Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no.

33

BAGAN KLASIFIKASI UDC (UNIVERSAL DECIMAL)

CLASSIFICATION) BERBAHASA INDONESIA (KELAS 630-639)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian DEPARTEMEN PERTANIAN BOGOR 2004

Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no. 33

BAGAN KLASIFIKASI UDC (UNIVERSAL DECIMAL)

CLASSIFICATION) BERBAHASA INDONESIA (KELAS 630-639)

Oleh Etty Andriaty Sulastuti Sophia Akhmad Syaikhu

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian DEPARTEMEN PERTANIAN BOGOR 2004

KATA PENGANTAR Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian No. 33 berjudul Bagan Klasifikasi UDC (Universal Decimal Classification) berbahasa Indonesia merupakan salah satu pedoman yang disusun Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) untuk membantu Pustakawan menentukan kelas bahan pustaka dalam pengolahan informasi. Bagan klasifikasi UDC ini sebagian besar merupakan terjemahan bebas dari bagan UDC International Medium Edition, English Text, edisi 2 (BS 1000M, 1993). Bagan klasifikasi UDC diterbitkan secara bertahap, tahap pertama adalah kelas pertanian (630-639). Tahap kedua dan seterusnya akan diterbitkan bagan klasifikasi UDC dari kelas lain yang berkaitan erta dengan kelas pertanian. Untuk memudahkan pemanfaatannya, bagan klasifikasi UDC ini dilengkapi dengan indeks subyek. Bagan klasifikasi UDC ini masih jauh dari sempurna, oleh sebab itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik membangun dari para Pustakawan dan pemakai lainnya. Semoga pedoman ini bermanfaat. Bogor, Desember 2004 Penyusun

........... 23 633 TANAMAN PANGAN........... BAGAN KLASIFIKASI UDC (Universal Decimal Classification) ....................................... SERTA PENGENDALIANNYA ........ HASIL TERNAK LAINNYA........ PEMULIAAN 3 3 9 3 1 ..... 41 636 PETERNAKAN ........................ 632 KERUSAKAN TANAMAN..... 631 PERTANIAN / AGRONOMI .. HAMA TANAMAN........................ 28 634 TANAMAN HORTIKULTURA SECARA UMUM ............................ 36 635 TANAMAN SAYURAN DAN TANAMAN HIAS ...... PENYAKIT TANAMAN.. KEHUTANAN............ DAGING... INDUSTRI..... ILMU DAN TEKNIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANIAN............................................ 50 638 PEMELIHARAAN... EKSPLOITASI KEHIDUPAN LIAR ...................DAFTAR ISI halaman PENDAHULUAN .......... DAN PERKEBUNAN ........................................................... 46 637 SUSU............... 63 PERTANIAN.......................................... 630 KEHUTANAN ...............................................................

.................................DAN PENGELOLAAN SERANGGA DAN ARTROPODA LAIN ... 639 PENGELOLAAN HEWAN LINDUNG DAN IKAN........................... 55 59 53 ........................................................................ SERTA KULTUR KELAUTAN .................. INDEKS SUBJEK ..............

Pengelompokan buku lebih banyak digunakan untuk keperluan penyimpanan buku. Dengan adanya terjemahan ini diharapkan pustakawan dapat mengelompokkan bukunya secara lebih tepat. sehingga klasifikasi buku masih sangat penting. sekedar untuk membantu mengerti arti sebagian nomor klasifikasi UDC yang lazim digunakan oleh perpustakaan bidang pertanian. Ketebalan Bagan UDC tidak memungkinkan PUSTAKA menerjemahkannya secara tuntas seluruh bagan dalam waktu satu tahun. Walaupun demikian bagi perpustakaan yang masih dikelola secara manual. Kenyataan memperlihatkan bahwa sebagian besar pustakawan/petugas perpustakaan masih sangat sulit membaca bagan UDC yang berbahasa Inggris. sedang untuk pencariannya dari pangkalan data dapat dilakukan melalui kata kunci.PENDAHULUAN Bagan Klasifikasi UDC (Universal Decimal Classification) adalah bagan klasifikasi intemasional yang biasa dipakai untuk pengelompokan buku atau dokumen menurut subjek bidang kajian informasi yang dimuatnya. nomor klasifikasi ini dipakai juga untuk menelusur informasi. Karena itu diusahakan membuat terjemahan UDC secara sederhana. PUST AKA . oleh karena itu untuk tahun ini.

akan menjadi terampil menggunakan bagan klasifikasi UDC. Kelas lain yang perlu diterjemahkan pada masa yang akan datang adalah kelas 3 mengenal ilmu sosial ekonomi dan pendidikan. ini baru sebagian dari nomor-nomor klasifikasi yang biasa digunakan di perpustakaan bidang pertanian. . Bagan ini disajikan dalam dua kolom. Nomor ini juga dilengkapi dengan indeks subjek yang merujuk ke nomor kelasnya. sedangkan pada kolom kedua tentang arti/pengertian. kelas 61 ilmu-ilmu kedokteran/ kedokteran hewan. serta bidang cakupannya.mencoba untuk menterjemahkan kelas 630 hingga 639. dan kelas 7 mengenai taman nasional. kelas 57-59 mengenal ilmu-ilmu murni. pustakawan tetap membandingkannya dengan bagan klasifikasi UDC yang berbahasa Inggris. Pustakawan yang melatih diri dengan tekun untuk memahami nomor klasifikasi. kolom pertama nomor klasifikasi. kelas 64-68 mengenai industri hasil pertanian. rekreasi dan sebagainya. termasuk bagan klasifikasi UDC yang berbahasa Inggris. Dianjurkan agar dalam menggunakan petunjuk ini.

EKSPLOITASI KEHIDUPAN LIAR. 631. Meteorologi. Penambahan –1/-9 pada kelas 62-1/-8 dan 66-9 juga dapat diterapkan pada kelas 63.5. Termasuk: atmosfer. dan erosi. 551.4 Tanah hutan. Konservasi air. Termasuk kelerengan dan arah lereng. Faktor-faktor lahan (Site factors) di dalam kehutanan. 631. 556 Biologi Hutan. Vienna) Untuk penanaman pohon buah-buahan lihat 634. 630*42 Situasi. Biologi hutan. KEHUTANAN. Topografi hutan.96 Iklim dan iklim mikro hutan.BAGAN KLASIFIKASI UDC (Universal Decimal Classification) 63 PERTANIAN. ILMU DAN TEKNIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANIAN. kecuali –1 dan –2 pada kelas 633/635 630 KEHUTANAN Subdivisi 630 dipilih dari The Forest Decimal Classification (IUFRO. 57 Zoologi hutan secara umum.4 Hidrologi hutan. 551. 59 3 .6 Nomor Kelas 630 630*1 630*11 630*111 630*113 630*114 630*116 630*12 630*13 Arti nomor kelas Kehutanan secara umum Faktor-faktor lingkungan di dalam kehutanan.1/. konservasi tanah. PERTANIAN.

Perburuan. Penanaman pohon di bawah pohon (underplanting). 627. Termasuk: Manajemen satwa buru dan ikan. (Konversi berdasarkan sistem atau spesies). Penembakan. 630*226 630*228 630*23 630*231 630*232 630*233 630*234 630*235 Perubahan sistem silvikultur. Sistem terubusan (Coppice) (pemotongan pohon dan membiarkan tunggulnya bertunas untuk peremajaan pohon dengan biaya rendah). Aforestasi tipe lahan khusus. 582 Ekologi tumbuhan hutan. Bentuk tegakan.414.524. Struktur dan komposisi tegakan. 592/599 Ekologi satwa hutan.962 Sistem silvikultur. 591. hutan berkelanjutan. Pemancingan/Penangkapan ikan.5 Silvikultur. 631. penanaman pendahuluan dan sebagainya. 630*9 Pembentukan/Formasi hutan melalui suksesi alami. 581 Botani sistematik hutan. Termasuk: Praktek persemaian pohon. Sistem hutan tinggi. (aforestasi: penanaman pohon pada lahan hutan yang telah gundul selama 50 tahun atau lebih). pemotongan batang utama (pollarding) (memperpendek pohon induk yang telah teruji. Perawatan. penanaman dan propagasi pohon. dan perencekan (lopping) (pemangkasan cabang sampai ketinggian tertentu untuk menghindari jangkauan/gangguan hewan herbivor). Permudaan/Regenerasi alami. Permudaan/Regenerasi buatan.5. Pembentukan/formasi 4 . Setek pohon. termasuk sistem tebang habis. 581. penebangan generasi suksesif.630*14 630*15 630*16 630*17 630*18 630*2 630*22 630*221 630*222 Zoologi sistematik hutan. Penebaran . 639 Botani hutan secara umum. agar benih yang dihasilkan mudah dipanen). 627. Permudaan/Regenerasi dan pembentukan/formasi tegakan.

712 Penanaman hutan.6 Pemeliharaan tegakan dan pohon. Penanaman osier. ketinggian pemangkasan tergantung pada permintaan pasar). 630*236 630*237 630*24 630*241 630*242 630*245 Pemeliharaan tegakan tahap awal. 630*25 630*26 630*27 630*28 630*3 630*31 630*32 630*33 631. yang tidak terawat atau tegakan yang kondisinya sangat terbuka. arboretum. Pemanenan kayu. Pemeliharaan tegakan. Penjarangan hutan. Penebangan dan kegiatan lain yang berhubungan dengan penebangan pohon. Peningkatan mutu dan perbaikan (amelioration) lahan hutan (forest sites). (dapat pohon sejenis. Bercocok tanam pohon hias (Arborikultur).542 Perlakuan terhadap tegakan yang tidak sempurna.93 Tingkat penggunaan limbah. termasuk: Pemangkasan (Pruning) (Pemangkasan di sini dilakukan dengan cara memotong cabang sampai ketinggian tertentu untuk memperoleh kualitas kayu yang lurus. 621. Antara lain tanaman penghasil kulit kayu. Pembalakan dan pengangkutan: secara umum. Kombinasi antara kehutanan dengan pertanian dan padang rumput penggembalaan. 631. Pembebasan hutan. 5 . Pagar hidup dan tanaman pagar hidup 635. Penanaman dan koleksi hasil hutan selain kayu. Taman. dapat pula pohon jenis lain sehingga terbentuk tegakan campuran). bambu dan rotan.055. daun.tegakan campuran. Ilmu kerja dan kajian kerja dalam kehutanan. Jalur pelindung (shelterbelt) dan sebagainya serta perlakuannya. Pembersihan lahan penebangan. Hutan beririgasi/hutan pada lahan yang sewaktu-waktu tergenang (floodland).Tanaman penghasil getah. buah dan biji-bijian.

861. Pengukuran pohon. Revegetasi dan sebagainya daerah bekas kebakaran hutan.87 Keteknikan hutan.55.53. Gangguan terhadap pertumbuhan pohon oleh manusia. Penyakit virus. 502. Perkembangan struktur tegakan. irigasi. riap. Pengangkutan perlengkapan lihat 621.48 Sistem dan satuan pengukuran (termasuk tabel 6 . drainase hutan.42. Manfaat dari kebakaran hutan. 630*26 Kerusakan dan perlindungan hutan. Pengukuran kinerja (untuk menentukan jumlah potongan dalam penebangan dan kegiatan yang terkait).630*34 630*35 630*36 630*37 630*38 630*4 630*41 630*42 630*43 630*432 630*433 630*434 630*436 630*44 630*45 630*46 630*5 630*51 Penyimpanan kayu di hutan.7.8. dan saluran air 626 terutama 626. Kebakaran hutan. Penggunaan api dalam silvikultur dan kegiatan lainnya. Penyimpanan di tempat penimbunan balak atau di tempat penyimpanan balak. 627 terutama 627. Kerusakan hutan oleh binatang. Pertumbuhan pohon. Penyelamatan kayu dan pembuangan kayu yang rusak oleh api. 368. jalan air. Tipe kerusakan. 528. Termasuk: bangunan. dan 627. Pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan. mesin dan perlengkapan dalam penebangan pohon dan kegiatan yang terkait. Kerusakan hutan oleh tumbuhan perusak. Alat. 632 Teknik umum perlindungan hutan. Kerusakan oleh penyebab inorganik selain kebakaran hutan. Kegiatan perlindungan. Metode pengendalian hama dan kerusakan. jalan dan jembatan di dalam hutan.

Penilaian kualitas lahan hutan (sites quality). Termasuk ukuran tajuk. 674 Kayu dan kulit kayu. Rencana kerja. Kerapatan tegakan. Pengawetan dan perlakuan lain untuk meningkatkan sifat-sifat kayu. Struktur dan sifat-sifatnya. (Bonita hutan). Masalah khusus dalam usaha penanaman hutan. dan hasil akhir kayu. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan 631. Pengaturan hasil. Hasil hutan dan pemanfaatannya. Pemasaran hasil hutan.630*52 630*53 630*54 630*55 630*56 630*6 630*62 630*64 630*65 630*66 630*67 630*68 630*681 630*682 630*7 630*8 630*81 630*82 630*83 630*84 konversi). Pengukuran khusus dari pohon dan tegakan. Pengeringan. Pengukuran dimensi dan isi batang (dari pohon . Hasil tahunan atau hasil periodik. Penumpukan kayu (Penanganan dan 7 . negara bagian) Administrasi hutan swasta. Administrasi dan dinas kehutanan nasional (federal. Rencana jangka pendek dan pembiayaan. Penaksiran hasil finansial. Masalah staf dalam kehutanan swasta.16 Metode manajemen.67 Riap perkembangan dan struktur tegakan Manajemen hutan. Kerusakan oleh jasad hidup dan pengendaliannya. Ekonomi usaha kehutanan. Pengolahan. Pembiayaan kegiatan pembalakan. statistik perusahaan. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan. Penggunaan kayu. perakitan. Kehutanan sebagai perusahaan. Industri kayu dan hasilnya. Penentuan umur pohon. pembentukan. tegakan hutan. 902. Pembuatan barang-barang dari kayu. Pembukuan dan akuntansi. dan tegakan yang bias dipanen). Ekonomi pengangkutan kayu dan industri kayu.

Publisitas. dan dalam industri kayu. 8 . Bahan campuran yang seluruhnya atau sebagian terbuat dari kayu. sosial ekonomi kehutanan. Penggunaan bahan kimia dari kayu. Pengawasan masyarakat dan peraturan kehutanan termasuk perundang-undangannya. Metode lain untuk menerapkan kebijakan hutan. Kebijakan hutan internasional. Jasa konsultasi. Masalah buruh hutan. Kualitas kayu. Masalah buruh dalam pengangkutan kayu. Pendidikan. Termasuk: Subsidi. Ekonomi dalam pemanfaatan kayu. Penggantian kayu dengan bahan lain yang kompetitif. Industri pulp. Kerjasama internasional lain. Asuransi hutan. Kredit. Hasil hutan lain (hasil hutan bukan kayu). Kebijakan kehutanan. Asosiasi. 332. Hutan dan kehutanan dilihat dari sudut pandang nasional. Kebijakan aforestri.3. Penelitian. 630*233 Kepemilikan hutan dan kebijakan kepemilikannya.630*85 630*86 630*88 630*89 630*9 630*92 630*93 630*94 630*95 630*96 630*97 penyimpanan) Pengujian kayu dan produk kayu. Perpajakan hutan.

1 631.111 631.115 631.1.4 Usahatani di wilayah suaka alam Pendapatan usaha tani. dll.115.111.115.017 Usahatani skala besar.115.115. perkebunan.1.11 631.1 631. Pembelian lahan Usahatani berdasarkan kepemilikan Usahatani pribadi/keluarga Usahatani yang dijalankan oleh keluarga Sistem usahatani kemitraan Sistem usahatani sewa Lihat 347.1.017.1 Usahatani milik beberapa perusahaan Usahatani bersama Usahatani publik.111.1 631.2 631.631 PERTANIAN / AGRONOMI Nomor kelas 631 Arti nomor kelas Pertanian/agronomi 631-1/-9 karakteristik mesin-mesin pertanian dll.111.1.112 631.115.2 631. dirinci menurut 62-1/-9 631. 9 .11 631.1.17 631. perjanjian Pemasaran dan syarat-syarat pengiriman Kekayaan usahatani dan Sistem usaha tani (lokasi.02 631.4:502. usahatani. kabupaten.3 631. ranch.111.016 631. konversi usahatani Luas Ukuran dan perluasan (ekstensifikasi) dan keluasan usahatani / perkebunan 65.6 631.1 631. milik komunitas tertentu. dan kondisinya Teori lokasi usaha tani Tata letak dan kesesuaian lahan untuk komoditas strategis Kualitas tanah pertanian Lokasi pertanian Contoh penggabungan: 631. kepemilikan) Lokasi.017.115. kotamadya dsb.1.453.115.7 Manajemen dan organisasi usaha tani Pengembangan perubahan status. Usahatani skala kecil Syarat-syarat khusus.111.017 631.2 631.4 631.13 631.027 631.

147 631.151.68. administrasi pertanian.15 631. pemeliharaan.151. 378.151.63 Kebun percobaan.117.8 Usahatani berdasarkan produknya (gabungkan dengan kelas komoditas) Usahatani tanpa ternak Pabrik berkombinasi dengan usahatani.14 631. Usahatani Diversifikasi.117.6 631.151 631. Modernisasi. Sistem usahatani kontrak Pertanian Instruksional.4 631. pertanian berbasis ekologi. 10 .173 Usahatani yang didasarkan pada manajemen lain. Sistem produksi dan manajemen pertanian.6 631.143 631.631.145 631. plot demonstrasi (demplot) Pertanian instruksional. Inovasi teknologi. kebun percobaan.115. pertanian untuk sekolah Lihat 373.152 Usahatani yang dikelola oleh negara Koperasi pertanian Lihat 334. Instalasi penelitian pertanian Demplot Alat dan bahan pertanian secara umum (seleksi. instalasi penelitian pertanian. Usahatani terpadu Ekstensifikasi usahatani Intensifikasi usahatani Usahatani spesifik Diversifikasi usahatani Sistem integrasi produksi pertanian Prinsip-prinsip manajemen produksi usaha tani.115.1 631.9 631. tempat training.3 631.12 631.117 631.8 631. 631.2 631.151. tempat training.151.2. Pertanian dan industri hasilnya secara umum. Usahatani spesifik.115. 631. dll. Produksi pertanian.4 631. 631. Intensifikasi Usahatani. Pertanian organik. Ekstensifikasi Usahatani.71 631.117. pengadaan. Bioteknik. atau pertanian untuk sekolah.) Lihat 631.732.2 631.3. manajemen pertanian. Ekspansi.

172 pengelompokan ulang.27 631. tata buku Penilaian dan penaksiran pertanian Prinsip-prinsip penilaian Investasi modal kerja pertanian Penaksiran tanaman dan nilai tanah pertanian Penaksiran hasil samping dan limbah pertanian Penilaian kerusakan pertanian Penilaian panen dan kegagalan panen Teknologi Pertanian Mekanisasi Pertanian (untuk mesin pertanian lihat 631.165 631. Konversi ke sistem-sistem lain.24 631.157 631.4 631. lihat juga 631.155. Supervisi rencana produksi.153.3 631.158 631.12 631.28 631.7 631. Pembagian tenaga kerja.155.155. Kuota.164. Perubahan dalam budidaya dan produksi.23 631.2 631.3 631.631.164.162 631. Termasuk: penggunaan tenaga buruh.37 11 .modifikasi administratif Perencanaan produksi pertanian.5 631. Kehilangan dan surplus.58 Memilih sistem penanaman dan pemeliharaan. Suplai. dan mesin.155.171 631. tumpang sari dan sebagainya Pemilihan metode kerja.155.153 631. tenaga hewan.3 Penggunaan mesin pertanian lihat 631.2 631.153.153.164.4 631.164.13 631.153.6 631.164 631. Akunting.16 631. Pengendalian produksi pertanian.155.155. Subsidi Sasaran dan kuota produksi pertanian Sasaran produksi pertanian Kuota produksi pertanian Suplai hasil pertanian Kehilangan hasil pertanian Surplus hasil pertanian Subsidi pertanian Bisnis usaha tani dan administrasi Administrasi kegiatan usahatani Keuangan usaha tani dan pengkajian ekonomi Administrasi keuangan usahatani.164.1 631.155 631. rotasi tanaman.17 631.

pagar elektrik Alat dan mesin pertanian Komponen-komponen alat dan mesin pertanian.272 631.21 631.3.173.3.311. babi Kandang untuk kelinci dan rodentia lainnya Kandang untuk unggas Kandang untuk ternak lain Tempat pemuliaan dan pembibitan tanaman lihat 631. kambing.344. pengambilan contoh Kombinasi penggunaan alat dan mesin pertanian Alat dan mesin pertanian berdasarkan tipe tenaga penggeraknya Alat yang digerakkan oleh tenaga hewan.23 631. Suku cadang Alat dan mesin untuk keperluan pengukuran.02 631.2 631.25 631.544.03. Pagar Pagar tanaman Pagar tembok Pemagaran.24 631. kandang ternak.4 631.3 631.631. mesin dan alat pertanian Sejumlah bangunan untuk pertanian.223 631.271 631.3 Organisasi alat pertanian dan bengkel khusus Bengkel mesin traktor Bengkel perbaikan dan teknis Bangunan. 728.273 631.222 631.3.22 631.229 631.225 631. Gedung untuk penyimpanan alat dan mesin pertanian Batas. Dll.06 631. termasuk instalasi sanitasinya Kandang ternak Kandang berbentuk naungan Kandang untuk sapi.173 631.tenaga manusia Alat dan mesin pengolah tanah Tugal 12 . 635.227 631. bangunan serbaguna. Silo.173.3. Lumbung.234 631. gerbang. gudang untuk produk pertanian.27 631. domba. struktur dan instalasi pertanian. 631.071 631.07 631. penanganan dan pengolahan.3.31 631.05 631.98 Rumah kaca Gudang untuk penyimpanan.2 631.

361 631. fermentasi. dsb.7 631.331.348 631.311.367 631.631. pencuci.336 631.333 631. alat penyaring.312.8 631.92 631.334 631. dsb.342 631.371 Alat penggali parit Alat untuk memindahkan tanah Bajak Bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan Bajak yang digerakkan oleh tenaga mesin Garu Alat dan mesin penanam.332.34 631.36 631.365 631. Alat untuk menyiapkan makanan ternak Alat untuk membungkus.363 631. pengering. alat untuk mengairi Alat dan mesin untuk proteksi tanaman Alat dan mesin untuk panen lihat 631.331.364 631.37 631. transport Mekanisasi pertanian 13 .355 631. alat pangkas Alat untuk menyiram. pemupuk Mesin untuk menanam benih Mesin untuk menyebar benih Alat penyiapan benih Alat dan mesin penanam Alat penanam kentang Alat/ mesin untuk menyiapkan dan menyebarkan pupuk Mesin penabur dan penanam dikombinasikan dengan alat penyebar pupuk Alat untuk okulasi Alat untuk mencangkok Alat dan mesin pemelihara dan proteksi tanaman Alat potong.1 631.35 631.311.2 631. pengupas.356.335 631.362 631.33 631. dll Alat pengering Alat penutup peti/ kontainer untuk menyimpan hasil pertanian Tenaga mekanik. mengikat. pembersih.347 631.3 631.332 631.312.4 631.5 631.55 Alat panen jagung Alat panen kentang Alat dan mesin pascapanen Alat pengirik. Alat sortir.331 631. alat pemipil.312 631. penampi.313 631.

traktor.415.4 631. ion-ion dapat tukar “ ion exchange”.2 Akumulasi garam.3. 626. Penelitian tanah Agroekologi Sifat kimia tanah seperti kandungan nutrisi tanah.431 631. dsb.1 14 . Trailer.413.413.41 631. Hidrologi pertanian lihat 556. humus. Percobaan lapang Percobaan lapang dan pot.8.3 631. pertukaran ion Fiksasi lihat 543.2 631.416. Metode statistik Analisa tanah kualitatif Analisa tanah kuantitatif Kelembaban tanah Sifat fisik dan mekanik tanah Sifat mekanik tanah Air tanah. 628.417.5 631.2 631. Sifat kimia dan fisik tanah secara umum Sifat elektro kimiawi tanah.366 dengan . dsb.423. truk.241. Kandungan garam Pertukaran kation Keasaman.373 631.416 631.413 631.417.413.43 631.014.372 631.42 631.7 631. 629.3 Detilnya dengan :629… Ilmu tanah. Tanah asam Alkalinitan.422 631.7 631.423 631. pH.1 631.416.415.554.1 631.415.4:55 631.412 631.432 Alat transport dengan bahan bakar.631.417 631.416. Tanah alkalin Tanaman liar sebagai indikator reaksi tanah Kimia anorganik tanah Nitrogen tanah Asam fosfor tanah Kalium tanah Natrium tanah Kalsium tanah Kimia organik tanah Kandungan karbon Kadar humus Analisis tanah.4 631.4 631.2 631. Pedologi.421 631. dsb Alat transport tanpa bahan bakar.416.416. 543.3 631.2 631.2 631. kereta gerobak.

61 631.142.8 Erosi Konservasi tanah Mikroorganisme tanah.2 631.434 631.1 631.5 631. Mikrobiologi tanah Amonifikasi Bakteri pembentuk nitrit 15 .423.442.432.461 631.44 631.5 631.1 631.433.459:631.44:551. biologi tanah Bakteri tanah. Gambut Tanah podsolik Tanah kering.631. bakteriologi.45 631.442.445.432.445.453 631.442.461.459 631.435 631.7 631.46 631. regosol. neosol.433.432.432 tanah pegunungan Tanah berpasir Tanah Liat Tanah organik Tanah batuan Tanah hidromorpik.452 631.433. presol) Kesuburan tanah. 631.1 631.6 631.2 Neraca air Kelembaban tanah lihat 556.442.454 631.9 631.445.461.2 631.1 631.433 631.3 631.3 631.445.445. Keracunan tanah Kesuburan tanah Keracunan dalam tanah Kebutuhan pupuk dalam tanah lihat 631.1 631.4 631. Tanah gurun Tanah mediteranean Tanah tropik dan subtropik Tipe tanah lainnya (litosol.6 631. Pencucian unsur tanah Atmosfir (udara) Aerasi tanah Kondisi anaerob tanah Respirasi tanah Struktur tanah Tekstur tanah Sifat elektrik dan magnetik tanah Radioaktivitas tanah Klasifikasi tanah Secara rinci dapat digabung dengan kelas 55 Contoh 631. 445.2 Permeabilitas.438 631.2 631.437 631.

tanah lapisan bawah (subsoil) Mikropedologi Survei tanah Pembentukan tanah.461. topografi Profil tanah Tanah mineral Tanah lapisan atas (topsoil). Pemindahan tanah Lihat 551.48 631.5 631. termasuk jamur.485 631.8 631.51 631.7 631.472 631.512 Bakteri pembentuk nitrat.472. dan hewan.3 631.511 631.4 631. termasuk protozoa.311. Fiksasi N Fiksasi N Sterilisasi tanah.463 631. angin Pembentukan tanah oleh proses fisika dan mekanika. tanah-tanah yang terpindahkan oleh air. nematoda Makrofauna dan mesofauna. Pencangkulan dan pembajakan tanah Lihat 631.24 cara bercocok tanam Penyiapan tanah. seperti tanah-tanah alluvial dna tanahtanah diluvial Lihat 551.461. Bakteri antagonis Vitamin dalam tanah Enzim dalam tanah Mikroflora lain.47 631.484 631.482 631.462 631.468 631. termasuk akibat kerja tanaman.483 631. pedologi.473 631. Hewan yang hidup dalam tanah lihat 59 Survei untuk pembukaan lahan baru. mikoriza.472. Nitrifikasi Denitrifikasi Bakteri penambat nitrogen.6 631.466 631.461.472.465 631. Disinfeksi Antibiotik.461.464 631.631.311.5 631.5 631.31 Penyiapan tanah tanpa alat mekanik Penyiapan tanah dengan alat mekanik. alga Mikrofauna. bakteri. termasuk 16 .234 Pembentukan tanah oleh proses kimiawi Pembentukan tanah oleh proses biologis.467 631.

penyimpanan dan perlakuan benih Perlakuan benih tanaman 17 .527.528 631.524. mutagenesis Poliploidisasi Aklimatisasi Perbanyakan tanaman.01 631.8 631.527 631.526.526.523 631.527.325 631.527.527.529 631.527.526.524.526.322 631.2 631.53.524.522 631.02 631.02 631.027 dengan menggunakan tenaga hewan dan mesin Penyiapan tanah dengan bahan peledak Pemuliaan tanaman Biologi reproduksi tanaman Genetika terapan Genotipe Fenotipe Perkecambahan Vigor Adaptasi terhadap iklim Tahan terhadap hama dan penyakit Kelompok dan jenis tanaman budidaya Genus Spesies dan subspesies Varietas Kultivar Klon Galur murni Hibrida Keturunan genetik Seleksi Seleksi masa Seleksi pedigri Hibrida.83 631.53.528.82 631. penyebaran benih Produksi benih.6 631.524.53 631.3 631.01 631.513 631.526. Inbreeding Seleksi klon Metode seleksi Emaskulasi Penyerbukan Pemuliaan melalui mutasi Mutasi gen dan kromosom.528. Heterosis.32 631.3 631.4 631.2 631.52 631.524.524.527.2 631.86 631.1 631.5 631.821 631.321 631.526.527. koleksi. Pembenihan Benih dan perlakuan benih.53.526 631.81 631.526.1 631.526.631.85 631.

543 631.532 631.547. sistem penanaman Biji dan spora Perbanyakan vegetatif tanaman Pembelahan.543.53.1 631.543.532.538 631.041 631.535 631. Penanaman.2 631.027. Termasuk pembibitan Penebaran benih.535 631.03 631.4 631.2 631.1 631.532/. cara penanaman.533.542 631.1 631.5 Perlakuan benih dengan cara kimia Perlakuan benih dengan cara fisik Budidaya tanaman muda.547. dsb.2 631.53.533.536/. permudaan tanaman Pemeliharaan tanaman Okulasi.3 631.027.543.547. Bibit. Kultur jaringan Perbanyakan tanaman dengan stek Pemindahan tanaman bibit dari tempat pembibitan ke tempat penanaman sebenarnya. sambung pucuk. Penanaman Tebar langsung.3 631.544 631.53.533 631.2 631. perbanyakan tanaman dengan pembelahan Perbanyakan dengan umbi akar Perbanyakan dengan umbi batang Pembagian atau pemisahan anakan Pemisahan tanaman menjadi beberapa bagian Tunas Stolon Planlet Perbanyakan tanaman dengan merangsang tumbuhnya akar pada bagian vegetatif tanaman.3 631.1 631.2 631.532.631. tipe penanaman Pengaruh cahaya dan tanaman pelindung Jarak tanam Cara tanam Penanaman dengan pemaksaan seperti bonsai Fase-fase dan kontrol pertumbuhan tanaman Fase perkecambahan. penjarangan.541 631.53.54 631. Pemangkasan.532. dsb.547.533.534 631.531 631.04 631.3 631.547 631. Pembibitan Fase pertumbuhan Fase pembungaan Fase pembentukan buah 18 .53.

552 631.57 631.573 631.562 631.576 631.151 Penyimpanan.796 Pengepakan Pengangkutan Hasil.571 631.9 631.55 631. Pemanenan Panen sebelum tanaman matang Pemotongan Panen jagung Hasil panen Perlakuan pasca panen Perontokkan.2 631.55.565 631.577 631. Sekam.555 631.547. Serat.561 631. Hasil samping.572 631. Dedak Getah Sistem usaha tani: tumpang gilir.6 631.4 631.66 631.563.548 631.563.04 Pencampuran Lihat 621.582 Fase pematangan Pematangan buatan Perlakuan-perlakuan khusus yang meliputi tanah.4 631. Penggilingan Pembersihan dan sorting Penyimpanan. Hasil setengah jadi Kayu Batang.6 631. penyiraman Panen.631. Ubi Daun Bunga Buah Kulit buah.929 Pelayuan Lihat 577.581 631.574 631.563. Pengeringan Pengeringan Lihat 66.58 631. dsb Sistem larikan Rotasi tanaman 19 .563. Serat.547.564 631.575 631.559 631. Kulit biji.576. termasuk penyimpanan dalam silo Lihat 621.563 631. Umbi. Pemisahan kulit dari buah. pola tanam.56 631. tumpang sari.032 631. Jerami Akar.

6. Penutup tanah.62 631.4 631.6 631.584.1 631..2 631. 628. rawa.586 631.584.616 631. dll.3 631. terasering Reklamasi lahan marjinal secara umum Reklamasi lahan batuan. Tumpangsari Sistem padang penggembalaan Usahatani lahan kering Usahatani pada lahan irigasi Budidaya dengan menggunakan fenomena khusus.589. gurun. Pengendalian erosi Air: komposisi dan sifat Pembukaan lahan. Reklamasi bukit berpasir Reklamasi lahan berlereng.613 631.03 631.582.614 631. Tanah berbatu.631.611 631.532.6.617 631.2 631. sinar buatan.583 631.618 631.86.588 631.67 631. panas.123 Irigasi Kebutuhan air 20 .589 631.589.584 631. Reklamasi hutan.671 Monokultur Peladangan berpindah Budidaya secara intensif Tanaman sela.2 631.615 631.5 631.584.582. termasuk pembuatan teras/ sengkedan Reklamasi hutan perawan Reklamasi lahan rawa Reklamasi lahan di bawah permukaan laut Reklamasi lahan pantai/ pasir Reklamasi lahan bekas industri dan pertambangan Drainase Lihat 626. 632. Budidaya tanaman dalam media buatan Sistem hidroponik Budidaya tanaman dalam media pasir Budidaya dalam media plastik Engineering/ mekanisasi pedesaan Konservasi tanah dan air.432.02 631. termasuk menggunakan energi listrik.612 631.587 631. radio dan gelombang akustik. 631.61 631.585 631. 627.5 631.2. Tumpangsari Sistem tanam sela Sistem tanam penutup tanah Sistem tanam campuran.589. dsb.

2 631.672.832 631.811 631. Perubahan nilai pupuk Aspek ekonomi dari pupuk Aplikasi dan distribusi pupuk Dosis pemupukan Waktu pemupukan Cara pemupukan Pupuk buatan secara umum Kapur. Gypsum Marl Kondisioner tanah Magnesium Alluvium Pupuk kalium Abu kayu. penyiapan.672.033 631. Produksi dan pemakaian pupuk Absorpsi.2 631.813 631.823 631.81.81 631.826 631.814 631.675 631. penyimpanan pupuk Komposisi.3 631.036 631.674 631.338 631.81. Sumber air untuk irigasi Sumur Reservoir Dam Danau buatan Metode irigasi Irigasi permukaan Irigasi genangan Dosis dan waktu irigasi Pupuk dan pemupukan Nutrisi tanaman.32 631.816 631.815 631.1 631.31 631.672.672. Penyerapan hara Konversi dan distribusi pupuk pada tanaman Proses biodinamik Kebutuhan hara Kekurangan hara.031 631.631.816.81. keracunan yang disebabkan oleh karena pemakaian pupuk Kehilangan pupuk.81.674.98 631.811.8 631.821 631.82 631.33 631. Hormon tanaman Produksi. abu gambut Klorida Sulfat 21 .833 Suplai air.83 631.824 631.812 631.337 631.81.816.822 631.816.1 631.095. abu tanaman.672 631. reaksi. Defisiensi unsur hara Nutrisi tanaman Pemacu pertumbuhan tanaman.095.674.831 631.1 631.

PENYAKIT TANAMAN.853 631.92 631.852 631.184.879.862 631.872 631.3 631.879.89 631.28 Guano Superfosfat Elektrofosfat Pupuk organik. Pengaruh pertanian terhadap iklim.87 631. tanah. air Ekologi pertanian Tipe-tipe perkebunan KERUSAKAN TANAMAN. Pupuk hayati/alam Pupuk kandang Pupuk yang berasal dari limbah Pupuk yang berasal dari limbah ikan Pupuk organik lainnya Pupuk dari bahan tanaman secara umum Humus.841 631.96 632 Silikat Karbonat Pupuk nitrogen Pupuk amonium Pupuk nitrat Inokulasi tanah dengan bakteri dan mikoriza Pupuk fosfat Fosfat mineral Bubur tulang Ampas/ terak Lihat 669.867 631.842 631.1 631.95 631.857 631. jerami sebagai pupuk Pupuk hijau Sampah sebagai pupuk Sewage sebagai pupuk Limbah industri sebagai pupuk Kompos Pupuk majemuk Pengaruh pertanian terhadap lingkungan hidup Pengaruh geofisik terhadap budidaya tanaman.837 631.2 631.836 631.879.847 631.871 631. HAMA TANAMAN.85 631.855 631.879.9 631.84 631.851 631.863 631.854 631.631.874 631.4 631. SERTA PENGENDALIANNYA Arti Nomor Kelas Nomor kelas 22 .86 631.

Siklon Kerusakan tanaman karena keadaan tanah yang jelek/ tidak menguntungkan Kerusakan tanaman karena kekurangan hara.123 632.111. banjir.126 632.155 632.163 632.11 632. erosi Kerusakan tanaman karena gempa Kerusakan tanaman karena polusi kimia dan industri Kerusakan tanaman karena adanya perlakuan proteksi tanaman.167 632.184 Kerusakan tanaman.115 632.117. penyakit tanaman.15 632.16 632. genangan (terlalu berair) Kerusakan tanaman karena degradasi tanah.121 632. pestisida Kerusakan tanaman yang disebabkan penggunaan pupuk Penyakit fisiologis tanaman Penyakit fisiologis akibat degenerasi Gugur bunga. hama tanaman serta pengendaliannya Kerusakan tanaman karena faktor lingkungan Kerusakan tanaman karena faktor cuaca Kerusakan tanaman karena cuaca yang sangat dingin Kerusakan tanaman karena kekeringan Kerusakan tanaman karena sinar matahari Kerusakan tanaman karena curah hujan yang terlalu tinggi Kerusakan tanaman karena angin Kerusakan tanaman karena badai.112 632.632 632.116 632.5 632.117 632.12 632.164 632.1 632. bunga dan buah secara dini Penyakit fisiologis selama penyimpanan Penyakit non parasitik lainnya Kerusakan tanaman secara mekanik 23 . gugur buah (fisiologis) Gugur benang sari karena hujan Rebah karena angin Gugur daun.165 631.166 632.161 632.18 632. klorosis Kerusakan tanaman karena kelembaban.1 632.154 632.125 632.

699 632. Manusia sebagai perusak tanaman Serangga perusak tanaman Belalang Aphid/ kutu daun Kumbang Kerusakan tanaman oleh sebab lainnya Pengendalian hama dan penyakit tanaman Peraturan perundangan tentang hama/penyakit serta pengendaliannya Metode percobaan pengendalian hama dan 24 .21 632. Cacar tanaman Embun tepung.4 632.23 632.9 632.52 632. karena bom Gejala penyakit tanaman Gall.632. epifit.65 632.768 632.27 632.38 632.53 632.91 632. Puru Cecidia tanaman Tumor. tanaman merambat Hewan perusak tanaman selain serangga Hewan perusak tanaman: protozoa Hewan perusak tanaman: moluska Hewan perusak tanaman: Articulata Hewan perusak tanaman: nematoda Hewan perusak tanaman: tikus Kerusakan tanaman oleh karena manusia.24 632. Damping off Bercak daun.6 632.25 632.631 632.187 632. penyakit Kerdil Penyakit yang disebabkan bakteri dan virus Penyakit tanaman yang disebabkan bakteri Penyakit yang disebabkan virus Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur Kerusakan tanaman yang disebabkan oleh tanaman lain Gulma Tanaman beracun Tanaman yang bersifat parasit.234 632.752 632.26 632.64 632.2 632.7 632.8 632.651 632.3 632.693.35 632.727 632.911 Kerusakan tanaman karena kebakaran.5 632.51 632. Kanker tanaman Layu.

