Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no.

33

BAGAN KLASIFIKASI UDC (UNIVERSAL DECIMAL)

CLASSIFICATION) BERBAHASA INDONESIA (KELAS 630-639)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian DEPARTEMEN PERTANIAN BOGOR 2004

Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no. 33

BAGAN KLASIFIKASI UDC (UNIVERSAL DECIMAL)

CLASSIFICATION) BERBAHASA INDONESIA (KELAS 630-639)

Oleh Etty Andriaty Sulastuti Sophia Akhmad Syaikhu

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian DEPARTEMEN PERTANIAN BOGOR 2004

KATA PENGANTAR Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian No. 33 berjudul Bagan Klasifikasi UDC (Universal Decimal Classification) berbahasa Indonesia merupakan salah satu pedoman yang disusun Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) untuk membantu Pustakawan menentukan kelas bahan pustaka dalam pengolahan informasi. Bagan klasifikasi UDC ini sebagian besar merupakan terjemahan bebas dari bagan UDC International Medium Edition, English Text, edisi 2 (BS 1000M, 1993). Bagan klasifikasi UDC diterbitkan secara bertahap, tahap pertama adalah kelas pertanian (630-639). Tahap kedua dan seterusnya akan diterbitkan bagan klasifikasi UDC dari kelas lain yang berkaitan erta dengan kelas pertanian. Untuk memudahkan pemanfaatannya, bagan klasifikasi UDC ini dilengkapi dengan indeks subyek. Bagan klasifikasi UDC ini masih jauh dari sempurna, oleh sebab itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik membangun dari para Pustakawan dan pemakai lainnya. Semoga pedoman ini bermanfaat. Bogor, Desember 2004 Penyusun

.............. KEHUTANAN...................................... 23 633 TANAMAN PANGAN..................... 630 KEHUTANAN ................. INDUSTRI.................................... 46 637 SUSU............................................................................ 50 638 PEMELIHARAAN........ 41 636 PETERNAKAN ................. 36 635 TANAMAN SAYURAN DAN TANAMAN HIAS ...................................................... EKSPLOITASI KEHIDUPAN LIAR ....DAFTAR ISI halaman PENDAHULUAN ........ BAGAN KLASIFIKASI UDC (Universal Decimal Classification) ............... 63 PERTANIAN......................... HASIL TERNAK LAINNYA.... 28 634 TANAMAN HORTIKULTURA SECARA UMUM .... HAMA TANAMAN..... PEMULIAAN 3 3 9 3 1 . DAGING..... SERTA PENGENDALIANNYA ........................................ 632 KERUSAKAN TANAMAN.. DAN PERKEBUNAN .. 631 PERTANIAN / AGRONOMI ............................ ILMU DAN TEKNIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANIAN. PENYAKIT TANAMAN.......................

.......... 639 PENGELOLAAN HEWAN LINDUNG DAN IKAN.......... INDEKS SUBJEK .............................DAN PENGELOLAAN SERANGGA DAN ARTROPODA LAIN . SERTA KULTUR KELAUTAN ............... 55 59 53 ......................................................................................................

nomor klasifikasi ini dipakai juga untuk menelusur informasi. sedang untuk pencariannya dari pangkalan data dapat dilakukan melalui kata kunci. Walaupun demikian bagi perpustakaan yang masih dikelola secara manual. PUST AKA . Karena itu diusahakan membuat terjemahan UDC secara sederhana. oleh karena itu untuk tahun ini. Kenyataan memperlihatkan bahwa sebagian besar pustakawan/petugas perpustakaan masih sangat sulit membaca bagan UDC yang berbahasa Inggris. sekedar untuk membantu mengerti arti sebagian nomor klasifikasi UDC yang lazim digunakan oleh perpustakaan bidang pertanian. sehingga klasifikasi buku masih sangat penting. Dengan adanya terjemahan ini diharapkan pustakawan dapat mengelompokkan bukunya secara lebih tepat. Pengelompokan buku lebih banyak digunakan untuk keperluan penyimpanan buku. Ketebalan Bagan UDC tidak memungkinkan PUSTAKA menerjemahkannya secara tuntas seluruh bagan dalam waktu satu tahun.PENDAHULUAN Bagan Klasifikasi UDC (Universal Decimal Classification) adalah bagan klasifikasi intemasional yang biasa dipakai untuk pengelompokan buku atau dokumen menurut subjek bidang kajian informasi yang dimuatnya.

Dianjurkan agar dalam menggunakan petunjuk ini. sedangkan pada kolom kedua tentang arti/pengertian.mencoba untuk menterjemahkan kelas 630 hingga 639. pustakawan tetap membandingkannya dengan bagan klasifikasi UDC yang berbahasa Inggris. termasuk bagan klasifikasi UDC yang berbahasa Inggris. Pustakawan yang melatih diri dengan tekun untuk memahami nomor klasifikasi. kelas 64-68 mengenai industri hasil pertanian. kelas 57-59 mengenal ilmu-ilmu murni. akan menjadi terampil menggunakan bagan klasifikasi UDC. rekreasi dan sebagainya. . dan kelas 7 mengenai taman nasional. Kelas lain yang perlu diterjemahkan pada masa yang akan datang adalah kelas 3 mengenal ilmu sosial ekonomi dan pendidikan. serta bidang cakupannya. Bagan ini disajikan dalam dua kolom. Nomor ini juga dilengkapi dengan indeks subjek yang merujuk ke nomor kelasnya. kelas 61 ilmu-ilmu kedokteran/ kedokteran hewan. ini baru sebagian dari nomor-nomor klasifikasi yang biasa digunakan di perpustakaan bidang pertanian. kolom pertama nomor klasifikasi.

6 Nomor Kelas 630 630*1 630*11 630*111 630*113 630*114 630*116 630*12 630*13 Arti nomor kelas Kehutanan secara umum Faktor-faktor lingkungan di dalam kehutanan. 556 Biologi Hutan. Konservasi air. Termasuk: atmosfer. dan erosi.5. Meteorologi. Penambahan –1/-9 pada kelas 62-1/-8 dan 66-9 juga dapat diterapkan pada kelas 63. 631. KEHUTANAN. Faktor-faktor lahan (Site factors) di dalam kehutanan. Biologi hutan. EKSPLOITASI KEHIDUPAN LIAR. PERTANIAN. Vienna) Untuk penanaman pohon buah-buahan lihat 634. 57 Zoologi hutan secara umum.BAGAN KLASIFIKASI UDC (Universal Decimal Classification) 63 PERTANIAN. 631. Termasuk kelerengan dan arah lereng. 551. 551. kecuali –1 dan –2 pada kelas 633/635 630 KEHUTANAN Subdivisi 630 dipilih dari The Forest Decimal Classification (IUFRO. 630*42 Situasi. Topografi hutan. 59 3 . konservasi tanah.4 Hidrologi hutan.96 Iklim dan iklim mikro hutan.1/. ILMU DAN TEKNIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANIAN.4 Tanah hutan.

penanaman pendahuluan dan sebagainya. Aforestasi tipe lahan khusus. 581. Pembentukan/formasi 4 . 631. agar benih yang dihasilkan mudah dipanen). Penanaman pohon di bawah pohon (underplanting). 630*9 Pembentukan/Formasi hutan melalui suksesi alami. (aforestasi: penanaman pohon pada lahan hutan yang telah gundul selama 50 tahun atau lebih). Penebaran . 591. Penembakan. Pemancingan/Penangkapan ikan. Setek pohon. Permudaan/Regenerasi buatan. 639 Botani hutan secara umum. Perawatan. penanaman dan propagasi pohon. Bentuk tegakan.524. 581 Botani sistematik hutan. dan perencekan (lopping) (pemangkasan cabang sampai ketinggian tertentu untuk menghindari jangkauan/gangguan hewan herbivor). 627. Sistem hutan tinggi. penebangan generasi suksesif. Termasuk: Praktek persemaian pohon.962 Sistem silvikultur.414. pemotongan batang utama (pollarding) (memperpendek pohon induk yang telah teruji. 630*226 630*228 630*23 630*231 630*232 630*233 630*234 630*235 Perubahan sistem silvikultur. hutan berkelanjutan. Termasuk: Manajemen satwa buru dan ikan.5 Silvikultur. Struktur dan komposisi tegakan. Permudaan/Regenerasi alami. Permudaan/Regenerasi dan pembentukan/formasi tegakan. (Konversi berdasarkan sistem atau spesies). 582 Ekologi tumbuhan hutan. 592/599 Ekologi satwa hutan. Sistem terubusan (Coppice) (pemotongan pohon dan membiarkan tunggulnya bertunas untuk peremajaan pohon dengan biaya rendah). 627.630*14 630*15 630*16 630*17 630*18 630*2 630*22 630*221 630*222 Zoologi sistematik hutan. Perburuan. termasuk sistem tebang habis.5.

Peningkatan mutu dan perbaikan (amelioration) lahan hutan (forest sites). 630*25 630*26 630*27 630*28 630*3 630*31 630*32 630*33 631.6 Pemeliharaan tegakan dan pohon. Pembalakan dan pengangkutan: secara umum.542 Perlakuan terhadap tegakan yang tidak sempurna.Tanaman penghasil getah. Pemanenan kayu. Antara lain tanaman penghasil kulit kayu. Kombinasi antara kehutanan dengan pertanian dan padang rumput penggembalaan.tegakan campuran. Taman. Pembebasan hutan.93 Tingkat penggunaan limbah. arboretum. termasuk: Pemangkasan (Pruning) (Pemangkasan di sini dilakukan dengan cara memotong cabang sampai ketinggian tertentu untuk memperoleh kualitas kayu yang lurus. 630*236 630*237 630*24 630*241 630*242 630*245 Pemeliharaan tegakan tahap awal. Bercocok tanam pohon hias (Arborikultur). Hutan beririgasi/hutan pada lahan yang sewaktu-waktu tergenang (floodland). bambu dan rotan. Penjarangan hutan. 712 Penanaman hutan. buah dan biji-bijian. Pembersihan lahan penebangan. yang tidak terawat atau tegakan yang kondisinya sangat terbuka. Penanaman osier. 5 . 621. 631. Jalur pelindung (shelterbelt) dan sebagainya serta perlakuannya. Penanaman dan koleksi hasil hutan selain kayu. Pemeliharaan tegakan. daun. Ilmu kerja dan kajian kerja dalam kehutanan. Penebangan dan kegiatan lain yang berhubungan dengan penebangan pohon. (dapat pohon sejenis. Pagar hidup dan tanaman pagar hidup 635. dapat pula pohon jenis lain sehingga terbentuk tegakan campuran). ketinggian pemangkasan tergantung pada permintaan pasar).055.

368.53. dan saluran air 626 terutama 626. Penyakit virus. drainase hutan. Pengukuran kinerja (untuk menentukan jumlah potongan dalam penebangan dan kegiatan yang terkait). Kegiatan perlindungan. Gangguan terhadap pertumbuhan pohon oleh manusia. riap. jalan dan jembatan di dalam hutan. Kebakaran hutan. Pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan. mesin dan perlengkapan dalam penebangan pohon dan kegiatan yang terkait. dan 627. jalan air. Pertumbuhan pohon. Revegetasi dan sebagainya daerah bekas kebakaran hutan.42. 528. Termasuk: bangunan.630*34 630*35 630*36 630*37 630*38 630*4 630*41 630*42 630*43 630*432 630*433 630*434 630*436 630*44 630*45 630*46 630*5 630*51 Penyimpanan kayu di hutan. Kerusakan hutan oleh tumbuhan perusak. Kerusakan hutan oleh binatang. Penggunaan api dalam silvikultur dan kegiatan lainnya. 502. Manfaat dari kebakaran hutan.48 Sistem dan satuan pengukuran (termasuk tabel 6 . 630*26 Kerusakan dan perlindungan hutan.55.861. Perkembangan struktur tegakan.8. Penyimpanan di tempat penimbunan balak atau di tempat penyimpanan balak. Tipe kerusakan. 632 Teknik umum perlindungan hutan. Pengangkutan perlengkapan lihat 621.87 Keteknikan hutan. 627 terutama 627.7. Alat. irigasi. Metode pengendalian hama dan kerusakan. Penyelamatan kayu dan pembuangan kayu yang rusak oleh api. Pengukuran pohon. Kerusakan oleh penyebab inorganik selain kebakaran hutan.

Masalah staf dalam kehutanan swasta. negara bagian) Administrasi hutan swasta. Kerapatan tegakan. Penumpukan kayu (Penanganan dan 7 . Administrasi dan organisasi perusahaan hutan 631. 674 Kayu dan kulit kayu. Masalah khusus dalam usaha penanaman hutan. statistik perusahaan.67 Riap perkembangan dan struktur tegakan Manajemen hutan. Industri kayu dan hasilnya. Termasuk ukuran tajuk. Ekonomi usaha kehutanan. Pembukuan dan akuntansi. perakitan. Penilaian kualitas lahan hutan (sites quality). Ekonomi pengangkutan kayu dan industri kayu. (Bonita hutan). 902. Penentuan umur pohon. Struktur dan sifat-sifatnya. Hasil tahunan atau hasil periodik.16 Metode manajemen. tegakan hutan. Penggunaan kayu. Pengeringan. Pengolahan. Rencana jangka pendek dan pembiayaan. Kerusakan oleh jasad hidup dan pengendaliannya. Administrasi dan dinas kehutanan nasional (federal. Pengukuran dimensi dan isi batang (dari pohon . Kehutanan sebagai perusahaan. pembentukan. Penaksiran hasil finansial. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan.630*52 630*53 630*54 630*55 630*56 630*6 630*62 630*64 630*65 630*66 630*67 630*68 630*681 630*682 630*7 630*8 630*81 630*82 630*83 630*84 konversi). Pembuatan barang-barang dari kayu. Pengawetan dan perlakuan lain untuk meningkatkan sifat-sifat kayu. dan hasil akhir kayu. Pembiayaan kegiatan pembalakan. Pengaturan hasil. Hasil hutan dan pemanfaatannya. Rencana kerja. Pemasaran hasil hutan. Pengukuran khusus dari pohon dan tegakan. dan tegakan yang bias dipanen).

Ekonomi dalam pemanfaatan kayu. Hutan dan kehutanan dilihat dari sudut pandang nasional. Pengawasan masyarakat dan peraturan kehutanan termasuk perundang-undangannya. Kerjasama internasional lain. Penggunaan bahan kimia dari kayu. Industri pulp. Pendidikan. Masalah buruh dalam pengangkutan kayu. Perpajakan hutan. Masalah buruh hutan. 8 . Asosiasi. Termasuk: Subsidi. 332.3. Kebijakan kehutanan. Kredit. Kebijakan hutan internasional. Publisitas. 630*233 Kepemilikan hutan dan kebijakan kepemilikannya. Kualitas kayu. Jasa konsultasi.630*85 630*86 630*88 630*89 630*9 630*92 630*93 630*94 630*95 630*96 630*97 penyimpanan) Pengujian kayu dan produk kayu. sosial ekonomi kehutanan. dan dalam industri kayu. Penggantian kayu dengan bahan lain yang kompetitif. Kebijakan aforestri. Bahan campuran yang seluruhnya atau sebagian terbuat dari kayu. Metode lain untuk menerapkan kebijakan hutan. Hasil hutan lain (hasil hutan bukan kayu). Penelitian. Asuransi hutan.

1.016 631.02 631.4 631.2 631. dan kondisinya Teori lokasi usaha tani Tata letak dan kesesuaian lahan untuk komoditas strategis Kualitas tanah pertanian Lokasi pertanian Contoh penggabungan: 631.2 631. Usahatani skala kecil Syarat-syarat khusus.1 631. kabupaten.115 631.111.111.017 631. dll.2 631.112 631.111.115.111.027 631. kotamadya dsb.6 631.115.115.453. usahatani.111 631. ranch.1.7 Manajemen dan organisasi usaha tani Pengembangan perubahan status.017.115.4 Usahatani di wilayah suaka alam Pendapatan usaha tani. milik komunitas tertentu.11 631.115.1 631. Pembelian lahan Usahatani berdasarkan kepemilikan Usahatani pribadi/keluarga Usahatani yang dijalankan oleh keluarga Sistem usahatani kemitraan Sistem usahatani sewa Lihat 347.115.631 PERTANIAN / AGRONOMI Nomor kelas 631 Arti nomor kelas Pertanian/agronomi 631-1/-9 karakteristik mesin-mesin pertanian dll.11 631. 9 .17 631.017 Usahatani skala besar.115. perkebunan. kepemilikan) Lokasi. perjanjian Pemasaran dan syarat-syarat pengiriman Kekayaan usahatani dan Sistem usaha tani (lokasi.017.1 631. konversi usahatani Luas Ukuran dan perluasan (ekstensifikasi) dan keluasan usahatani / perkebunan 65.3 631.1 631.13 631.1.4:502.1.111.1.1.1 Usahatani milik beberapa perusahaan Usahatani bersama Usahatani publik. dirinci menurut 62-1/-9 631.

pemeliharaan.4 631. Ekspansi.115. tempat training.1 631. Usahatani spesifik.732. Intensifikasi Usahatani.8 631. kebun percobaan. 631.2. Sistem usahatani kontrak Pertanian Instruksional.15 631. tempat training.3.6 631.151.63 Kebun percobaan.151. plot demonstrasi (demplot) Pertanian instruksional. Bioteknik.2 631.151.117.) Lihat 631. Produksi pertanian. Ekstensifikasi Usahatani. Modernisasi. 378.71 631. pertanian berbasis ekologi. instalasi penelitian pertanian. atau pertanian untuk sekolah.631. Pertanian dan industri hasilnya secara umum.117 631. Instalasi penelitian pertanian Demplot Alat dan bahan pertanian secara umum (seleksi.147 631. 10 .117. Sistem produksi dan manajemen pertanian.151. 631.68.8 Usahatani berdasarkan produknya (gabungkan dengan kelas komoditas) Usahatani tanpa ternak Pabrik berkombinasi dengan usahatani. 631.2 631. Inovasi teknologi.145 631. dll. manajemen pertanian. pengadaan.4 631.151 631.152 Usahatani yang dikelola oleh negara Koperasi pertanian Lihat 334.173 Usahatani yang didasarkan pada manajemen lain.14 631. Usahatani Diversifikasi. pertanian untuk sekolah Lihat 373.115.6 631.151.143 631. Pertanian organik.9 631.117.12 631. Usahatani terpadu Ekstensifikasi usahatani Intensifikasi usahatani Usahatani spesifik Diversifikasi usahatani Sistem integrasi produksi pertanian Prinsip-prinsip manajemen produksi usaha tani.3 631. administrasi pertanian.115.

Konversi ke sistem-sistem lain.37 11 .153.155.153.153.155.158 631.24 631.164.164. tenaga hewan.17 631. Termasuk: penggunaan tenaga buruh.164. Pembagian tenaga kerja.155. Kuota.modifikasi administratif Perencanaan produksi pertanian. Subsidi Sasaran dan kuota produksi pertanian Sasaran produksi pertanian Kuota produksi pertanian Suplai hasil pertanian Kehilangan hasil pertanian Surplus hasil pertanian Subsidi pertanian Bisnis usaha tani dan administrasi Administrasi kegiatan usahatani Keuangan usaha tani dan pengkajian ekonomi Administrasi keuangan usahatani.1 631.155 631.153.3 Penggunaan mesin pertanian lihat 631.2 631. Kehilangan dan surplus.6 631. Pengendalian produksi pertanian.4 631.171 631.12 631.157 631.2 631. tumpang sari dan sebagainya Pemilihan metode kerja.4 631.27 631.155.172 pengelompokan ulang. rotasi tanaman.153 631.164.13 631.3 631.5 631. Perubahan dalam budidaya dan produksi.28 631.16 631.162 631. Supervisi rencana produksi.631.155.155. dan mesin.58 Memilih sistem penanaman dan pemeliharaan.164.3 631.165 631. lihat juga 631.7 631.164 631. Suplai. tata buku Penilaian dan penaksiran pertanian Prinsip-prinsip penilaian Investasi modal kerja pertanian Penaksiran tanaman dan nilai tanah pertanian Penaksiran hasil samping dan limbah pertanian Penilaian kerusakan pertanian Penilaian panen dan kegagalan panen Teknologi Pertanian Mekanisasi Pertanian (untuk mesin pertanian lihat 631. Akunting.155.23 631.

173. Pagar Pagar tanaman Pagar tembok Pemagaran.3. gerbang. 728. Lumbung. domba.631.07 631. pagar elektrik Alat dan mesin pertanian Komponen-komponen alat dan mesin pertanian.071 631.98 Rumah kaca Gudang untuk penyimpanan.3.27 631. mesin dan alat pertanian Sejumlah bangunan untuk pertanian.3. babi Kandang untuk kelinci dan rodentia lainnya Kandang untuk unggas Kandang untuk ternak lain Tempat pemuliaan dan pembibitan tanaman lihat 631.311.225 631. kandang ternak.3.25 631.222 631.3.4 631.02 631. pengambilan contoh Kombinasi penggunaan alat dan mesin pertanian Alat dan mesin pertanian berdasarkan tipe tenaga penggeraknya Alat yang digerakkan oleh tenaga hewan.173. penanganan dan pengolahan. Gedung untuk penyimpanan alat dan mesin pertanian Batas.273 631. 631.31 631.173 631.06 631.3 631.03.223 631. 635.21 631. Silo.23 631. termasuk instalasi sanitasinya Kandang ternak Kandang berbentuk naungan Kandang untuk sapi. Suku cadang Alat dan mesin untuk keperluan pengukuran.tenaga manusia Alat dan mesin pengolah tanah Tugal 12 .544.22 631.05 631.229 631.234 631. struktur dan instalasi pertanian.2 631.271 631. bangunan serbaguna. gudang untuk produk pertanian.24 631. Dll.227 631.344. kambing.272 631.3 Organisasi alat pertanian dan bengkel khusus Bengkel mesin traktor Bengkel perbaikan dan teknis Bangunan.2 631.

311.334 631.2 631.347 631.36 631.331.312 631.631.332.367 631. pemupuk Mesin untuk menanam benih Mesin untuk menyebar benih Alat penyiapan benih Alat dan mesin penanam Alat penanam kentang Alat/ mesin untuk menyiapkan dan menyebarkan pupuk Mesin penabur dan penanam dikombinasikan dengan alat penyebar pupuk Alat untuk okulasi Alat untuk mencangkok Alat dan mesin pemelihara dan proteksi tanaman Alat potong.313 631.7 631.335 631.336 631.33 631.312.35 631.365 631. pencuci. dsb. pengering. Alat untuk menyiapkan makanan ternak Alat untuk membungkus. fermentasi.363 631. alat penyaring.311.8 631.1 631.364 631.55 Alat panen jagung Alat panen kentang Alat dan mesin pascapanen Alat pengirik.331.348 631.37 631. alat untuk mengairi Alat dan mesin untuk proteksi tanaman Alat dan mesin untuk panen lihat 631.312.371 Alat penggali parit Alat untuk memindahkan tanah Bajak Bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan Bajak yang digerakkan oleh tenaga mesin Garu Alat dan mesin penanam.332 631. mengikat.333 631. pengupas. dll Alat pengering Alat penutup peti/ kontainer untuk menyimpan hasil pertanian Tenaga mekanik. pembersih. dsb. alat pemipil.34 631.342 631. Alat sortir. alat pangkas Alat untuk menyiram.356.5 631.3 631. penampi.361 631. transport Mekanisasi pertanian 13 .362 631.92 631.4 631.355 631.331 631.

416.41 631. Pedologi.417 631.2 631.423 631.3 631.554. truk.372 631. dsb.4:55 631.366 dengan . 626.1 631.2 631. Sifat kimia dan fisik tanah secara umum Sifat elektro kimiawi tanah.241.5 631.417.43 631.432 Alat transport dengan bahan bakar.415.42 631.014. Penelitian tanah Agroekologi Sifat kimia tanah seperti kandungan nutrisi tanah.412 631.2 631.416. Trailer.3.416.1 14 . 629.1 631.4 631. kereta gerobak. Tanah alkalin Tanaman liar sebagai indikator reaksi tanah Kimia anorganik tanah Nitrogen tanah Asam fosfor tanah Kalium tanah Natrium tanah Kalsium tanah Kimia organik tanah Kandungan karbon Kadar humus Analisis tanah. ion-ion dapat tukar “ ion exchange”. Kandungan garam Pertukaran kation Keasaman.416.2 Akumulasi garam.8.413.416. traktor.2 631.416 631.7 631.7 631.4 631.415.422 631.3 631. humus.413.417.423. Metode statistik Analisa tanah kualitatif Analisa tanah kuantitatif Kelembaban tanah Sifat fisik dan mekanik tanah Sifat mekanik tanah Air tanah.431 631. 628.2 631.631. dsb Alat transport tanpa bahan bakar. Hidrologi pertanian lihat 556.421 631.4 631. Percobaan lapang Percobaan lapang dan pot. pertukaran ion Fiksasi lihat 543.413 631. Tanah asam Alkalinitan.3 Detilnya dengan :629… Ilmu tanah.415.413.373 631. 543. dsb. pH.

biologi tanah Bakteri tanah.453 631.445.459 631.44 631.432.423.445.442.45 631.46 631.8 Erosi Konservasi tanah Mikroorganisme tanah.7 631.1 631.9 631.438 631.142.461.6 631.442.6 631.442.435 631.433 631. Mikrobiologi tanah Amonifikasi Bakteri pembentuk nitrit 15 .5 631.432.442.432.434 631.445. regosol. bakteriologi.433.437 631.2 631. Pencucian unsur tanah Atmosfir (udara) Aerasi tanah Kondisi anaerob tanah Respirasi tanah Struktur tanah Tekstur tanah Sifat elektrik dan magnetik tanah Radioaktivitas tanah Klasifikasi tanah Secara rinci dapat digabung dengan kelas 55 Contoh 631.1 631.2 Neraca air Kelembaban tanah lihat 556.452 631.5 631.461 631. neosol. Keracunan tanah Kesuburan tanah Keracunan dalam tanah Kebutuhan pupuk dalam tanah lihat 631.3 631.461.433.61 631.2 Permeabilitas.44:551. presol) Kesuburan tanah.2 631.454 631.1 631.445.1 631.631.432 tanah pegunungan Tanah berpasir Tanah Liat Tanah organik Tanah batuan Tanah hidromorpik.445.4 631.459:631. 631. Gambut Tanah podsolik Tanah kering.2 631.3 631. 445. Tanah gurun Tanah mediteranean Tanah tropik dan subtropik Tipe tanah lainnya (litosol.433.1 631.

4 631. termasuk akibat kerja tanaman. pedologi. termasuk 16 .482 631.483 631. mikoriza. Nitrifikasi Denitrifikasi Bakteri penambat nitrogen. alga Mikrofauna.512 Bakteri pembentuk nitrat. Pemindahan tanah Lihat 551.234 Pembentukan tanah oleh proses kimiawi Pembentukan tanah oleh proses biologis. topografi Profil tanah Tanah mineral Tanah lapisan atas (topsoil).47 631.468 631.472 631. tanah lapisan bawah (subsoil) Mikropedologi Survei tanah Pembentukan tanah. Hewan yang hidup dalam tanah lihat 59 Survei untuk pembukaan lahan baru.5 631. Disinfeksi Antibiotik.461.5 631.467 631.48 631. bakteri.311. termasuk protozoa. dan hewan. termasuk jamur.461.472.472. nematoda Makrofauna dan mesofauna. Bakteri antagonis Vitamin dalam tanah Enzim dalam tanah Mikroflora lain. Fiksasi N Fiksasi N Sterilisasi tanah. Pencangkulan dan pembajakan tanah Lihat 631.484 631.5 631.473 631.464 631.631. angin Pembentukan tanah oleh proses fisika dan mekanika. tanah-tanah yang terpindahkan oleh air.3 631.461.461.463 631.511 631.472.7 631.466 631. seperti tanah-tanah alluvial dna tanahtanah diluvial Lihat 551.6 631.24 cara bercocok tanam Penyiapan tanah.465 631.311.485 631.31 Penyiapan tanah tanpa alat mekanik Penyiapan tanah dengan alat mekanik.8 631.462 631.51 631.

527.02 631.3 631.528.524. penyimpanan dan perlakuan benih Perlakuan benih tanaman 17 .82 631.527.527 631.526.513 631.524.8 631.2 631. Inbreeding Seleksi klon Metode seleksi Emaskulasi Penyerbukan Pemuliaan melalui mutasi Mutasi gen dan kromosom.53.524.631.526.01 631.526.1 631.524.53 631.526.528.527.322 631.821 631.325 631.526.2 631.3 631.524.529 631.52 631.523 631.86 631.1 631.526 631.527.81 631.527.2 631.53. Pembenihan Benih dan perlakuan benih.85 631.01 631.527. koleksi.4 631. mutagenesis Poliploidisasi Aklimatisasi Perbanyakan tanaman.32 631.526.522 631.526.524.027 dengan menggunakan tenaga hewan dan mesin Penyiapan tanah dengan bahan peledak Pemuliaan tanaman Biologi reproduksi tanaman Genetika terapan Genotipe Fenotipe Perkecambahan Vigor Adaptasi terhadap iklim Tahan terhadap hama dan penyakit Kelompok dan jenis tanaman budidaya Genus Spesies dan subspesies Varietas Kultivar Klon Galur murni Hibrida Keturunan genetik Seleksi Seleksi masa Seleksi pedigri Hibrida.53.83 631.527.528 631.5 631.6 631.321 631.526.02 631. penyebaran benih Produksi benih. Heterosis.

3 631.2 631.533.533. Pemangkasan. tipe penanaman Pengaruh cahaya dan tanaman pelindung Jarak tanam Cara tanam Penanaman dengan pemaksaan seperti bonsai Fase-fase dan kontrol pertumbuhan tanaman Fase perkecambahan.538 631. dsb.543. Penanaman Tebar langsung.542 631.543. perbanyakan tanaman dengan pembelahan Perbanyakan dengan umbi akar Perbanyakan dengan umbi batang Pembagian atau pemisahan anakan Pemisahan tanaman menjadi beberapa bagian Tunas Stolon Planlet Perbanyakan tanaman dengan merangsang tumbuhnya akar pada bagian vegetatif tanaman.532/.543. Kultur jaringan Perbanyakan tanaman dengan stek Pemindahan tanaman bibit dari tempat pembibitan ke tempat penanaman sebenarnya.547 631. Bibit.2 631.532.2 631.03 631.1 631.3 631.547.5 Perlakuan benih dengan cara kimia Perlakuan benih dengan cara fisik Budidaya tanaman muda.027.534 631.631.027.533 631. cara penanaman.547. penjarangan.535 631.541 631.4 631.1 631.536/.2 631.547.544 631. Pembibitan Fase pertumbuhan Fase pembungaan Fase pembentukan buah 18 .53.532.531 631.547.533.53.532.3 631.3 631. sambung pucuk.532 631. Termasuk pembibitan Penebaran benih.543 631.2 631. Penanaman.53. sistem penanaman Biji dan spora Perbanyakan vegetatif tanaman Pembelahan.041 631.54 631.535 631.53.1 631. permudaan tanaman Pemeliharaan tanaman Okulasi. dsb.04 631.1 631.53.

575 631. Sekam. Pengeringan Pengeringan Lihat 66.576 631. termasuk penyimpanan dalam silo Lihat 621.04 Pencampuran Lihat 621.929 Pelayuan Lihat 577. dsb Sistem larikan Rotasi tanaman 19 .565 631. Serat.563. Hasil samping.572 631.552 631.151 Penyimpanan. pola tanam.55 631.573 631.563.6 631.582 Fase pematangan Pematangan buatan Perlakuan-perlakuan khusus yang meliputi tanah.9 631. Kulit biji.555 631.581 631. Dedak Getah Sistem usaha tani: tumpang gilir. Pemisahan kulit dari buah.548 631.563.4 631.58 631.547.563. Pemanenan Panen sebelum tanaman matang Pemotongan Panen jagung Hasil panen Perlakuan pasca panen Perontokkan. Umbi.57 631. tumpang sari.574 631. Ubi Daun Bunga Buah Kulit buah.547.4 631.562 631.576.577 631.032 631. Serat.571 631.559 631. penyiraman Panen.796 Pengepakan Pengangkutan Hasil.561 631.55.2 631.563 631.631.6 631. Jerami Akar.56 631. Penggilingan Pembersihan dan sorting Penyimpanan.66 631.564 631. Hasil setengah jadi Kayu Batang.

Reklamasi bukit berpasir Reklamasi lahan berlereng. Reklamasi hutan.584.2 631. 631. gurun.2 631. termasuk menggunakan energi listrik.585 631.618 631.5 631.588 631.2 631.02 631. dll.583 631. termasuk pembuatan teras/ sengkedan Reklamasi hutan perawan Reklamasi lahan rawa Reklamasi lahan di bawah permukaan laut Reklamasi lahan pantai/ pasir Reklamasi lahan bekas industri dan pertambangan Drainase Lihat 626.582..671 Monokultur Peladangan berpindah Budidaya secara intensif Tanaman sela.611 631.589.589 631.4 631. sinar buatan.123 Irigasi Kebutuhan air 20 .614 631. Tanah berbatu. 632.03 631.584. Tumpangsari Sistem tanam sela Sistem tanam penutup tanah Sistem tanam campuran.62 631.589.615 631. rawa. Pengendalian erosi Air: komposisi dan sifat Pembukaan lahan.631.617 631.2.613 631.584 631.616 631. Budidaya tanaman dalam media buatan Sistem hidroponik Budidaya tanaman dalam media pasir Budidaya dalam media plastik Engineering/ mekanisasi pedesaan Konservasi tanah dan air.67 631.612 631.589. Tumpangsari Sistem padang penggembalaan Usahatani lahan kering Usahatani pada lahan irigasi Budidaya dengan menggunakan fenomena khusus.1 631.6 631.3 631.61 631. Penutup tanah.86.586 631.584.6. terasering Reklamasi lahan marjinal secara umum Reklamasi lahan batuan. panas.532. dsb.582. 627.6. radio dan gelombang akustik. 628.587 631.432.5 631.

Defisiensi unsur hara Nutrisi tanaman Pemacu pertumbuhan tanaman.31 631. keracunan yang disebabkan oleh karena pemakaian pupuk Kehilangan pupuk.822 631.816.811 631.672.674 631.036 631.98 631. penyimpanan pupuk Komposisi.81.821 631. Gypsum Marl Kondisioner tanah Magnesium Alluvium Pupuk kalium Abu kayu.815 631.1 631.2 631.81.672. Perubahan nilai pupuk Aspek ekonomi dari pupuk Aplikasi dan distribusi pupuk Dosis pemupukan Waktu pemupukan Cara pemupukan Pupuk buatan secara umum Kapur.816.832 631.095. Hormon tanaman Produksi.81.2 631.1 631.338 631.823 631.32 631.675 631.83 631. abu gambut Klorida Sulfat 21 .826 631.814 631.81 631.095.337 631.831 631.816.3 631. abu tanaman.672.674.81.816 631.812 631.82 631.672. Produksi dan pemakaian pupuk Absorpsi.833 Suplai air.033 631.81. Penyerapan hara Konversi dan distribusi pupuk pada tanaman Proses biodinamik Kebutuhan hara Kekurangan hara.824 631.631. penyiapan.811.8 631. Sumber air untuk irigasi Sumur Reservoir Dam Danau buatan Metode irigasi Irigasi permukaan Irigasi genangan Dosis dan waktu irigasi Pupuk dan pemupukan Nutrisi tanaman.813 631.1 631.031 631.33 631. reaksi.674.672 631.

85 631.862 631.853 631.879.95 631.631.9 631.842 631.863 631.28 Guano Superfosfat Elektrofosfat Pupuk organik.84 631.857 631.854 631.851 631.879.874 631.4 631.837 631.96 632 Silikat Karbonat Pupuk nitrogen Pupuk amonium Pupuk nitrat Inokulasi tanah dengan bakteri dan mikoriza Pupuk fosfat Fosfat mineral Bubur tulang Ampas/ terak Lihat 669.836 631. jerami sebagai pupuk Pupuk hijau Sampah sebagai pupuk Sewage sebagai pupuk Limbah industri sebagai pupuk Kompos Pupuk majemuk Pengaruh pertanian terhadap lingkungan hidup Pengaruh geofisik terhadap budidaya tanaman. Pupuk hayati/alam Pupuk kandang Pupuk yang berasal dari limbah Pupuk yang berasal dari limbah ikan Pupuk organik lainnya Pupuk dari bahan tanaman secara umum Humus. tanah.89 631.3 631. air Ekologi pertanian Tipe-tipe perkebunan KERUSAKAN TANAMAN.855 631.2 631. PENYAKIT TANAMAN. HAMA TANAMAN.841 631.92 631.879. SERTA PENGENDALIANNYA Arti Nomor Kelas Nomor kelas 22 .87 631.847 631.871 631.184.867 631.1 631.852 631.872 631.86 631. Pengaruh pertanian terhadap iklim.879.

164 632.112 632.166 632. erosi Kerusakan tanaman karena gempa Kerusakan tanaman karena polusi kimia dan industri Kerusakan tanaman karena adanya perlakuan proteksi tanaman.126 632.5 632.121 632. pestisida Kerusakan tanaman yang disebabkan penggunaan pupuk Penyakit fisiologis tanaman Penyakit fisiologis akibat degenerasi Gugur bunga.125 632.18 632.16 632.167 632.116 632. penyakit tanaman.117 632.632 632.1 632.163 632.1 632. gugur buah (fisiologis) Gugur benang sari karena hujan Rebah karena angin Gugur daun.155 632. genangan (terlalu berair) Kerusakan tanaman karena degradasi tanah. hama tanaman serta pengendaliannya Kerusakan tanaman karena faktor lingkungan Kerusakan tanaman karena faktor cuaca Kerusakan tanaman karena cuaca yang sangat dingin Kerusakan tanaman karena kekeringan Kerusakan tanaman karena sinar matahari Kerusakan tanaman karena curah hujan yang terlalu tinggi Kerusakan tanaman karena angin Kerusakan tanaman karena badai.111. bunga dan buah secara dini Penyakit fisiologis selama penyimpanan Penyakit non parasitik lainnya Kerusakan tanaman secara mekanik 23 . Siklon Kerusakan tanaman karena keadaan tanah yang jelek/ tidak menguntungkan Kerusakan tanaman karena kekurangan hara.11 632.12 632. klorosis Kerusakan tanaman karena kelembaban. banjir.161 632.115 632.117.154 632.165 631.15 632.184 Kerusakan tanaman.123 632.

64 632.26 632.53 632. epifit.21 632.631 632.8 632.5 632.187 632.699 632.38 632.911 Kerusakan tanaman karena kebakaran.35 632.25 632. Cacar tanaman Embun tepung. Damping off Bercak daun.768 632.3 632.2 632.52 632.27 632.51 632.651 632.6 632.7 632.632.4 632.24 632.23 632. Manusia sebagai perusak tanaman Serangga perusak tanaman Belalang Aphid/ kutu daun Kumbang Kerusakan tanaman oleh sebab lainnya Pengendalian hama dan penyakit tanaman Peraturan perundangan tentang hama/penyakit serta pengendaliannya Metode percobaan pengendalian hama dan 24 .91 632. Puru Cecidia tanaman Tumor.9 632. Kanker tanaman Layu.65 632.693. penyakit Kerdil Penyakit yang disebabkan bakteri dan virus Penyakit tanaman yang disebabkan bakteri Penyakit yang disebabkan virus Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur Kerusakan tanaman yang disebabkan oleh tanaman lain Gulma Tanaman beracun Tanaman yang bersifat parasit.727 632.752 632. tanaman merambat Hewan perusak tanaman selain serangga Hewan perusak tanaman: protozoa Hewan perusak tanaman: moluska Hewan perusak tanaman: Articulata Hewan perusak tanaman: nematoda Hewan perusak tanaman: tikus Kerusakan tanaman oleh karena manusia. karena bom Gejala penyakit tanaman Gall.234 632.

2 632.931.913 632.934.931.2 632.934. Modifikasi cuaca Modifikasi temperature sebagai factor perusak Memusnahkan tanaman yang rusak dan memusnahkan vektor.935.913.1 632. dll. Pengumpulan dan 25 .935.935.934.1 632.3 632.935.92 632.931.934 632.935. Karantina tanaman Cara-cara pengawasan untuk proteksi tanaman/ Karantina tanaman Masuknya serta penyebaran hama dan penyakit tanaman Cara pengendalian hama/penyakit tanaman Pengendalian hama/penyakit dengan cara penanaman dan memperhatikan faktor lingkungan Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara pengaturan budidaya Pengaturan kondisi meteorologi dan iklim.913.7 penyakit tanaman Layanan proteksi tanaman Perundangan-undangan proteksi tanaman Impor.3 632. Ekspor.2 632.1 632. Pengendalian hama dan penyakit dengan cara mekanis.4 632.1 632. dan memusnahkan penyebabnya Pengendalian hama/penyakit secara kimiawi Penyemprotan bahan kimiawi Fumigasi kimiawi tanaman Perlakuan kimiawi sistemik Pengendalian hama/penyakit secara fisik dan mekanis Pengendalian hama dan penyakit dengan pengaturan temperatur Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan air Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan tekanan Pengendalian hama dan penyakit dengan cara radiasi.912 632.632.21 632.93 632.935 632.931 632. gelombang akustik.4 632.2 632.931.

981 pemusnahan hama secara fisik. Moluskisida Fungisida Bakterisida.954 632. dan manusia.937.95. Pengendalian hama/penyakit dengan penggunaan zat atraktan dan repellent Perangkap cahaya untuk hama serangga Umpan hama Penolak serangga (repellent) Orang-orangan (untuk menakuti burung) Pengendalian hama /penyakit dengan cara akustik Pengendalian hama/penyakit secara biologis Musuh alami.028 632. 26 .938 632.026 632.2 632.3 632. kasa. hewan.024 632. Virisida Herbisida Vermisida.95.4 632.937 632.936.955 632.02 632. perlindungan.95. Pengaruh pestisida terhadap tanaman Resistensi tanaman terhadap pestisida Perlakuan preventif dan kuratif Dosis penggunaan pestisida Residu pestisida Insektisida.952 632. Kondisi cuaca dan iklim yang tidak menguntungkan hama Keseimbangan alam dan populasi Pengendalian hama/penyakit dengan kekebalan dan imunisasi tanaman Sterilisasi serangga jantan Pengendalian hama penyakit tanaman dengan pestisida dan bahan kimiawi Pengaruh pestisida Pengaruh pestisida terhadap fisiologi hama.936 632.958 632.632.939.95 632.936.8 632. Akarisida.936. Daya racun terhadap hama/penyakit.951 632.953 632.95.936.936.98 632.027 632.025.937. Perlindungan tanaman dengan rintangan.1 632.1 632.5 632.2 632. Nematisida Rodentisida Cara pengendalian hama dan peralatannya Penyiapan zat yang akan disemprotkan.1 632.95.

dsb.983.632.1/. disemprotkan lewat udara.1 632. INDUSTRI.2 632.983.982 632. Penyemprotan hama/penyakit melalui daun.983. Penyemprotan hama/penyakit pada musim panas. DAN PERKEBUNAN 633/635-1 Pembagian tambahan khusus Alat pertanian tanaman pangan. Cara penggunaan pestisida: diaduk di tanah.3 bubuknya. industri. dsb. dll. Penyemprotan hama/penyakit tanaman pada musim dingin Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada saat tanam dan tebar 633 TANAMAN PANGAN. perkebunan/hortikultura 27 .2 632. Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada masa dormansi.983. disuntikkan. Waktu pengendalian hama/penyakit Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada fase vegetatif.

172 Arti Nomor kelas Tanaman spesifik. (Di dalamnya tercakup: Tanaman pangan. Jenis-jenis Sorghum Millet biasa.33 Penanaman di lahan beririgasi: 631.587) Contoh: Hama Penyakit kacang panjang.11 633.112 633.16 633.12 633.15 633.17 633. Triticum aestivum. Tanaman perkebunan/hortikultura) Tanaman pangan Tanaman serealia Gandum (Triticum) Jenis gandum yang heksaploid. Untuk jagung manis lihat 635. Hordeum sativum Millet.171 633.13 633.33-158. Tanaman industri. perkebunan/hortikultura Nomor kelas tanaman dapat dihubungkan dengan nomor kelas aspek yang dibahas mengenai tanaman tersebut di dalam dokumen dengan cara menghubungkan nomor kelas tanaman dengan nomor kelas 631 atau 632 Contoh: Penanaman kacang panjang di lahan beririgasi adalah 633. Fagopyrum.14 633.67 Barley.113 633.111 633.1 633.7 (Nomor kelas kacang panjang 633. Indian corn. Hortikultura.) Jagung (Zea mays ).4 633.33. 28 . nomor kelas hama dan penyakit tanaman 632) Nomor kelas 633/635 633. nomor kelasnya 633. Panicum miliaceum Digitaria. Oat (Avena sativa L. industri.1/.633/635-2 Kerusakan dan penyakit tanaman pangan.33-2 (Nomor kelas kacang panjang 633. Termasuk: gandum biasa Jenis gandum yang tetraploid Jenis gandum yang diploid Buckwheat.) Rye (Secale cereale L.

032 633.253 633.25 ini dapat diperjelas dengan menggabungkannya dengan angka yang ada d belakang 633.22 633.2.24 633.2. Padi (Oryza sativa L. Agrostis L. (Eragrotis tef) Millet lainnya.083.21 633. Pennisetum typhoideum. 636. Eleusine coracana. Rumput cakar ayam. Rumput manna.22 Rumput dari padang rumput untuk pakan Rumput dari padang rumput alam Rumput dari padang penggembalaan Rumput padang rumput. Sorghum (Sorghum vulgare) Foxtail millet. Dactylis L. Padi yang ditanam untuk pakan ternak. Rumput padang rumput dan padang penggembalaan Rumput dari berbagai jenis padang rumput Lihat 636.031 633.633.18 633.18.173 633.23 633.05 633.25 Nomor kelas 633. termasuk millet afrika.084.175 633.) yang ditanam untuk pakan ternak.314.2. Poa L.033 633.) Padi sawah Padi gogo Serealia lainnya dan jagung-jagungan Rumput hijauan untuk pakan ternak.179 Pearl millet. Glyceria fluitans. (Setaria italica) Teff. Tanaman serealia yang ditanam untuk hijauan makanan ternak Oat (Avena sativa L. Padi liar.258 29 .177 633.03 633. Phleum L. Bent. Zizania aquatica.1.03 633. sehingga bentukannya dapat berarti sebagai berikut: 633.2. Rumput Timothy. Jagung yang ditanam untuk pakan ternak.255 633.18.174 633. 633.19 633.2 Pembagian khusus 633.

31 633.274 633.266 633.43 Rumput-rumputan lainnya. Melica L.633.269 633.368 633.) Pollinia Trin. Briza Holcus.) Vicia.276 633.34 633.) Kacang panjang (Vigna spp.4 633.263 633.) Bromus Dill.273 633. (Trifolium L.264 633.37 633.261 633. Aira Calamagrostis Adans.) Jenis kacang-kacangan hijauan pakan lainnya Hijauan pakan lainnya. L.) Kedelai (Glycine max L. Ex.278 633. Lolium Festuca Arrhematherum Paspalum. pakan Rumput Bermuda (Cynodon Rich. Alang-alang (Imperata cylindrica L.275 633.262 633.26 633.31/.268 633.267 633.32 633. Kacang-kacangan Lucernes (Medicago sativa L. Termasuk lentil Kacang tanah (Arachis hypogaea L. Tanaman hijauan pakan ternak selain rumput Leguminosae.41 633.279 633.3 633. Ischaemum L. Phalaris Alopecurus Anthoxanthum.265 633.33 633.271 633. Eragrostis Beauv.3 633.272 633.37 633.) Clovers.277 633.35 633. Hijauan pakan non legum Umbi-umbian yang dapat dimakan Bit (Beta vulgaris) Wortel (Daucus carota) 30 .

Dioscorea sp Kana Amorphophallus sp Tanaman penghasil stimulan dan minuman 31 . Kentang Bogor (Coleus rotundifolius) Tanaman serat.5 633.513 633. termasuk Sisal (Agave sisalana L.498 633.) Kapuk (Ceiba pentandra Gaertn.) Yam.).523 633. Rotan (Calamus spp.64 633.1 633.496 633.35 633. Serat.492 633.3 633.) Rami.633.525.63 633.524. spp.5 633.1 633.) Tanaman penghasil gula Tebu (Saccharum officinarum L.) Jute (Corchorus L.) Sagu (Metroxylon sagu Rattb.61 633.521 633.687 633.685 633. Serat kelapa Serat tanaman air Bambu (Bambusa Schard.493 633.495 633.491 633.) Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) Linen (Linum usitatissimum L.526.524.) Hemp (Cannabis sativa L.2 633.) Kenaf (Hibiscus cannabinus L.44 633.65 633.) Aren (Arenga pinnata L.) Serat tanaman monokotil.511 633. Tanaman untuk bahan tekstil Kapas (Gossypium L. Singkong (Manihot utilissima L.584.) Ubi kayu.528 633.) Talas (Colocasia esculenta) Xanthosoma spp. spp.528.686 633.) Agave.) Bit (Beta vulgaris L.7 Pastinaca sativa Kentang (Solanum tuberosum) Ubi jalar (Ipomoea batatas L. Rumput Cina (Boehmeria nivea L.683 633.) Maple (Acer saccharum Marsh.522 633.6 633.

72 633.74 633.732 633. Coffea exelsa L.) Hop.816 633.71 633.633. Vetiver (akar wangi) Tanaman penghasil balsem Tanaman penghasil parfum lainnya Tanaman aromatik.) Kopi arabika (Coffea arabica L. penyamak.) Opium (Papaver somniferum L. rosemary.) Kola (Cola acuminata L.833 Tembakau (Nicotiana tabacum L.812 633.8 633.735 633.832 633.) Kopi (Coffea sp.731 633. kondimen. geranium.) Tanaman penghasil aroma.76 633.822 633.792 633. Curcuma longa Tanaman Rempah-rempah Cengkeh (Eugenia caryophyllus L.) Teh (Camellia sinensis L.815 633. melati.819 633. parfum.814 633.) Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum L.) Mint (Mentha spp. dll.) Kunyit.791 633.734 633. dll.73 633. Kondimen Vanili (Vanilla planifolia L. nilam.733 633. Coffea liberica L.811 633. Kopi robusta (Coffea canephora L.) Coklat (Theobroma cacao L. Humulus lupulus Sirih (Piper betle L.826 633.825 633. Tanaman penghasil parfum asal daun: lavender.) Wintergreen (Gaultheria) Jahe (Zingiber officinale L.821 633.) Coffea congensis L. Tanaman penghasil parfum asal kayu: cendana.82 633. minyak. Cedar wood Tanaman penghasil parfum asal akar: Orris. tannin dan obat Tanaman penghasil parfum Tanaman penghasil parfum asal bunga: mawar.75 633.81 633.83 633.823 633.) 32 .

633.834 633.84 633.841 633.842 633.843 633.844 633.85 633.852.52 633.852.73 633.853.3 633.853.334 633.853.4 633.855.34 633.855.36 633.86 633.87 633.871 633.872 633.872.1 633.874 633.875 633.875.1 633.875.2 633.875.3 633.875.4 633.875.5 633.875.6 633.876

Pala (Myristica fragrans L.) Tanaman bumbu rasa pedas Lada (Piper nigrum L.) Cabe merah. Cabe paprika (Capsicum annuum L.) Cabe rawit (Capsicum frutescens L.) Mustard (Brassica spp.) Tanaman penghasil minyak Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) (sebagai penghasil minyak) Zaitun (Olea europea L.) (sebagai penghasil minyak) Jarak (Ricinus communis L.) (sebagai penghasil minyak) Jagung (Zea mays L.) (sebagai penghasil minyak) Bunga matahari (Helianthus annuus L.) (sebagai penghasil minyak) Kelapa sawit (Elaeis guineensis L.) (sebagai penghasil minyak) Kelapa (Cocos nucifera L.) (sebagai penghasil minyak) Tanaman penghasil pigmen. Penyamak Tanaman penghasil tannin Anacardiaceae Fagaceae Oak (Quercus spp. L. ) Gambir (Uncaria gambier L.) Leguminosae Albizzia spp. Akasia (Acacia spp L.) Cassia spp. Pohon asam (Tamarindus indica L.) Caesalpinia spp. Bauhinia Rhizophoraceae. Mangrove

33

633.876.1 633.876.2 633.876.3 633.876.4 633.876.5 633.876.6 633.877 633.877.1 633.877.2 633.877.3 633.878 633.878.1 633.878.2 633.878.3 633.878.4 633.878.91

Rhizophora spp. Bruguiera spp. Ceriops spp. Someratia spp. Avicennia spp. Caraipa spp. Konifer Abies spp. Larix spp. Pinus spp. Casuarinaceae. Betulaceae. Myricaceae. Ulmaceae. Salicaceae. Moraceae. Proteaceae Cemara. Casuarinaceae Myricaceae Salicaceae Betulaceae Myrtaceae. Eucalyptus spp. Dipterocarpaceae. Shorea spp. Combretaceae. Terminalia spp. Myristicaceae. Polygonaceae. Lauraceae Tanaman obat Tanaman obat untuk penyakit hati dan sistem sirkulasi darah. Digitalis Tanaman obat untuk penyakit sistem pernapasan. Tussilago Tanaman obat untuk penyakit sistem pencernaan Tanaman obat untuk penyakit kelenjar Tanaman obat untuk antipiretik: Kina Tanaman obat untuk penyakit urogenital Tanaman obat untuk penyakit kulit Tanaman obat untuk penyakit sistem saraf Tanaman industri lainnya Karet

633.88 633.881 633.882 633.883 633.884 633.885 633.886 633.887 633.888 633.9 633.91

34

633.912 633.912.11 633.913 633.916 633.917 633.93 633.931 633.932 633.94 633.944.6 633.95 633.954 633.956

Euphorbiaceae Hevea brasiliensis Apocynaceae Balata (Mimusops balata) Getah perca (Gutaperca ; Palaquium gutta) Tanaman penghasil gum dan resin Acacia arabica. Acacia senegal Prunus Tanaman penghasil terpentin. Konifer. Pohon terpentin Damar (Agathis. Copaifera) Tanaman penghasil getah lainnya Catechu. Acacia catechu Kamper (Cinnamomum camphora L.)

634 TANAMAN HORTIKULTURA SECARA UMUM 634.1 634.10 634.11 634.12 634.13 634.14 634.15 634.2 634.21 634.22 634.23 634.25 634.3 634.31 634.32 634.321 Penanaman buah-buahan secara umum Buah pepo Apel (Malus sylvestris L.) Apel liar Pir (Pyrus communis L.) Quinces (Cydonia oblonga L.) Medlars (Mespilus germanica L.) Buah batu. Drupa Aprikot (Prunus armeniaca L.) Plum (Prunus domestica L.) Ceri (Prunus avium L.) Peach (Prunus persica L.) Rutaceae dan Moraceae. Jeruk secara umum Jeruk (Citrus spp.) Jeruk mandarin Citrus trifoliate L.

35

) Mirtaceae Psidium spp Psidium guajava L. Syzigium jambos L. Eugenia uniflora L.421.4 634.) Buah-buahan lain yang mengandung pulp Anonaceae Sirsak (Annona muricata L. Srikaya (Annonna reticulata L.381 634.33 634.) Jeruk jenis lainnya Moraceae Ficus carica L.) Jeruk nipis (Citrus aurantifolia L.383 634.38 634.322 634.) Cempedak (Artocarpus champeden L.323 634. Morus nigra L. Morus multicaulis Artocarpus Sukun (Artocarpus communis L.416 634. Citrus maxima L.424 Citrus reticulata L.412 634.42 634.421 634.394 634.414 634.634. Jeruk sitrun Jeruk sitrun (Citrus medica L.334 634.411 634.37 634. Morus rubra L.) Jeruk lemon (Citrus lemon L.382 634.422 634.393 634.41 634.34 634.331 634.337 634.392 634.) Nangka (Artocarpus heterophylla L.413 634.384 634. Jeruk lemon.36 634. Annona cherimola Annona glabra L.415 634.423 634.418 634.39 634.) Namnam (Stelechocarpus burakol Hook f. Mirtaceae lainnya 36 .2 634. Morus (Murbei) Morus alba L.) Annona squamosa L.) Pawpaw (Asimina triloba L.

) Diospyros virginiana L.453 634.441.442.441. Spondias cytherea Sonn.51 634.) Ceratonia siliqua L.43 634.) Spondias spp.462 634.634.5 634.5 634.48 634.442 634.442.3 634.) Rubiaceae Nuts Walnuts (Juglans) Carya 37 .442.) Ebenaceae Kesemek (Diospyros kaki L.441.5 634. Cassia javanica L.463 634.47 634.471 634.451 634.2 634. Leguminosae Asam (Tamarindus indica L.442. Spondias mangifera L.472 634.2 634.) Calocarpum mammosum Pierre Anacardiaceae Mangifera Mangga (Mangifera indica L.432 634.46 634.) Kemang (Mangifera foetida L.45 634.4 634. Kebembem (Mangifera odorata Griff. Spondias mombin L. Guttiferae Garcinia Manggis (Garcinia mangostana L.441 634. Kedondong (Spondias pinnata L.6 634.471.461 634.442.44 634.) Mangifera caesia Jack.52 Sapotaceae Sawo manila (Achras sapota L.441. Diospyros lotus L.452 634.431 634.4 634.) Mammee-apple (Mammea americana L.3 634.1 634. Spondias purpurea L.

) Pisitan (Lansium domesticum Corr.6 634.) Duku (Lansium domesticum Corr. Polynaceae.613.) Rambutan (Nephelium lappaceum L.) Nipah (Nipa fruticans Thumb.) Jenis-jenis buah tropik dan subtropik Palmaceae Aren (Arenga saccharifera L.) Kelapa (Cocos nucifera L. Leci.) Alpukat (Persia americana Mill.) Zaitun (Olea europaea L.) Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.3 38 .573 634.652 634.651 634.672 634.22 634.) Sapindaceae Leci (Litchi sinensis Sonn. Rhamnaceae.63 634. Meliaceae.2 634.673.) Meliaceae Langsat (Lansium domesticum Corr.2 634.2 634. Myrtaceae.613.53 634.614 634.3 634.) Kacang mete (Anacardium occidentale L.673 634. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L. Ericaceae Pepaya.) Belimbing besar (Averrhoa carambola L.3 634.6 634.) Rotan (Daemonorops dan Calamus spp.) 634.613.613. Oxaladaceae dan Malpighiaceae.23 634.653 634.55 634. Solanaceae Durian (Durio zibethinus Murr. Geraniaceae.) Almond (Prunus amygdalus Batsch.) Geraniaceae.674 634.673.) Salak (Salacca edulis L.67 634.634.) Caricaceae.652.674. Alpukat Pepaya (Carica papaya L.2 634.66 Castanea Hazelnut (Corylus avellana L.7 634.674.673.65/. Basellaceae. Euphorbiaceae.613.673.616 634.4 634.652.) Kokosan (Lansium domesticum Corr.) Bombacaceae.54 634.) Pinang (Areca catechu L.61 634.3 634. Lauraceae.

675.3 634.84 Solanaceae Solanum Lihat 633.4 634. 635.491.) Cactaceae.634.775 634.7 634.771.774 634.) Nanas (Ananas comosus L. Buah naga Vitikultur Pemuliaan.2 634. Musa cavendishii Lamb. Vitis vinifera 39 .21 Buah beri dan buah-buahan lainnya Rubus Ribes Vaccinaceae Blueberi Stroberi (Fragaria spp.737 634.773 634.77 634.675 634.75 634.) Musa chiliocarpa Backer Pisang yang harus dimasak sebelum disantap Pisang biasa (Musa paradisiaca L.734/.771.72 634. Aklimatisasi Jenis-jenis anggur. Degenerasi.772 634.71 634.771 634.835 634.) Buah tanaman herba Musa Pisang ambon (Musa chinensis Sweet.8 634.73 634.

