.081. penyakit dan musuh ikan Penyakit ikan dan pengendaliannya Hama ikan Serangga sebagai musuh ikan Ikan air tawar (Penangkapan) Salmonidae.2.2. Salmon.3. hibridisasi.3. Benih 55 . pengawetan.2. perlakuan es di kapal Pengolahan.212 639. Ikan mas (Penangkapan) Percidae.248 639.11 639. Lele (Penangkapan) Petromyzontidae. Perch (Penangkapan) Siluridae. kapal pabrik Metode penangkapan ikan Penangkapan ikan dengan jaring.227 639.217 639. penyiapan.2.211 639.

639.387 639.3.3.31 639.383 639.311 639.2 639.4.886. termasuk minyak ikan Telur ikan Tulang ikan paus Sisik ikan Kulit ikan dan binatang laut lainnya Tulang ikan Pemeliharaan /Pembenihan/penangkapan moluska dan kerang-kerangan (budidaya) Proses reproduksi. sungai Budidaya ikan di kolam lihat 626. Perbanyakan moluska dan kerang-kerangan 56 . 628. kolam.357.381 639.3 Budidaya ikan di danau Budidaya ikan di air mengalir.4 639.382 639. termasuk di sungai Budidaya ikan di laut dan di air payau Penyimpanan dan pengangkutan ikan hidup.3.32 639.034.34 639.3.1 639.3. Akuarium Pemeliharaan ikan hias Hasil ikan dan binatang laut lainnya Daging dan lemak. Tangki.2 639.313 639.38 639.043 639.33 639.034.3.3. danau.045 639.04 639.312 639. Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Masalah-masalah pemeliharaan ikan Instalasi dan alat pemuliaan ikan Pemeliharaan ikan di air tawar.03 ikan Fertilisasi alami pada ikan Fertilisasi buatan pada ikan Cara pemeliharaan ikan Pembenihan ikan Pemberian makan ikan Penggemukan ikan Makanan ikan Aklimatisasi.386 639.385 639.05 639.06 639.043.14 639.041 639.3.043.

pemeliharaan binatang hias secara umum Terraria 57 .61 639.062 639. penyakit dan musuh alami moluska Kerang Remis Siput Gastropoda laut Crustaceae Udang-udangan Udang Udang karang Lobster Udang karang air tawar Kepiting Lintah Teripang Cacing laut.66 639.4.55 639.06 639.517 639.4.515 639.6 639.064 639.64 639.4. Eunicidae dan Nereidae Produk binatang laut dan tanaman laut Spons Koral Produk hewan lain Alga (rumput laut.63 639.56 639.51 639.62 639.639.061 639.518 639.54 639.04 639.4.4. ganggang) Produk fosil Pemuliaan.44 639.9 639.92 Cara pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan alami moluska dan kerang-kerangan Tempat penetasan moluska dan kerangkerangan Tempat penggemukan moluska dan kerangkerangan Hama.516 639.4.45 639.5 639.41 639.42 639.512 639.09 639.

639.96 Aquaria Aquaterraria Aviaries Sangkar burung 58 .94 639.95 639.93 639.

414.162 631.85 630*68 630*682 631.158 630*681 631.526.82 633. 630*9 633.831 631. Sturgeon (Penangkapan) Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Adaptasi terhadap iklim Administrasi dan organisasi perusahaan hutan.1 631.976. Tanaman hias Agave. abu tanaman.877. (aforestasi: penanaman pohon pada lahan hutan yang telah gundul selama 50 tahun atau lebih). Administrasi hutan swasta.524. Acacia senegal Acacia catechu Acacia senegal Acacia spp L.524.831 631.2 635.526.INDEKS SUBJEK Abies spp.931 633. 627.4:55 59 Agaricus campestris L.865 639.2 631.976.931 633.2 635. Agave spp.031 631.433.875. 627. Akunting. Acanthaceae Acipenseridae. Agave sisalana L.212 639. Masalah staf dalam kehutanan swasta. serat termasuk Sisal (Agave sisalana L.1 630*233 635. Administrasi kegiatan usahatani Administrasi kehutanan nasional Administrasi keuangan usahatani.864 633.81. Absorpsi. tata buku Aerasi tanah Aforestasi tipe lahan khusus. Penyerapan hara abu gambut Abu kayu. abu gambut abu tanaman Acacia arabica.954 633.045 631.3.831 633.) Agroekologi .

3. Umbi.8 Alat dan mesin panen lihat 631.) Aklimatisasi tanaman Aklimatisasi.5 631.355 631.432 631.3.2 631.36 631. Akar.529 639.03 633.02 631.073 631. pengupas. pengadaan. dll. Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Alang-alang (Imperata cylindrica L.4 631.332 637. 626.Air tanah.12 631. dsb. Ubi Akasia (Acacia spp.361 .2. 631. 628. umbi batang tanaman hortikultura Akar.3.3. 631.3 631.05 631.311. pemeliharaan. Hidrologi pertanian lihat 556. umbi akar.356.875. pengambilan contoh Alat dan mesin untuk proteksi tanaman Alat panen jagung Alat panen kentang Alat penanam kentang Alat pengering Alat penggali parit Alat pengirik.332.045 633.1 Air: komposisi dan sifat Aira L.8.7 631.31 631.276 631. 60 631. alat pemipil.348 631.6.35 631.) Alat dan bahan pertanian secara umum (seleksi.365 631.34 631.07 631.573 633.) Lihat 631.333 631.3.273 635.55 Alat dan mesin pascapanen Alat dan mesin pemelihara dan proteksi tanaman Alat dan mesin pemupuk Alat dan mesin penanam Alat dan mesin pengolah hasil ternak Alat dan mesin pengolah tanah Alat dan mesin pertanian Alat dan mesin pertanian berdasarkan tipe tenaga penggeraknya Alat dan mesin untuk keperluan pengukuran.

industri. mengikat.264 635.3 635.64 631. alat penyaring. 629. Allium fistulosum L. Allium cepa L. Trailer.8 631.363 631. pembersih.Alat penutup peti/ kontainer untuk menyimpan hasil pertanian Alat penyiapan benih Alat pertanian tanaman pangan. tanah alkalin Allium ampeloprasum L. perkebunan/hortikultura Alat potong. kereta gerobak.826 634.3 Detilnya dengan :629… Alat untuk membungkus. pengering.362 631. alat pangkas Alat sortir.364 631. Alat/ mesin untuk menyiapkan dan menyebarkan pupuk Albizzia spp. alat untuk mengairi Alat untuk okulasi Alat.373 631.) 631.342 631.014.333 633.335 630*36 631.331.262 635. mesin dan perlengkapan dalam penebangan pohon dan kegiatan yang terkait. traktor.92 633/635-1 631. Alat transport dengan bahan bakar.25 635.372 631. pencuci. dsb. Allium ascalonicum L. dll Alat untuk memindahkan tanah Alat untuk mencangkok Alat untuk menyiapkan makanan ternak Alat untuk menyiram.311. truk.875.263 635.347 631.261 635.336 631.55 61 . Alluvium Almond (Prunus amygdalus Batsch. Allium schoenoprasum L. dsb. ganggang) Alkalinitas. fermentasi. dsb Alat transport tanpa bahan bakar. Allium sativum L. Alga (rumput laut.1 639.366 dengan . penampi.265 631.367 631.415.

184.76 634.423 631.053 631.44 635.286.414 634.7 636.268 634.532. pemisahan Anakan.1 635.1 633.853 633.463 634. Anjing polisi Anjing yang dipelihara di rumah Annona cherimola Annona glabra L.) Apel liar Aphid/ kutu daun 62 633.12 632.213 636. Bakteri antagonis Apel (Malus sylvestris L. (tanaman hias) Amorphophallus sp.42 634. Percobaan lapang Ananas comosus L.752 .72 636. Annona squamosa L. (tanaman penghasil gula) Ampas/ terak Lihat 669. Anak hewan Anakan.598 639.653 631.413 634.3 631.kuantitatif Analisis tanah.Alopecurus Alpukat (Persia Americana Mill.965.687 631.532.774 634.269 631.965.422 631.412 634.573 636.11 634.28 Anacardiaceae Anacardium occidentale L.3 631.871 634.461.75 636. Anonaceae Anthoxanthum Antibiotik.74 636.274 636.) Amonifikasi Amorphophallus sp. perbanyakan Analisa tanah : . Belut (Penangkapan) Anjing Anjing pekerja Anjing pemburu Anjing penjaga.41 633.kualitatif . Anarcadiaceae Anggrek Angsa Anguillidae.

461 631.39 634. Asam (Tamarindus indica L.93 639.13 Atmosfer (udara. Aspek ekonomi dari pupuk Aspek fisiologi dan biokimia makanan ulat sutra.58 63 .21 639.913 634. Articulata.876. Artocarpus heterophylla L.852.272 633.613.265 632.Apocynaceae Aprikot (Prunus armeniaca L.) Aquaria Aquaterraria Arachis hypogaea L. Ayam 633.34 635. Caladium Arrhematherum Beauv.394 634.238 631.253 634.3 639. Averrhoa bilimbi L. tanah) Avena sativa L.418 635.2 634.393 634.31 631.) Arenga pinnata L.2 634. Asparagus Asparagus (Asparagus officinalis L.965.5 636.) Asam fosfor Asimina triloba L. Aviaries Avicennia spp.65 634. termasuk asam amino dan vitamin lihat 591.613.) Aren (Arenga saccharifera L.95 633.368 633.674.433 633.) Asparagus officinalis L. Aroideae.94 633.52/. Anthurium.2 633.815 638.416.65 634.2 635. Aren (Arenga pinnata L. perusak tanaman Artocarpus Artocarpus champeden L.31 635.674. Averrhoa carambola L. Arenga saccharifera L.13 633.52 633.975.65 634.

461. Fiksasi N Bakteri tanah.584. Serat.) Bawang merah (Allium ascalonicum L.461.863 633.58 636. struktur dan instalasi pertanian.461 632.312 631.4 635.) Bayam (Spinacia oleracea L. Gedung untuk ternak.).Ayam adu Ayam broiler Ayam non Eropa.033 636.976.4 631. Pagar Bauhinia Bawang Bombay (Allium cepa L.) Bawang putih (Allium sativum L.976. Ayam Asia Ayam petelur Babi Bajak Bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan Bajak yang digerakkan oleh tenaga mesin Bakteri pembentuk nitrat. mesin dan alat Barley (Hordeum sativum) Batang.25 635.262 635.072 631.6 635.5 635. produk pertanian.084.2 631.965.863 631.2 631.875.312.5 631.034 636. Nitrifikasi Bakteri pembentuk nitrit Bakteri penambat nitrogen.3 631.263 635.273 .41 636.264 635. cabang.916 635.58.) Pemberian pakan dan nutrisi secara umum : masalahnya Begonia 64 636.2 633.21 631.588 636.27 633.) Bambusa arundinaceae Bangunan serba guna untuk pertanian Bangunan.3 631. Rotan (Calamus spp.) Bawang daun (Allium fistulosum L. ranting tanaman hortikultura Batang. Mikrobiologi tanah Bakterisida.16 635.58.312.461.953 633.572 631. Virisida Balata (Mimusops balata) Bambu (Bambusa arundinaceae) Bambu (Bambusa Schard. Jerami Batas.

Belalang Belimbing besar (Averrhoa carambola L.) Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Bengkel mesin traktor Bengkel perbaikan dan teknis Benih dan perlakuan benih, penyebaran benih Bent. Agrostis L. Berburu penyu Berburu mamalia dan reptil laut Berburu. Tembak. Perangkap Bercak daun, penyakit Bercocok tanam pohon hias (Arborikultur). Taman, arboretum. Pagar hidup dan tanaman pagar hidup 635.055, 712 Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam kaca atau penutup lainnya Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam pot, boks, dll. Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan hobi Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan komersial Beta vulgaris L. Betulaceae Biji dan spora Biji-bijian aromatik Biokimiawi hasil ternak Biologi Hutan. 57 Biologi reproduksi tanaman Bioteknik, pertanian berbasis ekologi. Pertanian organik. Bisnis usaha tani dan administrasi

632.727 634.674.3 634.674.2 631.173.2 631.173.4 631.53.01 633.23 639.248 639.24 639.1 632.26 630*27 635.044 635.043 635.018 635.017 633.41 633.63 635.112 633.878.4 631.531 635.75 637.047 630*12 631.522 631.147 631.157 65

Bison Bit (Beta vulgaris L.) : - sebagai penghasil gula - sebagai sayuran - sebagai umbi-umbian Blueberi Bombacaceae. Meliaceae. Geraniaceae. Solanaceae Botani hutan secara umum. 581 Botani sistematik hutan. 582 Brassica Brassica botrytis Brassica campestris L. var. chinensis Brassica capitata alba Brassica capitata rubra Brassica oleracea L. Brassica oleracea L. var. canlo-rapa Brassica oleraceae L. var. Botrytis Brassica spp. Briza Broad bean (Vicia faba L.) Brokoli (Brassica botrytis) Bromus Dill. Ex. L. Bruguiera spp. Buah Buah batu. Drupa Buah beri dan buah-buahan lainnya Buah pepo Buah tanaman herba Buah tanaman hortikultura Buah-buahan lain yang mengandung pulp Buaya (hewan buruan) Bubur tulang Buckwheat. Fagopyrum. Budidaya dalam media plastik 66

636.292 633.63 635.112 633.41 634.734/.737 634.67 630*16 630*17 635.33 635.356 635.345 635.342 635.341 635.34 635.125 635.35 633.844 633.271 635.651 635.356 633.262 633.876.2 631.576 634.2 634.7 634.10 634.77 635.076 634.4 639.14 631.852 633.12 631.589.5

Budidaya dengan menggunakan fenomena khusus, termasuk menggunakan energi listrik, radio dan gelombang akustik, sinar buatan, panas, dll. Budidaya ikan di air mengalir, termasuk di sungai Budidaya ikan di danau Budidaya ikan di kolam lihat 626.886, 628.357.3 Budidaya ikan di laut dan di air payau Budidaya secara intensif Budidaya tanaman dalam media buatan Budidaya tanaman dalam media pasir Budidaya tanaman hias di rumah kaca Budidaya tanaman muda. Bibit. Termasuk pembibitan Budidaya tanaman, pengaruhnya thd. iklim, tanah, air Budidaya ulat sutra. Serikultur Bulbus (umbi lapis), propagasi dengan Bulu unggas (hasil ternak) Bulu. Wol (hasil ternak) Bunga Bunga dan daun aromatik Bunga kering Bunga kol (Brassica oleraceae L. var. Botrytis) Bunga matahari (Helianthus annuus L.) (sebagai penghasil minyak) Bunga potong, dalam ruangan Bunga potong, tanaman hias Bunga tanaman hortikultura Burung Burung dara. Merpati Burung hias Burung pekicau

631.588

639.313 639.312 639.311 639.32 631.583 631.589 631.589.3 635.98 631.53.03 631.92 638.2 631.532.1 637.63 637.62 631.575 635.71 635.913 635.35 633.853.4 635.912 635.966 635.075 636.6 636.596 636.68 636.68 67

875. Cara tanam Cara-cara pengawasan untuk proteksi tanaman/ 68 636.843 639.56 634. Canavalia ensiformis Canna indica Cannabis sativa L.775 633.287.982 631.61 639. Cajanus cajan L.965. Calamagrostis Adans.649 633.3 632.5 635. Capsicum annuum L.584.2 .12 635.082. Eunicidae dan Nereidae Cactaceae.084.432 635. lihat juga 635.5 636.842 633.sebagai bumbu Cabe rawit (Capsicum frutescens L.816.913.93 632. disuntikkan.3 633.98 632.3 632.04 639.5 633. dsb.654. Cara bercocok tanam Cara dan teknik pemuliaan pada hewan.686 635. Calocarpum mammosum Pierre Campanula rapunculus L. disemprotkan lewat udara. Calamus spp. Buah naga Caesalpinia spp. Cabe paprika (Capsicum annuum L.4 636.) . Reproduksi Cara pemberian makan pada ternak Cara pemeliharaan ikan Cara pemeliharaan moluska dan kerang-kerangan Cara pemupukan Cara pengendalian hama dan peralatannya Cara pengendalian hama/penyakit tanaman Cara penggunaan pestisida: diaduk di tanah.5 634.42 639.) Cacing laut.843 631.543.sebagai buah .274 633.4.04 631.6 633.522 633.163 635.842 633.3.Burung yang dipelihara untuk diambil bulunya Burung-burung liar (hewan buruan) Cabe merah.654.649 Capsicum frutescens L.

657 635.) Cengkeh (Eugenia caryophyllus L. Citrus lemon L.878 633.331 634. Citrus medica L. Citrus trifoliate L.876. Alpukat Carya Cassia javanica L. Rhammaceae. Proteaceae Catechu.657 635. Myrtaceae. 633. Moraceae. Salicaceae. Acacia catechu Ceiba pentandra Gaertn.956 633.394 633.462 634. Euphorbiaceae. Castanea Casuarinaceae. Cichorium intybus L.513 633.323 634. Citrullus vulgaris Citrus aurantifolia L. Ulmaceae. Citrus reticulata L.876. Casuarinaceae Cempedak (Artocarpus champeden L. Lauraceae.31 634.334 634. Betulaceae.878. Cemara.3 634.52 634. Citrus maxima L.875. Cinnamomum camphora L.615 634. Myricaceae.337 634.6 634. Leci. Citrus spp.833 635.23 633.) Ceratonia siliqua L.321 69 .) Chicory (Cichorium intybus L. Ceri (Prunus avium L.) Cicer arietinum L.3 635. Caricaceae.832 634. Basellaceae.954 633.54 635. Cinnamomum zeylanicum L.Karantina tanaman Caraipa spp.54 633. Ericaceae Pepaya.53 633. Chick pea (Cicer arietinum L.463 633.322 634.66 634.1 634.65/. Cassia spp.) Ceriops spp. Polynaceae.

5’632/38 637.626 635.826 635.498 633.26 639. Coffea exelsa L.5 635.732 633.734 633.61 635.525 637.082.63 635. Coklat (Theobroma cacao L.162 633.54’658 637.) Cola acuminata L. Hering.751 634.Clovers. Coffea liberica L. Coleus rotundifolius Corchorus spp.733 633. Cyprinidae.74 633. Curcuma longa Cyperus esculentus L.514.215 637. termasuk minyak ikan Daging domba Daging itik Daging kambing 70 633. Cucumis sativus L.616 633.5’639 . Corylus avellana L.381 637.5 637.266 639. Sarden (Penangkapan) Cochlearia hispanica L.5 639. Crossbreeding.54’659. Cucurbita ficifolia Cucurbita maxima Cucurbita moschata Cucurbita pepo L.222 635.32 639.54 636.36 634.76 633.) Clupeidae. Hibridisasi pada hewan Crustaceae Cucumis melo L.5’64 637.625 635. Ikan mas (Penangkapan) Daging Daging asap Daging ayam Daging babi Daging cincang Daging dan lemak.523 635. Coffea congensis L. (Trifolium L. Cocos nucifera L.855. Coriandrum sativum L.621 633.624 635.7 637.

Diospyros virginiana L.51 637. 627. Diospyros kaki L.32 633.816.574 638.453 634.461.52 635. Domba Domba Asia Dosis pemupukan Dosis dan waktu irigasi Dosis penggunaan pestisida Drainase Lihat 626.Daging kura-kura Daging pengganti Daging sapi Daging segar.944.027 631.117.074 638.2.6 631.675 632. Diversifikasi usahatani Dolichos dan kacang-kacangan lainnya Dolichos lablab L. 628.4 633.1 631.452 631.232 635.5’848 637.3 631.518 637.38 636.54’65 637.661 631.32/.672.234 631. disiapkan dan dimasak serta hasilnya Dahlia (Dahlia spp.672.) Dam Damar (Agathis. Copaifera) Danau buatan Darah (hasil ternak) Daucus carota .432.62 71 .33 637.286. Daging pengganti Daging unggas Daging unggas dan burung buruan Daging yang diolah.654 635.6 631.4 636.38 631. lihat wortel Daun Daun murbei (Makanan ulat sutra) Daun tanaman hortikultura Daun tanaman lain untuk makanan ulat sutra Demplot Denitrifikasi Digitaria.5’62 637.86. 637. Diospyros lotus L.532.4 635.172 634.965.451 634. 631.151.654.54 637.

96 Faktor-faktor lingkungan di dalam kehutanan.672 634. 634.123 Duku (Lansium domesticum Corr.179 Eleusine coracana Emaskulasi 631.857 633.673. Pemancingan/Penangkapan ikan.631.95 630*15 630*18 630*88 .34 634.465 Eragrostis Beauv. Ebenaceae Ekologi pertanian Ekologi satwa hutan.527. pengendalian 631.6. 581.855. 639 Ekologi tumbuhan hutan. 633. Damping off 632.214 Eugenia caryophyllus L. 631.25 Engineering/ mekanisasi pedesaan 631.1 633.278 Erosi 631.6 Enzim dalam tanah 631. Luce (Penangkapan) 639.151.614 Elektrofosfat 631.832 Eugenia uniflora L. Pike. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dan 637.423 Euphorbiaceae 633.112 72 632.) Durio zibethinus Murr. 630*1 Biologi hutan.02 Escocidae. Penggantian kayu dengan bahan lain yang kompetitif.672 634. Ekstensifikasi usahatani Elaeis guineensis 634.5.5 Ekonomi dalam pemanfaatan kayu. Termasuk: Manajemen satwa buru dan ikan. 633. Perburuan.45 631. Penembakan.) Durian (Durio zibethinus Murr.872 Faktor-faktor lahan (Site factors) di dalam 630*11 kehutanan.81 Embun tepung.459 Erosi. 591.912 Fagaceae 633.22 634.

413.471 73 .1 Fertilisasi buatan pada ikan 639.) 633.5 Fertilisasi alami pada ikan 639.223 Gajah 636. 630*234 Fosfat mineral 631. 543.264 Festuca Ficus carica L. akumulasi 631.21 Galur murni 631.1 Fase pertumbuhan 631.034. Haddock.2 Fase-fase dan kontrol pertumbuhan tanaman 631.934.524.413. Benih ikan 639.547.3. Telur ikan.034 633.851 Foxtail millet (Setaria italica) 633.3. Kesuburan.136.02 Fermentasi susu 637.175 Fumigasi kimiawi tanaman 632. 634.kualitas susu Fase pematangan 631.547.461.2 Fertilisasi.3 Garcinia 634.2 Fungisida 632. Puru.Cecidia tanaman 632.5 Formasi hutan melalui suksesi alami.6 Fase pembentukan buah 631.413.082.976 Gal.952 Gadidae.547.874 Gandum (Triticum) 633.5 Fase pembungaan 631.2 Fiksasi N 631.37 Fiksasi 631.547 Fenotipe 631.241.3.034.547.3 Garam.526. Steril hewan 636.11 Gangguan terhadap pertumbuhan pohon oleh 630*46 manusia Garam. Pembibitan 631.2 lihat 543.554. Penetasan.4 Fase perkecambahan.322 Gambir (Uncaria gambier L. kandungan 631.454 Fertilisasi. Cod (Penangkapan) 639.547.

penyakit dan musuh alami moluska Hama.965.674 631.09 639.917 635. bunga dan buah secara dini Gulma Guttiferae Hama dan penyakit tanaman pangan.077 635.2. perkebunan/hortikultura Hama ikan Hama Penyakit kacang panjang Hama. Guano Gudang untuk penyimpanan.164 632.526.163 631.1 631.6 635.01 631. pengaruhnya thd. penanganan dan pengolahan.523 631.511 631. Getah Getah perca (Gutaperca .92 634. Silo.47 633/635-2 639. Garu Gastropoda laut Gedung untuk penyimpanan alat dan mesin pertanian Gejala penyakit tanaman Genetika terapan Genotipe Genus Geofisik.179 633.45 631.51 634. industri. Lumbung. Palaquium gutta) Getah tanaman hortikultura Gladiol (Gladiolus spp.15 .4.) Gladiolus spp Glyceria fluitans Glycine max L.1 631. penyakit dan musuh lebah 74 634.34 633.2 631.092 633. Gossypium spp.965.33-2 639.577 633. Dll.313 639.25 632.2. penyakit dan musuh ikan Hama.854 631.24 632.6 633. Oxaladaceae dan Malpighiaceae. Gugur benang sari karena hujan Gugur bunga.524.09 638. gugur buah (fisiologis) Gugur daun.Garcinia mangostana L.166 632.282.471. budidaya tanaman Geraniaceae.282.

34 637.052 636.25 631.16 639.054 636.092.11 639. penyakit dan musuh ulat sutra Hara.18 636.2 632.06 637.) Herbisida Hevea brasiliensis Hewan amphibi yang dipelihara untuk dimakan.095.522 632.11 636.24 633. defisiensi Hasil hutan dan pemanfaatannya.338 630*8 630*89 639.912.57 634. Hemp (Cannabis sativa L. 674 Hasil hutan lain (hasil hutan bukan kayu).24 635. Kodok Hewan betina Hewan buruan lain Hewan buruan/lindungan (mamalia) Hewan hasil buruan Hewan hibrida Hewan jantan Hewan lain yang dipelihara manusia Hewan liar Hewan peliharaan lainnya Hewan peliharaan.Hama.81.3 636.38 635.954 633.54 633.559 637. Hasil setengah jadi Hazelnut (Corylus avellana L.078 637.6 631.95 636.853.99 636.) Helianthus annuus L.141 631. Helianthus tuberosus L.055 639.4 635. Hasil samping.07 637.6 75 .092. Hasil ikan dan binatang laut lainnya Hasil kering tanaman hortikultura Hasil olahan susu Hasil panen Hasil samping industri keju Hasil samping industri mentega Hasil tanaman hortikultura (seluruh bagian) Hasil ternak yang terkontaminasi Hasil ternak yang tidak untuk dimakan Hasil.9 636. misalnya : kucing sebagai musuh burung Hewan perusak tanaman 638.

332.3.3 633. dll Hewan yang dipelihara untuk keperluan pemuliaan (misalnya pejantan). dll. dan erosi. jenis kelamin. Pameran.791 631.034 636. Kebijakan kehutanan. Hop.032 630*116 631. 630*233 Ikan air tawar (Penangkapan) 76 636.033 636.03 636.526.432 636.035 636.791 633.527.04 636. Hewan yang dipelihara untuk makanan Hewan yang telah disteril/dikebiri Hibiscus esculentus L. konservasi tanah. Humulus lupulus Hordeum sativum Hormon Humulus lupulus Humus. 556 Hidrologi pertanian Hijauan makanan ternak Hijauan pakan lainnya.02 636. Hewan berdasarkan umur.085.21 .3.05 636. jerami sebagai pupuk Hutan dan kehutanan dilihat dari sudut pandang nasional.648 631.8 633.51 633. Hijauan pakan non legum Holcus L. sosial ekonomi kehutanan. Kebijakan aforestri. Hibrida Hibrida. Konservasi air.5 639.Hewan yang dipelihara untuk diambil bulunya Hewan yang dipelihara untuk diambil telurnya atau susunya Hewan yang dipelihara untuk dipotong (diambil dagingnya) Hewan yang dipelihara untuk hewan pekerja atau melayani manusia Hewan yang dipelihara untuk keperluan ilmiah.325 631.872 630*9 639.056 635.087. Inbreeding Hibridisasi ikan Hidrologi hutan. Heterosis.16 636.272 633.

Inokulasi tanah dengan bakteri dan mikoriza Insektisida.3.2 631.1 633. Indian corn. Itik Jagung (Zea mays L. Jagung untuk popcorn Jagung yang ditanam untuk pakan ternak.913.Ikan laut (Penangkapan) Iklim dan iklim mikro hutan. Impor.67 Jagung manis.847 632. Termasuk: atmosfer.082.334 633.4 631. Pedologi. Moluskisida Inseminasi buatan Instalasi dan alat pemuliaan ikan Instalasi penelitian pertanian Intensifikasi usahatani Investasi modal kerja Irigasi Irigasi genangan Irigasi permukaan Ischaemum L. Meteorologi.151.4 633. 551. untuk jagung manis lihat 635.2 631.1 636.674. Industri pulp. Penggunaan kayu.15 635.).825 77 . Bahan campuran yang seluruhnya atau sebagian terbuat dari kayu. Penelitian tanah Imperata cylindrical L.279 636. Ekspor.117.22 630*111 630*3 631.06 631.853. Akarisida.67 631.082. Penggunaan bahan kimia dari kayu.67 633. 630*42 Ilmu kerja dan kajian kerja dalam kehutanan.5.255 633.453 639. Karantina tanaman Inbreeding pada hewan Industri kayu dan hasilnya.597 633. Pemanenan kayu.164.) 639.) (sebagai penghasil minyak) Jagung (Zea mays L. Pembuatan barang-barang dari kayu.674. Ilmu tanah.951 636.23 631.25 630*83 630*86 631.276 632. Jahe (Zingiber officinale L.

1 634.573 635.2.2 639.852.) Kacang mete (Anacardium occidentale L. jala (Penangkapan ikan dengan) Jenis dan bentuk tanaman hortikultura Jenis gandum yang diploid Jenis gandum yang heksaploid.) Kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.) (sebagai penghasil minyak) Jarak tanam Jaring. Jeruk sitrun Jeruk mandarin Jeruk nipis (Citrus aurantifolia L.3 631.) Kacang panjang (Vigna sinensis var.52 .) (sebagai 78 630*26 635.) Jeruk lemon.334 634.331 633. Vitis vinifera Jenis-jenis buah tropik dan subtropik Jenis-jenis daging Jenis-jenis Makanan ternak Jeruk (Citrus spp.33 634.) Kacang polong (Pisum sativum) Kacang tanah (Arachis hypogaea L. Triticum aestivum.34 634.32 635.368 633. Termasuk gandum biasa Jenis gandum yang tetraploid Jenis kacang-kacangan hijauan pakan lainnya Jenis-jenis anggur.656 633.514 636.523 635.) Kacang hijau (Phaseolus mungo L.654.6 637.111 633.113 633.) Kacang tanah (Arachis hypogaea L.085.) Jeruk sitrun (Citrus medica L.112 633.05 633.543.82 633.654.) Jarak (Ricinus communis L.Jalur pelindung di hutan (shelterbelt) Jamur Jamur Agaricus (Agaricus campestris L.11 635.652 635.654.5 634.84 634.31 634.081.) Jeruk jenis lainnya Jeruk lemon (Citrus lemon L.8 635. angularis) Kacang panjang (Vigna sinensis) Kacang panjang (Vigna spp.3 633.) Jute (Corchorus spp.32 634.853.337 634.37 634.33 635.

7 636.044 631.06 633. kambing.837 633.) Kapuk (Ceiba pentandra Gaertn.222 631.686 635.965.511 633.513 631.39 633.) Kapur. Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum L.046 637. domba. Struktur dan sifat-sifatnya. Gypsum Karbonat Karet Kayu Kayu dan kulit kayu. vitamin.833 79 .223 631. pengelolaan Kandang unggas Kandungan karbohidrat hasil ternak Kandungan karbon Kandungan lemak hasil ternak Kandungan mineral hasil ternak Kandungan protein hasil ternak Kandungan zat biokimia (enzim.045 637.22 631.65 631.1 637.416. dll.416.225 631.821 631.2 635.229 636.227 637.2.91 631.047 639.862 631.penghasil minyak) Kacang-kacangan Kadar humus Kaktus Kalium Kalkun Kalsium Kambing Kamper (Cinnamomum camphora L.592 631.417.083.043 637.1 631.287. babi Kandang ternak Kandang ternak lain Kandang ternak.417.571 630*81 633.3 631.) 635.) Kana Kana (Canna indica) Kandang Kandang kelinci dan tikus Kandang sapi.956 633.4 636.) pada hasil ternak Kapal penangkapan ikan Kapas (Gossypium spp.976.

814 630*64 630 637. Instalasi penelitian pertanian Kebun tanaman hortikultura: luas.614 633.34 634. dll.082.654.2 636.) Kelembaban tanah lihat juga 556.8 Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) Kedelai (Glycine max L.142 Kelinci Kelinci (hewan buruan) Kelompok dan jenis tanaman budidaya Kemang (Mangifera foetida L.441.) Kebijakan hutan internasional.2 630*432 630*43 634.117.7 633.155. Perubahan nilai pupuk Kehutanan sebagai perusahaan.4 635. Tanah asam Kebakaran hutan.415.) (sebagai tanaman penghasil minyak) Kelapa sawit (Elaeis guineensis) Kelapa sawit (Elaeis guineensis) (sebagai tanaman penghasil minyak) Kelapa. buah (Cocos nucifera L. pengendalian Kebakaran hutan.) 80 631.34 634. Kehutanan secara umum Keju dan pembuatan keju Kelahiran hewan Kelapa (Cocos nucifera L.124 631. tata letak.095.337 631. Kerjasama internasional lain. Kebutuhan air Kebutuhan hara Kebutuhan pupuk dalam tanah lihat 631.047 631.Keasaman.) Kedondong (Spondias pinnata L.671 631. Kebun percobaan.36 634.) Kehidupan sosial lebah Kehilangan hasil pertanian Kehilangan pupuk.6 638.526 634.855.442.456 633.855. Kebembem (Mangifera odorata Griff.5 630*97 631.3 636.441.3 .432.112 631.92 639.616 631.454 635.81.3 631.

453 631.1 632. Siklon Kerusakan tanaman karena cuaca yang sangat dingin Kerusakan tanaman karena curah hujan yang terlalu tinggi Kerusakan tanaman karena degradasi tanah.12 632.) Kentang Bogor (Coleus rotundifolius) Kepemilikan hutan dan kebijakan kepemilikannya.1 632.524.7.11 632. Penyakit virus Kerusakan oleh zat anorganik selain kebakaran hutan.293. 368.41 636. erosi Kerusakan tanaman karena faktor cuaca Kerusakan tanaman karena faktor lingkungan Kerusakan tanaman karena gempa Kerusakan tanaman karena keadaan tanah yang tidak menguntungkan Kerusakan tanaman karena kebakaran.498 630*92 639.187 632.117. 633.2 630*4 630*45 630*44 630*42 632.116 632. Kepiting Keracunan tanah Keracunan tanah Kerang Kerbau Kerusakan dan perlindungan hutan. 632 Kerusakan hutan oleh hewan Kerusakan hutan oleh tumbuhan perusak.491 635.111.5 632.121 81 . Kerusakan tanaman karena angin Kerusakan tanaman karena badai. 502.21 633.1 633.117 632.55.Kenaf (Hibiscus cannabinus L.125 632.126 632.) Kentang (Solanum tuberosum L. karena bom Kerusakan tanaman karena kekeringan Kerusakan tanaman karena kekurangan hara.518 631.112 632.45 639.

937.123 632. dan 627. genangan Kerusakan tanaman karena perlakuan proteksi tanaman.526.16 631.115 632.4 631.2 634.154 632. hama tanaman serta pengendaliannya Keseimbangan alam dan populasi Kesemek (Diospyros kaki L. Termasuk: bangunan. pestisida Kerusakan tanaman karena polusi kimia dan industri Kerusakan tanaman karena sinar matahari Kerusakan tanaman oleh sebab lainnya Kerusakan tanaman secara mekanik Kerusakan tanaman yang disebabkan oleh tanaman lain Kerusakan tanaman yang disebabkan penggunaan pupuk Kerusakan tanaman.451 631. Kegiatan perlindungan.) Kesuburan tanah Kesuburan tanah. jalan dan jembatan di dalam hutan. 627 terutama 627.184 632. drainase hutan.751 631. Keracunan tanah Keteknikan hutan. Banjir.155 632 632. 630*26 Ketumbar (Coriandrum sativum L. irigasi.15 632.417 631.42. penyakit tanaman.321 .8.452 631.53.5 632.44:551.416 631.44 631. dan saluran air 626 terutama 626.klorosis Kerusakan tanaman karena kelembaban tinggi.8 632.526. jalan air.) Keturunan genetik Keuangan usaha tani dan pengkajian ekonomi Kimia anorganik tanah Kimia organik tanah Klasifikasi tanah Secara rinci dapat digabung dengan kelas 55 Contoh 631.432 tanah pegunungan Klon 82 632.45 630*38 635.

Suku cadang Kompos Komposisi kimia hasil ternak Komposisi Makanan ternak Komposisi.) Kopi robusta (Coffea canephora L.) Kola (Cola acuminata L.2 631. Hutan beririgasi/hutan pada lahan yang sewaktu-waktu tergenang (floodland). reaksi.085.732.459:631.877 636. Kombinasi penggunaan alat dan mesin pertanian Komponen-komponen alat dan mesin pertanian. var.76 637.73 633.033 631. sifat dan kualitas madu Kondisi anaerob tanah Kondisioner tanah Konifer Konsentrat Konservasi tanah Konservasi tanah dan air.731 633.Klorida Kokon.54 631.879.6.1 631.27 634.173 Kopi (Coffea sp.) Kolostrum Kolrabi (Brassica oleracea L.162 631.123 635.433.823 633. canlo-rapa) Kombinasi antara kehutanan dengan pertanian dan padang rumput penggembalaan.3 83 . untuk industri sutra Kokosan (Lansium domesticum Corr.81.61 631.813 638. keracunan oleh pupuk Komposisi.) Koral Kualitas hasil ternak Kualitas tanah pertanian 631.02 631.832 638. 631.085.4 637.3.735 639.02 631.06 631.125 630*26 631.3 633. Jalur pelindung (shelterbelt) dan sebagainya serta perlakuannya.05 631.04 636.8 633.111.) Kopi arabika (Coffea arabica L.115. Pengendalian erosi Konversi dan distribusi pupuk pada tanaman Koperasi pertanian Lihat 334.673.3.62 637.

34 635. Lada (Piper nigrum L.081.673.184 637.3 638.3 633.) Lactuca sativa L.155.621.2 634. psikologi dan studi ilmiah secara umum Lebah pekerja Lebah ratu Leci (Litchi sinensis Sonn.2 632.841 634.121. Sekam.768 637.2 635.1 636.32 632. fisiologi.16 636.61 631.Kubis (Brassica oleracea L.) Ledakan.4 639.24 638.341 635.12 636.2 639. Larix spp.1 634.386 637.414 631. Layu. Klasifikasi. Cacar tanaman Lebah jantan Lebah madu sebagai agen penyerbukan Lebah madu.121.) Kubis merah (Brassica capitata rubra) Kubis putih (Brassica capitata alba) Kucing Kuda Kuda pacu Kuda pekerja Kuda poni Kuda zebra Kulit (hasil ternak) Kulit buah.19 638.121.673.8 636.52 633.13 635.526. Lansium domesticum Corr.12 .) Lansium domesticum Corr.62 635.22 634.652.342 636.2.2 638.15 636.) Langsat (Lansium domesticum Corr.61’698 631.877. Dedak Kulit ikan dan binatang laut lainnya Kulit reptil (hasil ternak) Kultivar Kumbang Kuning telur Kuota produksi pertanian Labu merah (Pumpkin) Labu-labuan (Cucurbita spp.673.576. penangkapan ikan 84 635. Kulit biji. Serat. anatomi.12 638.

) Lobster Lokasi pertanian Contoh penggabungan: 631. Hewan yang hidup 633.087.017 Lucernes (Medicago sativa L.263 631.111. kualitas Magnesium Makanan ikan Makanan tambahan ternak Makanan ternak Makanan ternak dari hasil samping industri Makanan ulat sutra Makrofauna dan mesofauna.283 631.965.162 631.3 633.965.017 633.31/.087 638.521 639.37 633.4 Usahatani di wilayah suaka alam Lokasi usahatani.824 639. Litchi sinensis Sonn. dan kondisinya Lolium L.54 633.516 631. Luas usahatani / perkebunan: Ukuran dan perluasan (ekstensifikasi) Lihat juga 65. Limbah industri sebagai pupuk Linen (Linum usitatissimum L.043.Leguminosae (Kacang-kacangan) Lens esculenta Lentil (Lens esculenta) Letus. Live-well boats Lobak (Raphanus sativus L.468 85 .4 631.283 635.4:502.658 635.2 639.085 636.111 633.) Lilium spp.) Lili (Lilium spp.965.064 635.875 634.521 634. Lycopodium Madu Madu.1.46 635.2.) Lycopodiaceae.658 635.31 635.15 639.264 638.879. selada (Lactuca sativa L.7 636.16 638.111.23 631.2 636.) Lintah Linum usitatissimum L.652.52 635.

dalam tanah lihat 59 Malus sylvestris L.92 635.) Medicago sativa L.441.171 . Mangifera odorata Griff.092.1 632.) Manajemen dan organisasi usaha tani Manajemen hutan. Mangga (Mangifera indica L.3.861 633.15 631.) Mangifera Mangifera caesia Jack.31 634.2. Mangifera indica L.1 634. Medlars (Mespilus germanica L.64 635. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan 631.082.976.) Maranthaceae Marl Masa berahi pada hewan Masalah buruh hutan. Penggunaan api dalam silvikultur dan kegiatan lainnya.271 631.2 634.45 630*96 630*65 639.2 634.822 636.965. dan dalam industri kayu.1 630*6 630*436 634.11 634.371 631.4 634. Masalah khusus dalam usaha penanaman hutan. Manusia sebagai musuh hewan Manusia sebagai perusak tanaman Maple (Acer saccharum Marsh.16 Manfaat dari kebakaran hutan.441.) Manggis (Garcinia mangostana L.441.699 633. Ekonomi usaha kehutanan.5 636.441 634.) Mekanisasi pertanian Mekanisasi Pertanian (untuk mesin pertanian lihat 86 634. Mammee-apple (Mammea americana L.471.472 631. Masalah-masalah pemeliharaan ikan Masalah-masalah perikanan umum Masuknya serta penyebaran hama dan penyakit tanaman Mawar (Rosa spp.05 639. Masalah buruh dalam pengangkutan kayu.05 632.441.

Pengaturan hasil.816.2.275 635. nematoda 634.527. Termasuk: Subsidi.822 635.562 631.) Menyaring produksi pertanian Merak Mesin dan proses pembuatan sosis Mesin penabur dan penanam dikombinasikan dengan alat penyebar pupuk Mesin untuk menanam benih Mesin untuk menyebar benih Metode irigasi Metode kerja. Mentimun (Cucumis sativus L.467 87 . Kredit. Asosiasi.3 639.1 631.153.8 631. termasuk protozoa.331. Metode percobaan pengendalian hama dan penyakit tanaman Metode seleksi Mikrofauna.4 630*62 631.931.673 633.562 637.523.3 Meliaceae Melica L.2.61 639. Penelitian.081 630*94 632. Melon (Cucumis melo L.562 631.63 631.594 637.03 632. Jasa konsultasi. Metode pemupukan Metode penangkapan ikan Metode penerapan kebijakan hutan.) Membangun areal penangkapan ikan Memusnahkan tanaman rusak dan vektor. dan organisme penyebabnya Menampi produksi pertanian Mencuci produksi pertanian Mengupas produksi pertanian Mentega dan pembuatan mentega Mentha spp.674 631.2 633.631.911 631.72 635. Pendidikan.331 631.334 631.562 636. Hasil tahunan atau hasil periodik. Publisitas. Asuransi hutan.3 631. pemilihan Metode manajemen.4 631. Rencana kerja.

72 634.844 632. budidaya Moluska.822 635.42 632. termasuk jamur.4 632.528. mikoriza.17 633. Panicum miliaceum Millet lainnya. Morus rubra L. Jenis-jenis Sorghum Mimusops balata Mint (Mentha spp. (Paria) Monokultur Moraceae Morus (Murbei) Morus alba L. Zizania aquatica. mutagenesis 631.) 631.381 634.629 631. alga Mikroorganisme tanah.937.8 633.09 pengendaliannya Mutasi gen dan kromosom.1 634.382 634.36 634.3 639.64 635.2.38 634. Musa Musa chiliocarpa Backer Musiman atau syarat lainnya Mustard (Brassica spp.171 633. Kondisi cuaca dan iklim yang tidak menguntungkan hama Musuh dan hama penyakit hewan peliharaan serta 636. Padi liar.384 634.582.771 634. biologi tanah Mikropedologi Millet biasa.1 Mirtaceae Modifikasi temperatur sebagai factor perusak Moluska dan kerang-kerangan.931.21 639. bakteriologi.383 634.472. Rumput manna. termasuk millet afrika.Mikroflora lain.878.2 88 .) Musuh alami. Glyceria fluitans.179 633.771.057 633.46 631. perusak tanaman Momordica charantia L. Morus multicaulis Morus nigra L.1 Myricaceae 633.466 631. Eleusine coracana. Millet.916 633.

4 631.5 633.3 634.Myristica fragrans L. Shorea spp. Pagar tanaman Pagar tembok 633.393 631. dsb. Kecernaan Nipa fruticans Thumb.651 631.834 633. Produksi dan pemakaian pupuk Nuts Oak (Quercus spp.811 631.) Okulasi.) Natrium tanah Nematoda.258 631.5 632.1 633. Polygonaceae. Pertanian dan industri hasilnya secara umum.416. Terminalia spp.878.416 634. Eucalyptus spp. Nipah (Nipa fruticans Thumb. Padi (Oryza sativa L.2 634. Lauraceae Namnam (Stelechocarpus burakol Hook f.1 636.253 635.416.173 633.774 634.613. Myristicaceae. Myrtaceae.432. L.085.) Nangka (Artocarpus heterophylla L. Dipterocarpaceae. perusak tanaman Neraca air Nilai gizi Makanan ternak.) Nitrogen Nutrisi tanaman Nutrisi tanaman.13 633.271 631.18.872.81 634. Opium (Papaver somniferum L.75 632.91 634.18 631.03 633.145 633.272 89 .) Nanas (Ananas comosus L.541 633.1 631. ) Oat (Avena sativa L.) Padi gogo Padi sawah Padi yang ditanam untuk pakan ternak. Pabrik berkombinasi dengan usahatani.) untuk pakan ternak. Combretaceae.648 631. Okra (Hibiscus esculentus L.936.) Orang-orangan (untuk menakuti burung) Organisasi alat pertanian dan bengkel khusus Oryza sativa L.3 631. sambung pucuk.05 633.18.18 633.613.

3.2 631.144 634.027 630*7 631.) Peach (Prunus persica L.44 635.98 631. Pembebasan hutan.133.6 630*31 630*241 639.151 Pemacu pertumbuhan tanaman. dsb. pagar elektrik Pemanasan susu Pemangkasan.273 637.) Pearl millet. gerbang.Paku-pakuan Pala (Myristica fragrans L.418 634. Peladangan berpindah Pelayuan Lihat 577.781 635.542 631.171 633. penjarangan.811. Hormon tanaman Pemagaran.55.75 635.) Paspalum L.041 .32 633.563.975.144 633. Pasteurisasi susu Pastinaca sativa Pastinaca sativa L Pawpaw (Asimina triloba L.55 633.266 637.173 631.629 635.2 631.61 631.547. Pembenihan ikan 90 635.834 633.555 631.582.25 633. Pennisetum typhoideum. Ekonomi pengangkutan kayu dan industri kayu.133.917 634.1. Paria Parsley (Petroselinum crispum) Parsnip (Pastinaca sativa L.) Palaquium gutta Palmaceae Panen jagung Panen sebelum tanaman matang Panen.3 633.6 631.032 631. Pematangan buah Pembalakan dan pengangkutan kayu: secara umum. Pemasaran dan syarat-syarat pengiriman Pemasaran hasil hutan. Pemanenan Panicum miliaceum Papaver somniferum L.

dll.084.084. periode penetasan. 631. sungai Pemeliharaan ikan hias Pemeliharaan insekta lainnya.34 638..311. pedologi.084 636. Pembibitan tanaman hortikultura Pembukaan lahan.3 636.3.22 639.145 636.21 636. gurun.562 630*66 635. Tanah berbatu.2.234 Pembentukan tanah oleh proses kimiawi Pembentukan tanah.244 631.3 639. misalnya tanah alluvial dan tanah diluvial Lihat juga 551. terasering Pemeliharaan /Pembenihan/Penangkapan moluska dan kerang-kerangan Pemeliharaan areal penangkapan ikan Pemeliharaan dan pemuliaan lebah Pemeliharaan hewan secara umum Pemeliharaan ikan Pemeliharaan ikan di air tawar.04 638.4 639.482 631.084. angin Pembentukan/formasi tegakan hutan campuran Pemberian air untuk ternak Pemberian makan berdasarkan tempat Pemberian makan dalam kandang Pemberian makan di padang penggembalaan Pemberian makan ikan Pemberian makan pada ternak Pemberian makan pada ternak pada periode menyusui.043 636.084. Semut dll.51 636. danau. tanah yang terpindahkan oleh air.31 639.084.084.083 639. Reklamasi hutan.483 631.1 638. Pemberian makan untuk ternak kecil. rawa.Pembentukan tanah oleh proses biologis Pembentukan tanah oleh proses fisika dan mekanika.48 630*235 636.2 636. kolam. dsb. Menyusui Pemberian makan untuk ulat sutra Pembersihan dan sorting produksi pertanian Pembiayaan kegiatan pembalakan.4 91 .484 631.037 631.61 639.

pemuliaan dan pengelolaan serangga dan artropoda lain Pemencaran anakan Pemerahan susu dengan alat/tenaga mekanis Pemerahan susu dengan tangan Pemerahan.538 631.528 631.8 631.24 Pemuliaan hewan Pemuliaan melalui mutasi Pemuliaan tanaman Pemuliaan.9 634. Pemeliharaan tegakan tahap awal. Penaksiran hasil samping dan limbah pertanian 92 636. Rencana jangka pendek dan pembiayaan.542 Pemeliharaan ternak secara umum Pemeliharaan ulat sutra Pemeliharaan. termasuk: Pemangkasan (Pruning) (Pemangkasan di sini dilakukan dengan cara memotong cabang sampai ketinggian tertentu untuk memperoleh kualitas kayu yang lurus. Pembukuan dan akuntansi.311.52 639.01 638.485 636.835 630*67 631.115 637. Degenerasi. ketinggian pemangkasan tergantung pada permintaan pasar).54 630*24 630*236 630*245 631. alat perah susu Pemeraman Pemindahan bibit tanaman ke tempat penanaman.114 637. 638.245 638 631. Permudaan tanaman Pemindahan tanah Lihat 551.082 631.532.67 631. statistik perusahaan.3 637. Pemeliharaan tegakan.11 631.547.536/.27 .164.Pemeliharaan semut Pemeliharaan serangga untuk hiasan Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan tegakan dan pohon. Aklimatisasi Penaksiran hasil finansial.5 638. pemeliharaan binatang hias secara umum Pemuliaan.

474 631. 621.2. Penanaman dan koleksi hasil hutan selain kayu.46 636. tipe penanaman Penanganan hasil ternak Penanganan.081.563.543 637.067 639.236 93 . Penanaman kacang panjang di lahan beririgasi Penanaman pohon di bawah pohon (underplanting) Penanaman. 902.93 Penebaran benih. pengrusakan oleh karena penangkapan ikan Pencampuran produksi pertanian Lihat 621.082.1 631. penyiapan. perlakuan es hasil tangkapan di kapal Penangkapan ikan dengan jaring.1 630*32 631. lihat juga 632 631.058 631.4 631.544 630*28 633.547.87 Pengaruh hama penyakit tanaman terhadap ulat sutra.929 Pendapatan usaha tani.Tanaman penghasil getah.133. Penanaman osier.1 639.112 631.03 639.2.33-158.04 630*55 636.66 637.082. Antara lain tanaman penghasil kulit kayu.861. cara.Penaksiran tanaman dan nilai tanah Penanaman buah-buahan secara umum Penanaman dengan pemaksaan seperti bonsai Penanaman hutan. bubu.67 Penetasan telur Penetasan telur buatan Pengangkutan Pengangkutan perlengkapan lihat 621.565 630*37 638. Pembelian lahan Pendewasaan Pendinginan dan pembekuan susu penebangan pohon. daun. ledakan. buah dan biji-bijian. Penanaman Penentuan umur pohon.2.24 634.53.164. dll Penangkapan ikan yang berlebihan.7 630*235 631. bambu dan rotan.

peningkatan sifat-sifat kayu.935. Pengawetan dan penyimpanan makanan ternak Pengawetan kayu Pengawetan susu dengan zat kimia.083.016 632. Modifikasi cuaca Pengaturan suhu dan pengawetan susu Pengawasan masyarakat dan peraturan kehutanan.7 637.43 630*84 636.2 632.935.5 . pengendalian hama kayu.7 630*84 637.085. gelombang akustik.3 632. termasuk perundang-undangan hutan.7 632.935.1 632.2 637.1 632.1 639 631. Pengawetan susu dengan cara lain Pengawetan telur Pengawetan.9 632. dll.935.4 632. konversi usahatani Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan air Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan tekanan Pengendalian hama dan penyakit dengan pengaturan temperatur Pengendalian hama dan penyakit tanaman Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara mekanis Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara pengaturan budidaya Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara radiasi.1.936.935. Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan gelombang akustik 94 631.Pengaruh pertanian terhadap lingkungan hidup Pengaturan kondisi meteorologi dan iklim.133. serta kultur kelautan Pengembangan perubahan status.931.133 630*93 636. Pengelolaan dan pemeliharaan bangunan kandang ternak Pengelolaan hewan lindung dan ikan.931.9 632.

931 632. Subsidi Pengepakan Pengeringan Lihat 66.934 632. perakitan.084. pengawetan.14 636.137 639. farmasi. dan hasil akhir kayu.167 631.95 632. Pengukuran khusus dari pohon dan tegakan. dan tegakan yang biasa dipanen).52 638. Pengolahan. Kerapatan tegakan.563. pembentukan. Suplai. kapal pabrik Pengujian kayu dan produk kayu.935 631. Kehilangan dan surplus.Pengendalian hama penyakit tanaman dengan pestisida dan bahan kimiawi Pengendalian hama/penyakit dengan cara penanaman dan memperhatikan factor lingkungan Pengendalian hama/penyakit dengan kekebalan dan imunisasi tanaman Pengendalian hama/penyakit dengan penggunaan zat atraktan dan repellent Pengendalian hama/penyakit secara biologis Pengendalian hama/penyakit secara kimiawi Pengendalian hama/penyakit secara mekanis Pengendalian produksi pertanian. Penggunaan mesin pertanian lihat 631.136. Termasuk ukuran tajuk.2 630*84 637.564 631.938 632.04 Pengeringan kayu Pengeringan susu Penggemukan ikan Penggemukan ternak Penggunaan madu pada makanan. minuman. Kuota.37 Pengkulturan bakteri susu Pengolahan susu Pengolahan.043.2.937 632. dll. 632. Kualitas kayu.3 637. Pengukuran dimensi dan isi batang (dari pohon .13 630*82 639.172 637.068 630*85 630*52 630*53 95 .936 632.155 631. tegakan hutan.

528.167 632.512 . Pennisetum typhoideum Penolak serangga (repellent) Penumpukan kayu (Penanganan dan penyimpanan) Penyakit fisiologis akibat degenerasi Penyakit fisiologis selama penyimpanan Penyakit fisiologis tanaman Penyakit ikan dan pengendaliannya Penyakit kerdil Penyakit pada lebah dewasa Penyakit pada lebah muda Penyakit tanaman yang disebabkan bakteri Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur Penyakit yang disebabkan bakteri dan virus Penyakit yang disebabkan virus Penyelamatan kayu dan pembuangan kayu yang rusak oleh api.2.38 630*433 632.527. riap.164 631.48 Penilaian dan penaksiran pertanian Penilaian kerusakan pertanian Penilaian kualitas lahan hutan (sites quality).3 630*84 632.091 632. Perkembangan struktur tegakan.936.154 632.27 638. Penyemprotan kimiawi Penyerapan hara Penyerbukan Penyiapan lahan dengan alat mekanik.16 639.Pengukuran kinerja (untuk menentukan jumlah potongan dalam penebangan dan kegiatan yang terkait).031 631.28 630*54 631.6 Penjarangan hutan. Pertumbuhan pohon.1 631.153 638.82 631.4 632.35 632.3 632. termasuk 96 630*35 630*5 631. 631.164. Pengukuran pohon.934.165 630*237 630*242 633.81.161 632. Penilaian panen dan kegagalan panen Peningkatan mutu dan perbaikan (amelioration) lahan hutan (forest sites). (Bonita hutan).173 632.

33 630*34 631.) Perangkap cahaya untuk hama serangga Peraturan perundangan tentang hama/penyakit serta pengendaliannya Perbanyakan dengan akar Perbanyakan dengan bulbus. dsb.31 Penyiapan zat yang akan disemprotkan. 631.936.796 Penyimpanan.1 632. Kultur jaringan Perbanyakan tanaman. Penyimpanan dan pengangkutan ikan hidup.651 632. pembajakan tanah Lihat 631. Pembenihan Perbanyakan vegetatif tanaman Percidae. Metode statistik Perencanaan produksi pertanian.535 631.532.981 639. termasuk penyimpanan dalam silo Lihat 621.511 631. Penyimpanan.216 635.9 631.534 631.53 631.1 631.513 631.532/. Tangki.421 631.012 631.153 97 .563.535 639. Penyimpanan di tempat penimbunan balak atau di tempat penyimpanan balak.563 634. Akuarium Penyimpanan kayu di hutan. planlet Perbanyakan dengan stek Perbanyakan dengan stolon Perbanyakan dengan umbi akar Perbanyakan dengan umbi batang Perbanyakan tanaman dengan merangsang tumbuhnya akar pada bagian vegetatif tanaman. Pengeringan Pepaya (Carica papaya L.2 631.51 632.533.533.tenaga hewan dan mesin Penyiapan lahan dengan bahan peledak Penyiapan lahan tanpa alat mekanik Penyiapan lahan.2 631.532.533.91 631. bubuknya.3 631.1 631. Perch (Penangkapan) Percobaan dan penelitian hortikultura Percobaan lapang dan pot.

Perlakuan untuk mempertahankan kondisi fisik susu Perlakuan-perlakuan khusus yang meliputi tanah.2 632.134 631. Stek pohon.524.934. Penyemprotan hama/penyakit melalui daun.821 637.3 632. 98 639. pengendalian hama/penyakit Perlakuan pasca panen Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada fase vegetatif.53.3 631. yang tidak terawat atau tegakan yang kondisinya sangat terbuka. Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada masa dormansi.56 632. Penebaran .95.53. dll.432. Permudaan/Regenerasi buatan.027.548 631.58 Perikanan Perkecambahan Perlakuan bakteri susu Perlakuan benih tanaman Perlakuan benih dengan cara fisik Perlakuan benih dengan cara kimia Perlakuan kimiawi sistemik.983.53.983. penanaman dan propagasi pohon. Pencucian unsur tanah Permudaan/Regenerasi alami.026 630*25 637.2 631.027. penyiraman Permeabilitas.136 631.3 630*231 630*232 630*23 . Termasuk: Praktek persemaian pohon. Penyemprotan hama/penyakit tanaman pada musim dingin Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada saat tanam dan tebar Perlakuan preventif dan kuratif Perlakuan terhadap tegakan yang tidak sempurna.027 631.lihat juga 631. Permudaan/Regenerasi dan pembentukan/ formasi tegakan.2 632.1 632.983. Penyemprotan hama/penyakit pada musim panas.3 631.

fisiologi hama Pestisida. Phaseolus multiflorus Lam. Pertanian.4 631. Persia Americana Mill.95. 378. tempat training. Pengaruh Peternakan Peterseli (Petroselinum crispum) Petromyzontidae. Perundangan-undangan proteksi tanaman Pestisida. Perubahan sistem silvikultur.654.95. instalasi penelitian pertanian. Ekspolitasi kehidupan liar.913 632.117 631.652 99 . Pertanian instruksional.7 630*226 632.218 635.68.781 633. atau pertanian untuk sekolah. dan tanaman Pestisida. ilmu dan teknik yang berhubungan dengan pertanian. kebun percobaan.Perontokkan.153.653 635. plot demonstrasi (demplot) Pertanian instruksional.267 635. Phaseolus vulgaris L.2 635.1 635.024 632. daya racun terhadap hama/penyakit.2 63 631 631. Pertanian/agronomi Pertukaran kation Perubahan dalam budidaya dan produksi. Pemisahan kulit dari buah.413. Kehutanan.02 636 635.654. Phaseolus mungo L.653 631. tempat training. hewan. pertanian untuk sekolah Lihat 373. manusia. (Konversi berdasarkan sistem atau spesies).95.142 639.117. Penggilingan Perpajakan hutan. Lamprey (Penangkapan) Petroselinum crispum Phalaris Phaseolus lunatus L.561 630*95 634.63 Pertanian. 631.024 632. Konversi ke sistem-sistem lain.

2 639. administrasi pertanian.875.) Pisang yang harus dimasak sebelum disantap Pisitan (Lansium domesticum Corr.277 636.) Pisum sativum Planlet Plum (Prunus domestica L.13 634.164.877. penyimpanan dan perlakuan benih Produksi pertanian.771.978 631.841 634.152 631.23 635.772 634. Musa cavendishii Lamb.) Poliploidisasi Pollinia Trin.4 633.Pinang (Areca catechu L. pengelompokan ulang.1 631.673.528.14 631.6 639.036 .) Pohon asam (Tamarindus indica L.656 631.02 631.81. manajemen pertanian.15 637. Pir (Pyrus communis L.) Pinus spp. penyimpanan pupuk Profil tanah Propagasi.2 634.613.4 631.3 634. Modernisasi. koleksi.22 633.66 639.) Pisang ambon (Musa chinensis Sweet.812 631.63 637. pemisahan bagian Proses biodinamik 100 634. Primata Prinsip-prinsip manajemen produksi usaha tani.53. penyiapan. Ekspansi. Inovasi teknologi.472 631.2 633.532 631.) Pisang biasa (Musa paradisiaca L.773 634. Piper nigrum L. Produksi susu secara umum Produksi.3 633.modifikasi administratif Prinsip-prinsip penilaian Produk binatang laut dan tanaman laut Produk fosil Produk hewan lain Produk susu Produksi benih.533.

55 634.413 101 .89 631.3 631.87 631. Penetasan Proses reproduksi. perubahan nilai Putih telur 637. aplikasi dan distribusi Pupuk.841 631. Psidium guajava L.03 632.03 639.23 639. hibridisasi.932 634.7 631. Prunus avium L.874 631.3 637.8 631. Prunus armeniaca L.21 634.421.23 634.631 633.912 632. perusak tanaman Prunus Prunus amygdalus Batsch. Prunus persica L.842 631.86 631. Psidium spp Psophocarpus tetragonolobus Pupuk amonium Pupuk buatan secara umum Pupuk dan pemupukan Pupuk dari bahan tanaman secara umum Pupuk fosfat Pupuk hijau Pupuk kalium Pupuk kandang Pupuk limbah industri Pupuk majemuk Pupuk nitrat Pupuk nitrogen Pupuk organik lainnya Pupuk organik.654.862 631.816 631.84 631.2 634.3.879.421 635.863 631.867 631.Proses pembuatan keju Proses pembuatan mentega Proses reproduksi ikan.871 631.83 631.25 634. Pupuk hayati/alam Pupuk yang berasal dari limbah Pupuk yang berasal dari limbah ikan Pupuk.814 637.4.85 631.82 631. Perbanyakan moluska dan kerang-kerangan Proteksi tanaman Protozoa.

) Ransum Raphanus caudatus L.14 631.611 631. Reklamasi bukit berpasir Reklamasi lahan bekas industri dan pertambangan Reklamasi lahan berlereng. Mangrove Riap perkembangan dan struktur tegakan Ribes Ricinus communis L.8 631.3 630*434 633.1 634.057 632.3 633. Rhizophora spp.95.) Radioaktivitas tanah Rambutan (Nephelium lappaceum L. Penyu (hewan buruan) Reptilia Reservoir Residu pestisida Resistensi tanaman terhadap pestisida Respirasi tanah Revegetasi dan sebagainya daerah bekas kebakaran hutan.438 634.433.958 .617 631.618 631.15 636.Quercus spp.98 631.876 630*56 634.876.613 631.165 631.525.652. Raphanus sativus L.42 639.41 635.17 637.025.1 636.872.72 633.) Rami.614 631. termasuk pembuatan teras/ sengkedan Reklamasi lahan di bawah permukaan laut Reklamasi lahan marjinal secara umum Reklamasi lahan pantai/ pasir Reklamasi lahan rawa Remis Reptil lainnya. Rasa.615 639.672. Quinces (Cydonia oblonga L.3 632. Rumput Cina (Boehmeria nivea L.616 631. Aroma hasil ternak Rebah karena angin Reklamasi hutan perawan Reklamasi lahan batuan.028 632.612 631. Rodentisida 102 633.084.853. Rhizophoraceae.31 632.95.1 633.

524. Poa Rumput Timothy.211 631.613.084.Rosa spp.878.2.2 633.21 633. pakan Rusa Rusa dan hewan buruan besar Rutaceae dan Moraceae.2.033 633. Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) Rotan (Daemonorops dan Calamus spp.) Salicaceae Salmonidae.26 636.) Rumput cakar ayam.613.6 633.314.261 633.3 633.35 634.976.031 633. Dactylis Rumput dari berbagai jenis padang rumput Lihat 636.3 633.083.96 636.034 636.513 636.) Salak (Salacca edulis L.3 639.) Sagu (Metroxylon sagu Rattb.7 631.861 633.03 633.032 633.683 634.582 634.1 639.234 637. Salmon. Jeruk secara umum Rye (Secale cereale L.2. 636.2. Trout (Penangkapan) Sampah sebagai pupuk Sangkar burung Sapi perah Sapi potong 635. Cara dan alat potong Ruminansia besar.) Rotasi tanaman Rubiaceae Rubus Rumah kaca Rumah potong hewan.2 636. Phleum Rumput-rumputan lainnya. Sapi Ruminansia kecil Rumput Bermuda (Cynodon Rich. Rumput padang rumput dan padang penggembalaan Rumput padang rumput.24 633.111 634.294 639.22 633.2.14 633.879.71 631.033 103 .2.48 634.22 Rumput dari padang penggembalaan Rumput dari padang rumput alam Rumput dari padang rumput untuk pakan Rumput hijauan untuk pakan ternak.

527. rapaceum) Lihat juga 635.) Sayuran aromatik.2 635. Serat kelapa Serealia lainnya dan jagung-jagungan 104 634.3 635. daunnya atau bunganya Sayur-sayuran Sayur-sayuran dan tanaman hias Scombridae.53 Seleksi Seleksi hewan Seleksi klon Seleksi masa Seleksi pedigri Seluruh bagian tanaman hortikultura Semangka (Citrullus vulgaris) Serangga perusak tanaman Serangga sebagai musuh ikan Serangga.3 633.8 635 639.2 631.527 636.4 635. Pencegahan dan pengendalian hama serangga pada hewan Serat tanaman air Serat tanaman monokotil.227 635.528 633.7 639.3 635. Tanaman untuk bumbu Sayuran hijau lainnya Sayuran umbi akar Sayuran umbi akar lainnya Sayuran umbi batang Sayuran untuk salad Sayuran yang dimanfaatkan batangnya.128 631.527. Mackerel.2.528.615 632.16 635.691 631.1/.Sapindaceae Sapotaceae Sarang burung (hasil ternak) Sasaran dan kuota produksi pertanian Sasaran produksi pertanian Sawo manila (Achras sapota L.266 635.071 635.7 635. Tuna (Penangkapan) Selaginella Seledri (Apium graveolens L.5 635.093 636.23 631.965.12 634.155.1 635.431 635.093 633. var.43 637.155.19 .6 631.082.652 634.527.1 631.

412 631.221 636. pH.2 630*221 631. tumpang sari dan sebagainya Sistem produksi dan manajemen pertanian.385 630*51 631.3 631.13 639.43 631.41 631.Serigala (hewan buruan) Setaria italica Sewage sebagai pupuk Sifat elektrik dan magnetik tanah Sifat fisik dan mekanik tanah Sifat kimia dan fisik tanah secara umum Sifat elektro kimiawi tanah.217 630*2 639.6 631.153. dsb. rotasi tanaman.52 631.085.879.962 Singa laut (hewan buruan) Siput Sirih (Piper betle L. Ekstensifikasi usahatani. penebangan generasi suksesif.581 631. 631.589.413 631.792 634.431 638.175 631. Lele (Penangkapan) Silvikultur.151 105 . pertukaran ion Sifat kimia tanah seperti kandungan nutrisi tanah. Sistem integrasi produksi pertanian Sistem larikan Sistem padang penggembalaan Sistem penanaman dan pemeliharaan tanaman. hutan berkelanjutan. ion dapat tukar “ ion exchange”. Sistem hidroponik Sistem hutan tinggi.411 639. termasuk sistem tebang habis.44 633.) Sirsak (Annona muricata L. Usahatani diversifikasi.585 631. Intensifikasi usahatani. humus.) Sisik ikan Sistem dan satuan pengukuran (termasuk tabel konversi).113 633.2 631. Usahatani spesifik. Sifat mekanik tanah Siklus hidup ulat sutra Silase Silikat Siluridae.151. 639.836 639.437 631.

agar benih yang dihasilkan mudah dipanen).584. Sistem usahatani: tumpang gilir.21 Solanum tuberosum L.5 631.526. dsb Sistem usahatani kemitraan Sistem usahatani sewa Lihat 347. pemotongan batang utama Usahatani terpadu Sistem silvikultur.584.2 634.4 633.491.115. pola tanam. Spondias cytherea Sonn.4 633.442.4 Sodium.174 637.2 630*222 (Pollarding) (memperpendek pohon induk yang telah teruji.2 635. Spondias mombin L.5 634. 523 631. Termasuk kelerengan dan arah lereng. Someratia spp.21 633.491 635.1 Situasi.4 . tumpang sari.442.453.876. dan perencekan (Lopping) (pemangkasan cabang sampai ketinggian tertentu untuk menghindari jangkauan/gangguan hewan herbivor).4 631. 551.675.584.13 631. Sorghum (Sorghum vulgare) Sosis Spesies dan subspesies Spinacia oleracea L.442. Spondias mangifera L.58 631. Sistem tanam campuran. Topografi hutan. Lihat Natrium Solanaceae Solanum Lihat 633.675 634.115.pohon dan membiarkan tunggulnya bertunas untuk peremajaan pohon dengan biaya rendah). 635. 106 631. Tumpangsari Sistem tanam penutup tanah Sistem tanam sela Sistem terubusan (Coppice) (pemotongan 630*22 631.41 634.17 630*113 634.

75 637. Susu coklat. Spondias purpurea L.442.833 631.473 637.141.434 639.47 631.143 637. Sterilisasi serangga jantan Sterilisasi susu Sterilisasi tanah.1 631.61 634.672.939. Susu hasil sterilisasi Susu khusus bayi Susu segar (belum ada perlakuan) Susu skim Susu yang diasamkan.442 639. topografi Survey tanah Susu bubuk Susu dengan berbagai rasa. Susu yang difermentasi 634.212 631. susu rasa buah.147 637.2 631. Suplai air.1 637. Susu hasil pasteurisasi.442.415 634.462 631.416 632.533.8 637.5 631.392 631.672 631.3 637.3 634.) Stelechocarpus burakol Hook f.155.4 631.12 637. Sumber air untuk irigasi Suplai hasil pertanian Surplus hasil pertanian Survei untuk pembukaan lahan baru.141. dll.146 107 .855 631. Struktur tanah Sturgeon (Penangkapan) Subsidi Sukun (Artocarpus communis L. Spondias spp.) Sulfat Sumur Superfosfat Supervisi rencana produksi. Spons Srikaya (Annonna reticulata L. Bentuk tegakan.6 634.4 631.153.Spondias pinnata L.6 634.) Struktur dan bagian-bagian telur Struktur dan komposisi tegakan.133.155.155. Disinfeksi Stolon Stroberi (Fragaria spp.144 637.41 630*228 631.2 634.

84 635.433. Hasil ternak lainnya Syarat-syarat khusus. pendinginan Susu.442.2 631. 445.1 631.472.Susu.114 637.02 634.133.524.976 635.115 637.445.86 633. tanah lapisan bawah (subsoil) Tanah liat Tanah mediteranean Tanah mineral Tanah organik Tanah podsolik Tanah tropik dan subtropik Tanaman aromatik.445.6 631.7 633.1 637 631.7 631. 631.5 631.82 632. Tanah gurun Tanah lapisan atas (topsoil).6 631.1 630*114 631.4 Tanah kering.11 637.3 635.461 631.495 634.2 631. Daging.445. Gambut Tanah hutan.442.5 631. perjanjian Syzigium jambos L. pemerahan Susu.4 631.422 631.976. Tanah anaerob Tanah batuan Tanah berpasir Tanah hidromorpik.926 635.442.9 635.914 . Tanaman hias pagar Tanaman hias berbentuk semak Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam 108 637. Tahan terhadap hama dan penyakit Talas (Colocasia esculenta) Tamarindus indica L.442.1. Kondimen Tanaman beracun Tanaman bumbu rasa pedas Tanaman hias Tanaman hias air Tanaman hias berbentuk semak.6 631.472.445.52 633.

Pembibitan Tanaman obat Tanaman obat untuk antipiretik: Kina Tanaman obat untuk penyakit hati dan sistem sirkulasi darah.881 633.415. dll.888 633.7 635.27 635.883 633.058 631. Digitalis Tanaman obat untuk penyakit kelenjar Tanaman obat untuk penyakit kulit Tanaman obat untuk penyakit sistem pencernaan Tanaman obat untuk penyakit sistem pernapasan.882 633.04 635.053 634 635.dalam ruangan Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias dalam ruangan Tanaman hias hijau (daun) Tanaman hias merambat Tanaman hias pagar Tanaman hias untuk ditanam dalam ruangan Tanaman hias untuk pagar Tanaman hias yang ditanam di udara terbuka Tanaman hijauan pakan ternak selain rumput Tanaman hortikultura berbunga Tanaman hortikultura berkayu Tanaman hortikultura dewasa dan pemeliharaannya Tanaman hortikultura herba Tanaman hortikultura merambat Tanaman hortikultura secara umum.885 633.927 635.88 633.884 633.3 635.91 635. Tussilago Tanaman obat untuk penyakit sistem saraf Tanaman obat untuk penyakit urogenital Tanaman pangan 635.054 635.974 635.051 635.975 635.8 635.1/.4 109 .976.887 633.886 633.965.052 635. Kehutanan Tanaman hortikultura tidak berbunga Tanaman liar sebagai indikator reaksi tanah Tanaman muda (bibit.03 633.92 633.) tanaman hortikultura dan pemeliharaannya.921 635.

Hortikultura.74 . geranium. rosemary.86 633.7 633.25 633/635 635. penyamak.543. dll. Penutup tanah.93 633. Tanaman penghasil parfum asal daun: lavender.83 631.6 633. (Di dalamnya tercakup: Tanaman pangan. Konifer.5 633.85 633. Vetiver (akar wangi) Tanaman penghasil parfum asal bunga: mawar. tannin dan obat Tanaman penghasil balsem Tanaman penghasil getah lainnya Tanaman penghasil gula Tanaman penghasil gum dan resin Tanaman penghasil minyak Tanaman penghasil parfum Tanaman penghasil parfum asal akar: Orris.819 633. Tanaman untuk bahan tekstil Tanaman serealia Tanaman serealia yang ditanam untuk hijauan makanan ternak Tanaman spesifik.584 633. melati.Tanaman pelindung Tanaman penghasil aroma.81 633. Tumpangsari Tanaman serat.95 633.812 633.816 633.811 633.94 633.8 633. dll. Penyamak Tanaman penghasil stimulan dan minuman Tanaman penghasil tannin Tanaman penghasil terpentin. nilam. parfum. Tanaman perkebunan/hortikultura) Tanaman untuk bumbu dapur 110 631. kondimen.1 633.815 633.87 633. Cedar wood Tanaman penghasil parfum lainnya Tanaman penghasil pigmen. Tanaman industri. Tanaman penghasil parfum asal kayu: cendana.814 633.1 633. Pohon terpentin Tanaman rempah-rempah Tanaman sela. minyak.

Teknologi Pertanian Tekstur tanah Telur ayam Telur bebek Telur ikan Telur sintetis.06 631.) Teknik berkebun tanaman hortikultura Teknik umum perlindungan hutan.Tanaman untuk garnis Tanaman yang bersifat parasit.) Tempat dan alat pemeliharaan ulat sutra Tempat pemeliharaan alami moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemuliaan tanaman dan pembibitan lihat 631. (Eragrotis tef) Teh (Camellia sinensis L. sistem penanaman Tebu (Saccharum officinarum L.98 Tempat penetasan moluska dan kerang-kerangan Tempat penggemukan moluska dan kerangkerangan 635.32 637.4.2 631.382 637. Hasil telur Tembakau (Nicotiana tabacum L.177 633. Metode pengendalian hama dan kerusakan.4.4.72 635.064 111 . 728.4.062 639. tanaman merambat Tanaman yang bunga dan pucuk dimanfaatkan sebagai sayuran Tanduk (hasil ternak) Tata letak dan kesesuaian lahan untuk komoditas strategis Tebar langsung.435 637.) Teff.48 637. 631.4’659.544.71 638.7 639.015 630*41 631.53 635.17 631. epifit.041 633.64 631. Tipe kerusakan.24 639.23 639.061 639.111.4 633.4’658 637.03.53.344. Telur pengganti Telur. 635.78 632.61 633.

311. gigi. transport Teori lokasi usaha tani Teratai (Hyazinthus orientalis) Teripang Ternak lebah. var.126 631. napobrassica) Ubi Ubi jalar (Ipomoea batatas L.3 637.96 635.646 637.2 631. propagasi dengan Tugal Tulang untuk makanan Tulang (hasil ternak) seperti tulang.693. Teratai Tumor.573 633.965. regosol.065 633.92 635.1 635.2 639.) Tulip.64 639. Tikus.234 630*33 631. analisis hasil ternak Theobroma cacao L. pembagian (buruh. Alat yang digerakkan oleh tangan tenaga kerja.533.1 639.32 631. perusak tanaman Tingkat penggunaan limbah.9 631.965.7 637.37 631. presol) Tipe-tipe perkebunan Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.2. mesin) Tenaga mekanik.532. Tipe tanah lainnya (litosol.111.) Lihat juga 635.153. gading Tulang ikan Tulang insang ikan paus Tulip (Tulipa spp.281.281 632.514.3.1 635.74 632.1 635.) Trawlers (kapal pukat harimau) Trifolium Tuber (umbi batang).55 638.965.387 639.07 633.281.) Tes.071 631.445.383 635. Pembersihan lahan penebangan. Apikultur Terraria Terung (Solanum melongena L. neosol.65 639.23 631.492 .Tenaga hewan. hewan.22 112 631. Kanker tanaman Tunas Turnip (Brassica campestris L.4 631.

perkebunan.517 639.11 113 .Ubi kayu.9 631.115. kabupaten.4 632.1.2 631.493 639.111.115.1 631. Sistem usahatani kontrak Usahatani yang dijalankan oleh keluarga Usahatani yang dikelola oleh negara Usahatani.51 638.586 631.151.017.143 631. kotamadya dsb.115.115.073 635.115.11 631.017.115 631.23 Udang Udang karang Udang karang air tawar Udang-udangan Ulat sutra.115. Siklus hidup ulat sutra umbi akar tanaman hortikultura umbi batang tanaman hortikultura Umbi-umbian yang dapat dimakan Umpan hama Uncaria gambier L.2 631.6 631. milik komunitas tertentu.2 633.14 631. Usahatani skala kecil Usahatani spesifik Usahatani tanpa ternak Usahatani yang didasarkan pada manajemen lain. Usahatani skala besar. Unggas Unta Usahatani berdasarkan kepemilikan Usahatani berdasarkan produknya (gabungkan dengan kelas komoditas) Usahatani bersama Usahatani di wilayah suaka alam Usahatani lahan kering Usahatani milik beberapa perusahaan Usahatani pada lahan irigasi Usahatani pribadi/keluarga Usahatani publik.515 639. ranch.295 631.4 631.073 633.115. kepemilikan 633.512 639.5 636. Singkong (Manihot utilissima L.587 631.874 636.4:502.936.) lihat juga 635.7 631.3 631.1. dll.1 631.22 635.71 631.

179 630*13 630*14 114 . Nematisida Vicia faba L. konversi Vaccinaceae Vanili (Vanilla planifolia L.63 Zea mays L.654. Yam.51 633.334 Zebu Zingiber officinale L. Dioscorea sp Yoghurt Zaitun (Olea europaea L.) Varietas Vermisida.2 634.33 635.816.2 632.Usahatani.821 631.84 631.955 635.15 636.3 635.291 633. Vicia Vigna sinensis Vigor Vitamin dalam tanah Vitikultur Vitis vinifera Waktu pemupukan Waktu pengendalian hama/penyakit Walnuts (Juglans) Wintergreen (Gaultheria) Wortel (Daucus carota) lihat juga 635.825 633.73 633.685 637.35 633. 59 Zoologi sistematik hutan.823 633.73 633.983.853.526.) lihat juga 634. lihat juga 633.654.852. 592/599 631.3 632.651 633.016 634.524.3 633.146.43 633.8 634.496 633.1/.32 631.83 631.13 Xanthosoma spp. Zizania aquatica Zoologi hutan secara umum.1.464 634.