2 632. Modifikasi cuaca Modifikasi temperature sebagai factor perusak Memusnahkan tanaman yang rusak dan memusnahkan vektor. Ekspor. Pengumpulan dan 25 .935.913 632.931.3 632.934.934.7 penyakit tanaman Layanan proteksi tanaman Perundangan-undangan proteksi tanaman Impor. Karantina tanaman Cara-cara pengawasan untuk proteksi tanaman/ Karantina tanaman Masuknya serta penyebaran hama dan penyakit tanaman Cara pengendalian hama/penyakit tanaman Pengendalian hama/penyakit dengan cara penanaman dan memperhatikan faktor lingkungan Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara pengaturan budidaya Pengaturan kondisi meteorologi dan iklim.931.912 632. dan memusnahkan penyebabnya Pengendalian hama/penyakit secara kimiawi Penyemprotan bahan kimiawi Fumigasi kimiawi tanaman Perlakuan kimiawi sistemik Pengendalian hama/penyakit secara fisik dan mekanis Pengendalian hama dan penyakit dengan pengaturan temperatur Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan air Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan tekanan Pengendalian hama dan penyakit dengan cara radiasi.4 632.1 632.935.913.2 632. gelombang akustik.2 632.931 632.934 632.935 632.934.3 632. dll.21 632.1 632.1 632.1 632.93 632.935.935.935.4 632.913. Pengendalian hama dan penyakit dengan cara mekanis.92 632.632.931.2 632.931.

937 632.936.938 632.024 632. hewan.028 632.02 632.936.026 632.1 632. Perlindungan tanaman dengan rintangan.936. Daya racun terhadap hama/penyakit.937.939.632.95.953 632.2 632.95. perlindungan.981 pemusnahan hama secara fisik.025. Kondisi cuaca dan iklim yang tidak menguntungkan hama Keseimbangan alam dan populasi Pengendalian hama/penyakit dengan kekebalan dan imunisasi tanaman Sterilisasi serangga jantan Pengendalian hama penyakit tanaman dengan pestisida dan bahan kimiawi Pengaruh pestisida Pengaruh pestisida terhadap fisiologi hama. Nematisida Rodentisida Cara pengendalian hama dan peralatannya Penyiapan zat yang akan disemprotkan.1 632.936.98 632.936.954 632.955 632.5 632.1 632. dan manusia.95 632.95. Pengaruh pestisida terhadap tanaman Resistensi tanaman terhadap pestisida Perlakuan preventif dan kuratif Dosis penggunaan pestisida Residu pestisida Insektisida.958 632. Moluskisida Fungisida Bakterisida.952 632.2 632.95.027 632.4 632.951 632.3 632. Virisida Herbisida Vermisida.936 632.95.8 632.937. Pengendalian hama/penyakit dengan penggunaan zat atraktan dan repellent Perangkap cahaya untuk hama serangga Umpan hama Penolak serangga (repellent) Orang-orangan (untuk menakuti burung) Pengendalian hama /penyakit dengan cara akustik Pengendalian hama/penyakit secara biologis Musuh alami. Akarisida. 26 . kasa.

3 bubuknya.1/. Penyemprotan hama/penyakit pada musim panas. Penyemprotan hama/penyakit melalui daun.2 632. dsb.983.983.983.2 632. disemprotkan lewat udara. Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada masa dormansi. perkebunan/hortikultura 27 .982 632. dsb. INDUSTRI. industri. disuntikkan.983. dll. Cara penggunaan pestisida: diaduk di tanah.1 632. DAN PERKEBUNAN 633/635-1 Pembagian tambahan khusus Alat pertanian tanaman pangan. Waktu pengendalian hama/penyakit Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada fase vegetatif. Penyemprotan hama/penyakit tanaman pada musim dingin Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada saat tanam dan tebar 633 TANAMAN PANGAN.632.

112 633.67 Barley.33-158. Hortikultura. 28 .15 633.171 633. Untuk jagung manis lihat 635.17 633. Triticum aestivum.33.111 633.587) Contoh: Hama Penyakit kacang panjang. Indian corn.16 633. industri.11 633.14 633. Oat (Avena sativa L.4 633. Tanaman industri. Jenis-jenis Sorghum Millet biasa. Panicum miliaceum Digitaria. Fagopyrum.) Rye (Secale cereale L.33 Penanaman di lahan beririgasi: 631.12 633.) Jagung (Zea mays ). Tanaman perkebunan/hortikultura) Tanaman pangan Tanaman serealia Gandum (Triticum) Jenis gandum yang heksaploid. Hordeum sativum Millet.1/.33-2 (Nomor kelas kacang panjang 633.1 633.633/635-2 Kerusakan dan penyakit tanaman pangan.13 633. nomor kelas hama dan penyakit tanaman 632) Nomor kelas 633/635 633.172 Arti Nomor kelas Tanaman spesifik. perkebunan/hortikultura Nomor kelas tanaman dapat dihubungkan dengan nomor kelas aspek yang dibahas mengenai tanaman tersebut di dalam dokumen dengan cara menghubungkan nomor kelas tanaman dengan nomor kelas 631 atau 632 Contoh: Penanaman kacang panjang di lahan beririgasi adalah 633. Termasuk: gandum biasa Jenis gandum yang tetraploid Jenis gandum yang diploid Buckwheat.113 633. (Di dalamnya tercakup: Tanaman pangan.7 (Nomor kelas kacang panjang 633. nomor kelasnya 633.

Dactylis L.) Padi sawah Padi gogo Serealia lainnya dan jagung-jagungan Rumput hijauan untuk pakan ternak.175 633.03 633.253 633.2.031 633.177 633. termasuk millet afrika. Pennisetum typhoideum.2 Pembagian khusus 633.24 633.174 633. (Eragrotis tef) Millet lainnya. Phleum L.083.1. Eleusine coracana.633. Tanaman serealia yang ditanam untuk hijauan makanan ternak Oat (Avena sativa L. Padi (Oryza sativa L.03 633. Rumput padang rumput dan padang penggembalaan Rumput dari berbagai jenis padang rumput Lihat 636. Jagung yang ditanam untuk pakan ternak.21 633. (Setaria italica) Teff. Padi yang ditanam untuk pakan ternak. 633.18. Agrostis L.179 Pearl millet.18 633. Rumput Timothy.) yang ditanam untuk pakan ternak.2. sehingga bentukannya dapat berarti sebagai berikut: 633.032 633. Sorghum (Sorghum vulgare) Foxtail millet.25 Nomor kelas 633.258 29 .23 633.033 633. Zizania aquatica.084. Rumput manna.2.22 Rumput dari padang rumput untuk pakan Rumput dari padang rumput alam Rumput dari padang penggembalaan Rumput padang rumput.25 ini dapat diperjelas dengan menggabungkannya dengan angka yang ada d belakang 633. Bent.19 633. Rumput cakar ayam.18.2. Padi liar.255 633.22 633. 636. Glyceria fluitans.05 633.173 633.314. Poa L.

35 633.271 633.41 633.) Clovers.4 633.31/. Tanaman hijauan pakan ternak selain rumput Leguminosae.275 633.) Vicia.37 633.269 633.273 633. Ischaemum L. Lolium Festuca Arrhematherum Paspalum. Briza Holcus. Phalaris Alopecurus Anthoxanthum.633.264 633.) Bromus Dill.279 633.32 633. Termasuk lentil Kacang tanah (Arachis hypogaea L. pakan Rumput Bermuda (Cynodon Rich.33 633.37 633.34 633. Kacang-kacangan Lucernes (Medicago sativa L.263 633.276 633. Melica L.) Jenis kacang-kacangan hijauan pakan lainnya Hijauan pakan lainnya.272 633.268 633.277 633.) Pollinia Trin.278 633.3 633.368 633.) Kedelai (Glycine max L.3 633. Ex. Alang-alang (Imperata cylindrica L. L.267 633. Eragrostis Beauv. Hijauan pakan non legum Umbi-umbian yang dapat dimakan Bit (Beta vulgaris) Wortel (Daucus carota) 30 .265 633.26 633.262 633.) Kacang panjang (Vigna spp.274 633.31 633.261 633.266 633.43 Rumput-rumputan lainnya. (Trifolium L. Aira Calamagrostis Adans.

44 633.683 633.) Rosella (Hibiscus sabdariffa L.526. Tanaman untuk bahan tekstil Kapas (Gossypium L.491 633.) Hemp (Cannabis sativa L. spp.524. Dioscorea sp Kana Amorphophallus sp Tanaman penghasil stimulan dan minuman 31 .) Maple (Acer saccharum Marsh.687 633.584.496 633.64 633. Kentang Bogor (Coleus rotundifolius) Tanaman serat.61 633. Serat.3 633.) Ubi kayu.) Bit (Beta vulgaris L.).65 633. Rumput Cina (Boehmeria nivea L.1 633.) Linen (Linum usitatissimum L. spp.) Talas (Colocasia esculenta) Xanthosoma spp.) Kapuk (Ceiba pentandra Gaertn.523 633. Singkong (Manihot utilissima L.528 633.) Rami.) Jute (Corchorus L.522 633.685 633.524.1 633.493 633.513 633. Serat kelapa Serat tanaman air Bambu (Bambusa Schard.) Aren (Arenga pinnata L. Rotan (Calamus spp.525.511 633.7 Pastinaca sativa Kentang (Solanum tuberosum) Ubi jalar (Ipomoea batatas L.686 633. termasuk Sisal (Agave sisalana L.2 633.) Kenaf (Hibiscus cannabinus L.521 633.528.35 633.) Serat tanaman monokotil.498 633.) Sagu (Metroxylon sagu Rattb.6 633.492 633.633.5 633.) Agave.5 633.63 633.) Yam.) Tanaman penghasil gula Tebu (Saccharum officinarum L.495 633.

Kopi robusta (Coffea canephora L.825 633.821 633.823 633.) Mint (Mentha spp. dll.826 633. Tanaman penghasil parfum asal kayu: cendana.83 633.) Hop.73 633.75 633.76 633.731 633. minyak.) Kunyit.) 32 .) Wintergreen (Gaultheria) Jahe (Zingiber officinale L.633.) Coffea congensis L. tannin dan obat Tanaman penghasil parfum Tanaman penghasil parfum asal bunga: mawar. Coffea liberica L.) Kola (Cola acuminata L.734 633. dll.82 633.) Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum L. nilam.833 Tembakau (Nicotiana tabacum L.735 633. kondimen.732 633.816 633.812 633.) Opium (Papaver somniferum L.) Kopi arabika (Coffea arabica L.815 633. Coffea exelsa L.81 633.814 633.8 633. Cedar wood Tanaman penghasil parfum asal akar: Orris. melati. rosemary.) Tanaman penghasil aroma. penyamak. parfum.71 633. Humulus lupulus Sirih (Piper betle L.74 633.819 633.791 633.792 633. Kondimen Vanili (Vanilla planifolia L.822 633.811 633.733 633. Vetiver (akar wangi) Tanaman penghasil balsem Tanaman penghasil parfum lainnya Tanaman aromatik.) Kopi (Coffea sp.) Teh (Camellia sinensis L.832 633. Curcuma longa Tanaman Rempah-rempah Cengkeh (Eugenia caryophyllus L.72 633. Tanaman penghasil parfum asal daun: lavender.) Coklat (Theobroma cacao L. geranium.

633.834 633.84 633.841 633.842 633.843 633.844 633.85 633.852.52 633.852.73 633.853.3 633.853.334 633.853.4 633.855.34 633.855.36 633.86 633.87 633.871 633.872 633.872.1 633.874 633.875 633.875.1 633.875.2 633.875.3 633.875.4 633.875.5 633.875.6 633.876

Pala (Myristica fragrans L.) Tanaman bumbu rasa pedas Lada (Piper nigrum L.) Cabe merah. Cabe paprika (Capsicum annuum L.) Cabe rawit (Capsicum frutescens L.) Mustard (Brassica spp.) Tanaman penghasil minyak Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) (sebagai penghasil minyak) Zaitun (Olea europea L.) (sebagai penghasil minyak) Jarak (Ricinus communis L.) (sebagai penghasil minyak) Jagung (Zea mays L.) (sebagai penghasil minyak) Bunga matahari (Helianthus annuus L.) (sebagai penghasil minyak) Kelapa sawit (Elaeis guineensis L.) (sebagai penghasil minyak) Kelapa (Cocos nucifera L.) (sebagai penghasil minyak) Tanaman penghasil pigmen. Penyamak Tanaman penghasil tannin Anacardiaceae Fagaceae Oak (Quercus spp. L. ) Gambir (Uncaria gambier L.) Leguminosae Albizzia spp. Akasia (Acacia spp L.) Cassia spp. Pohon asam (Tamarindus indica L.) Caesalpinia spp. Bauhinia Rhizophoraceae. Mangrove

33

633.876.1 633.876.2 633.876.3 633.876.4 633.876.5 633.876.6 633.877 633.877.1 633.877.2 633.877.3 633.878 633.878.1 633.878.2 633.878.3 633.878.4 633.878.91

Rhizophora spp. Bruguiera spp. Ceriops spp. Someratia spp. Avicennia spp. Caraipa spp. Konifer Abies spp. Larix spp. Pinus spp. Casuarinaceae. Betulaceae. Myricaceae. Ulmaceae. Salicaceae. Moraceae. Proteaceae Cemara. Casuarinaceae Myricaceae Salicaceae Betulaceae Myrtaceae. Eucalyptus spp. Dipterocarpaceae. Shorea spp. Combretaceae. Terminalia spp. Myristicaceae. Polygonaceae. Lauraceae Tanaman obat Tanaman obat untuk penyakit hati dan sistem sirkulasi darah. Digitalis Tanaman obat untuk penyakit sistem pernapasan. Tussilago Tanaman obat untuk penyakit sistem pencernaan Tanaman obat untuk penyakit kelenjar Tanaman obat untuk antipiretik: Kina Tanaman obat untuk penyakit urogenital Tanaman obat untuk penyakit kulit Tanaman obat untuk penyakit sistem saraf Tanaman industri lainnya Karet

633.88 633.881 633.882 633.883 633.884 633.885 633.886 633.887 633.888 633.9 633.91

34

633.912 633.912.11 633.913 633.916 633.917 633.93 633.931 633.932 633.94 633.944.6 633.95 633.954 633.956

Euphorbiaceae Hevea brasiliensis Apocynaceae Balata (Mimusops balata) Getah perca (Gutaperca ; Palaquium gutta) Tanaman penghasil gum dan resin Acacia arabica. Acacia senegal Prunus Tanaman penghasil terpentin. Konifer. Pohon terpentin Damar (Agathis. Copaifera) Tanaman penghasil getah lainnya Catechu. Acacia catechu Kamper (Cinnamomum camphora L.)

634 TANAMAN HORTIKULTURA SECARA UMUM 634.1 634.10 634.11 634.12 634.13 634.14 634.15 634.2 634.21 634.22 634.23 634.25 634.3 634.31 634.32 634.321 Penanaman buah-buahan secara umum Buah pepo Apel (Malus sylvestris L.) Apel liar Pir (Pyrus communis L.) Quinces (Cydonia oblonga L.) Medlars (Mespilus germanica L.) Buah batu. Drupa Aprikot (Prunus armeniaca L.) Plum (Prunus domestica L.) Ceri (Prunus avium L.) Peach (Prunus persica L.) Rutaceae dan Moraceae. Jeruk secara umum Jeruk (Citrus spp.) Jeruk mandarin Citrus trifoliate L.

35

422 634.331 634.37 634.415 634.) Namnam (Stelechocarpus burakol Hook f. Srikaya (Annonna reticulata L. Citrus maxima L.) Mirtaceae Psidium spp Psidium guajava L. Jeruk sitrun Jeruk sitrun (Citrus medica L.36 634.634.337 634. Syzigium jambos L.423 634.416 634. Mirtaceae lainnya 36 . Morus multicaulis Artocarpus Sukun (Artocarpus communis L. Annona cherimola Annona glabra L.414 634.413 634.394 634.41 634.381 634.334 634.) Pawpaw (Asimina triloba L.33 634.383 634.384 634.322 634.412 634.) Jeruk nipis (Citrus aurantifolia L.39 634.421.418 634. Morus nigra L.) Jeruk lemon (Citrus lemon L.) Cempedak (Artocarpus champeden L.) Annona squamosa L.393 634.424 Citrus reticulata L.38 634.2 634. Morus rubra L.) Buah-buahan lain yang mengandung pulp Anonaceae Sirsak (Annona muricata L.382 634. Jeruk lemon. Morus (Murbei) Morus alba L.34 634.) Jeruk jenis lainnya Moraceae Ficus carica L.421 634.4 634.42 634.411 634.392 634.) Nangka (Artocarpus heterophylla L. Eugenia uniflora L.323 634.

2 634.6 634.45 634.) Ceratonia siliqua L.46 634.47 634.442.4 634. Cassia javanica L.442.442.) Spondias spp. Guttiferae Garcinia Manggis (Garcinia mangostana L.3 634.2 634.441.431 634.48 634.472 634.471.442.452 634.453 634. Diospyros lotus L.44 634.) Ebenaceae Kesemek (Diospyros kaki L.) Calocarpum mammosum Pierre Anacardiaceae Mangifera Mangga (Mangifera indica L.471 634. Kedondong (Spondias pinnata L.432 634.463 634.442.441.51 634. Spondias mombin L.) Diospyros virginiana L.441. Spondias cytherea Sonn.462 634.52 Sapotaceae Sawo manila (Achras sapota L. Kebembem (Mangifera odorata Griff.5 634. Spondias mangifera L. Spondias purpurea L.634.43 634.441 634.1 634.) Kemang (Mangifera foetida L.451 634.441. Leguminosae Asam (Tamarindus indica L.5 634.) Mangifera caesia Jack.) Mammee-apple (Mammea americana L.461 634.5 634.442 634.) Rubiaceae Nuts Walnuts (Juglans) Carya 37 .4 634.3 634.

4 634.673.23 634.634.) Sapindaceae Leci (Litchi sinensis Sonn.613.) Salak (Salacca edulis L.3 38 .616 634.) Meliaceae Langsat (Lansium domesticum Corr. Oxaladaceae dan Malpighiaceae.2 634.22 634.653 634.673.) Belimbing besar (Averrhoa carambola L.) Pisitan (Lansium domesticum Corr.) Kelapa (Cocos nucifera L.613.) Almond (Prunus amygdalus Batsch.61 634.674.613.) Rotan (Daemonorops dan Calamus spp.53 634. Lauraceae.2 634.3 634.63 634.65/.3 634. Basellaceae. Ericaceae Pepaya.) Alpukat (Persia americana Mill.672 634. Leci.) 634.2 634.54 634. Euphorbiaceae.) Caricaceae.651 634.) Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.7 634.2 634. Rhamnaceae. Solanaceae Durian (Durio zibethinus Murr.) Nipah (Nipa fruticans Thumb.) Duku (Lansium domesticum Corr.3 634. Polynaceae.) Zaitun (Olea europaea L.674.673 634.6 634.66 Castanea Hazelnut (Corylus avellana L.55 634.674 634. Myrtaceae.67 634.652 634.613.) Jenis-jenis buah tropik dan subtropik Palmaceae Aren (Arenga saccharifera L.) Pinang (Areca catechu L.) Geraniaceae.6 634. Alpukat Pepaya (Carica papaya L.) Kacang mete (Anacardium occidentale L.) Bombacaceae. Meliaceae.613. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.614 634.573 634.652. Geraniaceae.) Kokosan (Lansium domesticum Corr.673.652.) Rambutan (Nephelium lappaceum L.673.

675.4 634.734/.775 634.71 634.771 634. Aklimatisasi Jenis-jenis anggur.) Buah tanaman herba Musa Pisang ambon (Musa chinensis Sweet.774 634.3 634. Degenerasi.772 634.84 Solanaceae Solanum Lihat 633.73 634.75 634.773 634.7 634. 635.634.737 634.491.2 634.771. Musa cavendishii Lamb.835 634.) Cactaceae.) Nanas (Ananas comosus L.77 634.8 634. Vitis vinifera 39 .) Musa chiliocarpa Backer Pisang yang harus dimasak sebelum disantap Pisang biasa (Musa paradisiaca L. Buah naga Vitikultur Pemuliaan.72 634.771.675 634.21 Buah beri dan buah-buahan lainnya Rubus Ribes Vaccinaceae Blueberi Stroberi (Fragaria spp.

03 635. tata letak.012 635.047 635. Jenis dan bentuk tanaman hortikultura 40 .017 635. dll.043 635. boks. dll. Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam kaca atau penutup lainnya Kebun tanaman hortikultura: luas.044 635. Pembibitan Pembibitan tanaman hortikultura Tanaman hortikultura dewasa dan pemeliharaannya Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam pot.05 Percobaan dan penelitian hortikultura Teknik berkebun tanaman hortikultura Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan komersial Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan hobi Tanaman muda (bibit.635 TANAMAN SAYURAN DAN TANAMAN HIAS 635.015 635.04 635. dll.037 635.018 635.) tanaman hortikultura dan pemeliharaannya.

162 635.17 635.15 635.077 635.073 635.052 635.128 635.144 635.) Lobak (Raphanus sativus L.075 635. cabang. Campanula rapunculus L.635.071 635. Raphanus caudatus L. var. napobrassica) Seledri (Apium graveolens L.) 41 .) Kolrabi (Brassica oleracea L.058 635.126 635.1 635.21 Tanaman hortikultura berbunga Tanaman hortikultura herba Tanaman hortikultura merambat Tanaman hortikultura berkayu Tanaman hortikultura tidak berbunga Hasil tanaman hortikultura (seluruh bagian) Seluruh bagian tanaman hortikultura Batang.13 635.142 635. umbi akar.07 635.125 635.054 635.053 635.2 635. ranting tanaman hortikultura Akar.051 635.8 635.078 635. var.) Sayuran umbi akar lainnya Cochlearia hispanica L. rapaceum) Wortel (Daucus carota) Peterseli (Petroselinum crispum) Parsnip (Pastinaca sativa L.163 635.076 635. umbi batang tanaman hortikultura Daun tanaman hortikultura Bunga tanaman hortikultura Buah tanaman hortikultura Getah tanaman hortikultura Hasil kering tanaman hortikultura Sayur-sayuran Sayuran Umbi Akar Bit (Beta vulgaris L. var.074 635.112 635.1/. Sayuran Umbi Batang Kentang (Solanum tuberosum L.072 635. canlorapa) Turnip (Brassica campestris L.16 635.

33 635. daunnya atau bunganya Asparagus (Asparagus officinalis L.356 635.4 635.34 635. selada (Lactuca sativa L.62 Ubi jalar (Ipomoea batatas Poir.265 635.23 635.32 635.) Ubi kayu (Manihot utilissima) Helianthus tuberosus L.635.5 635.) 42 . Botrytis) Brokoli (Brassica botrytis) Sayuran hijau lainnya Bayam (Spinacia oleracea L. Cyperus esculentus L. Sayuran yang dimanfaatkan batangnya.31 635.61 635.262 635.) Allium schoenoprasum L.261 635.41 635.) Bawang merah (Allium ascalonicum L.3 635.22 635.35 635. var.) Bawang daun (Allium fistulosum L.25 635.) Chicory (Cichorium intybus L.) Seledri (Apium graveolens L.615 635.) Kubis merah (Brassica capitata rubra) Kubis putih (Brassica capitata alba) Brassica campestris L.) Allium ampeloprasum L.) Buah yang dapat dimakan Melon (Cucumis melo L.54 635.342 635. Bawang putih (Allium sativum L.) Semangka (Citrullus vulgaris) Labu-labuan (Cucurbita spp.52 635.6 635.264 635. chinensis Bunga kol (Brassica oleraceae L.341 635. Bawang Bombay (Allium cepa L.) Sayuran untuk salad Letus. var.53 635.345 635.266 635.263 635.24 635.) Tanaman yang bunga dan pucuknya dimanfaatkan sebagai sayuran Brassica Kubis (Brassica oleraceae L.

4 635.626 635.7 635. Labu merah (Pumpkin) Cucurbita maxima Cucurbita moschata Cucurbita ficifolia Momordica charantia L.5 635. Phaseolus mungo L.3 635. Tanaman untuk bumbu Bunga dan daun aromatik Mint (Mentha L.75 635.) Kacang-kacangan Broad bean (Vicia faba L.72 635.654.652 635.648 635.654. Canavalia ensiformis Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) Kacang polong (Pisum sativum) Chick pea (Cicer arietinum L.624 635.657 635.) Lentil (Lens esculenta) Jagung manis.74 635.) Phaselus lunatus L.653 635. Dolichos dan kacang-kacangan lainnya Kacang hijau.7 635.) Kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.63 635.) Okra (Hibiscus esculentus L. Jagung untuk popcorn Sayuran aromatik.654.621 635.654.635.654.2 635.646 635.658 635.654.625 635.) Tanaman untuk bumbu dapur Biji-bijian aromatik Ketumbar (Coriandrum sativum L.2 635.654.) Terung (Solanum melongena L.32 635.654 635.629 635. Cajanus cajan L. Phaseolus multiflorus Lam. Kacang panjang (Vigna sinensis) Kacang panjang (Vigna sinensis var. angularis) Dolichos lablab L.6 635.654.621.65 635. (Paria) Mentimun (Cucumis sativus L.649 635.) Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.64 635.1 635.71 635.656 635.651 635.) Cabe (Capsicum annuum L.) 43 .67 635.751 Cucurbita pepo L.

266 635. dalam ruangan Bunga kering Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam dalam ruangan Tanaman hias yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias air Tanaman hias untuk pagar Lycopodiaceae.1 635.1 635.264 635.927 635.965.8 635. Teratai Tulip (Tulipa spp. Lycopodium Selaginella Tanaman hias dalam ruangan Maranthaceae Aroideae.286.965.965.272 635.273 635.912 635.3 635.965.281 635.283 635.282.89 635.) Lili (Lilium spp.) Teratai (Hyazinthus orientalis) Gladiol (Gladiolus spp.78 635.281.635.975.965.966 635.92 635.82 635.281.271 635.91 635.965.965. tanaman hias Paku-pakuan Tanaman hias merambat 44 . Dahlia (Dahlia spp.965.921 635.965. Anthurium. Caladium Begonia Anggrek Tulip.965.2 635.3 635.965.) Amorphophallus spp.) Jamur lainnya Tanaman hias Tanaman hias untuk ditanam dalam ruangan Bunga potong.913 635.287.9 635.32 635.6 635.286.965.965.) Kana (Canna indica) Bunga potong.274 635.974 Tanaman untuk garnis Parsley (Petroselinum crispum) Jamur dapat dimakan Jamur kayu (Agaricus campestris L.914 635.965.926 635.27 635.965.781 635.

053 636.3 635. dll Hewan yang dipelihara untuk makanan Hewan yang dipelihara untuk dipotong (diambil dagingnya) Hewan yang dipelihara untuk diambil telurnya atau susunya Hewan yang dipelihara untuk diambil bulunya Hewan yang dipelihara untuk hewan pekerja atau melayani manusia Hewan yang dipelihara untuk keperluan pemuliaan (misalnya pejantan).02 636.055 636.976.976 635.01 636.976. Acanthaceae Budidaya tanaman hias di rumah kaca 636 PETERNAKAN 636. Pameran.03 636.04 636. jenis kelamin.975 635.975. Tanaman hias pagar Tanaman hias berbentuk semak Tanaman hias pagar Mawar (Rosa spp. dll.862 635.861 635.864 635.052 636.05 636.082 Pemeliharaan ternak secara umum Hewan yang dipelihara untuk keperluan ilmiah.976.976.) Kaktus Bambu (Bambusa arundinaceae) Agave spp. Hewan hibrida Anak hewan Hewan jantan Hewan betina Hewan yang telah disteril/dikebiri Pemuliaan hewan 45 . Hewan berdasarkan umur.054 636.033 636.863 635.056 636.865 635.635.035 636.34 635.98 Tanaman hias hijau (daun) Asparagus Tanaman hias bebentuk semak.8 635.976.034 636.976.976.

084.45 636.26 636.1 636.084. Penggemukan ternak Makanan ternak Komposisi makanan ternak Nilai gizi makanan ternak.085.4 636.082.083.083 636.082.5 636.082.2 636.085 636.51 636.084.082. dll.082.084.52 636.085.54 636.2 636.082.084.4 636. Hibridisasi pada hewan Cara dan teknik pemuliaan pada hewan.1 636. Kesuburan. Kecernaan Jenis-jenis makanan ternak Hijauan makanan ternak Silase Konsentrat Pengawetan dan penyimpanan makanan 46 .085.085.084 636.084.25 636. Kemandulan hewan Kelahiran hewan Penetasan telur Penetasan buatan Pengelolaan dan pemeliharaan bangunan kandang ternak Pemeliharaan hewan secara umum Pemberian makan pada ternak Pemberian makan untuk ternak kecil.21 636.084.082.085. periode penetasan.082. Reproduksi Masa berahi pada hewan Inseminasi buatan Fertilisasi.3 636.42 636.1 636.52 636.474 636.636.084.46 636. Menyusui Pemberian makan berdasarkan tempat Pemberian makan dalam kandang Pemberian makan di padang penggembalaan Pemberian air untuk ternak Beberapa masalah dalam pemberian makanan dan nutrisi secara umum Ransum Cara pemberian makan pada ternak Pemberian makan pada ternak pada periode menyusui.41 636.084.456 636.22 636.084.23 636.7 Seleksi hewan Inbreeding pada hewan Crossbreeding.454 636.082.082.51 636.085.453 636.085.

2 636.1 636.636.15 636.4 636.292 636.092.033 636.092.034 636.7 636.295 636.39 636.293.3 636.092. Sapi Sapi potong Sapi perah Zebu Bison Kerbau Rusa Unta Ruminansia kecil Domba Domba Asia Kambing Babi Unggas Ayam 47 .8 636.38 636.2 636.294 636.2.087.12 636.087.58 ternak Makanan ternak dari hasil samping industri Makanan tambahan untuk ternak Hormon Musuh dan hama penyakit hewan peliharaan serta pengendaliannya Manusia sebagai musuh hewan Hewan peliharaan. Pencegahan dan pengendalian hama serangga pada hewan Kuda Kuda pacu Kuda pekerja Kuda poni Kuda zebra Ruminansia besar.32/.09 636.3 636.16 636. misalnya : kucing sebagai musuh burung Hewan liar Serangga.2.52/.291 636.38 636.087 636.5 636.093 636.1 636.184 636.2 636.

594 636.92 636.592 636.68 636.72 636.58 636. Kodok Gajah Primata Reptilia Hewan lain yang dipelihara manusia 48 . burung pekicau. Anjing polisi Anjing pemburu Anjing yang dipelihara di rumah Kucing Hewan peliharaan lainnya Kelinci Hewan amphibi yang dipelihara untuk dimakan.596 636.9 636. Ayam Asia Ayam broiler Ayam petelur Ayam adu Kalkun Merak Burung dara.75 636. Merpati Itik Angsa Burung Burung yang dipelihara untuk diambil bulunya Burung hias.8 636.58.61 636. burung yang dipelihara di dalam sangkar secara umum Anjing Anjing pekerja Anjing penjaga.95 636.74 636.6 636.588 636.636.76 636.034 636.58.7 636.98 636.597 636.598 636.978 636.976 636.99 Ayam non Eropa.033 636.

047 637. dll.11 637. DAGING.04 637.1 637. vitamin.057 637.114 637.02 637.123 Alat dan mesin pengolah hasil ternak Penanganan hasil ternak Komposisi kimia hasil ternak Kandungan lemak hasil ternak Kandungan karbohidrat hasil ternak Kandungan protein hasil ternak Kandungan mineral hasil ternak Kandungan zat biokimia (enzim.07 637.12 637.06 637.637 SUSU. Aroma hasil ternak Hasil ternak yang terkontaminasi Tes. HASIL TERNAK LAINNYA 637.044 637.043 637.046 637.045 637.03 637.05 637.112 637.) pada hasil ternak Kualitas hasil ternak Rasa. alat perah Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dan kualitas susu Pemerahan dengan tangan Pemerahan dengan alat/tenaga mekanis Susu segar (belum ada perlakuan) Kolostrum 49 . analisis hasil ternak Produksi susu secara umum Pemerahan.115 637.

13 637.3 637. Susu hasil sterilisasi Susu dengan berbagai rasa. Pengawetan susu dengan cara lain Perlakuan untuk mempertahankan kondisi fisik susu Perlakuan bakteri susu Pengkulturan bakteri susu Fermentasi susu Pengeringan susu Produk susu Hasil olahan susu Susu hasil pasteurisasi.14 637. Susu yang difermentasi Yoghurt Susu skim Mentega dan pembuatan mentega Proses pembuatan mentega Hasil samping industri mentega Keju dan pembuatan keju Proses pembuatan keju Hasil samping industri keju Telur.134 637.7 637.24 637.133 637.136.34 637.144 637.4’659. dll.141.133.133.3 637.7 Pengolahan susu Pengaturan temperatur dan pengawetan susu Pendinginan dan pembekuan susu Pemanasan susu Pasteurisasi susu Sterilisasi susu Pengawetan susu dengan zat kimia.146 637.146.2 637.141.133.141 637.147 637.133.3 637.637.136 637.3 637.133.4 637.1 637.2 637.143 637.5 637.3 637.3 637. susu rasa buah.137 637.4’658 637. Hasil telur Telur ayam Telur bebek 50 . Susu bubuk Susu khusus bayi Susu yang diasamkan.8 637. Susu coklat.23 637.4 637.136.

637. Daging pengganti Rumah potong hewan. Telur pengganti Daging Daging sapi Daging domba Daging kambing Daging babi Daging kura-kura Daging segar.5’632/38 637.54’658 637.5’848 637.52 637.48 637.7 637.523 637.54’659.414 637.7 637.513 637.61 637. disiapkan dan dimasak serta hasilnya Sosis Mesin dan proses pembuatan sosis Daging asap Daging unggas dan burung buruan Daging unggas Daging ayam Daging itik Hasil ternak yang tidak untuk dimakan Kulit (hasil ternak) Kulit reptil (hasil ternak) Bulu.63 637.54’65 637.518 637.5’62 637.43 637.3 637.523.514.413 637.61’698 637.514 637.5 637.525 637.5’639 637.5 637.5’64 637.41 637.514.54 637. Cara dan alat potong Jenis-jenis daging Daging cincang Tulang untuk makanan Daging pengganti Daging yang diolah.64 Struktur dan bagian-bagian telur Putih telur Merah telur Pengawetan telur Telur sintetis.62 637.51 637. Wol (hasil ternak) Bulu unggas (hasil ternak) Tanduk (hasil ternak) 51 .6 637.

Klasifikasi.121. farmasi.19 638. gigi.162 638. Apikultur Lebah madu.65 637. anatomi. Siklus hidup ulat sutra 52 . Lebah madu sebagai agen penyerbukan tanaman Budidaya ulat sutra.691 Tulang (hasil ternak).22 Ternak lebah.145 638.153 638.2 638.3 638. minuman.661 637. PEMULIAAN DAN PENGELOLAAN SERANGGA DAN ARTROPODA LAIN 638.12 638.637.16 638.121. psikologi dan studi ilmiah secara umum Lebah ratu Lebah pekerja Lebah jantan Kehidupan sosial lebah Pemeliharaan dan pemuliaan lebah Hama.2 638.154 638. sifat dan kualitas madu Penggunaan madu pada makanan.1 638. Serikultur Ulat sutra. fisiologi.1 638.121. dll. dsb Darah (hasil ternak) Sarang burung (hasil ternak) 638 PEMELIHARAAN. gading. penyakit dan musuh lebah Penyakit pada lebah dewasa Penyakit pada lebah muda Madu Komposisi.124 638. seperti tulang.167 638.15 638.

24 638.244 638.23 638.221 638.236 638.27 638. Pemeliharaan semut Pemeliharaan serangga untuk hiasan 53 .232 638.25 638. termasuk asam amino dan vitamin lihat 591.8 Siklus hidup ulat sutra Makanan ulat sutra Daun murbei (Makanan ulat sutra) Daun tanaman lain untuk makanan ulat sutra Pengaruh hama penyakit terhadap ulat sutra lihat juga 632 Aspek fisiologi dan biokimia makanan ulat sutra. untuk industri sutra Pemeliharaan insekta lainnya.234 638.13 Tempat dan alat pemeliharaan ulat sutra Pemberian makan untuk ulat sutra Pemeliharaan ulat sutra Hama.238 638.4 638. Semut dll.638.5 638. penyakit dan musuh ulat sutra Kokon.245 638.

05 639.15 639.2.2 639. Penyu (hewan buruan) Hewan buruan lain Berbagai hewan hasil buruan Perikanan Membangun areal penangkapan ikan Pemeliharaan areal penangkapan ikan Masalah-masalah perikanan umum Musiman atau syarat lainnya Penangkapan ikan yang berlebihan.057 639. Tembak.12 639.03 639.13 639.1 639.14 639.111 639.113 639.11 639.2.112 639.04 639.639 PENGELOLAAN HEWAN LINDUNG DAN IKAN. Perangkap Hewan buruan/lindungan (mamalia) Rusa dan hewan buruan besar Kelinci (hewan buruan) Serigala (hewan buruan) Burung-burung liar (hewan buruan) Singa laut (hewan buruan) Buaya (hewan buruan) Reptil lainnya.16 639. pengrusakan oleh karena penangkapan ikan Kapal penangkapan ikan 54 .058 639.06 Berburu.2.2.18 639. SERTA KULTUR KELAUTAN 639.2.2.

211 639.068 639. Salmon. Benih 55 .215 639.2. Mackerel. perlakuan es di kapal Pengolahan. Sturgeon (Penangkapan) Anguillidae.222 639. Tuna (Penangkapan) Berburu mamalia dan reptil laut Berburu penyu Pemeliharaan ikan Proses reproduksi ikan. Luce (Penangkapan) Cyprinidae.2.2. Pike.12 639. hibridisasi. Haddock.11 639.223 639.03 639.065 639.081 639. ledakan.22 639.1 639. Penetasan Hibridisasi ikan Fertilisasi.2.2. pengawetan. penyakit dan musuh ikan Penyakit ikan dan pengendaliannya Hama ikan Serangga sebagai musuh ikan Ikan air tawar (Penangkapan) Salmonidae. Trout (Penangkapan) Acipenseridae.09 639.081.064 639.2. jala (Penangkapan ikan dengan) Ledakan (Penangkapan ikan dengan) Hama. penyiapan. Penetasan.21 639.092 639.3.216 639.081. Ikan mas (Penangkapan) Percidae. kapal pabrik Metode penangkapan ikan Penangkapan ikan dengan jaring.034 Live-well boats Trawlers (kapal pukat harimau) Penanganan.093 639.2. bubu.067 639.2.212 639. Perch (Penangkapan) Siluridae. Telur ikan.24 639. Belut (Penangkapan) Escocidae. dll Jaring. Sarden (Penangkapan) Gadidae.2.3.081. Hering. Cod (Penangkapan) Scombridae.217 639.214 639.3 639.213 639.2.032 639.248 639.2.639.2.3. Lamprey (Penangkapan) Ikan laut (Penangkapan) Clupeidae.227 639.091 639.218 639. Lele (Penangkapan) Petromyzontidae.

termasuk minyak ikan Telur ikan Tulang ikan paus Sisik ikan Kulit ikan dan binatang laut lainnya Tulang ikan Pemeliharaan /Pembenihan/penangkapan moluska dan kerang-kerangan (budidaya) Proses reproduksi. 628.043.034.31 639.3.313 639. Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Masalah-masalah pemeliharaan ikan Instalasi dan alat pemuliaan ikan Pemeliharaan ikan di air tawar.3 Budidaya ikan di danau Budidaya ikan di air mengalir.3.4.14 639.3.3.382 639.3.034. termasuk di sungai Budidaya ikan di laut dan di air payau Penyimpanan dan pengangkutan ikan hidup.043.383 639.639.2 639.381 639.886.311 639.03 ikan Fertilisasi alami pada ikan Fertilisasi buatan pada ikan Cara pemeliharaan ikan Pembenihan ikan Pemberian makan ikan Penggemukan ikan Makanan ikan Aklimatisasi.32 639.3.05 639. Tangki.1 639. Akuarium Pemeliharaan ikan hias Hasil ikan dan binatang laut lainnya Daging dan lemak.33 639.3.041 639.2 639.045 639. sungai Budidaya ikan di kolam lihat 626.312 639.04 639. Perbanyakan moluska dan kerang-kerangan 56 .043 639.38 639. danau. kolam.06 639.357.3.34 639.385 639.386 639.4 639.387 639.

515 639. Eunicidae dan Nereidae Produk binatang laut dan tanaman laut Spons Koral Produk hewan lain Alga (rumput laut.55 639.518 639.4.064 639.4.92 Cara pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan alami moluska dan kerang-kerangan Tempat penetasan moluska dan kerangkerangan Tempat penggemukan moluska dan kerangkerangan Hama.06 639.63 639.04 639.517 639.41 639.4. penyakit dan musuh alami moluska Kerang Remis Siput Gastropoda laut Crustaceae Udang-udangan Udang Udang karang Lobster Udang karang air tawar Kepiting Lintah Teripang Cacing laut.4. pemeliharaan binatang hias secara umum Terraria 57 .4.6 639.5 639.51 639. ganggang) Produk fosil Pemuliaan.64 639.061 639.66 639.4.44 639.54 639.45 639.062 639.09 639.9 639.42 639.512 639.62 639.56 639.516 639.639.61 639.

94 639.639.95 639.93 639.96 Aquaria Aquaterraria Aviaries Sangkar burung 58 .

831 631.864 633.2 635. Acanthaceae Acipenseridae.931 633. 630*9 633. tata buku Aerasi tanah Aforestasi tipe lahan khusus. Tanaman hias Agave.526.4:55 59 Agaricus campestris L.045 631.212 639.931 633.875.) Agroekologi .3. Administrasi kegiatan usahatani Administrasi kehutanan nasional Administrasi keuangan usahatani. Masalah staf dalam kehutanan swasta. Administrasi hutan swasta.85 630*68 630*682 631.831 631.031 631. Akunting.INDEKS SUBJEK Abies spp. Agave spp.162 631.524.954 633. abu tanaman. Penyerapan hara abu gambut Abu kayu.831 633.976.526. (aforestasi: penanaman pohon pada lahan hutan yang telah gundul selama 50 tahun atau lebih). Agave sisalana L.433.2 635.158 630*681 631. Sturgeon (Penangkapan) Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Adaptasi terhadap iklim Administrasi dan organisasi perusahaan hutan. Absorpsi.414.1 631.2 631.1 630*233 635. serat termasuk Sisal (Agave sisalana L. Acacia senegal Acacia catechu Acacia senegal Acacia spp L. 627.976.524. 627.82 633.865 639.81.877. abu gambut abu tanaman Acacia arabica.

365 631. umbi batang tanaman hortikultura Akar. dll.5 631.875. 628. Ubi Akasia (Acacia spp.8.2.35 631.3.273 635.31 631.) Lihat 631.045 633.573 633.3.3.Air tanah.3. pengupas.311.6.55 Alat dan mesin pascapanen Alat dan mesin pemelihara dan proteksi tanaman Alat dan mesin pemupuk Alat dan mesin penanam Alat dan mesin pengolah hasil ternak Alat dan mesin pengolah tanah Alat dan mesin pertanian Alat dan mesin pertanian berdasarkan tipe tenaga penggeraknya Alat dan mesin untuk keperluan pengukuran.432 631. Umbi. dsb. 60 631.) Alat dan bahan pertanian secara umum (seleksi. umbi akar. pengambilan contoh Alat dan mesin untuk proteksi tanaman Alat panen jagung Alat panen kentang Alat penanam kentang Alat pengering Alat penggali parit Alat pengirik.355 631.36 631. alat pemipil.7 631.) Aklimatisasi tanaman Aklimatisasi.276 631.4 631.05 631. pemeliharaan.34 631. 631.2 631.02 631. 626. Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Alang-alang (Imperata cylindrica L.332 637. pengadaan.333 631.332.361 . 631.07 631. Hidrologi pertanian lihat 556. Akar.03 633.073 631.8 Alat dan mesin panen lihat 631.1 Air: komposisi dan sifat Aira L.12 631.348 631.529 639.3 631.3.356.

264 635. alat pangkas Alat sortir.333 633.55 61 .875.25 635. Allium sativum L. Allium ascalonicum L.265 631.3 635. tanah alkalin Allium ampeloprasum L. fermentasi. traktor.014. Allium schoenoprasum L.372 631.1 639. mesin dan perlengkapan dalam penebangan pohon dan kegiatan yang terkait. 629.311. ganggang) Alkalinitas.92 633/635-1 631. Alat transport dengan bahan bakar. Alat/ mesin untuk menyiapkan dan menyebarkan pupuk Albizzia spp.347 631. dll Alat untuk memindahkan tanah Alat untuk mencangkok Alat untuk menyiapkan makanan ternak Alat untuk menyiram.415. mengikat.) 631.363 631.373 631. Alluvium Almond (Prunus amygdalus Batsch. alat penyaring. pengering.364 631. dsb Alat transport tanpa bahan bakar. dsb. perkebunan/hortikultura Alat potong.8 631.Alat penutup peti/ kontainer untuk menyimpan hasil pertanian Alat penyiapan benih Alat pertanian tanaman pangan. penampi.367 631.826 634. alat untuk mengairi Alat untuk okulasi Alat.342 631.64 631. dsb.331. industri. Allium cepa L. kereta gerobak.336 631.261 635. Allium fistulosum L. pencuci.3 Detilnya dengan :629… Alat untuk membungkus.263 635. pembersih. Trailer. Alga (rumput laut.366 dengan . truk.362 631.262 635.335 630*36 631.

598 639.76 634.422 631.871 634.1 635.kualitatif .414 634.269 631.44 635.3 631.184.268 634.28 Anacardiaceae Anacardium occidentale L. pemisahan Anakan.687 631.) Amonifikasi Amorphophallus sp.) Apel liar Aphid/ kutu daun 62 633.213 636.412 634.kuantitatif Analisis tanah. Percobaan lapang Ananas comosus L.42 634.7 636.653 631.461. (tanaman penghasil gula) Ampas/ terak Lihat 669.853 633. Bakteri antagonis Apel (Malus sylvestris L.286.413 634.1 633.Alopecurus Alpukat (Persia Americana Mill.774 634.72 636.532.41 633. Annona squamosa L.573 636. perbanyakan Analisa tanah : .463 634.965. Anjing polisi Anjing yang dipelihara di rumah Annona cherimola Annona glabra L.274 636.965.75 636.12 632. Anak hewan Anakan.74 636. Anonaceae Anthoxanthum Antibiotik. Belut (Penangkapan) Anjing Anjing pekerja Anjing pemburu Anjing penjaga.532. Anarcadiaceae Anggrek Angsa Anguillidae.423 631.3 631.752 . (tanaman hias) Amorphophallus sp.11 634.053 631.

Arenga saccharifera L.58 63 .3 639. Anthurium. termasuk asam amino dan vitamin lihat 591. Caladium Arrhematherum Beauv.13 Atmosfer (udara.Apocynaceae Aprikot (Prunus armeniaca L. Ayam 633.272 633.2 634.975.674. Asparagus Asparagus (Asparagus officinalis L.416. Aren (Arenga pinnata L.5 636.433 633.13 633.265 632. Averrhoa carambola L.461 631.93 639.65 634.) Aren (Arenga saccharifera L.2 635.852.31 635.368 633.21 639.815 638. perusak tanaman Artocarpus Artocarpus champeden L.39 634.) Arenga pinnata L.) Asparagus officinalis L.674. Asam (Tamarindus indica L. Averrhoa bilimbi L.913 634.2 634.613.613. Aviaries Avicennia spp.) Aquaria Aquaterraria Arachis hypogaea L.95 633.876.394 634.253 634.65 634.65 634.418 635.965.393 634.52 633.31 631.238 631.52/. Aspek ekonomi dari pupuk Aspek fisiologi dan biokimia makanan ulat sutra.34 635.2 633. Articulata. Artocarpus heterophylla L.94 633. Aroideae. tanah) Avena sativa L.) Asam fosfor Asimina triloba L.

) Bambusa arundinaceae Bangunan serba guna untuk pertanian Bangunan.2 633.3 631.58 636.916 635.21 631.072 631.2 631.953 633.) Pemberian pakan dan nutrisi secara umum : masalahnya Begonia 64 636.033 636.863 631.084.5 631.25 635. Fiksasi N Bakteri tanah.976.2 631.572 631.58.461.) Bawang merah (Allium ascalonicum L. Serat.).965.034 636.273 .Ayam adu Ayam broiler Ayam non Eropa. ranting tanaman hortikultura Batang. cabang.) Bayam (Spinacia oleracea L.863 633.6 635. mesin dan alat Barley (Hordeum sativum) Batang.16 635. Nitrifikasi Bakteri pembentuk nitrit Bakteri penambat nitrogen.461.312. Ayam Asia Ayam petelur Babi Bajak Bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan Bajak yang digerakkan oleh tenaga mesin Bakteri pembentuk nitrat. Rotan (Calamus spp.312. struktur dan instalasi pertanian. Gedung untuk ternak.3 631. Mikrobiologi tanah Bakterisida.41 636.461 632.5 635. Pagar Bauhinia Bawang Bombay (Allium cepa L.976.264 635.263 635.58. Virisida Balata (Mimusops balata) Bambu (Bambusa arundinaceae) Bambu (Bambusa Schard.584. Jerami Batas.27 633.312 631.461.262 635.) Bawang putih (Allium sativum L.4 635. produk pertanian.) Bawang daun (Allium fistulosum L.588 636.4 631.875.

Belalang Belimbing besar (Averrhoa carambola L.) Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Bengkel mesin traktor Bengkel perbaikan dan teknis Benih dan perlakuan benih, penyebaran benih Bent. Agrostis L. Berburu penyu Berburu mamalia dan reptil laut Berburu. Tembak. Perangkap Bercak daun, penyakit Bercocok tanam pohon hias (Arborikultur). Taman, arboretum. Pagar hidup dan tanaman pagar hidup 635.055, 712 Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam kaca atau penutup lainnya Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam pot, boks, dll. Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan hobi Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan komersial Beta vulgaris L. Betulaceae Biji dan spora Biji-bijian aromatik Biokimiawi hasil ternak Biologi Hutan. 57 Biologi reproduksi tanaman Bioteknik, pertanian berbasis ekologi. Pertanian organik. Bisnis usaha tani dan administrasi

632.727 634.674.3 634.674.2 631.173.2 631.173.4 631.53.01 633.23 639.248 639.24 639.1 632.26 630*27 635.044 635.043 635.018 635.017 633.41 633.63 635.112 633.878.4 631.531 635.75 637.047 630*12 631.522 631.147 631.157 65

Bison Bit (Beta vulgaris L.) : - sebagai penghasil gula - sebagai sayuran - sebagai umbi-umbian Blueberi Bombacaceae. Meliaceae. Geraniaceae. Solanaceae Botani hutan secara umum. 581 Botani sistematik hutan. 582 Brassica Brassica botrytis Brassica campestris L. var. chinensis Brassica capitata alba Brassica capitata rubra Brassica oleracea L. Brassica oleracea L. var. canlo-rapa Brassica oleraceae L. var. Botrytis Brassica spp. Briza Broad bean (Vicia faba L.) Brokoli (Brassica botrytis) Bromus Dill. Ex. L. Bruguiera spp. Buah Buah batu. Drupa Buah beri dan buah-buahan lainnya Buah pepo Buah tanaman herba Buah tanaman hortikultura Buah-buahan lain yang mengandung pulp Buaya (hewan buruan) Bubur tulang Buckwheat. Fagopyrum. Budidaya dalam media plastik 66

636.292 633.63 635.112 633.41 634.734/.737 634.67 630*16 630*17 635.33 635.356 635.345 635.342 635.341 635.34 635.125 635.35 633.844 633.271 635.651 635.356 633.262 633.876.2 631.576 634.2 634.7 634.10 634.77 635.076 634.4 639.14 631.852 633.12 631.589.5

Budidaya dengan menggunakan fenomena khusus, termasuk menggunakan energi listrik, radio dan gelombang akustik, sinar buatan, panas, dll. Budidaya ikan di air mengalir, termasuk di sungai Budidaya ikan di danau Budidaya ikan di kolam lihat 626.886, 628.357.3 Budidaya ikan di laut dan di air payau Budidaya secara intensif Budidaya tanaman dalam media buatan Budidaya tanaman dalam media pasir Budidaya tanaman hias di rumah kaca Budidaya tanaman muda. Bibit. Termasuk pembibitan Budidaya tanaman, pengaruhnya thd. iklim, tanah, air Budidaya ulat sutra. Serikultur Bulbus (umbi lapis), propagasi dengan Bulu unggas (hasil ternak) Bulu. Wol (hasil ternak) Bunga Bunga dan daun aromatik Bunga kering Bunga kol (Brassica oleraceae L. var. Botrytis) Bunga matahari (Helianthus annuus L.) (sebagai penghasil minyak) Bunga potong, dalam ruangan Bunga potong, tanaman hias Bunga tanaman hortikultura Burung Burung dara. Merpati Burung hias Burung pekicau

631.588

639.313 639.312 639.311 639.32 631.583 631.589 631.589.3 635.98 631.53.03 631.92 638.2 631.532.1 637.63 637.62 631.575 635.71 635.913 635.35 633.853.4 635.912 635.966 635.075 636.6 636.596 636.68 636.68 67

584. Canavalia ensiformis Canna indica Cannabis sativa L.287.913.56 634.843 639.sebagai bumbu Cabe rawit (Capsicum frutescens L.522 633.654.sebagai buah .816.775 633.3 633.163 635.3. dsb.Burung yang dipelihara untuk diambil bulunya Burung-burung liar (hewan buruan) Cabe merah.842 633.843 631. disemprotkan lewat udara.5 636. disuntikkan. Capsicum annuum L.649 633.5 635. Buah naga Caesalpinia spp.4.) Cacing laut.982 631.686 635.) .965.2 .4 636. lihat juga 635.3 632. Cara bercocok tanam Cara dan teknik pemuliaan pada hewan.084. Calocarpum mammosum Pierre Campanula rapunculus L.649 Capsicum frutescens L.61 639. Cara tanam Cara-cara pengawasan untuk proteksi tanaman/ 68 636.93 632. Calamagrostis Adans.42 639.432 635.04 639. Calamus spp.6 633.12 635.274 633.5 634.875.654.98 632.3 632.082.5 633. Eunicidae dan Nereidae Cactaceae. Reproduksi Cara pemberian makan pada ternak Cara pemeliharaan ikan Cara pemeliharaan moluska dan kerang-kerangan Cara pemupukan Cara pengendalian hama dan peralatannya Cara pengendalian hama/penyakit tanaman Cara penggunaan pestisida: diaduk di tanah. Cajanus cajan L.04 631.543.842 633. Cabe paprika (Capsicum annuum L.

334 634. Chick pea (Cicer arietinum L.52 634. Caricaceae. Rhammaceae.1 634.6 634.833 635. Ericaceae Pepaya. Myrtaceae. Citrus spp. Cassia spp.878 633.3 635. 633.) Ceriops spp. Euphorbiaceae. Citrus reticulata L.3 634. Basellaceae.) Chicory (Cichorium intybus L. Salicaceae. Cichorium intybus L.462 634.657 635. Citrus lemon L.394 633.Karantina tanaman Caraipa spp.66 634.657 635. Acacia catechu Ceiba pentandra Gaertn. Citrullus vulgaris Citrus aurantifolia L.876.54 633.323 634.956 633. Citrus trifoliate L.54 635. Moraceae. Polynaceae. Castanea Casuarinaceae. Lauraceae.322 634.65/.513 633.) Ceratonia siliqua L.321 69 .) Cicer arietinum L. Ceri (Prunus avium L.615 634.) Cengkeh (Eugenia caryophyllus L. Leci.331 634.337 634.23 633. Cinnamomum zeylanicum L. Casuarinaceae Cempedak (Artocarpus champeden L. Cemara.954 633. Citrus medica L. Cinnamomum camphora L. Citrus maxima L.875. Myricaceae. Betulaceae. Ulmaceae.878.876. Alpukat Carya Cassia javanica L. Proteaceae Catechu.31 634.53 633.832 634.463 633.

5 637.625 635.) Clupeidae.32 639.734 633.61 635. Curcuma longa Cyperus esculentus L. Corylus avellana L.621 633.54 636.5 639.5’639 . termasuk minyak ikan Daging domba Daging itik Daging kambing 70 633.498 633.381 637. Cucumis sativus L.5 635. Ikan mas (Penangkapan) Daging Daging asap Daging ayam Daging babi Daging cincang Daging dan lemak. Hering.54’658 637.54’659.732 633. Hibridisasi pada hewan Crustaceae Cucumis melo L.616 633.266 639.5’632/38 637. (Trifolium L.215 637.624 635.5’64 637. Cocos nucifera L.26 639. Sarden (Penangkapan) Cochlearia hispanica L.855.7 637. Cucurbita ficifolia Cucurbita maxima Cucurbita moschata Cucurbita pepo L.63 635. Cyprinidae. Coffea exelsa L.162 633.514.76 633.36 634.74 633.733 633.523 635. Coleus rotundifolius Corchorus spp.826 635.Clovers. Crossbreeding.082. Coffea liberica L.) Cola acuminata L. Coffea congensis L.525 637.222 635.626 635. Coklat (Theobroma cacao L.751 634. Coriandrum sativum L.

) Dam Damar (Agathis.286.4 635.944.451 634.654 635.965.54 637.4 636.675 632. Diospyros kaki L. Diospyros lotus L.62 71 .32/.532.574 638.86.Daging kura-kura Daging pengganti Daging sapi Daging segar.151. Diospyros virginiana L.518 637.54’65 637.33 637.453 634.234 631.232 635.1 631.5’848 637.172 634.661 631.117.38 631.672.32 633. lihat wortel Daun Daun murbei (Makanan ulat sutra) Daun tanaman hortikultura Daun tanaman lain untuk makanan ulat sutra Demplot Denitrifikasi Digitaria.027 631.461. disiapkan dan dimasak serta hasilnya Dahlia (Dahlia spp.654.2.52 635. Diversifikasi usahatani Dolichos dan kacang-kacangan lainnya Dolichos lablab L. Daging pengganti Daging unggas Daging unggas dan burung buruan Daging yang diolah.3 631.074 638.5’62 637.672.452 631.816. Domba Domba Asia Dosis pemupukan Dosis dan waktu irigasi Dosis penggunaan pestisida Drainase Lihat 626.51 637. Copaifera) Danau buatan Darah (hasil ternak) Daucus carota . 631. 627.6 631.4 633.6 631.38 636.432. 637. 628.

634. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dan 637.832 Eugenia uniflora L.) Durio zibethinus Murr.672 634.95 630*15 630*18 630*88 .5 Ekonomi dalam pemanfaatan kayu. Pike. Penggantian kayu dengan bahan lain yang kompetitif.5. Termasuk: Manajemen satwa buru dan ikan. 633. Penembakan.6 Enzim dalam tanah 631. 633.527.872 Faktor-faktor lahan (Site factors) di dalam 630*11 kehutanan. 591.179 Eleusine coracana Emaskulasi 631.855.96 Faktor-faktor lingkungan di dalam kehutanan.673. 639 Ekologi tumbuhan hutan.34 634. Ekstensifikasi usahatani Elaeis guineensis 634.25 Engineering/ mekanisasi pedesaan 631.672 634. Pemancingan/Penangkapan ikan.459 Erosi.631. pengendalian 631. Damping off 632.151.123 Duku (Lansium domesticum Corr.) Durian (Durio zibethinus Murr.423 Euphorbiaceae 633.857 633.02 Escocidae. 630*1 Biologi hutan.214 Eugenia caryophyllus L.278 Erosi 631.614 Elektrofosfat 631.22 634.6.81 Embun tepung.112 72 632. Luce (Penangkapan) 639.45 631.912 Fagaceae 633. Ebenaceae Ekologi pertanian Ekologi satwa hutan.1 633. Perburuan. 581.465 Eragrostis Beauv. 631.

524.2 Fase-fase dan kontrol pertumbuhan tanaman 631.413.136.) 633.3.976 Gal. Puru. Haddock.264 Festuca Ficus carica L. 634.02 Fermentasi susu 637.5 Formasi hutan melalui suksesi alami. Penetasan.952 Gadidae.175 Fumigasi kimiawi tanaman 632.461.547 Fenotipe 631.37 Fiksasi 631.2 Fertilisasi.3 Garam.547.6 Fase pembentukan buah 631. Cod (Penangkapan) 639.322 Gambir (Uncaria gambier L.3. akumulasi 631.034 633. Steril hewan 636.851 Foxtail millet (Setaria italica) 633.2 Fungisida 632.223 Gajah 636.934.1 Fertilisasi buatan pada ikan 639.547.2 lihat 543. Telur ikan.471 73 .21 Galur murni 631.3.kualitas susu Fase pematangan 631.547.454 Fertilisasi.Cecidia tanaman 632.547. Pembibitan 631.034.1 Fase pertumbuhan 631.4 Fase perkecambahan.554. kandungan 631.526.2 Fiksasi N 631.082.547.413.3 Garcinia 634. Kesuburan.034.874 Gandum (Triticum) 633. 630*234 Fosfat mineral 631. Benih ikan 639.241.11 Gangguan terhadap pertumbuhan pohon oleh 630*46 manusia Garam.5 Fase pembungaan 631.5 Fertilisasi alami pada ikan 639. 543.413.

perkebunan/hortikultura Hama ikan Hama Penyakit kacang panjang Hama.34 633.965.1 631.51 634. Dll.179 633.15 .6 635.077 635.526.511 631. Gossypium spp. Garu Gastropoda laut Gedung untuk penyimpanan alat dan mesin pertanian Gejala penyakit tanaman Genetika terapan Genotipe Genus Geofisik. Getah Getah perca (Gutaperca .09 639.166 632.577 633. Gugur benang sari karena hujan Gugur bunga. penyakit dan musuh alami moluska Hama.09 638.01 631. gugur buah (fisiologis) Gugur daun.854 631.24 632.2. bunga dan buah secara dini Gulma Guttiferae Hama dan penyakit tanaman pangan.) Gladiolus spp Glyceria fluitans Glycine max L. budidaya tanaman Geraniaceae. penyakit dan musuh lebah 74 634.1 631. industri.523 631. Silo.092 633. penanganan dan pengolahan.313 639.6 633.4.282.45 631.33-2 639.674 631.282. penyakit dan musuh ikan Hama.Garcinia mangostana L.2 631.2. Palaquium gutta) Getah tanaman hortikultura Gladiol (Gladiolus spp.163 631.917 635. pengaruhnya thd. Oxaladaceae dan Malpighiaceae. Guano Gudang untuk penyimpanan.965.524. Lumbung.471.47 633/635-2 639.92 634.164 632.25 632.

6 75 . Hasil ikan dan binatang laut lainnya Hasil kering tanaman hortikultura Hasil olahan susu Hasil panen Hasil samping industri keju Hasil samping industri mentega Hasil tanaman hortikultura (seluruh bagian) Hasil ternak yang terkontaminasi Hasil ternak yang tidak untuk dimakan Hasil.57 634.338 630*8 630*89 639.34 637.052 636.092.6 631.11 636.078 637. Hasil samping.Hama.38 635. Hemp (Cannabis sativa L.81.) Helianthus annuus L.4 635.092.055 639.3 636.99 636.559 637.912.95 636.24 633. Hasil setengah jadi Hazelnut (Corylus avellana L.24 635.9 636. penyakit dan musuh ulat sutra Hara.954 633. Kodok Hewan betina Hewan buruan lain Hewan buruan/lindungan (mamalia) Hewan hasil buruan Hewan hibrida Hewan jantan Hewan lain yang dipelihara manusia Hewan liar Hewan peliharaan lainnya Hewan peliharaan.095. defisiensi Hasil hutan dan pemanfaatannya.25 631. 674 Hasil hutan lain (hasil hutan bukan kayu). misalnya : kucing sebagai musuh burung Hewan perusak tanaman 638.18 636.11 639.) Herbisida Hevea brasiliensis Hewan amphibi yang dipelihara untuk dimakan.054 636.522 632.07 637.16 639.54 633.2 632.141 631.06 637.853. Helianthus tuberosus L.

04 636. Humulus lupulus Hordeum sativum Hormon Humulus lupulus Humus.Hewan yang dipelihara untuk diambil bulunya Hewan yang dipelihara untuk diambil telurnya atau susunya Hewan yang dipelihara untuk dipotong (diambil dagingnya) Hewan yang dipelihara untuk hewan pekerja atau melayani manusia Hewan yang dipelihara untuk keperluan ilmiah. sosial ekonomi kehutanan. Hijauan pakan non legum Holcus L.8 633.085.087. dll. konservasi tanah. Hibrida Hibrida. jerami sebagai pupuk Hutan dan kehutanan dilihat dari sudut pandang nasional. Pameran. Konservasi air. Hewan yang dipelihara untuk makanan Hewan yang telah disteril/dikebiri Hibiscus esculentus L.527.872 630*9 639.03 636.033 636.16 636.02 636.3. dll Hewan yang dipelihara untuk keperluan pemuliaan (misalnya pejantan).432 636. Inbreeding Hibridisasi ikan Hidrologi hutan.272 633. 556 Hidrologi pertanian Hijauan makanan ternak Hijauan pakan lainnya. Kebijakan aforestri.648 631. 332. Hop.5 639.791 633.032 630*116 631. Hewan berdasarkan umur.526.21 .3 633.035 636.325 631. Heterosis.056 635.034 636.51 633.3. 630*233 Ikan air tawar (Penangkapan) 76 636.05 636. Kebijakan kehutanan.791 631. jenis kelamin. dan erosi.

630*42 Ilmu kerja dan kajian kerja dalam kehutanan. Moluskisida Inseminasi buatan Instalasi dan alat pemuliaan ikan Instalasi penelitian pertanian Intensifikasi usahatani Investasi modal kerja Irigasi Irigasi genangan Irigasi permukaan Ischaemum L.06 631.334 633. 551.2 631.825 77 . Indian corn.674.23 631.22 630*111 630*3 631. untuk jagung manis lihat 635.Ikan laut (Penangkapan) Iklim dan iklim mikro hutan. Bahan campuran yang seluruhnya atau sebagian terbuat dari kayu.15 635.847 632. Penggunaan kayu. Penggunaan bahan kimia dari kayu.674.276 632. Industri pulp.279 636.151. Itik Jagung (Zea mays L.1 633. Karantina tanaman Inbreeding pada hewan Industri kayu dan hasilnya.117. Termasuk: atmosfer.) 639. Meteorologi.25 630*83 630*86 631.5. Jahe (Zingiber officinale L.164.951 636.1 636. Pembuatan barang-barang dari kayu. Impor.082.2 631.) (sebagai penghasil minyak) Jagung (Zea mays L.255 633. Akarisida.4 633. Inokulasi tanah dengan bakteri dan mikoriza Insektisida.853.67 631.). Ekspor.67 Jagung manis.3. Ilmu tanah. Pemanenan kayu.597 633.4 631. Pedologi.913.082.67 633. Jagung untuk popcorn Jagung yang ditanam untuk pakan ternak.453 639. Penelitian tanah Imperata cylindrical L.

337 634.514 636.8 635.111 633.) Kacang panjang (Vigna sinensis var.05 633.3 631.33 634. angularis) Kacang panjang (Vigna sinensis) Kacang panjang (Vigna spp.) Jute (Corchorus spp.82 633.33 635.) Kacang mete (Anacardium occidentale L.3 633.34 634.) (sebagai 78 630*26 635.) Jarak (Ricinus communis L.081.654.) Jeruk jenis lainnya Jeruk lemon (Citrus lemon L.331 633.2 639.32 635.113 633. Jeruk sitrun Jeruk mandarin Jeruk nipis (Citrus aurantifolia L.) Jeruk sitrun (Citrus medica L.085.) Kacang tanah (Arachis hypogaea L.573 635.84 634.368 633.112 633.852.523 635.32 634.) Kacang hijau (Phaseolus mungo L.654.) Kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.37 634. Triticum aestivum.) Jeruk lemon. Vitis vinifera Jenis-jenis buah tropik dan subtropik Jenis-jenis daging Jenis-jenis Makanan ternak Jeruk (Citrus spp.) Kacang polong (Pisum sativum) Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) (sebagai penghasil minyak) Jarak tanam Jaring.334 634.656 633.543.Jalur pelindung di hutan (shelterbelt) Jamur Jamur Agaricus (Agaricus campestris L.853.652 635.52 .1 634.5 634. jala (Penangkapan ikan dengan) Jenis dan bentuk tanaman hortikultura Jenis gandum yang diploid Jenis gandum yang heksaploid.6 637.2. Termasuk gandum biasa Jenis gandum yang tetraploid Jenis kacang-kacangan hijauan pakan lainnya Jenis-jenis anggur.11 635.31 634.654.

penghasil minyak) Kacang-kacangan Kadar humus Kaktus Kalium Kalkun Kalsium Kambing Kamper (Cinnamomum camphora L.2.417.862 631.592 631.571 630*81 633.2 635.39 633.225 631.083.229 636.227 637.045 637.821 631.046 637.416.513 631. kambing.416.833 79 .956 633.1 637.91 631.222 631.06 633.) Kapuk (Ceiba pentandra Gaertn.417. vitamin.1 631.) Kapur.) pada hasil ternak Kapal penangkapan ikan Kapas (Gossypium spp.22 631. Gypsum Karbonat Karet Kayu Kayu dan kulit kayu.) 635. pengelolaan Kandang unggas Kandungan karbohidrat hasil ternak Kandungan karbon Kandungan lemak hasil ternak Kandungan mineral hasil ternak Kandungan protein hasil ternak Kandungan zat biokimia (enzim. babi Kandang ternak Kandang ternak lain Kandang ternak.686 635.965.3 631. domba.047 639.65 631.7 636.4 636. Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum L.223 631. dll.511 633.287.) Kana Kana (Canna indica) Kandang Kandang kelinci dan tikus Kandang sapi.837 633. Struktur dan sifat-sifatnya.043 637.044 631.976.

047 631. Kebembem (Mangifera odorata Griff. tata letak. Instalasi penelitian pertanian Kebun tanaman hortikultura: luas.4 635.92 639. dll.6 638.) Kedondong (Spondias pinnata L. buah (Cocos nucifera L.81.095.442.855.36 634.526 634.614 633.7 633.117.8 Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) Kedelai (Glycine max L.) Kehidupan sosial lebah Kehilangan hasil pertanian Kehilangan pupuk. Kerjasama internasional lain.142 Kelinci Kelinci (hewan buruan) Kelompok dan jenis tanaman budidaya Kemang (Mangifera foetida L.2 630*432 630*43 634.671 631. Kehutanan secara umum Keju dan pembuatan keju Kelahiran hewan Kelapa (Cocos nucifera L.5 630*97 631. Tanah asam Kebakaran hutan.616 631.34 634.3 636.34 634.337 631.415.) Kelembaban tanah lihat juga 556.155.) 80 631.456 633. Kebutuhan air Kebutuhan hara Kebutuhan pupuk dalam tanah lihat 631.) Kebijakan hutan internasional.112 631.432.441.814 630*64 630 637.654.082. pengendalian Kebakaran hutan.3 631.124 631. Perubahan nilai pupuk Kehutanan sebagai perusahaan.2 636. Kebun percobaan.) (sebagai tanaman penghasil minyak) Kelapa sawit (Elaeis guineensis) Kelapa sawit (Elaeis guineensis) (sebagai tanaman penghasil minyak) Kelapa.454 635.855.441.Keasaman.3 .

125 632.Kenaf (Hibiscus cannabinus L.2 630*4 630*45 630*44 630*42 632.111. 502.1 632.12 632.453 631.1 633.491 635. 633.1 632. Kerusakan tanaman karena angin Kerusakan tanaman karena badai.126 632. 632 Kerusakan hutan oleh hewan Kerusakan hutan oleh tumbuhan perusak. Kepiting Keracunan tanah Keracunan tanah Kerang Kerbau Kerusakan dan perlindungan hutan.55.293.498 630*92 639.11 632. erosi Kerusakan tanaman karena faktor cuaca Kerusakan tanaman karena faktor lingkungan Kerusakan tanaman karena gempa Kerusakan tanaman karena keadaan tanah yang tidak menguntungkan Kerusakan tanaman karena kebakaran.5 632. Penyakit virus Kerusakan oleh zat anorganik selain kebakaran hutan. 368.45 639. karena bom Kerusakan tanaman karena kekeringan Kerusakan tanaman karena kekurangan hara.7.117.) Kentang Bogor (Coleus rotundifolius) Kepemilikan hutan dan kebijakan kepemilikannya.187 632.41 636.21 633.121 81 .518 631.) Kentang (Solanum tuberosum L.112 632.524.117 632.116 632. Siklon Kerusakan tanaman karena cuaca yang sangat dingin Kerusakan tanaman karena curah hujan yang terlalu tinggi Kerusakan tanaman karena degradasi tanah.

42.45 630*38 635. irigasi. dan saluran air 626 terutama 626. jalan air. 630*26 Ketumbar (Coriandrum sativum L.154 632.452 631. Termasuk: bangunan.8 632.) Kesuburan tanah Kesuburan tanah.4 631.432 tanah pegunungan Klon 82 632.321 .115 632. genangan Kerusakan tanaman karena perlakuan proteksi tanaman.53.44 631. Keracunan tanah Keteknikan hutan.417 631.44:551.155 632 632. jalan dan jembatan di dalam hutan.937.2 634. pestisida Kerusakan tanaman karena polusi kimia dan industri Kerusakan tanaman karena sinar matahari Kerusakan tanaman oleh sebab lainnya Kerusakan tanaman secara mekanik Kerusakan tanaman yang disebabkan oleh tanaman lain Kerusakan tanaman yang disebabkan penggunaan pupuk Kerusakan tanaman.) Keturunan genetik Keuangan usaha tani dan pengkajian ekonomi Kimia anorganik tanah Kimia organik tanah Klasifikasi tanah Secara rinci dapat digabung dengan kelas 55 Contoh 631. hama tanaman serta pengendaliannya Keseimbangan alam dan populasi Kesemek (Diospyros kaki L.751 631.451 631. 627 terutama 627. Kegiatan perlindungan. Banjir.8.526. penyakit tanaman.15 632. drainase hutan.526.416 631.123 632.16 631.184 632.5 632.klorosis Kerusakan tanaman karena kelembaban tinggi. dan 627.

) Kola (Cola acuminata L.125 630*26 631. untuk industri sutra Kokosan (Lansium domesticum Corr.162 631.4 637. reaksi.731 633.Klorida Kokon.085.823 633.06 631.3.673.8 633.81. Suku cadang Kompos Komposisi kimia hasil ternak Komposisi Makanan ternak Komposisi.115.459:631. 631. keracunan oleh pupuk Komposisi. var.62 637.123 635.) Koral Kualitas hasil ternak Kualitas tanah pertanian 631.033 631. sifat dan kualitas madu Kondisi anaerob tanah Kondisioner tanah Konifer Konsentrat Konservasi tanah Konservasi tanah dan air.61 631. Kombinasi penggunaan alat dan mesin pertanian Komponen-komponen alat dan mesin pertanian.54 631.832 638.813 638.73 633.877 636.2 631.3 633.05 631.735 639.3.085.1 631.) Kopi robusta (Coffea canephora L.6. Jalur pelindung (shelterbelt) dan sebagainya serta perlakuannya. Hutan beririgasi/hutan pada lahan yang sewaktu-waktu tergenang (floodland).02 631.732. Pengendalian erosi Konversi dan distribusi pupuk pada tanaman Koperasi pertanian Lihat 334.433.111.) Kolostrum Kolrabi (Brassica oleracea L. canlo-rapa) Kombinasi antara kehutanan dengan pertanian dan padang rumput penggembalaan.3 83 .27 634.02 631.) Kopi arabika (Coffea arabica L.173 Kopi (Coffea sp.76 637.879.04 636.

Lada (Piper nigrum L.155.673.62 635.386 637.121.) Lactuca sativa L.24 638.2 639.61’698 631.576.2 632.1 636.841 634.342 636.Kubis (Brassica oleracea L. penangkapan ikan 84 635.341 635.13 635. Cacar tanaman Lebah jantan Lebah madu sebagai agen penyerbukan Lebah madu. Klasifikasi.673. Larix spp.652.61 631.4 639.184 637.877.2 635.8 636.414 631.12 638.32 632.081.12 636.621.768 637. Kulit biji.526.2 634.52 633.3 638.121.34 635.) Lansium domesticum Corr.673. fisiologi.15 636.12 . Serat. Sekam.16 636. Lansium domesticum Corr.) Kubis merah (Brassica capitata rubra) Kubis putih (Brassica capitata alba) Kucing Kuda Kuda pacu Kuda pekerja Kuda poni Kuda zebra Kulit (hasil ternak) Kulit buah.19 638. Dedak Kulit ikan dan binatang laut lainnya Kulit reptil (hasil ternak) Kultivar Kumbang Kuning telur Kuota produksi pertanian Labu merah (Pumpkin) Labu-labuan (Cucurbita spp.2 638.) Ledakan.22 634.3 633.121.2.) Langsat (Lansium domesticum Corr. psikologi dan studi ilmiah secara umum Lebah pekerja Lebah ratu Leci (Litchi sinensis Sonn.1 634. Layu. anatomi.

dan kondisinya Lolium L.4:502.283 635. Lycopodium Madu Madu.) Lili (Lilium spp.1.521 634.) Lilium spp.31/.017 Lucernes (Medicago sativa L.) Lycopodiaceae.) Lobster Lokasi pertanian Contoh penggabungan: 631. Luas usahatani / perkebunan: Ukuran dan perluasan (ekstensifikasi) Lihat juga 65.879.652.965.15 639.2 639.16 638.2.658 635.965.824 639.111.283 631. Live-well boats Lobak (Raphanus sativus L.54 633.085 636.658 635.017 633.521 639.087 638.4 631.263 631.875 634.) Lintah Linum usitatissimum L.Leguminosae (Kacang-kacangan) Lens esculenta Lentil (Lens esculenta) Letus.064 635. Limbah industri sebagai pupuk Linen (Linum usitatissimum L.4 Usahatani di wilayah suaka alam Lokasi usahatani. Litchi sinensis Sonn.23 631.46 635. selada (Lactuca sativa L.37 633.7 636.087.111. Hewan yang hidup 633.2 636.043.111 633. kualitas Magnesium Makanan ikan Makanan tambahan ternak Makanan ternak Makanan ternak dari hasil samping industri Makanan ulat sutra Makrofauna dan mesofauna.468 85 .965.3 633.264 638.162 631.516 631.52 635.31 635.

1 630*6 630*436 634.699 633.371 631.271 631. Penggunaan api dalam silvikultur dan kegiatan lainnya.) Maranthaceae Marl Masa berahi pada hewan Masalah buruh hutan.31 634.441.965.dalam tanah lihat 59 Malus sylvestris L.1 632. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan 631.822 636. Mangifera indica L.441.) Mekanisasi pertanian Mekanisasi Pertanian (untuk mesin pertanian lihat 86 634. Mangga (Mangifera indica L.) Manggis (Garcinia mangostana L.) Mangifera Mangifera caesia Jack.5 636.092. Manusia sebagai musuh hewan Manusia sebagai perusak tanaman Maple (Acer saccharum Marsh.92 635. Mangifera odorata Griff.082.64 635.472 631.) Medicago sativa L.4 634.11 634.1 634. Ekonomi usaha kehutanan.) Manajemen dan organisasi usaha tani Manajemen hutan.2 634.441 634.2.45 630*96 630*65 639.3.05 639. Mammee-apple (Mammea americana L. Masalah khusus dalam usaha penanaman hutan.05 632.976.441. Masalah-masalah pemeliharaan ikan Masalah-masalah perikanan umum Masuknya serta penyebaran hama dan penyakit tanaman Mawar (Rosa spp.16 Manfaat dari kebakaran hutan.441. Medlars (Mespilus germanica L.171 .2 634.861 633. dan dalam industri kayu.15 631.471. Masalah buruh dalam pengangkutan kayu.

Asosiasi.3 631.631. Metode percobaan pengendalian hama dan penyakit tanaman Metode seleksi Mikrofauna.1 631.562 637.3 639. termasuk protozoa. Hasil tahunan atau hasil periodik.081 630*94 632. Asuransi hutan. Mentimun (Cucumis sativus L. nematoda 634. pemilihan Metode manajemen. Melon (Cucumis melo L. dan organisme penyebabnya Menampi produksi pertanian Mencuci produksi pertanian Mengupas produksi pertanian Mentega dan pembuatan mentega Mentha spp.) Membangun areal penangkapan ikan Memusnahkan tanaman rusak dan vektor.334 631.8 631. Metode pemupukan Metode penangkapan ikan Metode penerapan kebijakan hutan.527.61 639.562 636.03 632. Pengaturan hasil. Penelitian.911 631.72 635.2 633.4 631.331.523.931.822 635.275 635.562 631.4 630*62 631.3 Meliaceae Melica L. Pendidikan. Rencana kerja. Kredit.2.467 87 .816.331 631.674 631. Publisitas.) Menyaring produksi pertanian Merak Mesin dan proses pembuatan sosis Mesin penabur dan penanam dikombinasikan dengan alat penyebar pupuk Mesin untuk menanam benih Mesin untuk menyebar benih Metode irigasi Metode kerja.2.153. Jasa konsultasi.673 633.63 631.594 637. Termasuk: Subsidi.562 631.

381 634. perusak tanaman Momordica charantia L. termasuk jamur. Jenis-jenis Sorghum Mimusops balata Mint (Mentha spp.1 634.384 634.38 634. Rumput manna.46 631.937. Zizania aquatica.466 631.1 Mirtaceae Modifikasi temperatur sebagai factor perusak Moluska dan kerang-kerangan.629 631. Glyceria fluitans. Kondisi cuaca dan iklim yang tidak menguntungkan hama Musuh dan hama penyakit hewan peliharaan serta 636.3 639. Morus multicaulis Morus nigra L. mutagenesis 631.1 Myricaceae 633. biologi tanah Mikropedologi Millet biasa.Mikroflora lain.528. Morus rubra L.771.17 633.916 633.8 633.179 633.582.21 639.383 634.2 88 .64 635. termasuk millet afrika. Musa Musa chiliocarpa Backer Musiman atau syarat lainnya Mustard (Brassica spp. Panicum miliaceum Millet lainnya.931. mikoriza.844 632. Padi liar.36 634. bakteriologi.171 633.771 634. (Paria) Monokultur Moraceae Morus (Murbei) Morus alba L.472. budidaya Moluska.2.) Musuh alami.878.72 634.057 633.822 635. Eleusine coracana.42 632. alga Mikroorganisme tanah. Millet.382 634.09 pengendaliannya Mutasi gen dan kromosom.) 631.4 632.

393 631.613.085.3 631.) Padi gogo Padi sawah Padi yang ditanam untuk pakan ternak. Padi (Oryza sativa L.03 633. Dipterocarpaceae. Nipah (Nipa fruticans Thumb.145 633.651 631. Polygonaceae. Myrtaceae.872. Combretaceae. perusak tanaman Neraca air Nilai gizi Makanan ternak.1 631.) Orang-orangan (untuk menakuti burung) Organisasi alat pertanian dan bengkel khusus Oryza sativa L.75 632. Pertanian dan industri hasilnya secara umum.1 636. Okra (Hibiscus esculentus L.) Nanas (Ananas comosus L.432.272 89 .) Natrium tanah Nematoda.613. ) Oat (Avena sativa L.) untuk pakan ternak.2 634.811 631.834 633.416.878.05 633.18.) Nangka (Artocarpus heterophylla L.18 633. dsb.13 633. Eucalyptus spp. Myristicaceae.18.Myristica fragrans L. sambung pucuk.258 631.271 631.5 632. Lauraceae Namnam (Stelechocarpus burakol Hook f.936.1 633.541 633. Pabrik berkombinasi dengan usahatani. L.91 634.) Nitrogen Nutrisi tanaman Nutrisi tanaman. Shorea spp. Kecernaan Nipa fruticans Thumb.648 631.416 634. Produksi dan pemakaian pupuk Nuts Oak (Quercus spp.173 633. Opium (Papaver somniferum L.18 631.416.774 634. Terminalia spp. Pagar tanaman Pagar tembok 633.5 633.81 634.4 631.3 634.253 635.) Okulasi.

gerbang. Pennisetum typhoideum.32 633.563.) Palaquium gutta Palmaceae Panen jagung Panen sebelum tanaman matang Panen.6 630*31 630*241 639.582. Ekonomi pengangkutan kayu dan industri kayu. Pematangan buah Pembalakan dan pengangkutan kayu: secara umum.542 631.629 635. Hormon tanaman Pemagaran.144 634.2 631.2 631.041 .811.173 631. Pembenihan ikan 90 635.55 633. Pemasaran dan syarat-syarat pengiriman Pemasaran hasil hutan.44 635.75 635. Peladangan berpindah Pelayuan Lihat 577.027 630*7 631.61 631.171 633.834 633.1.032 631.55.133.975.266 637.3 633. Pemanenan Panicum miliaceum Papaver somniferum L.133.Paku-pakuan Pala (Myristica fragrans L.98 631.555 631. pagar elektrik Pemanasan susu Pemangkasan.547.) Peach (Prunus persica L. Pasteurisasi susu Pastinaca sativa Pastinaca sativa L Pawpaw (Asimina triloba L.25 633.) Pearl millet.151 Pemacu pertumbuhan tanaman.3. penjarangan. Paria Parsley (Petroselinum crispum) Parsnip (Pastinaca sativa L. Pembebasan hutan. dsb.781 635.273 637.418 634.917 634.6 631.144 633.) Paspalum L.

484 631.48 630*235 636..2 636.311.084.037 631. rawa.084.Pembentukan tanah oleh proses biologis Pembentukan tanah oleh proses fisika dan mekanika. dsb.61 639. pedologi. Reklamasi hutan.043 636.4 91 . misalnya tanah alluvial dan tanah diluvial Lihat juga 551. Menyusui Pemberian makan untuk ulat sutra Pembersihan dan sorting produksi pertanian Pembiayaan kegiatan pembalakan. sungai Pemeliharaan ikan hias Pemeliharaan insekta lainnya. periode penetasan.51 636.31 639.084.234 Pembentukan tanah oleh proses kimiawi Pembentukan tanah. tanah yang terpindahkan oleh air.4 639. danau.2.084.562 630*66 635.244 631.145 636.482 631. terasering Pemeliharaan /Pembenihan/Penangkapan moluska dan kerang-kerangan Pemeliharaan areal penangkapan ikan Pemeliharaan dan pemuliaan lebah Pemeliharaan hewan secara umum Pemeliharaan ikan Pemeliharaan ikan di air tawar.21 636.084.1 638. angin Pembentukan/formasi tegakan hutan campuran Pemberian air untuk ternak Pemberian makan berdasarkan tempat Pemberian makan dalam kandang Pemberian makan di padang penggembalaan Pemberian makan ikan Pemberian makan pada ternak Pemberian makan pada ternak pada periode menyusui. kolam.084. Semut dll.084 636. Pembibitan tanaman hortikultura Pembukaan lahan. dll.04 638.22 639. gurun.34 638. 631. Pemberian makan untuk ternak kecil.083 639. Tanah berbatu.3 636.3.3 639.483 631.

532.164.114 637. pemuliaan dan pengelolaan serangga dan artropoda lain Pemencaran anakan Pemerahan susu dengan alat/tenaga mekanis Pemerahan susu dengan tangan Pemerahan.24 Pemuliaan hewan Pemuliaan melalui mutasi Pemuliaan tanaman Pemuliaan. alat perah susu Pemeraman Pemindahan bibit tanaman ke tempat penanaman.311.542 Pemeliharaan ternak secara umum Pemeliharaan ulat sutra Pemeliharaan. 638. Penaksiran hasil samping dan limbah pertanian 92 636.54 630*24 630*236 630*245 631.538 631.52 639.082 631.115 637.67 631.547.5 638. pemeliharaan binatang hias secara umum Pemuliaan.8 631.536/.835 630*67 631. ketinggian pemangkasan tergantung pada permintaan pasar). Degenerasi.Pemeliharaan semut Pemeliharaan serangga untuk hiasan Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan tegakan dan pohon. Permudaan tanaman Pemindahan tanah Lihat 551.245 638 631. Pemeliharaan tegakan.3 637.27 .01 638. termasuk: Pemangkasan (Pruning) (Pemangkasan di sini dilakukan dengan cara memotong cabang sampai ketinggian tertentu untuk memperoleh kualitas kayu yang lurus. Pembukuan dan akuntansi. Pemeliharaan tegakan tahap awal.11 631. Rencana jangka pendek dan pembiayaan. Aklimatisasi Penaksiran hasil finansial.528 631.9 634.485 636. statistik perusahaan.

236 93 .133.33-158.87 Pengaruh hama penyakit tanaman terhadap ulat sutra.1 630*32 631. 902.1 631.24 634. bubu. Penanaman kacang panjang di lahan beririgasi Penanaman pohon di bawah pohon (underplanting) Penanaman. dll Penangkapan ikan yang berlebihan. daun. cara.03 639.Penaksiran tanaman dan nilai tanah Penanaman buah-buahan secara umum Penanaman dengan pemaksaan seperti bonsai Penanaman hutan.53.082. Pembelian lahan Pendewasaan Pendinginan dan pembekuan susu penebangan pohon. Penanaman Penentuan umur pohon.2.04 630*55 636.547.Tanaman penghasil getah.164. tipe penanaman Penanganan hasil ternak Penanganan.081. ledakan.112 631.474 631.929 Pendapatan usaha tani.2.1 639.082.563.4 631. lihat juga 632 631.66 637.861.544 630*28 633. pengrusakan oleh karena penangkapan ikan Pencampuran produksi pertanian Lihat 621.565 630*37 638.46 636.543 637. bambu dan rotan.93 Penebaran benih. perlakuan es hasil tangkapan di kapal Penangkapan ikan dengan jaring. Penanaman osier. 621.7 630*235 631.067 639. Antara lain tanaman penghasil kulit kayu. Penanaman dan koleksi hasil hutan selain kayu. penyiapan.058 631.67 Penetasan telur Penetasan telur buatan Pengangkutan Pengangkutan perlengkapan lihat 621. buah dan biji-bijian.2.

7 632. Pengawetan susu dengan cara lain Pengawetan telur Pengawetan.083. konversi usahatani Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan air Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan tekanan Pengendalian hama dan penyakit dengan pengaturan temperatur Pengendalian hama dan penyakit tanaman Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara mekanis Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara pengaturan budidaya Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara radiasi.935.Pengaruh pertanian terhadap lingkungan hidup Pengaturan kondisi meteorologi dan iklim. serta kultur kelautan Pengembangan perubahan status. Pengawetan dan penyimpanan makanan ternak Pengawetan kayu Pengawetan susu dengan zat kimia.4 632.931.1 639 631.935. dll. Pengelolaan dan pemeliharaan bangunan kandang ternak Pengelolaan hewan lindung dan ikan.7 630*84 637.1.2 632.43 630*84 636.085.936.931. Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan gelombang akustik 94 631. peningkatan sifat-sifat kayu.133. Modifikasi cuaca Pengaturan suhu dan pengawetan susu Pengawasan masyarakat dan peraturan kehutanan.9 632.5 .3 632.935.7 637.133 630*93 636. gelombang akustik.1 632.9 632. pengendalian hama kayu.935. termasuk perundang-undangan hutan.1 632.2 637.016 632.935.

pengawetan.068 630*85 630*52 630*53 95 . kapal pabrik Pengujian kayu dan produk kayu.564 631. dll. minuman.14 636.155 631.37 Pengkulturan bakteri susu Pengolahan susu Pengolahan.563. Kerapatan tegakan. perakitan. Penggunaan mesin pertanian lihat 631.3 637.931 632.936 632.043. 632.937 632. Pengukuran khusus dari pohon dan tegakan. Pengolahan. Kualitas kayu. Pengukuran dimensi dan isi batang (dari pohon .935 631.2.084. Suplai. Subsidi Pengepakan Pengeringan Lihat 66. dan tegakan yang biasa dipanen).938 632.Pengendalian hama penyakit tanaman dengan pestisida dan bahan kimiawi Pengendalian hama/penyakit dengan cara penanaman dan memperhatikan factor lingkungan Pengendalian hama/penyakit dengan kekebalan dan imunisasi tanaman Pengendalian hama/penyakit dengan penggunaan zat atraktan dan repellent Pengendalian hama/penyakit secara biologis Pengendalian hama/penyakit secara kimiawi Pengendalian hama/penyakit secara mekanis Pengendalian produksi pertanian.136. Kuota. Termasuk ukuran tajuk. Kehilangan dan surplus.95 632.172 637.04 Pengeringan kayu Pengeringan susu Penggemukan ikan Penggemukan ternak Penggunaan madu pada makanan.2 630*84 637.13 630*82 639.137 639. pembentukan.167 631. tegakan hutan. dan hasil akhir kayu. farmasi.52 638.934 632.

Pengukuran pohon.936.81.512 . Pertumbuhan pohon.3 632.35 632.173 632. Penilaian panen dan kegagalan panen Peningkatan mutu dan perbaikan (amelioration) lahan hutan (forest sites).2.091 632.28 630*54 631. (Bonita hutan). Pennisetum typhoideum Penolak serangga (repellent) Penumpukan kayu (Penanganan dan penyimpanan) Penyakit fisiologis akibat degenerasi Penyakit fisiologis selama penyimpanan Penyakit fisiologis tanaman Penyakit ikan dan pengendaliannya Penyakit kerdil Penyakit pada lebah dewasa Penyakit pada lebah muda Penyakit tanaman yang disebabkan bakteri Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur Penyakit yang disebabkan bakteri dan virus Penyakit yang disebabkan virus Penyelamatan kayu dan pembuangan kayu yang rusak oleh api.164.27 638.527.031 631. 631.Pengukuran kinerja (untuk menentukan jumlah potongan dalam penebangan dan kegiatan yang terkait). termasuk 96 630*35 630*5 631. 528.3 630*84 632.6 Penjarangan hutan. Perkembangan struktur tegakan.161 632.48 Penilaian dan penaksiran pertanian Penilaian kerusakan pertanian Penilaian kualitas lahan hutan (sites quality).154 632.167 632.934.153 638.38 630*433 632. Penyemprotan kimiawi Penyerapan hara Penyerbukan Penyiapan lahan dengan alat mekanik.165 630*237 630*242 633. riap.16 639.164 631.82 631.4 632.1 631.

511 631.2 631.535 631. Pembenihan Perbanyakan vegetatif tanaman Percidae.421 631. Penyimpanan dan pengangkutan ikan hidup.936. Pengeringan Pepaya (Carica papaya L. 631.563.1 631. termasuk penyimpanan dalam silo Lihat 621.33 630*34 631. pembajakan tanah Lihat 631. Penyimpanan di tempat penimbunan balak atau di tempat penyimpanan balak.216 635.533. Kultur jaringan Perbanyakan tanaman.51 632. planlet Perbanyakan dengan stek Perbanyakan dengan stolon Perbanyakan dengan umbi akar Perbanyakan dengan umbi batang Perbanyakan tanaman dengan merangsang tumbuhnya akar pada bagian vegetatif tanaman.532. Penyimpanan.533. Perch (Penangkapan) Percobaan dan penelitian hortikultura Percobaan lapang dan pot.53 631. bubuknya.796 Penyimpanan. dsb.532.9 631.31 Penyiapan zat yang akan disemprotkan.535 639.012 631.tenaga hewan dan mesin Penyiapan lahan dengan bahan peledak Penyiapan lahan tanpa alat mekanik Penyiapan lahan. Tangki.1 631.153 97 .534 631.513 631.651 632.533. Akuarium Penyimpanan kayu di hutan.563 634.1 632.2 631.91 631.3 631. Metode statistik Perencanaan produksi pertanian.532/.981 639.) Perangkap cahaya untuk hama serangga Peraturan perundangan tentang hama/penyakit serta pengendaliannya Perbanyakan dengan akar Perbanyakan dengan bulbus.

53. Permudaan/Regenerasi buatan.3 630*231 630*232 630*23 .53. dll.524. Pencucian unsur tanah Permudaan/Regenerasi alami.56 632. Perlakuan untuk mempertahankan kondisi fisik susu Perlakuan-perlakuan khusus yang meliputi tanah.821 637.lihat juga 631. Permudaan/Regenerasi dan pembentukan/ formasi tegakan. Stek pohon.134 631. Penyemprotan hama/penyakit pada musim panas.983.95.027.934. Penyemprotan hama/penyakit melalui daun.983. Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada masa dormansi. penyiraman Permeabilitas.432.3 631.548 631.2 632.2 631.3 632.1 632.58 Perikanan Perkecambahan Perlakuan bakteri susu Perlakuan benih tanaman Perlakuan benih dengan cara fisik Perlakuan benih dengan cara kimia Perlakuan kimiawi sistemik. pengendalian hama/penyakit Perlakuan pasca panen Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada fase vegetatif.983.027.026 630*25 637. yang tidak terawat atau tegakan yang kondisinya sangat terbuka.136 631. 98 639.3 631. penanaman dan propagasi pohon.2 632.53. Termasuk: Praktek persemaian pohon.027 631. Penyemprotan hama/penyakit tanaman pada musim dingin Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada saat tanam dan tebar Perlakuan preventif dan kuratif Perlakuan terhadap tegakan yang tidak sempurna. Penebaran .

561 630*95 634. dan tanaman Pestisida. tempat training. Phaseolus vulgaris L.653 635. hewan.68.95.653 631.153. Phaseolus mungo L. manusia.654.218 635.654. pertanian untuk sekolah Lihat 373. daya racun terhadap hama/penyakit.024 632. Phaseolus multiflorus Lam. Penggilingan Perpajakan hutan. Pengaruh Peternakan Peterseli (Petroselinum crispum) Petromyzontidae.413.95. Lamprey (Penangkapan) Petroselinum crispum Phalaris Phaseolus lunatus L. ilmu dan teknik yang berhubungan dengan pertanian.7 630*226 632.024 632.2 63 631 631. 631. Ekspolitasi kehidupan liar.117. 378.781 633. (Konversi berdasarkan sistem atau spesies).652 99 .1 635. Kehutanan.142 639. Pemisahan kulit dari buah. Pertanian/agronomi Pertukaran kation Perubahan dalam budidaya dan produksi.4 631. Perundangan-undangan proteksi tanaman Pestisida.117 631. Pertanian instruksional. Pertanian. fisiologi hama Pestisida. Konversi ke sistem-sistem lain.63 Pertanian.02 636 635.Perontokkan.267 635. atau pertanian untuk sekolah. Perubahan sistem silvikultur.913 632. Persia Americana Mill. instalasi penelitian pertanian.2 635. tempat training.95. kebun percobaan. plot demonstrasi (demplot) Pertanian instruksional.

02 631. manajemen pertanian. koleksi. pengelompokan ulang.) Pinus spp.978 631.877. Produksi susu secara umum Produksi.772 634.22 633.472 631.3 633.812 631.036 .) Poliploidisasi Pollinia Trin.2 639.673.532 631.13 634.164.15 637. penyiapan.656 631.modifikasi administratif Prinsip-prinsip penilaian Produk binatang laut dan tanaman laut Produk fosil Produk hewan lain Produk susu Produksi benih.2 633.773 634.875.152 631.2 634.528.) Pisang yang harus dimasak sebelum disantap Pisitan (Lansium domesticum Corr.533.1 631.6 639.) Pisang biasa (Musa paradisiaca L.63 637.53. Musa cavendishii Lamb.771. Primata Prinsip-prinsip manajemen produksi usaha tani.23 635.) Pisum sativum Planlet Plum (Prunus domestica L. pemisahan bagian Proses biodinamik 100 634.277 636.4 631.81.841 634. Ekspansi. Inovasi teknologi.Pinang (Areca catechu L.613. Modernisasi. penyimpanan dan perlakuan benih Produksi pertanian.3 634. penyimpanan pupuk Profil tanah Propagasi.14 631.) Pisang ambon (Musa chinensis Sweet. Pir (Pyrus communis L.) Pohon asam (Tamarindus indica L.66 639. administrasi pertanian. Piper nigrum L.4 633.

871 631.413 101 . Pupuk hayati/alam Pupuk yang berasal dari limbah Pupuk yang berasal dari limbah ikan Pupuk. perusak tanaman Prunus Prunus amygdalus Batsch. hibridisasi.03 639. Psidium spp Psophocarpus tetragonolobus Pupuk amonium Pupuk buatan secara umum Pupuk dan pemupukan Pupuk dari bahan tanaman secara umum Pupuk fosfat Pupuk hijau Pupuk kalium Pupuk kandang Pupuk limbah industri Pupuk majemuk Pupuk nitrat Pupuk nitrogen Pupuk organik lainnya Pupuk organik. aplikasi dan distribusi Pupuk.3.654.867 631.23 634.631 633.84 631.4.912 632.25 634.814 637.879.2 634. Penetasan Proses reproduksi.83 631.55 634.Proses pembuatan keju Proses pembuatan mentega Proses reproduksi ikan.863 631.3 637.03 632.421. Prunus avium L.89 631. Psidium guajava L.23 639. Prunus armeniaca L.86 631. perubahan nilai Putih telur 637.85 631. Perbanyakan moluska dan kerang-kerangan Proteksi tanaman Protozoa.841 631. Prunus persica L.862 631.3 631.8 631.932 634.816 631.874 631.87 631.7 631.21 634.82 631.421 635.842 631.

025.14 631. Rhizophora spp.958 . Rodentisida 102 633.3 633.853.613 631.1 633.31 632.95. Rumput Cina (Boehmeria nivea L.) Rami. Mangrove Riap perkembangan dan struktur tegakan Ribes Ricinus communis L.72 633.615 639.876 630*56 634.1 634.41 635. Raphanus sativus L.618 631.) Ransum Raphanus caudatus L.672.028 632. Reklamasi bukit berpasir Reklamasi lahan bekas industri dan pertambangan Reklamasi lahan berlereng.438 634.98 631.872.617 631.616 631.Quercus spp.612 631. Quinces (Cydonia oblonga L. Aroma hasil ternak Rebah karena angin Reklamasi hutan perawan Reklamasi lahan batuan.433. Penyu (hewan buruan) Reptilia Reservoir Residu pestisida Resistensi tanaman terhadap pestisida Respirasi tanah Revegetasi dan sebagainya daerah bekas kebakaran hutan.165 631. termasuk pembuatan teras/ sengkedan Reklamasi lahan di bawah permukaan laut Reklamasi lahan marjinal secara umum Reklamasi lahan pantai/ pasir Reklamasi lahan rawa Remis Reptil lainnya.15 636.3 632. Rasa.525.057 632. Rhizophoraceae.3 630*434 633.) Radioaktivitas tanah Rambutan (Nephelium lappaceum L.614 631.95.17 637.652.084.876.8 631.1 636.611 631.42 639.

1 639. Dactylis Rumput dari berbagai jenis padang rumput Lihat 636.3 633.033 103 .) Rumput cakar ayam.) Salak (Salacca edulis L.878.2.976.034 636. Jeruk secara umum Rye (Secale cereale L.314.6 633.21 633.2.96 636.613.2 636.582 634.613. Cara dan alat potong Ruminansia besar.2.14 633. Rosella (Hibiscus sabdariffa L.513 636. Sapi Ruminansia kecil Rumput Bermuda (Cynodon Rich.879.) Rotasi tanaman Rubiaceae Rubus Rumah kaca Rumah potong hewan.26 636.35 634.24 633.234 637.111 634.71 631. Rumput padang rumput dan padang penggembalaan Rumput padang rumput.211 631.861 633.) Sagu (Metroxylon sagu Rattb.083.Rosa spp.22 633.294 639. Poa Rumput Timothy.03 633.7 631.032 633.2 633.2.) Salicaceae Salmonidae.2.261 633.3 639.683 634. Salmon. Trout (Penangkapan) Sampah sebagai pupuk Sangkar burung Sapi perah Sapi potong 635. pakan Rusa Rusa dan hewan buruan besar Rutaceae dan Moraceae.2.031 633.033 633. 636.22 Rumput dari padang penggembalaan Rumput dari padang rumput alam Rumput dari padang rumput untuk pakan Rumput hijauan untuk pakan ternak.524.48 634.3 633.) Rotan (Daemonorops dan Calamus spp.084. Phleum Rumput-rumputan lainnya.

266 635.4 635.652 634.7 639. rapaceum) Lihat juga 635. Tanaman untuk bumbu Sayuran hijau lainnya Sayuran umbi akar Sayuran umbi akar lainnya Sayuran umbi batang Sayuran untuk salad Sayuran yang dimanfaatkan batangnya.16 635.Sapindaceae Sapotaceae Sarang burung (hasil ternak) Sasaran dan kuota produksi pertanian Sasaran produksi pertanian Sawo manila (Achras sapota L.43 637.5 635.527.527.3 635.53 Seleksi Seleksi hewan Seleksi klon Seleksi masa Seleksi pedigri Seluruh bagian tanaman hortikultura Semangka (Citrullus vulgaris) Serangga perusak tanaman Serangga sebagai musuh ikan Serangga.155.23 631.691 631. Tuna (Penangkapan) Selaginella Seledri (Apium graveolens L.7 635.615 632.2 631.1 631.1/.1 635.8 635 639.227 635. Pencegahan dan pengendalian hama serangga pada hewan Serat tanaman air Serat tanaman monokotil. Serat kelapa Serealia lainnya dan jagung-jagungan 104 634.527.3 635.071 635.128 631.) Sayuran aromatik.12 634.155.082.528 633.2 635. var.2.528.527 636.965. daunnya atau bunganya Sayur-sayuran Sayur-sayuran dan tanaman hias Scombridae.431 635.093 636. Mackerel.3 633.6 631.19 .093 633.

penebangan generasi suksesif. ion dapat tukar “ ion exchange”.41 631.385 630*51 631.175 631. Usahatani spesifik. termasuk sistem tebang habis.113 633.153.151.2 631.Serigala (hewan buruan) Setaria italica Sewage sebagai pupuk Sifat elektrik dan magnetik tanah Sifat fisik dan mekanik tanah Sifat kimia dan fisik tanah secara umum Sifat elektro kimiawi tanah. Intensifikasi usahatani. hutan berkelanjutan.44 633.085.581 631. Sistem integrasi produksi pertanian Sistem larikan Sistem padang penggembalaan Sistem penanaman dan pemeliharaan tanaman.43 631.413 631.52 631.431 638. tumpang sari dan sebagainya Sistem produksi dan manajemen pertanian. Sistem hidroponik Sistem hutan tinggi.589. 631.221 636. Ekstensifikasi usahatani. pertukaran ion Sifat kimia tanah seperti kandungan nutrisi tanah. dsb.836 639. humus. 639.13 639.217 630*2 639.6 631.585 631.412 631.879.411 639. Sifat mekanik tanah Siklus hidup ulat sutra Silase Silikat Siluridae.792 634. pH.3 631. rotasi tanaman.) Sisik ikan Sistem dan satuan pengukuran (termasuk tabel konversi).962 Singa laut (hewan buruan) Siput Sirih (Piper betle L. Usahatani diversifikasi.437 631.2 630*221 631. Lele (Penangkapan) Silvikultur.) Sirsak (Annona muricata L.151 105 .

pohon dan membiarkan tunggulnya bertunas untuk peremajaan pohon dengan biaya rendah). agar benih yang dihasilkan mudah dipanen).675 634. Sistem usahatani: tumpang gilir. 551. Sorghum (Sorghum vulgare) Sosis Spesies dan subspesies Spinacia oleracea L.491 635. Lihat Natrium Solanaceae Solanum Lihat 633. Topografi hutan.2 630*222 (Pollarding) (memperpendek pohon induk yang telah teruji.5 631.526.584.13 631.21 Solanum tuberosum L. Spondias cytherea Sonn.17 630*113 634.4 631. 106 631. dan perencekan (Lopping) (pemangkasan cabang sampai ketinggian tertentu untuk menghindari jangkauan/gangguan hewan herbivor).491.115.584. 635.4 . tumpang sari.453.1 Situasi.442.21 633. Spondias mombin L.442.584. Tumpangsari Sistem tanam penutup tanah Sistem tanam sela Sistem terubusan (Coppice) (pemotongan 630*22 631.115. pola tanam. Someratia spp.58 631.4 633.5 634.876. Termasuk kelerengan dan arah lereng. Spondias mangifera L.2 635.4 633. pemotongan batang utama Usahatani terpadu Sistem silvikultur.174 637.675.442. dsb Sistem usahatani kemitraan Sistem usahatani sewa Lihat 347. 523 631.2 634.41 634.4 Sodium. Sistem tanam campuran.

133.Spondias pinnata L.2 634. Bentuk tegakan.672 631.442 639.5 631. Suplai air.442. Susu coklat.146 107 .442. Susu hasil sterilisasi Susu khusus bayi Susu segar (belum ada perlakuan) Susu skim Susu yang diasamkan. Spondias purpurea L.155.2 631.1 631.939.144 637.462 631. Susu yang difermentasi 634. Spondias spp.3 637.855 631.12 637.4 631.833 631. susu rasa buah.) Stelechocarpus burakol Hook f.153. Sumber air untuk irigasi Suplai hasil pertanian Surplus hasil pertanian Survei untuk pembukaan lahan baru. Susu hasil pasteurisasi.) Struktur dan bagian-bagian telur Struktur dan komposisi tegakan.8 637.434 639.61 634.47 631.141.392 631. Spons Srikaya (Annonna reticulata L.6 634.415 634.533.75 637.155.141.41 630*228 631.416 632.672.155.147 637.) Sulfat Sumur Superfosfat Supervisi rencana produksi.473 637. Disinfeksi Stolon Stroberi (Fragaria spp. topografi Survey tanah Susu bubuk Susu dengan berbagai rasa. Struktur tanah Sturgeon (Penangkapan) Subsidi Sukun (Artocarpus communis L.4 631.6 634. dll.3 634.143 637.1 637. Sterilisasi serangga jantan Sterilisasi susu Sterilisasi tanah.212 631.

pendinginan Susu. perjanjian Syzigium jambos L. Tanah anaerob Tanah batuan Tanah berpasir Tanah hidromorpik.6 631.11 637.1.445.5 631.495 634. Kondimen Tanaman beracun Tanaman bumbu rasa pedas Tanaman hias Tanaman hias air Tanaman hias berbentuk semak.4 Tanah kering.442.1 631. Daging.Susu.5 631.7 631.2 631.524.926 635. Gambut Tanah hutan.52 633.114 637. Tahan terhadap hama dan penyakit Talas (Colocasia esculenta) Tamarindus indica L.422 631.6 631.115 637.6 631.9 635. Hasil ternak lainnya Syarat-syarat khusus. Tanah gurun Tanah lapisan atas (topsoil).442. tanah lapisan bawah (subsoil) Tanah liat Tanah mediteranean Tanah mineral Tanah organik Tanah podsolik Tanah tropik dan subtropik Tanaman aromatik.86 633. 445.442.02 634.84 635.472.461 631.445.133.82 632.4 631. Tanaman hias pagar Tanaman hias berbentuk semak Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam 108 637.914 .1 637 631.433.976 635.976.3 635.442.2 631.445. 631.472.7 633. pemerahan Susu.445.1 630*114 631.

052 635.dalam ruangan Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias dalam ruangan Tanaman hias hijau (daun) Tanaman hias merambat Tanaman hias pagar Tanaman hias untuk ditanam dalam ruangan Tanaman hias untuk pagar Tanaman hias yang ditanam di udara terbuka Tanaman hijauan pakan ternak selain rumput Tanaman hortikultura berbunga Tanaman hortikultura berkayu Tanaman hortikultura dewasa dan pemeliharaannya Tanaman hortikultura herba Tanaman hortikultura merambat Tanaman hortikultura secara umum.884 633.415.888 633.054 635.886 633.7 635.051 635.881 633.1/.927 635.) tanaman hortikultura dan pemeliharaannya. dll.965.91 635.03 633.883 633.92 633.27 635. Pembibitan Tanaman obat Tanaman obat untuk antipiretik: Kina Tanaman obat untuk penyakit hati dan sistem sirkulasi darah.04 635.882 633.885 633.058 631.975 635.3 635.88 633.974 635.921 635. Kehutanan Tanaman hortikultura tidak berbunga Tanaman liar sebagai indikator reaksi tanah Tanaman muda (bibit.887 633.8 635. Digitalis Tanaman obat untuk penyakit kelenjar Tanaman obat untuk penyakit kulit Tanaman obat untuk penyakit sistem pencernaan Tanaman obat untuk penyakit sistem pernapasan.976.053 634 635.4 109 . Tussilago Tanaman obat untuk penyakit sistem saraf Tanaman obat untuk penyakit urogenital Tanaman pangan 635.

Vetiver (akar wangi) Tanaman penghasil parfum asal bunga: mawar. Cedar wood Tanaman penghasil parfum lainnya Tanaman penghasil pigmen.5 633. dll. Hortikultura.87 633.543. dll. Penutup tanah.85 633.94 633. geranium.93 633.25 633/635 635. Tumpangsari Tanaman serat. Tanaman penghasil parfum asal kayu: cendana.8 633.819 633. nilam.7 633.1 633. minyak. penyamak. tannin dan obat Tanaman penghasil balsem Tanaman penghasil getah lainnya Tanaman penghasil gula Tanaman penghasil gum dan resin Tanaman penghasil minyak Tanaman penghasil parfum Tanaman penghasil parfum asal akar: Orris. Tanaman perkebunan/hortikultura) Tanaman untuk bumbu dapur 110 631. Konifer.1 633.814 633. Tanaman untuk bahan tekstil Tanaman serealia Tanaman serealia yang ditanam untuk hijauan makanan ternak Tanaman spesifik. Pohon terpentin Tanaman rempah-rempah Tanaman sela. melati. Tanaman penghasil parfum asal daun: lavender.81 633.584 633.95 633. kondimen. Penyamak Tanaman penghasil stimulan dan minuman Tanaman penghasil tannin Tanaman penghasil terpentin.815 633. rosemary.Tanaman pelindung Tanaman penghasil aroma. (Di dalamnya tercakup: Tanaman pangan. parfum.74 .86 633.6 633.816 633.812 633.811 633.83 631. Tanaman industri.

382 637. 728.064 111 .53. tanaman merambat Tanaman yang bunga dan pucuk dimanfaatkan sebagai sayuran Tanduk (hasil ternak) Tata letak dan kesesuaian lahan untuk komoditas strategis Tebar langsung.) Teff. epifit.4. Hasil telur Tembakau (Nicotiana tabacum L.98 Tempat penetasan moluska dan kerang-kerangan Tempat penggemukan moluska dan kerangkerangan 635.2 631.041 633.71 638.015 630*41 631. 631.4’658 637.4.344.435 637.177 633.03. (Eragrotis tef) Teh (Camellia sinensis L.24 639. Teknologi Pertanian Tekstur tanah Telur ayam Telur bebek Telur ikan Telur sintetis.72 635.Tanaman untuk garnis Tanaman yang bersifat parasit. Telur pengganti Telur.48 637.78 632.61 633. Tipe kerusakan.17 631. 635.4.7 639. Metode pengendalian hama dan kerusakan.32 637.64 631.061 639.) Tempat dan alat pemeliharaan ulat sutra Tempat pemeliharaan alami moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemuliaan tanaman dan pembibitan lihat 631.4.) Teknik berkebun tanaman hortikultura Teknik umum perlindungan hutan.544.111.062 639.4’659.23 639. sistem penanaman Tebu (Saccharum officinarum L.53 635.4 633.06 631.

7 637.311.1 635. Kanker tanaman Tunas Turnip (Brassica campestris L.37 631.965.23 631. presol) Tipe-tipe perkebunan Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.92 635.1 639.55 638.111.065 633. hewan.2 631.) Tes.234 630*33 631. perusak tanaman Tingkat penggunaan limbah. mesin) Tenaga mekanik.2 639.533.693.965.2. Tipe tanah lainnya (litosol. pembagian (buruh.96 635.573 633.965.281 632.Tenaga hewan.492 .9 631.07 633.445. gigi. gading Tulang ikan Tulang insang ikan paus Tulip (Tulipa spp.64 639.281. Teratai Tumor.281.071 631.22 112 631. Alat yang digerakkan oleh tangan tenaga kerja.383 635.32 631.153.74 632.126 631. propagasi dengan Tugal Tulang untuk makanan Tulang (hasil ternak) seperti tulang. napobrassica) Ubi Ubi jalar (Ipomoea batatas L.1 635. Pembersihan lahan penebangan.3 637. regosol. Apikultur Terraria Terung (Solanum melongena L.387 639.1 635.646 637.) Tulip.514. var.) Trawlers (kapal pukat harimau) Trifolium Tuber (umbi batang). neosol. transport Teori lokasi usaha tani Teratai (Hyazinthus orientalis) Teripang Ternak lebah.65 639.532. analisis hasil ternak Theobroma cacao L.) Lihat juga 635. Tikus.3.4 631.

11 631.517 639.295 631.51 638.151. milik komunitas tertentu. kotamadya dsb.9 631.1 631.115.4 631. Sistem usahatani kontrak Usahatani yang dijalankan oleh keluarga Usahatani yang dikelola oleh negara Usahatani.22 635. kabupaten.115 631.587 631.2 633.5 636.874 636.493 639.115.14 631.512 639.23 Udang Udang karang Udang karang air tawar Udang-udangan Ulat sutra.4 632.586 631. kepemilikan 633.115. perkebunan.2 631.073 633.1.6 631.115.Ubi kayu.115.017.115. Unggas Unta Usahatani berdasarkan kepemilikan Usahatani berdasarkan produknya (gabungkan dengan kelas komoditas) Usahatani bersama Usahatani di wilayah suaka alam Usahatani lahan kering Usahatani milik beberapa perusahaan Usahatani pada lahan irigasi Usahatani pribadi/keluarga Usahatani publik.936.3 631.115.111.) lihat juga 635.515 639.2 631.143 631. Usahatani skala kecil Usahatani spesifik Usahatani tanpa ternak Usahatani yang didasarkan pada manajemen lain. Usahatani skala besar. Siklus hidup ulat sutra umbi akar tanaman hortikultura umbi batang tanaman hortikultura Umbi-umbian yang dapat dimakan Umpan hama Uncaria gambier L.4:502.1.71 631. dll.073 635.7 631. ranch.1 631.017. Singkong (Manihot utilissima L.11 113 .

179 630*13 630*14 114 .63 Zea mays L.3 632. Vicia Vigna sinensis Vigor Vitamin dalam tanah Vitikultur Vitis vinifera Waktu pemupukan Waktu pengendalian hama/penyakit Walnuts (Juglans) Wintergreen (Gaultheria) Wortel (Daucus carota) lihat juga 635. lihat juga 633.1.334 Zebu Zingiber officinale L.146.685 637.496 633.83 631.Usahatani.2 634.821 631.853.464 634.823 633.13 Xanthosoma spp.73 633.2 632.73 633.526. Zizania aquatica Zoologi hutan secara umum.3 633.654. 592/599 631. Dioscorea sp Yoghurt Zaitun (Olea europaea L.84 631.51 633.) Varietas Vermisida.016 634.1/.) lihat juga 634.651 633.524.816.8 634.35 633.15 636. Nematisida Vicia faba L.43 633.291 633.3 635.852.654. Yam.825 633.983. konversi Vaccinaceae Vanili (Vanilla planifolia L.955 635.32 631.33 635. 59 Zoologi sistematik hutan.