043 635. dll.) tanaman hortikultura dan pemeliharaannya.044 635. dll.05 Percobaan dan penelitian hortikultura Teknik berkebun tanaman hortikultura Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan komersial Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan hobi Tanaman muda (bibit.015 635.04 635. Pembibitan Pembibitan tanaman hortikultura Tanaman hortikultura dewasa dan pemeliharaannya Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam pot.017 635. Jenis dan bentuk tanaman hortikultura 40 . Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam kaca atau penutup lainnya Kebun tanaman hortikultura: luas.037 635. boks.03 635.635 TANAMAN SAYURAN DAN TANAMAN HIAS 635. tata letak.012 635.047 635.018 635. dll.

163 635.) Sayuran umbi akar lainnya Cochlearia hispanica L.21 Tanaman hortikultura berbunga Tanaman hortikultura herba Tanaman hortikultura merambat Tanaman hortikultura berkayu Tanaman hortikultura tidak berbunga Hasil tanaman hortikultura (seluruh bagian) Seluruh bagian tanaman hortikultura Batang. ranting tanaman hortikultura Akar.112 635. Campanula rapunculus L. Raphanus caudatus L. var. var.635.07 635.125 635. Sayuran Umbi Batang Kentang (Solanum tuberosum L.072 635. umbi batang tanaman hortikultura Daun tanaman hortikultura Bunga tanaman hortikultura Buah tanaman hortikultura Getah tanaman hortikultura Hasil kering tanaman hortikultura Sayur-sayuran Sayuran Umbi Akar Bit (Beta vulgaris L.053 635.144 635.13 635.) Kolrabi (Brassica oleracea L.071 635.128 635.074 635.052 635.15 635.1 635.) Lobak (Raphanus sativus L.075 635. napobrassica) Seledri (Apium graveolens L. canlorapa) Turnip (Brassica campestris L.126 635.1/.054 635.142 635.162 635. rapaceum) Wortel (Daucus carota) Peterseli (Petroselinum crispum) Parsnip (Pastinaca sativa L.17 635.2 635.16 635.076 635. var.077 635.051 635.078 635.) 41 .073 635. cabang.8 635. umbi akar.058 635.

4 635. var.23 635. var. Bawang Bombay (Allium cepa L.615 635.32 635.53 635.41 635.) Chicory (Cichorium intybus L.61 635.52 635.265 635.35 635.) Tanaman yang bunga dan pucuknya dimanfaatkan sebagai sayuran Brassica Kubis (Brassica oleraceae L.261 635.62 Ubi jalar (Ipomoea batatas Poir.) Ubi kayu (Manihot utilissima) Helianthus tuberosus L.22 635. selada (Lactuca sativa L.342 635.) Allium ampeloprasum L. daunnya atau bunganya Asparagus (Asparagus officinalis L.) Buah yang dapat dimakan Melon (Cucumis melo L.345 635.6 635.) Allium schoenoprasum L. Bawang putih (Allium sativum L.25 635. chinensis Bunga kol (Brassica oleraceae L.) Semangka (Citrullus vulgaris) Labu-labuan (Cucurbita spp.635.264 635.356 635. Botrytis) Brokoli (Brassica botrytis) Sayuran hijau lainnya Bayam (Spinacia oleracea L.341 635.24 635.) Bawang merah (Allium ascalonicum L. Cyperus esculentus L.) Bawang daun (Allium fistulosum L. Sayuran yang dimanfaatkan batangnya.31 635.266 635.) Seledri (Apium graveolens L.3 635.5 635.34 635.262 635.) Kubis merah (Brassica capitata rubra) Kubis putih (Brassica capitata alba) Brassica campestris L.263 635.33 635.) 42 .) Sayuran untuk salad Letus.54 635.

658 635. angularis) Dolichos lablab L.74 635.) Lentil (Lens esculenta) Jagung manis.75 635. Labu merah (Pumpkin) Cucurbita maxima Cucurbita moschata Cucurbita ficifolia Momordica charantia L.65 635.3 635.635.654.7 635.626 635.648 635.653 635.629 635.654.) Cabe (Capsicum annuum L.6 635.657 635. Phaseolus mungo L.) Kacang-kacangan Broad bean (Vicia faba L. Kacang panjang (Vigna sinensis) Kacang panjang (Vigna sinensis var.751 Cucurbita pepo L.654 635.64 635.5 635. Canavalia ensiformis Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) Kacang polong (Pisum sativum) Chick pea (Cicer arietinum L.) Terung (Solanum melongena L.654. Tanaman untuk bumbu Bunga dan daun aromatik Mint (Mentha L. Jagung untuk popcorn Sayuran aromatik.63 635.651 635.) Kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.654. (Paria) Mentimun (Cucumis sativus L.656 635.654.) 43 .652 635. Cajanus cajan L.) Tomat (Lycopersicum esculentum Mill. Dolichos dan kacang-kacangan lainnya Kacang hijau.654.624 635.71 635.625 635.646 635.7 635.654.654.2 635.) Okra (Hibiscus esculentus L.1 635.72 635.621.32 635.) Tanaman untuk bumbu dapur Biji-bijian aromatik Ketumbar (Coriandrum sativum L.4 635. Phaseolus multiflorus Lam.621 635.67 635.) Phaselus lunatus L.2 635.649 635.

926 635.914 635.781 635.) Lili (Lilium spp.965.281. Teratai Tulip (Tulipa spp.966 635.9 635.965.32 635.975.8 635. Dahlia (Dahlia spp.965. tanaman hias Paku-pakuan Tanaman hias merambat 44 . Anthurium. Caladium Begonia Anggrek Tulip.82 635.281.286.1 635.266 635.27 635.3 635.927 635.264 635.287.) Teratai (Hyazinthus orientalis) Gladiol (Gladiolus spp.91 635.965.286.3 635.) Kana (Canna indica) Bunga potong.283 635.274 635.) Amorphophallus spp.2 635.273 635.965.965. dalam ruangan Bunga kering Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam dalam ruangan Tanaman hias yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias air Tanaman hias untuk pagar Lycopodiaceae.921 635.6 635.89 635.) Jamur lainnya Tanaman hias Tanaman hias untuk ditanam dalam ruangan Bunga potong. Lycopodium Selaginella Tanaman hias dalam ruangan Maranthaceae Aroideae.965.912 635.913 635.965.965.974 Tanaman untuk garnis Parsley (Petroselinum crispum) Jamur dapat dimakan Jamur kayu (Agaricus campestris L.965.1 635.78 635.965.965.281 635.272 635.965.965.282.92 635.965.635.271 635.

8 635.976.976.975 635.976. dll.865 635.055 636.975. jenis kelamin.) Kaktus Bambu (Bambusa arundinaceae) Agave spp. Acanthaceae Budidaya tanaman hias di rumah kaca 636 PETERNAKAN 636.976.861 635.082 Pemeliharaan ternak secara umum Hewan yang dipelihara untuk keperluan ilmiah.976.976 635.053 636.052 636. Pameran.863 635.035 636.862 635.03 636.3 635.02 636.05 636.04 636.98 Tanaman hias hijau (daun) Asparagus Tanaman hias bebentuk semak.033 636.976.034 636.635.054 636. Tanaman hias pagar Tanaman hias berbentuk semak Tanaman hias pagar Mawar (Rosa spp.056 636.34 635. Hewan berdasarkan umur.976.01 636.864 635. dll Hewan yang dipelihara untuk makanan Hewan yang dipelihara untuk dipotong (diambil dagingnya) Hewan yang dipelihara untuk diambil telurnya atau susunya Hewan yang dipelihara untuk diambil bulunya Hewan yang dipelihara untuk hewan pekerja atau melayani manusia Hewan yang dipelihara untuk keperluan pemuliaan (misalnya pejantan). Hewan hibrida Anak hewan Hewan jantan Hewan betina Hewan yang telah disteril/dikebiri Pemuliaan hewan 45 .

082.1 636. Penggemukan ternak Makanan ternak Komposisi makanan ternak Nilai gizi makanan ternak.083 636.22 636.456 636.474 636.084.26 636.454 636.41 636.084. Kemandulan hewan Kelahiran hewan Penetasan telur Penetasan buatan Pengelolaan dan pemeliharaan bangunan kandang ternak Pemeliharaan hewan secara umum Pemberian makan pada ternak Pemberian makan untuk ternak kecil.085. Menyusui Pemberian makan berdasarkan tempat Pemberian makan dalam kandang Pemberian makan di padang penggembalaan Pemberian air untuk ternak Beberapa masalah dalam pemberian makanan dan nutrisi secara umum Ransum Cara pemberian makan pada ternak Pemberian makan pada ternak pada periode menyusui.084.25 636.085 636.52 636.45 636. dll.085.082.085.084.082.54 636.23 636.082. Kesuburan.51 636.2 636.082. periode penetasan.7 Seleksi hewan Inbreeding pada hewan Crossbreeding.084.084.082.52 636.082.42 636.085.1 636. Hibridisasi pada hewan Cara dan teknik pemuliaan pada hewan. Reproduksi Masa berahi pada hewan Inseminasi buatan Fertilisasi.082.084.085.082.46 636.4 636.084.2 636.084.21 636.085.4 636.082. Kecernaan Jenis-jenis makanan ternak Hijauan makanan ternak Silase Konsentrat Pengawetan dan penyimpanan makanan 46 .083.3 636.5 636.084 636.084.51 636.636.453 636.085.1 636.

087.58 ternak Makanan ternak dari hasil samping industri Makanan tambahan untuk ternak Hormon Musuh dan hama penyakit hewan peliharaan serta pengendaliannya Manusia sebagai musuh hewan Hewan peliharaan. Sapi Sapi potong Sapi perah Zebu Bison Kerbau Rusa Unta Ruminansia kecil Domba Domba Asia Kambing Babi Unggas Ayam 47 .034 636. misalnya : kucing sebagai musuh burung Hewan liar Serangga.292 636.295 636.2 636.38 636.5 636. Pencegahan dan pengendalian hama serangga pada hewan Kuda Kuda pacu Kuda pekerja Kuda poni Kuda zebra Ruminansia besar.1 636.184 636.093 636.092.52/.291 636.092.636.12 636.09 636.2 636.087 636.092.2 636.293.38 636.15 636.3 636.2.8 636.087.033 636.3 636.1 636.16 636.294 636.4 636.7 636.32/.2.39 636.

burung pekicau.636.9 636.74 636.95 636.92 636.58.75 636.976 636. Anjing polisi Anjing pemburu Anjing yang dipelihara di rumah Kucing Hewan peliharaan lainnya Kelinci Hewan amphibi yang dipelihara untuk dimakan.72 636.594 636.592 636.99 Ayam non Eropa.98 636.596 636.68 636.598 636.597 636.588 636. Kodok Gajah Primata Reptilia Hewan lain yang dipelihara manusia 48 . burung yang dipelihara di dalam sangkar secara umum Anjing Anjing pekerja Anjing penjaga. Ayam Asia Ayam broiler Ayam petelur Ayam adu Kalkun Merak Burung dara.76 636.033 636.8 636.034 636.58.6 636.978 636.61 636. Merpati Itik Angsa Burung Burung yang dipelihara untuk diambil bulunya Burung hias.7 636.58 636.

123 Alat dan mesin pengolah hasil ternak Penanganan hasil ternak Komposisi kimia hasil ternak Kandungan lemak hasil ternak Kandungan karbohidrat hasil ternak Kandungan protein hasil ternak Kandungan mineral hasil ternak Kandungan zat biokimia (enzim. analisis hasil ternak Produksi susu secara umum Pemerahan.057 637. HASIL TERNAK LAINNYA 637.03 637.043 637.637 SUSU.047 637.045 637.115 637.112 637.02 637. alat perah Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dan kualitas susu Pemerahan dengan tangan Pemerahan dengan alat/tenaga mekanis Susu segar (belum ada perlakuan) Kolostrum 49 . DAGING.05 637. vitamin. Aroma hasil ternak Hasil ternak yang terkontaminasi Tes.046 637.044 637.06 637.04 637.) pada hasil ternak Kualitas hasil ternak Rasa.07 637. dll.12 637.1 637.11 637.114 637.

4’659.1 637.8 637.136 637. Susu bubuk Susu khusus bayi Susu yang diasamkan.7 637.133.133 637.34 637.2 637. Hasil telur Telur ayam Telur bebek 50 . dll.24 637.134 637.3 637.7 Pengolahan susu Pengaturan temperatur dan pengawetan susu Pendinginan dan pembekuan susu Pemanasan susu Pasteurisasi susu Sterilisasi susu Pengawetan susu dengan zat kimia. Susu yang difermentasi Yoghurt Susu skim Mentega dan pembuatan mentega Proses pembuatan mentega Hasil samping industri mentega Keju dan pembuatan keju Proses pembuatan keju Hasil samping industri keju Telur.23 637.136. Pengawetan susu dengan cara lain Perlakuan untuk mempertahankan kondisi fisik susu Perlakuan bakteri susu Pengkulturan bakteri susu Fermentasi susu Pengeringan susu Produk susu Hasil olahan susu Susu hasil pasteurisasi.136.146 637.141 637.141.4’658 637. Susu coklat.133.133.143 637.133.137 637.3 637.144 637. susu rasa buah.3 637.4 637.3 637.3 637.637.5 637.141. Susu hasil sterilisasi Susu dengan berbagai rasa.3 637.4 637.14 637.147 637.13 637.133.2 637.146.

525 637.5’62 637.54 637.5 637.51 637. Telur pengganti Daging Daging sapi Daging domba Daging kambing Daging babi Daging kura-kura Daging segar.54’659.514.6 637. disiapkan dan dimasak serta hasilnya Sosis Mesin dan proses pembuatan sosis Daging asap Daging unggas dan burung buruan Daging unggas Daging ayam Daging itik Hasil ternak yang tidak untuk dimakan Kulit (hasil ternak) Kulit reptil (hasil ternak) Bulu.523 637.5’848 637.62 637.61’698 637.3 637.514.48 637.513 637.63 637.7 637.54’658 637.43 637.637.52 637. Cara dan alat potong Jenis-jenis daging Daging cincang Tulang untuk makanan Daging pengganti Daging yang diolah.413 637.5’639 637.414 637.514 637.61 637.54’65 637.523.5’632/38 637.5 637. Wol (hasil ternak) Bulu unggas (hasil ternak) Tanduk (hasil ternak) 51 .5’64 637.41 637.64 Struktur dan bagian-bagian telur Putih telur Merah telur Pengawetan telur Telur sintetis. Daging pengganti Rumah potong hewan.7 637.518 637.

seperti tulang.65 637.22 Ternak lebah.19 638.2 638.2 638. PEMULIAAN DAN PENGELOLAAN SERANGGA DAN ARTROPODA LAIN 638.121.124 638. minuman.162 638. Siklus hidup ulat sutra 52 . penyakit dan musuh lebah Penyakit pada lebah dewasa Penyakit pada lebah muda Madu Komposisi.12 638.661 637. dll.15 638.145 638.167 638. Serikultur Ulat sutra.3 638. Lebah madu sebagai agen penyerbukan tanaman Budidaya ulat sutra. anatomi.691 Tulang (hasil ternak).637. Apikultur Lebah madu.154 638.153 638. fisiologi. gading.1 638.1 638. sifat dan kualitas madu Penggunaan madu pada makanan. psikologi dan studi ilmiah secara umum Lebah ratu Lebah pekerja Lebah jantan Kehidupan sosial lebah Pemeliharaan dan pemuliaan lebah Hama.16 638. gigi. farmasi.121. dsb Darah (hasil ternak) Sarang burung (hasil ternak) 638 PEMELIHARAAN. Klasifikasi.121.

23 638.245 638.24 638. untuk industri sutra Pemeliharaan insekta lainnya.221 638. penyakit dan musuh ulat sutra Kokon. termasuk asam amino dan vitamin lihat 591.25 638.5 638.638.8 Siklus hidup ulat sutra Makanan ulat sutra Daun murbei (Makanan ulat sutra) Daun tanaman lain untuk makanan ulat sutra Pengaruh hama penyakit terhadap ulat sutra lihat juga 632 Aspek fisiologi dan biokimia makanan ulat sutra.238 638. Pemeliharaan semut Pemeliharaan serangga untuk hiasan 53 . Semut dll.244 638.27 638.232 638.13 Tempat dan alat pemeliharaan ulat sutra Pemberian makan untuk ulat sutra Pemeliharaan ulat sutra Hama.4 638.236 638.234 638.

2. Penyu (hewan buruan) Hewan buruan lain Berbagai hewan hasil buruan Perikanan Membangun areal penangkapan ikan Pemeliharaan areal penangkapan ikan Masalah-masalah perikanan umum Musiman atau syarat lainnya Penangkapan ikan yang berlebihan.03 639.2. Tembak.2.18 639.12 639.639 PENGELOLAAN HEWAN LINDUNG DAN IKAN.11 639.1 639.2.2.14 639.06 Berburu.111 639.05 639.112 639.057 639.13 639. Perangkap Hewan buruan/lindungan (mamalia) Rusa dan hewan buruan besar Kelinci (hewan buruan) Serigala (hewan buruan) Burung-burung liar (hewan buruan) Singa laut (hewan buruan) Buaya (hewan buruan) Reptil lainnya.2 639. SERTA KULTUR KELAUTAN 639.15 639.04 639. pengrusakan oleh karena penangkapan ikan Kapal penangkapan ikan 54 .058 639.113 639.16 639.2.

dll Jaring.3. Tuna (Penangkapan) Berburu mamalia dan reptil laut Berburu penyu Pemeliharaan ikan Proses reproduksi ikan.248 639. jala (Penangkapan ikan dengan) Ledakan (Penangkapan ikan dengan) Hama. ledakan.081 639. Haddock. Ikan mas (Penangkapan) Percidae.2.068 639.24 639.22 639.212 639.1 639.2.218 639.2.03 639.09 639. Mackerel.11 639. Trout (Penangkapan) Acipenseridae. Hering.2.214 639.081.065 639.3 639. Penetasan.034 Live-well boats Trawlers (kapal pukat harimau) Penanganan.3. Belut (Penangkapan) Escocidae. Sturgeon (Penangkapan) Anguillidae.3. Perch (Penangkapan) Siluridae.2.092 639. Cod (Penangkapan) Scombridae. penyakit dan musuh ikan Penyakit ikan dan pengendaliannya Hama ikan Serangga sebagai musuh ikan Ikan air tawar (Penangkapan) Salmonidae.093 639. Benih 55 . Lele (Penangkapan) Petromyzontidae. Salmon.216 639. Pike.12 639.215 639. Luce (Penangkapan) Cyprinidae.081.639.2.211 639. kapal pabrik Metode penangkapan ikan Penangkapan ikan dengan jaring.2.2. Lamprey (Penangkapan) Ikan laut (Penangkapan) Clupeidae. bubu. penyiapan. hibridisasi.032 639.067 639. perlakuan es di kapal Pengolahan.2.213 639.081.223 639. Sarden (Penangkapan) Gadidae. Penetasan Hibridisasi ikan Fertilisasi.217 639. Telur ikan. pengawetan.2.2.091 639.227 639.222 639.2.21 639.064 639.

32 639.385 639.34 639. sungai Budidaya ikan di kolam lihat 626. Perbanyakan moluska dan kerang-kerangan 56 . Tangki.043.03 ikan Fertilisasi alami pada ikan Fertilisasi buatan pada ikan Cara pemeliharaan ikan Pembenihan ikan Pemberian makan ikan Penggemukan ikan Makanan ikan Aklimatisasi.639.034.357.3.387 639.043 639.1 639.05 639. 628.3.312 639.2 639.3.383 639.313 639.06 639. Akuarium Pemeliharaan ikan hias Hasil ikan dan binatang laut lainnya Daging dan lemak.886.045 639.386 639.041 639. kolam.3.38 639.04 639.381 639. danau. Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Masalah-masalah pemeliharaan ikan Instalasi dan alat pemuliaan ikan Pemeliharaan ikan di air tawar.311 639.31 639.4.2 639.382 639.3.3. termasuk minyak ikan Telur ikan Tulang ikan paus Sisik ikan Kulit ikan dan binatang laut lainnya Tulang ikan Pemeliharaan /Pembenihan/penangkapan moluska dan kerang-kerangan (budidaya) Proses reproduksi. termasuk di sungai Budidaya ikan di laut dan di air payau Penyimpanan dan pengangkutan ikan hidup.14 639.33 639.3.3 Budidaya ikan di danau Budidaya ikan di air mengalir.3.034.043.4 639.

61 639.517 639.4.44 639.63 639.6 639.515 639. pemeliharaan binatang hias secara umum Terraria 57 .51 639.09 639.42 639.4.9 639.55 639.64 639.4.518 639.4.062 639.639.5 639. penyakit dan musuh alami moluska Kerang Remis Siput Gastropoda laut Crustaceae Udang-udangan Udang Udang karang Lobster Udang karang air tawar Kepiting Lintah Teripang Cacing laut.4.4.41 639.512 639.064 639.04 639. ganggang) Produk fosil Pemuliaan.516 639. Eunicidae dan Nereidae Produk binatang laut dan tanaman laut Spons Koral Produk hewan lain Alga (rumput laut.45 639.62 639.56 639.54 639.061 639.06 639.92 Cara pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan alami moluska dan kerang-kerangan Tempat penetasan moluska dan kerangkerangan Tempat penggemukan moluska dan kerangkerangan Hama.66 639.

94 639.93 639.95 639.639.96 Aquaria Aquaterraria Aviaries Sangkar burung 58 .

627.524.) Agroekologi . tata buku Aerasi tanah Aforestasi tipe lahan khusus.414. Absorpsi.031 631. 630*9 633. abu gambut abu tanaman Acacia arabica.2 631.85 630*68 630*682 631.524.875.2 635.1 630*233 635.4:55 59 Agaricus campestris L.864 633. Acacia senegal Acacia catechu Acacia senegal Acacia spp L.433.158 630*681 631. Penyerapan hara abu gambut Abu kayu.82 633. (aforestasi: penanaman pohon pada lahan hutan yang telah gundul selama 50 tahun atau lebih).865 639.954 633. Administrasi kegiatan usahatani Administrasi kehutanan nasional Administrasi keuangan usahatani. abu tanaman. 627.3.976.831 633.1 631.831 631.81. Sturgeon (Penangkapan) Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Adaptasi terhadap iklim Administrasi dan organisasi perusahaan hutan.INDEKS SUBJEK Abies spp. serat termasuk Sisal (Agave sisalana L.2 635.976.526. Masalah staf dalam kehutanan swasta. Administrasi hutan swasta. Agave spp.831 631. Agave sisalana L. Tanaman hias Agave. Acanthaceae Acipenseridae.212 639.931 633.526. Akunting.162 631.045 631.877.931 633.

7 631. dll.3.361 . Umbi.3 631.6.07 631.3.2 631.332.3.31 631. Ubi Akasia (Acacia spp.5 631.356.02 631.8.03 633. 626. pemeliharaan. Hidrologi pertanian lihat 556.12 631. dsb.333 631. 628.3. 631.045 633.35 631.) Alat dan bahan pertanian secara umum (seleksi. Akar.875. umbi akar. umbi batang tanaman hortikultura Akar. pengambilan contoh Alat dan mesin untuk proteksi tanaman Alat panen jagung Alat panen kentang Alat penanam kentang Alat pengering Alat penggali parit Alat pengirik. Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Alang-alang (Imperata cylindrica L.573 633.) Lihat 631.2.8 Alat dan mesin panen lihat 631.355 631. pengadaan.55 Alat dan mesin pascapanen Alat dan mesin pemelihara dan proteksi tanaman Alat dan mesin pemupuk Alat dan mesin penanam Alat dan mesin pengolah hasil ternak Alat dan mesin pengolah tanah Alat dan mesin pertanian Alat dan mesin pertanian berdasarkan tipe tenaga penggeraknya Alat dan mesin untuk keperluan pengukuran. 60 631.273 635. pengupas.4 631.1 Air: komposisi dan sifat Aira L.3.348 631.34 631.365 631.36 631.529 639.276 631.05 631.Air tanah.432 631.332 637.311. alat pemipil.073 631.) Aklimatisasi tanaman Aklimatisasi. 631.

Alga (rumput laut. dsb Alat transport tanpa bahan bakar.364 631.265 631. tanah alkalin Allium ampeloprasum L.335 630*36 631.261 635. dll Alat untuk memindahkan tanah Alat untuk mencangkok Alat untuk menyiapkan makanan ternak Alat untuk menyiram. 629. kereta gerobak. Allium fistulosum L.25 635. alat penyaring.264 635.1 639. pembersih. Allium schoenoprasum L.64 631.826 634. industri. pencuci. dsb.262 635.362 631.263 635. perkebunan/hortikultura Alat potong. Allium cepa L. pengering.372 631. alat untuk mengairi Alat untuk okulasi Alat. ganggang) Alkalinitas. alat pangkas Alat sortir. penampi.367 631. Allium ascalonicum L. traktor. truk.342 631.3 635.347 631. mengikat.8 631. fermentasi.373 631.333 633. Trailer.55 61 .311.331. Alat/ mesin untuk menyiapkan dan menyebarkan pupuk Albizzia spp. dsb.366 dengan .92 633/635-1 631.415.3 Detilnya dengan :629… Alat untuk membungkus.363 631.336 631.875. Allium sativum L. mesin dan perlengkapan dalam penebangan pohon dan kegiatan yang terkait.) 631.014. Alat transport dengan bahan bakar.Alat penutup peti/ kontainer untuk menyimpan hasil pertanian Alat penyiapan benih Alat pertanian tanaman pangan. Alluvium Almond (Prunus amygdalus Batsch.

774 634. Anak hewan Anakan. Belut (Penangkapan) Anjing Anjing pekerja Anjing pemburu Anjing penjaga.274 636. pemisahan Anakan.184.41 633.463 634.) Apel liar Aphid/ kutu daun 62 633.44 635.72 636.7 636.853 633.532.286.1 633. Anarcadiaceae Anggrek Angsa Anguillidae.752 .75 636.269 631.1 635. (tanaman hias) Amorphophallus sp.kuantitatif Analisis tanah.3 631.11 634.3 631.12 632.414 634.28 Anacardiaceae Anacardium occidentale L.413 634. (tanaman penghasil gula) Ampas/ terak Lihat 669.053 631.573 636.653 631.) Amonifikasi Amorphophallus sp.965. Anjing polisi Anjing yang dipelihara di rumah Annona cherimola Annona glabra L.423 631.42 634. perbanyakan Analisa tanah : . Bakteri antagonis Apel (Malus sylvestris L.412 634.kualitatif . Annona squamosa L.76 634. Percobaan lapang Ananas comosus L.871 634.965.532. Anonaceae Anthoxanthum Antibiotik.213 636.Alopecurus Alpukat (Persia Americana Mill.422 631.687 631.74 636.268 634.461.598 639.

461 631. Articulata.2 634.31 631.52/.2 634.418 635. Ayam 633.) Asparagus officinalis L.) Arenga pinnata L.433 633.65 634. tanah) Avena sativa L.52 633.58 63 .2 633.674. Aspek ekonomi dari pupuk Aspek fisiologi dan biokimia makanan ulat sutra.965. perusak tanaman Artocarpus Artocarpus champeden L.21 639. Anthurium.) Asam fosfor Asimina triloba L.393 634.94 633. termasuk asam amino dan vitamin lihat 591.674.31 635.876.3 639.265 632.13 Atmosfer (udara.13 633.394 634. Arenga saccharifera L.Apocynaceae Aprikot (Prunus armeniaca L.913 634.39 634.272 633.852.65 634. Averrhoa bilimbi L. Artocarpus heterophylla L.) Aren (Arenga saccharifera L.93 639.65 634. Caladium Arrhematherum Beauv.815 638. Asparagus Asparagus (Asparagus officinalis L.5 636. Aren (Arenga pinnata L.34 635.613.975.) Aquaria Aquaterraria Arachis hypogaea L.238 631. Averrhoa carambola L.95 633.2 635.253 634.416. Aviaries Avicennia spp. Aroideae. Asam (Tamarindus indica L.613.368 633.

3 631. Ayam Asia Ayam petelur Babi Bajak Bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan Bajak yang digerakkan oleh tenaga mesin Bakteri pembentuk nitrat.) Pemberian pakan dan nutrisi secara umum : masalahnya Begonia 64 636. cabang.461 632.) Bambusa arundinaceae Bangunan serba guna untuk pertanian Bangunan. Nitrifikasi Bakteri pembentuk nitrit Bakteri penambat nitrogen.033 636.58 636.4 631.5 631.58.Ayam adu Ayam broiler Ayam non Eropa. Jerami Batas.863 633.2 631.) Bayam (Spinacia oleracea L.16 635.034 636.976.584.) Bawang daun (Allium fistulosum L.965. mesin dan alat Barley (Hordeum sativum) Batang. Gedung untuk ternak.264 635.572 631. struktur dan instalasi pertanian.262 635. Virisida Balata (Mimusops balata) Bambu (Bambusa arundinaceae) Bambu (Bambusa Schard. Serat. Pagar Bauhinia Bawang Bombay (Allium cepa L.) Bawang merah (Allium ascalonicum L.588 636.916 635.21 631.976.41 636.27 633.461.461.263 635.461.312.25 635.4 635.273 .6 635. Mikrobiologi tanah Bakterisida.953 633.3 631.312 631. Rotan (Calamus spp.875. ranting tanaman hortikultura Batang.5 635. Fiksasi N Bakteri tanah.863 631.312.2 631.).58.2 633.084. produk pertanian.072 631.) Bawang putih (Allium sativum L.

Belalang Belimbing besar (Averrhoa carambola L.) Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Bengkel mesin traktor Bengkel perbaikan dan teknis Benih dan perlakuan benih, penyebaran benih Bent. Agrostis L. Berburu penyu Berburu mamalia dan reptil laut Berburu. Tembak. Perangkap Bercak daun, penyakit Bercocok tanam pohon hias (Arborikultur). Taman, arboretum. Pagar hidup dan tanaman pagar hidup 635.055, 712 Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam kaca atau penutup lainnya Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam pot, boks, dll. Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan hobi Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan komersial Beta vulgaris L. Betulaceae Biji dan spora Biji-bijian aromatik Biokimiawi hasil ternak Biologi Hutan. 57 Biologi reproduksi tanaman Bioteknik, pertanian berbasis ekologi. Pertanian organik. Bisnis usaha tani dan administrasi

632.727 634.674.3 634.674.2 631.173.2 631.173.4 631.53.01 633.23 639.248 639.24 639.1 632.26 630*27 635.044 635.043 635.018 635.017 633.41 633.63 635.112 633.878.4 631.531 635.75 637.047 630*12 631.522 631.147 631.157 65

Bison Bit (Beta vulgaris L.) : - sebagai penghasil gula - sebagai sayuran - sebagai umbi-umbian Blueberi Bombacaceae. Meliaceae. Geraniaceae. Solanaceae Botani hutan secara umum. 581 Botani sistematik hutan. 582 Brassica Brassica botrytis Brassica campestris L. var. chinensis Brassica capitata alba Brassica capitata rubra Brassica oleracea L. Brassica oleracea L. var. canlo-rapa Brassica oleraceae L. var. Botrytis Brassica spp. Briza Broad bean (Vicia faba L.) Brokoli (Brassica botrytis) Bromus Dill. Ex. L. Bruguiera spp. Buah Buah batu. Drupa Buah beri dan buah-buahan lainnya Buah pepo Buah tanaman herba Buah tanaman hortikultura Buah-buahan lain yang mengandung pulp Buaya (hewan buruan) Bubur tulang Buckwheat. Fagopyrum. Budidaya dalam media plastik 66

636.292 633.63 635.112 633.41 634.734/.737 634.67 630*16 630*17 635.33 635.356 635.345 635.342 635.341 635.34 635.125 635.35 633.844 633.271 635.651 635.356 633.262 633.876.2 631.576 634.2 634.7 634.10 634.77 635.076 634.4 639.14 631.852 633.12 631.589.5

Budidaya dengan menggunakan fenomena khusus, termasuk menggunakan energi listrik, radio dan gelombang akustik, sinar buatan, panas, dll. Budidaya ikan di air mengalir, termasuk di sungai Budidaya ikan di danau Budidaya ikan di kolam lihat 626.886, 628.357.3 Budidaya ikan di laut dan di air payau Budidaya secara intensif Budidaya tanaman dalam media buatan Budidaya tanaman dalam media pasir Budidaya tanaman hias di rumah kaca Budidaya tanaman muda. Bibit. Termasuk pembibitan Budidaya tanaman, pengaruhnya thd. iklim, tanah, air Budidaya ulat sutra. Serikultur Bulbus (umbi lapis), propagasi dengan Bulu unggas (hasil ternak) Bulu. Wol (hasil ternak) Bunga Bunga dan daun aromatik Bunga kering Bunga kol (Brassica oleraceae L. var. Botrytis) Bunga matahari (Helianthus annuus L.) (sebagai penghasil minyak) Bunga potong, dalam ruangan Bunga potong, tanaman hias Bunga tanaman hortikultura Burung Burung dara. Merpati Burung hias Burung pekicau

631.588

639.313 639.312 639.311 639.32 631.583 631.589 631.589.3 635.98 631.53.03 631.92 638.2 631.532.1 637.63 637.62 631.575 635.71 635.913 635.35 633.853.4 635.912 635.966 635.075 636.6 636.596 636.68 636.68 67

3 632.649 Capsicum frutescens L. Canavalia ensiformis Canna indica Cannabis sativa L.913.3 632.04 639. Buah naga Caesalpinia spp. lihat juga 635.816.) Cacing laut.3 633.5 634.5 633. dsb.4. Cara tanam Cara-cara pengawasan untuk proteksi tanaman/ 68 636.274 633. Capsicum annuum L.843 631.875.775 633. Calamagrostis Adans.163 635.4 636.sebagai bumbu Cabe rawit (Capsicum frutescens L. Cara bercocok tanam Cara dan teknik pemuliaan pada hewan.522 633.sebagai buah . Cabe paprika (Capsicum annuum L.98 632. disemprotkan lewat udara.965.584.842 633.082. Calamus spp.04 631.649 633.61 639.654.686 635.56 634.3.6 633.5 635.842 633. Calocarpum mammosum Pierre Campanula rapunculus L.5 636.654.084. Eunicidae dan Nereidae Cactaceae. Cajanus cajan L.42 639. Reproduksi Cara pemberian makan pada ternak Cara pemeliharaan ikan Cara pemeliharaan moluska dan kerang-kerangan Cara pemupukan Cara pengendalian hama dan peralatannya Cara pengendalian hama/penyakit tanaman Cara penggunaan pestisida: diaduk di tanah.Burung yang dipelihara untuk diambil bulunya Burung-burung liar (hewan buruan) Cabe merah. disuntikkan.) .93 632.982 631.543.12 635.432 635.843 639.287.2 .

Cinnamomum camphora L. Citrus lemon L. Citrus medica L. Citrus spp. Basellaceae. Polynaceae.394 633.331 634. Cichorium intybus L. Castanea Casuarinaceae.337 634.Karantina tanaman Caraipa spp.) Cengkeh (Eugenia caryophyllus L.) Cicer arietinum L. Myricaceae.321 69 .876. Euphorbiaceae.) Chicory (Cichorium intybus L. Cemara. Cinnamomum zeylanicum L.334 634. Acacia catechu Ceiba pentandra Gaertn.54 633.6 634.3 634.956 633. Alpukat Carya Cassia javanica L.3 635.833 635.615 634.53 633. 633.66 634.) Ceriops spp.657 635.54 635. Leci. Betulaceae.462 634.876. Cassia spp. Casuarinaceae Cempedak (Artocarpus champeden L.878 633. Salicaceae.878.832 634. Caricaceae.322 634. Proteaceae Catechu.) Ceratonia siliqua L. Ericaceae Pepaya. Citrus reticulata L.463 633. Citrus trifoliate L.65/.1 634. Myrtaceae. Citrullus vulgaris Citrus aurantifolia L. Lauraceae. Rhammaceae. Ceri (Prunus avium L.875.954 633.23 633.323 634. Moraceae. Ulmaceae. Chick pea (Cicer arietinum L.657 635.513 633. Citrus maxima L.52 634.31 634.

Coklat (Theobroma cacao L. Crossbreeding.523 635.514. Cyprinidae.5 639.855. Coriandrum sativum L.826 635.63 635.266 639.) Cola acuminata L.525 637.734 633.54’658 637. Hering.624 635.7 637.733 633.616 633.32 639. Corylus avellana L.5’64 637.222 635.732 633.626 635.625 635. Hibridisasi pada hewan Crustaceae Cucumis melo L.498 633.5’639 .76 633.Clovers.751 634.54 636.5’632/38 637. Curcuma longa Cyperus esculentus L.215 637. Coleus rotundifolius Corchorus spp. Coffea liberica L.5 637. (Trifolium L. Ikan mas (Penangkapan) Daging Daging asap Daging ayam Daging babi Daging cincang Daging dan lemak. Sarden (Penangkapan) Cochlearia hispanica L. Coffea congensis L.162 633.36 634. Cucurbita ficifolia Cucurbita maxima Cucurbita moschata Cucurbita pepo L.26 639.54’659.082.621 633.61 635. Coffea exelsa L.381 637. Cocos nucifera L.74 633.) Clupeidae. Cucumis sativus L.5 635. termasuk minyak ikan Daging domba Daging itik Daging kambing 70 633.

38 631.117.451 634.232 635.6 631.33 637.816.672.62 71 . lihat wortel Daun Daun murbei (Makanan ulat sutra) Daun tanaman hortikultura Daun tanaman lain untuk makanan ulat sutra Demplot Denitrifikasi Digitaria.074 638.3 631. Copaifera) Danau buatan Darah (hasil ternak) Daucus carota .Daging kura-kura Daging pengganti Daging sapi Daging segar.965.675 632.661 631.4 636.6 631.54’65 637.4 635.944.) Dam Damar (Agathis. Diospyros lotus L. Diospyros virginiana L.32/. disiapkan dan dimasak serta hasilnya Dahlia (Dahlia spp.027 631. Diversifikasi usahatani Dolichos dan kacang-kacangan lainnya Dolichos lablab L.234 631.452 631.172 634.51 637.461.52 635.2. 637.453 634. 627. 628.654.54 637.38 636.151.654 635.286.32 633.518 637. 631.532.1 631.432. Domba Domba Asia Dosis pemupukan Dosis dan waktu irigasi Dosis penggunaan pestisida Drainase Lihat 626. Daging pengganti Daging unggas Daging unggas dan burung buruan Daging yang diolah. Diospyros kaki L.86.5’848 637.574 638.672.4 633.5’62 637.

Penembakan. Ebenaceae Ekologi pertanian Ekologi satwa hutan.214 Eugenia caryophyllus L. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dan 637.832 Eugenia uniflora L. 581.1 633. 639 Ekologi tumbuhan hutan.5 Ekonomi dalam pemanfaatan kayu.673.123 Duku (Lansium domesticum Corr.855.872 Faktor-faktor lahan (Site factors) di dalam 630*11 kehutanan.34 634. Luce (Penangkapan) 639. Pike.179 Eleusine coracana Emaskulasi 631.25 Engineering/ mekanisasi pedesaan 631.465 Eragrostis Beauv.96 Faktor-faktor lingkungan di dalam kehutanan.02 Escocidae.6 Enzim dalam tanah 631.912 Fagaceae 633. 630*1 Biologi hutan. Perburuan.151.527. pengendalian 631.95 630*15 630*18 630*88 .614 Elektrofosfat 631.6. Termasuk: Manajemen satwa buru dan ikan. 633. 633.) Durio zibethinus Murr.) Durian (Durio zibethinus Murr. Penggantian kayu dengan bahan lain yang kompetitif. 631. 634. 591.672 634.5.631.423 Euphorbiaceae 633.112 72 632.459 Erosi.672 634.857 633. Damping off 632.45 631.278 Erosi 631. Pemancingan/Penangkapan ikan.22 634.81 Embun tepung. Ekstensifikasi usahatani Elaeis guineensis 634.

175 Fumigasi kimiawi tanaman 632.5 Formasi hutan melalui suksesi alami.082.1 Fase pertumbuhan 631.37 Fiksasi 631.2 Fase-fase dan kontrol pertumbuhan tanaman 631.034 633.3 Garam.976 Gal.547. Cod (Penangkapan) 639.02 Fermentasi susu 637.322 Gambir (Uncaria gambier L.kualitas susu Fase pematangan 631.547. Haddock.223 Gajah 636.547.851 Foxtail millet (Setaria italica) 633.554.461.3 Garcinia 634. 634. Kesuburan.21 Galur murni 631. 630*234 Fosfat mineral 631.241.454 Fertilisasi. Telur ikan. akumulasi 631.413.547.1 Fertilisasi buatan pada ikan 639.471 73 .3. kandungan 631. Pembibitan 631.4 Fase perkecambahan.2 Fertilisasi.526.2 Fungisida 632.524.952 Gadidae.3. 543.034.11 Gangguan terhadap pertumbuhan pohon oleh 630*46 manusia Garam.3.2 lihat 543.547 Fenotipe 631.2 Fiksasi N 631.934.264 Festuca Ficus carica L.6 Fase pembentukan buah 631.Cecidia tanaman 632.413.) 633.413. Benih ikan 639. Penetasan.136.547.5 Fertilisasi alami pada ikan 639.034.5 Fase pembungaan 631. Steril hewan 636. Puru.874 Gandum (Triticum) 633.

perkebunan/hortikultura Hama ikan Hama Penyakit kacang panjang Hama.4.164 632.524.471.09 639. penanganan dan pengolahan. Getah Getah perca (Gutaperca .1 631. Dll. Garu Gastropoda laut Gedung untuk penyimpanan alat dan mesin pertanian Gejala penyakit tanaman Genetika terapan Genotipe Genus Geofisik.282.2.163 631. penyakit dan musuh alami moluska Hama.179 633. Gugur benang sari karena hujan Gugur bunga.51 634. budidaya tanaman Geraniaceae. bunga dan buah secara dini Gulma Guttiferae Hama dan penyakit tanaman pangan.25 632. Lumbung.01 631.313 639. penyakit dan musuh lebah 74 634.917 635. gugur buah (fisiologis) Gugur daun.33-2 639.) Gladiolus spp Glyceria fluitans Glycine max L.577 633.2 631. Guano Gudang untuk penyimpanan.166 632.526.15 .092 633. Oxaladaceae dan Malpighiaceae.282.09 638.674 631.511 631.92 634.854 631.1 631.47 633/635-2 639.6 633.2.965.34 633.Garcinia mangostana L. pengaruhnya thd.077 635. Gossypium spp.24 632.45 631. Silo. Palaquium gutta) Getah tanaman hortikultura Gladiol (Gladiolus spp. industri.965. penyakit dan musuh ikan Hama.523 631.6 635.

Hasil samping. defisiensi Hasil hutan dan pemanfaatannya.06 637.38 635.853.9 636.81.54 633.6 631.6 75 .Hama.055 639.954 633.559 637.57 634.078 637.338 630*8 630*89 639. misalnya : kucing sebagai musuh burung Hewan perusak tanaman 638.07 637.2 632.24 633. Helianthus tuberosus L.092.095.18 636.24 635. 674 Hasil hutan lain (hasil hutan bukan kayu).) Herbisida Hevea brasiliensis Hewan amphibi yang dipelihara untuk dimakan. Hemp (Cannabis sativa L.95 636.141 631.092.052 636.16 639.) Helianthus annuus L.99 636.912.11 636. Hasil setengah jadi Hazelnut (Corylus avellana L. Hasil ikan dan binatang laut lainnya Hasil kering tanaman hortikultura Hasil olahan susu Hasil panen Hasil samping industri keju Hasil samping industri mentega Hasil tanaman hortikultura (seluruh bagian) Hasil ternak yang terkontaminasi Hasil ternak yang tidak untuk dimakan Hasil.34 637.522 632. Kodok Hewan betina Hewan buruan lain Hewan buruan/lindungan (mamalia) Hewan hasil buruan Hewan hibrida Hewan jantan Hewan lain yang dipelihara manusia Hewan liar Hewan peliharaan lainnya Hewan peliharaan. penyakit dan musuh ulat sutra Hara.4 635.3 636.054 636.25 631.11 639.

Kebijakan kehutanan.21 . Hewan yang dipelihara untuk makanan Hewan yang telah disteril/dikebiri Hibiscus esculentus L.04 636.085.791 631. Humulus lupulus Hordeum sativum Hormon Humulus lupulus Humus. sosial ekonomi kehutanan.034 636. dll Hewan yang dipelihara untuk keperluan pemuliaan (misalnya pejantan).3.872 630*9 639. Inbreeding Hibridisasi ikan Hidrologi hutan.035 636. konservasi tanah.325 631.527. Konservasi air. Pameran.02 636. Kebijakan aforestri. 556 Hidrologi pertanian Hijauan makanan ternak Hijauan pakan lainnya.033 636.648 631.056 635.03 636. Hijauan pakan non legum Holcus L.526. 630*233 Ikan air tawar (Penangkapan) 76 636.8 633.3 633. Hibrida Hibrida.51 633.087. jerami sebagai pupuk Hutan dan kehutanan dilihat dari sudut pandang nasional. dll.05 636.791 633. jenis kelamin. Hop. Heterosis.3.16 636.5 639. 332. dan erosi.032 630*116 631.432 636.272 633.Hewan yang dipelihara untuk diambil bulunya Hewan yang dipelihara untuk diambil telurnya atau susunya Hewan yang dipelihara untuk dipotong (diambil dagingnya) Hewan yang dipelihara untuk hewan pekerja atau melayani manusia Hewan yang dipelihara untuk keperluan ilmiah. Hewan berdasarkan umur.

597 633. Jagung untuk popcorn Jagung yang ditanam untuk pakan ternak. Pembuatan barang-barang dari kayu.) 639.06 631.082.913.825 77 .853.) (sebagai penghasil minyak) Jagung (Zea mays L.23 631.25 630*83 630*86 631. Meteorologi. Bahan campuran yang seluruhnya atau sebagian terbuat dari kayu.117.164. Penggunaan kayu.255 633. Jahe (Zingiber officinale L. 551. Ilmu tanah.22 630*111 630*3 631.2 631. Indian corn.3. Pedologi. Itik Jagung (Zea mays L.674.67 631.). Akarisida. Moluskisida Inseminasi buatan Instalasi dan alat pemuliaan ikan Instalasi penelitian pertanian Intensifikasi usahatani Investasi modal kerja Irigasi Irigasi genangan Irigasi permukaan Ischaemum L.2 631. Ekspor.67 Jagung manis.276 632.674.847 632. 630*42 Ilmu kerja dan kajian kerja dalam kehutanan.279 636. Inokulasi tanah dengan bakteri dan mikoriza Insektisida.1 633.1 636.453 639.5.951 636.082.4 633.334 633. Penggunaan bahan kimia dari kayu.4 631. Industri pulp. Penelitian tanah Imperata cylindrical L.15 635. Karantina tanaman Inbreeding pada hewan Industri kayu dan hasilnya. untuk jagung manis lihat 635. Termasuk: atmosfer. Impor.Ikan laut (Penangkapan) Iklim dan iklim mikro hutan. Pemanenan kayu.67 633.151.

) Kacang panjang (Vigna sinensis var.081. Jeruk sitrun Jeruk mandarin Jeruk nipis (Citrus aurantifolia L.52 .) Kacang tanah (Arachis hypogaea L.573 635.05 633. Termasuk gandum biasa Jenis gandum yang tetraploid Jenis kacang-kacangan hijauan pakan lainnya Jenis-jenis anggur.) Jeruk jenis lainnya Jeruk lemon (Citrus lemon L.2.32 635.) Kacang mete (Anacardium occidentale L.852.654.84 634.334 634.37 634.) (sebagai penghasil minyak) Jarak tanam Jaring.085.654.) Kacang buncis (Phaseolus vulgaris L. angularis) Kacang panjang (Vigna sinensis) Kacang panjang (Vigna spp.34 634.) Jute (Corchorus spp.368 633.3 631.113 633.11 635.331 633.337 634.) Kacang polong (Pisum sativum) Kacang tanah (Arachis hypogaea L.Jalur pelindung di hutan (shelterbelt) Jamur Jamur Agaricus (Agaricus campestris L.652 635.523 635. jala (Penangkapan ikan dengan) Jenis dan bentuk tanaman hortikultura Jenis gandum yang diploid Jenis gandum yang heksaploid.6 637.1 634.8 635.3 633.5 634.2 639.) Jeruk sitrun (Citrus medica L.31 634.654.33 635.514 636.853. Vitis vinifera Jenis-jenis buah tropik dan subtropik Jenis-jenis daging Jenis-jenis Makanan ternak Jeruk (Citrus spp.) Jarak (Ricinus communis L.) Jeruk lemon.82 633.112 633.) Kacang hijau (Phaseolus mungo L.111 633.) (sebagai 78 630*26 635.33 634. Triticum aestivum.656 633.32 634.543.

046 637.043 637.821 631.976. vitamin.686 635.7 636.862 631.513 631.571 630*81 633.227 637. kambing.045 637.287.3 631.91 631.416.) Kapuk (Ceiba pentandra Gaertn.1 637.2 635.417.222 631.) pada hasil ternak Kapal penangkapan ikan Kapas (Gossypium spp.225 631.223 631.) 635.39 633.1 631.511 633.penghasil minyak) Kacang-kacangan Kadar humus Kaktus Kalium Kalkun Kalsium Kambing Kamper (Cinnamomum camphora L.592 631.65 631.083. babi Kandang ternak Kandang ternak lain Kandang ternak.833 79 .2. Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum L.) Kapur. Struktur dan sifat-sifatnya.22 631.044 631. pengelolaan Kandang unggas Kandungan karbohidrat hasil ternak Kandungan karbon Kandungan lemak hasil ternak Kandungan mineral hasil ternak Kandungan protein hasil ternak Kandungan zat biokimia (enzim.) Kana Kana (Canna indica) Kandang Kandang kelinci dan tikus Kandang sapi.4 636.417.416.956 633. dll.06 633.837 633.047 639.229 636. Gypsum Karbonat Karet Kayu Kayu dan kulit kayu. domba.965.

Kebun percobaan.415.) Kebijakan hutan internasional. tata letak.095.34 634.92 639.337 631.441.112 631.) (sebagai tanaman penghasil minyak) Kelapa sawit (Elaeis guineensis) Kelapa sawit (Elaeis guineensis) (sebagai tanaman penghasil minyak) Kelapa.441. Kehutanan secara umum Keju dan pembuatan keju Kelahiran hewan Kelapa (Cocos nucifera L.) Kedondong (Spondias pinnata L.526 634.814 630*64 630 637.082.81.) Kelembaban tanah lihat juga 556.3 631. Instalasi penelitian pertanian Kebun tanaman hortikultura: luas.7 633. Perubahan nilai pupuk Kehutanan sebagai perusahaan.047 631.616 631.142 Kelinci Kelinci (hewan buruan) Kelompok dan jenis tanaman budidaya Kemang (Mangifera foetida L.) Kehidupan sosial lebah Kehilangan hasil pertanian Kehilangan pupuk. pengendalian Kebakaran hutan.855.432.6 638.) 80 631.124 631.454 635.2 636.456 633.3 636. Kebembem (Mangifera odorata Griff.117.654.855.2 630*432 630*43 634. Tanah asam Kebakaran hutan.5 630*97 631.3 . buah (Cocos nucifera L.34 634.671 631.155.36 634. dll.8 Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) Kedelai (Glycine max L. Kerjasama internasional lain.4 635.Keasaman. Kebutuhan air Kebutuhan hara Kebutuhan pupuk dalam tanah lihat 631.442.614 633.

187 632.) Kentang Bogor (Coleus rotundifolius) Kepemilikan hutan dan kebijakan kepemilikannya.1 633. Siklon Kerusakan tanaman karena cuaca yang sangat dingin Kerusakan tanaman karena curah hujan yang terlalu tinggi Kerusakan tanaman karena degradasi tanah.1 632.111.55.453 631.) Kentang (Solanum tuberosum L.518 631. 368.Kenaf (Hibiscus cannabinus L. 502.117 632.524.498 630*92 639.112 632. erosi Kerusakan tanaman karena faktor cuaca Kerusakan tanaman karena faktor lingkungan Kerusakan tanaman karena gempa Kerusakan tanaman karena keadaan tanah yang tidak menguntungkan Kerusakan tanaman karena kebakaran.11 632.7.121 81 .293.116 632.45 639. Kepiting Keracunan tanah Keracunan tanah Kerang Kerbau Kerusakan dan perlindungan hutan.41 636.5 632.117. 633.2 630*4 630*45 630*44 630*42 632. karena bom Kerusakan tanaman karena kekeringan Kerusakan tanaman karena kekurangan hara.1 632.21 633. Penyakit virus Kerusakan oleh zat anorganik selain kebakaran hutan.491 635.126 632.125 632. Kerusakan tanaman karena angin Kerusakan tanaman karena badai. 632 Kerusakan hutan oleh hewan Kerusakan hutan oleh tumbuhan perusak.12 632.

8 632.5 632. drainase hutan. Keracunan tanah Keteknikan hutan.321 .184 632. hama tanaman serta pengendaliannya Keseimbangan alam dan populasi Kesemek (Diospyros kaki L.44 631.115 632.8.416 631.155 632 632. irigasi.2 634. dan saluran air 626 terutama 626.) Keturunan genetik Keuangan usaha tani dan pengkajian ekonomi Kimia anorganik tanah Kimia organik tanah Klasifikasi tanah Secara rinci dapat digabung dengan kelas 55 Contoh 631.4 631. Banjir. 627 terutama 627. Termasuk: bangunan.53.44:551.451 631.16 631.klorosis Kerusakan tanaman karena kelembaban tinggi.526. pestisida Kerusakan tanaman karena polusi kimia dan industri Kerusakan tanaman karena sinar matahari Kerusakan tanaman oleh sebab lainnya Kerusakan tanaman secara mekanik Kerusakan tanaman yang disebabkan oleh tanaman lain Kerusakan tanaman yang disebabkan penggunaan pupuk Kerusakan tanaman.) Kesuburan tanah Kesuburan tanah. jalan air.42. genangan Kerusakan tanaman karena perlakuan proteksi tanaman.123 632.452 631.526.154 632. dan 627.45 630*38 635. jalan dan jembatan di dalam hutan. penyakit tanaman.417 631.937.15 632. Kegiatan perlindungan. 630*26 Ketumbar (Coriandrum sativum L.751 631.432 tanah pegunungan Klon 82 632.

433.1 631.6.085. Hutan beririgasi/hutan pada lahan yang sewaktu-waktu tergenang (floodland).111.173 Kopi (Coffea sp.125 630*26 631.3.823 633.Klorida Kokon.02 631. Suku cadang Kompos Komposisi kimia hasil ternak Komposisi Makanan ternak Komposisi.) Koral Kualitas hasil ternak Kualitas tanah pertanian 631.) Kola (Cola acuminata L.123 635.459:631.81. untuk industri sutra Kokosan (Lansium domesticum Corr.033 631. 631. keracunan oleh pupuk Komposisi. var.73 633.732.3 83 .2 631.27 634. Kombinasi penggunaan alat dan mesin pertanian Komponen-komponen alat dan mesin pertanian.62 637.3.832 638.76 637.813 638.06 631.4 637.) Kolostrum Kolrabi (Brassica oleracea L.731 633.735 639. Jalur pelindung (shelterbelt) dan sebagainya serta perlakuannya.115. Pengendalian erosi Konversi dan distribusi pupuk pada tanaman Koperasi pertanian Lihat 334.877 636. sifat dan kualitas madu Kondisi anaerob tanah Kondisioner tanah Konifer Konsentrat Konservasi tanah Konservasi tanah dan air.54 631.61 631. canlo-rapa) Kombinasi antara kehutanan dengan pertanian dan padang rumput penggembalaan.8 633.) Kopi robusta (Coffea canephora L.05 631.162 631.04 636.) Kopi arabika (Coffea arabica L.3 633.085.02 631.879. reaksi.673.

Lada (Piper nigrum L.155.) Ledakan.24 638.13 635.62 635. Larix spp.3 633.32 632.877.576. Klasifikasi. Kulit biji.652.) Lansium domesticum Corr. Dedak Kulit ikan dan binatang laut lainnya Kulit reptil (hasil ternak) Kultivar Kumbang Kuning telur Kuota produksi pertanian Labu merah (Pumpkin) Labu-labuan (Cucurbita spp. psikologi dan studi ilmiah secara umum Lebah pekerja Lebah ratu Leci (Litchi sinensis Sonn.16 636.) Langsat (Lansium domesticum Corr. Serat.8 636.12 636. Cacar tanaman Lebah jantan Lebah madu sebagai agen penyerbukan Lebah madu. Lansium domesticum Corr.341 635.34 635.2 632.081. Sekam.2 638.121.2.342 636. Layu.19 638.Kubis (Brassica oleracea L.526.) Kubis merah (Brassica capitata rubra) Kubis putih (Brassica capitata alba) Kucing Kuda Kuda pacu Kuda pekerja Kuda poni Kuda zebra Kulit (hasil ternak) Kulit buah.61 631.4 639.121.61’698 631.768 637. anatomi.841 634.414 631.2 635.121.15 636.52 633.673.673.184 637.) Lactuca sativa L.386 637. fisiologi.3 638.1 634. penangkapan ikan 84 635.1 636.22 634.673.2 639.2 634.12 638.621.12 .

087 638.162 631.283 635.1.283 631.15 639.017 633. selada (Lactuca sativa L.2.54 633.111 633.3 633.824 639. dan kondisinya Lolium L.2 639. Litchi sinensis Sonn.31/.) Lobster Lokasi pertanian Contoh penggabungan: 631. Limbah industri sebagai pupuk Linen (Linum usitatissimum L.4 Usahatani di wilayah suaka alam Lokasi usahatani. kualitas Magnesium Makanan ikan Makanan tambahan ternak Makanan ternak Makanan ternak dari hasil samping industri Makanan ulat sutra Makrofauna dan mesofauna. Live-well boats Lobak (Raphanus sativus L.965.017 Lucernes (Medicago sativa L. Hewan yang hidup 633.521 634.52 635.085 636.) Lycopodiaceae.658 635.37 633.) Lili (Lilium spp.) Lintah Linum usitatissimum L. Luas usahatani / perkebunan: Ukuran dan perluasan (ekstensifikasi) Lihat juga 65.111.16 638.064 635.879.516 631.111.875 634.965.23 631.263 631. Lycopodium Madu Madu.4 631.652.468 85 .Leguminosae (Kacang-kacangan) Lens esculenta Lentil (Lens esculenta) Letus.658 635.965.4:502.521 639.7 636.46 635.31 635.264 638.) Lilium spp.087.2 636.043.

Manusia sebagai musuh hewan Manusia sebagai perusak tanaman Maple (Acer saccharum Marsh.092.4 634.441 634.1 634. Penggunaan api dalam silvikultur dan kegiatan lainnya.16 Manfaat dari kebakaran hutan.) Mangifera Mangifera caesia Jack.699 633.441. Mangga (Mangifera indica L. Masalah-masalah pemeliharaan ikan Masalah-masalah perikanan umum Masuknya serta penyebaran hama dan penyakit tanaman Mawar (Rosa spp.082.45 630*96 630*65 639.171 .05 632. Ekonomi usaha kehutanan.441.822 636.11 634.2 634.2 634.371 631.05 639. Masalah buruh dalam pengangkutan kayu.861 633.1 632.271 631.2.) Medicago sativa L.dalam tanah lihat 59 Malus sylvestris L.1 630*6 630*436 634.31 634.441. Masalah khusus dalam usaha penanaman hutan.441.92 635.976.) Manggis (Garcinia mangostana L. Mangifera odorata Griff. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan 631. dan dalam industri kayu.965.64 635.15 631. Mangifera indica L.) Mekanisasi pertanian Mekanisasi Pertanian (untuk mesin pertanian lihat 86 634. Mammee-apple (Mammea americana L. Medlars (Mespilus germanica L.5 636.3.) Manajemen dan organisasi usaha tani Manajemen hutan.471.472 631.) Maranthaceae Marl Masa berahi pada hewan Masalah buruh hutan.

2 633.562 637.1 631. Pengaturan hasil.3 Meliaceae Melica L. Termasuk: Subsidi. Pendidikan.673 633.674 631. termasuk protozoa.523.) Membangun areal penangkapan ikan Memusnahkan tanaman rusak dan vektor.911 631. dan organisme penyebabnya Menampi produksi pertanian Mencuci produksi pertanian Mengupas produksi pertanian Mentega dan pembuatan mentega Mentha spp. Metode pemupukan Metode penangkapan ikan Metode penerapan kebijakan hutan.467 87 .4 630*62 631. Rencana kerja. Asosiasi.4 631.72 635. Jasa konsultasi. Metode percobaan pengendalian hama dan penyakit tanaman Metode seleksi Mikrofauna.562 636.2.275 635.3 631.816.3 639. nematoda 634. Mentimun (Cucumis sativus L.822 635. Hasil tahunan atau hasil periodik.331 631. Melon (Cucumis melo L.153. Penelitian.) Menyaring produksi pertanian Merak Mesin dan proses pembuatan sosis Mesin penabur dan penanam dikombinasikan dengan alat penyebar pupuk Mesin untuk menanam benih Mesin untuk menyebar benih Metode irigasi Metode kerja.63 631.631. Kredit.081 630*94 632.03 632.331. pemilihan Metode manajemen.562 631.8 631.61 639. Asuransi hutan.334 631.527.594 637.2.562 631.931. Publisitas.

771.Mikroflora lain.64 635.17 633. biologi tanah Mikropedologi Millet biasa.42 632. mikoriza.931. bakteriologi. (Paria) Monokultur Moraceae Morus (Murbei) Morus alba L. Padi liar. Rumput manna.878.4 632.72 634.8 633.2.528. Glyceria fluitans.916 633. Morus multicaulis Morus nigra L.582.466 631. Eleusine coracana.1 634.057 633. mutagenesis 631. Morus rubra L. Millet. Zizania aquatica.629 631. budidaya Moluska. Kondisi cuaca dan iklim yang tidak menguntungkan hama Musuh dan hama penyakit hewan peliharaan serta 636.36 634.822 635. termasuk millet afrika.3 639. termasuk jamur.46 631.383 634.771 634.1 Mirtaceae Modifikasi temperatur sebagai factor perusak Moluska dan kerang-kerangan.21 639. Panicum miliaceum Millet lainnya.381 634.472.1 Myricaceae 633.2 88 .) 631. Musa Musa chiliocarpa Backer Musiman atau syarat lainnya Mustard (Brassica spp.179 633.38 634.937.844 632. Jenis-jenis Sorghum Mimusops balata Mint (Mentha spp.09 pengendaliannya Mutasi gen dan kromosom.171 633.382 634.384 634. perusak tanaman Momordica charantia L. alga Mikroorganisme tanah.) Musuh alami.

4 631.) Nitrogen Nutrisi tanaman Nutrisi tanaman.145 633. Terminalia spp. perusak tanaman Neraca air Nilai gizi Makanan ternak. Myristicaceae. Combretaceae.3 631.) Nanas (Ananas comosus L.05 633. Nipah (Nipa fruticans Thumb.648 631.173 633.834 633.18 633.1 631.3 634. Eucalyptus spp.) Natrium tanah Nematoda.416. sambung pucuk.253 635.91 634.085.) Okulasi.18 631.Myristica fragrans L.2 634. Kecernaan Nipa fruticans Thumb. Dipterocarpaceae. Okra (Hibiscus esculentus L. dsb. Pabrik berkombinasi dengan usahatani.811 631.) Orang-orangan (untuk menakuti burung) Organisasi alat pertanian dan bengkel khusus Oryza sativa L.936.878.774 634.5 633.271 631.) untuk pakan ternak. Polygonaceae.75 632.1 633. L. Padi (Oryza sativa L.18.651 631.03 633. Opium (Papaver somniferum L.416. Shorea spp.872.613.18.541 633.258 631. Pertanian dan industri hasilnya secara umum.81 634.) Nangka (Artocarpus heterophylla L.1 636.5 632.416 634.272 89 . Pagar tanaman Pagar tembok 633.) Padi gogo Padi sawah Padi yang ditanam untuk pakan ternak.613. Myrtaceae. ) Oat (Avena sativa L.13 633. Lauraceae Namnam (Stelechocarpus burakol Hook f.432. Produksi dan pemakaian pupuk Nuts Oak (Quercus spp.393 631.

75 635.144 633.563.32 633.55 633.811.171 633.Paku-pakuan Pala (Myristica fragrans L.834 633. Pembenihan ikan 90 635.1.3. Hormon tanaman Pemagaran.) Pearl millet.25 633.547.3 633.) Paspalum L.555 631. Ekonomi pengangkutan kayu dan industri kayu.542 631.61 631.151 Pemacu pertumbuhan tanaman.173 631. gerbang.) Palaquium gutta Palmaceae Panen jagung Panen sebelum tanaman matang Panen.6 630*31 630*241 639.781 635.2 631. Paria Parsley (Petroselinum crispum) Parsnip (Pastinaca sativa L.133.2 631.273 637.917 634.027 630*7 631. Pembebasan hutan.041 .629 635.975.133. Pemasaran dan syarat-syarat pengiriman Pemasaran hasil hutan.6 631.44 635. pagar elektrik Pemanasan susu Pemangkasan. Pematangan buah Pembalakan dan pengangkutan kayu: secara umum. Pemanenan Panicum miliaceum Papaver somniferum L.582. dsb.032 631. Peladangan berpindah Pelayuan Lihat 577.55. Pennisetum typhoideum.418 634.98 631. Pasteurisasi susu Pastinaca sativa Pastinaca sativa L Pawpaw (Asimina triloba L.266 637.) Peach (Prunus persica L. penjarangan.144 634.

terasering Pemeliharaan /Pembenihan/Penangkapan moluska dan kerang-kerangan Pemeliharaan areal penangkapan ikan Pemeliharaan dan pemuliaan lebah Pemeliharaan hewan secara umum Pemeliharaan ikan Pemeliharaan ikan di air tawar. sungai Pemeliharaan ikan hias Pemeliharaan insekta lainnya.084.083 639. Tanah berbatu.. tanah yang terpindahkan oleh air. Semut dll.084.311. Reklamasi hutan.234 Pembentukan tanah oleh proses kimiawi Pembentukan tanah. 631. rawa.48 630*235 636.22 639.084.084. dll.084. periode penetasan. danau. Pembibitan tanaman hortikultura Pembukaan lahan.145 636.61 639.31 639.084 636. pedologi.34 638.4 91 . Pemberian makan untuk ternak kecil.51 636.562 630*66 635.483 631.043 636. gurun.Pembentukan tanah oleh proses biologis Pembentukan tanah oleh proses fisika dan mekanika.3.244 631.2 636.21 636. kolam.3 636.482 631.037 631. dsb.084. angin Pembentukan/formasi tegakan hutan campuran Pemberian air untuk ternak Pemberian makan berdasarkan tempat Pemberian makan dalam kandang Pemberian makan di padang penggembalaan Pemberian makan ikan Pemberian makan pada ternak Pemberian makan pada ternak pada periode menyusui. misalnya tanah alluvial dan tanah diluvial Lihat juga 551.4 639.3 639.2.484 631.1 638.04 638. Menyusui Pemberian makan untuk ulat sutra Pembersihan dan sorting produksi pertanian Pembiayaan kegiatan pembalakan.

Degenerasi.835 630*67 631.54 630*24 630*236 630*245 631. alat perah susu Pemeraman Pemindahan bibit tanaman ke tempat penanaman.24 Pemuliaan hewan Pemuliaan melalui mutasi Pemuliaan tanaman Pemuliaan.9 634.542 Pemeliharaan ternak secara umum Pemeliharaan ulat sutra Pemeliharaan.11 631. pemeliharaan binatang hias secara umum Pemuliaan.Pemeliharaan semut Pemeliharaan serangga untuk hiasan Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan tegakan dan pohon.8 631. pemuliaan dan pengelolaan serangga dan artropoda lain Pemencaran anakan Pemerahan susu dengan alat/tenaga mekanis Pemerahan susu dengan tangan Pemerahan.52 639.547.5 638.115 637.311.67 631. 638. termasuk: Pemangkasan (Pruning) (Pemangkasan di sini dilakukan dengan cara memotong cabang sampai ketinggian tertentu untuk memperoleh kualitas kayu yang lurus.528 631.082 631. ketinggian pemangkasan tergantung pada permintaan pasar).3 637.164. statistik perusahaan. Pemeliharaan tegakan tahap awal. Penaksiran hasil samping dan limbah pertanian 92 636.114 637.536/.485 636.245 638 631.01 638. Permudaan tanaman Pemindahan tanah Lihat 551. Aklimatisasi Penaksiran hasil finansial. Rencana jangka pendek dan pembiayaan.27 .532.538 631. Pembukuan dan akuntansi. Pemeliharaan tegakan.

565 630*37 638.058 631.24 634. daun. dll Penangkapan ikan yang berlebihan.474 631. penyiapan.33-158.1 630*32 631.46 636.1 639. Penanaman osier. Penanaman dan koleksi hasil hutan selain kayu. Penanaman Penentuan umur pohon.133.112 631. bubu.03 639.87 Pengaruh hama penyakit tanaman terhadap ulat sutra.7 630*235 631. 902.929 Pendapatan usaha tani. perlakuan es hasil tangkapan di kapal Penangkapan ikan dengan jaring.04 630*55 636.4 631.082.66 637.Tanaman penghasil getah.544 630*28 633.2. buah dan biji-bijian.2.164.082. tipe penanaman Penanganan hasil ternak Penanganan.067 639. Pembelian lahan Pendewasaan Pendinginan dan pembekuan susu penebangan pohon.861. ledakan.2.547. bambu dan rotan.93 Penebaran benih.563.53. pengrusakan oleh karena penangkapan ikan Pencampuran produksi pertanian Lihat 621. 621.543 637.Penaksiran tanaman dan nilai tanah Penanaman buah-buahan secara umum Penanaman dengan pemaksaan seperti bonsai Penanaman hutan. Antara lain tanaman penghasil kulit kayu.081. lihat juga 632 631.1 631.236 93 . Penanaman kacang panjang di lahan beririgasi Penanaman pohon di bawah pohon (underplanting) Penanaman. cara.67 Penetasan telur Penetasan telur buatan Pengangkutan Pengangkutan perlengkapan lihat 621.

935.2 637.931. serta kultur kelautan Pengembangan perubahan status.931.1 639 631.133 630*93 636. termasuk perundang-undangan hutan.935.1 632.3 632. Pengelolaan dan pemeliharaan bangunan kandang ternak Pengelolaan hewan lindung dan ikan.43 630*84 636.7 637.2 632. Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan gelombang akustik 94 631.016 632.936. dll.7 632.1 632.9 632.133.Pengaruh pertanian terhadap lingkungan hidup Pengaturan kondisi meteorologi dan iklim.9 632. konversi usahatani Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan air Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan tekanan Pengendalian hama dan penyakit dengan pengaturan temperatur Pengendalian hama dan penyakit tanaman Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara mekanis Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara pengaturan budidaya Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara radiasi.7 630*84 637.935.5 .4 632. Modifikasi cuaca Pengaturan suhu dan pengawetan susu Pengawasan masyarakat dan peraturan kehutanan.083.935.1. pengendalian hama kayu.085.935. peningkatan sifat-sifat kayu. Pengawetan susu dengan cara lain Pengawetan telur Pengawetan. Pengawetan dan penyimpanan makanan ternak Pengawetan kayu Pengawetan susu dengan zat kimia. gelombang akustik.

632. kapal pabrik Pengujian kayu dan produk kayu. Kualitas kayu. minuman.043. Suplai. Kehilangan dan surplus.Pengendalian hama penyakit tanaman dengan pestisida dan bahan kimiawi Pengendalian hama/penyakit dengan cara penanaman dan memperhatikan factor lingkungan Pengendalian hama/penyakit dengan kekebalan dan imunisasi tanaman Pengendalian hama/penyakit dengan penggunaan zat atraktan dan repellent Pengendalian hama/penyakit secara biologis Pengendalian hama/penyakit secara kimiawi Pengendalian hama/penyakit secara mekanis Pengendalian produksi pertanian. tegakan hutan. farmasi.136. Kuota. Pengolahan. dan hasil akhir kayu. dan tegakan yang biasa dipanen).931 632.068 630*85 630*52 630*53 95 .563. Termasuk ukuran tajuk.167 631.13 630*82 639.37 Pengkulturan bakteri susu Pengolahan susu Pengolahan.52 638. pembentukan.084.04 Pengeringan kayu Pengeringan susu Penggemukan ikan Penggemukan ternak Penggunaan madu pada makanan. Penggunaan mesin pertanian lihat 631. pengawetan.2.936 632.137 639. Kerapatan tegakan.934 632. Pengukuran khusus dari pohon dan tegakan.95 632.938 632.155 631. Pengukuran dimensi dan isi batang (dari pohon .937 632.935 631. perakitan.3 637.2 630*84 637.564 631.172 637. Subsidi Pengepakan Pengeringan Lihat 66.14 636. dll.

48 Penilaian dan penaksiran pertanian Penilaian kerusakan pertanian Penilaian kualitas lahan hutan (sites quality). Perkembangan struktur tegakan. Pengukuran pohon.38 630*433 632.35 632.512 .16 639. Pertumbuhan pohon.3 632. 631.1 631.Pengukuran kinerja (untuk menentukan jumlah potongan dalam penebangan dan kegiatan yang terkait). 528.091 632.3 630*84 632.164.934.6 Penjarangan hutan.154 632.2. Pennisetum typhoideum Penolak serangga (repellent) Penumpukan kayu (Penanganan dan penyimpanan) Penyakit fisiologis akibat degenerasi Penyakit fisiologis selama penyimpanan Penyakit fisiologis tanaman Penyakit ikan dan pengendaliannya Penyakit kerdil Penyakit pada lebah dewasa Penyakit pada lebah muda Penyakit tanaman yang disebabkan bakteri Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur Penyakit yang disebabkan bakteri dan virus Penyakit yang disebabkan virus Penyelamatan kayu dan pembuangan kayu yang rusak oleh api. termasuk 96 630*35 630*5 631.161 632.164 631. (Bonita hutan).167 632.4 632.527.153 638.165 630*237 630*242 633.27 638. Penyemprotan kimiawi Penyerapan hara Penyerbukan Penyiapan lahan dengan alat mekanik. Penilaian panen dan kegagalan panen Peningkatan mutu dan perbaikan (amelioration) lahan hutan (forest sites). riap.28 630*54 631.81.031 631.936.173 632.82 631.

Penyimpanan di tempat penimbunan balak atau di tempat penyimpanan balak.2 631.563. planlet Perbanyakan dengan stek Perbanyakan dengan stolon Perbanyakan dengan umbi akar Perbanyakan dengan umbi batang Perbanyakan tanaman dengan merangsang tumbuhnya akar pada bagian vegetatif tanaman.533.53 631. Pengeringan Pepaya (Carica papaya L.153 97 . 631.1 632.tenaga hewan dan mesin Penyiapan lahan dengan bahan peledak Penyiapan lahan tanpa alat mekanik Penyiapan lahan.534 631. Penyimpanan.2 631. Perch (Penangkapan) Percobaan dan penelitian hortikultura Percobaan lapang dan pot.91 631.651 632.981 639.421 631.535 631. dsb.533. Pembenihan Perbanyakan vegetatif tanaman Percidae.532/.33 630*34 631.1 631.31 Penyiapan zat yang akan disemprotkan.513 631. bubuknya.012 631.1 631.216 635.535 639. termasuk penyimpanan dalam silo Lihat 621. pembajakan tanah Lihat 631.532.3 631.9 631. Tangki.51 632.511 631.563 634.) Perangkap cahaya untuk hama serangga Peraturan perundangan tentang hama/penyakit serta pengendaliannya Perbanyakan dengan akar Perbanyakan dengan bulbus. Kultur jaringan Perbanyakan tanaman. Akuarium Penyimpanan kayu di hutan. Metode statistik Perencanaan produksi pertanian.796 Penyimpanan.936. Penyimpanan dan pengangkutan ikan hidup.533.532.

53.027.983.2 632. 98 639.027. Stek pohon.432.53.2 632. Penyemprotan hama/penyakit tanaman pada musim dingin Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada saat tanam dan tebar Perlakuan preventif dan kuratif Perlakuan terhadap tegakan yang tidak sempurna. yang tidak terawat atau tegakan yang kondisinya sangat terbuka. Termasuk: Praktek persemaian pohon.3 631.524.3 630*231 630*232 630*23 .983. Permudaan/Regenerasi dan pembentukan/ formasi tegakan. pengendalian hama/penyakit Perlakuan pasca panen Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada fase vegetatif.58 Perikanan Perkecambahan Perlakuan bakteri susu Perlakuan benih tanaman Perlakuan benih dengan cara fisik Perlakuan benih dengan cara kimia Perlakuan kimiawi sistemik.lihat juga 631.548 631.95. Penyemprotan hama/penyakit pada musim panas. dll.56 632.983. penanaman dan propagasi pohon. Penebaran .2 631.3 631.821 637. penyiraman Permeabilitas. Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada masa dormansi.53.1 632.026 630*25 637.3 632.027 631. Perlakuan untuk mempertahankan kondisi fisik susu Perlakuan-perlakuan khusus yang meliputi tanah. Penyemprotan hama/penyakit melalui daun. Permudaan/Regenerasi buatan.136 631. Pencucian unsur tanah Permudaan/Regenerasi alami.134 631.934.

kebun percobaan.153. Phaseolus vulgaris L. (Konversi berdasarkan sistem atau spesies). ilmu dan teknik yang berhubungan dengan pertanian.654. Pertanian. hewan.68. Kehutanan.267 635. plot demonstrasi (demplot) Pertanian instruksional.2 635. daya racun terhadap hama/penyakit. Phaseolus mungo L. instalasi penelitian pertanian.652 99 . manusia.2 63 631 631.781 633. 378. atau pertanian untuk sekolah.561 630*95 634.63 Pertanian. Persia Americana Mill. tempat training. Pengaruh Peternakan Peterseli (Petroselinum crispum) Petromyzontidae. Perundangan-undangan proteksi tanaman Pestisida.117.95.117 631. dan tanaman Pestisida. 631. tempat training.95. Pertanian instruksional. fisiologi hama Pestisida. Penggilingan Perpajakan hutan.413.024 632.913 632. Pertanian/agronomi Pertukaran kation Perubahan dalam budidaya dan produksi.024 632. Lamprey (Penangkapan) Petroselinum crispum Phalaris Phaseolus lunatus L.654. Ekspolitasi kehidupan liar.653 631.02 636 635.1 635.4 631.7 630*226 632. Perubahan sistem silvikultur. pertanian untuk sekolah Lihat 373. Phaseolus multiflorus Lam. Pemisahan kulit dari buah.Perontokkan.218 635.95. Konversi ke sistem-sistem lain.653 635.142 639.

Inovasi teknologi.277 636.modifikasi administratif Prinsip-prinsip penilaian Produk binatang laut dan tanaman laut Produk fosil Produk hewan lain Produk susu Produksi benih.772 634.4 633. Piper nigrum L. penyimpanan dan perlakuan benih Produksi pertanian.13 634.4 631. pemisahan bagian Proses biodinamik 100 634. Primata Prinsip-prinsip manajemen produksi usaha tani.164.877.532 631.2 639.1 631.673.036 .53.) Poliploidisasi Pollinia Trin.533. Produksi susu secara umum Produksi.) Pinus spp. manajemen pertanian. koleksi.2 634.81.) Pisum sativum Planlet Plum (Prunus domestica L.656 631.2 633.875.472 631.613. Modernisasi.3 633.Pinang (Areca catechu L.) Pisang biasa (Musa paradisiaca L.978 631. Musa cavendishii Lamb.) Pisang ambon (Musa chinensis Sweet. Pir (Pyrus communis L.) Pohon asam (Tamarindus indica L.22 633. Ekspansi. administrasi pertanian.528. penyimpanan pupuk Profil tanah Propagasi.6 639.) Pisang yang harus dimasak sebelum disantap Pisitan (Lansium domesticum Corr.14 631.3 634.771.841 634.63 637. penyiapan.15 637. pengelompokan ulang.152 631.812 631.773 634.23 635.66 639.02 631.

Prunus persica L.55 634. perubahan nilai Putih telur 637.421 635.816 631.7 631.Proses pembuatan keju Proses pembuatan mentega Proses reproduksi ikan. Penetasan Proses reproduksi.862 631.654.89 631. hibridisasi.83 631.421.631 633.3 631.932 634. Pupuk hayati/alam Pupuk yang berasal dari limbah Pupuk yang berasal dari limbah ikan Pupuk.871 631.3.874 631.4.842 631. Perbanyakan moluska dan kerang-kerangan Proteksi tanaman Protozoa.84 631.82 631. perusak tanaman Prunus Prunus amygdalus Batsch. Prunus armeniaca L. aplikasi dan distribusi Pupuk.8 631.867 631.25 634. Prunus avium L.879.86 631.912 632.2 634.87 631.814 637. Psidium spp Psophocarpus tetragonolobus Pupuk amonium Pupuk buatan secara umum Pupuk dan pemupukan Pupuk dari bahan tanaman secara umum Pupuk fosfat Pupuk hijau Pupuk kalium Pupuk kandang Pupuk limbah industri Pupuk majemuk Pupuk nitrat Pupuk nitrogen Pupuk organik lainnya Pupuk organik.23 639.863 631.3 637.03 639.85 631.841 631.21 634.23 634.03 632. Psidium guajava L.413 101 .

Reklamasi bukit berpasir Reklamasi lahan bekas industri dan pertambangan Reklamasi lahan berlereng.3 630*434 633.165 631. Quinces (Cydonia oblonga L.618 631.95.615 639.72 633.611 631.616 631.95.057 632. Rasa.3 632.3 633.617 631.876 630*56 634.1 633.525.438 634.Quercus spp.17 637.31 632.) Radioaktivitas tanah Rambutan (Nephelium lappaceum L. Raphanus sativus L. Rhizophoraceae.612 631. Aroma hasil ternak Rebah karena angin Reklamasi hutan perawan Reklamasi lahan batuan. Rumput Cina (Boehmeria nivea L.42 639.) Ransum Raphanus caudatus L.14 631. Mangrove Riap perkembangan dan struktur tegakan Ribes Ricinus communis L.028 632. termasuk pembuatan teras/ sengkedan Reklamasi lahan di bawah permukaan laut Reklamasi lahan marjinal secara umum Reklamasi lahan pantai/ pasir Reklamasi lahan rawa Remis Reptil lainnya.876.613 631.98 631.) Rami.8 631. Rhizophora spp.025.1 634.433.084. Penyu (hewan buruan) Reptilia Reservoir Residu pestisida Resistensi tanaman terhadap pestisida Respirasi tanah Revegetasi dan sebagainya daerah bekas kebakaran hutan.872.614 631.1 636.652.41 635.958 .853.15 636. Rodentisida 102 633.672.

Salmon. Cara dan alat potong Ruminansia besar.084.21 633.24 633.3 633.294 639.111 634.524.3 633.033 633.683 634. Rosella (Hibiscus sabdariffa L. pakan Rusa Rusa dan hewan buruan besar Rutaceae dan Moraceae.314.26 636.) Sagu (Metroxylon sagu Rattb.Rosa spp.35 634.) Rotan (Daemonorops dan Calamus spp.) Rumput cakar ayam.2 633.211 631.582 634.513 636.2. Phleum Rumput-rumputan lainnya. Rumput padang rumput dan padang penggembalaan Rumput padang rumput.) Salicaceae Salmonidae.71 631.2.2.879.031 633.2. Poa Rumput Timothy.22 Rumput dari padang penggembalaan Rumput dari padang rumput alam Rumput dari padang rumput untuk pakan Rumput hijauan untuk pakan ternak.033 103 .613.14 633.2.878.032 633.861 633. Jeruk secara umum Rye (Secale cereale L.3 639.234 637.2. 636. Dactylis Rumput dari berbagai jenis padang rumput Lihat 636.96 636.976.034 636. Trout (Penangkapan) Sampah sebagai pupuk Sangkar burung Sapi perah Sapi potong 635.22 633.) Rotasi tanaman Rubiaceae Rubus Rumah kaca Rumah potong hewan.6 633.1 639.2 636.7 631.083.613.261 633.03 633. Sapi Ruminansia kecil Rumput Bermuda (Cynodon Rich.48 634.) Salak (Salacca edulis L.

2 631.53 Seleksi Seleksi hewan Seleksi klon Seleksi masa Seleksi pedigri Seluruh bagian tanaman hortikultura Semangka (Citrullus vulgaris) Serangga perusak tanaman Serangga sebagai musuh ikan Serangga. rapaceum) Lihat juga 635.615 632.071 635. var.527 636.) Sayuran aromatik.6 631.Sapindaceae Sapotaceae Sarang burung (hasil ternak) Sasaran dan kuota produksi pertanian Sasaran produksi pertanian Sawo manila (Achras sapota L.093 636.7 635.16 635.1 631.965.1 635.19 .4 635.527. Mackerel.3 635.3 633.431 635.093 633.082.7 639.2 635.155.527.528.5 635.527.528 633. Pencegahan dan pengendalian hama serangga pada hewan Serat tanaman air Serat tanaman monokotil. Tanaman untuk bumbu Sayuran hijau lainnya Sayuran umbi akar Sayuran umbi akar lainnya Sayuran umbi batang Sayuran untuk salad Sayuran yang dimanfaatkan batangnya.23 631.3 635.227 635.128 631. Serat kelapa Serealia lainnya dan jagung-jagungan 104 634. daunnya atau bunganya Sayur-sayuran Sayur-sayuran dan tanaman hias Scombridae.2.691 631.652 634.8 635 639. Tuna (Penangkapan) Selaginella Seledri (Apium graveolens L.266 635.1/.155.43 637.12 634.

Sistem hidroponik Sistem hutan tinggi.221 636. Usahatani spesifik. 639. Ekstensifikasi usahatani. pH.385 630*51 631. pertukaran ion Sifat kimia tanah seperti kandungan nutrisi tanah.151.411 639.792 634.2 630*221 631.13 639.413 631.43 631.879. Sistem integrasi produksi pertanian Sistem larikan Sistem padang penggembalaan Sistem penanaman dan pemeliharaan tanaman. Intensifikasi usahatani.52 631.175 631. Lele (Penangkapan) Silvikultur.589.085.836 639. tumpang sari dan sebagainya Sistem produksi dan manajemen pertanian.217 630*2 639. Usahatani diversifikasi.) Sisik ikan Sistem dan satuan pengukuran (termasuk tabel konversi). 631. dsb.44 633.) Sirsak (Annona muricata L.585 631.437 631. termasuk sistem tebang habis.962 Singa laut (hewan buruan) Siput Sirih (Piper betle L.Serigala (hewan buruan) Setaria italica Sewage sebagai pupuk Sifat elektrik dan magnetik tanah Sifat fisik dan mekanik tanah Sifat kimia dan fisik tanah secara umum Sifat elektro kimiawi tanah.6 631.3 631. penebangan generasi suksesif. rotasi tanaman.581 631.431 638.151 105 .113 633.412 631. Sifat mekanik tanah Siklus hidup ulat sutra Silase Silikat Siluridae.2 631. humus.153. hutan berkelanjutan.41 631. ion dapat tukar “ ion exchange”.

agar benih yang dihasilkan mudah dipanen).526.5 631.584. Termasuk kelerengan dan arah lereng.13 631.584.442. Tumpangsari Sistem tanam penutup tanah Sistem tanam sela Sistem terubusan (Coppice) (pemotongan 630*22 631.41 634.2 634. Sistem tanam campuran. Spondias mangifera L.584. 106 631.21 633.174 637.675 634.pohon dan membiarkan tunggulnya bertunas untuk peremajaan pohon dengan biaya rendah).17 630*113 634.442. Lihat Natrium Solanaceae Solanum Lihat 633.4 Sodium.5 634.491. Someratia spp.115. Topografi hutan.4 . 551.58 631.2 630*222 (Pollarding) (memperpendek pohon induk yang telah teruji. dan perencekan (Lopping) (pemangkasan cabang sampai ketinggian tertentu untuk menghindari jangkauan/gangguan hewan herbivor).675.4 633.4 631.453.1 Situasi. 523 631.442. Spondias mombin L.4 633. pola tanam. Sistem usahatani: tumpang gilir. 635. tumpang sari. Sorghum (Sorghum vulgare) Sosis Spesies dan subspesies Spinacia oleracea L.115.21 Solanum tuberosum L. Spondias cytherea Sonn.876.491 635. pemotongan batang utama Usahatani terpadu Sistem silvikultur.2 635. dsb Sistem usahatani kemitraan Sistem usahatani sewa Lihat 347.

212 631.833 631.672 631.6 634.1 637. Bentuk tegakan.442.75 637.143 637. Susu hasil pasteurisasi. Susu hasil sterilisasi Susu khusus bayi Susu segar (belum ada perlakuan) Susu skim Susu yang diasamkan.2 634.Spondias pinnata L.939. Struktur tanah Sturgeon (Penangkapan) Subsidi Sukun (Artocarpus communis L.) Struktur dan bagian-bagian telur Struktur dan komposisi tegakan.146 107 .61 634.133.473 637. dll.6 634. Spons Srikaya (Annonna reticulata L.855 631. Sterilisasi serangga jantan Sterilisasi susu Sterilisasi tanah.2 631.672.3 634.141.533.442. susu rasa buah.5 631.155.415 634. Suplai air.) Stelechocarpus burakol Hook f.434 639.462 631.41 630*228 631. Spondias spp.) Sulfat Sumur Superfosfat Supervisi rencana produksi.12 637.153.8 637. Spondias purpurea L.3 637.442 639.392 631.155.141.1 631.147 637. Sumber air untuk irigasi Suplai hasil pertanian Surplus hasil pertanian Survei untuk pembukaan lahan baru.155.47 631.4 631.144 637. Disinfeksi Stolon Stroberi (Fragaria spp.4 631. Susu coklat. Susu yang difermentasi 634. topografi Survey tanah Susu bubuk Susu dengan berbagai rasa.416 632.

1 637 631.422 631.7 633.914 .2 631.442. Tanah gurun Tanah lapisan atas (topsoil). pendinginan Susu.445.52 633.472.524.5 631.115 637.6 631.133.472.976 635. pemerahan Susu.84 635. Hasil ternak lainnya Syarat-syarat khusus.4 631. Tahan terhadap hama dan penyakit Talas (Colocasia esculenta) Tamarindus indica L.82 632.3 635.114 637.433.6 631.442.926 635. Kondimen Tanaman beracun Tanaman bumbu rasa pedas Tanaman hias Tanaman hias air Tanaman hias berbentuk semak.1 631.442.445. Tanaman hias pagar Tanaman hias berbentuk semak Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam 108 637. 631.445.5 631.976.461 631. Daging. Tanah anaerob Tanah batuan Tanah berpasir Tanah hidromorpik.7 631.2 631.4 Tanah kering.1.86 633.6 631.Susu. Gambut Tanah hutan.1 630*114 631.9 635.442. tanah lapisan bawah (subsoil) Tanah liat Tanah mediteranean Tanah mineral Tanah organik Tanah podsolik Tanah tropik dan subtropik Tanaman aromatik.445.11 637. 445.495 634. perjanjian Syzigium jambos L.02 634.

27 635.3 635.) tanaman hortikultura dan pemeliharaannya.dalam ruangan Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias dalam ruangan Tanaman hias hijau (daun) Tanaman hias merambat Tanaman hias pagar Tanaman hias untuk ditanam dalam ruangan Tanaman hias untuk pagar Tanaman hias yang ditanam di udara terbuka Tanaman hijauan pakan ternak selain rumput Tanaman hortikultura berbunga Tanaman hortikultura berkayu Tanaman hortikultura dewasa dan pemeliharaannya Tanaman hortikultura herba Tanaman hortikultura merambat Tanaman hortikultura secara umum. Tussilago Tanaman obat untuk penyakit sistem saraf Tanaman obat untuk penyakit urogenital Tanaman pangan 635.921 635.927 635.975 635.88 633.03 633.883 633.415.052 635. Kehutanan Tanaman hortikultura tidak berbunga Tanaman liar sebagai indikator reaksi tanah Tanaman muda (bibit.058 631.7 635.888 633.04 635.884 633.054 635.4 109 .886 633. Pembibitan Tanaman obat Tanaman obat untuk antipiretik: Kina Tanaman obat untuk penyakit hati dan sistem sirkulasi darah.881 633. dll. Digitalis Tanaman obat untuk penyakit kelenjar Tanaman obat untuk penyakit kulit Tanaman obat untuk penyakit sistem pencernaan Tanaman obat untuk penyakit sistem pernapasan.974 635.92 633.885 633.051 635.976.882 633.053 634 635.8 635.887 633.1/.91 635.965.

74 . dll. Tumpangsari Tanaman serat.1 633. Konifer.94 633. Tanaman untuk bahan tekstil Tanaman serealia Tanaman serealia yang ditanam untuk hijauan makanan ternak Tanaman spesifik. tannin dan obat Tanaman penghasil balsem Tanaman penghasil getah lainnya Tanaman penghasil gula Tanaman penghasil gum dan resin Tanaman penghasil minyak Tanaman penghasil parfum Tanaman penghasil parfum asal akar: Orris. Penutup tanah.5 633. Vetiver (akar wangi) Tanaman penghasil parfum asal bunga: mawar.819 633.8 633.86 633.811 633. rosemary.814 633.6 633.543. Tanaman perkebunan/hortikultura) Tanaman untuk bumbu dapur 110 631. Tanaman penghasil parfum asal kayu: cendana. (Di dalamnya tercakup: Tanaman pangan.83 631. kondimen. parfum. nilam. minyak.95 633.81 633. Hortikultura.85 633. melati. geranium.Tanaman pelindung Tanaman penghasil aroma. dll. penyamak.815 633. Tanaman industri.1 633.87 633. Pohon terpentin Tanaman rempah-rempah Tanaman sela.7 633. Penyamak Tanaman penghasil stimulan dan minuman Tanaman penghasil tannin Tanaman penghasil terpentin.93 633.584 633.812 633.25 633/635 635.816 633. Cedar wood Tanaman penghasil parfum lainnya Tanaman penghasil pigmen. Tanaman penghasil parfum asal daun: lavender.

Hasil telur Tembakau (Nicotiana tabacum L.4’659.71 638.17 631. tanaman merambat Tanaman yang bunga dan pucuk dimanfaatkan sebagai sayuran Tanduk (hasil ternak) Tata letak dan kesesuaian lahan untuk komoditas strategis Tebar langsung. 635.03.23 639.344.111.Tanaman untuk garnis Tanaman yang bersifat parasit. epifit.64 631. 728.4’658 637.4.177 633. sistem penanaman Tebu (Saccharum officinarum L. (Eragrotis tef) Teh (Camellia sinensis L.435 637.48 637. Tipe kerusakan.4.06 631.32 637.2 631. Teknologi Pertanian Tekstur tanah Telur ayam Telur bebek Telur ikan Telur sintetis.) Teff.98 Tempat penetasan moluska dan kerang-kerangan Tempat penggemukan moluska dan kerangkerangan 635. Telur pengganti Telur.53 635.72 635.7 639.064 111 .) Tempat dan alat pemeliharaan ulat sutra Tempat pemeliharaan alami moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemuliaan tanaman dan pembibitan lihat 631.062 639.015 630*41 631.544.53.061 639.61 633. Metode pengendalian hama dan kerusakan.78 632.) Teknik berkebun tanaman hortikultura Teknik umum perlindungan hutan.24 639.4.4 633.382 637.4.041 633. 631.

065 633.383 635. var. Alat yang digerakkan oleh tangan tenaga kerja.533.96 635.965.32 631. Apikultur Terraria Terung (Solanum melongena L.573 633.07 633.445.1 635.7 637.) Tes.2 639. analisis hasil ternak Theobroma cacao L.281.1 635.55 638. Kanker tanaman Tunas Turnip (Brassica campestris L.) Trawlers (kapal pukat harimau) Trifolium Tuber (umbi batang). napobrassica) Ubi Ubi jalar (Ipomoea batatas L. propagasi dengan Tugal Tulang untuk makanan Tulang (hasil ternak) seperti tulang.514. regosol. Tikus. Teratai Tumor. transport Teori lokasi usaha tani Teratai (Hyazinthus orientalis) Teripang Ternak lebah.) Lihat juga 635.2 631. gigi.23 631.532.153.92 635. gading Tulang ikan Tulang insang ikan paus Tulip (Tulipa spp.281 632.74 632. Pembersihan lahan penebangan.693.965.646 637. Tipe tanah lainnya (litosol.1 635.22 112 631.234 630*33 631.281.65 639.9 631.387 639. perusak tanaman Tingkat penggunaan limbah.111. presol) Tipe-tipe perkebunan Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.965. mesin) Tenaga mekanik.) Tulip. pembagian (buruh.311.37 631.3 637.2.126 631.64 639. neosol.Tenaga hewan.071 631. hewan.492 .3.4 631.1 639.

115.4:502.5 636.1. Sistem usahatani kontrak Usahatani yang dijalankan oleh keluarga Usahatani yang dikelola oleh negara Usahatani. Usahatani skala besar.143 631.2 631. milik komunitas tertentu.515 639.22 635. Unggas Unta Usahatani berdasarkan kepemilikan Usahatani berdasarkan produknya (gabungkan dengan kelas komoditas) Usahatani bersama Usahatani di wilayah suaka alam Usahatani lahan kering Usahatani milik beberapa perusahaan Usahatani pada lahan irigasi Usahatani pribadi/keluarga Usahatani publik.1 631.51 638.587 631. kotamadya dsb.115. kepemilikan 633.9 631.512 639.936.115 631.2 633. Singkong (Manihot utilissima L.14 631.6 631.115.115.017.151.493 639.3 631.2 631.23 Udang Udang karang Udang karang air tawar Udang-udangan Ulat sutra.1 631.Ubi kayu. perkebunan. Siklus hidup ulat sutra umbi akar tanaman hortikultura umbi batang tanaman hortikultura Umbi-umbian yang dapat dimakan Umpan hama Uncaria gambier L. kabupaten.586 631.073 635.874 636.073 633.111.11 631.115.4 632.4 631.115. dll.71 631.1.7 631.295 631.017. ranch.517 639.) lihat juga 635.115. Usahatani skala kecil Usahatani spesifik Usahatani tanpa ternak Usahatani yang didasarkan pada manajemen lain.11 113 .

3 632.334 Zebu Zingiber officinale L. Nematisida Vicia faba L. 592/599 631. Yam.1.Usahatani.524.955 635.3 635.73 633.496 633.821 631.651 633.852.2 632.13 Xanthosoma spp.853.15 636.825 633.291 633.1/. 59 Zoologi sistematik hutan.83 631.32 631. lihat juga 633.146.983.526.2 634.654.654.685 637.84 631.63 Zea mays L.179 630*13 630*14 114 . Vicia Vigna sinensis Vigor Vitamin dalam tanah Vitikultur Vitis vinifera Waktu pemupukan Waktu pengendalian hama/penyakit Walnuts (Juglans) Wintergreen (Gaultheria) Wortel (Daucus carota) lihat juga 635.) lihat juga 634. Zizania aquatica Zoologi hutan secara umum. konversi Vaccinaceae Vanili (Vanilla planifolia L.35 633.73 633.33 635.3 633. Dioscorea sp Yoghurt Zaitun (Olea europaea L.016 634.816.51 633.) Varietas Vermisida.823 633.464 634.43 633.8 634.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful