Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no.

33

BAGAN KLASIFIKASI UDC (UNIVERSAL DECIMAL)

CLASSIFICATION) BERBAHASA INDONESIA (KELAS 630-639)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian DEPARTEMEN PERTANIAN BOGOR 2004

Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no. 33

BAGAN KLASIFIKASI UDC (UNIVERSAL DECIMAL)

CLASSIFICATION) BERBAHASA INDONESIA (KELAS 630-639)

Oleh Etty Andriaty Sulastuti Sophia Akhmad Syaikhu

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian DEPARTEMEN PERTANIAN BOGOR 2004

KATA PENGANTAR Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian No. 33 berjudul Bagan Klasifikasi UDC (Universal Decimal Classification) berbahasa Indonesia merupakan salah satu pedoman yang disusun Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) untuk membantu Pustakawan menentukan kelas bahan pustaka dalam pengolahan informasi. Bagan klasifikasi UDC ini sebagian besar merupakan terjemahan bebas dari bagan UDC International Medium Edition, English Text, edisi 2 (BS 1000M, 1993). Bagan klasifikasi UDC diterbitkan secara bertahap, tahap pertama adalah kelas pertanian (630-639). Tahap kedua dan seterusnya akan diterbitkan bagan klasifikasi UDC dari kelas lain yang berkaitan erta dengan kelas pertanian. Untuk memudahkan pemanfaatannya, bagan klasifikasi UDC ini dilengkapi dengan indeks subyek. Bagan klasifikasi UDC ini masih jauh dari sempurna, oleh sebab itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik membangun dari para Pustakawan dan pemakai lainnya. Semoga pedoman ini bermanfaat. Bogor, Desember 2004 Penyusun

.. 41 636 PETERNAKAN . 50 638 PEMELIHARAAN.............................. ILMU DAN TEKNIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANIAN....................... 46 637 SUSU. 36 635 TANAMAN SAYURAN DAN TANAMAN HIAS ....................... PENYAKIT TANAMAN... KEHUTANAN........... SERTA PENGENDALIANNYA .................... HAMA TANAMAN...................................................... 23 633 TANAMAN PANGAN.... 630 KEHUTANAN ............................... 631 PERTANIAN / AGRONOMI ................................ BAGAN KLASIFIKASI UDC (Universal Decimal Classification) ...DAFTAR ISI halaman PENDAHULUAN ............................. 632 KERUSAKAN TANAMAN.. HASIL TERNAK LAINNYA............... 28 634 TANAMAN HORTIKULTURA SECARA UMUM ... EKSPLOITASI KEHIDUPAN LIAR ....... INDUSTRI............................................................. 63 PERTANIAN.................. DAGING................... DAN PERKEBUNAN ............... PEMULIAAN 3 3 9 3 1 .........................................

. 639 PENGELOLAAN HEWAN LINDUNG DAN IKAN.................. INDEKS SUBJEK ............. SERTA KULTUR KELAUTAN ...........DAN PENGELOLAAN SERANGGA DAN ARTROPODA LAIN ...................................................................................... 55 59 53 ......................................

PUST AKA . Kenyataan memperlihatkan bahwa sebagian besar pustakawan/petugas perpustakaan masih sangat sulit membaca bagan UDC yang berbahasa Inggris. oleh karena itu untuk tahun ini. sedang untuk pencariannya dari pangkalan data dapat dilakukan melalui kata kunci. Karena itu diusahakan membuat terjemahan UDC secara sederhana. sekedar untuk membantu mengerti arti sebagian nomor klasifikasi UDC yang lazim digunakan oleh perpustakaan bidang pertanian. Ketebalan Bagan UDC tidak memungkinkan PUSTAKA menerjemahkannya secara tuntas seluruh bagan dalam waktu satu tahun. Walaupun demikian bagi perpustakaan yang masih dikelola secara manual. nomor klasifikasi ini dipakai juga untuk menelusur informasi. Dengan adanya terjemahan ini diharapkan pustakawan dapat mengelompokkan bukunya secara lebih tepat.PENDAHULUAN Bagan Klasifikasi UDC (Universal Decimal Classification) adalah bagan klasifikasi intemasional yang biasa dipakai untuk pengelompokan buku atau dokumen menurut subjek bidang kajian informasi yang dimuatnya. sehingga klasifikasi buku masih sangat penting. Pengelompokan buku lebih banyak digunakan untuk keperluan penyimpanan buku.

kolom pertama nomor klasifikasi. ini baru sebagian dari nomor-nomor klasifikasi yang biasa digunakan di perpustakaan bidang pertanian. kelas 61 ilmu-ilmu kedokteran/ kedokteran hewan. Pustakawan yang melatih diri dengan tekun untuk memahami nomor klasifikasi. dan kelas 7 mengenai taman nasional. Bagan ini disajikan dalam dua kolom. akan menjadi terampil menggunakan bagan klasifikasi UDC. kelas 64-68 mengenai industri hasil pertanian. Kelas lain yang perlu diterjemahkan pada masa yang akan datang adalah kelas 3 mengenal ilmu sosial ekonomi dan pendidikan. serta bidang cakupannya. . termasuk bagan klasifikasi UDC yang berbahasa Inggris. rekreasi dan sebagainya.mencoba untuk menterjemahkan kelas 630 hingga 639. kelas 57-59 mengenal ilmu-ilmu murni. pustakawan tetap membandingkannya dengan bagan klasifikasi UDC yang berbahasa Inggris. Nomor ini juga dilengkapi dengan indeks subjek yang merujuk ke nomor kelasnya. sedangkan pada kolom kedua tentang arti/pengertian. Dianjurkan agar dalam menggunakan petunjuk ini.

konservasi tanah.1/. 631. 556 Biologi Hutan. Vienna) Untuk penanaman pohon buah-buahan lihat 634. 630*42 Situasi.4 Tanah hutan. Faktor-faktor lahan (Site factors) di dalam kehutanan. kecuali –1 dan –2 pada kelas 633/635 630 KEHUTANAN Subdivisi 630 dipilih dari The Forest Decimal Classification (IUFRO. Penambahan –1/-9 pada kelas 62-1/-8 dan 66-9 juga dapat diterapkan pada kelas 63. EKSPLOITASI KEHIDUPAN LIAR. PERTANIAN. dan erosi. 59 3 . ILMU DAN TEKNIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANIAN.5. 57 Zoologi hutan secara umum. 631. 551. Termasuk kelerengan dan arah lereng. KEHUTANAN.4 Hidrologi hutan.96 Iklim dan iklim mikro hutan. Konservasi air. Meteorologi.6 Nomor Kelas 630 630*1 630*11 630*111 630*113 630*114 630*116 630*12 630*13 Arti nomor kelas Kehutanan secara umum Faktor-faktor lingkungan di dalam kehutanan. Biologi hutan.BAGAN KLASIFIKASI UDC (Universal Decimal Classification) 63 PERTANIAN. Termasuk: atmosfer. Topografi hutan. 551.

630*14 630*15 630*16 630*17 630*18 630*2 630*22 630*221 630*222 Zoologi sistematik hutan. Perburuan. Termasuk: Manajemen satwa buru dan ikan. Setek pohon. hutan berkelanjutan. Permudaan/Regenerasi dan pembentukan/formasi tegakan. 630*9 Pembentukan/Formasi hutan melalui suksesi alami. 581. Permudaan/Regenerasi alami.5 Silvikultur.414. 630*226 630*228 630*23 630*231 630*232 630*233 630*234 630*235 Perubahan sistem silvikultur. penanaman pendahuluan dan sebagainya. 631. Termasuk: Praktek persemaian pohon. Penebaran . Penanaman pohon di bawah pohon (underplanting). Pemancingan/Penangkapan ikan. Perawatan. 627.524. penanaman dan propagasi pohon. Aforestasi tipe lahan khusus.962 Sistem silvikultur. 591. Penembakan. 581 Botani sistematik hutan. penebangan generasi suksesif. Sistem terubusan (Coppice) (pemotongan pohon dan membiarkan tunggulnya bertunas untuk peremajaan pohon dengan biaya rendah). Bentuk tegakan. dan perencekan (lopping) (pemangkasan cabang sampai ketinggian tertentu untuk menghindari jangkauan/gangguan hewan herbivor).5. agar benih yang dihasilkan mudah dipanen). Struktur dan komposisi tegakan. Pembentukan/formasi 4 . 639 Botani hutan secara umum. Permudaan/Regenerasi buatan. 627. Sistem hutan tinggi. termasuk sistem tebang habis. 592/599 Ekologi satwa hutan. (Konversi berdasarkan sistem atau spesies). pemotongan batang utama (pollarding) (memperpendek pohon induk yang telah teruji. 582 Ekologi tumbuhan hutan. (aforestasi: penanaman pohon pada lahan hutan yang telah gundul selama 50 tahun atau lebih).

daun.542 Perlakuan terhadap tegakan yang tidak sempurna. dapat pula pohon jenis lain sehingga terbentuk tegakan campuran). Hutan beririgasi/hutan pada lahan yang sewaktu-waktu tergenang (floodland). 621. (dapat pohon sejenis. Bercocok tanam pohon hias (Arborikultur). Penjarangan hutan. Penebangan dan kegiatan lain yang berhubungan dengan penebangan pohon. buah dan biji-bijian. Kombinasi antara kehutanan dengan pertanian dan padang rumput penggembalaan. Pembebasan hutan. arboretum. Pembersihan lahan penebangan. Pemeliharaan tegakan. Peningkatan mutu dan perbaikan (amelioration) lahan hutan (forest sites). Antara lain tanaman penghasil kulit kayu.6 Pemeliharaan tegakan dan pohon. bambu dan rotan. 712 Penanaman hutan.055. 630*236 630*237 630*24 630*241 630*242 630*245 Pemeliharaan tegakan tahap awal. termasuk: Pemangkasan (Pruning) (Pemangkasan di sini dilakukan dengan cara memotong cabang sampai ketinggian tertentu untuk memperoleh kualitas kayu yang lurus.93 Tingkat penggunaan limbah. Ilmu kerja dan kajian kerja dalam kehutanan. Pagar hidup dan tanaman pagar hidup 635. Jalur pelindung (shelterbelt) dan sebagainya serta perlakuannya. Pembalakan dan pengangkutan: secara umum. 5 . Penanaman dan koleksi hasil hutan selain kayu. ketinggian pemangkasan tergantung pada permintaan pasar). yang tidak terawat atau tegakan yang kondisinya sangat terbuka. 631. Pemanenan kayu. Taman.tegakan campuran.Tanaman penghasil getah. Penanaman osier. 630*25 630*26 630*27 630*28 630*3 630*31 630*32 630*33 631.

mesin dan perlengkapan dalam penebangan pohon dan kegiatan yang terkait. 632 Teknik umum perlindungan hutan. drainase hutan. Penggunaan api dalam silvikultur dan kegiatan lainnya.630*34 630*35 630*36 630*37 630*38 630*4 630*41 630*42 630*43 630*432 630*433 630*434 630*436 630*44 630*45 630*46 630*5 630*51 Penyimpanan kayu di hutan. Manfaat dari kebakaran hutan. dan 627.53.87 Keteknikan hutan.55.42. 528. Pengangkutan perlengkapan lihat 621. irigasi. 630*26 Kerusakan dan perlindungan hutan. Tipe kerusakan. Kebakaran hutan. jalan dan jembatan di dalam hutan. 502. Termasuk: bangunan. jalan air. Pengukuran kinerja (untuk menentukan jumlah potongan dalam penebangan dan kegiatan yang terkait). dan saluran air 626 terutama 626. Kegiatan perlindungan. Gangguan terhadap pertumbuhan pohon oleh manusia. Pertumbuhan pohon. Penyelamatan kayu dan pembuangan kayu yang rusak oleh api. riap. Pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan. Metode pengendalian hama dan kerusakan.8. 627 terutama 627. Perkembangan struktur tegakan.48 Sistem dan satuan pengukuran (termasuk tabel 6 . Kerusakan hutan oleh tumbuhan perusak. Pengukuran pohon. Penyakit virus. Revegetasi dan sebagainya daerah bekas kebakaran hutan. Alat. Penyimpanan di tempat penimbunan balak atau di tempat penyimpanan balak.861.7. Kerusakan oleh penyebab inorganik selain kebakaran hutan. Kerusakan hutan oleh binatang. 368.

Rencana jangka pendek dan pembiayaan.67 Riap perkembangan dan struktur tegakan Manajemen hutan. Penilaian kualitas lahan hutan (sites quality). Kerusakan oleh jasad hidup dan pengendaliannya. statistik perusahaan. Pembuatan barang-barang dari kayu. Pembukuan dan akuntansi. Masalah staf dalam kehutanan swasta. Rencana kerja. Ekonomi usaha kehutanan. Industri kayu dan hasilnya. 902. Pembiayaan kegiatan pembalakan. Struktur dan sifat-sifatnya. Termasuk ukuran tajuk. dan hasil akhir kayu. Penaksiran hasil finansial. Penggunaan kayu. negara bagian) Administrasi hutan swasta. Ekonomi pengangkutan kayu dan industri kayu. Pengeringan. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan 631. dan tegakan yang bias dipanen).16 Metode manajemen. Pengaturan hasil. Hasil hutan dan pemanfaatannya. pembentukan. perakitan. tegakan hutan. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan.630*52 630*53 630*54 630*55 630*56 630*6 630*62 630*64 630*65 630*66 630*67 630*68 630*681 630*682 630*7 630*8 630*81 630*82 630*83 630*84 konversi). Pengukuran dimensi dan isi batang (dari pohon . Kehutanan sebagai perusahaan. Hasil tahunan atau hasil periodik. Kerapatan tegakan. Pemasaran hasil hutan. Penumpukan kayu (Penanganan dan 7 . Pengukuran khusus dari pohon dan tegakan. Pengolahan. Masalah khusus dalam usaha penanaman hutan. Administrasi dan dinas kehutanan nasional (federal. Pengawetan dan perlakuan lain untuk meningkatkan sifat-sifat kayu. 674 Kayu dan kulit kayu. (Bonita hutan). Penentuan umur pohon.

Asuransi hutan. Hutan dan kehutanan dilihat dari sudut pandang nasional. Termasuk: Subsidi. Industri pulp. Masalah buruh hutan. Masalah buruh dalam pengangkutan kayu. Penggantian kayu dengan bahan lain yang kompetitif.3. dan dalam industri kayu. Publisitas. Kebijakan kehutanan. Kebijakan aforestri. Bahan campuran yang seluruhnya atau sebagian terbuat dari kayu. Penelitian. Pengawasan masyarakat dan peraturan kehutanan termasuk perundang-undangannya. 630*233 Kepemilikan hutan dan kebijakan kepemilikannya. Jasa konsultasi.630*85 630*86 630*88 630*89 630*9 630*92 630*93 630*94 630*95 630*96 630*97 penyimpanan) Pengujian kayu dan produk kayu. Penggunaan bahan kimia dari kayu. Ekonomi dalam pemanfaatan kayu. Kredit. Kerjasama internasional lain. Kualitas kayu. 332. Hasil hutan lain (hasil hutan bukan kayu). Kebijakan hutan internasional. sosial ekonomi kehutanan. Pendidikan. Asosiasi. Perpajakan hutan. Metode lain untuk menerapkan kebijakan hutan. 8 .

11 631.017.7 Manajemen dan organisasi usaha tani Pengembangan perubahan status. Usahatani skala kecil Syarat-syarat khusus.111. dirinci menurut 62-1/-9 631.115.2 631.11 631. dll.4 631.1.1.1 631.115.2 631.111 631.115 631.115.4 Usahatani di wilayah suaka alam Pendapatan usaha tani.111. kepemilikan) Lokasi.112 631.13 631.631 PERTANIAN / AGRONOMI Nomor kelas 631 Arti nomor kelas Pertanian/agronomi 631-1/-9 karakteristik mesin-mesin pertanian dll.115.1 631.1 Usahatani milik beberapa perusahaan Usahatani bersama Usahatani publik.017 631.027 631.1.017 Usahatani skala besar.115.017. kotamadya dsb.111.1. dan kondisinya Teori lokasi usaha tani Tata letak dan kesesuaian lahan untuk komoditas strategis Kualitas tanah pertanian Lokasi pertanian Contoh penggabungan: 631.111.111.1.2 631. perkebunan.115.3 631. usahatani. milik komunitas tertentu. Pembelian lahan Usahatani berdasarkan kepemilikan Usahatani pribadi/keluarga Usahatani yang dijalankan oleh keluarga Sistem usahatani kemitraan Sistem usahatani sewa Lihat 347.115.17 631. kabupaten.016 631.02 631.1.1 631. ranch.453.4:502.1 631.6 631. perjanjian Pemasaran dan syarat-syarat pengiriman Kekayaan usahatani dan Sistem usaha tani (lokasi. 9 . konversi usahatani Luas Ukuran dan perluasan (ekstensifikasi) dan keluasan usahatani / perkebunan 65.

117 631.145 631.6 631. Sistem produksi dan manajemen pertanian. Ekspansi.12 631. Bioteknik.151. pertanian untuk sekolah Lihat 373. 631. Sistem usahatani kontrak Pertanian Instruksional. Instalasi penelitian pertanian Demplot Alat dan bahan pertanian secara umum (seleksi.117.71 631.151.8 Usahatani berdasarkan produknya (gabungkan dengan kelas komoditas) Usahatani tanpa ternak Pabrik berkombinasi dengan usahatani. Intensifikasi Usahatani. Inovasi teknologi. Produksi pertanian.151. Usahatani terpadu Ekstensifikasi usahatani Intensifikasi usahatani Usahatani spesifik Diversifikasi usahatani Sistem integrasi produksi pertanian Prinsip-prinsip manajemen produksi usaha tani.143 631. 631.4 631.151. pertanian berbasis ekologi. manajemen pertanian.173 Usahatani yang didasarkan pada manajemen lain. instalasi penelitian pertanian.115.117. 378.152 Usahatani yang dikelola oleh negara Koperasi pertanian Lihat 334. pemeliharaan.9 631. plot demonstrasi (demplot) Pertanian instruksional.4 631.3. Modernisasi.151.) Lihat 631. tempat training.2.6 631.631. Usahatani spesifik. Ekstensifikasi Usahatani.147 631. Pertanian dan industri hasilnya secara umum.68.117.151 631.14 631.115. 10 . kebun percobaan. 631. Usahatani Diversifikasi.1 631.3 631.2 631.115. administrasi pertanian. pengadaan. atau pertanian untuk sekolah. dll.63 Kebun percobaan.8 631. tempat training.732.2 631. Pertanian organik.15 631.

2 631. tata buku Penilaian dan penaksiran pertanian Prinsip-prinsip penilaian Investasi modal kerja pertanian Penaksiran tanaman dan nilai tanah pertanian Penaksiran hasil samping dan limbah pertanian Penilaian kerusakan pertanian Penilaian panen dan kegagalan panen Teknologi Pertanian Mekanisasi Pertanian (untuk mesin pertanian lihat 631.157 631.164.164.155 631.155. Kuota.162 631.58 Memilih sistem penanaman dan pemeliharaan.631.153.3 631.24 631.16 631.164 631.12 631.155.27 631. Konversi ke sistem-sistem lain.13 631.modifikasi administratif Perencanaan produksi pertanian.164.164.153.3 631.155.155.7 631.165 631. Subsidi Sasaran dan kuota produksi pertanian Sasaran produksi pertanian Kuota produksi pertanian Suplai hasil pertanian Kehilangan hasil pertanian Surplus hasil pertanian Subsidi pertanian Bisnis usaha tani dan administrasi Administrasi kegiatan usahatani Keuangan usaha tani dan pengkajian ekonomi Administrasi keuangan usahatani.23 631.3 Penggunaan mesin pertanian lihat 631.28 631.153.171 631. rotasi tanaman.155. Akunting.155. dan mesin.1 631. Termasuk: penggunaan tenaga buruh. tenaga hewan.2 631. Supervisi rencana produksi.153. Pembagian tenaga kerja. Kehilangan dan surplus.4 631.37 11 . tumpang sari dan sebagainya Pemilihan metode kerja.153 631. Pengendalian produksi pertanian.155. Perubahan dalam budidaya dan produksi.5 631.164.6 631.4 631.17 631. lihat juga 631.158 631.172 pengelompokan ulang. Suplai.

Suku cadang Alat dan mesin untuk keperluan pengukuran.223 631.07 631. domba.22 631. 631.631.311. termasuk instalasi sanitasinya Kandang ternak Kandang berbentuk naungan Kandang untuk sapi. Lumbung. pagar elektrik Alat dan mesin pertanian Komponen-komponen alat dan mesin pertanian.273 631.02 631.071 631. mesin dan alat pertanian Sejumlah bangunan untuk pertanian.544. Dll.234 631.3.272 631.271 631.3 Organisasi alat pertanian dan bengkel khusus Bengkel mesin traktor Bengkel perbaikan dan teknis Bangunan.25 631.225 631.98 Rumah kaca Gudang untuk penyimpanan. gerbang.27 631. kambing. babi Kandang untuk kelinci dan rodentia lainnya Kandang untuk unggas Kandang untuk ternak lain Tempat pemuliaan dan pembibitan tanaman lihat 631. struktur dan instalasi pertanian.3.173 631.03. kandang ternak.4 631. gudang untuk produk pertanian.tenaga manusia Alat dan mesin pengolah tanah Tugal 12 . Silo.229 631. 635. bangunan serbaguna. Gedung untuk penyimpanan alat dan mesin pertanian Batas.344.06 631. pengambilan contoh Kombinasi penggunaan alat dan mesin pertanian Alat dan mesin pertanian berdasarkan tipe tenaga penggeraknya Alat yang digerakkan oleh tenaga hewan.21 631.23 631.3.05 631. Pagar Pagar tanaman Pagar tembok Pemagaran.2 631.3.222 631.24 631. penanganan dan pengolahan. 728.227 631.2 631.3.3 631.173.173.31 631.

331.2 631. dsb. transport Mekanisasi pertanian 13 .7 631. alat penyaring.4 631.361 631. mengikat.333 631.312.33 631.92 631.1 631. pemupuk Mesin untuk menanam benih Mesin untuk menyebar benih Alat penyiapan benih Alat dan mesin penanam Alat penanam kentang Alat/ mesin untuk menyiapkan dan menyebarkan pupuk Mesin penabur dan penanam dikombinasikan dengan alat penyebar pupuk Alat untuk okulasi Alat untuk mencangkok Alat dan mesin pemelihara dan proteksi tanaman Alat potong. Alat sortir. pencuci.35 631.631.367 631.313 631.312 631. dsb. alat untuk mengairi Alat dan mesin untuk proteksi tanaman Alat dan mesin untuk panen lihat 631.55 Alat panen jagung Alat panen kentang Alat dan mesin pascapanen Alat pengirik.34 631.334 631.331 631.332 631.3 631. penampi.37 631. Alat untuk menyiapkan makanan ternak Alat untuk membungkus.311.365 631.312. fermentasi.364 631.356.348 631. alat pangkas Alat untuk menyiram.332.335 631.355 631.336 631. pembersih.331. pengering.371 Alat penggali parit Alat untuk memindahkan tanah Bajak Bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan Bajak yang digerakkan oleh tenaga mesin Garu Alat dan mesin penanam. pengupas. dll Alat pengering Alat penutup peti/ kontainer untuk menyimpan hasil pertanian Tenaga mekanik.36 631.342 631.347 631.8 631.311.363 631. alat pemipil.362 631.5 631.

631.4 631.415.1 631. Hidrologi pertanian lihat 556.8.373 631.4 631.416 631.554.417. Tanah alkalin Tanaman liar sebagai indikator reaksi tanah Kimia anorganik tanah Nitrogen tanah Asam fosfor tanah Kalium tanah Natrium tanah Kalsium tanah Kimia organik tanah Kandungan karbon Kadar humus Analisis tanah. 626. 629. 628.416.416.417. traktor. Sifat kimia dan fisik tanah secara umum Sifat elektro kimiawi tanah. Kandungan garam Pertukaran kation Keasaman. 543. Pedologi. Percobaan lapang Percobaan lapang dan pot. dsb Alat transport tanpa bahan bakar. truk.432 Alat transport dengan bahan bakar. pH.4 631.413 631.1 631.416.42 631.2 Akumulasi garam.421 631.3 631.2 631.431 631.41 631.366 dengan .423.415.3 Detilnya dengan :629… Ilmu tanah.417 631.4:55 631.5 631.412 631.3.43 631.2 631.7 631. dsb. Trailer.1 14 . Penelitian tanah Agroekologi Sifat kimia tanah seperti kandungan nutrisi tanah.413.413.241. ion-ion dapat tukar “ ion exchange”.2 631. Tanah asam Alkalinitan. dsb.416.415.3 631. pertukaran ion Fiksasi lihat 543.372 631.416.014. kereta gerobak.2 631.2 631.7 631. Metode statistik Analisa tanah kualitatif Analisa tanah kuantitatif Kelembaban tanah Sifat fisik dan mekanik tanah Sifat mekanik tanah Air tanah.413. humus.422 631.423 631.

461 631. Keracunan tanah Kesuburan tanah Keracunan dalam tanah Kebutuhan pupuk dalam tanah lihat 631.442.434 631.44 631.3 631.452 631.2 Neraca air Kelembaban tanah lihat 556.5 631.2 631.1 631.437 631.445.1 631.461.61 631.7 631.442.433.2 631.445.432.2 Permeabilitas.433 631. Mikrobiologi tanah Amonifikasi Bakteri pembentuk nitrit 15 .445.1 631.438 631.432.432 tanah pegunungan Tanah berpasir Tanah Liat Tanah organik Tanah batuan Tanah hidromorpik.6 631. presol) Kesuburan tanah. biologi tanah Bakteri tanah.442.46 631.432. Tanah gurun Tanah mediteranean Tanah tropik dan subtropik Tipe tanah lainnya (litosol.5 631.8 Erosi Konservasi tanah Mikroorganisme tanah. 631.45 631. Gambut Tanah podsolik Tanah kering. Pencucian unsur tanah Atmosfir (udara) Aerasi tanah Kondisi anaerob tanah Respirasi tanah Struktur tanah Tekstur tanah Sifat elektrik dan magnetik tanah Radioaktivitas tanah Klasifikasi tanah Secara rinci dapat digabung dengan kelas 55 Contoh 631.461.4 631.433.459:631.445.433.1 631.435 631.631. neosol.3 631.454 631.423.442.453 631.44:551. 445.459 631. regosol.2 631.6 631. bakteriologi.9 631.1 631.445.142.

467 631.3 631.8 631.472.472.461. termasuk akibat kerja tanaman.461.7 631. Disinfeksi Antibiotik.466 631.24 cara bercocok tanam Penyiapan tanah. seperti tanah-tanah alluvial dna tanahtanah diluvial Lihat 551.631. Fiksasi N Fiksasi N Sterilisasi tanah.5 631.31 Penyiapan tanah tanpa alat mekanik Penyiapan tanah dengan alat mekanik.462 631.512 Bakteri pembentuk nitrat.472 631.311.5 631. angin Pembentukan tanah oleh proses fisika dan mekanika. tanah-tanah yang terpindahkan oleh air.311.483 631.482 631. nematoda Makrofauna dan mesofauna. termasuk protozoa. Hewan yang hidup dalam tanah lihat 59 Survei untuk pembukaan lahan baru. Bakteri antagonis Vitamin dalam tanah Enzim dalam tanah Mikroflora lain.51 631. Pemindahan tanah Lihat 551. termasuk jamur. dan hewan. topografi Profil tanah Tanah mineral Tanah lapisan atas (topsoil). Nitrifikasi Denitrifikasi Bakteri penambat nitrogen. tanah lapisan bawah (subsoil) Mikropedologi Survei tanah Pembentukan tanah.484 631.485 631.472.473 631.48 631.463 631.461.47 631. alga Mikrofauna.511 631.461.6 631.4 631.234 Pembentukan tanah oleh proses kimiawi Pembentukan tanah oleh proses biologis.468 631. bakteri. termasuk 16 .464 631. Pencangkulan dan pembajakan tanah Lihat 631. pedologi.5 631. mikoriza.465 631.

524. Inbreeding Seleksi klon Metode seleksi Emaskulasi Penyerbukan Pemuliaan melalui mutasi Mutasi gen dan kromosom.527.85 631.02 631.321 631.3 631.4 631.527.524.6 631.527 631.82 631.53.5 631. Heterosis.526.526.325 631.527.027 dengan menggunakan tenaga hewan dan mesin Penyiapan tanah dengan bahan peledak Pemuliaan tanaman Biologi reproduksi tanaman Genetika terapan Genotipe Fenotipe Perkecambahan Vigor Adaptasi terhadap iklim Tahan terhadap hama dan penyakit Kelompok dan jenis tanaman budidaya Genus Spesies dan subspesies Varietas Kultivar Klon Galur murni Hibrida Keturunan genetik Seleksi Seleksi masa Seleksi pedigri Hibrida.527.01 631.1 631. Pembenihan Benih dan perlakuan benih.53.526.528. koleksi.524.513 631.1 631.526.86 631.53 631.631.83 631.526.322 631.526.524.524.528. penyimpanan dan perlakuan benih Perlakuan benih tanaman 17 .01 631.2 631.526.32 631.527.527.523 631. penyebaran benih Produksi benih.526.2 631.81 631.524.526 631.52 631.53.821 631.2 631.527.3 631.528 631.8 631.02 631.522 631. mutagenesis Poliploidisasi Aklimatisasi Perbanyakan tanaman.529 631.

536/.2 631.53.631. sistem penanaman Biji dan spora Perbanyakan vegetatif tanaman Pembelahan. Pemangkasan.03 631.534 631. cara penanaman. tipe penanaman Pengaruh cahaya dan tanaman pelindung Jarak tanam Cara tanam Penanaman dengan pemaksaan seperti bonsai Fase-fase dan kontrol pertumbuhan tanaman Fase perkecambahan.2 631.027.547.532/.1 631.533.53.04 631. dsb. Bibit. Kultur jaringan Perbanyakan tanaman dengan stek Pemindahan tanaman bibit dari tempat pembibitan ke tempat penanaman sebenarnya.53. Pembibitan Fase pertumbuhan Fase pembungaan Fase pembentukan buah 18 .2 631.532.547. permudaan tanaman Pemeliharaan tanaman Okulasi. perbanyakan tanaman dengan pembelahan Perbanyakan dengan umbi akar Perbanyakan dengan umbi batang Pembagian atau pemisahan anakan Pemisahan tanaman menjadi beberapa bagian Tunas Stolon Planlet Perbanyakan tanaman dengan merangsang tumbuhnya akar pada bagian vegetatif tanaman.5 Perlakuan benih dengan cara kimia Perlakuan benih dengan cara fisik Budidaya tanaman muda.041 631.54 631.1 631.53.4 631.53.3 631.547.2 631.547 631.533.027.543 631.543.1 631. Penanaman.532 631.2 631.543.533.535 631.543.1 631.544 631.541 631.547.532.532.538 631. Penanaman Tebar langsung. dsb.533 631.531 631.3 631. penjarangan. sambung pucuk.3 631. Termasuk pembibitan Penebaran benih.542 631.535 631.3 631.

55.575 631. Pengeringan Pengeringan Lihat 66. Hasil setengah jadi Kayu Batang. Serat.796 Pengepakan Pengangkutan Hasil.631.57 631.2 631.563.572 631. Hasil samping.6 631.552 631. dsb Sistem larikan Rotasi tanaman 19 . Dedak Getah Sistem usaha tani: tumpang gilir.4 631.581 631. Umbi. termasuk penyimpanan dalam silo Lihat 621.929 Pelayuan Lihat 577.565 631.563.574 631.032 631.547.559 631.577 631. Serat. Pemanenan Panen sebelum tanaman matang Pemotongan Panen jagung Hasil panen Perlakuan pasca panen Perontokkan.576 631. Penggilingan Pembersihan dan sorting Penyimpanan. Pemisahan kulit dari buah.151 Penyimpanan.4 631.66 631.548 631.571 631.576.562 631. penyiraman Panen.564 631.58 631.547.561 631. tumpang sari.555 631.582 Fase pematangan Pematangan buatan Perlakuan-perlakuan khusus yang meliputi tanah.573 631. Jerami Akar. pola tanam. Ubi Daun Bunga Buah Kulit buah.563. Kulit biji.563 631. Sekam.56 631.563.6 631.55 631.9 631.04 Pencampuran Lihat 621.

86.611 631.583 631.616 631. Reklamasi bukit berpasir Reklamasi lahan berlereng. Pengendalian erosi Air: komposisi dan sifat Pembukaan lahan. termasuk pembuatan teras/ sengkedan Reklamasi hutan perawan Reklamasi lahan rawa Reklamasi lahan di bawah permukaan laut Reklamasi lahan pantai/ pasir Reklamasi lahan bekas industri dan pertambangan Drainase Lihat 626. Penutup tanah.584.1 631.. panas.2 631.631. 627. dll.617 631.589.671 Monokultur Peladangan berpindah Budidaya secara intensif Tanaman sela.2 631.6 631.586 631.584 631. gurun.589.123 Irigasi Kebutuhan air 20 .3 631.02 631.584.67 631.5 631.613 631. 632.588 631.612 631.584.615 631.582.4 631.532. Budidaya tanaman dalam media buatan Sistem hidroponik Budidaya tanaman dalam media pasir Budidaya dalam media plastik Engineering/ mekanisasi pedesaan Konservasi tanah dan air. dsb.618 631.582.03 631. Reklamasi hutan.589 631.61 631. Tumpangsari Sistem padang penggembalaan Usahatani lahan kering Usahatani pada lahan irigasi Budidaya dengan menggunakan fenomena khusus.6.587 631.6.589.585 631. 631. termasuk menggunakan energi listrik.2. rawa. terasering Reklamasi lahan marjinal secara umum Reklamasi lahan batuan.614 631. radio dan gelombang akustik.432. 628. sinar buatan.62 631. Tanah berbatu.2 631.5 631. Tumpangsari Sistem tanam sela Sistem tanam penutup tanah Sistem tanam campuran.

831 631.816. Gypsum Marl Kondisioner tanah Magnesium Alluvium Pupuk kalium Abu kayu. Produksi dan pemakaian pupuk Absorpsi.674.81.095.823 631. abu gambut Klorida Sulfat 21 .813 631.81.81 631.816.672.833 Suplai air.095.98 631.2 631.672.3 631.822 631. penyiapan.631.337 631.81.826 631.821 631.812 631.824 631. Penyerapan hara Konversi dan distribusi pupuk pada tanaman Proses biodinamik Kebutuhan hara Kekurangan hara.33 631.036 631. reaksi.81. keracunan yang disebabkan oleh karena pemakaian pupuk Kehilangan pupuk. Perubahan nilai pupuk Aspek ekonomi dari pupuk Aplikasi dan distribusi pupuk Dosis pemupukan Waktu pemupukan Cara pemupukan Pupuk buatan secara umum Kapur.2 631.832 631.31 631.674 631. Defisiensi unsur hara Nutrisi tanaman Pemacu pertumbuhan tanaman.81.672.811.816.1 631. abu tanaman.82 631.033 631.32 631.675 631.674.816 631.1 631. Hormon tanaman Produksi.338 631.672 631.83 631.815 631.031 631.1 631. penyimpanan pupuk Komposisi. Sumber air untuk irigasi Sumur Reservoir Dam Danau buatan Metode irigasi Irigasi permukaan Irigasi genangan Dosis dan waktu irigasi Pupuk dan pemupukan Nutrisi tanaman.811 631.672.814 631.8 631.

863 631.862 631.874 631.841 631.3 631. Pupuk hayati/alam Pupuk kandang Pupuk yang berasal dari limbah Pupuk yang berasal dari limbah ikan Pupuk organik lainnya Pupuk dari bahan tanaman secara umum Humus.95 631.871 631.86 631. jerami sebagai pupuk Pupuk hijau Sampah sebagai pupuk Sewage sebagai pupuk Limbah industri sebagai pupuk Kompos Pupuk majemuk Pengaruh pertanian terhadap lingkungan hidup Pengaruh geofisik terhadap budidaya tanaman.836 631.89 631.854 631.96 632 Silikat Karbonat Pupuk nitrogen Pupuk amonium Pupuk nitrat Inokulasi tanah dengan bakteri dan mikoriza Pupuk fosfat Fosfat mineral Bubur tulang Ampas/ terak Lihat 669.867 631.842 631. HAMA TANAMAN.9 631.857 631.879.4 631. tanah.847 631. Pengaruh pertanian terhadap iklim.853 631.879.84 631.851 631.87 631.92 631.184. SERTA PENGENDALIANNYA Arti Nomor Kelas Nomor kelas 22 .837 631.2 631.879.872 631.85 631.879. air Ekologi pertanian Tipe-tipe perkebunan KERUSAKAN TANAMAN.852 631.631.855 631.28 Guano Superfosfat Elektrofosfat Pupuk organik. PENYAKIT TANAMAN.1 631.

116 632. hama tanaman serta pengendaliannya Kerusakan tanaman karena faktor lingkungan Kerusakan tanaman karena faktor cuaca Kerusakan tanaman karena cuaca yang sangat dingin Kerusakan tanaman karena kekeringan Kerusakan tanaman karena sinar matahari Kerusakan tanaman karena curah hujan yang terlalu tinggi Kerusakan tanaman karena angin Kerusakan tanaman karena badai.18 632.117.1 632. erosi Kerusakan tanaman karena gempa Kerusakan tanaman karena polusi kimia dan industri Kerusakan tanaman karena adanya perlakuan proteksi tanaman.121 632.632 632. penyakit tanaman. genangan (terlalu berair) Kerusakan tanaman karena degradasi tanah.11 632.125 632.112 632. banjir.16 632.15 632.166 632. bunga dan buah secara dini Penyakit fisiologis selama penyimpanan Penyakit non parasitik lainnya Kerusakan tanaman secara mekanik 23 . pestisida Kerusakan tanaman yang disebabkan penggunaan pupuk Penyakit fisiologis tanaman Penyakit fisiologis akibat degenerasi Gugur bunga.154 632.167 632.1 632.184 Kerusakan tanaman.5 632.126 632. gugur buah (fisiologis) Gugur benang sari karena hujan Rebah karena angin Gugur daun.12 632.117 632.123 632.161 632.111.115 632.165 631.155 632.163 632. Siklon Kerusakan tanaman karena keadaan tanah yang jelek/ tidak menguntungkan Kerusakan tanaman karena kekurangan hara. klorosis Kerusakan tanaman karena kelembaban.164 632.

51 632.64 632. Puru Cecidia tanaman Tumor.187 632.23 632.2 632.27 632.752 632.21 632.651 632.3 632.8 632.727 632.911 Kerusakan tanaman karena kebakaran. Damping off Bercak daun.699 632. karena bom Gejala penyakit tanaman Gall. penyakit Kerdil Penyakit yang disebabkan bakteri dan virus Penyakit tanaman yang disebabkan bakteri Penyakit yang disebabkan virus Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur Kerusakan tanaman yang disebabkan oleh tanaman lain Gulma Tanaman beracun Tanaman yang bersifat parasit.38 632. Manusia sebagai perusak tanaman Serangga perusak tanaman Belalang Aphid/ kutu daun Kumbang Kerusakan tanaman oleh sebab lainnya Pengendalian hama dan penyakit tanaman Peraturan perundangan tentang hama/penyakit serta pengendaliannya Metode percobaan pengendalian hama dan 24 .768 632. tanaman merambat Hewan perusak tanaman selain serangga Hewan perusak tanaman: protozoa Hewan perusak tanaman: moluska Hewan perusak tanaman: Articulata Hewan perusak tanaman: nematoda Hewan perusak tanaman: tikus Kerusakan tanaman oleh karena manusia.6 632.4 632.91 632.631 632.5 632.9 632.65 632.53 632.7 632.693. Kanker tanaman Layu.26 632.25 632.24 632.35 632.632.52 632.234 632. Cacar tanaman Embun tepung. epifit.

935. Ekspor.935.92 632.2 632.7 penyakit tanaman Layanan proteksi tanaman Perundangan-undangan proteksi tanaman Impor.632.93 632.1 632. gelombang akustik.1 632.2 632.935.934.1 632.935.934.913.2 632.3 632.935.931.931.931 632. Pengendalian hama dan penyakit dengan cara mekanis.1 632. dan memusnahkan penyebabnya Pengendalian hama/penyakit secara kimiawi Penyemprotan bahan kimiawi Fumigasi kimiawi tanaman Perlakuan kimiawi sistemik Pengendalian hama/penyakit secara fisik dan mekanis Pengendalian hama dan penyakit dengan pengaturan temperatur Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan air Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan tekanan Pengendalian hama dan penyakit dengan cara radiasi.935 632.934. Pengumpulan dan 25 . Modifikasi cuaca Modifikasi temperature sebagai factor perusak Memusnahkan tanaman yang rusak dan memusnahkan vektor.912 632.4 632.931.2 632. dll.931.913.3 632.934 632.4 632.21 632. Karantina tanaman Cara-cara pengawasan untuk proteksi tanaman/ Karantina tanaman Masuknya serta penyebaran hama dan penyakit tanaman Cara pengendalian hama/penyakit tanaman Pengendalian hama/penyakit dengan cara penanaman dan memperhatikan faktor lingkungan Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara pengaturan budidaya Pengaturan kondisi meteorologi dan iklim.913 632.

632.95 632.936. Nematisida Rodentisida Cara pengendalian hama dan peralatannya Penyiapan zat yang akan disemprotkan.936.027 632. Pengendalian hama/penyakit dengan penggunaan zat atraktan dan repellent Perangkap cahaya untuk hama serangga Umpan hama Penolak serangga (repellent) Orang-orangan (untuk menakuti burung) Pengendalian hama /penyakit dengan cara akustik Pengendalian hama/penyakit secara biologis Musuh alami.936 632.8 632.02 632.028 632.025. dan manusia.958 632.981 pemusnahan hama secara fisik.026 632.98 632.937. perlindungan.936.95.4 632.5 632. Virisida Herbisida Vermisida.955 632.1 632. Akarisida. Pengaruh pestisida terhadap tanaman Resistensi tanaman terhadap pestisida Perlakuan preventif dan kuratif Dosis penggunaan pestisida Residu pestisida Insektisida.939.953 632.95.951 632.1 632.952 632.1 632. Kondisi cuaca dan iklim yang tidak menguntungkan hama Keseimbangan alam dan populasi Pengendalian hama/penyakit dengan kekebalan dan imunisasi tanaman Sterilisasi serangga jantan Pengendalian hama penyakit tanaman dengan pestisida dan bahan kimiawi Pengaruh pestisida Pengaruh pestisida terhadap fisiologi hama. Moluskisida Fungisida Bakterisida.936.95.2 632. 26 .936.3 632.024 632.2 632. Perlindungan tanaman dengan rintangan.937 632.95.938 632.95. kasa. hewan.954 632.937. Daya racun terhadap hama/penyakit.

1/. Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada masa dormansi.983. perkebunan/hortikultura 27 . INDUSTRI.3 bubuknya. Waktu pengendalian hama/penyakit Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada fase vegetatif.983. Cara penggunaan pestisida: diaduk di tanah.632.2 632. Penyemprotan hama/penyakit tanaman pada musim dingin Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada saat tanam dan tebar 633 TANAMAN PANGAN.983.983. Penyemprotan hama/penyakit pada musim panas. industri. disuntikkan. dsb. Penyemprotan hama/penyakit melalui daun. disemprotkan lewat udara.1 632. DAN PERKEBUNAN 633/635-1 Pembagian tambahan khusus Alat pertanian tanaman pangan. dll. dsb.982 632.2 632.

113 633. Panicum miliaceum Digitaria.11 633. perkebunan/hortikultura Nomor kelas tanaman dapat dihubungkan dengan nomor kelas aspek yang dibahas mengenai tanaman tersebut di dalam dokumen dengan cara menghubungkan nomor kelas tanaman dengan nomor kelas 631 atau 632 Contoh: Penanaman kacang panjang di lahan beririgasi adalah 633.1/.17 633.587) Contoh: Hama Penyakit kacang panjang.33-2 (Nomor kelas kacang panjang 633. Jenis-jenis Sorghum Millet biasa. Tanaman perkebunan/hortikultura) Tanaman pangan Tanaman serealia Gandum (Triticum) Jenis gandum yang heksaploid.15 633. Untuk jagung manis lihat 635. Hortikultura.33-158. Oat (Avena sativa L. nomor kelas hama dan penyakit tanaman 632) Nomor kelas 633/635 633.4 633.172 Arti Nomor kelas Tanaman spesifik. industri.16 633.33.13 633.67 Barley. Fagopyrum. Termasuk: gandum biasa Jenis gandum yang tetraploid Jenis gandum yang diploid Buckwheat. (Di dalamnya tercakup: Tanaman pangan.111 633. Hordeum sativum Millet.33 Penanaman di lahan beririgasi: 631. Tanaman industri.112 633. Indian corn.12 633.) Rye (Secale cereale L.14 633.7 (Nomor kelas kacang panjang 633. nomor kelasnya 633. 28 .1 633.171 633.) Jagung (Zea mays ).633/635-2 Kerusakan dan penyakit tanaman pangan. Triticum aestivum.

19 633.083.2.21 633.22 Rumput dari padang rumput untuk pakan Rumput dari padang rumput alam Rumput dari padang penggembalaan Rumput padang rumput.23 633. Padi liar. Pennisetum typhoideum. Bent.03 633.25 ini dapat diperjelas dengan menggabungkannya dengan angka yang ada d belakang 633. Jagung yang ditanam untuk pakan ternak. Rumput padang rumput dan padang penggembalaan Rumput dari berbagai jenis padang rumput Lihat 636. 636.1.314.22 633.) Padi sawah Padi gogo Serealia lainnya dan jagung-jagungan Rumput hijauan untuk pakan ternak.084.03 633.05 633.173 633. (Setaria italica) Teff.633. Glyceria fluitans. Eleusine coracana. Agrostis L. Dactylis L. Rumput cakar ayam.031 633.) yang ditanam untuk pakan ternak. (Eragrotis tef) Millet lainnya.2. 633.175 633. Phleum L.2 Pembagian khusus 633.25 Nomor kelas 633. sehingga bentukannya dapat berarti sebagai berikut: 633.18. Padi yang ditanam untuk pakan ternak.032 633.253 633. Zizania aquatica. Rumput manna.258 29 .177 633.2.2. Rumput Timothy.18 633.179 Pearl millet. Tanaman serealia yang ditanam untuk hijauan makanan ternak Oat (Avena sativa L. Sorghum (Sorghum vulgare) Foxtail millet.18. termasuk millet afrika.174 633. Poa L.24 633. Padi (Oryza sativa L.255 633.033 633.

264 633.633.271 633.) Kedelai (Glycine max L.) Jenis kacang-kacangan hijauan pakan lainnya Hijauan pakan lainnya.269 633.368 633.276 633.) Bromus Dill.261 633.31 633.277 633.3 633.32 633.3 633.267 633.34 633.26 633.279 633. pakan Rumput Bermuda (Cynodon Rich.262 633.278 633. L.265 633. Termasuk lentil Kacang tanah (Arachis hypogaea L. Ex. Briza Holcus. Aira Calamagrostis Adans.275 633. Lolium Festuca Arrhematherum Paspalum. Ischaemum L.4 633.) Pollinia Trin.35 633.266 633.263 633. Hijauan pakan non legum Umbi-umbian yang dapat dimakan Bit (Beta vulgaris) Wortel (Daucus carota) 30 .41 633.37 633.33 633. Phalaris Alopecurus Anthoxanthum.274 633. Alang-alang (Imperata cylindrica L.268 633.272 633. Melica L. Eragrostis Beauv.) Clovers.) Vicia.43 Rumput-rumputan lainnya.) Kacang panjang (Vigna spp. (Trifolium L. Tanaman hijauan pakan ternak selain rumput Leguminosae.31/.37 633. Kacang-kacangan Lucernes (Medicago sativa L.273 633.

633.) Linen (Linum usitatissimum L.492 633. Rotan (Calamus spp.) Maple (Acer saccharum Marsh.) Bit (Beta vulgaris L. spp.685 633.) Hemp (Cannabis sativa L.1 633.) Sagu (Metroxylon sagu Rattb.495 633.524.1 633.).493 633. Rumput Cina (Boehmeria nivea L.63 633.) Jute (Corchorus L. spp. Kentang Bogor (Coleus rotundifolius) Tanaman serat.) Yam.584.525.) Serat tanaman monokotil. Dioscorea sp Kana Amorphophallus sp Tanaman penghasil stimulan dan minuman 31 .35 633. Serat kelapa Serat tanaman air Bambu (Bambusa Schard. Singkong (Manihot utilissima L.522 633.5 633.) Kapuk (Ceiba pentandra Gaertn.498 633.683 633.) Aren (Arenga pinnata L. termasuk Sisal (Agave sisalana L.687 633.) Talas (Colocasia esculenta) Xanthosoma spp.6 633.521 633. Serat.524.64 633.5 633.686 633.) Rami.) Agave.) Ubi kayu.496 633.44 633.513 633.3 633.528 633.) Kenaf (Hibiscus cannabinus L.61 633.) Tanaman penghasil gula Tebu (Saccharum officinarum L.) Rosella (Hibiscus sabdariffa L. Tanaman untuk bahan tekstil Kapas (Gossypium L.528.65 633.523 633.511 633.2 633.7 Pastinaca sativa Kentang (Solanum tuberosum) Ubi jalar (Ipomoea batatas L.526.491 633.

822 633.825 633.) Mint (Mentha spp.82 633.) Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum L. Tanaman penghasil parfum asal daun: lavender.) Opium (Papaver somniferum L.76 633.) Kunyit.83 633.72 633. Coffea liberica L.) Coffea congensis L.826 633.815 633.819 633.) Coklat (Theobroma cacao L.8 633. kondimen.) Kopi (Coffea sp.74 633. penyamak.811 633.816 633.812 633.) 32 .73 633. parfum. Kondimen Vanili (Vanilla planifolia L.733 633.75 633. rosemary.71 633.732 633. nilam.633.731 633. Cedar wood Tanaman penghasil parfum asal akar: Orris.81 633. Kopi robusta (Coffea canephora L. melati.791 633.) Kola (Cola acuminata L. tannin dan obat Tanaman penghasil parfum Tanaman penghasil parfum asal bunga: mawar.) Wintergreen (Gaultheria) Jahe (Zingiber officinale L. dll.821 633.) Kopi arabika (Coffea arabica L.833 Tembakau (Nicotiana tabacum L.814 633. Curcuma longa Tanaman Rempah-rempah Cengkeh (Eugenia caryophyllus L. minyak. Humulus lupulus Sirih (Piper betle L. Coffea exelsa L.) Tanaman penghasil aroma.) Hop.832 633.823 633.792 633.735 633. dll. geranium. Tanaman penghasil parfum asal kayu: cendana.734 633. Vetiver (akar wangi) Tanaman penghasil balsem Tanaman penghasil parfum lainnya Tanaman aromatik.) Teh (Camellia sinensis L.

633.834 633.84 633.841 633.842 633.843 633.844 633.85 633.852.52 633.852.73 633.853.3 633.853.334 633.853.4 633.855.34 633.855.36 633.86 633.87 633.871 633.872 633.872.1 633.874 633.875 633.875.1 633.875.2 633.875.3 633.875.4 633.875.5 633.875.6 633.876

Pala (Myristica fragrans L.) Tanaman bumbu rasa pedas Lada (Piper nigrum L.) Cabe merah. Cabe paprika (Capsicum annuum L.) Cabe rawit (Capsicum frutescens L.) Mustard (Brassica spp.) Tanaman penghasil minyak Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) (sebagai penghasil minyak) Zaitun (Olea europea L.) (sebagai penghasil minyak) Jarak (Ricinus communis L.) (sebagai penghasil minyak) Jagung (Zea mays L.) (sebagai penghasil minyak) Bunga matahari (Helianthus annuus L.) (sebagai penghasil minyak) Kelapa sawit (Elaeis guineensis L.) (sebagai penghasil minyak) Kelapa (Cocos nucifera L.) (sebagai penghasil minyak) Tanaman penghasil pigmen. Penyamak Tanaman penghasil tannin Anacardiaceae Fagaceae Oak (Quercus spp. L. ) Gambir (Uncaria gambier L.) Leguminosae Albizzia spp. Akasia (Acacia spp L.) Cassia spp. Pohon asam (Tamarindus indica L.) Caesalpinia spp. Bauhinia Rhizophoraceae. Mangrove

33

633.876.1 633.876.2 633.876.3 633.876.4 633.876.5 633.876.6 633.877 633.877.1 633.877.2 633.877.3 633.878 633.878.1 633.878.2 633.878.3 633.878.4 633.878.91

Rhizophora spp. Bruguiera spp. Ceriops spp. Someratia spp. Avicennia spp. Caraipa spp. Konifer Abies spp. Larix spp. Pinus spp. Casuarinaceae. Betulaceae. Myricaceae. Ulmaceae. Salicaceae. Moraceae. Proteaceae Cemara. Casuarinaceae Myricaceae Salicaceae Betulaceae Myrtaceae. Eucalyptus spp. Dipterocarpaceae. Shorea spp. Combretaceae. Terminalia spp. Myristicaceae. Polygonaceae. Lauraceae Tanaman obat Tanaman obat untuk penyakit hati dan sistem sirkulasi darah. Digitalis Tanaman obat untuk penyakit sistem pernapasan. Tussilago Tanaman obat untuk penyakit sistem pencernaan Tanaman obat untuk penyakit kelenjar Tanaman obat untuk antipiretik: Kina Tanaman obat untuk penyakit urogenital Tanaman obat untuk penyakit kulit Tanaman obat untuk penyakit sistem saraf Tanaman industri lainnya Karet

633.88 633.881 633.882 633.883 633.884 633.885 633.886 633.887 633.888 633.9 633.91

34

633.912 633.912.11 633.913 633.916 633.917 633.93 633.931 633.932 633.94 633.944.6 633.95 633.954 633.956

Euphorbiaceae Hevea brasiliensis Apocynaceae Balata (Mimusops balata) Getah perca (Gutaperca ; Palaquium gutta) Tanaman penghasil gum dan resin Acacia arabica. Acacia senegal Prunus Tanaman penghasil terpentin. Konifer. Pohon terpentin Damar (Agathis. Copaifera) Tanaman penghasil getah lainnya Catechu. Acacia catechu Kamper (Cinnamomum camphora L.)

634 TANAMAN HORTIKULTURA SECARA UMUM 634.1 634.10 634.11 634.12 634.13 634.14 634.15 634.2 634.21 634.22 634.23 634.25 634.3 634.31 634.32 634.321 Penanaman buah-buahan secara umum Buah pepo Apel (Malus sylvestris L.) Apel liar Pir (Pyrus communis L.) Quinces (Cydonia oblonga L.) Medlars (Mespilus germanica L.) Buah batu. Drupa Aprikot (Prunus armeniaca L.) Plum (Prunus domestica L.) Ceri (Prunus avium L.) Peach (Prunus persica L.) Rutaceae dan Moraceae. Jeruk secara umum Jeruk (Citrus spp.) Jeruk mandarin Citrus trifoliate L.

35

323 634. Eugenia uniflora L.) Namnam (Stelechocarpus burakol Hook f.383 634.322 634.382 634.2 634.411 634.) Annona squamosa L.4 634.41 634.418 634. Syzigium jambos L.334 634.421.414 634.337 634.331 634.392 634. Jeruk sitrun Jeruk sitrun (Citrus medica L.413 634. Morus nigra L.422 634.394 634.) Jeruk lemon (Citrus lemon L.) Pawpaw (Asimina triloba L.393 634.36 634.416 634.421 634. Mirtaceae lainnya 36 .34 634.) Mirtaceae Psidium spp Psidium guajava L.415 634.423 634. Morus rubra L. Annona cherimola Annona glabra L.) Jeruk nipis (Citrus aurantifolia L.37 634. Srikaya (Annonna reticulata L.) Jeruk jenis lainnya Moraceae Ficus carica L.424 Citrus reticulata L. Citrus maxima L.42 634. Morus (Murbei) Morus alba L.634. Morus multicaulis Artocarpus Sukun (Artocarpus communis L.39 634.38 634.) Nangka (Artocarpus heterophylla L.381 634.33 634.) Buah-buahan lain yang mengandung pulp Anonaceae Sirsak (Annona muricata L.412 634. Jeruk lemon.384 634.) Cempedak (Artocarpus champeden L.

44 634. Spondias purpurea L.441. Kedondong (Spondias pinnata L.1 634.43 634.452 634.) Mammee-apple (Mammea americana L.) Ceratonia siliqua L.453 634.471 634.) Calocarpum mammosum Pierre Anacardiaceae Mangifera Mangga (Mangifera indica L.47 634.5 634.441.52 Sapotaceae Sawo manila (Achras sapota L.45 634.471.) Ebenaceae Kesemek (Diospyros kaki L.463 634.432 634.442.3 634.) Spondias spp.6 634. Spondias mangifera L.2 634.48 634.462 634.4 634.441.442. Spondias mombin L. Cassia javanica L.51 634.442.46 634.472 634.) Kemang (Mangifera foetida L.5 634.441.5 634. Leguminosae Asam (Tamarindus indica L.441 634.) Mangifera caesia Jack.4 634.461 634.442 634. Diospyros lotus L.451 634. Guttiferae Garcinia Manggis (Garcinia mangostana L.442.431 634.2 634.634.) Rubiaceae Nuts Walnuts (Juglans) Carya 37 . Spondias cytherea Sonn.442. Kebembem (Mangifera odorata Griff.) Diospyros virginiana L.3 634.

Rhamnaceae. Solanaceae Durian (Durio zibethinus Murr.2 634.) Caricaceae.674.652.) Pisitan (Lansium domesticum Corr.651 634. Geraniaceae.613. Meliaceae.) Belimbing besar (Averrhoa carambola L.674 634.55 634.) Geraniaceae.652.) Rambutan (Nephelium lappaceum L. Euphorbiaceae.) Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.2 634.634.652 634.614 634.613.673 634.2 634.613.) Kokosan (Lansium domesticum Corr.616 634.673.6 634.3 634.) Kelapa (Cocos nucifera L. Myrtaceae.2 634.) Salak (Salacca edulis L.) Bombacaceae.) Kacang mete (Anacardium occidentale L.3 38 .) Pinang (Areca catechu L.) Meliaceae Langsat (Lansium domesticum Corr.673.573 634.) Sapindaceae Leci (Litchi sinensis Sonn.613. Alpukat Pepaya (Carica papaya L.673.673.) Rotan (Daemonorops dan Calamus spp.674. Oxaladaceae dan Malpighiaceae.) 634.) Almond (Prunus amygdalus Batsch.7 634. Leci. Polynaceae.4 634.23 634.22 634.65/.6 634. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.613.63 634.54 634.3 634.653 634.66 Castanea Hazelnut (Corylus avellana L.3 634.672 634.67 634. Basellaceae.53 634.) Alpukat (Persia americana Mill.) Nipah (Nipa fruticans Thumb. Ericaceae Pepaya.) Jenis-jenis buah tropik dan subtropik Palmaceae Aren (Arenga saccharifera L.) Duku (Lansium domesticum Corr.) Zaitun (Olea europaea L.61 634. Lauraceae.

7 634.775 634.675.72 634.21 Buah beri dan buah-buahan lainnya Rubus Ribes Vaccinaceae Blueberi Stroberi (Fragaria spp.835 634.771 634.491.77 634.) Cactaceae.772 634. Degenerasi.3 634.84 Solanaceae Solanum Lihat 633.) Musa chiliocarpa Backer Pisang yang harus dimasak sebelum disantap Pisang biasa (Musa paradisiaca L. Vitis vinifera 39 . 635. Aklimatisasi Jenis-jenis anggur.771.73 634.774 634. Musa cavendishii Lamb.773 634.71 634.) Buah tanaman herba Musa Pisang ambon (Musa chinensis Sweet.771.8 634.737 634.2 634.734/.) Nanas (Ananas comosus L.675 634. Buah naga Vitikultur Pemuliaan.4 634.634.75 634.

012 635.044 635. dll.047 635. Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam kaca atau penutup lainnya Kebun tanaman hortikultura: luas.015 635. dll.04 635.03 635. tata letak. boks.635 TANAMAN SAYURAN DAN TANAMAN HIAS 635.037 635. Jenis dan bentuk tanaman hortikultura 40 . dll.018 635. Pembibitan Pembibitan tanaman hortikultura Tanaman hortikultura dewasa dan pemeliharaannya Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam pot.05 Percobaan dan penelitian hortikultura Teknik berkebun tanaman hortikultura Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan komersial Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan hobi Tanaman muda (bibit.017 635.043 635.) tanaman hortikultura dan pemeliharaannya.

126 635. var.142 635.1 635.075 635.078 635.07 635. umbi akar.1/. Sayuran Umbi Batang Kentang (Solanum tuberosum L. var.054 635.128 635.076 635.) Kolrabi (Brassica oleracea L.2 635. napobrassica) Seledri (Apium graveolens L.144 635. Raphanus caudatus L.17 635.074 635. Campanula rapunculus L. rapaceum) Wortel (Daucus carota) Peterseli (Petroselinum crispum) Parsnip (Pastinaca sativa L.058 635.071 635.162 635. ranting tanaman hortikultura Akar.635.13 635.112 635.21 Tanaman hortikultura berbunga Tanaman hortikultura herba Tanaman hortikultura merambat Tanaman hortikultura berkayu Tanaman hortikultura tidak berbunga Hasil tanaman hortikultura (seluruh bagian) Seluruh bagian tanaman hortikultura Batang.163 635.077 635.) 41 . cabang.8 635.073 635. canlorapa) Turnip (Brassica campestris L.) Lobak (Raphanus sativus L. var.) Sayuran umbi akar lainnya Cochlearia hispanica L.051 635.125 635.072 635.15 635.052 635. umbi batang tanaman hortikultura Daun tanaman hortikultura Bunga tanaman hortikultura Buah tanaman hortikultura Getah tanaman hortikultura Hasil kering tanaman hortikultura Sayur-sayuran Sayuran Umbi Akar Bit (Beta vulgaris L.053 635.16 635.

261 635.3 635.264 635. Cyperus esculentus L.) Bawang daun (Allium fistulosum L.) Seledri (Apium graveolens L.) Buah yang dapat dimakan Melon (Cucumis melo L.) Kubis merah (Brassica capitata rubra) Kubis putih (Brassica capitata alba) Brassica campestris L.266 635.5 635. Bawang Bombay (Allium cepa L.35 635. selada (Lactuca sativa L.6 635.) Ubi kayu (Manihot utilissima) Helianthus tuberosus L.4 635.34 635.22 635.62 Ubi jalar (Ipomoea batatas Poir.345 635. daunnya atau bunganya Asparagus (Asparagus officinalis L.262 635.52 635. var.615 635.) Allium ampeloprasum L.33 635.25 635.341 635. var.23 635.24 635.61 635.635. Botrytis) Brokoli (Brassica botrytis) Sayuran hijau lainnya Bayam (Spinacia oleracea L.32 635.) Semangka (Citrullus vulgaris) Labu-labuan (Cucurbita spp.31 635.) Chicory (Cichorium intybus L.41 635. chinensis Bunga kol (Brassica oleraceae L.) Allium schoenoprasum L.263 635.) 42 .) Sayuran untuk salad Letus. Bawang putih (Allium sativum L.) Bawang merah (Allium ascalonicum L.) Tanaman yang bunga dan pucuknya dimanfaatkan sebagai sayuran Brassica Kubis (Brassica oleraceae L.53 635.342 635.265 635.54 635. Sayuran yang dimanfaatkan batangnya.356 635.

Phaseolus multiflorus Lam.648 635.5 635. Labu merah (Pumpkin) Cucurbita maxima Cucurbita moschata Cucurbita ficifolia Momordica charantia L.6 635.2 635.) Cabe (Capsicum annuum L.2 635.626 635. Tanaman untuk bumbu Bunga dan daun aromatik Mint (Mentha L.67 635.72 635.654 635.) 43 .654.1 635. Cajanus cajan L.654.3 635.64 635.654.651 635.654. Jagung untuk popcorn Sayuran aromatik.7 635.) Terung (Solanum melongena L.65 635.654.646 635.658 635.7 635.75 635.621. angularis) Dolichos lablab L.32 635.625 635.652 635.) Phaselus lunatus L.4 635.74 635.656 635.) Lentil (Lens esculenta) Jagung manis.) Kacang-kacangan Broad bean (Vicia faba L.635. (Paria) Mentimun (Cucumis sativus L. Canavalia ensiformis Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) Kacang polong (Pisum sativum) Chick pea (Cicer arietinum L.71 635.) Tanaman untuk bumbu dapur Biji-bijian aromatik Ketumbar (Coriandrum sativum L.654. Phaseolus mungo L.624 635.653 635.) Kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.657 635. Dolichos dan kacang-kacangan lainnya Kacang hijau.654.751 Cucurbita pepo L. Kacang panjang (Vigna sinensis) Kacang panjang (Vigna sinensis var.63 635.629 635.) Okra (Hibiscus esculentus L.) Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.654.649 635.621 635.

1 635.965.271 635.9 635.286.287. tanaman hias Paku-pakuan Tanaman hias merambat 44 .781 635. Caladium Begonia Anggrek Tulip.965.283 635.264 635.921 635.272 635. Lycopodium Selaginella Tanaman hias dalam ruangan Maranthaceae Aroideae.965.914 635.1 635.6 635.274 635.912 635.965.927 635.32 635.965.635.965.966 635.965.926 635.965.974 Tanaman untuk garnis Parsley (Petroselinum crispum) Jamur dapat dimakan Jamur kayu (Agaricus campestris L.3 635.281. Anthurium.266 635. Teratai Tulip (Tulipa spp.2 635.965.281.282.975.273 635.8 635. dalam ruangan Bunga kering Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam dalam ruangan Tanaman hias yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias air Tanaman hias untuk pagar Lycopodiaceae.286.89 635.965.) Amorphophallus spp.3 635.) Kana (Canna indica) Bunga potong.27 635.965.965.82 635.913 635.965.281 635. Dahlia (Dahlia spp.965.) Jamur lainnya Tanaman hias Tanaman hias untuk ditanam dalam ruangan Bunga potong.91 635.78 635.) Lili (Lilium spp.965.) Teratai (Hyazinthus orientalis) Gladiol (Gladiolus spp.92 635.

976.976.976.034 636.053 636.082 Pemeliharaan ternak secara umum Hewan yang dipelihara untuk keperluan ilmiah.864 635.3 635.976.052 636.01 636.056 636.05 636.) Kaktus Bambu (Bambusa arundinaceae) Agave spp. Hewan berdasarkan umur.03 636.975.033 636.863 635.34 635. Hewan hibrida Anak hewan Hewan jantan Hewan betina Hewan yang telah disteril/dikebiri Pemuliaan hewan 45 .035 636.055 636.862 635.861 635.8 635. Tanaman hias pagar Tanaman hias berbentuk semak Tanaman hias pagar Mawar (Rosa spp.02 636. dll.04 636.976 635.976. jenis kelamin.054 636.976.976.975 635.635.865 635. dll Hewan yang dipelihara untuk makanan Hewan yang dipelihara untuk dipotong (diambil dagingnya) Hewan yang dipelihara untuk diambil telurnya atau susunya Hewan yang dipelihara untuk diambil bulunya Hewan yang dipelihara untuk hewan pekerja atau melayani manusia Hewan yang dipelihara untuk keperluan pemuliaan (misalnya pejantan). Pameran. Acanthaceae Budidaya tanaman hias di rumah kaca 636 PETERNAKAN 636.98 Tanaman hias hijau (daun) Asparagus Tanaman hias bebentuk semak.

Reproduksi Masa berahi pada hewan Inseminasi buatan Fertilisasi.082.23 636.082.082.082.082.3 636.085.7 Seleksi hewan Inbreeding pada hewan Crossbreeding. Penggemukan ternak Makanan ternak Komposisi makanan ternak Nilai gizi makanan ternak.082.26 636.22 636.42 636.084.52 636.084.083.083 636.1 636.474 636. Kemandulan hewan Kelahiran hewan Penetasan telur Penetasan buatan Pengelolaan dan pemeliharaan bangunan kandang ternak Pemeliharaan hewan secara umum Pemberian makan pada ternak Pemberian makan untuk ternak kecil.084. periode penetasan.082.1 636.082.084.454 636.084.2 636.636.453 636.082.084.21 636. Hibridisasi pada hewan Cara dan teknik pemuliaan pada hewan.51 636.085.4 636. Kesuburan.084.084 636.085.085.5 636.4 636.25 636.45 636.084.41 636.1 636. Kecernaan Jenis-jenis makanan ternak Hijauan makanan ternak Silase Konsentrat Pengawetan dan penyimpanan makanan 46 . Menyusui Pemberian makan berdasarkan tempat Pemberian makan dalam kandang Pemberian makan di padang penggembalaan Pemberian air untuk ternak Beberapa masalah dalam pemberian makanan dan nutrisi secara umum Ransum Cara pemberian makan pada ternak Pemberian makan pada ternak pada periode menyusui.54 636.084.2 636.085.085.51 636.52 636.084.456 636.085 636.085. dll.46 636.082.

58 ternak Makanan ternak dari hasil samping industri Makanan tambahan untuk ternak Hormon Musuh dan hama penyakit hewan peliharaan serta pengendaliannya Manusia sebagai musuh hewan Hewan peliharaan.034 636.2. Pencegahan dan pengendalian hama serangga pada hewan Kuda Kuda pacu Kuda pekerja Kuda poni Kuda zebra Ruminansia besar.7 636.32/.5 636.2 636.092.3 636. Sapi Sapi potong Sapi perah Zebu Bison Kerbau Rusa Unta Ruminansia kecil Domba Domba Asia Kambing Babi Unggas Ayam 47 .291 636.4 636.087.292 636.39 636.38 636.294 636.1 636.8 636.16 636.15 636.2 636.3 636.2.087 636.092.295 636.12 636. misalnya : kucing sebagai musuh burung Hewan liar Serangga.2 636.52/.38 636.092.093 636.1 636.09 636.293.033 636.087.636.184 636.

8 636.598 636.592 636. Ayam Asia Ayam broiler Ayam petelur Ayam adu Kalkun Merak Burung dara. Kodok Gajah Primata Reptilia Hewan lain yang dipelihara manusia 48 .72 636.74 636.95 636. Merpati Itik Angsa Burung Burung yang dipelihara untuk diambil bulunya Burung hias.7 636.61 636. burung yang dipelihara di dalam sangkar secara umum Anjing Anjing pekerja Anjing penjaga.58 636.597 636.58.58.976 636.636.596 636.978 636.588 636.034 636.9 636.6 636.594 636.76 636.92 636.75 636.98 636.99 Ayam non Eropa.68 636. Anjing polisi Anjing pemburu Anjing yang dipelihara di rumah Kucing Hewan peliharaan lainnya Kelinci Hewan amphibi yang dipelihara untuk dimakan. burung pekicau.033 636.

114 637.03 637. HASIL TERNAK LAINNYA 637.1 637.07 637.057 637.047 637. DAGING. alat perah Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dan kualitas susu Pemerahan dengan tangan Pemerahan dengan alat/tenaga mekanis Susu segar (belum ada perlakuan) Kolostrum 49 .112 637.12 637. analisis hasil ternak Produksi susu secara umum Pemerahan.043 637.05 637.044 637. dll.637 SUSU.046 637.115 637.02 637.04 637.06 637. vitamin.) pada hasil ternak Kualitas hasil ternak Rasa.11 637.045 637.123 Alat dan mesin pengolah hasil ternak Penanganan hasil ternak Komposisi kimia hasil ternak Kandungan lemak hasil ternak Kandungan karbohidrat hasil ternak Kandungan protein hasil ternak Kandungan mineral hasil ternak Kandungan zat biokimia (enzim. Aroma hasil ternak Hasil ternak yang terkontaminasi Tes.

7 Pengolahan susu Pengaturan temperatur dan pengawetan susu Pendinginan dan pembekuan susu Pemanasan susu Pasteurisasi susu Sterilisasi susu Pengawetan susu dengan zat kimia.133.146.4 637.3 637.143 637. Susu coklat.134 637. Pengawetan susu dengan cara lain Perlakuan untuk mempertahankan kondisi fisik susu Perlakuan bakteri susu Pengkulturan bakteri susu Fermentasi susu Pengeringan susu Produk susu Hasil olahan susu Susu hasil pasteurisasi.133. Susu yang difermentasi Yoghurt Susu skim Mentega dan pembuatan mentega Proses pembuatan mentega Hasil samping industri mentega Keju dan pembuatan keju Proses pembuatan keju Hasil samping industri keju Telur.14 637.146 637.23 637.3 637.2 637.34 637. susu rasa buah.3 637.141.136.3 637.4 637.136.141 637.4’659.133.144 637.637.13 637.3 637.5 637.136 637. dll.141.2 637. Susu hasil sterilisasi Susu dengan berbagai rasa.133 637.3 637.8 637.133.137 637.7 637.4’658 637.133.24 637. Susu bubuk Susu khusus bayi Susu yang diasamkan.1 637.147 637. Hasil telur Telur ayam Telur bebek 50 .

514 637.6 637.518 637.64 Struktur dan bagian-bagian telur Putih telur Merah telur Pengawetan telur Telur sintetis.54’659.51 637.5 637.523 637.525 637.62 637.54’658 637. Wol (hasil ternak) Bulu unggas (hasil ternak) Tanduk (hasil ternak) 51 . disiapkan dan dimasak serta hasilnya Sosis Mesin dan proses pembuatan sosis Daging asap Daging unggas dan burung buruan Daging unggas Daging ayam Daging itik Hasil ternak yang tidak untuk dimakan Kulit (hasil ternak) Kulit reptil (hasil ternak) Bulu.41 637.61’698 637.7 637. Daging pengganti Rumah potong hewan.5’848 637.61 637.523.54’65 637.7 637.513 637.413 637.5 637.637. Telur pengganti Daging Daging sapi Daging domba Daging kambing Daging babi Daging kura-kura Daging segar.5’62 637.54 637.5’632/38 637.52 637.48 637.5’639 637. Cara dan alat potong Jenis-jenis daging Daging cincang Tulang untuk makanan Daging pengganti Daging yang diolah.514.3 637.514.43 637.63 637.414 637.5’64 637.

anatomi. farmasi. gigi.162 638. dll.154 638.145 638.691 Tulang (hasil ternak). gading. minuman. Lebah madu sebagai agen penyerbukan tanaman Budidaya ulat sutra. psikologi dan studi ilmiah secara umum Lebah ratu Lebah pekerja Lebah jantan Kehidupan sosial lebah Pemeliharaan dan pemuliaan lebah Hama.2 638. Klasifikasi.167 638.1 638. PEMULIAAN DAN PENGELOLAAN SERANGGA DAN ARTROPODA LAIN 638.637.661 637.3 638. Apikultur Lebah madu.65 637.19 638.121.12 638. seperti tulang.153 638. Serikultur Ulat sutra.22 Ternak lebah. fisiologi. dsb Darah (hasil ternak) Sarang burung (hasil ternak) 638 PEMELIHARAAN.2 638. sifat dan kualitas madu Penggunaan madu pada makanan.1 638.15 638.124 638.121. Siklus hidup ulat sutra 52 .121.16 638. penyakit dan musuh lebah Penyakit pada lebah dewasa Penyakit pada lebah muda Madu Komposisi.

25 638. Semut dll.13 Tempat dan alat pemeliharaan ulat sutra Pemberian makan untuk ulat sutra Pemeliharaan ulat sutra Hama.244 638.638.236 638.27 638.5 638.234 638.245 638.23 638. Pemeliharaan semut Pemeliharaan serangga untuk hiasan 53 . untuk industri sutra Pemeliharaan insekta lainnya.8 Siklus hidup ulat sutra Makanan ulat sutra Daun murbei (Makanan ulat sutra) Daun tanaman lain untuk makanan ulat sutra Pengaruh hama penyakit terhadap ulat sutra lihat juga 632 Aspek fisiologi dan biokimia makanan ulat sutra.221 638.4 638.24 638.238 638. termasuk asam amino dan vitamin lihat 591.232 638. penyakit dan musuh ulat sutra Kokon.

2.058 639.111 639.11 639. Perangkap Hewan buruan/lindungan (mamalia) Rusa dan hewan buruan besar Kelinci (hewan buruan) Serigala (hewan buruan) Burung-burung liar (hewan buruan) Singa laut (hewan buruan) Buaya (hewan buruan) Reptil lainnya.12 639.1 639.18 639.14 639. pengrusakan oleh karena penangkapan ikan Kapal penangkapan ikan 54 .112 639.2 639.16 639.05 639.2.2.03 639.2.2.113 639.13 639.15 639.2. Penyu (hewan buruan) Hewan buruan lain Berbagai hewan hasil buruan Perikanan Membangun areal penangkapan ikan Pemeliharaan areal penangkapan ikan Masalah-masalah perikanan umum Musiman atau syarat lainnya Penangkapan ikan yang berlebihan.057 639.639 PENGELOLAAN HEWAN LINDUNG DAN IKAN. Tembak.06 Berburu.04 639. SERTA KULTUR KELAUTAN 639.

Trout (Penangkapan) Acipenseridae. Lele (Penangkapan) Petromyzontidae. penyakit dan musuh ikan Penyakit ikan dan pengendaliannya Hama ikan Serangga sebagai musuh ikan Ikan air tawar (Penangkapan) Salmonidae.034 Live-well boats Trawlers (kapal pukat harimau) Penanganan.065 639.218 639.081 639.2.2.2. Benih 55 . Luce (Penangkapan) Cyprinidae.248 639. Sarden (Penangkapan) Gadidae.067 639.2.213 639. hibridisasi.639.064 639.215 639.3 639.081.11 639.2.081. Penetasan.03 639. kapal pabrik Metode penangkapan ikan Penangkapan ikan dengan jaring.2. Tuna (Penangkapan) Berburu mamalia dan reptil laut Berburu penyu Pemeliharaan ikan Proses reproduksi ikan. Perch (Penangkapan) Siluridae.227 639.3.1 639. Ikan mas (Penangkapan) Percidae. Penetasan Hibridisasi ikan Fertilisasi.12 639.09 639. jala (Penangkapan ikan dengan) Ledakan (Penangkapan ikan dengan) Hama.2. Lamprey (Penangkapan) Ikan laut (Penangkapan) Clupeidae.093 639. ledakan.2.216 639.211 639. Belut (Penangkapan) Escocidae. Cod (Penangkapan) Scombridae.223 639.2. Sturgeon (Penangkapan) Anguillidae. perlakuan es di kapal Pengolahan. Pike.2.2. Salmon. pengawetan.3.068 639. bubu.092 639.214 639. Haddock.2.217 639. Hering. penyiapan. Telur ikan.081.22 639.3.222 639.091 639.24 639.032 639. dll Jaring.212 639. Mackerel.21 639.

034.1 639.14 639.043 639.3.3 Budidaya ikan di danau Budidaya ikan di air mengalir.03 ikan Fertilisasi alami pada ikan Fertilisasi buatan pada ikan Cara pemeliharaan ikan Pembenihan ikan Pemberian makan ikan Penggemukan ikan Makanan ikan Aklimatisasi. termasuk di sungai Budidaya ikan di laut dan di air payau Penyimpanan dan pengangkutan ikan hidup. sungai Budidaya ikan di kolam lihat 626.3. Akuarium Pemeliharaan ikan hias Hasil ikan dan binatang laut lainnya Daging dan lemak.886. Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Masalah-masalah pemeliharaan ikan Instalasi dan alat pemuliaan ikan Pemeliharaan ikan di air tawar. danau.3.38 639. Perbanyakan moluska dan kerang-kerangan 56 .387 639.385 639. Tangki.045 639.311 639.32 639.357.382 639.312 639.3.4.043.3. termasuk minyak ikan Telur ikan Tulang ikan paus Sisik ikan Kulit ikan dan binatang laut lainnya Tulang ikan Pemeliharaan /Pembenihan/penangkapan moluska dan kerang-kerangan (budidaya) Proses reproduksi. 628.05 639.386 639.3.06 639.383 639.04 639.313 639.33 639.3. kolam.381 639.041 639.34 639.31 639.034.3.4 639.639.2 639.2 639.043.

061 639.4.44 639.4.64 639.66 639.54 639.56 639.062 639.42 639.6 639. Eunicidae dan Nereidae Produk binatang laut dan tanaman laut Spons Koral Produk hewan lain Alga (rumput laut.92 Cara pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan alami moluska dan kerang-kerangan Tempat penetasan moluska dan kerangkerangan Tempat penggemukan moluska dan kerangkerangan Hama.09 639.515 639.45 639.512 639.064 639.639.63 639.518 639.4.5 639.62 639. pemeliharaan binatang hias secara umum Terraria 57 .4.517 639.516 639.06 639.55 639.04 639.4.9 639.4.61 639.51 639.41 639. penyakit dan musuh alami moluska Kerang Remis Siput Gastropoda laut Crustaceae Udang-udangan Udang Udang karang Lobster Udang karang air tawar Kepiting Lintah Teripang Cacing laut. ganggang) Produk fosil Pemuliaan.

93 639.639.96 Aquaria Aquaterraria Aviaries Sangkar burung 58 .94 639.95 639.

2 635. Tanaman hias Agave.976.85 630*68 630*682 631. Administrasi hutan swasta.831 631.875. Acacia senegal Acacia catechu Acacia senegal Acacia spp L.877.831 633.81. Penyerapan hara abu gambut Abu kayu. abu gambut abu tanaman Acacia arabica.865 639. Acanthaceae Acipenseridae.031 631.3.2 635. Sturgeon (Penangkapan) Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Adaptasi terhadap iklim Administrasi dan organisasi perusahaan hutan. Agave sisalana L. 627. tata buku Aerasi tanah Aforestasi tipe lahan khusus. 630*9 633.INDEKS SUBJEK Abies spp.2 631.524. Administrasi kegiatan usahatani Administrasi kehutanan nasional Administrasi keuangan usahatani.4:55 59 Agaricus campestris L.931 633.045 631.526.) Agroekologi .954 633.433.864 633. Akunting.931 633.976. abu tanaman. Agave spp.524. 627.414. Absorpsi.1 631.82 633.831 631.162 631. serat termasuk Sisal (Agave sisalana L.1 630*233 635.158 630*681 631. (aforestasi: penanaman pohon pada lahan hutan yang telah gundul selama 50 tahun atau lebih).212 639. Masalah staf dalam kehutanan swasta.526.

pengadaan. Umbi.332 637. pengambilan contoh Alat dan mesin untuk proteksi tanaman Alat panen jagung Alat panen kentang Alat penanam kentang Alat pengering Alat penggali parit Alat pengirik. 60 631.31 631.3.1 Air: komposisi dan sifat Aira L.6. umbi batang tanaman hortikultura Akar.365 631.) Alat dan bahan pertanian secara umum (seleksi. Ubi Akasia (Acacia spp.02 631.4 631.3 631.) Lihat 631.273 635.8 Alat dan mesin panen lihat 631.) Aklimatisasi tanaman Aklimatisasi.3.55 Alat dan mesin pascapanen Alat dan mesin pemelihara dan proteksi tanaman Alat dan mesin pemupuk Alat dan mesin penanam Alat dan mesin pengolah hasil ternak Alat dan mesin pengolah tanah Alat dan mesin pertanian Alat dan mesin pertanian berdasarkan tipe tenaga penggeraknya Alat dan mesin untuk keperluan pengukuran. pemeliharaan.2 631. 631. 626.3. dsb. alat pemipil.2. Akar.356. 628. umbi akar.333 631.3.35 631.12 631.355 631. 631.073 631. Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Alang-alang (Imperata cylindrica L.03 633.573 633.05 631.311.36 631.3.Air tanah.7 631. dll.045 633.276 631.34 631.332.348 631.361 .432 631. Hidrologi pertanian lihat 556.07 631.875. pengupas.8.5 631.529 639.

alat pangkas Alat sortir.366 dengan .336 631.8 631.364 631.) 631.347 631. kereta gerobak.265 631.3 Detilnya dengan :629… Alat untuk membungkus. fermentasi.262 635.311.331.826 634. tanah alkalin Allium ampeloprasum L.367 631. mesin dan perlengkapan dalam penebangan pohon dan kegiatan yang terkait. 629. Trailer.261 635. Alga (rumput laut. dsb. alat penyaring. traktor. pencuci. Alat transport dengan bahan bakar. Alluvium Almond (Prunus amygdalus Batsch. mengikat. perkebunan/hortikultura Alat potong. Allium ascalonicum L. Allium cepa L.014.64 631. pengering.Alat penutup peti/ kontainer untuk menyimpan hasil pertanian Alat penyiapan benih Alat pertanian tanaman pangan.92 633/635-1 631.362 631. Allium fistulosum L. industri. dll Alat untuk memindahkan tanah Alat untuk mencangkok Alat untuk menyiapkan makanan ternak Alat untuk menyiram.363 631. pembersih.3 635.373 631. alat untuk mengairi Alat untuk okulasi Alat. ganggang) Alkalinitas.264 635. penampi.415.372 631.333 633.55 61 .875.342 631.25 635. dsb Alat transport tanpa bahan bakar. truk.1 639.263 635.335 630*36 631. Alat/ mesin untuk menyiapkan dan menyebarkan pupuk Albizzia spp. Allium schoenoprasum L. Allium sativum L. dsb.

7 636.965.286. pemisahan Anakan.28 Anacardiaceae Anacardium occidentale L. (tanaman hias) Amorphophallus sp. Anak hewan Anakan.573 636. perbanyakan Analisa tanah : .965.274 636. Anjing polisi Anjing yang dipelihara di rumah Annona cherimola Annona glabra L. Percobaan lapang Ananas comosus L.752 .kuantitatif Analisis tanah.41 633.774 634.3 631.871 634.053 631. Annona squamosa L.687 631.423 631. Anarcadiaceae Anggrek Angsa Anguillidae.653 631.74 636.532.1 633.853 633.461.kualitatif .422 631. (tanaman penghasil gula) Ampas/ terak Lihat 669. Anonaceae Anthoxanthum Antibiotik.463 634.12 632.213 636.268 634.413 634.269 631.3 631.11 634.75 636.414 634.598 639.72 636.76 634.Alopecurus Alpukat (Persia Americana Mill.532.) Apel liar Aphid/ kutu daun 62 633. Belut (Penangkapan) Anjing Anjing pekerja Anjing pemburu Anjing penjaga.) Amonifikasi Amorphophallus sp.184.1 635.42 634.44 635.412 634. Bakteri antagonis Apel (Malus sylvestris L.

13 633.965.31 635.) Aren (Arenga saccharifera L.) Arenga pinnata L.461 631. termasuk asam amino dan vitamin lihat 591.52 633.) Aquaria Aquaterraria Arachis hypogaea L. Ayam 633. Averrhoa bilimbi L.876.65 634. Anthurium.975.613.2 633.852.416.674. Aroideae.13 Atmosfer (udara. Aspek ekonomi dari pupuk Aspek fisiologi dan biokimia makanan ulat sutra.2 634.34 635.31 631.52/.Apocynaceae Aprikot (Prunus armeniaca L.39 634. Aviaries Avicennia spp. Asam (Tamarindus indica L.265 632. Articulata.93 639. Arenga saccharifera L.272 633. Artocarpus heterophylla L. Caladium Arrhematherum Beauv. Averrhoa carambola L.94 633.674.65 634.368 633.3 639.238 631.253 634.393 634.21 639.913 634.2 635.58 63 .) Asparagus officinalis L.95 633.65 634.433 633. Asparagus Asparagus (Asparagus officinalis L.394 634.) Asam fosfor Asimina triloba L.418 635.5 636. perusak tanaman Artocarpus Artocarpus champeden L.613.815 638.2 634. Aren (Arenga pinnata L. tanah) Avena sativa L.

916 635.41 636.312 631. Mikrobiologi tanah Bakterisida.584.58.4 635.).264 635.953 633.21 631.) Bambusa arundinaceae Bangunan serba guna untuk pertanian Bangunan.4 631.084. Virisida Balata (Mimusops balata) Bambu (Bambusa arundinaceae) Bambu (Bambusa Schard.25 635. Jerami Batas.16 635.263 635.461.2 631.) Bawang merah (Allium ascalonicum L.312. cabang. Serat.976.) Bayam (Spinacia oleracea L.3 631. Ayam Asia Ayam petelur Babi Bajak Bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan Bajak yang digerakkan oleh tenaga mesin Bakteri pembentuk nitrat.5 631.461.033 636.312.) Bawang daun (Allium fistulosum L.863 631.3 631. Nitrifikasi Bakteri pembentuk nitrit Bakteri penambat nitrogen.461 632. ranting tanaman hortikultura Batang.262 635.58. Rotan (Calamus spp.072 631.27 633. Fiksasi N Bakteri tanah. Pagar Bauhinia Bawang Bombay (Allium cepa L.) Bawang putih (Allium sativum L.273 .58 636.572 631.Ayam adu Ayam broiler Ayam non Eropa.965.461. produk pertanian.976.875.863 633.6 635. Gedung untuk ternak. mesin dan alat Barley (Hordeum sativum) Batang.5 635.588 636.034 636. struktur dan instalasi pertanian.2 631.2 633.) Pemberian pakan dan nutrisi secara umum : masalahnya Begonia 64 636.

Belalang Belimbing besar (Averrhoa carambola L.) Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Bengkel mesin traktor Bengkel perbaikan dan teknis Benih dan perlakuan benih, penyebaran benih Bent. Agrostis L. Berburu penyu Berburu mamalia dan reptil laut Berburu. Tembak. Perangkap Bercak daun, penyakit Bercocok tanam pohon hias (Arborikultur). Taman, arboretum. Pagar hidup dan tanaman pagar hidup 635.055, 712 Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam kaca atau penutup lainnya Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam pot, boks, dll. Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan hobi Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan komersial Beta vulgaris L. Betulaceae Biji dan spora Biji-bijian aromatik Biokimiawi hasil ternak Biologi Hutan. 57 Biologi reproduksi tanaman Bioteknik, pertanian berbasis ekologi. Pertanian organik. Bisnis usaha tani dan administrasi

632.727 634.674.3 634.674.2 631.173.2 631.173.4 631.53.01 633.23 639.248 639.24 639.1 632.26 630*27 635.044 635.043 635.018 635.017 633.41 633.63 635.112 633.878.4 631.531 635.75 637.047 630*12 631.522 631.147 631.157 65

Bison Bit (Beta vulgaris L.) : - sebagai penghasil gula - sebagai sayuran - sebagai umbi-umbian Blueberi Bombacaceae. Meliaceae. Geraniaceae. Solanaceae Botani hutan secara umum. 581 Botani sistematik hutan. 582 Brassica Brassica botrytis Brassica campestris L. var. chinensis Brassica capitata alba Brassica capitata rubra Brassica oleracea L. Brassica oleracea L. var. canlo-rapa Brassica oleraceae L. var. Botrytis Brassica spp. Briza Broad bean (Vicia faba L.) Brokoli (Brassica botrytis) Bromus Dill. Ex. L. Bruguiera spp. Buah Buah batu. Drupa Buah beri dan buah-buahan lainnya Buah pepo Buah tanaman herba Buah tanaman hortikultura Buah-buahan lain yang mengandung pulp Buaya (hewan buruan) Bubur tulang Buckwheat. Fagopyrum. Budidaya dalam media plastik 66

636.292 633.63 635.112 633.41 634.734/.737 634.67 630*16 630*17 635.33 635.356 635.345 635.342 635.341 635.34 635.125 635.35 633.844 633.271 635.651 635.356 633.262 633.876.2 631.576 634.2 634.7 634.10 634.77 635.076 634.4 639.14 631.852 633.12 631.589.5

Budidaya dengan menggunakan fenomena khusus, termasuk menggunakan energi listrik, radio dan gelombang akustik, sinar buatan, panas, dll. Budidaya ikan di air mengalir, termasuk di sungai Budidaya ikan di danau Budidaya ikan di kolam lihat 626.886, 628.357.3 Budidaya ikan di laut dan di air payau Budidaya secara intensif Budidaya tanaman dalam media buatan Budidaya tanaman dalam media pasir Budidaya tanaman hias di rumah kaca Budidaya tanaman muda. Bibit. Termasuk pembibitan Budidaya tanaman, pengaruhnya thd. iklim, tanah, air Budidaya ulat sutra. Serikultur Bulbus (umbi lapis), propagasi dengan Bulu unggas (hasil ternak) Bulu. Wol (hasil ternak) Bunga Bunga dan daun aromatik Bunga kering Bunga kol (Brassica oleraceae L. var. Botrytis) Bunga matahari (Helianthus annuus L.) (sebagai penghasil minyak) Bunga potong, dalam ruangan Bunga potong, tanaman hias Bunga tanaman hortikultura Burung Burung dara. Merpati Burung hias Burung pekicau

631.588

639.313 639.312 639.311 639.32 631.583 631.589 631.589.3 635.98 631.53.03 631.92 638.2 631.532.1 637.63 637.62 631.575 635.71 635.913 635.35 633.853.4 635.912 635.966 635.075 636.6 636.596 636.68 636.68 67

875.) Cacing laut. lihat juga 635.04 639.084. Cara bercocok tanam Cara dan teknik pemuliaan pada hewan.842 633.sebagai bumbu Cabe rawit (Capsicum frutescens L.3 632.3 633. Cara tanam Cara-cara pengawasan untuk proteksi tanaman/ 68 636.163 635.432 635.4. Cajanus cajan L.5 633.287.816.3 632.082.274 633.04 631.5 635.sebagai buah . dsb.654.6 633. Cabe paprika (Capsicum annuum L. Calocarpum mammosum Pierre Campanula rapunculus L.61 639. Buah naga Caesalpinia spp.649 Capsicum frutescens L.5 634. Eunicidae dan Nereidae Cactaceae.Burung yang dipelihara untuk diambil bulunya Burung-burung liar (hewan buruan) Cabe merah. Canavalia ensiformis Canna indica Cannabis sativa L.543.965. disuntikkan.3. disemprotkan lewat udara.982 631.649 633.56 634.5 636. Reproduksi Cara pemberian makan pada ternak Cara pemeliharaan ikan Cara pemeliharaan moluska dan kerang-kerangan Cara pemupukan Cara pengendalian hama dan peralatannya Cara pengendalian hama/penyakit tanaman Cara penggunaan pestisida: diaduk di tanah.42 639.913.775 633.843 631.98 632.) .686 635. Calamus spp. Capsicum annuum L.12 635.842 633. Calamagrostis Adans.843 639.2 .584.4 636.522 633.93 632.654.

954 633.321 69 . Citrus medica L. Citrus trifoliate L. Myricaceae.394 633.52 634.3 634. Chick pea (Cicer arietinum L.1 634.657 635. Caricaceae.53 633.334 634. Lauraceae. Ericaceae Pepaya. Citrullus vulgaris Citrus aurantifolia L. Cinnamomum zeylanicum L.956 633.513 633. Ceri (Prunus avium L.6 634. Casuarinaceae Cempedak (Artocarpus champeden L. Cemara. Betulaceae.875.878 633. Castanea Casuarinaceae. Leci. 633.832 634.Karantina tanaman Caraipa spp. Basellaceae. Cichorium intybus L.331 634. Alpukat Carya Cassia javanica L.876. Cassia spp. Citrus spp. Euphorbiaceae.463 633. Citrus reticulata L.) Ceratonia siliqua L. Myrtaceae. Salicaceae. Acacia catechu Ceiba pentandra Gaertn.615 634.462 634.66 634.65/.337 634.657 635.) Cengkeh (Eugenia caryophyllus L. Citrus maxima L. Cinnamomum camphora L. Citrus lemon L.878.) Ceriops spp. Ulmaceae.323 634.833 635.31 634.54 635.) Cicer arietinum L. Polynaceae.322 634.876.23 633.3 635.54 633. Rhammaceae. Proteaceae Catechu.) Chicory (Cichorium intybus L. Moraceae.

Crossbreeding. Sarden (Penangkapan) Cochlearia hispanica L.5’64 637.525 637.54’659.751 634.621 633. Cyprinidae.61 635. Coffea liberica L.616 633.514.5 639.54’658 637. Curcuma longa Cyperus esculentus L.855.) Clupeidae. Coriandrum sativum L.5 637. (Trifolium L.76 633.498 633.733 633.5’632/38 637.624 635.26 639. Ikan mas (Penangkapan) Daging Daging asap Daging ayam Daging babi Daging cincang Daging dan lemak.625 635. Cucumis sativus L.523 635.) Cola acuminata L.36 634. Coffea exelsa L.54 636.734 633.381 637.5’639 .082. Corylus avellana L.5 635.162 633. Cucurbita ficifolia Cucurbita maxima Cucurbita moschata Cucurbita pepo L. Coffea congensis L.266 639. Hibridisasi pada hewan Crustaceae Cucumis melo L.732 633.626 635.63 635.74 633.7 637.222 635. Coleus rotundifolius Corchorus spp.32 639.215 637.826 635. Hering. termasuk minyak ikan Daging domba Daging itik Daging kambing 70 633. Cocos nucifera L. Coklat (Theobroma cacao L.Clovers.

172 634.4 636.532.027 631.3 631.52 635.117.4 635. lihat wortel Daun Daun murbei (Makanan ulat sutra) Daun tanaman hortikultura Daun tanaman lain untuk makanan ulat sutra Demplot Denitrifikasi Digitaria.661 631.Daging kura-kura Daging pengganti Daging sapi Daging segar.5’62 637.4 633. Diospyros kaki L.965.32 633.51 637. 628.672.38 631.286. Copaifera) Danau buatan Darah (hasil ternak) Daucus carota .33 637. 637.32/. 631.62 71 .944.232 635.54 637.5’848 637.654.518 637. Diospyros lotus L. Diospyros virginiana L.574 638.451 634.38 636.816.654 635.234 631.1 631.2.54’65 637.675 632.453 634. 627. Diversifikasi usahatani Dolichos dan kacang-kacangan lainnya Dolichos lablab L.452 631.432.86.074 638.6 631.6 631. Domba Domba Asia Dosis pemupukan Dosis dan waktu irigasi Dosis penggunaan pestisida Drainase Lihat 626.) Dam Damar (Agathis.151.672.461. Daging pengganti Daging unggas Daging unggas dan burung buruan Daging yang diolah. disiapkan dan dimasak serta hasilnya Dahlia (Dahlia spp.

Penggantian kayu dengan bahan lain yang kompetitif.95 630*15 630*18 630*88 .45 631.112 72 632. 591.423 Euphorbiaceae 633.25 Engineering/ mekanisasi pedesaan 631.631. 633. Damping off 632.) Durio zibethinus Murr. 633.672 634. Perburuan.214 Eugenia caryophyllus L. Termasuk: Manajemen satwa buru dan ikan.) Durian (Durio zibethinus Murr.872 Faktor-faktor lahan (Site factors) di dalam 630*11 kehutanan. 631.459 Erosi.673.278 Erosi 631.179 Eleusine coracana Emaskulasi 631.22 634.465 Eragrostis Beauv. Pemancingan/Penangkapan ikan.6 Enzim dalam tanah 631. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dan 637.672 634.81 Embun tepung. 639 Ekologi tumbuhan hutan. pengendalian 631. 630*1 Biologi hutan.855.123 Duku (Lansium domesticum Corr. 634. Luce (Penangkapan) 639.02 Escocidae. 581.6. Pike.5. Ekstensifikasi usahatani Elaeis guineensis 634. Penembakan.96 Faktor-faktor lingkungan di dalam kehutanan.527.151.34 634.614 Elektrofosfat 631.912 Fagaceae 633. Ebenaceae Ekologi pertanian Ekologi satwa hutan.1 633.5 Ekonomi dalam pemanfaatan kayu.857 633.832 Eugenia uniflora L.

322 Gambir (Uncaria gambier L.1 Fertilisasi buatan pada ikan 639.413.11 Gangguan terhadap pertumbuhan pohon oleh 630*46 manusia Garam.6 Fase pembentukan buah 631.2 Fungisida 632.413.547.547.kualitas susu Fase pematangan 631.034.175 Fumigasi kimiawi tanaman 632.851 Foxtail millet (Setaria italica) 633. Cod (Penangkapan) 639.3.413.547.2 Fase-fase dan kontrol pertumbuhan tanaman 631.034.524.264 Festuca Ficus carica L. Penetasan.874 Gandum (Triticum) 633.) 633.461.Cecidia tanaman 632.2 lihat 543. Telur ikan. Puru.082.5 Formasi hutan melalui suksesi alami.1 Fase pertumbuhan 631.3 Garam.21 Galur murni 631.136. Kesuburan.3. Pembibitan 631. Haddock. 630*234 Fosfat mineral 631.976 Gal. 543.526.4 Fase perkecambahan. 634.547. kandungan 631.5 Fase pembungaan 631.3.547.934.02 Fermentasi susu 637.034 633. akumulasi 631.547 Fenotipe 631.223 Gajah 636.5 Fertilisasi alami pada ikan 639. Steril hewan 636.3 Garcinia 634.471 73 .554.952 Gadidae.2 Fiksasi N 631.454 Fertilisasi. Benih ikan 639.241.37 Fiksasi 631.2 Fertilisasi.

1 631.6 635. Palaquium gutta) Getah tanaman hortikultura Gladiol (Gladiolus spp. Dll.523 631.166 632.34 633.6 633. penanganan dan pengolahan. Oxaladaceae dan Malpighiaceae.2.511 631.33-2 639. industri. bunga dan buah secara dini Gulma Guttiferae Hama dan penyakit tanaman pangan. Gossypium spp. Garu Gastropoda laut Gedung untuk penyimpanan alat dan mesin pertanian Gejala penyakit tanaman Genetika terapan Genotipe Genus Geofisik.2 631.51 634.09 638.Garcinia mangostana L.15 .313 639.965.577 633.077 635.524.24 632.674 631. Getah Getah perca (Gutaperca .092 633. pengaruhnya thd.2.47 633/635-2 639. budidaya tanaman Geraniaceae.917 635. gugur buah (fisiologis) Gugur daun.92 634.179 633.4.) Gladiolus spp Glyceria fluitans Glycine max L. Lumbung.1 631.282. penyakit dan musuh alami moluska Hama. Guano Gudang untuk penyimpanan.09 639. perkebunan/hortikultura Hama ikan Hama Penyakit kacang panjang Hama. Gugur benang sari karena hujan Gugur bunga. penyakit dan musuh ikan Hama.471.163 631.282.854 631.25 632.01 631. Silo. penyakit dan musuh lebah 74 634.965.164 632.45 631.526.

Hasil ikan dan binatang laut lainnya Hasil kering tanaman hortikultura Hasil olahan susu Hasil panen Hasil samping industri keju Hasil samping industri mentega Hasil tanaman hortikultura (seluruh bagian) Hasil ternak yang terkontaminasi Hasil ternak yang tidak untuk dimakan Hasil.055 639.559 637.052 636.54 633.24 635.18 636. penyakit dan musuh ulat sutra Hara.07 637.24 633.) Helianthus annuus L.25 631.) Herbisida Hevea brasiliensis Hewan amphibi yang dipelihara untuk dimakan.853.16 639.6 75 . Hasil setengah jadi Hazelnut (Corylus avellana L.9 636.Hama.95 636.6 631. Helianthus tuberosus L. Hasil samping.954 633.522 632.078 637.3 636.99 636.141 631.11 639.092. Kodok Hewan betina Hewan buruan lain Hewan buruan/lindungan (mamalia) Hewan hasil buruan Hewan hibrida Hewan jantan Hewan lain yang dipelihara manusia Hewan liar Hewan peliharaan lainnya Hewan peliharaan.11 636.095.4 635.054 636.57 634. defisiensi Hasil hutan dan pemanfaatannya.2 632.34 637. misalnya : kucing sebagai musuh burung Hewan perusak tanaman 638.38 635.338 630*8 630*89 639.092. 674 Hasil hutan lain (hasil hutan bukan kayu).81. Hemp (Cannabis sativa L.912.06 637.

dll.3 633.272 633. Inbreeding Hibridisasi ikan Hidrologi hutan.791 633.16 636.05 636. sosial ekonomi kehutanan. Hop.3. Kebijakan kehutanan.056 635.035 636.872 630*9 639.51 633.5 639. jerami sebagai pupuk Hutan dan kehutanan dilihat dari sudut pandang nasional. Heterosis.032 630*116 631. dll Hewan yang dipelihara untuk keperluan pemuliaan (misalnya pejantan).02 636.527.526.085. Hibrida Hibrida. Hijauan pakan non legum Holcus L.21 .325 631. dan erosi. 332.034 636. Hewan berdasarkan umur. Humulus lupulus Hordeum sativum Hormon Humulus lupulus Humus. 556 Hidrologi pertanian Hijauan makanan ternak Hijauan pakan lainnya.648 631. Konservasi air.8 633. konservasi tanah. 630*233 Ikan air tawar (Penangkapan) 76 636.033 636.791 631.04 636. Kebijakan aforestri.03 636.Hewan yang dipelihara untuk diambil bulunya Hewan yang dipelihara untuk diambil telurnya atau susunya Hewan yang dipelihara untuk dipotong (diambil dagingnya) Hewan yang dipelihara untuk hewan pekerja atau melayani manusia Hewan yang dipelihara untuk keperluan ilmiah. Hewan yang dipelihara untuk makanan Hewan yang telah disteril/dikebiri Hibiscus esculentus L.432 636. Pameran.087. jenis kelamin.3.

551.4 633.674.2 631. Impor.67 633.) (sebagai penghasil minyak) Jagung (Zea mays L. Penelitian tanah Imperata cylindrical L. Penggunaan bahan kimia dari kayu.674.117. Ilmu tanah.67 Jagung manis.951 636.2 631. Pemanenan kayu.825 77 .15 635.1 633. Bahan campuran yang seluruhnya atau sebagian terbuat dari kayu.23 631. Karantina tanaman Inbreeding pada hewan Industri kayu dan hasilnya.276 632.22 630*111 630*3 631. Industri pulp.847 632. 630*42 Ilmu kerja dan kajian kerja dalam kehutanan. Termasuk: atmosfer. Pembuatan barang-barang dari kayu.67 631.597 633. Moluskisida Inseminasi buatan Instalasi dan alat pemuliaan ikan Instalasi penelitian pertanian Intensifikasi usahatani Investasi modal kerja Irigasi Irigasi genangan Irigasi permukaan Ischaemum L. Indian corn.334 633.853.151.913.1 636.).25 630*83 630*86 631.082. Akarisida.) 639. Pedologi. Penggunaan kayu.453 639.164.3.4 631.5.082.06 631. Meteorologi.Ikan laut (Penangkapan) Iklim dan iklim mikro hutan. Ekspor. untuk jagung manis lihat 635. Itik Jagung (Zea mays L. Inokulasi tanah dengan bakteri dan mikoriza Insektisida. Jahe (Zingiber officinale L.279 636.255 633. Jagung untuk popcorn Jagung yang ditanam untuk pakan ternak.

) Jute (Corchorus spp.514 636.) (sebagai penghasil minyak) Jarak tanam Jaring.) (sebagai 78 630*26 635.085.) Kacang tanah (Arachis hypogaea L.5 634.Jalur pelindung di hutan (shelterbelt) Jamur Jamur Agaricus (Agaricus campestris L.11 635.8 635.) Kacang hijau (Phaseolus mungo L.84 634.652 635.37 634.113 633.331 633.543.1 634.32 635.3 631.2.3 633.) Jeruk jenis lainnya Jeruk lemon (Citrus lemon L.) Jeruk lemon.081.33 635. angularis) Kacang panjang (Vigna sinensis) Kacang panjang (Vigna spp.654.334 634.) Kacang mete (Anacardium occidentale L.) Jeruk sitrun (Citrus medica L.853. Vitis vinifera Jenis-jenis buah tropik dan subtropik Jenis-jenis daging Jenis-jenis Makanan ternak Jeruk (Citrus spp. jala (Penangkapan ikan dengan) Jenis dan bentuk tanaman hortikultura Jenis gandum yang diploid Jenis gandum yang heksaploid.82 633.337 634.573 635.52 .6 637.31 634. Jeruk sitrun Jeruk mandarin Jeruk nipis (Citrus aurantifolia L.656 633.2 639.) Kacang polong (Pisum sativum) Kacang tanah (Arachis hypogaea L.32 634. Termasuk gandum biasa Jenis gandum yang tetraploid Jenis kacang-kacangan hijauan pakan lainnya Jenis-jenis anggur.33 634.) Kacang panjang (Vigna sinensis var.368 633.523 635.05 633.852. Triticum aestivum.112 633.654.111 633.) Jarak (Ricinus communis L.34 634.654.) Kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.

965.227 637.511 633.416. domba.65 631.956 633.417. Struktur dan sifat-sifatnya.91 631.862 631.3 631.) Kana Kana (Canna indica) Kandang Kandang kelinci dan tikus Kandang sapi.225 631.) pada hasil ternak Kapal penangkapan ikan Kapas (Gossypium spp.2 635.) Kapur.571 630*81 633.416.513 631.39 633.06 633.1 631.penghasil minyak) Kacang-kacangan Kadar humus Kaktus Kalium Kalkun Kalsium Kambing Kamper (Cinnamomum camphora L.229 636. vitamin.) 635.2.417. babi Kandang ternak Kandang ternak lain Kandang ternak.686 635.083.223 631.592 631.22 631.837 633. Gypsum Karbonat Karet Kayu Kayu dan kulit kayu.047 639.222 631.4 636.821 631. pengelolaan Kandang unggas Kandungan karbohidrat hasil ternak Kandungan karbon Kandungan lemak hasil ternak Kandungan mineral hasil ternak Kandungan protein hasil ternak Kandungan zat biokimia (enzim.287. dll.) Kapuk (Ceiba pentandra Gaertn.7 636.833 79 .1 637.046 637.976.043 637.044 631. Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum L.045 637. kambing.

614 633.) Kelembaban tanah lihat juga 556.) Kehidupan sosial lebah Kehilangan hasil pertanian Kehilangan pupuk.4 635. tata letak.112 631.34 634.117. Tanah asam Kebakaran hutan.2 630*432 630*43 634.124 631.3 .3 631.6 638. Instalasi penelitian pertanian Kebun tanaman hortikultura: luas. pengendalian Kebakaran hutan. Perubahan nilai pupuk Kehutanan sebagai perusahaan.36 634.7 633. Kebun percobaan.855.3 636.082.415.526 634.432.616 631.) (sebagai tanaman penghasil minyak) Kelapa sawit (Elaeis guineensis) Kelapa sawit (Elaeis guineensis) (sebagai tanaman penghasil minyak) Kelapa.142 Kelinci Kelinci (hewan buruan) Kelompok dan jenis tanaman budidaya Kemang (Mangifera foetida L.441.814 630*64 630 637.855.442. buah (Cocos nucifera L.2 636.095.81. Kebembem (Mangifera odorata Griff. Kehutanan secara umum Keju dan pembuatan keju Kelahiran hewan Kelapa (Cocos nucifera L.8 Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) Kedelai (Glycine max L.) Kebijakan hutan internasional.92 639.Keasaman. Kebutuhan air Kebutuhan hara Kebutuhan pupuk dalam tanah lihat 631.34 634.654. Kerjasama internasional lain.047 631.337 631.155.671 631.) 80 631.5 630*97 631.456 633.) Kedondong (Spondias pinnata L.454 635.441. dll.

7.453 631. 502. Kerusakan tanaman karena angin Kerusakan tanaman karena badai.111.) Kentang (Solanum tuberosum L.518 631.41 636.1 632.125 632.5 632.491 635.1 633. Kepiting Keracunan tanah Keracunan tanah Kerang Kerbau Kerusakan dan perlindungan hutan.) Kentang Bogor (Coleus rotundifolius) Kepemilikan hutan dan kebijakan kepemilikannya.126 632. 633.45 639.187 632.1 632.112 632. karena bom Kerusakan tanaman karena kekeringan Kerusakan tanaman karena kekurangan hara.Kenaf (Hibiscus cannabinus L.55.524.498 630*92 639.116 632.117. Siklon Kerusakan tanaman karena cuaca yang sangat dingin Kerusakan tanaman karena curah hujan yang terlalu tinggi Kerusakan tanaman karena degradasi tanah.2 630*4 630*45 630*44 630*42 632.11 632.293. erosi Kerusakan tanaman karena faktor cuaca Kerusakan tanaman karena faktor lingkungan Kerusakan tanaman karena gempa Kerusakan tanaman karena keadaan tanah yang tidak menguntungkan Kerusakan tanaman karena kebakaran. 368. 632 Kerusakan hutan oleh hewan Kerusakan hutan oleh tumbuhan perusak. Penyakit virus Kerusakan oleh zat anorganik selain kebakaran hutan.21 633.121 81 .12 632.117 632.

genangan Kerusakan tanaman karena perlakuan proteksi tanaman.321 .5 632.15 632.8.2 634.526.452 631.154 632. 630*26 Ketumbar (Coriandrum sativum L. jalan air.42.44:551.751 631. Kegiatan perlindungan. dan 627.53.184 632.4 631. penyakit tanaman.432 tanah pegunungan Klon 82 632.937. jalan dan jembatan di dalam hutan. Keracunan tanah Keteknikan hutan.klorosis Kerusakan tanaman karena kelembaban tinggi.45 630*38 635.16 631. 627 terutama 627. drainase hutan.155 632 632.8 632.115 632. irigasi.44 631. hama tanaman serta pengendaliannya Keseimbangan alam dan populasi Kesemek (Diospyros kaki L.451 631.417 631. Banjir.) Kesuburan tanah Kesuburan tanah. Termasuk: bangunan.416 631.) Keturunan genetik Keuangan usaha tani dan pengkajian ekonomi Kimia anorganik tanah Kimia organik tanah Klasifikasi tanah Secara rinci dapat digabung dengan kelas 55 Contoh 631.526. dan saluran air 626 terutama 626.123 632. pestisida Kerusakan tanaman karena polusi kimia dan industri Kerusakan tanaman karena sinar matahari Kerusakan tanaman oleh sebab lainnya Kerusakan tanaman secara mekanik Kerusakan tanaman yang disebabkan oleh tanaman lain Kerusakan tanaman yang disebabkan penggunaan pupuk Kerusakan tanaman.

731 633.735 639.162 631.02 631.76 637. Hutan beririgasi/hutan pada lahan yang sewaktu-waktu tergenang (floodland). Kombinasi penggunaan alat dan mesin pertanian Komponen-komponen alat dan mesin pertanian.) Kopi robusta (Coffea canephora L.832 638.6.8 633.61 631.02 631.3. reaksi.54 631.27 634. Suku cadang Kompos Komposisi kimia hasil ternak Komposisi Makanan ternak Komposisi.3 633. Jalur pelindung (shelterbelt) dan sebagainya serta perlakuannya. sifat dan kualitas madu Kondisi anaerob tanah Kondisioner tanah Konifer Konsentrat Konservasi tanah Konservasi tanah dan air.1 631.877 636.) Koral Kualitas hasil ternak Kualitas tanah pertanian 631.111.Klorida Kokon.04 636.085.) Kola (Cola acuminata L.4 637.673.3 83 .2 631.81.879.823 633.06 631.62 637.125 630*26 631.3.033 631.085. 631. var.732.459:631.813 638.05 631. Pengendalian erosi Konversi dan distribusi pupuk pada tanaman Koperasi pertanian Lihat 334.115.) Kopi arabika (Coffea arabica L.173 Kopi (Coffea sp.123 635. keracunan oleh pupuk Komposisi.73 633. canlo-rapa) Kombinasi antara kehutanan dengan pertanian dan padang rumput penggembalaan. untuk industri sutra Kokosan (Lansium domesticum Corr.) Kolostrum Kolrabi (Brassica oleracea L.433.

Sekam.) Ledakan.1 636.652.184 637.24 638.121.342 636.) Lansium domesticum Corr. Lansium domesticum Corr. Lada (Piper nigrum L.621.52 633.4 639.3 638.081.2 635.Kubis (Brassica oleracea L.576.2 639.2 632.2 634. psikologi dan studi ilmiah secara umum Lebah pekerja Lebah ratu Leci (Litchi sinensis Sonn.19 638.62 635.673.15 636. fisiologi. Larix spp.341 635.3 633.877.32 632.121.841 634.8 636.12 .22 634.16 636.768 637.) Langsat (Lansium domesticum Corr.526. Layu. Serat. Klasifikasi.12 636.673.34 635.1 634. anatomi. Dedak Kulit ikan dan binatang laut lainnya Kulit reptil (hasil ternak) Kultivar Kumbang Kuning telur Kuota produksi pertanian Labu merah (Pumpkin) Labu-labuan (Cucurbita spp.121.2. Kulit biji.673.) Kubis merah (Brassica capitata rubra) Kubis putih (Brassica capitata alba) Kucing Kuda Kuda pacu Kuda pekerja Kuda poni Kuda zebra Kulit (hasil ternak) Kulit buah.61 631.414 631.2 638.) Lactuca sativa L. Cacar tanaman Lebah jantan Lebah madu sebagai agen penyerbukan Lebah madu.61’698 631.13 635.386 637. penangkapan ikan 84 635.155.12 638.

) Lobster Lokasi pertanian Contoh penggabungan: 631.658 635.Leguminosae (Kacang-kacangan) Lens esculenta Lentil (Lens esculenta) Letus.263 631.46 635.965.1.824 639.) Lili (Lilium spp.468 85 .043. Luas usahatani / perkebunan: Ukuran dan perluasan (ekstensifikasi) Lihat juga 65.085 636.16 638.) Lycopodiaceae.54 633. Lycopodium Madu Madu.658 635.162 631.264 638.4 Usahatani di wilayah suaka alam Lokasi usahatani.2 639.4:502.4 631.2.37 633.) Lintah Linum usitatissimum L.652.7 636. Limbah industri sebagai pupuk Linen (Linum usitatissimum L.875 634.31/.017 633.111.) Lilium spp.017 Lucernes (Medicago sativa L.31 635.087.879.283 635. Hewan yang hidup 633.283 631. dan kondisinya Lolium L.087 638.521 634.965.52 635.111 633.516 631.111.965.23 631.064 635. selada (Lactuca sativa L. Litchi sinensis Sonn.3 633.2 636.521 639. kualitas Magnesium Makanan ikan Makanan tambahan ternak Makanan ternak Makanan ternak dari hasil samping industri Makanan ulat sutra Makrofauna dan mesofauna.15 639. Live-well boats Lobak (Raphanus sativus L.

441.092.472 631.) Manajemen dan organisasi usaha tani Manajemen hutan.1 632.4 634.441.441.441 634.16 Manfaat dari kebakaran hutan.371 631.471.) Mekanisasi pertanian Mekanisasi Pertanian (untuk mesin pertanian lihat 86 634.dalam tanah lihat 59 Malus sylvestris L. Ekonomi usaha kehutanan.965.45 630*96 630*65 639.3. Mangifera odorata Griff.822 636.699 633.082.) Mangifera Mangifera caesia Jack. Masalah buruh dalam pengangkutan kayu.171 .05 632.5 636.1 630*6 630*436 634.861 633.31 634. Manusia sebagai musuh hewan Manusia sebagai perusak tanaman Maple (Acer saccharum Marsh. Medlars (Mespilus germanica L. Penggunaan api dalam silvikultur dan kegiatan lainnya. Masalah-masalah pemeliharaan ikan Masalah-masalah perikanan umum Masuknya serta penyebaran hama dan penyakit tanaman Mawar (Rosa spp. dan dalam industri kayu. Mangga (Mangifera indica L.1 634. Mammee-apple (Mammea americana L. Masalah khusus dalam usaha penanaman hutan.2.441.271 631. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan 631.2 634.976.15 631.64 635.92 635.) Maranthaceae Marl Masa berahi pada hewan Masalah buruh hutan.) Manggis (Garcinia mangostana L.) Medicago sativa L.11 634. Mangifera indica L.05 639.2 634.

562 636.594 637.) Menyaring produksi pertanian Merak Mesin dan proses pembuatan sosis Mesin penabur dan penanam dikombinasikan dengan alat penyebar pupuk Mesin untuk menanam benih Mesin untuk menyebar benih Metode irigasi Metode kerja.911 631.674 631.562 637.562 631. dan organisme penyebabnya Menampi produksi pertanian Mencuci produksi pertanian Mengupas produksi pertanian Mentega dan pembuatan mentega Mentha spp. Mentimun (Cucumis sativus L.673 633.467 87 . Asosiasi.331.8 631. pemilihan Metode manajemen. Melon (Cucumis melo L. nematoda 634.) Membangun areal penangkapan ikan Memusnahkan tanaman rusak dan vektor.3 639.3 631.275 635.081 630*94 632. Metode percobaan pengendalian hama dan penyakit tanaman Metode seleksi Mikrofauna. Rencana kerja.822 635. Kredit.523. termasuk protozoa. Pendidikan.562 631.2. Publisitas.63 631.2.527.2 633.816. Termasuk: Subsidi.931.631. Metode pemupukan Metode penangkapan ikan Metode penerapan kebijakan hutan.61 639. Hasil tahunan atau hasil periodik.153.3 Meliaceae Melica L.334 631.4 630*62 631. Penelitian.72 635.1 631.331 631.03 632.4 631. Jasa konsultasi. Asuransi hutan. Pengaturan hasil.

biologi tanah Mikropedologi Millet biasa.771 634.1 Myricaceae 633.629 631.528. Morus multicaulis Morus nigra L.844 632.8 633. termasuk jamur. Panicum miliaceum Millet lainnya.) Musuh alami. mutagenesis 631.384 634. mikoriza.179 633.171 633.17 633.) 631. Zizania aquatica. perusak tanaman Momordica charantia L.916 633.46 631.1 Mirtaceae Modifikasi temperatur sebagai factor perusak Moluska dan kerang-kerangan.21 639. alga Mikroorganisme tanah. Eleusine coracana.2 88 . bakteriologi.38 634.383 634. Jenis-jenis Sorghum Mimusops balata Mint (Mentha spp. Padi liar.057 633.771.878.381 634. Morus rubra L.09 pengendaliannya Mutasi gen dan kromosom. Kondisi cuaca dan iklim yang tidak menguntungkan hama Musuh dan hama penyakit hewan peliharaan serta 636.822 635.931.1 634.2.36 634.72 634.4 632. (Paria) Monokultur Moraceae Morus (Murbei) Morus alba L.466 631. termasuk millet afrika. Rumput manna. budidaya Moluska. Glyceria fluitans.472.64 635. Millet.42 632.582.382 634.937. Musa Musa chiliocarpa Backer Musiman atau syarat lainnya Mustard (Brassica spp.Mikroflora lain.3 639.

81 634.774 634. dsb. Lauraceae Namnam (Stelechocarpus burakol Hook f.4 631.872.416 634.613. Nipah (Nipa fruticans Thumb. Pabrik berkombinasi dengan usahatani.613.1 631.258 631.272 89 . Dipterocarpaceae.) Orang-orangan (untuk menakuti burung) Organisasi alat pertanian dan bengkel khusus Oryza sativa L. Kecernaan Nipa fruticans Thumb. ) Oat (Avena sativa L.) Nangka (Artocarpus heterophylla L.085.3 634.18.416.834 633.18. Padi (Oryza sativa L.) Nitrogen Nutrisi tanaman Nutrisi tanaman. Pertanian dan industri hasilnya secara umum.) untuk pakan ternak.432.91 634.878.651 631.416.) Okulasi.811 631. Myristicaceae.936. Myrtaceae.173 633.253 635.18 633.271 631.648 631.5 632. Okra (Hibiscus esculentus L.145 633.) Natrium tanah Nematoda.3 631. perusak tanaman Neraca air Nilai gizi Makanan ternak. Produksi dan pemakaian pupuk Nuts Oak (Quercus spp.75 632. Shorea spp.1 633. Terminalia spp.Myristica fragrans L.) Nanas (Ananas comosus L.03 633. Eucalyptus spp.5 633. L.393 631.13 633. Opium (Papaver somniferum L.05 633.1 636. Pagar tanaman Pagar tembok 633. Polygonaceae.2 634.541 633. Combretaceae.18 631.) Padi gogo Padi sawah Padi yang ditanam untuk pakan ternak. sambung pucuk.

027 630*7 631. Pasteurisasi susu Pastinaca sativa Pastinaca sativa L Pawpaw (Asimina triloba L.781 635.) Paspalum L.6 631.032 631. dsb. Hormon tanaman Pemagaran. gerbang.) Peach (Prunus persica L.61 631.563.811.273 637.32 633.133.173 631. Ekonomi pengangkutan kayu dan industri kayu.547. Pemasaran dan syarat-syarat pengiriman Pemasaran hasil hutan.629 635. Pembebasan hutan.2 631.75 635.) Pearl millet.975. penjarangan.582. pagar elektrik Pemanasan susu Pemangkasan. Pematangan buah Pembalakan dan pengangkutan kayu: secara umum.3. Paria Parsley (Petroselinum crispum) Parsnip (Pastinaca sativa L.25 633.041 .44 635.144 633. Peladangan berpindah Pelayuan Lihat 577.55 633.266 637.418 634.6 630*31 630*241 639.1.171 633.542 631. Pembenihan ikan 90 635.834 633.151 Pemacu pertumbuhan tanaman.Paku-pakuan Pala (Myristica fragrans L.2 631.55.3 633.144 634.555 631. Pennisetum typhoideum. Pemanenan Panicum miliaceum Papaver somniferum L.) Palaquium gutta Palmaceae Panen jagung Panen sebelum tanaman matang Panen.917 634.98 631.133.

sungai Pemeliharaan ikan hias Pemeliharaan insekta lainnya.1 638. Semut dll.34 638. danau.4 639.084. Reklamasi hutan.083 639.04 638. dsb.084. rawa. kolam.3.61 639.084.043 636.483 631. Pemberian makan untuk ternak kecil.51 636. 631.22 639. misalnya tanah alluvial dan tanah diluvial Lihat juga 551.21 636.145 636. dll.Pembentukan tanah oleh proses biologis Pembentukan tanah oleh proses fisika dan mekanika. gurun.084.482 631. Tanah berbatu. tanah yang terpindahkan oleh air.484 631. terasering Pemeliharaan /Pembenihan/Penangkapan moluska dan kerang-kerangan Pemeliharaan areal penangkapan ikan Pemeliharaan dan pemuliaan lebah Pemeliharaan hewan secara umum Pemeliharaan ikan Pemeliharaan ikan di air tawar..4 91 .244 631. Menyusui Pemberian makan untuk ulat sutra Pembersihan dan sorting produksi pertanian Pembiayaan kegiatan pembalakan.2 636.2. periode penetasan.037 631.3 639.48 630*235 636.234 Pembentukan tanah oleh proses kimiawi Pembentukan tanah.31 639.311.084.3 636. Pembibitan tanaman hortikultura Pembukaan lahan. pedologi. angin Pembentukan/formasi tegakan hutan campuran Pemberian air untuk ternak Pemberian makan berdasarkan tempat Pemberian makan dalam kandang Pemberian makan di padang penggembalaan Pemberian makan ikan Pemberian makan pada ternak Pemberian makan pada ternak pada periode menyusui.562 630*66 635.084 636.084.

528 631.485 636. Pembukuan dan akuntansi.67 631. Permudaan tanaman Pemindahan tanah Lihat 551. Penaksiran hasil samping dan limbah pertanian 92 636.114 637. termasuk: Pemangkasan (Pruning) (Pemangkasan di sini dilakukan dengan cara memotong cabang sampai ketinggian tertentu untuk memperoleh kualitas kayu yang lurus.245 638 631. 638.5 638. ketinggian pemangkasan tergantung pada permintaan pasar). Pemeliharaan tegakan tahap awal. pemuliaan dan pengelolaan serangga dan artropoda lain Pemencaran anakan Pemerahan susu dengan alat/tenaga mekanis Pemerahan susu dengan tangan Pemerahan.Pemeliharaan semut Pemeliharaan serangga untuk hiasan Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan tegakan dan pohon. Rencana jangka pendek dan pembiayaan.24 Pemuliaan hewan Pemuliaan melalui mutasi Pemuliaan tanaman Pemuliaan.311.835 630*67 631.164.27 .542 Pemeliharaan ternak secara umum Pemeliharaan ulat sutra Pemeliharaan.8 631.3 637.538 631. statistik perusahaan.01 638.54 630*24 630*236 630*245 631.9 634. Aklimatisasi Penaksiran hasil finansial. Pemeliharaan tegakan.11 631.536/.52 639. Degenerasi. pemeliharaan binatang hias secara umum Pemuliaan.547.082 631. alat perah susu Pemeraman Pemindahan bibit tanaman ke tempat penanaman.115 637.532.

53. penyiapan.058 631. Penanaman Penentuan umur pohon.082.24 634. buah dan biji-bijian.2.7 630*235 631.929 Pendapatan usaha tani.1 631.04 630*55 636. perlakuan es hasil tangkapan di kapal Penangkapan ikan dengan jaring.133.2. pengrusakan oleh karena penangkapan ikan Pencampuran produksi pertanian Lihat 621.236 93 .563. cara.4 631. bubu. Antara lain tanaman penghasil kulit kayu.2.082.03 639.067 639.474 631. daun.33-158.565 630*37 638.Penaksiran tanaman dan nilai tanah Penanaman buah-buahan secara umum Penanaman dengan pemaksaan seperti bonsai Penanaman hutan. lihat juga 632 631.46 636.Tanaman penghasil getah.87 Pengaruh hama penyakit tanaman terhadap ulat sutra. dll Penangkapan ikan yang berlebihan.67 Penetasan telur Penetasan telur buatan Pengangkutan Pengangkutan perlengkapan lihat 621. 621.93 Penebaran benih. bambu dan rotan. Penanaman osier. ledakan.66 637. Penanaman dan koleksi hasil hutan selain kayu.1 639.543 637.1 630*32 631.081.112 631.544 630*28 633. Pembelian lahan Pendewasaan Pendinginan dan pembekuan susu penebangan pohon.164. tipe penanaman Penanganan hasil ternak Penanganan. Penanaman kacang panjang di lahan beririgasi Penanaman pohon di bawah pohon (underplanting) Penanaman.861. 902.547.

2 632. gelombang akustik.3 632.5 .935.7 632.931.931.Pengaruh pertanian terhadap lingkungan hidup Pengaturan kondisi meteorologi dan iklim. serta kultur kelautan Pengembangan perubahan status.1.016 632.133.9 632.1 632. Pengawetan dan penyimpanan makanan ternak Pengawetan kayu Pengawetan susu dengan zat kimia. Pengawetan susu dengan cara lain Pengawetan telur Pengawetan.9 632.7 637.1 632.1 639 631.7 630*84 637. Pengelolaan dan pemeliharaan bangunan kandang ternak Pengelolaan hewan lindung dan ikan.935.083.43 630*84 636.936.2 637. dll. Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan gelombang akustik 94 631.133 630*93 636. termasuk perundang-undangan hutan.935.935.4 632.085. konversi usahatani Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan air Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan tekanan Pengendalian hama dan penyakit dengan pengaturan temperatur Pengendalian hama dan penyakit tanaman Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara mekanis Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara pengaturan budidaya Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara radiasi.935. peningkatan sifat-sifat kayu. pengendalian hama kayu. Modifikasi cuaca Pengaturan suhu dan pengawetan susu Pengawasan masyarakat dan peraturan kehutanan.

068 630*85 630*52 630*53 95 . dan tegakan yang biasa dipanen). dan hasil akhir kayu.04 Pengeringan kayu Pengeringan susu Penggemukan ikan Penggemukan ternak Penggunaan madu pada makanan.935 631.167 631.936 632. pembentukan.155 631. Pengolahan.043. Kehilangan dan surplus. Suplai.084.3 637.938 632.2. Termasuk ukuran tajuk. Penggunaan mesin pertanian lihat 631.137 639.564 631.937 632. Kerapatan tegakan. Kualitas kayu.37 Pengkulturan bakteri susu Pengolahan susu Pengolahan.52 638.136.13 630*82 639.563. 632. Pengukuran dimensi dan isi batang (dari pohon . Subsidi Pengepakan Pengeringan Lihat 66.934 632.Pengendalian hama penyakit tanaman dengan pestisida dan bahan kimiawi Pengendalian hama/penyakit dengan cara penanaman dan memperhatikan factor lingkungan Pengendalian hama/penyakit dengan kekebalan dan imunisasi tanaman Pengendalian hama/penyakit dengan penggunaan zat atraktan dan repellent Pengendalian hama/penyakit secara biologis Pengendalian hama/penyakit secara kimiawi Pengendalian hama/penyakit secara mekanis Pengendalian produksi pertanian. Kuota.2 630*84 637. farmasi. pengawetan. tegakan hutan. perakitan. kapal pabrik Pengujian kayu dan produk kayu.14 636.172 637. Pengukuran khusus dari pohon dan tegakan. dll.95 632. minuman.931 632.

165 630*237 630*242 633.153 638.1 631. Pertumbuhan pohon.3 632.27 638.35 632.16 639.81. Pengukuran pohon. Pennisetum typhoideum Penolak serangga (repellent) Penumpukan kayu (Penanganan dan penyimpanan) Penyakit fisiologis akibat degenerasi Penyakit fisiologis selama penyimpanan Penyakit fisiologis tanaman Penyakit ikan dan pengendaliannya Penyakit kerdil Penyakit pada lebah dewasa Penyakit pada lebah muda Penyakit tanaman yang disebabkan bakteri Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur Penyakit yang disebabkan bakteri dan virus Penyakit yang disebabkan virus Penyelamatan kayu dan pembuangan kayu yang rusak oleh api.934. riap.527.2. (Bonita hutan).167 632. Perkembangan struktur tegakan.3 630*84 632.38 630*433 632.173 632. Penilaian panen dan kegagalan panen Peningkatan mutu dan perbaikan (amelioration) lahan hutan (forest sites). termasuk 96 630*35 630*5 631.82 631.154 632.164. 528.031 631.512 .4 632.161 632. 631.Pengukuran kinerja (untuk menentukan jumlah potongan dalam penebangan dan kegiatan yang terkait).48 Penilaian dan penaksiran pertanian Penilaian kerusakan pertanian Penilaian kualitas lahan hutan (sites quality).6 Penjarangan hutan.28 630*54 631. Penyemprotan kimiawi Penyerapan hara Penyerbukan Penyiapan lahan dengan alat mekanik.936.164 631.091 632.

563 634.796 Penyimpanan.511 631.2 631.91 631.533.9 631.2 631.936.51 632.tenaga hewan dan mesin Penyiapan lahan dengan bahan peledak Penyiapan lahan tanpa alat mekanik Penyiapan lahan.33 630*34 631. Metode statistik Perencanaan produksi pertanian. 631.535 631.513 631.981 639. Penyimpanan.53 631.) Perangkap cahaya untuk hama serangga Peraturan perundangan tentang hama/penyakit serta pengendaliannya Perbanyakan dengan akar Perbanyakan dengan bulbus.533.1 631.532. pembajakan tanah Lihat 631.1 632. Pembenihan Perbanyakan vegetatif tanaman Percidae. Penyimpanan dan pengangkutan ikan hidup. Akuarium Penyimpanan kayu di hutan.534 631. Kultur jaringan Perbanyakan tanaman. planlet Perbanyakan dengan stek Perbanyakan dengan stolon Perbanyakan dengan umbi akar Perbanyakan dengan umbi batang Perbanyakan tanaman dengan merangsang tumbuhnya akar pada bagian vegetatif tanaman.31 Penyiapan zat yang akan disemprotkan. Pengeringan Pepaya (Carica papaya L.153 97 . Penyimpanan di tempat penimbunan balak atau di tempat penyimpanan balak.3 631. Perch (Penangkapan) Percobaan dan penelitian hortikultura Percobaan lapang dan pot.563.533.1 631. dsb.012 631.651 632.421 631. termasuk penyimpanan dalam silo Lihat 621.535 639.532/. Tangki.532.216 635. bubuknya.

Penebaran . 98 639.1 632.983. penyiraman Permeabilitas.136 631.3 631. Pencucian unsur tanah Permudaan/Regenerasi alami. Permudaan/Regenerasi buatan.3 630*231 630*232 630*23 . penanaman dan propagasi pohon. Permudaan/Regenerasi dan pembentukan/ formasi tegakan.983.53.3 632.432.3 631.134 631. pengendalian hama/penyakit Perlakuan pasca panen Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada fase vegetatif. yang tidak terawat atau tegakan yang kondisinya sangat terbuka.2 632. Perlakuan untuk mempertahankan kondisi fisik susu Perlakuan-perlakuan khusus yang meliputi tanah.027 631.2 632.524.027.56 632. Penyemprotan hama/penyakit tanaman pada musim dingin Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada saat tanam dan tebar Perlakuan preventif dan kuratif Perlakuan terhadap tegakan yang tidak sempurna.934. Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada masa dormansi.lihat juga 631.548 631.58 Perikanan Perkecambahan Perlakuan bakteri susu Perlakuan benih tanaman Perlakuan benih dengan cara fisik Perlakuan benih dengan cara kimia Perlakuan kimiawi sistemik.821 637.2 631.95.026 630*25 637.53. Penyemprotan hama/penyakit pada musim panas. dll. Stek pohon.53. Termasuk: Praktek persemaian pohon. Penyemprotan hama/penyakit melalui daun.027.983.

Perundangan-undangan proteksi tanaman Pestisida. Kehutanan.653 631.267 635. Penggilingan Perpajakan hutan.4 631. Pertanian/agronomi Pertukaran kation Perubahan dalam budidaya dan produksi.95.652 99 . Pertanian.218 635. Perubahan sistem silvikultur. Ekspolitasi kehidupan liar. Phaseolus mungo L.117.Perontokkan.024 632. Phaseolus multiflorus Lam. 631. Pengaruh Peternakan Peterseli (Petroselinum crispum) Petromyzontidae. Konversi ke sistem-sistem lain.654.153. pertanian untuk sekolah Lihat 373. plot demonstrasi (demplot) Pertanian instruksional. hewan. fisiologi hama Pestisida. dan tanaman Pestisida.913 632.2 63 631 631. (Konversi berdasarkan sistem atau spesies). 378. daya racun terhadap hama/penyakit. instalasi penelitian pertanian.142 639.561 630*95 634. tempat training.413. manusia. tempat training. ilmu dan teknik yang berhubungan dengan pertanian.02 636 635.2 635. kebun percobaan. Lamprey (Penangkapan) Petroselinum crispum Phalaris Phaseolus lunatus L. Pemisahan kulit dari buah.7 630*226 632.95. Persia Americana Mill.117 631.63 Pertanian. atau pertanian untuk sekolah.781 633. Phaseolus vulgaris L.68.1 635. Pertanian instruksional.653 635.654.024 632.95.

15 637.) Pohon asam (Tamarindus indica L.) Poliploidisasi Pollinia Trin.164.13 634.2 633.) Pinus spp.Pinang (Areca catechu L.66 639.02 631. administrasi pertanian.277 636.23 635.22 633.613. Piper nigrum L.81.53.) Pisang yang harus dimasak sebelum disantap Pisitan (Lansium domesticum Corr. Modernisasi.812 631. Primata Prinsip-prinsip manajemen produksi usaha tani.773 634.2 639.656 631.841 634.532 631.036 . pengelompokan ulang.152 631.533.4 633. penyimpanan pupuk Profil tanah Propagasi.772 634. manajemen pertanian. penyimpanan dan perlakuan benih Produksi pertanian.472 631. pemisahan bagian Proses biodinamik 100 634.modifikasi administratif Prinsip-prinsip penilaian Produk binatang laut dan tanaman laut Produk fosil Produk hewan lain Produk susu Produksi benih.1 631.6 639.3 633.3 634. Inovasi teknologi.) Pisang biasa (Musa paradisiaca L. koleksi. Musa cavendishii Lamb. Pir (Pyrus communis L.14 631.) Pisum sativum Planlet Plum (Prunus domestica L.63 637.877. penyiapan.4 631.771.875. Produksi susu secara umum Produksi.673. Ekspansi.2 634.) Pisang ambon (Musa chinensis Sweet.528.978 631.

Proses pembuatan keju Proses pembuatan mentega Proses reproduksi ikan.863 631.3.82 631.816 631.86 631.912 632.84 631. Prunus armeniaca L. Penetasan Proses reproduksi.3 631. hibridisasi. Perbanyakan moluska dan kerang-kerangan Proteksi tanaman Protozoa. perusak tanaman Prunus Prunus amygdalus Batsch. perubahan nilai Putih telur 637.874 631.814 637.3 637.23 634. Prunus avium L.421 635. Prunus persica L.8 631. Pupuk hayati/alam Pupuk yang berasal dari limbah Pupuk yang berasal dari limbah ikan Pupuk.23 639.842 631.89 631.83 631.03 632. aplikasi dan distribusi Pupuk.87 631.862 631. Psidium spp Psophocarpus tetragonolobus Pupuk amonium Pupuk buatan secara umum Pupuk dan pemupukan Pupuk dari bahan tanaman secara umum Pupuk fosfat Pupuk hijau Pupuk kalium Pupuk kandang Pupuk limbah industri Pupuk majemuk Pupuk nitrat Pupuk nitrogen Pupuk organik lainnya Pupuk organik.7 631.4.879.654.841 631. Psidium guajava L.932 634.867 631.421.25 634.55 634.871 631.03 639.631 633.413 101 .21 634.2 634.85 631.

1 633.616 631. Reklamasi bukit berpasir Reklamasi lahan bekas industri dan pertambangan Reklamasi lahan berlereng. termasuk pembuatan teras/ sengkedan Reklamasi lahan di bawah permukaan laut Reklamasi lahan marjinal secara umum Reklamasi lahan pantai/ pasir Reklamasi lahan rawa Remis Reptil lainnya.3 633. Aroma hasil ternak Rebah karena angin Reklamasi hutan perawan Reklamasi lahan batuan.612 631. Raphanus sativus L. Quinces (Cydonia oblonga L.165 631.672.525. Rhizophoraceae.95. Penyu (hewan buruan) Reptilia Reservoir Residu pestisida Resistensi tanaman terhadap pestisida Respirasi tanah Revegetasi dan sebagainya daerah bekas kebakaran hutan.433.14 631.057 632.084.876 630*56 634. Rumput Cina (Boehmeria nivea L. Rhizophora spp.1 634.) Ransum Raphanus caudatus L.15 636.Quercus spp.615 639.41 635.95.3 630*434 633.8 631.98 631.618 631.438 634.) Radioaktivitas tanah Rambutan (Nephelium lappaceum L.17 637.611 631.1 636.31 632.872.) Rami. Rasa.028 632.025.42 639. Mangrove Riap perkembangan dan struktur tegakan Ribes Ricinus communis L.958 .613 631.617 631.853.652.72 633.3 632.614 631. Rodentisida 102 633.876.

2.3 633.22 633.2 636.234 637. pakan Rusa Rusa dan hewan buruan besar Rutaceae dan Moraceae.683 634.2 633. Rosella (Hibiscus sabdariffa L.294 639.26 636.3 633.14 633.) Salicaceae Salmonidae.033 103 .1 639.) Sagu (Metroxylon sagu Rattb.96 636.48 634.) Salak (Salacca edulis L.) Rotasi tanaman Rubiaceae Rubus Rumah kaca Rumah potong hewan.033 633.879.524. 636. Trout (Penangkapan) Sampah sebagai pupuk Sangkar burung Sapi perah Sapi potong 635.084.3 639.22 Rumput dari padang penggembalaan Rumput dari padang rumput alam Rumput dari padang rumput untuk pakan Rumput hijauan untuk pakan ternak. Poa Rumput Timothy.6 633.03 633.314.083. Rumput padang rumput dan padang penggembalaan Rumput padang rumput.2.7 631.2.034 636.) Rumput cakar ayam.032 633.) Rotan (Daemonorops dan Calamus spp.031 633.24 633.976. Sapi Ruminansia kecil Rumput Bermuda (Cynodon Rich. Phleum Rumput-rumputan lainnya. Salmon.513 636.613.111 634.878.261 633.613. Jeruk secara umum Rye (Secale cereale L.71 631.35 634.582 634.Rosa spp. Dactylis Rumput dari berbagai jenis padang rumput Lihat 636.2.861 633.21 633.211 631.2.2. Cara dan alat potong Ruminansia besar.

527.12 634.155.Sapindaceae Sapotaceae Sarang burung (hasil ternak) Sasaran dan kuota produksi pertanian Sasaran produksi pertanian Sawo manila (Achras sapota L. var.2 631.1/.652 634.527.8 635 639.7 639. Mackerel.093 633. Tanaman untuk bumbu Sayuran hijau lainnya Sayuran umbi akar Sayuran umbi akar lainnya Sayuran umbi batang Sayuran untuk salad Sayuran yang dimanfaatkan batangnya.431 635.) Sayuran aromatik.615 632.1 635.691 631.2. daunnya atau bunganya Sayur-sayuran Sayur-sayuran dan tanaman hias Scombridae.3 635. Tuna (Penangkapan) Selaginella Seledri (Apium graveolens L.19 .53 Seleksi Seleksi hewan Seleksi klon Seleksi masa Seleksi pedigri Seluruh bagian tanaman hortikultura Semangka (Citrullus vulgaris) Serangga perusak tanaman Serangga sebagai musuh ikan Serangga.1 631.528 633.528.128 631.227 635.5 635.3 635.4 635.965.071 635.43 637. Pencegahan dan pengendalian hama serangga pada hewan Serat tanaman air Serat tanaman monokotil.16 635. rapaceum) Lihat juga 635.093 636.082.527 636.3 633. Serat kelapa Serealia lainnya dan jagung-jagungan 104 634.23 631.7 635.155.6 631.266 635.2 635.527.

437 631.836 639.) Sisik ikan Sistem dan satuan pengukuran (termasuk tabel konversi). Ekstensifikasi usahatani.52 631.13 639. pertukaran ion Sifat kimia tanah seperti kandungan nutrisi tanah.2 631.385 630*51 631. 631.581 631. Sifat mekanik tanah Siklus hidup ulat sutra Silase Silikat Siluridae. Intensifikasi usahatani. pH.217 630*2 639. Sistem integrasi produksi pertanian Sistem larikan Sistem padang penggembalaan Sistem penanaman dan pemeliharaan tanaman.585 631. tumpang sari dan sebagainya Sistem produksi dan manajemen pertanian.411 639.151 105 . dsb.085.431 638. penebangan generasi suksesif. Usahatani spesifik. 639.792 634. humus. Sistem hidroponik Sistem hutan tinggi. Usahatani diversifikasi.151.Serigala (hewan buruan) Setaria italica Sewage sebagai pupuk Sifat elektrik dan magnetik tanah Sifat fisik dan mekanik tanah Sifat kimia dan fisik tanah secara umum Sifat elektro kimiawi tanah.43 631.589.) Sirsak (Annona muricata L. ion dapat tukar “ ion exchange”.221 636.3 631.413 631.41 631.113 633. rotasi tanaman.44 633. Lele (Penangkapan) Silvikultur.412 631. hutan berkelanjutan.175 631.153.6 631.2 630*221 631.962 Singa laut (hewan buruan) Siput Sirih (Piper betle L.879. termasuk sistem tebang habis.

Spondias mangifera L.584.442. Sorghum (Sorghum vulgare) Sosis Spesies dan subspesies Spinacia oleracea L. pemotongan batang utama Usahatani terpadu Sistem silvikultur. Topografi hutan. dan perencekan (Lopping) (pemangkasan cabang sampai ketinggian tertentu untuk menghindari jangkauan/gangguan hewan herbivor). pola tanam.4 Sodium. Lihat Natrium Solanaceae Solanum Lihat 633. 106 631. tumpang sari.491.174 637.442. Sistem tanam campuran.2 634.442.4 631.5 631.41 634.453. Tumpangsari Sistem tanam penutup tanah Sistem tanam sela Sistem terubusan (Coppice) (pemotongan 630*22 631.1 Situasi.584. dsb Sistem usahatani kemitraan Sistem usahatani sewa Lihat 347. 551.13 631.584.4 .pohon dan membiarkan tunggulnya bertunas untuk peremajaan pohon dengan biaya rendah).21 633. Termasuk kelerengan dan arah lereng.21 Solanum tuberosum L.526. agar benih yang dihasilkan mudah dipanen).4 633.58 631. Someratia spp.5 634. Spondias cytherea Sonn. Spondias mombin L. Sistem usahatani: tumpang gilir.491 635.675 634. 635.17 630*113 634.2 635.115.876.2 630*222 (Pollarding) (memperpendek pohon induk yang telah teruji. 523 631.115.675.4 633.

153.2 631.672 631. Struktur tanah Sturgeon (Penangkapan) Subsidi Sukun (Artocarpus communis L.3 634.473 637.415 634.147 637.533.155. Susu hasil pasteurisasi.12 637. Disinfeksi Stolon Stroberi (Fragaria spp. Spondias spp.442.4 631. Bentuk tegakan. Spons Srikaya (Annonna reticulata L. topografi Survey tanah Susu bubuk Susu dengan berbagai rasa. Suplai air.) Struktur dan bagian-bagian telur Struktur dan komposisi tegakan.) Stelechocarpus burakol Hook f.47 631.442. Spondias purpurea L. Sterilisasi serangga jantan Sterilisasi susu Sterilisasi tanah.146 107 .141.833 631.) Sulfat Sumur Superfosfat Supervisi rencana produksi.61 634. Susu coklat.2 634.3 637.416 632.144 637.6 634.Spondias pinnata L.75 637.133.939.141.155.4 631.41 630*228 631.143 637.8 637.434 639. Susu yang difermentasi 634.1 631.442 639.6 634.462 631.5 631.155.855 631.1 637. Susu hasil sterilisasi Susu khusus bayi Susu segar (belum ada perlakuan) Susu skim Susu yang diasamkan.672. dll.212 631.392 631. Sumber air untuk irigasi Suplai hasil pertanian Surplus hasil pertanian Survei untuk pembukaan lahan baru. susu rasa buah.

4 Tanah kering.1 637 631. Kondimen Tanaman beracun Tanaman bumbu rasa pedas Tanaman hias Tanaman hias air Tanaman hias berbentuk semak.2 631.524.1 630*114 631.442.82 632.472.445. Daging.115 637. Gambut Tanah hutan.2 631.442.6 631.Susu.133. Tanaman hias pagar Tanaman hias berbentuk semak Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam 108 637.422 631.6 631.9 635.5 631.445. perjanjian Syzigium jambos L.433.445.11 637.7 633.7 631.84 635.114 637. Tanah anaerob Tanah batuan Tanah berpasir Tanah hidromorpik. pendinginan Susu.1. tanah lapisan bawah (subsoil) Tanah liat Tanah mediteranean Tanah mineral Tanah organik Tanah podsolik Tanah tropik dan subtropik Tanaman aromatik.445. Tanah gurun Tanah lapisan atas (topsoil). pemerahan Susu.5 631.442.3 635.495 634.4 631.461 631. 445.86 633.926 635.52 633. Tahan terhadap hama dan penyakit Talas (Colocasia esculenta) Tamarindus indica L.1 631. Hasil ternak lainnya Syarat-syarat khusus.914 .976 635.442. 631.02 634.976.472.6 631.

8 635.881 633.415.975 635. Tussilago Tanaman obat untuk penyakit sistem saraf Tanaman obat untuk penyakit urogenital Tanaman pangan 635.883 633.885 633.054 635.7 635.886 633. Pembibitan Tanaman obat Tanaman obat untuk antipiretik: Kina Tanaman obat untuk penyakit hati dan sistem sirkulasi darah.974 635.1/.927 635.887 633.882 633.052 635.051 635.884 633. dll.) tanaman hortikultura dan pemeliharaannya.921 635.88 633.058 631.27 635.976. Digitalis Tanaman obat untuk penyakit kelenjar Tanaman obat untuk penyakit kulit Tanaman obat untuk penyakit sistem pencernaan Tanaman obat untuk penyakit sistem pernapasan.965.dalam ruangan Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias dalam ruangan Tanaman hias hijau (daun) Tanaman hias merambat Tanaman hias pagar Tanaman hias untuk ditanam dalam ruangan Tanaman hias untuk pagar Tanaman hias yang ditanam di udara terbuka Tanaman hijauan pakan ternak selain rumput Tanaman hortikultura berbunga Tanaman hortikultura berkayu Tanaman hortikultura dewasa dan pemeliharaannya Tanaman hortikultura herba Tanaman hortikultura merambat Tanaman hortikultura secara umum.92 633.3 635.04 635.053 634 635.888 633. Kehutanan Tanaman hortikultura tidak berbunga Tanaman liar sebagai indikator reaksi tanah Tanaman muda (bibit.91 635.03 633.4 109 .

7 633. dll.815 633. melati. penyamak. dll. Penyamak Tanaman penghasil stimulan dan minuman Tanaman penghasil tannin Tanaman penghasil terpentin. geranium. parfum.6 633.85 633.5 633.86 633.811 633.584 633. Hortikultura. Tumpangsari Tanaman serat.814 633. Penutup tanah. Pohon terpentin Tanaman rempah-rempah Tanaman sela.819 633.94 633. Tanaman industri.25 633/635 635.812 633. Vetiver (akar wangi) Tanaman penghasil parfum asal bunga: mawar. tannin dan obat Tanaman penghasil balsem Tanaman penghasil getah lainnya Tanaman penghasil gula Tanaman penghasil gum dan resin Tanaman penghasil minyak Tanaman penghasil parfum Tanaman penghasil parfum asal akar: Orris.83 631.Tanaman pelindung Tanaman penghasil aroma. kondimen. rosemary. Tanaman perkebunan/hortikultura) Tanaman untuk bumbu dapur 110 631.87 633. minyak. Tanaman penghasil parfum asal kayu: cendana. nilam.1 633. Tanaman penghasil parfum asal daun: lavender.8 633.81 633. Tanaman untuk bahan tekstil Tanaman serealia Tanaman serealia yang ditanam untuk hijauan makanan ternak Tanaman spesifik. (Di dalamnya tercakup: Tanaman pangan.543.93 633. Konifer.95 633.1 633. Cedar wood Tanaman penghasil parfum lainnya Tanaman penghasil pigmen.816 633.74 .

98 Tempat penetasan moluska dan kerang-kerangan Tempat penggemukan moluska dan kerangkerangan 635.) Teff.4.71 638.61 633.041 633. 635.24 639.32 637.72 635.64 631.382 637.4.064 111 .4’658 637. 728.53.7 639.78 632.03. tanaman merambat Tanaman yang bunga dan pucuk dimanfaatkan sebagai sayuran Tanduk (hasil ternak) Tata letak dan kesesuaian lahan untuk komoditas strategis Tebar langsung.061 639. Telur pengganti Telur. (Eragrotis tef) Teh (Camellia sinensis L.4’659.015 630*41 631.4 633.4.) Teknik berkebun tanaman hortikultura Teknik umum perlindungan hutan.17 631.177 633.4.435 637. Metode pengendalian hama dan kerusakan. epifit. Tipe kerusakan.062 639.23 639.544. Teknologi Pertanian Tekstur tanah Telur ayam Telur bebek Telur ikan Telur sintetis.344. sistem penanaman Tebu (Saccharum officinarum L. Hasil telur Tembakau (Nicotiana tabacum L.48 637.2 631.06 631.111.Tanaman untuk garnis Tanaman yang bersifat parasit.) Tempat dan alat pemeliharaan ulat sutra Tempat pemeliharaan alami moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemuliaan tanaman dan pembibitan lihat 631. 631.53 635.

2 631.2 639.) Lihat juga 635.533.514.1 639.1 635.74 632.9 631.153. transport Teori lokasi usaha tani Teratai (Hyazinthus orientalis) Teripang Ternak lebah.37 631.64 639. propagasi dengan Tugal Tulang untuk makanan Tulang (hasil ternak) seperti tulang.3 637. Pembersihan lahan penebangan. gigi. mesin) Tenaga mekanik.965.126 631.281.281 632.) Tulip. regosol.965.071 631.3. Alat yang digerakkan oleh tangan tenaga kerja. analisis hasil ternak Theobroma cacao L.387 639.1 635.383 635.965. hewan.1 635.234 630*33 631.55 638.65 639. presol) Tipe-tipe perkebunan Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.532.96 635.445. neosol. Tipe tanah lainnya (litosol.2.492 .281.) Trawlers (kapal pukat harimau) Trifolium Tuber (umbi batang). Tikus.693. Apikultur Terraria Terung (Solanum melongena L.646 637.07 633. napobrassica) Ubi Ubi jalar (Ipomoea batatas L.32 631.111. pembagian (buruh.) Tes. Kanker tanaman Tunas Turnip (Brassica campestris L.92 635.22 112 631. Teratai Tumor.23 631.573 633.065 633.Tenaga hewan.311. perusak tanaman Tingkat penggunaan limbah. var.7 637.4 631. gading Tulang ikan Tulang insang ikan paus Tulip (Tulipa spp.

115. dll. kepemilikan 633.4:502.143 631.115. Unggas Unta Usahatani berdasarkan kepemilikan Usahatani berdasarkan produknya (gabungkan dengan kelas komoditas) Usahatani bersama Usahatani di wilayah suaka alam Usahatani lahan kering Usahatani milik beberapa perusahaan Usahatani pada lahan irigasi Usahatani pribadi/keluarga Usahatani publik.017.2 631.295 631.3 631.6 631.51 638.11 631.586 631.14 631.11 113 .111.874 636. perkebunan.151.587 631. Usahatani skala kecil Usahatani spesifik Usahatani tanpa ternak Usahatani yang didasarkan pada manajemen lain. Sistem usahatani kontrak Usahatani yang dijalankan oleh keluarga Usahatani yang dikelola oleh negara Usahatani.115.073 635.115.2 633.017.7 631.4 632.936.4 631. Siklus hidup ulat sutra umbi akar tanaman hortikultura umbi batang tanaman hortikultura Umbi-umbian yang dapat dimakan Umpan hama Uncaria gambier L.115.512 639. kotamadya dsb.71 631.493 639.517 639.2 631. ranch.115.1 631.1.115 631. milik komunitas tertentu.5 636.22 635.23 Udang Udang karang Udang karang air tawar Udang-udangan Ulat sutra.115.Ubi kayu.073 633.515 639.1. Usahatani skala besar.1 631.) lihat juga 635. kabupaten. Singkong (Manihot utilissima L.9 631.

816.334 Zebu Zingiber officinale L.13 Xanthosoma spp. Yam.15 636.73 633.526.) lihat juga 634.35 633.852.) Varietas Vermisida.33 635.983.83 631. Vicia Vigna sinensis Vigor Vitamin dalam tanah Vitikultur Vitis vinifera Waktu pemupukan Waktu pengendalian hama/penyakit Walnuts (Juglans) Wintergreen (Gaultheria) Wortel (Daucus carota) lihat juga 635.016 634.654. Nematisida Vicia faba L.63 Zea mays L.3 632.685 637. 59 Zoologi sistematik hutan. Dioscorea sp Yoghurt Zaitun (Olea europaea L.2 632.2 634.1/.853.823 633.146. Zizania aquatica Zoologi hutan secara umum.8 634. 592/599 631.84 631.179 630*13 630*14 114 .955 635.51 633.Usahatani.32 631. lihat juga 633.654.73 633.3 633.3 635.524.1.43 633. konversi Vaccinaceae Vanili (Vanilla planifolia L.464 634.291 633.496 633.651 633.821 631.825 633.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful