P. 1
Kingdom Animalia

Kingdom Animalia

|Views: 1,188|Likes:
Published by Mentari R. Mukti

More info:

Published by: Mentari R. Mukti on Oct 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/13/2013

pdf

text

original

PENGERTIAN

Kingdom animalia merupakan salah satu kingdom yang memiliki anggota cukup banyak.
Kingdom animalia secara garis besar dibagi meniadi dua kelompok, yaitu hewan invertebrat dan
hewan vertebrata. Dan kingdom animalia mempunyai 10 Iilum.
Filum invertebrata (tidak memiliki ruas-ruas tulang belakang)
PoriIera (Hewan berpori)
oelenterata (Hewan berongga)
Platyhelminthes (acing pipih)
Nemathelminthes (acing gilig)
Annelida ( acing gelang )
ollusca ( Hewan lunak )
Arthropoda ( hewan kaki berbuku-buku )
Echinodermata ( Hewan berkulit duri )
Filum vertebrata (memiliki ruas-ruas tulang belakang)
iri-iri Kingdom Animalia
O Organisme eukariotik , multiseluler
O HeterotoI
O Tidak memiliki dinding sel
O Tidak memiliki kloroIil
O Hidup di darat dan di air
O embutuhkan oksigen
O Bentuk dewasanya selalu diploid (2n)
O Reproduksi umumnya seksual
O emiliki banyak sel otot untuk pergerakannya dan sel saraI untuk merespon
rangsang
Lapisan Lembaga
Diploblastik
emiliki dua lapisan lembaga / tubuh yaitu:
1. Lapisan luar Ektoderm.
2. Lapisan dalam Endoderm.
Triploblastik
emiliki tiga lapisan lembaga / tubuh yaitu:
1. Lapisan luar Ektoderm
2. Lapisan tengah esoderm
3. Lapisan dalam Endoder
Rongga Tubuh
Tidak memiliki rongga tubuh (Planaria)
O emiliki rongga tubuh semu/palsu (02ath0l2inth08)
O emiliki rongga tubuh semu/palsu (02ath0l2inth08)
O emiliki rongga tubuh (nn0lida)
ara reproduksi
Reproduksi kingdom animalia ada 2 yaitu dengan aseksual dan seksual . reproduksi
secara seksual teriadi dengan peleburan gamet iantan dan gamet betina yang akan menghasilkan
zygot. Sedangkan reproduksi secara aseksual ada 3 cara pembelahan , regenerasi , dan
pembentuan tunas. Selain itu ada iuga dengan cara partogenesis yaitu tnapa dibuahi oleh sperma,
sel telur dapat berkembang meniadi Indivudu baru.
Lapisan tubuh
O Pada stadium gastrula teriadi spesialisasi sehingga terbentuk meniadi lapisan lapisan
tubuh, yaitu lapisan ectoderm, mesoderm, dan endrodrem .
O Lapisan ectoderm adalah lapisan tubuh bagian luar yang akan berkembang meniadi
lapisan luar pelindung tubuh
O Lapisan mesoderm adalah lapusan tubuh bagian tengah yang akan berkembang antara
usus dan lapisan pelindung luar.
O Lapisan endroderm adlah lapisan tubuh bagian dalam yang akan berkembang meniadi
saluran pencernaan dan hati.
Habitat kingdom animalia ada 2 yaitu di darat dan di air
Filum Porifera
Pengertian
Pori artinya lubang kecil. PoriIera artinya hewan yang berlubang kecil atau hewan berpori atau
biasa disebut dengan spons
iri-iri PoriIera
Tubuh umumnya asimetri (tidak beraturan) , beberapa simetri radial
Bentuk seperti vas bunga, mangkuk atau tabung
Tubuhnya berpori/ memiliki lubang-lubang kecil
Belum memiliki iaringan dan organ sehinga disebut parazoa
Hidup secara heterotroI (makan bakteri dan plankton)
Habitat umumnya di laut beberapa spesies hidup di air tawar. Hidup secara benthos sessil
pada lingkungan aquatik dan secara koloni
Reproduksi secara sexual maupun asexsual
lasifikasi porifera berdasarkan bahan penyusun rangka
Kelas Hexactinellida (tubuh memiliki spikula yang tersusun dari silika mirip bintang 6
lengan)
Kelas Demospongiae (tubuh tersusun dari serabut spongin)
Kelas alcarea (tubuh tersusun dari calsium carbonat )
lasifikasi berdasarkan tipe saluran air
Tipe askonoid (pori/ostium berhubungan langsung ke spongeosol.
Sikonoid (pori / ostium dihubungkan dengan saluran bercabang dengan spongeosol)
Leukonoid (pori / ostium banyak serta bercabang - cabang membentuk rongga rongga
kecil.
agian - bagian tubuh porifera
1. Dasar
2. Stem/tangkai
3. Ectoderm (lapisan luar) yang keras, tdp spine/node
4. esinchyne (cairan), berIungsi sebagai darah
5. Bulu getar, untuk menggerakkan air keluar melalui osculum & sebaliknya
6. anal : saluran air masuk ke dalam tubuh
7. Spongecoel : rongga dalam tubuh, tid proses OAOSE
8. Osculum : lubang yang berIungsi sebagai anus
9. Endoderm (Gastrodermis) : sebagai perut & alat pernaIasan
10.Spicule : tdp di dalam esinchyne, merupakan masa peial yang berIungsi sebagai
penguat & bersiIat :
-. alcareous : aO
3
(putih)
-. Opaque Silica : H
2
Si
3
O
7
(kuning kehitaman)
Sistem pencernaan PoriIera
1. Akibat getaran iliata/bulu getar : Air yang mengandung O
2
& larutan makanan masuk
melalui anal
2. Di dalam spongocoel teriadi proses Osmosis
3. Sisa makanan dikeluarkan melalui osculum
4. Sari makanan & O
2
disalurkan ke seluruh tubuh melalui esinchyn
Berdasarkan bentuknya, Spiculae yang berIungsi sebagai penguat tubuh terbagi meniadi :
a. onaxon : bentuk 1 arah
b. Triasen : bentuk 3 arah
c. Tetraxon : bentuk 4 arah
reproduksi
Gamet
|
Arkeosit
|
Sperma dan ovum
|
esoglea
|
Gamet iantan
|
Gamet betina
|
Ovum
|
Spermatozoa
|
Zygot
|
Lava bersilia
|
poriIera
|Aseksual: membentuk kuncup tunas dan gemmule
Seksual
Peranan poriIera
O Fosil ini penting untuk penentuan lingkungan sedimentasi batuan yang
mengandungnya. ontoh : Keratosa dan alcarea diiumpai pada laut dangkal
(kurang dari 450 m)
O Sebagai sponges mandi/penggosok tubuh
FILU OELENTERATA
Pengertian
oelenterate berasal dari kata koilos yang artinya rongga tubuh atau selom dan enteron yang
berarti usus karena itu coelenterate biasa di sebut dengan hewan berongga.
iri-iri oelenterata
emiliki rongga tubuh sbg alat pencernaan
emiliki sel penyengat (cnidoblas/ nematokis)
Simetri radial
Bentuk polip (tabung) dan medusa(lonceng / payung)
erupakan hewan diploblastik
Reproduksi secara sexual dan asexual.
Pencernaan secara ekstraseluler dan intraseluler.
Termasuk Iauna invertebrata (tidak bertulang belakang)
Dinding tubuh terdiri dari :
-. Epidermis (ektoderm) ~~ lapisan luar
-. Endodermis (Gastroderm) ~~ lapisan dalam
ulut langsung berhubungan dengan rongga Gastrovasekuler~~enteron
Sistem saraI terletak disepaniang dinding tubuhnya
Disekitar mulut tdp tentakel yang berIungsi sebagai anus
Hidup secara koloni dan soliter, terutama dalam bentuk Secyl
Polyp & Medusa
Polyp : bentuk seperti tabung & membuka keatas, sebagian mulut dikelilingi oleh tentakel dan
bagian bawahnya tertutup, menambatkan diri pada dasar (benthos secyl) & kerangkanya bersiIat
alcareous. empunyai bagian yang keras, dsb sebagai Eksoskeleton/Hydrotheca
edusa : bentuknya seperti payung dengan tentakel yang menggantung sepaniang tepi dengan
mulut terdapat pada bagian akhir manubrium. Terdapat Gonad, yang berIungsi sebagai penghasil
sel-sel reproduksi Hidup berenang secara nektonik & planktonik Diiumpai 2 macam anal
(ircular (beriumlah satu) & Radial (beriumlah empat & kelipatannya).
Reproduksi seksual
1. Sexual (pada edusa)
Gonad menghasilkan sel iantan & sel betina (hermprodit). Sel iantan dikeluarkan melalui mulut,
berenang masuk ke individu lain yang sama spesiesnya melalui mulut. Sel iantan & betina akan
membentuk zygot, lalu membentuk larva bercilia, berenang melalui mulut meniadi individu baru
-. Pada Polyp : Gastrodermis menghasilkan sel iantan & sel betina
Reproduksi aseksual
Asexual (hanya pada Polyp)
a. i8ion : bagian keras membelah meniadi 2 bagian, tetapi masih saling menempel
b. #0:;0n0nc0n8 : bagian keras membelah iadi 2 bagian dimana masing-masing meniadi
individu baru
c. :dding : pada dinding tubuhnya bisa mengadakan tunas baru, kecuali pada bagian yang
ada sengatnya, biasanya disekitar mulut
klasifikasi
Hydrozoa
Hydrozoa hidup secara soliter dan koloni. Umumny berbentuk polyp. Hydra merupakan
coelenterate air tawar yang hidup dengan memeken hewan-hewan kecil missal ientik
nyamuk.
Struktur tubuh
siklus hidup hydrozoa
Scyphozoa
Bentuk dominsn scyphozoan ialah medusa. Biasa di sebut dengan ubur-ubur
Siklus hidup
anthozoa
anthozoa berarti binatang bunga. Tubuhnya umum berbentuk polip yang biasa di sebut
dengan anemone laut.
Struktur tubuh
Peranan
Sebagai bahan makanan
Anemon laut untuk hiaan akuarium laut
Obyek wisata taman laut
Sebagai penyeimbang ekosistem laut

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->