Database Application Using ADO.

NET
Belajar konsep ADO.NET Mengintegrasikan database dengan aplikasi Memahami penggunaan fitur-fitur pada ADO.NET Menggunakan Transaction

ADO.NET

Page 1 of 45

Bagian 1 Pengenalan ADO.NET
ADO.NET bukan bentuk revisi dari ADO, tetapi adalah cara baru untuk memanipulasi data – yaitu berbasiskan pada disconnected data source dan XML. ADO.NET dirancang untuk bekerja pada disconnected data source di mana dapat mengurangi network traffic. ADO.NET menggunakan format XML sebagai format universalnya. Ini menjamin interoperability selama platform tersebut mendukung parsing XML. Universal Data Access Beberapa aplikasi mungkin menggunakan lebih dari satu DBMS (database management system). Misalkan sebuah aplikasi menggunakan database Oracle, namun aplikasi lain menggunakan SQL Server. Dikarenakan berbagai macam database ini maka menyulitkan programmer maka dibuat suatu interface untuk mengolah database yang berbeda-beda tersebut. Teknologi yang dikeluarkan adalah ODBC dan OLEDB. ODBC ODBC atau Open Database Connectivity adalah standar yang digunakan untuk mengakses database. Di dalamnya memiliki sekumpulan fungsi yang memungkinkan kita koneksi ke local atau remote data source. Data yang dapat diakses bermacam-macam dari dBase, Microsoft FoxPro, Microsoft Access, Microsoft SQL Server, Oracle dan sebagainya. Untuk membuat ODBC kita dapat masuk ke Control Panel > Administrative Tools > Data Sources (ODBC).

ADO.NET

Page 2 of 45

Bagian 2 Koneksi Database
Untuk memulai integrasi ke database dalam aplikasi kita harus memahami pembuatan koneksi ke database. Untuk menggunakan fitur database kita harus mengimport terlebih dahulu Namespace untuk ADO.NET.

Imports System.Data.Oledb

Class yang akan kita gunakan untuk membuat koneksi adalah OledbConnection. Membuat koneksi baru
Dim con As New OledbConnection con.ConnectionString=”…” con.Open() …..code untuk ke database ….. con.Close()

Kita harus memberi nilai ConnectionString untuk menginisialisasi letak data sourcenya, user dan password untuk logon ke database dan sebagainya. Untuk memudahkan file berekstensi .udl kemudian tampilkan kotak dialog dengan menjalankannya.

ADO.NET

Page 3 of 45

Di sini terdapat beberapa tab. Tab Provider digunakan untuk menentukan jenis databasenya, untuk koneksi ke Microsoft Access pilihlah yang Microsoft Jet 4.0 OLE DB Provider kemudian pada tab Connection kita harus menentukan Data Source dan autentifikasi yang diperlukan. Jika sudah diset dapat klik Test Connection untuk dengan ketiga. mengecek Notepad apakah kemudian koneksinya copylah berhasil. Setelah itu buka file udl tersebut connectionstring yang dibentuk pada baris

Dim con As New OledbConnection con.ConnectionString=”Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=” & _ Application.StartUpPath & ”\data.mdb;Persist Security Info=False” con.Open() …..code untuk ke database ….. con.Close()

Untuk mengetahui status koneksi kita dapat menggunakan property State
If con.state = ConnectionState.Open Then … koneksi terbuka Else … koneksi tertutup End If

Pada saat dalam terkoneksi ke database method con.Open() tidak boleh dipanggil, demikian pula pada saat keadaan disconnected tidak boleh memanggil database method con.Close() Setiap proses ke database harus diawali dengan connection, kemudian kita baru dapat memanipulasi data seperti mengambil data, menambahkan, mengubah dan menghapus data.
ADO.NET Page 4 of 45

Message ) End Try Menutup koneksi con. Try con. Password Persist Security Info Provider User ID Password dari user. Bernilai true jika ADO menyimpan userid dan password di dalam data link. Pada saat melakukan koneksi dengan menggunakan method con.catch untuk menangani jika terjadi kesalahan pada saat koneksi. Nama dari OLEDB Provider. Dapat pula disingkat pwd. Nilai defaultnya adalah MSDASQL Username yang akan login ke database.close() atau con.Open() sebaiknya digunakan try.Show ( c.dispose() ADO.NET Page 5 of 45 . Ketika membuka koneksi ke ODBC data source maka parameter ini berisi nama DSN ( Data Source Name ) Initial Catalog Nama dari default database yang akan digunakan. Jika menggunakan ODBC parameter yang digunakan adalah database.Open() Catch c As Exception MessageBox. Dapat pula disingkat uid.Argumen dari ConnectionString Argumen Data Source Keterangan Nama dari servernya atau nama dari file database yang akan digunakan.

NamaKolom <Tipe Data>. Primary Key ( <NamaKolom> ) ) ADO.NET Page 6 of 45 . . kta menggunakan sintaks Drop Database < Nama Database> drop database Phone. Untuk membuat database di dalam mysql kita menggunakan sintaks sql : Create Database <Nama Database> create database Phone. Untuk Menghapus database . kita menggunakan sintaks Create table <Nama Table> ( NamaKolom < Tipe Data>. . Table Table merupakan tempat penyimpanan data di dalam database yang terdiri dari kolom dan barisbarisnya. use Phone. .Bagian 3 SQL Basics Database Database adalah suatu tempat penyimpanan data yang terdiri dari kumpulan-kumpulan table dimana data-data tersebut disimpan. Setelah itu gunakan sintaks Use <Nama Database> untuk menggunakan database tersebut. Untuk Membuat Table .

create table PhoneBook( Nomor int not null. Format perintah ini adalah ADO. kita membuat suatu tabel dengan nama PhoneBook dengan 6 kolom. Alamat varchar(200). JenisKelamin char(1). Primary key (Nomor) ) Pada Sintaks di atas. Insert adalah perintah sql untuk memasukkan suatu data baru ke dalam suatu table. Nama varchar(20). dimana kolom pertama yaitu nomor merupakan kolom yang tidak boleh kosong (Null value) dan juga tidak boleh terdapat data yang sama karena kolom nomor merupakan Primary key. TanggalLahir datetime. Tabel yang terbentuk : Menambahkan kolom pada tabel Alter Table<nama table> add column <nama column> < tipe column> alter table phonebook add column umur int Menghapus kolom pada tabel Alter Table<nama table> drop column <nama column> alter table phonebook drop column umur Kita akan membahas sintaks-sintaks untuk memanipulasi data pada database yang dikenal dengan nama DML ( Data Manipulation Language ). Telepon varchar(15).NET Page 7 of 45 .

'Budi') Pada contoh di atas kita hanya memberi nilai ke Nomor dan Nama.'021-5682771'.'L'.JenisKelamin dan telepon akan ditambahkan ke Dalam tabel PhoneBook. hal ini diperbolehkan jika pada saat membuat tabel kita mengizinkan nilai null pada kolom tersebut.TanggalLahir.insert into <Nama Tabel > <(Nama Kolom. Nilai Ke kolom 2.<Nama Kolom> from <Nama Table> [ where <Condition> ] [ group by … ] [ having condition ] [ order by <Nama Kolom> ] select * from Phonebook select Nomor. maka kolom yang lain akan bernilai null.NET Page 8 of 45 .Nama.30) Maka Data baru dengan Nomor.Nama from Phonebook where Nomor=1 Maka Query akan menghasilkan semua data yang memiliki Nomor 1 dari tabel Phonebook.'Budi'.'Jalan Mangga 12'.. atau insert into Phonebook(Nomor.. Select Select adalah perintah sql yang berguna untuk mengambil data yang terdapat di dalam database sesuai yang kita inginkan Format perintah ini adalah Select <Nama Kolom>.2020-12-20.Nama Kolom. ADO.Nama) values(1. Jika memberikan nilai default maka nilai yang akan diberikan pada saat kita tidak member nilai adalah nilai defaultnya bukan nilai null.)> values <Nilai yang Diisi Ke kolom1.Alamat.…> insert into Phonebook values(1.

Nama. … where <Condition> update PhoneBook set Nama='Andi' where Nomor=2 ADO. select Nomor.JenisKelamin. Umur diurutkan dari yang paling tua hingga yang paling muda.Umur from PhoneBook order by Umur DESC Menampilkan Nomor. JenisKelamin.JenisKelamin. select Nomor. Format perintah ini adalah Update <Nama Table> set <Nama Kolom = Nilai Baru>.NET Page 9 of 45 . JenisKelamin. Umur diurutkan dari yang paling tua hingga yang paling muda. select * from PhoneBook where Umur > 40 OR Umur < 20 Menampilkan Nomor. Update Update adalah perintah sql untuk mengubah satu atau lebih data yang terdapat di dalam suatu table.Nama. Nama.Umur from PhoneBook order by Umur ASC Note: untuk ASC boleh tidak ditulis.Nama.Menampilkan semua data yang berumur lebih besar sama dengan 20 dan jenis kelaminnya lakilaki. select * from PhoneBook where Umur >= 20 AND JenisKelamin='L' Menampilkan semua data yang berumur lebih besar dari 40 tahun atau lebih kecil dari 20 tahun. <Nama Kolom = Nilai Baru>.

update PhoneBook set Umur=Umur+1 Delete Delete adalah perintah sql untuk menghapus satu atau lebih data yang terdapat di dalam suatu table. delete from PhoneBook Semua data dalam tabel akan dihapus. tetapi struktur tabelnya tetap.NET Page 10 of 45 .Maka Nama dari tabel Phonebook dengan nomor 2 akan diubah namanya menjadi Andi. Menambahkan umur semuanya sebesar 1. Tabel berserta data di dalamnya akan dihapus semua. Jika kita ingin menghapus tabelnya dari database dapat menggunakan sintaks berikut ini. Menghapus semua data dari dalam tabel. Menghapus tabel dari database drop table PhoneBook ADO. Format perintah ini adalah Delete from <Nama Table> where <Condition> delete from PhoneBook WHERE Nomor=1 Maka yang nomor 1 akan dihapus dari tabel.

Menggunakan Aggregate Function MAX digunakan untuk mengambil nilai maksimal dari suatu field Select max(Umur) as MaxUmur from PhoneBook MIN digunakan untuk mengambil nilai Minimal dari suatu field Select min(Umur) as MinUmur from PhoneBook AVG digunakan untuk mengambil rata-rata dari suatu kolom. Select avg(Umur) as RataRataUmur from PhoneBook SUM digunakan untuk menghitung Jumlah Total dari suatu kolom pada tabel. Select sum(Umur) as TotalUmur from PhoneBook ADO.NET Page 11 of 45 .

kita harus menggunakan sintaks Group By. Sehingga data yang dihitung oleh aggregate function tersebut akan dikelompokkan berdasarkan kolom yang kita GroupBy tersebut. select JenisKelamin.count(Nomor) as Jumlah from PhoneBook group by JenisKelamin Jika kondisi yang kita gunakan menggunakan aggregate function maka tidak boleh diletakkan di WHERE tetapi harus menggunakan HAVING.Count digunakan untuk menghitung jumlah record yang terdapat pada suatu kolom dari suatu tabel. Select count(Nomor) as JumlahOrang from PhoneBook Bila Kita ingin menampilkan suatu aggregate function Bersama-sama dengan kolom lain di suatu query. Misalkan kita ingin menampilkan kolom JenisKelamin dengan jumlah orangnya select JenisKelamin.NET Page 12 of 45 .count(Nomor) as Jumlah from PhoneBook group by JenisKelamin having count(Nomor)=MAX(Nomor) ADO.

% mewakili 0 atau banyak karakter. Sehingga yang akan ditampilkan adalah semua data yang Nama bagian depannya Andi.Menggunakan LIKE select * from PhoneBook WHERE Nama LIKE ‘Andi%’ Code di atas akan menampilkan semua data dari tabel PhoneBook di mana Namanya sesuai dengan pola yang diberikan pada LIKE.NET Page 13 of 45 . ADO.

Contoh di atas digunakan perintah SELECT untuk mengambil data dari database.Items. Setelah itu kita set Property dari Command connection adalah objek koneksi yang sudah dibuat kemudian masukkan sintaks SQLnya di bagian CommandText. ADO. Perintah Command akan mengambil field CompanyName dari tabel Customers dengan menggunakan method ExecuteReader kemudian akan difetch atau dibaca secara sekuensial berurutan dari awal hingga akhir baris oleh DataReader. Dan tutup koneksi bila sudah tidak dibutuhkan.close() con. Pada contoh di atas digunakan DataReader untuk membaca dari hasil dari Command.Bagian 4 Menggunakan Object Command Menggunakan ExecuteReader Dim con As New OledbConnection Dim com As New OledbCommand con.NET Page 14 of 45 .Connection = con com.Close() Setiap membuat kita terlebih dahulu harus membuat objek Connection-nya.Open() Dim dr As OledbDataReader dr = com.read ComboBox1.Add( dr(0) ) End While dr. Jangan lupa untuk menutup DataReader setelah selesai digunakan.ConnectionString = “…” com.CommandText=”select CompanyName from Customers” con.ExecuteReader While dr.Open() pada saat sebuah Command ingin dieksekusi. Statement while untuk membuat datareader akan terus membaca selama data belum habis. Pastikan koneksi sudah dibuka dengan con.

ExecuteNonQuery() ADO.Items.Add( dr(“CompanyName”) ) End While Menggunakan ExecuteScalar Kita dapat mengambil nilai scalar ( single value ) dari database dan dengan Command kita langsung mengambil dan menampungnya dalam suatu variabel. com. Pada saat pemanggilan method ExecuteScalar maka perintah SQLnya akan dieksekusi di mana mengembalikan nilai jumlah record dari Customers dan kemudian langsung ditampung ke variabel jumlah. com. UPDATE dan DELETE.ExecuteScalar() Pastikan Command sudah diinisialisasi objek koneksinya dan pastikan koneksinya sudah dalam keadaan connected.Add( dr(0) ) End While atau While dr.CommandText = “perintah INSERT/UPDATE/DELETE” com.read ComboBox1.Items.NET Page 15 of 45 .read ComboBox1.CommandText = “select count(*) from Customers” Dim jumlah As Integer = com. Menggunakan ExecuteNonQuery Method ini digunakan untuk menjalankan perintah INSERT.DataReader akan membaca baris per baris dan untuk mendapatkan nilai kita berikan indeks yang diinginkan seperti berikut ini. Misalkan kita ingin mendapatkan jumlah Record pada tabel Customers. While dr.

DataSource = ds.fill(ds.DataSource = ds. Keuntungannya menggunakan DataReader adalah resource yang dipakai lebih sedikit.NET Page 16 of 45 . Berbeda dengan Data Adapter di mana selalu dihubungkan dengan DataSet untuk mengatur data yang ada di dalam memory. Data Adapter dapat digunakan untuk mengambil data dari database kemudian ditampung di DataSet. DataGrid1.Bagian 5 Data Adapter dan DataSet ADO. da.connection string……”) Dim da As New OledbDataAdapter(“select * from Customers”. sehingga setelah DataSet terisi oleh data yang dibutuhkan resource untuk koneksi database dibuang. forward-only dan fast-only. Sifat dari DataReader ini read-only.Tables(0) Kita juga dapat memberi nama pada DataTablenya pada saat method Fill.fill(ds) Untuk menampilkannya datanya kita dapat menggunakan DataGrid. Berikut ini adalah contoh code untuk mengambil data menggunakan DataAdapter dan menampungnya ke DataSet.Tables(“Pelanggan”) ADO.. Dim con As New OledbConnection(“….”Pelanggan”) DataGrid1. DataReader tidak dapat digunakan untuk tujuan mengupdate data. DataSet ini disimpan di dalam memory dan dapat dimanipulasi dari program.con) Dim ds As New DataSet da.NET mempunyai dua cara untuk menerima data dari database yaitu menggunakan DataReader yang kita gunakan pada bab sebelumnya.

bukan ke database. Method update ini menggunakan parameter DataTable yang ingin diupdate. da. InsertCommand. Bisa diambil kesimpulan bahwa dalam suatu DataSet di dalamnya terdiri dari beberapa DataTable.Setiap kita melakukan fill ke DataSet maka di dalamnya akan degenerate sebuah DataTable.Update(ds. Selanjutnya aplikasi dapat mengambil data. DataSet disimpan di dalam memory dalam bentuk format XML.NET Page 17 of 45 . dan DeleteCommand. mengubah data. Tentunya prosesnya akan cepat karena data berada di dalam memory.Tables(“Pelanggan”)) ADO. Update data menggunakan DataAdapter DataAdapter dapat melakukan update ke database. Untuk itu DataAdapter memiliki empat buah Command yaitu SelectCommad. Masing-masing DataTable tersebut data kita beri nama yang berbeda-beda.Update(dt) atau da. dan menghapus data yang ada di dalam DataSet. Dengan kata lain DataAdapter juga dapat melakukan insert. sehingga data di database dan DataSet sinkron. Dim cmd As New OledbCommandBuilder(da) Setelah itu kita dapat menggunakan method Update untuk melakukan Update data dari DataSet ke database. UpdateCommand dan DeleteCommand kita dapat menggunakan bantuan class OledbCommandBuilder dengan menerima parameter berupa DataAdapter.update dan delete. Setelah proses selesai pada waktu yang diinginkan kita dapat melakukan operasi Update untuk mengupdate semua perubahan yang telah dilakukan dalam DataSet. DataAdapter database SelectCommand InsertCommand UpdateCommand DeleteCommand DataSet Untuk menggenerate otomatis InsertCommand. menambahkan data. UpdateCommand.

Karena sifatnya yang disconnected maka pengupdatean data yang dilakukan oleh satu user tidak diketahui oleh user lain hingga user tersebut berusaha mengupdate dan mendapatkan pesan error. Untuk mengembalikan data current menjadi data original dapat menggunakan method RejectChanges. Hal ini terjadi pada saat program disconnected data source di mana multiuser sedang berusaha untuk mengupdate data yang sama. Setiap DataRow memiliki RowState yang berbeda-beda. Deleted. Pada saat method update DataAdapter akan mengecek statusnya masing-masing dan melakukan proses insert. Kebalikan dari method ini adalah AcceptChanges di mana semua status pada data current untuk masingmasing DataRownya dijadikan Unchanged. Maka user tersebut harus merefresh kembali data terakhir dari database dengan cara melakukan fill kembali pada DataTable. Setelah proses Update selesai dan tidak terjadi masalah maka status pada masing-masing row akan kembali diset menjadi Unchanged. Jika menemukan status Added berarti DataAdapter akan menyuruh InsertCommand untuk melakukan proses insert ke database demikian pula dengan yang lainnya.update atau delete bila dibutuhkan disesuaikan dengan status rownya. Setiap data table menyimpan data original dan data current.Pada saat method Update dipanggil maka semua DataRow pada DataTable akan dicek satu per satu RowStatenya. Pada awalnya RowStatenya adalah Unchanged. Pada saat melakukan perintah Update sebaiknya menggunakan Try-Catch karena pada saat update dijalankan kemungkinan bisa terjadi Exception yang disebabkan oleh masalah Concurrency. ADO. Data original adalah data yang sesuai dengan pertama kali DataTable tersebut difill oleh DataAdapter. Sedangkan data current adalah data yang sedang digunakan atau dapat diubah-ubah. Ini disebut dengan DBConcurrencyException. Kemudian setelah data pada DataTable diubah maka statusnya pun berubah-ubah ada yang Added. Modified. Maka semua data original akan dicopykan dan menimpa data current sehingga data kembali seperti semula seperti saat pertama kali diload dari database.NET Page 18 of 45 .

NET Page 19 of 45 .ADO.

Bagian 6 DataSet Structure Struktur DataSet DataRow DataSet DataTable DataColumn DataTable DataTable Mendapatkan jumlah baris Dim jumlah As Integer = dt.ColumnName ADO.NET Page 20 of 45 .Count Mendapatkan nama kolom Dim str As String = dt.Rows.Columns.Columns(0).Count Mendapatkan jumlah kolom Dim jumlah As Integer = dt.

NET Page 21 of 45 .Rows.Rows(0)(0) Code di atas kita mengambil data pada baris ke-0 ( paling atas ) dan kolom ke-0 Atau dapat pula menggunakan string seperti berikut.Clear() Mendefine Primary Key untuk DataTable Dim arr(0) As DataColumn arr(0) = dt. Membuang semua baris dt.Rows. Menambahkan DataRow baru ke dalam DataTable Dim dr As DataRow = dt.Add(dr) Mengubah data pada DataRow Dim dr As DataRow = dt.Rows(0)(“Nomor”) ( paling kiri ).Find(“1”) dr(“Nama”) = “Johny” dr(“Telp”) = “08159126556” ADO.Columns(“Nomor”) dt.NewRow dr(“No”) = “1” dr(“Nama”) = “Johny” dr(“Telp”) = “08159126556” dt.Rows.PrimaryKey = arr Dengan memberikan Primary Key pada DataTable kita dapat menggunakan method seperti Find dan Contains untuk mencari data pada DataTable.Mendapatkan data pada cell tertentu Dim str As String = dt. Dim str As String = dt.

NET Page 22 of 45 .Rows.Add(“Harga”) dt. DataGrid1.DataType = System.Int32”) dt.Expression = “Harga * Jumlah” Kemudian bisa ditampilkan ke datagrid. Method Find akan mencari pada DataTable dan mengembalikan instance dari DataRownya.Columns.Type.Columns(“Sub Total”).DataType = System.GetType(“System.Rows.Add(“Jumlah”) dt.Columns(“Sub Total”).Decimal”) dt. Menghapus data row dari DataTable Dim dr As DataRow = dt.GetType(“System.Remove(dr) Code di atas digunakan untuk membuang record yang Nomornya 1.Columns. Atau dapat menggunakan indeks seperti berikut ini.Find(“1”) dt. dt.DataType = System.Columns.Type.Columns(“Harga”).Contoh di atas adalah mengubah DataRow yang Nomornya 1.Columns(“Jumlah”).Type.DataSource = dt ADO.Columns.Rows. Pastikan anda sudah memberikan Primary Key pada DataTable baru method Find bisa digunakan. Kemudian kita bisa menentukan tipe datanya dan membuat column expression.Add(“Nama Barang”) dt.GetType(“System.Add(“Sub Total”) dt.RemoveAt(0) Kita dapat membuat kolom sendiri pada DataTable. Untuk menambahkan datarow masih tetap menggunakan cara seperti di atas termasuk cara pengubahan dan penghapusan datarow.Decimal”) dt. Dim dt As New DataTable dt.

ADO. Untuk mengatur kolom-kolomnya masuk ke properties GridColmnStyles. Tambahkanlah style baru. Kita dapat melakukan berbagai macam settingan . Dim dt As New DataTable(“NamaTable”) Maka semua settingan yang berlaku di TableStyle adalah untuk DataTable yang bernama “NamaTable”. seperti warna. Kemudian akan muncul tampilan seperti di bawah ini.Menggunakan TableMappingStyle Buatlah DataGrid kemudian masuk ke properties TableStyles. status ReadOnly.NET Page 23 of 45 . Nama DataTable sesuai dengan pada saat dideklarasikan. ukuran barisnya dan juga mengatur kolom-kolomnya. Pada bagian MappingName masukkan nama DataTablenya.

status read only per kolom.NET Page 24 of 45 . HeaderText untuk teks pada header kolom. setting alignment. ADO. dan NullText untuk mengatur teks pengganti nilai null.Di sini untuk setiap kolomnya kita masukkan nilai MappingName sesuai dengan nama pada DataColumn dari DataTable.

create procedure INSERT_DATA @id as int. @telp as varchar(15) As INSERT INTO Teman VALUES(@id. create table Teman [id] int. sehingga pada aplikasi tinggal memanggil stored procedure tersebut dengan mengirimkan parameter-parameter yang dibutuhkan. @nama as varchar(30).@nama. PRIMARY KEY [id] ) Misalkan kita buat dulu stored procedure di SQL Server. [telp] varchar(15). ADO. Misalkan kita memiliki tabel dengan struktur sebagai berikut.Bagian 7 Penggunaan Stored Procedure dan Transaction Stored Procedure Stored Procedure adalah sebuah proses / prosedur yang dibuat dan disimpan terintegrasi dengan database.NET Page 25 of 45 .@telp) Kemudian di aplikasi yang kita buat kita dapat memanggil stored procedure dengan menggunakan Command sebagai berikut. [nama] varchar(30).

Value = “0815915565” con.commit() Catch ex As Exception trans.Transaction = trans cmd.ExecuteNonQuery() trans.CommandType = CommandType.Initial Catalog=Teman. SqlDbType..Close() ADO. 30) cmd.SqlClient Dim con As New SqlConnection Dim cmd As SqlCommand Dim trans As SqlTransaction con.Close() Transaction Transaction digunakan untuk mengatur pemanipulasian data.Data. SqlDbType.Add(“@id”.Parameters(“@telp”).Initial Catalog=Teman.Parameters(“@telp”). Data akan benar-benar disimpan ke database setelah proses Commit.Persist Security Info=true” cmd.CommandType = CommandType. 15 ) cmd.Int ) cmd.SqlClient Dim con As New SqlConnection Dim cmd As New SqlCommand con.uid=sa.Open Then con.Imports System.ExecuteNonQuery() con.Add(“@id”.Int ) cmd.rollback() End Try If con.State=ConnectionState.NET Page 26 of 45 .Connection = con cmd.uid=sa.Add(“@telp”.Data Source=.Value = “0815915565” cmd.Add(“@telp”.Parameters(“@nama”).Parameters.Parameters(“@nama”). SqlDbType.Add(“@nama”.1.CommandText = “INSERT_DATA” cmd.ConnectionString = “Provider=SQLOLEDB.BeginTransaction() cmd.pwd=evotraining.VarChar. jika terjadi kegagalan kita lakukan proses Rollback.Value = “Andy Yulianto” cmd.Varchar.Open() cmd = con.ConnectionString = “Provider=SQLOLEDB. 30) cmd.Value = 1 cmd.Persist Security Info=true” Try con.Parameters.CommandText = “INSERT_DATA” cmd.Parameters.Parameters.Parameters.Value = 1 cmd. Imports System.Varchar.StoredProcedure cmd.Data Source=.Data.Add(“@nama”. SqlDbType.Parameters. SqlDbType.CreateCommand() trans = con.Value = “Andy Yulianto” cmd. 15 ) cmd.Connection = con cmd.pwd=evotraining.Parameters(“@id”).VarChar. SqlDbType..1.StoredProcedure cmd.Open() cmd.Parameters(“@id”).

Demikian pula dengan sort.Persist Security Info=true” da. Untuk melakukan sorting berdasarkan field tertentu.uid=sa.Data.fill(dt) dv = new DataView(dt) datagrid1.1.ConnectionString = “Provider=SQLOLEDB. dv.NET Page 27 of 45 .RowFilter = “CompanyName LIKE ‘A%’” Penggunaan filter hamper sama dengan penggunaan WHERE pada SQL statement.. Jika ingin menghilangkan efe filter dapat mengeset nilai RowFilter ke keadaan string kosong.Sort = “CompanyName ASC” Maka data yang akan ditampilkan pada DataGrid menurut RowFilter dan Sort yang ada.Data Source=.DataSource = dv Untuk melakukan filter misalkan yang CompanyName-nya diawali dengan huruf “A”.Sort =”” ADO. dv.RowFilter = “” dv.Bagian 8 DataView Dalam bab ini kita dapat melakukan filtering dan sorting secara local tanpa harus query ke database dengan menggunakan dataview. dv.SqlClient Dim Dim Dim Dim con As New SqlConnection da As New SqlDataAdapter(“select * from Customers”.pwd=evotraining.con) dt As New DataTable(“Customers”) dv As DataView con. Imports System.Initial Catalog=Northwind.

NET Page 28 of 45 .Bab 9 Crystal Report Pada bagian awal Crystal Report pilih Blank Report untuk membuat report baru. ADO.

Masukkan informasi untuk melakukan koneksi. Kemudian akan dimunculkan tabel-tabel yang ada di database.NET Page 29 of 45 . ADO.Kemudian kita diharuskan memilih data source untuk reportnya. untuk Microsoft SQL Server bisa ditemukan di More Data Sources > Microsoft SQL Server. Untuk memilih file access pilih Databae Files.

ADO.NET Page 30 of 45 .Pilih salah satu tabel misalkan [Products by Category].

Pada pembuatan Crystal Report ada Field Explorer. Pilih menu Insert ► Group ADO. menggunakan view [Products By Category]. Pada bagian Database Fields masukkan field-field [Products by Category] ke bagian detail. Di sini kita tambahkan Group. Grouping Dalam contoh ini kita masih menggunakan database NorthWind.NET Page 31 of 45 . Untuk melihat hasilnya tekan tombol Refresh di bagian atas.

NET Page 32 of 45 .ADO.

ADO.NET Page 33 of 45 .Kita bisa menambahkan Box untuk membuat kerangka pada laporan.

Membuat laporan dari transaksi Untuk laporan transaksi kita gunakan beberapa tabel. jumlah yang dibeli dan sebagainya.NET Page 34 of 45 . daftar barang yang dibeli apa saja. Tabel : Orders. [Order Details]. customernya siapa. Products ADO. Customers. Laporan yang ingin dibuat adalah laporan transaksi mencakup tanggal transaksi.

ADO.Menambahkan Formula Buat formula dengan nama SubTotal di mana menggunakan rumus perkalian antara harga dikali dengan jumlah yang dibeli.NET Page 35 of 45 .

kemudian data tersebut kita load ke dalam DataSet kemudian dipakai untuk report. ADO. tambahkan form untuk menampilkan reportnya di mana terdapat CrystalReportViewer. di mana data laporan yang dibutuhkan kita buat view-nya terlebih dahulu (dalam Microsoft Access disebut dengan Query). Cara yang pertama adalah kita membuat rancangan report dengan Crystal Report yang mengambil data dari database secara langsung. Cara yang pertama.Mengintegrasikan report ke dalam aplikasi Dalam mengintegrasikan laporan ke aplikasi terdapat beberapa cara.5). setelah kita buat rancangan reportnya dengan Crystal Report (dalam hal ini Crystal Report 8. Dari sisi aplikasi kita tinggal menampilkan report tersebut dengan menggunakan CrystalReportViewer. Cara kedua kita dapat menggunakan Typed DataSet.NET Page 36 of 45 .

vb Kemudian drag-n-drop lah CrysalReportViewer ke dalam form. Ubahlah properties dari CrystalReportViewer tersebut sebagai berikut: Properties (Name) Dock Value CRV Fill ADO.vb FormReport.FormReportIntegration.NET Page 37 of 45 .

"Northwind") Dim f As New FormReport f. "(local)".Maximized f. password.Load(Application.CrystalReports.ReportSource = oRpt f.1.StartupPath & "\ReportFile. Tambahkan code berikut Imports CrystalDecisions. nama server.NET Page 38 of 45 .Engine Public Class FormReportIntegration … Private Sub btnShow_Click(sender As Object.WindowState = FormWindowState.Click Dim oRpt As New ReportDocument oRpt.SetDatabaseLogon("sa".CRV. Method Load digunakan untuk membaca file report yang sudah dirancang. ADO. Kemudian SetDatabaseLogon untuk mengirimkan informasi user. Spesifikasikan letak file report di sini.rpt") oRpt. Add Reference Pilih Project > Add Reference 2.ShowDialog() End Sub End Class ReportDocument adalah class untuk abstraksi objek report yang akan ditampilkan.e As EventArgs) handles btnShow. dan nama database yang dibutuhkan untuk koneksi ke database. "evotraining". Setelah itu baru tampilkan melalui FormReport dengan CrystalReportViewer.

Attribute dan sebagainya sesuai dengan standard penulisan XML. dan XML untuk menampilkan dalam format XML. ADO. Pada bagian bawah terdapat pilihan DataSet untuk menampilkan perancangan dengan drag-n-drop. Kemudian akan tampil layar di mana kita dapat mendefinisikan schema DataSet dalam bentuk format XML.Cara Kedua adalah dengan menggunakan Typed DataSet.NET Page 39 of 45 . Kemudian isi nama dataset pada kotak dialog yang tampil. Pada bagian kiri Toolbox terdapat berbagai macam pilihan seperti Element. Pada Solution Explorer. klik kanan pada project pilih Add > Add New Item > DataSet.

Tampilan XSD dalam bentuk format XML ADO.NET Page 40 of 45 .

Setelah itu tampilkan Server Explorer (Ctrl+Alt+S).NET Page 41 of 45 . Maka rancangan tabelnya dalam DataSet akan di-generate secara otomatis.Untuk memudahkan data yang dibutuhkan laporan biasanya merupakan hasil join dari beberapa tabel. ADO. Pilihlah salah satu view yang tersedia. drag-n-drop pada bagian berwarna kuning. Sebaiknya dari semua tabel-tabel tersebut kita gabungkan (join) dan dibuat dalam bentuk view (Query di Microsoft Access).

NET Page 42 of 45 . Langkah selanjutnya adalah kita melakukan koneksi ke database. Crystal Report yang digunakan untuk metode ini adalah Crystal Report 10 yang sudah terintegrasi dengan Visual Studio. pilih Add > Add New Item > Crystal Report.NET 2003 sendiri. berbeda seperti Untyped DataSet yang di mana DataTable-nya terbentuk karena proses fill dari DataAdapter. di mana di dalamnya terdefinisi DataTable apa saja yang ada di dalam DataSet tersebut. Pada Solution Explorer. klik kanan pada Project. kemudian dipakai sebagai data source untuk Report. berarti kita telah membuat suatu class turunan dari DataSet. mengambil data dari view tersebut ke dalam DataTable yang ada di dalam DataSet. ADO.Dengan membuat Typed DataSet.

Pada bagian kanan klik kanan pada Database Fields > Pilih Add/Remove Database ADO.NET Page 43 of 45 .

Kemudian rancanglah tampilan report seperti biasa. Pada bagian Database Fields. Load data dari database ke dalam DataTable di dalam DataSet (Typed DataSet) 3. SetDataSource objek ReportDocument yang digunakan 4.NET Page 44 of 45 . Gunakanlah database field yang disediakan. Buat koneksi ke database 2. Tampilkan dengan CrystalReportViewer ADO.Kemudian Add Data Source yang diinginkan. Setelah rancangan report selesai dibuat maka langkahlangkahnya sebagai berikut : 1.

Tables(“Products_by_Category”)) Dim oRpt As New ReportDocument oRpt.e As EventArgs) handles btnShow.ReportSource = oRpt f.Engine Imports System.StartupPath & "\ReportFile.WindowState = FormWindowState.CrystalReports.NET Page 45 of 45 . con) Dim ds As New dsReport ‘using typed data set da.Data.Tables(“Products_by_Category”)) Dim f As New FormReport f.Load(Application.fill(ds.Oledb Public Class FormReportIntegration … Private Sub btnShow_Click(sender As Object.CRV.SetDataSource(ds.ShowDialog() End Sub End Class ADO.Maximized f.rpt") oRpt.Pada saat menampilkan report terdapat sedikit modifikasi pada code sebagai berikut: Imports CrystalDecisions.Click Dim con As New OledbConnection(“ … connection string here … “) Dim da As New OledbDataAdapter(“select * from [Products By Category]”.

) .Filename: ADO.543 (approx.146 Minutes Last Printed On: 4/27/2006 3:41:00 PM As of Last Complete Printing Number of Pages: 45 Number of Words: 3.NET.201 (approx.dot Title: Subject: Author: Administrator Keywords: Comments: Creation Date: 7/21/2005 1:54:00 PM Change Number: 210 Last Saved On: 4/12/2006 12:58:00 PM Last Saved By: EVO Total Editing Time: 1.NET Template: C:\Documents and Settings\EVO\Application Data\Microsoft\Templates\Normal.) Number of Characters: 20.doc Directory: D:\Evo\RnD\diktat\special\ADO.