P. 1
Juknis332004

Juknis332004

|Views: 734|Likes:
Published by Yudhi Mrgembel

More info:

Published by: Yudhi Mrgembel on Oct 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2013

pdf

text

original

Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no.

33

BAGAN KLASIFIKASI UDC (UNIVERSAL DECIMAL)

CLASSIFICATION) BERBAHASA INDONESIA (KELAS 630-639)

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian DEPARTEMEN PERTANIAN BOGOR 2004

Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no. 33

BAGAN KLASIFIKASI UDC (UNIVERSAL DECIMAL)

CLASSIFICATION) BERBAHASA INDONESIA (KELAS 630-639)

Oleh Etty Andriaty Sulastuti Sophia Akhmad Syaikhu

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian DEPARTEMEN PERTANIAN BOGOR 2004

KATA PENGANTAR Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian No. 33 berjudul Bagan Klasifikasi UDC (Universal Decimal Classification) berbahasa Indonesia merupakan salah satu pedoman yang disusun Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) untuk membantu Pustakawan menentukan kelas bahan pustaka dalam pengolahan informasi. Bagan klasifikasi UDC ini sebagian besar merupakan terjemahan bebas dari bagan UDC International Medium Edition, English Text, edisi 2 (BS 1000M, 1993). Bagan klasifikasi UDC diterbitkan secara bertahap, tahap pertama adalah kelas pertanian (630-639). Tahap kedua dan seterusnya akan diterbitkan bagan klasifikasi UDC dari kelas lain yang berkaitan erta dengan kelas pertanian. Untuk memudahkan pemanfaatannya, bagan klasifikasi UDC ini dilengkapi dengan indeks subyek. Bagan klasifikasi UDC ini masih jauh dari sempurna, oleh sebab itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik membangun dari para Pustakawan dan pemakai lainnya. Semoga pedoman ini bermanfaat. Bogor, Desember 2004 Penyusun

................................................................................ BAGAN KLASIFIKASI UDC (Universal Decimal Classification) ....... 50 638 PEMELIHARAAN....................................................... INDUSTRI................... 63 PERTANIAN........................DAFTAR ISI halaman PENDAHULUAN ................................................ EKSPLOITASI KEHIDUPAN LIAR .. 632 KERUSAKAN TANAMAN..................... 46 637 SUSU........................ SERTA PENGENDALIANNYA .......................... KEHUTANAN.. 28 634 TANAMAN HORTIKULTURA SECARA UMUM ............... 36 635 TANAMAN SAYURAN DAN TANAMAN HIAS ........... DAGING............. 630 KEHUTANAN ................. 23 633 TANAMAN PANGAN....... PENYAKIT TANAMAN............. HASIL TERNAK LAINNYA.. DAN PERKEBUNAN ........ ILMU DAN TEKNIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANIAN............. HAMA TANAMAN............... 631 PERTANIAN / AGRONOMI ..... 41 636 PETERNAKAN .... PEMULIAAN 3 3 9 3 1 .................

......................................................... 639 PENGELOLAAN HEWAN LINDUNG DAN IKAN................................ SERTA KULTUR KELAUTAN .......... INDEKS SUBJEK ......... 55 59 53 .....................................DAN PENGELOLAAN SERANGGA DAN ARTROPODA LAIN ......................

PENDAHULUAN Bagan Klasifikasi UDC (Universal Decimal Classification) adalah bagan klasifikasi intemasional yang biasa dipakai untuk pengelompokan buku atau dokumen menurut subjek bidang kajian informasi yang dimuatnya. sekedar untuk membantu mengerti arti sebagian nomor klasifikasi UDC yang lazim digunakan oleh perpustakaan bidang pertanian. Pengelompokan buku lebih banyak digunakan untuk keperluan penyimpanan buku. sedang untuk pencariannya dari pangkalan data dapat dilakukan melalui kata kunci. Ketebalan Bagan UDC tidak memungkinkan PUSTAKA menerjemahkannya secara tuntas seluruh bagan dalam waktu satu tahun. Walaupun demikian bagi perpustakaan yang masih dikelola secara manual. Dengan adanya terjemahan ini diharapkan pustakawan dapat mengelompokkan bukunya secara lebih tepat. PUST AKA . Kenyataan memperlihatkan bahwa sebagian besar pustakawan/petugas perpustakaan masih sangat sulit membaca bagan UDC yang berbahasa Inggris. Karena itu diusahakan membuat terjemahan UDC secara sederhana. sehingga klasifikasi buku masih sangat penting. nomor klasifikasi ini dipakai juga untuk menelusur informasi. oleh karena itu untuk tahun ini.

Nomor ini juga dilengkapi dengan indeks subjek yang merujuk ke nomor kelasnya.mencoba untuk menterjemahkan kelas 630 hingga 639. Kelas lain yang perlu diterjemahkan pada masa yang akan datang adalah kelas 3 mengenal ilmu sosial ekonomi dan pendidikan. serta bidang cakupannya. rekreasi dan sebagainya. Bagan ini disajikan dalam dua kolom. dan kelas 7 mengenai taman nasional. ini baru sebagian dari nomor-nomor klasifikasi yang biasa digunakan di perpustakaan bidang pertanian. pustakawan tetap membandingkannya dengan bagan klasifikasi UDC yang berbahasa Inggris. kelas 61 ilmu-ilmu kedokteran/ kedokteran hewan. sedangkan pada kolom kedua tentang arti/pengertian. . Dianjurkan agar dalam menggunakan petunjuk ini. kelas 57-59 mengenal ilmu-ilmu murni. kelas 64-68 mengenai industri hasil pertanian. Pustakawan yang melatih diri dengan tekun untuk memahami nomor klasifikasi. akan menjadi terampil menggunakan bagan klasifikasi UDC. kolom pertama nomor klasifikasi. termasuk bagan klasifikasi UDC yang berbahasa Inggris.

Faktor-faktor lahan (Site factors) di dalam kehutanan. 551.4 Hidrologi hutan. Biologi hutan.5. EKSPLOITASI KEHIDUPAN LIAR. Konservasi air. Meteorologi. kecuali –1 dan –2 pada kelas 633/635 630 KEHUTANAN Subdivisi 630 dipilih dari The Forest Decimal Classification (IUFRO. 551.96 Iklim dan iklim mikro hutan.6 Nomor Kelas 630 630*1 630*11 630*111 630*113 630*114 630*116 630*12 630*13 Arti nomor kelas Kehutanan secara umum Faktor-faktor lingkungan di dalam kehutanan. Topografi hutan.4 Tanah hutan. konservasi tanah. Termasuk kelerengan dan arah lereng.BAGAN KLASIFIKASI UDC (Universal Decimal Classification) 63 PERTANIAN. 631. Penambahan –1/-9 pada kelas 62-1/-8 dan 66-9 juga dapat diterapkan pada kelas 63. 57 Zoologi hutan secara umum. 630*42 Situasi.1/. ILMU DAN TEKNIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANIAN. 59 3 . 556 Biologi Hutan. KEHUTANAN. PERTANIAN. Vienna) Untuk penanaman pohon buah-buahan lihat 634. dan erosi. 631. Termasuk: atmosfer.

524.630*14 630*15 630*16 630*17 630*18 630*2 630*22 630*221 630*222 Zoologi sistematik hutan. penanaman dan propagasi pohon. Struktur dan komposisi tegakan. 582 Ekologi tumbuhan hutan. penanaman pendahuluan dan sebagainya. Perawatan. hutan berkelanjutan. Penanaman pohon di bawah pohon (underplanting). 581 Botani sistematik hutan. 627. Sistem hutan tinggi. Aforestasi tipe lahan khusus. 639 Botani hutan secara umum. Perburuan. (aforestasi: penanaman pohon pada lahan hutan yang telah gundul selama 50 tahun atau lebih). Pembentukan/formasi 4 . Bentuk tegakan. penebangan generasi suksesif. agar benih yang dihasilkan mudah dipanen). Termasuk: Manajemen satwa buru dan ikan.962 Sistem silvikultur.5 Silvikultur. Pemancingan/Penangkapan ikan. 591. Penebaran . Permudaan/Regenerasi dan pembentukan/formasi tegakan. 630*226 630*228 630*23 630*231 630*232 630*233 630*234 630*235 Perubahan sistem silvikultur. Termasuk: Praktek persemaian pohon. dan perencekan (lopping) (pemangkasan cabang sampai ketinggian tertentu untuk menghindari jangkauan/gangguan hewan herbivor). Sistem terubusan (Coppice) (pemotongan pohon dan membiarkan tunggulnya bertunas untuk peremajaan pohon dengan biaya rendah). 630*9 Pembentukan/Formasi hutan melalui suksesi alami. Permudaan/Regenerasi buatan. Penembakan.414. (Konversi berdasarkan sistem atau spesies). 581. pemotongan batang utama (pollarding) (memperpendek pohon induk yang telah teruji.5. 631. 592/599 Ekologi satwa hutan. termasuk sistem tebang habis. Setek pohon. 627. Permudaan/Regenerasi alami.

542 Perlakuan terhadap tegakan yang tidak sempurna. Pembersihan lahan penebangan. 630*25 630*26 630*27 630*28 630*3 630*31 630*32 630*33 631. Bercocok tanam pohon hias (Arborikultur). Penjarangan hutan. buah dan biji-bijian. 631. termasuk: Pemangkasan (Pruning) (Pemangkasan di sini dilakukan dengan cara memotong cabang sampai ketinggian tertentu untuk memperoleh kualitas kayu yang lurus. Penanaman dan koleksi hasil hutan selain kayu. bambu dan rotan. Peningkatan mutu dan perbaikan (amelioration) lahan hutan (forest sites).055. Hutan beririgasi/hutan pada lahan yang sewaktu-waktu tergenang (floodland). yang tidak terawat atau tegakan yang kondisinya sangat terbuka. arboretum. Pembalakan dan pengangkutan: secara umum.Tanaman penghasil getah. 5 . ketinggian pemangkasan tergantung pada permintaan pasar). Pemanenan kayu.93 Tingkat penggunaan limbah.tegakan campuran. Penebangan dan kegiatan lain yang berhubungan dengan penebangan pohon. dapat pula pohon jenis lain sehingga terbentuk tegakan campuran). Taman. Pemeliharaan tegakan. Ilmu kerja dan kajian kerja dalam kehutanan. (dapat pohon sejenis. Penanaman osier. 621. Kombinasi antara kehutanan dengan pertanian dan padang rumput penggembalaan. Jalur pelindung (shelterbelt) dan sebagainya serta perlakuannya. Pagar hidup dan tanaman pagar hidup 635. daun. 630*236 630*237 630*24 630*241 630*242 630*245 Pemeliharaan tegakan tahap awal. Pembebasan hutan. Antara lain tanaman penghasil kulit kayu.6 Pemeliharaan tegakan dan pohon. 712 Penanaman hutan.

Alat. Kebakaran hutan.8. dan saluran air 626 terutama 626. Kerusakan hutan oleh binatang. Penyimpanan di tempat penimbunan balak atau di tempat penyimpanan balak. jalan dan jembatan di dalam hutan. Manfaat dari kebakaran hutan. Pengukuran kinerja (untuk menentukan jumlah potongan dalam penebangan dan kegiatan yang terkait).630*34 630*35 630*36 630*37 630*38 630*4 630*41 630*42 630*43 630*432 630*433 630*434 630*436 630*44 630*45 630*46 630*5 630*51 Penyimpanan kayu di hutan. Kerusakan hutan oleh tumbuhan perusak. Revegetasi dan sebagainya daerah bekas kebakaran hutan. dan 627. Pengukuran pohon. Penyelamatan kayu dan pembuangan kayu yang rusak oleh api. Kegiatan perlindungan.55. 368. Pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan.42. 627 terutama 627.48 Sistem dan satuan pengukuran (termasuk tabel 6 . Perkembangan struktur tegakan. 632 Teknik umum perlindungan hutan. Pertumbuhan pohon. Metode pengendalian hama dan kerusakan.7. 630*26 Kerusakan dan perlindungan hutan. Penyakit virus. Termasuk: bangunan. Pengangkutan perlengkapan lihat 621. Tipe kerusakan. jalan air. 502.861.53. Gangguan terhadap pertumbuhan pohon oleh manusia. 528.87 Keteknikan hutan. irigasi. Penggunaan api dalam silvikultur dan kegiatan lainnya. riap. mesin dan perlengkapan dalam penebangan pohon dan kegiatan yang terkait. Kerusakan oleh penyebab inorganik selain kebakaran hutan. drainase hutan.

Rencana kerja. (Bonita hutan).630*52 630*53 630*54 630*55 630*56 630*6 630*62 630*64 630*65 630*66 630*67 630*68 630*681 630*682 630*7 630*8 630*81 630*82 630*83 630*84 konversi). Pembuatan barang-barang dari kayu. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan. Penumpukan kayu (Penanganan dan 7 . Pembiayaan kegiatan pembalakan. Kerusakan oleh jasad hidup dan pengendaliannya. Rencana jangka pendek dan pembiayaan. Pengaturan hasil. Penggunaan kayu. 902. Masalah staf dalam kehutanan swasta. Struktur dan sifat-sifatnya. Pengolahan.16 Metode manajemen. pembentukan. Pengukuran dimensi dan isi batang (dari pohon . dan tegakan yang bias dipanen). Industri kayu dan hasilnya. Hasil tahunan atau hasil periodik. negara bagian) Administrasi hutan swasta. Masalah khusus dalam usaha penanaman hutan. Administrasi dan dinas kehutanan nasional (federal. Pengeringan. Pembukuan dan akuntansi. Pemasaran hasil hutan. Ekonomi usaha kehutanan. tegakan hutan. statistik perusahaan. Pengawetan dan perlakuan lain untuk meningkatkan sifat-sifat kayu. Hasil hutan dan pemanfaatannya. perakitan. Ekonomi pengangkutan kayu dan industri kayu. dan hasil akhir kayu. Kerapatan tegakan. Pengukuran khusus dari pohon dan tegakan. Penilaian kualitas lahan hutan (sites quality).67 Riap perkembangan dan struktur tegakan Manajemen hutan. Kehutanan sebagai perusahaan. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan 631. Penentuan umur pohon. Penaksiran hasil finansial. Termasuk ukuran tajuk. 674 Kayu dan kulit kayu.

Kebijakan hutan internasional. Publisitas. Kebijakan kehutanan. Asuransi hutan. Jasa konsultasi. Ekonomi dalam pemanfaatan kayu. 630*233 Kepemilikan hutan dan kebijakan kepemilikannya. Hasil hutan lain (hasil hutan bukan kayu). Kredit. Masalah buruh hutan. Kerjasama internasional lain. Pengawasan masyarakat dan peraturan kehutanan termasuk perundang-undangannya. Bahan campuran yang seluruhnya atau sebagian terbuat dari kayu. Hutan dan kehutanan dilihat dari sudut pandang nasional. sosial ekonomi kehutanan. Perpajakan hutan. 332. Metode lain untuk menerapkan kebijakan hutan. 8 . Penggunaan bahan kimia dari kayu. Kualitas kayu. Kebijakan aforestri. Asosiasi. Masalah buruh dalam pengangkutan kayu. Pendidikan. Penggantian kayu dengan bahan lain yang kompetitif. Termasuk: Subsidi. dan dalam industri kayu. Penelitian.630*85 630*86 630*88 630*89 630*9 630*92 630*93 630*94 630*95 630*96 630*97 penyimpanan) Pengujian kayu dan produk kayu. Industri pulp.3.

perjanjian Pemasaran dan syarat-syarat pengiriman Kekayaan usahatani dan Sistem usaha tani (lokasi.115. konversi usahatani Luas Ukuran dan perluasan (ekstensifikasi) dan keluasan usahatani / perkebunan 65. perkebunan. milik komunitas tertentu.02 631.115.017.1.111 631.6 631.1.2 631.1.017 Usahatani skala besar.115. ranch.115.11 631.027 631.17 631. kepemilikan) Lokasi.1.115 631.1 631.13 631. dll. kabupaten.017.112 631.7 Manajemen dan organisasi usaha tani Pengembangan perubahan status.016 631.1 631. Pembelian lahan Usahatani berdasarkan kepemilikan Usahatani pribadi/keluarga Usahatani yang dijalankan oleh keluarga Sistem usahatani kemitraan Sistem usahatani sewa Lihat 347.3 631.1 Usahatani milik beberapa perusahaan Usahatani bersama Usahatani publik.2 631.11 631.111.115.111.1 631.4:502.111.1 631.1.115.111.2 631.631 PERTANIAN / AGRONOMI Nomor kelas 631 Arti nomor kelas Pertanian/agronomi 631-1/-9 karakteristik mesin-mesin pertanian dll.1. Usahatani skala kecil Syarat-syarat khusus.453. dan kondisinya Teori lokasi usaha tani Tata letak dan kesesuaian lahan untuk komoditas strategis Kualitas tanah pertanian Lokasi pertanian Contoh penggabungan: 631.017 631.4 631. dirinci menurut 62-1/-9 631.111.4 Usahatani di wilayah suaka alam Pendapatan usaha tani.115. 9 . usahatani. kotamadya dsb.

manajemen pertanian. 631.4 631. kebun percobaan. 631.732. 378.3 631.151. Ekstensifikasi Usahatani.151.14 631. Usahatani spesifik. Pertanian dan industri hasilnya secara umum. tempat training. Produksi pertanian.2 631.71 631.1 631.2 631.63 Kebun percobaan.15 631.145 631.117. 631.8 Usahatani berdasarkan produknya (gabungkan dengan kelas komoditas) Usahatani tanpa ternak Pabrik berkombinasi dengan usahatani. Sistem produksi dan manajemen pertanian. Inovasi teknologi.117.) Lihat 631.117. atau pertanian untuk sekolah.151 631.3. Modernisasi. 10 .9 631. Pertanian organik. Intensifikasi Usahatani. dll.117 631.2. pertanian berbasis ekologi.151.173 Usahatani yang didasarkan pada manajemen lain.151. Instalasi penelitian pertanian Demplot Alat dan bahan pertanian secara umum (seleksi.631.6 631. pertanian untuk sekolah Lihat 373.8 631.4 631. plot demonstrasi (demplot) Pertanian instruksional.152 Usahatani yang dikelola oleh negara Koperasi pertanian Lihat 334. pengadaan.115.147 631. Usahatani Diversifikasi.68. Sistem usahatani kontrak Pertanian Instruksional. Bioteknik.12 631.115. instalasi penelitian pertanian.143 631.151.6 631. Ekspansi. pemeliharaan. tempat training. Usahatani terpadu Ekstensifikasi usahatani Intensifikasi usahatani Usahatani spesifik Diversifikasi usahatani Sistem integrasi produksi pertanian Prinsip-prinsip manajemen produksi usaha tani.115. administrasi pertanian.

Akunting. Kuota. Subsidi Sasaran dan kuota produksi pertanian Sasaran produksi pertanian Kuota produksi pertanian Suplai hasil pertanian Kehilangan hasil pertanian Surplus hasil pertanian Subsidi pertanian Bisnis usaha tani dan administrasi Administrasi kegiatan usahatani Keuangan usaha tani dan pengkajian ekonomi Administrasi keuangan usahatani.153 631.13 631.3 631. tumpang sari dan sebagainya Pemilihan metode kerja.6 631.2 631.164.2 631. dan mesin. lihat juga 631. Suplai.153.164 631.24 631.16 631.153.155.4 631.155.27 631.162 631.37 11 .23 631.1 631.155.153.164. Supervisi rencana produksi.171 631. Konversi ke sistem-sistem lain.155 631. Pengendalian produksi pertanian.28 631.4 631.155.3 631.12 631. Perubahan dalam budidaya dan produksi.58 Memilih sistem penanaman dan pemeliharaan.164.164.158 631.5 631.164.7 631. Kehilangan dan surplus. Pembagian tenaga kerja.165 631.3 Penggunaan mesin pertanian lihat 631.modifikasi administratif Perencanaan produksi pertanian.153.155. Termasuk: penggunaan tenaga buruh.172 pengelompokan ulang.157 631.155. rotasi tanaman. tata buku Penilaian dan penaksiran pertanian Prinsip-prinsip penilaian Investasi modal kerja pertanian Penaksiran tanaman dan nilai tanah pertanian Penaksiran hasil samping dan limbah pertanian Penilaian kerusakan pertanian Penilaian panen dan kegagalan panen Teknologi Pertanian Mekanisasi Pertanian (untuk mesin pertanian lihat 631. tenaga hewan.155.631.17 631.

225 631. 635.23 631.25 631.273 631.173 631.631.222 631. pagar elektrik Alat dan mesin pertanian Komponen-komponen alat dan mesin pertanian.4 631. Lumbung.223 631.22 631. mesin dan alat pertanian Sejumlah bangunan untuk pertanian.31 631.227 631.229 631. termasuk instalasi sanitasinya Kandang ternak Kandang berbentuk naungan Kandang untuk sapi.234 631.21 631.544. 631. bangunan serbaguna. gerbang. Suku cadang Alat dan mesin untuk keperluan pengukuran.3.3.2 631.271 631. kambing.27 631. Pagar Pagar tanaman Pagar tembok Pemagaran. Dll.05 631. 728.344.173.3 Organisasi alat pertanian dan bengkel khusus Bengkel mesin traktor Bengkel perbaikan dan teknis Bangunan.98 Rumah kaca Gudang untuk penyimpanan. gudang untuk produk pertanian. babi Kandang untuk kelinci dan rodentia lainnya Kandang untuk unggas Kandang untuk ternak lain Tempat pemuliaan dan pembibitan tanaman lihat 631.2 631.173.07 631.03.tenaga manusia Alat dan mesin pengolah tanah Tugal 12 . kandang ternak.071 631.02 631.3. domba.3.3. Gedung untuk penyimpanan alat dan mesin pertanian Batas. Silo.3 631.272 631.311.24 631. pengambilan contoh Kombinasi penggunaan alat dan mesin pertanian Alat dan mesin pertanian berdasarkan tipe tenaga penggeraknya Alat yang digerakkan oleh tenaga hewan. struktur dan instalasi pertanian.06 631. penanganan dan pengolahan.

312.33 631.367 631.5 631.36 631.342 631.356.631.92 631.334 631. alat penyaring. alat pemipil. pembersih. dsb.331 631.311. pencuci.332 631.331. pemupuk Mesin untuk menanam benih Mesin untuk menyebar benih Alat penyiapan benih Alat dan mesin penanam Alat penanam kentang Alat/ mesin untuk menyiapkan dan menyebarkan pupuk Mesin penabur dan penanam dikombinasikan dengan alat penyebar pupuk Alat untuk okulasi Alat untuk mencangkok Alat dan mesin pemelihara dan proteksi tanaman Alat potong. mengikat.335 631. pengupas.348 631.37 631.365 631.336 631. fermentasi.333 631.8 631.312.34 631. dll Alat pengering Alat penutup peti/ kontainer untuk menyimpan hasil pertanian Tenaga mekanik. alat pangkas Alat untuk menyiram. pengering.364 631. dsb. transport Mekanisasi pertanian 13 .311. Alat sortir.1 631. Alat untuk menyiapkan makanan ternak Alat untuk membungkus.362 631.361 631.347 631.331.4 631.312 631.35 631.3 631.332. alat untuk mengairi Alat dan mesin untuk proteksi tanaman Alat dan mesin untuk panen lihat 631.355 631.2 631.7 631.371 Alat penggali parit Alat untuk memindahkan tanah Bajak Bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan Bajak yang digerakkan oleh tenaga mesin Garu Alat dan mesin penanam.313 631.55 Alat panen jagung Alat panen kentang Alat dan mesin pascapanen Alat pengirik.363 631. penampi.

4 631. 628.2 Akumulasi garam.413 631. Kandungan garam Pertukaran kation Keasaman. dsb. Metode statistik Analisa tanah kualitatif Analisa tanah kuantitatif Kelembaban tanah Sifat fisik dan mekanik tanah Sifat mekanik tanah Air tanah.416.417. dsb Alat transport tanpa bahan bakar.3 Detilnya dengan :629… Ilmu tanah.014. Sifat kimia dan fisik tanah secara umum Sifat elektro kimiawi tanah.241.412 631.43 631. pertukaran ion Fiksasi lihat 543.554.431 631.373 631. Penelitian tanah Agroekologi Sifat kimia tanah seperti kandungan nutrisi tanah.42 631. ion-ion dapat tukar “ ion exchange”.7 631.372 631.415. pH.8.416 631.413.3.413.416. Trailer.423.631. 626.423 631.5 631.1 14 .416. Pedologi. truk.422 631.416. 543.2 631.415.4:55 631. 629.2 631.415.3 631.3 631. humus.432 Alat transport dengan bahan bakar.1 631.413.2 631.421 631.2 631.417 631.1 631. traktor.416.41 631. kereta gerobak. dsb.417.2 631.4 631.366 dengan . Percobaan lapang Percobaan lapang dan pot. Tanah asam Alkalinitan. Tanah alkalin Tanaman liar sebagai indikator reaksi tanah Kimia anorganik tanah Nitrogen tanah Asam fosfor tanah Kalium tanah Natrium tanah Kalsium tanah Kimia organik tanah Kandungan karbon Kadar humus Analisis tanah.4 631.7 631. Hidrologi pertanian lihat 556.

445.442.44 631.442.433.46 631.631.461.3 631.459 631. Keracunan tanah Kesuburan tanah Keracunan dalam tanah Kebutuhan pupuk dalam tanah lihat 631. biologi tanah Bakteri tanah. regosol. bakteriologi.445.437 631.1 631.44:551.445. Tanah gurun Tanah mediteranean Tanah tropik dan subtropik Tipe tanah lainnya (litosol.435 631.2 631. Pencucian unsur tanah Atmosfir (udara) Aerasi tanah Kondisi anaerob tanah Respirasi tanah Struktur tanah Tekstur tanah Sifat elektrik dan magnetik tanah Radioaktivitas tanah Klasifikasi tanah Secara rinci dapat digabung dengan kelas 55 Contoh 631.445.7 631.461 631.1 631.61 631.5 631. presol) Kesuburan tanah.1 631.2 Neraca air Kelembaban tanah lihat 556.2 631. Mikrobiologi tanah Amonifikasi Bakteri pembentuk nitrit 15 .8 Erosi Konservasi tanah Mikroorganisme tanah.2 Permeabilitas. Gambut Tanah podsolik Tanah kering.442.6 631.432.433.45 631.434 631.432.142.461.445.453 631.2 631.433.4 631.432 tanah pegunungan Tanah berpasir Tanah Liat Tanah organik Tanah batuan Tanah hidromorpik.438 631.454 631.423.6 631.9 631.433 631.1 631.445. neosol.442.5 631. 631.459:631.3 631.452 631.432.1 631.

Fiksasi N Fiksasi N Sterilisasi tanah.3 631.51 631. Hewan yang hidup dalam tanah lihat 59 Survei untuk pembukaan lahan baru.472.631.47 631.466 631. topografi Profil tanah Tanah mineral Tanah lapisan atas (topsoil). termasuk jamur. pedologi. Pemindahan tanah Lihat 551.462 631. termasuk akibat kerja tanaman. termasuk protozoa.467 631.485 631.472 631. tanah-tanah yang terpindahkan oleh air.472.234 Pembentukan tanah oleh proses kimiawi Pembentukan tanah oleh proses biologis. Nitrifikasi Denitrifikasi Bakteri penambat nitrogen.7 631.464 631.5 631.463 631.311.461. Disinfeksi Antibiotik. nematoda Makrofauna dan mesofauna. seperti tanah-tanah alluvial dna tanahtanah diluvial Lihat 551.311.5 631.512 Bakteri pembentuk nitrat.461.24 cara bercocok tanam Penyiapan tanah. tanah lapisan bawah (subsoil) Mikropedologi Survei tanah Pembentukan tanah. mikoriza.484 631.473 631.482 631.511 631.483 631.472. alga Mikrofauna.461.8 631.461.5 631. Pencangkulan dan pembajakan tanah Lihat 631.6 631. Bakteri antagonis Vitamin dalam tanah Enzim dalam tanah Mikroflora lain. angin Pembentukan tanah oleh proses fisika dan mekanika.468 631.31 Penyiapan tanah tanpa alat mekanik Penyiapan tanah dengan alat mekanik. termasuk 16 .465 631. bakteri. dan hewan.4 631.48 631.

522 631.524.82 631.528.526.32 631.529 631.821 631.631.85 631.527.5 631.321 631.527.1 631. Pembenihan Benih dan perlakuan benih.524.4 631.3 631.513 631.528 631.02 631.322 631.524.53.53 631.2 631. Inbreeding Seleksi klon Metode seleksi Emaskulasi Penyerbukan Pemuliaan melalui mutasi Mutasi gen dan kromosom.523 631.83 631.527.526.528. Heterosis.526 631.526.2 631.526.6 631.01 631. penyimpanan dan perlakuan benih Perlakuan benih tanaman 17 .527.53.526.527 631.86 631.52 631.527.527.53.526. penyebaran benih Produksi benih.02 631.01 631.2 631.524. mutagenesis Poliploidisasi Aklimatisasi Perbanyakan tanaman. koleksi.524.3 631.524.526.526.027 dengan menggunakan tenaga hewan dan mesin Penyiapan tanah dengan bahan peledak Pemuliaan tanaman Biologi reproduksi tanaman Genetika terapan Genotipe Fenotipe Perkecambahan Vigor Adaptasi terhadap iklim Tahan terhadap hama dan penyakit Kelompok dan jenis tanaman budidaya Genus Spesies dan subspesies Varietas Kultivar Klon Galur murni Hibrida Keturunan genetik Seleksi Seleksi masa Seleksi pedigri Hibrida.1 631.527.81 631.8 631.325 631.

03 631. sambung pucuk.53. tipe penanaman Pengaruh cahaya dan tanaman pelindung Jarak tanam Cara tanam Penanaman dengan pemaksaan seperti bonsai Fase-fase dan kontrol pertumbuhan tanaman Fase perkecambahan. permudaan tanaman Pemeliharaan tanaman Okulasi.533 631.027.027.1 631.631.4 631.2 631. Penanaman. cara penanaman.3 631.532.543.535 631.3 631.533.532/. Pembibitan Fase pertumbuhan Fase pembungaan Fase pembentukan buah 18 .2 631.1 631. Bibit.547. perbanyakan tanaman dengan pembelahan Perbanyakan dengan umbi akar Perbanyakan dengan umbi batang Pembagian atau pemisahan anakan Pemisahan tanaman menjadi beberapa bagian Tunas Stolon Planlet Perbanyakan tanaman dengan merangsang tumbuhnya akar pada bagian vegetatif tanaman.53.532 631. penjarangan.547 631. dsb.543.531 631.2 631.532.542 631.04 631.2 631.2 631.53.3 631.533.5 Perlakuan benih dengan cara kimia Perlakuan benih dengan cara fisik Budidaya tanaman muda.53.547.54 631.1 631. Pemangkasan. dsb. sistem penanaman Biji dan spora Perbanyakan vegetatif tanaman Pembelahan.541 631.536/.532.543 631. Termasuk pembibitan Penebaran benih.041 631.3 631.544 631.53.547.543.547.533.1 631.535 631.534 631. Kultur jaringan Perbanyakan tanaman dengan stek Pemindahan tanaman bibit dari tempat pembibitan ke tempat penanaman sebenarnya.538 631. Penanaman Tebar langsung.

574 631. Pemisahan kulit dari buah.547.563.66 631.575 631.572 631. Serat. Serat.563 631. Dedak Getah Sistem usaha tani: tumpang gilir.151 Penyimpanan.563.561 631. Penggilingan Pembersihan dan sorting Penyimpanan.2 631.796 Pengepakan Pengangkutan Hasil. Sekam. dsb Sistem larikan Rotasi tanaman 19 .55 631.6 631.4 631. termasuk penyimpanan dalam silo Lihat 621.582 Fase pematangan Pematangan buatan Perlakuan-perlakuan khusus yang meliputi tanah.547.576.56 631. Pemanenan Panen sebelum tanaman matang Pemotongan Panen jagung Hasil panen Perlakuan pasca panen Perontokkan.562 631.55.564 631.548 631. Ubi Daun Bunga Buah Kulit buah. pola tanam.571 631.573 631.563.565 631. Hasil setengah jadi Kayu Batang.9 631.04 Pencampuran Lihat 621. Pengeringan Pengeringan Lihat 66.552 631.555 631.577 631.576 631. Kulit biji.581 631.57 631.929 Pelayuan Lihat 577. Hasil samping. tumpang sari. Umbi. penyiraman Panen.58 631.6 631.631.032 631. Jerami Akar.559 631.4 631.563.

632.67 631.532.613 631.2 631.585 631.86.03 631.582. 628.589.615 631.583 631.589. terasering Reklamasi lahan marjinal secara umum Reklamasi lahan batuan. termasuk pembuatan teras/ sengkedan Reklamasi hutan perawan Reklamasi lahan rawa Reklamasi lahan di bawah permukaan laut Reklamasi lahan pantai/ pasir Reklamasi lahan bekas industri dan pertambangan Drainase Lihat 626. Reklamasi bukit berpasir Reklamasi lahan berlereng.614 631. dll.671 Monokultur Peladangan berpindah Budidaya secara intensif Tanaman sela. 631.586 631. Pengendalian erosi Air: komposisi dan sifat Pembukaan lahan.5 631.611 631.587 631.3 631. panas. Budidaya tanaman dalam media buatan Sistem hidroponik Budidaya tanaman dalam media pasir Budidaya dalam media plastik Engineering/ mekanisasi pedesaan Konservasi tanah dan air. gurun. radio dan gelombang akustik.02 631.584.2 631. Tumpangsari Sistem tanam sela Sistem tanam penutup tanah Sistem tanam campuran.589. rawa.6. Reklamasi hutan.123 Irigasi Kebutuhan air 20 . sinar buatan.2 631.631.61 631.432.612 631. Tumpangsari Sistem padang penggembalaan Usahatani lahan kering Usahatani pada lahan irigasi Budidaya dengan menggunakan fenomena khusus. dsb.584. Penutup tanah.589 631.6 631.618 631.584.6. 627.62 631.5 631.582. Tanah berbatu.. termasuk menggunakan energi listrik.2.1 631.617 631.584 631.4 631.588 631.616 631.

81 631.031 631.33 631.824 631.816 631.8 631.833 Suplai air. penyimpanan pupuk Komposisi.672.811. abu gambut Klorida Sulfat 21 .813 631. Penyerapan hara Konversi dan distribusi pupuk pada tanaman Proses biodinamik Kebutuhan hara Kekurangan hara.816.98 631. Sumber air untuk irigasi Sumur Reservoir Dam Danau buatan Metode irigasi Irigasi permukaan Irigasi genangan Dosis dan waktu irigasi Pupuk dan pemupukan Nutrisi tanaman.32 631.672.338 631.036 631.674. Perubahan nilai pupuk Aspek ekonomi dari pupuk Aplikasi dan distribusi pupuk Dosis pemupukan Waktu pemupukan Cara pemupukan Pupuk buatan secara umum Kapur. Produksi dan pemakaian pupuk Absorpsi.631.1 631.1 631. Gypsum Marl Kondisioner tanah Magnesium Alluvium Pupuk kalium Abu kayu.83 631.2 631.033 631.81.672 631.811 631.31 631.095.81.2 631.815 631.816.337 631. penyiapan.82 631.832 631.812 631.826 631.675 631.81.823 631.3 631. abu tanaman.822 631.674 631. keracunan yang disebabkan oleh karena pemakaian pupuk Kehilangan pupuk.81.831 631.672.1 631. reaksi.672.674.095.81. Hormon tanaman Produksi.814 631. Defisiensi unsur hara Nutrisi tanaman Pemacu pertumbuhan tanaman.821 631.816.

184.87 631.84 631. HAMA TANAMAN.879. air Ekologi pertanian Tipe-tipe perkebunan KERUSAKAN TANAMAN.872 631.92 631.86 631.854 631.853 631.836 631.631.28 Guano Superfosfat Elektrofosfat Pupuk organik.851 631. tanah.3 631.874 631.85 631.855 631.1 631.2 631.879.89 631. SERTA PENGENDALIANNYA Arti Nomor Kelas Nomor kelas 22 .847 631.837 631.862 631.841 631.96 632 Silikat Karbonat Pupuk nitrogen Pupuk amonium Pupuk nitrat Inokulasi tanah dengan bakteri dan mikoriza Pupuk fosfat Fosfat mineral Bubur tulang Ampas/ terak Lihat 669.879. Pengaruh pertanian terhadap iklim.879.867 631.871 631.842 631.95 631. Pupuk hayati/alam Pupuk kandang Pupuk yang berasal dari limbah Pupuk yang berasal dari limbah ikan Pupuk organik lainnya Pupuk dari bahan tanaman secara umum Humus.4 631. PENYAKIT TANAMAN.852 631. jerami sebagai pupuk Pupuk hijau Sampah sebagai pupuk Sewage sebagai pupuk Limbah industri sebagai pupuk Kompos Pupuk majemuk Pengaruh pertanian terhadap lingkungan hidup Pengaruh geofisik terhadap budidaya tanaman.857 631.863 631.9 631.

11 632.125 632.161 632.117 632. banjir.16 632.126 632.164 632.18 632. pestisida Kerusakan tanaman yang disebabkan penggunaan pupuk Penyakit fisiologis tanaman Penyakit fisiologis akibat degenerasi Gugur bunga. gugur buah (fisiologis) Gugur benang sari karena hujan Rebah karena angin Gugur daun. penyakit tanaman.123 632.12 632.116 632.632 632.155 632. hama tanaman serta pengendaliannya Kerusakan tanaman karena faktor lingkungan Kerusakan tanaman karena faktor cuaca Kerusakan tanaman karena cuaca yang sangat dingin Kerusakan tanaman karena kekeringan Kerusakan tanaman karena sinar matahari Kerusakan tanaman karena curah hujan yang terlalu tinggi Kerusakan tanaman karena angin Kerusakan tanaman karena badai.112 632. genangan (terlalu berair) Kerusakan tanaman karena degradasi tanah. klorosis Kerusakan tanaman karena kelembaban. erosi Kerusakan tanaman karena gempa Kerusakan tanaman karena polusi kimia dan industri Kerusakan tanaman karena adanya perlakuan proteksi tanaman.1 632.121 632.5 632.167 632.184 Kerusakan tanaman.1 632.154 632. Siklon Kerusakan tanaman karena keadaan tanah yang jelek/ tidak menguntungkan Kerusakan tanaman karena kekurangan hara.115 632.111. bunga dan buah secara dini Penyakit fisiologis selama penyimpanan Penyakit non parasitik lainnya Kerusakan tanaman secara mekanik 23 .165 631.163 632.117.15 632.166 632.

Cacar tanaman Embun tepung. Manusia sebagai perusak tanaman Serangga perusak tanaman Belalang Aphid/ kutu daun Kumbang Kerusakan tanaman oleh sebab lainnya Pengendalian hama dan penyakit tanaman Peraturan perundangan tentang hama/penyakit serta pengendaliannya Metode percobaan pengendalian hama dan 24 .51 632.24 632. Puru Cecidia tanaman Tumor.23 632.651 632.727 632.91 632.768 632. Kanker tanaman Layu. Damping off Bercak daun.53 632.8 632.35 632.26 632. tanaman merambat Hewan perusak tanaman selain serangga Hewan perusak tanaman: protozoa Hewan perusak tanaman: moluska Hewan perusak tanaman: Articulata Hewan perusak tanaman: nematoda Hewan perusak tanaman: tikus Kerusakan tanaman oleh karena manusia.4 632. karena bom Gejala penyakit tanaman Gall.27 632.38 632.3 632.234 632.632.21 632.187 632.25 632.6 632. epifit.64 632.5 632.2 632.65 632.911 Kerusakan tanaman karena kebakaran.699 632.9 632.7 632.693.752 632.52 632.631 632. penyakit Kerdil Penyakit yang disebabkan bakteri dan virus Penyakit tanaman yang disebabkan bakteri Penyakit yang disebabkan virus Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur Kerusakan tanaman yang disebabkan oleh tanaman lain Gulma Tanaman beracun Tanaman yang bersifat parasit.

931.632. gelombang akustik.935 632.935.1 632.93 632.935.931.931 632.934.931. Modifikasi cuaca Modifikasi temperature sebagai factor perusak Memusnahkan tanaman yang rusak dan memusnahkan vektor.7 penyakit tanaman Layanan proteksi tanaman Perundangan-undangan proteksi tanaman Impor.935.3 632.4 632.2 632.2 632. Pengumpulan dan 25 .1 632.912 632.1 632.935. dll.931. Pengendalian hama dan penyakit dengan cara mekanis.913 632.21 632. Ekspor.934 632.934. dan memusnahkan penyebabnya Pengendalian hama/penyakit secara kimiawi Penyemprotan bahan kimiawi Fumigasi kimiawi tanaman Perlakuan kimiawi sistemik Pengendalian hama/penyakit secara fisik dan mekanis Pengendalian hama dan penyakit dengan pengaturan temperatur Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan air Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan tekanan Pengendalian hama dan penyakit dengan cara radiasi.913.4 632.92 632.934.935.2 632.3 632.1 632.913. Karantina tanaman Cara-cara pengawasan untuk proteksi tanaman/ Karantina tanaman Masuknya serta penyebaran hama dan penyakit tanaman Cara pengendalian hama/penyakit tanaman Pengendalian hama/penyakit dengan cara penanaman dan memperhatikan faktor lingkungan Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara pengaturan budidaya Pengaturan kondisi meteorologi dan iklim.2 632.

95.5 632.937.954 632. Virisida Herbisida Vermisida.936.958 632. Nematisida Rodentisida Cara pengendalian hama dan peralatannya Penyiapan zat yang akan disemprotkan. perlindungan. Moluskisida Fungisida Bakterisida. Kondisi cuaca dan iklim yang tidak menguntungkan hama Keseimbangan alam dan populasi Pengendalian hama/penyakit dengan kekebalan dan imunisasi tanaman Sterilisasi serangga jantan Pengendalian hama penyakit tanaman dengan pestisida dan bahan kimiawi Pengaruh pestisida Pengaruh pestisida terhadap fisiologi hama. Perlindungan tanaman dengan rintangan. Pengendalian hama/penyakit dengan penggunaan zat atraktan dan repellent Perangkap cahaya untuk hama serangga Umpan hama Penolak serangga (repellent) Orang-orangan (untuk menakuti burung) Pengendalian hama /penyakit dengan cara akustik Pengendalian hama/penyakit secara biologis Musuh alami.938 632.95.95 632. kasa.025.95. dan manusia.2 632.955 632.937.4 632.939.936.936.1 632.02 632.2 632.1 632.951 632.98 632. 26 .95.028 632.937 632.3 632.026 632.632. Daya racun terhadap hama/penyakit.952 632.953 632.981 pemusnahan hama secara fisik.936. Akarisida. Pengaruh pestisida terhadap tanaman Resistensi tanaman terhadap pestisida Perlakuan preventif dan kuratif Dosis penggunaan pestisida Residu pestisida Insektisida.027 632.936.1 632.024 632.95.936 632. hewan.8 632.

2 632. DAN PERKEBUNAN 633/635-1 Pembagian tambahan khusus Alat pertanian tanaman pangan.3 bubuknya.1 632.983. perkebunan/hortikultura 27 . dsb.1/.983.632. disuntikkan. disemprotkan lewat udara.2 632. dll. industri. Waktu pengendalian hama/penyakit Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada fase vegetatif. Cara penggunaan pestisida: diaduk di tanah.982 632.983. Penyemprotan hama/penyakit pada musim panas. INDUSTRI. dsb. Penyemprotan hama/penyakit melalui daun. Penyemprotan hama/penyakit tanaman pada musim dingin Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada saat tanam dan tebar 633 TANAMAN PANGAN.983. Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada masa dormansi.

28 .33. Triticum aestivum. Termasuk: gandum biasa Jenis gandum yang tetraploid Jenis gandum yang diploid Buckwheat. perkebunan/hortikultura Nomor kelas tanaman dapat dihubungkan dengan nomor kelas aspek yang dibahas mengenai tanaman tersebut di dalam dokumen dengan cara menghubungkan nomor kelas tanaman dengan nomor kelas 631 atau 632 Contoh: Penanaman kacang panjang di lahan beririgasi adalah 633.111 633.587) Contoh: Hama Penyakit kacang panjang. Tanaman perkebunan/hortikultura) Tanaman pangan Tanaman serealia Gandum (Triticum) Jenis gandum yang heksaploid.33 Penanaman di lahan beririgasi: 631. (Di dalamnya tercakup: Tanaman pangan.67 Barley.17 633. Tanaman industri.12 633.113 633.33-158. Fagopyrum.13 633.172 Arti Nomor kelas Tanaman spesifik.) Rye (Secale cereale L. nomor kelas hama dan penyakit tanaman 632) Nomor kelas 633/635 633.633/635-2 Kerusakan dan penyakit tanaman pangan. industri. nomor kelasnya 633.4 633.1 633.33-2 (Nomor kelas kacang panjang 633.15 633. Oat (Avena sativa L. Untuk jagung manis lihat 635.171 633. Hordeum sativum Millet.16 633. Panicum miliaceum Digitaria.11 633.14 633.) Jagung (Zea mays ).7 (Nomor kelas kacang panjang 633. Jenis-jenis Sorghum Millet biasa.1/.112 633. Indian corn. Hortikultura.

(Setaria italica) Teff. 633.22 Rumput dari padang rumput untuk pakan Rumput dari padang rumput alam Rumput dari padang penggembalaan Rumput padang rumput.084.173 633.19 633. Rumput Timothy.2.23 633.255 633. 636. Agrostis L. Zizania aquatica. termasuk millet afrika.) yang ditanam untuk pakan ternak. Phleum L.18 633.25 ini dapat diperjelas dengan menggabungkannya dengan angka yang ada d belakang 633.18.03 633.03 633. Rumput manna. Rumput padang rumput dan padang penggembalaan Rumput dari berbagai jenis padang rumput Lihat 636.253 633. Bent.258 29 . Glyceria fluitans.05 633. Pennisetum typhoideum. Dactylis L. Poa L. Tanaman serealia yang ditanam untuk hijauan makanan ternak Oat (Avena sativa L.2.2 Pembagian khusus 633.314.22 633.083.633. Eleusine coracana. Padi (Oryza sativa L. Rumput cakar ayam.25 Nomor kelas 633.177 633. Padi liar.2.24 633.179 Pearl millet.031 633.175 633.21 633. Sorghum (Sorghum vulgare) Foxtail millet.2.) Padi sawah Padi gogo Serealia lainnya dan jagung-jagungan Rumput hijauan untuk pakan ternak. Jagung yang ditanam untuk pakan ternak. sehingga bentukannya dapat berarti sebagai berikut: 633. Padi yang ditanam untuk pakan ternak. (Eragrotis tef) Millet lainnya.033 633.032 633.174 633.18.1.

3 633. Alang-alang (Imperata cylindrica L. Briza Holcus.268 633.33 633.276 633. Ischaemum L.266 633.267 633.) Clovers.31 633.262 633.279 633.26 633.3 633.34 633.271 633.269 633.) Kacang panjang (Vigna spp.273 633. Kacang-kacangan Lucernes (Medicago sativa L. Tanaman hijauan pakan ternak selain rumput Leguminosae.) Pollinia Trin.274 633.265 633.368 633.) Jenis kacang-kacangan hijauan pakan lainnya Hijauan pakan lainnya. Melica L. L.31/.275 633. Phalaris Alopecurus Anthoxanthum.264 633. Aira Calamagrostis Adans.) Vicia.37 633. pakan Rumput Bermuda (Cynodon Rich. Lolium Festuca Arrhematherum Paspalum. Ex.633.35 633.32 633. Termasuk lentil Kacang tanah (Arachis hypogaea L.41 633.263 633. Eragrostis Beauv.4 633.37 633.) Kedelai (Glycine max L. (Trifolium L.261 633.43 Rumput-rumputan lainnya.277 633. Hijauan pakan non legum Umbi-umbian yang dapat dimakan Bit (Beta vulgaris) Wortel (Daucus carota) 30 .272 633.) Bromus Dill.278 633.

) Aren (Arenga pinnata L.) Maple (Acer saccharum Marsh.) Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) Sagu (Metroxylon sagu Rattb. Dioscorea sp Kana Amorphophallus sp Tanaman penghasil stimulan dan minuman 31 . Rotan (Calamus spp.491 633.492 633. Serat kelapa Serat tanaman air Bambu (Bambusa Schard.513 633.522 633.6 633.44 633.61 633. Tanaman untuk bahan tekstil Kapas (Gossypium L. Singkong (Manihot utilissima L.1 633.584.64 633.525.633.524.687 633.) Kenaf (Hibiscus cannabinus L. spp.) Ubi kayu.65 633. Rumput Cina (Boehmeria nivea L.5 633.) Talas (Colocasia esculenta) Xanthosoma spp.) Linen (Linum usitatissimum L.524.) Hemp (Cannabis sativa L.495 633.).) Tanaman penghasil gula Tebu (Saccharum officinarum L.683 633. termasuk Sisal (Agave sisalana L.) Agave. spp.5 633.528.) Jute (Corchorus L.) Bit (Beta vulgaris L.35 633.496 633.7 Pastinaca sativa Kentang (Solanum tuberosum) Ubi jalar (Ipomoea batatas L.498 633.) Serat tanaman monokotil.2 633. Kentang Bogor (Coleus rotundifolius) Tanaman serat. Serat.523 633.63 633.3 633.528 633.685 633.526.686 633.) Kapuk (Ceiba pentandra Gaertn.493 633.511 633.) Yam.) Rami.521 633.1 633.

733 633. penyamak. Vetiver (akar wangi) Tanaman penghasil balsem Tanaman penghasil parfum lainnya Tanaman aromatik.821 633.) 32 .814 633.) Kola (Cola acuminata L.) Kopi (Coffea sp.8 633.) Mint (Mentha spp. geranium.73 633.) Kunyit.832 633.791 633.812 633.) Hop.822 633.811 633. Tanaman penghasil parfum asal daun: lavender.) Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum L.72 633. dll.826 633. Cedar wood Tanaman penghasil parfum asal akar: Orris.81 633.732 633.731 633. tannin dan obat Tanaman penghasil parfum Tanaman penghasil parfum asal bunga: mawar.735 633.) Kopi arabika (Coffea arabica L.71 633. rosemary.633.83 633. Kopi robusta (Coffea canephora L. Coffea exelsa L. kondimen.74 633.823 633.) Wintergreen (Gaultheria) Jahe (Zingiber officinale L.75 633. Kondimen Vanili (Vanilla planifolia L. dll.825 633.815 633. parfum.) Tanaman penghasil aroma. minyak.819 633.) Coklat (Theobroma cacao L.82 633.76 633.734 633. Coffea liberica L. Tanaman penghasil parfum asal kayu: cendana. nilam.816 633. Curcuma longa Tanaman Rempah-rempah Cengkeh (Eugenia caryophyllus L.) Coffea congensis L.) Opium (Papaver somniferum L.) Teh (Camellia sinensis L.792 633. melati.833 Tembakau (Nicotiana tabacum L. Humulus lupulus Sirih (Piper betle L.

633.834 633.84 633.841 633.842 633.843 633.844 633.85 633.852.52 633.852.73 633.853.3 633.853.334 633.853.4 633.855.34 633.855.36 633.86 633.87 633.871 633.872 633.872.1 633.874 633.875 633.875.1 633.875.2 633.875.3 633.875.4 633.875.5 633.875.6 633.876

Pala (Myristica fragrans L.) Tanaman bumbu rasa pedas Lada (Piper nigrum L.) Cabe merah. Cabe paprika (Capsicum annuum L.) Cabe rawit (Capsicum frutescens L.) Mustard (Brassica spp.) Tanaman penghasil minyak Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) (sebagai penghasil minyak) Zaitun (Olea europea L.) (sebagai penghasil minyak) Jarak (Ricinus communis L.) (sebagai penghasil minyak) Jagung (Zea mays L.) (sebagai penghasil minyak) Bunga matahari (Helianthus annuus L.) (sebagai penghasil minyak) Kelapa sawit (Elaeis guineensis L.) (sebagai penghasil minyak) Kelapa (Cocos nucifera L.) (sebagai penghasil minyak) Tanaman penghasil pigmen. Penyamak Tanaman penghasil tannin Anacardiaceae Fagaceae Oak (Quercus spp. L. ) Gambir (Uncaria gambier L.) Leguminosae Albizzia spp. Akasia (Acacia spp L.) Cassia spp. Pohon asam (Tamarindus indica L.) Caesalpinia spp. Bauhinia Rhizophoraceae. Mangrove

33

633.876.1 633.876.2 633.876.3 633.876.4 633.876.5 633.876.6 633.877 633.877.1 633.877.2 633.877.3 633.878 633.878.1 633.878.2 633.878.3 633.878.4 633.878.91

Rhizophora spp. Bruguiera spp. Ceriops spp. Someratia spp. Avicennia spp. Caraipa spp. Konifer Abies spp. Larix spp. Pinus spp. Casuarinaceae. Betulaceae. Myricaceae. Ulmaceae. Salicaceae. Moraceae. Proteaceae Cemara. Casuarinaceae Myricaceae Salicaceae Betulaceae Myrtaceae. Eucalyptus spp. Dipterocarpaceae. Shorea spp. Combretaceae. Terminalia spp. Myristicaceae. Polygonaceae. Lauraceae Tanaman obat Tanaman obat untuk penyakit hati dan sistem sirkulasi darah. Digitalis Tanaman obat untuk penyakit sistem pernapasan. Tussilago Tanaman obat untuk penyakit sistem pencernaan Tanaman obat untuk penyakit kelenjar Tanaman obat untuk antipiretik: Kina Tanaman obat untuk penyakit urogenital Tanaman obat untuk penyakit kulit Tanaman obat untuk penyakit sistem saraf Tanaman industri lainnya Karet

633.88 633.881 633.882 633.883 633.884 633.885 633.886 633.887 633.888 633.9 633.91

34

633.912 633.912.11 633.913 633.916 633.917 633.93 633.931 633.932 633.94 633.944.6 633.95 633.954 633.956

Euphorbiaceae Hevea brasiliensis Apocynaceae Balata (Mimusops balata) Getah perca (Gutaperca ; Palaquium gutta) Tanaman penghasil gum dan resin Acacia arabica. Acacia senegal Prunus Tanaman penghasil terpentin. Konifer. Pohon terpentin Damar (Agathis. Copaifera) Tanaman penghasil getah lainnya Catechu. Acacia catechu Kamper (Cinnamomum camphora L.)

634 TANAMAN HORTIKULTURA SECARA UMUM 634.1 634.10 634.11 634.12 634.13 634.14 634.15 634.2 634.21 634.22 634.23 634.25 634.3 634.31 634.32 634.321 Penanaman buah-buahan secara umum Buah pepo Apel (Malus sylvestris L.) Apel liar Pir (Pyrus communis L.) Quinces (Cydonia oblonga L.) Medlars (Mespilus germanica L.) Buah batu. Drupa Aprikot (Prunus armeniaca L.) Plum (Prunus domestica L.) Ceri (Prunus avium L.) Peach (Prunus persica L.) Rutaceae dan Moraceae. Jeruk secara umum Jeruk (Citrus spp.) Jeruk mandarin Citrus trifoliate L.

35

37 634.381 634.384 634.) Jeruk lemon (Citrus lemon L.414 634.382 634.323 634. Morus rubra L.394 634.) Jeruk nipis (Citrus aurantifolia L.) Namnam (Stelechocarpus burakol Hook f. Morus nigra L.41 634.) Jeruk jenis lainnya Moraceae Ficus carica L. Morus (Murbei) Morus alba L.383 634.4 634.415 634.322 634.) Nangka (Artocarpus heterophylla L.634.421 634.38 634.34 634. Mirtaceae lainnya 36 .42 634.424 Citrus reticulata L.) Buah-buahan lain yang mengandung pulp Anonaceae Sirsak (Annona muricata L.418 634.337 634.421.412 634.393 634. Eugenia uniflora L. Jeruk lemon.411 634. Annona cherimola Annona glabra L. Jeruk sitrun Jeruk sitrun (Citrus medica L.423 634.33 634.39 634.) Mirtaceae Psidium spp Psidium guajava L.422 634.36 634.) Cempedak (Artocarpus champeden L.331 634.392 634.2 634. Citrus maxima L. Srikaya (Annonna reticulata L. Morus multicaulis Artocarpus Sukun (Artocarpus communis L.416 634.413 634.) Pawpaw (Asimina triloba L.334 634.) Annona squamosa L. Syzigium jambos L.

3 634.) Mammee-apple (Mammea americana L.462 634.442.48 634.441.4 634.2 634.431 634.471.3 634.461 634.441.1 634.472 634.47 634.441.453 634. Spondias cytherea Sonn.441 634. Leguminosae Asam (Tamarindus indica L. Spondias mangifera L.) Diospyros virginiana L.442 634. Kebembem (Mangifera odorata Griff.442.4 634.5 634.) Mangifera caesia Jack.) Calocarpum mammosum Pierre Anacardiaceae Mangifera Mangga (Mangifera indica L.46 634. Diospyros lotus L.43 634.452 634.432 634.441.45 634. Guttiferae Garcinia Manggis (Garcinia mangostana L. Spondias mombin L.) Ebenaceae Kesemek (Diospyros kaki L.442.44 634.51 634.2 634.) Rubiaceae Nuts Walnuts (Juglans) Carya 37 .442.442.) Ceratonia siliqua L. Kedondong (Spondias pinnata L.5 634.5 634.451 634.471 634.634.52 Sapotaceae Sawo manila (Achras sapota L.) Spondias spp.463 634. Spondias purpurea L.) Kemang (Mangifera foetida L.6 634. Cassia javanica L.

673.652. Oxaladaceae dan Malpighiaceae.) Rotan (Daemonorops dan Calamus spp.) Belimbing besar (Averrhoa carambola L. Geraniaceae.652.613.) Pinang (Areca catechu L. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.634.2 634.673. Polynaceae. Basellaceae.) Sapindaceae Leci (Litchi sinensis Sonn.616 634.652 634.) Kacang mete (Anacardium occidentale L.65/.613.) Kelapa (Cocos nucifera L.673.3 38 . Ericaceae Pepaya.2 634.23 634.) Nipah (Nipa fruticans Thumb.3 634.674.) Geraniaceae.) Meliaceae Langsat (Lansium domesticum Corr.7 634.) Alpukat (Persia americana Mill.674.614 634.) Zaitun (Olea europaea L.) 634.4 634.6 634.672 634.) Almond (Prunus amygdalus Batsch. Meliaceae.) Kokosan (Lansium domesticum Corr. Myrtaceae.) Pisitan (Lansium domesticum Corr.55 634.63 634. Leci.) Duku (Lansium domesticum Corr.) Bombacaceae.) Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq. Lauraceae.67 634.613.) Jenis-jenis buah tropik dan subtropik Palmaceae Aren (Arenga saccharifera L.613.) Salak (Salacca edulis L.54 634.2 634.6 634.653 634.66 Castanea Hazelnut (Corylus avellana L.3 634.2 634.573 634.651 634.) Rambutan (Nephelium lappaceum L.61 634.53 634.613. Rhamnaceae.673 634. Solanaceae Durian (Durio zibethinus Murr.674 634.) Caricaceae.22 634.3 634.673. Euphorbiaceae. Alpukat Pepaya (Carica papaya L.

Aklimatisasi Jenis-jenis anggur.771.77 634.2 634. Vitis vinifera 39 .675.8 634.675 634.71 634.21 Buah beri dan buah-buahan lainnya Rubus Ribes Vaccinaceae Blueberi Stroberi (Fragaria spp.774 634.734/.775 634.75 634.772 634.491.72 634. Musa cavendishii Lamb.634.771.3 634. 635.737 634.) Buah tanaman herba Musa Pisang ambon (Musa chinensis Sweet.771 634. Degenerasi. Buah naga Vitikultur Pemuliaan.) Nanas (Ananas comosus L.84 Solanaceae Solanum Lihat 633.773 634.73 634.7 634.) Musa chiliocarpa Backer Pisang yang harus dimasak sebelum disantap Pisang biasa (Musa paradisiaca L.4 634.835 634.) Cactaceae.

635 TANAMAN SAYURAN DAN TANAMAN HIAS 635.012 635.03 635.037 635. Pembibitan Pembibitan tanaman hortikultura Tanaman hortikultura dewasa dan pemeliharaannya Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam pot.043 635.05 Percobaan dan penelitian hortikultura Teknik berkebun tanaman hortikultura Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan komersial Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan hobi Tanaman muda (bibit.04 635.044 635.017 635. boks.) tanaman hortikultura dan pemeliharaannya. dll.015 635. dll. dll.018 635. Jenis dan bentuk tanaman hortikultura 40 . tata letak. Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam kaca atau penutup lainnya Kebun tanaman hortikultura: luas.047 635.

1/. napobrassica) Seledri (Apium graveolens L.072 635.07 635.075 635. rapaceum) Wortel (Daucus carota) Peterseli (Petroselinum crispum) Parsnip (Pastinaca sativa L. umbi akar.) Sayuran umbi akar lainnya Cochlearia hispanica L. cabang. ranting tanaman hortikultura Akar.142 635.051 635.15 635.144 635. var.635.126 635. canlorapa) Turnip (Brassica campestris L.053 635.21 Tanaman hortikultura berbunga Tanaman hortikultura herba Tanaman hortikultura merambat Tanaman hortikultura berkayu Tanaman hortikultura tidak berbunga Hasil tanaman hortikultura (seluruh bagian) Seluruh bagian tanaman hortikultura Batang. umbi batang tanaman hortikultura Daun tanaman hortikultura Bunga tanaman hortikultura Buah tanaman hortikultura Getah tanaman hortikultura Hasil kering tanaman hortikultura Sayur-sayuran Sayuran Umbi Akar Bit (Beta vulgaris L.128 635. var.2 635. Campanula rapunculus L. Sayuran Umbi Batang Kentang (Solanum tuberosum L.078 635.8 635.073 635.) Kolrabi (Brassica oleracea L.052 635.17 635.054 635.16 635.074 635.125 635. var.112 635.13 635.071 635.076 635.) Lobak (Raphanus sativus L.077 635.162 635. Raphanus caudatus L.163 635.058 635.1 635.) 41 .

var.) Buah yang dapat dimakan Melon (Cucumis melo L.) 42 .5 635.) Chicory (Cichorium intybus L.) Tanaman yang bunga dan pucuknya dimanfaatkan sebagai sayuran Brassica Kubis (Brassica oleraceae L.3 635.61 635.) Bawang merah (Allium ascalonicum L.342 635. chinensis Bunga kol (Brassica oleraceae L.25 635.53 635.345 635. Bawang putih (Allium sativum L.341 635. var.62 Ubi jalar (Ipomoea batatas Poir.4 635.) Ubi kayu (Manihot utilissima) Helianthus tuberosus L.41 635.261 635. Bawang Bombay (Allium cepa L. selada (Lactuca sativa L.) Bawang daun (Allium fistulosum L.) Seledri (Apium graveolens L.33 635.356 635.32 635.22 635. Sayuran yang dimanfaatkan batangnya.615 635.24 635. daunnya atau bunganya Asparagus (Asparagus officinalis L.) Allium schoenoprasum L.35 635.23 635.263 635.266 635.635.) Sayuran untuk salad Letus.34 635.52 635.) Kubis merah (Brassica capitata rubra) Kubis putih (Brassica capitata alba) Brassica campestris L.31 635. Botrytis) Brokoli (Brassica botrytis) Sayuran hijau lainnya Bayam (Spinacia oleracea L. Cyperus esculentus L.) Semangka (Citrullus vulgaris) Labu-labuan (Cucurbita spp.262 635.265 635.54 635.6 635.) Allium ampeloprasum L.264 635.

Tanaman untuk bumbu Bunga dan daun aromatik Mint (Mentha L.) Kacang-kacangan Broad bean (Vicia faba L.1 635. angularis) Dolichos lablab L.) Okra (Hibiscus esculentus L.7 635.625 635.654. Phaseolus mungo L.654.5 635.651 635. Canavalia ensiformis Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) Kacang polong (Pisum sativum) Chick pea (Cicer arietinum L. Cajanus cajan L.) Kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.654.7 635. Labu merah (Pumpkin) Cucurbita maxima Cucurbita moschata Cucurbita ficifolia Momordica charantia L.4 635.621 635.629 635. Kacang panjang (Vigna sinensis) Kacang panjang (Vigna sinensis var.654.654 635.653 635.621.) Phaselus lunatus L.2 635.) Terung (Solanum melongena L.) Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.648 635.6 635.) 43 .654.67 635. Jagung untuk popcorn Sayuran aromatik.72 635.) Cabe (Capsicum annuum L.65 635.646 635.626 635.32 635.657 635.658 635.) Tanaman untuk bumbu dapur Biji-bijian aromatik Ketumbar (Coriandrum sativum L.751 Cucurbita pepo L.635.649 635. Dolichos dan kacang-kacangan lainnya Kacang hijau.656 635.2 635.64 635. Phaseolus multiflorus Lam.654.) Lentil (Lens esculenta) Jagung manis.652 635. (Paria) Mentimun (Cucumis sativus L.654.71 635.74 635.654.63 635.3 635.75 635.624 635.

8 635.273 635.) Amorphophallus spp.965.965. tanaman hias Paku-pakuan Tanaman hias merambat 44 .965.283 635.965.635. dalam ruangan Bunga kering Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam dalam ruangan Tanaman hias yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias air Tanaman hias untuk pagar Lycopodiaceae.965.) Teratai (Hyazinthus orientalis) Gladiol (Gladiolus spp.1 635.281.281 635.965.) Jamur lainnya Tanaman hias Tanaman hias untuk ditanam dalam ruangan Bunga potong. Teratai Tulip (Tulipa spp.912 635.965.264 635.82 635.975. Lycopodium Selaginella Tanaman hias dalam ruangan Maranthaceae Aroideae.91 635.6 635.927 635.914 635.965.286. Dahlia (Dahlia spp.926 635.282.287.78 635.27 635.913 635.965.9 635.92 635. Anthurium.965.274 635.272 635.286.781 635.3 635.966 635.921 635.3 635.32 635.271 635.89 635.965.266 635.965.281.974 Tanaman untuk garnis Parsley (Petroselinum crispum) Jamur dapat dimakan Jamur kayu (Agaricus campestris L.2 635. Caladium Begonia Anggrek Tulip.965.965.965.) Kana (Canna indica) Bunga potong.1 635.) Lili (Lilium spp.

635.034 636.976.053 636.861 635.976 635.976. dll. dll Hewan yang dipelihara untuk makanan Hewan yang dipelihara untuk dipotong (diambil dagingnya) Hewan yang dipelihara untuk diambil telurnya atau susunya Hewan yang dipelihara untuk diambil bulunya Hewan yang dipelihara untuk hewan pekerja atau melayani manusia Hewan yang dipelihara untuk keperluan pemuliaan (misalnya pejantan).03 636.052 636.98 Tanaman hias hijau (daun) Asparagus Tanaman hias bebentuk semak.02 636.056 636. jenis kelamin.975.975 635.863 635.976.055 636.035 636. Tanaman hias pagar Tanaman hias berbentuk semak Tanaman hias pagar Mawar (Rosa spp.976. Acanthaceae Budidaya tanaman hias di rumah kaca 636 PETERNAKAN 636.) Kaktus Bambu (Bambusa arundinaceae) Agave spp.976. Hewan hibrida Anak hewan Hewan jantan Hewan betina Hewan yang telah disteril/dikebiri Pemuliaan hewan 45 .976.976.082 Pemeliharaan ternak secara umum Hewan yang dipelihara untuk keperluan ilmiah.033 636. Hewan berdasarkan umur.865 635.3 635.34 635. Pameran.04 636.054 636.862 635.864 635.01 636.8 635.05 636.

2 636.085.23 636.4 636.636.084.51 636. Reproduksi Masa berahi pada hewan Inseminasi buatan Fertilisasi.084.082.085.084.52 636.084.474 636.082.082. Penggemukan ternak Makanan ternak Komposisi makanan ternak Nilai gizi makanan ternak.54 636.085.5 636.2 636.084.085.3 636.4 636.52 636.085. Kesuburan.1 636.082.085.082.1 636.084.084 636. Kemandulan hewan Kelahiran hewan Penetasan telur Penetasan buatan Pengelolaan dan pemeliharaan bangunan kandang ternak Pemeliharaan hewan secara umum Pemberian makan pada ternak Pemberian makan untuk ternak kecil.26 636.084.25 636.084. periode penetasan.084.41 636.082.083 636.082. dll.456 636.1 636.083.42 636.453 636.085 636.51 636.084.082.21 636.46 636.082.085. Kecernaan Jenis-jenis makanan ternak Hijauan makanan ternak Silase Konsentrat Pengawetan dan penyimpanan makanan 46 .7 Seleksi hewan Inbreeding pada hewan Crossbreeding.082.454 636. Menyusui Pemberian makan berdasarkan tempat Pemberian makan dalam kandang Pemberian makan di padang penggembalaan Pemberian air untuk ternak Beberapa masalah dalam pemberian makanan dan nutrisi secara umum Ransum Cara pemberian makan pada ternak Pemberian makan pada ternak pada periode menyusui.45 636.22 636. Hibridisasi pada hewan Cara dan teknik pemuliaan pada hewan.

32/.2.092.38 636.16 636.2 636.12 636.3 636.52/.15 636.4 636.087. misalnya : kucing sebagai musuh burung Hewan liar Serangga.7 636.087.2 636.292 636.293.291 636.294 636.033 636.3 636.1 636.09 636.092.295 636.38 636.2. Sapi Sapi potong Sapi perah Zebu Bison Kerbau Rusa Unta Ruminansia kecil Domba Domba Asia Kambing Babi Unggas Ayam 47 .093 636. Pencegahan dan pengendalian hama serangga pada hewan Kuda Kuda pacu Kuda pekerja Kuda poni Kuda zebra Ruminansia besar.087 636.2 636.092.1 636.5 636.58 ternak Makanan ternak dari hasil samping industri Makanan tambahan untuk ternak Hormon Musuh dan hama penyakit hewan peliharaan serta pengendaliannya Manusia sebagai musuh hewan Hewan peliharaan.8 636.636.39 636.034 636.184 636.

598 636.58.976 636. Kodok Gajah Primata Reptilia Hewan lain yang dipelihara manusia 48 .636.68 636. Anjing polisi Anjing pemburu Anjing yang dipelihara di rumah Kucing Hewan peliharaan lainnya Kelinci Hewan amphibi yang dipelihara untuk dimakan.8 636.98 636. burung yang dipelihara di dalam sangkar secara umum Anjing Anjing pekerja Anjing penjaga.61 636.033 636.99 Ayam non Eropa.594 636.034 636.588 636.6 636.596 636.76 636.72 636.75 636.95 636.58.7 636. Ayam Asia Ayam broiler Ayam petelur Ayam adu Kalkun Merak Burung dara.9 636.592 636. Merpati Itik Angsa Burung Burung yang dipelihara untuk diambil bulunya Burung hias.597 636.978 636.74 636.58 636. burung pekicau.92 636.

dll.07 637. vitamin.044 637. DAGING.1 637.115 637. HASIL TERNAK LAINNYA 637. Aroma hasil ternak Hasil ternak yang terkontaminasi Tes.06 637.046 637.045 637.043 637.12 637. analisis hasil ternak Produksi susu secara umum Pemerahan.047 637.03 637.637 SUSU.123 Alat dan mesin pengolah hasil ternak Penanganan hasil ternak Komposisi kimia hasil ternak Kandungan lemak hasil ternak Kandungan karbohidrat hasil ternak Kandungan protein hasil ternak Kandungan mineral hasil ternak Kandungan zat biokimia (enzim.057 637.) pada hasil ternak Kualitas hasil ternak Rasa.112 637.05 637.02 637.11 637. alat perah Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dan kualitas susu Pemerahan dengan tangan Pemerahan dengan alat/tenaga mekanis Susu segar (belum ada perlakuan) Kolostrum 49 .04 637.114 637.

4’658 637.133.2 637.133.137 637.3 637.4 637.1 637.3 637.24 637.143 637. Susu yang difermentasi Yoghurt Susu skim Mentega dan pembuatan mentega Proses pembuatan mentega Hasil samping industri mentega Keju dan pembuatan keju Proses pembuatan keju Hasil samping industri keju Telur. Hasil telur Telur ayam Telur bebek 50 .133.136 637.13 637.147 637.134 637.7 637.136.146 637.3 637. dll.136.141.2 637.8 637.133 637.14 637.3 637. Susu hasil sterilisasi Susu dengan berbagai rasa.3 637.4 637. Susu bubuk Susu khusus bayi Susu yang diasamkan.144 637.637.146.7 Pengolahan susu Pengaturan temperatur dan pengawetan susu Pendinginan dan pembekuan susu Pemanasan susu Pasteurisasi susu Sterilisasi susu Pengawetan susu dengan zat kimia.133.4’659.23 637.5 637. Pengawetan susu dengan cara lain Perlakuan untuk mempertahankan kondisi fisik susu Perlakuan bakteri susu Pengkulturan bakteri susu Fermentasi susu Pengeringan susu Produk susu Hasil olahan susu Susu hasil pasteurisasi.133.141 637. Susu coklat.3 637. susu rasa buah.141.34 637.

5’64 637.637.41 637. Cara dan alat potong Jenis-jenis daging Daging cincang Tulang untuk makanan Daging pengganti Daging yang diolah. Wol (hasil ternak) Bulu unggas (hasil ternak) Tanduk (hasil ternak) 51 .5’639 637.61 637.518 637.5’62 637.62 637.525 637.3 637.514.6 637.48 637.5 637.5’632/38 637.52 637.5’848 637.414 637.514 637. Telur pengganti Daging Daging sapi Daging domba Daging kambing Daging babi Daging kura-kura Daging segar.514.54’658 637.61’698 637.63 637.7 637.7 637.413 637.54’659. Daging pengganti Rumah potong hewan.43 637.54’65 637.523.523 637.5 637.54 637.51 637.64 Struktur dan bagian-bagian telur Putih telur Merah telur Pengawetan telur Telur sintetis.513 637. disiapkan dan dimasak serta hasilnya Sosis Mesin dan proses pembuatan sosis Daging asap Daging unggas dan burung buruan Daging unggas Daging ayam Daging itik Hasil ternak yang tidak untuk dimakan Kulit (hasil ternak) Kulit reptil (hasil ternak) Bulu.

Lebah madu sebagai agen penyerbukan tanaman Budidaya ulat sutra. Apikultur Lebah madu.1 638.2 638. Siklus hidup ulat sutra 52 . Klasifikasi. fisiologi. penyakit dan musuh lebah Penyakit pada lebah dewasa Penyakit pada lebah muda Madu Komposisi. sifat dan kualitas madu Penggunaan madu pada makanan. gigi.3 638. psikologi dan studi ilmiah secara umum Lebah ratu Lebah pekerja Lebah jantan Kehidupan sosial lebah Pemeliharaan dan pemuliaan lebah Hama. Serikultur Ulat sutra.145 638.16 638. seperti tulang.1 638.15 638.121.154 638.2 638. minuman.124 638.691 Tulang (hasil ternak). farmasi.12 638.121.121. dll. dsb Darah (hasil ternak) Sarang burung (hasil ternak) 638 PEMELIHARAAN.19 638. anatomi.22 Ternak lebah.162 638. gading.153 638.65 637.637.661 637.167 638. PEMULIAAN DAN PENGELOLAAN SERANGGA DAN ARTROPODA LAIN 638.

638.236 638. Pemeliharaan semut Pemeliharaan serangga untuk hiasan 53 . Semut dll.238 638.25 638.24 638. termasuk asam amino dan vitamin lihat 591. penyakit dan musuh ulat sutra Kokon.245 638.8 Siklus hidup ulat sutra Makanan ulat sutra Daun murbei (Makanan ulat sutra) Daun tanaman lain untuk makanan ulat sutra Pengaruh hama penyakit terhadap ulat sutra lihat juga 632 Aspek fisiologi dan biokimia makanan ulat sutra.27 638.5 638.244 638.232 638.13 Tempat dan alat pemeliharaan ulat sutra Pemberian makan untuk ulat sutra Pemeliharaan ulat sutra Hama.4 638.221 638. untuk industri sutra Pemeliharaan insekta lainnya.234 638.23 638.

2.2. SERTA KULTUR KELAUTAN 639.2.111 639.04 639. Tembak.14 639.11 639.2.639 PENGELOLAAN HEWAN LINDUNG DAN IKAN.2 639.2.112 639.1 639.12 639.058 639.13 639. pengrusakan oleh karena penangkapan ikan Kapal penangkapan ikan 54 .057 639.16 639.06 Berburu.03 639.113 639. Perangkap Hewan buruan/lindungan (mamalia) Rusa dan hewan buruan besar Kelinci (hewan buruan) Serigala (hewan buruan) Burung-burung liar (hewan buruan) Singa laut (hewan buruan) Buaya (hewan buruan) Reptil lainnya.15 639.18 639.05 639. Penyu (hewan buruan) Hewan buruan lain Berbagai hewan hasil buruan Perikanan Membangun areal penangkapan ikan Pemeliharaan areal penangkapan ikan Masalah-masalah perikanan umum Musiman atau syarat lainnya Penangkapan ikan yang berlebihan.2.

Tuna (Penangkapan) Berburu mamalia dan reptil laut Berburu penyu Pemeliharaan ikan Proses reproduksi ikan.2.22 639. Mackerel. Luce (Penangkapan) Cyprinidae.092 639. hibridisasi. Penetasan.2.12 639. ledakan.11 639. Belut (Penangkapan) Escocidae.248 639.214 639.3. Haddock. pengawetan.2. Telur ikan.1 639. Lamprey (Penangkapan) Ikan laut (Penangkapan) Clupeidae. Pike.2. perlakuan es di kapal Pengolahan. dll Jaring.3.2.034 Live-well boats Trawlers (kapal pukat harimau) Penanganan. Penetasan Hibridisasi ikan Fertilisasi.081 639.2.064 639. Salmon.032 639.222 639. Benih 55 . Sarden (Penangkapan) Gadidae.091 639. Lele (Penangkapan) Petromyzontidae. Cod (Penangkapan) Scombridae. bubu.24 639.2. Sturgeon (Penangkapan) Anguillidae.067 639.217 639.227 639. Trout (Penangkapan) Acipenseridae.213 639.212 639.081.081.216 639. kapal pabrik Metode penangkapan ikan Penangkapan ikan dengan jaring. Hering.09 639.2. Ikan mas (Penangkapan) Percidae. penyiapan.2.639.215 639. Perch (Penangkapan) Siluridae.093 639.068 639.211 639.2.223 639. jala (Penangkapan ikan dengan) Ledakan (Penangkapan ikan dengan) Hama.2. penyakit dan musuh ikan Penyakit ikan dan pengendaliannya Hama ikan Serangga sebagai musuh ikan Ikan air tawar (Penangkapan) Salmonidae.081.2.065 639.218 639.21 639.03 639.3.3 639.

4. Perbanyakan moluska dan kerang-kerangan 56 .3.386 639.32 639. sungai Budidaya ikan di kolam lihat 626.3 Budidaya ikan di danau Budidaya ikan di air mengalir.14 639.312 639. Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Masalah-masalah pemeliharaan ikan Instalasi dan alat pemuliaan ikan Pemeliharaan ikan di air tawar.31 639.06 639.357.385 639. kolam.034.2 639.043.383 639. danau. termasuk minyak ikan Telur ikan Tulang ikan paus Sisik ikan Kulit ikan dan binatang laut lainnya Tulang ikan Pemeliharaan /Pembenihan/penangkapan moluska dan kerang-kerangan (budidaya) Proses reproduksi.886.33 639.043 639.382 639. 628.3.381 639.3.38 639.043.041 639.2 639.4 639. termasuk di sungai Budidaya ikan di laut dan di air payau Penyimpanan dan pengangkutan ikan hidup.05 639.639.3.3.3.3. Akuarium Pemeliharaan ikan hias Hasil ikan dan binatang laut lainnya Daging dan lemak.313 639. Tangki.034.3.045 639.34 639.1 639.311 639.387 639.04 639.03 ikan Fertilisasi alami pada ikan Fertilisasi buatan pada ikan Cara pemeliharaan ikan Pembenihan ikan Pemberian makan ikan Penggemukan ikan Makanan ikan Aklimatisasi.

064 639.41 639.42 639.09 639. Eunicidae dan Nereidae Produk binatang laut dan tanaman laut Spons Koral Produk hewan lain Alga (rumput laut.51 639.92 Cara pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan alami moluska dan kerang-kerangan Tempat penetasan moluska dan kerangkerangan Tempat penggemukan moluska dan kerangkerangan Hama.45 639.56 639.04 639.061 639.4.55 639. penyakit dan musuh alami moluska Kerang Remis Siput Gastropoda laut Crustaceae Udang-udangan Udang Udang karang Lobster Udang karang air tawar Kepiting Lintah Teripang Cacing laut.515 639.63 639.4.517 639.6 639.44 639.4.62 639.639. pemeliharaan binatang hias secara umum Terraria 57 .9 639.4.516 639.5 639.66 639.64 639.062 639.512 639. ganggang) Produk fosil Pemuliaan.518 639.06 639.4.54 639.4.61 639.

94 639.96 Aquaria Aquaterraria Aviaries Sangkar burung 58 .95 639.93 639.639.

(aforestasi: penanaman pohon pada lahan hutan yang telah gundul selama 50 tahun atau lebih). Sturgeon (Penangkapan) Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Adaptasi terhadap iklim Administrasi dan organisasi perusahaan hutan.1 630*233 635.831 631.875.1 631.) Agroekologi . Acacia senegal Acacia catechu Acacia senegal Acacia spp L. Agave sisalana L.414. abu tanaman. 627. Tanaman hias Agave.2 631.031 631.526. Masalah staf dalam kehutanan swasta. Acanthaceae Acipenseridae. Administrasi kegiatan usahatani Administrasi kehutanan nasional Administrasi keuangan usahatani. 630*9 633.3.433. Absorpsi.2 635.831 631.526.877.158 630*681 631.865 639.524. Administrasi hutan swasta.81. Agave spp.162 631.INDEKS SUBJEK Abies spp.212 639.976. abu gambut abu tanaman Acacia arabica.2 635.864 633. Penyerapan hara abu gambut Abu kayu. 627.931 633. tata buku Aerasi tanah Aforestasi tipe lahan khusus.045 631.976.85 630*68 630*682 631. Akunting.524.4:55 59 Agaricus campestris L. serat termasuk Sisal (Agave sisalana L.82 633.931 633.954 633.831 633.

60 631.55 Alat dan mesin pascapanen Alat dan mesin pemelihara dan proteksi tanaman Alat dan mesin pemupuk Alat dan mesin penanam Alat dan mesin pengolah hasil ternak Alat dan mesin pengolah tanah Alat dan mesin pertanian Alat dan mesin pertanian berdasarkan tipe tenaga penggeraknya Alat dan mesin untuk keperluan pengukuran.1 Air: komposisi dan sifat Aira L.276 631.) Aklimatisasi tanaman Aklimatisasi.8. dll.333 631.355 631. Ubi Akasia (Acacia spp.03 633.7 631.) Lihat 631. pengambilan contoh Alat dan mesin untuk proteksi tanaman Alat panen jagung Alat panen kentang Alat penanam kentang Alat pengering Alat penggali parit Alat pengirik. Adaptasi ikan (dari darat ke laut) Alang-alang (Imperata cylindrica L.365 631.875.12 631.36 631.332 637.3.5 631.573 633.4 631. 631. alat pemipil. 626.3. umbi batang tanaman hortikultura Akar.31 631. pemeliharaan. pengupas.Air tanah.2 631. Hidrologi pertanian lihat 556. 628.) Alat dan bahan pertanian secara umum (seleksi. pengadaan.273 635.02 631.332.045 633.2.348 631.3. 631. umbi akar.073 631.34 631.35 631.432 631.361 .07 631.8 Alat dan mesin panen lihat 631.3 631.05 631.529 639.311.6.3. Umbi.3. dsb.356. Akar.

826 634.55 61 .014.262 635. mengikat.333 633. Alat/ mesin untuk menyiapkan dan menyebarkan pupuk Albizzia spp.367 631.Alat penutup peti/ kontainer untuk menyimpan hasil pertanian Alat penyiapan benih Alat pertanian tanaman pangan.415. dsb.875. Allium ascalonicum L. alat untuk mengairi Alat untuk okulasi Alat.8 631. ganggang) Alkalinitas.265 631.366 dengan .347 631.1 639.) 631.92 633/635-1 631. traktor. Alat transport dengan bahan bakar. pencuci. Allium cepa L. pembersih.64 631. Alluvium Almond (Prunus amygdalus Batsch.263 635. Allium fistulosum L.3 Detilnya dengan :629… Alat untuk membungkus.373 631.3 635.335 630*36 631.342 631. perkebunan/hortikultura Alat potong. dsb.363 631.264 635. mesin dan perlengkapan dalam penebangan pohon dan kegiatan yang terkait. fermentasi. penampi. Allium schoenoprasum L.372 631. Allium sativum L.364 631. pengering.25 635. Trailer. industri.311. dll Alat untuk memindahkan tanah Alat untuk mencangkok Alat untuk menyiapkan makanan ternak Alat untuk menyiram. kereta gerobak.261 635.362 631. tanah alkalin Allium ampeloprasum L. Alga (rumput laut.336 631. alat penyaring. dsb Alat transport tanpa bahan bakar. truk. 629. alat pangkas Alat sortir.331.

774 634.463 634.7 636.Alopecurus Alpukat (Persia Americana Mill.461.) Amonifikasi Amorphophallus sp.532.653 631.871 634.1 633. Anarcadiaceae Anggrek Angsa Anguillidae.965.11 634.286.kualitatif .76 634.1 635. perbanyakan Analisa tanah : .3 631.413 634. (tanaman penghasil gula) Ampas/ terak Lihat 669.74 636.41 633.184.kuantitatif Analisis tanah.274 636.687 631.853 633.412 634.965. (tanaman hias) Amorphophallus sp.268 634. Annona squamosa L.053 631.414 634.42 634.269 631.213 636.3 631. pemisahan Anakan. Percobaan lapang Ananas comosus L.) Apel liar Aphid/ kutu daun 62 633.12 632. Anonaceae Anthoxanthum Antibiotik.532.422 631.573 636.44 635. Anak hewan Anakan.72 636.752 . Bakteri antagonis Apel (Malus sylvestris L.423 631.598 639.28 Anacardiaceae Anacardium occidentale L. Belut (Penangkapan) Anjing Anjing pekerja Anjing pemburu Anjing penjaga.75 636. Anjing polisi Anjing yang dipelihara di rumah Annona cherimola Annona glabra L.

Aroideae. perusak tanaman Artocarpus Artocarpus champeden L.13 Atmosfer (udara.876.3 639. Averrhoa carambola L.39 634.65 634.852.613. Aspek ekonomi dari pupuk Aspek fisiologi dan biokimia makanan ulat sutra.238 631.975.393 634. Artocarpus heterophylla L.) Arenga pinnata L.94 633.368 633.52 633.253 634.13 633.2 634.965. termasuk asam amino dan vitamin lihat 591. Caladium Arrhematherum Beauv.) Asparagus officinalis L. Arenga saccharifera L.265 632.) Aren (Arenga saccharifera L.433 633.21 639.) Aquaria Aquaterraria Arachis hypogaea L.674.416. Aren (Arenga pinnata L.31 631.2 634. Articulata. Asparagus Asparagus (Asparagus officinalis L.31 635.394 634.272 633.913 634.58 63 .93 639.65 634. tanah) Avena sativa L.95 633.2 633.Apocynaceae Aprikot (Prunus armeniaca L.815 638. Averrhoa bilimbi L.65 634.34 635.674.461 631. Aviaries Avicennia spp.2 635. Asam (Tamarindus indica L. Ayam 633.613.418 635.5 636.52/.) Asam fosfor Asimina triloba L. Anthurium.

312.2 631.3 631. Pagar Bauhinia Bawang Bombay (Allium cepa L.916 635.25 635.16 635. Nitrifikasi Bakteri pembentuk nitrit Bakteri penambat nitrogen.588 636.976.58 636.953 633.41 636. Ayam Asia Ayam petelur Babi Bajak Bajak yang digerakkan oleh tenaga hewan Bajak yang digerakkan oleh tenaga mesin Bakteri pembentuk nitrat.2 631.58.) Bayam (Spinacia oleracea L.) Bawang putih (Allium sativum L. produk pertanian.312 631.262 635.875. struktur dan instalasi pertanian.27 633. Gedung untuk ternak.5 631.461.965.584. Jerami Batas. Fiksasi N Bakteri tanah.Ayam adu Ayam broiler Ayam non Eropa. Serat.21 631.084.3 631.) Pemberian pakan dan nutrisi secara umum : masalahnya Begonia 64 636.58. cabang.4 635.). Virisida Balata (Mimusops balata) Bambu (Bambusa arundinaceae) Bambu (Bambusa Schard.863 631.273 .6 635.572 631.5 635.2 633.033 636.) Bawang merah (Allium ascalonicum L.264 635.072 631.976.) Bawang daun (Allium fistulosum L.461.461 632.4 631.) Bambusa arundinaceae Bangunan serba guna untuk pertanian Bangunan.034 636. mesin dan alat Barley (Hordeum sativum) Batang.461. ranting tanaman hortikultura Batang.312. Mikrobiologi tanah Bakterisida.263 635. Rotan (Calamus spp.863 633.

Belalang Belimbing besar (Averrhoa carambola L.) Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Bengkel mesin traktor Bengkel perbaikan dan teknis Benih dan perlakuan benih, penyebaran benih Bent. Agrostis L. Berburu penyu Berburu mamalia dan reptil laut Berburu. Tembak. Perangkap Bercak daun, penyakit Bercocok tanam pohon hias (Arborikultur). Taman, arboretum. Pagar hidup dan tanaman pagar hidup 635.055, 712 Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam kaca atau penutup lainnya Bercocok tanam tanaman hortikultura dalam pot, boks, dll. Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan hobi Berkebun tanaman hortikultura untuk keperluan komersial Beta vulgaris L. Betulaceae Biji dan spora Biji-bijian aromatik Biokimiawi hasil ternak Biologi Hutan. 57 Biologi reproduksi tanaman Bioteknik, pertanian berbasis ekologi. Pertanian organik. Bisnis usaha tani dan administrasi

632.727 634.674.3 634.674.2 631.173.2 631.173.4 631.53.01 633.23 639.248 639.24 639.1 632.26 630*27 635.044 635.043 635.018 635.017 633.41 633.63 635.112 633.878.4 631.531 635.75 637.047 630*12 631.522 631.147 631.157 65

Bison Bit (Beta vulgaris L.) : - sebagai penghasil gula - sebagai sayuran - sebagai umbi-umbian Blueberi Bombacaceae. Meliaceae. Geraniaceae. Solanaceae Botani hutan secara umum. 581 Botani sistematik hutan. 582 Brassica Brassica botrytis Brassica campestris L. var. chinensis Brassica capitata alba Brassica capitata rubra Brassica oleracea L. Brassica oleracea L. var. canlo-rapa Brassica oleraceae L. var. Botrytis Brassica spp. Briza Broad bean (Vicia faba L.) Brokoli (Brassica botrytis) Bromus Dill. Ex. L. Bruguiera spp. Buah Buah batu. Drupa Buah beri dan buah-buahan lainnya Buah pepo Buah tanaman herba Buah tanaman hortikultura Buah-buahan lain yang mengandung pulp Buaya (hewan buruan) Bubur tulang Buckwheat. Fagopyrum. Budidaya dalam media plastik 66

636.292 633.63 635.112 633.41 634.734/.737 634.67 630*16 630*17 635.33 635.356 635.345 635.342 635.341 635.34 635.125 635.35 633.844 633.271 635.651 635.356 633.262 633.876.2 631.576 634.2 634.7 634.10 634.77 635.076 634.4 639.14 631.852 633.12 631.589.5

Budidaya dengan menggunakan fenomena khusus, termasuk menggunakan energi listrik, radio dan gelombang akustik, sinar buatan, panas, dll. Budidaya ikan di air mengalir, termasuk di sungai Budidaya ikan di danau Budidaya ikan di kolam lihat 626.886, 628.357.3 Budidaya ikan di laut dan di air payau Budidaya secara intensif Budidaya tanaman dalam media buatan Budidaya tanaman dalam media pasir Budidaya tanaman hias di rumah kaca Budidaya tanaman muda. Bibit. Termasuk pembibitan Budidaya tanaman, pengaruhnya thd. iklim, tanah, air Budidaya ulat sutra. Serikultur Bulbus (umbi lapis), propagasi dengan Bulu unggas (hasil ternak) Bulu. Wol (hasil ternak) Bunga Bunga dan daun aromatik Bunga kering Bunga kol (Brassica oleraceae L. var. Botrytis) Bunga matahari (Helianthus annuus L.) (sebagai penghasil minyak) Bunga potong, dalam ruangan Bunga potong, tanaman hias Bunga tanaman hortikultura Burung Burung dara. Merpati Burung hias Burung pekicau

631.588

639.313 639.312 639.311 639.32 631.583 631.589 631.589.3 635.98 631.53.03 631.92 638.2 631.532.1 637.63 637.62 631.575 635.71 635.913 635.35 633.853.4 635.912 635.966 635.075 636.6 636.596 636.68 636.68 67

4 636.287. Reproduksi Cara pemberian makan pada ternak Cara pemeliharaan ikan Cara pemeliharaan moluska dan kerang-kerangan Cara pemupukan Cara pengendalian hama dan peralatannya Cara pengendalian hama/penyakit tanaman Cara penggunaan pestisida: diaduk di tanah.12 635.Burung yang dipelihara untuk diambil bulunya Burung-burung liar (hewan buruan) Cabe merah.654.2 .) Cacing laut.875. Canavalia ensiformis Canna indica Cannabis sativa L. disemprotkan lewat udara.522 633. Cara tanam Cara-cara pengawasan untuk proteksi tanaman/ 68 636.61 639.42 639.843 631.5 636. Cabe paprika (Capsicum annuum L.084.5 633.) .3 632.04 631.3 632.816.965.649 Capsicum frutescens L.6 633. lihat juga 635.584. Capsicum annuum L.98 632. Calamagrostis Adans.274 633. disuntikkan.5 635.913.543.842 633.04 639.775 633.4. Calamus spp. Buah naga Caesalpinia spp.56 634.3. Eunicidae dan Nereidae Cactaceae.432 635.686 635.654.93 632.649 633.sebagai bumbu Cabe rawit (Capsicum frutescens L.843 639.163 635. Cajanus cajan L.5 634. Cara bercocok tanam Cara dan teknik pemuliaan pada hewan. Calocarpum mammosum Pierre Campanula rapunculus L.082.3 633.sebagai buah .842 633.982 631. dsb.

Cichorium intybus L.331 634. Salicaceae.337 634.878.6 634. Ulmaceae. Cemara.) Cicer arietinum L.876.878 633.66 634.833 635. Citrus trifoliate L. Casuarinaceae Cempedak (Artocarpus champeden L.) Ceratonia siliqua L. Citrus maxima L. Citrullus vulgaris Citrus aurantifolia L. Polynaceae. Castanea Casuarinaceae. Proteaceae Catechu.322 634.65/.462 634. Citrus lemon L. Acacia catechu Ceiba pentandra Gaertn.54 635.31 634. Citrus reticulata L.956 633.513 633. Euphorbiaceae. Moraceae.52 634.) Cengkeh (Eugenia caryophyllus L. Chick pea (Cicer arietinum L.) Ceriops spp. 633. Betulaceae.657 635.615 634.394 633. Cinnamomum camphora L.323 634.954 633.53 633. Leci. Citrus medica L.Karantina tanaman Caraipa spp.876.1 634.54 633. Ericaceae Pepaya. Myrtaceae. Caricaceae.321 69 .832 634. Lauraceae.3 635. Myricaceae. Cinnamomum zeylanicum L.3 634.334 634. Cassia spp.875. Basellaceae. Ceri (Prunus avium L.) Chicory (Cichorium intybus L. Rhammaceae.23 633. Citrus spp.463 633. Alpukat Carya Cassia javanica L.657 635.

523 635. Cucurbita ficifolia Cucurbita maxima Cucurbita moschata Cucurbita pepo L.266 639.5 635.) Cola acuminata L. Coklat (Theobroma cacao L.36 634.5 639.74 633.76 633. (Trifolium L.5’64 637. Coffea exelsa L.826 635. Crossbreeding.626 635. Cocos nucifera L.381 637.751 634. Corylus avellana L.733 633.5’639 . Hering.624 635. Sarden (Penangkapan) Cochlearia hispanica L. Coffea congensis L.5 637.732 633.215 637.5’632/38 637.498 633.625 635. Coriandrum sativum L. Coffea liberica L.26 639.61 635.621 633.54’658 637.222 635. Cucumis sativus L.734 633.082.Clovers. termasuk minyak ikan Daging domba Daging itik Daging kambing 70 633.63 635.) Clupeidae.54’659.7 637.616 633.32 639.162 633. Ikan mas (Penangkapan) Daging Daging asap Daging ayam Daging babi Daging cincang Daging dan lemak. Coleus rotundifolius Corchorus spp. Hibridisasi pada hewan Crustaceae Cucumis melo L.855.54 636.525 637.514. Curcuma longa Cyperus esculentus L. Cyprinidae.

944.38 631. Domba Domba Asia Dosis pemupukan Dosis dan waktu irigasi Dosis penggunaan pestisida Drainase Lihat 626.32 633.4 633.6 631.4 636. Daging pengganti Daging unggas Daging unggas dan burung buruan Daging yang diolah.86.3 631.451 634.816. Copaifera) Danau buatan Darah (hasil ternak) Daucus carota .453 634.117. 631.172 634.Daging kura-kura Daging pengganti Daging sapi Daging segar.6 631. 627.234 631.532.461.1 631. lihat wortel Daun Daun murbei (Makanan ulat sutra) Daun tanaman hortikultura Daun tanaman lain untuk makanan ulat sutra Demplot Denitrifikasi Digitaria.33 637.38 636.2.074 638.5’62 637.452 631.32/. Diospyros kaki L.574 638.54’65 637.5’848 637.661 631.518 637.672. Diversifikasi usahatani Dolichos dan kacang-kacangan lainnya Dolichos lablab L. disiapkan dan dimasak serta hasilnya Dahlia (Dahlia spp.027 631.4 635.52 635.151.51 637.654 635.432.232 635.675 632. 637.62 71 .54 637.965. Diospyros virginiana L.654.286. Diospyros lotus L.) Dam Damar (Agathis. 628.672.

95 630*15 630*18 630*88 .6.423 Euphorbiaceae 633.631. Damping off 632. 639 Ekologi tumbuhan hutan. Ebenaceae Ekologi pertanian Ekologi satwa hutan. 634. 591.5 Ekonomi dalam pemanfaatan kayu. Penembakan. 633.672 634.672 634.5. Luce (Penangkapan) 639.459 Erosi.02 Escocidae. 581.527.25 Engineering/ mekanisasi pedesaan 631.614 Elektrofosfat 631. 631.278 Erosi 631.123 Duku (Lansium domesticum Corr.) Durio zibethinus Murr. Perburuan.1 633.112 72 632. Pike. Penggantian kayu dengan bahan lain yang kompetitif.855.81 Embun tepung. Pemancingan/Penangkapan ikan.34 634.) Durian (Durio zibethinus Murr.179 Eleusine coracana Emaskulasi 631. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dan 637. Termasuk: Manajemen satwa buru dan ikan.832 Eugenia uniflora L.912 Fagaceae 633.22 634.214 Eugenia caryophyllus L. pengendalian 631. 633. 630*1 Biologi hutan.872 Faktor-faktor lahan (Site factors) di dalam 630*11 kehutanan.6 Enzim dalam tanah 631.151.673.465 Eragrostis Beauv. Ekstensifikasi usahatani Elaeis guineensis 634.96 Faktor-faktor lingkungan di dalam kehutanan.857 633.45 631.

034.3 Garam. Puru.136.3.1 Fertilisasi buatan pada ikan 639.2 Fertilisasi. Benih ikan 639.223 Gajah 636. Haddock.5 Fertilisasi alami pada ikan 639.547.454 Fertilisasi.02 Fermentasi susu 637.082.461.952 Gadidae.6 Fase pembentukan buah 631. Penetasan.851 Foxtail millet (Setaria italica) 633.034 633.554.547 Fenotipe 631.) 633.874 Gandum (Triticum) 633.1 Fase pertumbuhan 631.976 Gal. Steril hewan 636. kandungan 631.413. 630*234 Fosfat mineral 631.413.241.21 Galur murni 631.322 Gambir (Uncaria gambier L. Telur ikan.5 Fase pembungaan 631.2 Fase-fase dan kontrol pertumbuhan tanaman 631.547.3.2 Fungisida 632.547.5 Formasi hutan melalui suksesi alami. Kesuburan.175 Fumigasi kimiawi tanaman 632. Pembibitan 631.034. 634.Cecidia tanaman 632.2 Fiksasi N 631.3 Garcinia 634.471 73 .4 Fase perkecambahan.11 Gangguan terhadap pertumbuhan pohon oleh 630*46 manusia Garam. 543.37 Fiksasi 631.264 Festuca Ficus carica L. Cod (Penangkapan) 639.526.524.547.413. akumulasi 631.934.2 lihat 543.kualitas susu Fase pematangan 631.3.547.

965.92 634.2 631.33-2 639.313 639.2. Lumbung.24 632.164 632.09 639. penanganan dan pengolahan. penyakit dan musuh lebah 74 634. perkebunan/hortikultura Hama ikan Hama Penyakit kacang panjang Hama.163 631.09 638.15 . Getah Getah perca (Gutaperca .674 631.282.) Gladiolus spp Glyceria fluitans Glycine max L.524.854 631. penyakit dan musuh ikan Hama.51 634. Dll.523 631.577 633. penyakit dan musuh alami moluska Hama. Guano Gudang untuk penyimpanan.917 635.2. Silo.179 633. Garu Gastropoda laut Gedung untuk penyimpanan alat dan mesin pertanian Gejala penyakit tanaman Genetika terapan Genotipe Genus Geofisik.511 631.526. budidaya tanaman Geraniaceae.01 631.Garcinia mangostana L.282. Oxaladaceae dan Malpighiaceae.47 633/635-2 639. industri.092 633. gugur buah (fisiologis) Gugur daun.965.6 635. Gugur benang sari karena hujan Gugur bunga.1 631.34 633.1 631.077 635.166 632. pengaruhnya thd. Gossypium spp.4. Palaquium gutta) Getah tanaman hortikultura Gladiol (Gladiolus spp.6 633.45 631.471.25 632. bunga dan buah secara dini Gulma Guttiferae Hama dan penyakit tanaman pangan.

99 636.81. penyakit dan musuh ulat sutra Hara. Hasil setengah jadi Hazelnut (Corylus avellana L.06 637. defisiensi Hasil hutan dan pemanfaatannya. misalnya : kucing sebagai musuh burung Hewan perusak tanaman 638.38 635.6 75 .95 636.055 639.6 631.853.522 632.11 639. 674 Hasil hutan lain (hasil hutan bukan kayu).25 631.054 636.16 639.54 633.24 633.24 635.092.338 630*8 630*89 639. Hemp (Cannabis sativa L.34 637.Hama.095.092.18 636.954 633.) Herbisida Hevea brasiliensis Hewan amphibi yang dipelihara untuk dimakan. Helianthus tuberosus L. Hasil samping.141 631. Kodok Hewan betina Hewan buruan lain Hewan buruan/lindungan (mamalia) Hewan hasil buruan Hewan hibrida Hewan jantan Hewan lain yang dipelihara manusia Hewan liar Hewan peliharaan lainnya Hewan peliharaan.07 637. Hasil ikan dan binatang laut lainnya Hasil kering tanaman hortikultura Hasil olahan susu Hasil panen Hasil samping industri keju Hasil samping industri mentega Hasil tanaman hortikultura (seluruh bagian) Hasil ternak yang terkontaminasi Hasil ternak yang tidak untuk dimakan Hasil.078 637.559 637.11 636.57 634.3 636.4 635.) Helianthus annuus L.052 636.912.9 636.2 632.

Hewan yang dipelihara untuk makanan Hewan yang telah disteril/dikebiri Hibiscus esculentus L. Inbreeding Hibridisasi ikan Hidrologi hutan.033 636.16 636.8 633.648 631. dll Hewan yang dipelihara untuk keperluan pemuliaan (misalnya pejantan). 332.085. Kebijakan aforestri. jerami sebagai pupuk Hutan dan kehutanan dilihat dari sudut pandang nasional. Hijauan pakan non legum Holcus L.034 636. Hewan berdasarkan umur.51 633.21 . dll. Hibrida Hibrida. 556 Hidrologi pertanian Hijauan makanan ternak Hijauan pakan lainnya.872 630*9 639. konservasi tanah.04 636. Pameran.03 636. Hop.02 636.3 633.056 635.791 631. Heterosis. Kebijakan kehutanan. Konservasi air.272 633.5 639.791 633. 630*233 Ikan air tawar (Penangkapan) 76 636. jenis kelamin.526.3.087.Hewan yang dipelihara untuk diambil bulunya Hewan yang dipelihara untuk diambil telurnya atau susunya Hewan yang dipelihara untuk dipotong (diambil dagingnya) Hewan yang dipelihara untuk hewan pekerja atau melayani manusia Hewan yang dipelihara untuk keperluan ilmiah.3. sosial ekonomi kehutanan.432 636. dan erosi.325 631. Humulus lupulus Hordeum sativum Hormon Humulus lupulus Humus.05 636.032 630*116 631.035 636.527.

847 632.) 639. untuk jagung manis lihat 635. Inokulasi tanah dengan bakteri dan mikoriza Insektisida. Jagung untuk popcorn Jagung yang ditanam untuk pakan ternak.674. Pembuatan barang-barang dari kayu. Termasuk: atmosfer.5.67 631.164. Itik Jagung (Zea mays L.117. Industri pulp. Meteorologi. Indian corn.2 631.255 633.276 632. Ekspor. Penggunaan kayu. Bahan campuran yang seluruhnya atau sebagian terbuat dari kayu.).) (sebagai penghasil minyak) Jagung (Zea mays L.279 636. Ilmu tanah.23 631. Pemanenan kayu.3.4 633.853.22 630*111 630*3 631. Penelitian tanah Imperata cylindrical L.453 639.674. Penggunaan bahan kimia dari kayu.082.67 633. 630*42 Ilmu kerja dan kajian kerja dalam kehutanan. Impor. Jahe (Zingiber officinale L. 551.951 636. Akarisida.15 635. Moluskisida Inseminasi buatan Instalasi dan alat pemuliaan ikan Instalasi penelitian pertanian Intensifikasi usahatani Investasi modal kerja Irigasi Irigasi genangan Irigasi permukaan Ischaemum L.25 630*83 630*86 631.334 633.67 Jagung manis.Ikan laut (Penangkapan) Iklim dan iklim mikro hutan.2 631. Pedologi.1 633. Karantina tanaman Inbreeding pada hewan Industri kayu dan hasilnya.151.4 631.1 636.082.913.06 631.597 633.825 77 .

654.) Kacang tanah (Arachis hypogaea L.331 633. Jeruk sitrun Jeruk mandarin Jeruk nipis (Citrus aurantifolia L.337 634.112 633.) Kacang polong (Pisum sativum) Kacang tanah (Arachis hypogaea L.523 635.6 637.82 633.) Kacang hijau (Phaseolus mungo L.34 634.) Jeruk sitrun (Citrus medica L.514 636.) Jeruk jenis lainnya Jeruk lemon (Citrus lemon L.3 631.368 633.654.31 634.33 635.652 635.2 639. Triticum aestivum.5 634.) Jeruk lemon.081.111 633.) Jarak (Ricinus communis L.) Kacang mete (Anacardium occidentale L.11 635.656 633. angularis) Kacang panjang (Vigna sinensis) Kacang panjang (Vigna spp.) (sebagai 78 630*26 635.32 635.852.334 634.113 633.37 634.) Kacang panjang (Vigna sinensis var.05 633.2.84 634.52 .33 634.) (sebagai penghasil minyak) Jarak tanam Jaring.32 634. Termasuk gandum biasa Jenis gandum yang tetraploid Jenis kacang-kacangan hijauan pakan lainnya Jenis-jenis anggur. jala (Penangkapan ikan dengan) Jenis dan bentuk tanaman hortikultura Jenis gandum yang diploid Jenis gandum yang heksaploid. Vitis vinifera Jenis-jenis buah tropik dan subtropik Jenis-jenis daging Jenis-jenis Makanan ternak Jeruk (Citrus spp.1 634.085.8 635.654.) Kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.853.573 635.Jalur pelindung di hutan (shelterbelt) Jamur Jamur Agaricus (Agaricus campestris L.3 633.) Jute (Corchorus spp.543.

047 639.043 637.046 637.417.) Kana Kana (Canna indica) Kandang Kandang kelinci dan tikus Kandang sapi.287.821 631. babi Kandang ternak Kandang ternak lain Kandang ternak.39 633.) pada hasil ternak Kapal penangkapan ikan Kapas (Gossypium spp. vitamin.1 637.416. dll.7 636.686 635. kambing.976.044 631. pengelolaan Kandang unggas Kandungan karbohidrat hasil ternak Kandungan karbon Kandungan lemak hasil ternak Kandungan mineral hasil ternak Kandungan protein hasil ternak Kandungan zat biokimia (enzim. Kayu manis (Cinnamomum zeylanicum L.3 631.837 633.1 631.083.223 631.511 633.2 635.) 635.) Kapuk (Ceiba pentandra Gaertn.225 631.862 631. Gypsum Karbonat Karet Kayu Kayu dan kulit kayu.06 633. domba.2.227 637. Struktur dan sifat-sifatnya.22 631.229 636.513 631.417.592 631.penghasil minyak) Kacang-kacangan Kadar humus Kaktus Kalium Kalkun Kalsium Kambing Kamper (Cinnamomum camphora L.833 79 .045 637.) Kapur.222 631.416.956 633.571 630*81 633.91 631.965.4 636.65 631.

) Kedondong (Spondias pinnata L.) Kehidupan sosial lebah Kehilangan hasil pertanian Kehilangan pupuk.8 Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) Kedelai (Glycine max L. Kebutuhan air Kebutuhan hara Kebutuhan pupuk dalam tanah lihat 631.441.3 636.082.095. pengendalian Kebakaran hutan. Kebun percobaan.) Kebijakan hutan internasional. buah (Cocos nucifera L. tata letak.5 630*97 631.047 631.142 Kelinci Kelinci (hewan buruan) Kelompok dan jenis tanaman budidaya Kemang (Mangifera foetida L. Perubahan nilai pupuk Kehutanan sebagai perusahaan. Kerjasama internasional lain.337 631.) 80 631. Kebembem (Mangifera odorata Griff.34 634. dll.2 630*432 630*43 634.441. Kehutanan secara umum Keju dan pembuatan keju Kelahiran hewan Kelapa (Cocos nucifera L.7 633.34 634.124 631.3 .3 631.671 631.4 635.117.112 631.454 635.415.855.442. Instalasi penelitian pertanian Kebun tanaman hortikultura: luas.) Kelembaban tanah lihat juga 556.456 633.855.81.6 638.614 633.814 630*64 630 637.616 631.Keasaman.526 634.) (sebagai tanaman penghasil minyak) Kelapa sawit (Elaeis guineensis) Kelapa sawit (Elaeis guineensis) (sebagai tanaman penghasil minyak) Kelapa.654.2 636. Tanah asam Kebakaran hutan.155.432.92 639.36 634.

112 632.45 639. 502.21 633.7.518 631.125 632. 632 Kerusakan hutan oleh hewan Kerusakan hutan oleh tumbuhan perusak.524. karena bom Kerusakan tanaman karena kekeringan Kerusakan tanaman karena kekurangan hara.116 632.491 635.5 632.41 636.55.1 633. 368.2 630*4 630*45 630*44 630*42 632. Penyakit virus Kerusakan oleh zat anorganik selain kebakaran hutan. Siklon Kerusakan tanaman karena cuaca yang sangat dingin Kerusakan tanaman karena curah hujan yang terlalu tinggi Kerusakan tanaman karena degradasi tanah.498 630*92 639.11 632.1 632.) Kentang (Solanum tuberosum L.117 632. Kepiting Keracunan tanah Keracunan tanah Kerang Kerbau Kerusakan dan perlindungan hutan. erosi Kerusakan tanaman karena faktor cuaca Kerusakan tanaman karena faktor lingkungan Kerusakan tanaman karena gempa Kerusakan tanaman karena keadaan tanah yang tidak menguntungkan Kerusakan tanaman karena kebakaran.1 632.121 81 .293.117.) Kentang Bogor (Coleus rotundifolius) Kepemilikan hutan dan kebijakan kepemilikannya.453 631. 633.187 632.126 632.Kenaf (Hibiscus cannabinus L.111.12 632. Kerusakan tanaman karena angin Kerusakan tanaman karena badai.

Kegiatan perlindungan. Keracunan tanah Keteknikan hutan.184 632. jalan dan jembatan di dalam hutan.526.44 631.123 632.2 634.526.) Keturunan genetik Keuangan usaha tani dan pengkajian ekonomi Kimia anorganik tanah Kimia organik tanah Klasifikasi tanah Secara rinci dapat digabung dengan kelas 55 Contoh 631.8. dan 627. irigasi.416 631. Banjir. hama tanaman serta pengendaliannya Keseimbangan alam dan populasi Kesemek (Diospyros kaki L. penyakit tanaman.42.45 630*38 635. drainase hutan.452 631.15 632.154 632. jalan air.44:551. dan saluran air 626 terutama 626. Termasuk: bangunan.937. pestisida Kerusakan tanaman karena polusi kimia dan industri Kerusakan tanaman karena sinar matahari Kerusakan tanaman oleh sebab lainnya Kerusakan tanaman secara mekanik Kerusakan tanaman yang disebabkan oleh tanaman lain Kerusakan tanaman yang disebabkan penggunaan pupuk Kerusakan tanaman.417 631.451 631.155 632 632.5 632.16 631. genangan Kerusakan tanaman karena perlakuan proteksi tanaman.115 632.432 tanah pegunungan Klon 82 632.klorosis Kerusakan tanaman karena kelembaban tinggi.321 .8 632.751 631.4 631.53. 630*26 Ketumbar (Coriandrum sativum L.) Kesuburan tanah Kesuburan tanah. 627 terutama 627.

Kombinasi penggunaan alat dan mesin pertanian Komponen-komponen alat dan mesin pertanian.) Kolostrum Kolrabi (Brassica oleracea L.832 638.54 631.459:631.) Kola (Cola acuminata L.879. 631.111.735 639.81.02 631.04 636. canlo-rapa) Kombinasi antara kehutanan dengan pertanian dan padang rumput penggembalaan.115. var. reaksi.06 631.433.732.) Koral Kualitas hasil ternak Kualitas tanah pertanian 631.125 630*26 631.73 633.02 631.673.6.1 631. Pengendalian erosi Konversi dan distribusi pupuk pada tanaman Koperasi pertanian Lihat 334.) Kopi arabika (Coffea arabica L.731 633.) Kopi robusta (Coffea canephora L.Klorida Kokon. Hutan beririgasi/hutan pada lahan yang sewaktu-waktu tergenang (floodland).61 631. untuk industri sutra Kokosan (Lansium domesticum Corr.3 83 .085.033 631.823 633.162 631.123 635.813 638. keracunan oleh pupuk Komposisi.2 631.27 634.8 633.3.3.877 636.3 633. sifat dan kualitas madu Kondisi anaerob tanah Kondisioner tanah Konifer Konsentrat Konservasi tanah Konservasi tanah dan air.76 637.62 637.085.173 Kopi (Coffea sp.4 637. Suku cadang Kompos Komposisi kimia hasil ternak Komposisi Makanan ternak Komposisi.05 631. Jalur pelindung (shelterbelt) dan sebagainya serta perlakuannya.

) Lactuca sativa L.2 638.652.12 638.526.877.22 634.24 638.184 637.414 631.576. Larix spp. Klasifikasi. psikologi dan studi ilmiah secara umum Lebah pekerja Lebah ratu Leci (Litchi sinensis Sonn.32 632.2 639.121. Kulit biji.1 636.12 . Dedak Kulit ikan dan binatang laut lainnya Kulit reptil (hasil ternak) Kultivar Kumbang Kuning telur Kuota produksi pertanian Labu merah (Pumpkin) Labu-labuan (Cucurbita spp.1 634.341 635. penangkapan ikan 84 635.673.61’698 631.34 635. Sekam.13 635.61 631.4 639.3 633.342 636.2 632. Cacar tanaman Lebah jantan Lebah madu sebagai agen penyerbukan Lebah madu.121.52 633.Kubis (Brassica oleracea L.841 634.768 637.62 635.3 638.19 638.) Lansium domesticum Corr.2 634.121.16 636.2 635.12 636.386 637.2.) Langsat (Lansium domesticum Corr.081.673.15 636.8 636. Lansium domesticum Corr. fisiologi.621. anatomi. Serat. Layu.673. Lada (Piper nigrum L.) Ledakan.) Kubis merah (Brassica capitata rubra) Kubis putih (Brassica capitata alba) Kucing Kuda Kuda pacu Kuda pekerja Kuda poni Kuda zebra Kulit (hasil ternak) Kulit buah.155.

) Lintah Linum usitatissimum L.4:502.264 638.965.) Lycopodiaceae. kualitas Magnesium Makanan ikan Makanan tambahan ternak Makanan ternak Makanan ternak dari hasil samping industri Makanan ulat sutra Makrofauna dan mesofauna.162 631.875 634.Leguminosae (Kacang-kacangan) Lens esculenta Lentil (Lens esculenta) Letus.824 639.31 635.1.064 635. Limbah industri sebagai pupuk Linen (Linum usitatissimum L.37 633.516 631.017 633.52 635.652.087. Litchi sinensis Sonn.2.043.283 631. Luas usahatani / perkebunan: Ukuran dan perluasan (ekstensifikasi) Lihat juga 65.658 635.468 85 .4 631. Lycopodium Madu Madu.283 635.111.23 631.3 633.521 634.111.965.263 631.54 633.087 638. dan kondisinya Lolium L.965.658 635. selada (Lactuca sativa L.) Lilium spp.017 Lucernes (Medicago sativa L.521 639.879. Live-well boats Lobak (Raphanus sativus L.46 635.2 639.7 636.16 638.2 636.) Lobster Lokasi pertanian Contoh penggabungan: 631.31/.4 Usahatani di wilayah suaka alam Lokasi usahatani. Hewan yang hidup 633.111 633.) Lili (Lilium spp.085 636.15 639.

472 631.2.822 636.05 632.441.05 639. Masalah buruh dalam pengangkutan kayu.) Manajemen dan organisasi usaha tani Manajemen hutan.441.171 .92 635.976. Medlars (Mespilus germanica L.3.64 635.1 630*6 630*436 634.) Mekanisasi pertanian Mekanisasi Pertanian (untuk mesin pertanian lihat 86 634.) Maranthaceae Marl Masa berahi pada hewan Masalah buruh hutan.082.) Mangifera Mangifera caesia Jack.092.2 634. Masalah-masalah pemeliharaan ikan Masalah-masalah perikanan umum Masuknya serta penyebaran hama dan penyakit tanaman Mawar (Rosa spp.1 634. Mangifera odorata Griff.271 631.471.4 634. Masalah khusus dalam usaha penanaman hutan.441 634. Administrasi dan organisasi perusahaan hutan 631.965.) Manggis (Garcinia mangostana L.31 634.441.2 634. Manusia sebagai musuh hewan Manusia sebagai perusak tanaman Maple (Acer saccharum Marsh. Mangga (Mangifera indica L. dan dalam industri kayu.dalam tanah lihat 59 Malus sylvestris L.371 631. Penggunaan api dalam silvikultur dan kegiatan lainnya.16 Manfaat dari kebakaran hutan.5 636.) Medicago sativa L.861 633. Ekonomi usaha kehutanan.699 633.441. Mammee-apple (Mammea americana L.45 630*96 630*65 639.15 631.11 634.1 632. Mangifera indica L.

2 633. Publisitas.931. Pendidikan.153.3 Meliaceae Melica L. dan organisme penyebabnya Menampi produksi pertanian Mencuci produksi pertanian Mengupas produksi pertanian Mentega dan pembuatan mentega Mentha spp.3 639.594 637. Metode percobaan pengendalian hama dan penyakit tanaman Metode seleksi Mikrofauna. Melon (Cucumis melo L.) Membangun areal penangkapan ikan Memusnahkan tanaman rusak dan vektor.4 631. nematoda 634.562 631. termasuk protozoa. Asuransi hutan.674 631.61 639.673 633.816. Kredit. Rencana kerja.467 87 .081 630*94 632.) Menyaring produksi pertanian Merak Mesin dan proses pembuatan sosis Mesin penabur dan penanam dikombinasikan dengan alat penyebar pupuk Mesin untuk menanam benih Mesin untuk menyebar benih Metode irigasi Metode kerja. Penelitian.331 631.562 636. Pengaturan hasil.2. pemilihan Metode manajemen. Jasa konsultasi.631.523.1 631. Asosiasi.331.3 631.911 631. Mentimun (Cucumis sativus L. Termasuk: Subsidi.4 630*62 631.72 635. Metode pemupukan Metode penangkapan ikan Metode penerapan kebijakan hutan.8 631.562 637.2.03 632.334 631. Hasil tahunan atau hasil periodik.822 635.562 631.63 631.527.275 635.

Padi liar.771 634.629 631.36 634. Eleusine coracana.72 634.582. Morus multicaulis Morus nigra L.878. Morus rubra L. biologi tanah Mikropedologi Millet biasa.42 632. Kondisi cuaca dan iklim yang tidak menguntungkan hama Musuh dan hama penyakit hewan peliharaan serta 636. (Paria) Monokultur Moraceae Morus (Murbei) Morus alba L. Glyceria fluitans. Panicum miliaceum Millet lainnya. budidaya Moluska. Musa Musa chiliocarpa Backer Musiman atau syarat lainnya Mustard (Brassica spp.46 631.3 639. Jenis-jenis Sorghum Mimusops balata Mint (Mentha spp.171 633.771. alga Mikroorganisme tanah. Millet.38 634. Zizania aquatica.844 632.1 Myricaceae 633.1 Mirtaceae Modifikasi temperatur sebagai factor perusak Moluska dan kerang-kerangan. termasuk millet afrika.2 88 .916 633.) Musuh alami.466 631.822 635.21 639.17 633. termasuk jamur.1 634.383 634.384 634.057 633. mikoriza.472.937.09 pengendaliannya Mutasi gen dan kromosom.4 632.2.Mikroflora lain.382 634.931. Rumput manna. perusak tanaman Momordica charantia L.381 634.179 633.64 635.8 633. mutagenesis 631.) 631. bakteriologi.528.

258 631. Polygonaceae. Myrtaceae.) Okulasi.834 633.81 634.145 633. Terminalia spp.1 633.75 632.5 633.774 634. perusak tanaman Neraca air Nilai gizi Makanan ternak. Produksi dan pemakaian pupuk Nuts Oak (Quercus spp. Shorea spp.416. sambung pucuk.432.613. Eucalyptus spp.085.) untuk pakan ternak. Padi (Oryza sativa L.541 633.416 634.613. Pagar tanaman Pagar tembok 633.811 631.651 631.) Natrium tanah Nematoda. Nipah (Nipa fruticans Thumb.936.) Nitrogen Nutrisi tanaman Nutrisi tanaman. Opium (Papaver somniferum L.18.1 636. dsb.4 631. Dipterocarpaceae. Kecernaan Nipa fruticans Thumb.05 633.) Orang-orangan (untuk menakuti burung) Organisasi alat pertanian dan bengkel khusus Oryza sativa L.5 632. Pabrik berkombinasi dengan usahatani.1 631. Myristicaceae. Lauraceae Namnam (Stelechocarpus burakol Hook f.272 89 .) Padi gogo Padi sawah Padi yang ditanam untuk pakan ternak.3 634.271 631. Combretaceae. ) Oat (Avena sativa L.13 633. Pertanian dan industri hasilnya secara umum.872.648 631.173 633.253 635. Okra (Hibiscus esculentus L.) Nangka (Artocarpus heterophylla L.18 633.03 633.3 631.416.) Nanas (Ananas comosus L.91 634.18.878.2 634.393 631.Myristica fragrans L.18 631. L.

75 635.133. Peladangan berpindah Pelayuan Lihat 577.027 630*7 631.2 631. Pennisetum typhoideum.6 631.563.3 633.3.144 634.) Paspalum L.) Peach (Prunus persica L.975. penjarangan.) Pearl millet.582.781 635.834 633.25 633.542 631.032 631.Paku-pakuan Pala (Myristica fragrans L.98 631.6 630*31 630*241 639. Pembenihan ikan 90 635. pagar elektrik Pemanasan susu Pemangkasan. Hormon tanaman Pemagaran.266 637.555 631.1.173 631.61 631.273 637.917 634. gerbang.) Palaquium gutta Palmaceae Panen jagung Panen sebelum tanaman matang Panen.041 .55.811. Pemasaran dan syarat-syarat pengiriman Pemasaran hasil hutan. Pemanenan Panicum miliaceum Papaver somniferum L. Pasteurisasi susu Pastinaca sativa Pastinaca sativa L Pawpaw (Asimina triloba L.2 631. Paria Parsley (Petroselinum crispum) Parsnip (Pastinaca sativa L.32 633. dsb.133. Pematangan buah Pembalakan dan pengangkutan kayu: secara umum.547.418 634.629 635. Pembebasan hutan.144 633. Ekonomi pengangkutan kayu dan industri kayu.171 633.44 635.55 633.151 Pemacu pertumbuhan tanaman.

61 639.3 636. kolam.2 636.043 636.084.51 636.311. pedologi.084. 631.037 631. gurun. dll.084.1 638. terasering Pemeliharaan /Pembenihan/Penangkapan moluska dan kerang-kerangan Pemeliharaan areal penangkapan ikan Pemeliharaan dan pemuliaan lebah Pemeliharaan hewan secara umum Pemeliharaan ikan Pemeliharaan ikan di air tawar.3 639. periode penetasan. Tanah berbatu.084 636. Pemberian makan untuk ternak kecil.48 630*235 636. Semut dll..483 631.234 Pembentukan tanah oleh proses kimiawi Pembentukan tanah.484 631.145 636. dsb.084. rawa.31 639.21 636. Pembibitan tanaman hortikultura Pembukaan lahan. Menyusui Pemberian makan untuk ulat sutra Pembersihan dan sorting produksi pertanian Pembiayaan kegiatan pembalakan.482 631.4 91 . danau.2. tanah yang terpindahkan oleh air.562 630*66 635.04 638. misalnya tanah alluvial dan tanah diluvial Lihat juga 551.22 639. angin Pembentukan/formasi tegakan hutan campuran Pemberian air untuk ternak Pemberian makan berdasarkan tempat Pemberian makan dalam kandang Pemberian makan di padang penggembalaan Pemberian makan ikan Pemberian makan pada ternak Pemberian makan pada ternak pada periode menyusui.3.244 631.083 639. sungai Pemeliharaan ikan hias Pemeliharaan insekta lainnya.084.34 638. Reklamasi hutan.084.Pembentukan tanah oleh proses biologis Pembentukan tanah oleh proses fisika dan mekanika.4 639.

115 637. Permudaan tanaman Pemindahan tanah Lihat 551.835 630*67 631.27 . ketinggian pemangkasan tergantung pada permintaan pasar). statistik perusahaan.01 638. Degenerasi.311.528 631.54 630*24 630*236 630*245 631. pemuliaan dan pengelolaan serangga dan artropoda lain Pemencaran anakan Pemerahan susu dengan alat/tenaga mekanis Pemerahan susu dengan tangan Pemerahan.Pemeliharaan semut Pemeliharaan serangga untuk hiasan Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan tegakan dan pohon. Pemeliharaan tegakan tahap awal.245 638 631. Rencana jangka pendek dan pembiayaan.082 631.24 Pemuliaan hewan Pemuliaan melalui mutasi Pemuliaan tanaman Pemuliaan. Pemeliharaan tegakan. pemeliharaan binatang hias secara umum Pemuliaan.67 631.538 631.485 636.532.11 631. termasuk: Pemangkasan (Pruning) (Pemangkasan di sini dilakukan dengan cara memotong cabang sampai ketinggian tertentu untuk memperoleh kualitas kayu yang lurus.3 637.547.536/. Pembukuan dan akuntansi.5 638. 638.8 631.9 634. Penaksiran hasil samping dan limbah pertanian 92 636.114 637. alat perah susu Pemeraman Pemindahan bibit tanaman ke tempat penanaman.164. Aklimatisasi Penaksiran hasil finansial.542 Pemeliharaan ternak secara umum Pemeliharaan ulat sutra Pemeliharaan.52 639.

082.33-158.474 631.082.929 Pendapatan usaha tani. ledakan.236 93 .4 631.565 630*37 638. 902.861.24 634. penyiapan.2.081.87 Pengaruh hama penyakit tanaman terhadap ulat sutra.058 631.1 639. dll Penangkapan ikan yang berlebihan. Penanaman kacang panjang di lahan beririgasi Penanaman pohon di bawah pohon (underplanting) Penanaman. Penanaman Penentuan umur pohon. lihat juga 632 631.67 Penetasan telur Penetasan telur buatan Pengangkutan Pengangkutan perlengkapan lihat 621.563. bambu dan rotan.93 Penebaran benih.1 630*32 631.133.Tanaman penghasil getah.Penaksiran tanaman dan nilai tanah Penanaman buah-buahan secara umum Penanaman dengan pemaksaan seperti bonsai Penanaman hutan. daun.04 630*55 636. perlakuan es hasil tangkapan di kapal Penangkapan ikan dengan jaring. buah dan biji-bijian.112 631. pengrusakan oleh karena penangkapan ikan Pencampuran produksi pertanian Lihat 621.2.53.7 630*235 631. 621.2.46 636. cara.544 630*28 633. Antara lain tanaman penghasil kulit kayu.543 637. Penanaman dan koleksi hasil hutan selain kayu.067 639. Pembelian lahan Pendewasaan Pendinginan dan pembekuan susu penebangan pohon. bubu.547.1 631. tipe penanaman Penanganan hasil ternak Penanganan.03 639.164. Penanaman osier.66 637.

dll.5 .931.1 639 631.133.43 630*84 636.931. serta kultur kelautan Pengembangan perubahan status.935.133 630*93 636.1 632.7 632.2 632. Modifikasi cuaca Pengaturan suhu dan pengawetan susu Pengawasan masyarakat dan peraturan kehutanan.935.085. gelombang akustik.4 632.3 632. Pengelolaan dan pemeliharaan bangunan kandang ternak Pengelolaan hewan lindung dan ikan. Pengawetan susu dengan cara lain Pengawetan telur Pengawetan.7 630*84 637.7 637.935.1. Pengawetan dan penyimpanan makanan ternak Pengawetan kayu Pengawetan susu dengan zat kimia. termasuk perundang-undangan hutan.935. konversi usahatani Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan air Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan tekanan Pengendalian hama dan penyakit dengan pengaturan temperatur Pengendalian hama dan penyakit tanaman Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara mekanis Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara pengaturan budidaya Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara radiasi.083. pengendalian hama kayu. peningkatan sifat-sifat kayu. Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan gelombang akustik 94 631.016 632.1 632.2 637.936.935.9 632.Pengaruh pertanian terhadap lingkungan hidup Pengaturan kondisi meteorologi dan iklim.9 632.

dll. Kualitas kayu. 632.931 632. minuman.2. dan tegakan yang biasa dipanen).937 632.95 632.13 630*82 639.172 637.564 631. Termasuk ukuran tajuk.167 631.938 632. pengawetan.935 631.563.137 639. Suplai. Pengukuran dimensi dan isi batang (dari pohon .934 632. Pengolahan. tegakan hutan. Kuota.084.04 Pengeringan kayu Pengeringan susu Penggemukan ikan Penggemukan ternak Penggunaan madu pada makanan.043.14 636. dan hasil akhir kayu. Kerapatan tegakan.52 638.155 631.3 637. Subsidi Pengepakan Pengeringan Lihat 66. Kehilangan dan surplus. Penggunaan mesin pertanian lihat 631. kapal pabrik Pengujian kayu dan produk kayu. perakitan.37 Pengkulturan bakteri susu Pengolahan susu Pengolahan.136. farmasi. pembentukan.068 630*85 630*52 630*53 95 .2 630*84 637.936 632. Pengukuran khusus dari pohon dan tegakan.Pengendalian hama penyakit tanaman dengan pestisida dan bahan kimiawi Pengendalian hama/penyakit dengan cara penanaman dan memperhatikan factor lingkungan Pengendalian hama/penyakit dengan kekebalan dan imunisasi tanaman Pengendalian hama/penyakit dengan penggunaan zat atraktan dan repellent Pengendalian hama/penyakit secara biologis Pengendalian hama/penyakit secara kimiawi Pengendalian hama/penyakit secara mekanis Pengendalian produksi pertanian.

164.27 638.3 630*84 632.3 632.Pengukuran kinerja (untuk menentukan jumlah potongan dalam penebangan dan kegiatan yang terkait). Penilaian panen dan kegagalan panen Peningkatan mutu dan perbaikan (amelioration) lahan hutan (forest sites).091 632.35 632.1 631.153 638.165 630*237 630*242 633. Penyemprotan kimiawi Penyerapan hara Penyerbukan Penyiapan lahan dengan alat mekanik. termasuk 96 630*35 630*5 631.167 632.934.527. (Bonita hutan).936.16 639. Perkembangan struktur tegakan.031 631.4 632.28 630*54 631.81.161 632.38 630*433 632.173 632.512 . 528.164 631.154 632. Pennisetum typhoideum Penolak serangga (repellent) Penumpukan kayu (Penanganan dan penyimpanan) Penyakit fisiologis akibat degenerasi Penyakit fisiologis selama penyimpanan Penyakit fisiologis tanaman Penyakit ikan dan pengendaliannya Penyakit kerdil Penyakit pada lebah dewasa Penyakit pada lebah muda Penyakit tanaman yang disebabkan bakteri Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur Penyakit yang disebabkan bakteri dan virus Penyakit yang disebabkan virus Penyelamatan kayu dan pembuangan kayu yang rusak oleh api. Pengukuran pohon. riap. 631.82 631.2.48 Penilaian dan penaksiran pertanian Penilaian kerusakan pertanian Penilaian kualitas lahan hutan (sites quality). Pertumbuhan pohon.6 Penjarangan hutan.

012 631.33 630*34 631.533.563.216 635. Penyimpanan di tempat penimbunan balak atau di tempat penyimpanan balak.153 97 .1 631.532.535 631. Kultur jaringan Perbanyakan tanaman. 631.535 639.tenaga hewan dan mesin Penyiapan lahan dengan bahan peledak Penyiapan lahan tanpa alat mekanik Penyiapan lahan. Pembenihan Perbanyakan vegetatif tanaman Percidae. Metode statistik Perencanaan produksi pertanian.534 631.936.2 631.31 Penyiapan zat yang akan disemprotkan.51 632.91 631.513 631. Tangki.421 631. Pengeringan Pepaya (Carica papaya L. dsb. Penyimpanan dan pengangkutan ikan hidup.532/. pembajakan tanah Lihat 631.533.1 632.981 639.9 631. Akuarium Penyimpanan kayu di hutan.533.3 631.796 Penyimpanan. Penyimpanan. planlet Perbanyakan dengan stek Perbanyakan dengan stolon Perbanyakan dengan umbi akar Perbanyakan dengan umbi batang Perbanyakan tanaman dengan merangsang tumbuhnya akar pada bagian vegetatif tanaman.651 632.532.53 631.563 634.1 631. Perch (Penangkapan) Percobaan dan penelitian hortikultura Percobaan lapang dan pot. bubuknya. termasuk penyimpanan dalam silo Lihat 621.2 631.) Perangkap cahaya untuk hama serangga Peraturan perundangan tentang hama/penyakit serta pengendaliannya Perbanyakan dengan akar Perbanyakan dengan bulbus.511 631.

134 631. penyiraman Permeabilitas.3 631.1 632.136 631.548 631. Stek pohon.026 630*25 637.3 632.983. Penyemprotan hama/penyakit melalui daun.3 631. Penebaran .821 637. penanaman dan propagasi pohon.934.027.432.95. Perlakuan untuk mempertahankan kondisi fisik susu Perlakuan-perlakuan khusus yang meliputi tanah.027 631.027.53.3 630*231 630*232 630*23 .2 631.53.2 632. Pencucian unsur tanah Permudaan/Regenerasi alami. Permudaan/Regenerasi dan pembentukan/ formasi tegakan. Permudaan/Regenerasi buatan.524.983. dll.53. Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada masa dormansi. 98 639.lihat juga 631. Penyemprotan hama/penyakit pada musim panas.58 Perikanan Perkecambahan Perlakuan bakteri susu Perlakuan benih tanaman Perlakuan benih dengan cara fisik Perlakuan benih dengan cara kimia Perlakuan kimiawi sistemik. Penyemprotan hama/penyakit tanaman pada musim dingin Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada saat tanam dan tebar Perlakuan preventif dan kuratif Perlakuan terhadap tegakan yang tidak sempurna.2 632. Termasuk: Praktek persemaian pohon. pengendalian hama/penyakit Perlakuan pasca panen Perlakuan pengendalian hama/penyakit pada fase vegetatif.983. yang tidak terawat atau tegakan yang kondisinya sangat terbuka.56 632.

fisiologi hama Pestisida. Lamprey (Penangkapan) Petroselinum crispum Phalaris Phaseolus lunatus L.654.413.2 63 631 631.2 635. Konversi ke sistem-sistem lain.267 635. Perubahan sistem silvikultur.02 636 635.652 99 . 631.561 630*95 634.68.218 635.Perontokkan.63 Pertanian.117. atau pertanian untuk sekolah.4 631. kebun percobaan.654.7 630*226 632. Phaseolus mungo L. Pertanian/agronomi Pertukaran kation Perubahan dalam budidaya dan produksi. hewan.913 632. Persia Americana Mill. Perundangan-undangan proteksi tanaman Pestisida. Pemisahan kulit dari buah. tempat training. instalasi penelitian pertanian. Phaseolus vulgaris L.653 631. Pengaruh Peternakan Peterseli (Petroselinum crispum) Petromyzontidae.024 632. ilmu dan teknik yang berhubungan dengan pertanian.95. Phaseolus multiflorus Lam.95.95.153. tempat training.142 639.1 635. manusia. plot demonstrasi (demplot) Pertanian instruksional. Ekspolitasi kehidupan liar.781 633. pertanian untuk sekolah Lihat 373. (Konversi berdasarkan sistem atau spesies).653 635. Penggilingan Perpajakan hutan. 378. Pertanian instruksional. dan tanaman Pestisida. Kehutanan. Pertanian.024 632. daya racun terhadap hama/penyakit.117 631.

23 635. penyiapan. manajemen pertanian.81.532 631. Primata Prinsip-prinsip manajemen produksi usaha tani.3 633.773 634.2 634.) Pisang ambon (Musa chinensis Sweet. Inovasi teknologi. penyimpanan pupuk Profil tanah Propagasi.14 631.22 633. Musa cavendishii Lamb.533.3 634.6 639. Produksi susu secara umum Produksi.472 631. Modernisasi.164.) Pinus spp. Ekspansi. pemisahan bagian Proses biodinamik 100 634. penyimpanan dan perlakuan benih Produksi pertanian.673. koleksi.152 631.63 637.2 639.modifikasi administratif Prinsip-prinsip penilaian Produk binatang laut dan tanaman laut Produk fosil Produk hewan lain Produk susu Produksi benih.772 634. Pir (Pyrus communis L.771.) Pisum sativum Planlet Plum (Prunus domestica L.Pinang (Areca catechu L.2 633.277 636.) Pohon asam (Tamarindus indica L.613.4 633.841 634.) Poliploidisasi Pollinia Trin.53.4 631.1 631.15 637.13 634.656 631.877.528.66 639.875.978 631. Piper nigrum L.812 631.) Pisang biasa (Musa paradisiaca L. administrasi pertanian.036 . pengelompokan ulang.02 631.) Pisang yang harus dimasak sebelum disantap Pisitan (Lansium domesticum Corr.

874 631.862 631. hibridisasi.842 631.413 101 .82 631.25 634.85 631.654. Prunus armeniaca L. perubahan nilai Putih telur 637.7 631. Penetasan Proses reproduksi. Perbanyakan moluska dan kerang-kerangan Proteksi tanaman Protozoa.879. Psidium guajava L.Proses pembuatan keju Proses pembuatan mentega Proses reproduksi ikan.814 637.3 631.421. perusak tanaman Prunus Prunus amygdalus Batsch.912 632.86 631. Prunus persica L.841 631.631 633.23 634.03 639.2 634. aplikasi dan distribusi Pupuk.816 631.89 631.87 631. Pupuk hayati/alam Pupuk yang berasal dari limbah Pupuk yang berasal dari limbah ikan Pupuk.23 639.8 631.84 631.932 634.21 634.3. Prunus avium L.3 637.421 635.55 634.867 631.871 631.03 632.4.83 631. Psidium spp Psophocarpus tetragonolobus Pupuk amonium Pupuk buatan secara umum Pupuk dan pemupukan Pupuk dari bahan tanaman secara umum Pupuk fosfat Pupuk hijau Pupuk kalium Pupuk kandang Pupuk limbah industri Pupuk majemuk Pupuk nitrat Pupuk nitrogen Pupuk organik lainnya Pupuk organik.863 631.

433.17 637. Reklamasi bukit berpasir Reklamasi lahan bekas industri dan pertambangan Reklamasi lahan berlereng.3 632.028 632.615 639.853. Quinces (Cydonia oblonga L.525.438 634. termasuk pembuatan teras/ sengkedan Reklamasi lahan di bawah permukaan laut Reklamasi lahan marjinal secara umum Reklamasi lahan pantai/ pasir Reklamasi lahan rawa Remis Reptil lainnya. Rhizophoraceae.31 632.8 631.876.41 635.14 631. Rumput Cina (Boehmeria nivea L. Rasa.614 631. Mangrove Riap perkembangan dan struktur tegakan Ribes Ricinus communis L.95.98 631. Rodentisida 102 633.618 631.42 639.) Radioaktivitas tanah Rambutan (Nephelium lappaceum L.057 632.95.672.617 631.084.Quercus spp.1 636.958 .611 631.) Rami.613 631.165 631.15 636.876 630*56 634.025.612 631.3 633.) Ransum Raphanus caudatus L.616 631. Rhizophora spp.1 633.1 634.3 630*434 633.72 633. Penyu (hewan buruan) Reptilia Reservoir Residu pestisida Resistensi tanaman terhadap pestisida Respirasi tanah Revegetasi dan sebagainya daerah bekas kebakaran hutan. Raphanus sativus L.872.652. Aroma hasil ternak Rebah karena angin Reklamasi hutan perawan Reklamasi lahan batuan.

2.) Salicaceae Salmonidae. Dactylis Rumput dari berbagai jenis padang rumput Lihat 636.613.879.3 639.261 633.7 631. Trout (Penangkapan) Sampah sebagai pupuk Sangkar burung Sapi perah Sapi potong 635.22 633.14 633.) Sagu (Metroxylon sagu Rattb.26 636.24 633.48 634.976.878.22 Rumput dari padang penggembalaan Rumput dari padang rumput alam Rumput dari padang rumput untuk pakan Rumput hijauan untuk pakan ternak.2. Salmon.034 636.031 633. Phleum Rumput-rumputan lainnya.211 631.35 634.613. Jeruk secara umum Rye (Secale cereale L.524.234 637. Rosella (Hibiscus sabdariffa L.084.2.2 633.3 633.6 633. pakan Rusa Rusa dan hewan buruan besar Rutaceae dan Moraceae.) Rotasi tanaman Rubiaceae Rubus Rumah kaca Rumah potong hewan.2. Sapi Ruminansia kecil Rumput Bermuda (Cynodon Rich.294 639.1 639.2 636. 636.582 634.033 103 .3 633.96 636.861 633. Poa Rumput Timothy.513 636.032 633.71 631.) Rotan (Daemonorops dan Calamus spp.) Salak (Salacca edulis L.21 633.033 633. Cara dan alat potong Ruminansia besar.083.) Rumput cakar ayam.Rosa spp.314.2.111 634.2.683 634. Rumput padang rumput dan padang penggembalaan Rumput padang rumput.03 633.

53 Seleksi Seleksi hewan Seleksi klon Seleksi masa Seleksi pedigri Seluruh bagian tanaman hortikultura Semangka (Citrullus vulgaris) Serangga perusak tanaman Serangga sebagai musuh ikan Serangga.155.071 635.155.Sapindaceae Sapotaceae Sarang burung (hasil ternak) Sasaran dan kuota produksi pertanian Sasaran produksi pertanian Sawo manila (Achras sapota L.6 631.527. Serat kelapa Serealia lainnya dan jagung-jagungan 104 634.652 634.093 636.528.1 635.7 635.528 633.266 635. var.615 632.965.128 631.16 635.527.12 634.) Sayuran aromatik. Pencegahan dan pengendalian hama serangga pada hewan Serat tanaman air Serat tanaman monokotil.093 633. daunnya atau bunganya Sayur-sayuran Sayur-sayuran dan tanaman hias Scombridae.431 635.1 631.3 635.691 631. Tuna (Penangkapan) Selaginella Seledri (Apium graveolens L.2 631.23 631.19 .082.2 635.4 635.3 633.2.527.3 635.1/.7 639.43 637. Mackerel.5 635. rapaceum) Lihat juga 635. Tanaman untuk bumbu Sayuran hijau lainnya Sayuran umbi akar Sayuran umbi akar lainnya Sayuran umbi batang Sayuran untuk salad Sayuran yang dimanfaatkan batangnya.227 635.527 636.8 635 639.

pertukaran ion Sifat kimia tanah seperti kandungan nutrisi tanah. hutan berkelanjutan. termasuk sistem tebang habis. 639. Sifat mekanik tanah Siklus hidup ulat sutra Silase Silikat Siluridae.589. ion dapat tukar “ ion exchange”.) Sirsak (Annona muricata L.385 630*51 631. humus.581 631. penebangan generasi suksesif. Usahatani spesifik. Sistem hidroponik Sistem hutan tinggi. pH.3 631.792 634. Sistem integrasi produksi pertanian Sistem larikan Sistem padang penggembalaan Sistem penanaman dan pemeliharaan tanaman.151. tumpang sari dan sebagainya Sistem produksi dan manajemen pertanian. Ekstensifikasi usahatani.) Sisik ikan Sistem dan satuan pengukuran (termasuk tabel konversi).41 631.2 631.52 631.879.431 638. rotasi tanaman.412 631.411 639.437 631.585 631. Lele (Penangkapan) Silvikultur.44 633. dsb.153.113 633. Intensifikasi usahatani.2 630*221 631.Serigala (hewan buruan) Setaria italica Sewage sebagai pupuk Sifat elektrik dan magnetik tanah Sifat fisik dan mekanik tanah Sifat kimia dan fisik tanah secara umum Sifat elektro kimiawi tanah.151 105 .13 639.413 631. 631.43 631.962 Singa laut (hewan buruan) Siput Sirih (Piper betle L.085.217 630*2 639.221 636.836 639.6 631.175 631. Usahatani diversifikasi.

Sorghum (Sorghum vulgare) Sosis Spesies dan subspesies Spinacia oleracea L.1 Situasi.442.453. agar benih yang dihasilkan mudah dipanen).2 635. Lihat Natrium Solanaceae Solanum Lihat 633. Sistem tanam campuran.4 631.442. Spondias mombin L.584.13 631. 551. dsb Sistem usahatani kemitraan Sistem usahatani sewa Lihat 347.526.115. Sistem usahatani: tumpang gilir. 106 631.2 634.491.442.4 .21 Solanum tuberosum L. pola tanam.584. 523 631. Spondias cytherea Sonn.675.4 633.58 631.41 634.174 637. 635.5 634. pemotongan batang utama Usahatani terpadu Sistem silvikultur. Tumpangsari Sistem tanam penutup tanah Sistem tanam sela Sistem terubusan (Coppice) (pemotongan 630*22 631.5 631.2 630*222 (Pollarding) (memperpendek pohon induk yang telah teruji.4 Sodium.491 635. Termasuk kelerengan dan arah lereng.21 633.675 634. Someratia spp. Topografi hutan. dan perencekan (Lopping) (pemangkasan cabang sampai ketinggian tertentu untuk menghindari jangkauan/gangguan hewan herbivor).115.876.17 630*113 634.pohon dan membiarkan tunggulnya bertunas untuk peremajaan pohon dengan biaya rendah).584. Spondias mangifera L.4 633. tumpang sari.

8 637.146 107 .) Stelechocarpus burakol Hook f.833 631.212 631. Suplai air.1 631.415 634.4 631.155.6 634. Spondias spp.434 639.392 631.75 637. Susu yang difermentasi 634. Susu hasil pasteurisasi.2 631.133. Disinfeksi Stolon Stroberi (Fragaria spp.) Sulfat Sumur Superfosfat Supervisi rencana produksi.939.442.672.155. Struktur tanah Sturgeon (Penangkapan) Subsidi Sukun (Artocarpus communis L.12 637.462 631.2 634.533.61 634.41 630*228 631. Spondias purpurea L.141. dll. Susu coklat.47 631.442. Susu hasil sterilisasi Susu khusus bayi Susu segar (belum ada perlakuan) Susu skim Susu yang diasamkan.Spondias pinnata L.672 631.) Struktur dan bagian-bagian telur Struktur dan komposisi tegakan.473 637.155. Bentuk tegakan.442 639.144 637. topografi Survey tanah Susu bubuk Susu dengan berbagai rasa.1 637.3 634.855 631. susu rasa buah.141.143 637.6 634.5 631. Sterilisasi serangga jantan Sterilisasi susu Sterilisasi tanah.153.147 637. Spons Srikaya (Annonna reticulata L.3 637.4 631. Sumber air untuk irigasi Suplai hasil pertanian Surplus hasil pertanian Survei untuk pembukaan lahan baru.416 632.

1 637 631.6 631.86 633.52 633.445.442. pendinginan Susu.133.442. 445.495 634.926 635.11 637.82 632.5 631.4 631.445.7 633.976 635. Tanah anaerob Tanah batuan Tanah berpasir Tanah hidromorpik.472.3 635.7 631. 631. Hasil ternak lainnya Syarat-syarat khusus. Tanaman hias pagar Tanaman hias berbentuk semak Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam 108 637.1.9 635.472.6 631.422 631.1 631.461 631.5 631.445.442.445.442.1 630*114 631.4 Tanah kering. pemerahan Susu. Gambut Tanah hutan. Daging.115 637. Kondimen Tanaman beracun Tanaman bumbu rasa pedas Tanaman hias Tanaman hias air Tanaman hias berbentuk semak.02 634.114 637.2 631. Tahan terhadap hama dan penyakit Talas (Colocasia esculenta) Tamarindus indica L.84 635. Tanah gurun Tanah lapisan atas (topsoil). perjanjian Syzigium jambos L.2 631.524.433.976.914 . tanah lapisan bawah (subsoil) Tanah liat Tanah mediteranean Tanah mineral Tanah organik Tanah podsolik Tanah tropik dan subtropik Tanaman aromatik.6 631.Susu.

Pembibitan Tanaman obat Tanaman obat untuk antipiretik: Kina Tanaman obat untuk penyakit hati dan sistem sirkulasi darah.882 633.4 109 .415.965.3 635.051 635.1/. Kehutanan Tanaman hortikultura tidak berbunga Tanaman liar sebagai indikator reaksi tanah Tanaman muda (bibit.88 633.884 633.974 635.058 631.92 633. Digitalis Tanaman obat untuk penyakit kelenjar Tanaman obat untuk penyakit kulit Tanaman obat untuk penyakit sistem pencernaan Tanaman obat untuk penyakit sistem pernapasan.888 633.883 633.975 635.) tanaman hortikultura dan pemeliharaannya.885 633.91 635.886 633.921 635.7 635.881 633.927 635.054 635.03 633. Tussilago Tanaman obat untuk penyakit sistem saraf Tanaman obat untuk penyakit urogenital Tanaman pangan 635.052 635.887 633.04 635.8 635.976.053 634 635.27 635. dll.dalam ruangan Tanaman hias dalam pot dan boks yang ditanam di udara terbuka Tanaman hias dalam ruangan Tanaman hias hijau (daun) Tanaman hias merambat Tanaman hias pagar Tanaman hias untuk ditanam dalam ruangan Tanaman hias untuk pagar Tanaman hias yang ditanam di udara terbuka Tanaman hijauan pakan ternak selain rumput Tanaman hortikultura berbunga Tanaman hortikultura berkayu Tanaman hortikultura dewasa dan pemeliharaannya Tanaman hortikultura herba Tanaman hortikultura merambat Tanaman hortikultura secara umum.

819 633. Tanaman industri.6 633.93 633. Vetiver (akar wangi) Tanaman penghasil parfum asal bunga: mawar. tannin dan obat Tanaman penghasil balsem Tanaman penghasil getah lainnya Tanaman penghasil gula Tanaman penghasil gum dan resin Tanaman penghasil minyak Tanaman penghasil parfum Tanaman penghasil parfum asal akar: Orris.7 633. Konifer.812 633. dll. Hortikultura.814 633. kondimen.8 633. Cedar wood Tanaman penghasil parfum lainnya Tanaman penghasil pigmen. parfum. Tanaman perkebunan/hortikultura) Tanaman untuk bumbu dapur 110 631. Tanaman penghasil parfum asal kayu: cendana.94 633.95 633. Penutup tanah. melati.81 633.87 633. nilam. Tumpangsari Tanaman serat. (Di dalamnya tercakup: Tanaman pangan.86 633.811 633. rosemary.816 633.1 633. Tanaman untuk bahan tekstil Tanaman serealia Tanaman serealia yang ditanam untuk hijauan makanan ternak Tanaman spesifik.543.815 633.83 631.5 633. Tanaman penghasil parfum asal daun: lavender. Penyamak Tanaman penghasil stimulan dan minuman Tanaman penghasil tannin Tanaman penghasil terpentin.85 633. Pohon terpentin Tanaman rempah-rempah Tanaman sela.584 633. dll.25 633/635 635. geranium.1 633. minyak.74 . penyamak.Tanaman pelindung Tanaman penghasil aroma.

Teknologi Pertanian Tekstur tanah Telur ayam Telur bebek Telur ikan Telur sintetis.64 631.) Tempat dan alat pemeliharaan ulat sutra Tempat pemeliharaan alami moluska dan kerangkerangan Tempat pemeliharaan moluska dan kerangkerangan Tempat pemuliaan tanaman dan pembibitan lihat 631.7 639.53 635.544.71 638. 635.111.72 635.03. 728.24 639.4.48 637.98 Tempat penetasan moluska dan kerang-kerangan Tempat penggemukan moluska dan kerangkerangan 635. epifit.064 111 . (Eragrotis tef) Teh (Camellia sinensis L.062 639.) Teknik berkebun tanaman hortikultura Teknik umum perlindungan hutan. Hasil telur Tembakau (Nicotiana tabacum L.015 630*41 631.4.4.041 633.4 633.78 632.177 633.32 637.4.17 631. 631.06 631.23 639.2 631. Telur pengganti Telur.53.435 637. Tipe kerusakan. Metode pengendalian hama dan kerusakan.382 637. tanaman merambat Tanaman yang bunga dan pucuk dimanfaatkan sebagai sayuran Tanduk (hasil ternak) Tata letak dan kesesuaian lahan untuk komoditas strategis Tebar langsung.4’658 637.) Teff.4’659.Tanaman untuk garnis Tanaman yang bersifat parasit.061 639.344.61 633. sistem penanaman Tebu (Saccharum officinarum L.

9 631.281. pembagian (buruh.065 633. napobrassica) Ubi Ubi jalar (Ipomoea batatas L. mesin) Tenaga mekanik.1 635.387 639.3 637.2 639. analisis hasil ternak Theobroma cacao L. gading Tulang ikan Tulang insang ikan paus Tulip (Tulipa spp.) Trawlers (kapal pukat harimau) Trifolium Tuber (umbi batang). Pembersihan lahan penebangan.32 631. Tikus.4 631.533. transport Teori lokasi usaha tani Teratai (Hyazinthus orientalis) Teripang Ternak lebah.74 632. Alat yang digerakkan oleh tangan tenaga kerja.) Tulip. neosol.) Tes.965.55 638.2 631.693.111.96 635.965.965.Tenaga hewan.1 639.3. perusak tanaman Tingkat penggunaan limbah. Teratai Tumor.281.07 633.7 637.37 631.532.1 635. presol) Tipe-tipe perkebunan Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.65 639. var.2.92 635.573 633.445.) Lihat juga 635.492 . gigi.514.234 630*33 631.126 631.646 637. Apikultur Terraria Terung (Solanum melongena L.64 639.311.1 635. regosol.22 112 631.153. hewan.383 635. Kanker tanaman Tunas Turnip (Brassica campestris L. Tipe tanah lainnya (litosol.23 631.281 632.071 631. propagasi dengan Tugal Tulang untuk makanan Tulang (hasil ternak) seperti tulang.

586 631. Singkong (Manihot utilissima L.017.1. dll.3 631.14 631.017.4 631.4 632.2 633.874 636.1 631.9 631.073 633. kepemilikan 633. milik komunitas tertentu.Ubi kayu.073 635. Usahatani skala kecil Usahatani spesifik Usahatani tanpa ternak Usahatani yang didasarkan pada manajemen lain.115.111.2 631. ranch.295 631.11 113 .6 631.115 631.115.1. perkebunan.587 631.71 631.1 631.23 Udang Udang karang Udang karang air tawar Udang-udangan Ulat sutra. Sistem usahatani kontrak Usahatani yang dijalankan oleh keluarga Usahatani yang dikelola oleh negara Usahatani.515 639. Siklus hidup ulat sutra umbi akar tanaman hortikultura umbi batang tanaman hortikultura Umbi-umbian yang dapat dimakan Umpan hama Uncaria gambier L.7 631.51 638.936.115. Unggas Unta Usahatani berdasarkan kepemilikan Usahatani berdasarkan produknya (gabungkan dengan kelas komoditas) Usahatani bersama Usahatani di wilayah suaka alam Usahatani lahan kering Usahatani milik beberapa perusahaan Usahatani pada lahan irigasi Usahatani pribadi/keluarga Usahatani publik. kotamadya dsb.143 631.151.115.512 639.115. Usahatani skala besar.) lihat juga 635.11 631.493 639.115.517 639.2 631. kabupaten.5 636.115.4:502.22 635.

3 632.464 634.853.32 631. lihat juga 633.3 633.84 631.654. Zizania aquatica Zoologi hutan secara umum.35 633.51 633.2 634.8 634.955 635.823 633.73 633.496 633. Vicia Vigna sinensis Vigor Vitamin dalam tanah Vitikultur Vitis vinifera Waktu pemupukan Waktu pengendalian hama/penyakit Walnuts (Juglans) Wintergreen (Gaultheria) Wortel (Daucus carota) lihat juga 635. Dioscorea sp Yoghurt Zaitun (Olea europaea L.2 632.43 633.73 633. 592/599 631.179 630*13 630*14 114 . Nematisida Vicia faba L.1.654.33 635.13 Xanthosoma spp.983.816.016 634.Usahatani. konversi Vaccinaceae Vanili (Vanilla planifolia L.825 633.524.63 Zea mays L.685 637.334 Zebu Zingiber officinale L.) lihat juga 634.852. Yam.146.526.651 633.821 631.83 631.1/.3 635.) Varietas Vermisida.15 636. 59 Zoologi sistematik hutan.291 633.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->