Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no.

33

BAGAN KLASIFIKASI UDC (UNIVERSAL DECIMAL)

CLASSIFICATION) BERBAHASA INDONESIA (KELAS 630-639)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian DEPARTEMEN PERTANIAN BOGOR 2004

Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no. 33

BAGAN KLASIFIKASI UDC (UNIVERSAL DECIMAL)

CLASSIFICATION) BERBAHASA INDONESIA (KELAS 630-639)

Oleh Etty Andriaty Sulastuti Sophia Akhmad Syaikhu

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian DEPARTEMEN PERTANIAN BOGOR 2004

KATA PENGANTAR Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian No. 33 berjudul Bagan Klasifikasi UDC (Universal Decimal Classification) berbahasa Indonesia merupakan salah satu pedoman yang disusun Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) untuk membantu Pustakawan menentukan kelas bahan pustaka dalam pengolahan informasi. Bagan klasifikasi UDC ini sebagian besar merupakan terjemahan bebas dari bagan UDC International Medium Edition, English Text, edisi 2 (BS 1000M, 1993). Bagan klasifikasi UDC diterbitkan secara bertahap, tahap pertama adalah kelas pertanian (630-639). Tahap kedua dan seterusnya akan diterbitkan bagan klasifikasi UDC dari kelas lain yang berkaitan erta dengan kelas pertanian. Untuk memudahkan pemanfaatannya, bagan klasifikasi UDC ini dilengkapi dengan indeks subyek. Bagan klasifikasi UDC ini masih jauh dari sempurna, oleh sebab itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik membangun dari para Pustakawan dan pemakai lainnya. Semoga pedoman ini bermanfaat. Bogor, Desember 2004 Penyusun

....................... KEHUTANAN.. EKSPLOITASI KEHIDUPAN LIAR .................................................................. HASIL TERNAK LAINNYA. DAN PERKEBUNAN ...........................DAFTAR ISI halaman PENDAHULUAN . PENYAKIT TANAMAN.................. 41 636 PETERNAKAN ............ 28 634 TANAMAN HORTIKULTURA SECARA UMUM .............................. 631 PERTANIAN / AGRONOMI ... BAGAN KLASIFIKASI UDC (Universal Decimal Classification) .... 63 PERTANIAN............ 46 637 SUSU....... ILMU DAN TEKNIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANIAN... 36 635 TANAMAN SAYURAN DAN TANAMAN HIAS ...... 630 KEHUTANAN ................................. 50 638 PEMELIHARAAN..................................................... 632 KERUSAKAN TANAMAN......... DAGING........................... HAMA TANAMAN... SERTA PENGENDALIANNYA ..... PEMULIAAN 3 3 9 3 1 ................. 23 633 TANAMAN PANGAN............................................................... INDUSTRI.......................

............. 55 59 53 ........... 639 PENGELOLAAN HEWAN LINDUNG DAN IKAN...................... INDEKS SUBJEK ..................................................................................... SERTA KULTUR KELAUTAN ................DAN PENGELOLAAN SERANGGA DAN ARTROPODA LAIN ....................

sedang untuk pencariannya dari pangkalan data dapat dilakukan melalui kata kunci. PUST AKA .PENDAHULUAN Bagan Klasifikasi UDC (Universal Decimal Classification) adalah bagan klasifikasi intemasional yang biasa dipakai untuk pengelompokan buku atau dokumen menurut subjek bidang kajian informasi yang dimuatnya. oleh karena itu untuk tahun ini. Karena itu diusahakan membuat terjemahan UDC secara sederhana. Ketebalan Bagan UDC tidak memungkinkan PUSTAKA menerjemahkannya secara tuntas seluruh bagan dalam waktu satu tahun. sehingga klasifikasi buku masih sangat penting. Walaupun demikian bagi perpustakaan yang masih dikelola secara manual. Dengan adanya terjemahan ini diharapkan pustakawan dapat mengelompokkan bukunya secara lebih tepat. sekedar untuk membantu mengerti arti sebagian nomor klasifikasi UDC yang lazim digunakan oleh perpustakaan bidang pertanian. Pengelompokan buku lebih banyak digunakan untuk keperluan penyimpanan buku. Kenyataan memperlihatkan bahwa sebagian besar pustakawan/petugas perpustakaan masih sangat sulit membaca bagan UDC yang berbahasa Inggris. nomor klasifikasi ini dipakai juga untuk menelusur informasi.

Pustakawan yang melatih diri dengan tekun untuk memahami nomor klasifikasi. Nomor ini juga dilengkapi dengan indeks subjek yang merujuk ke nomor kelasnya. . ini baru sebagian dari nomor-nomor klasifikasi yang biasa digunakan di perpustakaan bidang pertanian. kolom pertama nomor klasifikasi. sedangkan pada kolom kedua tentang arti/pengertian. termasuk bagan klasifikasi UDC yang berbahasa Inggris. pustakawan tetap membandingkannya dengan bagan klasifikasi UDC yang berbahasa Inggris. Kelas lain yang perlu diterjemahkan pada masa yang akan datang adalah kelas 3 mengenal ilmu sosial ekonomi dan pendidikan. akan menjadi terampil menggunakan bagan klasifikasi UDC. kelas 64-68 mengenai industri hasil pertanian. Dianjurkan agar dalam menggunakan petunjuk ini. kelas 61 ilmu-ilmu kedokteran/ kedokteran hewan. kelas 57-59 mengenal ilmu-ilmu murni. rekreasi dan sebagainya. dan kelas 7 mengenai taman nasional. serta bidang cakupannya.mencoba untuk menterjemahkan kelas 630 hingga 639. Bagan ini disajikan dalam dua kolom.

Topografi hutan. 630*42 Situasi. kecuali –1 dan –2 pada kelas 633/635 630 KEHUTANAN Subdivisi 630 dipilih dari The Forest Decimal Classification (IUFRO. Faktor-faktor lahan (Site factors) di dalam kehutanan. PERTANIAN. 551. dan erosi. Termasuk: atmosfer.4 Hidrologi hutan. ILMU DAN TEKNIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANIAN. 631. Biologi hutan. Termasuk kelerengan dan arah lereng. Konservasi air.96 Iklim dan iklim mikro hutan. 551. 631.4 Tanah hutan. Penambahan –1/-9 pada kelas 62-1/-8 dan 66-9 juga dapat diterapkan pada kelas 63. Vienna) Untuk penanaman pohon buah-buahan lihat 634.6 Nomor Kelas 630 630*1 630*11 630*111 630*113 630*114 630*116 630*12 630*13 Arti nomor kelas Kehutanan secara umum Faktor-faktor lingkungan di dalam kehutanan. 57 Zoologi hutan secara umum. 59 3 . EKSPLOITASI KEHIDUPAN LIAR.5. konservasi tanah.BAGAN KLASIFIKASI UDC (Universal Decimal Classification) 63 PERTANIAN. Meteorologi.1/. 556 Biologi Hutan. KEHUTANAN.

591. Perawatan. penanaman dan propagasi pohon. Perburuan. 639 Botani hutan secara umum. Penebaran . hutan berkelanjutan. Pemancingan/Penangkapan ikan. 582 Ekologi tumbuhan hutan. pemotongan batang utama (pollarding) (memperpendek pohon induk yang telah teruji.524. Permudaan/Regenerasi dan pembentukan/formasi tegakan. Bentuk tegakan. Pembentukan/formasi 4 . Penanaman pohon di bawah pohon (underplanting).5 Silvikultur. penebangan generasi suksesif. 627. Setek pohon. Permudaan/Regenerasi buatan.962 Sistem silvikultur. 630*226 630*228 630*23 630*231 630*232 630*233 630*234 630*235 Perubahan sistem silvikultur.630*14 630*15 630*16 630*17 630*18 630*2 630*22 630*221 630*222 Zoologi sistematik hutan. 627. 630*9 Pembentukan/Formasi hutan melalui suksesi alami. Permudaan/Regenerasi alami. Sistem terubusan (Coppice) (pemotongan pohon dan membiarkan tunggulnya bertunas untuk peremajaan pohon dengan biaya rendah). (aforestasi: penanaman pohon pada lahan hutan yang telah gundul selama 50 tahun atau lebih).5. Sistem hutan tinggi. penanaman pendahuluan dan sebagainya. Penembakan. Aforestasi tipe lahan khusus. agar benih yang dihasilkan mudah dipanen). (Konversi berdasarkan sistem atau spesies). 592/599 Ekologi satwa hutan. Termasuk: Praktek persemaian pohon. Termasuk: Manajemen satwa buru dan ikan. 631. 581 Botani sistematik hutan. 581. termasuk sistem tebang habis.414. dan perencekan (lopping) (pemangkasan cabang sampai ketinggian tertentu untuk menghindari jangkauan/gangguan hewan herbivor). Struktur dan komposisi tegakan.

542 Perlakuan terhadap tegakan yang tidak sempurna. Kombinasi antara kehutanan dengan pertanian dan padang rumput penggembalaan. 630*25 630*26 630*27 630*28 630*3 630*31 630*32 630*33 631. 631. 630*236 630*237 630*24 630*241 630*242 630*245 Pemeliharaan tegakan tahap awal.Tanaman penghasil getah. Ilmu kerja dan kajian kerja dalam kehutanan.6 Pemeliharaan tegakan dan pohon. daun. Peningkatan mutu dan perbaikan (amelioration) lahan hutan (forest sites). yang tidak terawat atau tegakan yang kondisinya sangat terbuka. Antara lain tanaman penghasil kulit kayu.055. 5 . Pemeliharaan tegakan. Hutan beririgasi/hutan pada lahan yang sewaktu-waktu tergenang (floodland). Pemanenan kayu.93 Tingkat penggunaan limbah. termasuk: Pemangkasan (Pruning) (Pemangkasan di sini dilakukan dengan cara memotong cabang sampai ketinggian tertentu untuk memperoleh kualitas kayu yang lurus. arboretum. Penanaman osier. ketinggian pemangkasan tergantung pada permintaan pasar). Taman. Penebangan dan kegiatan lain yang berhubungan dengan penebangan pohon. Pembebasan hutan.tegakan campuran. Pembersihan lahan penebangan. (dapat pohon sejenis. buah dan biji-bijian. bambu dan rotan. 621. Pembalakan dan pengangkutan: secara umum. Penanaman dan koleksi hasil hutan selain kayu. Penjarangan hutan. Bercocok tanam pohon hias (Arborikultur). dapat pula pohon jenis lain sehingga terbentuk tegakan campuran). Pagar hidup dan tanaman pagar hidup 635. Jalur pelindung (shelterbelt) dan sebagainya serta perlakuannya. 712 Penanaman hutan.

Gangguan terhadap pertumbuhan pohon oleh manusia.7. Kerusakan oleh penyebab inorganik selain kebakaran hutan.630*34 630*35 630*36 630*37 630*38 630*4 630*41 630*42 630*43 630*432 630*433 630*434 630*436 630*44 630*45 630*46 630*5 630*51 Penyimpanan kayu di hutan.861.53.48 Sistem dan satuan pengukuran (termasuk tabel 6 .87 Keteknikan hutan. 528.55. Termasuk: bangunan. 630*26 Kerusakan dan perlindungan hutan. jalan dan jembatan di dalam hutan. 627 terutama 627. Kerusakan hutan oleh binatang. Perkembangan struktur tegakan. Tipe kerusakan.8. Kerusakan hutan oleh tumbuhan perusak. Manfaat dari kebakaran hutan. Metode pengendalian hama dan kerusakan. Penyakit virus. irigasi. Kebakaran hutan. Pengukuran kinerja (untuk menentukan jumlah potongan dalam penebangan dan kegiatan yang terkait). dan 627. drainase hutan. Penggunaan api dalam silvikultur dan kegiatan lainnya. Revegetasi dan sebagainya daerah bekas kebakaran hutan. dan saluran air 626 terutama 626. 368. Pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan. riap. mesin dan perlengkapan dalam penebangan pohon dan kegiatan yang terkait. Kegiatan perlindungan. jalan air. Pertumbuhan pohon. Alat. Pengangkutan perlengkapan lihat 621. 632 Teknik umum perlindungan hutan.42. Pengukuran pohon. Penyelamatan kayu dan pembuangan kayu yang rusak oleh api. 502. Penyimpanan di tempat penimbunan balak atau di tempat penyimpanan balak.

Penaksiran hasil finansial. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan. Pembuatan barang-barang dari kayu.16 Metode manajemen. Masalah staf dalam kehutanan swasta. tegakan hutan. statistik perusahaan. Rencana jangka pendek dan pembiayaan. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan 631. pembentukan. Rencana kerja. Administrasi dan dinas kehutanan nasional (federal. dan hasil akhir kayu. Pemasaran hasil hutan. Pembukuan dan akuntansi. Pengukuran khusus dari pohon dan tegakan. Kerusakan oleh jasad hidup dan pengendaliannya. Pengeringan. 674 Kayu dan kulit kayu. Pembiayaan kegiatan pembalakan. perakitan. (Bonita hutan). Hasil hutan dan pemanfaatannya. Pengukuran dimensi dan isi batang (dari pohon . Penilaian kualitas lahan hutan (sites quality). Masalah khusus dalam usaha penanaman hutan. dan tegakan yang bias dipanen). Hasil tahunan atau hasil periodik. Penggunaan kayu. Penumpukan kayu (Penanganan dan 7 . Ekonomi pengangkutan kayu dan industri kayu. Industri kayu dan hasilnya. Pengawetan dan perlakuan lain untuk meningkatkan sifat-sifat kayu. Kerapatan tegakan. Penentuan umur pohon. negara bagian) Administrasi hutan swasta.67 Riap perkembangan dan struktur tegakan Manajemen hutan. 902.630*52 630*53 630*54 630*55 630*56 630*6 630*62 630*64 630*65 630*66 630*67 630*68 630*681 630*682 630*7 630*8 630*81 630*82 630*83 630*84 konversi). Struktur dan sifat-sifatnya. Pengolahan. Termasuk ukuran tajuk. Kehutanan sebagai perusahaan. Ekonomi usaha kehutanan. Pengaturan hasil.

Industri pulp. dan dalam industri kayu. 630*233 Kepemilikan hutan dan kebijakan kepemilikannya.3. Asuransi hutan. 8 . Asosiasi. Masalah buruh hutan. Kebijakan hutan internasional. Kerjasama internasional lain. Penggunaan bahan kimia dari kayu. Kebijakan aforestri. 332. sosial ekonomi kehutanan. Ekonomi dalam pemanfaatan kayu. Perpajakan hutan. Termasuk: Subsidi. Hasil hutan lain (hasil hutan bukan kayu). Metode lain untuk menerapkan kebijakan hutan.630*85 630*86 630*88 630*89 630*9 630*92 630*93 630*94 630*95 630*96 630*97 penyimpanan) Pengujian kayu dan produk kayu. Penggantian kayu dengan bahan lain yang kompetitif. Pengawasan masyarakat dan peraturan kehutanan termasuk perundang-undangannya. Masalah buruh dalam pengangkutan kayu. Penelitian. Bahan campuran yang seluruhnya atau sebagian terbuat dari kayu. Kredit. Kualitas kayu. Pendidikan. Jasa konsultasi. Hutan dan kehutanan dilihat dari sudut pandang nasional. Kebijakan kehutanan. Publisitas.

017.4 631.111 631.017 631.1.1. konversi usahatani Luas Ukuran dan perluasan (ekstensifikasi) dan keluasan usahatani / perkebunan 65.2 631.631 PERTANIAN / AGRONOMI Nomor kelas 631 Arti nomor kelas Pertanian/agronomi 631-1/-9 karakteristik mesin-mesin pertanian dll.115. perkebunan.115. 9 .13 631. usahatani.115.115 631.115.1.1 631. Pembelian lahan Usahatani berdasarkan kepemilikan Usahatani pribadi/keluarga Usahatani yang dijalankan oleh keluarga Sistem usahatani kemitraan Sistem usahatani sewa Lihat 347.1 631. dll.111.17 631.7 Manajemen dan organisasi usaha tani Pengembangan perubahan status.115.6 631.3 631.11 631.02 631. kepemilikan) Lokasi.4:502.111.111.1. kotamadya dsb.1 631. kabupaten.111.1.115.1. milik komunitas tertentu.2 631.2 631.016 631.027 631.4 Usahatani di wilayah suaka alam Pendapatan usaha tani.11 631.115. perjanjian Pemasaran dan syarat-syarat pengiriman Kekayaan usahatani dan Sistem usaha tani (lokasi.1 631.111.017. dirinci menurut 62-1/-9 631.1 Usahatani milik beberapa perusahaan Usahatani bersama Usahatani publik. ranch.453. dan kondisinya Teori lokasi usaha tani Tata letak dan kesesuaian lahan untuk komoditas strategis Kualitas tanah pertanian Lokasi pertanian Contoh penggabungan: 631.017 Usahatani skala besar. Usahatani skala kecil Syarat-syarat khusus.112 631.

631.2.117. manajemen pertanian. Intensifikasi Usahatani.117. instalasi penelitian pertanian. Sistem produksi dan manajemen pertanian.8 Usahatani berdasarkan produknya (gabungkan dengan kelas komoditas) Usahatani tanpa ternak Pabrik berkombinasi dengan usahatani. Produksi pertanian.151.12 631. 10 .115. atau pertanian untuk sekolah.151 631.2 631.3 631.71 631.147 631.68. Bioteknik. Sistem usahatani kontrak Pertanian Instruksional. pemeliharaan. Pertanian organik.15 631. 378. Inovasi teknologi.115. pengadaan. 631.732.6 631.152 Usahatani yang dikelola oleh negara Koperasi pertanian Lihat 334. Modernisasi. Ekspansi. Instalasi penelitian pertanian Demplot Alat dan bahan pertanian secara umum (seleksi.151.4 631.151. Pertanian dan industri hasilnya secara umum.14 631. pertanian berbasis ekologi.117. Usahatani spesifik.3.145 631. Ekstensifikasi Usahatani. dll.6 631.) Lihat 631. pertanian untuk sekolah Lihat 373.8 631. tempat training. kebun percobaan.4 631.143 631.1 631.151.117 631.631.2 631.9 631. tempat training. administrasi pertanian.115.151. Usahatani Diversifikasi. 631. plot demonstrasi (demplot) Pertanian instruksional.173 Usahatani yang didasarkan pada manajemen lain. Usahatani terpadu Ekstensifikasi usahatani Intensifikasi usahatani Usahatani spesifik Diversifikasi usahatani Sistem integrasi produksi pertanian Prinsip-prinsip manajemen produksi usaha tani.63 Kebun percobaan.

631.58 Memilih sistem penanaman dan pemeliharaan. rotasi tanaman.4 631.164.171 631. Akunting. tenaga hewan. Pengendalian produksi pertanian.28 631.165 631.153 631. Kehilangan dan surplus.164.158 631.modifikasi administratif Perencanaan produksi pertanian.6 631.153. Konversi ke sistem-sistem lain.153.164.27 631.3 631. Supervisi rencana produksi.17 631.7 631.155.153.5 631. lihat juga 631.155. Pembagian tenaga kerja.155.16 631.153.37 11 .164.172 pengelompokan ulang.155.1 631.13 631.12 631.155.164 631. Perubahan dalam budidaya dan produksi.24 631.3 Penggunaan mesin pertanian lihat 631.155.2 631.3 631.164.157 631.2 631.155 631.23 631.4 631. Termasuk: penggunaan tenaga buruh.155. Kuota. tumpang sari dan sebagainya Pemilihan metode kerja.162 631. tata buku Penilaian dan penaksiran pertanian Prinsip-prinsip penilaian Investasi modal kerja pertanian Penaksiran tanaman dan nilai tanah pertanian Penaksiran hasil samping dan limbah pertanian Penilaian kerusakan pertanian Penilaian panen dan kegagalan panen Teknologi Pertanian Mekanisasi Pertanian (untuk mesin pertanian lihat 631. dan mesin. Subsidi Sasaran dan kuota produksi pertanian Sasaran produksi pertanian Kuota produksi pertanian Suplai hasil pertanian Kehilangan hasil pertanian Surplus hasil pertanian Subsidi pertanian Bisnis usaha tani dan administrasi Administrasi kegiatan usahatani Keuangan usaha tani dan pengkajian ekonomi Administrasi keuangan usahatani. Suplai.

173.07 631.02 631.4 631. 728. termasuk instalasi sanitasinya Kandang ternak Kandang berbentuk naungan Kandang untuk sapi.24 631.27 631.631. Suku cadang Alat dan mesin untuk keperluan pengukuran.344. Gedung untuk penyimpanan alat dan mesin pertanian Batas. gerbang. penanganan dan pengolahan.229 631.3.271 631.311. Silo.98 Rumah kaca Gudang untuk penyimpanan.21 631. babi Kandang untuk kelinci dan rodentia lainnya Kandang untuk unggas Kandang untuk ternak lain Tempat pemuliaan dan pembibitan tanaman lihat 631.3 631.544.3 Organisasi alat pertanian dan bengkel khusus Bengkel mesin traktor Bengkel perbaikan dan teknis Bangunan. mesin dan alat pertanian Sejumlah bangunan untuk pertanian. pagar elektrik Alat dan mesin pertanian Komponen-komponen alat dan mesin pertanian. kambing.31 631. kandang ternak.273 631.222 631. bangunan serbaguna. Lumbung.3.071 631.225 631. Pagar Pagar tanaman Pagar tembok Pemagaran.173.3. 635.2 631.05 631.173 631.2 631.3. 631.06 631.3.234 631. domba.227 631. struktur dan instalasi pertanian.22 631.03. gudang untuk produk pertanian.25 631.272 631. Dll.tenaga manusia Alat dan mesin pengolah tanah Tugal 12 .223 631.23 631. pengambilan contoh Kombinasi penggunaan alat dan mesin pertanian Alat dan mesin pertanian berdasarkan tipe tenaga penggeraknya Alat yang digerakkan oleh tenaga hewan.

365 631. dll Alat pengering Alat penutup peti/ kontainer untuk menyimpan hasil pertanian Tenaga mekanik.312 631.347 631.355 631. dsb.364 631.363 631. alat untuk mengairi Alat dan mesin untuk proteksi tanaman Alat dan mesin untuk panen lihat 631.92 631. pencuci.4 631.37 631.362 631.334 631.35 631.332 631.335 631. pengering.331.348 631.311.367 631.361 631.342 631. alat pemipil.331 631.332.312. pengupas.55 Alat panen jagung Alat panen kentang Alat dan mesin pascapanen Alat pengirik. fermentasi. pembersih. Alat untuk menyiapkan makanan ternak Alat untuk membungkus. alat penyaring.34 631. alat pangkas Alat untuk menyiram. dsb.631.3 631.311.333 631.2 631. transport Mekanisasi pertanian 13 .8 631.331. Alat sortir.33 631. mengikat. pemupuk Mesin untuk menanam benih Mesin untuk menyebar benih Alat penyiapan benih Alat dan mesin penanam Alat penanam kentang Alat/ mesin untuk menyiapkan dan menyebarkan pupuk Mesin penabur dan penanam dikombinasikan dengan alat penyebar pupuk Alat untuk okulasi Alat untuk mencangkok Alat dan mesin pemelihara dan proteksi tanaman Alat potong.5 631.371 Alat penggali parit Alat untuk memindahkan tanah Bajak Bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan Bajak yang digerakkan oleh tenaga mesin Garu Alat dan mesin penanam.36 631.356.1 631. penampi.312.313 631.7 631.336 631.

3 Detilnya dengan :629… Ilmu tanah.415.413.416 631. Pedologi.416. Tanah alkalin Tanaman liar sebagai indikator reaksi tanah Kimia anorganik tanah Nitrogen tanah Asam fosfor tanah Kalium tanah Natrium tanah Kalsium tanah Kimia organik tanah Kandungan karbon Kadar humus Analisis tanah.42 631.3.554.413 631.373 631. pH.7 631. humus.413.5 631. 626.4 631.417.631. pertukaran ion Fiksasi lihat 543. truk.366 dengan .415. ion-ion dapat tukar “ ion exchange”.416. Kandungan garam Pertukaran kation Keasaman.3 631. 628.1 631.372 631.423 631.417 631.1 631.416.7 631.416. Penelitian tanah Agroekologi Sifat kimia tanah seperti kandungan nutrisi tanah.421 631.8. dsb Alat transport tanpa bahan bakar. dsb.3 631.416.41 631.241. traktor.2 631.4 631.431 631.415. dsb.423.417.432 Alat transport dengan bahan bakar. Hidrologi pertanian lihat 556.2 Akumulasi garam.43 631. Sifat kimia dan fisik tanah secara umum Sifat elektro kimiawi tanah. kereta gerobak. 629. Tanah asam Alkalinitan.412 631.422 631.4:55 631.4 631.2 631.014. Trailer.2 631. Percobaan lapang Percobaan lapang dan pot.413.1 14 . 543. Metode statistik Analisa tanah kualitatif Analisa tanah kuantitatif Kelembaban tanah Sifat fisik dan mekanik tanah Sifat mekanik tanah Air tanah.2 631.2 631.

2 631.454 631.445.453 631.61 631.1 631.1 631.5 631. Mikrobiologi tanah Amonifikasi Bakteri pembentuk nitrit 15 .433 631.459 631.631.435 631.2 Neraca air Kelembaban tanah lihat 556.6 631.432. regosol.433. presol) Kesuburan tanah.1 631.9 631. bakteriologi.4 631.142. 445.437 631. Gambut Tanah podsolik Tanah kering.2 631.445.6 631.44:551. Tanah gurun Tanah mediteranean Tanah tropik dan subtropik Tipe tanah lainnya (litosol.442.445.45 631.3 631.432.442.432 tanah pegunungan Tanah berpasir Tanah Liat Tanah organik Tanah batuan Tanah hidromorpik. Keracunan tanah Kesuburan tanah Keracunan dalam tanah Kebutuhan pupuk dalam tanah lihat 631.1 631.461 631.442.432.434 631.461.44 631.452 631.5 631.2 631. biologi tanah Bakteri tanah. neosol.438 631. Pencucian unsur tanah Atmosfir (udara) Aerasi tanah Kondisi anaerob tanah Respirasi tanah Struktur tanah Tekstur tanah Sifat elektrik dan magnetik tanah Radioaktivitas tanah Klasifikasi tanah Secara rinci dapat digabung dengan kelas 55 Contoh 631.1 631.2 Permeabilitas.7 631.445.433.8 Erosi Konservasi tanah Mikroorganisme tanah.46 631.3 631.442.461.433.445.423.459:631. 631.

468 631. Bakteri antagonis Vitamin dalam tanah Enzim dalam tanah Mikroflora lain.234 Pembentukan tanah oleh proses kimiawi Pembentukan tanah oleh proses biologis.461.466 631.311. angin Pembentukan tanah oleh proses fisika dan mekanika. termasuk akibat kerja tanaman.484 631.311. mikoriza.472 631.3 631.462 631.485 631.463 631. seperti tanah-tanah alluvial dna tanahtanah diluvial Lihat 551.48 631.472.47 631.24 cara bercocok tanam Penyiapan tanah. alga Mikrofauna.465 631. termasuk 16 .473 631.4 631. termasuk jamur.464 631. tanah-tanah yang terpindahkan oleh air.472.461. tanah lapisan bawah (subsoil) Mikropedologi Survei tanah Pembentukan tanah.483 631. Nitrifikasi Denitrifikasi Bakteri penambat nitrogen.482 631. Hewan yang hidup dalam tanah lihat 59 Survei untuk pembukaan lahan baru.6 631. topografi Profil tanah Tanah mineral Tanah lapisan atas (topsoil).5 631.467 631.5 631.512 Bakteri pembentuk nitrat.461.472.511 631. Pemindahan tanah Lihat 551. termasuk protozoa.631.461.5 631. dan hewan.51 631.7 631. Disinfeksi Antibiotik. nematoda Makrofauna dan mesofauna.8 631. Pencangkulan dan pembajakan tanah Lihat 631. bakteri. Fiksasi N Fiksasi N Sterilisasi tanah. pedologi.31 Penyiapan tanah tanpa alat mekanik Penyiapan tanah dengan alat mekanik.

528.524.529 631.526.2 631.81 631.526 631.5 631. penyebaran benih Produksi benih.524.027 dengan menggunakan tenaga hewan dan mesin Penyiapan tanah dengan bahan peledak Pemuliaan tanaman Biologi reproduksi tanaman Genetika terapan Genotipe Fenotipe Perkecambahan Vigor Adaptasi terhadap iklim Tahan terhadap hama dan penyakit Kelompok dan jenis tanaman budidaya Genus Spesies dan subspesies Varietas Kultivar Klon Galur murni Hibrida Keturunan genetik Seleksi Seleksi masa Seleksi pedigri Hibrida.527.527.524.526.322 631. koleksi.3 631.82 631.513 631.85 631.53.01 631.02 631.526.53.527 631.32 631.526.522 631.528 631.52 631. Pembenihan Benih dan perlakuan benih.523 631.526.325 631.631.527.527.526.526.1 631. Heterosis. penyimpanan dan perlakuan benih Perlakuan benih tanaman 17 .821 631.524.6 631.527.4 631. Inbreeding Seleksi klon Metode seleksi Emaskulasi Penyerbukan Pemuliaan melalui mutasi Mutasi gen dan kromosom.02 631.86 631.3 631.8 631.1 631.526. mutagenesis Poliploidisasi Aklimatisasi Perbanyakan tanaman.524.321 631.528.53.2 631.527.524.527.01 631.53 631.83 631.2 631.

544 631.3 631.543.53.2 631. Termasuk pembibitan Penebaran benih.2 631.3 631.533.543.532. dsb. tipe penanaman Pengaruh cahaya dan tanaman pelindung Jarak tanam Cara tanam Penanaman dengan pemaksaan seperti bonsai Fase-fase dan kontrol pertumbuhan tanaman Fase perkecambahan.1 631.547 631.041 631.53. permudaan tanaman Pemeliharaan tanaman Okulasi. cara penanaman.547.5 Perlakuan benih dengan cara kimia Perlakuan benih dengan cara fisik Budidaya tanaman muda.532 631.532.547.53.3 631. dsb.541 631.533.531 631.631.04 631.533.542 631. Penanaman.532/. Pembibitan Fase pertumbuhan Fase pembungaan Fase pembentukan buah 18 .53. penjarangan. perbanyakan tanaman dengan pembelahan Perbanyakan dengan umbi akar Perbanyakan dengan umbi batang Pembagian atau pemisahan anakan Pemisahan tanaman menjadi beberapa bagian Tunas Stolon Planlet Perbanyakan tanaman dengan merangsang tumbuhnya akar pada bagian vegetatif tanaman.535 631.027.1 631. sambung pucuk.1 631.547.543. Pemangkasan. Kultur jaringan Perbanyakan tanaman dengan stek Pemindahan tanaman bibit dari tempat pembibitan ke tempat penanaman sebenarnya.2 631.4 631.03 631.54 631.1 631.532.2 631. Bibit.538 631.533 631.547.543 631. Penanaman Tebar langsung.3 631. sistem penanaman Biji dan spora Perbanyakan vegetatif tanaman Pembelahan.53.536/.535 631.2 631.027.534 631.

Dedak Getah Sistem usaha tani: tumpang gilir.548 631.66 631.561 631.555 631.564 631.56 631.563 631.581 631.552 631. Umbi. tumpang sari.574 631. dsb Sistem larikan Rotasi tanaman 19 .563.04 Pencampuran Lihat 621.547.6 631. penyiraman Panen.562 631.9 631.4 631. Penggilingan Pembersihan dan sorting Penyimpanan. Serat.4 631.563.2 631.032 631. Hasil setengah jadi Kayu Batang.576. Pemisahan kulit dari buah.57 631.55.55 631. Ubi Daun Bunga Buah Kulit buah.58 631.631.575 631. Pemanenan Panen sebelum tanaman matang Pemotongan Panen jagung Hasil panen Perlakuan pasca panen Perontokkan.572 631. Sekam.547. Serat. Pengeringan Pengeringan Lihat 66. Hasil samping.559 631.563.929 Pelayuan Lihat 577. pola tanam.151 Penyimpanan.573 631.571 631.563.577 631. termasuk penyimpanan dalam silo Lihat 621.796 Pengepakan Pengangkutan Hasil.565 631.6 631. Kulit biji. Jerami Akar.576 631.582 Fase pematangan Pematangan buatan Perlakuan-perlakuan khusus yang meliputi tanah.

2 631.584. 628.2 631.03 631.589 631.4 631. rawa..614 631. termasuk pembuatan teras/ sengkedan Reklamasi hutan perawan Reklamasi lahan rawa Reklamasi lahan di bawah permukaan laut Reklamasi lahan pantai/ pasir Reklamasi lahan bekas industri dan pertambangan Drainase Lihat 626.589. 631.123 Irigasi Kebutuhan air 20 .587 631. termasuk menggunakan energi listrik. terasering Reklamasi lahan marjinal secara umum Reklamasi lahan batuan.616 631.62 631.6 631. gurun.3 631. Penutup tanah.671 Monokultur Peladangan berpindah Budidaya secara intensif Tanaman sela.585 631.584. panas.67 631.589.631.432.1 631.586 631.6. dsb.61 631. Reklamasi hutan.611 631.86. 627. sinar buatan.2 631.584.582. Budidaya tanaman dalam media buatan Sistem hidroponik Budidaya tanaman dalam media pasir Budidaya dalam media plastik Engineering/ mekanisasi pedesaan Konservasi tanah dan air.588 631.583 631.613 631. Pengendalian erosi Air: komposisi dan sifat Pembukaan lahan.589. Tanah berbatu. dll. Reklamasi bukit berpasir Reklamasi lahan berlereng.02 631.584 631.5 631.532. 632. Tumpangsari Sistem padang penggembalaan Usahatani lahan kering Usahatani pada lahan irigasi Budidaya dengan menggunakan fenomena khusus.612 631.2.5 631.617 631.618 631. Tumpangsari Sistem tanam sela Sistem tanam penutup tanah Sistem tanam campuran. radio dan gelombang akustik.615 631.582.6.

824 631.811.83 631.031 631.98 631.672 631.674.816.672.672.2 631.81.816.1 631.832 631.81.095.036 631. Produksi dan pemakaian pupuk Absorpsi.816 631.672.833 Suplai air. reaksi. Sumber air untuk irigasi Sumur Reservoir Dam Danau buatan Metode irigasi Irigasi permukaan Irigasi genangan Dosis dan waktu irigasi Pupuk dan pemupukan Nutrisi tanaman.823 631.1 631. Perubahan nilai pupuk Aspek ekonomi dari pupuk Aplikasi dan distribusi pupuk Dosis pemupukan Waktu pemupukan Cara pemupukan Pupuk buatan secara umum Kapur. Penyerapan hara Konversi dan distribusi pupuk pada tanaman Proses biodinamik Kebutuhan hara Kekurangan hara.811 631. Gypsum Marl Kondisioner tanah Magnesium Alluvium Pupuk kalium Abu kayu.813 631.816.81 631.32 631.812 631.674. Hormon tanaman Produksi.815 631. keracunan yang disebabkan oleh karena pemakaian pupuk Kehilangan pupuk.831 631.338 631.822 631. abu tanaman.337 631.8 631.672.2 631.821 631.095.3 631.033 631.674 631. Defisiensi unsur hara Nutrisi tanaman Pemacu pertumbuhan tanaman. penyimpanan pupuk Komposisi.814 631.1 631.33 631.81.631.31 631.826 631. abu gambut Klorida Sulfat 21 .81.82 631. penyiapan.675 631.81.

841 631.851 631.871 631.2 631.184.857 631. HAMA TANAMAN.836 631.872 631.867 631.84 631.879.4 631.631.879.87 631.3 631.86 631.9 631.874 631.95 631. jerami sebagai pupuk Pupuk hijau Sampah sebagai pupuk Sewage sebagai pupuk Limbah industri sebagai pupuk Kompos Pupuk majemuk Pengaruh pertanian terhadap lingkungan hidup Pengaruh geofisik terhadap budidaya tanaman. Pengaruh pertanian terhadap iklim.92 631. PENYAKIT TANAMAN.879.28 Guano Superfosfat Elektrofosfat Pupuk organik. air Ekologi pertanian Tipe-tipe perkebunan KERUSAKAN TANAMAN. SERTA PENGENDALIANNYA Arti Nomor Kelas Nomor kelas 22 .1 631.85 631.854 631.853 631. Pupuk hayati/alam Pupuk kandang Pupuk yang berasal dari limbah Pupuk yang berasal dari limbah ikan Pupuk organik lainnya Pupuk dari bahan tanaman secara umum Humus.879.837 631.862 631.89 631.847 631.96 632 Silikat Karbonat Pupuk nitrogen Pupuk amonium Pupuk nitrat Inokulasi tanah dengan bakteri dan mikoriza Pupuk fosfat Fosfat mineral Bubur tulang Ampas/ terak Lihat 669.842 631.855 631. tanah.852 631.863 631.

116 632.167 632.123 632.184 Kerusakan tanaman. gugur buah (fisiologis) Gugur benang sari karena hujan Rebah karena angin Gugur daun. genangan (terlalu berair) Kerusakan tanaman karena degradasi tanah. penyakit tanaman.126 632. klorosis Kerusakan tanaman karena kelembaban.16 632.161 632. pestisida Kerusakan tanaman yang disebabkan penggunaan pupuk Penyakit fisiologis tanaman Penyakit fisiologis akibat degenerasi Gugur bunga. Siklon Kerusakan tanaman karena keadaan tanah yang jelek/ tidak menguntungkan Kerusakan tanaman karena kekurangan hara.18 632.163 632.115 632. bunga dan buah secara dini Penyakit fisiologis selama penyimpanan Penyakit non parasitik lainnya Kerusakan tanaman secara mekanik 23 .1 632.164 632.166 632.1 632.121 632.155 632. banjir.111. erosi Kerusakan tanaman karena gempa Kerusakan tanaman karena polusi kimia dan industri Kerusakan tanaman karena adanya perlakuan proteksi tanaman. hama tanaman serta pengendaliannya Kerusakan tanaman karena faktor lingkungan Kerusakan tanaman karena faktor cuaca Kerusakan tanaman karena cuaca yang sangat dingin Kerusakan tanaman karena kekeringan Kerusakan tanaman karena sinar matahari Kerusakan tanaman karena curah hujan yang terlalu tinggi Kerusakan tanaman karena angin Kerusakan tanaman karena badai.125 632.117.632 632.11 632.154 632.117 632.15 632.112 632.165 631.5 632.12 632.

7 632.9 632. Kanker tanaman Layu.651 632. Puru Cecidia tanaman Tumor.64 632. Cacar tanaman Embun tepung.693.52 632.727 632.911 Kerusakan tanaman karena kebakaran.752 632.65 632. tanaman merambat Hewan perusak tanaman selain serangga Hewan perusak tanaman: protozoa Hewan perusak tanaman: moluska Hewan perusak tanaman: Articulata Hewan perusak tanaman: nematoda Hewan perusak tanaman: tikus Kerusakan tanaman oleh karena manusia.5 632.26 632.21 632. karena bom Gejala penyakit tanaman Gall.53 632.23 632.91 632.27 632.4 632.3 632.699 632.38 632. Damping off Bercak daun.768 632.8 632.632.631 632.234 632.6 632.51 632.2 632.35 632. penyakit Kerdil Penyakit yang disebabkan bakteri dan virus Penyakit tanaman yang disebabkan bakteri Penyakit yang disebabkan virus Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur Kerusakan tanaman yang disebabkan oleh tanaman lain Gulma Tanaman beracun Tanaman yang bersifat parasit. Manusia sebagai perusak tanaman Serangga perusak tanaman Belalang Aphid/ kutu daun Kumbang Kerusakan tanaman oleh sebab lainnya Pengendalian hama dan penyakit tanaman Peraturan perundangan tentang hama/penyakit serta pengendaliannya Metode percobaan pengendalian hama dan 24 .187 632.25 632. epifit.24 632.

Pengendalian hama dan penyakit dengan cara mekanis.935.2 632.913. Karantina tanaman Cara-cara pengawasan untuk proteksi tanaman/ Karantina tanaman Masuknya serta penyebaran hama dan penyakit tanaman Cara pengendalian hama/penyakit tanaman Pengendalian hama/penyakit dengan cara penanaman dan memperhatikan faktor lingkungan Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara pengaturan budidaya Pengaturan kondisi meteorologi dan iklim.3 632.934 632.1 632.931.632.934.935 632.931 632.1 632.934.21 632.913 632.912 632.93 632.935.935.931.2 632.1 632. Pengumpulan dan 25 .4 632. Ekspor.934.935.931. gelombang akustik.935.1 632.7 penyakit tanaman Layanan proteksi tanaman Perundangan-undangan proteksi tanaman Impor.2 632.4 632. dan memusnahkan penyebabnya Pengendalian hama/penyakit secara kimiawi Penyemprotan bahan kimiawi Fumigasi kimiawi tanaman Perlakuan kimiawi sistemik Pengendalian hama/penyakit secara fisik dan mekanis Pengendalian hama dan penyakit dengan pengaturan temperatur Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan air Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan tekanan Pengendalian hama dan penyakit dengan cara radiasi.3 632.2 632.913. Modifikasi cuaca Modifikasi temperature sebagai factor perusak Memusnahkan tanaman yang rusak dan memusnahkan vektor.92 632. dll.931.

954 632. Akarisida. Moluskisida Fungisida Bakterisida.952 632.95.936. dan manusia.1 632.632.955 632.02 632. Nematisida Rodentisida Cara pengendalian hama dan peralatannya Penyiapan zat yang akan disemprotkan.95. kasa. Daya racun terhadap hama/penyakit.95 632.8 632.937.025.024 632.2 632. hewan.951 632.936 632.937. 26 .953 632. Perlindungan tanaman dengan rintangan.3 632.936.1 632. perlindungan.938 632.981 pemusnahan hama secara fisik.5 632.939.958 632.95.027 632.95.95.4 632.1 632.936.028 632.026 632.98 632.936. Kondisi cuaca dan iklim yang tidak menguntungkan hama Keseimbangan alam dan populasi Pengendalian hama/penyakit dengan kekebalan dan imunisasi tanaman Sterilisasi serangga jantan Pengendalian hama penyakit tanaman dengan pestisida dan bahan kimiawi Pengaruh pestisida Pengaruh pestisida terhadap fisiologi hama. Pengendalian hama/penyakit dengan penggunaan zat atraktan dan repellent Perangkap cahaya untuk hama serangga Umpan hama Penolak serangga (repellent) Orang-orangan (untuk menakuti burung) Pengendalian hama /penyakit dengan cara akustik Pengendalian hama/penyakit secara biologis Musuh alami.2 632. Virisida Herbisida Vermisida.937 632. Pengaruh pestisida terhadap tanaman Resistensi tanaman terhadap pestisida Perlakuan preventif dan kuratif Dosis penggunaan pestisida Residu pestisida Insektisida.936.

Penyemprotan hama/penyakit tanaman pada musim dingin Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada saat tanam dan tebar 633 TANAMAN PANGAN. Penyemprotan hama/penyakit melalui daun.983.983. Penyemprotan hama/penyakit pada musim panas. dsb.1 632. Cara penggunaan pestisida: diaduk di tanah.2 632. Waktu pengendalian hama/penyakit Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada fase vegetatif.632. disuntikkan. perkebunan/hortikultura 27 . Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada masa dormansi.2 632. DAN PERKEBUNAN 633/635-1 Pembagian tambahan khusus Alat pertanian tanaman pangan. disemprotkan lewat udara.3 bubuknya.983.1/. dll.983. industri. INDUSTRI. dsb.982 632.

Termasuk: gandum biasa Jenis gandum yang tetraploid Jenis gandum yang diploid Buckwheat.633/635-2 Kerusakan dan penyakit tanaman pangan.14 633. Hortikultura. Tanaman industri. Fagopyrum. Hordeum sativum Millet.4 633.1 633. Jenis-jenis Sorghum Millet biasa.15 633. Indian corn.) Jagung (Zea mays ). Triticum aestivum.112 633.67 Barley.172 Arti Nomor kelas Tanaman spesifik. nomor kelas hama dan penyakit tanaman 632) Nomor kelas 633/635 633.33.13 633.33-2 (Nomor kelas kacang panjang 633.171 633. Panicum miliaceum Digitaria.587) Contoh: Hama Penyakit kacang panjang.113 633. nomor kelasnya 633.12 633.) Rye (Secale cereale L.11 633.1/.111 633. Tanaman perkebunan/hortikultura) Tanaman pangan Tanaman serealia Gandum (Triticum) Jenis gandum yang heksaploid. industri.16 633. Untuk jagung manis lihat 635.33 Penanaman di lahan beririgasi: 631. (Di dalamnya tercakup: Tanaman pangan.7 (Nomor kelas kacang panjang 633.33-158. 28 .17 633. Oat (Avena sativa L. perkebunan/hortikultura Nomor kelas tanaman dapat dihubungkan dengan nomor kelas aspek yang dibahas mengenai tanaman tersebut di dalam dokumen dengan cara menghubungkan nomor kelas tanaman dengan nomor kelas 631 atau 632 Contoh: Penanaman kacang panjang di lahan beririgasi adalah 633.

174 633. Rumput manna.18. Phleum L.258 29 . Rumput cakar ayam. Bent. Poa L.) yang ditanam untuk pakan ternak. Glyceria fluitans.2.2. Padi liar.177 633.033 633.21 633. 636. Padi (Oryza sativa L.22 633.175 633.25 Nomor kelas 633.22 Rumput dari padang rumput untuk pakan Rumput dari padang rumput alam Rumput dari padang penggembalaan Rumput padang rumput. Padi yang ditanam untuk pakan ternak. (Eragrotis tef) Millet lainnya.173 633.24 633. Rumput Timothy.253 633.25 ini dapat diperjelas dengan menggabungkannya dengan angka yang ada d belakang 633.255 633.18.179 Pearl millet. Tanaman serealia yang ditanam untuk hijauan makanan ternak Oat (Avena sativa L. Jagung yang ditanam untuk pakan ternak. Sorghum (Sorghum vulgare) Foxtail millet. termasuk millet afrika. Rumput padang rumput dan padang penggembalaan Rumput dari berbagai jenis padang rumput Lihat 636. Agrostis L. Dactylis L.2.032 633.314.031 633. sehingga bentukannya dapat berarti sebagai berikut: 633.) Padi sawah Padi gogo Serealia lainnya dan jagung-jagungan Rumput hijauan untuk pakan ternak.23 633.03 633.2.05 633. Eleusine coracana.083.084.1.03 633. Zizania aquatica.2 Pembagian khusus 633.18 633. Pennisetum typhoideum. (Setaria italica) Teff.633. 633.19 633.

31 633.37 633. Briza Holcus.35 633. Melica L. Termasuk lentil Kacang tanah (Arachis hypogaea L.266 633.274 633.273 633. Eragrostis Beauv.3 633.34 633. (Trifolium L.33 633.) Jenis kacang-kacangan hijauan pakan lainnya Hijauan pakan lainnya.275 633.278 633.267 633. Alang-alang (Imperata cylindrica L.264 633. Ex.265 633.262 633.32 633.277 633.43 Rumput-rumputan lainnya. Aira Calamagrostis Adans.) Pollinia Trin.276 633. Tanaman hijauan pakan ternak selain rumput Leguminosae.268 633.368 633.37 633. Phalaris Alopecurus Anthoxanthum.26 633.263 633.272 633.279 633.31/. Kacang-kacangan Lucernes (Medicago sativa L. Hijauan pakan non legum Umbi-umbian yang dapat dimakan Bit (Beta vulgaris) Wortel (Daucus carota) 30 .) Clovers.41 633.4 633.) Kedelai (Glycine max L. Lolium Festuca Arrhematherum Paspalum. L.) Kacang panjang (Vigna spp.269 633.3 633.) Vicia.261 633. Ischaemum L. pakan Rumput Bermuda (Cynodon Rich.271 633.633.) Bromus Dill.

3 633.524.63 633.44 633.2 633.) Talas (Colocasia esculenta) Xanthosoma spp. Serat kelapa Serat tanaman air Bambu (Bambusa Schard.) Linen (Linum usitatissimum L.526.491 633.5 633.1 633.498 633.686 633. Dioscorea sp Kana Amorphophallus sp Tanaman penghasil stimulan dan minuman 31 . Tanaman untuk bahan tekstil Kapas (Gossypium L.513 633.685 633.) Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) Sagu (Metroxylon sagu Rattb.495 633.) Hemp (Cannabis sativa L.6 633.) Maple (Acer saccharum Marsh.524.61 633.584.521 633.64 633.) Ubi kayu. Kentang Bogor (Coleus rotundifolius) Tanaman serat.5 633.) Bit (Beta vulgaris L.7 Pastinaca sativa Kentang (Solanum tuberosum) Ubi jalar (Ipomoea batatas L. Serat.522 633.528 633.687 633. Rumput Cina (Boehmeria nivea L.) Rami.492 633. spp.511 633.) Kapuk (Ceiba pentandra Gaertn.528.496 633.525.1 633. spp.493 633.) Aren (Arenga pinnata L.) Jute (Corchorus L.683 633.) Yam. Singkong (Manihot utilissima L.) Serat tanaman monokotil.633.) Kenaf (Hibiscus cannabinus L.) Agave.65 633. Rotan (Calamus spp.).523 633.35 633. termasuk Sisal (Agave sisalana L.) Tanaman penghasil gula Tebu (Saccharum officinarum L.

823 633.811 633.81 633. geranium. Coffea liberica L.819 633.) Kopi arabika (Coffea arabica L.) Wintergreen (Gaultheria) Jahe (Zingiber officinale L. Curcuma longa Tanaman Rempah-rempah Cengkeh (Eugenia caryophyllus L.826 633.733 633.) Coklat (Theobroma cacao L.633.) Opium (Papaver somniferum L.8 633.74 633. Humulus lupulus Sirih (Piper betle L. minyak. melati. Kondimen Vanili (Vanilla planifolia L.72 633. Tanaman penghasil parfum asal daun: lavender.731 633.) 32 .) Tanaman penghasil aroma.833 Tembakau (Nicotiana tabacum L. dll.) Hop. nilam.792 633.821 633.) Coffea congensis L. tannin dan obat Tanaman penghasil parfum Tanaman penghasil parfum asal bunga: mawar.) Mint (Mentha spp.735 633.) Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum L. Tanaman penghasil parfum asal kayu: cendana. Kopi robusta (Coffea canephora L. kondimen.) Teh (Camellia sinensis L.76 633.812 633.71 633.825 633. rosemary.73 633.791 633. penyamak.) Kola (Cola acuminata L.75 633. dll.732 633.814 633.82 633.815 633. Vetiver (akar wangi) Tanaman penghasil balsem Tanaman penghasil parfum lainnya Tanaman aromatik.816 633.) Kopi (Coffea sp.83 633. Cedar wood Tanaman penghasil parfum asal akar: Orris.734 633. parfum.) Kunyit.822 633. Coffea exelsa L.832 633.

633.834 633.84 633.841 633.842 633.843 633.844 633.85 633.852.52 633.852.73 633.853.3 633.853.334 633.853.4 633.855.34 633.855.36 633.86 633.87 633.871 633.872 633.872.1 633.874 633.875 633.875.1 633.875.2 633.875.3 633.875.4 633.875.5 633.875.6 633.876

Pala (Myristica fragrans L.) Tanaman bumbu rasa pedas Lada (Piper nigrum L.) Cabe merah. Cabe paprika (Capsicum annuum L.) Cabe rawit (Capsicum frutescens L.) Mustard (Brassica spp.) Tanaman penghasil minyak Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) (sebagai penghasil minyak) Zaitun (Olea europea L.) (sebagai penghasil minyak) Jarak (Ricinus communis L.) (sebagai penghasil minyak) Jagung (Zea mays L.) (sebagai penghasil minyak) Bunga matahari (Helianthus annuus L.) (sebagai penghasil minyak) Kelapa sawit (Elaeis guineensis L.) (sebagai penghasil minyak) Kelapa (Cocos nucifera L.) (sebagai penghasil minyak) Tanaman penghasil pigmen. Penyamak Tanaman penghasil tannin Anacardiaceae Fagaceae Oak (Quercus spp. L. ) Gambir (Uncaria gambier L.) Leguminosae Albizzia spp. Akasia (Acacia spp L.) Cassia spp. Pohon asam (Tamarindus indica L.) Caesalpinia spp. Bauhinia Rhizophoraceae. Mangrove

33

633.876.1 633.876.2 633.876.3 633.876.4 633.876.5 633.876.6 633.877 633.877.1 633.877.2 633.877.3 633.878 633.878.1 633.878.2 633.878.3 633.878.4 633.878.91

Rhizophora spp. Bruguiera spp. Ceriops spp. Someratia spp. Avicennia spp. Caraipa spp. Konifer Abies spp. Larix spp. Pinus spp. Casuarinaceae. Betulaceae. Myricaceae. Ulmaceae. Salicaceae. Moraceae. Proteaceae Cemara. Casuarinaceae Myricaceae Salicaceae Betulaceae Myrtaceae. Eucalyptus spp. Dipterocarpaceae. Shorea spp. Combretaceae. Terminalia spp. Myristicaceae. Polygonaceae. Lauraceae Tanaman obat Tanaman obat untuk penyakit hati dan sistem sirkulasi darah. Digitalis Tanaman obat untuk penyakit sistem pernapasan. Tussilago Tanaman obat untuk penyakit sistem pencernaan Tanaman obat untuk penyakit kelenjar Tanaman obat untuk antipiretik: Kina Tanaman obat untuk penyakit urogenital Tanaman obat untuk penyakit kulit Tanaman obat untuk penyakit sistem saraf Tanaman industri lainnya Karet

633.88 633.881 633.882 633.883 633.884 633.885 633.886 633.887 633.888 633.9 633.91

34

633.912 633.912.11 633.913 633.916 633.917 633.93 633.931 633.932 633.94 633.944.6 633.95 633.954 633.956

Euphorbiaceae Hevea brasiliensis Apocynaceae Balata (Mimusops balata) Getah perca (Gutaperca ; Palaquium gutta) Tanaman penghasil gum dan resin Acacia arabica. Acacia senegal Prunus Tanaman penghasil terpentin. Konifer. Pohon terpentin Damar (Agathis. Copaifera) Tanaman penghasil getah lainnya Catechu. Acacia catechu Kamper (Cinnamomum camphora L.)

634 TANAMAN HORTIKULTURA SECARA UMUM 634.1 634.10 634.11 634.12 634.13 634.14 634.15 634.2 634.21 634.22 634.23 634.25 634.3 634.31 634.32 634.321 Penanaman buah-buahan secara umum Buah pepo Apel (Malus sylvestris L.) Apel liar Pir (Pyrus communis L.) Quinces (Cydonia oblonga L.) Medlars (Mespilus germanica L.) Buah batu. Drupa Aprikot (Prunus armeniaca L.) Plum (Prunus domestica L.) Ceri (Prunus avium L.) Peach (Prunus persica L.) Rutaceae dan Moraceae. Jeruk secara umum Jeruk (Citrus spp.) Jeruk mandarin Citrus trifoliate L.

35

) Jeruk jenis lainnya Moraceae Ficus carica L. Mirtaceae lainnya 36 .37 634.41 634. Jeruk lemon.384 634.413 634.394 634.421 634.) Cempedak (Artocarpus champeden L.34 634.418 634. Srikaya (Annonna reticulata L.411 634. Morus multicaulis Artocarpus Sukun (Artocarpus communis L.) Jeruk lemon (Citrus lemon L.) Nangka (Artocarpus heterophylla L.382 634.42 634.323 634.421.) Jeruk nipis (Citrus aurantifolia L.337 634.39 634.334 634.415 634. Morus rubra L.331 634.392 634.414 634.) Annona squamosa L.383 634.412 634.634.422 634.322 634.) Mirtaceae Psidium spp Psidium guajava L. Annona cherimola Annona glabra L.423 634.416 634. Morus (Murbei) Morus alba L. Syzigium jambos L.36 634.393 634.33 634.4 634.424 Citrus reticulata L.381 634. Eugenia uniflora L.) Namnam (Stelechocarpus burakol Hook f. Morus nigra L. Citrus maxima L.38 634. Jeruk sitrun Jeruk sitrun (Citrus medica L.) Pawpaw (Asimina triloba L.) Buah-buahan lain yang mengandung pulp Anonaceae Sirsak (Annona muricata L.2 634.

47 634.4 634.441.453 634.442.) Calocarpum mammosum Pierre Anacardiaceae Mangifera Mangga (Mangifera indica L.5 634. Kedondong (Spondias pinnata L. Diospyros lotus L.431 634.44 634.48 634.442.634.1 634.6 634.432 634. Spondias cytherea Sonn.451 634.) Mammee-apple (Mammea americana L.462 634.) Spondias spp.45 634. Spondias purpurea L.441.472 634.51 634.52 Sapotaceae Sawo manila (Achras sapota L.3 634. Guttiferae Garcinia Manggis (Garcinia mangostana L. Spondias mangifera L.441.441 634.2 634.) Kemang (Mangifera foetida L.46 634. Spondias mombin L.442.5 634.) Rubiaceae Nuts Walnuts (Juglans) Carya 37 .) Ceratonia siliqua L.471 634.463 634. Cassia javanica L.3 634.452 634.442.43 634. Kebembem (Mangifera odorata Griff.461 634.471.) Ebenaceae Kesemek (Diospyros kaki L.2 634. Leguminosae Asam (Tamarindus indica L.442.4 634.) Mangifera caesia Jack.441.) Diospyros virginiana L.442 634.5 634.

6 634.) Jenis-jenis buah tropik dan subtropik Palmaceae Aren (Arenga saccharifera L.) Salak (Salacca edulis L. Solanaceae Durian (Durio zibethinus Murr.) Sapindaceae Leci (Litchi sinensis Sonn.7 634. Myrtaceae.673 634.3 634.652.613.653 634.54 634.65/.) Meliaceae Langsat (Lansium domesticum Corr. Euphorbiaceae.53 634.22 634. Polynaceae.2 634.674.613.) Alpukat (Persia americana Mill.674 634.613.) Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.613.652.3 38 .) Kacang mete (Anacardium occidentale L. Leci.) Nipah (Nipa fruticans Thumb.) Bombacaceae.61 634.) Pinang (Areca catechu L.6 634.66 Castanea Hazelnut (Corylus avellana L. Rhamnaceae.2 634.2 634. Basellaceae. Geraniaceae.673.673.) Kokosan (Lansium domesticum Corr.674. Oxaladaceae dan Malpighiaceae.) Belimbing besar (Averrhoa carambola L.) Kelapa (Cocos nucifera L.) Zaitun (Olea europaea L.) Caricaceae.613.) Pisitan (Lansium domesticum Corr.) Duku (Lansium domesticum Corr.614 634.672 634. Meliaceae.63 634.67 634.) Rotan (Daemonorops dan Calamus spp.23 634. Alpukat Pepaya (Carica papaya L.2 634. Ericaceae Pepaya.673.4 634.) 634.3 634.) Geraniaceae.) Almond (Prunus amygdalus Batsch.) Rambutan (Nephelium lappaceum L.573 634.652 634.616 634. Lauraceae.3 634.651 634.55 634. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.634.673.

773 634.4 634. Vitis vinifera 39 .7 634.3 634. Buah naga Vitikultur Pemuliaan.8 634.491.73 634.835 634.771.21 Buah beri dan buah-buahan lainnya Rubus Ribes Vaccinaceae Blueberi Stroberi (Fragaria spp.) Buah tanaman herba Musa Pisang ambon (Musa chinensis Sweet.2 634.634.737 634.775 634.771 634. Musa cavendishii Lamb.772 634. Degenerasi. 635.774 634.77 634.734/.84 Solanaceae Solanum Lihat 633.771.75 634.) Cactaceae.675 634.) Nanas (Ananas comosus L.) Musa chiliocarpa Backer Pisang yang harus dimasak sebelum disantap Pisang biasa (Musa paradisiaca L.675. Aklimatisasi Jenis-jenis anggur.71 634.72 634.

dll.015 635.044 635. dll. tata letak.) tanaman hortikultura dan pemeliharaannya.04 635.043 635.047 635. Jenis dan bentuk tanaman hortikultura 40 .635 TANAMAN SAYURAN DAN TANAMAN HIAS 635.03 635.018 635.05 Percobaan dan penelitian hortikultura Teknik berkebun tanaman hortikultura Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan komersial Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan hobi Tanaman muda (bibit. Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam kaca atau penutup lainnya Kebun tanaman hortikultura: luas. boks. Pembibitan Pembibitan tanaman hortikultura Tanaman hortikultura dewasa dan pemeliharaannya Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam pot. dll.017 635.012 635.037 635.

073 635. var. ranting tanaman hortikultura Akar.8 635.075 635.074 635. napobrassica) Seledri (Apium graveolens L.1 635.076 635.077 635.112 635.144 635.071 635.051 635. var.21 Tanaman hortikultura berbunga Tanaman hortikultura herba Tanaman hortikultura merambat Tanaman hortikultura berkayu Tanaman hortikultura tidak berbunga Hasil tanaman hortikultura (seluruh bagian) Seluruh bagian tanaman hortikultura Batang. rapaceum) Wortel (Daucus carota) Peterseli (Petroselinum crispum) Parsnip (Pastinaca sativa L.07 635.052 635.635.142 635.128 635. umbi batang tanaman hortikultura Daun tanaman hortikultura Bunga tanaman hortikultura Buah tanaman hortikultura Getah tanaman hortikultura Hasil kering tanaman hortikultura Sayur-sayuran Sayuran Umbi Akar Bit (Beta vulgaris L.1/.054 635.162 635.058 635. Campanula rapunculus L.125 635.126 635.) Sayuran umbi akar lainnya Cochlearia hispanica L. canlorapa) Turnip (Brassica campestris L. Sayuran Umbi Batang Kentang (Solanum tuberosum L.15 635.13 635.16 635.072 635.078 635. var.) 41 .) Lobak (Raphanus sativus L.17 635.163 635.) Kolrabi (Brassica oleracea L. umbi akar.2 635. Raphanus caudatus L.053 635. cabang.

Botrytis) Brokoli (Brassica botrytis) Sayuran hijau lainnya Bayam (Spinacia oleracea L.) 42 .33 635.6 635. chinensis Bunga kol (Brassica oleraceae L.) Sayuran untuk salad Letus. daunnya atau bunganya Asparagus (Asparagus officinalis L.61 635.3 635.5 635.264 635.266 635.262 635.) Tanaman yang bunga dan pucuknya dimanfaatkan sebagai sayuran Brassica Kubis (Brassica oleraceae L. Bawang Bombay (Allium cepa L. var.) Bawang daun (Allium fistulosum L.) Seledri (Apium graveolens L.) Ubi kayu (Manihot utilissima) Helianthus tuberosus L.345 635.) Allium ampeloprasum L.635.) Buah yang dapat dimakan Melon (Cucumis melo L.356 635.) Semangka (Citrullus vulgaris) Labu-labuan (Cucurbita spp.25 635. selada (Lactuca sativa L.615 635.341 635. Sayuran yang dimanfaatkan batangnya. Bawang putih (Allium sativum L.52 635. Cyperus esculentus L.) Chicory (Cichorium intybus L.54 635.53 635.263 635.35 635.24 635. var.265 635.34 635.32 635.41 635.23 635.4 635.62 Ubi jalar (Ipomoea batatas Poir.22 635.) Kubis merah (Brassica capitata rubra) Kubis putih (Brassica capitata alba) Brassica campestris L.31 635.261 635.342 635.) Allium schoenoprasum L.) Bawang merah (Allium ascalonicum L.

654.64 635.) Phaselus lunatus L.2 635.71 635.1 635.) Cabe (Capsicum annuum L.751 Cucurbita pepo L.) Lentil (Lens esculenta) Jagung manis. angularis) Dolichos lablab L.621.) Terung (Solanum melongena L.32 635. Jagung untuk popcorn Sayuran aromatik.654.624 635.654.3 635.651 635.6 635.656 635.5 635.67 635.629 635.74 635.657 635. (Paria) Mentimun (Cucumis sativus L.654 635.626 635.654.7 635.648 635.) Kacang-kacangan Broad bean (Vicia faba L.2 635.625 635.) Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) Okra (Hibiscus esculentus L. Cajanus cajan L.649 635. Phaseolus multiflorus Lam.653 635. Canavalia ensiformis Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) Kacang polong (Pisum sativum) Chick pea (Cicer arietinum L.621 635.646 635.654.72 635.63 635. Labu merah (Pumpkin) Cucurbita maxima Cucurbita moschata Cucurbita ficifolia Momordica charantia L.7 635.654. Phaseolus mungo L. Kacang panjang (Vigna sinensis) Kacang panjang (Vigna sinensis var.652 635.) Kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.635.75 635.4 635.658 635.65 635. Tanaman untuk bumbu Bunga dan daun aromatik Mint (Mentha L. Dolichos dan kacang-kacangan lainnya Kacang hijau.) 43 .) Tanaman untuk bumbu dapur Biji-bijian aromatik Ketumbar (Coriandrum sativum L.654.654.

965.965.635.965.) Amorphophallus spp. Anthurium.974 Tanaman untuk garnis Parsley (Petroselinum crispum) Jamur dapat dimakan Jamur kayu (Agaricus campestris L.921 635.926 635.272 635.32 635.89 635.965.273 635.286.283 635.965.965.965.965. Caladium Begonia Anggrek Tulip.274 635.914 635.) Kana (Canna indica) Bunga potong.965.6 635.965.281 635.3 635.27 635.) Jamur lainnya Tanaman hias Tanaman hias untuk ditanam dalam ruangan Bunga potong.82 635.92 635.781 635.3 635. Lycopodium Selaginella Tanaman hias dalam ruangan Maranthaceae Aroideae.975.9 635.286.1 635.2 635.965.282.) Teratai (Hyazinthus orientalis) Gladiol (Gladiolus spp. tanaman hias Paku-pakuan Tanaman hias merambat 44 .912 635. dalam ruangan Bunga kering Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam dalam ruangan Tanaman hias yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias air Tanaman hias untuk pagar Lycopodiaceae.78 635.287.966 635.264 635.965.) Lili (Lilium spp.271 635.91 635.927 635.266 635. Teratai Tulip (Tulipa spp.8 635.965.281.913 635. Dahlia (Dahlia spp.281.1 635.965.965.

3 635.052 636. Hewan hibrida Anak hewan Hewan jantan Hewan betina Hewan yang telah disteril/dikebiri Pemuliaan hewan 45 .976 635. dll Hewan yang dipelihara untuk makanan Hewan yang dipelihara untuk dipotong (diambil dagingnya) Hewan yang dipelihara untuk diambil telurnya atau susunya Hewan yang dipelihara untuk diambil bulunya Hewan yang dipelihara untuk hewan pekerja atau melayani manusia Hewan yang dipelihara untuk keperluan pemuliaan (misalnya pejantan).055 636.864 635.976. Acanthaceae Budidaya tanaman hias di rumah kaca 636 PETERNAKAN 636.) Kaktus Bambu (Bambusa arundinaceae) Agave spp. Pameran.035 636.976.01 636.03 636. jenis kelamin.02 636.975 635.976. Hewan berdasarkan umur.976.861 635.975.053 636.635.034 636. Tanaman hias pagar Tanaman hias berbentuk semak Tanaman hias pagar Mawar (Rosa spp.054 636.34 635.865 635. dll.082 Pemeliharaan ternak secara umum Hewan yang dipelihara untuk keperluan ilmiah.04 636.863 635.862 635.033 636.976.8 635.976.056 636.98 Tanaman hias hijau (daun) Asparagus Tanaman hias bebentuk semak.976.05 636.

083. Kemandulan hewan Kelahiran hewan Penetasan telur Penetasan buatan Pengelolaan dan pemeliharaan bangunan kandang ternak Pemeliharaan hewan secara umum Pemberian makan pada ternak Pemberian makan untuk ternak kecil.085.085.084.42 636.22 636.454 636. Hibridisasi pada hewan Cara dan teknik pemuliaan pada hewan.082.085.085.52 636.23 636.1 636.084 636. Reproduksi Masa berahi pada hewan Inseminasi buatan Fertilisasi.082.1 636.21 636.082.084.4 636.082.46 636.26 636. periode penetasan.084.45 636. Penggemukan ternak Makanan ternak Komposisi makanan ternak Nilai gizi makanan ternak. Kecernaan Jenis-jenis makanan ternak Hijauan makanan ternak Silase Konsentrat Pengawetan dan penyimpanan makanan 46 .54 636.085.51 636.084.082. dll.51 636.085.5 636.2 636.474 636.25 636.084.3 636.082.085.084. Kesuburan.084. Menyusui Pemberian makan berdasarkan tempat Pemberian makan dalam kandang Pemberian makan di padang penggembalaan Pemberian air untuk ternak Beberapa masalah dalam pemberian makanan dan nutrisi secara umum Ransum Cara pemberian makan pada ternak Pemberian makan pada ternak pada periode menyusui.52 636.1 636.7 Seleksi hewan Inbreeding pada hewan Crossbreeding.2 636.636.085 636.41 636.453 636.083 636.084.456 636.082.084.082.082.4 636.084.082.

16 636.39 636.293.033 636.2.291 636.7 636.52/.294 636. Sapi Sapi potong Sapi perah Zebu Bison Kerbau Rusa Unta Ruminansia kecil Domba Domba Asia Kambing Babi Unggas Ayam 47 .093 636.8 636.32/.2.2 636.1 636.15 636.09 636.38 636.12 636.58 ternak Makanan ternak dari hasil samping industri Makanan tambahan untuk ternak Hormon Musuh dan hama penyakit hewan peliharaan serta pengendaliannya Manusia sebagai musuh hewan Hewan peliharaan.295 636.38 636.3 636.034 636.4 636.087.636.5 636. misalnya : kucing sebagai musuh burung Hewan liar Serangga.092.087 636.292 636.2 636. Pencegahan dan pengendalian hama serangga pada hewan Kuda Kuda pacu Kuda pekerja Kuda poni Kuda zebra Ruminansia besar.092.184 636.1 636.2 636.092.3 636.087.

597 636.68 636.034 636. Ayam Asia Ayam broiler Ayam petelur Ayam adu Kalkun Merak Burung dara.598 636. burung yang dipelihara di dalam sangkar secara umum Anjing Anjing pekerja Anjing penjaga.58 636.92 636.594 636.61 636.8 636.976 636.7 636. Merpati Itik Angsa Burung Burung yang dipelihara untuk diambil bulunya Burung hias.58.596 636.74 636. Anjing polisi Anjing pemburu Anjing yang dipelihara di rumah Kucing Hewan peliharaan lainnya Kelinci Hewan amphibi yang dipelihara untuk dimakan.636. Kodok Gajah Primata Reptilia Hewan lain yang dipelihara manusia 48 . burung pekicau.6 636.588 636.58.76 636.978 636.592 636.033 636.9 636.95 636.98 636.72 636.75 636.99 Ayam non Eropa.

043 637. alat perah Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dan kualitas susu Pemerahan dengan tangan Pemerahan dengan alat/tenaga mekanis Susu segar (belum ada perlakuan) Kolostrum 49 . DAGING.057 637. HASIL TERNAK LAINNYA 637.02 637.12 637.06 637.123 Alat dan mesin pengolah hasil ternak Penanganan hasil ternak Komposisi kimia hasil ternak Kandungan lemak hasil ternak Kandungan karbohidrat hasil ternak Kandungan protein hasil ternak Kandungan mineral hasil ternak Kandungan zat biokimia (enzim. analisis hasil ternak Produksi susu secara umum Pemerahan. Aroma hasil ternak Hasil ternak yang terkontaminasi Tes.1 637.047 637.044 637. vitamin.03 637.046 637.) pada hasil ternak Kualitas hasil ternak Rasa.112 637.05 637.045 637.114 637.07 637. dll.04 637.11 637.637 SUSU.115 637.

14 637.5 637.133. Susu hasil sterilisasi Susu dengan berbagai rasa.146.141.3 637.133.13 637.144 637.2 637.7 Pengolahan susu Pengaturan temperatur dan pengawetan susu Pendinginan dan pembekuan susu Pemanasan susu Pasteurisasi susu Sterilisasi susu Pengawetan susu dengan zat kimia.146 637.133.8 637.136. Hasil telur Telur ayam Telur bebek 50 .3 637. Susu bubuk Susu khusus bayi Susu yang diasamkan.4’658 637.23 637.133.2 637.137 637. Susu yang difermentasi Yoghurt Susu skim Mentega dan pembuatan mentega Proses pembuatan mentega Hasil samping industri mentega Keju dan pembuatan keju Proses pembuatan keju Hasil samping industri keju Telur.637.143 637.1 637.3 637.141 637.4 637.134 637.136. Susu coklat.4’659.141.7 637.3 637.3 637. susu rasa buah.34 637. Pengawetan susu dengan cara lain Perlakuan untuk mempertahankan kondisi fisik susu Perlakuan bakteri susu Pengkulturan bakteri susu Fermentasi susu Pengeringan susu Produk susu Hasil olahan susu Susu hasil pasteurisasi.133.133 637. dll.147 637.4 637.24 637.3 637.136 637.

54’659.51 637.54’65 637.61 637.513 637.54 637.5 637. Cara dan alat potong Jenis-jenis daging Daging cincang Tulang untuk makanan Daging pengganti Daging yang diolah.525 637. Daging pengganti Rumah potong hewan.6 637.414 637.523 637.48 637.52 637.41 637.5’62 637.5’639 637.514.64 Struktur dan bagian-bagian telur Putih telur Merah telur Pengawetan telur Telur sintetis.43 637.62 637.523.5 637.63 637.61’698 637. Telur pengganti Daging Daging sapi Daging domba Daging kambing Daging babi Daging kura-kura Daging segar.514 637.413 637.54’658 637.5’632/38 637.514.5’64 637.5’848 637. disiapkan dan dimasak serta hasilnya Sosis Mesin dan proses pembuatan sosis Daging asap Daging unggas dan burung buruan Daging unggas Daging ayam Daging itik Hasil ternak yang tidak untuk dimakan Kulit (hasil ternak) Kulit reptil (hasil ternak) Bulu.3 637.518 637.637.7 637. Wol (hasil ternak) Bulu unggas (hasil ternak) Tanduk (hasil ternak) 51 .7 637.

124 638.19 638.121.22 Ternak lebah. PEMULIAAN DAN PENGELOLAAN SERANGGA DAN ARTROPODA LAIN 638. Serikultur Ulat sutra. gading.121.153 638.661 637.167 638. farmasi. Klasifikasi.3 638. psikologi dan studi ilmiah secara umum Lebah ratu Lebah pekerja Lebah jantan Kehidupan sosial lebah Pemeliharaan dan pemuliaan lebah Hama.15 638.637.1 638. Lebah madu sebagai agen penyerbukan tanaman Budidaya ulat sutra.12 638. gigi. Apikultur Lebah madu. minuman.691 Tulang (hasil ternak).16 638. seperti tulang. sifat dan kualitas madu Penggunaan madu pada makanan.1 638. anatomi.2 638. penyakit dan musuh lebah Penyakit pada lebah dewasa Penyakit pada lebah muda Madu Komposisi. dll. Siklus hidup ulat sutra 52 .121. dsb Darah (hasil ternak) Sarang burung (hasil ternak) 638 PEMELIHARAAN.145 638. fisiologi.162 638.154 638.65 637.2 638.

24 638. penyakit dan musuh ulat sutra Kokon.234 638.244 638. Pemeliharaan semut Pemeliharaan serangga untuk hiasan 53 .8 Siklus hidup ulat sutra Makanan ulat sutra Daun murbei (Makanan ulat sutra) Daun tanaman lain untuk makanan ulat sutra Pengaruh hama penyakit terhadap ulat sutra lihat juga 632 Aspek fisiologi dan biokimia makanan ulat sutra.236 638.238 638.245 638.638. Semut dll.221 638. termasuk asam amino dan vitamin lihat 591.5 638. untuk industri sutra Pemeliharaan insekta lainnya.25 638.232 638.23 638.13 Tempat dan alat pemeliharaan ulat sutra Pemberian makan untuk ulat sutra Pemeliharaan ulat sutra Hama.4 638.27 638.

05 639.1 639.18 639.15 639.639 PENGELOLAAN HEWAN LINDUNG DAN IKAN.2.057 639.13 639.2.04 639.12 639.11 639. pengrusakan oleh karena penangkapan ikan Kapal penangkapan ikan 54 . SERTA KULTUR KELAUTAN 639. Perangkap Hewan buruan/lindungan (mamalia) Rusa dan hewan buruan besar Kelinci (hewan buruan) Serigala (hewan buruan) Burung-burung liar (hewan buruan) Singa laut (hewan buruan) Buaya (hewan buruan) Reptil lainnya.2.111 639. Penyu (hewan buruan) Hewan buruan lain Berbagai hewan hasil buruan Perikanan Membangun areal penangkapan ikan Pemeliharaan areal penangkapan ikan Masalah-masalah perikanan umum Musiman atau syarat lainnya Penangkapan ikan yang berlebihan. Tembak.112 639.113 639.2.06 Berburu.16 639.2 639.058 639.14 639.2.03 639.2.

213 639.2.2.03 639. Penetasan Hibridisasi ikan Fertilisasi. Penetasan.2. dll Jaring.22 639. pengawetan.081. Perch (Penangkapan) Siluridae.2.212 639.2.3 639.081. Lele (Penangkapan) Petromyzontidae. Sturgeon (Penangkapan) Anguillidae. Trout (Penangkapan) Acipenseridae. Belut (Penangkapan) Escocidae.2. bubu.091 639.2. hibridisasi.218 639.067 639. Luce (Penangkapan) Cyprinidae. ledakan.081.223 639. Lamprey (Penangkapan) Ikan laut (Penangkapan) Clupeidae. Pike. Telur ikan. Tuna (Penangkapan) Berburu mamalia dan reptil laut Berburu penyu Pemeliharaan ikan Proses reproduksi ikan.092 639.12 639.032 639. Hering.216 639.211 639. perlakuan es di kapal Pengolahan.2.227 639. Haddock.11 639.2.222 639.034 Live-well boats Trawlers (kapal pukat harimau) Penanganan.248 639. Mackerel. Benih 55 . Salmon.064 639.214 639.081 639. penyiapan.1 639. Ikan mas (Penangkapan) Percidae. jala (Penangkapan ikan dengan) Ledakan (Penangkapan ikan dengan) Hama.217 639.21 639. Sarden (Penangkapan) Gadidae.3.3. Cod (Penangkapan) Scombridae.639.093 639.065 639.068 639.3.215 639.2.24 639.09 639. kapal pabrik Metode penangkapan ikan Penangkapan ikan dengan jaring.2. penyakit dan musuh ikan Penyakit ikan dan pengendaliannya Hama ikan Serangga sebagai musuh ikan Ikan air tawar (Penangkapan) Salmonidae.2.

sungai Budidaya ikan di kolam lihat 626. Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Masalah-masalah pemeliharaan ikan Instalasi dan alat pemuliaan ikan Pemeliharaan ikan di air tawar.045 639.3.313 639.3.357.31 639. termasuk minyak ikan Telur ikan Tulang ikan paus Sisik ikan Kulit ikan dan binatang laut lainnya Tulang ikan Pemeliharaan /Pembenihan/penangkapan moluska dan kerang-kerangan (budidaya) Proses reproduksi.03 ikan Fertilisasi alami pada ikan Fertilisasi buatan pada ikan Cara pemeliharaan ikan Pembenihan ikan Pemberian makan ikan Penggemukan ikan Makanan ikan Aklimatisasi.034.38 639.311 639.05 639.34 639.04 639.043.32 639.382 639.043.385 639.4 639.2 639.383 639.387 639. Tangki.381 639.043 639. termasuk di sungai Budidaya ikan di laut dan di air payau Penyimpanan dan pengangkutan ikan hidup.312 639. 628.14 639.3 Budidaya ikan di danau Budidaya ikan di air mengalir.886.034.3. Akuarium Pemeliharaan ikan hias Hasil ikan dan binatang laut lainnya Daging dan lemak.2 639.639.3.4.3. Perbanyakan moluska dan kerang-kerangan 56 .3. kolam.386 639.3.06 639.1 639. danau.3.33 639.041 639.

061 639.61 639.9 639.44 639.54 639.512 639.064 639. penyakit dan musuh alami moluska Kerang Remis Siput Gastropoda laut Crustaceae Udang-udangan Udang Udang karang Lobster Udang karang air tawar Kepiting Lintah Teripang Cacing laut.4.5 639.66 639.4.06 639.64 639.56 639.516 639.04 639.4.42 639. Eunicidae dan Nereidae Produk binatang laut dan tanaman laut Spons Koral Produk hewan lain Alga (rumput laut.639.517 639.062 639.92 Cara pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan alami moluska dan kerang-kerangan Tempat penetasan moluska dan kerangkerangan Tempat penggemukan moluska dan kerangkerangan Hama. pemeliharaan binatang hias secara umum Terraria 57 .63 639.45 639. ganggang) Produk fosil Pemuliaan.4.62 639.4.51 639.518 639.4.41 639.09 639.515 639.55 639.6 639.

96 Aquaria Aquaterraria Aviaries Sangkar burung 58 .93 639.95 639.94 639.639.

abu tanaman.526. Penyerapan hara abu gambut Abu kayu.954 633. tata buku Aerasi tanah Aforestasi tipe lahan khusus. Agave spp.2 635.85 630*68 630*682 631.158 630*681 631. Acanthaceae Acipenseridae. Acacia senegal Acacia catechu Acacia senegal Acacia spp L. (aforestasi: penanaman pohon pada lahan hutan yang telah gundul selama 50 tahun atau lebih). Absorpsi.1 630*233 635.4:55 59 Agaricus campestris L.82 633.976.877.524.526.433.031 631. 627.414.864 633.INDEKS SUBJEK Abies spp.1 631. Administrasi kegiatan usahatani Administrasi kehutanan nasional Administrasi keuangan usahatani.81.524.875.045 631. Agave sisalana L. 627. Akunting.162 631.976.931 633.865 639. serat termasuk Sisal (Agave sisalana L. Administrasi hutan swasta. Masalah staf dalam kehutanan swasta.2 631.831 633.) Agroekologi .212 639.2 635. abu gambut abu tanaman Acacia arabica. Sturgeon (Penangkapan) Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Adaptasi terhadap iklim Administrasi dan organisasi perusahaan hutan. Tanaman hias Agave.931 633.831 631.831 631.3. 630*9 633.

3. 60 631. dsb. 626.3. umbi batang tanaman hortikultura Akar.) Alat dan bahan pertanian secara umum (seleksi. umbi akar. pengupas.55 Alat dan mesin pascapanen Alat dan mesin pemelihara dan proteksi tanaman Alat dan mesin pemupuk Alat dan mesin penanam Alat dan mesin pengolah hasil ternak Alat dan mesin pengolah tanah Alat dan mesin pertanian Alat dan mesin pertanian berdasarkan tipe tenaga penggeraknya Alat dan mesin untuk keperluan pengukuran. alat pemipil.333 631.6.361 . pemeliharaan.7 631.03 633.573 633.332 637.12 631.8 Alat dan mesin panen lihat 631.355 631.432 631. 631.4 631.34 631.3.31 631.Air tanah.3 631.2 631. Hidrologi pertanian lihat 556.5 631.2. 628.348 631.045 633.273 635. pengambilan contoh Alat dan mesin untuk proteksi tanaman Alat panen jagung Alat panen kentang Alat penanam kentang Alat pengering Alat penggali parit Alat pengirik.) Aklimatisasi tanaman Aklimatisasi. Umbi. pengadaan.365 631.) Lihat 631.8.05 631. dll.276 631.07 631.02 631. Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Alang-alang (Imperata cylindrica L. Ubi Akasia (Acacia spp.36 631.35 631.3. 631.332.311.875.529 639. Akar.356.073 631.3.1 Air: komposisi dan sifat Aira L.

342 631.372 631. alat untuk mengairi Alat untuk okulasi Alat. traktor.415.311. ganggang) Alkalinitas.3 635. Allium cepa L. Alat transport dengan bahan bakar.014. Trailer.1 639. Allium fistulosum L. Allium ascalonicum L. pembersih. Alat/ mesin untuk menyiapkan dan menyebarkan pupuk Albizzia spp.3 Detilnya dengan :629… Alat untuk membungkus.261 635. fermentasi.55 61 . dsb.347 631.25 635. tanah alkalin Allium ampeloprasum L. industri.64 631.336 631. mesin dan perlengkapan dalam penebangan pohon dan kegiatan yang terkait. truk. penampi. Allium schoenoprasum L. pencuci. mengikat.335 630*36 631. Allium sativum L.264 635. pengering.331.8 631.92 633/635-1 631. 629.826 634.875.367 631.265 631. dll Alat untuk memindahkan tanah Alat untuk mencangkok Alat untuk menyiapkan makanan ternak Alat untuk menyiram. Alga (rumput laut.Alat penutup peti/ kontainer untuk menyimpan hasil pertanian Alat penyiapan benih Alat pertanian tanaman pangan. dsb.363 631.373 631.362 631.364 631. alat pangkas Alat sortir. Alluvium Almond (Prunus amygdalus Batsch.366 dengan .333 633.263 635. dsb Alat transport tanpa bahan bakar.262 635. alat penyaring. perkebunan/hortikultura Alat potong. kereta gerobak.) 631.

573 636.1 635.74 636.3 631. perbanyakan Analisa tanah : .) Amonifikasi Amorphophallus sp.752 .7 636.72 636.1 633. Anjing polisi Anjing yang dipelihara di rumah Annona cherimola Annona glabra L.75 636.413 634. Anak hewan Anakan.774 634.414 634.871 634.965.598 639.965.532.853 633. Belut (Penangkapan) Anjing Anjing pekerja Anjing pemburu Anjing penjaga.3 631. (tanaman penghasil gula) Ampas/ terak Lihat 669. pemisahan Anakan.687 631.269 631. Percobaan lapang Ananas comosus L.12 632.42 634.213 636.28 Anacardiaceae Anacardium occidentale L. Bakteri antagonis Apel (Malus sylvestris L. Anonaceae Anthoxanthum Antibiotik.76 634.274 636.412 634.653 631.532. Anarcadiaceae Anggrek Angsa Anguillidae.kuantitatif Analisis tanah. (tanaman hias) Amorphophallus sp.423 631.184.422 631.Alopecurus Alpukat (Persia Americana Mill.286.41 633.053 631.kualitatif .) Apel liar Aphid/ kutu daun 62 633.463 634. Annona squamosa L.44 635.461.268 634.11 634.

461 631. Asparagus Asparagus (Asparagus officinalis L. Caladium Arrhematherum Beauv.2 633.815 638.93 639.674.58 63 .2 634.13 633.5 636. Artocarpus heterophylla L.65 634.975.) Asam fosfor Asimina triloba L.34 635. Aren (Arenga pinnata L. Aviaries Avicennia spp.394 634.Apocynaceae Aprikot (Prunus armeniaca L.) Asparagus officinalis L. Ayam 633.674.265 632.416.65 634.965.2 634.52 633.368 633.31 635.433 633. Articulata.613. Averrhoa carambola L.253 634. perusak tanaman Artocarpus Artocarpus champeden L.) Arenga pinnata L.393 634.3 639. termasuk asam amino dan vitamin lihat 591. Arenga saccharifera L.238 631. Asam (Tamarindus indica L.13 Atmosfer (udara.94 633.876. tanah) Avena sativa L. Aroideae.21 639.65 634.52/. Aspek ekonomi dari pupuk Aspek fisiologi dan biokimia makanan ulat sutra. Averrhoa bilimbi L.2 635.31 631.913 634.272 633.) Aren (Arenga saccharifera L.613.) Aquaria Aquaterraria Arachis hypogaea L.39 634.418 635.852.95 633. Anthurium.

cabang.976.965. Pagar Bauhinia Bawang Bombay (Allium cepa L.4 635.25 635.) Bawang putih (Allium sativum L.034 636.2 631.21 631.58.) Bawang merah (Allium ascalonicum L. Mikrobiologi tanah Bakterisida.273 .27 633.863 631.2 631. Nitrifikasi Bakteri pembentuk nitrit Bakteri penambat nitrogen.033 636.5 631.) Bambusa arundinaceae Bangunan serba guna untuk pertanian Bangunan.6 635.572 631.584.58.) Pemberian pakan dan nutrisi secara umum : masalahnya Begonia 64 636.953 633.863 633. mesin dan alat Barley (Hordeum sativum) Batang.084.588 636.461.) Bawang daun (Allium fistulosum L. Jerami Batas.3 631.262 635.263 635.976.Ayam adu Ayam broiler Ayam non Eropa.461 632.) Bayam (Spinacia oleracea L. struktur dan instalasi pertanian. Rotan (Calamus spp.461.). Ayam Asia Ayam petelur Babi Bajak Bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan Bajak yang digerakkan oleh tenaga mesin Bakteri pembentuk nitrat. Gedung untuk ternak. Fiksasi N Bakteri tanah.072 631.312. Serat.312 631.2 633.875.3 631.916 635.264 635.16 635. Virisida Balata (Mimusops balata) Bambu (Bambusa arundinaceae) Bambu (Bambusa Schard. ranting tanaman hortikultura Batang.41 636.312.461.58 636.5 635.4 631. produk pertanian.

Belalang Belimbing besar (Averrhoa carambola L.) Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Bengkel mesin traktor Bengkel perbaikan dan teknis Benih dan perlakuan benih, penyebaran benih Bent. Agrostis L. Berburu penyu Berburu mamalia dan reptil laut Berburu. Tembak. Perangkap Bercak daun, penyakit Bercocok tanam pohon hias (Arborikultur). Taman, arboretum. Pagar hidup dan tanaman pagar hidup 635.055, 712 Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam kaca atau penutup lainnya Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam pot, boks, dll. Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan hobi Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan komersial Beta vulgaris L. Betulaceae Biji dan spora Biji-bijian aromatik Biokimiawi hasil ternak Biologi Hutan. 57 Biologi reproduksi tanaman Bioteknik, pertanian berbasis ekologi. Pertanian organik. Bisnis usaha tani dan administrasi

632.727 634.674.3 634.674.2 631.173.2 631.173.4 631.53.01 633.23 639.248 639.24 639.1 632.26 630*27 635.044 635.043 635.018 635.017 633.41 633.63 635.112 633.878.4 631.531 635.75 637.047 630*12 631.522 631.147 631.157 65

Bison Bit (Beta vulgaris L.) : - sebagai penghasil gula - sebagai sayuran - sebagai umbi-umbian Blueberi Bombacaceae. Meliaceae. Geraniaceae. Solanaceae Botani hutan secara umum. 581 Botani sistematik hutan. 582 Brassica Brassica botrytis Brassica campestris L. var. chinensis Brassica capitata alba Brassica capitata rubra Brassica oleracea L. Brassica oleracea L. var. canlo-rapa Brassica oleraceae L. var. Botrytis Brassica spp. Briza Broad bean (Vicia faba L.) Brokoli (Brassica botrytis) Bromus Dill. Ex. L. Bruguiera spp. Buah Buah batu. Drupa Buah beri dan buah-buahan lainnya Buah pepo Buah tanaman herba Buah tanaman hortikultura Buah-buahan lain yang mengandung pulp Buaya (hewan buruan) Bubur tulang Buckwheat. Fagopyrum. Budidaya dalam media plastik 66

636.292 633.63 635.112 633.41 634.734/.737 634.67 630*16 630*17 635.33 635.356 635.345 635.342 635.341 635.34 635.125 635.35 633.844 633.271 635.651 635.356 633.262 633.876.2 631.576 634.2 634.7 634.10 634.77 635.076 634.4 639.14 631.852 633.12 631.589.5

Budidaya dengan menggunakan fenomena khusus, termasuk menggunakan energi listrik, radio dan gelombang akustik, sinar buatan, panas, dll. Budidaya ikan di air mengalir, termasuk di sungai Budidaya ikan di danau Budidaya ikan di kolam lihat 626.886, 628.357.3 Budidaya ikan di laut dan di air payau Budidaya secara intensif Budidaya tanaman dalam media buatan Budidaya tanaman dalam media pasir Budidaya tanaman hias di rumah kaca Budidaya tanaman muda. Bibit. Termasuk pembibitan Budidaya tanaman, pengaruhnya thd. iklim, tanah, air Budidaya ulat sutra. Serikultur Bulbus (umbi lapis), propagasi dengan Bulu unggas (hasil ternak) Bulu. Wol (hasil ternak) Bunga Bunga dan daun aromatik Bunga kering Bunga kol (Brassica oleraceae L. var. Botrytis) Bunga matahari (Helianthus annuus L.) (sebagai penghasil minyak) Bunga potong, dalam ruangan Bunga potong, tanaman hias Bunga tanaman hortikultura Burung Burung dara. Merpati Burung hias Burung pekicau

631.588

639.313 639.312 639.311 639.32 631.583 631.589 631.589.3 635.98 631.53.03 631.92 638.2 631.532.1 637.63 637.62 631.575 635.71 635.913 635.35 633.853.4 635.912 635.966 635.075 636.6 636.596 636.68 636.68 67

04 631.274 633.686 635. Capsicum annuum L. lihat juga 635.5 635.3 633.3 632.61 639.Burung yang dipelihara untuk diambil bulunya Burung-burung liar (hewan buruan) Cabe merah.084.875. Cara bercocok tanam Cara dan teknik pemuliaan pada hewan.) . Buah naga Caesalpinia spp.sebagai buah .56 634.98 632.584.04 639. dsb.842 633.4 636.3.649 633.2 .6 633.93 632.5 636. Calamus spp. Cara tanam Cara-cara pengawasan untuk proteksi tanaman/ 68 636. Canavalia ensiformis Canna indica Cannabis sativa L.649 Capsicum frutescens L. Cajanus cajan L.913.sebagai bumbu Cabe rawit (Capsicum frutescens L.12 635.843 639.775 633.5 634.082. disemprotkan lewat udara.654.982 631. Calocarpum mammosum Pierre Campanula rapunculus L.965.5 633.543.4. Calamagrostis Adans. Cabe paprika (Capsicum annuum L.) Cacing laut.163 635.654.432 635. Eunicidae dan Nereidae Cactaceae.42 639.842 633.816. disuntikkan.3 632.843 631.287.522 633. Reproduksi Cara pemberian makan pada ternak Cara pemeliharaan ikan Cara pemeliharaan moluska dan kerang-kerangan Cara pemupukan Cara pengendalian hama dan peralatannya Cara pengendalian hama/penyakit tanaman Cara penggunaan pestisida: diaduk di tanah.

53 633. Citrus reticulata L.876. Citrus lemon L. Basellaceae.322 634. Citrus maxima L. Myricaceae.54 635. Caricaceae.) Ceratonia siliqua L.615 634. Citrullus vulgaris Citrus aurantifolia L. Citrus spp.876.513 633. Ceri (Prunus avium L.52 634. Leci.334 634.462 634. Ericaceae Pepaya. Alpukat Carya Cassia javanica L. Moraceae. Castanea Casuarinaceae.) Chicory (Cichorium intybus L. Cinnamomum zeylanicum L. Euphorbiaceae.31 634.956 633.337 634.3 635.) Ceriops spp. Cinnamomum camphora L.463 633. Lauraceae. Casuarinaceae Cempedak (Artocarpus champeden L. Citrus medica L.65/. Salicaceae.832 634.Karantina tanaman Caraipa spp.833 635.323 634.878 633.23 633. Proteaceae Catechu.394 633. Cemara. Rhammaceae. Betulaceae. Ulmaceae.1 634.54 633.875.331 634.) Cicer arietinum L. 633.) Cengkeh (Eugenia caryophyllus L.66 634. Cassia spp. Chick pea (Cicer arietinum L. Citrus trifoliate L.657 635.878.657 635.6 634.954 633. Myrtaceae.321 69 . Polynaceae. Cichorium intybus L.3 634. Acacia catechu Ceiba pentandra Gaertn.

) Clupeidae.7 637.626 635. Ikan mas (Penangkapan) Daging Daging asap Daging ayam Daging babi Daging cincang Daging dan lemak.54’658 637. Coffea liberica L.381 637. Coffea congensis L.76 633.498 633.61 635. (Trifolium L.36 634. Cocos nucifera L.54 636.63 635. Coffea exelsa L. Sarden (Penangkapan) Cochlearia hispanica L.Clovers.733 633.) Cola acuminata L.32 639.5 635.525 637.5 637. Hibridisasi pada hewan Crustaceae Cucumis melo L.5’64 637.616 633.523 635.621 633. Coriandrum sativum L. Cucumis sativus L.5 639.222 635. Cyprinidae. Cucurbita ficifolia Cucurbita maxima Cucurbita moschata Cucurbita pepo L.732 633.751 634. Curcuma longa Cyperus esculentus L. termasuk minyak ikan Daging domba Daging itik Daging kambing 70 633.74 633.514. Crossbreeding.082. Corylus avellana L.5’639 .5’632/38 637. Hering. Coklat (Theobroma cacao L.855.215 637.625 635.54’659.162 633.266 639. Coleus rotundifolius Corchorus spp.826 635.624 635.26 639.734 633.

5’62 637.461. Daging pengganti Daging unggas Daging unggas dan burung buruan Daging yang diolah.234 631.117. Diospyros virginiana L.654 635.965.453 634.518 637.027 631.52 635.672.816.675 632. disiapkan dan dimasak serta hasilnya Dahlia (Dahlia spp.3 631.432.2.654.5’848 637.32 633.6 631.151.86.1 631.54 637.286.4 636.074 638.451 634.54’65 637.6 631.4 633.32/.944. lihat wortel Daun Daun murbei (Makanan ulat sutra) Daun tanaman hortikultura Daun tanaman lain untuk makanan ulat sutra Demplot Denitrifikasi Digitaria.33 637. Diospyros kaki L.532.574 638.38 631.672.62 71 . Diospyros lotus L.232 635. Diversifikasi usahatani Dolichos dan kacang-kacangan lainnya Dolichos lablab L.) Dam Damar (Agathis.661 631. 628.51 637.172 634.Daging kura-kura Daging pengganti Daging sapi Daging segar.452 631. 637. Domba Domba Asia Dosis pemupukan Dosis dan waktu irigasi Dosis penggunaan pestisida Drainase Lihat 626. 631. 627. Copaifera) Danau buatan Darah (hasil ternak) Daucus carota .38 636.4 635.

630*1 Biologi hutan.672 634.872 Faktor-faktor lahan (Site factors) di dalam 630*11 kehutanan.02 Escocidae.151. 639 Ekologi tumbuhan hutan.34 634.278 Erosi 631.112 72 632. Penembakan.672 634.6.81 Embun tepung.912 Fagaceae 633.214 Eugenia caryophyllus L. Pike. 634. Penggantian kayu dengan bahan lain yang kompetitif.5. 631. 633.25 Engineering/ mekanisasi pedesaan 631. 591.96 Faktor-faktor lingkungan di dalam kehutanan.614 Elektrofosfat 631. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dan 637.459 Erosi. Perburuan.22 634. Termasuk: Manajemen satwa buru dan ikan.855.123 Duku (Lansium domesticum Corr. Ebenaceae Ekologi pertanian Ekologi satwa hutan.527. 581.1 633.832 Eugenia uniflora L. Ekstensifikasi usahatani Elaeis guineensis 634.6 Enzim dalam tanah 631.) Durio zibethinus Murr. Luce (Penangkapan) 639.45 631. Pemancingan/Penangkapan ikan.) Durian (Durio zibethinus Murr. Damping off 632.5 Ekonomi dalam pemanfaatan kayu.423 Euphorbiaceae 633. pengendalian 631. 633.179 Eleusine coracana Emaskulasi 631.857 633.673.465 Eragrostis Beauv.95 630*15 630*18 630*88 .631.

2 Fungisida 632. 630*234 Fosfat mineral 631.526. Cod (Penangkapan) 639.034.Cecidia tanaman 632.471 73 .547.37 Fiksasi 631.264 Festuca Ficus carica L.02 Fermentasi susu 637.413.1 Fertilisasi buatan pada ikan 639.1 Fase pertumbuhan 631. akumulasi 631.547.11 Gangguan terhadap pertumbuhan pohon oleh 630*46 manusia Garam.3 Garcinia 634.454 Fertilisasi. Steril hewan 636. Kesuburan.175 Fumigasi kimiawi tanaman 632.322 Gambir (Uncaria gambier L.5 Fertilisasi alami pada ikan 639.kualitas susu Fase pematangan 631.3 Garam.6 Fase pembentukan buah 631.223 Gajah 636.2 Fertilisasi. Haddock.874 Gandum (Triticum) 633.21 Galur murni 631.136.547.3.554.2 lihat 543.034 633.2 Fiksasi N 631.5 Fase pembungaan 631. 543.547 Fenotipe 631.4 Fase perkecambahan. Penetasan.976 Gal. Puru.082.547. Telur ikan.413.5 Formasi hutan melalui suksesi alami.934.2 Fase-fase dan kontrol pertumbuhan tanaman 631.851 Foxtail millet (Setaria italica) 633.3.3. Pembibitan 631. kandungan 631.461.034.952 Gadidae.) 633.524. Benih ikan 639.547.413.241. 634.

524. penyakit dan musuh ikan Hama.01 631. Guano Gudang untuk penyimpanan.45 631.2.511 631.24 632.523 631. gugur buah (fisiologis) Gugur daun. Lumbung.47 633/635-2 639. Dll.15 .25 632.Garcinia mangostana L.577 633.965.92 634.854 631.526.51 634. penanganan dan pengolahan.163 631.2 631.) Gladiolus spp Glyceria fluitans Glycine max L.6 635.282.1 631.179 633.471. penyakit dan musuh alami moluska Hama.34 633. perkebunan/hortikultura Hama ikan Hama Penyakit kacang panjang Hama.6 633.965. Oxaladaceae dan Malpighiaceae. Palaquium gutta) Getah tanaman hortikultura Gladiol (Gladiolus spp.09 638. pengaruhnya thd. Gossypium spp. Gugur benang sari karena hujan Gugur bunga.092 633.33-2 639.2.313 639.674 631.917 635.077 635.166 632. penyakit dan musuh lebah 74 634.164 632. Garu Gastropoda laut Gedung untuk penyimpanan alat dan mesin pertanian Gejala penyakit tanaman Genetika terapan Genotipe Genus Geofisik. Getah Getah perca (Gutaperca . Silo. industri.1 631.4. bunga dan buah secara dini Gulma Guttiferae Hama dan penyakit tanaman pangan. budidaya tanaman Geraniaceae.09 639.282.

674 Hasil hutan lain (hasil hutan bukan kayu).092.054 636. Hasil ikan dan binatang laut lainnya Hasil kering tanaman hortikultura Hasil olahan susu Hasil panen Hasil samping industri keju Hasil samping industri mentega Hasil tanaman hortikultura (seluruh bagian) Hasil ternak yang terkontaminasi Hasil ternak yang tidak untuk dimakan Hasil.6 631.078 637.11 639.24 635.338 630*8 630*89 639.912. Kodok Hewan betina Hewan buruan lain Hewan buruan/lindungan (mamalia) Hewan hasil buruan Hewan hibrida Hewan jantan Hewan lain yang dipelihara manusia Hewan liar Hewan peliharaan lainnya Hewan peliharaan.16 639.95 636.092.) Herbisida Hevea brasiliensis Hewan amphibi yang dipelihara untuk dimakan.38 635. Hasil samping. penyakit dan musuh ulat sutra Hara. Helianthus tuberosus L.095.34 637. misalnya : kucing sebagai musuh burung Hewan perusak tanaman 638.) Helianthus annuus L.11 636.141 631.18 636.853.25 631.9 636.54 633. Hasil setengah jadi Hazelnut (Corylus avellana L.57 634.954 633.24 633.Hama.522 632.052 636.6 75 . defisiensi Hasil hutan dan pemanfaatannya.559 637.07 637.3 636.99 636. Hemp (Cannabis sativa L.81.2 632.4 635.06 637.055 639.

648 631.791 633. Hibrida Hibrida. Kebijakan aforestri.872 630*9 639. jerami sebagai pupuk Hutan dan kehutanan dilihat dari sudut pandang nasional. Humulus lupulus Hordeum sativum Hormon Humulus lupulus Humus.034 636.8 633.035 636. 556 Hidrologi pertanian Hijauan makanan ternak Hijauan pakan lainnya.432 636.272 633.526. dll Hewan yang dipelihara untuk keperluan pemuliaan (misalnya pejantan).085.Hewan yang dipelihara untuk diambil bulunya Hewan yang dipelihara untuk diambil telurnya atau susunya Hewan yang dipelihara untuk dipotong (diambil dagingnya) Hewan yang dipelihara untuk hewan pekerja atau melayani manusia Hewan yang dipelihara untuk keperluan ilmiah.5 639. 630*233 Ikan air tawar (Penangkapan) 76 636. Hijauan pakan non legum Holcus L.21 .3.527. dan erosi.087. 332. konservasi tanah. sosial ekonomi kehutanan.3 633. Konservasi air. dll. jenis kelamin.791 631.04 636.05 636.3. Heterosis.02 636.056 635. Kebijakan kehutanan.16 636. Hewan berdasarkan umur.03 636.325 631. Hewan yang dipelihara untuk makanan Hewan yang telah disteril/dikebiri Hibiscus esculentus L. Pameran. Inbreeding Hibridisasi ikan Hidrologi hutan.033 636. Hop.51 633.032 630*116 631.

Ikan laut (Penangkapan) Iklim dan iklim mikro hutan. Itik Jagung (Zea mays L.3.334 633. Meteorologi. 630*42 Ilmu kerja dan kajian kerja dalam kehutanan.2 631. Jagung untuk popcorn Jagung yang ditanam untuk pakan ternak. Moluskisida Inseminasi buatan Instalasi dan alat pemuliaan ikan Instalasi penelitian pertanian Intensifikasi usahatani Investasi modal kerja Irigasi Irigasi genangan Irigasi permukaan Ischaemum L.22 630*111 630*3 631.25 630*83 630*86 631. Ekspor.67 Jagung manis.082.847 632. Inokulasi tanah dengan bakteri dan mikoriza Insektisida.674.951 636.) 639. Karantina tanaman Inbreeding pada hewan Industri kayu dan hasilnya.67 631. Industri pulp.276 632. 551. Pemanenan kayu. Penggunaan kayu.453 639. Pembuatan barang-barang dari kayu. Bahan campuran yang seluruhnya atau sebagian terbuat dari kayu.15 635.1 636. untuk jagung manis lihat 635.06 631.825 77 . Termasuk: atmosfer.5. Pedologi.597 633.913.23 631. Akarisida. Jahe (Zingiber officinale L.2 631.674.1 633.67 633.082.255 633. Impor. Ilmu tanah.279 636.).151. Penggunaan bahan kimia dari kayu.4 633.4 631.853.117. Penelitian tanah Imperata cylindrical L. Indian corn.164.) (sebagai penghasil minyak) Jagung (Zea mays L.

32 635.82 633. Triticum aestivum.34 634.337 634.573 635.652 635.11 635.) Jeruk sitrun (Citrus medica L.111 633.514 636.853.) (sebagai 78 630*26 635.331 633.32 634.) Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) Kacang mete (Anacardium occidentale L.31 634.) Jute (Corchorus spp.3 631.656 633.113 633.334 634.368 633.33 635. jala (Penangkapan ikan dengan) Jenis dan bentuk tanaman hortikultura Jenis gandum yang diploid Jenis gandum yang heksaploid.) (sebagai penghasil minyak) Jarak tanam Jaring.) Kacang polong (Pisum sativum) Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) Jarak (Ricinus communis L.1 634.5 634.84 634.8 635.654. Jeruk sitrun Jeruk mandarin Jeruk nipis (Citrus aurantifolia L.) Kacang panjang (Vigna sinensis var. Termasuk gandum biasa Jenis gandum yang tetraploid Jenis kacang-kacangan hijauan pakan lainnya Jenis-jenis anggur.654.) Jeruk jenis lainnya Jeruk lemon (Citrus lemon L.2.852.2 639. angularis) Kacang panjang (Vigna sinensis) Kacang panjang (Vigna spp.6 637.081. Vitis vinifera Jenis-jenis buah tropik dan subtropik Jenis-jenis daging Jenis-jenis Makanan ternak Jeruk (Citrus spp.Jalur pelindung di hutan (shelterbelt) Jamur Jamur Agaricus (Agaricus campestris L.543.654.523 635.52 .) Kacang hijau (Phaseolus mungo L.) Jeruk lemon.37 634.33 634.112 633.3 633.05 633.085.) Kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.

1 631.287. domba.222 631. Gypsum Karbonat Karet Kayu Kayu dan kulit kayu.06 633. pengelolaan Kandang unggas Kandungan karbohidrat hasil ternak Kandungan karbon Kandungan lemak hasil ternak Kandungan mineral hasil ternak Kandungan protein hasil ternak Kandungan zat biokimia (enzim. Struktur dan sifat-sifatnya. vitamin.045 637.227 637.) pada hasil ternak Kapal penangkapan ikan Kapas (Gossypium spp. babi Kandang ternak Kandang ternak lain Kandang ternak.046 637.833 79 .837 633.976.592 631.965. dll.) Kapur.223 631.1 637.416.956 633.417.91 631.39 633.571 630*81 633. Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum L.225 631.) Kana Kana (Canna indica) Kandang Kandang kelinci dan tikus Kandang sapi.047 639.417.083.penghasil minyak) Kacang-kacangan Kadar humus Kaktus Kalium Kalkun Kalsium Kambing Kamper (Cinnamomum camphora L.2 635.2.511 633.) 635.821 631.416.7 636.862 631.044 631.043 637.686 635.513 631.65 631.) Kapuk (Ceiba pentandra Gaertn.4 636.22 631.3 631.229 636. kambing.

442.117.7 633. dll.) Kehidupan sosial lebah Kehilangan hasil pertanian Kehilangan pupuk.855.5 630*97 631.441.142 Kelinci Kelinci (hewan buruan) Kelompok dan jenis tanaman budidaya Kemang (Mangifera foetida L.441.34 634.095.432. Kebun percobaan.) Kelembaban tanah lihat juga 556.654. Instalasi penelitian pertanian Kebun tanaman hortikultura: luas.814 630*64 630 637.8 Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) Kedelai (Glycine max L.) 80 631. Kebutuhan air Kebutuhan hara Kebutuhan pupuk dalam tanah lihat 631.Keasaman.082.36 634.92 639.671 631.456 633. Perubahan nilai pupuk Kehutanan sebagai perusahaan.616 631.155.3 631.81.2 630*432 630*43 634. tata letak. buah (Cocos nucifera L.34 634. Kebembem (Mangifera odorata Griff.3 .124 631.3 636.337 631.) Kedondong (Spondias pinnata L. Tanah asam Kebakaran hutan. pengendalian Kebakaran hutan.6 638.415.526 634.454 635.047 631.855. Kerjasama internasional lain.) Kebijakan hutan internasional.614 633.4 635.2 636.112 631.) (sebagai tanaman penghasil minyak) Kelapa sawit (Elaeis guineensis) Kelapa sawit (Elaeis guineensis) (sebagai tanaman penghasil minyak) Kelapa. Kehutanan secara umum Keju dan pembuatan keju Kelahiran hewan Kelapa (Cocos nucifera L.

112 632.116 632.45 639.Kenaf (Hibiscus cannabinus L.121 81 .125 632.491 635. 632 Kerusakan hutan oleh hewan Kerusakan hutan oleh tumbuhan perusak.498 630*92 639.293. Penyakit virus Kerusakan oleh zat anorganik selain kebakaran hutan.524.2 630*4 630*45 630*44 630*42 632.117.453 631.1 632.7.11 632. Kepiting Keracunan tanah Keracunan tanah Kerang Kerbau Kerusakan dan perlindungan hutan. erosi Kerusakan tanaman karena faktor cuaca Kerusakan tanaman karena faktor lingkungan Kerusakan tanaman karena gempa Kerusakan tanaman karena keadaan tanah yang tidak menguntungkan Kerusakan tanaman karena kebakaran.1 633. 368. Kerusakan tanaman karena angin Kerusakan tanaman karena badai.187 632. karena bom Kerusakan tanaman karena kekeringan Kerusakan tanaman karena kekurangan hara.21 633.41 636.518 631. Siklon Kerusakan tanaman karena cuaca yang sangat dingin Kerusakan tanaman karena curah hujan yang terlalu tinggi Kerusakan tanaman karena degradasi tanah. 633.) Kentang (Solanum tuberosum L.) Kentang Bogor (Coleus rotundifolius) Kepemilikan hutan dan kebijakan kepemilikannya.12 632.126 632.117 632. 502.1 632.55.5 632.111.

hama tanaman serta pengendaliannya Keseimbangan alam dan populasi Kesemek (Diospyros kaki L.53.115 632.751 631.8. penyakit tanaman.432 tanah pegunungan Klon 82 632.526. 627 terutama 627.klorosis Kerusakan tanaman karena kelembaban tinggi.45 630*38 635.154 632. 630*26 Ketumbar (Coriandrum sativum L.) Kesuburan tanah Kesuburan tanah.417 631.44:551.15 632. Kegiatan perlindungan. Termasuk: bangunan.937. Keracunan tanah Keteknikan hutan.452 631. Banjir. jalan air.4 631.451 631. dan saluran air 626 terutama 626.123 632. pestisida Kerusakan tanaman karena polusi kimia dan industri Kerusakan tanaman karena sinar matahari Kerusakan tanaman oleh sebab lainnya Kerusakan tanaman secara mekanik Kerusakan tanaman yang disebabkan oleh tanaman lain Kerusakan tanaman yang disebabkan penggunaan pupuk Kerusakan tanaman.526.42. genangan Kerusakan tanaman karena perlakuan proteksi tanaman.8 632.44 631. dan 627.184 632.321 .155 632 632. jalan dan jembatan di dalam hutan.2 634.5 632. drainase hutan.416 631.16 631.) Keturunan genetik Keuangan usaha tani dan pengkajian ekonomi Kimia anorganik tanah Kimia organik tanah Klasifikasi tanah Secara rinci dapat digabung dengan kelas 55 Contoh 631. irigasi.

123 635.04 636. keracunan oleh pupuk Komposisi.05 631.1 631. Jalur pelindung (shelterbelt) dan sebagainya serta perlakuannya.3.162 631.3.3 633.) Kola (Cola acuminata L.433. Kombinasi penggunaan alat dan mesin pertanian Komponen-komponen alat dan mesin pertanian.3 83 . untuk industri sutra Kokosan (Lansium domesticum Corr.76 637.27 634.673.8 633.06 631. reaksi.879.877 636.125 630*26 631.085.54 631. 631.832 638.111.731 633.) Koral Kualitas hasil ternak Kualitas tanah pertanian 631.) Kopi arabika (Coffea arabica L. canlo-rapa) Kombinasi antara kehutanan dengan pertanian dan padang rumput penggembalaan.173 Kopi (Coffea sp.823 633.Klorida Kokon.085.6.813 638. sifat dan kualitas madu Kondisi anaerob tanah Kondisioner tanah Konifer Konsentrat Konservasi tanah Konservasi tanah dan air.4 637.81.73 633.61 631. Suku cadang Kompos Komposisi kimia hasil ternak Komposisi Makanan ternak Komposisi. var.732.) Kolostrum Kolrabi (Brassica oleracea L.459:631.62 637. Hutan beririgasi/hutan pada lahan yang sewaktu-waktu tergenang (floodland).033 631.735 639.2 631.) Kopi robusta (Coffea canephora L.02 631.02 631. Pengendalian erosi Konversi dan distribusi pupuk pada tanaman Koperasi pertanian Lihat 334.115.

Layu. penangkapan ikan 84 635. anatomi. Kulit biji.15 636.12 . Sekam.) Kubis merah (Brassica capitata rubra) Kubis putih (Brassica capitata alba) Kucing Kuda Kuda pacu Kuda pekerja Kuda poni Kuda zebra Kulit (hasil ternak) Kulit buah.386 637.673.16 636.526. Cacar tanaman Lebah jantan Lebah madu sebagai agen penyerbukan Lebah madu.) Ledakan.) Langsat (Lansium domesticum Corr.673.3 633.621.576.673. Lada (Piper nigrum L.342 636.34 635.2 638.2 639.22 634.19 638.13 635. Larix spp.62 635.081.) Lactuca sativa L.841 634. psikologi dan studi ilmiah secara umum Lebah pekerja Lebah ratu Leci (Litchi sinensis Sonn.877.652.8 636.341 635.4 639. Lansium domesticum Corr.1 636.12 638.121.2 634.121.2.3 638.121.32 632. Dedak Kulit ikan dan binatang laut lainnya Kulit reptil (hasil ternak) Kultivar Kumbang Kuning telur Kuota produksi pertanian Labu merah (Pumpkin) Labu-labuan (Cucurbita spp.1 634.52 633. Klasifikasi.61’698 631. Serat.2 632.184 637.61 631.12 636.2 635. fisiologi.Kubis (Brassica oleracea L.414 631.24 638.768 637.) Lansium domesticum Corr.155.

4:502.263 631.087.064 635. Lycopodium Madu Madu.2 636.085 636.37 633.) Lilium spp.) Lycopodiaceae. Hewan yang hidup 633.264 638. Luas usahatani / perkebunan: Ukuran dan perluasan (ekstensifikasi) Lihat juga 65.2.) Lintah Linum usitatissimum L. Limbah industri sebagai pupuk Linen (Linum usitatissimum L.3 633.52 635.043.658 635. dan kondisinya Lolium L.) Lobster Lokasi pertanian Contoh penggabungan: 631.162 631.521 634.111.017 Lucernes (Medicago sativa L.4 Usahatani di wilayah suaka alam Lokasi usahatani.965.087 638.31 635.824 639.879.111.2 639.468 85 .46 635.4 631.875 634.7 636. selada (Lactuca sativa L.283 635.017 633.Leguminosae (Kacang-kacangan) Lens esculenta Lentil (Lens esculenta) Letus.31/.54 633.283 631.111 633.16 638.652.15 639.658 635.521 639. kualitas Magnesium Makanan ikan Makanan tambahan ternak Makanan ternak Makanan ternak dari hasil samping industri Makanan ulat sutra Makrofauna dan mesofauna. Live-well boats Lobak (Raphanus sativus L.1.516 631.965. Litchi sinensis Sonn.965.23 631.) Lili (Lilium spp.

Penggunaan api dalam silvikultur dan kegiatan lainnya.965.15 631.05 639. Mangifera odorata Griff. Masalah-masalah pemeliharaan ikan Masalah-masalah perikanan umum Masuknya serta penyebaran hama dan penyakit tanaman Mawar (Rosa spp. Manusia sebagai musuh hewan Manusia sebagai perusak tanaman Maple (Acer saccharum Marsh.092.16 Manfaat dari kebakaran hutan.472 631.082.271 631.171 .1 632.1 630*6 630*436 634.3.) Mangifera Mangifera caesia Jack.31 634.) Maranthaceae Marl Masa berahi pada hewan Masalah buruh hutan.471. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan 631. Mangga (Mangifera indica L.5 636. Mangifera indica L.) Manggis (Garcinia mangostana L.) Medicago sativa L.441.45 630*96 630*65 639.) Manajemen dan organisasi usaha tani Manajemen hutan.64 635.2 634. Mammee-apple (Mammea americana L. Masalah khusus dalam usaha penanaman hutan. Masalah buruh dalam pengangkutan kayu.2 634.1 634.822 636. dan dalam industri kayu.05 632.861 633.4 634.) Mekanisasi pertanian Mekanisasi Pertanian (untuk mesin pertanian lihat 86 634.699 633.dalam tanah lihat 59 Malus sylvestris L.11 634. Medlars (Mespilus germanica L.371 631.92 635.441. Ekonomi usaha kehutanan.976.2.441 634.441.441.

631. Metode percobaan pengendalian hama dan penyakit tanaman Metode seleksi Mikrofauna.674 631.562 631. pemilihan Metode manajemen.562 637. Jasa konsultasi.331 631. Pengaturan hasil.8 631. Pendidikan. Penelitian.2 633.72 635.2.523.3 631.) Membangun areal penangkapan ikan Memusnahkan tanaman rusak dan vektor.931. nematoda 634.911 631.081 630*94 632.2.4 631.4 630*62 631.467 87 .527. Rencana kerja.3 639. Publisitas.673 633.816.275 635. Melon (Cucumis melo L.331.334 631.3 Meliaceae Melica L. Hasil tahunan atau hasil periodik.562 631. Metode pemupukan Metode penangkapan ikan Metode penerapan kebijakan hutan.61 639. Mentimun (Cucumis sativus L. Asosiasi. Termasuk: Subsidi.1 631.822 635.594 637. Asuransi hutan.153.) Menyaring produksi pertanian Merak Mesin dan proses pembuatan sosis Mesin penabur dan penanam dikombinasikan dengan alat penyebar pupuk Mesin untuk menanam benih Mesin untuk menyebar benih Metode irigasi Metode kerja.63 631.562 636. termasuk protozoa.03 632. Kredit. dan organisme penyebabnya Menampi produksi pertanian Mencuci produksi pertanian Mengupas produksi pertanian Mentega dan pembuatan mentega Mentha spp.

Panicum miliaceum Millet lainnya. Eleusine coracana. bakteriologi. Glyceria fluitans.1 634.72 634.916 633.) Musuh alami.472.36 634.822 635.582.) 631.1 Mirtaceae Modifikasi temperatur sebagai factor perusak Moluska dan kerang-kerangan. Kondisi cuaca dan iklim yang tidak menguntungkan hama Musuh dan hama penyakit hewan peliharaan serta 636.381 634.057 633. Jenis-jenis Sorghum Mimusops balata Mint (Mentha spp.64 635.2.878. Zizania aquatica.383 634. Rumput manna.931.179 633.1 Myricaceae 633.771.382 634.42 632. biologi tanah Mikropedologi Millet biasa.3 639.629 631. Padi liar. mikoriza. Musa Musa chiliocarpa Backer Musiman atau syarat lainnya Mustard (Brassica spp.2 88 . budidaya Moluska.09 pengendaliannya Mutasi gen dan kromosom.171 633.844 632.17 633.21 639. termasuk jamur. Morus rubra L. Morus multicaulis Morus nigra L.528.4 632. Millet.384 634. termasuk millet afrika. (Paria) Monokultur Moraceae Morus (Murbei) Morus alba L.8 633.Mikroflora lain.466 631. mutagenesis 631.771 634.38 634.46 631. perusak tanaman Momordica charantia L. alga Mikroorganisme tanah.937.

perusak tanaman Neraca air Nilai gizi Makanan ternak.75 632. ) Oat (Avena sativa L. L. dsb. Eucalyptus spp.936. Kecernaan Nipa fruticans Thumb.416.13 633. Myrtaceae.613.81 634.03 633.) Okulasi.416 634. Lauraceae Namnam (Stelechocarpus burakol Hook f.91 634.) Natrium tanah Nematoda.) Padi gogo Padi sawah Padi yang ditanam untuk pakan ternak.878. Combretaceae.393 631.271 631. Nipah (Nipa fruticans Thumb. Padi (Oryza sativa L. Shorea spp.3 634.253 635.18 631.834 633. Pertanian dan industri hasilnya secara umum.) Nangka (Artocarpus heterophylla L. Produksi dan pemakaian pupuk Nuts Oak (Quercus spp.145 633.4 631.648 631.1 636. Dipterocarpaceae.) Nitrogen Nutrisi tanaman Nutrisi tanaman. Pagar tanaman Pagar tembok 633.5 632. Polygonaceae.Myristica fragrans L.811 631.432. Myristicaceae.258 631. Opium (Papaver somniferum L.) Orang-orangan (untuk menakuti burung) Organisasi alat pertanian dan bengkel khusus Oryza sativa L.18 633.085.173 633.1 633. Terminalia spp.1 631.541 633.272 89 .) Nanas (Ananas comosus L.416.3 631.18.613.2 634. Pabrik berkombinasi dengan usahatani.774 634.18.651 631.872.5 633. sambung pucuk.) untuk pakan ternak.05 633. Okra (Hibiscus esculentus L.

133.44 635.2 631.75 635.55 633. gerbang.629 635.273 637.) Paspalum L.144 634.) Palaquium gutta Palmaceae Panen jagung Panen sebelum tanaman matang Panen.55. Pasteurisasi susu Pastinaca sativa Pastinaca sativa L Pawpaw (Asimina triloba L.266 637.781 635. Pemanenan Panicum miliaceum Papaver somniferum L. Pemasaran dan syarat-syarat pengiriman Pemasaran hasil hutan.3 633. dsb.32 633.1. Paria Parsley (Petroselinum crispum) Parsnip (Pastinaca sativa L.) Peach (Prunus persica L.Paku-pakuan Pala (Myristica fragrans L.6 631.133.61 631.027 630*7 631.151 Pemacu pertumbuhan tanaman.547.6 630*31 630*241 639.555 631. Pembenihan ikan 90 635.173 631. Pennisetum typhoideum.) Pearl millet.25 633.542 631.563.811. Ekonomi pengangkutan kayu dan industri kayu.032 631.041 . Pembebasan hutan. pagar elektrik Pemanasan susu Pemangkasan.418 634. penjarangan.171 633.98 631. Hormon tanaman Pemagaran.975.834 633.582. Pematangan buah Pembalakan dan pengangkutan kayu: secara umum.144 633.917 634. Peladangan berpindah Pelayuan Lihat 577.2 631.3.

rawa.311. Pemberian makan untuk ternak kecil.084.043 636.2 636. Tanah berbatu.234 Pembentukan tanah oleh proses kimiawi Pembentukan tanah. gurun.562 630*66 635. danau.31 639.1 638.4 91 .04 638.61 639. 631. Menyusui Pemberian makan untuk ulat sutra Pembersihan dan sorting produksi pertanian Pembiayaan kegiatan pembalakan. misalnya tanah alluvial dan tanah diluvial Lihat juga 551.483 631.2.084.3 639. Reklamasi hutan.Pembentukan tanah oleh proses biologis Pembentukan tanah oleh proses fisika dan mekanika. terasering Pemeliharaan /Pembenihan/Penangkapan moluska dan kerang-kerangan Pemeliharaan areal penangkapan ikan Pemeliharaan dan pemuliaan lebah Pemeliharaan hewan secara umum Pemeliharaan ikan Pemeliharaan ikan di air tawar.484 631. Pembibitan tanaman hortikultura Pembukaan lahan. angin Pembentukan/formasi tegakan hutan campuran Pemberian air untuk ternak Pemberian makan berdasarkan tempat Pemberian makan dalam kandang Pemberian makan di padang penggembalaan Pemberian makan ikan Pemberian makan pada ternak Pemberian makan pada ternak pada periode menyusui.084.22 639.4 639.244 631.084. tanah yang terpindahkan oleh air..083 639. dll. dsb. sungai Pemeliharaan ikan hias Pemeliharaan insekta lainnya.3 636.34 638.084 636.084.084.037 631.3.145 636. pedologi.482 631.51 636.21 636.48 630*235 636. kolam. Semut dll. periode penetasan.

9 634. Pemeliharaan tegakan tahap awal.532. Permudaan tanaman Pemindahan tanah Lihat 551.835 630*67 631.Pemeliharaan semut Pemeliharaan serangga untuk hiasan Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan tegakan dan pohon. Degenerasi.54 630*24 630*236 630*245 631.115 637. termasuk: Pemangkasan (Pruning) (Pemangkasan di sini dilakukan dengan cara memotong cabang sampai ketinggian tertentu untuk memperoleh kualitas kayu yang lurus.536/. Rencana jangka pendek dan pembiayaan.5 638.538 631. Penaksiran hasil samping dan limbah pertanian 92 636.11 631.485 636. Pemeliharaan tegakan.082 631.164.3 637. pemeliharaan binatang hias secara umum Pemuliaan. Aklimatisasi Penaksiran hasil finansial.114 637. ketinggian pemangkasan tergantung pada permintaan pasar).542 Pemeliharaan ternak secara umum Pemeliharaan ulat sutra Pemeliharaan.311. 638.52 639.245 638 631.24 Pemuliaan hewan Pemuliaan melalui mutasi Pemuliaan tanaman Pemuliaan.27 . alat perah susu Pemeraman Pemindahan bibit tanaman ke tempat penanaman. pemuliaan dan pengelolaan serangga dan artropoda lain Pemencaran anakan Pemerahan susu dengan alat/tenaga mekanis Pemerahan susu dengan tangan Pemerahan.67 631. statistik perusahaan.8 631.01 638. Pembukuan dan akuntansi.547.528 631.

082.46 636.861.1 639. tipe penanaman Penanganan hasil ternak Penanganan.Penaksiran tanaman dan nilai tanah Penanaman buah-buahan secara umum Penanaman dengan pemaksaan seperti bonsai Penanaman hutan. Pembelian lahan Pendewasaan Pendinginan dan pembekuan susu penebangan pohon.067 639.565 630*37 638. ledakan.164.236 93 .1 631. Penanaman osier.7 630*235 631.93 Penebaran benih. dll Penangkapan ikan yang berlebihan.563. buah dan biji-bijian. bubu. cara.53.112 631. 902.058 631. penyiapan. perlakuan es hasil tangkapan di kapal Penangkapan ikan dengan jaring.04 630*55 636.082.87 Pengaruh hama penyakit tanaman terhadap ulat sutra. bambu dan rotan.24 634.4 631.1 630*32 631. lihat juga 632 631.081. Antara lain tanaman penghasil kulit kayu.33-158. daun.03 639.Tanaman penghasil getah.929 Pendapatan usaha tani.547. Penanaman dan koleksi hasil hutan selain kayu.474 631.66 637. Penanaman Penentuan umur pohon.543 637.2.2.544 630*28 633. 621. pengrusakan oleh karena penangkapan ikan Pencampuran produksi pertanian Lihat 621.67 Penetasan telur Penetasan telur buatan Pengangkutan Pengangkutan perlengkapan lihat 621.2.133. Penanaman kacang panjang di lahan beririgasi Penanaman pohon di bawah pohon (underplanting) Penanaman.

konversi usahatani Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan air Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan tekanan Pengendalian hama dan penyakit dengan pengaturan temperatur Pengendalian hama dan penyakit tanaman Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara mekanis Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara pengaturan budidaya Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara radiasi.016 632.935. Pengawetan susu dengan cara lain Pengawetan telur Pengawetan. serta kultur kelautan Pengembangan perubahan status.7 632.2 632.2 637.133.43 630*84 636.Pengaruh pertanian terhadap lingkungan hidup Pengaturan kondisi meteorologi dan iklim.1 632.1 632.9 632. Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan gelombang akustik 94 631.1 639 631.9 632.931.7 630*84 637. peningkatan sifat-sifat kayu.936.083.935. gelombang akustik.4 632.931.935.935. Pengelolaan dan pemeliharaan bangunan kandang ternak Pengelolaan hewan lindung dan ikan.3 632.1. Modifikasi cuaca Pengaturan suhu dan pengawetan susu Pengawasan masyarakat dan peraturan kehutanan.133 630*93 636.7 637.5 . dll. pengendalian hama kayu. termasuk perundang-undangan hutan.935. Pengawetan dan penyimpanan makanan ternak Pengawetan kayu Pengawetan susu dengan zat kimia.085.

Pengukuran dimensi dan isi batang (dari pohon .172 637.931 632. Subsidi Pengepakan Pengeringan Lihat 66.935 631. Kuota. Kualitas kayu.2 630*84 637.934 632. Pengolahan.155 631.938 632. dll. Kerapatan tegakan.Pengendalian hama penyakit tanaman dengan pestisida dan bahan kimiawi Pengendalian hama/penyakit dengan cara penanaman dan memperhatikan factor lingkungan Pengendalian hama/penyakit dengan kekebalan dan imunisasi tanaman Pengendalian hama/penyakit dengan penggunaan zat atraktan dan repellent Pengendalian hama/penyakit secara biologis Pengendalian hama/penyakit secara kimiawi Pengendalian hama/penyakit secara mekanis Pengendalian produksi pertanian.137 639.068 630*85 630*52 630*53 95 .3 637.2. 632. Termasuk ukuran tajuk.13 630*82 639.043. pengawetan.136. perakitan.084. Kehilangan dan surplus.563. Pengukuran khusus dari pohon dan tegakan. farmasi.52 638. minuman.95 632.167 631.564 631. pembentukan.14 636. kapal pabrik Pengujian kayu dan produk kayu.37 Pengkulturan bakteri susu Pengolahan susu Pengolahan.936 632.937 632.04 Pengeringan kayu Pengeringan susu Penggemukan ikan Penggemukan ternak Penggunaan madu pada makanan. dan hasil akhir kayu. dan tegakan yang biasa dipanen). tegakan hutan. Suplai. Penggunaan mesin pertanian lihat 631.

031 631. (Bonita hutan).527.164 631.512 .Pengukuran kinerja (untuk menentukan jumlah potongan dalam penebangan dan kegiatan yang terkait).48 Penilaian dan penaksiran pertanian Penilaian kerusakan pertanian Penilaian kualitas lahan hutan (sites quality).38 630*433 632. Pertumbuhan pohon.165 630*237 630*242 633.173 632.1 631. 631.27 638.3 632.28 630*54 631.3 630*84 632.81. Pennisetum typhoideum Penolak serangga (repellent) Penumpukan kayu (Penanganan dan penyimpanan) Penyakit fisiologis akibat degenerasi Penyakit fisiologis selama penyimpanan Penyakit fisiologis tanaman Penyakit ikan dan pengendaliannya Penyakit kerdil Penyakit pada lebah dewasa Penyakit pada lebah muda Penyakit tanaman yang disebabkan bakteri Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur Penyakit yang disebabkan bakteri dan virus Penyakit yang disebabkan virus Penyelamatan kayu dan pembuangan kayu yang rusak oleh api.4 632.934.35 632.161 632. 528.2.6 Penjarangan hutan. Penilaian panen dan kegagalan panen Peningkatan mutu dan perbaikan (amelioration) lahan hutan (forest sites).164. Perkembangan struktur tegakan.167 632. riap.936. Penyemprotan kimiawi Penyerapan hara Penyerbukan Penyiapan lahan dengan alat mekanik.154 632. termasuk 96 630*35 630*5 631.153 638.091 632.16 639.82 631. Pengukuran pohon.

91 631.936.53 631. planlet Perbanyakan dengan stek Perbanyakan dengan stolon Perbanyakan dengan umbi akar Perbanyakan dengan umbi batang Perbanyakan tanaman dengan merangsang tumbuhnya akar pada bagian vegetatif tanaman.2 631.513 631.532/.3 631.563.532.563 634.651 632.533.33 630*34 631.532.421 631.796 Penyimpanan.216 635. Akuarium Penyimpanan kayu di hutan.534 631.153 97 . Penyimpanan. Perch (Penangkapan) Percobaan dan penelitian hortikultura Percobaan lapang dan pot.1 631. dsb. Metode statistik Perencanaan produksi pertanian. Tangki. Pembenihan Perbanyakan vegetatif tanaman Percidae.) Perangkap cahaya untuk hama serangga Peraturan perundangan tentang hama/penyakit serta pengendaliannya Perbanyakan dengan akar Perbanyakan dengan bulbus.tenaga hewan dan mesin Penyiapan lahan dengan bahan peledak Penyiapan lahan tanpa alat mekanik Penyiapan lahan.533.535 631.31 Penyiapan zat yang akan disemprotkan.2 631. Penyimpanan di tempat penimbunan balak atau di tempat penyimpanan balak. termasuk penyimpanan dalam silo Lihat 621. Penyimpanan dan pengangkutan ikan hidup.1 632.51 632. pembajakan tanah Lihat 631.981 639.1 631.9 631.012 631.511 631.535 639. 631. bubuknya.533. Pengeringan Pepaya (Carica papaya L. Kultur jaringan Perbanyakan tanaman.

Pencucian unsur tanah Permudaan/Regenerasi alami.3 632. Penyemprotan hama/penyakit pada musim panas.821 637.027.95. Penyemprotan hama/penyakit tanaman pada musim dingin Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada saat tanam dan tebar Perlakuan preventif dan kuratif Perlakuan terhadap tegakan yang tidak sempurna.2 631. dll.56 632.3 631.1 632.027. Termasuk: Praktek persemaian pohon. penyiraman Permeabilitas.53.53.2 632.983.3 630*231 630*232 630*23 .026 630*25 637.134 631.524.983. Stek pohon.58 Perikanan Perkecambahan Perlakuan bakteri susu Perlakuan benih tanaman Perlakuan benih dengan cara fisik Perlakuan benih dengan cara kimia Perlakuan kimiawi sistemik. Permudaan/Regenerasi buatan. pengendalian hama/penyakit Perlakuan pasca panen Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada fase vegetatif.136 631.2 632. Perlakuan untuk mempertahankan kondisi fisik susu Perlakuan-perlakuan khusus yang meliputi tanah. Penyemprotan hama/penyakit melalui daun. penanaman dan propagasi pohon.432.lihat juga 631.53. Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada masa dormansi. Penebaran .983.548 631.934.027 631. 98 639.3 631. Permudaan/Regenerasi dan pembentukan/ formasi tegakan. yang tidak terawat atau tegakan yang kondisinya sangat terbuka.

fisiologi hama Pestisida.02 636 635.117 631.652 99 . atau pertanian untuk sekolah.Perontokkan. Pengaruh Peternakan Peterseli (Petroselinum crispum) Petromyzontidae.63 Pertanian. Ekspolitasi kehidupan liar.95. Pertanian instruksional.2 63 631 631. kebun percobaan.142 639. Penggilingan Perpajakan hutan. Phaseolus mungo L. tempat training. plot demonstrasi (demplot) Pertanian instruksional. (Konversi berdasarkan sistem atau spesies).653 631. Persia Americana Mill. instalasi penelitian pertanian. Phaseolus vulgaris L. Pertanian/agronomi Pertukaran kation Perubahan dalam budidaya dan produksi.117. Perubahan sistem silvikultur. Lamprey (Penangkapan) Petroselinum crispum Phalaris Phaseolus lunatus L.2 635.913 632.024 632.024 632. Kehutanan. tempat training.1 635. Pemisahan kulit dari buah. Phaseolus multiflorus Lam.95.218 635.413. 631.781 633. Pertanian.68.7 630*226 632. daya racun terhadap hama/penyakit.654. manusia. hewan.153.653 635. ilmu dan teknik yang berhubungan dengan pertanian.4 631.267 635.561 630*95 634. pertanian untuk sekolah Lihat 373. Konversi ke sistem-sistem lain.95.654. dan tanaman Pestisida. 378. Perundangan-undangan proteksi tanaman Pestisida.

656 631.13 634. Inovasi teknologi.875.81. administrasi pertanian.) Pisum sativum Planlet Plum (Prunus domestica L.1 631.978 631.4 633.63 637.6 639.4 631.15 637.66 639.772 634.14 631.277 636.2 634.532 631. Musa cavendishii Lamb.036 .23 635. Piper nigrum L.) Pisang yang harus dimasak sebelum disantap Pisitan (Lansium domesticum Corr.) Pohon asam (Tamarindus indica L.164.02 631.533.3 634.613. Modernisasi. Pir (Pyrus communis L.) Poliploidisasi Pollinia Trin. Primata Prinsip-prinsip manajemen produksi usaha tani. Ekspansi.773 634.2 633.) Pisang biasa (Musa paradisiaca L.528. penyimpanan pupuk Profil tanah Propagasi.) Pisang ambon (Musa chinensis Sweet. penyiapan.) Pinus spp.812 631. koleksi. manajemen pertanian.673.2 639.152 631.877. Produksi susu secara umum Produksi.22 633. penyimpanan dan perlakuan benih Produksi pertanian.841 634.53.472 631.modifikasi administratif Prinsip-prinsip penilaian Produk binatang laut dan tanaman laut Produk fosil Produk hewan lain Produk susu Produksi benih. pengelompokan ulang.Pinang (Areca catechu L.771.3 633. pemisahan bagian Proses biodinamik 100 634.

841 631.23 634.842 631. aplikasi dan distribusi Pupuk.25 634.8 631.862 631.879.413 101 . Perbanyakan moluska dan kerang-kerangan Proteksi tanaman Protozoa. Prunus persica L.863 631.2 634.7 631.871 631. perubahan nilai Putih telur 637. Prunus armeniaca L.82 631.83 631.631 633.87 631. Prunus avium L.932 634.3 637.654.86 631.03 632.874 631. hibridisasi.421 635.03 639. Psidium guajava L.4.85 631.Proses pembuatan keju Proses pembuatan mentega Proses reproduksi ikan. Psidium spp Psophocarpus tetragonolobus Pupuk amonium Pupuk buatan secara umum Pupuk dan pemupukan Pupuk dari bahan tanaman secara umum Pupuk fosfat Pupuk hijau Pupuk kalium Pupuk kandang Pupuk limbah industri Pupuk majemuk Pupuk nitrat Pupuk nitrogen Pupuk organik lainnya Pupuk organik.84 631.912 632. Penetasan Proses reproduksi. Pupuk hayati/alam Pupuk yang berasal dari limbah Pupuk yang berasal dari limbah ikan Pupuk.89 631.421.816 631.55 634.814 637. perusak tanaman Prunus Prunus amygdalus Batsch.3 631.21 634.23 639.3.867 631.

616 631.612 631.42 639. Rodentisida 102 633.165 631. termasuk pembuatan teras/ sengkedan Reklamasi lahan di bawah permukaan laut Reklamasi lahan marjinal secara umum Reklamasi lahan pantai/ pasir Reklamasi lahan rawa Remis Reptil lainnya. Mangrove Riap perkembangan dan struktur tegakan Ribes Ricinus communis L.057 632.872.Quercus spp.17 637.31 632.614 631. Aroma hasil ternak Rebah karena angin Reklamasi hutan perawan Reklamasi lahan batuan.618 631.3 633.876.958 .084.025.853. Rhizophora spp.876 630*56 634.672.) Radioaktivitas tanah Rambutan (Nephelium lappaceum L.98 631.613 631. Rumput Cina (Boehmeria nivea L.525.1 636.15 636. Rasa.652. Penyu (hewan buruan) Reptilia Reservoir Residu pestisida Resistensi tanaman terhadap pestisida Respirasi tanah Revegetasi dan sebagainya daerah bekas kebakaran hutan.) Rami.95.1 634. Quinces (Cydonia oblonga L. Reklamasi bukit berpasir Reklamasi lahan bekas industri dan pertambangan Reklamasi lahan berlereng. Rhizophoraceae.72 633.1 633. Raphanus sativus L.3 630*434 633.615 639.611 631.617 631.028 632.41 635.) Ransum Raphanus caudatus L.8 631.438 634.433.3 632.14 631.95.

211 631. Poa Rumput Timothy. Rosella (Hibiscus sabdariffa L. Salmon.26 636.14 633.) Salicaceae Salmonidae.083.) Salak (Salacca edulis L.24 633.Rosa spp.71 631.879.) Rotasi tanaman Rubiaceae Rubus Rumah kaca Rumah potong hewan. Jeruk secara umum Rye (Secale cereale L.) Rumput cakar ayam.03 633.1 639. Cara dan alat potong Ruminansia besar.033 103 .034 636.878.6 633.111 634.261 633.524.613. 636.35 634.) Rotan (Daemonorops dan Calamus spp.2.031 633.22 633.033 633.513 636.234 637.582 634.7 631.21 633.3 639.22 Rumput dari padang penggembalaan Rumput dari padang rumput alam Rumput dari padang rumput untuk pakan Rumput hijauan untuk pakan ternak.3 633.48 634. Sapi Ruminansia kecil Rumput Bermuda (Cynodon Rich.2 633.2. Phleum Rumput-rumputan lainnya.084.613. Rumput padang rumput dan padang penggembalaan Rumput padang rumput.032 633.2.2. Trout (Penangkapan) Sampah sebagai pupuk Sangkar burung Sapi perah Sapi potong 635. pakan Rusa Rusa dan hewan buruan besar Rutaceae dan Moraceae.96 636.) Sagu (Metroxylon sagu Rattb.976.294 639.2.2.2 636.861 633.683 634.3 633. Dactylis Rumput dari berbagai jenis padang rumput Lihat 636.314.

3 635. Tuna (Penangkapan) Selaginella Seledri (Apium graveolens L. Tanaman untuk bumbu Sayuran hijau lainnya Sayuran umbi akar Sayuran umbi akar lainnya Sayuran umbi batang Sayuran untuk salad Sayuran yang dimanfaatkan batangnya.3 635.2 631.155.12 634.7 635.615 632. Serat kelapa Serealia lainnya dan jagung-jagungan 104 634.43 637.071 635.266 635.2.6 631. Pencegahan dan pengendalian hama serangga pada hewan Serat tanaman air Serat tanaman monokotil.7 639.1 631.652 634.53 Seleksi Seleksi hewan Seleksi klon Seleksi masa Seleksi pedigri Seluruh bagian tanaman hortikultura Semangka (Citrullus vulgaris) Serangga perusak tanaman Serangga sebagai musuh ikan Serangga.5 635. var.431 635.23 631.3 633.093 633. daunnya atau bunganya Sayur-sayuran Sayur-sayuran dan tanaman hias Scombridae. Mackerel.093 636.19 .1/.691 631.527.527.4 635.Sapindaceae Sapotaceae Sarang burung (hasil ternak) Sasaran dan kuota produksi pertanian Sasaran produksi pertanian Sawo manila (Achras sapota L.527. rapaceum) Lihat juga 635.082.965.528.227 635.1 635.128 631.2 635.16 635.) Sayuran aromatik.527 636.155.8 635 639.528 633.

hutan berkelanjutan.581 631.44 633. rotasi tanaman. 639. pertukaran ion Sifat kimia tanah seperti kandungan nutrisi tanah. 631. Intensifikasi usahatani.217 630*2 639. Usahatani diversifikasi.175 631.113 633.43 631.085.Serigala (hewan buruan) Setaria italica Sewage sebagai pupuk Sifat elektrik dan magnetik tanah Sifat fisik dan mekanik tanah Sifat kimia dan fisik tanah secara umum Sifat elektro kimiawi tanah.879.792 634.153.6 631. Sistem hidroponik Sistem hutan tinggi.412 631.2 631.437 631.385 630*51 631. termasuk sistem tebang habis.221 636. Ekstensifikasi usahatani.) Sisik ikan Sistem dan satuan pengukuran (termasuk tabel konversi).41 631. penebangan generasi suksesif. ion dapat tukar “ ion exchange”.3 631. pH. Sifat mekanik tanah Siklus hidup ulat sutra Silase Silikat Siluridae.411 639. humus.962 Singa laut (hewan buruan) Siput Sirih (Piper betle L.2 630*221 631. tumpang sari dan sebagainya Sistem produksi dan manajemen pertanian.52 631.151.413 631.13 639.589. Sistem integrasi produksi pertanian Sistem larikan Sistem padang penggembalaan Sistem penanaman dan pemeliharaan tanaman.151 105 .) Sirsak (Annona muricata L. dsb. Usahatani spesifik.431 638.585 631. Lele (Penangkapan) Silvikultur.836 639.

174 637. 106 631.4 Sodium.2 630*222 (Pollarding) (memperpendek pohon induk yang telah teruji. tumpang sari.584. dan perencekan (Lopping) (pemangkasan cabang sampai ketinggian tertentu untuk menghindari jangkauan/gangguan hewan herbivor). 523 631. Tumpangsari Sistem tanam penutup tanah Sistem tanam sela Sistem terubusan (Coppice) (pemotongan 630*22 631.21 633.526.491. Sistem usahatani: tumpang gilir.442.2 634. pola tanam.4 631.584. Someratia spp.4 . dsb Sistem usahatani kemitraan Sistem usahatani sewa Lihat 347. Lihat Natrium Solanaceae Solanum Lihat 633.584.pohon dan membiarkan tunggulnya bertunas untuk peremajaan pohon dengan biaya rendah).491 635.442.675 634. Spondias cytherea Sonn. 551.115.442.21 Solanum tuberosum L.115.4 633. Sistem tanam campuran.17 630*113 634. Sorghum (Sorghum vulgare) Sosis Spesies dan subspesies Spinacia oleracea L.58 631. pemotongan batang utama Usahatani terpadu Sistem silvikultur.4 633.675. Spondias mangifera L.453.876. Spondias mombin L. Topografi hutan. 635.1 Situasi.5 634.41 634. Termasuk kelerengan dan arah lereng.5 631.2 635. agar benih yang dihasilkan mudah dipanen).13 631.

434 639.75 637.5 631.6 634.473 637.12 637.2 631.141.855 631. dll.143 637. Spondias spp. Sterilisasi serangga jantan Sterilisasi susu Sterilisasi tanah.4 631.155.2 634.533. Susu hasil pasteurisasi. susu rasa buah. Suplai air.1 631.833 631.3 634.) Stelechocarpus burakol Hook f.41 630*228 631.141.61 634.155. Sumber air untuk irigasi Suplai hasil pertanian Surplus hasil pertanian Survei untuk pembukaan lahan baru.212 631.415 634.133.153.1 637.Spondias pinnata L. Spons Srikaya (Annonna reticulata L.672.442.146 107 .672 631.47 631.4 631.) Sulfat Sumur Superfosfat Supervisi rencana produksi.462 631. Susu hasil sterilisasi Susu khusus bayi Susu segar (belum ada perlakuan) Susu skim Susu yang diasamkan. Bentuk tegakan. Struktur tanah Sturgeon (Penangkapan) Subsidi Sukun (Artocarpus communis L. Disinfeksi Stolon Stroberi (Fragaria spp.8 637. Susu coklat.6 634. Spondias purpurea L. Susu yang difermentasi 634.3 637.442.) Struktur dan bagian-bagian telur Struktur dan komposisi tegakan.144 637.392 631.155.147 637.939.416 632. topografi Survey tanah Susu bubuk Susu dengan berbagai rasa.442 639.

976 635. 631.6 631.5 631. pendinginan Susu. perjanjian Syzigium jambos L.82 632.2 631. Gambut Tanah hutan.86 633.445.445.7 631.422 631.6 631.1 637 631.1.9 635.11 637. tanah lapisan bawah (subsoil) Tanah liat Tanah mediteranean Tanah mineral Tanah organik Tanah podsolik Tanah tropik dan subtropik Tanaman aromatik.114 637.133.442. 445. pemerahan Susu.52 633.3 635.Susu. Tanah gurun Tanah lapisan atas (topsoil).433.914 .02 634.442.926 635. Tanaman hias pagar Tanaman hias berbentuk semak Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam 108 637.115 637.6 631.461 631. Daging. Tahan terhadap hama dan penyakit Talas (Colocasia esculenta) Tamarindus indica L.445.472.976.472.4 631.4 Tanah kering.2 631.84 635.495 634. Kondimen Tanaman beracun Tanaman bumbu rasa pedas Tanaman hias Tanaman hias air Tanaman hias berbentuk semak.524.442.1 630*114 631. Hasil ternak lainnya Syarat-syarat khusus. Tanah anaerob Tanah batuan Tanah berpasir Tanah hidromorpik.1 631.7 633.442.5 631.445.

7 635.886 633.965.883 633. Kehutanan Tanaman hortikultura tidak berbunga Tanaman liar sebagai indikator reaksi tanah Tanaman muda (bibit.887 633.) tanaman hortikultura dan pemeliharaannya.053 634 635.884 633.88 633.8 635. Digitalis Tanaman obat untuk penyakit kelenjar Tanaman obat untuk penyakit kulit Tanaman obat untuk penyakit sistem pencernaan Tanaman obat untuk penyakit sistem pernapasan.dalam ruangan Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias dalam ruangan Tanaman hias hijau (daun) Tanaman hias merambat Tanaman hias pagar Tanaman hias untuk ditanam dalam ruangan Tanaman hias untuk pagar Tanaman hias yang ditanam di udara terbuka Tanaman hijauan pakan ternak selain rumput Tanaman hortikultura berbunga Tanaman hortikultura berkayu Tanaman hortikultura dewasa dan pemeliharaannya Tanaman hortikultura herba Tanaman hortikultura merambat Tanaman hortikultura secara umum.975 635. Tussilago Tanaman obat untuk penyakit sistem saraf Tanaman obat untuk penyakit urogenital Tanaman pangan 635.927 635.92 633.051 635.881 633.921 635.91 635.27 635.882 633.03 633.974 635.415.3 635.885 633.04 635.052 635.058 631.888 633.1/. Pembibitan Tanaman obat Tanaman obat untuk antipiretik: Kina Tanaman obat untuk penyakit hati dan sistem sirkulasi darah. dll.4 109 .054 635.976.

Vetiver (akar wangi) Tanaman penghasil parfum asal bunga: mawar. dll.93 633.81 633. dll. Konifer. Cedar wood Tanaman penghasil parfum lainnya Tanaman penghasil pigmen.1 633. geranium.74 . (Di dalamnya tercakup: Tanaman pangan.94 633.85 633.83 631.584 633. penyamak.95 633. parfum.86 633. Tanaman penghasil parfum asal daun: lavender. Pohon terpentin Tanaman rempah-rempah Tanaman sela. Tumpangsari Tanaman serat. Hortikultura.819 633.814 633.6 633. Tanaman perkebunan/hortikultura) Tanaman untuk bumbu dapur 110 631. Tanaman industri. melati.7 633. Tanaman untuk bahan tekstil Tanaman serealia Tanaman serealia yang ditanam untuk hijauan makanan ternak Tanaman spesifik.Tanaman pelindung Tanaman penghasil aroma. nilam.8 633.811 633.1 633. Tanaman penghasil parfum asal kayu: cendana.543. tannin dan obat Tanaman penghasil balsem Tanaman penghasil getah lainnya Tanaman penghasil gula Tanaman penghasil gum dan resin Tanaman penghasil minyak Tanaman penghasil parfum Tanaman penghasil parfum asal akar: Orris.87 633. kondimen.5 633. rosemary.25 633/635 635.815 633. minyak.812 633. Penyamak Tanaman penghasil stimulan dan minuman Tanaman penghasil tannin Tanaman penghasil terpentin. Penutup tanah.816 633.

7 639. Telur pengganti Telur.061 639.4’658 637. 728.61 633.435 637.) Teff. 631.2 631.Tanaman untuk garnis Tanaman yang bersifat parasit.48 637.064 111 .71 638.382 637.111.4.64 631.015 630*41 631.03.062 639.) Teknik berkebun tanaman hortikultura Teknik umum perlindungan hutan.177 633. Teknologi Pertanian Tekstur tanah Telur ayam Telur bebek Telur ikan Telur sintetis.32 637. epifit.98 Tempat penetasan moluska dan kerang-kerangan Tempat penggemukan moluska dan kerangkerangan 635. Hasil telur Tembakau (Nicotiana tabacum L.4 633. Metode pengendalian hama dan kerusakan.24 639. tanaman merambat Tanaman yang bunga dan pucuk dimanfaatkan sebagai sayuran Tanduk (hasil ternak) Tata letak dan kesesuaian lahan untuk komoditas strategis Tebar langsung. sistem penanaman Tebu (Saccharum officinarum L. 635.53. (Eragrotis tef) Teh (Camellia sinensis L.53 635. Tipe kerusakan.4.) Tempat dan alat pemeliharaan ulat sutra Tempat pemeliharaan alami moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemuliaan tanaman dan pembibitan lihat 631.06 631.23 639.72 635.4.344.544.041 633.17 631.78 632.4’659.4.

mesin) Tenaga mekanik. propagasi dengan Tugal Tulang untuk makanan Tulang (hasil ternak) seperti tulang. Pembersihan lahan penebangan.07 633.9 631. Tipe tanah lainnya (litosol. Apikultur Terraria Terung (Solanum melongena L.533.2. perusak tanaman Tingkat penggunaan limbah.1 635.1 639.23 631.32 631.) Trawlers (kapal pukat harimau) Trifolium Tuber (umbi batang). Teratai Tumor. hewan.514.2 639.646 637.281 632.3.Tenaga hewan.22 112 631.153.387 639. var.445.065 633. regosol.74 632.96 635.55 638.383 635.65 639.281.2 631. transport Teori lokasi usaha tani Teratai (Hyazinthus orientalis) Teripang Ternak lebah. pembagian (buruh.965.1 635. analisis hasil ternak Theobroma cacao L. Kanker tanaman Tunas Turnip (Brassica campestris L.) Tes.126 631. napobrassica) Ubi Ubi jalar (Ipomoea batatas L.311. Alat yang digerakkan oleh tangan tenaga kerja. presol) Tipe-tipe perkebunan Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.965.492 .693.64 639.111.92 635.) Tulip. Tikus. gigi.3 637. neosol.071 631. gading Tulang ikan Tulang insang ikan paus Tulip (Tulipa spp.1 635.234 630*33 631.4 631.573 633.281.) Lihat juga 635.7 637.532.37 631.965.

2 633.71 631.115 631.51 638.14 631.512 639.3 631.11 631.23 Udang Udang karang Udang karang air tawar Udang-udangan Ulat sutra. perkebunan.1. Singkong (Manihot utilissima L.22 635. kabupaten.4 631.11 113 . milik komunitas tertentu.295 631.115.111.2 631.874 636.017.1 631.017.7 631.Ubi kayu.143 631.073 633. Sistem usahatani kontrak Usahatani yang dijalankan oleh keluarga Usahatani yang dikelola oleh negara Usahatani.2 631. kotamadya dsb.115.936.586 631. ranch.515 639.115.115.115. Unggas Unta Usahatani berdasarkan kepemilikan Usahatani berdasarkan produknya (gabungkan dengan kelas komoditas) Usahatani bersama Usahatani di wilayah suaka alam Usahatani lahan kering Usahatani milik beberapa perusahaan Usahatani pada lahan irigasi Usahatani pribadi/keluarga Usahatani publik.151.115.1.517 639. Siklus hidup ulat sutra umbi akar tanaman hortikultura umbi batang tanaman hortikultura Umbi-umbian yang dapat dimakan Umpan hama Uncaria gambier L.) lihat juga 635. kepemilikan 633.115.4 632.5 636. Usahatani skala besar.587 631.4:502. Usahatani skala kecil Usahatani spesifik Usahatani tanpa ternak Usahatani yang didasarkan pada manajemen lain.6 631.9 631. dll.073 635.1 631.493 639.

51 633. konversi Vaccinaceae Vanili (Vanilla planifolia L. Dioscorea sp Yoghurt Zaitun (Olea europaea L.32 631.3 635.73 633.) Varietas Vermisida.651 633.816.84 631.016 634. 592/599 631.654.685 637.13 Xanthosoma spp.63 Zea mays L.853. lihat juga 633.1. Nematisida Vicia faba L. Vicia Vigna sinensis Vigor Vitamin dalam tanah Vitikultur Vitis vinifera Waktu pemupukan Waktu pengendalian hama/penyakit Walnuts (Juglans) Wintergreen (Gaultheria) Wortel (Daucus carota) lihat juga 635. 59 Zoologi sistematik hutan.955 635.83 631.334 Zebu Zingiber officinale L.821 631.3 632.146.15 636.464 634.526.2 632.3 633.823 633.Usahatani.8 634.179 630*13 630*14 114 .852.983.291 633.) lihat juga 634.496 633.524. Zizania aquatica Zoologi hutan secara umum.33 635.1/.35 633.825 633.43 633. Yam.73 633.2 634.654.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful