Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no.

33

BAGAN KLASIFIKASI UDC (UNIVERSAL DECIMAL)

CLASSIFICATION) BERBAHASA INDONESIA (KELAS 630-639)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian DEPARTEMEN PERTANIAN BOGOR 2004

Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no. 33

BAGAN KLASIFIKASI UDC (UNIVERSAL DECIMAL)

CLASSIFICATION) BERBAHASA INDONESIA (KELAS 630-639)

Oleh Etty Andriaty Sulastuti Sophia Akhmad Syaikhu

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian DEPARTEMEN PERTANIAN BOGOR 2004

KATA PENGANTAR Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian No. 33 berjudul Bagan Klasifikasi UDC (Universal Decimal Classification) berbahasa Indonesia merupakan salah satu pedoman yang disusun Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) untuk membantu Pustakawan menentukan kelas bahan pustaka dalam pengolahan informasi. Bagan klasifikasi UDC ini sebagian besar merupakan terjemahan bebas dari bagan UDC International Medium Edition, English Text, edisi 2 (BS 1000M, 1993). Bagan klasifikasi UDC diterbitkan secara bertahap, tahap pertama adalah kelas pertanian (630-639). Tahap kedua dan seterusnya akan diterbitkan bagan klasifikasi UDC dari kelas lain yang berkaitan erta dengan kelas pertanian. Untuk memudahkan pemanfaatannya, bagan klasifikasi UDC ini dilengkapi dengan indeks subyek. Bagan klasifikasi UDC ini masih jauh dari sempurna, oleh sebab itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik membangun dari para Pustakawan dan pemakai lainnya. Semoga pedoman ini bermanfaat. Bogor, Desember 2004 Penyusun

........... KEHUTANAN......................... HAMA TANAMAN.. 631 PERTANIAN / AGRONOMI ...................................... 46 637 SUSU.. DAGING.... 63 PERTANIAN.... 50 638 PEMELIHARAAN............. 630 KEHUTANAN ............... 28 634 TANAMAN HORTIKULTURA SECARA UMUM .......... SERTA PENGENDALIANNYA ... EKSPLOITASI KEHIDUPAN LIAR ....................................... BAGAN KLASIFIKASI UDC (Universal Decimal Classification) .......................................... 41 636 PETERNAKAN ....................................................... PEMULIAAN 3 3 9 3 1 ................ PENYAKIT TANAMAN......DAFTAR ISI halaman PENDAHULUAN ............... ILMU DAN TEKNIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANIAN....................... 36 635 TANAMAN SAYURAN DAN TANAMAN HIAS .......... DAN PERKEBUNAN ...... 632 KERUSAKAN TANAMAN.......................................................... 23 633 TANAMAN PANGAN. INDUSTRI........... HASIL TERNAK LAINNYA.......................................

.. 55 59 53 ....................................... SERTA KULTUR KELAUTAN ............................. INDEKS SUBJEK ......................................................... 639 PENGELOLAAN HEWAN LINDUNG DAN IKAN........................DAN PENGELOLAAN SERANGGA DAN ARTROPODA LAIN ................

sehingga klasifikasi buku masih sangat penting. Ketebalan Bagan UDC tidak memungkinkan PUSTAKA menerjemahkannya secara tuntas seluruh bagan dalam waktu satu tahun. nomor klasifikasi ini dipakai juga untuk menelusur informasi. sekedar untuk membantu mengerti arti sebagian nomor klasifikasi UDC yang lazim digunakan oleh perpustakaan bidang pertanian. Kenyataan memperlihatkan bahwa sebagian besar pustakawan/petugas perpustakaan masih sangat sulit membaca bagan UDC yang berbahasa Inggris. PUST AKA . Pengelompokan buku lebih banyak digunakan untuk keperluan penyimpanan buku.PENDAHULUAN Bagan Klasifikasi UDC (Universal Decimal Classification) adalah bagan klasifikasi intemasional yang biasa dipakai untuk pengelompokan buku atau dokumen menurut subjek bidang kajian informasi yang dimuatnya. Walaupun demikian bagi perpustakaan yang masih dikelola secara manual. Karena itu diusahakan membuat terjemahan UDC secara sederhana. sedang untuk pencariannya dari pangkalan data dapat dilakukan melalui kata kunci. Dengan adanya terjemahan ini diharapkan pustakawan dapat mengelompokkan bukunya secara lebih tepat. oleh karena itu untuk tahun ini.

kolom pertama nomor klasifikasi. pustakawan tetap membandingkannya dengan bagan klasifikasi UDC yang berbahasa Inggris. . dan kelas 7 mengenai taman nasional. akan menjadi terampil menggunakan bagan klasifikasi UDC. Pustakawan yang melatih diri dengan tekun untuk memahami nomor klasifikasi. Nomor ini juga dilengkapi dengan indeks subjek yang merujuk ke nomor kelasnya. Dianjurkan agar dalam menggunakan petunjuk ini. ini baru sebagian dari nomor-nomor klasifikasi yang biasa digunakan di perpustakaan bidang pertanian. Bagan ini disajikan dalam dua kolom.mencoba untuk menterjemahkan kelas 630 hingga 639. sedangkan pada kolom kedua tentang arti/pengertian. kelas 57-59 mengenal ilmu-ilmu murni. kelas 61 ilmu-ilmu kedokteran/ kedokteran hewan. rekreasi dan sebagainya. serta bidang cakupannya. termasuk bagan klasifikasi UDC yang berbahasa Inggris. kelas 64-68 mengenai industri hasil pertanian. Kelas lain yang perlu diterjemahkan pada masa yang akan datang adalah kelas 3 mengenal ilmu sosial ekonomi dan pendidikan.

Konservasi air. Faktor-faktor lahan (Site factors) di dalam kehutanan. kecuali –1 dan –2 pada kelas 633/635 630 KEHUTANAN Subdivisi 630 dipilih dari The Forest Decimal Classification (IUFRO. EKSPLOITASI KEHIDUPAN LIAR. 551. Termasuk: atmosfer. Penambahan –1/-9 pada kelas 62-1/-8 dan 66-9 juga dapat diterapkan pada kelas 63. Topografi hutan. Biologi hutan. 59 3 . Vienna) Untuk penanaman pohon buah-buahan lihat 634. konservasi tanah. 556 Biologi Hutan.6 Nomor Kelas 630 630*1 630*11 630*111 630*113 630*114 630*116 630*12 630*13 Arti nomor kelas Kehutanan secara umum Faktor-faktor lingkungan di dalam kehutanan. PERTANIAN. ILMU DAN TEKNIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANIAN. 57 Zoologi hutan secara umum. 631.96 Iklim dan iklim mikro hutan.4 Tanah hutan. Meteorologi.5. 631. KEHUTANAN. 551.4 Hidrologi hutan. Termasuk kelerengan dan arah lereng.BAGAN KLASIFIKASI UDC (Universal Decimal Classification) 63 PERTANIAN. dan erosi. 630*42 Situasi.1/.

pemotongan batang utama (pollarding) (memperpendek pohon induk yang telah teruji. (Konversi berdasarkan sistem atau spesies). agar benih yang dihasilkan mudah dipanen).630*14 630*15 630*16 630*17 630*18 630*2 630*22 630*221 630*222 Zoologi sistematik hutan. 582 Ekologi tumbuhan hutan. 630*9 Pembentukan/Formasi hutan melalui suksesi alami. Perawatan. 581. dan perencekan (lopping) (pemangkasan cabang sampai ketinggian tertentu untuk menghindari jangkauan/gangguan hewan herbivor). 592/599 Ekologi satwa hutan. Aforestasi tipe lahan khusus. 627. penanaman pendahuluan dan sebagainya. Sistem hutan tinggi. 627. penebangan generasi suksesif.524. 630*226 630*228 630*23 630*231 630*232 630*233 630*234 630*235 Perubahan sistem silvikultur. 581 Botani sistematik hutan. penanaman dan propagasi pohon.414. Termasuk: Manajemen satwa buru dan ikan. Pembentukan/formasi 4 . 591. Pemancingan/Penangkapan ikan. Perburuan. Termasuk: Praktek persemaian pohon. hutan berkelanjutan.962 Sistem silvikultur. Bentuk tegakan. Penembakan. Penanaman pohon di bawah pohon (underplanting). Setek pohon. Penebaran . Permudaan/Regenerasi dan pembentukan/formasi tegakan. termasuk sistem tebang habis. Struktur dan komposisi tegakan.5 Silvikultur. (aforestasi: penanaman pohon pada lahan hutan yang telah gundul selama 50 tahun atau lebih). Sistem terubusan (Coppice) (pemotongan pohon dan membiarkan tunggulnya bertunas untuk peremajaan pohon dengan biaya rendah). Permudaan/Regenerasi buatan.5. Permudaan/Regenerasi alami. 631. 639 Botani hutan secara umum.

Kombinasi antara kehutanan dengan pertanian dan padang rumput penggembalaan. Pembebasan hutan. Pagar hidup dan tanaman pagar hidup 635.6 Pemeliharaan tegakan dan pohon. Taman.Tanaman penghasil getah. yang tidak terawat atau tegakan yang kondisinya sangat terbuka. termasuk: Pemangkasan (Pruning) (Pemangkasan di sini dilakukan dengan cara memotong cabang sampai ketinggian tertentu untuk memperoleh kualitas kayu yang lurus. Bercocok tanam pohon hias (Arborikultur). Hutan beririgasi/hutan pada lahan yang sewaktu-waktu tergenang (floodland). Penjarangan hutan. arboretum. Pembersihan lahan penebangan.055. Antara lain tanaman penghasil kulit kayu. 630*236 630*237 630*24 630*241 630*242 630*245 Pemeliharaan tegakan tahap awal. Penanaman dan koleksi hasil hutan selain kayu. Peningkatan mutu dan perbaikan (amelioration) lahan hutan (forest sites).tegakan campuran. Ilmu kerja dan kajian kerja dalam kehutanan. 631. daun. dapat pula pohon jenis lain sehingga terbentuk tegakan campuran). ketinggian pemangkasan tergantung pada permintaan pasar). 621. 5 . Pembalakan dan pengangkutan: secara umum. Penebangan dan kegiatan lain yang berhubungan dengan penebangan pohon. Penanaman osier. 712 Penanaman hutan.542 Perlakuan terhadap tegakan yang tidak sempurna. Pemeliharaan tegakan. Jalur pelindung (shelterbelt) dan sebagainya serta perlakuannya. (dapat pohon sejenis. buah dan biji-bijian. 630*25 630*26 630*27 630*28 630*3 630*31 630*32 630*33 631. Pemanenan kayu. bambu dan rotan.93 Tingkat penggunaan limbah.

Pengukuran pohon. Pengukuran kinerja (untuk menentukan jumlah potongan dalam penebangan dan kegiatan yang terkait).53. 632 Teknik umum perlindungan hutan.861. Penyakit virus.42. Kerusakan hutan oleh binatang. jalan dan jembatan di dalam hutan.630*34 630*35 630*36 630*37 630*38 630*4 630*41 630*42 630*43 630*432 630*433 630*434 630*436 630*44 630*45 630*46 630*5 630*51 Penyimpanan kayu di hutan. 630*26 Kerusakan dan perlindungan hutan. Metode pengendalian hama dan kerusakan. jalan air.7. Kerusakan hutan oleh tumbuhan perusak. 528.55. Termasuk: bangunan.8. Pertumbuhan pohon.87 Keteknikan hutan. Manfaat dari kebakaran hutan. Kerusakan oleh penyebab inorganik selain kebakaran hutan. drainase hutan. Tipe kerusakan.48 Sistem dan satuan pengukuran (termasuk tabel 6 . Kebakaran hutan. Kegiatan perlindungan. dan 627. 368. irigasi. Penggunaan api dalam silvikultur dan kegiatan lainnya. Perkembangan struktur tegakan. Pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan. Revegetasi dan sebagainya daerah bekas kebakaran hutan. 502. riap. 627 terutama 627. dan saluran air 626 terutama 626. Penyelamatan kayu dan pembuangan kayu yang rusak oleh api. Penyimpanan di tempat penimbunan balak atau di tempat penyimpanan balak. Pengangkutan perlengkapan lihat 621. Gangguan terhadap pertumbuhan pohon oleh manusia. Alat. mesin dan perlengkapan dalam penebangan pohon dan kegiatan yang terkait.

Penumpukan kayu (Penanganan dan 7 . statistik perusahaan. Industri kayu dan hasilnya. Rencana jangka pendek dan pembiayaan. Pengukuran khusus dari pohon dan tegakan. Kerapatan tegakan. Masalah khusus dalam usaha penanaman hutan. Rencana kerja. 902. Penilaian kualitas lahan hutan (sites quality). dan hasil akhir kayu.67 Riap perkembangan dan struktur tegakan Manajemen hutan. 674 Kayu dan kulit kayu. Pembuatan barang-barang dari kayu. Pengawetan dan perlakuan lain untuk meningkatkan sifat-sifat kayu.630*52 630*53 630*54 630*55 630*56 630*6 630*62 630*64 630*65 630*66 630*67 630*68 630*681 630*682 630*7 630*8 630*81 630*82 630*83 630*84 konversi). Pengolahan. Penaksiran hasil finansial. Termasuk ukuran tajuk. Pengaturan hasil. Hasil tahunan atau hasil periodik. Struktur dan sifat-sifatnya. Pengeringan. Pembukuan dan akuntansi. tegakan hutan. Masalah staf dalam kehutanan swasta. Penentuan umur pohon. Pembiayaan kegiatan pembalakan. Pengukuran dimensi dan isi batang (dari pohon .16 Metode manajemen. (Bonita hutan). pembentukan. perakitan. Hasil hutan dan pemanfaatannya. Kerusakan oleh jasad hidup dan pengendaliannya. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan 631. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan. Ekonomi usaha kehutanan. Administrasi dan dinas kehutanan nasional (federal. Pemasaran hasil hutan. dan tegakan yang bias dipanen). Kehutanan sebagai perusahaan. Penggunaan kayu. Ekonomi pengangkutan kayu dan industri kayu. negara bagian) Administrasi hutan swasta.

Kebijakan kehutanan. Penelitian. Penggantian kayu dengan bahan lain yang kompetitif. 8 . Perpajakan hutan.630*85 630*86 630*88 630*89 630*9 630*92 630*93 630*94 630*95 630*96 630*97 penyimpanan) Pengujian kayu dan produk kayu. Pengawasan masyarakat dan peraturan kehutanan termasuk perundang-undangannya. sosial ekonomi kehutanan. Pendidikan. Ekonomi dalam pemanfaatan kayu. Masalah buruh hutan. Hutan dan kehutanan dilihat dari sudut pandang nasional. Asosiasi. Asuransi hutan. dan dalam industri kayu. Metode lain untuk menerapkan kebijakan hutan. 332. Kebijakan aforestri. Termasuk: Subsidi. Kredit. Kualitas kayu. Jasa konsultasi. Industri pulp. Penggunaan bahan kimia dari kayu.3. Masalah buruh dalam pengangkutan kayu. Bahan campuran yang seluruhnya atau sebagian terbuat dari kayu. Hasil hutan lain (hasil hutan bukan kayu). Kebijakan hutan internasional. 630*233 Kepemilikan hutan dan kebijakan kepemilikannya. Publisitas. Kerjasama internasional lain.

027 631.017.115. usahatani.111. dirinci menurut 62-1/-9 631.1. kotamadya dsb.115.1 631.4 631.2 631.1.111.11 631.1 Usahatani milik beberapa perusahaan Usahatani bersama Usahatani publik.115. 9 . kepemilikan) Lokasi.631 PERTANIAN / AGRONOMI Nomor kelas 631 Arti nomor kelas Pertanian/agronomi 631-1/-9 karakteristik mesin-mesin pertanian dll.4:502.2 631.115.13 631.111.115 631.4 Usahatani di wilayah suaka alam Pendapatan usaha tani.11 631. dll.02 631.2 631.453.1 631. ranch.115.1.1 631.017 631.017 Usahatani skala besar.6 631.1.111 631.115.3 631.1. kabupaten.7 Manajemen dan organisasi usaha tani Pengembangan perubahan status. Pembelian lahan Usahatani berdasarkan kepemilikan Usahatani pribadi/keluarga Usahatani yang dijalankan oleh keluarga Sistem usahatani kemitraan Sistem usahatani sewa Lihat 347.017.112 631.111. konversi usahatani Luas Ukuran dan perluasan (ekstensifikasi) dan keluasan usahatani / perkebunan 65.17 631. milik komunitas tertentu. perkebunan. perjanjian Pemasaran dan syarat-syarat pengiriman Kekayaan usahatani dan Sistem usaha tani (lokasi.115.1 631. dan kondisinya Teori lokasi usaha tani Tata letak dan kesesuaian lahan untuk komoditas strategis Kualitas tanah pertanian Lokasi pertanian Contoh penggabungan: 631.111.016 631.1. Usahatani skala kecil Syarat-syarat khusus.

tempat training. 10 .173 Usahatani yang didasarkan pada manajemen lain. pengadaan.147 631. tempat training.8 631.9 631. Usahatani spesifik.117. pertanian untuk sekolah Lihat 373.732. manajemen pertanian.151 631. pemeliharaan. Sistem produksi dan manajemen pertanian. Usahatani Diversifikasi. Produksi pertanian.6 631. Pertanian dan industri hasilnya secara umum.151. pertanian berbasis ekologi. atau pertanian untuk sekolah. Pertanian organik. Ekspansi. 631.6 631.151. Usahatani terpadu Ekstensifikasi usahatani Intensifikasi usahatani Usahatani spesifik Diversifikasi usahatani Sistem integrasi produksi pertanian Prinsip-prinsip manajemen produksi usaha tani.4 631. 378.15 631.14 631. kebun percobaan. plot demonstrasi (demplot) Pertanian instruksional. 631.115. Intensifikasi Usahatani. Sistem usahatani kontrak Pertanian Instruksional.68.2.3 631. administrasi pertanian.145 631.3.151.71 631. Bioteknik.1 631.151.151. Modernisasi.117. Inovasi teknologi.12 631. Instalasi penelitian pertanian Demplot Alat dan bahan pertanian secara umum (seleksi. dll. Ekstensifikasi Usahatani.) Lihat 631.2 631.4 631.152 Usahatani yang dikelola oleh negara Koperasi pertanian Lihat 334.8 Usahatani berdasarkan produknya (gabungkan dengan kelas komoditas) Usahatani tanpa ternak Pabrik berkombinasi dengan usahatani.117 631.117.143 631.63 Kebun percobaan.115.115. 631.631.2 631. instalasi penelitian pertanian.

157 631.6 631.3 631. rotasi tanaman.3 631. Suplai.153.4 631. Konversi ke sistem-sistem lain.153.153.155. Supervisi rencana produksi. Akunting.164 631.3 Penggunaan mesin pertanian lihat 631. Kuota.164.155.2 631.17 631.5 631.153.23 631. Perubahan dalam budidaya dan produksi. tata buku Penilaian dan penaksiran pertanian Prinsip-prinsip penilaian Investasi modal kerja pertanian Penaksiran tanaman dan nilai tanah pertanian Penaksiran hasil samping dan limbah pertanian Penilaian kerusakan pertanian Penilaian panen dan kegagalan panen Teknologi Pertanian Mekanisasi Pertanian (untuk mesin pertanian lihat 631.13 631.1 631. lihat juga 631.631. Pembagian tenaga kerja. Termasuk: penggunaan tenaga buruh.24 631. Kehilangan dan surplus.172 pengelompokan ulang.164.164. dan mesin.155.modifikasi administratif Perencanaan produksi pertanian.164.165 631. tenaga hewan.155.171 631.162 631.2 631.155 631.27 631.12 631.7 631.28 631.164.155. tumpang sari dan sebagainya Pemilihan metode kerja.158 631.37 11 .155. Pengendalian produksi pertanian.155. Subsidi Sasaran dan kuota produksi pertanian Sasaran produksi pertanian Kuota produksi pertanian Suplai hasil pertanian Kehilangan hasil pertanian Surplus hasil pertanian Subsidi pertanian Bisnis usaha tani dan administrasi Administrasi kegiatan usahatani Keuangan usaha tani dan pengkajian ekonomi Administrasi keuangan usahatani.4 631.16 631.153 631.58 Memilih sistem penanaman dan pemeliharaan.

kambing. Lumbung.3.3.071 631. pengambilan contoh Kombinasi penggunaan alat dan mesin pertanian Alat dan mesin pertanian berdasarkan tipe tenaga penggeraknya Alat yang digerakkan oleh tenaga hewan.2 631.173 631. pagar elektrik Alat dan mesin pertanian Komponen-komponen alat dan mesin pertanian.3. babi Kandang untuk kelinci dan rodentia lainnya Kandang untuk unggas Kandang untuk ternak lain Tempat pemuliaan dan pembibitan tanaman lihat 631. termasuk instalasi sanitasinya Kandang ternak Kandang berbentuk naungan Kandang untuk sapi. struktur dan instalasi pertanian. domba.98 Rumah kaca Gudang untuk penyimpanan. Silo.3 631. gerbang.31 631.23 631. Dll. penanganan dan pengolahan.06 631.24 631.3.234 631.25 631.223 631.229 631. gudang untuk produk pertanian.3 Organisasi alat pertanian dan bengkel khusus Bengkel mesin traktor Bengkel perbaikan dan teknis Bangunan. Pagar Pagar tanaman Pagar tembok Pemagaran.222 631.344.173.03.311.272 631.3. Suku cadang Alat dan mesin untuk keperluan pengukuran.173.271 631. kandang ternak.227 631.21 631. mesin dan alat pertanian Sejumlah bangunan untuk pertanian.2 631.07 631. 635.631.tenaga manusia Alat dan mesin pengolah tanah Tugal 12 .225 631. 631.544.273 631. Gedung untuk penyimpanan alat dan mesin pertanian Batas.05 631.27 631. 728.4 631. bangunan serbaguna.02 631.22 631.

fermentasi.355 631. Alat untuk menyiapkan makanan ternak Alat untuk membungkus.333 631.312 631.3 631.35 631. pengupas.342 631. Alat sortir. penampi.8 631.331 631.37 631.92 631.7 631.33 631. alat pemipil.371 Alat penggali parit Alat untuk memindahkan tanah Bajak Bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan Bajak yang digerakkan oleh tenaga mesin Garu Alat dan mesin penanam.311. alat untuk mengairi Alat dan mesin untuk proteksi tanaman Alat dan mesin untuk panen lihat 631.348 631.34 631.367 631.2 631.36 631.347 631. alat pangkas Alat untuk menyiram.332 631. pembersih. pemupuk Mesin untuk menanam benih Mesin untuk menyebar benih Alat penyiapan benih Alat dan mesin penanam Alat penanam kentang Alat/ mesin untuk menyiapkan dan menyebarkan pupuk Mesin penabur dan penanam dikombinasikan dengan alat penyebar pupuk Alat untuk okulasi Alat untuk mencangkok Alat dan mesin pemelihara dan proteksi tanaman Alat potong.364 631.334 631. mengikat. transport Mekanisasi pertanian 13 .312. alat penyaring.356.631. dll Alat pengering Alat penutup peti/ kontainer untuk menyimpan hasil pertanian Tenaga mekanik. pengering.331.55 Alat panen jagung Alat panen kentang Alat dan mesin pascapanen Alat pengirik.362 631.312.5 631.336 631.365 631. dsb.332.1 631.363 631.361 631.331. pencuci.335 631.311.313 631.4 631. dsb.

412 631. pH. traktor. Pedologi.413.416 631. Tanah asam Alkalinitan.4 631.2 631.416. dsb.415.3 631. Hidrologi pertanian lihat 556. 626.366 dengan .416.41 631. Percobaan lapang Percobaan lapang dan pot.3 631. humus.432 Alat transport dengan bahan bakar. truk.413. Sifat kimia dan fisik tanah secara umum Sifat elektro kimiawi tanah.415.415.422 631.1 631.417.372 631.2 631.554.413 631.423 631. pertukaran ion Fiksasi lihat 543. dsb. Trailer.1 14 .2 631. 629. 543. 628.4:55 631.1 631.416.416.43 631.416.423.42 631.8. Metode statistik Analisa tanah kualitatif Analisa tanah kuantitatif Kelembaban tanah Sifat fisik dan mekanik tanah Sifat mekanik tanah Air tanah.373 631.2 Akumulasi garam.4 631.631. Tanah alkalin Tanaman liar sebagai indikator reaksi tanah Kimia anorganik tanah Nitrogen tanah Asam fosfor tanah Kalium tanah Natrium tanah Kalsium tanah Kimia organik tanah Kandungan karbon Kadar humus Analisis tanah.014.7 631. Kandungan garam Pertukaran kation Keasaman. ion-ion dapat tukar “ ion exchange”.413.4 631.3 Detilnya dengan :629… Ilmu tanah.5 631.3. dsb Alat transport tanpa bahan bakar.2 631.2 631.417 631.421 631. Penelitian tanah Agroekologi Sifat kimia tanah seperti kandungan nutrisi tanah.7 631.417.431 631. kereta gerobak.241.

2 Permeabilitas.438 631. 631.437 631. biologi tanah Bakteri tanah.6 631.1 631.1 631.461.442. Mikrobiologi tanah Amonifikasi Bakteri pembentuk nitrit 15 . Gambut Tanah podsolik Tanah kering.423.61 631.2 631.1 631. 445.44 631.432.2 631.433.434 631. Keracunan tanah Kesuburan tanah Keracunan dalam tanah Kebutuhan pupuk dalam tanah lihat 631.5 631.445.442.459 631. Pencucian unsur tanah Atmosfir (udara) Aerasi tanah Kondisi anaerob tanah Respirasi tanah Struktur tanah Tekstur tanah Sifat elektrik dan magnetik tanah Radioaktivitas tanah Klasifikasi tanah Secara rinci dapat digabung dengan kelas 55 Contoh 631. presol) Kesuburan tanah.459:631.1 631.433 631.44:551. Tanah gurun Tanah mediteranean Tanah tropik dan subtropik Tipe tanah lainnya (litosol.442.432.461 631.433.452 631.3 631.442.8 Erosi Konservasi tanah Mikroorganisme tanah.445.432 tanah pegunungan Tanah berpasir Tanah Liat Tanah organik Tanah batuan Tanah hidromorpik.445.4 631. regosol.445.9 631.46 631.432.433.45 631.1 631.3 631.2 631.453 631.142.631.2 Neraca air Kelembaban tanah lihat 556.461.6 631.445. bakteriologi. neosol.7 631.454 631.5 631.435 631.

8 631.473 631.461.3 631.6 631.7 631. dan hewan.511 631. bakteri.483 631.485 631. termasuk protozoa. Hewan yang hidup dalam tanah lihat 59 Survei untuk pembukaan lahan baru.465 631.234 Pembentukan tanah oleh proses kimiawi Pembentukan tanah oleh proses biologis.4 631.5 631.311.472.472. tanah-tanah yang terpindahkan oleh air.51 631.472. termasuk akibat kerja tanaman. Disinfeksi Antibiotik.5 631. termasuk jamur. mikoriza.484 631.464 631. Pencangkulan dan pembajakan tanah Lihat 631. seperti tanah-tanah alluvial dna tanahtanah diluvial Lihat 551.512 Bakteri pembentuk nitrat. pedologi. Fiksasi N Fiksasi N Sterilisasi tanah.472 631.467 631. termasuk 16 .47 631. alga Mikrofauna.461.631. angin Pembentukan tanah oleh proses fisika dan mekanika.311.31 Penyiapan tanah tanpa alat mekanik Penyiapan tanah dengan alat mekanik. Nitrifikasi Denitrifikasi Bakteri penambat nitrogen.482 631.24 cara bercocok tanam Penyiapan tanah. topografi Profil tanah Tanah mineral Tanah lapisan atas (topsoil). nematoda Makrofauna dan mesofauna.48 631.5 631. Pemindahan tanah Lihat 551.468 631. tanah lapisan bawah (subsoil) Mikropedologi Survei tanah Pembentukan tanah.463 631. Bakteri antagonis Vitamin dalam tanah Enzim dalam tanah Mikroflora lain.462 631.466 631.461.461.

2 631.82 631.3 631.526.524.4 631.6 631. koleksi.32 631.513 631.526.526.3 631. penyebaran benih Produksi benih.53 631.526.1 631.53.53.52 631.527.527.527.8 631.528.527.1 631.526.325 631.527 631.01 631.526. Pembenihan Benih dan perlakuan benih. Heterosis.821 631.5 631.83 631.53.527.524.631.522 631.2 631.027 dengan menggunakan tenaga hewan dan mesin Penyiapan tanah dengan bahan peledak Pemuliaan tanaman Biologi reproduksi tanaman Genetika terapan Genotipe Fenotipe Perkecambahan Vigor Adaptasi terhadap iklim Tahan terhadap hama dan penyakit Kelompok dan jenis tanaman budidaya Genus Spesies dan subspesies Varietas Kultivar Klon Galur murni Hibrida Keturunan genetik Seleksi Seleksi masa Seleksi pedigri Hibrida.527.01 631. mutagenesis Poliploidisasi Aklimatisasi Perbanyakan tanaman.2 631.523 631.81 631.526.86 631.02 631.321 631.524.524.527.529 631.524.526.524.02 631.528 631. Inbreeding Seleksi klon Metode seleksi Emaskulasi Penyerbukan Pemuliaan melalui mutasi Mutasi gen dan kromosom.528.85 631.322 631.526 631. penyimpanan dan perlakuan benih Perlakuan benih tanaman 17 .

Termasuk pembibitan Penebaran benih.543.532.536/.532.547.533.2 631.03 631.04 631.3 631.533.5 Perlakuan benih dengan cara kimia Perlakuan benih dengan cara fisik Budidaya tanaman muda.53.1 631.4 631.3 631.534 631.547.1 631.041 631. Kultur jaringan Perbanyakan tanaman dengan stek Pemindahan tanaman bibit dari tempat pembibitan ke tempat penanaman sebenarnya.543.544 631. Penanaman Tebar langsung.2 631.533 631. perbanyakan tanaman dengan pembelahan Perbanyakan dengan umbi akar Perbanyakan dengan umbi batang Pembagian atau pemisahan anakan Pemisahan tanaman menjadi beberapa bagian Tunas Stolon Planlet Perbanyakan tanaman dengan merangsang tumbuhnya akar pada bagian vegetatif tanaman.53.538 631. dsb. sambung pucuk. Bibit.027.547.2 631.541 631.543 631.535 631. sistem penanaman Biji dan spora Perbanyakan vegetatif tanaman Pembelahan. Penanaman. cara penanaman.027.532/. penjarangan.535 631. Pemangkasan. tipe penanaman Pengaruh cahaya dan tanaman pelindung Jarak tanam Cara tanam Penanaman dengan pemaksaan seperti bonsai Fase-fase dan kontrol pertumbuhan tanaman Fase perkecambahan. permudaan tanaman Pemeliharaan tanaman Okulasi. Pembibitan Fase pertumbuhan Fase pembungaan Fase pembentukan buah 18 .53.543.531 631.631.1 631.3 631.547.547 631.2 631.532.542 631.53.54 631.53.2 631.532 631.3 631. dsb.1 631.533.

547.547.58 631.552 631.574 631.571 631.929 Pelayuan Lihat 577. Hasil setengah jadi Kayu Batang. Penggilingan Pembersihan dan sorting Penyimpanan. dsb Sistem larikan Rotasi tanaman 19 .564 631. termasuk penyimpanan dalam silo Lihat 621. Sekam. Pemisahan kulit dari buah.55 631.548 631.032 631.581 631.582 Fase pematangan Pematangan buatan Perlakuan-perlakuan khusus yang meliputi tanah.563.04 Pencampuran Lihat 621.9 631.2 631.563.576 631.6 631.576. pola tanam. Kulit biji. Dedak Getah Sistem usaha tani: tumpang gilir. Jerami Akar.572 631. Serat.563.563.565 631.555 631. Hasil samping.796 Pengepakan Pengangkutan Hasil.6 631.151 Penyimpanan. Umbi. tumpang sari. penyiraman Panen.573 631.577 631. Pengeringan Pengeringan Lihat 66.57 631.4 631.631.562 631. Serat.559 631. Pemanenan Panen sebelum tanaman matang Pemotongan Panen jagung Hasil panen Perlakuan pasca panen Perontokkan. Ubi Daun Bunga Buah Kulit buah.66 631.4 631.563 631.56 631.561 631.55.575 631.

Pengendalian erosi Air: komposisi dan sifat Pembukaan lahan.671 Monokultur Peladangan berpindah Budidaya secara intensif Tanaman sela.613 631..582. 631. 632.612 631.2. Reklamasi hutan. dsb.3 631.616 631.615 631. 627.86.584.4 631.61 631.589.585 631.631.5 631.584 631. dll. termasuk menggunakan energi listrik. Budidaya tanaman dalam media buatan Sistem hidroponik Budidaya tanaman dalam media pasir Budidaya dalam media plastik Engineering/ mekanisasi pedesaan Konservasi tanah dan air. Tanah berbatu. radio dan gelombang akustik.588 631.2 631. Penutup tanah.611 631.589.586 631.123 Irigasi Kebutuhan air 20 . rawa.617 631.67 631.03 631. panas. gurun. terasering Reklamasi lahan marjinal secara umum Reklamasi lahan batuan.2 631. Tumpangsari Sistem padang penggembalaan Usahatani lahan kering Usahatani pada lahan irigasi Budidaya dengan menggunakan fenomena khusus.6 631. sinar buatan. Reklamasi bukit berpasir Reklamasi lahan berlereng.584.5 631.2 631.587 631.6.618 631.432.589 631. Tumpangsari Sistem tanam sela Sistem tanam penutup tanah Sistem tanam campuran.584.532.02 631.582. 628.62 631.583 631.6.614 631.589. termasuk pembuatan teras/ sengkedan Reklamasi hutan perawan Reklamasi lahan rawa Reklamasi lahan di bawah permukaan laut Reklamasi lahan pantai/ pasir Reklamasi lahan bekas industri dan pertambangan Drainase Lihat 626.1 631.

095.1 631.811. Hormon tanaman Produksi. abu gambut Klorida Sulfat 21 .2 631.81.1 631.813 631.674 631.33 631. reaksi.631.824 631.82 631.815 631.672. Produksi dan pemakaian pupuk Absorpsi.81. Perubahan nilai pupuk Aspek ekonomi dari pupuk Aplikasi dan distribusi pupuk Dosis pemupukan Waktu pemupukan Cara pemupukan Pupuk buatan secara umum Kapur. Defisiensi unsur hara Nutrisi tanaman Pemacu pertumbuhan tanaman.81.83 631.816.338 631.32 631.3 631.821 631.672.033 631. Gypsum Marl Kondisioner tanah Magnesium Alluvium Pupuk kalium Abu kayu.675 631.831 631. Sumber air untuk irigasi Sumur Reservoir Dam Danau buatan Metode irigasi Irigasi permukaan Irigasi genangan Dosis dan waktu irigasi Pupuk dan pemupukan Nutrisi tanaman.672 631.1 631. penyiapan. penyimpanan pupuk Komposisi.822 631.31 631.337 631.81 631.8 631.833 Suplai air.81. Penyerapan hara Konversi dan distribusi pupuk pada tanaman Proses biodinamik Kebutuhan hara Kekurangan hara.674.672.816. keracunan yang disebabkan oleh karena pemakaian pupuk Kehilangan pupuk. abu tanaman.816 631.811 631.98 631.031 631.816.812 631.2 631.81.814 631.672.826 631.036 631.823 631.832 631.674.095.

Pupuk hayati/alam Pupuk kandang Pupuk yang berasal dari limbah Pupuk yang berasal dari limbah ikan Pupuk organik lainnya Pupuk dari bahan tanaman secara umum Humus.95 631.872 631.879.879.3 631.184.837 631.871 631.631.2 631.855 631.4 631.852 631.86 631. air Ekologi pertanian Tipe-tipe perkebunan KERUSAKAN TANAMAN. HAMA TANAMAN.862 631. jerami sebagai pupuk Pupuk hijau Sampah sebagai pupuk Sewage sebagai pupuk Limbah industri sebagai pupuk Kompos Pupuk majemuk Pengaruh pertanian terhadap lingkungan hidup Pengaruh geofisik terhadap budidaya tanaman.851 631.1 631. PENYAKIT TANAMAN.836 631.89 631.879.85 631.87 631. SERTA PENGENDALIANNYA Arti Nomor Kelas Nomor kelas 22 .853 631.9 631.854 631. tanah.867 631.841 631.879.842 631.863 631.847 631.84 631.92 631.874 631.96 632 Silikat Karbonat Pupuk nitrogen Pupuk amonium Pupuk nitrat Inokulasi tanah dengan bakteri dan mikoriza Pupuk fosfat Fosfat mineral Bubur tulang Ampas/ terak Lihat 669.857 631. Pengaruh pertanian terhadap iklim.28 Guano Superfosfat Elektrofosfat Pupuk organik.

16 632.167 632.165 631.117 632.126 632. pestisida Kerusakan tanaman yang disebabkan penggunaan pupuk Penyakit fisiologis tanaman Penyakit fisiologis akibat degenerasi Gugur bunga. genangan (terlalu berair) Kerusakan tanaman karena degradasi tanah. klorosis Kerusakan tanaman karena kelembaban.632 632.112 632.155 632. bunga dan buah secara dini Penyakit fisiologis selama penyimpanan Penyakit non parasitik lainnya Kerusakan tanaman secara mekanik 23 .121 632. banjir.1 632.11 632. gugur buah (fisiologis) Gugur benang sari karena hujan Rebah karena angin Gugur daun.166 632.5 632.111.18 632.125 632.116 632.1 632.15 632.164 632.12 632.163 632.161 632.117. erosi Kerusakan tanaman karena gempa Kerusakan tanaman karena polusi kimia dan industri Kerusakan tanaman karena adanya perlakuan proteksi tanaman.123 632.184 Kerusakan tanaman.154 632. Siklon Kerusakan tanaman karena keadaan tanah yang jelek/ tidak menguntungkan Kerusakan tanaman karena kekurangan hara.115 632. hama tanaman serta pengendaliannya Kerusakan tanaman karena faktor lingkungan Kerusakan tanaman karena faktor cuaca Kerusakan tanaman karena cuaca yang sangat dingin Kerusakan tanaman karena kekeringan Kerusakan tanaman karena sinar matahari Kerusakan tanaman karena curah hujan yang terlalu tinggi Kerusakan tanaman karena angin Kerusakan tanaman karena badai. penyakit tanaman.

3 632.8 632.5 632.24 632.38 632.65 632. karena bom Gejala penyakit tanaman Gall.91 632. tanaman merambat Hewan perusak tanaman selain serangga Hewan perusak tanaman: protozoa Hewan perusak tanaman: moluska Hewan perusak tanaman: Articulata Hewan perusak tanaman: nematoda Hewan perusak tanaman: tikus Kerusakan tanaman oleh karena manusia.51 632.52 632.187 632.53 632. epifit.631 632.23 632.699 632. Cacar tanaman Embun tepung.234 632. penyakit Kerdil Penyakit yang disebabkan bakteri dan virus Penyakit tanaman yang disebabkan bakteri Penyakit yang disebabkan virus Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur Kerusakan tanaman yang disebabkan oleh tanaman lain Gulma Tanaman beracun Tanaman yang bersifat parasit.7 632.752 632.651 632.21 632.26 632.25 632.35 632.768 632. Kanker tanaman Layu. Manusia sebagai perusak tanaman Serangga perusak tanaman Belalang Aphid/ kutu daun Kumbang Kerusakan tanaman oleh sebab lainnya Pengendalian hama dan penyakit tanaman Peraturan perundangan tentang hama/penyakit serta pengendaliannya Metode percobaan pengendalian hama dan 24 .6 632.693. Puru Cecidia tanaman Tumor.27 632.727 632.632.9 632.2 632.64 632.911 Kerusakan tanaman karena kebakaran.4 632. Damping off Bercak daun.

4 632.935 632.632.935.931 632.935.931. Pengendalian hama dan penyakit dengan cara mekanis. gelombang akustik. Karantina tanaman Cara-cara pengawasan untuk proteksi tanaman/ Karantina tanaman Masuknya serta penyebaran hama dan penyakit tanaman Cara pengendalian hama/penyakit tanaman Pengendalian hama/penyakit dengan cara penanaman dan memperhatikan faktor lingkungan Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara pengaturan budidaya Pengaturan kondisi meteorologi dan iklim.934.2 632.4 632.913 632.7 penyakit tanaman Layanan proteksi tanaman Perundangan-undangan proteksi tanaman Impor.1 632. dan memusnahkan penyebabnya Pengendalian hama/penyakit secara kimiawi Penyemprotan bahan kimiawi Fumigasi kimiawi tanaman Perlakuan kimiawi sistemik Pengendalian hama/penyakit secara fisik dan mekanis Pengendalian hama dan penyakit dengan pengaturan temperatur Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan air Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan tekanan Pengendalian hama dan penyakit dengan cara radiasi.913.93 632. Ekspor.1 632.931.934. Modifikasi cuaca Modifikasi temperature sebagai factor perusak Memusnahkan tanaman yang rusak dan memusnahkan vektor.2 632.934.1 632.21 632.935.934 632.2 632.912 632. Pengumpulan dan 25 .931.935.3 632.1 632.2 632.913.931.3 632. dll.92 632.935.

95 632.955 632. Akarisida.3 632. hewan. dan manusia.954 632. Nematisida Rodentisida Cara pengendalian hama dan peralatannya Penyiapan zat yang akan disemprotkan.026 632.5 632.2 632.024 632. Moluskisida Fungisida Bakterisida.95.02 632.981 pemusnahan hama secara fisik. perlindungan.95. 26 .95.937.938 632.95.1 632.936.98 632. kasa.936.958 632.4 632.632.936 632.953 632.95. Pengendalian hama/penyakit dengan penggunaan zat atraktan dan repellent Perangkap cahaya untuk hama serangga Umpan hama Penolak serangga (repellent) Orang-orangan (untuk menakuti burung) Pengendalian hama /penyakit dengan cara akustik Pengendalian hama/penyakit secara biologis Musuh alami.951 632.936.936. Kondisi cuaca dan iklim yang tidak menguntungkan hama Keseimbangan alam dan populasi Pengendalian hama/penyakit dengan kekebalan dan imunisasi tanaman Sterilisasi serangga jantan Pengendalian hama penyakit tanaman dengan pestisida dan bahan kimiawi Pengaruh pestisida Pengaruh pestisida terhadap fisiologi hama.952 632.936.937. Pengaruh pestisida terhadap tanaman Resistensi tanaman terhadap pestisida Perlakuan preventif dan kuratif Dosis penggunaan pestisida Residu pestisida Insektisida.025.8 632.028 632.937 632.939.1 632.2 632.1 632. Virisida Herbisida Vermisida. Daya racun terhadap hama/penyakit. Perlindungan tanaman dengan rintangan.027 632.

1/. INDUSTRI. perkebunan/hortikultura 27 .1 632.983.3 bubuknya.2 632. Penyemprotan hama/penyakit melalui daun. industri. Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada masa dormansi.2 632. dll. Penyemprotan hama/penyakit tanaman pada musim dingin Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada saat tanam dan tebar 633 TANAMAN PANGAN. Waktu pengendalian hama/penyakit Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada fase vegetatif. dsb. DAN PERKEBUNAN 633/635-1 Pembagian tambahan khusus Alat pertanian tanaman pangan.632.983. Penyemprotan hama/penyakit pada musim panas.983.983. dsb. Cara penggunaan pestisida: diaduk di tanah. disemprotkan lewat udara. disuntikkan.982 632.

67 Barley.4 633.112 633. industri. Fagopyrum. (Di dalamnya tercakup: Tanaman pangan. perkebunan/hortikultura Nomor kelas tanaman dapat dihubungkan dengan nomor kelas aspek yang dibahas mengenai tanaman tersebut di dalam dokumen dengan cara menghubungkan nomor kelas tanaman dengan nomor kelas 631 atau 632 Contoh: Penanaman kacang panjang di lahan beririgasi adalah 633.12 633. Hortikultura. Panicum miliaceum Digitaria.33-2 (Nomor kelas kacang panjang 633.1/.7 (Nomor kelas kacang panjang 633.11 633.633/635-2 Kerusakan dan penyakit tanaman pangan. 28 .33. Jenis-jenis Sorghum Millet biasa.111 633. nomor kelasnya 633.171 633.1 633. Tanaman industri.15 633. Tanaman perkebunan/hortikultura) Tanaman pangan Tanaman serealia Gandum (Triticum) Jenis gandum yang heksaploid. nomor kelas hama dan penyakit tanaman 632) Nomor kelas 633/635 633. Untuk jagung manis lihat 635.113 633. Hordeum sativum Millet. Indian corn. Oat (Avena sativa L. Termasuk: gandum biasa Jenis gandum yang tetraploid Jenis gandum yang diploid Buckwheat. Triticum aestivum.33 Penanaman di lahan beririgasi: 631.) Jagung (Zea mays ).172 Arti Nomor kelas Tanaman spesifik.16 633.) Rye (Secale cereale L.17 633.14 633.33-158.587) Contoh: Hama Penyakit kacang panjang.13 633.

1. 636.18.084.175 633. Rumput padang rumput dan padang penggembalaan Rumput dari berbagai jenis padang rumput Lihat 636. Padi liar.18 633.633.031 633.25 Nomor kelas 633. Zizania aquatica.03 633.258 29 .2. Glyceria fluitans. Rumput cakar ayam.255 633.23 633. Dactylis L.033 633.2.05 633. Pennisetum typhoideum.25 ini dapat diperjelas dengan menggabungkannya dengan angka yang ada d belakang 633.) Padi sawah Padi gogo Serealia lainnya dan jagung-jagungan Rumput hijauan untuk pakan ternak. Eleusine coracana.173 633. Agrostis L.179 Pearl millet.083.2.18.24 633.177 633.2 Pembagian khusus 633. (Eragrotis tef) Millet lainnya.314. (Setaria italica) Teff.03 633.) yang ditanam untuk pakan ternak.19 633. Rumput manna.032 633.2. Tanaman serealia yang ditanam untuk hijauan makanan ternak Oat (Avena sativa L.253 633. sehingga bentukannya dapat berarti sebagai berikut: 633.22 633. termasuk millet afrika. Phleum L.174 633. 633. Padi (Oryza sativa L. Poa L. Padi yang ditanam untuk pakan ternak.22 Rumput dari padang rumput untuk pakan Rumput dari padang rumput alam Rumput dari padang penggembalaan Rumput padang rumput.21 633. Bent. Rumput Timothy. Jagung yang ditanam untuk pakan ternak. Sorghum (Sorghum vulgare) Foxtail millet.

26 633.264 633. (Trifolium L.266 633.278 633. Lolium Festuca Arrhematherum Paspalum.4 633.3 633.) Kacang panjang (Vigna spp.279 633.32 633. Kacang-kacangan Lucernes (Medicago sativa L.265 633.261 633.) Kedelai (Glycine max L.37 633.269 633.) Jenis kacang-kacangan hijauan pakan lainnya Hijauan pakan lainnya.268 633.37 633.368 633.41 633.31 633.3 633.263 633. Phalaris Alopecurus Anthoxanthum.) Clovers.43 Rumput-rumputan lainnya.34 633. Termasuk lentil Kacang tanah (Arachis hypogaea L. Aira Calamagrostis Adans. Alang-alang (Imperata cylindrica L. Hijauan pakan non legum Umbi-umbian yang dapat dimakan Bit (Beta vulgaris) Wortel (Daucus carota) 30 .633. pakan Rumput Bermuda (Cynodon Rich.) Vicia.271 633. Tanaman hijauan pakan ternak selain rumput Leguminosae.274 633.35 633.277 633.) Bromus Dill. Eragrostis Beauv.275 633.33 633.267 633. Ischaemum L.272 633. Melica L.) Pollinia Trin.276 633.31/.273 633.262 633. Ex. L. Briza Holcus.

7 Pastinaca sativa Kentang (Solanum tuberosum) Ubi jalar (Ipomoea batatas L.44 633.496 633. Dioscorea sp Kana Amorphophallus sp Tanaman penghasil stimulan dan minuman 31 .) Rami.) Agave. Rumput Cina (Boehmeria nivea L.493 633.61 633.) Bit (Beta vulgaris L.1 633.) Yam.35 633.64 633. spp.3 633.491 633.) Sagu (Metroxylon sagu Rattb.65 633.63 633.) Jute (Corchorus L.633.526.492 633.683 633.525.524.) Serat tanaman monokotil. Tanaman untuk bahan tekstil Kapas (Gossypium L.).686 633.521 633. Rotan (Calamus spp.495 633.498 633.522 633.685 633.6 633. termasuk Sisal (Agave sisalana L.) Ubi kayu.1 633. Kentang Bogor (Coleus rotundifolius) Tanaman serat. Serat.584.) Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) Kapuk (Ceiba pentandra Gaertn.5 633. Serat kelapa Serat tanaman air Bambu (Bambusa Schard.513 633.) Linen (Linum usitatissimum L.528 633.523 633.) Hemp (Cannabis sativa L.) Kenaf (Hibiscus cannabinus L.5 633.2 633.) Aren (Arenga pinnata L.) Tanaman penghasil gula Tebu (Saccharum officinarum L.687 633.) Talas (Colocasia esculenta) Xanthosoma spp.528.511 633. spp. Singkong (Manihot utilissima L.524.) Maple (Acer saccharum Marsh.

) Teh (Camellia sinensis L.633. dll.81 633. Coffea liberica L.731 633.) 32 . Tanaman penghasil parfum asal kayu: cendana.812 633.75 633.816 633.) Kunyit.) Hop.823 633. Cedar wood Tanaman penghasil parfum asal akar: Orris.) Coffea congensis L. penyamak.792 633.) Tanaman penghasil aroma. rosemary.) Coklat (Theobroma cacao L.815 633.814 633.73 633.821 633.8 633.71 633.791 633. kondimen. Vetiver (akar wangi) Tanaman penghasil balsem Tanaman penghasil parfum lainnya Tanaman aromatik. tannin dan obat Tanaman penghasil parfum Tanaman penghasil parfum asal bunga: mawar. minyak.) Kopi arabika (Coffea arabica L.822 633.832 633. Humulus lupulus Sirih (Piper betle L.) Kopi (Coffea sp. Kondimen Vanili (Vanilla planifolia L.826 633.) Wintergreen (Gaultheria) Jahe (Zingiber officinale L.) Opium (Papaver somniferum L.) Mint (Mentha spp.83 633. parfum. dll.76 633.735 633.811 633.72 633. Tanaman penghasil parfum asal daun: lavender.833 Tembakau (Nicotiana tabacum L.74 633.732 633. Coffea exelsa L. geranium.825 633.819 633.82 633.) Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum L.734 633. Curcuma longa Tanaman Rempah-rempah Cengkeh (Eugenia caryophyllus L. nilam.733 633. Kopi robusta (Coffea canephora L.) Kola (Cola acuminata L. melati.

633.834 633.84 633.841 633.842 633.843 633.844 633.85 633.852.52 633.852.73 633.853.3 633.853.334 633.853.4 633.855.34 633.855.36 633.86 633.87 633.871 633.872 633.872.1 633.874 633.875 633.875.1 633.875.2 633.875.3 633.875.4 633.875.5 633.875.6 633.876

Pala (Myristica fragrans L.) Tanaman bumbu rasa pedas Lada (Piper nigrum L.) Cabe merah. Cabe paprika (Capsicum annuum L.) Cabe rawit (Capsicum frutescens L.) Mustard (Brassica spp.) Tanaman penghasil minyak Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) (sebagai penghasil minyak) Zaitun (Olea europea L.) (sebagai penghasil minyak) Jarak (Ricinus communis L.) (sebagai penghasil minyak) Jagung (Zea mays L.) (sebagai penghasil minyak) Bunga matahari (Helianthus annuus L.) (sebagai penghasil minyak) Kelapa sawit (Elaeis guineensis L.) (sebagai penghasil minyak) Kelapa (Cocos nucifera L.) (sebagai penghasil minyak) Tanaman penghasil pigmen. Penyamak Tanaman penghasil tannin Anacardiaceae Fagaceae Oak (Quercus spp. L. ) Gambir (Uncaria gambier L.) Leguminosae Albizzia spp. Akasia (Acacia spp L.) Cassia spp. Pohon asam (Tamarindus indica L.) Caesalpinia spp. Bauhinia Rhizophoraceae. Mangrove

33

633.876.1 633.876.2 633.876.3 633.876.4 633.876.5 633.876.6 633.877 633.877.1 633.877.2 633.877.3 633.878 633.878.1 633.878.2 633.878.3 633.878.4 633.878.91

Rhizophora spp. Bruguiera spp. Ceriops spp. Someratia spp. Avicennia spp. Caraipa spp. Konifer Abies spp. Larix spp. Pinus spp. Casuarinaceae. Betulaceae. Myricaceae. Ulmaceae. Salicaceae. Moraceae. Proteaceae Cemara. Casuarinaceae Myricaceae Salicaceae Betulaceae Myrtaceae. Eucalyptus spp. Dipterocarpaceae. Shorea spp. Combretaceae. Terminalia spp. Myristicaceae. Polygonaceae. Lauraceae Tanaman obat Tanaman obat untuk penyakit hati dan sistem sirkulasi darah. Digitalis Tanaman obat untuk penyakit sistem pernapasan. Tussilago Tanaman obat untuk penyakit sistem pencernaan Tanaman obat untuk penyakit kelenjar Tanaman obat untuk antipiretik: Kina Tanaman obat untuk penyakit urogenital Tanaman obat untuk penyakit kulit Tanaman obat untuk penyakit sistem saraf Tanaman industri lainnya Karet

633.88 633.881 633.882 633.883 633.884 633.885 633.886 633.887 633.888 633.9 633.91

34

633.912 633.912.11 633.913 633.916 633.917 633.93 633.931 633.932 633.94 633.944.6 633.95 633.954 633.956

Euphorbiaceae Hevea brasiliensis Apocynaceae Balata (Mimusops balata) Getah perca (Gutaperca ; Palaquium gutta) Tanaman penghasil gum dan resin Acacia arabica. Acacia senegal Prunus Tanaman penghasil terpentin. Konifer. Pohon terpentin Damar (Agathis. Copaifera) Tanaman penghasil getah lainnya Catechu. Acacia catechu Kamper (Cinnamomum camphora L.)

634 TANAMAN HORTIKULTURA SECARA UMUM 634.1 634.10 634.11 634.12 634.13 634.14 634.15 634.2 634.21 634.22 634.23 634.25 634.3 634.31 634.32 634.321 Penanaman buah-buahan secara umum Buah pepo Apel (Malus sylvestris L.) Apel liar Pir (Pyrus communis L.) Quinces (Cydonia oblonga L.) Medlars (Mespilus germanica L.) Buah batu. Drupa Aprikot (Prunus armeniaca L.) Plum (Prunus domestica L.) Ceri (Prunus avium L.) Peach (Prunus persica L.) Rutaceae dan Moraceae. Jeruk secara umum Jeruk (Citrus spp.) Jeruk mandarin Citrus trifoliate L.

35

323 634.) Annona squamosa L.2 634.) Jeruk jenis lainnya Moraceae Ficus carica L.) Mirtaceae Psidium spp Psidium guajava L. Citrus maxima L.4 634.382 634.383 634.423 634. Morus rubra L.393 634.337 634.) Namnam (Stelechocarpus burakol Hook f.418 634. Syzigium jambos L. Mirtaceae lainnya 36 .634.) Cempedak (Artocarpus champeden L.42 634. Srikaya (Annonna reticulata L. Morus multicaulis Artocarpus Sukun (Artocarpus communis L. Eugenia uniflora L.322 634.334 634.414 634.392 634.416 634. Annona cherimola Annona glabra L.39 634.412 634.421 634.) Jeruk lemon (Citrus lemon L.415 634.34 634.394 634.422 634.411 634.424 Citrus reticulata L.381 634.384 634.38 634.) Pawpaw (Asimina triloba L.413 634.41 634.) Nangka (Artocarpus heterophylla L. Morus (Murbei) Morus alba L. Jeruk lemon.37 634. Jeruk sitrun Jeruk sitrun (Citrus medica L.421.36 634.33 634. Morus nigra L.) Jeruk nipis (Citrus aurantifolia L.331 634.) Buah-buahan lain yang mengandung pulp Anonaceae Sirsak (Annona muricata L.

442.) Mammee-apple (Mammea americana L. Leguminosae Asam (Tamarindus indica L. Diospyros lotus L.451 634.452 634.4 634.) Diospyros virginiana L. Kebembem (Mangifera odorata Griff.) Ebenaceae Kesemek (Diospyros kaki L.441. Cassia javanica L.) Mangifera caesia Jack.431 634.2 634.51 634.462 634.1 634.442.) Rubiaceae Nuts Walnuts (Juglans) Carya 37 . Kedondong (Spondias pinnata L.441 634.461 634.) Spondias spp. Guttiferae Garcinia Manggis (Garcinia mangostana L.43 634.44 634. Spondias purpurea L.46 634.441.4 634.472 634.5 634.471 634.52 Sapotaceae Sawo manila (Achras sapota L.634.) Ceratonia siliqua L.) Calocarpum mammosum Pierre Anacardiaceae Mangifera Mangga (Mangifera indica L.5 634.442. Spondias mangifera L.471. Spondias mombin L.5 634.47 634.463 634.48 634. Spondias cytherea Sonn.453 634.6 634.432 634.441.442 634.442.442.) Kemang (Mangifera foetida L.441.3 634.45 634.2 634.3 634.

Lauraceae.613.613. Solanaceae Durian (Durio zibethinus Murr.6 634. Leci.613.23 634.) Caricaceae.) Alpukat (Persia americana Mill.) Meliaceae Langsat (Lansium domesticum Corr.2 634.674.4 634.67 634.) Rotan (Daemonorops dan Calamus spp. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Pisitan (Lansium domesticum Corr.3 634.673.673.7 634. Geraniaceae.3 634.653 634.55 634.2 634.614 634.66 Castanea Hazelnut (Corylus avellana L.3 38 . Meliaceae.) Pinang (Areca catechu L.) Belimbing besar (Averrhoa carambola L.613.) Zaitun (Olea europaea L.674 634. Ericaceae Pepaya.573 634.) Kacang mete (Anacardium occidentale L.) Kokosan (Lansium domesticum Corr.616 634.2 634.613.3 634.61 634.673 634.674.672 634.) Nipah (Nipa fruticans Thumb.651 634. Oxaladaceae dan Malpighiaceae. Rhamnaceae.634.65/.2 634.6 634.) Bombacaceae.) Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.652 634.673.) Almond (Prunus amygdalus Batsch.) Rambutan (Nephelium lappaceum L.) Geraniaceae. Alpukat Pepaya (Carica papaya L.652.652. Polynaceae.673.) Kelapa (Cocos nucifera L. Basellaceae.53 634.) 634.63 634.) Duku (Lansium domesticum Corr.) Salak (Salacca edulis L. Myrtaceae.22 634.54 634. Euphorbiaceae.) Jenis-jenis buah tropik dan subtropik Palmaceae Aren (Arenga saccharifera L.) Sapindaceae Leci (Litchi sinensis Sonn.

634. 635.3 634.675 634.835 634.73 634.772 634.21 Buah beri dan buah-buahan lainnya Rubus Ribes Vaccinaceae Blueberi Stroberi (Fragaria spp.4 634.771 634.72 634.) Cactaceae.) Nanas (Ananas comosus L.75 634. Musa cavendishii Lamb.737 634.71 634. Buah naga Vitikultur Pemuliaan.771.773 634.77 634.7 634.2 634.491.) Buah tanaman herba Musa Pisang ambon (Musa chinensis Sweet.675. Vitis vinifera 39 .) Musa chiliocarpa Backer Pisang yang harus dimasak sebelum disantap Pisang biasa (Musa paradisiaca L.775 634. Degenerasi.734/. Aklimatisasi Jenis-jenis anggur.8 634.774 634.84 Solanaceae Solanum Lihat 633.771.

015 635.043 635. dll.037 635.018 635. Pembibitan Pembibitan tanaman hortikultura Tanaman hortikultura dewasa dan pemeliharaannya Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam pot.017 635.047 635.635 TANAMAN SAYURAN DAN TANAMAN HIAS 635. boks. Jenis dan bentuk tanaman hortikultura 40 .012 635.04 635.03 635.05 Percobaan dan penelitian hortikultura Teknik berkebun tanaman hortikultura Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan komersial Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan hobi Tanaman muda (bibit. dll. tata letak. Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam kaca atau penutup lainnya Kebun tanaman hortikultura: luas.044 635.) tanaman hortikultura dan pemeliharaannya. dll.

) Kolrabi (Brassica oleracea L.13 635.142 635.075 635. var. umbi batang tanaman hortikultura Daun tanaman hortikultura Bunga tanaman hortikultura Buah tanaman hortikultura Getah tanaman hortikultura Hasil kering tanaman hortikultura Sayur-sayuran Sayuran Umbi Akar Bit (Beta vulgaris L. Raphanus caudatus L.07 635.162 635.074 635.1/.128 635.071 635.077 635. rapaceum) Wortel (Daucus carota) Peterseli (Petroselinum crispum) Parsnip (Pastinaca sativa L.16 635.054 635. Campanula rapunculus L. napobrassica) Seledri (Apium graveolens L.125 635. var.072 635.2 635.163 635.) Sayuran umbi akar lainnya Cochlearia hispanica L. cabang.144 635.053 635.051 635. Sayuran Umbi Batang Kentang (Solanum tuberosum L. var.8 635.126 635.15 635.21 Tanaman hortikultura berbunga Tanaman hortikultura herba Tanaman hortikultura merambat Tanaman hortikultura berkayu Tanaman hortikultura tidak berbunga Hasil tanaman hortikultura (seluruh bagian) Seluruh bagian tanaman hortikultura Batang.1 635. umbi akar.17 635.052 635.) 41 . ranting tanaman hortikultura Akar.073 635.635. canlorapa) Turnip (Brassica campestris L.112 635.) Lobak (Raphanus sativus L.078 635.076 635.058 635.

62 Ubi jalar (Ipomoea batatas Poir.52 635.261 635.31 635.) Bawang daun (Allium fistulosum L.) Kubis merah (Brassica capitata rubra) Kubis putih (Brassica capitata alba) Brassica campestris L. Bawang putih (Allium sativum L.) Chicory (Cichorium intybus L.) Sayuran untuk salad Letus.41 635.) Semangka (Citrullus vulgaris) Labu-labuan (Cucurbita spp. selada (Lactuca sativa L.61 635.25 635.) Allium ampeloprasum L.22 635.265 635.345 635.) Ubi kayu (Manihot utilissima) Helianthus tuberosus L.264 635.342 635.) Tanaman yang bunga dan pucuknya dimanfaatkan sebagai sayuran Brassica Kubis (Brassica oleraceae L. var.) Allium schoenoprasum L.33 635.3 635.4 635.) 42 .53 635. Botrytis) Brokoli (Brassica botrytis) Sayuran hijau lainnya Bayam (Spinacia oleracea L. Sayuran yang dimanfaatkan batangnya.615 635.35 635. Bawang Bombay (Allium cepa L.6 635.34 635.263 635. chinensis Bunga kol (Brassica oleraceae L.) Bawang merah (Allium ascalonicum L. daunnya atau bunganya Asparagus (Asparagus officinalis L.54 635.32 635.356 635.266 635.) Buah yang dapat dimakan Melon (Cucumis melo L.23 635. Cyperus esculentus L.341 635.5 635. var.) Seledri (Apium graveolens L.24 635.635.262 635.

) Okra (Hibiscus esculentus L.5 635.75 635.) Cabe (Capsicum annuum L.629 635.) 43 . Tanaman untuk bumbu Bunga dan daun aromatik Mint (Mentha L.64 635. Jagung untuk popcorn Sayuran aromatik.654. Phaseolus mungo L.67 635.635.) Kacang-kacangan Broad bean (Vicia faba L. angularis) Dolichos lablab L.651 635.72 635.626 635.7 635.649 635.751 Cucurbita pepo L.71 635.657 635.) Kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.4 635.) Terung (Solanum melongena L.65 635.2 635.2 635.621. Dolichos dan kacang-kacangan lainnya Kacang hijau.654.) Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.648 635.3 635. (Paria) Mentimun (Cucumis sativus L.621 635.654.624 635.7 635.654. Canavalia ensiformis Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) Kacang polong (Pisum sativum) Chick pea (Cicer arietinum L.654. Labu merah (Pumpkin) Cucurbita maxima Cucurbita moschata Cucurbita ficifolia Momordica charantia L.654.654 635. Cajanus cajan L.) Lentil (Lens esculenta) Jagung manis.) Tanaman untuk bumbu dapur Biji-bijian aromatik Ketumbar (Coriandrum sativum L.) Phaselus lunatus L.658 635.656 635.654. Phaseolus multiflorus Lam.654.32 635.652 635.653 635. Kacang panjang (Vigna sinensis) Kacang panjang (Vigna sinensis var.1 635.625 635.74 635.6 635.646 635.63 635.

264 635.913 635. Dahlia (Dahlia spp.965.965.281.781 635.9 635.32 635.974 Tanaman untuk garnis Parsley (Petroselinum crispum) Jamur dapat dimakan Jamur kayu (Agaricus campestris L.965.) Amorphophallus spp.965.282.274 635.966 635.) Lili (Lilium spp.3 635.) Teratai (Hyazinthus orientalis) Gladiol (Gladiolus spp.965. Teratai Tulip (Tulipa spp.272 635.271 635.) Jamur lainnya Tanaman hias Tanaman hias untuk ditanam dalam ruangan Bunga potong. Caladium Begonia Anggrek Tulip.) Kana (Canna indica) Bunga potong.286.965.283 635.912 635. tanaman hias Paku-pakuan Tanaman hias merambat 44 .266 635.965. Lycopodium Selaginella Tanaman hias dalam ruangan Maranthaceae Aroideae.89 635.1 635.635.6 635.1 635.965.3 635. Anthurium.286.92 635.273 635.78 635.926 635.965.27 635.927 635.965.91 635.965.965.82 635.965.921 635.975. dalam ruangan Bunga kering Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam dalam ruangan Tanaman hias yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias air Tanaman hias untuk pagar Lycopodiaceae.281 635.287.965.914 635.2 635.281.8 635.965.

976. Pameran.8 635.976.034 636.976. dll. Tanaman hias pagar Tanaman hias berbentuk semak Tanaman hias pagar Mawar (Rosa spp.053 636. dll Hewan yang dipelihara untuk makanan Hewan yang dipelihara untuk dipotong (diambil dagingnya) Hewan yang dipelihara untuk diambil telurnya atau susunya Hewan yang dipelihara untuk diambil bulunya Hewan yang dipelihara untuk hewan pekerja atau melayani manusia Hewan yang dipelihara untuk keperluan pemuliaan (misalnya pejantan).) Kaktus Bambu (Bambusa arundinaceae) Agave spp. jenis kelamin.082 Pemeliharaan ternak secara umum Hewan yang dipelihara untuk keperluan ilmiah.03 636.976.02 636.055 636.052 636. Acanthaceae Budidaya tanaman hias di rumah kaca 636 PETERNAKAN 636.976.98 Tanaman hias hijau (daun) Asparagus Tanaman hias bebentuk semak.976.033 636.056 636.862 635. Hewan berdasarkan umur.054 636.05 636.976. Hewan hibrida Anak hewan Hewan jantan Hewan betina Hewan yang telah disteril/dikebiri Pemuliaan hewan 45 .861 635.864 635.34 635.976 635.865 635.975 635.01 636.04 636.635.035 636.975.3 635.863 635.

52 636.084.41 636.084.084.085.25 636.082.1 636.085.083.454 636.636.082.085.5 636.2 636.45 636.453 636.085 636.083 636.42 636.082.2 636.3 636.1 636.26 636.084.082. periode penetasan.52 636. Hibridisasi pada hewan Cara dan teknik pemuliaan pada hewan.7 Seleksi hewan Inbreeding pada hewan Crossbreeding.085.082. Kemandulan hewan Kelahiran hewan Penetasan telur Penetasan buatan Pengelolaan dan pemeliharaan bangunan kandang ternak Pemeliharaan hewan secara umum Pemberian makan pada ternak Pemberian makan untuk ternak kecil.084. Menyusui Pemberian makan berdasarkan tempat Pemberian makan dalam kandang Pemberian makan di padang penggembalaan Pemberian air untuk ternak Beberapa masalah dalam pemberian makanan dan nutrisi secara umum Ransum Cara pemberian makan pada ternak Pemberian makan pada ternak pada periode menyusui.46 636.4 636.084.085.084. Kecernaan Jenis-jenis makanan ternak Hijauan makanan ternak Silase Konsentrat Pengawetan dan penyimpanan makanan 46 .084.085.082.082. Penggemukan ternak Makanan ternak Komposisi makanan ternak Nilai gizi makanan ternak.54 636.082. Reproduksi Masa berahi pada hewan Inseminasi buatan Fertilisasi.22 636.51 636. Kesuburan.21 636.456 636.084.474 636.085. dll.082.084.1 636.082.23 636.4 636.084 636.51 636.

39 636. misalnya : kucing sebagai musuh burung Hewan liar Serangga.087.12 636.15 636.2 636.3 636.2.2.294 636.034 636.292 636.092.3 636.58 ternak Makanan ternak dari hasil samping industri Makanan tambahan untuk ternak Hormon Musuh dan hama penyakit hewan peliharaan serta pengendaliannya Manusia sebagai musuh hewan Hewan peliharaan.093 636.087.2 636.291 636.7 636.1 636.38 636.1 636.087 636.8 636.32/.092. Pencegahan dan pengendalian hama serangga pada hewan Kuda Kuda pacu Kuda pekerja Kuda poni Kuda zebra Ruminansia besar.636.4 636.5 636.033 636.092.295 636.293. Sapi Sapi potong Sapi perah Zebu Bison Kerbau Rusa Unta Ruminansia kecil Domba Domba Asia Kambing Babi Unggas Ayam 47 .16 636.38 636.184 636.2 636.52/.09 636.

597 636.75 636.58 636.58.76 636.61 636. Merpati Itik Angsa Burung Burung yang dipelihara untuk diambil bulunya Burung hias.636.594 636.74 636.034 636.598 636.95 636.9 636.6 636.588 636. Kodok Gajah Primata Reptilia Hewan lain yang dipelihara manusia 48 .68 636.99 Ayam non Eropa.92 636.8 636. burung yang dipelihara di dalam sangkar secara umum Anjing Anjing pekerja Anjing penjaga.58.7 636.976 636.978 636. burung pekicau.592 636.033 636. Ayam Asia Ayam broiler Ayam petelur Ayam adu Kalkun Merak Burung dara.98 636.72 636. Anjing polisi Anjing pemburu Anjing yang dipelihara di rumah Kucing Hewan peliharaan lainnya Kelinci Hewan amphibi yang dipelihara untuk dimakan.596 636.

HASIL TERNAK LAINNYA 637.057 637. dll.1 637. DAGING. alat perah Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dan kualitas susu Pemerahan dengan tangan Pemerahan dengan alat/tenaga mekanis Susu segar (belum ada perlakuan) Kolostrum 49 .114 637.03 637.12 637. vitamin.043 637.02 637.) pada hasil ternak Kualitas hasil ternak Rasa.05 637. analisis hasil ternak Produksi susu secara umum Pemerahan.07 637.047 637.04 637.115 637.045 637.637 SUSU. Aroma hasil ternak Hasil ternak yang terkontaminasi Tes.046 637.11 637.06 637.044 637.123 Alat dan mesin pengolah hasil ternak Penanganan hasil ternak Komposisi kimia hasil ternak Kandungan lemak hasil ternak Kandungan karbohidrat hasil ternak Kandungan protein hasil ternak Kandungan mineral hasil ternak Kandungan zat biokimia (enzim.112 637.

133.141.7 637.144 637.147 637.3 637.7 Pengolahan susu Pengaturan temperatur dan pengawetan susu Pendinginan dan pembekuan susu Pemanasan susu Pasteurisasi susu Sterilisasi susu Pengawetan susu dengan zat kimia. Pengawetan susu dengan cara lain Perlakuan untuk mempertahankan kondisi fisik susu Perlakuan bakteri susu Pengkulturan bakteri susu Fermentasi susu Pengeringan susu Produk susu Hasil olahan susu Susu hasil pasteurisasi.34 637.134 637.133.23 637.2 637. Susu coklat.24 637.4’659.136 637.146 637.133. Hasil telur Telur ayam Telur bebek 50 .1 637.4 637. Susu hasil sterilisasi Susu dengan berbagai rasa.3 637. susu rasa buah.137 637.3 637.3 637.14 637. Susu bubuk Susu khusus bayi Susu yang diasamkan.133.637.136. dll.3 637.141.136.4’658 637.5 637.2 637.146.3 637.13 637.8 637.133. Susu yang difermentasi Yoghurt Susu skim Mentega dan pembuatan mentega Proses pembuatan mentega Hasil samping industri mentega Keju dan pembuatan keju Proses pembuatan keju Hasil samping industri keju Telur.143 637.4 637.141 637.133 637.

Telur pengganti Daging Daging sapi Daging domba Daging kambing Daging babi Daging kura-kura Daging segar.41 637.525 637. disiapkan dan dimasak serta hasilnya Sosis Mesin dan proses pembuatan sosis Daging asap Daging unggas dan burung buruan Daging unggas Daging ayam Daging itik Hasil ternak yang tidak untuk dimakan Kulit (hasil ternak) Kulit reptil (hasil ternak) Bulu.61 637.514 637. Cara dan alat potong Jenis-jenis daging Daging cincang Tulang untuk makanan Daging pengganti Daging yang diolah.523 637.5 637.43 637.3 637.637.513 637.413 637.51 637.48 637.54 637.54’659.5’632/38 637.414 637.5’62 637.54’65 637.514.5’848 637.5’639 637.6 637.514.61’698 637.7 637.63 637.62 637.7 637.54’658 637. Daging pengganti Rumah potong hewan.518 637.64 Struktur dan bagian-bagian telur Putih telur Merah telur Pengawetan telur Telur sintetis. Wol (hasil ternak) Bulu unggas (hasil ternak) Tanduk (hasil ternak) 51 .523.52 637.5’64 637.5 637.

Apikultur Lebah madu. dll. sifat dan kualitas madu Penggunaan madu pada makanan.15 638.154 638. anatomi.145 638.2 638.3 638. gigi. fisiologi.1 638.121. Serikultur Ulat sutra. Klasifikasi.19 638.2 638.637. PEMULIAAN DAN PENGELOLAAN SERANGGA DAN ARTROPODA LAIN 638.12 638.153 638. gading. dsb Darah (hasil ternak) Sarang burung (hasil ternak) 638 PEMELIHARAAN.661 637.65 637. penyakit dan musuh lebah Penyakit pada lebah dewasa Penyakit pada lebah muda Madu Komposisi.16 638.121.124 638.162 638.691 Tulang (hasil ternak). psikologi dan studi ilmiah secara umum Lebah ratu Lebah pekerja Lebah jantan Kehidupan sosial lebah Pemeliharaan dan pemuliaan lebah Hama.121. seperti tulang. Lebah madu sebagai agen penyerbukan tanaman Budidaya ulat sutra.167 638. Siklus hidup ulat sutra 52 . farmasi.22 Ternak lebah. minuman.1 638.

236 638.23 638.27 638.221 638.25 638.232 638.8 Siklus hidup ulat sutra Makanan ulat sutra Daun murbei (Makanan ulat sutra) Daun tanaman lain untuk makanan ulat sutra Pengaruh hama penyakit terhadap ulat sutra lihat juga 632 Aspek fisiologi dan biokimia makanan ulat sutra. untuk industri sutra Pemeliharaan insekta lainnya. penyakit dan musuh ulat sutra Kokon.244 638. termasuk asam amino dan vitamin lihat 591.13 Tempat dan alat pemeliharaan ulat sutra Pemberian makan untuk ulat sutra Pemeliharaan ulat sutra Hama.245 638.638. Pemeliharaan semut Pemeliharaan serangga untuk hiasan 53 .238 638. Semut dll.234 638.24 638.5 638.4 638.

111 639.11 639.2.18 639. pengrusakan oleh karena penangkapan ikan Kapal penangkapan ikan 54 .15 639.2. SERTA KULTUR KELAUTAN 639.2 639.113 639. Penyu (hewan buruan) Hewan buruan lain Berbagai hewan hasil buruan Perikanan Membangun areal penangkapan ikan Pemeliharaan areal penangkapan ikan Masalah-masalah perikanan umum Musiman atau syarat lainnya Penangkapan ikan yang berlebihan.2.112 639.16 639.12 639. Tembak.1 639.639 PENGELOLAAN HEWAN LINDUNG DAN IKAN.04 639.03 639. Perangkap Hewan buruan/lindungan (mamalia) Rusa dan hewan buruan besar Kelinci (hewan buruan) Serigala (hewan buruan) Burung-burung liar (hewan buruan) Singa laut (hewan buruan) Buaya (hewan buruan) Reptil lainnya.2.2.05 639.13 639.14 639.06 Berburu.2.057 639.058 639.

093 639.2. ledakan.3. perlakuan es di kapal Pengolahan. Tuna (Penangkapan) Berburu mamalia dan reptil laut Berburu penyu Pemeliharaan ikan Proses reproduksi ikan.2. Belut (Penangkapan) Escocidae.227 639.248 639.2.2. pengawetan. Trout (Penangkapan) Acipenseridae.2.03 639.211 639.2.3.217 639. Cod (Penangkapan) Scombridae.22 639. Benih 55 .032 639. dll Jaring.3 639.09 639. Pike.3.215 639.092 639.639. Lele (Penangkapan) Petromyzontidae. Lamprey (Penangkapan) Ikan laut (Penangkapan) Clupeidae.2. Luce (Penangkapan) Cyprinidae.081.081.213 639. jala (Penangkapan ikan dengan) Ledakan (Penangkapan ikan dengan) Hama. Salmon.222 639. Sturgeon (Penangkapan) Anguillidae.223 639.2. Haddock. hibridisasi. Perch (Penangkapan) Siluridae.11 639. kapal pabrik Metode penangkapan ikan Penangkapan ikan dengan jaring. Hering.12 639.212 639.24 639.064 639. bubu. Penetasan.21 639. penyakit dan musuh ikan Penyakit ikan dan pengendaliannya Hama ikan Serangga sebagai musuh ikan Ikan air tawar (Penangkapan) Salmonidae.2.218 639.068 639.034 Live-well boats Trawlers (kapal pukat harimau) Penanganan.065 639.216 639.067 639. penyiapan. Mackerel.081.2. Penetasan Hibridisasi ikan Fertilisasi.091 639. Sarden (Penangkapan) Gadidae.2. Telur ikan.1 639.081 639. Ikan mas (Penangkapan) Percidae.2.214 639.

3.3 Budidaya ikan di danau Budidaya ikan di air mengalir.04 639.4 639. sungai Budidaya ikan di kolam lihat 626. Perbanyakan moluska dan kerang-kerangan 56 .33 639.357.3.311 639.381 639.043.043 639.3.045 639.34 639.034.041 639. Akuarium Pemeliharaan ikan hias Hasil ikan dan binatang laut lainnya Daging dan lemak.38 639.386 639. kolam. danau.639. Tangki.312 639.886.382 639.034.05 639.385 639.383 639. termasuk minyak ikan Telur ikan Tulang ikan paus Sisik ikan Kulit ikan dan binatang laut lainnya Tulang ikan Pemeliharaan /Pembenihan/penangkapan moluska dan kerang-kerangan (budidaya) Proses reproduksi.387 639. Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Masalah-masalah pemeliharaan ikan Instalasi dan alat pemuliaan ikan Pemeliharaan ikan di air tawar.043.4.31 639.3.06 639. termasuk di sungai Budidaya ikan di laut dan di air payau Penyimpanan dan pengangkutan ikan hidup.3.2 639.1 639.32 639.313 639.03 ikan Fertilisasi alami pada ikan Fertilisasi buatan pada ikan Cara pemeliharaan ikan Pembenihan ikan Pemberian makan ikan Penggemukan ikan Makanan ikan Aklimatisasi.3.3.3. 628.14 639.2 639.

54 639.517 639.9 639.41 639.4.064 639.061 639.512 639.61 639. ganggang) Produk fosil Pemuliaan.42 639. pemeliharaan binatang hias secara umum Terraria 57 .4.062 639.45 639.515 639.6 639.4.639.56 639.64 639.516 639.06 639.518 639.55 639.51 639. Eunicidae dan Nereidae Produk binatang laut dan tanaman laut Spons Koral Produk hewan lain Alga (rumput laut.66 639.63 639.4.62 639. penyakit dan musuh alami moluska Kerang Remis Siput Gastropoda laut Crustaceae Udang-udangan Udang Udang karang Lobster Udang karang air tawar Kepiting Lintah Teripang Cacing laut.4.4.09 639.5 639.04 639.44 639.92 Cara pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan alami moluska dan kerang-kerangan Tempat penetasan moluska dan kerangkerangan Tempat penggemukan moluska dan kerangkerangan Hama.

95 639.96 Aquaria Aquaterraria Aviaries Sangkar burung 58 .93 639.639.94 639.

Masalah staf dalam kehutanan swasta. Administrasi hutan swasta.INDEKS SUBJEK Abies spp.831 631. Agave spp.2 635. abu gambut abu tanaman Acacia arabica.864 633.031 631.831 631.526.954 633.2 635.931 633.82 633.524. abu tanaman.4:55 59 Agaricus campestris L.976.433.158 630*681 631. 627. (aforestasi: penanaman pohon pada lahan hutan yang telah gundul selama 50 tahun atau lebih).162 631.414. Tanaman hias Agave.931 633.212 639.976.865 639. tata buku Aerasi tanah Aforestasi tipe lahan khusus.3. Absorpsi.526. Administrasi kegiatan usahatani Administrasi kehutanan nasional Administrasi keuangan usahatani. Penyerapan hara abu gambut Abu kayu. serat termasuk Sisal (Agave sisalana L.877. 630*9 633.) Agroekologi . Akunting. Acanthaceae Acipenseridae.81.1 631.85 630*68 630*682 631.875.1 630*233 635.045 631. Sturgeon (Penangkapan) Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Adaptasi terhadap iklim Administrasi dan organisasi perusahaan hutan.524.831 633. Acacia senegal Acacia catechu Acacia senegal Acacia spp L. 627. Agave sisalana L.2 631.

03 633.3.356. dll. 631.12 631. pemeliharaan.8 Alat dan mesin panen lihat 631.3.432 631.05 631.2 631.36 631. Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Alang-alang (Imperata cylindrica L.073 631. 628.7 631.361 . 60 631.) Aklimatisasi tanaman Aklimatisasi.07 631.4 631. Hidrologi pertanian lihat 556.332 637.3.348 631.045 633.8.5 631.529 639. Ubi Akasia (Acacia spp.3 631.3.35 631. pengupas. alat pemipil.875.311.355 631.276 631.Air tanah.332.02 631.3.2.34 631. dsb.55 Alat dan mesin pascapanen Alat dan mesin pemelihara dan proteksi tanaman Alat dan mesin pemupuk Alat dan mesin penanam Alat dan mesin pengolah hasil ternak Alat dan mesin pengolah tanah Alat dan mesin pertanian Alat dan mesin pertanian berdasarkan tipe tenaga penggeraknya Alat dan mesin untuk keperluan pengukuran. 631.573 633.273 635.333 631. 626.) Lihat 631. umbi akar.365 631. pengambilan contoh Alat dan mesin untuk proteksi tanaman Alat panen jagung Alat panen kentang Alat penanam kentang Alat pengering Alat penggali parit Alat pengirik. Akar.31 631.6.) Alat dan bahan pertanian secara umum (seleksi. pengadaan.1 Air: komposisi dan sifat Aira L. Umbi. umbi batang tanaman hortikultura Akar.

pembersih.3 635.014.362 631. mengikat.366 dengan .64 631.25 635.335 630*36 631. dsb.826 634.Alat penutup peti/ kontainer untuk menyimpan hasil pertanian Alat penyiapan benih Alat pertanian tanaman pangan. Alga (rumput laut.262 635. traktor. Allium ascalonicum L. kereta gerobak. dsb Alat transport tanpa bahan bakar. 629.342 631.8 631. alat untuk mengairi Alat untuk okulasi Alat. alat penyaring. perkebunan/hortikultura Alat potong. mesin dan perlengkapan dalam penebangan pohon dan kegiatan yang terkait. Alat transport dengan bahan bakar. Allium cepa L. truk.3 Detilnya dengan :629… Alat untuk membungkus. pencuci.55 61 . Allium sativum L. penampi.331. tanah alkalin Allium ampeloprasum L.363 631.1 639.415.347 631.) 631.263 635.265 631. pengering.373 631.367 631. Trailer.264 635. fermentasi.311.364 631.372 631. alat pangkas Alat sortir.333 633. ganggang) Alkalinitas. Allium schoenoprasum L. Alat/ mesin untuk menyiapkan dan menyebarkan pupuk Albizzia spp.336 631. Allium fistulosum L.92 633/635-1 631. Alluvium Almond (Prunus amygdalus Batsch. industri.261 635. dsb. dll Alat untuk memindahkan tanah Alat untuk mencangkok Alat untuk menyiapkan makanan ternak Alat untuk menyiram.875.

1 633.461.752 .653 631.11 634.3 631.1 635.) Apel liar Aphid/ kutu daun 62 633.965.76 634.573 636. pemisahan Anakan.053 631.422 631.532.412 634.28 Anacardiaceae Anacardium occidentale L. (tanaman hias) Amorphophallus sp.kualitatif .274 636.598 639.7 636.463 634. Percobaan lapang Ananas comosus L. Anak hewan Anakan.268 634.Alopecurus Alpukat (Persia Americana Mill. (tanaman penghasil gula) Ampas/ terak Lihat 669.74 636. Anjing polisi Anjing yang dipelihara di rumah Annona cherimola Annona glabra L.774 634.12 632.kuantitatif Analisis tanah. Annona squamosa L.41 633.42 634. Anarcadiaceae Anggrek Angsa Anguillidae.286.414 634.213 636.44 635.687 631.423 631.184.853 633.269 631. Belut (Penangkapan) Anjing Anjing pekerja Anjing pemburu Anjing penjaga. Bakteri antagonis Apel (Malus sylvestris L.965.) Amonifikasi Amorphophallus sp.3 631.413 634.72 636. perbanyakan Analisa tanah : . Anonaceae Anthoxanthum Antibiotik.532.871 634.75 636.

21 639. perusak tanaman Artocarpus Artocarpus champeden L. tanah) Avena sativa L.) Asparagus officinalis L. Aviaries Avicennia spp.39 634. Aspek ekonomi dari pupuk Aspek fisiologi dan biokimia makanan ulat sutra.265 632.613.674.2 635. Averrhoa carambola L.394 634. Aren (Arenga pinnata L.13 Atmosfer (udara.613.368 633.65 634. Anthurium.58 63 .2 633.913 634.815 638.965. Averrhoa bilimbi L.433 633.93 639.393 634.) Arenga pinnata L.94 633. Articulata. Aroideae.) Aren (Arenga saccharifera L.876. Caladium Arrhematherum Beauv.65 634.) Aquaria Aquaterraria Arachis hypogaea L.975.2 634.253 634.52 633. Artocarpus heterophylla L.416.34 635.95 633. termasuk asam amino dan vitamin lihat 591. Asam (Tamarindus indica L.272 633.31 631.238 631.852.2 634.674.Apocynaceae Aprikot (Prunus armeniaca L.) Asam fosfor Asimina triloba L. Ayam 633.3 639.52/. Asparagus Asparagus (Asparagus officinalis L. Arenga saccharifera L.461 631.418 635.13 633.31 635.65 634.5 636.

264 635.461.262 635.41 636.Ayam adu Ayam broiler Ayam non Eropa.072 631. struktur dan instalasi pertanian.21 631. Nitrifikasi Bakteri pembentuk nitrit Bakteri penambat nitrogen.916 635. Virisida Balata (Mimusops balata) Bambu (Bambusa arundinaceae) Bambu (Bambusa Schard.461.572 631.) Bawang putih (Allium sativum L.) Bawang daun (Allium fistulosum L.034 636.2 633. Pagar Bauhinia Bawang Bombay (Allium cepa L.312.16 635. Ayam Asia Ayam petelur Babi Bajak Bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan Bajak yang digerakkan oleh tenaga mesin Bakteri pembentuk nitrat. Serat.58.2 631.976.58.863 631.084. ranting tanaman hortikultura Batang.58 636.5 631.312.461 632.3 631.) Bawang merah (Allium ascalonicum L. Rotan (Calamus spp.) Bayam (Spinacia oleracea L.) Bambusa arundinaceae Bangunan serba guna untuk pertanian Bangunan.).863 633.588 636. Mikrobiologi tanah Bakterisida.263 635.) Pemberian pakan dan nutrisi secara umum : masalahnya Begonia 64 636.4 631. produk pertanian.976. cabang. Gedung untuk ternak.584.965. mesin dan alat Barley (Hordeum sativum) Batang.875.312 631. Fiksasi N Bakteri tanah.953 633.27 633.461.5 635. Jerami Batas.4 635.6 635.033 636.25 635.273 .2 631.3 631.

Belalang Belimbing besar (Averrhoa carambola L.) Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Bengkel mesin traktor Bengkel perbaikan dan teknis Benih dan perlakuan benih, penyebaran benih Bent. Agrostis L. Berburu penyu Berburu mamalia dan reptil laut Berburu. Tembak. Perangkap Bercak daun, penyakit Bercocok tanam pohon hias (Arborikultur). Taman, arboretum. Pagar hidup dan tanaman pagar hidup 635.055, 712 Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam kaca atau penutup lainnya Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam pot, boks, dll. Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan hobi Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan komersial Beta vulgaris L. Betulaceae Biji dan spora Biji-bijian aromatik Biokimiawi hasil ternak Biologi Hutan. 57 Biologi reproduksi tanaman Bioteknik, pertanian berbasis ekologi. Pertanian organik. Bisnis usaha tani dan administrasi

632.727 634.674.3 634.674.2 631.173.2 631.173.4 631.53.01 633.23 639.248 639.24 639.1 632.26 630*27 635.044 635.043 635.018 635.017 633.41 633.63 635.112 633.878.4 631.531 635.75 637.047 630*12 631.522 631.147 631.157 65

Bison Bit (Beta vulgaris L.) : - sebagai penghasil gula - sebagai sayuran - sebagai umbi-umbian Blueberi Bombacaceae. Meliaceae. Geraniaceae. Solanaceae Botani hutan secara umum. 581 Botani sistematik hutan. 582 Brassica Brassica botrytis Brassica campestris L. var. chinensis Brassica capitata alba Brassica capitata rubra Brassica oleracea L. Brassica oleracea L. var. canlo-rapa Brassica oleraceae L. var. Botrytis Brassica spp. Briza Broad bean (Vicia faba L.) Brokoli (Brassica botrytis) Bromus Dill. Ex. L. Bruguiera spp. Buah Buah batu. Drupa Buah beri dan buah-buahan lainnya Buah pepo Buah tanaman herba Buah tanaman hortikultura Buah-buahan lain yang mengandung pulp Buaya (hewan buruan) Bubur tulang Buckwheat. Fagopyrum. Budidaya dalam media plastik 66

636.292 633.63 635.112 633.41 634.734/.737 634.67 630*16 630*17 635.33 635.356 635.345 635.342 635.341 635.34 635.125 635.35 633.844 633.271 635.651 635.356 633.262 633.876.2 631.576 634.2 634.7 634.10 634.77 635.076 634.4 639.14 631.852 633.12 631.589.5

Budidaya dengan menggunakan fenomena khusus, termasuk menggunakan energi listrik, radio dan gelombang akustik, sinar buatan, panas, dll. Budidaya ikan di air mengalir, termasuk di sungai Budidaya ikan di danau Budidaya ikan di kolam lihat 626.886, 628.357.3 Budidaya ikan di laut dan di air payau Budidaya secara intensif Budidaya tanaman dalam media buatan Budidaya tanaman dalam media pasir Budidaya tanaman hias di rumah kaca Budidaya tanaman muda. Bibit. Termasuk pembibitan Budidaya tanaman, pengaruhnya thd. iklim, tanah, air Budidaya ulat sutra. Serikultur Bulbus (umbi lapis), propagasi dengan Bulu unggas (hasil ternak) Bulu. Wol (hasil ternak) Bunga Bunga dan daun aromatik Bunga kering Bunga kol (Brassica oleraceae L. var. Botrytis) Bunga matahari (Helianthus annuus L.) (sebagai penghasil minyak) Bunga potong, dalam ruangan Bunga potong, tanaman hias Bunga tanaman hortikultura Burung Burung dara. Merpati Burung hias Burung pekicau

631.588

639.313 639.312 639.311 639.32 631.583 631.589 631.589.3 635.98 631.53.03 631.92 638.2 631.532.1 637.63 637.62 631.575 635.71 635.913 635.35 633.853.4 635.912 635.966 635.075 636.6 636.596 636.68 636.68 67

432 635.56 634.2 . Cara bercocok tanam Cara dan teknik pemuliaan pada hewan. lihat juga 635.04 639.584.6 633. disemprotkan lewat udara.Burung yang dipelihara untuk diambil bulunya Burung-burung liar (hewan buruan) Cabe merah.) Cacing laut.649 Capsicum frutescens L. Cajanus cajan L.816. Calamus spp.522 633.4 636. Capsicum annuum L.12 635. Reproduksi Cara pemberian makan pada ternak Cara pemeliharaan ikan Cara pemeliharaan moluska dan kerang-kerangan Cara pemupukan Cara pengendalian hama dan peralatannya Cara pengendalian hama/penyakit tanaman Cara penggunaan pestisida: diaduk di tanah.287.843 631.3.sebagai buah .775 633.98 632. Canavalia ensiformis Canna indica Cannabis sativa L.5 635.082.5 633.084.3 632.5 636. Calamagrostis Adans.42 639.) .654.875.61 639.686 635. Calocarpum mammosum Pierre Campanula rapunculus L.842 633.04 631. disuntikkan.543.654.965.sebagai bumbu Cabe rawit (Capsicum frutescens L. Cabe paprika (Capsicum annuum L. Buah naga Caesalpinia spp.274 633.3 633.649 633.843 639.93 632.163 635. dsb.3 632.4. Cara tanam Cara-cara pengawasan untuk proteksi tanaman/ 68 636. Eunicidae dan Nereidae Cactaceae.982 631.5 634.842 633.913.

Acacia catechu Ceiba pentandra Gaertn.3 634. Citrullus vulgaris Citrus aurantifolia L.322 634. Salicaceae.54 633.334 634.954 633.23 633. Cinnamomum camphora L. Ceri (Prunus avium L.513 633. Alpukat Carya Cassia javanica L.463 633.) Ceratonia siliqua L. Myricaceae.54 635.956 633.1 634.66 634.52 634. Cassia spp. Leci.394 633. Chick pea (Cicer arietinum L.657 635.) Cicer arietinum L.878 633.615 634. Proteaceae Catechu.) Cengkeh (Eugenia caryophyllus L.65/. Moraceae. Cemara. 633.) Chicory (Cichorium intybus L. Citrus medica L.876. Citrus spp.6 634.323 634.878. Myrtaceae.321 69 . Betulaceae. Citrus trifoliate L.832 634. Citrus maxima L. Casuarinaceae Cempedak (Artocarpus champeden L. Citrus lemon L. Cinnamomum zeylanicum L. Euphorbiaceae.657 635.462 634.31 634.876. Castanea Casuarinaceae. Ulmaceae.Karantina tanaman Caraipa spp. Polynaceae. Caricaceae. Citrus reticulata L.53 633.3 635.337 634.331 634.875. Cichorium intybus L. Lauraceae.833 635.) Ceriops spp. Rhammaceae. Ericaceae Pepaya. Basellaceae.

76 633.626 635.5 635.498 633. Cocos nucifera L.732 633. Coklat (Theobroma cacao L. Cucurbita ficifolia Cucurbita maxima Cucurbita moschata Cucurbita pepo L.734 633. (Trifolium L.54’658 637. Coffea congensis L.381 637. Coleus rotundifolius Corchorus spp.625 635.5 637. Coffea exelsa L.855. Coffea liberica L.36 634.7 637. Coriandrum sativum L.162 633.54’659.63 635.082.) Cola acuminata L.266 639. Cucumis sativus L. termasuk minyak ikan Daging domba Daging itik Daging kambing 70 633.5 639.26 639.5’64 637.826 635.624 635.5’632/38 637.32 639. Corylus avellana L.525 637.514. Cyprinidae.Clovers. Curcuma longa Cyperus esculentus L. Hering.215 637.523 635. Ikan mas (Penangkapan) Daging Daging asap Daging ayam Daging babi Daging cincang Daging dan lemak.54 636. Sarden (Penangkapan) Cochlearia hispanica L. Hibridisasi pada hewan Crustaceae Cucumis melo L.61 635. Crossbreeding.733 633.621 633.616 633.5’639 .74 633.751 634.222 635.) Clupeidae.

) Dam Damar (Agathis.5’848 637. 631.286.38 631.54’65 637. disiapkan dan dimasak serta hasilnya Dahlia (Dahlia spp.86.574 638.654 635.3 631.2. Daging pengganti Daging unggas Daging unggas dan burung buruan Daging yang diolah.54 637. 637.51 637.451 634. Diospyros virginiana L.52 635.232 635.32 633.234 631.4 635.675 632.432.965.4 633.816. 628.117.453 634.944.62 71 .172 634.654. Diospyros kaki L. lihat wortel Daun Daun murbei (Makanan ulat sutra) Daun tanaman hortikultura Daun tanaman lain untuk makanan ulat sutra Demplot Denitrifikasi Digitaria.518 637.452 631.6 631. Diversifikasi usahatani Dolichos dan kacang-kacangan lainnya Dolichos lablab L.151.33 637.672.027 631.Daging kura-kura Daging pengganti Daging sapi Daging segar.074 638.38 636.32/. 627.532.672. Domba Domba Asia Dosis pemupukan Dosis dan waktu irigasi Dosis penggunaan pestisida Drainase Lihat 626.1 631.5’62 637.4 636. Copaifera) Danau buatan Darah (hasil ternak) Daucus carota . Diospyros lotus L.661 631.6 631.461.

) Durian (Durio zibethinus Murr.25 Engineering/ mekanisasi pedesaan 631.123 Duku (Lansium domesticum Corr. Penggantian kayu dengan bahan lain yang kompetitif.95 630*15 630*18 630*88 . Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dan 637.5. 639 Ekologi tumbuhan hutan.45 631.6 Enzim dalam tanah 631.423 Euphorbiaceae 633. Ekstensifikasi usahatani Elaeis guineensis 634.214 Eugenia caryophyllus L.81 Embun tepung. Ebenaceae Ekologi pertanian Ekologi satwa hutan.459 Erosi.5 Ekonomi dalam pemanfaatan kayu.34 634.673.6.278 Erosi 631.1 633. 581. Luce (Penangkapan) 639. 634.02 Escocidae. 633.465 Eragrostis Beauv.631. 630*1 Biologi hutan.912 Fagaceae 633.872 Faktor-faktor lahan (Site factors) di dalam 630*11 kehutanan. pengendalian 631.151.672 634.179 Eleusine coracana Emaskulasi 631. Pike. Termasuk: Manajemen satwa buru dan ikan.832 Eugenia uniflora L. Damping off 632. Perburuan. 591.614 Elektrofosfat 631.857 633. Pemancingan/Penangkapan ikan.96 Faktor-faktor lingkungan di dalam kehutanan.672 634. 633. 631.855.527. Penembakan.22 634.112 72 632.) Durio zibethinus Murr.

630*234 Fosfat mineral 631. Telur ikan. Kesuburan.3.1 Fase pertumbuhan 631.413.6 Fase pembentukan buah 631.3 Garcinia 634. Steril hewan 636.2 Fungisida 632. akumulasi 631.952 Gadidae. Cod (Penangkapan) 639.413.4 Fase perkecambahan. Puru. 543.082.3. 634.2 Fase-fase dan kontrol pertumbuhan tanaman 631.874 Gandum (Triticum) 633.2 lihat 543.11 Gangguan terhadap pertumbuhan pohon oleh 630*46 manusia Garam.02 Fermentasi susu 637.934. Pembibitan 631.kualitas susu Fase pematangan 631.3 Garam.454 Fertilisasi.2 Fiksasi N 631.034.241.851 Foxtail millet (Setaria italica) 633.554.413.5 Formasi hutan melalui suksesi alami.461. Haddock.1 Fertilisasi buatan pada ikan 639.5 Fase pembungaan 631. Benih ikan 639.322 Gambir (Uncaria gambier L.37 Fiksasi 631.526.547.5 Fertilisasi alami pada ikan 639.524.034 633. Penetasan.223 Gajah 636.264 Festuca Ficus carica L.547.976 Gal.) 633.547 Fenotipe 631.034.471 73 .3.175 Fumigasi kimiawi tanaman 632.Cecidia tanaman 632.21 Galur murni 631.136.2 Fertilisasi. kandungan 631.547.547.547.

) Gladiolus spp Glyceria fluitans Glycine max L. penyakit dan musuh alami moluska Hama.179 633.24 632.47 633/635-2 639. Palaquium gutta) Getah tanaman hortikultura Gladiol (Gladiolus spp. pengaruhnya thd.1 631.6 635.34 633.471. Guano Gudang untuk penyimpanan. Garu Gastropoda laut Gedung untuk penyimpanan alat dan mesin pertanian Gejala penyakit tanaman Genetika terapan Genotipe Genus Geofisik. industri. Dll. Getah Getah perca (Gutaperca .077 635.09 639.523 631.577 633.2. Silo.2.282.092 633.965.2 631.15 .313 639.965. budidaya tanaman Geraniaceae.511 631.01 631. Gossypium spp. gugur buah (fisiologis) Gugur daun.92 634.33-2 639.674 631.526.1 631. Gugur benang sari karena hujan Gugur bunga.09 638.51 634.163 631. penyakit dan musuh ikan Hama. Oxaladaceae dan Malpighiaceae.917 635. perkebunan/hortikultura Hama ikan Hama Penyakit kacang panjang Hama.45 631.4. Lumbung.6 633. penyakit dan musuh lebah 74 634.25 632. penanganan dan pengolahan.282.Garcinia mangostana L. bunga dan buah secara dini Gulma Guttiferae Hama dan penyakit tanaman pangan.854 631.166 632.164 632.524.

559 637.11 639.25 631.6 631.055 639. 674 Hasil hutan lain (hasil hutan bukan kayu).06 637.522 632.99 636.095.954 633.) Herbisida Hevea brasiliensis Hewan amphibi yang dipelihara untuk dimakan.) Helianthus annuus L.11 636.6 75 .2 632.18 636.054 636.95 636.3 636.38 635.9 636.4 635.078 637.092.07 637. Helianthus tuberosus L.853.57 634. Hasil samping.092. Hasil setengah jadi Hazelnut (Corylus avellana L.338 630*8 630*89 639. penyakit dan musuh ulat sutra Hara.052 636. defisiensi Hasil hutan dan pemanfaatannya. Hasil ikan dan binatang laut lainnya Hasil kering tanaman hortikultura Hasil olahan susu Hasil panen Hasil samping industri keju Hasil samping industri mentega Hasil tanaman hortikultura (seluruh bagian) Hasil ternak yang terkontaminasi Hasil ternak yang tidak untuk dimakan Hasil.912. misalnya : kucing sebagai musuh burung Hewan perusak tanaman 638.34 637.16 639.24 633. Hemp (Cannabis sativa L.24 635.Hama.81. Kodok Hewan betina Hewan buruan lain Hewan buruan/lindungan (mamalia) Hewan hasil buruan Hewan hibrida Hewan jantan Hewan lain yang dipelihara manusia Hewan liar Hewan peliharaan lainnya Hewan peliharaan.54 633.141 631.

Konservasi air.04 636.032 630*116 631. 556 Hidrologi pertanian Hijauan makanan ternak Hijauan pakan lainnya.5 639.325 631.526. Hijauan pakan non legum Holcus L.035 636. konservasi tanah.3.432 636.Hewan yang dipelihara untuk diambil bulunya Hewan yang dipelihara untuk diambil telurnya atau susunya Hewan yang dipelihara untuk dipotong (diambil dagingnya) Hewan yang dipelihara untuk hewan pekerja atau melayani manusia Hewan yang dipelihara untuk keperluan ilmiah. Hop.034 636.272 633.087. sosial ekonomi kehutanan.085.791 633. Pameran.648 631. Heterosis. dan erosi. Hibrida Hibrida.033 636. Kebijakan kehutanan.527.51 633.872 630*9 639. jenis kelamin. jerami sebagai pupuk Hutan dan kehutanan dilihat dari sudut pandang nasional. dll Hewan yang dipelihara untuk keperluan pemuliaan (misalnya pejantan). Humulus lupulus Hordeum sativum Hormon Humulus lupulus Humus.056 635.05 636.791 631.8 633. 630*233 Ikan air tawar (Penangkapan) 76 636. Hewan yang dipelihara untuk makanan Hewan yang telah disteril/dikebiri Hibiscus esculentus L. Inbreeding Hibridisasi ikan Hidrologi hutan.3 633. 332. Kebijakan aforestri.16 636. dll. Hewan berdasarkan umur.3.02 636.03 636.21 .

334 633.1 633.4 631.22 630*111 630*3 631. Itik Jagung (Zea mays L.276 632.Ikan laut (Penangkapan) Iklim dan iklim mikro hutan.674.4 633. Ekspor.23 631. Pemanenan kayu. untuk jagung manis lihat 635.151.279 636. Karantina tanaman Inbreeding pada hewan Industri kayu dan hasilnya.25 630*83 630*86 631. Moluskisida Inseminasi buatan Instalasi dan alat pemuliaan ikan Instalasi penelitian pertanian Intensifikasi usahatani Investasi modal kerja Irigasi Irigasi genangan Irigasi permukaan Ischaemum L. Akarisida.06 631.2 631.951 636.2 631.082.597 633. Inokulasi tanah dengan bakteri dan mikoriza Insektisida.3.853.5. Pedologi. Industri pulp.1 636. Jagung untuk popcorn Jagung yang ditanam untuk pakan ternak.825 77 . Impor.). 551. Penggunaan kayu.913.67 633.255 633. Penelitian tanah Imperata cylindrical L.) 639. Pembuatan barang-barang dari kayu.15 635. Jahe (Zingiber officinale L.67 631.847 632.117. Bahan campuran yang seluruhnya atau sebagian terbuat dari kayu.082. Penggunaan bahan kimia dari kayu. Termasuk: atmosfer.) (sebagai penghasil minyak) Jagung (Zea mays L. 630*42 Ilmu kerja dan kajian kerja dalam kehutanan.453 639.164. Ilmu tanah. Meteorologi. Indian corn.67 Jagung manis.674.

113 633.523 635.6 637.853.8 635.11 635.) (sebagai 78 630*26 635.) Kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.) Jeruk sitrun (Citrus medica L.652 635.) Jeruk lemon.05 633.2.654.852. jala (Penangkapan ikan dengan) Jenis dan bentuk tanaman hortikultura Jenis gandum yang diploid Jenis gandum yang heksaploid.337 634.) Kacang mete (Anacardium occidentale L.656 633.3 631.334 634.33 634.) Kacang panjang (Vigna sinensis var.5 634. Termasuk gandum biasa Jenis gandum yang tetraploid Jenis kacang-kacangan hijauan pakan lainnya Jenis-jenis anggur.112 633.84 634.) Jute (Corchorus spp.31 634.32 635.654.331 633.111 633.52 .543.573 635.82 633.37 634. Triticum aestivum.Jalur pelindung di hutan (shelterbelt) Jamur Jamur Agaricus (Agaricus campestris L.368 633.) Kacang hijau (Phaseolus mungo L.3 633.) Jeruk jenis lainnya Jeruk lemon (Citrus lemon L.1 634. Vitis vinifera Jenis-jenis buah tropik dan subtropik Jenis-jenis daging Jenis-jenis Makanan ternak Jeruk (Citrus spp.34 634.085.) Kacang polong (Pisum sativum) Kacang tanah (Arachis hypogaea L.32 634.33 635.654.081. angularis) Kacang panjang (Vigna sinensis) Kacang panjang (Vigna spp.) Kacang tanah (Arachis hypogaea L.2 639.) (sebagai penghasil minyak) Jarak tanam Jaring.514 636. Jeruk sitrun Jeruk mandarin Jeruk nipis (Citrus aurantifolia L.) Jarak (Ricinus communis L.

225 631. Struktur dan sifat-sifatnya.571 630*81 633.227 637.4 636. pengelolaan Kandang unggas Kandungan karbohidrat hasil ternak Kandungan karbon Kandungan lemak hasil ternak Kandungan mineral hasil ternak Kandungan protein hasil ternak Kandungan zat biokimia (enzim.043 637.416.833 79 .223 631.046 637.511 633. vitamin.7 636.) Kapuk (Ceiba pentandra Gaertn. babi Kandang ternak Kandang ternak lain Kandang ternak.837 633. domba.044 631.1 637. kambing.) 635.06 633.2 635.penghasil minyak) Kacang-kacangan Kadar humus Kaktus Kalium Kalkun Kalsium Kambing Kamper (Cinnamomum camphora L.222 631.229 636.65 631.2.91 631.) Kapur.417.956 633.1 631.965. Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum L.) pada hasil ternak Kapal penangkapan ikan Kapas (Gossypium spp.083. Gypsum Karbonat Karet Kayu Kayu dan kulit kayu.047 639.821 631.592 631.39 633.686 635. dll.3 631.) Kana Kana (Canna indica) Kandang Kandang kelinci dan tikus Kandang sapi.22 631.862 631.513 631.045 637.287.417.416.976.

Instalasi penelitian pertanian Kebun tanaman hortikultura: luas. Perubahan nilai pupuk Kehutanan sebagai perusahaan.2 630*432 630*43 634.526 634.4 635.814 630*64 630 637.) Kebijakan hutan internasional.81. buah (Cocos nucifera L.614 633.3 636.) Kelembaban tanah lihat juga 556.142 Kelinci Kelinci (hewan buruan) Kelompok dan jenis tanaman budidaya Kemang (Mangifera foetida L.654.3 631. dll.5 630*97 631.92 639.855. Kerjasama internasional lain. Kebutuhan air Kebutuhan hara Kebutuhan pupuk dalam tanah lihat 631.442.456 633.082.124 631.) (sebagai tanaman penghasil minyak) Kelapa sawit (Elaeis guineensis) Kelapa sawit (Elaeis guineensis) (sebagai tanaman penghasil minyak) Kelapa.) 80 631. Tanah asam Kebakaran hutan.415. tata letak. Kebembem (Mangifera odorata Griff.616 631. Kebun percobaan.36 634.432.112 631.) Kehidupan sosial lebah Kehilangan hasil pertanian Kehilangan pupuk.441.) Kedondong (Spondias pinnata L.2 636. pengendalian Kebakaran hutan. Kehutanan secara umum Keju dan pembuatan keju Kelahiran hewan Kelapa (Cocos nucifera L.34 634.441.8 Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) Kedelai (Glycine max L.7 633.3 .454 635.Keasaman.095.337 631.671 631.155.855.34 634.047 631.117.6 638.

) Kentang (Solanum tuberosum L.293.491 635.Kenaf (Hibiscus cannabinus L.121 81 .55.117.117 632.126 632.116 632.1 633. 633.187 632. karena bom Kerusakan tanaman karena kekeringan Kerusakan tanaman karena kekurangan hara. 632 Kerusakan hutan oleh hewan Kerusakan hutan oleh tumbuhan perusak.11 632.45 639.125 632.5 632.1 632. 502. Kepiting Keracunan tanah Keracunan tanah Kerang Kerbau Kerusakan dan perlindungan hutan. 368.21 633. erosi Kerusakan tanaman karena faktor cuaca Kerusakan tanaman karena faktor lingkungan Kerusakan tanaman karena gempa Kerusakan tanaman karena keadaan tanah yang tidak menguntungkan Kerusakan tanaman karena kebakaran.498 630*92 639.453 631.524.41 636.7. Siklon Kerusakan tanaman karena cuaca yang sangat dingin Kerusakan tanaman karena curah hujan yang terlalu tinggi Kerusakan tanaman karena degradasi tanah. Penyakit virus Kerusakan oleh zat anorganik selain kebakaran hutan.111.1 632.) Kentang Bogor (Coleus rotundifolius) Kepemilikan hutan dan kebijakan kepemilikannya.2 630*4 630*45 630*44 630*42 632.518 631. Kerusakan tanaman karena angin Kerusakan tanaman karena badai.12 632.112 632.

432 tanah pegunungan Klon 82 632.8 632. jalan air.526.751 631. penyakit tanaman.15 632.123 632. Keracunan tanah Keteknikan hutan.44:551.115 632.5 632.4 631. pestisida Kerusakan tanaman karena polusi kimia dan industri Kerusakan tanaman karena sinar matahari Kerusakan tanaman oleh sebab lainnya Kerusakan tanaman secara mekanik Kerusakan tanaman yang disebabkan oleh tanaman lain Kerusakan tanaman yang disebabkan penggunaan pupuk Kerusakan tanaman.16 631.44 631.937. hama tanaman serta pengendaliannya Keseimbangan alam dan populasi Kesemek (Diospyros kaki L.42.8.53.417 631.2 634. 627 terutama 627.451 631.klorosis Kerusakan tanaman karena kelembaban tinggi.321 . dan saluran air 626 terutama 626.452 631. irigasi.155 632 632. Kegiatan perlindungan. drainase hutan. Termasuk: bangunan.154 632.) Kesuburan tanah Kesuburan tanah.) Keturunan genetik Keuangan usaha tani dan pengkajian ekonomi Kimia anorganik tanah Kimia organik tanah Klasifikasi tanah Secara rinci dapat digabung dengan kelas 55 Contoh 631.45 630*38 635.416 631. genangan Kerusakan tanaman karena perlakuan proteksi tanaman. Banjir.526. dan 627. 630*26 Ketumbar (Coriandrum sativum L.184 632. jalan dan jembatan di dalam hutan.

) Kola (Cola acuminata L.) Kopi arabika (Coffea arabica L.62 637.459:631. 631.085.735 639. sifat dan kualitas madu Kondisi anaerob tanah Kondisioner tanah Konifer Konsentrat Konservasi tanah Konservasi tanah dan air.1 631.731 633.Klorida Kokon.033 631.433. untuk industri sutra Kokosan (Lansium domesticum Corr. Jalur pelindung (shelterbelt) dan sebagainya serta perlakuannya.115.02 631.27 634. reaksi.05 631.123 635.813 638. Kombinasi penggunaan alat dan mesin pertanian Komponen-komponen alat dan mesin pertanian.3 633.) Kopi robusta (Coffea canephora L. Hutan beririgasi/hutan pada lahan yang sewaktu-waktu tergenang (floodland). canlo-rapa) Kombinasi antara kehutanan dengan pertanian dan padang rumput penggembalaan.06 631.4 637.54 631.76 637.61 631.823 633.162 631. Pengendalian erosi Konversi dan distribusi pupuk pada tanaman Koperasi pertanian Lihat 334.832 638.6.673.877 636.) Koral Kualitas hasil ternak Kualitas tanah pertanian 631.04 636.02 631. Suku cadang Kompos Komposisi kimia hasil ternak Komposisi Makanan ternak Komposisi.81.879.173 Kopi (Coffea sp.125 630*26 631.085.3. var.3 83 .2 631.) Kolostrum Kolrabi (Brassica oleracea L.8 633.73 633.732.111.3. keracunan oleh pupuk Komposisi.

1 636.32 632.22 634. penangkapan ikan 84 635.) Langsat (Lansium domesticum Corr.841 634.3 633.386 637. psikologi dan studi ilmiah secara umum Lebah pekerja Lebah ratu Leci (Litchi sinensis Sonn. Larix spp.121.414 631.61’698 631.19 638.12 638. Dedak Kulit ikan dan binatang laut lainnya Kulit reptil (hasil ternak) Kultivar Kumbang Kuning telur Kuota produksi pertanian Labu merah (Pumpkin) Labu-labuan (Cucurbita spp.62 635.184 637.2 639.Kubis (Brassica oleracea L.877.673.34 635.768 637.13 635.12 636.526. Layu.8 636.2 635.) Ledakan.24 638.342 636.621.2 632.2.652.3 638.341 635.16 636. Serat.52 633.) Lactuca sativa L. Kulit biji.15 636.2 638. Klasifikasi.4 639.673.576.155.673. Lada (Piper nigrum L.) Kubis merah (Brassica capitata rubra) Kubis putih (Brassica capitata alba) Kucing Kuda Kuda pacu Kuda pekerja Kuda poni Kuda zebra Kulit (hasil ternak) Kulit buah.61 631.081.2 634.121. Lansium domesticum Corr. Cacar tanaman Lebah jantan Lebah madu sebagai agen penyerbukan Lebah madu.1 634.) Lansium domesticum Corr.12 . anatomi. Sekam.121. fisiologi.

064 635.) Lintah Linum usitatissimum L.2. Hewan yang hidup 633.Leguminosae (Kacang-kacangan) Lens esculenta Lentil (Lens esculenta) Letus.37 633. dan kondisinya Lolium L.31/.263 631.7 636.521 634.1.52 635.085 636.2 639.2 636.54 633.658 635.46 635.111.16 638.111 633.965.875 634.4 631.824 639.516 631.) Lilium spp.15 639.) Lobster Lokasi pertanian Contoh penggabungan: 631.468 85 .162 631.) Lili (Lilium spp.965. Live-well boats Lobak (Raphanus sativus L.087. Lycopodium Madu Madu.23 631. selada (Lactuca sativa L.) Lycopodiaceae.017 633.283 635.264 638. Luas usahatani / perkebunan: Ukuran dan perluasan (ekstensifikasi) Lihat juga 65.652.658 635.283 631.017 Lucernes (Medicago sativa L.31 635.4:502.3 633. Litchi sinensis Sonn.521 639. Limbah industri sebagai pupuk Linen (Linum usitatissimum L.087 638.965. kualitas Magnesium Makanan ikan Makanan tambahan ternak Makanan ternak Makanan ternak dari hasil samping industri Makanan ulat sutra Makrofauna dan mesofauna.111.4 Usahatani di wilayah suaka alam Lokasi usahatani.879.043.

471.dalam tanah lihat 59 Malus sylvestris L. dan dalam industri kayu. Masalah khusus dalam usaha penanaman hutan.) Maranthaceae Marl Masa berahi pada hewan Masalah buruh hutan.16 Manfaat dari kebakaran hutan.4 634. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan 631.371 631.441 634.082. Medlars (Mespilus germanica L.976.45 630*96 630*65 639.31 634.171 . Manusia sebagai musuh hewan Manusia sebagai perusak tanaman Maple (Acer saccharum Marsh.05 632. Masalah-masalah pemeliharaan ikan Masalah-masalah perikanan umum Masuknya serta penyebaran hama dan penyakit tanaman Mawar (Rosa spp.441.2 634.) Mangifera Mangifera caesia Jack.2.) Medicago sativa L.1 630*6 630*436 634.2 634.) Manggis (Garcinia mangostana L.64 635.) Mekanisasi pertanian Mekanisasi Pertanian (untuk mesin pertanian lihat 86 634.441. Ekonomi usaha kehutanan.441.699 633.92 635. Mammee-apple (Mammea americana L.965.271 631.092.11 634.3. Penggunaan api dalam silvikultur dan kegiatan lainnya. Mangifera odorata Griff. Mangifera indica L.822 636.441.861 633.5 636. Mangga (Mangifera indica L.1 632.) Manajemen dan organisasi usaha tani Manajemen hutan.1 634.05 639.15 631.472 631. Masalah buruh dalam pengangkutan kayu.

562 631. Pengaturan hasil. Asosiasi.3 639. Rencana kerja.081 630*94 632. Termasuk: Subsidi.331 631. Asuransi hutan.331.3 631.) Membangun areal penangkapan ikan Memusnahkan tanaman rusak dan vektor.61 639.03 632. Penelitian. Kredit.911 631.153.72 635. Metode pemupukan Metode penangkapan ikan Metode penerapan kebijakan hutan. Melon (Cucumis melo L.931.275 635. Metode percobaan pengendalian hama dan penyakit tanaman Metode seleksi Mikrofauna.673 633.674 631. termasuk protozoa.4 631.334 631. Hasil tahunan atau hasil periodik.63 631.467 87 .523.) Menyaring produksi pertanian Merak Mesin dan proses pembuatan sosis Mesin penabur dan penanam dikombinasikan dengan alat penyebar pupuk Mesin untuk menanam benih Mesin untuk menyebar benih Metode irigasi Metode kerja.562 636.594 637.2. dan organisme penyebabnya Menampi produksi pertanian Mencuci produksi pertanian Mengupas produksi pertanian Mentega dan pembuatan mentega Mentha spp.816. pemilihan Metode manajemen. nematoda 634. Pendidikan.822 635.631. Jasa konsultasi.1 631.4 630*62 631. Publisitas.562 637.8 631.562 631. Mentimun (Cucumis sativus L.2 633.527.2.3 Meliaceae Melica L.

179 633.916 633.) 631. Musa Musa chiliocarpa Backer Musiman atau syarat lainnya Mustard (Brassica spp. (Paria) Monokultur Moraceae Morus (Murbei) Morus alba L. Padi liar.Mikroflora lain.931.878. Morus rubra L.38 634. Eleusine coracana.4 632.381 634. alga Mikroorganisme tanah.36 634.937. Rumput manna.629 631.844 632.) Musuh alami.2 88 .384 634. biologi tanah Mikropedologi Millet biasa.46 631. Panicum miliaceum Millet lainnya. budidaya Moluska. bakteriologi.383 634.1 Myricaceae 633.382 634.3 639.8 633.528. Jenis-jenis Sorghum Mimusops balata Mint (Mentha spp.822 635.771 634.42 632.771.17 633. mikoriza.057 633. termasuk jamur. Zizania aquatica.21 639.472.466 631. perusak tanaman Momordica charantia L.09 pengendaliannya Mutasi gen dan kromosom. Millet. Kondisi cuaca dan iklim yang tidak menguntungkan hama Musuh dan hama penyakit hewan peliharaan serta 636. Morus multicaulis Morus nigra L.2.171 633. mutagenesis 631.72 634.1 Mirtaceae Modifikasi temperatur sebagai factor perusak Moluska dan kerang-kerangan.1 634.582. Glyceria fluitans. termasuk millet afrika.64 635.

Pertanian dan industri hasilnya secara umum.173 633.) untuk pakan ternak.05 633.18 631. Polygonaceae.5 633.834 633.613. Produksi dan pemakaian pupuk Nuts Oak (Quercus spp. Myristicaceae.) Padi gogo Padi sawah Padi yang ditanam untuk pakan ternak.271 631.) Nanas (Ananas comosus L.) Natrium tanah Nematoda. Dipterocarpaceae. L.811 631.872. Lauraceae Namnam (Stelechocarpus burakol Hook f.878. Pagar tanaman Pagar tembok 633. Terminalia spp. Myrtaceae.Myristica fragrans L.253 635.5 632. Kecernaan Nipa fruticans Thumb.613.03 633.91 634.2 634.145 633.) Orang-orangan (untuk menakuti burung) Organisasi alat pertanian dan bengkel khusus Oryza sativa L.4 631. Shorea spp.) Nitrogen Nutrisi tanaman Nutrisi tanaman.416 634. Padi (Oryza sativa L. Pabrik berkombinasi dengan usahatani.541 633.18. Combretaceae. Eucalyptus spp.1 633.13 633. Okra (Hibiscus esculentus L.1 631. ) Oat (Avena sativa L.81 634.75 632. Nipah (Nipa fruticans Thumb.272 89 .085. sambung pucuk. dsb.3 634.258 631.416.) Nangka (Artocarpus heterophylla L. Opium (Papaver somniferum L.648 631.774 634.1 636.393 631.3 631.) Okulasi.416.936.18.651 631. perusak tanaman Neraca air Nilai gizi Makanan ternak.432.18 633.

55.55 633.273 637.555 631.6 631.266 637. penjarangan.027 630*7 631.25 633.98 631. Paria Parsley (Petroselinum crispum) Parsnip (Pastinaca sativa L. Peladangan berpindah Pelayuan Lihat 577.144 634.133. Pembebasan hutan. dsb.) Paspalum L.041 . Pematangan buah Pembalakan dan pengangkutan kayu: secara umum. Pemanenan Panicum miliaceum Papaver somniferum L.563. pagar elektrik Pemanasan susu Pemangkasan.547.2 631. gerbang.133.75 635.834 633.) Peach (Prunus persica L.3 633.2 631.975. Pemasaran dan syarat-syarat pengiriman Pemasaran hasil hutan.6 630*31 630*241 639.542 631. Pasteurisasi susu Pastinaca sativa Pastinaca sativa L Pawpaw (Asimina triloba L.61 631.032 631.44 635.781 635. Pembenihan ikan 90 635.917 634. Pennisetum typhoideum.171 633.1.32 633.418 634.) Palaquium gutta Palmaceae Panen jagung Panen sebelum tanaman matang Panen.811.173 631.3.144 633.) Pearl millet. Ekonomi pengangkutan kayu dan industri kayu.629 635.151 Pemacu pertumbuhan tanaman. Hormon tanaman Pemagaran.Paku-pakuan Pala (Myristica fragrans L.582.

037 631.3 639.48 630*235 636.3 636.562 630*66 635.34 638.084. 631. terasering Pemeliharaan /Pembenihan/Penangkapan moluska dan kerang-kerangan Pemeliharaan areal penangkapan ikan Pemeliharaan dan pemuliaan lebah Pemeliharaan hewan secara umum Pemeliharaan ikan Pemeliharaan ikan di air tawar.2.084. Semut dll.1 638. angin Pembentukan/formasi tegakan hutan campuran Pemberian air untuk ternak Pemberian makan berdasarkan tempat Pemberian makan dalam kandang Pemberian makan di padang penggembalaan Pemberian makan ikan Pemberian makan pada ternak Pemberian makan pada ternak pada periode menyusui..21 636.084. sungai Pemeliharaan ikan hias Pemeliharaan insekta lainnya.083 639. Reklamasi hutan. rawa. kolam.145 636. dsb.084.484 631. gurun.3.311.043 636.4 639.61 639.234 Pembentukan tanah oleh proses kimiawi Pembentukan tanah.51 636.483 631.084. Pemberian makan untuk ternak kecil. Tanah berbatu.22 639.4 91 .2 636. periode penetasan.04 638.244 631. tanah yang terpindahkan oleh air. pedologi. misalnya tanah alluvial dan tanah diluvial Lihat juga 551. danau. dll.Pembentukan tanah oleh proses biologis Pembentukan tanah oleh proses fisika dan mekanika. Menyusui Pemberian makan untuk ulat sutra Pembersihan dan sorting produksi pertanian Pembiayaan kegiatan pembalakan.482 631.084.31 639. Pembibitan tanaman hortikultura Pembukaan lahan.084 636.

532.547. Penaksiran hasil samping dan limbah pertanian 92 636.67 631. termasuk: Pemangkasan (Pruning) (Pemangkasan di sini dilakukan dengan cara memotong cabang sampai ketinggian tertentu untuk memperoleh kualitas kayu yang lurus. Pemeliharaan tegakan.01 638.5 638.245 638 631.835 630*67 631. ketinggian pemangkasan tergantung pada permintaan pasar).54 630*24 630*236 630*245 631. alat perah susu Pemeraman Pemindahan bibit tanaman ke tempat penanaman.114 637.528 631.24 Pemuliaan hewan Pemuliaan melalui mutasi Pemuliaan tanaman Pemuliaan.11 631. Degenerasi.9 634.311.115 637.3 637. Rencana jangka pendek dan pembiayaan. statistik perusahaan.Pemeliharaan semut Pemeliharaan serangga untuk hiasan Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan tegakan dan pohon. 638. pemuliaan dan pengelolaan serangga dan artropoda lain Pemencaran anakan Pemerahan susu dengan alat/tenaga mekanis Pemerahan susu dengan tangan Pemerahan. Permudaan tanaman Pemindahan tanah Lihat 551.542 Pemeliharaan ternak secara umum Pemeliharaan ulat sutra Pemeliharaan.536/. Pembukuan dan akuntansi. Aklimatisasi Penaksiran hasil finansial. pemeliharaan binatang hias secara umum Pemuliaan.082 631.8 631.27 .485 636. Pemeliharaan tegakan tahap awal.52 639.164.538 631.

1 631.Tanaman penghasil getah.067 639. penyiapan.46 636.33-158. Penanaman dan koleksi hasil hutan selain kayu. Penanaman osier. pengrusakan oleh karena penangkapan ikan Pencampuran produksi pertanian Lihat 621.03 639.66 637. lihat juga 632 631.082.112 631. Penanaman kacang panjang di lahan beririgasi Penanaman pohon di bawah pohon (underplanting) Penanaman.24 634.861. tipe penanaman Penanganan hasil ternak Penanganan. 902. ledakan.565 630*37 638.058 631.1 639. bubu. cara.2.164.236 93 .081.544 630*28 633.929 Pendapatan usaha tani.93 Penebaran benih.1 630*32 631. bambu dan rotan. Pembelian lahan Pendewasaan Pendinginan dan pembekuan susu penebangan pohon. buah dan biji-bijian.87 Pengaruh hama penyakit tanaman terhadap ulat sutra.2.2.67 Penetasan telur Penetasan telur buatan Pengangkutan Pengangkutan perlengkapan lihat 621. 621.4 631.133.082.547. Antara lain tanaman penghasil kulit kayu.563.53. dll Penangkapan ikan yang berlebihan.Penaksiran tanaman dan nilai tanah Penanaman buah-buahan secara umum Penanaman dengan pemaksaan seperti bonsai Penanaman hutan. Penanaman Penentuan umur pohon.04 630*55 636.7 630*235 631. perlakuan es hasil tangkapan di kapal Penangkapan ikan dengan jaring.543 637.474 631. daun.

termasuk perundang-undangan hutan.7 632.935.2 632. konversi usahatani Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan air Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan tekanan Pengendalian hama dan penyakit dengan pengaturan temperatur Pengendalian hama dan penyakit tanaman Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara mekanis Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara pengaturan budidaya Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara radiasi.083.085.2 637.931. gelombang akustik.1 632.016 632.1 639 631.935.9 632. peningkatan sifat-sifat kayu.1 632.936. Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan gelombang akustik 94 631.Pengaruh pertanian terhadap lingkungan hidup Pengaturan kondisi meteorologi dan iklim. serta kultur kelautan Pengembangan perubahan status. Modifikasi cuaca Pengaturan suhu dan pengawetan susu Pengawasan masyarakat dan peraturan kehutanan. pengendalian hama kayu.935.3 632.5 . Pengawetan dan penyimpanan makanan ternak Pengawetan kayu Pengawetan susu dengan zat kimia. dll.935.7 630*84 637.935. Pengelolaan dan pemeliharaan bangunan kandang ternak Pengelolaan hewan lindung dan ikan.1.9 632.7 637. Pengawetan susu dengan cara lain Pengawetan telur Pengawetan.43 630*84 636.931.133.133 630*93 636.4 632.

Subsidi Pengepakan Pengeringan Lihat 66.084.043. Pengukuran dimensi dan isi batang (dari pohon . 632. kapal pabrik Pengujian kayu dan produk kayu. farmasi. Kualitas kayu.931 632. dll. dan hasil akhir kayu.37 Pengkulturan bakteri susu Pengolahan susu Pengolahan.Pengendalian hama penyakit tanaman dengan pestisida dan bahan kimiawi Pengendalian hama/penyakit dengan cara penanaman dan memperhatikan factor lingkungan Pengendalian hama/penyakit dengan kekebalan dan imunisasi tanaman Pengendalian hama/penyakit dengan penggunaan zat atraktan dan repellent Pengendalian hama/penyakit secara biologis Pengendalian hama/penyakit secara kimiawi Pengendalian hama/penyakit secara mekanis Pengendalian produksi pertanian.934 632. Termasuk ukuran tajuk.3 637.2 630*84 637. pembentukan.937 632.938 632.2. Kuota.155 631.167 631.936 632. Pengolahan.14 636.13 630*82 639. Kerapatan tegakan. minuman.935 631. dan tegakan yang biasa dipanen). Pengukuran khusus dari pohon dan tegakan. perakitan. pengawetan.563. Penggunaan mesin pertanian lihat 631. Suplai. Kehilangan dan surplus. tegakan hutan.52 638.137 639.172 637.04 Pengeringan kayu Pengeringan susu Penggemukan ikan Penggemukan ternak Penggunaan madu pada makanan.564 631.068 630*85 630*52 630*53 95 .136.95 632.

164 631.165 630*237 630*242 633.164. riap.16 639.154 632.512 .2.934. Penyemprotan kimiawi Penyerapan hara Penyerbukan Penyiapan lahan dengan alat mekanik.031 631.27 638. Pengukuran pohon.1 631.4 632.527.167 632.936.35 632.153 638.173 632. 631. Pertumbuhan pohon.091 632. termasuk 96 630*35 630*5 631.38 630*433 632.82 631.161 632.Pengukuran kinerja (untuk menentukan jumlah potongan dalam penebangan dan kegiatan yang terkait).48 Penilaian dan penaksiran pertanian Penilaian kerusakan pertanian Penilaian kualitas lahan hutan (sites quality).28 630*54 631.81.3 632. Perkembangan struktur tegakan. 528. Pennisetum typhoideum Penolak serangga (repellent) Penumpukan kayu (Penanganan dan penyimpanan) Penyakit fisiologis akibat degenerasi Penyakit fisiologis selama penyimpanan Penyakit fisiologis tanaman Penyakit ikan dan pengendaliannya Penyakit kerdil Penyakit pada lebah dewasa Penyakit pada lebah muda Penyakit tanaman yang disebabkan bakteri Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur Penyakit yang disebabkan bakteri dan virus Penyakit yang disebabkan virus Penyelamatan kayu dan pembuangan kayu yang rusak oleh api. Penilaian panen dan kegagalan panen Peningkatan mutu dan perbaikan (amelioration) lahan hutan (forest sites).3 630*84 632. (Bonita hutan).6 Penjarangan hutan.

31 Penyiapan zat yang akan disemprotkan.532. Kultur jaringan Perbanyakan tanaman. Penyimpanan di tempat penimbunan balak atau di tempat penyimpanan balak. Penyimpanan dan pengangkutan ikan hidup. dsb.2 631. Penyimpanan.936. Pengeringan Pepaya (Carica papaya L.534 631.1 631.513 631.651 632.53 631.012 631. Akuarium Penyimpanan kayu di hutan.533.3 631.2 631.981 639.563 634. pembajakan tanah Lihat 631.533.1 632. termasuk penyimpanan dalam silo Lihat 621.1 631. planlet Perbanyakan dengan stek Perbanyakan dengan stolon Perbanyakan dengan umbi akar Perbanyakan dengan umbi batang Perbanyakan tanaman dengan merangsang tumbuhnya akar pada bagian vegetatif tanaman.9 631. Pembenihan Perbanyakan vegetatif tanaman Percidae.421 631.532/.535 639.51 632. 631.511 631.563.33 630*34 631.532. bubuknya.533. Metode statistik Perencanaan produksi pertanian.153 97 .91 631.796 Penyimpanan.tenaga hewan dan mesin Penyiapan lahan dengan bahan peledak Penyiapan lahan tanpa alat mekanik Penyiapan lahan.) Perangkap cahaya untuk hama serangga Peraturan perundangan tentang hama/penyakit serta pengendaliannya Perbanyakan dengan akar Perbanyakan dengan bulbus. Perch (Penangkapan) Percobaan dan penelitian hortikultura Percobaan lapang dan pot.535 631.216 635. Tangki.

524. Termasuk: Praktek persemaian pohon.983.026 630*25 637.2 632.2 632. Penebaran .432.1 632.027 631.2 631. Permudaan/Regenerasi buatan. Permudaan/Regenerasi dan pembentukan/ formasi tegakan. Stek pohon.58 Perikanan Perkecambahan Perlakuan bakteri susu Perlakuan benih tanaman Perlakuan benih dengan cara fisik Perlakuan benih dengan cara kimia Perlakuan kimiawi sistemik.3 632. Perlakuan untuk mempertahankan kondisi fisik susu Perlakuan-perlakuan khusus yang meliputi tanah. dll.lihat juga 631.53.3 631. Penyemprotan hama/penyakit tanaman pada musim dingin Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada saat tanam dan tebar Perlakuan preventif dan kuratif Perlakuan terhadap tegakan yang tidak sempurna.821 637.56 632. Penyemprotan hama/penyakit pada musim panas.3 631. Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada masa dormansi.53. Pencucian unsur tanah Permudaan/Regenerasi alami.934. penanaman dan propagasi pohon. penyiraman Permeabilitas. pengendalian hama/penyakit Perlakuan pasca panen Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada fase vegetatif.3 630*231 630*232 630*23 .983.53.95.027. yang tidak terawat atau tegakan yang kondisinya sangat terbuka.548 631.134 631.136 631.027. 98 639. Penyemprotan hama/penyakit melalui daun.983.

Konversi ke sistem-sistem lain.153. Phaseolus multiflorus Lam. manusia. fisiologi hama Pestisida. 631. (Konversi berdasarkan sistem atau spesies). plot demonstrasi (demplot) Pertanian instruksional.2 63 631 631.63 Pertanian. Pengaruh Peternakan Peterseli (Petroselinum crispum) Petromyzontidae.653 631.024 632. dan tanaman Pestisida. Phaseolus vulgaris L.95. daya racun terhadap hama/penyakit. tempat training.1 635.024 632. Penggilingan Perpajakan hutan. Phaseolus mungo L.142 639. Pemisahan kulit dari buah. Persia Americana Mill.654.117 631. Lamprey (Penangkapan) Petroselinum crispum Phalaris Phaseolus lunatus L.95. ilmu dan teknik yang berhubungan dengan pertanian.68.02 636 635.653 635. Pertanian/agronomi Pertukaran kation Perubahan dalam budidaya dan produksi.218 635. tempat training. Perundangan-undangan proteksi tanaman Pestisida.7 630*226 632. Pertanian instruksional.652 99 . Kehutanan.561 630*95 634.95.4 631.413.267 635. kebun percobaan.781 633.117.654. 378.Perontokkan. atau pertanian untuk sekolah. Pertanian.2 635. hewan.913 632. Ekspolitasi kehidupan liar. instalasi penelitian pertanian. pertanian untuk sekolah Lihat 373. Perubahan sistem silvikultur.

152 631.4 633.) Pisum sativum Planlet Plum (Prunus domestica L.277 636.978 631.528.) Pisang biasa (Musa paradisiaca L.) Pohon asam (Tamarindus indica L. penyiapan.875. Ekspansi. administrasi pertanian.6 639.) Poliploidisasi Pollinia Trin.772 634.) Pisang ambon (Musa chinensis Sweet.164. Produksi susu secara umum Produksi.) Pisang yang harus dimasak sebelum disantap Pisitan (Lansium domesticum Corr.22 633.673.53.) Pinus spp.877.613.1 631.modifikasi administratif Prinsip-prinsip penilaian Produk binatang laut dan tanaman laut Produk fosil Produk hewan lain Produk susu Produksi benih. Primata Prinsip-prinsip manajemen produksi usaha tani.036 .13 634.2 633. Modernisasi.66 639. penyimpanan pupuk Profil tanah Propagasi. pengelompokan ulang.4 631.3 634.15 637.812 631.532 631.3 633.771. Piper nigrum L.533.63 637. penyimpanan dan perlakuan benih Produksi pertanian.2 639. Musa cavendishii Lamb.81.472 631.773 634. koleksi. Pir (Pyrus communis L.14 631. Inovasi teknologi.23 635. pemisahan bagian Proses biodinamik 100 634.656 631. manajemen pertanian.Pinang (Areca catechu L.02 631.841 634.2 634.

84 631.21 634.842 631.89 631. Prunus armeniaca L.867 631.Proses pembuatan keju Proses pembuatan mentega Proses reproduksi ikan.3. Psidium guajava L. hibridisasi.654.871 631.3 631.87 631.816 631.3 637.421.874 631. Prunus avium L.8 631.23 634.85 631.86 631.932 634. perubahan nilai Putih telur 637.7 631.631 633.2 634. perusak tanaman Prunus Prunus amygdalus Batsch.912 632.421 635.814 637. aplikasi dan distribusi Pupuk.03 639.25 634.55 634. Penetasan Proses reproduksi.863 631.03 632.862 631.879.82 631.83 631. Psidium spp Psophocarpus tetragonolobus Pupuk amonium Pupuk buatan secara umum Pupuk dan pemupukan Pupuk dari bahan tanaman secara umum Pupuk fosfat Pupuk hijau Pupuk kalium Pupuk kandang Pupuk limbah industri Pupuk majemuk Pupuk nitrat Pupuk nitrogen Pupuk organik lainnya Pupuk organik. Perbanyakan moluska dan kerang-kerangan Proteksi tanaman Protozoa.841 631. Pupuk hayati/alam Pupuk yang berasal dari limbah Pupuk yang berasal dari limbah ikan Pupuk. Prunus persica L.413 101 .4.23 639.

14 631.15 636.084.614 631.) Radioaktivitas tanah Rambutan (Nephelium lappaceum L.611 631. Rasa.) Rami. Rumput Cina (Boehmeria nivea L.1 634. Mangrove Riap perkembangan dan struktur tegakan Ribes Ricinus communis L.025.872. termasuk pembuatan teras/ sengkedan Reklamasi lahan di bawah permukaan laut Reklamasi lahan marjinal secara umum Reklamasi lahan pantai/ pasir Reklamasi lahan rawa Remis Reptil lainnya.3 632.17 637. Aroma hasil ternak Rebah karena angin Reklamasi hutan perawan Reklamasi lahan batuan.31 632. Quinces (Cydonia oblonga L. Raphanus sativus L.433.72 633.438 634.42 639.876.028 632.1 636.057 632.853.958 .) Ransum Raphanus caudatus L.525. Penyu (hewan buruan) Reptilia Reservoir Residu pestisida Resistensi tanaman terhadap pestisida Respirasi tanah Revegetasi dan sebagainya daerah bekas kebakaran hutan.Quercus spp.652.613 631.41 635.672. Rhizophoraceae. Reklamasi bukit berpasir Reklamasi lahan bekas industri dan pertambangan Reklamasi lahan berlereng.95. Rhizophora spp.616 631.612 631.98 631.615 639.95. Rodentisida 102 633.3 630*434 633.8 631.1 633.3 633.876 630*56 634.165 631.617 631.618 631.

Cara dan alat potong Ruminansia besar.083.2. pakan Rusa Rusa dan hewan buruan besar Rutaceae dan Moraceae.6 633. Sapi Ruminansia kecil Rumput Bermuda (Cynodon Rich.879.35 634.613.2 636.034 636.2. Salmon. Dactylis Rumput dari berbagai jenis padang rumput Lihat 636.14 633.3 633.21 633.234 637.Rosa spp.24 633.261 633. Poa Rumput Timothy.71 631.2.582 634.3 639.2.033 633.033 103 .2.878.2 633.111 634.) Rumput cakar ayam. Trout (Penangkapan) Sampah sebagai pupuk Sangkar burung Sapi perah Sapi potong 635.96 636.) Rotasi tanaman Rubiaceae Rubus Rumah kaca Rumah potong hewan. Rosella (Hibiscus sabdariffa L. Phleum Rumput-rumputan lainnya.683 634.2.03 633.084.314.524.294 639.22 Rumput dari padang penggembalaan Rumput dari padang rumput alam Rumput dari padang rumput untuk pakan Rumput hijauan untuk pakan ternak.861 633. Rumput padang rumput dan padang penggembalaan Rumput padang rumput.976.613.211 631.) Sagu (Metroxylon sagu Rattb.031 633.513 636.) Salicaceae Salmonidae.1 639. 636.3 633.032 633. Jeruk secara umum Rye (Secale cereale L.48 634.) Salak (Salacca edulis L.22 633.7 631.) Rotan (Daemonorops dan Calamus spp.26 636.

3 635.3 633.128 631.527.093 633.527.2 631.1/. daunnya atau bunganya Sayur-sayuran Sayur-sayuran dan tanaman hias Scombridae.266 635.1 635.652 634.2.8 635 639.3 635. Tuna (Penangkapan) Selaginella Seledri (Apium graveolens L.155. Serat kelapa Serealia lainnya dan jagung-jagungan 104 634. var.227 635.527 636.) Sayuran aromatik.53 Seleksi Seleksi hewan Seleksi klon Seleksi masa Seleksi pedigri Seluruh bagian tanaman hortikultura Semangka (Citrullus vulgaris) Serangga perusak tanaman Serangga sebagai musuh ikan Serangga.7 635.155. rapaceum) Lihat juga 635.4 635.528.7 639.12 634.23 631.082. Tanaman untuk bumbu Sayuran hijau lainnya Sayuran umbi akar Sayuran umbi akar lainnya Sayuran umbi batang Sayuran untuk salad Sayuran yang dimanfaatkan batangnya.19 . Pencegahan dan pengendalian hama serangga pada hewan Serat tanaman air Serat tanaman monokotil.1 631.691 631.2 635.527.5 635.071 635.528 633.965.43 637.6 631. Mackerel.431 635.Sapindaceae Sapotaceae Sarang burung (hasil ternak) Sasaran dan kuota produksi pertanian Sasaran produksi pertanian Sawo manila (Achras sapota L.093 636.615 632.16 635.

tumpang sari dan sebagainya Sistem produksi dan manajemen pertanian.412 631.431 638.52 631.217 630*2 639.151 105 . penebangan generasi suksesif.962 Singa laut (hewan buruan) Siput Sirih (Piper betle L.581 631.589.437 631.151.153.41 631.2 631.3 631.) Sirsak (Annona muricata L.44 633. rotasi tanaman.585 631. hutan berkelanjutan. pH. humus.385 630*51 631. 639.6 631. Sistem hidroponik Sistem hutan tinggi.43 631. Usahatani diversifikasi.413 631.879.085.221 636.792 634.411 639. ion dapat tukar “ ion exchange”.13 639. termasuk sistem tebang habis.) Sisik ikan Sistem dan satuan pengukuran (termasuk tabel konversi).175 631.113 633. Sifat mekanik tanah Siklus hidup ulat sutra Silase Silikat Siluridae. Intensifikasi usahatani. Usahatani spesifik.2 630*221 631. Ekstensifikasi usahatani. Sistem integrasi produksi pertanian Sistem larikan Sistem padang penggembalaan Sistem penanaman dan pemeliharaan tanaman.836 639. dsb. pertukaran ion Sifat kimia tanah seperti kandungan nutrisi tanah. 631. Lele (Penangkapan) Silvikultur.Serigala (hewan buruan) Setaria italica Sewage sebagai pupuk Sifat elektrik dan magnetik tanah Sifat fisik dan mekanik tanah Sifat kimia dan fisik tanah secara umum Sifat elektro kimiawi tanah.

635. 551. Termasuk kelerengan dan arah lereng. pola tanam.675.584. Lihat Natrium Solanaceae Solanum Lihat 633.876. Spondias cytherea Sonn. dan perencekan (Lopping) (pemangkasan cabang sampai ketinggian tertentu untuk menghindari jangkauan/gangguan hewan herbivor). 523 631.491 635.442.4 Sodium.17 630*113 634. Sorghum (Sorghum vulgare) Sosis Spesies dan subspesies Spinacia oleracea L. tumpang sari. Topografi hutan. pemotongan batang utama Usahatani terpadu Sistem silvikultur.2 630*222 (Pollarding) (memperpendek pohon induk yang telah teruji.442.584.584.442. agar benih yang dihasilkan mudah dipanen). Spondias mangifera L.675 634.5 634.13 631. dsb Sistem usahatani kemitraan Sistem usahatani sewa Lihat 347. Sistem tanam campuran. Tumpangsari Sistem tanam penutup tanah Sistem tanam sela Sistem terubusan (Coppice) (pemotongan 630*22 631.174 637.4 631.4 633. Spondias mombin L.491.4 .pohon dan membiarkan tunggulnya bertunas untuk peremajaan pohon dengan biaya rendah).453. Someratia spp.21 Solanum tuberosum L.1 Situasi.5 631.4 633.21 633.115.526.115.2 635.2 634.58 631. 106 631. Sistem usahatani: tumpang gilir.41 634.

833 631. Sumber air untuk irigasi Suplai hasil pertanian Surplus hasil pertanian Survei untuk pembukaan lahan baru. Susu hasil pasteurisasi. Spondias purpurea L. Struktur tanah Sturgeon (Penangkapan) Subsidi Sukun (Artocarpus communis L.141.212 631.415 634.155.155.61 634. Suplai air. Disinfeksi Stolon Stroberi (Fragaria spp.12 637.473 637. Bentuk tegakan.4 631.672 631.3 637.939.141.) Struktur dan bagian-bagian telur Struktur dan komposisi tegakan. Susu yang difermentasi 634. Sterilisasi serangga jantan Sterilisasi susu Sterilisasi tanah.6 634.) Sulfat Sumur Superfosfat Supervisi rencana produksi.416 632.1 637.8 637.144 637.434 639. Spondias spp.153.442.143 637.Spondias pinnata L.75 637.6 634.147 637.533. Spons Srikaya (Annonna reticulata L.392 631.146 107 .5 631.2 631. Susu hasil sterilisasi Susu khusus bayi Susu segar (belum ada perlakuan) Susu skim Susu yang diasamkan.442 639.4 631.41 630*228 631.3 634. dll. topografi Survey tanah Susu bubuk Susu dengan berbagai rasa.855 631.672. Susu coklat.155. susu rasa buah.2 634.133.442.1 631.462 631.47 631.) Stelechocarpus burakol Hook f.

631.976 635. Tanaman hias pagar Tanaman hias berbentuk semak Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam 108 637.472.442.4 Tanah kering.461 631.1.524. 445.1 630*114 631.52 633.1 637 631.82 632. Kondimen Tanaman beracun Tanaman bumbu rasa pedas Tanaman hias Tanaman hias air Tanaman hias berbentuk semak.5 631.976.442. Tanah gurun Tanah lapisan atas (topsoil).2 631.445.6 631.4 631.422 631.02 634.86 633.442.84 635.472.6 631.7 633.11 637.926 635.2 631.114 637.9 635. Hasil ternak lainnya Syarat-syarat khusus.7 631.445. perjanjian Syzigium jambos L.442.433. Daging.6 631.1 631.445.115 637. pemerahan Susu. Tahan terhadap hama dan penyakit Talas (Colocasia esculenta) Tamarindus indica L. pendinginan Susu. Tanah anaerob Tanah batuan Tanah berpasir Tanah hidromorpik.445.495 634.5 631.3 635. Gambut Tanah hutan.Susu.914 . tanah lapisan bawah (subsoil) Tanah liat Tanah mediteranean Tanah mineral Tanah organik Tanah podsolik Tanah tropik dan subtropik Tanaman aromatik.133.

885 633.92 633.91 635.052 635.882 633.4 109 .1/.965.7 635.888 633.884 633.054 635.053 634 635. Tussilago Tanaman obat untuk penyakit sistem saraf Tanaman obat untuk penyakit urogenital Tanaman pangan 635.051 635.976.886 633.058 631.881 633. Kehutanan Tanaman hortikultura tidak berbunga Tanaman liar sebagai indikator reaksi tanah Tanaman muda (bibit.415.887 633. dll.27 635.) tanaman hortikultura dan pemeliharaannya.04 635.883 633.3 635.975 635.88 633.927 635.03 633.8 635. Digitalis Tanaman obat untuk penyakit kelenjar Tanaman obat untuk penyakit kulit Tanaman obat untuk penyakit sistem pencernaan Tanaman obat untuk penyakit sistem pernapasan. Pembibitan Tanaman obat Tanaman obat untuk antipiretik: Kina Tanaman obat untuk penyakit hati dan sistem sirkulasi darah.974 635.921 635.dalam ruangan Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias dalam ruangan Tanaman hias hijau (daun) Tanaman hias merambat Tanaman hias pagar Tanaman hias untuk ditanam dalam ruangan Tanaman hias untuk pagar Tanaman hias yang ditanam di udara terbuka Tanaman hijauan pakan ternak selain rumput Tanaman hortikultura berbunga Tanaman hortikultura berkayu Tanaman hortikultura dewasa dan pemeliharaannya Tanaman hortikultura herba Tanaman hortikultura merambat Tanaman hortikultura secara umum.

6 633. dll. Tumpangsari Tanaman serat.816 633.95 633. rosemary. (Di dalamnya tercakup: Tanaman pangan. tannin dan obat Tanaman penghasil balsem Tanaman penghasil getah lainnya Tanaman penghasil gula Tanaman penghasil gum dan resin Tanaman penghasil minyak Tanaman penghasil parfum Tanaman penghasil parfum asal akar: Orris.25 633/635 635.7 633.814 633. Penyamak Tanaman penghasil stimulan dan minuman Tanaman penghasil tannin Tanaman penghasil terpentin.5 633.74 . geranium. Hortikultura. Penutup tanah.1 633.1 633. Vetiver (akar wangi) Tanaman penghasil parfum asal bunga: mawar.93 633.86 633.83 631. penyamak.81 633.94 633. Pohon terpentin Tanaman rempah-rempah Tanaman sela. melati. nilam.819 633. minyak.584 633. Konifer.Tanaman pelindung Tanaman penghasil aroma. Tanaman untuk bahan tekstil Tanaman serealia Tanaman serealia yang ditanam untuk hijauan makanan ternak Tanaman spesifik. Tanaman penghasil parfum asal daun: lavender.85 633.812 633.8 633. Tanaman industri. dll.815 633. parfum. kondimen.87 633.543. Tanaman penghasil parfum asal kayu: cendana.811 633. Tanaman perkebunan/hortikultura) Tanaman untuk bumbu dapur 110 631. Cedar wood Tanaman penghasil parfum lainnya Tanaman penghasil pigmen.

61 633.03.041 633.06 631. sistem penanaman Tebu (Saccharum officinarum L. Tipe kerusakan.435 637.382 637. Metode pengendalian hama dan kerusakan.4 633.Tanaman untuk garnis Tanaman yang bersifat parasit.344.061 639.2 631.64 631. tanaman merambat Tanaman yang bunga dan pucuk dimanfaatkan sebagai sayuran Tanduk (hasil ternak) Tata letak dan kesesuaian lahan untuk komoditas strategis Tebar langsung.064 111 .32 637.23 639.4’659. (Eragrotis tef) Teh (Camellia sinensis L.17 631.71 638.) Teff.4. epifit.48 637.) Teknik berkebun tanaman hortikultura Teknik umum perlindungan hutan.24 639.72 635.7 639.53.544.4. Telur pengganti Telur.062 639.015 630*41 631.4. Hasil telur Tembakau (Nicotiana tabacum L.177 633. Teknologi Pertanian Tekstur tanah Telur ayam Telur bebek Telur ikan Telur sintetis. 635. 728.98 Tempat penetasan moluska dan kerang-kerangan Tempat penggemukan moluska dan kerangkerangan 635.111.) Tempat dan alat pemeliharaan ulat sutra Tempat pemeliharaan alami moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemuliaan tanaman dan pembibitan lihat 631. 631.53 635.4’658 637.4.78 632.

neosol.32 631.65 639.07 633.573 633.281 632.533.2 639. perusak tanaman Tingkat penggunaan limbah.3. analisis hasil ternak Theobroma cacao L. propagasi dengan Tugal Tulang untuk makanan Tulang (hasil ternak) seperti tulang.111.492 .4 631.) Trawlers (kapal pukat harimau) Trifolium Tuber (umbi batang). hewan. regosol.281. Apikultur Terraria Terung (Solanum melongena L.383 635. napobrassica) Ubi Ubi jalar (Ipomoea batatas L.2.37 631. mesin) Tenaga mekanik.55 638. gigi.64 639.1 635. Alat yang digerakkan oleh tangan tenaga kerja.Tenaga hewan.965.693.74 632.126 631.) Tes. Teratai Tumor.1 635.3 637.) Tulip.1 635. presol) Tipe-tipe perkebunan Tomat (Lycopersicum esculentum Mill. gading Tulang ikan Tulang insang ikan paus Tulip (Tulipa spp.7 637.646 637. transport Teori lokasi usaha tani Teratai (Hyazinthus orientalis) Teripang Ternak lebah.23 631. Tikus.445.532.234 630*33 631.9 631.387 639.153.1 639.065 633.281.) Lihat juga 635.071 631. Pembersihan lahan penebangan.311.2 631. var. pembagian (buruh.514.965.22 112 631.96 635.92 635.965. Tipe tanah lainnya (litosol. Kanker tanaman Tunas Turnip (Brassica campestris L.

4 631.115.4 632.) lihat juga 635.115.587 631.017.1. Singkong (Manihot utilissima L. ranch.115.2 631.151.7 631.115. Siklus hidup ulat sutra umbi akar tanaman hortikultura umbi batang tanaman hortikultura Umbi-umbian yang dapat dimakan Umpan hama Uncaria gambier L.3 631.017. Usahatani skala besar.71 631. dll.1 631.073 633.115 631. kotamadya dsb. Unggas Unta Usahatani berdasarkan kepemilikan Usahatani berdasarkan produknya (gabungkan dengan kelas komoditas) Usahatani bersama Usahatani di wilayah suaka alam Usahatani lahan kering Usahatani milik beberapa perusahaan Usahatani pada lahan irigasi Usahatani pribadi/keluarga Usahatani publik.6 631.143 631. perkebunan. kepemilikan 633.11 631.874 636.9 631.517 639.4:502.586 631.512 639.1.115.1 631.295 631.115.11 113 . Sistem usahatani kontrak Usahatani yang dijalankan oleh keluarga Usahatani yang dikelola oleh negara Usahatani. kabupaten.936. Usahatani skala kecil Usahatani spesifik Usahatani tanpa ternak Usahatani yang didasarkan pada manajemen lain.2 633.111.515 639. milik komunitas tertentu.22 635.51 638.073 635.14 631.23 Udang Udang karang Udang karang air tawar Udang-udangan Ulat sutra.2 631.Ubi kayu.5 636.493 639.115.

651 633.2 632.32 631.Usahatani. 59 Zoologi sistematik hutan.654.2 634.853.524.33 635.3 632.51 633.334 Zebu Zingiber officinale L.816.13 Xanthosoma spp.73 633.016 634. konversi Vaccinaceae Vanili (Vanilla planifolia L. Nematisida Vicia faba L.63 Zea mays L.8 634.) lihat juga 634. 592/599 631.84 631.83 631.3 635.179 630*13 630*14 114 .464 634.955 635. Vicia Vigna sinensis Vigor Vitamin dalam tanah Vitikultur Vitis vinifera Waktu pemupukan Waktu pengendalian hama/penyakit Walnuts (Juglans) Wintergreen (Gaultheria) Wortel (Daucus carota) lihat juga 635.1.) Varietas Vermisida.15 636.685 637.3 633.146.654. lihat juga 633. Zizania aquatica Zoologi hutan secara umum.983.852.823 633.43 633.35 633.526.496 633.73 633. Yam.821 631.1/.291 633. Dioscorea sp Yoghurt Zaitun (Olea europaea L.825 633.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful