Jurnal Natur Indonesia 6(2): 75-80 (2004) ISSN 1410-9379

Isolasi dan identifikasi bakteri probiotik ikan Kerapu Macan

75

Isolasi dan Identifikasi Bakteri Probiotik dari Ikan Kerapu Macan (Ephinephelus fuscogatus) dalam Upaya Efisiensi Pakan Ikan
Feliatra1,2, Irwan Efendi2, Edwar Suryadi3
2

Dosen Pasca Sarjana Ilmu Lingkungan, Universitas Riau, Pekanbaru 28293 Laboratorium Mikrobiologi Laut, Faperika, Universitas Riau, Pekanbaru 28293 3 Alumni Faperika, Universitas Riau, Pekanbaru 28293
1

Diterima 30-2-2004

Disetujui 18-04-2004

ABSTRACT
Observation of probiotic bacteria on the digestive tract of Ephinephelus fuscogatus has been conducted from Februari to April 2003 in Marin Microbiology Laboratory, Faculty of Fisheries and Marine Science, University of Riau. The isolation and identification of bacteria was carried out through morphology and biochemistry tests. The result of the study indicated that probiotic bacteria in the digestive tract of Ephinephelus fuscogatus composed by Lactococcus sp., Carinoacterium sp., Staphylococcus sp., Bacillus sp., Eubacterium sp., Pseudomonas sp., Lactobacillus sp., and Micrococcus sp. Keywords: probiotic, gastrointestinal, E. fuscogatus, isolation, identification.

PENDAHULUAN
Problema efisiensi pakan pada dunia perikanan sudah sejak lama dan sampai sekarang masih dirasakan. Harga bahan pembuat pakan yang semakin tinggi dan sukar diperoleh, karena sebagian terpaksa diimpor, menyebabkan gangguan ini semakin dominan. Makanan terbuang dan tidak sempat dikomsumsi ikan memang tidak akan pernah terelakkan, karena memang kondisi alam berupa air dan juga tingkah laku ikan itu sendiri. Akan tetapi makanan atau nilai nutrisi yang terbuang padahal sudah dimakan oleh ikan, tentu teramat disayangkan. Prinsip dasar kerja probiotik adalah pemanfaatan kemampuan mikroorganisme dalam memecah atau menguraikan rantai panjang karbohidrat, protein dan lemak yang menyusun pakan yang diberikan. Kemampuan ini diperoleh karena adanya enzimenzim khusus yang dimiliki oleh mikroba untuk memecah ikatan tersebut. Enzim tersebut biasanya tidak dimiliki oleh ikan dan makhluk air lainnya. Kalaupun ada kuantitas dan kualitasnya dalam jumlah terbatas. Pemecahan molekul-molekul kompleks ini menjadi molekul sederhana jelas akan mempermudah pencernaan lanjutan dan penyerapan oleh saluran pencernaan ikan. Di sisi lain, mikroorganisme pelaku pemecah ini mendapat keuntungan berupa energi yang diperoleh dari hasil perombakan molekul kompleks tersebut (Effendi 2002). Selanjutnya dinyatakan, hubungan simbiosis

mutualisme tidak mustahil ada di ekosistem perairan. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi mikroorganisme di dalam usus ikan mencapai 107 sel per gram isi usus. Sebagian dari mereka merupakan penghuni sejati usus, mereka dapat tumbuh dan berkembang biak pada usus tersebut. Probiotik merupakan makanan tambahan berupa sel-sel mikroba hidup, yang memiliki pengaruh menguntungkan bagi hewan inang yang mengkonsumsinya melalui penyeimbangan flora mikroba intestinalnya (Fuller 1987). Selanjutnya Verschere et al, (2000) menyatakan bahwa probiotik sebagai penambah mikroba hidup yang memiliki pengaruh menguntungkan bagi komunitas mikroba lingkungan hidupnya. Pendapat lain oleh Salminen et al, (1999) bahwa probiotik merupakan segala bentuk preparasi sel mikroba atau komponen sel mikroba yang memiliki pengaruh menguntungkan bagi kesehatan dan kehidupan inang. Pada saat memilih mikroorganisme yang akan dijadikan probiotik, persyaratan yang harus dimiliki oleh mikroba probiotik antara lain adalah (Feliatra 2002); 1) tidak bersifat patogen atau mengganggu inang, tidak bersifat patogen bagi konsumen (manusia dan hewan lainnya), 2) tidak mengganggu keseimbangan ekosistem setempat, 3) mikroba tersebut hendaklah dapat dan mudah dipelihara dan diperbanyak, 4) dapat hidup dan bertahan serta berkembang biak di dalam usus ikan, 5) dapat

tepian. BT: batang. BPc. BPe. dan 300C. Penyimpanan koloni bakteri dilakukan pada suhu 40C dan siap untuk digunakan pada pengujian selanjutnya. cawan petri. besar dan bundar. alumunium foil. kapas. 1994) dengan melakukan serangkaian uji morfologi dan biokimia yaitu uji pewarnaan Gram. pipet (0.1. Dari hasil pengamatan morfologi ditemukan 9 isolat bakteri pada pencernaan ikan kerapu macan yaitu BPa. Koloni bakteri yang tumbuh pada media terdapat dalam berbagai macam bentuk. TSI (Triple Sugar Iron) agar. BTT: bulat tepian timbul. mikroskop binokuler. Hongkong. gelas ukur. diperoleh bahwa bakteri yang diisolasi dari usus dan lambung ikan kerapu macan dapat tumbuh dan berkembang pada media kultur TSA dengan pH 2. yang merupakan indikator utama bakteri probiotik. 200C. Akhirnya dari beberapa kali pengulangan. dan 6) dapat hidup dan berkembang di dalam air wadah pemeliharaan ikan. tipe penggandengan sel. sifat aerobik dan anaerobik. dengan tujuan hanya bakteri probiotik yang dapat tumbuh dan berkembang pada pH tersebut. Alat-alat yang digunakan antara lain: inkubator. uji halofilik dan oksidase sitokrom untuk menentukan genus bakteri heterotrof yang didapat dari ikan kerapu macan. BTB: bulat tepian berlekuk. M: mono. Masing-masing isolat memiliki morfologi yang Tabel 1. erlenmeyer. BTSW: bulat tepian spt wol. ukuran koloni. minimal lima kali ulangan untuk setiap strain. Sampel udang windu yang digunakan berukuran 250400 g diperoleh di Loka Budidaya Laut Batam. dipelihara dalam media yang memungkinkan untuk diintroduksikan ke dalam usus ikan. et al. jarum oase dan colony counter. maka setiap koloni yang diperoleh dibuat tiga ulangan. Difco. Ikan kerapu macan (Ephinephelus fuscogatus) merupakan salah satu jenis ikan laut yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. autoklaf. dan permukaan koloni (elevasi) yang berbeda. hydrogen peroksida (H2O2). TBM: tak beraturan menyebar. ukuran. larutan naftol (1 g per 100 ml etil alkohol) dan larutan phenilendiamin (1 g per 100 ml air destilasi). BAHAN DAN METODE Penelitian ini dilaksanakan pada FebruariApril 2003. ditemukan isolat murni dari bakteri heterotrof yang potensi sebagai probiotik. kemampuan tumbuh pada suhu 50C. janke dan kunkel. kemampuan memproduksi katalase dan oksidase. Ikan kerapu macan dibedah secara aseptis untuk diambil organ pencernaannya (lambung dan usus) lalu dimasukkan ke dalam larutan fisiologis HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan. lugol iodine. BPh dan BPi. (NaCl 0. Setelah diperoleh koloni yang mampu hidup pada media bakteri heterotrof. BPb. neraca Ohauss dengan ketelitian 0.1 g. Pengamatan Isolat Bakteri BPa BPb BPc BPd BPe Bentuk sel BL BT BL BT BT Pergandengan sel D M M S D Tipe Koloni B3 BTB BTT BTSW BTK Warna Koloni PS PS PS PS PS BPf BT D TBM PS BPg BT M BTSW PS BPh BL D BTT K BPi BT D BTT K BL: bulat. samping dan atas. bahan untuk uji pewarnaan Gram (crystal violet.0 dan 10 ml) dan pro pipet. Metode yang digunakan adalah metode survei. Kemudian dilanjutkan dengan identifikasi isolat. dan aquades). Bahan-bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah media agar non selektif TSA (Tryptone Soya Agar). lampu Bunsen. karena sangat disukai di dalam maupun di luar negeri seperti negaranegara Asean. reagen methyl red. 1. Pengamatan dilakukan juga pada warna koloni. Cina. motor steril. Morfologi bakteri yang ditemukan pada saluran pencernaan ikan kerapu macan. tabung reaksi. S: stepto. MR-VP Broth. pengamatan bentuk sel. dengan mengamati bakteri probiotik pada sampel organ pencernaan ikan kerapu macan. D: diplo. Budidaya ikan ini sangat potensial akan tetapi masih terkendala dengan rentannya penyakit terutama oleh bakteri dan pertumbuhannya relatif agak lambat. Identifikasi bakteri dilakukan terhadap isolatisolat yang diperoleh dengan berpedoman pada buku Bergey’s Determinative Bacteriology (Holt et al. . Analisis dan identifikasi bakteri pada sampel dilakukan di laboratorium mikrobiologi laut. pemanas. B3: bulat. Selanjutnya dilakukan penanam bakteri pada media kulur TSA. BTK: bulat tepian keriput.gelas objek.9%) pada pH 2. bentuk koloni yang dilihat dari dalam. K: kuning. safranin. BPd. PS: putih susu. BPg. glass speader.76 Jurnal Natur Indonesia 6(2): 75-80 (2004) Feliatra. dan Jepang. etil alkohol 95%. BPf. warna. uji motilitas.

Gram +. sering mengubah nitrat menjadi nitrit. bentuk koloni bulat. optimum pada suhu 300C tapi tidak dapat tumbuh pada suhu 450C. produksi kimia dengan heterofermentatif. Suhu optimum untuk pertumbuhan bakteri genus ini adalah 30-370C dan dan tumbuh baik pada 1-3% NaCl.5-1. Koloni biasanya buram. Sebagian besar terdapat pada kulit dan mukosa membran dari vertebrata berdarah panas. tidak berspora. Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: warna koloni putih susu atau agak krem. tidak motil. Sel berbentuk batang dan biasanya tetap. Bakteri ini adalah katalase negatif dan oksidase positif dan tidak menghasilkan nitrat.5% NaCl. metil red positif. Bakteri ini memanfaatkan senyawa kimia dengan menguraikannya secara fermentasi. diameter 0. Setelah pemurnian isolat bakteri dan dilanjutkan dengan pengamatan morfologi dan biokimia. dan tumbuh baik dengan 0. (1994). untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 1. batang ramping. Carnobacteria adalah katalase negatif. Gram + dan dapat bergerak atau motil. Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: warna koloni putih susu atau agak krem. bakteri ini memerlukan syarat-syarat gizi yang lengkap. (1994) yaitu sebagai berikut: Isolat BPa (genus Lactococcus). maka diperoleh beberapa isolat bakteri probiotik yang terdapat di dalam usus dan lambung ikan kerapu macan.02. Menurut . tumbuh baik dengan 0.0 µm.0 µm. tepian berlekuk. bakteri Staphylococcus sp. Isolat BPd (genus Lactobacillus). Beberapa spesies ada yang patogen pada manusia dan hewan.5 µm. kemoorganotrofik.5-1. piscicola. rentan lisis oleh lisostafin tapi tidak oleh lisozim. sel berbentuk bola yang berukuran 0. fakultatif anaerob. salah satunya karbohidrat yaitu memfermentasi dengan memproduksi sebagian besar L (+) asam laktat tapi tidak dalam bentuk gas. tanpa kapsul. fakultatif anaerob. sel bentuk bola. berpasangan. Kemampuan untuk menghasilkan katalase dan oksidase adalah negatif. endospora tidak terbentuk. optimum pada suhu 300C tapi tidak dapat tumbuh pada suhu 450C. berbentuk tunggal atau dalam bentuk pasangan dan kadang-kadang dalam bentuk rantai yang pendek.5-1.(Holt et al. (1994). Salah satunya adalah memfermentasikan karbohidrat dengan produk yang dihasilkan sebagian besar adalah L (+) asam laktat tapi tidak dalam bentuk gas. Isolat BPb (genus Carnobacterium). berukuran 0. terjadi satu demi satu. Mereka tumbuh pada 100C tapi tidak dapat tumbuh pada suhu 450C dan optimum pada suhu 300C. Biasanya banyak terdapat di pabrik pengolahan susu dan produk makanan dari tumbuh-tumbuhan. tepian timbul. Untuk pertumbuhannya. bisa putih atau krem dan kadang-kadang kuning keorangeorangean. Gram +. Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: warna koloni putih susu 77 atau agak krem. adalah patogen pada ikan salmon (Zulkifli 2001). yaitu C. Bakteri ini biasanya banyak terdapat pada pabrik pengolahan susu dan produk makanan dari tumbuh-tumbuhan. dan dalam kelompok tidak teratur.5% NaCl. debu dan air. tidak motil. Biasanya tumbuh dengan 10% NaCl. Pemanfaatan zat kimia dengan penguraian secara fermentative. Bakteri ini tumbuh pada suhu 100C.5-0. Gram +.2 x 1. sedangkan uji metil red memberikan hasil positif. tumbuh optimum pada suhu 30-370C dan tumbuh baik pada NaCl 1-7%. oksidase negatif. Menurut Holt et al. Salah satu spesiesnya. tumbuh optimum pada suhu 300C dan tumbuh baik pada NaCl 1-7%. bentuk koloni bulat dengan tepian seperti wol. tumbuh pada suhu 100C.Isolasi dan identifikasi bakteri probiotik ikan Kerapu Macan berbeda satu sama lain. Akan tetapi sering diisolasi dari produk makanan.2 x 0. dapat atau tidak dapat bergerak dan tidak berspora. bentuk koloni bulat.5-1. Menurut Holt et al. Mereka biasanya berbentuk batang panjang tapi kadang-kadang hampir . katalase positif. oksidase positif. berukuran 0. Sel terdapat dalam produk daging dan ikan. tidak motil.0-10. bentuk koloni bundar atau bulat besar. Sifat lainnya adalah katalase negatif dan oksidase negatif. 1994). dengan dua pernapasan dan metabolisme fermentatif. Isolat BPc (genus Staphylococcus).7 x 1. berpasangan dan membentuk rantai pendek dalam media cair. memproduksi sebagian besar L (+) laktat dari glukosa. kemampuan memproduksi katalase dan oksidase negatif. sel lurus. Bakteri ini katalase positif dan oksidase negatif. bakteri ini Gram +. tidak motil. bakteri ini tergolong bakteri Gram +. metil red positif. Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: warna koloni putih susu atau agak krem. Identifikasi dari isolat merujuk pada Holt et al.5 µm.

Mereka biasanya tersusun satu-satu. beberapa memecahkan karbohidrat. membutuhkan teknik anaerobik untuk pertumbuhan dan membutuhkan media yang kaya akan nutrisi. enzimnya mampu mengatasi intoleransi terhadap laktosa. anaerob sempurna. Bakteri ini bersifat aerobik atau fakultatif anaerobik. Pewarnaan sel Gram +. Kemampuan fisiologi beragam. sedikit spesies adalah patogen terhadap vertebrata atau invertebrata. et al. kemoorganotrof. Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: warna koloni putih susu atau agak krem. gelatin tidak menjadi cair. (1994). Produk dari metabolisme adalah glukosa atau pepton. katalase dan oksidase positif. Gram + dan ukuran tidak menentu. Pada umumnya bakteri ini tumbuh baik sekali pada 5% CO2. asetik atau formik dengan kelihatan gas H2. indole dan katalase negatif. Mereka tidak bersifat patogen. entire. Tersebar luas pada bermacammacam habitat. terutama pada hewan dan produk makanan sayursayuran. Isolat BPe (genus Bacillus). Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: warna koloni putih susu atau agak krem. motilitas berubah-ubah (tidak tetap). oksidase positif. berpasangan atau dalam rantai. sangat peka terhadap panas. Gram +. suhu optimum pertumbuhan pada suhu 30-37 0 C dan tumbuh baik pada NaCl 3-7%. terutama C18 : 1 rantai lurus asam lemak oleh cis-vaccenic. bakteri Eubacterium sp. dan sering tersusun dalam bentuk sepasang atau rantai. Sel biasanya tidak menentu. optimum pada suhu 30-370C dan tumbuh baik pada NaCl 1-3%. buram (opaque) dan tanpa pigmen. berukuran 0. kadang-kadang bundar atau silinder dan sangat resisten pada kondisi yang tidak menguntungkan. Gram + dalam kultur muda. Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: warna koloni putih susu atau agak krem. Lactobacillus tersebar luas di lingkungan. tidak ada spora. pH dan salinitas. beragam sekali antara spesies (0. biasanya bersel batang. metil red positif. sering gembung atau ujungnya lonjong dan kadang-kadang membengkok. Endospora oval. katalase negatif dan oksidase positif. katalase negatif. koloni biasanya agak cembung atau flat. metil red positif. Isolat BPg (genus Bifidobacterium).0 x 0. Mereka tidak lebih dari satu spora per sel dan sporulasi tidak tahan pada udara terbuka. kadang-kadang mikroaerofilik. feses. bentuk koloni bulat dengan tepian keriput. Menurut Holt et al. bakteri Lactobacillus sp. cembung. Gram + dan biasanya motil oleh flagel peritrichous. dan tanah. produk tumbuhan dan hewan. bentuk koloni tidak beraturan dan menyebar. kemoorganotrofik.5-2. Spesies berubah bentuk dari bulat ke bentuk batang yang panjang. metabolisme fermentatatif. Sedikit dari separoh produk akhir karbon adalah laktat. Biasanya campuran dari asam masuk dalam jumlah besar dari butirat. Sel adalah bentuk batang dan lurus. Isolat BPf (genus Eubacterium).5 x 1. Chang & Liu (2002) yang melakukan penelitian pada bakteri Bacillus toyoi menyatakan bakteri ini mampu menekan bakteri yang merugikan pada ternak komersial. tidak motil oleh flagel peritrichous. Koloni pada media agar biasanya 2-5 mm. oksidase positif.2-2. dan beberapa anaerob pada isolasi. dengan ujung bundar atau empat persegi. metil red negatif. biasanya bentuk rantai yang pendek. (1994).3-10 µm) dan bukan bentuk filamen. (2001) yang menggunakan Lactobacillus rhamnosus terhadap ikan rainbow trout dapat menurunkan mortalitas dan saat uji tantang dengan Aeromonas salmonicida.78 Jurnal Natur Indonesia 6(2): 75-80 (2004) Feliatra. Menurut Holt et al. . sedikit tumbuh di udara tapi bagus pada keadaan di bawah tekanan oksigen rendah. tidak berspora. dan oksidase positif. bentuk koloni bulat dengan tepian bulat. dan vagina mamalia. Waspodo (2001) mengatakan bahwa bakteri Lactobacillus bulgaricus adalah bakteri probiotik karena telah lolos dari uji klinis. katalase negatif. metabolismenya adalah fermentatif dan saccharoclastic. sitokrom negatif. Gram +. motil. Beberapa spesies sering patogen pada vertebrata. menormalkan komposisi bakteri saluran pencernaan serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Mungkin menghasilkan nitrat dan gelatin mungkin cair. tidak motil. Biasanya katalase dan oksidase positif. tidak menghasilkan nitrat. kemoorganotrof dengan metabolisme fermentasi atau pernapasan. Bacillus sp. Tumbuh optimum pada suhu 30-400C. fakultatif anaerob. ini termasuk Gram +. Mereka biasanya mendiami saluran usus burung dan mamalia. motil. bentuk sel batang. Terdapat dalam rongga perut dari hewan. (1994). Menurut Nikoskelainen et al.2-10 µm. optimum pada suhu 30-370C dan tumbuh baik pada NaCl 3-7%. Menurut Holt et al.

5-2. Menurut Holt et al. penambahan bakteri Pseudomonas fluorescens AH2 dapat menekan kematian akibat vibriosis pada ikan rainbow trout dan secara in vitro bersifat antagonistik terhadap A. atau kelompok tidak tetap. diameter 0. Staphylococcus aureus. Gram +.-dibromophenil)pyrole. Eubacterium sp.Isolasi dan identifikasi bakteri probiotik ikan Kerapu Macan seperti wol. tersusun satu-satu. Gram + dan biasanya jarang motil. suhu optimum pertumbuhan pada suhu 30-370C dan tumbuh baik pada NaCl 1-3%. 4.. katalase negatif (bukan positif ketika tumbuh atau berkembang di udara dengan penambahan CO2). Biasanya tumbuh pada media yang sederhana.. dan oksidase positif. Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: warna koloni kuning. dan insekta. dengan metabolisme pernapasan. E. Menurut Holt et al. Katalase positif dan kadang oksidase positif. tidak bentuk rantai. 4 tribromo-5 (I. meskipun sangat jarang. aerobik. Bakteri ini tumbuh optimum pada suhu 25-37 0C.5-5. aktif memfermentasi karbohidrat..3 x 1.. Streptococcus pneumonia. Carnoacterium sp. Staphylococcus sp. sering memproduksi sedikit atau tidak ada asam dari karbohidrat. tidak berspora. katalase negatif. Micrococcus sp. Isolat BPh (genus Micrococcus).. Gram +. tidak motil. tidak motil. dalam sewage. Sel batang bentuknya sangat bervariasi.0 µm. biasanya koloni bercorak dari kuning atau merah. dan Bifidobacterium sp. tidak memproduksi CO 2 . Menurut Gram et al. (1994). 79 kemoorganotrof. bentuk koloni bulat tepian timbul. oksidase negatif. uji katalase positif dan oksidase negatif. bersifat fakultatif. kemoorganotrof. butirik dan asam propionik. Salmonella typhosa. Bakteri yang mendekati genus ini mempunyai ciri-ciri morfologi yaitu: warna koloni agak kekuningan. ada yang bersifat patogen dan ada yang bersifat menguntungkan bagi organisme lain. Lactobacillus sp. Biasanya membutuhkan macammacam vitamin. Bakteri pada genus Bacillus. tidak tumbuh di bawah pH 4. anaerob. tetapi biasanya diisolasi dari produk makanan dan udara. Tumbuh optimum pada suhu 37-410C.. Silalahi (2001) mengatakan bakteri Bifidobacterium sangat efektif untuk melawan bakteri yang merugikan atau patogen yang masuk dari luar maupun bakteri yang merugikan dalam saluran pencernaan seperti Shigella dysenteria. Banyak spesies dapat menguraikan poli ²-hidroksibutirat sambil menyerap karbon yang ada dalam material. Tumbuh dan berkembang dalam mulut dan saluran usus vertebrata darah panas. Pseudomonas. Sel bentuk bola. tidak berspora. Streptococcus pyogenes. terjadi terutama pada kulit mamalia dan dalam tanah.5 atau di atas pH 8. bukan asam lemak. kadang-kadang bentuk rantai.5. metil red positif. salmonicida. Karena bakteri ini memproduksi zat-zat yang bersifat asam lemak rantai pendek terutama asam asetat dan laktat. bakteri Micrococcus sp. dan biasanya tidak patogen. motil. metil red positif.5-1. dan bisa juga menghasilkan zat bersifat antibiotik. 3. Biasanya halotoleran. Effendi (2002) mengemukakan bahwa bakteri dari genus Pseudomonas sp dari spesies Pseudomonas bromoutilis ini memproduksi antibiotik 2. biasanya agak bengkok. hidroksi-2. dalam bentuk sepasang. Sebagian kecil spesies dapat tumbuh di udara dengan CO2 10%.0 x 1. dan dalam kelompok sel berbentuk batang dan lurus dengan ukuran 0. Kadang-kadang melihatkan bentuk bulat besar (gembung). tidak motil.. Pseudomonas sp.5-8 µm. yaitu Lactococcus sp.0 µm. (2001). Zat ini bersifat menghambat perkembangan bakteri patogen seperti: Staphylococcus aureus.. oksidase positif. KESIMPULAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan kerapu macan memiliki 9 spesies bakteri yang berpotensi sebagai probiotik. bergerombol dan sering bercabang.5-1. (1994) bakteri Bifidobacterium sp. dan Microbacterium tubercolosis. stain sering tidak tetap. coli. Lactobacillus. tersusun dalam bentuk V. berukuran 0. bentuk pasangan. Bakteri Pseudomonas sp. suhu optimum pertumbuhan pada 30-370C dan tumbuh baik pada NaCl 3-7%. tumbuh pada 5% NaCl berisi sitokrom dan tahan terhadap lisostafin (Schleifer & Kloos 1975). termasuk bersifat Gram -. metil red positif. dengan memproduksi sebagian besar asetik dan asam laktik dengan perbandingan 3:2. bentuk pagar sel paralel. Kesembilan bakteri ini berpotensi sebagai probiotik karena memilik ketahanan pada pH 2 yang merupakan indikator utama sebagai bakteri probiotik. ini Gram +. suhu optimum pertumbuhan pada 30-370C dan tumbuh baik pada NaCl 1-7%. Bifidobacteri. katalase positif. . Isolat BPi (genus Pseudomonas). Bacillus sp. dan bakteri lainnya. empat pasang.

Probiotic bacteria as biological control agents in aquaculture.. Fuller. Baltimore: Williamn and Wilkins Baltimore. http://www.. Studi mekanisme pelekatan Vibrio sp. 1947. I. C.kompas. S. Zulkifli. Probiotics: how should be defined? Trends in Food Science and Technology 10:107 – 110. J. 1994. N.com. 1994. Antibiotic production by marine microorganisms. Edinburgh: Heriot Watt University. Oleh karena itu. Makalah dalam Pengukuhan Guru Besar. Kreig. sedangkan bakteri dari lainnya masih diduga sebagai bakteri probiotik yang menguntungkan. 5 November 2002. Pekanbaru: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau. Rosenfeld. growth and dietary composition.com/ pojok_khusus_kontribusi_prebiotik.com/kompascetak/0109/ iptek/efek22. R.com. Piyatiratitivorakul S.80 Jurnal Natur Indonesia 6(2): 75-80 (2004) Feliatra. G. Ouwehand. Verschere. http:// www. & Williams.kompas. body size. Waspodo.D & Zobell. P. L. http//www. Probiotics: the Revolutionary “Friendly Bacteria” Way to Vital Health and Well-Being. United Kindom: Thorson Publication Group. A. dibutuhkan penelitian lebih lanjut sehingga dapat menemukan spesies baru yang berpotensi sebagai probotik. 1998. Pekanbaru: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau. & Lee Y. probiotics in man and animals.. prebiotik dan simbiotik bagi kesehatan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau.R. 1990. Bergeys Manual Determinative Bacteriology. Effendi. Microbiology and Molecular Biology Review 64: 655-671. S.htm. S. pada larva udang windu untuk penapisan bakteri biokontrol.. Rombaut. 2002. Journal of Bacteriology 54: 393398. et al. S. Manfaat dan khasiat probiotik untuk mencegah penyakit.T. J. 2001. 2001 Efek probiotik. Widanarni. Effendi.S.S.H. Journal of Applied Bacteriology 66:365-378. Feliatra.. 2001. 2000.. 1987. & Trenev N. Sorgeloos. 2002. I. Silalahi. I. W.yahoo. Y. Doctor of Philosophy Thesis Departement of Biological Sciences. 1999. P. Probiotic in aquacultur a case study of probiotic for larva of black tiger shrimp. Digestive protease capacity in relation to species. Implementasi dan pengembangan bioteknologi kalutan dalam upaya optimalisasi pemanfaatan laut Indonesia. Probiotics for Marine Organism Disease Protection. Sneath. Selanjutnya perlu dilanjutkan uji antagonis terhadap bakteri patogen. dan Micrococcus telah terbukti sebagai bakteri yang menguntungkan dan dapat hidup berasosiasi sebagai flora normal pada organisme baik di dalam maupun di luar tubuh.4.T.A. Salminen. P.yahoo.K.htm. Rukpratatabporn.. http:// www. Bioteknologi Kelautan. A review. Benno. 2002. . Stanley. & Verstraete W. Holtj.E. G.. Rengpipat. dan uji kelayakan sebagai probiotik DAFTAR PUSTAKA Chaitov L. & Menaveta. Pekanbaru..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful